Minggu, 22 Januari 2012

Kedudukan, Tugas Pokok dan Fungsi di Puskesmas Onembute

KEDUDUKAN, TUGAS POKOK DAN FUNGSI DI PUSKESMAS DAN JARINGANNYA

Oleh : Husen, SKM
(Kepala UPTD Puskesmas Onembute Kab. Konawe Sulawesi Tenggara)

Diterbitkan khusus untuk meningkatkan pengetahuan dan kinerja staf / programmer Puskesmas Onembute Kab. Konawe dalam upaya peningkatan kegiatan pelayanan kesehatan masyarakat yang adil dan merata.

BAB I. KEDUDUKAN, FUNGSI DAN RINCIAN TUGAS UPTD PUSKESMAS

A. KEDUDUKAN Unit Pelaksana Teknis Puskesmas yang selanjutnya disingkat UPT Puskesmas adalah UPT pada Dinas Keshatan Daerah yang selanjutnya disingkat UPTD Puskesmas. UPTD Puskesmas merupakan suatu kesatuan organisasi kesehatan fungsional yang merupakan pusat pengembangan kesehatan masyarakat yang juga membina peran serta masyarakat disamping memberikan pelayanan secara menyeluruh dan terpadu kepada masyarakat diwilayah kerjanya dalam bentuk kegiatan pokok.

UPTD Puskesmas Onembute adalah unit pelaksana teknis untuk menunjang operasional Dinas Kesehatan dalam bidang pelayanan kesehatan masyarakat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Konawe. UPTD Puskesmas dipimpin oleh seorang Kepala yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Dinas. Dengan kata lain UPTD Puskesmas mempunyai wewenang dan tanggung jawab atas pemeliharaan kesehatan masyarakat dalam wilayah kerjanya. Wilayah kerja Puskesmas meliputi satu kecamatan atau sebagian dari kecamatan. Faktor kepadatan penduduk, luas daerah, keadaan geografik dan keadaan infrastruktur lainnya merupakan bahan pertimbangan dalam menentukan wilayah kerja Puskesmas. UPTD Puskesmas sebagai badan pelayanan kesehatan masyarakat memiliki kedudukan secara administratif dan kedudukan dalam hirarki pelayanan kesehatan. Kedudukan secara administratif yang berarti UPTD Puskesmas merupakan perangkat pemerintah daerah Kabupaten dan bertanggung jawab langsung baik teknis maupun administratif kepada Kepala Dinas kesehatan Kabupaten. Kedudukan dalam hirarki pelayanan kesehatan yang berarti UPTD Puskesmas berkedudukan pada tingkat fasilitas pelayanan kesehatan pertama sesuai dengan SKN. B. FUNGSI UPTD Puskesmas mempunyai fungsi pelayanan kesehatan strata pertama, pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan dan penggerak pembangunan berwawasan kesehatan, membina peran serta masyarakat diwilayah kerjanya dalam rangka meningkatkan kemampuan untuk hidup sehat, memberikan pelayanan kesehatan secara menyeluruh dan terpadu. Fungsi – fungsi tersebut dilaksanakan dengan cara sebagai berikut :  Merangsang masyarakat termasuk swasta untuk melaksanakan kegiatan dalam rangka menolong dirinya sendiri.  Memberikan petunjuk kepada masyarakat tentang bagaimana menggali dan menggunakan sumberdaya yang ada secara efektif dan efisien.  Memberi bantuan yang bersifat bimbingan teknis materi dan rujukan medis maupun rujukan kesehatan kepada masyarakat dengan ketentuan bantuan tersebut tidak menimbulkan ketergantungan.  Memberi pelayanan kesehatan langsung kepada masyarakat.  Bekerjasama dengan sektor-sektor yang bersangkutan dalam melaksanakan program Puskesmas. UPTD Puskesmas memiliki fasilitas penunjang untuk dapat menjangkau pelayanan lebih merata dan meluas, oleh karena itu perlu adanya fasilitas:  PUSKESMAS PEMBANTU / POSKESDES Puskesmas Pembantu / Poskesdes adalah unit pelayanan kesehatan yang sederhana dan berfungsi menunjang dan membantu melaksanakan kegiatan-kegiatan yang dilakukan UPTD Puskesmas dalam ruang lingkup wilayah yang lebih kecil. Puskesmas Pembantu / Poskesdes merupakan bagian integral dari Puskesmas dengan kata lain satu UPTD Puskesmas meliputi seluruh Puskesmas Pembantu / Poskesdes yang ada didalam wilayah kerjanya.  PUSKESMAS KELILING Puskesmas Keliling merupakan unit pelayanan kesehatan keliling yang dilengkapi dengan kendaraan roda empat atau perahu bermotor dan peralatan kesehatan, peralatan komunikasi serta sejumlah tenaga yang berasal Puskesmas. Puskesmas Keliling berfungsi untuk menunjuag dan membantu melaksanakan kegiatan – kegiatan UPTD Puskesmas dalam wilayah kerjanya yang belum terjangkau oleh pelayanan kesehatan.

i. melaksanakan pencatatan dan pelaporan dalam rangka sistem informasi kesehatan. l. pelaksanaan rujukan medik. Keluarga Berencana. melaksanakan pelayanan upaya kesehatan/ kesejahteraan ibu dan anak. pembantuan sarana dan pembinaan teknis kepada Puskesmas Pembantu. b. melaksanakan ketatausahaan dan urusan rumah tangga UPT. k. mengendalikan. kesehatan gigi dan mulut. mengumpulkan. e. f. disamping memberi pelayanan langsung di Posyandu dan pertolongan persalinan dirumah-rumah. melaksanakan upaya kesehatan perorangan. TUGAS PUSKESMAS Untuk melaksanakan fungsi – fungsi tersebut di atas. Tugas utama bidan tersebut adalah membina peran serta masyarakat melalui pembinaan Posyandu dan pembinaan pimpinan kelompok persepuluhan / dasawisma. . unit pelayanan kesehatan swasta serta kader pembangunan kesehatan. C. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas. melaksanakan pengembangan upaya kesehatan dalam hal pengembangan kader pembangunan di bidang kesehatan dan pengembangan kegiatan swadaya masyarakat di wilayah kerjanya. mengevaluasi dan melaporkan kegiatan Puskesmas. perbaikan gizi. usaha kesehatan sekolah. upaya kesehatan kerja. merencanakan. kesehatan mata dan kesehatan khusus lainnya serta pembinaan pengobatan tradisional. menginventarisasi permasalahan serta melaksanakan pemecahan permasalahan yang berkaitan dengan pelayanan kesehatan masyarakat. penyuluhan kesehatan masyarakat. kesehatan usia lanjut. kesehatan olah raga. c. melaksanakan analisis dan pengembangan kinerja UPTD. koordinasi semua upaya kesehatan. UPTD Puskesmas mempunyai tugas : a. BIDAN DIDESA Pada tiap desa yang belum ada fasilitas pelayanan kesehatannya akan ditempatkan seorang bidan yang bertempat tinggal di desa tersebut dan bertanggung jawab langsung kepada Kepala UPTD Puskesmas. melaksanakan. menyiapkan bahan kebijakan. laboratorium sederhana. pengobatan termasuk pelayanan darurat karena kecelakaan. sarana pelayanan kesehatan. pembinaan kesehatan lingkungan. d. peran serta masyarakat. pencegahan dan pemberantasan penyakit. perawatan kesehatan masyarakat. upaya kesehatan jiwa. h. bimbingan dan pembinaan serta petunjuk teknis sesuai bidang tugasnya. melaksanakan upaya kesehatan masyarakat. melaksanakan pembinaan upaya kesehatan. g. j. mengolah data dan informasi.

Tetapi yang disesuaikan dan diubah – ubah hanya bagian unit – unit didalamnya sedangkan aturan formatnya tetap seperti gambar ( terlampir ). Kelompok Jabatan Fungsional Tertentu. Tiap – tiap UPTD Puskesmas tentunya diwajibkan untuk membuat Struktur Organisasi sesuai dengan format dari Dinas Kesehatan. namun Puskesmas diperbolehkan untuk menyesuaikan keadaan bila format dari Dinas Kesehatan tidak bisa dilakukan. TUGAS POKOK DAN FUNGSI PERSONIL UPTD PUSKESMAS A. Berikut adalah penjelasan Struktur Organisasi UPTD Puskesmas Onembute secara keseluruhan : • • • • . SUSUNAN ORGANISASI Susunan organisasi UPTD Puskesmas terdiri dari : Kepala. Sub Bagian Tata Usaha.BAB II SUSUNAN ORGANISASI. dan Jabatan Fungsional Umum.

9. kesehatan sekolah dan olah raga. Unit IV. wewenang dan hak seorang Pegawai Negeri Sipil Daerah dalam suatu satuan organisasi yang dalam pelaksanaan tugasnya didasarkan pada keahlian dan/atau ketrampilan tertentu serta bersifat mandiri dan untuk kenaikan pangkatnya disyaratkan dengan angka kredit. Unit VI. 4. Unit V. tanggung jawab. 6. 3. .1. sinkronisasi dan simplifikasi secara vertikal dan horisontal baik dalam lingkungan masing-masing maupun antar satuan organisasi sesuai dengan tugas pokok masing-masing. Kepala UPTD. Kepala Sub Bagian Tata Usaha. Unit VII. bertugas melaksanakan kegiatan kesehatan gigi dan mulut. Pembagian tugas unsur organisasi pada pemangku jabatan di lingkungan UPTD Puskesmas diatur oleh Kepala UPTD Puskesmas. bertugas melaksanakan kegiatan pengobatan rawat jalan dan rawat inap. PENDISTRIBUSIAN TUGAS Dalam melaksanakan tugas. 2. keuangan. Kepala UPTD Puskesmas. kesehatan mata dan kesehatan khusus lainnya. mengawasi dan mengkoordinasi kegiatan Puskesmas yang dapat dilakukan dalam jabatan struktural dan jabatan fungsional. keluarga berencana dan perbaikan gizi. kesehatan jiwa. bertugas melaksanakan kefarmasian. bertugas melaksanakan kegiatan pencegahan dan pemberantasan penyakit khususnya imunisasi. Tertentu adalah kedudukan yang menunjukkan tugas. 5. 8. B. Jabatan Fungsional. bertugas melaksanakan kegiatan pembinaan dan pengembangan upaya kesehatan masyarakat dan penyuluhan kesehatan masyarakat. bertugas dibidang kepegawaian. perlengkapan dan surat menyurat serta pencatatan pelaporan. dan Kelompok Jabatan Fungsional menerapkan prinsip koordinasi. Tata Usaha. kesehatan tenaga kerja dan usia lanjut. Unit I. kesehatan lingkungan dan laboratorium sederhana. bertugas melaksanakan kegiatan kesejahteraan ibu dan anak. 10. Unit II. Unit III. bertugas melaksanakan kegiatan perawatan kesehatan mayarakat. integrasi. 7. mempunyai tugas untuk memimpin.

