Arthritis Arthritis atau radang sendi merupakan istilah dari reumatik artikuler (mengenai sendi), dikenal dalam berbagai

bentuk, diantaranya yang paling umum yaitu Arthritis Reumatiod, Osteoarthritis, dan Gout (arthritis pirai). Semua bentuk Arthritis bermula dengan teradangnya jaringan-jaringan halus seperti jaringan ikat, ligamen, dan tendon dekat tulang sendi. Dapat dikatakan pula bahwa Arthritis merupakan keluhan penyakit rematik yang umum pada segala usia, gejala yang sering dirasakan seseorang selama kehidupannya. Arthritis mengakibatkan rasa sakit dan membatasi gerakan penderita. Gejala atau tanda-tanda serangan artritis secara umum yaitu : - persendian terasa kaku dan nyeri apabila digerakan - adanya pembengkakan pada salah satu atau beberapa persendian - pada persendian yang sakit akan berwarna kemerah-merahan - demam, dan kelelahan yang menyertai rasa sakit pada persendian. Patofisiologi Pada sendi synovial yang normal, kartilago artikuler membungkus ujung tulang pada sendi dan menghasilkan permukaan yang licin serta ulet untuk gerakan. Membrane synovial melapisi dinding dalam kapsula fibrosa dan mensekresikan cairan ke dalam ruangan antar tulang. Cairan synovial ini berfungsi sebagai peredam kejut (shock absorber) dan pelumas yang memungkinkan sendi untuk bergerak secara bebas dalam arah yang tepat. Sendi merupakan bagian tubuh yang paling sering terkena inflamasi dan degenerasi yang terlihat pada penyakit reumatik. Semua penyakit reumatik meliputi inflamasi dan degenerasi dalam derajat tertentu yang bisa terjadi sekaligus. Inflamasi akan terlihat pada persendian sebagai sinovitis. Pada penyakit reumatik inflamatori, inflamasi merupakan proses primer dan degenerasi yang terjadi merupakan proses sekunder yang timbul akibat pembentukkan pannus (proliferasi jaringan synovial). Inflamasi merupakan akibat dari respons imun. Sebaliknya pada penyakit rematik degenerative dapat terjadi proses inflamasi yang sekunder. Sinovitis ini biasanya lebih ringan serta menggambarkan suatu proses reaktif dan lebih besar kemungkinannya untuk terlihat pada penyakit yang lebih lanjut. Inflamasi Inflamasi meliputi serangkaian tahapan yang saling berkaitan. Tahap pertama merupakan kejadian pemicu dimana stimulus antigen mengaktifkan monosit dan limfosit T (sel T). selanjutnya, antibody immunoglobulin membentuk kompleks imun dengan antigen (reaksi tipe III- yang diantarai kompleks imun). Fagositosis kompleks imun akan dimulai dan menghasilkan reaksi inflamasi (pembengkakan, nyeri, dan edema pada sendi). Fagositosis akan menghasilkan zat-zat kimia seperti leukotrien prostaglandin. Leukotrien turut serta dalam menimbulkan proses inflamasi dengan menarik sel-sel darah putih lainnya ke daerah inflamasi tersebut. Prostaglandin bertindak sebagai modifier, pada sebagian kasus meningkatkan proses inflamasi dan terkandang memperlambat proses inflamasi. Leukotrien dan prostaglandin akan menghasilkan enzim kolagenase yang memecah kolagen. Pelepasan enzim-enzim ini akan menimbulkan edema, proliferasi membrane synovial, dan pembentukkan pannus, penghancuran kartilago, dan erosi tulang. Proses inflamatori imunologik dimulai dengan disampaikannya antigen pada sel T

yang diikuti oleh proliferasi sel-sel T dan B (sumber pembentuk antibody). Sebagai reaksi terhadap antigen yang spesifik, sel plasma akan memproduksi dan melepaskan antibody yanga kan mengikat antigen yang bersesuaian untuk membentuk kompleks imun. Kompleks imun terbentuk dan tertimbun dalam jaringan synovial atau organ lainnya dalam tubuh, dan memicu reaksi inflamasi yang akan merusak jaringan yang terkena. Degenerasi Degenerasi kartilago artikuler disebabkan oleh gangguan keseimbangan fisiologi antara stress mekanis dan kemampuan jaringan sendi untuk bertahan terhadap stress tersebut. Pada stres mekanis, kartilago artikuler sangat resisten terhadap proses pengausan dalam kondisi gerakan yang berkali-kali, kendati beban benturan yang berulang akan menyebabkan kegagalan sendi pada tingkat kartilago. Ketika sendi mengalami stress mekanis yang berulang, elastisitas kapsula sendi, kartilago artikuler dan ligamentum akan berkurang. Lempeng artikuler akan menipis dan kemampuannya untuk menyerap kejutan menurun, terjadi penyempitan rongga sendi dan gangguan stabilitas.ketika lempeng artikuler lenyap, osteofit (tulang taji) akan terbentuk di bagian tepi permukaan sendi dan kapsula serta membrane synovial menebal. Kartilago sendi mengalami degenerasi serta atrofi, tulang mengeras dan mengalami hipertrofi pada permukaan sendinya dan ligament akan mengalami kalsivikasi. Akibatnya terbentuk efusi sendi yang steril dan sinovitis sekunder. Selain stress mekanis, perubahan pelumas dan imobilitas juga mempengaruhi degenerasi. Rheumatoid arthritis Rheumatoid arthritis merupakan bentuk arthritis yang serius, disebabkan oleh peradangan kronis yang bersifat progresif, yang menyangkut persendian. Ditandai dengan sakit dan bengkak pada sendi-sendi terutama pada jari-jari tangan, pergelangan tangan, siku, dan lutut. Dalam keadaan yang parah dapat menyebabkan kerapuhan tulang sehingga menyebabkan kelainan bentuk terutama pada tangan dan jari-jari. Tanda lainnya yaitu persendian terasa kaku terutama pada pagi hari, rasa letih dan lemah, otot-otot terasa kejang, persendian terasa panas dan kelihatan merah dan mungkin mengandung cairan, sensasi rasa dingin pada kaki dan tangan yang disebabkan gangguan sirkulasi darah. Gejala ekstra-artikuler yang sering ditemui ialah demam, penurunan berat badan, mudah lelah, anemia, pembesaran limfe dan jari-jari yang pucat. Penyakit ini belum diketahui secara pasti penyebabnya, namun diduga berhubungan dengan penyakit autoimmunitas. Rheumatoid arthritis lebih sering menyerang wanita daripada laki-laki. Walaupun dapat dapat meyerang segala jenis umur, namun lebih sering terjadi pada umur 30-50 tahun. Patofisiologi arthritis rhematoid Pada arthritis rheumatoid, reaksi autoimun terjadi dalam jaringan synovial. Proses fagosistosis menghasilkan enzim-enzim dalam sendi. Enzim-enzim tersebut akan memecah kolagen sehingga terjadi edema, proliferasi membrane synovial dan akhirnya pembentukkan pannus. Pannus akan menghancurkan tulang rawan dan menimbulkan erosi tulang. Akibatnya adalah menghilangnya permukaan sendi yang akan mengganggu gerak sendi. Otot akan turut terkena karena serabut otot akan mengalami perubahan degenerative dengan menghilangnya elastisitas otot dan kekuatan kontraksi otot.

stress mekanik sendi. kelainan sendi atau tulang sebelumnya. Diagnosa keperawatan: • Nyeri berhubungan dengan inflamasi dan peningkatan aktivitas penyakit. Penyakit ini biasa terjadi pada umur 50 tahun ke atas dan pada orang kegemukan (obesitas). obesitas. Obesitas akan disertai peningkatan massa tulang subkondrium yang dapat menimbulkan kekakuan tulang sehingga tulang subkondrium menjadi kurang lentur terhadap dampak beban muatan yang akan mentransmisikan lebih besar gaya pada kartilago artikuler yang melapisi diatasnya dan dengan demikian membuat tulang tersebut lebih rentan terhadap cidera. riwayat penyakit inflamasi. dan komplemen (protein plasma). Untuk tipe perawatannya : kompres hangat pada bagian yang sakit atau rendam dengan air hangat selama 15 menit. mengingat kemampuan kartilago artikuler untuk bertahan terhadap mikrofraktur dengan beban muatan rendah yang berulang-ulang menurun. arteri. warna kuning gelap. Pada usia lanjut tampak dua hal yang khas. Patofisiologi osteoartritis Osteoartrisis dapat dianggap sebagai hasil akhir dari proses ‘aus karena pemakaian’ yang berhubungan dengan penuaan. yaitu rasa sakit pada persendian dan terasa kaku jika digerakkan. • Pemindaian tulang dan sendi • Biopsy otot. endokrin serta metabolik. dan kulit • Pemeriksaan darah. viskus. berwarna kuning seperti jerami dengan volume yang sedikit dan mengandung beberapa sel. Osteoarthritis sering dimulai pada decade ketiga dan mencapai puncaknya diantara decade kelima dan keenam (75-85 tahun). Oseteoartritis diklasifikasikan sebagai tipe primer (idiopatik) tanpa kejadian atau penyakit sebelumnya. Normalnya cairan berwarna jernih. jenis kelamin. . Secara mekanis. trauma sendi. obesitas dianggap meningkatkan gaya yang melintas sendi dan menyebabkan degenerasi kartilago. Penatalaksanaan pasien radang sendi Pengkajian diagnostik: • Artrosentesis: pemeriksaan cairan synovial dengan jarum. predisposisi genetic. Faktor risiko bagi osteoarthritis mencakup usia. sering dianggap sebagai konsekuensi dari perubahan-perubahan dalam tulang dengan lanjutnya usia. Osteoarthritis merupakan gangguan yang umum pada usia lanjut. Pertambahan usia berhubungan secara langsung dengan proses degenerative dalam sendi. tetapi bisa juga disebabkan oleh kecelakaan persendian . Kurangi berat badan bagi yang obesitas. Pada inflamasi sendi cairan keruh. Pada penyakit ini terjadi penurunan fungsi tulang rawan terutama yang menopang sebagian dari berat badan dan seringkali pada persendian yang sering digunakan. mengandung sel inflamasi seperti leukosit.Penyakit sendi degenerative (osteoarthritis) Osteoartritis merupakan penyakit degeneratif kronis dari sendi-sendi. keadaan mudah lelah serta keterbatasan mobilitas. bisa seperti susu.

. • Kerusakan mobilitas fisik yang berhubungan dengan penurunan rentang gerak. diare. • Menghindari infeksi dan gagal organ dengan memantau tanda-tanda vital. • Gangguan citra tubuh yang berhubungan dengan perubahan dan ketergantungan fisik serta psikologis yang disebabkan oleh penyakit dan terapi. S. dekondisioning. kurangnya atau tidak tepatnya penggunaan alat-alat ambulatory. urine yang berwarna gelap.• Keletihan yang berhubungan dengan peningkatan aktivitas penyakit.G. dan sakit kepala. Tanda dan gejala lainnya adalah hematoma. keletihan dan gangguan gerak. (2002). luka-luka pada mulut. tidur/istirahat yang tidak memadai. Brunner & suddarth’s textbook of medical-surgical nursing. tinja hitam atau berdarah. tingkat kesadaran dan gejala infeksi pasien untuk mendeteksi infeksi sistemik dan lokal. ruam dan perubahan penglihatan. (terj. gangguan pernapasan. peningkatan insidensi infeksi. mual serta vomitus. vertigo. supresi sumsum tulang. B. Efek samping ini dapat mencakup perdarahan atau iritasi gastrointestinal. kelemahan otot. Referensi: Smeltzer. keracunan pada ginjal atau hati. rasa nyeri. stress emosional/depresi. nyeri pada gerakan. ikterus. • Koping tidak efektif yang berhubungan dengan gaya hidup atau perubahan peranan yang actual atau dirasakan. Intervensi keperawatan: • Meredakan nyeri dan gangguan rasa nyaman • Mengurangi keletihan • Meningkatkan tidur restorative • Meningkatkan mobilitas • Memfasilitasi perawatan mandiri • Memperbaiki citra tubuh Komplikasi potensial • Menghindari komplikasi akibat obat.C & Bare.) Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC. • Kurang perawatan diri yang berhubungan dengan kontraktur. nutrisi yang tidak memadai. Obat yang digunakan pada pengobatan radang sendi (kortikosteroid) berisisko meninbulkan efek yang serius dan merugikan. keterbatasan ketahanan fisik.

KEKAKUAN AKIBAT TIRAH BARING LAMA. CTS. IMPAIRMENT ( HENDAYA ) : KEHILANGAN / KETIDAKNORMALAN KONDISI PSIKOLOGIS. FISIOLOGI. 4. TIM REHABILITASI MEDIK : DOKTER SPESIALIS REHABILITASI MEDIK : PENANGGUNG JAWAB TIM. SOSIOBUDAYA & VOKASIONAL KECUALI CACAT PADA MATA. 5. KECACATAN AKIBAT PENYAKIT ATAU CEDERA DAMPAK PSIKOLOGIS. RA DLL DIAGNOSA BEBERAPA PENYAKIT REMATIK . SIRKULASI DARAH DAN SISTEM PERNAPASAN BESERTA DAMPAK PSIKOLOGIS.Penulis : Dr.RANGKA TUBUH. STRUKTUR ANATOMI ATAU FUNGSI DISABILITY ( DISABILITAS ) : KETERBATASAN ATAU KEKURANGAN KEMAMPU-AN UNTUK BERAKTIFITAS DALAM LINGKUP WAJAR BAGI MANUSIA AKIBAT IMPAIRMENT ( HENDAYA ) HANDICAP ( KETUNAAN ) : HAMBATAN INDIVIDU AKIBAT IMPAIRMENT DAN ATAU DISABILITY YANG MEMBATASI PEMENUHAN PERAN WAJAR SESEORANG SESUAI FAKTOR USIA. SOSIOBUDAYA DAN VOKASIONAL YANG MENYERTAINYA GANGGUAN FUNGSI MENURUT ICIDH : 1. CONTOH : ERB’ S PALSY. SEKS. 1. SOSIAL DAN BUDAYA. PENURUNAN ENDURANCE JANTUNG PASCA INFARK MYOCARD. TUMBUH KEMBANG YANG KURANG OPTIMAL / PROPORSIONALd. PENYAKITPENYAKIT REMATIK SEPERTI OA. FUNGSIONAL & TERAPI REHABILITASI MEDIK. DIFABEL : ISTILAH SESEORANG YANG MEMPUNYAI KETERBATASAN FUNGSI ( CACAT ). 4. FISIOTERAPIS : TINDAKAN TERAPI FISIK TERAPIS WICARA TERAPIS OKUPASI PSIKOLOG ORTOTIS/PROSTETIS PETUGAS SOSIAL MEDIS PERAWAT REHABILITASI MEDIK REHABILITASI MEDIK MEMBANTU PENANGANAN : 1. Dx. 3. CEREBRAL PALSY. 5.SpRM REHABILITASI MEDIK / ILMU KEDOKTERAN FISIK DAN REHABILITASI : ADALAH CABANG ILMU KEDOKTERAN YANG MENANGANI SECARA MENYELURUH KECACATAN / DISABILITAS YANG DISEBABKAN OLEH PENYAKIT ATAU CEDERA PADA SISTEM SARAF. 3. TELINGA & GANGGUAN JIWA : a. 2. DLLb. CEDERA SUM-SUM TULANG BELAKANG . ANCAMAN KECACATAN KARENA PENYAKIT ATAU CEDERA. 8. GANGGUAN BAK/BAB AKIBAT PENYAKIT ATAU CEDERAc. CRS. RETENSI SEKRET AKIBAT RADANG PARU-PARU /ASMA. 2. HEMIPLEGI PASCA STROKE. 2. MEMBANTU PENANGANAN SINUSITIS. 3. OTOT . GANGGUAN TUMBUH KEMBANG/ CACAT BAWAAN SEJAK BAYI HINGGA DEWASA. KOORDINATOR.Gothot Wirotomo. PASCA TINDAKAN ORTHOPEDI. 4. 7. 6.

