Materi SOSIALISASI dan PELATIHAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) SMA

PowerPoint

Departemen Pendidikan Nasional
Jakarta, Januari 2007

ii

KATA PENGANTAR

Marilah kita memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rahmat dan karunia-Nya, kita bangsa Indonesia telah rnemiliki Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang merupakan tuntutan pelaksanaan pembaharuan pendidikan yang diharapkan dapat mendukung segala upaya untuk memecahkan masalah pendidikan. Dalam proses pembelajaran, kurikulum merupakan salah satu komponen yang sangat penting, selain guru, sarana dan prasarana pendidikan lainnya. Oleh karena itu, kurikulum digunakan sebagai acuan dalam penyelenggaraan pendidikan dan sekaligus sebagai salah satu indikator mutu pendidikan. Di Indonesia tercatat telah lima kali revisi kurikulum pendidikan dasar dan menengah, yaitu pada tahun 1968, tahun 1975, tahun 1984, tahun 1994 dan ujicoba kurikulum tahun 2004. Revisi kurikulum tersebut bertujuan untuk mewujudkan kurikulum yang sesuai dengan tuntutan dan kebutuhan masyarakat, guna mengantisipasi perkembangan jaman, serta untuk memberikan guideline atau acuan bagi penyelenggaraan pembelajaran di satuan pendidikan. Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional disebutkan bahwa, pengembangan kurikulum dilakukan dengan mengacu pada Standar Nasional Pendidikan, dan kurikulum pada semua jenjang dan jenis pendidikan dikembangkan dengan prinsip diversifikasi sesuai dengan satuan pendidikan, potensi daerah, dan peserta didik. Selanjutnya dalam Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, disebutkan bahwa standar yang terkait langsung dengan kurikulum adalah Standar Isi dan Standar Kompetensi Lulusan, dan telah diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi (SI) dan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan (SKL) serta Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 24 Tahun 2006 tentang Pelaksanaan SI dan SKI, tersebut di atas. Berdasarkan Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) serta panduan yang disusun oleh BSNP, maka Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah diharapkan dapat mengembangkan Kurikilum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) sesuai dengan satuan pendidikan, potensi daerah/karakteristik daerah, sosial budaya masyarakat setempat, dan peserta didik.

iii

Mengingat bahwa SI, SKL dan KTSP ini harus sudah dilaksanakan oleh semua satuan pendidikan dasar dan menengah pada tahun ajaran 2009/2010, maka kegiatan sosialisasi dan pelatihan SI , SKL dan pengembangan KTSP bagi para pendidik, tenaga kependidikan dan para pemangku kepentingan (stakeholders) pendidikan lainnya harus dilakukan kordinasi dan sinergi dengan semua fihak yang terkait, dan segera dilaksanakan secara terencana, terpadu dan berkelanjutan. Untuk itulah maka disusun bahan sosialisasi dan pelatihan SI, SKL dan Pengembangan KTSP yang telah disinkronkan bersama dengan Pusat Kurikulum Badan Penelitian dan Pengembangan, Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah, Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan, serta Sekretariat Jenderal Departemen Pendidikan Nasional. Selanjutnya semua kegiatan sosialisasi dan pelatihan SI, SKL dan Pengembangan KTSP tersebut supaya menggunakan bahan yang telah disiapkan ini, sehingga dapat memperlancar dalam mengembangkan KTSP di masing-masing satuan pendidikan dengan baik. Oleh karena itu, semua lapisan masyarakat yang terkait dengan pendidikan, baik secara langsung maupun tidak langsung, baik sebagai pengambil kebijakan, pelaksana, maupun masyarakat umum hendaknyamemiliki pemahaman yang baik terhadap perubahan kebijakan tentang kurikulum tersebut. Dengan kesetaraan pemahaman tersebut seluruh upaya peningkatan mutu pendidikan nasional akan mendapatkan dukungan dari segala penjuru dan hal ini akan menjamin keberhasilannya.

Jakarta, Januari 2007 Menteri Pendidikan Nasional

Prof. Dr. Bambang Sudibyo, MBA

iv

Daftar Isi

Kata Pengantar.............................................................. iii Daftar Isi ..................................................................... v I.
1. Undang–Undang No. 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional..................................................... 3 2. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan......................................... 15 3. Rencana Strategis Departemen Pendidikan Nasional Tahun 2005 - 2009...................................................... 35

Kebijakan .................................................................... 1

II. S tandar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) ...................................................

55 4. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi (SI)............................................... 57 5. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Kelulusan (SKL).................. 75 6. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 24 Tahun 2006 tentang Pelaksanaan Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Kelulusan (SKL)......................................... 83

III. K urikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP)........................................................................ 89

7. Konsep Dasar Kurikulum Berbasis Kompetensi............... 91 8. Penyusunan KTSP...................................................... 99 9. Pengembangan Silabus.............................................. 125 10. Pengembangan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)...................................................................... 143

IV. Pengembangan Bahan Ajar.................................... 149
11. Pengembangan Bahan Ajar......................................... 151

V.

12. Pengembangan Model Mata Pelajaran Muatan Lokal....... 181 13. Panduan Model Pengembangan Diri untuk Satuan Pendidikan Dasar Dan Menengah................................. 191

Model-Model Kurikulum.......................................... 179

VI. Pembelajaran Efektif................................................ 205
14. Model-Model Pembelajaran yang Efektif....................... 207

v

VIII.Penilaian Hasil Belajar............................................ 231
15. Rancangan Penilaian Hasil Belajar............................... 233 16. Sistem Penilaian KTSP (SMA)..................................... 259

IX. Pengembangan Bahan Ujian................................... 277 X.

17. Pengembangan Bahan Ujian & Analisis Hasil Ujian......... 279

18. Penyusunan Laporan Hasil Belajar (LHB) Peserta Didik SMA..................................................... 325 19. Penetapan Kriteria Ketuntasan Minimal......................... 355

Laporan Hasil Belajar (LHB).................................. 323

vi

Materi SOSIALISASI dan PELATIHAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP)

I. KEBIJAKAN
1. Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan nasional. 2. Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. 3. Rencana Strategis Departemen Pendidikan Nasional Tahun 2005-2009.

1

2 .

2003 Tentang SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL Sosialisasi Sosialisasi KTSP KTSP DASAR & FUNGSI PENDIDIKAN NASIONAL Pendidikan Nasional berdasarkan Pancasila dan Undang – Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Pendidikan Nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa Sosialisasi KTSP 3 .Departemen Pendidikan Nasional Materi 1 UNDANG–UNDANG NO. 20 TH.

nilai keagamaan. sehat. pembentukan watak dan kepribadian. cakap. berilmu. kreatif. mandiri. dan – menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. – berakhlak mulia. Sosialisasi KTSP PRINSIP PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN Pendidikan diselenggarakan secara demokratis dan berkeadilan serta tidak diskriminatif dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia. serta berbagai kecakapan hidup Sosialisasi KTSP 4 . dan kemajemukan bangsa.TUJUAN PENDIDIKAN NASIONAL berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang: – beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. – Pendidikan sistem terbuka: fleksibilitas pilihan dan waktu penyelesaian program lintas satuan dan jalur pendidikan – Pendidikan multimakna: proses pendidikan yang diselenggarakan dengan berorientasi pada pembudayaan. pemberdayaan. nilai kultural. Pendidikan diselenggarakan sebagai satu kesatuan yang sistemik dengan sistem terbuka dan multimakna.

menulis. Pendidikan diselenggarakan dengan memberi keteladanan. mendapatkan pendidikan agama sesuai dengan agama b. Pendidikan diselenggarakan dengan memberdayakan semua komponen masyarakat melalui peran serta dalam penyelenggaraan dan pengendalian mutu layanan pendidikan. dan mengembangkan kreativitas peserta didik dalam proses pembelajaran. c. minat. d. e. mendapatkan beasiswa bagi yang berprestasi yang orang tuanya tidak mampu membiayai pendidikannya. Pendidikan diselenggarakan dengan mengembangkan budaya membaca. mendapatkan biaya pendidikan bagi mereka yang orang tuanya tidak mampu membiayai pendidikannya. yang dianutnya dan diajarkan oleh pendidik yang seagama. pindah ke program pendidikan pada jalur dan satuan pendidikan lain yang setara. dan kemampuannya. dan berhitung bagi segenap warga masyarakat. membangun kemauan. Sosialisasi KTSP 5 . menyelesaikan program pendidikan sesuai dengan kecepatan belajar masing-masing dan tidak menyimpang dari ketentuan batas waktu yang ditetapkan.PRINSIP PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN Pendidikan diselenggarakan sebagai suatu proses pembudayaan dan pemberdayaan peserta didik yang berlangsung sepanjang hayat. Sosialisasi KTSP HAK PESERTA DIDIK a. mendapatkan pelayanan pendidikan sesuai dengan bakat. f.

ikut menanggung biaya penyelenggaraan pendidikan. Sosialisasi KTSP 6 .KEWAJIBAN PESERTA DIDIK menjaga norma-norma pendidikan untuk menjamin keberlangsungan proses dan keberhasilan pendidikan. – Diselenggarakan bagi anak sejak lahir sampai usia 6 tahun dan bukan prasyarat masuk pendidikan dasar Pendidikan anak usia dini dapat diselenggarakan melalui jalur pendidikan formal. Pendidikan anak usia dini pada jalur pendidikan formal berbentuk Taman Kanak-kanak (TK). b. nonformal. dan/atau informal. Sosialisasi KTSP PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Pendidikan anak usia dini diselenggarakan sebelum jenjang pendidikan dasar. Raudhatul Athfal (RA). a. kecuali bagi peserta didik yang dibebaskan dari kewajiban tersebut sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. atau bentuk lain yang sederajat.

dan madrasah aliyah kejuruan (MAK). Pendidikan menengah berbentuk sekolah menengah atas (SMA). atau bentuk lain yang sederajat. madrasah aliyah (MA). Sosialisasi KTSP PENDIDIKAN MENENGAH Pendidikan menengah merupakan lanjutan pendidikan dasar.PENDIDIKAN DASAR Pendidikan dasar merupakan jenjang pendidikan yang melandasi jenjang pendidikan menengah. Pendidikan dasar berbentuk sekolah dasar (SD) dan madrasah ibtidaiyah (MI) atau bentuk lain yang sederajat serta sekolah menengah pertama (SMP) dan madrasah tsanawiyah (MTs). atau bentuk lain yang sederajat. Sosialisasi KTSP 7 . Pendidikan menengah terdiri atas pendidikan menengah umum dan pendidikan menengah kejuruan. sekolah menengah kejuruan (SMK).

sarana dan prasarana. bencana sosial. masyarakat adat yang terpencil. Sosialisasi KTSP STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN Standar nasional pendidikan terdiri atas standar isi. proses. pengelolaan. sosial. dan pengendalian mutu pendidikan. penjaminan. tenaga pendidik dan tenaga kependidikan. pembiayaan. mental. dan pembiayaan. Pengembangan standar nasional pendidikan serta pemantauan dan pelaporan pencapaiannya secara nasional dilaksanakan oleh suatu badan standardisasi. dan penilaian pendidikan yang harus ditingkatkan secara berencana dan berkala. dan tidak mampu dari segi ekonomi. dan/atau memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa.PENDIDIKAN KHUSUS DAN LAYANAN KHUSUS Pendidikan khusus merupakan pendidikan bagi peserta didik yang memiliki tingkat kesulitan dalam mengikuti proses pembelajaran karena kelainan fisik. emosional. kompetensi lulusan. pengelolaan. Dapat diselenggarakan secara inklusif atau berupa satuan pendidikan khusus Pendidikan layanan khusus merupakan pendidikan bagi peserta didik di daerah terpencil atau terbelakang. Standar nasional pendidikan digunakan sebagai acuan pengembangan kurikulum. dan/atau mengalami bencana alam. tenaga pendidik dan tenaga kependidikan. sarana dan prasarana. Sosialisasi KTSP 8 .

2.KURIKULUM: PENGERTIAN DASAR Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan. dan peserta didik. potensi daerah. Sosialisasi KTSP KURIKULUM 1. Pengembangan kurikulum dilakukan dengan mengacu pada standar nasional pendidikan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional. dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Pengembangan kurikulum secara berdiversifikasi dimaksudkan untuk memungkinkan penyesuaian program pendidikan pada satuan pendidikan dengan kondisi dan kekhasan potensi yang ada di daerah Sosialisasi KTSP 9 . isi. Kurikulum pada semua jenjang dan jenis pendidikan dikembangkan dengan prinsip diversifikasi sesuai dengan satuan pendidikan.

persatuan nasional dan nilai-nilai kebangsaan. d. dinamika perkembangan global. agama. dan minat peserta didik. peningkatan potensi.KURIKULUM 3. peningkatan akhlak mulia. i. h. dan seni. c. g. Sosialisasi KTSP Kerangka dasar dan struktur kurikulum pendidikan dasar dan menengah ditetapkan oleh Pemerintah. Kurikulum pendidikan dasar dan menengah dikembangkan sesuai dengan relevansinya oleh setiap kelompok atau satuan pendidikan dan komite sekolah/madrasah di bawah koordinasi dan supervisi dinas pendidikan atau kantor departemen agama kabupaten/kota untuk pendidikan dasar dan provinsi untuk pendidikan menengah. e. perkembangan ilmu pengetahuan. peningkatan iman dan takwa. tuntutan dunia kerja. dan j. kecerdasan. keragaman potensi daerah dan lingkungan. tuntutan pembangunan daerah dan nasional. f. Sosialisasi KTSP 10 . Kurikulum disusun sesuai dengan jenjang pendidikan dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan memperhatikan: a. teknologi. b.

pendidikan kewarganegaraan. serta tokoh masyarakat yang peduli pendidikan. matematika. seni dan budaya. Sosialisasi KTSP DEWAN PENDIDIKAN DAN KOMITE SEKOLAH DAN MADRASAH PENGERTIAN DASAR Komite sekolah/madrasah adalah lembaga mandiri yang beranggotakan orang tua/wali peserta didik.MUATAN WAJIB KURIKULUM PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH a. ilmu pengetahuan sosial. komunitas sekolah. g. f. pendidikan jasmani dan olahraga. e. keterampilan/kejuruan. dan evaluasi program pendidikan melalui dewan pendidikan dan komite sekolah/madrasah. j. Sosialisasi KTSP 11 . b. h. c. i. dan muatan lokal. pendidikan agama. pengawasan. ilmu pengetahuan alam. Masyarakat berperan dalam peningkatan mutu pelayanan pendidikan yang meliputi perencanaan. bahasa. d.

Evaluasi hasil belajar peserta didik dilakukan oleh pendidik untuk memantau proses. Sosialisasi KTSP 12 . lembaga. sarana dan prasarana. dibentuk dan berperan dalam peningkatan mutu pelayanan dengan memberikan pertimbangan. dan perbaikan hasil belajar peserta didik secara berkesinambungan. serta pengawasan pendidikan pada tingkat satuan pendidikan. serta pengawasan pendidikan pada tingkat nasional. dan kabupaten/kota yang tidak mempunyai hubungan hirarkis. satuan. sebagai lembaga mandiri. Komite sekolah/madrasah. provinsi.DEWAN PENDIDIKAN DAN KOMITE SEKOLAH DAN MADRASAH Dewan pendidikan sebagai lembaga mandiri dibentuk dan berperan dalam peningkatan mutu pelayanan pendidikan dengan memberikan pertimbangan. dan jenis pendidikan. sarana dan prasarana. arahan dan dukungan tenaga. kemajuan. Sosialisasi KTSP EVALUASI Evaluasi dilakukan dalam rangka pengendalian mutu pendidikan secara nasional sebagai bentuk akuntabilitas penyelenggara pendidikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan. Evaluasi dilakukan terhadap peserta didik. dan program pendidikan pada jalur formal dan nonformal untuk semua jenjang. arahan dan dukungan tenaga.

EVALUASI Evaluasi peserta didik. Pemerintah dan pemerintah daerah melakukan evaluasi terhadap pengelola. dan jenis pendidikan. jalur. satuan. transparan. dan sistemik untuk menilai pencapaian standar nasional pendidikan. jenjang. Masyarakat dan/atau organisasi profesi dapat membentuk lembaga yang mandiri untuk melakukan evaluasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 58. Sosialisasi KTSP Selesai Sosialisasi KTSP 13 . satuan pendidikan. dan program pendidikan dilakukan oleh lembaga mandiri secara berkala. menyeluruh.

14 .

kompetensi bahan kajian. kompetensi mata pelajaran.Departemen Pendidikan Nasional Materi 2 PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 19 TAHUN 2005 Tentang STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN Sosialisasi Sosialisasi KTSP KTSP LINGKUP SNP 1. serta pendidikan dalam jabatan. d. pengetahuan. standar proses adalah standar nasional pendidikan yang berkaitan dengan pelaksanaan pembelajaran pada satu satuan pendidikan untuk mencapai standar kompetensi lulusan. c. standar pendidik dan tenaga kependidikan adalah kriteria pendidikan prajabatan dan kelayakan fisik maupun mental. 2. dan keterampilan. standar isi adalah ruang lingkup materi dan tingkat kompetensi yang dituangkan dalam kriteria tentang kompetensi tamatan. b. dan silabus pembelajaran yang harus dipenuhi oleh peserta didik pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu. Lingkup Standar Nasional Pendidikan meliputi: Sosialisasi KTSP 15 . Standar Nasional Pendidikan (SNP) adalah kriteria minimal tentang sistem pendidikan di seluruh wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia. a. standar kompetensi lulusan adalah kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap.

yang diperlukan untuk menunjang proses pembelajaran. standar penilaian pendidikan adalah standar nasional pendidikan yang berkaitan dengan mekanisme. 4. Sosialisasi KTSP LINGKUP SNP Lanjutan 3. kabupaten/kota. terarah. tempat berolahraga. prosedur. serta sumber belajar lain. f. dan instrumen penilaian hasil belajar peserta didik. atau nasional agar tercapai efisiensi dan efektivitas penyelenggaraan pendidikan. bengkel kerja. standar pembiayaan adalah standar yang mengatur komponen dan besarnya biaya operasi satuan pendidikan yang berlaku selama satu tahun. dan berkelanjutan sesuai dengan tuntutan perubahan kehidupan lokal. dan pengawasan kegiatan pendidikan pada tingkat satuan pendidikan. tempat berkreasi dan berekreasi. tempat bermain. laboratorium. Standar Nasional Pendidikan disempurnakan secara terencana. standar sarana dan prasarana adalah standar nasional pendidikan yang berkaitan dengan kriteria minimal tentang ruang belajar. standar pengelolaan adalah standar nasional pendidikan yang berkaitan dengan perencanaan. dan sertifikasi. perpustakaan.LINGKUP SNP Lanjutan e. dan global. akreditasi. g. pelaksanaan. termasuk penggunaan teknologi informasi dan komunikasi. Sosialisasi KTSP 16 . nasional. provinsi. Untuk penjaminan dan pengendalian mutu pendidikan sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan dilakukan evaluasi. tempat beribadah. dan h.

kelompok mata pelajaran estetika. Standar isi mencakup lingkup materi dan tingkat kompetensi untuk mencapai kompetensi lulusan pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu. 2. e. Kurikulum untuk jenis pendidikan keagamaan formal terdiri atas kelompok mata pelajaran yang ditentukan berdasarkan tujuan pendidikan keagamaan. kurikulum tingkat satuan pendidikan.STANDAR ISI 1. d. beban belajar. kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian. b. Standar isi memuat kerangka dasar dan struktur kurikulum. dan kesehatan. dan kalender pendidikan/akademik. Sosialisasi KTSP KERANGKA DASAR dan STRUKTUR KURIKULUM 1. kejuruan. Satuan pendidikan nonformal dalam bentuk kursus dan lembaga pelatihan menggunakan kurikulum berbasis kompetensi yang memuat pendidikan kecakapan hidup dan keterampilan. kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi. kelompok mata pelajaran jasmani. Sosialisasi KTSP 17 . 3. kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia. 2. olah raga. dan khusus pada jenjang pendidikan dasar dan menengah terdiri atas: a. Kurikulum untuk jenis pendidikan umum. c.

jasmani. estetika. kecakapan berhitung.KERANGKA DASAR dan STRUKTUR KURIKULUM 4. serta kemampuan berkomunikasi. kewarganegaraan. Semua kelompok mata pelajaran sama pentingnya dalam menentukan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan pada pendidikan dasar dan menengah. Sosialisasi KTSP 18 . seni dan budaya. SMP/MTs/SMPLB/ Paket B. Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian pada SD/MI/SDLB/Paket A. dan pendidikan jasmani. 5. atau bentuk lain yang sederajat menekankan pentingnya kemampuan dan kegemaran membaca dan menulis. Kurikulum dan silabus SD/MI/SDLB/Paket A. olah raga. kepribadian. SMK/MAK. SMA/MA/ SMALB/ Paket C. Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia pada SD/MI/SDLB/Paket A. SMP/MTs/SMPLB/Paket B. atau bentuk lain yang sederajat dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan agama. 6. SMA/MA/SMALB/ Paket C. SMK/MAK. 8. akhlak mulia. dan kesehatan. kewarganegaraan. atau bentuk lain yang sederajat dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan agama. bahasa. Sosialisasi KTSP KERANGKA DASAR dan STRUKTUR KURIKULUM 7. ilmu pengetahuan dan teknologi. Setiap kelompok mata pelajaran dilaksanakan secara holistik sehingga pembelajaran masing-masing kelompok mata pelajaran mempengaruhi pemahaman dan/atau penghayatan peserta didik.

Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi pada : a. dan kesehatan pada SD/MI/SDLB/ Paket A. atau bentuk lain yang sederajat dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan bahasa. seni dan budaya. SMP/MTs/SMPLB/Paket B. SMK/MAK. dan/atau teknologi informasi dan komunikasi. ilmu pengetahuan alam. pendidikan kesehatan. Kelompok mata pelajaran jasmani. SMP/MTs/SMPLB/Paket B. b. SMK/MAK. 11. Kelompok mata pelajaran estetika pada SD/MI/SDLB/Paket A. teknologi informasi dan komunikasi. matematika. keterampilan/kejuruan. matematika. c. SMK/ MAK. atau bentuk lain yang sederajat dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan bahasa. ilmu pengetahuan alam. dan muatan lokal yang relevan. ilmu pengetahuan alam. ilmu pengetahuan sosial. keterampilan. teknologi informasi dan komunikasi. kejuruan. 12. SMA/MA/SMALB/ Paket C. SMA/MA/SMALB/Paket C. Sosialisasi KTSP 19 . atau bentuk lain yang sederajat dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan bahasa. SMP/MTs/SMPLB/Paket B. serta muatan lokal yang relevan. olahraga. keterampilan/kejuruan. Sosialisasi KTSP KERANGKA DASAR dan STRUKTUR KURIKULUM 10. ilmu pengetahuan alam. SMA/MA/SMALB/Paket C. keterampilan/kejuruan. dan muatan lokal yang relevan. ilmu pengetahuan sosial. 13. matematika. serta muatan lokal yang relevan. d. matematika. atau bentuk lain yang sederajat dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan bahasa. Kedalaman muatan kurikulum pada setiap satuan pendidikan dituangkan dalam kompetensi pada setiap tingkat dan/atau semester sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan. Kompetensi tersebut terdiri atas standar kompetensi dan kompetensi dasar. olah raga. ilmu pengetahuan sosial. keterampilan. serta muatan lokal yang relevan. SD/MI/ SDLB/Paket A. ilmu pengetahuan sosial. dan muatan lokal yang relevan. ilmu pengetahuan alam.KERANGKA DASAR dan STRUKTUR KURIKULUM 9. atau bentuk lain yang sederajat dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan bahasa. atau bentuk lain yang sederajat dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan pendidikan jasmani.

Sosialisasi KTSP 20 . Beban belajar pada pendidikan kesetaraan disampaikan dalam bentuk tatap muka. MI/MTs/MA atau bentuk lain yang sederajat dapat menambahkan beban belajar untuk kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia serta kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian sesuai dengan kebutuhan dan ciri khasnya. 3. SMA/MA/SMLB. dan kegiatan mandiri yang terstruktur sesuai dengan kebutuhan. Beban belajar untuk SMA/MA/SMLB. dan kegiatan mandiri yang terstruktur sesuai dengan kebutuhan. praktek keterampilan. penugasan terstruktur. 6. sesuai kebutuhan dan ciri khas masingmasing. Beban belajar pada pendidikan kesetaraan disampaikan dalam bentuk tatap muka. Beban belajar untuk SD/MI/SDLB. Sosialisasi KTSP BEBAN BELAJAR 4. SMK/MAK atau bentuk lain yang sederajat menggunakan jam pembelajaran setiap minggu setiap semester dengan sistem tatap muka. 2. SMK/MAK atau bentuk lain yang sederajat pada jalur pendidikan formal kategori mandiri dinyatakan dalam satuan kredit semester. praktek keterampilan. SMK/MAK atau bentuk lain yang sederajat pada jalur pendidikan formal kategori standar dapat dinyatakan dalam satuan kredit semester. Beban belajar untuk SMA/MA/SMLB. 5. atau bentuk lain yang sederajat dapat dinyatakan dalam satuan kredit semester (SKS). dan kegiatan mandiri tidak terstruktur.BEBAN BELAJAR 1. SMP/MTs/SMPLB. Beban belajar untuk SMP/MTs/SMPLB.

BEBAN BELAJAR 7. Pendidikan kecakapan hidup dapat diperoleh peserta didik dari satuan pendidikan yang bersangkutan atau dari satuan pendidikan nonformal yang sudah memperoleh akreditasi. dan kesehatan. Pendidikan kecakapan hidup yang mencakup kecakapan pribadi. SMA/MA/SMALB atau bentuk lain yang sederajat. atau kelompok mata pelajaran pendidikan jasmani. olah raga. kelompok mata pelajaran pendidikan estetika. 8. pendidikan kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian. kecakapan sosial. kecakapan akademik. Kurikulum untuk SMP/MTs/SMPLB atau bentuk lain yang sederajat dan kurikulum untuk SMA/MA/SMALB atau bentuk lain yang sederajat dapat memasukkan pendidikan berbasis keunggulan lokal. pendidikan kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi. Kurikulum untuk SMP/MTs/SMPLB atau bentuk lain yang sederajat. dan kecakapan vokasional. SMK/MAK atau bentuk lain yang sederajat dapat memasukkan pendidikan kecakapan hidup. 9. Sosialisasi KTSP BEBAN BELAJAR 11. Pendidikan kecakapan hidup dapat merupakan bagian dari pendidikan kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia. 12. Sosialisasi KTSP 21 .

Sosialisasi KTSP 22 . 2. Penyusunan kurikulum pada tingkat satuan pendidikan jenjang pendidikan dasar dan menengah berpedoman pada panduan yang disusun oleh BSNP. dan SMK/MAK pada jalur pendidikan formal kategori standar. Sosialisasi KTSP KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN 1. dan kesehatan. Panduan ini berisi sekurangkurangnya model-model kurikulum satuan pendidikan keagamaan jenjang pendidikan dasar dan menengah.BEBAN BELAJAR 13. Penyusunan kurikulum pada tingkat satuan pendidikan jenjang pendidikan dasar dan menengah keagamaan berpedoman pada panduan yang disusun oleh BSNP. Pendidikan berbasis keunggulan lokal dapat merupakan bagian dari pendidikan kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia. atau kelompok mata pelajaran pendidikan jasmani. pendidikan kelompok mata pelajaran estetika. Model-model kurikulum tingkat satuan pendidikan untuk SD/MI/ SDLB/SMP/MTs/SMPLB/SMA/MA/SMALB. pendidikan kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi. Pendidikan berbasis keunggulan lokal dapat diperoleh peserta didik dari satuan pendidikan yang bersangkutan atau dari satuan pendidikan nonformal yang sudah memperoleh akreditasi. dan SMK/MAK pada jalur pendidikan formal kategori mandiri. 14. b. olah raga. Model-model kurikulum tingkat satuan pendidikan untuk SD/MI/ SDLB/SMP/MTs/SMPLB/SMA/MA/SMALB. Panduan ini berisi sekurang-kurangnya: a. pendidikan kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian.

Kurikulum tingkat satuan pendidikan SD/MI/SDLB. SMA/MA/SMALB. 6. atau bentuk lain yang sederajat dikembangkan sesuai dengan satuan pendidikan. MA. dan MAK. SMA. B. atau madrasah dan komite madrasah. SMP. 4. di bawah supervisi dinas kabupaten/ kota yang bertanggungjawab di bidang pendidikan untuk SD. dan peserta didik. dan SMK. Kurikulum tingkat satuan pendidikan dan silabusnya untuk program paket A. MTs. Model-model kurikulum tingkat satuan pendidikan tersebut sekurang-kurangnya meliputi model kurikulum tingkat satuan pendidikan apabila menggunakan sistem paket dan model kurikulum tingkat satuan pendidikan apabila menggunakan sistem kredit semester. Sosialisasi KTSP 23 . mengembangkan kurikulum tingkat satuan pendidikan dan silabusnya berdasarkan kerangka dasar kurikulum dan standar kompetensi lulusan.KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN 3. Sosialisasi KTSP KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN 5. dan departemen yang menangani urusan pemerintahan di bidang agama untuk MI. dan C ditetapkan oleh dinas kabupaten/kota yang bertanggungjawab di bidang pendidikan berdasarkan kerangka dasar kurikulum sesuai dengan peraturan pemerintah ini dan standar kompetensi lulusan. potensi daerah/karakteristik daerah. SMP/MTs/SMPLB. SMK/MAK. Sekolah dan komite sekolah. sosial budaya masyarakat setempat.

dan keterampilan. pengetahuan. 2. Kalender pendidikan/kalender akademik mencakup permulaan tahun ajaran. Hari libur dapat berbentuk jeda tengah semester selama-lamanya satu minggu dan jeda antar semester. • Kompetensi lulusan mencakup sikap. minggu efektif belajar. Sosialisasi KTSP STANDAR KOMPETENSI LULUSAN • Standar kompetensi lulusan digunakan sebagai pedoman penilaian dalam penentuan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan. dan hari libur.KALENDER PENDIDIKAN 1. • Standar kompetensi lulusan meliputi kompetensi untuk seluruh mata pelajaran atau kelompok mata pelajaran. waktu pembelajaran efektif. Sosialisasi KTSP 24 . • Kompetensi lulusan untuk mata pelajaran bahasa menekankan pada kemampuan membaca dan menulis yang sesuai dengan jenjang pendidikan.

• Standar kompetensi lulusan pada satuan pendidikan menengah umum bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan.STANDAR KOMPETENSI LULUSAN • Standar kompetensi lulusan pada jenjang pendidikan dasar bertujuan untuk meletakkan dasar kecerdasan. • Standar kompetensi lulusan pada satuan pendidikan menengah kejuruan bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan. pengetahuan. – penilaian hasil belajar oleh satuan pendidikan. pengetahuan. ahklak mulia. pengetahuan. ahklak mulia. Sosialisasi KTSP 25 . serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut sesuai dengan kejuruannya. serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut. Sosialisasi KTSP STANDAR PENILAIAN PENDIDIKAN • Penilaian pendidikan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah terdiri atas: – penilaian hasil belajar oleh pendidik. kepribadian. kepribadian. dan – penilaian hasil belajar oleh Pemerintah. serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut. ahklak mulia. kepribadian.

PENILAIAN HASIL BELAJAR OLEH PENDIDIK
1. Penilaian hasil belajar oleh pendidik dilakukan secara berkesinambungan untuk memantau proses, kemajuan, dan perbaikan hasil dalam bentuk ulangan harian, ulangan tengah semester, ulangan akhir semester, dan ulangan kenaikan kelas. Penilaian ini digunakan untuk: – menilai pencapaian kompetensi peserta didik; – bahan penyusunan laporan kemajuan hasil belajar; dan – memperbaiki proses pembelajaran. 2. Penilaian hasil belajar kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia serta kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian dilakukan melalui: a. pengamatan terhadap perubahan perilaku dan sikap untuk menilai perkembangan afeksi dan kepribadian peserta didik; serta b. ujian, ulangan, dan/atau penugasan untuk mengukur aspek kognitif peserta didik.
Sosialisasi KTSP

PENILAIAN HASIL BELAJAR OLEH PENDIDIK
3. Penilaian hasil belajar kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi diukur melalui ulangan, penugasan, dan/atau bentuk lain yang sesuai dengan karakteristik materi yang dinilai 4. Penilaian hasil belajar kelompok mata pelajaran estetika dilakukan melalui pengamatan terhadap perubahan perilaku dan sikap untuk menilai perkembangan afeksi dan ekspresi psikomotorik peserta didik. 5. Penilaian hasil belajar kelompok mata pelajaran jasmani, olah raga, dan kesehatan dilakukan melalui: a. pengamatan terhadap perubahan perilaku dan sikap untuk menilai perkembangan psikomotorik dan afeksi peserta didik; dan b. ulangan, dan/atau penugasan untuk mengukur aspek kognitif peserta didik.
Sosialisasi KTSP

26

PENILAIAN HASIL BELAJAR OLEH PENDIDIK
6. Untuk jenjang pendidikan dasar dan menengah BSNP menerbitkan panduan penilaian untuk: a. kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia; b. kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian; c. kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi; d. kelompok mata pelajaran estetika; dan e. kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga, dan kesehatan.

Sosialisasi KTSP

PENILAIAN HASIL BELAJAR OLEH SATUAN PENDIDIKAN
1. Penilaian hasil belajar oleh satuan pendidikan bertujuan menilai pencapaian standar kompetensi lulusan untuk semua mata pelajaran. 2. Penilaian hasil belajar untuk semua mata pelajaran pada kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia, kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian, kelompok mata pelajaran estetika, dan kelompok mata pelajaran jasmani, olah raga, dan kesehatan merupakan penilaian akhir untuk menentukan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan. 3. Penilaian akhir mempertimbangkan hasil penilaian peserta didik oleh pendidik
Sosialisasi KTSP

27

PENILAIAN HASIL BELAJAR OLEH SATUAN PENDIDIKAN
4. Penilaian hasil belajar untuk semua mata pelajaran pada kelompok ilmu pengetahuan dan teknologi dilakukan melalui ujian sekolah/madrasah untuk menentukan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan. 5. Untuk dapat mengikuti ujian sekolah/madrasah, peserta didik harus mendapatkan nilai yang sama atau lebih besar dari nilai batas ambang kompetensi yang dirumuskan oleh BSNP, pada kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia, kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian, kelompok mata pelajaran estetika, serta kelompok mata pelajaran jasmani, olah raga, dan kesehatan.

Sosialisasi KTSP

PENILAIAN HASIL BELAJAR OLEH PEMERINTAH
1. Penilaian ini bertujuan untuk menilai pencapaian kompetensi lulusan secara nasional pada mata pelajaran tertentu dalam kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan teknologi dan dilakukan dalam bentuk ujian nasional. Ujian nasional dilakukan secara obyektif, berkeadilan, dan akuntabel. Ujian nasional diadakan sekurang-kurangnya satu kali dan sebanyak-banyaknya dua kali dalam satu tahun pelajaran.

2. 3.

Sosialisasi KTSP

28

PENILAIAN HASIL BELAJAR OLEH PEMERINTAH
4. Hasil ujian nasional digunakan sebagai salah satu pertimbangan untuk: a. pemetaan mutu program dan/atau satuan pendidikan; b. dasar seleksi masuk jenjang pendidikan berikutnya; c. penentuan kelulusan peserta didik dari program dan/atau satuan pendidikan; d. pembinaan dan pemberian bantuan kepada satuan pendidikan dalam upayanya untuk meningkatkan mutu pendidikan. 5. Setiap peserta didik jalur formal pendidikan dasar dan menengah dan pendidikan jalur nonformal kesetaraan berhak mengikuti ujian nasional dan berhak mengulanginya sepanjang belum dinyatakan lulus dari satuan pendidikan.
Sosialisasi KTSP

PENILAIAN HASIL BELAJAR OLEH PEMERINTAH
6. 7. Setiap peserta didik wajib mengikuti satu kali ujian nasional tanpa dipungut biaya. Peserta didik pendidikan informal dapat mengikuti ujian nasional setelah memenuhi syarat yang ditetapkan oleh BSNP. Peserta ujian nasional memperoleh surat keterangan hasil ujian nasional yang diterbitkan oleh satuan pendidikan penyelenggara Ujian Nasional.

8.

Sosialisasi KTSP

29

UJIAN NASIONAL
Mata pelajaran yang diujikan: 1. Pada jenjang SD/MI/SDLB, atau bentuk lain yang sederajat, Ujian Nasional mencakup mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). 2. Pada program paket A, Ujian Nasional mencakup mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dan Pendidikan Kewarganegaraan. 3. Pada jenjang SMP/MTs/SMPLB, atau bentuk lain yang sederajat, Ujian Nasional mencakup pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). 4. Pada program paket B, Ujian Nasional mencakup mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dan Pendidikan Kewarganegaraan.

Sosialisasi KTSP

UJIAN NASIONAL
5. Pada SMA/MA/SMALB atau bentuk lain yang sederajat, Ujian Nasional mencakup mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, dan mata pelajaran yang menjadi ciri khas program pendidikan. 6. Pada program paket C, Ujian Nasional mencakup mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, dan mata pelajaran yang menjadi ciri khas program pendidikan. 7. Pada jenjang SMK/MAK atau bentuk lain yang sederajat, Ujian Nasional mencakup pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, dan mata pelajaran kejuruan yang menjadi ciri khas program pendidikan.

Sosialisasi KTSP

30

KELULUSAN
Peserta didik dinyatakan lulus dari satuan pendidikan pada pendidikan dasar dan menengah setelah: a. menyelesaikan seluruh program pembelajaran; b. memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia, kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian, kelompok mata pelajaran estetika, dan kelompok mata pelajaran jasmani, olah raga, dan kesehatan; c. lulus ujian sekolah/madrasah untuk kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi; dan d. lulus Ujian Nasional.
Sosialisasi KTSP

PENJAMINAN MUTU
1. Setiap satuan pendidikan pada jalur formal dan nonformal wajib melakukan penjaminan mutu pendidikan. 2. Penjaminan mutu pendidikan bertujuan untuk memenuhi atau melampaui Standar Nasional Pendidikan. 3. Penjaminan mutu pendidikan dilakukan secara bertahap, sistematis, dan terencana dalam suatu program penjaminan mutu yang memiliki target dan kerangka waktu yang jelas.

Sosialisasi KTSP

31

PENJAMINAN MUTU
4. Menteri yang menangani urusan pemerintahan di bidang agama mensupervisi dan membantu satuan pendidikan keagamaan melakukan penjaminan mutu. Pemerintah Provinsi mensupervisi dan membantu satuan pendidikan yang berada di bawah kewenangannya untuk meyelenggarakan atau mengatur penyelenggaraannya dalam melakukan penjaminan mutu. Pemerintah Kabupaten/Kota mensupervisi dan membantu satuan pendidikan yang berada di bawah kewenangannya untuk meyelenggarakan atau mengatur penyelenggaraannya dalam melakukan penjaminan mutu.

5.

6.

Sosialisasi KTSP

PENJAMINAN MUTU
7. BAN-S/M, BAN-PNF, dan BAN-PT memberikan rekomendasi penjaminan mutu pendidikan kepada program dan/atau satuan pendidikan yang diakreditasi, dan kepada Pemerintah dan Pemerintah Daerah. LPMP mensupervisi dan membantu satuan pendidikan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah dalam melakukan upaya penjaminan mutu pendidikan. Dalam melaksanakan tugasnya sebagaimana dimaksud pada ayat (6), LPMP bekerja sama dengan Pemerintah Daerah dan Perguruan tinggi.

8.

9.

10. Menteri menerbitkan pedoman program penjaminan mutu satuan pendidikan pada semua jenis, jenjang dan jalur pendidikan.
Sosialisasi KTSP

32

12.PENJAMINAN MUTU 11. Rekomendasi dari BSNP tersebut didasarkan pada penilaian khusus. Penyelenggaraan satuan pendidikan yang tidak mengacu kepada Standar Nasional Pendidikan ini dapat memperoleh pengakuan dari Pemerintah atas dasar rekomendasi dari BSNP. Sosialisasi KTSP Selesai Sosialisasi KTSP 33 .

34 .

(2) Setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya.Materi 3 RENCANA STRATEGIS DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL TAHUN 2005 . 2 • • 35 . Peraturan Pemerintah No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. 25 Tahun 2005 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (2004-2009) Pendidikan ditetapkan sebagai salah satu prioritas dalam agenda utama pembangunan nasional.2009 1 PENDAHULUAN • • Amanat Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 (UUD 1945) … melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum. mencerdaskan kehidupan bangsa. yang diatur dengan UndangUndang (4) Negara memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya dua puluh persen dari anggaran pendapatan dan belanja negara serta dari anggaran pendapatan dan belanja daerah untuk memenuhi kebutuhan penyelenggaraan pendidikan nasional. (5) Pemerintah memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan persatuan bangsa untuk kemajuan peradaban serta kesejahteraan umat manusia. yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Amanat Undang-Undang No. serta (3) Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional. dan ikut melaksanakan ketertiban dunia … Amanat Pasal 31 UUD 1945 (1) Setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan.

MI. Pembangunan sekolah bertaraf internasional di setiap propinsi dan/atau kabupaten/kota 11. Perluasan akses pendidikan keaksaraan bagi penduduk usia >15 tahun 9. Intensifikasi tindakan-tindakan preventif oleh Itjen 37. Pengembangan guru sebagai profesi 18. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur Negara 4 36 . Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Kegiatan Pokok Pemerintah 13. Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan 3 PROGRAM PENGUATAN KEBIJAKAN DEPDIKNAS DENGAN RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH BAPPENAS Program Bappenas 7. TPA Wajib Belajar Pendidikan Dasar 9 Tahun – SD. Perluasan akses PT Mendorong jumlah jurusan di PT yang masuk dalam 100 besar Asia Akselerasi jumlah program studi kejuruan. Perbaikan sarana dan prasarana 28. Pendidikan Menengah 10. 24. Peningkatan kapasitas dan kompetensi aparat dalam perencanaan dan pengangaran 30. RA. Intensifikasi dan ekstensifikasi pemeriksaan oleh Itjen. Pendidikan Tinggi 5. 23. vokasi. Pengembangan aplikasi SIM secara terintegrasi (Keuangan. 4.5 Tahun 2004 tentang percepatan pemberantasan KKN 36.PROGRAM PENGUATAN KEBIJAKAN DEPDIKNAS DENGAN RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH BAPPENAS Program Bappenas 1. Pemanfaatan ICT sebagai media pembelajaran jarak jauh 26. Aset. 2. Program Penelitian dan Pengembangan Iptek 3. Implementasi dan penyempurnaan SNP oleh BSNP 15. Peningkatan SPI berkoordinasi dengan BPKP dan BPK 29. Pendidikan Non Formal 5. Kegiatan Pokok Pemerintah Perluasan akses PAUD Pendanaan biaya operasi wajar Penyediaan sarana dan prasarana pendidikan wajar Rekrutmen pendidik dan tenaga kependidikan (program wajar) Perluasan akses pendidikan wajar pada jalur nonformal Perluasan akses SLB dan sekolah inklusif Pengembangan sekolah wajar layanan khusus bagi daerah terpencil/kepulauan yang berpenduduk jarang dan terpencar. Perluasan akses SMA/SMK dan SMA terpadu 21. 6. BPKP. Perluasan dan peningkatan mutu akreditasi 19. Peningkatan kapasitas dan kompetensi pengelola pendidikan 12. Peningkatan kapasitas dan kompetensi managerial aparat 31. dan profesi Peningkatan jumlah dan mutu publikasi ilmiah dan HAKI 4. Peningkatan ketaatan aparat pada peraturan perundang-undangan 33. Peningkatan kapasitas dan kompetensi pemeriksaan aparat Itjen 35. MTs 8. Pelaksanaan Inpres No. Penyelesaian tindak lanjut temuan-temuan pemeriksaan Itjen. dan data lainnya) 8. 3. Program Penguatan Kelembagaan Pengarus. 3. dan BPK 38. dan BPK 39. Program Pengelolaan Sumberdaya Manusia Aparatur 7. Peningkatan peran serta masyarakat dalam perluasan akses SMA/SMK/SM Terpadu. Kepegawaian. Perluasan pendidikan kecakapan hidup 17. BPKP. Pengembangan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan 6. dan PT 14. SMP. Pendidikan Keterampilan Hidup 20. Program Penyelenggaraan Pimpinan Kenegaraan dan Kepemerintahan 6. 2. KB. Penjaminan mutu secara terprogram dengan mengacu kepada SNP 16. 1. Peningkatan Pengawasan dan Akuntabilitas Aparatur Negara 5. Pengembangan sekolah berbasis keunggulan lokal di setiap Kab/Kota 22. Manajemen Pelayanan Pendidikan Program-program lainnya 1. Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) – TK. SLB. 7. Penerapan teknologi informasi dan komunikasi dalam pendidikan 27. Peningkatan pencitraan publik 34. Pengembangan Budaya Baca dan Pembinaan Perpustakaan 2.utamaan Gender dan Anak 4. 25. Penataan regulasi pengelolaan pendidikan 32.