e. menyusun analisa kebutuhan pemeliharaan gedung dan sarana prasarana kantor.TUGAS POKOK. Memberikan pelayanan naskah dinas. Fungsi Sub Bagian Tata Usaha mempunyai fungsi pelaksanaan urusan umum. Rincian Tugas Untuk melaksanakan fungsi sebagaimana dimaksud di atas. keuangan. h. f. Merencanakan. mengendalikan. mengevaluasi dan melaporkan kegiatan Sub Bagian. . kepegawaian. Menyiapkan bahan koordinasi dan petunjuk teknis kebutuhan. administrasi data dan pelaporan. b. serta permasalahan yang berkaitan dengan organisasi dan tatalaksana. menginventarisasi permasalahan serta melaksanakan pemecahan yang berkaitan urusan umum. d. mengolah data dan informasi. g. pengetikan. keuangan. tata hubungan kerja. Melayani keperluan dan kebutuhan serta perawatan ruang kerja. a. c. kepegawaian. melaksanakan. Melaksanakan pengurusan perjalanan dinas. ruang rapat/ pertemuan. kepegawaian. administrasi data dan pelaporan. kearsipan. Memberikan pelayanan penerimaan tamu. kehumasan dan protokoler. perumusan sistem dan prosedur. membuat usulan pengadaan sarana prasarana kantor dan pemeliharaan gedung. 2. telepon dan sarana/ prasarana kantor. FUNGSI & TANGGUNG JAWAB SUB BAG. administrasi data dan pelaporan. Menyiapkan bahan kebijakan. penggandaan dan pendistribusian. keamanan kantor dan pelayanan kerumahtanggaan lainnya. Sub Bagian Tata Usaha mempunyai rincian tugas sebagai berikut : Mengumpulkan. kendaraan dinas. keuangan. bimbingan dan pembinaan serta petunjuk teknis yang berkaitan dengan urusan umum. TATA USAHA 1.

Membuat usulan pengajuan gaji. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala UPTD Puskesmas TUGAS. Mengkoordinasikan ketugasan satuan pengelola keuangan.Upaya peningkatan kualitas pelayanan melalui Audit Maternal Perinatal. e. .Ibu Meneteki. LSM. Menyelenggarakan administrasi keuangan kantor. pendistribusian gaji dan pengajuan kekurangan gaji pegawai. melaksanakan fasilitasi penyusunan informasi jabatan dan beban kerja.Pelayanan bayi baru lahir (KN 2).Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak 0 – 7 th. n. . Pelayanan Kesehatan Bayi dan anak pra sekolah : .Pelayanan Antenatal minimal 4 kali ( K4). m.Bayi 0 – 1 th . perubahan gaji. l. . dukun bayi.Pelayanan Antenatal minimal 4 kali (K1). penyimpanan.Pertemuan Kemitraan dengan kader. FUNGSI DAN TANGGUNG JAWAB PENGELOLA PROGRAM 1. evaluasi dan pelaporan. . .Frekwensi minimal untuk Anak Balita. Pelayanan Kesehatan Ibu dan Bayi Baru Lahir. . pemotongan gaji. k. Melaksanakan analisis dan pengembangan kinerja Sub Bagian. Melaksanakan inventarisasi. melaksanakan penatausahaan kepegawaian dan usulan pendidikan dan pelatihan pegawai. .Ibu Nifas. . swasta.Frekwensi kunjungan minimal untuk Bufas.Pelayanan bayi baru lahir (KN 1).Frekwensi kunjungan minimal untuk Buteki.Anak 5 – 7 th. .Gerakan Sayang Ibu.Frekwensi minimal untuk Anak Pra Sekolah. . d.i. organisasi profesi. c. PROGRAM PELAYANAN KESEHATAN IBU DAN ANAK.Pemantauan wilayah setempat Kesehatan Ibu dan anak (PWS-KIA) b.Anak 1 – 4 th. Frekwensi kunjungan : . o. . . perawatan dan usulan penghapusan sarana prasarana kantor. . pengendalian. masyarakat antara lain melalui : .Kerjasama Lintas sektor/ Lintas Program. . .Frekwensi minimal untuk bayi. j. pelaksanaan. Menyiapkan bahan koordinasi dengan masing-masing unsur organisasi di lingkungan UPTD Puskesmas dalam rangka perencanaan. Peningkatan Mutu Pelayanan. Program-program UPTD Puskesmas yang termasuk dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak adalah sebagai berikut: a. . pendistribusian. . Kemitraan dengan LP/LS.

a. Pelayanan Kesehatan Reproduksi. . c.Tingkat kepatuhan petugas terhadap prosedur pelayanan ANC. . . Tingkat kelengkapan alat dalam pelayanan kontrasepsi.Tingkat kelengkapan alat dalam pelayanan ANC.Cakupan efek samping.Pelayanan KB (Baru). TUGAS.. Pembinaan Akseptor Aktif semua metode. b. FUNGSI DAN TANGGUNG JAWAB PENGELOLA PROGRAM 2. Pelayanan Pap Smeer.Penanganan efek samping dan komplikasi. Tingkat kepatuhan petugas terhadap prosedur pelayanan kontrasepsi. Peningkatan Mutu pelayanan. termasuk KB. . b. PROGRAM PELAYANAN KESEHATAN USIA SUBUR. .Cakupan komplikasi.. . Program-program UPTD Puskesmas yang termasuk dalam pelayanan kesehatan usia subur adalah sebagai berikut: a.

Fe-90 pada ibu hamil. A pd anak 1-4 tahun dg dosis 200. A pada ibu nifas. Penanganan kasus gizi buruk pada Balita. Penanganan kasus gizi buruk pada ibu hamil. 1) 2) 3) 4) 5) 6) 7) 8) 9) 10) 11) 12) 13) . PROGRAM PELAYANAN PERBAIKAN GIZI Program-program UPTD Puskesmas yang termasuk dalam pelayanan gizi adalah sebagai berikut: Program pelayanan perbaikan gizi masyarakat. N / D : Tingkat Keberhasilan Penimbangan.11 bl. Pelacakan kasus gizi buruk dilaporkan. K / S : Tingkat Jangkauan Program. Pemberian Vit.TUGAS. A pada bayi 6 . ASI Eksklusif. Kerjasama lintas sektor / lintas program dalam program gizi. D / K : Tingkat Kelangsungan Penimbangan.000 SI 2x pertahun. Pemeriksaan Hb pada BUMIL. Penimbangan Balita Bulanan (UPGK). Pemberian Vit. FUNGSI DAN TANGGUNG JAWAB PENGELOLA PROGRAM 3. Pemberian Vit. a. D / S : Tingkat Partisipasi Masyarakat. Pemantauan pola konsumsi. Pemberian Tab. Dengan dosis 100. N / S : Tingkat Keberhasilan Program Pelayanan pojok gizi.000 SI 1 kali pertahun.

Program pelayanan penduduk miskin dan kelompok masyarakat khusus. Pemberian PMT Pemulihan Bayi 6 . : Ada perencanaan dan penyusunan jadwal dari program pelayanan gizi. Rujukan Balita KEP Berat. program pelayanan gizi dilaksanakan >= target.11. program pelayanan gizi dilaksanakan. Program peningkatan mutu pelayanan. Kunjungan pelayanan JPS . Pemberian PMT Pemulihan Bumil KEK (sesuai alokasi dana). dan dilakukan koordinasi dengan anggota PKK.BK gakin di Puskesmas Persalinan Gakin. . program pelayanan gizi dilaksanakan >= target. dan dimonitoring. : Ada perencanaan dan penyusunan jadwal dari program pelayanan gizi. pelayanan gizi. Pendampingan Ibu Balita KEP. 1) 2) 3) 4) 5) 6) c. Definisi Score Proses Pelayanan Gizi : Tidak ada pelayanan perbaikan gizi. : Ada perencanaan dan penyusunan jadwal dari program pelayanan gizi. >= target. Tingkat kepatuhan petugas terhadap prosedur pelayanan Gizi. monitoring dan dievaluasi. dan dilakukan koordinasi dengan anggota PKK.bl (sesuai alokasi dana). Pembinaan dan bimbingan teknis ke Posyandu. : Ada perencanaan & penyusunan jadwal dari prog. : Ada perencanaan dan penyusunan jadwal dari program pelayanan gizi.4 th (sesuai alokasi dana).14) 15) 16) 17) b. Pemberian PMT Pemulihan Balita 1 .BK untuk gakin. Tingkat kelengkapan alat dalam pelayanan Gizi. dan dilakukan koordinasi dengan anggota PKK. Pemberian JPS . dan dilakukan koordinasi dengan anggota PKK. 1) 2) 0 1 2 3 4 5 Anemi Ibu Hamil.

. . Program-program UPTD Puskesmas yang termasuk dalam pencegahan pemberantasan penyakit menular sebagai berikut: a. . Paru. . Kusta. PROGRAM PENCEGAHAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR.Tingkat kelengkapan alat pelayanan TB Paru. .Tingkat kepatuhan petugas terhadap prosedur pelayanan TB Paru.Penderita Tb Paru BTA Positif yang diobati dinyatakan sembuh.Tingkat kepatuhan petugas terhadap prosedur pelayanan ISPA.Jml kasus pneumonia yg dilakukan pengobatan secara standart (diperiksa. diobati). . . FUNGSI DAN TANGGUNG JAWAB PENGELOLA PROGRAM 4.Penemuan dan pengobatan penderita TB Paru BTA positif. Tb. c.Tingkat kelengkapan alat pelayanan ISPA.Jumlah kasus pneumonia balita berat/ dengan tanda bahaya. Diare. d. Paru BTA Neg / RO (+).Tingkat kepatuhan petugas terhadap prosedur penanganan diare. .Tingkat kelengkapan alat pelayanan diare.TUGAS.Rehidrasi oral dengan Oralit pada kasus diare di Puskesmas . di Pusk dirujuk ke Pusat Rehidrasi/perawatan Pusk.Penemuan kasus Pneumoni Balita di Puskesmas . .Penderita Tb Paru BTA Neg / RO (+) yang diobati dinyatakan sembuh. .Penemuan dan pengobatan penderita Tb. b. . . . .Pemeriksaan sputum pada kasus tersangka TB. . Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).Penemuan / pelayanan kasus diare oleh Puskesmas .Rehidrasi intra vena (infus) pd kasus Diare.

.Pertemuan lintas sektor untuk penggerakan PSN. FUNGSI DAN TANGGUNG JAWAB PENGELOLA PROGRAM 5. . . . . b.Tingkat kelengkapan alat pelayanan Kusta.Penemuan penderita Kusta. .Jumlah penderita Kusta yang di obati. .Pelayanan rujukan ke RS. Hypertensi.Tingkat kepatuhan petugas terhadap prosedur penanganan Kusta. .Penanggulangan focus. . c.Penemuan kasus & pemerk fisik & lab.Tingkat kelengkapan alat pelayanan DBD TUGAS. Rutin / khusus di Puskesmas pada pasien yang datang dengan keluhan. Penanganan kasus paliatif.Pelayanan rujukan ke Rumah Sakit dan atau dietetic.Tingkat kepatuhan petugas terhadap prosedur penanganan DBD . . e. . penyakit jantung dan pembuluh darah. . Program-program Puskesmas yang termasuk dalam pelayanan penyakit tidak menular adalah sebagai berikut: a. .Pemeriksaan Kusta di sekolah.Penyelidikan epidemiologi pada masyarakat disekitar kasus.Penemuan kasus dengan pemerksaan fisik di puskesmas pada pasien yang datang dengan keluhan penyakit. PROGRAM PELAYANAN PENYAKIT TIDAK MENULAR.Pemeriksaan jentik berkala (PJB) pada TTU. . . Neoplasma. . Demam Berdarah Dengue. Penyakit Kencing manis ( Diabetes Militus / DM)..Rujukan kasus tersangka ke Rumah sakit.Angka bebas jentik (ABJ).Jumlah penderita yang dinyatakan sembuh. .

FUNGSI DAN TANGGUNG JAWAB PENGELOLA PROGRAM 6.tempat potensial perindukan dipemukiman & sekitar. .TUGAS. PROGRAM PELAYANAN PENGENDALIAN VEKTOR PENYAKIT. Program-program UPTD Puskesmas yang termasuk dalam pelayanan pengendalian vektor penyakit adalah sebagai berikut: a. . Pemberantasan tempat . Pengaw.Demam berdarah dengue dengan fogging (ULV).tempat perindukan vektor. Pemberantasan Vektor Penyakit.Kegiatan penanggulangan sebelum masa penularan (PSN). tempat .Demam berdarah dengue dengan abatisasi selektif. . b. .

Pembahasan hasil analisa data W2 . campak. Program-program UPTD Puskesmas yang termasuk dalam pelayanan sistem kewaspadaan dini adalah sebagai berikut: .Pemantauan & analisis data laporan mingguan surveylance (W2) penyakit di Puskesmas (spesifik daerah) .SKD Penyakit . DBD) 7. FUNGSI DAN TANGGUNG JAWAB PENGELOLA PROGRAM PROGRAM PELAYANAN SISTEM KEWASPADAAN DINI. .TUGAS.Visualisasi data untuk kewaspadaan dini (diare.

PROGRAM PELAYANAN IMUNISASI. Tingkat kelengkapan prasarana medis.TUGAS. Angka kesinambungan pelayanan imunisasi bayi. Hepatitis B. i. Tingkat kepatuhan petugas terhadap prosedur pelayanan per jenis imunisasi. h. Polio 4 pada bayi. a. FUNGSI DAN TANGGUNG JAWAB PENGELOLA PROGRAM 8. b. TT pada anak SD kelas II dan III. Campak pada bayi. e. . j. Boster DT pada anak SD kelas I. d. k. Program-program UPTD Puskesmas yang termasuk dalam pelayanan imunisasi adalah sebagai berikut: BCG pada bayi DPT 1 pada bayi. c. g. TT2 Bumil. f.

PROGRAM PELAYANAN SANITASI LINGKUNGAN Program-program UPTD Puskesmas yang termasuk dalam pelayanan sanitasi lingkungan adalah sebagai berikut: : HIGIENE SANITASI a. FUNGSI DAN TANGGUNG JAWAB PENGELOLA PROGRAM 9. Inspeksi Sanitasi 1) Inspeksi sanitasi sarana air bersih (SAB) 2) Inspeksi sanitasi di Tempat – Tempat Umum (TTU prioritas) 3) Inspeksi sanitasi di Tempat pengelolaan makanan (TPM) 4) Inspeksi sanitasi di lingkungan pemukiman Pemukiman diperiksa Rumah diperiksa TPS diperiksa TP2 Pestisida diperiksa a) b) c) d) .TUGAS.

b) SPAL 6) Tingkat Kepatuhan petugas terhadap prosedur inspeksi sanitasi 7) Tingkat kelengkapan alat dalam inspeksi sanitasi b. PROGRAM INOVATIVE Klinik Sanitasi Puskesmas 1) Pelayanan terpadu di klinik sanitasi. 7) Tingkat kelengkapan alat dalam pengawasan. Kunjungan rumah/ke lapangan.a) a) b)  a) b) 2) 3) b. 2) Urine. FUNGSI DAN TANGGUNG JAWAB PENGELOLA PROGRAM 10. 5) Pengendalian Vektor Lalat. Penyemprotan TPS. Pembinaan pada masyarakat sekitar/kader. PELAYANAN LABORATORIUM. 5) Jumlah Pemeriksaan. 4) Tes Kehamilan. . Pada pasien yg datang ke Puskesmas dengan penyakit yg berbasis lingkungan.Kusta 6) Jumlah Sampel dirujuk. 5) Inspeksi Sanitasi Dasar Jamban. Pada sasaran masyarakat umum pengunjung Puskesmas yang mempunyai masalah kesehatan lingkungan. 1) Darah. Pemeriksaan Laboratorium. Program-program UPTD Puskesmas yang termasuk dalam pelayanan laboratorium adalah sebagai berikut: a. Pengukuran kepadatan lalat di TPS.BTA . TUGAS. Pelayanan dan bimbingan pada keluarga sasaran. Pengawasan Kualitas Lingkungan 1) Pengambilan dan pengiriman sampel air ke Laboratorium 2) Pemeriksaan Kualitas air 3) Pengambilan sampel makanan minuman ke laboratorium 4) Pemeriksaan Kualitas makanan minuman. . 6) Tingkat kepatuhan petugas terhadap prosedur pengawasan. dalam rangka tindak lanjut pelayanan di klinik sanitasi Puskesmas a. 3) Faeses termasuk telur cacing.

Program-program UPTD Puskesmas yang termasuk dalam pelayanan ini adalah sebagai berikut: a. Gula Darah. e.1) 2) 1) 2) 3) 4) 5) 6) b.Cakupan Murid SD + MI Klas III s/d V yg mendapat perawatan kesehatan gigi = X / Y x 100% . Golongan Darah. Peningkatan Mutu pelayanan. Pembinaan dan Bimbingan Sikat Gigi masal pada SD + MI.Jml Murid SD + MI Klas III s/d V yg mendapat perawatan kes. Pemeriksaan trombosit pada kasus tersangka DBD. c. Program inovatif laboratorium. Tingkat kelengkapan alat dalam pelayanan pengobatan. . Pemeriksaan Widal. Pembinaan Kesehatan Gigi di Posyandu.Jml Murid SD + MI Klas III s/d V yg perlu perawatan kesehatan gigi(Y) . Tingkat kepatuhan petugas terhadap prosedur pelayanan pengobatan. c. gigi (X) . Pemeriksaan PCV / hematokrit pada kasus tersangka DBD. b. FUNGSI DAN TANGGUNG JAWAB PENGELOLA PROGRAM 11. PROGRAM PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT. Fluor Albus / GO. d. Cakupan SD + MI deangan UKGS Paripurna (Klas V). Pembinaan Kesehatan Gigi di TK. TUGAS.

Pemeriksaan kesehatan berkala di Pos UKK. FUNGSI DAN TANGGUNG JAWAB PENGELOLA PROGRAM 12. Peningkatan Mutu pelayanan. KIE UKK di sektor informal. Pemeriksaan berkala dan tindak lanjut pada lingkungan kerja. Cakupan pemeriksaan kesehatan gigi anak prasekolah ( 5 ... . h. Cakupan pemeriksaan kesehatan gigi pd Bumil. . . . Pembentukan Pos UKK dan Kader UKK. i. b. ).Gigi tetap yang ditambal permanen ( A ) .Tingkat kepatuhan petugas terhadap prosedur pelayanan Gigi.f. d.Tingkat kelengkapan alat dalam pelayanan Gigi. e. g. PROGRAM PELAYANAN USAHA KESEHATAN KERJA. TUGAS. Program-program UPTD Puskesmas yang termasuk dalam pelayanan usaha kesehatan kerja adalah sebagai berikut: a.7 th. Kunjungan rawat jalan gigi (baru + lama ).Gigi Tetap yang dicabut ( B ) Ratio gigi tetap ditambal / dicabut = A / B x 100% = …………….

FUNGSI DAN TANGGUNG JAWAB PENGELOLA PROGRAM 13. PELAYANAN USIA LANJUT. . • Pemeriksaan Kesehatan Usila di Fasilitas Kesehatan (Puskesmas + Posyandu Usila). Program-program UPTD Puskesmas yang termasuk dalam pelayanan usia lanjut adalah sebagai berikut: a. Pelayanan Kesehatan Usia Lanjut.TUGAS.

• Penyuluhan dan Konseling. Upaya Peningkatan Kualitas Pelayanan. Program-program UPTD Puskesmas yang termasuk dalam pelayanan kesehatan anak dan remaja adalah sebagai berikut: a. organisasi Profesi. Peningkatan Mutu Pelayanan. c.• Pengobatan Penyakit. • Forum Komunikasi LS/LP. Masyarakat melalui: • Penggunaan KMS.Posyandu yang melaksanakan simulasi. b. . LSM. PELAYANAN KESEHATAN ANAK DAN REMAJA. • Tingkat kelengkapan alat dalam pelayanan usila.Posyandu Usila. FUNGSI DAN TANGGUNG JAWAB PENGELOLA PROGRAM 14. Kemitraan dengan LP/LS. Pelayanan Kesehatan Anak Usia Sekolah. • Pemeriksaan kesehatan rutin di sekolah : . TUGAS. d. • Pengembangan Kelompok Usila antara lain : . Swasta. . • Pembinaan ke Posyandu Usila.Posyandu yang melaksanakan senam. • Tingkat kepatuhan petugas terhadap prosedur pelayanan Usila.

S.S. . . c. . Kampanye Anti Napza. kebiasaan merokok. LSM. SLTA/MA).M.M. b. • Cakupan pemeriksaan anak sekolah (SD/MI. Kemitraan dengan LP/LS organisasi profesi.Tingkat kepatuhan petugas terhadap prosedur pelayanan UKS.P / MTs.. . • Pelayanan kesehatan Reproduksi Remaja.S. .M. swasta.U / MA. . . Upaya peningkatan kualitas pelayanan. SLTP/MTs. ketergantungan Napza).S. d. Masyarakat antara lain melalui : Aktivasi Tim Pembina UKS.S.M. .D / MI.Tingkat kelengkapan alat dalam pelayanan UKS.D / MI.Peningkatan Mutu Pelayanan. . • Penanganan masalah kesehatan remaja (kehamilan diluar nikah. FUNGSI DAN TANGGUNG JAWAB PENGELOLA PROGRAM 15.Supervisi teknis / pembinaan ke Sekolah. TUGAS.S.P / MTs.U / MA. . PROGRAM PELAYANAN INOVATIF KESEHATAN JIWA. Program-program UPTD Puskesmas yang termasuk dalam pelayanan inovatif kesehatan jiwa adalah sebagai berikut : Kesehatan Jiwa .Pengawasan terhadap Sekolah yang melakukan konseling bagi siswa yang bermasalah.

FUNGSI DAN TANGGUNG JAWAB PENGELOLA PROGRAM 16.Jumlah kunjungan rumah Penderita Psikosis.Penanganan kasus kesehatan jiwa melalui rujukan. . Program-program UPTD Puskesmas yang termasuk dalam pelayanan inovatif kesehatan indera adalah sebagai berikut: .. PROGRAM PELAYANAN INOVATIF KESEHATAN INDERA.Deteksi dan penanganan kasus jiwa (gangguan perilaku.Frekuensi penyuluhan kesehatan mental (kelompok). gangguan jiwa gangguan psikosomatik. TUGAS. masalah Napza dan lain-lain yg datang berobat ke Puskesmas) . .

Upaya Kesehatan Mata / Pencegahan Kebutaan.Pengunjung Puskesmas (BP).a. .tanda kekurangan Vit. Pembentukan dan pembinaan kelompok mandiri penyakit tidak menular. A.Upaya pencegahan kebutaan : 1) Jumlah orang yang diperiksa matanya (visus).Penemuan kasus katarak pada usia > 45 th. TUGAS. . 2) Frekuensi penyuluhan Katarak dan tanda . b. FUNGSI DAN TANGGUNG JAWAB PENGELOLA PROGRAM . . .Kasus sakit mata yang diobati.Penemuan kasus penyakit mata di Puskesmas .Murid SD / MI Klas I. .

. Penanganan Korban Bencana.Pemeriksaan / penjaringan kes CJH sesuai standar yg ditentukan.Pelacakan Kesehatan Jamaah Haji. Penanganan Pengungsi.17. b. Program-program UPTD Puskesmas yang termasuk dalam pelayanan kesehatan matra adalah sebagai berikut: a. . . Pengamanan Kesehatan haji. c. PROGRAM PELAYANAN KESEHATAN MATRA.

Promosi kesehatan Pengkajian PHBS yang dilaksanakan 1) Rumah Tangga 2) Institusi Pendidikan 3) Institusi Kesehatan.Panti Asuhan / Panti Wreda / Sosial 2) U K B M pelayanan pemberdayaan b. Frekuensi Penyuluhan pada. 3) Tingkat kepatuhan petugas terhadap prosedur promosi kesehatan. 5) Tempat Kerja.Panti Asuhan / Panti Wreda / Sosial b.Pondok Pesantren . ♦ a) b) c) d) o o o o o o a) b) c) d) .TUGAS. 1) Kelompok Potensial Umum. 4) Tempat .Tempat Umum. 2) Siaran Keliling.Pondok Pesantren . 4) Tingkat kelengkapan alat dalam promosi kesehatan. FUNGSI DAN TANGGUNG JAWAB PENGELOLA PROGRAM 18. PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (PPM / PKM) Program-program UPTD Puskesmas yang termasuk dalam masyarakat adalah sebagai berikut: a. Frekuensi Pembinaan . c. Jumlah Institusi yang dibina . Pemberdayaan masyarakat dalam kemandirian hidup sehat 1) Upaya Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat (UKBM) Pembinaan UKBM di Puskesmas Jumlah UKBM yang di bina Posyandu Toga Pengobat Tradisional Pos Upaya Kesehatan Kerja Frekwensi Pembinaan UKBM Posyandu Toga Pengobat Tradisional Pembinaan Kader Tingkat kepatuhan petugas terhadap prosedur UKBM Tingkat kelengkapan alat dalam UKBM 2) Dana Sehat – JPKM Jumlah kelompok Dana Sehat – JPKM Jumlah Peserta Dana Sehat – JPKM Tingkat kepatuhan petugas terhadap prosedur pelayanan JPKM Tingkat kelengkapan alat dalam pelayanan JPKM PROGRAM PENGEMBANGAN / INOVATIF Pemberdayaan Masyarakat Dalam Kemandirian Hidup Sehat 1) Usaha Kesehatan Institusi a.

Kunjungan rawat jalan umum. Program-program UPTD Puskesmas yang termasuk dalam pelayanan rawat jalan adalah sebagai berikut: a. d. c. Kunjungan rawat jalan gigi. . FUNGSI DAN TANGGUNG JAWAB PENGELOLA PROGRAM 19. PROGRAM PELAYANAN RAWAT JALAN. Rujukan kasus ke rumah sakit.Frekuensi Pembinaan Saka Bakti Husada.. . Klinik. Kunjungan rawat jalan lab. TUGAS. Kunjungan Puskesmas ( luar gedung & dalam gedung ). . e. b.Pencapaian pembinaan mastarakat dalam kemandirian hidup.Proporsi pembinaan masyarakat dalam kemandirian hidup sehat.Kinerja pembinaan masyarakat dalam kemandirian hidup sehat. .

5.1. Pelayanan kesehatan matra 3.4.1. Penyusunan RUK dan RPK 7. Pelayanan usaha kesehatan kerja 3. Pelayanan usia lanjut didalam Puskesmas 1.2. Pelayanan pencegahan pemberantasan penyakit menular 2.1.1. Manajemen keuangan .5.6. Pelayanan kesehatan usia subur 2. Pelayanan rawat inap 4.3.BAB III PARAMETER DAN SUB PARAMETER DI PUSKESMAS Sub parameter 1.2. Pelayanan inovatif kesehatan indera 3.3.1.2.4. Manajemen peralatan 7. Pelayanan penyakit tidak menular 2. Pelayanan inovatf kesehatan jiwa 2. Pelayanan perbaikan gizi didalam Puskesmas 1. Pelayanan kesehatan ibu dan anak 1.2. Pelayanan pengendalian vektor penyakit 2. Pelayanan sanitasi lingkungan 5. Pelayanan laboratorium 3. Pelayanan usia lanjut diluar Puskesmas 1. Pelayanan perbaikan gizi diluar Puskesmas (posyandu) 1. Pelayanan kunjungan rawat jalan 3.6.3.1. Pelayanan Sistem Kewaspadaan Dini (SKD) 2.5.7. Pelayanan imunisasi 2.6. Pelayanan kesehatan anak dan remaja 1.3. Pelayanan pemberdayaan masyarakat 6.4. Manajemen obat 7.7.1. Pelayanan kesehatan gigi dan mulut 3.

4.7. Manajemen tenaga .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful