FATWA MUI : HUKUM NIKAH BEDA AGAMA HARAM !

oleh Kembang Anggrek pada 23 Oktober 2010 pukul 8:40 · KEPUTUSAN FATWA MAJELIS ULAMA INDONESIA Nomor : 4/MUNAS VII/MUI/8/2005

Tentang PERKAWINAN BEDA AGAMA

Majelis Ulama Indonesia (MUI), dalam Musyawarah Nasional VII MUI, pada 19-22 Jumadil Akhir 1426H. / 26-29 Juli 2005M., setelah

MENIMBANG : 1. Bahwa belakangan ini disinyalir banyak terjadi perkawinan beda agama; 2. Bahwa perkawinan beda agama ini bukan saja mengundang perdebatan di antara sesama umat Islam, akan tetapi juga sering mengundang keresahan di tengah-tengah masyarakat; 3. Bahwa di tengah-tengah masyarakat telah muncul pemikiran yang membenarkan perkawinan beda agama dengan dalih hak asasi manusia dan kemaslahatan; 4. Bahwa untuk mewujudkan dan memelihara ketentraman kehidupan berumah tangga, MUI memandang perlu menetapkan fatwa tentang perkawinan beda agama untuk dijadikan pedoman. MENGINGAT : 1. Firman Allah SWT :Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yatim (bilamana kamu mengawini-nya), maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi : dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (kawinilah) seorang saja, atau budak-budak yang kamu miliki. Yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya. (QS. al-Nisa [4] : 3);Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir. (QS. al-Rum [3] : 21);Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperlihatkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan. (QS. al-Tahrim [66]:6 );Pada hari ini dihalalkan bagimu yang baik-baik. Makanan (sembelihan) orang-orang yang diberi Al Kitab itu halal bagimu, dan makanan kamu halal pula bagi mereka. (Dan dihalalkan mengawini) wanita-wanita yang menjaga kehormatan di antara wanita-wanita yang beriman dan wanita-wanita yang menjaga kehormatan di antara orang-orang yang diberi Al Kitab sebelum kamu, bila kamu telah membayar mas kawin mereka dengan maksud menikahinya, tidak dengan maksud berzina dan tidak (pula) menjadikannya gundik-gundik. Barang siapa yang kafir sesudah beriman (tidak menerima hukum-hukum Islam) maka hapuslah amalannya dan ia di hari akhirat termasuk orang-orang merugi. (QS. al-Maidah [5] : 5);Dan janganlah kamu nikahi wanita-wanita musyrik, sebelum mereka beriman. Sesungguhnya wanita budak yang mukmin

lebih baik dari wanita yang musyrik, walaupun dia menarik hatimu. Dan janganlah kamu menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita mukmin) sebelum mereka beriman. Sesungguhnya budak yang mukmin lebih baik dari orang musyrik walaupun ia menarik hatimu. Mereka mengajak ke neraka sedang Allah mengajak ke surga dan ampunan dengan izin-Nya . Dan Allah menerangkan ayat-ayat-Nya (perintah-perintah-Nya) kepada manusia supaya mereka mengambil pelajaran. (QS. al-Baqarah [2] : 221)Hai orang-orang yang beriman, apabila datang berhijrah kepadamu perempuan-perempuan yang beriman, maka hendaklah kamu uji (keimanan) mereka. Alllah lebih mengetahui tentang keimanan mereka; maka jika kamu telah mengetahui bahwa mereka (benar-benar) beriman maka jangalah kamu kembalikan mereka kepada (suami-suami mereka) orang-orang kafir. Mereka tiada halal bagi orang-orang kafir itu dan orang-orang kafir itu tiada halal pula bagi mereka. Dan berikanlah kepada (suami-suami) mereka mahar yang telah mereka bayar. Dan tiada dosa atasmu mengawini mereka apabila kamu bayar kepada mereka maharnya. Dan janganlah kamu tetap berpegang pada tali (perkawinan) dengan perempuan-perempuan kafir; dan hendaklah kamu minta mahar yang telah kamu bayar; dan hendaklah mereka meminta mahar yang telah mereka bayar. Demikianlah hukum Allah yang ditetapkan-Nya diantara kamu. Dan Allah maha mengetahui dan maha bijaksana (QS. al-Mumtahianah [60] : 10).Dan barang siapa diantara kamu (orang merdeka) yang tidak cukup perbelanjaannya untuk mengawini wanita merdeka lagi beriman, Ia boleh mengawini wanita yang beriman, dari budak-budak yang kamu miliki. Allah mengetahui keimananmu; sebahagian kamu adalah dari sebahagian yang lain, karena itu kawinilah mereka dengan seizin tuan mereka dan berilah mas kawin mereka menurut yang patut, sedang mereka pun wanita-wanita yang memelihara diri bukan pezina dan bukan (pula) wanita-wanita yang mengambil laki-laki lain sebagai piaraannya; dan apabila mereka telah menjaga diri dengan kawin, kemudian mereka mengerjakan perbuatan yang keji (zina), maka atas mereka separuh hukuman dari hukuman wanita-wanita merdeka yang bersuami. (Kebolehan mengawini budak) itu, adalah bagi orang-orang yang takut pada kesulitan menjaga diri (dari perbuatan zina) diantaramu, dan kesabaran itu lebih baik bagimu. Dan Allah Maha Pengamun dan Maha Penyayang (QS. al-Nisa [4] : 25). 2. Hadis-hadis Rasulullah s.a.w :Wanita itu (boleh) dinikahi karena empat hal : (i) karena hartanya; (ii) karena (asal-usul) keturunannya; (iii) karena kecantikannya; (iv) karena agama. Maka hendaklah kamu berpegang teguh (dengan perempuan) yang menurut agama Islam; (jika tidak) akan binasalah kedua tangan-mu (Hadis riwayat muttafaq alaih dari Abi Hurairah r.a); 3. Qa’idah Fiqh :Mencegah kemafsadatan lebih didahulukan (diutamakan) dari pada menarik kemaslahatan. MEMPERHATIKAN : 1. Keputusan Fatwa MUI dalam Munas II tahun 1400/1980 tentang Perkawinan Campuran. 2. Pendapat Sidang Komisi C Bidang Fatwa pada Munas VII MUI 2005 : Dengan bertawakkal kepada Allah SWT

MEMUTUSKAN

MENETAPKAN :

FATWA TENTANG PERKAWINAN BEDA AGAMA 1. Perkawinan beda agama adalah haram dan tidak sah. 2. Perkawinan laki-laki muslim dengan wanita Ahlu Kitab, menurut qaul mu’tamad, adalah haram dan tidak sah.

K.Ditetapkan di : Jakarta Pada Tanggal : 22 Jumadil Akhir 1426 H. HASANUDIN . MUSYAWARAH NASIOANAL VII MAJELIS ULAMA INDONESIA.29 Juli 2005 M. Pimpinan Sidang Komisi C Bidang Fatwa Ketua. H. MA’RUF AMIN Sekretaris.

“Saf (barisan dalam shalat berjamaah) terbaik untuk laki-laki adalah saf pertama (depan) dan saf terburuk bagi mereka adalah saf terakhir (belakang)." (HR Abu Dawud dan Al-Hakim). Masih ingat Amina Wadud? Itu tuh. makmum yang ikutikutan shalat di belakangnya tidak hanya kaum perempuan.CO. Dalam Musyawarah Nasional (Munas) MUI VII. Wadud didapuk sebagai imam shalat di Pusat Pendidikan Muslim di Oxford. sunnah Rasulullah SAW. Hal ini. Beragam kecaman dari ulama-ulama Islam dunia menampar muka Wadud. MUI menetapkan Fatwa Nomor: 9/MUNAS VII/MUI/13/2005 Tentang Wanita Menjadi Imam Shalat. Firman Allah SWT antara lain: "Kaum laki-laki adalah pemimpin bagi kaum wanita oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita). Yang nyeleneh lagi. pada 19-22 Jumadil Akhir 1426 H/26-29 Juli 2005 M. si Wadud juga memberikan khutbah singkat sebelum shalat dua rakaat...” Rasulullah bersabda.WANITA MENJADI IMAM SHALAT REPUBLIKA. agar dapat dijadikan pedoman bagi umat Islam. ijma' ulama. Rasulullah bersabda.” (HR Muslim) . perlu dilakukan untuk memberikan kepastian hukum dalam syari‟at Islam tentang hukum wanita menjadi imam shalat. Untuk menjaga agar kejadian nyeleneh ala Amina ini tidak terjadi di Indonesia. “Janganlah seorang perempuan menjadi imam bagi laki-laki. tapi banyak juga yang laki-laki. wanita liberal yang menciptakan sensasi pada 2005 dengan menjadi imam shalat Jumat di gereja Katedral di AS. kembali berulah.ID. Hebatnya lagi. Tak cukup sampai di situ. sedangkan saf terbaik untuk perempuan adalah saf terakhir (belakang) dan saf terburuk bagi mereka adalah saf pertama (depan). Majelis Ulama Indonesia (MUI) segera mengeluarkan fatwa. namun ia tak ambil pusing.” (HR Ibnu Majah) Rasulullah bersabda. anjing dan himar (keledai). tiga tahun kemudian. dan kaidah-kaidah fiqh. Tentu saja ibadah shalat dengan makmum campur-aduk alias gado-gado ini menimbulkan kecaman dunia Islam. “Shalat dapat terganggu oleh perempuan. menurut MUI." (QS An-Nisaa': 34) Sedangkan hadits-hadits Nabi SAW. tokoh kebanggaan kaum liberal yang juga profesor studi Islam di Virginia Commonwealth University ini. laki-laki dan perempuan. antara lain: "Rasulullah memerintahkan Ummu Waraqah untuk menjadi imam bagi penghuni rumahnya. Juga dengan makmum campur-aduk. MUI mendasarkan fatwanya pada Kitabullah. Inggris pada 2008. bak khatib Jumat beneran.

di kalangan mereka tidak pernah ada wanita yang menjadi imam shalat di mana di antara makmumnya adalah laki-laki. MUI memutuskan bahwa wanita menjadi imam shalat berjamaah yang di antara makmumnya terdapat orang laki-laki hukumnya haram dan tidak sah." jelas MUI seraya mengutip kitab Tuhfah Al-Ahwazi karya Al-Mubarakfuri. Oleh sebab itu. Al-Majmu’ Syarah Al-Muhazzab (Imam Nawawi). Adapun wanita yang menjadi imam shalat berjamaah yang makmumnya wanita. "Berdasarkan telaah kitab-kitab tersebut." kata MUI.” Selain itu. "Para sahabat juga berijma‟ bahwa wanita boleh menjadi imam shalat berjamaah yang makmumnya hanya wanita. seperti yang dilakukan oleh Aisyah dan Ummu Salamah. “(Melaksanakan) shalat yang paling baik bagi perempuan adalah di dalam kamar rumahnya. . tidak diketahui adanya shalat jamaah di mana imamnya wanita dan makmumnya lakilaki. hukumnya mubah. dan ditandatangani oleh Ketua MUI KH Ma‟ruf Amin dan Sekretaris Hasanuddin. "Dengan bertawakkal kepada Allah SWT.Rasulullah bersabda. Dan berdasarkan kaidah fiqh: “Hukum asal dalam masalah ibadah adalah tauqif dan ittiba’ (mengikuti petunjuk dan contoh dari Nabi). MUI juga memerhatikan pendapat para ulama seperti termaktub dalam kitab Al-Umm (Imam Syafi‟i).” (HR Bukhari) Adapun berdasarkan ijma‟ sahabat. dan kenyataan bahwa sepanjang masa sejak zaman Nabi Muhammad SAW. Sidang Komisi C Bidang Fatwa MUI memutuskan fatwa. dan Al-Mughni (Ibnu Qudamah)." Fatwa ini ditetapkan di Jakarta pada tanggal 21 Jumadil Akhir 1426 H yang bertepatan dengan 28 Juli 2005 M.

Biji kopi tersebut tetap utuh (tertutup kulit tanduk).HUKUM KOPI LUWAK Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH. Atas landasan diatas. memproduksi. Proklamasi No. berdirilah Kopi Luwak Liar Jember dengan Merek “ Bun Prenk”. karena bagi kami transaksi yang berkah adalah transaksi yang tidak melanggar syariat Allah. berarti hukumnya Halal dikonsumsi dan diperjualbelikan. kemudian keluar bersamaan dengan faeces (kotoran). 51 Jakarta. saya bersama teman-teman memberanikan diri untuk mengkonsumsi kopi luwak dan menjualnya ke khalayak umum. Ma’ruf Amin saat konferensi pers di Gedung MUI. Semua proses akan kami lakukan sesuai fatwa Majelis Ulama Indonesia. Kalau sudah dicuci dan najisnya hilang. Sebagaimana diketahui. kopi luwak halal setelah melalui proses pencucian. Selasa. Direktur Eksekutif LPPOM MUI Lukmanul Hakim menuturkan. biji kopi ini bersifat mutanajis. Dijelaskan dalam fatwa tersebut. Akan dinyatakan halal setelah melalui proses pencucian dengan melakukan pencucian secara islami sebanyak 7 kali dengan menggunakan air mengalir. proses memproduksi kopi luwak ini dimulai dari biji kopi yang ditelan oleh luwak. Sehingga. Turut mendampingi Sekretaris Umum MUI Ichwan Sam dan Direktur Eksekutif Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika (LPPOM) MUI Lukmanul Hakim. Jl. 20 Juli 2010 telah mengumumkan fatwa yang menyatakan. maka biji kopi pun harus dicuci terlebih dahulu untuk proses selanjutnya. . dan memperdagangkannya. Diperbolehkan meminum. Seperti barang lain yang terkena najis. bahwa biji kopi luwak ini bersifat mutanajis atau terkena najis.

antara lain: 1. sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.” 3. Tanpa mengurangi usaha ummat Islam dalam Kerukunan Antar Ummat Beragama di Indonesia. 3.Fatwa MUI tentang Hukum Mengucapkan Selamat Natal Memperhatikan 1. Perayaan Natal bersama pada akhir-akhir ini disalah artikan oleh sebagian ummat Islam dan disangka dengan ummat Islam merayakan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW. 2. kemudian kepada-Ku lah kembalimu. Ummat Islam harus berusaha untuk menambah Iman dan Taqwanya kepada Allah SWT.” 2. Al Qur`an surat Al-Hujurat ayat 13: “Hai manusia. Dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku. 2. 3. Ummat Islam agar tidak mencampur adukkan aqiqah dan ibadahnya dengan aqiqah dan ibadah agama lain. Perayaan Natal bagi orang-orang Kristen adalah merupakan ibadah. Bahwa ummat Islam diperbolehkan untuk bekerja sama dan bergaul dengan ummat agamaagama lain dalam masalah-masalah yang berhubungan dengan masalah keduniaan. Meneliti kembali : Ajaran-ajaran agama Islam. Al Qur`an surat Mumtahanah ayat 8: “Allah tidak melarang kamu (ummat Islam) untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang (beragama lain) yang tidak memerangi kamu karena . sesungguhnya Kami menciptakan Kamu sekalian dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan Kami menjadikan kamu sekalian berbangsa-bangsa dan bersuku supaya kamu saling kenal mengenal. Ummat Islam perlu mendapat petunjuk yang jelas tentang Perayaan Natal Bersama. Karena salah pengertian tersebut ada sebagian orang Islam yang ikut dalam perayaan Natal dan duduk dalam kepanitiaan Natal. maka janganlah kamu mengikutinya. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah adalah orang yang bertaqwa (kepada Allah). 4. Menimbang : 1. maka akan Kuberikan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan. berdasarkan atas: 1. dan pergaulilah keduanya di dunia ini dengan baik. Al Qur`an surat Luqman ayat 15:”Dan jika kedua orang tuamu memaksamu untuk mempersekutukan dengan aku sesuatu yang kamu tidak ada pengetahuan tentang itu.

kemudian kepada-Kulah kembalimu. Al Qur`an surat Al Baqarah ayat 285 : “Rasul (Muhammad telah beriman kepada Al Qur`an yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil.” 2. Bahwa barangsiapa berkeyakinan bahwa Tuhan itu lebih daripada satu. Al Qur`an surat Al Maidah ayat 72 : “Sesungguhnya telah kafir orang-orang yang berkata : .” 4.” 2. berdasarkan atas : 1. Al Qur`an surat Al-Kafirun ayat 1-6:”Katakanlah hai orang-orang kafir. Bahwa ummat Islam harus mengakui kenabian dan kerasulan Isa Al Masih bin Maryam sebagaimana pengakuan mereka kepada para Nabi dan Rasul yang lain. Bahwa ummat Islam tidak boleh mencampuradukkan aqiqah dan peribadatan agamanya dengan aqiqah dan peribadatan agama lain berdasarkan : 1. Dia memberiku Al Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang nabi. maka janganlah kamu mengikutinya dan pergaulilah keduanya di dunia ini dengan baik Dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Kita.agama dan tidak pula mengusir kamu dari negerimu. Perhatikanlah bagaimana Kami menjelaskan kepada mereka (ahli Kitab) tanda-tanda kekuasaan (Kami). Kedua-duanya biasa memakan makanan(sebagai manusia). Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah. dan Dia memerintahkan kepadaku mendirikan shalat dan menunaikan zakat selama aku hidup. demikian pula orang-orang yang beriman) semuanya beriman kepada Allah. bahwa orang itu kafir dan musyrik. Malaikat-malaikat-Nya. Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah. Al Qur`an surat Al Maidah ayat 75: “Al Masih putera Maryam itu hanyalah seorang Rosul yang sesungguhnya telah lahir sebelumnya beberapa Rosul dan ibunya seorang yang sangat benar. Al Qur`an surat Al Baqarah ayat 42: “Dan jika kedua orang tuamu memaksamu untuk mempersatukan dengan aku sesuatu yang kamu tidak ada pengetahuan tentang itu.” 3. kemudian perhatikanlah bagaimana mereka berpaling (dari memperhatikan ayat-ayat Kami itu). (Mereka mengatakan) : Kami tidak membeda-bedakan antara seseorang pun (dengan yang lain) dari Rasul-rasulnya dan mereka mengatakan : Kami dengar dan kami taat. Dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkahi di mana saja aku berada. Kitab-kitab-Nya dan Rasul-Nya. (Dan Dia memerintahkan aku) berbakti kepada ibumu (Maryam) dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka.” 3. maka akan Kuberitakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan. aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah. Untukmulah agamamu dan untukkulah agamaku. (Mereka berdoa) Ampunilah Ya Tuhan kami dan kepada Engkaulah tempat kembali. berdasarkan atas: 1.” 2. Dan kamu tidak pernah pula menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah. Tuhan itu mempunyai anak Isa Al Masih itu anaknya. Al Qur`an surat Maryam ayat 30-32: “Berkata Isa: Sesungguhnya aku ini hamba Allah.

Al Qur`an surat At Taubah ayat 30 : “Orang-orang Yahudi berkata Uzair itu anak Allah. Engkau sendirilah yang menjadi pengawas mereka. yaitu : sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu dan aku menjadi saksi terhadapa mereka selama aku berada di antara mereka. tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang ghaib. Islam mengajarkan Bahwa Allah SWT itu hanya satu. Engkaulah pengawas dan saksi atas segala sesuatu. berdasarkan atas Al Qur`an surat Al Ikhlas : “Katakanlah : Dia Allah yang Maha Esa. seperti haram) kebanyakan orang tidak mengetahui yang syubhat itu. tetapi barang siapa jatuh pada yang syubhat maka berarti ia telah jatuh kepada yang haram. Demikianlah itulah ucapan dengan mulut mereka. Allah adalah Tuhan yang sega la sesuatu bergantung kepada-Nya.” 7. tidak adalah bagi orang zhalim itu seorang penolong pun. maka sesungguhnya mereka adalah hamba-hamba-Mu dan Jika Engkau mengampunkan mereka. maka bersihlah agamanya dan kehormatannya. Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah. Barang siapa memelihara diri dari yang syubhat itu.” 3. sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu. Isa menjawab : Maha Suci Engkau (Allah).” 2. padahal sekali-kali tidak ada Tuhan selain Tuhan yang Esa. mereka meniru ucapan/perkataan orang-orang kafir yang terdahulu. Tetapi setelah Engkau wafatkan aku. Ketahuilah bahwa setiap raja . Isa menjawab “Tidak” : Hal itu berdasarkan atas : Al Qur`an surat Al Maidah ayat 116-118 : “Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman: Hai Isa putera Maryam adakah kamu mengatakan kepada manusia (kaummu): Jadikanlah aku dan ibuku dua orang Tuhan selain Allah. Islam mengajarkan kepada ummatnya untuk menjauhkan diri dari hal-hal yang syubhat dan dari larangan Allah SWT serta untuk mendahulukan menolak kerusakan daripada menarik kemaslahatan. apakan dia pada waktu di dunia menyuruh kaumnya. Bahwa Allah pada hari kiamat nanti akan menanyakan Isa. akan tetapi diantara keduanya itu banyak yang syubhat (seperti halal.Sesungguhnya Allah itu ialah Al Masih putera Maryam. berdasarkan atas : 1. dan orang-orang Nasrani berkata Al Masih itu anak Allah. Aku tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang engkau perintahkan kepadaku (mengatakannya). dilaknati Allah-lah mereka bagaimana mereka sampai berpaling. Padahal Al Masih sendiri berkata : Hai Bani Israil. Jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan itu pasti orang-orang kafir itu akan disentuh siksaan yang pedih. Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan. Al Qur`an surat Al Maidah ayat 73 : “Sesungguhnya kafir orang-orang yang mengatakan : Bahwa Allah itu adalah salah satu dari yang tiga (Tuhan itu ada tiga). maka sesungguhnya Engkau Maha Kuasa lagi Maha Bijaksana. semacam orang yang mengembalakan binatang makan di daerah larangan itu. Dan tidak ada seorang pun / sesuatu pun yang setara dengan Dia. agar mereka mengakui Isa dan Ibunya (Maryam) sebagai Tuhan.” 5. Engkau mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Jika aku pernah mengatakannya tentu Engkau telah mengetahuinya. Jika Engkau menyiksa mereka.” 6. Hadits Nabi dari Nu`man bin Basyir : “Sesungguhnya apa apa yang halal itu telah jelas dan apa apa yang haram itu pun telah jelas. maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga dan tempatnya ialah neraka.

G – Drs. Perayaan Natal di Indonesia meskipun tujuannya merayakan dan menghormati Nabi Isa AS.M SYUKRI. Jakarta. sedangkan masholihnya tidak dihasilkan). Mengikuti upacara Natal bersama bagi ummat Islam hukumnya haram. H.” 2.” Memutuskan Memfatwakan 1. akan tetapi Natal itu tidak dapat dipisahkan dari soal-soal yang diterangkan diatas.H. Kaidah Ushul Fiqih “Menolak kerusakan-kerusakan itu didahulukan daripada menarik kemaslahatan-kemaslahatan (jika tidak demikian sangat mungkin mafasidnya yang diperoleh. Agar ummat Islam tidak terjerumus kepada syubhat dan larangan Allah SWT dianjurkan untuk tidak mengikuti kegiatan-kegiatan Natal. MAS`UDI . 2. 3.mempunyai larangan dan ketahuilah bahwa larangan Allah ialah apa-apa yang diharamkan-Nya (oleh karena itu hanya haram jangan didekati). 1 Jumadil Awal 1401 H 7 Maret 1981 Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia Ketua – Sekretaris K.

kemudian kepada grosir. Mengenai harga. Bila harga dari pabrik Rp. setelah MENIMBANG : 1. Pendapat dan saran-saran para Ulama peserta musyawarah. ia akan menduduki suatu posisi dan akan menerima bonus yang telah ditentukan. biaya promosi dan biaya lainnya. bahwa dalam memasarkan suatu produk dari suatu perusahaan ada dua macam cara:   Yang sudah umum berlaku. tetap seperti diatas hanya kelebihan harga pabrik tersebut menjadi keuntungan distributor. kemudian kepada agen.000 atau lebih. MEMPERHATIKAN : 1. 100. MUI Kota Bandung memandang perlu menetapkan fatwa tentang hukum masalah dimaksud.1/VII KOMISI FATWA MUI KOTA BANDUNG Tentang HUKUM BISNIS MLM / NETWORK MARKETING Musyawarah Komisi Fatwa MUI Kota Bandung yang membahas tentang Hukum Bisnis MLM. MLM (Multy Level Marketing) atau sistem pemasaran berjenjang (Network Marketing)Di sistem ini seorang konsumen harus mampu merekrut konsumen (jaringan) dibawahnya disebut frontline (jaringan/kaki pertama) dan downline atau upline (jaringan/kaki kedua dan seterusnya) dan ia akan menerima keuntungan (prosentase) dari setiap pembelanjaan downline tersebut. Cara ini memutus tahapan diatas. 2.000 maka sesudah sampai kepada konsumen bisa menjadi Rp. MENGINGAT : 1.Yaitu sampainya suatu produk kepada konsumen setelah melalui setidaknya 4 (empat) tahap berikut: dari pabrik kepada distributor. 2. seperti biaya produksi. Bila mampu mencapai titik tertentu sesuai persyaratan. Deskripsi Masalah sebagai berikut :Secara sederhana. Bahwa semakin banyak berbagai macam produk suatu perusahaan yang diperjual-belikan kepada masyarakat dengan sistem MLM. disebut cara konvensional. Semakin banyak jaringan (downline) maka semakin besar pula keuntungan yang akan diterima olehnya. Bahwa oleh karena itu.FATWA MUI TENTANG BISNIS MLM 03 Jun Majelis Ulama Indonesia memberikan perhatian kepada bisnis MLM di indonesia dengan memberikan surat keputusan akan ciri2 bisnis mlm yang dapat dipertanggung jawabkan secara syari‟ah. 200. yakni dari pabrik langsung kepada konsumen yang sekaligus bisa menjadi distributor. Pertanyaan-pertanyaan dari umat tentang status hukum bisnis MLM. karena banyak menyerap biaya. . KEPUTUSAN FATWA MUSYAWARAH Nomor :291/MUI-KB/E. lalu kepada pengecer/toko dan baru kepada konsumen.

maka uang tersebut hangus. sehingga banyak yang tidak pernah menerima bonus yang dijanjikan dan jaringan yang paling bawah tidak bisa mengembangkan lagi jaringan. atau seperti membeli tanah seluas lemparan kerikil dengan harga yang telah disepakati. 4. Islam membolehkan membuat persyaratan perjanjian dalam transaksi apapun yang disepakati oleh semua pihak. 6. Prinsip (rukun) jual beli. la akan menerima sepeda motor tersebut setelah mampu menjaring sepuluh orang. Perusahaan yang memasarkan produknya dengan sistem Penjualan Berjenjang (Network Marketing). „Adamu al-gasysy ‫(ال غش عدام‬tidak ada tipu muslihat). Mabi‟ ‫( ال م ب يع‬barang yang diperjual-belikan). Perusahaan MLM. 2.Adalah sebuah perusahaan yang menjual produknya dengan sistem berjenjang. 2. 2. 2. Ta „awun „ala al-birr wa al-taqwa ‫( وال ت قوى ال بر ع لى ال ت عاون‬tolong menolong dalam kebaikan dan taqwa). 3. Mu’amalat Islami adalah HALAL selama dibangun di atas prinsip-prinsip berikut : 1. „Adamu al-najasy ‫(ال نجاس عدام‬tidak melakukan najasy yaitu menawar barang hanya sekedar untuk mempengaruhi calon pembeli lain sehingga harganya menjadi tinggi). Prinsip Mu‟amalat Islami : Hukum Islam adalah hukum yang berorientasi kemaslahatan sebesar besarnya bagi kehidupan manusia. Tabadul al-manafi‟Â / ‫( ال م ناف ع ت بادل‬tukar-menukar barang yang bernilai manfa‟at) „An taradlin ‫(ت راض عن‬kerelaan dari kedua pihak yang bertransaksi dengan tidak ada paksaan) „Adamu al-gharar ‫(ال غرار عدام‬tidak berspekulasi yang tidak jelas / tidak transparan) „Adamu Maysyir ‫(ال م ي سر عدام‬tidak ada untung-untungan atau judi seperti ba „i al-hashat yi ‫ب يع‬ ‫ال ح صاة‬: melempar barang dengan batu kerikil dan yang terkena lemparan itu harus dibeli. 5.000 dengan syarat harus bisa menjaring sebanyak sepuluh orang yang masing-masing harus menyetorkan uang sebesar Rp. 3. dan ba „i al-lams yi ‫ال لمس ب يع‬: barang yang sudah disentuh harus dibeli) „Adamu Riba ‫(ال رب ا عدام‬tidak ada sistem bunga-berbunga). selama tidak untuk menghalalkan yang haram atau sebaliknya. biasa disebut money game (permainan uang) Contoh: Pihak MLM menawarkan sebuah sepeda motor merk x hanya dengan menyetor uang Rp. 7. Orientasi ini menjadi pertimbangan mendasar bagi setiap mu‟amalat yang terjadi. Dimana akan mendapatkan keuntungan sesuai dengan jumlah jaringan dan omzet yang dicapai sesuai dengan sistem marketing yang disetujui sejak awal. seperti dalam bisnis MLM diatas. Musyarakah ‫( ال م شاورة‬kerja sama). 5. 8. ialah suatu perusahaan yang menjual produk orang lain dengan sistern MLM. Perusahaan MLM ini kadang-kadang mengakibatkan harga menjadi tidak wajar (diatas harga pasar) dan kadang-kadang kabur entah kemana. Adapun syarat barang yang diperjual-belikan harus ada manfa‟atnya. Dengan harga produk yang cukup wajar. benda suci (bukan benda najis) dan halal dikonsumsi dan atau dipakai/digunakan.Pada kenyataannya ada tiga macam bentuk yang berkaitan dengan bisnis MLM :    MLM yang tidak menjual produk.000. 9. seperti al-tathfif ‫(ال ط فف‬curang dalam menimbang atau menakar).000. sehingga setiap konsumen di perusahaan tersebut adalah juga seorang distributor. maupun bagi yang baru muncul yang banyak direspon oleh masyarakat seperti Network Marketing / MLM. Demikian seterusnya. 4. Musytari ‫( ال م ش ترى‬pembeli). baik bagi yang sudah ada. yakni ia membeli suatu produk dari pabrik kemudian memasarkannya dengan sistem MLM. Dalil-dalil sebagai berikut : .000 pula. dan bila tidak. baik individu maupun masyarakat (mashalih al-‟ammah). Syarat bagi penjual dan pembeli adalah harus shah (layak) melakukan transaksi.    Ba „i ‫( ال بائ ع‬penjual).

ya Rasulallah !” jawab si pemilik makanan. Lima orang perowi hadits. al-Hasyr : 7). ” HR. yang menyuruh membuat. ” Q. Tirmidzy dan Abu Daud. Firman Allah swt : ‫… م ن كم ت راض عن ت جارة ت كون أن إ ال ب ال باطل ب ي ن كم أموال كم الت أك لوا آم نوا ال ذي ن ي اآي ها‬. Abu Daud dan al-Hakim. HR. upah perzinaan dan upah berdukun. ” Jawab Rasul. dan janganlah bertolong-menolong dalam dosa dan permusuhan. melarang jual-beli dengan cara melemparkan batu kerikil. Lima orang perowi hadits kecuali Bukhary. bersabda: “Mengapa tidak kamu simpan yang basah itu di bagian atas agar dilihat orang. shahih “Orang-orang Islam itu terikat dengan persyaratan / perjanjian yang mereka buat. maka beliau bertanya: “Mengapa hal ini. yang memakan hasil penjualannya.: Rasulullah saw. Sabda Nabi Muhammad saw :           “Nabi saw. ” (Q. melarang makan hasil jual-beli anjing. “Sesungguhnya Rasulullah saw melewati sekarung makanan (gandum). dan siapa yang menipu kami maka bukan umat kami ” HR. al-Hujurat : 10). ” HR. “Sesungguhnya orang-orang mukmin itu adalah saudara. ‫ ل ن ساءا‬: 29 “Hai orang-orang beriman.A. selama salah seorang dari keduanya tidak mengkhianati temannya. dipakai meminyaki kulit dan dijadikan lampu oleh orang-orang ? ” “Tidak. kecuali melalui ‫وت عاون وا‬ perdagangan ‫ع لى‬ ‫ال بر‬ yang disertai kerelaan ‫والت عاون وا‬ diantara ‫ع لى‬ kamu. Apabila ia berkhianat maka Akupun keluar dari keduanya. ia haram. mereka mengurangi. HR. bersabda: “Barangsiapa mengangkat senjata kepada kami (umat Islam) maka bukan umat kami. maka rukunlah diantara saudarasaudaramu. al-Nisa ‫ةال مائ د‬ : : 29. Siapa yang menipu kami maka bukan umat kami.) 2 ‫وال ت قوى‬ ‫…وال عدوان‬ “Bertolong-menolonglah kamu dalam kebaikan dan taqwa.S. . Muttafaq „alaih dari Abu Hurairah Ra. yang mengangkutnya. B. ” HR. mereka melakukan rekayasa kemudian menjualnya dan memakan hasilnya.telah melarang melakukan najasy.mengutuk sepuluh orang dalam soal khamr: Yang membuatnya. lalu memasukkan tangannya ke dalam karung tersebut dan jari-jemarinya menyentuh yang basah.S. Dan di dalam riwayat lainnya: Nabi saw. “Nabi saw. wahai pemilik makanan? ” “Terkena air hujan. ia mendengar Rasulullah saw. janganlah kamu memakan harta diantara kamu dengan cara yang batil. Bukhary. bagaimana dengan lemak bangkai karena suka dipakai melabur kapal. Rasul saw. babi dan menjual berhala. ” HR. “Dari Anas Ra. Dari Jabir Ra.”HR. penyalurnya. “Sesungguhnya Rasulullah saw. bersabda di Makkah pada tahun futuh Makkah: “Sesungguhnya Allah dan Rasul-Nya telah mengharamkan menjual khamr. ” (Q. ” HR. dan apabila mereka menakar atau menimbang untuk orang lain. ‫اإلث م‬ ” (Q. telah bersabda: “Janganlah kamu saling melakukan najasy (menawar barang hanya sekedar untuk mempengaruhi calon pembeli lain sehingga harganya menjadi tinggi).S. Masih dari Jabir Ra. penjualnya.” (Q.S. bangkai. “Agar harta tidak berputar hanya diantara orang-orang kaya saja diantara kamu. karena tatkala Allah „Azza wa Jalla mengharamkan lemak bangkai. Kemudian beliau bersabda lagi: “Allah membinasakan Yahudi.Muttafaq „alaih dari Ibnu Umar Ra. ” HR. al-Maidah : 2). katanya: “Rasulullah saw. Lima orang perowi hadits kecuali Bukhary dari Abu Hurairah Ra. Lalu ada yang bertanya: “Ya rasulallah. (al-Muthaffifiin: 1-3). “Kecelakaan besarlah bagi orang-orang yang curang. yang menyurruh mengangkut. melarang hasil jual-beli anjing dan binatang sinnaur. Muslim dari Abu Hurairah Ra “Sesungguhnya Rasulullah saw. yang meminumnya. Muslim dari Abu Hurairah Ra. pembelinya dan yang membelikannya. Allah berfirman dalam hadits qudsi: “Aku adalah yang ketiga (yang selalu mendampingi) dua orang yang melakukan kerjasama.S. (yaitu) orang-orang yang apabila menerima takaran dari orang lain mereka minta dipenuhi. Dan bertaqwalah kepada Alllah agar kamu mendapat rahmat.

Dan kitab-kitab Fiqh lainnya. “ MEMUTUSKAN Dengan senantiasa memohon ridla dan taufiq serta bimbingan Allah swt. Ketua Bidang Fatwa Daftar Pustaka : 1. 3. MAJELIS ULAMA INDONESIA KOTA BANDUNG KH. disamakan dengan ju‟alah. Bagi calon anggota. Adanya bonus yang dijanjikan. AI-Asybah Wa al-Nadha-ir . Shahih Muslim . Kaidah Fiqh : ‫” ضرار و ال ال ضرار‬Tidak memudaratkan dan tidak dimudaratkan (tidak saling memudaratkan). Maftuh Kholil ====================================================================== BISNIS MLM MELIA NATURE INDONESIA HALAL SESUAI SYARIAT ISLAM Berdasarkan KEPUTUSAN FATWA MUSYAWARAH KOMISI FATWA MUI KOTA BANDUNG . Al-Qur-an . 6. 7. Bagi siapapun hendaknya tidak membeli barang yang tidak diperlukan karena termasuk israf yang dilarang oleh Islam. Shahih Bukhary . hendaknya memahami prosedur dan peraturan yang berlaku pada MLM. 4.C. 2. 1. haram. 2. Juz II: 198 dan 201 . dan kadang-kadang bisa bangkrut. Yang perlu diperhatikan : wajar. karena berupa penipuan yang nyata. MENETAPKAN : Pertama : MLM yang pertama yaitu MLM yang tidak menjual produk disebut money game (permainan uang) hukumnya Kedua : MLM yang kedua yaitu perusahaan MLM yang menjual produk perusahaan orang lain hukumnya boleh. 8. Al-Taj al-Jami‟ Li al-Ushul Fi Ahaadiits al-Rasuul. “ “Hukum yang dikaitkan dengan suatu syarat/perjanjian maka tidak shah kecuali bila syarat tersebut sudah ada. Al-Fiqh al-Islami Wa Adillatuh . Wallaahu A’lam Bis-Shawaab. hanya calon konsumen (calon anggota MLM tersebut) harus berhati-hati karena harga barang menjadi tidak Ketiga : MLM yang ketiga yaitu suatu perusahaan yang memasarkan produknya dengan sistem penjualan berjenjang di atas hukumnya shah / halal. 5. Riyadlus Shalihiin : 547-548 .

sesuai Sijil Pengesahan HALAL yang dikeluarkan oleh JABATAN KEMAJUAN ISLAM MALAYSIA.Nomor :291/MUI-KB/E. ========================================== Fatwa MUI Kota Bandung telah dihapus setelah Keluar Fatwa DSN MUI Tertanggal 25 Juli 2009 FATWA DEWAN SYARIAH NASIONAL MUI No : 75/DSN MUI/VII/2009 Tentang PEDOMAN PENJUALAN LANGSUNG BERJENJANG SYARIAH (PLBS) MLM Memperkuat dan Menambahkan Fatwa MUI Kota Bandung Nomor :291/MUI-KB/E. Dari prinsip hukum diatas dapat diambil kesimpulan bahwa MLM PT MELIA NATURE INDONESIA sesuai dengan ciri – ciri MLM berbasis Syari‟ah Islam dengan uraian sebagai berikut: Produk yang dipasarkan oleh dapat dipastikan kehalalannya. disamakan dengan ju’alah. Adanya bonus yang dijanjikan. maka dapat diambil kesimpulan bahwa Bisnis MLM dari PT MELIA NATURE INDONESIA termasuk dalam MLM yang HALAL seperti yang telah tercantum pada bab Menetapkan poin Ketiga yaitu : MLM yang ketiga yaitu suatu perusahaan yang memasarkan produknya dengan sistem penjualan berjenjang di atas hukumnya shah / halal.1/VII.Tentang HUKUM BISNIS MLM / NETWORK MARKETING diatas sebagai dasar hukum dan prinsip utama MLM SYARI‟AH.1/VII .

Pemotongan bagian atau seluruh alat kelamin luar disertai penjahitan/ penyempitan lubang vagina. Dalam penelitian yang dilaksanakan di berbagai daerah di Indonesia pun telah terjadi keragaman praktek khitan perempuan : ada yang dengan cara menggores dan mengerik. pelaksanaannya sebagai salah satu bentuk ibadah yang dianjurkan Kedua : Hukum Pelarangan Khitan terhadap Perempuan : . Latar Belakang Fatwa Masalah khitan perempuan dibahas di MUI setelah mendapat pertanyaan dari Kementerian Negara Pemberdayaan Perempuan. Karena secara fiqh ketentuan tersebut sudah sangat panjang lebar dijelaskan dalam berbagai literatur. mencubit dan menindik insisi dan eksisi. b. Substansi dan Diktum Fatwa Diktum fatwa MUI tentang hukum pelarangan khitan terhadap perempuan terdiri dari 4 bagian : (1) Status Hukum khitan Perempuan (2) Hukum Pelarangan Khitan terhadap Perempuan (3) Batas atau Cara khitan Perempuan . baik klasik maupun kontemporer. Di sisi lain terjadi beragam tata cara pelaksanaan khitan bagi perempuan yang tidak jarang berimplikasi terhadap adanya dlarar (bahaya) bagi perempuan. merujuk pada kenetralan pengertian yang diperoleh dari kata ”makrumah” dalam Hadits Nabi ”Al Khitanu sunnatan lir rijaal makrumatun lin nisaa= Khitan merupakan sunnah (ketetapan Rasul) bagi laki-laki. pemotongan vagina. Bahkan terkait dengan hal itu. c. pemasukan bahan jamu yang bersifat korosif ke dalam vagina. dalam literatur fiqh tidak ditemukan satu pun ulama madzhab fiqh yang mu’tabar (terkenal) melarang praktek khitan prempuan. Tidak terklarisifasi : penusukan. 2. dan (4) Rekomendasi Diktum fatwa MUI selengkapnya adalah sbb. dan makrumah (kemuliaan) bagi wanita (lihat konsideran Fatwa MUI No. Departemen Kesehatan RI. pemotongan ”prepuce” dengan atau mengiris/menggores bagian atau seluruh klirotis.A Tahun 2008 tertanggal 7 Mei 2008. Bahkan sudah dituangkan dalam kebijakan pemerintah. Untuk itu penetapan Fatwa tidak lagi seputar hukum khitan bagi perempuan. Khitan bagi laki-laki maupun perempuan termasuk fitrah (aturan) dan syiar Islam 2). Belakangan ada beberapa ulama kontemporer seperti Yusuf Qordowy yang menambah ketentuan hukum ”mubah=boleh”. dan d. pengirisan/penggoresan terhadap klirotis dan/atau labia. Sementara itu. : Pertama : Status Hukum Khitan Perempuan : 1). Hanya saja terdapat perbedaan hukum fiqh-nya antara sunat dan wajib..9. terlampir). Dirjen Bina Kesejahteraan Masyarakat telah mengeluarkan Surat Edaran tentang Larangan Medikalisasi Khitan Perempuan bagi Petugas Kesehatan. Permasalahan yang justru baru adalah adanya trend pelarangan terhadap khitan perempuan secara umum. menusuk . WHO juga telah melakukan klasifikasi praktek sunat perempuan ke dalam 4 type : a. yang dalam tata perundangan kita tidak mempunyai kekuatan hukum tetap. Dorongan untuk pelarangan khitan perempuan semakin menguat dengan kampanye yang sistimatis dari WHO serta beberapa lembaga donor. pelubangan. cq. Juga dikuatkan oleh penelitian yang dilakukan oleh Population Council terhadap pelaksanaan khitan perempuan di 6 provinsi di Indonesia yang dibiayai oleh USAID dan Ford Foundation. sekalipun itu hanya Surat Edaran. Khitan terhadap perempuan adalah makrumah.FATWA MUI TENTANG KHITAN PEREMPUAN Posted on 14/08/2011 by muidiy FATWA MUI TENTANG KHITAN PEREMPUAN ADALAH SOLUSI JALAN TENGAH *) 1. Pemotongan klirotis dengan disertai pemotongan sebagian atau seluruh labia minora. Pertanyaan tersebut muncul disertai data penyimpangan pelaksanaan khitan perempuan di berbagai Negara. Bahkan ada kesepakatan bahwa khitan perempuan adalah bentuk keutamaan.

Hal ini menjadi penting untuk ditegaskan terkait dengan adanya kesalahpahaman terhadap posisi khitan. Meminta kepada pemerintah cq. Dalam teori hukum Islam.Ali Imran ayat 95 : 95. Khitan prempuan tidak boleh dilakukan secara berlebihan. Departemen Kesehatan untuk menjadikan fatwa ini sebagai acuan dalam penetapan peraturan/regulasi tentang masalah khitan perempuan. ia tetap dan harus eksis sebagai identitas agama atau ibadah. Cara pandang yang seperti ini dipastikan akan melarang khitan jika tidak ada pertimbangan medis. baik secara pisik maupun psikis. Katakanlah: “Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah. Dan siapakah yang lebih baik agamanya dari pada orang yang ikhlas menyerahkan dirinya kepada Allah. 2. ikutilah aku. An Nissa ayat 125 serta keumuman tunduk terhadap perintah Allah sebagaimana tersebut dalam Al Qur’an S. 2. Kedua : menegaskan tata cara berkhitan bagi perempuan yang sesuai dengan ketentuan syare’ah dan melarang tindakan berlebihan dalam praktek khitan yang menimbulkan bahaya bagi perempuan. Argumentasi atas Penetapan Fatwa : Fatwa MUI terkait dengan masalah khitan perempuan ini. yaitu : Pertama : menegaskan tindak pelarangan khitan terhadap perempuan.” Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Khitan tidak hanya sekedar kebutuhan medis. baik bagi laki-laki maupun perempuan termasuk fitrah (aturan) dan syiar Islam Ketiga : Batas dan Cara Khitan Perempuan : Dalam pelaksanaannya. Selanjutnya secara lebih ekstrim. Katakanlah: “Benarlah (apa yang difirmankan) Allah”. dan bukanlah dia termasuk orang-orang yang musyrik. cara pandang seperti ini akan mengabsahkan gerakan pro-integrasi genital juga melarang khitan laki-laki sebagaimana larangan terhadap khitan terhadap perempuan di Amerika Serikat. Departemen Kesehatan untuk memberikan penyuluhan dan pelatihan kepada tanaga medis untuk melakukan khitan perempuan sesuai dengan ketentuan fatwa ini. Maka ikutilah agama Ibrahim yang lurus. sejatinya fatwa MUI ini ingin menegaskan 2 substansi sekaligus. Menganjurkan kepada Pemerintah cq. seperti memotong atau melukai klirotis (insisi dan eksisi) yang mengakibatkan dloror (bahaya dan merugikan) Keempat : Rekomendasi : 1. Meski tidak jarang ajaran agama yang bersifat dogmatik tersebut melahirkan hikmah positif. Meskipun secara medis tidak (lebih tepatnya belum) ditemukan manfaat terhadap pelaksanaan khitan bukan serta merta ia menjadi terlarang. S. diawali dengan adanya penegasan bahwa khitan. Pelaksanaannya bagian dari ibadah. khitan terhadap perempuan harus memperhatikan hal hal sebagai berikut : 1. Dari diktum fatwa tersebut.Ali Imran 31 : S.Ali Imran ayat 95. S. baik bagi laki-laki maupun perempuan termasuk fitrah (aturan) dan syiar Islam. fatwa ini juga mendasarkan pada keumuman ayat tentang perintah mengikuti millah Ibrahim sebagaimana dalam Al Qur’an S. Disamping itu. 3.Palarangan khitan terhadap perempuan adalah bertentangan dengan ketentuan syari’ah. Hal ini sangat berbeda dengan cara pandang medik ansich. niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu. ibadah itu ada yang berdimensin rasional (ta’aqquli/ ma’qulat al ma’na) dan ada yang dogmatik (ta’abbudi/ghairu ma’qulatal ma’na). namun merupakan bentuk ibadah yang ”dogmatik”. . sedang diapun mengerjakan kebaikan.An Nisa ayat 125 : 125. Penetapan fatwa bahwa pelarangan khitan terhadap perempuan adalah bertentangan dengan syari’ah. Khitan perempuan cukup dengan hanya menghilangkan selaput (jaldah/ colum/prapaeputium) yang menutupi klirotis. karena khitan.Ali Imron ayat 31 : 31. dan ia mengikuti agama Ibrahim yang lurus? dan Allah mengambil Ibrahim menjadi kesayanganNya. Nah khitan sekalipun tidak/belum dapat dinalar sesuai dengan nalar medik sekalipun.

tanpa ada penjelasan mengenai khitan yang seperti apa yang masuk kategori merusak itu. sebagaimana digambarkan terjadi di beberapa negara Afrika Utara. Kepada pihak yang menyatakan pelarangan mutlak terhadap khitan perempuan secara agama jelas bertentangan. secara akademik maupun keagamaan bertentangan dengan ketentuan normatif yang dikembangkan Islam.didasarkan pada keumuman ayat-ayat Al Qur’an tersebut diatas. Lebih ironis lagi Surat Edaran Dirjen Bina kesehatan Masyarakat Departemen Kesehatan yang ditandatangani oleh Sri Astuti Suparmanto pada tanggal 20 April 2006. terdapat adanya konsensus di kalangan ulama mengenai ketidakbenaran tindakan pelarangan khitan terhadap perempuan. sebagaimana tersebut dalam diktum ketiga fatwa MUI di muka. yaitu : a. Dalam Tafsir Al Shan’ani. 2) Pihak yang melarang seluruh praktek khitan perempuan. Dalam konteks ayat ini ada penjelasan dari hadits shaheh Bukhari Muslim. menutup dan menjahit vagina . dan tak ada satupun yang menegaskan. dan c. dengan alasan sebagai bentuk kekerasan. dan praktek lain yang membahayakan. seperti dengan menjepit dan sejenisnya. Kemudian kami wahyukan kepadamu (Muhammad): “Ikutilah agama Ibrahim seorang yang hanif” dan bukanlah dia termasuk orang-orang yang mempersekutukan Tuhan.. sehingga tidak menyebabkan bahaya. anak kandung dan sudara kandung. larangan menikah dengan ibu. Jika digambarkan secara sederhana. Bahkan tanpa disadari juga dilakukan oleh beberapa dokter serta petugas medis sendiri. Fatwa MUI berdiri di antara dua ekstrim tsb. Dalil Al Qur’an yang dijadikan landasan fatwa MUI ini adalah keumuman ayat tentang keharusan mengikuti millah Ibrahim. Namun demikian fatwa MUI tidak menutup mata terhadap fakta adanya berbagai praktek khitan perempuan yang menimbulkan bahaya. yang artinya : ”Nabi Ibrahim berkhitan pada usia delapan puluh tahun dengan menggunakan kapak”. sebagaimana tersebut dalam diktum kedua Fatwa tersebut di muka. Tidak berlebihan. dilengkapi juga dengan beberapa Hadits dan Fatwa Ulama. dapat kita pahami bahwa Fatwa MUI terkait dengan masalah khitan perempuan merupakan langkah moderasi diantara dua ekstrim. Penentuan batasan atau tatacara khitan tersebut didasarkan pada petunjuk yang diberikan Nabi SAW yang menekankan 3 prinsip. Tidak menimbulkan bahaya Dalam keterangan dalam Haditsnya (secara rinci ada dalam konsideran fatwa). Fatwa MUI ini disamping mempertimbangkan ayat-ayat Al Qur’an tersebut. penyikapan terhadap masalah khitan perempuan ada dua kutub yang berlawanan : 1) Pihak yang melakukan khitan terhadap perempuan dengan praktek yang secara pasti membahayakan. para ulama memberikan penjelasan lebih detail. Sunnah dan pandangan ulama madzhab yang bersepakat atas kebolehan khitan terhadap perempuan (sebagaimana tersebut dalam konsideran fatwa MUI). Secara tersirat . mengambil seluruh klirotis dan labia baik mayora maupun minora. Fatwa MUI juga menegaskan mengenai batasan atau tata cara khitan perempuan sesuai dengan ketentuan syari’ah. antara lain dalam S. Sedikit saja b. mutilasi dan pelanggaran hak asasi manusia. yang semuanya menegaskan adanya syare’at khitan bagi perempuan ini dan tidak ada yang melarang dengan hukum haram maupun makruh. juga mengklaim bahwa sunat perempuan sebagai penyebab perusakan alat kelamin perempuan . 4. khitan. yang intinya tersebut dalam konsideran Fatwa pada . seperti mengurangi fungsi seksual dan dampak psikis lainnya. Untuk itu untuk mengindari adanya bahaya akibat penyimpangan terhadap praktek khitan perempuan. Ulama sepakat bahwa khitan terhadap perempuan tidak haram. Fatwa MUI tentang Khitan Perempuan : moderasi antara dua ekstrim Dari paparan diatas. pun tidak makruh. Banyak tulisan yang bernada sangat provokatif dan memaksakan opini bahwa khitan perempuan adalah tindakan kriminal yang harus diberangus. Rasulullah SAW hanya memperbolehkan pemotongan itu dilakukan dengan syarat tidak berlebihan. terlebih menganggapkan sebagai kriminal (perhatikan konsideran Fatwa MUI tersebut dalam mengingat dan memperhatikan. karena keduanya.An Nahl ayat 123 : 123. Dalam elaborasi lebih lanjut. As Syaukani dll disebutkan bahwa cakupan millah Ibrahim yang hanif antara lain adalah : tauhid.

diruangan yang bersih b. 5. sebagaimana tersebut dalam diktum keempat tersebut di muka. sedang pada perempuan dilakukan dengan membuang kulup yang menutupi klirotis (bizhr). pencahayaan yang cukup e.Pemerintah up. hampir seluruh lembaga keagamaan menegaskan hukum yang sama terkait dengan masalah ini. Fakta terhadap adanya berbagai dampak negatif yang ditemukan. Di samping itu. cuci vulva dengan povidon iodin 10 %. dan lebih dari itu meregulasi praktek pelaksanaan sunat Perempuan. penetapan batas atau tatacara khitan ini juga merujuk pada pendapat beberapa ahli kedokteran. Pertemuan tersebut menghadirkan ahli dan sejumlah asosiasi. mestinya yang dilakukan pada khitan perempuan adalah juga memotong preputium klirotis saja. dan desminasi kebijakan mengenai tata cara khitan yang sejalan dengan ketentuan syari’ah sekaligus standar medik. Dalam review tersebut seluruh pemangku kepentingan diundang untuk mendiskusikan. mulai dari IDI. Bahkan NU dalam muktamarnya ke 32 di Makasar pada tahun 2010 menegaskan bahwa khitan perempuan menurut Imam Syafi’i hukumnya wajib. sehingga terjadi penyimpangan yang membahayakan. penegasan mengenai status hukum khitan perempuan tidak hanya disuarakan oleh MUI. dalam hal ini Kementerian Kesehatan melakukan review atas SE yang bermasalah tersebut. fatwa MUI diakhiri dengan dua point rekomendasi. Atas prakarsa Dirjen.Departemen Kesehatan. Kedua rekomendasi tersebut diberikan mengingat masalah khitan perempuan sebagai sebuah bentuk ibadah (yang dijamin oleh pasal 29 UUD 1945).”memperhatikan”. Khitan lelaki dilakukan dengan membuang kulup yang menutupi penis (hasyafah). Hanya saja karena secara anatomis antara keduanya berbeda. seperti hukum khitan bagi laki-laki. IDAI.1636/MENKES/PER/XI/2010 tentang Sunat Perempuan Sebenarnya dalam persepektif hukum Islam. diantaranya kesimpulan dalam presentasi Prof. 1636/MEN-KES/ PER/XI/2010. mengevaluasi dan memberikan masukan terkait dengan terbitnya SE yang bermasalah itu. Atas dasar inilah. dalam psl 4 telah mengatur mengenai syarat dan prosedur pelaksanaan sunat perempuan : (1). pasien berbaring telentang. lakukan goresan pada kulit yang menutupi bagian depan klirotis (frenulum klirotis) dengan menggunakan ujung jarumsteril sekali pakai berukuran 20G-22G dari sisi mukosa ke arah kulit. Masalah yang selama ini dijadikan alasan pelarangan sunat perempuan adalah tidak adanya SOP (Standar Operating Procedure) dalam pelaksanaan sunat perempuan. Permenkes No. baik dari segi struktur keredaksian maupun konten. No.Jurnalis Uddin (Fakultas Kedokteran Universitas YARSI Jakarta) yang menegaskan bahwa khitan pada laki-laki hanya memotong preputium penis. IBI dan juga dari kalangan akademisi. gunakan sarung tangan steril c. kaki direntangkan secara hati-hati d. ada air bersih yang mengalir (2). Muktamar juga menegaskan bahwa pendapat yang melarang khitan perempuan sebenarnya tidak memiliki dalil syar’i. menggunakan kain kasa f. alat yang steril d.Dr. sehingga membutuhkan intervensi dari pemegang kebijakan publik cq. tempat tidur/meja tindakan yang bersih c. vulva ditampakkan e. dalam diskursus hukum Islam termasuk dalam masalah Fiqh Ijtima’i (yang punya dimensi sosial). Atas dasar realitas inilah kemudian Pemerintah. Untuk itu sebagai tindak lanjut dari langkah moderat dalam penyikapan terhadap masalah khitan perempuan.Pelaksanaan sunat perempuan dengan prosedur tindakan sebagai berikut : a. bersihkan kotoran (smegma) yang ada diantara frenulum klirotis dan glan klirotis sampai bersih g. tanpa melukai klirotis . Namun mandat tersebut diberikan untuk kepentingan pemberian petunjuk pelaksanaan. maka tatacaranya juga berbeda. Sedang langkah pelarangan khitan terhadap perempuan merupakan tindakan melampaui mandat tersebut. cuci tangan dengan sabun dan air bersih yang mengalir selama 10 (sepuluh) menit b. maka Menteri kesehatan menerbitakan Peraturan Menteri kesehatan No.Pelaksanaan Sunat Perempuan dilakukan dengan persyaratan : a. Dan anehnya SE inilah yang kemudian dijadikan bahan kampanye kelompok yang mendakwakan larangan sunat perempuan. fasilitasi. fiksasi pada lutut dengan tangan. Dengan demikian khitan terhadap perempuan secara umum sebanding dengan khitan terhadap laki-laki. pertemuan terus diintensifkan untuk melakukan koreksi dan revisi SE yang bias budaya ini. lebih sebagai akibat dari penyimpangan dari ptaktek khitan perempuan tersebut.

dan j. lepas sarung tangan. Sekretaris Umum MUI DIY dalam seminar tentang ”Kajian Sunat Perempuan” yang diselenggaran oleh Jaringan Perempuan Yogyakarta pada tanggal 13 Agustus 2011 bertempat di Ruang Paripurna DPRD Kota Yogyakarta. cuci tangan dengan sabun dengan air bersih yang mengalir Billahit Taufieq Wal Hidayah Yogyakarta. 13 Agustus 2011 ———————*) Disusun dan disampaikan oleh KRT.Ahmad Muhsin Kamaludingrat.h.Drs.H. cuci ulang daerah tindakan dengan povidon iodin 10 % i. .

Bekas air ini biasanya terbuat dari kaca. Kepercayaan lama ini masih tersebar dan mempengaruhi orang yang baru mengenal atau menggunakannya sampai ke hari ini. Menurut dokter tersebut. Umumnya alat shisha terdiri dari beberapa bagian utama yaitu: (I) Bagian kepala (head). Ia digunakan oleh suku asli di Afrika dan Asia sekitar empat abad yang lalu.HUKUM TENTANG SISHA Shisha semakin diminati oleh sebagian masyarakat kita. yang merupakan sebuah mangkuk (yang terbuat dari tanah liat) untuk menempatkan tembakau dan arang. Namun ada juga beberapa perbedaan dalam desain shisha ini menurut tempat serta adat penduduk yang menggunakannya. (III) Bagian bawah yang merupakan sebuah mangkuk air (water bowl / water chamber). Menurut satu catatan sejarah. ada yang memiliki selang dan alat penyedot yang lebih dari satu dan bisa dibagi berdua atau lebih dan juga perbedaan pada bentuk dan ukuran bagian kepala atau bekas airnya. asap tembakau yang disedot itu harus disaring terlebih dahulu dalam satu wadah air agar ia tidak mendatangkan bahaya kepada penggunanya. Namun sejauh mana kebenaran kepercayaan ini? Apakah kemudharatan menggunakan shisha lebih ringan dari kemudharatan menghisap tembakau dengan rokok? Apakah Sebenarnya Shisha Itu? Shisha (Waterpipe) adalah sejenis alat yang digunakan untuk menghisap tembakau dan bahan-bahan lain tersebut. . (IV) Host dan alat penyedot (mouthpiece) yang digunakan untuk menyedot asap keluar dari alat shisha tersebut. Biasanya ia diisikan dengan air tetapi terkadang ia juga dapat diisikan dengan susu. Maka ramailah orang percaya bahwa ia aman digunakan dibandingkan dengan merokok. (II) Bagian badan atau tengah (body). alat shisha ini telah dibuat di India oleh seorang dokter sebagai satu cara atau alternatif yang dapat mengurangi bahaya menghisap tembakau. Misalnya. jus buah-buahan atau anggur. merupakan penghubung antara bagian kepala dan bagian bawah dan biasanya terbuat dari bahan logam atau kayu.

dan asap yang dihasilkan dari shisha tersebut memiliki bermacam. termasuk shisha . Jenis Tembakau Shisha Ada dua tipe tembakau shisha yaitu yang disebut mu'assal dan 'ajami. dia tidak hanya menyedot asap dari tembakau tetapi juga asap dari arang. Tembakau 'ajami hampir selalu tidak rasa. yang masing-masing kimia dan beracun yang dihasilkan dari pembakaran tersebut. Kemudian asap tembakau itu disedut dengan menggunakan selang atau alat penyedot. Ia juga ditambahkan dengan Glycerin. penyakit jantung dan berbagai jenis penyakit lainnya.Misalnya di negeri-negeri di area Mediterania Timur (Turki. Tembakau mu'assal ini basah dan lengket dan bila digunakan akan mengeluarkan bau yang manis dan nyaman seperti bau buah dan kebanyakan pengguna lebih suka menggunakan tembakau jenis ini.macam bahan beracun diketahui dapat menyebabkan kanker paru-paru. Dalam bahasa Inggris itu disebut waterpipes tetapi nama shisha lebih dikenal dan sering digunakan. Sebelum digunakan ia harus dicampur dengan air sehingga ia dapat dicanai atau dibentuk dan harganya lebih mahal. bahwa tembakau walau dalam bentuk apa pun tetap dapat mendatangkan bahaya dan mudharat kepada penggunanya. bumbu dan pewarna yang lain. Ini karena satu sesi petunjuk shisha (sekitar 20-80 menit) akan mengungkapkan penggunanya ke asap yang lebih banyak dalam waktu yang lebih lama dibandingkan dari sebatang rokok (sekitar 5-7 menit). di Mesir dan di beberapa negeri Afrika Utara pula ia disebut shisha atau goza dan di India ia disebut hookah.Bahkan nama untuk shisha ini juga berbeda menurut tempat atau negeri.Tembakau mu'assal terdiri dari campuran tembakau. buah-buahan dan bahan manisan seperti sirup dari tebu atau madu. Tetapi perlu diingat bahwa bila pengguna menyedot asap dari alat shisha ini. . Efek Shisha Menurut Penelitian Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Menurut satu dokumen yang berjudul "Tobacco: Deadly In Any Form or disguise" yang telah dikeluarkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sempena Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2006. kering dan lebih asli. Cara Menggunakan Shisha Cara menggunakannya adalah dengan membakar tembakau shishaitu dengan menempatkan bahan pembakar seperti arang (apakah arang kayu atau arang campuran) karena tembakau shisha ini tidak dapat terbakar dengan sendirinya secara berkelanjutan. Suriah dan lain-lain) ia dikenal dengan nama narghile.

bahkan dapat membawa maut. Dari hasil penelitian yang dilakukan. hepatitis. apalagi bunuh diri sendiri. Karena itu Islam melarang umatnya dari memudharatkan diri mereka sendiri. Larangan memudharatkan Atau Membunuh Diri Agama Islam sebagai agama sejahtera sangat menghargai nyawa dan kehidupan dan mementingkan kesehatan. Hakikatnya. Selain itu petunjuk shisha juga dikaitkan dengan beberapa jenis penyakit menular seperti turberculosis (tibi). namun penelitian awal telah menunjukkan bahwa shisha itu dapat membawa risiko dan bahaya yang sama yang disebabkan oleh rokok. " (Surah an-Nisa 29) .Sedangkan asap dari shisha (yang dihasilkan dari pembakaran tembakau dan arang) berisi gas berbahaya seperti karbon monoksida. infeksi virus di bagian pernapasan dan bahkan juga HIV. Larangan ini banyak disebutkan dalam ayat-ayat al-Qur'an diantaranya firman Allah Subhanahu Wa Ta'ala: Tafsirnya: "Dan janganlah kamu membunuh dirimu sendiri (atau membunuh orang lain). telah menyatakan: Menggunakan shisha untuk menghisap tembakau dapat menyebabkan bahaya kesehatan yang serius kepada perokok dan juga orang lain yang terkena asap tembakau tersebut. Walaupun penelitian tentang shisha ini belum dilakukan secara intensif sebagaimana yang dilakukan terhadap rokok. walaupun dalam bentuk dan cara yang berbeda menghisap shisha adalah menghisap tembakau dan penelitian ilmiah telah membuktikan bahwa tembakau dan paparan asapnya dapat menyebabkan bermacam-macam penyakit. Ini adalah berdasarkan kesimpulan yang telah dibuat pihak WHO dan didukung oleh data ilmiah. Apa yang jelas menurut hasil penelitian dan data yang ada mengatakan bahwa shisha bisa membawa risiko dan bahaya yang sama seperti rokok dan ia bukanlah satu alternatif yang aman untuk rokok. keafiatan. dan kesemuanya itu untuk tujuan yang satu yaitu untuk menyembah Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Selain itu ia juga memiliki hidrokarbon (benzene dan benzo-pyrene) yang dikatakan bahan penyebab kanker tetapi kadarnya belum dapat dipastikan. herpes. petunjuk shisha juga dikaitkan dengan berbagai penyakit serius seperti penyakit jantung koroner. kebugaran dan kekuatan. kanker mulut. kanker kandung kemih dan juga saluran darah tersumbat (clogged arteries).Sesungguhnya Allah Maha Pengasih terhadap kamu. atherosclerosis. penyakit sistem pernapasan yang kronis.

seperti dengan memakan racun. hendaklah ia dijauhi dan dihindari." (Surah al-Baqarah: 195) Dalam hadits Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam juga jelas melarang umatnya dari membahayakan diri sendiri dan juga orang lain. Oleh karena itu haram seseorang mengakhiri riwayat hidupnya sendiri (bunuh diri) dan memudharatkan kesehatannya padahal dia tahu bahayanya. Memakan. Kedua cara ini sama tertegahnya di sisi Allah Subhanahu Wa Ta'ala. meminum dan juga menghisap benda-benda yang memudharatkan harus .Ini karena keduanya memiliki tujuan yang sama. Islam juga telah mengatur beberapa metode untuk menolak bahaya dan kemudharatan.FirmanNya lagi: Tafsirnya: "Dan janganlah kamu sengaja mencampakkan diri kamu dengan tangan kamu sendiri ke dalam bahaya kebinasaan. Sabda beliau: Maksudnya: "Tidak ada kemudharatan dan tidak dapat berbuat kemudharatan. ia adalah karunia dan nikmat Allah kepadanya. Tidak ada perbedaan antara orang yang bunuh diri dengan tiba-tiba dengan orang yang bunuh diri secara perlahanlahan." Maka jika sesuatu benda itu sabit mendatangkan mudharat. karena manusia dan kehidupannya adalah milik Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Karena seseorang manusia itu tidaklah memiliki dirinya sendiri sehingga dia bisa sesuka hati melakukan apa pun yang diinginkannya. kerusakan dan kebinasaan. Tetapi natijahnya adalah sama yaitu memudharatkan atau menyebabkan kematian. Untuk memelihara kesejahteraan umatnya. Begitu juga kesehatan seseorang. antara metode yang digunakan para ulama dalam menentukan adalah: Artinya: "Kemudharatan itu dihilangkan (dihindarkan). Kehidupannya adalah hak Allah Subahanahu Wa Ta'ala karena Dialah yang menganugerahkan dan Dialah yang berhak ke atasnya." (Hadits riwayat Ibnu Majah) Ayat al-Qur'an dan hadits ini jelas melarang manusia dari membunuh dan memudharatkan dirinya sendiri dan juga orang lain. Bahkan dia adalah milik Allah Subhanahu Wa Ta'ala. yang berbeda hanyalah segera atau lambat.

Dan asal (dasar) hukum segala yang memudharatkan itu haram. dalam al-Qur'an Allah Subhanahu Wa Ta'ala telah menerangkannya dengan terang dalam firmanNya: Tafsirnya: "Dan Dia menghalalkan bagi mereka yang baik-baik dan mengharamkan atas mereka (segala) yang buruk. Menyentuh mengenai hal memakan dan meminum benda yang memudharatkan dan merusak tubuh. buruk dan sejenisnya) atau hal yang berbahaya atau memudharatkan. ia adalah berdasarkan metode: "Segala makanan atau minuman yang memiliki unsur-unsur alkhaba'its adalah haram. jijik. Walaupun kata al-khaba'its dalam ayat ini ditujukan kepada (memakan) daging babi dan riba. menunjukkan bahwa ia bisa membawa risiko dan bahaya yang sama seperti rokok. Karena saat syara 'mengharamkan al-khaba'its (benda-benda yang keji. Tidak kira sama ada bahaya atau mudharat tersebut datang secara perlahan atau langsung. maka menghisap tembakau menggunakan shisha itu juga adalah haram. adalah memakannya dapat menyebabkan timbul sakit atau kemudharatan." (Surah al-A'raf 157) Antara maksud atau penjelasan kata al-khaba'its adalah sesuatu yang menjadi sebab kerusakan dan bahaya bagi tubuh atau dari sumber-sumber yang memudharatkan. bahkan ia juga dikatakan dapat menyebabkan penyakit yang . maka asal (dasar) hukum setiap benda yang dipandang jijik oleh tabiat juga adalah haram. Jika dilihat berdasarkan hasil penelitian yang ada sejauh ini menyatakan bahwa shisha itu dapat membayahakan kesehatan sebagaimana rokok." Yang mana metode ini didasarkan kepada ayat-ayat al-Qur'an dan hadis di atas. maka ia adalah haram. dan setiap yang memudharatkan itu haram dimakan atau diminum. karena para ulama telah mengatakan bahwa bahaya secara perlahan juga adalah sama dengan bahaya yang segera. " Hukum Penggunaan Shisha Berdasarkan hasil penelitian dan penelitian awal tentang shisha.dihindari bahkan ia dihukumkan haram. keduanya harus dihindari. Dengan demikian. namun menurut al-Imam Fakhruddin ar-Razi rahimahullahu Ta'ala ketika mengulas ayat di atas adalah sebagai berikut: Artinya: "Seperti pendapatku: Setiap benda yang dipandang jijik oleh tabiat (tabiat alami) dan dianggap kotor oleh jiwa. Maka apabila shisha itu memudharatkan. melainkan benda-benda yang memiliki bukti untuk dikecualikan.

sama yang berhubungan dengan merokok. hukumnya adalah haram.wordpress. Karena sebagaimana yang telah dijelaskan sebelumnya. Sumber: Mufti Brunei http://blognyafitri. namun hasil keputusan itu nanti tidak mungkin menyatakan bahwa shisha itu aman digunakan dan tidak membahayakan kesehatan karena menurut penelitian awal (preliminary research) saja telah menunjukkan bahayanya terhadap kesehatan. Meskipun penelitian yang lebih rinci masih dilakukan dan belum ada keputusannya. Maka jelaslah bahwa menghisap tembakau menggunakan shisha membawa bahaya kepada kesehatan dan dapat menyebabkan berbagai penyakit.com/2010/11/12/hukum-menghisap-shisha/ . maka hukum menghisapnya adalah haram. setiap yang dapat membahayakan atau mendatangkan bahaya. tidak kira secara perlahan atau langsung.

Partisipan sebelumnya harus terbebas dari sisha selama 84 jam sebelum riset dilakukan. partisipan penghisap pipa yang didalamnya mengandung air serta 10 gram tembakau Al Fakher Mu'assal Tobacco yang dipanaskan menggunakan arang." kata penulis riset S Katharine Hammond.Tak sedikit laki-laki dan perempuan menjadikan rokok sebagai kebutuhan biasa. Lima mahasiwa lain yang tidak memakai hookah juga dilibatkan dalam riset. . Sisha yang hampir serupa dengan bong yang digunakan untuk mengisap mariyuana. Kemudian. Menikmati sisha bukanlah suatu aktivitas yang bebas risiko seperti yang mereka kira. riset ini setidaknya memberi peringatan kepada pecinta sisha untuk berpikir dua kali menghisap pipa. memang sangat populer dalam beberapa tahun terakhir. Namun pada kenyataannya. Hammond melibatkan 27 mahasiswa yang biasa menghisap sisha selama satu jam dalam tiga malam yang berbeda pada April 2006. meskipun mereka tahu bahaya merokok. Berkeley. baik rokok atau pun sisha ternyata memiliki efek negatif yang tak jauh berbeda. Sehingga mustahil untuk membandingkan secara langsung dampak penggunaaan sisha dengan asap rokok. Sisha atau hookah berasal bahasa Persia yang memiliki arti gelas atau piala. Peneliti lalu memantau kandungan karbonmonoksida pada dua kelompok partisipan sebelum dan sesudahnya dengan menggunakan sebuah mesin yang didesain untuk mendeteksi perokok. Para penggunanya beranggapan bahwa kandungan air yang digunakan dalam sisha berfungsi sebagai filter penyaring racun yang membahayakan. Sebuah riset terbaru menyebutkan. Di banyak negara kini banyak berdiri bar-bar menyediakan sisha sehingga memicu ketertarikan pengunjung untuk mencoba menghisap pipa berbentuk unik tersebut. termasuk di Indonesia. "Penggunaannya sungguh tidak aman untuk kesehatan. Tetapi mereka harus tinggal bersama di ruangan saat para mahasiswa mengisap sisha. dengan sisha atau hookah dari Timur Tengah. hookah dan rokok tembakau sama-sama mengandung kadar tinggi karbonmonoksida yang merugikan kesehatan. Riset yang dipublikasikan dalam Journal of the American Medical Association ini memang hanya meneliti satu jenis gas beracun saja. Cara menikmati asap rokok pun semakin beragam. kepala Divisi Ilmu Kesehatan Lingkungan di University of California. Walau begitu. misalnya. Untuk membuktikan kandungan racun pada sisha.

lebih tinggi ketimbang yang ditemukan pada perokok sigaret (17 ppm). Riset juga menemukan kadar karbonmonoksida meningkat di ruangan tempat partisipan menghisap hookah. tetapi akan mempengaruhi kesehatan dengan cara lain. dan bahkan bisa mencapai tingkat yang merugikan kesehatan lingkungan.Rata-rata kandungan karbonmonoksida pada partisipan mencapai 42 ppm. Sementara itu Thomas Eissenberg. (rmd/inlh) . profesor psikologi dari Virginia Commonwealth University yang juga meneliti penggunaan sisha mengatakan bahwa risetnya menunjukkan bahwa menghisap sisha selama 45 menit menghasilkan jumlah tar 36 kali lebih banyak ketimbang merokok selama lima menit. Hookah atau sisha mungkin saja tidak akan membuat Anda mengidap kanker paru-paru.