Si “Alhamdulillah”

Pada zaman dahulu di Desa lembah neundeut ada seorang pemuda yang memelihara seekor kuda sejak dari kecil yang sangat penurut, nama kuda itu adalah “Alhamdulillah”, kuda itu sangat penurut, apabila di panggil langsung datang. Jika di suruh berjalan kita hanya berkata “Alhamdulillah” langsung tancap kuda itu akan berjalan, sedangkan jika mau berhenti kita ucap “Astagfirullah” si kuda akan langsung berhenti. Mungkin karena di rawat sejak kecil dan latihan yang rutin membuat si kuda menjadi penurut. Oman adalah pemilik kuda pintar tersebut, dia sangat sayang dengan kudanya. Di suatu sore hari Oman sedang mengajak bermain kudanya itu keliling taman dekat rumahnya. Ketika sedang di taman Oman bertemu dengan seorang temannya bernama Asep "Assalamualaikum.... gimana kabarnya, kudanya bagus bangeeet.."? "Baik... ia ni kuda penurut, tinggal ucap hamdalah dia akan berjalan, dan kalau mau berhenti tingal ucap “istigfar" " aku boleh nyoba gak"? " oh.. monggo..."

Sang teman mulai mengucapkan hamdalah untuk menjalankannya. "alhamdulilah berangkatlah kuda" dia merasa bosan karna kudanya jalannya terlalu pelan, dia memukul kuda supaya berjalan lebih cepat ,tapi belum berhasil juga, akhirnya dia memukul dan mengucapkan alhamdulillah dengan keras. "PLAK..... ALHAMDULIILLAH......" Kuda itu berjalan dengan cepat ,sehingga orang itu tidak bisa mengendalikanya, di depan matanya terlihat jurang yang sangat dalam , karena sangat gugup dia lupa kata-kata untuk menghentikan kudanya, semua katakata keluar dari mulutnya. "ALLAH” kuda belum berhenti. "ROSULALLAH." kuda itu masih belum bisa berhenti. " INALILAH." kuda itu masih tak mau behenti.

Dia sudah putus asa , dia mengucapkan istigfar untuk yang terakhir kalinya. " ASTAGFIRULOH." Tiba-tiba kuda itu berhenti pas di depan jurang itu, dia sangat senang, dan

dekat jurang dalam..) UNSUR EKSTRINSIK Nilai moral: Dalam cerpen tersebut terdapat kandungan nilai moral yaitu seseorang haruslah bersikap menyayangi terhadap sesama makhluk hidup. karena ucapanya itu. sehingga akan membuat suatu ikatan. wataknya penyayang : Asep. Tokoh utama (Alhamdulillah) : berwatak penurut dan pintar B. Suasana: Diawal cerita suasana yang timbul biasa saja. Namun hal ini bertolak belakang dengan kehidupan kita yang tidak menyayangi seekor binatang. Taman dekat rumah.) 6. 5. dan perjalanan. Sudut Pandang: “Dia” terbatas (mereka tidak diberi kesempatan untuk menunjukkan sosok dirinya seperti halnya tokoh pertama.. UNSUR INTRINSIK 1. Tempat: Desa lembah neundet. Sore hari c. Penokohan: A. Alur Cerita Alur maju.dan . "Alhamdulillah ya Allah kau masih menolongku". Waktu: Zaman dahulu... bahkan kita memburu dan menagkapnnya demi kebutuhan ekonomi ( pemburuan Orang utan) MARTINI Oleh: Kurniawan Lastanto . yaitu seorang yang menyayangi seeokor binatang dan melatih hingga menjadi seekor binatang yang penurut. karena jalan cerita di jelaskan secara runtut 3. kuda tiba-tiba berjalan dan. b. Tema Kuda penurut 2. wataknya mempunyai Rasa ingin tahu yang tinggi 4. tetapi di akhir cerita menegangkan karena terdapat konflik. Gaya Bahasa : Aptronim (adalah pemberian nama yang cocok dengan sifat atau pekerjaan... Tokoh Pembantu : Oman. walaupun dengan seekor kuda Nilai Sosial-budaya: yaitu sesuai dengan kehidupan kita sehari hari.mengucapkan puji syukur kepada Allah. Latar: a.

menyambut kedatangan anaknya. diikuti oleh andra . kecuali kandang sapi didekat rumahnyayang kini telah kosong. Ia ketuk perlahan – lahan pintu rumahnya. Didalam benak Martini berbaur rasa senang. Namun tetap saja ia tidak dapat memejamkan matanya. Sempat terbersit rasa iri dan kecewa ketika ia menyaksikan beberapa rekanannya yang dijemput dan disambut kedatangannya oleh orang tua. Setelah menikmati segelas the hangat. anak atau suami mereka. sudah lupa ya. Wah – wah anakku sudah dating dari perantauan. andra bangunkan mbah dulu. Apakah bapakmu tidak menceritakan ihwal kedatanganku?” ucap martini balik bertanya. sebaiknya kamu ngaso dulu. mas…! Andra…! Mbok…!” Beberapa saat kemudian barulah pintu yang terbuat dari kayu glugu tersebut terbuka. Atau disiksa. martini telah sampai didepan rumahnya. yang dibangun oleh suaminya dengan uang yang ia kirimkan dari arab Saudi. digilas dibawah setrikaan bersuhu lebih dari 110 derajat celcius. Sebentar ya. Dan pikiran ini malah membuatnya merasa bersalah. Namun dengan segera ia membuang jauh – jauh pikiran tersebut. anakku simbok di sini baik – baik saja.” pikirnya huznuzon. Sama keadaanya dengan tiga tahun lalutatkala ia meninggalkan rumah tersebut. andra dan ibunyayang telah renta. Kalau begitu syukurlah. putranya. yang ia huni bersama mas koko. mas Koko dan putranya Andra Mardianto. Namun tidak ada seorangpun yang muncul membukakan pintu “kulo nuwun. kamu sendiri bagaimana. bahkan dalam tiga tahun ia bekerja. Sangatlah beruntung bagi Martini mempunyai majikan yang sangat baik. Kini ia kembali menginjakkan kakinya di lndonesa. Martini masuk kedalam rumah dan duduk diatas amben yang terletak disudut ruangan depan. atau tiba – tiba menjadi bahan pemberitaan di media massa tanah air karena sisa hidupnya yang sudah ditentukan oleh vonis hakim untuk bersiap menghadapi tiang gantungan atau tajamnya logam pancung yang kemudian membuat kedubes RI. dimana dia. “Martini ya. Deplu dan Depnaker kelimpungan dan tampak lebih sibuk. “Ayah? Kedatanagn ibu? Oh mari masuk. ia tampak berpikir – piker sejenak. seraya memperhatikan keadaan didalam rumah yang ia huni sejak kecil tersebut. Mendengar pertanyaan itu. . tini?” “saya baik – baik saja mbok.” Madosi sinten mbak?” Tanya seorang bocah berusia 6 tahun yang tak lain adalah andra yang muncul dari balik pintu. membawakan segelas the hangat. Hal ini membuatnya selalu teringat putranya sendiri dan menambah semangat dalam bekerja.” ujar Andra sa mbil berlari menuju kearah kamar neneknya. Dengan cermat Martini memperhatikan sekeliling.” pikirnya mencoba huznuzon. rindu dan haru. ia telah dua kali melaksanakan umroh dengan biaya sang majikan. akan tetapi ia tidak melihat seorang saudara atau kerabatpun yang ia kenal. Kau pasti capek setelah melakukan perjalanan jauh. “oh.” saran ibu martini. Martini menurut saj a apa yang dikatakan ibunya. “bagaimana keadaan simbok disini?”.wanita itu bernama Martini. nanti akan simbok ceritakan. ia berharap diterminal pulogadung ia bisa langsung menemukan bus tersebut dan membawanya ke wonosari dengan nyaman. Namun bingung dan pertanyaan muncul dalam benaknya. “mana rumah baru yang mas koko bangun seperti yang ada difoto yang mas koko kirimkan tiga bulan yang lalu. Ia bekerja sebagai seorang pembantu rumah tangga di El Riyadh dengan tugas khusus mengasuh putra sang majikan yang sebaya dengan Andra. “Andra aku ini ibumu. ngomong – ngomong mas koko dimana mbok?” Tanya martini. Yang ia lihat hanyalah rumah tua tanpa berubahan sedikitpun.” terdengar suara tua khas ibu martini sedang setengah berlari keluar dari kamarnya. Ia tidak ingin suuzon dengan suaminya. “mungkin hal ini disebabkan karena kedatangank u yang memang terlambat tiga hari dari jadwal kepulangan yang direncanakan sebelumnya. Tidak jarang seorang TKW pulang ketanah airnya dalam keadaan hamil tanpa jelas siapa ayah sang janin yang dikandungnya. “ oh mengenai suamimu. Keadaan dalam rumahpun tidak tampak ada perubahan yang berarti. ia mengangkat kaki dan tiduran di atas amben. Tanya martini. tiba – tiba air muka ibu martini berubah. Martini adalah seorang tenaga kerja wanita yang berhasil diantara banyak kisah mengenai tenaga kerja wanita yang nasibnya kurang beruntung. Jangan lupa the hangatnya diminum dulu. karena ia tidak memberitahukan kedatangannya melalui telepon sebelumnya. Ia membayangkan putranya kini telah duduk dibangku sekolah dasar mengenakan seragam putih – merah dan menempati rumahnya yang baru. Apakah ia membeli tanah ditempat lain dan membangunnya disana. Pikirannya tetap melayang memikirkan suaminya . karena badannya sekarang sudah terlalu letihuntuk perjalanan panjangyang ditempuh dari arab Saudi. rumah yang merupakan warisan ayahnya. Negara dimana selama ini ia bekerja. Majikannya adalah seorang karyawan disalah satu perusahaan minyak disana. yang ketika ia tinggalkan masih berusia tiga tahun. Beberapa jam lagi ia akan berjumpa kembali dengan suaminya. setelah tiga tahun ia meninggalkan kampung halamannya yang berjarak tiga kilometer dari arah selatan Wonosari Gunung Kidul. Tanpa ia sadari. Oleh karena ia tidak tahu dimana pool bus maju lancar terdekat dari bandara soekarno-hatta. Akhirnya ia memutuskan untuk menuju terminal pulogadung dengan taksi bandara.

Bukan begitu mas koko?” ujar wanita yang ada disebelah koko sambil mengalungkan tangan kanannya dileher koko dengan lembutnya.” . ya Koko bajingan itu. Namum apa daya. sedangkan kamu adalah anakku satu – satunya. tampak tak peduli dengan suara – suara miring para tetangga. Segera saja mereka mengejar dan mencoba menenangkan Martini. Apakah ia telah gila? Apakah yang telah terjadi terhadap dirinya di Arab saudi? Apakah ia Dianiaya sebagaimana sering terdengar berita di media massa mengenai TKW yang disiksa?. tini sudah kangen dan ingin berbicara dengannya. Dan untuk lapor ke KUA.” teriak Martini sambil berjalan membabi buta. Ibu martini tampak kembali berfikir sejenak. ingatlah kepada Gusti Allah. dan uang yang simbok pegangpun pas – pasan. Kenapa kamu kesini? Ini rumahku bersama mas koko. namun sejak itu pula kesengsem sama seorang wanita.”Kenapa simbok tidak mau membertihu. Tentu saja simbok marah besar kepadanya. Wanita itu adalah tetangga barunya.. mengapa kau tega menipuku.” teriak Martini seraya meninggalkan ibunya yang sangat bersedih. penurut. “Buat apa aku bekerja jauh-jauh mencari uang di Arab Saudi demi kamu dan. “ minumlah air putih ini agar kamu lebih tenang.apakah dia merantau ke Jakarta untuk turut mencari nafkah diperantauan. Hal ini pasti karena Martini telah mengetahui perbuatan suaminya. keluar dari rumahnya. Namun sampai saat ini simbok belum mendapatkan jawabannya. dimana letak rumah barunya. Tini ya. sedang ayahmu sudah tiada. bajingan sialan. yang berusaha mengejarnya namun kemudian jatuh tersungkur di halam depan rumahnya karena tidak mampu lagi mengeiarnya.” “Diam Tini. Itu lebih baik. andra masih kelas 1 SD”. kalau kamu memang sudah tidak sabar. Dua bulan lalu mereka menikah dan meninggalkan andra bersama simbok. Tini akan cari sendiri rumah itu.Andra tetapi mengapa kau tega memanfaatkanku. nanti simbok ceritakan di mana suamimu berada. namun ibunya tetap diam.” ujar martini membuka kembali percakapan. Koko adalah suamiku..Nak. Namun dengan kuat Martini mencoba melepaskan tangannya dari dekapan tetangganva itu. dan beliaupun sudah berjanji untuk membantu simbok. Tini. Mereka kebingungan menyaksikan ulah Tini yang sudah tidak mereka lihat selama tiga tahun. Bagaimana bisa. “ tiga bulan lalu rumah yang dibuat suamimu atas biaya dari kamu sudah jadi. suami yang begitu ia cintai dan ia percaya. martini langsung menangis. kamu tahukan simbok buta huruf.” terdengar Martini terisak. di mana rumah baru itu berada?” wajah ibunya terlihat ketakutan. Koko tampaknya tidak menghiraukan kedatangannya. dari pada mau merusak kebahagiaan kami. paringono sabar….” Suara Martini semakin tinggi. Ia mencoba bangkit lalu menemui ibunya yang sedang memasak dipawon. kini kasar dan beringasan.” Sementara itu martini bersiap untuk mendengarkan dengan seksama penuturan ibunya. tidak tahu diri. sedangkan anakmu. menggunakan uangku untuk membuat rumah dan tinggal di sana bersama istri barumu. Mendengar penuturan ibunya. Apakah Simbok merestuinya?_Apakah simbok mendukungnya? Apakah Simbok membela bajingan itu dari pada saya anakmu sendiri? Apakah…. Kamu tidak mempunyai saudara yang bisa simbok mintai tolong untuk mengirimkan surat kepadamu. kontan para tetangga di sekitar situ segera berhamburan ke luar rumah. Apalagi ia sekarang tinggal bersama istri barunya.. dimana mas koko. ia tidak tahu apa yang akan dilakukan anaknya dalam keadaan kalut di sana apabila ia tahu letak rumah tersebut.” pikirnya kembali berusaha untuk tetap huznuzon. Letaknya didusun sebelah sana. “mengapa simbok tidak melaporkannya ke pak kadus dan pak kades. dapat berbuat begitu kejam terhadapnya. Dasar bajingan. Mau minta tolong kepada siapa lagi. di rumah hasil jerih payahnya selama tiga tahun merantau di Arab Saudi. “Hei . Bukannya kamu sudah mati. Kurang apa aku?” Mendengar teriakan Martini. yang kemudian terduduk menangis mendengar ucapan pedas anaknya tersebut. berusaha untuk tetap ingat kepada Yang Maha Kuasa. Mau mengirim surat kepadamu simbok tidak bisa. “ya sudah kalau Simbok tidak mau memberitahu. teganya kamu menuduh ibumu seperti itu. “Duh Gusti…. simbok tidak berfikir sampai kesitu. “Mbok. Martini yang dulunya lembut. mana Koko. Kamu mau menjadi anak durhaka? Ingatlah kamu kepada Tuhan.” tambah ibunya dengan suara yang terdengar bergetar. di mana Mbok. ia sedih marah dan kalut. “Mbok. Dan saat itu pula ia melihat suaminya. Sedangkan suamimu sendiri dan istri barunya . “hai . siapa kamu. Pikrannya kacau balau. menyusuri jalan dengan muka merah Padam. kalau belum mendingan kamu mati saja sekarang. Bahkan istri barunya itu terlihat dengan mesranya berdiri disamping koko yang meletakkan keduavtangannya dipinggang koko… ” hei. wanita murahan. meninggalkanku hanya untuk menikahi wanita keparat ini. dasar kau. lalu berdiri dan mengambil segelas air putih dingin dari kendi. Dan kau koko. .N ak” Kalimat itu muncul dari mulut ibunya. atau apakah mas koko malah meninggalkan dirinya dan menikah dengan wanita lain?” “ah tidak mungkin. simbok hanyalah wanita yang sudah renta. maafkan simbok. Hal ini jelas membuat tini makin marah. Namun kemudian mereka segera menyadari. tiba – tiba muncul kembali di dusun itu dengan tingkah laku yang berubah 180 derajat. “maaf Mbok.

belum sampai bamboo itu mengenai sasaran. “ Ya Mbak sepertinya dari tadi Mbak gelisah tidurnya” ujar pemuda itu ”Apakah benar ini wonosari?” Tanya Martini memastikan seraya mengarahkan pandangannya keluar jendela.” batin Martini bahagia.Dekapan tetangga yang memegang Martini akhirnya lepas. Ha…apa…?.Allah terima kasih.penggambaran fisik tokoh serta tanggapan tokoh lain terhadap tokoh utama  Tokoh pembantu:  Mbok : sabar  Andra : patuh terhadap orang tua  Mas koko : tidak bertanggung jawab terhadap keluarga  Sudut pandang : orang ketiga  Mood/suasana hati : kecurigaan. melainkan sangat pahit. bertanggung jawab terhadap keluarga.lembut . .” Tanya Martini.” terdengar sayup -sayup suara pemuda yang duduk di dekat Martini.kesabaran.kebahagiaan  Amanat :  Seharusnya suami bertanggungjawab untuk mencari nafkah bagi anak dan istrinya  Jangan dulu bersikap su’udzon kepada seseorang bila belum ada buktinya  Keuletan dan kesabaran dalam bekerja akan membuahkan hasil yang baik  Selalu berniat baik untuk mendapatkan ridho Allah swt SINOPSIS:  Martini adalah seorang TKW yang baru saja pulang dari Arab Saudi setelah 3 tahun lamanya ia meninggalkan kampung halamannya.kecemburuan. Namun malang. Kejutan itu bukan kejutan manis.  Perwatakan: Tokoh utama(martini) : wataknya yang sabar. Ia terpeleset dari dua anak tangga dan jatuh terjerembab tak sadarkan diri. Dengan cepat Martini meraih sebuah bamboo yang tergeletak di bawah pohon nangka dan berlari menuju kearah koko dan istri barunya. namun ketika sampai di rumah ia mendapatkan suatu kejutan yang besar. tetapi pada pertengahan cerita suasana yang timbul menegangkan karena adanya konflik yang timbul ketika tokoh utma bermimpi  Plot/alur : alur cerita itu adalah alur maju(episode) karena jalan cerita dijelaskan secara runtut. UNSUR INTRINSIK  Tema  Latar : percayalah pada niat baikmu : Tempat : dalam bis(dalam perjalanan) dan di kampung Waktu : tiga tahun setelah kepergian martini ke Arab Saudi Suasana : diawal cerita suasana yang timbul basa saja.pekerja keras. Mau turun di mana Mbak. “Astaghiirullaahaladzlm. Pada awal cerita diawali dengan pengenalan tokoh. “Alhamdulillah ya. . Secepat kilat ia mengayunkan bambu itu ke arah mereka berdua. kemudian si tokoh bermimpi.. pada mimpinya timbul suatu pertentangan yang berlanjut ke konflik (klimaks) dilanjutkan dengan antiklimaks dan pada akhir cerita terdapat penyelesaian. Wonosari. ia kehilangan keseimbangan. Ketika sampai di rumah.penyesalan. hal ini di tunjukan dari penjelasan tokoh. Dengan tidak hati-hati ia menaiki anak tangga yang menuju kedalam rumah baru itu. ia menanyakan suaminya berada dimana. Akhirnya ia bisa pulang untuk bertatap muka dengan keluarganya. Ya ini adalah daerah yang telah tiga tahun ia tinggalkan. ”Mbak – Mbak bangun Mbak. Ini sudah sampai di wonosari.

 Setelah sampai di depan rumah suaminya.romantis.  Tiba-tiba seorang pemuda membangungkannya dan berkata bahwa ini sudah sampai di Wonosari daerah yang sudah 3 tahun ia tinggalkan.pemalu. Martini mencaci maki mereka berdua.bahagia.Namun ibu martini tidak menjawab.setia Eliz :baik. ibu martini mengungkapkan bahwa semenjak suaminya membeli rumah baru dari hasil kiriman uang Martini dari Saudi Arabia.harus tau batasanya dan jika berpacaran harus secara sehat.setia Alfi :baik. Namun para tetangga sadar bahwa Martini sudah mengetahui suaminya menikah lagi. Martini menaiki tangga rumah dengan mengambil sebuah balok yang dimaksudkan untuk memukul mereka berdua. dan dua bulan kemudian mereka menikah. taman _Waktu : pagi hari dan malam hari _Suasana : tegang. ALUR : Alur Maju SUDUT PANDANG : Sudut pandang orang pertama sebagai pelaku utama PENYELESAIAN : Bahagia (happy ending) AMANAT : Masa remaja. Ia pun mendatangi rumah baru Koko dengan berbagai cacian yang ia lontarkan disepanjang jalan.  Kemarahan Martini semakin meradang karena ternyata uang yang selama ini ia kirim untuk keluarganya malah dipakai oleh suami dan istri barunya. Koko (suaminya) kesemsem dengan tetangga barunya. Akhirnya setelah Martini mendesak. UNSUR INTRINSIKNYA : TEMA : Kisah percintaan LATAR : _Tempat : kolam renang SJT. Ibu martini tidak bisa berbuat apa-apa karena ia sadar bahwa dirinya sudah tua dan tidak ada sanak saudara yang bisa dimintai tolong.romantis TOKOH : Fiona (aku) :baik. ternyata kejadian yang menimpa dirinya itu adalah sebuah mimpi. Martini tersenyum bahagia. Spontan para tetangga heran dan berhamburan keluar menyaksikan kemarah Martini yang meradang. Mereka meninggalkan ibu martini dan anak-anaknya. UNSUR EKTRINSIK NILAI : .memang masa-masa yang indah dan jika kita merasakan cinta terhadap lawan jenis. namun apa daya kaki martini tidak seimbang sehingga ia malah terjatuh.

udah gak sakit kok.Tak ku sangka.”diem atuh.mau cepat sembuh gak lukanya?”Akupun hanya menganggukan kepala untuk menjawab.Namaku Fionada sieny sabastian.itu tempat yang akan aku lalui agenda hari ini.Sampai sekarang Fion dan Alfi masih bersama.Oo. Yah inilah awal perkenalanku dengan alfi.”.”maaf neng gak sengaja.”gimana.”.. Tak terasa aku dan eliz dah nyampek di SJT Swimming Pool.. KERANGKA CERITA : 1.cakep lagi kataku dalam hati. 3.jika berhubungan dengan lawan jenis harus bisa jaga jarak atau berpacaran secara sehat. 2. Tak terasa jam sudah menunjukkan pukul 07.iya eliz anindia putri itulah temen yang aku maksud..itulah hobiku sejak kecil.menandakan hari yang cerah akan dimulai.sakit tauk”.gara-gara aku baca ramalan bintang yang mengungkapkan bahwa hari ini aku akan menemukan cinta sejati yaaaa.itu udah panggilan sejak kecil.”makasih teman”. Bruuuuhg diriku tersungkur ke tanah.!Mungkin ini hanya perasaanku yang terlalu percaya dan berharap mendapatkan cinta sejati.<!--[if !supportLists]--> <!--[endif]-->BUDAYA <!--[endif]-->MORAL : sebagai perempuan kita dilarang pulang terlalu malam <!--[if !supportLists]--> : kita sebagai generasi bangsa..yang akrab di panggil fion..”eem.Punya mata di pakai buat lihat dong”sambil melotot aku marah -marah pada cowok yang sengaja atau tidak mendorongku dari belakang.Fion berkenalan dengan seorang cowok bernama Alfi 5.”oooh iya makasih.”buat apa megangin tanganku.Alfi menyatakan cinta kepada Fion dan Fion menerima cinta Alfi 7.seperti minggu-minggu biasanya.Apa.. CINTA SEJATI FIONA Matahari telah bangun.”ya deh aku beliin.Fion merasa aneh terhadap hati kecilnya.Mulai saat itulah aku dan dia saling mengenal satu sama lain..nitip baksonya 1 mangkuk. “hay el.aku fion”.Hari ini adalah hari minggu... .Aku biasa memanggilnya eliz.Saat membeli makanan Fion di tabrak seorang cowok 4.hingga jalan bareng.fion aku minta tolong ya.mulai dari tukeran no hp.aku selalu ada waktu untuk berenang.mana tanganya?”.ternyata cowok ini baek juga.” celoteh ely menyuruhku tanpa sungkan dan masih terus melanjutkan berenang nya.dah siap berangkat?”tanyaku saat menepuk bahunya.Alfi mengajak Fion untuk jalan di malam hari 6.”lets’go sobat. Tak lama kemudian aku selesai berenang dan bergegas mencari makan.”aduuuhg gimana sich ni orang. Akupun terus berjalan menuju tempat untuk membeli makanan.kenalin aku Alfi”sejenak aku terpaku menatap alfi.Hari minggu pagi Fion dan Eliz pergi ke kolam renang SJT.si cowok tampan yang baek hati.Itu berarti saatnya aku dan temen dekatku pergi berenang.udah gak kesleo lagikan tanganmu?.Ya. Tapi kenapa hari ini ada yang aneh tentang hati kecilku.30.oyaa.

aduh aku grogi banget niich mau jalan sama alfi...waah rasanya bentar lagi ada yang jadian nich.aku juga udah mulai ada rasa”.”yaaa.malez nich”. Kring kring kring.mata kami saling bertatapan. Balutan angin malam .Apakah ini bertanda kalau dia emang pangeran yang akan memberiku cinta sejati???Heeehe Berharap banget.”hallo juga.Aku gak bisa nolak kamu. “Kamu mau ngajak aku kemana sich al?” ”ke taman.””ngomong apa al?”tanyaku sambil penasaran.kita langsung jalan aja yuuk”.Alfi pun memeluk ku dengan erat. Tak terasa.”Gak deeh.hp ku berbunyi dengan lantangnya.”eem.”rahasia dong..ya ntar aku jemput jam 7 dirumah kamu.aku sejak pertama ketemu sama kamu.”fion.mafin aku.dengan pemandangan yang sangat indah ditaburi ribuan bintang dilangit.perasaanku bercampur jadi Satu.kalau kamu juga cinta sama aku.Oooh terimakasih tuhan.Anggukan kepalaku menjadi jawaban kalau aku nerima dia jadi cowokku.Seketika tubuhku lemah tak berdaya.. “ya.Aku mohon fi.”ech udah dateng kamu al.sumpah aku bahagia banget malam ini”.kamu aja duluan.”ya dech” aku mulai menutup telepon dengan hati masih seribu pertanyaan..”ayo dimakan fi”.good luck teman” eliz menyemangatiku.Tiba -tiba saja tangan alfi langsung nyuapin akun makan.Gak tau kenapa.udah lama aku memendam perasaanku ini.Tak henti-henti nya.?”.”ea hallo.ayoo masuk”.aku sayang dan cinta banget sama kamu fi.tepat nya malam minggu. Sebenarnya diam-diam aku mulai menyukai dan menyayangi Alfi.tolong jawab sekarang”.”. ”ya.OMG rasanya seperti melayang di angkasa.anggukan kepala menandakan jawaban setuju.engkau benar-benar mengirimkan seorang pangeran untukku.ribuan bintang dilangit.hati kecilku sangat bahagia.mau gak” jawabnya sambil menatap mataku.kamu mencintai aku?”.aku mau ngomong sesuatu ntar.wahahahaha”. “kamu mau pesan apa fi.ada apa al.sebelumnya aku minta maaf.karena dia takut .! “ya al.telah lancang memegang tanganmu.Tak terasa kami pun akhirnya sampai di taman.Tak berapa la ma pesanan kami telah tiba.karena malam ini malam yang akan aku lewati berdua sama dia.makanan kami pun telah habis.kamu mau yaaa jadi pacarku.aku sungguh terkejut.aku berlari menuju ke pintu depan.eh dah dulu ya aku mau siap-siap buat jalan sama alfi.pendamping hidupku mulai dari sekarang untuk selamanya”. Tangan Alfi mulai memegang tanganku.”ukeey aku tungguin yaa??”.kita jadi jalan yaa???”.”serius fi.Pliis jangan nyaktin aku.ntar juga tau sendiri.”.aku sejak pandangan pertama udah mulai ada rasa sama kamu.emangnya kenapa?”. Tak terasa jam udah nunjukin pukul 7 tepat.Tak menyangka.Akhirnya cintaku tidak bertepuk sebelah tangan dan Alfi beneran jadi kekasihku.”serius fi.”Ok’lah kalau begitu”kujawab dengan penuh semangat.aku ngikut aja dech”.AKu udah dandan yang maxi .”yaudah kita makan pisang bakar aja yaa!”.aku mau banget”jawabku dengan terbata-bata.Aku hanya terdiam menikmati ini semua.udah dulu yaa bey bey”. menjadi saksi awal kisah percintaaanku dengan Alfi. “benarkah al. Kuceritakan saja penasaranku ini terhadap eliz. ”apa??kamu mau jalan sama alfi?Gak salah denger nich”.”aaah kamu el bisa aja.”Gk kok.Pada suatu ketika Alfi ngajak aku jalan di malam hari.Akhirnya aku pulang diantar kekasihku Alfi.”ya el.Tok tok tok.kalau dia begitu cepat ungkapin ini.”al.Malam ini sungguh malam yang indah yang pernah ku lalui bersama dengan Alfi.

Saling mendukung satu sama lain.Sudah jelas-jelas dia menjadi pacarku. “sumpah enggak deh fi. TAMAAT!!!!!!! .Dari tadi aku hanya memikirkan dia seorang. Sinar matahari pagi mulai menyinariku di dalam tempat peristirahatan.aku kan kangen sama kamu sayang”. Akhirnya cerita cintaku ini berakhir dengan bahagia.Dan sepertinya kejadian tadi malam masih begitu teringat di hati dan otak ku.Hari ini kita udah resmi pacaran.kalau terjadi sesuatu hal yang tidak di inginkan terjadi padaku.Karena kami pun berpacaran dengan sehat. Kamipun bergegas untuk pulang.Hingga tak terasa hubunganku dengan dia semakin erat saja.Hingga saat ini kami pun masih bersama dalam satu cinta. Kriing kriing kring.Kejadian yang seperti mimpi panjang bagiku.karena waktu telah menunjukkan pukul 8 anak gadis tidak baik pulang terlalu malam.eh semalem kamu lagi gak bercanda kan??”.malam telah berganti pagi.a da apa?tumben pagi-pagi udah telpon”.Ooh.sungguh tak dapat di pisahkan.Tak terasa.dia memanggilku sayang.”gak apa-apa kok al.”haloo al.Dan syukurlah mereka menyetujui hubungan ini.pikirku dalam hati.”gak boleh ya fi.” Hari-hari kulalui bersama dengan Alfi.suara hp ku berbunyi.Orang tua kami pun juga telah mengetahui hubungan kami.aku beneran sayang sama kamu. Tak henti-hentinya aku memikirkan Alfi.Bak perangko dengan amplop.aku juga kangen sama kamu.membangunkan ku dari khayalanku tentang kejadian semalam.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful