P. 1
Cara Kerja Hati Pada Sistem Ekskresi Pada Tubuh Manusia

Cara Kerja Hati Pada Sistem Ekskresi Pada Tubuh Manusia

|Views: 46|Likes:
Published by FiTri Nst

More info:

Published by: FiTri Nst on Jul 05, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/03/2013

pdf

text

original

Cara Kerja Hati Pada Sistem Ekskresi Pada Tubuh Manusia

Media, Teknologi, dan Pembelajaran kerja sama dibandingkan membantu peningkatan kompetisi? Robert Slavin sudah mengambil posisi sebagai peneliti mengatakan bahwa cooperative learning lebih efektif dan lebih menguntungkan sosial dari pada pembelajaran kompetitif dan pembelajaran individualistik. Approaches to Instruction Pembelajaran merupakan penyusunan informasi dan lingkungan untuk memudahkan pembelajaran. Gagne menjelaskan pembelajaran sebagai, seperangkat peristiwa eksternal bagi siswa yang dirancang untuk mendukung pr ... hati, bukan para siswa. MEDIA Secara plural media adalah saluran komunikasi. Makna media dalam bahasa latin adalah ”antara”, istilah ini mengacu pada apapun yang membawa informasi antara sumber dan penerima. Contohnya meliputi video, televisi, diagram, material cetak, komputer, dan instruktur. Ini semua dianggap media pembelajaran ketika membawa pesan dengan tujuan pembelajaran. Tujuan dari media adalah untuk memudahkan komunikasi.Sejalan dengan adanya sekolah dan kampus berbasis media da ... sistem penilain dari suati lomba,atau dengan cara yang lain. Realistic contexts. Kita cenderung lebih suka mengingat dan menerapkan pengetahuan yang disampaikan dalam konteks dunia nyata; pembelajaran hafalan mengantar untuk ”inert knowledge”, dimana kita mengetahui sesuatu tetapi tidak pernah menerapkannya dalam kehidupan nyata. Social interaction. Rekan pengajar yang bekerja sebagai guru privat atau anggota kelompok yang di panuti sebaiknya mampu menyediakan dorongan pendidikan yang baik ... manusia, ini karena dehumanisasi dalam pengajaran atau proses pembelajaran. Bagaimanapun, penggunaan perangkat keras dengan baik, teknologi pembelajaran modern dapat dindivualisasikan dan dengan begitu proses ini sampai batas tertentu tidak dapat dicapai karena mempertimbangkan kemanusiaan. Jika guru merasa pebelajar sebagai mesin, mereka akan memperlakukan mereka seperti yang mereka rasakan, dengan atau tanpa kegunaan dari media teknologi dan pembalajaran. Jika guru merasa dengan benar sisw ... Dalam sejarah, media dan teknologi memiliki pengaruh terhadap pendidikan. Contohnya, komputer dan internet telah mempengaruhi proses pembelajaran sampai saat ini. Aturan-aturan dari pendidik dan pebelajar telah berubah karena dipengaruhi media dan teknologi yang digunakan di dalam kelas.Perubahan ini sangat esensial, karena sebagai penuntun dalam proses pembelajaran, pendidik (guru) berhak menguji media dan teknologi dalam konteks belajar dan itu berdampak pada hasil belajar siswa.LEARNINGBelajar adalah proses pengembangan pengetahuan, ketrampilan-ketrampilan, atau pengembangan tingkah laku sebagai interaksi individu, menyangkut fasilitas-fasilitas fisik, psikologis, metode pembelajaran, media, dan teknologi. Belajar adalah proses yang dilakukan sepanjang waktu oleh individu manapun.Dengan demikian, belajar adalah proses yang melibatkan proses seleksi, pengaturan, dan penyampaian pesan yang pantas kepada lingkungan dan bagaimana cara pebelajar berinteraksi dengan informasi tersebut. Dengan demikian hal ini melihat beberapa pandangan-pandangan psikologis dan pandangan-pandangan filusuf. Pembahasan kali ini juga akan menggambarkan berbagai aturan dari media dalam belajar dan menampilkan metode-metode yang berbeda, seperti presentasi-presentasi, demonstrasi-demonstrasi, dan diskusi-diskusi akan teknologi yang berhubungan dengan belajar.1. Psychological Perspective on LearningBagaimana instruktur menampilkan peran dari media dan teknologi di dalam kelas, ini tergantung akan seberapa jauh mereka memahami akan bagaimana masyarakat telah belajar mengunakannya. Dibawah ini ada beberapa perspektif yang berkaitan dengan psychological perspectives on learningBehaviorist PerspectivePada pertengahan 1950an, fokus ... Read Article Pengertian Pengukuran, Penilaian, Pengujian, Evaluasi, dan Asesmen kerja atau kemampuan peserta didik dengan menggunakan suatu standar. Pengukauran dapat menggunakan tes dan nontes. Tes adalah seperangkat prtanyaan yang memiliki jawaban benar atau salah, atau suatu pernyataan/permintaan untuk melakukan sesuatu. Nontes berisi pertanyaan atau pernyataan yang tidak

1/2

. Mengukur adalah membandingkan sesuatu dengan satu ukuran.Pengukuran menurut Guilford ( 1982) adalah proses penetapan angka terhadap suatu gejala menurut aturan tertentu. Putusan itu sesuai atau tidak sesuai dengan kriteria itu. penilaian.memiliki jawaban benar atau salah. Jadi kegiatan pengukuran. Pengukuran pendidikan berbasis kompetensi dasar berdasarkan pada klasifikasi observasi unjuk kerja atau kemampuan peserta didik dengan menggunakan suatu standar. Kuesioner berisi sejumlah pertanyaan atau pernyataan.. (M2-28) Penilaian kadang-kadang juga diartikan sama dengan asesmen. peserta didik diminta menjawab atau memberikan pendapat terhadap pernyataan. dilanjutkan dengan penilaian. Inventori merupakan instrumen yang berisi tentang laporan diri yaitu keadaan peserta didik.. sistematik untuk menentukan angka pada objek atau gejala. artinya dilakukan secara berurutan dimulai dengan pengukuran. Hasil pengukuran bersifat kuantitatif. Read Article 2/2 . atau suatu pernyataanpermintaan untuk melakukan sesuatu. Misalnya mengukur panjang meja dengan satuan panjang yaitu meter. Pengujian terdiri dari sejumlah pertanyaan yang memiliki jawaban benar atau salah.. Nontes berisi pertanyaan atau pernyataan yang tidak memiliki jawaban benar atau salah.Penilaian adalah kegiatan menilai. Kuesioner berisi sejumlah pertanyaan atau pernyataan.. dan evaluasi itu bersifat hierarkhis. dan diakhiri dengan mengevaluasi. misalnya potensi peserta didik.Pengujian merupakan . atau mengukur berat badan dengan satuan berat yaitu kilogram. Asesmen adalah istilah umum yang mencakup semua metode yang biasa digunakan untuk menilai unjuk kerja in . Menilai adalah mengambil suatu keputusan terhadap sesuatu berdasarkan membandingkan hasil pengukuran dengan suatu kriteria tertentu (ukuran baik buruk). Penilaian adalah penafsiran hasil pengukuran dan penentuan pencapaian hasil belajar Evaluasi adalah penentuan nilai suatu program dan penentuan pencapaian tujuan suatu program. Instrumen nontes bisa berbentuk kuesioner atau inventori.. Pengukuran adalah kegiatan mengukur. Pengukauran dapat menggunakan tes dan nontes. peserta didik diminta menjawab atau memberikan pend . Tes adalah seperangkat prtanyaan yang memiliki jawaban benar atau salah. Instrumen nontes bisa berbentuk kuesioner atau inventori.Sedangkan kegiatan mengevaluasi adalah kegiatan mengukur dan menilai itu.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->