Misi Pendidikan Nasional D. membantu. tercantum bahwa Pemerintah dan Pemerintah Daerah berhak mengarahkan. Tata Nilai Departemen Pendidikan Nasional 5 AMANAT UNDANG-UNDANG NO 20/2003 TENTANG SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL Mengacu pada amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.DASAR KEBIJAKAN PEMBANGUNAN PENDIDIKAN NASIONAL A. dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2004-2009 B. Amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003. 6 37 . Visi Pendidikan Nasional C. membimbing. dan mengawasi penyelenggaraan pendidikan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

7 2. Pendidikan diselenggarakan sebagai suatu proses pembudayaan dan pemberdayaan peserta didik yang berlangsung sepanjang hayat. jenis. agama. Meningkatkan iman. dan mengembangkan kreativitas peserta didik dalam proses pembelajaran. 8 38 . 4. Pendidikan diselenggarakan sebagai satu kesatuan yang sistemik dengan sistem terbuka dan multimakna. status sosial-ekonomi. emosi. membangun kemauan. dan demokratis tanpa membedakan tempat tinggal. 6. Meningkatkan pemerataan kesempatan belajar pada semua jalur. TUJUAN PEMBANGUNAN PENDIDIKAN NASIONAL JANGKA MENENGAH 1. dan kemajemukan bangsa. 5. mental serta intelektual. Pendidikan diselenggarakan dengan memberi keteladanan. Meningkatkan sensitifitas dan kemampuan ekspresi estetis. Meningkatkan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. dan berhitung bagi segenap warga masyarakat. kelompok etnis. nilai keagamaan. 2. tidak diskriminatif. 3.PASAL 4 UU 20/2003 Tentang SISDIKNAS: PRINSIP-PRINSIP DALAM PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN 1. nilai kultural. dan kelainan fisik. menulis. Pendidikan diselenggarakan secara demokratis dan berkeadilan serta tidak diskriminatif dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia. Meningkatkan kualitas jasmani. 4. 3. Pendidikan diselenggarakan dengan memberdayakan semua komponen masyarakat melalui peran serta dalam penyelenggaraan dan pengendalian mutu layanan pendidikan. dan jenjang pendidikan bagi semua warga negara secara adil. dan akhlak mulia. takwa. Pendidikan diselenggarakan dengan mengembangkan budaya membaca. 5. jenis kelamin.

Menuntaskan Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar 9 Tahun secara efisien. Memperluas akses pendidikan non-formal bagi penduduk laki-laki maupun perempuan yang belum sekolah. 10 39 . Meningkatkan kualitas pendidikan dengan tersedianya standar pendidikan nasional dan Standar Pelayanan Minimal (SPM). tidak pernah sekolah. 9 9. 11. serta meningkatkan kualifikasi minimun dan sertifikasi bagi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan lainnya. Meningkatkan daya saing bangsa dengan menghasilkan lulusan yang mandiri. dan relevan sebagai landasan yang kokoh bagi pengembangan kualitas manusia Indonesia. ahli dan profesional.6. serta memiliki kecakapan hidup yang dapat membantu dirinya dalam menghadapi berbagai tantangan dan perubahan. 7. dan keterampilan. mampu belajar sepanjang hayat. terampil. 10. buta aksara. Menurunkan secara signifikan jumlah penduduk buta aksara. kemampuan. 8. pengembangan dan penciptaan ilmu pengetahuan dan teknologi oleh perguruan tinggi serta penyebarluasan dan penerapannya pada masyarakat. bermutu. putus sekolah dalam dan antar jenjang serta penduduk lainnya yang ingin meningkatkan pengetahuan. Meningkatkan relevansi pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan melalui peningkatan hasil penelitian. bermutu.

produktif. Sejalan dengan Visi Pendidikan Nasional tersebut. Menata sistem pengaturan dan pengelolaan pendidikan yang semakin efisien. 13. 14. dan nepotisme untuk mewujudkan Pemerintah yang bersih dan berwibawa. kolusi. peran serta masyarakat dalam pembangunan pendidikan. Meningkatkan efisiensi dan efektifitas manajemen pelayanan pendidikan melalui peningkatan pelaksanaan manajemen berbasis sekolah. 11 VISI Terwujudnya sistem pendidikan sebagai pranata sosial yang kuat dan berwibawa untuk memberdayakan semua warga negara Indonesia berkembang menjadi manusia yang berkualitas sehingga mampu dan proaktif menjawab tantangan zaman yang selalu berubah. Depdiknas berhasrat untuk pada tahun 2025 menghasilkan: INSAN INDONESIA CERDAS DAN KOMPETITIF (Insan Kamil / Insan Paripurna) 12 40 . dan demokratis dalam suatu tata kelola yang baik dan akuntabel. Mempercepat pemberantasan korupsi. serta efektivitas pelaksanaan otonomi dan desentralisasi pendidikan termasuk otonomi keilmuan.12.

bugar. •Beraktualisasi diri melalui interaksi sosial yang: –membina dan memupuk hubungan timbal balik. serta kompetensi untuk mengekspresikannya. sikap. keterampilan. membantu dan memfasilitasi pengembangan potensi anak bangsa secara utuh sejak usia dini sampai akhir hayat dalam rangka mewujudkan masyarakat belajar. terampil. Selaras dengan Misi Pendidikan Nasional tersebut. –ceria dan percaya diri. –empatik dan simpatik. dan nilai berdasarkan standar nasional dan global. meningkatkan keprofesionalan dan akuntabilitas lembaga pendidikan sebagai pusat pembudayaan ilmu pengetahuan. •Beraktualisasi diri melalui olah raga untuk mewujudkan insan yang sehat. •Berkepribadian unggul dan gandrung akan keunggulan •Bersemangat juang tinggi •Mandiri •Pantang menyerah •Pembangun dan pembina jejaring •Bersahabat dengan perubahan •Inovatif dan menjadi agen perubahan •Produktif •Sadar mutu •Berorientasi global •Pembelajar sepanjang hayat Makna Insan Indonesia Kompetitif Cerdas emosional & sosial Kompetitif Cerdas intelektual Cerdas kinestetis 13 MISI 1.Insan Cerdas Komprehensif dan Kompetitif Makna Insan Indonesia Cerdas Komprehensif Cerdas spiritual •Beraktualisasi diri melalui olah hati/kalbu untuk menumbuhkan dan memperkuat keimanan. memberdayakan peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan berdasarkan prinsip otonomi dalam konteks Negara Kesatuan RI. –demokratis. •Aktualisasi insan intelektual yang kritis. dan trengginas. 2. –menjunjung tinggi hak asasi manusia. ketakwaan dan akhlak mulia termasuk budi pekerti luhur dan kepribadian unggul. meningkatkan kesiapan masukan dan kualitas proses pendidikan untuk mengoptimalkan pembentukan kepribadian yang bermoral. serta –berwawasan kebangsaan dengan kesadaran akan hak dan kewajiban warga negara. •Beraktualisasi diri melalui olah pikir untuk memperoleh kompetensi dan kemandirian dalam ilmu pengetahuan dan teknologi. Depdiknas untuk tahun 2005 – 2009 menetapkan Misi sebagai berikut: MEWUJUDKAN PENDIDIKAN YANG MAMPU MEMBANGUN INSAN INDONESIA CERDAS KOMPREHENSIF DAN KOMPETITIF. 14 41 . dan 5. –menghargai kebhinekaan dalam bermasyarakat dan bernegara. berdaya-tahan. 4. •Beraktualisasi diri melalui olah rasa untuk meningkatkan sensitivitas dan apresiasivitas akan kehalusan dan keindahan seni dan budaya. mengupayakan perluasan dan pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan yang bermutu bagi seluruh rakyat Indonesia. kreatif dan imajinatif. sigap. •Aktualisasi insan adiraga. pengalaman. 3.

Visioner dan Berwawasan 2. dan citra publik pendidikan. relevansi. 2. Mengilhami (Inspiring) 5. Kreatif 6. dan daya saing keluaran pendidikan. Memotivasi (Motivating) 4. Amanah 2. Belajar Sepanjang Hayat 1. danInklusif 15 TIGA PILAR KEBIJAKAN PENDIDIKAN 1. Produktif (Efektif dan Efisien) 2. dalam rangka mencapai dan mempertahankan kondisi keunggulan OUTPUT VALUES Nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh mereka yang berkepentingan terhadap Depdiknas PENYELENGGARA DAN PENGELOLA PENDIDIKAN KEPEMIMPINAN & MANAJEMEN YANG PRIMA BERORIENTASI KEPADA KEPENTINGAN PEMAKAI LAYANAN PENDIDIKAN 1. Antisipatif dan Inovatif 6. akuntabilitas. Taat Azas 8. Koordinatif dan Bersinergi dalam Kerangka KerjaTim 9. 16 42 . Demokratis. Bertanggung Jawab dan Mandiri 5. Disiplin 7. Profesional 3. Peningkatan mutu.TATA NILAI PENGELOLAAN PENDIDIKAN INPUT VALUES Nilai-nilai yang diharapkan ditemukan dalam diri setiap pegawai Depdiknas PROCESS VALUES Nilai-nilai yang harus diperhatikan dalam bekerja di Depdiknas. Gandrung Mutu Tinggi (Service Excellence) 3. Menjadi Teladan 3. Antusias dan Bermotivasi Tinggi 4. 3. Memberdayakan (Em powering) 6. Akuntabel 1. Membudayakan (Cultureforming) 7. Penguatan tata kelola. Dapat Dipercaya (Andal) 4. Berkeadilan. Responsif dan Aspiratif 5. Peduli dan Menghargai orang lain 8. Pemerataan dan perluasan akses pendidikan.

AKSES PENDIDIKAN Rata-rata tingkat pendidikan masyarakat masih rendah (2004) Kelompok usia > 15 th Kelompok usia > 15 th Kelompok usia > 15 th Rata-rata lama sekolah 7.5 Antar Provinsi APM Dalam Provinsi 39.8 72.48 % APM 93.5 % APS 53.2 35.04 % APM 65.8 64.8 29.5 70.5 69.5 29.2 70.26 % 17 Kontribusi Sumber Kesenjangan Akses Pendidikan Antar dan Intra Provinsi Sumber Kesenjangan SD/ MI SMP/ MTs SM/ MA Antar Provinsi APK Dalam Provinsi 30.2% Yang buta aksara 9.8 % APS 83.2 th Yang berpendidikan SLTP 36.2 27.38 % APK 14. masalah perluasan akses lebih menonjol terjadi pada jenjang SMP/MTs Tingkat partisipasi pendidikan makin rendah pada jenjang pendidikan yang makin tinggi (2004) Kelompok usia 7-12 tahun Kelompok usia 13-15 tahun Kelompok usia SLTA Pendidikan Tinggi APS 96.24 % APK 54.55% Dalam rangka penuntasan Wajar Dikdas 9 tahun.1 18 43 .9 60.

Tingkat Keaksaraan Penduduk Usia 15-24 Tahun 1995-2004 Perempuan 99. Ketersediaan pendidik dan tenaga kependidikan serta kesejahteraannya yang belum memadai baik secara kuantitas maupun kualitas.50 96. 20 44 .50 P ersen tase 98. Prasarana dan sarana belajar yang terbatas dan belum didayagunakan secara optimal.00 1995 1998 2002 Tahun 19 Laki-laki Perempuan+Laki2 2003 2004 MUTU PENDIDIKAN (2004) 1. Proses pembelajaran yang belum efisien dan efektif.00 96. serta 4. 2.00 98.50 97.00 97. Pendanaan pendidikan yang belum memadai untuk menunjang mutu pembelajaran. 3.

06 1.748 452.559 236.54 D2 (%) 5.33 11.17 25.286 Ijazah Tertinggi < D1 (%) 90.069 8.10 26.92 30.62 2.79 D3 (%) 5.234.75 64.88 46.927 466.05 0.16 56.45 0.37 23.03 69.304 1.18 Sarjana (%) 3.46 21 RASIO PENDIDIKAN TAHUN 2002/2003 Sumber: PDIP – Balitbang.33 1.30 42.58 49. 2004 22 45 .KUALIFIKASI PENDIDIK TAHUN 2002/2003 Jenjang No Pendidikan 1 2 3 4 5 6 7 8 TK SLB SD SMP SM SMA SMK PT Jumlah Guru 137.54 S2/S3 (%) 0.114 147.14 21.31 0.10 3.33 0.35 8.33 43.55 40.57 47.23 2.86 1.89 1.255 230.39 72.33 0.

Tidak Layak Sumber: PDIP – Balitbang.542 155.531 202.3 23 KONDISI RUANG BELAJAR TAHUN 2003 No Bangunan/ Gedung Kondisi Bangunan Ruang Belajar Layak pakai Jumlah % 42.440 155.3 20.3 45. SD 1 a.598 63. Layak b.720 108.283 72.2 66.62 12. Tidak Layak SMA 3 a.0 67.GURU DAN KEPALA SEKOLAH MENURUT KELAYAKAN MENGAJAR TAHUN 2002/2003 No. Balitbang Depdiknas (2003) 24 46 .114 154.0 19.1 17.258 187.416 4.4 23.803 87.967 20.051 40.00 Rusak Berat 201. Tidak Layak SMP 2 a.7 29.290 1 2 3 4 SD SMP SMA SMK 364.1 32.237 9.217 96.070 584.857 41.234.1 33.4 3.507 Sumber: Pusat Data dan Informasi Pendidikan.430 75.9 100.598 4.4 33.678 % 92.599 1.7 49.961 % 100.631 43.5 67.914 55.395 558.3 53.3 4.34 92.260 98.9 100.0 50. Layak b.748 299. Layak b.675 311.12 82.29 92.0 Swasta 91.412 97.00 865.927 625.6 29.480 78.03 3.3 100.7 12.581 23.63 5.0 15.710 609.315 50.385 58.864 % 34. 2004 Kelayakan Negeri 1.26 5.643 230.143.0 56.00 Rusak Ringan 299.0 64.59 5.684 147.811 122.217 466.311 67.0 37.0 14. Tidak Layak SMK 4 a.1 35.424 48.7 43.379 35.559 83. Layak b.3 Jumlah 1.6 47.7 43.12 2.105 167.645 27.6 46.832 107.588 2.283 % 7.919 % 23.408 89.4 38.

07 2.92 4.26 ta 1 2 3 4 5 6 3.82 ANGKA PUTUS SEKOLAH MENURUT JENJANG PENDIDIKAN DAN JENIS KELAMIN TAHUN 2004 6 5 4 3 2 1 0 SD SMP Laki2 SMA/SMK Rerata 26 PT Perempuan 47 . TAHUN 2004 9 8 7 6 5 4 3 2 1 0 Kl s Kl s Kl s Kl s Kl s Kl s R er a 25 7.93 0.96 1.ANGKA MENGULANG KELAS SD MENURUT TINGKAT.68 4.

0 0 1 . Pentingnya pengawasan terhadap berbagai program dan kegiatan yang terkait dengan upaya pemerataan dan perluasan akses serta peningkatan dan pemerataan mutu pendidikan.0 0 6 .0 0 7 . Belum didukung oleh data dan informasi yang akurat pada berbagai tingkatan pemerintahan.0 0 3 . Desentralisasi bidang pendidikan. 28 48 . 3.0 0 5 .Nilai Ujian Nasional SMA Program IPA Tahun 2003/04 dan 2004/05 8 .0 0 4 .0 0 B In d B In g g 2 0 0 3 /0 4 Mat 2 0 0 4 /0 5 27 R a ta 2 TATA KELOLA DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL (2004) 1.0 0 2 .0 0 0 . 2.

10 Perluasan Akses SMA/SMK dan SM Terpadu 1. Relevansi.4 Perluasan akses pendidikan Wajar pada jalur nonformal 1.8 Perluasan akses Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) PEMERATAAN & PERLUASAN AKSES PENDIDIKAN 1.3 Rekruitmen Pendidik dan Tenaga Kependidikan 30 49 . Penguatan Tata Kelola.13 Peningkatan peran serta Masyarakat dalam Perluasan Akses SMA. Pemerataan dan Perluasan Akses B.12 Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi sebagai Sarana Pembelajaran Jarak Jauh 1.5 Perluasan akses pendidikan keaksaraan bagi penduduk usia >15 tahun 1. 29 KEBIJAKAN DALAM PEMERATAAN DAN PERLUASAN AKSES PENDIDIKAN 1.7 Pengembangan Pendidikan Layanan Khusus bagi Anak Usia Wajar Dikdas di Daerah Bermasalah 1.6 Perluasan Akses Sekolah Luar Biasa dan Sekolah Inklusif 1. SLB. dan PT 1.1 Pendanaan Biaya Operasional Wajar Dikdas 9 Tahun 1.2 Penyediaan Sarana dan Prasarana Pendidikan Wajar 1.11 Perluasan Akses Perguruan Tinggi 1. dan Citra Publik.KEBIJAKAN POKOK PEMBANGUNAN PENDIDIKAN NASIONAL A. Akuntabilitas.9 Pendidikan Kecakapan Hidup 1. dan Daya Saing C. Peningkatan Mutu Pendidikan. SMK/SM Terpadu.

9 Pelaksanan Inpres Nomor 5 Tahun 2004 tentang Percepatan Pemberantasan KKN 3.10 Mendorong Jumlah Jurusan di PT yang Masuk dalam 100 Besar Asia atau 500 BesarDunia 2. AKUNTABILITAS DAN CITRA PUBLIK 32 50 .13 Pengembangan Aplikasi SIM secara Terintegrasi (Keuangan. BPKP.4 3.b Survai Benchmarking Mutu Pendidikan Terhadap Standar Internasional 2.2.6 Penataan Regulasi Pengelolaan Pendidikan dan Penegakkan Hukum di Bidang Pendidikan 3.5 Penataan Ketaatan pada Peraturan Perundang . dan Profesi 2.undangan 3. RELEVANSI.12 Peningkatan Jumlah dan Mutu Publikasi Ilmiah dan HAKI 2.7a PENINGKATAN MUTU. Entrepreneurship. DAN PENCITRAAN PUBLIK 3. Kepegawaian.10 Intensifikasi Tindakan tindakan Preventif oleh Inspektorat Jenderal 3. DAN DAYA SAING 2. Aset.13 Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan 2.1 Implementasi dan Penyempurnaan SNP dan Penguatan Peran Badan Standar Nasional Pendidikan 2. dan Data Lainnya) 3.11 Intensifikasi dan Ekstensifikasi Pemeriksaan oleh Itjen.3 Peningkatan Kapasitas dan Kompetensi Aparat Perencanaan dan Penganggaran 3.5 Pengembangan Kompetensi Pendidikan dan Tenaga Kependidikan 2.9 Pembangunan Sekolah Bertaraf Internasional di Setiap Provinsi/ Kabupaten/Kota 2.7b Peningkatan Kreativitas.8 Peningkatan Kapasitas dan Kompetensi Pengelola Pendidikan - PENGUATAN TATA KELOLA. dan BPK 3. BAN -PNf dan BAN-PT 2.4b Pembinaan dan Pengembangan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Nonformal 2. dan BPK 3.4a Pengembangan Guru sebagai Profesi 2.2 Peningkatan Kapasitas dan Kompetensi Aparat Inspektorat Jenderal 3. vokasi.3 Perluasan dan Peningkatan Mutu Akreditasi oleh BAN -SM.11 Akselerasi Jumlah Program studi Kejuruan. RELEVANSI & DAYA SAING Perluasan Pendidikan Kecakapan Hidup 2. BPKP. dan Kepemimpinan Mahasiswa 2.12 Penyelesaian Tindak Lanjut Temuan -temuan Pemeriksaan Itjen.1 Peningkatan Sistem Pengendalian Internal Berkoordinasi dengan BPKP dan BPK Peningkatan Kapasitas dan Kompetensi Manajerial Aparat 3.6 Perbaikan dan Pengembangan Sarana dan Prasarana 2.7 Peningkatan Citra Publik 3. AKUNTABILITAS.KEBIJAKAN DALAM PENINGKATAN MUTU.2a Pengawasan dan Penjaminan Mutu secara Terprogram dengan Mengacu pada SNP 2.8 Pengembangan Sekolah Berbasis Keunggulan Lokal di Setiap Kabupaten/Kota 31 KEBIJAKAN DALAM PENGUATAN TATA KELOLA.

(3) Penguatan tata kelola. relevansi. dan daya saing. dan citra publik. 34 51 . (2) Peningkatan mutu.Periode 2015 – 2020 Daya Saing Regional D.Periode 2010 – 2015 Penguatan Pelayanan C.Periode 2020 – 2025 Daya Saing Internasional 33 RENCANA PEMBANGUNAN PENDIDIKAN NASIONAL JANGKA MENENGAH 2005 – 2009 Program pembangunan Pendidikan Nasional Tahun 2005-2009 diarahkan pada upaya mewujudkan kondisi yang diharapkan pada tahun 2009 yang difokuskan pada: (1) Pemerataan dan perluasan akses pendidikan.Periode 2005 – 2010 Peningkatan Kapasitas dan Modernisasi B.RENCANA PEMBANGUNAN PENDIDIKAN NASIONAL JANGKA PANJANG A. akuntabilitas.

1 10.8 10. 34.4 16.Program Penelitian dan Pengembangan Iptek 10.4 16.Terjadi kesenjangan akses pendidikan menurut kategori perkotaan & pedesaan.196.033.603.4 27.6 229. Peringkat Internasional Indonesia (12 dari12) terkait dengan tingkat relevansi sistem pendidikan Indonesia dengan kebutuhan pembangunan.0 226.827.671.556.956.240.Program Penelitian dan Pengembangan Pendidikan 9.238.2 11.6 152.0 27.2 11.961.858.374.3 224.8 4.0 11.961.4 25.2% lulusan Perguruan Tinggi menjadi karyawan •Kebutuhan guru 218.21%. spritual •70% dosen dengan berpendidikan S2/S3 •50% sarana sekolah memenuhi SNP •AnggaranpendidikandariAPBN = 20% •5 prodi PT masuk dalam100 besar PT di Asia atau 500 besar dunia •Manajemen perubahan secara internal yang menjamin terjadinya perubahan secara berkelanjutan •Sistem pembiayaan berbasis kinerja (ditingkat satuan pendidikan dan pemerintah daerah) •Manajemen berbasis sekolah (MBS) mulai SD sampai dengan SM •Disiplin kerja tinggi melalui internalisasi etos kerja •Satuan dan program pendidikan yang ada pada setiap tingkatan pemerintahan mencapai status kapasitas tertinggi dan memenuhi standar SNP •Penerapan TIK secara optimal pada manajemen 35 pendidikan yang transparan dan akuntabel •Laporan Keuangan dengan opini WTS dari BPK Jumlah .5 36 52 .717.318.1 12. 5.4 24.Program Pendidikan Menengah 4.2% untuk usia 7-12 dan 16.3 23.370.311.3 4.Usia .934.601.Program Pendidikan Nonformal 6.9 24.322.678.366.800.725.2 16.350. Beberapa penyebab: •Kesiapan fisik siswa yang cenderung minim (akibat kekurangan gizi) •40% tenaga pengajar memiliki keahlian yang tidak sesuai dengan bidang pengajarannya Ketidak layakan tenaga pengajar (kualitas dan kuantitas) ditingkat dasar hingga menengah •23.324.SD / MI & yang .8 28.476.4 23.9 12.141.1 3.Anak tidak bersekolah 3.528.144.0 24.112.075.4 juta atau 10.604.828.3 25.440.3 3.335.065.845.6 6.279.APK SMP/MTs = 81.Usia .363.Total Jumlah .218.817 temuan/kasus penyimpangan sumber dana pembangunan (1997-2004) •Desentralisasi pendidikan •Kendali pemerintah yang belum berjalan optimal karena kurang ditunjang oleh sistem informasi manajemen yang terbangun dengan baik •SNP mulai dikembangkan •Laporan Keuangan dengan opini disclaimer dari BPK RENSTRA DEPDIKNAS Tahun 2005-2009 Das Sollen •Menurunkan angka buta aksara penduduk usia > 15 hingga 5% •APK SMP/MTs= 98%.100.Program Pendidikan Nasional Das Sein 1.Angka kesenjangan cenderung naik di tingkat pendidikan menengah dan perguruan tinggi 6.0 25.9 11.1 7.121.638.813.22%. gender.Program Penyelenggaraan Pimpinan Kenegaraandan Kepemerintahan 4.6 8.308. 82.Program Pengelolaan Sumber Daya ManusiaAparatur 5. tingkat kemampuan intelektual dan kondisifisik •Memperluas daya tampung satuan pendidikan sesuai dengan prioritas nasional •PenggunaanTIK untukmenjangkau daerahterpencil/sulitdijangkau •Peningkatan mutu pendidikan yang mengacu pada Standar Nasional Pendidikan (SNP) •Peningkatan taraf hidup masyarakat dan daya saing tenaga kerja Indonesia •Metoda pembelajaran formal dan nonformal yang efisien.2 16.8 221.Program Manajemen Pelayanan Pendidikan 8.845.62% (2004) 4.6% rusak ringan •Alokasi biaya pendidikan dari APBN < 9% •Rendahnya kemampuan wirausaha. menyenangkan dan mencerdaskan •Seimbang antara pengembangan kecerdasan rasional (berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi) dan kecerdasan emosional.766.Program Pengembangan Budaya Baca dan Pembinaan Perpustakaan Program-program Lainnya 1.9 4.SMP / MTs .073.088.5% untuk usia13-15 3.Program Pendidikan Tinggi 5.5 158.Penduduk ≥ 15 tahun yang buta aksara 15.3 7.561.859.7 28. APK PerguruanTinggi 14.Usia .Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar 9 Tahun 3.Program Peningkaan Sarana dan Prasarana Aparatur Negara SASARAN JUMLAH PESERTA DIDIK ( ribu orang ) Tahun KOMPONEN 2004/05 Penduduk 0 – 3 Tahun 4 – 6 Tahun 7 – 12 Tahun 13 – 15 Tahun 16 – 18 Tahun 19 – 24 Tahun 15 Tahun Jumlah Peserta Ke atas Penduduk Didik sederajat & yang sederajat sederajat 29.0 216.631. serta mampu dan tidak mampu secara ekonomis.5 161. APK Perguruan Tinggi= 18% •Memberi kesempatan yang sama pada seluruh peserta didik dari berbagai golongan menurut kategori tingkat ekonomi.3 149.7 12.3 12.Indeks Pembangunan Manusia 110 (2005) 2.Usia .6 13.940.697. wilayah.8 12.6 12.PT/PTA/PTK Akses Pendidikan Mutu Pendidikan Tata Kelola Depdiknas 1.Usia .0 11.3 16.1 12.413.6 12.076.707.1 155. sosial.910.796.7 25.605.9 3.816.3 6.769.2 12.0 13.Program Peningkatan Pengawasan dan Akuntabilitas AparaturNegara 3.202.6 25.6 25.654.533.1 219.6 2005/06 2006/07 Ajaran 2007/08 2008/09 2009/10 16.835.7 12.2 13.9 164.1 25.Program Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan 7.000 orang(2005) •8.415.0 28.7 12.306.Usia .0 12.7 9.3% ruang belajar SD rusak berat.256.Program Penguatan Kelembagaan Pengarus-utamaan Gender dan Anak 2.Usia .Program Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) 2.6 11.3 11.SMA/SMK/MA & yang .508.955.

70% 15% 8.00 31. • Perolehan medali emas pd Olimpiade Int.00% 20% 15.68 32% 55% 3 2007 6.5% 32:68 1.14 33.00 5.40 5.0% 30:70 1.71 8. • Jumlah Paten yg diperoleh • Sekolah/Madrasah bertaraf Internasional • Sekolah/Madrasah berbasis keunggulan lokal • Kenaikan Publikasi Internasional • Rasio Jumlah Murid SMK : SMA • APK PT vokasi (D2/D3/D4/Politeknik) • Rasio Jumlah mahasiswa Profesi terhadap jumlah lulusan S1/D4 • Persentase peserta pendidikan life skill terhadap lulusan SMP/MTs atau SMA/SMK/MA yang tidak melanjutkan. SASARAN Peningkatan Mutu dan Daya Saing Pendidikan INDIKATOR KUNCI • Rata-rata nilai UN SD/MI • Rata-rata nilai UN SMP/MTs • Rata-rata nilai UN SMA/SMK/MA • Guru yg memenuhi kualifikasi S1/DIV • Dosen yg memenuhi kualifikasi S2/S3 • Pendidik yang memiliki sertifikat pendidik • Jumlah Prodi masuk 100 besar Asia.98 9.22% 85.57% 8.Akses Pendidikan -NO 1.07% 50.62 6.34% 94.49 25.0% 15 10 100 7.20% 68.00 29.84 34% 60% 5% 4 2008 5.00 40% 70% 40% 10 3 13 5 5.00 37.26 5.31 30% 50% 2005 6.5% 65% 20% 5 2009 5.0% 4 Peningkatan Relevansi Pendidikan 38 53 .7% 20 40 120 1.30% 81.00 5.94 2.20% 14. RELEVANSI.09% 42.44% 15.00% 60.48 3.59 48.00 7.000 30% 38:62 1.00% 11.8% 20 50 155 1.MUTU.72 6.90% 94.28 6.52 30% 50% 1 2006 6.13 6.00 7.05 5.66% 94. DAN DAYA SAING -NO.94 2.38% 17.22% 48.15 16.13 6.00% 98.80 8.49 25.5% 17 20 50 400 10% 34:66 1.25% 52.90 7.21% 16.00% 7.50% 10% 6.55% 16.5% 10.54 2.20% 16.90% 20% 12.75% 95.48% 88.20% 15.30 19.33% 14.47% 10% 5.04 2.13 6.33 5.6% 19 30 85 700 20% 36:64 1.16 9.22% 12.12% 94.47% 53.50% 56.14 33.333 40% 40:60 2.00 25.19% 94.Indikator Kunci dan Target Pilar Kebijakan -. SASARAN Perluasan Akses Pendidikan • • • • • • 2 Pemerataan Akses Pendidikan • • • • • • • INDIKATOR KUNCI APK Pra Sekolah APM SD/Paket A/MI/SDLB APK SMP/Paket B/MTs/SMPLB APK SMA/SMK/Paket C/MA/SMALB APK PT/PTA.86 2007 2008 2009 39. termasuk UT Prosentase Buta Aksara > 15 th Disparitas APK PAUD antara kab dan kota Disparitas APK SD/MI/SDLB antara kab dan kota Disparitas APK SMP/MTs/SMPLB antara kab dan kota Disparitas APK SMA/MA/SMK/SMALB antara kab dan kota Disparitas gender APK di jenjang pendidikan Menengah Disparitas gender APK di jenjang pendidikan tinggi Disparitas gender persentase buta aksara KONDISI DAN TARGET 2004 2005 2006 45.40 23.32 9. 500 besar Dunia.04 2.00 13.81% 95.54 2.00% 10.00 5.50 7.00 7.07 9.00 5.62% 15.80% 17.00% 91.19% 18. atau akreditasi bertaraf OECD/Int.20% 64.76 4.00 27.65 37 INDIKATOR KUNCI DAN TARGET IMPLEMENTASI PILAR KEBIJAKAN -.54 6. • Jumlah sertifikat Kompetensi yg diterbitkan KONDISI DAN TARGET 2004 5.89 9.

5% • 1~0.5% 1~0. dan Citra Publik Pendidikan • Opini BPK atas Laporan Keuangan Pemerintah Disclaimer • Persentase temuan BPK ttg penyimpangan di Pemerintah terhadap obyek yang diperiksa Persentase temuan Itjen ttg penyimpangan di Pemerintah terhadap obyek yang diperiksa Aplikasi SIM Sertifikat mutu layanan yg diraih Departemen Pendidikan Nasional dan Departemen Agama Sertifikat mutu layanan yg diraih LPMP/PPPG/BPPLSP 1~0.5% <0. AKUNTABILITAS DAN CITRA PUBLIK -KONDISI DAN TARGET No SASARAN INDIKATOR KUNCI 2004 2005 Disclaimer 2006 Wajar Dgn Catatan 2007 Wajar Tanpa Sarat 2008 Wajar Tanpa Sarat 2009 Wajar Tanpa Sarat 5 Penguatan Tata Kelola.5% <0.5% 1~0. Akuntabilitas.TATA KELOLA.5% <0.INDIKATOR KUNCI DAN TARGET PILAR KEBIJAKAN -.5% 1~0.5% • • - - 2 Aplikasi - 14 Aplikasi - - 80% unit utama memperoleh ISO 9001:2000 - • - 9 ISO 9001: 2000 25 ISO 9001: 2000 43 ISO 9001: 2000 47 ISO 9001: 2000 39 Selesai 40 54 .5% <0.5% <0.5% <0.5% 1~0.

Peraturan Mendiknas No. Peraturan Mendiknas No. 23 tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan (SKL) 6. Peraturan Mendiknas No. 22 tahun 2006 tentang Standar Isi (SI) 5. 24 tahun 2006 tentang Pelaksanaan Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) 55 .Materi SOSIALISASI dan PELATIHAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) II. Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) 4.

56 .

untuk Mencapai Kompetensi Lulusan Minimal Sosialisasi KTSP 57 .Materi 4 Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang STANDAR ISI (SI) Sosialisasi KTSP Materi Minimal dan Tingkat Kompetensi Minimal.

3. 5. atau moral sebagai perwujudan dari pendidikan agama Sosialisasi KTSP 58 . Kerangka Dasar Kurikulum Struktur Kurikulum Beban Belajar Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Kalender Pendidikan Sosialisasi KTSP Kerangka Dasar 5 Kelompok mapel : Agama dan ƒ membentuk siswa menjadi Ahlak Mulia manusia beriman dan takwa dan berahlak mulia ƒ Mencakup etika. budi pekerti.Memuat : 1. 2. 4.

disiplin. 7.Kewarganegaraan dan Kepribadian Iptek ƒ penigkatan kesadaran dan wawasan siswa akan status. kemampuan mengapresiasi keindahan dan harmoni ƒ meningkatkan potensi fisik serta membudayakan sikap sportif. perkembangan. Berpusat pada potensi. kreatif dan mandiri ƒ untuk meningkatkan sensitivitas. 6. kebutuhan. 5. 4. 2. kerja sama dan hidup sehat Estetika Jasmani Olahraga Kesehatan Sosialisasi KTSP Prinsip Pengembangan Kurikulum 1. hak dan kewajibannya dalam kehidupannya ƒ untuk memperoleh kompetensi lanjut iptek serta membudayakan berpikir ilmiah secara kritis. 3. dan kepentingan peserta didik dan lingkungannya Beragam dan terpadu Tanggap terhadap perkembangan iptek dan seni Relevan dengan kebutuhan kehidupan Menyeluruh dan berkesinambungan Belajar sepanjang hayat Seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah Sosialisasi KTSP 59 .

keterkaitan. dan kesinambungan yang cocok dan memadai antarkelas dan jenis serta jenjang pendidikan Sosialisasi KTSP 60 . 4. Diselenggarakan dalam keseimbangan. dan memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar 6. dinamis dan menyenangkan. sumber belajar dan teknologi yang memadai. Menegakkan 5 pilar belajar. Mendayagunakan kondisi alam. serta memperoleh kesempatan untuk mengekspresikan dirinya secara bebas. sosial dan budaya serta kekayaan daerah 7. Suasana hubungan peserta didik dan pendidik yang saling menerima dan menghargai. Sosialisasi KTSP 5. Siswa harus mendapatkan pelayanan pendidikan yang bermutu. Peserta didik mendapat pelayanan yang bersifat perbaikan. 3. Menggunakan pendekatan multistrategi dan multimedia. akrab. pengayaan dan percepatan. 2.Prinsip Pelaksanaan Kurikulum 1. terbuka dan hangat.

7. Ekonomi 12. TIK 16. Mata Pelajaran 1. Ketrampilan/Bhs.Inggris Matematika Fisika Biologi Kimia Sejarah X-1 2 2 4 4 4 2 2 2 1 1 2 2 2 2 2 2 2 2* 38 X. 3. Seni Budaya 14. Pend. 4. 5. 6.Asing B. Geografi 11.2 2 2 4 4 4 2 2 2 1 1 2 2 2 2 2 2 2 2* 38 Struktur Kurikulum SMA 10. 8. PKn Bhs. Pengembangan Diri Jumlah Sosialisasi KTSP 61 . Muatan Lokal C. 4. PenJasOrKes 15.Indonesia Bhs. Kedalaman muatan kurikulum dituangkan dalam kompetensi yang harus dikuasai siswa dengan beban belajar yang tercantum dalam struktur kurikulum Merupakan pola dan susunan matapelajaran yang harus ditempuh oleh siswa dalam kegiatan pembelajaran Kompetensi terdiri dari Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi dasar (KD) yang dikembangkan berdasarkan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) Muatan Lokal dan Pengembangan Diri merupakan bagian integral dari struktur kurikulum sekolah 2. 9. Sosiologi 13. 3.Agama 2. Sosialisasi KTSP Komponen A.Struktur Kurikulum 1.

PenJasOrKes 12.Agama 2. Pend.Indonesia Bhs.Inggris Matematika Sejarah Geografi Ekonomi Sosiologi XI-1 2 2 4 4 4 3 3 4 3 2 2 2 2 2 2* 39 XI-2 2 2 4 4 4 3 3 4 3 2 2 2 2 2 2* 39 XII-1 2 2 4 4 4 3 3 4 3 2 2 2 2 2 2* 39 XII-2 2 2 4 4 4 3 3 4 3 2 2 2 2 2 2* 39 10. Mata Pelajaran 1.Program IPA Komponen/Kelas-Semester A. 8.Diri Jumlah Sosialisasi KTSP 62 . Seni Budaya 11. Seni Budaya 11. Mata Pelajaran 1. 8. Muatan Lokal C. TIK 13. 6. Pengemb.Asg B. 4. 5. PKn Bhs. TIK 13.Diri Jumlah Sosialisasi KTSP Progam IPS Komponen/Kelas/Semester A. Ketrpl/Bhs. 9.Asg B.Inggris Matematika Fisika Biologi Kimia Sejarah XI-1 2 2 4 4 4 4 4 4 1 2 2 2 2 2 2* 39 XI-2 2 2 4 4 4 4 4 4 1 2 2 2 2 2 2* 39 XII-1 2 2 4 4 4 4 4 4 1 2 2 2 2 2 2* 39 XII-2 2 2 4 4 4 4 4 4 1 2 2 2 2 2 2* 39 10.Indonesia Bhs. Muatan Lokal C. PenJasOrKes 12. 7. Pend. 7.Agama 2. Ketrpl/Bhs. 3. 3. 6. PKn Bhs. 9. Pengemb. 4. 5.

Seni Budaya 11. 5. PenJasOrKes 15.Inggris Matematika Fisika Biologi Kimia Sejarah X-1 2 2 4 4 4 2 2 2 1 1 2 2 2 2 2 2 X. Ketrampilan/Bhs. 3. 9. PKn Bhs. 7. Pend. 8. Ketrpl/Bhs.Agama 2. 4. TIK 13. 6. PenJasOrKes 12.Progam Bahasa Komponen/Kelas/Semester A. 9.Asg B. Pengemb. 4. Ekonomi 12. 7.Asing 17. TIK 16. …. Pend. Sosiologi 13.Indonesia Bhs. Mata Pelajaran 1. B. Seni Budaya 14. Muatan Lokal C.Indonesia Bhs. Geografi 11.Inggris Matematika Sastra Indonesia Bahasa Asing Antropologi Sejarah XI-1 2 2 5 5 3 4 4 2 2 2 2 2 2 2 2* 39 XI-2 2 2 5 5 3 4 4 2 2 2 2 2 2 2 2* 39 XII-1 2 2 5 5 3 4 4 2 2 2 2 2 2 2 2* 39 XII-2 2 2 5 5 3 4 4 2 2 2 2 2 2 2 2* 39 10. 3.Agama 2.. 10.2 2 2 4 4 4 2 2 2 1 1 2 2 2 2 2 2 Struktur Kurikulum MA 6. Mata Pelajaran 1. 5.Diri Sosialisasi KTSP Jumlah Komponen A. 8. Muatan Lokal C. Pengembangan Diri Jumlah 2 2* 38 2 2* 38 Sosialisasi KTSP 63 . PKn Bhs.

5.Asg 14. Mata Pelajaran 1. Muatan Lokal C. PKn Bhs. B.Indonesia Bhs. 4. Pend. TIK 13.Indonesia Bhs.Inggris Matematika Fisika Biologi Kimia Sejarah XI-1 2 2 4 4 4 4 4 4 1 2 2 2 2 XI-2 2 2 4 4 4 4 4 4 1 2 2 2 2 XII-1 2 2 4 4 4 4 4 4 1 2 2 2 2 XII-2 2 2 4 4 4 4 4 4 1 2 2 2 2 10. …. 7. 8. Pend. Pengemb. 6. Muatan Lokal C. Seni Budaya 11.Asg 14.. Mata Pelajaran 1. 7. TIK 13. Ketrpl/Bhs. PKn Bhs.Agama 2. 6.Diri Sosialisasi J KTSP um 2 2* 39 2 2* 39 2 2* 39 2 2* 39 lah Progam IPS Komponen/Kelas/Semester A..Program IPA Komponen/Kelas-Semester A.Agama 2. PenJasOrKes 12. 4. …. 3. 8. Pengemb.Inggris Matematika Sejarah Geografi Ekonomi Sosiologi XI-1 2 2 4 4 4 3 3 4 3 2 2 2 2 2 2* 39 XI-2 2 2 4 4 4 3 3 4 3 2 2 2 2 2 2* 39 XII-1 2 2 4 4 4 3 3 4 3 2 2 2 2 2 2* 39 XII-2 2 2 4 4 4 3 3 4 3 2 2 2 2 2 2* 39 10. 5. 3. Ketrpl/Bhs. 9. PenJasOrKes 12. B. 9. Seni Budaya 11.Diri SosialisasiJ KTSP um lah 64 .

Program Khusus Orientasi dan Mobilitas d. …. Ilmu Pengetahuan Sosial 7. Keterampilan Vokasional /Teknologi Informasi dan Komunikasi *) b. Pengemb. Seni dan Budaya 9. B. Pendidikan Jasmani. 8. 9. TIK 13. 6. 5. Bahasa Inggris 5. Seni Budaya 11.Asg 14.Inggris Matematika Sastra Indonesia Bahasa Asing Antropologi Sejarah XI-1 2 2 5 5 3 4 4 2 2 2 2 2 2 XI-2 2 2 5 5 3 4 4 2 2 2 2 2 2 XII-1 2 2 5 5 3 4 4 2 2 2 2 2 2 XII-2 2 2 5 5 3 4 4 2 2 2 2 2 2 10.Progam Bahasa Komponen/Kelas/Semester A. diserahkan kepada sekolah sesuai potensi daerah. PKn Bhs. Pendidikan Kewarganegaraan 3. Mata Pelajaran 1. 7. Pengembangan Diri Jumlah 2 2 2 2 2 2 2 2 2 16 2 2**) 36 2 2 2 2 2 2 2 2 2 16 2 2**) 36 2 2 2 2 2 2 2 2 2 16 2 2**) 36 Kelas dan Alokasi Waktu X XI XII Keterangan: *) Keterampilan vokasional/teknologi informasi dan komunikasi merupakan paaket pilihan. Jenis keterampilan vokasional/teknologi informasi yang dikembangkan. Ilmu Pengetahuan Alam 8.Agama 2. Pendidikan Agama 2. Muatan Lokal C. 4.Indonesia Bhs. PenJasOrKes 12. Bahasa Indonesia 4. dan Kesehatan 10. Matematika 6. Ketrpl/Bhs. Muatan Lokal c. Olahraga. 3. **) Ekuivalen 2 jam pembelajaran Sosialisasi KTSP 65 . Mata Pelajaran 1.Diri Sosialisasi J KTSP um 2 2* 39 2 2* 39 2 2* 39 2 2* 39 lah STRUKTUR KURIKULUM SATUAN PENDIDIKAN KHUSUS Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Atas Luar Biasa Tunanetra (SMALB/A) Komponen a.. Pend.

Matematika 6. Matematika 6.STRUKTUR KURIKULUM SATUAN PENDIDIKAN KHUSUS Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Atas Luar Biasa Tunarungu (SMALB/B) Komponen a. Pendidikan Jasmani. Pendidikan Jasmani. Keterampilan Vokasional /Teknologi Informasi dan Komunikasi *) b. Pendidikan Kewarganegaraan 3. diserahkan kepada sekolah sesuai potensi daerah. Ilmu Pengetahuan Sosial 7. Keterampilan Vokasional /Teknologi Informasi dan Komunikasi *) b. Ilmu Pengetahuan Alam 8. Muatan Lokal c. Pendidikan Agama 2. Seni dan Budaya 9. Muatan Lokal c. Bahasa Indonesia 4. Pendidikan Agama 2. Jenis keterampilan vokasional/teknologi informasi yang dikembangkan. Seni dan Budaya 9. Jenis keterampilan vokasional/teknologi informasi yang dikembangkan. dan Kesehatan 10. Pendidikan Kewarganegaraan 3. diserahkan kepada sekolah sesuai potensi daerah. Pengembangan Diri Jumlah 2 2 2 2 2 2 2 2 2 16 2 2**) 36 2 2 2 2 2 2 2 2 2 16 2 2**) 36 2 2 2 2 2 2 2 2 2 16 2 2**) 36 Kelas dan Alokasi Waktu X XI XII Keterangan: *) Keterampilan vokasional/teknologi informasi dan komunikasi merupakan paaket pilihan. Olahraga. Program Khusus Orientasi dan Mobilitas d. Ilmu Pengetahuan Sosial 7. Pengembangan Diri Jumlah 2 2 2 2 2 2 2 2 2 16 2 2**) 36 2 2 2 2 2 2 2 2 2 16 2 2**) 36 2 2 2 2 2 2 2 2 2 16 2 2**) 36 Kelas dan Alokasi Waktu X XI XII Keterangan: *) Keterampilan vokasional/teknologi informasi dan komunikasi merupakan paaket pilihan. dan Kesehatan 10. Ilmu Pengetahuan Alam 8. Mata Pelajaran 1. Program Khusus Orientasi dan Mobilitas d. **) Ekuivalen 2 jam pembelajaran Sosialisasi KTSP 66 . Bahasa Indonesia 4. Bahasa Inggris 5. Olahraga. Mata Pelajaran 1. Bahasa Inggris 5. **) Ekuivalen 2 jam pembelajaran Sosialisasi KTSP STRUKTUR KURIKULUM SATUAN PENDIDIKAN KHUSUS Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Atas Luar Biasa Tunadaksa (SMALB/D) Komponen a.

