PENGARUH TEORI EVOLUSI TERHADAP KEHIDUPAN MANUSIA

MAKALAH
Diajukan untuk memenuhi tugas Karya Ilmiah Mata Kuliah Biologi Umum

OLEH : Kelompok 7 : Aulia Rahim (1100085) Arifah Hanif Fidina (1101965) Dewi Mulyani (1104166) Dian Nafasah (1106501) Feni M S (1100458) Fertika (1101105) Hilda Khairunnisa (1101733) Handi Risa (1106166) Ilma Inaroh Azizah (1101094) Jipri (1106560) Maya Monica D (1105821) M.Hamdan (1106598) Nur Fitria (1104293)

UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA TAHUN PELAJARAN 2011-2012

KATA PENGANTAR

Puji syukur tim penulis panjatkan kepada Allah SWT yang telah memberikan kekuatan dan kesabaran sehingga penyusunan tugas makalah ini dapat diselesaikan dengan tepat waktu dan sesuai dengan hasil yang diharapkan. Makalah ini disusun dan diajukan untuk mememenuhi salah satu tugas mata kuliah Biologi Umum dengan pokok bahasan “Pengaruh Teori Evolusi Terhadap Kehidupan Manusia”. Tersusunnya makalah ini tidak terlepas dari banyak pihak yang telah membantu, baik secara langsung maupun tidak. Oleh karena itu, tim penulis ucapkan terima kasih kepada Ibu Rini Solihat, S.Pd. selaku dosen mata kuliah Biologi Umum, yang telah membimbing tim penulis sehingga makalah ini dapat terselesaikan dengan baik. Terima kasih tak lupa tim penulis ucapkan kepada seluruh pihak yang memberi kritik, saran dan dukungan. Semoga segala bantuan yang diberikan selama ini mendapat balasan yang berlipat ganda dari Allah SWT. Besar harapan semoga makalah ini bermanfaat bagi tim penulis dan bagi pembaca untuk ke depannya, amiin. Bandung, Desember 2011

Tim Penulis

i

............... Pengertian Teori Evolusi…………………………………….1... Mekanisme Evolusi………………………………........2.....................6 BAB II PENGARUH TEORI EVOLUSI TERHADAP KEHIDUPAN MANUSIA 2...................................2 Pengaruh Teori Evolusi Terhadap Kehidupan Manusia 2.......1 Kesimpulan………………………………………………………....................................1....6 1.............3 Tujuan dan Manfaat..…………23 2.......................................2...................1.......................31 ii ......………..1...........12 2.........1 Latar Belakang.....…….1.2 Saran……………………………………….....19 2........................2 Identifikasi Masalah............................................3.........3................Pendapat Para Ahli Mengenai Teori Evolusi......5....2..............3 1.....DAFTAR ISI KATA PENGANTAR.....................2................................... Bukti-Bukti Yang Memperkuat Adanya Teori Evolusi……............ Pengaruh Evolusi Terhadap Kesehatan Manusia ……………26 BAB III PENUTUP 3........1.......4.................... Jenis dan Macam Evolusi Di Alam……………………………......30 3......2 Pengaruh Positif Hukum Seleksi Alam dalam Teori Evolusi terhadap kehidupan manusia …………………………….......... Pengaruh Evolusi Terhadap Moralitas Manusia………………22 2.....……………………………30 DAFTAR PUSTAKA....................ii BAB I PENDAHULUAN 1.................…………………...................... 2........12 2.1..........i DAFTAR ISI..1 Pembahasan Materi Teori Evolusi 2.....19 2....................

sampai faham-faham yang tidak bermoral timbul dari adanya teori tersebut.1 Latar Belakang Masalah Semua orang di dunia yang pernah mersakan bangku sekolah atau hanya mengetahui lewat buku pelajaran. Kebanyakan masyarakat mungkin hanya mengenal Teori Evolusi sebagai salah satu dari konsep biologi dan merupakan ilmu pengetahuan netral yang tidak memberikan pengaruh apapun terhadap keseharian kehidupan manusia. dan dari pemikiran-pemikiran tersebut muncul berbabagai faham dan gerakan-gerakan seperti: komunis. Padahal yang terkandung dalam teori tersebut lebih dari sekedar konsep biologi. Marxisme.BAB I PENDAHULUAN 1. Karena secara di sengaja atau tidak teori tersebut telah memberikan pengaruh dan dampak yang cukup besar terhadap kehidupan manusia. Itu adalah segelintir pemikiran dari adanya Teori Evolusi. dan lainnya. salah satu dampak yang telah terjadi adalah dengan telah terjadinya Perang Dunia diawal abad ke-20. Pencetus teori tersebut adalah Charles Robert Darwin seorang Naturalis amatir dari Inggris di pertengahan abad ke-19. dan Rasisme. Dan seperti yang kita ketahui sekarang ini i . nasionalis. Kita pasti pernah mendengar yang namanya Materialisme. yaitu suatu teori yang berkaitan dengan ilmu kehidupan. fasis. artikel. majalah. karena yang diajarkan dalam teori tersebut memberikan pengaruh terhadap pemikiran-pemikiran yang muncul setelah adanya teori tersebut. Pasti pernah mendengar yang namanya Teori Evolusi.”Perang dunia terjadi bukan diawali dari barak-barak militer yang saling bersaing dalam persenjataan melainkan dari bangku sekolah”. Dari penuturan diatas penulis meyakini bahwa teori tersebut mendatangkan sisi negative yang dapat berdampak pada kehidupan sehari-hari umat manusia. menurut seorang Intelektual Muslim bernama Harun Yahya ia mengatakan .

