P. 1
Fungsi Logika pada Microsoft Excel 2010

Fungsi Logika pada Microsoft Excel 2010

|Views: 44|Likes:
Published by satpamseno
SElamat mencoba
SElamat mencoba

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: satpamseno on Jul 04, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/24/2014

pdf

text

original

Fungsi Logika pada Microsoft Excel 2010

Fungsi logika adalah fungsi yang biasa digunakan untuk menguji kebenaran suatu data berdasarkan suatu syrat tertentu. Berikut akan saya tuliskan beberapa fungsi logika pada Ms. Excel 2010 : 1. Fungsi AND Fungsi ini digunakan untuk menghasilkan nilai TRUE jika semua argumen yang terpasang bernilai benar, dan menghasilkan nilai FALSE jika ada satu atau lebih argumen bernilai salah. Bentuk umum : AND(logika1, logika2, logika3, ..... ) Keterangan : logika1, logika2, logika3, .............. adalah 1 samai 255 argumen berisi kondisi yang akan diuji yang dapat menghasilkan nilai TRUE dan FALSE.
Contoh : =AND(3+2=5,4+4=8) 2. Fungsi OR --> hasil TRUE.

Fungsi ini digunakan untuk menyebutkan beberapa argumen, menghasilkan TRUE jika beberapa argumen bernilai benar (true), dan akan menghasilkan FALSE jika semua argumen bernilai salah Bentuk umum : OR(logika1 ,logika2,logika3,....... ) Keterangan : logika1,logika2,logika3,.............. adalah 1 sampai 255 argumen berisi kondisi yang akan diuji yang dapat menghasilkan nilai TRUE atau FALSE.
Contoh : =OR(3+2=4,4+4=8) --> hasil TRUE 3. Fungsi NOT

Fungsi ini digunakan untuk menghasilkan nilai logika kebalikan dari kondisi logika yang diuji. Bentuk umum : NOT(logika) Contoh : =NOT(2+2=4) --> FALSE, karena menghasilkan kebalikan. 4. Fungsi IF Fungsi ini digunakan untuk menguji syarat tertentu, apakah syarat tersebut terpenuhi (kondisi benar) atau apakah syarat tersebut tidak terpenuhi (kondisi tidak benar). Fungsi IF terbagi 2, yakni : a. IF Tunggal IF tunggal memiliki 2 kondisi dengan dua nilai hasil yang dapat diselesaikan dengan menggunakan satu fungsi IF.

. Contoh : =IF(E5>=80. . diapit dengan tanda petik ganda (“ ”). b. nilai jika syarat2 salah.logika2. nilai FALSE yang akan ditampilkan. Jika logika yang diuji bernilai FALSE dan argumen ini dihilangkan. Contoh : =IF(A2>50. diisi dengan nilai yang dihasilkan jika logika bernilai salah (FALSE).."A".IF(E5>=60. Nilai jika syarat benar.nilai jika syarat benar. Untuk nilai benar bertipe teks.nilai jika syarat salah) Keterangan : Logika.nilai jika semua syarat salah))) Keterangan : Logika1.logika3.IF(E5>=50. Bentuk : IF(logika1 . Dalam pengisian logika ini antara kondisi dan syarat harus menggunakan operator pembanding."TIDAK LULUS") Bila pada sel A2 tertulis angka 45.IF(E5>=20. nilai TRUE yang akan ditampilkan. Nilai jika syarat1 salah. nilai logika2 benar. maka hasilnya adalah A..Bentuk : IF(Logika."C". nilai jika logika1 benar. IF(logika2. diisi dengan nilai yang dapat diuji untuk menghasilkan nilai TRUE atau FALSE."B". d i i s i n i l a i y a n g d a p a t d i u j i u n t u k menghasilkan nilai TRUE atau FALSE. maka pada sel yang berisi fungsi akan terdapat hasil TIDAK LULUS. adalah argumen berisi nilai yang akan dihasilkan bila logika yang diuji bernilai salah. Nilai jika syarat1 benar. nilai jika syarat2 benar.. Nilai jika syarat salah. jika nilai yang diuji bernilai benar dan argumen ini dihilangkan."D"."LULUS". Fungsi IF Lebih dari 2 syarat Fungsi IF dapat juga digunakan untuk menyelesaikan soal yang memiliki kondisi dan syarat yang lebih dari 2. argumen berisi nilai yang akan dihasilkan bila logika yang diuji bernilai benar. syarat yang dihasilkan jika nilai yang dihasilkan bernilai benar (TRUE). sedangkan untuk yang bertipe angka tidak demikian."E")))) Bila pada sel E5 terisi nilai 80.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->