Materi SOSIALISASI dan PELATIHAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) SMA

PowerPoint

Departemen Pendidikan Nasional
Jakarta, Januari 2007

ii

KATA PENGANTAR

Marilah kita memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rahmat dan karunia-Nya, kita bangsa Indonesia telah rnemiliki Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang merupakan tuntutan pelaksanaan pembaharuan pendidikan yang diharapkan dapat mendukung segala upaya untuk memecahkan masalah pendidikan. Dalam proses pembelajaran, kurikulum merupakan salah satu komponen yang sangat penting, selain guru, sarana dan prasarana pendidikan lainnya. Oleh karena itu, kurikulum digunakan sebagai acuan dalam penyelenggaraan pendidikan dan sekaligus sebagai salah satu indikator mutu pendidikan. Di Indonesia tercatat telah lima kali revisi kurikulum pendidikan dasar dan menengah, yaitu pada tahun 1968, tahun 1975, tahun 1984, tahun 1994 dan ujicoba kurikulum tahun 2004. Revisi kurikulum tersebut bertujuan untuk mewujudkan kurikulum yang sesuai dengan tuntutan dan kebutuhan masyarakat, guna mengantisipasi perkembangan jaman, serta untuk memberikan guideline atau acuan bagi penyelenggaraan pembelajaran di satuan pendidikan. Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional disebutkan bahwa, pengembangan kurikulum dilakukan dengan mengacu pada Standar Nasional Pendidikan, dan kurikulum pada semua jenjang dan jenis pendidikan dikembangkan dengan prinsip diversifikasi sesuai dengan satuan pendidikan, potensi daerah, dan peserta didik. Selanjutnya dalam Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, disebutkan bahwa standar yang terkait langsung dengan kurikulum adalah Standar Isi dan Standar Kompetensi Lulusan, dan telah diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi (SI) dan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan (SKL) serta Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 24 Tahun 2006 tentang Pelaksanaan SI dan SKI, tersebut di atas. Berdasarkan Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) serta panduan yang disusun oleh BSNP, maka Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah diharapkan dapat mengembangkan Kurikilum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) sesuai dengan satuan pendidikan, potensi daerah/karakteristik daerah, sosial budaya masyarakat setempat, dan peserta didik.

iii

Mengingat bahwa SI, SKL dan KTSP ini harus sudah dilaksanakan oleh semua satuan pendidikan dasar dan menengah pada tahun ajaran 2009/2010, maka kegiatan sosialisasi dan pelatihan SI , SKL dan pengembangan KTSP bagi para pendidik, tenaga kependidikan dan para pemangku kepentingan (stakeholders) pendidikan lainnya harus dilakukan kordinasi dan sinergi dengan semua fihak yang terkait, dan segera dilaksanakan secara terencana, terpadu dan berkelanjutan. Untuk itulah maka disusun bahan sosialisasi dan pelatihan SI, SKL dan Pengembangan KTSP yang telah disinkronkan bersama dengan Pusat Kurikulum Badan Penelitian dan Pengembangan, Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah, Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan, serta Sekretariat Jenderal Departemen Pendidikan Nasional. Selanjutnya semua kegiatan sosialisasi dan pelatihan SI, SKL dan Pengembangan KTSP tersebut supaya menggunakan bahan yang telah disiapkan ini, sehingga dapat memperlancar dalam mengembangkan KTSP di masing-masing satuan pendidikan dengan baik. Oleh karena itu, semua lapisan masyarakat yang terkait dengan pendidikan, baik secara langsung maupun tidak langsung, baik sebagai pengambil kebijakan, pelaksana, maupun masyarakat umum hendaknyamemiliki pemahaman yang baik terhadap perubahan kebijakan tentang kurikulum tersebut. Dengan kesetaraan pemahaman tersebut seluruh upaya peningkatan mutu pendidikan nasional akan mendapatkan dukungan dari segala penjuru dan hal ini akan menjamin keberhasilannya.

Jakarta, Januari 2007 Menteri Pendidikan Nasional

Prof. Dr. Bambang Sudibyo, MBA

iv

Daftar Isi

Kata Pengantar.............................................................. iii Daftar Isi ..................................................................... v I.
1. Undang–Undang No. 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional..................................................... 3 2. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan......................................... 15 3. Rencana Strategis Departemen Pendidikan Nasional Tahun 2005 - 2009...................................................... 35

Kebijakan .................................................................... 1

II. S tandar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) ...................................................

55 4. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi (SI)............................................... 57 5. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Kelulusan (SKL).................. 75 6. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 24 Tahun 2006 tentang Pelaksanaan Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Kelulusan (SKL)......................................... 83

III. K urikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP)........................................................................ 89

7. Konsep Dasar Kurikulum Berbasis Kompetensi............... 91 8. Penyusunan KTSP...................................................... 99 9. Pengembangan Silabus.............................................. 125 10. Pengembangan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)...................................................................... 143

IV. Pengembangan Bahan Ajar.................................... 149
11. Pengembangan Bahan Ajar......................................... 151

V.

12. Pengembangan Model Mata Pelajaran Muatan Lokal....... 181 13. Panduan Model Pengembangan Diri untuk Satuan Pendidikan Dasar Dan Menengah................................. 191

Model-Model Kurikulum.......................................... 179

VI. Pembelajaran Efektif................................................ 205
14. Model-Model Pembelajaran yang Efektif....................... 207

v

VIII.Penilaian Hasil Belajar............................................ 231
15. Rancangan Penilaian Hasil Belajar............................... 233 16. Sistem Penilaian KTSP (SMA)..................................... 259

IX. Pengembangan Bahan Ujian................................... 277 X.

17. Pengembangan Bahan Ujian & Analisis Hasil Ujian......... 279

18. Penyusunan Laporan Hasil Belajar (LHB) Peserta Didik SMA..................................................... 325 19. Penetapan Kriteria Ketuntasan Minimal......................... 355

Laporan Hasil Belajar (LHB).................................. 323

vi

Materi SOSIALISASI dan PELATIHAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP)

I. KEBIJAKAN
1. Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan nasional. 2. Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. 3. Rencana Strategis Departemen Pendidikan Nasional Tahun 2005-2009.

1

2 .

20 TH.Departemen Pendidikan Nasional Materi 1 UNDANG–UNDANG NO.2003 Tentang SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL Sosialisasi Sosialisasi KTSP KTSP DASAR & FUNGSI PENDIDIKAN NASIONAL Pendidikan Nasional berdasarkan Pancasila dan Undang – Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Pendidikan Nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa Sosialisasi KTSP 3 .

– Pendidikan sistem terbuka: fleksibilitas pilihan dan waktu penyelesaian program lintas satuan dan jalur pendidikan – Pendidikan multimakna: proses pendidikan yang diselenggarakan dengan berorientasi pada pembudayaan. cakap. dan – menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. sehat. serta berbagai kecakapan hidup Sosialisasi KTSP 4 . mandiri. – berakhlak mulia. pembentukan watak dan kepribadian. pemberdayaan. Sosialisasi KTSP PRINSIP PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN Pendidikan diselenggarakan secara demokratis dan berkeadilan serta tidak diskriminatif dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia. nilai kultural. berilmu. Pendidikan diselenggarakan sebagai satu kesatuan yang sistemik dengan sistem terbuka dan multimakna. nilai keagamaan. kreatif.TUJUAN PENDIDIKAN NASIONAL berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang: – beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. dan kemajemukan bangsa.

mendapatkan pendidikan agama sesuai dengan agama b. menyelesaikan program pendidikan sesuai dengan kecepatan belajar masing-masing dan tidak menyimpang dari ketentuan batas waktu yang ditetapkan. Pendidikan diselenggarakan dengan memberi keteladanan. dan mengembangkan kreativitas peserta didik dalam proses pembelajaran. c. Pendidikan diselenggarakan dengan mengembangkan budaya membaca. mendapatkan beasiswa bagi yang berprestasi yang orang tuanya tidak mampu membiayai pendidikannya. minat. menulis. yang dianutnya dan diajarkan oleh pendidik yang seagama.PRINSIP PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN Pendidikan diselenggarakan sebagai suatu proses pembudayaan dan pemberdayaan peserta didik yang berlangsung sepanjang hayat. mendapatkan biaya pendidikan bagi mereka yang orang tuanya tidak mampu membiayai pendidikannya. mendapatkan pelayanan pendidikan sesuai dengan bakat. Sosialisasi KTSP 5 . dan kemampuannya. dan berhitung bagi segenap warga masyarakat. Pendidikan diselenggarakan dengan memberdayakan semua komponen masyarakat melalui peran serta dalam penyelenggaraan dan pengendalian mutu layanan pendidikan. membangun kemauan. d. f. pindah ke program pendidikan pada jalur dan satuan pendidikan lain yang setara. Sosialisasi KTSP HAK PESERTA DIDIK a. e.

Sosialisasi KTSP 6 . – Diselenggarakan bagi anak sejak lahir sampai usia 6 tahun dan bukan prasyarat masuk pendidikan dasar Pendidikan anak usia dini dapat diselenggarakan melalui jalur pendidikan formal. Sosialisasi KTSP PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Pendidikan anak usia dini diselenggarakan sebelum jenjang pendidikan dasar. Raudhatul Athfal (RA). ikut menanggung biaya penyelenggaraan pendidikan.KEWAJIBAN PESERTA DIDIK menjaga norma-norma pendidikan untuk menjamin keberlangsungan proses dan keberhasilan pendidikan. Pendidikan anak usia dini pada jalur pendidikan formal berbentuk Taman Kanak-kanak (TK). dan/atau informal. kecuali bagi peserta didik yang dibebaskan dari kewajiban tersebut sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. b. atau bentuk lain yang sederajat. a. nonformal.

Pendidikan dasar berbentuk sekolah dasar (SD) dan madrasah ibtidaiyah (MI) atau bentuk lain yang sederajat serta sekolah menengah pertama (SMP) dan madrasah tsanawiyah (MTs). Pendidikan menengah berbentuk sekolah menengah atas (SMA). atau bentuk lain yang sederajat. Sosialisasi KTSP 7 .PENDIDIKAN DASAR Pendidikan dasar merupakan jenjang pendidikan yang melandasi jenjang pendidikan menengah. sekolah menengah kejuruan (SMK). dan madrasah aliyah kejuruan (MAK). Pendidikan menengah terdiri atas pendidikan menengah umum dan pendidikan menengah kejuruan. madrasah aliyah (MA). atau bentuk lain yang sederajat. Sosialisasi KTSP PENDIDIKAN MENENGAH Pendidikan menengah merupakan lanjutan pendidikan dasar.

dan tidak mampu dari segi ekonomi. masyarakat adat yang terpencil. kompetensi lulusan.PENDIDIKAN KHUSUS DAN LAYANAN KHUSUS Pendidikan khusus merupakan pendidikan bagi peserta didik yang memiliki tingkat kesulitan dalam mengikuti proses pembelajaran karena kelainan fisik. dan penilaian pendidikan yang harus ditingkatkan secara berencana dan berkala. pembiayaan. dan pembiayaan. pengelolaan. Sosialisasi KTSP STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN Standar nasional pendidikan terdiri atas standar isi. pengelolaan. tenaga pendidik dan tenaga kependidikan. sarana dan prasarana. bencana sosial. dan pengendalian mutu pendidikan. Standar nasional pendidikan digunakan sebagai acuan pengembangan kurikulum. sarana dan prasarana. Dapat diselenggarakan secara inklusif atau berupa satuan pendidikan khusus Pendidikan layanan khusus merupakan pendidikan bagi peserta didik di daerah terpencil atau terbelakang. dan/atau mengalami bencana alam. proses. Sosialisasi KTSP 8 . mental. Pengembangan standar nasional pendidikan serta pemantauan dan pelaporan pencapaiannya secara nasional dilaksanakan oleh suatu badan standardisasi. penjaminan. dan/atau memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa. emosional. sosial. tenaga pendidik dan tenaga kependidikan.

KURIKULUM: PENGERTIAN DASAR Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan. isi. potensi daerah. Pengembangan kurikulum dilakukan dengan mengacu pada standar nasional pendidikan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional. dan peserta didik. Pengembangan kurikulum secara berdiversifikasi dimaksudkan untuk memungkinkan penyesuaian program pendidikan pada satuan pendidikan dengan kondisi dan kekhasan potensi yang ada di daerah Sosialisasi KTSP 9 . Sosialisasi KTSP KURIKULUM 1. 2. Kurikulum pada semua jenjang dan jenis pendidikan dikembangkan dengan prinsip diversifikasi sesuai dengan satuan pendidikan. dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu.

b. Sosialisasi KTSP Kerangka dasar dan struktur kurikulum pendidikan dasar dan menengah ditetapkan oleh Pemerintah. peningkatan potensi. i. persatuan nasional dan nilai-nilai kebangsaan. c. tuntutan pembangunan daerah dan nasional. Sosialisasi KTSP 10 . Kurikulum pendidikan dasar dan menengah dikembangkan sesuai dengan relevansinya oleh setiap kelompok atau satuan pendidikan dan komite sekolah/madrasah di bawah koordinasi dan supervisi dinas pendidikan atau kantor departemen agama kabupaten/kota untuk pendidikan dasar dan provinsi untuk pendidikan menengah. d. dan seni. Kurikulum disusun sesuai dengan jenjang pendidikan dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan memperhatikan: a. h. g. kecerdasan. tuntutan dunia kerja. dan j. agama.KURIKULUM 3. f. perkembangan ilmu pengetahuan. peningkatan akhlak mulia. peningkatan iman dan takwa. dan minat peserta didik. dinamika perkembangan global. e. keragaman potensi daerah dan lingkungan. teknologi.

Sosialisasi KTSP 11 . h. Masyarakat berperan dalam peningkatan mutu pelayanan pendidikan yang meliputi perencanaan. dan evaluasi program pendidikan melalui dewan pendidikan dan komite sekolah/madrasah.MUATAN WAJIB KURIKULUM PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH a. keterampilan/kejuruan. f. d. i. pengawasan. Sosialisasi KTSP DEWAN PENDIDIKAN DAN KOMITE SEKOLAH DAN MADRASAH PENGERTIAN DASAR Komite sekolah/madrasah adalah lembaga mandiri yang beranggotakan orang tua/wali peserta didik. ilmu pengetahuan alam. g. pendidikan agama. matematika. bahasa. j. b. dan muatan lokal. seni dan budaya. pendidikan kewarganegaraan. e. komunitas sekolah. ilmu pengetahuan sosial. serta tokoh masyarakat yang peduli pendidikan. pendidikan jasmani dan olahraga. c.

dan program pendidikan pada jalur formal dan nonformal untuk semua jenjang. Sosialisasi KTSP EVALUASI Evaluasi dilakukan dalam rangka pengendalian mutu pendidikan secara nasional sebagai bentuk akuntabilitas penyelenggara pendidikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan. satuan. dan kabupaten/kota yang tidak mempunyai hubungan hirarkis. lembaga. kemajuan.DEWAN PENDIDIKAN DAN KOMITE SEKOLAH DAN MADRASAH Dewan pendidikan sebagai lembaga mandiri dibentuk dan berperan dalam peningkatan mutu pelayanan pendidikan dengan memberikan pertimbangan. serta pengawasan pendidikan pada tingkat nasional. sarana dan prasarana. dan perbaikan hasil belajar peserta didik secara berkesinambungan. sarana dan prasarana. sebagai lembaga mandiri. dibentuk dan berperan dalam peningkatan mutu pelayanan dengan memberikan pertimbangan. arahan dan dukungan tenaga. dan jenis pendidikan. Evaluasi hasil belajar peserta didik dilakukan oleh pendidik untuk memantau proses. Sosialisasi KTSP 12 . arahan dan dukungan tenaga. provinsi. Komite sekolah/madrasah. serta pengawasan pendidikan pada tingkat satuan pendidikan. Evaluasi dilakukan terhadap peserta didik.

dan program pendidikan dilakukan oleh lembaga mandiri secara berkala. Masyarakat dan/atau organisasi profesi dapat membentuk lembaga yang mandiri untuk melakukan evaluasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 58. menyeluruh. dan jenis pendidikan. jalur. Pemerintah dan pemerintah daerah melakukan evaluasi terhadap pengelola. dan sistemik untuk menilai pencapaian standar nasional pendidikan.EVALUASI Evaluasi peserta didik. transparan. Sosialisasi KTSP Selesai Sosialisasi KTSP 13 . satuan pendidikan. satuan. jenjang.

14 .

Standar Nasional Pendidikan (SNP) adalah kriteria minimal tentang sistem pendidikan di seluruh wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia. Lingkup Standar Nasional Pendidikan meliputi: Sosialisasi KTSP 15 . standar kompetensi lulusan adalah kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap. 2. serta pendidikan dalam jabatan. standar pendidik dan tenaga kependidikan adalah kriteria pendidikan prajabatan dan kelayakan fisik maupun mental. kompetensi mata pelajaran. kompetensi bahan kajian.Departemen Pendidikan Nasional Materi 2 PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 19 TAHUN 2005 Tentang STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN Sosialisasi Sosialisasi KTSP KTSP LINGKUP SNP 1. dan silabus pembelajaran yang harus dipenuhi oleh peserta didik pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu. dan keterampilan. b. pengetahuan. standar proses adalah standar nasional pendidikan yang berkaitan dengan pelaksanaan pembelajaran pada satu satuan pendidikan untuk mencapai standar kompetensi lulusan. a. c. standar isi adalah ruang lingkup materi dan tingkat kompetensi yang dituangkan dalam kriteria tentang kompetensi tamatan. d.

dan instrumen penilaian hasil belajar peserta didik. Standar Nasional Pendidikan disempurnakan secara terencana. pelaksanaan. Sosialisasi KTSP LINGKUP SNP Lanjutan 3. dan pengawasan kegiatan pendidikan pada tingkat satuan pendidikan. Sosialisasi KTSP 16 . yang diperlukan untuk menunjang proses pembelajaran. dan sertifikasi. tempat bermain. laboratorium. nasional. perpustakaan. tempat beribadah. g. standar pengelolaan adalah standar nasional pendidikan yang berkaitan dengan perencanaan.LINGKUP SNP Lanjutan e. terarah. Untuk penjaminan dan pengendalian mutu pendidikan sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan dilakukan evaluasi. atau nasional agar tercapai efisiensi dan efektivitas penyelenggaraan pendidikan. standar penilaian pendidikan adalah standar nasional pendidikan yang berkaitan dengan mekanisme. 4. akreditasi. prosedur. termasuk penggunaan teknologi informasi dan komunikasi. provinsi. kabupaten/kota. tempat berolahraga. tempat berkreasi dan berekreasi. standar pembiayaan adalah standar yang mengatur komponen dan besarnya biaya operasi satuan pendidikan yang berlaku selama satu tahun. bengkel kerja. serta sumber belajar lain. dan h. f. dan global. dan berkelanjutan sesuai dengan tuntutan perubahan kehidupan lokal. standar sarana dan prasarana adalah standar nasional pendidikan yang berkaitan dengan kriteria minimal tentang ruang belajar.

Kurikulum untuk jenis pendidikan keagamaan formal terdiri atas kelompok mata pelajaran yang ditentukan berdasarkan tujuan pendidikan keagamaan. Standar isi memuat kerangka dasar dan struktur kurikulum. b. olah raga. Standar isi mencakup lingkup materi dan tingkat kompetensi untuk mencapai kompetensi lulusan pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu. dan khusus pada jenjang pendidikan dasar dan menengah terdiri atas: a. Kurikulum untuk jenis pendidikan umum. kelompok mata pelajaran jasmani. d. kejuruan. Sosialisasi KTSP KERANGKA DASAR dan STRUKTUR KURIKULUM 1. kelompok mata pelajaran estetika. 3. dan kesehatan. beban belajar. dan kalender pendidikan/akademik. c. kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi. e.STANDAR ISI 1. kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian. 2. kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia. Sosialisasi KTSP 17 . Satuan pendidikan nonformal dalam bentuk kursus dan lembaga pelatihan menggunakan kurikulum berbasis kompetensi yang memuat pendidikan kecakapan hidup dan keterampilan. 2. kurikulum tingkat satuan pendidikan.

dan kesehatan. bahasa. SMP/MTs/SMPLB/ Paket B. atau bentuk lain yang sederajat dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan agama. Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian pada SD/MI/SDLB/Paket A. Sosialisasi KTSP KERANGKA DASAR dan STRUKTUR KURIKULUM 7. serta kemampuan berkomunikasi. kewarganegaraan.KERANGKA DASAR dan STRUKTUR KURIKULUM 4. Setiap kelompok mata pelajaran dilaksanakan secara holistik sehingga pembelajaran masing-masing kelompok mata pelajaran mempengaruhi pemahaman dan/atau penghayatan peserta didik. jasmani. akhlak mulia. Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia pada SD/MI/SDLB/Paket A. atau bentuk lain yang sederajat dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan agama. Sosialisasi KTSP 18 . SMP/MTs/SMPLB/Paket B. ilmu pengetahuan dan teknologi. 6. dan pendidikan jasmani. kepribadian. SMA/MA/SMALB/ Paket C. Kurikulum dan silabus SD/MI/SDLB/Paket A. 5. kewarganegaraan. estetika. SMK/MAK. 8. atau bentuk lain yang sederajat menekankan pentingnya kemampuan dan kegemaran membaca dan menulis. kecakapan berhitung. olah raga. seni dan budaya. SMA/MA/ SMALB/ Paket C. SMK/MAK. Semua kelompok mata pelajaran sama pentingnya dalam menentukan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan pada pendidikan dasar dan menengah.

seni dan budaya. ilmu pengetahuan sosial. SMP/MTs/SMPLB/Paket B. keterampilan. keterampilan/kejuruan. SMK/MAK. atau bentuk lain yang sederajat dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan pendidikan jasmani. Kedalaman muatan kurikulum pada setiap satuan pendidikan dituangkan dalam kompetensi pada setiap tingkat dan/atau semester sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan. serta muatan lokal yang relevan.KERANGKA DASAR dan STRUKTUR KURIKULUM 9. 13. dan muatan lokal yang relevan. ilmu pengetahuan alam. dan muatan lokal yang relevan. kejuruan. dan muatan lokal yang relevan. dan kesehatan pada SD/MI/SDLB/ Paket A. ilmu pengetahuan alam. SMK/ MAK. c. ilmu pengetahuan sosial. Sosialisasi KTSP 19 . atau bentuk lain yang sederajat dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan bahasa. ilmu pengetahuan sosial. ilmu pengetahuan sosial. atau bentuk lain yang sederajat dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan bahasa. SMP/MTs/SMPLB/Paket B. Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi pada : a. 12. SMP/MTs/SMPLB/Paket B. atau bentuk lain yang sederajat dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan bahasa. matematika. olahraga. Kompetensi tersebut terdiri atas standar kompetensi dan kompetensi dasar. serta muatan lokal yang relevan. ilmu pengetahuan alam. atau bentuk lain yang sederajat dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan bahasa. atau bentuk lain yang sederajat dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan bahasa. matematika. SMK/MAK. ilmu pengetahuan alam. ilmu pengetahuan alam. SMA/MA/SMALB/Paket C. dan/atau teknologi informasi dan komunikasi. 11. Kelompok mata pelajaran estetika pada SD/MI/SDLB/Paket A. SMA/MA/SMALB/ Paket C. matematika. b. olah raga. matematika. teknologi informasi dan komunikasi. keterampilan/kejuruan. pendidikan kesehatan. keterampilan. serta muatan lokal yang relevan. SMA/MA/SMALB/Paket C. Sosialisasi KTSP KERANGKA DASAR dan STRUKTUR KURIKULUM 10. SD/MI/ SDLB/Paket A. d. keterampilan/kejuruan. Kelompok mata pelajaran jasmani. teknologi informasi dan komunikasi.

atau bentuk lain yang sederajat dapat dinyatakan dalam satuan kredit semester (SKS). SMA/MA/SMLB. penugasan terstruktur. Beban belajar pada pendidikan kesetaraan disampaikan dalam bentuk tatap muka. 2. SMK/MAK atau bentuk lain yang sederajat pada jalur pendidikan formal kategori standar dapat dinyatakan dalam satuan kredit semester. SMP/MTs/SMPLB. sesuai kebutuhan dan ciri khas masingmasing. Beban belajar untuk SMP/MTs/SMPLB. Sosialisasi KTSP BEBAN BELAJAR 4. praktek keterampilan. SMK/MAK atau bentuk lain yang sederajat menggunakan jam pembelajaran setiap minggu setiap semester dengan sistem tatap muka. dan kegiatan mandiri yang terstruktur sesuai dengan kebutuhan. Beban belajar untuk SMA/MA/SMLB. 5. MI/MTs/MA atau bentuk lain yang sederajat dapat menambahkan beban belajar untuk kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia serta kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian sesuai dengan kebutuhan dan ciri khasnya. Sosialisasi KTSP 20 . SMK/MAK atau bentuk lain yang sederajat pada jalur pendidikan formal kategori mandiri dinyatakan dalam satuan kredit semester.BEBAN BELAJAR 1. dan kegiatan mandiri yang terstruktur sesuai dengan kebutuhan. praktek keterampilan. Beban belajar pada pendidikan kesetaraan disampaikan dalam bentuk tatap muka. 3. dan kegiatan mandiri tidak terstruktur. 6. Beban belajar untuk SD/MI/SDLB. Beban belajar untuk SMA/MA/SMLB.

BEBAN BELAJAR 7. Kurikulum untuk SMP/MTs/SMPLB atau bentuk lain yang sederajat. Sosialisasi KTSP BEBAN BELAJAR 11. atau kelompok mata pelajaran pendidikan jasmani. kelompok mata pelajaran pendidikan estetika. SMA/MA/SMALB atau bentuk lain yang sederajat. pendidikan kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian. dan kecakapan vokasional. Pendidikan kecakapan hidup dapat merupakan bagian dari pendidikan kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia. Pendidikan kecakapan hidup yang mencakup kecakapan pribadi. olah raga. pendidikan kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi. Pendidikan kecakapan hidup dapat diperoleh peserta didik dari satuan pendidikan yang bersangkutan atau dari satuan pendidikan nonformal yang sudah memperoleh akreditasi. Sosialisasi KTSP 21 . SMK/MAK atau bentuk lain yang sederajat dapat memasukkan pendidikan kecakapan hidup. 8. dan kesehatan. kecakapan akademik. Kurikulum untuk SMP/MTs/SMPLB atau bentuk lain yang sederajat dan kurikulum untuk SMA/MA/SMALB atau bentuk lain yang sederajat dapat memasukkan pendidikan berbasis keunggulan lokal. kecakapan sosial. 12. 9.

atau kelompok mata pelajaran pendidikan jasmani. olah raga. Pendidikan berbasis keunggulan lokal dapat diperoleh peserta didik dari satuan pendidikan yang bersangkutan atau dari satuan pendidikan nonformal yang sudah memperoleh akreditasi. pendidikan kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi. Sosialisasi KTSP 22 . Model-model kurikulum tingkat satuan pendidikan untuk SD/MI/ SDLB/SMP/MTs/SMPLB/SMA/MA/SMALB. Panduan ini berisi sekurangkurangnya model-model kurikulum satuan pendidikan keagamaan jenjang pendidikan dasar dan menengah. Pendidikan berbasis keunggulan lokal dapat merupakan bagian dari pendidikan kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia. Penyusunan kurikulum pada tingkat satuan pendidikan jenjang pendidikan dasar dan menengah berpedoman pada panduan yang disusun oleh BSNP. 14.BEBAN BELAJAR 13. 2. dan kesehatan. Penyusunan kurikulum pada tingkat satuan pendidikan jenjang pendidikan dasar dan menengah keagamaan berpedoman pada panduan yang disusun oleh BSNP. Panduan ini berisi sekurang-kurangnya: a. pendidikan kelompok mata pelajaran estetika. dan SMK/MAK pada jalur pendidikan formal kategori standar. Sosialisasi KTSP KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN 1. Model-model kurikulum tingkat satuan pendidikan untuk SD/MI/ SDLB/SMP/MTs/SMPLB/SMA/MA/SMALB. b. dan SMK/MAK pada jalur pendidikan formal kategori mandiri. pendidikan kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian.

Model-model kurikulum tingkat satuan pendidikan tersebut sekurang-kurangnya meliputi model kurikulum tingkat satuan pendidikan apabila menggunakan sistem paket dan model kurikulum tingkat satuan pendidikan apabila menggunakan sistem kredit semester. dan SMK. Sosialisasi KTSP 23 . atau bentuk lain yang sederajat dikembangkan sesuai dengan satuan pendidikan. 4. SMA/MA/SMALB. potensi daerah/karakteristik daerah. SMP. SMK/MAK. B. MA. Sosialisasi KTSP KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN 5. sosial budaya masyarakat setempat. SMP/MTs/SMPLB. di bawah supervisi dinas kabupaten/ kota yang bertanggungjawab di bidang pendidikan untuk SD. Kurikulum tingkat satuan pendidikan dan silabusnya untuk program paket A. dan C ditetapkan oleh dinas kabupaten/kota yang bertanggungjawab di bidang pendidikan berdasarkan kerangka dasar kurikulum sesuai dengan peraturan pemerintah ini dan standar kompetensi lulusan. dan peserta didik. Sekolah dan komite sekolah. SMA. dan departemen yang menangani urusan pemerintahan di bidang agama untuk MI. Kurikulum tingkat satuan pendidikan SD/MI/SDLB. dan MAK.KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN 3. atau madrasah dan komite madrasah. mengembangkan kurikulum tingkat satuan pendidikan dan silabusnya berdasarkan kerangka dasar kurikulum dan standar kompetensi lulusan. 6. MTs.

Hari libur dapat berbentuk jeda tengah semester selama-lamanya satu minggu dan jeda antar semester. 2.KALENDER PENDIDIKAN 1. Kalender pendidikan/kalender akademik mencakup permulaan tahun ajaran. pengetahuan. waktu pembelajaran efektif. • Kompetensi lulusan untuk mata pelajaran bahasa menekankan pada kemampuan membaca dan menulis yang sesuai dengan jenjang pendidikan. dan keterampilan. • Kompetensi lulusan mencakup sikap. minggu efektif belajar. dan hari libur. • Standar kompetensi lulusan meliputi kompetensi untuk seluruh mata pelajaran atau kelompok mata pelajaran. Sosialisasi KTSP 24 . Sosialisasi KTSP STANDAR KOMPETENSI LULUSAN • Standar kompetensi lulusan digunakan sebagai pedoman penilaian dalam penentuan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan.

serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut sesuai dengan kejuruannya. ahklak mulia. dan – penilaian hasil belajar oleh Pemerintah. • Standar kompetensi lulusan pada satuan pendidikan menengah umum bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan. kepribadian. ahklak mulia. ahklak mulia. pengetahuan.STANDAR KOMPETENSI LULUSAN • Standar kompetensi lulusan pada jenjang pendidikan dasar bertujuan untuk meletakkan dasar kecerdasan. Sosialisasi KTSP STANDAR PENILAIAN PENDIDIKAN • Penilaian pendidikan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah terdiri atas: – penilaian hasil belajar oleh pendidik. pengetahuan. • Standar kompetensi lulusan pada satuan pendidikan menengah kejuruan bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan. Sosialisasi KTSP 25 . kepribadian. pengetahuan. serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut. – penilaian hasil belajar oleh satuan pendidikan. kepribadian. serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut.

PENILAIAN HASIL BELAJAR OLEH PENDIDIK
1. Penilaian hasil belajar oleh pendidik dilakukan secara berkesinambungan untuk memantau proses, kemajuan, dan perbaikan hasil dalam bentuk ulangan harian, ulangan tengah semester, ulangan akhir semester, dan ulangan kenaikan kelas. Penilaian ini digunakan untuk: – menilai pencapaian kompetensi peserta didik; – bahan penyusunan laporan kemajuan hasil belajar; dan – memperbaiki proses pembelajaran. 2. Penilaian hasil belajar kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia serta kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian dilakukan melalui: a. pengamatan terhadap perubahan perilaku dan sikap untuk menilai perkembangan afeksi dan kepribadian peserta didik; serta b. ujian, ulangan, dan/atau penugasan untuk mengukur aspek kognitif peserta didik.
Sosialisasi KTSP

PENILAIAN HASIL BELAJAR OLEH PENDIDIK
3. Penilaian hasil belajar kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi diukur melalui ulangan, penugasan, dan/atau bentuk lain yang sesuai dengan karakteristik materi yang dinilai 4. Penilaian hasil belajar kelompok mata pelajaran estetika dilakukan melalui pengamatan terhadap perubahan perilaku dan sikap untuk menilai perkembangan afeksi dan ekspresi psikomotorik peserta didik. 5. Penilaian hasil belajar kelompok mata pelajaran jasmani, olah raga, dan kesehatan dilakukan melalui: a. pengamatan terhadap perubahan perilaku dan sikap untuk menilai perkembangan psikomotorik dan afeksi peserta didik; dan b. ulangan, dan/atau penugasan untuk mengukur aspek kognitif peserta didik.
Sosialisasi KTSP

26

PENILAIAN HASIL BELAJAR OLEH PENDIDIK
6. Untuk jenjang pendidikan dasar dan menengah BSNP menerbitkan panduan penilaian untuk: a. kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia; b. kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian; c. kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi; d. kelompok mata pelajaran estetika; dan e. kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga, dan kesehatan.

Sosialisasi KTSP

PENILAIAN HASIL BELAJAR OLEH SATUAN PENDIDIKAN
1. Penilaian hasil belajar oleh satuan pendidikan bertujuan menilai pencapaian standar kompetensi lulusan untuk semua mata pelajaran. 2. Penilaian hasil belajar untuk semua mata pelajaran pada kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia, kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian, kelompok mata pelajaran estetika, dan kelompok mata pelajaran jasmani, olah raga, dan kesehatan merupakan penilaian akhir untuk menentukan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan. 3. Penilaian akhir mempertimbangkan hasil penilaian peserta didik oleh pendidik
Sosialisasi KTSP

27

PENILAIAN HASIL BELAJAR OLEH SATUAN PENDIDIKAN
4. Penilaian hasil belajar untuk semua mata pelajaran pada kelompok ilmu pengetahuan dan teknologi dilakukan melalui ujian sekolah/madrasah untuk menentukan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan. 5. Untuk dapat mengikuti ujian sekolah/madrasah, peserta didik harus mendapatkan nilai yang sama atau lebih besar dari nilai batas ambang kompetensi yang dirumuskan oleh BSNP, pada kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia, kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian, kelompok mata pelajaran estetika, serta kelompok mata pelajaran jasmani, olah raga, dan kesehatan.

Sosialisasi KTSP

PENILAIAN HASIL BELAJAR OLEH PEMERINTAH
1. Penilaian ini bertujuan untuk menilai pencapaian kompetensi lulusan secara nasional pada mata pelajaran tertentu dalam kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan teknologi dan dilakukan dalam bentuk ujian nasional. Ujian nasional dilakukan secara obyektif, berkeadilan, dan akuntabel. Ujian nasional diadakan sekurang-kurangnya satu kali dan sebanyak-banyaknya dua kali dalam satu tahun pelajaran.

2. 3.

Sosialisasi KTSP

28

PENILAIAN HASIL BELAJAR OLEH PEMERINTAH
4. Hasil ujian nasional digunakan sebagai salah satu pertimbangan untuk: a. pemetaan mutu program dan/atau satuan pendidikan; b. dasar seleksi masuk jenjang pendidikan berikutnya; c. penentuan kelulusan peserta didik dari program dan/atau satuan pendidikan; d. pembinaan dan pemberian bantuan kepada satuan pendidikan dalam upayanya untuk meningkatkan mutu pendidikan. 5. Setiap peserta didik jalur formal pendidikan dasar dan menengah dan pendidikan jalur nonformal kesetaraan berhak mengikuti ujian nasional dan berhak mengulanginya sepanjang belum dinyatakan lulus dari satuan pendidikan.
Sosialisasi KTSP

PENILAIAN HASIL BELAJAR OLEH PEMERINTAH
6. 7. Setiap peserta didik wajib mengikuti satu kali ujian nasional tanpa dipungut biaya. Peserta didik pendidikan informal dapat mengikuti ujian nasional setelah memenuhi syarat yang ditetapkan oleh BSNP. Peserta ujian nasional memperoleh surat keterangan hasil ujian nasional yang diterbitkan oleh satuan pendidikan penyelenggara Ujian Nasional.

8.

Sosialisasi KTSP

29

UJIAN NASIONAL
Mata pelajaran yang diujikan: 1. Pada jenjang SD/MI/SDLB, atau bentuk lain yang sederajat, Ujian Nasional mencakup mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). 2. Pada program paket A, Ujian Nasional mencakup mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dan Pendidikan Kewarganegaraan. 3. Pada jenjang SMP/MTs/SMPLB, atau bentuk lain yang sederajat, Ujian Nasional mencakup pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). 4. Pada program paket B, Ujian Nasional mencakup mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dan Pendidikan Kewarganegaraan.

Sosialisasi KTSP

UJIAN NASIONAL
5. Pada SMA/MA/SMALB atau bentuk lain yang sederajat, Ujian Nasional mencakup mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, dan mata pelajaran yang menjadi ciri khas program pendidikan. 6. Pada program paket C, Ujian Nasional mencakup mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, dan mata pelajaran yang menjadi ciri khas program pendidikan. 7. Pada jenjang SMK/MAK atau bentuk lain yang sederajat, Ujian Nasional mencakup pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, dan mata pelajaran kejuruan yang menjadi ciri khas program pendidikan.

Sosialisasi KTSP

30

KELULUSAN
Peserta didik dinyatakan lulus dari satuan pendidikan pada pendidikan dasar dan menengah setelah: a. menyelesaikan seluruh program pembelajaran; b. memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia, kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian, kelompok mata pelajaran estetika, dan kelompok mata pelajaran jasmani, olah raga, dan kesehatan; c. lulus ujian sekolah/madrasah untuk kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi; dan d. lulus Ujian Nasional.
Sosialisasi KTSP

PENJAMINAN MUTU
1. Setiap satuan pendidikan pada jalur formal dan nonformal wajib melakukan penjaminan mutu pendidikan. 2. Penjaminan mutu pendidikan bertujuan untuk memenuhi atau melampaui Standar Nasional Pendidikan. 3. Penjaminan mutu pendidikan dilakukan secara bertahap, sistematis, dan terencana dalam suatu program penjaminan mutu yang memiliki target dan kerangka waktu yang jelas.

Sosialisasi KTSP

31

PENJAMINAN MUTU
4. Menteri yang menangani urusan pemerintahan di bidang agama mensupervisi dan membantu satuan pendidikan keagamaan melakukan penjaminan mutu. Pemerintah Provinsi mensupervisi dan membantu satuan pendidikan yang berada di bawah kewenangannya untuk meyelenggarakan atau mengatur penyelenggaraannya dalam melakukan penjaminan mutu. Pemerintah Kabupaten/Kota mensupervisi dan membantu satuan pendidikan yang berada di bawah kewenangannya untuk meyelenggarakan atau mengatur penyelenggaraannya dalam melakukan penjaminan mutu.

5.

6.

Sosialisasi KTSP

PENJAMINAN MUTU
7. BAN-S/M, BAN-PNF, dan BAN-PT memberikan rekomendasi penjaminan mutu pendidikan kepada program dan/atau satuan pendidikan yang diakreditasi, dan kepada Pemerintah dan Pemerintah Daerah. LPMP mensupervisi dan membantu satuan pendidikan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah dalam melakukan upaya penjaminan mutu pendidikan. Dalam melaksanakan tugasnya sebagaimana dimaksud pada ayat (6), LPMP bekerja sama dengan Pemerintah Daerah dan Perguruan tinggi.

8.

9.

10. Menteri menerbitkan pedoman program penjaminan mutu satuan pendidikan pada semua jenis, jenjang dan jalur pendidikan.
Sosialisasi KTSP

32

Rekomendasi dari BSNP tersebut didasarkan pada penilaian khusus. Sosialisasi KTSP Selesai Sosialisasi KTSP 33 .PENJAMINAN MUTU 11. 12. Penyelenggaraan satuan pendidikan yang tidak mengacu kepada Standar Nasional Pendidikan ini dapat memperoleh pengakuan dari Pemerintah atas dasar rekomendasi dari BSNP.

34 .

yang diatur dengan UndangUndang (4) Negara memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya dua puluh persen dari anggaran pendapatan dan belanja negara serta dari anggaran pendapatan dan belanja daerah untuk memenuhi kebutuhan penyelenggaraan pendidikan nasional. serta (3) Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional. 2 • • 35 . (5) Pemerintah memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan persatuan bangsa untuk kemajuan peradaban serta kesejahteraan umat manusia. 25 Tahun 2005 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (2004-2009) Pendidikan ditetapkan sebagai salah satu prioritas dalam agenda utama pembangunan nasional.2009 1 PENDAHULUAN • • Amanat Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 (UUD 1945) … melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Amanat Undang-Undang No. dan ikut melaksanakan ketertiban dunia … Amanat Pasal 31 UUD 1945 (1) Setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan. yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. mencerdaskan kehidupan bangsa. Peraturan Pemerintah No.Materi 3 RENCANA STRATEGIS DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL TAHUN 2005 . (2) Setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya.

Perluasan akses pendidikan keaksaraan bagi penduduk usia >15 tahun 9. dan PT 14. Pengembangan aplikasi SIM secara terintegrasi (Keuangan. BPKP. Perluasan pendidikan kecakapan hidup 17. 2. RA. dan BPK 38. Pengembangan sekolah berbasis keunggulan lokal di setiap Kab/Kota 22. 3. Program Penyelenggaraan Pimpinan Kenegaraan dan Kepemerintahan 6. Peningkatan kapasitas dan kompetensi aparat dalam perencanaan dan pengangaran 30. Pengembangan guru sebagai profesi 18. TPA Wajib Belajar Pendidikan Dasar 9 Tahun – SD. SLB. Program Penelitian dan Pengembangan Iptek 3. Peningkatan ketaatan aparat pada peraturan perundang-undangan 33. Perbaikan sarana dan prasarana 28. Pemanfaatan ICT sebagai media pembelajaran jarak jauh 26. dan profesi Peningkatan jumlah dan mutu publikasi ilmiah dan HAKI 4. Penjaminan mutu secara terprogram dengan mengacu kepada SNP 16. Penerapan teknologi informasi dan komunikasi dalam pendidikan 27. Intensifikasi dan ekstensifikasi pemeriksaan oleh Itjen. Intensifikasi tindakan-tindakan preventif oleh Itjen 37. 1. Penataan regulasi pengelolaan pendidikan 32. Aset. Pelaksanaan Inpres No. Kepegawaian. vokasi. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur Negara 4 36 . dan BPK 39. 7. MI. Implementasi dan penyempurnaan SNP oleh BSNP 15. Pengembangan Budaya Baca dan Pembinaan Perpustakaan 2. 3. Penyelesaian tindak lanjut temuan-temuan pemeriksaan Itjen. Perluasan dan peningkatan mutu akreditasi 19. Peningkatan kapasitas dan kompetensi pengelola pendidikan 12. Pendidikan Menengah 10. SMP. Perluasan akses SMA/SMK dan SMA terpadu 21. 4. 2.utamaan Gender dan Anak 4. Peningkatan SPI berkoordinasi dengan BPKP dan BPK 29. Peningkatan pencitraan publik 34.PROGRAM PENGUATAN KEBIJAKAN DEPDIKNAS DENGAN RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH BAPPENAS Program Bappenas 1. Program Penguatan Kelembagaan Pengarus. Pengembangan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan 6. Manajemen Pelayanan Pendidikan Program-program lainnya 1. Peningkatan kapasitas dan kompetensi managerial aparat 31. Perluasan akses PT Mendorong jumlah jurusan di PT yang masuk dalam 100 besar Asia Akselerasi jumlah program studi kejuruan. dan data lainnya) 8. BPKP. Program Pengelolaan Sumberdaya Manusia Aparatur 7. Peningkatan Pengawasan dan Akuntabilitas Aparatur Negara 5. 6. Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan 3 PROGRAM PENGUATAN KEBIJAKAN DEPDIKNAS DENGAN RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH BAPPENAS Program Bappenas 7. Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) – TK. KB. Kegiatan Pokok Pemerintah Perluasan akses PAUD Pendanaan biaya operasi wajar Penyediaan sarana dan prasarana pendidikan wajar Rekrutmen pendidik dan tenaga kependidikan (program wajar) Perluasan akses pendidikan wajar pada jalur nonformal Perluasan akses SLB dan sekolah inklusif Pengembangan sekolah wajar layanan khusus bagi daerah terpencil/kepulauan yang berpenduduk jarang dan terpencar. Peningkatan peran serta masyarakat dalam perluasan akses SMA/SMK/SM Terpadu. Pendidikan Keterampilan Hidup 20. 25. Pembangunan sekolah bertaraf internasional di setiap propinsi dan/atau kabupaten/kota 11. Pendidikan Tinggi 5. 24. MTs 8. 23. Peningkatan kapasitas dan kompetensi pemeriksaan aparat Itjen 35. Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Kegiatan Pokok Pemerintah 13. Pendidikan Non Formal 5.5 Tahun 2004 tentang percepatan pemberantasan KKN 36.

dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2004-2009 B. tercantum bahwa Pemerintah dan Pemerintah Daerah berhak mengarahkan. dan mengawasi penyelenggaraan pendidikan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. 6 37 .DASAR KEBIJAKAN PEMBANGUNAN PENDIDIKAN NASIONAL A. membimbing. Tata Nilai Departemen Pendidikan Nasional 5 AMANAT UNDANG-UNDANG NO 20/2003 TENTANG SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL Mengacu pada amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Visi Pendidikan Nasional C. membantu. Misi Pendidikan Nasional D. Amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003.

dan jenjang pendidikan bagi semua warga negara secara adil. emosi. Meningkatkan sensitifitas dan kemampuan ekspresi estetis. dan demokratis tanpa membedakan tempat tinggal. 7 2. Pendidikan diselenggarakan dengan mengembangkan budaya membaca. nilai keagamaan. dan mengembangkan kreativitas peserta didik dalam proses pembelajaran. Pendidikan diselenggarakan sebagai satu kesatuan yang sistemik dengan sistem terbuka dan multimakna. dan kemajemukan bangsa. nilai kultural. Pendidikan diselenggarakan dengan memberi keteladanan. Meningkatkan kualitas jasmani. takwa. tidak diskriminatif. dan akhlak mulia. 5. TUJUAN PEMBANGUNAN PENDIDIKAN NASIONAL JANGKA MENENGAH 1. 4. status sosial-ekonomi. membangun kemauan. 6. 3. Meningkatkan iman. Meningkatkan pemerataan kesempatan belajar pada semua jalur. 3. kelompok etnis. mental serta intelektual. jenis kelamin. 8 38 . agama. dan kelainan fisik.PASAL 4 UU 20/2003 Tentang SISDIKNAS: PRINSIP-PRINSIP DALAM PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN 1. Pendidikan diselenggarakan sebagai suatu proses pembudayaan dan pemberdayaan peserta didik yang berlangsung sepanjang hayat. 5. menulis. jenis. dan berhitung bagi segenap warga masyarakat. 4. Pendidikan diselenggarakan dengan memberdayakan semua komponen masyarakat melalui peran serta dalam penyelenggaraan dan pengendalian mutu layanan pendidikan. 2. Meningkatkan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Pendidikan diselenggarakan secara demokratis dan berkeadilan serta tidak diskriminatif dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia.

