Materi SOSIALISASI dan PELATIHAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) SMA

PowerPoint

Departemen Pendidikan Nasional
Jakarta, Januari 2007

ii

KATA PENGANTAR

Marilah kita memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rahmat dan karunia-Nya, kita bangsa Indonesia telah rnemiliki Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang merupakan tuntutan pelaksanaan pembaharuan pendidikan yang diharapkan dapat mendukung segala upaya untuk memecahkan masalah pendidikan. Dalam proses pembelajaran, kurikulum merupakan salah satu komponen yang sangat penting, selain guru, sarana dan prasarana pendidikan lainnya. Oleh karena itu, kurikulum digunakan sebagai acuan dalam penyelenggaraan pendidikan dan sekaligus sebagai salah satu indikator mutu pendidikan. Di Indonesia tercatat telah lima kali revisi kurikulum pendidikan dasar dan menengah, yaitu pada tahun 1968, tahun 1975, tahun 1984, tahun 1994 dan ujicoba kurikulum tahun 2004. Revisi kurikulum tersebut bertujuan untuk mewujudkan kurikulum yang sesuai dengan tuntutan dan kebutuhan masyarakat, guna mengantisipasi perkembangan jaman, serta untuk memberikan guideline atau acuan bagi penyelenggaraan pembelajaran di satuan pendidikan. Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional disebutkan bahwa, pengembangan kurikulum dilakukan dengan mengacu pada Standar Nasional Pendidikan, dan kurikulum pada semua jenjang dan jenis pendidikan dikembangkan dengan prinsip diversifikasi sesuai dengan satuan pendidikan, potensi daerah, dan peserta didik. Selanjutnya dalam Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, disebutkan bahwa standar yang terkait langsung dengan kurikulum adalah Standar Isi dan Standar Kompetensi Lulusan, dan telah diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi (SI) dan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan (SKL) serta Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 24 Tahun 2006 tentang Pelaksanaan SI dan SKI, tersebut di atas. Berdasarkan Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) serta panduan yang disusun oleh BSNP, maka Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah diharapkan dapat mengembangkan Kurikilum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) sesuai dengan satuan pendidikan, potensi daerah/karakteristik daerah, sosial budaya masyarakat setempat, dan peserta didik.

iii

Mengingat bahwa SI, SKL dan KTSP ini harus sudah dilaksanakan oleh semua satuan pendidikan dasar dan menengah pada tahun ajaran 2009/2010, maka kegiatan sosialisasi dan pelatihan SI , SKL dan pengembangan KTSP bagi para pendidik, tenaga kependidikan dan para pemangku kepentingan (stakeholders) pendidikan lainnya harus dilakukan kordinasi dan sinergi dengan semua fihak yang terkait, dan segera dilaksanakan secara terencana, terpadu dan berkelanjutan. Untuk itulah maka disusun bahan sosialisasi dan pelatihan SI, SKL dan Pengembangan KTSP yang telah disinkronkan bersama dengan Pusat Kurikulum Badan Penelitian dan Pengembangan, Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah, Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan, serta Sekretariat Jenderal Departemen Pendidikan Nasional. Selanjutnya semua kegiatan sosialisasi dan pelatihan SI, SKL dan Pengembangan KTSP tersebut supaya menggunakan bahan yang telah disiapkan ini, sehingga dapat memperlancar dalam mengembangkan KTSP di masing-masing satuan pendidikan dengan baik. Oleh karena itu, semua lapisan masyarakat yang terkait dengan pendidikan, baik secara langsung maupun tidak langsung, baik sebagai pengambil kebijakan, pelaksana, maupun masyarakat umum hendaknyamemiliki pemahaman yang baik terhadap perubahan kebijakan tentang kurikulum tersebut. Dengan kesetaraan pemahaman tersebut seluruh upaya peningkatan mutu pendidikan nasional akan mendapatkan dukungan dari segala penjuru dan hal ini akan menjamin keberhasilannya.

Jakarta, Januari 2007 Menteri Pendidikan Nasional

Prof. Dr. Bambang Sudibyo, MBA

iv

Daftar Isi

Kata Pengantar.............................................................. iii Daftar Isi ..................................................................... v I.
1. Undang–Undang No. 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional..................................................... 3 2. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan......................................... 15 3. Rencana Strategis Departemen Pendidikan Nasional Tahun 2005 - 2009...................................................... 35

Kebijakan .................................................................... 1

II. S tandar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) ...................................................

55 4. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi (SI)............................................... 57 5. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Kelulusan (SKL).................. 75 6. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 24 Tahun 2006 tentang Pelaksanaan Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Kelulusan (SKL)......................................... 83

III. K urikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP)........................................................................ 89

7. Konsep Dasar Kurikulum Berbasis Kompetensi............... 91 8. Penyusunan KTSP...................................................... 99 9. Pengembangan Silabus.............................................. 125 10. Pengembangan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)...................................................................... 143

IV. Pengembangan Bahan Ajar.................................... 149
11. Pengembangan Bahan Ajar......................................... 151

V.

12. Pengembangan Model Mata Pelajaran Muatan Lokal....... 181 13. Panduan Model Pengembangan Diri untuk Satuan Pendidikan Dasar Dan Menengah................................. 191

Model-Model Kurikulum.......................................... 179

VI. Pembelajaran Efektif................................................ 205
14. Model-Model Pembelajaran yang Efektif....................... 207

v

VIII.Penilaian Hasil Belajar............................................ 231
15. Rancangan Penilaian Hasil Belajar............................... 233 16. Sistem Penilaian KTSP (SMA)..................................... 259

IX. Pengembangan Bahan Ujian................................... 277 X.

17. Pengembangan Bahan Ujian & Analisis Hasil Ujian......... 279

18. Penyusunan Laporan Hasil Belajar (LHB) Peserta Didik SMA..................................................... 325 19. Penetapan Kriteria Ketuntasan Minimal......................... 355

Laporan Hasil Belajar (LHB).................................. 323

vi

Materi SOSIALISASI dan PELATIHAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP)

I. KEBIJAKAN
1. Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan nasional. 2. Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. 3. Rencana Strategis Departemen Pendidikan Nasional Tahun 2005-2009.

1

2 .

2003 Tentang SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL Sosialisasi Sosialisasi KTSP KTSP DASAR & FUNGSI PENDIDIKAN NASIONAL Pendidikan Nasional berdasarkan Pancasila dan Undang – Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Pendidikan Nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa Sosialisasi KTSP 3 .Departemen Pendidikan Nasional Materi 1 UNDANG–UNDANG NO. 20 TH.

TUJUAN PENDIDIKAN NASIONAL berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang: – beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. pemberdayaan. kreatif. serta berbagai kecakapan hidup Sosialisasi KTSP 4 . nilai keagamaan. mandiri. sehat. – berakhlak mulia. berilmu. dan kemajemukan bangsa. nilai kultural. Sosialisasi KTSP PRINSIP PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN Pendidikan diselenggarakan secara demokratis dan berkeadilan serta tidak diskriminatif dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia. cakap. – Pendidikan sistem terbuka: fleksibilitas pilihan dan waktu penyelesaian program lintas satuan dan jalur pendidikan – Pendidikan multimakna: proses pendidikan yang diselenggarakan dengan berorientasi pada pembudayaan. dan – menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. pembentukan watak dan kepribadian. Pendidikan diselenggarakan sebagai satu kesatuan yang sistemik dengan sistem terbuka dan multimakna.

d. Sosialisasi KTSP 5 . Pendidikan diselenggarakan dengan memberdayakan semua komponen masyarakat melalui peran serta dalam penyelenggaraan dan pengendalian mutu layanan pendidikan. mendapatkan biaya pendidikan bagi mereka yang orang tuanya tidak mampu membiayai pendidikannya. pindah ke program pendidikan pada jalur dan satuan pendidikan lain yang setara. menulis. e. mendapatkan pendidikan agama sesuai dengan agama b. Pendidikan diselenggarakan dengan mengembangkan budaya membaca. c. yang dianutnya dan diajarkan oleh pendidik yang seagama. f. membangun kemauan. Sosialisasi KTSP HAK PESERTA DIDIK a. dan mengembangkan kreativitas peserta didik dalam proses pembelajaran.PRINSIP PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN Pendidikan diselenggarakan sebagai suatu proses pembudayaan dan pemberdayaan peserta didik yang berlangsung sepanjang hayat. dan berhitung bagi segenap warga masyarakat. menyelesaikan program pendidikan sesuai dengan kecepatan belajar masing-masing dan tidak menyimpang dari ketentuan batas waktu yang ditetapkan. mendapatkan beasiswa bagi yang berprestasi yang orang tuanya tidak mampu membiayai pendidikannya. minat. mendapatkan pelayanan pendidikan sesuai dengan bakat. Pendidikan diselenggarakan dengan memberi keteladanan. dan kemampuannya.

Raudhatul Athfal (RA). atau bentuk lain yang sederajat. kecuali bagi peserta didik yang dibebaskan dari kewajiban tersebut sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sosialisasi KTSP 6 . dan/atau informal. b. – Diselenggarakan bagi anak sejak lahir sampai usia 6 tahun dan bukan prasyarat masuk pendidikan dasar Pendidikan anak usia dini dapat diselenggarakan melalui jalur pendidikan formal. Sosialisasi KTSP PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Pendidikan anak usia dini diselenggarakan sebelum jenjang pendidikan dasar.KEWAJIBAN PESERTA DIDIK menjaga norma-norma pendidikan untuk menjamin keberlangsungan proses dan keberhasilan pendidikan. nonformal. a. Pendidikan anak usia dini pada jalur pendidikan formal berbentuk Taman Kanak-kanak (TK). ikut menanggung biaya penyelenggaraan pendidikan.

atau bentuk lain yang sederajat. Pendidikan menengah terdiri atas pendidikan menengah umum dan pendidikan menengah kejuruan. sekolah menengah kejuruan (SMK). Pendidikan menengah berbentuk sekolah menengah atas (SMA). Sosialisasi KTSP PENDIDIKAN MENENGAH Pendidikan menengah merupakan lanjutan pendidikan dasar. atau bentuk lain yang sederajat. dan madrasah aliyah kejuruan (MAK). madrasah aliyah (MA). Sosialisasi KTSP 7 .PENDIDIKAN DASAR Pendidikan dasar merupakan jenjang pendidikan yang melandasi jenjang pendidikan menengah. Pendidikan dasar berbentuk sekolah dasar (SD) dan madrasah ibtidaiyah (MI) atau bentuk lain yang sederajat serta sekolah menengah pertama (SMP) dan madrasah tsanawiyah (MTs).

sarana dan prasarana. pengelolaan. masyarakat adat yang terpencil. emosional. penjaminan. dan tidak mampu dari segi ekonomi. pengelolaan. tenaga pendidik dan tenaga kependidikan. Pengembangan standar nasional pendidikan serta pemantauan dan pelaporan pencapaiannya secara nasional dilaksanakan oleh suatu badan standardisasi. kompetensi lulusan. dan pengendalian mutu pendidikan. tenaga pendidik dan tenaga kependidikan.PENDIDIKAN KHUSUS DAN LAYANAN KHUSUS Pendidikan khusus merupakan pendidikan bagi peserta didik yang memiliki tingkat kesulitan dalam mengikuti proses pembelajaran karena kelainan fisik. bencana sosial. dan penilaian pendidikan yang harus ditingkatkan secara berencana dan berkala. pembiayaan. sosial. dan/atau mengalami bencana alam. dan pembiayaan. mental. dan/atau memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa. sarana dan prasarana. Sosialisasi KTSP 8 . Dapat diselenggarakan secara inklusif atau berupa satuan pendidikan khusus Pendidikan layanan khusus merupakan pendidikan bagi peserta didik di daerah terpencil atau terbelakang. Sosialisasi KTSP STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN Standar nasional pendidikan terdiri atas standar isi. proses. Standar nasional pendidikan digunakan sebagai acuan pengembangan kurikulum.

Sosialisasi KTSP KURIKULUM 1. dan peserta didik. Pengembangan kurikulum secara berdiversifikasi dimaksudkan untuk memungkinkan penyesuaian program pendidikan pada satuan pendidikan dengan kondisi dan kekhasan potensi yang ada di daerah Sosialisasi KTSP 9 . 2. dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. potensi daerah. isi. Pengembangan kurikulum dilakukan dengan mengacu pada standar nasional pendidikan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional.KURIKULUM: PENGERTIAN DASAR Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan. Kurikulum pada semua jenjang dan jenis pendidikan dikembangkan dengan prinsip diversifikasi sesuai dengan satuan pendidikan.

g. f. agama. d. persatuan nasional dan nilai-nilai kebangsaan. e. Sosialisasi KTSP Kerangka dasar dan struktur kurikulum pendidikan dasar dan menengah ditetapkan oleh Pemerintah. tuntutan dunia kerja. h. teknologi. c. i. keragaman potensi daerah dan lingkungan. peningkatan iman dan takwa.KURIKULUM 3. peningkatan akhlak mulia. kecerdasan. Kurikulum pendidikan dasar dan menengah dikembangkan sesuai dengan relevansinya oleh setiap kelompok atau satuan pendidikan dan komite sekolah/madrasah di bawah koordinasi dan supervisi dinas pendidikan atau kantor departemen agama kabupaten/kota untuk pendidikan dasar dan provinsi untuk pendidikan menengah. perkembangan ilmu pengetahuan. dan minat peserta didik. dinamika perkembangan global. tuntutan pembangunan daerah dan nasional. peningkatan potensi. b. Sosialisasi KTSP 10 . Kurikulum disusun sesuai dengan jenjang pendidikan dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan memperhatikan: a. dan j. dan seni.

pendidikan kewarganegaraan. b. dan muatan lokal. c. keterampilan/kejuruan. i. bahasa. h. Masyarakat berperan dalam peningkatan mutu pelayanan pendidikan yang meliputi perencanaan. e.MUATAN WAJIB KURIKULUM PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH a. j. serta tokoh masyarakat yang peduli pendidikan. Sosialisasi KTSP 11 . pendidikan jasmani dan olahraga. d. g. pendidikan agama. ilmu pengetahuan sosial. dan evaluasi program pendidikan melalui dewan pendidikan dan komite sekolah/madrasah. Sosialisasi KTSP DEWAN PENDIDIKAN DAN KOMITE SEKOLAH DAN MADRASAH PENGERTIAN DASAR Komite sekolah/madrasah adalah lembaga mandiri yang beranggotakan orang tua/wali peserta didik. seni dan budaya. ilmu pengetahuan alam. matematika. f. komunitas sekolah. pengawasan.

sarana dan prasarana. serta pengawasan pendidikan pada tingkat satuan pendidikan. dan program pendidikan pada jalur formal dan nonformal untuk semua jenjang. dan perbaikan hasil belajar peserta didik secara berkesinambungan. sebagai lembaga mandiri. Sosialisasi KTSP 12 . provinsi. dan kabupaten/kota yang tidak mempunyai hubungan hirarkis. dibentuk dan berperan dalam peningkatan mutu pelayanan dengan memberikan pertimbangan. Evaluasi hasil belajar peserta didik dilakukan oleh pendidik untuk memantau proses. arahan dan dukungan tenaga. serta pengawasan pendidikan pada tingkat nasional. lembaga. Evaluasi dilakukan terhadap peserta didik. Sosialisasi KTSP EVALUASI Evaluasi dilakukan dalam rangka pengendalian mutu pendidikan secara nasional sebagai bentuk akuntabilitas penyelenggara pendidikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan. dan jenis pendidikan. arahan dan dukungan tenaga. satuan. kemajuan. Komite sekolah/madrasah.DEWAN PENDIDIKAN DAN KOMITE SEKOLAH DAN MADRASAH Dewan pendidikan sebagai lembaga mandiri dibentuk dan berperan dalam peningkatan mutu pelayanan pendidikan dengan memberikan pertimbangan. sarana dan prasarana.

jalur. Pemerintah dan pemerintah daerah melakukan evaluasi terhadap pengelola. dan sistemik untuk menilai pencapaian standar nasional pendidikan.EVALUASI Evaluasi peserta didik. Masyarakat dan/atau organisasi profesi dapat membentuk lembaga yang mandiri untuk melakukan evaluasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 58. transparan. dan jenis pendidikan. jenjang. satuan. Sosialisasi KTSP Selesai Sosialisasi KTSP 13 . satuan pendidikan. menyeluruh. dan program pendidikan dilakukan oleh lembaga mandiri secara berkala.

14 .

standar proses adalah standar nasional pendidikan yang berkaitan dengan pelaksanaan pembelajaran pada satu satuan pendidikan untuk mencapai standar kompetensi lulusan. kompetensi mata pelajaran. pengetahuan. standar kompetensi lulusan adalah kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap. Standar Nasional Pendidikan (SNP) adalah kriteria minimal tentang sistem pendidikan di seluruh wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia. standar isi adalah ruang lingkup materi dan tingkat kompetensi yang dituangkan dalam kriteria tentang kompetensi tamatan. b. serta pendidikan dalam jabatan. d.Departemen Pendidikan Nasional Materi 2 PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 19 TAHUN 2005 Tentang STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN Sosialisasi Sosialisasi KTSP KTSP LINGKUP SNP 1. c. 2. kompetensi bahan kajian. a. dan keterampilan. Lingkup Standar Nasional Pendidikan meliputi: Sosialisasi KTSP 15 . standar pendidik dan tenaga kependidikan adalah kriteria pendidikan prajabatan dan kelayakan fisik maupun mental. dan silabus pembelajaran yang harus dipenuhi oleh peserta didik pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu.

dan h. g. dan pengawasan kegiatan pendidikan pada tingkat satuan pendidikan. Sosialisasi KTSP 16 . standar pembiayaan adalah standar yang mengatur komponen dan besarnya biaya operasi satuan pendidikan yang berlaku selama satu tahun. nasional. bengkel kerja. laboratorium. Sosialisasi KTSP LINGKUP SNP Lanjutan 3. tempat beribadah. Untuk penjaminan dan pengendalian mutu pendidikan sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan dilakukan evaluasi. provinsi. yang diperlukan untuk menunjang proses pembelajaran. standar sarana dan prasarana adalah standar nasional pendidikan yang berkaitan dengan kriteria minimal tentang ruang belajar. tempat berolahraga. dan instrumen penilaian hasil belajar peserta didik. standar penilaian pendidikan adalah standar nasional pendidikan yang berkaitan dengan mekanisme.LINGKUP SNP Lanjutan e. dan global. dan sertifikasi. f. atau nasional agar tercapai efisiensi dan efektivitas penyelenggaraan pendidikan. serta sumber belajar lain. Standar Nasional Pendidikan disempurnakan secara terencana. perpustakaan. tempat bermain. prosedur. terarah. pelaksanaan. dan berkelanjutan sesuai dengan tuntutan perubahan kehidupan lokal. 4. tempat berkreasi dan berekreasi. termasuk penggunaan teknologi informasi dan komunikasi. kabupaten/kota. akreditasi. standar pengelolaan adalah standar nasional pendidikan yang berkaitan dengan perencanaan.

d. kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian. Standar isi mencakup lingkup materi dan tingkat kompetensi untuk mencapai kompetensi lulusan pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu. Sosialisasi KTSP KERANGKA DASAR dan STRUKTUR KURIKULUM 1. Kurikulum untuk jenis pendidikan umum. kurikulum tingkat satuan pendidikan. dan kesehatan. c. beban belajar. Kurikulum untuk jenis pendidikan keagamaan formal terdiri atas kelompok mata pelajaran yang ditentukan berdasarkan tujuan pendidikan keagamaan. kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia. 2. 2. dan kalender pendidikan/akademik. kelompok mata pelajaran jasmani. b.STANDAR ISI 1. olah raga. dan khusus pada jenjang pendidikan dasar dan menengah terdiri atas: a. kelompok mata pelajaran estetika. kejuruan. kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi. 3. e. Satuan pendidikan nonformal dalam bentuk kursus dan lembaga pelatihan menggunakan kurikulum berbasis kompetensi yang memuat pendidikan kecakapan hidup dan keterampilan. Sosialisasi KTSP 17 . Standar isi memuat kerangka dasar dan struktur kurikulum.

kecakapan berhitung. 8. 5. SMA/MA/SMALB/ Paket C. SMA/MA/ SMALB/ Paket C. Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian pada SD/MI/SDLB/Paket A. estetika. SMK/MAK. ilmu pengetahuan dan teknologi. SMK/MAK. olah raga. atau bentuk lain yang sederajat dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan agama. Sosialisasi KTSP 18 . kepribadian. Setiap kelompok mata pelajaran dilaksanakan secara holistik sehingga pembelajaran masing-masing kelompok mata pelajaran mempengaruhi pemahaman dan/atau penghayatan peserta didik. kewarganegaraan.KERANGKA DASAR dan STRUKTUR KURIKULUM 4. SMP/MTs/SMPLB/Paket B. dan pendidikan jasmani. atau bentuk lain yang sederajat menekankan pentingnya kemampuan dan kegemaran membaca dan menulis. bahasa. serta kemampuan berkomunikasi. Semua kelompok mata pelajaran sama pentingnya dalam menentukan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan pada pendidikan dasar dan menengah. akhlak mulia. atau bentuk lain yang sederajat dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan agama. Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia pada SD/MI/SDLB/Paket A. kewarganegaraan. dan kesehatan. seni dan budaya. jasmani. SMP/MTs/SMPLB/ Paket B. Kurikulum dan silabus SD/MI/SDLB/Paket A. Sosialisasi KTSP KERANGKA DASAR dan STRUKTUR KURIKULUM 7. 6.

atau bentuk lain yang sederajat dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan bahasa. SMA/MA/SMALB/Paket C. SMK/ MAK. dan muatan lokal yang relevan. b. dan muatan lokal yang relevan. serta muatan lokal yang relevan. SMK/MAK. Sosialisasi KTSP 19 . atau bentuk lain yang sederajat dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan bahasa. keterampilan. Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi pada : a. atau bentuk lain yang sederajat dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan bahasa. ilmu pengetahuan alam. Kelompok mata pelajaran jasmani. kejuruan. keterampilan/kejuruan. SD/MI/ SDLB/Paket A. ilmu pengetahuan sosial.KERANGKA DASAR dan STRUKTUR KURIKULUM 9. matematika. keterampilan/kejuruan. SMA/MA/SMALB/Paket C. atau bentuk lain yang sederajat dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan pendidikan jasmani. dan muatan lokal yang relevan. SMP/MTs/SMPLB/Paket B. atau bentuk lain yang sederajat dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan bahasa. keterampilan/kejuruan. SMP/MTs/SMPLB/Paket B. teknologi informasi dan komunikasi. 11. Kedalaman muatan kurikulum pada setiap satuan pendidikan dituangkan dalam kompetensi pada setiap tingkat dan/atau semester sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan. matematika. ilmu pengetahuan sosial. 13. seni dan budaya. keterampilan. olah raga. ilmu pengetahuan sosial. Kompetensi tersebut terdiri atas standar kompetensi dan kompetensi dasar. matematika. ilmu pengetahuan alam. ilmu pengetahuan alam. teknologi informasi dan komunikasi. c. 12. Sosialisasi KTSP KERANGKA DASAR dan STRUKTUR KURIKULUM 10. matematika. dan kesehatan pada SD/MI/SDLB/ Paket A. d. ilmu pengetahuan alam. Kelompok mata pelajaran estetika pada SD/MI/SDLB/Paket A. ilmu pengetahuan sosial. serta muatan lokal yang relevan. pendidikan kesehatan. dan/atau teknologi informasi dan komunikasi. SMK/MAK. olahraga. ilmu pengetahuan alam. SMA/MA/SMALB/ Paket C. serta muatan lokal yang relevan. SMP/MTs/SMPLB/Paket B. atau bentuk lain yang sederajat dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan bahasa.

SMA/MA/SMLB. sesuai kebutuhan dan ciri khas masingmasing. SMK/MAK atau bentuk lain yang sederajat menggunakan jam pembelajaran setiap minggu setiap semester dengan sistem tatap muka. Beban belajar pada pendidikan kesetaraan disampaikan dalam bentuk tatap muka.BEBAN BELAJAR 1. penugasan terstruktur. dan kegiatan mandiri yang terstruktur sesuai dengan kebutuhan. atau bentuk lain yang sederajat dapat dinyatakan dalam satuan kredit semester (SKS). Beban belajar untuk SMP/MTs/SMPLB. dan kegiatan mandiri yang terstruktur sesuai dengan kebutuhan. 6. dan kegiatan mandiri tidak terstruktur. Beban belajar untuk SD/MI/SDLB. 3. SMK/MAK atau bentuk lain yang sederajat pada jalur pendidikan formal kategori standar dapat dinyatakan dalam satuan kredit semester. 5. Beban belajar untuk SMA/MA/SMLB. 2. praktek keterampilan. Beban belajar untuk SMA/MA/SMLB. SMK/MAK atau bentuk lain yang sederajat pada jalur pendidikan formal kategori mandiri dinyatakan dalam satuan kredit semester. Sosialisasi KTSP 20 . Sosialisasi KTSP BEBAN BELAJAR 4. Beban belajar pada pendidikan kesetaraan disampaikan dalam bentuk tatap muka. SMP/MTs/SMPLB. MI/MTs/MA atau bentuk lain yang sederajat dapat menambahkan beban belajar untuk kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia serta kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian sesuai dengan kebutuhan dan ciri khasnya. praktek keterampilan.

Kurikulum untuk SMP/MTs/SMPLB atau bentuk lain yang sederajat dan kurikulum untuk SMA/MA/SMALB atau bentuk lain yang sederajat dapat memasukkan pendidikan berbasis keunggulan lokal. Pendidikan kecakapan hidup dapat diperoleh peserta didik dari satuan pendidikan yang bersangkutan atau dari satuan pendidikan nonformal yang sudah memperoleh akreditasi. kecakapan akademik. SMA/MA/SMALB atau bentuk lain yang sederajat. Pendidikan kecakapan hidup dapat merupakan bagian dari pendidikan kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia. dan kecakapan vokasional. 8. 9. pendidikan kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi. Pendidikan kecakapan hidup yang mencakup kecakapan pribadi. SMK/MAK atau bentuk lain yang sederajat dapat memasukkan pendidikan kecakapan hidup. 12. olah raga. pendidikan kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian. kelompok mata pelajaran pendidikan estetika. Kurikulum untuk SMP/MTs/SMPLB atau bentuk lain yang sederajat.BEBAN BELAJAR 7. dan kesehatan. atau kelompok mata pelajaran pendidikan jasmani. kecakapan sosial. Sosialisasi KTSP 21 . Sosialisasi KTSP BEBAN BELAJAR 11.

pendidikan kelompok mata pelajaran estetika. Model-model kurikulum tingkat satuan pendidikan untuk SD/MI/ SDLB/SMP/MTs/SMPLB/SMA/MA/SMALB. Pendidikan berbasis keunggulan lokal dapat merupakan bagian dari pendidikan kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia. b. pendidikan kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi. 14. Sosialisasi KTSP 22 . Panduan ini berisi sekurangkurangnya model-model kurikulum satuan pendidikan keagamaan jenjang pendidikan dasar dan menengah. Model-model kurikulum tingkat satuan pendidikan untuk SD/MI/ SDLB/SMP/MTs/SMPLB/SMA/MA/SMALB. Panduan ini berisi sekurang-kurangnya: a. Penyusunan kurikulum pada tingkat satuan pendidikan jenjang pendidikan dasar dan menengah berpedoman pada panduan yang disusun oleh BSNP. olah raga. dan kesehatan. atau kelompok mata pelajaran pendidikan jasmani. 2. Penyusunan kurikulum pada tingkat satuan pendidikan jenjang pendidikan dasar dan menengah keagamaan berpedoman pada panduan yang disusun oleh BSNP. dan SMK/MAK pada jalur pendidikan formal kategori standar. pendidikan kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian. dan SMK/MAK pada jalur pendidikan formal kategori mandiri. Sosialisasi KTSP KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN 1.BEBAN BELAJAR 13. Pendidikan berbasis keunggulan lokal dapat diperoleh peserta didik dari satuan pendidikan yang bersangkutan atau dari satuan pendidikan nonformal yang sudah memperoleh akreditasi.

Kurikulum tingkat satuan pendidikan SD/MI/SDLB. SMK/MAK. dan C ditetapkan oleh dinas kabupaten/kota yang bertanggungjawab di bidang pendidikan berdasarkan kerangka dasar kurikulum sesuai dengan peraturan pemerintah ini dan standar kompetensi lulusan. 4. 6. SMA. SMP. B. Sekolah dan komite sekolah. SMA/MA/SMALB. di bawah supervisi dinas kabupaten/ kota yang bertanggungjawab di bidang pendidikan untuk SD. Sosialisasi KTSP 23 . MA. dan MAK.KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN 3. mengembangkan kurikulum tingkat satuan pendidikan dan silabusnya berdasarkan kerangka dasar kurikulum dan standar kompetensi lulusan. Kurikulum tingkat satuan pendidikan dan silabusnya untuk program paket A. dan peserta didik. atau madrasah dan komite madrasah. dan SMK. dan departemen yang menangani urusan pemerintahan di bidang agama untuk MI. SMP/MTs/SMPLB. MTs. sosial budaya masyarakat setempat. atau bentuk lain yang sederajat dikembangkan sesuai dengan satuan pendidikan. Sosialisasi KTSP KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN 5. Model-model kurikulum tingkat satuan pendidikan tersebut sekurang-kurangnya meliputi model kurikulum tingkat satuan pendidikan apabila menggunakan sistem paket dan model kurikulum tingkat satuan pendidikan apabila menggunakan sistem kredit semester. potensi daerah/karakteristik daerah.

• Kompetensi lulusan untuk mata pelajaran bahasa menekankan pada kemampuan membaca dan menulis yang sesuai dengan jenjang pendidikan. • Kompetensi lulusan mencakup sikap. dan hari libur. • Standar kompetensi lulusan meliputi kompetensi untuk seluruh mata pelajaran atau kelompok mata pelajaran. Sosialisasi KTSP STANDAR KOMPETENSI LULUSAN • Standar kompetensi lulusan digunakan sebagai pedoman penilaian dalam penentuan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan.KALENDER PENDIDIKAN 1. Hari libur dapat berbentuk jeda tengah semester selama-lamanya satu minggu dan jeda antar semester. 2. Kalender pendidikan/kalender akademik mencakup permulaan tahun ajaran. Sosialisasi KTSP 24 . pengetahuan. minggu efektif belajar. dan keterampilan. waktu pembelajaran efektif.

ahklak mulia. ahklak mulia. kepribadian. kepribadian. Sosialisasi KTSP 25 . pengetahuan. pengetahuan. dan – penilaian hasil belajar oleh Pemerintah. ahklak mulia. – penilaian hasil belajar oleh satuan pendidikan. Sosialisasi KTSP STANDAR PENILAIAN PENDIDIKAN • Penilaian pendidikan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah terdiri atas: – penilaian hasil belajar oleh pendidik.STANDAR KOMPETENSI LULUSAN • Standar kompetensi lulusan pada jenjang pendidikan dasar bertujuan untuk meletakkan dasar kecerdasan. serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut. • Standar kompetensi lulusan pada satuan pendidikan menengah umum bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan. serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut. pengetahuan. kepribadian. • Standar kompetensi lulusan pada satuan pendidikan menengah kejuruan bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan. serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut sesuai dengan kejuruannya.

PENILAIAN HASIL BELAJAR OLEH PENDIDIK
1. Penilaian hasil belajar oleh pendidik dilakukan secara berkesinambungan untuk memantau proses, kemajuan, dan perbaikan hasil dalam bentuk ulangan harian, ulangan tengah semester, ulangan akhir semester, dan ulangan kenaikan kelas. Penilaian ini digunakan untuk: – menilai pencapaian kompetensi peserta didik; – bahan penyusunan laporan kemajuan hasil belajar; dan – memperbaiki proses pembelajaran. 2. Penilaian hasil belajar kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia serta kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian dilakukan melalui: a. pengamatan terhadap perubahan perilaku dan sikap untuk menilai perkembangan afeksi dan kepribadian peserta didik; serta b. ujian, ulangan, dan/atau penugasan untuk mengukur aspek kognitif peserta didik.
Sosialisasi KTSP

PENILAIAN HASIL BELAJAR OLEH PENDIDIK
3. Penilaian hasil belajar kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi diukur melalui ulangan, penugasan, dan/atau bentuk lain yang sesuai dengan karakteristik materi yang dinilai 4. Penilaian hasil belajar kelompok mata pelajaran estetika dilakukan melalui pengamatan terhadap perubahan perilaku dan sikap untuk menilai perkembangan afeksi dan ekspresi psikomotorik peserta didik. 5. Penilaian hasil belajar kelompok mata pelajaran jasmani, olah raga, dan kesehatan dilakukan melalui: a. pengamatan terhadap perubahan perilaku dan sikap untuk menilai perkembangan psikomotorik dan afeksi peserta didik; dan b. ulangan, dan/atau penugasan untuk mengukur aspek kognitif peserta didik.
Sosialisasi KTSP

26

PENILAIAN HASIL BELAJAR OLEH PENDIDIK
6. Untuk jenjang pendidikan dasar dan menengah BSNP menerbitkan panduan penilaian untuk: a. kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia; b. kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian; c. kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi; d. kelompok mata pelajaran estetika; dan e. kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga, dan kesehatan.

Sosialisasi KTSP

PENILAIAN HASIL BELAJAR OLEH SATUAN PENDIDIKAN
1. Penilaian hasil belajar oleh satuan pendidikan bertujuan menilai pencapaian standar kompetensi lulusan untuk semua mata pelajaran. 2. Penilaian hasil belajar untuk semua mata pelajaran pada kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia, kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian, kelompok mata pelajaran estetika, dan kelompok mata pelajaran jasmani, olah raga, dan kesehatan merupakan penilaian akhir untuk menentukan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan. 3. Penilaian akhir mempertimbangkan hasil penilaian peserta didik oleh pendidik
Sosialisasi KTSP

27

PENILAIAN HASIL BELAJAR OLEH SATUAN PENDIDIKAN
4. Penilaian hasil belajar untuk semua mata pelajaran pada kelompok ilmu pengetahuan dan teknologi dilakukan melalui ujian sekolah/madrasah untuk menentukan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan. 5. Untuk dapat mengikuti ujian sekolah/madrasah, peserta didik harus mendapatkan nilai yang sama atau lebih besar dari nilai batas ambang kompetensi yang dirumuskan oleh BSNP, pada kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia, kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian, kelompok mata pelajaran estetika, serta kelompok mata pelajaran jasmani, olah raga, dan kesehatan.

Sosialisasi KTSP

PENILAIAN HASIL BELAJAR OLEH PEMERINTAH
1. Penilaian ini bertujuan untuk menilai pencapaian kompetensi lulusan secara nasional pada mata pelajaran tertentu dalam kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan teknologi dan dilakukan dalam bentuk ujian nasional. Ujian nasional dilakukan secara obyektif, berkeadilan, dan akuntabel. Ujian nasional diadakan sekurang-kurangnya satu kali dan sebanyak-banyaknya dua kali dalam satu tahun pelajaran.

2. 3.

Sosialisasi KTSP

28

PENILAIAN HASIL BELAJAR OLEH PEMERINTAH
4. Hasil ujian nasional digunakan sebagai salah satu pertimbangan untuk: a. pemetaan mutu program dan/atau satuan pendidikan; b. dasar seleksi masuk jenjang pendidikan berikutnya; c. penentuan kelulusan peserta didik dari program dan/atau satuan pendidikan; d. pembinaan dan pemberian bantuan kepada satuan pendidikan dalam upayanya untuk meningkatkan mutu pendidikan. 5. Setiap peserta didik jalur formal pendidikan dasar dan menengah dan pendidikan jalur nonformal kesetaraan berhak mengikuti ujian nasional dan berhak mengulanginya sepanjang belum dinyatakan lulus dari satuan pendidikan.
Sosialisasi KTSP

PENILAIAN HASIL BELAJAR OLEH PEMERINTAH
6. 7. Setiap peserta didik wajib mengikuti satu kali ujian nasional tanpa dipungut biaya. Peserta didik pendidikan informal dapat mengikuti ujian nasional setelah memenuhi syarat yang ditetapkan oleh BSNP. Peserta ujian nasional memperoleh surat keterangan hasil ujian nasional yang diterbitkan oleh satuan pendidikan penyelenggara Ujian Nasional.

8.

Sosialisasi KTSP

29

UJIAN NASIONAL
Mata pelajaran yang diujikan: 1. Pada jenjang SD/MI/SDLB, atau bentuk lain yang sederajat, Ujian Nasional mencakup mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). 2. Pada program paket A, Ujian Nasional mencakup mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dan Pendidikan Kewarganegaraan. 3. Pada jenjang SMP/MTs/SMPLB, atau bentuk lain yang sederajat, Ujian Nasional mencakup pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). 4. Pada program paket B, Ujian Nasional mencakup mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dan Pendidikan Kewarganegaraan.

Sosialisasi KTSP

UJIAN NASIONAL
5. Pada SMA/MA/SMALB atau bentuk lain yang sederajat, Ujian Nasional mencakup mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, dan mata pelajaran yang menjadi ciri khas program pendidikan. 6. Pada program paket C, Ujian Nasional mencakup mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, dan mata pelajaran yang menjadi ciri khas program pendidikan. 7. Pada jenjang SMK/MAK atau bentuk lain yang sederajat, Ujian Nasional mencakup pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, dan mata pelajaran kejuruan yang menjadi ciri khas program pendidikan.

Sosialisasi KTSP

30

KELULUSAN
Peserta didik dinyatakan lulus dari satuan pendidikan pada pendidikan dasar dan menengah setelah: a. menyelesaikan seluruh program pembelajaran; b. memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia, kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian, kelompok mata pelajaran estetika, dan kelompok mata pelajaran jasmani, olah raga, dan kesehatan; c. lulus ujian sekolah/madrasah untuk kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi; dan d. lulus Ujian Nasional.
Sosialisasi KTSP

PENJAMINAN MUTU
1. Setiap satuan pendidikan pada jalur formal dan nonformal wajib melakukan penjaminan mutu pendidikan. 2. Penjaminan mutu pendidikan bertujuan untuk memenuhi atau melampaui Standar Nasional Pendidikan. 3. Penjaminan mutu pendidikan dilakukan secara bertahap, sistematis, dan terencana dalam suatu program penjaminan mutu yang memiliki target dan kerangka waktu yang jelas.

Sosialisasi KTSP

31

PENJAMINAN MUTU
4. Menteri yang menangani urusan pemerintahan di bidang agama mensupervisi dan membantu satuan pendidikan keagamaan melakukan penjaminan mutu. Pemerintah Provinsi mensupervisi dan membantu satuan pendidikan yang berada di bawah kewenangannya untuk meyelenggarakan atau mengatur penyelenggaraannya dalam melakukan penjaminan mutu. Pemerintah Kabupaten/Kota mensupervisi dan membantu satuan pendidikan yang berada di bawah kewenangannya untuk meyelenggarakan atau mengatur penyelenggaraannya dalam melakukan penjaminan mutu.

5.

6.

Sosialisasi KTSP

PENJAMINAN MUTU
7. BAN-S/M, BAN-PNF, dan BAN-PT memberikan rekomendasi penjaminan mutu pendidikan kepada program dan/atau satuan pendidikan yang diakreditasi, dan kepada Pemerintah dan Pemerintah Daerah. LPMP mensupervisi dan membantu satuan pendidikan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah dalam melakukan upaya penjaminan mutu pendidikan. Dalam melaksanakan tugasnya sebagaimana dimaksud pada ayat (6), LPMP bekerja sama dengan Pemerintah Daerah dan Perguruan tinggi.

8.

9.

10. Menteri menerbitkan pedoman program penjaminan mutu satuan pendidikan pada semua jenis, jenjang dan jalur pendidikan.
Sosialisasi KTSP

32

PENJAMINAN MUTU 11. Penyelenggaraan satuan pendidikan yang tidak mengacu kepada Standar Nasional Pendidikan ini dapat memperoleh pengakuan dari Pemerintah atas dasar rekomendasi dari BSNP. Sosialisasi KTSP Selesai Sosialisasi KTSP 33 . 12. Rekomendasi dari BSNP tersebut didasarkan pada penilaian khusus.

34 .

2 • • 35 . (5) Pemerintah memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan persatuan bangsa untuk kemajuan peradaban serta kesejahteraan umat manusia. Amanat Undang-Undang No.2009 1 PENDAHULUAN • • Amanat Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 (UUD 1945) … melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum. serta (3) Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional. Peraturan Pemerintah No.Materi 3 RENCANA STRATEGIS DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL TAHUN 2005 . mencerdaskan kehidupan bangsa. 25 Tahun 2005 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (2004-2009) Pendidikan ditetapkan sebagai salah satu prioritas dalam agenda utama pembangunan nasional. (2) Setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya. yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. dan ikut melaksanakan ketertiban dunia … Amanat Pasal 31 UUD 1945 (1) Setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan. yang diatur dengan UndangUndang (4) Negara memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya dua puluh persen dari anggaran pendapatan dan belanja negara serta dari anggaran pendapatan dan belanja daerah untuk memenuhi kebutuhan penyelenggaraan pendidikan nasional.

2. Pembangunan sekolah bertaraf internasional di setiap propinsi dan/atau kabupaten/kota 11. Pendidikan Keterampilan Hidup 20. Peningkatan peran serta masyarakat dalam perluasan akses SMA/SMK/SM Terpadu. KB. BPKP. Pendidikan Tinggi 5. dan data lainnya) 8. Peningkatan SPI berkoordinasi dengan BPKP dan BPK 29. Pengembangan aplikasi SIM secara terintegrasi (Keuangan. Kepegawaian. Perluasan pendidikan kecakapan hidup 17. vokasi. Peningkatan kapasitas dan kompetensi managerial aparat 31. Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) – TK. Intensifikasi dan ekstensifikasi pemeriksaan oleh Itjen. Peningkatan kapasitas dan kompetensi pengelola pendidikan 12. 23. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur Negara 4 36 . Perluasan akses SMA/SMK dan SMA terpadu 21. Kegiatan Pokok Pemerintah Perluasan akses PAUD Pendanaan biaya operasi wajar Penyediaan sarana dan prasarana pendidikan wajar Rekrutmen pendidik dan tenaga kependidikan (program wajar) Perluasan akses pendidikan wajar pada jalur nonformal Perluasan akses SLB dan sekolah inklusif Pengembangan sekolah wajar layanan khusus bagi daerah terpencil/kepulauan yang berpenduduk jarang dan terpencar. Pendidikan Menengah 10. Pemanfaatan ICT sebagai media pembelajaran jarak jauh 26. Manajemen Pelayanan Pendidikan Program-program lainnya 1. Penjaminan mutu secara terprogram dengan mengacu kepada SNP 16. 24. SLB. Perbaikan sarana dan prasarana 28. Penerapan teknologi informasi dan komunikasi dalam pendidikan 27. SMP. TPA Wajib Belajar Pendidikan Dasar 9 Tahun – SD. Program Penguatan Kelembagaan Pengarus. Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Kegiatan Pokok Pemerintah 13. 6. Peningkatan kapasitas dan kompetensi aparat dalam perencanaan dan pengangaran 30. 3. Implementasi dan penyempurnaan SNP oleh BSNP 15. 2.utamaan Gender dan Anak 4. Pengembangan guru sebagai profesi 18. Aset. dan BPK 38. Peningkatan kapasitas dan kompetensi pemeriksaan aparat Itjen 35. Program Pengelolaan Sumberdaya Manusia Aparatur 7. Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan 3 PROGRAM PENGUATAN KEBIJAKAN DEPDIKNAS DENGAN RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH BAPPENAS Program Bappenas 7. 3. RA. Peningkatan pencitraan publik 34. 25. Intensifikasi tindakan-tindakan preventif oleh Itjen 37. Penataan regulasi pengelolaan pendidikan 32. 7. Pengembangan Budaya Baca dan Pembinaan Perpustakaan 2. Peningkatan ketaatan aparat pada peraturan perundang-undangan 33. Program Penelitian dan Pengembangan Iptek 3. MTs 8. Program Penyelenggaraan Pimpinan Kenegaraan dan Kepemerintahan 6.PROGRAM PENGUATAN KEBIJAKAN DEPDIKNAS DENGAN RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH BAPPENAS Program Bappenas 1. dan PT 14.5 Tahun 2004 tentang percepatan pemberantasan KKN 36. Penyelesaian tindak lanjut temuan-temuan pemeriksaan Itjen. dan BPK 39. Pengembangan sekolah berbasis keunggulan lokal di setiap Kab/Kota 22. dan profesi Peningkatan jumlah dan mutu publikasi ilmiah dan HAKI 4. Perluasan akses PT Mendorong jumlah jurusan di PT yang masuk dalam 100 besar Asia Akselerasi jumlah program studi kejuruan. 1. BPKP. Pendidikan Non Formal 5. Perluasan akses pendidikan keaksaraan bagi penduduk usia >15 tahun 9. Pelaksanaan Inpres No. Perluasan dan peningkatan mutu akreditasi 19. 4. Peningkatan Pengawasan dan Akuntabilitas Aparatur Negara 5. MI. Pengembangan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan 6.

membantu. dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2004-2009 B. tercantum bahwa Pemerintah dan Pemerintah Daerah berhak mengarahkan. membimbing. 6 37 . Amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003. Misi Pendidikan Nasional D. dan mengawasi penyelenggaraan pendidikan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Visi Pendidikan Nasional C.DASAR KEBIJAKAN PEMBANGUNAN PENDIDIKAN NASIONAL A. Tata Nilai Departemen Pendidikan Nasional 5 AMANAT UNDANG-UNDANG NO 20/2003 TENTANG SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL Mengacu pada amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

dan demokratis tanpa membedakan tempat tinggal. 7 2. Pendidikan diselenggarakan sebagai satu kesatuan yang sistemik dengan sistem terbuka dan multimakna. 3. jenis. emosi. Meningkatkan sensitifitas dan kemampuan ekspresi estetis. nilai kultural. nilai keagamaan. 4. 8 38 . tidak diskriminatif. mental serta intelektual. Pendidikan diselenggarakan secara demokratis dan berkeadilan serta tidak diskriminatif dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia. 2. 5. Meningkatkan iman. Meningkatkan pemerataan kesempatan belajar pada semua jalur. dan akhlak mulia.PASAL 4 UU 20/2003 Tentang SISDIKNAS: PRINSIP-PRINSIP DALAM PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN 1. jenis kelamin. dan kemajemukan bangsa. 4. dan kelainan fisik. 3. TUJUAN PEMBANGUNAN PENDIDIKAN NASIONAL JANGKA MENENGAH 1. takwa. 5. dan jenjang pendidikan bagi semua warga negara secara adil. menulis. Pendidikan diselenggarakan sebagai suatu proses pembudayaan dan pemberdayaan peserta didik yang berlangsung sepanjang hayat. Pendidikan diselenggarakan dengan memberdayakan semua komponen masyarakat melalui peran serta dalam penyelenggaraan dan pengendalian mutu layanan pendidikan. membangun kemauan. dan berhitung bagi segenap warga masyarakat. Pendidikan diselenggarakan dengan mengembangkan budaya membaca. kelompok etnis. 6. Meningkatkan kualitas jasmani. dan mengembangkan kreativitas peserta didik dalam proses pembelajaran. status sosial-ekonomi. Pendidikan diselenggarakan dengan memberi keteladanan. agama. Meningkatkan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.

pengembangan dan penciptaan ilmu pengetahuan dan teknologi oleh perguruan tinggi serta penyebarluasan dan penerapannya pada masyarakat. 7. Menuntaskan Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar 9 Tahun secara efisien. kemampuan. 10 39 . dan keterampilan. putus sekolah dalam dan antar jenjang serta penduduk lainnya yang ingin meningkatkan pengetahuan. 10. Meningkatkan relevansi pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan melalui peningkatan hasil penelitian. Meningkatkan kualitas pendidikan dengan tersedianya standar pendidikan nasional dan Standar Pelayanan Minimal (SPM). bermutu. 11. 8. serta meningkatkan kualifikasi minimun dan sertifikasi bagi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan lainnya. Menurunkan secara signifikan jumlah penduduk buta aksara. dan relevan sebagai landasan yang kokoh bagi pengembangan kualitas manusia Indonesia. ahli dan profesional. bermutu. 9 9. Meningkatkan daya saing bangsa dengan menghasilkan lulusan yang mandiri. terampil.6. Memperluas akses pendidikan non-formal bagi penduduk laki-laki maupun perempuan yang belum sekolah. mampu belajar sepanjang hayat. buta aksara. serta memiliki kecakapan hidup yang dapat membantu dirinya dalam menghadapi berbagai tantangan dan perubahan. tidak pernah sekolah.

Meningkatkan efisiensi dan efektifitas manajemen pelayanan pendidikan melalui peningkatan pelaksanaan manajemen berbasis sekolah. peran serta masyarakat dalam pembangunan pendidikan. kolusi. Menata sistem pengaturan dan pengelolaan pendidikan yang semakin efisien. serta efektivitas pelaksanaan otonomi dan desentralisasi pendidikan termasuk otonomi keilmuan.12. Depdiknas berhasrat untuk pada tahun 2025 menghasilkan: INSAN INDONESIA CERDAS DAN KOMPETITIF (Insan Kamil / Insan Paripurna) 12 40 . 14. Sejalan dengan Visi Pendidikan Nasional tersebut. 11 VISI Terwujudnya sistem pendidikan sebagai pranata sosial yang kuat dan berwibawa untuk memberdayakan semua warga negara Indonesia berkembang menjadi manusia yang berkualitas sehingga mampu dan proaktif menjawab tantangan zaman yang selalu berubah. dan demokratis dalam suatu tata kelola yang baik dan akuntabel. dan nepotisme untuk mewujudkan Pemerintah yang bersih dan berwibawa. Mempercepat pemberantasan korupsi. produktif. 13.

•Aktualisasi insan adiraga. mengupayakan perluasan dan pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan yang bermutu bagi seluruh rakyat Indonesia. –demokratis. memberdayakan peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan berdasarkan prinsip otonomi dalam konteks Negara Kesatuan RI. meningkatkan keprofesionalan dan akuntabilitas lembaga pendidikan sebagai pusat pembudayaan ilmu pengetahuan. 2. bugar. –menjunjung tinggi hak asasi manusia. •Berkepribadian unggul dan gandrung akan keunggulan •Bersemangat juang tinggi •Mandiri •Pantang menyerah •Pembangun dan pembina jejaring •Bersahabat dengan perubahan •Inovatif dan menjadi agen perubahan •Produktif •Sadar mutu •Berorientasi global •Pembelajar sepanjang hayat Makna Insan Indonesia Kompetitif Cerdas emosional & sosial Kompetitif Cerdas intelektual Cerdas kinestetis 13 MISI 1. –empatik dan simpatik. 14 41 . •Beraktualisasi diri melalui interaksi sosial yang: –membina dan memupuk hubungan timbal balik. meningkatkan kesiapan masukan dan kualitas proses pendidikan untuk mengoptimalkan pembentukan kepribadian yang bermoral. kreatif dan imajinatif. berdaya-tahan. keterampilan. sikap.Insan Cerdas Komprehensif dan Kompetitif Makna Insan Indonesia Cerdas Komprehensif Cerdas spiritual •Beraktualisasi diri melalui olah hati/kalbu untuk menumbuhkan dan memperkuat keimanan. serta kompetensi untuk mengekspresikannya. 3. pengalaman. •Beraktualisasi diri melalui olah rasa untuk meningkatkan sensitivitas dan apresiasivitas akan kehalusan dan keindahan seni dan budaya. dan trengginas. terampil. dan nilai berdasarkan standar nasional dan global. •Aktualisasi insan intelektual yang kritis. serta –berwawasan kebangsaan dengan kesadaran akan hak dan kewajiban warga negara. –ceria dan percaya diri. dan 5. •Beraktualisasi diri melalui olah raga untuk mewujudkan insan yang sehat. Selaras dengan Misi Pendidikan Nasional tersebut. ketakwaan dan akhlak mulia termasuk budi pekerti luhur dan kepribadian unggul. Depdiknas untuk tahun 2005 – 2009 menetapkan Misi sebagai berikut: MEWUJUDKAN PENDIDIKAN YANG MAMPU MEMBANGUN INSAN INDONESIA CERDAS KOMPREHENSIF DAN KOMPETITIF. membantu dan memfasilitasi pengembangan potensi anak bangsa secara utuh sejak usia dini sampai akhir hayat dalam rangka mewujudkan masyarakat belajar. –menghargai kebhinekaan dalam bermasyarakat dan bernegara. •Beraktualisasi diri melalui olah pikir untuk memperoleh kompetensi dan kemandirian dalam ilmu pengetahuan dan teknologi. 4. sigap.

Taat Azas 8. Pemerataan dan perluasan akses pendidikan. Disiplin 7. Dapat Dipercaya (Andal) 4. 3. Akuntabel 1.TATA NILAI PENGELOLAAN PENDIDIKAN INPUT VALUES Nilai-nilai yang diharapkan ditemukan dalam diri setiap pegawai Depdiknas PROCESS VALUES Nilai-nilai yang harus diperhatikan dalam bekerja di Depdiknas. Membudayakan (Cultureforming) 7. Belajar Sepanjang Hayat 1. Produktif (Efektif dan Efisien) 2. danInklusif 15 TIGA PILAR KEBIJAKAN PENDIDIKAN 1. Menjadi Teladan 3. dan daya saing keluaran pendidikan. Antusias dan Bermotivasi Tinggi 4. Penguatan tata kelola. Peningkatan mutu. dan citra publik pendidikan. 2. Amanah 2. Profesional 3. Visioner dan Berwawasan 2. Antisipatif dan Inovatif 6. Peduli dan Menghargai orang lain 8. Mengilhami (Inspiring) 5. Gandrung Mutu Tinggi (Service Excellence) 3. Responsif dan Aspiratif 5. Bertanggung Jawab dan Mandiri 5. Kreatif 6. Demokratis. relevansi. Memberdayakan (Em powering) 6. akuntabilitas. Memotivasi (Motivating) 4. dalam rangka mencapai dan mempertahankan kondisi keunggulan OUTPUT VALUES Nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh mereka yang berkepentingan terhadap Depdiknas PENYELENGGARA DAN PENGELOLA PENDIDIKAN KEPEMIMPINAN & MANAJEMEN YANG PRIMA BERORIENTASI KEPADA KEPENTINGAN PEMAKAI LAYANAN PENDIDIKAN 1. Koordinatif dan Bersinergi dalam Kerangka KerjaTim 9. 16 42 . Berkeadilan.

5 70.2 27.9 60.5 Antar Provinsi APM Dalam Provinsi 39. masalah perluasan akses lebih menonjol terjadi pada jenjang SMP/MTs Tingkat partisipasi pendidikan makin rendah pada jenjang pendidikan yang makin tinggi (2004) Kelompok usia 7-12 tahun Kelompok usia 13-15 tahun Kelompok usia SLTA Pendidikan Tinggi APS 96.2 35.1 18 43 .5 29.8 72.5 % APS 53.2 70.2% Yang buta aksara 9.48 % APM 93.2 th Yang berpendidikan SLTP 36.55% Dalam rangka penuntasan Wajar Dikdas 9 tahun.38 % APK 14.AKSES PENDIDIKAN Rata-rata tingkat pendidikan masyarakat masih rendah (2004) Kelompok usia > 15 th Kelompok usia > 15 th Kelompok usia > 15 th Rata-rata lama sekolah 7.26 % 17 Kontribusi Sumber Kesenjangan Akses Pendidikan Antar dan Intra Provinsi Sumber Kesenjangan SD/ MI SMP/ MTs SM/ MA Antar Provinsi APK Dalam Provinsi 30.8 64.5 69.04 % APM 65.8 29.24 % APK 54.8 % APS 83.

50 97.50 96.00 96. Pendanaan pendidikan yang belum memadai untuk menunjang mutu pembelajaran. 3. Prasarana dan sarana belajar yang terbatas dan belum didayagunakan secara optimal.00 98.00 1995 1998 2002 Tahun 19 Laki-laki Perempuan+Laki2 2003 2004 MUTU PENDIDIKAN (2004) 1.Tingkat Keaksaraan Penduduk Usia 15-24 Tahun 1995-2004 Perempuan 99. Ketersediaan pendidik dan tenaga kependidikan serta kesejahteraannya yang belum memadai baik secara kuantitas maupun kualitas. serta 4. 2.00 97. Proses pembelajaran yang belum efisien dan efektif.50 P ersen tase 98. 20 44 .

114 147.62 2.559 236.30 42.03 69.86 1.54 D2 (%) 5.46 21 RASIO PENDIDIKAN TAHUN 2002/2003 Sumber: PDIP – Balitbang.304 1.927 466.33 0.33 0.14 21.069 8.234.10 26.16 56.89 1.17 25.35 8.748 452.88 46.KUALIFIKASI PENDIDIK TAHUN 2002/2003 Jenjang No Pendidikan 1 2 3 4 5 6 7 8 TK SLB SD SMP SM SMA SMK PT Jumlah Guru 137.286 Ijazah Tertinggi < D1 (%) 90.06 1.57 47.10 3.37 23.05 0.75 64.54 S2/S3 (%) 0.23 2.33 43. 2004 22 45 .18 Sarjana (%) 3.55 40.255 230.45 0.39 72.31 0.33 11.33 1.79 D3 (%) 5.58 49.92 30.

581 23.967 20.480 78.12 2.258 187.1 35.217 96.710 609.416 4.0 14.62 12. Layak b.7 43.12 82.7 12.237 9.GURU DAN KEPALA SEKOLAH MENURUT KELAYAKAN MENGAJAR TAHUN 2002/2003 No.424 48.4 23.803 87.26 5.4 33. Tidak Layak Sumber: PDIP – Balitbang.00 Rusak Ringan 299.29 92.857 41.675 311.283 72.3 4.03 3.260 98.3 45.0 56.6 47. 2004 Kelayakan Negeri 1.684 147.0 Swasta 91. Tidak Layak SMP 2 a.143.599 1.961 % 100.7 29.1 33.070 584.507 Sumber: Pusat Data dan Informasi Pendidikan.283 % 7.395 558.0 64.643 230.598 4.6 46.631 43.63 5.0 67. Balitbang Depdiknas (2003) 24 46 .051 40.531 202.385 58.00 Rusak Berat 201.7 49.290 1 2 3 4 SD SMP SMA SMK 364. Layak b.3 20.811 122.00 865.3 23 KONDISI RUANG BELAJAR TAHUN 2003 No Bangunan/ Gedung Kondisi Bangunan Ruang Belajar Layak pakai Jumlah % 42.914 55.234.645 27.105 167.927 625.4 38.748 299.0 37.114 154. Tidak Layak SMK 4 a.559 83.9 100.311 67.3 100.408 89.0 50.919 % 23.598 63.588 2.832 107.4 3.379 35.34 92.217 466. Tidak Layak SMA 3 a.412 97.440 155.7 43.315 50.430 75.3 Jumlah 1.59 5.1 32.3 53.6 29.0 15.678 % 92.0 19. Layak b. SD 1 a.1 17.864 % 34.9 100.5 67.2 66. Layak b.720 108.542 155.

07 2.ANGKA MENGULANG KELAS SD MENURUT TINGKAT.68 4.26 ta 1 2 3 4 5 6 3.93 0.96 1.92 4. TAHUN 2004 9 8 7 6 5 4 3 2 1 0 Kl s Kl s Kl s Kl s Kl s Kl s R er a 25 7.82 ANGKA PUTUS SEKOLAH MENURUT JENJANG PENDIDIKAN DAN JENIS KELAMIN TAHUN 2004 6 5 4 3 2 1 0 SD SMP Laki2 SMA/SMK Rerata 26 PT Perempuan 47 .

0 0 3 .0 0 7 . 28 48 . Desentralisasi bidang pendidikan.0 0 B In d B In g g 2 0 0 3 /0 4 Mat 2 0 0 4 /0 5 27 R a ta 2 TATA KELOLA DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL (2004) 1.0 0 2 .0 0 0 . 2.0 0 6 . 3.Nilai Ujian Nasional SMA Program IPA Tahun 2003/04 dan 2004/05 8 . Belum didukung oleh data dan informasi yang akurat pada berbagai tingkatan pemerintahan. Pentingnya pengawasan terhadap berbagai program dan kegiatan yang terkait dengan upaya pemerataan dan perluasan akses serta peningkatan dan pemerataan mutu pendidikan.0 0 4 .0 0 1 .0 0 5 .

10 Perluasan Akses SMA/SMK dan SM Terpadu 1. dan PT 1. Peningkatan Mutu Pendidikan.11 Perluasan Akses Perguruan Tinggi 1. dan Daya Saing C.9 Pendidikan Kecakapan Hidup 1.8 Perluasan akses Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) PEMERATAAN & PERLUASAN AKSES PENDIDIKAN 1.6 Perluasan Akses Sekolah Luar Biasa dan Sekolah Inklusif 1. Pemerataan dan Perluasan Akses B. Akuntabilitas.2 Penyediaan Sarana dan Prasarana Pendidikan Wajar 1. Relevansi.1 Pendanaan Biaya Operasional Wajar Dikdas 9 Tahun 1.7 Pengembangan Pendidikan Layanan Khusus bagi Anak Usia Wajar Dikdas di Daerah Bermasalah 1. 29 KEBIJAKAN DALAM PEMERATAAN DAN PERLUASAN AKSES PENDIDIKAN 1. dan Citra Publik.3 Rekruitmen Pendidik dan Tenaga Kependidikan 30 49 .12 Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi sebagai Sarana Pembelajaran Jarak Jauh 1. SLB.4 Perluasan akses pendidikan Wajar pada jalur nonformal 1. Penguatan Tata Kelola.13 Peningkatan peran serta Masyarakat dalam Perluasan Akses SMA. SMK/SM Terpadu.5 Perluasan akses pendidikan keaksaraan bagi penduduk usia >15 tahun 1.KEBIJAKAN POKOK PEMBANGUNAN PENDIDIKAN NASIONAL A.

AKUNTABILITAS DAN CITRA PUBLIK 32 50 .12 Penyelesaian Tindak Lanjut Temuan -temuan Pemeriksaan Itjen.10 Mendorong Jumlah Jurusan di PT yang Masuk dalam 100 Besar Asia atau 500 BesarDunia 2. RELEVANSI & DAYA SAING Perluasan Pendidikan Kecakapan Hidup 2.4 3. BPKP.12 Peningkatan Jumlah dan Mutu Publikasi Ilmiah dan HAKI 2.13 Pengembangan Aplikasi SIM secara Terintegrasi (Keuangan. RELEVANSI.11 Akselerasi Jumlah Program studi Kejuruan. dan Data Lainnya) 3.6 Penataan Regulasi Pengelolaan Pendidikan dan Penegakkan Hukum di Bidang Pendidikan 3. dan Profesi 2.5 Penataan Ketaatan pada Peraturan Perundang .7 Peningkatan Citra Publik 3. BAN -PNf dan BAN-PT 2.2a Pengawasan dan Penjaminan Mutu secara Terprogram dengan Mengacu pada SNP 2. AKUNTABILITAS.1 Implementasi dan Penyempurnaan SNP dan Penguatan Peran Badan Standar Nasional Pendidikan 2. Entrepreneurship.8 Pengembangan Sekolah Berbasis Keunggulan Lokal di Setiap Kabupaten/Kota 31 KEBIJAKAN DALAM PENGUATAN TATA KELOLA.1 Peningkatan Sistem Pengendalian Internal Berkoordinasi dengan BPKP dan BPK Peningkatan Kapasitas dan Kompetensi Manajerial Aparat 3.2 Peningkatan Kapasitas dan Kompetensi Aparat Inspektorat Jenderal 3.7b Peningkatan Kreativitas.9 Pelaksanan Inpres Nomor 5 Tahun 2004 tentang Percepatan Pemberantasan KKN 3. DAN PENCITRAAN PUBLIK 3. dan BPK 3.undangan 3. dan BPK 3.9 Pembangunan Sekolah Bertaraf Internasional di Setiap Provinsi/ Kabupaten/Kota 2.11 Intensifikasi dan Ekstensifikasi Pemeriksaan oleh Itjen.3 Perluasan dan Peningkatan Mutu Akreditasi oleh BAN -SM.3 Peningkatan Kapasitas dan Kompetensi Aparat Perencanaan dan Penganggaran 3. Kepegawaian.KEBIJAKAN DALAM PENINGKATAN MUTU.5 Pengembangan Kompetensi Pendidikan dan Tenaga Kependidikan 2. vokasi.4a Pengembangan Guru sebagai Profesi 2.6 Perbaikan dan Pengembangan Sarana dan Prasarana 2. BPKP. DAN DAYA SAING 2.8 Peningkatan Kapasitas dan Kompetensi Pengelola Pendidikan - PENGUATAN TATA KELOLA.10 Intensifikasi Tindakan tindakan Preventif oleh Inspektorat Jenderal 3. Aset.13 Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan 2.2.7a PENINGKATAN MUTU. dan Kepemimpinan Mahasiswa 2.b Survai Benchmarking Mutu Pendidikan Terhadap Standar Internasional 2.4b Pembinaan dan Pengembangan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Nonformal 2.

34 51 . dan daya saing. akuntabilitas.Periode 2010 – 2015 Penguatan Pelayanan C.Periode 2005 – 2010 Peningkatan Kapasitas dan Modernisasi B. dan citra publik.Periode 2020 – 2025 Daya Saing Internasional 33 RENCANA PEMBANGUNAN PENDIDIKAN NASIONAL JANGKA MENENGAH 2005 – 2009 Program pembangunan Pendidikan Nasional Tahun 2005-2009 diarahkan pada upaya mewujudkan kondisi yang diharapkan pada tahun 2009 yang difokuskan pada: (1) Pemerataan dan perluasan akses pendidikan. (2) Peningkatan mutu.RENCANA PEMBANGUNAN PENDIDIKAN NASIONAL JANGKA PANJANG A. (3) Penguatan tata kelola.Periode 2015 – 2020 Daya Saing Regional D. relevansi.

196.440.335.7 25.112.678.350.604.9 12.934.3 149.Program Pengembangan Budaya Baca dan Pembinaan Perpustakaan Program-program Lainnya 1.910.Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar 9 Tahun 3.1 25.322.3 6.0 27.Usia .413.961.Usia .238.141.956.0 216.528. gender.240.858.308.306.0 11.363.318.6 11.0 11.766.2 12.1 12.Program Penelitian dan Pengembangan Pendidikan 9.370.Usia .9 24.4 16.7 12.8 10.374.7 12.Usia .2 13.Program Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) 2.6% rusak ringan •Alokasi biaya pendidikan dari APBN < 9% •Rendahnya kemampuan wirausaha.6 12.2% lulusan Perguruan Tinggi menjadi karyawan •Kebutuhan guru 218.3 7.Indeks Pembangunan Manusia 110 (2005) 2.Angka kesenjangan cenderung naik di tingkat pendidikan menengah dan perguruan tinggi 6.835.8 221.1 219.5 161.940.2 16.961.033.9 164.Program Peningkaan Sarana dan Prasarana Aparatur Negara SASARAN JUMLAH PESERTA DIDIK ( ribu orang ) Tahun KOMPONEN 2004/05 Penduduk 0 – 3 Tahun 4 – 6 Tahun 7 – 12 Tahun 13 – 15 Tahun 16 – 18 Tahun 19 – 24 Tahun 15 Tahun Jumlah Peserta Ke atas Penduduk Didik sederajat & yang sederajat sederajat 29. 34.5 158.144.6 6.9 11.8 12.256.8 28.671.Anak tidak bersekolah 3.827.0 226.4 25.Usia .APK SMP/MTs = 81.2 16.Usia .2 11.8 4.Program Penyelenggaraan Pimpinan Kenegaraandan Kepemerintahan 4.Program Pendidikan Menengah 4.Program Pendidikan Nasional Das Sein 1.366.121. APK Perguruan Tinggi= 18% •Memberi kesempatan yang sama pada seluruh peserta didik dari berbagai golongan menurut kategori tingkat ekonomi.065.2% untuk usia 7-12 dan 16.0 25.0 13. APK PerguruanTinggi 14.Program Manajemen Pelayanan Pendidikan 8.813.3 224.3 16.Program Penguatan Kelembagaan Pengarus-utamaan Gender dan Anak 2.955.PT/PTA/PTK Akses Pendidikan Mutu Pendidikan Tata Kelola Depdiknas 1.Total Jumlah .845.6 25.SMP / MTs . tingkat kemampuan intelektual dan kondisifisik •Memperluas daya tampung satuan pendidikan sesuai dengan prioritas nasional •PenggunaanTIK untukmenjangkau daerahterpencil/sulitdijangkau •Peningkatan mutu pendidikan yang mengacu pada Standar Nasional Pendidikan (SNP) •Peningkatan taraf hidup masyarakat dan daya saing tenaga kerja Indonesia •Metoda pembelajaran formal dan nonformal yang efisien.603.3 4.073.561.0 24.22%.3 23.697.1 12.415.9 3.Program Pengelolaan Sumber Daya ManusiaAparatur 5.508.Penduduk ≥ 15 tahun yang buta aksara 15. sosial.Terjadi kesenjangan akses pendidikan menurut kategori perkotaan & pedesaan.SMA/SMK/MA & yang .6 13.556.Program Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan 7.Program Peningkatan Pengawasan dan Akuntabilitas AparaturNegara 3.1 155.6 25.62% (2004) 4.4 27.4 23.796.817 temuan/kasus penyimpangan sumber dana pembangunan (1997-2004) •Desentralisasi pendidikan •Kendali pemerintah yang belum berjalan optimal karena kurang ditunjang oleh sistem informasi manajemen yang terbangun dengan baik •SNP mulai dikembangkan •Laporan Keuangan dengan opini disclaimer dari BPK RENSTRA DEPDIKNAS Tahun 2005-2009 Das Sollen •Menurunkan angka buta aksara penduduk usia > 15 hingga 5% •APK SMP/MTs= 98%. Peringkat Internasional Indonesia (12 dari12) terkait dengan tingkat relevansi sistem pendidikan Indonesia dengan kebutuhan pembangunan.Usia . wilayah.075.707.4 24.3 25.3 12.725.769.1 7.7 28.845.7 9.Program Pendidikan Tinggi 5. spritual •70% dosen dengan berpendidikan S2/S3 •50% sarana sekolah memenuhi SNP •AnggaranpendidikandariAPBN = 20% •5 prodi PT masuk dalam100 besar PT di Asia atau 500 besar dunia •Manajemen perubahan secara internal yang menjamin terjadinya perubahan secara berkelanjutan •Sistem pembiayaan berbasis kinerja (ditingkat satuan pendidikan dan pemerintah daerah) •Manajemen berbasis sekolah (MBS) mulai SD sampai dengan SM •Disiplin kerja tinggi melalui internalisasi etos kerja •Satuan dan program pendidikan yang ada pada setiap tingkatan pemerintahan mencapai status kapasitas tertinggi dan memenuhi standar SNP •Penerapan TIK secara optimal pada manajemen 35 pendidikan yang transparan dan akuntabel •Laporan Keuangan dengan opini WTS dari BPK Jumlah .076.7 12.828.859. serta mampu dan tidak mampu secara ekonomis.311.5 36 52 .654.4 16.3% ruang belajar SD rusak berat.279.1 10.6 2005/06 2006/07 Ajaran 2007/08 2008/09 2009/10 16.0 28.631.21%.9 4.6 8.2 11.638.800.816.3 3. menyenangkan dan mencerdaskan •Seimbang antara pengembangan kecerdasan rasional (berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi) dan kecerdasan emosional.717.6 12.000 orang(2005) •8.533.202.601.SD / MI & yang .6 229.Program Pendidikan Nonformal 6.100.088.Program Penelitian dan Pengembangan Iptek 10.324. Beberapa penyebab: •Kesiapan fisik siswa yang cenderung minim (akibat kekurangan gizi) •40% tenaga pengajar memiliki keahlian yang tidak sesuai dengan bidang pengajarannya Ketidak layakan tenaga pengajar (kualitas dan kuantitas) ditingkat dasar hingga menengah •23.476.6 152.4 juta atau 10.218.1 3.0 12.5% untuk usia13-15 3.3 11. 82. 5.605.

84 34% 60% 5% 4 2008 5.33 5.55% 16.20% 68.54 2.00 37.16 9.333 40% 40:60 2. termasuk UT Prosentase Buta Aksara > 15 th Disparitas APK PAUD antara kab dan kota Disparitas APK SD/MI/SDLB antara kab dan kota Disparitas APK SMP/MTs/SMPLB antara kab dan kota Disparitas APK SMA/MA/SMK/SMALB antara kab dan kota Disparitas gender APK di jenjang pendidikan Menengah Disparitas gender APK di jenjang pendidikan tinggi Disparitas gender persentase buta aksara KONDISI DAN TARGET 2004 2005 2006 45.00 7.32 9.44% 15.86 2007 2008 2009 39.00 5.70% 15% 8.7% 20 40 120 1.52 30% 50% 1 2006 6.89 9.12% 94.05 5.MUTU. atau akreditasi bertaraf OECD/Int.71 8.49 25.38% 17.26 5.22% 85.66% 94. 500 besar Dunia.04 2.13 6.40 23.30 19.00 5.54 6.90% 94.00% 7.07 9.00 31.40 5.19% 94.48 3.31 30% 50% 2005 6.00 40% 70% 40% 10 3 13 5 5.49 25.13 6.30% 81.Akses Pendidikan -NO 1.14 33.80% 17.000 30% 38:62 1.00 25.50% 56.00% 10. • Perolehan medali emas pd Olimpiade Int.47% 10% 5.65 37 INDIKATOR KUNCI DAN TARGET IMPLEMENTASI PILAR KEBIJAKAN -. SASARAN Perluasan Akses Pendidikan • • • • • • 2 Pemerataan Akses Pendidikan • • • • • • • INDIKATOR KUNCI APK Pra Sekolah APM SD/Paket A/MI/SDLB APK SMP/Paket B/MTs/SMPLB APK SMA/SMK/Paket C/MA/SMALB APK PT/PTA.20% 16.19% 18.28 6.57% 8.00% 11.59 48.0% 30:70 1.00% 60. • Jumlah Paten yg diperoleh • Sekolah/Madrasah bertaraf Internasional • Sekolah/Madrasah berbasis keunggulan lokal • Kenaikan Publikasi Internasional • Rasio Jumlah Murid SMK : SMA • APK PT vokasi (D2/D3/D4/Politeknik) • Rasio Jumlah mahasiswa Profesi terhadap jumlah lulusan S1/D4 • Persentase peserta pendidikan life skill terhadap lulusan SMP/MTs atau SMA/SMK/MA yang tidak melanjutkan.5% 17 20 50 400 10% 34:66 1.50% 10% 6.00% 20% 15.94 2.80 8.07% 50.75% 95.04 2.90 7.33% 14.47% 53.00 29.21% 16.76 4.20% 14.62% 15.5% 10.00 7.62 6.94 2.00 5.00% 91.13 6.50 7.72 6. RELEVANSI.22% 12.54 2. DAN DAYA SAING -NO.Indikator Kunci dan Target Pilar Kebijakan -.98 9.14 33.00 7.0% 15 10 100 7.00 13.20% 64.5% 65% 20% 5 2009 5.81% 95.8% 20 50 155 1.00 5.00% 98.15 16.25% 52.09% 42.48% 88.5% 32:68 1.90% 20% 12.20% 15.6% 19 30 85 700 20% 36:64 1. SASARAN Peningkatan Mutu dan Daya Saing Pendidikan INDIKATOR KUNCI • Rata-rata nilai UN SD/MI • Rata-rata nilai UN SMP/MTs • Rata-rata nilai UN SMA/SMK/MA • Guru yg memenuhi kualifikasi S1/DIV • Dosen yg memenuhi kualifikasi S2/S3 • Pendidik yang memiliki sertifikat pendidik • Jumlah Prodi masuk 100 besar Asia.22% 48.68 32% 55% 3 2007 6.0% 4 Peningkatan Relevansi Pendidikan 38 53 .00 27. • Jumlah sertifikat Kompetensi yg diterbitkan KONDISI DAN TARGET 2004 5.34% 94.

5% <0.TATA KELOLA. dan Citra Publik Pendidikan • Opini BPK atas Laporan Keuangan Pemerintah Disclaimer • Persentase temuan BPK ttg penyimpangan di Pemerintah terhadap obyek yang diperiksa Persentase temuan Itjen ttg penyimpangan di Pemerintah terhadap obyek yang diperiksa Aplikasi SIM Sertifikat mutu layanan yg diraih Departemen Pendidikan Nasional dan Departemen Agama Sertifikat mutu layanan yg diraih LPMP/PPPG/BPPLSP 1~0.5% <0. AKUNTABILITAS DAN CITRA PUBLIK -KONDISI DAN TARGET No SASARAN INDIKATOR KUNCI 2004 2005 Disclaimer 2006 Wajar Dgn Catatan 2007 Wajar Tanpa Sarat 2008 Wajar Tanpa Sarat 2009 Wajar Tanpa Sarat 5 Penguatan Tata Kelola.5% • 1~0.5% 1~0. Akuntabilitas.5% <0.5% 1~0.5% • • - - 2 Aplikasi - 14 Aplikasi - - 80% unit utama memperoleh ISO 9001:2000 - • - 9 ISO 9001: 2000 25 ISO 9001: 2000 43 ISO 9001: 2000 47 ISO 9001: 2000 39 Selesai 40 54 .5% <0.INDIKATOR KUNCI DAN TARGET PILAR KEBIJAKAN -.5% <0.5% <0.5% 1~0.5% 1~0.

Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) 4. Peraturan Mendiknas No. Peraturan Mendiknas No. Peraturan Mendiknas No. 24 tahun 2006 tentang Pelaksanaan Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) 55 .Materi SOSIALISASI dan PELATIHAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) II. 23 tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan (SKL) 6. 22 tahun 2006 tentang Standar Isi (SI) 5.

56 .

untuk Mencapai Kompetensi Lulusan Minimal Sosialisasi KTSP 57 .Materi 4 Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang STANDAR ISI (SI) Sosialisasi KTSP Materi Minimal dan Tingkat Kompetensi Minimal.

3. atau moral sebagai perwujudan dari pendidikan agama Sosialisasi KTSP 58 .Memuat : 1. Kerangka Dasar Kurikulum Struktur Kurikulum Beban Belajar Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Kalender Pendidikan Sosialisasi KTSP Kerangka Dasar 5 Kelompok mapel : Agama dan ƒ membentuk siswa menjadi Ahlak Mulia manusia beriman dan takwa dan berahlak mulia ƒ Mencakup etika. 5. 2. 4. budi pekerti.

6. kemampuan mengapresiasi keindahan dan harmoni ƒ meningkatkan potensi fisik serta membudayakan sikap sportif. Berpusat pada potensi. 4. 2. dan kepentingan peserta didik dan lingkungannya Beragam dan terpadu Tanggap terhadap perkembangan iptek dan seni Relevan dengan kebutuhan kehidupan Menyeluruh dan berkesinambungan Belajar sepanjang hayat Seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah Sosialisasi KTSP 59 . 3. 7. 5. perkembangan. kebutuhan.Kewarganegaraan dan Kepribadian Iptek ƒ penigkatan kesadaran dan wawasan siswa akan status. kreatif dan mandiri ƒ untuk meningkatkan sensitivitas. hak dan kewajibannya dalam kehidupannya ƒ untuk memperoleh kompetensi lanjut iptek serta membudayakan berpikir ilmiah secara kritis. disiplin. kerja sama dan hidup sehat Estetika Jasmani Olahraga Kesehatan Sosialisasi KTSP Prinsip Pengembangan Kurikulum 1.

Mendayagunakan kondisi alam. 2. keterkaitan. dinamis dan menyenangkan. 4. Sosialisasi KTSP 5. serta memperoleh kesempatan untuk mengekspresikan dirinya secara bebas. dan kesinambungan yang cocok dan memadai antarkelas dan jenis serta jenjang pendidikan Sosialisasi KTSP 60 . akrab. sumber belajar dan teknologi yang memadai. Suasana hubungan peserta didik dan pendidik yang saling menerima dan menghargai. pengayaan dan percepatan. 3. Peserta didik mendapat pelayanan yang bersifat perbaikan. terbuka dan hangat. Menegakkan 5 pilar belajar. Siswa harus mendapatkan pelayanan pendidikan yang bermutu. dan memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar 6.Prinsip Pelaksanaan Kurikulum 1. Menggunakan pendekatan multistrategi dan multimedia. Diselenggarakan dalam keseimbangan. sosial dan budaya serta kekayaan daerah 7.

3. 4. Ketrampilan/Bhs. 3.2 2 2 4 4 4 2 2 2 1 1 2 2 2 2 2 2 2 2* 38 Struktur Kurikulum SMA 10. Sosiologi 13. Pend.Agama 2. 7.Struktur Kurikulum 1. TIK 16.Indonesia Bhs.Asing B. Seni Budaya 14. 9. Pengembangan Diri Jumlah Sosialisasi KTSP 61 . 5. Muatan Lokal C. 4. Kedalaman muatan kurikulum dituangkan dalam kompetensi yang harus dikuasai siswa dengan beban belajar yang tercantum dalam struktur kurikulum Merupakan pola dan susunan matapelajaran yang harus ditempuh oleh siswa dalam kegiatan pembelajaran Kompetensi terdiri dari Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi dasar (KD) yang dikembangkan berdasarkan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) Muatan Lokal dan Pengembangan Diri merupakan bagian integral dari struktur kurikulum sekolah 2. Ekonomi 12. Mata Pelajaran 1. Sosialisasi KTSP Komponen A. 8. PenJasOrKes 15. PKn Bhs. 6.Inggris Matematika Fisika Biologi Kimia Sejarah X-1 2 2 4 4 4 2 2 2 1 1 2 2 2 2 2 2 2 2* 38 X. Geografi 11.

Diri Jumlah Sosialisasi KTSP Progam IPS Komponen/Kelas/Semester A. Muatan Lokal C.Asg B. 8. Mata Pelajaran 1. Pengemb. 4.Indonesia Bhs. Ketrpl/Bhs. 5.Inggris Matematika Fisika Biologi Kimia Sejarah XI-1 2 2 4 4 4 4 4 4 1 2 2 2 2 2 2* 39 XI-2 2 2 4 4 4 4 4 4 1 2 2 2 2 2 2* 39 XII-1 2 2 4 4 4 4 4 4 1 2 2 2 2 2 2* 39 XII-2 2 2 4 4 4 4 4 4 1 2 2 2 2 2 2* 39 10. Mata Pelajaran 1. 9. 3.Agama 2. TIK 13. TIK 13. Pend. 9. Pend.Asg B. 8. Pengemb.Program IPA Komponen/Kelas-Semester A. 6. 5.Inggris Matematika Sejarah Geografi Ekonomi Sosiologi XI-1 2 2 4 4 4 3 3 4 3 2 2 2 2 2 2* 39 XI-2 2 2 4 4 4 3 3 4 3 2 2 2 2 2 2* 39 XII-1 2 2 4 4 4 3 3 4 3 2 2 2 2 2 2* 39 XII-2 2 2 4 4 4 3 3 4 3 2 2 2 2 2 2* 39 10.Diri Jumlah Sosialisasi KTSP 62 . 4. 6. PenJasOrKes 12. Ketrpl/Bhs. Seni Budaya 11. PKn Bhs.Indonesia Bhs. PenJasOrKes 12. 7. Muatan Lokal C. 7.Agama 2. PKn Bhs. Seni Budaya 11. 3.

Seni Budaya 14. Seni Budaya 11. Muatan Lokal C. Pengemb.Asing 17.Inggris Matematika Fisika Biologi Kimia Sejarah X-1 2 2 4 4 4 2 2 2 1 1 2 2 2 2 2 2 X. 8. Ketrampilan/Bhs. 8. PenJasOrKes 15. Mata Pelajaran 1. Pengembangan Diri Jumlah 2 2* 38 2 2* 38 Sosialisasi KTSP 63 .Agama 2. Mata Pelajaran 1. Muatan Lokal C. 4.Inggris Matematika Sastra Indonesia Bahasa Asing Antropologi Sejarah XI-1 2 2 5 5 3 4 4 2 2 2 2 2 2 2 2* 39 XI-2 2 2 5 5 3 4 4 2 2 2 2 2 2 2 2* 39 XII-1 2 2 5 5 3 4 4 2 2 2 2 2 2 2 2* 39 XII-2 2 2 5 5 3 4 4 2 2 2 2 2 2 2 2* 39 10.Indonesia Bhs. 7. PenJasOrKes 12. PKn Bhs.Diri Sosialisasi KTSP Jumlah Komponen A. B. Pend. 3.Agama 2. 9. 3. 5. 7. Geografi 11. 6. …. Sosiologi 13.2 2 2 4 4 4 2 2 2 1 1 2 2 2 2 2 2 Struktur Kurikulum MA 6. Ekonomi 12. 9.Indonesia Bhs. PKn Bhs.Asg B. TIK 16. Pend. 10. 5. 4..Progam Bahasa Komponen/Kelas/Semester A. Ketrpl/Bhs. TIK 13.

TIK 13. Pend.. …. 3. Ketrpl/Bhs. 4.Inggris Matematika Sejarah Geografi Ekonomi Sosiologi XI-1 2 2 4 4 4 3 3 4 3 2 2 2 2 2 2* 39 XI-2 2 2 4 4 4 3 3 4 3 2 2 2 2 2 2* 39 XII-1 2 2 4 4 4 3 3 4 3 2 2 2 2 2 2* 39 XII-2 2 2 4 4 4 3 3 4 3 2 2 2 2 2 2* 39 10.Indonesia Bhs. 6.Indonesia Bhs. Pengemb.. Pend. Muatan Lokal C.Asg 14. …. 7. Ketrpl/Bhs. 8. PKn Bhs. 5. Mata Pelajaran 1. 6. 5. 4. 8. Muatan Lokal C. TIK 13.Diri Sosialisasi J KTSP um 2 2* 39 2 2* 39 2 2* 39 2 2* 39 lah Progam IPS Komponen/Kelas/Semester A.Inggris Matematika Fisika Biologi Kimia Sejarah XI-1 2 2 4 4 4 4 4 4 1 2 2 2 2 XI-2 2 2 4 4 4 4 4 4 1 2 2 2 2 XII-1 2 2 4 4 4 4 4 4 1 2 2 2 2 XII-2 2 2 4 4 4 4 4 4 1 2 2 2 2 10. 3. B.Diri SosialisasiJ KTSP um lah 64 . B.Agama 2. 9.Program IPA Komponen/Kelas-Semester A. PKn Bhs. Pengemb. PenJasOrKes 12. Seni Budaya 11. 7. Seni Budaya 11. Mata Pelajaran 1.Asg 14.Agama 2. 9. PenJasOrKes 12.

7. Muatan Lokal c. Jenis keterampilan vokasional/teknologi informasi yang dikembangkan. Muatan Lokal C. Pend. dan Kesehatan 10. Pendidikan Agama 2. B. 3. Pengembangan Diri Jumlah 2 2 2 2 2 2 2 2 2 16 2 2**) 36 2 2 2 2 2 2 2 2 2 16 2 2**) 36 2 2 2 2 2 2 2 2 2 16 2 2**) 36 Kelas dan Alokasi Waktu X XI XII Keterangan: *) Keterampilan vokasional/teknologi informasi dan komunikasi merupakan paaket pilihan.Diri Sosialisasi J KTSP um 2 2* 39 2 2* 39 2 2* 39 2 2* 39 lah STRUKTUR KURIKULUM SATUAN PENDIDIKAN KHUSUS Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Atas Luar Biasa Tunanetra (SMALB/A) Komponen a.Progam Bahasa Komponen/Kelas/Semester A. 9. PKn Bhs. Mata Pelajaran 1. 6.Indonesia Bhs. Matematika 6. 8. Ilmu Pengetahuan Alam 8. …. diserahkan kepada sekolah sesuai potensi daerah.Asg 14. **) Ekuivalen 2 jam pembelajaran Sosialisasi KTSP 65 . 5. Ketrpl/Bhs. Pendidikan Jasmani. Bahasa Indonesia 4. PenJasOrKes 12. Ilmu Pengetahuan Sosial 7. Olahraga.Agama 2. Bahasa Inggris 5. Pengemb.. Keterampilan Vokasional /Teknologi Informasi dan Komunikasi *) b. TIK 13. Seni Budaya 11. Program Khusus Orientasi dan Mobilitas d.Inggris Matematika Sastra Indonesia Bahasa Asing Antropologi Sejarah XI-1 2 2 5 5 3 4 4 2 2 2 2 2 2 XI-2 2 2 5 5 3 4 4 2 2 2 2 2 2 XII-1 2 2 5 5 3 4 4 2 2 2 2 2 2 XII-2 2 2 5 5 3 4 4 2 2 2 2 2 2 10. 4. Seni dan Budaya 9. Mata Pelajaran 1. Pendidikan Kewarganegaraan 3.

Program Khusus Orientasi dan Mobilitas d. Ilmu Pengetahuan Sosial 7. Pendidikan Jasmani. dan Kesehatan 10. Mata Pelajaran 1. Matematika 6. Bahasa Inggris 5. Ilmu Pengetahuan Alam 8. **) Ekuivalen 2 jam pembelajaran Sosialisasi KTSP STRUKTUR KURIKULUM SATUAN PENDIDIKAN KHUSUS Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Atas Luar Biasa Tunadaksa (SMALB/D) Komponen a. Bahasa Inggris 5. Pendidikan Kewarganegaraan 3. Pendidikan Jasmani.STRUKTUR KURIKULUM SATUAN PENDIDIKAN KHUSUS Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Atas Luar Biasa Tunarungu (SMALB/B) Komponen a. Olahraga. diserahkan kepada sekolah sesuai potensi daerah. Muatan Lokal c. Seni dan Budaya 9. Jenis keterampilan vokasional/teknologi informasi yang dikembangkan. Bahasa Indonesia 4. Ilmu Pengetahuan Sosial 7. Program Khusus Orientasi dan Mobilitas d. Keterampilan Vokasional /Teknologi Informasi dan Komunikasi *) b. diserahkan kepada sekolah sesuai potensi daerah. Pendidikan Kewarganegaraan 3. Pendidikan Agama 2. Bahasa Indonesia 4. Pendidikan Agama 2. Muatan Lokal c. Pengembangan Diri Jumlah 2 2 2 2 2 2 2 2 2 16 2 2**) 36 2 2 2 2 2 2 2 2 2 16 2 2**) 36 2 2 2 2 2 2 2 2 2 16 2 2**) 36 Kelas dan Alokasi Waktu X XI XII Keterangan: *) Keterampilan vokasional/teknologi informasi dan komunikasi merupakan paaket pilihan. Ilmu Pengetahuan Alam 8. Mata Pelajaran 1. Olahraga. Pengembangan Diri Jumlah 2 2 2 2 2 2 2 2 2 16 2 2**) 36 2 2 2 2 2 2 2 2 2 16 2 2**) 36 2 2 2 2 2 2 2 2 2 16 2 2**) 36 Kelas dan Alokasi Waktu X XI XII Keterangan: *) Keterampilan vokasional/teknologi informasi dan komunikasi merupakan paaket pilihan. Keterampilan Vokasional /Teknologi Informasi dan Komunikasi *) b. dan Kesehatan 10. Matematika 6. Seni dan Budaya 9. **) Ekuivalen 2 jam pembelajaran Sosialisasi KTSP 66 . Jenis keterampilan vokasional/teknologi informasi yang dikembangkan.

Keterampilan Vokasional /Teknologi Informasi dan Komunikasi *) b. Pengembangan Diri Jumlah 24 2 2***) 36 24 2 2***) 36 24 2 2***) 36 10 Pendidikan Tematik 10 Pendidikan Tematik 10 Pendidikan Tematik Kelas dan Alokasi Waktu***) X XI XII Keterangan: *) Keterampilan vokasional/teknologi informasi dan komunikasi merupakan paaket pilihan. Pendidikan Jasmani. Tunaganda (SMALB/G) Komponen a. Olahraga.STRUKTUR KURIKULUM SATUAN PENDIDIKAN KHUSUS Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Atas Luar Biasa Tunalaras (SMALB/E) Komponen a. Bahasa Indonesia 4. Bahasa Indonesia 4. Bahasa Inggris 5. Pendidikan Jasmani. Muatan Lokal c. Seni dan Budaya 9. Matematika 6. Tunadaksa Sedang (SMALB/D1). Program Khusus **) d. Mata Pelajaran 1. Ilmu Pengetahuan Sosial 7. diserahkan kepada sekolah sesuai potensi daerah. Jenis keterampilan vokasional/teknologi informasi yang dikembangkan. Keterampilan Vokasional /Teknologi Informasi dan Komunikasi *) b. Tunagrahita Sedang (SMALB/C1). dan Kesehatan 10. dan Kesehatan 10. diserahkan kepada sekolah sesuai potensi daerah. Olahraga. Ilmu Pengetahuan Sosial 7. Pengembangan Diri Jumlah 2 2 2 2 2 2 2 2 2 16 2 2**) 36 2 2 2 2 2 2 2 2 2 16 2 2**) 36 2 2 2 2 2 2 2 2 2 16 2 2**) 36 Kelas dan Alokasi Waktu X XI XII Keterangan: *) Keterampilan vokasional/teknologi informasi dan komunikasi merupakan paaket pilihan. Jenis keterampilan vokasional/teknologi informasi yang dikembangkan. Pendidikan Agama 2. Bahasa Inggris 5. Program Khusus Orientasi dan Mobilitas d. Muatan Lokal c. **) Disesuaikan dengan kelainan dan kebutuhan peserta didik ***) Ekuivalen 2 jam pembelajaran Sosialisasi KTSP 67 . Matematika 6. Ilmu Pengetahuan Alam 8. Pendidikan Agama 2. Pendidikan Kewarganegaraan 3. Mata Pelajaran 1. Ilmu Pengetahuan Alam 8. Seni dan Budaya 9. Pendidikan Kewarganegaraan 3. **) Ekuivalen 2 jam pembelajaran Sosialisasi KTSP STRUKTUR KURIKULUM SATUAN PENDIDIKAN KHUSUS Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Atas Luar Biasa Tunagrahita Ringan (SMALB/C).

Penugasan Terstruktur (PT) .Waktu penyelesaian penugasan ditentukan oleh siswa Sosialisasi KTSP 68 .Waktu penyelesaian penugasan ditentukan oleh guru • KMTT : Kegiatan pembelajaran berupa pendalaman materi untuk siswa. dirancang guru untuk mencapai kompetensi .Tatap Muka (TM) .BEBAN BELAJAR Beban belajar diartikan sebagai waktu yang dibutuhkan oleh peserta didik untuk mengikuti kegiatan pembelajaran dengan sistem : . dirancang guru untuk mencapai kompetensi .Kegiatan Mandiri Tidak Terstruktur (KMTT) Sosialisasi KTSP • TM : Kegiatan pembelajaran yang berupa proses interaksi antara peserta didik dengan pendidikan • PT : Kegiatan pembelajaran berupa pendalaman materi untuk siswa.

Sosialisasi KTSP 69 . sesuai dengan struktur yang berlaku pada satuan pendidikan dimaksud.Sekolah menyelenggarakan program pendidikan dengan SISTEM PAKET atau SKS Sosialisasi KTSP SISTEM PAKET Sistem penyelenggaraan program pendidikan yang peserta didiknya diwajibkan mengikuti seluruh mata pelajaran dan beban studi yang sudah ditetapkan untuk setiap tingkatan kelas.

Sosialisasi KTSP Kategori Formal Standar Formal Mandiri Paket Dapat - SKS Dapat Wajib Sosialisasi KTSP 70 .SISTEM KREDIT SEMESTER Sistem Kredit Semester (SKS) adalah sistem penyelenggaraan program pendidikan yang peserta didiknya menentukan sendiri jumlah beban belajar dan mata pelajaran yang diikuti setiap semester.

dan bakat. 2 • Dialokasikan waktu ekuivalen Sosialisasi KTSP 71 . (dua) jam pelajaran. minat. karena substansinya dipilih sendiri oleh peserta didik sesuai dengan kebutuhan.• Struktur kurikulum yang telah • Struktur kurikulum untuk tersusun diselenggarakan dengan menggunakan sistem paket digunakan dengan SKS akan disusun tersendiri Sosialisasi KTSP Kegiatan Pengembangan Diri • Tidak termasuk beban belajar.

d. dan ¾ Standar kompetensi di bawah koordinasi dan supervisi Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota dan atau Provinsi.BEBAN BELAJAR Beban Belajar Kegiatan Tatap Muka untuk setiap Satuan Pendidikan (Sistem Paket) satu jam pemb. Per Minggu Minggu efektif per tahun ajaran waktu pembelajaran per tahun 1292 -1482 jam SMA/MA/SMALB*) X s.66690 menit) *) Untuk SDLB. SMALB alokasi waktu jam pembelajaran tatap muka dikurangi 5 menit 969 .tatap muka (Menit jumlah jam pemb.1111.38 pembelajaran (58140 .SMPLB.5 Jumlah jam per tahun (@ 60 menit) Satuan Pendidikan Kelas Sosialisasi KTSP KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) • Kurikulum operasional yang disusun dan dilaksanakan oleh masing-masing satuan pendidikan • Sekolah dan Kepala Sekolah mengembangkan KTSP dan silabus berdasarkan : ¾ Kerangka dasar kurikulum. XII 45 38 -39 34 . Sosialisasi KTSP 72 .

ƒ Sosialisasi KTSP Lanjutan Kalender Pendidikan NO 1 KEGIATAN Minggu efektif belajar ALOKASI WAKTU Minimum 34 minggu dan maksimum 38 minggu Digunakan untuk kegiatan pembelajaran efektif pada setiap satuan pendidikan KETERANGAN 2 Jeda tengah Maksimum 2 semester minggu Jeda antarsemes ter Libur akhir tahun pelajaran Maksimum 2 minggu Maksimum 3 minggu Satu minggu setiap semester 3 Antara semester I dan II 4 Digunakan untuk penyiapan kegiatan dan administrasi akhir dan awal tahun pelajaran Sosialisasi KTSP 73 . dan hari libur.KALENDER PENDIDIKAN ƒ Kalender pendidikan adalah pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu tahun ajaran. Kalender pendidikan mencakup permulaan tahun ajaran. minggu efektif belajar.

Sosialisasi KTSP Terima Kasih…… Sosialisasi KTSP 74 .NO KEGIATAN 5 ALOKASI WAKTU KETERANGAN Daerah khusus yang memerlukan libur keagamaan lebih panjang dapat mengaturnya sendiri tanpa mengurangi jumlah minggu efektif belajar dan waktu pembelajaran efektif. Maksimum Untuk satuan pendidikan sesuai dengan 1 minggu ciri kekhususan masing-masing. 7 8 Kegiatan khusus sekolah/ madrasah Maksimum Digunakan untuk kegiatan yang 3 minggu diprogramkan secara khusus oleh sekolah/madrasah tanpa mengurangi jumlah minggu efektif belajar dan waktu pembelajaran efektif. Hari libur 2–4 keagamaan minggu 6 Hari libur umum/ nasional Hari libur khusus Maksimum Disesuaikan dengan Peraturan 2 minggu Pemerintah.

Standar Kompetensi adalah ukuran kom-petensi minimal yang harus dicapai peserta didik setelah mengikuti suatu proses pembelajaran pada satuan pendidikan tertentu. dan bertindak secara konsisten sebagai perwujudan dari pengetahuan. z z Sosialisasi KTSP 75 . Standar Kompetensi Lulusan adalah kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup pengetahuan. dan keterampilan. berpikir. sikap.Materi 5 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 23 TAHUN 2006 Tentang STANDAR KOMPETENSI KELULUSAN (SKL) Sosialisasi KTSP Pengertian z Kompetensi adalah kemampuan bersikap. sikap. dan keterampilan yang dimiliki peserta didik.

Fungsi Standar Kompetensi Lulusan (SKL) z z z z Standar kompetensi lulusan digunakan sebagai pedoman penilaian dalam penentuan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan. 5. pengetahuan. bangsa. Sosialisasi KTSP 76 . pengetahuan. kepribadian. perbuatan. dan pekerjaannya Berpartisipasi dalam penegakan aturan-aturan sosial Menghargai keberagaman agama. Standar kompetensi lulusan pada jenjang pendidikan dasar bertujuan untuk meletakkan dasar kecerdasan. ahklak mulia. serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut. 3. pengetahuan. 2. Standar kompetensi lulusan pada satuan pendidikan menengah kejuruan bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan. ahklak mulia. ahklak mulia. serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut. serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut sesuai dengan kejuruannya. kepribadian. ras. dan golongan sosial ekonomi dalam lingkup global. kepribadian. Standar kompetensi lulusan pada satuan pendidikan menengah umum bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan. 4. suku. Sosialisasi KTSP SKL SMA/MA/SMALB 1. Berperilaku sesuai dengan ajaran agama yang dianut sesuai dengan perkembangan remaja Mengembangkan diri secara optimal dengan memanfaatkan kelebihan diri serta memperbaiki kekurangannya Menunjukkan sikap percaya diri dan bertanggung jawab atas perilaku.

8. 10. berbangsa. dan bernegara secara demokratis dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia Mengekspresikan diri melalui kegiatan seni dan budaya Mengapresiasi karya seni dan budaya Menghasilkan karya kreatif. baik individual maupun kelompok 14. 13. 11. dan inovatif Menunjukkan kemampuan berpikir logis. Memanfaatkan lingkungan secara produktif dan bertanggung jawab Berpartisipasi dalam kehidupan bermasyarakat. Sosialisasi KTSP 77 .SKL SMA/MA/SMALB 6. kritis. Membangun dan menerapkan informasi dan pengetahuan secara logis. dan inovatif dalam pengambilan keputusan Menunjukkan kemampuan mengembangkan budaya belajar untuk pemberdayaan diri Menunjukkan sikap kompetitif dan sportif untuk mendapatkan hasil yang terbaik Menunjukkan kemampuan menganalisis dan memecahkan masalah kompleks Menunjukkan kemampuan menganalisis gejala alam dan sosial Sosialisasi KTSP SKL SMA/MA/SMALB 12. kritis. kreatif. kreatif. 9. 15. 7. 16.

membaca. serta kebersihan lingkungan Berkomunikasi lisan dan tulisan secara efektif dan santun Memahami hak dan kewajiban diri dan orang lain dalam pergaulan di masyarakat Menghargai adanya perbedaan pendapat dan berempati terhadap orang lain Sosialisasi KTSP SKL SMA/MA/SMALB 21. Sosialisasi KTSP 78 . Menjaga kesehatan dan keamanan diri. 19.SKL SMA/MA/SMALB 17. kebugaran jasmani. 20. 22. Menunjukkan keterampilan membaca dan menulis naskah secara sistematis dan estetis Menunjukkan keterampilan menyimak. 18. menulis. dan berbicara dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris Menguasai pengetahuan yang diperlukan untuk mengikuti pendidikan tinggi 23.

seni dan budaya. kepribadian. Kelompok mata pelajaran Kewarganegaraan dan Kepribadian bertujuan: membentuk peserta didik menjadi manusia yang memiliki rasa kebangsaan dan cinta tanah air. Sosialisasi KTSP SKL Kelompok Mata Pelajaran 2. dan kesehatan. Tujuan tersebut dicapai melalui muatan dan/atau kegiatan agama. dan pendidikan jasmani. Tujuan ini dicapai melalui muatan dan/atau kegiatan agama. akhlak mulia. kewarganegaraan. olahraga. Sosialisasi KTSP 79 . bahasa. jasmani. estetika. kewarganegaraan.SKL Kelompok Mata Pelajaran 1. ilmu pengetahuan dan teknologi. Kelompok mata pelajaran Agama dan Akhlak Mulia bertujuan: membentuk peserta didik menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia.

Sosialisasi KTSP SKL Kelompok Mata Pelajaran 4. seni dan budaya. keterampilan. Tujuan ini dicapai melalui muatan dan/atau kegiatan bahasa. keterampilan/kejuruan. dan muatan lokal yang relevan. kemampuan berpikir dan analisis peserta didik. tujuan ini dicapai melalui muatan dan/atau kegiatan bahasa. ilmu pengetahuan alam. Pada satuan pendidikan SMA/MA/SMALB/Paket C. teknologi informasi dan komunikasi. ilmu pengetahuan sosial.SKL Kelompok Mata Pelajaran 3. Kelompok mata pelajaran Estetika bertujuan: membentuk karakter peserta didik menjadi manusia yang memiliki rasa seni dan pemahaman budaya. serta muatan lokal yang relevan. Sosialisasi KTSP 80 . matematika. Kelompok mata pelajaran Ilmu Pengetahuan dan Teknologi bertujuan: mengembangkan logika.

pendidikan kesehatan. olahraga. ilmu pengetahuan alam.SKL Kelompok Mata Pelajaran 5. Olah Raga. dan Kesehatan bertujuan: membentuk karakter peserta didik agar sehat jasmani dan rohani. dan muatan lokal yang relevan. Tujuan ini dicapai melalui muatan dan/atau kegiatan pendidikan jasmani. Kelompok mata pelajaran Jasmani. Sosialisasi KTSP Selesai Sosialisasi KTSP 81 . dan menumbuhkan rasa sportivitas.

82 .

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL Materi 6 PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 24 TAHUN 2006 Tentang PELAKSANAAN STANDAR ISI DAN STANDAR KOMPETENSI KELULUSAN Sosialisasi KTSP Jadwal Pelaksanaan Kurikulum Satuan Pendidikan dan Komite Sekolah Mengembangkan dan Menetapkan KTSP sesuai kebutuhan Mengembangkan kurikulum dengan standar yang lebih tinggi dari Standar Isi Dapat mengadopsi atau mengadaptasi model KTSP BSNP Sosialisasi KTSP 83 .

Jadwal Pelaksanaan Kurikulum ƒ Satuan pendidikan dasar dan menengah dapat menerapkan Permen No. 22 dan 23 secara bertahap seperti tabel dibawah ini. 22 dan 23 mulai tahun ajaran 2006/2007 ƒ Satuan pendidikan dasar dan menengah harus sudah mulai menerapkan Permen No. 22 dan 23 paling lambat tahun ajaran 2009/2010 ƒ Satuan pendidikan dasar dan menengah yang telah melaksanakan uji coba kurikulum 2004 secara menyeluruh dapat menerapkan secara menyeluruh Permen No. 22 dan 23 untuk semua tingkatan kelas mulai tahun ajaran 2006/2007 ƒ Satuan pendidikan dasar dan menengah yang belum melaksanakan uji coba kurikulum 2004 melaksanakan Permen No. Sosialisasi KTSP Jadwal Pelaksanaan Kurikulum Satuan Pendidikan SD/MI/SDLB Waktu Pelaksanaan Kelas I II III IV V VI Tahun I √ √ Tahun II √ √ √ √ Tahun III √ √ √ √ √ √ Sosialisasi KTSP 84 .

ƒ Menteri Agama dapat mengatur jadwal pelaksanaan standar isi dan SKL satuan pendidikan MI. Sosialisasi KTSP 85 . MA dan MAK yang tidak sesuai dengan kondisi dan kesiapan satuan pendidikan.Jadwal Pelaksanaan Kurikulum Satuan Pendidikan SMP/MTs/SMPLB dan SMA/MA/SMK/MAK/SMALB Waktu Pelaksanaan Kelas VII / X VIII / XI IX / XII Tahun I √ Tahun II √ √ Tahun III √ √ √ Sosialisasi KTSP Jadwal Pelaksanaan Kurikulum ƒ Gubernur dapat mengatur jadwal pelaksanaan Permen No. 22 dan 23 untuk satuan pendidikan dasar disesuaikan dengan kondisi dan kesiapan satuan pendidikan di kabupaten/Kota. 22 dan 23 untuk satuan pendidikan menengah dan satuan pendidikan khusus disesuaikan dengan kondisi dan kesiapan satuan pendidikan di provinsi masing-masing. MTs. ƒ Bupati/walikota dapat mengatur jadwal pelaksanaan Permen No.

22 dan 23 ke guru. kabupaten/kota. 22 dan 23 serta mendistribusikan secara nasional • Melakukan usaha secara nasional agar sarana dan prasarana satuan pendidikan dapat mendukung pelaksanaan Permendiknas No. pengawas. dan tenaga kependidikan lainnya yang relevan melalui LPMPdan/atau PPPG ƒ Sosialisasi Permen No. 22 dan 23 Sosialisasi KTSP Ditjen Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan ƒ Sosialisasi Permen No.Ditjen Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah • Menggandakan Permendiknas No. kepala sekolah. 22 dan 23 dan panduan penyusunan KTSP yang disusun BSNP ke dinas pendidikan provinsi. dan dewan pendidikan ƒ Membantu pemerintah provinsi dan Kabupaten/kota dalam penjaminan mutu melalui LPMP Sosialisasi KTSP 86 .

22 dan 23 . 22 dan 23 di LPTK ƒ Memfasilitasi pengembangan kurikulum dan tenaga dosen LPTK Sosialisasi KTSP 87 .Badan Penelitian dan Pengembangan ƒ Mengembangkan model-model kurikulum sebagai masukan bagi BSNP ƒ Mengembangkan dan mengujicobakan model-model kurikulum inovatif ƒ Mengembangkan dan mengujicobakan model kurikulum untuk pendidikan layanan khusus ƒ Bekerja sama dengan PT dan/atau LPMP melakukan pendampingan satuan pendidikan dalam pengembangan kurikulum satuan pendidikan ƒ Memonitor secara nasional penerapan Permen No. mengevaluasinya. dan mengusulkan rekomendasi kebijakan kepada BSNP dan/atau menteri ƒ Mengembangkan pangkalan data yang rinci tentang pelaksanaan SI dan SKL Sosialisasi KTSP Ditjen Pendidikan Tinggi ƒ Sosialisasi Permen No.

Sekretariat Jenderal Sosialisasi Permen No. 22 dan 23 kepada pemangku kepentingan umum Sosialisasi KTSP Selesai Sosialisasi KTSP 88 .

9. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) 7.Materi SOSIALISASI dan PELATIHAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) III. Pengembangan Silabus. 8. 89 . 10. Penyusunan KTSP. Konsep Dasar Kurikulum Berbasis Kompetensi. Pengembangan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP).

90 .

Materi 7 KONSEP DASAR KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI Sosialisasi KTSP ASPEK YANG BERBEDA KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR z PENILAIAN z PENGELOLAAN KURIKULUM BERBASIS SEKOLAH z Sosialisasi KTSP 91 .

mengacu pada patokan. bersifat internal. dan sebagai bahan untuk peningkatan mutu hasil belajar Berorientasi pada kompetensi. ketuntasan belajar.Kegiatan Belajar Mengajar ¾ ¾ ¾ ¾ ¾ ¾ Berpusat pada peserta didik Mengembangkan kreativitas Menciptakan kondisi yang menyenangkan dan menantang Kontekstual Menyediakan pengalaman belajar yang beragam Belajar melalui berbuat Sosialisasi KTSP Penilaian Kelas Dilakukan oleh Guru untuk mengetahui tingkat penguasaan kompetensi yang ditetapkan. bagian dari pembelajaran. dilakukan melalui berbagai cara. al … Sosialisasi KTSP 92 .

melalui: Portfolios (kumpulan kerja siswa).l. Products (Hasil karya). Projects (Penugasan). silabus) 93 . Performances (Unjuk kerja).Dilakukan a.l. dan Paper & Pen (tes tulis) Sosialisasi KTSP Pengelolaan Kurikulum Berbasis Sekolah ¾ ¾ ¾ Mengacu pada Visi dan Misi Sekolah Pengembangan perangkat kurikulum Pemberdayaan tenaga kependidikan dan sumber daya lainnya untuk meningkatkan mutu hasil belajar ¾ Pemantauan dan … Sosialisasi KTSP (a.

dan • Dinas Pendidikan ¾ Sosialisasi KTSP PENGEMBANGAN DAN PELAKSANAAN KURIKULUM. ƒ Organisasi Profesi ¾ Berkolaborasi secara vertikal. ¾ SOSIAL BUDAYA MASYARAKAT SETEMPAT. ƒ Komite Sekolah. kinerja dan kualitas pelayanan terhadap peserta didik ¾ Berkolaborasi secara horizontal. dengan: ƒ Sekolah lain.Pemantauan dan Penilaian untuk meningkatkan efisiensi. DISESUAIKAN DENGAN: ¾ SATUAN PENDIDIKAN. ¾ POTENSI DAERAH/ KARAKTERISTIK DAERAH. dengan: • Dewan. & ¾ PESERTA DIDIK Sosialisasi KTSP 94 .

PENGEMBANGAN DIRI TERDIRI DARI: KEGIATAN BIMBINGAN KONSELING DAN EKSTRA KURIKULER Sosialisasi KTSP BENTUK PELAKSANAAN KEGIATAN PENGEMBANGAN DIRI: • • • • KEGIATAN KEGIATAN KEGIATAN KEGIATAN TERPROGRAM RUTIN SPONTAN KETELADANAN Sosialisasi KTSP 95 .

dimana saja. KEGIATAN RUTIN Adalah kegiatan yang dilakukan secara reguler. ¾ Upacara ¾ Senam ¾ Sholat berjamaah ¾ Pemeriksaan kesehatan ¾ Pergi ke perpustakaan ¾ Dll Sosialisasi KTSP B. tanpa dibatasi oleh ruang. baik di kelas maupun di sekolah. • • • • Membiasakan memberi salam Membiasakan membuang sampah pada tempatnya Membiasakan antri Membiasakan mengatasi silang pendapat (pertengkaran) dengan benar Dll Sosialisasi KTSP 96 .A. KEGIATAN SPONTAN Adalah kegiatan yang dapat dilakukan kapan saja. Bertujuan untuk membiasakan anak mengerjakan sesuatu dengan baik. Bertujuan untuk memberikan pendidikan pada saat itu juga. terutama dalam disiplin dan sopan santun dan kebiasaan baik yang lain.

C. D. KEGIATAN TERPROGRAM Adalah kegiatan yang diprogramkan dan direncanakan baik pada tingkat kelas maupun sekolah. Sosialisasi KTSP 97 . KEGIATAN KETELADANAN Adalah kegiatan yang dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja yang lebih mengutamakan pemberian contoh dari guru dan pengelola pendidikan yang lain kepada muridnya. Bertujuan memberikan contoh tentang kebiasaan yang baik. ¾ Memberi contoh berpakaian rapi ¾ Memberi contoh memuji hasil kerja yang baik ¾ Memberi contoh datang tepat waktu ¾ Memberi contoh hidup sederhana ¾ Memberi contoh tidak merokok Dll. hemat energi. tempat/orang yang terkena musibah. HAM/hak anak. bazaar dll.dll. tempat-tempat penting dll. pentas. Proyek: lomba. • • • Sosialisasi KTSP Seminar/workshop: aids. Bertujuan memberikan wawasan tambahan pada anak tentang unsur-unsur baru dalam kehidupan bermasyarakat yang penting untuk perkembangan anak. Kunjungan: panti asuhan.

selesai Sosialisasi KTSP 98 .

24/2006 tentang pelaksanaan Permendiknas No. 22/2006 tentang Standar Isi Permendiknas No.20 Tahun 2003 tentang Sistem • • • • Pendidikan Nasional PP No.Materi 8 PENYUSUNAN KTSP Sosialisasi KTSP 1 LANDASAN • UU No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan Permendiknas No. 22 dan 23/2006 2 Sosialisasi KTSP 99 . 23/2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan Permendiknas No.

dan seni Silakan pilih menu yang tersedia Sosialisasi KTSP 4 100 . Sosialisasi KTSP 3 Acuan Operasional Penyusunan KTSP • Peningkatan iman dan takwa serta akhlak mulia • Peningkatan potensi.PENGERTIAN Kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) adalah kurikulum operasional yang disusun dan dilaksanakan oleh masing-masing satuan pendidikan. kecerdasan. dan minat sesuai • • • • dengan tingkat perkembangan dan kemampuan peserta didik Keragaman potensi dan karakteristik daerah dan lingkungan Tuntutan pembangunan daerah dan nasional Tuntutan dunia kerja Perkembangan ilmu pengetahuan. teknologi.

Kurikulum disusun yang memungkinkan semua mata pelajaran dapat menunjang peningkatan iman dan takwa serta akhlak mulia. Sosialisasi KTSP 6 101 .PANDUAN SILABUS PANDUAN RPP PERBANDINGAN MAPEL • • • • • • Agama Dinamika perkembangan global Persatuan nasional dan nilai-nilai kebangsaan Kondisi sosial budaya masyarakat setempat Kesetaraan Jender Karakteristik satuan pendidikan Silakan pilih menu yang tersedia Sosialisasi KTSP 5 PANDUAN KTSP PANDUAN SILABUS PANDUAN RPP PERBANDINGAN MAPEL ACUAN OPERASIONAL KTSP Peningkatan iman dan takwa serta akhlak mulia Keimanan dan ketakwaan serta akhlak mulia menjadi dasar pembentukan kepribadian peserta didik secara utuh.

dan minat sesuai dengan tingkat perkembangan dan kemampuan peserta didik Kurikulum disusun agar memungkinkan pengembangan keragaman potensi. spritual.PANDUAN KTSP PANDUAN SILABUS PANDUAN RPP PERBANDINGAN MAPEL ACUAN OPERASIONAL KTSP Peningkatan potensi. kecerdasan intelektual. oleh karena itu kurikulum harus memuat keragaman tersebut untuk menghasilkan lulusan yang dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan daerah. kecerdasan. emosional. Sosialisasi KTSP 7 PANDUAN KTSP PANDUAN SILABUS PANDUAN RPP PERBANDINGAN MAPEL ACUAN OPERASIONAL KTSP Keragaman potensi dan karakteristik daerah dan lingkungan Daerah memiliki keragaman potensi. kebutuhan. dan kinestetik peserta didik secara optimal sesuai dengan tingkat perkembangannya. tantangan. 8 Sosialisasi KTSP 102 . minat. dan keragaman karakteristik lingkungan.

PANDUAN KTSP PANDUAN SILABUS PANDUAN RPP PERBANDINGAN MAPEL ACUAN OPERASIONAL KTSP Tuntutan pembangunan daerah dan nasional Pengembangan kurikulum harus memperhatikan keseimbangan tuntutan pembangunan daerah dan nasional. Sosialisasi KTSP 9 PANDUAN KTSP PANDUAN SILABUS PANDUAN RPP PERBANDINGAN MAPEL ACUAN OPERASIONAL KTSP Tuntutan dunia kerja Kurikulum harus memuat kecakapan hidup untuk membekali peserta didik memasuki dunia kerja sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik dan kebutuhan dunia kerja. khususnya bagi mereka yang tidak melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Sosialisasi KTSP 10 103 .

Sosialisasi KTSP 11 PANDUAN KTSP PANDUAN SILABUS PANDUAN RPP PERBANDINGAN MAPEL ACUAN OPERASIONAL KTSP Agama Kurikulum harus dikembangkan untuk meningkatkan toleransi dan kerukunan umat beragama. dan seni Kurikulum harus dikembangkan secara berkala dan berkesinambungan sejalan dengan perkembangan Ilmu pengetahuan. dan memperhatikan norma agama yang berlaku di lingkungan sekolah Sosialisasi KTSP 12 104 . teknologi. teknologi. dan seni.PANDUAN KTSP PANDUAN SILABUS PANDUAN RPP PERBANDINGAN MAPEL ACUAN OPERASIONAL KTSP Perkembangan ilmu pengetahuan.

Sosialisasi KTSP 13 PANDUAN KTSP PANDUAN SILABUS PANDUAN RPP PERBANDINGAN MAPEL ACUAN OPERASIONAL KTSP Persatuan nasional dan nilai-nilai kebangsaan Kurikulum harus mendorong wawasan dan sikap kebangsaan dan persatuan nasional untuk memperkuat keutuhan bangsa dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sosialisasi KTSP 14 105 .PANDUAN KTSP PANDUAN SILABUS PANDUAN RPP PERBANDINGAN MAPEL ACUAN OPERASIONAL KTSP Dinamika perkembangan global Kurikulum harus dikembangkan agar peserta didik mampu bersaing secara global dan dapat hidup berdampingan dengan bangsa lain.

Sosialisasi KTSP 15 PANDUAN KTSP PANDUAN SILABUS PANDUAN RPP PERBANDINGAN MAPEL ACUAN OPERASIONAL KTSP Kesetaraan Jender Kurikulum harus diarahkan kepada pendidikan yang berkeadilan dan mendorong tumbuh kembangnya kesetaraan jender. Sosialisasi KTSP 16 106 .PANDUAN KTSP PANDUAN SILABUS PANDUAN RPP PERBANDINGAN MAPEL ACUAN OPERASIONAL KTSP Kondisi sosial budaya masyarakat setempat Kurikulum harus dikembangkan dengan memperhatikan karakteristik sosial budaya masyarakat setempat dan menunjang kelestarian keragaman budaya.

Kenaikan Kelas dan kelulusan. misi. dan ciri khas satuan pendidikan. Sosialisasi KTSP 17 Komponen KTSP • Tujuan Pendidikan Sekolah • Struktur dan Muatan Kurikulum (mata pelajaran. Ketuntasan Belajar. Pendidikan Kecakapan Hidup. Beban Belajar. • Kalender Pendidikan • Silabus dan RPP Sosialisasi KTSP 18 107 . kondisi. tujuan. Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal dan Global). Muatan lokal. Penjurusan.PANDUAN KTSP PANDUAN SILABUS PANDUAN RPP PERBANDINGAN MAPEL ACUAN OPERASIONAL KTSP Karakteristik Satuan Pendidikan Kurikulum harus dikembangkan sesuai dengan visi. Pengembangan Diri.

Tujuan Pendidikan ƒ BAB III. Pendahuluan ƒ BAB II . Kalender Pendidikan Sosialisasi KTSP 20 108 .ISI / MUATAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) Sosialisasi KTSP 19 KTSP DOKUMEN 1 ƒ BAB I . Struktur dan Muatan Kurikulum ƒ BAB IV.

Silabus dan RPP Dari SK/KD yang dikembangkan pusat. B.KTSP DOKUMEN II A. Silabus dan RPP Dari SK/KD yang dikembangkan Sekolah (Mulok. Mapel Tambahan) Sosialisasi KTSP 21 KTSP (Dokumen 1) Sosialisasi KTSP 22 109 .

Tujuan Sekolah Sosialisasi KTSP 24 110 . Misi Sekolah 4. TUJUAN 1. Visi Sekolah 3. Tujuan pendidikan (Disesuaikan dengan jenjang satuan pendidikan) 2.Bab I. PENDAHULUAN z Latar Belakang (dasar pemikiran penyusunan KTSP) z Tujuan Pengembangan KTSP z Prinsip Pengembangan KTSP SESUAI KARAKTERISTIK SEKOLAH 23 Sosialisasi KTSP Bab II.

Kenaikan Kelas. Muatan lokal 3. TUJUAN SATUAN PENDIDIKAN • TAHAP 1 : HASIL BELAJAR SISWA apa yg hrs dicapai siswa berkaitan dengan pengetahuan. • TAHAP 2 : SUASANA PEMBELAJARAN suasana pembelajaran seperti apa yg dikehendaki untuk mencapai hasil belajar itu. dan kelulusan 7.BAGAIMANA MENYUSUN VISI. Pendidikan kecakapan Hidup 9. Pendidikan berbasis Keunggulan Lokal dan Global Cat : Untuk PLB/PK ditambah dengan Program Khusus Sosialisasi KTSP 26 111 . Penjurusan 8. Pengaturan beban belajar 5. Kegiatan Pengembangan diri 4. keterampilan. Ketuntasan Belajar 6. • TAHAP 3 : SUASANA SEKOLAH suasana sekolah – sebagai lembaga/organisasi pembelajaran – seperti apa yg diinginkan untuk mewujudkan hasil belajar bagi siswa. MISI. Sosialisasi KTSP 25 BAB III STRUKTUR DAN MUATAN KTSP Meliputi Sub Komponen: 1. Mata pelajaran 2. dan sikap setelah mereka menamatkan sekolah.

termasuk keunggulan daerah. • Mencantumkan jenis mata pelajaran muatan lokal dalam struktur kurikulum. Sosialisasi KTSP 27 2.Dalam pengembangannya mempertimbangkan hal-hal sbb: ƒ Muatan lokal merupakan kegiatan kurikuler yang bertujuan untuk mengembangkan kompetensi sesuai dengan ciri khas dan potensi daerah. Sosialisasi KTSP 28 112 . Mata Pelajaran Berisi “Struktur Kurikulum Tingkat Sekolah” yang disusun berdasarkan kebutuhan siswa dan sekolah terkait dengan upaya pencapaian SKL.1. Muatan Lokal Berisi tentang: Jenis. Strategi Pemilihan dan pelaksanaan Mulok yang diselenggarakan oleh sekolah. • Memanfaatkan 4 jam tambahan untuk menambah jam pembelajaran pada mata pelajaran tertentu atau menambah mata pelajaran baru. • Tidak boleh mengurangi mata pelajaran yang tercantum dalam standar isi. Pengembangan Struktur Kurikulum dilakukan dengan cara antara lain: • mengatur alokasi waktu pembelajaran “tatap muka” seluruh mata pelajaran wajib dan pilihan Ketrampilan/ Bahasa asing lain).

sesuai dengan minat dan program Mulok yang diselenggarakan sekolah. ƒ Merupakan mata pelajaran wajib yang tercantum dalam Struktur kurikulum. atau terlalu luas substansinya sehingga harus dikembangkan menjadi Mapel tersendiri. ƒ Substansi yang akan dikembangkan. materi nya tidak sesuai menjadi bagian dari mapel lain. Sosialisasi KTSP 29 ƒ Bentuk penilaiannya kuantitatif (angka). ƒ Setiap sekolah dapat melaksanakan mulok lebih dari satu jenis dalam setiap semester. ƒ Siswa boleh mengikuti lebih dari satu jenis Sosialisasi KTSP 30 113 . mengacu pada: minat dan atau karakteristik program studi yang diselenggarakan di sekolah mulok pada setiap tahun pelajaran.ƒ Substansi muatan lokal ditentukan oleh satuan pendidikan.

dll. KD dan Silabus untuk Mata pelajaran Mulok yang diselenggarakan oleh sekolah. Ikan Asin. akuntansi komputer. Sosialisasi KTSP 32 114 . ƒ Bidang Pengolahan: Pembuatan Abon. Kewirausahaan dll. pembibitan ikan hias dan konsumsi. Berkomunkasi sebagai Guide. Tanaman Obat. Kerupuk. Sayur. Sosialisasi KTSP 31 ƒ Sekolah harus menyusun SK. Baso dll. ƒ Pembelajarannya dapat dilakukan oleh guru mata pelajaran atau tenaga ahli dari luar sekolah yang relevan dengan substansi mulok. ƒ Bidang TIK dan lain-lain: Web Desain. Contoh: ƒ Bidang Budidaya: Tanaman Hias.ƒ Substansinya dapat berupa program keterampilan produk dan jasa.

minat peserta didik. ‰ Dapat dilaksanakan dalam bentuk kegiatan: . Kepemimpinan. Pengembangan kreativitas. seperti: Kepramukaan. Sosialisasi KTSP 33 ‰ ‰ Bukan Mata Pelajaran dan tidak perlu dibuatkan SK. yang difokuskan pada “Perubahan sikap dan perkembangan perilaku peserta didik setelah mengikuti kegiatan pengembangan diri”. dan atau . Penilaian dilakukan secara kualitatif (deskripsi).Ekstra kurikuler. karir ). rutin. bakat. sosial.3. Dilaksanakan secara terprogram. Pengembangan Diri ‰ Bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan. kepribadian siswa. KD dan silabus. Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) .Bimbingan konseling. kesulitan belajar. ‰ Sosialisasi KTSP 34 115 . (kehidupan pribadi. kemampuan. dan kondisi sekolah. spontan dan keteladanan.

• Penjabaran alokasi waktu ekuivalen dengan 2 • Perlu dibuat program kerja yang sistematis dan komprehensif sebagai bagian dari program kerja sekolah dan atau program kerja OSIS. dll. disiplin dan ketaatan mengikuti SPO. diserahkan kepada masing. Kerjasama. konselor atau Guru BK atau tenaga kependidikan lain.masing pembimbing dan sekolah. • Keg. mencakup penilaian: sikap kompetitif. Sikap Sportif. dll. Kompetetitif. KIR. kerjasama. percaya diri dan mampu memecahkan masalah. jam pembelajaran per minggu . mencakup penilaian: Sosialisasi KTSP 35 • Kegiatan pengembangan diri difasilitasi dan atau dibimbing oleh guru kelas atau mata pelajaran. Keolahragaan.Contoh Penilaian Pengembangan Diri: • Keg. Sosialisasi KTSP 36 116 .

sesuai dengan alokasi waktu yang tercantum dalam Struktur Kurikulum.4. tetapi jumlah Beban belajar per tahun secara keseluruhan tetap. sebanyak 0–60% untuk SMA/MA/SMALB/SMK/MAK waktu kegiatan tatap muka mata pelajaran yang bersangkutan. mempertimbangkan potensi dan kebutuhan peserta didik dalam mencapai kompetensi. minggu • Sekolah dapat menambah maksimal 4 JPL per • Alokasi waktu penugasan terstruktur dan kegiatan • Pemanfaatan alokasi waktu tersebut mandiri tidak terstruktur. per minggu per semester dan per Tahun Pelajaran yang dilaksanakan di sekolah. 37 Sosialisasi KTSP • Alokasi waktu kegiatan praktik diperhitungkan sbb: 2 Jam Pelajaran (JPL) praktik di sekolah setara dengan 1 JPL tatap muka. • Sekolah dapat mengatur alokasi waktu untuk setiap Mata Pelajaran pada semester ganjil dan genap dalam satu tahun pelajaran sesuai dengan Kebutuhan. dan 4 JPL praktik di luar sekolah setara dengan 1 JPL tatap muka (bagi Sekolah Menengah Kejuruan). Pengaturan Beban Belajar • Berisi tentang jumlah beban belajar per Mata Pelajaran. 38 Sosialisasi KTSP 117 .

Pembinaan terkait – Sedangkan ketentuan kelulusan akan diatur secara khusus dalam peraturan tersendiri. – Sekolah harus menetapkan kriteria ketuntasan minimal (KKM) per MP dengan mempertimbangkan: kemampuan rata-rata peserta didik. Sosialisasi KTSP 40 118 . Program disusun mengacu pada hal-hal sebagai berikut: – Panduan kenaikan kelas yang akan disusun oleh Dit. kompleksitas dan SDM. serta strategi penanganan siswa yang tidak naik atau tidak lulus yang diberlakukan oleh sekolah.5. tetapi secara bertahap harus dapat mencapai kriteria ketuntasan ideal. Ketuntasan Belajar • Berisi tentang kriteria ketuntasan minimal (KKM) per mata pelajaran yang ditetapkan oleh sekolah dengan memper-timbangkan hal-hal sbb: – Ketuntasan belajar ideal untuk setiap indikator adalah 0 – 100 %. Sosialisasi KTSP 39 6. Kenaikan Kelas dan Kelulusan • Berisi tentang kriteria dan mekanisme kenaikan kelas dan kelulusan. – Sekolah dapat menetapkan KKM di bawah batas kriteria ideal. dgn batas kriteria ideal minimum 75 %.

Pendidikan Kecakapan Hidup • Bukan mata pelajaran tetapi substansinya merupakan bagian integral dari semua mata pelajaran. sosial. • Tidak masuk dalam struktur kurikulum secara khusus. Sosialisasi KTSP 42 119 .7. antara lain melalui mata pelajaran Keterampilan. • Dapat disajikan secara terintegrasi dan atau berupa paket/modul yang direncanakan secara khusus.Kecakapan personal. – Untuk kecakapan vokasional. minat dan prestasi yang diberlakukan oleh sekolah. • Substansi kecakapan hidup meliputi: . Penjurusan di SMA/MA • Berisi tentang kriteria dan mekanisme penjurusan serta strategi/kegiatan penelusuran bakat. yang disusun dengan mengacu pada panduan penjurusan yang akan disusun oleh Direktorat terkait. akademik dan atau vokasional. dapat diperoleh dari satuan pendidikan ybs. Sosialisasi KTSP 41 8.

dimaksud dilaksanakan secara komprehensif melalui Intra kurikuler. RPP dan bahan Sosialisasi KTSP 43 9.• Bila SK dan KD pada mata pelajaran keterampilan tidak sesuai dengan kebutuhan siswa dan sekolah. Sosialisasi KTSP 44 120 . silabus. yang terintegrasi. ajar dan penyelenggaraan pembelajaran keterampilan vokasional dapat dilakukan melalui kerjasama dengan satuan pendidikan formal/non formal lain.KD. Bahasa. Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal dan Global ƒ Program pendidikan yang dikembangkan dengan memanfaatkan keunggulan lokal dan kebutuhan daya saing global. ƒ Dapat merupakan bagian dari semua mata pelajaran ƒ Dapat diperoleh peserta didik dari satuan pendidikan formal lain dan atau satuan pendidikan nonformal. atau menjadi mapel Mulok. yang semuanya bermanfaat bagi pengembangan kompetensi peserta didik. KD dan silabus keterampilan lain sesuai dengan kebutuhan sekolah. • Pembelajaran mata pelajaran keterampilan • Pengembangan SK. TIK. maka sekolah dapat mengembangkan SK. Budaya. ƒ Substansinya mencakup aspek: Ekonomi. dan lain-lain. Ekologi.

disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik sekolah. kebutuhan peserta didik dan masyarakat. Sosialisasi KTSP 45 KTSP DOKUMEN II Sosialisasi KTSP 46 121 . yang disusun berdasarkan kalender pendidikan yang ditetapkan oleh Dinas Pendidikan setempat. dengan memperhatikan aturan kalender pendidikan sebagaimana tercantum dalam Standar Isi. IV Kalender Pendidikan Berisi tentang kalender pendidikan yang digunakan oleh sekolah.BAB.

KELAS X – 16 MAPEL . Silabus dan RPP Muatan Lokal dan Mapel lain (jika ada) D. XII – IPS – 13 MAPEL .KELAS XI. Semua Kelas SDLB.B.E dan SMPLB dan SMALB : A. Silabus dan RPP Keagamaan (khusus MA) Sosialisasi KTSP 47 PLB/PENDIDIKAN KHUSUS A. B.KELAS XI. Silabus dan RPP Mata Pelajaran Wajib . C1. XII – BAHASA – 13 MAPEL B. XII – IPA – 13 MAPEL .SMA/MA A. dan G) B. Silabus dan RPP Program Khusus (untuk SDLB dan SMPLB) Sosialisasi KTSP 48 122 . II dan III : SDLB-A. Silabus dan RPP Mata Pelajaran (Kelas IV. D.D. V dan VI : SDLB-A. Silabus dan RPP Pembelajaran tematik (Kelas I.D. Silabus dan RPP Mulok C. SMPLB dan SMALB : C.B.D1.E. E) C.KELAS XI.

Mekanisme PENYUSUNAN KTSP Analisis • Kekuatan/ kelemahan • Peluang/ tantangan • Dokumen Standar isi. review dan revisi. Langkah yg lebih rinci dari masing-masing kegiatan diatur dan diselenggarakan oleh tim penyusun. Panduan KTSP • Pembentukan Tim • Penyusunan Draft • Revisi dan Finalisasi Naskah KTSP Diberlakukan Sosialisasi KTSP 49 ƒ Penyusunan KTSP merupakan bagian dari kegiatan perencanaan sekolah/madrasah. Tahap kegiatan penyusunan KTSP secara garis besar meliputi: penyiapan dan penyusunan draft. Kegiatan ini dapat berbentuk rapat kerja dan atau lokakarya sekolah/madrasah dan atau kelompok sekolah/madrasah yang diselenggarakan dalam jangka waktu sebelum tahun pelajaran baru. serta finalisasi. ƒ Sosialisasi KTSP 50 123 . SKL.

Selesai Sosialisasi KTSP 51 124 .

Materi 9 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL PENGEMBANGAN SILABUS Sosialisasi KTSP Pengertian Pengertian Landasan Prinsip Pengembangan Unit waktu Pengembang Silabus Komponen Silabus Mekanisme Pengembangan Silabus Langkah-langkah Pengembangan Silabus Contoh Model Sosialisasi KTSP 125 .

alokasi waktu. kompetensi dasar. indikator pencapaian kompetensi untuk penilaian. kegiatan pembelajaran. penilaian. dan sumber belajar. materi pokok/pembelajaran.Pengertian Silabus adalah rencana pembelajaran pada suatu dan/atau kelompok mata pelajaran/tema tertentu yang mencakup standar kompetensi. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan pasal 17 ayat (2) 2. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan pasal 20 Sosialisasi KTSP 126 . Sosialisasi KTSP Landasan Pengembangan SILABUS? 1.

MA. sumber belajar.PP NO 19 TAHUN 2005 Pasal 17 Ayat (2) Sekolah dan komite sekolah. dan penilaian hasil belajar Sosialisasi KTSP 127 . dan departemen yang menangani urusan pemerintahan di bidang agama untuk MI. SMP. di bawah supervisi dinas kabupaten/kota yang bertanggung jawab di bidang pendidikan untuk SD. dan SMK. atau madrasah dan komite madrasah. metode pengajaran. materi ajar. MTs. Sosialisasi KTSP PP NO 19 TAHUN 2005 Pasal 20 Perencanaan proses pembelajaran meliputi silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran yang memuat sekurang-kurangnya tujuan pembelajaran. dan MAK. SMA. mengembangkan kurikulum tingkat satuan pendidikan dan silabusnya berdasarkan kerangka dasar kurikulum dan standar kompetensi lulusan.

2. Apa kompetensi yang harus dikuasai siswa? Bagaimana cara mencapainya? Bagaimana cara mengetahui pencapaiannya? Sosialisasi KTSP Prinsip Pengembangan • • • • • • • • Ilmiah Relevan Sistematis Konsisten Memadai Aktual dan Kontekstual Fleksibel Menyeluruh Sosialisasi KTSP 128 .SILABUS menjawab pertanyaan 1. 3.

sumber belajar. dan spritual peserta didik. materi pokok/ pembelajaran. sosial. Relevan Cakupan. Sosialisasi KTSP Sistematis Komponen-komponen silabus saling berhubungan secara fungsional dalam mencapai kompetensi. dan sistem penilaian. Sosialisasi KTSP 129 . indikator. kedalaman. intelektual. kegiatan pembelajaran.Ilmiah Keseluruhan materi dan kegiatan yang menjadi muatan dalam silabus harus benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara keilmuan. taat asas) antara kompetensi dasar. Konsisten Adanya hubungan yang konsisten (ajeg. emosional. tingkat kesukaran dan urutan penyajian materi dalam silabus sesuai dengan tingkat perkembangan fisik.

pendidik. Menyeluruh Komponen silabus mencakup keseluruhan ranah kompetensi (kognitif. Aktual dan Kontekstual Cakupan indikator. materi pokok/ pembelajaran. teknologi. sumber belajar. Sosialisasi KTSP Fleksibel Keseluruhan komponen silabus dapat mengakomodasi keragaman peserta didik. materi pokok/ pembelajaran. kegiatan pembelajaran. dan peristiwa yang terjadi. serta dinamika perubahan yang terjadi di sekolah dan tuntutan masyarakat. dan seni mutakhir dalam kehidupan nyata. psikomotor). dan sistem penilaian cukup untuk menunjang pencapaian kompetensi dasar. sumber belajar. dan sistem penilaian memperhatikan perkembangan ilmu. kegiatan pembelajaran. Sosialisasi KTSP 130 . afektif.Memadai Cakupan indikator.

Penyusunan silabus memperhatikan alokasi waktu yang disediakan per semester. Kelompok guru kelas/mata pelajaran. Implementasi pembelajaran per semester menggunakan penggalan silabus sesuai dengan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar untuk mata pelajaran dengan alokasi waktu yang tersedia pada struktur kurikulum. per tahun. 2. dan alokasi waktu mata pelajaran lain yang sekelompok.UNIT WAKTU 1. Silabus mata pelajaran disusun berdasarkan seluruh alokasi waktu yang disediakan untuk mata pelajaran selama penyelenggaraan pendidikan di tingkat satuan pendidikan. atau 2. Guru kelas/mata pelajaran. Sosialisasi KTSP PENGEMBANG SILABUS 1. Kelompok kerja guru (KKG/PKG/MGMP) Dibawah koordinasi dan supervisi Dinas Pendidikan Kab/Kota/Provinsi Sosialisasi KTSP 131 . Bagi SMK/MAK menggunakan penggalan silabus berdasarkan satuan kompetensi. atau 3. 3.

Penilaian 7. Sumber Belajar Catatan: Indikator dikembangkan berdasarkan KD Sosialisasi KTSP MEKANISME PENGEMBANGAN SILABUS Materi Pokok/ Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Analisis SI/SKL/ SK-KD KD-Indikator Alokasi Waktu Sumber Belajar Penilaian Sosialisasi KTSP 132 . Alokasi Waktu 8.KOMPONEN SILABUS 1. Kegiatan Pembelajaran 5. Kompetensi Dasar 3. Standar Kompetensi 2. Materi Pokok/Pembelajaran 4. Indikator 6.

Menentukan Alokasi Waktu 8. b. Mengkaji Standar Kompetensi Mengkaji standar kompetensi mata pelajaran dengan memperhatikan hal-hal berikut: a. keterkaitan antar standar kompetensi dan kompetensi dasar dalam mata pelajaran. keterkaitan standar kompetensi dan kompetensi dasar antarmata pelajaran. c. Mengkaji dan Menentukan Kompetensi Dasar 3. Menentukan Jenis Penilaian 7. urutan berdasarkan hierarki konsep disiplin ilmu dan/atau tingkat kesulitan materi. Mengkaji dan Menentukan Standar Kompetensi 2.LANGKAH-LANGKAH PENGEMBANGAN SILABUS 1. Menentukan Sumber Belajar Sosialisasi KTSP 1. Sosialisasi KTSP 133 . tidak harus selalu sesuai dengan urutan yang ada di SI. Mengembangkan Kegiatan Pembelajaran 5. Mengidentifikasi Materi Pokok/Pembelajaran 4. Merumuskan Indikator Pencapaian Kompetensi 6.

5. 6. 4. intelektual. keterkaitan standar kompetensi dan kompetensi dasar antar mata pelajaran. relevansi dengan karakteristik daerah. keterkaitan antar standar kompetensi dan kompetensi dasar dalam mata pelajaran. Aktualitas. 3. urutan berdasarkan hierarki konsep disiplin ilmu dan/atau tingkat kesulitan materi. Sosialisasi KTSP 3. 8. c. tidak harus selalu sesuai dengan urutan yang ada dalam SI. dan spritual peserta didik.2. Mengidentifikasi Materi Pokok/Pembelajaran Mengidentifikasi materi pokok mempertimbangkan: 1. alokasi waktu . kebermanfaatan bagi peserta didik. Sosialisasi KTSP 134 . sosial. relevansi dengan kebutuhan peserta didik dan tuntutan lingkungan. kedalaman. 2. 7. emosional. tingkat perkembangan fisik. dan keluasan materi pembelajaran. potensi peserta didik. Mengkaji Kompetensi Dasar Mengkaji kompetensi dasar mata pelajaran dengan memperhatikan hal-hal berikut: a. b. struktur keilmuan.

dan sumber belajar lainnya dalam rangka pencapaian kompetensi Pengalaman belajar dimaksud dapat terwujud melalui pendekatan pembelajaran yang bervariasi dan berpusat pada peserta didik. Sosialisasi KTSP 135 .4. Pengalaman Belajar memuat kecakapan hidup yang perlu dikuasai peserta didik. peserta didik dengan guru. Memuat rangkaian kegiatan yang harus dilakukan peserta didik secara berurutan untuk mencapai kompetensi dasar 2. Sosialisasi KTSP HAL-HAL YANG HARUS DIPERHATIKAN DALAM MENGEMBANGKAN KEGIATAN PEMBELAJARAN: Memberikan bantuan guru agar dapat melaksanakan proses pembelajaran secara profesional 1. MENGEMBANGKAN KEGIATAN PEMBELAJARAN Kegiatan pembelajaran dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang melibatkan proses mental dan fisik melalui interaksi antar peserta didik. Penentuan urutan kegiatan pembelajaran harus sesuai dengan hierarki konsep materi pembelajaran 3. Rumusan pernyataan dalam kegiatan pembelajaran minimal mengandung dua unsur penciri yang mencerminkan pengelolaan pengalaman belajar peserta didik yaitu kegiatan siswa dan materi. lingkungan.

Merumuskan Indikator Pencapaian Kompetensi Indikator merupakan penanda pencapaian kompetensi dasar yang ditandai oleh perubahan perilaku yang dapat diukur yang mencakup sikap. satuan pendidikan. dan potensi daerah Digunakan sebagai dasar untuk menyusun alat penilaian. dan keterampilan Indikator dikembangkan sesuai dengan karakteristik peserta didik.5. pengetahuan. Sosialisasi KTSP Pengembangan Indikator Setiap KD dikembangkan menjadi beberapa indikator (lebih dari dua) Indikator menggunakan kata kerja operasional yang dapat diukur dan/atau diobservasi Tingkat kata kerja dalam indikator lebih rendah atau setara dengan kata kerja dalam KD maupun SK Sosialisasi KTSP 136 .

penggunaan portofolio. perilaku. dan penilaian diri. MENENTUKAN JENIS PENILAIAN Penilaian merupakan serangkaian kegiatan untuk memperoleh. Sosialisasi KTSP 137 . menganalisis. sehingga menjadi informasi yang bermakna dalam pengambilan keputusan. pengamatan kinerja. sikap. dan bertindak secara konsisten. Sosialisasi KTSP 6.Prinsip pengembangan indikator adalah sesuai dengan kepentingan (Urgensi). kesesuaian (Relevansi) dan Kontekstual Keseluruhan indikator dalam satu KD merupakan tandatanda. dan menafsirkan data tentang proses dan hasil belajar peserta didik yang dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan. kesinambungan (Kontinuitas). penilaian hasil karya berupa proyek atau produk. Penilaian dilakukan dengan menggunakan tes dan non tes dalam bentuk tertulis maupun lisan. dan lain-lain untuk pencapaian kompetensi yang merupakan kemampuan bersikap. berpikir.

dan tingkat kepentingan kompetensi dasar. Sosialisasi KTSP 138 . Alokasi waktu yang dicantumkan dalam silabus merupakan perkiraan waktu rerata untuk menguasai kompetensi dasar yang dibutuhkan oleh peserta didik yang beragam. Menggunakan acuan kriteria c. Sesuai dengan pengalaman belajar yang ditempuh dalam kegiatan pembelajaran Sosialisasi KTSP 7. Untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik. MENENTUKAN ALOKASI WAKTU Penentuan alokasi waktu pada setiap kompetensi dasar didasarkan pada jumlah minggu efektif dan alokasi waktu mata pelajaran per minggu dengan mempertimbangkan jumlah kompetensi dasar. yang dilakukan berdasarkan indikator b. keluasan. tingkat kesulitan. kedalaman.HAL-HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN DALAM MENENTUKAN PENILAIAN: a. Hasil penilaian dianalisis untuk menentukan tindak lanjut e. Menggunakan sistem penilaian berkelanjutan d.

alam. serta lingkungan fisik.8. dan indikator pencapaian kompetensi. Sumber belajar dapat berupa media cetak dan elektronik. sosial. kegiatan pembelajaran. objek dan/atau bahan yang digunakan untuk kegiatan pembelajaran. nara sumber. MENENTUKAN SUMBER BELAJAR Sumber belajar adalah rujukan. Sosialisasi KTSP Nama Sekolah: Mata Pelajaran: Kelas/Semester: Standar Kompetensi: Alokasi waktu: No Kompetensi Dasar Materi Pokok/Pe mbelajaran CONTOH FORMAT SILABUS Kegiatan Pembelajaran Indikator Penilaian Alokasi Waktu Sumber Belajar Sosialisasi KTSP 139 . Penentuan sumber belajar didasarkan pada standar kompetensi dan kompetensi dasar serta materi pokok/pembelajaran. dan budaya.

dan evaluasi rencana pembelajaran.CONTOH FORMAT SILABUS Nama Sekolah: Mata Pelajaran: Kelas/Semester: Standar Kompetensi: Kompetensi Dasar: Materi Pokok/Pembelajaran: Kegiatan Pembelajaran: Indikator: Penilaian: Alokasi Waktu: Sumber Belajar: Sosialisasi KTSP PENGEMBANGAN SILABUS BERKELANJUTAN Silabus: • Dijabarkan ke dalam rencana pelaksanaan pembelajaran • Dilaksanakan. Sosialisasi KTSP 140 . evaluasi proses (pelaksanaan pembelajaran). dan ditindaklanjuti oleh masing-masing guru • Dikaji dan dikembangkan secara berkelanjutan dengan memperhatikan masukan hasil evaluasi hasil belajar. dievaluasi.

Selesai Sosialisasi KTSP 141 .

142 .

metode pembelajaran. dan penilaian hasil belajar 2 Sosialisasi KTSP 143 1 . sumber belajar. materi pembelajaran.Materi 10 PENGEMBANGAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sosialisasi KTSP LANDASAN RPP PP NO 19 TAHUN 2005 Pasal 20 Perencanaan proses pembelajaran meliputi silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran yang memuat sekurangkurangnya tujuan pembelajaran.

3 Sosialisasi KTSP ALUR RPP SK dan KD SILABUS RPP 4 Sosialisasi KTSP 144 2 . Lingkup Rencana Pembelajaran paling luas mencakup 1 (satu) kompetensi dasar yang terdiri atas 1 (satu) atau beberapa indikator untuk 1 (satu) kali pertemuan atau lebih.PENGERTIAN RPP Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) adalah rencana yang menggambarkan prosedur dan pengorganisasian pembelajaran untuk mencapai satu kompetensi dasar yang ditetapkan dalam Standar Isi dan telah dijabarkan dalam silabus.

Kegiatan Awal: … B. V. Kegiatan Inti: … C.KOMPONEN RPP (minimal) ™ Tujuan Pembelajaran ™ Materi Pembelajaran ™ Metode Pembelajaran ™ Sumber Belajar ™ Penilaian Hasil Belajar 5 Sosialisasi KTSP Format RPP Mata Pelajaran Kelas/Semester Pertemuan KeAlokasi Waktu Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator Rencana Pelaksanaan Pembelajaran :… :… :… :… :… :… :… I. Tujuan Pembelajaran II. A. Alat/Bahan/Sumber Belajar: … VI. dst. Kegiatan Akhir: … Pertemuan kedua. Penilaian: … 6 Sosialisasi KTSP 145 3 . Langkah-langkah Pembelajaran Pertemuan pertama. Materi Ajar :… :… III. Metode Pembelajaran: … IV.

Mengidentifikasi materi ajar berdasarkan materi pokok/ pembelajaran yang terdapat dalam silabus. Menentukan alokasi waktu yang dibutuhkan untuk pertemuan yang telah ditetapkan 3. Menentukan SK. KD. karena indikator sudah sangat rinci sehingga tidak dapat dijabarkan lagi. dan akhir. (Lebih rinci dari KD dan Indikator. pada saat-saat tertentu rumusan indikator sama dengan tujuan pembelajaran. 8 Sosialisasi KTSP 146 4 . dan Indikator yang telah ditentukan. inti. Merumuskan langkah-langkah pembelajaran yang terdiri dari kegiatan awal. Materi ajar merupakan uraian dari materi pokok/pembelajaran 6. KD. Mengisi kolom identitas 2. Menentukan metode pembelajaran yang akan digunakan 7. dan Indikator yang akan digunakan ( terdapat pada silabus yang telah disusun) 4. Merumuskan tujuan pembelajaran berdasarkan SK.Langkah-langkah Menyusun RPP 1.) 7 Sosialisasi KTSP Langkah-langkah Menyusun RPP 5.

teknik penskoran. Menyusun kriteria penilaian. lembar pengamatan. Menentukan alat/bahan/ sumber belajar yang digunakan 9. contoh soal.Langkah-langkah Menyusun RPP 8. dll 9 Sosialisasi KTSP Selesai 10Sosialisasi KTSP 147 5 .

148 .

149 .Materi SOSIALISASI dan PELATIHAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) IV. Pengembangan bahan Ajar. Pengembangan Bahan Ajar 11.

150 .

• Bahan ajar adalah segala bentuk bahan yang digunakan untuk membantu guru/ instruktur dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar di kelas.Materi 11 Sosialisasi KTSP Pengertian Bahan Ajar • Bahan ajar merupakan informasi. Bahan yang dimaksud bisa berupa bahan tertulis maupun bahan tidak tertulis. (National Center for Vocational Education Research Ltd/National Center for Competency Based Training). alat dan teks yang diperlukan guru/instruktur untuk perencanaan dan penelaahan implementasi pembelajaran. Sosialisasi KTSP 151 .

model/maket. • Audio Visual seperti: video/film. leaflet. wallchart. computer Based.VCD • Audio seperti: radio.Pengertian Bahan Ajar • Bahan ajar adalah seperangkat materi yang disusun secara sistematis baik tertulis maupun tidak sehingga tercipta lingkungan/suasana yang memungkinkan siswa untuk belajar. brosur. Sosialisasi KTSP Bentuk Bahan Ajar • Bahan cetak seperti: hand out. buku. Internet Sosialisasi KTSP 152 . PH • Visual: foto. modul. • Multi Media: CD interaktif. gambar. CD audio. kaset. lembar kerja siswa.

MP. Tempat • Petunjuk belajar (Petunjuk siswa/guru) • Tujuan yang akan dicapai • Informasi pendukung • Latihan-latihan • Petunjuk kerja • Penilaian Sosialisasi KTSP Penyusunan Peta Bahan Ajar (Contoh Mapel Biologi) Materi Pembelajaran/Judul bahan Ajar 1. manfaat dan bahayanya 2. menemukan obyek dan ragam persoalannya dari.. KD.. KD Mempelajari ruang lingkup biologi..Cakupan Bahan Ajar • Judul. SK. Indikator. Persoalan Biologi 3... Tingkat organisasi kehidupan 4. Permasalahan biologi 5. Obyek Biologi SK Siswa mampu memahami hakekat biologi Sebagai ilmu. Manfaat biologi bagi manusia dan lingkungan Sosialisasi KTSP 153 .

Kaset 4. • Tugas-tugas yang yang diberikan kepada siswa dapat berupa teori dan atau praktik. spoof/recount. dll.Mengidentifikasi kelompok kata sifat 2. report. Modul 3. dan news item. 2. Pengertian Lembar Kegiatan Siswa • Lembar kegiatan siswa (student work sheet) adalah lembaran-lembaran berisi tugas yang harus dikerjakan oleh siswa. • Lembar kegiatan berisi petunjuk. Kompetensi Dasar 1. Indikator 1.1. Berkomunikasi lisan dan tertulis menggunakan ragam bahasa yang sesuai dengan lancar dan akurat dalam wacana interaksional dan/atau monolog terutama berkenaan dengan wacana berbentuk naratif. Adjective phrase. Mendiskusikan teks report yang didengar.ALUR ANALISIS PENYUSUNAN BAHAN AJAR Standar Kompetensi 1. 2. …. Mengidentifikasi adjective phrase.. Mendengarkan Memahami wacana transaksional dan interpersonal ringan dan/atau monolog lisan terutama berkenaan dengan wacana berbentuk report. Sosialisasi KTSP 154 . Teks berbentuk report. Materi Pembelajaran 1. Sosialisasi KTSP Kegiatan Pembelajaran 1. langkahlangkah untuk menyelesaikan suatu tugas.Lainnya BAHAN AJAR 1. LKS 2. prosedur.

semester. indikator dan materi pembelajaran.Lembar Kegiatan Siswa (LKS) Langkah-langkah penulisan LKS sebagai berikut: • Melakukan analisis kurikulum. mata pelajaran. Buku Teks Bahan ajar merupakan bahan atau materi pembelajaran yang disusun secara sistematis yang digunakan guru dan siswa dalam KBM. SK. Buku teks merupakan sumber informasi yang disusun dengan struktur dan urutan berdasar bidang ilmu tertentu. tempat • Petunjuk belajar • Kompetensi yang akan dicapai • Indikator • Informasi pendukung • Tugas-tugas dan langkah-langkah kerja • Penilaian Sosialisasi KTSP Bahan Ajar vs. KD. Sosialisasi KTSP 155 . • Menyusun peta kebutuhan LKS • Menentukan judul LKS • Menulis LKS • Menentukan alat penilaian Struktur LKS secara umum adalah sebagai berikut: • Judul.

Sosialisasi KTSP 156 .Bahan ajar : Menimbulkan minat baca Ditulis dan dirancang untuk siswa Menjelaskan tujuan instruksional Disusun berdasarkan pola belajar yang fleksibel Struktur berdasarkan kebutuhan siswa dan kompetensi akhir yang akan dicapai. dosen) Dirancang untuk dipasarkan secara luas Belum tentu menjelaskan tujuan instruksional Disusun secara linear Stuktur berdasar logika bidang ilmu Belum tentu memberikan latihan Tidak mengantisipasi kesukaran belajar siswa Belum tentu memberikan rangkuman Gaya penulisan naratif tetapi tidak komunikatif Sangat padat Tidak memilki mekanisme untuk mengumpulkan umpan balik dari pembaca. Memberi kesempatan pada siswa untuk berlatih Mengakomodasi kesulitan siswa Memberikan rangkuman Gaya penulisan komunikatif dan semi formal Kepadatan berdasar kebutuhan siswa Dikemas untuk proses instruksional Mempunyai mekanisme untuk mengumpulkan umpan balik dari siswa Menjelaskan cara mempelajari bahan ajar. Sosialisasi KTSP Buku teks : Mengasumsikan minat dari pembaca Ditulis untuk pembaca (guru.

Jenis Bahan Ajar •Lembar informasi (information sheet) •Operation sheet •Jobsheet •Worksheet •Handout •Modul Sosialisasi KTSP Sosialisasi KTSP 157 .

dan cara mengevaluasi yang dirancang secara sistematis dan menarik untuk mencapai kompetensi yang diharapkan sesuai dengan tingkat kompleksitasnya. metoda. metode.Pengertian Modul Modul merupakan alat atau sarana pembelajaran yang berisi materi. • kebahasaannya dibuat sederhana sesuai dengan level berfikir anak SMK atau input SMK Sosialisasi KTSP 158 . Sosialisasi KTSP F MODUL G • Modul adalah bahan ajar yang disusun secara sistematis dan menarik yang mencakup isi materi. dan evaluasi yang dapat digunakan secara mandiri. batasan-batasan.

ilustrasi yang jelas • tersedia soal-soal latihan. • Tujuan antara dan tujuan akhir modul harus dirumuskan secara jelas dan terukur.F MODUL G • digunakan secara mandiri. • memiliki karakteristik stand alone yaitu modul dikembangkan tidak tergantung pada media lain • bersahabat dengan user atau pemakai. Sosialisasi KTSP F MODUL G • mampu membelajarkan diri sendiri. • bahasa sederhana lugas komunikatif. • tersedia instrument penilaian yang memungkinkan peserta diklat melakukan self assessment. Sosialisasi KTSP 159 . belajar sesuai dengan kecepatan masing-masing individu secara efektif dan efesien. tersedia contoh-contoh. tugas. • materi dikemas dalam unit-unit kecil dan tuntas. membantu kemudahan pemakai untuk direspon atau diakses. • terdapat rangkuman materi pembelajaran. dan sejenisnya • materinya up to date dan kontekstual.

F MODUL G • mengukur tingkat penguasaan materi diri sendiri. • terdapat informasi tentang rujukan/pengayaan/referensi yang mendukung materi Sosialisasi KTSP F MODUL G • Dipergunakan untuk ORANG LAIN • Bukan untuk PENULIS !!! Sosialisasi KTSP 160 . • terdapat umpan balik atas penilaian peserta diklat.

Mengatasi keterbatasan waktu. Memperjelas dan mempermudah penyajian pesan agar tidak terlalu bersifat verbal. baik siswa atau peserta diklat maupun guru/instruktur.Tujuan Penulisan Modul 1. memungkinkan siswa atau peserta diklat belajar mandiri sesuai kemampuan dan minatnya. seperti : Meningkatkan motivasi dan gairah belajar bagi siswa atau peserta diklat. 2. Dapat digunakan secara tepat dan bervariasi. dan daya indera. Mengembangkan kemampuan peserta didik dalam berinteraksi langsung dengan lingkungan dan sumber belajar lainnya. Memungkinkan siswa atau peserta diklat dapat mengukur atau mengevaluasi sendiri hasil belajarnya. ruang. Sosialisasi KTSP MODUL Kerangka Penulisan Modul Cetakan Pedoman Penulisan Modul Modul Kerangka pengembangan Modul Pedoman Pengembangan Modul Multimedia Interaktif Multimedia Interaktif Sosialisasi KTSP 161 . 3.

2. tidak tergantung pada pihak lain. Self instructional Peserta diklat mampu membelajarkan diri sendiri.Sosialisasi KTSP KARAKTERISTIK MODUL 1. Self Contained Seluruh materi pembelajaran dari satu unit kompetensi atau sub kompetensi yang dipelajari terdapat di dalam satu modul secara utuh Sosialisasi KTSP 162 .

User friendly Modul hendaknya juga memenuhi kaidah bersahabat/akrab dengan pemakainya 6. Stand alone Modul manual/multimedia yang dikembangkan tidak tergantung pada media lain atau tidak harus digunakan bersamasama dengan media lain 4. Adaptif Modul hendaknya memiliki daya adaptif yang tinggi terhadap perkembangan ilmu dan teknologi Sosialisasi KTSP KARAKTERISTIK MODUL 5. Konsistensi Dalam penggunaan : ¾ FONT ¾ SPASI ¾ TATA LETAK (LAYOUT) Sosialisasi KTSP 163 .KARAKTERISTIK MODUL 3.

antar unit dan antar paragraph dengan susunan dan alur yang mudah dipahami 9 Judul. gambar dan ilustrasi yang menarik 9 Antar bab. Format ¾ Format kolom tunggal atau multi ¾ Format kertas vertikal atau horisontal ¾ Icon yang mudah ditangkap Sosialisasi KTSP Organisasi 9 Tampilkan peta/bagan 9 Urutan dan susunan yang sistematis 9 Tempatkan naskah. sub judul (kegiatan belajar). dan uraian yang mudah diikuti Sosialisasi KTSP 164 .KARAKTERISTIK MODUL 7.

gambar (ilustrasi). • Tugas dan latihan yang dikemas sedemikian rupa. bentuk dan ukuran huruf yang serasi • Menempatkan rangsangan-rangsangan berupa gambar atau ilustrasi. miring. pencetakan huruf tebal. Sosialisasi KTSP Bentuk dan Ukuran Huruf Bentuk dan ukuran huruf yang mudah dibaca Perbandingan huruf yang proporsional Hindari penggunaan huruf kapital untuk seluruh teks Sosialisasi KTSP 165 .Daya Tarik • Mengkombinasikan warna. garis bawah atau warna.

Ruang (spasi kosong) Gunakan spasi atau ruang kosong tanpa naskah atau gambar untuk menambah kontras penampilan modul Sosialisasi KTSP KERANGKA MODUL Sosialisasi KTSP 166 .

• • • • • • Halaman Sampul Halaman Francis Kata Pengantar Daftar Isi Peta Kedudukan Modul Glosarium Sosialisasi KTSP I. Cek Kemampuan Sosialisasi KTSP 167 . Petunjuk Penggunaan Modul 1. Tujuan Akhir E. Deskripsi B. Prasarat C. Penjelasan Bagi Peserta diklat 2. PENDAHULUAN A. Kompetensi F. Peran Guru Antara Lain D.

Uraian Materi c. Batasan Waktu Yang Telah Ditetapkan F. Kunci Jawaban Formatif g.II. Tes Formatif f. Kegiatan Belajar a. Kunci Jawaban Sosialisasi KTSP 168 . Lembar Kerja 2. Psikomotor Skill C. Attitude Skill D. Rangkuman d. EVALUASI A. Tujuan Kegiatan Pembelajaran b. Kegiatan Belajar 1. Kegiatan Belajar n Sosialisasi KTSP III. Kegiatan Belajar 2 3. Tugas e. Kognitif Skill B. Rencana Belajar Peserta diklat B. PEMBELAJARAN A.Produk/Benda Kerja Sesuai Kriteria Standart E.

IV. PENUTUP DAFTAR PUSTAKA Sosialisasi KTSP Sosialisasi KTSP 169 .

Identifikasi Indikator dan Penilaian Format Penulisan MODUL Penyusunan Draft MODUL Sosialisasi KTSP 170 .Kajian KTSP Profil Kompetensi Lulusan Kompetensi SILABUS •Kompetensi Dasar •Indikator •Materi Pembelajaran •Kegiatan Pembelajaran •Acuan Penilaian Perumusan Judul-Judul Modul Pengumpulan Buku-Buku & Sumber Bahan Rambu-Rambu Pemilihan Judul Pemilihan Judul MODUL yang akan Dibuat Sosialisasi KTSP Judul Modul Buku-Buku & Sumber Bahan Identifikasi Kompetensi Dasar Aspek Materi Pembelajaran Kegiatan Pemb.

INSTRUMEN VALIDASI Draft MODUL VALIDATOR REVISI/Penyempurnaan FILE ELEKTRONIK MODUL Sosialisasi KTSP Sosialisasi KTSP 171 .

(subyek-keterangan). kata bilangan. Sosialisasi KTSP 172 . frase preposisi) Contoh kalimat dengan kata kerja : Tugas itu dikerjakan oleh peserta TOT Kurikulum KTSP Bagaimanakah dengan kalimat di bawah ini ? Dalam kamar ini memerlukan empat buah kursi. (aktif-pasif). Sosialisasi KTSP Struktur kalimat ¾ Aktif ¾ Pasif Kesalahan struktur: Saya sudah katakan bahwa berbahasa Indonesia dengan baik dan benar itu tidak mudah. Meskipun kita tidak menghadapi musuh. Dalam konferensi tingkat tinggi negara-negara nonblok tidak memutuskan tempat penyelenggaraan konferensi berikutnya. tetapi kita harus selalu waspada. (kalimat majemuk dan kalimat bersusun). kata sifat.1. Syarat Kalimat Kalimat sekurang-kurangnya memiliki subyek dan predikat Jenis predikat: • Kata kerja • Bukan kata kerja (kata benda.

Menggunaan Ilustrasi dalam Modul Ilustrasi dapat berupa: foto. yang memiliki fungsi : •Fungsi Ilustrasi •Fungsi deskriptif •Fungsi ekspresif •Fungsi Analitis •Fungsi kuantitatif Sosialisasi KTSP 173 . tabel. grafik. dsb. kartun. gambar.Alinea/ Paragraf • Gagasan utama • Kalimat topik • Koherensi • Kata-kata transisi Sosialisasi KTSP 2.

00 1.026 EI. Pahami Peta Kedudukan Modul EI.INST.PROG.025 EI.017 EI.024 EI.A 4 EI.013 EI.00 1. Pahami Diagram Pencapaian Kompetensi TINGKAT I SMP & yang sederajad TINGKAT II TINGKAT III LULUS SMK EI. 001. A 2 EI.004 EI.023 EI.022 EI.A 5 EI.021 Sosialisasi KTSP 174 .A 1 EI.015 EI.PBE.020 EI.00 1.016 EI.A 6 Sosialisasi KTSP 4.RKT.007 EI.0 01.001 EI.018 EI.002 EI.001.OPS.011 EI.3.012 EI.A 3 EI.027 1 EI.014 EI.019 EI.003 EI.005 EI.006 EI.PEM.

Tujuan Akhir Perumusan tujuan akhir berisi pernyataan pencapaian kompetensi sesuai persyaratan dunia usaha/industri (entry level). Rumusan tujuan tersebut harus memuat : 9 Kinerja yang diharapkan 9 Kriteria keberhasilan 9 Kondisi atau variable yang diberikan Sosialisasi KTSP Contoh Tujuan Akhir Modul Peserta diklat dapat menggambar rangkaian elektronika (kinerja) berdasarkan standar gambar teknik (kriteria) dan dapat mengimplementasikannya menjadi gambar layout pada PCB (kondisi). Sosialisasi KTSP 175 .5.

kondisi. Tujuan kegiatan pembelajaran Memuat kemampuan yang harus dikuasai untuk mencapai satu indikator kompetensi pada KUK setelah mengikuti satu satuan kegiatan belajar berisikan komponen: kemampuan.6. Sosialisasi KTSP 176 . Sosialisasi KTSP Contoh tujuan kegiatan belajar peserta diklat dapat mengimplementasikan gambar rangkaian elektronika menjadi gambar layout pada PCB. dan kriteria.

¾ Menyusun learning evidence indicator (indikator bukti belajar). HINDARI MENGGUNAKAN TES PILIHAN GANDA !!! Sosialisasi KTSP 177 . Sosialisasi KTSP 8.7. ¾ Melakukan kajian materi pada kegiatan belajar. Menyusun Tes Formatif Berisi tes tertulis sebagai bahan pertimbangan bagi peserta dan guru untuk mengetahui sejauh mana penguasaan kegiatan belajar yang telah dicapai sebagai dasar untuk melaksanakan kegiatan berikut (lembar kerja). ¾ Tutorial dengan guru. MenyusunTugas Berisi instruksi untuk peserta diklat meliputi ¾ Tugas-tugas yang harus diketahui dan dikerjakan sesuai kriteria unjuk kerja ¾ Kegiatan observasi untuk mengenal fakta.

Selesai Sosialisasi KTSP 178 .

Model-Model Kurikulum 12. Pengembangan Model Mata Pelajaran Muatan Lokal. 13. 179 .Materi SOSIALISASI dan PELATIHAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) V. Panduan Model Pengembangan Diri untuk Satuan Pendidikan Dasar & Menengah.

180 .

22 tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah • Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 37 ayat (1) dan pasal 38 ayat (2) • Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan Sosialisasi KTSP 2 181 . mulok B. PENDAHULUAN A.Materi 11 PENGEMBANGAN MODEL MATA PELAJARAN Sosialisasi KTSP 1 I. Landasan • UU No. multikultural. Latar Belakang Otonomi daerah. sentralisasi ke desentralisasi.

keterampilan dan perilaku kepada peserta didik agar mereka memiliki wawasan yang mantap tentang keadaan lingkungan dan kebutuhan masyarakat sesuai dengan nilai-nilai/aturan yang berlaku di daerahnya dan mendukung kelangsungan pembangunan daerah serta pembangunan nasional. sosial. kemampuan dan keterampilan serta pengetahuan mengenai daerahnya yang berguna bagi dirinya maupun lingkungan masyarakat pada umumnya sebagai bekal siswa. dan SMK/MAK dalam pengembangan Mulok yang akan dilaksanakan pada tingkat satuan pendidikan yang bersangkutan. Lebih jelas lagi terutama agar peserta didik dapat: ¾ Mengenal dan menjadi lebih akrab dengan lingkungan alam. serta melestarikan dan mengembangkan nilai-nilai luhur budaya setempat dalam rangka menunjang pembangunan nasional. SMP/MTs/SMPLB. dan budayanya.I. ¾ Memiliki sikap dan perilaku yang selaras dengan nilainilai/aturan-aturan yang berlaku di daerahnya. Tujuan Tujuan Umum: Acuan bagi satuan pendidikan SD/MI/SDLB. Sosialisasi KTSP 3 I. PENDAHULUAN (Lanjutan) C. PENDAHULUAN (Lanjutan) Tujuan Khusus: Memberikan bekal pengetahuan. ¾ Memiliki pengetahuan. 4 Sosialisasi KTSP 182 . SMA/MA/SMALB.

Pengertian (Lanjutan) ™ Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan. Sosialisasi KTSP 6 183 . isi. PENDAHULUAN D. yang materinya tidak dapat dikelompokkan ke dalam mata pelajaran yang ada. kalender pendidikan. tidak terbatas pada mata pelajaran keterampilan. Substansi mata pelajaran muatan lokal dapat ditentukan oleh satuan pendidikan.I. ™ KTSP adalah kurikulum operasional yang disusun oleh dan dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan. KTSP minimal terdiri dari tujuan pendidikan tingkat satuan pendidikan. PENDAHULUAN (Lanjutan) ™ Muatan Lokal merupakan kegiatan kurikuler untuk mengembangkan kompetensi yang disesuaikan dengan ciri khas dan potensi daerah. termasuk keunggulan daerah. dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. dan silabus. 5 Sosialisasi KTSP I. struktur dan muatan kurikulum tingkat satuan pendidikan.

Ruang Lingkup 1. Pengembangan Sesuai dengan Kondisi Sekolah Saat Ini 1. 2. yang disesuaikan dengan arah perkembangan daerah serta potensi daerah yang bersangkutan. Bila Mulok yang diterapkan di sekolah tersebut masih layak digunakan maka kegiatan berikutnya adalah merubah Mulok tersebut ke dalam SK dan KD 3. PENDAHULUAN (Lanjutan) E. Bila Mulok yang ada tidak layak lagi untuk diterapkan. Apakah masih layak dan relevan Mulok diterapkan di sekolah? 2. Analisis Mulok yang ada di sekolah. maka sekolah bisa menggunakan Mulok dari sekolah lain atau tetap menggunakan Mulok yang ditawarkan oleh Dinas atau mengembangkan Mulok yang lebih sesuai. dan lingkungan sosial budaya. Sosialisasi KTSP 8 184 . dan pengetahuan tentang berbagai ciri khas lingkungan alam sekitar. 7 Sosialisasi KTSP 2. Lingkup Isi/Jenis Muatan Lokal. Pengembangan dan Penetapan Mata Pelajaran A. adat istiadat. bahasa Inggris. keterampilan dan kerajinan daerah.I. kesenian daerah. Lingkup Keadaan dan Kebutuhan Daerah Keadaan daerah adalah segala sesuatu yang terdapat di daerah tertentu yang pada dasarnya berkaitan dengan lingkungan alam. lingkungan sosial ekonomi. Kebutuhan daerah adalah segala sesuatu yang diperlukan oleh masyarakat di suatu daerah. dapat berupa: bahasa daerah. serta hal-hal yang dianggap perlu oleh daerah yang bersangkutan. khususnya untuk kelangsungan hidup dan peningkatan taraf kehidupan masyarakat tersebut.

Pelaksanaan Sekolah yang mampu mengembangkan SK dan KD beserta silabus dan RPP-nya dapat melaksanakan Mulok. Pengembangan dan Penetapan Mata Pelajaran (Lanjutan) B. dapat meminta bantuan Tim Pengembang Kurikulum (TPK) di daerah setempat. Mengidentifikasi keadaan dan kebutuhan daerah 2.2. Bila belum mampu. Mengembangkan SK dan KD berserta silabusnya dan RPP-nya 9 Sosialisasi KTSP 3. Pengembangan dan Penetapan SK .KD 1. atau dapat meminta bantuan kepada sekolah lain yang masih dalam satu daerah. Sosialisasi KTSP 10 185 . atau meminta bantuan dari LPMP di propinsi. dapat melaksanakan Mulok berdasarkan kegiatan-kegiatan yang direncanakan oleh sekolah. Menentukan Mata Pelajaran Mulok 5. Menentukan fungsi dan susunan atau komposisi Mulok 3. Bila beberapa sekolah dalam satu daerah belum mampu mengembangkan SK dan KD Mulok. Mengidentifikasi bahan kajian Mulok 4.

dunia usaha/industri.pemerintah Daerah/Bapeda. LPMP.Dinas Departemen lain terkait. misalnya: . Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar diatur sedemikian rupa agar tidak memberatkan peserta didik dan tidak mengganggu penguasaan pada kurikulum nasional. Instansi/lembaga di luar Depdiknas. . Oleh karena itu dalam pelaksanaan Mulok dihindarkan adanya pekerjaan rumah (PR). . Sosialisasi KTSP 11 5. dan sosial). Sosialisasi KTSP 12 186 .4. . PT. Pihak yang Terlibat dalam Pengembangan • • • • TPK.dan tokoh masyarakat. Rambu-Rambu •Bahan kajian disesuaikan dengan tingkat perkembangan peserta didik (pengetahuan dan cara berpikir. emosional.

meminta bantuan dari instansi terkait atau dunia usaha/industri (lapangan kerja) atau tokoh-tokoh masyarakat. baik secara mental. Sosialisasi KTSP 13 5. Dalam kaitan dengan sumber belajar. (3) dari pengalaman lama ke pengalaman baru. (2) dikembangkan dari yang diketahui ke yang belum diketahui. Selain itu guru hendaknya dapat memilih dan menggunakan strategi yang melibatkan peserta didik aktif dalam proses belajar mengajar. Rambu-Rambu (Lanjutan) • Bahan kajian/pelajaran hendaknya memberikan keluwesan bagi guru dalam memilih metode mengajar dan sumber belajar seperti buku dan nara sumber. guru diharapkan dapat mengembangkan sumber belajar yang sesuai dengan memanfaatkan potensi di lingkungan sekolah. bahan pengajaran hendaknya disusun berdasarkan prinsip (1) bertitik tolak dari hal-hal konkret ke abstrak. Rambu-Rambu (Lanjutan) •Program pembelajaran hendaknya dikembangkan dengan melihat kedekatan secara fisik dan secara psikis. Untuk itu.5. misalnya dengan memanfaatkan tanah/kebun sekolah. Sedangkan dekat secara psikis maksudnya bahan kajian tersebut mudah dipahami oleh kemampuan berpikir dan mencernakan informasi sesuai dengan usianya. Dekat secara fisik. (4) dari yang mudah/sederhana ke yang lebih sukar/rumit. maupun sosial. Selain itu bahan kajian/pelajaran hendaknya bermakna bagi peserta didik yaitu bermanfaat karena dapat membantu peserta didik dalam kehidupan sehari-hari. maksudnya dalam lingkungan tempat tinggal dan sekolah peserta didik. Sosialisasi KTSP 14 187 . fisik.

5. •Alokasi waktu untuk bahan kajian/pelajaran muatan lokal perlu memperhatikan jumlah minggu efektif untuk mata pelajaran muatan lokal pada setiap semester Sosialisasi KTSP 15 6. Bahan kajian muatan lokal juga dapat disusun dan diajarkan hanya dalam jangka waktu satu semester. Rambu-Rambu (Lanjutan) •Bahan kajian muatan lokal yang diajarkan harus bersifat utuh dalam arti mengacu kepada suatu tujuan pengajaran yang jelas dan memberi makna kepada peserta didik. dua semester atau satu tahun ajaran. dan penilaian diri.d VI atau dari kelas VII s. ¾ Penilaian merupakan serangkaian kegiatan untuk memperoleh. penilaian hasil karya berupa tugas.d IX. pengukuran sikap. Sosialisasi KTSP 16 188 . proyek dan/atau produk. penggunaan portofolio.d XII. dan X s. dan menafsirkan data tentang proses dan hasil belajar peserta didik yang dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan. menganalisis. Penilaian ¾ Penilaian pencapaian kompetensi dasar peserta didik dilakukan berdasarkan indikator. sehingga menjadi informasi yang bermakna dalam pengambilan keputusan. Namun demikian bahan kajian muatan lokal tertentu tidak harus secara terus-menerus diajarkan mulai dari kelas I s. pengamatan kinerja. Penilaian dilakukan dengan menggunakan tes dan non tes dalam bentuk tertulis maupun lisan.

Pelaporan • Pelaporan hasil belajar mata pelajaran muatan lokal diwujudkan dalam bentuk kuantitatif Sosialisasi KTSP 17 Selesai Sosialisasi KTSP 18 189 .7.

190 .

19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan: Pasal 5 – 18 tentang Standar Isi satuan pendidikan dasar dan menengah.Materi 13 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL PANDUAN MODEL PENGEMBANGAN DIRI Untuk Satuan Pendidikan Dasar Dan Menengah Sosialisasi KTSP Landasan Pengembangan Diri UU No. dibimbing oleh konselor. pasal 4 ayat (4) tentang penyelenggaraan pembelajaran. 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas: Pasal 1 butir 6 tentang pendidik. Dasar standarisasi profesi konseling oleh Ditjen Dikti Tahun 2004 tentang arah profesi konseling di sekolah dan luar sekolah. minat. 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi yang memuat pengembangan diri dalam struktur kurikulum. dan kemampuan PP No. pasal 12 ayat (1b) tentang pelayanan pendidikan sesuai bakat. pasal 3 tentang tujuan pendidikan. Sosialisasi KTSP 191 . Permendiknas No. dan guru / tenaga kependidikan yang disebut pembina.

Sosialisasi KTSP Tujuan Umum kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan. bakat. pelayanan konseling menekankan peningkatan kecakapan hidup sesuai dengan kebutuhan khusus peserta didik. Pengembangan diri bertujuan memberikan Sosialisasi KTSP 192 . kegiatan pengembangan diri. serta kegiatan ekstra kurikuler. Untuk satuan pendidikan kejuruan.Pengertian Pengembangan Diri Pengembangan diri merupakan kegiatan pendidikan di luar mata pelajaran sebagai bagian integral dari kurikulum sekolah/madrasah. kegiatan belajar. minat. Kegiatan pengembangan diri merupakan upaya pembentukan watak dan kepribadian peserta didik yang dilakukan melalui kegiatan pelayanan konseling berkenaan dengan masalah pribadi dan kehidupan sosial. potensi. dengan memperhatikan kondisi sekolah/madrasah. kondisi dan perkembangan peserta didik. khususnya pelayanan konseling ditujukan guna pengembangan kreativitas dan karir Untuk satuan pendidikan khusus. dan pengembangan karir.

rajin membaca. Kemandirian Sosialisasi KTSP Bentuk Pelaksanaan Pengembangan Diri Kegiatan pengembangan diri secara terprogram dilaksanakan dengan perencanaan khusus dalam kurun waktu tertentu untuk memenuhi kebutuhan peserta didik secara individual. kelompok dan atau klasikal melalui penyelenggaraan : ƒ Layanan dan kegiatan pendukung Konseling ƒ Kegiatan Ekstra Kurikuler ƒ Kegiatan pengembangan diri secara tidak terprogram dapat dilaksanakan sebagai berikut : • Rutin. berbahasa yang baik. keberaturan. mengatasi silang pendapat (pertengkaran). seperti : upacara bendera. adalah kegiatan tidak terjadwal dalam kejadian khusus seperti : pembentukan perilaku memberi salam. Kemampuan sosial g. Minat c. memuji kebaikan dan atau keberhasilan orang lain. membuang sampah pada tempatnya. Kreativitas d. Kompetensi dan kebiasaan dalam kehidupan e. Kemampuan pemecahan masalah j. yaitu kegiatan yang dilakukan terjadwal. Kemampuan belajar h. senam. Kemampuan kehidupan keagamaan f. Wawasan dan perencanaan karir i. datang tepat waktu Sosialisasi KTSP 193 . • Keteladanan. antri.Tujuan Khusus Pengembangan diri bertujuan menunjang pendidikan peserta didik dalam mengembangkan : a. adalah kegiatan dalam bentuk perilaku seharihari seperti : berpakaian rapi. ibadah khusus keagamaan bersama. Bakat b. • Spontan. pemeliharaan kebersihan dan kesehatan diri.

menilai. Pengembangan kehidupan pribadi. melalui berbagai jenis layanan dan kegiatan pendukung. kemampuan belajar. serta kondisi sesuai dengan karakteristik kepribadian dan kebutuhan dirinya secara realistik. Pengembangan kemampuan belajar. d. b. dan warga lingkungan sosial yang lebih luas. Pengembangan kehidupan sosial. Sosialisasi KTSP 194 . dalam bidang pengembangan kehidupan pribadi. baik secara perorangan maupun kelompok. bakat dan minat. yaitu bidang pelayanan yang membantu peserta didik dalam memahami dan menilai serta mengembangkan kemampuan hubungan sosial yang sehat dan efektif dengan teman sebaya.Konseling peserta didik. yaitu bidang pelayanan yang membantu peserta didik mengembangkan kemampuan belajar dalam rangka mengikuti pendidikan sekolah/madrasah dan belajar secara mandiri. dan perencanaan karir. serta memilih dan mengambil keputusan karir. agar mampu mandiri dan berkembang secara optimal. kehidupan sosial. c. berdasarkan normanorma yang berlaku. anggota keluarga. dan mengembangkan potensi dan kecakapan. yaitu bidang pelayanan yang membantu peserta didik dalam memahami. yaitu bidang pelayanan yang membantu peserta didik dalam memahami dan menilai informasi. Konseling adalah pelayanan bantuan untuk Sosialisasi KTSP Bidang Pelayanan Konseling a. Pengembangan karir.

Sosialisasi KTSP 195 . dan pendidikan lanjutan. dan kegiatan ekstra kurikuler. yaitu fungsi untuk membantu peserta didik mampu mencegah atau menghindarkan diri dari berbagai permasalahan yang dapat menghambat perkembangan dirinya. program latihan. magang. terumata kompetensi dan atau kebiasaan yang berguna dalam kehidupan di sekolah. kelompok belajar.Fungsi Bimbingan Konseling ¾ Fungsi Pemahaman. yaitu fungsi untuk membantu peserta didik memahami diri dan lingkungannya. Sosialisasi KTSP Jenis Layanan Konseling Orientasi. yaitu layanan yang membantu peserta didik memahami lingkungan baru. belajar. yaitu fungsi untuk membantu peserta didik mengatasi masalah yang dialaminya. untuk menyesuaikan diri serta mempermudah dan memperlancar peran peserta didik di lingkungan yang baru. Informasi. ¾ Fungsi Pencegahan. karir/jabatan. yaitu layanan yang membantu peserta didik menguasai konten tertentu. ¾ Fungsi Advokasi. terutama lingkungan sekolah/madrasah dan obyek-obyek yang dipelajari. yaitu fungsi untuk membantu peserta didik memperoleh pembelaan atas hak dan atau kepentingannya yang kurang mendapat perhatian. ¾ Fungsi Pengentasan. Penguasaan Konten. sosial. yaitu layanan yang membantu peserta didik menerima dan memahami berbagai informasi diri.. Penempatan dan Penyaluran. yaitu layanan yang membantu peserta didik memperoleh penempatan dan penyaluran yang tepat di dalam kelas. dan masyarakat. yaitu fungsi untuk membantu peserta didik memelihara dan menumbuhkembangkan berbagai potensi dan kondisi positif yang dimilikinya. keluarga. ¾ Fungsi Pemeliharaan dan Pengembangan. jurusan/program studi.

yaitu layanan yang membantu peserta didik dalam pembahasan dan pengentasan masalah pribadi melalui dinamika kelompok. kemampuan hubungan sosial. sistematis. yang diselenggarakan secara berkelanjutan. terpadu. • Mediasi. • Konseling Kelompok. dan karir/jabatan. kemampuan sosial. yaitu kegiatan menyediakan berbagai bahan pustaka yang dapat digunakan peserta didik dalam pengembangan pribadi. baik tes maupun non-tes. Alih Tangan Kasus. karir/jabatan. dan caracara yang perlu dilaksanakan dalam menangani kondisi dan atau masalah peserta didik. yaitu kegiatan membahas permasalahan peserta didik dalam pertemuan khusus yang dihadiri oleh pihak-pihak yang dapat memberikan data. komprehensif. kemudahan dan komitmen bagi terentaskannya masalah peserta didik. • Konsultasi. pemahaman. dan bersifat rahasia. Konferensi Kasus. serta melakukan kegiatan tertentu melalui dinamika kelompok. dan pengambilan keputusan. Sosialisasi KTSP 196 . kemudahan dan komitmen bagi terentaskannya masalah peserta didik melalui pertemuan dengan orang tua dan atau keluarganya. yaitu kegiatan memperoleh data. melalui aplikasi berbagai instrumen. yaitu layanan yang membantu peserta didik dalam pengembangan pribadi. Himpunan Data. Kunjungan Rumah. yang bersifat terbatas dan tertutup. yaitu layanan yang membantu peserta didik menyelesaikan permasalahan dan memperbaiki hubungan antarmereka. yaitu layanan yang membantu peserta didik dan atau pihak lain dalam memperoleh wawasan. yaitu kegiatan mengumpulkan data tentang diri peserta didik dan lingkungannya. • Bimbingan Kelompok. yaitu layanan yang membantu peserta didik dalam mengentaskan masalah pribadinya.Jenis Layanan (lanjutan …) • Konseling Perorangan. kegiatan belajar. yaitu kegiatan menghimpun data yang relevan dengan pengembangan peserta didik. Tampilan Kepustakaan. Sosialisasi KTSP Kegiatan Pendukung • • • • • • Aplikasi Instrumentasi. kegiatan belajar. yaitu kegiatan untuk memindahkan penanganan masalah peserta didik ke pihak lain sesuai keahlian dan kewenangannya.

yaitu format kegiatan konseling yang melayani kepentingan peserta didik melalui pendekatan kepada pihak-pihak yang dapat memberikan kemudahan. • Lapangan. yaitu format kegiatan konseling yang melayani peserta didik secara perorangan. • Pendekatan Khusus. yaitu program pelayanan konseling meliputi seluruh kegiatan selama satu tahun untuk masing-masing kelas di sekolah/madrasah. yaitu format kegiatan konseling yang melayani sejumlah peserta didik melalui suasana dinamika kelompok. yaitu program pelayanan konseling meliputi seluruh kegiatan selama satu minggu yang merupakan jabaran program bulanan. • Program Bulanan. Sosialisasi KTSP 197 . yaitu format kegiatan konseling yang melayani seorang atau sejumlah peserta didik melalui kegiatan di luar kelas atau lapangan. • Kelompok. • Program Mingguan. • Program Semesteran. yaitu program pelayanan konseling yang dilaksanakan pada hari-hari tertentu dalam satu minggu. • Program Harian. yaitu format kegiatan konseling yang melayani sejumlah peserta didik dalam satu kelas. Sosialisasi KTSP Jenis Program • Program Tahunan.Format Kegiatan • Individual. yaitu program pelayanan konseling meliputi seluruh kegiatan selama satu bulan yang merupakan jabaran program semesteran. • Klasikal. Program harian merupakan jabaran dari program mingguan dalam bentuk satuan layanan (SATLAN) dan atau satuan kegiatan pendukung (SATKUNG) konseling. yaitu program pelayanan konseling meliputi seluruh kegiatan selama satu semester yang merupakan jabaran program tahunan.

Volume kegiatan tatap muka klasikal adalah 2 (dua) jam per kelas per minggu dan dilaksanakan secara terjadwal Kegiatan tidak tatap muka dengan peserta didik untuk menyelenggarakan layanan konsultasi. dan volume/beban tugas konselor Sosialisasi KTSP Pelaksanaan Kegiatan Konseling Di dalam jam pembelajaran sekolah/madrasah: Kegiatan tatap muka secara klasikal dengan peserta didik untuk menyelenggarakan layanan informasi. sasaran pelayanan. serta layanan/kegiatan lain yang dapat dilakukan di dalam kelas. penempatan dan penyaluran. Sosialisasi KTSP 198 . kunjungan rumah. Substansi program pelayanan konseling meliputi keempat bidang. kegiatan instrumentasi. format kegiatan. penguasaan konten.Penyusunan Program Program pelayanan konseling disusun berdasarkan kebutuhan peserta didik (need assessment) yang diperoleh melalui aplikasi instrumentasi. kegiatan konferensi kasus. himpunan data. jenis layanan dan kegiatan pendukung. dan alih tangan kasus. pemanfaatan kepustakaan.

Kegiatan Ekstra Kurikuler adalah kegiatan Sosialisasi KTSP 199 . bimbingan kelompok. Sosialisasi KTSP Kegiatan Ekstrakurikuler pendidikan di luar mata pelajaran dan pelayanan konseling untuk membantu pengembangan peserta didik sesuai dengan kebutuhan. potensi. Kegiatan pelayanan konseling di luar jam pembelajaran sekolah/madrasah maksimum 50% dari seluruh kegiatan pelayanan konseling.Pelaksanaan Kegiatan Konseling (lanjutan) Di luar jam pembelajaran sekolah/madrasah: Kegiatan tatap muka dengan peserta didik untuk menyelenggarakan layanan orientasi. konseling kelompok dan mediasi. serta kegiatan lainnya yang dapat dilaksanakan di luar kelas. Satu kali kegiatan layanan/pendukung konseling di luar kelas/di luar jam pembelajaran ekuivalen dengan 2 (dua) jam pembelajaran tatap muka dalam kelas. bakat dan minat mereka melalui kegiatan yang secara khusus diselenggarakan oleh pendidik dan atau tenaga kependidikan yang berkemampuan dan berkewenangan di sekolah/madrasah. diketahui dan dilaporkan kepada pimpinan sekolah/madrasah. konseling perorangan.

Sosialisasi KTSP Prinsip Kegiatan Ekstra Kurikuler Individual. yaitu prinsip kegiatan ekstra kurikuler yang Menyenangkan. yaitu fungsi kegiatan ekstra kurikuler untuk mengembangkan kemampuan dan kreativitas peserta didik sesuai dengan potensi. Etos kerja. yaitu prinsip kegiatan ekstra kurikuler yang sesuai dengan keinginan dan diikuti secara sukarela peserta didik. yaitu fungsi kegiatan ekstra kurikuler untuk mengembangkan suasana rileks. mengembirakan dan menyenangkan bagi peserta didik yang menunjang proses perkembangan. Persiapan karir. Sosialisasi KTSP 200 . menuntut keikutsertaan peserta didik secara penuh. Pilihan. membangun semangat peserta didik untuk bekerja dengan baik dan berhasil. Sosial. yaitu prinsip kegiatan ekstra kurikuler yang dilaksanakan untuk kepentingan masyarakat. yaitu prinsip kegiatan ekstra kurikuler yang sesuai dengan potensi. yaitu fungsi kegiatan ekstra kurikuler untuk mengembangkan kemampuan dan rasa tanggung jawab sosial peserta didik. bakat dan minat mereka. Rekreatif. Keterlibatan aktif. yaitu fungsi kegiatan ekstra kurikuler untuk mengembangkan kesiapan karir peserta didik. yaitu prinsip kegiatan ekstra kurikuler yang Kemanfaatan sosial. yaitu prinsip kegiatan ekstra kurikuler dalam suasana yang disukai dan mengembirakan peserta didik.Fungsi Kegiatan Ekstrakurikuler Pengembangan. bakat dan minat peserta didik masing-masing.

meliputi Kepramukaan.Jenis Kegiatan Ekstrakurikuler Krida. dan pameran/bazar. pendidikan. cinta alam. Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (PASKIBRAKA). penelitian. jurnaistik. dengan substansi antara lain karir. Gabungan. kegiatan penguasaan keilmuan dan kemampuan akademik. Latihan/lomba keberbakatan/prestasi. lokakarya. yaitu format kegiatan ekstra kurikuler yang diikuti peserta didik antar kelas/ antar sekolah/madrasah. Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS). kesehatan. yaitu format kegiatan ekstra kurikuler yang diikuti peserta didik secara perorangan. perlindungan HAM. Kelompok. seni budaya. Sosialisasi KTSP Format Kegiatan Individual. yaitu format kegiatan ekstra kurikuler yang diikuti peserta didik dalam satu kelas. teater. meliputi Kegiatan Ilmiah Remaja (KIR). yaitu format kegiatan ekstra kurikuler yang diikuti oleh kelompok-kelompok peserta didik. seni dan budaya. meliputi pengembangan bakat olah raga. Seminar. keagamaan. Klasikal. Karya Ilmiah. Palang Merah Remaja (PMR). Sosialisasi KTSP 201 . keagamaan.

yaitu penilaian dalam waktu tertentu (satu minggu sampai dengan satu bulan) setelah satu jenis layanan dan atau kegiatan pendukung konseling diselenggarakan untuk mengetahui dampak layanan/kegiatan terhadap peserta didik. substansi. c. Sosialisasi KTSP 202 .Pelaksanaan Kegiatan Ekstrakurikuler Kegiatan ekstra kurikuler yang bersifat rutin. konselor dan tenaga kependidikan di sekolah/madrasah. Penilaian segera (LAISEG). Penilaian hasil kegiatan pelayanan konseling dilakukan melalui: a. spontan dan keteladanan dilaksanakan secara langsung oleh guru. Penilaian jangka pendek (LAIJAPEN). waktu. Penilaian jangka panjang (LAIJAPANG). yaitu penilaian pada akhir setiap jenis layanan dan kegiatan pendukung konseling untuk mengetahui perolehan peserta didik yang dilayani. Sosialisasi KTSP Penilaian 1. jenis kegiatan. b. yaitu penilaian dalam waktu tertentu (satu bulan sampai dengan satu semester) setelah satu atau beberapa layanan dan kegiatan pendukung konseling diselenggarakan untuk mengetahui lebih jauh dampak layanan dan atau kegiatan pendukung konseling terhadap peserta didik. tempat dan pelaksana sebagaimana telah direncanakan. Kegiatan ekstra kurikuler yang terprogram dilaksanakan sesuai dengan sasaran.

Penilaian proses kegiatan pelayanan konseling dilakukan melalui analisis terhadap keterlibatan unsur-unsur sebagaimana tercantum di dalam SATLAN dan SATKUNG. Sosialisasi KTSP 203 . untuk mengetahui efektifitas dan efesiensi pelaksanaan kegiatan.Penilaian ( lanjutan ) 2. Sosialisasi KTSP Penilaian ( lanjutan ) Ekstrakurikuler Hasil dan proses kegiatan ekstra kurikuler dinilai secara kualitatif dan dilaporkan kepada pimpinan sekolah/madrasah dan pemangku kepentingan lainnya oleh penanggung jawab kegiatan. Hasil penilaian kegiatan pelayanan konseling dicantumkan dalam LAPELPROG. Hasil kegiatan pelayanan konseling secara keseluruhan dalam satu semester untuk setiap peserta didik dilaporkan secara kualitatif. 3.

PENGEMBANGAN DIRI Kamu harus jadi dirimu sendiri ! Bakat saya harus berkembang Guru & Siswa Sosialisasi KTSP Selesai Sosialisasi KTSP 204 .

Model-Model Pembelajaran yang Efektif. 205 .Materi SOSIALISASI dan PELATIHAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) VI. Pembelajaran Efektif 14.

206 .

Guru mempersiapkan gambar-gambar sesuai dengan tujuan pembelajaran 2. Guru menempelkan gambar di papan atau ditayangkan melalui OHP 3. Guru memberi petunjuk dan memberi kesempatan pada siswa untuk memperhatikan/menganalisa gambar Sosialisasi KTSP 207 .Departemen Pendidikan Nasional Materi 14 MODEL-MODEL PEMBELAJARAN yang EFEKTIF CONTOH DAPAT DARI KASUS/GAMBAR YANG RELEVAN DENGAN KD Langkah-langkah : 1.

Menyajikan materi sebagai pengantar 3. Mulai dari komentar/hasil diskusi siswa. hasil diskusi dari analisa gambar tersebut dicatat pada kertas 5.Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai 2. Melalui diskusi kelompok 2-3 orang siswa. guru mulai menjelaskan materi sesuai tujuan yang ingin dicapai 7. Tiap kelompok diberi kesempatan membacakan hasil diskusinya 6.Guru menunjukkan/memperlihatkan gambar-gambar kegiatan berkaitan dengan materi 4.CONTOH DAPAT DARI KASUS/GAMBAR YANG RELEVAN DENGAN KD 4.Dari alasan/urutan gambar tersebut guru memulai menamkan konsep/materi sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai 7.Kesimpulan/rangkuman Sosialisasi KTSP 208 . Kesimpulan Sosialisasi KTSP Langkah-langkah : 1.Guru menunjuk/memanggil siswa secara bergantian memasang/mengurutkan gambar-gambar menjadi urutan yang logis 5.Guru menanyakan alasan/dasar pemikiran urutan gambar tersebut 6.

bagian-bagian dari materi yang dipelajari Langkah-langkah : 1..Kelompok mendiskusikan jawaban yang benar dan memastikan tiap anggota kelompok dapat mengerjakannya/mengetahui jawabannya 4.Guru memanggil salah satu nomor siswa dengan nomor yang dipanggil melaporkan hasil kerjasama mereka 5. Guru dan siswa menetapkan siapa yang pertama berperan sebagai pembicara dan siapa yang berperan sebagai pendengar Sosialisasi KTSP 209 . 1985) Skrip kooperatif : metode belajar dimana siswa bekerja berpasangan dan bergantian secara lisan mengikhtisarkan.Siswa dibagi dalam kelompok.Guru memberikan tugas dan masing-masing kelompok mengerjakannya 3. Guru membagikan wacana/materi tiap siswa untuk dibaca dan membuat ringkasan 3. Guru membagi siswa untuk berpasangan 2. 1992) Langkah-langkah : 1.Kesimpulan Sosialisasi KTSP (DANSEREAU CS. kemudian guru menunjuk nomor yang lain 6. setiap siswa dalam setiap kelompok mendapat nomor 2.Tanggapan dari teman yang lain.(KEPALA BERNOMOR) (SPENCER KAGAN.

guru bisa menyuruh kerja sama antar kelompok.4. Kesimpulan Sosialisasi KTSP 210 . Dalam kesempatan ini siswa dengan tugas yang sama bisa saling membantu atau mencocokkan hasil kerja sama mereka 4. Pembicara membacakan ringkasannya selengkap mungkin. Sementara pendengar : • Menyimak/mengoreksi/menunjukkan ide-ide pokok yang kurang lengkap • Membantu mengingat/menghafal ide-ide pokok dengan menghubungkan materi sebelumnya atau dengan materi lainnya 5. Kesimpulan Siswa bersama-sama dengan Guru 7. Siswa disuruh keluar dari kelompoknya dan bergabung bersama beberapa siswa bernomor sama dari kelompok lain. Penutup Sosialisasi KTSP (MODIFIKASI DARI NUMBER HEADS) Langkah-langkah : 1. 6. Serta lakukan seperti diatas. Bertukar peran. setiap siswa dalam setiap kelompok mendapat nomor 2. 3. Laporkan hasil dan tanggapan dari kelompok yang lain 5. dengan memasukkan ide-ide pokok dalam ringkasannya. semula sebagai pembicara ditukar menjadi pendengar dan sebaliknya. Jika perlu. Siswa nomor dua mengerjakan soal dan siswa nomor tiga melaporkan hasil pekerjaan dan seterusnya. Penugasan diberikan kepada setiap siswa berdasarkan nomor terhadap tugas yang berangkai Misalnya : siswa nomor satu bertugas mencatat soal. Siswa dibagi dalam kelompok.

Kesimpulan Sosialisasi KTSP (ARONSON.TIM SISWA KELOMPOK PRESTASI (SLAVIN.Tiap orang dalam tim diberi bagian materi yang berbeda 3. 1995) Langkah-langkah : 1. Anggotanya yang sudah mengerti dapat menjelaskan pada anggota lainnya sampai semua anggota dalam kelompok itu mengerti. jenis kelamin. dll) 2.Guru menyajikan pelajaran 3.Tiap tim ahli mempresentasikan hasil diskusi 7.Guru memberi tugas kepada kelompok untuk dikerjakan oleh anggota-anggota kelompok.Guru memberi kuis/pertanyaan kepada seluruh siswa. Pada saat menjawab kuis tidak boleh saling membantu 5. suku. SIKES.Memberi evaluasi 6.Guru memberi evaluasi 8. AND SNAPP.Anggota dari tim yang berbeda yang telah mempelajari bagian/sub bab yang sama bertemu dalam kelompok baru (kelompok ahli) untuk mendiskusikan sub bab mereka 5. 1978) Langkah-langkah : 1.Tiap orang dalam tim diberi bagian materi yang ditugaskan 4.Setelah selesai diskusi sebagai tim ahli tiap anggota kembali ke kelompok asal dan bergantian mengajar teman satu tim mereka tentang sub bab yang mereka kuasai dan tiap anggota lainnya mendengarkan dengan sungguhsungguh 6. BLANEY. STEPHEN.Membentuk kelompok yang anggotanya = 4 orang secara heterogen (campuran menurut prestasi. 4.Siswa dikelompokkan ke dalam = 4 anggota tim 2.Penutup Sosialisasi KTSP 211 .

pemecahan masalah. pengumpulan data.) 3. tugas. jadwal. eksperimen untuk mendapatkan penjelasan dan pemecahan masalah. Guru membantu siswa untuk melakukan refleksi atau evaluasi terhadap eksperimen mereka dan proses-proses yang mereka gunakan Sosialisasi KTSP 212 .Guru menjelaskan kompetensi yang ingin dicapai dan menyebutkan sarana atau alat pendukung yang dibutuhkan.(PEMBELAJARAN BERDASARKAN MASALAH) Langkah-langkah : 1. Memotivasi siswa untuk terlibat dalam aktivitas pemecahan masalah yang dipilih. Guru membantu siswa dalam merencanakan menyiapkan karya yang sesuai seperti laporan dan membantu mereka berbagi tugas dengan temannya 5. hipotesis.Guru mendorong siswa untuk mengumpulkan informasi yang sesuai. dll. Sosialisasi KTSP (PEMBELAJARAN BERDASARKAN MASALAH) Langkah-langkah : 4.Guru membantu siswa mendefinisikan dan mengorganisasikan tugas belajar yang berhubungan dengan masalah tersebut (menetapkan topik. 2.

Tiap kelompok menginventarisasi/mencatat alternatif jawaban hasil diskusi 5. Untuk mengetahui daya serap siswa. kemudian berganti peran. Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai 2. bentuklah kelompok berpasangan dua orang 4. Tiap kelompok (atau diacak kelompok tertentu) membaca hasil diskusinya dan guru mencatat di papan dan mengelompokkan sesuai kebutuhan guru 6. Dari data-data di papan siswa diminta membuat kesimpulan atau guru memberi perbandingan sesuai konsep yang disediakan guru Sosialisasi KTSP 213 .Langkah-langkah : 1. Guru menyajikan materi sebagaimana biasa 3. Kesimpulan/penutup Sosialisasi KTSP Sangat baik digunakan untuk pengetahuan awal siswa atau untuk menemukan alternatif jawaban Langkah-langkah : 1. Guru mengulangi/menjelaskan kembali materi yang sekiranya belum dipahami siswa 7. Guru mengemukakan konsep/permasalahan yang akan ditanggapi oleh siswa dan sebaiknya permasalahan yang mempunyai alternatif jawaban 3. Menugaskan salah satu siswa dari pasangan itu menceritakan materi yang baru diterima dari guru dan pasangannya mendengar sambil membuat catatan-catatan kecil. Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai 2. Begitu juga kelompok lainnya 5. Menugaskan siswa secara bergiliran/diacak menyampaikan hasil wawancaranya dengan teman pasangannya. Sampai sebagian siswa sudah menyampaikan hasil wawancaranya 6. Membentuk kelompok yang anggotanya 2-3 orang 4.

1994) Langkah-langkah : 1. Kesimpulan/penutup Sosialisasi KTSP (FRANK LYMAN.Guru menyampaikan inti materi dan kompetensi yang ingin dicapai 2.Siswa diminta berpasangan dengan teman sebelahnya (kelompok 2 orang) dan mengutarakan hasil pemikiran masing-masing 4. Demikian seterusnya 8.Siswa diminta untuk berfikir tentang materi/permasalahan yang disampaikan guru 3. Guru mengarahkan pembicaraan pada pokok permasalahan dan menambah materi yang belum diungkapkan para siswa 6.Guru memberi kesimpulan 7.(MENCARI PASANGAN) (Lorna Curran. Tiap siswa memikirkan jawaban/soal dari kartu yang dipegang 4. tiap kelompok mengemukakan hasil diskusinya 5.Penutup Sosialisasi KTSP 214 . Guru menyiapkan beberapa kartu yang berisi beberapa konsep atau topik yang cocok untuk sesi review. Setiap siswa mendapat satu buah kartu 3. Setiap siswa yang dapat mencocokkan kartunya sebelum batas waktu diberi poin 6. Setiap siswa mencari pasangan yang mempunyai kartu yang cocok dengan kartunya (soal jawaban) 5. Setelah satu babak kartu dikocok lagi agar tiap siswa mendapat kartu yang berbeda dari sebelumnya 7.Berawal dari kegiatan tersebut. sebaliknya satu bagian kartu soal dan bagian lainnya kartu jawaban 2.Guru memimpin pleno kecil diskusi. 1985) Langkah-langkah : 1.

Sosialisasi KTSP Langkah-langkah : 1. Memberikan penjelasan tentang kompetensi yang ingin dicapai 5. Memanggil para siswa yang sudah ditunjuk untuk melakonkan skenario yang sudah dipersiapkan 6. Guru memberikan tugas untuk membaca materi yang akan didebatkan oleh kedua kelompok diatas 3. Penutup Sosialisasi KTSP 215 . Guru menambahkan konsep/ide yang belum terungkap 6.Langkah-langkah : 1. Guru membagi 2 kelompok peserta debat yang satu pro dan yang lainnya kontra 2. Evaluasi 11. Demikian seterusnya sampai sebagian besar siswa bisa mengemukakan pendapatnya. guru menulis inti/ide-ide dari setiap pembicaraan sampai mendapatkan sejumlah ide diharapkan. Guru memberikan kesimpulan secara umum 10. Guru menyusun/menyiapkan skenario yang akan ditampilkan 2. guru mengajak siswa membuat kesimpulan/rangkuman yang mengacu pada topik yang ingin dicapai. Masing-masing kelompok menyampaikan hasil kesimpulannya 9. Setelah selesai membaca materi. Guru membentuk kelompok siswa yang anggotanya 5 orang 4. Guru menunjuk salah satu anggota kelompok pro untuk berbicara saat itu. Dari data-data yang diungkapkan tersebut. Menunjuk beberapa siswa untuk mempelajari skenario dalam waktu beberapa hari sebelum KBM 3. 8. masing-masing siswa diberikan lembar kerja untuk membahas penampilan masing-masing kelompok. kemudian ditanggapi oleh kelompok kontra. 4. 5. Sementara siswa menyampaikan gagasannya. Setelah selesai ditampilkan. Masing-masing siswa berada di kelompoknya sambil mengamati skenario yang sedang diperagakan 7.

Guru memberikan kesimpulan 6. 1992) Langkah-langkah : 1. Evaluasi 7.(SHARAN. Guru memanggil ketua kelompok dan setiap kelompok mendapat tugas satu materi/tugas yang berbeda dari kelompok lain 4. Guru membagi kelas dalam beberapa kelompok heterogen 2. demikian seterusnya sampai sebagian besar siswa mendapat bagian untuk menjawab setiap pertanyaan dari guru 5. Masing-masing kelompok membahas materi yang sudah ada secara kooperatif yang bersifat penemuan 5. juru bicara kelompok menyampaikan hasil pembahasan kelompok 6. Guru menjelaskan maksud pembelajaran dan tugas kelompok 3. 4. kemudian memberikan kesempatan kepada siswa untuk membaca dan mempelajari materi. Setelah selesai membaca materi/buku pelajaran dan mempelajarinya. Penutup Sosialisasi KTSP 216 . Evaluasi 8. Guru menyiapkan sebuah tongkat 2. Guru menyampaikan materi pokok yang akan dipelajari. Guru mengambil tongkat dan memberikan kepada siswa. setelah itu guru memberikan pertanyaan dan siswa yang memegang tongkat tersebut harus menjawabnya. Penutup Sosialisasi KTSP Langkah-langkah : 1. Setelah selesai diskusi. 3. siswa menutup bukunya. Guru memberikan penjelasan singkat sekaligus memberi kesimpulan 7.

Evaluasi 8. Setiap siswa mendapat satu pasangan (guru bisa menunjuk pasangannya atau siswa memilih sendiri pasangannya). kemudian menjelaskan materi yang disampaikan oleh guru kepada temannya 4. kemudian pasangan yang baru ini saling menanyakan dan mencari kepastian jawaban mereka. 4. 3. 5. Sosialisasi KTSP Langkah-langkah : 1. Temuan baru yang didapat dari pertukaran pasangan kemudian dibagikan kepada pasangan semula. Guru membentuk kelompok-kelompok dan memanggil masing-masing ketua kelompok untuk memberikan penjelasan tentang materi 3.Langkah-langkah : 1. Penutup Sosialisasi KTSP 217 . Masing-masing ketua kelompok kembali ke kelompoknya masing-masing. untuk menuliskan satu pertanyaan apa saja yang menyangkut materi yang sudah dijelaskan oleh ketua kelompok 5. 2. Guru menyampaikan materi yang akan disajikan 2. Kemudian masing-masing siswa diberikan satu lembar kertas kerja. Kedua pasangan tersebut bertukar pasangan. Guru memberikan tugas dan siswa mengerjakan tugas dengan pasangannya. Setelah selesai setiap pasangan bergabung dengan satu pasangan yang lain. Setelah siswa dapat satu bola/satu pertanyaan diberikan kesempatan kepada siswa untuk menjawab pertanyaan yang tertulis dalam kertas berbentuk bola tersebut secara bergantian 7. Kemudian kertas yang berisi pertanyaan tersebut dibuat seperti bola dan dilempar dari satu siswa ke siswa yang lain selama ± 15 menit 6.

8. 5. 6. Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai 2. 5. Penutup Sosialisasi KTSP Langkah-langkah : 1. Guru menerangkan semua materi yang disajikan saat itu.Siswa/peserta mempresentasikan ide/pendapat pada rekan peserta lainnya Langkah-langkah : 1. 3. Guru mendemonstrasikan/menyajikan materi 3. 2. 4. Guru menyimpulkan ide/pendapat dari siswa. kalau benar diisi tanda benar (√) dan salan diisi tanda silang (x) Siswa yang sudah mendapat tanda √ vertikal atau horisontal. atau diagonal harus berteriak horay … atau yel-yel lainnya Nilai siswa dihitung dari jawaban benar jumlah horay yang diperoleh Penutup Sosialisasi KTSP 218 . 7. 4. Memberikan kesempatan siswa untuk menjelaskan kepada siswa lainnya misalnya melalui bagan/peta konsep. Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai Guru mendemonstrasikan/menyajikan materi Memberikan kesempatan siswa tanya jawab Untuk menguji pemahaman. 6. siswa disuruh membuat kotak 9/16/25 sesuai dengan kebutuhan dan tiap kotak diisi angka sesuai dengan selera masing-masing siswa Guru membaca soal secara acak dan siswa menulis jawaban di dalam kotak yang nomornya disebutkan guru dan langsung didiskusikan.

4. 3. 2. Seluruh siswa memperhatikan demontrasi dan menganalisanya. 1986) (PENGAJARAN LANGSUNG) Pembelajaran langsung khusus dirancang untuk mengembangkan belajar siswa tentang pengetahuan prosedural dan pengetahuan deklaratif yang dapat diajarkan dengan pola selangkah demi selangkah Langkah-langkah : 1. 4. 5. Menyampaikan tujuan dan mempersiapkan siswa Mendemonstrasikan pengetahuan dan ketrampilan Membimbing pelatihan Mengecek pemahaman dan memberikan umpan balik Memberikan kesempatan untuk latihan lanjutan Sosialisasi KTSP 219 . 2. Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai Guru menyajikan gambaran sekilas materi yang akan disampaikan Menyiapkan bahan atau alat yang diperlukan Menunjuk salah seorang siswa untuk mendemontrasikan sesuai skenario yang telah disiapkan. 5. Sosialisasi KTSP (ROSENSHINA & STEVENS. Tiap siswa mengemukakan hasil analisanya dan juga pengalaman siswa didemontrasikan. 6. 3. 7. Guru membuat kesimpulan.(Khusus materi yang memerlukan peragaan atau percobaan misalnya Gussen) Langkah-langkah : 1.

Guru membuat kesimpulan bersama 6. Kemudian siswa berada di lingkaran kecil diam di tempat. 1995) Langkah-langkah : 1. Pertukaran informasi ini bisa dilakukan oleh semua pasangan dalam waktu yang bersamaan 4. Guru memberikan wacana/kliping sesuai dengan topik pembelajaran 3. Mempresentasikan/membacakan hasil kelompok 5. 5. Dua siswa yang berpasangan dari lingkaran kecil dan besar berbagi informasi. menghadap ke dalam 3. Separuh kelas lainnya membentuk lingkaran di luar lingkaran pertama. Demikian seterusnya Sosialisasi KTSP 220 . Siswa bekerja sama saling membacakan dan menemukan ide pokok dan memberi tanggapan terhadap wacana/kliping dan ditulis pada lembar kertas 4. Penutup Sosialisasi KTSP OLEH SPENCER KAGAN “Siswa saling membagi informasi pada saat yang bersamaan. Membentuk kelompok yang anggotanya 4 orang yang secara heterogen 2.KOOPERATIF TERPADU MEMBACA DAN MENULIS (STEVEN & SLAVIN. dengan pasangan yang berbeda dengan singkat dan teratur” Langkah-langkah : 1. Separuh kelas berdiri membentuk lingkaran kecil dan menghadap keluar 2. Sekarang giliran siswa berada di lingkaran besar yang membagi informasi. sementara siswa yang berada di lingkaran besar bergeser satu atau dua langkah searah jarum jam.

jawaban tepat bila sesuai dengan isi kartu yang ditempelkan di dahi atau telinga. Bila belum tepat pada waktu yang telah ditetapkan boleh mengarahkan dengan kata-kata lain asal jangan langsung memberi jawabannya. Apabila jawabannya tepat (sesuai yang tertulis di kartu) maka pasangan itu boleh duduk. Dan seterusnya CONTOH KARTU Perusahaan ini tanggung-jawabnya tidak terbatas Dimiliki oleh 1 orang Struktur organisasinya tidak resmi Bila untung dimiliki.MEDIA : Buat kartu ukuran 10X10 cm dan isilah ciri-ciri atau kata-kata lainnya yang mengarah pada jawaban (istilah) pada kartu yang ingin ditebak. 2. Guru menjelaskan kompetensi yang ingin dicapai atau materi ± 45 menit. Langkah-langkah : 1. Buat kartu ukuran 5X2 cm untuk menulis kata-kata atau istilah yang mau ditebak (kartu ini nanti dilipat dan ditempel pada dahi ataudiselipkan di telinga.diambil sendiri NAH … SIAPA … AKU ? JAWABNYA : PERUSAHAAN PERSEORANGAN Sosialisasi KTSP 221 . 6. Sosialisasi KTSP 4. Seorang siswa yang lainnya diberi kartu yang berukuran 5x2 cm yang isinya tidak boleh dibaca (dilipat) kemudian ditempelkan di dahi atau diselipkan ditelinga. Guru menyuruh siswa berdiri berpasangan di depan kelas 3. Sementara siswa membawa kartu 10x10 cm membacakan katakata yang tertulis didalamnya sementara pasangannya menebak apa yang dimaksud dalam kartu 10x10 cm. 5. Seorang siswa diberi kartu yang berukuran 10x10 cm yang nanti dibacakan pada pasangannya.

KATA KONSEP Penjajahan Penderitaan Kemiskinan Solidaritas Organisasi Koperasi Aria Wirya Atmaja Bank Penolong & tabungan Koperasi Simpan Pinjam Budi Utomo Serikat Dagang Islam Sosialisasi KTSP UU Kep/stb NO 91 Tahun 1992 Asas Demokrasi Ekonomi Rakyat Alat Distribusi Asas Pancasila UUD 1995 Pasal 23 UU No 12 Tahun 1997 UU No 25 Tahun 1992 Koperasi Konsumsi Lanjutan Tugas : a. Kerja kelompok Diskusikanlah kalimat-kalimat anda apabila kalimat anda sudah benar c. Buatlah sekurang-kurangnya lima kalimat menurut pendapatmu sendiri. Hasil diskusi kelompok. Secara ringkas harus mencangkup paling sedikit 4 kata dari daftar diatas dan setiap kata dapat dipakai berulang-ulang b. Didiskusikan kembali untuk mendapatkan Kesimpulan Sosialisasi KTSP 222 .

Guru membagikan lembaran kegiatan sesuai contoh 3. Berikan poin setiap jawaban dalam kotak Sosialisasi KTSP Lanjutan CONTOH : T R A N S A K S I Y A B A D O L A R E U A N G N A C I N A R I I L A E N I N T R I S I K G O K E R T A S B G K U R S G I R O I N O M I N A L S T Sosialisasi KTSP 223 . Siswa menjawab soal kemudian mengarsir huruf dalam kotak sesuai jawaban 4. Guru menyampaikan materi sesuai kompetensi yang ingin dicapai.MEDIA : * Buat kotak sesuai keperluan * Buat soal sesuai TPK Langkah-langkah : 1. 2.

Kemampuan uang untuk ditukar dengan sejumlah barang atau jasa disebut nilai ……. 5. Guru menyajikan materi sesuai kompetensi yang ingin dicapai 2. 6. Nilai bahan pembuatan uang disebut ……. Saat ini banyak di palsukan 4. Digunakan sebagai alat pembayaran yang sah 3. Uang ……. Perintah tertulis dari seseorang yang mempunyai rekening ke bank untuk membayar sejumlah uang disebut ……. 7. Dorongan seseorang menyimpan uang untuk keperluan jual beli disebut motif …….CONTOH SOAL 1. ……. 9. Nilai yang tertulis pada mata uang disebut nilai ……. 2. Sosialisasi KTSP MEDIA : 1. Buat jawaban yang diacak hurufnya Langkah-langkah : 1. Membagikan lembar kerja sesuai contoh Sosialisasi KTSP 224 . Nilai perbandingan uang dalam negara dengan mata uang asing disebut ……. Sebelum mengenal uang orang melakukan pertukaran dengan cara ……. Buatlah pertanyaan yang sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai 2. 8.

........................ MINALON ........ 4.................. perintah tertulis dari seseorang yang mempunyai rekening di bank untuk membayar sejumlah uang disebut .............. 5............................... KEC ....... 9........ Sebelum mengenal uang orang melakukan pertukaran dengan cara … 2. Kartu ukuran ± 10x15 cm sejumlah peserta tiap kartu berisi sub materi (yang berbeda dengan kartu yang lainnya... ............. 6. Nilai yang tertulis pada uang disebut nilai . Nilai perbandingan uang dalam negeri dengan mata uang asing disebut ................... 8.................... 7.............. A 1................... TRASEK ..................... Sosialisasi KTSP 225 ..... 5....... LIRI .... Uang ......................... 2 3. 3.. Nilai bahan pembuatan uang disebut nilai .... 7. TARREB ...... 2... materi sesuai dengan TPK 2.. 9......... 4.... saat ini banyak dipalsukan 4........... 6... CONTOH Kartu : NAMA YANG DIBERI 1.. GANU . digunakan sebagai alat pembayaran yang sah 3....... dst................. MEDIA : 1.. Sosialisasi KTSP B 1..... 8.. KISTRINI ........... Kemampuan uang untuk ditukar dengan sejumlah barang atau jasa disebut nilai ..... SRUK ... dorongan seseorang menyimpan uang untuk keperluan jual beli disebut ...Susunlah huruf-huruf pada kolom B sehingga merupakan kata kunci (jawaban) dari pertanyaan kolom A......... Kartu contoh sejumlah siswa NAMA SISWA : SUB MATERI : 3... SAKSITRAN .....

Kesimpulan. Semua siswa disuruh berdiri dan mencari pasangan untuk saling menginformasi.Lanjutan Langkah-langkah : 1. Kesimpulan Sosialisasi KTSP Langkah-langkah : ● z z z z z z Guru menyampaikan kompentensi yang ingin dicapai. Guru Menyajikan beberapa kata kunci sesuai materi yang disajikan. Tiap siswa harus mencatat nama pasangannya pada kartu contoh. Guru membentuk kelompok yang anggotanya ± 4 orang secara heterogen. 7. Guru menyajikan materi secukupnya. Untuk memantapkan penguasaan peserta tiap siswa diberi masingmasing satu kartu untuk dipelajari (dihapal) lebih kurang 5 menit 4. Strategi ini dapat dimodifikasi sesuai keadaan 8. Tiap kelompok disuruh membuat beberapa kalimat dengan menggunakan minimal 4 kata kunci setiap kalimat. Siapkan kelas sebagaimana mestinya 2. Sosialisasi KTSP 226 . Hasil diskusi kelompok didiskusikan kembali secara pleno yang dipandu oleh Guru. Untuk mengevaluasi keberhasilan berikan berikan siswa pertanyaan yang tak sesuai dengan kartunya (kartu orang lain). Jelaskan materi sesuai kompetensi yang ingin dicapai 3. Demikian seterusnya sampai tiap peserta dapat saling memberi dan menerima materi masing-masing (take and give). 5. 6.

6. Tiap siswa diberi kupon berbicara dengan waktu ± 30 detik. untuk menghindari siswa mendominasi pembicaraan atau siswa diam sama sekali Langkah-langkah : 1. Guru Menyampaikan materi secukupnya atau siswa disuruh membacakan buku atau modul dengan waktu secukupnya 3. 3. Siswa yang telah habis kuponnya tak boleh bicara lagi. Yang masih pegang kupon harus bicara sampai kuponnya habis. Tiap siswa diberi sejumlah nilai sesuai waktu yang digunakan. Setiap bebicara satu kupon. Siswa berdiskusi untuk melengkapi kalimat dengan kunci jawaban yang tersedia. Dan seterusnya Sosialisasi KTSP 227 .Media : Siapkan blangko isian berupa paragraf yang kalimatnya belum lengkap Langkah-langkah : 1. Guru membentuk kelompok 2 atau 3 orang secara heterogen 4. Setelah jawaban didiskusikan. Kesimpulan Sosialisasi KTSP Struktur yang dapat digunakan untuk mengajarkan keterampilan sosial. 5. Kondisikan kelas untuk melaksanakan diskusi (cooperative learning / CL) 2. 4. 5. Bila telah selesai bicara kopon yang dipegang siswa diserahkan. Tiap peserta membaca sampai mengerti atau hapal 8. Guru membagikan lembar kerja berupa paragraf yang kalimatnya belum lengkap (lihat contoh). Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai 2. Siswa berdiskusi secara berkelompok 7. jawaban yang salah diperbaiki.

Setiap pasangan mengerjakan soal yang pas sebab semua itu akan membantu melatih PELATIH MENGECEK Apabila patner benar pelatih memberi kupon BERTUKAR PERAN Seluruh patner bertukar peran dan mengurangi langkah 1 – 3 PASANGAN MENGECEK Seluruh pasangan tim kembali bersama dan membandingkan jawaban PENEGASAN GURU Guru mengarahkan jawaban /ide sesuai konsep Sosialisasi KTSP z z z z Maksudnya agar masing-masing anggota kelompok mendapat kesempatan untuk memberikan kontribusi mereka dan mendengarkan pandangan dan pemikiran anggota lainnya Caranya…………. Siswa berikutnya juga ikut memberikan kontribusinya 3.APA YANG DILAKUKAN? z BEKERJA BERPASANGAN Guru membentuk tim berpasangan berjumlah 2 (dua) siswa. Salah satu siswa dalam masing-masing kelompok menilai dengan memberikan pandangan dan pemikirannya mengenai tugas yang sedang mereka kerjakan 2. Demikian seterusnya giliran bicara bisa dilaksanakan arah perputaran jarum jam atau dari kiri ke kanan Sosialisasi KTSP 228 .? 1.

Separuh kelas atau seperempat jika jumlah siswa terlalu banyak berdiri berjajar . Kelompok mencocokkan dan membahas hasil kerja mereka Sosialisasi KTSP 229 . Jika ada cukup ruang mereka bisa berjajar di depan kelas. Tamu mohon diri dan kembali ke kelompok mereka sendiri dan melaporkan temuan mereka dari kelompok lain 5. dua orang dari masing-masing menjadi tamu kedua kelompok yang lain 3. Siswa bekerja sama dalam kelompok yang berjumlah 4 (empat) orang 2. Cara yang kedua ini akan memudahkan pembentukan kelompok karena diperlukan waktu relatif singkat. 4. 2. Setelah selesai. Dua siswa yang berpasangan dari kedua jajaran berbagi sinformasi. Separuh kelas lainnya berjajar dan menghadap jajaran yang pertama 3.Caranya? Agar siswa saling berbagi informasi pada saat yang bersamaan dengan pasangan yang berbeda dalam waktu singkat secara teratur strategi ini cocok untuk materi yang membutuhkan pertukaran pengalaman pikiran dan informasi antar siswa 1. Pergeseran bisa dilakukan terus sesuai dengan kebutuhan Sosialisasi KTSP MEMBERI KESEMPATAN KEPADA KELOMPOK UNTUK MEMBAGIKAN HASIL DAN INFORMASI DENGAN KELOMPOK LAINNYA. Kemungkinan lain adalah siswa berjajar di sela-sela deretan bangku. Kemudian satu atau dua siswa yang berdiri di ujung salah satu jajaran pindah ke ujung lainnya di jajarannya. Jajaran ini kemudian bergeser. Dengan cara ini masing-masing siswa mendapat pasangan yang baru untuk berbagi. Dua orang yang tinggal dalam kelompok bertugas membagikan hasil kerja dan informasi ke tamu mereka 4. Caranya : 1.

Selesai Sosialisasi KTSP 230 .

Penilaian hasil Belajar 15. Sistem Penilaian KTSP (SMA) 231 .Materi SOSIALISASI dan PELATIHAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) VII. Rancangan Penilaian Hasil Belajar 16.

232 .

Materi 15 RANCANGAN PENILAIAN HASIL BELAJAR DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL PENILAIAN • • • • • • PENGERTIAN PENILAIAN PENGERTIAN PENILAIAN KELAS CIRI PENILAIAN KELAS TEKNIK PENILAIAN MANFAAT HASIL PENILAIAN PENGERTIAN KETUNTASAN BELAJAR • PELAPORAN Sosialisasi KTSP 233 .

ANALISIS. DESKRIPSI VERBAL). Sosialisasi KTSP PENILAIAN KELAS Proses pengumpulan & penggunaan informasi oleh guru melalui sejumlah bukti untuk membuat keputusan ttg pencapaian hasil belajar/kompetensi siswa. Sosialisasi KTSP 234 . INTERPRETASI INFORMASI UNTUK MEMBUAT KEPUTUSAN.PENGERTIAN PENILAIAN PENILAIAN ADALAH PROSES SISTEMATIS MELIPUTI PENGUMPULAN INFORMASI (ANGKA.

4. 2. Carrol. (John B. maka sebagian besar dari mereka akan mencapai ketuntasan”. A Model of School Learning Sosialisasi KTSP ) 235 . BELAJAR TUNTAS OTENTIK BERKESINAMBUNGAN BERDASARKAN ACUAN KRITERIA / PATOKAN 5. MENGGUNAKAN BERBAGAI CARA & ALAT PENILAIAN Sosialisasi KTSP 1. Belajar Tuntas • Belajar Tuntas (mastery learning): peserta didik tidak diperkenankan mengerjakan pekerjaan berikutnya.CIRI PENILAIAN KELAS 1. • “Jika peserta didik dikelompokkan berdasarkan tingkat kemampuannya untuk beberapa mata pelajaran dan diajarkan sesuai dengan karakteristik mereka. dan hasil yang baik. 3. sebelum mampu menyelesaikan pekerjaan dengan prosedur yang benar.

B. Penilaian Otentik • Memandang penilaian dan pembelajaran secara terpadu • Mencerminkan masalah dunia nyata bukan dunia sekolah • Menggunakan berbagai cara dan kriteria • Holistik (kompetensi utuh merefleksikan pengetahuan.) Sosialisasi KTSP 236 . Bloom) Sosialisasi KTSP 2. dan sikap. mereka dapat berhasil jika kompetensi awal mereka terdiagnosis secara benar dan mereka diajar dengan metode dan materi yang berurutan. Block. Carrol) • “Peserta didik yang belajar lambat perlu waktu lebih lama untuk materi yang sama. keterampilan.lanjutan • Guru harus mempertimbangkan antara waktu yang diperlukan berdasarkan karakteristik peserta didik dan waktu yang tersedia di bawah kontrol guru (John B. mulai dari tingkat kompetensi awal mereka” (JH.

penugasan.3. Sosialisasi KTSP • Ulangan Harian : selesai satu atau beberapa Indikator. dan perbaikan hasil terus menerus dalam bentuk Ulangan Harian. dengan penekanan pada kompetensi dasar semester genap Sosialisasi KTSP 237 . Berkesinambungan Memantau proses. Ulangan Akhir Semester. observasi. • Ulangan Kenaikan Kelas : selesai semua Kompetensi Dasar pada semester ganjil dan genap. atau lainnya) • Ulangan Tengah Semester : selesai beberapa Kompetensi Dasar pada semester yang bersangkutan • Ulangan Akhir Semester : selesai semua Kompetensi Dasar pada semester yang bersangkutan. dan Ulangan Kenaikan Kelas. Ulangan Tengah Semester. kemajuan. (tertulis.

Berdasar Acuan kriteria/patokan Prestasi kemampuan peserta didik TIDAK DIBANDINGKAN dengan peserta kelompok. Produk. Proyek. tetapi dengan kemampuan yang dimiliki sebelumnya dan patokan yang ditetapkan Sosialisasi KTSP 5. Pengamatan. Unjuk Kerja. Lisan. Menggunakan Berbagai cara & alat penilaian • Mengembangkan dan menyediakan sistem pencatatan yang bervariasi • Menggunakan penilaian yang bervariasi: Tertulis. Portofolio.4. dan Penilaian Diri Sosialisasi KTSP 238 .

tingkah laku. berpidato. interaksi) • Cocok untuk : • Penyajian lisan: keterampilan berbicara.TEKNIK /CARA PENILAIAN ƒ ƒ ƒ ƒ ƒ ƒ ƒ Unjuk Kerja (Performance) Penugasan (Proyek/Project) Hasil kerja (Produk/Product) Tertulis (Paper & Pen) Portofolio (Portfolio) Sikap Diri (Self Assessment) Sosialisasi KTSP Unjuk Kerja (Performance) : pengamatan terhadapa aktivitas siswa sebagaimana terjadi (unjuk kerja. berdiskusi. baca puisis. • Pemecahan masalah dalam kelompok • Partisipasi dalam diskusi • Menari • Memainkan alat musik • Olah Raga • Menggunakan peralatan laboratorium • Mengoperasikan suatu alat Sosialisasi KTSP 239 .

B. dan 4 bila siswa selalu melakukan --------------------------------------------------------------------------------------------------Nama : Rinjani I. Merubah ekspresi wajah sesuai dengan perubahan pernyataan yang disajikan ----. ---------------------------------------------------------------------------------Nama: Rinjani I.C. Ekspresi fisik (physical expression) ----.CONTOH INSTRUMEN PENILAIAN DENGAN RATING SCALE -----------------------------------------------------------------------------------------------Petunjuk : Beri Lingkaran pada angka yang sesuai untuk setiap kemampuan yang teramati pada waktu anak berpidato : 1 bila tidak pernah 2 bila jarang 3 bila kadang-kadang. Ekspresi fisik (physical expression) A. Mata melihat kepada penonton Sosialisasi KTSP 240 .A. Berdiri tegak melihat pada penonton ----. Mengubah ekspresi wajah sesuai dengan perubahan pernyataan yang disajikan 1 2 3 4 Sosialisasi KTSP CONTOH INSTRUMEN PENILAIAN DENGAN CHECKLIST --------------------------------------------------------------------------------Petunjuk: Beri tanda centang (v) dibelakang huruf di mana kemampuan siswa teramati pada waktu berpidato. Berdiri tegak melihat pada penonton 1 2 3 4 B.

Berbicara dengan kata-kata yang jelas ---. Sosialisasi KTSP Penugasan (Proyek) : Penilaian terhadap suatu tugas yang mengandung penyelidikan yang harus selesai dalam waktu tertentu Tugas: suatu investigasi dgn tahapan: ¾ Perencanaan ¾ Pengumpulan data ¾ Pengolahan data.B. ¾ Penyajian data Sosialisasi KTSP 241 . Memilih kata-kata yang tepat untuk menegaskan arti ---. Ekspresi suara (vocal expression) ---.C.B.A.A.C. Berbicara cukup keras untuk didengar penonton Ekspresi verbal (verbal expression) ---.II.D. Menggunakan kalimat yang lengkap untuk mengutarakan suatu pikiran ---. Tidak mengulang-ulang pernyataan ---. Menyimpulkan pokok-pokok pikiran yang penting III. Nada suaranya berubah-ubah sesuai pernyataan yang ditekankan ---.

PENILAIAN PROYEK Bermanfaat menilai : • Keterampilan menyelidiki secara umum • Pemahaman & Pengetahuan dalam bidang tertentu • Kemampuan mengaplikasi pengetahuan dalam suatu penyelidikan • Kemampuan menginformasikan subyek secara jelas Sosialisasi KTSP CONTOH PENILAIAN PROYEK : Ilmu Pengetahuan Sosial : SMA : XI Mata Pelajaran Jenjang Kelas / Semester Contoh Kompetensi Dasar : menganalisis bentuk-bentuk perilaku yang muncul sebagai dampak globalisasi (konsumerisme. gaya hidup) Sosialisasi KTSP 242 .

Membuat daftar perubahan perilaku masyarakat setempat sebagai dampak globalisasi (mis: dalam hal makanan. gaya hidup. dan tradisi) . telekomunikasi) . perilaku) Sosialisasi KTSP 243 . pilihan makanan dan minuman. nilai-nilai. pakaian. komunikasi. perjalanan.Membandingkan pandangan orang tua dan anak mengenai perubahan-perubahan yang terjadi akibat pengaruh globalisasi Sosialisasi KTSP Contoh Tugas Penilaian Proyek ----------------------------------------Lakukan penelitian sederhana di lingkungan sekitar mengenai pengaruh iklan di media cetak maupun di media elektronik terhadap gaya hidup anak SMA (cara berpakaian.Mengidentifikasi bukti-bukti globalisasi di lingkungan masyarakat (mis: dalam hal periklanan. perilaku. migrasi.• Indikator : . pariwisata.

menggunakan peralatan dengan aman . memuat saran.barang-barang terbuat dari kayu. daftar pertanyaan kurang lengkap. Jika pertanyaan tidak terlaksana semua dan data tidak tercatat dengan rapi.makanan .pakaian . alasan. kurang memuat saran Sosialisasi KTSP Hasil Kerja (Produk): Penilaian terhadap kemampuan membuat produk teknologi dan seni Penilaian Hasil Akhir dan Proses: hasil akhir spt: . memuat saran. topik. pahatan . Jika penulisan kurang sistimatis.membakar kue dengan baik proses spt: Sosialisasi KTSP 244 .menggunakan teknik menggambar . responden. topik. Jika memuat tujuan. responden. Jika memuat tujuan. alasan. alasan. bahasa komunikatif. lukisan. dan logam . daftar pertanyaan dengan lengkap.CONTOH ASPEK FORMAT PENYEKORAN TUGAS PROYEK KRITERIA DAN SKOR 3 2 1 PERSIAPAN Jika memuat tujuan. namun bahasa kurang komunikatif Jika sekedar melaporkan hasil penelitian tanpa membahas data PELAPORAN TERTULIS Jika sistimatika penulisan benar. bahasa kurang komunikatif.hasil karya seni: gambar. PENGOLAHAN DATA Jika pembahasan data sesuai tujuan penelitian Jika pembahasan data kurang menggambarkan tujuan penelitian Jika sistimatika penulisan benar. plastik. responden. tempat penelitian. keramik. tempat penelitian. daftar pertanyaan tidak lengkap PENGUMPULAN DATA Jika daftar pertanyaan dapat dilaksanakan semua dan data tercatat dengan rapi dan lengkap. Jika daftar pertanyaan dapat dilaksanakan semua. tetapi data tidak tercatat dengan rapi dan lengkap. tempat penelitian. topik.

Tentukan spesifikasi bahan untuk model Sosialisasi KTSP 245 .Gambar rancangan model . teknik PENILAIAN (APPRAISAL): kmp buat produk sesuai kegunaan (fungsi) & keindahan Sosialisasi KTSP Contoh1: TUGAS PENILAIAN PRODUK ------------------------------------------------------Tugas: buatlah rancangan model benda yang menggunakan roda Ketentuan: .rencanakan. alat. gali. kembangkan gagasan .kmp: .PENILAIAN PRODUK PERSIAPAN.desain produk PEMBUATAN: kmp seleksi dan gunakan: bahan.Bahan untuk model tertulis dalam rancangan .

skor c k Ada gambar rancangan model Bahan tertulis dalam model Spesifikasi bahan tertulis Unsur estetika Kriteria penskoran : B = gambar proporsional. bahan tertulis lengkap.Contoh2: TUGAS PENILAIAN PRODUK -------------------------------------------------------Tugas: Rancang dan buatlah mainan yang menggunakan roda. spesifikasi bahan tidak jelas Sosialisasi KTSP 246 . bahan tertulis tidak lengkap. 4. ketentuan sebagai berikut (spesifikasidiberikan) : jenis kayu: ………. 3. Sosialisasi KTSP Penskoran tugas penilaian produk contoh 1: No Kriteria b 1. dst. spesifikasi bahan jelas C = gambar kurang proporsional. 2. bahan tertulis kurang lengkap.. spesifikasi bahan kurang jelas K = gambar tidak proporsional. ukuran: …………………….

S. MEMILIH JAWABAN .Isian atau melengkapi . MENSUPLAI JAWABAN .Dua pilihan (B .uraian Sosialisasi KTSP BANDINGKAN • Apa kepanjangan ASEAN? • Tahun berapa ASEAN didirikan? • Negara mana saja yang manjadi anggota ASEAN? • Apa kepanjangan PLTA? • Menurutmu masalah apa yang akan timbul jika ASEAN bubar? • Dengan cara apa ASEAN mendukung perekonomian ASIA? • Buatlah bagan PLTA! Sosialisasi KTSP 247 .Jawaban singkat . ya .Pilihan ganda .TES TERTULIS Memilih dan Mensuplai jawaban 1.tidak) 2.

tentukan jangka waktunya • Bila perlu.PORTOFOLIO : Penilaian melalui koleksi karya (hasil kerja) siswa yang sistematis • • • • Pengumpulan data melalui karya siswa Pengumpulan dan penilaian yang terus menerus Refleksi perkembangan berbagai kompetensi Memperlihatkan tingkat perkembangan kemajuan belajar siswa • Bagian Integral dari Proses Pembelajaran • Untuk satu periode • Tujuan Diagnostik Sosialisasi KTSP Hal-hal yang perlu diperhatikan: • Siswa merasa memiliki portofolio sendiri • Tentukan bersama hasil kerja apa yang akan dikumpulkan • Kumpulkan dan simpan hasil kerja siswa dalam 1 map atau folder • Beri tanggal pembuatan • Tentukan kriteria untuk menilai hasil kerja siswa • Minta Siswa untuk menilai hasil kerja mereka secara berkesinambungan • Bagi yang kurang. beri kesempatan perbaiki karyanya. jadwalkan pertemuan dengan ortu Sosialisasi KTSP 248 .

Menulis karangan deskriptif 30/7 10/8 dst. Contoh Portofolio Nama Siswa : _________________ Mata Pelajaran Alokasi Waktu Kelas : X/1 : Bahasa Indonesia : 1 Semester Kriteria No SK / KD Periode Tata bahasa Kosakata Kelengkapan gagasan Sistematika penulisan Keterangan 1. Sosialisasi KTSP 249 .karya-karya yang dapat dikumpulkan melalui penilaian portofolio • • • • • • • Puisi Karangan Gambar / Lukisan Desain Paper Sinopsis Naskah pidato / khotbah • Naskah Drama • Rumus Sosialisasi KTSP • • • • • • Doa Surat Komposisi Musik Teks Lagu Resep Makanan Laporan Observasi/ Penyelidikan / Eksperimen • Dsb. Membuat resensi buku 1/9 30/9 10/10 Dst. 2.

Tono 3. Ruri Berinisiatif Perilaku Penuh Perhati an Bekerja sistematis Nilai Keterangan 2. . Nama Bekerja sama 1...PENILAIAN SIKAP Penilaian terhadap perilaku dan keyakinan siswa terhadap obyek sikap Cara: – Observasi perilaku: kerja sama. Sosialisasi KTSP 250 . perhatian – Pertanyaan langsung: tanggapan thd tatib baru – Laporan pribadi: menulis pandangan ttg “kerusuhan antaretnis”. Sosialisasi KTSP Contoh Format Penilaian Sikap dalam praktek IPA : No.. inisiatif.

Apa yang kamu lakukan selama kegiatan berlangsung? ------------------------------------------------------------------------------------------Sosialisasi KTSP 1. tingkat pencapaian kompetensi yang dipelajarinya. 251 . 5. 5. Untuk No. proses.mengacaukan kegiatan -------. saya…. --------. tiap org diberi kesempatan mengusulkan sesuatu -------. Sosialisasi KTSP CONTOH PENILAIAN DIRI PARTISIPASI DALAM DISKUSI KELOMPOK Nama : ----------------------------------------------------Nama-nama anggota kelompok : ----------------------------------------------------Kegiatan kelompok : ----------------------------------------------------Isilah pernyataan berikut dengan jujur.Selama kerja kelompok.mengorganisasi ide-ide saya -------.Selama diskusi saya mengusulkan ide kpd klp utk didiskusikan -------. 2.mengorganisasi kelompok -------.melamun 6. tulislah huruf A. 1 s.PENILAIAN DIRI Menilai diri sendiri berkaitan dengan status.C atau D di depan tiap pernyataan: A : selalu C : kadang-kadang B : sering D : tidak pernah -------.1996.mengajukan pertanyaan --------.Tiap orang sibuk dengan yang dilakukannya dalam kelompok saya --------.d.mendengarkan orang lain --------.B.Semua anggota kelompok kami melakukan sesuatu selama kegiatan -------. 4. SUMBER: Forster & Masters. 3.Ketika kami berdiskusi.

INDIKATOR DAN KRITERIA KETUNTASAN BELAJAR • MENETAPKAN TEKNIK PENILAIAN • MEMBUAT ALAT PENILAIAN & PENYEKORAN Sosialisasi KTSP CONTOH FORMAT PEMETAAN ASPEK PENILAIAN SK KD INDIKATOR KRITERIA KETUNTASAN BELAJAR PROY TEKNIK PENILAIAN PROD TES UN KERJA DLL MENDENGAR KAN BERBICARA MEMBACA MENULIS Sosialisasi KTSP 252 . KD.ALUR PELAKSANAAN PENILAIAN • MENETAPKAN INDIKATOR • MEMETAKAN SK.

TS= Nilai Tengah Semester. RR= Nilai Rata-rata KD.CONTOH REKAP NILAI MATA PELAJARAN : KELAS/SEMESTER : N O NA MA MENDENGARKAN BERBICARA MEMBACA MENULIS KD 1 KD 2 R R T S AS KD 1 KD 2 R R T S A S KD 1 KD 2 R R T S A S KD 1 KD 2 R R TS A S 1 Ri n Tin 2 Catatan: KD= Kompetensi Dasar. AS= Nilai Akhir Semester Sosialisasi KTSP MANFAAT HASIL PENILAIAN • REMEDIAL • PENGAYAAN • PERBAIKAN PROGRAM & KEGIATAN Sosialisasi KTSP 253 .

SARANA • TUNTAS: SKOR ≥ KRITERIA KETUNTASAN • TUNTAS INDIKATOR → KD → SK→ MAPEL Sosialisasi KTSP 254 . DAYA DUKUNG : GURU.KAPAN? • REMEDIAL DILAKUKAN BILA NILAI INDIKATOR KURANG DARI NILAI KRITERIA KETUNTASAN BELAJAR PENGAYAAN DILAKUKAN BILA TUNTAS LEBIH CEPAT PERBAIKAN PROGRAM & KEGIATAN BILA TIDAK EFEKTIF • • Sosialisasi KTSP KETUNTASAN BELAJAR • • • • PER INDIKATOR KRITERIA: 0% – 100% IDEAL: 75% SEKOLAH MENETAPKAN SENDIRI DGN PERTIMBANGAN: KEMAMPUAN AKADEMIS SISWA. KOMPLEKSITAS INDIKATOR.

CONTOH PENGHITUNGAN KETUNTASAN BELAJAR KOMPETENSI DASAR INDIKATOR KRITERIA KETUNTASAN NILAI PESERTA DIDIK KETUNTASAN 1 2 60% 60% 60 59 TUNTAS TAK TUNTAS TUNTAS 3 55% 75 Sosialisasi KTSP CONTOH PENGHITUNGAN NILAI KD KOMPETENSI DASAR (KD) KRITERIA KETUNTASAN BELAJAR 60% 70% 60% 70% 65% 60% INDIKATOR 1 NILAI SISWA 61 80 90 70 68 72 KETUNTASAN TUNTAS TUNTAS TUNTAS TUNTAS TUNTAS TUNTAS 1 2 3 1 2 2 3 NILAI KD 1: = 61+80+90 3 = 77 ATAU 7.7 NILAI KD 2: MODE : 70 NILAI KD :70 Sosialisasi KTSP 255 .

MEMBUAT RANGKUMAN.DALAM 1 KD • JML INDIKATOR YG TUNTAS LEBIH DARI 50%: LANJUT KE KD BERIKUTNYA • JML INDIKATOR BELUM TUNTAS SAMA ATAU LEBIH DARI 50%: MENGULANG KD YANG SAMA Sosialisasi KTSP PELAKSANAAN PROGRAM REMEDIAL • TATAP MUKA DENGAN GURU • BELAJAR SENDIRI → dinilai • KEGIATAN: MENJAWAB PERTANYAAN. MENGUMPULKAN DATA. MENGERJAKAN TUGAS. • PADA ATAU DI LUAR JAM EFEKTIF Sosialisasi KTSP 256 .

PADA ATAU DI LUAR JAM EFEKTIF. Sosialisasi KTSP PERBAIKAN PROGRAM & KEGIATAN Program Strategi Bahan Tidak efektif? Dievaluasi Direvisi Sosialisasi KTSP Diganti 257 .PROGRAM PENGAYAAN : • SISWA BERPRESTASI BAIK • MEMPERKAYA KOMPETENSI • KEGIATAN : MEMBERI MATERI TAMBAHAN. LATIHAN TAMBAHAN TUGAS INDIVIDUAL • HASIL PENILAIAN MENAMBAH NILAI MATA PELAJARAN BERSANGKUTAN • SETIAP SAAT.

PELAPORAN • Rapor adalah laporan kemajuan belajar • Berisi informasi tentang pencapaian kompetensi • Sekolah boleh menetapkan sendiri model rapor yang dikehendaki. dengan syarat komunikatif dan menggambarkan pencapaian kompetensi. Sosialisasi KTSP Selesai Sosialisasi KTSP 258 . • Model yang ada merupakan contoh yang dapat dimodifikasi/diadopsi oleh sekolah.

• Finding out. Mendeteksi kesalahan • Summing up.Materi 16 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL SISTEM PENILAIAN KTSP ( SMA) Sosialisasi KTSP Assessment Purposes • Keeping track. Menyimpulkan Sosialisasi KTSP PRINSIP PENILAIAN • Valid • Obyektif • Adil • Terbuka • Bermakna • Mendidik • Menyeluruh • Berkesinambungan 259 . Mengecek ketercapaian kemampuan. Melacak kemajuan peserta didik • Checking up.

seperti ulangan atau tugas-tugas yang harus dikerjakan oleh peserta didik. Sosialisasi KTSP TUJUAN PENILAIAN • Menilai kemampuan individual melalui tagihan dan tugas tertentu • Menentukan kebutuhan pembelajaran • Membantu dan mendorong peserta didik • Membantu dan mendorong guru untuk mengajar yang lebih baik • Menentukan strategi pembelajaran • Akuntabilitas lembaga • Meningkatkan kualitas pendidikan Sosialisasi KTSP 260 . pengelolaan & pelaporan hasil ujian.PENGERTIAN-PENGERTIAN ™ Pengukuran adalah kegiatan yang sistematik untuk menentukan angka pada objek atau gejala ™ Pengujian terdiri dari sejumlah pertanyaan yang memiliki jawaban benar atau salah ™ Penilaian adalah penafsiran hasil pengukuran dan penentuan pencapaian hasil belajar ™ Evaluasi adalah penentuan nilai suatu program dan penentuan pencapaian tujuan suatu program SISTEM PENILAIAN • Sistem Penilaian mencakup jenis ujian. bentuk soal. dan pelaksanaannya. • Jenis Ujian adalah berbagai tagihan.

• Untuk non-tes. motivasi belajar. yang menjadi acuan/panduan/konstruk bagi guru dalam membuat indikator penilaian. yang harus diinformasikan kepada peserta didik. • Materi ujian tengah semester dan akhir semester terdiri atas beberapa KD yang memiliki kesamaan karakteristik. ciri-ciri. misalnya minat. • Tiap KD dijabarkan menjadi 3 (tiga) atau lebih indikator oleh guru. tanda-tanda. Sosialisasi KTSP PENYUSUNAN INDIKATOR • Dikembangkan dari KD. • Dalam 1 semester. perbuatan. Sosialisasi KTSP 261 . • Menggunakan kata kerja operasional dengan tingkat berpikir menengah dan tinggi. dibuat dulu ciri-ciri (indikator) yang dijabarkan dari aspek yang akan diukur. • Kriteria ketuntasan harus ditentukan terlebih dahulu. telah mencapai KD tertentu. bisa dilakukan beberapa jenis ujian sesuai rancangan guru. kerjasama.ACUAN PENILAIAN KRITERIA • Prinsipnya semua peserta didik memiliki kemampuan yang sama dan bisa belajar apa saja. untuk menunjukkan bahwa peserta didik ybs. atau respon yang harus dapat dilakukan atau ditampilkan oleh peserta didik. hanya waktu yang diperlukan untuk mencapai kemampuan tertentu berbeda. • Hasil penilaian : Lulus dan Tidak Lulus INDIKATOR • Karakteristik. dsb. disiplin.

maka sebagian besar dari mereka akan mencapai ketuntasan”. dan diajar sesuai dengan karakteristik mereka. Carrol James Block and Benjamin Bloom) ƒ “Jika peserta didik dikelompokkan berdasarkan tingkat kemampuannya untuk beberapa mata pelajaran dan diajarkan sesuai dengan karakteristik mereka. Carrol. maka sebagian besar dari mereka akan mencapai ketuntasan. • (John B. Carrol. A Model of School Learning) Jika peserta didik dikelompokkan berdasarkan tingkat kemampuannya untuk beberapa mata pelajaran. sebelum mampu menyelesaikan pekerjaan dengan prosedur yang benar. Carrol) Sosialisasi KTSP 262 . Sosialisasi KTSP BELAJAR TUNTAS ƒ Prinsip belajar tuntas untuk pencapaian kompetensi sangat efektif untuk meningkatkan kinerja akademik (John B. peserta didik tidak diperkenankan mengerjakan pekerjaan berikutnya. A Model of School Learning) ƒ Guru harus mempertimbangkan antara waktu yang diperlukan (berdasarkan karakteristik peserta didik) dan waktu yang tersedia (di bawah kontrol guru) (John B. (John B.PRINSIP-PRINSIP PENILAIAN HASIL BELAJAR BERBASIS KOMPETENSI • Belajar tuntas (mastery learning). dan hasil yang baik.

. Patokan yang digunakan 80 % atau yang mendekati.BELAJAR TUNTAS. Nitko. (1996 – P. Lanjutan…. Sosialisasi KTSP 263 . mereka dapat berhasil jika kompetensi awal mereka terdiagnosis secara benar dan mereka diajar dengan metode dan materi yang berurutan.. • Guru dapat menentukan skor/batas lulus untuk setiap target belajar. Bloom: • “Peserta didik yang belajar lambat perlu waktu lebih lama untuk materi yang sama. 291) : • Peserta didik harus mencapai skor 80-90% sebelum beralih pada modul/topik berikutnya. • Tidak ada ukuran penentu 80%. dan tes menggunakan acuan kriteria guna menentukan apakah peserta didik telah memiliki keterampilan yang dipersyaratkan pada setiap tingkatan keberhasilan belajarnya. mulai dari tingkat kompetensi awal mereka” • Perhatian harus difokuskan pada pengajaran unit-unit terkecil. Lanjutan …. Block. yang penting bukan nilai pasti skor kelulusan. B. JH. Sosialisasi KTSP BELAJAR TUNTAS. melainkan level minimal yang harus dimiliki dan diperlukan oleh peserta didik.

psikomotor. • Peserta didik yang belum tuntas harus mengikuti program remedial. Akan tetapi. idealnya penentuan ketuntasan diberikan untuk setiap indikator. Sosialisasi KTSP SISTEM PENILAIAN BERKELANJUTAN • Menilai semua Kompetensi Dasar • Penilaian dapat dilakukan pada satu atau lebih Kompetensi Dasar • Hasil penilaian dianalisis dan ditindaklanjuti melalui program remedial atau program pengayaan.PENENTUAN KETUNTASAN • Nilai Ketuntasan Ideal = 100 • Guru dan sekolah dapat menetapkan nilai Ketuntasan Minimum secara bertahap dan terencana agar memperoleh nilai ideal. • Penilaian mencakup aspek kognitif. • Nilai ketuntasan minimum per-mata pelajaran ditetapkan berdasarkan tingkat kesulitan dan kedalaman kompetensi dasar yang harus dicapai peserta didik (setiap mata pelajaran dapat berbeda batas min. dan afektif. nilai ketuntasannya). • Aspek afektif diukur melalui pengamatan dan kuesioner Sosialisasi KTSP 264 .

Sosialisasi KTSP PROGRAM REMEDIAL • • • • Pemberian Tugas Pembelajaran Ulang Belajar Mandiri Belajar Kelompok dgn. • Materi penilaian dapat terdiri dari satu atau sejumlah Kompetensi Dasar. Sosialisasi KTSP 265 .PENILAIAN BERKELANJUTAN • Penilaian dapat dilakukan beberapa kali sampai peserta didik mencapai tingkat ketuntasan yang ditetapkan. • Nilai akhir semester merupakan nilai kumulatif dari keseluruhan nilai perolehan. yang semuanya diakhiri dengan ujian. Bimbingan Alumni atau tutor sebaya • dan lain-lain. selama satu semester yang terkait.

Sosialisasi KTSP ASPEK YANG DIUKUR DALAM PENILAIAN BERBASIS KOMPETENSI A.PROGRAM PENGAYAAN Penguatan pada KD tertentu dengan memberi tugas membaca. Afektif C. Aspek Psikomotor Sosialisasi KTSP 266 . tutor sebaya. Aspek Kognitif (6 Tingkat Kognitif Berfikir) B. namun tidak mempengaruhi nilai raport namun tetap diungkapkan dalam keterangan profil hasil belajar peserta didik. mengerjakan soal yang hasilnya dinilai dan direkam. diskusi.

l. rumus). jenis atau arti suatu puisi). Kemampuan memahami (misalnya: menyimpulkan suatu paragraf). 6. Emosi dan Motivasi. Analisis (Analysis). Furst. Kerjasama. Tingkah Laku. Hill. Sintesis (Synthesis). Untuk penyusunan soal. • Penilaian afektif dibagi atas penilaian afektif secara umum (budi pekerti) dan penilaian afektif per matapelajaran. : Sikap. Evaluasi (Evaluation). 2. Aplikasi (Application). ASPEK KOGNITIF (6 Tingkat Kognitif Berfikir) >>TAXONOMY COGNITIVE BLOOM (Bloom. Minat. Pengetahuan (Knowledge). 5. siapa yang berminat ke jurusan Ilmu Sosial atau Ilmu Alam dll) • Setiap informasi yang diperoleh dikumpulkan dan disimpan sebagai referensi dalam penilaian berikutnya. Koordinasi dari setiap peserta didik. Kemampuan menggabungkan beberapa informasi menjadi suatu kesimpulan (misalnya: memformulasikan hasil penelitian di laboratorium). Krathwohl’ 56) 1. AFEKTIF • Mencakup penilaian a. 4. sesuai dengan indikator yang telah disusun dalam silabus. Sosialisasi KTSP 267 . Kemampuan mengingat (misalnya: nama ibu kota. • Dilakukan melalui pengamatan dan interaksi langsung secara terus menerus. 3. siapa peserta didik yang disiplin. Kemampuan Penerapan (Misalnya: menggunakan suatu informasi/ pengetahuan yang diperolehnya untuk memecahkan masalah). Sosialisasi KTSP B. Kemampuan menganalisis suatu informasi yang luas menjadi bagian-bagian kecil (Misalnya: menganalisis bentuk. Pemahaman (Comprehension). Englehart. Pada umumnya dilakukan secara non-ujian (misalnya. Kemampuan mempertimbangkan mana yang baik dan mana yang buruk dan memutuskan untuk mengambil tindakan tertentu. hendaknya memiliki tingkat berpikir menengah sampai tinggi.A. untuk mengetahui siapa peserta didik yang bisa dipercaya.

• Aspek Psikomotorik terdiri dari: – Meniru (perception) – Menyusun (manipulating) – Melakukan dengan prosedur (precision) – Melakukan dengan baik dan tepat (articulation) – Melakukan tindakan secara alami (naturalization) Sosialisasi KTSP 268 . sistem nilai dll – Mengorganisasi (organization): pengembangan norma dan nilai dalam organisasi sistem nilai – Membentuk watak (Characterization): sistem nilai yang terbentuk mempengaruhi pola kepribadian dan tingkah laku. kontrol dan seleksi gejala atau rangsangan dari luar – Menanggapi (responding): reaksi yang diberikan: ketepatan reaksi. Praktik IPA dan Bahasa. Pendidikan Jasmani. keinginan untuk menerima stimulus. Sosialisasi KTSP CAKUPAN PENILAIAN • Aspek penilaian afektif terdiri dari: – Menerima (receiving) termasuk kesadaran. respon. perasaan kepuasan dll – Menilai (evaluating): kesadaran menerima norma. ASPEK PSIKOMOTOR • Tidak semua mata pelajaran dapat dinilai aspek psikomotornya (disesuaikan dengan tuntutan kompetensi dasar yang harus dicapai oleh peserta didik) • Digunakan untuk pembelajaran yang banyak memerlukan praktik: Pendidikan Agama. Pendidikan Seni.C.

makhluk sosial dan makhluk lingkungan Kesadaran akan potensi diri dan dorongan utk mengembangkannya Menggali informasi Mengolah informasi & mengambil keputusan dgn cerdas Memecahkan masalah secara arif dan kreatif Mengidentifikasi variabel & hubungan satu dgn lainnya Merumuskan hipotesis Merancang & melaksanakan penelitian Aspek Kecakapan Hidup (life skill) KECAKAPAN AKADEMIK Sosialisasi KTSP 269 .• Penilaian terhadap proses dan hasil belajar peserta didik harus mencakup aspek-aspek kecakapan hidup (life skill) Sosialisasi KTSP KESADARAN DIRI KECAKAPAN BERPIKIR & BERNALAR Kesadaran diri sebagai hamba Tuhan.

Sosialisasi KTSP 270 .Aspek Kecakapan Hidup (life skill) KECAKAPAN VOKASIONAL Vokasional dasar Vokasional khusus Kecakapan mendengarkan KECAKAPAN KOMUNIKASI KECAKAPAN BEKERJASAMA Kecakapan berbicara Kecakapan membaca Kecakapan menuliskan pendapat/gagasan Kecakapan sebagai teman kerja yang menyenangkan Kecakapan sebagai pimpinan yang berempati Sosialisasi KTSP PENILAIAN • Tingkat kemampuan yang dituntut dari peserta didik setelah ia mempelajari kompetensi dasar tertentu yang ditunjukkan dengan berbagai perilaku hasil belajar. • Penilaian dari hasil belajar peserta didik dapat diperoleh melalui berbagai cara atau jenis.

• ULANGAN HARIAN. • PERTANYAAN LISAN. baik pra (untuk mengetahui kesiapan) maupun pasca (untuk mengetahui pencapaian KD tertentu. paper. dilakukan pada MP yang membutuhkan praktikum dengan mengamati suatu gejala dan dilaporkan.) • TUGAS KELOMPOK. atau teorema. • RESPONSI atau UJIAN PRAKTIK.JENIS PENILAIAN • KUIS. prinsip. Sosialisasi KTSP 271 . • LAPORAN KERJA PRAKTIK. isian atau jawaban singkat yg menanyakan hal-hal prinsip. digunakan untuk menilai kompetensi kerja kelompok. mengukur pemahaman terhadap konsep. dsb. digunakan pada MP tertentu yg membutuhkan praktikum. dilakukan secara periodik pada akhir pembelajaran KD tertentu. diberikan dalam waktuwaktu dan kebutuhan tertentu dalam berbagai bentuk (klipping. Sosialisasi KTSP Lanjutan jenis penilaian • TUGAS INDIVIDU. • ULANGAN TENGAH SEMESTER DAN AKHIR SEMESTER. dilakukan dengan menggabungkan beberapa KD dalam satu waktu.

PENILAIAN PORTOFOLIO
• Penilaian dengan metode pengumpulan informasi atau data secara sistematik, atas hasil pekerjaan seseorang (Popham,1994). • Salah satu metode penilaian berkesinambungan yang memiliki hasil penilaian dengan akurasi yang tinggi. • Kumpulan hasil belajar / karya peserta didik (hasilhasil tes, tugas perorangan, praktikum) yang dinilai proses kemajuannya baik secara analitik, holistik atau kombinasi keduanya. • Berfungsi sebagai alat untuk mengetahui kemajuan (progress) tentang kompetensi yang telah dicapai dan mendiagnosis kesulitan belajar dll.(bagi guru, peserta didik dan orang tua).
Sosialisasi KTSP

PENILAIAN PORTOFOLIO

lanjutan …

• Sangat efektif untuk proses perbaikan dan penyempurnaan kegiatan pembelajaran dan dapat memberikan umpan balik • Dalam praktiknya guru dapat mengembangkan berbagai cara sesuai dengan kreatifitas masingmasing. • Jenis penilaian portofolio dapat diterapkan di antaranya pada kemampuan menulis (bahasa) dan melukis (seni) • Contoh: portofolio menulis, dipakai untuk mengukur kemampuan khusus menulis yang menilai proses kemajuannya dan mendiagnosis bidang-bidang yang memerlukan peningkatan.

Sosialisasi KTSP

272

PENILAIAN PORTOFOLIO lanjutan …
• Evaluasi produk portofolio berdasarkan penskoran holistik, analitik atau kombinasi keduanya. • Penskoran holistik berdasarkan keseluruhan impresi dari produk bukan hanya sekedar pertimbangan unsur-unsur individu. Keputusan global dibuat dengan menggunakan skor numerik untuk setiap produk. • Penskoran analitik memerlukan keputusan untuk setiap ka-rakteristik yang berbeda dari suatu produk. Sebagai contoh: penilaian kemampuan menulis seperti organisasi, vocabulary, gaya, ideide, dan mekanik dinilai terpisah.

Sosialisasi KTSP

PENYIAPAN PERANGKAT PENILAIAN
• Sebelum masa semester 1, guru/kelompok MGMP sekolah menyusun silabus dan sistem penilaian untuk kurun waktu 1 semester atau 2 semester (1 thn). • Setiap indikator pada masing-masing KD, minimal dibuatkan 3 (tiga) bentuk/jenis soal. >>> 1 soal ujian harian, 1 ujian susulan, dan 1 soal remedial. • Ditentukan jadwal ujian harian, tengah semester, akhir semester dan remedial, minimal untuk 1 semester. • Pada awal semester, guru menjelaskan SK dan KD yang harus dicapai oleh peserta didik, berikut sistem penilaian yang akan diterapkan.

Sosialisasi KTSP

273

Lanjutan penyiapan perangkat penilaian

• Pelaksanaan ujian dilakukan dengan penjadwalan yang matang untuk menghindari beban ujian yang berlebihan pada hari yang sama. >>> Perlu koordinasi antar guru matapelajaran, jadwal ujian diinformasikan kepada orangtua dan peserta didik. • Setiap hasil ujian ditelaah oleh guru melalui MGMP, dan direkam secara berkelanjutan untuk mengetahui tingkat pencapaian SK/KD. • Hasil setiap ujian dilaporkan secara komprehensif kepada orangtua, baik KD yang telah maupun yang belum dicapai.
Sosialisasi KTSP

PENYIAPAN BAHAN PENILAIAN
Penilaian Proses: a. Tes - Tes Tertulis (kognitif) - Tes Lisan (kognitif, psikomotor dan affektif : wawancara, kuis - Tes Perbuatan (Psikomotor, kognitif): Demonstrasi, Eksperimen b. Non Tes Penilaian Produk: - Laporan - Hasil Karya Individu Kelompok

Jenis Penilaian

Sosialisasi KTSP

274

BENTUK PENILAIAN
Tes Tertulis - Obyektif : Pilihan ganda, Menjodohkan, Benar Salah - Non Obyektif : Kuis/Jawaban Singkat, uraian Tes Lisan - Pedoman Wawancara Tes Perbuatan - Daftar Cek, Lembar Pengamatan Non Tes - Angket, Kuesioner, Check-list, Inventori, Skala Sikap, dan pengamatan. Produk - Daftar Cek/Pedoman Penskoran
Sosialisasi KTSP

CONTOH PENILAIAN BERKELANJUTAN
SK : 1. Berkreasi seni rupa

NO

KD

MP

UJI 1 UJI 2 UJI 3
(Remedial) (Remedial)

NA
(Batas Ketuntasan ditetapkan guru)

1.1

Menggam Pengt, bar obyek Unsur, Teknik Benda Latihan Gambar

5

6

7

7

1.2.

Menggam bar Alam

Pengt, Unsur, Teknik Latihan Gambar

7

7

Sosialisasi KTSP

275

Selesai

Sosialisasi KTSP

276

Materi SOSIALISASI dan PELATIHAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP)

VIII. Pengembangan Bahan Ujian
17. Pengembangan bahan Ujian & Analisis hasil Ujian.

277

278

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

Materi 17

PENGEMBANGAN BAHAN UJIAN DAN ANALISIS HASIL UJIAN

Sosialisasi KTSP

SKL
TOPIK
Sosialisasi KTSP

KISI-KISI TEKNIK PENYUSUNAN SOAL ANALISIS

279

APAKAH SAYA LULUS?

Sosialisasi KTSP

STANDAR KOMPETENSI LULUSAN (SKL)
Adalah kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap pengetahuan dan keterampilan

Berdasarkan PP No.19/2005 ƒ Sebagai pedoman penilaian dalam penentuan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan ƒ Meliputi kompetensi seluruh mata pelajaran ƒ Dikembangkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP)
Sosialisasi KTSP

280

Hubungan antara SKL,MATERI DAN PENILAIAN
SKL Menggambarkan kompetensi yang ingin dicapai.

KOMPETENSI

Materi pembelajaran untuk mencapai kompetensi
Sosialisasi KTSP

Bentuk soal harus sesuai dengan kompetensi yang dituntut pada SKL

SEPERTI APA SOAL YANG BAIK ?

Sosialisasi KTSP

281

LANGKAH-LANGKAH PENYUSUNAN TES
1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9.

Penentuan tujuan tes, Penyusunan KISI-KISI tes, PENULISAN SOAL, PENELAAHAN SOAL (validasi soal), Perakitan soal menjadi perangkat tes, Uji coba soal termasuk ANALISIS-nya, Bank Soal Penyajian tes kepada siswa Skoring (pemeriksaan jawaban siswa)

Sosialisasi KTSP

PENGEMBANGAN KISI-KISI
Fungsi
Pedm. penulisan soal z Pedm. perakitan soal
z

Syarat kisi-kisi
Mewakili isi kurikulum z Singkat dan jelas z Soal dapat disusun sesuai dengan bentuk soal.
z

Komponen Kisi2: •Identitas •SK/KD/IP •Materi Pembel. •Indikator Soal •Bentuk Tes •Nomor Soal

Sosialisasi KTSP

282

....... Mata Pelajaran : .... Penulis 1... ..................... Bentuk Tes Materi (4) Indikator Soal (5) (6) No................................. Alokasi Waktu : .......... -----------2..................... Urut (1) Kompetensi Dasar/ Indikator Bahan Kelas/ smt........... Kurikulum : .........................) NO.. SOAL KUNCI Penyusun 1. ------------Tahun ajaran : --------------: KOMPETENSI DASAR BUKU SUMBER: RUMUSAN BUTIR SOAL MATERI INDIKATOR SOAL No ......... No...FORMAT KISI-KISI PENULISAN SOAL Jenis Sekolah : ... Digunaka n untuk Tang gal Jumlah Siswa Tingkat Kesukaran Daya Proporsi Jawaban pada Pilihan KETERANGAN SOAL Pembeda A B C D OMIT Keterangan Sosialisasi KTSP 283 .......... ....... 2....... Soal (7) (2) (3) Sosialisasi KTSP KARTU SOAL BENTUK PG Jenis Sekolah Mata Pelajaran Bahan Kelas/smt Bentuk Tes : ------------: ------------: ------------: Tertulis (PG. dll. Jumlah soal : ..

-----------2.KARTU SOAL URAIAN/PRAKTIK Jenis Sekolah Mata Pelajaran Bahan Kelas/smt Bentuk Tes : ------------: ------------: ------------: Tertulis (Uraian)/Praktik (Kinerja. Kunci/Kriteria jawaban/Aspek yang dinilai Skor Skor maksimum= Sosialisasi KTSP …… 284 . ------------Tahun ajaran : --------------: KOMPETENSI DASAR BUKU SUMBER: RUMUSAN BUTIR SOAL MATERI INDIKATOR SOAL No Diguna kan untuk KETERANGAN SOAL Proporsi jawaban pada aspek Tangg al Jumlah siswa Tingkat kesukar an Daya pembeda 1 A 2 3 1 B 2 3 1 C 2 3 1 D 2 3 Ketera ng an Sosialisasi KTSP PEDOMAN PENSKORAN No. penugasan. SOAL Penyusun 1. hasil karya) NO.

Relevansi: yang diperlukan untuk mempelajari dalam bidang studi lain. Keterpakaian: memiliki nilai terapan tinggi dalam kehidupan sehari-hari. 3. Sosialisasi KTSP Indikator Soal Indikator soal sebagai pertanda atau indikasi pencapaian kompetensi | Indikator menggunakan kata kerja operasional yang dapat diukur | Indikator mengacu pada materi pembelajaran sesuai kompetensi | 285 . 4. Kontinuitas: KD/indikator/materi lanjutan yang merupakan pendalaman materi sebelumnya. mutlak harus dikuasai oleh siswa. Urgensi: KD/indikator/materi yang secara teoritis.KRITERIA KOMPETENSI / MATERI PENTING 1. 2.

MENGUKUR KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS 3.MENGUKUR KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH Sosialisasi KTSP 286 . Sosialisasi KTSP MENUNTUT PENALARAN TINGGI SETIAP SOAL: 1. BILA SOAL TIDAK TERDAPAT STIMULUS Rumusan indikatornya: Siswa dapat membedakan …. 2.DIBERIKAN DASAR PERTANYAAN (STIMULUS) 2. siswa dapat menjelaskan …. BILA SOAL TERDAPAT STIMULUS Rumusan indikatornya: Disajikan ….TEKNIK PERUMUSAN INDIKATOR 1.

.. Sosialisasi KTSP 287 . 11..... Menyimpulkan -Susunlah beberapa kesimpulan yang bersasal dari data .. -Berdasarkan kriteria .. -Apa reaksi A terhadap . -Apa akibat ... tentang apa yang akan terjadi bila .. apa yang akan terjadi bila .. 10. 12. -Bandingkan dua cara berikut tentang . Hubungan sebab-akibat -Apa penyebab utama .. Meringkas -Tuliskan pernyataan penting yang termasuk ............... Mengelompokkan -Kelompokkan hal berikut berdasarkan ..... 4.. 9. dan . -Tuliskan sebuah laporan .. -Tuliskan . Evaluasi -Apakah kelebihan dan kelemahan . -Lengkapilah cerita ... Sosialisasi KTSP 6. Berpendapat (inferring) -Berdasarkan . dengan menggunakan pedoman ... Menciptakan -Tuliskan beberapa cara sesuai dengan ide Anda tentang .............. Analisis -Manakah penulisan yang salah pada paragraf . -Ringkaslah dengan tepat isi ... Menerapkan -Selesaikan hal berikut dengan menggunakan kaidah .. -Tulislah sebuah pernyataan yang dapat menjelaskan peristiwa berikut . -Daftar dan beri alasan singkat tentang ciri utama . 5. 3.. 8....... Memberi alasan (justifying) -Manakah pilihan berikut yang kamu pilih. mengapa? -Jelaskan mengapa kamu setuju/tidak setuju dengan pernyataan tentang . tuliskanlah evaluasi tentang . Sintesis -Tuliskan satu rencana untuk pembuktian ...... 7. -Apakah hal berikut memiliki .... 2..MENGUKUR KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS 1....... Membandingkan -Jelaskan persamaan dan perbedaan antara .......

Merumuskan masalah dalam bentuk pertanyaan Contoh indikator soal: Disajikan sebuah pernyataan yang berisi sebuah masalah. Mendeskripsikan berbagai strategi Contoh indikator soal: Disajikan sebuah pernyataan masalah. siswa dapat menggambarkan sebuah diagram atau gambar yang menunjukkan situasi masalah. Memilih masalah sendiri Contoh indikator soal: Disajikan beberapa masalah. Mendeskripsikan masalah Contoh indikator soal: Disajikan sebuah pernyataan masalah.Mengukur Keterampilan Pemecahan Masalah 1. Mengidentifikasi asumsi Contoh indikator soal: Disajikan sebuah pernyataan masalah. Mengidentifikasi masalah yang tidak sesuai Contoh indikator soal: Disajikan beberapa informasi yang relevan dan tidak relevan terhadap masalah. siswa dapat mengidentifikasi semua informasi yang tidak relevan. Sosialisasi KTSP 6. 4. 10. Memberi alasan solusi Contoh indikator soal: Disajikan sebuah pernyataan masalah dengan dua atau lebih kemungkinan solusinya. 8. Mengidentifikasi masalah Contoh indikator soal: Disajikan deskripsi suatu situasi/masalah. siswa dapat merumuskan masalah dalam bentuk pertanyaan. siswa dapat mengidentifikasi masalah yang nyata atau masalah apa yang harus dipecahkan. 3. siswa dapat memberikan solusinya berdasarkan pertimbangan asumsi untuk saat ini dan yang akan datang. dan menjelaskan cara penyelesaiannya. 9. diagram. 2. kemudian menunjukkan solusinya ke dalam gambar. siswa dapat memberikan alasan satu masalah yang dipilih sendiri. Memahami kata dalam konteks Contoh indikator soal: Disajikan beberapa masalah yang konteks kata atau kelompok katanya digarisbawahi. Sosialisasi KTSP 288 . Memberi alasan masalah yang sulit Contoh indikator soal: Disajikan sebuah masalah yang sukar dipecahkan atau informasi pentingnya dihilangkan. 5. siswa dapat memecahkan masalah ke dalam dua cara atau lebih. siswa dapat menjelaskan mengapa masalah ini sulit dipecahkan atau melengkapi informasi penting yang dihilangkan. 7. siswa dapat menjelaskan maknanya yang berhubungan dengan masalah itu dengan kata-katanya sendiri. siswa dapat memilih satu solusi yang paling tepat dan memberikan alasannya. atau grafik.

Mengevaluasi strategi sistematikanya Contoh indikator soal: Disajikan sebuah pernyataan masalah. siswa dapat menyelesaikan masalah itu dengan menggunakan strategi lain. siswa dapat memilih satu strategi yang tepat untuk menyelesaikan masalah itu dan memberikan alasannya. 17. siswa dapat: (1) mendeskripsikan masalah lain (analog dengan masalah ini) yang dapat diselesaikan dengan menggunakan strategi itu. dan outcomenya. siswa dapat mengevaluasi strategi pemecahannya berdasarkan prosedur yang disajikan. grafik atau tabel dan sebuah pernyataan masalah. beberapa strategi pemecahan masalahnya. siswa dapat memecahkan masalah dan menjelaskan prosedur yang dipergunakan untuk menyelesaikan masalah. siswa dapat: (1) menjelaskan dengan menerapkan strategi itu. Memberi alasan strategi yang digunakan Contoh indikator soal: Disajikan sebuah pernyataan masalah dengan dua atau lebih strategi untuk menyelesaikan masalah. Memecahkan masalah berdasarkan data dan masalah Contoh indikator soal: Disajikan sebuah cerita. 13. Sosialisasi KTSP 289 . 12.11. dan prosedurnya. (3) menentukan strategi mana yang tepat. (2) memberikan alasannya. (4) memberi alasan mengapa strategi itu paling tepat dibandingkan dengan strategi lainnya. (2) mengevaluasinya. Menggunakan analogi Contoh indikator soal: Disajikan sebuah pernyataan masalah dan strategi penyelesaiannya. Sosialisasi KTSP 15. output. kartun. 16. siswa dapat menyelesaikan masalah secara terencana mulai dari input. Mengevaluasi kualitas solusi Contoh indikator soal: Disajikan sebuah pernyataan masalah dan beberapa strategi untuk menyelesaikan masalah. Membuat strategi lain Contoh indikator soal: Disajikan sebuah pernyataan masalah dan satu strategi untuk menyelesaikan masalanya. Menyelesaiakan secara terencana Contoh indikator soal: Disajikan sebuah situasi masalah yang kompleks. proses. 14.

Mengukur kompetensi siswa 4.KAIDAH PENULISAN SOAL KOMPETENSI 1. Mengukur beberapa kemampuan yang diwujudkan dalam stimulus soal 5. Berhubungan dengan kondisi pembelajaran di kelas atau di luar kelas 2. Mengandung pemecahan masalah Sosialisasi KTSP SOAL URAIAN SOAL URAIAN adalah soal yang jawabannya menuntut peserta tes untuk mengorganisasikan gagasan atau hal-hal yang telah dipelajarinya dengan cara mengemukakan gagasan tsb dalam bentuk tulisan. Mengukur kemampuan berpikir kritis 6. materi. Sosialisasi KTSP 290 . kompetensi dan pengalaman belajar 3. Berhubungan erat antara proses.

9. 5. 3. Ada pedoman penskorannya Tabel. 10. 13. grafik. 11. atau yang sejenisnya disajikan dengan jelas dan terbaca Rumusan kalimat soal komunikatif Butir soal menggunakan bahasa Indonesia yang baku Tidak menggunakan kata/ungkapan yang menimbulkan penafsiran ganda atau salah pengertian Tidak menggunakan bahasa yang berlaku setempat/tabu Rumusan soal tidak mengandung kata/ungkapan yang dapat menyinggung perasaan siswa Silakan pilih menu yang tersedia Sosialisasi KTSP 291 . 8. peta. gambar. 6. 4.KAIDAH PENULISAN SOAL URAIAN 1. 12. Soal sesuai dengan indikator Batasan pertanyaan dan jawaban yang diharapkan sudah sesuai Materi yang ditanyakan sesuai dengan tujuan pengukuran Isi materi yang ditanyakan sesuai dengan jenjang jenis sekolah atau tingkat kelas Menggunakan kata tanya atau perintah yang menuntut jawaban uraian Ada petunjuk yang jelas tentang cara mengerjakan soal Silakan pilih menu yang tersedia Sosialisasi KTSP KAIDAH PENULISAN SOAL URAIAN 7. 2.

SMP) No. Individualisme yaitu sikap lebih mementingkan diri sendiri.1. . 4. Soal sesuai dengan indikator Indikator : Siswa dapat menjelaskan 2 perbedaan pasar tradisional dan pasar modern. Batasan pertanyaan dan jawaban yang diharapkan sudah sesuai Contoh soal kurang baik: Jelaskan sisi negatif yang harus diwaspadai dari kemajuan IPTEK terhadap bangsa Indonesia yang berazaskan kekeluargaan! (PKn SMP) Contoh soal yang lebih baik: Jelaskan 4 sisi negatif yang harus diwaspadai dari kemajuan IPTEK terhadap bangsa Indonesia yang berasaskan kekeluargaan! PEDOMAN PENSKORAN No. 2. 1. Sekulerisme adalah sikap yang mencerminkan kehidupan keduniawian. ---------------------------------------------------------2 2 3. Kunci Jawaban Skor 1. Kunci Jawaban Pasar tradisional: harga dapat ditawar dan tidak kena pajak Pasar modern: harga pasti dan kena pajak Skor Maksimum Skor 2 2 4 Sosialisasi KTSP 2. Elitisme yaitu kecenderungan untuk bergaya hidup tertentu berbeda dengan orang banyak. ---------------------------------2 Skor Maksimum 10 Sosialisasi KTSP 292 . Contoh Soal kurang baik: Jelaskan 2 persamaan antara pasar tradisional dengan pasar modern! Contoh soal yang lebih baik: Jelaskan 2 perbedaan antara pasar tradisional dengan pasar modern! (IPS. -----------------------------------2 5. Materialisme yaitu sikap yang selalu mengutamakan dan mengukur segala sesuatu berdasarkan materi -------------2 2. Primadialisme yaitu sikap yang lebih membanggabanggakan asal daerah tertentu.

........ 1....... Isi materi yang ditanyakan sesuai dengan jenjang jenis sekolah atau tingkat kelas Contoh soal yang kurang baik: Jelaskan perkembangan perangkat TIK dilihat dari perangkat komunikasi digital? Contoh soal yang lebih baik: Jelaskan perkembangan perangkat komputer No............................................. 2 ............ Kunci Jawaban Skor a..Lipase untuk mencerna lemak menjadi asam lemak dan gliserol .. 2 ................................. Materi yang ditanyakan sesuai dengan tujuan pengukuran Contoh soal kurang baik: Di manakah letak kelenjar pankreas? (IPA) Contoh soal lebih baik: a..................... Di manakah letak pankreas? b....... dan teknologi tinggi) Menjawab dua fase Menjawab satu fase Tidak menjawab Skor 3 2 1 0 Sosialisasi KTSP 293 .............. 2 ..............Tripsin untuk mengubah protein menjadi peptida dan asam-asam amino ......... 4................3.............................. 3...................... Tuliskan dan jelaskan enzim yang dihasilkan pankreas! c............................................Bikarbonat untuk menetralisir HCl yang masuk ke usus dari lambung ............. Enzim-enzim itu aktif di usus halus........... Pankreas terletak di rongga perut .Amilase untuk mencerna tepung menjadi maltosa dan disakarida lain ...................... 2 c...................................... Kunci Jawaban Menjawab 3 fase perkembangan (penemuan....... 2..... perkembangan generasi............ 1 b.............. Enzim yang dihasilkan Pankreas: ............................ Di manakah enzim-enzim itu aktif? No............ 1 Skor maksimum Sosialisasi KTSP 10 4......

bagaimanapun juga. Aspek yang dinilai Bila jawaban (gigih) dan alasan benar Bila jawaban (gigih) benar tetapi alasan kurang tepat Bila hanya jawaban (gigih). Ia dilahirkan dalam kesengsaraan. 2. Kunci Jawaban Sistem kepartaian ialah pola perilaku dan interaksi di antara sejumlah partai politik 1. 4. Sistem partai tunggal ---------------------------------------------------yaitu dalam suatu negara hanya satu partai yang berlaku ----2. Kusno tak akan putus asa. Ada petunjuk yang jelas tentang cara mengerjakan soal Contoh soal kurang baik: Tentang celana kepar 1001 itu. 1. Sistem dua partai --------------------------------------------------------yaitu terdapat dua partai dalam suatu negara sehingga terlihat satu partai yang berkuasa dan satu partai oposisi ----------------3. Menggunakan kata tanya atau perintah yang menuntut jawaban uraian Contoh soal kurang baik: Di Indonesia terdiri dari berapa sistem kepartaian? (PKn-SMP) Contoh soal yang lebih baik: Jelaskan tiga macam sistem kepartaian! No. tapi terus melawan kesengsaraan tersebut. Kusno akan berjuang terus melawan kesengsaraan biarpun hanya guna mendapatkan sebuah celana kepar yang lain.SMP) Contoh soal yang lebih baik: Tentukan watak Kusno yang terdapat dalam kutipan di atas disertai alasannya! Kunci : Watak Kusno gigih atau sejenisnya karena ia sengsara. Sistem multi partai -------------------------------------------------------yaitu terdapat banyak partai dalam suatu negara yang disebabkan kondisi masyarakat yang mejemuk dan iklim demokrasi yang lebih bebas ------------------------------------------Skor Maksimum Sosialisasi KTSP Skor 1 1 1 1 1 1 6 6. tetapi tidak disertai alasan Bila jawaban (aliran) dan alasan salah Skor 3 2 1 0 Sosialisasi KTSP 294 . Idrus: Kisah Sebuah Celan Pendek Bagaimana watak Kusno? (Bhs Indonesia . No.5. Dan meskipun celana 1001 –nya hilang lenyap menjadi topo. tak ada yang akan diceritakan lagi. hidup bersama kesengsaraan. 3. Pada suatu kali ia akan hilang dari muka bumi. Dan mungkin ia bersama-sama dengan Kusno hilang dari muka bumi ini? Tapi.

Rumusan kalimat soal komunikatif Contoh soal kurang baik: Sesuatu bermassa 50 kg naik perahu yang massanya 200 kg ….. Kunci Jawaban mo ......... 100 + 400 = 300 + 200 vp 1 500 = 300 + 200 vp 1 200 vp 1 = 500 – 300 200 vp 1 = 200 ................ (Bhs.............. atau di sejumlah pasar..7............ 2 + 200 ........... vp = mo ... Gunungan sampah yang berbau tidak sedap itu terjadi akibat sampah-sampah tersebut tidak diangkut seperti di pemukiman............. Gambar ini memperlihatkan suatu kawasan yang dibanjiri sampah yangmenggunung........... atau yang sejenisnya disajikan dengan jelas dan terbaca Perhatikan gambar berikut.......... vo 1 + mp ................. kosakata....... Tentukan kecepatan perahu sesaat setelah orang tersebut meloncat? No... Tabel...... Kemudian orang tersebut meloncat ke depan dengan kecepatan 6 ms –1 terhadap air......... Contoh Soal yang lebih baik: Seseorang bermassa 50 kg naik perahu dengan massa 200 kg dan berkecepatan 2 ms –1 terhadap air yang diam..... Indonesia SMP) Tulislah karangan sepanjang ± 200 kata berdasarkan informasi yang terdapat dalam gambar di atas! Tulisan tersebut akan dinilai berdasarkan isi....... dan pemakaian kaidah bahasa Indonesia............. grafik. 50 . vp 1 = 1 m/s .. Sosialisasi KTSP 9.... Yang lebih parah lagi bila TPS (Tempat Pembuangan Sampah) berada di lingkungan yang dekat dengan sekolah. Skor maksimum Sosialisasi KTSP Skor 1 1 1 1 1 5 295 . gambar.... pertokoan................... vp 1 ..... vo + mp ....... 2 = 50 ....... Ada pedoman penskorannya 8......................... alur........... peta. vp 1 = 1 200 200 =........... vp 1 ........... 6 + 200 ........

1 Skor Maksimum 3 Penjelasan: kata buah pala dan keju di daerah tertentu adalah tabu. 1 3. 1. ----------------------------------------------Skor Maksimum Skor 0–2 3. -----------Rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan negara: Untuk mencapai tujuan nasional diperlukan kerelaan berkorban. Menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi dan golongan. 4. Tak kenal menyerah: Seorang siswa perlu belajar dengan tekun tanpa mengenal lelah demi peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia dikemudian hari. Kunci/Aspek yang dinilai Skor 1. PEDOMAN PENSKORAN Kunci Jawaban/Aspek yang dinilai Cinta tanah air: Bangga sebagai bangsa Indonesia menyebabkan seseorang rela berkorban. 1 2.10 5. Kutipan di atas mengandung majas metonimia. Tidak menggunakan bahasa yang berlaku setempat/tabu Contoh soal kurang baik: Perhatikan kalimat berikut! “Di dalam BMW seri tujuh berwarna abu-abu itu Soni menyetir sendiri setelah membeli buah pala dan keju di supermarket itu. 2. Sosialisasi KTSP 12. ---------------------------------Berjiwa pembaru: yaitu ikut serta dalam pembangunan. Metonimia adalah majas yang menyebut merek dagang untuk benda yang dimaksudkan atau digunakan.10. Alasan: BMW adalah merek mobil.” Tentukan majas kalimat di atas dan berikan alasannya! (BIN SMP/MTs) PEDOMAN PENSKORAN No. Butir soal menggunakan bahasa Indonesia yang baku Contoh soal kurang baik Coba kamu sebutkan satu per satu karakteristik sikap patriotik dalam kehidupan bangsa dan bernegara? (PKn SMP/MTs) Contoh soal yang lebih baik: Tuliskan dan jelaskan 5 ciri sikap patriotik dalam kehidupan berbangsa dan bernegara! No. 0–2 0–2 0–2 0–2 0. Sosialisasi KTSP 296 .

| Komponen soal PG Stem (pokok soal) z Option z Sosialisasi KTSP 297 . namun kamu adalah warga negara Indonesia. anak cacat. atau hidup di desa terpencil. anak miskin. Rumusan soal tidak mengandung kata/ungkapan yang dapat menyinggung perasaan siswa Contoh soal kurang baik: Walaupun kamu anak yatim/piatu. Sebutkan dan jelaskan 6 macam hak asasi manusia yang mendapat perlindungan dan pelayanan dalam UUD 1945! (PKn SMP) Contoh soal yang lebih baik: Tuliskan dan jelaskan 6 macam hak asasi manusia yang mendapat perlindungan dan pelayanan dalam UUD 1945! Sosialisasi KTSP SOAL PILIHAN GANDA | JENIS SOAL PG Pokok Soal (stem) pertanyaan z Pokok soal (stem) pernyataan z Diakhiri tanda ? Diakhiri tanda …. hidup di daerah kumuh.13.

luas 4 ha. 6. permintaan b. 7777777. Pilihan jawaban harus homogen dan logis ditinjau dari segi materi. Panjang rumusan pilihan jawaban harus relatif sama Pilihan jawaban jangan mengandung pernyataan “Semua pilihan jawaban di atas salah/benar”. Pilihan jawaban yang berbentuk angka atau waktu harus disusun berdasarkan urutan besar kecilnya nilai angka atau kronologis waktunya. Pengumuman d.. a. 8. 5. Pokok soal jangan mengandung pernyataan yang bersifat negatif ganda. Baik untuk industri. Iklan di atas termasuk jenis iklan . Pokok soal jangan memberi petunjuk ke arah jawaban yang benar. 9. 4. Soal harus sesuai dengan indikator Pengecoh harus berfungsi Setiap soal harus mempunyai satu jawaban yang benar Pokok soal harus dirumuskan secara jelas dan tegas. 2. 10.CONTOH SOAL PG Dasar pertanyaan (stimulus) Pokok soal (stem) Pilihan jawaban (option) Perhatikan iklan berikut! Dijual sebidang tanah di Bekasi.. propaganda c. 3. Silakan pilih menu yang tersedia Sosialisasi KTSP 298 . Penawaran* Sosialisasi KTSP KAIDAH PENULISAN SOAL PG 1.. 7. Hubungi telp.

Pembuahan sel telur oleh sel sperma pada manusia terjadi di dalam …. oviduct c. mencegah pematangan sel telur* d.Lanjutan … 11. a. 17. Pilihan jawaban jangan mengulang kata/frase yang bukan merupakan satu kesatuan pengertian. mencegah peleburan sel telur dan sel sperma c. diagram. Rumusan pokok soal tidak menggunakan ungkapan atau kata yang bermakna tidak pasti seperti: sebaiknya. dan sejenisnya yang terdapat pada soal harus jelas dan berfungsi. 13. 16. 15. Soal harus sesuai dengan indikator Contoh soal kurang baik. Pengaruh kerja pil kontrasepsi adalah …. Setiap soal harus menggunakan bahasa yang sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia. ovarium b. mencegah terjadinya haid b. uterus* d. grafik. sehingga pernyataannya mudah dimengerti warga belajar/siswa. a. 14. Bahasa yang digunakan harus komunikatif. Gambar. tabel. 12. Letakkan kata/frase pada pokok soal. kadang-kadang. Butir soal jangan bergantung pada jawaban soal sebelumnya. Indikator: Siswa dapat menentukan tempat terjadinya pembuahan sel telur oleh sel sperma pada manusia. vagina Sosialisasi KTSP 299 . Silakan pilih menu yang tersedia Sosialisasi KTSP 1. Jangan menggunakan bahasa yang berlaku setempat jika soal akan digunakan untuk daerah lain atau nasional. mengurangi jumlah sel telur dalam ovarium Contoh soal yang sesuai dg indikator. umumnya.

between eating. Sabtu. Pebruari. Senin. sedangkan pilihan lainnya adalah kata kerja (verb).. Bunyi /e/ pada kata enak sama dengan bunyi /e/ pada kata . to eat. Setiap soal harus mempunyai satu jawaban yang benar. Februari. Februari. Senin. November d. beras b. was upset c. Rabo. Perbaikan: pilihan b diperbaiki menjadi kata kerja.... to be eating. eaten. Sosialisasi KTSP 3. a. Contoh soal kurang baik. Sabtu. “Why did Jimmy’s mother punish him? “She . eating*. caught him eating* b. Contoh soal kurang baik.. Sabtu c. ING SMP/MTs) Penjelasan: pilihan b adalah kata sifat (adjective). Senen.2. May. misalnya: eat.” a. bekas (BIN SMP/MTs) Penjelasan: pilihan c diperbaiki “belas”. Kemis. a. November Penjelasan: kunci jawaban jangan dipergunakan untuk pengecoh Sosialisasi KTSP 300 . caught him playing truant d. November* b.. Penulisan kata berikut yang benar adalah . Pengecoh harus berfungsi. Aperil.. bela d. caught him to eat (B. bebas* c..

. bolak-balik* b. Perseroan Terbatas b. Sosialisasi KTSP 7. Bentuk perusahaan yang sesuai dengan pasal 33 ayat 1 UUD 1945 adalah …. Pokok soal harus dirumuskan secara jelas dan tegas. a. getar-gemetar (BIN SMP/MTs) Penjelasan: pilihan c adalah kata majemuk bukan kata ulang. Sosialisasi KTSP 301 .4. a. Contoh soal kurang baik. laki-bini d. Koperasi* (PKn SMP/MTs) Penjelasan: kalimat pertama pada pokok soal dihilangkan. Firma c. Kata berikut yang termasuk kata ulang berubah bunyi adalah . C diperbaiki “turun-temurun”. BUMN d.. Pilihan jawaban harus homogen dan logis ditinjau dari segi materi.. Pasal 33 ayat 1 UUD 1945 sebagai dasar untuk membentuk perusahaan tertentu. tali-temali c.

SMP/MTs) Penjelasan: pilihan d diperbaiki menjadi. Contoh soal kurang baik. Pilihan jawaban yang berbentuk angka atau waktu harus disusun berdasarkan urutan besar kecilnya nilai angka atau kronologis waktunya. Di antara bentuk-bentuk budaya daerah di bawah ini yang termasuk folklore lisan adalah ….30. Perayaan Sekaten bulan Maulud c. Adat mapalus dari Sulawesi d. a. Contoh soal kurang baik. 4½ hours d. “legenda gunung Tangkuban Perahu”.9. The gardeners has been working since 8 o’clock. Sosialisasi KTSP 10. Now it’s 11. 3½ hours* b. Pilihan jawaban jangan mengandung pernyataan “Semua pilihan jawaban di atas salah/benar”. 2½ hours c. Semua pilihan jawaban di atas salah* (IPS. 1½ hours (BING SMP/MTs) Penjelasan: pilihan jawaban diurutkan dari angka yang paling kecil ke yang paling besar atau sebaliknya. Sosialisasi KTSP 302 . Rumah gadang Minangkabau b. How long has he been working so far? a.

bahwa dalam merumuskan pokok soal jangan menggunakan kata atau ungkapan seperti sebaiknya. kadang-kadang.kadang-kadang. Balada Tercinta c. Tirani d. Contoh soal kurang baik: Helopeltis adalah hama yang biasanya menyerang tanaman . a. a... Senja di Pelabuhan Kecil* b. Butir soal jangan bergantung pada jawaban soal sebelumnya. atau kata yang tidak pasti karena makna kata-kata itu tergantung pada keadaan dan situasi siswa yang bersangkutan.12. Chairil Anwar* d. kopi b. umumnya. padi * (IPA SMP/MTs) Penjelasan: kata biasanya pada pokok soal dihilangkan. Sosialisasi KTSP 13. a. Rendra c. Artinya. Idrus b. Sosialisasi KTSP 303 . Surat dari Ibu Perbaikannya: soal nomor 35 disusun secara independen.. Ayip Rosidi (BAHASA INDONESIA SMP/MTs) (35) Karya dari pengarang pada jawaban soal nomor 10 adalah …. teh c. W. tidak bergantung pada jawaban soal nomor 10. Contoh soal kurang baik: (10) Pelopor angkatan 45 dalam bidang puisi adalah …. Ketergantungan pada soal sebelumnya menyebabkan siswa yang tidak dapat menjawab benar soal pertama tidak akan dapat menjawab benar soal berikutnya. umumnya. Rumusan pokok soal tidak menggunakan ungkapan atau kata yang bermakna tidak pasti seperti: sebaiknya.S. jagung d.

tenaga kerja yang berdisiplin tinggi (PKn SMP/MTs) Penjelasan: predikat kalimat tidak ada. askospora d. a. kita harus mengembangkan …. (2) penulisan kata.14. a) Penggunaan kalimat (1) Penggunaan kalimat harus ada unsur subjek. Contoh soal kurang baik: Di dalam perkembanganbiakan rhizopus secara generatif adalah dengan cara pembentukan …. (2) penggunaan tanda baca. Setiap soal harus menggunakan bahasa yang sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia. Contoh soal kurang baik: Untuk mewujudkan kesejahteraan bersama atas dasar …. sporangiospora c. zigospora* (IPA-BIOLOGI SMP/MTs) Penjelasan: subjek tidak jelas karena diantar oleh kata "Di dalam". ketekunan kerja keras dalam setiap pekerjaan c.” Sosialisasi KTSP 304 . Setelah kata “atas dasar” ditambahkan “keadilan sosial. b) pemakaian kata: (1) pilihan kata. (3) anak kalimat. spora kembara b. usaha pemerataan kesempatan kerja* d. kata "di dalam" dihilangkan. Kaidah bahasa Indonesia dalam penulisan soal di antaranya meliputi: a) pemakaian kalimat: (1) unsur subjek. pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi b. Sosialisasi KTSP (a) Penggunaan kalimat harus ada unsur predikat (bagian yang berfungsi menerangkan subjek). Oleh karena itu. (2) unsur predikat. c) pemakaian ejaan: (1) penulisan huruf. a.

SMP/MTs) Penjelasan: kata “karya tulis” kurang tepat untuk batik. Contoh anak kalimat. Sosialisasi KTSP 305 . Anak kalimat Induk kalimat Induk kalimat Anak kalimat Contoh soal kurang baik: Yang berlaku pada gerak lurus beraturan …. Contoh soal kurang baik: Batik termasuk karya tulis yang bersifat ….(3) Hindarkan pernyataan yang hanya berupa anak kalimat. dia tidak datan. hukum II Newton c. Kata itu diperbaiki menjadi “seni tulis” karena mengandung unsur keindahan bukan ragam tulis ilmiah. hukum III Newton d. naturalis b. hukum I Newton* b. -Karena hari ini hujan. simbolis* c. idealis (IPS. a. -Dia tidak datang karena hari ini hujan. a. hukum Kepler (IPA-FISIKA SMP/MTs) Penjelasan: pokok soal berbentuk anak kalimat. realistis d.” Sosialisasi KTSP b) Pemakaian kata (1) Dalam memilih kata harus diperhatikan ketepatannya dengan pokok masalah yang ditanyakan. Oleh karena itu pokok soal diperbaiki menjadi “Hukum yang berlaku pada gerak lurus beraturan adalah ….

which is standing under the tree is my uncle (BING SMP/MTs) Penjelasan: perbaikannya adalah “Sofian: The man … is standing under the tree is my uncle. a. Andi : Which is your uncle? Sofian: The man …. Letakkan kata/frase pada pokok soal. Andi! My uncle is over there.17. who is standing under the tree is my uncle* b.” Sosialisasi KTSP CONTOH INDIKATOR SOAL Indikator Soal : Siswa dapat menentukan letak sebuah titik pada koordinat Kartesius (XY). Sosialisasi KTSP 306 . where is standing under the tree is my uncle c. Pilihan jawaban jangan mengulang kata/frase yang bukan merupakan satu kesatuan pengertian. Contoh soal kurang baik: Sofian: Look. whose is standing under the tree is my uncle d.

3) C. 6 cm2 X B. A. (1. 15 cm2 D.SOAL Y Perhatikan koordinat XY disamping : Dua titik A dan B terletak pada koordinat seperti nampak pada gambar. Berapakah luas segitiga ABC ? A. Koordinat titik C adalah …. (2. 12 cm2 C. 2) D. Iwan sedang mencari titik C sedemikian hingga ABC membentuk segitiga sama kaki. 5) B. (1. Iwan sedang mencari titik C sedemikian hingga ABC membentuk segitiga sama kaki. (4. 4) X Sosialisasi KTSP 307 . 30 cm2 Sosialisasi KTSP SOAL YANG BAIK Perhatikan koordinat XY disamping : Y Dua titik A dan B terletak pada koordinat seperti nampak pada gambar.

singkong kentang cemara bambu Sosialisasi KTSP 308 . A. C. C. kecuali : A. D. singkong kentang cemara bambu Sosialisasi KTSP SOAL YANG BAIK : | Reproduksi yang dapat dilakukan oleh umbi batang dijumpai pada tumbuhan …. D.| Reproduksi yang dapat dilakukan oleh umbi batang tidak dijumpai pada tumbuhan berikut. B. B.

1998 D. 1999 A.| Anak yang ditabrak motor kemarin pagi dibawa ke rumah…. 1996 B. a) b) c) d) gadang sakit ibadah tinggal Sosialisasi KTSP PKn | Pelanggaran HAM Timor Timur pada tahun …. 1997 C. Sosialisasi KTSP 309 .

A. B.. D. C.PKn | Pemilu 1971 diikuti oleh . D. 3 6 10 24 Sosialisasi KTSP AGAMA ISLAM | Kata hadis menurut bahasa berarti … A. C. B. …. Bacaan Surat Sumber hukum Bacalah Sosialisasi KTSP 310 .

13/15 B. 30 D.15 20 C. C. B. Nilai dari 4xy jika diketahui 80 60 50 5 x+y=9 3x – y = 7 Sosialisasi KTSP 311 . D. Sosialisasi KTSP MATEMATIKA | A.MATEMATIKA | 2/3 + 1/5 = … A.

Pembekuan A. Pelarutan D. D. Perang dunia Perang Diponegoro Peristiwa Semanggi Peristiwa G 30 SPKI Sosialisasi KTSP IPA | Perubahan fisika terjadi pada proses … Perkaratan B. B.IPS | Yang masuk dalam ruang lingkup sejarah dunia adalah …. A. Sosialisasi KTSP 312 . C. Fermentasi C.

. 27 26 25 27% KB KUNCI B B D D Sosialisasi KTSP 313 ..... ...ANALISIS BUTIR SOAL | | MANUAL Menggunakan IT Kalkulator z Komputer z • Program ITEMAN • Program SPSS Sosialisasi KTSP CONTOH ANALSIS BUTIR SECARA KUANTITATIF NO SISWA 1 2 3 A B C 1 2 3 .. 33 34 35 P Q R . A A C D D E B E E A E E .... 50 B B C B A D A C B D C B SKOR 45 43 41 27% KA .

85 DP1= (BA-BB):½N = (10-7) : ½ x 20 = 0.00 – 0.19 – 0.20 – 0.15 0.0.71 – 1.3 0.30 KRITERIA TK: 0.40 – 1.ANALISIS SOAL PG SOAL 1 2 3 50 KEL KA KB KA KB KA KB KA KB A 0 1 0 2 0 0 1 1 B 10 7 5 3 1 2 2 2 C 0 1 5 3 9 3 3 3 D 0 1 0 1 0 3 3 2 E 0 0 0 1 0 2 1 2 OMIT 0 0 0 0 0 0 0 0 KEY B B D D TK 0.30 0.00 = mudah KRITERIA DAYA PEMBEDA: 0.1.10 TK1=(BA+BB): N = (10+7) : 20 = 0.10 : diterima : direvisi : ditolak Sosialisasi KTSP 314 .00 = soal baik 0.00 = soal ditolak Sosialisasi KTSP ALTERNATIF LAIN KRITERIA DAYA BEDA > 0.30 = sukar 0.30 0.30 – 0.25 DP 0.20 -0.29 = soal diperbaiki 0.31 .0.29 < 0.70 = sedang 0.39 = terima & perbaiki 0.85 0.40 0.

N=30.19 – 0.30 – 0. ns=17.7692 – 11.0954 = (0.20 – 0.0954 Sosialisasi KTSP ANALISIS SOAL URAIAN DAN TES PRAKTIK NO.7):6 = 0.8 : 6 = 0.47 Soal 2 (Skor maks 5) 5 4 2 2 1 14 2. 1 2 3 4 5 SISWA A B C D E Jumlah Rata-rata TK DP Soal 1 (Skor maks 6) 6 5 3 3 2 19 3.40 – 1.Means Rpbis = ------------------.5-1.56 TK1 = Rata-rata : skor maks = 3.4809835 = 0.63 0.√ pq Stdv skor total Keterangan: b=skor siswa yang menjawab benar s=skor siswa yang menjawab salah p=proporsi jawaban benar thd semua jawaban siswa q= 1-p Meanb = 192:13=14.39 = terima & perbaiki 0.5-2.√ (13:30) (17:30) 3.63 TK2 = 2.29 = soal diperbaiki 0.7692 Means = 200:17= 11.9706338) (0.4955355) = 0.56 DP1= (Rata-rata KA – Rata-rata KB) : skor maks.80 0.7) : 5 = 0.CONTOH MENGHITUNG DP DENGAN KORELASI POINT BISERIAL (rpbis) DAFTAR SKOR SISWA SOAL NOMOR 1 Siswa yang Menjawab benar Jumlah skor keseluruhan Siswa yang menjawab salah Jumlah skor keseluruhan Meanb .00 = soal ditolak A B C D E F G H I J K L M 19 18 18 16 16 16 15 13 13 13 12 12 11 N O P Q R S T U V W X Y Z AA AB AC AD 17 16 15 14 14 12 12 12 12 12 11 11 10 9 8 8 7 Jumlah = 192 200 Nb=13.80 0. Stdv= 3. = [(11:2) – (8:3) ] : 6 = (5.48 Artinya butir soal nomor 1 adalah DITERMA atau BAIK.00 = soal baik 0.56 Sosialisasi KTSP 315 .56 0. KRITERIA DAYA PEMBEDA: 0.7647 14.8 : 5 = 0.47 DP2= [ (9:2) – (5:3) ] : 5 = (4.7647 Rpbis = ----------------------.

dengan Sosialisasi KTSP SPEC KALKULATOR |Kalkulator Scientifc |Disarankan minimal scientific fx 3600 Sosialisasi KTSP 316 .

6 Σ data K out. A 55 RUN 2.1 17179 ΣX2 K OUT.673 SD populasi INV.7 -5. 85 RUN 6.3 1. AC MR. B 54 RUN 3.PENGGUNAAN KALKULATOR 1. Siswa X Tekan Y Tekan 1.4545 ΣXY K OUT.6 23334 K OUT.1 53.3 1.5 SD sampel X INV. 80 RUN 5...1515 B regressiion INV. E 53 RUN HASIL SD sampel INV. INV.4 72. C 51 RUN 4.6 9.. A 55 [(..021 Korelasi XY INV. INV. D 55 RUN 5. AC 2. C 54 [(. F 54 [(. 70 RUN HASIL Mean X INV.2] No. B 52 [(.8 1.666 SD sampel Y INV.0488 Mean Y INV. 60 RUN 3.. 3] No... M+ MODE. Pembersihan Data: ON... 75 RUN 2.4 32106 ΣY2 Dst.497 Mean INV. E 53 [(. D 53 [(. 66 RUN 4. Siswa Skor Tekan 1. Fungsi SD [MODE.2 268 K out..1 4376 Σ X2 Sosialisasi KTSP 3..9 0. Fungsi LR [MODE. Sosialisasi KTSP 317 .1 53..2 1.1657 A constant R INV.3 5 Σ skor K out.. .

3 INV. 18 RUN 4. 9 RUN 28.00 = soal baik 0. 16 RUN 16. 17 RUN 15. 14 RUN DST. 12 RUN 23. 12 RUN 24. HASIL Σ data K out. 18 RUN 3.7692 – 11. 16 RUN 6. 12 RUN 21. 10 RUN 27.1 13 14. 15 RUN 17. 16 RUN 16.7647 Rpbis = ----------------------.√ pq Stdv skor total 14. 12 RUN 20.1 17 11.SISWA YANG MENJAWAB SALAH Aktifkan fungsi SD [MODE. 12 RUN 12. 11 RUN HASIL Σ data Mean K out.29 = soal diperbaiki 0.0954 Meanb .20 – 0.4955355) = 0.7647 MENGHITUNG KORELASI POIN BISERIAL DENGAN KALKULATOR SISWA YANG MENJAWAB BENAR Aktifkan fungsi SD [MODE. 11 RUN 25. 12 RUN 22. 16 RUN DST. 3] Siswa Skor Tekan 1. 13 RUN 9.0954 = (0.√ (13:30) (17:30) 3.00 = soal ditolak Sosialisasi KTSP dengan Sosialisasi KTSP 318 .19 – 0. KRITERIA DAYA PEMBEDA: 0.Means Rpbis = ------------------. 12 RUN 13. 16 RUN 5. 18 RUN 3. 17 RUN 15. 15 RUN 8.39 = terima & perbaiki 0. 8 RUN 30. 7 RUN HASIL Σ data Mean K out.3 30 SD Populasi INV. 8 RUN 29.2 3.40 – 1. 18 RUN 4. 16 RUN 5.30 – 0. 16 RUN 7. 14 RUN 19.4809835 = 0. 13 RUN 11.7692 MENGHITUNG SD TOTAL Aktifkan fungsi SD [MODE. 19 RUN 2. 15 RUN 17.48 Artinya butir soal nomor 1 adalah diterima atau baik. 14. 14 RUN 18. 3] Siswa Skor Tekan 1.3 INV.9706338) (0. 19 RUN 2. 13 RUN 10. 3] Siswa Skor Tekan 14. 11 RUN 26.

. 1988. 2233 University Avenue. Minesota 55114. Dipergunakan untuk: 1. menskor dan menganalisis data soal bentuk PG dan skala likert untuk 30.00 – 3. Alamatnya Assessment Systems Corporation.000 siswa dan 250 butir soal. 1986. 3. 1984. menganalisis tes yang teridiri dari 10 skala (subtes) dan memberikan informasi tentang validitas butir dan relialilitas tes. Suite 400. AGUNG PRIYANTO CBDCDCCDCDABBACABCDBBCDBDCBDBDACACCDBCABABDBCDANNN ABEN DAMARUDIN CBDCDCCCCDCBBACABCDBBCDBDCBDBDACACCDBCABABD0CDAACD KUSNAENI CADCDCCDBDACBACABCDBBCDBDCBDBDACACADBCABABDBCDAACD AGUS ARYADI CADBCCBDCDAABACBACAABCDBCCBBCAAABBDBBCABABDBCDAACD SULASTRI IRIANI CADBBCBCBDABBACABDDABCDBDCDABDBAACCDBCABABDBCDAANN . United States of America. 1993. Mengetik data di Notepad (Start-Programs-Accessories-Notepad) 50 0 N 21 CADBDCBCCDABAACABCDABCDBDCDABDABACCDBCABABDBCBABCD Kunci jawaban 44444444444444444444444444444444444444444444444444 Pilihan jawaban YYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYY Kode analisis TUTYK INDRAWATI CADBDCBCCDABBACABCDBBCDBDCBDBDABACCDBCABABDBCDABCD RINI SULISTIYATIN CADBDCBDCDABBACABCDBBCDBDCBDBDABACCDBCABABDBCDABCD NANI KUSMIYATI CADCDCBDCDABBACABCDBBCDBDCBDBDABACCDBCABABDBCDAACD EVI MEILANI CADADCBDDDABAACABCDBBCDBACBABAAAAC0DBCABABDB0DABCD M.50. St Paul.txt <Save> 3.. menganalisis data file (format ASCII) (Notepad) melalui manual entri data atau dari mesin scanner. 2.txt <enter> Do you want the scores written to a file? (Y/N) Y <enter> Enter the name of the score file: scrtes1.txt <enter> Enter the name of the output file: hsltes1. 2. Data di atas disimpan pada file: Tes1.. Enter the name of the input fele: Tes1. Sosialisasi KTSP CONTOH ANALISIS BUTIR SOAL PG DENGAN PROGRAM ITEMAN 1. Menggunakan program Iteman dengan mengklik icon Iteman.txt <enter> **ITEMAN ANALYSIS IS COMPLETE** Sosialisasi KTSP 319 . mulai dari versi 2.ITEMAN (MicroCAT) Dikembangkan oleh Assessment Systems Corporation mulai 1982.

717 * E 0.296 D 0.468 -0.225 ? -0.033 0.082 10.133 0.899 0.133 -0.170 Sosialisasi KTSP SKALA PEDOMAN KRITERIA TK & DB KRITERIA TINGKAT KESUKARAN: 0.000 -9.31 . A B CHECK THE KEY C A WAS SPECIFIED.013 -0. Point No.011 -0.71 – 1.200 0.009 -0.000 0.000 0.000 -9.20 – 0.067 0. 7.137 -9.40 – 1.000 A B C D E Other 0. B WORKS BETTER D E Other 0-10 0.180 Other 0.00 = mudah KRITERIA DAYA PEMBEDA: 0. Scale Prop.269 0.094 -9.182 -9.00 = soal baik 0.000 -9. 0-7 0.348 -0.000 0.153 B 0.19 – 0.000 9.716 -0.133 -0.100 0.70 = sedang 0.265 -9.000 -0.717 Alternative Statistics Prop.000 -9.HASIL ANALISIS DENGAN PROGRAM ITEMAN Item Statistics Seq.018 -0. Item correct Biser.011 -0.140 0.39 = terima & perbaiki 0.00 – 0.29 = soal diperbaiki 0. Endorsing Biser Biser Key A 0. Point Alt.500 -0.0.900 0.000 0. 0-9 0.454 C 0.899 0.500 0.017 -0.167 -0.067 -0.500 0.30 – 0.000 -0.900 0.321 -0. Biser.236 -0.067 0.000 -9.000 0.133 -0.140 -0.00 = soal ditolak Sosialisasi KTSP 320 .269 -0.082 * -0.000 -9.170 * 0.30 = sukar 0.

RINGKASAN N of Items N of Examinees Mean Variance Std. Skew Kurtosis Minimum Maximum Alpha SEM Mean P Mean Biserial 50 35 30 9.00 50.00 0.590 3.655 0. Sosialisasi KTSP Selesai Sosialisasi KTSP 321 .464 25. Negatif value= distribusi lebih mendatar.987 0.651 0.435 (Jumlah soal yang dianalisis) (Jumlah siswa) (Rata-rata jawaban benar) (Penyebaran distribusi jawaban benar) (Standar deviasi/akar variance) (Kecondongan kurva/bentuk destribusi) (Tingkat pemuncakan kurva)* (Skor minimum siswa dari 50 soal) (Skor maksimum (Reliabilitas skor tes) (Standar kesalahan pengukuran) (Rata-rata tingkat kesukaran) (Rata-rata korelasi Biserial) *Positif value= distribusi lebih memuncak.113 0. Dev.119 -0.

322 .

Penyusunan Laporan hasil Belajar (LHB) Peserta Didik SMA. 19. Penetapan Kriteria Ketuntasan Minimal 323 . Laporan Hasil Belajar (LHB) 18.Materi SOSIALISASI dan PELATIHAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) IX.

324 .

Sosialisasi KTSP 325 . ujian akhir semester dan nilai-nilai harian lainnya) selama semester berlangsung. ulangan harian. tugas-tugas. profil hasil belajar peserta didik disampaikan kepada peserta didik dan orangtua/wali peserta didik. ujian tengah semester.Materi 18 PENYUSUNAN LAPORAN HASIL BELAJAR (LHB) PESERTA DIDIK SMA Departemen Pendidikan Nasional Sosialisasi KTSP LAPORAN HASIL BELAJAR (LHB) • Setiap akhir semester. ulangan harian. guru menelaah hasil pencapaian belajar setiap peserta didik (semua nilai ujian. dsb.) • Tiap akhir semester. • Nilai LHB pada prinsipnya merupakan rangkuman nilai hasil tagihan (tugas-tugas.

LAPORAN PENILAIAN (Laporan Hasil Belajar) Menjawab keingintahuan orangtua seperti: • Bagaimana peserta didik belajar di sekolah secara akademik. sosial maupun emosional • Sejauhmana partisipasi anaknya dalam kegiatan di sekolah • Kemampuan apa yang diraih peserta didik selama kurun waktu belajar tertentu • Apa yang harus dilakukan orangtua untuk membantu mengembangkan potensi anaknya lebih lanjut Sosialisasi KTSP MANFAAT LAPORAN HASIL BELAJAR • Diagnosis hasil belajar peserta didik • Prediksi masa depan peserta didik • Seleksi dan sertifikasi • Umpan balik KBM di sekolah Sosialisasi KTSP 326 . fisik.

............... Muatan Lokal **) ....... .. • Laporan penilaian dilakukan oleh: – Guru kepada wali kelas..... bentuknya dapat berbeda (dapat berupa buku atau lembaran).. : . 327 ... dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan/Bahasa Asing *) .................BENTUK LAPORAN LAPORAN HASIL BELAJAR • Sesuai dengan pembuatan laporan......................... . *) Diisi dengan Keterampilan/Bahasa Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik Mengetahui Orang Tua/ Wali Peserta Didik ……………………. Sosialisasi KTSP Kepala Sekolah ……………………....... BK dan lainnya...... Olahraga.. kepala sekolah......... Wali Kelas ……………………….......... Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Kelas/Semester : X/1 Tahun Pelajaran: ………....... – Sekolah kepada orang tua dalam bentuk buku rapor dan kepada masyarakat dan instansi terkait (akuntabilitas publik) Sosialisasi KTSP Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah : ……………………...........……………........… Nilai Hasil Belajar Pengetahuan Angka Huruf Praktik Angka Huruf Sikap/Afektif Predikat No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 B Komponen Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Fisika Biologi Kimia Sejarah Geografi Ekonomi Sosiologi Seni Budaya Pendidikan Jasmani............ : …………………….

........... Kelas/Semester : X/1 Tahun Pelajaran: ………. ......... Nama Sekolah : . : …………………….... Nomor Induk : ……………………......……………......... Muatan Lokal **) .......................… Keterangan Keterangan Kepribadian No 1 2 3 4 Kelakuan Aspek Kerajinan/Kedisiplinan Kerapihan Kebersihan Keterangan Catatan Wali Kelas: Mengetahui Orang Tua/ Wali Peserta Didik Sosialisasi KTSP ……………………............. : .......... Pengembangan Diri (Kegiatan Ekstrakurikuler) No 1 2 3 4 Ketidakhadiran No 1 2 3 Alasan Ketidakhadiran Sakit Izin Tanpa Keterangan Jenis Kegiatan Kelas/Semester : X/1 Tahun Pelajaran: ………........... Kepala Sekolah ……………………...... Wali Kelas ………………………... Olahraga..... 328 ........................ Komponen Ketercapaian Kompetensi *) Diisi dengan Keterampilan/Bahasa Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik Sosialisasi KTSP Nama Peserta Didik : …………………….................. ................… Ketercapaian Kompetensi Peserta Didik No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 B Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Fisika Biologi Kimia Sejarah Geografi Ekonomi Sosiologi Seni Budaya Pendidikan Jasmani....... dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan/ Bahasa Asing *) .........Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah : …………………….

.............. : ……………………...........……………....................… Nilai Hasil Belajar Pengetahuan Angka Huruf Praktik Angka Huruf Sikap/Afektif Predikat No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 B Komponen Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Fisika Biologi Kimia Sejarah Geografi Ekonomi Sosiologi Seni Budaya Pendidikan Jasmani.................... *) Diisi dengan Keterampilan/Bahasa Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik Mengetahui Orang Tua/ Wali Peserta Didik ……………………. Kelas/Semester : X/2 Tahun Pelajaran: ………......... dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan/Bahasa Asing *) ................. Sosialisasi KTSP Kepala Sekolah …………………….... Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah : ……………………...... dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan/ Bahasa Asing *) .....Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah : ……………………........... : ....... Muatan Lokal **) ...… Ketercapaian Kompetensi Peserta Didik No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 B Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Fisika Biologi Kimia Sejarah Geografi Ekonomi Sosiologi Seni Budaya Pendidikan Jasmani.......... Komponen Ketercapaian Kompetensi *) Diisi dengan Keterampilan/Bahasa Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik Sosialisasi KTSP 329 ......... Olahraga. Olahraga.............................. .............. : ……………………....... Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Kelas/Semester : X/2 Tahun Pelajaran: ………....... : ............. ........... Muatan Lokal **) .......... Wali Kelas ………………………...........................

............... dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan/Bahasa Asing *) .… Keterangan Keterangan Kepribadian No 1 2 3 4 Kelakuan Aspek Kerajinan/Kedisiplinan Kerapihan Kebersihan Keterangan Catatan Wali Kelas: Keterangan Kenaikan Kelas: Naik/Tidak Naik*) *) Coret yang tidak perlu Mengetahui Orang Tua/ Wali Peserta Didik Sosialisasi KTSP ……………………..……………........... *) Diisi dengan Keterampilan/Bahasa Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik Mengetahui Orang Tua/ Wali Peserta Didik …………………….......................... ........... Muatan Lokal **) ........Nama Peserta Didik : …………………….. Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah : ……………………....... Nomor Induk : ……………………...... ... Wali Kelas ………………………... Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Kelas/Semester : XI/1 Tahun Pelajaran: ………......……………......... Sosialisasi KTSP 330 ... .. Pengembangan Diri (Kegiatan Ekstrakurikuler) No 1 2 3 4 Ketidakhadiran No 1 2 3 Alasan Ketidakhadiran Sakit Izin Tanpa Keterangan Jenis Kegiatan Kelas/Semester : X/2 Tahun Pelajaran: ……….................... Wali Kelas ………………………............... Kepala Sekolah ……………………........... : ... Olahraga.........… Program : IPA Nilai Hasil Belajar Pengetahuan Angka Huruf Praktik Angka Huruf Sikap/Afektif Predikat No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 B Komponen Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Fisika Biologi Kimia Sejarah Seni Budaya Pendidikan Jasmani...... Nama Sekolah : ................... : …………………….... ......... Kepala Sekolah ……………………..

......................... Olahraga......… Program : IPA Ketercapaian Kompetensi Peserta Didik No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 B Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Fisika Biologi Kimia Sejarah Seni Budaya Pendidikan Jasmani................ : ...... : ……………………......... Komponen Ketercapaian Kompetensi *) Diisi dengan Keterampilan/Bahasa Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik Sosialisasi KTSP Nama Peserta Didik : ……………………..... Nama Sekolah : .................. dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan/Bahasa Asing *) .... Kelas/Semester : XI/1 Tahun Pelajaran : ………................ Muatan Lokal **) ..... Nomor Induk : ……………………....... Kepala Sekolah ……………………....... Wali Kelas ………………………..Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah : ……………………..... ............. ..… Program : IPA Keterangan Keterangan Kepribadian No 1 2 3 4 Kelakuan Aspek Kerajinan/Kedisiplinan Kerapihan Kebersihan Keterangan Catatan Wali Kelas: Mengetahui Orang Tua/ Wali Peserta Didik Sosialisasi KTSP ……………………............... 331 ........ Pengembangan Diri (Kegiatan Ekstrakurikuler) No 1 2 3 4 Ketidakhadiran No 1 2 3 Alasan Ketidakhadiran Sakit Izin Tanpa Keterangan Jenis Kegiatan Kelas/Semester : XI/1 Tahun Pelajaran : ………..……………....

Kelas/Semester : XI/2 Tahun Pelajaran : ………....................................................... Komponen Ketercapaian Kompetensi *) Diisi dengan Keterampilan/Bahasa Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik Sosialisasi KTSP 332 ............... : .... : ……………………......... Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah : …………………….................. Olahraga... dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan/Bahasa Asing *) ...… Program : IPA Ketercapaian Kompetensi Peserta Didik No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 B Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Fisika Biologi Kimia Sejarah Seni Budaya Pendidikan Jasmani...... dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan/Bahasa Asing *) ........ Muatan Lokal **) .....… Program : IPA Nilai Hasil Belajar Pengetahuan Angka Huruf Praktik Angka Huruf Sikap/Afektif Predikat No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 B Komponen Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Fisika Biologi Kimia Sejarah Seni Budaya Pendidikan Jasmani.......……………. Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Kelas/Semester : XI/2 Tahun Pelajaran: ………... Olahraga................ Wali Kelas ………………………........ *) Diisi dengan Keterampilan/Bahasa Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik Mengetahui Orang Tua/ Wali Peserta Didik ……………………..Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah : …………………….................. : ............... Muatan Lokal **) ..... .... . : ……………………................ Sosialisasi KTSP Kepala Sekolah …………………….................................

........… Program : IPS Nilai Hasil Belajar Pengetahuan Angka Huruf Praktik Angka Huruf Sikap/Afektif Predikat No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 B Komponen Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Sejarah Geografi Ekonomi Sejarah Seni Budaya Pendidikan Jasmani............ Pengembangan Diri (Kegiatan Ekstrakurikuler) No 1 2 3 4 Ketidakhadiran No 1 2 3 Alasan Ketidakhadiran Sakit Izin Tanpa Keterangan Jenis Kegiatan Kelas/Semester : XI/2 Tahun Pelajaran : ………...... Muatan Lokal **) ............... Wali Kelas ………………………...Nama Peserta Didik : ……………………....……………... Sosialisasi KTSP 333 .. Orang Tua/ Wali Peserta Didik Sosialisasi KTSP ……………………............................ Wali Kelas ………………………...... Nama Sekolah : ............ ........ Nomor Induk : ……………………......... *) Diisi dengan Keterampilan/Bahasa Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik Mengetahui Orang Tua/ Wali Peserta Didik ……………………. Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Kelas/Semester : XI/1 Tahun Pelajaran: ……….......... . ...................... Kepala Sekolah ……………………....... Olahraga........................... Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah : ……………………...........… Program : IPA Keterangan Keterangan Kepribadian No 1 2 3 4 Kelakuan Aspek Kerajinan/Kedisiplinan Kerapihan Kebersihan Keterangan Catatan Wali Kelas: Keterangan Kenaikan Kelas: Naik/Tidak Naik*) *) Coret yang tidak perlu Mengetahui Kepala Sekolah …………………….. : ..... : ……………………..……………... dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan/Bahasa Asing *) ..... .

.. Kelas/Semester : XI/1 Tahun Pelajaran : ………..... : ..............…………….. dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan/Bahasa Asing *) ..... Nomor Induk : …………………….... Komponen Ketercapaian Kompetensi *) Diisi dengan Keterampilan/Bahasa Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik Sosialisasi KTSP Nama Peserta Didik : ……………………........................… Program : IPS Ketercapaian Kompetensi Peserta Didik No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 B Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Sejarah Geografi Ekonomi Sejarah Seni Budaya Pendidikan Jasmani......................................... ....… Program : IPS Keterangan Keterangan Kepribadian No 1 2 3 4 Kelakuan Aspek Kerajinan/Kedisiplinan Kerapihan Kebersihan Keterangan Catatan Wali Kelas: Mengetahui Orang Tua/ Wali Peserta Didik Sosialisasi KTSP ……………………....................... Olahraga....... ...... Kepala Sekolah ……………………...Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah : ……………………. Nama Sekolah : ............ Wali Kelas ………………………. Pengembangan Diri (Kegiatan Ekstrakurikuler) No 1 2 3 4 Ketidakhadiran No 1 2 3 Alasan Ketidakhadiran Sakit Izin Tanpa Keterangan Jenis Kegiatan Kelas/Semester : XI/1 Tahun Pelajaran : ……….. : …………………….... Muatan Lokal **) ......... 334 ......

....... *) Diisi dengan Keterampilan/Bahasa Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik Mengetahui Orang Tua/ Wali Peserta Didik ……………………. Sosialisasi KTSP Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah : ……………………........... Olahraga.... Komponen Ketercapaian Kompetensi *) Diisi dengan Keterampilan/Bahasa Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik Sosialisasi KTSP 335 ....... Muatan Lokal **) . Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Kelas/Semester : XI/2 Tahun Pelajaran: ……….............. : ……………………..............… Program : IPS Ketercapaian Kompetensi Peserta Didik No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 B Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Sejarah Geografi Ekonomi Sejarah Seni Budaya Pendidikan Jasmani................…………….......................... dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan/Bahasa Asing *) ........ Olahraga... : ..........Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah : …………………….......… Program : IPS Nilai Hasil Belajar Pengetahuan Angka Huruf Praktik Angka Huruf Sikap/Afektif Predikat No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 B Komponen Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Sejarah Geografi Ekonomi Sejarah Seni Budaya Pendidikan Jasmani............... Kepala Sekolah ……………………............... : ……………………......................... Kelas/Semester : XI/2 Tahun Pelajaran : ………................. ..... Wali Kelas ………………………............... dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan/Bahasa Asing *) ...... : .. .................. Muatan Lokal **) ........

Sejarah Seni Budaya Pendidikan Jasmani......Nama Peserta Didik : …………………….. ......................… Program : Bahasa Nilai Hasil Belajar Pengetahuan Angka Huruf Praktik Angka Huruf Sikap/Afektif Predikat No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 B Komponen Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Sastra Antropologi Bahasa Asing *) …………………........................ Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah : …………………….. *) Diisi dengan Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan Keterampilan yang diikuti peserta didik ***) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik Mengetahui Orang Tua/ Wali Peserta Didik ……………………..... Orang Tua/ Wali Peserta Didik Sosialisasi KTSP ……………………..……………........... ............ Olahraga...... Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Kelas/Semester : XI/1 Tahun Pelajaran: ………............. : .. Pengembangan Diri (Kegiatan Ekstrakurikuler) No 1 2 3 4 Ketidakhadiran No 1 2 3 Alasan Ketidakhadiran Sakit Izin Tanpa Keterangan Jenis Kegiatan Kelas/Semester : XI/2 Tahun Pelajaran : ………........... . Wali Kelas ……………………….……………... : ……………………..... 336 .. Nomor Induk : ……………………....................... Sosialisasi KTSP Kepala Sekolah ……………………................... .... Nama Sekolah : .............. Wali Kelas ………………………...... dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan **) ...............… Program : IPS Keterangan Keterangan Kepribadian No 1 2 3 4 Kelakuan Aspek Kerajinan/Kedisiplinan Kerapihan Kebersihan Keterangan Catatan Wali Kelas: Keterangan Kenaikan Kelas: Naik/Tidak Naik*) *) Coret yang tidak perlu Mengetahui Kepala Sekolah …………………….. Muatan Lokal ***) .

............... Sejarah Seni Budaya Pendidikan Jasmani...… Program : Bahasa Keterangan Keterangan Kepribadian No 1 2 3 4 Kelakuan Aspek Kerajinan/Kedisiplinan Kerapihan Kebersihan Keterangan Catatan Wali Kelas: Mengetahui Orang Tua/ Wali Peserta Didik Kepala Sekolah .. Komponen Ketercapaian Kompetensi *) Diisi dengan Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan Keterampilan yang diikuti peserta didik ***) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik Sosialisasi KTSP Nama Peserta Didik : ……………………........... dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan **) ..... Nama Sekolah : ..... Olahraga....Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah : ……………………...... Nomor Induk : ……………………. Muatan Lokal ***) .......... Kelas/Semester : XI/1 Tahun Pelajaran : ……….................... ………………………. .... ……………………. : …………………….......……………............ 337 ...… Program : Bahasa Ketercapaian Kompetensi Peserta Didik No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 B Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Sastra Antropologi Bahasa Asing *) …………………............. : ................. Pengembangan Diri (Kegiatan Ekstrakurikuler) No 1 2 3 4 Ketidakhadiran No 1 2 3 Alasan Ketidakhadiran Sakit Izin Tanpa Keterangan Jenis Kegiatan Kelas/Semester : XI/1 Tahun Pelajaran : ………............ Wali Kelas Sosialisasi KTSP ……………………........................

...................... Wali Kelas ………………………................. : ……………………............ : ........... Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Kelas/Semester : XI/2 Tahun Pelajaran: ………........ *) Diisi dengan Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan Keterampilan yang diikuti peserta didik ***) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik Mengetahui Orang Tua/ Wali Peserta Didik ……………………... Olahraga.... dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan **) ... Sejarah Seni Budaya Pendidikan Jasmani................ Komponen Ketercapaian Kompetensi *) Diisi dengan Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan Keterampilan yang diikuti peserta didik ***) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik Sosialisasi KTSP 338 .................. ..... Olahraga..... dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan **) ....... ................................ : .. Muatan Lokal ***) ............ Muatan Lokal ***) .......… Program : Bahasa Nilai Hasil Belajar Pengetahuan Angka Huruf Praktik Angka Huruf Sikap/Afektif Predikat No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 B Komponen Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Sastra Antropologi Bahasa Asing *) ………………….................. Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah : ……………………..... Kelas/Semester : XI/2 Tahun Pelajaran : ………............……………... : …………………….. Sejarah Seni Budaya Pendidikan Jasmani... Sosialisasi KTSP Kepala Sekolah ……………………....Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah : ……………………..............… Program : Bahasa Ketercapaian Kompetensi Peserta Didik No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 B Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Sastra Antropologi Bahasa Asing *) …………………............

.. Nama Sekolah : ................................................. Muatan Lokal **) . Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah : ……………………. ....... Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Kelas/Semester : XII/1 Tahun Pelajaran: ………...... .. dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan/Bahasa Asing *) ................. Olahraga. Wali Kelas ………………………............... 339 ........…………….......... Orang Tua/ Wali Peserta Didik Sosialisasi KTSP …………………….....… Program : Bahasa Keterangan Keterangan Kepribadian No 1 2 3 4 Kelakuan Aspek Kerajinan/Kedisiplinan Kerapihan Kebersihan Keterangan Catatan Wali Kelas: Keterangan Kenaikan Kelas: Naik/Tidak Naik*) *) Coret yang tidak perlu Mengetahui Kepala Sekolah ……………………....… Program : IPA Nilai Hasil Belajar Pengetahuan Angka Huruf Praktik Angka Huruf Sikap/Afektif Predikat No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 B Komponen Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Fisika Biologi Kimia Sejarah Seni Budaya Pendidikan Jasmani..... : ……………………..... .......... *) Diisi dengan Keterampilan/Bahasa Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik Mengetahui Orang Tua/ Wali Peserta Didik …………………….... Sosialisasi KTSP Kepala Sekolah ……………………...................... .....…………….. : .................. Wali Kelas ……………………….. Nomor Induk : ……………………........Nama Peserta Didik : ……………………... Pengembangan Diri (Kegiatan Ekstrakurikuler) No 1 2 3 4 Ketidakhadiran No 1 2 3 Alasan Ketidakhadiran Sakit Izin Tanpa Keterangan Jenis Kegiatan Kelas/Semester : XI/2 Tahun Pelajaran : ……….

........……………........ .. Kelas/Semester : XII/1 Tahun Pelajaran : ………...… Program : IPA Keterangan Keterangan Kepribadian No 1 2 3 4 Kelakuan Aspek Kerajinan/Kedisiplinan Kerapihan Kebersihan Keterangan Catatan Wali Kelas: Mengetahui Orang Tua/ Wali Peserta Didik Sosialisasi KTSP ……………………........ Wali Kelas ……………………….......Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah : ……………………............ Komponen Ketercapaian Kompetensi *) Diisi dengan Keterampilan/Bahasa Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik Sosialisasi KTSP Nama Peserta Didik : ……………………..................................... Pengembangan Diri (Kegiatan Ekstrakurikuler) No 1 2 3 4 Ketidakhadiran No 1 2 3 Alasan Ketidakhadiran Sakit Izin Tanpa Keterangan Jenis Kegiatan Kelas/Semester : XII/1 Tahun Pelajaran : ……….. Kepala Sekolah ……………………... Nama Sekolah : .................. Olahraga.......... dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan/Bahasa Asing *) .... : .............… Program : IPA Ketercapaian Kompetensi Peserta Didik No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 B Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Fisika Biologi Kimia Sejarah Seni Budaya Pendidikan Jasmani..... 340 .. . Nomor Induk : ……………………................... : ……………………........ Muatan Lokal **) .....

..... *) Diisi dengan Keterampilan/Bahasa Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik Mengetahui Orang Tua/ Wali Peserta Didik …………………….……………..................................... ............................................................................. dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan/Bahasa Asing *) .. Komponen Ketercapaian Kompetensi *) Diisi dengan Keterampilan/Bahasa Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik Sosialisasi KTSP 341 ......... : ... Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah : ……………………......... Wali Kelas ……………………….. ........... : ……………………............................... : ..... Muatan Lokal **) ... Olahraga.. Muatan Lokal **) . Olahraga...… Program : IPA Ketercapaian Kompetensi Peserta Didik No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 B Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Fisika Biologi Kimia Sejarah Seni Budaya Pendidikan Jasmani......Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah : …………………….... Kelas/Semester : XII/2 Tahun Pelajaran : ………...................... Sosialisasi KTSP Kepala Sekolah ……………………........ dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan/Bahasa Asing *) .....… Program : IPA Nilai Hasil Belajar Pengetahuan Angka Huruf Praktik Angka Huruf Sikap/Afektif Predikat No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 B Komponen Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Fisika Biologi Kimia Sejarah Seni Budaya Pendidikan Jasmani... : …………………….. Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Kelas/Semester : XII/2 Tahun Pelajaran: ………....

Nama Peserta Didik : ……………………. Nomor Induk : ……………………. Nama Sekolah : ............................. Pengembangan Diri (Kegiatan Ekstrakurikuler) No 1 2 3 4 Ketidakhadiran No 1 2 3 Alasan Ketidakhadiran Sakit Izin Tanpa Keterangan Jenis Kegiatan

Kelas/Semester : XII/2 Tahun Pelajaran : ……….… Program : IPA

Keterangan

Keterangan

Kepribadian

No
1 2 3 4 Kelakuan

Aspek
Kerajinan/Kedisiplinan Kerapihan Kebersihan

Keterangan

Catatan Wali Kelas:

Telah menyelesaikan seluruh program pembelajaran di SMA ……………………………………….. sampai kelas XII Mengetahui Orang Tua/ Wali Peserta Didik …………………….. Sosialisasi KTSP Kepala Sekolah ……………………... ...…………….., ..................... Wali Kelas ………………………..

Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah

: ……………………. : ……………………. : ............................. Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM)

Kelas/Semester : XII/1 Tahun Pelajaran: ……….… Program : IPS Nilai Hasil Belajar Pengetahuan Angka Huruf Praktik Angka Huruf Sikap/Afektif Predikat

No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 B

Komponen Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Sejarah Geografi Ekonomi Sejarah Seni Budaya Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan/Bahasa Asing *) .................................... Muatan Lokal **) ......................................

*) Diisi dengan Keterampilan/Bahasa Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik

Mengetahui Orang Tua/ Wali Peserta Didik …………………….. Sosialisasi KTSP Kepala Sekolah ……………………...

...…………….., ..................... Wali Kelas ………………………......

342

Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah

: ……………………. : ……………………. : .............................

Kelas/Semester : XII/1 Tahun Pelajaran : ……….… Program : IPS

Ketercapaian Kompetensi Peserta Didik
No
A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 B Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Sejarah Geografi Ekonomi Sejarah Seni Budaya Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan/Bahasa Asing *) .................................... Muatan Lokal **) ......................................

Komponen

Ketercapaian Kompetensi

*) Diisi dengan Keterampilan/Bahasa Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik

Sosialisasi KTSP

Nama Peserta Didik : ……………………. Nomor Induk : ……………………. Nama Sekolah : ............................. Pengembangan Diri (Kegiatan Ekstrakurikuler) No 1 2 3 4 Ketidakhadiran No 1 2 3 Alasan Ketidakhadiran Sakit Izin Tanpa Keterangan Jenis Kegiatan

Kelas/Semester : XII/1 Tahun Pelajaran : ……….… Program : IPS

Keterangan

Keterangan

Kepribadian

No
1 2 3 4 Kelakuan

Aspek
Kerajinan/Kedisiplinan Kerapihan Kebersihan

Keterangan

Catatan Wali Kelas:

Mengetahui Orang Tua/ Wali Peserta Didik Sosialisasi KTSP …………………….. Kepala Sekolah ……………………...

...…………….., ..................... Wali Kelas ………………………..

343

Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah

: ……………………. : ……………………. : ............................. Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM)

Kelas/Semester : XII/2 Tahun Pelajaran: ……….… Program : IPS Nilai Hasil Belajar Pengetahuan Angka Huruf Praktik Angka Huruf Sikap/Afektif Predikat

No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 B

Komponen Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Sejarah Geografi Ekonomi Sejarah Seni Budaya Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan/Bahasa Asing *) .................................... Muatan Lokal **) ......................................

*) Diisi dengan Keterampilan/Bahasa Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik

Mengetahui Orang Tua/ Wali Peserta Didik …………………….. Sosialisasi KTSP Kepala Sekolah ……………………...

...…………….., ..................... Wali Kelas ………………………......

Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah

: ……………………. : ……………………. : .............................

Kelas/Semester : XII/2 Tahun Pelajaran : ……….… Program : IPS

Ketercapaian Kompetensi Peserta Didik
No
A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 B Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Sejarah Geografi Ekonomi Sejarah Seni Budaya Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan/Bahasa Asing *) .................................... Muatan Lokal **) ......................................

Komponen

Ketercapaian Kompetensi

*) Diisi dengan Keterampilan/Bahasa Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik

Sosialisasi KTSP

344

Nama Peserta Didik : ……………………. Nomor Induk : ……………………. Nama Sekolah : ............................. Pengembangan Diri (Kegiatan Ekstrakurikuler) No 1 2 3 4 Ketidakhadiran No 1 2 3 Alasan Ketidakhadiran Sakit Izin Tanpa Keterangan Jenis Kegiatan

Kelas/Semester : XII/2 Tahun Pelajaran : ……….… Program : IPS

Keterangan

Keterangan

Kepribadian

No
1 2 3 4 Kelakuan

Aspek
Kerajinan/Kedisiplinan Kerapihan Kebersihan

Keterangan

Catatan Wali Kelas:

Telah menyelesaikan seluruh program pembelajaran di SMA ……………………………………….. Sampai kelas XII Mengetahui Orang Tua/ Wali Peserta Didik Sosialisasi KTSP …………………….. Kepala Sekolah ……………………... ...…………….., ..................... Wali Kelas ………………………..

Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah

: ……………………. : ……………………. : ............................. Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM)

Kelas/Semester : XII/1 Tahun Pelajaran: ……….… Program : Bahasa Nilai Hasil Belajar Pengetahuan Angka Huruf Praktik Angka Huruf Sikap/Afektif Predikat

No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 B

Komponen Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Sastra Antropologi Bahasa Asing *) …………………. Sejarah Seni Budaya Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan **) .................................... Muatan Lokal ***) ......................................

*) Diisi dengan Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan Keterampilan yang diikuti peserta didik ***) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik

Mengetahui Orang Tua/ Wali Peserta Didik …………………….. Sosialisasi KTSP Kepala Sekolah ……………………...

...…………….., ..................... Wali Kelas ………………………......

345

Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah

: ……………………. : ……………………. : .............................

Kelas/Semester : XII/1 Tahun Pelajaran : ……….… Program : Bahasa

Ketercapaian Kompetensi Peserta Didik
No
A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 B Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Sastra Antropologi Bahasa Asing *) …………………. Sejarah Seni Budaya Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan **) .................................... Muatan Lokal ***) ......................................

Komponen

Ketercapaian Kompetensi

*) Diisi dengan Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan Keterampilan yang diikuti peserta didik ***) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik

Sosialisasi KTSP

Nama Peserta Didik : ……………………. Nomor Induk : ……………………. Nama Sekolah : ............................. Pengembangan Diri (Kegiatan Ekstrakurikuler) No 1 2 3 4 Ketidakhadiran No 1 2 3 Alasan Ketidakhadiran Sakit Izin Tanpa Keterangan Jenis Kegiatan

Kelas/Semester : XII/1 Tahun Pelajaran : ……….… Program : Bahasa

Keterangan

Keterangan

Kepribadian

No
1 2 3 4 Kelakuan

Aspek
Kerajinan/Kedisiplinan Kerapihan Kebersihan

Keterangan

Catatan Wali Kelas:

Mengetahui Orang Tua/ Wali Peserta Didik Kepala Sekolah

...…………….., ..................... Wali Kelas

Sosialisasi KTSP ……………………..

……………………...

………………………..

346

Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah

: ……………………. : ……………………. : ............................. Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM)

Kelas/Semester : XII/2 Tahun Pelajaran: ……….… Program : Bahasa Nilai Hasil Belajar Pengetahuan Angka Huruf Praktik Angka Huruf Sikap/Afektif Predikat

No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 B

Komponen Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Sastra Antropologi Bahasa Asing *) …………………. Sejarah Seni Budaya Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan **) .................................... Muatan Lokal ***) ......................................

*) Diisi dengan Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan Keterampilan yang diikuti peserta didik ***) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik

Mengetahui Orang Tua/ Wali Peserta Didik …………………….. Sosialisasi KTSP Kepala Sekolah ……………………...

...…………….., ..................... Wali Kelas ………………………......

Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah

: ……………………. : ……………………. : .............................

Kelas/Semester : XII/2 Tahun Pelajaran : ……….… Program : Bahasa

Ketercapaian Kompetensi Peserta Didik
No
A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 B Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Sastra Antropologi Bahasa Asing *) …………………. Sejarah Seni Budaya Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan **) .................................... Muatan Lokal ***) ......................................

Komponen

Ketercapaian Kompetensi

*) Diisi dengan Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan Keterampilan yang diikuti peserta didik ***) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik

Sosialisasi KTSP

347

Nama Peserta Didik : ……………………. Nomor Induk : ……………………. Nama Sekolah : ............................. Pengembangan Diri (Kegiatan Ekstrakurikuler) No 1 2 3 4 Ketidakhadiran No 1 2 3 Alasan Ketidakhadiran Sakit Izin Tanpa Keterangan Jenis Kegiatan

Kelas/Semester : XII/2 Tahun Pelajaran : ……….… Program : Bahasa

Keterangan

Keterangan

Kepribadian

No
1 2 3 4 Kelakuan

Aspek
Kerajinan/Kedisiplinan Kerapihan Kebersihan

Keterangan

Catatan Wali Kelas:

Telah menyelesaikan seluruh program pembelajaran di SMA ……………………………………….. Sampai kelas XII Mengetahui Orang Tua/ Wali Peserta Didik Sosialisasi KTSP …………………….. Kepala Sekolah ……………………... ...…………….., ..................... Wali Kelas ………………………..

CARA PENGISIAN FORMAT LAPORAN HASIL BELAJAR
• Nilai ketuntasan belajar untuk aspek pengetahuan dan praktik dinyatakan dalam bentuk bilangan bulat, dengan rentang 0 – 100. • Ketuntasan belajar setiap indikator ditetapkan berkisar antara 0-100 %. Kriteria ideal ketuntasan untuk masing-masing indikator 75 %. • Kolom Pengetahuan diisi dengan nilai kumulatif dari hasil pencapaian SK dan KD setiap mata pelajaran dan muatan lokal per semester. Nilai ini ditulis secara kuantitatif dalam bentuk bilangan bulat dan huruf. • Kolom Praktik diisi dengan nilai kumulatif dari hasil pencapaian SK dan KD untuk aspek praktik pada mata pelajaran dan muatan lokal tertentu per semester. Nilai ini ditulis secara kuantitatif dalam bentuk bilangan bulat dan huruf.
Sosialisasi KTSP

348

apabila yang bersangkutan tidak mencapai ketuntasan belajar minimal lebih dari 3 (tiga) mata pelajaran yang bukan mata pelajaran ciri khas program tersebut. • Peserta didik dinyatakan tidak naik ke kelas XI.jam atau satuan waktu lainnya) • Tabel Kepribadian pada Kolom keterangan diisi dengan predikat prestasi kepribadian (amat baik. Sosialisasi KTSP KENAIKAN KELAS • Kenaikan kelas dilaksanakan pada setiap akhir tahun pelajaran • Kenaikan kelas didasarkan pada penilaian hasil belajar pada semester 2 (dua). • Tabel pengembangan diri diisi dengan jenis pengembangan diri (kegiatan kreativitas) yang diikuti oleh peserta didik dan dalam kolom keterangan diisi dengan penilaian aspek sikap/afektif yang difokuskan pada perubahan perilaku peserta didik setelah mengikuti kegiatan pengembangan diri. cukup dan kurang.Lanjutan pengisian format LHB • Kolom sikap/afektif diisi dengan hasil penilaian aspek sikap/afektif pada setiap mata pelajaran dan muatan lokal melalui pengamatan pembelajaran selama proses berlangsung per semester. untuk nilai yang terkait dengan mata pelajaran dan muatan lokal dapat menggunakan predikat amat baik. • Peserta didik dinyatakan tidak naik ke kelas XII. dengan klasifikasi tinggi. sedang dan rendah (motivasi dan minat belajar. baik. sikap. dan deskripsi tentang sikap/perilaku peserta didik yang paling dominan baik positif maupun negatif. apabila yang bersangkutan tidak mencapai ketuntasan belajar minimal lebih dari 3 (tiga) mata pelajaran. disiplin. dll). cukup. atau kurang) peserta didik. dengan mempertim-bangan seluruh SK/KD yang belum tuntas pada semester 1 harus dituntaskan sebelum akhir semester 2 (dua). • Tabel Ketidakhadiran pada kolom keterangan diisi dengan lama waktu (hari. Nilai sikap/afektif dicantumkan dalam bentuk predikat. • Pada kolom ketercapaian kompetensi diisi dengan uraian singkat/deskripsi yang menggambarkan tingkat pencapaian kompetensi (baik yang telah tuntas atau yang belum tuntas). kerjasama. Sosialisasi KTSP 349 . baik .

dan Bahasa dimulai di semester 1(satu) kelas XI • Penjurusan dilakukan berdasarkan atas pilihan peserta didik (minat). dan Biologi. Sastra Indonesia. • Pelaksanaan Penjurusan Program IPA. tidak boleh memiliki nilai yang tidak tuntas pada mata pelajaran Antropologi. dan potensi peserta didik Sosialisasi KTSP 350 . Ekonomi. Sosialisasi KTSP PENJURUSAN • Penentuan Penjurusan dilakukan mulai akhir semester 2 (dua) kelas X. tidak boleh memiliki nilai yang tidak tuntas pada mata pelajaran Fisika. dan Sosiologi. tidak boleh memiliki nilai yang tidak tuntas pada mata pelajaran Geografi. Satuan Pendidikan dapat menambah kriteria kenaikan kelas sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan setiap satuan pendidikan.IPS. Kimia. • Program IPS. dan Bahasa Asing Lainnya. • Program Bahasa. kemampuan akademik.CONTOH Bagi Peserta Didik Kelas XI • Program IPA.

• Peserta didik yg memenuhi persyaratan masuk kesemua program. maka peserta didik tersebut dapat dijuruskan ke program yg nilai prestasinya lebih unggul. Kimia. Apabila nilai dari setiap mp ciri khas program tertentu ada nilai prestasi lebih unggul dari pada program lainnya. • Satuan pendidikan dapat menambah kriteria penjurusan sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan setiap satuan pendidikan. dan Bahasa Indonesia(mencakup seluruh mata pelajaran yang menjadi ciri khas program di SMA). diberi kesempatan untuk pindah jurusan apabila ia tidak cocok pada program semula atau tidak sesuai dengan kemampuan dan kemajuan belajarnya.perlu diperhatikan mp yang menjadi ciri khas program IPA dibandingkan dengan mp ciri khas program IPS. dan Bahasa Inggris (2 mp ciri khas program IPS dan 1 ciri khas program Bahasa). Bahasa Inggris. Sosiologi. Sosialisasi KTSP • 351 . maka peserta didik tersebut secara akademik dapat dimasukkan ke program IPS. .Contoh Penjurusan di kelas XI • Apabila mata pelajaran yang tidak tuntas adalah FIsika. maka peserta didik tersebut : . Batas waktu pindah program ditentukan oleh sekolah paling lambat 1 (satu) bulan. dan Geografi (2 mp ciri khas program IPA dan 1 ciri khas program IPS).Perlu diperhatikan minat peserta didik. dan dibandingkan dengan mp ciri khas program Bahasa setelah remidi. Sosialisasi KTSP Lanjutan Penjurusan Apabila mata pelajaran yang tidak tuntas adalah Fisika. • Apabila mata pelajaran yang tidak tuntas adalah Ekonomi. maka peserta didik tersebut secara akademik dapat dimasukkan ke program IPA. maka peserta didik tersebut secara akademik dapat dimasukkan ke program Bahasa. dan Fisika (2 mp ciri khas program Bahasa dan 1 ciri khas program IPA). • Apabila mata pelajaran yang tidak tuntas adalah Bahasa Indonesia. Ekonomi.

... : . Nomor Induk : …………………….....PINDAH SEKOLAH 1. Pelaksanaan pindah sekolah lintas provinsi/ kabupaten/kota dikoordinasikan dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota... …….. Sebab-sebab keluar.... ... : ……….../. Kepala Sekolah. Nama Sekolah : ………….…...) Orang Tua/Wali (……………………) ……………..... Nama Peserta Didik : ……………………. 3.... Sekolah harus memfasilitasi peserta didik yang pindah sekolah : – – Antara sekolah pelaksana KTSP Antara sekolah pelaksana kurikulum 2004 dengan sekolah pelaksana KTSP 2........…... Sosialisasi KTSP Contoh Format: Keterangan Pindah Sekolah (Diisi oleh sekolah yang ditinggalkan/lama).... .……... dan atas permintaan (tertulis) dari : Tanda Tangan Kepala Sekolah.... antara lain mencakup hal-hal sebagai berikut : – Menyesuaikan bentuk LHB dari sekolah asal sesuai dengan raport yang digunakan disekolah tujuan – Melakukan tes atau program matrikulasi bagi peserta didik pindahan. Sekolah dapat menentukan persyaratan pindah/mutasi peserta didik sesuai prinsip manajemen berbasis sekolah.... Stempel Sekolah dan Tanda Tangan Orang Tua/Wali ……………. (…………………….) Orang Tua/Wali (……………………) ……………. Kepala Sekolah......... KELUAR Tanggal Kelas dan Semester yang ditinggalkan Kelas/Semester Tahun Pelajaran Program : ...) Orang Tua/Wali (……………………) Sosialisasi KTSP 352 .. Kepala Sekolah... (…………………….... (……………………...

............................. : ………......................................... 3.......... (…………………) ……………................……................................. Di Kelas c.... 3.............................................. 2............................. Nama Sekolah : …………............................. 3............... 5............................................................................................. Nomor Induk : …………………….... ..... Kelas/Semester Tahun Pelajaran Program : ................................ .. …… Kepala Sekolah. 5...................................................................................... Di Kelas c.... Nama Sekolah : …………............................ Semester Tahun Pelajaran Identitas Peserta Didik _________________________________ _________________________________ _________________________________ _________________________________ _________________________________ _________________________________ _________________________________ Identitas Peserta Didik _________________________________ _________________________________ _________________________________ _________________________________ _________________________________ _________________________________ _________________________________ Identitas Peserta Didik _________________________________ _________________________________ _________________________________ _________________________________ _________________________________ _________________________________ _________________________________ ……………............ ............................... 4.............................. Tanggal b................................................. …… Kepala Sekolah................................................... Nomor Induk : …………………….................. 1................................................. Semester Tahun Pelajaran Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah Masuk : a................................................... Tanggal b.......................... 2...................../..................................... ..... No...................................................... .............. .. 1..................lain 4 Catatan Khusus Lainnya Sosialisasi KTSP 353 ...................................... No................................. 4.............................................................................................................................................................................../.................. ............................................ ................................................................... Kelas/Semester :.......... Di Kelas c... ............. 4.. Tanggal b............................ 2 Ekstrakurikuler 3 Lain ................ 5.......... Tahun Pelajaran : ……….......................................................................................................................... ................................................... .............. ................. Semester Tahun Pelajaran Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah Masuk : a.............. ............ MASUK No................................Keterangan Pindah Sekolah (Diisi oleh sekolah yang baru) Nama Peserta Didik : ……………………............................................ ........ : ............. 1................................................................. ...............................…… Program : ...................................................................... 2.. No 1 Prestasi Yang Pernah Dicapai Kurikuler Bukti Sertifikat / Piagam / Trophy Yang diperoleh (Sebutkan) .... Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah Masuk : a.................... …… Kepala Sekolah.... (…………………) ……………....... (…………………) Sosialisasi KTSP Catatan Prestasi Yang Telah Dicapai Nama Peserta Didik : ……………………..............

Selesai Sosialisasi KTSP 354 .

Departemen Pendidikan Nasional Materi 19 Penetapan Kriteria Ketuntasan Minimal Sosialisasi KTSP PENETAPAN KKM ANALISIS PENCAPAIAN KKM Sosialisasi KTSP 355 1 .

RAMBU-RAMBU ¾ KKM ditetapkan pada awal tahun pelajaran ¾ KKM ditetapkan oleh forum MGMP sekolah ¾ Nilai KKM dinyatakan dalam bentuk bilangan bulat dengan rentang 0 – 100 ¾ Nilai ketuntasan belajar maksimal adalah 100 ¾ Sekolah dapat menetapkan KKM dibawah nilai ketuntasan belajar maksimal ¾ Nilai KKM harus dicantumkan dalam LHBS Sosialisasi KTSP MEKANISME/LANGKAH-LANGKAH : KKM INDIKATOR KKM KD KKM MP KKM SK Sosialisasi KTSP 356 2 .

KRITERIA PENETAPAN KKM • Kompleksitas (Kesulitan & Kerumitan) • Daya dukung • Intake siswa PENETAPAN KKM : menggunakan Format A Sosialisasi KTSP FORMAT A Kriteria Ketuntasan Minimal Kompetensi dasar dan Indikator Kriteria Penetapan Ketuntasan Kompleksi tas 1. Mendeskripsikan hakikat bangsa dan unsurunsur terbentuknya negara ƒ ƒ ƒ Mendeskripsikan kedudukan manusia sebagai makhluk individu dan makhluk sosial Menguraikan pengertian bangsa dan unsur terbentuknya bangsa Menganalisis pengertian negara dan unsur terbentuknya Negara Daya dukung Intake Nilai KKM Sosialisasi KTSP 357 3 .1.

Rendah = 1 .Sedang = 65-80 .Kompleksitas : 2.Rendah = 50-64 Jika indikator memiliki Kriteria : kompleksitas sedang. Intake : . Sosialisasi KTSP 358 4 .Sedang = 2 .Rendah = 1 Jika indikator memiliki Kriteria : kompleksitas rendah.Tinggi = 50-64 .Daya dukung : 3. Dalam menentukan rentang nilai dan menentukan nilai dari setiap kriteria perlu kesepakatan dalam forum MGMP di Sekolah.Rendah = 81-100 .Tinggi = 81-100 . Intake : .Sedang = 2 .Rendah = 3 . daya dukung tinggi dan intake siswa sedang Æ nilainya adalah: (3 + 3 + 2) x 100 = 88.89 9 Sosialisasi KTSP MENAFSIRKAN KRITERIA MENJADI NILAI B. daya dukung tinggi dan intake sedang Æ nilainya adalah rata-rata setiap nilai dari kriteria yang kita tentukan. Daya dukung : 3.Tinggi = 3 .MENAFSIRKAN KRITERIA MENJADI NILAI A. Kompleksitas : 2.Sedang = 65-80 .Sedang = 65-80 . Dengan menggunakan rentang nilai pada setiap kriteria: 1.Tinggi = 1 . Dengan memberikan point pada setiap kriteria yang ditetapkan : 1.Tinggi = 3 .Tinggi = 81-100 .Rendah = 50-64 .Sedang = 2 .

Jadi guru dapat mengurangi nilai menjadi antara 90 – 80.Sedang . Tingkat Kompleksitas Tinggi.Rendah Contoh : Jika indikator memiliki Kriteria : kompleksitas rendah. Sosialisasi KTSP 359 5 .Tinggi . Kompleksitas : .Tinggi . Intake : . bila dalam pelaksanaannya menuntut : • SDM 9 memahami Kompetensi yang harus dicapai Siswa 9 kreatif dan inovatif dalam melaksanakan pembelajaran. • WAKTU 9 cukup lama karena perlu pengulangan • PENALARAN dan KECERMATAN siswa yang tinggi.Tinggi .Rendah 3. Sosialisasi KTSP TINGKAT KOMPLEKSITAS (Kesulitan & Kerumitan) setiap IP/KD yang harus dicapai oleh siswa. daya Dukung tinggi dan intake siswa sedang Æ maka dapat dikatakan hanya satu komponen yang mempengaruhi untuk mencapai ketuntasan maksimal 100 yaitu intake sedang.Rendah 2.Sedang .MENAFSIRKAN KRITERIA MENJADI NILAI C. Daya dukung : .Sedang . Dengan memberikan pertimbangan professional judgment pada setiap kriteria untuk menetapkan nilai : 1.

kepedulian stakeholders sekolah. BOP. sarana dan prasarana pendidikan yang sangat dibutuhkan. test seleksi masuk atau psikotes ¾ KKM Kelas XI dan XII didasarkan pada tingkat pencapaian KKM siswa pada semester atau kelas sebelumnya Sosialisasi KTSP 360 6 . NUN. manajemen sekolah. Rapor kelas 3 SMP. Sosialisasi KTSP INTAKE (TINGKAT KEMAMPUAN RATA-RATA) SISWA : ¾ KKM Kelas X didasarkan pada hasil seleksi PSB.KEMAMPUAN SUMBERDAYA PENDUKUNG: yaitu ketersediaan tenaga.

9 tinggi 1 sedang 2 sedang 2 55.6 Sedang 2 tinggi 3 sedang 2 77.3 tinggi 55 sedang 80 sedang 70 68. Mendeskripsikan Kriteria Penetapan Ketuntasan Kompleksi tas Daya dukung Intake Nilai KKM hakikat bangsa dan unsur-unsur terbentuknya negara Rendah 3 74 ƒ Mendeskripsikan kedudukan manusia sebagai makhluk individu dan makhluk sosial ƒ Menguraikan pengertian bangsa dan unsur terbentuknya bangsa ƒ Menganalisis pengertian negara dan unsur terbentuknya Negara tinggi 3 sedang 2 88.1.77 Sedang 75 tinggi 90 sedang 70 78. Mendeskripsikan hakikat bangsa dan unsur-unsur terbentuknya negara ƒ Mendeskripsikan kedudukan manusia sebagai makhluk individu dan makhluk sosial ƒ Menguraikan pengertian bangsa dan unsur terbentuknya bangsa ƒ Menganalisis pengertian negara dan unsur terbentuknya Negara Sosialisasi KTSP 74.3 Sedang 78 tinggi 85 sedang 70 77.FORMAT A Kriteria Ketuntasan Minimal Kompetensi dasar dan Indikator 1.1.8 Sosialisasi KTSP FORMAT A Kriteria Ketuntasan Minimal Kompetensi dasar dan Indikator Kriteria Penetapan Ketuntasan Kompleks itas Daya dukung Intake Nilai KKM 1.6 361 7 .

2. Manfaat Analisis : Sebagai dasar untuk menetapkan KKM pada tahun berikutnya. Kewarganegaraan Bhs Indonesia Bahasa Inggris Matematika Seni Budaya.PENULISAN KKM PADA LHBS LAPORAN HASIL BELAJAR SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS Nama Sekolah : ……………………………… Tahun Pelajaran : ……………………………… Nilai Hasil Belajar Pengetahuan dan Pemahaman Konsep Angka 1. 3. Pendidikan Agama Pendk.dst 75 75 70 65 60 78 80 80 70 70 60 Huruf Delapan puluh Delapan puluh Tujuh puluh Tujuh puluh Enam puluh Nama Siswa : ………………………………… Nomor Induk : ………………………………… Kelas/Semester : XI IA /1 Kriteria Ketuntasan Minimal *) No Mata Pelajaran Praktik Angka 75 65 75 Huruf Tujuh puluh lima Enam puluh lima Sikap/ Afektif Predikat B B B B B B - Sosialisasi KTSP Tujuan Analisis : Mengetahui tingkat ketercapaian KKM yang telah ditetapkan. Sosialisasi KTSP 362 8 . 5. 6. 4.

Selesai Sosialisasi KTSP 363 9 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful