P. 1
PP 38 2007 Tentang Pembagian Kewenangan Pemerintah

PP 38 2007 Tentang Pembagian Kewenangan Pemerintah

|Views: 18|Likes:
Published by Yoyok Kurniawan

More info:

Published by: Yoyok Kurniawan on Jul 05, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/02/2014

pdf

text

original

PP No.

38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan antara Pemerintah, Pemerintahan Daerah Provinsi dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota

pendidikan menengah dan pendidikan nonformal sesuai dengan perencanaan strategis pendidikan nasional. pendidikan menengah dan pendidikan nonformal sesuai dengan perencanaan strategis tingkat provinsi dan nasional. . PEMBAGIAN URUSAN PEMERINTAHAN BIDANG PENDIDIKAN SUB BIDANG 1. program pendidikan anak usia dini. PEMERINTAHAN DAERAH PROVINSI 1. Perencanaan operasional pendidikan anak usia dini. Perencanaan strategis c.a.a. b. c.a.Penetapan kebijakan operasional pendidikan di provinsi sesuai dengan kebijakan nasional.-2A.Penetapan kebijakan nasional pendidikan.Koordinasi dan sinkronisasi kebijakan operasional dan program pendidikan antar provinsi. kebijakan operasional dan program pendidikan antar kabupaten/kota. Perencanaan strategis pendidikan nasional. Kebijakan SUB-SUB BIDANG 1. c. Kebijakan dan Standar PEMERINTAH 1. Penetapan kebijakan operasional pendidikan di kabupaten/kota sesuai dengan kebijakan nasional dan provinsi. pendidikan dasar. Koordinasi dan sinkronisasi PEMERINTAHAN DAERAH KABUPATEN/KOTA 1. ― b. pendidikan dasar. b.

Sosialisasi dan pelaksanaan standar nasional pendidikan di tingkat provinsi.a. 3. pembiayaan. Penetapan pedoman pengelolaan dan penyelenggaraan pendidikan anak usia dini. dan penyelenggaraan pendidikan. pendidikan dasar. pendidikan menengah. pendidikan dasar. . proses.a. pendidikan tinggi. penyelenggaraan pendidikan anak usia dini.a.Pengembangan dan penetapan standar nasional pendidikan (isi. b.-3SUB BIDANG SUB-SUB BIDANG PEMERINTAH 2. dan penilaian pendidikan). untuk tingkat pendidikan dasar dan menengah. Koordinasi atas pengelolaan 3. kompetensi lulusan.a. dan pendidikan nonformal. ― b. pendidikan menengah dan pendidikan nonformal.a. tenaga kependidikan. b. Sosialisasi dan pelaksanaan standar nasional pendidikan di tingkat kabupaten/kota. pengelolaan. Pengelolaan dan 3. PEMERINTAHAN DAERAH PROVINSI 2. pengembangan tenaga kependidikan dan penyediaan fasilitas penyelenggaraan pendidikan lintas kabupaten/kota. sarana dan prasarana.a. Sosialisasi standar nasional pendidikan dan pelaksanaannya pada jenjang pendidikan tinggi. ― PEMERINTAHAN DAERAH KABUPATEN/KOTA 2.

5.― 5. — 5.-4SUB BIDANG SUB-SUB BIDANG PEMERINTAH 4. Penyelenggaraan dan/atau pengelolaan satuan pendidikan sekolah dasar bertaraf internasional. b.4 PEMERINTAHAN DAERAH PROVINSI — PEMERINTAHAN DAERAH KABUPATEN/KOTA 4.Pemberian izin pendirian serta pencabutan izin satuan pendidikan dasar. c. satuan pendidikan menengah dan satuan/penyelenggara pendidikan nonformal. Penetapan kebijakan tentang satuan pendidikan bertaraf internasional dan satuan pendidikan berbasis keunggulan lokal. .— c.a.a.Pemberian izin pendirian serta pencabutan izin satuan pendidikan dan/atau program studi bertaraf internasional.Pemberian izin pendirian serta pencabutan izin perguruan tinggi. .— b. Penyelenggaraan dan/atau pengelolaan satuan pendidikan dan/atau program studi bertaraf internasional b.a. Penyelenggaraan dan/atau pengelolaan satuan pendidikan dan/atau program studi bertaraf internasional pada jenjang pendidikan dasar dan c.

Pemberian izin pendirian serta pencabutan izin satuan pendidikan dasar dan menengah berbasis keunggulan lokal. Pemantauan dan evaluasi satuan pendidikan bertaraf internasional.Penyelenggaraan dan/atau pengelolaan pendidikan berbasis keunggulan lokal pada pendidikan dasar dan menengah. 6. 7.-5SUB BIDANG SUB-SUB BIDANG d. d. . Pemberian dukungan sumber daya terhadap penyelenggaraan perguruan tinggi. Penyelenggaraan sekolah Indonesia di luar negeri. Pemantauan dan evaluasi satuan pendidikan bertaraf internasional. ― e.― PEMERINTAH PEMERINTAHAN DAERAH PROVINSI menengah. ― 7. 6. 7. 8. Pemantauan dan evaluasi satuan pendidikan sekolah dasar bertaraf internasional.― e. Pengelolaan dan/atau penyelenggaraan pendidikan tinggi. 8. 8.― 6. Pemberian dukungan sumber daya terhadap penyelenggaraan perguruan tinggi.― PEMERINTAHAN DAERAH KABUPATEN/KOTA d. e.

1. dan pembinaan satuan pendidikan Asing di Indonesia. 1. Pembiayaan 1.― . Peremajaan data dalam sistem informasi manajemen pendidikan nasional untuk tingkat nasional. ― b. ― 10.― b. Peremajaan data dalam sistem infomasi manajemen pendidikan nasional untuk tingkat provinsi. pencabutan izin penyelenggaraan.a. ― PEMERINTAHAN DAERAH KABUPATEN/KOTA 10. pendidikan menengah. 2. PEMERINTAHAN DAERAH PROVINSI ― 9.a. Peremajaan data dalam sistem infomasi manajemen pendidikan nasional untuk tingkat kabupaten/kota. PEMERINTAH Pemberian izin pendirian.a. 10.Penetapan pedoman pembiayaan pendidikan anak usia dini. a. Pengembangan sistem informasi manajemen pendidikan secara nasional.a. b. pendidikan tinggi. a. pendidikan dasar.-6SUB BIDANG SUB-SUB BIDANG 9. pendidikan nonformal. 9.

3. b.Penyediaan bantuan biaya penyelenggaraan pendidikan bertaraf internasional sesuai kewenangannya.Penyediaan bantuan biaya penyelenggaraan pendidikan tinggi sesuai kewenangannya. b. Pembiayaan penjaminan mutu satuan pendidikan sesuai kewenangannya. . 1. c. Sosialisasi kerangka dasar dan struktur kurikulum pendidikan anak usia dini. c. Sosialisasi kerangka dasar dan struktur kurikulum pendidikan anak usia dini.a. dan pendidikan menengah.Penyediaan bantuan biaya penyelenggaraan pendidikan anak usia dini. pendidikan dasar. pendidikan dasar. Sosialisasi kerangka dasar dan struktur kurikulum pendidikan anak usia dini. Penetapan kerangka dasar dan struktur kurikulum pendidikan anak usia dini. Pembiayaan penjaminan mutu satuan pendidikan sesuai kewenangannya. pendidikan dasar dan pendidikan menengah. Koordinasi dan supervisi pengembangan kurikulum tingkat satuan pendidikan pada pendidikan menengah. Koordinasi dan supervisi pengembangan kurikulum tingkat satuan pendidikan pada pendidikan dasar. Kurikulum 1. c. 1. pendidikan dasar. dan b. pendidikan dasar.a. dan pendidikan menengah. b.-7SUB BIDANG SUB-SUB BIDANG PEMERINTAH PEMERINTAHAN DAERAH PROVINSI b. PEMERINTAHAN DAERAH KABUPATEN/KOTA b. pendidikan menengah dan pendidikan nonformal sesuai kewenangannya. Pembiayaan penjaminan mutu satuan pendidikan sesuai kewenangannya.a.

pendidikan dasar. pendidikan menengah. c. b. 2. b. Sosialisasi dan implementasi standar isi dan standar kompetensi lulusan pendidikan dasar. Pengawasan pelaksanaan kurikulum tingkat satuan b. dan sosialisasinya.― 2. 3. Sosialisasi dan implementasi standar isi dan standar kompetensi lulusan pendidikan menengah. Pengawasan pelaksanaan kurikulum tingkat satuan pendidikan pada pendidikan 3.a.Sosialisasi dan fasilitasi implementasi kurikulum tingkat satuan pendidikan pada pendidikan anak usia dini dan pendidikan dasar.-8SUB BIDANG SUB-SUB BIDANG PEMERINTAH pendidikan menengah. PEMERINTAHAN DAERAH PROVINSI PEMERINTAHAN DAERAH KABUPATEN/KOTA Penetapan standar isi dan standar kompetensi lulusan pendidikan dasar dan menengah. dan pendidikan nonformal. 2.― c.Pengembangan model kurikulum tingkat satuan pendidikan pada pendidikan anak usia dini.a.a. Pengawasan pelaksanaan .Sosialisasi dan fasilitasi implementasi kurikulum tingkat satuan pendidikan. 3. c.Sosialisasi dan fasilitasi implementasi kurikulum tingkat satuan pendidikan pada pendidikan menengah.

a. b.a.― b.a.Pengawasan penggunaan buku pelajaran pendidikan anak usia dini.a. pendidikan menengah. Pengawasan penggunaan buku pelajaran pendidikan menengah. 2. .Monitoring dan evaluasi pelaksanaan dan pemenuhan standar nasional sarana dan prasarana pendidikan. 4.a. 1. pendidikan dasar. dan pendidikan menengah. Pengawasan terhadap pemenuhan standar nasional sarana dan prasarana pendidikan anak usia dini.a.― 2. pendidikan dasar. pendidikan dasar. dan pendidikan nonformal.Penetapan standar dan pengesahan kelayakan buku pelajaran.Pengawasan terhadap pemenuhan standar nasional sarana dan prasarana pendidikan menengah. 2.― b. PEMERINTAHAN DAERAH PROVINSI pendidikan pada pendidikan menengah.-9SUB BIDANG SUB-SUB BIDANG PEMERINTAH kurikulum tingkat satuan pendidikan pada pendidikan anak usia dini. Pengawasan pendayagunaan bantuan sarana dan prasarana pendidikan. PEMERINTAHAN DAERAH KABUPATEN/KOTA dasar. 1. b. b. Sarana dan Prasarana 1.Pengawasan pendayagunaan bantuan sarana dan prasarana pendidikan. bantuan sarana dan prasarana pendidikan. Pengawasan pendayagunaan b.

b. 1. Perencanaan kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan untuk pendidikan bertaraf internasional sesuai kewenangannya. Pemindahan pendidik dan tenaga kependidikan PNS antar .. Pengangkatan dan penempatan pendidik dan tenaga kependidikan PNS untuk pendidikan anak usia dini. pendidikan menengah. b. Pemindahan pendidik dan tenaga kependidikan PNS di kabupaten/ kota. ― 2.a. Perencanaan kebutuhan dan pengadaan pendidik dan tenaga kependidikan secara nasional. 5.a. dan pendidikan nonformal sesuai kewenangannya 2. Pengangkatan dan penempatan pendidik dan tenaga kependidikan PNS untuk satuan pendidikan bertaraf internasional.a. pendidikan dasar. pendidikan dasar. Pendidik dan Tenaga Kependidikan 1. 1. Pemindahan pendidik dan tenaga kependidikan PNS antar 2.10 SUB BIDANG SUB-SUB BIDANG PEMERINTAH PEMERINTAHAN DAERAH PROVINSI PEMERINTAHAN DAERAH KABUPATEN/KOTA pendidikan menengah. dan pendidikan nonformal. b. pendidikan menengah dan pendidikan nonformal sesuai kewenangannya. Perencanaan kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini.

pendidikan menengah dan pendidikan nonformal. 3. penghargaan. dan perlindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan pendidikan anak usia dini. b. dan perlindungan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan bertaraf internasional. Pemberhentian pendidik dan . dan perlindungan pendidik dan tenaga kependidikan. pendidikan dasar.a. Peningkatan kesejahteraan. penghargaan. Perencanaan kebutuhan. PEMERINTAHAN DAERAH KABUPATEN/KOTA 3. PEMERINTAHAN DAERAH PROVINSI kabupaten/kota.. 4. dan penempatan pendidik dan tenaga kependidikan bagi unit organisasi di lingkungan departemen yang bertanggungjawab di bidang kependidikan. Pembinaa n dan pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan bertaraf internasional. pendidikan menengah dan pendidikan nonformal. 4. Pembinaan dan pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. Peningkatan kesejahteraan.a. 4. Peningkatan kesejahteraan. penghargaan. pengangkatan. 3.a.11 SUB BIDANG SUB-SUB BIDANG PEMERINTAH provinsi. pendidikan dasar.Pemberhentian pendidik b.

pendidikan menengah. dan pendidikan nonformal selain karena alasan pelanggaran peraturan perundang-undangan. 6. bahan ujian. 6. pendidikan menengah dan pendidikan nonformal. 5. pendidikan dasar.12 SUB BIDANG SUB-SUB BIDANG PEMERINTAH b. ─ 1. 6. .. ― PEMERINTAHAN DAERAH PROVINSI dan tenaga kependidikan PNS pada pendidikan bertaraf internasional selain karena alasan pelanggaran peraturan perundangundangan Penga 5. Penilaian Hasil Belajar 1. PEMERINTAHAN DAERAH KABUPATEN/KOTA tenaga kependidikan PNS pada pendidikan anak usia dini. 2. ― ― 6. pendidikan menengah. pengendalian pemeriksaan. Pemberhentian pendidik dan tenaga kependidikan PNS karena pelanggaran peraturan perundangundangan. Pengendalian Mutu Pendidikan 1. pendidikan menengah. 5. Pelaksanaan ujian nasional pendidikan dasar. Sertifikasi pendidik. dan pendidikan nonformal. Penetapan pedoman. dan pendidikan nonformal. ― 1. lokasian tenaga potensial pendidik dan tenaga kependidikan di daerah. 2. dan penetapan kriteria kelulusan ujian nasional. Membantu pelaksanaan ujian nasional pendidikan dasar. Membantu pelaksanaan ujian nasional pendidikan dasar. ─ 2.

a. jalur. fasilitasi. pendidikan dasar. 5. 1.― b. 5. Pelaksanaan evaluasi pengelola.. jenjang. satuan. Penyediaan blanko ijazah dan/atau sertifikat ujian nasional. monitoring.Penetapan pedoman evaluasi terhadap pengelola. pendidikan menengah dan pendidikan . jalur. b. PEMERINTAHAN DAERAH PROVINSI Koordinasi. dan jenis pendidikan pada pendidikan anak usia dini. Pelaksanaan evaluasi nasional terhadap pengelola.a. Pelaksanaan evaluasi pengelola. jalur. pendidikan b. 2. dan evaluasi pelaksanaan ujian nasional. dan evaluasi pelaksanaan ujian sekolah skala kabupaten/kota. jenjang. 4. dan evaluasi pelaksanaan ujian sekolah skala provinsi.a. pendidikan dasar. monitoring. jalur. Koordinasi. 5. 4. fasilitasi. jenjang dan jenis pendidikan. PEMERINTAHAN DAERAH KABUPATEN/KOTA Koordinasi. monitoring. 4. Penyediaan biaya penyelenggaraan ujian nasional. fasilitasi. ― Penyediaan biaya penyelenggaraan ujian sekolah skala kabupaten/kota. ― Penyediaan biaya penyelenggaraan ujian sekolah skala provinsi. 3. dan jenis pendidikan pada pendidikan anak usia dini.― 1. satuan.13 SUB BIDANG SUB-SUB BIDANG PEMERINTAH 3. satuan. Evaluasi 1. jenjang dan jenis pendidikan. satuan. 3.

a. Pelaksanaan evaluasi pencapaian standar nasional pendidikan pada pendidikan anak usia dini. b. b.― b.― PEMERINTAHAN DAERAH KABUPATEN/KOTA nonformal skala kabupaten/kota. Pelaksanaan evaluasi pencapaian standar nasional pendidikan.14 SUB BIDANG SUB-SUB BIDANG PEMERINTAH PEMERINTAHAN DAERAH PROVINSI menengah.Pelaksanaan akreditasi pendidikan jalur 1.Membantu pemerintah dalam pelaksanaan b. dan pendidikan nonformal skala provinsi. 1.Membantu pemerintah dalam akreditasi pendidikan .a. pendidikan menengah. Akreditasi 1.a.― 2. Pelaksanaan evaluasi pencapaian standar nasional pendidikan pada pendidikan anak usia dini.― 3.Penetapan pedoman evaluasi pencapaian standar nasional pendidikan. pendidikan dasar.a.Penetapan pedoman akreditasi pendidikan jalur pendidikan formal dan non formal. pendidikan menengah dan pendidikan nonformal skala kabupaten/kota. dan pendidikan nonformal skala provinsi. b. 2.a. 2. pendidikan dasar.a.. b.

b. pendidikan menengah dan pendidikan nonformal dalam penjaminan mutu untuk memenuhi standar nasional pendidikan.Supervisi dan fasilitasi satuan pendidikan bertaraf internasional dalam penjaminan mutu untuk memenuhi standar internasional.15 SUB BIDANG SUB-SUB BIDANG PEMERINTAH pendidikan formal dan nonformal. b. c. Supervisi dan fasilitasi satuan pendidikan bertaraf internasional dalam penjaminan mutu untuk memenuhi standar internasional. b..Supervisi dan fasilitasi satuan pendidikan bertaraf internasional dalam penjaminan mutu untuk memenuhi standar internasional. PEMERINTAHAN DAERAH PROVINSI akreditasi pendidikan dasar dan menengah. pendidikan dasar. ─ 2. c. ─ 1. Penjaminan Mutu 1. c. 2. ─ 1. Supervisi dan fasilitasi satuan pendidikan anak usia dini. ─ 2.a. PEMERINTAHAN DAERAH KABUPATEN/KOTA nonformal. Supervisi dan fasilitasi satuan pendidikan dalam pelaksanaan penjaminan mutu untuk memenuhi standar nasional pendidikan.a. Penetapan pedoman penjaminan mutu satuan pendidikan. 4.a. Supervisi dan Fasilitasi satuan pendidikan berbasis keunggulan lokal dalam penjaminan mutu. ─ .

Evaluasi pelaksanaan dan dampak penjaminan mutu satuan pendidikan skala kabupaten/kota.Evaluasi pelaksanaan dan dampak penjaminan mutu satuan pendidikan skala nasional.16 SUB BIDANG SUB-SUB BIDANG PEMERINTAH d. PEMERINTAHAN DAERAH PROVINSI d. PEMERINTAHAN DAERAH KABUPATEN/KOTA d..Evaluasi pelaksanaan dan dampak penjaminan mutu satuan pendidikan skala provinsi. .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->