Meningkatkan daya saing bangsa dengan menghasilkan lulusan yang mandiri. putus sekolah dalam dan antar jenjang serta penduduk lainnya yang ingin meningkatkan pengetahuan. terampil. 8. bermutu. Meningkatkan relevansi pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan melalui peningkatan hasil penelitian. pengembangan dan penciptaan ilmu pengetahuan dan teknologi oleh perguruan tinggi serta penyebarluasan dan penerapannya pada masyarakat. Memperluas akses pendidikan non-formal bagi penduduk laki-laki maupun perempuan yang belum sekolah. 10. 10 39 . serta meningkatkan kualifikasi minimun dan sertifikasi bagi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan lainnya. mampu belajar sepanjang hayat. ahli dan profesional. 9 9. bermutu. dan keterampilan. Menuntaskan Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar 9 Tahun secara efisien. 11. kemampuan. dan relevan sebagai landasan yang kokoh bagi pengembangan kualitas manusia Indonesia. buta aksara. serta memiliki kecakapan hidup yang dapat membantu dirinya dalam menghadapi berbagai tantangan dan perubahan. tidak pernah sekolah. Meningkatkan kualitas pendidikan dengan tersedianya standar pendidikan nasional dan Standar Pelayanan Minimal (SPM). Menurunkan secara signifikan jumlah penduduk buta aksara. 7.6.

13. 11 VISI Terwujudnya sistem pendidikan sebagai pranata sosial yang kuat dan berwibawa untuk memberdayakan semua warga negara Indonesia berkembang menjadi manusia yang berkualitas sehingga mampu dan proaktif menjawab tantangan zaman yang selalu berubah. kolusi. dan nepotisme untuk mewujudkan Pemerintah yang bersih dan berwibawa. Sejalan dengan Visi Pendidikan Nasional tersebut. serta efektivitas pelaksanaan otonomi dan desentralisasi pendidikan termasuk otonomi keilmuan. Meningkatkan efisiensi dan efektifitas manajemen pelayanan pendidikan melalui peningkatan pelaksanaan manajemen berbasis sekolah. peran serta masyarakat dalam pembangunan pendidikan. Menata sistem pengaturan dan pengelolaan pendidikan yang semakin efisien. dan demokratis dalam suatu tata kelola yang baik dan akuntabel. produktif. Mempercepat pemberantasan korupsi. Depdiknas berhasrat untuk pada tahun 2025 menghasilkan: INSAN INDONESIA CERDAS DAN KOMPETITIF (Insan Kamil / Insan Paripurna) 12 40 . 14.12.

•Berkepribadian unggul dan gandrung akan keunggulan •Bersemangat juang tinggi •Mandiri •Pantang menyerah •Pembangun dan pembina jejaring •Bersahabat dengan perubahan •Inovatif dan menjadi agen perubahan •Produktif •Sadar mutu •Berorientasi global •Pembelajar sepanjang hayat Makna Insan Indonesia Kompetitif Cerdas emosional & sosial Kompetitif Cerdas intelektual Cerdas kinestetis 13 MISI 1. meningkatkan keprofesionalan dan akuntabilitas lembaga pendidikan sebagai pusat pembudayaan ilmu pengetahuan. pengalaman.Insan Cerdas Komprehensif dan Kompetitif Makna Insan Indonesia Cerdas Komprehensif Cerdas spiritual •Beraktualisasi diri melalui olah hati/kalbu untuk menumbuhkan dan memperkuat keimanan. meningkatkan kesiapan masukan dan kualitas proses pendidikan untuk mengoptimalkan pembentukan kepribadian yang bermoral. –ceria dan percaya diri. dan 5. serta kompetensi untuk mengekspresikannya. •Beraktualisasi diri melalui olah raga untuk mewujudkan insan yang sehat. •Aktualisasi insan intelektual yang kritis. dan nilai berdasarkan standar nasional dan global. •Beraktualisasi diri melalui interaksi sosial yang: –membina dan memupuk hubungan timbal balik. membantu dan memfasilitasi pengembangan potensi anak bangsa secara utuh sejak usia dini sampai akhir hayat dalam rangka mewujudkan masyarakat belajar. 2. •Beraktualisasi diri melalui olah rasa untuk meningkatkan sensitivitas dan apresiasivitas akan kehalusan dan keindahan seni dan budaya. –empatik dan simpatik. Depdiknas untuk tahun 2005 – 2009 menetapkan Misi sebagai berikut: MEWUJUDKAN PENDIDIKAN YANG MAMPU MEMBANGUN INSAN INDONESIA CERDAS KOMPREHENSIF DAN KOMPETITIF. serta –berwawasan kebangsaan dengan kesadaran akan hak dan kewajiban warga negara. Selaras dengan Misi Pendidikan Nasional tersebut. –demokratis. •Beraktualisasi diri melalui olah pikir untuk memperoleh kompetensi dan kemandirian dalam ilmu pengetahuan dan teknologi. terampil. –menjunjung tinggi hak asasi manusia. sikap. •Aktualisasi insan adiraga. mengupayakan perluasan dan pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan yang bermutu bagi seluruh rakyat Indonesia. –menghargai kebhinekaan dalam bermasyarakat dan bernegara. 3. dan trengginas. 14 41 . sigap. 4. keterampilan. ketakwaan dan akhlak mulia termasuk budi pekerti luhur dan kepribadian unggul. kreatif dan imajinatif. memberdayakan peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan berdasarkan prinsip otonomi dalam konteks Negara Kesatuan RI. berdaya-tahan. bugar.

Produktif (Efektif dan Efisien) 2. dan daya saing keluaran pendidikan. Akuntabel 1. Pemerataan dan perluasan akses pendidikan. Amanah 2.TATA NILAI PENGELOLAAN PENDIDIKAN INPUT VALUES Nilai-nilai yang diharapkan ditemukan dalam diri setiap pegawai Depdiknas PROCESS VALUES Nilai-nilai yang harus diperhatikan dalam bekerja di Depdiknas. Peduli dan Menghargai orang lain 8. danInklusif 15 TIGA PILAR KEBIJAKAN PENDIDIKAN 1. Memotivasi (Motivating) 4. Visioner dan Berwawasan 2. Kreatif 6. Peningkatan mutu. Berkeadilan. 16 42 . Penguatan tata kelola. Demokratis. akuntabilitas. Profesional 3. Responsif dan Aspiratif 5. Dapat Dipercaya (Andal) 4. Disiplin 7. 3. Bertanggung Jawab dan Mandiri 5. Antisipatif dan Inovatif 6. Menjadi Teladan 3. Taat Azas 8. Gandrung Mutu Tinggi (Service Excellence) 3. relevansi. 2. Mengilhami (Inspiring) 5. Antusias dan Bermotivasi Tinggi 4. dalam rangka mencapai dan mempertahankan kondisi keunggulan OUTPUT VALUES Nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh mereka yang berkepentingan terhadap Depdiknas PENYELENGGARA DAN PENGELOLA PENDIDIKAN KEPEMIMPINAN & MANAJEMEN YANG PRIMA BERORIENTASI KEPADA KEPENTINGAN PEMAKAI LAYANAN PENDIDIKAN 1. Memberdayakan (Em powering) 6. Koordinatif dan Bersinergi dalam Kerangka KerjaTim 9. dan citra publik pendidikan. Belajar Sepanjang Hayat 1. Membudayakan (Cultureforming) 7.

2 th Yang berpendidikan SLTP 36.38 % APK 14.8 29.2 35.2 27.5 29.48 % APM 93. masalah perluasan akses lebih menonjol terjadi pada jenjang SMP/MTs Tingkat partisipasi pendidikan makin rendah pada jenjang pendidikan yang makin tinggi (2004) Kelompok usia 7-12 tahun Kelompok usia 13-15 tahun Kelompok usia SLTA Pendidikan Tinggi APS 96.5 Antar Provinsi APM Dalam Provinsi 39.26 % 17 Kontribusi Sumber Kesenjangan Akses Pendidikan Antar dan Intra Provinsi Sumber Kesenjangan SD/ MI SMP/ MTs SM/ MA Antar Provinsi APK Dalam Provinsi 30.24 % APK 54.8 % APS 83.04 % APM 65.AKSES PENDIDIKAN Rata-rata tingkat pendidikan masyarakat masih rendah (2004) Kelompok usia > 15 th Kelompok usia > 15 th Kelompok usia > 15 th Rata-rata lama sekolah 7.9 60.1 18 43 .5 % APS 53.55% Dalam rangka penuntasan Wajar Dikdas 9 tahun.5 69.8 72.2 70.2% Yang buta aksara 9.5 70.8 64.

Proses pembelajaran yang belum efisien dan efektif.00 98. Pendanaan pendidikan yang belum memadai untuk menunjang mutu pembelajaran.00 1995 1998 2002 Tahun 19 Laki-laki Perempuan+Laki2 2003 2004 MUTU PENDIDIKAN (2004) 1. 20 44 .50 97.50 P ersen tase 98.Tingkat Keaksaraan Penduduk Usia 15-24 Tahun 1995-2004 Perempuan 99. 3.00 97. Prasarana dan sarana belajar yang terbatas dan belum didayagunakan secara optimal. 2. Ketersediaan pendidik dan tenaga kependidikan serta kesejahteraannya yang belum memadai baik secara kuantitas maupun kualitas.50 96.00 96. serta 4.

54 S2/S3 (%) 0.79 D3 (%) 5.45 0.18 Sarjana (%) 3.54 D2 (%) 5.927 466.10 3.31 0.23 2.KUALIFIKASI PENDIDIK TAHUN 2002/2003 Jenjang No Pendidikan 1 2 3 4 5 6 7 8 TK SLB SD SMP SM SMA SMK PT Jumlah Guru 137.33 43. 2004 22 45 .069 8.92 30.304 1.33 0.559 236.114 147.10 26.03 69.33 1.89 1.30 42.37 23.57 47.88 46.05 0.234.86 1.06 1.255 230.286 Ijazah Tertinggi < D1 (%) 90.16 56.33 11.46 21 RASIO PENDIDIKAN TAHUN 2002/2003 Sumber: PDIP – Balitbang.58 49.33 0.14 21.748 452.39 72.17 25.62 2.55 40.75 64.35 8.

3 Jumlah 1.3 53.03 3.234.0 56.4 33.34 92.927 625.811 122. SD 1 a.857 41.59 5.0 14.5 67.00 865.29 92. Tidak Layak SMA 3 a.105 167.3 45.588 2.315 50.1 17.290 1 2 3 4 SD SMP SMA SMK 364.1 33.581 23.9 100.720 108.4 38.643 230.7 43.0 50.9 100.63 5.424 48.GURU DAN KEPALA SEKOLAH MENURUT KELAYAKAN MENGAJAR TAHUN 2002/2003 No.678 % 92.283 72.645 27.7 49.430 75.748 299.961 % 100.599 1.542 155.6 47.598 63.260 98.967 20.283 % 7.7 43.0 37. Tidak Layak Sumber: PDIP – Balitbang. Layak b.070 584.379 35.0 67. Tidak Layak SMK 4 a.4 3.3 20.559 83.416 4.803 87.6 46.864 % 34.710 609.3 100.832 107.26 5.62 12. Layak b.00 Rusak Ringan 299.114 154.217 96.7 12.7 29.0 64.385 58.919 % 23. 2004 Kelayakan Negeri 1.531 202.6 29.4 23.051 40.914 55.0 15. Layak b.12 82.412 97.258 187.684 147.2 66.00 Rusak Berat 201.408 89.237 9.311 67.440 155.598 4.675 311. Layak b.631 43.507 Sumber: Pusat Data dan Informasi Pendidikan. Balitbang Depdiknas (2003) 24 46 .1 35.3 4.217 466.1 32.480 78.3 23 KONDISI RUANG BELAJAR TAHUN 2003 No Bangunan/ Gedung Kondisi Bangunan Ruang Belajar Layak pakai Jumlah % 42.0 Swasta 91.12 2.0 19.395 558.143. Tidak Layak SMP 2 a.

07 2.93 0.68 4.82 ANGKA PUTUS SEKOLAH MENURUT JENJANG PENDIDIKAN DAN JENIS KELAMIN TAHUN 2004 6 5 4 3 2 1 0 SD SMP Laki2 SMA/SMK Rerata 26 PT Perempuan 47 .ANGKA MENGULANG KELAS SD MENURUT TINGKAT.26 ta 1 2 3 4 5 6 3.92 4.96 1. TAHUN 2004 9 8 7 6 5 4 3 2 1 0 Kl s Kl s Kl s Kl s Kl s Kl s R er a 25 7.

0 0 7 .0 0 3 . 28 48 .0 0 2 .0 0 6 . 3. Pentingnya pengawasan terhadap berbagai program dan kegiatan yang terkait dengan upaya pemerataan dan perluasan akses serta peningkatan dan pemerataan mutu pendidikan. 2.0 0 4 .0 0 B In d B In g g 2 0 0 3 /0 4 Mat 2 0 0 4 /0 5 27 R a ta 2 TATA KELOLA DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL (2004) 1.0 0 1 .0 0 0 .Nilai Ujian Nasional SMA Program IPA Tahun 2003/04 dan 2004/05 8 . Belum didukung oleh data dan informasi yang akurat pada berbagai tingkatan pemerintahan.0 0 5 . Desentralisasi bidang pendidikan.

2 Penyediaan Sarana dan Prasarana Pendidikan Wajar 1.13 Peningkatan peran serta Masyarakat dalam Perluasan Akses SMA. Relevansi. SMK/SM Terpadu.7 Pengembangan Pendidikan Layanan Khusus bagi Anak Usia Wajar Dikdas di Daerah Bermasalah 1. Pemerataan dan Perluasan Akses B.4 Perluasan akses pendidikan Wajar pada jalur nonformal 1. Peningkatan Mutu Pendidikan. dan Daya Saing C.5 Perluasan akses pendidikan keaksaraan bagi penduduk usia >15 tahun 1.9 Pendidikan Kecakapan Hidup 1.3 Rekruitmen Pendidik dan Tenaga Kependidikan 30 49 . 29 KEBIJAKAN DALAM PEMERATAAN DAN PERLUASAN AKSES PENDIDIKAN 1.10 Perluasan Akses SMA/SMK dan SM Terpadu 1.KEBIJAKAN POKOK PEMBANGUNAN PENDIDIKAN NASIONAL A. SLB.6 Perluasan Akses Sekolah Luar Biasa dan Sekolah Inklusif 1.8 Perluasan akses Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) PEMERATAAN & PERLUASAN AKSES PENDIDIKAN 1.12 Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi sebagai Sarana Pembelajaran Jarak Jauh 1. dan PT 1.11 Perluasan Akses Perguruan Tinggi 1. Akuntabilitas.1 Pendanaan Biaya Operasional Wajar Dikdas 9 Tahun 1. Penguatan Tata Kelola. dan Citra Publik.

vokasi.10 Mendorong Jumlah Jurusan di PT yang Masuk dalam 100 Besar Asia atau 500 BesarDunia 2.b Survai Benchmarking Mutu Pendidikan Terhadap Standar Internasional 2. AKUNTABILITAS DAN CITRA PUBLIK 32 50 . BPKP. Kepegawaian. dan BPK 3.2a Pengawasan dan Penjaminan Mutu secara Terprogram dengan Mengacu pada SNP 2.13 Pengembangan Aplikasi SIM secara Terintegrasi (Keuangan.11 Akselerasi Jumlah Program studi Kejuruan.KEBIJAKAN DALAM PENINGKATAN MUTU.7b Peningkatan Kreativitas.4a Pengembangan Guru sebagai Profesi 2.5 Pengembangan Kompetensi Pendidikan dan Tenaga Kependidikan 2.10 Intensifikasi Tindakan tindakan Preventif oleh Inspektorat Jenderal 3.12 Penyelesaian Tindak Lanjut Temuan -temuan Pemeriksaan Itjen.9 Pelaksanan Inpres Nomor 5 Tahun 2004 tentang Percepatan Pemberantasan KKN 3.8 Peningkatan Kapasitas dan Kompetensi Pengelola Pendidikan - PENGUATAN TATA KELOLA.2 Peningkatan Kapasitas dan Kompetensi Aparat Inspektorat Jenderal 3.4 3.7 Peningkatan Citra Publik 3.3 Peningkatan Kapasitas dan Kompetensi Aparat Perencanaan dan Penganggaran 3.4b Pembinaan dan Pengembangan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Nonformal 2.1 Peningkatan Sistem Pengendalian Internal Berkoordinasi dengan BPKP dan BPK Peningkatan Kapasitas dan Kompetensi Manajerial Aparat 3. Entrepreneurship. Aset.11 Intensifikasi dan Ekstensifikasi Pemeriksaan oleh Itjen.3 Perluasan dan Peningkatan Mutu Akreditasi oleh BAN -SM. BAN -PNf dan BAN-PT 2.12 Peningkatan Jumlah dan Mutu Publikasi Ilmiah dan HAKI 2.9 Pembangunan Sekolah Bertaraf Internasional di Setiap Provinsi/ Kabupaten/Kota 2. dan Kepemimpinan Mahasiswa 2.6 Penataan Regulasi Pengelolaan Pendidikan dan Penegakkan Hukum di Bidang Pendidikan 3. AKUNTABILITAS.7a PENINGKATAN MUTU.1 Implementasi dan Penyempurnaan SNP dan Penguatan Peran Badan Standar Nasional Pendidikan 2.5 Penataan Ketaatan pada Peraturan Perundang . DAN PENCITRAAN PUBLIK 3. BPKP. dan BPK 3. dan Profesi 2. RELEVANSI & DAYA SAING Perluasan Pendidikan Kecakapan Hidup 2.6 Perbaikan dan Pengembangan Sarana dan Prasarana 2.undangan 3. DAN DAYA SAING 2.2.13 Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan 2.8 Pengembangan Sekolah Berbasis Keunggulan Lokal di Setiap Kabupaten/Kota 31 KEBIJAKAN DALAM PENGUATAN TATA KELOLA. RELEVANSI. dan Data Lainnya) 3.

Periode 2010 – 2015 Penguatan Pelayanan C. (2) Peningkatan mutu. (3) Penguatan tata kelola.Periode 2015 – 2020 Daya Saing Regional D. dan citra publik.Periode 2020 – 2025 Daya Saing Internasional 33 RENCANA PEMBANGUNAN PENDIDIKAN NASIONAL JANGKA MENENGAH 2005 – 2009 Program pembangunan Pendidikan Nasional Tahun 2005-2009 diarahkan pada upaya mewujudkan kondisi yang diharapkan pada tahun 2009 yang difokuskan pada: (1) Pemerataan dan perluasan akses pendidikan. relevansi. dan daya saing.Periode 2005 – 2010 Peningkatan Kapasitas dan Modernisasi B. 34 51 . akuntabilitas.RENCANA PEMBANGUNAN PENDIDIKAN NASIONAL JANGKA PANJANG A.

3 149.Program Penguatan Kelembagaan Pengarus-utamaan Gender dan Anak 2.8 10.PT/PTA/PTK Akses Pendidikan Mutu Pendidikan Tata Kelola Depdiknas 1.Program Manajemen Pelayanan Pendidikan 8.Program Penelitian dan Pengembangan Iptek 10.6 8.601.0 27. spritual •70% dosen dengan berpendidikan S2/S3 •50% sarana sekolah memenuhi SNP •AnggaranpendidikandariAPBN = 20% •5 prodi PT masuk dalam100 besar PT di Asia atau 500 besar dunia •Manajemen perubahan secara internal yang menjamin terjadinya perubahan secara berkelanjutan •Sistem pembiayaan berbasis kinerja (ditingkat satuan pendidikan dan pemerintah daerah) •Manajemen berbasis sekolah (MBS) mulai SD sampai dengan SM •Disiplin kerja tinggi melalui internalisasi etos kerja •Satuan dan program pendidikan yang ada pada setiap tingkatan pemerintahan mencapai status kapasitas tertinggi dan memenuhi standar SNP •Penerapan TIK secara optimal pada manajemen 35 pendidikan yang transparan dan akuntabel •Laporan Keuangan dengan opini WTS dari BPK Jumlah .6 25.0 12.1 12.827.1 12.SMP / MTs .1 25.Program Pendidikan Nasional Das Sein 1.6 6.956.APK SMP/MTs = 81.725.Usia . 82.2% untuk usia 7-12 dan 16.62% (2004) 4.440.5 36 52 .5 161.1 155.3 12. Beberapa penyebab: •Kesiapan fisik siswa yang cenderung minim (akibat kekurangan gizi) •40% tenaga pengajar memiliki keahlian yang tidak sesuai dengan bidang pengajarannya Ketidak layakan tenaga pengajar (kualitas dan kuantitas) ditingkat dasar hingga menengah •23.8 4.6 25.5 158.605.2 13.SMA/SMK/MA & yang .671.3 7.Usia .961.859.3 16.033.374.1 3.073.Angka kesenjangan cenderung naik di tingkat pendidikan menengah dan perguruan tinggi 6.1 219.311. 34.561.638.Program Peningkatan Pengawasan dan Akuntabilitas AparaturNegara 3.476.238.9 3.3 23.7 12.088.065.3 224.196.6 11.816.240.Program Pengelolaan Sumber Daya ManusiaAparatur 5.6 229.4 16.845.533.121.Indeks Pembangunan Manusia 110 (2005) 2. tingkat kemampuan intelektual dan kondisifisik •Memperluas daya tampung satuan pendidikan sesuai dengan prioritas nasional •PenggunaanTIK untukmenjangkau daerahterpencil/sulitdijangkau •Peningkatan mutu pendidikan yang mengacu pada Standar Nasional Pendidikan (SNP) •Peningkatan taraf hidup masyarakat dan daya saing tenaga kerja Indonesia •Metoda pembelajaran formal dan nonformal yang efisien.9 4.2 16.845.828.Program Peningkaan Sarana dan Prasarana Aparatur Negara SASARAN JUMLAH PESERTA DIDIK ( ribu orang ) Tahun KOMPONEN 2004/05 Penduduk 0 – 3 Tahun 4 – 6 Tahun 7 – 12 Tahun 13 – 15 Tahun 16 – 18 Tahun 19 – 24 Tahun 15 Tahun Jumlah Peserta Ke atas Penduduk Didik sederajat & yang sederajat sederajat 29.Program Penyelenggaraan Pimpinan Kenegaraandan Kepemerintahan 4.678.324.654.9 24.8 221.7 12.508.Usia .528.604.Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar 9 Tahun 3.3 11.Program Pendidikan Nonformal 6.796.6 12.4 27.Terjadi kesenjangan akses pendidikan menurut kategori perkotaan & pedesaan.0 24.717.2% lulusan Perguruan Tinggi menjadi karyawan •Kebutuhan guru 218.9 11.6 12.858.6 13.0 28. wilayah.817 temuan/kasus penyimpangan sumber dana pembangunan (1997-2004) •Desentralisasi pendidikan •Kendali pemerintah yang belum berjalan optimal karena kurang ditunjang oleh sistem informasi manajemen yang terbangun dengan baik •SNP mulai dikembangkan •Laporan Keuangan dengan opini disclaimer dari BPK RENSTRA DEPDIKNAS Tahun 2005-2009 Das Sollen •Menurunkan angka buta aksara penduduk usia > 15 hingga 5% •APK SMP/MTs= 98%.813.934.366.Usia .Usia .9 12.940.306.22%.0 11. gender.0 226.Total Jumlah .Program Pendidikan Tinggi 5. menyenangkan dan mencerdaskan •Seimbang antara pengembangan kecerdasan rasional (berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi) dan kecerdasan emosional.2 16.0 13.7 28.0 11.0 25.144.5% untuk usia13-15 3.Program Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan 7.2 11.335.556.3% ruang belajar SD rusak berat.Program Penelitian dan Pengembangan Pendidikan 9.2 11.7 12.202. APK Perguruan Tinggi= 18% •Memberi kesempatan yang sama pada seluruh peserta didik dari berbagai golongan menurut kategori tingkat ekonomi.Anak tidak bersekolah 3.Program Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) 2.961.141.000 orang(2005) •8.076.256.603.3 6.1 7.100.075.4 24. 5.21%. serta mampu dan tidak mampu secara ekonomis. sosial.218.6 2005/06 2006/07 Ajaran 2007/08 2008/09 2009/10 16.631.3 25.370. Peringkat Internasional Indonesia (12 dari12) terkait dengan tingkat relevansi sistem pendidikan Indonesia dengan kebutuhan pembangunan.Usia .2 12.322.9 164.4 juta atau 10.SD / MI & yang .112.3 3.279.Program Pengembangan Budaya Baca dan Pembinaan Perpustakaan Program-program Lainnya 1.8 28.363.707.910.318.0 216.766.7 9.3 4.415.4 23.4 16.6% rusak ringan •Alokasi biaya pendidikan dari APBN < 9% •Rendahnya kemampuan wirausaha. APK PerguruanTinggi 14.955.835.769.8 12.Penduduk ≥ 15 tahun yang buta aksara 15.7 25.6 152.Program Pendidikan Menengah 4.4 25.350.Usia .413.1 10.800.308.697.

09% 42.05 5.00 40% 70% 40% 10 3 13 5 5.00% 20% 15.49 25.48 3.00 37.66% 94.94 2.76 4.57% 8.68 32% 55% 3 2007 6.50 7.00 5.MUTU.54 6.52 30% 50% 1 2006 6. atau akreditasi bertaraf OECD/Int.0% 4 Peningkatan Relevansi Pendidikan 38 53 . DAN DAYA SAING -NO. SASARAN Peningkatan Mutu dan Daya Saing Pendidikan INDIKATOR KUNCI • Rata-rata nilai UN SD/MI • Rata-rata nilai UN SMP/MTs • Rata-rata nilai UN SMA/SMK/MA • Guru yg memenuhi kualifikasi S1/DIV • Dosen yg memenuhi kualifikasi S2/S3 • Pendidik yang memiliki sertifikat pendidik • Jumlah Prodi masuk 100 besar Asia.31 30% 50% 2005 6.00 29.Akses Pendidikan -NO 1.30% 81.72 6.47% 10% 5.07% 50.25% 52.59 48.13 6. • Jumlah sertifikat Kompetensi yg diterbitkan KONDISI DAN TARGET 2004 5.32 9.54 2.00 7.14 33.00% 10.00 27.21% 16. termasuk UT Prosentase Buta Aksara > 15 th Disparitas APK PAUD antara kab dan kota Disparitas APK SD/MI/SDLB antara kab dan kota Disparitas APK SMP/MTs/SMPLB antara kab dan kota Disparitas APK SMA/MA/SMK/SMALB antara kab dan kota Disparitas gender APK di jenjang pendidikan Menengah Disparitas gender APK di jenjang pendidikan tinggi Disparitas gender persentase buta aksara KONDISI DAN TARGET 2004 2005 2006 45.90% 20% 12.00% 60.00% 11.65 37 INDIKATOR KUNCI DAN TARGET IMPLEMENTASI PILAR KEBIJAKAN -.62% 15.7% 20 40 120 1.19% 94.90 7.22% 85.15 16.54 2.16 9.04 2.19% 18.94 2.13 6.14 33.00 13.333 40% 40:60 2.20% 15.22% 12.5% 10.70% 15% 8.40 23.71 8.90% 94.07 9.40 5.20% 68.6% 19 30 85 700 20% 36:64 1.8% 20 50 155 1.20% 14.34% 94.62 6.33 5.55% 16.75% 95.38% 17.48% 88.89 9.0% 30:70 1.20% 16.00 25.5% 17 20 50 400 10% 34:66 1.Indikator Kunci dan Target Pilar Kebijakan -.33% 14.50% 56.12% 94.20% 64.0% 15 10 100 7.13 6.47% 53.04 2.00% 98.50% 10% 6.80 8.000 30% 38:62 1.84 34% 60% 5% 4 2008 5.00 7.26 5.81% 95.00% 7.22% 48.00 5.00% 91.28 6.00 5.00 31.80% 17.30 19.5% 32:68 1. RELEVANSI. SASARAN Perluasan Akses Pendidikan • • • • • • 2 Pemerataan Akses Pendidikan • • • • • • • INDIKATOR KUNCI APK Pra Sekolah APM SD/Paket A/MI/SDLB APK SMP/Paket B/MTs/SMPLB APK SMA/SMK/Paket C/MA/SMALB APK PT/PTA. 500 besar Dunia.98 9.86 2007 2008 2009 39.5% 65% 20% 5 2009 5.00 5. • Perolehan medali emas pd Olimpiade Int.49 25.00 7. • Jumlah Paten yg diperoleh • Sekolah/Madrasah bertaraf Internasional • Sekolah/Madrasah berbasis keunggulan lokal • Kenaikan Publikasi Internasional • Rasio Jumlah Murid SMK : SMA • APK PT vokasi (D2/D3/D4/Politeknik) • Rasio Jumlah mahasiswa Profesi terhadap jumlah lulusan S1/D4 • Persentase peserta pendidikan life skill terhadap lulusan SMP/MTs atau SMA/SMK/MA yang tidak melanjutkan.44% 15.

5% <0.5% • 1~0. dan Citra Publik Pendidikan • Opini BPK atas Laporan Keuangan Pemerintah Disclaimer • Persentase temuan BPK ttg penyimpangan di Pemerintah terhadap obyek yang diperiksa Persentase temuan Itjen ttg penyimpangan di Pemerintah terhadap obyek yang diperiksa Aplikasi SIM Sertifikat mutu layanan yg diraih Departemen Pendidikan Nasional dan Departemen Agama Sertifikat mutu layanan yg diraih LPMP/PPPG/BPPLSP 1~0.5% <0.TATA KELOLA.INDIKATOR KUNCI DAN TARGET PILAR KEBIJAKAN -. AKUNTABILITAS DAN CITRA PUBLIK -KONDISI DAN TARGET No SASARAN INDIKATOR KUNCI 2004 2005 Disclaimer 2006 Wajar Dgn Catatan 2007 Wajar Tanpa Sarat 2008 Wajar Tanpa Sarat 2009 Wajar Tanpa Sarat 5 Penguatan Tata Kelola.5% <0. Akuntabilitas.5% <0.5% 1~0.5% <0.5% 1~0.5% • • - - 2 Aplikasi - 14 Aplikasi - - 80% unit utama memperoleh ISO 9001:2000 - • - 9 ISO 9001: 2000 25 ISO 9001: 2000 43 ISO 9001: 2000 47 ISO 9001: 2000 39 Selesai 40 54 .5% 1~0.5% <0.5% 1~0.

24 tahun 2006 tentang Pelaksanaan Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) 55 . Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) 4.Materi SOSIALISASI dan PELATIHAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) II. Peraturan Mendiknas No. Peraturan Mendiknas No. 22 tahun 2006 tentang Standar Isi (SI) 5. 23 tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan (SKL) 6. Peraturan Mendiknas No.

56 .

untuk Mencapai Kompetensi Lulusan Minimal Sosialisasi KTSP 57 .Materi 4 Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang STANDAR ISI (SI) Sosialisasi KTSP Materi Minimal dan Tingkat Kompetensi Minimal.

atau moral sebagai perwujudan dari pendidikan agama Sosialisasi KTSP 58 . 5. 3. 4. Kerangka Dasar Kurikulum Struktur Kurikulum Beban Belajar Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Kalender Pendidikan Sosialisasi KTSP Kerangka Dasar 5 Kelompok mapel : Agama dan ƒ membentuk siswa menjadi Ahlak Mulia manusia beriman dan takwa dan berahlak mulia ƒ Mencakup etika. budi pekerti.Memuat : 1. 2.

6.Kewarganegaraan dan Kepribadian Iptek ƒ penigkatan kesadaran dan wawasan siswa akan status. kerja sama dan hidup sehat Estetika Jasmani Olahraga Kesehatan Sosialisasi KTSP Prinsip Pengembangan Kurikulum 1. 7. kebutuhan. 2. Berpusat pada potensi. perkembangan. kreatif dan mandiri ƒ untuk meningkatkan sensitivitas. 3. dan kepentingan peserta didik dan lingkungannya Beragam dan terpadu Tanggap terhadap perkembangan iptek dan seni Relevan dengan kebutuhan kehidupan Menyeluruh dan berkesinambungan Belajar sepanjang hayat Seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah Sosialisasi KTSP 59 . hak dan kewajibannya dalam kehidupannya ƒ untuk memperoleh kompetensi lanjut iptek serta membudayakan berpikir ilmiah secara kritis. 4. 5. disiplin. kemampuan mengapresiasi keindahan dan harmoni ƒ meningkatkan potensi fisik serta membudayakan sikap sportif.

Diselenggarakan dalam keseimbangan. sumber belajar dan teknologi yang memadai. 3. 4. 2. dinamis dan menyenangkan. Siswa harus mendapatkan pelayanan pendidikan yang bermutu. serta memperoleh kesempatan untuk mengekspresikan dirinya secara bebas. Peserta didik mendapat pelayanan yang bersifat perbaikan. Suasana hubungan peserta didik dan pendidik yang saling menerima dan menghargai. Menggunakan pendekatan multistrategi dan multimedia. Sosialisasi KTSP 5. sosial dan budaya serta kekayaan daerah 7. keterkaitan. terbuka dan hangat. dan kesinambungan yang cocok dan memadai antarkelas dan jenis serta jenjang pendidikan Sosialisasi KTSP 60 . pengayaan dan percepatan. Menegakkan 5 pilar belajar. akrab. Mendayagunakan kondisi alam. dan memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar 6.Prinsip Pelaksanaan Kurikulum 1.

Sosiologi 13.Agama 2. 6. Ketrampilan/Bhs. 7. 4. Ekonomi 12. PKn Bhs. Pend. Muatan Lokal C. 4. 8. 3.Struktur Kurikulum 1. Seni Budaya 14.Indonesia Bhs.Asing B. 9. Geografi 11.Inggris Matematika Fisika Biologi Kimia Sejarah X-1 2 2 4 4 4 2 2 2 1 1 2 2 2 2 2 2 2 2* 38 X. TIK 16. 3. Mata Pelajaran 1. Sosialisasi KTSP Komponen A. PenJasOrKes 15.2 2 2 4 4 4 2 2 2 1 1 2 2 2 2 2 2 2 2* 38 Struktur Kurikulum SMA 10. Kedalaman muatan kurikulum dituangkan dalam kompetensi yang harus dikuasai siswa dengan beban belajar yang tercantum dalam struktur kurikulum Merupakan pola dan susunan matapelajaran yang harus ditempuh oleh siswa dalam kegiatan pembelajaran Kompetensi terdiri dari Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi dasar (KD) yang dikembangkan berdasarkan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) Muatan Lokal dan Pengembangan Diri merupakan bagian integral dari struktur kurikulum sekolah 2. 5. Pengembangan Diri Jumlah Sosialisasi KTSP 61 .

6. Mata Pelajaran 1. TIK 13. PKn Bhs. Pend. Pend.Indonesia Bhs. Mata Pelajaran 1.Inggris Matematika Fisika Biologi Kimia Sejarah XI-1 2 2 4 4 4 4 4 4 1 2 2 2 2 2 2* 39 XI-2 2 2 4 4 4 4 4 4 1 2 2 2 2 2 2* 39 XII-1 2 2 4 4 4 4 4 4 1 2 2 2 2 2 2* 39 XII-2 2 2 4 4 4 4 4 4 1 2 2 2 2 2 2* 39 10. 8. Ketrpl/Bhs. Pengemb. 9.Agama 2.Inggris Matematika Sejarah Geografi Ekonomi Sosiologi XI-1 2 2 4 4 4 3 3 4 3 2 2 2 2 2 2* 39 XI-2 2 2 4 4 4 3 3 4 3 2 2 2 2 2 2* 39 XII-1 2 2 4 4 4 3 3 4 3 2 2 2 2 2 2* 39 XII-2 2 2 4 4 4 3 3 4 3 2 2 2 2 2 2* 39 10. Muatan Lokal C. TIK 13. Ketrpl/Bhs. 6. 7. Muatan Lokal C. PenJasOrKes 12.Asg B.Indonesia Bhs. 5. PKn Bhs. Seni Budaya 11.Agama 2. Pengemb. 9. 4.Diri Jumlah Sosialisasi KTSP 62 . 3. 3. 7. PenJasOrKes 12. Seni Budaya 11. 4.Program IPA Komponen/Kelas-Semester A.Diri Jumlah Sosialisasi KTSP Progam IPS Komponen/Kelas/Semester A.Asg B. 5. 8.

9. 3. Mata Pelajaran 1. Sosiologi 13.Asing 17. 5.Agama 2.. Pend. Seni Budaya 11. PenJasOrKes 15.Agama 2. Geografi 11. Muatan Lokal C.Asg B.Inggris Matematika Sastra Indonesia Bahasa Asing Antropologi Sejarah XI-1 2 2 5 5 3 4 4 2 2 2 2 2 2 2 2* 39 XI-2 2 2 5 5 3 4 4 2 2 2 2 2 2 2 2* 39 XII-1 2 2 5 5 3 4 4 2 2 2 2 2 2 2 2* 39 XII-2 2 2 5 5 3 4 4 2 2 2 2 2 2 2 2* 39 10. TIK 16. Pengemb. 3.Indonesia Bhs. Muatan Lokal C.Diri Sosialisasi KTSP Jumlah Komponen A. 5.Progam Bahasa Komponen/Kelas/Semester A.Inggris Matematika Fisika Biologi Kimia Sejarah X-1 2 2 4 4 4 2 2 2 1 1 2 2 2 2 2 2 X. TIK 13. 8. Ekonomi 12. …. PKn Bhs. 6. 9. 7. 10. PKn Bhs. Mata Pelajaran 1. Pend. Seni Budaya 14. Ketrpl/Bhs. Pengembangan Diri Jumlah 2 2* 38 2 2* 38 Sosialisasi KTSP 63 .2 2 2 4 4 4 2 2 2 1 1 2 2 2 2 2 2 Struktur Kurikulum MA 6. 4. PenJasOrKes 12. 8. 4. 7. Ketrampilan/Bhs. B.Indonesia Bhs.

Diri SosialisasiJ KTSP um lah 64 . PKn Bhs. PKn Bhs. Mata Pelajaran 1.Program IPA Komponen/Kelas-Semester A. Ketrpl/Bhs.. 7. Ketrpl/Bhs. 8. Seni Budaya 11. PenJasOrKes 12. 5.Asg 14. TIK 13. Pengemb.Indonesia Bhs. Pend. B. Seni Budaya 11. 9.Asg 14. 6. 5. TIK 13. B. Pengemb.Indonesia Bhs.Diri Sosialisasi J KTSP um 2 2* 39 2 2* 39 2 2* 39 2 2* 39 lah Progam IPS Komponen/Kelas/Semester A.Agama 2. ….. Mata Pelajaran 1. 6. Muatan Lokal C.Agama 2. Muatan Lokal C. PenJasOrKes 12. Pend. 8. 3. …. 3.Inggris Matematika Fisika Biologi Kimia Sejarah XI-1 2 2 4 4 4 4 4 4 1 2 2 2 2 XI-2 2 2 4 4 4 4 4 4 1 2 2 2 2 XII-1 2 2 4 4 4 4 4 4 1 2 2 2 2 XII-2 2 2 4 4 4 4 4 4 1 2 2 2 2 10. 4.Inggris Matematika Sejarah Geografi Ekonomi Sosiologi XI-1 2 2 4 4 4 3 3 4 3 2 2 2 2 2 2* 39 XI-2 2 2 4 4 4 3 3 4 3 2 2 2 2 2 2* 39 XII-1 2 2 4 4 4 3 3 4 3 2 2 2 2 2 2* 39 XII-2 2 2 4 4 4 3 3 4 3 2 2 2 2 2 2* 39 10. 4. 7. 9.

Ilmu Pengetahuan Sosial 7. Program Khusus Orientasi dan Mobilitas d. diserahkan kepada sekolah sesuai potensi daerah.Progam Bahasa Komponen/Kelas/Semester A. Keterampilan Vokasional /Teknologi Informasi dan Komunikasi *) b. Matematika 6. Ketrpl/Bhs. Pendidikan Agama 2. Olahraga.Agama 2. Mata Pelajaran 1. ….. TIK 13. Bahasa Inggris 5. 6. Seni Budaya 11. Muatan Lokal C.Asg 14. 8. 3. PenJasOrKes 12.Indonesia Bhs. PKn Bhs. B. Pengemb. 5. Ilmu Pengetahuan Alam 8. Jenis keterampilan vokasional/teknologi informasi yang dikembangkan. Pengembangan Diri Jumlah 2 2 2 2 2 2 2 2 2 16 2 2**) 36 2 2 2 2 2 2 2 2 2 16 2 2**) 36 2 2 2 2 2 2 2 2 2 16 2 2**) 36 Kelas dan Alokasi Waktu X XI XII Keterangan: *) Keterampilan vokasional/teknologi informasi dan komunikasi merupakan paaket pilihan. Pendidikan Jasmani. Seni dan Budaya 9. Pendidikan Kewarganegaraan 3. dan Kesehatan 10. Bahasa Indonesia 4. 7. Mata Pelajaran 1. **) Ekuivalen 2 jam pembelajaran Sosialisasi KTSP 65 .Inggris Matematika Sastra Indonesia Bahasa Asing Antropologi Sejarah XI-1 2 2 5 5 3 4 4 2 2 2 2 2 2 XI-2 2 2 5 5 3 4 4 2 2 2 2 2 2 XII-1 2 2 5 5 3 4 4 2 2 2 2 2 2 XII-2 2 2 5 5 3 4 4 2 2 2 2 2 2 10. 9.Diri Sosialisasi J KTSP um 2 2* 39 2 2* 39 2 2* 39 2 2* 39 lah STRUKTUR KURIKULUM SATUAN PENDIDIKAN KHUSUS Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Atas Luar Biasa Tunanetra (SMALB/A) Komponen a. 4. Muatan Lokal c. Pend.

diserahkan kepada sekolah sesuai potensi daerah. Jenis keterampilan vokasional/teknologi informasi yang dikembangkan. Bahasa Indonesia 4.STRUKTUR KURIKULUM SATUAN PENDIDIKAN KHUSUS Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Atas Luar Biasa Tunarungu (SMALB/B) Komponen a. Olahraga. diserahkan kepada sekolah sesuai potensi daerah. Ilmu Pengetahuan Sosial 7. Mata Pelajaran 1. Program Khusus Orientasi dan Mobilitas d. Matematika 6. Pendidikan Agama 2. Matematika 6. Bahasa Indonesia 4. Bahasa Inggris 5. dan Kesehatan 10. Ilmu Pengetahuan Alam 8. dan Kesehatan 10. Pendidikan Jasmani. **) Ekuivalen 2 jam pembelajaran Sosialisasi KTSP STRUKTUR KURIKULUM SATUAN PENDIDIKAN KHUSUS Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Atas Luar Biasa Tunadaksa (SMALB/D) Komponen a. Pendidikan Agama 2. Ilmu Pengetahuan Sosial 7. Pengembangan Diri Jumlah 2 2 2 2 2 2 2 2 2 16 2 2**) 36 2 2 2 2 2 2 2 2 2 16 2 2**) 36 2 2 2 2 2 2 2 2 2 16 2 2**) 36 Kelas dan Alokasi Waktu X XI XII Keterangan: *) Keterampilan vokasional/teknologi informasi dan komunikasi merupakan paaket pilihan. Ilmu Pengetahuan Alam 8. Pendidikan Jasmani. Pendidikan Kewarganegaraan 3. Seni dan Budaya 9. Keterampilan Vokasional /Teknologi Informasi dan Komunikasi *) b. Seni dan Budaya 9. Program Khusus Orientasi dan Mobilitas d. Keterampilan Vokasional /Teknologi Informasi dan Komunikasi *) b. Jenis keterampilan vokasional/teknologi informasi yang dikembangkan. Pendidikan Kewarganegaraan 3. Olahraga. Mata Pelajaran 1. Muatan Lokal c. Bahasa Inggris 5. Pengembangan Diri Jumlah 2 2 2 2 2 2 2 2 2 16 2 2**) 36 2 2 2 2 2 2 2 2 2 16 2 2**) 36 2 2 2 2 2 2 2 2 2 16 2 2**) 36 Kelas dan Alokasi Waktu X XI XII Keterangan: *) Keterampilan vokasional/teknologi informasi dan komunikasi merupakan paaket pilihan. **) Ekuivalen 2 jam pembelajaran Sosialisasi KTSP 66 . Muatan Lokal c.

Keterampilan Vokasional /Teknologi Informasi dan Komunikasi *) b. Mata Pelajaran 1. Keterampilan Vokasional /Teknologi Informasi dan Komunikasi *) b. **) Disesuaikan dengan kelainan dan kebutuhan peserta didik ***) Ekuivalen 2 jam pembelajaran Sosialisasi KTSP 67 . Olahraga. Program Khusus **) d. Pendidikan Kewarganegaraan 3. Jenis keterampilan vokasional/teknologi informasi yang dikembangkan. Tunagrahita Sedang (SMALB/C1). Matematika 6. dan Kesehatan 10. Tunaganda (SMALB/G) Komponen a. diserahkan kepada sekolah sesuai potensi daerah. Pendidikan Jasmani. Bahasa Indonesia 4. Ilmu Pengetahuan Alam 8. Tunadaksa Sedang (SMALB/D1). Pendidikan Agama 2. **) Ekuivalen 2 jam pembelajaran Sosialisasi KTSP STRUKTUR KURIKULUM SATUAN PENDIDIKAN KHUSUS Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Atas Luar Biasa Tunagrahita Ringan (SMALB/C). Seni dan Budaya 9. Olahraga. Matematika 6. Program Khusus Orientasi dan Mobilitas d. Muatan Lokal c. Pengembangan Diri Jumlah 24 2 2***) 36 24 2 2***) 36 24 2 2***) 36 10 Pendidikan Tematik 10 Pendidikan Tematik 10 Pendidikan Tematik Kelas dan Alokasi Waktu***) X XI XII Keterangan: *) Keterampilan vokasional/teknologi informasi dan komunikasi merupakan paaket pilihan. Mata Pelajaran 1. Muatan Lokal c. Ilmu Pengetahuan Sosial 7. Ilmu Pengetahuan Sosial 7. Pendidikan Jasmani. diserahkan kepada sekolah sesuai potensi daerah. Ilmu Pengetahuan Alam 8. Bahasa Inggris 5. Jenis keterampilan vokasional/teknologi informasi yang dikembangkan.STRUKTUR KURIKULUM SATUAN PENDIDIKAN KHUSUS Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Atas Luar Biasa Tunalaras (SMALB/E) Komponen a. Bahasa Inggris 5. Bahasa Indonesia 4. Pendidikan Agama 2. Seni dan Budaya 9. dan Kesehatan 10. Pengembangan Diri Jumlah 2 2 2 2 2 2 2 2 2 16 2 2**) 36 2 2 2 2 2 2 2 2 2 16 2 2**) 36 2 2 2 2 2 2 2 2 2 16 2 2**) 36 Kelas dan Alokasi Waktu X XI XII Keterangan: *) Keterampilan vokasional/teknologi informasi dan komunikasi merupakan paaket pilihan. Pendidikan Kewarganegaraan 3.

dirancang guru untuk mencapai kompetensi .Waktu penyelesaian penugasan ditentukan oleh siswa Sosialisasi KTSP 68 .Tatap Muka (TM) .BEBAN BELAJAR Beban belajar diartikan sebagai waktu yang dibutuhkan oleh peserta didik untuk mengikuti kegiatan pembelajaran dengan sistem : .Penugasan Terstruktur (PT) . dirancang guru untuk mencapai kompetensi .Waktu penyelesaian penugasan ditentukan oleh guru • KMTT : Kegiatan pembelajaran berupa pendalaman materi untuk siswa.Kegiatan Mandiri Tidak Terstruktur (KMTT) Sosialisasi KTSP • TM : Kegiatan pembelajaran yang berupa proses interaksi antara peserta didik dengan pendidikan • PT : Kegiatan pembelajaran berupa pendalaman materi untuk siswa.

Sekolah menyelenggarakan program pendidikan dengan SISTEM PAKET atau SKS Sosialisasi KTSP SISTEM PAKET Sistem penyelenggaraan program pendidikan yang peserta didiknya diwajibkan mengikuti seluruh mata pelajaran dan beban studi yang sudah ditetapkan untuk setiap tingkatan kelas. Sosialisasi KTSP 69 . sesuai dengan struktur yang berlaku pada satuan pendidikan dimaksud.

Sosialisasi KTSP Kategori Formal Standar Formal Mandiri Paket Dapat - SKS Dapat Wajib Sosialisasi KTSP 70 .SISTEM KREDIT SEMESTER Sistem Kredit Semester (SKS) adalah sistem penyelenggaraan program pendidikan yang peserta didiknya menentukan sendiri jumlah beban belajar dan mata pelajaran yang diikuti setiap semester.

• Struktur kurikulum yang telah • Struktur kurikulum untuk tersusun diselenggarakan dengan menggunakan sistem paket digunakan dengan SKS akan disusun tersendiri Sosialisasi KTSP Kegiatan Pengembangan Diri • Tidak termasuk beban belajar. minat. dan bakat. (dua) jam pelajaran. 2 • Dialokasikan waktu ekuivalen Sosialisasi KTSP 71 . karena substansinya dipilih sendiri oleh peserta didik sesuai dengan kebutuhan.

1111.d. Sosialisasi KTSP 72 . XII 45 38 -39 34 .66690 menit) *) Untuk SDLB.38 pembelajaran (58140 . SMALB alokasi waktu jam pembelajaran tatap muka dikurangi 5 menit 969 .SMPLB.BEBAN BELAJAR Beban Belajar Kegiatan Tatap Muka untuk setiap Satuan Pendidikan (Sistem Paket) satu jam pemb. Per Minggu Minggu efektif per tahun ajaran waktu pembelajaran per tahun 1292 -1482 jam SMA/MA/SMALB*) X s.5 Jumlah jam per tahun (@ 60 menit) Satuan Pendidikan Kelas Sosialisasi KTSP KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) • Kurikulum operasional yang disusun dan dilaksanakan oleh masing-masing satuan pendidikan • Sekolah dan Kepala Sekolah mengembangkan KTSP dan silabus berdasarkan : ¾ Kerangka dasar kurikulum. dan ¾ Standar kompetensi di bawah koordinasi dan supervisi Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota dan atau Provinsi.tatap muka (Menit jumlah jam pemb.

dan hari libur. Kalender pendidikan mencakup permulaan tahun ajaran. ƒ Sosialisasi KTSP Lanjutan Kalender Pendidikan NO 1 KEGIATAN Minggu efektif belajar ALOKASI WAKTU Minimum 34 minggu dan maksimum 38 minggu Digunakan untuk kegiatan pembelajaran efektif pada setiap satuan pendidikan KETERANGAN 2 Jeda tengah Maksimum 2 semester minggu Jeda antarsemes ter Libur akhir tahun pelajaran Maksimum 2 minggu Maksimum 3 minggu Satu minggu setiap semester 3 Antara semester I dan II 4 Digunakan untuk penyiapan kegiatan dan administrasi akhir dan awal tahun pelajaran Sosialisasi KTSP 73 . minggu efektif belajar.KALENDER PENDIDIKAN ƒ Kalender pendidikan adalah pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu tahun ajaran.

Maksimum Untuk satuan pendidikan sesuai dengan 1 minggu ciri kekhususan masing-masing. 7 8 Kegiatan khusus sekolah/ madrasah Maksimum Digunakan untuk kegiatan yang 3 minggu diprogramkan secara khusus oleh sekolah/madrasah tanpa mengurangi jumlah minggu efektif belajar dan waktu pembelajaran efektif. Sosialisasi KTSP Terima Kasih…… Sosialisasi KTSP 74 .NO KEGIATAN 5 ALOKASI WAKTU KETERANGAN Daerah khusus yang memerlukan libur keagamaan lebih panjang dapat mengaturnya sendiri tanpa mengurangi jumlah minggu efektif belajar dan waktu pembelajaran efektif. Hari libur 2–4 keagamaan minggu 6 Hari libur umum/ nasional Hari libur khusus Maksimum Disesuaikan dengan Peraturan 2 minggu Pemerintah.

Standar Kompetensi Lulusan adalah kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup pengetahuan.Materi 5 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 23 TAHUN 2006 Tentang STANDAR KOMPETENSI KELULUSAN (SKL) Sosialisasi KTSP Pengertian z Kompetensi adalah kemampuan bersikap. Standar Kompetensi adalah ukuran kom-petensi minimal yang harus dicapai peserta didik setelah mengikuti suatu proses pembelajaran pada satuan pendidikan tertentu. dan bertindak secara konsisten sebagai perwujudan dari pengetahuan. sikap. sikap. dan keterampilan yang dimiliki peserta didik. dan keterampilan. z z Sosialisasi KTSP 75 . berpikir.

4. ahklak mulia. kepribadian. dan pekerjaannya Berpartisipasi dalam penegakan aturan-aturan sosial Menghargai keberagaman agama. perbuatan. pengetahuan. Standar kompetensi lulusan pada satuan pendidikan menengah kejuruan bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan. serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut. dan golongan sosial ekonomi dalam lingkup global. serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut. 3. Sosialisasi KTSP SKL SMA/MA/SMALB 1. suku. 2. ras. Berperilaku sesuai dengan ajaran agama yang dianut sesuai dengan perkembangan remaja Mengembangkan diri secara optimal dengan memanfaatkan kelebihan diri serta memperbaiki kekurangannya Menunjukkan sikap percaya diri dan bertanggung jawab atas perilaku. kepribadian. serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut sesuai dengan kejuruannya. pengetahuan. Standar kompetensi lulusan pada satuan pendidikan menengah umum bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan. pengetahuan. ahklak mulia. 5. Standar kompetensi lulusan pada jenjang pendidikan dasar bertujuan untuk meletakkan dasar kecerdasan. bangsa.Fungsi Standar Kompetensi Lulusan (SKL) z z z z Standar kompetensi lulusan digunakan sebagai pedoman penilaian dalam penentuan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan. ahklak mulia. Sosialisasi KTSP 76 . kepribadian.

kreatif. kritis. 10. 9. kritis. 8. dan inovatif dalam pengambilan keputusan Menunjukkan kemampuan mengembangkan budaya belajar untuk pemberdayaan diri Menunjukkan sikap kompetitif dan sportif untuk mendapatkan hasil yang terbaik Menunjukkan kemampuan menganalisis dan memecahkan masalah kompleks Menunjukkan kemampuan menganalisis gejala alam dan sosial Sosialisasi KTSP SKL SMA/MA/SMALB 12. Sosialisasi KTSP 77 . dan bernegara secara demokratis dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia Mengekspresikan diri melalui kegiatan seni dan budaya Mengapresiasi karya seni dan budaya Menghasilkan karya kreatif. 16. 7. 13. berbangsa.SKL SMA/MA/SMALB 6. baik individual maupun kelompok 14. Membangun dan menerapkan informasi dan pengetahuan secara logis. Memanfaatkan lingkungan secara produktif dan bertanggung jawab Berpartisipasi dalam kehidupan bermasyarakat. dan inovatif Menunjukkan kemampuan berpikir logis. 11. kreatif. 15.

Sosialisasi KTSP 78 . dan berbicara dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris Menguasai pengetahuan yang diperlukan untuk mengikuti pendidikan tinggi 23. Menjaga kesehatan dan keamanan diri. 20. serta kebersihan lingkungan Berkomunikasi lisan dan tulisan secara efektif dan santun Memahami hak dan kewajiban diri dan orang lain dalam pergaulan di masyarakat Menghargai adanya perbedaan pendapat dan berempati terhadap orang lain Sosialisasi KTSP SKL SMA/MA/SMALB 21. membaca. Menunjukkan keterampilan membaca dan menulis naskah secara sistematis dan estetis Menunjukkan keterampilan menyimak. kebugaran jasmani.SKL SMA/MA/SMALB 17. 19. 18. menulis. 22.

dan pendidikan jasmani. Tujuan tersebut dicapai melalui muatan dan/atau kegiatan agama. kewarganegaraan. Sosialisasi KTSP SKL Kelompok Mata Pelajaran 2. olahraga. Sosialisasi KTSP 79 . Tujuan ini dicapai melalui muatan dan/atau kegiatan agama. jasmani. seni dan budaya. akhlak mulia. kepribadian. dan kesehatan. Kelompok mata pelajaran Kewarganegaraan dan Kepribadian bertujuan: membentuk peserta didik menjadi manusia yang memiliki rasa kebangsaan dan cinta tanah air. kewarganegaraan. estetika. ilmu pengetahuan dan teknologi. bahasa.SKL Kelompok Mata Pelajaran 1. Kelompok mata pelajaran Agama dan Akhlak Mulia bertujuan: membentuk peserta didik menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia.

dan muatan lokal yang relevan. ilmu pengetahuan sosial. seni dan budaya. matematika. ilmu pengetahuan alam. Kelompok mata pelajaran Ilmu Pengetahuan dan Teknologi bertujuan: mengembangkan logika. keterampilan/kejuruan. tujuan ini dicapai melalui muatan dan/atau kegiatan bahasa. keterampilan. kemampuan berpikir dan analisis peserta didik. Sosialisasi KTSP 80 .SKL Kelompok Mata Pelajaran 3. serta muatan lokal yang relevan. teknologi informasi dan komunikasi. Sosialisasi KTSP SKL Kelompok Mata Pelajaran 4. Pada satuan pendidikan SMA/MA/SMALB/Paket C. Kelompok mata pelajaran Estetika bertujuan: membentuk karakter peserta didik menjadi manusia yang memiliki rasa seni dan pemahaman budaya. Tujuan ini dicapai melalui muatan dan/atau kegiatan bahasa.

olahraga. dan Kesehatan bertujuan: membentuk karakter peserta didik agar sehat jasmani dan rohani. Kelompok mata pelajaran Jasmani. ilmu pengetahuan alam. dan muatan lokal yang relevan. dan menumbuhkan rasa sportivitas. Sosialisasi KTSP Selesai Sosialisasi KTSP 81 .SKL Kelompok Mata Pelajaran 5. Olah Raga. Tujuan ini dicapai melalui muatan dan/atau kegiatan pendidikan jasmani. pendidikan kesehatan.

82 .

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL Materi 6 PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 24 TAHUN 2006 Tentang PELAKSANAAN STANDAR ISI DAN STANDAR KOMPETENSI KELULUSAN Sosialisasi KTSP Jadwal Pelaksanaan Kurikulum Satuan Pendidikan dan Komite Sekolah Mengembangkan dan Menetapkan KTSP sesuai kebutuhan Mengembangkan kurikulum dengan standar yang lebih tinggi dari Standar Isi Dapat mengadopsi atau mengadaptasi model KTSP BSNP Sosialisasi KTSP 83 .

22 dan 23 untuk semua tingkatan kelas mulai tahun ajaran 2006/2007 ƒ Satuan pendidikan dasar dan menengah yang belum melaksanakan uji coba kurikulum 2004 melaksanakan Permen No.Jadwal Pelaksanaan Kurikulum ƒ Satuan pendidikan dasar dan menengah dapat menerapkan Permen No. 22 dan 23 paling lambat tahun ajaran 2009/2010 ƒ Satuan pendidikan dasar dan menengah yang telah melaksanakan uji coba kurikulum 2004 secara menyeluruh dapat menerapkan secara menyeluruh Permen No. Sosialisasi KTSP Jadwal Pelaksanaan Kurikulum Satuan Pendidikan SD/MI/SDLB Waktu Pelaksanaan Kelas I II III IV V VI Tahun I √ √ Tahun II √ √ √ √ Tahun III √ √ √ √ √ √ Sosialisasi KTSP 84 . 22 dan 23 secara bertahap seperti tabel dibawah ini. 22 dan 23 mulai tahun ajaran 2006/2007 ƒ Satuan pendidikan dasar dan menengah harus sudah mulai menerapkan Permen No.

Sosialisasi KTSP 85 . ƒ Menteri Agama dapat mengatur jadwal pelaksanaan standar isi dan SKL satuan pendidikan MI. ƒ Bupati/walikota dapat mengatur jadwal pelaksanaan Permen No.Jadwal Pelaksanaan Kurikulum Satuan Pendidikan SMP/MTs/SMPLB dan SMA/MA/SMK/MAK/SMALB Waktu Pelaksanaan Kelas VII / X VIII / XI IX / XII Tahun I √ Tahun II √ √ Tahun III √ √ √ Sosialisasi KTSP Jadwal Pelaksanaan Kurikulum ƒ Gubernur dapat mengatur jadwal pelaksanaan Permen No. MA dan MAK yang tidak sesuai dengan kondisi dan kesiapan satuan pendidikan. 22 dan 23 untuk satuan pendidikan menengah dan satuan pendidikan khusus disesuaikan dengan kondisi dan kesiapan satuan pendidikan di provinsi masing-masing. 22 dan 23 untuk satuan pendidikan dasar disesuaikan dengan kondisi dan kesiapan satuan pendidikan di kabupaten/Kota. MTs.

22 dan 23 Sosialisasi KTSP Ditjen Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan ƒ Sosialisasi Permen No. 22 dan 23 serta mendistribusikan secara nasional • Melakukan usaha secara nasional agar sarana dan prasarana satuan pendidikan dapat mendukung pelaksanaan Permendiknas No. dan tenaga kependidikan lainnya yang relevan melalui LPMPdan/atau PPPG ƒ Sosialisasi Permen No. 22 dan 23 dan panduan penyusunan KTSP yang disusun BSNP ke dinas pendidikan provinsi.Ditjen Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah • Menggandakan Permendiknas No. pengawas. kabupaten/kota. 22 dan 23 ke guru. kepala sekolah. dan dewan pendidikan ƒ Membantu pemerintah provinsi dan Kabupaten/kota dalam penjaminan mutu melalui LPMP Sosialisasi KTSP 86 .

Badan Penelitian dan Pengembangan ƒ Mengembangkan model-model kurikulum sebagai masukan bagi BSNP ƒ Mengembangkan dan mengujicobakan model-model kurikulum inovatif ƒ Mengembangkan dan mengujicobakan model kurikulum untuk pendidikan layanan khusus ƒ Bekerja sama dengan PT dan/atau LPMP melakukan pendampingan satuan pendidikan dalam pengembangan kurikulum satuan pendidikan ƒ Memonitor secara nasional penerapan Permen No. 22 dan 23 . 22 dan 23 di LPTK ƒ Memfasilitasi pengembangan kurikulum dan tenaga dosen LPTK Sosialisasi KTSP 87 . mengevaluasinya. dan mengusulkan rekomendasi kebijakan kepada BSNP dan/atau menteri ƒ Mengembangkan pangkalan data yang rinci tentang pelaksanaan SI dan SKL Sosialisasi KTSP Ditjen Pendidikan Tinggi ƒ Sosialisasi Permen No.

22 dan 23 kepada pemangku kepentingan umum Sosialisasi KTSP Selesai Sosialisasi KTSP 88 .Sekretariat Jenderal Sosialisasi Permen No.

9. Pengembangan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Pengembangan Silabus. 10. Penyusunan KTSP. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) 7. 89 .Materi SOSIALISASI dan PELATIHAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) III. Konsep Dasar Kurikulum Berbasis Kompetensi. 8.

90 .

Materi 7 KONSEP DASAR KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI Sosialisasi KTSP ASPEK YANG BERBEDA KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR z PENILAIAN z PENGELOLAAN KURIKULUM BERBASIS SEKOLAH z Sosialisasi KTSP 91 .

bagian dari pembelajaran. ketuntasan belajar. al … Sosialisasi KTSP 92 . dilakukan melalui berbagai cara.Kegiatan Belajar Mengajar ¾ ¾ ¾ ¾ ¾ ¾ Berpusat pada peserta didik Mengembangkan kreativitas Menciptakan kondisi yang menyenangkan dan menantang Kontekstual Menyediakan pengalaman belajar yang beragam Belajar melalui berbuat Sosialisasi KTSP Penilaian Kelas Dilakukan oleh Guru untuk mengetahui tingkat penguasaan kompetensi yang ditetapkan. mengacu pada patokan. dan sebagai bahan untuk peningkatan mutu hasil belajar Berorientasi pada kompetensi. bersifat internal.

l. Projects (Penugasan).l. melalui: Portfolios (kumpulan kerja siswa).Dilakukan a. Products (Hasil karya). dan Paper & Pen (tes tulis) Sosialisasi KTSP Pengelolaan Kurikulum Berbasis Sekolah ¾ ¾ ¾ Mengacu pada Visi dan Misi Sekolah Pengembangan perangkat kurikulum Pemberdayaan tenaga kependidikan dan sumber daya lainnya untuk meningkatkan mutu hasil belajar ¾ Pemantauan dan … Sosialisasi KTSP (a. silabus) 93 . Performances (Unjuk kerja).

¾ SOSIAL BUDAYA MASYARAKAT SETEMPAT. ƒ Komite Sekolah. ƒ Organisasi Profesi ¾ Berkolaborasi secara vertikal. ¾ POTENSI DAERAH/ KARAKTERISTIK DAERAH. dan • Dinas Pendidikan ¾ Sosialisasi KTSP PENGEMBANGAN DAN PELAKSANAAN KURIKULUM. kinerja dan kualitas pelayanan terhadap peserta didik ¾ Berkolaborasi secara horizontal. DISESUAIKAN DENGAN: ¾ SATUAN PENDIDIKAN.Pemantauan dan Penilaian untuk meningkatkan efisiensi. dengan: • Dewan. dengan: ƒ Sekolah lain. & ¾ PESERTA DIDIK Sosialisasi KTSP 94 .

PENGEMBANGAN DIRI TERDIRI DARI: KEGIATAN BIMBINGAN KONSELING DAN EKSTRA KURIKULER Sosialisasi KTSP BENTUK PELAKSANAAN KEGIATAN PENGEMBANGAN DIRI: • • • • KEGIATAN KEGIATAN KEGIATAN KEGIATAN TERPROGRAM RUTIN SPONTAN KETELADANAN Sosialisasi KTSP 95 .

KEGIATAN SPONTAN Adalah kegiatan yang dapat dilakukan kapan saja. ¾ Upacara ¾ Senam ¾ Sholat berjamaah ¾ Pemeriksaan kesehatan ¾ Pergi ke perpustakaan ¾ Dll Sosialisasi KTSP B. baik di kelas maupun di sekolah. Bertujuan untuk membiasakan anak mengerjakan sesuatu dengan baik. Bertujuan untuk memberikan pendidikan pada saat itu juga. terutama dalam disiplin dan sopan santun dan kebiasaan baik yang lain.A. KEGIATAN RUTIN Adalah kegiatan yang dilakukan secara reguler. • • • • Membiasakan memberi salam Membiasakan membuang sampah pada tempatnya Membiasakan antri Membiasakan mengatasi silang pendapat (pertengkaran) dengan benar Dll Sosialisasi KTSP 96 . tanpa dibatasi oleh ruang. dimana saja.

Bertujuan memberikan wawasan tambahan pada anak tentang unsur-unsur baru dalam kehidupan bermasyarakat yang penting untuk perkembangan anak. pentas. tempat-tempat penting dll. Sosialisasi KTSP 97 . HAM/hak anak. hemat energi. tempat/orang yang terkena musibah. Kunjungan: panti asuhan. Proyek: lomba. D. Bertujuan memberikan contoh tentang kebiasaan yang baik. bazaar dll. • • • Sosialisasi KTSP Seminar/workshop: aids. KEGIATAN KETELADANAN Adalah kegiatan yang dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja yang lebih mengutamakan pemberian contoh dari guru dan pengelola pendidikan yang lain kepada muridnya. KEGIATAN TERPROGRAM Adalah kegiatan yang diprogramkan dan direncanakan baik pada tingkat kelas maupun sekolah.dll. ¾ Memberi contoh berpakaian rapi ¾ Memberi contoh memuji hasil kerja yang baik ¾ Memberi contoh datang tepat waktu ¾ Memberi contoh hidup sederhana ¾ Memberi contoh tidak merokok Dll.C.

selesai Sosialisasi KTSP 98 .

19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan Permendiknas No. 24/2006 tentang pelaksanaan Permendiknas No.Materi 8 PENYUSUNAN KTSP Sosialisasi KTSP 1 LANDASAN • UU No.20 Tahun 2003 tentang Sistem • • • • Pendidikan Nasional PP No. 22 dan 23/2006 2 Sosialisasi KTSP 99 . 23/2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan Permendiknas No. 22/2006 tentang Standar Isi Permendiknas No.

PENGERTIAN Kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) adalah kurikulum operasional yang disusun dan dilaksanakan oleh masing-masing satuan pendidikan. dan seni Silakan pilih menu yang tersedia Sosialisasi KTSP 4 100 . Sosialisasi KTSP 3 Acuan Operasional Penyusunan KTSP • Peningkatan iman dan takwa serta akhlak mulia • Peningkatan potensi. dan minat sesuai • • • • dengan tingkat perkembangan dan kemampuan peserta didik Keragaman potensi dan karakteristik daerah dan lingkungan Tuntutan pembangunan daerah dan nasional Tuntutan dunia kerja Perkembangan ilmu pengetahuan. kecerdasan. teknologi.

Kurikulum disusun yang memungkinkan semua mata pelajaran dapat menunjang peningkatan iman dan takwa serta akhlak mulia.PANDUAN SILABUS PANDUAN RPP PERBANDINGAN MAPEL • • • • • • Agama Dinamika perkembangan global Persatuan nasional dan nilai-nilai kebangsaan Kondisi sosial budaya masyarakat setempat Kesetaraan Jender Karakteristik satuan pendidikan Silakan pilih menu yang tersedia Sosialisasi KTSP 5 PANDUAN KTSP PANDUAN SILABUS PANDUAN RPP PERBANDINGAN MAPEL ACUAN OPERASIONAL KTSP Peningkatan iman dan takwa serta akhlak mulia Keimanan dan ketakwaan serta akhlak mulia menjadi dasar pembentukan kepribadian peserta didik secara utuh. Sosialisasi KTSP 6 101 .

dan kinestetik peserta didik secara optimal sesuai dengan tingkat perkembangannya.PANDUAN KTSP PANDUAN SILABUS PANDUAN RPP PERBANDINGAN MAPEL ACUAN OPERASIONAL KTSP Peningkatan potensi. dan minat sesuai dengan tingkat perkembangan dan kemampuan peserta didik Kurikulum disusun agar memungkinkan pengembangan keragaman potensi. kecerdasan intelektual. 8 Sosialisasi KTSP 102 . kecerdasan. oleh karena itu kurikulum harus memuat keragaman tersebut untuk menghasilkan lulusan yang dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan daerah. minat. kebutuhan. spritual. dan keragaman karakteristik lingkungan. tantangan. Sosialisasi KTSP 7 PANDUAN KTSP PANDUAN SILABUS PANDUAN RPP PERBANDINGAN MAPEL ACUAN OPERASIONAL KTSP Keragaman potensi dan karakteristik daerah dan lingkungan Daerah memiliki keragaman potensi. emosional.

Sosialisasi KTSP 9 PANDUAN KTSP PANDUAN SILABUS PANDUAN RPP PERBANDINGAN MAPEL ACUAN OPERASIONAL KTSP Tuntutan dunia kerja Kurikulum harus memuat kecakapan hidup untuk membekali peserta didik memasuki dunia kerja sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik dan kebutuhan dunia kerja.PANDUAN KTSP PANDUAN SILABUS PANDUAN RPP PERBANDINGAN MAPEL ACUAN OPERASIONAL KTSP Tuntutan pembangunan daerah dan nasional Pengembangan kurikulum harus memperhatikan keseimbangan tuntutan pembangunan daerah dan nasional. khususnya bagi mereka yang tidak melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Sosialisasi KTSP 10 103 .

Sosialisasi KTSP 11 PANDUAN KTSP PANDUAN SILABUS PANDUAN RPP PERBANDINGAN MAPEL ACUAN OPERASIONAL KTSP Agama Kurikulum harus dikembangkan untuk meningkatkan toleransi dan kerukunan umat beragama. dan seni Kurikulum harus dikembangkan secara berkala dan berkesinambungan sejalan dengan perkembangan Ilmu pengetahuan. dan memperhatikan norma agama yang berlaku di lingkungan sekolah Sosialisasi KTSP 12 104 . teknologi. dan seni.PANDUAN KTSP PANDUAN SILABUS PANDUAN RPP PERBANDINGAN MAPEL ACUAN OPERASIONAL KTSP Perkembangan ilmu pengetahuan. teknologi.

PANDUAN KTSP PANDUAN SILABUS PANDUAN RPP PERBANDINGAN MAPEL ACUAN OPERASIONAL KTSP Dinamika perkembangan global Kurikulum harus dikembangkan agar peserta didik mampu bersaing secara global dan dapat hidup berdampingan dengan bangsa lain. Sosialisasi KTSP 14 105 . Sosialisasi KTSP 13 PANDUAN KTSP PANDUAN SILABUS PANDUAN RPP PERBANDINGAN MAPEL ACUAN OPERASIONAL KTSP Persatuan nasional dan nilai-nilai kebangsaan Kurikulum harus mendorong wawasan dan sikap kebangsaan dan persatuan nasional untuk memperkuat keutuhan bangsa dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sosialisasi KTSP 15 PANDUAN KTSP PANDUAN SILABUS PANDUAN RPP PERBANDINGAN MAPEL ACUAN OPERASIONAL KTSP Kesetaraan Jender Kurikulum harus diarahkan kepada pendidikan yang berkeadilan dan mendorong tumbuh kembangnya kesetaraan jender. Sosialisasi KTSP 16 106 .PANDUAN KTSP PANDUAN SILABUS PANDUAN RPP PERBANDINGAN MAPEL ACUAN OPERASIONAL KTSP Kondisi sosial budaya masyarakat setempat Kurikulum harus dikembangkan dengan memperhatikan karakteristik sosial budaya masyarakat setempat dan menunjang kelestarian keragaman budaya.

Penjurusan. Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal dan Global). Pengembangan Diri. Kenaikan Kelas dan kelulusan. tujuan. • Kalender Pendidikan • Silabus dan RPP Sosialisasi KTSP 18 107 . Muatan lokal. kondisi. misi. Ketuntasan Belajar.PANDUAN KTSP PANDUAN SILABUS PANDUAN RPP PERBANDINGAN MAPEL ACUAN OPERASIONAL KTSP Karakteristik Satuan Pendidikan Kurikulum harus dikembangkan sesuai dengan visi. Beban Belajar. Sosialisasi KTSP 17 Komponen KTSP • Tujuan Pendidikan Sekolah • Struktur dan Muatan Kurikulum (mata pelajaran. Pendidikan Kecakapan Hidup. dan ciri khas satuan pendidikan.

ISI / MUATAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) Sosialisasi KTSP 19 KTSP DOKUMEN 1 ƒ BAB I . Kalender Pendidikan Sosialisasi KTSP 20 108 . Tujuan Pendidikan ƒ BAB III. Pendahuluan ƒ BAB II . Struktur dan Muatan Kurikulum ƒ BAB IV.

KTSP DOKUMEN II A. Silabus dan RPP Dari SK/KD yang dikembangkan Sekolah (Mulok. Silabus dan RPP Dari SK/KD yang dikembangkan pusat. Mapel Tambahan) Sosialisasi KTSP 21 KTSP (Dokumen 1) Sosialisasi KTSP 22 109 . B.

Bab I. Misi Sekolah 4. PENDAHULUAN z Latar Belakang (dasar pemikiran penyusunan KTSP) z Tujuan Pengembangan KTSP z Prinsip Pengembangan KTSP SESUAI KARAKTERISTIK SEKOLAH 23 Sosialisasi KTSP Bab II. Tujuan pendidikan (Disesuaikan dengan jenjang satuan pendidikan) 2. Tujuan Sekolah Sosialisasi KTSP 24 110 . TUJUAN 1. Visi Sekolah 3.

Sosialisasi KTSP 25 BAB III STRUKTUR DAN MUATAN KTSP Meliputi Sub Komponen: 1. TUJUAN SATUAN PENDIDIKAN • TAHAP 1 : HASIL BELAJAR SISWA apa yg hrs dicapai siswa berkaitan dengan pengetahuan. Ketuntasan Belajar 6. Muatan lokal 3. • TAHAP 3 : SUASANA SEKOLAH suasana sekolah – sebagai lembaga/organisasi pembelajaran – seperti apa yg diinginkan untuk mewujudkan hasil belajar bagi siswa. Pengaturan beban belajar 5. Penjurusan 8. MISI. Kenaikan Kelas. dan sikap setelah mereka menamatkan sekolah. dan kelulusan 7. Pendidikan kecakapan Hidup 9. Mata pelajaran 2. Kegiatan Pengembangan diri 4.BAGAIMANA MENYUSUN VISI. • TAHAP 2 : SUASANA PEMBELAJARAN suasana pembelajaran seperti apa yg dikehendaki untuk mencapai hasil belajar itu. keterampilan. Pendidikan berbasis Keunggulan Lokal dan Global Cat : Untuk PLB/PK ditambah dengan Program Khusus Sosialisasi KTSP 26 111 .

• Memanfaatkan 4 jam tambahan untuk menambah jam pembelajaran pada mata pelajaran tertentu atau menambah mata pelajaran baru. Mata Pelajaran Berisi “Struktur Kurikulum Tingkat Sekolah” yang disusun berdasarkan kebutuhan siswa dan sekolah terkait dengan upaya pencapaian SKL. • Tidak boleh mengurangi mata pelajaran yang tercantum dalam standar isi. Muatan Lokal Berisi tentang: Jenis. Sosialisasi KTSP 27 2.1. Pengembangan Struktur Kurikulum dilakukan dengan cara antara lain: • mengatur alokasi waktu pembelajaran “tatap muka” seluruh mata pelajaran wajib dan pilihan Ketrampilan/ Bahasa asing lain). • Mencantumkan jenis mata pelajaran muatan lokal dalam struktur kurikulum.Dalam pengembangannya mempertimbangkan hal-hal sbb: ƒ Muatan lokal merupakan kegiatan kurikuler yang bertujuan untuk mengembangkan kompetensi sesuai dengan ciri khas dan potensi daerah. termasuk keunggulan daerah. Strategi Pemilihan dan pelaksanaan Mulok yang diselenggarakan oleh sekolah. Sosialisasi KTSP 28 112 .

ƒ Substansi yang akan dikembangkan. mengacu pada: minat dan atau karakteristik program studi yang diselenggarakan di sekolah mulok pada setiap tahun pelajaran. ƒ Siswa boleh mengikuti lebih dari satu jenis Sosialisasi KTSP 30 113 . ƒ Merupakan mata pelajaran wajib yang tercantum dalam Struktur kurikulum. ƒ Setiap sekolah dapat melaksanakan mulok lebih dari satu jenis dalam setiap semester. atau terlalu luas substansinya sehingga harus dikembangkan menjadi Mapel tersendiri. materi nya tidak sesuai menjadi bagian dari mapel lain. sesuai dengan minat dan program Mulok yang diselenggarakan sekolah. Sosialisasi KTSP 29 ƒ Bentuk penilaiannya kuantitatif (angka).ƒ Substansi muatan lokal ditentukan oleh satuan pendidikan.

Tanaman Obat. ƒ Bidang Pengolahan: Pembuatan Abon. Sayur. dll. Baso dll. Berkomunkasi sebagai Guide. Sosialisasi KTSP 31 ƒ Sekolah harus menyusun SK. Sosialisasi KTSP 32 114 . Contoh: ƒ Bidang Budidaya: Tanaman Hias. Kerupuk. Kewirausahaan dll.ƒ Substansinya dapat berupa program keterampilan produk dan jasa. ƒ Bidang TIK dan lain-lain: Web Desain. akuntansi komputer. Ikan Asin. KD dan Silabus untuk Mata pelajaran Mulok yang diselenggarakan oleh sekolah. ƒ Pembelajarannya dapat dilakukan oleh guru mata pelajaran atau tenaga ahli dari luar sekolah yang relevan dengan substansi mulok. pembibitan ikan hias dan konsumsi.

‰ Dapat dilaksanakan dalam bentuk kegiatan: . Pengembangan kreativitas. Sosialisasi KTSP 33 ‰ ‰ Bukan Mata Pelajaran dan tidak perlu dibuatkan SK. dan atau . spontan dan keteladanan. kesulitan belajar. minat peserta didik. ‰ Sosialisasi KTSP 34 115 .3. Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) . kepribadian siswa. yang difokuskan pada “Perubahan sikap dan perkembangan perilaku peserta didik setelah mengikuti kegiatan pengembangan diri”. Pengembangan Diri ‰ Bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan. rutin. (kehidupan pribadi.Bimbingan konseling. kemampuan. Kepemimpinan. seperti: Kepramukaan. bakat. Dilaksanakan secara terprogram. karir ). sosial. KD dan silabus. dan kondisi sekolah. Penilaian dilakukan secara kualitatif (deskripsi).Ekstra kurikuler.

diserahkan kepada masing. Keolahragaan. Sikap Sportif. Kompetetitif. dll. Sosialisasi KTSP 36 116 . KIR. mencakup penilaian: Sosialisasi KTSP 35 • Kegiatan pengembangan diri difasilitasi dan atau dibimbing oleh guru kelas atau mata pelajaran. konselor atau Guru BK atau tenaga kependidikan lain. dll. mencakup penilaian: sikap kompetitif. • Keg. disiplin dan ketaatan mengikuti SPO. Kerjasama. • Penjabaran alokasi waktu ekuivalen dengan 2 • Perlu dibuat program kerja yang sistematis dan komprehensif sebagai bagian dari program kerja sekolah dan atau program kerja OSIS.Contoh Penilaian Pengembangan Diri: • Keg. percaya diri dan mampu memecahkan masalah. jam pembelajaran per minggu .masing pembimbing dan sekolah. kerjasama.

Pengaturan Beban Belajar • Berisi tentang jumlah beban belajar per Mata Pelajaran. sebanyak 0–60% untuk SMA/MA/SMALB/SMK/MAK waktu kegiatan tatap muka mata pelajaran yang bersangkutan. per minggu per semester dan per Tahun Pelajaran yang dilaksanakan di sekolah. 37 Sosialisasi KTSP • Alokasi waktu kegiatan praktik diperhitungkan sbb: 2 Jam Pelajaran (JPL) praktik di sekolah setara dengan 1 JPL tatap muka. 38 Sosialisasi KTSP 117 . dan 4 JPL praktik di luar sekolah setara dengan 1 JPL tatap muka (bagi Sekolah Menengah Kejuruan). tetapi jumlah Beban belajar per tahun secara keseluruhan tetap. • Sekolah dapat mengatur alokasi waktu untuk setiap Mata Pelajaran pada semester ganjil dan genap dalam satu tahun pelajaran sesuai dengan Kebutuhan. sesuai dengan alokasi waktu yang tercantum dalam Struktur Kurikulum. mempertimbangkan potensi dan kebutuhan peserta didik dalam mencapai kompetensi. minggu • Sekolah dapat menambah maksimal 4 JPL per • Alokasi waktu penugasan terstruktur dan kegiatan • Pemanfaatan alokasi waktu tersebut mandiri tidak terstruktur.4.

5. Kenaikan Kelas dan Kelulusan • Berisi tentang kriteria dan mekanisme kenaikan kelas dan kelulusan. serta strategi penanganan siswa yang tidak naik atau tidak lulus yang diberlakukan oleh sekolah. Sosialisasi KTSP 39 6. Program disusun mengacu pada hal-hal sebagai berikut: – Panduan kenaikan kelas yang akan disusun oleh Dit. – Sekolah harus menetapkan kriteria ketuntasan minimal (KKM) per MP dengan mempertimbangkan: kemampuan rata-rata peserta didik. tetapi secara bertahap harus dapat mencapai kriteria ketuntasan ideal. – Sekolah dapat menetapkan KKM di bawah batas kriteria ideal. Pembinaan terkait – Sedangkan ketentuan kelulusan akan diatur secara khusus dalam peraturan tersendiri. Sosialisasi KTSP 40 118 . Ketuntasan Belajar • Berisi tentang kriteria ketuntasan minimal (KKM) per mata pelajaran yang ditetapkan oleh sekolah dengan memper-timbangkan hal-hal sbb: – Ketuntasan belajar ideal untuk setiap indikator adalah 0 – 100 %. dgn batas kriteria ideal minimum 75 %. kompleksitas dan SDM.

Penjurusan di SMA/MA • Berisi tentang kriteria dan mekanisme penjurusan serta strategi/kegiatan penelusuran bakat. Sosialisasi KTSP 42 119 . – Untuk kecakapan vokasional. • Substansi kecakapan hidup meliputi: . Pendidikan Kecakapan Hidup • Bukan mata pelajaran tetapi substansinya merupakan bagian integral dari semua mata pelajaran. yang disusun dengan mengacu pada panduan penjurusan yang akan disusun oleh Direktorat terkait. dapat diperoleh dari satuan pendidikan ybs. sosial. antara lain melalui mata pelajaran Keterampilan.Kecakapan personal. Sosialisasi KTSP 41 8. • Tidak masuk dalam struktur kurikulum secara khusus. • Dapat disajikan secara terintegrasi dan atau berupa paket/modul yang direncanakan secara khusus. akademik dan atau vokasional.7. minat dan prestasi yang diberlakukan oleh sekolah.

ƒ Substansinya mencakup aspek: Ekonomi. KD dan silabus keterampilan lain sesuai dengan kebutuhan sekolah. yang terintegrasi. Bahasa. ajar dan penyelenggaraan pembelajaran keterampilan vokasional dapat dilakukan melalui kerjasama dengan satuan pendidikan formal/non formal lain. Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal dan Global ƒ Program pendidikan yang dikembangkan dengan memanfaatkan keunggulan lokal dan kebutuhan daya saing global. TIK. atau menjadi mapel Mulok. • Pembelajaran mata pelajaran keterampilan • Pengembangan SK. yang semuanya bermanfaat bagi pengembangan kompetensi peserta didik.KD. RPP dan bahan Sosialisasi KTSP 43 9. Budaya. Ekologi. maka sekolah dapat mengembangkan SK. Sosialisasi KTSP 44 120 . ƒ Dapat merupakan bagian dari semua mata pelajaran ƒ Dapat diperoleh peserta didik dari satuan pendidikan formal lain dan atau satuan pendidikan nonformal.• Bila SK dan KD pada mata pelajaran keterampilan tidak sesuai dengan kebutuhan siswa dan sekolah. silabus. dan lain-lain. dimaksud dilaksanakan secara komprehensif melalui Intra kurikuler.

Sosialisasi KTSP 45 KTSP DOKUMEN II Sosialisasi KTSP 46 121 . dengan memperhatikan aturan kalender pendidikan sebagaimana tercantum dalam Standar Isi.BAB. disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik sekolah. kebutuhan peserta didik dan masyarakat. IV Kalender Pendidikan Berisi tentang kalender pendidikan yang digunakan oleh sekolah. yang disusun berdasarkan kalender pendidikan yang ditetapkan oleh Dinas Pendidikan setempat.

B.KELAS X – 16 MAPEL . Semua Kelas SDLB. V dan VI : SDLB-A. XII – IPS – 13 MAPEL . II dan III : SDLB-A. E) C.D.SMA/MA A. SMPLB dan SMALB : C. Silabus dan RPP Pembelajaran tematik (Kelas I. Silabus dan RPP Mulok C. Silabus dan RPP Program Khusus (untuk SDLB dan SMPLB) Sosialisasi KTSP 48 122 . XII – BAHASA – 13 MAPEL B. D. Silabus dan RPP Muatan Lokal dan Mapel lain (jika ada) D.KELAS XI.E dan SMPLB dan SMALB : A. dan G) B. C1.D.E.D1.KELAS XI. B. Silabus dan RPP Mata Pelajaran Wajib .KELAS XI.B. Silabus dan RPP Mata Pelajaran (Kelas IV. XII – IPA – 13 MAPEL . Silabus dan RPP Keagamaan (khusus MA) Sosialisasi KTSP 47 PLB/PENDIDIKAN KHUSUS A.

review dan revisi. SKL.Mekanisme PENYUSUNAN KTSP Analisis • Kekuatan/ kelemahan • Peluang/ tantangan • Dokumen Standar isi. ƒ Sosialisasi KTSP 50 123 . Panduan KTSP • Pembentukan Tim • Penyusunan Draft • Revisi dan Finalisasi Naskah KTSP Diberlakukan Sosialisasi KTSP 49 ƒ Penyusunan KTSP merupakan bagian dari kegiatan perencanaan sekolah/madrasah. Langkah yg lebih rinci dari masing-masing kegiatan diatur dan diselenggarakan oleh tim penyusun. serta finalisasi. Kegiatan ini dapat berbentuk rapat kerja dan atau lokakarya sekolah/madrasah dan atau kelompok sekolah/madrasah yang diselenggarakan dalam jangka waktu sebelum tahun pelajaran baru. Tahap kegiatan penyusunan KTSP secara garis besar meliputi: penyiapan dan penyusunan draft.

Selesai Sosialisasi KTSP 51 124 .

Materi 9 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL PENGEMBANGAN SILABUS Sosialisasi KTSP Pengertian Pengertian Landasan Prinsip Pengembangan Unit waktu Pengembang Silabus Komponen Silabus Mekanisme Pengembangan Silabus Langkah-langkah Pengembangan Silabus Contoh Model Sosialisasi KTSP 125 .

Sosialisasi KTSP Landasan Pengembangan SILABUS? 1. alokasi waktu. dan sumber belajar. materi pokok/pembelajaran. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan pasal 17 ayat (2) 2. kegiatan pembelajaran. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan pasal 20 Sosialisasi KTSP 126 . kompetensi dasar. indikator pencapaian kompetensi untuk penilaian. penilaian.Pengertian Silabus adalah rencana pembelajaran pada suatu dan/atau kelompok mata pelajaran/tema tertentu yang mencakup standar kompetensi.

MTs.PP NO 19 TAHUN 2005 Pasal 17 Ayat (2) Sekolah dan komite sekolah. dan departemen yang menangani urusan pemerintahan di bidang agama untuk MI. metode pengajaran. SMP. SMA. atau madrasah dan komite madrasah. mengembangkan kurikulum tingkat satuan pendidikan dan silabusnya berdasarkan kerangka dasar kurikulum dan standar kompetensi lulusan. di bawah supervisi dinas kabupaten/kota yang bertanggung jawab di bidang pendidikan untuk SD. MA. dan MAK. dan penilaian hasil belajar Sosialisasi KTSP 127 . dan SMK. sumber belajar. Sosialisasi KTSP PP NO 19 TAHUN 2005 Pasal 20 Perencanaan proses pembelajaran meliputi silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran yang memuat sekurang-kurangnya tujuan pembelajaran. materi ajar.

SILABUS menjawab pertanyaan 1. 3. 2. Apa kompetensi yang harus dikuasai siswa? Bagaimana cara mencapainya? Bagaimana cara mengetahui pencapaiannya? Sosialisasi KTSP Prinsip Pengembangan • • • • • • • • Ilmiah Relevan Sistematis Konsisten Memadai Aktual dan Kontekstual Fleksibel Menyeluruh Sosialisasi KTSP 128 .

materi pokok/ pembelajaran. Konsisten Adanya hubungan yang konsisten (ajeg. kedalaman. Sosialisasi KTSP Sistematis Komponen-komponen silabus saling berhubungan secara fungsional dalam mencapai kompetensi. tingkat kesukaran dan urutan penyajian materi dalam silabus sesuai dengan tingkat perkembangan fisik. dan spritual peserta didik. sosial. kegiatan pembelajaran.Ilmiah Keseluruhan materi dan kegiatan yang menjadi muatan dalam silabus harus benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara keilmuan. sumber belajar. Relevan Cakupan. Sosialisasi KTSP 129 . dan sistem penilaian. indikator. intelektual. taat asas) antara kompetensi dasar. emosional.

kegiatan pembelajaran. Sosialisasi KTSP 130 . sumber belajar. pendidik. dan seni mutakhir dalam kehidupan nyata. kegiatan pembelajaran.Memadai Cakupan indikator. sumber belajar. materi pokok/ pembelajaran. serta dinamika perubahan yang terjadi di sekolah dan tuntutan masyarakat. teknologi. dan peristiwa yang terjadi. Menyeluruh Komponen silabus mencakup keseluruhan ranah kompetensi (kognitif. Aktual dan Kontekstual Cakupan indikator. dan sistem penilaian memperhatikan perkembangan ilmu. psikomotor). afektif. Sosialisasi KTSP Fleksibel Keseluruhan komponen silabus dapat mengakomodasi keragaman peserta didik. materi pokok/ pembelajaran. dan sistem penilaian cukup untuk menunjang pencapaian kompetensi dasar.

dan alokasi waktu mata pelajaran lain yang sekelompok. Kelompok guru kelas/mata pelajaran. 2. per tahun. Guru kelas/mata pelajaran. Sosialisasi KTSP PENGEMBANG SILABUS 1. atau 3.UNIT WAKTU 1. Silabus mata pelajaran disusun berdasarkan seluruh alokasi waktu yang disediakan untuk mata pelajaran selama penyelenggaraan pendidikan di tingkat satuan pendidikan. Bagi SMK/MAK menggunakan penggalan silabus berdasarkan satuan kompetensi. Penyusunan silabus memperhatikan alokasi waktu yang disediakan per semester. 3. Kelompok kerja guru (KKG/PKG/MGMP) Dibawah koordinasi dan supervisi Dinas Pendidikan Kab/Kota/Provinsi Sosialisasi KTSP 131 . atau 2. Implementasi pembelajaran per semester menggunakan penggalan silabus sesuai dengan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar untuk mata pelajaran dengan alokasi waktu yang tersedia pada struktur kurikulum.

Standar Kompetensi 2. Sumber Belajar Catatan: Indikator dikembangkan berdasarkan KD Sosialisasi KTSP MEKANISME PENGEMBANGAN SILABUS Materi Pokok/ Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Analisis SI/SKL/ SK-KD KD-Indikator Alokasi Waktu Sumber Belajar Penilaian Sosialisasi KTSP 132 .KOMPONEN SILABUS 1. Indikator 6. Kompetensi Dasar 3. Alokasi Waktu 8. Penilaian 7. Kegiatan Pembelajaran 5. Materi Pokok/Pembelajaran 4.

Mengembangkan Kegiatan Pembelajaran 5. Menentukan Jenis Penilaian 7. c. Mengkaji dan Menentukan Kompetensi Dasar 3. Mengidentifikasi Materi Pokok/Pembelajaran 4. keterkaitan standar kompetensi dan kompetensi dasar antarmata pelajaran. tidak harus selalu sesuai dengan urutan yang ada di SI. keterkaitan antar standar kompetensi dan kompetensi dasar dalam mata pelajaran. Sosialisasi KTSP 133 . Mengkaji dan Menentukan Standar Kompetensi 2. Merumuskan Indikator Pencapaian Kompetensi 6.LANGKAH-LANGKAH PENGEMBANGAN SILABUS 1. Menentukan Sumber Belajar Sosialisasi KTSP 1. Mengkaji Standar Kompetensi Mengkaji standar kompetensi mata pelajaran dengan memperhatikan hal-hal berikut: a. b. Menentukan Alokasi Waktu 8. urutan berdasarkan hierarki konsep disiplin ilmu dan/atau tingkat kesulitan materi.

Sosialisasi KTSP 3. 5. tingkat perkembangan fisik. c. alokasi waktu . Sosialisasi KTSP 134 . dan keluasan materi pembelajaran. keterkaitan antar standar kompetensi dan kompetensi dasar dalam mata pelajaran. struktur keilmuan. kedalaman. relevansi dengan karakteristik daerah. relevansi dengan kebutuhan peserta didik dan tuntutan lingkungan. Aktualitas. kebermanfaatan bagi peserta didik.2. Mengkaji Kompetensi Dasar Mengkaji kompetensi dasar mata pelajaran dengan memperhatikan hal-hal berikut: a. intelektual. 3. 4. urutan berdasarkan hierarki konsep disiplin ilmu dan/atau tingkat kesulitan materi. tidak harus selalu sesuai dengan urutan yang ada dalam SI. b. potensi peserta didik. Mengidentifikasi Materi Pokok/Pembelajaran Mengidentifikasi materi pokok mempertimbangkan: 1. sosial. emosional. 7. 8. keterkaitan standar kompetensi dan kompetensi dasar antar mata pelajaran. dan spritual peserta didik. 2. 6.

MENGEMBANGKAN KEGIATAN PEMBELAJARAN Kegiatan pembelajaran dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang melibatkan proses mental dan fisik melalui interaksi antar peserta didik. Rumusan pernyataan dalam kegiatan pembelajaran minimal mengandung dua unsur penciri yang mencerminkan pengelolaan pengalaman belajar peserta didik yaitu kegiatan siswa dan materi. dan sumber belajar lainnya dalam rangka pencapaian kompetensi Pengalaman belajar dimaksud dapat terwujud melalui pendekatan pembelajaran yang bervariasi dan berpusat pada peserta didik.4. peserta didik dengan guru. Penentuan urutan kegiatan pembelajaran harus sesuai dengan hierarki konsep materi pembelajaran 3. lingkungan. Pengalaman Belajar memuat kecakapan hidup yang perlu dikuasai peserta didik. Sosialisasi KTSP HAL-HAL YANG HARUS DIPERHATIKAN DALAM MENGEMBANGKAN KEGIATAN PEMBELAJARAN: Memberikan bantuan guru agar dapat melaksanakan proses pembelajaran secara profesional 1. Memuat rangkaian kegiatan yang harus dilakukan peserta didik secara berurutan untuk mencapai kompetensi dasar 2. Sosialisasi KTSP 135 .

Sosialisasi KTSP Pengembangan Indikator Setiap KD dikembangkan menjadi beberapa indikator (lebih dari dua) Indikator menggunakan kata kerja operasional yang dapat diukur dan/atau diobservasi Tingkat kata kerja dalam indikator lebih rendah atau setara dengan kata kerja dalam KD maupun SK Sosialisasi KTSP 136 . pengetahuan. dan potensi daerah Digunakan sebagai dasar untuk menyusun alat penilaian.5. Merumuskan Indikator Pencapaian Kompetensi Indikator merupakan penanda pencapaian kompetensi dasar yang ditandai oleh perubahan perilaku yang dapat diukur yang mencakup sikap. dan keterampilan Indikator dikembangkan sesuai dengan karakteristik peserta didik. satuan pendidikan.

pengamatan kinerja. penilaian hasil karya berupa proyek atau produk. kesesuaian (Relevansi) dan Kontekstual Keseluruhan indikator dalam satu KD merupakan tandatanda. perilaku. dan menafsirkan data tentang proses dan hasil belajar peserta didik yang dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan. MENENTUKAN JENIS PENILAIAN Penilaian merupakan serangkaian kegiatan untuk memperoleh. sehingga menjadi informasi yang bermakna dalam pengambilan keputusan. Penilaian dilakukan dengan menggunakan tes dan non tes dalam bentuk tertulis maupun lisan. kesinambungan (Kontinuitas). menganalisis. sikap. dan lain-lain untuk pencapaian kompetensi yang merupakan kemampuan bersikap.Prinsip pengembangan indikator adalah sesuai dengan kepentingan (Urgensi). penggunaan portofolio. berpikir. dan penilaian diri. dan bertindak secara konsisten. Sosialisasi KTSP 137 . Sosialisasi KTSP 6.

yang dilakukan berdasarkan indikator b. kedalaman. MENENTUKAN ALOKASI WAKTU Penentuan alokasi waktu pada setiap kompetensi dasar didasarkan pada jumlah minggu efektif dan alokasi waktu mata pelajaran per minggu dengan mempertimbangkan jumlah kompetensi dasar. Menggunakan acuan kriteria c. keluasan. Menggunakan sistem penilaian berkelanjutan d. Sosialisasi KTSP 138 . dan tingkat kepentingan kompetensi dasar.HAL-HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN DALAM MENENTUKAN PENILAIAN: a. Untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik. Alokasi waktu yang dicantumkan dalam silabus merupakan perkiraan waktu rerata untuk menguasai kompetensi dasar yang dibutuhkan oleh peserta didik yang beragam. Hasil penilaian dianalisis untuk menentukan tindak lanjut e. Sesuai dengan pengalaman belajar yang ditempuh dalam kegiatan pembelajaran Sosialisasi KTSP 7. tingkat kesulitan.

sosial. dan budaya. MENENTUKAN SUMBER BELAJAR Sumber belajar adalah rujukan. Penentuan sumber belajar didasarkan pada standar kompetensi dan kompetensi dasar serta materi pokok/pembelajaran. alam. objek dan/atau bahan yang digunakan untuk kegiatan pembelajaran. Sumber belajar dapat berupa media cetak dan elektronik. dan indikator pencapaian kompetensi. Sosialisasi KTSP Nama Sekolah: Mata Pelajaran: Kelas/Semester: Standar Kompetensi: Alokasi waktu: No Kompetensi Dasar Materi Pokok/Pe mbelajaran CONTOH FORMAT SILABUS Kegiatan Pembelajaran Indikator Penilaian Alokasi Waktu Sumber Belajar Sosialisasi KTSP 139 . serta lingkungan fisik. kegiatan pembelajaran.8. nara sumber.

dan evaluasi rencana pembelajaran.CONTOH FORMAT SILABUS Nama Sekolah: Mata Pelajaran: Kelas/Semester: Standar Kompetensi: Kompetensi Dasar: Materi Pokok/Pembelajaran: Kegiatan Pembelajaran: Indikator: Penilaian: Alokasi Waktu: Sumber Belajar: Sosialisasi KTSP PENGEMBANGAN SILABUS BERKELANJUTAN Silabus: • Dijabarkan ke dalam rencana pelaksanaan pembelajaran • Dilaksanakan. evaluasi proses (pelaksanaan pembelajaran). Sosialisasi KTSP 140 . dan ditindaklanjuti oleh masing-masing guru • Dikaji dan dikembangkan secara berkelanjutan dengan memperhatikan masukan hasil evaluasi hasil belajar. dievaluasi.

Selesai Sosialisasi KTSP 141 .

142 .

dan penilaian hasil belajar 2 Sosialisasi KTSP 143 1 .Materi 10 PENGEMBANGAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sosialisasi KTSP LANDASAN RPP PP NO 19 TAHUN 2005 Pasal 20 Perencanaan proses pembelajaran meliputi silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran yang memuat sekurangkurangnya tujuan pembelajaran. sumber belajar. materi pembelajaran. metode pembelajaran.

PENGERTIAN RPP Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) adalah rencana yang menggambarkan prosedur dan pengorganisasian pembelajaran untuk mencapai satu kompetensi dasar yang ditetapkan dalam Standar Isi dan telah dijabarkan dalam silabus. 3 Sosialisasi KTSP ALUR RPP SK dan KD SILABUS RPP 4 Sosialisasi KTSP 144 2 . Lingkup Rencana Pembelajaran paling luas mencakup 1 (satu) kompetensi dasar yang terdiri atas 1 (satu) atau beberapa indikator untuk 1 (satu) kali pertemuan atau lebih.

Alat/Bahan/Sumber Belajar: … VI. Kegiatan Akhir: … Pertemuan kedua. dst. Metode Pembelajaran: … IV. Penilaian: … 6 Sosialisasi KTSP 145 3 . Kegiatan Inti: … C. Kegiatan Awal: … B. Langkah-langkah Pembelajaran Pertemuan pertama. Materi Ajar :… :… III.KOMPONEN RPP (minimal) ™ Tujuan Pembelajaran ™ Materi Pembelajaran ™ Metode Pembelajaran ™ Sumber Belajar ™ Penilaian Hasil Belajar 5 Sosialisasi KTSP Format RPP Mata Pelajaran Kelas/Semester Pertemuan KeAlokasi Waktu Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator Rencana Pelaksanaan Pembelajaran :… :… :… :… :… :… :… I. V. A. Tujuan Pembelajaran II.

dan Indikator yang akan digunakan ( terdapat pada silabus yang telah disusun) 4. karena indikator sudah sangat rinci sehingga tidak dapat dijabarkan lagi. Mengidentifikasi materi ajar berdasarkan materi pokok/ pembelajaran yang terdapat dalam silabus. (Lebih rinci dari KD dan Indikator. Menentukan SK. KD. dan Indikator yang telah ditentukan. Merumuskan tujuan pembelajaran berdasarkan SK. Materi ajar merupakan uraian dari materi pokok/pembelajaran 6. pada saat-saat tertentu rumusan indikator sama dengan tujuan pembelajaran. dan akhir. 8 Sosialisasi KTSP 146 4 . Merumuskan langkah-langkah pembelajaran yang terdiri dari kegiatan awal.) 7 Sosialisasi KTSP Langkah-langkah Menyusun RPP 5. Menentukan alokasi waktu yang dibutuhkan untuk pertemuan yang telah ditetapkan 3. Menentukan metode pembelajaran yang akan digunakan 7.Langkah-langkah Menyusun RPP 1. inti. Mengisi kolom identitas 2. KD.

contoh soal. Menyusun kriteria penilaian. dll 9 Sosialisasi KTSP Selesai 10Sosialisasi KTSP 147 5 . lembar pengamatan. Menentukan alat/bahan/ sumber belajar yang digunakan 9.Langkah-langkah Menyusun RPP 8. teknik penskoran.

148 .

Materi SOSIALISASI dan PELATIHAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) IV. 149 . Pengembangan bahan Ajar. Pengembangan Bahan Ajar 11.

150 .

Materi 11 Sosialisasi KTSP Pengertian Bahan Ajar • Bahan ajar merupakan informasi. (National Center for Vocational Education Research Ltd/National Center for Competency Based Training). alat dan teks yang diperlukan guru/instruktur untuk perencanaan dan penelaahan implementasi pembelajaran. Sosialisasi KTSP 151 . Bahan yang dimaksud bisa berupa bahan tertulis maupun bahan tidak tertulis. • Bahan ajar adalah segala bentuk bahan yang digunakan untuk membantu guru/ instruktur dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar di kelas.

Pengertian Bahan Ajar • Bahan ajar adalah seperangkat materi yang disusun secara sistematis baik tertulis maupun tidak sehingga tercipta lingkungan/suasana yang memungkinkan siswa untuk belajar. leaflet. • Audio Visual seperti: video/film. buku. brosur. computer Based. • Multi Media: CD interaktif. wallchart. model/maket. lembar kerja siswa. kaset. PH • Visual: foto. Internet Sosialisasi KTSP 152 . Sosialisasi KTSP Bentuk Bahan Ajar • Bahan cetak seperti: hand out. CD audio.VCD • Audio seperti: radio. modul. gambar.

KD Mempelajari ruang lingkup biologi. Tingkat organisasi kehidupan 4. Obyek Biologi SK Siswa mampu memahami hakekat biologi Sebagai ilmu. MP. Permasalahan biologi 5.. SK.Cakupan Bahan Ajar • Judul.. KD.... manfaat dan bahayanya 2. Tempat • Petunjuk belajar (Petunjuk siswa/guru) • Tujuan yang akan dicapai • Informasi pendukung • Latihan-latihan • Petunjuk kerja • Penilaian Sosialisasi KTSP Penyusunan Peta Bahan Ajar (Contoh Mapel Biologi) Materi Pembelajaran/Judul bahan Ajar 1. menemukan obyek dan ragam persoalannya dari. Manfaat biologi bagi manusia dan lingkungan Sosialisasi KTSP 153 . Indikator. Persoalan Biologi 3.

.ALUR ANALISIS PENYUSUNAN BAHAN AJAR Standar Kompetensi 1.Lainnya BAHAN AJAR 1. …. Materi Pembelajaran 1. Adjective phrase. 2. 2. • Tugas-tugas yang yang diberikan kepada siswa dapat berupa teori dan atau praktik. Mendiskusikan teks report yang didengar. Berkomunikasi lisan dan tertulis menggunakan ragam bahasa yang sesuai dengan lancar dan akurat dalam wacana interaksional dan/atau monolog terutama berkenaan dengan wacana berbentuk naratif. Kaset 4. Indikator 1. • Lembar kegiatan berisi petunjuk. langkahlangkah untuk menyelesaikan suatu tugas. spoof/recount. LKS 2. Sosialisasi KTSP Kegiatan Pembelajaran 1. Sosialisasi KTSP 154 . Pengertian Lembar Kegiatan Siswa • Lembar kegiatan siswa (student work sheet) adalah lembaran-lembaran berisi tugas yang harus dikerjakan oleh siswa. dll. Modul 3. report. Teks berbentuk report.1. Mengidentifikasi adjective phrase. dan news item. Kompetensi Dasar 1. Mendengarkan Memahami wacana transaksional dan interpersonal ringan dan/atau monolog lisan terutama berkenaan dengan wacana berbentuk report.Mengidentifikasi kelompok kata sifat 2. prosedur.

semester. • Menyusun peta kebutuhan LKS • Menentukan judul LKS • Menulis LKS • Menentukan alat penilaian Struktur LKS secara umum adalah sebagai berikut: • Judul. Buku teks merupakan sumber informasi yang disusun dengan struktur dan urutan berdasar bidang ilmu tertentu. KD.Lembar Kegiatan Siswa (LKS) Langkah-langkah penulisan LKS sebagai berikut: • Melakukan analisis kurikulum. tempat • Petunjuk belajar • Kompetensi yang akan dicapai • Indikator • Informasi pendukung • Tugas-tugas dan langkah-langkah kerja • Penilaian Sosialisasi KTSP Bahan Ajar vs. mata pelajaran. Sosialisasi KTSP 155 . indikator dan materi pembelajaran. Buku Teks Bahan ajar merupakan bahan atau materi pembelajaran yang disusun secara sistematis yang digunakan guru dan siswa dalam KBM. SK.

Bahan ajar : Menimbulkan minat baca Ditulis dan dirancang untuk siswa Menjelaskan tujuan instruksional Disusun berdasarkan pola belajar yang fleksibel Struktur berdasarkan kebutuhan siswa dan kompetensi akhir yang akan dicapai. Sosialisasi KTSP Buku teks : Mengasumsikan minat dari pembaca Ditulis untuk pembaca (guru. Sosialisasi KTSP 156 . Memberi kesempatan pada siswa untuk berlatih Mengakomodasi kesulitan siswa Memberikan rangkuman Gaya penulisan komunikatif dan semi formal Kepadatan berdasar kebutuhan siswa Dikemas untuk proses instruksional Mempunyai mekanisme untuk mengumpulkan umpan balik dari siswa Menjelaskan cara mempelajari bahan ajar. dosen) Dirancang untuk dipasarkan secara luas Belum tentu menjelaskan tujuan instruksional Disusun secara linear Stuktur berdasar logika bidang ilmu Belum tentu memberikan latihan Tidak mengantisipasi kesukaran belajar siswa Belum tentu memberikan rangkuman Gaya penulisan naratif tetapi tidak komunikatif Sangat padat Tidak memilki mekanisme untuk mengumpulkan umpan balik dari pembaca.

Jenis Bahan Ajar •Lembar informasi (information sheet) •Operation sheet •Jobsheet •Worksheet •Handout •Modul Sosialisasi KTSP Sosialisasi KTSP 157 .

Sosialisasi KTSP F MODUL G • Modul adalah bahan ajar yang disusun secara sistematis dan menarik yang mencakup isi materi. • kebahasaannya dibuat sederhana sesuai dengan level berfikir anak SMK atau input SMK Sosialisasi KTSP 158 . batasan-batasan. dan evaluasi yang dapat digunakan secara mandiri. metode.Pengertian Modul Modul merupakan alat atau sarana pembelajaran yang berisi materi. dan cara mengevaluasi yang dirancang secara sistematis dan menarik untuk mencapai kompetensi yang diharapkan sesuai dengan tingkat kompleksitasnya. metoda.

• Tujuan antara dan tujuan akhir modul harus dirumuskan secara jelas dan terukur. dan sejenisnya • materinya up to date dan kontekstual. belajar sesuai dengan kecepatan masing-masing individu secara efektif dan efesien. • tersedia instrument penilaian yang memungkinkan peserta diklat melakukan self assessment. • materi dikemas dalam unit-unit kecil dan tuntas. membantu kemudahan pemakai untuk direspon atau diakses. • bahasa sederhana lugas komunikatif. tersedia contoh-contoh. • terdapat rangkuman materi pembelajaran. ilustrasi yang jelas • tersedia soal-soal latihan. • memiliki karakteristik stand alone yaitu modul dikembangkan tidak tergantung pada media lain • bersahabat dengan user atau pemakai. Sosialisasi KTSP F MODUL G • mampu membelajarkan diri sendiri.F MODUL G • digunakan secara mandiri. tugas. Sosialisasi KTSP 159 .

• terdapat umpan balik atas penilaian peserta diklat. • terdapat informasi tentang rujukan/pengayaan/referensi yang mendukung materi Sosialisasi KTSP F MODUL G • Dipergunakan untuk ORANG LAIN • Bukan untuk PENULIS !!! Sosialisasi KTSP 160 .F MODUL G • mengukur tingkat penguasaan materi diri sendiri.

ruang. Sosialisasi KTSP MODUL Kerangka Penulisan Modul Cetakan Pedoman Penulisan Modul Modul Kerangka pengembangan Modul Pedoman Pengembangan Modul Multimedia Interaktif Multimedia Interaktif Sosialisasi KTSP 161 . Mengatasi keterbatasan waktu. dan daya indera. Dapat digunakan secara tepat dan bervariasi. Mengembangkan kemampuan peserta didik dalam berinteraksi langsung dengan lingkungan dan sumber belajar lainnya. baik siswa atau peserta diklat maupun guru/instruktur. memungkinkan siswa atau peserta diklat belajar mandiri sesuai kemampuan dan minatnya. Memungkinkan siswa atau peserta diklat dapat mengukur atau mengevaluasi sendiri hasil belajarnya. 3. 2.Tujuan Penulisan Modul 1. seperti : Meningkatkan motivasi dan gairah belajar bagi siswa atau peserta diklat. Memperjelas dan mempermudah penyajian pesan agar tidak terlalu bersifat verbal.

Self Contained Seluruh materi pembelajaran dari satu unit kompetensi atau sub kompetensi yang dipelajari terdapat di dalam satu modul secara utuh Sosialisasi KTSP 162 . tidak tergantung pada pihak lain. Self instructional Peserta diklat mampu membelajarkan diri sendiri. 2.Sosialisasi KTSP KARAKTERISTIK MODUL 1.

KARAKTERISTIK MODUL 3. Adaptif Modul hendaknya memiliki daya adaptif yang tinggi terhadap perkembangan ilmu dan teknologi Sosialisasi KTSP KARAKTERISTIK MODUL 5. User friendly Modul hendaknya juga memenuhi kaidah bersahabat/akrab dengan pemakainya 6. Stand alone Modul manual/multimedia yang dikembangkan tidak tergantung pada media lain atau tidak harus digunakan bersamasama dengan media lain 4. Konsistensi Dalam penggunaan : ¾ FONT ¾ SPASI ¾ TATA LETAK (LAYOUT) Sosialisasi KTSP 163 .

antar unit dan antar paragraph dengan susunan dan alur yang mudah dipahami 9 Judul. gambar dan ilustrasi yang menarik 9 Antar bab.KARAKTERISTIK MODUL 7. sub judul (kegiatan belajar). dan uraian yang mudah diikuti Sosialisasi KTSP 164 . Format ¾ Format kolom tunggal atau multi ¾ Format kertas vertikal atau horisontal ¾ Icon yang mudah ditangkap Sosialisasi KTSP Organisasi 9 Tampilkan peta/bagan 9 Urutan dan susunan yang sistematis 9 Tempatkan naskah.

• Tugas dan latihan yang dikemas sedemikian rupa. garis bawah atau warna. pencetakan huruf tebal.Daya Tarik • Mengkombinasikan warna. gambar (ilustrasi). Sosialisasi KTSP Bentuk dan Ukuran Huruf Bentuk dan ukuran huruf yang mudah dibaca Perbandingan huruf yang proporsional Hindari penggunaan huruf kapital untuk seluruh teks Sosialisasi KTSP 165 . bentuk dan ukuran huruf yang serasi • Menempatkan rangsangan-rangsangan berupa gambar atau ilustrasi. miring.

Ruang (spasi kosong) Gunakan spasi atau ruang kosong tanpa naskah atau gambar untuk menambah kontras penampilan modul Sosialisasi KTSP KERANGKA MODUL Sosialisasi KTSP 166 .

Peran Guru Antara Lain D. Deskripsi B. Tujuan Akhir E.• • • • • • Halaman Sampul Halaman Francis Kata Pengantar Daftar Isi Peta Kedudukan Modul Glosarium Sosialisasi KTSP I. Penjelasan Bagi Peserta diklat 2. Kompetensi F. Prasarat C. PENDAHULUAN A. Cek Kemampuan Sosialisasi KTSP 167 . Petunjuk Penggunaan Modul 1.

Tes Formatif f.Produk/Benda Kerja Sesuai Kriteria Standart E. Kunci Jawaban Formatif g. Tugas e. EVALUASI A. PEMBELAJARAN A. Kegiatan Belajar 2 3. Rangkuman d. Kognitif Skill B. Rencana Belajar Peserta diklat B. Lembar Kerja 2. Tujuan Kegiatan Pembelajaran b. Batasan Waktu Yang Telah Ditetapkan F. Kegiatan Belajar a. Kegiatan Belajar n Sosialisasi KTSP III. Attitude Skill D. Uraian Materi c. Psikomotor Skill C.II. Kegiatan Belajar 1. Kunci Jawaban Sosialisasi KTSP 168 .

PENUTUP DAFTAR PUSTAKA Sosialisasi KTSP Sosialisasi KTSP 169 .IV.

Identifikasi Indikator dan Penilaian Format Penulisan MODUL Penyusunan Draft MODUL Sosialisasi KTSP 170 .Kajian KTSP Profil Kompetensi Lulusan Kompetensi SILABUS •Kompetensi Dasar •Indikator •Materi Pembelajaran •Kegiatan Pembelajaran •Acuan Penilaian Perumusan Judul-Judul Modul Pengumpulan Buku-Buku & Sumber Bahan Rambu-Rambu Pemilihan Judul Pemilihan Judul MODUL yang akan Dibuat Sosialisasi KTSP Judul Modul Buku-Buku & Sumber Bahan Identifikasi Kompetensi Dasar Aspek Materi Pembelajaran Kegiatan Pemb.

INSTRUMEN VALIDASI Draft MODUL VALIDATOR REVISI/Penyempurnaan FILE ELEKTRONIK MODUL Sosialisasi KTSP Sosialisasi KTSP 171 .

Sosialisasi KTSP 172 . Dalam konferensi tingkat tinggi negara-negara nonblok tidak memutuskan tempat penyelenggaraan konferensi berikutnya. kata bilangan.1. kata sifat. tetapi kita harus selalu waspada. frase preposisi) Contoh kalimat dengan kata kerja : Tugas itu dikerjakan oleh peserta TOT Kurikulum KTSP Bagaimanakah dengan kalimat di bawah ini ? Dalam kamar ini memerlukan empat buah kursi. (aktif-pasif). (kalimat majemuk dan kalimat bersusun). (subyek-keterangan). Sosialisasi KTSP Struktur kalimat ¾ Aktif ¾ Pasif Kesalahan struktur: Saya sudah katakan bahwa berbahasa Indonesia dengan baik dan benar itu tidak mudah. Meskipun kita tidak menghadapi musuh. Syarat Kalimat Kalimat sekurang-kurangnya memiliki subyek dan predikat Jenis predikat: • Kata kerja • Bukan kata kerja (kata benda.

yang memiliki fungsi : •Fungsi Ilustrasi •Fungsi deskriptif •Fungsi ekspresif •Fungsi Analitis •Fungsi kuantitatif Sosialisasi KTSP 173 . gambar. tabel. kartun. dsb. Menggunaan Ilustrasi dalam Modul Ilustrasi dapat berupa: foto. grafik.Alinea/ Paragraf • Gagasan utama • Kalimat topik • Koherensi • Kata-kata transisi Sosialisasi KTSP 2.

007 EI.00 1.004 EI.023 EI.015 EI.021 Sosialisasi KTSP 174 .017 EI. 001.001.A 6 Sosialisasi KTSP 4.PROG.3.003 EI.PBE.0 01.A 4 EI.024 EI.A 1 EI.001 EI.020 EI.A 5 EI.022 EI.011 EI.025 EI.PEM.005 EI.A 3 EI.012 EI. Pahami Diagram Pencapaian Kompetensi TINGKAT I SMP & yang sederajad TINGKAT II TINGKAT III LULUS SMK EI. A 2 EI.INST.018 EI.013 EI.00 1.027 1 EI.002 EI.OPS.006 EI.014 EI.016 EI.00 1.019 EI. Pahami Peta Kedudukan Modul EI.026 EI.RKT.

Rumusan tujuan tersebut harus memuat : 9 Kinerja yang diharapkan 9 Kriteria keberhasilan 9 Kondisi atau variable yang diberikan Sosialisasi KTSP Contoh Tujuan Akhir Modul Peserta diklat dapat menggambar rangkaian elektronika (kinerja) berdasarkan standar gambar teknik (kriteria) dan dapat mengimplementasikannya menjadi gambar layout pada PCB (kondisi).5. Sosialisasi KTSP 175 . Tujuan Akhir Perumusan tujuan akhir berisi pernyataan pencapaian kompetensi sesuai persyaratan dunia usaha/industri (entry level).

dan kriteria. Sosialisasi KTSP 176 . Tujuan kegiatan pembelajaran Memuat kemampuan yang harus dikuasai untuk mencapai satu indikator kompetensi pada KUK setelah mengikuti satu satuan kegiatan belajar berisikan komponen: kemampuan. kondisi. Sosialisasi KTSP Contoh tujuan kegiatan belajar peserta diklat dapat mengimplementasikan gambar rangkaian elektronika menjadi gambar layout pada PCB.6.

¾ Tutorial dengan guru. Menyusun Tes Formatif Berisi tes tertulis sebagai bahan pertimbangan bagi peserta dan guru untuk mengetahui sejauh mana penguasaan kegiatan belajar yang telah dicapai sebagai dasar untuk melaksanakan kegiatan berikut (lembar kerja).7. ¾ Melakukan kajian materi pada kegiatan belajar. Sosialisasi KTSP 8. MenyusunTugas Berisi instruksi untuk peserta diklat meliputi ¾ Tugas-tugas yang harus diketahui dan dikerjakan sesuai kriteria unjuk kerja ¾ Kegiatan observasi untuk mengenal fakta. HINDARI MENGGUNAKAN TES PILIHAN GANDA !!! Sosialisasi KTSP 177 . ¾ Menyusun learning evidence indicator (indikator bukti belajar).

Selesai Sosialisasi KTSP 178 .

13.Materi SOSIALISASI dan PELATIHAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) V. Pengembangan Model Mata Pelajaran Muatan Lokal. 179 . Panduan Model Pengembangan Diri untuk Satuan Pendidikan Dasar & Menengah. Model-Model Kurikulum 12.

180 .

multikultural. sentralisasi ke desentralisasi. Latar Belakang Otonomi daerah.Materi 11 PENGEMBANGAN MODEL MATA PELAJARAN Sosialisasi KTSP 1 I. PENDAHULUAN A. 22 tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah • Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 37 ayat (1) dan pasal 38 ayat (2) • Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan Sosialisasi KTSP 2 181 . Landasan • UU No. mulok B.

Lebih jelas lagi terutama agar peserta didik dapat: ¾ Mengenal dan menjadi lebih akrab dengan lingkungan alam. sosial. Sosialisasi KTSP 3 I.I. Tujuan Tujuan Umum: Acuan bagi satuan pendidikan SD/MI/SDLB. PENDAHULUAN (Lanjutan) C. PENDAHULUAN (Lanjutan) Tujuan Khusus: Memberikan bekal pengetahuan. serta melestarikan dan mengembangkan nilai-nilai luhur budaya setempat dalam rangka menunjang pembangunan nasional. ¾ Memiliki pengetahuan. SMP/MTs/SMPLB. 4 Sosialisasi KTSP 182 . dan budayanya. ¾ Memiliki sikap dan perilaku yang selaras dengan nilainilai/aturan-aturan yang berlaku di daerahnya. keterampilan dan perilaku kepada peserta didik agar mereka memiliki wawasan yang mantap tentang keadaan lingkungan dan kebutuhan masyarakat sesuai dengan nilai-nilai/aturan yang berlaku di daerahnya dan mendukung kelangsungan pembangunan daerah serta pembangunan nasional. kemampuan dan keterampilan serta pengetahuan mengenai daerahnya yang berguna bagi dirinya maupun lingkungan masyarakat pada umumnya sebagai bekal siswa. SMA/MA/SMALB. dan SMK/MAK dalam pengembangan Mulok yang akan dilaksanakan pada tingkat satuan pendidikan yang bersangkutan.

KTSP minimal terdiri dari tujuan pendidikan tingkat satuan pendidikan. struktur dan muatan kurikulum tingkat satuan pendidikan.I. dan silabus. ™ KTSP adalah kurikulum operasional yang disusun oleh dan dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan. Pengertian (Lanjutan) ™ Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan. Sosialisasi KTSP 6 183 . PENDAHULUAN D. 5 Sosialisasi KTSP I. PENDAHULUAN (Lanjutan) ™ Muatan Lokal merupakan kegiatan kurikuler untuk mengembangkan kompetensi yang disesuaikan dengan ciri khas dan potensi daerah. Substansi mata pelajaran muatan lokal dapat ditentukan oleh satuan pendidikan. isi. kalender pendidikan. tidak terbatas pada mata pelajaran keterampilan. yang materinya tidak dapat dikelompokkan ke dalam mata pelajaran yang ada. termasuk keunggulan daerah. dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu.

maka sekolah bisa menggunakan Mulok dari sekolah lain atau tetap menggunakan Mulok yang ditawarkan oleh Dinas atau mengembangkan Mulok yang lebih sesuai. Pengembangan dan Penetapan Mata Pelajaran A. dan lingkungan sosial budaya. serta hal-hal yang dianggap perlu oleh daerah yang bersangkutan. Lingkup Keadaan dan Kebutuhan Daerah Keadaan daerah adalah segala sesuatu yang terdapat di daerah tertentu yang pada dasarnya berkaitan dengan lingkungan alam. lingkungan sosial ekonomi. adat istiadat. keterampilan dan kerajinan daerah.I. 2. Apakah masih layak dan relevan Mulok diterapkan di sekolah? 2. Lingkup Isi/Jenis Muatan Lokal. 7 Sosialisasi KTSP 2. khususnya untuk kelangsungan hidup dan peningkatan taraf kehidupan masyarakat tersebut. dapat berupa: bahasa daerah. Bila Mulok yang ada tidak layak lagi untuk diterapkan. bahasa Inggris. Analisis Mulok yang ada di sekolah. Bila Mulok yang diterapkan di sekolah tersebut masih layak digunakan maka kegiatan berikutnya adalah merubah Mulok tersebut ke dalam SK dan KD 3. yang disesuaikan dengan arah perkembangan daerah serta potensi daerah yang bersangkutan. PENDAHULUAN (Lanjutan) E. Kebutuhan daerah adalah segala sesuatu yang diperlukan oleh masyarakat di suatu daerah. dan pengetahuan tentang berbagai ciri khas lingkungan alam sekitar. Sosialisasi KTSP 8 184 . kesenian daerah. Pengembangan Sesuai dengan Kondisi Sekolah Saat Ini 1. Ruang Lingkup 1.

Menentukan Mata Pelajaran Mulok 5. dapat melaksanakan Mulok berdasarkan kegiatan-kegiatan yang direncanakan oleh sekolah. Sosialisasi KTSP 10 185 . atau dapat meminta bantuan kepada sekolah lain yang masih dalam satu daerah. Pelaksanaan Sekolah yang mampu mengembangkan SK dan KD beserta silabus dan RPP-nya dapat melaksanakan Mulok. atau meminta bantuan dari LPMP di propinsi. Pengembangan dan Penetapan Mata Pelajaran (Lanjutan) B.2. Mengembangkan SK dan KD berserta silabusnya dan RPP-nya 9 Sosialisasi KTSP 3. Bila beberapa sekolah dalam satu daerah belum mampu mengembangkan SK dan KD Mulok. Menentukan fungsi dan susunan atau komposisi Mulok 3.KD 1. Pengembangan dan Penetapan SK . Mengidentifikasi bahan kajian Mulok 4. Bila belum mampu. Mengidentifikasi keadaan dan kebutuhan daerah 2. dapat meminta bantuan Tim Pengembang Kurikulum (TPK) di daerah setempat.

emosional. PT. Rambu-Rambu •Bahan kajian disesuaikan dengan tingkat perkembangan peserta didik (pengetahuan dan cara berpikir. LPMP. misalnya: . Instansi/lembaga di luar Depdiknas. Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar diatur sedemikian rupa agar tidak memberatkan peserta didik dan tidak mengganggu penguasaan pada kurikulum nasional.dunia usaha/industri. .pemerintah Daerah/Bapeda. dan sosial). . Pihak yang Terlibat dalam Pengembangan • • • • TPK.dan tokoh masyarakat.4. Oleh karena itu dalam pelaksanaan Mulok dihindarkan adanya pekerjaan rumah (PR). Sosialisasi KTSP 11 5.Dinas Departemen lain terkait. Sosialisasi KTSP 12 186 . .

maksudnya dalam lingkungan tempat tinggal dan sekolah peserta didik. Selain itu bahan kajian/pelajaran hendaknya bermakna bagi peserta didik yaitu bermanfaat karena dapat membantu peserta didik dalam kehidupan sehari-hari. (4) dari yang mudah/sederhana ke yang lebih sukar/rumit. fisik. bahan pengajaran hendaknya disusun berdasarkan prinsip (1) bertitik tolak dari hal-hal konkret ke abstrak. Sosialisasi KTSP 13 5. Dekat secara fisik. (2) dikembangkan dari yang diketahui ke yang belum diketahui.5. Rambu-Rambu (Lanjutan) •Program pembelajaran hendaknya dikembangkan dengan melihat kedekatan secara fisik dan secara psikis. meminta bantuan dari instansi terkait atau dunia usaha/industri (lapangan kerja) atau tokoh-tokoh masyarakat. Dalam kaitan dengan sumber belajar. Untuk itu. Selain itu guru hendaknya dapat memilih dan menggunakan strategi yang melibatkan peserta didik aktif dalam proses belajar mengajar. Sosialisasi KTSP 14 187 . guru diharapkan dapat mengembangkan sumber belajar yang sesuai dengan memanfaatkan potensi di lingkungan sekolah. maupun sosial. Rambu-Rambu (Lanjutan) • Bahan kajian/pelajaran hendaknya memberikan keluwesan bagi guru dalam memilih metode mengajar dan sumber belajar seperti buku dan nara sumber. misalnya dengan memanfaatkan tanah/kebun sekolah. baik secara mental. (3) dari pengalaman lama ke pengalaman baru. Sedangkan dekat secara psikis maksudnya bahan kajian tersebut mudah dipahami oleh kemampuan berpikir dan mencernakan informasi sesuai dengan usianya.

menganalisis. pengamatan kinerja. dan X s.d IX. penggunaan portofolio.d XII. Penilaian ¾ Penilaian pencapaian kompetensi dasar peserta didik dilakukan berdasarkan indikator. Namun demikian bahan kajian muatan lokal tertentu tidak harus secara terus-menerus diajarkan mulai dari kelas I s.d VI atau dari kelas VII s. sehingga menjadi informasi yang bermakna dalam pengambilan keputusan. dua semester atau satu tahun ajaran. proyek dan/atau produk. dan menafsirkan data tentang proses dan hasil belajar peserta didik yang dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan. ¾ Penilaian merupakan serangkaian kegiatan untuk memperoleh. Penilaian dilakukan dengan menggunakan tes dan non tes dalam bentuk tertulis maupun lisan. penilaian hasil karya berupa tugas. Bahan kajian muatan lokal juga dapat disusun dan diajarkan hanya dalam jangka waktu satu semester. pengukuran sikap. •Alokasi waktu untuk bahan kajian/pelajaran muatan lokal perlu memperhatikan jumlah minggu efektif untuk mata pelajaran muatan lokal pada setiap semester Sosialisasi KTSP 15 6. Sosialisasi KTSP 16 188 . Rambu-Rambu (Lanjutan) •Bahan kajian muatan lokal yang diajarkan harus bersifat utuh dalam arti mengacu kepada suatu tujuan pengajaran yang jelas dan memberi makna kepada peserta didik. dan penilaian diri.5.

7. Pelaporan • Pelaporan hasil belajar mata pelajaran muatan lokal diwujudkan dalam bentuk kuantitatif Sosialisasi KTSP 17 Selesai Sosialisasi KTSP 18 189 .

190 .

minat. dan guru / tenaga kependidikan yang disebut pembina. Sosialisasi KTSP 191 .Materi 13 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL PANDUAN MODEL PENGEMBANGAN DIRI Untuk Satuan Pendidikan Dasar Dan Menengah Sosialisasi KTSP Landasan Pengembangan Diri UU No. dibimbing oleh konselor. 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi yang memuat pengembangan diri dalam struktur kurikulum. 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas: Pasal 1 butir 6 tentang pendidik. pasal 4 ayat (4) tentang penyelenggaraan pembelajaran. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan: Pasal 5 – 18 tentang Standar Isi satuan pendidikan dasar dan menengah. Dasar standarisasi profesi konseling oleh Ditjen Dikti Tahun 2004 tentang arah profesi konseling di sekolah dan luar sekolah. Permendiknas No. pasal 12 ayat (1b) tentang pelayanan pendidikan sesuai bakat. dan kemampuan PP No. pasal 3 tentang tujuan pendidikan.

kegiatan belajar. khususnya pelayanan konseling ditujukan guna pengembangan kreativitas dan karir Untuk satuan pendidikan khusus. Pengembangan diri bertujuan memberikan Sosialisasi KTSP 192 . bakat. Sosialisasi KTSP Tujuan Umum kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan. Kegiatan pengembangan diri merupakan upaya pembentukan watak dan kepribadian peserta didik yang dilakukan melalui kegiatan pelayanan konseling berkenaan dengan masalah pribadi dan kehidupan sosial. serta kegiatan ekstra kurikuler. pelayanan konseling menekankan peningkatan kecakapan hidup sesuai dengan kebutuhan khusus peserta didik. kondisi dan perkembangan peserta didik. minat. potensi. kegiatan pengembangan diri. dan pengembangan karir. Untuk satuan pendidikan kejuruan.Pengertian Pengembangan Diri Pengembangan diri merupakan kegiatan pendidikan di luar mata pelajaran sebagai bagian integral dari kurikulum sekolah/madrasah. dengan memperhatikan kondisi sekolah/madrasah.

mengatasi silang pendapat (pertengkaran). Kemampuan sosial g. Minat c. antri. yaitu kegiatan yang dilakukan terjadwal. ibadah khusus keagamaan bersama. kelompok dan atau klasikal melalui penyelenggaraan : ƒ Layanan dan kegiatan pendukung Konseling ƒ Kegiatan Ekstra Kurikuler ƒ Kegiatan pengembangan diri secara tidak terprogram dapat dilaksanakan sebagai berikut : • Rutin. keberaturan. • Spontan. adalah kegiatan dalam bentuk perilaku seharihari seperti : berpakaian rapi. membuang sampah pada tempatnya. Kemampuan belajar h. Kemampuan pemecahan masalah j. seperti : upacara bendera. adalah kegiatan tidak terjadwal dalam kejadian khusus seperti : pembentukan perilaku memberi salam. memuji kebaikan dan atau keberhasilan orang lain. Bakat b.Tujuan Khusus Pengembangan diri bertujuan menunjang pendidikan peserta didik dalam mengembangkan : a. Wawasan dan perencanaan karir i. senam. Kemandirian Sosialisasi KTSP Bentuk Pelaksanaan Pengembangan Diri Kegiatan pengembangan diri secara terprogram dilaksanakan dengan perencanaan khusus dalam kurun waktu tertentu untuk memenuhi kebutuhan peserta didik secara individual. berbahasa yang baik. rajin membaca. • Keteladanan. datang tepat waktu Sosialisasi KTSP 193 . Kreativitas d. Kemampuan kehidupan keagamaan f. pemeliharaan kebersihan dan kesehatan diri. Kompetensi dan kebiasaan dalam kehidupan e.

Sosialisasi KTSP 194 . b. yaitu bidang pelayanan yang membantu peserta didik dalam memahami dan menilai serta mengembangkan kemampuan hubungan sosial yang sehat dan efektif dengan teman sebaya. Pengembangan karir. yaitu bidang pelayanan yang membantu peserta didik dalam memahami dan menilai informasi. berdasarkan normanorma yang berlaku. dan mengembangkan potensi dan kecakapan. anggota keluarga. Pengembangan kemampuan belajar. menilai. c. yaitu bidang pelayanan yang membantu peserta didik dalam memahami. kemampuan belajar. baik secara perorangan maupun kelompok. dan perencanaan karir. yaitu bidang pelayanan yang membantu peserta didik mengembangkan kemampuan belajar dalam rangka mengikuti pendidikan sekolah/madrasah dan belajar secara mandiri. Pengembangan kehidupan sosial. Pengembangan kehidupan pribadi. agar mampu mandiri dan berkembang secara optimal. serta kondisi sesuai dengan karakteristik kepribadian dan kebutuhan dirinya secara realistik. kehidupan sosial. d. Konseling adalah pelayanan bantuan untuk Sosialisasi KTSP Bidang Pelayanan Konseling a. bakat dan minat. serta memilih dan mengambil keputusan karir.Konseling peserta didik. melalui berbagai jenis layanan dan kegiatan pendukung. dalam bidang pengembangan kehidupan pribadi. dan warga lingkungan sosial yang lebih luas.

Penguasaan Konten. yaitu fungsi untuk membantu peserta didik memperoleh pembelaan atas hak dan atau kepentingannya yang kurang mendapat perhatian. program latihan. terutama lingkungan sekolah/madrasah dan obyek-obyek yang dipelajari. Informasi. jurusan/program studi. sosial. dan pendidikan lanjutan. dan kegiatan ekstra kurikuler. belajar. Penempatan dan Penyaluran. magang. dan masyarakat. yaitu fungsi untuk membantu peserta didik memahami diri dan lingkungannya. terumata kompetensi dan atau kebiasaan yang berguna dalam kehidupan di sekolah. karir/jabatan.. yaitu layanan yang membantu peserta didik memahami lingkungan baru. ¾ Fungsi Advokasi. yaitu layanan yang membantu peserta didik menerima dan memahami berbagai informasi diri. ¾ Fungsi Pencegahan. untuk menyesuaikan diri serta mempermudah dan memperlancar peran peserta didik di lingkungan yang baru. Sosialisasi KTSP 195 . yaitu layanan yang membantu peserta didik memperoleh penempatan dan penyaluran yang tepat di dalam kelas. kelompok belajar.Fungsi Bimbingan Konseling ¾ Fungsi Pemahaman. ¾ Fungsi Pengentasan. keluarga. yaitu fungsi untuk membantu peserta didik mengatasi masalah yang dialaminya. ¾ Fungsi Pemeliharaan dan Pengembangan. Sosialisasi KTSP Jenis Layanan Konseling Orientasi. yaitu layanan yang membantu peserta didik menguasai konten tertentu. yaitu fungsi untuk membantu peserta didik memelihara dan menumbuhkembangkan berbagai potensi dan kondisi positif yang dimilikinya. yaitu fungsi untuk membantu peserta didik mampu mencegah atau menghindarkan diri dari berbagai permasalahan yang dapat menghambat perkembangan dirinya.

melalui aplikasi berbagai instrumen. kemudahan dan komitmen bagi terentaskannya masalah peserta didik melalui pertemuan dengan orang tua dan atau keluarganya. yaitu kegiatan untuk memindahkan penanganan masalah peserta didik ke pihak lain sesuai keahlian dan kewenangannya. Sosialisasi KTSP 196 . kemampuan sosial. sistematis. yaitu kegiatan menghimpun data yang relevan dengan pengembangan peserta didik. yaitu layanan yang membantu peserta didik dalam mengentaskan masalah pribadinya. dan pengambilan keputusan. • Konseling Kelompok. Himpunan Data. Konferensi Kasus. • Konsultasi. • Bimbingan Kelompok. yaitu kegiatan mengumpulkan data tentang diri peserta didik dan lingkungannya. dan bersifat rahasia. yaitu kegiatan membahas permasalahan peserta didik dalam pertemuan khusus yang dihadiri oleh pihak-pihak yang dapat memberikan data. kegiatan belajar. dan karir/jabatan. yaitu layanan yang membantu peserta didik dan atau pihak lain dalam memperoleh wawasan. Sosialisasi KTSP Kegiatan Pendukung • • • • • • Aplikasi Instrumentasi. yaitu kegiatan menyediakan berbagai bahan pustaka yang dapat digunakan peserta didik dalam pengembangan pribadi.Jenis Layanan (lanjutan …) • Konseling Perorangan. baik tes maupun non-tes. pemahaman. Alih Tangan Kasus. yaitu kegiatan memperoleh data. Kunjungan Rumah. yaitu layanan yang membantu peserta didik dalam pengembangan pribadi. komprehensif. terpadu. • Mediasi. serta melakukan kegiatan tertentu melalui dinamika kelompok. Tampilan Kepustakaan. yaitu layanan yang membantu peserta didik dalam pembahasan dan pengentasan masalah pribadi melalui dinamika kelompok. yang bersifat terbatas dan tertutup. yang diselenggarakan secara berkelanjutan. kegiatan belajar. karir/jabatan. kemudahan dan komitmen bagi terentaskannya masalah peserta didik. dan caracara yang perlu dilaksanakan dalam menangani kondisi dan atau masalah peserta didik. kemampuan hubungan sosial. yaitu layanan yang membantu peserta didik menyelesaikan permasalahan dan memperbaiki hubungan antarmereka.

• Lapangan. yaitu program pelayanan konseling meliputi seluruh kegiatan selama satu bulan yang merupakan jabaran program semesteran. • Kelompok. yaitu program pelayanan konseling meliputi seluruh kegiatan selama satu semester yang merupakan jabaran program tahunan. • Program Semesteran. • Program Mingguan. • Pendekatan Khusus. • Program Bulanan. • Klasikal. yaitu format kegiatan konseling yang melayani peserta didik secara perorangan. Sosialisasi KTSP 197 . Sosialisasi KTSP Jenis Program • Program Tahunan. • Program Harian. yaitu format kegiatan konseling yang melayani seorang atau sejumlah peserta didik melalui kegiatan di luar kelas atau lapangan. yaitu format kegiatan konseling yang melayani kepentingan peserta didik melalui pendekatan kepada pihak-pihak yang dapat memberikan kemudahan. yaitu program pelayanan konseling yang dilaksanakan pada hari-hari tertentu dalam satu minggu. yaitu format kegiatan konseling yang melayani sejumlah peserta didik melalui suasana dinamika kelompok. yaitu format kegiatan konseling yang melayani sejumlah peserta didik dalam satu kelas.Format Kegiatan • Individual. yaitu program pelayanan konseling meliputi seluruh kegiatan selama satu minggu yang merupakan jabaran program bulanan. Program harian merupakan jabaran dari program mingguan dalam bentuk satuan layanan (SATLAN) dan atau satuan kegiatan pendukung (SATKUNG) konseling. yaitu program pelayanan konseling meliputi seluruh kegiatan selama satu tahun untuk masing-masing kelas di sekolah/madrasah.

dan volume/beban tugas konselor Sosialisasi KTSP Pelaksanaan Kegiatan Konseling Di dalam jam pembelajaran sekolah/madrasah: Kegiatan tatap muka secara klasikal dengan peserta didik untuk menyelenggarakan layanan informasi.Penyusunan Program Program pelayanan konseling disusun berdasarkan kebutuhan peserta didik (need assessment) yang diperoleh melalui aplikasi instrumentasi. kegiatan konferensi kasus. penempatan dan penyaluran. penguasaan konten. serta layanan/kegiatan lain yang dapat dilakukan di dalam kelas. format kegiatan. pemanfaatan kepustakaan. kegiatan instrumentasi. kunjungan rumah. Substansi program pelayanan konseling meliputi keempat bidang. sasaran pelayanan. Sosialisasi KTSP 198 . himpunan data. jenis layanan dan kegiatan pendukung. Volume kegiatan tatap muka klasikal adalah 2 (dua) jam per kelas per minggu dan dilaksanakan secara terjadwal Kegiatan tidak tatap muka dengan peserta didik untuk menyelenggarakan layanan konsultasi. dan alih tangan kasus.

bimbingan kelompok. konseling perorangan. bakat dan minat mereka melalui kegiatan yang secara khusus diselenggarakan oleh pendidik dan atau tenaga kependidikan yang berkemampuan dan berkewenangan di sekolah/madrasah. Sosialisasi KTSP Kegiatan Ekstrakurikuler pendidikan di luar mata pelajaran dan pelayanan konseling untuk membantu pengembangan peserta didik sesuai dengan kebutuhan. Kegiatan pelayanan konseling di luar jam pembelajaran sekolah/madrasah maksimum 50% dari seluruh kegiatan pelayanan konseling.Pelaksanaan Kegiatan Konseling (lanjutan) Di luar jam pembelajaran sekolah/madrasah: Kegiatan tatap muka dengan peserta didik untuk menyelenggarakan layanan orientasi. serta kegiatan lainnya yang dapat dilaksanakan di luar kelas. potensi. konseling kelompok dan mediasi. Kegiatan Ekstra Kurikuler adalah kegiatan Sosialisasi KTSP 199 . Satu kali kegiatan layanan/pendukung konseling di luar kelas/di luar jam pembelajaran ekuivalen dengan 2 (dua) jam pembelajaran tatap muka dalam kelas. diketahui dan dilaporkan kepada pimpinan sekolah/madrasah.

yaitu fungsi kegiatan ekstra kurikuler untuk mengembangkan kesiapan karir peserta didik. yaitu prinsip kegiatan ekstra kurikuler dalam suasana yang disukai dan mengembirakan peserta didik. yaitu fungsi kegiatan ekstra kurikuler untuk mengembangkan kemampuan dan rasa tanggung jawab sosial peserta didik. yaitu fungsi kegiatan ekstra kurikuler untuk mengembangkan suasana rileks. Sosial. yaitu prinsip kegiatan ekstra kurikuler yang sesuai dengan keinginan dan diikuti secara sukarela peserta didik. mengembirakan dan menyenangkan bagi peserta didik yang menunjang proses perkembangan. yaitu prinsip kegiatan ekstra kurikuler yang Kemanfaatan sosial. yaitu prinsip kegiatan ekstra kurikuler yang Menyenangkan. Persiapan karir. bakat dan minat peserta didik masing-masing. yaitu fungsi kegiatan ekstra kurikuler untuk mengembangkan kemampuan dan kreativitas peserta didik sesuai dengan potensi. menuntut keikutsertaan peserta didik secara penuh.Fungsi Kegiatan Ekstrakurikuler Pengembangan. Rekreatif. Keterlibatan aktif. bakat dan minat mereka. Etos kerja. yaitu prinsip kegiatan ekstra kurikuler yang sesuai dengan potensi. Pilihan. Sosialisasi KTSP 200 . Sosialisasi KTSP Prinsip Kegiatan Ekstra Kurikuler Individual. yaitu prinsip kegiatan ekstra kurikuler yang dilaksanakan untuk kepentingan masyarakat. membangun semangat peserta didik untuk bekerja dengan baik dan berhasil.

kegiatan penguasaan keilmuan dan kemampuan akademik. meliputi Kegiatan Ilmiah Remaja (KIR). meliputi pengembangan bakat olah raga. dan pameran/bazar. seni budaya. Palang Merah Remaja (PMR). seni dan budaya. Latihan/lomba keberbakatan/prestasi. Sosialisasi KTSP Format Kegiatan Individual. penelitian. pendidikan. keagamaan. lokakarya. cinta alam. kesehatan.Jenis Kegiatan Ekstrakurikuler Krida. keagamaan. perlindungan HAM. Gabungan. meliputi Kepramukaan. dengan substansi antara lain karir. yaitu format kegiatan ekstra kurikuler yang diikuti peserta didik antar kelas/ antar sekolah/madrasah. Sosialisasi KTSP 201 . teater. Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS). Kelompok. jurnaistik. Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (PASKIBRAKA). yaitu format kegiatan ekstra kurikuler yang diikuti peserta didik secara perorangan. Karya Ilmiah. Seminar. yaitu format kegiatan ekstra kurikuler yang diikuti oleh kelompok-kelompok peserta didik. yaitu format kegiatan ekstra kurikuler yang diikuti peserta didik dalam satu kelas. Klasikal.

spontan dan keteladanan dilaksanakan secara langsung oleh guru. yaitu penilaian dalam waktu tertentu (satu bulan sampai dengan satu semester) setelah satu atau beberapa layanan dan kegiatan pendukung konseling diselenggarakan untuk mengetahui lebih jauh dampak layanan dan atau kegiatan pendukung konseling terhadap peserta didik. jenis kegiatan. c. Penilaian jangka panjang (LAIJAPANG). Penilaian segera (LAISEG). substansi. Sosialisasi KTSP Penilaian 1. yaitu penilaian dalam waktu tertentu (satu minggu sampai dengan satu bulan) setelah satu jenis layanan dan atau kegiatan pendukung konseling diselenggarakan untuk mengetahui dampak layanan/kegiatan terhadap peserta didik. Penilaian hasil kegiatan pelayanan konseling dilakukan melalui: a. konselor dan tenaga kependidikan di sekolah/madrasah. tempat dan pelaksana sebagaimana telah direncanakan. Kegiatan ekstra kurikuler yang terprogram dilaksanakan sesuai dengan sasaran. waktu.Pelaksanaan Kegiatan Ekstrakurikuler Kegiatan ekstra kurikuler yang bersifat rutin. b. Sosialisasi KTSP 202 . Penilaian jangka pendek (LAIJAPEN). yaitu penilaian pada akhir setiap jenis layanan dan kegiatan pendukung konseling untuk mengetahui perolehan peserta didik yang dilayani.

3. untuk mengetahui efektifitas dan efesiensi pelaksanaan kegiatan. Hasil kegiatan pelayanan konseling secara keseluruhan dalam satu semester untuk setiap peserta didik dilaporkan secara kualitatif.Penilaian ( lanjutan ) 2. Sosialisasi KTSP Penilaian ( lanjutan ) Ekstrakurikuler Hasil dan proses kegiatan ekstra kurikuler dinilai secara kualitatif dan dilaporkan kepada pimpinan sekolah/madrasah dan pemangku kepentingan lainnya oleh penanggung jawab kegiatan. Hasil penilaian kegiatan pelayanan konseling dicantumkan dalam LAPELPROG. Penilaian proses kegiatan pelayanan konseling dilakukan melalui analisis terhadap keterlibatan unsur-unsur sebagaimana tercantum di dalam SATLAN dan SATKUNG. Sosialisasi KTSP 203 .

PENGEMBANGAN DIRI Kamu harus jadi dirimu sendiri ! Bakat saya harus berkembang Guru & Siswa Sosialisasi KTSP Selesai Sosialisasi KTSP 204 .

205 .Materi SOSIALISASI dan PELATIHAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) VI. Pembelajaran Efektif 14. Model-Model Pembelajaran yang Efektif.

206 .

Guru memberi petunjuk dan memberi kesempatan pada siswa untuk memperhatikan/menganalisa gambar Sosialisasi KTSP 207 . Guru mempersiapkan gambar-gambar sesuai dengan tujuan pembelajaran 2.Departemen Pendidikan Nasional Materi 14 MODEL-MODEL PEMBELAJARAN yang EFEKTIF CONTOH DAPAT DARI KASUS/GAMBAR YANG RELEVAN DENGAN KD Langkah-langkah : 1. Guru menempelkan gambar di papan atau ditayangkan melalui OHP 3.

Guru menunjukkan/memperlihatkan gambar-gambar kegiatan berkaitan dengan materi 4. hasil diskusi dari analisa gambar tersebut dicatat pada kertas 5.Guru menunjuk/memanggil siswa secara bergantian memasang/mengurutkan gambar-gambar menjadi urutan yang logis 5.Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai 2. Mulai dari komentar/hasil diskusi siswa. guru mulai menjelaskan materi sesuai tujuan yang ingin dicapai 7. Kesimpulan Sosialisasi KTSP Langkah-langkah : 1.Kesimpulan/rangkuman Sosialisasi KTSP 208 .Dari alasan/urutan gambar tersebut guru memulai menamkan konsep/materi sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai 7.CONTOH DAPAT DARI KASUS/GAMBAR YANG RELEVAN DENGAN KD 4.Guru menanyakan alasan/dasar pemikiran urutan gambar tersebut 6. Melalui diskusi kelompok 2-3 orang siswa. Tiap kelompok diberi kesempatan membacakan hasil diskusinya 6.Menyajikan materi sebagai pengantar 3.

Guru memberikan tugas dan masing-masing kelompok mengerjakannya 3.Kelompok mendiskusikan jawaban yang benar dan memastikan tiap anggota kelompok dapat mengerjakannya/mengetahui jawabannya 4. Guru dan siswa menetapkan siapa yang pertama berperan sebagai pembicara dan siapa yang berperan sebagai pendengar Sosialisasi KTSP 209 . 1992) Langkah-langkah : 1.(KEPALA BERNOMOR) (SPENCER KAGAN. setiap siswa dalam setiap kelompok mendapat nomor 2.Siswa dibagi dalam kelompok. Guru membagikan wacana/materi tiap siswa untuk dibaca dan membuat ringkasan 3.Guru memanggil salah satu nomor siswa dengan nomor yang dipanggil melaporkan hasil kerjasama mereka 5.. 1985) Skrip kooperatif : metode belajar dimana siswa bekerja berpasangan dan bergantian secara lisan mengikhtisarkan. Guru membagi siswa untuk berpasangan 2.Tanggapan dari teman yang lain. kemudian guru menunjuk nomor yang lain 6.Kesimpulan Sosialisasi KTSP (DANSEREAU CS. bagian-bagian dari materi yang dipelajari Langkah-langkah : 1.

Pembicara membacakan ringkasannya selengkap mungkin. Jika perlu. Dalam kesempatan ini siswa dengan tugas yang sama bisa saling membantu atau mencocokkan hasil kerja sama mereka 4. Siswa dibagi dalam kelompok. Laporkan hasil dan tanggapan dari kelompok yang lain 5. Sementara pendengar : • Menyimak/mengoreksi/menunjukkan ide-ide pokok yang kurang lengkap • Membantu mengingat/menghafal ide-ide pokok dengan menghubungkan materi sebelumnya atau dengan materi lainnya 5. Serta lakukan seperti diatas. Siswa nomor dua mengerjakan soal dan siswa nomor tiga melaporkan hasil pekerjaan dan seterusnya. Bertukar peran.4. 6. setiap siswa dalam setiap kelompok mendapat nomor 2. guru bisa menyuruh kerja sama antar kelompok. Kesimpulan Sosialisasi KTSP 210 . Penugasan diberikan kepada setiap siswa berdasarkan nomor terhadap tugas yang berangkai Misalnya : siswa nomor satu bertugas mencatat soal. Siswa disuruh keluar dari kelompoknya dan bergabung bersama beberapa siswa bernomor sama dari kelompok lain. dengan memasukkan ide-ide pokok dalam ringkasannya. Penutup Sosialisasi KTSP (MODIFIKASI DARI NUMBER HEADS) Langkah-langkah : 1. Kesimpulan Siswa bersama-sama dengan Guru 7. 3. semula sebagai pembicara ditukar menjadi pendengar dan sebaliknya.

dll) 2. BLANEY.Setelah selesai diskusi sebagai tim ahli tiap anggota kembali ke kelompok asal dan bergantian mengajar teman satu tim mereka tentang sub bab yang mereka kuasai dan tiap anggota lainnya mendengarkan dengan sungguhsungguh 6. suku.Siswa dikelompokkan ke dalam = 4 anggota tim 2.Guru memberi evaluasi 8. Anggotanya yang sudah mengerti dapat menjelaskan pada anggota lainnya sampai semua anggota dalam kelompok itu mengerti.Memberi evaluasi 6. 1978) Langkah-langkah : 1.Guru memberi tugas kepada kelompok untuk dikerjakan oleh anggota-anggota kelompok. jenis kelamin. AND SNAPP.Tiap orang dalam tim diberi bagian materi yang berbeda 3. 1995) Langkah-langkah : 1.Guru menyajikan pelajaran 3. 4.Penutup Sosialisasi KTSP 211 . STEPHEN.TIM SISWA KELOMPOK PRESTASI (SLAVIN.Kesimpulan Sosialisasi KTSP (ARONSON.Anggota dari tim yang berbeda yang telah mempelajari bagian/sub bab yang sama bertemu dalam kelompok baru (kelompok ahli) untuk mendiskusikan sub bab mereka 5.Tiap orang dalam tim diberi bagian materi yang ditugaskan 4. SIKES. Pada saat menjawab kuis tidak boleh saling membantu 5.Guru memberi kuis/pertanyaan kepada seluruh siswa.Tiap tim ahli mempresentasikan hasil diskusi 7.Membentuk kelompok yang anggotanya = 4 orang secara heterogen (campuran menurut prestasi.

tugas. pemecahan masalah. eksperimen untuk mendapatkan penjelasan dan pemecahan masalah. Guru membantu siswa dalam merencanakan menyiapkan karya yang sesuai seperti laporan dan membantu mereka berbagi tugas dengan temannya 5. Sosialisasi KTSP (PEMBELAJARAN BERDASARKAN MASALAH) Langkah-langkah : 4.) 3.(PEMBELAJARAN BERDASARKAN MASALAH) Langkah-langkah : 1. 2. Memotivasi siswa untuk terlibat dalam aktivitas pemecahan masalah yang dipilih. jadwal.Guru menjelaskan kompetensi yang ingin dicapai dan menyebutkan sarana atau alat pendukung yang dibutuhkan. hipotesis. dll. pengumpulan data. Guru membantu siswa untuk melakukan refleksi atau evaluasi terhadap eksperimen mereka dan proses-proses yang mereka gunakan Sosialisasi KTSP 212 .Guru mendorong siswa untuk mengumpulkan informasi yang sesuai.Guru membantu siswa mendefinisikan dan mengorganisasikan tugas belajar yang berhubungan dengan masalah tersebut (menetapkan topik.

kemudian berganti peran. Dari data-data di papan siswa diminta membuat kesimpulan atau guru memberi perbandingan sesuai konsep yang disediakan guru Sosialisasi KTSP 213 . Guru mengulangi/menjelaskan kembali materi yang sekiranya belum dipahami siswa 7. Tiap kelompok (atau diacak kelompok tertentu) membaca hasil diskusinya dan guru mencatat di papan dan mengelompokkan sesuai kebutuhan guru 6. Tiap kelompok menginventarisasi/mencatat alternatif jawaban hasil diskusi 5. Kesimpulan/penutup Sosialisasi KTSP Sangat baik digunakan untuk pengetahuan awal siswa atau untuk menemukan alternatif jawaban Langkah-langkah : 1. Begitu juga kelompok lainnya 5. Guru mengemukakan konsep/permasalahan yang akan ditanggapi oleh siswa dan sebaiknya permasalahan yang mempunyai alternatif jawaban 3. Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai 2. bentuklah kelompok berpasangan dua orang 4. Guru menyajikan materi sebagaimana biasa 3. Untuk mengetahui daya serap siswa. Sampai sebagian siswa sudah menyampaikan hasil wawancaranya 6.Langkah-langkah : 1. Membentuk kelompok yang anggotanya 2-3 orang 4. Menugaskan siswa secara bergiliran/diacak menyampaikan hasil wawancaranya dengan teman pasangannya. Menugaskan salah satu siswa dari pasangan itu menceritakan materi yang baru diterima dari guru dan pasangannya mendengar sambil membuat catatan-catatan kecil. Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai 2.

Siswa diminta berpasangan dengan teman sebelahnya (kelompok 2 orang) dan mengutarakan hasil pemikiran masing-masing 4. Demikian seterusnya 8. sebaliknya satu bagian kartu soal dan bagian lainnya kartu jawaban 2. 1994) Langkah-langkah : 1. Setiap siswa mencari pasangan yang mempunyai kartu yang cocok dengan kartunya (soal jawaban) 5. tiap kelompok mengemukakan hasil diskusinya 5. Setelah satu babak kartu dikocok lagi agar tiap siswa mendapat kartu yang berbeda dari sebelumnya 7. Guru menyiapkan beberapa kartu yang berisi beberapa konsep atau topik yang cocok untuk sesi review. Setiap siswa yang dapat mencocokkan kartunya sebelum batas waktu diberi poin 6.Siswa diminta untuk berfikir tentang materi/permasalahan yang disampaikan guru 3.Guru memberi kesimpulan 7.Guru menyampaikan inti materi dan kompetensi yang ingin dicapai 2. Tiap siswa memikirkan jawaban/soal dari kartu yang dipegang 4.Guru memimpin pleno kecil diskusi. 1985) Langkah-langkah : 1. Setiap siswa mendapat satu buah kartu 3. Guru mengarahkan pembicaraan pada pokok permasalahan dan menambah materi yang belum diungkapkan para siswa 6.Penutup Sosialisasi KTSP 214 .Berawal dari kegiatan tersebut. Kesimpulan/penutup Sosialisasi KTSP (FRANK LYMAN.(MENCARI PASANGAN) (Lorna Curran.

Guru membentuk kelompok siswa yang anggotanya 5 orang 4. Guru menunjuk salah satu anggota kelompok pro untuk berbicara saat itu. Penutup Sosialisasi KTSP 215 . Guru memberikan kesimpulan secara umum 10. kemudian ditanggapi oleh kelompok kontra. Guru membagi 2 kelompok peserta debat yang satu pro dan yang lainnya kontra 2. Setelah selesai membaca materi. guru menulis inti/ide-ide dari setiap pembicaraan sampai mendapatkan sejumlah ide diharapkan. Masing-masing siswa berada di kelompoknya sambil mengamati skenario yang sedang diperagakan 7. 8. Masing-masing kelompok menyampaikan hasil kesimpulannya 9. Demikian seterusnya sampai sebagian besar siswa bisa mengemukakan pendapatnya. guru mengajak siswa membuat kesimpulan/rangkuman yang mengacu pada topik yang ingin dicapai.Langkah-langkah : 1. Guru menambahkan konsep/ide yang belum terungkap 6. Memberikan penjelasan tentang kompetensi yang ingin dicapai 5. masing-masing siswa diberikan lembar kerja untuk membahas penampilan masing-masing kelompok. 5. 4. Setelah selesai ditampilkan. Sementara siswa menyampaikan gagasannya. Memanggil para siswa yang sudah ditunjuk untuk melakonkan skenario yang sudah dipersiapkan 6. Guru memberikan tugas untuk membaca materi yang akan didebatkan oleh kedua kelompok diatas 3. Menunjuk beberapa siswa untuk mempelajari skenario dalam waktu beberapa hari sebelum KBM 3. Sosialisasi KTSP Langkah-langkah : 1. Guru menyusun/menyiapkan skenario yang akan ditampilkan 2. Evaluasi 11. Dari data-data yang diungkapkan tersebut.

Guru menyiapkan sebuah tongkat 2. Penutup Sosialisasi KTSP 216 . Guru memberikan kesimpulan 6. juru bicara kelompok menyampaikan hasil pembahasan kelompok 6. Guru memanggil ketua kelompok dan setiap kelompok mendapat tugas satu materi/tugas yang berbeda dari kelompok lain 4. demikian seterusnya sampai sebagian besar siswa mendapat bagian untuk menjawab setiap pertanyaan dari guru 5.(SHARAN. Evaluasi 8. Masing-masing kelompok membahas materi yang sudah ada secara kooperatif yang bersifat penemuan 5. Guru menjelaskan maksud pembelajaran dan tugas kelompok 3. Guru mengambil tongkat dan memberikan kepada siswa. Setelah selesai membaca materi/buku pelajaran dan mempelajarinya. Penutup Sosialisasi KTSP Langkah-langkah : 1. siswa menutup bukunya. Evaluasi 7. Guru membagi kelas dalam beberapa kelompok heterogen 2. setelah itu guru memberikan pertanyaan dan siswa yang memegang tongkat tersebut harus menjawabnya. 1992) Langkah-langkah : 1. Guru memberikan penjelasan singkat sekaligus memberi kesimpulan 7. Setelah selesai diskusi. 3. Guru menyampaikan materi pokok yang akan dipelajari. 4. kemudian memberikan kesempatan kepada siswa untuk membaca dan mempelajari materi.

Setelah siswa dapat satu bola/satu pertanyaan diberikan kesempatan kepada siswa untuk menjawab pertanyaan yang tertulis dalam kertas berbentuk bola tersebut secara bergantian 7. 4. Setelah selesai setiap pasangan bergabung dengan satu pasangan yang lain. 3. Kedua pasangan tersebut bertukar pasangan. Setiap siswa mendapat satu pasangan (guru bisa menunjuk pasangannya atau siswa memilih sendiri pasangannya). kemudian menjelaskan materi yang disampaikan oleh guru kepada temannya 4. Evaluasi 8. Guru memberikan tugas dan siswa mengerjakan tugas dengan pasangannya. Kemudian kertas yang berisi pertanyaan tersebut dibuat seperti bola dan dilempar dari satu siswa ke siswa yang lain selama ± 15 menit 6. kemudian pasangan yang baru ini saling menanyakan dan mencari kepastian jawaban mereka.Langkah-langkah : 1. Guru menyampaikan materi yang akan disajikan 2. Masing-masing ketua kelompok kembali ke kelompoknya masing-masing. Kemudian masing-masing siswa diberikan satu lembar kertas kerja. Guru membentuk kelompok-kelompok dan memanggil masing-masing ketua kelompok untuk memberikan penjelasan tentang materi 3. 5. untuk menuliskan satu pertanyaan apa saja yang menyangkut materi yang sudah dijelaskan oleh ketua kelompok 5. Temuan baru yang didapat dari pertukaran pasangan kemudian dibagikan kepada pasangan semula. 2. Penutup Sosialisasi KTSP 217 . Sosialisasi KTSP Langkah-langkah : 1.

5. 8. Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai Guru mendemonstrasikan/menyajikan materi Memberikan kesempatan siswa tanya jawab Untuk menguji pemahaman.Siswa/peserta mempresentasikan ide/pendapat pada rekan peserta lainnya Langkah-langkah : 1. 4. 7. 6. Memberikan kesempatan siswa untuk menjelaskan kepada siswa lainnya misalnya melalui bagan/peta konsep. Guru mendemonstrasikan/menyajikan materi 3. 3. Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai 2. 6. 4. 2. kalau benar diisi tanda benar (√) dan salan diisi tanda silang (x) Siswa yang sudah mendapat tanda √ vertikal atau horisontal. Guru menyimpulkan ide/pendapat dari siswa. 5. Guru menerangkan semua materi yang disajikan saat itu. atau diagonal harus berteriak horay … atau yel-yel lainnya Nilai siswa dihitung dari jawaban benar jumlah horay yang diperoleh Penutup Sosialisasi KTSP 218 . Penutup Sosialisasi KTSP Langkah-langkah : 1. siswa disuruh membuat kotak 9/16/25 sesuai dengan kebutuhan dan tiap kotak diisi angka sesuai dengan selera masing-masing siswa Guru membaca soal secara acak dan siswa menulis jawaban di dalam kotak yang nomornya disebutkan guru dan langsung didiskusikan.

2. 1986) (PENGAJARAN LANGSUNG) Pembelajaran langsung khusus dirancang untuk mengembangkan belajar siswa tentang pengetahuan prosedural dan pengetahuan deklaratif yang dapat diajarkan dengan pola selangkah demi selangkah Langkah-langkah : 1. 2. Seluruh siswa memperhatikan demontrasi dan menganalisanya. 4. 5. Guru membuat kesimpulan. 3.(Khusus materi yang memerlukan peragaan atau percobaan misalnya Gussen) Langkah-langkah : 1. 5. 3. Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai Guru menyajikan gambaran sekilas materi yang akan disampaikan Menyiapkan bahan atau alat yang diperlukan Menunjuk salah seorang siswa untuk mendemontrasikan sesuai skenario yang telah disiapkan. 4. Sosialisasi KTSP (ROSENSHINA & STEVENS. Tiap siswa mengemukakan hasil analisanya dan juga pengalaman siswa didemontrasikan. 6. 7. Menyampaikan tujuan dan mempersiapkan siswa Mendemonstrasikan pengetahuan dan ketrampilan Membimbing pelatihan Mengecek pemahaman dan memberikan umpan balik Memberikan kesempatan untuk latihan lanjutan Sosialisasi KTSP 219 .

Demikian seterusnya Sosialisasi KTSP 220 . menghadap ke dalam 3. Penutup Sosialisasi KTSP OLEH SPENCER KAGAN “Siswa saling membagi informasi pada saat yang bersamaan. Separuh kelas berdiri membentuk lingkaran kecil dan menghadap keluar 2. 5. Siswa bekerja sama saling membacakan dan menemukan ide pokok dan memberi tanggapan terhadap wacana/kliping dan ditulis pada lembar kertas 4. Pertukaran informasi ini bisa dilakukan oleh semua pasangan dalam waktu yang bersamaan 4. 1995) Langkah-langkah : 1. Mempresentasikan/membacakan hasil kelompok 5. Guru membuat kesimpulan bersama 6. Separuh kelas lainnya membentuk lingkaran di luar lingkaran pertama. dengan pasangan yang berbeda dengan singkat dan teratur” Langkah-langkah : 1. Guru memberikan wacana/kliping sesuai dengan topik pembelajaran 3. Membentuk kelompok yang anggotanya 4 orang yang secara heterogen 2. Dua siswa yang berpasangan dari lingkaran kecil dan besar berbagi informasi. Kemudian siswa berada di lingkaran kecil diam di tempat. Sekarang giliran siswa berada di lingkaran besar yang membagi informasi. sementara siswa yang berada di lingkaran besar bergeser satu atau dua langkah searah jarum jam.KOOPERATIF TERPADU MEMBACA DAN MENULIS (STEVEN & SLAVIN.

Apabila jawabannya tepat (sesuai yang tertulis di kartu) maka pasangan itu boleh duduk. Dan seterusnya CONTOH KARTU Perusahaan ini tanggung-jawabnya tidak terbatas Dimiliki oleh 1 orang Struktur organisasinya tidak resmi Bila untung dimiliki. Bila belum tepat pada waktu yang telah ditetapkan boleh mengarahkan dengan kata-kata lain asal jangan langsung memberi jawabannya.MEDIA : Buat kartu ukuran 10X10 cm dan isilah ciri-ciri atau kata-kata lainnya yang mengarah pada jawaban (istilah) pada kartu yang ingin ditebak. 6. Guru menjelaskan kompetensi yang ingin dicapai atau materi ± 45 menit. Guru menyuruh siswa berdiri berpasangan di depan kelas 3. Sementara siswa membawa kartu 10x10 cm membacakan katakata yang tertulis didalamnya sementara pasangannya menebak apa yang dimaksud dalam kartu 10x10 cm.diambil sendiri NAH … SIAPA … AKU ? JAWABNYA : PERUSAHAAN PERSEORANGAN Sosialisasi KTSP 221 . Seorang siswa diberi kartu yang berukuran 10x10 cm yang nanti dibacakan pada pasangannya. jawaban tepat bila sesuai dengan isi kartu yang ditempelkan di dahi atau telinga. Buat kartu ukuran 5X2 cm untuk menulis kata-kata atau istilah yang mau ditebak (kartu ini nanti dilipat dan ditempel pada dahi ataudiselipkan di telinga. Langkah-langkah : 1. Sosialisasi KTSP 4. 2. 5. Seorang siswa yang lainnya diberi kartu yang berukuran 5x2 cm yang isinya tidak boleh dibaca (dilipat) kemudian ditempelkan di dahi atau diselipkan ditelinga.

Kerja kelompok Diskusikanlah kalimat-kalimat anda apabila kalimat anda sudah benar c.KATA KONSEP Penjajahan Penderitaan Kemiskinan Solidaritas Organisasi Koperasi Aria Wirya Atmaja Bank Penolong & tabungan Koperasi Simpan Pinjam Budi Utomo Serikat Dagang Islam Sosialisasi KTSP UU Kep/stb NO 91 Tahun 1992 Asas Demokrasi Ekonomi Rakyat Alat Distribusi Asas Pancasila UUD 1995 Pasal 23 UU No 12 Tahun 1997 UU No 25 Tahun 1992 Koperasi Konsumsi Lanjutan Tugas : a. Buatlah sekurang-kurangnya lima kalimat menurut pendapatmu sendiri. Didiskusikan kembali untuk mendapatkan Kesimpulan Sosialisasi KTSP 222 . Hasil diskusi kelompok. Secara ringkas harus mencangkup paling sedikit 4 kata dari daftar diatas dan setiap kata dapat dipakai berulang-ulang b.

Berikan poin setiap jawaban dalam kotak Sosialisasi KTSP Lanjutan CONTOH : T R A N S A K S I Y A B A D O L A R E U A N G N A C I N A R I I L A E N I N T R I S I K G O K E R T A S B G K U R S G I R O I N O M I N A L S T Sosialisasi KTSP 223 . Siswa menjawab soal kemudian mengarsir huruf dalam kotak sesuai jawaban 4. Guru menyampaikan materi sesuai kompetensi yang ingin dicapai.MEDIA : * Buat kotak sesuai keperluan * Buat soal sesuai TPK Langkah-langkah : 1. 2. Guru membagikan lembaran kegiatan sesuai contoh 3.

Saat ini banyak di palsukan 4. Nilai yang tertulis pada mata uang disebut nilai ……. 9. Perintah tertulis dari seseorang yang mempunyai rekening ke bank untuk membayar sejumlah uang disebut ……. Kemampuan uang untuk ditukar dengan sejumlah barang atau jasa disebut nilai ……. Nilai perbandingan uang dalam negara dengan mata uang asing disebut ……. Guru menyajikan materi sesuai kompetensi yang ingin dicapai 2. Sosialisasi KTSP MEDIA : 1. 8. 7. 5. 6. Membagikan lembar kerja sesuai contoh Sosialisasi KTSP 224 . Digunakan sebagai alat pembayaran yang sah 3. Buatlah pertanyaan yang sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai 2.CONTOH SOAL 1. ……. Uang ……. Nilai bahan pembuatan uang disebut ……. Dorongan seseorang menyimpan uang untuk keperluan jual beli disebut motif ……. Sebelum mengenal uang orang melakukan pertukaran dengan cara ……. Buat jawaban yang diacak hurufnya Langkah-langkah : 1. 2.

...... 4.........Susunlah huruf-huruf pada kolom B sehingga merupakan kata kunci (jawaban) dari pertanyaan kolom A................ CONTOH Kartu : NAMA YANG DIBERI 1...... KEC ......... 5.... Kemampuan uang untuk ditukar dengan sejumlah barang atau jasa disebut nilai ....................... 9. LIRI ...... A 1............... Nilai bahan pembuatan uang disebut nilai .... materi sesuai dengan TPK 2........ dorongan seseorang menyimpan uang untuk keperluan jual beli disebut .. Kartu ukuran ± 10x15 cm sejumlah peserta tiap kartu berisi sub materi (yang berbeda dengan kartu yang lainnya.. 3. dst................... KISTRINI ....... SRUK ............ TARREB ............ perintah tertulis dari seseorang yang mempunyai rekening di bank untuk membayar sejumlah uang disebut ........... 8. digunakan sebagai alat pembayaran yang sah 3.. 9.. 2 3.... Sebelum mengenal uang orang melakukan pertukaran dengan cara … 2. 5.... 6............... TRASEK ......... 7................. 2......... 7........ GANU .................. Nilai perbandingan uang dalam negeri dengan mata uang asing disebut ........... 6............... Uang ...... SAKSITRAN ........ saat ini banyak dipalsukan 4... Sosialisasi KTSP B 1.................... MEDIA : 1....... Sosialisasi KTSP 225 ...... MINALON ............... ..... Nilai yang tertulis pada uang disebut nilai . Kartu contoh sejumlah siswa NAMA SISWA : SUB MATERI : 3........ 4....... 8.........

Tiap kelompok disuruh membuat beberapa kalimat dengan menggunakan minimal 4 kata kunci setiap kalimat.Lanjutan Langkah-langkah : 1. Untuk mengevaluasi keberhasilan berikan berikan siswa pertanyaan yang tak sesuai dengan kartunya (kartu orang lain). Guru Menyajikan beberapa kata kunci sesuai materi yang disajikan. Tiap siswa harus mencatat nama pasangannya pada kartu contoh. Semua siswa disuruh berdiri dan mencari pasangan untuk saling menginformasi. 6. Demikian seterusnya sampai tiap peserta dapat saling memberi dan menerima materi masing-masing (take and give). Guru menyajikan materi secukupnya. Kesimpulan. Strategi ini dapat dimodifikasi sesuai keadaan 8. Guru membentuk kelompok yang anggotanya ± 4 orang secara heterogen. Kesimpulan Sosialisasi KTSP Langkah-langkah : ● z z z z z z Guru menyampaikan kompentensi yang ingin dicapai. Sosialisasi KTSP 226 . 5. Jelaskan materi sesuai kompetensi yang ingin dicapai 3. Hasil diskusi kelompok didiskusikan kembali secara pleno yang dipandu oleh Guru. 7. Untuk memantapkan penguasaan peserta tiap siswa diberi masingmasing satu kartu untuk dipelajari (dihapal) lebih kurang 5 menit 4. Siapkan kelas sebagaimana mestinya 2.

Tiap siswa diberi sejumlah nilai sesuai waktu yang digunakan. untuk menghindari siswa mendominasi pembicaraan atau siswa diam sama sekali Langkah-langkah : 1. Guru Menyampaikan materi secukupnya atau siswa disuruh membacakan buku atau modul dengan waktu secukupnya 3. 4. Setiap bebicara satu kupon. Kondisikan kelas untuk melaksanakan diskusi (cooperative learning / CL) 2. 3. Siswa berdiskusi untuk melengkapi kalimat dengan kunci jawaban yang tersedia. 5. Tiap siswa diberi kupon berbicara dengan waktu ± 30 detik. Kesimpulan Sosialisasi KTSP Struktur yang dapat digunakan untuk mengajarkan keterampilan sosial. Tiap peserta membaca sampai mengerti atau hapal 8. jawaban yang salah diperbaiki. 6. Bila telah selesai bicara kopon yang dipegang siswa diserahkan. Setelah jawaban didiskusikan. 5. Guru membagikan lembar kerja berupa paragraf yang kalimatnya belum lengkap (lihat contoh). Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai 2. Dan seterusnya Sosialisasi KTSP 227 . Yang masih pegang kupon harus bicara sampai kuponnya habis. Siswa berdiskusi secara berkelompok 7.Media : Siapkan blangko isian berupa paragraf yang kalimatnya belum lengkap Langkah-langkah : 1. Siswa yang telah habis kuponnya tak boleh bicara lagi. Guru membentuk kelompok 2 atau 3 orang secara heterogen 4.

Salah satu siswa dalam masing-masing kelompok menilai dengan memberikan pandangan dan pemikirannya mengenai tugas yang sedang mereka kerjakan 2. Setiap pasangan mengerjakan soal yang pas sebab semua itu akan membantu melatih PELATIH MENGECEK Apabila patner benar pelatih memberi kupon BERTUKAR PERAN Seluruh patner bertukar peran dan mengurangi langkah 1 – 3 PASANGAN MENGECEK Seluruh pasangan tim kembali bersama dan membandingkan jawaban PENEGASAN GURU Guru mengarahkan jawaban /ide sesuai konsep Sosialisasi KTSP z z z z Maksudnya agar masing-masing anggota kelompok mendapat kesempatan untuk memberikan kontribusi mereka dan mendengarkan pandangan dan pemikiran anggota lainnya Caranya………….APA YANG DILAKUKAN? z BEKERJA BERPASANGAN Guru membentuk tim berpasangan berjumlah 2 (dua) siswa. Demikian seterusnya giliran bicara bisa dilaksanakan arah perputaran jarum jam atau dari kiri ke kanan Sosialisasi KTSP 228 .? 1. Siswa berikutnya juga ikut memberikan kontribusinya 3.

Tamu mohon diri dan kembali ke kelompok mereka sendiri dan melaporkan temuan mereka dari kelompok lain 5. dua orang dari masing-masing menjadi tamu kedua kelompok yang lain 3. Cara yang kedua ini akan memudahkan pembentukan kelompok karena diperlukan waktu relatif singkat.Caranya? Agar siswa saling berbagi informasi pada saat yang bersamaan dengan pasangan yang berbeda dalam waktu singkat secara teratur strategi ini cocok untuk materi yang membutuhkan pertukaran pengalaman pikiran dan informasi antar siswa 1. Pergeseran bisa dilakukan terus sesuai dengan kebutuhan Sosialisasi KTSP MEMBERI KESEMPATAN KEPADA KELOMPOK UNTUK MEMBAGIKAN HASIL DAN INFORMASI DENGAN KELOMPOK LAINNYA. 4. Separuh kelas lainnya berjajar dan menghadap jajaran yang pertama 3. Caranya : 1. Kelompok mencocokkan dan membahas hasil kerja mereka Sosialisasi KTSP 229 . Siswa bekerja sama dalam kelompok yang berjumlah 4 (empat) orang 2. Dua orang yang tinggal dalam kelompok bertugas membagikan hasil kerja dan informasi ke tamu mereka 4. Jika ada cukup ruang mereka bisa berjajar di depan kelas. 2. Kemudian satu atau dua siswa yang berdiri di ujung salah satu jajaran pindah ke ujung lainnya di jajarannya. Setelah selesai. Dua siswa yang berpasangan dari kedua jajaran berbagi sinformasi. Jajaran ini kemudian bergeser. Separuh kelas atau seperempat jika jumlah siswa terlalu banyak berdiri berjajar . Dengan cara ini masing-masing siswa mendapat pasangan yang baru untuk berbagi. Kemungkinan lain adalah siswa berjajar di sela-sela deretan bangku.

Selesai Sosialisasi KTSP 230 .

Sistem Penilaian KTSP (SMA) 231 . Rancangan Penilaian Hasil Belajar 16. Penilaian hasil Belajar 15.Materi SOSIALISASI dan PELATIHAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) VII.

232 .

Materi 15 RANCANGAN PENILAIAN HASIL BELAJAR DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL PENILAIAN • • • • • • PENGERTIAN PENILAIAN PENGERTIAN PENILAIAN KELAS CIRI PENILAIAN KELAS TEKNIK PENILAIAN MANFAAT HASIL PENILAIAN PENGERTIAN KETUNTASAN BELAJAR • PELAPORAN Sosialisasi KTSP 233 .

INTERPRETASI INFORMASI UNTUK MEMBUAT KEPUTUSAN.PENGERTIAN PENILAIAN PENILAIAN ADALAH PROSES SISTEMATIS MELIPUTI PENGUMPULAN INFORMASI (ANGKA. Sosialisasi KTSP 234 . Sosialisasi KTSP PENILAIAN KELAS Proses pengumpulan & penggunaan informasi oleh guru melalui sejumlah bukti untuk membuat keputusan ttg pencapaian hasil belajar/kompetensi siswa. ANALISIS. DESKRIPSI VERBAL).

2. (John B.CIRI PENILAIAN KELAS 1. MENGGUNAKAN BERBAGAI CARA & ALAT PENILAIAN Sosialisasi KTSP 1. 4. Carrol. • “Jika peserta didik dikelompokkan berdasarkan tingkat kemampuannya untuk beberapa mata pelajaran dan diajarkan sesuai dengan karakteristik mereka. A Model of School Learning Sosialisasi KTSP ) 235 . maka sebagian besar dari mereka akan mencapai ketuntasan”. 3. Belajar Tuntas • Belajar Tuntas (mastery learning): peserta didik tidak diperkenankan mengerjakan pekerjaan berikutnya. sebelum mampu menyelesaikan pekerjaan dengan prosedur yang benar. BELAJAR TUNTAS OTENTIK BERKESINAMBUNGAN BERDASARKAN ACUAN KRITERIA / PATOKAN 5. dan hasil yang baik.

mereka dapat berhasil jika kompetensi awal mereka terdiagnosis secara benar dan mereka diajar dengan metode dan materi yang berurutan. dan sikap. Penilaian Otentik • Memandang penilaian dan pembelajaran secara terpadu • Mencerminkan masalah dunia nyata bukan dunia sekolah • Menggunakan berbagai cara dan kriteria • Holistik (kompetensi utuh merefleksikan pengetahuan.lanjutan • Guru harus mempertimbangkan antara waktu yang diperlukan berdasarkan karakteristik peserta didik dan waktu yang tersedia di bawah kontrol guru (John B. Carrol) • “Peserta didik yang belajar lambat perlu waktu lebih lama untuk materi yang sama. Block. keterampilan.) Sosialisasi KTSP 236 . B. mulai dari tingkat kompetensi awal mereka” (JH. Bloom) Sosialisasi KTSP 2.

dengan penekanan pada kompetensi dasar semester genap Sosialisasi KTSP 237 . atau lainnya) • Ulangan Tengah Semester : selesai beberapa Kompetensi Dasar pada semester yang bersangkutan • Ulangan Akhir Semester : selesai semua Kompetensi Dasar pada semester yang bersangkutan. dan Ulangan Kenaikan Kelas. Ulangan Tengah Semester.3. Berkesinambungan Memantau proses. (tertulis. Sosialisasi KTSP • Ulangan Harian : selesai satu atau beberapa Indikator. penugasan. Ulangan Akhir Semester. • Ulangan Kenaikan Kelas : selesai semua Kompetensi Dasar pada semester ganjil dan genap. kemajuan. dan perbaikan hasil terus menerus dalam bentuk Ulangan Harian. observasi.

tetapi dengan kemampuan yang dimiliki sebelumnya dan patokan yang ditetapkan Sosialisasi KTSP 5. Menggunakan Berbagai cara & alat penilaian • Mengembangkan dan menyediakan sistem pencatatan yang bervariasi • Menggunakan penilaian yang bervariasi: Tertulis. Pengamatan. Lisan.4. Portofolio. dan Penilaian Diri Sosialisasi KTSP 238 . Proyek. Berdasar Acuan kriteria/patokan Prestasi kemampuan peserta didik TIDAK DIBANDINGKAN dengan peserta kelompok. Produk. Unjuk Kerja.

interaksi) • Cocok untuk : • Penyajian lisan: keterampilan berbicara.TEKNIK /CARA PENILAIAN ƒ ƒ ƒ ƒ ƒ ƒ ƒ Unjuk Kerja (Performance) Penugasan (Proyek/Project) Hasil kerja (Produk/Product) Tertulis (Paper & Pen) Portofolio (Portfolio) Sikap Diri (Self Assessment) Sosialisasi KTSP Unjuk Kerja (Performance) : pengamatan terhadapa aktivitas siswa sebagaimana terjadi (unjuk kerja. baca puisis. • Pemecahan masalah dalam kelompok • Partisipasi dalam diskusi • Menari • Memainkan alat musik • Olah Raga • Menggunakan peralatan laboratorium • Mengoperasikan suatu alat Sosialisasi KTSP 239 . berdiskusi. tingkah laku. berpidato.

Mengubah ekspresi wajah sesuai dengan perubahan pernyataan yang disajikan 1 2 3 4 Sosialisasi KTSP CONTOH INSTRUMEN PENILAIAN DENGAN CHECKLIST --------------------------------------------------------------------------------Petunjuk: Beri tanda centang (v) dibelakang huruf di mana kemampuan siswa teramati pada waktu berpidato. Merubah ekspresi wajah sesuai dengan perubahan pernyataan yang disajikan ----.A.C. dan 4 bila siswa selalu melakukan --------------------------------------------------------------------------------------------------Nama : Rinjani I. Berdiri tegak melihat pada penonton ----. Ekspresi fisik (physical expression) A.CONTOH INSTRUMEN PENILAIAN DENGAN RATING SCALE -----------------------------------------------------------------------------------------------Petunjuk : Beri Lingkaran pada angka yang sesuai untuk setiap kemampuan yang teramati pada waktu anak berpidato : 1 bila tidak pernah 2 bila jarang 3 bila kadang-kadang. Mata melihat kepada penonton Sosialisasi KTSP 240 .B. Berdiri tegak melihat pada penonton 1 2 3 4 B. ---------------------------------------------------------------------------------Nama: Rinjani I. Ekspresi fisik (physical expression) ----.

Menyimpulkan pokok-pokok pikiran yang penting III. Nada suaranya berubah-ubah sesuai pernyataan yang ditekankan ---. Ekspresi suara (vocal expression) ---. Memilih kata-kata yang tepat untuk menegaskan arti ---.B. ¾ Penyajian data Sosialisasi KTSP 241 . Berbicara cukup keras untuk didengar penonton Ekspresi verbal (verbal expression) ---. Menggunakan kalimat yang lengkap untuk mengutarakan suatu pikiran ---.B. Sosialisasi KTSP Penugasan (Proyek) : Penilaian terhadap suatu tugas yang mengandung penyelidikan yang harus selesai dalam waktu tertentu Tugas: suatu investigasi dgn tahapan: ¾ Perencanaan ¾ Pengumpulan data ¾ Pengolahan data.C.D. Berbicara dengan kata-kata yang jelas ---.A.II. Tidak mengulang-ulang pernyataan ---.A.C.

gaya hidup) Sosialisasi KTSP 242 .PENILAIAN PROYEK Bermanfaat menilai : • Keterampilan menyelidiki secara umum • Pemahaman & Pengetahuan dalam bidang tertentu • Kemampuan mengaplikasi pengetahuan dalam suatu penyelidikan • Kemampuan menginformasikan subyek secara jelas Sosialisasi KTSP CONTOH PENILAIAN PROYEK : Ilmu Pengetahuan Sosial : SMA : XI Mata Pelajaran Jenjang Kelas / Semester Contoh Kompetensi Dasar : menganalisis bentuk-bentuk perilaku yang muncul sebagai dampak globalisasi (konsumerisme.

pilihan makanan dan minuman. nilai-nilai. migrasi.Mengidentifikasi bukti-bukti globalisasi di lingkungan masyarakat (mis: dalam hal periklanan. perilaku. pakaian. komunikasi.Membuat daftar perubahan perilaku masyarakat setempat sebagai dampak globalisasi (mis: dalam hal makanan. pariwisata. perilaku) Sosialisasi KTSP 243 . dan tradisi) .• Indikator : . gaya hidup. perjalanan.Membandingkan pandangan orang tua dan anak mengenai perubahan-perubahan yang terjadi akibat pengaruh globalisasi Sosialisasi KTSP Contoh Tugas Penilaian Proyek ----------------------------------------Lakukan penelitian sederhana di lingkungan sekitar mengenai pengaruh iklan di media cetak maupun di media elektronik terhadap gaya hidup anak SMA (cara berpakaian. telekomunikasi) .

daftar pertanyaan dengan lengkap. keramik. kurang memuat saran Sosialisasi KTSP Hasil Kerja (Produk): Penilaian terhadap kemampuan membuat produk teknologi dan seni Penilaian Hasil Akhir dan Proses: hasil akhir spt: .barang-barang terbuat dari kayu.CONTOH ASPEK FORMAT PENYEKORAN TUGAS PROYEK KRITERIA DAN SKOR 3 2 1 PERSIAPAN Jika memuat tujuan. tempat penelitian.pakaian . daftar pertanyaan tidak lengkap PENGUMPULAN DATA Jika daftar pertanyaan dapat dilaksanakan semua dan data tercatat dengan rapi dan lengkap. tetapi data tidak tercatat dengan rapi dan lengkap. memuat saran. Jika memuat tujuan. alasan. Jika pertanyaan tidak terlaksana semua dan data tidak tercatat dengan rapi. memuat saran. dan logam . plastik. pahatan .makanan . bahasa komunikatif. alasan. bahasa kurang komunikatif. tempat penelitian.menggunakan teknik menggambar . Jika memuat tujuan. Jika penulisan kurang sistimatis. responden.hasil karya seni: gambar. responden. Jika daftar pertanyaan dapat dilaksanakan semua.membakar kue dengan baik proses spt: Sosialisasi KTSP 244 . namun bahasa kurang komunikatif Jika sekedar melaporkan hasil penelitian tanpa membahas data PELAPORAN TERTULIS Jika sistimatika penulisan benar. daftar pertanyaan kurang lengkap. topik. alasan. topik. tempat penelitian. responden.menggunakan peralatan dengan aman . PENGOLAHAN DATA Jika pembahasan data sesuai tujuan penelitian Jika pembahasan data kurang menggambarkan tujuan penelitian Jika sistimatika penulisan benar. lukisan. topik.

Bahan untuk model tertulis dalam rancangan .Gambar rancangan model .rencanakan. alat. teknik PENILAIAN (APPRAISAL): kmp buat produk sesuai kegunaan (fungsi) & keindahan Sosialisasi KTSP Contoh1: TUGAS PENILAIAN PRODUK ------------------------------------------------------Tugas: buatlah rancangan model benda yang menggunakan roda Ketentuan: .PENILAIAN PRODUK PERSIAPAN.kmp: . kembangkan gagasan .Tentukan spesifikasi bahan untuk model Sosialisasi KTSP 245 . gali.desain produk PEMBUATAN: kmp seleksi dan gunakan: bahan.

ketentuan sebagai berikut (spesifikasidiberikan) : jenis kayu: ………. spesifikasi bahan jelas C = gambar kurang proporsional. 3. ukuran: ……………………. 2.. dst. Sosialisasi KTSP Penskoran tugas penilaian produk contoh 1: No Kriteria b 1. skor c k Ada gambar rancangan model Bahan tertulis dalam model Spesifikasi bahan tertulis Unsur estetika Kriteria penskoran : B = gambar proporsional. spesifikasi bahan kurang jelas K = gambar tidak proporsional. 4.Contoh2: TUGAS PENILAIAN PRODUK -------------------------------------------------------Tugas: Rancang dan buatlah mainan yang menggunakan roda. spesifikasi bahan tidak jelas Sosialisasi KTSP 246 . bahan tertulis tidak lengkap. bahan tertulis lengkap. bahan tertulis kurang lengkap.

uraian Sosialisasi KTSP BANDINGKAN • Apa kepanjangan ASEAN? • Tahun berapa ASEAN didirikan? • Negara mana saja yang manjadi anggota ASEAN? • Apa kepanjangan PLTA? • Menurutmu masalah apa yang akan timbul jika ASEAN bubar? • Dengan cara apa ASEAN mendukung perekonomian ASIA? • Buatlah bagan PLTA! Sosialisasi KTSP 247 . MENSUPLAI JAWABAN .Isian atau melengkapi .TES TERTULIS Memilih dan Mensuplai jawaban 1. MEMILIH JAWABAN .Jawaban singkat .S.Dua pilihan (B .tidak) 2.Pilihan ganda . ya .

PORTOFOLIO : Penilaian melalui koleksi karya (hasil kerja) siswa yang sistematis • • • • Pengumpulan data melalui karya siswa Pengumpulan dan penilaian yang terus menerus Refleksi perkembangan berbagai kompetensi Memperlihatkan tingkat perkembangan kemajuan belajar siswa • Bagian Integral dari Proses Pembelajaran • Untuk satu periode • Tujuan Diagnostik Sosialisasi KTSP Hal-hal yang perlu diperhatikan: • Siswa merasa memiliki portofolio sendiri • Tentukan bersama hasil kerja apa yang akan dikumpulkan • Kumpulkan dan simpan hasil kerja siswa dalam 1 map atau folder • Beri tanggal pembuatan • Tentukan kriteria untuk menilai hasil kerja siswa • Minta Siswa untuk menilai hasil kerja mereka secara berkesinambungan • Bagi yang kurang. tentukan jangka waktunya • Bila perlu. beri kesempatan perbaiki karyanya. jadwalkan pertemuan dengan ortu Sosialisasi KTSP 248 .

Menulis karangan deskriptif 30/7 10/8 dst. Membuat resensi buku 1/9 30/9 10/10 Dst. Contoh Portofolio Nama Siswa : _________________ Mata Pelajaran Alokasi Waktu Kelas : X/1 : Bahasa Indonesia : 1 Semester Kriteria No SK / KD Periode Tata bahasa Kosakata Kelengkapan gagasan Sistematika penulisan Keterangan 1.karya-karya yang dapat dikumpulkan melalui penilaian portofolio • • • • • • • Puisi Karangan Gambar / Lukisan Desain Paper Sinopsis Naskah pidato / khotbah • Naskah Drama • Rumus Sosialisasi KTSP • • • • • • Doa Surat Komposisi Musik Teks Lagu Resep Makanan Laporan Observasi/ Penyelidikan / Eksperimen • Dsb. Sosialisasi KTSP 249 . 2.

PENILAIAN SIKAP Penilaian terhadap perilaku dan keyakinan siswa terhadap obyek sikap Cara: – Observasi perilaku: kerja sama.. Nama Bekerja sama 1.. . perhatian – Pertanyaan langsung: tanggapan thd tatib baru – Laporan pribadi: menulis pandangan ttg “kerusuhan antaretnis”. Sosialisasi KTSP Contoh Format Penilaian Sikap dalam praktek IPA : No. Sosialisasi KTSP 250 . inisiatif. Ruri Berinisiatif Perilaku Penuh Perhati an Bekerja sistematis Nilai Keterangan 2.. Tono 3.

251 .Semua anggota kelompok kami melakukan sesuatu selama kegiatan -------.B. proses. Sosialisasi KTSP CONTOH PENILAIAN DIRI PARTISIPASI DALAM DISKUSI KELOMPOK Nama : ----------------------------------------------------Nama-nama anggota kelompok : ----------------------------------------------------Kegiatan kelompok : ----------------------------------------------------Isilah pernyataan berikut dengan jujur. tiap org diberi kesempatan mengusulkan sesuatu -------.1996.Ketika kami berdiskusi.C atau D di depan tiap pernyataan: A : selalu C : kadang-kadang B : sering D : tidak pernah -------.mendengarkan orang lain --------. 1 s. Untuk No. 4. Apa yang kamu lakukan selama kegiatan berlangsung? ------------------------------------------------------------------------------------------Sosialisasi KTSP 1. 2. SUMBER: Forster & Masters.mengorganisasi kelompok -------. saya….mengorganisasi ide-ide saya -------.PENILAIAN DIRI Menilai diri sendiri berkaitan dengan status.Selama kerja kelompok.Selama diskusi saya mengusulkan ide kpd klp utk didiskusikan -------. 5.mengacaukan kegiatan -------.Tiap orang sibuk dengan yang dilakukannya dalam kelompok saya --------. 5.melamun 6. 3.mengajukan pertanyaan --------. --------.d. tingkat pencapaian kompetensi yang dipelajarinya. tulislah huruf A.

ALUR PELAKSANAAN PENILAIAN • MENETAPKAN INDIKATOR • MEMETAKAN SK. KD. INDIKATOR DAN KRITERIA KETUNTASAN BELAJAR • MENETAPKAN TEKNIK PENILAIAN • MEMBUAT ALAT PENILAIAN & PENYEKORAN Sosialisasi KTSP CONTOH FORMAT PEMETAAN ASPEK PENILAIAN SK KD INDIKATOR KRITERIA KETUNTASAN BELAJAR PROY TEKNIK PENILAIAN PROD TES UN KERJA DLL MENDENGAR KAN BERBICARA MEMBACA MENULIS Sosialisasi KTSP 252 .

CONTOH REKAP NILAI MATA PELAJARAN : KELAS/SEMESTER : N O NA MA MENDENGARKAN BERBICARA MEMBACA MENULIS KD 1 KD 2 R R T S AS KD 1 KD 2 R R T S A S KD 1 KD 2 R R T S A S KD 1 KD 2 R R TS A S 1 Ri n Tin 2 Catatan: KD= Kompetensi Dasar. TS= Nilai Tengah Semester. AS= Nilai Akhir Semester Sosialisasi KTSP MANFAAT HASIL PENILAIAN • REMEDIAL • PENGAYAAN • PERBAIKAN PROGRAM & KEGIATAN Sosialisasi KTSP 253 . RR= Nilai Rata-rata KD.

KAPAN? • REMEDIAL DILAKUKAN BILA NILAI INDIKATOR KURANG DARI NILAI KRITERIA KETUNTASAN BELAJAR PENGAYAAN DILAKUKAN BILA TUNTAS LEBIH CEPAT PERBAIKAN PROGRAM & KEGIATAN BILA TIDAK EFEKTIF • • Sosialisasi KTSP KETUNTASAN BELAJAR • • • • PER INDIKATOR KRITERIA: 0% – 100% IDEAL: 75% SEKOLAH MENETAPKAN SENDIRI DGN PERTIMBANGAN: KEMAMPUAN AKADEMIS SISWA. DAYA DUKUNG : GURU. SARANA • TUNTAS: SKOR ≥ KRITERIA KETUNTASAN • TUNTAS INDIKATOR → KD → SK→ MAPEL Sosialisasi KTSP 254 . KOMPLEKSITAS INDIKATOR.

7 NILAI KD 2: MODE : 70 NILAI KD :70 Sosialisasi KTSP 255 .CONTOH PENGHITUNGAN KETUNTASAN BELAJAR KOMPETENSI DASAR INDIKATOR KRITERIA KETUNTASAN NILAI PESERTA DIDIK KETUNTASAN 1 2 60% 60% 60 59 TUNTAS TAK TUNTAS TUNTAS 3 55% 75 Sosialisasi KTSP CONTOH PENGHITUNGAN NILAI KD KOMPETENSI DASAR (KD) KRITERIA KETUNTASAN BELAJAR 60% 70% 60% 70% 65% 60% INDIKATOR 1 NILAI SISWA 61 80 90 70 68 72 KETUNTASAN TUNTAS TUNTAS TUNTAS TUNTAS TUNTAS TUNTAS 1 2 3 1 2 2 3 NILAI KD 1: = 61+80+90 3 = 77 ATAU 7.

MEMBUAT RANGKUMAN.DALAM 1 KD • JML INDIKATOR YG TUNTAS LEBIH DARI 50%: LANJUT KE KD BERIKUTNYA • JML INDIKATOR BELUM TUNTAS SAMA ATAU LEBIH DARI 50%: MENGULANG KD YANG SAMA Sosialisasi KTSP PELAKSANAAN PROGRAM REMEDIAL • TATAP MUKA DENGAN GURU • BELAJAR SENDIRI → dinilai • KEGIATAN: MENJAWAB PERTANYAAN. • PADA ATAU DI LUAR JAM EFEKTIF Sosialisasi KTSP 256 . MENGERJAKAN TUGAS. MENGUMPULKAN DATA.

LATIHAN TAMBAHAN TUGAS INDIVIDUAL • HASIL PENILAIAN MENAMBAH NILAI MATA PELAJARAN BERSANGKUTAN • SETIAP SAAT. PADA ATAU DI LUAR JAM EFEKTIF. Sosialisasi KTSP PERBAIKAN PROGRAM & KEGIATAN Program Strategi Bahan Tidak efektif? Dievaluasi Direvisi Sosialisasi KTSP Diganti 257 .PROGRAM PENGAYAAN : • SISWA BERPRESTASI BAIK • MEMPERKAYA KOMPETENSI • KEGIATAN : MEMBERI MATERI TAMBAHAN.

Sosialisasi KTSP Selesai Sosialisasi KTSP 258 . dengan syarat komunikatif dan menggambarkan pencapaian kompetensi.PELAPORAN • Rapor adalah laporan kemajuan belajar • Berisi informasi tentang pencapaian kompetensi • Sekolah boleh menetapkan sendiri model rapor yang dikehendaki. • Model yang ada merupakan contoh yang dapat dimodifikasi/diadopsi oleh sekolah.

Menyimpulkan Sosialisasi KTSP PRINSIP PENILAIAN • Valid • Obyektif • Adil • Terbuka • Bermakna • Mendidik • Menyeluruh • Berkesinambungan 259 . Mendeteksi kesalahan • Summing up.Materi 16 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL SISTEM PENILAIAN KTSP ( SMA) Sosialisasi KTSP Assessment Purposes • Keeping track. Mengecek ketercapaian kemampuan. • Finding out. Melacak kemajuan peserta didik • Checking up.

seperti ulangan atau tugas-tugas yang harus dikerjakan oleh peserta didik. bentuk soal. • Jenis Ujian adalah berbagai tagihan.PENGERTIAN-PENGERTIAN ™ Pengukuran adalah kegiatan yang sistematik untuk menentukan angka pada objek atau gejala ™ Pengujian terdiri dari sejumlah pertanyaan yang memiliki jawaban benar atau salah ™ Penilaian adalah penafsiran hasil pengukuran dan penentuan pencapaian hasil belajar ™ Evaluasi adalah penentuan nilai suatu program dan penentuan pencapaian tujuan suatu program SISTEM PENILAIAN • Sistem Penilaian mencakup jenis ujian. dan pelaksanaannya. Sosialisasi KTSP TUJUAN PENILAIAN • Menilai kemampuan individual melalui tagihan dan tugas tertentu • Menentukan kebutuhan pembelajaran • Membantu dan mendorong peserta didik • Membantu dan mendorong guru untuk mengajar yang lebih baik • Menentukan strategi pembelajaran • Akuntabilitas lembaga • Meningkatkan kualitas pendidikan Sosialisasi KTSP 260 . pengelolaan & pelaporan hasil ujian.

• Dalam 1 semester.ACUAN PENILAIAN KRITERIA • Prinsipnya semua peserta didik memiliki kemampuan yang sama dan bisa belajar apa saja. • Kriteria ketuntasan harus ditentukan terlebih dahulu. ciri-ciri. dsb. • Tiap KD dijabarkan menjadi 3 (tiga) atau lebih indikator oleh guru. telah mencapai KD tertentu. • Untuk non-tes. • Materi ujian tengah semester dan akhir semester terdiri atas beberapa KD yang memiliki kesamaan karakteristik. disiplin. perbuatan. atau respon yang harus dapat dilakukan atau ditampilkan oleh peserta didik. kerjasama. dibuat dulu ciri-ciri (indikator) yang dijabarkan dari aspek yang akan diukur. • Menggunakan kata kerja operasional dengan tingkat berpikir menengah dan tinggi. untuk menunjukkan bahwa peserta didik ybs. tanda-tanda. • Hasil penilaian : Lulus dan Tidak Lulus INDIKATOR • Karakteristik. yang harus diinformasikan kepada peserta didik. Sosialisasi KTSP 261 . Sosialisasi KTSP PENYUSUNAN INDIKATOR • Dikembangkan dari KD. bisa dilakukan beberapa jenis ujian sesuai rancangan guru. misalnya minat. yang menjadi acuan/panduan/konstruk bagi guru dalam membuat indikator penilaian. motivasi belajar. hanya waktu yang diperlukan untuk mencapai kemampuan tertentu berbeda.

• (John B. Sosialisasi KTSP BELAJAR TUNTAS ƒ Prinsip belajar tuntas untuk pencapaian kompetensi sangat efektif untuk meningkatkan kinerja akademik (John B. A Model of School Learning) ƒ Guru harus mempertimbangkan antara waktu yang diperlukan (berdasarkan karakteristik peserta didik) dan waktu yang tersedia (di bawah kontrol guru) (John B. maka sebagian besar dari mereka akan mencapai ketuntasan”. Carrol. dan diajar sesuai dengan karakteristik mereka. (John B. A Model of School Learning) Jika peserta didik dikelompokkan berdasarkan tingkat kemampuannya untuk beberapa mata pelajaran. maka sebagian besar dari mereka akan mencapai ketuntasan. Carrol.PRINSIP-PRINSIP PENILAIAN HASIL BELAJAR BERBASIS KOMPETENSI • Belajar tuntas (mastery learning). Carrol James Block and Benjamin Bloom) ƒ “Jika peserta didik dikelompokkan berdasarkan tingkat kemampuannya untuk beberapa mata pelajaran dan diajarkan sesuai dengan karakteristik mereka. dan hasil yang baik. peserta didik tidak diperkenankan mengerjakan pekerjaan berikutnya. Carrol) Sosialisasi KTSP 262 . sebelum mampu menyelesaikan pekerjaan dengan prosedur yang benar.

dan tes menggunakan acuan kriteria guna menentukan apakah peserta didik telah memiliki keterampilan yang dipersyaratkan pada setiap tingkatan keberhasilan belajarnya. Lanjutan ….BELAJAR TUNTAS. JH. yang penting bukan nilai pasti skor kelulusan. (1996 – P. Sosialisasi KTSP 263 . 291) : • Peserta didik harus mencapai skor 80-90% sebelum beralih pada modul/topik berikutnya. Patokan yang digunakan 80 % atau yang mendekati. • Guru dapat menentukan skor/batas lulus untuk setiap target belajar. melainkan level minimal yang harus dimiliki dan diperlukan oleh peserta didik. mereka dapat berhasil jika kompetensi awal mereka terdiagnosis secara benar dan mereka diajar dengan metode dan materi yang berurutan. mulai dari tingkat kompetensi awal mereka” • Perhatian harus difokuskan pada pengajaran unit-unit terkecil. Block. B. • Tidak ada ukuran penentu 80%. Sosialisasi KTSP BELAJAR TUNTAS.. Lanjutan…. Nitko.. Bloom: • “Peserta didik yang belajar lambat perlu waktu lebih lama untuk materi yang sama.

PENENTUAN KETUNTASAN • Nilai Ketuntasan Ideal = 100 • Guru dan sekolah dapat menetapkan nilai Ketuntasan Minimum secara bertahap dan terencana agar memperoleh nilai ideal. psikomotor. • Aspek afektif diukur melalui pengamatan dan kuesioner Sosialisasi KTSP 264 . • Peserta didik yang belum tuntas harus mengikuti program remedial. • Penilaian mencakup aspek kognitif. • Nilai ketuntasan minimum per-mata pelajaran ditetapkan berdasarkan tingkat kesulitan dan kedalaman kompetensi dasar yang harus dicapai peserta didik (setiap mata pelajaran dapat berbeda batas min. Sosialisasi KTSP SISTEM PENILAIAN BERKELANJUTAN • Menilai semua Kompetensi Dasar • Penilaian dapat dilakukan pada satu atau lebih Kompetensi Dasar • Hasil penilaian dianalisis dan ditindaklanjuti melalui program remedial atau program pengayaan. Akan tetapi. idealnya penentuan ketuntasan diberikan untuk setiap indikator. nilai ketuntasannya). dan afektif.

Bimbingan Alumni atau tutor sebaya • dan lain-lain. Sosialisasi KTSP PROGRAM REMEDIAL • • • • Pemberian Tugas Pembelajaran Ulang Belajar Mandiri Belajar Kelompok dgn. Sosialisasi KTSP 265 .PENILAIAN BERKELANJUTAN • Penilaian dapat dilakukan beberapa kali sampai peserta didik mencapai tingkat ketuntasan yang ditetapkan. • Nilai akhir semester merupakan nilai kumulatif dari keseluruhan nilai perolehan. • Materi penilaian dapat terdiri dari satu atau sejumlah Kompetensi Dasar. selama satu semester yang terkait. yang semuanya diakhiri dengan ujian.

diskusi. mengerjakan soal yang hasilnya dinilai dan direkam. Aspek Kognitif (6 Tingkat Kognitif Berfikir) B.PROGRAM PENGAYAAN Penguatan pada KD tertentu dengan memberi tugas membaca. tutor sebaya. Afektif C. Aspek Psikomotor Sosialisasi KTSP 266 . namun tidak mempengaruhi nilai raport namun tetap diungkapkan dalam keterangan profil hasil belajar peserta didik. Sosialisasi KTSP ASPEK YANG DIUKUR DALAM PENILAIAN BERBASIS KOMPETENSI A.

A. Sintesis (Synthesis). Kemampuan memahami (misalnya: menyimpulkan suatu paragraf). Krathwohl’ 56) 1. Kemampuan mempertimbangkan mana yang baik dan mana yang buruk dan memutuskan untuk mengambil tindakan tertentu. Untuk penyusunan soal. Tingkah Laku. AFEKTIF • Mencakup penilaian a. 3. Emosi dan Motivasi. Kemampuan mengingat (misalnya: nama ibu kota. 4. Furst. Koordinasi dari setiap peserta didik. Kemampuan menggabungkan beberapa informasi menjadi suatu kesimpulan (misalnya: memformulasikan hasil penelitian di laboratorium). untuk mengetahui siapa peserta didik yang bisa dipercaya. • Dilakukan melalui pengamatan dan interaksi langsung secara terus menerus. Evaluasi (Evaluation). siapa peserta didik yang disiplin. Pada umumnya dilakukan secara non-ujian (misalnya. Pemahaman (Comprehension). Kemampuan menganalisis suatu informasi yang luas menjadi bagian-bagian kecil (Misalnya: menganalisis bentuk. 6. Hill.l. Pengetahuan (Knowledge). 2. 5. Kemampuan Penerapan (Misalnya: menggunakan suatu informasi/ pengetahuan yang diperolehnya untuk memecahkan masalah). : Sikap. hendaknya memiliki tingkat berpikir menengah sampai tinggi. Minat. siapa yang berminat ke jurusan Ilmu Sosial atau Ilmu Alam dll) • Setiap informasi yang diperoleh dikumpulkan dan disimpan sebagai referensi dalam penilaian berikutnya. Sosialisasi KTSP 267 . rumus). sesuai dengan indikator yang telah disusun dalam silabus. ASPEK KOGNITIF (6 Tingkat Kognitif Berfikir) >>TAXONOMY COGNITIVE BLOOM (Bloom. Analisis (Analysis). Kerjasama. • Penilaian afektif dibagi atas penilaian afektif secara umum (budi pekerti) dan penilaian afektif per matapelajaran. Sosialisasi KTSP B. Englehart. Aplikasi (Application). jenis atau arti suatu puisi).

Pendidikan Seni. Sosialisasi KTSP CAKUPAN PENILAIAN • Aspek penilaian afektif terdiri dari: – Menerima (receiving) termasuk kesadaran. ASPEK PSIKOMOTOR • Tidak semua mata pelajaran dapat dinilai aspek psikomotornya (disesuaikan dengan tuntutan kompetensi dasar yang harus dicapai oleh peserta didik) • Digunakan untuk pembelajaran yang banyak memerlukan praktik: Pendidikan Agama. • Aspek Psikomotorik terdiri dari: – Meniru (perception) – Menyusun (manipulating) – Melakukan dengan prosedur (precision) – Melakukan dengan baik dan tepat (articulation) – Melakukan tindakan secara alami (naturalization) Sosialisasi KTSP 268 . sistem nilai dll – Mengorganisasi (organization): pengembangan norma dan nilai dalam organisasi sistem nilai – Membentuk watak (Characterization): sistem nilai yang terbentuk mempengaruhi pola kepribadian dan tingkah laku. kontrol dan seleksi gejala atau rangsangan dari luar – Menanggapi (responding): reaksi yang diberikan: ketepatan reaksi. keinginan untuk menerima stimulus. Pendidikan Jasmani.C. Praktik IPA dan Bahasa. perasaan kepuasan dll – Menilai (evaluating): kesadaran menerima norma. respon.

• Penilaian terhadap proses dan hasil belajar peserta didik harus mencakup aspek-aspek kecakapan hidup (life skill) Sosialisasi KTSP KESADARAN DIRI KECAKAPAN BERPIKIR & BERNALAR Kesadaran diri sebagai hamba Tuhan. makhluk sosial dan makhluk lingkungan Kesadaran akan potensi diri dan dorongan utk mengembangkannya Menggali informasi Mengolah informasi & mengambil keputusan dgn cerdas Memecahkan masalah secara arif dan kreatif Mengidentifikasi variabel & hubungan satu dgn lainnya Merumuskan hipotesis Merancang & melaksanakan penelitian Aspek Kecakapan Hidup (life skill) KECAKAPAN AKADEMIK Sosialisasi KTSP 269 .

Aspek Kecakapan Hidup (life skill) KECAKAPAN VOKASIONAL Vokasional dasar Vokasional khusus Kecakapan mendengarkan KECAKAPAN KOMUNIKASI KECAKAPAN BEKERJASAMA Kecakapan berbicara Kecakapan membaca Kecakapan menuliskan pendapat/gagasan Kecakapan sebagai teman kerja yang menyenangkan Kecakapan sebagai pimpinan yang berempati Sosialisasi KTSP PENILAIAN • Tingkat kemampuan yang dituntut dari peserta didik setelah ia mempelajari kompetensi dasar tertentu yang ditunjukkan dengan berbagai perilaku hasil belajar. Sosialisasi KTSP 270 . • Penilaian dari hasil belajar peserta didik dapat diperoleh melalui berbagai cara atau jenis.

atau teorema. • RESPONSI atau UJIAN PRAKTIK. Sosialisasi KTSP 271 . dilakukan dengan menggabungkan beberapa KD dalam satu waktu. isian atau jawaban singkat yg menanyakan hal-hal prinsip. • PERTANYAAN LISAN. • ULANGAN HARIAN. • ULANGAN TENGAH SEMESTER DAN AKHIR SEMESTER. prinsip. baik pra (untuk mengetahui kesiapan) maupun pasca (untuk mengetahui pencapaian KD tertentu. Sosialisasi KTSP Lanjutan jenis penilaian • TUGAS INDIVIDU. digunakan untuk menilai kompetensi kerja kelompok. dsb. diberikan dalam waktuwaktu dan kebutuhan tertentu dalam berbagai bentuk (klipping. • LAPORAN KERJA PRAKTIK. digunakan pada MP tertentu yg membutuhkan praktikum. dilakukan secara periodik pada akhir pembelajaran KD tertentu.JENIS PENILAIAN • KUIS. paper. mengukur pemahaman terhadap konsep.) • TUGAS KELOMPOK. dilakukan pada MP yang membutuhkan praktikum dengan mengamati suatu gejala dan dilaporkan.

PENILAIAN PORTOFOLIO
• Penilaian dengan metode pengumpulan informasi atau data secara sistematik, atas hasil pekerjaan seseorang (Popham,1994). • Salah satu metode penilaian berkesinambungan yang memiliki hasil penilaian dengan akurasi yang tinggi. • Kumpulan hasil belajar / karya peserta didik (hasilhasil tes, tugas perorangan, praktikum) yang dinilai proses kemajuannya baik secara analitik, holistik atau kombinasi keduanya. • Berfungsi sebagai alat untuk mengetahui kemajuan (progress) tentang kompetensi yang telah dicapai dan mendiagnosis kesulitan belajar dll.(bagi guru, peserta didik dan orang tua).
Sosialisasi KTSP

PENILAIAN PORTOFOLIO

lanjutan …

• Sangat efektif untuk proses perbaikan dan penyempurnaan kegiatan pembelajaran dan dapat memberikan umpan balik • Dalam praktiknya guru dapat mengembangkan berbagai cara sesuai dengan kreatifitas masingmasing. • Jenis penilaian portofolio dapat diterapkan di antaranya pada kemampuan menulis (bahasa) dan melukis (seni) • Contoh: portofolio menulis, dipakai untuk mengukur kemampuan khusus menulis yang menilai proses kemajuannya dan mendiagnosis bidang-bidang yang memerlukan peningkatan.

Sosialisasi KTSP

272

PENILAIAN PORTOFOLIO lanjutan …
• Evaluasi produk portofolio berdasarkan penskoran holistik, analitik atau kombinasi keduanya. • Penskoran holistik berdasarkan keseluruhan impresi dari produk bukan hanya sekedar pertimbangan unsur-unsur individu. Keputusan global dibuat dengan menggunakan skor numerik untuk setiap produk. • Penskoran analitik memerlukan keputusan untuk setiap ka-rakteristik yang berbeda dari suatu produk. Sebagai contoh: penilaian kemampuan menulis seperti organisasi, vocabulary, gaya, ideide, dan mekanik dinilai terpisah.

Sosialisasi KTSP

PENYIAPAN PERANGKAT PENILAIAN
• Sebelum masa semester 1, guru/kelompok MGMP sekolah menyusun silabus dan sistem penilaian untuk kurun waktu 1 semester atau 2 semester (1 thn). • Setiap indikator pada masing-masing KD, minimal dibuatkan 3 (tiga) bentuk/jenis soal. >>> 1 soal ujian harian, 1 ujian susulan, dan 1 soal remedial. • Ditentukan jadwal ujian harian, tengah semester, akhir semester dan remedial, minimal untuk 1 semester. • Pada awal semester, guru menjelaskan SK dan KD yang harus dicapai oleh peserta didik, berikut sistem penilaian yang akan diterapkan.

Sosialisasi KTSP

273

Lanjutan penyiapan perangkat penilaian

• Pelaksanaan ujian dilakukan dengan penjadwalan yang matang untuk menghindari beban ujian yang berlebihan pada hari yang sama. >>> Perlu koordinasi antar guru matapelajaran, jadwal ujian diinformasikan kepada orangtua dan peserta didik. • Setiap hasil ujian ditelaah oleh guru melalui MGMP, dan direkam secara berkelanjutan untuk mengetahui tingkat pencapaian SK/KD. • Hasil setiap ujian dilaporkan secara komprehensif kepada orangtua, baik KD yang telah maupun yang belum dicapai.
Sosialisasi KTSP

PENYIAPAN BAHAN PENILAIAN
Penilaian Proses: a. Tes - Tes Tertulis (kognitif) - Tes Lisan (kognitif, psikomotor dan affektif : wawancara, kuis - Tes Perbuatan (Psikomotor, kognitif): Demonstrasi, Eksperimen b. Non Tes Penilaian Produk: - Laporan - Hasil Karya Individu Kelompok

Jenis Penilaian

Sosialisasi KTSP

274

BENTUK PENILAIAN
Tes Tertulis - Obyektif : Pilihan ganda, Menjodohkan, Benar Salah - Non Obyektif : Kuis/Jawaban Singkat, uraian Tes Lisan - Pedoman Wawancara Tes Perbuatan - Daftar Cek, Lembar Pengamatan Non Tes - Angket, Kuesioner, Check-list, Inventori, Skala Sikap, dan pengamatan. Produk - Daftar Cek/Pedoman Penskoran
Sosialisasi KTSP

CONTOH PENILAIAN BERKELANJUTAN
SK : 1. Berkreasi seni rupa

NO

KD

MP

UJI 1 UJI 2 UJI 3
(Remedial) (Remedial)

NA
(Batas Ketuntasan ditetapkan guru)

1.1

Menggam Pengt, bar obyek Unsur, Teknik Benda Latihan Gambar

5

6

7

7

1.2.

Menggam bar Alam

Pengt, Unsur, Teknik Latihan Gambar

7

7

Sosialisasi KTSP

275

Selesai

Sosialisasi KTSP

276

Materi SOSIALISASI dan PELATIHAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP)

VIII. Pengembangan Bahan Ujian
17. Pengembangan bahan Ujian & Analisis hasil Ujian.

277

278

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

Materi 17

PENGEMBANGAN BAHAN UJIAN DAN ANALISIS HASIL UJIAN

Sosialisasi KTSP

SKL
TOPIK
Sosialisasi KTSP

KISI-KISI TEKNIK PENYUSUNAN SOAL ANALISIS

279

APAKAH SAYA LULUS?

Sosialisasi KTSP

STANDAR KOMPETENSI LULUSAN (SKL)
Adalah kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap pengetahuan dan keterampilan

Berdasarkan PP No.19/2005 ƒ Sebagai pedoman penilaian dalam penentuan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan ƒ Meliputi kompetensi seluruh mata pelajaran ƒ Dikembangkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP)
Sosialisasi KTSP

280

Hubungan antara SKL,MATERI DAN PENILAIAN
SKL Menggambarkan kompetensi yang ingin dicapai.

KOMPETENSI

Materi pembelajaran untuk mencapai kompetensi
Sosialisasi KTSP

Bentuk soal harus sesuai dengan kompetensi yang dituntut pada SKL

SEPERTI APA SOAL YANG BAIK ?

Sosialisasi KTSP

281

LANGKAH-LANGKAH PENYUSUNAN TES
1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9.

Penentuan tujuan tes, Penyusunan KISI-KISI tes, PENULISAN SOAL, PENELAAHAN SOAL (validasi soal), Perakitan soal menjadi perangkat tes, Uji coba soal termasuk ANALISIS-nya, Bank Soal Penyajian tes kepada siswa Skoring (pemeriksaan jawaban siswa)

Sosialisasi KTSP

PENGEMBANGAN KISI-KISI
Fungsi
Pedm. penulisan soal z Pedm. perakitan soal
z

Syarat kisi-kisi
Mewakili isi kurikulum z Singkat dan jelas z Soal dapat disusun sesuai dengan bentuk soal.
z

Komponen Kisi2: •Identitas •SK/KD/IP •Materi Pembel. •Indikator Soal •Bentuk Tes •Nomor Soal

Sosialisasi KTSP

282

........................FORMAT KISI-KISI PENULISAN SOAL Jenis Sekolah : .......... ------------Tahun ajaran : --------------: KOMPETENSI DASAR BUKU SUMBER: RUMUSAN BUTIR SOAL MATERI INDIKATOR SOAL No ...... No......) NO.. Jumlah soal : ..... Soal (7) (2) (3) Sosialisasi KTSP KARTU SOAL BENTUK PG Jenis Sekolah Mata Pelajaran Bahan Kelas/smt Bentuk Tes : ------------: ------------: ------------: Tertulis (PG........ Mata Pelajaran : ..... SOAL KUNCI Penyusun 1........ Alokasi Waktu : ......... dll.. ....... Digunaka n untuk Tang gal Jumlah Siswa Tingkat Kesukaran Daya Proporsi Jawaban pada Pilihan KETERANGAN SOAL Pembeda A B C D OMIT Keterangan Sosialisasi KTSP 283 ....... Urut (1) Kompetensi Dasar/ Indikator Bahan Kelas/ smt.......... Penulis 1............................ Bentuk Tes Materi (4) Indikator Soal (5) (6) No.. Kurikulum : .................. .... 2........ -----------2............

penugasan.KARTU SOAL URAIAN/PRAKTIK Jenis Sekolah Mata Pelajaran Bahan Kelas/smt Bentuk Tes : ------------: ------------: ------------: Tertulis (Uraian)/Praktik (Kinerja. Kunci/Kriteria jawaban/Aspek yang dinilai Skor Skor maksimum= Sosialisasi KTSP …… 284 . -----------2. SOAL Penyusun 1. hasil karya) NO. ------------Tahun ajaran : --------------: KOMPETENSI DASAR BUKU SUMBER: RUMUSAN BUTIR SOAL MATERI INDIKATOR SOAL No Diguna kan untuk KETERANGAN SOAL Proporsi jawaban pada aspek Tangg al Jumlah siswa Tingkat kesukar an Daya pembeda 1 A 2 3 1 B 2 3 1 C 2 3 1 D 2 3 Ketera ng an Sosialisasi KTSP PEDOMAN PENSKORAN No.

KRITERIA KOMPETENSI / MATERI PENTING 1. Urgensi: KD/indikator/materi yang secara teoritis. 2. Sosialisasi KTSP Indikator Soal Indikator soal sebagai pertanda atau indikasi pencapaian kompetensi | Indikator menggunakan kata kerja operasional yang dapat diukur | Indikator mengacu pada materi pembelajaran sesuai kompetensi | 285 . 4. 3. mutlak harus dikuasai oleh siswa. Kontinuitas: KD/indikator/materi lanjutan yang merupakan pendalaman materi sebelumnya. Relevansi: yang diperlukan untuk mempelajari dalam bidang studi lain. Keterpakaian: memiliki nilai terapan tinggi dalam kehidupan sehari-hari.

MENGUKUR KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS 3. BILA SOAL TIDAK TERDAPAT STIMULUS Rumusan indikatornya: Siswa dapat membedakan ….DIBERIKAN DASAR PERTANYAAN (STIMULUS) 2.MENGUKUR KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH Sosialisasi KTSP 286 . Sosialisasi KTSP MENUNTUT PENALARAN TINGGI SETIAP SOAL: 1. 2.TEKNIK PERUMUSAN INDIKATOR 1. siswa dapat menjelaskan …. BILA SOAL TERDAPAT STIMULUS Rumusan indikatornya: Disajikan ….

.. Analisis -Manakah penulisan yang salah pada paragraf ... dengan menggunakan pedoman . 3. Hubungan sebab-akibat -Apa penyebab utama . -Ringkaslah dengan tepat isi ......... -Apakah hal berikut memiliki . Memberi alasan (justifying) -Manakah pilihan berikut yang kamu pilih.... Menciptakan -Tuliskan beberapa cara sesuai dengan ide Anda tentang ... dan . 9.. Sintesis -Tuliskan satu rencana untuk pembuktian .. -Daftar dan beri alasan singkat tentang ciri utama .. -Tuliskan sebuah laporan . tuliskanlah evaluasi tentang . Menerapkan -Selesaikan hal berikut dengan menggunakan kaidah ..MENGUKUR KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS 1.......... -Bandingkan dua cara berikut tentang ..... apa yang akan terjadi bila ......... 2. 4.. Evaluasi -Apakah kelebihan dan kelemahan ... -Lengkapilah cerita . 10.. -Berdasarkan kriteria . -Apa akibat ... 7.. 11.. Menyimpulkan -Susunlah beberapa kesimpulan yang bersasal dari data ..... -Tuliskan .......... 5. 12. -Apa reaksi A terhadap .. Membandingkan -Jelaskan persamaan dan perbedaan antara ..... Sosialisasi KTSP 287 .. -Tulislah sebuah pernyataan yang dapat menjelaskan peristiwa berikut .... Sosialisasi KTSP 6. Mengelompokkan -Kelompokkan hal berikut berdasarkan ... 8... mengapa? -Jelaskan mengapa kamu setuju/tidak setuju dengan pernyataan tentang ... Meringkas -Tuliskan pernyataan penting yang termasuk .. Berpendapat (inferring) -Berdasarkan .. tentang apa yang akan terjadi bila ..

7. Sosialisasi KTSP 288 . Mengidentifikasi masalah yang tidak sesuai Contoh indikator soal: Disajikan beberapa informasi yang relevan dan tidak relevan terhadap masalah. 10. diagram. 8. Memberi alasan masalah yang sulit Contoh indikator soal: Disajikan sebuah masalah yang sukar dipecahkan atau informasi pentingnya dihilangkan. siswa dapat menjelaskan mengapa masalah ini sulit dipecahkan atau melengkapi informasi penting yang dihilangkan. Memahami kata dalam konteks Contoh indikator soal: Disajikan beberapa masalah yang konteks kata atau kelompok katanya digarisbawahi. 4. siswa dapat merumuskan masalah dalam bentuk pertanyaan. Sosialisasi KTSP 6. Mengidentifikasi asumsi Contoh indikator soal: Disajikan sebuah pernyataan masalah. siswa dapat memecahkan masalah ke dalam dua cara atau lebih. Mendeskripsikan berbagai strategi Contoh indikator soal: Disajikan sebuah pernyataan masalah.Mengukur Keterampilan Pemecahan Masalah 1. siswa dapat memberikan alasan satu masalah yang dipilih sendiri. siswa dapat menggambarkan sebuah diagram atau gambar yang menunjukkan situasi masalah. 9. siswa dapat menjelaskan maknanya yang berhubungan dengan masalah itu dengan kata-katanya sendiri. Mendeskripsikan masalah Contoh indikator soal: Disajikan sebuah pernyataan masalah. 2. Memberi alasan solusi Contoh indikator soal: Disajikan sebuah pernyataan masalah dengan dua atau lebih kemungkinan solusinya. Memilih masalah sendiri Contoh indikator soal: Disajikan beberapa masalah. 5. siswa dapat mengidentifikasi semua informasi yang tidak relevan. kemudian menunjukkan solusinya ke dalam gambar. siswa dapat memberikan solusinya berdasarkan pertimbangan asumsi untuk saat ini dan yang akan datang. siswa dapat mengidentifikasi masalah yang nyata atau masalah apa yang harus dipecahkan. Mengidentifikasi masalah Contoh indikator soal: Disajikan deskripsi suatu situasi/masalah. atau grafik. dan menjelaskan cara penyelesaiannya. 3. Merumuskan masalah dalam bentuk pertanyaan Contoh indikator soal: Disajikan sebuah pernyataan yang berisi sebuah masalah. siswa dapat memilih satu solusi yang paling tepat dan memberikan alasannya.

dan prosedurnya. Sosialisasi KTSP 289 .11. kartun. Menyelesaiakan secara terencana Contoh indikator soal: Disajikan sebuah situasi masalah yang kompleks. 16. Mengevaluasi kualitas solusi Contoh indikator soal: Disajikan sebuah pernyataan masalah dan beberapa strategi untuk menyelesaikan masalah. Menggunakan analogi Contoh indikator soal: Disajikan sebuah pernyataan masalah dan strategi penyelesaiannya. siswa dapat menyelesaikan masalah itu dengan menggunakan strategi lain. 13. siswa dapat mengevaluasi strategi pemecahannya berdasarkan prosedur yang disajikan. siswa dapat: (1) menjelaskan dengan menerapkan strategi itu. Sosialisasi KTSP 15. 17. 12. (2) mengevaluasinya. siswa dapat menyelesaikan masalah secara terencana mulai dari input. siswa dapat memilih satu strategi yang tepat untuk menyelesaikan masalah itu dan memberikan alasannya. proses. siswa dapat memecahkan masalah dan menjelaskan prosedur yang dipergunakan untuk menyelesaikan masalah. output. grafik atau tabel dan sebuah pernyataan masalah. (2) memberikan alasannya. 14. Memecahkan masalah berdasarkan data dan masalah Contoh indikator soal: Disajikan sebuah cerita. Memberi alasan strategi yang digunakan Contoh indikator soal: Disajikan sebuah pernyataan masalah dengan dua atau lebih strategi untuk menyelesaikan masalah. dan outcomenya. beberapa strategi pemecahan masalahnya. siswa dapat: (1) mendeskripsikan masalah lain (analog dengan masalah ini) yang dapat diselesaikan dengan menggunakan strategi itu. Mengevaluasi strategi sistematikanya Contoh indikator soal: Disajikan sebuah pernyataan masalah. (4) memberi alasan mengapa strategi itu paling tepat dibandingkan dengan strategi lainnya. (3) menentukan strategi mana yang tepat. Membuat strategi lain Contoh indikator soal: Disajikan sebuah pernyataan masalah dan satu strategi untuk menyelesaikan masalanya.

KAIDAH PENULISAN SOAL KOMPETENSI 1. kompetensi dan pengalaman belajar 3. Sosialisasi KTSP 290 . Berhubungan erat antara proses. Mengukur kemampuan berpikir kritis 6. materi. Mengukur beberapa kemampuan yang diwujudkan dalam stimulus soal 5. Berhubungan dengan kondisi pembelajaran di kelas atau di luar kelas 2. Mengukur kompetensi siswa 4. Mengandung pemecahan masalah Sosialisasi KTSP SOAL URAIAN SOAL URAIAN adalah soal yang jawabannya menuntut peserta tes untuk mengorganisasikan gagasan atau hal-hal yang telah dipelajarinya dengan cara mengemukakan gagasan tsb dalam bentuk tulisan.

grafik. 11. 4. 3.KAIDAH PENULISAN SOAL URAIAN 1. 8. 2. Ada pedoman penskorannya Tabel. 10. gambar. 12. 9. peta. 13. Soal sesuai dengan indikator Batasan pertanyaan dan jawaban yang diharapkan sudah sesuai Materi yang ditanyakan sesuai dengan tujuan pengukuran Isi materi yang ditanyakan sesuai dengan jenjang jenis sekolah atau tingkat kelas Menggunakan kata tanya atau perintah yang menuntut jawaban uraian Ada petunjuk yang jelas tentang cara mengerjakan soal Silakan pilih menu yang tersedia Sosialisasi KTSP KAIDAH PENULISAN SOAL URAIAN 7. atau yang sejenisnya disajikan dengan jelas dan terbaca Rumusan kalimat soal komunikatif Butir soal menggunakan bahasa Indonesia yang baku Tidak menggunakan kata/ungkapan yang menimbulkan penafsiran ganda atau salah pengertian Tidak menggunakan bahasa yang berlaku setempat/tabu Rumusan soal tidak mengandung kata/ungkapan yang dapat menyinggung perasaan siswa Silakan pilih menu yang tersedia Sosialisasi KTSP 291 . 5. 6.

4. Contoh Soal kurang baik: Jelaskan 2 persamaan antara pasar tradisional dengan pasar modern! Contoh soal yang lebih baik: Jelaskan 2 perbedaan antara pasar tradisional dengan pasar modern! (IPS. -----------------------------------2 5.1. Primadialisme yaitu sikap yang lebih membanggabanggakan asal daerah tertentu. Kunci Jawaban Pasar tradisional: harga dapat ditawar dan tidak kena pajak Pasar modern: harga pasti dan kena pajak Skor Maksimum Skor 2 2 4 Sosialisasi KTSP 2. 1. Individualisme yaitu sikap lebih mementingkan diri sendiri. SMP) No. . Elitisme yaitu kecenderungan untuk bergaya hidup tertentu berbeda dengan orang banyak. ---------------------------------2 Skor Maksimum 10 Sosialisasi KTSP 292 . 2. Kunci Jawaban Skor 1. Soal sesuai dengan indikator Indikator : Siswa dapat menjelaskan 2 perbedaan pasar tradisional dan pasar modern. Materialisme yaitu sikap yang selalu mengutamakan dan mengukur segala sesuatu berdasarkan materi -------------2 2. Sekulerisme adalah sikap yang mencerminkan kehidupan keduniawian. Batasan pertanyaan dan jawaban yang diharapkan sudah sesuai Contoh soal kurang baik: Jelaskan sisi negatif yang harus diwaspadai dari kemajuan IPTEK terhadap bangsa Indonesia yang berazaskan kekeluargaan! (PKn SMP) Contoh soal yang lebih baik: Jelaskan 4 sisi negatif yang harus diwaspadai dari kemajuan IPTEK terhadap bangsa Indonesia yang berasaskan kekeluargaan! PEDOMAN PENSKORAN No. ---------------------------------------------------------2 2 3.

....... 2 c.......... Kunci Jawaban Skor a..... 1 b......................................Tripsin untuk mengubah protein menjadi peptida dan asam-asam amino ... Enzim-enzim itu aktif di usus halus........ 2 ........................... Isi materi yang ditanyakan sesuai dengan jenjang jenis sekolah atau tingkat kelas Contoh soal yang kurang baik: Jelaskan perkembangan perangkat TIK dilihat dari perangkat komunikasi digital? Contoh soal yang lebih baik: Jelaskan perkembangan perangkat komputer No... Di manakah letak pankreas? b. 1............................... perkembangan generasi... Di manakah enzim-enzim itu aktif? No.. 2 ................... 3................................. 2.. Enzim yang dihasilkan Pankreas: ............Amilase untuk mencerna tepung menjadi maltosa dan disakarida lain ..... 1 Skor maksimum Sosialisasi KTSP 10 4......................... Materi yang ditanyakan sesuai dengan tujuan pengukuran Contoh soal kurang baik: Di manakah letak kelenjar pankreas? (IPA) Contoh soal lebih baik: a....Bikarbonat untuk menetralisir HCl yang masuk ke usus dari lambung ............ 2 ....................... Tuliskan dan jelaskan enzim yang dihasilkan pankreas! c..... 4......................................... dan teknologi tinggi) Menjawab dua fase Menjawab satu fase Tidak menjawab Skor 3 2 1 0 Sosialisasi KTSP 293 ............Lipase untuk mencerna lemak menjadi asam lemak dan gliserol ...........................................3.......................... Pankreas terletak di rongga perut ..................................... Kunci Jawaban Menjawab 3 fase perkembangan (penemuan..................

Pada suatu kali ia akan hilang dari muka bumi. tak ada yang akan diceritakan lagi. Idrus: Kisah Sebuah Celan Pendek Bagaimana watak Kusno? (Bhs Indonesia . Aspek yang dinilai Bila jawaban (gigih) dan alasan benar Bila jawaban (gigih) benar tetapi alasan kurang tepat Bila hanya jawaban (gigih). 4. Sistem multi partai -------------------------------------------------------yaitu terdapat banyak partai dalam suatu negara yang disebabkan kondisi masyarakat yang mejemuk dan iklim demokrasi yang lebih bebas ------------------------------------------Skor Maksimum Sosialisasi KTSP Skor 1 1 1 1 1 1 6 6. Kunci Jawaban Sistem kepartaian ialah pola perilaku dan interaksi di antara sejumlah partai politik 1.5. hidup bersama kesengsaraan. Menggunakan kata tanya atau perintah yang menuntut jawaban uraian Contoh soal kurang baik: Di Indonesia terdiri dari berapa sistem kepartaian? (PKn-SMP) Contoh soal yang lebih baik: Jelaskan tiga macam sistem kepartaian! No. 1. 3. Dan mungkin ia bersama-sama dengan Kusno hilang dari muka bumi ini? Tapi.SMP) Contoh soal yang lebih baik: Tentukan watak Kusno yang terdapat dalam kutipan di atas disertai alasannya! Kunci : Watak Kusno gigih atau sejenisnya karena ia sengsara. Dan meskipun celana 1001 –nya hilang lenyap menjadi topo. Ia dilahirkan dalam kesengsaraan. No. bagaimanapun juga. Ada petunjuk yang jelas tentang cara mengerjakan soal Contoh soal kurang baik: Tentang celana kepar 1001 itu. tetapi tidak disertai alasan Bila jawaban (aliran) dan alasan salah Skor 3 2 1 0 Sosialisasi KTSP 294 . Kusno akan berjuang terus melawan kesengsaraan biarpun hanya guna mendapatkan sebuah celana kepar yang lain. Kusno tak akan putus asa. 2. Sistem partai tunggal ---------------------------------------------------yaitu dalam suatu negara hanya satu partai yang berlaku ----2. Sistem dua partai --------------------------------------------------------yaitu terdapat dua partai dalam suatu negara sehingga terlihat satu partai yang berkuasa dan satu partai oposisi ----------------3. tapi terus melawan kesengsaraan tersebut.

.. atau yang sejenisnya disajikan dengan jelas dan terbaca Perhatikan gambar berikut............ Yang lebih parah lagi bila TPS (Tempat Pembuangan Sampah) berada di lingkungan yang dekat dengan sekolah.... 6 + 200 ..... Tentukan kecepatan perahu sesaat setelah orang tersebut meloncat? No....... Tabel. Gambar ini memperlihatkan suatu kawasan yang dibanjiri sampah yangmenggunung.... Kemudian orang tersebut meloncat ke depan dengan kecepatan 6 ms –1 terhadap air...... Sosialisasi KTSP 9.......... gambar.................... 2 + 200 .. Kunci Jawaban mo .... kosakata................... Contoh Soal yang lebih baik: Seseorang bermassa 50 kg naik perahu dengan massa 200 kg dan berkecepatan 2 ms –1 terhadap air yang diam................ Gunungan sampah yang berbau tidak sedap itu terjadi akibat sampah-sampah tersebut tidak diangkut seperti di pemukiman.................. peta......... vp 1 .... alur.................... vo + mp . 2 = 50 ................. Rumusan kalimat soal komunikatif Contoh soal kurang baik: Sesuatu bermassa 50 kg naik perahu yang massanya 200 kg …........ 100 + 400 = 300 + 200 vp 1 500 = 300 + 200 vp 1 200 vp 1 = 500 – 300 200 vp 1 = 200 ............ vo 1 + mp ......... vp = mo ..........7........ Skor maksimum Sosialisasi KTSP Skor 1 1 1 1 1 5 295 . atau di sejumlah pasar.. vp 1 = 1 m/s ............... grafik......... Indonesia SMP) Tulislah karangan sepanjang ± 200 kata berdasarkan informasi yang terdapat dalam gambar di atas! Tulisan tersebut akan dinilai berdasarkan isi.... 50 ...... pertokoan... Ada pedoman penskorannya 8.. vp 1 ......... vp 1 = 1 200 200 =.. dan pemakaian kaidah bahasa Indonesia. (Bhs.......

4. Kunci/Aspek yang dinilai Skor 1. ----------------------------------------------Skor Maksimum Skor 0–2 3. 0–2 0–2 0–2 0–2 0. -----------Rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan negara: Untuk mencapai tujuan nasional diperlukan kerelaan berkorban. 2. Tak kenal menyerah: Seorang siswa perlu belajar dengan tekun tanpa mengenal lelah demi peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia dikemudian hari. Butir soal menggunakan bahasa Indonesia yang baku Contoh soal kurang baik Coba kamu sebutkan satu per satu karakteristik sikap patriotik dalam kehidupan bangsa dan bernegara? (PKn SMP/MTs) Contoh soal yang lebih baik: Tuliskan dan jelaskan 5 ciri sikap patriotik dalam kehidupan berbangsa dan bernegara! No. 1 2. 1 Skor Maksimum 3 Penjelasan: kata buah pala dan keju di daerah tertentu adalah tabu. Alasan: BMW adalah merek mobil. 1 3.10. 1.10 5. Tidak menggunakan bahasa yang berlaku setempat/tabu Contoh soal kurang baik: Perhatikan kalimat berikut! “Di dalam BMW seri tujuh berwarna abu-abu itu Soni menyetir sendiri setelah membeli buah pala dan keju di supermarket itu.” Tentukan majas kalimat di atas dan berikan alasannya! (BIN SMP/MTs) PEDOMAN PENSKORAN No. Kutipan di atas mengandung majas metonimia. Sosialisasi KTSP 296 . ---------------------------------Berjiwa pembaru: yaitu ikut serta dalam pembangunan. Sosialisasi KTSP 12. Metonimia adalah majas yang menyebut merek dagang untuk benda yang dimaksudkan atau digunakan. PEDOMAN PENSKORAN Kunci Jawaban/Aspek yang dinilai Cinta tanah air: Bangga sebagai bangsa Indonesia menyebabkan seseorang rela berkorban. Menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi dan golongan.

Rumusan soal tidak mengandung kata/ungkapan yang dapat menyinggung perasaan siswa Contoh soal kurang baik: Walaupun kamu anak yatim/piatu. | Komponen soal PG Stem (pokok soal) z Option z Sosialisasi KTSP 297 .13. namun kamu adalah warga negara Indonesia. hidup di daerah kumuh. anak cacat. Sebutkan dan jelaskan 6 macam hak asasi manusia yang mendapat perlindungan dan pelayanan dalam UUD 1945! (PKn SMP) Contoh soal yang lebih baik: Tuliskan dan jelaskan 6 macam hak asasi manusia yang mendapat perlindungan dan pelayanan dalam UUD 1945! Sosialisasi KTSP SOAL PILIHAN GANDA | JENIS SOAL PG Pokok Soal (stem) pertanyaan z Pokok soal (stem) pernyataan z Diakhiri tanda ? Diakhiri tanda …. atau hidup di desa terpencil. anak miskin.

Panjang rumusan pilihan jawaban harus relatif sama Pilihan jawaban jangan mengandung pernyataan “Semua pilihan jawaban di atas salah/benar”. 7777777.. Pilihan jawaban harus homogen dan logis ditinjau dari segi materi. 9. a. luas 4 ha. 5. Baik untuk industri. 7. 2. 8. Soal harus sesuai dengan indikator Pengecoh harus berfungsi Setiap soal harus mempunyai satu jawaban yang benar Pokok soal harus dirumuskan secara jelas dan tegas. Pilihan jawaban yang berbentuk angka atau waktu harus disusun berdasarkan urutan besar kecilnya nilai angka atau kronologis waktunya. permintaan b. 10.. propaganda c. Penawaran* Sosialisasi KTSP KAIDAH PENULISAN SOAL PG 1. Pokok soal jangan mengandung pernyataan yang bersifat negatif ganda. Pengumuman d.. Pokok soal jangan memberi petunjuk ke arah jawaban yang benar. Hubungi telp. 6. Iklan di atas termasuk jenis iklan . 3. Silakan pilih menu yang tersedia Sosialisasi KTSP 298 . 4.CONTOH SOAL PG Dasar pertanyaan (stimulus) Pokok soal (stem) Pilihan jawaban (option) Perhatikan iklan berikut! Dijual sebidang tanah di Bekasi.

ovarium b. 16. mencegah pematangan sel telur* d. Butir soal jangan bergantung pada jawaban soal sebelumnya. sehingga pernyataannya mudah dimengerti warga belajar/siswa. a. mencegah terjadinya haid b. mencegah peleburan sel telur dan sel sperma c. kadang-kadang. Silakan pilih menu yang tersedia Sosialisasi KTSP 1. Gambar. 15. Rumusan pokok soal tidak menggunakan ungkapan atau kata yang bermakna tidak pasti seperti: sebaiknya. uterus* d. Pembuahan sel telur oleh sel sperma pada manusia terjadi di dalam …. a. umumnya. Setiap soal harus menggunakan bahasa yang sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia. 14. oviduct c.Lanjutan … 11. Bahasa yang digunakan harus komunikatif. mengurangi jumlah sel telur dalam ovarium Contoh soal yang sesuai dg indikator. vagina Sosialisasi KTSP 299 . tabel. 13. 12. diagram. grafik. Indikator: Siswa dapat menentukan tempat terjadinya pembuahan sel telur oleh sel sperma pada manusia. Jangan menggunakan bahasa yang berlaku setempat jika soal akan digunakan untuk daerah lain atau nasional. Letakkan kata/frase pada pokok soal. Soal harus sesuai dengan indikator Contoh soal kurang baik. dan sejenisnya yang terdapat pada soal harus jelas dan berfungsi. Pilihan jawaban jangan mengulang kata/frase yang bukan merupakan satu kesatuan pengertian. Pengaruh kerja pil kontrasepsi adalah …. 17.

bela d. Contoh soal kurang baik. Februari. beras b. misalnya: eat. Senen. Penulisan kata berikut yang benar adalah .. Sabtu. a. ING SMP/MTs) Penjelasan: pilihan b adalah kata sifat (adjective). between eating. Februari. bebas* c. a.. Perbaikan: pilihan b diperbaiki menjadi kata kerja.. eaten. caught him to eat (B. caught him playing truant d.” a. November d. to eat.. sedangkan pilihan lainnya adalah kata kerja (verb). Sabtu. November* b. to be eating..2. Contoh soal kurang baik. Sabtu c. “Why did Jimmy’s mother punish him? “She . Pengecoh harus berfungsi. was upset c.. bekas (BIN SMP/MTs) Penjelasan: pilihan c diperbaiki “belas”. caught him eating* b. eating*. Sosialisasi KTSP 3. Bunyi /e/ pada kata enak sama dengan bunyi /e/ pada kata . Senin. Kemis. Senin. November Penjelasan: kunci jawaban jangan dipergunakan untuk pengecoh Sosialisasi KTSP 300 . Rabo... Pebruari. Aperil. May. Setiap soal harus mempunyai satu jawaban yang benar.

. Pokok soal harus dirumuskan secara jelas dan tegas. a. Firma c.. Sosialisasi KTSP 7. laki-bini d. Pasal 33 ayat 1 UUD 1945 sebagai dasar untuk membentuk perusahaan tertentu. getar-gemetar (BIN SMP/MTs) Penjelasan: pilihan c adalah kata majemuk bukan kata ulang. BUMN d. Pilihan jawaban harus homogen dan logis ditinjau dari segi materi. C diperbaiki “turun-temurun”. a. Kata berikut yang termasuk kata ulang berubah bunyi adalah . Contoh soal kurang baik. Bentuk perusahaan yang sesuai dengan pasal 33 ayat 1 UUD 1945 adalah …. tali-temali c. Koperasi* (PKn SMP/MTs) Penjelasan: kalimat pertama pada pokok soal dihilangkan.. Perseroan Terbatas b. bolak-balik* b. Sosialisasi KTSP 301 .4.

Pilihan jawaban jangan mengandung pernyataan “Semua pilihan jawaban di atas salah/benar”. Di antara bentuk-bentuk budaya daerah di bawah ini yang termasuk folklore lisan adalah …. a. Contoh soal kurang baik. Now it’s 11. 2½ hours c. Sosialisasi KTSP 302 . Perayaan Sekaten bulan Maulud c. 1½ hours (BING SMP/MTs) Penjelasan: pilihan jawaban diurutkan dari angka yang paling kecil ke yang paling besar atau sebaliknya.30. Adat mapalus dari Sulawesi d. Rumah gadang Minangkabau b. Contoh soal kurang baik. 3½ hours* b. “legenda gunung Tangkuban Perahu”.SMP/MTs) Penjelasan: pilihan d diperbaiki menjadi. Semua pilihan jawaban di atas salah* (IPS. Sosialisasi KTSP 10. How long has he been working so far? a. 4½ hours d. The gardeners has been working since 8 o’clock.9. Pilihan jawaban yang berbentuk angka atau waktu harus disusun berdasarkan urutan besar kecilnya nilai angka atau kronologis waktunya.

umumnya. Chairil Anwar* d. Ayip Rosidi (BAHASA INDONESIA SMP/MTs) (35) Karya dari pengarang pada jawaban soal nomor 10 adalah …. Contoh soal kurang baik: Helopeltis adalah hama yang biasanya menyerang tanaman . Rendra c. Balada Tercinta c. Tirani d. Rumusan pokok soal tidak menggunakan ungkapan atau kata yang bermakna tidak pasti seperti: sebaiknya.S. Butir soal jangan bergantung pada jawaban soal sebelumnya. kadang-kadang. bahwa dalam merumuskan pokok soal jangan menggunakan kata atau ungkapan seperti sebaiknya. Artinya. W. a. Surat dari Ibu Perbaikannya: soal nomor 35 disusun secara independen..kadang-kadang. jagung d. kopi b. a.. Senja di Pelabuhan Kecil* b. a. Sosialisasi KTSP 303 . teh c. Ketergantungan pada soal sebelumnya menyebabkan siswa yang tidak dapat menjawab benar soal pertama tidak akan dapat menjawab benar soal berikutnya. Contoh soal kurang baik: (10) Pelopor angkatan 45 dalam bidang puisi adalah …. padi * (IPA SMP/MTs) Penjelasan: kata biasanya pada pokok soal dihilangkan.. umumnya. Sosialisasi KTSP 13.12. atau kata yang tidak pasti karena makna kata-kata itu tergantung pada keadaan dan situasi siswa yang bersangkutan. Idrus b. tidak bergantung pada jawaban soal nomor 10.

Kaidah bahasa Indonesia dalam penulisan soal di antaranya meliputi: a) pemakaian kalimat: (1) unsur subjek.” Sosialisasi KTSP 304 . usaha pemerataan kesempatan kerja* d. c) pemakaian ejaan: (1) penulisan huruf. b) pemakaian kata: (1) pilihan kata. a.14. Sosialisasi KTSP (a) Penggunaan kalimat harus ada unsur predikat (bagian yang berfungsi menerangkan subjek). (2) unsur predikat. kata "di dalam" dihilangkan. Contoh soal kurang baik: Di dalam perkembanganbiakan rhizopus secara generatif adalah dengan cara pembentukan …. zigospora* (IPA-BIOLOGI SMP/MTs) Penjelasan: subjek tidak jelas karena diantar oleh kata "Di dalam". Setelah kata “atas dasar” ditambahkan “keadilan sosial. pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi b. Setiap soal harus menggunakan bahasa yang sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia. Oleh karena itu. a. (3) anak kalimat. askospora d. (2) penulisan kata. ketekunan kerja keras dalam setiap pekerjaan c. Contoh soal kurang baik: Untuk mewujudkan kesejahteraan bersama atas dasar …. kita harus mengembangkan …. tenaga kerja yang berdisiplin tinggi (PKn SMP/MTs) Penjelasan: predikat kalimat tidak ada. spora kembara b. (2) penggunaan tanda baca. sporangiospora c. a) Penggunaan kalimat (1) Penggunaan kalimat harus ada unsur subjek.

Oleh karena itu pokok soal diperbaiki menjadi “Hukum yang berlaku pada gerak lurus beraturan adalah …. a. a.SMP/MTs) Penjelasan: kata “karya tulis” kurang tepat untuk batik. simbolis* c. idealis (IPS. dia tidak datan. hukum Kepler (IPA-FISIKA SMP/MTs) Penjelasan: pokok soal berbentuk anak kalimat.(3) Hindarkan pernyataan yang hanya berupa anak kalimat. hukum II Newton c. Sosialisasi KTSP 305 . Kata itu diperbaiki menjadi “seni tulis” karena mengandung unsur keindahan bukan ragam tulis ilmiah. naturalis b. Anak kalimat Induk kalimat Induk kalimat Anak kalimat Contoh soal kurang baik: Yang berlaku pada gerak lurus beraturan …. -Karena hari ini hujan.” Sosialisasi KTSP b) Pemakaian kata (1) Dalam memilih kata harus diperhatikan ketepatannya dengan pokok masalah yang ditanyakan. Contoh soal kurang baik: Batik termasuk karya tulis yang bersifat …. hukum I Newton* b. realistis d. hukum III Newton d. -Dia tidak datang karena hari ini hujan. Contoh anak kalimat.

who is standing under the tree is my uncle* b. Letakkan kata/frase pada pokok soal. Pilihan jawaban jangan mengulang kata/frase yang bukan merupakan satu kesatuan pengertian.” Sosialisasi KTSP CONTOH INDIKATOR SOAL Indikator Soal : Siswa dapat menentukan letak sebuah titik pada koordinat Kartesius (XY). a. Sosialisasi KTSP 306 . whose is standing under the tree is my uncle d. where is standing under the tree is my uncle c. Andi : Which is your uncle? Sofian: The man …. Contoh soal kurang baik: Sofian: Look. Andi! My uncle is over there. which is standing under the tree is my uncle (BING SMP/MTs) Penjelasan: perbaikannya adalah “Sofian: The man … is standing under the tree is my uncle.17.

3) C. (1. 15 cm2 D. 5) B. (2. 12 cm2 C. Koordinat titik C adalah …. A. 4) X Sosialisasi KTSP 307 . 6 cm2 X B.SOAL Y Perhatikan koordinat XY disamping : Dua titik A dan B terletak pada koordinat seperti nampak pada gambar. (4. 2) D. Berapakah luas segitiga ABC ? A. Iwan sedang mencari titik C sedemikian hingga ABC membentuk segitiga sama kaki. Iwan sedang mencari titik C sedemikian hingga ABC membentuk segitiga sama kaki. (1. 30 cm2 Sosialisasi KTSP SOAL YANG BAIK Perhatikan koordinat XY disamping : Y Dua titik A dan B terletak pada koordinat seperti nampak pada gambar.

C. B. D. C. D. A. singkong kentang cemara bambu Sosialisasi KTSP SOAL YANG BAIK : | Reproduksi yang dapat dilakukan oleh umbi batang dijumpai pada tumbuhan …. B.| Reproduksi yang dapat dilakukan oleh umbi batang tidak dijumpai pada tumbuhan berikut. singkong kentang cemara bambu Sosialisasi KTSP 308 . kecuali : A.

1996 B. 1997 C. a) b) c) d) gadang sakit ibadah tinggal Sosialisasi KTSP PKn | Pelanggaran HAM Timor Timur pada tahun ….| Anak yang ditabrak motor kemarin pagi dibawa ke rumah…. 1998 D. Sosialisasi KTSP 309 . 1999 A.

D. Bacaan Surat Sumber hukum Bacalah Sosialisasi KTSP 310 . C.. A. B.PKn | Pemilu 1971 diikuti oleh . …. C. B. D. 3 6 10 24 Sosialisasi KTSP AGAMA ISLAM | Kata hadis menurut bahasa berarti … A.

B. 13/15 B. Sosialisasi KTSP MATEMATIKA | A.MATEMATIKA | 2/3 + 1/5 = … A. Nilai dari 4xy jika diketahui 80 60 50 5 x+y=9 3x – y = 7 Sosialisasi KTSP 311 . C.15 20 C. 30 D. D.

C. D. A. Pembekuan A. Fermentasi C.IPS | Yang masuk dalam ruang lingkup sejarah dunia adalah …. Pelarutan D. B. Perang dunia Perang Diponegoro Peristiwa Semanggi Peristiwa G 30 SPKI Sosialisasi KTSP IPA | Perubahan fisika terjadi pada proses … Perkaratan B. Sosialisasi KTSP 312 .

.... 33 34 35 P Q R .. . 50 B B C B A D A C B D C B SKOR 45 43 41 27% KA . A A C D D E B E E A E E ....ANALISIS BUTIR SOAL | | MANUAL Menggunakan IT Kalkulator z Komputer z • Program ITEMAN • Program SPSS Sosialisasi KTSP CONTOH ANALSIS BUTIR SECARA KUANTITATIF NO SISWA 1 2 3 A B C 1 2 3 .. 27 26 25 27% KB KUNCI B B D D Sosialisasi KTSP 313 ...

20 -0.00 – 0.85 0.30 – 0.10 : diterima : direvisi : ditolak Sosialisasi KTSP 314 .30 = sukar 0.00 = soal baik 0.71 – 1.30 KRITERIA TK: 0.00 = mudah KRITERIA DAYA PEMBEDA: 0.30 0.40 0.1.00 = soal ditolak Sosialisasi KTSP ALTERNATIF LAIN KRITERIA DAYA BEDA > 0.29 < 0.3 0.31 .0.85 DP1= (BA-BB):½N = (10-7) : ½ x 20 = 0.20 – 0.15 0.0.25 DP 0.29 = soal diperbaiki 0.10 TK1=(BA+BB): N = (10+7) : 20 = 0.40 – 1.70 = sedang 0.19 – 0.ANALISIS SOAL PG SOAL 1 2 3 50 KEL KA KB KA KB KA KB KA KB A 0 1 0 2 0 0 1 1 B 10 7 5 3 1 2 2 2 C 0 1 5 3 9 3 3 3 D 0 1 0 1 0 3 3 2 E 0 0 0 1 0 2 1 2 OMIT 0 0 0 0 0 0 0 0 KEY B B D D TK 0.39 = terima & perbaiki 0.30 0.

4955355) = 0.47 Soal 2 (Skor maks 5) 5 4 2 2 1 14 2.8 : 5 = 0.30 – 0.63 TK2 = 2.80 0.4809835 = 0.80 0.47 DP2= [ (9:2) – (5:3) ] : 5 = (4.7692 Means = 200:17= 11.√ pq Stdv skor total Keterangan: b=skor siswa yang menjawab benar s=skor siswa yang menjawab salah p=proporsi jawaban benar thd semua jawaban siswa q= 1-p Meanb = 192:13=14.56 DP1= (Rata-rata KA – Rata-rata KB) : skor maks.7) : 5 = 0.29 = soal diperbaiki 0.7):6 = 0.7647 14.7647 Rpbis = ----------------------. N=30.7692 – 11.39 = terima & perbaiki 0.20 – 0.√ (13:30) (17:30) 3.Means Rpbis = ------------------.5-2.56 Sosialisasi KTSP 315 .19 – 0.5-1. 1 2 3 4 5 SISWA A B C D E Jumlah Rata-rata TK DP Soal 1 (Skor maks 6) 6 5 3 3 2 19 3.63 0. KRITERIA DAYA PEMBEDA: 0. Stdv= 3.9706338) (0.00 = soal ditolak A B C D E F G H I J K L M 19 18 18 16 16 16 15 13 13 13 12 12 11 N O P Q R S T U V W X Y Z AA AB AC AD 17 16 15 14 14 12 12 12 12 12 11 11 10 9 8 8 7 Jumlah = 192 200 Nb=13.8 : 6 = 0. = [(11:2) – (8:3) ] : 6 = (5.56 0.CONTOH MENGHITUNG DP DENGAN KORELASI POINT BISERIAL (rpbis) DAFTAR SKOR SISWA SOAL NOMOR 1 Siswa yang Menjawab benar Jumlah skor keseluruhan Siswa yang menjawab salah Jumlah skor keseluruhan Meanb .0954 = (0. ns=17.48 Artinya butir soal nomor 1 adalah DITERMA atau BAIK.40 – 1.56 TK1 = Rata-rata : skor maks = 3.00 = soal baik 0.0954 Sosialisasi KTSP ANALISIS SOAL URAIAN DAN TES PRAKTIK NO.

dengan Sosialisasi KTSP SPEC KALKULATOR |Kalkulator Scientifc |Disarankan minimal scientific fx 3600 Sosialisasi KTSP 316 .

INV. 75 RUN 2. 60 RUN 3.PENGGUNAAN KALKULATOR 1.4 32106 ΣY2 Dst.3 1.1 4376 Σ X2 Sosialisasi KTSP 3. AC MR. INV.1657 A constant R INV. C 51 RUN 4. Fungsi SD [MODE.021 Korelasi XY INV.2] No. B 52 [(. C 54 [(.9 0. 80 RUN 5..3 5 Σ skor K out. Pembersihan Data: ON.6 9. Fungsi LR [MODE. D 53 [(.3 1.673 SD populasi INV. Siswa X Tekan Y Tekan 1.8 1.. E 53 RUN HASIL SD sampel INV. A 55 RUN 2. A 55 [(.. E 53 [(.666 SD sampel Y INV. 3] No. .0488 Mean Y INV.1 53. AC 2..1515 B regressiion INV...497 Mean INV.7 -5. F 54 [(...6 23334 K OUT.2 1..6 Σ data K out.4545 ΣXY K OUT.5 SD sampel X INV. D 55 RUN 5. 85 RUN 6. 66 RUN 4... Siswa Skor Tekan 1. M+ MODE.1 17179 ΣX2 K OUT. 70 RUN HASIL Mean X INV..4 72.1 53.2 268 K out. B 54 RUN 3.. Sosialisasi KTSP 317 .

16 RUN 5. 12 RUN 24. 17 RUN 15.4955355) = 0.1 13 14.0954 Meanb .20 – 0. 19 RUN 2.19 – 0. 15 RUN 17. 16 RUN 6. 18 RUN 4.0954 = (0. 18 RUN 3. 12 RUN 23.7647 MENGHITUNG KORELASI POIN BISERIAL DENGAN KALKULATOR SISWA YANG MENJAWAB BENAR Aktifkan fungsi SD [MODE. 3] Siswa Skor Tekan 14.48 Artinya butir soal nomor 1 adalah diterima atau baik. 13 RUN 9. 19 RUN 2. 10 RUN 27.3 30 SD Populasi INV.30 – 0. 13 RUN 10. 16 RUN DST.7692 – 11.3 INV. KRITERIA DAYA PEMBEDA: 0. 12 RUN 13.7692 MENGHITUNG SD TOTAL Aktifkan fungsi SD [MODE. 12 RUN 20.2 3. 18 RUN 3.00 = soal baik 0. 14 RUN 18. 12 RUN 22.9706338) (0.7647 Rpbis = ----------------------. 8 RUN 29. 16 RUN 16. 17 RUN 15. 11 RUN 26. 12 RUN 21. 8 RUN 30.√ (13:30) (17:30) 3.40 – 1. 16 RUN 16. 15 RUN 8.29 = soal diperbaiki 0. 16 RUN 5.Means Rpbis = ------------------.00 = soal ditolak Sosialisasi KTSP dengan Sosialisasi KTSP 318 . HASIL Σ data K out. 3] Siswa Skor Tekan 1. 15 RUN 17.39 = terima & perbaiki 0. 9 RUN 28. 3] Siswa Skor Tekan 1. 11 RUN HASIL Σ data Mean K out.SISWA YANG MENJAWAB SALAH Aktifkan fungsi SD [MODE. 13 RUN 11. 14. 14 RUN 19.√ pq Stdv skor total 14. 11 RUN 25. 7 RUN HASIL Σ data Mean K out. 16 RUN 7.3 INV.1 17 11. 18 RUN 4. 14 RUN DST.4809835 = 0. 12 RUN 12.

. 2.txt <Save> 3. 1993.000 siswa dan 250 butir soal. 1988. Suite 400. 1986.. Sosialisasi KTSP CONTOH ANALISIS BUTIR SOAL PG DENGAN PROGRAM ITEMAN 1. AGUNG PRIYANTO CBDCDCCDCDABBACABCDBBCDBDCBDBDACACCDBCABABDBCDANNN ABEN DAMARUDIN CBDCDCCCCDCBBACABCDBBCDBDCBDBDACACCDBCABABD0CDAACD KUSNAENI CADCDCCDBDACBACABCDBBCDBDCBDBDACACADBCABABDBCDAACD AGUS ARYADI CADBCCBDCDAABACBACAABCDBCCBBCAAABBDBBCABABDBCDAACD SULASTRI IRIANI CADBBCBCBDABBACABDDABCDBDCDABDBAACCDBCABABDBCDAANN . Mengetik data di Notepad (Start-Programs-Accessories-Notepad) 50 0 N 21 CADBDCBCCDABAACABCDABCDBDCDABDABACCDBCABABDBCBABCD Kunci jawaban 44444444444444444444444444444444444444444444444444 Pilihan jawaban YYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYY Kode analisis TUTYK INDRAWATI CADBDCBCCDABBACABCDBBCDBDCBDBDABACCDBCABABDBCDABCD RINI SULISTIYATIN CADBDCBDCDABBACABCDBBCDBDCBDBDABACCDBCABABDBCDABCD NANI KUSMIYATI CADCDCBDCDABBACABCDBBCDBDCBDBDABACCDBCABABDBCDAACD EVI MEILANI CADADCBDDDABAACABCDBBCDBACBABAAAAC0DBCABABDB0DABCD M. Alamatnya Assessment Systems Corporation. Minesota 55114. menganalisis tes yang teridiri dari 10 skala (subtes) dan memberikan informasi tentang validitas butir dan relialilitas tes.00 – 3. 3. Menggunakan program Iteman dengan mengklik icon Iteman. 1984. menganalisis data file (format ASCII) (Notepad) melalui manual entri data atau dari mesin scanner. Data di atas disimpan pada file: Tes1. St Paul. 2.50. Dipergunakan untuk: 1.ITEMAN (MicroCAT) Dikembangkan oleh Assessment Systems Corporation mulai 1982. menskor dan menganalisis data soal bentuk PG dan skala likert untuk 30. Enter the name of the input fele: Tes1. 2233 University Avenue. mulai dari versi 2.txt <enter> Do you want the scores written to a file? (Y/N) Y <enter> Enter the name of the score file: scrtes1. United States of America..txt <enter> **ITEMAN ANALYSIS IS COMPLETE** Sosialisasi KTSP 319 .txt <enter> Enter the name of the output file: hsltes1.

HASIL ANALISIS DENGAN PROGRAM ITEMAN Item Statistics Seq.000 0.000 0.716 -0.017 -0.153 B 0.00 = soal baik 0.000 -9.000 A B C D E Other 0.269 -0.133 -0.000 -9.500 0.500 0.067 0.321 -0.31 . 0-9 0. Item correct Biser.082 * -0.265 -9.717 Alternative Statistics Prop. Scale Prop.717 * E 0.19 – 0.39 = terima & perbaiki 0. Endorsing Biser Biser Key A 0.013 -0.00 – 0.30 – 0.082 10. 0-7 0.29 = soal diperbaiki 0.100 0.133 -0.70 = sedang 0. Biser.011 -0.899 0.296 D 0.000 0.20 – 0.094 -9.000 -9.000 -9. A B CHECK THE KEY C A WAS SPECIFIED.000 -9.200 0. Point No.468 -0.133 -0.30 = sukar 0.140 -0.000 -0.170 * 0. B WORKS BETTER D E Other 0-10 0.40 – 1.009 -0.133 0.000 0.500 -0.899 0.067 -0.167 -0.0.00 = mudah KRITERIA DAYA PEMBEDA: 0.182 -9.348 -0.140 0.71 – 1.454 C 0.225 ? -0.067 0.011 -0.269 0.00 = soal ditolak Sosialisasi KTSP 320 .000 -9.900 0. 7.000 9.000 -0.000 0.137 -9.033 0.170 Sosialisasi KTSP SKALA PEDOMAN KRITERIA TK & DB KRITERIA TINGKAT KESUKARAN: 0.236 -0.180 Other 0.900 0. Point Alt.018 -0.

655 0. Sosialisasi KTSP Selesai Sosialisasi KTSP 321 .RINGKASAN N of Items N of Examinees Mean Variance Std.651 0.00 50.987 0.119 -0. Negatif value= distribusi lebih mendatar.590 3.464 25.00 0.113 0.435 (Jumlah soal yang dianalisis) (Jumlah siswa) (Rata-rata jawaban benar) (Penyebaran distribusi jawaban benar) (Standar deviasi/akar variance) (Kecondongan kurva/bentuk destribusi) (Tingkat pemuncakan kurva)* (Skor minimum siswa dari 50 soal) (Skor maksimum (Reliabilitas skor tes) (Standar kesalahan pengukuran) (Rata-rata tingkat kesukaran) (Rata-rata korelasi Biserial) *Positif value= distribusi lebih memuncak. Dev. Skew Kurtosis Minimum Maximum Alpha SEM Mean P Mean Biserial 50 35 30 9.

322 .

Laporan Hasil Belajar (LHB) 18.Materi SOSIALISASI dan PELATIHAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) IX. Penyusunan Laporan hasil Belajar (LHB) Peserta Didik SMA. Penetapan Kriteria Ketuntasan Minimal 323 . 19.

324 .

• Nilai LHB pada prinsipnya merupakan rangkuman nilai hasil tagihan (tugas-tugas. dsb. ujian akhir semester dan nilai-nilai harian lainnya) selama semester berlangsung.Materi 18 PENYUSUNAN LAPORAN HASIL BELAJAR (LHB) PESERTA DIDIK SMA Departemen Pendidikan Nasional Sosialisasi KTSP LAPORAN HASIL BELAJAR (LHB) • Setiap akhir semester. tugas-tugas.) • Tiap akhir semester. profil hasil belajar peserta didik disampaikan kepada peserta didik dan orangtua/wali peserta didik. ulangan harian. Sosialisasi KTSP 325 . ulangan harian. ujian tengah semester. guru menelaah hasil pencapaian belajar setiap peserta didik (semua nilai ujian.

LAPORAN PENILAIAN (Laporan Hasil Belajar) Menjawab keingintahuan orangtua seperti: • Bagaimana peserta didik belajar di sekolah secara akademik. sosial maupun emosional • Sejauhmana partisipasi anaknya dalam kegiatan di sekolah • Kemampuan apa yang diraih peserta didik selama kurun waktu belajar tertentu • Apa yang harus dilakukan orangtua untuk membantu mengembangkan potensi anaknya lebih lanjut Sosialisasi KTSP MANFAAT LAPORAN HASIL BELAJAR • Diagnosis hasil belajar peserta didik • Prediksi masa depan peserta didik • Seleksi dan sertifikasi • Umpan balik KBM di sekolah Sosialisasi KTSP 326 . fisik.

............. ... dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan/Bahasa Asing *) ................. Olahraga...... : ...... Sosialisasi KTSP Kepala Sekolah ……………………........……………. ..... BK dan lainnya........ Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Kelas/Semester : X/1 Tahun Pelajaran: ………....... 327 .. bentuknya dapat berbeda (dapat berupa buku atau lembaran).......................... *) Diisi dengan Keterampilan/Bahasa Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik Mengetahui Orang Tua/ Wali Peserta Didik ……………………....… Nilai Hasil Belajar Pengetahuan Angka Huruf Praktik Angka Huruf Sikap/Afektif Predikat No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 B Komponen Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Fisika Biologi Kimia Sejarah Geografi Ekonomi Sosiologi Seni Budaya Pendidikan Jasmani...... kepala sekolah......... • Laporan penilaian dilakukan oleh: – Guru kepada wali kelas..BENTUK LAPORAN LAPORAN HASIL BELAJAR • Sesuai dengan pembuatan laporan. : ……………………..... Muatan Lokal **) . – Sekolah kepada orang tua dalam bentuk buku rapor dan kepada masyarakat dan instansi terkait (akuntabilitas publik) Sosialisasi KTSP Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah : ……………………... Wali Kelas ………………………...................

.. ... ............. : ...........… Keterangan Keterangan Kepribadian No 1 2 3 4 Kelakuan Aspek Kerajinan/Kedisiplinan Kerapihan Kebersihan Keterangan Catatan Wali Kelas: Mengetahui Orang Tua/ Wali Peserta Didik Sosialisasi KTSP ……………………............... : …………………….....................Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah : ……………………..…………….................... Nomor Induk : …………………….......... Komponen Ketercapaian Kompetensi *) Diisi dengan Keterampilan/Bahasa Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik Sosialisasi KTSP Nama Peserta Didik : ……………………......................... Kelas/Semester : X/1 Tahun Pelajaran: ……….. Kepala Sekolah …………………….... 328 ........ Wali Kelas ……………………….....… Ketercapaian Kompetensi Peserta Didik No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 B Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Fisika Biologi Kimia Sejarah Geografi Ekonomi Sosiologi Seni Budaya Pendidikan Jasmani.............. Nama Sekolah : ............... Muatan Lokal **) ....... Olahraga.. Pengembangan Diri (Kegiatan Ekstrakurikuler) No 1 2 3 4 Ketidakhadiran No 1 2 3 Alasan Ketidakhadiran Sakit Izin Tanpa Keterangan Jenis Kegiatan Kelas/Semester : X/1 Tahun Pelajaran: ……….... dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan/ Bahasa Asing *) ....

.......................... Kelas/Semester : X/2 Tahun Pelajaran: ………..... ............. Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Kelas/Semester : X/2 Tahun Pelajaran: ………................................ : …………………….... *) Diisi dengan Keterampilan/Bahasa Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik Mengetahui Orang Tua/ Wali Peserta Didik ……………………...............… Nilai Hasil Belajar Pengetahuan Angka Huruf Praktik Angka Huruf Sikap/Afektif Predikat No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 B Komponen Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Fisika Biologi Kimia Sejarah Geografi Ekonomi Sosiologi Seni Budaya Pendidikan Jasmani..... Sosialisasi KTSP Kepala Sekolah ……………………............. dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan/Bahasa Asing *) . dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan/ Bahasa Asing *) ..... : ...... : ……………………..............Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah : ……………………...... Muatan Lokal **) ........ : ...…………….... Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah : ……………………............ ... Wali Kelas ……………………….... Muatan Lokal **) ............................… Ketercapaian Kompetensi Peserta Didik No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 B Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Fisika Biologi Kimia Sejarah Geografi Ekonomi Sosiologi Seni Budaya Pendidikan Jasmani.......... Olahraga.......................... Komponen Ketercapaian Kompetensi *) Diisi dengan Keterampilan/Bahasa Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik Sosialisasi KTSP 329 ... Olahraga.....................

dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan/Bahasa Asing *) .....… Program : IPA Nilai Hasil Belajar Pengetahuan Angka Huruf Praktik Angka Huruf Sikap/Afektif Predikat No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 B Komponen Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Fisika Biologi Kimia Sejarah Seni Budaya Pendidikan Jasmani... ...... Sosialisasi KTSP 330 . Muatan Lokal **) ... .................................................... Kepala Sekolah ……………………....... Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Kelas/Semester : XI/1 Tahun Pelajaran: ………...................... *) Diisi dengan Keterampilan/Bahasa Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik Mengetahui Orang Tua/ Wali Peserta Didik ……………………................……………... ......Nama Peserta Didik : ……………………........ Wali Kelas ……………………….......... Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah : ……………………................. : ... Pengembangan Diri (Kegiatan Ekstrakurikuler) No 1 2 3 4 Ketidakhadiran No 1 2 3 Alasan Ketidakhadiran Sakit Izin Tanpa Keterangan Jenis Kegiatan Kelas/Semester : X/2 Tahun Pelajaran: ……….... Wali Kelas ………………………. Nomor Induk : ……………………....……………...… Keterangan Keterangan Kepribadian No 1 2 3 4 Kelakuan Aspek Kerajinan/Kedisiplinan Kerapihan Kebersihan Keterangan Catatan Wali Kelas: Keterangan Kenaikan Kelas: Naik/Tidak Naik*) *) Coret yang tidak perlu Mengetahui Orang Tua/ Wali Peserta Didik Sosialisasi KTSP …………………….... Olahraga......................... : ……………………. Kepala Sekolah ……………………. .. Nama Sekolah : ......

. ......................… Program : IPA Keterangan Keterangan Kepribadian No 1 2 3 4 Kelakuan Aspek Kerajinan/Kedisiplinan Kerapihan Kebersihan Keterangan Catatan Wali Kelas: Mengetahui Orang Tua/ Wali Peserta Didik Sosialisasi KTSP ……………………............. Kelas/Semester : XI/1 Tahun Pelajaran : ……….. Pengembangan Diri (Kegiatan Ekstrakurikuler) No 1 2 3 4 Ketidakhadiran No 1 2 3 Alasan Ketidakhadiran Sakit Izin Tanpa Keterangan Jenis Kegiatan Kelas/Semester : XI/1 Tahun Pelajaran : ………...................... dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan/Bahasa Asing *) .................… Program : IPA Ketercapaian Kompetensi Peserta Didik No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 B Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Fisika Biologi Kimia Sejarah Seni Budaya Pendidikan Jasmani. : ……………………... Nomor Induk : ……………………........ ........ Nama Sekolah : .... Muatan Lokal **) .... : .......... Kepala Sekolah ……………………....... Komponen Ketercapaian Kompetensi *) Diisi dengan Keterampilan/Bahasa Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik Sosialisasi KTSP Nama Peserta Didik : ……………………........... Olahraga.................... Wali Kelas ………………………..…………….... 331 ..Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah : ……………………..............

..... Komponen Ketercapaian Kompetensi *) Diisi dengan Keterampilan/Bahasa Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik Sosialisasi KTSP 332 .. Muatan Lokal **) .............… Program : IPA Ketercapaian Kompetensi Peserta Didik No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 B Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Fisika Biologi Kimia Sejarah Seni Budaya Pendidikan Jasmani. : . Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Kelas/Semester : XI/2 Tahun Pelajaran: ………..................... dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan/Bahasa Asing *) .. Sosialisasi KTSP Kepala Sekolah ……………………..... dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan/Bahasa Asing *) ....... Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah : ……………………......... Wali Kelas ………………………................... Kelas/Semester : XI/2 Tahun Pelajaran : ………...................................... Muatan Lokal **) ....... Olahraga.... ........ *) Diisi dengan Keterampilan/Bahasa Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik Mengetahui Orang Tua/ Wali Peserta Didik ……………………........... ..... : ……………………..Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah : ……………………........… Program : IPA Nilai Hasil Belajar Pengetahuan Angka Huruf Praktik Angka Huruf Sikap/Afektif Predikat No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 B Komponen Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Fisika Biologi Kimia Sejarah Seni Budaya Pendidikan Jasmani...... : ... Olahraga........................................…………….. : ……………………....................................

.. Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah : ……………………...…………….. *) Diisi dengan Keterampilan/Bahasa Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik Mengetahui Orang Tua/ Wali Peserta Didik …………………….. Olahraga. .. : ……………………...................Nama Peserta Didik : ……………………........ Nama Sekolah : ........ Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Kelas/Semester : XI/1 Tahun Pelajaran: ………........... ................. : . Pengembangan Diri (Kegiatan Ekstrakurikuler) No 1 2 3 4 Ketidakhadiran No 1 2 3 Alasan Ketidakhadiran Sakit Izin Tanpa Keterangan Jenis Kegiatan Kelas/Semester : XI/2 Tahun Pelajaran : ………..……………... Nomor Induk : ……………………............. .. ............... Sosialisasi KTSP 333 .… Program : IPA Keterangan Keterangan Kepribadian No 1 2 3 4 Kelakuan Aspek Kerajinan/Kedisiplinan Kerapihan Kebersihan Keterangan Catatan Wali Kelas: Keterangan Kenaikan Kelas: Naik/Tidak Naik*) *) Coret yang tidak perlu Mengetahui Kepala Sekolah ……………………......... dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan/Bahasa Asing *) ......… Program : IPS Nilai Hasil Belajar Pengetahuan Angka Huruf Praktik Angka Huruf Sikap/Afektif Predikat No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 B Komponen Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Sejarah Geografi Ekonomi Sejarah Seni Budaya Pendidikan Jasmani............. Wali Kelas ………………………....... Wali Kelas ………………………............ Kepala Sekolah ……………………................................. Muatan Lokal **) .... Orang Tua/ Wali Peserta Didik Sosialisasi KTSP …………………….................

............ : ……………………................... . Olahraga.......Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah : …………………….... Kepala Sekolah ……………………. ....................... Nomor Induk : ……………………. Komponen Ketercapaian Kompetensi *) Diisi dengan Keterampilan/Bahasa Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik Sosialisasi KTSP Nama Peserta Didik : ……………………...............……………... 334 .. Pengembangan Diri (Kegiatan Ekstrakurikuler) No 1 2 3 4 Ketidakhadiran No 1 2 3 Alasan Ketidakhadiran Sakit Izin Tanpa Keterangan Jenis Kegiatan Kelas/Semester : XI/1 Tahun Pelajaran : ………........................... Wali Kelas ………………………..… Program : IPS Ketercapaian Kompetensi Peserta Didik No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 B Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Sejarah Geografi Ekonomi Sejarah Seni Budaya Pendidikan Jasmani.......... dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan/Bahasa Asing *) .... Kelas/Semester : XI/1 Tahun Pelajaran : ………................... Muatan Lokal **) ...... Nama Sekolah : ........... : .......… Program : IPS Keterangan Keterangan Kepribadian No 1 2 3 4 Kelakuan Aspek Kerajinan/Kedisiplinan Kerapihan Kebersihan Keterangan Catatan Wali Kelas: Mengetahui Orang Tua/ Wali Peserta Didik Sosialisasi KTSP …………………….

... Muatan Lokal **) ...................................… Program : IPS Ketercapaian Kompetensi Peserta Didik No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 B Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Sejarah Geografi Ekonomi Sejarah Seni Budaya Pendidikan Jasmani.....… Program : IPS Nilai Hasil Belajar Pengetahuan Angka Huruf Praktik Angka Huruf Sikap/Afektif Predikat No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 B Komponen Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Sejarah Geografi Ekonomi Sejarah Seni Budaya Pendidikan Jasmani................ : ……………………...........Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah : …………………….................. : ……………………...... Olahraga................... Komponen Ketercapaian Kompetensi *) Diisi dengan Keterampilan/Bahasa Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik Sosialisasi KTSP 335 ........ *) Diisi dengan Keterampilan/Bahasa Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik Mengetahui Orang Tua/ Wali Peserta Didik ……………………... dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan/Bahasa Asing *) .......................... : . ...…………….... Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Kelas/Semester : XI/2 Tahun Pelajaran: ………..... dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan/Bahasa Asing *) ................... ......... Muatan Lokal **) .............. Kelas/Semester : XI/2 Tahun Pelajaran : ………...... Olahraga.. Wali Kelas ………………………....... Sosialisasi KTSP Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah : ……………………....... Kepala Sekolah …………………….... : ........................

...… Program : Bahasa Nilai Hasil Belajar Pengetahuan Angka Huruf Praktik Angka Huruf Sikap/Afektif Predikat No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 B Komponen Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Sastra Antropologi Bahasa Asing *) …………………....... ......……………................... Nomor Induk : ……………………... ... Sosialisasi KTSP Kepala Sekolah ……………………................ Pengembangan Diri (Kegiatan Ekstrakurikuler) No 1 2 3 4 Ketidakhadiran No 1 2 3 Alasan Ketidakhadiran Sakit Izin Tanpa Keterangan Jenis Kegiatan Kelas/Semester : XI/2 Tahun Pelajaran : ……….. Nama Sekolah : ...… Program : IPS Keterangan Keterangan Kepribadian No 1 2 3 4 Kelakuan Aspek Kerajinan/Kedisiplinan Kerapihan Kebersihan Keterangan Catatan Wali Kelas: Keterangan Kenaikan Kelas: Naik/Tidak Naik*) *) Coret yang tidak perlu Mengetahui Kepala Sekolah ……………………. Wali Kelas ……………………….................. *) Diisi dengan Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan Keterampilan yang diikuti peserta didik ***) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik Mengetahui Orang Tua/ Wali Peserta Didik …………………….... .. Wali Kelas ………………………..... Muatan Lokal ***) ...... Olahraga........ Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Kelas/Semester : XI/1 Tahun Pelajaran: ………................. Sejarah Seni Budaya Pendidikan Jasmani..................................... ..... Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah : ……………………...........……………...Nama Peserta Didik : ……………………. 336 . : …………………….... Orang Tua/ Wali Peserta Didik Sosialisasi KTSP ……………………...... dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan **) ....... : ................

...................... : ....... Muatan Lokal ***) ....................Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah : ……………………..... Komponen Ketercapaian Kompetensi *) Diisi dengan Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan Keterampilan yang diikuti peserta didik ***) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik Sosialisasi KTSP Nama Peserta Didik : ……………………. ……………………..................... Kelas/Semester : XI/1 Tahun Pelajaran : ………... Pengembangan Diri (Kegiatan Ekstrakurikuler) No 1 2 3 4 Ketidakhadiran No 1 2 3 Alasan Ketidakhadiran Sakit Izin Tanpa Keterangan Jenis Kegiatan Kelas/Semester : XI/1 Tahun Pelajaran : ……….... Sejarah Seni Budaya Pendidikan Jasmani......…………….. 337 .......... Nama Sekolah : ....... ....... : …………………….... Wali Kelas Sosialisasi KTSP ……………………........... dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan **) .... Olahraga. ………………………............. Nomor Induk : …………………….....… Program : Bahasa Ketercapaian Kompetensi Peserta Didik No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 B Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Sastra Antropologi Bahasa Asing *) ………………….......… Program : Bahasa Keterangan Keterangan Kepribadian No 1 2 3 4 Kelakuan Aspek Kerajinan/Kedisiplinan Kerapihan Kebersihan Keterangan Catatan Wali Kelas: Mengetahui Orang Tua/ Wali Peserta Didik Kepala Sekolah ................

............. Sejarah Seni Budaya Pendidikan Jasmani...................… Program : Bahasa Nilai Hasil Belajar Pengetahuan Angka Huruf Praktik Angka Huruf Sikap/Afektif Predikat No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 B Komponen Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Sastra Antropologi Bahasa Asing *) …………………................................... : .. Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah : …………………….................. : .............................. dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan **) ...............Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah : …………………….. .. . Muatan Lokal ***) . Sejarah Seni Budaya Pendidikan Jasmani.... Muatan Lokal ***) .… Program : Bahasa Ketercapaian Kompetensi Peserta Didik No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 B Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Sastra Antropologi Bahasa Asing *) …………………. dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan **) ... Olahraga....................... Sosialisasi KTSP Kepala Sekolah ……………………..... : ……………………... Wali Kelas ………………………....... : ……………………. Komponen Ketercapaian Kompetensi *) Diisi dengan Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan Keterampilan yang diikuti peserta didik ***) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik Sosialisasi KTSP 338 ......... *) Diisi dengan Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan Keterampilan yang diikuti peserta didik ***) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik Mengetahui Orang Tua/ Wali Peserta Didik ……………………........ Olahraga............... Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Kelas/Semester : XI/2 Tahun Pelajaran: ………................ Kelas/Semester : XI/2 Tahun Pelajaran : ……….........……………..............

: .................................. Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Kelas/Semester : XII/1 Tahun Pelajaran: ………................ Muatan Lokal **) .......... Sosialisasi KTSP Kepala Sekolah ……………………..... Orang Tua/ Wali Peserta Didik Sosialisasi KTSP ……………………..............… Program : IPA Nilai Hasil Belajar Pengetahuan Angka Huruf Praktik Angka Huruf Sikap/Afektif Predikat No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 B Komponen Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Fisika Biologi Kimia Sejarah Seni Budaya Pendidikan Jasmani.. Wali Kelas ………………………........... Olahraga.... Nama Sekolah : ............Nama Peserta Didik : ……………………..... . .…………….. dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan/Bahasa Asing *) .......................... Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah : ……………………......……………. Wali Kelas ………………………....................... ....... Pengembangan Diri (Kegiatan Ekstrakurikuler) No 1 2 3 4 Ketidakhadiran No 1 2 3 Alasan Ketidakhadiran Sakit Izin Tanpa Keterangan Jenis Kegiatan Kelas/Semester : XI/2 Tahun Pelajaran : ……….............. : …………………….. 339 .... Nomor Induk : ……………………...… Program : Bahasa Keterangan Keterangan Kepribadian No 1 2 3 4 Kelakuan Aspek Kerajinan/Kedisiplinan Kerapihan Kebersihan Keterangan Catatan Wali Kelas: Keterangan Kenaikan Kelas: Naik/Tidak Naik*) *) Coret yang tidak perlu Mengetahui Kepala Sekolah ……………………..... ... *) Diisi dengan Keterampilan/Bahasa Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik Mengetahui Orang Tua/ Wali Peserta Didik ……………………..

dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan/Bahasa Asing *) ..... Kepala Sekolah ……………………............ Komponen Ketercapaian Kompetensi *) Diisi dengan Keterampilan/Bahasa Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik Sosialisasi KTSP Nama Peserta Didik : ……………………........... : ……………………......… Program : IPA Keterangan Keterangan Kepribadian No 1 2 3 4 Kelakuan Aspek Kerajinan/Kedisiplinan Kerapihan Kebersihan Keterangan Catatan Wali Kelas: Mengetahui Orang Tua/ Wali Peserta Didik Sosialisasi KTSP ……………………......Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah : ……………………....... Kelas/Semester : XII/1 Tahun Pelajaran : ………....... Muatan Lokal **) ... .......……………..... Pengembangan Diri (Kegiatan Ekstrakurikuler) No 1 2 3 4 Ketidakhadiran No 1 2 3 Alasan Ketidakhadiran Sakit Izin Tanpa Keterangan Jenis Kegiatan Kelas/Semester : XII/1 Tahun Pelajaran : ………........... : ... Nama Sekolah : .............................. Nomor Induk : …………………….. Wali Kelas ……………………….… Program : IPA Ketercapaian Kompetensi Peserta Didik No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 B Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Fisika Biologi Kimia Sejarah Seni Budaya Pendidikan Jasmani.................... Olahraga............ ................... 340 ........

.....… Program : IPA Ketercapaian Kompetensi Peserta Didik No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 B Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Fisika Biologi Kimia Sejarah Seni Budaya Pendidikan Jasmani............ Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Kelas/Semester : XII/2 Tahun Pelajaran: ……….. Muatan Lokal **) ........ Muatan Lokal **) .............. Komponen Ketercapaian Kompetensi *) Diisi dengan Keterampilan/Bahasa Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik Sosialisasi KTSP 341 ............. Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah : ……………………....................... : ……………………....……………............................. Wali Kelas ………………………........... dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan/Bahasa Asing *) ..Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah : …………………….. ...... Sosialisasi KTSP Kepala Sekolah ……………………..... Olahraga.... dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan/Bahasa Asing *) ..... : ……………………............. : ...... ............... : ........... *) Diisi dengan Keterampilan/Bahasa Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik Mengetahui Orang Tua/ Wali Peserta Didik ……………………................… Program : IPA Nilai Hasil Belajar Pengetahuan Angka Huruf Praktik Angka Huruf Sikap/Afektif Predikat No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 B Komponen Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Fisika Biologi Kimia Sejarah Seni Budaya Pendidikan Jasmani.......... Olahraga.......... Kelas/Semester : XII/2 Tahun Pelajaran : ……….............................

Nama Peserta Didik : ……………………. Nomor Induk : ……………………. Nama Sekolah : ............................. Pengembangan Diri (Kegiatan Ekstrakurikuler) No 1 2 3 4 Ketidakhadiran No 1 2 3 Alasan Ketidakhadiran Sakit Izin Tanpa Keterangan Jenis Kegiatan

Kelas/Semester : XII/2 Tahun Pelajaran : ……….… Program : IPA

Keterangan

Keterangan

Kepribadian

No
1 2 3 4 Kelakuan

Aspek
Kerajinan/Kedisiplinan Kerapihan Kebersihan

Keterangan

Catatan Wali Kelas:

Telah menyelesaikan seluruh program pembelajaran di SMA ……………………………………….. sampai kelas XII Mengetahui Orang Tua/ Wali Peserta Didik …………………….. Sosialisasi KTSP Kepala Sekolah ……………………... ...…………….., ..................... Wali Kelas ………………………..

Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah

: ……………………. : ……………………. : ............................. Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM)

Kelas/Semester : XII/1 Tahun Pelajaran: ……….… Program : IPS Nilai Hasil Belajar Pengetahuan Angka Huruf Praktik Angka Huruf Sikap/Afektif Predikat

No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 B

Komponen Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Sejarah Geografi Ekonomi Sejarah Seni Budaya Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan/Bahasa Asing *) .................................... Muatan Lokal **) ......................................

*) Diisi dengan Keterampilan/Bahasa Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik

Mengetahui Orang Tua/ Wali Peserta Didik …………………….. Sosialisasi KTSP Kepala Sekolah ……………………...

...…………….., ..................... Wali Kelas ………………………......

342

Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah

: ……………………. : ……………………. : .............................

Kelas/Semester : XII/1 Tahun Pelajaran : ……….… Program : IPS

Ketercapaian Kompetensi Peserta Didik
No
A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 B Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Sejarah Geografi Ekonomi Sejarah Seni Budaya Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan/Bahasa Asing *) .................................... Muatan Lokal **) ......................................

Komponen

Ketercapaian Kompetensi

*) Diisi dengan Keterampilan/Bahasa Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik

Sosialisasi KTSP

Nama Peserta Didik : ……………………. Nomor Induk : ……………………. Nama Sekolah : ............................. Pengembangan Diri (Kegiatan Ekstrakurikuler) No 1 2 3 4 Ketidakhadiran No 1 2 3 Alasan Ketidakhadiran Sakit Izin Tanpa Keterangan Jenis Kegiatan

Kelas/Semester : XII/1 Tahun Pelajaran : ……….… Program : IPS

Keterangan

Keterangan

Kepribadian

No
1 2 3 4 Kelakuan

Aspek
Kerajinan/Kedisiplinan Kerapihan Kebersihan

Keterangan

Catatan Wali Kelas:

Mengetahui Orang Tua/ Wali Peserta Didik Sosialisasi KTSP …………………….. Kepala Sekolah ……………………...

...…………….., ..................... Wali Kelas ………………………..

343

Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah

: ……………………. : ……………………. : ............................. Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM)

Kelas/Semester : XII/2 Tahun Pelajaran: ……….… Program : IPS Nilai Hasil Belajar Pengetahuan Angka Huruf Praktik Angka Huruf Sikap/Afektif Predikat

No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 B

Komponen Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Sejarah Geografi Ekonomi Sejarah Seni Budaya Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan/Bahasa Asing *) .................................... Muatan Lokal **) ......................................

*) Diisi dengan Keterampilan/Bahasa Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik

Mengetahui Orang Tua/ Wali Peserta Didik …………………….. Sosialisasi KTSP Kepala Sekolah ……………………...

...…………….., ..................... Wali Kelas ………………………......

Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah

: ……………………. : ……………………. : .............................

Kelas/Semester : XII/2 Tahun Pelajaran : ……….… Program : IPS

Ketercapaian Kompetensi Peserta Didik
No
A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 B Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Sejarah Geografi Ekonomi Sejarah Seni Budaya Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan/Bahasa Asing *) .................................... Muatan Lokal **) ......................................

Komponen

Ketercapaian Kompetensi

*) Diisi dengan Keterampilan/Bahasa Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik

Sosialisasi KTSP

344

Nama Peserta Didik : ……………………. Nomor Induk : ……………………. Nama Sekolah : ............................. Pengembangan Diri (Kegiatan Ekstrakurikuler) No 1 2 3 4 Ketidakhadiran No 1 2 3 Alasan Ketidakhadiran Sakit Izin Tanpa Keterangan Jenis Kegiatan

Kelas/Semester : XII/2 Tahun Pelajaran : ……….… Program : IPS

Keterangan

Keterangan

Kepribadian

No
1 2 3 4 Kelakuan

Aspek
Kerajinan/Kedisiplinan Kerapihan Kebersihan

Keterangan

Catatan Wali Kelas:

Telah menyelesaikan seluruh program pembelajaran di SMA ……………………………………….. Sampai kelas XII Mengetahui Orang Tua/ Wali Peserta Didik Sosialisasi KTSP …………………….. Kepala Sekolah ……………………... ...…………….., ..................... Wali Kelas ………………………..

Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah

: ……………………. : ……………………. : ............................. Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM)

Kelas/Semester : XII/1 Tahun Pelajaran: ……….… Program : Bahasa Nilai Hasil Belajar Pengetahuan Angka Huruf Praktik Angka Huruf Sikap/Afektif Predikat

No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 B

Komponen Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Sastra Antropologi Bahasa Asing *) …………………. Sejarah Seni Budaya Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan **) .................................... Muatan Lokal ***) ......................................

*) Diisi dengan Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan Keterampilan yang diikuti peserta didik ***) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik

Mengetahui Orang Tua/ Wali Peserta Didik …………………….. Sosialisasi KTSP Kepala Sekolah ……………………...

...…………….., ..................... Wali Kelas ………………………......

345

Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah

: ……………………. : ……………………. : .............................

Kelas/Semester : XII/1 Tahun Pelajaran : ……….… Program : Bahasa

Ketercapaian Kompetensi Peserta Didik
No
A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 B Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Sastra Antropologi Bahasa Asing *) …………………. Sejarah Seni Budaya Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan **) .................................... Muatan Lokal ***) ......................................

Komponen

Ketercapaian Kompetensi

*) Diisi dengan Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan Keterampilan yang diikuti peserta didik ***) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik

Sosialisasi KTSP

Nama Peserta Didik : ……………………. Nomor Induk : ……………………. Nama Sekolah : ............................. Pengembangan Diri (Kegiatan Ekstrakurikuler) No 1 2 3 4 Ketidakhadiran No 1 2 3 Alasan Ketidakhadiran Sakit Izin Tanpa Keterangan Jenis Kegiatan

Kelas/Semester : XII/1 Tahun Pelajaran : ……….… Program : Bahasa

Keterangan

Keterangan

Kepribadian

No
1 2 3 4 Kelakuan

Aspek
Kerajinan/Kedisiplinan Kerapihan Kebersihan

Keterangan

Catatan Wali Kelas:

Mengetahui Orang Tua/ Wali Peserta Didik Kepala Sekolah

...…………….., ..................... Wali Kelas

Sosialisasi KTSP ……………………..

……………………...

………………………..

346

Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah

: ……………………. : ……………………. : ............................. Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM)

Kelas/Semester : XII/2 Tahun Pelajaran: ……….… Program : Bahasa Nilai Hasil Belajar Pengetahuan Angka Huruf Praktik Angka Huruf Sikap/Afektif Predikat

No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 B

Komponen Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Sastra Antropologi Bahasa Asing *) …………………. Sejarah Seni Budaya Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan **) .................................... Muatan Lokal ***) ......................................

*) Diisi dengan Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan Keterampilan yang diikuti peserta didik ***) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik

Mengetahui Orang Tua/ Wali Peserta Didik …………………….. Sosialisasi KTSP Kepala Sekolah ……………………...

...…………….., ..................... Wali Kelas ………………………......

Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah

: ……………………. : ……………………. : .............................

Kelas/Semester : XII/2 Tahun Pelajaran : ……….… Program : Bahasa

Ketercapaian Kompetensi Peserta Didik
No
A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 B Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Sastra Antropologi Bahasa Asing *) …………………. Sejarah Seni Budaya Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterampilan **) .................................... Muatan Lokal ***) ......................................

Komponen

Ketercapaian Kompetensi

*) Diisi dengan Asing yang diikuti peserta didik **) Diisi dengan Keterampilan yang diikuti peserta didik ***) Diisi dengan jenis program muatan lokal yang diikuti peserta didik

Sosialisasi KTSP

347

Nama Peserta Didik : ……………………. Nomor Induk : ……………………. Nama Sekolah : ............................. Pengembangan Diri (Kegiatan Ekstrakurikuler) No 1 2 3 4 Ketidakhadiran No 1 2 3 Alasan Ketidakhadiran Sakit Izin Tanpa Keterangan Jenis Kegiatan

Kelas/Semester : XII/2 Tahun Pelajaran : ……….… Program : Bahasa

Keterangan

Keterangan

Kepribadian

No
1 2 3 4 Kelakuan

Aspek
Kerajinan/Kedisiplinan Kerapihan Kebersihan

Keterangan

Catatan Wali Kelas:

Telah menyelesaikan seluruh program pembelajaran di SMA ……………………………………….. Sampai kelas XII Mengetahui Orang Tua/ Wali Peserta Didik Sosialisasi KTSP …………………….. Kepala Sekolah ……………………... ...…………….., ..................... Wali Kelas ………………………..

CARA PENGISIAN FORMAT LAPORAN HASIL BELAJAR
• Nilai ketuntasan belajar untuk aspek pengetahuan dan praktik dinyatakan dalam bentuk bilangan bulat, dengan rentang 0 – 100. • Ketuntasan belajar setiap indikator ditetapkan berkisar antara 0-100 %. Kriteria ideal ketuntasan untuk masing-masing indikator 75 %. • Kolom Pengetahuan diisi dengan nilai kumulatif dari hasil pencapaian SK dan KD setiap mata pelajaran dan muatan lokal per semester. Nilai ini ditulis secara kuantitatif dalam bentuk bilangan bulat dan huruf. • Kolom Praktik diisi dengan nilai kumulatif dari hasil pencapaian SK dan KD untuk aspek praktik pada mata pelajaran dan muatan lokal tertentu per semester. Nilai ini ditulis secara kuantitatif dalam bentuk bilangan bulat dan huruf.
Sosialisasi KTSP

348

untuk nilai yang terkait dengan mata pelajaran dan muatan lokal dapat menggunakan predikat amat baik. cukup dan kurang. • Peserta didik dinyatakan tidak naik ke kelas XII. dan deskripsi tentang sikap/perilaku peserta didik yang paling dominan baik positif maupun negatif. Sosialisasi KTSP KENAIKAN KELAS • Kenaikan kelas dilaksanakan pada setiap akhir tahun pelajaran • Kenaikan kelas didasarkan pada penilaian hasil belajar pada semester 2 (dua). • Peserta didik dinyatakan tidak naik ke kelas XI. Sosialisasi KTSP 349 . atau kurang) peserta didik. dll). • Pada kolom ketercapaian kompetensi diisi dengan uraian singkat/deskripsi yang menggambarkan tingkat pencapaian kompetensi (baik yang telah tuntas atau yang belum tuntas). sikap. kerjasama. • Tabel Ketidakhadiran pada kolom keterangan diisi dengan lama waktu (hari. apabila yang bersangkutan tidak mencapai ketuntasan belajar minimal lebih dari 3 (tiga) mata pelajaran yang bukan mata pelajaran ciri khas program tersebut. sedang dan rendah (motivasi dan minat belajar. baik.jam atau satuan waktu lainnya) • Tabel Kepribadian pada Kolom keterangan diisi dengan predikat prestasi kepribadian (amat baik. disiplin. dengan klasifikasi tinggi. dengan mempertim-bangan seluruh SK/KD yang belum tuntas pada semester 1 harus dituntaskan sebelum akhir semester 2 (dua). baik . • Tabel pengembangan diri diisi dengan jenis pengembangan diri (kegiatan kreativitas) yang diikuti oleh peserta didik dan dalam kolom keterangan diisi dengan penilaian aspek sikap/afektif yang difokuskan pada perubahan perilaku peserta didik setelah mengikuti kegiatan pengembangan diri. Nilai sikap/afektif dicantumkan dalam bentuk predikat. cukup.Lanjutan pengisian format LHB • Kolom sikap/afektif diisi dengan hasil penilaian aspek sikap/afektif pada setiap mata pelajaran dan muatan lokal melalui pengamatan pembelajaran selama proses berlangsung per semester. apabila yang bersangkutan tidak mencapai ketuntasan belajar minimal lebih dari 3 (tiga) mata pelajaran.

Ekonomi. • Pelaksanaan Penjurusan Program IPA. dan Bahasa dimulai di semester 1(satu) kelas XI • Penjurusan dilakukan berdasarkan atas pilihan peserta didik (minat). kemampuan akademik. dan potensi peserta didik Sosialisasi KTSP 350 . dan Biologi. dan Bahasa Asing Lainnya.IPS. Sastra Indonesia. Kimia. tidak boleh memiliki nilai yang tidak tuntas pada mata pelajaran Antropologi. Sosialisasi KTSP PENJURUSAN • Penentuan Penjurusan dilakukan mulai akhir semester 2 (dua) kelas X. dan Sosiologi. Satuan Pendidikan dapat menambah kriteria kenaikan kelas sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan setiap satuan pendidikan. • Program Bahasa. • Program IPS. tidak boleh memiliki nilai yang tidak tuntas pada mata pelajaran Geografi. tidak boleh memiliki nilai yang tidak tuntas pada mata pelajaran Fisika.CONTOH Bagi Peserta Didik Kelas XI • Program IPA.

maka peserta didik tersebut secara akademik dapat dimasukkan ke program Bahasa. Ekonomi.perlu diperhatikan mp yang menjadi ciri khas program IPA dibandingkan dengan mp ciri khas program IPS. . dan Bahasa Inggris (2 mp ciri khas program IPS dan 1 ciri khas program Bahasa). Sosiologi. • Satuan pendidikan dapat menambah kriteria penjurusan sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan setiap satuan pendidikan.Perlu diperhatikan minat peserta didik. Sosialisasi KTSP Lanjutan Penjurusan Apabila mata pelajaran yang tidak tuntas adalah Fisika. • Apabila mata pelajaran yang tidak tuntas adalah Ekonomi. Kimia. maka peserta didik tersebut secara akademik dapat dimasukkan ke program IPS. dan Fisika (2 mp ciri khas program Bahasa dan 1 ciri khas program IPA). maka peserta didik tersebut secara akademik dapat dimasukkan ke program IPA. • Peserta didik yg memenuhi persyaratan masuk kesemua program. dan dibandingkan dengan mp ciri khas program Bahasa setelah remidi. Bahasa Inggris. diberi kesempatan untuk pindah jurusan apabila ia tidak cocok pada program semula atau tidak sesuai dengan kemampuan dan kemajuan belajarnya. dan Bahasa Indonesia(mencakup seluruh mata pelajaran yang menjadi ciri khas program di SMA). maka peserta didik tersebut : .Contoh Penjurusan di kelas XI • Apabila mata pelajaran yang tidak tuntas adalah FIsika. Batas waktu pindah program ditentukan oleh sekolah paling lambat 1 (satu) bulan. maka peserta didik tersebut dapat dijuruskan ke program yg nilai prestasinya lebih unggul. • Apabila mata pelajaran yang tidak tuntas adalah Bahasa Indonesia. Apabila nilai dari setiap mp ciri khas program tertentu ada nilai prestasi lebih unggul dari pada program lainnya. dan Geografi (2 mp ciri khas program IPA dan 1 ciri khas program IPS). Sosialisasi KTSP • 351 .

.. Kepala Sekolah..……........) Orang Tua/Wali (……………………) ……………... .…. Sosialisasi KTSP Contoh Format: Keterangan Pindah Sekolah (Diisi oleh sekolah yang ditinggalkan/lama).. Sekolah harus memfasilitasi peserta didik yang pindah sekolah : – – Antara sekolah pelaksana KTSP Antara sekolah pelaksana kurikulum 2004 dengan sekolah pelaksana KTSP 2......) Orang Tua/Wali (……………………) Sosialisasi KTSP 352 ....... Nomor Induk : ……………………. (…………………….. KELUAR Tanggal Kelas dan Semester yang ditinggalkan Kelas/Semester Tahun Pelajaran Program : . Kepala Sekolah./.....) Orang Tua/Wali (……………………) …………….... Pelaksanaan pindah sekolah lintas provinsi/ kabupaten/kota dikoordinasikan dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota.. Kepala Sekolah...... Sebab-sebab keluar.. 3.….. (……………………... Nama Sekolah : ………….... Nama Peserta Didik : …………………….. Sekolah dapat menentukan persyaratan pindah/mutasi peserta didik sesuai prinsip manajemen berbasis sekolah.PINDAH SEKOLAH 1. antara lain mencakup hal-hal sebagai berikut : – Menyesuaikan bentuk LHB dari sekolah asal sesuai dengan raport yang digunakan disekolah tujuan – Melakukan tes atau program matrikulasi bagi peserta didik pindahan. : ……….......... (……………………. dan atas permintaan (tertulis) dari : Tanda Tangan Kepala Sekolah...... : . .. …….... Stempel Sekolah dan Tanda Tangan Orang Tua/Wali …………….

...............................................................................................................……..................... : ……….................. ................................ Kelas/Semester Tahun Pelajaran Program : ............ …… Kepala Sekolah.................lain 4 Catatan Khusus Lainnya Sosialisasi KTSP 353 ....... Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah Masuk : a.................................................................................... 2. MASUK No....................................................... 3....................................... Tanggal b........................... .......................................... ........................... (…………………) Sosialisasi KTSP Catatan Prestasi Yang Telah Dicapai Nama Peserta Didik : ……………………............ 5.. 3................... Di Kelas c.................../................................... Di Kelas c.................... Di Kelas c......................... 5............................ Tanggal b........................................................../............... Tahun Pelajaran : ……….......................................................................................... 4............ 1..................................................... .... 1................................................ ........................ ........ ...................... (…………………) ……………............................................................ ...... ............... 2 Ekstrakurikuler 3 Lain .............. 2.......................................... No 1 Prestasi Yang Pernah Dicapai Kurikuler Bukti Sertifikat / Piagam / Trophy Yang diperoleh (Sebutkan) .......... Nomor Induk : …………………….............. .................... .......................... 4.............................................................. (…………………) ……………....................................................... Semester Tahun Pelajaran Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah Masuk : a............ No.. Semester Tahun Pelajaran Identitas Peserta Didik _________________________________ _________________________________ _________________________________ _________________________________ _________________________________ _________________________________ _________________________________ Identitas Peserta Didik _________________________________ _________________________________ _________________________________ _________________________________ _________________________________ _________________________________ _________________________________ Identitas Peserta Didik _________________________________ _________________________________ _________________________________ _________________________________ _________________________________ _________________________________ _________________________________ …………….................................................. 2......... Tanggal b.. ....... Nama Sekolah : …………..................................................................... Nomor Induk : …………………….... No..................................................................................................................... . 1.. …… Kepala Sekolah. 5......................................................................................... Kelas/Semester :.........…… Program : .......... 4...................................... ............ 3............................. …… Kepala Sekolah........ : ..................................... ................................................................................................Keterangan Pindah Sekolah (Diisi oleh sekolah yang baru) Nama Peserta Didik : ……………………........... Semester Tahun Pelajaran Nama Peserta Didik Nomor Induk Nama Sekolah Masuk : a.... Nama Sekolah : …………..............................................

Selesai Sosialisasi KTSP 354 .

Departemen Pendidikan Nasional Materi 19 Penetapan Kriteria Ketuntasan Minimal Sosialisasi KTSP PENETAPAN KKM ANALISIS PENCAPAIAN KKM Sosialisasi KTSP 355 1 .

RAMBU-RAMBU ¾ KKM ditetapkan pada awal tahun pelajaran ¾ KKM ditetapkan oleh forum MGMP sekolah ¾ Nilai KKM dinyatakan dalam bentuk bilangan bulat dengan rentang 0 – 100 ¾ Nilai ketuntasan belajar maksimal adalah 100 ¾ Sekolah dapat menetapkan KKM dibawah nilai ketuntasan belajar maksimal ¾ Nilai KKM harus dicantumkan dalam LHBS Sosialisasi KTSP MEKANISME/LANGKAH-LANGKAH : KKM INDIKATOR KKM KD KKM MP KKM SK Sosialisasi KTSP 356 2 .

Mendeskripsikan hakikat bangsa dan unsurunsur terbentuknya negara ƒ ƒ ƒ Mendeskripsikan kedudukan manusia sebagai makhluk individu dan makhluk sosial Menguraikan pengertian bangsa dan unsur terbentuknya bangsa Menganalisis pengertian negara dan unsur terbentuknya Negara Daya dukung Intake Nilai KKM Sosialisasi KTSP 357 3 .KRITERIA PENETAPAN KKM • Kompleksitas (Kesulitan & Kerumitan) • Daya dukung • Intake siswa PENETAPAN KKM : menggunakan Format A Sosialisasi KTSP FORMAT A Kriteria Ketuntasan Minimal Kompetensi dasar dan Indikator Kriteria Penetapan Ketuntasan Kompleksi tas 1.1.

Intake : .MENAFSIRKAN KRITERIA MENJADI NILAI A.Sedang = 2 . daya dukung tinggi dan intake sedang Æ nilainya adalah rata-rata setiap nilai dari kriteria yang kita tentukan.Rendah = 81-100 . Dengan menggunakan rentang nilai pada setiap kriteria: 1. Kompleksitas : 2.89 9 Sosialisasi KTSP MENAFSIRKAN KRITERIA MENJADI NILAI B. Dengan memberikan point pada setiap kriteria yang ditetapkan : 1.Tinggi = 3 .Sedang = 65-80 .Sedang = 2 .Rendah = 1 Jika indikator memiliki Kriteria : kompleksitas rendah.Rendah = 1 . Sosialisasi KTSP 358 4 .Rendah = 50-64 .Daya dukung : 3.Tinggi = 81-100 .Tinggi = 81-100 .Rendah = 50-64 Jika indikator memiliki Kriteria : kompleksitas sedang.Kompleksitas : 2. daya dukung tinggi dan intake siswa sedang Æ nilainya adalah: (3 + 3 + 2) x 100 = 88. Dalam menentukan rentang nilai dan menentukan nilai dari setiap kriteria perlu kesepakatan dalam forum MGMP di Sekolah.Tinggi = 3 . Daya dukung : 3.Sedang = 2 .Sedang = 65-80 .Tinggi = 1 .Sedang = 65-80 .Rendah = 3 .Tinggi = 50-64 . Intake : .

Tingkat Kompleksitas Tinggi. bila dalam pelaksanaannya menuntut : • SDM 9 memahami Kompetensi yang harus dicapai Siswa 9 kreatif dan inovatif dalam melaksanakan pembelajaran. Sosialisasi KTSP TINGKAT KOMPLEKSITAS (Kesulitan & Kerumitan) setiap IP/KD yang harus dicapai oleh siswa. Dengan memberikan pertimbangan professional judgment pada setiap kriteria untuk menetapkan nilai : 1. Daya dukung : . Intake : . daya Dukung tinggi dan intake siswa sedang Æ maka dapat dikatakan hanya satu komponen yang mempengaruhi untuk mencapai ketuntasan maksimal 100 yaitu intake sedang.Tinggi .Sedang . Sosialisasi KTSP 359 5 .Tinggi .Sedang .Rendah 2.MENAFSIRKAN KRITERIA MENJADI NILAI C. Jadi guru dapat mengurangi nilai menjadi antara 90 – 80. Kompleksitas : .Rendah 3.Sedang .Tinggi . • WAKTU 9 cukup lama karena perlu pengulangan • PENALARAN dan KECERMATAN siswa yang tinggi.Rendah Contoh : Jika indikator memiliki Kriteria : kompleksitas rendah.

sarana dan prasarana pendidikan yang sangat dibutuhkan. Rapor kelas 3 SMP. BOP. Sosialisasi KTSP INTAKE (TINGKAT KEMAMPUAN RATA-RATA) SISWA : ¾ KKM Kelas X didasarkan pada hasil seleksi PSB. test seleksi masuk atau psikotes ¾ KKM Kelas XI dan XII didasarkan pada tingkat pencapaian KKM siswa pada semester atau kelas sebelumnya Sosialisasi KTSP 360 6 .KEMAMPUAN SUMBERDAYA PENDUKUNG: yaitu ketersediaan tenaga. kepedulian stakeholders sekolah. manajemen sekolah. NUN.

3 tinggi 55 sedang 80 sedang 70 68.6 Sedang 2 tinggi 3 sedang 2 77.77 Sedang 75 tinggi 90 sedang 70 78. Mendeskripsikan Kriteria Penetapan Ketuntasan Kompleksi tas Daya dukung Intake Nilai KKM hakikat bangsa dan unsur-unsur terbentuknya negara Rendah 3 74 ƒ Mendeskripsikan kedudukan manusia sebagai makhluk individu dan makhluk sosial ƒ Menguraikan pengertian bangsa dan unsur terbentuknya bangsa ƒ Menganalisis pengertian negara dan unsur terbentuknya Negara tinggi 3 sedang 2 88.8 Sosialisasi KTSP FORMAT A Kriteria Ketuntasan Minimal Kompetensi dasar dan Indikator Kriteria Penetapan Ketuntasan Kompleks itas Daya dukung Intake Nilai KKM 1.1.9 tinggi 1 sedang 2 sedang 2 55.1.3 Sedang 78 tinggi 85 sedang 70 77. Mendeskripsikan hakikat bangsa dan unsur-unsur terbentuknya negara ƒ Mendeskripsikan kedudukan manusia sebagai makhluk individu dan makhluk sosial ƒ Menguraikan pengertian bangsa dan unsur terbentuknya bangsa ƒ Menganalisis pengertian negara dan unsur terbentuknya Negara Sosialisasi KTSP 74.FORMAT A Kriteria Ketuntasan Minimal Kompetensi dasar dan Indikator 1.6 361 7 .

Manfaat Analisis : Sebagai dasar untuk menetapkan KKM pada tahun berikutnya. 6.PENULISAN KKM PADA LHBS LAPORAN HASIL BELAJAR SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS Nama Sekolah : ……………………………… Tahun Pelajaran : ……………………………… Nilai Hasil Belajar Pengetahuan dan Pemahaman Konsep Angka 1. 4. Pendidikan Agama Pendk. 5. 2. 3. Sosialisasi KTSP 362 8 . Kewarganegaraan Bhs Indonesia Bahasa Inggris Matematika Seni Budaya.dst 75 75 70 65 60 78 80 80 70 70 60 Huruf Delapan puluh Delapan puluh Tujuh puluh Tujuh puluh Enam puluh Nama Siswa : ………………………………… Nomor Induk : ………………………………… Kelas/Semester : XI IA /1 Kriteria Ketuntasan Minimal *) No Mata Pelajaran Praktik Angka 75 65 75 Huruf Tujuh puluh lima Enam puluh lima Sikap/ Afektif Predikat B B B B B B - Sosialisasi KTSP Tujuan Analisis : Mengetahui tingkat ketercapaian KKM yang telah ditetapkan.

Selesai Sosialisasi KTSP 363 9 .