P. 1
RPP Bahasa Indonesia SMP Kelas 7 Semester 1

RPP Bahasa Indonesia SMP Kelas 7 Semester 1

|Views: 1,989|Likes:
Published by usepsaefuddin

More info:

Published by: usepsaefuddin on Jul 06, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/23/2015

pdf

text

original

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN BERKARAKTER (RPP

)
MATA PELAJARAN : BAHASA INDONESIA KELAS/SEMESTER: VII/1

2011

1

www.rencanapembelajaran.com

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) KELAS VII SM 1 KD 1.1
Sekolah Mata Pelajaran Kelas /Semester Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator : SMP : Bahasa Indonesia : VII/1 1. Memahami wacana lisan melalui kegiatan mendengarkan berita. Menyimpulkan isi berita yang dibacakan dalam beberapa kalimat. dengan teliti (1) Mampu menunjukkan pokok-pokok berita yang didengarkan. (2) Mampu menyarikan pokok-pokok berita menjadi isi berita. (3) Mampu menyimpulkan isi berita dalam satu alinea. : 2 X 40 menit ( 1 pertemuan)

Alokasi Waktu

I. Tujuan Pembelajaran 1. Siswa mampu menunjukkan pokok-pokok berita yang didengarkan. 2. Siswa mampu menyarikan pokok-pokok berita menjadi isi berita. 3. Siswa mampu menyimpulkan isi berita dalam satu alinea. II. Materi Pembelajaran Contoh teks berita: PERUT KORBAN TSUNAMI MASIH KERONCONGAN Lebih dari satu bulan bencana tsunami berlalu, masih banyak warga di desadesa yang terisolasi harus mengayuh sepeda satu-dua hari untuk mendapatkan bantuan makanan. Urusan perut warga korban tsunami ini ternyata belum bisa diatasi seluruhnya. Wajah Disulaiman (30) begitu lelah ketika ditemui di rumah Teuku Hamdani, Ketua DPRD Kabupaten Aceh Jaya, ke Kota Meulaboh hanya untuk mendapatkan beberapa kilogram beras bantuan. Baginya, uluran tangan dari Pemerintah sangat berharga. Disulaiman berangkat dari desanya pukul 07.00, Minggu (30/1). Ia melalui jalan alternatif di sela perkebunan sawit mulai dari Teunom Woyla Barat, Kuala Bhee, hingga tiba Meulaboh pukul 11.00, Senin. Dia sempat bermalam dan makan seadanya di emperan Pasar Kuala Bhee. Setelah mendapat beras bantuan, dia berencana kemabali ke Pasi Timon pukul 15.00. ia memperkirakan tiba Selasa pukul 03.00. “ Saya cepat-cepat karena keluarga di rumah sudah cemas. Mudah-mudahan malam ini tidak hujan sehingga saya bisa tiba di desa besok,” katanya. Jalur yang ditempuh Disulaiman berupa jalan tanah rusak. Jika hujan turun, jalan itu tidak bisa dilalui kendaraan karena penuh dengan lumpur. Jalur utama Meulaboh-Teunom yang dulu mulus telah hancur total akibat tsunami. Disulaiman mengaku bersusah payah datang ke Meulaboh dengan sepeda, alasannya bantuan makanan di Kuala Bhee sudah habis. Dapur umum yang sempat didirikan di kecamatan Woyla juga sudah tutup sejak Idul Adha lalu. “Daripada kelaparan, saya nekat pergi ke Meulaboh naik sepeda untuk cari bantuan. Saya tak punya uang sepeser pun untuk beli beras,” katanya memelas. Sumber : Kompas, 1 Februari 2005 dengan perubahan 2. Pokok-pokok berita a. Peristiwa apa yang terjadi : Korban bencana tsunami masih kelaparan. b. Dimana peristiwa ini terjadi : Di desa Pasi Timon, Kecamatan Teumon, Aceh Jaya. c. Kapan peristiwa itu terjadi :

Hari Minggu, 30 Januari 2005. d. Siapa yang menjadi pelaku dalam peristiwa itu : Disulaiman e. Mengapa peristiwa itu terjadi : Karena terjadi bencana tsunami, warga desa yang terisolasi sulit untuk mendapatkan bantuan makanan. f. Bagaimana proses terjadinya peristiwa itu : Karena bantuan makanan tidak sampai ke desa Pasi Timon maka Disulaiamn pergi ke kota Meulaboh dengan mengayuh sepeda selama satu hari satu malam untuk mendapatkan bantuan beras demi pemerintah. 3. Isi berita Disulaiman salah satu korban tsunami menderita kelaparan karena bertempat tinggal di desa terisolasi / sulit dijangkau oleh transportasi sehingga bantuan makanan tidak sampai di desanya. Untuk mendapatkan bantuan beras, maka ia harus mengayuh sepeda selama satu hari satu malam ke kota meulaboh. 3. Menyimpulkan isi berita Disulaiman harus mengayuh sepeda selama satu hari satu malam ke kota meulaboh untuk mendapatkan bantuan. III. Metode Pembelajaran 1. Modeling 2. Inkuiri 3. Learning community IV. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran

Langkah Kegiatan Pembelajaran
A. Kegiatan Awal 1. Kegiatan apersepsi dengan menampilkan cuplikan berita dari rekaman. 2. Siswa menanggapi penyampaian isi berita. 3. Menjelaskan tujuan pembelajaran B. Kegiatan Inti 1. Siswa mendengarkan berita secara cermat 2. Siswa menuliskan pokok-pokok berita secara terperinci 3. Siswa memberikan tanggapan terhadap isi berita lewat diskusi secara tepat dan santun 4. Siswa menyarikan pokok-pokok berita menjadi isi berita secara tepat 5. Siswa menyimpulkan isi berita dalam satu alinea secara tepat. C. Kegiatan Penutup 1. Siswa dan guru melakukan refleksi dengan menanyakan kesulitan siswa dalam belajar. 2. Menyanyikan lagu kesukaan bersama-sama untuk menutup pelajaran.

Waktu 10

Metode Inquiry

60 Learning Community

10 Refleksi

V. Alat dan Sumber Belajar 1. TV/Radio 2. Teks berita 3. Kaset/ CD berita 4. Buku Belajar Berbahasa Belajar Berkomunikasi: Barokah,dkk. (hal.60-61). 5. Bahasa dan Sastra Indonesia: Nurhadi,dkk. (hal.159-164). VI. Penilaian

3

www.rencanapembelajaran.com

1. Teknik 2. Bentuk instrumen 3. Soal /Instrumen

: Tes tulis : Tes Uraian :

Lampiran 1: Instrumen Penilaian Tes Tulis 1) berita berikut ini! Kriteria penskoran Kegiatan Siswa menuliskan pokok –pokok berita benar semua Siswa menuliskan pokok-pokok berita salah satu Siswa menulis kan pokok berita salah semua Siswa tidak menjawab apa-apa Keterangan: Penghitungan nilai akhir dalam skala 0—100 adalah sebagai berikut: Perolehan skor Nilai akhir = X skor (100) Skor maksimum (5) Ideal = ............................ Skor 5 3 1 0 Tulislah minimal 3 pokok berita yang terdapat dalam rekaman

2) Kriteria penskoran

Tunjukkan intisari pokok-pokok beritanya! Skor 5 3 1 0

Kegiatan Siswa menuliskan intisari pokok –pokok berita benar semua Siswa menuliskan intisari pokok-pokok berita kurang lengkap Siswa menuliskan intisari pokok berita salah semua Siswa tidak menjawab apa-apa Keterangan: Penghitungan nilai akhir dalam skala 0—100 adalah sebagai berikut: Perolehan skor Nilai akhir = X skor (100) Skor maksimum (5)

Ideal = ............................

3) alinea! Kriteria penskoran

Tuliskan simpulan isi berita yang kamu dengarkan dalam satu

Kegiatan Siswa menuliskan simpulan secara tepat Siswa menuliskan simpulan berita kurang lengkap Siswa menuliskan simpulan berita tetapi salah Siswa tidak menjawab apa-apa Keterangan: Penghitungan nilai akhir dalam skala 0—100 adalah sebagai berikut: Perolehan skor Nilai akhir = X skor (100) Skor maksimum (5)

Skor 5 3 1 0

Ideal = ............................

4

www.rencanapembelajaran.com

................................. dan K = kurang baik 2... kemampuan bekerja sama......5—6 K = 0—5 Nama siswa Kerjasama Ketekunan Inisiatif ..... .... Format pengamatan kegiatan diskusi kelompok....5—10 B = 6.................. Berilah tiap kolom kegiatan dengan nilai A = sangat baik... dan ketekunan dalam menyelesaikan tugas.... B = baik ..................................... A = 8... 5 www... ...rencanapembelajaran.................... Keterangan: 1... Mengetahui............com ......5—8 C = 5.....Lampiran 2: Penilaian proses difokuskan pada ketepatan dalam melakukan proses menyimak.................. C = cukup baik ........... NIP ................. Kepala Sekolah Guru Mata ........... No 1 2 3 4 5 7 8 9 10 Dst. Pelajaran.... NIP ...

Namun. II. Siswa mampu menuliskan isi berita yang didengarkan ke dalam beberapa kalimat.” jelasnya. 3 in 1 sudah dipatuhi.RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) KELAS VII SM 1 KD 1. Kepala Biro Humas dan Protokoler Pemprov DKI Jakarta Muhayat mengatakan. Materi Pembelajaran 1. Beberapa warga menyatakan belum mengetahui adanya daerah 3 in 1 baru.rencanapembelajaran. (2) Mampu menuliskan isi berita yang didengarkan ke dalam beberapa kalimat. banyak orang tidak mematuhinya. “Sebulan setelah 3 in 1 diberlakukan. : 2 X 40 menit ( 1 pertemuan) Alokasi Waktu I. Siswa mampu menemukan pokok-pokok berita yang didengarkan melalui radio/TV. Sejumlah kendaraan pribadi pada jam yang ditentukan melaju bebas dan kencang dengan penumpang kurang dari tiga orang. Memahami wacana lisan melalui kegiatan mendengarkan berita. Tujuan Pembelajaran 1. dalam tahap sosialisasi ini. 2. Pokok-pokok berita Tahap Sosialisasi “3 In 1” Tidak Dipatuhi Meskipun sejumlah kawanan baru telah ditetapkan menjadi daerah “three in one”. 1. 6 www. barulah para pelanggar diberi sanksi sesuai dengan peraturan.2 Sekolah Mata Pelajaran Kelas /Semester Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator : SMP NEGERI : Bahasa Indonesia : VII/1 1.com . sebaiknya dalam tahap sosialisasi ini. (1) Mampu menemukan pokok-pokok berita yang didengarkan melalui radio/televisi. sebulan ini memang baru tahapan sosialisasi three in one (3 in 1). ada juga yang memang tidak sepakat dengan aturan itu.2 Menuliskan kembali berita yang dibacakan ke dalam beberapa kalimat.

Jumat (26/12). Sumber : Kompas. hanya rambu lama yang menunjukkan bahwa sebentar lagi pengemudi memasuki kawasan 3 in 1. Banyak yang melaju di jalur 3 in 1 dengan santai meski penumpangnya hanya dua orang. warga Pondok Bambu.com . Menurut Muhayat. Kegiatan Awal 1. sebulan setelah diberlakukan. beberapa jalur alternatif untuk menghindari 3 in 1. sejumlah kendaraan pribadi melaju dengan bebas dan kencang dengan penumpang kurang dari tiga orang. belum tampak adanya rambu penanda 3 in 1 baru. warga Lebak Bulus yang tiga kali harus mengajar di daerah Salemba. Adapun usai dikaji. 3. barulah pelanggar dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan. Kepala Biro Humas dan Protokoler Pemprov DKI Jakarta Muhayat mengatakan bahwa sebulan ini memang masih tahapan sosialisasi 3 in 1. apakah 3 in 1 atau sistem pelat nomor. 2. Masih banyak kendaraan berpenumpang dua orang melintas di kawasan 3 in 1 seperti Jalan Sudirman. Namun. “Sistem pelat nomor ini perlu persiapan. Jumat kemarin terlihat longgar. 3 in 1 sebenarnya bukan kebijakan yang tiba-tiba karena selama ini masyarakat telah akrab dengan sistem tersebut. Jalan Hayam Wuruk. akan dipilih pembatasan yang sesuai.”kata Harto. III. dan Jalan Gajah Mada. Jalan Hayam Wuruk. Di kawasan Blok M. pemerintah mengkaji ulang apakah tetap menggunakan sistem 3 in 1 ataukah menggunakan sistem pelat nomor kendaraan.”kata Gunawan. Petugas DLLAJ yang berjaga hanya memantau agar tidak terjadi penumpukan kendaraan yang dapat mengakibatkan kemacetan. Justru yang masih dikaji adalah pembatasan kendaraan dengan sistem pelat nomor. Siswa mendengarkan berita yang dibacakan di radio/televisi secara cermat 2. karena semua orang lewat sana. Kendaraan pribadi dengan penumpang hanya satu atau dua orang dapat emlintas dengan bebas. Sementara itu. Kegiatan Penutup Waktu 10 Metode Inquiry 60 Learning Community 10 7 www. 27 Desember 2003 dengan perubahan. di sepanjang Jalan Sudirman dan Thamrin. “Saya benar-benar mati kutu. Kegiatan Inti 1. Siswa menuliskan pokok-pokok berita yangdikembangkan ke dalam beberapa kalimat secara cermat C. Meskipun sejumlah kawasan baru telah ditetapkan menjadi daerah three in one. kini ditambah daerah baru. Metode Pembelajaran 1. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Langkah Kegiatan Pembelajaran A. Siswa mendiskusikan pokok-pokok berita secara berkelompok/bekerja sama 3. akhirnya benar-benar berhenti di TPU Karet.Sepanjang pengamatan. Refleksi IV. Hanya Jalan Pejompongan dan Penjernihan tetap padat. Dari banyaknya pelanggaran itu. dan Jalan Gajah Mada.”jelah Muhayat. Jalan Thamrin. apakah sistem ini tepat atau tidak.rencanapembelajaran. masih banyak orang yang tidak mematuhinya. jumlah kendaraan yang melintas tidak sepadat di hari kerja normal. “Aturan apa itu? Daerah yang lama sudah menyiksa. Kegiatan apersepsi. Pejompongan adalah satu-satunya alternatif. Kondisi yang sama terlihat di kawasan 3 in 1 baru Stasiun Kota. Modeling 2. Menuliskan kembali isi berita ke kalimat sendiri. B. barulah nanti diputuskan. Setelah dikaji selama enam bulan. Menjelaskan tujuan pembelajaran. Inkuiri 3. Learning Community 4.

1. Siswa dan guru melakukan refleksi 2. Bertepuk tangan bersama-sama untuk menutup pelajaran.

Refleksi

V. Sumber Belajar 1. TV/Radio 2. Teks berita 3. Kaset/ CD berita 4. Buku Belajar Berbahasa Belajar Berkomunikasi: Barokah,dkk. (hal.60-61). 5. Bahasa dan Sastra Indonesia: Nurhadi,dkk. (hal.159-164). VI. Penilaian 1. Teknik 2. Bentukinstrumen 3. Soal /Instrumen : Tes tulis : Tugas rumah :

Lampiran 1: Instrumen Penilaian Tes Tulis 1. Dengarkanlah berita di TV liputan 6 sore SCTV malam nanti, kemudian tentukan pokok-pokok beritanya! Kriteria penskoran Kegiatan Siswa menuliskan pokok berita secara tepat Siswa menuliskan pokok berita kurang lengkap Siswa menuliskan pokok berita tetapi salah Siswa tidak menjawab apa-apa Keterangan: Penghitungan nilai akhir dalam skala 0—100 adalah sebagai berikut: Perolehan skor Nilai akhir = X skor (100) Skor maksimum (5) Ideal = ............................ Skor 5 3 1 0

2. Tulislah isi berita yang kamu dengarkan ke dalam beberapa kalimat! Kriteria penskoran Kegiatan Siswa menuliskan isi secara tepat Siswa menuliskan isi berita kurang lengkap Siswa menuliskan isi berita tetapi salah Siswa tidak menjawab apa-apa Keterangan: Penghitungan nilai akhir dalam skala 0—100 adalah sebagai berikut: Perolehan skor Nilai akhir = X skor (100) Skor maksimum (5) Ideal = ............................ Skor 5 3 1 0

.....................................................

8

www.rencanapembelajaran.com

Mengetahui, Pelajaran, Kepala Sekolah

Guru

Mata

........................................ ........ NIP .................................. NIP ........................................

...........................................

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) KELAS VII SM 1 KD 2.1
Sekolah Mata Pelajaran Kelas /Semester Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator : SMP .............................. : Bahasa Indonesia : VII/1 2. Mengungkapkan pengalaman dan informasi melalui kegiatan bercerita dan menyampaikan pengumuman. 2.1 Menceritakan pengalaman yang paling mengesankan dengan menggunakan pilihan kata dan kalimat efektif. (1) Mampu mendata pengalaman yang mengesankan. (2) Mampu menentukan pengalaman yang paling mengesankan dari daftar pengalaman yang mengesankan. (3) Mampu menyusun pokok-pokok cerita menjadi rangkain cerita berdasarkan pengalaman yang paling mengesankan. (4) Mampu menceritakan pengalaman yang paling mengesankan berdasarkan pokok-pokok rangkaian cerita dengan menggunakan pilihan kata yang tepat dan

9

www.rencanapembelajaran.com

kalimat yang efektif. Alokasi Waktu : 6X 40 menit ( 3 pertemuan)

I. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa mampu mendata pengalaman yang mengesankan. 2. Siswa menentukan pengalaman yang paling mengesankan dari daftar pengalaman yang mengesankan. 3. Siswa mampu menyusun pokok-pokok cerita menjadi rangkaian cerita berdasarkan pengalaman yang paling mengesankan. 4. Siswa mampu menceritakan pengalaman yang paling mengesankan berdasarkan pokok-pokok rangkaian cerita dengan menggunakan pilihan kata yang tepat dan kalimat yang efektif secara tertulis. 5. Siswa mampu menceritakan pengalaman yang paling mengesankan berdasarkan pokok-pokok rangkaian cerita dengan menggunakan pilihan kata yang tepat dan kalimat yang efektif secara lisan.

II. Materi Pembelajaran
1. Teknik mendata pengalaman mengesankan Buatlah tabel pengalaman, kelompokkan menjadi pengalaman yang menyenangkan, menyedihkan, menakutkan, mengaharukan. Masing-masing kelompok perinci sesuai penagalaman. Menyenangkan menyedihkan menakutkan mengharukan
• Mendapat hadiah sebagai lulusan terbaik tingkat SD • Ayah dirawat di rumah sakit karena kecelakaan • Ditinggal sendirian di rumah • Menyambut kedatangan ibu yang baru pulang dari luar negeri selama 8 tahun

Contoh pengalaman yang mengesankan KEGIATAN LDK OSIS YANG TAK TERLUPAKAN Pagi ini, aku, Ica Setyawati senang sekali. Setelah bangun tidur, aku segera mandi, salat subuh, berbenah diri, dan segera berpamitan kepada ayah dan ibu. Aku akan pergi selama dua hari mengikuti LDK (Latihan Dasar Kepemimpinan) OSIS di daerah Pacet, Kabupaten Mojokerto. Aku bangga menjadi salah seorang dari peserta LDK OSIS. Sebelum berangkat, kami mendapat pengarahan dari kepala sekolah, Ibu Dra. Hj. Mamik Sri Utami, M.Si. beliau berpesan agar kami berhati-hati, rajin mengikuti semua kegiatan, dan menjaga kondisi kesehatan dengan sebaik-baiknya. Kami pun berangkat ke Pacet naik Bus DAMRI. Pukul 08.30 kami sudah sampai di Padepokan Kreativitas Karya tempat LDK berlangsung. Kami segera menuju asrama dan mempersiapkan diri untuk mengikuti upacara pembukaan LDK. Upacara pembukaan tepat pukul 09.00 dipimpin oleh Bapak Ridwan Purwoko, S.Pd, pembina OSIS SMP Negeri 4 Kepanjen, Malang. Selanjutnya disajikan beberapa materi, yaitu Pendidikan Budi Pekerti, Wawasan Waiyata Mandala, kiat Belajar Sukses, dan Teori Kepemimpinan. Pukul 12.30 kami beristirahat, dan masuk ke kamar masing-masing. Malamnya, setelah beribadah, dan makan malam, kami mengadakan renungan senja, kegiatan api unggun dan dilanjutkan dengan pengenalan lingkungan yang dipandu oleh Ibu Surtini, S.Pd, guru olah raga. Kami harus turun naik gunung. Setelah berhasil menyelesaikan rute yang ditentukan, kami kembali ke kamar masingmasning. Keesokan harinya, pagi-pagi benar kami harus bangun. Setelah senam pagi, kami berbaris untuk mengikuti napak tilas dengan rute yang sama dengan semalam. Selama perjalanan, kami memunguti sampah-sampah plastik yang kami temukan. Selanjutnya kami kembali ke Padepokan Kreativitas Karya untuk sarapan pagi. Selanjutnya kami masuk ke aula. Acara kali ini renungan. Ceritanya, salah satu dari kami ‘dihilangkan’ oleh panitia. Kebetulan yang hilang itu adalah Azizah, teman sekamarku. Aku memang tidak melihatnya setelah senam pagi tetapi aku tidak berani bertanya kepada siapa pun. Tentu dengan hilangnya Azizah, kami semua

10

www.rencanapembelajaran.com

sempat sedih dan ada pula yang menangis. Kami semua diminta untuk menyampaikan saran dan pendapat bagaimana cara untuk menemukan Azizah. Selang beberapa waktu, ketika kami sibuk membicarakan solusi untuk mencari Azizah, tiba-tiba muncullah Azizah dari arah berlawanan. Ternyata hal ini sematamata untuk melatih kami, melatih peserta agar senantiasa kompak dalam melaksanakan tugas selaku pengurus OSIS. Setelah salat Dhuhur dan makan siang kami pun beristirahat. Pukul 14.30 kami menuju lapangan mengikuti acara penutupan LDK OSIS. Kami salang berjabat tangan dan mempersiapkan diri pulang ke Malang. Tak terasa dua hari telah berlalu. LDK OSIS ini benar-benar merupakan pengalaman yang menarik bagiku. LDK tentu akan memberikan bekal bagi seorang pelajar dan juga pengurus OSIS. Pengalaman yang tak terlupakan bagiku. 2. Penentuan pengalaman yang paling mengesankan a. Mendata seluruh pengalaman yang pernah dialami (± 10 pengalaman) b. Dari 10 pengalaman tersebut, pilihlah satu pengalaman yang dianggap paling menarik. 3. Penyusunan pokok-pokok cerita dari pengalaman Judul : Kegiatan LDK OSIS yang Tak Terlupakan a. Persiapan mengikuti LDK di Pacet Mojokerto b. Mendapat pengarahan dari Kepala Sekolah c. Berangkat menuju lokasi LDK d. Mengikuti upacara pembukaan e. Menerima materi LDK f. Kegiatan malam hari, mengikuti renungan senja dan api unggun g. Mengikuti acara napak tilas h. Kehilangan salah satu anggota kelompok i. Mengikuti acara penutupan 4. Penceritaan pengalaman yang paling mengesankan secara tertulis Kegiatan LDK OSIS yang Tak Terlupakan Pagi itu, aku bersama-sama teman pengurus OSIS senang sekali. Kami akan pergi selama dua hari mengikuti LDK OSIS di daerah Pacet, Mojokerto. Kami mempersiapkan segala keperluan disana. Sebelum berangkat, kami mendapat pengarahan dari Ibu Kepala Sekolah. Beliau berpesan agar kami berhati-hati, rajin mengikuti semua kegiatan, dan menjaga kesehatan dengan sebaik-baiknya. Kami mengikuti upacara pembukaan LDK pada pukul 09.00 WIB. Selanjutnya kami menerima materi LDK yaitu Pendidikan Budi Pekerti, Wawasan Waiyata Mandala, kiat Belajar Sukses, dan Teori Kepemimpinan. Malamnya, kami mengadakan renungan senja, api unggun dan pengenalan lingkungan. Kami harus naik turun gunung sesuai dengan rute yang ditentukan. Keesokan harinya, kami mengikuti napak tilas dengan rute yang sama dengan semalam. Selam perjalanan, kami memunguti sampah-sampah plastik yang kami temukan. Selanjutnya, kami masuk aula untuk mengikuti acara renungan. Kami merasa sedih karena kehilangan salah satu anggota kelompok. Saat kami berdiskusi untuk mencari solusi, tiba-tiba temanku yang hilang tadi muncul.ternyata itu ulah Bapak Ibu Guru Pembina agar kami selalu kompak dalam melaksanakan tugas. Pukul 14.30 kami menuju lapangan untuk mengikuti upacara penutupan LDK. Kami saling berjabat tangandan mempersiapkan diri untuk pulang ke Malang. LDK ini benar-benar merupakan pengalaman yang menarik bagiku. LDK tentu akan memberikan bekal bagi seorang pelajar dan juga pengurus OSIS. Sungguh pengalaman yang tak terlupakan bagiku. 5. Penceritaan pengalaman yang paling mengesankan secara lisan

III. Metode Pembelajaran
1. 2. 3. 4. Tanya jawab Inkuiri Learning Community Refleksi

11

www.rencanapembelajaran.com

Siswa mengurutkan pokok-pokok cerita pengalaman yang paling mengesankan berdasarkan saran anggota kelompok secara tepat. 4. Siswa mencermati contoh cerita pengalaman dari siswa yang disiapkan. 6. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Pertemuan Pertama Langkah Kegiatan Pembelajaran A. Siswa dan guru bertanya jawab tentang cara bercerita pengalaman. 4. Siswa memilih pengalaman yang paling mengesankan berdasarkan saran anggota kelompok secara cermat. 7. 6. Waktu Metode Tanya jawab 10 Inquiry B. 8. 5.com . 7. Siswa dan guru menyepakati format penilaian penyampaian cerita yang paling mengesankan baik secara tertulis maupun lisan secara sepakat/bekerja sama. 60 Learning Community C. Siswa mengidentifikasi pokok-pokok cerita dari pengalaman yang mengesankan secara tepat. Siswa mendata pengalaman masing-masing . 5. Kegiatan Inti 1. 8.IV. Siswa mengembangkan pokok-pokok cerita yang disusun secara tertulis bervariatif. Siswa dengan bimbingan guru mengawali pembelajaran dengan membaca basmallah bersama-sama. 9. Siswa dengan bimbingan guru mengucapkan hamdalah bersama-sama untuk mengakhiri pelajaran. Siswa diminta untuk berlatih menyampaikan cerita secara lisan dengan memanfaatkan teks cerita pengalaman yang telah disusun. 10. Siswa anggota kelompok saling memberikan saran sesuai dengan format penilaiannya secara santun. Siswa dengan bimbingan guru berlatih menyampaikan cerita secara lisan dengan memanfaatkan teks contoh cerita pengalaman dari siswa yang disiapkan penuh percaya diri. Siswa memahami tujuan pembelajaran yang harus dicapai. 3. Siswa menyempurnakan pengembangan pokok-pokok cerita yang disusun secara tertulis secara tepat. Siswa dan guru melakukan fefleksi dengan menanyakan kesulitan siswa dalam menceritakan pengalaman. Pertemuan Kedua 10 Refleksi Langkah Kegiatan Pembelajaran A. 3. Siswa membentuk kelompok dengan dipandu guru beranggotakan empat siswa. Kegiatan Penutup 1. 3. Kegiatan awal 1.rencanapembelajaran. Siswa dan guru bertanya jawab tentang isi cerita pengalaman. 2. Siswa yang pengembangan pokok-pokok ceritanya terbaik diminta membacakan karyanya secara tepat. 2. 2. Kegiatan awal Waktu Metode 10 12 www. Siswa memahami skenario pembelajaran yang akan dilaksanakan. Siswa memahami manfaat pembelajaran dalam kehidupan.

Siswa dan guru bertanya jawab tentang kegiatan berlatih bercerita di rumah.rencanapembelajaran. Siswa diminta untuk berlatih menyampaikan cerita secara lisan dengan memanfaatkan teks cerita pengalaman yang telah disusun. Kegiatan Penutup 1. Kegiatan awal 1. Siswa menceritakan pengalaman yang paling mengesankan secara individu di depan kelas penuh percaya diri. Siswa dengan bimbingan guru mengingat kembali kriteria penilaian menyampaikan cerita secara lisan. 2. Kegiatan Inti 1. 4. Siswa dan guru merangkum dan menyimpulkan cara bercerita yang baik. . membaca basmallah bersama-sama. 3. Siswa dan guru bertanya jawab tentang kegiatan berlatih bercerita di rumah. 60 Learning Community 13 www. Siswa dan guru melakukan refleksi tentang kekuatan dan kelemahan penampilan siswa dalam bercerita. 2. Siswa dengan bimbingan guru mengawali pembelajaran dengan membaca basmallah bersama-sama. Inquiry B. Siswa dengan dengan bimbingan guru mengawali pembelajaran dengan 2. Siswa berkelompok sesuai dengan kegiatannya. 4. 60 Learning Community C. 3. Beberapa siswa lain dan guru menilai penampilan siswa yang tampil penuh perhatian Secara bergantian siswa penilai memberi komentar secara santun. 2. Siswa berlatih menceritakan pengalaman paling mengesankan secara individu dalam kelompok penuh percaya diri. 4. Siswa memahami tujuan pembelajaran yang harus dicapai. 5. 4. Siswa dengan bimbingan guru berlatih menyampaikan cerita secara lisan dengan memanfaatkan teks contoh cerita pengalaman dari siswa yang disiapkan. 3. Secara bergantian siswa penilai memberi komentar terhadap penampilan temannya secara santun. Pertemuan Ketiga 10 Refleksi Langkah Kegiatan Pembelajaran A. Siswa dengan bimbingan guru mengucapkan hamdalah bersama-sama untuk mengakhiri pelajaran.1. Kegiatan Inti 1.com . 3. 3. 5. Siswa menceritakan pengalaman paling mengesankan secara individu penuh percaya diri. 2. Siswa dan guru menentukan tiga pencerita terbaik secara objektif. Siswa memahami ulang tujuan pembelajaran yang harus dicapai. Siswa lain dalam kelompok memberikan saran terhadapi penampilan temannya secara santun. Waktu 10 Metode Inquiry B. 4.

Siswa tidak dapat menuliskan apa-apa. Teknik 2. Siswa dengan bimbingan guru mengucapkan hamdalah bersama-sama untuk mengakhiri pelajaran. Sumber belajar 1. 2007. Halaman 2. Halaman 3-7. VI. Belajar Berbabahasa Belajar Berkomunikasi: Buku Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia SMP/MTs Kelas VII. menggunakan pilihan kata dan kalimat efektif b. Instrumen penilaian Soal Tes Tertulis : Tes unjuk kerja : Uji petik kerja prosedur dan produk 1) Tulislah minimal tiga pengalamanmu yang paling mengesankan! 2) Tentukan satu pengalaman yang kamu anggap paling mengesankan dari daftar yang telah kamu buat untuk diceritakan! 3) Susunlah pokok-pokok cerita pengalaman yang paling mengesankan itu dengan runtut! 4) Kembangkan pokok-pokok cerita pengalaman yang paling mengesankan itu dengan ketentuan sebagai berikut! a. 2007. Penilaian 1. Malang: UM Press. C. menggunakan 76-100 kata c. Jakarta: Erlangga. Dkk. 5. Bahasa Indonesia Kelas VII Semester I. Bentuk instrumen 3.7. Jakarta: Erlangga. Halaman 1-4. Nurhadi dkk.5. 2007. Kegiatan Penutup 1. Siswa menyusun pokok-pokok cerita pengalaman tetapi tidak runtut. Dkk. menggunakan 16-20 kalimat Pedoman penskoran soal tertulis: Skor maksimal = 48 Soal nomor 1 Kegiatan Siswa menulis 3 pengalaman atau lebih Siswa menuliskan 1—2 pengalaman Siswa tidak menuliskan apa-apa Pedoman penskoran Soal nomor 2 Kegiatan Siswa menentukan satu pengalaman yang mengesankan Siswa tidak dapat menuliskan apa-apa Pedoman penskoran Soal nomor 3 Kegiatan Siswa menyusun pokok-pokok cerita pengalaman secara runtut. Abdul. 3. 10 Refleksi V. 2005. 2. Agus. Tabel identifikasi pengalaman 2. Bahasa Indonesia Untuk SMP Kleas VII. Halaman 12-15. Razaq.com . Pedoman penskoran Soal nomor 4 Skor 2 1 0 Skor 1 0 Skor 2 1 0 14 www. Siswa dan guru melakukan refleksi kegiatan pembelajaran. Tiga pencerita terbaik mendapatkan penghargaan dari guru dan teman-teman penuh kompetisi. Santoso. 4. Trianto. Barokah. Pasti Bisa: Pembahasan Tuntas Kompetensi Bahasa Indonesia untuk SMP dan MTs Kelas VII.rencanapembelajaran. Malang: Insan Mandiri.

Kurang sesuai d. Lengkap c. Menggunakan 76-100 kata & kesalahan 61-75 skor 1 f. dan mohon maaf skor 3 b. Menggunakan 16-20 kalimat & kealahan 6-10 skor 2 d. Terdapat salam. Menggunakan 16-20 kalimat tanpa kesalahan skor 4 b.com . Tidak sesuai a. Kurang lengkap d. Kurang sesuai dengan isi dan kaidah penulisan judul skor 2 c. Terdapat dua unsur penutup skor 2 c. Pedoman Penskoran Soal Tes Perbuatan: Skor maksimal = 32 No. Tidak menuliskan unsur apa-apa skor 0 3 Pengembangan unsur pembuka a. Terdapat dua unsur skor 2 c. Terdapat dua unsur pembuka skor 2 c. Menggunakan 16-20 kalimat & kesalahan 16-20 skor 0 Soal Tes Perbuatan 3 3 9 3 10 12 Ceritakanlah secara lisan pengalaman yang mengesankan itu berdasarkan pokokpokok cerita yang telah kamu susun sebelumnya dengan pilihan kata yang tepat dan kalimat efektif. isi. Terdapat salam. penegasan. dan pengantar skor 3 b. Menggunakan 76-100 kata & kesalahan 16-30 skor 4 c. Menggunakan 76-100 kata & kesalahan 1-15 skor 5 b. Terdapat satu unsur pembuka skor 1 d. Tidak menuliskan pengembangan skor 0 5 Pengembangan unsur penutup a. sapaan. Tidak menuliskan unsur pembuka skor 0 4 Pengembangan unsur isi setiap perolehan skor kali 3 a. Mengembangkan 2 pokok pikiran skor 2 c. Sangat sesuai b. Kurang d.No. Menggunakan 16-20 kalimat & kesalahan 1-5 skor 3 c. Mengembangkan 1 pokok pikiran skor 1 d. Terdapat satu unsur skor 1 d. Tidak lengkap a. Mengembangkan 3 pokok pikiran atau lebih skor 3 b. Sesuai c. Tidak menulis judul skor 0 2 Kelengkapan unsur pembuka. Tidak cukup Skor 4 3 2 1 4 3 2 1 4 3 2 1 2 Kelengkapan unsur 3 Pengembangan unsur 15 www. penutup a. 1 Aspek & Rentangan Skor Skor Maksimal 3 Penulisan judul a. Menggunakan 76-100 kata & kesalahan 76-100 skor 0 7 Ketepatan penggunaan kalimat setiap perolehan skor kali 3 a. Sangat lengkap b. Menggunakan 76-100 kata & kesalahan 31-45 skor 3 d. Tidak sesuai dengan isi dan kaidah penulisan judul skor 1 d. Sesuai dengan isi dan kaidah penulisan judul skor 3 b. Tidak menuliskan unsur penutup skor 0 6 Ketepatan pilihan kata setiap perolehan skor kali 2 a. Terdapat tiga unsur skor 3 b.rencanapembelajaran. Sangat cukup b. Menggunakan 76-100 kata & kesalahan 46-60 skor 2 e. Menggunakan 16-20 kalimat & kesalahan 11-15 skor 1 e. Cukup c. 1 Aspek Kesesuaian isi dengan judul Diskripsi a. Terdapat satu unsur penutup skor 1 d.

..5 4. Tepat c..... Fasih c.2 4.............. 1 2 3 4 5 6 7 8 Penghitungan nilai akhir dalam skala 0—100 adalah sebagai berikut: Perolehan skor X skor (100) Skor maksimum ....... 16 www.....rencanapembelajaran.... Kurang tepat d..com .... Tidak tepat a. Tidak lancar a. Guru Mata Nama Siswa 1 2 Nomor Aspek dan Skor 3 4 5 6 JML 7 8 Nilai Nama Siswa 1 2 3 Nomor Soal dan Skor 4.1 4. Pelajaran... Sangat tepat b... Kurang lancar d.. Kurang tepat d.. Tepat c. Kurang mantap d.7 Nilai Nilai akhir = Ideal = ... Kurang fasih d... Sangat mantap b... Tidak fasih a..6 4.. Tidak mantap 4 3 2 1 4 3 2 1 4 3 2 1 4 3 2 1 4 3 2 1 Format Penilaian Tes Tulis No.4 Kelancaran 5 Kefasihan pengucapan 6 Ketepatan intonasi 7 Ketepatan mimik dan gestur 8 Kemantapan sikap a... Mantap c...3 4. Sangat tepat b... Tidak tepat a..... Lancar c. Sangat fasih b... Sangat lancar b... 1 2 3 4 5 6 7 8 Format Penilaian Tes Perbuatan No...... Mengetahui.4 JML 4.. .........

.. kertas folio. (3) Mampu menyampaikan pengumuman dengan intonasi yang tepat serta menggunakan kalimat yang lugas dan sederhana.. Isi pengumuman (hal... II.............. Pokok-pokok pengumuman meliputi: a. dll......... 3... Siswa mampu menentukan pokok-pokok pengumuman. 2... Petunjuk menulis pengumuman: a.... RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) KELAS VII SM 1 KD 2. : Bahasa Indonesia : VII/1 1... NIP .....) c.. dan penanggung jawab pengumuman jelas.. Materi Pembelajaran 1...... ........ Siswa mengembangkan pokok-pokok pengumuman menjadi sebuah pengumuman tertulis...... dan efektif..rencanapembelajaran.... bersifat khusus.. b.... Tujuan Pembelajaran 1.... atau media lain.2 Sekolah Mata Pelajaran Kelas /Semester Standar Kompetensi Kompetensi Dasar : SMP . 2......... .. (1) Mampu menentukan pokok-pokok pengumuman. b........ 17 www. kalangan tertentu atau masyarakat luas). Penanggung jawab (lembaga.. Upayakan sasaran pengumuman. Mengungkapkan pengalaman dan informasi melalui kegiatan bercerita dan menyampaikan pengumuman........ Tentukan ditulis secara formal atau semi formal...... syarat.... Menyampaikan pengumuman dengan intonasi yang tepat serta menggunakan kalimatkalimat yang lugas dan sederhana. NIP . Siswa mampu menyampaikan pengumuman dengan intonasi yang tepat serta kalimat lugas dan sederhana.. waktu..... c.... kertas manila.............. jumlah.. Tentukan media penulisan pengumuman............. isi pengumuman..com .Kepala Sekolah ... Penentuan pokok-pokok pengumuman........... 3.... (2) Mampu mengembangkan pokok-pokok pengumuman menjadi sebuah pengumuman tertulis........ Gunakan bahasa yang jelas... perorangan).. Penyampaian pengumuman dengan intonasi yang tepat serta kalimat lugas dan sederhana.... tempat... Pengembangan pokok-pokok pengumuman menjadi pengumuman tertulis... Sasaran pengumuman (siapa yang diberitahu. sopan...... d............... : 6X 40 menit ( 3 pertemuan) Indikator Alokasi Waktu I...

Siswa memahami manfaat pembelajaran dalam kehidupan. secara cermat 60 Learning Community Diskusi C. 4. 3. Siswa memahami tujuan pembelajaran yang harus dicapai. Modeling Tanya jawab Inkuiri Diskusi Tubian IV. 5.. Kegiatan Penutup 1. 2. Jika disampaikan secara lengkap setelah dibacakan dapat disampaikan ulang intinya (jika diperluka). Siswa memilih salah satu pengumuman yang pernah didengar secara berkelompok secara cermat. c.com .rencanapembelajaran. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Pertemuan Pertama Langkah Kegiatan Pembelajaran A.Petunjuk menyampaikan pengumuman: a. dan ekspresi yang meyakinkan. 5. Siswa dengan bimbingan guru mengawali pembelajaran dengan membaca basmallah bersama-sama. Siswa dan guru bertanya jawab tentang pokok-pokok pengumuman. Siswa dan guru menyepakati format penilaian penyampaian pengumuman baik secara tertulis maupun lisan. 5. Kegiatan Inti 1. Siswa dengan bimbingan guru berlatih menyampaikan pengumuman secara lisan dengan memanfaatkan teks contoh pengumuman yang disiapkan. Siswa anggota kelompok lain saling memberikan saran sesuai dengan format penilaiannya secara santun. Siswa membentuk kelompok dengan dipandu guru beranggotakan empat siswa. Siswa dan guru bertanya jawab tentang cara pembacaan pengumuman. 9. Waktu 10 Metode Tanya jawab Inquiry B. b. 2. 7. 6. 8. Siswa diminta untuk berlatih menyampaikan pengumuman secara lisan dengan memanfaatkan teks 10 Refleksi 18 www. Siswa menyempurnakan pengembangan pokok-pokok pengumuman yang disusun secara tertulis secara cermat. 4. Metode Pembelajaran 1. Siswa mempresentasikan hasil kerja kelompok penuh percaya diri. Tentukan mau disampaikan secara lengkap atau intinya saja. 3. 8. 2. Siswa mencermati contoh pembacaan pengumuman oleh siswa yang disiapkan.. Gunakan intonasi. 4.secara sepakat 6. Siswa mengembangkan pokok-pokok pengumuman secara berkelompok menjadi pengumuman yang lengkap secara cermat. Siswa dan guru melakukan fefleksi dengan menanyakan kesulitan siswa dalam menyampaikan pengumuman. aksentuasi. 3. Siswa memahami skenario pembelajaran yang akan dilaksanakan. Siswa menentukan pokok-pokok pengumuman yang pernah didengarkan secara berkelompok secara cermat. Kegiatan awal 1. 2. 7. III. Siswa mendata pengumuman yang pernah didengar secara berkelompok secara cermat.

Siswa dengan bimbingan guru mengucapkan hamdalah bersama-sama untuk mengakhiri pelajaran. 3. Kegiatan awal 1. Pertemuan Ketiga 10 Refleksi Langkah Kegiatan Pembelajaran A.rencanapembelajaran. Waktu 10 Metode Inquiry B.cerita pengumuman yang telah disusun. Siswa berkelompok sesuai dengan kegiatannya. Siswa dengan bimbingan guru berlatih menyampaikan pengumuman secara lisan dengan memanfaatkan teks pengumuman yang disiapkan. 3. Kegiatan Penutup 1. Siswa lain dalam kelompok memberikan saran terhadapi penampilan temannya secara santun. Kegiatan Inti 19 60 www. Kegiatan awal 1. 4. 4. Siswa dengan bimbingan guru mengawali pembelajaran dengan membaca basmallah bersama-sama. Kegiatan Inti 1. Siswa dengan bimbingan guru mengucapkan hamdalah bersama-sama untuk mengakhiri pelajaran. 2. secara santun 5. Siswa menyampaikan pengumuman secara individu di depan kelas. 2. Siswa dengan bimbingan guru mengingat kembali kriteria penilaian menyampaikan pengumuman secara lisan. Siswa memahami ulang tujuan pembelajaran yang harus dicapai. Waktu 10 Metode Inquiry B. Siswa dan guru melakukan refleksi tentang kekuatan dan kelemahan penampilan siswa dalam penyampaian pengumuman. Secara bergantian siswa penilai memberi komentar terhadap penampilan temannya penuh percaya diri. Siswa dan guru merangkum dan menyimpulkan cara bercerita yang baik. 5. Siswa dan guru bertanya jawab tentang kegiatan berlatih menyampaikan pengumuman di rumah. Siswa berlatih menyampaikan pengumuman secara individu dalam kelompok penuh percaya diri. Siswa diminta untuk berlatih menyampaikan pengumuman secara lisan dengan memanfaatkan teks pengumuman yang telah disusun. 3. 2. Siswa memahami ulang tujuan pembelajaran yang harus dicapai. 3. 2. Siswa dan guru bertanya jawab tentang kegiatan berlatih bercerita di rumah. 4. Pertemuan Kedua Langkah Kegiatan Pembelajaran A. Siswa dengan dengan bimbingan guru mengawali pembelajaran dengan membaca basmallah bersamasama.com . 3. 60 Learning Community C.

Bahasa Indonesia Untuk SMP Kleas VII. Santoso. Siswa dengan bimbingan guru mengucapkan hamdalah bersama-sama untuk mengakhiri pelajaran. 10 Refleksi V. Learning Community C. 2007. Skor 2 1 0 Skor 1 0 Skor 2 20 www. Kegiatan Penutup 1.com . 2. Dkk. Tiga penampil terbaik mendapatkan penghargaan dari guru dan teman-teman secara objektif. Siswa dan guru menentukan tiga penampil terbaik secara objektif. Belajar Berbabahasa Belajar Berkomunikasi: Buku Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia SMP/MTs Kelas VII. 4. Siswa menyampaikan pengumuman secara individu dengan intonasi yang tepat. Penilaian 1. 39-40. kalimat yang lugas dan sederhana penuh percaya diri. Instrumen penilaian Soal Tes Tertulis 1) 2) 3) 4) Tulislah minimal tiga pengumuman yang pernah kalian dengarkan! Pilihlah salah satu pengumuman yang paling kalian ingat! Susunlah pokok-pokok pengumuman yang pernah kalian dengarkan! Kembangkan pokok-pokok pengumuman yang pernah kalian dengar dengan mempertimbangkan kelengkapan isi dan ketepatan penulisan! : Tes unjuk kerja : Uji petik kerja prosedur dan produk Pedoman penskoran soal tertulis: Skor maksimal = 64 Soal nomor 1 Kegiatan Siswa menulis 3 pengumuman atau lebih Siswa menuliskan 1—2 pengumuman Siswa tidak menuliskan apa-apa Pedoman penskoran Soal nomor 2 Kegiatan Siswa menentukan satu pengumuman yang diingat Siswa tidak dapat menuliskan apa-apa Pedoman penskoran Soal nomor 3 Kegiatan Siswa menyusun pokok-pokok pengumuman secara runtut. VI. Malang: UM Press. Pasti Bisa: Pembahasan Tuntas Kompetensi Bahasa Indonesia untuk SMP dan MTs Kelas VII. Barokah. Halaman 29-3. Bahasa Indonesia Kelas VII Semester I. 3. Trianto. Teknik 2.rencanapembelajaran. Halaman 73-77. Razaq. Malang: Insan Mandiri. 4. Dkk. Sumber belajar 1. Siswa lain dan guru menilai penampilan siswa yang tampil secara objektif. Siswa dan guru melakukan refleksi kegiatan pembelajaran. 2005. 2. 2007. Jakarta: Erlangga. 2. Abdul. Secara bergantian siswa penilai memberi komentar penuh percaya diri. Bentuk instrumen 3. Agus.1. 5. Jakarta: Erlangga. 3. 2007. Halaman 78-84. Halaman 100-107. Nurhadi dkk.

Kurang jelas. Tidak menuliskan kalimat skor 0 4 3 12 12 12 8 8 Soal Tes Perbuatan Sampaikan pengumuman yang telah Kalian buat dengan intonasi yang tepat serta kalimat lugas dan sederhana! Pedoman Penskoran Soal Tes Perbuatan: Skor maksimal = 36 No. tegas. tegas. Tidak menuliskan unsur penutup skor 0 Ketepatan menerapkan EYD setiap perolehan skor kali 2 a. Tidak menuliskan unsur pengantar skor 0 Pengembangan unsur isi setiap perolehan skor kali 3 a. Kurang jelas. Cukup jelas. Tidak mengembangkan unsur isi skor 0 Pengembangan unsur penutup setiap perolehan skor kali 3 a. Terdapat satu unsur skor 1 d. Tidak jelas. 1 Aspek & Rentangan Skor Skor Maksimal 2 3 4 5 6 7 Penulisan kop pengumuman a. Tidak jelas. dan santun skor skor 1 e. Aspek Diskripsi Skor 21 www. Sangat jelas. dan penulisan kata 1-5 skor 4 b. dan santun skor 3 c. Tidak menuliskan unsur apa-apa skor 0 Pengembangan unsur pengantar setiap perolehan skor kali 3 a. tanda baca. Tidak jelas. tegas. tanda baca. Tidak lugas dan sederhana skor 1 e.Siswa menyusun pokok-pokok pengumuman tetapi tidak runtut. dan santun skor skor 2 d. tegas. Kurang jelas. Cukup jelas. dan santun skor 3 c. Terdapat tiga unsur skor 3 b. tegas. dan penulisan kata 11-15 skor 2 d. tegas. dan penulisan kata 16-20 skor 1 Ketepatan penggunaan kalimat setiap perolehan skor kali 2 a. Kurang lugas dan sederhana skor 2 d.rencanapembelajaran. tegas. Terdapat dua unsur skor 2 c. dan santun skor skor 2 d. penutup) a. Kesalahan penggunaan huruf besar. tegas. Sesuai dengan isi dan kaidah penulisan kop skor 3 c. 1 0 Pedoman penskoran Soal nomor 4 No. Tidak menulis kop skor 0 Kelengkapan unsur pengumuman (pengantar. Kesalahan penggunaan huruf besar. Sangat jelas. Sangat jelas. Tidak sesuai dengan isi dan kaidah penulisan kop skor 1 e. tegas. dan santun skor skor 1 e. dan santun skor 4 b. dan santun skor 1 e. Sangat sesuai dengan isi dan kaidah penulisan kop skor 4 b.com . tegas. tegas. dan santun skor 2 d. Kesalahan penggunaan huruf besar. Kesalahan penggunaan huruf besar. tanda baca. dan santun skor 3 c. dan penulisan kata 6-10 skor 3 c. isi. Kurang sesuai dengan isi dan kaidah penulisan kop skor 2 d. Siswa tidak dapat menuliskan apa-apa. dan santun skor 4 b. Sangat lugas dan sederhana skor 4 b. tegas. Cukup lugas dan sederhana skor 3 c. dan santun skor 4 b. tanda baca. Jelas.

1 Kesesuaian isi dengan teks 2 Kelengkapan unsur 3 Pengembangan unsur 4 Kelancaran 5 Kefasihan pengucapan 6 Ketepatan intonasi 7 Kelugasan dan keserderhanan kalimat 8 Ketepatan mimik dan gestur 9 Kemantapan sikap a. Sesuai c. Tidak cukup a. Tidak lugas & sederhana a. Tidak mantap 4 3 2 1 4 3 2 1 4 3 2 1 4 3 2 1 4 3 2 1 4 3 2 1 4 3 2 1 4 3 2 1 4 3 2 1 Format Penilaian Tes Tulis No. Tidak lengkap a. 1 2 3 4 5 Format Penilaian Tes Perbuatan No.5 4. Sangat lengkap b. Tepat c. Kurang sesuai d.1 4. Kurang tepat d. Lugas & sederhana c. Kurang tepat d.rencanapembelajaran. Kurang d. Tidak fasih a.4 JML 4.6 4. Kurang lugas & sederhana d. Kurang fasih d. Mantap c. Sangat fasih b. Kurang lancar d. Sangat mantap b. Sangat lancar b. Lengkap c. Sangat sesuai b. Cukup c. Sangat lugas & sederhana b. Lancar c. Tidak tepat a. Tidak tepat a. Nama Siswa 1 2 Nomor Aspek dan Skor 3 4 5 6 JML 7 8 Nilai Nama Siswa 1 2 3 Nomor Soal dan Skor 4.com .3 4. Tepat c.7 Nilai 1 2 3 4 5 Penghitungan nilai akhir dalam skala 0—100 adalah sebagai berikut: Perolehan skor 22 www. Tidak sesuai a. Sangat tepat b.2 4. Sangat cukup b. Sangat tepat b. Kurang mantap d. Fasih c. Kurang lengkap d. Tidak lancar a.

....... NIP ..................1 Menemukan makna kata tertentu dalam kamus secara cepat dan tepat dengan konteks yang diinginkan melalui kegiatan membaca memindai.......... : 2 X 40 menit ( 1 pertemuan) Alokasi Waktu I...... Indikator (1) Mampu menemukan lema secara cepat dan tepat........................... NIP .........1 Sekolah Mata Pelajaran Kelas /Semester Standar Kompetensi Kompetensi Dasar : SMP ........ (2) Mampu menemukan makna kata secara cepat dan tepat sesuai dengan konteks yang diinginkan..................................................... Pelajaran.............. Kepala Sekolah Guru Mata ..... Mengetahui......... Siswa menemukan makna kata secara cepat dan tepat sesuai dengan konteks.......... 3.... : Bahasa Indonesia : VII/1 3..... Memahami ragam teks nonsastra dengan berbagai cara membaca........... RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) KELAS VII SM 1 KD 3. II....com .. 23 www. ............................... Siswa mampu menemukan lema secara cepat dan tepat 2.......... Menemukan lema dari bacaan.Nilai akhir = X skor (100) Skor maksimum Ideal = ... Tujuan Pembelajaran 1.................... Materi Pembelajaran 1..... ...rencanapembelajaran.... .............

Inkuiri 3. dengan berpatokan pada kata dasar. Guru menyampaikan apersepsi dan tujuan pembelajaran 2. Misalnya. Kalian dapat langsung mencari nama orang yang sedang kalian cari. Kata itu banyak sekali. Carilah kata itu dalam deret kata yang berhuruf awal /t/. dari A sampai Z. melihat acara TV.rencanapembelajaran. Siswa menandai kata-kata baru dan menentukan kata itu sebagai lema yang akan dicari maknanya dari kamus secara tepat 4. Lanjutkan pencarian sampai pada kata yang huruf awal Iter-l. Kegiatan Inti 1. kita akan mencari makna kata tertib. Siswa bertanya jawab mengenai isi bacaan penuh kerja keras dan santun 3. Ketika itu. Demikian seterusnya hingga kata-kata yang dicari itu dapat ditemukan.dan .jumlah (dari sejumlah) . kalian telah melakukan kegiatan membaca memindai (scanning). nama itu Hasyim. Urutan alfabetnya yaitu bebas .tumpang (dari penumpang) .kendara (dari kendaraan) . Kamus berfungsi sebagai rujukan untuk mengetahui makna suatu kata. Kegiatan awal 1. Kalimat di atas terdiri atas tujuh belas kata. Metode Pembelajaran 1. kata pada kamus. yaitu fakta atau informasi khusus. misalnya. Waktu 10 Metode Inquiry B.yang. Membaca kamus sama seperti ketika kalian mencari nomor telepon di buku Petunjuk Telepon. Scanning adalah suatu teknik membaca untuk mendapatkan suatu informasi tanpa membaca yang Iain-lain.pada pribadi .tentu (dari ditentukan) . Mata kita bergerak dengan cepat hingga sampai pada deretan nama yang berhuruf awal H. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Langkah Kegiatan Pembelajaran A. Ketika itu.jam . jadi. Berikut langkah-langkah yang lebih jelas. Perhatikanlah halaman kamus berikut ini. angka statistik. Menemukan makna kata langsung dng udaraluar. terowongan n tembusan di tanah atau gunung (untuk jalan kereta api dsb): — jalan jalan yg dibuat dng cara menembus gunung (bukit) atau yg berada di bawah permukaan tanah atau air yg kedua 2. Scanning digunakan untuk mencari nomor telepon. Katakata tersebut di dalam kamus disusun secara alfabetis. Kegiatan serupa juga berlaku pada waktu kalian mencari kata dalam kamus. ujungnya berhubungan — pengering terowongan untuk mengalirkan air untuk mengurang banjir III. baik kata dasar maupun kata berimbuhan.com . Siswa berpasangan untuk menemukan lema secara cepat dan tepat dari kamus yang sudah disediakan 60 Learning Community 24 www. Kamus juga berguna dalam mengetahui cara-cara penggunaan suatu kata dalam kalimat. Bertanya jawab tentang kegiatan membaca yang pernah dilakukan siswa.orang . langsung ke masalah yang dicari. entri pada indeks.dari . Kita melambatkan kecepatan membaca bila sudah sampai pada halaman yang dimaksud. Siswa membaca teks nonsastra yang telah dipilih guru diliputi rasa ingin tahu 2. Kegiatan ini harus kita lakukan secara cepat dan akurat.kurang . dan Iain-lain. Diskusi IV.laju (dari melaju) .dengan .Perhatikan kalimat berikut ! Sejumlah kendaraan pribadi pada jam yang ditentukan melaju bebas dan kencang dengan penumpang kurang dari tiga orang. Tanya jawab 2. Gerakkan mata kita secara cepat menuju halaman yang memuat kata yang dicari. bukan? Sapulah halaman itu sampai pandangan mata tertuju pada deret kata yang berhuruf awal /te/. kalian tidak perlu membaca halaman demi halaman.

62-67).dkk. Bentuk instrumen : Lembar observasi 3.23-27).dkk. 3. siswa yang lain menghitung waktu) 5.(satu siswa mencari lema. 1) = 4 No. dan 4 = sangat baik.2. Bahasa dan Sastra Indonesia: Nurhadi. Siswa berpasangan untuk menemukan makna kata (lema) secara cepat dan tepat sesuai dengan konteks yang diinginkan dalam teks bacaan (satu siswa mencari arti lema sesuai konteks. 2. Instrumen penilaian Lampiran 1: Contoh soal observasi 1) Berpasanganlah dengan temanmu kemudian lakukan kegiatan berikut: (1) Temukanlah lema dari kata yang diberikan oleh gurumu dalam kamus dan catatlah waktu yang diperlukannya! Pedoman penskoran: Kegiatan Skor Siswa menemukan lema dengan tepat dengan waktu yang tepat 2 Siswa menemukan lema tetapi waktunya lebih dari ketentuan 1 Siswa tidak dapat menemukan lema 0 2) Bacalah bacaan yang diberikan oleh gurumu. Sumber belajar 1.com . (hal. 3. 2 = sedang. Buku Belajar Berbahasa Belajar Berkomunikasi: Barokah.rencanapembelajaran. 10 Refleksi V. 3 = baik . Kegiatan Penutup 1. kemudian temukanlah makna kata dari kata yang tercetak miring secara cepat dan tepat dari dalam kamus dalam waktu terbatas! Pedoman penskoran: Kegiatan Skor Siswa menemukan makna kata secara tepat dan cepat 2 Siswa menemukan makna kata tetapi tidak cepat 1 Siswa tidak dapat menemukan makna kata 0 Rubrik penilaian observasi Berilah tanda (√ ) pada kolom nilai 1. Teknik : Observasi 2. Lampiran 2: Format penilaian pengamatan Nama siswa : ____________________________________________ No Aspek Deskriptor 1 2 3 1 Ketepatan Lema yang ditemukan tepat sesuai dengan kamus 2 Kecepatan Waktu yang diperlukan dalam menemukan lema sesuai dengan waktu yang diberikan 3 Keseriusan Siswa berdiskusi dan bersungguh-sungguh dalam menyelesaikan tugas Skor nilai maksimal: No. Bertepuk tangan untuk mengakhiri pelajaran. (hal. Kamus istilah dan KBI 2. Siswa dan guru melakukan refleksi. VI. Penilaian 1. siswa yang lain menghitung waktunya) C. atau 4 dengan ketentuan : 1 = kurang. 2) = 4 4 25 www.

...No........... ........ Memahami ragam teks nonsastra dengan berbagai cara membaca............ ..... 3) = 2 Jumlah = 10 Penghitungan nilai akhir dalam skala 0—100 adalah sebagai berikut: Perolehan skor Nilai akhir = Skor maksimum ................. 26 www.. (1) Mampu menemukan pokok-pokok pikiran dari bacaan melalui membaca cepat................. 3.. RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) KELAS VII SM 1 KD 3.................. Pelajaran........ NIP ...................................2 Menyimpulkan isi bacaan setelah membaca cepat 200 kata per menit..2 Sekolah Mata Pelajaran Kelas /Semester Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator : SMP NEGERI : Bahasa Indonesia : VII/1 3.................. ............rencanapembelajaran................. Mengetahui........... Kepala Sekolah Guru Mata X skor (100) Ideal = ....com ............. NIP ...........................................

Bacalah di dalam hati. Dengan demikian. Pergerakan mata sebaiknya dilakukan dari atas ke bawah. Manfaat membaca cepat • Membaca surat kabar. kita sudah melakukannya dengan perlahan-lahan dan kata demi kata. Jangan menggerakkan kepala kiri ke kanan. Pengantar a. (3) Mampu menyimpulkan isi bacaan dengan cara merangkai pokok-pokok bacaan. Jangan membaca dengan menggerakkan bibir atau komat-komit. • Mencari nomor telepon.(2) Mampu menjawab dengan benar 75 % dari jumlah pertanyaan yang disediakan.rencanapembelajaran. "Apa yang kubaca tadi?" Padahal. Tujuan Pembelajaran 1. Jangan membaca berulang-ulang. Siswa mampu menemukan pokok-pokok pikiran dalam bacaan. ataupun vertikal. Cara membaca yang dianjurkan • Bacalah teks dengan gerakan mata yang cepat. Pemilihan teknik-teknik tersebut bergantung pada jenis bacaannya. membaca akan sangat memberatkan. tetapi juga memboroskan waktu. misalnya kata-kata sambung dan kata-kata penunjuk. spiral. Alokasi Waktu : 2 X 40 menit ( 1 pertemuan) I. Hal itu dilakukan karena lupa dengan yang telah dibaca sebelumnya. Padahal. • • • • Mencari kata pada kamus. • Bacalah teks dengan mengabaikan kata-kata yang mudah ditebak maksudnya. Melihat acara TV Mendapatkan bagian penting yang diperlukan. Tekniknya bisa dalam bentuk zigzag. b. dalam waktu singkat.com . kalian dapat memahami maksud teks itu secara keseluruhan. cukup mata yang bergerak. Membaca kata demi kata tidak saja mengganggu pemahaman. lalu mengulanginya ke bagian awal. • • c. Menghitung kecepatan Kecepatan membaca dapat dihitung dalam satuan kpm (kecepatan per menit) Rumusnya sebagai berikut: Jumlah Kata Kecepatan per menit : X 60 27 www. Membaca dengan cara semacam itu memang melelahkan. • Temukanlah gagasan utama atau ide pokok dari setiap paragraf. Membaca kata demi kata hanya sampai pada pemahaman makna tiap kata. tujuan kita membaca adalah memahami bacaan itu secara keseluruhan. diagonal. • • • Jangan membaca bersuara. 2. Misalnya. Siswa mampu menjawab pertanyaan dengan benar 75 % dari jumlah pertanyaan yang disediakan. Bentuk zig-zag digunakan untuk teks yang sulit. Mampu menyimpulkan isi bacaan dengan cara merangkai pokok-pokok pikiran dalam bacaan. misalnya kamus ataupun surat kabar. II. 3. bukan dari kiri ke kanan. begitu sampai ke bagian akhir sebuah halaman. Mengenali topik bacaan. d. bentuk spiral untuk teks yang agak sulit. Kebiasaan yang jelek Kalau caranya salah. Jangan membaca sambil menggunakan ujung jari atau alat penunjuk lainnya. dan bentuk diagonal ataupun vertikal untuk teks yang mudah. Materi Pembelajaran 1.

Linda membaca teks yang terdiri dari 448 kata dalam waktu 2 menit 40 detik (=160 detik).. kecepata membaca Linda adalah: 448 kata ---------------------------------x 60 = 168 kpm 160 detik Jadi kecepatan membaca Linda adalah 168 kata per menit..Detik Contoh penghitungannya sebagai berikut. dan konten sekarang telah bisa ditangani secara utuh di satu departemen.. : Tanggung jawab pengembangan TI ini antara lain di pegang oleh Kementerian Komunikasi dan Informasi yang kini menjadi Departemen (Depkominfo). : . Pertama. detik ... Postel inilah yang sebelumnya berwenang di bidang pengaturan frekuensi.. mengenai masalah interkoneksi dan penggunaan frekuensi untuk hubungan telekomunikasi ke pedesaaan.. Namun. pemerintah bisa lebih fokus membuat kebijakan Information Communication Technology (ICT) yang bermanfaat. Seseqrang yang dianggap memahami suatu bacaan. Pembebasan frekuensi itu bisa juga mendorong masyarakat lebih kreatif. Direktorat Jenderal Aplikasi Telematika akan bertugas mengembangkan aplikasi seperti e-government dan e-commerce di Tanah Air. ia harus sanggup menjawab dengan benar minimal 75% dari jumlah pertanyaan yang tersedia. ”Jadi tidak perlu lagi ada kesulitan soal struktural seperti sebelumnya. menit .. penggabungan jajaran tersebut patut disyukuri.. detik : . "Dengan badan-badan yang lebih komprehensif ini. : pukul ..com .. aplikasi... Seiring dibebaskannya penggunaan frekuensi 2. Menurut JB Kristiadi... langkah Depkominfo terbaru adalah memasukkan Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi (Postel) dan Lembaga Informasi Nasional ke dalam jajarannya.." ungkap Kristiadi. Apalagi melihat belum meratanya akses telekomunikasi dan internet di Tanah Air. menit . 2.rencanapembelajaran.. Untuk mempercepat masuknya teknologi ke daerah terpencil. akses internet. tiga komponen penting yaitu infrastruktur. kecepatan membaca seseorang harus pula disertai dengan pemahaman. dan lainlain. menit . Soalnya. Pokok-pokok pikiran Waktu mulai Waktu berakhir Lama membaca Total waktu : pukul . Pemerintah juga dapat memfasilitasi soal infrastruktur dan konten itu.. detik . misalnya merintis usaha RT-RW Net atau berbagi jaringan internet broadband ke sejumlah rumah di satu wilayah. Ditambah lagi dengan dua badan lain yaitu Badan Penelitian dan Pengembangan SDM dan Badan Informasi Publik. Adapun urusan konten ditangani oleh Direktorat Jenderal Sarana Komunikasi dan Diseminasi Informasi.4 GHz yang biasa dipakai untuk jalur data dan suara diharapkan teknologi nirkabel ini bisa lebih berperan. 28 www. Dengan demikian. la pun menjelaskan ada dua program umum yang akan ditempuh pihaknya.. Selama ini layanan RT-RW Net sudah dilakukan antara lain di Bogor (Jawa Barat). detik Depkominfo Mengembangkan Tl Mewujudkan masyarakat yang melek teknologi informasi (TI) memang tidak mudah." ungkapnya.. Sekretaris Menteri Komunikasi dan 'Informasi.

Target pemanfaatan dana USO sendiri yaitu diharapkan bisa menyambungkan telekomunikasi ke lebih dari 8. Perkembangan TI di Indonesia oleh Kristiadi setara dengan Korea Selatan dan Amerika Serikat. Metode Pembelajaran 1. Kegiatan awal 10 1. Dua program yang akan dikembangkan oleh Depkominfo. c. Kristiadi? Sekretaris Menteri Komunikasi dan 'Informasi. Simpulan isi bacaan Depkominfo selaku penanggung pengembangan teknologi informasi bertugas menangani interkoneksi dan penggunaan frekuensi untuk hubungan telekomunikasi dan memperbanyak community acces point agar setara dengan Korean Selatan dan Amerika. Pengembangan telekomunikasi membutuhkan biaya besar. Apalagi sudah terbukti teknologi seperti internet atau telekomunikasi dapat dipakai melawan budaya korupsi lewat pembentukan situs dan nomor telepon khusus pelaporan korupsi. e. 3 Maret 2005) Depkominfo merupakan penanggung jawab pengembangan teknologi informasi. 2. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Langkah Kegiatan Pembelajaran Waktu A. f. tetapi juga menggerakkan masyarakat lebih taat asas. Disinilah peran dana universal service obligation (USO) yang ditarik para penyelenggara jaringan telekomunikasi.000 desa. Badan atau lembaga apakah yang baru dimasukkan ke dalam Depkominfo? Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi (Postel) dan Lembaga Informasi Nasiona. beradab. d. c. h. Fungsi Depkominfo mengurus TI dan menggerakkan masyarakat lebih taat asas. mencari ikan. 4. dan sebagainya. Jika program-program tadi terwujud.com . Siapakah J. b. sebuah desa memerlukan kios komunikasi yang memberikan kesempatan masyarakatnya terakses ke internet. a. 3. Kristiadi? Perkembangan TI di Indonesia setara dengan Korea Selatan dan Amerika.B. Kristiadi memimpikan suatu saat perkembangan TI di Indonesia bisa setara dengan yang terjadi di Korea Selatan dan di Amerika Serikat.l f. beradab. b. Intinya. Program Depkominfo berikutnya yaitu memperbanyak community acces point atau bisa juga disebut Pusat Informasi Masyarakat (PIM). Siapakah yang bertanggung jawab terhadap pengembangan teknologi informasi (TI)? Depkominfo.Tentunya pengembangan telekomunikasi ini menuntut biaya lebih besar. Inkuiri 3. Tanya jawab 2. Apakah tugas dari Direktorat Jenderal Aplikasi Telematika? Mengembangkan aplikasi seperti e-government dan e-commerce di Tanah Air. dan demokratis. Apakah yang diimpikan J. menurut Kristiadi. Guru dan siswa bertanya jawab tentang kesalahan cara membaca cepat siswa penampil. d. Istilah pusat akses sendiri telah diajukan sejak beberapa tahun yang lalu. Metode Inquiry 29 www. e. Dirjen Aplikasi Telematika bertugas mengembangkan aplikasi. (Dikutip dengan perubahan dari Media Indonesia. Pertanyaan bacaan & Jawaban a. Salah satu siswa diberi kesempatan untuk membaca teks yang disediakan guru untuk dibaca secara cepat. dan demokratis. fungsi Depkominfo tidak hanya mengurusi TI saja. III. Diskusi IV. Masyarakat kemudian diajar memanfaatkan internet untuk berdagang.B. Di daerah manakah usaha RT-RW Net telah dilakukan? Di Bogor Jawa Barat. USO sendiri merupakan konsep internasional mengenai pembangunan sarana telekomunikasi di daerah nonkomersial. g. Penggabungan Dirjen Postel dan Lembaga Informasi Nasional ke dalam Depkominfo patut disyukuri. di mana hampir semua warganya bisa menikmati akses internet tanpa terhalang biaya.rencanapembelajaran. Depkominfo memperbanyak Pusat Informasi Masyarakat.

Buku Belajar Berbahasa Belajar Berkomunikasi: Barokah. 1) = 5 No.44-50).rencanapembelajaran.3. Teknik : Tes unjuk kerja 2. 2. Kegiatan Inti 1. (hal. Bahasa dan Sastra Indonesia: Nurhadi. Alat dan Sumber belajar 1.dkk. Siswa membaca bacaan yang terdiri atas 200 kata atau kelipatannya secara cepat dan tepat. 2.dkk. Siswa menjawab pertanyaan yang berhubungan dengan bacaan secara cepat dan tepat 4. B. Kegiatan Penutup 1. Bentuk instrumen : Uji petik kerja prosedur dan produk 3. Siswa menentukan pokok-pokok bacaan secara cermat 5. Instrumen penilaian Lampiran 1: Contoh soal 1) Buka dan bacalah teks yang terlipat di atas mejamu setelah terdengar tanda dari guru (bel) satu kali dan berilah tanda garis miring pada akhir kata yang dibaca setelah terdengar bel 2 kali. Menjawab 75 % benar ari pertanyaan yang diberikan. (hal.13-16). Siswa menyimpulkan isi bacaan secara tepat dilandasi percaya diri 60 Learning Community C. 2) = 5 No. 3) = 5 30 www. (1) Hitunglah jumlah kata yang telah kamu baca dan masukkan dalam rumus penghitungan membaca cepat yang disediakan gurumu! 2) Jawablah pertanyaan-pertanyaan yang disampaikan gurumu secara cepat dan tepat! 3) Tulislah pokok-pokok bacaan itu kemudian simpulkan isi bacaan berdasarkan pokok-pokok pikiran yang telah kamu susun! Lampiran 2: Format penilaian pengamatan Nama siswa : ____________________________________________ Tanggal : ____________________________________________ No 1 2 3 4 Aspek Kecepatan Ketepatan Keseriusan Keseriusan Deskriptor Dengan waktu terbatas dapat membaca kata sesuai target. 3. Guru menyampaikan apersepsi mengenai pentingnya membaca cepat. Siswa dan guru melakukan refleksi dengan bertanya jawab kesulitan siswa dalam belajar. Skor Skor nilai maksimal: No. Siswa merangkai pokok-pokok bacaan penuh kerja keras 6. Stopwatch/jam 2. VI. Menyimpulkan isi bacaan secara tepat dengan kalimat yang tepat.com . Penilaian 1. Menemukan pokok-pokok pikiran bacaan secara tepat. Siswa menghitung kecepatan membaca secara tepat dan cepat 3. Bertepuk tangan untuk mengakhiri pelajaran 10 Refleksi V.

..... ......................... ................ Mengetahui..........rencanapembelajaran. ............. NIP .... Pelajaran..................................................................................... 4) = 5 Jumlah = 20 Penghitungan nilai akhir dalam skala 0—100 adalah sebagai berikut: Perolehan skor Nilai akhir = Skor maksimum (20) ........................ Kepala Sekolah Guru Mata X skor (100) Ideal = ........No.....com ............................... 31 www....... NIP ..................

Undang-Undang Dasar 1945 Pembukaan b.3 Membacakan berbagai teks perangkat upacara dengan intonasi yang tepat. Siswa menentukan penjedahan berbagai teks untuk upacara bendera. Undang-Undang Dasar 1945 Pembukaan Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu/maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan/karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. 3.com . Siswa membacakan berbagai teks untuk upacara bendera dengan intonasi yang tepat. Tujuan Pembelajaran 1. Doa 2. Janji siswa d. : 4 X 40 menit ( 2 pertemuan) Alokasi Waktu I. Materi Pembelajaran 1.3 Sekolah Mata Pelajaran Kelas /Semester Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator : SMP NEGERI : Bahasa Indonesia : VII/1 3. Siswa mampu mengidentifikasi berbagai teks perangkat upacara. (1) Mampu mengidentifikasi berbagai teks perangkat upacara.rencanapembelajaran. Identifikasi teks untuk upacara a.RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) KELAS VII SM 1 KD 3. (2) Mampu membacakan berbagai teks untuk upacara bendera dengan intonasi yang tepat. Memahami ragam teks nonsastra dengan berbagai cara membaca. Penjedahan teks upacara. 2. 3. II. Pancasila c. Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa/dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur/supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas/ maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya. 32 www. Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentosa/ mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan Negara Indonesia/ yang merdeka/ bersatu/berdaulat/ adil /dan makmur.

misalnya pada kata ber-uang dan beruang harus dibedakan pelafalannya 5. Aspek-aspek yang perlu diperhatikan dalam membacakan teks upacara adalah: 1. Tanya jawab Inkuiri Diskusi Latihan IV. seperti kualitas suara. Agar jeda kalimat yang kalian baca sesuai dengan teks. klausa. Pelafalan kata yang jelas dan tepat. 2. kejelasan. frase. 6.com . Sementara itu. Siswa dengan bimbingan guru mengidentifikasi teks perangkat upacara. Siswa dengan bimbingan guru mengawali pembelajaran dengan membaca basmallah. dan ketepatan pembacaan. Pembacaan teks untuk upacara dengan intonasi yang tepat. 3. termasuk ke dalam jenis membaca nyaring. penekanan. 33 www. Volume suara yang keras dan jelas.rencanapembelajaran. dan perhentian kata pada tempat yang sebenarnya. 3.Kemudian daripada itu/ untuk membentuk suatu Pemerintah Negara Indonesia/ yang melindungi segenap bangsa Indonesia/ dan seluruh tumpah darah Indonesia/ dan untuk memajukan kesejahteraan urnum. Intonasi kalimat meliputi pemenggalan kata tertentu yang tepat. 3. 3. yang disesuaikan dengan kandungan gagasannya. seperti hubungan kata. bacalah teks tersebut berdasarkan tanda-tanda jeda yang kalian buat. Siswa berkelompok sesuai dengan bentukan guru. 5. 4. Dalam jenis membaca ini terdapat beberapa hal yang perlu dipejhatikan. 4. Langkah Kegiatan Pembelajaran Kegiatan Awal Waktu 10 Metode Inquiri Ceramah 1. Kualitas suara meliputi besar kecilnya suara. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Pertemuan pertama A. dan jeda antarkata. berilah tanda penggal atau garis miring dua kali pada teks yang akan dibaca. Siswa memahami kompetensi yang akan dicapai melalui pembelajaran. mencerdaskan kehidupan bangsa/ dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan/perdamaian abadi / dan keadilan sosial/maka disusunlah KemerdekaanKebangsaan Indonesia itu dalam suatu susunan Undang-UndangDasar Negara Indonesia/ yang tebentuk dalam suatu susunan Negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada/ Ketuhanan Yang Maha Esa/ kemanusiaan yang adil dan beradab/ persatuan Indonesia/ dan kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan/ serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. jeda antarkata dilakukan dengan tujuan memberi kejelasan pada teks yang dibaca. Langkah selanjutnya. intonasi kalimat. III. Siswa memahami skenario pembelajaran. Membacakan teks perangkat upacara seperti naskah UUD 1945. 6. Intonasi yang tepat dan enak didengar. Siswa memahami manfaat kemampuan membaca teks perangkat upacara. Memahami satuan-saruan gagasan yang terkandung dalam naskah tersebut. Metode Pembelajaran 1. 2. 2. Memahami satuan-saruan bahasa. 4. Memahami isi teks yang akan dibacakan secara menyeluruh.

Siswa dengan dipandu guru mendiskusikan secara klasikal penjedahan pembacaan teks pembukaan UUD 1945 secara kelompok dan cermat.tiap kelompok beranggotakan 4-5 orang. Siswa memahami ulang kompetensi yang akan dicapai melalui pembelajaran. 2. 4. Siswa dengan bimbingan guru mendiskusikan kekuatan dan kelemahan pembacaan teks tata upacara bekerja sama 3.rencanapembelajaran. B.com . Siswa memahami skenario pembelajaran. Waktu 10 Metode Inquiri Ceramah B. 3. 5. Kegiatan Inti 1. Siswa penilai memberikan tanggapan secara bergantian dan objektif. 2. Siswa secara berkelompok menandai penjedahan pembacaan teks pembukaan UUD 1945 secara objektif. Siswa memahami rencana kegiatan pertemuan berikutnya. tiap kelompok beranggotakan 4-5 orang. Siswa memahami tugas untuk terus berlatih di rumah. 60 Konstruktif Penugasan C. Siswa dengan bimbingan guru mendiskusikan kekuatan dan kelemahan pembacaan teks pembukaan UUD 1945 secara cermat. Siswa dengan bimbingan guru mengawali pembelajaran dengan membaca basmallah. 10 Refleksi Pertemuan Kedua Langkah Kegiatan Pembelajaran A. 3. Siswa membacakan teks perangkat upacara bendera dengan intonasi yang tepat penuh percaya diri 8. 4. Siswa memperhatikan penampilan pembacaan teks pembukaan UUD 1945 penuh perhatian. Siswa memahami ulang manfaat kemampuan membaca teks perangkat upacara. 4. Kegiatan Penutup 1. Siswa berlatih membacakan teks perangkat upacara penuh percaya diri 7. Siswa membaca dan mencermati teks perangkat upacara secara cermat 5. Siswa memperhatikan penampilan pembacaan teks tata upacara penuh perhatian 2. 2. Kegiatan Awal 1. 3. 5. Siswa dan guru melakukan refleksi dengan menanyakan kesulitan siswa. Siswa mengidentifikasi berbagai teks perangkat upacara secara teliti 4. Siswa dengan bimbingan guru mengakhiri pembelajaran dengan mengucapkan hamdallah. Siswa menandai teks dengan tanda-tanda intonasi secara cermat 6. Siswa dengan dipandu guru berlatih membaca teks pembukaan UUD 1945 dengan intonasi yang tepat 60 Konstruktif Penugasan 34 www. Kegiatan Inti 1. Siswa berkelompok sesuai dengan bentukan guru.

Instrumen penilaian Soal: Bacakanlah salah satu teks perangkat upacara dengan intonasi yang tepat! Pedoman pensekoran: Skor Maksimal 24 No. 7. Pasti Bisa: Pembahasan Tuntas Kompetensi Bahasa Indonesia untuk SMP dan MTs Kelas VII. 1 Aspek Kelancaran Diskripsi a. Tepat Skor 4 3 2 1 4 3 2 1 4 3 2 Kefasihan pengucapan 3 Ketepatan intonasi 35 www. Belajar Berbabahasa Belajar Berkomunikasi: Buku Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia SMP/MTs Kelas VII. Nurhadi dkk. Siswa memahami tugas untuk terus berlatih di rumah. 10 Refleksi VI. 8. Sangat lancar b. Dkk. Siswa yang ditunjuk tampil membacakan teks teks pembukaan UUD 1945. Kegiatan Penutup 1. Halaman 30-34.6. Bentuk instrumen : Format Pengamatan 3. Bahasa Indonesia Untuk SMP Kleas VII. Malang: UM Press. 3. 2. Razaq. C. Jakarta: Erlangga. Halaman 82-84. Halaman 13-14. Bahasa Indonesia Kelas VII Semester I. Tidak fasih a. dengan intonasi yang tepat penuh percaya diri Siswa penilai memberikan tanggapan secara bergantian secara objektif. Siswa memahami rencana kegiatan pertemuan berikutnya. Trianto. Siswa dengan bimbingan guru mengakhiri pembelajaran dengan mengucapkan hamdallah. Agus. Malang: Insan Mandiri. Sangat tepat b. 4.com . 2007. Santoso. Sumber & Media belajar 1. 2. Lancar c. 2007. 3. VI. 10. Siswa dan guru melakukan refleksi dengan menanyakan kesulitan siswa. Kurang fasih d. Penilaian 1. Fasih c. Abdul. Halaman 109-112.rencanapembelajaran. 4. 9. Sangat fasih b. Barokah. Tidak lancar a. 2007. Siswa membacakan teks pembukaan UUD 1945 dengan intonasi yang tepat di depan kelas penuh percaya diri Siswa lain memberikan penilaian dan tanggapan terhadap siswa penampil secara objektif. Kurang lancar d. penuh percaya diri Siswa berlatih membaca teks pembukaan UUD 1945 dengan intonasi yang tepat dalam kelompok masingmasing penuh percaya diri Siswa lain dalam kelompok memberikan saran atas pembacaan teks pembukaan UUD 1945 secara santun. Dkk. 2005. Jakarta: Erlangga. Teknik : Tes perbuatan 2. 11.

... Kepala Sekolah Guru Mata X skor (100) Ideal = .............. .. NIP . Mengetahui.. Sangat tepat b... Tidak mantap 2 1 4 3 2 1 4 3 2 1 4 3 2 1 Format penilaian No..... Pelajaran.. NIP .. 36 www......... Sangat keras b....... Tidak tepat a.....4 Ketepatan penjedahan 5 Volume suara 6 Kemantapan sikap c....... Tidak memadai a................. Kurang mantap d..rencanapembelajaran................... Kurang tepat d.... Keras c....................... 1 2 3 4 5 Penghitungan nilai akhir dalam skala 0—100 adalah sebagai berikut: Perolehan skor Nilai akhir = Skor maksimum .. Tidak tepat a...... Tepat c. .............. Nama Siswa 1 Nomor Aspek dan Skor 2 3 4 5 6 JML Nilai ............................................ Sangat mantap b...................... Kurang keras d. Mantap c......... Kurang tepat d.................................com .......

Siswa mampu menuliskan pokok-pokok pikiran/pengalaman pribadi yang pernah dialami. (2) Mampu menulis pikiran atau pengalaman dalam buku harian dengan bahasa yang ekspresif..1 Menulis buku harian atau pengalaman pribadi dengan memperhatikan cara pengungkapan dan bahasa yang ekspresif.1 Sekolah Mata Pelajaran Kelas /Semester Standar Kompetensi Kompetensi Dasar : SMP ... 4... 2. Siswa mampu menuliskan pikiran atau pengalaman pribadi dalam buku harian dengan bahasa yang ekspresif. Menuliskan pokok-pokok pikiran pengalaman pribadi 37 www.rencanapembelajaran..RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) KELAS VII SM 1 KD 4. (1) Mampu menulis pokok-pokok pengalaman pribadi yang terjadi dalam suatu hari. II. : Bahasa Indonesia : VII/1 4... Materi Pembelajaran 1......... Mengungkapkan pikiran dan pengalaman dalam buku harian dan surat pribadi. : 4 X 40 menit ( 2 pertemuan) Indikator Alokasi Waktu I. Tujuan Pembelajaran 1..com ..

3. Dapat pula hanya menuliskan peristiwa yang dianggap paling penting/ layak untuk diabadikan dalam buku harian. Kegiatan Awal 1. Kalian bebas mengekspresikan apa saja di buku harian kalian dalam bentuk tulisan atau gambar. selain mengalirkan darah? Sebagai sesama warga megara yang masih susah. misalnya Medan. Siswa memahami manfaat kemampuan menulis Waktu 10 Metode Inquiri Ceramah 38 www. b. 2. 16 Juni 2006. sebagai bagian dari warga dunia yang masih terhinakan karena III.Dalam satu hari terdapat beberapa kegiatan. Darah sia-sia Saat kuhendak berangkat sekolah. Perhatikan waktu dan tempat kejadian. saat mentari menebar kasih. Contoh lainnya. pagi-pagi sekali. jam 08. a. Siswa memahami kompetensi yang akan dicapai melalui pembelajaran. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Pertemuan pertama Langkah Kegiatan Pembelajaran A. Ceritakan apa yang kalian pikiran dan rasakan. c. Pokok-pokok pikiran masing-masing peristiwa dapat dirumuskan dalam beberapa pertanyaan berikut? • Apa peristiwa yang terjadi? • Di mana peristiwa itu terjadi? • Kapan peristiwa itu terjadi? • Siapa saja yang terlibat dalam peristiwa itu? • Bagaimana proses terjadinya? • Mengapa hal itu terjadi? • Apa saja akibat peristiwa tersebut? • Bagaimana perasaanmu saat mengalami atau melihat peristiwa tersebut? 2. sebagaimana kalian bercerita dengan teman. Menulis pikiran atau pengalaman dalam buku harian Dalam buku itu. Tidak ada satu aturan khusus dalam menulis buku harian. Berikut ini langkah-langkah yang dapat kalian lakukan untuk menulis buku harian. pikiran.rencanapembelajaran. masing-masing kegiatan dapat ditulis dalam buku harian. 3. bertengkar dengan senjata tajam.com . Pemodelan Tanya jawab Inkuiri Demonstrasi IV. Menulis buku harian tidak harus benar-benar dalam bentuk buku. Kalian dapat melengkapi catatan harian dengan gambar atau ilustrasi yang menurutmu menarik. di kantin sekolah. 2. Iho! Kalian bisa saja menulis buku harian dalam komputer atau rekaman suaramu. Catatlah peristiwa menarik yang kalian lihat atau kalian alami sendiri dengan kalimat ekspresif. Kulihat dua pemuda mengalirkan darah sia-sia. saat orang mulai beraksi dalam pesta kerja. Siswa dengan bimbingan guru mengawali pembelajaran dengan membaca basmallah. kejadian.30 pagi. Tak adakah cara yang lebih baik untuk menyelesaikan masalah. 4. Kalimat ekspresif merupakan kalimat yang spontan keluar dari pikiran dan perasaan kita yang dalam. kalian dapat menuangkan semua pengalaman. 4 Januari 2006. masing-masing kegiatan terdiri dari beberapa pokok pikiran. Metode Pembelajaran 1. Anggap saja buku harian kalian sebagai "tempat sampah" untuk mengeluarkan semua pikiran dan perasaan kalian. saat anak-anak negeri berangkat mengasah diri. dan perasaan.

5. 6. 4. Siswa secara berkelompok membaca dan mencermati model penulisan pengalaman pribadi dalam buku harian secara teliti. Siswa memahami skenario pembelajaran. 5. Kegiatan Inti 1.com . tiap kelompok beranggotakan 4-5 orang. kejadian. 10 Refleksi Pertemuan Kedua Langkah Kegiatan Pembelajaran A. 6. 3. Siswa dan guru melakukan refleksi dengan menanyakan kesulitan siswa. Siswa saling memberikan saran terhadap hasil pengembangan pokok-pokok pengalaman pribadi yang ditulis dalam buku harian secara santun. Siswa mendiskusikan pokok-pokok pengalaman pribadi yang pernah terjadi dalam suatu hari yang layak ditulis dalam buku harian secara kerja sama. Siswa secara berkelompok mediskusikan unsurunsur penulisan pengalaman pribadi dalam buku harian secara teliti. B. Siswa memahami rencana kegiatan pertemuan berikutnya. 8. Waktu 10 Metode Inquiri Ceramah B. Siswa memahami ulang kompetensi yang akan dicapai melalui pembelajaran. 7. Siswa berkelompok sesuai dengan bentukan guru. Kegiatan Inti 1. 2. tiap kelompok beranggotakan 4-5 orang. dan perasaan ke dalam buku harian secara sistematis dan runtut. Kegiatan Awal 1. Empat siswa yang ditunjuk mewakili masing-masing kelompok oleh guru menulis hasil pekerjaannya di 60 Konstruktif 39 www. 2. 2. curahan pikiran. Siswa menyempurnakan hasil pengembangan pokok-pokok pengalaman pribadi yang ditulis dalam buku harian berdasarkan saran dari teman lain secara terbuka. Kegiatan Penutup 1. 3. 4. 3. Siswa memahami skenario pembelajaran.buku harian.rencanapembelajaran. Siswa memahami ulang manfaat kemampuan menulis buku harian. 4. Siswa dengan bimbingan guru mengawali pembelajaran dengan membaca basmallah. Siswa secara individu menuliskan pokok-pokok pengalaman pribadi yang pernah terjadi dalam suatu hari secara sistematis dan runtut. 60 Konstruktif Penugasan C. Siswa berkelompok sesuai dengan bentukan guru. Siswa dan guru menyepakati format penilaian buku harian secara sepakat. Siswa dengan bimbingan guru mengakhiri pembelajaran dengan mengucapkan hamdallah. 5. Siswa dengan bimbingan guru bertanya jawab tentang pengalaman menulis buku harian. Siswa mengembangkan pokok-pokok pengalaman pribadi menjadi sebuah tulisan yang ekspresif dengan menambahkan waktu.

Tidak menarik a. 2005.2. Halaman 96-98. Kurang jelas Skor 4 3 2 1 4 3 2 1 4 3 2 : Tes tulis + tes unjuk kerja : Tes unjuk kerja 2 Kejelasan fakta 3 Kejelasan pemikiran. 10 Refleksi V. Jelas c. 3. Kurang jelas d. 1 Aspek Kemenarikan peristiwa Diskripsi a. Dkk. Bentuk instrumen 3. Penugasan C. Pasti Bisa: Pembahasan Tuntas Kompetensi Bahasa Indonesia untuk SMP dan MTs Kelas VII. Sumber belajar 1. 2007. Sangat jelas b. 4. 2. Kegiatan Penutup 1. Siswa dan guru bermusyawarah menentukan tiga tulisan buku harian yang terbaik secara objektif. Sangat menarik b. papan tulis penuh percaya diri. Barokah. 3. 4. atau sikap 40 www. Penilaian 1. Instrumen penilaian Soal Unjuk kerja 1) Tulislah buku harian berdasarkan pengalaman pribadimu yang terjadi dalam minggu ini dengan menggunakan bahasa yang ekspresif untuk mencurahkan pemikiran dan perasaan. Halaman 50-53. Jakarta: Erlangga. 2007. Trianto. Santoso. Belajar Berbabahasa Belajar Berkomunikasi: Buku Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia SMP/MTs Kelas VII. VI. Sangat jelas b. perasaan. Tidak jelas a. Bahasa Indonesia Kelas VII Semester I. Kurang menarik d. Tiga orang siswa terpilih dalam menuliskan buku harian mendapat penghargaam dari guru penuh percaya diri. Abdul. Menarik c. Pedoman pensekoran unjuk kerja: Skor Maksimal 24 No. 2. Nurhadi dkk. Razaq. Malang: Insan Mandiri.rencanapembelajaran. Halaman 6-8. 3. Siswa menyempurnakan kembali hasil pekerjaannya penuh percaya diri. Dkk. Halaman 8-14. Siswa dengan bimbingan guru mengakhiri pembelajaran dengan mengucapkan hamdallah. 2007. 5. Agus. Siswa lain menilai dan mengomentari pekerjaan teman sesuai dengan unsur-unsur yang ada dalam format penilaian secara santun. Teknik 2. Jelas c. Siswa dan guru melakukan refleksi dengan menanyakan kesulitan siswa. Malang: UM Press. Siswa memahami rencana kegiatan pertemuan berikutnya. Jakarta: Erlangga. Bahasa Indonesia Untuk SMP Kleas VII.com .

...... ... Mengetahui.... 41 www.... Kurang tepat d......... Sangat tepat b......... RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) KELAS VII SM 1 KD 4.... ...............2 Sekolah Mata Pelajaran Kelas /Semester Standar Kompetensi Kompetensi Dasar : SMP NEGERI : Bahasa Indonesia : VII/1 4...... Sangat menarik b.... Tidak tepat a...... Pelajaran. 4...com ........ Tidak tepat a.......... Tidak menarik 1 4 3 2 1 4 3 2 1 4 3 2 1 Format penilaian No. ............... Tepat c..........4 Ketepatan pemilihan kata agar ekspresif Ketepatan penggunaan kalimat agar ekspresif Kemenarikan tampilan 5 6 d................ NIP ..........rencanapembelajaran. Tepat c...............2 Menulis surat pribadi dengan memperhatikan komposisi........ Kurang menarik d.. NIP .. Kurang tepat d.................................. Kepala Sekolah Guru Mata X skor (100) Ideal = .......... isi dan bahasa. Tidak jelas a.................... Mengungkapkan pikiran dan pengalaman dalam buku harian dan surat pribadi...... Menarik c..... 1 2 3 4 5 Nama Siswa 1 Nomor Aspek dan Skor 2 3 4 5 6 JML Nilai Penghitungan nilai akhir dalam skala 0—100 adalah sebagai berikut: Perolehan skor Nilai akhir = Skor maksimum .. a................. Sangat tepat b.....

Kutunggu balasan suratmu secepatnya. Surat pribadi 1 Tidak memiliki kop surat 2 Tidak memiliki nomor.com . Siswa mampu menulis surat pribadi dengan bahasa yang komunikatif. Hormat Saya. Ris? Mudah-mudahan dalam keadaan sehat walafiat dan baik-baik seperti keadaanku di Malang saat ini! Terkejut ya.Ed.Indikator (1) Mampu menentukan perbedaan komposisi surat pribadi dengan surat resmi. II. Tujuan Pembelajaran 1. Hei. apa kabar. Sekian dulu suratku. sampai di sini. (3) Mampu menyunting surat pribadi.rencanapembelajaran. hal 3 Memiliki tempat dan tanggal penulisan 4 Memiliki alamat tujuan surat 5 Memiliki salam pembuka 6 Memiliki pengantar isi 7 Memiliki bagian inti isi surat 8 Memliki bagian penutup 9 Memiliki identitas pengirim 10 Tidak mencantumkan jabatan/pangkat pengirim 11 Tidak memerlukan stempel 12 Tidak ada tembusan 13 Tidak terdapat inisial pengetik 2. 1 Agustus 2007 Jalan Panglima Sudirman No. Ris? Mudah-mudahan dalam keadaan sehat walafiat dan baik-baik seperti keadaanku di Malang saat ini! Terkejut ya. Wali kelas IIA SMP Negeri I Batu Jalan Agus Salim No. Siswa mampu menyunting surat pribadi. 55 Batu 42 www. 11 Tuban Salam jumpa. M. Siswa mampu menentukan perbedaan komposisi surat pribadi dengan surat resmi. Hei. lampiran. menerima suratku ini! Aku rindu dan sering teringat waktu kita masih di SD dulu sehingga kusempatkan waktu sedikit untuk menulis surat ini. Penulisan surat pribadi Contoh surat pribadi pertama Temanku Tia Risna yang baik Malang. Komposisi surat pribadi & surat resmi No. hal Memiliki tanggal penulisan Memiliki alamat tujuan surat Memiliki salam pembuka Memiliki pengantar isi Memiliki bagian inti isi surat Memliki bagian penutup Memiliki identitas pengirim Mencantumkan jabatan/pangkat pengirim Terdapat stempel Terkadang ada tembusan Terkadang ada inisial pengetik Putri Contoh surat pribadi kedua Batu. : 4 X 40 menit ( 2 pertemuan) Alokasi Waktu I. menerima suratku ini! Aku rindu dan sering teringat waktu kita masih di SD dulu sehingga kusempatkan waktu sedikit untuk menulis surat ini. Sudah ya. 20 Januari 2008 Yang terhormat Bapak Santoso. (2) Mampu menulis surat pribadi dengan bahasa yang komunikatif. lampiran. Surat resmi Memiliki kop surat Memiliki nomor. Materi Pembelajaran 1. 2. apa kabar. Lain kali kita sambung lagi. 3.

Senin. 2. 2. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Pertemuan pertama Langkah Kegiatan Pembelajaran A. Komposisi : apakah bagian-bagian surat sudah tertata dengan baik? b. Siswa dengan bimbingan guru mengawali pembelajaran dengan membaca basmallah. Siswa berdiskusi dalam kelompok tentang komposisi. Kegiatan Inti 1. kami beritahukan bahwa anak kami yang bemama Gita Sri Wardhani kelas HA pada hari ini. pengurutan kata. Atas perhatian Bapak. Bahasa : apakah bahasanya sudah baik (sesuai dengan orang yang disurati dan situasi pembicaraan) dan benar (sesuai dengan kaidah bahasa. 5. 1. dan ciri bahasa surat pribadi penuh percaya diri dan cermat. Waktu 10 Metode Inquiri Ceramah B. 3. Siswa dengan bimbingan guru bertanya jawab tentang pengalaman menulis surat pribadi. Siswa wakil kelompok mempresentasikan hasil diskusi sedangkan siswa dari kelompok lain memberikan tanggapan penuh percaya diri. Kegiatan Awal 1. huruf kecil. 5. kami ucapkan terima kasih. 2. Isi : apakah isinya sesuai dengan yang dikehendaki? c. III. a. 3. 4. 4. pemilihan kata. 20 Januari 2003 tidak dapat mengikuti pelajaran karena sakit. Untuk itu. Siswa memahami manfaat kemampuan menulis surat pribadi. dan penggunaan tanda baca). 6. 4. Siswa menulis surat pribadi dengan memperhatikan komposisi. Hormat kami. 5. penurulisan huruf besar. Guru memberikan penguatan terhadap kegiatan siswa.rencanapembelajaran. Siswa membaca dan mencermati contoh penulisan surat pribadi dan surat resmi yang terdapat dalam buku Teks diliputi rasa ingin tahu. mohon diizinkan tidak masuk hingga sehat kembali. Demikian. pemberitahuan ini kami sampaikan. 3. Siswa memahami skenario pembelajaran. Penyuntingan surat pribadi Ada tiga hal yang perlu diperhatikan saat melakukan penyuntingan terhadap surat pribadi. Bersama ini kami lampirkan pula surat keterangan dokter yang merawatnya.Dengan hormat. Siswa berkelompok sesuai dengan bentukan guru. Siswa memahami kompetensi yang akan dicapai melalui pembelajaran. unsur-unsur. dan bahasa yang 60 Konstruktif Penugasan 43 www.com . tiap kelompok beranggotakan 4-5 orang. Metode Pembelajaran Pemodelan Tanya jawab Inkuiri Presentasi Responsi karya mandiri IV. Yulis 3. isi.

Sumber & media belajar a) Razaq. 7. tiap kelompok beranggotakan 4-5 orang. Secara cermat 6. Kegiatan Awal 1. C. Bertepuk tangan untuk mengakhiri pelajaran 3. Malang: Insan Mandiri. Kegiatan Penutup 1. 10 Refleksi V. 5. 3. Siswa mendengarkan penegasan dari guru tentang kekurangani surat pribadi yang ada di papan penuh perhatian. Empat siswa yang ditunjuk guru mewakili kelompok menulis hasil kerjanya di papan tulis penuh percaya diri. 2. Siswa menyempurnakan surat pribadi berdasarkan saran dan kritik teman satu kelompok secara santun. Tiga orang siswa terpilih dalam menuliskan surat pribadi mendapat penghargaan dari guru dan suratnya dipasang di mading kelas penuh percaya diri. 60 Konstruktif Penugasan C. 2007.rencanapembelajaran. Siswa dan guru melakukan refleksi terhadap proses pembelajaran. Siswa dari kelompok lain secara bergantian dengan dipandu guru memberikan saran dan kritik terhadap hasil kerja siswa yang ditulis di papan secara santun 4. Guru memberikan tugas pada siswa untuk menyempurnakan kembali surat pribadi. Siswa dari kelompok lain mencermati hasil kerja siswa yang ditulis di papan secara cermat 3. 10 Refleksi Pertemuan Kedua Langkah Kegiatan Pembelajaran A. Bahasa Indonesia Kelas VII Semester I. 7. 2. Siswa dalam kelompok saling memberikan saran dan kritik terhadap hasil kerja individu secara santun. Siswa memahami skenario pembelajaran. Siswa memahami ulang kompetensi yang akan dicapai melalui pembelajaran. Siswa dengan bimbingan guru mengakhiri pembelajaran dengan mengucapkan hamdallah. Siswa dan guru menentukan tiga surat pribadi yang terbaik secara objektif.komunikatif penuh percaya diri dan kerja keras 6. Siswa dan guru melakukan refleksi. Dkk. Siswa menyunting kembali surat pribadi yang telah dibuat. 4. Waktu 10 Metode Inquiri Ceramah B. Siswa memahami ulang manfaat kemampuan menulis surat pribadi. 3. Siswa berkelompok sesuai dengan bentukan guru. Abdul. Kegiatan Inti 1. Kegiatan Penutup 1. 2. 2. Siswa dengan bimbingan guru mengawali pembelajaran dengan membaca basmallah.com . Siswa dengan bimbingan guru mengakhiri pembelajaran dengan tepuk tangan dan mengucapkan hamdallah. Halaman 15-17. 5. 44 www.

Sangat tepat b. Malang: UM Press.. Aspek Diskripsi 1 Kelengkapan unsur a.. Kurang tepat d.. dan mintalah balasan suratmu! Gunakanlah bahasa Indonesia yang komunikatif! Pedoman pensekoran uji petik kerja: Skor Maksimal 24 No. Lengkap c. c) Nurhadi dkk. Belajar Berbabahasa Belajar Berkomunikasi: Buku Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia SMP/MTs Kelas VII.. Pasti Bisa: Pembahasan Tuntas Kompetensi Bahasa Indonesia untuk SMP dan MTs Kelas VII... Jakarta: Erlangga. 2007. 1 2 3 Penghitungan nilai akhir dalam skala 0—100 adalah sebagai berikut: Perolehan skor Nilai akhir = Skor maksimum X skor (100) Ideal = . VI.rencanapembelajaran. Tidak lengkap 2 Ketepatan komposisi a. Halaman 58-65. Sangat tepat b.com .. Barokah. Kurang lengkap d..... Bahasa Indonesia Untuk SMP Kleas VII. Kurang tepat d. Agus.. 2005. Kurang tepat d.. Nama Siswa 1 Nomor Aspek dan Skor 2 3 4 5 6 JML Nilai Skor 4 3 2 1 4 3 2 1 4 3 2 1 4 3 2 1 4 3 2 1 4 3 2 1 45 www. 2007. Tidak tepat 5 Ketepatan penggunaan kalimat a.. Tidak tepat 3 Kejelasan pengantar. Sangat tepat b. Tepat c.. Sangat tepat b. Tidak tepat Format penilaian No. Penilaian a) Teknik b) Bentuk instrumen c) Instrumen penilaian : Tes unjuk kerja : Uji petik kerja Soal 1) Tulislah surat pribadi kepada teman barumu di sekolah lain...b) Santoso. Sangat lengkap b. Tidak tepat 6 Ketepatan penataan paragraf a. isi. Dkk. Jelas c.. Sangat jelas penutup b.. Tepat c. Halaman 105-107. Kurang jelas d.. Kurang tepat d. Tepat c.. ceritakanlah kondisimu di sekolah ini... d) Trianto.. Tidak jelas a.. dan a. Jakarta: Erlangga. Halaman 60-64... Tepat c. 4 Ketepatan pemilihan kata a.

.. dan stempel)....... Siswa mampu menentukan pokok-pokok pengumuman..3 Menulis teks pengumuman dengan bahasa yang efektif............. NIP ... lampiran...... (2) Mampu menulis teks pengumuman dengan bahasa yang efektif..............3 Sekolah Mata Pelajaran Kelas /Semester Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator : SMP . Guru Mata ............. : Bahasa Indonesia : VII/1 4......... : 4 X 40 menit ( 2 pertemuan) Alokasi Waktu I. pokok-pokok pengumuman meliputi....... Pengumuman ada yang dibuat formal dan ada yang nonformal... judul kata pengumuman.........rencanapembelajaran............. dan penanggung jawab pengumuman (nama terang. Pelajaran.. lampiran. dan benar... NIP .. Kepala Sekolah . Pokok-pokok pengumuman Secara umum... baik................................ hal Memiliki tempat dan tanggal penulisan Sasaran umum/khusus Memiliki salam pembuka Memiliki pengantar isi Memiliki bagian inti isi Memliki bagian penutup Memiliki identitas penanggung jawab Tidak mencantumkan jabatan/pangkat pengirim Tidak memerlukan stempel Tidak ada tembusan Tidak terdapat inisial Pengumuman Formal Memiliki kop Memiliki nomor.. pengantar isi................ Mengetahui...... isi.com ... 2..................... Materi Pembelajaran 1. Tujuan Pembelajaran 1......... jabatan.. tanda tangan.. sasaran pengumuman.... 3....... No..... (1) Mampu menentukan pokok-pokok pengumuman.. II........... RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) KELAS VII SM 1 KD 4....... hal Memiliki tanggal penulisan Sasaran umum/khusus Memiliki salam pembuka Memiliki pengantar isi Memiliki bagian inti isi surat Memliki bagian penutup Memiliki identitas penanggung jawab Mencantumkan jabatan/pangkat pengirim Terdapat stempel Terkadang ada tembusan Terkadang ada inisial pembuat 2..... (3) Mampu menyunting pengumuman. penutup. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 Pengumuman Nonformal Tidak memiliki kop Tidak memiliki nomor......... Menulis pengumuman 46 www.. Siswa mampu menulis pengumuman dengan bahasa yang efektif... Mengungkapkan pikiran dan pengalaman dalam buku harian dan surat pribadi.. 4... ..... Siswa mampu menyunting pengumuman..........

Bila sampai November 2007 nanti kamu belum berusia 19tahun.000.00 Rp 1. Setiap orang boleh mengirim maksimal dua cerpen. Semua cerpen yang masuk menjadi milik panitia lomba cerpen. Cerpen yang tidak menang tapi layak dimuat akan diberi honor seperti ketentuan pemuatan cerpen reguler majalah Sahabatku. 2. perlu dibedakan antara yang bergaya dan bersifat formal dan yang nonformal.rencanapembelajaran. Band 5. Ketua OSIS. Pengumuman pemenang di Sahabatku edisi November 2007. Sehubungan dengan kegiatan itu kami minta teman-teman agar berpartisipasi aktif ikut mengisi acara tersebut.00 750. misteri. 1. 8. paling lambat pada hari Senin tanggal 22 Oktober 2007 di sekretariat OSIS.000.00 Rp 1. Mengetahui Guru Pembina. Tema bebas. 2. Surabaya. Pengiriman cerpen ditunggu sampai dengan 24 Agustus 2007. atas perhatian teman-teman kami ucapkan terima kasih. Cerpen diketik rapi dengan spasi ganda maksimal tujuh halaman kertas kuarto.00 s.d. Jalan Perdamaian. Seksi kesenian OSIS kita.000. 6. percintaan. sekolah mengadakan acara gelar seni pada hari Minggu tanggal 28 Oktober 2007 bertempat di lapangan upacara. Lawak 3. Rungkut. 4. Demikian pengumuman kami.000.00 www. Perhatikan dua contoh berikut! PENGUMUMAN Kami beritahukan kepada teman-teman bahwa dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda. Albanjari 6.000.00 WIB. Raja Bijaksana Satria LOMBA MENULIS CERPEN SAHABATKU2007 CARANYA GAMPANG KOK! 1. Vokal group 4. Seleksi akan diadakan pada hari Kamis tanggal 25 Oktober 2007 di Aula.000. Drama Apabila teman-teman berminat untuk mengisi acara tersebut. Tari kreasi baru dan tari klasik 2. Drs. Sulap 7. 1.Dalam menulis pengumuman. 12. Pukul 08. Kirirn ke panitia Lomba Cerpen Sahabatku 2007. No. bisa persahabatan. kirimkan saja cerpen andalanmu disertai dengan pernyataan sebagai karya asli dan fotokppi tanda pengenal (KTP atau kartu pelajar). 7.500. Di pojok kiri ampiop tuliskanlah dengan huruf kapital LOMBA CERPEN SAHABATKU 2007. harap mendaftarkan diri kepada Riani dan Panji. Pemenang 1 Pemenang 2 Pemenang 3 Pemenang harapan INI DIA HADIAHNYA! Rp 47 Rp 2. Lampirkan formulir pendaftaran yang terdapat dalam majalah Sahabatku. 3.com . 330. keluarga atau petualangan. 5. Adapun kegiatan gelar seni tersebut adalah sebagai berikut.

meliputi komposisi. pemilihan kata. Siswa menentukan pokok-pokok pengumuman secara cermat. dan media yang digunakan. keterbacaan. Siswa menulis teks pengumuman dengan bahasa yang efektif penuh percaya diri.com . Guru mengidentifikasi susunan pengumuman. dan kecukupan informasi. kebenaran. Kegiatan Awal 1. Menyunting pengumuman Penyuntingan terhadap pengumuman yang ditulis sendiri. ditulis teman.000. Bertanya jawab tentang penulisan pengumuman sebelumnya.Pemenang harapan Rp 600. 2. Siswa berdiskusi menentukan komposisi pengumuman untuk ditulis sebagai teks penuh percaya diri. 60 Konstruktif Penugasan C. Siswa dan guru melakukan refleksi 2. kemenarikan. penulisan kata. penulisan huruf besar dan kecil. Bertanya jawab tentang penulisan pengumuman. 3. Ketiga aspek tampilan. meliputi ketepatan penggunaan tanda baca. paduan warna. 10 Refleksi Pertemuan Kedua Langkah Kegiatan Pembelajaran A. penyusunan paragraf. Kegiatan Inti 1. Kegiatan Awal 1. penyusunan kalimat. Waktu 10 Metode Inquiri Ceramah 48 www. 2. 4. keindahan.000. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Pertemuan pertama Langkah Kegiatan Pembelajaran A. III.000. 3. Siswa membaca dan mencermati model pengumuman.00 Pemenang hiburan Rp 300. Siswa berkelompok sesuai dengan kegiatan sebelumnya. Metode Pembelajaran Pemodelan Tanya jawab Inkuiri Penugasan IV. atau ditulis orang lain yang sudah beredar dapat difokuskan pada 3 aspek. kejelasan. Kegiatan Penutup 1. Siswa dan guru menyepakati format penilaian pengumuman. Kedua aspek isi.rencanapembelajaran.00 Pemenang harapan Rp 500. Pertama aspek bahasa. Waktu 10 Metode Inquiri Ceramah B. kejelasan. 2. dan kesatuan wacana. meliputi kesesuaian isi dengan maksud. Guru memberikan tugas pada siswa tentang rencana kegiatan pertemuan berikutnya.00 3.

Kegiatan Inti 1. 4. 60 Konstruktif Penugasan C. Instrumen penilaian Lampiran 1: Contoh soal : Tes unjuk kerja : Uji petik kerja 1) Tentukan dan tulislah pokok-pokok pengumuman yang akan ditulis! No 1 Kegiatan Siswa menulis pokok-pokok pengumuman yang akan ditulis: • Siapa yang membuat dan ditujukan kepaa siapa • Apa isi pengumuman • Dimana • Kapan • Mengapa Siswa tidak menulis apa-apa Jumlah skor 2) Buatlah teks pengumuman berdasarkan pokok-pokok pengumuman dengan bahasa yang efektif! No 1 2 3 Aspek Kelengkapan isi Deskriptor Skor 2 1 0 1 0 3 2 1 0 6 Isi pengumuman lengkap Isi pengumuman kurang lengkap Isi pengumuman tidak lengkap Sistematika/penulisan Sistematika penulisan urut dan sesuai Tidak urut dan tidak lengkap Penggunaan ejaan Tidak terdapat kesalahan penggunaan dan tanda baca EYD dan tanda baca Terdapat sedikit kesalahan Sebagian besar salah Salah semua Jumlah Skor maks 2 1 3 Skor 1 1 1 1 1 0 5 2 49 www. Teknik 2. Bertepuk tangan untuk mengakhiri pelajaran 10 Refleksi V.rencanapembelajaran.85-91).dkk. Berbagai model pengumuman 2. 3. Kegiatan Penutup 1. Bahasa dan Sastra Indonesia: Nurhadi. Sumber belajar 1. Buku Belajar Berbahasa Belajar Berkomunikasi: Barokah.73-75). Tiga orang siswa terpilih dalam menuliskan pengumuman mendapat penghargaan dari guru dan pengumumannya dipasang di mading kelas penuh percaya diri. VI.B. Siswa menyunting teks pengumuman secara cermat. Siswa saling menukarkan hasil pekerjaannya dengan teman sebangku 2. (hal.dkk. Siswa dan guru menentukan tiga tulisan teks pengumuman yang terbaik secara cermat.com . Siswa dan guru melakukan refleksi 2. Penilaian 1. (hal. Bentuk instrumen 3. 3.

........ Tujuan Pembelajaran 1............................3) Suntinglah teks pengumuman yang telah ditulis temanmu! No 1 Aspek Ejaan Deskriptor Pembetulan ejaan Pembetulan pilihan kata Pembetulan kalimat Jumlah Penghitungan nilai akhir dalam skala 0—100 adalah sebagai berikut: Perolehan skor Nilai akhir = Skor maksimum ....1 Sekolah Mata Pelajaran Kelas /Semester Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator : SMP ........ : 2 X 40 menit ( 1 pertemuan) Alokasi Waktu I.... Pelajaran.......... 5...... NIP .......... Mengetahui... 2. II.......1 Menemukan hal-hal menarik dari dongeng yang diperdengarkan........... Siswa mampu merangkai ide-ide menarik menjadi hal-hal menarik dongeng... NIP ..........com ................. Siswa mampu menemukan ide-ide menarik dalam dongeng........ Kepala Sekolah ........... (1) Mampu menemukan ide-ide menarik dalam dongeng. Mengapresiasi dongeng yang diperdengarkan. : Bahasa Indonesia : VII/1 5........ RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) KELAS VII SM 1 KD 5................... Materi Pembelajaran Contoh dongeng: Tikus Beranak Manusia 50 www................................ Skor • • • • • • • • • Semua kesalahan dibetulkan Kesalahan sebagian dibetulkan Kesalahan tidak dibetulkan Semua kesalahan dibetulkan Sebagian kesalahan dibetulkan Kesalahan tidak dibetulkan Semua kesalahan dibetulkan Sebagian kesalahan dibetulkan Kesalahan tidak dibetulkan Skor maks 2 1 0 2 1 0 2 1 0 6 Perolehan skor 2 Pilihan kata Kalimat 3 .............rencanapembelajaran........................................... Guru Mata X skor (100) Ideal = ...... .... (2) Mampu merangkai ide-ide yang menarik dalam dongeng menjadi hal-hal menarik...........

lebih-lebih yang tebakannya tepat. dan ada pula yang menebak enam depa. mereka bergiliran mengutarakan perkiraan masing-masing. mereka berbincang-bincang tentang kekayaan bangsa dan negaranya yang tersimpan dalam rimba raya. ialah batang pohon. "Cit-cit.. tetapi yang dipandang tidak berubah. "Wah. dahi. Matahari beredar terus mengitari bumi. kebal panas dan dingin. Tak terbilang berapa kali melintasi hutan rimba tempat tinggal tikus dan bayinya itu. Di antara pohon-pohon besar yang ada di dalam hutan sebanyak itu." "Apa yang tampak olehmu?" "Anu Tuanku . berkaitan satu dengan yang lain. berapa depa kelilingnya?" Sesudah itu mereka diam. Mau tak mau orang yang ingin lewat harus melompat. dan memperhatikan pohon tersebut. Jika ia sudah pulang. "Mari kita tebak berapa keliling pohon ini?" katanya. apa itu? Bukankah itu sosok tubuh manusia? Oh. bangunlah bangun bila aku pulang. ranting.rencanapembelajaran. dia seorang dara. ia mencari binatang buruan. cit-cit . Rerumputan dan semak belukar pun amat lebat. ada yang tinggi." seru salah seorang di antara mereka sambil menunjuk. tinggalah seekor tikus betina yang besar sekali. ia tidak sakit. bukan main." Setelah anaknya tidur. Mendengar itu silih berganti teman-temannya menyambung. la berkali-kali geleng kepala sambil melayangkan pandangan ke arah pohon itu. tidurlah nyenyak sayang Cit-cit. cit-cit.. terhadap suatu pandangan yang menawan hati. sang tikus tidak ambil pusing tentang wujud anaknya. Pada suatu hari ada serombongan pemburu di hutan itu. aku akan mencari makanan Cit-cit.. pada hari itu ia melahirkan anak. Begitulah. Setiap hari tikus itu muncul. Bayi itu juga disusui dan dirawat dengan penuh kasih sayang. Ada yang rendah. ataukah hantu yang menampakkan diri menjadi seorang wanita cantik jelita serupa itu?" pikirnya. Pohon besar itu rindang. kalau begitu coba perkirakan. putri ayu. barulah tangan mereka dapat berhasil melingkari batang tersebut. Baru sekarang ini selama hidup. oh sayang. ada yang besar. tikus itu pergi perlahan-lahan. berupa anak perempuan." 51 www. kagetlah ia. bahwa di dalam sebuah hutan tumbuh bermacam-macam tumbuh-tumbuhan. Untuk menguji benar tidaknya hal itu. Semua melihat sasaran yang sama. ada yang kecil. putra mahkota raja yang menguasai daerah itu. Waiaupun demikian. ada pula yang menebak tiga depa. Karena besarnya. bahkan makin jelas. ada pula yang menebak empat depa. bahkan sedikit pun tiada mirip. sukarlah untuk memperbandingan dengan barang-barang lain. cit-cit. bahkan banyak pula yang mempersatukan pohon satu dengan yang lain sehingga menutup sela antara batang-batang terpancang. Akan tetapi aneh.Tersebutlah dahulu kala. Aneh sekali. dan tampan sedang berburu di hutan itu. dari daun. Ada apa gerangan? Sakitkah? Tidak. serta dijaga sebaik-baiknya. Tuanku. pekerjaan tikus itu setiap hari. bertanyalah ia kepada pengawalnya. Bayi perempuan itu bertambah besar menjadi seorang gadis dewasa yang amat cantik. Timbul pertanyaan dalam dirinya. "Nanti dulu. ada pula yang menebak lima depa. "Apakah Anda melihat sesuatu nun jauh di sana?" "Ya. tangkas. Anaknya tidak seperti anak tikus yang lazim. Bayi itu pun dibelainya dengan cara menjilat-jilat kepalanya.. merundukrunduk atau merangkak-rangkak. anakku sayang Cit-cit. Mereka berdiri menghadap dan menempelkan diri pada batang tersebut sambil merentangkan lengan masingmasing kiri dan kanan. Ketika sampai di kawasan pohon besar. Suatu hari ia tidak menampakkan diri. mengambil bagian. "Lihat pohon itu! Luar biasa. Kemudian dibangunkannya anaknya yang terbaring di bawah pohon dan bertilamkan daun-daun kering itu. cit-cit . memeluk batang. Dengan perlahan-lahan tikus itu berjalan pergi dan kembali ke sarangnya.com ." "Nah.. Nyaman sekali rasanya orang berteduh di bawahnya. Sementara bayi itu tumbuh subur. mereka banyak yang tertarik. Melihat pohon itu. Rotan serta tumbuh-tumbuhan yang menjalar dan merambat tampak berjalin.. Adakah yang diam menghuni tempat itu? Ketahuilah. perolehan makanan diletakkan. ada satu batang yang luar biasa besarnya.. bukan karena bersolek melainkan karena anugerah Tuhan. la menikmati keindahan alam sekitar yang amat luas. berhenti. sampai pokok batang. Melihat itu. berdirilah beberapa orang dari rombongan pemburu itu. bahkan ada kalanya berbalik mencari jalan lain karena takut miang dan duri-duri yang ada di dalamnya. cantik sekali dia. di sana di bawah pohon itu.. tidurlah tidur sayang Cit-cit. Tak disangka pada waktu itu ada seorang perjaka perkasa." "Aku pun setuju dengan depa saja. Pandangan matanya diarahkan ke segala penjuru. Tak terbilang pula berapa malam bulan dan bintang menyinarkan cahaya taram-temaram. Sesudah semua mendapat giliran. cit-cit ." sahut temannya keheranan. Sambil melepaskan lelah.... Ada yang menebak dua depa. dan akar. Puaslah mereka mengetahui itu. Mereka lewat di dekat pohon tersebut. Itulah pohon terbesar di kawasan hutan tersebut. nanti dulu. tubuhnya sehat dan kuat. aku melihat sebesar ini. dan pipinya. "Hai." katanya dalam hati. Matanya terbelalak. ketua rombongan pun tak ketinggalan.. Dengan demikian. Setelah lima orang berbuat demikian. berjalar kian kemari untuk mencari rezeki di sekitar pohon itu. Sebentar kemudian. la adalah seorang raja muda. sejurus kemudian ia takut. La melahirkan anak manusia. Diiringkan pengawal. Aduh. mereka mengetahui bahwa ukuran keliling pohon itu ternyata lima depa orang dewasa. membungkuk. Akan tetapi. Perbuatan serupa itu dilakukan lebih-lebih jika menidurkannya. la senang dan merasakan lebih terbuka. Matanya makin dibelalakkan. Diukur dengan apa? Dengan jengkal atau depa?" "Dengan depa saja. "Benarkah ia seorang dara. Suatu hari ia makan angin agak jauh dari sekitar pohon itu.

" dengan senang hati sahutnya. "Boleh saya usul." sapa raja muda. Dengan langkah mantap sang raja mendekati." "Ah. bahkan sempat berpantun silih berganti untuk melantunkan minat batinnya masing-masing. bukankah kita sudah berkakak beradik? Saya harap Anda bersikap biasa seperti tadi. Nona. saya tidak bohong. dinda menjadi ranting kayu. molek tiada bandingan-nya. Jika tidak. Belahan hati yang bergetar terdengar merayu-rayu. sebenarnya siapakah Anda?" Mendengar pertanyaan itu. belikan dinda pisau lipat. Jika Anda tidak terkenan. dan berhadap-hadapan. cantik. Tatkala itu timbullah selera muda dalam dirinya. Gelak tawa mulai terdengar memecah kesunyian hutan. Jika Kanda menjadi burung. Nona. Bagaikan ada daya yang luar biasa. berdekatan. jangan-jangan dara itu berkecil hati dan takut. Jika Adinda tiara merdeka. Coba itu lihat. ada keperluan?" "Ah. kanda rela menjadi badan. sang raja mengangguk-angguk sambil tersenyum dengan mata menatap ke depan. Tuan. ia menyatakan bahwa belum waktunya untuk diperkenalkan. Dengan halus lagi sopan. Percakapan mereka semakin hidup. Dengan suara lirih bahwa ia mempunyai orang tua. ber-main senyum dan melihat dengan ekor mata. Akan berdusta tentu tidak baik akibatnya.. Boleh. kirim adinda sehelai baju. sehingga selera raja muda makin menggelora. Detak jantungnya bertambah cepat. begitu." "Kalau Adinda menjadi buah." jawab dara mengangguk-angguk. sejak saya dilahirkan." 'Tidak Tuan. Percakapan makin lancar dan tampak makin akrab. "Jika Kanda pergi ke Tanjung. Wajah mereka makin berseri-seri. tidak Nona. dinda jadi benang pengikat. demi keakraban berdua. terperanjatlah sang raja muda. mereka kembali meneruskan percakapan." "Oh Kakanda . "Boleh." sahutnya." Mereka merasa lega. betapa senang hatiku mendengar kebenaran yang akan Kakanda paparkan. mereka saling mengungkapkan isi hatinya. "Wahai Adinda. Hatinya bergetar." seru dara itu sambil bersimpuh memberi hormat. Tatapan matanya semakin jelas. Sekarang ia yakin bahwa yang ada di tatapan matanya bukan hantu. tetapi terselubung oleh senyum simpul yang amat menawan..rencanapembelajaran. "Kakanda. Gejolak asmara mulai bersemi.. "Maafkan Kakanda. Silakan katakan saran apa. Setelah dekat. Mereka duduk di atas akar kayu. "Selamat siang. Tiba-tiba ia diam." "Anda masih mempunyai orang tua?" Mendengar pertanyaan itu sang dara mengangguk." sahut sang dara. raja muda dan pengawalnya menghampiri. Sang dara tak beralih tempat. • "Kalau Kakanda pergi ke Tanjung. Kalau Adinda menjadi nyawa." "Oh.com ."Putri ayu? Benar katamu?" "Benar Tuanku. la memuiuskan untuk menghampiri putri jelita yang merebut perhatiannya itu. saya mengikuti langkah kaki. "Anda lelah sekali. la pun menanti dengan tatapan yang memberi harapan. Getar hatinya makin menjadi-jadi. Kakanda. la tampak pucat dan kebingungan. Adinda bertempat tinggal di bawah pohon besar itu. putih bersih semerbak wangi. adinda manusia sampan yang tercampak di hutan ini. Nona?" kata raja muda. bermaksud hendak mempersuntingnya. masak Tuan . Kalau Kakanda menjadi burung.. terima kasih. Sebaliknya. "Maafkan Nona. "Selamat siang. Lihat dengan saksama!" Mendengar itu. Sesudah itu." "Jika Adinda bunga cempaka. kakanda adalah raja muda penguasa negeri ini. sampai di hadapan Nona sekarang ini. siapakah Adinda?" katanya dengan suara lembut. "Jika Anda setuju. melainkan benar-benar wanita yang masih gadis. tepat yang membuat hatinya terpukau." "Aduhai Adinda. Tuan." "Di mana rumah Adinda?" "Adinda tidak mempunyai rumah. maukah singgah beristirahat di sini. Berkatalah terus terang Adinda!" "Benar. Tuan!" "Terima kasih." "Ya. maukan dikau kanda dampingi” 52 www. saya mengganggu Anda. Sementara itu bertanyalah sang dara menyela percakapan. kanda taruh di tikar pandan." ""Oh Kakanda." "Masak. Akan berkata terus terang ia khawatir. alangkah bagusnya Jika saya memanggil Anda Adik atau Adinda dan Anda memanggil saya Kakak atau Kakanda agar tidak merasa canggung. lalu berhenti di dekat dara idaman itu. Tetapi.

Suparlan. akhirnya dipertemukan dengan raja muda yang luar biasa pula. Kegiatan Inti 1. 4. him. dan gadis yang luar biasa. d. Menyampaikan tujuan pembelajaran. putri tikus betina yang luar biasa. 2. Siswa bertanya jawab untuk menemukan ide-ide yang menarik dalam dongeng yang diperdengarkan secara santun. dan harapan hanya dapat dirasakan. rekaman. Betapa asyik mereka berdua. Kegiatan Awal 1. Pohon besar itu dihuni tikus betina yang juga sangat besar. Merangkai ide menjadi hal menarik. Hal yang nyata dapat dipastikan ialah mereka berjanji.B. Siswa merangkai ide-ide menarik dalam dongeng menjadi hal-hal menarik penuh kerja keras/percaya diri. harus diciptakan kondisi lingkungan dan tempat tinggal yang luar biasa. Jika ingin sukses luar biasa. penyunting Y. e. B. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Langkah Kegiatan Pembelajaran A. c. ibu dan para pengasuh serta guru yang luar biasa kasih sayangnya. Siswa mendengarkan penyajian dongeng (dari model. 2. pohon yang luar biasa.Siang itu tidak terperikan. (Dikutip dengan perubahan dari Ki Ageng Karang Lo. Ide-ide menarik dalam dongeng. Metode Pembelajaran 1. 3. Waktu 10 Metode Inquiri Ceramah 60 Konstruktif Penugasan C. dll) penuh perhatian. dan merawatnya dengan penuh kasih sayang. Tikus betina besar itu melahirkan bayi manusia. Putra raja yang gagah perkasa dapat berdampingan dengan gadis ayu. b. Siswa dan guru menyepakati format penilaian mendengarkan dongeng secara sepakat. Bertanya jawab tentang dongeng. Kegiatan Penutup 1. 3. Gadis hutan tersebut mampu menawan hati raja muda yang sedang berburu di hutan karena luar biasa. walau di tengah hutan. melebihi yang lain. tikus betina yang luar biasa. Pemodelan Tanya jawab Inkuiri Penugasan IV. maka akan tumbuh dan berkembang anak atau generasi yang luar biasa daya pikat dan prestasinya. 10 Refleksi 53 www.com . III. Bayi tersebut tumbuh dan berkembang menjadi gadis yang cantik jelita. Para pemburu menemukan pohon yang sangat besar. kebahagiaan. a. Siswa dan guru melakukan refleksi 2. f. Bermula dari hutan yang luar biasa. sehingga menjadi kisah hidup yang luar biasa. 124-132) 1. berbeda dengan yang lain sehingga menarik perhatian. 2.rencanapembelajaran. 4. Bagai-mana dan apa isi janji itu. berbeda dengan ukuran tikus pada umumnya. Guru memberikan tugas pada siswa tentang rencana kegiatan pertemuan berikutnya. bayi wanita. kepuasan. 2. Maklumlah. tidak dapat diungkapkan dengan kata-kata.

.............................113-114)...... Bentuk instrumen 3.. NIP ... Kaset/CD dongeng 2......... Kepala Sekolah Guru Mata Ideal = ... Instrumen penilaian Lampiran 1: Contoh soal : Tes tulis : Tes uraian 1) Identifikasilah ide-ide menarik yang terdapat dalam dongeng yang disajkan secara lisan ini! 2) Rangkaikanlah ide-ide yang menarik tersebut menjadi hal-hal menarik dari dongeng! Format penilaian kegiatan siswa No 1 Aspek Menulis ide menarik Deskriptor Menuliskan ide menarik disertai alasan Menuliskan ide menarik tanpa alasan Tidak menuliskan ide manarik dari dongeng Merangkai ide-ide menarik menjadi hal-hal menarik lengkap Merangkai ide-ide menarik menjadi hal-hal menarik kurang lengkap Tidak menuliskan apa-apa Jumlah Penghitungan nilai akhir dalam skala 0—100 adalah sebagai berikut: Nilai akhir = Perolehan skor X skor (100) Skor maksimum ............... Buku Belajar Berbahasa Belajar Berkomunikasi: Barokah....... NIP .......254-260)...............com ..... Penilaian 1... . Pelajaran......... .. (hal.....rencanapembelajaran............................. Teknik 2.......dkk... 3...... (hal.........................................V...... Mengetahui....dkk........ Skor 3 2 0 3 2 0 6 Skor maks 3 2 Merangkai ide menarik 3 ... VI. Sumber belajar 1......................... Bahasa dan Sastra Indonesia: Nurhadi........ RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 54 www.....

Kemudian.. Misalnya. Tikus-tikus ini tidak mengenal singa Si Raja Hutan karena jarang keluar dari sarangnya. walaupun tokoh-tokohnya itu binatang.2 Menunjukkan relevansi isi dongeng diperdengarkan dengan situasi sekarang. Terdengarlah aumannya yang sangat keras. Siswa mampu merelevansi isi dongeng dengan situasi sekarang. Di hutan ini hidup juga sekelompok tikus yang tinggal di dalam lubang-lubang di antara bebatuan. Pesan moral dongeng dapat kita jadikan pelajaran berharga dalam kehidupan nyata... Ia kemudian berdiri. Oleh karena itu/ kita dapat menyerap pesannya lalu menerapkannya dalam kehidupan kita. tetapi kita dapat mengambil pelajaran bahwa kita harus pintar. 55 www.rencanapembelajaran.. Cerita dalam dongeng memiliki pesan-pesan yang berguna dalam kehidupan sehari-hari. Siswa mampu menemukan isi dongeng.. Materi Pembelajaran Isi dongeng menyiratkan suatu pesan tertentu kepada pembacanya.. la terjatuh. Ternyata ia terjatuh tepat di atas kepala singa yang sedang tidur lelap. dari dongeng "Biri-biri dan Buaya".. mungkin saja ada. Mulutnya menganga.2 Sekolah Mata Pelajaran Kelas /Semester Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator : SMP . (2) Mampu merelevansi isi dongeng dengan situasi sekarang. salah seekor dari tikus-tikus itu melompat tinggi.. memperlihatkan gigi-giginya yang tajam menakutkan. Singa dan Tikus Di hutan. Dijuluki demikian karena ia besar dan sangat kuat.com . mereka keluar untuk bermain di atas bebatuan tempat mereka tinggal.. Dongeng juga berfungsi untuk media pendidikan. : Bahasa Indonesia : VII/1 5. la sangat berwibawa. Jika mengaum. la menjadi pemimpin seluruh binatang yang ada di hutan tersebut. jauh dari tempatnya melompat tadi.. Kepintaran dapat menyelamatkan kita dan membantu menyelamatkan orang lain dari suatu bahaya. Hal itu disebabkan pesan-pesan moral yang muncul dalam sebuah dongeng bersifat mengajarkan kebaikan.. Pada suatu hari. 2.. bukan? Dongeng tidak hanya unruk hiburan. Mereka berlarian ke dalam bebatuan tempat mereka tinggal. Tikus-tikus tadi tersentak kaget. Sementara tikus yang terjatuh ke muka singa tadi terkesima dan diam tidak bergerak sedikit pun dari tempatnya. Mengapresiasi dongeng yang diperdengarkan..(RPP) KELAS VII SM 1 KD 5. Adakah anak yang durhaka pada orangtuanya seperti yang dilakukan Malin Kundang? Adakah orang yang pernah tertipu seperti dalam dongeng "Biri-biri dan Buaya ' pada pelajaran 5? Dalam cara ying berbeda. Mereka berlompatan dengan riangnya. suaranya sangat keras. (1) Mampu menemukan isi dalam dongeng. Tujuan Pembelajaran 1. dan menggetarkan seluruh isi hutan. 5. menakutkan. Singa terbangun kaget. misalnya pesan moral yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari... hiduplah seekor singa yang dijuluki Si Raja Hutan. : 2 X 40 menit ( 1 pertemuan) yang Alokasi Waktu I. II. Wajahnya teramat marah.

Tuan. Tikus semakin ketakutan. aku yang besar ini malu rasanya membunuh makhluk kecil sepertimu.Sang Raja Hutan melihat tikus kecil itu. Singa betina maju dan berusaha melepaskan tali perangkap dengan cakar-cakarnya yang tajam. Aku datang membantumu. Juga tak berhasil. anak. terputuslah tali-tali itu satu per satu sampai salah satu kaki singa bisa terlepas. "Tapi. Ia menangkap dan mengangkatnya tinggi-tinggi. Singa yang lain maju melakukan hal yang sama. Tikus kembali pada saudarasaudaranya.. Tetapi singa yang besar itu tetap belum dapat melepaskan dirinya. aku memaafkanmu karena kau makhluk kecil dan lemah. Aumannya itu sampai terdengar oleh tikus yang terjatuh di wajah singa tempo hari. d. tikus kecil!” gertak singa". la berlari dan ingin segera menceritakan hal itu pada teman-temannya. yang kuat dan yang lemah saling membantu. "Tolonglah." katanya. majulah anak-anaknya.. Isi dongeng a. Lalu menyelamatkanku dari bahaya seperti yang kau lakukan sekarang ini. Makhluk yang lemah sekalipun. Jangan bunuh hamba. Suatu hari. Tikus minta maaf karena perbuatannya tidak sengaja dan berjanji suatu saat akan membantu singa. Si Raja Hutan yang terperangkap itu kembali mengaum keras. Nasibmu beruntung hari ini. ia tak mampu melakukannya. la makan daging itu dengan lahap. Akhirnya. la berusaha melepaskan diri dari perangkap itu. singa melempar tikus jauh-jauh. "Cit. "Ketika melepaskanmu dulu. Sekarang. " S in g a menjelaskan. e. Tapi. 56 www. Namun. Tikus merupakan hewan kecil yang dianggap lemah simbol rakyat kecil yang tidak mengenal rajanya. Tikus datang membantu singa setelah mendengar auman. b. Ketika itu. Berdatanganlah singa yang lain. la coba memberanikan diri. la menceritakan semua kejadian yang baru saja dialaminya. Sumber: Abdul Aziz Abdul Majid dengan perubahan 1. Singa bangun dan berteriak gembira bersama singa-singa lain. Pergilah!" singa menghardik. apalagi kamu yang lemah dan kecil. Hasilnya pun sama. Mereka saling berterima kasih. dan bersama-sama memutuskan tali perangkap itu. "Terima kasih. Tuan!" teriak tikus yang segera saja berlari. Kau ma kh l u k le ma h . istri. yang paling punya kemampuanlah yang berpeluang menjadi pemimpin.. f. Terima kasih atas pertolonganmu. "Aku akan mencobanya. Kami saja yang besar dan kuat tak mampu melakukannya. dan disegani hewan lain. seluruh keluarganya telah membantu tetapi tidak berhasil membebaskan singa." katanya. Tuan. B e ra n in ya ka m u b e rj a l a n d i a t a s mu ka ku . h. Tikus itu pun terus menggigit tali-tali itu sampai akhirnya badan singa terlepas semua. Dengan kebijakannya singa memaafkan tikus dan melemparkannya jauh darinya. Singa-singa yang berada di situ melihat ke arahnya dengan heran. la tak sadar kalau itu perangkap pemburu. baiklah.. aku tahu bahwa siapa pun dapat menolong yang lain. i. c.. la melihat singa yang terperangkap. cit. berwibawa. cit. singasinga kecil. Di setiap kelompok atau lingkungan ada pemimpinnya. Singa merupakan hewan yang dianggap paling berkemampuan.. Aku akan membalas kebaikannya itu. Tuan." "Herrrggh. aku tidak berpikir sama sekali bahwa suatu saat kau dapat menolongku. diamlah kau. Tikus mulai menggigit tali jerat dengan gigi-giginya yang tajam.. dan saudarasaudaranya. la sangat berterima kasih pada tikus yang telah menolongnya. "Sungguh Raja Hutan itu baik sekali." ucap singa. Mungkin suatu saat Tuan membutuhkan hamba. A ku a ka n m e m b u n u h m u ! " ka t a s in g a mengancam.rencanapembelajaran. la keluar dari lubangnya dan berlari ke arah datangnya suara. ia tak berhasil. Pada saat berkegiatan salah satu tikus terjatuh dann menimpa kepala singa yang sedang tiduran sehingga singa marah." kata mereka sangsi.. m e n g g a n g g u t id u r k u . Kemudian. telah melepaskan dan memaafkanku.com . Si tikus menjerit ketakutan. singa tertawa. "Jangan takut. dengan giginya yang tajam tikus berhasil membebaskan singa. ampuni hamba. Tikus itu pergi dengan pengalaman baru baginya." kata tikus. g. Ia melihat sepotong daging yang besar di dalam jala. la mengaum keras. Singa mendapat kesulitan karena terperangkap jaring pemburu. Kemudian. "Sama-sama. "Apa? Kau makhluk kecil dan lemah kubutuhkan? Aku adalah ra ja d i h u t a n in i d a n se is i h u t a n in i t u n d u k p a d a ku . menggetarkan seisi hutan. sehingga dijadikan raja hutan. Lalu singa pun terperangkap." Mendengar itu. singa sedang berjalan-jalan di tengah hutan." jawab tikus.

semangat saling memaafkan. Dengan kebijakannya singa memaafkan tikus dan melemparkannya jauh darinya. Setiap pemimpin harus menyadari bahwa banyak kekuatan luar (pemburu) yang menebarkan berbagai perangkap. Untuk itu. Kegiatan Inti 1. bermasyarakat agar tidak ketinggalan informasi.2. agar mau mengikuti kehendak pemburu. yang kuat dan yang lemah saling membantu. Kegiatan Awal 10 1. bisa diterima semua orang. Jika jadi pemimpin. jika ingin aman dan tentram. Metode Pembelajaran 1. pilihlah pemimpin yang benar-benar memiliki kemampuan. Untuk itu. dan disegani hewan lain. Mereka justru sering menjadi orang pertama yang mebentengi. terutama jika hanya berurusan dengan pribadi. Jika menjadi pemimpin hendaklah sangat pemaaf. dan membebaskan antara si kuat dengan si lemah. setiap pemimpin dan orang yang kuat hendaklah tidak menyepelekan keunggulan dan kemampuan rakyat atau kelompok yang dianggap lemah. b. misalnya menghukum mati. 3. persiapkan diri dengan banyak belajar dan berlatih berorganisasi dan bermasyarakat. Guru memberikan apersepsi tentang mendengarkan dongeng sebelumnya. para buruh kasar. perlu kesadaran bahwa kebersamaan. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Langkah Kegiatan Pembelajaran Waktu A. c. Tikus merupakan hewan kecil yang dianggap lemah simbol rakyat kecil yang tidak mengenal rajanya. kendalikan diri karena bisa jadi kita melakukan hal yang sama. dengan giginya yang tajam tikus berhasil membebaskan singa. Untuk itu. Seluruh kekuatan keluarga dan golongannya tak mampu menyelamatkan/membebaskan. untuk menjerat para pemimpin. bahkan terjadi di luar kemampuannya sebagai manusia. Siswa mendengarkan penyajian dongeng (dari model. mereka punya kemampuan untuk membantu pemimpinnya. III. Mereka saling berterima kasih. bahkan disantap atau diboleng. Metode Inquiri Ceramah B. dan sesama si lemah sangat penting. f. Tikus minta maaf karena perbuatannya tidak sengaja dan berjanji suatu saat akan membantu singa. sesama si kuat. teruatama dalam menghadapi berbagai ancaman dan rongrongan dari luar. pegawai rendahan. d. Untuk itu. kalau berbuat salah baik sengaja maupun tidak penting untuk meminta maaf dan berjanji akan mengganti kesalahan dengan perbuatan yang baik. Merelevansi isi dongeng dengan situasi sekarang a. 60 Konstruktif 57 www.com . Untuk itu. g. jangan bertindak berlebihan. melindungi. i. Untuk itu. Bertanya jawab tentang isi dongeng. h. Singa mendapat kesulitan karena terperangkap jaring pemburu. Di setiap kelompok memerlukan pemimpinnya. hendaklah menyadari petapapun lemahnya rakyat. 2. kalau saja marah jangan berlebihan. dan membebaskan para pemimpin dan majikan mereka. Pada saat berkegiatan salah satu tikus terjatuh dann menimpa kepala singa yang sedang tiduran sehingga singa marah. jangan sia-siakan. perdayakan mereka. sehingga dijadikan raja hutan. melindungi. Singa merupakan hewan yang dianggap paling berkemampuan. Tikus datang membantu singa setelah mendengar auman. e.rencanapembelajaran. berwibawa. 4. seluruh keluarganya telah membantu tetapi tidak berhasil membebaskan singa. yang paling punya kemampuanlah yang berpeluang menjadi pemimpin. 2. jika jadi rakyat perlu membuka diri. dan disegani banyak orang. berhati-hatilah. Untuk itu. maafkanlah. Untuk itu. kalau jadi pemimpin atau pihak yang benar. sering seseorang punya masalah besar hanya bermula hal-hal yang tidak sengaja. orang-orang rendahan. Pemodelan Tanya jawab Inkuiri Penugasan IV. Jika menjadi pihak yang kuat dan benar.

... 2.. Buktikan bagaimanakah relevansi isi dongeng yang kamu dengarkan dengan situasi sekarang ini! Format penilaian kegiatan siswa No 1 Aspek Menuliskan pokokpokok isi dongeng Deskriptor Menuliskan pokok-pokok isi dongeng lengkap Menuliskan pokok-pokok isi dongeng kurang lengkap Tidak menuliskan apa-apa Merelevansi isi dongeng disertai bukti Merelevansi isi dongeng tanpa bukti Tidak menuliskan apa-apa Jumlah Skor 3 2 0 3 2 0 6 3 Skor maks 3 : Tes tulis 2 Merelevansi isi dongeng Penghitungan nilai akhir dalam skala 0—100 adalah sebagai berikut: Perolehan skor Nilai akhir = Skor maksimum ... Teknik 2. 3.. dll) penuh perhatian..254-260). Kepala Sekolah Guru Mata X skor (100) Ideal = ........ Sumber belajar 1... Bentuk instrumen : Tes uraian 3.. (hal....com ...... Pelajaran. VI.... Siswa menyampaikan hasil diskusi untuk ditanggapi teman lain penuh percaya diri. (hal.... 4...... Mengetahui.... Kaset/CD dongeng 2.. Bahasa dan Sastra Indonesia: Nurhadi... Siswa dan guru melakukan refleksi 2.. Kegiatan Penutup 1.. 10 Refleksi V. 3........dkk....116-122).rekaman... Instrumen penilaian Lampiran 1: Contoh soal 1. Penilaian 1. Siswa berdiskusi untuk menunjukkan relevansi isi dongeng dengan situasi sekarang secara cermat...... 58 www..rencanapembelajaran. Buku Belajar Berbahasa Belajar Berkomunikasi: Barokah....dkk...... Guru memberikan tugas pada siswa tentang rencana kegiatan pertemuan berikutnya.. Tulislah pokok-pokok isi dongeng yang disajikan secara lisan berikut ini! 2.. Penugasan C.... Siswa berdiskusi menemukan pokok-pokok isi dongeng secara cermat....

. intonasi.. gesture dan mimik yang tepat.......... Cengkruk menyesali apa yang telah dilakukannya sampai sakit dan tidak ada obat yang bisa menyembuhkannya.... 2......... b.. dan mimik yang tepat... dan mimik yang tepat......... Cengkruk tidak berani pulang karena uangnya habis untuk berjudi. 59 www... d.......... (3) Mampu bercerita dengan urutan yang baik... Materi Pembelajaran 1... (1) Mampu menentukan pokok-pokok cerita...... Siswa mampu bercerita dengan urutan yang baik....rencanapembelajaran. Siswa mampu merangkai pokok-pokok cerita menjadi urutan cerita yang menarik.. RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) KELAS VII SM 1 KD 6..... II.. . lafal. intonasi........ Pokok-pokok bercerita “Kata Maaf dari Ibu” diadopsi dari Kumpulan Cerita Manca Negara karya Bambang Waluyo a... NIP ....... e.. NIP ..... Ibu Cengkruk marah kepada Cengkruk dengan mengucapkan kata kutukan karena tanah pekarangannya telah dijual. suara. lafal..... suara....... ia pulang ke rumah pamannya.... dan perasaan melalui Bercerita dengan urutan yang baik..... suara.... .............. intonasi............ (2) Mampu merangkai pokok-pokok cerita menjadi urutan cerita yang menarik.... c. gesture.......... : Bahasa Indonesia : VII/1 6.. gestur. Kyai Ibrahim memegang tangan Cengkruk dan mengatakan bahwa Cengkruk kena kutukan dari ibunya....... Paman Cengkruk membawa ke seorang kyai untuk berobat. Siswa mampu menentukan pokok-pokok cerita.. Mengekspresikan pikiran kegiatan bercerita.1 Sekolah Mata Pelajaran Kelas /Semester Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator : SMP ... 3............... Tujuan Pembelajaran 1.... lafal...............com .......... : 6 X 40 menit ( 3 pertemuan) Alokasi Waktu IV.

Siswa dan guru melakukan refleksi dengan menanyakan kesulitan siswa dalam kegiatan menceritakan. Siswa menyusun pokok-pokok peristiwa yang paling menarik sebagai bahan cerita penuh kerja keras. g. dan mimik yang tepat. Guru memberikan tugas membuat cerita untuk 60 Konstruktif Penugasan 10 Refleksi 60 www.rencanapembelajaran. 3. Paman Cengkruk menjemput Ibu Cengkruk. lafal. Siswa dan guru menyepakati format penilaian bercerita sepakat. 3. 2. III. Sang Ibu tidak mau tahu karena hatinya sangat sakit. Ibu Cengkruk mau memaafkan anaknya dan Cengkrukpun sembuh serta berubah menjadi anak yang taat pada ibunya dan shaleh. Menyampaikan tujuan pembelajaran.Kyai Ibrahim mengambil pisau untuk membunuh Cengkruk agar tidak menderita terlalu lama. C. sakit. Siswa mengidentifikasi peristiwa masing-masing yang menarik secara teliti. Paman Cengkruk menjemput Ibu Cengkruk. Bertanya jawab tentang peristiwa yang ada dalam cerita. 2. 2.com . Siswa mengidentifikasi pokok-pokok peristiwa yang paling menarik secara cermat. Siswa mencermati cuplikan cerita dari model atau rekaman CD 2. Pemodelan Tanya jawab Inkuiri Penugasan Learning Comunity IV. h. 3. intonasi. Bercerita dengan urutan yang tepat. Saran itu diikuti Pamannya dengan mendatangi Kyai Ibrahim dan mengajaknya ke rumah untuk mengobati Cengkruk.Kyai Ibrahim memberitahukan bahwa Cengkruk.Kegiatan Awal 10 1. Kyai Ibrahim mengambil pisau untuk membunuh Cengkruk agar tidak menderita terlalu lama. anaknya. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Pertemuan Pertama Langkah Kegiatan Pembelajaran Waktu A. 4. Metode Pemodelan Inquiri Ceramah B. Hal ini menyebabkan ibu Cengkruk diusir oleh renternir dan terpaksa menumpang di tetangganya. Merangkai pokok-pokok cerita Kata Maaf dari Ibu Ibu Cengkruk marah dengan mengucapkan kata kutukan kepada Cengkruk Karena ia telah menjual tanah pekarangan yang ditempati ibunya kepada renternir. Tetangga Paman Cengkruk menyarankan supaya mendatangi Kyai Ibrahim untuk mengobati Cengkruk. Metode Pembelajaran 1. gesture. 4. 5. 2. 5. anaknya. suara. Kyai Ibrahim memegang tangan Cengkruk dan mengatakan bahwa Cengkruk kena kutukan dari ibunya. i.f. Kegiatan Inti 1. Siswa memilih peristiwa yang paling menarik secara cermat.Sang Ibu tidak mau tahu karena hatinya sangat sakit. Ibu Cengkruk mau memaafkan anaknya dan Cengkrukpun sembuh serta berubah menjadi anak yang taat pada ibunya dan shaleh. Cengkruk tidak berani pulang karena uangnya habis untuk berjudi. Kyai Ibrahim memberitahukan bahwa Cengkruk. Kegiatan Penutup 1. sakit. j. 3. ia pulang ke rumah pamannya.

Guru memberi tugas siswa untuk bercerita singkat yang menarik untuk disampaikan pada pertemuan berikutnya. intonasi. 2. 60 Learning Comunity C. dan mimik yang tepat penuh percaya diri. 60 Modeling C. Siswa berkelompok sesuai dengan kegiatan sebelumnya. Siswa dan guru menyepakati format penilaian bercerita sepakat.pertemuan berikutnya.rencanapembelajaran. 2. Siswa lain menilai siswa yang tampil dengan mengisi format pengamatan secara objektif. lafal. Guru bertanya jawab dengan siswa tentang bercerita yang baik. Waktu 10 Metode Inquiri B. 5. 4. Pertemuan Kedua Langkah Kegiatan Pembelajaran A. 10 Refleksi Pertemuan Ketiga Langkah Kegiatan Pembelajaran A. Siswa pencerita terbaik mendapatkan penghargaan dari guru dan teman penuh percaya diri 6. 3. Kegiatan Penutup 1. Siswa secara bergantian memberikan komentar pada siswa yang tampil secara santun. Kegiatan Awal 1. Siswa merangkai pokok-pokok cerita menjadi urutan cerita yang baik dan menarik penuh kerja keras. 2. 2. Guru bertanya jawab dengan siswa tentang bercerita yang baik. 4. 5. Kegiatan Penutup 1. Guru melakukan refleksi dengan bertanya tentang kesulitan siswa. Siswa berkelompok sesuai dengan kegiatan sebelumnya. Siswa secara individu bercerita dengan urutan cerita yang baik. 10 Refleksi V. Kaset/CD bercerita/nara sumber 61 www. Waktu 10 Metode Questioning B. suara. Siswa memperbaiki hasil suntingan cerita secara cermat. 3. 2. Kegiatan Inti 1. Bagan identifikasi peristiwa 2. Guru melakukan refleksi dengan bertanya tentang kesulitan siswa. Siswa menyimpulkan pelajaran terkait dengan kegiatan bercerita secara cermat. Siswa berdiskusi menyunting rangkaian cerita untuk diperbaiki sebelum ditampilkan secara cermat. Siswa menentukan tiga pencerita yang baik secara objektif. Kegiatan Inti 1. Kegiatan Awal 1. Siswa berlatih bercerita berdasarkan rangkaian cerita yang disusunnya penuh percaya diri. Guru memberi tugas siswa untuk bercerita singkat yang menarik untuk disampaikan pada pertemuan berikutnya. Sumber belajar 1. 2. gestur.com .

....... (hal... Teknik 2........ Instrumen penilaian Lampiran 1: Contoh soal 4..... suara..com ............. Kegiatan Skor Siswa menuliskan 1 peristiwa menarik 2 Siswa tidak menuliskan peristiwa menarik 0 6.... gesture. lafal. (hal.. Kegiatan Skor Siswa menyusun pokok-pokok cerita /peristiwa secara runtut 2 Siswa menyusun pokok-pokok cerita/peristiwa tetapi tidak runtut 1 Siswa tidak menulis apa-apa 0 7.... gerak. Bentuk instrumen 3... Ceritakanlah secara lisan peristiwa yang menarik itu berdasarkan pokok-pokok cerita yang telah kamu susun dengan urutan yang baik... 87-91).....3... Deskriptor Isi cerita sesuai dengan pokok-pokok cerita yang disusun Suara jelas dan kuat serta vokal tepat Pelafalan kata tepat dan jelas Tinggi rendah pengucapan kata sesuai makna Gesture sesuai dengan intonasi Keserasian antara ekspresi wajah. Penilaian 1. : .....rencanapembelajaran.. Kegiatan Skor Siswa menuliskan 3 peristiwa atau lebih 2 Siswa menuliskan 2 peristiwa 1 Siswa menuliskan 1 atau tidak menulis peristiwa 0 5..dkk.... dan ucapan Jumlah skor maks Skor 1--5 30 *Keterangan: Berilah tanda skor sesuai rentangan nilainya yaitu antara 1—5.. Bahasa dan Sastra Indonesia: Nurhadi.. Identifikasilah minimal 3 peristiwa yang menarik yang pernah kamu alami! Pedoman penskoran sbb. sikap. dan mimik yang menarik! : Tes unjuk kerja : Uji petik kerja dan produk Rubrik penilaian bercerita untuk disepakati guru dan siswa Nama siswa Tanggal Judul cerita No 1 2 3 4 5 6 Aspek Kesesuaian isi/urutan Suara Pelafalan Intonasi Gesture Mimik : ......... 5...... Buku Belajar Berbahasa Belajar Berkomunikasi: Barokah. Buku Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia untuk SMP Kelas 7 oleh Depdiknas (hal.......... : .dkk.. Susunlah pokok-pokok cerita/peristiwa yang menarik dengan runtut! Pedoman penskoran sbb.............. intonasi............ 4.95-96)....146-152).. Penghitungan nilai akhir dalam skala 0—100 adalah sebagai berikut: 62 www..... Tentukan satu peristiwa yang paling menarik dari daftar yang kamu buat tersebut! Pedoman penskoran sbb.. VI.

....Perolehan skor Nilai akhir = Skor maksimum Mengetahui................ NIP ....... Mengekspresikan pikiran kegiatan bercerita.....2 Sekolah Mata Pelajaran Kelas /Semester Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator : SMP ......... (5) Mampu bercerita dengan menggunakan alat peraga berdasarkan pokok-pokok cerita.. (2) Mampu menentukan pokok-pokok cerita.......... ....................... Pelajaran..... Guru Mata X skor (100) Ideal = ... RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) KELAS VII SM 1 KD 6.... : 4 X 40 menit ( 2 pertemuan) dan perasaan melalui Alokasi Waktu 63 www.. ............com ........................................... .......... (4) Mampu menentukan alat peraga yang mendukung cerita.... Kepala Sekolah ................. 6..........2 Bercerita dengan alat peraga (1) Mampu membaca cerita menarik dari perpustakaan........rencanapembelajaran....... NIP................. : Bahasa Indonesia : VII/1 6... (3) Mampu merangkai pokok-pokok cerita menjadi urutan cerita yang menarik.......

2. 4. 3. Tujuan Pembelajaran Siswa mampu menentukan cerita menarik dari perpustakaan. II. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Pertemuan Pertama Langkah Kegiatan Pembelajaran Waktu A. 2. Guru memberikan tugas membaca cerita untuk menemukan hal-hal menarik untuk diperiksa 10 Refleksi 64 www. 4. Kegiatan Inti 1. Bertanya jawab mengenai hal menarik dari cerita tersebut. 3. Siswa berlatih menceritakan peristiwa sesuai dengan pokok-pokok yang telah disusun penuh percaya diri. . 140-142) 2. jika kelak dewasa anaknya diminta kembali oleh Buto Ijo. 4. Siswa mencermati cuplikan cerita menarik yang ditampilkan. Si Embok mendapatkan seorang anak. Materi Pembelajaran 1. Siswa mampu menentukan pokok-pokok cerita. 4.I.com .. Embok sangat sedih membayangkan bila timun Mas benar-benar diambil oleh Buto Ijo. 60 Demonstrasi Diskusi C. 2. 5. Bercerita dengan alat peraga III. 2....rencanapembelajaran. 2. Metode Tanya Jawab Pemodelan B. Janjinya. 6. Embok ingat peristiwa 13 tahun silam. Siswa mampu menentukan alat peraga cerita. Kini Timus Mas sudah berusia 13 tahun. Kala itu Embok sangat menginginkan seorang anak dengan mengadakan perjanjinan dengan Buto Ijo. Si Embok yang mendengarkan suara Timun Mas yang berdegup kencang. bungkusan berisi garam. Siswa membaca cerita menarik itu diliputi rasa ingin tahu. Merangkai pokok-pokok cerita Contoh “Timun Mas” Timun Mas yang sudah beranjak dewasa sedang bersenandung kecil sambil menjemur pakaian yang baru dicucinya. paku 3. Siswa menyiapkan alat peraga untuk mendukung cerita dilandasi kerja keras/kerelaan. Daftar cerita menarik Pokok-pokok bercerita Contoh “Timun Mas” karya Masugy dalam Buku Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia untuk SMP Kelas 7 oleh Nurhadi dkk.. Alat peraga bercerita sesuai kontkes Boneka. Pemodelan Diskusi Tanya jawab Inkuiri Demosntrasi IV. Siswa mencermati cerita menarik dari buku perpustakaan cermat. Berdiskusi untuk menentukan pokok-pokok cerita secara cermat. Siswa mampu merangkai pokok-pokok cerita menjadi urutan cerita yang menarik. 5. Siswa mampu bercerita dengan menggunakan alat peraga. Siswa merangkai pokok-pokok cerita menjadi urutan cerita yang baik dan menarik penuh percaya diri 5. (hal. 1. biji mentimun. Metode Pembelajaran 1. Kegiatan Penutup 1. Siswa dan guru melakukan refleksi dengan menanyakan kesulitan siswa dalam kegiatan menceritakan. Kegiatan Awal 10 1. 3.

. 7. 3. Alat peraga bercerita Kaset/CD bercerita/teks bercerita Buku Terampil Mendongeng karya Kusuma P. Siswa dan guru menentukan tiga pencerita terbaik secara objektif.. Tiga pencerita terbaik mendapatkan penghargaan dari guru dan teman-teman penuh percaya diri. Guru melakukan refleksi dengan bertanya tentang kesulitan siswa.. 4.....karya . 6...........rencanapembelajaran. Instrumen penilaian Lampiran 1: Contoh soal 4... Guru dan siswa menyepakati format penilaian pengamatan bercerita sepakat. (hal.. Siswa berkelompok sesuai dengan kegiatan sebelumnya.. 2.. Grasindo: 2001 (hal. 2. 140-142) : Tes lisan : unjuk kerja produk VI. Bentuk instrumen 3. Buku Teks berikut! Pedoman penskoran sbb...... Pertemuan Kedua Langkah Kegiatan Pembelajaran A.. 4.... Guru bertanya jawab dengan siswa tentang kesiapan latihan berceritanya... 2. Kegiatan Siswa menuliskan ranmgkaian cerita secara berutuan Siswa menuliskan rangkaian cerita tetapi tidak berurutan Skor 2 1 Skor 2 1 0 65 www...hal.. 5. Sumber belajar 1. 10 Refleksi V. Siswa lain menilai siswa yang tampil dengan mengisi format pengamatan secara objektif.. Teknik 2.. Guru memberi tugas siswa untuk melihat di TV tentang acara bercerita dengan alat peraga.. Kegiatan Penutup 1..... Guru dan siswa menyimpulkan pelajaran terkait kegiatan bercerita secara cermat... Siswa menceritakan peristiwa yang menarik secara individu dengan bantuan alat peraga penuh percaya diri .pertemuan berikutnya....... Kemukakan pokok-pokok cerita menarik dari teks berjudul . 3. 60 Demonstrasi C. Waktu 10 Metode Tanya jawab B.. Rangkailah pokok-pokok cerita itu menjadi urutan cerita1 Pedoman penskoran sbb. 2. Kegiatan Siswa mengemukakan pokok-pokok cerita secara lengkap Siswa mengemukakan pokok-pokok cerita tetapi tidak lengkap Siswa tidak mengemukakan pokok-pokok cerita 5......com . Penilaian 1....... Secara bergantian siswa memberikan komentar pada siswa yang tampil secara santun. Kegiatan Inti 1.. 27-33) Buku Bahasa dan sastra Indonesia Kelas 7 oleh Nurhadi dkk. Kegiatan Awal 1..

............ Kepala Sekolah .......... .... . Deskriptor Isi cerita sesuai dengan pokok-pokok cerita yang disusun Suara jelas dan kuat serta vokal tepat Pelafalan kata tepat dan jelas Tinggi rendah pengucapan kata sesuai makna Gesture sesuai dengan intonasi Keserasian antara ekspresi wajah.. : ..Siswa tidak menulisrangkaian cerita 0 6....com ..... gerak......... : Bahasa Indonesia : VII/1 7............. ....................rencanapembelajaran................ (1) Mampu Mampu menentukan pokok-pokok cerita anak yang dibaca. ............1 Menceritakan kembali cerita anak yang dibaca....................... Memahami isi berbagai teks bacaan sastra dengan membaca.......... Ceritakanlah secara lisan peristiwa yang menarik itu berdasarkan pokok-pokok cerita yang telah kamu susun dengan urutan yang baik dan dibantu dengan menggunakan alat peraga (properti) Rubrik penilaian bercerita dengan alat peraga untuk diisi guru dan siswa Nama siswa Tanggal Judul cerita No 1 2 3 4 5 6 7 Aspek Kesesuaian isi/urutan Suara Pelafalan Intonasi Gesture/jeda Mimik/gerak Kesesuaian visualisasi properti : ........... : ................ Guru Mata X skor (100) Ideal = ................. dan ucapan Alat peraga/properti digunakan dengan tepat dan menambah jiwa cerita Skor maksimal Skor maks 2 3 3 4 4 5 4 25 Perolehan skor *Keterangan: Berilah tanda skor sesuai rentangan nilainya yaitu antara 1—5 pada perolehan skor siswa. Penghitungan nilai akhir dalam skala 0—100 adalah sebagai berikut: Perolehan skor Nilai akhir = Skor maksimum Mengetahui..............1 Sekolah Mata Pelajaran Kelas /Semester Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator : SMP ....... Pelajaran...... (2) Mampu merangkai pokok-pokok cerita anak menjadi 66 www.......................... sikap... 7. RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) KELAS VII SM 1 KD 7.......................................

Nenek Lyddie kehilangan patung angsa kesayangannya. f. Titus. Lyddie mengatakan pada neneknya bahwa ia minta pertolongan pada detektif cilik. Siswa mampu menceritakan kembali cerita anak dengan bahasa sendiri secara tulis berdasarkan rangkaian cerita yang disusunnya. Perburuan angsa liar berakhir. Titus. c. Metode Pembelajaran Pemodelan Diskusi Tanya jawab Inkuiri Demosntrasi 67 www.” Sarah Jane mencoba lagi “Kita harus menemukan mama angsa ini Pricilla. b.urutan cerita. Timothy. 3. Jenis cerita menurut usia Contoh cerita detektif yang berjudul “Angsa Konyol” yang dialihbahasakan dari “The Mistery of The Silly Goose” karya Elspeth Campbell Murphy. 5. Akhirnya. Perburuan angsa liar pun berakhir. Siswa mampu mengidentifikasi jenis cerita menurut usia pembacanya. Mereka adalah detektif cilik T2S. yang terletak di bel. di mana engkau menemukan anak angsa ini?” “Anak angsaku. 2. Sarah Jane merayu Pricilla agar mengatakan di mana ia menemukan anak angsa itu.com . Pokok-pokok cerita anak a. Cerita kembali secara lisan 5. Cerita kembali secara tertulis III. ia menunjuk tanah di depan sebuah kotak besar. 4.” Mereka bertiga menahan nafas dengan satu tangan kecilnya yang montok. Pricilla mendekap anak angsa itu erat-erat. dan Sarah Jane) siap membantu nenek dan orang-orang yang kehilangan hiasan taman mereka. Bisakah kau katakan padaku. Materi Pembelajaran 1. Detektif T2S suap membantu nenek Lyddie mencari angsa-angsa kesayangannya. T2S menemukan kotak tempat kayu bakar yang teletak di belakang rumah. “Pricilla? Dengar ya anak manis. Pricilla gadis kecil sedang bermain anak angsa didekati Sarah Jane. 4. (3) Mampu menceritakan kembali cerita dengan bahasa sendiri secara lisan dan tulis. Dari dalam kotak mereka menemukan si angsa dan anak-anaknya. 5. Tujuan Pembelajaran 1. Siswa mampu merangkai pokok-pokok cerita anak menjadi urutan cerita yang menarik. 2. Siswa mampu menentukan pokok-pokok cerita anak. II. Rangkaian pokok cerita Nenek Lyddie kehilangan patung angsa-angsa kesayangannya. 3. Lyddie minta tolong pada teman-temannya. Nenek tampak sedih dibuatnya. Siswa mampu menceritakan kembali cerita anak dengan bahasa sendiri secara lisan berdasarkan rangkaian cerita yang disusunnya. 2. 4. 3. dan mengangkat tutupnya. Dari dalam klotak ditemukan si angsadan anakanaknya. Detektif cilik yang bernama T2S (Timothy.rencanapembelajaran. dan Sarah Jane bergegas menuju ke kotak itu. 1. Alokasi Waktu : 6 X 40 menit ( 3 pertemuan) I.akang rumah. Dan dengan stunya lagi. d. e.

2... Kegiatan awal 10 1..... Siswa mencermati cuplikan cerita anak yang ditampilkan/dibacakan. Siswa merangkai pokok-pokok cerita menjadi urutan cerita yang baik dan menarik penuh kerja keras dan percaya diri...karya . Siswa dan guru melakukan refleksi dengan menanyakan tanggapan siswa dalam kegiatan menceritakan kembali cerita anak. 6. Siswa mengidentifikasi jenis cerita anak dari bagan yang ditampilkan guru secara cermat.. 2.. Waktu 10 Metode Tanya jawab 68 www.IV.. Siswa menceritakan kembali cerita anak sesuai dengan pokok-pokok yang telah disusun secara tertulis dengan memperhatikan diksi dan ejaan yang tepat penuh kerja keras dan percaya diri. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Pertemuan Pertama Langkah Kegiatan Pembelajaran Waktu A. C. Siswa membaca cerita menarik anak dengan judul .. Bertanya jawab mengenai pokok-pokok cerita anak tersebut. Kegiatan Inti 1.... 3. Guru memberikan tugas menceritakan kembali cerita anak sesuai dengan rangkaian cerita yang telah disusun untuk pertemuan berikutnya..... Siswa berkelompok sesuai dengan kegiatan sebelumnya.... Guru bertanya jawab dengan siswa tentang kesiapan latihan menceritakan kembali cerita anak. Metode Inquiry B..... 10 Refleksi Pertemuan Kedua Langkah Kegiatan Pembelajaran A. Kegiatan Awal 1.rencanapembelajaran..... 5... 2.. Siswa memilih cerita anak untuk dibaca dari persediaan di perpustakan sekolah secara cermat... Kegiatan Penutup 1... 60 Diskusi 4.. 2.dari buku perpustakaan yang telah disiapkan diliputi rasa ingin tahu.....com ...... Berdiskusi untuk menentukan pokokpokok cerita secara kerja sama dan cermat....

Guru bertanya jawab dengan siswa tentang kesiapan latihan menceritakan kembali cerita anak secara lisan. Siswa lain menilai penampilan teman dengan mengisi format penilaian secara objektif. Guru memberi tugas kepada anak untuk membaca cerita anak dan menceritakan kembali secara tertulis untuk dipasang di mading kelas dan ditanggapi teman lain pada format saran. Siswa lain menilai tulisan teman dan memberi komentar pada format penilaian secara objektif. Guru dan siswa menyimpulkan pelajaran terkait kegiatan bercerita secara cermat. C. Pertemuan Ketiga Langkah Kegiatan Pembelajaran A.B. 4. Siswa secara bergantian mengomentari tulisan teman berdasar format penilaian secara santun. Guru melakukan refleksi dengan bertanya tentang 60 Inquiry Demonstrasi 10 Refleksi Waktu 10 Metode Tanya jawab 60 Pemodelan Inquiry 10 Refleksi 69 www. 4. Guru melakukan refleksi dengan bertanya tentang kesulitan siswa menceritakan kembali cerita anak secara lisan. Tiga pencerita terbaik mendapatkan penghargaan dari guru dan teman-teman penuh kerja keras dan percaya diri. Siswa dan guru menentukan tiga pencerita terbaik secara objektif 6. 2.rencanapembelajaran. B. 5. 3. 2. Kegiatan Penutup 1. 7. Kegiatan Penutup 1. Guru dan siswa menyepakati format penilaian pengamatan menceritakan kembali cerita anak secara lisan secara sepakat. 2. Guru dan siswa menyepakati format penilaian pengamatan menceritakan kembali cerita anak secara sepakat. Kegiatan Inti 1. 2. 5. Kegiatan Awal 1. Kegiatan Inti 1. 6.com . Siswa menukarkan pekerjaannya kepada teman diskusinya untuk disunting dan dinilai sesuai format penilaian secara cermat. Siswa secara individu menceritakan kembali cerita anak sesuai pokokpokok rangkaian cerita yang disusunnya secara tertulis penuh kerja keras dan percaya diri. Siswa secara bergantian menceritakan kembali cerita anak sesuai pokok-pokok rangkaian cerita yang disusunnya secara tulis dan bersambung untuk disampaikan secara lisan penuh kerja keras dan percaya diri. 3. C. Siswa memperbaiki tulisannya dalam menceritakan kembali cerita anak secara cermat. Siswa berkelompok sesuai dengan kegiatan sebelumnya. Siswa secara bergantian mengomentari penampilan teman berdasar format penilaian secara santun.

....... Instrumen penilaian Lampiran 1: Contoh soal 10.......... Penilaian 7... Nama siswa : . (hal..rencanapembelajaran..dkk....... Buku Bhasa dan Sastra Indonesia kelas 7 oleh Nurhadi dkk...... Skor 1--5 Skor 2 1 0 No 1 2 3 4 5 Aspek Kesesuaian isi/urutan Sistematika Variasi bahasa Uniti Bahasa dan EYD Deskriptor Isi cerita sesuai dengan pokok-pokok cerita yang disusun Tulisan tertata secara sistematis Tulisan menggunakan variasi bahasa yang komunikatif dan menarik.. Guru memberi tugas kepada anak untuk membaca cerita anak dan menceritakan kembali secara tertulis untuk dipasang di mading kelas dan ditanggapi teman lain pada format saran..... Tanggal : .........com .. : penugasan + tugas rumah : tugas rumah + uji petik kerja produk 6...... Tulisan merupakan rangkaian cerita yang utuh dan lengkap Ketepatan bahasa dan EYD Skor maksimal 25 70 www. Kaset/CD bercerita Buku Belajar Berbahasa Belajar Berkomunikasi: Barokah... 2.............. (hal....132-135)... Penugasan V..29-32).kesulitan siswa menceritakan kembali cerita anak secara lisan. Bentuk instrumen 9. Teknik 8........ Judul cerita : ...... Kegiatan Siswa menuliskan pokok-pokok cerita secara lengkap dan tepat Siswa menuliskan pokok-pokok cerita tetapi tidak lengkap Siswa tidak mengemukakan pokok-pokok cerita 11.......... Sumber belajar a) b) c) d) Bagan cerita Kumpulan cerita anak .... Tentukanlah pokok-pokok cerita anak yang kamu baca! Pedoman penskoran sbb.... Rangkailah pokok-pokok cerita itu menjadi urutan cerita secara sistematis! Pedoman penskoran menceritakan kembali secara tulis sbb....................

.. Guru Mata X skor (100) Ideal = .. No 1 2 3 4 5 6 Aspek Kesesuaian isi/urutan Suara Pelafalan Intonasi Gesture Mimik Deskriptor Isi cerita sesuai dengan pokok-pokok cerita yang disusun secara tertulis............... Penghitungan nilai akhir dalam skala 0—100 adalah sebagai berikut: Perolehan skor Nilai akhir = Skor maksimum Mengetahui..... dan ucapan Skor maksimal *Keterangan: Berilah tanda skor sesuai rentangan nilainya yaitu antara 1—5................................... Judul cerita anak : .............................................................................. NIP ...... gerak........................ Pelajaran....rencanapembelajaran..................... 71 www.. NIP...................... sikap....3) Ceritakan kembali cerita tertulismu secara lisan untuk dinilai temanmu! Rubrik penilaian menceritakan kembali cerita anak secara lisan Nama siswa : ................................. Tanggal : ..... Suara jelas dan kuat serta vokal tepat Pelafalan kata tepat dan jelas Tinggi rendah pengucapan kata sesuai makna Gesture sesuai dengan intonasi Keserasian antara ekspresi wajah... Kepala Sekolah ........................ ......... .............................com ...................... 30 Skor 1--5 ....

... sudut pandang.... Siswa mampu mengomentari cerita berdasarkan unsur-unsurnya dengan alasan yang logis dan bahasa yang santun.com .2 Mengomentari buku cerita yang dibaca. (1) Mampu menentukan unsur-unsur buku cerita yang akan dikomentari.. II... amanat.. (2) Mampu mengomentari cerita anak dengan alasan yang logis dan bahasa santun... tema. : Bahasa Indonesia : VII/1 7. Memahami isi berbagai teks bacaan sastra dengan membaca.. Materi Pembelajaran Unsur-unsur cerita Alur.. 72 www. : 4 X 40 menit ( 2 pertemuan) Alokasi Waktu I. 1. Siswa mampu menentukan unsur-unsur buku cerita yang akan dikomentari. 7. dan penggunaan bahasa.rencanapembelajaran. 2.... Tujuan Pembelajaran 1.. latar.. 2. Komentar terhadap cerita Menjelaskan atau menunjukkan kekuatan dan kelemahan cerita yang disertai alasan yang logis agar orang lain bisa menerima.RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) KELAS VII SM 1 KD 7. tokoh..2 Sekolah Mata Pelajaran Kelas /Semester Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator : SMP .

.. Kegiatan awal 1... 60 Learning Comunity 73 www.. 2... 6. 2... 2. Bertanya mengenai bagian menarik dan tidak menarik pada dari kedua cerita yang dipengarkan.... 3.com ... Siswa membaca cerita anak berjudul . Siswa secara individu mengomentari buku cerita yang dibaca sesuai dengan unsur-unsur cerita dilandasi percaya diri dan santun.....dari buku .. Guru bertanya jawab dengan siswa tentang kesiapan untuk memberikan komentar buku yang dibaca. 2. Siswa berdiskusi menentukan bagian/unsur yang perlu dikomentari dari buku cerita penuh kerja keras dan cermat. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Pertemuan Pertama Langkah Kegiatan Pembelajaran Waktu A. 3. Kegiatan Inti 1. 2. Siswa membandingkan dan mengomentari 2 cuplikan cerita yang diperdengarkan. Dalam kelompok siswa menyusun komentar dari buku yang dibaca disertai alasan logis secara cermat dan santun..III. Teman kelompok memberi tanggapan secara santun. Kegiatan Penutup 1.. 2. Siswa berlatih memberikan komentar terhadap buku yang dibaca tersebut dalam kelompok diskusinya penuh kerja keras dan percaya diri.... Metode Pembelajaran Diskusi Tanya jawab Inkuiri Learning Comunity IV.... 10 Refleksi Pertemuan Kedua Langkah Kegiatan Pembelajaran A. Guru dan siswa menyepakati format penilaian pengamatan memberikan komentar terhadap buku cerita yang dibaca sepakat. Siswa dan guru melakukan refleksi dengan menanyakan tanggapan siswa dalam kegiatan memberikan komentar terhadap buku. 4. Kegiatan awal 10 1. 3.. 5... Siswa diperdengarkan cuplikan cerita yang menarik dan satu paragraf tidak menarik. Guru memberikan tugas kepada siswa untuk berlatih mengomentari buku yang dibaca untuk pertemuan berikutnya.... 1.... Siswa menandai hal-hal yang akan dikomentari secara cermat. Metode Inquiry B. 3. Siswa lain menilai tulisan teman dan memberi komentar pada format penilaian secara objektif.. Siswa berkelompok sesuai dengan kegiatan sebelumnya.. secara utuh dilandasi dasa ingin tahu. Kegiatan Inti 1. Waktu 10 Metode Inquiry B.rencanapembelajaran. 60 Diskusi Inquiry C........ 4....

10 Refleksi V....... Tanggal : .............. Skor 1--5 No 1 2 3 4 Aspek Kesesuaian isi/urutan komentar Variasi bahasa Alasan Bahasa dan EYD Deskriptor Isi komentar sesuai dengan bagian-bagian cerita yang disusun Komentar buku disampaikan dengan bahasa yang runtut... Pedoman penskoran mengomentari buku cerita secara tulis sbb.. Guru memberi tugas ke pada siswa membaca buku cerita kemudian memberikan komentar dengan disertai alasan logis untuk dikumpulkan........ (hal. Guru dan siswa menyimpulkan pelajaran terkait mengomentari buku cerita secara tepat.116-122)..dkk. Pedoman penskoran sbb.. C.. Sumber belajar a) b) c) d) Buku cerita anak Kaset/CD bercerita Buku Belajar Berbahasa Belajar Berkomunikasi: Barokah....rencanapembelajaran.. Siswa memperbaiki tulisannya berdasarkan komentar dan penilaian teman secara cermat...dkk..com . Komentar buku cerita yang ditulis disertai alasan yang logis......... Kegiatan Penutup 1........ Nama siswa : ........ (hal.......260-264)........... Ketepatan bahasa dan EYD Skor maksimal 20 74 www.... 2.............yang perlu dikomentari...... Guru melakukan refleksi dengan bertanya tentang kesulitan siswa dalam memberikan komentar buku cerita yang dibaca......... Kegiatan Skor Siswa menuliskan bagian-bagian cerita secara lengkap dan tepat 2 Siswa menuliskan bagian-bagian cerita tetapi tidak lengkap 1 Siswa tidak melakukan apa-apa 0 2) Bagaimanakah komentarmu mengenai buku cerita yang kamu baca? Kemukakan dengan alasan logis dan bahasa yang sopan......... Judul cerita : ... 5.. : penugasan + Tes unjuk kerja : tugas rumah + uji petik kerja produk VI.......... sopan dan komunikatif... Bahasa dan Sastra Indonesia: Nurhadi..........4..... Penilaian a) Teknik b) Bentuk instrumen c) Instrumen penilaian Lampiran 1: Contoh soal 1) Tentukanlah bagian-bagian buku cerita ..

........com .................................. Pelajaran. Kepala Sekolah ....... NIP ....... dan pengalaman melalui pantun dan dongeng 8.......rencanapembelajaran.... Keterangan: Berilah tiap kolom kegiatan dengan skor dengan rentangan 4—8! Mengetahui.................. : Bahasa Indonesia : VII/1 8...... perasaaan.....1 Sekolah Mata Pelajaran Kelas /Semester Standar Kompetensi Kompetensi Dasar : SMP ... Guru Mata Nama siswa Keaktifan Skor maks 8 Keseriusan Skor maks 8 Inisiatif Skor maks 8 X skor (100) Ideal = .......Penghitungan nilai akhir dalam skala 0—100 adalah sebagai berikut: Perolehan skor Nilai akhir = Skor maksimum Format pengamatan kegiatan diskusi kelompok..... ............... RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) KELAS VII SM 1 KD 8.... ............... ........ No 1 2 3 4 5 Dst................................................ NIP....................................1 Menulis pantun yang sesuai dengan syarat-syarat 75 www......... Mengekpresikan pikiran...........

Dalam satu bait ada empat baris. Siswa mampu menyunting pantun sesuai syarat-syarat pantun.pantun. Siswa mampu menentukan syarat-syarat pantun. d. Kegiatan awal 10 1. Diskusi 2. Syarat-syarat pantun a. (2) Mampu menulis pantun (3) Mampu menyunting pantun sesuai dengan syaratsyarat pantun. Indikator (1) Mampu menentukan syarat-syarat pantun. c. Tujuan Pembelajaran 1.rencanapembelajaran. Materi Pembelajaran 1. Siswa berdiskusi menentukan syarat-syarat penulisan sebuah pantun secara cermat.com . : 2 X 40 menit ( 1 pertemuan) Alokasi Waktu I. Siswa membaca contohcontoh pantun yang dari Buku Teks dilandasi rasa ingin tahu. 2. Tiap baris terdiri dari empat kata. Siswa mencermati pembacaan pantun dan puisi oleh model/guru 2. baris tiga dan empat sebagai isi. Baris satu dan dua sebagai sampiran. Inkuiri IV. 2. 2. Bersajak abab. Kegiatan Inti 1. Siswa menukarkan hasil pekerjaannya kepada teman sebangku untuk disunting kerja sama. Metode Pembelajaran 1. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Pertemuan Pertama Langkah Kegiatan Pembelajaran Waktu A. Penyuntingan pantun III. Siswa memberikan tanggapan dan kesan mengenai pantun yang dibacakan. 3. 3. Tanya jawab 3. b. Secara individu siswa menulis pantun dengan memperhatikan syarat-syarat penulisan pantun penuh kerja keras dan percaya diri. 60 Inquiry 76 www. 4. Siswa mampu menulis pantun 3. Penulisan Pantun Contoh: Anak kancil pakai dasi Celana biru baju kuning Jika ingin meraih prestasi Tepat waktu sangat penting 3. II. Metode Inquiry B. Bertanya jawab mengenai perbedaan kedua karya yang dibacakan tersebut.

..... Judul pantun : ..... 2) Uji petik kerja produk.....com ............... Skor 2 1 0 77 www... 10 Refleksi V.. Siswa membacakan hasil tulisan puisinya untuk dikomentari teman yang lain penuh percaya diri. 6.. 3) portofolio : 1) Tes uraian.. 2) Tes unjuk kerja ........ Siswa dan guru melakukan refleksi dengan menanyakan tanggapan siswa dalam menulis pantun......... Guru memberikan tugas kepada siswa untuk menulis pantun dengan tema tertentu untuk dipasang di mading kelas.......... Tanggal : .........5. (hal.. 3) dokumen draf pantun karya siswa yang disunting siswa lain..... Penilaian a) Teknik b) Bentuk instrumen c) Instrumen penilaian Lampiran 1: Contoh Soal Uraian 1) Agar menjadi pantun lengkapilah bagian yang rumpang berikut! Jamur subur di antara jerami . C.......rencanapembelajaran.. Bahasa dan Sastra Indonesia: Nurhadi.57-60)..... VI. : 1) Tes tulis .. 2. Kegiatan Penutup 1.......... Kegiatan Siswa menuliskan bagian yang rumpang dengan tepat Siswa menuliskan bagian yang rumpang tetapi tidak tepat Siswa tidak melakukan apa-apa Lampiran 2 : Contoh soal uji petik kerja 2) Buatlah sebuah pantun yang terkait masalah moral atau pendidikan! Suntinglah pantun yang sudah kamu buat itu! Pedoman penskoran membuat pantun sbb... jangan hancurkan hati kami kita semua rakyat Indonesia Pedoman penskoran sbb.......dkk........ Nama siswa : ........ (hal......17-20). Siswa memperbaiki tulisannya setelah disunting secara tepat..dkk......... Sumber belajar a) b) c) d) Teks pantun CD pembacaan puisi/pantun Buku Belajar Berbahasa Belajar Berkomunikasi: Barokah...

.No 1 2 3 4 Aspek Kesesuaian isi Tema Diksi Bahasa dan EYD Deskriptor Pantun ditulis sesuai dengan syarat-syarat pantun Pantun ditulis sesuai dengan tema yang diberikan Tulisan pantun menggunakan diksi yang dipilih dan menarik.. Guru Pelajaran.......................... Mengetahui... ............................ ............................... Keterangan: Berilah tiap kolom kegiatan dengan skor dengan rentangan 4—8! .... ............... Kepala Sekolah Mata Nama siswa Keaktifan Skor maks 8 Keseriusan Skor maks 8 Inisiatif Skor maks 8 X skor (100) Ideal = .............rencanapembelajaran. No 1 2 3 4 5 7 8 9 10 Dst........... NIP....... 78 www................................................ Ketepatan bahasa dan EYD Skor maksimal Skor 1--5 20 Penghitungan nilai akhir dalam skala 0—100 adalah sebagai berikut: Perolehan skor Nilai akhir = Skor maksimum Format pengamatan kegiatan diskusi kelompok.... NIP ...................com ..............

Dia suka sekali menyanyi. 2. Siswa mampu menentukan unsur-unsur dongeng.. 2.. sebagai peri ia tak boleh menikah dengan manusia biasa. amanat. Mengekpresikan pikiran. dingin dan beku. (2) Mampu menulis dongeng berdasarkan unsurunsurnya. Tujuan Pembelajaran 1. Unsur-unsur dongeng Penokohan. di puncak gunung yang sepi ini.. dihembus angin pegunungan. Materi Pembelajaran 1. Siswa mampu menulis dongeng dengan memperhatikan unsur-unsurnya 3. Padahal.2 Menulis kembali dengan bahasa sendiri dongeng yang pernah dibaca atau didengar. Bgaikan desah angin semilir. Pada suatu hari. dia mendengar suara merdu peri salju. II. Dia tidak dapat menahan diri untuk tidak mencari sumbers uara yang mempesona itu.com .. Dia tak peduli apakajh mereka yang datang ke istananya itu mengaguminya atau tidak. di antara daun-daun cemara. perasaaan..rencanapembelajaran. (1) Mampu menentukan unsur-unsur dongeng. latar. suaranya merdu penuh pesona. Siswa mampu menanggapi dongeng dari segi keindahan dan daya tariknya. : 4 X 40 menit ( 2 pertemuan) Alokasi Waktu I. : Bahasa Indonesia : VII/1 8.. (3) Mampu memberi tanggapan terhadap tulisan dongeng. Dongeng Contoh dongeng “Edelweiss” . tema.. dan pengalaman melalui pantun dan dongeng 8. seorang pemburu yang tampan dan perkasa mendaki gunung itu.RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) KELAS VII SM 1 KD 8.. Peri salju itu begitu cantik sehingga siapapun yang melihatnya. Siapa gerangan yang tinggal. alur... akan jatuh cinta kepadanya. Hatinya terbuat dari es..2 Sekolah Mata Pelajaran Kelas /Semester Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator : SMP . 79 www...

Siswa dan guru menyimpulkan syarat-syarat penulisan dongeng yang baik sepakat. 2. Metode Pembelajaran 1. alur. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Pertemuan Pertama Langkah Kegiatan Pembelajaran Waktu A. peri salju telah jatuh cinta. 10 Refleksi Pertemuan Kedua Langkah Kegiatan Pembelajaran A. Tanggapan dongeng III. Siswa mempresentasikan hasil diskusinya penuh kerja keras dan percaya diri 4. Siswa memberikan tanggapan dan kesan mengenai dongeng tersebut. wanita secantik itu tak mungkin tertarik pada pemburu miskin seperti dia. Siswa dan guru melakukan refleksi dengan meminta tanggapan siswa dalam menganalisis dongeng. 2. Kegiatan Penutup 1. tetapi karena merasa dirinya hina. Kegiatan Inti 1. 5. pada pemuda pemburu itu.. ia sampai ke istana salju dan bertemu muika dengan putri salju. Kegiatan awal 1. 2. Modeling Diskusi Tanya jawab Inkuiri demosntrasi IV. 3. Siswa membaca/mendengarkan dongeng penuh perhatian. 2. Kegiatan Inti 1. Pemburu itu langsung jatuh cinta. Bertanya jawab mengenai ciri-ciri dongeng secara umum. Guru bertanya jawab dengan siswa tentang kegiatan menyusun kerangka dongeng yang dilakukan sebelumnya. Waktu 10 Metode Tanya jawab B. Siswa menulis dongeng sesuai dengan 60 Learning 80 www. Siswa mencermati cuplikan dongeng yang ditampilkan dari rekaman CD. . Metode Inquiry B. Sikapnya iktu berbeda sekali dengan rayuan dan pujian yang biasa didengar oleh peri salju. amanat dll) secara cermat 3.com . 2. Guru memberikan tugas kepada siswa untuk menyusun kerangka penulisan dongeng untuk pertemuan berikutnya. latar. Ya. Pemuda itu diijinkannya tinggal di istananya. 5. Pikirnya. Karenya dia justru tertarik. Secara bergantian siswa mengomentari presentasi kelompok penampil secara objektif dan santun.. dia tidak mau melanjutkan perasaannya. Kegiatan awal 10 1. 60 Learning Community C.Akhirnya. 3.rencanapembelajaran. Siswa berkelompok sesuai dengan kegiatan sebelumnya. 3. Siswa berdiskusi menentukan unsur-unsur yang menjadi syarat penulisan sebuah dongeng (penokohan. pokok cerita. 4.

kerangka/pokok-pokok dongeng yang telah dibuatnya secara sistematis... (baik tidaknya.... Kumpulan dongeng Kaset/CD dongeng Buku Belajar Berbahasa Belajar Berkomunikasi: Barokah..... Instrumen penilaian Lampiran 1: Contoh soal uraian 1. dan keindadahannya) secara objektif dan santun Siswa memperbaiki tulisan dongengnya berdasarkan komentar dan penilaian teman secara cermat.com .. 3.... 5.... menarik atau tidak.. Kegiatan Penutup 1..... Guru dan siswa menyimpulkan pelajaran terkait menulis dongeng yang baik..dkk.. Judul dongeng : .... 66-70).... 3... kamu dengar tersebut! Pedoman penskoran menulis kembali dongengs sbb. Buku Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Kelas VII Depdiknas (hal. Guru dan siswa menyepakati format penilaian menulis dongeng sepakat.......2....... Tentukanlah bagian-bagian atau unsur-unsur sebuah dongeng yang kamu dengar berikut! 2.. 2.. 5. 10 Refleksi V.. (hal......... 4... Bagaimanakah pendapatmu mengenai keindahan dongeng yang kamu dengar berikut? Pedoman penskoran sbb.. (hal. Nama siswa : ....... 3.. Penilaian 1.116-122)... Siswa memberikan penilaian dan komentar terhadap dongeng yang ditulis temannya dengan menggunakan format pengamatan secara objektif dan santun.... Skor mak s 3 1 0 Tuliskanlah dengan bahasamu sendiri dongeng yang baru 81 www................. dan menarik.. Guru melakukan refleksi dengan bertanya tentang kesulitan siswa dalam memberikan komentar buku cerita yang dibaca. 2.... Bahasa dan Sastra Indonesia: Nurhadi. Apakah tema dongeng yang kamu dengarkan berikut? 3.dkk.rencanapembelajaran.31-36). Bentuk instrumen 3.. : Tes tulis + tes unjuk kerja : Tes uraian + Uji petik kerja produk VI.. Siswa secara bergantian memberikan tanggapan/pendapat terhadap dongeng yang ditulis temannya. Tanggal : ...... 6..... Bertepuk tangan untuk mengakhiri keberhasilan belajar... Kegiatan Tiap butir jawaban dijawab secara tepat dan lengkap Jawaban yang salah tiap butir soal Siswa tidak melakukan apa-apa 4...... Sumber belajar 1... Teknik 2.. 4....... Siswa membacakan hasil tulisan dongengnya untuk dikomentari teman penuh percaya diri.. Community C.

.... Guru Mata Pelajaran............ Format pengamatan kegiatan diskusi kelompok............... .... Ketepatan bahasa dan EYD Skor maksimal Skor 1--5 20 Penghitungan nilai akhir dalam skala 0—100 adalah sebagai berikut: Perolehan skor Nilai akhir = Skor maksimum X skor (100) Ideal = ..... Mengetahui.. Nama siswa Keaktifan Skor maks 8 Keseriusan Skor maks 8 Frekuensi tanggapan Skor maks 8 82 www....rencanapembelajaran....... No 1 2 3 Keterangan: Berilah tiap kolom kegiatan dengan skor dengan rentangan 4—8! ........com ................................No 1 2 3 4 Aspek Kesesuaian isi/urutan komentar Variasi bahasa Unsur-unsur Bahasa dan EYD Deskriptor Tulisan ssuai dengan pokok-pokok dongeng yang dibaca/didengar Tulisan siswa menggunakan bahsa yang variatif dan menarik Dongeng yang ditulis memenuhi unsur-unsur dongeng.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->