**) Ekuivalen 2 jam pembelajaran Sosialisasi KTSP STRUKTUR KURIKULUM SATUAN PENDIDIKAN KHUSUS Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Atas Luar Biasa Tunagrahita Ringan (SMALB/C). Keterampilan Vokasional /Teknologi Informasi dan Komunikasi *) b. Pendidikan Agama 2. Jenis keterampilan vokasional/teknologi informasi yang dikembangkan. Ilmu Pengetahuan Alam 8. Bahasa Indonesia 4. Seni dan Budaya 9. Program Khusus **) d. diserahkan kepada sekolah sesuai potensi daerah. Olahraga. Mata Pelajaran 1. Bahasa Inggris 5. Mata Pelajaran 1. diserahkan kepada sekolah sesuai potensi daerah. Matematika 6. Program Khusus Orientasi dan Mobilitas d. Bahasa Inggris 5. Olahraga. Pendidikan Jasmani. **) Disesuaikan dengan kelainan dan kebutuhan peserta didik ***) Ekuivalen 2 jam pembelajaran Sosialisasi KTSP 67 . Tunadaksa Sedang (SMALB/D1). Ilmu Pengetahuan Sosial 7. Muatan Lokal c. Seni dan Budaya 9.STRUKTUR KURIKULUM SATUAN PENDIDIKAN KHUSUS Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Atas Luar Biasa Tunalaras (SMALB/E) Komponen a. Pendidikan Jasmani. dan Kesehatan 10. Pendidikan Agama 2. Pengembangan Diri Jumlah 2 2 2 2 2 2 2 2 2 16 2 2**) 36 2 2 2 2 2 2 2 2 2 16 2 2**) 36 2 2 2 2 2 2 2 2 2 16 2 2**) 36 Kelas dan Alokasi Waktu X XI XII Keterangan: *) Keterampilan vokasional/teknologi informasi dan komunikasi merupakan paaket pilihan. dan Kesehatan 10. Bahasa Indonesia 4. Keterampilan Vokasional /Teknologi Informasi dan Komunikasi *) b. Tunagrahita Sedang (SMALB/C1). Matematika 6. Muatan Lokal c. Pendidikan Kewarganegaraan 3. Ilmu Pengetahuan Sosial 7. Ilmu Pengetahuan Alam 8. Pengembangan Diri Jumlah 24 2 2***) 36 24 2 2***) 36 24 2 2***) 36 10 Pendidikan Tematik 10 Pendidikan Tematik 10 Pendidikan Tematik Kelas dan Alokasi Waktu***) X XI XII Keterangan: *) Keterampilan vokasional/teknologi informasi dan komunikasi merupakan paaket pilihan. Pendidikan Kewarganegaraan 3. Jenis keterampilan vokasional/teknologi informasi yang dikembangkan. Tunaganda (SMALB/G) Komponen a.

Tatap Muka (TM) . dirancang guru untuk mencapai kompetensi .Penugasan Terstruktur (PT) . dirancang guru untuk mencapai kompetensi .Waktu penyelesaian penugasan ditentukan oleh siswa Sosialisasi KTSP 68 .Kegiatan Mandiri Tidak Terstruktur (KMTT) Sosialisasi KTSP • TM : Kegiatan pembelajaran yang berupa proses interaksi antara peserta didik dengan pendidikan • PT : Kegiatan pembelajaran berupa pendalaman materi untuk siswa.BEBAN BELAJAR Beban belajar diartikan sebagai waktu yang dibutuhkan oleh peserta didik untuk mengikuti kegiatan pembelajaran dengan sistem : .Waktu penyelesaian penugasan ditentukan oleh guru • KMTT : Kegiatan pembelajaran berupa pendalaman materi untuk siswa.

Sosialisasi KTSP 69 . sesuai dengan struktur yang berlaku pada satuan pendidikan dimaksud.Sekolah menyelenggarakan program pendidikan dengan SISTEM PAKET atau SKS Sosialisasi KTSP SISTEM PAKET Sistem penyelenggaraan program pendidikan yang peserta didiknya diwajibkan mengikuti seluruh mata pelajaran dan beban studi yang sudah ditetapkan untuk setiap tingkatan kelas.

SISTEM KREDIT SEMESTER Sistem Kredit Semester (SKS) adalah sistem penyelenggaraan program pendidikan yang peserta didiknya menentukan sendiri jumlah beban belajar dan mata pelajaran yang diikuti setiap semester. Sosialisasi KTSP Kategori Formal Standar Formal Mandiri Paket Dapat - SKS Dapat Wajib Sosialisasi KTSP 70 .

2 • Dialokasikan waktu ekuivalen Sosialisasi KTSP 71 . karena substansinya dipilih sendiri oleh peserta didik sesuai dengan kebutuhan. (dua) jam pelajaran.• Struktur kurikulum yang telah • Struktur kurikulum untuk tersusun diselenggarakan dengan menggunakan sistem paket digunakan dengan SKS akan disusun tersendiri Sosialisasi KTSP Kegiatan Pengembangan Diri • Tidak termasuk beban belajar. minat. dan bakat.

BEBAN BELAJAR Beban Belajar Kegiatan Tatap Muka untuk setiap Satuan Pendidikan (Sistem Paket) satu jam pemb.1111. Per Minggu Minggu efektif per tahun ajaran waktu pembelajaran per tahun 1292 -1482 jam SMA/MA/SMALB*) X s.SMPLB.38 pembelajaran (58140 . SMALB alokasi waktu jam pembelajaran tatap muka dikurangi 5 menit 969 .tatap muka (Menit jumlah jam pemb.66690 menit) *) Untuk SDLB. XII 45 38 -39 34 . Sosialisasi KTSP 72 .5 Jumlah jam per tahun (@ 60 menit) Satuan Pendidikan Kelas Sosialisasi KTSP KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) • Kurikulum operasional yang disusun dan dilaksanakan oleh masing-masing satuan pendidikan • Sekolah dan Kepala Sekolah mengembangkan KTSP dan silabus berdasarkan : ¾ Kerangka dasar kurikulum.d. dan ¾ Standar kompetensi di bawah koordinasi dan supervisi Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota dan atau Provinsi.

Kalender pendidikan mencakup permulaan tahun ajaran. minggu efektif belajar. ƒ Sosialisasi KTSP Lanjutan Kalender Pendidikan NO 1 KEGIATAN Minggu efektif belajar ALOKASI WAKTU Minimum 34 minggu dan maksimum 38 minggu Digunakan untuk kegiatan pembelajaran efektif pada setiap satuan pendidikan KETERANGAN 2 Jeda tengah Maksimum 2 semester minggu Jeda antarsemes ter Libur akhir tahun pelajaran Maksimum 2 minggu Maksimum 3 minggu Satu minggu setiap semester 3 Antara semester I dan II 4 Digunakan untuk penyiapan kegiatan dan administrasi akhir dan awal tahun pelajaran Sosialisasi KTSP 73 . dan hari libur.KALENDER PENDIDIKAN ƒ Kalender pendidikan adalah pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu tahun ajaran.

NO KEGIATAN 5 ALOKASI WAKTU KETERANGAN Daerah khusus yang memerlukan libur keagamaan lebih panjang dapat mengaturnya sendiri tanpa mengurangi jumlah minggu efektif belajar dan waktu pembelajaran efektif. Hari libur 2–4 keagamaan minggu 6 Hari libur umum/ nasional Hari libur khusus Maksimum Disesuaikan dengan Peraturan 2 minggu Pemerintah. Maksimum Untuk satuan pendidikan sesuai dengan 1 minggu ciri kekhususan masing-masing. Sosialisasi KTSP Terima Kasih…… Sosialisasi KTSP 74 . 7 8 Kegiatan khusus sekolah/ madrasah Maksimum Digunakan untuk kegiatan yang 3 minggu diprogramkan secara khusus oleh sekolah/madrasah tanpa mengurangi jumlah minggu efektif belajar dan waktu pembelajaran efektif.

z z Sosialisasi KTSP 75 .Materi 5 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 23 TAHUN 2006 Tentang STANDAR KOMPETENSI KELULUSAN (SKL) Sosialisasi KTSP Pengertian z Kompetensi adalah kemampuan bersikap. sikap. Standar Kompetensi Lulusan adalah kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup pengetahuan. berpikir. dan keterampilan. Standar Kompetensi adalah ukuran kom-petensi minimal yang harus dicapai peserta didik setelah mengikuti suatu proses pembelajaran pada satuan pendidikan tertentu. dan keterampilan yang dimiliki peserta didik. sikap. dan bertindak secara konsisten sebagai perwujudan dari pengetahuan.

pengetahuan. dan pekerjaannya Berpartisipasi dalam penegakan aturan-aturan sosial Menghargai keberagaman agama. serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut. serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut. Sosialisasi KTSP SKL SMA/MA/SMALB 1. ras. Berperilaku sesuai dengan ajaran agama yang dianut sesuai dengan perkembangan remaja Mengembangkan diri secara optimal dengan memanfaatkan kelebihan diri serta memperbaiki kekurangannya Menunjukkan sikap percaya diri dan bertanggung jawab atas perilaku. Standar kompetensi lulusan pada jenjang pendidikan dasar bertujuan untuk meletakkan dasar kecerdasan. serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut sesuai dengan kejuruannya. 4. pengetahuan. bangsa. Standar kompetensi lulusan pada satuan pendidikan menengah kejuruan bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan. dan golongan sosial ekonomi dalam lingkup global. ahklak mulia. kepribadian. 3. ahklak mulia. kepribadian. 2. ahklak mulia. kepribadian. Sosialisasi KTSP 76 . perbuatan. suku. Standar kompetensi lulusan pada satuan pendidikan menengah umum bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan. pengetahuan. 5.Fungsi Standar Kompetensi Lulusan (SKL) z z z z Standar kompetensi lulusan digunakan sebagai pedoman penilaian dalam penentuan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan.

10. dan inovatif dalam pengambilan keputusan Menunjukkan kemampuan mengembangkan budaya belajar untuk pemberdayaan diri Menunjukkan sikap kompetitif dan sportif untuk mendapatkan hasil yang terbaik Menunjukkan kemampuan menganalisis dan memecahkan masalah kompleks Menunjukkan kemampuan menganalisis gejala alam dan sosial Sosialisasi KTSP SKL SMA/MA/SMALB 12. Membangun dan menerapkan informasi dan pengetahuan secara logis. kreatif. kreatif. 8. 7. Memanfaatkan lingkungan secara produktif dan bertanggung jawab Berpartisipasi dalam kehidupan bermasyarakat. 13. 9. Sosialisasi KTSP 77 . 15.SKL SMA/MA/SMALB 6. dan inovatif Menunjukkan kemampuan berpikir logis. 16. 11. baik individual maupun kelompok 14. dan bernegara secara demokratis dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia Mengekspresikan diri melalui kegiatan seni dan budaya Mengapresiasi karya seni dan budaya Menghasilkan karya kreatif. berbangsa. kritis. kritis.

20. serta kebersihan lingkungan Berkomunikasi lisan dan tulisan secara efektif dan santun Memahami hak dan kewajiban diri dan orang lain dalam pergaulan di masyarakat Menghargai adanya perbedaan pendapat dan berempati terhadap orang lain Sosialisasi KTSP SKL SMA/MA/SMALB 21. kebugaran jasmani. menulis. Sosialisasi KTSP 78 . membaca. 22.SKL SMA/MA/SMALB 17. 18. 19. dan berbicara dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris Menguasai pengetahuan yang diperlukan untuk mengikuti pendidikan tinggi 23. Menjaga kesehatan dan keamanan diri. Menunjukkan keterampilan membaca dan menulis naskah secara sistematis dan estetis Menunjukkan keterampilan menyimak.

dan pendidikan jasmani. Tujuan ini dicapai melalui muatan dan/atau kegiatan agama. Sosialisasi KTSP SKL Kelompok Mata Pelajaran 2. kewarganegaraan. estetika. Sosialisasi KTSP 79 . Tujuan tersebut dicapai melalui muatan dan/atau kegiatan agama. jasmani. Kelompok mata pelajaran Kewarganegaraan dan Kepribadian bertujuan: membentuk peserta didik menjadi manusia yang memiliki rasa kebangsaan dan cinta tanah air.SKL Kelompok Mata Pelajaran 1. olahraga. ilmu pengetahuan dan teknologi. akhlak mulia. Kelompok mata pelajaran Agama dan Akhlak Mulia bertujuan: membentuk peserta didik menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia. kepribadian. seni dan budaya. dan kesehatan. kewarganegaraan. bahasa.

ilmu pengetahuan sosial. Sosialisasi KTSP SKL Kelompok Mata Pelajaran 4. Tujuan ini dicapai melalui muatan dan/atau kegiatan bahasa. ilmu pengetahuan alam. serta muatan lokal yang relevan. kemampuan berpikir dan analisis peserta didik. dan muatan lokal yang relevan. Pada satuan pendidikan SMA/MA/SMALB/Paket C. Kelompok mata pelajaran Ilmu Pengetahuan dan Teknologi bertujuan: mengembangkan logika. Kelompok mata pelajaran Estetika bertujuan: membentuk karakter peserta didik menjadi manusia yang memiliki rasa seni dan pemahaman budaya. seni dan budaya.SKL Kelompok Mata Pelajaran 3. keterampilan/kejuruan. teknologi informasi dan komunikasi. tujuan ini dicapai melalui muatan dan/atau kegiatan bahasa. matematika. keterampilan. Sosialisasi KTSP 80 .

pendidikan kesehatan. Tujuan ini dicapai melalui muatan dan/atau kegiatan pendidikan jasmani.SKL Kelompok Mata Pelajaran 5. Olah Raga. Sosialisasi KTSP Selesai Sosialisasi KTSP 81 . dan Kesehatan bertujuan: membentuk karakter peserta didik agar sehat jasmani dan rohani. olahraga. dan muatan lokal yang relevan. Kelompok mata pelajaran Jasmani. dan menumbuhkan rasa sportivitas. ilmu pengetahuan alam.

82 .

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL Materi 6 PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 24 TAHUN 2006 Tentang PELAKSANAAN STANDAR ISI DAN STANDAR KOMPETENSI KELULUSAN Sosialisasi KTSP Jadwal Pelaksanaan Kurikulum Satuan Pendidikan dan Komite Sekolah Mengembangkan dan Menetapkan KTSP sesuai kebutuhan Mengembangkan kurikulum dengan standar yang lebih tinggi dari Standar Isi Dapat mengadopsi atau mengadaptasi model KTSP BSNP Sosialisasi KTSP 83 .

22 dan 23 paling lambat tahun ajaran 2009/2010 ƒ Satuan pendidikan dasar dan menengah yang telah melaksanakan uji coba kurikulum 2004 secara menyeluruh dapat menerapkan secara menyeluruh Permen No. Sosialisasi KTSP Jadwal Pelaksanaan Kurikulum Satuan Pendidikan SD/MI/SDLB Waktu Pelaksanaan Kelas I II III IV V VI Tahun I √ √ Tahun II √ √ √ √ Tahun III √ √ √ √ √ √ Sosialisasi KTSP 84 .Jadwal Pelaksanaan Kurikulum ƒ Satuan pendidikan dasar dan menengah dapat menerapkan Permen No. 22 dan 23 secara bertahap seperti tabel dibawah ini. 22 dan 23 mulai tahun ajaran 2006/2007 ƒ Satuan pendidikan dasar dan menengah harus sudah mulai menerapkan Permen No. 22 dan 23 untuk semua tingkatan kelas mulai tahun ajaran 2006/2007 ƒ Satuan pendidikan dasar dan menengah yang belum melaksanakan uji coba kurikulum 2004 melaksanakan Permen No.

ƒ Menteri Agama dapat mengatur jadwal pelaksanaan standar isi dan SKL satuan pendidikan MI. ƒ Bupati/walikota dapat mengatur jadwal pelaksanaan Permen No. 22 dan 23 untuk satuan pendidikan menengah dan satuan pendidikan khusus disesuaikan dengan kondisi dan kesiapan satuan pendidikan di provinsi masing-masing. MTs. 22 dan 23 untuk satuan pendidikan dasar disesuaikan dengan kondisi dan kesiapan satuan pendidikan di kabupaten/Kota.Jadwal Pelaksanaan Kurikulum Satuan Pendidikan SMP/MTs/SMPLB dan SMA/MA/SMK/MAK/SMALB Waktu Pelaksanaan Kelas VII / X VIII / XI IX / XII Tahun I √ Tahun II √ √ Tahun III √ √ √ Sosialisasi KTSP Jadwal Pelaksanaan Kurikulum ƒ Gubernur dapat mengatur jadwal pelaksanaan Permen No. MA dan MAK yang tidak sesuai dengan kondisi dan kesiapan satuan pendidikan. Sosialisasi KTSP 85 .

22 dan 23 serta mendistribusikan secara nasional • Melakukan usaha secara nasional agar sarana dan prasarana satuan pendidikan dapat mendukung pelaksanaan Permendiknas No. kabupaten/kota. dan dewan pendidikan ƒ Membantu pemerintah provinsi dan Kabupaten/kota dalam penjaminan mutu melalui LPMP Sosialisasi KTSP 86 . 22 dan 23 Sosialisasi KTSP Ditjen Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan ƒ Sosialisasi Permen No. dan tenaga kependidikan lainnya yang relevan melalui LPMPdan/atau PPPG ƒ Sosialisasi Permen No. kepala sekolah. 22 dan 23 ke guru. 22 dan 23 dan panduan penyusunan KTSP yang disusun BSNP ke dinas pendidikan provinsi.Ditjen Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah • Menggandakan Permendiknas No. pengawas.

22 dan 23 .Badan Penelitian dan Pengembangan ƒ Mengembangkan model-model kurikulum sebagai masukan bagi BSNP ƒ Mengembangkan dan mengujicobakan model-model kurikulum inovatif ƒ Mengembangkan dan mengujicobakan model kurikulum untuk pendidikan layanan khusus ƒ Bekerja sama dengan PT dan/atau LPMP melakukan pendampingan satuan pendidikan dalam pengembangan kurikulum satuan pendidikan ƒ Memonitor secara nasional penerapan Permen No. 22 dan 23 di LPTK ƒ Memfasilitasi pengembangan kurikulum dan tenaga dosen LPTK Sosialisasi KTSP 87 . mengevaluasinya. dan mengusulkan rekomendasi kebijakan kepada BSNP dan/atau menteri ƒ Mengembangkan pangkalan data yang rinci tentang pelaksanaan SI dan SKL Sosialisasi KTSP Ditjen Pendidikan Tinggi ƒ Sosialisasi Permen No.

22 dan 23 kepada pemangku kepentingan umum Sosialisasi KTSP Selesai Sosialisasi KTSP 88 .Sekretariat Jenderal Sosialisasi Permen No.

Materi SOSIALISASI dan PELATIHAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) III. Konsep Dasar Kurikulum Berbasis Kompetensi. Penyusunan KTSP. 10. 8. 9. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) 7. Pengembangan Silabus. Pengembangan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). 89 .

90 .

Materi 7 KONSEP DASAR KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI Sosialisasi KTSP ASPEK YANG BERBEDA KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR z PENILAIAN z PENGELOLAAN KURIKULUM BERBASIS SEKOLAH z Sosialisasi KTSP 91 .

bersifat internal. mengacu pada patokan. dilakukan melalui berbagai cara. dan sebagai bahan untuk peningkatan mutu hasil belajar Berorientasi pada kompetensi. bagian dari pembelajaran. ketuntasan belajar.Kegiatan Belajar Mengajar ¾ ¾ ¾ ¾ ¾ ¾ Berpusat pada peserta didik Mengembangkan kreativitas Menciptakan kondisi yang menyenangkan dan menantang Kontekstual Menyediakan pengalaman belajar yang beragam Belajar melalui berbuat Sosialisasi KTSP Penilaian Kelas Dilakukan oleh Guru untuk mengetahui tingkat penguasaan kompetensi yang ditetapkan. al … Sosialisasi KTSP 92 .

Products (Hasil karya). melalui: Portfolios (kumpulan kerja siswa).Dilakukan a.l. silabus) 93 . dan Paper & Pen (tes tulis) Sosialisasi KTSP Pengelolaan Kurikulum Berbasis Sekolah ¾ ¾ ¾ Mengacu pada Visi dan Misi Sekolah Pengembangan perangkat kurikulum Pemberdayaan tenaga kependidikan dan sumber daya lainnya untuk meningkatkan mutu hasil belajar ¾ Pemantauan dan … Sosialisasi KTSP (a. Performances (Unjuk kerja).l. Projects (Penugasan).

DISESUAIKAN DENGAN: ¾ SATUAN PENDIDIKAN.Pemantauan dan Penilaian untuk meningkatkan efisiensi. ƒ Komite Sekolah. ƒ Organisasi Profesi ¾ Berkolaborasi secara vertikal. dengan: ƒ Sekolah lain. dan • Dinas Pendidikan ¾ Sosialisasi KTSP PENGEMBANGAN DAN PELAKSANAAN KURIKULUM. & ¾ PESERTA DIDIK Sosialisasi KTSP 94 . kinerja dan kualitas pelayanan terhadap peserta didik ¾ Berkolaborasi secara horizontal. ¾ POTENSI DAERAH/ KARAKTERISTIK DAERAH. ¾ SOSIAL BUDAYA MASYARAKAT SETEMPAT. dengan: • Dewan.

PENGEMBANGAN DIRI TERDIRI DARI: KEGIATAN BIMBINGAN KONSELING DAN EKSTRA KURIKULER Sosialisasi KTSP BENTUK PELAKSANAAN KEGIATAN PENGEMBANGAN DIRI: • • • • KEGIATAN KEGIATAN KEGIATAN KEGIATAN TERPROGRAM RUTIN SPONTAN KETELADANAN Sosialisasi KTSP 95 .

terutama dalam disiplin dan sopan santun dan kebiasaan baik yang lain. • • • • Membiasakan memberi salam Membiasakan membuang sampah pada tempatnya Membiasakan antri Membiasakan mengatasi silang pendapat (pertengkaran) dengan benar Dll Sosialisasi KTSP 96 . KEGIATAN SPONTAN Adalah kegiatan yang dapat dilakukan kapan saja. Bertujuan untuk memberikan pendidikan pada saat itu juga. tanpa dibatasi oleh ruang. dimana saja. ¾ Upacara ¾ Senam ¾ Sholat berjamaah ¾ Pemeriksaan kesehatan ¾ Pergi ke perpustakaan ¾ Dll Sosialisasi KTSP B. KEGIATAN RUTIN Adalah kegiatan yang dilakukan secara reguler.A. Bertujuan untuk membiasakan anak mengerjakan sesuatu dengan baik. baik di kelas maupun di sekolah.

tempat/orang yang terkena musibah. Proyek: lomba. bazaar dll. HAM/hak anak. Bertujuan memberikan wawasan tambahan pada anak tentang unsur-unsur baru dalam kehidupan bermasyarakat yang penting untuk perkembangan anak. ¾ Memberi contoh berpakaian rapi ¾ Memberi contoh memuji hasil kerja yang baik ¾ Memberi contoh datang tepat waktu ¾ Memberi contoh hidup sederhana ¾ Memberi contoh tidak merokok Dll. • • • Sosialisasi KTSP Seminar/workshop: aids.C. D. Sosialisasi KTSP 97 .dll. KEGIATAN KETELADANAN Adalah kegiatan yang dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja yang lebih mengutamakan pemberian contoh dari guru dan pengelola pendidikan yang lain kepada muridnya. hemat energi. pentas. Kunjungan: panti asuhan. Bertujuan memberikan contoh tentang kebiasaan yang baik. KEGIATAN TERPROGRAM Adalah kegiatan yang diprogramkan dan direncanakan baik pada tingkat kelas maupun sekolah. tempat-tempat penting dll.

selesai Sosialisasi KTSP 98 .

22/2006 tentang Standar Isi Permendiknas No. 24/2006 tentang pelaksanaan Permendiknas No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan Permendiknas No.Materi 8 PENYUSUNAN KTSP Sosialisasi KTSP 1 LANDASAN • UU No. 22 dan 23/2006 2 Sosialisasi KTSP 99 . 23/2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan Permendiknas No.20 Tahun 2003 tentang Sistem • • • • Pendidikan Nasional PP No.

dan seni Silakan pilih menu yang tersedia Sosialisasi KTSP 4 100 . dan minat sesuai • • • • dengan tingkat perkembangan dan kemampuan peserta didik Keragaman potensi dan karakteristik daerah dan lingkungan Tuntutan pembangunan daerah dan nasional Tuntutan dunia kerja Perkembangan ilmu pengetahuan. kecerdasan. Sosialisasi KTSP 3 Acuan Operasional Penyusunan KTSP • Peningkatan iman dan takwa serta akhlak mulia • Peningkatan potensi. teknologi.PENGERTIAN Kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) adalah kurikulum operasional yang disusun dan dilaksanakan oleh masing-masing satuan pendidikan.

PANDUAN SILABUS PANDUAN RPP PERBANDINGAN MAPEL • • • • • • Agama Dinamika perkembangan global Persatuan nasional dan nilai-nilai kebangsaan Kondisi sosial budaya masyarakat setempat Kesetaraan Jender Karakteristik satuan pendidikan Silakan pilih menu yang tersedia Sosialisasi KTSP 5 PANDUAN KTSP PANDUAN SILABUS PANDUAN RPP PERBANDINGAN MAPEL ACUAN OPERASIONAL KTSP Peningkatan iman dan takwa serta akhlak mulia Keimanan dan ketakwaan serta akhlak mulia menjadi dasar pembentukan kepribadian peserta didik secara utuh. Sosialisasi KTSP 6 101 . Kurikulum disusun yang memungkinkan semua mata pelajaran dapat menunjang peningkatan iman dan takwa serta akhlak mulia.

spritual. dan minat sesuai dengan tingkat perkembangan dan kemampuan peserta didik Kurikulum disusun agar memungkinkan pengembangan keragaman potensi. dan kinestetik peserta didik secara optimal sesuai dengan tingkat perkembangannya.PANDUAN KTSP PANDUAN SILABUS PANDUAN RPP PERBANDINGAN MAPEL ACUAN OPERASIONAL KTSP Peningkatan potensi. Sosialisasi KTSP 7 PANDUAN KTSP PANDUAN SILABUS PANDUAN RPP PERBANDINGAN MAPEL ACUAN OPERASIONAL KTSP Keragaman potensi dan karakteristik daerah dan lingkungan Daerah memiliki keragaman potensi. oleh karena itu kurikulum harus memuat keragaman tersebut untuk menghasilkan lulusan yang dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan daerah. kecerdasan. 8 Sosialisasi KTSP 102 . kebutuhan. kecerdasan intelektual. tantangan. emosional. minat. dan keragaman karakteristik lingkungan.

Sosialisasi KTSP 9 PANDUAN KTSP PANDUAN SILABUS PANDUAN RPP PERBANDINGAN MAPEL ACUAN OPERASIONAL KTSP Tuntutan dunia kerja Kurikulum harus memuat kecakapan hidup untuk membekali peserta didik memasuki dunia kerja sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik dan kebutuhan dunia kerja. khususnya bagi mereka yang tidak melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi.PANDUAN KTSP PANDUAN SILABUS PANDUAN RPP PERBANDINGAN MAPEL ACUAN OPERASIONAL KTSP Tuntutan pembangunan daerah dan nasional Pengembangan kurikulum harus memperhatikan keseimbangan tuntutan pembangunan daerah dan nasional. Sosialisasi KTSP 10 103 .

dan seni. dan seni Kurikulum harus dikembangkan secara berkala dan berkesinambungan sejalan dengan perkembangan Ilmu pengetahuan.PANDUAN KTSP PANDUAN SILABUS PANDUAN RPP PERBANDINGAN MAPEL ACUAN OPERASIONAL KTSP Perkembangan ilmu pengetahuan. Sosialisasi KTSP 11 PANDUAN KTSP PANDUAN SILABUS PANDUAN RPP PERBANDINGAN MAPEL ACUAN OPERASIONAL KTSP Agama Kurikulum harus dikembangkan untuk meningkatkan toleransi dan kerukunan umat beragama. dan memperhatikan norma agama yang berlaku di lingkungan sekolah Sosialisasi KTSP 12 104 . teknologi. teknologi.

PANDUAN KTSP PANDUAN SILABUS PANDUAN RPP PERBANDINGAN MAPEL ACUAN OPERASIONAL KTSP Dinamika perkembangan global Kurikulum harus dikembangkan agar peserta didik mampu bersaing secara global dan dapat hidup berdampingan dengan bangsa lain. Sosialisasi KTSP 13 PANDUAN KTSP PANDUAN SILABUS PANDUAN RPP PERBANDINGAN MAPEL ACUAN OPERASIONAL KTSP Persatuan nasional dan nilai-nilai kebangsaan Kurikulum harus mendorong wawasan dan sikap kebangsaan dan persatuan nasional untuk memperkuat keutuhan bangsa dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sosialisasi KTSP 14 105 .

PANDUAN KTSP PANDUAN SILABUS PANDUAN RPP PERBANDINGAN MAPEL ACUAN OPERASIONAL KTSP Kondisi sosial budaya masyarakat setempat Kurikulum harus dikembangkan dengan memperhatikan karakteristik sosial budaya masyarakat setempat dan menunjang kelestarian keragaman budaya. Sosialisasi KTSP 15 PANDUAN KTSP PANDUAN SILABUS PANDUAN RPP PERBANDINGAN MAPEL ACUAN OPERASIONAL KTSP Kesetaraan Jender Kurikulum harus diarahkan kepada pendidikan yang berkeadilan dan mendorong tumbuh kembangnya kesetaraan jender. Sosialisasi KTSP 16 106 .

Kenaikan Kelas dan kelulusan. kondisi. Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal dan Global). dan ciri khas satuan pendidikan.PANDUAN KTSP PANDUAN SILABUS PANDUAN RPP PERBANDINGAN MAPEL ACUAN OPERASIONAL KTSP Karakteristik Satuan Pendidikan Kurikulum harus dikembangkan sesuai dengan visi. • Kalender Pendidikan • Silabus dan RPP Sosialisasi KTSP 18 107 . misi. Muatan lokal. Sosialisasi KTSP 17 Komponen KTSP • Tujuan Pendidikan Sekolah • Struktur dan Muatan Kurikulum (mata pelajaran. Penjurusan. Pendidikan Kecakapan Hidup. Beban Belajar. Ketuntasan Belajar. Pengembangan Diri. tujuan.

Pendahuluan ƒ BAB II . Kalender Pendidikan Sosialisasi KTSP 20 108 . Tujuan Pendidikan ƒ BAB III. Struktur dan Muatan Kurikulum ƒ BAB IV.ISI / MUATAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) Sosialisasi KTSP 19 KTSP DOKUMEN 1 ƒ BAB I .

KTSP DOKUMEN II A. Silabus dan RPP Dari SK/KD yang dikembangkan pusat. Silabus dan RPP Dari SK/KD yang dikembangkan Sekolah (Mulok. Mapel Tambahan) Sosialisasi KTSP 21 KTSP (Dokumen 1) Sosialisasi KTSP 22 109 . B.

Bab I. Visi Sekolah 3. TUJUAN 1. Tujuan pendidikan (Disesuaikan dengan jenjang satuan pendidikan) 2. Tujuan Sekolah Sosialisasi KTSP 24 110 . Misi Sekolah 4. PENDAHULUAN z Latar Belakang (dasar pemikiran penyusunan KTSP) z Tujuan Pengembangan KTSP z Prinsip Pengembangan KTSP SESUAI KARAKTERISTIK SEKOLAH 23 Sosialisasi KTSP Bab II.

MISI.BAGAIMANA MENYUSUN VISI. Sosialisasi KTSP 25 BAB III STRUKTUR DAN MUATAN KTSP Meliputi Sub Komponen: 1. Ketuntasan Belajar 6. Kenaikan Kelas. Kegiatan Pengembangan diri 4. TUJUAN SATUAN PENDIDIKAN • TAHAP 1 : HASIL BELAJAR SISWA apa yg hrs dicapai siswa berkaitan dengan pengetahuan. Pendidikan kecakapan Hidup 9. • TAHAP 2 : SUASANA PEMBELAJARAN suasana pembelajaran seperti apa yg dikehendaki untuk mencapai hasil belajar itu. Pengaturan beban belajar 5. Pendidikan berbasis Keunggulan Lokal dan Global Cat : Untuk PLB/PK ditambah dengan Program Khusus Sosialisasi KTSP 26 111 . Penjurusan 8. dan sikap setelah mereka menamatkan sekolah. • TAHAP 3 : SUASANA SEKOLAH suasana sekolah – sebagai lembaga/organisasi pembelajaran – seperti apa yg diinginkan untuk mewujudkan hasil belajar bagi siswa. Muatan lokal 3. Mata pelajaran 2. keterampilan. dan kelulusan 7.

Mata Pelajaran Berisi “Struktur Kurikulum Tingkat Sekolah” yang disusun berdasarkan kebutuhan siswa dan sekolah terkait dengan upaya pencapaian SKL. • Mencantumkan jenis mata pelajaran muatan lokal dalam struktur kurikulum.1. Sosialisasi KTSP 28 112 . Muatan Lokal Berisi tentang: Jenis. Strategi Pemilihan dan pelaksanaan Mulok yang diselenggarakan oleh sekolah. • Memanfaatkan 4 jam tambahan untuk menambah jam pembelajaran pada mata pelajaran tertentu atau menambah mata pelajaran baru. Sosialisasi KTSP 27 2. Pengembangan Struktur Kurikulum dilakukan dengan cara antara lain: • mengatur alokasi waktu pembelajaran “tatap muka” seluruh mata pelajaran wajib dan pilihan Ketrampilan/ Bahasa asing lain).Dalam pengembangannya mempertimbangkan hal-hal sbb: ƒ Muatan lokal merupakan kegiatan kurikuler yang bertujuan untuk mengembangkan kompetensi sesuai dengan ciri khas dan potensi daerah. termasuk keunggulan daerah. • Tidak boleh mengurangi mata pelajaran yang tercantum dalam standar isi.

ƒ Siswa boleh mengikuti lebih dari satu jenis Sosialisasi KTSP 30 113 .ƒ Substansi muatan lokal ditentukan oleh satuan pendidikan. atau terlalu luas substansinya sehingga harus dikembangkan menjadi Mapel tersendiri. ƒ Setiap sekolah dapat melaksanakan mulok lebih dari satu jenis dalam setiap semester. Sosialisasi KTSP 29 ƒ Bentuk penilaiannya kuantitatif (angka). ƒ Substansi yang akan dikembangkan. sesuai dengan minat dan program Mulok yang diselenggarakan sekolah. materi nya tidak sesuai menjadi bagian dari mapel lain. mengacu pada: minat dan atau karakteristik program studi yang diselenggarakan di sekolah mulok pada setiap tahun pelajaran. ƒ Merupakan mata pelajaran wajib yang tercantum dalam Struktur kurikulum.

Baso dll. ƒ Pembelajarannya dapat dilakukan oleh guru mata pelajaran atau tenaga ahli dari luar sekolah yang relevan dengan substansi mulok. KD dan Silabus untuk Mata pelajaran Mulok yang diselenggarakan oleh sekolah. Contoh: ƒ Bidang Budidaya: Tanaman Hias. ƒ Bidang TIK dan lain-lain: Web Desain. Kerupuk.ƒ Substansinya dapat berupa program keterampilan produk dan jasa. Kewirausahaan dll. Tanaman Obat. Ikan Asin. ƒ Bidang Pengolahan: Pembuatan Abon. Sosialisasi KTSP 31 ƒ Sekolah harus menyusun SK. dll. akuntansi komputer. Sosialisasi KTSP 32 114 . Sayur. pembibitan ikan hias dan konsumsi. Berkomunkasi sebagai Guide.

‰ Dapat dilaksanakan dalam bentuk kegiatan: .3. rutin. dan atau . kesulitan belajar. yang difokuskan pada “Perubahan sikap dan perkembangan perilaku peserta didik setelah mengikuti kegiatan pengembangan diri”. dan kondisi sekolah. karir ). Pengembangan kreativitas.Bimbingan konseling. (kehidupan pribadi. spontan dan keteladanan. seperti: Kepramukaan. Pengembangan Diri ‰ Bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan. Penilaian dilakukan secara kualitatif (deskripsi). Dilaksanakan secara terprogram.Ekstra kurikuler. kepribadian siswa. Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) . sosial. KD dan silabus. minat peserta didik. Kepemimpinan. Sosialisasi KTSP 33 ‰ ‰ Bukan Mata Pelajaran dan tidak perlu dibuatkan SK. bakat. ‰ Sosialisasi KTSP 34 115 . kemampuan.

Kompetetitif. Sosialisasi KTSP 36 116 . • Penjabaran alokasi waktu ekuivalen dengan 2 • Perlu dibuat program kerja yang sistematis dan komprehensif sebagai bagian dari program kerja sekolah dan atau program kerja OSIS. • Keg.masing pembimbing dan sekolah. dll. mencakup penilaian: Sosialisasi KTSP 35 • Kegiatan pengembangan diri difasilitasi dan atau dibimbing oleh guru kelas atau mata pelajaran. mencakup penilaian: sikap kompetitif. diserahkan kepada masing. Kerjasama. Keolahragaan. KIR. kerjasama. Sikap Sportif. konselor atau Guru BK atau tenaga kependidikan lain. percaya diri dan mampu memecahkan masalah. disiplin dan ketaatan mengikuti SPO.Contoh Penilaian Pengembangan Diri: • Keg. jam pembelajaran per minggu . dll.

dan 4 JPL praktik di luar sekolah setara dengan 1 JPL tatap muka (bagi Sekolah Menengah Kejuruan). sesuai dengan alokasi waktu yang tercantum dalam Struktur Kurikulum.4. • Sekolah dapat mengatur alokasi waktu untuk setiap Mata Pelajaran pada semester ganjil dan genap dalam satu tahun pelajaran sesuai dengan Kebutuhan. per minggu per semester dan per Tahun Pelajaran yang dilaksanakan di sekolah. minggu • Sekolah dapat menambah maksimal 4 JPL per • Alokasi waktu penugasan terstruktur dan kegiatan • Pemanfaatan alokasi waktu tersebut mandiri tidak terstruktur. tetapi jumlah Beban belajar per tahun secara keseluruhan tetap. Pengaturan Beban Belajar • Berisi tentang jumlah beban belajar per Mata Pelajaran. 37 Sosialisasi KTSP • Alokasi waktu kegiatan praktik diperhitungkan sbb: 2 Jam Pelajaran (JPL) praktik di sekolah setara dengan 1 JPL tatap muka. mempertimbangkan potensi dan kebutuhan peserta didik dalam mencapai kompetensi. 38 Sosialisasi KTSP 117 . sebanyak 0–60% untuk SMA/MA/SMALB/SMK/MAK waktu kegiatan tatap muka mata pelajaran yang bersangkutan.

Sosialisasi KTSP 39 6. dgn batas kriteria ideal minimum 75 %. Sosialisasi KTSP 40 118 . kompleksitas dan SDM. – Sekolah dapat menetapkan KKM di bawah batas kriteria ideal.5. Pembinaan terkait – Sedangkan ketentuan kelulusan akan diatur secara khusus dalam peraturan tersendiri. Ketuntasan Belajar • Berisi tentang kriteria ketuntasan minimal (KKM) per mata pelajaran yang ditetapkan oleh sekolah dengan memper-timbangkan hal-hal sbb: – Ketuntasan belajar ideal untuk setiap indikator adalah 0 – 100 %. Kenaikan Kelas dan Kelulusan • Berisi tentang kriteria dan mekanisme kenaikan kelas dan kelulusan. Program disusun mengacu pada hal-hal sebagai berikut: – Panduan kenaikan kelas yang akan disusun oleh Dit. serta strategi penanganan siswa yang tidak naik atau tidak lulus yang diberlakukan oleh sekolah. tetapi secara bertahap harus dapat mencapai kriteria ketuntasan ideal. – Sekolah harus menetapkan kriteria ketuntasan minimal (KKM) per MP dengan mempertimbangkan: kemampuan rata-rata peserta didik.

Penjurusan di SMA/MA • Berisi tentang kriteria dan mekanisme penjurusan serta strategi/kegiatan penelusuran bakat. Sosialisasi KTSP 41 8. yang disusun dengan mengacu pada panduan penjurusan yang akan disusun oleh Direktorat terkait. akademik dan atau vokasional. • Tidak masuk dalam struktur kurikulum secara khusus. dapat diperoleh dari satuan pendidikan ybs. Pendidikan Kecakapan Hidup • Bukan mata pelajaran tetapi substansinya merupakan bagian integral dari semua mata pelajaran. sosial. Sosialisasi KTSP 42 119 . – Untuk kecakapan vokasional. antara lain melalui mata pelajaran Keterampilan. minat dan prestasi yang diberlakukan oleh sekolah.7. • Dapat disajikan secara terintegrasi dan atau berupa paket/modul yang direncanakan secara khusus. • Substansi kecakapan hidup meliputi: .Kecakapan personal.

Budaya. maka sekolah dapat mengembangkan SK. Sosialisasi KTSP 44 120 . RPP dan bahan Sosialisasi KTSP 43 9. atau menjadi mapel Mulok. ajar dan penyelenggaraan pembelajaran keterampilan vokasional dapat dilakukan melalui kerjasama dengan satuan pendidikan formal/non formal lain. silabus. Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal dan Global ƒ Program pendidikan yang dikembangkan dengan memanfaatkan keunggulan lokal dan kebutuhan daya saing global. KD dan silabus keterampilan lain sesuai dengan kebutuhan sekolah. Bahasa.• Bila SK dan KD pada mata pelajaran keterampilan tidak sesuai dengan kebutuhan siswa dan sekolah. Ekologi. ƒ Dapat merupakan bagian dari semua mata pelajaran ƒ Dapat diperoleh peserta didik dari satuan pendidikan formal lain dan atau satuan pendidikan nonformal. dan lain-lain.KD. yang semuanya bermanfaat bagi pengembangan kompetensi peserta didik. TIK. dimaksud dilaksanakan secara komprehensif melalui Intra kurikuler. yang terintegrasi. ƒ Substansinya mencakup aspek: Ekonomi. • Pembelajaran mata pelajaran keterampilan • Pengembangan SK.

kebutuhan peserta didik dan masyarakat. dengan memperhatikan aturan kalender pendidikan sebagaimana tercantum dalam Standar Isi. IV Kalender Pendidikan Berisi tentang kalender pendidikan yang digunakan oleh sekolah. disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik sekolah. Sosialisasi KTSP 45 KTSP DOKUMEN II Sosialisasi KTSP 46 121 .BAB. yang disusun berdasarkan kalender pendidikan yang ditetapkan oleh Dinas Pendidikan setempat.

SMPLB dan SMALB : C. D. C1. Silabus dan RPP Mulok C.KELAS XI. E) C. XII – IPS – 13 MAPEL .D1.D. Silabus dan RPP Mata Pelajaran (Kelas IV. V dan VI : SDLB-A. XII – BAHASA – 13 MAPEL B. Silabus dan RPP Program Khusus (untuk SDLB dan SMPLB) Sosialisasi KTSP 48 122 .KELAS XI. dan G) B.B.E dan SMPLB dan SMALB : A.E.SMA/MA A. Silabus dan RPP Pembelajaran tematik (Kelas I. XII – IPA – 13 MAPEL .B. B.KELAS XI. Silabus dan RPP Keagamaan (khusus MA) Sosialisasi KTSP 47 PLB/PENDIDIKAN KHUSUS A. Silabus dan RPP Mata Pelajaran Wajib . Semua Kelas SDLB. II dan III : SDLB-A.D.KELAS X – 16 MAPEL . Silabus dan RPP Muatan Lokal dan Mapel lain (jika ada) D.

Mekanisme PENYUSUNAN KTSP Analisis • Kekuatan/ kelemahan • Peluang/ tantangan • Dokumen Standar isi. serta finalisasi. ƒ Sosialisasi KTSP 50 123 . Panduan KTSP • Pembentukan Tim • Penyusunan Draft • Revisi dan Finalisasi Naskah KTSP Diberlakukan Sosialisasi KTSP 49 ƒ Penyusunan KTSP merupakan bagian dari kegiatan perencanaan sekolah/madrasah. SKL. Tahap kegiatan penyusunan KTSP secara garis besar meliputi: penyiapan dan penyusunan draft. review dan revisi. Langkah yg lebih rinci dari masing-masing kegiatan diatur dan diselenggarakan oleh tim penyusun. Kegiatan ini dapat berbentuk rapat kerja dan atau lokakarya sekolah/madrasah dan atau kelompok sekolah/madrasah yang diselenggarakan dalam jangka waktu sebelum tahun pelajaran baru.

Selesai Sosialisasi KTSP 51 124 .

Materi 9 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL PENGEMBANGAN SILABUS Sosialisasi KTSP Pengertian Pengertian Landasan Prinsip Pengembangan Unit waktu Pengembang Silabus Komponen Silabus Mekanisme Pengembangan Silabus Langkah-langkah Pengembangan Silabus Contoh Model Sosialisasi KTSP 125 .

indikator pencapaian kompetensi untuk penilaian. materi pokok/pembelajaran. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan pasal 20 Sosialisasi KTSP 126 . dan sumber belajar. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan pasal 17 ayat (2) 2. kompetensi dasar. kegiatan pembelajaran. penilaian. alokasi waktu. Sosialisasi KTSP Landasan Pengembangan SILABUS? 1.Pengertian Silabus adalah rencana pembelajaran pada suatu dan/atau kelompok mata pelajaran/tema tertentu yang mencakup standar kompetensi.

PP NO 19 TAHUN 2005 Pasal 17 Ayat (2) Sekolah dan komite sekolah. mengembangkan kurikulum tingkat satuan pendidikan dan silabusnya berdasarkan kerangka dasar kurikulum dan standar kompetensi lulusan. dan penilaian hasil belajar Sosialisasi KTSP 127 . SMA. SMP. MA. di bawah supervisi dinas kabupaten/kota yang bertanggung jawab di bidang pendidikan untuk SD. Sosialisasi KTSP PP NO 19 TAHUN 2005 Pasal 20 Perencanaan proses pembelajaran meliputi silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran yang memuat sekurang-kurangnya tujuan pembelajaran. MTs. dan SMK. sumber belajar. atau madrasah dan komite madrasah. metode pengajaran. dan departemen yang menangani urusan pemerintahan di bidang agama untuk MI. materi ajar. dan MAK.

2. 3. Apa kompetensi yang harus dikuasai siswa? Bagaimana cara mencapainya? Bagaimana cara mengetahui pencapaiannya? Sosialisasi KTSP Prinsip Pengembangan • • • • • • • • Ilmiah Relevan Sistematis Konsisten Memadai Aktual dan Kontekstual Fleksibel Menyeluruh Sosialisasi KTSP 128 .SILABUS menjawab pertanyaan 1.

kedalaman. tingkat kesukaran dan urutan penyajian materi dalam silabus sesuai dengan tingkat perkembangan fisik. materi pokok/ pembelajaran. Sosialisasi KTSP Sistematis Komponen-komponen silabus saling berhubungan secara fungsional dalam mencapai kompetensi. indikator. Konsisten Adanya hubungan yang konsisten (ajeg. Sosialisasi KTSP 129 . sumber belajar. Relevan Cakupan. intelektual.Ilmiah Keseluruhan materi dan kegiatan yang menjadi muatan dalam silabus harus benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara keilmuan. sosial. kegiatan pembelajaran. taat asas) antara kompetensi dasar. dan spritual peserta didik. dan sistem penilaian. emosional.

kegiatan pembelajaran. afektif. sumber belajar. kegiatan pembelajaran. dan seni mutakhir dalam kehidupan nyata. Sosialisasi KTSP Fleksibel Keseluruhan komponen silabus dapat mengakomodasi keragaman peserta didik. dan sistem penilaian cukup untuk menunjang pencapaian kompetensi dasar.Memadai Cakupan indikator. teknologi. sumber belajar. Sosialisasi KTSP 130 . serta dinamika perubahan yang terjadi di sekolah dan tuntutan masyarakat. materi pokok/ pembelajaran. Aktual dan Kontekstual Cakupan indikator. dan sistem penilaian memperhatikan perkembangan ilmu. materi pokok/ pembelajaran. psikomotor). dan peristiwa yang terjadi. Menyeluruh Komponen silabus mencakup keseluruhan ranah kompetensi (kognitif. pendidik.

Sosialisasi KTSP PENGEMBANG SILABUS 1. Kelompok kerja guru (KKG/PKG/MGMP) Dibawah koordinasi dan supervisi Dinas Pendidikan Kab/Kota/Provinsi Sosialisasi KTSP 131 . 3. Silabus mata pelajaran disusun berdasarkan seluruh alokasi waktu yang disediakan untuk mata pelajaran selama penyelenggaraan pendidikan di tingkat satuan pendidikan. Implementasi pembelajaran per semester menggunakan penggalan silabus sesuai dengan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar untuk mata pelajaran dengan alokasi waktu yang tersedia pada struktur kurikulum. 2. Guru kelas/mata pelajaran. Penyusunan silabus memperhatikan alokasi waktu yang disediakan per semester. per tahun. Kelompok guru kelas/mata pelajaran. atau 2. dan alokasi waktu mata pelajaran lain yang sekelompok. atau 3.UNIT WAKTU 1. Bagi SMK/MAK menggunakan penggalan silabus berdasarkan satuan kompetensi.

Penilaian 7. Materi Pokok/Pembelajaran 4. Alokasi Waktu 8. Indikator 6. Standar Kompetensi 2.KOMPONEN SILABUS 1. Kompetensi Dasar 3. Sumber Belajar Catatan: Indikator dikembangkan berdasarkan KD Sosialisasi KTSP MEKANISME PENGEMBANGAN SILABUS Materi Pokok/ Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Analisis SI/SKL/ SK-KD KD-Indikator Alokasi Waktu Sumber Belajar Penilaian Sosialisasi KTSP 132 . Kegiatan Pembelajaran 5.

keterkaitan standar kompetensi dan kompetensi dasar antarmata pelajaran. Mengkaji dan Menentukan Kompetensi Dasar 3. tidak harus selalu sesuai dengan urutan yang ada di SI. Mengembangkan Kegiatan Pembelajaran 5. b. keterkaitan antar standar kompetensi dan kompetensi dasar dalam mata pelajaran. c.LANGKAH-LANGKAH PENGEMBANGAN SILABUS 1. Mengkaji dan Menentukan Standar Kompetensi 2. Menentukan Jenis Penilaian 7. Sosialisasi KTSP 133 . urutan berdasarkan hierarki konsep disiplin ilmu dan/atau tingkat kesulitan materi. Mengkaji Standar Kompetensi Mengkaji standar kompetensi mata pelajaran dengan memperhatikan hal-hal berikut: a. Menentukan Alokasi Waktu 8. Menentukan Sumber Belajar Sosialisasi KTSP 1. Mengidentifikasi Materi Pokok/Pembelajaran 4. Merumuskan Indikator Pencapaian Kompetensi 6.

urutan berdasarkan hierarki konsep disiplin ilmu dan/atau tingkat kesulitan materi. emosional. struktur keilmuan. relevansi dengan karakteristik daerah. relevansi dengan kebutuhan peserta didik dan tuntutan lingkungan. b. alokasi waktu . 3. intelektual. tidak harus selalu sesuai dengan urutan yang ada dalam SI. 8. potensi peserta didik. Aktualitas. 4. keterkaitan antar standar kompetensi dan kompetensi dasar dalam mata pelajaran. tingkat perkembangan fisik. 5. 7. kedalaman. c. Mengkaji Kompetensi Dasar Mengkaji kompetensi dasar mata pelajaran dengan memperhatikan hal-hal berikut: a. dan keluasan materi pembelajaran. Sosialisasi KTSP 134 .2. sosial. Sosialisasi KTSP 3. kebermanfaatan bagi peserta didik. 6. dan spritual peserta didik. Mengidentifikasi Materi Pokok/Pembelajaran Mengidentifikasi materi pokok mempertimbangkan: 1. keterkaitan standar kompetensi dan kompetensi dasar antar mata pelajaran. 2.

Sosialisasi KTSP HAL-HAL YANG HARUS DIPERHATIKAN DALAM MENGEMBANGKAN KEGIATAN PEMBELAJARAN: Memberikan bantuan guru agar dapat melaksanakan proses pembelajaran secara profesional 1. Memuat rangkaian kegiatan yang harus dilakukan peserta didik secara berurutan untuk mencapai kompetensi dasar 2. Rumusan pernyataan dalam kegiatan pembelajaran minimal mengandung dua unsur penciri yang mencerminkan pengelolaan pengalaman belajar peserta didik yaitu kegiatan siswa dan materi. Sosialisasi KTSP 135 . dan sumber belajar lainnya dalam rangka pencapaian kompetensi Pengalaman belajar dimaksud dapat terwujud melalui pendekatan pembelajaran yang bervariasi dan berpusat pada peserta didik. MENGEMBANGKAN KEGIATAN PEMBELAJARAN Kegiatan pembelajaran dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang melibatkan proses mental dan fisik melalui interaksi antar peserta didik. Penentuan urutan kegiatan pembelajaran harus sesuai dengan hierarki konsep materi pembelajaran 3. Pengalaman Belajar memuat kecakapan hidup yang perlu dikuasai peserta didik. lingkungan. peserta didik dengan guru.4.

dan keterampilan Indikator dikembangkan sesuai dengan karakteristik peserta didik. dan potensi daerah Digunakan sebagai dasar untuk menyusun alat penilaian. pengetahuan.5. satuan pendidikan. Merumuskan Indikator Pencapaian Kompetensi Indikator merupakan penanda pencapaian kompetensi dasar yang ditandai oleh perubahan perilaku yang dapat diukur yang mencakup sikap. Sosialisasi KTSP Pengembangan Indikator Setiap KD dikembangkan menjadi beberapa indikator (lebih dari dua) Indikator menggunakan kata kerja operasional yang dapat diukur dan/atau diobservasi Tingkat kata kerja dalam indikator lebih rendah atau setara dengan kata kerja dalam KD maupun SK Sosialisasi KTSP 136 .

Sosialisasi KTSP 137 . penggunaan portofolio. dan bertindak secara konsisten. Penilaian dilakukan dengan menggunakan tes dan non tes dalam bentuk tertulis maupun lisan. pengamatan kinerja. dan penilaian diri. dan menafsirkan data tentang proses dan hasil belajar peserta didik yang dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan. kesesuaian (Relevansi) dan Kontekstual Keseluruhan indikator dalam satu KD merupakan tandatanda. sehingga menjadi informasi yang bermakna dalam pengambilan keputusan. berpikir. sikap. Sosialisasi KTSP 6. menganalisis. penilaian hasil karya berupa proyek atau produk. dan lain-lain untuk pencapaian kompetensi yang merupakan kemampuan bersikap. kesinambungan (Kontinuitas). MENENTUKAN JENIS PENILAIAN Penilaian merupakan serangkaian kegiatan untuk memperoleh.Prinsip pengembangan indikator adalah sesuai dengan kepentingan (Urgensi). perilaku.

Sesuai dengan pengalaman belajar yang ditempuh dalam kegiatan pembelajaran Sosialisasi KTSP 7. tingkat kesulitan. Hasil penilaian dianalisis untuk menentukan tindak lanjut e. Untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik. Sosialisasi KTSP 138 . Menggunakan acuan kriteria c. dan tingkat kepentingan kompetensi dasar. Alokasi waktu yang dicantumkan dalam silabus merupakan perkiraan waktu rerata untuk menguasai kompetensi dasar yang dibutuhkan oleh peserta didik yang beragam. MENENTUKAN ALOKASI WAKTU Penentuan alokasi waktu pada setiap kompetensi dasar didasarkan pada jumlah minggu efektif dan alokasi waktu mata pelajaran per minggu dengan mempertimbangkan jumlah kompetensi dasar. Menggunakan sistem penilaian berkelanjutan d.HAL-HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN DALAM MENENTUKAN PENILAIAN: a. kedalaman. keluasan. yang dilakukan berdasarkan indikator b.

dan budaya. alam. objek dan/atau bahan yang digunakan untuk kegiatan pembelajaran. kegiatan pembelajaran. Sumber belajar dapat berupa media cetak dan elektronik. nara sumber. Penentuan sumber belajar didasarkan pada standar kompetensi dan kompetensi dasar serta materi pokok/pembelajaran. Sosialisasi KTSP Nama Sekolah: Mata Pelajaran: Kelas/Semester: Standar Kompetensi: Alokasi waktu: No Kompetensi Dasar Materi Pokok/Pe mbelajaran CONTOH FORMAT SILABUS Kegiatan Pembelajaran Indikator Penilaian Alokasi Waktu Sumber Belajar Sosialisasi KTSP 139 . sosial.8. dan indikator pencapaian kompetensi. MENENTUKAN SUMBER BELAJAR Sumber belajar adalah rujukan. serta lingkungan fisik.

evaluasi proses (pelaksanaan pembelajaran). Sosialisasi KTSP 140 .dan evaluasi rencana pembelajaran. dan ditindaklanjuti oleh masing-masing guru • Dikaji dan dikembangkan secara berkelanjutan dengan memperhatikan masukan hasil evaluasi hasil belajar.CONTOH FORMAT SILABUS Nama Sekolah: Mata Pelajaran: Kelas/Semester: Standar Kompetensi: Kompetensi Dasar: Materi Pokok/Pembelajaran: Kegiatan Pembelajaran: Indikator: Penilaian: Alokasi Waktu: Sumber Belajar: Sosialisasi KTSP PENGEMBANGAN SILABUS BERKELANJUTAN Silabus: • Dijabarkan ke dalam rencana pelaksanaan pembelajaran • Dilaksanakan. dievaluasi.

Selesai Sosialisasi KTSP 141 .

142 .

Materi 10 PENGEMBANGAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sosialisasi KTSP LANDASAN RPP PP NO 19 TAHUN 2005 Pasal 20 Perencanaan proses pembelajaran meliputi silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran yang memuat sekurangkurangnya tujuan pembelajaran. sumber belajar. dan penilaian hasil belajar 2 Sosialisasi KTSP 143 1 . metode pembelajaran. materi pembelajaran.

3 Sosialisasi KTSP ALUR RPP SK dan KD SILABUS RPP 4 Sosialisasi KTSP 144 2 . Lingkup Rencana Pembelajaran paling luas mencakup 1 (satu) kompetensi dasar yang terdiri atas 1 (satu) atau beberapa indikator untuk 1 (satu) kali pertemuan atau lebih.PENGERTIAN RPP Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) adalah rencana yang menggambarkan prosedur dan pengorganisasian pembelajaran untuk mencapai satu kompetensi dasar yang ditetapkan dalam Standar Isi dan telah dijabarkan dalam silabus.

Tujuan Pembelajaran II. Materi Ajar :… :… III. Langkah-langkah Pembelajaran Pertemuan pertama. Metode Pembelajaran: … IV. dst. Kegiatan Akhir: … Pertemuan kedua. Alat/Bahan/Sumber Belajar: … VI.KOMPONEN RPP (minimal) ™ Tujuan Pembelajaran ™ Materi Pembelajaran ™ Metode Pembelajaran ™ Sumber Belajar ™ Penilaian Hasil Belajar 5 Sosialisasi KTSP Format RPP Mata Pelajaran Kelas/Semester Pertemuan KeAlokasi Waktu Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator Rencana Pelaksanaan Pembelajaran :… :… :… :… :… :… :… I. Penilaian: … 6 Sosialisasi KTSP 145 3 . V. Kegiatan Inti: … C. Kegiatan Awal: … B. A.

Menentukan metode pembelajaran yang akan digunakan 7. KD. dan Indikator yang akan digunakan ( terdapat pada silabus yang telah disusun) 4. Mengidentifikasi materi ajar berdasarkan materi pokok/ pembelajaran yang terdapat dalam silabus. Mengisi kolom identitas 2. Merumuskan tujuan pembelajaran berdasarkan SK. dan akhir. dan Indikator yang telah ditentukan. Menentukan SK. pada saat-saat tertentu rumusan indikator sama dengan tujuan pembelajaran. Menentukan alokasi waktu yang dibutuhkan untuk pertemuan yang telah ditetapkan 3. inti.Langkah-langkah Menyusun RPP 1. (Lebih rinci dari KD dan Indikator. Materi ajar merupakan uraian dari materi pokok/pembelajaran 6. karena indikator sudah sangat rinci sehingga tidak dapat dijabarkan lagi. 8 Sosialisasi KTSP 146 4 . KD.) 7 Sosialisasi KTSP Langkah-langkah Menyusun RPP 5. Merumuskan langkah-langkah pembelajaran yang terdiri dari kegiatan awal.

lembar pengamatan. Menentukan alat/bahan/ sumber belajar yang digunakan 9. contoh soal. dll 9 Sosialisasi KTSP Selesai 10Sosialisasi KTSP 147 5 .Langkah-langkah Menyusun RPP 8. teknik penskoran. Menyusun kriteria penilaian.

148 .

Pengembangan Bahan Ajar 11. Pengembangan bahan Ajar.Materi SOSIALISASI dan PELATIHAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) IV. 149 .

150 .

Materi 11 Sosialisasi KTSP Pengertian Bahan Ajar • Bahan ajar merupakan informasi. Bahan yang dimaksud bisa berupa bahan tertulis maupun bahan tidak tertulis. Sosialisasi KTSP 151 . • Bahan ajar adalah segala bentuk bahan yang digunakan untuk membantu guru/ instruktur dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar di kelas. alat dan teks yang diperlukan guru/instruktur untuk perencanaan dan penelaahan implementasi pembelajaran. (National Center for Vocational Education Research Ltd/National Center for Competency Based Training).

PH • Visual: foto. gambar. brosur. Sosialisasi KTSP Bentuk Bahan Ajar • Bahan cetak seperti: hand out. CD audio. model/maket. kaset. wallchart. Internet Sosialisasi KTSP 152 . leaflet.Pengertian Bahan Ajar • Bahan ajar adalah seperangkat materi yang disusun secara sistematis baik tertulis maupun tidak sehingga tercipta lingkungan/suasana yang memungkinkan siswa untuk belajar. • Audio Visual seperti: video/film. computer Based. modul.VCD • Audio seperti: radio. buku. lembar kerja siswa. • Multi Media: CD interaktif.

Permasalahan biologi 5.... SK. KD Mempelajari ruang lingkup biologi. Indikator.. Manfaat biologi bagi manusia dan lingkungan Sosialisasi KTSP 153 . Tingkat organisasi kehidupan 4. KD.Cakupan Bahan Ajar • Judul. menemukan obyek dan ragam persoalannya dari. Persoalan Biologi 3. manfaat dan bahayanya 2. Obyek Biologi SK Siswa mampu memahami hakekat biologi Sebagai ilmu. MP. Tempat • Petunjuk belajar (Petunjuk siswa/guru) • Tujuan yang akan dicapai • Informasi pendukung • Latihan-latihan • Petunjuk kerja • Penilaian Sosialisasi KTSP Penyusunan Peta Bahan Ajar (Contoh Mapel Biologi) Materi Pembelajaran/Judul bahan Ajar 1..

Mendengarkan Memahami wacana transaksional dan interpersonal ringan dan/atau monolog lisan terutama berkenaan dengan wacana berbentuk report.. 2. Sosialisasi KTSP Kegiatan Pembelajaran 1. Adjective phrase. Materi Pembelajaran 1.1. LKS 2. Berkomunikasi lisan dan tertulis menggunakan ragam bahasa yang sesuai dengan lancar dan akurat dalam wacana interaksional dan/atau monolog terutama berkenaan dengan wacana berbentuk naratif.Lainnya BAHAN AJAR 1. …. prosedur. • Tugas-tugas yang yang diberikan kepada siswa dapat berupa teori dan atau praktik. dan news item.Mengidentifikasi kelompok kata sifat 2. Kompetensi Dasar 1. report. Indikator 1. Teks berbentuk report. langkahlangkah untuk menyelesaikan suatu tugas. • Lembar kegiatan berisi petunjuk. Mengidentifikasi adjective phrase. Modul 3.ALUR ANALISIS PENYUSUNAN BAHAN AJAR Standar Kompetensi 1. Mendiskusikan teks report yang didengar. Pengertian Lembar Kegiatan Siswa • Lembar kegiatan siswa (student work sheet) adalah lembaran-lembaran berisi tugas yang harus dikerjakan oleh siswa. 2. Sosialisasi KTSP 154 . Kaset 4. spoof/recount. dll.

• Menyusun peta kebutuhan LKS • Menentukan judul LKS • Menulis LKS • Menentukan alat penilaian Struktur LKS secara umum adalah sebagai berikut: • Judul. semester. indikator dan materi pembelajaran. mata pelajaran. Sosialisasi KTSP 155 . KD. tempat • Petunjuk belajar • Kompetensi yang akan dicapai • Indikator • Informasi pendukung • Tugas-tugas dan langkah-langkah kerja • Penilaian Sosialisasi KTSP Bahan Ajar vs. Buku teks merupakan sumber informasi yang disusun dengan struktur dan urutan berdasar bidang ilmu tertentu. Buku Teks Bahan ajar merupakan bahan atau materi pembelajaran yang disusun secara sistematis yang digunakan guru dan siswa dalam KBM. SK.Lembar Kegiatan Siswa (LKS) Langkah-langkah penulisan LKS sebagai berikut: • Melakukan analisis kurikulum.

Sosialisasi KTSP 156 . Memberi kesempatan pada siswa untuk berlatih Mengakomodasi kesulitan siswa Memberikan rangkuman Gaya penulisan komunikatif dan semi formal Kepadatan berdasar kebutuhan siswa Dikemas untuk proses instruksional Mempunyai mekanisme untuk mengumpulkan umpan balik dari siswa Menjelaskan cara mempelajari bahan ajar. dosen) Dirancang untuk dipasarkan secara luas Belum tentu menjelaskan tujuan instruksional Disusun secara linear Stuktur berdasar logika bidang ilmu Belum tentu memberikan latihan Tidak mengantisipasi kesukaran belajar siswa Belum tentu memberikan rangkuman Gaya penulisan naratif tetapi tidak komunikatif Sangat padat Tidak memilki mekanisme untuk mengumpulkan umpan balik dari pembaca.Bahan ajar : Menimbulkan minat baca Ditulis dan dirancang untuk siswa Menjelaskan tujuan instruksional Disusun berdasarkan pola belajar yang fleksibel Struktur berdasarkan kebutuhan siswa dan kompetensi akhir yang akan dicapai. Sosialisasi KTSP Buku teks : Mengasumsikan minat dari pembaca Ditulis untuk pembaca (guru.

Jenis Bahan Ajar •Lembar informasi (information sheet) •Operation sheet •Jobsheet •Worksheet •Handout •Modul Sosialisasi KTSP Sosialisasi KTSP 157 .

• kebahasaannya dibuat sederhana sesuai dengan level berfikir anak SMK atau input SMK Sosialisasi KTSP 158 . dan cara mengevaluasi yang dirancang secara sistematis dan menarik untuk mencapai kompetensi yang diharapkan sesuai dengan tingkat kompleksitasnya. batasan-batasan. Sosialisasi KTSP F MODUL G • Modul adalah bahan ajar yang disusun secara sistematis dan menarik yang mencakup isi materi. metoda. dan evaluasi yang dapat digunakan secara mandiri.Pengertian Modul Modul merupakan alat atau sarana pembelajaran yang berisi materi. metode.

tersedia contoh-contoh. • Tujuan antara dan tujuan akhir modul harus dirumuskan secara jelas dan terukur.F MODUL G • digunakan secara mandiri. Sosialisasi KTSP 159 . • memiliki karakteristik stand alone yaitu modul dikembangkan tidak tergantung pada media lain • bersahabat dengan user atau pemakai. dan sejenisnya • materinya up to date dan kontekstual. • materi dikemas dalam unit-unit kecil dan tuntas. belajar sesuai dengan kecepatan masing-masing individu secara efektif dan efesien. • terdapat rangkuman materi pembelajaran. tugas. • bahasa sederhana lugas komunikatif. ilustrasi yang jelas • tersedia soal-soal latihan. • tersedia instrument penilaian yang memungkinkan peserta diklat melakukan self assessment. Sosialisasi KTSP F MODUL G • mampu membelajarkan diri sendiri. membantu kemudahan pemakai untuk direspon atau diakses.

• terdapat informasi tentang rujukan/pengayaan/referensi yang mendukung materi Sosialisasi KTSP F MODUL G • Dipergunakan untuk ORANG LAIN • Bukan untuk PENULIS !!! Sosialisasi KTSP 160 . • terdapat umpan balik atas penilaian peserta diklat.F MODUL G • mengukur tingkat penguasaan materi diri sendiri.

Dapat digunakan secara tepat dan bervariasi.Tujuan Penulisan Modul 1. Memperjelas dan mempermudah penyajian pesan agar tidak terlalu bersifat verbal. Sosialisasi KTSP MODUL Kerangka Penulisan Modul Cetakan Pedoman Penulisan Modul Modul Kerangka pengembangan Modul Pedoman Pengembangan Modul Multimedia Interaktif Multimedia Interaktif Sosialisasi KTSP 161 . memungkinkan siswa atau peserta diklat belajar mandiri sesuai kemampuan dan minatnya. 2. Mengembangkan kemampuan peserta didik dalam berinteraksi langsung dengan lingkungan dan sumber belajar lainnya. Mengatasi keterbatasan waktu. baik siswa atau peserta diklat maupun guru/instruktur. ruang. dan daya indera. Memungkinkan siswa atau peserta diklat dapat mengukur atau mengevaluasi sendiri hasil belajarnya. seperti : Meningkatkan motivasi dan gairah belajar bagi siswa atau peserta diklat. 3.

Sosialisasi KTSP KARAKTERISTIK MODUL 1. 2. tidak tergantung pada pihak lain. Self Contained Seluruh materi pembelajaran dari satu unit kompetensi atau sub kompetensi yang dipelajari terdapat di dalam satu modul secara utuh Sosialisasi KTSP 162 . Self instructional Peserta diklat mampu membelajarkan diri sendiri.

Stand alone Modul manual/multimedia yang dikembangkan tidak tergantung pada media lain atau tidak harus digunakan bersamasama dengan media lain 4.KARAKTERISTIK MODUL 3. Konsistensi Dalam penggunaan : ¾ FONT ¾ SPASI ¾ TATA LETAK (LAYOUT) Sosialisasi KTSP 163 . Adaptif Modul hendaknya memiliki daya adaptif yang tinggi terhadap perkembangan ilmu dan teknologi Sosialisasi KTSP KARAKTERISTIK MODUL 5. User friendly Modul hendaknya juga memenuhi kaidah bersahabat/akrab dengan pemakainya 6.

Format ¾ Format kolom tunggal atau multi ¾ Format kertas vertikal atau horisontal ¾ Icon yang mudah ditangkap Sosialisasi KTSP Organisasi 9 Tampilkan peta/bagan 9 Urutan dan susunan yang sistematis 9 Tempatkan naskah. sub judul (kegiatan belajar). gambar dan ilustrasi yang menarik 9 Antar bab. dan uraian yang mudah diikuti Sosialisasi KTSP 164 .KARAKTERISTIK MODUL 7. antar unit dan antar paragraph dengan susunan dan alur yang mudah dipahami 9 Judul.

miring. gambar (ilustrasi). garis bawah atau warna. • Tugas dan latihan yang dikemas sedemikian rupa. Sosialisasi KTSP Bentuk dan Ukuran Huruf Bentuk dan ukuran huruf yang mudah dibaca Perbandingan huruf yang proporsional Hindari penggunaan huruf kapital untuk seluruh teks Sosialisasi KTSP 165 .Daya Tarik • Mengkombinasikan warna. bentuk dan ukuran huruf yang serasi • Menempatkan rangsangan-rangsangan berupa gambar atau ilustrasi. pencetakan huruf tebal.

Ruang (spasi kosong) Gunakan spasi atau ruang kosong tanpa naskah atau gambar untuk menambah kontras penampilan modul Sosialisasi KTSP KERANGKA MODUL Sosialisasi KTSP 166 .

Prasarat C. Deskripsi B. PENDAHULUAN A. Peran Guru Antara Lain D. Kompetensi F. Petunjuk Penggunaan Modul 1. Penjelasan Bagi Peserta diklat 2. Tujuan Akhir E. Cek Kemampuan Sosialisasi KTSP 167 .• • • • • • Halaman Sampul Halaman Francis Kata Pengantar Daftar Isi Peta Kedudukan Modul Glosarium Sosialisasi KTSP I.

Kegiatan Belajar 2 3. Kognitif Skill B. Rangkuman d. Kegiatan Belajar a. Tes Formatif f. Kunci Jawaban Formatif g. Batasan Waktu Yang Telah Ditetapkan F. Tugas e. Attitude Skill D. Kunci Jawaban Sosialisasi KTSP 168 . PEMBELAJARAN A. Kegiatan Belajar n Sosialisasi KTSP III. Uraian Materi c. Tujuan Kegiatan Pembelajaran b. Kegiatan Belajar 1. Rencana Belajar Peserta diklat B. EVALUASI A. Psikomotor Skill C.Produk/Benda Kerja Sesuai Kriteria Standart E. Lembar Kerja 2.II.

IV. PENUTUP DAFTAR PUSTAKA Sosialisasi KTSP Sosialisasi KTSP 169 .

Kajian KTSP Profil Kompetensi Lulusan Kompetensi SILABUS •Kompetensi Dasar •Indikator •Materi Pembelajaran •Kegiatan Pembelajaran •Acuan Penilaian Perumusan Judul-Judul Modul Pengumpulan Buku-Buku & Sumber Bahan Rambu-Rambu Pemilihan Judul Pemilihan Judul MODUL yang akan Dibuat Sosialisasi KTSP Judul Modul Buku-Buku & Sumber Bahan Identifikasi Kompetensi Dasar Aspek Materi Pembelajaran Kegiatan Pemb. Identifikasi Indikator dan Penilaian Format Penulisan MODUL Penyusunan Draft MODUL Sosialisasi KTSP 170 .

INSTRUMEN VALIDASI Draft MODUL VALIDATOR REVISI/Penyempurnaan FILE ELEKTRONIK MODUL Sosialisasi KTSP Sosialisasi KTSP 171 .

Meskipun kita tidak menghadapi musuh. frase preposisi) Contoh kalimat dengan kata kerja : Tugas itu dikerjakan oleh peserta TOT Kurikulum KTSP Bagaimanakah dengan kalimat di bawah ini ? Dalam kamar ini memerlukan empat buah kursi. (aktif-pasif). Sosialisasi KTSP Struktur kalimat ¾ Aktif ¾ Pasif Kesalahan struktur: Saya sudah katakan bahwa berbahasa Indonesia dengan baik dan benar itu tidak mudah. kata sifat. Dalam konferensi tingkat tinggi negara-negara nonblok tidak memutuskan tempat penyelenggaraan konferensi berikutnya. tetapi kita harus selalu waspada.1. Sosialisasi KTSP 172 . (kalimat majemuk dan kalimat bersusun). Syarat Kalimat Kalimat sekurang-kurangnya memiliki subyek dan predikat Jenis predikat: • Kata kerja • Bukan kata kerja (kata benda. (subyek-keterangan). kata bilangan.

kartun. gambar. Menggunaan Ilustrasi dalam Modul Ilustrasi dapat berupa: foto.Alinea/ Paragraf • Gagasan utama • Kalimat topik • Koherensi • Kata-kata transisi Sosialisasi KTSP 2. yang memiliki fungsi : •Fungsi Ilustrasi •Fungsi deskriptif •Fungsi ekspresif •Fungsi Analitis •Fungsi kuantitatif Sosialisasi KTSP 173 . grafik. tabel. dsb.

A 6 Sosialisasi KTSP 4. Pahami Diagram Pencapaian Kompetensi TINGKAT I SMP & yang sederajad TINGKAT II TINGKAT III LULUS SMK EI.013 EI.3.020 EI.018 EI.INST.A 3 EI.PROG.026 EI.014 EI.021 Sosialisasi KTSP 174 .00 1.A 5 EI.011 EI.024 EI.019 EI.PBE.004 EI.016 EI.007 EI.015 EI.023 EI.PEM.RKT.012 EI.A 1 EI.001 EI.025 EI.022 EI.003 EI.A 4 EI.005 EI.002 EI. 001.OPS.027 1 EI.00 1.0 01.006 EI. Pahami Peta Kedudukan Modul EI.001.00 1. A 2 EI.017 EI.

Tujuan Akhir Perumusan tujuan akhir berisi pernyataan pencapaian kompetensi sesuai persyaratan dunia usaha/industri (entry level).5. Rumusan tujuan tersebut harus memuat : 9 Kinerja yang diharapkan 9 Kriteria keberhasilan 9 Kondisi atau variable yang diberikan Sosialisasi KTSP Contoh Tujuan Akhir Modul Peserta diklat dapat menggambar rangkaian elektronika (kinerja) berdasarkan standar gambar teknik (kriteria) dan dapat mengimplementasikannya menjadi gambar layout pada PCB (kondisi). Sosialisasi KTSP 175 .

dan kriteria. Sosialisasi KTSP Contoh tujuan kegiatan belajar peserta diklat dapat mengimplementasikan gambar rangkaian elektronika menjadi gambar layout pada PCB. Tujuan kegiatan pembelajaran Memuat kemampuan yang harus dikuasai untuk mencapai satu indikator kompetensi pada KUK setelah mengikuti satu satuan kegiatan belajar berisikan komponen: kemampuan. Sosialisasi KTSP 176 .6. kondisi.

¾ Menyusun learning evidence indicator (indikator bukti belajar). Sosialisasi KTSP 8. HINDARI MENGGUNAKAN TES PILIHAN GANDA !!! Sosialisasi KTSP 177 .7. ¾ Tutorial dengan guru. Menyusun Tes Formatif Berisi tes tertulis sebagai bahan pertimbangan bagi peserta dan guru untuk mengetahui sejauh mana penguasaan kegiatan belajar yang telah dicapai sebagai dasar untuk melaksanakan kegiatan berikut (lembar kerja). MenyusunTugas Berisi instruksi untuk peserta diklat meliputi ¾ Tugas-tugas yang harus diketahui dan dikerjakan sesuai kriteria unjuk kerja ¾ Kegiatan observasi untuk mengenal fakta. ¾ Melakukan kajian materi pada kegiatan belajar.

Selesai Sosialisasi KTSP 178 .

Model-Model Kurikulum 12. Pengembangan Model Mata Pelajaran Muatan Lokal. Panduan Model Pengembangan Diri untuk Satuan Pendidikan Dasar & Menengah.Materi SOSIALISASI dan PELATIHAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) V. 13. 179 .

180 .

22 tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah • Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 37 ayat (1) dan pasal 38 ayat (2) • Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan Sosialisasi KTSP 2 181 .Materi 11 PENGEMBANGAN MODEL MATA PELAJARAN Sosialisasi KTSP 1 I. Latar Belakang Otonomi daerah. Landasan • UU No. PENDAHULUAN A. multikultural. sentralisasi ke desentralisasi. mulok B.

dan budayanya.I. PENDAHULUAN (Lanjutan) C. serta melestarikan dan mengembangkan nilai-nilai luhur budaya setempat dalam rangka menunjang pembangunan nasional. PENDAHULUAN (Lanjutan) Tujuan Khusus: Memberikan bekal pengetahuan. ¾ Memiliki sikap dan perilaku yang selaras dengan nilainilai/aturan-aturan yang berlaku di daerahnya. 4 Sosialisasi KTSP 182 . dan SMK/MAK dalam pengembangan Mulok yang akan dilaksanakan pada tingkat satuan pendidikan yang bersangkutan. sosial. SMA/MA/SMALB. kemampuan dan keterampilan serta pengetahuan mengenai daerahnya yang berguna bagi dirinya maupun lingkungan masyarakat pada umumnya sebagai bekal siswa. Lebih jelas lagi terutama agar peserta didik dapat: ¾ Mengenal dan menjadi lebih akrab dengan lingkungan alam. SMP/MTs/SMPLB. keterampilan dan perilaku kepada peserta didik agar mereka memiliki wawasan yang mantap tentang keadaan lingkungan dan kebutuhan masyarakat sesuai dengan nilai-nilai/aturan yang berlaku di daerahnya dan mendukung kelangsungan pembangunan daerah serta pembangunan nasional. Tujuan Tujuan Umum: Acuan bagi satuan pendidikan SD/MI/SDLB. Sosialisasi KTSP 3 I. ¾ Memiliki pengetahuan.

struktur dan muatan kurikulum tingkat satuan pendidikan.I. isi. dan silabus. PENDAHULUAN D. dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. termasuk keunggulan daerah. Pengertian (Lanjutan) ™ Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan. ™ KTSP adalah kurikulum operasional yang disusun oleh dan dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan. Substansi mata pelajaran muatan lokal dapat ditentukan oleh satuan pendidikan. KTSP minimal terdiri dari tujuan pendidikan tingkat satuan pendidikan. PENDAHULUAN (Lanjutan) ™ Muatan Lokal merupakan kegiatan kurikuler untuk mengembangkan kompetensi yang disesuaikan dengan ciri khas dan potensi daerah. kalender pendidikan. tidak terbatas pada mata pelajaran keterampilan. yang materinya tidak dapat dikelompokkan ke dalam mata pelajaran yang ada. Sosialisasi KTSP 6 183 . 5 Sosialisasi KTSP I.

dan pengetahuan tentang berbagai ciri khas lingkungan alam sekitar. Sosialisasi KTSP 8 184 . 7 Sosialisasi KTSP 2. Bila Mulok yang ada tidak layak lagi untuk diterapkan. lingkungan sosial ekonomi. keterampilan dan kerajinan daerah. Pengembangan Sesuai dengan Kondisi Sekolah Saat Ini 1. serta hal-hal yang dianggap perlu oleh daerah yang bersangkutan. dan lingkungan sosial budaya. Analisis Mulok yang ada di sekolah. PENDAHULUAN (Lanjutan) E. maka sekolah bisa menggunakan Mulok dari sekolah lain atau tetap menggunakan Mulok yang ditawarkan oleh Dinas atau mengembangkan Mulok yang lebih sesuai. Lingkup Isi/Jenis Muatan Lokal. khususnya untuk kelangsungan hidup dan peningkatan taraf kehidupan masyarakat tersebut. bahasa Inggris. Ruang Lingkup 1. Lingkup Keadaan dan Kebutuhan Daerah Keadaan daerah adalah segala sesuatu yang terdapat di daerah tertentu yang pada dasarnya berkaitan dengan lingkungan alam. dapat berupa: bahasa daerah. Apakah masih layak dan relevan Mulok diterapkan di sekolah? 2. Bila Mulok yang diterapkan di sekolah tersebut masih layak digunakan maka kegiatan berikutnya adalah merubah Mulok tersebut ke dalam SK dan KD 3. Pengembangan dan Penetapan Mata Pelajaran A. kesenian daerah. yang disesuaikan dengan arah perkembangan daerah serta potensi daerah yang bersangkutan.I. adat istiadat. Kebutuhan daerah adalah segala sesuatu yang diperlukan oleh masyarakat di suatu daerah. 2.

dapat meminta bantuan Tim Pengembang Kurikulum (TPK) di daerah setempat. atau dapat meminta bantuan kepada sekolah lain yang masih dalam satu daerah. Bila belum mampu. Bila beberapa sekolah dalam satu daerah belum mampu mengembangkan SK dan KD Mulok. atau meminta bantuan dari LPMP di propinsi. Menentukan Mata Pelajaran Mulok 5. Sosialisasi KTSP 10 185 . Pelaksanaan Sekolah yang mampu mengembangkan SK dan KD beserta silabus dan RPP-nya dapat melaksanakan Mulok. Mengembangkan SK dan KD berserta silabusnya dan RPP-nya 9 Sosialisasi KTSP 3. Mengidentifikasi keadaan dan kebutuhan daerah 2. Pengembangan dan Penetapan SK . dapat melaksanakan Mulok berdasarkan kegiatan-kegiatan yang direncanakan oleh sekolah.KD 1. Menentukan fungsi dan susunan atau komposisi Mulok 3.2. Pengembangan dan Penetapan Mata Pelajaran (Lanjutan) B. Mengidentifikasi bahan kajian Mulok 4.

. Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar diatur sedemikian rupa agar tidak memberatkan peserta didik dan tidak mengganggu penguasaan pada kurikulum nasional. Sosialisasi KTSP 12 186 .pemerintah Daerah/Bapeda. Rambu-Rambu •Bahan kajian disesuaikan dengan tingkat perkembangan peserta didik (pengetahuan dan cara berpikir.dunia usaha/industri. misalnya: . Oleh karena itu dalam pelaksanaan Mulok dihindarkan adanya pekerjaan rumah (PR).dan tokoh masyarakat. . dan sosial).4. Instansi/lembaga di luar Depdiknas.Dinas Departemen lain terkait. . LPMP. Pihak yang Terlibat dalam Pengembangan • • • • TPK. Sosialisasi KTSP 11 5. PT. emosional.

meminta bantuan dari instansi terkait atau dunia usaha/industri (lapangan kerja) atau tokoh-tokoh masyarakat. Sosialisasi KTSP 13 5. (3) dari pengalaman lama ke pengalaman baru. Selain itu bahan kajian/pelajaran hendaknya bermakna bagi peserta didik yaitu bermanfaat karena dapat membantu peserta didik dalam kehidupan sehari-hari.5. bahan pengajaran hendaknya disusun berdasarkan prinsip (1) bertitik tolak dari hal-hal konkret ke abstrak. fisik. Rambu-Rambu (Lanjutan) •Program pembelajaran hendaknya dikembangkan dengan melihat kedekatan secara fisik dan secara psikis. Untuk itu. maupun sosial. baik secara mental. Dalam kaitan dengan sumber belajar. Rambu-Rambu (Lanjutan) • Bahan kajian/pelajaran hendaknya memberikan keluwesan bagi guru dalam memilih metode mengajar dan sumber belajar seperti buku dan nara sumber. (4) dari yang mudah/sederhana ke yang lebih sukar/rumit. (2) dikembangkan dari yang diketahui ke yang belum diketahui. Dekat secara fisik. Sedangkan dekat secara psikis maksudnya bahan kajian tersebut mudah dipahami oleh kemampuan berpikir dan mencernakan informasi sesuai dengan usianya. misalnya dengan memanfaatkan tanah/kebun sekolah. guru diharapkan dapat mengembangkan sumber belajar yang sesuai dengan memanfaatkan potensi di lingkungan sekolah. Selain itu guru hendaknya dapat memilih dan menggunakan strategi yang melibatkan peserta didik aktif dalam proses belajar mengajar. Sosialisasi KTSP 14 187 . maksudnya dalam lingkungan tempat tinggal dan sekolah peserta didik.

pengukuran sikap. dan menafsirkan data tentang proses dan hasil belajar peserta didik yang dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan.5. Sosialisasi KTSP 16 188 . Namun demikian bahan kajian muatan lokal tertentu tidak harus secara terus-menerus diajarkan mulai dari kelas I s.d XII. Rambu-Rambu (Lanjutan) •Bahan kajian muatan lokal yang diajarkan harus bersifat utuh dalam arti mengacu kepada suatu tujuan pengajaran yang jelas dan memberi makna kepada peserta didik. Penilaian dilakukan dengan menggunakan tes dan non tes dalam bentuk tertulis maupun lisan. menganalisis. dua semester atau satu tahun ajaran. proyek dan/atau produk.d VI atau dari kelas VII s. penggunaan portofolio. Penilaian ¾ Penilaian pencapaian kompetensi dasar peserta didik dilakukan berdasarkan indikator. ¾ Penilaian merupakan serangkaian kegiatan untuk memperoleh.d IX. Bahan kajian muatan lokal juga dapat disusun dan diajarkan hanya dalam jangka waktu satu semester. sehingga menjadi informasi yang bermakna dalam pengambilan keputusan. •Alokasi waktu untuk bahan kajian/pelajaran muatan lokal perlu memperhatikan jumlah minggu efektif untuk mata pelajaran muatan lokal pada setiap semester Sosialisasi KTSP 15 6. dan penilaian diri. dan X s. penilaian hasil karya berupa tugas. pengamatan kinerja.

Pelaporan • Pelaporan hasil belajar mata pelajaran muatan lokal diwujudkan dalam bentuk kuantitatif Sosialisasi KTSP 17 Selesai Sosialisasi KTSP 18 189 .7.

190 .

dan guru / tenaga kependidikan yang disebut pembina. 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi yang memuat pengembangan diri dalam struktur kurikulum. Sosialisasi KTSP 191 .Materi 13 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL PANDUAN MODEL PENGEMBANGAN DIRI Untuk Satuan Pendidikan Dasar Dan Menengah Sosialisasi KTSP Landasan Pengembangan Diri UU No. pasal 3 tentang tujuan pendidikan. 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas: Pasal 1 butir 6 tentang pendidik. dibimbing oleh konselor. pasal 4 ayat (4) tentang penyelenggaraan pembelajaran. minat. pasal 12 ayat (1b) tentang pelayanan pendidikan sesuai bakat. Dasar standarisasi profesi konseling oleh Ditjen Dikti Tahun 2004 tentang arah profesi konseling di sekolah dan luar sekolah. Permendiknas No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan: Pasal 5 – 18 tentang Standar Isi satuan pendidikan dasar dan menengah. dan kemampuan PP No.

minat. pelayanan konseling menekankan peningkatan kecakapan hidup sesuai dengan kebutuhan khusus peserta didik. bakat. Kegiatan pengembangan diri merupakan upaya pembentukan watak dan kepribadian peserta didik yang dilakukan melalui kegiatan pelayanan konseling berkenaan dengan masalah pribadi dan kehidupan sosial.Pengertian Pengembangan Diri Pengembangan diri merupakan kegiatan pendidikan di luar mata pelajaran sebagai bagian integral dari kurikulum sekolah/madrasah. kegiatan pengembangan diri. serta kegiatan ekstra kurikuler. Sosialisasi KTSP Tujuan Umum kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan. kondisi dan perkembangan peserta didik. dan pengembangan karir. khususnya pelayanan konseling ditujukan guna pengembangan kreativitas dan karir Untuk satuan pendidikan khusus. Untuk satuan pendidikan kejuruan. Pengembangan diri bertujuan memberikan Sosialisasi KTSP 192 . kegiatan belajar. potensi. dengan memperhatikan kondisi sekolah/madrasah.

antri. Minat c. datang tepat waktu Sosialisasi KTSP 193 . • Keteladanan. kelompok dan atau klasikal melalui penyelenggaraan : ƒ Layanan dan kegiatan pendukung Konseling ƒ Kegiatan Ekstra Kurikuler ƒ Kegiatan pengembangan diri secara tidak terprogram dapat dilaksanakan sebagai berikut : • Rutin. pemeliharaan kebersihan dan kesehatan diri. • Spontan. Kreativitas d. senam. Bakat b. berbahasa yang baik.Tujuan Khusus Pengembangan diri bertujuan menunjang pendidikan peserta didik dalam mengembangkan : a. mengatasi silang pendapat (pertengkaran). membuang sampah pada tempatnya. Kemampuan pemecahan masalah j. Kemampuan kehidupan keagamaan f. adalah kegiatan dalam bentuk perilaku seharihari seperti : berpakaian rapi. rajin membaca. Wawasan dan perencanaan karir i. keberaturan. ibadah khusus keagamaan bersama. adalah kegiatan tidak terjadwal dalam kejadian khusus seperti : pembentukan perilaku memberi salam. Kompetensi dan kebiasaan dalam kehidupan e. Kemampuan sosial g. Kemandirian Sosialisasi KTSP Bentuk Pelaksanaan Pengembangan Diri Kegiatan pengembangan diri secara terprogram dilaksanakan dengan perencanaan khusus dalam kurun waktu tertentu untuk memenuhi kebutuhan peserta didik secara individual. Kemampuan belajar h. yaitu kegiatan yang dilakukan terjadwal. seperti : upacara bendera. memuji kebaikan dan atau keberhasilan orang lain.

dan mengembangkan potensi dan kecakapan. menilai. Pengembangan kehidupan pribadi. bakat dan minat. yaitu bidang pelayanan yang membantu peserta didik dalam memahami dan menilai serta mengembangkan kemampuan hubungan sosial yang sehat dan efektif dengan teman sebaya. berdasarkan normanorma yang berlaku. d. kemampuan belajar. baik secara perorangan maupun kelompok. Pengembangan kemampuan belajar. c. kehidupan sosial. agar mampu mandiri dan berkembang secara optimal. Pengembangan karir. Sosialisasi KTSP 194 . melalui berbagai jenis layanan dan kegiatan pendukung. dan perencanaan karir. Konseling adalah pelayanan bantuan untuk Sosialisasi KTSP Bidang Pelayanan Konseling a. serta memilih dan mengambil keputusan karir.Konseling peserta didik. Pengembangan kehidupan sosial. dan warga lingkungan sosial yang lebih luas. serta kondisi sesuai dengan karakteristik kepribadian dan kebutuhan dirinya secara realistik. b. anggota keluarga. yaitu bidang pelayanan yang membantu peserta didik dalam memahami dan menilai informasi. dalam bidang pengembangan kehidupan pribadi. yaitu bidang pelayanan yang membantu peserta didik mengembangkan kemampuan belajar dalam rangka mengikuti pendidikan sekolah/madrasah dan belajar secara mandiri. yaitu bidang pelayanan yang membantu peserta didik dalam memahami.

yaitu fungsi untuk membantu peserta didik memperoleh pembelaan atas hak dan atau kepentingannya yang kurang mendapat perhatian.Fungsi Bimbingan Konseling ¾ Fungsi Pemahaman. magang. Penempatan dan Penyaluran. Sosialisasi KTSP Jenis Layanan Konseling Orientasi. karir/jabatan. sosial. yaitu fungsi untuk membantu peserta didik memelihara dan menumbuhkembangkan berbagai potensi dan kondisi positif yang dimilikinya. yaitu layanan yang membantu peserta didik menerima dan memahami berbagai informasi diri. kelompok belajar.. yaitu fungsi untuk membantu peserta didik mengatasi masalah yang dialaminya. jurusan/program studi. untuk menyesuaikan diri serta mempermudah dan memperlancar peran peserta didik di lingkungan yang baru. Penguasaan Konten. ¾ Fungsi Pencegahan. yaitu layanan yang membantu peserta didik menguasai konten tertentu. yaitu fungsi untuk membantu peserta didik memahami diri dan lingkungannya. ¾ Fungsi Advokasi. Informasi. terutama lingkungan sekolah/madrasah dan obyek-obyek yang dipelajari. Sosialisasi KTSP 195 . ¾ Fungsi Pemeliharaan dan Pengembangan. keluarga. program latihan. belajar. terumata kompetensi dan atau kebiasaan yang berguna dalam kehidupan di sekolah. dan pendidikan lanjutan. dan masyarakat. dan kegiatan ekstra kurikuler. ¾ Fungsi Pengentasan. yaitu fungsi untuk membantu peserta didik mampu mencegah atau menghindarkan diri dari berbagai permasalahan yang dapat menghambat perkembangan dirinya. yaitu layanan yang membantu peserta didik memahami lingkungan baru. yaitu layanan yang membantu peserta didik memperoleh penempatan dan penyaluran yang tepat di dalam kelas.

kemudahan dan komitmen bagi terentaskannya masalah peserta didik. Sosialisasi KTSP Kegiatan Pendukung • • • • • • Aplikasi Instrumentasi. Sosialisasi KTSP 196 . yaitu layanan yang membantu peserta didik dalam mengentaskan masalah pribadinya. yaitu kegiatan menyediakan berbagai bahan pustaka yang dapat digunakan peserta didik dalam pengembangan pribadi. Konferensi Kasus. dan karir/jabatan. dan bersifat rahasia.Jenis Layanan (lanjutan …) • Konseling Perorangan. yaitu kegiatan menghimpun data yang relevan dengan pengembangan peserta didik. yaitu kegiatan untuk memindahkan penanganan masalah peserta didik ke pihak lain sesuai keahlian dan kewenangannya. yaitu layanan yang membantu peserta didik dan atau pihak lain dalam memperoleh wawasan. • Mediasi. Kunjungan Rumah. karir/jabatan. komprehensif. yang diselenggarakan secara berkelanjutan. Himpunan Data. yaitu layanan yang membantu peserta didik menyelesaikan permasalahan dan memperbaiki hubungan antarmereka. • Bimbingan Kelompok. dan pengambilan keputusan. yaitu kegiatan memperoleh data. • Konseling Kelompok. yaitu layanan yang membantu peserta didik dalam pengembangan pribadi. yaitu layanan yang membantu peserta didik dalam pembahasan dan pengentasan masalah pribadi melalui dinamika kelompok. Tampilan Kepustakaan. baik tes maupun non-tes. kemampuan sosial. yang bersifat terbatas dan tertutup. kemampuan hubungan sosial. serta melakukan kegiatan tertentu melalui dinamika kelompok. Alih Tangan Kasus. sistematis. • Konsultasi. kegiatan belajar. yaitu kegiatan mengumpulkan data tentang diri peserta didik dan lingkungannya. terpadu. kemudahan dan komitmen bagi terentaskannya masalah peserta didik melalui pertemuan dengan orang tua dan atau keluarganya. kegiatan belajar. yaitu kegiatan membahas permasalahan peserta didik dalam pertemuan khusus yang dihadiri oleh pihak-pihak yang dapat memberikan data. pemahaman. melalui aplikasi berbagai instrumen. dan caracara yang perlu dilaksanakan dalam menangani kondisi dan atau masalah peserta didik.

Format Kegiatan • Individual. yaitu format kegiatan konseling yang melayani kepentingan peserta didik melalui pendekatan kepada pihak-pihak yang dapat memberikan kemudahan. yaitu format kegiatan konseling yang melayani seorang atau sejumlah peserta didik melalui kegiatan di luar kelas atau lapangan. • Program Mingguan. yaitu program pelayanan konseling meliputi seluruh kegiatan selama satu tahun untuk masing-masing kelas di sekolah/madrasah. • Kelompok. yaitu program pelayanan konseling meliputi seluruh kegiatan selama satu minggu yang merupakan jabaran program bulanan. yaitu program pelayanan konseling meliputi seluruh kegiatan selama satu bulan yang merupakan jabaran program semesteran. Sosialisasi KTSP 197 . • Lapangan. Program harian merupakan jabaran dari program mingguan dalam bentuk satuan layanan (SATLAN) dan atau satuan kegiatan pendukung (SATKUNG) konseling. • Pendekatan Khusus. • Program Semesteran. yaitu format kegiatan konseling yang melayani sejumlah peserta didik dalam satu kelas. • Program Harian. yaitu program pelayanan konseling yang dilaksanakan pada hari-hari tertentu dalam satu minggu. yaitu format kegiatan konseling yang melayani peserta didik secara perorangan. Sosialisasi KTSP Jenis Program • Program Tahunan. yaitu format kegiatan konseling yang melayani sejumlah peserta didik melalui suasana dinamika kelompok. yaitu program pelayanan konseling meliputi seluruh kegiatan selama satu semester yang merupakan jabaran program tahunan. • Program Bulanan. • Klasikal.

himpunan data. sasaran pelayanan. kegiatan instrumentasi. dan volume/beban tugas konselor Sosialisasi KTSP Pelaksanaan Kegiatan Konseling Di dalam jam pembelajaran sekolah/madrasah: Kegiatan tatap muka secara klasikal dengan peserta didik untuk menyelenggarakan layanan informasi. Volume kegiatan tatap muka klasikal adalah 2 (dua) jam per kelas per minggu dan dilaksanakan secara terjadwal Kegiatan tidak tatap muka dengan peserta didik untuk menyelenggarakan layanan konsultasi. dan alih tangan kasus. format kegiatan. kegiatan konferensi kasus.Penyusunan Program Program pelayanan konseling disusun berdasarkan kebutuhan peserta didik (need assessment) yang diperoleh melalui aplikasi instrumentasi. serta layanan/kegiatan lain yang dapat dilakukan di dalam kelas. penguasaan konten. kunjungan rumah. pemanfaatan kepustakaan. jenis layanan dan kegiatan pendukung. Sosialisasi KTSP 198 . penempatan dan penyaluran. Substansi program pelayanan konseling meliputi keempat bidang.

konseling kelompok dan mediasi. Satu kali kegiatan layanan/pendukung konseling di luar kelas/di luar jam pembelajaran ekuivalen dengan 2 (dua) jam pembelajaran tatap muka dalam kelas. bimbingan kelompok.Pelaksanaan Kegiatan Konseling (lanjutan) Di luar jam pembelajaran sekolah/madrasah: Kegiatan tatap muka dengan peserta didik untuk menyelenggarakan layanan orientasi. diketahui dan dilaporkan kepada pimpinan sekolah/madrasah. Kegiatan Ekstra Kurikuler adalah kegiatan Sosialisasi KTSP 199 . bakat dan minat mereka melalui kegiatan yang secara khusus diselenggarakan oleh pendidik dan atau tenaga kependidikan yang berkemampuan dan berkewenangan di sekolah/madrasah. serta kegiatan lainnya yang dapat dilaksanakan di luar kelas. konseling perorangan. Kegiatan pelayanan konseling di luar jam pembelajaran sekolah/madrasah maksimum 50% dari seluruh kegiatan pelayanan konseling. potensi. Sosialisasi KTSP Kegiatan Ekstrakurikuler pendidikan di luar mata pelajaran dan pelayanan konseling untuk membantu pengembangan peserta didik sesuai dengan kebutuhan.

yaitu fungsi kegiatan ekstra kurikuler untuk mengembangkan suasana rileks. mengembirakan dan menyenangkan bagi peserta didik yang menunjang proses perkembangan. Sosial. Keterlibatan aktif. Sosialisasi KTSP 200 . Sosialisasi KTSP Prinsip Kegiatan Ekstra Kurikuler Individual. Persiapan karir. membangun semangat peserta didik untuk bekerja dengan baik dan berhasil. yaitu prinsip kegiatan ekstra kurikuler yang sesuai dengan potensi. menuntut keikutsertaan peserta didik secara penuh. yaitu fungsi kegiatan ekstra kurikuler untuk mengembangkan kesiapan karir peserta didik. yaitu prinsip kegiatan ekstra kurikuler yang sesuai dengan keinginan dan diikuti secara sukarela peserta didik. yaitu prinsip kegiatan ekstra kurikuler dalam suasana yang disukai dan mengembirakan peserta didik. yaitu prinsip kegiatan ekstra kurikuler yang Menyenangkan. bakat dan minat peserta didik masing-masing. yaitu prinsip kegiatan ekstra kurikuler yang dilaksanakan untuk kepentingan masyarakat. yaitu prinsip kegiatan ekstra kurikuler yang Kemanfaatan sosial. Rekreatif. Etos kerja. yaitu fungsi kegiatan ekstra kurikuler untuk mengembangkan kemampuan dan kreativitas peserta didik sesuai dengan potensi.Fungsi Kegiatan Ekstrakurikuler Pengembangan. bakat dan minat mereka. yaitu fungsi kegiatan ekstra kurikuler untuk mengembangkan kemampuan dan rasa tanggung jawab sosial peserta didik. Pilihan.

teater. Sosialisasi KTSP 201 . Palang Merah Remaja (PMR). dan pameran/bazar. seni budaya. keagamaan. keagamaan.Jenis Kegiatan Ekstrakurikuler Krida. seni dan budaya. Sosialisasi KTSP Format Kegiatan Individual. lokakarya. Latihan/lomba keberbakatan/prestasi. cinta alam. jurnaistik. Gabungan. meliputi pengembangan bakat olah raga. penelitian. Seminar. dengan substansi antara lain karir. Karya Ilmiah. yaitu format kegiatan ekstra kurikuler yang diikuti peserta didik antar kelas/ antar sekolah/madrasah. Kelompok. Klasikal. Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (PASKIBRAKA). perlindungan HAM. pendidikan. Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS). kesehatan. yaitu format kegiatan ekstra kurikuler yang diikuti oleh kelompok-kelompok peserta didik. yaitu format kegiatan ekstra kurikuler yang diikuti peserta didik secara perorangan. meliputi Kegiatan Ilmiah Remaja (KIR). yaitu format kegiatan ekstra kurikuler yang diikuti peserta didik dalam satu kelas. meliputi Kepramukaan. kegiatan penguasaan keilmuan dan kemampuan akademik.

Sosialisasi KTSP Penilaian 1. yaitu penilaian dalam waktu tertentu (satu minggu sampai dengan satu bulan) setelah satu jenis layanan dan atau kegiatan pendukung konseling diselenggarakan untuk mengetahui dampak layanan/kegiatan terhadap peserta didik. yaitu penilaian dalam waktu tertentu (satu bulan sampai dengan satu semester) setelah satu atau beberapa layanan dan kegiatan pendukung konseling diselenggarakan untuk mengetahui lebih jauh dampak layanan dan atau kegiatan pendukung konseling terhadap peserta didik. Sosialisasi KTSP 202 . substansi. Penilaian jangka panjang (LAIJAPANG). tempat dan pelaksana sebagaimana telah direncanakan. Penilaian segera (LAISEG). konselor dan tenaga kependidikan di sekolah/madrasah. Kegiatan ekstra kurikuler yang terprogram dilaksanakan sesuai dengan sasaran. spontan dan keteladanan dilaksanakan secara langsung oleh guru. c. waktu. Penilaian hasil kegiatan pelayanan konseling dilakukan melalui: a. Penilaian jangka pendek (LAIJAPEN). jenis kegiatan. yaitu penilaian pada akhir setiap jenis layanan dan kegiatan pendukung konseling untuk mengetahui perolehan peserta didik yang dilayani. b.Pelaksanaan Kegiatan Ekstrakurikuler Kegiatan ekstra kurikuler yang bersifat rutin.

Hasil kegiatan pelayanan konseling secara keseluruhan dalam satu semester untuk setiap peserta didik dilaporkan secara kualitatif. Sosialisasi KTSP 203 . Penilaian proses kegiatan pelayanan konseling dilakukan melalui analisis terhadap keterlibatan unsur-unsur sebagaimana tercantum di dalam SATLAN dan SATKUNG.Penilaian ( lanjutan ) 2. untuk mengetahui efektifitas dan efesiensi pelaksanaan kegiatan. Hasil penilaian kegiatan pelayanan konseling dicantumkan dalam LAPELPROG. 3. Sosialisasi KTSP Penilaian ( lanjutan ) Ekstrakurikuler Hasil dan proses kegiatan ekstra kurikuler dinilai secara kualitatif dan dilaporkan kepada pimpinan sekolah/madrasah dan pemangku kepentingan lainnya oleh penanggung jawab kegiatan.

PENGEMBANGAN DIRI Kamu harus jadi dirimu sendiri ! Bakat saya harus berkembang Guru & Siswa Sosialisasi KTSP Selesai Sosialisasi KTSP 204 .

Pembelajaran Efektif 14. Model-Model Pembelajaran yang Efektif.Materi SOSIALISASI dan PELATIHAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) VI. 205 .

206 .

Departemen Pendidikan Nasional Materi 14 MODEL-MODEL PEMBELAJARAN yang EFEKTIF CONTOH DAPAT DARI KASUS/GAMBAR YANG RELEVAN DENGAN KD Langkah-langkah : 1. Guru mempersiapkan gambar-gambar sesuai dengan tujuan pembelajaran 2. Guru memberi petunjuk dan memberi kesempatan pada siswa untuk memperhatikan/menganalisa gambar Sosialisasi KTSP 207 . Guru menempelkan gambar di papan atau ditayangkan melalui OHP 3.

CONTOH DAPAT DARI KASUS/GAMBAR YANG RELEVAN DENGAN KD 4.Guru menunjukkan/memperlihatkan gambar-gambar kegiatan berkaitan dengan materi 4.Menyajikan materi sebagai pengantar 3. Melalui diskusi kelompok 2-3 orang siswa.Guru menunjuk/memanggil siswa secara bergantian memasang/mengurutkan gambar-gambar menjadi urutan yang logis 5. Tiap kelompok diberi kesempatan membacakan hasil diskusinya 6. Kesimpulan Sosialisasi KTSP Langkah-langkah : 1.Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai 2.Guru menanyakan alasan/dasar pemikiran urutan gambar tersebut 6. Mulai dari komentar/hasil diskusi siswa.Dari alasan/urutan gambar tersebut guru memulai menamkan konsep/materi sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai 7.Kesimpulan/rangkuman Sosialisasi KTSP 208 . hasil diskusi dari analisa gambar tersebut dicatat pada kertas 5. guru mulai menjelaskan materi sesuai tujuan yang ingin dicapai 7.

1992) Langkah-langkah : 1. Guru dan siswa menetapkan siapa yang pertama berperan sebagai pembicara dan siapa yang berperan sebagai pendengar Sosialisasi KTSP 209 . 1985) Skrip kooperatif : metode belajar dimana siswa bekerja berpasangan dan bergantian secara lisan mengikhtisarkan. Guru membagikan wacana/materi tiap siswa untuk dibaca dan membuat ringkasan 3.(KEPALA BERNOMOR) (SPENCER KAGAN..Guru memanggil salah satu nomor siswa dengan nomor yang dipanggil melaporkan hasil kerjasama mereka 5.Tanggapan dari teman yang lain.Kelompok mendiskusikan jawaban yang benar dan memastikan tiap anggota kelompok dapat mengerjakannya/mengetahui jawabannya 4.Kesimpulan Sosialisasi KTSP (DANSEREAU CS.Guru memberikan tugas dan masing-masing kelompok mengerjakannya 3. Guru membagi siswa untuk berpasangan 2.Siswa dibagi dalam kelompok. setiap siswa dalam setiap kelompok mendapat nomor 2. bagian-bagian dari materi yang dipelajari Langkah-langkah : 1. kemudian guru menunjuk nomor yang lain 6.

setiap siswa dalam setiap kelompok mendapat nomor 2. Jika perlu. 6. Penugasan diberikan kepada setiap siswa berdasarkan nomor terhadap tugas yang berangkai Misalnya : siswa nomor satu bertugas mencatat soal. guru bisa menyuruh kerja sama antar kelompok. Siswa dibagi dalam kelompok. Serta lakukan seperti diatas. Siswa disuruh keluar dari kelompoknya dan bergabung bersama beberapa siswa bernomor sama dari kelompok lain. 3. Siswa nomor dua mengerjakan soal dan siswa nomor tiga melaporkan hasil pekerjaan dan seterusnya. Kesimpulan Siswa bersama-sama dengan Guru 7. Laporkan hasil dan tanggapan dari kelompok yang lain 5. dengan memasukkan ide-ide pokok dalam ringkasannya. Bertukar peran. Dalam kesempatan ini siswa dengan tugas yang sama bisa saling membantu atau mencocokkan hasil kerja sama mereka 4. semula sebagai pembicara ditukar menjadi pendengar dan sebaliknya. Penutup Sosialisasi KTSP (MODIFIKASI DARI NUMBER HEADS) Langkah-langkah : 1.4. Pembicara membacakan ringkasannya selengkap mungkin. Sementara pendengar : • Menyimak/mengoreksi/menunjukkan ide-ide pokok yang kurang lengkap • Membantu mengingat/menghafal ide-ide pokok dengan menghubungkan materi sebelumnya atau dengan materi lainnya 5. Kesimpulan Sosialisasi KTSP 210 .

Memberi evaluasi 6.Guru memberi evaluasi 8. STEPHEN.Tiap orang dalam tim diberi bagian materi yang ditugaskan 4.Penutup Sosialisasi KTSP 211 . jenis kelamin.Membentuk kelompok yang anggotanya = 4 orang secara heterogen (campuran menurut prestasi. 1978) Langkah-langkah : 1. Anggotanya yang sudah mengerti dapat menjelaskan pada anggota lainnya sampai semua anggota dalam kelompok itu mengerti.Guru memberi kuis/pertanyaan kepada seluruh siswa.TIM SISWA KELOMPOK PRESTASI (SLAVIN.Kesimpulan Sosialisasi KTSP (ARONSON. AND SNAPP. BLANEY.Tiap orang dalam tim diberi bagian materi yang berbeda 3.Guru memberi tugas kepada kelompok untuk dikerjakan oleh anggota-anggota kelompok.Anggota dari tim yang berbeda yang telah mempelajari bagian/sub bab yang sama bertemu dalam kelompok baru (kelompok ahli) untuk mendiskusikan sub bab mereka 5.Siswa dikelompokkan ke dalam = 4 anggota tim 2. dll) 2. Pada saat menjawab kuis tidak boleh saling membantu 5. suku.Setelah selesai diskusi sebagai tim ahli tiap anggota kembali ke kelompok asal dan bergantian mengajar teman satu tim mereka tentang sub bab yang mereka kuasai dan tiap anggota lainnya mendengarkan dengan sungguhsungguh 6. 4. 1995) Langkah-langkah : 1.Guru menyajikan pelajaran 3. SIKES.Tiap tim ahli mempresentasikan hasil diskusi 7.

hipotesis. pengumpulan data. 2. Memotivasi siswa untuk terlibat dalam aktivitas pemecahan masalah yang dipilih.Guru mendorong siswa untuk mengumpulkan informasi yang sesuai. dll. jadwal. pemecahan masalah. Guru membantu siswa untuk melakukan refleksi atau evaluasi terhadap eksperimen mereka dan proses-proses yang mereka gunakan Sosialisasi KTSP 212 . Sosialisasi KTSP (PEMBELAJARAN BERDASARKAN MASALAH) Langkah-langkah : 4. Guru membantu siswa dalam merencanakan menyiapkan karya yang sesuai seperti laporan dan membantu mereka berbagi tugas dengan temannya 5. tugas. eksperimen untuk mendapatkan penjelasan dan pemecahan masalah.) 3.(PEMBELAJARAN BERDASARKAN MASALAH) Langkah-langkah : 1.Guru menjelaskan kompetensi yang ingin dicapai dan menyebutkan sarana atau alat pendukung yang dibutuhkan.Guru membantu siswa mendefinisikan dan mengorganisasikan tugas belajar yang berhubungan dengan masalah tersebut (menetapkan topik.

Guru menyajikan materi sebagaimana biasa 3. Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai 2. Tiap kelompok (atau diacak kelompok tertentu) membaca hasil diskusinya dan guru mencatat di papan dan mengelompokkan sesuai kebutuhan guru 6.Langkah-langkah : 1. Begitu juga kelompok lainnya 5. Menugaskan salah satu siswa dari pasangan itu menceritakan materi yang baru diterima dari guru dan pasangannya mendengar sambil membuat catatan-catatan kecil. Kesimpulan/penutup Sosialisasi KTSP Sangat baik digunakan untuk pengetahuan awal siswa atau untuk menemukan alternatif jawaban Langkah-langkah : 1. Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai 2. Dari data-data di papan siswa diminta membuat kesimpulan atau guru memberi perbandingan sesuai konsep yang disediakan guru Sosialisasi KTSP 213 . Menugaskan siswa secara bergiliran/diacak menyampaikan hasil wawancaranya dengan teman pasangannya. Sampai sebagian siswa sudah menyampaikan hasil wawancaranya 6. bentuklah kelompok berpasangan dua orang 4. kemudian berganti peran. Guru mengemukakan konsep/permasalahan yang akan ditanggapi oleh siswa dan sebaiknya permasalahan yang mempunyai alternatif jawaban 3. Membentuk kelompok yang anggotanya 2-3 orang 4. Guru mengulangi/menjelaskan kembali materi yang sekiranya belum dipahami siswa 7. Tiap kelompok menginventarisasi/mencatat alternatif jawaban hasil diskusi 5. Untuk mengetahui daya serap siswa.

1985) Langkah-langkah : 1. Setiap siswa yang dapat mencocokkan kartunya sebelum batas waktu diberi poin 6.(MENCARI PASANGAN) (Lorna Curran. 1994) Langkah-langkah : 1.Guru memberi kesimpulan 7. Setiap siswa mencari pasangan yang mempunyai kartu yang cocok dengan kartunya (soal jawaban) 5.Siswa diminta untuk berfikir tentang materi/permasalahan yang disampaikan guru 3.Guru memimpin pleno kecil diskusi.Siswa diminta berpasangan dengan teman sebelahnya (kelompok 2 orang) dan mengutarakan hasil pemikiran masing-masing 4.Berawal dari kegiatan tersebut. sebaliknya satu bagian kartu soal dan bagian lainnya kartu jawaban 2. Demikian seterusnya 8.Guru menyampaikan inti materi dan kompetensi yang ingin dicapai 2. Kesimpulan/penutup Sosialisasi KTSP (FRANK LYMAN. tiap kelompok mengemukakan hasil diskusinya 5. Setiap siswa mendapat satu buah kartu 3. Guru mengarahkan pembicaraan pada pokok permasalahan dan menambah materi yang belum diungkapkan para siswa 6.Penutup Sosialisasi KTSP 214 . Tiap siswa memikirkan jawaban/soal dari kartu yang dipegang 4. Setelah satu babak kartu dikocok lagi agar tiap siswa mendapat kartu yang berbeda dari sebelumnya 7. Guru menyiapkan beberapa kartu yang berisi beberapa konsep atau topik yang cocok untuk sesi review.

Setelah selesai membaca materi. guru menulis inti/ide-ide dari setiap pembicaraan sampai mendapatkan sejumlah ide diharapkan. Dari data-data yang diungkapkan tersebut. Guru menunjuk salah satu anggota kelompok pro untuk berbicara saat itu. 8. Demikian seterusnya sampai sebagian besar siswa bisa mengemukakan pendapatnya. 5. 4. Guru menambahkan konsep/ide yang belum terungkap 6.Langkah-langkah : 1. Masing-masing siswa berada di kelompoknya sambil mengamati skenario yang sedang diperagakan 7. guru mengajak siswa membuat kesimpulan/rangkuman yang mengacu pada topik yang ingin dicapai. Penutup Sosialisasi KTSP 215 . Memanggil para siswa yang sudah ditunjuk untuk melakonkan skenario yang sudah dipersiapkan 6. Guru membagi 2 kelompok peserta debat yang satu pro dan yang lainnya kontra 2. masing-masing siswa diberikan lembar kerja untuk membahas penampilan masing-masing kelompok. Masing-masing kelompok menyampaikan hasil kesimpulannya 9. Menunjuk beberapa siswa untuk mempelajari skenario dalam waktu beberapa hari sebelum KBM 3. kemudian ditanggapi oleh kelompok kontra. Sementara siswa menyampaikan gagasannya. Evaluasi 11. Memberikan penjelasan tentang kompetensi yang ingin dicapai 5. Guru memberikan kesimpulan secara umum 10. Guru memberikan tugas untuk membaca materi yang akan didebatkan oleh kedua kelompok diatas 3. Guru membentuk kelompok siswa yang anggotanya 5 orang 4. Guru menyusun/menyiapkan skenario yang akan ditampilkan 2. Sosialisasi KTSP Langkah-langkah : 1. Setelah selesai ditampilkan.

Guru memberikan kesimpulan 6. demikian seterusnya sampai sebagian besar siswa mendapat bagian untuk menjawab setiap pertanyaan dari guru 5. juru bicara kelompok menyampaikan hasil pembahasan kelompok 6. kemudian memberikan kesempatan kepada siswa untuk membaca dan mempelajari materi. Guru menjelaskan maksud pembelajaran dan tugas kelompok 3. Masing-masing kelompok membahas materi yang sudah ada secara kooperatif yang bersifat penemuan 5. Guru memberikan penjelasan singkat sekaligus memberi kesimpulan 7. Evaluasi 7.(SHARAN. Guru memanggil ketua kelompok dan setiap kelompok mendapat tugas satu materi/tugas yang berbeda dari kelompok lain 4. setelah itu guru memberikan pertanyaan dan siswa yang memegang tongkat tersebut harus menjawabnya. siswa menutup bukunya. Guru menyiapkan sebuah tongkat 2. 3. Setelah selesai diskusi. Penutup Sosialisasi KTSP Langkah-langkah : 1. Guru membagi kelas dalam beberapa kelompok heterogen 2. 1992) Langkah-langkah : 1. 4. Penutup Sosialisasi KTSP 216 . Guru menyampaikan materi pokok yang akan dipelajari. Setelah selesai membaca materi/buku pelajaran dan mempelajarinya. Evaluasi 8. Guru mengambil tongkat dan memberikan kepada siswa.

kemudian pasangan yang baru ini saling menanyakan dan mencari kepastian jawaban mereka. Kedua pasangan tersebut bertukar pasangan. Guru memberikan tugas dan siswa mengerjakan tugas dengan pasangannya. Setiap siswa mendapat satu pasangan (guru bisa menunjuk pasangannya atau siswa memilih sendiri pasangannya). 4. untuk menuliskan satu pertanyaan apa saja yang menyangkut materi yang sudah dijelaskan oleh ketua kelompok 5. Kemudian kertas yang berisi pertanyaan tersebut dibuat seperti bola dan dilempar dari satu siswa ke siswa yang lain selama ± 15 menit 6. Evaluasi 8. 2. Penutup Sosialisasi KTSP 217 . Temuan baru yang didapat dari pertukaran pasangan kemudian dibagikan kepada pasangan semula. Sosialisasi KTSP Langkah-langkah : 1. Kemudian masing-masing siswa diberikan satu lembar kertas kerja. kemudian menjelaskan materi yang disampaikan oleh guru kepada temannya 4. Guru membentuk kelompok-kelompok dan memanggil masing-masing ketua kelompok untuk memberikan penjelasan tentang materi 3.Langkah-langkah : 1. 3. 5. Setelah selesai setiap pasangan bergabung dengan satu pasangan yang lain. Setelah siswa dapat satu bola/satu pertanyaan diberikan kesempatan kepada siswa untuk menjawab pertanyaan yang tertulis dalam kertas berbentuk bola tersebut secara bergantian 7. Masing-masing ketua kelompok kembali ke kelompoknya masing-masing. Guru menyampaikan materi yang akan disajikan 2.

3. 5. 6. atau diagonal harus berteriak horay … atau yel-yel lainnya Nilai siswa dihitung dari jawaban benar jumlah horay yang diperoleh Penutup Sosialisasi KTSP 218 . 4. Guru menerangkan semua materi yang disajikan saat itu. siswa disuruh membuat kotak 9/16/25 sesuai dengan kebutuhan dan tiap kotak diisi angka sesuai dengan selera masing-masing siswa Guru membaca soal secara acak dan siswa menulis jawaban di dalam kotak yang nomornya disebutkan guru dan langsung didiskusikan. 5. 4. Penutup Sosialisasi KTSP Langkah-langkah : 1. 7. Memberikan kesempatan siswa untuk menjelaskan kepada siswa lainnya misalnya melalui bagan/peta konsep. Guru menyimpulkan ide/pendapat dari siswa. Guru mendemonstrasikan/menyajikan materi 3. 8. Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai 2. 2. kalau benar diisi tanda benar (√) dan salan diisi tanda silang (x) Siswa yang sudah mendapat tanda √ vertikal atau horisontal. Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai Guru mendemonstrasikan/menyajikan materi Memberikan kesempatan siswa tanya jawab Untuk menguji pemahaman. 6.Siswa/peserta mempresentasikan ide/pendapat pada rekan peserta lainnya Langkah-langkah : 1.

3. 1986) (PENGAJARAN LANGSUNG) Pembelajaran langsung khusus dirancang untuk mengembangkan belajar siswa tentang pengetahuan prosedural dan pengetahuan deklaratif yang dapat diajarkan dengan pola selangkah demi selangkah Langkah-langkah : 1. Sosialisasi KTSP (ROSENSHINA & STEVENS. 4. Menyampaikan tujuan dan mempersiapkan siswa Mendemonstrasikan pengetahuan dan ketrampilan Membimbing pelatihan Mengecek pemahaman dan memberikan umpan balik Memberikan kesempatan untuk latihan lanjutan Sosialisasi KTSP 219 . Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai Guru menyajikan gambaran sekilas materi yang akan disampaikan Menyiapkan bahan atau alat yang diperlukan Menunjuk salah seorang siswa untuk mendemontrasikan sesuai skenario yang telah disiapkan. 7. 5. Guru membuat kesimpulan. Seluruh siswa memperhatikan demontrasi dan menganalisanya. 4. Tiap siswa mengemukakan hasil analisanya dan juga pengalaman siswa didemontrasikan. 2.(Khusus materi yang memerlukan peragaan atau percobaan misalnya Gussen) Langkah-langkah : 1. 2. 6. 5. 3.

Pertukaran informasi ini bisa dilakukan oleh semua pasangan dalam waktu yang bersamaan 4. Dua siswa yang berpasangan dari lingkaran kecil dan besar berbagi informasi. Kemudian siswa berada di lingkaran kecil diam di tempat. Membentuk kelompok yang anggotanya 4 orang yang secara heterogen 2. 1995) Langkah-langkah : 1. menghadap ke dalam 3. 5. Mempresentasikan/membacakan hasil kelompok 5.KOOPERATIF TERPADU MEMBACA DAN MENULIS (STEVEN & SLAVIN. dengan pasangan yang berbeda dengan singkat dan teratur” Langkah-langkah : 1. Separuh kelas berdiri membentuk lingkaran kecil dan menghadap keluar 2. Guru memberikan wacana/kliping sesuai dengan topik pembelajaran 3. Guru membuat kesimpulan bersama 6. sementara siswa yang berada di lingkaran besar bergeser satu atau dua langkah searah jarum jam. Siswa bekerja sama saling membacakan dan menemukan ide pokok dan memberi tanggapan terhadap wacana/kliping dan ditulis pada lembar kertas 4. Sekarang giliran siswa berada di lingkaran besar yang membagi informasi. Penutup Sosialisasi KTSP OLEH SPENCER KAGAN “Siswa saling membagi informasi pada saat yang bersamaan. Demikian seterusnya Sosialisasi KTSP 220 . Separuh kelas lainnya membentuk lingkaran di luar lingkaran pertama.

Seorang siswa yang lainnya diberi kartu yang berukuran 5x2 cm yang isinya tidak boleh dibaca (dilipat) kemudian ditempelkan di dahi atau diselipkan ditelinga. Sosialisasi KTSP 4. 2. 5.MEDIA : Buat kartu ukuran 10X10 cm dan isilah ciri-ciri atau kata-kata lainnya yang mengarah pada jawaban (istilah) pada kartu yang ingin ditebak. 6. Apabila jawabannya tepat (sesuai yang tertulis di kartu) maka pasangan itu boleh duduk. jawaban tepat bila sesuai dengan isi kartu yang ditempelkan di dahi atau telinga. Guru menyuruh siswa berdiri berpasangan di depan kelas 3. Bila belum tepat pada waktu yang telah ditetapkan boleh mengarahkan dengan kata-kata lain asal jangan langsung memberi jawabannya. Sementara siswa membawa kartu 10x10 cm membacakan katakata yang tertulis didalamnya sementara pasangannya menebak apa yang dimaksud dalam kartu 10x10 cm.diambil sendiri NAH … SIAPA … AKU ? JAWABNYA : PERUSAHAAN PERSEORANGAN Sosialisasi KTSP 221 . Buat kartu ukuran 5X2 cm untuk menulis kata-kata atau istilah yang mau ditebak (kartu ini nanti dilipat dan ditempel pada dahi ataudiselipkan di telinga. Langkah-langkah : 1. Seorang siswa diberi kartu yang berukuran 10x10 cm yang nanti dibacakan pada pasangannya. Guru menjelaskan kompetensi yang ingin dicapai atau materi ± 45 menit. Dan seterusnya CONTOH KARTU Perusahaan ini tanggung-jawabnya tidak terbatas Dimiliki oleh 1 orang Struktur organisasinya tidak resmi Bila untung dimiliki.

KATA KONSEP Penjajahan Penderitaan Kemiskinan Solidaritas Organisasi Koperasi Aria Wirya Atmaja Bank Penolong & tabungan Koperasi Simpan Pinjam Budi Utomo Serikat Dagang Islam Sosialisasi KTSP UU Kep/stb NO 91 Tahun 1992 Asas Demokrasi Ekonomi Rakyat Alat Distribusi Asas Pancasila UUD 1995 Pasal 23 UU No 12 Tahun 1997 UU No 25 Tahun 1992 Koperasi Konsumsi Lanjutan Tugas : a. Secara ringkas harus mencangkup paling sedikit 4 kata dari daftar diatas dan setiap kata dapat dipakai berulang-ulang b. Kerja kelompok Diskusikanlah kalimat-kalimat anda apabila kalimat anda sudah benar c. Hasil diskusi kelompok. Didiskusikan kembali untuk mendapatkan Kesimpulan Sosialisasi KTSP 222 . Buatlah sekurang-kurangnya lima kalimat menurut pendapatmu sendiri.

2. Berikan poin setiap jawaban dalam kotak Sosialisasi KTSP Lanjutan CONTOH : T R A N S A K S I Y A B A D O L A R E U A N G N A C I N A R I I L A E N I N T R I S I K G O K E R T A S B G K U R S G I R O I N O M I N A L S T Sosialisasi KTSP 223 .MEDIA : * Buat kotak sesuai keperluan * Buat soal sesuai TPK Langkah-langkah : 1. Guru membagikan lembaran kegiatan sesuai contoh 3. Guru menyampaikan materi sesuai kompetensi yang ingin dicapai. Siswa menjawab soal kemudian mengarsir huruf dalam kotak sesuai jawaban 4.

6. 9. Sosialisasi KTSP MEDIA : 1. 8. Perintah tertulis dari seseorang yang mempunyai rekening ke bank untuk membayar sejumlah uang disebut ……. Saat ini banyak di palsukan 4. Membagikan lembar kerja sesuai contoh Sosialisasi KTSP 224 . Nilai perbandingan uang dalam negara dengan mata uang asing disebut ……. Uang ……. Buat jawaban yang diacak hurufnya Langkah-langkah : 1. Kemampuan uang untuk ditukar dengan sejumlah barang atau jasa disebut nilai ……. ……. Buatlah pertanyaan yang sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai 2. Guru menyajikan materi sesuai kompetensi yang ingin dicapai 2. 7. Sebelum mengenal uang orang melakukan pertukaran dengan cara ……. Dorongan seseorang menyimpan uang untuk keperluan jual beli disebut motif ……. 2. 5. Nilai yang tertulis pada mata uang disebut nilai ……. Nilai bahan pembuatan uang disebut ……. Digunakan sebagai alat pembayaran yang sah 3.CONTOH SOAL 1.

....... KISTRINI ............. 5......................... perintah tertulis dari seseorang yang mempunyai rekening di bank untuk membayar sejumlah uang disebut .............. Nilai perbandingan uang dalam negeri dengan mata uang asing disebut ..... 4. MINALON ................................ 6.... TARREB ................ Nilai bahan pembuatan uang disebut nilai .......... 3... 8.... 7.... 2............ TRASEK .... materi sesuai dengan TPK 2........ 9... Nilai yang tertulis pada uang disebut nilai ............... SAKSITRAN ... GANU ........ digunakan sebagai alat pembayaran yang sah 3... 6... CONTOH Kartu : NAMA YANG DIBERI 1... Sebelum mengenal uang orang melakukan pertukaran dengan cara … 2......... SRUK .... dst................ LIRI .... MEDIA : 1........ 5.... Sosialisasi KTSP B 1......... dorongan seseorang menyimpan uang untuk keperluan jual beli disebut ...... KEC ... Sosialisasi KTSP 225 ....... 7.... 9.......... Kemampuan uang untuk ditukar dengan sejumlah barang atau jasa disebut nilai .... Uang ................... Kartu contoh sejumlah siswa NAMA SISWA : SUB MATERI : 3...Susunlah huruf-huruf pada kolom B sehingga merupakan kata kunci (jawaban) dari pertanyaan kolom A. 8....... Kartu ukuran ± 10x15 cm sejumlah peserta tiap kartu berisi sub materi (yang berbeda dengan kartu yang lainnya..... 2 3...... saat ini banyak dipalsukan 4.. A 1......................... 4........ ....................

Sosialisasi KTSP 226 . Siapkan kelas sebagaimana mestinya 2.Lanjutan Langkah-langkah : 1. 7. Tiap siswa harus mencatat nama pasangannya pada kartu contoh. Kesimpulan Sosialisasi KTSP Langkah-langkah : ● z z z z z z Guru menyampaikan kompentensi yang ingin dicapai. Semua siswa disuruh berdiri dan mencari pasangan untuk saling menginformasi. Strategi ini dapat dimodifikasi sesuai keadaan 8. Hasil diskusi kelompok didiskusikan kembali secara pleno yang dipandu oleh Guru. Guru menyajikan materi secukupnya. Untuk memantapkan penguasaan peserta tiap siswa diberi masingmasing satu kartu untuk dipelajari (dihapal) lebih kurang 5 menit 4. Guru Menyajikan beberapa kata kunci sesuai materi yang disajikan. Jelaskan materi sesuai kompetensi yang ingin dicapai 3. Guru membentuk kelompok yang anggotanya ± 4 orang secara heterogen. Demikian seterusnya sampai tiap peserta dapat saling memberi dan menerima materi masing-masing (take and give). Tiap kelompok disuruh membuat beberapa kalimat dengan menggunakan minimal 4 kata kunci setiap kalimat. Kesimpulan. 5. 6. Untuk mengevaluasi keberhasilan berikan berikan siswa pertanyaan yang tak sesuai dengan kartunya (kartu orang lain).

Kondisikan kelas untuk melaksanakan diskusi (cooperative learning / CL) 2. 5. Setiap bebicara satu kupon. Siswa yang telah habis kuponnya tak boleh bicara lagi. Tiap siswa diberi kupon berbicara dengan waktu ± 30 detik. Yang masih pegang kupon harus bicara sampai kuponnya habis. Guru membentuk kelompok 2 atau 3 orang secara heterogen 4. Tiap peserta membaca sampai mengerti atau hapal 8. Tiap siswa diberi sejumlah nilai sesuai waktu yang digunakan. Bila telah selesai bicara kopon yang dipegang siswa diserahkan.Media : Siapkan blangko isian berupa paragraf yang kalimatnya belum lengkap Langkah-langkah : 1. 6. jawaban yang salah diperbaiki. 3. 5. Dan seterusnya Sosialisasi KTSP 227 . untuk menghindari siswa mendominasi pembicaraan atau siswa diam sama sekali Langkah-langkah : 1. Setelah jawaban didiskusikan. 4. Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai 2. Guru Menyampaikan materi secukupnya atau siswa disuruh membacakan buku atau modul dengan waktu secukupnya 3. Siswa berdiskusi untuk melengkapi kalimat dengan kunci jawaban yang tersedia. Kesimpulan Sosialisasi KTSP Struktur yang dapat digunakan untuk mengajarkan keterampilan sosial. Siswa berdiskusi secara berkelompok 7. Guru membagikan lembar kerja berupa paragraf yang kalimatnya belum lengkap (lihat contoh).

? 1. Salah satu siswa dalam masing-masing kelompok menilai dengan memberikan pandangan dan pemikirannya mengenai tugas yang sedang mereka kerjakan 2. Demikian seterusnya giliran bicara bisa dilaksanakan arah perputaran jarum jam atau dari kiri ke kanan Sosialisasi KTSP 228 .APA YANG DILAKUKAN? z BEKERJA BERPASANGAN Guru membentuk tim berpasangan berjumlah 2 (dua) siswa. Siswa berikutnya juga ikut memberikan kontribusinya 3. Setiap pasangan mengerjakan soal yang pas sebab semua itu akan membantu melatih PELATIH MENGECEK Apabila patner benar pelatih memberi kupon BERTUKAR PERAN Seluruh patner bertukar peran dan mengurangi langkah 1 – 3 PASANGAN MENGECEK Seluruh pasangan tim kembali bersama dan membandingkan jawaban PENEGASAN GURU Guru mengarahkan jawaban /ide sesuai konsep Sosialisasi KTSP z z z z Maksudnya agar masing-masing anggota kelompok mendapat kesempatan untuk memberikan kontribusi mereka dan mendengarkan pandangan dan pemikiran anggota lainnya Caranya………….

Kemungkinan lain adalah siswa berjajar di sela-sela deretan bangku. 2. dua orang dari masing-masing menjadi tamu kedua kelompok yang lain 3. Dua siswa yang berpasangan dari kedua jajaran berbagi sinformasi. Dua orang yang tinggal dalam kelompok bertugas membagikan hasil kerja dan informasi ke tamu mereka 4. Caranya : 1.Caranya? Agar siswa saling berbagi informasi pada saat yang bersamaan dengan pasangan yang berbeda dalam waktu singkat secara teratur strategi ini cocok untuk materi yang membutuhkan pertukaran pengalaman pikiran dan informasi antar siswa 1. Tamu mohon diri dan kembali ke kelompok mereka sendiri dan melaporkan temuan mereka dari kelompok lain 5. Pergeseran bisa dilakukan terus sesuai dengan kebutuhan Sosialisasi KTSP MEMBERI KESEMPATAN KEPADA KELOMPOK UNTUK MEMBAGIKAN HASIL DAN INFORMASI DENGAN KELOMPOK LAINNYA. Cara yang kedua ini akan memudahkan pembentukan kelompok karena diperlukan waktu relatif singkat. Separuh kelas lainnya berjajar dan menghadap jajaran yang pertama 3. Kemudian satu atau dua siswa yang berdiri di ujung salah satu jajaran pindah ke ujung lainnya di jajarannya. Setelah selesai. 4. Kelompok mencocokkan dan membahas hasil kerja mereka Sosialisasi KTSP 229 . Separuh kelas atau seperempat jika jumlah siswa terlalu banyak berdiri berjajar . Jika ada cukup ruang mereka bisa berjajar di depan kelas. Siswa bekerja sama dalam kelompok yang berjumlah 4 (empat) orang 2. Dengan cara ini masing-masing siswa mendapat pasangan yang baru untuk berbagi. Jajaran ini kemudian bergeser.

Selesai Sosialisasi KTSP 230 .

Rancangan Penilaian Hasil Belajar 16. Sistem Penilaian KTSP (SMA) 231 .Materi SOSIALISASI dan PELATIHAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) VII. Penilaian hasil Belajar 15.

232 .

Materi 15 RANCANGAN PENILAIAN HASIL BELAJAR DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL PENILAIAN • • • • • • PENGERTIAN PENILAIAN PENGERTIAN PENILAIAN KELAS CIRI PENILAIAN KELAS TEKNIK PENILAIAN MANFAAT HASIL PENILAIAN PENGERTIAN KETUNTASAN BELAJAR • PELAPORAN Sosialisasi KTSP 233 .

Sosialisasi KTSP PENILAIAN KELAS Proses pengumpulan & penggunaan informasi oleh guru melalui sejumlah bukti untuk membuat keputusan ttg pencapaian hasil belajar/kompetensi siswa. DESKRIPSI VERBAL).PENGERTIAN PENILAIAN PENILAIAN ADALAH PROSES SISTEMATIS MELIPUTI PENGUMPULAN INFORMASI (ANGKA. Sosialisasi KTSP 234 . INTERPRETASI INFORMASI UNTUK MEMBUAT KEPUTUSAN. ANALISIS.

dan hasil yang baik. MENGGUNAKAN BERBAGAI CARA & ALAT PENILAIAN Sosialisasi KTSP 1. 4. BELAJAR TUNTAS OTENTIK BERKESINAMBUNGAN BERDASARKAN ACUAN KRITERIA / PATOKAN 5. maka sebagian besar dari mereka akan mencapai ketuntasan”. A Model of School Learning Sosialisasi KTSP ) 235 .CIRI PENILAIAN KELAS 1. Carrol. • “Jika peserta didik dikelompokkan berdasarkan tingkat kemampuannya untuk beberapa mata pelajaran dan diajarkan sesuai dengan karakteristik mereka. Belajar Tuntas • Belajar Tuntas (mastery learning): peserta didik tidak diperkenankan mengerjakan pekerjaan berikutnya. sebelum mampu menyelesaikan pekerjaan dengan prosedur yang benar. (John B. 2. 3.

) Sosialisasi KTSP 236 . Block. dan sikap. Penilaian Otentik • Memandang penilaian dan pembelajaran secara terpadu • Mencerminkan masalah dunia nyata bukan dunia sekolah • Menggunakan berbagai cara dan kriteria • Holistik (kompetensi utuh merefleksikan pengetahuan. Carrol) • “Peserta didik yang belajar lambat perlu waktu lebih lama untuk materi yang sama. Bloom) Sosialisasi KTSP 2.lanjutan • Guru harus mempertimbangkan antara waktu yang diperlukan berdasarkan karakteristik peserta didik dan waktu yang tersedia di bawah kontrol guru (John B. mereka dapat berhasil jika kompetensi awal mereka terdiagnosis secara benar dan mereka diajar dengan metode dan materi yang berurutan. keterampilan. mulai dari tingkat kompetensi awal mereka” (JH. B.

(tertulis. Sosialisasi KTSP • Ulangan Harian : selesai satu atau beberapa Indikator. Ulangan Tengah Semester. kemajuan. dengan penekanan pada kompetensi dasar semester genap Sosialisasi KTSP 237 . Ulangan Akhir Semester. dan Ulangan Kenaikan Kelas. • Ulangan Kenaikan Kelas : selesai semua Kompetensi Dasar pada semester ganjil dan genap. dan perbaikan hasil terus menerus dalam bentuk Ulangan Harian. observasi. atau lainnya) • Ulangan Tengah Semester : selesai beberapa Kompetensi Dasar pada semester yang bersangkutan • Ulangan Akhir Semester : selesai semua Kompetensi Dasar pada semester yang bersangkutan.3. Berkesinambungan Memantau proses. penugasan.

Menggunakan Berbagai cara & alat penilaian • Mengembangkan dan menyediakan sistem pencatatan yang bervariasi • Menggunakan penilaian yang bervariasi: Tertulis. tetapi dengan kemampuan yang dimiliki sebelumnya dan patokan yang ditetapkan Sosialisasi KTSP 5. Lisan.4. Berdasar Acuan kriteria/patokan Prestasi kemampuan peserta didik TIDAK DIBANDINGKAN dengan peserta kelompok. Unjuk Kerja. Produk. Portofolio. Pengamatan. Proyek. dan Penilaian Diri Sosialisasi KTSP 238 .

• Pemecahan masalah dalam kelompok • Partisipasi dalam diskusi • Menari • Memainkan alat musik • Olah Raga • Menggunakan peralatan laboratorium • Mengoperasikan suatu alat Sosialisasi KTSP 239 . tingkah laku.TEKNIK /CARA PENILAIAN ƒ ƒ ƒ ƒ ƒ ƒ ƒ Unjuk Kerja (Performance) Penugasan (Proyek/Project) Hasil kerja (Produk/Product) Tertulis (Paper & Pen) Portofolio (Portfolio) Sikap Diri (Self Assessment) Sosialisasi KTSP Unjuk Kerja (Performance) : pengamatan terhadapa aktivitas siswa sebagaimana terjadi (unjuk kerja. baca puisis. berdiskusi. interaksi) • Cocok untuk : • Penyajian lisan: keterampilan berbicara. berpidato.

Mengubah ekspresi wajah sesuai dengan perubahan pernyataan yang disajikan 1 2 3 4 Sosialisasi KTSP CONTOH INSTRUMEN PENILAIAN DENGAN CHECKLIST --------------------------------------------------------------------------------Petunjuk: Beri tanda centang (v) dibelakang huruf di mana kemampuan siswa teramati pada waktu berpidato. Berdiri tegak melihat pada penonton 1 2 3 4 B. dan 4 bila siswa selalu melakukan --------------------------------------------------------------------------------------------------Nama : Rinjani I.A. Berdiri tegak melihat pada penonton ----. Mata melihat kepada penonton Sosialisasi KTSP 240 .CONTOH INSTRUMEN PENILAIAN DENGAN RATING SCALE -----------------------------------------------------------------------------------------------Petunjuk : Beri Lingkaran pada angka yang sesuai untuk setiap kemampuan yang teramati pada waktu anak berpidato : 1 bila tidak pernah 2 bila jarang 3 bila kadang-kadang. Ekspresi fisik (physical expression) A. ---------------------------------------------------------------------------------Nama: Rinjani I. Ekspresi fisik (physical expression) ----. Merubah ekspresi wajah sesuai dengan perubahan pernyataan yang disajikan ----.B.C.

¾ Penyajian data Sosialisasi KTSP 241 . Tidak mengulang-ulang pernyataan ---.A. Memilih kata-kata yang tepat untuk menegaskan arti ---.C. Berbicara dengan kata-kata yang jelas ---.II.C.B.B. Ekspresi suara (vocal expression) ---.D. Berbicara cukup keras untuk didengar penonton Ekspresi verbal (verbal expression) ---. Nada suaranya berubah-ubah sesuai pernyataan yang ditekankan ---. Menggunakan kalimat yang lengkap untuk mengutarakan suatu pikiran ---. Sosialisasi KTSP Penugasan (Proyek) : Penilaian terhadap suatu tugas yang mengandung penyelidikan yang harus selesai dalam waktu tertentu Tugas: suatu investigasi dgn tahapan: ¾ Perencanaan ¾ Pengumpulan data ¾ Pengolahan data.A. Menyimpulkan pokok-pokok pikiran yang penting III.

gaya hidup) Sosialisasi KTSP 242 .PENILAIAN PROYEK Bermanfaat menilai : • Keterampilan menyelidiki secara umum • Pemahaman & Pengetahuan dalam bidang tertentu • Kemampuan mengaplikasi pengetahuan dalam suatu penyelidikan • Kemampuan menginformasikan subyek secara jelas Sosialisasi KTSP CONTOH PENILAIAN PROYEK : Ilmu Pengetahuan Sosial : SMA : XI Mata Pelajaran Jenjang Kelas / Semester Contoh Kompetensi Dasar : menganalisis bentuk-bentuk perilaku yang muncul sebagai dampak globalisasi (konsumerisme.

perjalanan. telekomunikasi) . pakaian.Membuat daftar perubahan perilaku masyarakat setempat sebagai dampak globalisasi (mis: dalam hal makanan. pilihan makanan dan minuman. komunikasi.• Indikator : . dan tradisi) . gaya hidup. pariwisata. nilai-nilai. perilaku. perilaku) Sosialisasi KTSP 243 . migrasi.Membandingkan pandangan orang tua dan anak mengenai perubahan-perubahan yang terjadi akibat pengaruh globalisasi Sosialisasi KTSP Contoh Tugas Penilaian Proyek ----------------------------------------Lakukan penelitian sederhana di lingkungan sekitar mengenai pengaruh iklan di media cetak maupun di media elektronik terhadap gaya hidup anak SMA (cara berpakaian.Mengidentifikasi bukti-bukti globalisasi di lingkungan masyarakat (mis: dalam hal periklanan.

Jika pertanyaan tidak terlaksana semua dan data tidak tercatat dengan rapi.menggunakan peralatan dengan aman . topik.menggunakan teknik menggambar . tempat penelitian. lukisan. bahasa komunikatif. PENGOLAHAN DATA Jika pembahasan data sesuai tujuan penelitian Jika pembahasan data kurang menggambarkan tujuan penelitian Jika sistimatika penulisan benar. Jika memuat tujuan. memuat saran. Jika daftar pertanyaan dapat dilaksanakan semua. responden.makanan .pakaian . daftar pertanyaan tidak lengkap PENGUMPULAN DATA Jika daftar pertanyaan dapat dilaksanakan semua dan data tercatat dengan rapi dan lengkap. plastik. daftar pertanyaan kurang lengkap. tempat penelitian.CONTOH ASPEK FORMAT PENYEKORAN TUGAS PROYEK KRITERIA DAN SKOR 3 2 1 PERSIAPAN Jika memuat tujuan.barang-barang terbuat dari kayu. namun bahasa kurang komunikatif Jika sekedar melaporkan hasil penelitian tanpa membahas data PELAPORAN TERTULIS Jika sistimatika penulisan benar. daftar pertanyaan dengan lengkap.hasil karya seni: gambar. pahatan . alasan. topik. responden. memuat saran. Jika memuat tujuan. keramik. dan logam . topik. bahasa kurang komunikatif. kurang memuat saran Sosialisasi KTSP Hasil Kerja (Produk): Penilaian terhadap kemampuan membuat produk teknologi dan seni Penilaian Hasil Akhir dan Proses: hasil akhir spt: .membakar kue dengan baik proses spt: Sosialisasi KTSP 244 . Jika penulisan kurang sistimatis. responden. alasan. tempat penelitian. tetapi data tidak tercatat dengan rapi dan lengkap. alasan.

desain produk PEMBUATAN: kmp seleksi dan gunakan: bahan.kmp: . alat. gali.Bahan untuk model tertulis dalam rancangan . teknik PENILAIAN (APPRAISAL): kmp buat produk sesuai kegunaan (fungsi) & keindahan Sosialisasi KTSP Contoh1: TUGAS PENILAIAN PRODUK ------------------------------------------------------Tugas: buatlah rancangan model benda yang menggunakan roda Ketentuan: . kembangkan gagasan .PENILAIAN PRODUK PERSIAPAN.rencanakan.Tentukan spesifikasi bahan untuk model Sosialisasi KTSP 245 .Gambar rancangan model .

spesifikasi bahan jelas C = gambar kurang proporsional. 3. ketentuan sebagai berikut (spesifikasidiberikan) : jenis kayu: ………. 2. bahan tertulis lengkap. dst.. skor c k Ada gambar rancangan model Bahan tertulis dalam model Spesifikasi bahan tertulis Unsur estetika Kriteria penskoran : B = gambar proporsional. bahan tertulis kurang lengkap. ukuran: ……………………. Sosialisasi KTSP Penskoran tugas penilaian produk contoh 1: No Kriteria b 1. spesifikasi bahan kurang jelas K = gambar tidak proporsional.Contoh2: TUGAS PENILAIAN PRODUK -------------------------------------------------------Tugas: Rancang dan buatlah mainan yang menggunakan roda. 4. spesifikasi bahan tidak jelas Sosialisasi KTSP 246 . bahan tertulis tidak lengkap.

Isian atau melengkapi .S.Jawaban singkat .Dua pilihan (B . MEMILIH JAWABAN .uraian Sosialisasi KTSP BANDINGKAN • Apa kepanjangan ASEAN? • Tahun berapa ASEAN didirikan? • Negara mana saja yang manjadi anggota ASEAN? • Apa kepanjangan PLTA? • Menurutmu masalah apa yang akan timbul jika ASEAN bubar? • Dengan cara apa ASEAN mendukung perekonomian ASIA? • Buatlah bagan PLTA! Sosialisasi KTSP 247 .Pilihan ganda .TES TERTULIS Memilih dan Mensuplai jawaban 1. MENSUPLAI JAWABAN .tidak) 2. ya .

jadwalkan pertemuan dengan ortu Sosialisasi KTSP 248 .PORTOFOLIO : Penilaian melalui koleksi karya (hasil kerja) siswa yang sistematis • • • • Pengumpulan data melalui karya siswa Pengumpulan dan penilaian yang terus menerus Refleksi perkembangan berbagai kompetensi Memperlihatkan tingkat perkembangan kemajuan belajar siswa • Bagian Integral dari Proses Pembelajaran • Untuk satu periode • Tujuan Diagnostik Sosialisasi KTSP Hal-hal yang perlu diperhatikan: • Siswa merasa memiliki portofolio sendiri • Tentukan bersama hasil kerja apa yang akan dikumpulkan • Kumpulkan dan simpan hasil kerja siswa dalam 1 map atau folder • Beri tanggal pembuatan • Tentukan kriteria untuk menilai hasil kerja siswa • Minta Siswa untuk menilai hasil kerja mereka secara berkesinambungan • Bagi yang kurang. beri kesempatan perbaiki karyanya. tentukan jangka waktunya • Bila perlu.

Membuat resensi buku 1/9 30/9 10/10 Dst. Sosialisasi KTSP 249 . Contoh Portofolio Nama Siswa : _________________ Mata Pelajaran Alokasi Waktu Kelas : X/1 : Bahasa Indonesia : 1 Semester Kriteria No SK / KD Periode Tata bahasa Kosakata Kelengkapan gagasan Sistematika penulisan Keterangan 1.karya-karya yang dapat dikumpulkan melalui penilaian portofolio • • • • • • • Puisi Karangan Gambar / Lukisan Desain Paper Sinopsis Naskah pidato / khotbah • Naskah Drama • Rumus Sosialisasi KTSP • • • • • • Doa Surat Komposisi Musik Teks Lagu Resep Makanan Laporan Observasi/ Penyelidikan / Eksperimen • Dsb. Menulis karangan deskriptif 30/7 10/8 dst. 2.

. Nama Bekerja sama 1.. Sosialisasi KTSP Contoh Format Penilaian Sikap dalam praktek IPA : No.. Ruri Berinisiatif Perilaku Penuh Perhati an Bekerja sistematis Nilai Keterangan 2.PENILAIAN SIKAP Penilaian terhadap perilaku dan keyakinan siswa terhadap obyek sikap Cara: – Observasi perilaku: kerja sama. Sosialisasi KTSP 250 . perhatian – Pertanyaan langsung: tanggapan thd tatib baru – Laporan pribadi: menulis pandangan ttg “kerusuhan antaretnis”. inisiatif.. Tono 3.

Untuk No.mengacaukan kegiatan -------.Selama diskusi saya mengusulkan ide kpd klp utk didiskusikan -------.Selama kerja kelompok. saya….d. 251 . --------.1996.mengorganisasi kelompok -------.PENILAIAN DIRI Menilai diri sendiri berkaitan dengan status.mengajukan pertanyaan --------. Apa yang kamu lakukan selama kegiatan berlangsung? ------------------------------------------------------------------------------------------Sosialisasi KTSP 1. tiap org diberi kesempatan mengusulkan sesuatu -------. SUMBER: Forster & Masters. tulislah huruf A.melamun 6. 3.mengorganisasi ide-ide saya -------. 5. 1 s. 2.Tiap orang sibuk dengan yang dilakukannya dalam kelompok saya --------. tingkat pencapaian kompetensi yang dipelajarinya. 5.C atau D di depan tiap pernyataan: A : selalu C : kadang-kadang B : sering D : tidak pernah -------. 4. proses.Ketika kami berdiskusi.mendengarkan orang lain --------. Sosialisasi KTSP CONTOH PENILAIAN DIRI PARTISIPASI DALAM DISKUSI KELOMPOK Nama : ----------------------------------------------------Nama-nama anggota kelompok : ----------------------------------------------------Kegiatan kelompok : ----------------------------------------------------Isilah pernyataan berikut dengan jujur.Semua anggota kelompok kami melakukan sesuatu selama kegiatan -------.B.

INDIKATOR DAN KRITERIA KETUNTASAN BELAJAR • MENETAPKAN TEKNIK PENILAIAN • MEMBUAT ALAT PENILAIAN & PENYEKORAN Sosialisasi KTSP CONTOH FORMAT PEMETAAN ASPEK PENILAIAN SK KD INDIKATOR KRITERIA KETUNTASAN BELAJAR PROY TEKNIK PENILAIAN PROD TES UN KERJA DLL MENDENGAR KAN BERBICARA MEMBACA MENULIS Sosialisasi KTSP 252 .ALUR PELAKSANAAN PENILAIAN • MENETAPKAN INDIKATOR • MEMETAKAN SK. KD.

CONTOH REKAP NILAI MATA PELAJARAN : KELAS/SEMESTER : N O NA MA MENDENGARKAN BERBICARA MEMBACA MENULIS KD 1 KD 2 R R T S AS KD 1 KD 2 R R T S A S KD 1 KD 2 R R T S A S KD 1 KD 2 R R TS A S 1 Ri n Tin 2 Catatan: KD= Kompetensi Dasar. AS= Nilai Akhir Semester Sosialisasi KTSP MANFAAT HASIL PENILAIAN • REMEDIAL • PENGAYAAN • PERBAIKAN PROGRAM & KEGIATAN Sosialisasi KTSP 253 . TS= Nilai Tengah Semester. RR= Nilai Rata-rata KD.

KOMPLEKSITAS INDIKATOR. SARANA • TUNTAS: SKOR ≥ KRITERIA KETUNTASAN • TUNTAS INDIKATOR → KD → SK→ MAPEL Sosialisasi KTSP 254 .KAPAN? • REMEDIAL DILAKUKAN BILA NILAI INDIKATOR KURANG DARI NILAI KRITERIA KETUNTASAN BELAJAR PENGAYAAN DILAKUKAN BILA TUNTAS LEBIH CEPAT PERBAIKAN PROGRAM & KEGIATAN BILA TIDAK EFEKTIF • • Sosialisasi KTSP KETUNTASAN BELAJAR • • • • PER INDIKATOR KRITERIA: 0% – 100% IDEAL: 75% SEKOLAH MENETAPKAN SENDIRI DGN PERTIMBANGAN: KEMAMPUAN AKADEMIS SISWA. DAYA DUKUNG : GURU.

CONTOH PENGHITUNGAN KETUNTASAN BELAJAR KOMPETENSI DASAR INDIKATOR KRITERIA KETUNTASAN NILAI PESERTA DIDIK KETUNTASAN 1 2 60% 60% 60 59 TUNTAS TAK TUNTAS TUNTAS 3 55% 75 Sosialisasi KTSP CONTOH PENGHITUNGAN NILAI KD KOMPETENSI DASAR (KD) KRITERIA KETUNTASAN BELAJAR 60% 70% 60% 70% 65% 60% INDIKATOR 1 NILAI SISWA 61 80 90 70 68 72 KETUNTASAN TUNTAS TUNTAS TUNTAS TUNTAS TUNTAS TUNTAS 1 2 3 1 2 2 3 NILAI KD 1: = 61+80+90 3 = 77 ATAU 7.7 NILAI KD 2: MODE : 70 NILAI KD :70 Sosialisasi KTSP 255 .

MENGUMPULKAN DATA. MEMBUAT RANGKUMAN.DALAM 1 KD • JML INDIKATOR YG TUNTAS LEBIH DARI 50%: LANJUT KE KD BERIKUTNYA • JML INDIKATOR BELUM TUNTAS SAMA ATAU LEBIH DARI 50%: MENGULANG KD YANG SAMA Sosialisasi KTSP PELAKSANAAN PROGRAM REMEDIAL • TATAP MUKA DENGAN GURU • BELAJAR SENDIRI → dinilai • KEGIATAN: MENJAWAB PERTANYAAN. MENGERJAKAN TUGAS. • PADA ATAU DI LUAR JAM EFEKTIF Sosialisasi KTSP 256 .

PADA ATAU DI LUAR JAM EFEKTIF. Sosialisasi KTSP PERBAIKAN PROGRAM & KEGIATAN Program Strategi Bahan Tidak efektif? Dievaluasi Direvisi Sosialisasi KTSP Diganti 257 .PROGRAM PENGAYAAN : • SISWA BERPRESTASI BAIK • MEMPERKAYA KOMPETENSI • KEGIATAN : MEMBERI MATERI TAMBAHAN. LATIHAN TAMBAHAN TUGAS INDIVIDUAL • HASIL PENILAIAN MENAMBAH NILAI MATA PELAJARAN BERSANGKUTAN • SETIAP SAAT.

• Model yang ada merupakan contoh yang dapat dimodifikasi/diadopsi oleh sekolah.PELAPORAN • Rapor adalah laporan kemajuan belajar • Berisi informasi tentang pencapaian kompetensi • Sekolah boleh menetapkan sendiri model rapor yang dikehendaki. dengan syarat komunikatif dan menggambarkan pencapaian kompetensi. Sosialisasi KTSP Selesai Sosialisasi KTSP 258 .

Menyimpulkan Sosialisasi KTSP PRINSIP PENILAIAN • Valid • Obyektif • Adil • Terbuka • Bermakna • Mendidik • Menyeluruh • Berkesinambungan 259 . Melacak kemajuan peserta didik • Checking up.Materi 16 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL SISTEM PENILAIAN KTSP ( SMA) Sosialisasi KTSP Assessment Purposes • Keeping track. • Finding out. Mengecek ketercapaian kemampuan. Mendeteksi kesalahan • Summing up.

seperti ulangan atau tugas-tugas yang harus dikerjakan oleh peserta didik. pengelolaan & pelaporan hasil ujian. Sosialisasi KTSP TUJUAN PENILAIAN • Menilai kemampuan individual melalui tagihan dan tugas tertentu • Menentukan kebutuhan pembelajaran • Membantu dan mendorong peserta didik • Membantu dan mendorong guru untuk mengajar yang lebih baik • Menentukan strategi pembelajaran • Akuntabilitas lembaga • Meningkatkan kualitas pendidikan Sosialisasi KTSP 260 .PENGERTIAN-PENGERTIAN ™ Pengukuran adalah kegiatan yang sistematik untuk menentukan angka pada objek atau gejala ™ Pengujian terdiri dari sejumlah pertanyaan yang memiliki jawaban benar atau salah ™ Penilaian adalah penafsiran hasil pengukuran dan penentuan pencapaian hasil belajar ™ Evaluasi adalah penentuan nilai suatu program dan penentuan pencapaian tujuan suatu program SISTEM PENILAIAN • Sistem Penilaian mencakup jenis ujian. bentuk soal. dan pelaksanaannya. • Jenis Ujian adalah berbagai tagihan.

disiplin. motivasi belajar. telah mencapai KD tertentu. ciri-ciri. • Menggunakan kata kerja operasional dengan tingkat berpikir menengah dan tinggi. misalnya minat. bisa dilakukan beberapa jenis ujian sesuai rancangan guru. • Materi ujian tengah semester dan akhir semester terdiri atas beberapa KD yang memiliki kesamaan karakteristik. atau respon yang harus dapat dilakukan atau ditampilkan oleh peserta didik. perbuatan. • Tiap KD dijabarkan menjadi 3 (tiga) atau lebih indikator oleh guru. • Hasil penilaian : Lulus dan Tidak Lulus INDIKATOR • Karakteristik. Sosialisasi KTSP PENYUSUNAN INDIKATOR • Dikembangkan dari KD. Sosialisasi KTSP 261 . untuk menunjukkan bahwa peserta didik ybs. hanya waktu yang diperlukan untuk mencapai kemampuan tertentu berbeda. dsb. • Kriteria ketuntasan harus ditentukan terlebih dahulu. • Dalam 1 semester. kerjasama. tanda-tanda. yang menjadi acuan/panduan/konstruk bagi guru dalam membuat indikator penilaian. dibuat dulu ciri-ciri (indikator) yang dijabarkan dari aspek yang akan diukur. yang harus diinformasikan kepada peserta didik.ACUAN PENILAIAN KRITERIA • Prinsipnya semua peserta didik memiliki kemampuan yang sama dan bisa belajar apa saja. • Untuk non-tes.

maka sebagian besar dari mereka akan mencapai ketuntasan”. Carrol. maka sebagian besar dari mereka akan mencapai ketuntasan. Carrol) Sosialisasi KTSP 262 . dan hasil yang baik. Carrol James Block and Benjamin Bloom) ƒ “Jika peserta didik dikelompokkan berdasarkan tingkat kemampuannya untuk beberapa mata pelajaran dan diajarkan sesuai dengan karakteristik mereka. (John B. sebelum mampu menyelesaikan pekerjaan dengan prosedur yang benar. A Model of School Learning) Jika peserta didik dikelompokkan berdasarkan tingkat kemampuannya untuk beberapa mata pelajaran. peserta didik tidak diperkenankan mengerjakan pekerjaan berikutnya. Sosialisasi KTSP BELAJAR TUNTAS ƒ Prinsip belajar tuntas untuk pencapaian kompetensi sangat efektif untuk meningkatkan kinerja akademik (John B. Carrol. dan diajar sesuai dengan karakteristik mereka. A Model of School Learning) ƒ Guru harus mempertimbangkan antara waktu yang diperlukan (berdasarkan karakteristik peserta didik) dan waktu yang tersedia (di bawah kontrol guru) (John B.PRINSIP-PRINSIP PENILAIAN HASIL BELAJAR BERBASIS KOMPETENSI • Belajar tuntas (mastery learning). • (John B.

mereka dapat berhasil jika kompetensi awal mereka terdiagnosis secara benar dan mereka diajar dengan metode dan materi yang berurutan. B. Block. dan tes menggunakan acuan kriteria guna menentukan apakah peserta didik telah memiliki keterampilan yang dipersyaratkan pada setiap tingkatan keberhasilan belajarnya. Lanjutan …. melainkan level minimal yang harus dimiliki dan diperlukan oleh peserta didik. Sosialisasi KTSP BELAJAR TUNTAS. • Tidak ada ukuran penentu 80%. Sosialisasi KTSP 263 . Patokan yang digunakan 80 % atau yang mendekati. yang penting bukan nilai pasti skor kelulusan. 291) : • Peserta didik harus mencapai skor 80-90% sebelum beralih pada modul/topik berikutnya. Nitko.. • Guru dapat menentukan skor/batas lulus untuk setiap target belajar. JH. Bloom: • “Peserta didik yang belajar lambat perlu waktu lebih lama untuk materi yang sama. Lanjutan….BELAJAR TUNTAS. (1996 – P. mulai dari tingkat kompetensi awal mereka” • Perhatian harus difokuskan pada pengajaran unit-unit terkecil..

PENENTUAN KETUNTASAN • Nilai Ketuntasan Ideal = 100 • Guru dan sekolah dapat menetapkan nilai Ketuntasan Minimum secara bertahap dan terencana agar memperoleh nilai ideal. • Nilai ketuntasan minimum per-mata pelajaran ditetapkan berdasarkan tingkat kesulitan dan kedalaman kompetensi dasar yang harus dicapai peserta didik (setiap mata pelajaran dapat berbeda batas min. Sosialisasi KTSP SISTEM PENILAIAN BERKELANJUTAN • Menilai semua Kompetensi Dasar • Penilaian dapat dilakukan pada satu atau lebih Kompetensi Dasar • Hasil penilaian dianalisis dan ditindaklanjuti melalui program remedial atau program pengayaan. nilai ketuntasannya). • Aspek afektif diukur melalui pengamatan dan kuesioner Sosialisasi KTSP 264 . • Peserta didik yang belum tuntas harus mengikuti program remedial. psikomotor. Akan tetapi. • Penilaian mencakup aspek kognitif. dan afektif. idealnya penentuan ketuntasan diberikan untuk setiap indikator.

• Materi penilaian dapat terdiri dari satu atau sejumlah Kompetensi Dasar.PENILAIAN BERKELANJUTAN • Penilaian dapat dilakukan beberapa kali sampai peserta didik mencapai tingkat ketuntasan yang ditetapkan. yang semuanya diakhiri dengan ujian. selama satu semester yang terkait. Sosialisasi KTSP 265 . Sosialisasi KTSP PROGRAM REMEDIAL • • • • Pemberian Tugas Pembelajaran Ulang Belajar Mandiri Belajar Kelompok dgn. • Nilai akhir semester merupakan nilai kumulatif dari keseluruhan nilai perolehan. Bimbingan Alumni atau tutor sebaya • dan lain-lain.

Aspek Kognitif (6 Tingkat Kognitif Berfikir) B. Sosialisasi KTSP ASPEK YANG DIUKUR DALAM PENILAIAN BERBASIS KOMPETENSI A. mengerjakan soal yang hasilnya dinilai dan direkam.PROGRAM PENGAYAAN Penguatan pada KD tertentu dengan memberi tugas membaca. namun tidak mempengaruhi nilai raport namun tetap diungkapkan dalam keterangan profil hasil belajar peserta didik. diskusi. Aspek Psikomotor Sosialisasi KTSP 266 . Afektif C. tutor sebaya.

Furst. Kemampuan memahami (misalnya: menyimpulkan suatu paragraf). 6. Minat. Kemampuan mempertimbangkan mana yang baik dan mana yang buruk dan memutuskan untuk mengambil tindakan tertentu. 2. Sosialisasi KTSP 267 .l. hendaknya memiliki tingkat berpikir menengah sampai tinggi. Sintesis (Synthesis). untuk mengetahui siapa peserta didik yang bisa dipercaya. jenis atau arti suatu puisi). AFEKTIF • Mencakup penilaian a. Analisis (Analysis). Untuk penyusunan soal.A. Pemahaman (Comprehension). Koordinasi dari setiap peserta didik. 5. • Dilakukan melalui pengamatan dan interaksi langsung secara terus menerus. sesuai dengan indikator yang telah disusun dalam silabus. Kemampuan Penerapan (Misalnya: menggunakan suatu informasi/ pengetahuan yang diperolehnya untuk memecahkan masalah). siapa peserta didik yang disiplin. Hill. Sosialisasi KTSP B. siapa yang berminat ke jurusan Ilmu Sosial atau Ilmu Alam dll) • Setiap informasi yang diperoleh dikumpulkan dan disimpan sebagai referensi dalam penilaian berikutnya. : Sikap. Krathwohl’ 56) 1. Aplikasi (Application). • Penilaian afektif dibagi atas penilaian afektif secara umum (budi pekerti) dan penilaian afektif per matapelajaran. 3. 4. ASPEK KOGNITIF (6 Tingkat Kognitif Berfikir) >>TAXONOMY COGNITIVE BLOOM (Bloom. Kemampuan mengingat (misalnya: nama ibu kota. Pada umumnya dilakukan secara non-ujian (misalnya. Kemampuan menggabungkan beberapa informasi menjadi suatu kesimpulan (misalnya: memformulasikan hasil penelitian di laboratorium). Kemampuan menganalisis suatu informasi yang luas menjadi bagian-bagian kecil (Misalnya: menganalisis bentuk. Englehart. rumus). Tingkah Laku. Pengetahuan (Knowledge). Kerjasama. Evaluasi (Evaluation). Emosi dan Motivasi.

kontrol dan seleksi gejala atau rangsangan dari luar – Menanggapi (responding): reaksi yang diberikan: ketepatan reaksi.C. sistem nilai dll – Mengorganisasi (organization): pengembangan norma dan nilai dalam organisasi sistem nilai – Membentuk watak (Characterization): sistem nilai yang terbentuk mempengaruhi pola kepribadian dan tingkah laku. Pendidikan Seni. Pendidikan Jasmani. Sosialisasi KTSP CAKUPAN PENILAIAN • Aspek penilaian afektif terdiri dari: – Menerima (receiving) termasuk kesadaran. • Aspek Psikomotorik terdiri dari: – Meniru (perception) – Menyusun (manipulating) – Melakukan dengan prosedur (precision) – Melakukan dengan baik dan tepat (articulation) – Melakukan tindakan secara alami (naturalization) Sosialisasi KTSP 268 . perasaan kepuasan dll – Menilai (evaluating): kesadaran menerima norma. keinginan untuk menerima stimulus. Praktik IPA dan Bahasa. ASPEK PSIKOMOTOR • Tidak semua mata pelajaran dapat dinilai aspek psikomotornya (disesuaikan dengan tuntutan kompetensi dasar yang harus dicapai oleh peserta didik) • Digunakan untuk pembelajaran yang banyak memerlukan praktik: Pendidikan Agama. respon.

makhluk sosial dan makhluk lingkungan Kesadaran akan potensi diri dan dorongan utk mengembangkannya Menggali informasi Mengolah informasi & mengambil keputusan dgn cerdas Memecahkan masalah secara arif dan kreatif Mengidentifikasi variabel & hubungan satu dgn lainnya Merumuskan hipotesis Merancang & melaksanakan penelitian Aspek Kecakapan Hidup (life skill) KECAKAPAN AKADEMIK Sosialisasi KTSP 269 .• Penilaian terhadap proses dan hasil belajar peserta didik harus mencakup aspek-aspek kecakapan hidup (life skill) Sosialisasi KTSP KESADARAN DIRI KECAKAPAN BERPIKIR & BERNALAR Kesadaran diri sebagai hamba Tuhan.

Sosialisasi KTSP 270 . • Penilaian dari hasil belajar peserta didik dapat diperoleh melalui berbagai cara atau jenis.Aspek Kecakapan Hidup (life skill) KECAKAPAN VOKASIONAL Vokasional dasar Vokasional khusus Kecakapan mendengarkan KECAKAPAN KOMUNIKASI KECAKAPAN BEKERJASAMA Kecakapan berbicara Kecakapan membaca Kecakapan menuliskan pendapat/gagasan Kecakapan sebagai teman kerja yang menyenangkan Kecakapan sebagai pimpinan yang berempati Sosialisasi KTSP PENILAIAN • Tingkat kemampuan yang dituntut dari peserta didik setelah ia mempelajari kompetensi dasar tertentu yang ditunjukkan dengan berbagai perilaku hasil belajar.

dilakukan dengan menggabungkan beberapa KD dalam satu waktu. dilakukan pada MP yang membutuhkan praktikum dengan mengamati suatu gejala dan dilaporkan. • RESPONSI atau UJIAN PRAKTIK. diberikan dalam waktuwaktu dan kebutuhan tertentu dalam berbagai bentuk (klipping. isian atau jawaban singkat yg menanyakan hal-hal prinsip. dilakukan secara periodik pada akhir pembelajaran KD tertentu. • ULANGAN TENGAH SEMESTER DAN AKHIR SEMESTER. baik pra (untuk mengetahui kesiapan) maupun pasca (untuk mengetahui pencapaian KD tertentu. Sosialisasi KTSP 271 . • ULANGAN HARIAN. • LAPORAN KERJA PRAKTIK.JENIS PENILAIAN • KUIS. mengukur pemahaman terhadap konsep. dsb. prinsip. Sosialisasi KTSP Lanjutan jenis penilaian • TUGAS INDIVIDU. • PERTANYAAN LISAN. digunakan pada MP tertentu yg membutuhkan praktikum. atau teorema.) • TUGAS KELOMPOK. paper. digunakan untuk menilai kompetensi kerja kelompok.

PENILAIAN PORTOFOLIO
• Penilaian dengan metode pengumpulan informasi atau data secara sistematik, atas hasil pekerjaan seseorang (Popham,1994). • Salah satu metode penilaian berkesinambungan yang memiliki hasil penilaian dengan akurasi yang tinggi. • Kumpulan hasil belajar / karya peserta didik (hasilhasil tes, tugas perorangan, praktikum) yang dinilai proses kemajuannya baik secara analitik, holistik atau kombinasi keduanya. • Berfungsi sebagai alat untuk mengetahui kemajuan (progress) tentang kompetensi yang telah dicapai dan mendiagnosis kesulitan belajar dll.(bagi guru, peserta didik dan orang tua).
Sosialisasi KTSP

PENILAIAN PORTOFOLIO

lanjutan …

• Sangat efektif untuk proses perbaikan dan penyempurnaan kegiatan pembelajaran dan dapat memberikan umpan balik • Dalam praktiknya guru dapat mengembangkan berbagai cara sesuai dengan kreatifitas masingmasing. • Jenis penilaian portofolio dapat diterapkan di antaranya pada kemampuan menulis (bahasa) dan melukis (seni) • Contoh: portofolio menulis, dipakai untuk mengukur kemampuan khusus menulis yang menilai proses kemajuannya dan mendiagnosis bidang-bidang yang memerlukan peningkatan.

Sosialisasi KTSP

272

PENILAIAN PORTOFOLIO lanjutan …
• Evaluasi produk portofolio berdasarkan penskoran holistik, analitik atau kombinasi keduanya. • Penskoran holistik berdasarkan keseluruhan impresi dari produk bukan hanya sekedar pertimbangan unsur-unsur individu. Keputusan global dibuat dengan menggunakan skor numerik untuk setiap produk. • Penskoran analitik memerlukan keputusan untuk setiap ka-rakteristik yang berbeda dari suatu produk. Sebagai contoh: penilaian kemampuan menulis seperti organisasi, vocabulary, gaya, ideide, dan mekanik dinilai terpisah.

Sosialisasi KTSP

PENYIAPAN PERANGKAT PENILAIAN
• Sebelum masa semester 1, guru/kelompok MGMP sekolah menyusun silabus dan sistem penilaian untuk kurun waktu 1 semester atau 2 semester (1 thn). • Setiap indikator pada masing-masing KD, minimal dibuatkan 3 (tiga) bentuk/jenis soal. >>> 1 soal ujian harian, 1 ujian susulan, dan 1 soal remedial. • Ditentukan jadwal ujian harian, tengah semester, akhir semester dan remedial, minimal untuk 1 semester. • Pada awal semester, guru menjelaskan SK dan KD yang harus dicapai oleh peserta didik, berikut sistem penilaian yang akan diterapkan.

Sosialisasi KTSP

273

Lanjutan penyiapan perangkat penilaian

• Pelaksanaan ujian dilakukan dengan penjadwalan yang matang untuk menghindari beban ujian yang berlebihan pada hari yang sama. >>> Perlu koordinasi antar guru matapelajaran, jadwal ujian diinformasikan kepada orangtua dan peserta didik. • Setiap hasil ujian ditelaah oleh guru melalui MGMP, dan direkam secara berkelanjutan untuk mengetahui tingkat pencapaian SK/KD. • Hasil setiap ujian dilaporkan secara komprehensif kepada orangtua, baik KD yang telah maupun yang belum dicapai.
Sosialisasi KTSP

PENYIAPAN BAHAN PENILAIAN
Penilaian Proses: a. Tes - Tes Tertulis (kognitif) - Tes Lisan (kognitif, psikomotor dan affektif : wawancara, kuis - Tes Perbuatan (Psikomotor, kognitif): Demonstrasi, Eksperimen b. Non Tes Penilaian Produk: - Laporan - Hasil Karya Individu Kelompok

Jenis Penilaian

Sosialisasi KTSP

274

BENTUK PENILAIAN
Tes Tertulis - Obyektif : Pilihan ganda, Menjodohkan, Benar Salah - Non Obyektif : Kuis/Jawaban Singkat, uraian Tes Lisan - Pedoman Wawancara Tes Perbuatan - Daftar Cek, Lembar Pengamatan Non Tes - Angket, Kuesioner, Check-list, Inventori, Skala Sikap, dan pengamatan. Produk - Daftar Cek/Pedoman Penskoran
Sosialisasi KTSP

CONTOH PENILAIAN BERKELANJUTAN
SK : 1. Berkreasi seni rupa

NO

KD

MP

UJI 1 UJI 2 UJI 3
(Remedial) (Remedial)

NA
(Batas Ketuntasan ditetapkan guru)

1.1

Menggam Pengt, bar obyek Unsur, Teknik Benda Latihan Gambar

5

6

7

7

1.2.

Menggam bar Alam

Pengt, Unsur, Teknik Latihan Gambar

7

7

Sosialisasi KTSP

275

Selesai

Sosialisasi KTSP

276

Materi SOSIALISASI dan PELATIHAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP)

VIII. Pengembangan Bahan Ujian
17. Pengembangan bahan Ujian & Analisis hasil Ujian.

277

278

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

Materi 17

PENGEMBANGAN BAHAN UJIAN DAN ANALISIS HASIL UJIAN

Sosialisasi KTSP

SKL
TOPIK
Sosialisasi KTSP

KISI-KISI TEKNIK PENYUSUNAN SOAL ANALISIS

279

APAKAH SAYA LULUS?

Sosialisasi KTSP

STANDAR KOMPETENSI LULUSAN (SKL)
Adalah kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap pengetahuan dan keterampilan

Berdasarkan PP No.19/2005 ƒ Sebagai pedoman penilaian dalam penentuan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan ƒ Meliputi kompetensi seluruh mata pelajaran ƒ Dikembangkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP)
Sosialisasi KTSP

280

Hubungan antara SKL,MATERI DAN PENILAIAN
SKL Menggambarkan kompetensi yang ingin dicapai.

KOMPETENSI

Materi pembelajaran untuk mencapai kompetensi
Sosialisasi KTSP

Bentuk soal harus sesuai dengan kompetensi yang dituntut pada SKL

SEPERTI APA SOAL YANG BAIK ?

Sosialisasi KTSP

281

LANGKAH-LANGKAH PENYUSUNAN TES
1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9.

Penentuan tujuan tes, Penyusunan KISI-KISI tes, PENULISAN SOAL, PENELAAHAN SOAL (validasi soal), Perakitan soal menjadi perangkat tes, Uji coba soal termasuk ANALISIS-nya, Bank Soal Penyajian tes kepada siswa Skoring (pemeriksaan jawaban siswa)

Sosialisasi KTSP

PENGEMBANGAN KISI-KISI
Fungsi
Pedm. penulisan soal z Pedm. perakitan soal
z

Syarat kisi-kisi
Mewakili isi kurikulum z Singkat dan jelas z Soal dapat disusun sesuai dengan bentuk soal.
z

Komponen Kisi2: •Identitas •SK/KD/IP •Materi Pembel. •Indikator Soal •Bentuk Tes •Nomor Soal

Sosialisasi KTSP

282

.......... Urut (1) Kompetensi Dasar/ Indikator Bahan Kelas/ smt.... Bentuk Tes Materi (4) Indikator Soal (5) (6) No.......... 2.... Jumlah soal : ...................... Soal (7) (2) (3) Sosialisasi KTSP KARTU SOAL BENTUK PG Jenis Sekolah Mata Pelajaran Bahan Kelas/smt Bentuk Tes : ------------: ------------: ------------: Tertulis (PG...... ....... ------------Tahun ajaran : --------------: KOMPETENSI DASAR BUKU SUMBER: RUMUSAN BUTIR SOAL MATERI INDIKATOR SOAL No .......... No.......FORMAT KISI-KISI PENULISAN SOAL Jenis Sekolah : ... Mata Pelajaran : ........... Alokasi Waktu : .................... dll.... Digunaka n untuk Tang gal Jumlah Siswa Tingkat Kesukaran Daya Proporsi Jawaban pada Pilihan KETERANGAN SOAL Pembeda A B C D OMIT Keterangan Sosialisasi KTSP 283 .) NO.. SOAL KUNCI Penyusun 1.............................. -----------2. Penulis 1.. ................... Kurikulum : ........

Kunci/Kriteria jawaban/Aspek yang dinilai Skor Skor maksimum= Sosialisasi KTSP …… 284 . penugasan.KARTU SOAL URAIAN/PRAKTIK Jenis Sekolah Mata Pelajaran Bahan Kelas/smt Bentuk Tes : ------------: ------------: ------------: Tertulis (Uraian)/Praktik (Kinerja. -----------2. hasil karya) NO. SOAL Penyusun 1. ------------Tahun ajaran : --------------: KOMPETENSI DASAR BUKU SUMBER: RUMUSAN BUTIR SOAL MATERI INDIKATOR SOAL No Diguna kan untuk KETERANGAN SOAL Proporsi jawaban pada aspek Tangg al Jumlah siswa Tingkat kesukar an Daya pembeda 1 A 2 3 1 B 2 3 1 C 2 3 1 D 2 3 Ketera ng an Sosialisasi KTSP PEDOMAN PENSKORAN No.

mutlak harus dikuasai oleh siswa. Sosialisasi KTSP Indikator Soal Indikator soal sebagai pertanda atau indikasi pencapaian kompetensi | Indikator menggunakan kata kerja operasional yang dapat diukur | Indikator mengacu pada materi pembelajaran sesuai kompetensi | 285 . 2. Kontinuitas: KD/indikator/materi lanjutan yang merupakan pendalaman materi sebelumnya. 4. 3. Urgensi: KD/indikator/materi yang secara teoritis.KRITERIA KOMPETENSI / MATERI PENTING 1. Relevansi: yang diperlukan untuk mempelajari dalam bidang studi lain. Keterpakaian: memiliki nilai terapan tinggi dalam kehidupan sehari-hari.

TEKNIK PERUMUSAN INDIKATOR 1.MENGUKUR KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH Sosialisasi KTSP 286 . BILA SOAL TIDAK TERDAPAT STIMULUS Rumusan indikatornya: Siswa dapat membedakan ….DIBERIKAN DASAR PERTANYAAN (STIMULUS) 2. siswa dapat menjelaskan …. Sosialisasi KTSP MENUNTUT PENALARAN TINGGI SETIAP SOAL: 1. 2.MENGUKUR KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS 3. BILA SOAL TERDAPAT STIMULUS Rumusan indikatornya: Disajikan ….

.... Sosialisasi KTSP 6....... Menciptakan -Tuliskan beberapa cara sesuai dengan ide Anda tentang .. 8. -Tuliskan sebuah laporan . -Lengkapilah cerita ...... Mengelompokkan -Kelompokkan hal berikut berdasarkan ... -Tulislah sebuah pernyataan yang dapat menjelaskan peristiwa berikut .MENGUKUR KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS 1. Menyimpulkan -Susunlah beberapa kesimpulan yang bersasal dari data ...... Analisis -Manakah penulisan yang salah pada paragraf . Evaluasi -Apakah kelebihan dan kelemahan ... dan . -Apa reaksi A terhadap ... 11. -Bandingkan dua cara berikut tentang .. Hubungan sebab-akibat -Apa penyebab utama .... Menerapkan -Selesaikan hal berikut dengan menggunakan kaidah . mengapa? -Jelaskan mengapa kamu setuju/tidak setuju dengan pernyataan tentang .. 3. 2. Membandingkan -Jelaskan persamaan dan perbedaan antara . apa yang akan terjadi bila ........ -Ringkaslah dengan tepat isi ..... Memberi alasan (justifying) -Manakah pilihan berikut yang kamu pilih.... -Apa akibat . 7. 5... Sosialisasi KTSP 287 ....... 12.... Berpendapat (inferring) -Berdasarkan . -Berdasarkan kriteria .. dengan menggunakan pedoman .. tuliskanlah evaluasi tentang . tentang apa yang akan terjadi bila ... -Tuliskan .. Sintesis -Tuliskan satu rencana untuk pembuktian . 9.... -Daftar dan beri alasan singkat tentang ciri utama ....... 4... -Apakah hal berikut memiliki ....... 10. Meringkas -Tuliskan pernyataan penting yang termasuk ...