Untuk mengetahui apa itu Teori Evolusi. Bagaimana pandangan para Ilmuwan mengenai evolusi? 3. 1. 3. Untuk mengetahui pengaruh dari adanya Teori Evolusi terhadap kehidupan manusia. Oleh karena itu penulis mencoba memberikan sebuah pemaparan informasi tentang teori tersebut dan apa dampak yang disebabkan oleh pengaruh dari adanya teori tersebut dengan membuat sebuah karya tulis yang berjudul “Pengaruh Teori Evolusi Terhadap Kehidupan Manusia”.3 Tujuan Penilitan Adapun yang menjadi tujuan yang menjadi tujuan dari penulisan karya tulis ini adalah sebagai berikut : 1. Oleh sebab itu Karya tulis ini disusun berangkat dari adanya sebab akibat pengaruh Teori Evolusi tersebut karena ternyata memberikan dampak dan pengaruh yang cukup besar terhadap kehidupan sehari-hari kita sebagai umat manusia. Apa Teori Evolusi itu ? 2. Bagaimana pengaruh Teori Evolusi terhadap kehidupan manusia ? 1.2 Rumusan Masalah Adapun permasalahan yang penulis rumuskan adalah sebagai berikut : 1. dan apa yang terkandung dalam Teori Evolusi. 2. ii . Untuk mengetahui pandangan para Ilmuwan mengenai teori evolusi.Teori Evolusi masih diajarkan di bangku sekolah maka ini juga akan mendatangkan pengaruh yang besar seandainya tidak diberikan klarifikasi atas teori tersebut oleh guru yang mengajarkan.

Contoh dari binatang atau hewan kera menjadi manusia.BAB II 2. Evolusi Kosmik Evolusi kosmik adalah evolusi yang terjadi pada lingkungan abiotik atau lingkungan tidak hidup / tak hidup. Pengertian Evolusi Menurut Ilmu IPA / Ilmu Pengetahuan Alam Evolusi adalah perkembangan makhluk hidup dari bentuk yang sederhana ke betuk yang lebih kompleks menuju kesempurnaan secara bertahap dan memakan waktu yang sangat lama. Pengertian Evolusi Berdasarkan Ilmu Sejarah Evolusi adalah perkembangan ekonomi.1. Jenis-Jenis dan Macam-Macam Evolusi di Alam 1. dan lain sebagainya.1 Pengertian Teori Evolusi Evolusi adalah merupakan kata yang berasal dari bahasa latin yang artinya membuka gulungan atau membuka lapisan. Kemudian bahasa itu diserap menjadi bahasa inggris evolution yang berarti perkembangan secara bertahap. B. i .1. ikan menjadi reptil. Pada teori evolusi berpendapat bahwa terjadi perubahan pada makluk hidup menyimpang dari struktur awal dalam jumlah yang banyak beraneka ragam dan kemudian menyebabkan terjadinya dua kemungkinan. A. sosial dan politik tanpa adanya paksaan dari waktu ke waktu secara sedikit demi sedikit dan dalam jangka waktu yang lama.1 PEMBAHASAN MATERI TEORI EVOLUSI 2. Yang pertama adalah makhluk hidup yang berubah akan mampu bertahan dan tidak punah atau disebut juga dengan istilah evolusi progresif. Sedangkan kemungkinan atau opsi yang kedua adalah mahluk hidup yang berubah atau berevolusi tadi gagal bertahan hidup dan akhirnya punah atau disebut dengan evolusi regresif.2. 2.

Misalnya alat gerak pada manusia. 5. 2. burung dan kelelawar.1. Fosil memberi banyak sekali informasi kehidupan hewan dan tumbuhan purba. Analogi Dua organ dikatakan analog bila menunjukan fungsi sama tetapi bentuk dasarnya berbeda. Fosil Merupakan sisa-sisa. kandungan garam dan kadar radio aktif. jejak-jejak atau berkas binatang atau tumbuhan yang telah membatu. Misalnya sayap kupu-kupu. Misalnya : fosil sejarah perkembangan kuda Fosil sebagai bukti adanya peristiwa evolusi yang dapat menentukan umur dengan cara menghitung laju erosi. Adanya evolusi diperkuat dengan adanya bukti-bukti 1. 3. Evolusi Organik / Organis Evolusi organik adalah evolusi yang terjadi pada lingkungan biotik pada mahluk hidup dari generasi ke generasi. Autogeni merupakan ulang singkat dari filogeni ii . aves dan mamalia. 4. Filogeni yaitu perkembangan makhluk hidup dari sederhana menjadi sempurna. Embriologi Perbandingan Ialah hewan-hewan kelas vertebrata ikan.3. Homologi Dua organ (alat tubuh) dikatakan homolog jika mempunyai asal (secara embrilogik) sama tetapi fungsi dan bentuknya berbeda. cetakan. 2. burung. Ontogeni Ialah sejarah perkembangan makhluk hidup dari zigot sampai dewasa. pinguin dan kelelawar. meskipun tubuh individu dewasanya berbeda namun fase awal perkembangan embrionya sangat mirip.2. laju sedimentasi.reptil.

Kovergensi Ialah terbentuknya macam-macam individu atau species yang berasal dari jalur evolusi yang berbeda tetapi mempunyai ciri-ciri yang hampir sama 7. atau sering di sebut mutasi gen. 1.6. Mutasi gen dengan sifat Salah satu penyebab terjadinya perubahan sifat suatu otganisne yaitu adanya perubahan struktur kimia gen(AND) pada organisme tersebut.Variasi dalam suatu keturunan terjadi karena dua sebab utama.4. Mutasi merupakan mekanisme evolusi yang pentinng dan dapat memunculkan spesies baru dengan sifat yang lebih baik. 2.tergantung dari i . Species Ialah individu dalam satu populasi yang bila mengadakan inter hibridasi menghasilkan keturunan yang fertil. Divergensi Ialah terbentuknya bernacam-macam individu dari satu macam species atau sejenis 8.yaitu danya mutasi gen dan adanya rekombinasi gen-gen dalam suatu keturunan. MEKANISME EVOLUSI VARIASI GENETIKA Evolusi terjadi karena adanya variasi genetik dan seleksi alam.1.Mutasi gen terjadi secara acak dan dapat terjadi tanpa ataupun karena pengaruh factor luar. Species baru akan terbentuk apabila suatu populasi sudah tidak dapat mengadakan interhibridasi atau apabila mengadakan interhibridasi akan menghasilkan keturunan yang steril.

misalnya dalam suatu populasi terdapat gaen dominan(A) dengan alel gen resesif(a).Apa bila individu-individu yang mengalami mutasi melekukan kawin silang.akan terjadi rekpmbinasi gen pada keturunanya.venotif individu hasil kawin silang tersebut dapat berbeda sekali dengan fenootif kedua induknya.   Setiap gamet mengandung beribu-ribu gen Individu dalam satu generasi dapat menghasilkan ribuan sampe jutaan gamet.serta bersifat adaftif. Frekuensi gan di dalam populasi Frekuensi gan adalah frekuensi kehadiran suatu gan di dalam populasi dalam hubunganya dengan frekuensi semua alelnya.Angka laju mutai adalah angka yang menunjukkan jumlah gen yang bermutasi dari seluruh gamet yang di hasilkan oloh suatu individu dari suatu spesies. 2. 3.populasi berarti kelompok organism yang dapat saling kawin.Dengan danya faktor seleksi alam.hanya individu yang adaptif saja yang dapat bertahan hidup dan mewariskan sifatsifat pada generasi berikutnya.angka laju mutasi.Angka laju mutasi memang sangat kecil. ii . Rekombinasi dan seleksi alam Mutasi yang menguntungkan akan menghasilkan individu dengan viabilits dan fertilisasi yang tinggi.tetapi merupakan mekanisme yang sangat penting karena hal-hal berikut.  Jumlah generasi suatu spesies selama spesies itu ada banyak sekali.Dalam genetika.

3.Lamarck mengensumsikan bahwa kaki depan dan leher jerapah menjadi panjang karena kebiasaan mencapai dedaunan di pohon yang tinggi ddan sifat baru ini diturunkan kepada genarasi berikutnya. Hukum peneurunan sifat-sifat yang baru yang diperoleh artinya bahwa sifat-sifat baru karena sering digunakan atau tidak digunakannya bagianbagian tubuh tersebut akan diturunkan kepada keturunannya. Alat . 2. Charles Darwin Mengemukakan teori evolusi yang didasarkan pada pokok-pokok. setiap populasi berkecenderungan untuk tumbuh bnayak karena kemampuannya bereproduksi.1.alat tuuh yang sering digunakan akan tumbuh membesar.B. Untuk berkembang biak diperlukan adanya makanan dan ruang yang cukup. sebaliknya organ tubuh yang tidak pernah digunakan akan menyusut bahkan hilang.5 Pendapat para Ilmuwan mengenai evolusi 1. Contoh : J. A. Jean Baptiste Lamarck Mengemukakan bahwa . d. i . Tidak ada individu yang sama b.fikiran sebagai berikut: a. Alfred Wallace Menyatakan bahwa species yang ada sekarang berasal dari species masa silsam yang mampu bertahan hidup. c. B. Bertambahnya suatu populasi tidak akan berjalan terus-menerus.2.

Akhirnya harus mengubah paradigma berpikir mereka daripada menggunakan cara yang kuno dan tidak menarik.Dengan demikian kemampuan beradaptasi terhadap lingkungan akan menyebabkan terjadinya variasi yang mengarah pada terbentuknya species baru.4. Marxisme adalah dasar dari sebagian besar negara komunis di dunia.2 Pengaruh Evolusi terhadap Kehidupan Manusia 2. ia menulis: “Dari seorang pengagum setia kepada Charles Darwin”. Dalam bukunya yang berbahasa Jerman. dan tentu saja bagi komunisme. selain baru sebenarnya menarik pula! Itulah yang kami lihat sedang terjadi dan sebenarnya sedang terjadi di sebagian besar masyarakat dunia ini.2. dimana paham ini sudah tidak asing lagi bagi sebagian kita. Contoh yang sangat populer adalah Adolf Hitler dimana kediktatorannya sudah tidak perlu dipertanyakan lagi. yang dianggap sebagai karya terbesarnya. lebih baik melakukan hal yang baru. maka masyarakat yang sebelumnya sangat „kolot‟ istilahnya. Ia juga menunjukkan simpatinya kepada Darwin dengan mempersembahkan buku Das Kapital. kepada Darwin. Karl Marx dengan jelas menyatakan bahwa teori Darwin memberikan dasar yang kokoh bagi materialisme. Count De Buffen Menyatakan bahwa variasi-variasi kecil yang terjadi karena pengaruh alam sekitar diwariskan . 2. Sama halnya ketika ditemukan komputer.1 Pengaruh Evolusi Terhadap Moralitas Manusia Teori evolusi yang sangat kontroversial ini sesungguhnya telah menelurkan banyak sekali paham yang baru yang sangat bertentangan dengan apa yang telah dipegang masyarakat secara luas sebelumnya. Salah satu paham utama yang muncul setelah kemunculan teori Darwin adalah Marxisme. Tetapi mungkin kita berpikir mengapakah bisa begitu? Bukankah ini hanya merupakan sebuah ilmu pengetahuan yang ‟netral‟? mengapakah bisa mengakibatkan sebuah kekejaman seperti yang dilakukan oleh Hitler? ii .

kita semua adalah pada dasarnya berasal dari makhluk yang sama. baik yang hidup maupun tak hidup. ia menulis sebuah buku bahwa penindasan imperial menghina kesucian para wanita. sebuah novel yang berisi i . Seluruh celaan mengimplikasikan semacam doktrin moral dan orang skeptis modern meragukan bukan hanya institusi yang dicelanya. Ini adalah kampanye seorang atheist Richard Dawkins yang pernah dimuat di Jawa Pos dalam tahun ini. Akibatnya. Ini adalah sebuah ironisme yang digambarkan dengan tepat sekali melalui ucapan paradoks ini. Tidak ada satu alasanpun yang dapat dikemukakan untuk menentang saya membunuh seseorang sama seperti saya membunuh binatang. Ketika tidak ada satu apapun yang benar ataupun salah. toh. Ini adalah sebuah pernyataan yang menarik sekali dan dapat dilihat contohnya dari gambar-gambar berikut ini. materialisme mengingkari keberadaan Sang Maha Pencipta. melainkan juga doktrin yang ia gunakan untuk menyampaikan celaannya. Tidak ada yang benar atau salah. roh dan terutama didalam pembahasan kita disini adalah moralitas. Dengan kata lain siapapun benar bagi dirinya sendiri. dan tidak perlu dipertanyakan lagi bahwa itu jelas bukanlah dunia impian kita. seperti contohnya jiwa. Itu hanya akan menjadi dunia dimana kita tidak ada bedanya dengan binatang. Mengapa bisa moralitas ditinggalkan? Sebenarnya mereka berusaha membentuk sebuah tatanan morlaitas yang ‟baru‟ yang mereka sebut sebagai relativisme moral.Teori evolusi Darwin mengajarkan bahwa tidak ada sesuatu pun selain materi dan materi adalah esensi dari segala sesuatu. Jadi ”Stop worrying and enjoy your life” adalah sebuah pernyataan yang berdampak sangat besar. Dengan mereduksi segala sesuatu ke tingkat materi. yaitu makhluk bersel tunggal. Berawal dari pemikiran ini. Inilah yang disebut dengan materialisme. dan kemudian menulis buku lainnya. yaitu Allah. Kata-kata ”Now stop worrying and enjoy your life” menggambarkan bagaiamanakah etika yang nantinya akan mau dibawa oleh wawasan dunia atheistik ini. teori ini mengubah manusia menjadi makhluk yang hanya berorientasi kepada materi dan tidak memikirkan hal-hal yang bersifat non-materi. Maka mengapakah kita tidak boleh membunuh seseorang? Mengapakah kita tidak bisa memperkosa semua wanita yang kita inginkan dengan alasan memperbanyak keturunan saya? Kalau pada dasarnya kita semua adalah binatang yang lebih canggih.

ii . Pengamatan 1 : Individu-individu dalam sebuah popualsi memiliki suatu potensi berkembang biak yang besar.1 Seleksi Alam Menurut Darwin dan Wallace Darwin dan Wallace sependapat bahwa seleksi alam merupakan mekanisme munculnya spesies baru dari spesies yang ada sebelumnya. dan kemudian membuktikan dengan prinsip-prinsip filosofis tertinggi bahwa petani kecil itu seharusnya mengambil nyawanya sendiri. Hipotesis atau teori tersebut didasarkan atas tiga pengamatan dan dua rangkuman yang mereka ambil. Sebagai seorang politisi ia akan menyerukan bahwa perang merupakan pemborosan kehidupan. Seorang Rusia yang pesimis akan mencela seorang polisi karena membunuh seorang petani kecil.2. Pengamatan 2 : Jumlah individu dalam sebuah populasi selali tetap. 2. selamanya terikat untuk menggali lubang-lubang bagi dirinya sendiri. Karena itu manusia modern yang memberontak menjadi benar-benar tidak berguna bagi segala tujuan pemberontakan. Kemudian ia mengambil topinya dan mengambil payungnya melanjutkan perjalanannya ke sebuah pertemuan ilmiah dimana ia membuktikan bahwa mereka sebenarnya adalah binatang.2 Pengaruh Seleksi Alam Dalam Teori Evolusi Terhadap Populasi 2. dalam bukunya tentang etika ia menyerang moralitas karena menginjaknginjak manusia. dan kemudian menjadi seorang filsuf bahwa seluruh kehidupan adalah pemborosan waktu. Dengan memberontak terhadap segala sesuatu ia telah kehilangan haknya untuk memberontak terhadap apapun.penghinaan pribadinya terhadap hal itu. Singkatnya seorang revolusionis modern.2. dalam bukunya tentang politik ia menyerang manusia karena menginjak-nginjak moralitas.3. dengan sikap skeptisnya yang tidak terbatas. Orang yang berpandangan seperti ini pertama-tama pergi ke sebuah pertemuan politik dimana ia mengeluh bahwa suku-suku primitif diperlakukan sebagai binatang. Seorang pria mencela pernikahan sebagai sebuah dusta dan kemudian mencela para aristokrat yang amoral karena memperlakukakannya sebagai sebuah dusta.

2. Variasi.Rangkuman 1 : Beberapa individu gagal untuk hidup atau berkembang biak.2. Pengamatan 3 : Variasi-variasi ada dalam semua populasi. Individu yang beradaptasi lebih baik terhadap lingkungan lebih banyak bereproduksi dan keturunanya yang subur (fertile) akan menyusun proporsi atau bagian yang lebih besar dalam generasi selanjutnya. Charles Darwin meyakini bahwa perubahan spesies seiring dengan waktu dan menganggap bhwa seleksi alam sebagai mekanisme untuk beradaptasi dengan lingkungannya. Organisme yang lebih baik dalam beradaptasi terhadap lingkungannya (survival of the fittest) akan menghasilkan lebih banyak keturunan sehinga meningkatkan proporsi dalam populasi. Perbedaan dalam adaptasi. Banyak perbedaan-perbedaan di antara anggota populasi merupakan bahan genetika yang diwariskan. 2. Hipotesis Darwin tentang seleksi alam yagn dihubungkan dengan teori evolusi modern menyatakan bahwa evolusi melalui seleksi alam membutuhkan : 1. Dalam lingkungan abotik. meliputi kondisi cuaca yang bergatung pada suhu dan curah hujan. Sebagian dari perbedaan individu berakibat pada baik atau buruknya kemampuan adaptasi individu tersebut terhadap lingkungan. i . Pewarisan. sebaliknya varian-varian yang tidak adaptif akan tersingkir dari kehidupan. Dalam lingkungan botik terdapat organisme yang berusaha memperoleh sumber daya alam melalui kompetensi. dan parasitime. Perbedaan dalam berkembang biak. Pada abad sebelumnya. Perubahan lingkungan yang berlaku terhadap varian-varian anggota populasi akan menyebabkan varian-varian yang adaptif tetap bertahan hidup dalam lingkungan yang baru.3.2 Seleksi Alam dalam Konteks Teori Evolusi Modern Seleksi alam merupakan proses atau mekanisme yang menghasilakn adaptasi suatu populasi terhadap lingkungan biotic dan abiotik. 3. predasi. Rangkuman 2 : individu-individu yang menunjukkan adaptasi terbaik terhadap lingkungannya akan memiliki kesempatan bereproduksi dan menghasilkan lebih banyak keturunan dibandingkan individu-individu yang adaptasinya kurang baik. 4. Masing-masing anggota sutau populasi memiliki perbedaan antara satu dengan yang lain.

3. Populasi burung tersebut hanya ada dua jenis. 1. sedangkan bayi yang terlalu kecil akan lahir premature.3. yaitu berparuh besar pemakan biji-bijian yang keras atau berparuh kecil pemakan biji-bijian yang lunak. ii . tetapi beberapa serangga mampu bertahan hidup karena telah mengalami mutasi sehingga resistan terhadap racun tersebut. Seleksi disruptif adalah model seleksi yang memilih dua bentuk (fenotipe) ekstrem sehingga bentuk intermediet tereliminasi. Contohnya. Contohnya.3 Pengaruh Seleksi Alam terhadap Populasi Tekanan seleksi alam dapat mempengaruhi distribusi fenotipe dalam suatu populasi dengan berbagai cara.2. Akhirnya. populasi yang berkembang adalah populasi yang resistan terhadap pestisida. Pyrenests ostrinus. Hal tersebut berkaitan dengan ketersediaan makanan di hutan Afrika. Contohnya. rata-rata bayi manusia yang lahir dengan bobot antara 2. 2. burung finch pemakan biji-bijian dari Afrika . Seleksi Penstabilan Seleksi penstabilan adalah model seleksi alam yang memilih bentuk individu atau fenotipe intermediet dalam populasi. Seleksi Disruptif Seleksi disruptif berlawanan dengan seleksi penstabilan. pada kasus resistansi serangga terhadap racun pestisida. tidak ada yang berparuh sedang. sedangkan alel-alel yang ekstrem tereliminasi. Penyemprotan pestisida mampu membunuh banyak serangga. Sifat resistan tersebut menurun ke generasi berikutnya. Seleksi Direksional Seleksi Direksional adalah model seleksi alam yang memilih satu bentuk ekstrem dari beberapa fenotipe dalam satu populasi.2 kg. Bayi yang terlalu besar atau terlalu kecil akan sulit bertahan hidup Bayi yang terlalu besar akan mengalami kesulitan keluar dari rahim.8-3.2.

Penyakit genetik Penyakit genetik disebabkan varian gen atau kromosom.3 Pengaruh Evolusi Terhadap Kesehatan Manusia Orang sering melihat dengan sebelah mata pada teori evolusi. yang jumlahnya beragam mulai dari sangat langka hingga sedang (seperti alel-alel penyakit sel sabit dan cystic fibrosis. walaupun ekspresi kondisi demikian seringkali dipengaruhi faktor lingkungan (termasuk sosial dan budaya) dan konstitusi genetik individual di loci lainnya. dan penelitian membenarkan kalau alel-alel ini tumbuh subur karena pembawa heterozigot memiliki hambatan besar pada malaria. Ini adalah ilustrasi nyata teori yang dikembangkan ahli biologi evolusi berpuluh tahun sebelum pola sel sabit ditemukan. yang cukup sering dalam populasi tertentu). bahwa ketangguhan heterozigot memperoleh keuntungan dengan mempertahankan alel-alel perusak dalam populasi. Penting bagi pasangan untuk tahu kemungkinan anak mereka akan mewarisi penyakit genetik. teori evolusi telah terbukti memberi banyak kemajuan bagi kesehatan dan kedokteran untuk umat manusia. Distribusi geografisnya menunjukkan hubungan dengan malaria. frekuensi tinggi alel sel sabit dan beberapa hemoglobin rusak lainnya di beberapa lokasi geografis menunjukkan pada ahli genetika populasi kalau bebeerapa agen seleksi alam mungkin mempertahankan alel ini dalam populasi. dan memperkirakan kemungkinan seseorang mewarisi alel tersebut atau mengalami gejala. semua yang menyebabkan penderitaan manusia dan menuntut sumberdaya layanan sosial. dan sebelah mata tersebut justru melihat penuh curiga seolah teori evolusi adalah penjahat. yang dapat diterapkan untuk dua tugas: menentukan alasan frekuensi sebuah alel perusak. Jadi. kita dapat menambahkan banyak kondisi umum terkait usia tua. pendidikan dan medis. namun penerapannya secara etis harus untuk tujuan kesejahteraan manusia. komponen signifikan gangguan belajar. Bagi banyak penyakit yang disebabkan varian genetik. sebagai contoh. Memang sains bersifat netral. Teori evolusi adalah bagian dari sains. dan karenanya ia juga harus bertujuan untuk kesejahteraan.2. khususnya bila penyakit tersebut pernah terjadi dalam i .2. Frekuensi alel adalah subjek genetika populasi. Yang lebih menakjubkan lagi. Masing-masing gangguan genetik ini disebabkan oleh alel-alel pada satu atau lebih loci genetik. dan gangguan perilaku.

Konsistensi asosiasi sebuah alel dengan penanda demikian – kemungkinan kalau sebuah penanda pada kromosom seseorang akan memberi tanda keberadaan alel perusak – adalah derajat “ketidakseimbangan hubungan (linkage disequilibrium)”. Menentukan lokasi gen untuk sifat tertentu misalnya. dimana alel normal dapat diganti dengan alel perusak. dan terapi genetik. Teori genetika populasi telah dikembangkan untuk meramalkan derajat ketidak seimbangan hubungan sebagai fungsi faktor-faktor seperti frekuensi alel. mengevaluasi konsekuensi kesehatan pernikahan antar individu berkerabat dekat atau paparan radiasi ionisasi tinggi serta mutagen lingkungan lainnya tergantung secara kritis pada teori dan metode yang dikembangkan para ahli genetika populasi. tingkat rekombinasi dan ukuran populasi. Metode ini ii .sejarah keluarga. karena ia bertopang pada analisa pedigree (genetika standar) dan pengetahuan frekuensi alel tertentu dalam populasi besar untuk menghitung kemungkinan pewarisan kerusakan genetik. Metode dan prinsip yang dikembangkan oleh ahli biologi evolusi telah menyumbang pada kemajuan ini dan akan menambah sumbangannya di masa depan. Konsultasi genetika memberikan saran demikian selama berpuluh tahun. Konseling genetik adalah genetika populasi terapan. Begitu juga. Teknologinya sekarang tersedia untuk menemukan gen dan menentukan barisannya dengan harapan dapat menentukan perbedaan fungsional antara alel perusak dan alel normal. bukanlah hal mudah. Prosesnya bertopang pada asosiasi antara gen yang dicari dan penanda genetika terkait (misalnya gen berdampingan di kromosom yang sama). Biologi molekuler merevolusi genetika medis. Pembawa alel perusak dapat ditentukan dari sedikit sampel DNA (termasuk yang diperoleh lewat amniocentesis). Sebagai usaha untuk menyadari manfaat yang dijanjikan gerakan Proyek Genom Manusia. Studi-studi evolusi molekuler telah memberikan sejumlah metode yang dapat membantu membedakan variasi dalam barisan gen yang sangat mempengaruhi ketangguhan (dengan mempengaruhi fungsi) dari variasi yang relatif netral. Teori ini adalah instrumen dalam salah satu kasus pertama alel perusak umum – penyebab cystic fibrosis – yang berhasil ditemukan lokasinya dan segera dibariskan. Menentukan yang mana dari banyak perbedaan nukleotida antara alel perusak dan alel normal menyebabkan sebuah penyakit penting untuk memahami bagaimana efeknya dapat diobati. menjadi mungkin. peran yang dimainkan teori-teori dari genetika populasi akan terus tumbuh.

Saat semakin banyak gen kandidat penyakit sistemik umum ditemukan. Namun. Prinsip-prinsip dan pendekatan-pendekatan evolusi telah berpengaruh besar pada studi hubungan ini. bank data barisan gen yang terus tumbuh dari banyak spesies. hipertensi dan penyakit Alzheimer. analisa evolusi pohon gen dapat membantu menemukan mutasi yang sesungguhnya menyebabkan pengaruh kesehatan signifikan – langkah pertama kritis untuk memahami etiologi penyakit dan dalam merancang perawatan yang mungkin. resiko penyakit Alzheimer. Bila ada mutasi terjadi saat sejarah evolusi yang mengubah resiko penyakit sistemik. Pohon gen demikian menyajikan sejarah evolusi varian genetik gen kandidat. akan ada kebutuhan yang lebih besar untuk analisa evolusi di masa depan. seperti penyakit arteri koroner. stroke. Penyakit-penyakit ini muncul dari seperangkat interaksi kompleks antara gen dan lingkungan. dan respon tingkat kolesterol terhadap diet. Teknik-teknik filogenetika evolusi dapat digunakan untuk memperkirakan pohon gen dari variasi genetik ini. akan memberi banyak manfaat untuk perbandingan. Sebaliknya. beberapa gen. Kita meramalkan kalau metode ini. i . dapat dijadikan gen kandidat untuk menyebabkan penyakit sistemik. semakin banyak penyakit dan kematian manusia berkaitan dengan penyakit sistemik kronis. akan membantu menentukan variasi yang menyebabkan penyakit genetik. Kerumitan ini membuat sulit mempelajari hubungan antara gen dan penyakit sistemik. karena fungsi biokimia atau fisiologisnya telah diketahui. maka seluruh cabang pohon gen yang memiliki mutasi tersebut mestinya menunjukkan asosiasi penyakit yang sama.menggunakan analisa variasi barisan DNA baik dalam spesies maupun antar spesies yang dekat kekerabatannya. Dalam konteks ini. ada begitu banyak variasi genetik molekuloer pada loci kandidat ini dalam populasi manusia umum sehingga menemukan varian spesifik terkait dengan resiko penyakit ini seolah mencari jarum dalam tumpukan jerami. Sebagai contoh. Analisa pohon gen telah berhasil dipakai untuk menentukan penanda-penanda genetik yang meramalkan resiko penyakit arteri koroner. Penyakit sistemik Semua penyakit genetik mempengaruhi secara kolektif hanya sekitar 1% populasi manusia. termasuk perbandingan antara gen manusia dan homolognya pada primata lainnya. begitu juga Proyek Genom Manusia. Lebih lanjut.

sistematika filogenetik dapat memberi tahu kita apa kerabat terdekatnya. dengan memakai penanda genetika ganda untuk mempelajari Salmonella dan Neisseria meningitidis (penyebab penyakit meningococcal). namun kadang mengirim gen lewat rekombinasi. Menentukan sebuah organisme penyebab penyakit dan inangnya bila ada. biologi evolusi dapat dan memang memberikan jawaban. ia sebelumnya organisme yang belum diketahui. kita dapat meramalkan dengan yakin kalau ia dibawa oleh nyamuk Anopheles. spesies inang yang mungkin dan banyak karakteristik biologi yang mungkin. Kemajuan dalam pengendalian malaria di daerah Laut Tengah pernah lambat hingga ditemukan kalau ada enam spesies nyamuk Anopheles yang nyaris identik. Bila. jamur dan helmithes (cacing). Bila sebuah spesies baru protozoa penyebab malaria (Plasmodium) ditemukan. Pertanyaan kritisnya adalah : apa organisme penyebab penyakitnya? Darimana ia datang? Apakah spesies inang lainnya bertindak sebagai wadah bagi organisme? Bagaimana ia menyebar? Bagaimana organisme tersebut menyebabkan penyakit. Begitu juga. hanya dua yang umumnya menularkan organisme malaria. bakteri. misalnya. berbeda hanya dalam habitat dan sejarah hidup. seperti HIV. ukuran dan tingkat pertukaran populasi lokal. seperti modus penularannya. seperti spesies Plasmodium lainnya. seberapa cepat? Apakah mungkin ia mengevolusikan virulensi yang lebih kuat atau lebih lemah di masa depan. yang segera memberi petunjuk pada asal usulnya. Kontrol dan perawatan penyakit menular memerlukan bukan hanya penelitian dan tindakan medis namun juga ekologis. dan bila bisa. Variasi imunologis yang digunakan bakteriolog sejak lama digunakan untuk menentukan strain bakteri ini tidak berkorelasi dengan baik pada hubungan ii . begitu juga struktur populasi mereka – yaitu. bahkan pada strain yang jauh kekerabatannya. protista. menentukan pembawa penyakit lewat metode sistematika adalah esensial. ahli genetika populasi telah menemukan kalau kedua bakteri patogen ini bereproduksi umumnya aseksual.Penyakit Menular Penyakit menular disebabkan oleh organisme parasit seperti virus. Sebagai contoh. adalah masalah sistematika. dan bagaimana perlakuan obat atau terapi lainnya? Bagaimana ia bereproduksi – seksual atau aseksual atau keduanya? Apakah mungkin ia mampu mengevolusikan hambatan pada obat atau pertahanan alami tubuh. dan dalam kondisi apa? Untuk tiap pertanyaan ini. Metode genetika populasi tidak dapat dipisahkan untuk menemukan modus reproduksi patogen dan pembawanya.

i . yang mempengaruhi pergerakan organisme pembawa penyakit. Karenanya. bukti kemampuan penyebaran besar serangga ini. Begitu pula. Analisa molekul sebuah gen dalam sebuah spesies nyamuk menunjukkan kalau gen ini baru saja menyebar di tiga benua.genetik yang diungkapkan oleh penanda genetik jamak. yang mempengaruhi penularan penyakit dan potensi pengendalian. metode-metode genetika populasi dapat memperkirakan tingkat dan jarak pergerakan organisme pembawa penyakit. prediksi sifat ini dalam studi kesehatan umum akan membutuhkan penanda-penanda genetik jamak. tidak pula dengan variasi patogenisitas atau spesifisitas inang.

ii . dan khususnya kepada mahasiswa Kimia UPI 2011 dapat memahami lebih dalam makna evolusi itu sendiri.2 SARAN Dengan disusunnya makalah ini diharapkan umumnya kepada seluruh manusia yang ada di muka bumi ini. Salah satunya pengaruh buruknya yang kami bahas adalah pengaruh teori evolusi terhadap moralitas manusia. Walaupun sudah banyak yang meruntuhkan namun sebenarnya yang diruntuhkan adalah teorinya bukan makna evolusi itu sendiri. Sedangkan salah satu contoh pengaruh baiknya yang kami bahas adalah pengaruh seleksi alam terhadap populasi dan manfaat teori evolusi terhadap kesehatan.1 KESIMPULAN Teori Evolusi adalah teori tentang perkembangan secara bertahap. 3. Karena teori evolusi memiliki peran dalam kehidupan manusia maka muncullah beberapa pengaruh baik buruknya teori evolusi terhadap kehidupan manusia.BAB III 3. Dimana disinilah Teori Evolusi memiliki peran positif dan negative bagi kehidupan manusia.

com/2011/03/11/manfaat-teorievolusi-bagi-kesehatan-dan-kedokteran. Manfaat Teori Evolusi bagi Kesehatan dan Kedokteran.blogspot.2007.(2011). [online].Daftar Pustaka Ajihanullah. Dampak Teori Evousi Terhadap Kehidupan.[online].html Evy Siscawati.Jakarta : Yudhistira i . Tersedia : http://www.faktailmiah.(2009). Tersedia : http://ajihanulloh.html Sudjadi. BIOLOGI. Bagod.dkk. sains dalam kehidupan 3B.com/2009/09/dampakteori-evolusi-terhadap-kehidupan_02.