Imbuhan gabung DIPER- -KAN

Imbuhan gabung DIPER- -KAN berfungsi membentuk kata kerja pasif sebagai kebalikan dari kata kerja aktif berimbuhan gabung MEMPER- -KAN. Semua kata kerja aktif berimbuhan gabung MEMPER- -KAN adalah kata kerja transitif. Oleh karena itu setiap kata kerja berimbuhan gabung MEMPER-KAN adalah kebalikannya dalam bentuk kata kerja pasif berimbuhan gabung DIPER- -KAN. Perhatikan contoh berikut ! Kata kerja pasif berimbuhan DIPER- -KAN − dipergunakan − dipertentangkan − dipersembahkan − dipertemukan − diperkenankan Sebagai kebalikan kata kerja aktif transitif berimbuhan gabung MEMPER-KAN : − mempergunakan − mempertentangkan − mempersembahkan − mempertemukan − memperkenalkan Imbuhan gabung DIPER- -KAN digunakan sebagai imbuhan kata kerja dalam kalimat yang pelakunya terletak sesudah kata kerjanya. Contoh − kami diperkenalkan paman kepada anak buahnya.

Kata kerja Pelaku

Imbuhan Gabung DIPER- -I
Imbuhan Gabung DIPER- -I berfungsi membentuk kata kerja pasif, sebagai kebalikan dari kata kerja aktif berimbuhan gabung MEMPER- -I.

-I.-I : − memperlengkapi − memperbaiki − mempersenjatai − memperbaiki − memperturuti Imbuhan gabung DIPER. yaitu TER.TERdigunakan pada kata – kata yang tidak mulai dengan konsonan /r/.Semua kata kerja aktif berimbuhan gabung MEMPER. Contoh : diperlengkapi pelaku pemerintah dengan alat-alat − Kami Kata kerja Awalan TERAwalan TERtermasuk awalan yang produktif.mempunyai dua macam bentuk.-I diperlengkapi diperbaiki dipersenjatai diperbaharui diperturuti Sebagai kebalikan kata kerja aktif transitif berimbuhan gabung MEMPER.-I ada kebalikannya dalam bentuk kata kerja berimbuhan gabung DIPER. Oleh karena itu setiap kata kerja berimbuhan gabung MEMPER. Perhatikan contoh berikut ! Kata kerja pasif berimbuhan gabung DIPER.dan TE.-I digunakan sebagai imbuhan kata kerja dalam kalimat yang pelakunya terletak dibelakang kata kerjanya.-I adalah kata kerja transitif. Pengimbuhannya dilakukan dengan cara merangkainnya di muka kata yang diimbuhinya. seperti terdapat pada kata – kata : terangkat . Awalan TER.

antara lain menyatakan : 1) paling 2) dapat atau sanggup 3) tidak sengaja 4) sudah terjadi 5) terjadi dengan tiba – tiba 6) orang yang dikenai Aturan pengimbuhannya adalah sebagai berikut.terbiasa terlena terkejut tersiksa TE. Untuk mendapatkan makna ‘paling’ awalan TER. membentuk kata kerja pasif yang menyatakan keadaan. Terangkat artinya dapat diangkat. Contoh : Batu Bara itu terangkat juga oleh adik. dan 2. Untuk mendapatkan makna ‘dapat atau sanggup’ awalan TER.harus diimbuhkan pada kata sifat. .digunakan pada kata – kata yang dimulai dengan konsonan /r/ seperi terdapat pada kata – kata : terasa terawat terendam teringat terobek Fungsi awalan TER.harus diimbuhkan pada kata kerja.adalah : 1. membentuk kata benda yang menyatakan orang Sedangkan makna yang didapat sebagai hasil pengimbuhannya. Contoh : Siapa yang terpandai di kelas ini ? Terpandai artinya ‘paling pandai’.

23.harus diimbuhkan pada kata kerja. 2. Untuk mendapatkan makna ‘terjadi dengan tiba .4 tampaknya sangat tergantung pada konteks kalimatnya.pada 5. Sedangkan TER.3.tiba ‘ awalan TERharus diimbuhkan pada kata kerja. Contoh : Tubuhnya kaku tergeletak di pinggir sawah.harus diimbuhkan pada beberapa kata kerja. Tergeletak artinya ‘dalam keadaan geletak’ Untuk mendapatkan makna ‘orang yang dikenai’ awalan TER.pada 5.23. Catatan 1) arti kata berawalan TER. Tertuduh artinya ‘orang yang dituduh’ − Terjadi debat yang seru antara penggugat dengan ter gugat Tergugat artinya ‘orang yang digugat’. Contoh tiada.Untuk mendapatkan makna ‘tidak sengaja’ awalan TER.7 tampaknya hanya terbatas pada bidang pengadilan saja. Untuk mendapatkan makna ‘dalam keadaan ‘ awalan TER.23. dan 5. Contoh : Rumahnya terbakar habis Terbakar artinya peristiwa kebakaran itu sudah terjadi’.23. Contoh : Pinsilmu terbawa oleh saya kemarin. Teringat artinya “Tiba – tiba menjadi ingat”. Terbawa artinya ‘tidak sengaja dibawa’ Untuk mendapatkan makna ‘sudah terjadi ‘ awalan TER.2.harus diimbuhkan pada kata kerja. Contoh : − Tertuduh tidak dapat member keterangan yang jelas.harus diimbuhkan pada kata dasar yang menyatakan keadaan (terutama dari bentuk dasar prahatejarial). : Melihat orangtua itu teringat saya akan kakek yang sudah .

2) Kata kerja berawalan TER-0 mungkin juga merupakan bentuk pasif keadaan dari kata kerja aktif dan transitif berawalan ME- Perhatikan ! Bentuk Aktif transitif − − − − − membaca mendengar mengangkat menipu membawa − − − − − Bentuk Pasif transitif dibaca didengar diangkat ditipu dibawa − − − − − Bentuk Pasif keadaan terbaca terdengar terangkat Tertipu terbawa Imbuhan Gabung TER. Mula . Pengimbuhannya dilakukan secara bertahap.yang digunakan bersama-sama pada sebuah kata dasar atau sebuah bentuk dasar.dan akhiran KAN.mula pada sebuah kata dasar diimbuhkan akhiran –KAN. Umpamanya pada kata dasar selesai mula – mula diimbuhkan akhiran -KAN sehingga menjadi selesaikan. kemudian diimbuhkan pula awalan TER-. setelah itu diimbuhkan pula awalan TERsehingga menjadi terselesaikan.-KAN Imbuhan gabungan TER.-KAN adalah awalan TER. Kalau dibagan proses pembentukan kata terselesaikan adalah : ter kan selesai .

− Kami memang terugikan oleh peraturan baru itu. tidak sengaja terjadi Aturan pengimbuhannya adalah sebagai berikut.-KAN. Perhatikan! Bentuk Aktif transitif − menyeberangkan − membacakan Bentuk Pasif transitif − diseberangkan − dibacakan Bentuk Pasif keadaan − terseberangkan − terbacakan .Fungsi imbuhan gabung TER. dapat dilakukan 2. Terugikan artinya ‘tidak sengaja dirugikan’. − Akhirnya tugas yang berat itu terselesaikan juga. Terselesaikan artinya ‘dapat diselesaikan’ Contoh Untuk mendapatkan makna ‘tidak sengaja dilakukan’ imbuhan gabung TER.-KAN harus diimbuhkan pada kata kerja tertentu.-KAN adalah kata kerja pasif keadaan dari kata kerja aktif transitif berimbuhan ME. Contoh Catatan Kata kerja berimbuhan TER. Sedangkan makna yang didapat sebagai hasil pengimbuhannya adalah menyatakan : 1. Untuk mendapatkan makna ‘dapat dilakukan’ imbuhan gabung TER-KAN harus diimbuhkan pada kata kerja tertentu.-KAN adalah membentuk kata kerja pasif keadaan.

-I Imbuhan gabung TER. Umpamanya pada kata dasar penuh mula mula diimbuhkan akhiran – I. Mula – mula pada sebuah kata dasar atau sebuah bentuk dasar diimbuhkan akhiran –I. Kalau dibagankan proses pembentukan kata terpenuhi itu adalah : yang bersama . kemudian diimbuhkan pula awalan TER-. Setelah itu diimbuhkan pula awalan TER.-I adalah membentuk kata kerja pasif intransitive. Pengimbuhannya dilakukan secara bertahap. Sedangkan makna yang didapat sebagai hasil pengimbuhannya. dapat dilakukan 2. Contoh . antara lain menyatakan : 1.dan akhiran –I dasar.sama digunakan pada sebuah kata dasar atau sebuah bentuk ter penuh i Fungsi imbuhan gabung TER.-I adalah awalan TER. sehingga menjadi penuh.− melupakan − dilupakan − terlupakan Imbuhan gabung TER. tidak sengaja terjadi Untuk mendapatkan makna ‘dapat dilakukan’ imbuhan gabung TER.sehingga khirnya menjadi terpenuhi.-I harus diimbuhkan pada kata kerja dan kata sifat tertentu. − Sungai yang lebar dan berarus deras itu tersebrangi juga oleh kami. Tersebrabgi artinya ‘dapat disebrangi’.

tidak mempunyai variasi bentuk. . − Dalam kerusuhan itu kaca rumahnya terlempari batu hingga hancur Terlempari artinya ‘tidak sengaja terkena lemparan’. − Ayah keluar sejak pagi.ditulis dan dilafalkan serangkai dengan kata yang dibubuhinya.-I.Untuk mendapatkan makna ‘tidak sengaja dilakukan’ imbuhan gabung TER. − Ibu pergi ke pasar. Pengimbuhannya dilakukan dengan cara merangkainya di muka kata yang diimbuhinya. Contoh Catatan Kata kerja berimbuhan TER. Perhatikan ! Bentuk Aktif transitif − − − − − mengotori menduduki menodai memukul menjalani − − − − − Bentuk Pasif transitif dikotori diduduki dinodai dipukuli dijalani − − − − − Bentuk Pasif keadaan terkotori terduduki ternodai terpukuli terjalani Awalan KE- Awalan KE.dan kata depan KE. Awalan KE.-I adalah kata kerja pasif keadaan dari kata kerja aktif transitif berimbuhan ME. Kalau awalan KE.berfungsi untuk : 1) Membentuk kata bilangan yang menyatakan : a) Tingkat atau kedudukan dalam suatu deretan. Dalam hal ini perlu diperhatikan adanya awalan KE.pada contoh pertama dibawah ini adalah awalan sedangkan contoh yang kedua adalah kata depan.-I harus diimbuhkan pada kata kerja dan kata benda tertentu.ditulis dan dilafalkan tidak serangkai dengan kata yang mengikutinya. sedangkan kata depan KE. Misalnya KE.

− Kedua orang itu teman saya.harus diimbuhkan pada kata bilangan utama. 2) Membentuk kata kerja pasif dengan arti ‘tidak sengaja’ 3) Membentuk kata benda dengan arti ‘orang atau sesuatu yang di . Keempat artinya ‘(rumah)yang terletak pada nomor empat (dari simpang jalan)’ Contoh Untuk menyatakan makna ‘himpunan atau kumpulan’ awalan KEharus diimbuhkan pada kata bilangan utama. Kedua artinya himpunan yang terdiri dari dua (orang)’ − Ketiga korban akhirnya meninggal di rumah sakit. − Amir duduk di kursi ketiga dari depan. . dan letaknya sesudah kata benda yang diterangkannya. dan letaknya dimuka kata benda yang diterangkannya. ! Aturan pengimbuhannya adalah : Untuk menyatakan arti ‘tingkat’ awalan KE.b) Kumpulan atau himpunan. . Ketiga artinya ‘(kursi) yang letaknya pada deretan nomor tiga (dari depan)’ − Dia tinggal di rumah keempat dari simpang jalan. Ketiga artinya ‘himpunan yang terdiri dari tiga (orang)’ .

Ketabrak artinya ‘ tidak sengaja kena tabrak’ Contoh Catatan 1. sehingga ketiga kata itu menjadi : − Ketua artinya ‘orang yang dituai’ − Kekasih artinya ‘orang yang dikasihi’ − Kehendak artinya ‘orang yang dikehendaki’ Imbuhan gabungan KE. bentuk pada contoh diatas menjadi tertipu atau tertabrak. dan hendak. kasih.-AN . sehingga.Contoh Untuk menyatakan ‘kena atau tidak sengaja’ awalan KE. .seperti diatas. Untuk menyatakan ‘orang atau sesuatu yang di . − Ayah ketipu sejuta rupiah Ketipu artinya ‘kena tipu’ − Ada orang ketabrak mobil tadi pagi. . 2.’ awalan KE.harus digunakan pada kata kerja tertentu. melainkan menggunakan awalan TER-. Untuk menyatakan makna ‘tidak sengaja’ disarankan untuk tidak menggunakan awalan KE.hanya dapat diimbuhkan pada kata tua.

Terlalu 6.-AN adalah awalan KE. Kena atau mengalami 5. awalan KE.-AN adalah membentuk kata benda abstrak dan sejumlah kata kerja.dan akhiran –AN itu sehingga langsung menjadi kenakalan.Imbuhan gabungan KE.dan akhiran –AN yang secara bersama-sama diimbuhkan pada sebuah kata dasar atau sebuah bentuk dasar. Artinya. Hal atau masalah Aturan pengimbuhannya adalah : . Sedangkan makna yang didapat sebagai hasil pengimbuhannya antara lain. Kalau dibagan proses pembentukan kata kenakalan adalah : ke nakal an Fungsi imbuhan gabung KE. Hal dan peristiwa sebagai suatu keadaan / sifat 2. Pengimbuhannya dilakukan secara serentak. Umpamanya pada kata dasar nakal sekaligus diimbuhkan awalan KE. Tempat 3.dan akhiran –AN itu secara bersama-sama diimbuhkan pada sebuah kata dasar atau sebuah bentuk dasar. menyatakan : 1. Sedikit bersifat 4.

Beberapa kata kerja atau kata sifat.Untuk mendapatkan makna ‘hal atau peristiwa’ imbuhan gabung KE. − Kedatangan beliau disambut oleh ketua panitia Kedatangan artinya ‘hal atau peristiwa dating (beliau)’ Contoh .AN harus diimbuhkan pada : 1.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful