P. 1
Media Dan Alat Bantu Pendidikan Kesehatan

Media Dan Alat Bantu Pendidikan Kesehatan

|Views: 2|Likes:
Published by barcelomania
hdgdhgdgh
hdgdhgdgh

More info:

Categories:Types, Business/Law
Published by: barcelomania on Jul 04, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/19/2014

pdf

text

original

Media dan alat bantu pendidikan kesehatan Berdasarkan jenisnya media pendidikan kesehatan dibagi menjadi beberapa bagian

. a. Media auditif, seperti radio dan tape recorder. b. Media visual, seperti leaflet, brosur, poster, model, dan gambar. c. Media audiovisual, seperti TV, slide proyektor, dan film. Dalam pendidikan kesehatan jiwa, berbagai leaflet dapat digunakan sebagai media visual sederhana. Alat bantu yang digunakan pada pendidikan kesehatan dapat dalam bentuk perangkat lunak maupun perangkat keras. Perangkat keras yang perlu disediakan, yaitu ruang pertemuan, kursi dan meja, pengeras suara/TOA, papan tulis/whiteboard, spidol, dan OHP. Strategi pelaksanaan pendidikan kesehatan jiwa komunitas Strategi pendidikan kesehatan jiwa dilakukan dalam kelompok besar dan kelompok kecil secara berkesinambungan. Kelompok besar Kelompok besar terdiri dari semua peserta penerima pendidikan kesehatan, baik kelompok individu pasien maupun kelompok keluarga. a. Perkenalan dan orientasi 1. Salam Pemberi ceramah (perawat) memberi salam dan memperkenalkan diri kepada seluruh yang hadir (individu dan keluarga). 2. Kontrak a) Topik: menjelaskan topik dan tujuan dari ceramah b) Tempat : menjelaskan tempat ceramah kelompok besar dan kecil c) Waktu : menjelaskan lama pertemuan kelompok besar dan kecil masingmasing selama kurang lebih 30 menit. b. Pelaksanaan pendidikan kesehatan 1. Pemberi ceramah (perawat) menjelaskan tentang hal-hal berikut. a) Pengertian masalah sesuai topik b) Tanda dan gejala c) Cara merawat d) Fasisilitas kesehatan yang tersedia untuk rujukan 2. Gunakan leaflet yang tersedia seseuai materi ceramah 3. Diskusikan hakl hal yang belum jelas c.TERMINASI 1. Evaluasi perndapat peserta tentang manfaat ceramah 2. Anjurkan menggunakan informasi yang di dapat dalam merawat anggota keluarga yang memiliki masalah yang sama . 3. Kontrak untuk pertemuan yang akan datang (topik ,waktu,dan tempat) 4. Peserta di bagi dalam kelompok kecil

evaliuasi pendapat peserta tentang manfaat diskusi 2.bermain peran. Perkenalan dan otrientasi 1. Salam Pemimpin diskusi memperkenalkan diri diikuti oleh semua peserta diskusi 2.dn demonstrasi. memberi contoh dengan bermain peran cara menyelesaikan masalah 7.KELOMPOK KECIL Jumlah peserta maksimal sepuluh orang. a. pemimpin diskusi menyampaikan masalah yang dihadapi oleh individu atau keluarga dalam merawat pasien .pelaksanaan kegiatan pendidikan kesehatan pada kelompok kecil ini dapat menggunakan metode diskusi .terutama yang terkait dengan topik ceramah 2.yaitu atau dua masalah 4.waktu.tanya jawab. sepakati tempat. menyimpulkan cara menyelesaikan masalah c. menyimpulkan seluruh pendapat mungkin akan ditemukan beberapa masalah 3. pelaksanaan pendidikan kesehatan 1. . kontrak a) Topik: menjelaskan bahwa pada diskusi semua peserta akan menyampaikan masalah yang dihadapi dalam merawat diri kemudian akan di diskusuikan alternatif penyelesaian masalah nya b) Waktu: maenjelaskan lama diskusi lebih kurang 30 menit b. mendiskusikan masalah . pemberi diskusi memberi masukan 6. terminasi 1.dan topik pertemuan yang akan di diskusikan. Anjurkan peserta menggunakan cara menyelesaikan masalah 3. mendiskusikan cara mengatasi masalah 5.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->