. OSTEOPOROSIS DIBAGI MENJADI :1. GENETIK • PREDISPOSISI GENETIK & IMMUN KOMPLEKS• DIDUGA REAKSI Ag-AB KELAINAN ANATOMIS• CEDERA• MENARCHE LAMBAT. OA PRIMER2.SENILE OP2.OA PD JARI-JARI TANGAN• TAHUN 30 % PEREMPUAN & 20 % LAKILAKI ALAMI PATAH TULANG AKIBAT RASIO P : L = 5 : 1• LAKI > ALAMI OA PD SENDI PAHA• POLA KLINIS OA BERKAITAN PEKERJAAN SESEORANG• DENGAN RAS ASLI OSTEOPOROSIS• RAS KULIT PUTIH> AMERIKA > OA DIBANDING RAS LAIN ETIOLOGI • BELUM JELAS• TEORI AGEN BEBERAPA FAKTOR RESIKO OA :• METABOLIK• TRAUMA / BEBERAPA FAKTOR RESIKO OP :• KULIT PUTIH• ATAS• USIA 50 TAHUN KE RAS INFEKTIF.POST . AVASCULAR NECROSIS.DEFINISI RHEUMATOID ARTHRITIS(RA)PENYAKIT OSTEO ARTHRITIS (OA):PENYAKIT INFLAMASI OTOIMUN SISTEMIK KRONIK DEGENERASI SENDI DGN PATOLOGIS : OSTEOPOROSIS (OP):PENYAKIT METABOLIK YANG DITANDAI DENGAN DGN TARGET JARINGAN SINOVIA. dll AMENORRHOE• BADAN KURUS• LINGKUNGAN• TERTENTU KLASIFIKASI BERDASAR AKTIVITAS PENYAKIT DIBAGI OSTEOARTHRITIS DIBAGI :1. RAPID PROGRESIF PENATALAKSANAAN BEBERAPA PENYAKIT REMATIK MEDIKA-MENTOSA • ANALGESIK• NSAID• DMARD MTX. • ANALGESIK• NSAID• GLUKOSAMIN- • KALSIUM SUPLEMEN• TERAPI KORTIKOSTEROID• ( SULFASALAZINE. DINI• SMALL STATURE / FAKTOR GENETIK & KONSUMSI OBAT2AN PENYAKIT SEPERTI DM. • SESUAI USIA• DI ATAS 50 TAHUN • P : L = 3 : 1. MENOPAUSE DI DAERAH SINOVIA DGN AKTIFASI KOMPLEMEN PAGET DISEASE. CYCLOSPORINE dll ) KORTIKOSTEROID• KONDROITIN• SULIH HORMON• AKTIF• VITAMIN D INJEKSI AS. RA. BOFOSFONAT• SERM HYALURONAT INTRA ARTIKULAR• DMOAD ( DIACEREIN ) ANALOG KALSITONIN• REHABILITASIMEDIK • MENGHILANGKAN NYERI• • MENGHILANGKAN NYERI• • MENGHILANGKAN NYERI• MENINGKATKAN LGS• MENINGKATKAN KEKUATAN • MENINGKATKAN ENDURANCE• MENCEGAH DEFORMITAS• MENGURANGI KEKAKUAN• MELINDUNGI SENDI• REMATIK SENAM MENINGKATKAN LGS• MENINGKATKAN KEKUATAN • MENINGKATKAN ENDURANCE• MENCEGAH DEFORMITAS• MENGURANGI KEKAKUAN• MELINDUNGI SENDI• REMATIK MENCEGAH • PROTEKSI SENDI• MENCEGAH SENAM MEMPERBAIKI KEKUATAN OTOT• MENINGKATKAN LGS• POSTUR• MEMPERBAIKI MEMPERBAIKI SENAM SENAM KESEIMBANGAN• PENCEGAHAN OP• PENANGGULANGAN OP EDUKASI • PROTEKSI SENDI• • PEMERIKSAAN BMD BERKALA• DEFORMITAS• PENYESUAIAN DEFORMITAS• PENYESUAIAN HINDARI JATUH LINGKUNGAN ( TEMPAT TINGGAL / TEMPAT KERJA )• SENDI KONSERVASI LINGKUNGAN ( TEMPAT TINGGAL / TEMPAT KERJA )• SENDI KONSERVASI . GOL. KLINIS KERUSAKAN PROGRESIF & HILANGNYA HILANGNYA SEJUMLAH MASSA TULANG POLIARTRITIS SIMETRIS RAWAN SENDI SERTA PERUBAHAN TEPI SENDI DAN DI DALAM TULANG SUBKONDRAL AKIBAT BERBAGAI KEADAAN YANG MELEBIHI AMBANG BATAS UNTUK TERJADINYA FRAKTUR • 30 % PEREMPUAN & 8 %LAKI-LAKI PD USIA 80 EPIDEMIOLOGI • PREVALENSI RA + 1-2 % • • PREVALENSI OA MENINGKAT PEREMPUAN > ALAMI LAKI- PREVALENSI ASIAAFRIKA < USA / EROPA 50 Thn. USIA 40. HIPERSENSITIFITAS SELULER. MENJADI :• SLOW PROGRESIF • OA SEKUNDER PRIMER – JUVENILE OP MENOPAUSAL OP SEKUNDER OP.

TEHNIK MANIPULASI. MEDLINDINGI SENDI : SPLINT/BRACE/ORTESA. ADANYA DEFORMITAS. SWD. 6. PREDIKTOR PROGNOSA : SOSIO-DEMOGRAFIK. LABORATORIS & RADIOLOGIS a. TERAPI LASER. PROGNOSA BURUK. WALKER. HYDROCOLATOR PACK . MWD. KLINIS. PENDINGINAN SETELAH LATIHAN. KETIAK. BILA : RF +. KOMPRES HANGAT. 3. USIA. TERGANTUNG ARTROPLASTI ARTROPLASTI LOKASI FRAKTUR. ELEKTRO TERAPI. HIDROTERAPI. KRONIK : TERAPI DINGIN. MENGURANGI KEKAKUAN SENDI : USD. MAGNETO TERAPI. AKUT : TERAPI DINGIN. JOGGING. TREADMILL 5. MEMPERBAIKI POSTUR : LATIHAN POSTUR. BERVARIASI SCR INDIVIDUAL. SEPEDA STATIK. b. MENINGKATKAN ENDURANCE OTOT : JALAN KAKI. LATIHAN PEREGANGAN. ELEKTROTERAPI . ADANYA RHEMATOID NODULE. PENANGANAN REHABILITASI MEDIK PENYAKIT REMATIK : 1. 2. BERENANG. INFRA MERAH. ORTESA/BRACE/SPLINT. TONGKAT TONGKAT. b. MENCEGAH DEFORMITAS : PEMANASAN SEBELUM LATIHAN. 7. MENINGKATKAN KEKUATAN OTOT : ELEKTRO STIMULASI. MENINGKATKAN LUAS GERAK SENDI (LGS): LATIHAN PEREGANGAN. PENANGGULANGAN NYERI/RADANG : a. FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH : BERAT BADAN. SWD. RHEUMATOID ARTHTRITIS : a. TERAPI LASER. MEMPERBAIKI KESEIMBANGAN : LATIHAN KESEIMBANGAN 9. LATIHAN PENGUATAN. AKUPUNTUR. GENETIK .TERAPIBEDAH • ARTRODESIS • OSTEOTOMI• • ARTRODESIS • OSTEOTOMI• • BILA ADA FRAKTUR. KONTRAS BATH. PARAFIN BATH. LATIHAN LGS. OSTEOARTHRITIS : a. LATIHAN OKUPASI 8. 4. KEMATIAN > 2-3 KALI ORANG NORMAL 2. LEUKOSIT > 50. PEREMPUAN USIA MUDA SAAT PERTAMA KALI TERSERANG & HASIL CAIRAN SINOVIAL ABNORMAL ( MIS. LATIHAN BIOFEEDBACK PROGNOSA BEBERAPA PENYAKIT REMATIK : 1. USD.000/mm )b.

STATUS PASIEN BISA DIPERBAIKI BILA PENANGANAN NYERI ADEKUAT . PROGNOSA BAIK BILA MENGETAHUI BERKURANGNYA KEPADATAN TULANG SEJAK DINIb. OSTEOPOROSIS : a.3.

tidak hadir. karena anemia yang sering terjadi pada rheumatoid arthritis. kulit untuk nodul rheumatoid. faktor rheumatoid. Tingkat sed digunakan sebagai ukuran kasar dari peradangan sendi. Sebuah tes untuk antibodi citrulline paling membantu dalam mencari penyebab peradangan arthritis yang sebelumnya tidak terdiagnosis ketika tes darah tradisional untuk rheumatoid arthritis. dan tes-reaktif protein C juga dapat abnormal pada lain kondisi autoimun dan inflamasi sistemik. dan darah serta temuan X-ray. Ketika sendi hanya satu atau dua yang meradang. sendi kecil tangan. antibodi yang disebut "faktor rematik" dapat ditemukan pada 80% pasien. Sebuah tes darah yang disebut laju sedimentasi (Tingkat sed) adalah ukuran dari seberapa cepat sel-sel darah merah jatuh ke dasar sebuah tabung uji. Dalam rheumatoid arthritis. Beberapa dilihat mungkin diperlukan sebelum dokter dapat diagnosis tertentu. pergelangan tangan. Citrulline antibodi (juga disebut sebagai antibodi anticitrulline. tingkat sed. Diagnosis akan didasarkan pada pola dari gejala.Langkah pertama dalam diagnosis rheumatoid arthritis adalah sebuah pertemuan antara dokter dan pasien. dapat menyarankan diagnosis. Seorang dokter dengan pelatihan khusus dalam arthritis dan penyakit terkait disebut sebuah rheumatologist. Lain tes darah yang digunakan untuk mengukur tingkat sekarang peradangan dalam tubuh adalah protein C-reaktif. ANA. Dokter mungkin akan melakukan tes lain untuk mengecualikan artritis karena infeksi atau gout. Oleh karena itu. Dokter meninjau sejarah gejala. antibodi anticyclic citrullinated peptida. darah tertentu dan tes sinar-X sering diperoleh. kelainan dalam tes darah saja tidak cukup untuk perusahaan diagnosis rheumatoid arthritis. memeriksa sendi untuk peradangan dan deformitas. Deteksi nodul rheumatoid (dijelaskan di atas). Hal ini berguna dalam diagnosis rheumatoid arthritis ketika mengevaluasi kasus peradangan sendi dijelaskan. paling sering sekitar siku dan jari. . antibodi lain yang disebut antibodi "antinuclear" (ANA) juga sering ditemukan pada orang dengan rheumatoid arthritis. antibodi abnormal dapat ditemukan dalam darah orang dengan rheumatoid arthritis. Faktor rheumatoid. terutama karena peradangan kronis. distribusi radang sendi. dan anti-PKT) berada di sebagian besar orang dengan rheumatoid arthritis. antibodi Citrulline telah merasa untuk mewakili tahap awal dari rheumatoid arthritis dalam pengaturan ini. Distribusi peradangan bersama adalah penting untuk dokter dalam membuat diagnosis. dan bagian tubuh lain untuk peradangan. kaki. diagnosis rheumatoid arthritis menjadi lebih sulit. dan lutut biasanya meradang dalam distribusi (simetris mempengaruhi kedua sisi tubuh). Tingkat sed biasanya lebih cepat selama flare penyakit dan lebih lambat selama remisi. Tes darah juga dapat mengungkapkan anemia.

Bersama sinar-X juga dapat membantu dalam pemantauan perkembangan penyakit dan kerusakan sendi dari waktu ke waktu. juga dapat digunakan untuk menunjukkan sendi meradang. American College of Rheumatology telah mengembangkan sistem untuk mengklasifikasikan rheumatoid arthritis yang terutama didasarkan pada penampilan Xray dari sendi. biasanya. bukti kerusakan tulang rawan dan tulang dan tulang di sekitar sendi menipis * Bersama tanpa cacat permanen atau fiksasi kaku sendi * Luas atrofi otot * Kelainan jaringan lunak sekitar sendi mungkin Tahap IV * Di X-ray. sinar-X dapat menunjukkan erosi yang kurus khas rheumatoid arthritis pada sendi. pekerjaan rumah tangga) * Kelas III: mampu melakukan kegiatan perawatan diri biasa tapi terbatas dalam pekerjaan dan kegiatan lainnya * Kelas IV: terbatas pada kemampuan untuk melakukan pekerjaan perawatan diri. MRI scan juga dapat digunakan untuk menunjukkan kerusakan sendi. suatu prosedur radioaktif. walaupun mungkin ada tanda-tanda penipisan tulang Tahap II * Di X-ray. bukti kerusakan tulang rawan dan tulang dan osteoporosis di sekitar sendi * Bersama dengan fiksasi cacat permanen (bersama disebut sebagai ankylosis) * Luas atrofi otot * Kelainan jaringan lunak sekitar sendi mungkin Rheumatologists juga mengklasifikasikan status fungsional penderita rheumatoid arthritis sebagai berikut: * Kelas I: benar-benar mampu melakukan kegiatan sehari-hari biasa * Kelas II: biasanya mampu melakukan perawatan diri dan aktivitas kerja namun terbatas pada kegiatan di luar pekerjaan (seperti bermain olahraga. Tahap I * Tidak ada kerusakan terlihat di X-ray. tidak ada cacat bersama diamati * Atrofi otot yang berdekatan * Kelainan jaringan lunak sekitar sendi memungkinkan Tahap III * Di X-ray. Sistem ini membantu para profesional medis menggolongkan keparahan rheumatoid arthritis Anda.Bersama-sinar X mungkin normal atau hanya menunjukkan pembengkakan jaringan lunak dini. bukti tulang di sekitar sendi menipis dengan atau tanpa kerusakan tulang kecil * Kerusakan tulang rawan yang mungkin sedikit * Mobilitas bersama mungkin terbatas. dan kegiatan lainnya . Sebagai penyakit berlangsung. Bone scan.

ARTHRITIS Definisi dan Penyebab Arthritis .

ligamen-ligamen. jantung. Penyebab-penyebab termasuk luka (menjurus pada osteoarthritis). dan bahkan gejala-gejala dari kelainan-kelainan organorgan seperti paru-paru. Nyeri sendi dirujuk sebagai arthralgia. faktor-faktor keturunan. kelelahan. Banyak bentuk-bentuk dari arthritis. Oleh karenanya. komplikasi-komplikasi. Mereka adalah serupa dalam bahwa mereka mempunyai suatu kecenderungan untuk mempengaruhi sendi-sendi. banyak tipe dari arthritis membentuk penyakit kronis yang paling umum di Amerika. Arthritis seringkali disertai oleh nyeri sendi. dengan ciri-ciri. Siapa Yang Dipengaruhi Oleh Arthritis ? Penderita-penderita arthritis termasuk pria-pria dan wanita-wanita. Peradangan dari sendi-sendi dari arthritis dikarakteristikan oleh kekakuan. Gejala-Gejala Arthritis Gejala-gejala dari arthritis termasuk nyeri dan fungsi yang terbatas dari sendi-sendi. karena meraka adalah penyakit-penyakit rheumatik. dan sebab-sebab yang tidak jelas (seperti rheumatoid arthritis dan systemic lupus erythematosus). Tipe-tipe mencakup dari yang berhubungan dengan kerusakan tulang rawan yang disebabkan pemakaian (seperti osteoarthritis) ke yang berhubungan dengan peradangan yang berakibat dari suatu sistim imun yang aktif berlebihan (seperti rheumatoid arthritis). otot-otot. Sendi berfungsi untuk menggerakan bagian-bagian tubuh yang dihubungkan oleh tulang-tulangnya. tulang-tulang rawan. dapat menyebabkan gejala-gejala yang mempengaruhi beragam organ-organ tubuh yang tidak secara langsung melibatkan sendi-sendi. atau ginjal-ginjal. Penyebab dari arthritis tergantung pada bentuk dari arthritis. pembengkakan kelenjar (simpul getah bening). kelainan-kelainan metabolisme (seperti gout dan pseudogout). kemerahan. Kira-kira 350 juta orang-orang diseluruh dunia mempunyai arthritis. Sendi adalah area dari tubuh dimana dua tulang-tulang yang berbeda bertemu. infeksi-infeksi. Ada banyak tipe dari arthritis (lebih dari 100 dan terus bertambah). Arthritis secara harafiah berarti peradangan dari satu atau lebih sendi-sendi. merasa tidak enak. pembengkakan. Bersama-sama. dan kehangantan sendi. dan prognosis-prognosis yang berbeda.Arthritis adalah kelainan sendi yang meliputi peradangan. anak-anak dan orangorang dewasa. dan tendontendon. kehilangan berat badan. . perawatan-perawatan. Kepekaan dari sendi yang meradang dapat hadir. Arthritis digolongkan sebagai satu dari penyakit-penyakit rheumatik. gejala-gejala pada beberapa pasien-pasien dengan bentuk-bentuk tertentu dari arthritis dapat juga termasuk demam. Ini adalah kondisikondisi yang adalah penyakit-penyakit individu yang berbeda. dan banyak mempunyai potensi untuk mempengaruhi area-area dalam tubuh lainnya.

termasuk lebih dari seperempat juta anak-anak! Lebih dari 27 juta orang-orang Amerika mempunyai osteoarthritis. obat-obat. Lebih jauh. Kira-kira 1. Mendiagnosis Arthritis Dan Pentingnya Suatu Diagnosis Langkah pertama dalam mendiagnosis arthritis adalah pertemuan antara dokter dan pasien. Ini adalah penting dari sudut pandang dokter. Merawat Arthritis . sehingga mereka dapat diyakinkan bahwa mereka mempunyai pengertian dari diagnosis dan bagaimana kondisi melakukan dan mungkin mempengaruhi mereka. Hampir 60% dari orang-orang Amerika dengan arthritis adalah wanita-wanita. terapi fisik.Hampir 40 juta orang-orang di Amerika dipengaruhi oleh arthritis. Lebih dari separuh dari mereka yang dengan arthritis berumur dibawah 65 tahun. Banyak bentuk-bentuk dari arthritis ada yang lebih menjengkelkan daripada serius. dan opsi-opsi operasi dapat mengidealkan hasil-hasil jangka panjang untuk pasien-pasien arthritis. memeriksa sendi-sendi untuk peradangan dan kelainan bentuk. dan atau X-ray mungkin diperintahkan. Beberapa kunjungan-kunjungan mungkin perlu sebelum dokter dapat menjadi pasti dari diagnosis. sehingga ia dapat sadar atas tingkahtingkah laku yang aneh dari gejala-gejala pasien begitu juga toleransi dan penerimaan perawatan-perawatan mereka. Bagaimanapun. Diagnosa yang awal dan akurat dapat membantu mencegah kerusakan dan ketidakmampuan yang tidak dapat diubah. jutaan dari pasien-pasien menderita setiap hari dengan nyeri dan ketidakmampuan dari arthritis atau komplikasi-komplikasinya. Program-program latihan dan istirahat yang dipandu secara tepat. tes-tes tertentu dari darah. cairan sendi. komunikasi dengan dokter yang merawat adalah penting untuk kesehatan yang optimal. Adalah penting dari sudut pandang pasien. Adalah juga krusial (penting sekali) untuk penggunaan yang aman dari obat-obat. Seorang dokter dengan latihan yang khusus dalam arthritis dan penyakit-penyakit yang berhubungan dengannya disebut seorang rheumatologist.3 juta orang-orang Amerika menderita rheumatoid arthritis. urin. Harus dicatat bahwa keduanya sebelum dan terutama setelah diagnosis dari arthritis. begitu juga menanyakan pertanyaan-pertanyaan tentang atau memeriksa bagian-bagian lain tubuh untuk peradangan atau tanda-tanda dari penyakit-penyakit yang dapat mempengaruhi area-area tubuh lain. Diagnosis akan didasarkan pada pola dari gejala-gejala. distribusi dari sendi-sendi yang meradang. Dokter akan meninjau ulang sejarah dari gejala-gejala. dan penemuan-penemuan apa saja dari darah dan X-ray.

fibromyalgia. kehilangan berat badan. iritis. penyakit Kawasaki. terapi-terapi fisik. dan anorexia. Rheumatologists mempunyai perhatian-perhatian khusus dalam ruam kulit yang tidak dapat dijelaskan. Definisi Seorang Rheumatologist Seorang rheumatologist adalah seorang dokter medis yang mengkhususkan diri pada perawatan yang bukan operasi dari penyakit-penyakit rheumatik. osteoporosis. dan perselisihan keluarga adalah lebih dari 50 milyar US dollar per tahun. arthritis. kunjungan-kunjungan dokter. gout. Dampak Keuangan Nasional Dari Arthritis Telah diperkirakan bahwa total biaya dari tagihan arthritis untuk Amerika. obat-obat yang mengubah imun. mixed connective tissue disease. paraffin wax dips. Rheumatologists mempunyai ketrampilan-ketrampilan khusus dalam mengevaluasi lebih dari 100 bentuk-bentuk dari arthritis dan mempunyai perhatian-perhatian khusus pada rheumatoid arthritis. satu tahun masa latihan suatu keahlian dalam kedokteran internal. nyeri sendi atau otot. osteoarthritis. reflex sympathetic dystrophy. aplikasi bungkusan dingin. Ada pengurus subkhusus untuk sertifikasi rheumatologi. obat-obat. splinting. sindrom Sjogren. kelelahan. Perawatan-perawatan tersedia termasuk terapi fisik. nyeri punggung.Perawatan arthritis adalah sangat tergantung pada tipe arthritis yang tepat yang hadir. Mereka seringkali melayani sebagai penasehat-penasehat. anemia. dermatomyositis. relapsing polychondritis. perawatan dirumah. systemic lupus erythematosus. penyakit Lyme. antiphospholipid syndrome. sarcoidosis. gaji-gaji yang hilang. penyakit autoimun. demam. kematian yang dini. nyeri-nyeri yang bertumbuh. Raynaud's disease. dan dua tahun rheumatology fellowship. Ini belum termasuk hampir 2 milyar US dolar yang dikeluarkan setiap tahun di Amerika pada obat-obat yang tidak terbukti oleh pasien-pasien yang mengatasi gejala-gejala mereka atas tindakan mereka sendiri. yang dapat menyediakan sertifikasi pengurus untuk menyetujui rheumatologists. dan operasi-operasi. penyakit Still. dua tahun tempat kediaman dari kedokteran internal. spondylitis. scleroderma. terutama arthritis. dalam hal-hal opname rumah sakit. erythromelalgia. osteomyelitis. kelemahan. pseudogout. Diagnosis yang akurat meningktakan kesempatan-kesempatan untuk perawatan yang sukses. . obat-obat antiperadangan. ditawarkan oleh American Board of Internal Medicine. bertindak seperti detektip-detektip medis pada permintaan dari dokter-dokter lain. psoriatic arthritis. dan lain-lain. reactive arthritis. HenochSchonlein purpura. Latihan rheumatologi orang dewasa yang klasik termasuk empat tahun sekolah kedokteran. penyakit serum. vasculitis.

PENDAHULUAN Sendi merupakan suatu engsel yang membuat anggota tubuh dapat bergerak dengan baik.Pediatric rheumatologists adalah dokter-dokter yang berspesialisasi dalam menyediakan perawatan yang menyeluruh pada anak-anak (begitu juga keluarga-keluarga mereka) dengan penyakit-penyakit rheumatik. terutama arthritis. juga merupakan suatu penghubung antara ruas tulang yang satu dengan ruas tulang lainnya. Pediatric rheumatologists adalah dokter-dokter anak-anak yang telah menyelesaikan latihan khusus tambahan dua sampai tiga tahun dalam rheumatologi anak-anak dan biasanya disertifikasi oleh pengurus dalam rheumatologi anak-anak. sehingga kedua tulang tersebut dapat digerakkan sesuai dengan jenis persendian yang diperantarainya. .

mengandung 70-80% air. sangat tahan terhadap tarikan. Lokasi sendi yang terkena : sendi tangan / kaki. Rawan sendi yang melapisi ujung-ujung tulang mempunyai mempunyai fungsi ganda yaitu untuk melindungi ujung tulang agar tidak aus dan memungkinkan pergerakan sendi menjadi mulus/licin. dan kadangkadang pembengkakan pada sendi. sendi lutut. Bagian luar kapsul diperkuat oleh ligamen berserat yang melekat pada tulang.jenis kelamin ( frekuensi OA lebih banyak pada wanita diatas usia 50 tahun) .faktor usia ( sering pada usia diatas 60 tahun ) . Matriks terdiri dari 2 tipe makromolekul. Tapi. yang paling umum adalah Osteoarthritis. terbentuk dari jaringan berserat yang disebut kapsul. sendi-sendi besar yang menanggung beban/berat badan tubuh kita (sendi tulang belakang. hal inilah yang menyebabkan tahan terhadap tekanan dan memungkinkan rawan sendi elastis Kolagen : komponen ini meliputi 50% berat kering rawan sendi. Rheumathoid Arthritis dan Gout (Arthritis Pirai). Jenis Berbeda Kebanyakan orang tahu bahwa rematik menyebabkan rasa nyeri.Anatomi-Fisiologi Sendi Sebagian besar sendi kita adalah sendi sinovial. Agar rawan berfungsi baik. Jenis rematik ada kuranglebih 100 macam. maka diperlukan matriks rawan yang baik pula. Faktor resiko Osteoarhtritis : . menahannya kuat-kuat di tempatnya dan membatasi gerakan yang dapat dilakukan. Permukaan tulang yang bersendi diselubungi oleh tulang rawan yang lunak dan licin. yang mungkin tidak bengkak tetapi tetap sakit. rematik juga dapat mempengaruhi otot dan tendon (tempat otot melekat). yang berkembangnya secara lambat. sendi panggul). Penyebabnya : tidak diketahui. OSTEOARTHRITIS (OA) • • • • Definisi : Osteoartritis / penyakit sendi degeneratif merupakan suatu penyakit yang mengakibatkan kerusakan tulang rawan sendi. kaku. sehingga rawan sendi yang tebal kolagennya akan tahan terhadap tarikan Disamping itu matriks juga mengandung mineral. Jaringan ini dilapisi membran sinovial yang menghasilkan cairan sinovial untuk “meminyaki” sendi. yaitu : • • Proteoglikan : yang meliputi 10% berat kering rawan sendi. Makin kearah ujung rawan sendi makin tebal. dan zat organik lain seperti enzim. Gejala Sama.genetik (keturunan) . air. serta sebagai penahan beban dan peredam benturan. Keseluruhan daerah sendi dikelilingi sejenis kantong.

dan membaik bila diistirahatkan . sekitarnya pada pagi hari yang berlangsung lebih dari 1 jam . sendi pergelangan tangan / kaki.cedera sendi ( akibat pekerjaan & olahraga ) Gejala OA .tapi bisa juga diluar usia itu Penyebabnya : belum dapat diketahui secara pasti Gejala yang ditimbulkan : . lemah. sendi siku. dan nafsu makan berkurang Pada pemeriksaan laboratorium : Faktor Reumatoid serum menunjukkan adanya titer abnormal.selain itu bisa timbul perubahan bentuk sendi (deformitas) akibat kerusakan rawan sendi & erosi tulang disekitar sendi . Biasanya muncul pada usia antara 25-50 tahun.pada RA juga bisa disertai dengan demam.penderita mungkin menunjukkan salah satu sendinya (sering lutut atau tangan) secara perlahan membesar Gambaran Osteoarthritis RHEUMATOID ARTHRITIS (RA) • • • • • Definisi : suatu penyakit autoimun dimana persendian secara simetris mengalami peradangan. atau sendi lutut .kadang disertai suara gemeretak/kemretek pada sendi yang sakit . sehingga terjadi pembengkakan.peradangan tersebut bisa terjadi pada kedua belah sisi.pada beberapa penderita. dapat disertai timbulnya nodul / benjolan dibawah kulit . Radiologis : pada sinar-X tangan / pergelangan tangan menunjukkan adanya erosi/dekalsifikasi tulang pada sendi & sekitarnya.kaku pada persendian &map. sendi pinggul. nyeri dan seringkali akhirnya menyebabkan kerusakan bagian dalam sendi. atau setelah bangun tidur di pagi hari .pembengkakan pada sendi ( minimal 3 sendi secara bersamaan ) misalnya : pada sendi jari-jari tangan / kaki. nyeri sendi atau kaku sendi dapat timbul setelah istirahat lama. misalnya duduk di kursi atau mobil (perjalanan jauh).nyeri sendi yang khas yaitu nyeri yang bertambah berat pada waktu menopang berat badan atau waktu aktivitas (melakukan gerakan).• .gerakan sendi menjadi terhambat karena nyeri . .kegemukan .

2. lutut. Tahap Akut : Serangan akut pertama datang tiba-tiba dan cepat memuncak. Frekuensi serangan akan meningkat 4-5 kali setahun tanpa disertai masa bebas serangan. sendi bisa menjadi bengkok Penyebabnya : karena tingginya kadar asam urat di dalam darah (hiperurisemia) Lokasi sendi yang terkena : biasanya adalah pangkal ibu jari kaki. meskipun demikian serangan ini bisa terjadi pada persendian lain. 3. Gambaran Gout (Arthritis Pirai) PENGOBATAN REMATIK Pengobatan pada penderita rematik secara umum ditujukan untuk : o o Menghilangkan / mengurangi rasa nyeri Menghilangkan gejala inflamasi (peradangan) . mencapai puncaknya dalam waktu 24 jam dan perlahan-lahan akan sembuh spontan dan menghilang dengan sendirinya dalam waktu 14 hari. semua ini tergantung bagaimana sipenderita mengatasinya. Kalau rasa nyeri pada serangan pertama itu hilang bukan berarti penyakit sembuh total. siku. tidak menimbulkan gejala. umumnya terjadi pada tengah malam atau menjelang pagi. Masa sakit menjadi lebih panjang bahkan kadang rasa nyerinya berlangsung terus-menerus disertai bengkak dan kaku pada sendi yang sakit. biasanya beberapa tahun kemudian akan ada serangan kedua. Tahap Kronik : Tahap ini akan terjadi bila penyakit diabaikan sehingga menjadi akut. peradangan sendi bersifat menahun (kronis) dan setelah terjadi serangan berulang. Serangan ini berupa rasa nyeri yang hebat pada sendi yang terkena. 4. Tahap Asimptomatik : Pada tahap ini kadar asam urat dalam darah meningkat. pergelangan tangan atau jari tangan Gejala : gout berkembang dalam 4 tahap : 1. seperti pergelangan kaki. Tahap Interkritikal : Pada tahap ini penderita dapat kembali bergerak normal serta melakukan berbagai aktivitas olahraga tanpa merasa sakit sama sekali.GOUT (ARTHRITIS PIRAI) • • • • Definisi : suatu penyakit yang ditandai dengan serangan nyeri sendi yang berulang-ulang dan tiba-tiba. Namun ada juga serangan yang terjadi hanya sekali sepanjang hidup.

keju.o Mencegah terjadinya deformitas (perubahan bentuk) dan memelihara fungsi persendian agar tetap dalam keadaan baik Obat-obatan yang biasa / umum dipakai : A. MSM merupakan zat terbesar no. METHYLSULFONYLMETHANE ( MSM ) MSM ( Methylsulfonylmethane ) bukanlah obat / makanan tambahan. mual. biokimiawi dan ekonomi pada obat-obat alami dan konstituennya. diare. buah-buahan. gangguan saluran cerna. berkurangnya jumlah sel darah putih. efek sampingnya : sakit kepala. • Farmakognosi Farmakognosi adalah cabang ilmu farmakologi yang mempelajari mengenai ciri-ciri biologis. sayuran & biji-bijian dalam jumlah sedikit. dermatitis. yang merupakan zat gizi yang diperlukan oleh tubuh & tidak menimbulkan alergi. timbulnya ruam di kulit. Untuk menghilangkan rasa nyeri dan mengontrol peradangan pada penderita rematik adalah Obat Anti Inflamasi Non Steroid (OAINS). Untuk menurunkan kadar asam urat dalam darah.3 yang ditemukan di dalam tubuh. B. MSM juga termasuk golongan sulfur. efek sampingnya : sakit kepala. Saat ini perkembangan penggunaan bahan alam tidak saja jauh lebih banyak jenisnya. daging. diare. mual dan muntah. nyeri lambung. Joint Formula dari PT Totalcare Nutraceutical adalah Fitofarmaka yang berkhasiat meringankan nyeri dan memperbaiki persendiaan yang rusak akibat artritis. efek sampingnya : nyeri lambung. Info Produk Nutracare Joint Formula A. MSM dapat ditemukan di dalam tanaman. • Aspirin . seperti : Ibuprofen . • Indomethasin . efek sampingnya : gangguan pencernaan. konstipasi. susu. diare. Bahan alam yang berpotensi seperti obat dan telah diteliti khasiatnya disebut sebagai Fitofarmaka. tetapi juga telah diolah dan dikembangkan dengan teknologi tinggi sehingga lebih menarik dan memiliki khasiat yang lebih baik serta pemakaian jangka panjang yang relative aman. efek sampingnya : gangguan pencernaan. • Allopurinol . dapat mengakibatkan kerusakan hati. seperti : • Probenesid . Zat Aktif .

MSM merupakan derivat dari Dimetylsulfoxide (DMSO). Disamping itu MSM dapat mengatasi gangguan nyeri yang disebabkan oleh : • • • • Nyeri sendi (Arthritis/ Osteoarthritis) Nyeri tulang belakang (back pain) Sakit kepala Nyeri otot & ligamen (Fibromyalgia) . Indikasi Pada pemakaian MSM secara oral akan meningkatkan respon fisiologis terhadap gejalagejala stress. akibatnya mudah timbul stress. termasuk gangguan saluran pencernaan (lambung & usus ). Apabila tubuh kekurangan zat-zat tersebut maka sel-sel tubuh mudah rusak. Kadar MSM yang terlalu rendah di dalam tubuh akan menimbulkan gangguan fisik & psikologis. kelelahan fisik & mudah terkena penyakit. MSM dapat menghilangkan rasa nyeri yang berhubungan dengan otot & tulang. Secara alamiah. MSM dapat mengatasi reaksi alergi ( karena makanan. MSM sangat membantu dalam pembentukan sel yang baik & sehat. tapi cara kerjanya mirip dengan vitamin. MSM tidak dapat disamakan dengan vitamin. Dimana sulfur ini berperan dalam pembentukan protein jaringan tubuh (ikatan Disulfide). MSM akan membersihkan zat-zat allergen dari makanan / pollen yang ada di dalam darah selama lebih kurang 3-4 hari setelah pemakaian MSM tersebut. Selain itu. Berdasarkan hasil penelitian. terkena infeksi & mudah terjadi disfungsi dari sel tersebut. udara maupun antibiotika ). Selain itu. MSM juga membantu memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak. MSM terdapat di dalam cairan tubuh & jaringan. sehingga terciptalah jaringan ikat yang baik. juga nyeri yang disebabkan oleh pembengkakan. MSM ditemukan sebagai bahan alami dalam makanan. nyeri yang berhubungan dengan gangguan otot & tulang. Mekanisme Kerja MSM berguna sebagai zat gizi yang baik untuk orang dewasa serta orang lanjut usia. serta peradangan karena proses infeksi. Dalam mengatasi alergi. MSM merupakan bahan alamiah. yang mengandung sulfur. terbentuk dari senyawa sulfur yang berikatan dengan bahan lainnya sehingga memiliki banyak fungsi di dalam tubuh. Dengan bertambahnya usia maka kadar MSM di dalam tubuh akan semakin menurun. sama seperti vitamin D. disfungsi organ & jaringan tubuh. MSM bekerja sama dengan vitamin & asam amino untuk memperbaiki & membentuk sel-sel tubuh . dimana untuk pembentukannya diperlukan sintesis secara alamiah dari tubuh sendiri. sehingga dapat tercapai kesehatan organ tubuh yang optimal. peradangan membran mukosa. Mekanisme kerja MSM masih banyak diteliti.

efek yang diharapkan akan timbul setelah hari ke-2 sampai hari ke-21. MSM juga dapat digunakan untuk mengatasi alergi. Konsumsi MSM dengan dosis berlebih dapat mempercepat pertumbuhan dari kuku jari tangan & kaki. Hal ini disebabkan karena MSM merupakan zat gizi yang diperlukan oleh tubuh & akan dikeluarkan oleh tubuh bila kadarnya terlalu tinggi dalam darah. Dosis yang dianjurkan bervariasi. GLUCOSAMINE dan CHONDROITIN Glucosamine & Chondroitin merupakan nutrisi tambahan yang dapat mengatasi peradangan sendi. pagi & sore hari. seperti : • • • • Alergi serbuk sari ( Pollen ) Asthma Peradangan akibat sinusitis Alergi makanan Jadi. B. Untuk mempertahankan sel-sel tubuh yang baik & sehat. Berdasarkan hasil uji klinik.• • • • • • Nyeri otot akibat cedera (Athletic Injuries) Nyeri tendon (Tendinitis) Nyeri telapak tangan (Carpal Tunnel syndrome) Temporomandibular joint syndrome (TMJ) Sakit gigi Nyeri lambung & meningkatnya asam lambung Selain untuk mengatasi nyeri. Arthritis merupakan peradangan disekitar rongga sendi. Sebaiknya MSM diberikan secara periodik & dalam jangka waktu tertentu. Efek Samping Tidak ditemukan efek samping dalam pemakaian MSM jangka panjang serta dalam dosis yang tinggi. tergantung dari berat badan & gangguan yang akan diatasi. Dosis Pemberian dosis tunggal MSM biasanya tidak akan menimbulkan efek yang diharapkan. Selain itu juga memperkuat konsistensi kuku tersebut. MSM sangat baik untuk mengatasi nyeri & peradangan yang terjadi pada otot & tulang. serta alergi yang terjadi pada tubuh. . hal ini bisa disebabkan karena proses degeneratif. dianjurkan untuk mengkonsumsi MSM ini secara teratur. Dimana akan ditemukan pengeroposan tulang rawan & peradangan pada persendian tersebut. serta rambut di tubuh.

diperlukan asam amino untuk pembentukan kolagen. Chondroitin juga merupakan mukopolisakarida. yaitu : • • • Merangsang pembentukan proteoglycan (dimana Glucosamine merupakan komponen esensial dari pembentukan Proteoglycan) . tulang belakang. sel-sel chondrocyte & air. Mekanisme Kerja Tulang rawan yang sehat akan menunjang pergerakan sendi yang normal karena tulang rawan ini berfungsi sebagai bantalan dari kompresi kedua kutub tulang yang terdapat pada persendian. yang merupakan bahan penting untuk pembentukan Proteoglycan tersebut. Selain itu Glucosamine memiliki efek lain. Komposisi tulang rawan pada persendian terdiri dari : kolagen. memiliki bentuk molekul yang besar . Kolagen merupakan struktur protein penting & komponen utama pada struktur tulangrawan. terisi oleh protein & komponen glukosa. Menghambat regenerasi dari Proteoglycan. bahkan dapat pula terjadi pada persendian di jari-jari tangan maupun kaki ( terutama ibu jari ). dimana normalnya mukopolisakarida ditemukan dalam cairan synovial persendian. yang bersifat sebagai shock breaker & untuk menahan air.Hal ini banyak terjadi pada orang lanjut usia. menstimulasi biosintesis Glycosaminoglycan & asam Hyaluronat. Proteoglycan merupakan jaringan ikat pada tulang rawan. Chondrocyte adalah sel-sel yang akan membentuk kolagen baru & proteoglycan (bila diperlukan). proteoglycan. Menstimulasi regenerasi tulang rawan setelah terjadinya trauma. lutut. . Zat Aktif Glucosamine merupakan komponen penting bagi tubuh. Adapun tempat yang biasanya terkena adalah : daerah pinggul. Chondrocyte juga mengeluarkan enzim yang akan menghancurkan kolagen & proteoglycan yang lama supaya kolagen & proteoglycan yang baru mempunyai tempat untuk menjalankan fungsinya. Glucosamine & Proteoglycan diperlukan untuk mempertahankan fungsi tulang rawan & cairan synovial pada persendian. terutama wanita yang sudah mengalami menopause. dimana sifat dari proteoglycan adalah mengikat air. termasuk golongan makro molekul yang disebut Mukopolisakarida. Glucosamine ini terdapat pada cairan synovial. dimana fungsi zat ini untuk mempertahankan fungsi persendian & mobilitas persendian dalam keadaan normal.

Oleh karena itu. dimana Chondroitin merupakan substrat / bahan yang diperlukan untuk membentuk Proteoglycan. kembung ) terutama pada pemakaian oral Chondroitin dengan dosis besar. Indikasi Indikasi dari kombinasi Glucosamine & Chondroitin adalah untuk orang-orang yang mengalami gangguan pada persendian. Mekanisme kerja dari Chondroitin hampir sama dengan Glucosamine. karena kombinasi ini akan merangsang pembentukan Proteoglycan & sel chondrocyte untuk membentuk kolagen baru & Proteoglycan. karena kombinasi kedua zat ini terdapat dalam persendian tubuh sehingga kedua zat ini aman bagi tubuh. seperti : • • • • • Arthritis & Osteoarthritis Wanita yang memasuki masa menopause & mengalami gangguan pada persendian lutut Kerusakan rawan sendi akibat trauma Penipisan tulang rawan sendi karena kekurangan zat gizi Gangguan rawan sendi & synovial akibat penyakit autoimmune Efek Samping Efek samping pada pemakaian kombinasi antara Glucosamine & Chondroitin jarang sekali ditemukan. Sedangkan pemakaian Glucosamine sangat aman bagi orang dengan gangguan.seperti : • • • • • Gangguan sirkulasi darah Gangguan liver Diabetes mellitus Gangguan paru-paru Depresi C. ZINC (Seng) . Chondroitin berfungsi sebagai pelumas (lubricans) pada persendian agar pergerakan sendi menjadi lebih baik. pemberian Glucosamine tambahan perlu dilakukan pada orang lanjut usia & wanita yang sudah mengalami menopause. serta aman bagi tubuh.Kadar Glucosamine dalam cairan synovial dapat menurun oleh karena adanya oksidasi dari radikal bebas. seperti : dyspepsia ( mual. Efek samping akan timbul pada pemakaian yang melebihi dosis anjuran. Pada penelitian dimana Chondroitin dikombinasi dengan Glucosamine akan didapatkan efek yang baik pada persendian. Kombinasi dari kedua zat ini akan mempertahankan fungsi persendian & memberikan nutrisi pada tulang rawan di sekitar persendian.

Di mana jaringan tersebut terdegenerasi karena arthritis. E. VITAMIN C Vitamin C diperlukan pada setiap tahap dalam sintesis kolagen (protein berserat yang menbentuk jaringan ikat yang penting untuk tulang yang kuat) dan kartilago. Seng berperan dalam berbagai aspek metabolisme. bahan pengawet makanan. Penggabungan dari 3 komponen tersebut akan memberikan efek yang baik.lebih sedikit endapan oksalat yang dihasilkan .Di dalam tubuh seng berperan sebagai bagian dari enzim atau sebagai kofaktor pada kegiatan enzim. .Pembentukan kolagen yang diperlukan untuk mempertahankan elastisitas jaringan kulit.Membantu metabolisme lemak dalam tubuh .Sebagai antioksidan. GABUNGAN “MSM.diserap lebih banyak oleh jaringan tubuh . yang diperlukan untuk menangkal radikal bebas seperti polusi udara. gigi. sinar matahari. D. Salah satunya adalah berperan dalam metabolisme tulang dan otot. polusi dan memperkuat imunitas tubuh. Vitamin C memberikan perlindungan terhadap infeksi. & stres. GLUCOSAMINE & CHONDROITIN“ Prinsip dari pengobatan Arthritis adalah : untuk menghilangkan rasa nyeri & bengkak pada persendian. & pembuluh darah. serta menghambat regenerasi dari Proteoglycan. Keunggulan dari Ester-C : . ESTER-C Ester-C merupakan vitamin C generasi terbaru dengan pH netral sehingga aman bagi lambung. Selain itu Ester-C mengandung suatu metabolit yaitu Threonate sehingga EsterC memiliki beberapa keunggulan dibandingkan vitamin C biasa. makanan berlemak. Glucosamine : merangsang pembentukan Proteoglycan dari Glucosaminoglycans & Asam Hyaluronat . serta memperbaiki kerusakan pada persendian. karena : • • MSM : untuk mengatasi rasa nyeri yang ditimbulkan oleh proses peradangan sendi tersebut serta mengurangi pembengkakan pada sendi yang terkena. tulang.bertahan lebih lama dalam darah . .tidak bersifat asam Manfaat dari Ester-C : .

. Selain 3 komponen tersebut. diberikan pula tambahan mineral penunjang seperti: Zinc (Zn). sebagai lubricans untuk persendian sehingga pergerakan sendi dapat lebih sempurna serta tidak menimbulkan rasa nyeri. Kemudian diberikan tambahan Ester-C sebagai pelengkap pada regenerasi sel.• Chondroitin : komponen utama pada pembentukan Proteoglycan. dimana mineral ini sangat menunjang proses pembentukan / regenerasi jaringan otot & tulang.