Mengukur Keterampilan Pemecahan Masalah 1. Memilih masalah sendiri Contoh indikator soal: Disajikan beberapa masalah. Memahami kata dalam konteks Contoh indikator soal: Disajikan beberapa masalah yang konteks kata atau kelompok katanya digarisbawahi. siswa dapat memecahkan masalah ke dalam dua cara atau lebih. Mendeskripsikan masalah Contoh indikator soal: Disajikan sebuah pernyataan masalah. siswa dapat memberikan solusinya berdasarkan pertimbangan asumsi untuk saat ini dan yang akan datang. 8. siswa dapat menjelaskan maknanya yang berhubungan dengan masalah itu dengan kata-katanya sendiri. 9. Memberi alasan solusi Contoh indikator soal: Disajikan sebuah pernyataan masalah dengan dua atau lebih kemungkinan solusinya. Mendeskripsikan berbagai strategi Contoh indikator soal: Disajikan sebuah pernyataan masalah. diagram. dan menjelaskan cara penyelesaiannya. kemudian menunjukkan solusinya ke dalam gambar. 7. Mengidentifikasi masalah Contoh indikator soal: Disajikan deskripsi suatu situasi/masalah. siswa dapat memilih satu solusi yang paling tepat dan memberikan alasannya. Memberi alasan masalah yang sulit Contoh indikator soal: Disajikan sebuah masalah yang sukar dipecahkan atau informasi pentingnya dihilangkan. siswa dapat menggambarkan sebuah diagram atau gambar yang menunjukkan situasi masalah. Merumuskan masalah dalam bentuk pertanyaan Contoh indikator soal: Disajikan sebuah pernyataan yang berisi sebuah masalah. Sosialisasi KTSP 288 . siswa dapat mengidentifikasi masalah yang nyata atau masalah apa yang harus dipecahkan. siswa dapat merumuskan masalah dalam bentuk pertanyaan. siswa dapat mengidentifikasi semua informasi yang tidak relevan. siswa dapat menjelaskan mengapa masalah ini sulit dipecahkan atau melengkapi informasi penting yang dihilangkan. 5. 2. Mengidentifikasi masalah yang tidak sesuai Contoh indikator soal: Disajikan beberapa informasi yang relevan dan tidak relevan terhadap masalah. 4. atau grafik. 10. Sosialisasi KTSP 6. siswa dapat memberikan alasan satu masalah yang dipilih sendiri. 3. Mengidentifikasi asumsi Contoh indikator soal: Disajikan sebuah pernyataan masalah.

siswa dapat: (1) mendeskripsikan masalah lain (analog dengan masalah ini) yang dapat diselesaikan dengan menggunakan strategi itu. Menyelesaiakan secara terencana Contoh indikator soal: Disajikan sebuah situasi masalah yang kompleks. Membuat strategi lain Contoh indikator soal: Disajikan sebuah pernyataan masalah dan satu strategi untuk menyelesaikan masalanya. (4) memberi alasan mengapa strategi itu paling tepat dibandingkan dengan strategi lainnya. dan outcomenya. 13. 14. output. 12. kartun. Sosialisasi KTSP 289 . (2) mengevaluasinya. siswa dapat menyelesaikan masalah itu dengan menggunakan strategi lain. Menggunakan analogi Contoh indikator soal: Disajikan sebuah pernyataan masalah dan strategi penyelesaiannya. Sosialisasi KTSP 15. siswa dapat: (1) menjelaskan dengan menerapkan strategi itu. siswa dapat menyelesaikan masalah secara terencana mulai dari input. (3) menentukan strategi mana yang tepat. 17. dan prosedurnya. Memberi alasan strategi yang digunakan Contoh indikator soal: Disajikan sebuah pernyataan masalah dengan dua atau lebih strategi untuk menyelesaikan masalah. proses. siswa dapat memilih satu strategi yang tepat untuk menyelesaikan masalah itu dan memberikan alasannya. Mengevaluasi kualitas solusi Contoh indikator soal: Disajikan sebuah pernyataan masalah dan beberapa strategi untuk menyelesaikan masalah. grafik atau tabel dan sebuah pernyataan masalah. siswa dapat mengevaluasi strategi pemecahannya berdasarkan prosedur yang disajikan. (2) memberikan alasannya. 16. Mengevaluasi strategi sistematikanya Contoh indikator soal: Disajikan sebuah pernyataan masalah. beberapa strategi pemecahan masalahnya. siswa dapat memecahkan masalah dan menjelaskan prosedur yang dipergunakan untuk menyelesaikan masalah.11. Memecahkan masalah berdasarkan data dan masalah Contoh indikator soal: Disajikan sebuah cerita.

Mengukur kompetensi siswa 4. Mengukur beberapa kemampuan yang diwujudkan dalam stimulus soal 5. Berhubungan dengan kondisi pembelajaran di kelas atau di luar kelas 2. Mengandung pemecahan masalah Sosialisasi KTSP SOAL URAIAN SOAL URAIAN adalah soal yang jawabannya menuntut peserta tes untuk mengorganisasikan gagasan atau hal-hal yang telah dipelajarinya dengan cara mengemukakan gagasan tsb dalam bentuk tulisan. kompetensi dan pengalaman belajar 3.KAIDAH PENULISAN SOAL KOMPETENSI 1. materi. Sosialisasi KTSP 290 . Mengukur kemampuan berpikir kritis 6. Berhubungan erat antara proses.

12. Soal sesuai dengan indikator Batasan pertanyaan dan jawaban yang diharapkan sudah sesuai Materi yang ditanyakan sesuai dengan tujuan pengukuran Isi materi yang ditanyakan sesuai dengan jenjang jenis sekolah atau tingkat kelas Menggunakan kata tanya atau perintah yang menuntut jawaban uraian Ada petunjuk yang jelas tentang cara mengerjakan soal Silakan pilih menu yang tersedia Sosialisasi KTSP KAIDAH PENULISAN SOAL URAIAN 7. peta. 11. 2. 6. 4. gambar. 10. 8. grafik. 5. atau yang sejenisnya disajikan dengan jelas dan terbaca Rumusan kalimat soal komunikatif Butir soal menggunakan bahasa Indonesia yang baku Tidak menggunakan kata/ungkapan yang menimbulkan penafsiran ganda atau salah pengertian Tidak menggunakan bahasa yang berlaku setempat/tabu Rumusan soal tidak mengandung kata/ungkapan yang dapat menyinggung perasaan siswa Silakan pilih menu yang tersedia Sosialisasi KTSP 291 . 9. 13. 3. Ada pedoman penskorannya Tabel.KAIDAH PENULISAN SOAL URAIAN 1.

Sekulerisme adalah sikap yang mencerminkan kehidupan keduniawian. Kunci Jawaban Pasar tradisional: harga dapat ditawar dan tidak kena pajak Pasar modern: harga pasti dan kena pajak Skor Maksimum Skor 2 2 4 Sosialisasi KTSP 2. Batasan pertanyaan dan jawaban yang diharapkan sudah sesuai Contoh soal kurang baik: Jelaskan sisi negatif yang harus diwaspadai dari kemajuan IPTEK terhadap bangsa Indonesia yang berazaskan kekeluargaan! (PKn SMP) Contoh soal yang lebih baik: Jelaskan 4 sisi negatif yang harus diwaspadai dari kemajuan IPTEK terhadap bangsa Indonesia yang berasaskan kekeluargaan! PEDOMAN PENSKORAN No. . ---------------------------------------------------------2 2 3. Kunci Jawaban Skor 1. 4. Individualisme yaitu sikap lebih mementingkan diri sendiri. Primadialisme yaitu sikap yang lebih membanggabanggakan asal daerah tertentu. Soal sesuai dengan indikator Indikator : Siswa dapat menjelaskan 2 perbedaan pasar tradisional dan pasar modern. Elitisme yaitu kecenderungan untuk bergaya hidup tertentu berbeda dengan orang banyak.1. -----------------------------------2 5. 2. SMP) No. ---------------------------------2 Skor Maksimum 10 Sosialisasi KTSP 292 . Contoh Soal kurang baik: Jelaskan 2 persamaan antara pasar tradisional dengan pasar modern! Contoh soal yang lebih baik: Jelaskan 2 perbedaan antara pasar tradisional dengan pasar modern! (IPS. 1. Materialisme yaitu sikap yang selalu mengutamakan dan mengukur segala sesuatu berdasarkan materi -------------2 2.

.................................... 2 ....... perkembangan generasi...................... Kunci Jawaban Menjawab 3 fase perkembangan (penemuan.............................3............................................Amilase untuk mencerna tepung menjadi maltosa dan disakarida lain .. Di manakah letak pankreas? b...... Isi materi yang ditanyakan sesuai dengan jenjang jenis sekolah atau tingkat kelas Contoh soal yang kurang baik: Jelaskan perkembangan perangkat TIK dilihat dari perangkat komunikasi digital? Contoh soal yang lebih baik: Jelaskan perkembangan perangkat komputer No.......... Enzim yang dihasilkan Pankreas: ....................... 1 b....................... 2 ................................ 2......Lipase untuk mencerna lemak menjadi asam lemak dan gliserol ............... 2 .. 4.................. 3..........................Bikarbonat untuk menetralisir HCl yang masuk ke usus dari lambung ............... dan teknologi tinggi) Menjawab dua fase Menjawab satu fase Tidak menjawab Skor 3 2 1 0 Sosialisasi KTSP 293 ................. Di manakah enzim-enzim itu aktif? No............................................ 1 Skor maksimum Sosialisasi KTSP 10 4..................Tripsin untuk mengubah protein menjadi peptida dan asam-asam amino ............ 1.......... Tuliskan dan jelaskan enzim yang dihasilkan pankreas! c. Kunci Jawaban Skor a............... Enzim-enzim itu aktif di usus halus.. Materi yang ditanyakan sesuai dengan tujuan pengukuran Contoh soal kurang baik: Di manakah letak kelenjar pankreas? (IPA) Contoh soal lebih baik: a.... Pankreas terletak di rongga perut ............. 2 c...

tapi terus melawan kesengsaraan tersebut. Kunci Jawaban Sistem kepartaian ialah pola perilaku dan interaksi di antara sejumlah partai politik 1. bagaimanapun juga. Kusno tak akan putus asa. Kusno akan berjuang terus melawan kesengsaraan biarpun hanya guna mendapatkan sebuah celana kepar yang lain.5. tak ada yang akan diceritakan lagi. Idrus: Kisah Sebuah Celan Pendek Bagaimana watak Kusno? (Bhs Indonesia . 4. No. Pada suatu kali ia akan hilang dari muka bumi. Dan mungkin ia bersama-sama dengan Kusno hilang dari muka bumi ini? Tapi. 2. Ia dilahirkan dalam kesengsaraan. Sistem multi partai -------------------------------------------------------yaitu terdapat banyak partai dalam suatu negara yang disebabkan kondisi masyarakat yang mejemuk dan iklim demokrasi yang lebih bebas ------------------------------------------Skor Maksimum Sosialisasi KTSP Skor 1 1 1 1 1 1 6 6.SMP) Contoh soal yang lebih baik: Tentukan watak Kusno yang terdapat dalam kutipan di atas disertai alasannya! Kunci : Watak Kusno gigih atau sejenisnya karena ia sengsara. 3. Dan meskipun celana 1001 –nya hilang lenyap menjadi topo. tetapi tidak disertai alasan Bila jawaban (aliran) dan alasan salah Skor 3 2 1 0 Sosialisasi KTSP 294 . hidup bersama kesengsaraan. Aspek yang dinilai Bila jawaban (gigih) dan alasan benar Bila jawaban (gigih) benar tetapi alasan kurang tepat Bila hanya jawaban (gigih). Menggunakan kata tanya atau perintah yang menuntut jawaban uraian Contoh soal kurang baik: Di Indonesia terdiri dari berapa sistem kepartaian? (PKn-SMP) Contoh soal yang lebih baik: Jelaskan tiga macam sistem kepartaian! No. Sistem dua partai --------------------------------------------------------yaitu terdapat dua partai dalam suatu negara sehingga terlihat satu partai yang berkuasa dan satu partai oposisi ----------------3. Sistem partai tunggal ---------------------------------------------------yaitu dalam suatu negara hanya satu partai yang berlaku ----2. Ada petunjuk yang jelas tentang cara mengerjakan soal Contoh soal kurang baik: Tentang celana kepar 1001 itu. 1.

......... 100 + 400 = 300 + 200 vp 1 500 = 300 + 200 vp 1 200 vp 1 = 500 – 300 200 vp 1 = 200 ........ 50 ... grafik...................... Tabel... Rumusan kalimat soal komunikatif Contoh soal kurang baik: Sesuatu bermassa 50 kg naik perahu yang massanya 200 kg …............... pertokoan. dan pemakaian kaidah bahasa Indonesia........................................... 2 = 50 .......... vo 1 + mp ....... Gunungan sampah yang berbau tidak sedap itu terjadi akibat sampah-sampah tersebut tidak diangkut seperti di pemukiman........ alur........................ vp 1 = 1 m/s ... kosakata....... atau di sejumlah pasar......... Kemudian orang tersebut meloncat ke depan dengan kecepatan 6 ms –1 terhadap air....... Skor maksimum Sosialisasi KTSP Skor 1 1 1 1 1 5 295 ........... Indonesia SMP) Tulislah karangan sepanjang ± 200 kata berdasarkan informasi yang terdapat dalam gambar di atas! Tulisan tersebut akan dinilai berdasarkan isi............ Contoh Soal yang lebih baik: Seseorang bermassa 50 kg naik perahu dengan massa 200 kg dan berkecepatan 2 ms –1 terhadap air yang diam.... Sosialisasi KTSP 9..... vp 1 .... peta... Kunci Jawaban mo ....... 2 + 200 .. 6 + 200 ........... vo + mp .... gambar.. Tentukan kecepatan perahu sesaat setelah orang tersebut meloncat? No......... vp 1 = 1 200 200 =...... (Bhs. Gambar ini memperlihatkan suatu kawasan yang dibanjiri sampah yangmenggunung. vp = mo ....... atau yang sejenisnya disajikan dengan jelas dan terbaca Perhatikan gambar berikut.........7..... Yang lebih parah lagi bila TPS (Tempat Pembuangan Sampah) berada di lingkungan yang dekat dengan sekolah. Ada pedoman penskorannya 8... vp 1 ...

1 Skor Maksimum 3 Penjelasan: kata buah pala dan keju di daerah tertentu adalah tabu. ----------------------------------------------Skor Maksimum Skor 0–2 3.10 5. Sosialisasi KTSP 12. Alasan: BMW adalah merek mobil. Tak kenal menyerah: Seorang siswa perlu belajar dengan tekun tanpa mengenal lelah demi peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia dikemudian hari. 4. -----------Rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan negara: Untuk mencapai tujuan nasional diperlukan kerelaan berkorban. Tidak menggunakan bahasa yang berlaku setempat/tabu Contoh soal kurang baik: Perhatikan kalimat berikut! “Di dalam BMW seri tujuh berwarna abu-abu itu Soni menyetir sendiri setelah membeli buah pala dan keju di supermarket itu.10. PEDOMAN PENSKORAN Kunci Jawaban/Aspek yang dinilai Cinta tanah air: Bangga sebagai bangsa Indonesia menyebabkan seseorang rela berkorban. Menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi dan golongan. Sosialisasi KTSP 296 . 1 2.” Tentukan majas kalimat di atas dan berikan alasannya! (BIN SMP/MTs) PEDOMAN PENSKORAN No. 1. 1 3. Butir soal menggunakan bahasa Indonesia yang baku Contoh soal kurang baik Coba kamu sebutkan satu per satu karakteristik sikap patriotik dalam kehidupan bangsa dan bernegara? (PKn SMP/MTs) Contoh soal yang lebih baik: Tuliskan dan jelaskan 5 ciri sikap patriotik dalam kehidupan berbangsa dan bernegara! No. 0–2 0–2 0–2 0–2 0. 2. Kutipan di atas mengandung majas metonimia. Metonimia adalah majas yang menyebut merek dagang untuk benda yang dimaksudkan atau digunakan. ---------------------------------Berjiwa pembaru: yaitu ikut serta dalam pembangunan. Kunci/Aspek yang dinilai Skor 1.

13. namun kamu adalah warga negara Indonesia. Sebutkan dan jelaskan 6 macam hak asasi manusia yang mendapat perlindungan dan pelayanan dalam UUD 1945! (PKn SMP) Contoh soal yang lebih baik: Tuliskan dan jelaskan 6 macam hak asasi manusia yang mendapat perlindungan dan pelayanan dalam UUD 1945! Sosialisasi KTSP SOAL PILIHAN GANDA | JENIS SOAL PG Pokok Soal (stem) pertanyaan z Pokok soal (stem) pernyataan z Diakhiri tanda ? Diakhiri tanda …. anak cacat. Rumusan soal tidak mengandung kata/ungkapan yang dapat menyinggung perasaan siswa Contoh soal kurang baik: Walaupun kamu anak yatim/piatu. hidup di daerah kumuh. | Komponen soal PG Stem (pokok soal) z Option z Sosialisasi KTSP 297 . atau hidup di desa terpencil. anak miskin.

a. 2.CONTOH SOAL PG Dasar pertanyaan (stimulus) Pokok soal (stem) Pilihan jawaban (option) Perhatikan iklan berikut! Dijual sebidang tanah di Bekasi. Iklan di atas termasuk jenis iklan . Baik untuk industri.. 3... Pilihan jawaban yang berbentuk angka atau waktu harus disusun berdasarkan urutan besar kecilnya nilai angka atau kronologis waktunya. Silakan pilih menu yang tersedia Sosialisasi KTSP 298 . Penawaran* Sosialisasi KTSP KAIDAH PENULISAN SOAL PG 1. 10. 7777777. 8. 9. Hubungi telp. Panjang rumusan pilihan jawaban harus relatif sama Pilihan jawaban jangan mengandung pernyataan “Semua pilihan jawaban di atas salah/benar”. 7. Pilihan jawaban harus homogen dan logis ditinjau dari segi materi. 5. propaganda c. Soal harus sesuai dengan indikator Pengecoh harus berfungsi Setiap soal harus mempunyai satu jawaban yang benar Pokok soal harus dirumuskan secara jelas dan tegas. Pengumuman d. permintaan b. 4. luas 4 ha. 6. Pokok soal jangan memberi petunjuk ke arah jawaban yang benar. Pokok soal jangan mengandung pernyataan yang bersifat negatif ganda.

Setiap soal harus menggunakan bahasa yang sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia. Silakan pilih menu yang tersedia Sosialisasi KTSP 1. Pilihan jawaban jangan mengulang kata/frase yang bukan merupakan satu kesatuan pengertian. 13. mencegah terjadinya haid b. 17. Letakkan kata/frase pada pokok soal.Lanjutan … 11. a. grafik. mengurangi jumlah sel telur dalam ovarium Contoh soal yang sesuai dg indikator. oviduct c. ovarium b. Pengaruh kerja pil kontrasepsi adalah …. Jangan menggunakan bahasa yang berlaku setempat jika soal akan digunakan untuk daerah lain atau nasional. vagina Sosialisasi KTSP 299 . Butir soal jangan bergantung pada jawaban soal sebelumnya. Gambar. 14. Pembuahan sel telur oleh sel sperma pada manusia terjadi di dalam …. mencegah peleburan sel telur dan sel sperma c. mencegah pematangan sel telur* d. 16. uterus* d. 15. tabel. Soal harus sesuai dengan indikator Contoh soal kurang baik. Bahasa yang digunakan harus komunikatif. dan sejenisnya yang terdapat pada soal harus jelas dan berfungsi. a. Rumusan pokok soal tidak menggunakan ungkapan atau kata yang bermakna tidak pasti seperti: sebaiknya. kadang-kadang. 12. umumnya. sehingga pernyataannya mudah dimengerti warga belajar/siswa. Indikator: Siswa dapat menentukan tempat terjadinya pembuahan sel telur oleh sel sperma pada manusia. diagram.

November d. May. Contoh soal kurang baik.. caught him eating* b. ING SMP/MTs) Penjelasan: pilihan b adalah kata sifat (adjective). Setiap soal harus mempunyai satu jawaban yang benar.” a. to eat.. Februari. Sosialisasi KTSP 3. misalnya: eat. bekas (BIN SMP/MTs) Penjelasan: pilihan c diperbaiki “belas”. to be eating. November* b. Senen.2.. between eating.. sedangkan pilihan lainnya adalah kata kerja (verb). “Why did Jimmy’s mother punish him? “She .. Penulisan kata berikut yang benar adalah . Sabtu c.. Rabo. caught him playing truant d. bebas* c. November Penjelasan: kunci jawaban jangan dipergunakan untuk pengecoh Sosialisasi KTSP 300 . beras b. Contoh soal kurang baik. Sabtu. Pengecoh harus berfungsi. Pebruari. Februari. Sabtu. eaten. Kemis. a... Bunyi /e/ pada kata enak sama dengan bunyi /e/ pada kata . Senin. eating*. was upset c. Perbaikan: pilihan b diperbaiki menjadi kata kerja. a. caught him to eat (B. bela d. Senin. Aperil.

4. Pokok soal harus dirumuskan secara jelas dan tegas. Contoh soal kurang baik. bolak-balik* b. BUMN d. Koperasi* (PKn SMP/MTs) Penjelasan: kalimat pertama pada pokok soal dihilangkan. a. Perseroan Terbatas b. Sosialisasi KTSP 7.. C diperbaiki “turun-temurun”. Pasal 33 ayat 1 UUD 1945 sebagai dasar untuk membentuk perusahaan tertentu. Sosialisasi KTSP 301 ... a. Kata berikut yang termasuk kata ulang berubah bunyi adalah . getar-gemetar (BIN SMP/MTs) Penjelasan: pilihan c adalah kata majemuk bukan kata ulang. laki-bini d. tali-temali c. Firma c. Pilihan jawaban harus homogen dan logis ditinjau dari segi materi. Bentuk perusahaan yang sesuai dengan pasal 33 ayat 1 UUD 1945 adalah ….

Perayaan Sekaten bulan Maulud c. Contoh soal kurang baik. 2½ hours c. How long has he been working so far? a. 4½ hours d.SMP/MTs) Penjelasan: pilihan d diperbaiki menjadi. Sosialisasi KTSP 10. Pilihan jawaban jangan mengandung pernyataan “Semua pilihan jawaban di atas salah/benar”. Rumah gadang Minangkabau b. Contoh soal kurang baik. Sosialisasi KTSP 302 .9. Semua pilihan jawaban di atas salah* (IPS. 1½ hours (BING SMP/MTs) Penjelasan: pilihan jawaban diurutkan dari angka yang paling kecil ke yang paling besar atau sebaliknya. a. Pilihan jawaban yang berbentuk angka atau waktu harus disusun berdasarkan urutan besar kecilnya nilai angka atau kronologis waktunya. Now it’s 11.30. 3½ hours* b. Adat mapalus dari Sulawesi d. Di antara bentuk-bentuk budaya daerah di bawah ini yang termasuk folklore lisan adalah …. “legenda gunung Tangkuban Perahu”. The gardeners has been working since 8 o’clock.

Surat dari Ibu Perbaikannya: soal nomor 35 disusun secara independen. teh c. Ketergantungan pada soal sebelumnya menyebabkan siswa yang tidak dapat menjawab benar soal pertama tidak akan dapat menjawab benar soal berikutnya. kopi b. W. a.. umumnya. atau kata yang tidak pasti karena makna kata-kata itu tergantung pada keadaan dan situasi siswa yang bersangkutan. Rumusan pokok soal tidak menggunakan ungkapan atau kata yang bermakna tidak pasti seperti: sebaiknya. jagung d. Sosialisasi KTSP 13. Contoh soal kurang baik: (10) Pelopor angkatan 45 dalam bidang puisi adalah …. Artinya. a. a. Senja di Pelabuhan Kecil* b. Idrus b. Sosialisasi KTSP 303 . Rendra c. Ayip Rosidi (BAHASA INDONESIA SMP/MTs) (35) Karya dari pengarang pada jawaban soal nomor 10 adalah …. Tirani d. bahwa dalam merumuskan pokok soal jangan menggunakan kata atau ungkapan seperti sebaiknya.S. umumnya. Contoh soal kurang baik: Helopeltis adalah hama yang biasanya menyerang tanaman .. Balada Tercinta c. Chairil Anwar* d. tidak bergantung pada jawaban soal nomor 10. padi * (IPA SMP/MTs) Penjelasan: kata biasanya pada pokok soal dihilangkan. Butir soal jangan bergantung pada jawaban soal sebelumnya.. kadang-kadang.12.kadang-kadang.

tenaga kerja yang berdisiplin tinggi (PKn SMP/MTs) Penjelasan: predikat kalimat tidak ada.14.” Sosialisasi KTSP 304 . askospora d. a. Setiap soal harus menggunakan bahasa yang sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia. c) pemakaian ejaan: (1) penulisan huruf. Contoh soal kurang baik: Untuk mewujudkan kesejahteraan bersama atas dasar …. usaha pemerataan kesempatan kerja* d. Contoh soal kurang baik: Di dalam perkembanganbiakan rhizopus secara generatif adalah dengan cara pembentukan …. Oleh karena itu. Setelah kata “atas dasar” ditambahkan “keadilan sosial. sporangiospora c. a) Penggunaan kalimat (1) Penggunaan kalimat harus ada unsur subjek. zigospora* (IPA-BIOLOGI SMP/MTs) Penjelasan: subjek tidak jelas karena diantar oleh kata "Di dalam". a. (2) penggunaan tanda baca. spora kembara b. ketekunan kerja keras dalam setiap pekerjaan c. b) pemakaian kata: (1) pilihan kata. (3) anak kalimat. (2) unsur predikat. pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi b. (2) penulisan kata. kata "di dalam" dihilangkan. kita harus mengembangkan …. Kaidah bahasa Indonesia dalam penulisan soal di antaranya meliputi: a) pemakaian kalimat: (1) unsur subjek. Sosialisasi KTSP (a) Penggunaan kalimat harus ada unsur predikat (bagian yang berfungsi menerangkan subjek).

(3) Hindarkan pernyataan yang hanya berupa anak kalimat. realistis d.” Sosialisasi KTSP b) Pemakaian kata (1) Dalam memilih kata harus diperhatikan ketepatannya dengan pokok masalah yang ditanyakan. hukum Kepler (IPA-FISIKA SMP/MTs) Penjelasan: pokok soal berbentuk anak kalimat.SMP/MTs) Penjelasan: kata “karya tulis” kurang tepat untuk batik. hukum II Newton c. -Dia tidak datang karena hari ini hujan. dia tidak datan. naturalis b. -Karena hari ini hujan. Contoh anak kalimat. Kata itu diperbaiki menjadi “seni tulis” karena mengandung unsur keindahan bukan ragam tulis ilmiah. Contoh soal kurang baik: Batik termasuk karya tulis yang bersifat …. hukum III Newton d. a. Sosialisasi KTSP 305 . a. simbolis* c. Oleh karena itu pokok soal diperbaiki menjadi “Hukum yang berlaku pada gerak lurus beraturan adalah …. idealis (IPS. Anak kalimat Induk kalimat Induk kalimat Anak kalimat Contoh soal kurang baik: Yang berlaku pada gerak lurus beraturan …. hukum I Newton* b.

which is standing under the tree is my uncle (BING SMP/MTs) Penjelasan: perbaikannya adalah “Sofian: The man … is standing under the tree is my uncle. Andi : Which is your uncle? Sofian: The man …. Pilihan jawaban jangan mengulang kata/frase yang bukan merupakan satu kesatuan pengertian. whose is standing under the tree is my uncle d.” Sosialisasi KTSP CONTOH INDIKATOR SOAL Indikator Soal : Siswa dapat menentukan letak sebuah titik pada koordinat Kartesius (XY). a. who is standing under the tree is my uncle* b. Contoh soal kurang baik: Sofian: Look. Letakkan kata/frase pada pokok soal. Andi! My uncle is over there.17. where is standing under the tree is my uncle c. Sosialisasi KTSP 306 .

3) C. Koordinat titik C adalah …. Berapakah luas segitiga ABC ? A.SOAL Y Perhatikan koordinat XY disamping : Dua titik A dan B terletak pada koordinat seperti nampak pada gambar. (2. (4. 4) X Sosialisasi KTSP 307 . (1. (1. 2) D. 12 cm2 C. Iwan sedang mencari titik C sedemikian hingga ABC membentuk segitiga sama kaki. A. 30 cm2 Sosialisasi KTSP SOAL YANG BAIK Perhatikan koordinat XY disamping : Y Dua titik A dan B terletak pada koordinat seperti nampak pada gambar. 15 cm2 D. 6 cm2 X B. Iwan sedang mencari titik C sedemikian hingga ABC membentuk segitiga sama kaki. 5) B.

B. C. B. singkong kentang cemara bambu Sosialisasi KTSP 308 . A. kecuali : A. D. D.| Reproduksi yang dapat dilakukan oleh umbi batang tidak dijumpai pada tumbuhan berikut. singkong kentang cemara bambu Sosialisasi KTSP SOAL YANG BAIK : | Reproduksi yang dapat dilakukan oleh umbi batang dijumpai pada tumbuhan …. C.

1996 B. 1997 C.| Anak yang ditabrak motor kemarin pagi dibawa ke rumah…. 1998 D. a) b) c) d) gadang sakit ibadah tinggal Sosialisasi KTSP PKn | Pelanggaran HAM Timor Timur pada tahun …. Sosialisasi KTSP 309 . 1999 A.

A. B. 3 6 10 24 Sosialisasi KTSP AGAMA ISLAM | Kata hadis menurut bahasa berarti … A. …. D.PKn | Pemilu 1971 diikuti oleh . B. Bacaan Surat Sumber hukum Bacalah Sosialisasi KTSP 310 . C. C. D..

B. 13/15 B.MATEMATIKA | 2/3 + 1/5 = … A. D. 30 D.15 20 C. Sosialisasi KTSP MATEMATIKA | A. C. Nilai dari 4xy jika diketahui 80 60 50 5 x+y=9 3x – y = 7 Sosialisasi KTSP 311 .

C. B. Perang dunia Perang Diponegoro Peristiwa Semanggi Peristiwa G 30 SPKI Sosialisasi KTSP IPA | Perubahan fisika terjadi pada proses … Perkaratan B.IPS | Yang masuk dalam ruang lingkup sejarah dunia adalah …. A. Pelarutan D. Pembekuan A. Sosialisasi KTSP 312 . D. Fermentasi C.

..ANALISIS BUTIR SOAL | | MANUAL Menggunakan IT Kalkulator z Komputer z • Program ITEMAN • Program SPSS Sosialisasi KTSP CONTOH ANALSIS BUTIR SECARA KUANTITATIF NO SISWA 1 2 3 A B C 1 2 3 ... 27 26 25 27% KB KUNCI B B D D Sosialisasi KTSP 313 .... 50 B B C B A D A C B D C B SKOR 45 43 41 27% KA . 33 34 35 P Q R ..... . A A C D D E B E E A E E .

25 DP 0.40 0.00 = soal baik 0.15 0.30 = sukar 0.39 = terima & perbaiki 0.0.00 = soal ditolak Sosialisasi KTSP ALTERNATIF LAIN KRITERIA DAYA BEDA > 0.3 0.1.30 0.29 < 0.ANALISIS SOAL PG SOAL 1 2 3 50 KEL KA KB KA KB KA KB KA KB A 0 1 0 2 0 0 1 1 B 10 7 5 3 1 2 2 2 C 0 1 5 3 9 3 3 3 D 0 1 0 1 0 3 3 2 E 0 0 0 1 0 2 1 2 OMIT 0 0 0 0 0 0 0 0 KEY B B D D TK 0.85 0.00 – 0.30 – 0.0.20 – 0.70 = sedang 0.85 DP1= (BA-BB):½N = (10-7) : ½ x 20 = 0.10 : diterima : direvisi : ditolak Sosialisasi KTSP 314 .30 0.40 – 1.20 -0.31 .19 – 0.30 KRITERIA TK: 0.71 – 1.29 = soal diperbaiki 0.00 = mudah KRITERIA DAYA PEMBEDA: 0.10 TK1=(BA+BB): N = (10+7) : 20 = 0.

5-2.7647 Rpbis = ----------------------.8 : 6 = 0.56 TK1 = Rata-rata : skor maks = 3.63 0.19 – 0.56 0.39 = terima & perbaiki 0.√ pq Stdv skor total Keterangan: b=skor siswa yang menjawab benar s=skor siswa yang menjawab salah p=proporsi jawaban benar thd semua jawaban siswa q= 1-p Meanb = 192:13=14.8 : 5 = 0.7692 Means = 200:17= 11.80 0.4955355) = 0.Means Rpbis = ------------------.7):6 = 0.56 DP1= (Rata-rata KA – Rata-rata KB) : skor maks.47 DP2= [ (9:2) – (5:3) ] : 5 = (4.7) : 5 = 0.4809835 = 0. = [(11:2) – (8:3) ] : 6 = (5.30 – 0. 1 2 3 4 5 SISWA A B C D E Jumlah Rata-rata TK DP Soal 1 (Skor maks 6) 6 5 3 3 2 19 3.80 0. ns=17.0954 Sosialisasi KTSP ANALISIS SOAL URAIAN DAN TES PRAKTIK NO.00 = soal ditolak A B C D E F G H I J K L M 19 18 18 16 16 16 15 13 13 13 12 12 11 N O P Q R S T U V W X Y Z AA AB AC AD 17 16 15 14 14 12 12 12 12 12 11 11 10 9 8 8 7 Jumlah = 192 200 Nb=13.47 Soal 2 (Skor maks 5) 5 4 2 2 1 14 2.63 TK2 = 2.40 – 1.0954 = (0.9706338) (0. Stdv= 3.5-1.7692 – 11.20 – 0.√ (13:30) (17:30) 3.56 Sosialisasi KTSP 315 .00 = soal baik 0. N=30.48 Artinya butir soal nomor 1 adalah DITERMA atau BAIK.CONTOH MENGHITUNG DP DENGAN KORELASI POINT BISERIAL (rpbis) DAFTAR SKOR SISWA SOAL NOMOR 1 Siswa yang Menjawab benar Jumlah skor keseluruhan Siswa yang menjawab salah Jumlah skor keseluruhan Meanb .29 = soal diperbaiki 0. KRITERIA DAYA PEMBEDA: 0.7647 14.

dengan Sosialisasi KTSP SPEC KALKULATOR |Kalkulator Scientifc |Disarankan minimal scientific fx 3600 Sosialisasi KTSP 316 .

7 -5.0488 Mean Y INV. M+ MODE.2] No... 66 RUN 4. AC 2. Siswa X Tekan Y Tekan 1.2 1... D 53 [(. A 55 [(. C 54 [(.4545 ΣXY K OUT.. Siswa Skor Tekan 1.1 53. B 52 [(.8 1. F 54 [(.666 SD sampel Y INV.6 9. . INV.. A 55 RUN 2. Sosialisasi KTSP 317 .1 17179 ΣX2 K OUT.6 23334 K OUT. E 53 RUN HASIL SD sampel INV.1657 A constant R INV.PENGGUNAAN KALKULATOR 1.3 5 Σ skor K out.021 Korelasi XY INV..9 0. AC MR.1515 B regressiion INV.. INV. 75 RUN 2.3 1. Fungsi LR [MODE.2 268 K out.3 1. 3] No. Pembersihan Data: ON. E 53 [(.1 53.4 32106 ΣY2 Dst..1 4376 Σ X2 Sosialisasi KTSP 3. D 55 RUN 5.. 80 RUN 5. B 54 RUN 3..6 Σ data K out.4 72.673 SD populasi INV. 85 RUN 6.5 SD sampel X INV.. Fungsi SD [MODE. C 51 RUN 4. 60 RUN 3.497 Mean INV.. 70 RUN HASIL Mean X INV.

11 RUN HASIL Σ data Mean K out. 7 RUN HASIL Σ data Mean K out. 3] Siswa Skor Tekan 1. 18 RUN 3. 14 RUN 19.0954 Meanb . 13 RUN 9. 18 RUN 4.7692 – 11. 16 RUN 16. 13 RUN 10.SISWA YANG MENJAWAB SALAH Aktifkan fungsi SD [MODE.30 – 0. 8 RUN 30.00 = soal ditolak Sosialisasi KTSP dengan Sosialisasi KTSP 318 .√ pq Stdv skor total 14. HASIL Σ data K out.1 17 11. 14. 12 RUN 22.9706338) (0.7647 Rpbis = ----------------------. 16 RUN 16. 12 RUN 24.Means Rpbis = ------------------.3 INV. 17 RUN 15. 18 RUN 4. 8 RUN 29.4809835 = 0.19 – 0. 19 RUN 2.1 13 14. 15 RUN 8.3 INV.2 3. 12 RUN 20. 9 RUN 28. 14 RUN DST. 16 RUN 5. 12 RUN 13. 18 RUN 3. 16 RUN 5.40 – 1. 15 RUN 17.00 = soal baik 0. KRITERIA DAYA PEMBEDA: 0.3 30 SD Populasi INV. 16 RUN 7. 3] Siswa Skor Tekan 1. 12 RUN 21. 14 RUN 18. 12 RUN 12.7647 MENGHITUNG KORELASI POIN BISERIAL DENGAN KALKULATOR SISWA YANG MENJAWAB BENAR Aktifkan fungsi SD [MODE. 11 RUN 26. 13 RUN 11. 15 RUN 17. 19 RUN 2. 3] Siswa Skor Tekan 14.√ (13:30) (17:30) 3. 17 RUN 15.7692 MENGHITUNG SD TOTAL Aktifkan fungsi SD [MODE.48 Artinya butir soal nomor 1 adalah diterima atau baik.39 = terima & perbaiki 0.4955355) = 0.29 = soal diperbaiki 0. 16 RUN 6. 12 RUN 23. 11 RUN 25. 10 RUN 27.0954 = (0. 16 RUN DST.20 – 0.

Mengetik data di Notepad (Start-Programs-Accessories-Notepad) 50 0 N 21 CADBDCBCCDABAACABCDABCDBDCDABDABACCDBCABABDBCBABCD Kunci jawaban 44444444444444444444444444444444444444444444444444 Pilihan jawaban YYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYY Kode analisis TUTYK INDRAWATI CADBDCBCCDABBACABCDBBCDBDCBDBDABACCDBCABABDBCDABCD RINI SULISTIYATIN CADBDCBDCDABBACABCDBBCDBDCBDBDABACCDBCABABDBCDABCD NANI KUSMIYATI CADCDCBDCDABBACABCDBBCDBDCBDBDABACCDBCABABDBCDAACD EVI MEILANI CADADCBDDDABAACABCDBBCDBACBABAAAAC0DBCABABDB0DABCD M.000 siswa dan 250 butir soal. menskor dan menganalisis data soal bentuk PG dan skala likert untuk 30.. 1984. Data di atas disimpan pada file: Tes1. 2.txt <enter> Do you want the scores written to a file? (Y/N) Y <enter> Enter the name of the score file: scrtes1. Alamatnya Assessment Systems Corporation. 3.00 – 3. 1986. Dipergunakan untuk: 1. Sosialisasi KTSP CONTOH ANALISIS BUTIR SOAL PG DENGAN PROGRAM ITEMAN 1. 2233 University Avenue. menganalisis data file (format ASCII) (Notepad) melalui manual entri data atau dari mesin scanner. Minesota 55114. United States of America.txt <enter> **ITEMAN ANALYSIS IS COMPLETE** Sosialisasi KTSP 319 .txt <Save> 3. Menggunakan program Iteman dengan mengklik icon Iteman.ITEMAN (MicroCAT) Dikembangkan oleh Assessment Systems Corporation mulai 1982. 1988. AGUNG PRIYANTO CBDCDCCDCDABBACABCDBBCDBDCBDBDACACCDBCABABDBCDANNN ABEN DAMARUDIN CBDCDCCCCDCBBACABCDBBCDBDCBDBDACACCDBCABABD0CDAACD KUSNAENI CADCDCCDBDACBACABCDBBCDBDCBDBDACACADBCABABDBCDAACD AGUS ARYADI CADBCCBDCDAABACBACAABCDBCCBBCAAABBDBBCABABDBCDAACD SULASTRI IRIANI CADBBCBCBDABBACABDDABCDBDCDABDBAACCDBCABABDBCDAANN . Enter the name of the input fele: Tes1. St Paul.50. mulai dari versi 2. 2. menganalisis tes yang teridiri dari 10 skala (subtes) dan memberikan informasi tentang validitas butir dan relialilitas tes. Suite 400. 1993...txt <enter> Enter the name of the output file: hsltes1.

011 -0.31 .133 -0. Point Alt. 0-9 0.082 10.236 -0. Endorsing Biser Biser Key A 0.717 Alternative Statistics Prop.000 -0.000 9.000 A B C D E Other 0. Point No.000 0.067 -0. B WORKS BETTER D E Other 0-10 0.200 0.000 -9.017 -0.011 -0.013 -0.140 -0.00 = soal baik 0.899 0.30 = sukar 0.182 -9.70 = sedang 0.170 * 0.133 -0.133 -0.296 D 0.000 -9.899 0. Scale Prop.00 = soal ditolak Sosialisasi KTSP 320 .000 0.20 – 0.468 -0.000 -9.HASIL ANALISIS DENGAN PROGRAM ITEMAN Item Statistics Seq.167 -0.716 -0.269 0.180 Other 0.153 B 0.018 -0.265 -9.900 0.900 0. Biser.067 0.454 C 0.000 -0.00 – 0.000 -9.500 0.0.29 = soal diperbaiki 0.009 -0.000 0.40 – 1.033 0. 7.00 = mudah KRITERIA DAYA PEMBEDA: 0.717 * E 0.137 -9.19 – 0.000 0. Item correct Biser.30 – 0.067 0.100 0.269 -0.170 Sosialisasi KTSP SKALA PEDOMAN KRITERIA TK & DB KRITERIA TINGKAT KESUKARAN: 0.140 0.500 0.000 -9.39 = terima & perbaiki 0. 0-7 0. A B CHECK THE KEY C A WAS SPECIFIED.133 0.000 -9.225 ? -0.348 -0.000 0.082 * -0.500 -0.321 -0.71 – 1.094 -9.

435 (Jumlah soal yang dianalisis) (Jumlah siswa) (Rata-rata jawaban benar) (Penyebaran distribusi jawaban benar) (Standar deviasi/akar variance) (Kecondongan kurva/bentuk destribusi) (Tingkat pemuncakan kurva)* (Skor minimum siswa dari 50 soal) (Skor maksimum (Reliabilitas skor tes) (Standar kesalahan pengukuran) (Rata-rata tingkat kesukaran) (Rata-rata korelasi Biserial) *Positif value= distribusi lebih memuncak. Negatif value= distribusi lebih mendatar.987 0.590 3.464 25.RINGKASAN N of Items N of Examinees Mean Variance Std.00 50. Skew Kurtosis Minimum Maximum Alpha SEM Mean P Mean Biserial 50 35 30 9.651 0.113 0.655 0. Dev.119 -0. Sosialisasi KTSP Selesai Sosialisasi KTSP 321 .00 0.

322 .

Penyusunan Laporan hasil Belajar (LHB) Peserta Didik SMA. Penetapan Kriteria Ketuntasan Minimal 323 . 19.Materi SOSIALISASI dan PELATIHAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) IX. Laporan Hasil Belajar (LHB) 18.

324 .

ujian akhir semester dan nilai-nilai harian lainnya) selama semester berlangsung. guru menelaah hasil pencapaian belajar setiap peserta didik (semua nilai ujian. • Nilai LHB pada prinsipnya merupakan rangkuman nilai hasil tagihan (tugas-tugas. ulangan harian.) • Tiap akhir semester. Sosialisasi KTSP 325 . tugas-tugas.Materi 18 PENYUSUNAN LAPORAN HASIL BELAJAR (LHB) PESERTA DIDIK SMA Departemen Pendidikan Nasional Sosialisasi KTSP LAPORAN HASIL BELAJAR (LHB) • Setiap akhir semester. dsb. ulangan harian. profil hasil belajar peserta didik disampaikan kepada peserta didik dan orangtua/wali peserta didik. ujian tengah semester.

fisik.LAPORAN PENILAIAN (Laporan Hasil Belajar) Menjawab keingintahuan orangtua seperti: • Bagaimana peserta didik belajar di sekolah secara akademik. sosial maupun emosional • Sejauhmana partisipasi anaknya dalam kegiatan di sekolah • Kemampuan apa yang diraih peserta didik selama kurun waktu belajar tertentu • Apa yang harus dilakukan orangtua untuk membantu mengembangkan potensi anaknya lebih lanjut Sosialisasi KTSP MANFAAT LAPORAN HASIL BELAJAR • Diagnosis hasil belajar peserta didik • Prediksi masa depan peserta didik • Seleksi dan sertifikasi • Umpan balik KBM di sekolah Sosialisasi KTSP 326 .

.............……………. Wali Kelas ………………………................... Muatan Lokal **) .......... • Laporan penilaian dilakukan oleh: – Guru kepada wali kelas. bentuknya dapat berbeda (dapat berupa buku atau lembaran)..... ...BENTUK LAPORAN LAPORAN HASIL BELAJAR • Sesuai dengan pembuatan laporan........... : .............. 327 ......... *) Diisi dengan Keterampilan/Bahasa Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik Mengetahui Orang Tua/ Wali Peserta Didik ……………………. .......... – Sekolah kepada orang tua dalam bentuk buku rapor dan kepada masyarakat dan instansi terkait (akuntabilitas publik) Sosialisasi KTSP Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah : ……………………..... Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Kelas/Semester : X/1 Tahun Pelajaran: ………..... : ……………………. Olahraga............. Sosialisasi KTSP Kepala Sekolah ……………………......... kepala sekolah.. dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan/Bahasa Asing *) ....... BK dan lainnya........… Nilai Hasil Belajar Pengetahuan Angka Huruf Praktik Angka Huruf Sikap/Afektif Predikat No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 B Komponen Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Fisika Biologi Kimia Sejarah Geografi Ekonomi Sosiologi Seni Budaya Pendidikan Jasmani.....

.... Muatan Lokal **) . Komponen Ketercapaian Kompetensi *) Diisi dengan Keterampilan/Bahasa Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik Sosialisasi KTSP Nama Peserta Didik : ……………………. Pengembangan Diri (Kegiatan Ekstrakurikuler) No 1 2 3 4 Ketidakhadiran No 1 2 3 Alasan Ketidakhadiran Sakit Izin Tanpa Keterangan Jenis Kegiatan Kelas/Semester : X/1 Tahun Pelajaran: ………......................... .... 328 ..… Keterangan Keterangan Kepribadian No 1 2 3 4 Kelakuan Aspek Kerajinan/Kedisiplinan Kerapihan Kebersihan Keterangan Catatan Wali Kelas: Mengetahui Orang Tua/ Wali Peserta Didik Sosialisasi KTSP ……………………. .. : …………………….... Nama Sekolah : ....... Nomor Induk : …………………….......... Olahraga.....................…………….. Kelas/Semester : X/1 Tahun Pelajaran: ………... : .......Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah : …………………….................... Wali Kelas ……………………….................................. Kepala Sekolah ……………………..............................… Ketercapaian Kompetensi Peserta Didik No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 B Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Fisika Biologi Kimia Sejarah Geografi Ekonomi Sosiologi Seni Budaya Pendidikan Jasmani....... dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan/ Bahasa Asing *) ..

........ Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Kelas/Semester : X/2 Tahun Pelajaran: ………...............……………............... Komponen Ketercapaian Kompetensi *) Diisi dengan Keterampilan/Bahasa Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik Sosialisasi KTSP 329 ............................ dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan/Bahasa Asing *) .....… Nilai Hasil Belajar Pengetahuan Angka Huruf Praktik Angka Huruf Sikap/Afektif Predikat No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 B Komponen Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Fisika Biologi Kimia Sejarah Geografi Ekonomi Sosiologi Seni Budaya Pendidikan Jasmani........................... Olahraga............. Kelas/Semester : X/2 Tahun Pelajaran: ………... Muatan Lokal **) ........ : .......Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah : …………………….................... ........ .. Sosialisasi KTSP Kepala Sekolah ……………………... : ............................... Muatan Lokal **) ........... Olahraga............ : ……………………....... : ……………………... Wali Kelas ……………………….. Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah : ……………………................ dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan/ Bahasa Asing *) .....… Ketercapaian Kompetensi Peserta Didik No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 B Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Fisika Biologi Kimia Sejarah Geografi Ekonomi Sosiologi Seni Budaya Pendidikan Jasmani...... *) Diisi dengan Keterampilan/Bahasa Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik Mengetahui Orang Tua/ Wali Peserta Didik ……………………............

...... Wali Kelas ………………………..... dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan/Bahasa Asing *) .......……………...... Kepala Sekolah ……………………........... ....… Program : IPA Nilai Hasil Belajar Pengetahuan Angka Huruf Praktik Angka Huruf Sikap/Afektif Predikat No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 B Komponen Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Fisika Biologi Kimia Sejarah Seni Budaya Pendidikan Jasmani.... Olahraga............. Muatan Lokal **) ....... Nomor Induk : ……………………..........Nama Peserta Didik : ……………………........ .... : ................. Kepala Sekolah ……………………....... Pengembangan Diri (Kegiatan Ekstrakurikuler) No 1 2 3 4 Ketidakhadiran No 1 2 3 Alasan Ketidakhadiran Sakit Izin Tanpa Keterangan Jenis Kegiatan Kelas/Semester : X/2 Tahun Pelajaran: ………..……………..... ............... : ……………………........… Keterangan Keterangan Kepribadian No 1 2 3 4 Kelakuan Aspek Kerajinan/Kedisiplinan Kerapihan Kebersihan Keterangan Catatan Wali Kelas: Keterangan Kenaikan Kelas: Naik/Tidak Naik*) *) Coret yang tidak perlu Mengetahui Orang Tua/ Wali Peserta Didik Sosialisasi KTSP ……………………. Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah : ……………………...... Wali Kelas ………………………......... *) Diisi dengan Keterampilan/Bahasa Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik Mengetahui Orang Tua/ Wali Peserta Didik …………………….............. Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Kelas/Semester : XI/1 Tahun Pelajaran: ………. Nama Sekolah : ....................... Sosialisasi KTSP 330 ............ ........

.... : .................... Wali Kelas ………………………......... ...… Program : IPA Keterangan Keterangan Kepribadian No 1 2 3 4 Kelakuan Aspek Kerajinan/Kedisiplinan Kerapihan Kebersihan Keterangan Catatan Wali Kelas: Mengetahui Orang Tua/ Wali Peserta Didik Sosialisasi KTSP ……………………........ Olahraga. Kelas/Semester : XI/1 Tahun Pelajaran : ………........ 331 ......... Muatan Lokal **) . dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan/Bahasa Asing *) ......… Program : IPA Ketercapaian Kompetensi Peserta Didik No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 B Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Fisika Biologi Kimia Sejarah Seni Budaya Pendidikan Jasmani........... Nama Sekolah : ..................... Kepala Sekolah …………………….......... ......……………..... : …………………….......................... Komponen Ketercapaian Kompetensi *) Diisi dengan Keterampilan/Bahasa Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik Sosialisasi KTSP Nama Peserta Didik : ……………………..... Nomor Induk : ……………………...............Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah : ……………………. Pengembangan Diri (Kegiatan Ekstrakurikuler) No 1 2 3 4 Ketidakhadiran No 1 2 3 Alasan Ketidakhadiran Sakit Izin Tanpa Keterangan Jenis Kegiatan Kelas/Semester : XI/1 Tahun Pelajaran : ………......

. dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan/Bahasa Asing *) ........ : ... : ................. Wali Kelas ………………………...… Program : IPA Nilai Hasil Belajar Pengetahuan Angka Huruf Praktik Angka Huruf Sikap/Afektif Predikat No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 B Komponen Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Fisika Biologi Kimia Sejarah Seni Budaya Pendidikan Jasmani... ................ Komponen Ketercapaian Kompetensi *) Diisi dengan Keterampilan/Bahasa Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik Sosialisasi KTSP 332 .............................. Kelas/Semester : XI/2 Tahun Pelajaran : ………. Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Kelas/Semester : XI/2 Tahun Pelajaran: ………........... dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan/Bahasa Asing *) .................................. Olahraga......……………...... Muatan Lokal **) ................ Muatan Lokal **) ......................Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah : …………………….... Sosialisasi KTSP Kepala Sekolah ……………………....................... Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah : ……………………................. ....… Program : IPA Ketercapaian Kompetensi Peserta Didik No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 B Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Fisika Biologi Kimia Sejarah Seni Budaya Pendidikan Jasmani. Olahraga. *) Diisi dengan Keterampilan/Bahasa Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik Mengetahui Orang Tua/ Wali Peserta Didik ……………………...... : ……………………..... : …………………….................

.............. .....……………..... Nama Sekolah : ............... Sosialisasi KTSP 333 .....… Program : IPS Nilai Hasil Belajar Pengetahuan Angka Huruf Praktik Angka Huruf Sikap/Afektif Predikat No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 B Komponen Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Sejarah Geografi Ekonomi Sejarah Seni Budaya Pendidikan Jasmani.... Pengembangan Diri (Kegiatan Ekstrakurikuler) No 1 2 3 4 Ketidakhadiran No 1 2 3 Alasan Ketidakhadiran Sakit Izin Tanpa Keterangan Jenis Kegiatan Kelas/Semester : XI/2 Tahun Pelajaran : ………........... : ……………………...… Program : IPA Keterangan Keterangan Kepribadian No 1 2 3 4 Kelakuan Aspek Kerajinan/Kedisiplinan Kerapihan Kebersihan Keterangan Catatan Wali Kelas: Keterangan Kenaikan Kelas: Naik/Tidak Naik*) *) Coret yang tidak perlu Mengetahui Kepala Sekolah ……………………......... dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan/Bahasa Asing *) ..... ......... Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Kelas/Semester : XI/1 Tahun Pelajaran: ………......... : .................... Wali Kelas ………………………............................ Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah : …………………….Nama Peserta Didik : …………………….. *) Diisi dengan Keterampilan/Bahasa Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik Mengetahui Orang Tua/ Wali Peserta Didik ……………………..... Wali Kelas ………………………. Muatan Lokal **) .............. Kepala Sekolah ……………………................ Orang Tua/ Wali Peserta Didik Sosialisasi KTSP ……………………... Nomor Induk : …………………….................... .. Olahraga.. ....…………….

.. Nama Sekolah : ....... .. Muatan Lokal **) .................. Nomor Induk : …………………….......... .......… Program : IPS Ketercapaian Kompetensi Peserta Didik No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 B Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Sejarah Geografi Ekonomi Sejarah Seni Budaya Pendidikan Jasmani........................ Pengembangan Diri (Kegiatan Ekstrakurikuler) No 1 2 3 4 Ketidakhadiran No 1 2 3 Alasan Ketidakhadiran Sakit Izin Tanpa Keterangan Jenis Kegiatan Kelas/Semester : XI/1 Tahun Pelajaran : ………............ Kelas/Semester : XI/1 Tahun Pelajaran : ………...... dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan/Bahasa Asing *) ........ : ……………………................ Wali Kelas ………………………... 334 .....Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah : …………………….... : ...……………........ Komponen Ketercapaian Kompetensi *) Diisi dengan Keterampilan/Bahasa Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik Sosialisasi KTSP Nama Peserta Didik : ……………………. Olahraga.........… Program : IPS Keterangan Keterangan Kepribadian No 1 2 3 4 Kelakuan Aspek Kerajinan/Kedisiplinan Kerapihan Kebersihan Keterangan Catatan Wali Kelas: Mengetahui Orang Tua/ Wali Peserta Didik Sosialisasi KTSP ……………………..................... Kepala Sekolah …………………….........

............... dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan/Bahasa Asing *) ........... Muatan Lokal **) .... *) Diisi dengan Keterampilan/Bahasa Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik Mengetahui Orang Tua/ Wali Peserta Didik ……………………..................... Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Kelas/Semester : XI/2 Tahun Pelajaran: ………............... Kelas/Semester : XI/2 Tahun Pelajaran : ………. Olahraga.... Komponen Ketercapaian Kompetensi *) Diisi dengan Keterampilan/Bahasa Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik Sosialisasi KTSP 335 ........ : ........................ : ..................... : …………………….... . Kepala Sekolah ……………………..................................... ....... Sosialisasi KTSP Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah : ……………………........ Wali Kelas ………………………........Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah : ……………………....... dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan/Bahasa Asing *) .....… Program : IPS Ketercapaian Kompetensi Peserta Didik No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 B Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Sejarah Geografi Ekonomi Sejarah Seni Budaya Pendidikan Jasmani... Olahraga....... : ……………………........... Muatan Lokal **) ..........................… Program : IPS Nilai Hasil Belajar Pengetahuan Angka Huruf Praktik Angka Huruf Sikap/Afektif Predikat No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 B Komponen Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Sejarah Geografi Ekonomi Sejarah Seni Budaya Pendidikan Jasmani....……………...

. ....... Wali Kelas ………………………................... Olahraga..Nama Peserta Didik : ……………………... ....................... dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan **) ........ Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Kelas/Semester : XI/1 Tahun Pelajaran: ………............ Sejarah Seni Budaya Pendidikan Jasmani.......... 336 ............ Wali Kelas ………………………....... Orang Tua/ Wali Peserta Didik Sosialisasi KTSP …………………….... Sosialisasi KTSP Kepala Sekolah ……………………..........……………... Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah : …………………….... *) Diisi dengan Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan Keterampilan yang diikuti peserta didik ***) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik Mengetahui Orang Tua/ Wali Peserta Didik ……………………. . Pengembangan Diri (Kegiatan Ekstrakurikuler) No 1 2 3 4 Ketidakhadiran No 1 2 3 Alasan Ketidakhadiran Sakit Izin Tanpa Keterangan Jenis Kegiatan Kelas/Semester : XI/2 Tahun Pelajaran : ……….... ....................… Program : IPS Keterangan Keterangan Kepribadian No 1 2 3 4 Kelakuan Aspek Kerajinan/Kedisiplinan Kerapihan Kebersihan Keterangan Catatan Wali Kelas: Keterangan Kenaikan Kelas: Naik/Tidak Naik*) *) Coret yang tidak perlu Mengetahui Kepala Sekolah ……………………..................… Program : Bahasa Nilai Hasil Belajar Pengetahuan Angka Huruf Praktik Angka Huruf Sikap/Afektif Predikat No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 B Komponen Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Sastra Antropologi Bahasa Asing *) …………………. Muatan Lokal ***) ... : ……………………................... Nomor Induk : …………………….......... : ..... Nama Sekolah : ...……………....

. Komponen Ketercapaian Kompetensi *) Diisi dengan Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan Keterampilan yang diikuti peserta didik ***) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik Sosialisasi KTSP Nama Peserta Didik : …………………….................Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah : ……………………....... Nomor Induk : ……………………. Kelas/Semester : XI/1 Tahun Pelajaran : ………..............… Program : Bahasa Ketercapaian Kompetensi Peserta Didik No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 B Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Sastra Antropologi Bahasa Asing *) ………………….....… Program : Bahasa Keterangan Keterangan Kepribadian No 1 2 3 4 Kelakuan Aspek Kerajinan/Kedisiplinan Kerapihan Kebersihan Keterangan Catatan Wali Kelas: Mengetahui Orang Tua/ Wali Peserta Didik Kepala Sekolah .........................…………….... …………………….... 337 .... Olahraga....... Muatan Lokal ***) ............ Pengembangan Diri (Kegiatan Ekstrakurikuler) No 1 2 3 4 Ketidakhadiran No 1 2 3 Alasan Ketidakhadiran Sakit Izin Tanpa Keterangan Jenis Kegiatan Kelas/Semester : XI/1 Tahun Pelajaran : ………..... ..................................... Sejarah Seni Budaya Pendidikan Jasmani...... ……………………….. dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan **) ......... Nama Sekolah : .. Wali Kelas Sosialisasi KTSP ……………………. : ... : ……………………..........

......... : ……………………...… Program : Bahasa Nilai Hasil Belajar Pengetahuan Angka Huruf Praktik Angka Huruf Sikap/Afektif Predikat No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 B Komponen Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Sastra Antropologi Bahasa Asing *) …………………............ Kelas/Semester : XI/2 Tahun Pelajaran : ……….... ............ *) Diisi dengan Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan Keterampilan yang diikuti peserta didik ***) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik Mengetahui Orang Tua/ Wali Peserta Didik ……………………... Wali Kelas ………………………............... Olahraga.................. Muatan Lokal ***) ...... dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan **) .................... Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Kelas/Semester : XI/2 Tahun Pelajaran: ………............ Sejarah Seni Budaya Pendidikan Jasmani.. Sejarah Seni Budaya Pendidikan Jasmani.... ............... Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah : …………………….. : ................. Olahraga............... Sosialisasi KTSP Kepala Sekolah ……………………................. dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan **) . : …………………….......… Program : Bahasa Ketercapaian Kompetensi Peserta Didik No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 B Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Sastra Antropologi Bahasa Asing *) …………………............. : ...…………….. Muatan Lokal ***) ....................................Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah : ……………………..... Komponen Ketercapaian Kompetensi *) Diisi dengan Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan Keterampilan yang diikuti peserta didik ***) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik Sosialisasi KTSP 338 ....

: .....… Program : IPA Nilai Hasil Belajar Pengetahuan Angka Huruf Praktik Angka Huruf Sikap/Afektif Predikat No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 B Komponen Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Fisika Biologi Kimia Sejarah Seni Budaya Pendidikan Jasmani.... Orang Tua/ Wali Peserta Didik Sosialisasi KTSP ……………………........…………….. Sosialisasi KTSP Kepala Sekolah ……………………...… Program : Bahasa Keterangan Keterangan Kepribadian No 1 2 3 4 Kelakuan Aspek Kerajinan/Kedisiplinan Kerapihan Kebersihan Keterangan Catatan Wali Kelas: Keterangan Kenaikan Kelas: Naik/Tidak Naik*) *) Coret yang tidak perlu Mengetahui Kepala Sekolah …………………….... 339 ............. ....... Nama Sekolah : .. *) Diisi dengan Keterampilan/Bahasa Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik Mengetahui Orang Tua/ Wali Peserta Didik …………………….............. Wali Kelas ………………………................ Wali Kelas ………………………........................................... .............. Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Kelas/Semester : XII/1 Tahun Pelajaran: ………......... .. Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah : …………………….............…………….Nama Peserta Didik : …………………….. Pengembangan Diri (Kegiatan Ekstrakurikuler) No 1 2 3 4 Ketidakhadiran No 1 2 3 Alasan Ketidakhadiran Sakit Izin Tanpa Keterangan Jenis Kegiatan Kelas/Semester : XI/2 Tahun Pelajaran : ………............ .............. Olahraga. Nomor Induk : ……………………........ dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan/Bahasa Asing *) ..... : ……………………... Muatan Lokal **) ........

.. Nomor Induk : ……………………. Wali Kelas ………………………. 340 ..… Program : IPA Keterangan Keterangan Kepribadian No 1 2 3 4 Kelakuan Aspek Kerajinan/Kedisiplinan Kerapihan Kebersihan Keterangan Catatan Wali Kelas: Mengetahui Orang Tua/ Wali Peserta Didik Sosialisasi KTSP …………………….......... ................ : ……………………..........……………........… Program : IPA Ketercapaian Kompetensi Peserta Didik No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 B Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Fisika Biologi Kimia Sejarah Seni Budaya Pendidikan Jasmani........................... Kelas/Semester : XII/1 Tahun Pelajaran : ………. dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan/Bahasa Asing *) .. Olahraga.. : ...... Kepala Sekolah ……………………..Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah : ……………………............... Komponen Ketercapaian Kompetensi *) Diisi dengan Keterampilan/Bahasa Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik Sosialisasi KTSP Nama Peserta Didik : ……………………... Muatan Lokal **) .................... Pengembangan Diri (Kegiatan Ekstrakurikuler) No 1 2 3 4 Ketidakhadiran No 1 2 3 Alasan Ketidakhadiran Sakit Izin Tanpa Keterangan Jenis Kegiatan Kelas/Semester : XII/1 Tahun Pelajaran : ………............... Nama Sekolah : .......................... ......

.... Sosialisasi KTSP Kepala Sekolah ……………………........ Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Kelas/Semester : XII/2 Tahun Pelajaran: ………..... Komponen Ketercapaian Kompetensi *) Diisi dengan Keterampilan/Bahasa Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik Sosialisasi KTSP 341 .... Kelas/Semester : XII/2 Tahun Pelajaran : ……….................. : ... dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan/Bahasa Asing *) ....… Program : IPA Nilai Hasil Belajar Pengetahuan Angka Huruf Praktik Angka Huruf Sikap/Afektif Predikat No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 B Komponen Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Fisika Biologi Kimia Sejarah Seni Budaya Pendidikan Jasmani...... Olahraga.. . Muatan Lokal **) .... Wali Kelas ………………………..........................… Program : IPA Ketercapaian Kompetensi Peserta Didik No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 B Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Fisika Biologi Kimia Sejarah Seni Budaya Pendidikan Jasmani............…………….................. dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan/Bahasa Asing *) . Muatan Lokal **) ............... : ……………………........... Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah : ……………………........... : ……………………................Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah : ……………………........................................ *) Diisi dengan Keterampilan/Bahasa Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik Mengetahui Orang Tua/ Wali Peserta Didik ……………………... : ... ............................... Olahraga.........

Nama Peserta Didik : ……………………. Nomor Induk : ……………………. Nama Sekolah : ............................. Pengembangan Diri (Kegiatan Ekstrakurikuler) No 1 2 3 4 Ketidakhadiran No 1 2 3 Alasan Ketidakhadiran Sakit Izin Tanpa Keterangan Jenis Kegiatan

Kelas/Semester : XII/2 Tahun Pelajaran : ……….… Program : IPA

Keterangan

Keterangan

Kepribadian

No
1 2 3 4 Kelakuan

Aspek
Kerajinan/Kedisiplinan Kerapihan Kebersihan

Keterangan

Catatan Wali Kelas:

Telah menyelesaikan seluruh program pembelajaran di SMA ……………………………………….. sampai kelas XII Mengetahui Orang Tua/ Wali Peserta Didik …………………….. Sosialisasi KTSP Kepala Sekolah ……………………... ...…………….., ..................... Wali Kelas ………………………..

Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah

: ……………………. : ……………………. : ............................. Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM)

Kelas/Semester : XII/1 Tahun Pelajaran: ……….… Program : IPS Nilai Hasil Belajar Pengetahuan Angka Huruf Praktik Angka Huruf Sikap/Afektif Predikat

No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 B

Komponen Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Sejarah Geografi Ekonomi Sejarah Seni Budaya Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan/Bahasa Asing *) .................................... Muatan Lokal **) ......................................

*) Diisi dengan Keterampilan/Bahasa Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik

Mengetahui Orang Tua/ Wali Peserta Didik …………………….. Sosialisasi KTSP Kepala Sekolah ……………………...

...…………….., ..................... Wali Kelas ………………………......

342

Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah

: ……………………. : ……………………. : .............................

Kelas/Semester : XII/1 Tahun Pelajaran : ……….… Program : IPS

Ketercapaian Kompetensi Peserta Didik
No
A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 B Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Sejarah Geografi Ekonomi Sejarah Seni Budaya Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan/Bahasa Asing *) .................................... Muatan Lokal **) ......................................

Komponen

Ketercapaian Kompetensi

*) Diisi dengan Keterampilan/Bahasa Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik

Sosialisasi KTSP

Nama Peserta Didik : ……………………. Nomor Induk : ……………………. Nama Sekolah : ............................. Pengembangan Diri (Kegiatan Ekstrakurikuler) No 1 2 3 4 Ketidakhadiran No 1 2 3 Alasan Ketidakhadiran Sakit Izin Tanpa Keterangan Jenis Kegiatan

Kelas/Semester : XII/1 Tahun Pelajaran : ……….… Program : IPS

Keterangan

Keterangan

Kepribadian

No
1 2 3 4 Kelakuan

Aspek
Kerajinan/Kedisiplinan Kerapihan Kebersihan

Keterangan

Catatan Wali Kelas:

Mengetahui Orang Tua/ Wali Peserta Didik Sosialisasi KTSP …………………….. Kepala Sekolah ……………………...

...…………….., ..................... Wali Kelas ………………………..

343

Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah

: ……………………. : ……………………. : ............................. Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM)

Kelas/Semester : XII/2 Tahun Pelajaran: ……….… Program : IPS Nilai Hasil Belajar Pengetahuan Angka Huruf Praktik Angka Huruf Sikap/Afektif Predikat

No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 B

Komponen Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Sejarah Geografi Ekonomi Sejarah Seni Budaya Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan/Bahasa Asing *) .................................... Muatan Lokal **) ......................................

*) Diisi dengan Keterampilan/Bahasa Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik

Mengetahui Orang Tua/ Wali Peserta Didik …………………….. Sosialisasi KTSP Kepala Sekolah ……………………...

...…………….., ..................... Wali Kelas ………………………......

Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah

: ……………………. : ……………………. : .............................

Kelas/Semester : XII/2 Tahun Pelajaran : ……….… Program : IPS

Ketercapaian Kompetensi Peserta Didik
No
A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 B Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Sejarah Geografi Ekonomi Sejarah Seni Budaya Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan/Bahasa Asing *) .................................... Muatan Lokal **) ......................................

Komponen

Ketercapaian Kompetensi

*) Diisi dengan Keterampilan/Bahasa Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik

Sosialisasi KTSP

344

Nama Peserta Didik : ……………………. Nomor Induk : ……………………. Nama Sekolah : ............................. Pengembangan Diri (Kegiatan Ekstrakurikuler) No 1 2 3 4 Ketidakhadiran No 1 2 3 Alasan Ketidakhadiran Sakit Izin Tanpa Keterangan Jenis Kegiatan

Kelas/Semester : XII/2 Tahun Pelajaran : ……….… Program : IPS

Keterangan

Keterangan

Kepribadian

No
1 2 3 4 Kelakuan

Aspek
Kerajinan/Kedisiplinan Kerapihan Kebersihan

Keterangan

Catatan Wali Kelas:

Telah menyelesaikan seluruh program pembelajaran di SMA ……………………………………….. Sampai kelas XII Mengetahui Orang Tua/ Wali Peserta Didik Sosialisasi KTSP …………………….. Kepala Sekolah ……………………... ...…………….., ..................... Wali Kelas ………………………..

Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah

: ……………………. : ……………………. : ............................. Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM)

Kelas/Semester : XII/1 Tahun Pelajaran: ……….… Program : Bahasa Nilai Hasil Belajar Pengetahuan Angka Huruf Praktik Angka Huruf Sikap/Afektif Predikat

No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 B

Komponen Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Sastra Antropologi Bahasa Asing *) …………………. Sejarah Seni Budaya Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan **) .................................... Muatan Lokal ***) ......................................

*) Diisi dengan Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan Keterampilan yang diikuti peserta didik ***) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik

Mengetahui Orang Tua/ Wali Peserta Didik …………………….. Sosialisasi KTSP Kepala Sekolah ……………………...

...…………….., ..................... Wali Kelas ………………………......

345

Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah

: ……………………. : ……………………. : .............................

Kelas/Semester : XII/1 Tahun Pelajaran : ……….… Program : Bahasa

Ketercapaian Kompetensi Peserta Didik
No
A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 B Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Sastra Antropologi Bahasa Asing *) …………………. Sejarah Seni Budaya Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan **) .................................... Muatan Lokal ***) ......................................

Komponen

Ketercapaian Kompetensi

*) Diisi dengan Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan Keterampilan yang diikuti peserta didik ***) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik

Sosialisasi KTSP

Nama Peserta Didik : ……………………. Nomor Induk : ……………………. Nama Sekolah : ............................. Pengembangan Diri (Kegiatan Ekstrakurikuler) No 1 2 3 4 Ketidakhadiran No 1 2 3 Alasan Ketidakhadiran Sakit Izin Tanpa Keterangan Jenis Kegiatan

Kelas/Semester : XII/1 Tahun Pelajaran : ……….… Program : Bahasa

Keterangan

Keterangan

Kepribadian

No
1 2 3 4 Kelakuan

Aspek
Kerajinan/Kedisiplinan Kerapihan Kebersihan

Keterangan

Catatan Wali Kelas:

Mengetahui Orang Tua/ Wali Peserta Didik Kepala Sekolah

...…………….., ..................... Wali Kelas

Sosialisasi KTSP ……………………..

……………………...

………………………..

346

Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah

: ……………………. : ……………………. : ............................. Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM)

Kelas/Semester : XII/2 Tahun Pelajaran: ……….… Program : Bahasa Nilai Hasil Belajar Pengetahuan Angka Huruf Praktik Angka Huruf Sikap/Afektif Predikat

No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 B

Komponen Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Sastra Antropologi Bahasa Asing *) …………………. Sejarah Seni Budaya Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan **) .................................... Muatan Lokal ***) ......................................

*) Diisi dengan Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan Keterampilan yang diikuti peserta didik ***) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik

Mengetahui Orang Tua/ Wali Peserta Didik …………………….. Sosialisasi KTSP Kepala Sekolah ……………………...

...…………….., ..................... Wali Kelas ………………………......

Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah

: ……………………. : ……………………. : .............................

Kelas/Semester : XII/2 Tahun Pelajaran : ……….… Program : Bahasa

Ketercapaian Kompetensi Peserta Didik
No
A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 B Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Sastra Antropologi Bahasa Asing *) …………………. Sejarah Seni Budaya Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan **) .................................... Muatan Lokal ***) ......................................

Komponen

Ketercapaian Kompetensi

*) Diisi dengan Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan Keterampilan yang diikuti peserta didik ***) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik

Sosialisasi KTSP

347

Nama Peserta Didik : ……………………. Nomor Induk : ……………………. Nama Sekolah : ............................. Pengembangan Diri (Kegiatan Ekstrakurikuler) No 1 2 3 4 Ketidakhadiran No 1 2 3 Alasan Ketidakhadiran Sakit Izin Tanpa Keterangan Jenis Kegiatan

Kelas/Semester : XII/2 Tahun Pelajaran : ……….… Program : Bahasa

Keterangan

Keterangan

Kepribadian

No
1 2 3 4 Kelakuan

Aspek
Kerajinan/Kedisiplinan Kerapihan Kebersihan

Keterangan

Catatan Wali Kelas:

Telah menyelesaikan seluruh program pembelajaran di SMA ……………………………………….. Sampai kelas XII Mengetahui Orang Tua/ Wali Peserta Didik Sosialisasi KTSP …………………….. Kepala Sekolah ……………………... ...…………….., ..................... Wali Kelas ………………………..

CARA PENGISIAN FORMAT LAPORAN HASIL BELAJAR
• Nilai ketuntasan belajar untuk aspek pengetahuan dan praktik dinyatakan dalam bentuk bilangan bulat, dengan rentang 0 – 100. • Ketuntasan belajar setiap indikator ditetapkan berkisar antara 0-100 %. Kriteria ideal ketuntasan untuk masing-masing indikator 75 %. • Kolom Pengetahuan diisi dengan nilai kumulatif dari hasil pencapaian SK dan KD setiap mata pelajaran dan muatan lokal per semester. Nilai ini ditulis secara kuantitatif dalam bentuk bilangan bulat dan huruf. • Kolom Praktik diisi dengan nilai kumulatif dari hasil pencapaian SK dan KD untuk aspek praktik pada mata pelajaran dan muatan lokal tertentu per semester. Nilai ini ditulis secara kuantitatif dalam bentuk bilangan bulat dan huruf.
Sosialisasi KTSP

348

apabila yang bersangkutan tidak mencapai ketuntasan belajar minimal lebih dari 3 (tiga) mata pelajaran yang bukan mata pelajaran ciri khas program tersebut. dll). kerjasama. sedang dan rendah (motivasi dan minat belajar. Nilai sikap/afektif dicantumkan dalam bentuk predikat. disiplin. cukup dan kurang. Sosialisasi KTSP KENAIKAN KELAS • Kenaikan kelas dilaksanakan pada setiap akhir tahun pelajaran • Kenaikan kelas didasarkan pada penilaian hasil belajar pada semester 2 (dua). • Peserta didik dinyatakan tidak naik ke kelas XI. dan deskripsi tentang sikap/perilaku peserta didik yang paling dominan baik positif maupun negatif. • Tabel Ketidakhadiran pada kolom keterangan diisi dengan lama waktu (hari. cukup. Sosialisasi KTSP 349 .jam atau satuan waktu lainnya) • Tabel Kepribadian pada Kolom keterangan diisi dengan predikat prestasi kepribadian (amat baik.Lanjutan pengisian format LHB • Kolom sikap/afektif diisi dengan hasil penilaian aspek sikap/afektif pada setiap mata pelajaran dan muatan lokal melalui pengamatan pembelajaran selama proses berlangsung per semester. • Peserta didik dinyatakan tidak naik ke kelas XII. baik. sikap. dengan mempertim-bangan seluruh SK/KD yang belum tuntas pada semester 1 harus dituntaskan sebelum akhir semester 2 (dua). • Pada kolom ketercapaian kompetensi diisi dengan uraian singkat/deskripsi yang menggambarkan tingkat pencapaian kompetensi (baik yang telah tuntas atau yang belum tuntas). apabila yang bersangkutan tidak mencapai ketuntasan belajar minimal lebih dari 3 (tiga) mata pelajaran. • Tabel pengembangan diri diisi dengan jenis pengembangan diri (kegiatan kreativitas) yang diikuti oleh peserta didik dan dalam kolom keterangan diisi dengan penilaian aspek sikap/afektif yang difokuskan pada perubahan perilaku peserta didik setelah mengikuti kegiatan pengembangan diri. dengan klasifikasi tinggi. atau kurang) peserta didik. baik . untuk nilai yang terkait dengan mata pelajaran dan muatan lokal dapat menggunakan predikat amat baik.

• Program Bahasa. Kimia. dan Bahasa Asing Lainnya. Satuan Pendidikan dapat menambah kriteria kenaikan kelas sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan setiap satuan pendidikan. • Program IPS. tidak boleh memiliki nilai yang tidak tuntas pada mata pelajaran Fisika. tidak boleh memiliki nilai yang tidak tuntas pada mata pelajaran Geografi. tidak boleh memiliki nilai yang tidak tuntas pada mata pelajaran Antropologi. dan Sosiologi.IPS. kemampuan akademik. • Pelaksanaan Penjurusan Program IPA. Sosialisasi KTSP PENJURUSAN • Penentuan Penjurusan dilakukan mulai akhir semester 2 (dua) kelas X.CONTOH Bagi Peserta Didik Kelas XI • Program IPA. Sastra Indonesia. dan Biologi. dan Bahasa dimulai di semester 1(satu) kelas XI • Penjurusan dilakukan berdasarkan atas pilihan peserta didik (minat). dan potensi peserta didik Sosialisasi KTSP 350 . Ekonomi.

Contoh Penjurusan di kelas XI • Apabila mata pelajaran yang tidak tuntas adalah FIsika. • Apabila mata pelajaran yang tidak tuntas adalah Bahasa Indonesia. Ekonomi. maka peserta didik tersebut : . • Satuan pendidikan dapat menambah kriteria penjurusan sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan setiap satuan pendidikan. Sosialisasi KTSP • 351 . dan Bahasa Indonesia(mencakup seluruh mata pelajaran yang menjadi ciri khas program di SMA). maka peserta didik tersebut dapat dijuruskan ke program yg nilai prestasinya lebih unggul. dan Geografi (2 mp ciri khas program IPA dan 1 ciri khas program IPS). diberi kesempatan untuk pindah jurusan apabila ia tidak cocok pada program semula atau tidak sesuai dengan kemampuan dan kemajuan belajarnya. Kimia. Sosialisasi KTSP Lanjutan Penjurusan Apabila mata pelajaran yang tidak tuntas adalah Fisika. Apabila nilai dari setiap mp ciri khas program tertentu ada nilai prestasi lebih unggul dari pada program lainnya. dan dibandingkan dengan mp ciri khas program Bahasa setelah remidi.perlu diperhatikan mp yang menjadi ciri khas program IPA dibandingkan dengan mp ciri khas program IPS. maka peserta didik tersebut secara akademik dapat dimasukkan ke program IPA. Sosiologi.Perlu diperhatikan minat peserta didik. . • Apabila mata pelajaran yang tidak tuntas adalah Ekonomi. Batas waktu pindah program ditentukan oleh sekolah paling lambat 1 (satu) bulan. dan Bahasa Inggris (2 mp ciri khas program IPS dan 1 ciri khas program Bahasa). Bahasa Inggris. maka peserta didik tersebut secara akademik dapat dimasukkan ke program Bahasa. maka peserta didik tersebut secara akademik dapat dimasukkan ke program IPS. dan Fisika (2 mp ciri khas program Bahasa dan 1 ciri khas program IPA). • Peserta didik yg memenuhi persyaratan masuk kesemua program.

.... 3. Nama Sekolah : ………….. Sebab-sebab keluar. (…………………….. Nomor Induk : ……………………. antara lain mencakup hal-hal sebagai berikut : – Menyesuaikan bentuk LHB dari sekolah asal sesuai dengan raport yang digunakan disekolah tujuan – Melakukan tes atau program matrikulasi bagi peserta didik pindahan.. Kepala Sekolah..) Orang Tua/Wali (……………………) ……………..... Stempel Sekolah dan Tanda Tangan Orang Tua/Wali ……………. Sekolah harus memfasilitasi peserta didik yang pindah sekolah : – – Antara sekolah pelaksana KTSP Antara sekolah pelaksana kurikulum 2004 dengan sekolah pelaksana KTSP 2. (…………………….../.... ....) Orang Tua/Wali (……………………) Sosialisasi KTSP 352 . dan atas permintaan (tertulis) dari : Tanda Tangan Kepala Sekolah.......…. ……. Nama Peserta Didik : ……………………...... : ……….. Kepala Sekolah.. Sosialisasi KTSP Contoh Format: Keterangan Pindah Sekolah (Diisi oleh sekolah yang ditinggalkan/lama)..... KELUAR Tanggal Kelas dan Semester yang ditinggalkan Kelas/Semester Tahun Pelajaran Program : ... Kepala Sekolah.... (……………………..….. Sekolah dapat menentukan persyaratan pindah/mutasi peserta didik sesuai prinsip manajemen berbasis sekolah.....) Orang Tua/Wali (……………………) ……………....PINDAH SEKOLAH 1.. ..……... Pelaksanaan pindah sekolah lintas provinsi/ kabupaten/kota dikoordinasikan dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota.. : .........

...... MASUK No.. No.............. (…………………) …………….............................. 4............. 4... No 1 Prestasi Yang Pernah Dicapai Kurikuler Bukti Sertifikat / Piagam / Trophy Yang diperoleh (Sebutkan) ..................................................................................................................................../......................./......................................... ............................................................. Tanggal b............................................................... .................................... 2 Ekstrakurikuler 3 Lain ............ .................. Nama Sekolah : …………........................................................ 1..................................................... Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah Masuk : a....... Di Kelas c...................Keterangan Pindah Sekolah (Diisi oleh sekolah yang baru) Nama Peserta Didik : ……………………......................................................... Tanggal b........ : ...................... 1... …… Kepala Sekolah................................. Tanggal b... …… Kepala Sekolah......................................... ..... 3.... ........................................ 3.................................................................................... 5..................................................... Di Kelas c................................... 5. 3...... ............... …… Kepala Sekolah....... 4........... .................. Tahun Pelajaran : ………....................... ................................ 2....................................... ........... : ……….................... ................ ..................................................... Kelas/Semester Tahun Pelajaran Program : .............................. .............................................................. 5..... (…………………) ……………..................................................................... (…………………) Sosialisasi KTSP Catatan Prestasi Yang Telah Dicapai Nama Peserta Didik : ……………………............ 2.............. 2............................................................................................................................................ Semester Tahun Pelajaran Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah Masuk : a.................................. Kelas/Semester :................................ No.................. Nama Sekolah : ………….......................... ........ Nomor Induk : ……………………............... ........................ 1............................. Di Kelas c....…… Program : ........................................ .......... Semester Tahun Pelajaran Identitas Peserta Didik _________________________________ _________________________________ _________________________________ _________________________________ _________________________________ _________________________________ _________________________________ Identitas Peserta Didik _________________________________ _________________________________ _________________________________ _________________________________ _________________________________ _________________________________ _________________________________ Identitas Peserta Didik _________________________________ _________________________________ _________________________________ _________________________________ _________________________________ _________________________________ _________________________________ …………….......................................................................................... Semester Tahun Pelajaran Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah Masuk : a.....................................lain 4 Catatan Khusus Lainnya Sosialisasi KTSP 353 ..........................……............. Nomor Induk : …………………….........

Selesai Sosialisasi KTSP 354 .

Departemen Pendidikan Nasional Materi 19 Penetapan Kriteria Ketuntasan Minimal Sosialisasi KTSP PENETAPAN KKM ANALISIS PENCAPAIAN KKM Sosialisasi KTSP 355 1 .

RAMBU-RAMBU ¾ KKM ditetapkan pada awal tahun pelajaran ¾ KKM ditetapkan oleh forum MGMP sekolah ¾ Nilai KKM dinyatakan dalam bentuk bilangan bulat dengan rentang 0 – 100 ¾ Nilai ketuntasan belajar maksimal adalah 100 ¾ Sekolah dapat menetapkan KKM dibawah nilai ketuntasan belajar maksimal ¾ Nilai KKM harus dicantumkan dalam LHBS Sosialisasi KTSP MEKANISME/LANGKAH-LANGKAH : KKM INDIKATOR KKM KD KKM MP KKM SK Sosialisasi KTSP 356 2 .

KRITERIA PENETAPAN KKM • Kompleksitas (Kesulitan & Kerumitan) • Daya dukung • Intake siswa PENETAPAN KKM : menggunakan Format A Sosialisasi KTSP FORMAT A Kriteria Ketuntasan Minimal Kompetensi dasar dan Indikator Kriteria Penetapan Ketuntasan Kompleksi tas 1.1. Mendeskripsikan hakikat bangsa dan unsurunsur terbentuknya negara ƒ ƒ ƒ Mendeskripsikan kedudukan manusia sebagai makhluk individu dan makhluk sosial Menguraikan pengertian bangsa dan unsur terbentuknya bangsa Menganalisis pengertian negara dan unsur terbentuknya Negara Daya dukung Intake Nilai KKM Sosialisasi KTSP 357 3 .

Dengan menggunakan rentang nilai pada setiap kriteria: 1.Tinggi = 3 .Rendah = 81-100 .Sedang = 2 . Kompleksitas : 2.Tinggi = 50-64 . daya dukung tinggi dan intake siswa sedang Æ nilainya adalah: (3 + 3 + 2) x 100 = 88. Intake : .Rendah = 50-64 .Tinggi = 81-100 . Dalam menentukan rentang nilai dan menentukan nilai dari setiap kriteria perlu kesepakatan dalam forum MGMP di Sekolah.Kompleksitas : 2.Tinggi = 1 .Rendah = 50-64 Jika indikator memiliki Kriteria : kompleksitas sedang.Sedang = 2 .Rendah = 1 . Dengan memberikan point pada setiap kriteria yang ditetapkan : 1.Tinggi = 81-100 .Rendah = 1 Jika indikator memiliki Kriteria : kompleksitas rendah.MENAFSIRKAN KRITERIA MENJADI NILAI A. Daya dukung : 3.Sedang = 2 .Tinggi = 3 .89 9 Sosialisasi KTSP MENAFSIRKAN KRITERIA MENJADI NILAI B.Rendah = 3 .Sedang = 65-80 .Sedang = 65-80 . Sosialisasi KTSP 358 4 .Daya dukung : 3. daya dukung tinggi dan intake sedang Æ nilainya adalah rata-rata setiap nilai dari kriteria yang kita tentukan. Intake : .Sedang = 65-80 .

Sedang . Kompleksitas : . daya Dukung tinggi dan intake siswa sedang Æ maka dapat dikatakan hanya satu komponen yang mempengaruhi untuk mencapai ketuntasan maksimal 100 yaitu intake sedang. bila dalam pelaksanaannya menuntut : • SDM 9 memahami Kompetensi yang harus dicapai Siswa 9 kreatif dan inovatif dalam melaksanakan pembelajaran.Rendah 3. Sosialisasi KTSP TINGKAT KOMPLEKSITAS (Kesulitan & Kerumitan) setiap IP/KD yang harus dicapai oleh siswa. Tingkat Kompleksitas Tinggi.MENAFSIRKAN KRITERIA MENJADI NILAI C. Dengan memberikan pertimbangan professional judgment pada setiap kriteria untuk menetapkan nilai : 1.Tinggi . Sosialisasi KTSP 359 5 .Sedang .Tinggi . Intake : .Sedang .Rendah 2. Daya dukung : .Rendah Contoh : Jika indikator memiliki Kriteria : kompleksitas rendah.Tinggi . Jadi guru dapat mengurangi nilai menjadi antara 90 – 80. • WAKTU 9 cukup lama karena perlu pengulangan • PENALARAN dan KECERMATAN siswa yang tinggi.

test seleksi masuk atau psikotes ¾ KKM Kelas XI dan XII didasarkan pada tingkat pencapaian KKM siswa pada semester atau kelas sebelumnya Sosialisasi KTSP 360 6 . kepedulian stakeholders sekolah.KEMAMPUAN SUMBERDAYA PENDUKUNG: yaitu ketersediaan tenaga. BOP. Sosialisasi KTSP INTAKE (TINGKAT KEMAMPUAN RATA-RATA) SISWA : ¾ KKM Kelas X didasarkan pada hasil seleksi PSB. sarana dan prasarana pendidikan yang sangat dibutuhkan. Rapor kelas 3 SMP. manajemen sekolah. NUN.

3 Sedang 78 tinggi 85 sedang 70 77.FORMAT A Kriteria Ketuntasan Minimal Kompetensi dasar dan Indikator 1.1.6 Sedang 2 tinggi 3 sedang 2 77. Mendeskripsikan hakikat bangsa dan unsur-unsur terbentuknya negara ƒ Mendeskripsikan kedudukan manusia sebagai makhluk individu dan makhluk sosial ƒ Menguraikan pengertian bangsa dan unsur terbentuknya bangsa ƒ Menganalisis pengertian negara dan unsur terbentuknya Negara Sosialisasi KTSP 74.3 tinggi 55 sedang 80 sedang 70 68.8 Sosialisasi KTSP FORMAT A Kriteria Ketuntasan Minimal Kompetensi dasar dan Indikator Kriteria Penetapan Ketuntasan Kompleks itas Daya dukung Intake Nilai KKM 1. Mendeskripsikan Kriteria Penetapan Ketuntasan Kompleksi tas Daya dukung Intake Nilai KKM hakikat bangsa dan unsur-unsur terbentuknya negara Rendah 3 74 ƒ Mendeskripsikan kedudukan manusia sebagai makhluk individu dan makhluk sosial ƒ Menguraikan pengertian bangsa dan unsur terbentuknya bangsa ƒ Menganalisis pengertian negara dan unsur terbentuknya Negara tinggi 3 sedang 2 88.77 Sedang 75 tinggi 90 sedang 70 78.1.9 tinggi 1 sedang 2 sedang 2 55.6 361 7 .

6. Manfaat Analisis : Sebagai dasar untuk menetapkan KKM pada tahun berikutnya. 5. Sosialisasi KTSP 362 8 .dst 75 75 70 65 60 78 80 80 70 70 60 Huruf Delapan puluh Delapan puluh Tujuh puluh Tujuh puluh Enam puluh Nama Siswa : ………………………………… Nomor Induk : ………………………………… Kelas/Semester : XI IA /1 Kriteria Ketuntasan Minimal *) No Mata Pelajaran Praktik Angka 75 65 75 Huruf Tujuh puluh lima Enam puluh lima Sikap/ Afektif Predikat B B B B B B - Sosialisasi KTSP Tujuan Analisis : Mengetahui tingkat ketercapaian KKM yang telah ditetapkan. Pendidikan Agama Pendk. 3. 4.PENULISAN KKM PADA LHBS LAPORAN HASIL BELAJAR SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS Nama Sekolah : ……………………………… Tahun Pelajaran : ……………………………… Nilai Hasil Belajar Pengetahuan dan Pemahaman Konsep Angka 1. Kewarganegaraan Bhs Indonesia Bahasa Inggris Matematika Seni Budaya. 2.

Selesai Sosialisasi KTSP 363 9 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful