FATWA MUI : HUKUM NIKAH BEDA AGAMA HARAM !

oleh Kembang Anggrek pada 23 Oktober 2010 pukul 8:40 · KEPUTUSAN FATWA MAJELIS ULAMA INDONESIA Nomor : 4/MUNAS VII/MUI/8/2005

Tentang PERKAWINAN BEDA AGAMA

Majelis Ulama Indonesia (MUI), dalam Musyawarah Nasional VII MUI, pada 19-22 Jumadil Akhir 1426H. / 26-29 Juli 2005M., setelah

MENIMBANG : 1. Bahwa belakangan ini disinyalir banyak terjadi perkawinan beda agama; 2. Bahwa perkawinan beda agama ini bukan saja mengundang perdebatan di antara sesama umat Islam, akan tetapi juga sering mengundang keresahan di tengah-tengah masyarakat; 3. Bahwa di tengah-tengah masyarakat telah muncul pemikiran yang membenarkan perkawinan beda agama dengan dalih hak asasi manusia dan kemaslahatan; 4. Bahwa untuk mewujudkan dan memelihara ketentraman kehidupan berumah tangga, MUI memandang perlu menetapkan fatwa tentang perkawinan beda agama untuk dijadikan pedoman. MENGINGAT : 1. Firman Allah SWT :Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yatim (bilamana kamu mengawini-nya), maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi : dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (kawinilah) seorang saja, atau budak-budak yang kamu miliki. Yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya. (QS. al-Nisa [4] : 3);Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir. (QS. al-Rum [3] : 21);Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperlihatkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan. (QS. al-Tahrim [66]:6 );Pada hari ini dihalalkan bagimu yang baik-baik. Makanan (sembelihan) orang-orang yang diberi Al Kitab itu halal bagimu, dan makanan kamu halal pula bagi mereka. (Dan dihalalkan mengawini) wanita-wanita yang menjaga kehormatan di antara wanita-wanita yang beriman dan wanita-wanita yang menjaga kehormatan di antara orang-orang yang diberi Al Kitab sebelum kamu, bila kamu telah membayar mas kawin mereka dengan maksud menikahinya, tidak dengan maksud berzina dan tidak (pula) menjadikannya gundik-gundik. Barang siapa yang kafir sesudah beriman (tidak menerima hukum-hukum Islam) maka hapuslah amalannya dan ia di hari akhirat termasuk orang-orang merugi. (QS. al-Maidah [5] : 5);Dan janganlah kamu nikahi wanita-wanita musyrik, sebelum mereka beriman. Sesungguhnya wanita budak yang mukmin

lebih baik dari wanita yang musyrik, walaupun dia menarik hatimu. Dan janganlah kamu menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita mukmin) sebelum mereka beriman. Sesungguhnya budak yang mukmin lebih baik dari orang musyrik walaupun ia menarik hatimu. Mereka mengajak ke neraka sedang Allah mengajak ke surga dan ampunan dengan izin-Nya . Dan Allah menerangkan ayat-ayat-Nya (perintah-perintah-Nya) kepada manusia supaya mereka mengambil pelajaran. (QS. al-Baqarah [2] : 221)Hai orang-orang yang beriman, apabila datang berhijrah kepadamu perempuan-perempuan yang beriman, maka hendaklah kamu uji (keimanan) mereka. Alllah lebih mengetahui tentang keimanan mereka; maka jika kamu telah mengetahui bahwa mereka (benar-benar) beriman maka jangalah kamu kembalikan mereka kepada (suami-suami mereka) orang-orang kafir. Mereka tiada halal bagi orang-orang kafir itu dan orang-orang kafir itu tiada halal pula bagi mereka. Dan berikanlah kepada (suami-suami) mereka mahar yang telah mereka bayar. Dan tiada dosa atasmu mengawini mereka apabila kamu bayar kepada mereka maharnya. Dan janganlah kamu tetap berpegang pada tali (perkawinan) dengan perempuan-perempuan kafir; dan hendaklah kamu minta mahar yang telah kamu bayar; dan hendaklah mereka meminta mahar yang telah mereka bayar. Demikianlah hukum Allah yang ditetapkan-Nya diantara kamu. Dan Allah maha mengetahui dan maha bijaksana (QS. al-Mumtahianah [60] : 10).Dan barang siapa diantara kamu (orang merdeka) yang tidak cukup perbelanjaannya untuk mengawini wanita merdeka lagi beriman, Ia boleh mengawini wanita yang beriman, dari budak-budak yang kamu miliki. Allah mengetahui keimananmu; sebahagian kamu adalah dari sebahagian yang lain, karena itu kawinilah mereka dengan seizin tuan mereka dan berilah mas kawin mereka menurut yang patut, sedang mereka pun wanita-wanita yang memelihara diri bukan pezina dan bukan (pula) wanita-wanita yang mengambil laki-laki lain sebagai piaraannya; dan apabila mereka telah menjaga diri dengan kawin, kemudian mereka mengerjakan perbuatan yang keji (zina), maka atas mereka separuh hukuman dari hukuman wanita-wanita merdeka yang bersuami. (Kebolehan mengawini budak) itu, adalah bagi orang-orang yang takut pada kesulitan menjaga diri (dari perbuatan zina) diantaramu, dan kesabaran itu lebih baik bagimu. Dan Allah Maha Pengamun dan Maha Penyayang (QS. al-Nisa [4] : 25). 2. Hadis-hadis Rasulullah s.a.w :Wanita itu (boleh) dinikahi karena empat hal : (i) karena hartanya; (ii) karena (asal-usul) keturunannya; (iii) karena kecantikannya; (iv) karena agama. Maka hendaklah kamu berpegang teguh (dengan perempuan) yang menurut agama Islam; (jika tidak) akan binasalah kedua tangan-mu (Hadis riwayat muttafaq alaih dari Abi Hurairah r.a); 3. Qa’idah Fiqh :Mencegah kemafsadatan lebih didahulukan (diutamakan) dari pada menarik kemaslahatan. MEMPERHATIKAN : 1. Keputusan Fatwa MUI dalam Munas II tahun 1400/1980 tentang Perkawinan Campuran. 2. Pendapat Sidang Komisi C Bidang Fatwa pada Munas VII MUI 2005 : Dengan bertawakkal kepada Allah SWT

MEMUTUSKAN

MENETAPKAN :

FATWA TENTANG PERKAWINAN BEDA AGAMA 1. Perkawinan beda agama adalah haram dan tidak sah. 2. Perkawinan laki-laki muslim dengan wanita Ahlu Kitab, menurut qaul mu’tamad, adalah haram dan tidak sah.

HASANUDIN . MA’RUF AMIN Sekretaris. MUSYAWARAH NASIOANAL VII MAJELIS ULAMA INDONESIA. K.Ditetapkan di : Jakarta Pada Tanggal : 22 Jumadil Akhir 1426 H.29 Juli 2005 M. Pimpinan Sidang Komisi C Bidang Fatwa Ketua. H.

ijma' ulama. MUI menetapkan Fatwa Nomor: 9/MUNAS VII/MUI/13/2005 Tentang Wanita Menjadi Imam Shalat. sunnah Rasulullah SAW. tapi banyak juga yang laki-laki. perlu dilakukan untuk memberikan kepastian hukum dalam syari‟at Islam tentang hukum wanita menjadi imam shalat. Hal ini.” Rasulullah bersabda. si Wadud juga memberikan khutbah singkat sebelum shalat dua rakaat. Yang nyeleneh lagi. “Shalat dapat terganggu oleh perempuan." (QS An-Nisaa': 34) Sedangkan hadits-hadits Nabi SAW. Inggris pada 2008. dan kaidah-kaidah fiqh. antara lain: "Rasulullah memerintahkan Ummu Waraqah untuk menjadi imam bagi penghuni rumahnya.” (HR Muslim) . anjing dan himar (keledai)." (HR Abu Dawud dan Al-Hakim). Majelis Ulama Indonesia (MUI) segera mengeluarkan fatwa. makmum yang ikutikutan shalat di belakangnya tidak hanya kaum perempuan. Hebatnya lagi. Masih ingat Amina Wadud? Itu tuh.CO. kembali berulah. Untuk menjaga agar kejadian nyeleneh ala Amina ini tidak terjadi di Indonesia. menurut MUI. tokoh kebanggaan kaum liberal yang juga profesor studi Islam di Virginia Commonwealth University ini. Juga dengan makmum campur-aduk. sedangkan saf terbaik untuk perempuan adalah saf terakhir (belakang) dan saf terburuk bagi mereka adalah saf pertama (depan). Tentu saja ibadah shalat dengan makmum campur-aduk alias gado-gado ini menimbulkan kecaman dunia Islam. MUI mendasarkan fatwanya pada Kitabullah.. bak khatib Jumat beneran. tiga tahun kemudian. Beragam kecaman dari ulama-ulama Islam dunia menampar muka Wadud. wanita liberal yang menciptakan sensasi pada 2005 dengan menjadi imam shalat Jumat di gereja Katedral di AS. Tak cukup sampai di situ. laki-laki dan perempuan. Firman Allah SWT antara lain: "Kaum laki-laki adalah pemimpin bagi kaum wanita oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita). agar dapat dijadikan pedoman bagi umat Islam. “Saf (barisan dalam shalat berjamaah) terbaik untuk laki-laki adalah saf pertama (depan) dan saf terburuk bagi mereka adalah saf terakhir (belakang). Wadud didapuk sebagai imam shalat di Pusat Pendidikan Muslim di Oxford. pada 19-22 Jumadil Akhir 1426 H/26-29 Juli 2005 M.WANITA MENJADI IMAM SHALAT REPUBLIKA.. Dalam Musyawarah Nasional (Munas) MUI VII. “Janganlah seorang perempuan menjadi imam bagi laki-laki.” (HR Ibnu Majah) Rasulullah bersabda.ID. namun ia tak ambil pusing. Rasulullah bersabda.

dan Al-Mughni (Ibnu Qudamah). “(Melaksanakan) shalat yang paling baik bagi perempuan adalah di dalam kamar rumahnya. Adapun wanita yang menjadi imam shalat berjamaah yang makmumnya wanita.” Selain itu. di kalangan mereka tidak pernah ada wanita yang menjadi imam shalat di mana di antara makmumnya adalah laki-laki. seperti yang dilakukan oleh Aisyah dan Ummu Salamah." kata MUI. tidak diketahui adanya shalat jamaah di mana imamnya wanita dan makmumnya lakilaki. MUI juga memerhatikan pendapat para ulama seperti termaktub dalam kitab Al-Umm (Imam Syafi‟i). Oleh sebab itu. hukumnya mubah. "Dengan bertawakkal kepada Allah SWT." jelas MUI seraya mengutip kitab Tuhfah Al-Ahwazi karya Al-Mubarakfuri. dan kenyataan bahwa sepanjang masa sejak zaman Nabi Muhammad SAW. MUI memutuskan bahwa wanita menjadi imam shalat berjamaah yang di antara makmumnya terdapat orang laki-laki hukumnya haram dan tidak sah. Sidang Komisi C Bidang Fatwa MUI memutuskan fatwa. Dan berdasarkan kaidah fiqh: “Hukum asal dalam masalah ibadah adalah tauqif dan ittiba’ (mengikuti petunjuk dan contoh dari Nabi).” (HR Bukhari) Adapun berdasarkan ijma‟ sahabat. Al-Majmu’ Syarah Al-Muhazzab (Imam Nawawi). . "Berdasarkan telaah kitab-kitab tersebut." Fatwa ini ditetapkan di Jakarta pada tanggal 21 Jumadil Akhir 1426 H yang bertepatan dengan 28 Juli 2005 M.Rasulullah bersabda. dan ditandatangani oleh Ketua MUI KH Ma‟ruf Amin dan Sekretaris Hasanuddin. "Para sahabat juga berijma‟ bahwa wanita boleh menjadi imam shalat berjamaah yang makmumnya hanya wanita.

Kalau sudah dicuci dan najisnya hilang. kemudian keluar bersamaan dengan faeces (kotoran). saya bersama teman-teman memberanikan diri untuk mengkonsumsi kopi luwak dan menjualnya ke khalayak umum. dan memperdagangkannya. Atas landasan diatas. Sehingga. biji kopi ini bersifat mutanajis. memproduksi. Dijelaskan dalam fatwa tersebut. karena bagi kami transaksi yang berkah adalah transaksi yang tidak melanggar syariat Allah. Diperbolehkan meminum. berdirilah Kopi Luwak Liar Jember dengan Merek “ Bun Prenk”.HUKUM KOPI LUWAK Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH. Selasa. 51 Jakarta. kopi luwak halal setelah melalui proses pencucian. berarti hukumnya Halal dikonsumsi dan diperjualbelikan. 20 Juli 2010 telah mengumumkan fatwa yang menyatakan. Sebagaimana diketahui. Seperti barang lain yang terkena najis. Ma’ruf Amin saat konferensi pers di Gedung MUI. bahwa biji kopi luwak ini bersifat mutanajis atau terkena najis. Turut mendampingi Sekretaris Umum MUI Ichwan Sam dan Direktur Eksekutif Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika (LPPOM) MUI Lukmanul Hakim. Akan dinyatakan halal setelah melalui proses pencucian dengan melakukan pencucian secara islami sebanyak 7 kali dengan menggunakan air mengalir. Proklamasi No. Semua proses akan kami lakukan sesuai fatwa Majelis Ulama Indonesia. Jl. . maka biji kopi pun harus dicuci terlebih dahulu untuk proses selanjutnya. Biji kopi tersebut tetap utuh (tertutup kulit tanduk). Direktur Eksekutif LPPOM MUI Lukmanul Hakim menuturkan. proses memproduksi kopi luwak ini dimulai dari biji kopi yang ditelan oleh luwak.

2. sesungguhnya Kami menciptakan Kamu sekalian dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan Kami menjadikan kamu sekalian berbangsa-bangsa dan bersuku supaya kamu saling kenal mengenal.” 3. dan pergaulilah keduanya di dunia ini dengan baik. Al Qur`an surat Luqman ayat 15:”Dan jika kedua orang tuamu memaksamu untuk mempersekutukan dengan aku sesuatu yang kamu tidak ada pengetahuan tentang itu. 3.” 2. Karena salah pengertian tersebut ada sebagian orang Islam yang ikut dalam perayaan Natal dan duduk dalam kepanitiaan Natal. Tanpa mengurangi usaha ummat Islam dalam Kerukunan Antar Ummat Beragama di Indonesia. kemudian kepada-Ku lah kembalimu. berdasarkan atas: 1. Al Qur`an surat Al-Hujurat ayat 13: “Hai manusia. maka akan Kuberikan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan. antara lain: 1. Perayaan Natal bersama pada akhir-akhir ini disalah artikan oleh sebagian ummat Islam dan disangka dengan ummat Islam merayakan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW. Ummat Islam perlu mendapat petunjuk yang jelas tentang Perayaan Natal Bersama. Menimbang : 1. Ummat Islam harus berusaha untuk menambah Iman dan Taqwanya kepada Allah SWT. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah adalah orang yang bertaqwa (kepada Allah). sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. Dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku. maka janganlah kamu mengikutinya. 3. Al Qur`an surat Mumtahanah ayat 8: “Allah tidak melarang kamu (ummat Islam) untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang (beragama lain) yang tidak memerangi kamu karena . 4. Perayaan Natal bagi orang-orang Kristen adalah merupakan ibadah.Fatwa MUI tentang Hukum Mengucapkan Selamat Natal Memperhatikan 1. Meneliti kembali : Ajaran-ajaran agama Islam. Ummat Islam agar tidak mencampur adukkan aqiqah dan ibadahnya dengan aqiqah dan ibadah agama lain. 2. Bahwa ummat Islam diperbolehkan untuk bekerja sama dan bergaul dengan ummat agamaagama lain dalam masalah-masalah yang berhubungan dengan masalah keduniaan.

” 2. Al Qur`an surat Al Maidah ayat 72 : “Sesungguhnya telah kafir orang-orang yang berkata : . Dan kamu tidak pernah pula menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah. Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah. dan Dia memerintahkan kepadaku mendirikan shalat dan menunaikan zakat selama aku hidup. kemudian kepada-Kulah kembalimu. Al Qur`an surat Maryam ayat 30-32: “Berkata Isa: Sesungguhnya aku ini hamba Allah. Kedua-duanya biasa memakan makanan(sebagai manusia). Untukmulah agamamu dan untukkulah agamaku. Perhatikanlah bagaimana Kami menjelaskan kepada mereka (ahli Kitab) tanda-tanda kekuasaan (Kami). Bahwa barangsiapa berkeyakinan bahwa Tuhan itu lebih daripada satu. demikian pula orang-orang yang beriman) semuanya beriman kepada Allah. maka janganlah kamu mengikutinya dan pergaulilah keduanya di dunia ini dengan baik Dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Kita.” 4.” 2. Dia memberiku Al Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang nabi. Al Qur`an surat Al Baqarah ayat 42: “Dan jika kedua orang tuamu memaksamu untuk mempersatukan dengan aku sesuatu yang kamu tidak ada pengetahuan tentang itu. Dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkahi di mana saja aku berada. berdasarkan atas: 1. Al Qur`an surat Al Maidah ayat 75: “Al Masih putera Maryam itu hanyalah seorang Rosul yang sesungguhnya telah lahir sebelumnya beberapa Rosul dan ibunya seorang yang sangat benar. Al Qur`an surat Al Baqarah ayat 285 : “Rasul (Muhammad telah beriman kepada Al Qur`an yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya. (Mereka mengatakan) : Kami tidak membeda-bedakan antara seseorang pun (dengan yang lain) dari Rasul-rasulnya dan mereka mengatakan : Kami dengar dan kami taat.agama dan tidak pula mengusir kamu dari negerimu. Bahwa ummat Islam harus mengakui kenabian dan kerasulan Isa Al Masih bin Maryam sebagaimana pengakuan mereka kepada para Nabi dan Rasul yang lain. (Mereka berdoa) Ampunilah Ya Tuhan kami dan kepada Engkaulah tempat kembali. Tuhan itu mempunyai anak Isa Al Masih itu anaknya. kemudian perhatikanlah bagaimana mereka berpaling (dari memperhatikan ayat-ayat Kami itu). Malaikat-malaikat-Nya. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil. maka akan Kuberitakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan. (Dan Dia memerintahkan aku) berbakti kepada ibumu (Maryam) dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka. Al Qur`an surat Al-Kafirun ayat 1-6:”Katakanlah hai orang-orang kafir. Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah. bahwa orang itu kafir dan musyrik.” 2. aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah.” 3. berdasarkan atas : 1. Bahwa ummat Islam tidak boleh mencampuradukkan aqiqah dan peribadatan agamanya dengan aqiqah dan peribadatan agama lain berdasarkan : 1.” 3. Kitab-kitab-Nya dan Rasul-Nya.

Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah. dan orang-orang Nasrani berkata Al Masih itu anak Allah. tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang ghaib. Islam mengajarkan Bahwa Allah SWT itu hanya satu. yaitu : sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu dan aku menjadi saksi terhadapa mereka selama aku berada di antara mereka. semacam orang yang mengembalakan binatang makan di daerah larangan itu. Engkau mengetahui apa yang ada pada diri Engkau.” 6. dilaknati Allah-lah mereka bagaimana mereka sampai berpaling. tetapi barang siapa jatuh pada yang syubhat maka berarti ia telah jatuh kepada yang haram. agar mereka mengakui Isa dan Ibunya (Maryam) sebagai Tuhan. Tetapi setelah Engkau wafatkan aku.” 5. maka bersihlah agamanya dan kehormatannya. Aku tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang engkau perintahkan kepadaku (mengatakannya). padahal sekali-kali tidak ada Tuhan selain Tuhan yang Esa.” 2. maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga dan tempatnya ialah neraka. maka sesungguhnya Engkau Maha Kuasa lagi Maha Bijaksana. Engkaulah pengawas dan saksi atas segala sesuatu.” 7. Islam mengajarkan kepada ummatnya untuk menjauhkan diri dari hal-hal yang syubhat dan dari larangan Allah SWT serta untuk mendahulukan menolak kerusakan daripada menarik kemaslahatan. apakan dia pada waktu di dunia menyuruh kaumnya. Jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan itu pasti orang-orang kafir itu akan disentuh siksaan yang pedih. akan tetapi diantara keduanya itu banyak yang syubhat (seperti halal. Ketahuilah bahwa setiap raja . maka sesungguhnya mereka adalah hamba-hamba-Mu dan Jika Engkau mengampunkan mereka. Isa menjawab “Tidak” : Hal itu berdasarkan atas : Al Qur`an surat Al Maidah ayat 116-118 : “Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman: Hai Isa putera Maryam adakah kamu mengatakan kepada manusia (kaummu): Jadikanlah aku dan ibuku dua orang Tuhan selain Allah. Al Qur`an surat At Taubah ayat 30 : “Orang-orang Yahudi berkata Uzair itu anak Allah. berdasarkan atas Al Qur`an surat Al Ikhlas : “Katakanlah : Dia Allah yang Maha Esa. sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu. Bahwa Allah pada hari kiamat nanti akan menanyakan Isa. berdasarkan atas : 1. Al Qur`an surat Al Maidah ayat 73 : “Sesungguhnya kafir orang-orang yang mengatakan : Bahwa Allah itu adalah salah satu dari yang tiga (Tuhan itu ada tiga).Sesungguhnya Allah itu ialah Al Masih putera Maryam.” 3. Engkau sendirilah yang menjadi pengawas mereka. Barang siapa memelihara diri dari yang syubhat itu. Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan. Jika aku pernah mengatakannya tentu Engkau telah mengetahuinya. Isa menjawab : Maha Suci Engkau (Allah). Demikianlah itulah ucapan dengan mulut mereka. Dan tidak ada seorang pun / sesuatu pun yang setara dengan Dia. tidak adalah bagi orang zhalim itu seorang penolong pun. Hadits Nabi dari Nu`man bin Basyir : “Sesungguhnya apa apa yang halal itu telah jelas dan apa apa yang haram itu pun telah jelas. Allah adalah Tuhan yang sega la sesuatu bergantung kepada-Nya. mereka meniru ucapan/perkataan orang-orang kafir yang terdahulu. Padahal Al Masih sendiri berkata : Hai Bani Israil. seperti haram) kebanyakan orang tidak mengetahui yang syubhat itu. Jika Engkau menyiksa mereka.

M SYUKRI. Kaidah Ushul Fiqih “Menolak kerusakan-kerusakan itu didahulukan daripada menarik kemaslahatan-kemaslahatan (jika tidak demikian sangat mungkin mafasidnya yang diperoleh. Jakarta. sedangkan masholihnya tidak dihasilkan). Perayaan Natal di Indonesia meskipun tujuannya merayakan dan menghormati Nabi Isa AS. Mengikuti upacara Natal bersama bagi ummat Islam hukumnya haram. MAS`UDI . Agar ummat Islam tidak terjerumus kepada syubhat dan larangan Allah SWT dianjurkan untuk tidak mengikuti kegiatan-kegiatan Natal. 1 Jumadil Awal 1401 H 7 Maret 1981 Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia Ketua – Sekretaris K.H. 2.mempunyai larangan dan ketahuilah bahwa larangan Allah ialah apa-apa yang diharamkan-Nya (oleh karena itu hanya haram jangan didekati).” Memutuskan Memfatwakan 1. 3. G – Drs.” 2. akan tetapi Natal itu tidak dapat dipisahkan dari soal-soal yang diterangkan diatas. H.

Bahwa semakin banyak berbagai macam produk suatu perusahaan yang diperjual-belikan kepada masyarakat dengan sistem MLM. lalu kepada pengecer/toko dan baru kepada konsumen. biaya promosi dan biaya lainnya. kemudian kepada agen.FATWA MUI TENTANG BISNIS MLM 03 Jun Majelis Ulama Indonesia memberikan perhatian kepada bisnis MLM di indonesia dengan memberikan surat keputusan akan ciri2 bisnis mlm yang dapat dipertanggung jawabkan secara syari‟ah. Pendapat dan saran-saran para Ulama peserta musyawarah. . ia akan menduduki suatu posisi dan akan menerima bonus yang telah ditentukan. 2. Mengenai harga. Cara ini memutus tahapan diatas. Semakin banyak jaringan (downline) maka semakin besar pula keuntungan yang akan diterima olehnya. KEPUTUSAN FATWA MUSYAWARAH Nomor :291/MUI-KB/E. seperti biaya produksi. MLM (Multy Level Marketing) atau sistem pemasaran berjenjang (Network Marketing)Di sistem ini seorang konsumen harus mampu merekrut konsumen (jaringan) dibawahnya disebut frontline (jaringan/kaki pertama) dan downline atau upline (jaringan/kaki kedua dan seterusnya) dan ia akan menerima keuntungan (prosentase) dari setiap pembelanjaan downline tersebut. MENGINGAT : 1. karena banyak menyerap biaya. 2.1/VII KOMISI FATWA MUI KOTA BANDUNG Tentang HUKUM BISNIS MLM / NETWORK MARKETING Musyawarah Komisi Fatwa MUI Kota Bandung yang membahas tentang Hukum Bisnis MLM. MUI Kota Bandung memandang perlu menetapkan fatwa tentang hukum masalah dimaksud. Bila harga dari pabrik Rp. setelah MENIMBANG : 1. Bahwa oleh karena itu. Pertanyaan-pertanyaan dari umat tentang status hukum bisnis MLM.Yaitu sampainya suatu produk kepada konsumen setelah melalui setidaknya 4 (empat) tahap berikut: dari pabrik kepada distributor.000 maka sesudah sampai kepada konsumen bisa menjadi Rp. Deskripsi Masalah sebagai berikut :Secara sederhana.000 atau lebih. 100. Bila mampu mencapai titik tertentu sesuai persyaratan. tetap seperti diatas hanya kelebihan harga pabrik tersebut menjadi keuntungan distributor. bahwa dalam memasarkan suatu produk dari suatu perusahaan ada dua macam cara:   Yang sudah umum berlaku. disebut cara konvensional. kemudian kepada grosir. 200. MEMPERHATIKAN : 1. yakni dari pabrik langsung kepada konsumen yang sekaligus bisa menjadi distributor.

Perusahaan MLM. 2. maupun bagi yang baru muncul yang banyak direspon oleh masyarakat seperti Network Marketing / MLM. Musyarakah ‫( ال م شاورة‬kerja sama).000. 4. dan bila tidak. Dalil-dalil sebagai berikut : .Pada kenyataannya ada tiga macam bentuk yang berkaitan dengan bisnis MLM :    MLM yang tidak menjual produk. 2. atau seperti membeli tanah seluas lemparan kerikil dengan harga yang telah disepakati. 5. Prinsip (rukun) jual beli. ialah suatu perusahaan yang menjual produk orang lain dengan sistern MLM. 9.    Ba „i ‫( ال بائ ع‬penjual). Orientasi ini menjadi pertimbangan mendasar bagi setiap mu‟amalat yang terjadi. Mabi‟ ‫( ال م ب يع‬barang yang diperjual-belikan). sehingga setiap konsumen di perusahaan tersebut adalah juga seorang distributor. Adapun syarat barang yang diperjual-belikan harus ada manfa‟atnya. seperti dalam bisnis MLM diatas. 6. Tabadul al-manafi‟Â / ‫( ال م ناف ع ت بادل‬tukar-menukar barang yang bernilai manfa‟at) „An taradlin ‫(ت راض عن‬kerelaan dari kedua pihak yang bertransaksi dengan tidak ada paksaan) „Adamu al-gharar ‫(ال غرار عدام‬tidak berspekulasi yang tidak jelas / tidak transparan) „Adamu Maysyir ‫(ال م ي سر عدام‬tidak ada untung-untungan atau judi seperti ba „i al-hashat yi ‫ب يع‬ ‫ال ح صاة‬: melempar barang dengan batu kerikil dan yang terkena lemparan itu harus dibeli. Perusahaan yang memasarkan produknya dengan sistem Penjualan Berjenjang (Network Marketing). 8. 3. sehingga banyak yang tidak pernah menerima bonus yang dijanjikan dan jaringan yang paling bawah tidak bisa mengembangkan lagi jaringan. yakni ia membeli suatu produk dari pabrik kemudian memasarkannya dengan sistem MLM. 2. seperti al-tathfif ‫(ال ط فف‬curang dalam menimbang atau menakar). Dengan harga produk yang cukup wajar. dan ba „i al-lams yi ‫ال لمس ب يع‬: barang yang sudah disentuh harus dibeli) „Adamu Riba ‫(ال رب ا عدام‬tidak ada sistem bunga-berbunga).000 pula. Prinsip Mu‟amalat Islami : Hukum Islam adalah hukum yang berorientasi kemaslahatan sebesar besarnya bagi kehidupan manusia. Syarat bagi penjual dan pembeli adalah harus shah (layak) melakukan transaksi. biasa disebut money game (permainan uang) Contoh: Pihak MLM menawarkan sebuah sepeda motor merk x hanya dengan menyetor uang Rp. baik bagi yang sudah ada. 4. selama tidak untuk menghalalkan yang haram atau sebaliknya. Demikian seterusnya. 5. „Adamu al-najasy ‫(ال نجاس عدام‬tidak melakukan najasy yaitu menawar barang hanya sekedar untuk mempengaruhi calon pembeli lain sehingga harganya menjadi tinggi). Mu’amalat Islami adalah HALAL selama dibangun di atas prinsip-prinsip berikut : 1. Islam membolehkan membuat persyaratan perjanjian dalam transaksi apapun yang disepakati oleh semua pihak. Musytari ‫( ال م ش ترى‬pembeli). maka uang tersebut hangus. benda suci (bukan benda najis) dan halal dikonsumsi dan atau dipakai/digunakan. Perusahaan MLM ini kadang-kadang mengakibatkan harga menjadi tidak wajar (diatas harga pasar) dan kadang-kadang kabur entah kemana.000 dengan syarat harus bisa menjaring sebanyak sepuluh orang yang masing-masing harus menyetorkan uang sebesar Rp. 7. 3. 2. Ta „awun „ala al-birr wa al-taqwa ‫( وال ت قوى ال بر ع لى ال ت عاون‬tolong menolong dalam kebaikan dan taqwa). Dimana akan mendapatkan keuntungan sesuai dengan jumlah jaringan dan omzet yang dicapai sesuai dengan sistem marketing yang disetujui sejak awal.000. la akan menerima sepeda motor tersebut setelah mampu menjaring sepuluh orang.Adalah sebuah perusahaan yang menjual produknya dengan sistem berjenjang. „Adamu al-gasysy ‫(ال غش عدام‬tidak ada tipu muslihat). baik individu maupun masyarakat (mashalih al-‟ammah).

. melarang makan hasil jual-beli anjing. Firman Allah swt : ‫… م ن كم ت راض عن ت جارة ت كون أن إ ال ب ال باطل ب ي ن كم أموال كم الت أك لوا آم نوا ال ذي ن ي اآي ها‬. bagaimana dengan lemak bangkai karena suka dipakai melabur kapal. bersabda: “Barangsiapa mengangkat senjata kepada kami (umat Islam) maka bukan umat kami.telah melarang melakukan najasy. wahai pemilik makanan? ” “Terkena air hujan. Lalu ada yang bertanya: “Ya rasulallah. penyalurnya. HR. al-Hasyr : 7). Lima orang perowi hadits. ” Q. ” Jawab Rasul. Masih dari Jabir Ra. ” (Q. “Sesungguhnya Rasulullah saw melewati sekarung makanan (gandum). ya Rasulallah !” jawab si pemilik makanan. “Dari Anas Ra. (al-Muthaffifiin: 1-3). maka rukunlah diantara saudarasaudaramu. Dari Jabir Ra. telah bersabda: “Janganlah kamu saling melakukan najasy (menawar barang hanya sekedar untuk mempengaruhi calon pembeli lain sehingga harganya menjadi tinggi). janganlah kamu memakan harta diantara kamu dengan cara yang batil.Muttafaq „alaih dari Ibnu Umar Ra. ” (Q. ” HR. yang memakan hasil penjualannya. Dan bertaqwalah kepada Alllah agar kamu mendapat rahmat.S. ‫اإلث م‬ ” (Q. ” HR. “Sesungguhnya Rasulullah saw. Muttafaq „alaih dari Abu Hurairah Ra. bangkai. yang mengangkutnya. Dan di dalam riwayat lainnya: Nabi saw. babi dan menjual berhala. bersabda: “Mengapa tidak kamu simpan yang basah itu di bagian atas agar dilihat orang. ” HR. Lima orang perowi hadits kecuali Bukhary dari Abu Hurairah Ra.: Rasulullah saw. B. dipakai meminyaki kulit dan dijadikan lampu oleh orang-orang ? ” “Tidak. (yaitu) orang-orang yang apabila menerima takaran dari orang lain mereka minta dipenuhi. Siapa yang menipu kami maka bukan umat kami. katanya: “Rasulullah saw.” (Q. yang menyurruh mengangkut. Lima orang perowi hadits kecuali Bukhary. upah perzinaan dan upah berdukun. yang menyuruh membuat. selama salah seorang dari keduanya tidak mengkhianati temannya. dan apabila mereka menakar atau menimbang untuk orang lain. Bukhary. Tirmidzy dan Abu Daud.S. dan siapa yang menipu kami maka bukan umat kami ” HR. dan janganlah bertolong-menolong dalam dosa dan permusuhan. melarang jual-beli dengan cara melemparkan batu kerikil. Sabda Nabi Muhammad saw :           “Nabi saw. Apabila ia berkhianat maka Akupun keluar dari keduanya. mereka melakukan rekayasa kemudian menjualnya dan memakan hasilnya. shahih “Orang-orang Islam itu terikat dengan persyaratan / perjanjian yang mereka buat. “Sesungguhnya orang-orang mukmin itu adalah saudara. ” HR. “Nabi saw. Rasul saw. yang meminumnya. ‫ ل ن ساءا‬: 29 “Hai orang-orang beriman. ” HR. HR. kecuali melalui ‫وت عاون وا‬ perdagangan ‫ع لى‬ ‫ال بر‬ yang disertai kerelaan ‫والت عاون وا‬ diantara ‫ع لى‬ kamu.S. penjualnya. “Agar harta tidak berputar hanya diantara orang-orang kaya saja diantara kamu.A. bersabda di Makkah pada tahun futuh Makkah: “Sesungguhnya Allah dan Rasul-Nya telah mengharamkan menjual khamr.mengutuk sepuluh orang dalam soal khamr: Yang membuatnya. maka beliau bertanya: “Mengapa hal ini. Muslim dari Abu Hurairah Ra “Sesungguhnya Rasulullah saw. pembelinya dan yang membelikannya. lalu memasukkan tangannya ke dalam karung tersebut dan jari-jemarinya menyentuh yang basah. “Kecelakaan besarlah bagi orang-orang yang curang.S. Allah berfirman dalam hadits qudsi: “Aku adalah yang ketiga (yang selalu mendampingi) dua orang yang melakukan kerjasama. al-Nisa ‫ةال مائ د‬ : : 29. karena tatkala Allah „Azza wa Jalla mengharamkan lemak bangkai. melarang hasil jual-beli anjing dan binatang sinnaur. ia mendengar Rasulullah saw. Kemudian beliau bersabda lagi: “Allah membinasakan Yahudi. al-Maidah : 2). ” HR. Muslim dari Abu Hurairah Ra. al-Hujurat : 10).”HR.) 2 ‫وال ت قوى‬ ‫…وال عدوان‬ “Bertolong-menolonglah kamu dalam kebaikan dan taqwa. ia haram.S. mereka mengurangi. Abu Daud dan al-Hakim.

7.C. dan kadang-kadang bisa bangkrut. disamakan dengan ju‟alah. AI-Asybah Wa al-Nadha-ir . 6. 2. MAJELIS ULAMA INDONESIA KOTA BANDUNG KH. Juz II: 198 dan 201 . Maftuh Kholil ====================================================================== BISNIS MLM MELIA NATURE INDONESIA HALAL SESUAI SYARIAT ISLAM Berdasarkan KEPUTUSAN FATWA MUSYAWARAH KOMISI FATWA MUI KOTA BANDUNG . 1. Kaidah Fiqh : ‫” ضرار و ال ال ضرار‬Tidak memudaratkan dan tidak dimudaratkan (tidak saling memudaratkan). Shahih Bukhary . Riyadlus Shalihiin : 547-548 . 5. Adanya bonus yang dijanjikan. Wallaahu A’lam Bis-Shawaab. MENETAPKAN : Pertama : MLM yang pertama yaitu MLM yang tidak menjual produk disebut money game (permainan uang) hukumnya Kedua : MLM yang kedua yaitu perusahaan MLM yang menjual produk perusahaan orang lain hukumnya boleh. “ “Hukum yang dikaitkan dengan suatu syarat/perjanjian maka tidak shah kecuali bila syarat tersebut sudah ada. 3. Al-Taj al-Jami‟ Li al-Ushul Fi Ahaadiits al-Rasuul. Yang perlu diperhatikan : wajar. “ MEMUTUSKAN Dengan senantiasa memohon ridla dan taufiq serta bimbingan Allah swt. karena berupa penipuan yang nyata. 2. Dan kitab-kitab Fiqh lainnya. 4. Al-Qur-an . Al-Fiqh al-Islami Wa Adillatuh . 8. Bagi calon anggota. hanya calon konsumen (calon anggota MLM tersebut) harus berhati-hati karena harga barang menjadi tidak Ketiga : MLM yang ketiga yaitu suatu perusahaan yang memasarkan produknya dengan sistem penjualan berjenjang di atas hukumnya shah / halal. Shahih Muslim . Ketua Bidang Fatwa Daftar Pustaka : 1. hendaknya memahami prosedur dan peraturan yang berlaku pada MLM. Bagi siapapun hendaknya tidak membeli barang yang tidak diperlukan karena termasuk israf yang dilarang oleh Islam. haram.

Tentang HUKUM BISNIS MLM / NETWORK MARKETING diatas sebagai dasar hukum dan prinsip utama MLM SYARI‟AH. Dari prinsip hukum diatas dapat diambil kesimpulan bahwa MLM PT MELIA NATURE INDONESIA sesuai dengan ciri – ciri MLM berbasis Syari‟ah Islam dengan uraian sebagai berikut: Produk yang dipasarkan oleh dapat dipastikan kehalalannya. disamakan dengan ju’alah. Adanya bonus yang dijanjikan.Nomor :291/MUI-KB/E.1/VII . sesuai Sijil Pengesahan HALAL yang dikeluarkan oleh JABATAN KEMAJUAN ISLAM MALAYSIA. maka dapat diambil kesimpulan bahwa Bisnis MLM dari PT MELIA NATURE INDONESIA termasuk dalam MLM yang HALAL seperti yang telah tercantum pada bab Menetapkan poin Ketiga yaitu : MLM yang ketiga yaitu suatu perusahaan yang memasarkan produknya dengan sistem penjualan berjenjang di atas hukumnya shah / halal.1/VII. ========================================== Fatwa MUI Kota Bandung telah dihapus setelah Keluar Fatwa DSN MUI Tertanggal 25 Juli 2009 FATWA DEWAN SYARIAH NASIONAL MUI No : 75/DSN MUI/VII/2009 Tentang PEDOMAN PENJUALAN LANGSUNG BERJENJANG SYARIAH (PLBS) MLM Memperkuat dan Menambahkan Fatwa MUI Kota Bandung Nomor :291/MUI-KB/E.

Dalam penelitian yang dilaksanakan di berbagai daerah di Indonesia pun telah terjadi keragaman praktek khitan perempuan : ada yang dengan cara menggores dan mengerik. pemasukan bahan jamu yang bersifat korosif ke dalam vagina. WHO juga telah melakukan klasifikasi praktek sunat perempuan ke dalam 4 type : a. Karena secara fiqh ketentuan tersebut sudah sangat panjang lebar dijelaskan dalam berbagai literatur. Dorongan untuk pelarangan khitan perempuan semakin menguat dengan kampanye yang sistimatis dari WHO serta beberapa lembaga donor. Bahkan terkait dengan hal itu. Juga dikuatkan oleh penelitian yang dilakukan oleh Population Council terhadap pelaksanaan khitan perempuan di 6 provinsi di Indonesia yang dibiayai oleh USAID dan Ford Foundation. pelubangan. Khitan terhadap perempuan adalah makrumah. sekalipun itu hanya Surat Edaran. dan makrumah (kemuliaan) bagi wanita (lihat konsideran Fatwa MUI No. Latar Belakang Fatwa Masalah khitan perempuan dibahas di MUI setelah mendapat pertanyaan dari Kementerian Negara Pemberdayaan Perempuan. yang dalam tata perundangan kita tidak mempunyai kekuatan hukum tetap. Dirjen Bina Kesejahteraan Masyarakat telah mengeluarkan Surat Edaran tentang Larangan Medikalisasi Khitan Perempuan bagi Petugas Kesehatan. dan d. Khitan bagi laki-laki maupun perempuan termasuk fitrah (aturan) dan syiar Islam 2). b.. pemotongan vagina. Tidak terklarisifasi : penusukan. pelaksanaannya sebagai salah satu bentuk ibadah yang dianjurkan Kedua : Hukum Pelarangan Khitan terhadap Perempuan : . Departemen Kesehatan RI. baik klasik maupun kontemporer. Hanya saja terdapat perbedaan hukum fiqh-nya antara sunat dan wajib. Di sisi lain terjadi beragam tata cara pelaksanaan khitan bagi perempuan yang tidak jarang berimplikasi terhadap adanya dlarar (bahaya) bagi perempuan. dan (4) Rekomendasi Diktum fatwa MUI selengkapnya adalah sbb. menusuk . Untuk itu penetapan Fatwa tidak lagi seputar hukum khitan bagi perempuan. dalam literatur fiqh tidak ditemukan satu pun ulama madzhab fiqh yang mu’tabar (terkenal) melarang praktek khitan prempuan. mencubit dan menindik insisi dan eksisi. Pemotongan klirotis dengan disertai pemotongan sebagian atau seluruh labia minora. Pertanyaan tersebut muncul disertai data penyimpangan pelaksanaan khitan perempuan di berbagai Negara. Substansi dan Diktum Fatwa Diktum fatwa MUI tentang hukum pelarangan khitan terhadap perempuan terdiri dari 4 bagian : (1) Status Hukum khitan Perempuan (2) Hukum Pelarangan Khitan terhadap Perempuan (3) Batas atau Cara khitan Perempuan .9. merujuk pada kenetralan pengertian yang diperoleh dari kata ”makrumah” dalam Hadits Nabi ”Al Khitanu sunnatan lir rijaal makrumatun lin nisaa= Khitan merupakan sunnah (ketetapan Rasul) bagi laki-laki. Belakangan ada beberapa ulama kontemporer seperti Yusuf Qordowy yang menambah ketentuan hukum ”mubah=boleh”. Pemotongan bagian atau seluruh alat kelamin luar disertai penjahitan/ penyempitan lubang vagina. pemotongan ”prepuce” dengan atau mengiris/menggores bagian atau seluruh klirotis. Sementara itu. : Pertama : Status Hukum Khitan Perempuan : 1). terlampir). c. pengirisan/penggoresan terhadap klirotis dan/atau labia.FATWA MUI TENTANG KHITAN PEREMPUAN Posted on 14/08/2011 by muidiy FATWA MUI TENTANG KHITAN PEREMPUAN ADALAH SOLUSI JALAN TENGAH *) 1. Bahkan sudah dituangkan dalam kebijakan pemerintah. 2.A Tahun 2008 tertanggal 7 Mei 2008. Bahkan ada kesepakatan bahwa khitan perempuan adalah bentuk keutamaan. Permasalahan yang justru baru adalah adanya trend pelarangan terhadap khitan perempuan secara umum. cq.

” Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. dan ia mengikuti agama Ibrahim yang lurus? dan Allah mengambil Ibrahim menjadi kesayanganNya. 2. Cara pandang yang seperti ini dipastikan akan melarang khitan jika tidak ada pertimbangan medis. ia tetap dan harus eksis sebagai identitas agama atau ibadah. ibadah itu ada yang berdimensin rasional (ta’aqquli/ ma’qulat al ma’na) dan ada yang dogmatik (ta’abbudi/ghairu ma’qulatal ma’na). cara pandang seperti ini akan mengabsahkan gerakan pro-integrasi genital juga melarang khitan laki-laki sebagaimana larangan terhadap khitan terhadap perempuan di Amerika Serikat. Departemen Kesehatan untuk menjadikan fatwa ini sebagai acuan dalam penetapan peraturan/regulasi tentang masalah khitan perempuan. Maka ikutilah agama Ibrahim yang lurus. Meskipun secara medis tidak (lebih tepatnya belum) ditemukan manfaat terhadap pelaksanaan khitan bukan serta merta ia menjadi terlarang. 3. Katakanlah: “Benarlah (apa yang difirmankan) Allah”. Hal ini menjadi penting untuk ditegaskan terkait dengan adanya kesalahpahaman terhadap posisi khitan. Argumentasi atas Penetapan Fatwa : Fatwa MUI terkait dengan masalah khitan perempuan ini. Disamping itu. seperti memotong atau melukai klirotis (insisi dan eksisi) yang mengakibatkan dloror (bahaya dan merugikan) Keempat : Rekomendasi : 1. fatwa ini juga mendasarkan pada keumuman ayat tentang perintah mengikuti millah Ibrahim sebagaimana dalam Al Qur’an S. Katakanlah: “Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah. Kedua : menegaskan tata cara berkhitan bagi perempuan yang sesuai dengan ketentuan syare’ah dan melarang tindakan berlebihan dalam praktek khitan yang menimbulkan bahaya bagi perempuan. 2. yaitu : Pertama : menegaskan tindak pelarangan khitan terhadap perempuan. dan bukanlah dia termasuk orang-orang yang musyrik.An Nisa ayat 125 : 125. baik secara pisik maupun psikis. karena khitan. An Nissa ayat 125 serta keumuman tunduk terhadap perintah Allah sebagaimana tersebut dalam Al Qur’an S. Khitan perempuan cukup dengan hanya menghilangkan selaput (jaldah/ colum/prapaeputium) yang menutupi klirotis. Dari diktum fatwa tersebut.Ali Imron ayat 31 : 31.Palarangan khitan terhadap perempuan adalah bertentangan dengan ketentuan syari’ah.Ali Imran ayat 95. diawali dengan adanya penegasan bahwa khitan. Menganjurkan kepada Pemerintah cq. Dalam teori hukum Islam. niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu. Meski tidak jarang ajaran agama yang bersifat dogmatik tersebut melahirkan hikmah positif. Departemen Kesehatan untuk memberikan penyuluhan dan pelatihan kepada tanaga medis untuk melakukan khitan perempuan sesuai dengan ketentuan fatwa ini. S. Selanjutnya secara lebih ekstrim. Pelaksanaannya bagian dari ibadah. sedang diapun mengerjakan kebaikan. khitan terhadap perempuan harus memperhatikan hal hal sebagai berikut : 1. S. Khitan prempuan tidak boleh dilakukan secara berlebihan. Dan siapakah yang lebih baik agamanya dari pada orang yang ikhlas menyerahkan dirinya kepada Allah.Ali Imran 31 : S. Nah khitan sekalipun tidak/belum dapat dinalar sesuai dengan nalar medik sekalipun. Khitan tidak hanya sekedar kebutuhan medis. . baik bagi laki-laki maupun perempuan termasuk fitrah (aturan) dan syiar Islam Ketiga : Batas dan Cara Khitan Perempuan : Dalam pelaksanaannya.Ali Imran ayat 95 : 95. sejatinya fatwa MUI ini ingin menegaskan 2 substansi sekaligus. Meminta kepada pemerintah cq. Penetapan fatwa bahwa pelarangan khitan terhadap perempuan adalah bertentangan dengan syari’ah. namun merupakan bentuk ibadah yang ”dogmatik”. ikutilah aku. Hal ini sangat berbeda dengan cara pandang medik ansich. baik bagi laki-laki maupun perempuan termasuk fitrah (aturan) dan syiar Islam.

khitan. Banyak tulisan yang bernada sangat provokatif dan memaksakan opini bahwa khitan perempuan adalah tindakan kriminal yang harus diberangus. dan tak ada satupun yang menegaskan. mutilasi dan pelanggaran hak asasi manusia. sebagaimana tersebut dalam diktum ketiga fatwa MUI di muka. Jika digambarkan secara sederhana. Sunnah dan pandangan ulama madzhab yang bersepakat atas kebolehan khitan terhadap perempuan (sebagaimana tersebut dalam konsideran fatwa MUI). dapat kita pahami bahwa Fatwa MUI terkait dengan masalah khitan perempuan merupakan langkah moderasi diantara dua ekstrim.. Dalam Tafsir Al Shan’ani. Bahkan tanpa disadari juga dilakukan oleh beberapa dokter serta petugas medis sendiri. terdapat adanya konsensus di kalangan ulama mengenai ketidakbenaran tindakan pelarangan khitan terhadap perempuan. Dalil Al Qur’an yang dijadikan landasan fatwa MUI ini adalah keumuman ayat tentang keharusan mengikuti millah Ibrahim. Fatwa MUI juga menegaskan mengenai batasan atau tata cara khitan perempuan sesuai dengan ketentuan syari’ah. mengambil seluruh klirotis dan labia baik mayora maupun minora. Dalam elaborasi lebih lanjut. antara lain dalam S. Sedikit saja b. dan praktek lain yang membahayakan. Kepada pihak yang menyatakan pelarangan mutlak terhadap khitan perempuan secara agama jelas bertentangan. yang semuanya menegaskan adanya syare’at khitan bagi perempuan ini dan tidak ada yang melarang dengan hukum haram maupun makruh. anak kandung dan sudara kandung.didasarkan pada keumuman ayat-ayat Al Qur’an tersebut diatas. yaitu : a.An Nahl ayat 123 : 123. Namun demikian fatwa MUI tidak menutup mata terhadap fakta adanya berbagai praktek khitan perempuan yang menimbulkan bahaya. para ulama memberikan penjelasan lebih detail. yang intinya tersebut dalam konsideran Fatwa pada . karena keduanya. Rasulullah SAW hanya memperbolehkan pemotongan itu dilakukan dengan syarat tidak berlebihan. Ulama sepakat bahwa khitan terhadap perempuan tidak haram. pun tidak makruh. secara akademik maupun keagamaan bertentangan dengan ketentuan normatif yang dikembangkan Islam. sebagaimana tersebut dalam diktum kedua Fatwa tersebut di muka. yang artinya : ”Nabi Ibrahim berkhitan pada usia delapan puluh tahun dengan menggunakan kapak”. As Syaukani dll disebutkan bahwa cakupan millah Ibrahim yang hanif antara lain adalah : tauhid. Kemudian kami wahyukan kepadamu (Muhammad): “Ikutilah agama Ibrahim seorang yang hanif” dan bukanlah dia termasuk orang-orang yang mempersekutukan Tuhan. larangan menikah dengan ibu. Secara tersirat . seperti mengurangi fungsi seksual dan dampak psikis lainnya. terlebih menganggapkan sebagai kriminal (perhatikan konsideran Fatwa MUI tersebut dalam mengingat dan memperhatikan. 4. Penentuan batasan atau tatacara khitan tersebut didasarkan pada petunjuk yang diberikan Nabi SAW yang menekankan 3 prinsip. Dalam konteks ayat ini ada penjelasan dari hadits shaheh Bukhari Muslim. penyikapan terhadap masalah khitan perempuan ada dua kutub yang berlawanan : 1) Pihak yang melakukan khitan terhadap perempuan dengan praktek yang secara pasti membahayakan. tanpa ada penjelasan mengenai khitan yang seperti apa yang masuk kategori merusak itu. Fatwa MUI tentang Khitan Perempuan : moderasi antara dua ekstrim Dari paparan diatas. 2) Pihak yang melarang seluruh praktek khitan perempuan. dilengkapi juga dengan beberapa Hadits dan Fatwa Ulama. Untuk itu untuk mengindari adanya bahaya akibat penyimpangan terhadap praktek khitan perempuan. Lebih ironis lagi Surat Edaran Dirjen Bina kesehatan Masyarakat Departemen Kesehatan yang ditandatangani oleh Sri Astuti Suparmanto pada tanggal 20 April 2006. Fatwa MUI berdiri di antara dua ekstrim tsb. dan c. dengan alasan sebagai bentuk kekerasan. sebagaimana digambarkan terjadi di beberapa negara Afrika Utara. seperti dengan menjepit dan sejenisnya. Tidak menimbulkan bahaya Dalam keterangan dalam Haditsnya (secara rinci ada dalam konsideran fatwa). sehingga tidak menyebabkan bahaya. Tidak berlebihan. menutup dan menjahit vagina . Fatwa MUI ini disamping mempertimbangkan ayat-ayat Al Qur’an tersebut. juga mengklaim bahwa sunat perempuan sebagai penyebab perusakan alat kelamin perempuan .

penetapan batas atau tatacara khitan ini juga merujuk pada pendapat beberapa ahli kedokteran. Kedua rekomendasi tersebut diberikan mengingat masalah khitan perempuan sebagai sebuah bentuk ibadah (yang dijamin oleh pasal 29 UUD 1945). 1636/MEN-KES/ PER/XI/2010. Namun mandat tersebut diberikan untuk kepentingan pemberian petunjuk pelaksanaan.”memperhatikan”. 5.Departemen Kesehatan.1636/MENKES/PER/XI/2010 tentang Sunat Perempuan Sebenarnya dalam persepektif hukum Islam. Di samping itu. cuci tangan dengan sabun dan air bersih yang mengalir selama 10 (sepuluh) menit b. fasilitasi. Dan anehnya SE inilah yang kemudian dijadikan bahan kampanye kelompok yang mendakwakan larangan sunat perempuan. Fakta terhadap adanya berbagai dampak negatif yang ditemukan. Muktamar juga menegaskan bahwa pendapat yang melarang khitan perempuan sebenarnya tidak memiliki dalil syar’i. alat yang steril d. dalam hal ini Kementerian Kesehatan melakukan review atas SE yang bermasalah tersebut. lebih sebagai akibat dari penyimpangan dari ptaktek khitan perempuan tersebut. mestinya yang dilakukan pada khitan perempuan adalah juga memotong preputium klirotis saja.Pelaksanaan sunat perempuan dengan prosedur tindakan sebagai berikut : a. ada air bersih yang mengalir (2). hampir seluruh lembaga keagamaan menegaskan hukum yang sama terkait dengan masalah ini. sehingga membutuhkan intervensi dari pemegang kebijakan publik cq. Bahkan NU dalam muktamarnya ke 32 di Makasar pada tahun 2010 menegaskan bahwa khitan perempuan menurut Imam Syafi’i hukumnya wajib. Permenkes No. pertemuan terus diintensifkan untuk melakukan koreksi dan revisi SE yang bias budaya ini. dalam diskursus hukum Islam termasuk dalam masalah Fiqh Ijtima’i (yang punya dimensi sosial). sedang pada perempuan dilakukan dengan membuang kulup yang menutupi klirotis (bizhr). tempat tidur/meja tindakan yang bersih c. maka tatacaranya juga berbeda. Atas dasar inilah. Pertemuan tersebut menghadirkan ahli dan sejumlah asosiasi. Sedang langkah pelarangan khitan terhadap perempuan merupakan tindakan melampaui mandat tersebut. Hanya saja karena secara anatomis antara keduanya berbeda. dan lebih dari itu meregulasi praktek pelaksanaan sunat Perempuan. No. diantaranya kesimpulan dalam presentasi Prof. vulva ditampakkan e. baik dari segi struktur keredaksian maupun konten. Dalam review tersebut seluruh pemangku kepentingan diundang untuk mendiskusikan. dan desminasi kebijakan mengenai tata cara khitan yang sejalan dengan ketentuan syari’ah sekaligus standar medik. penegasan mengenai status hukum khitan perempuan tidak hanya disuarakan oleh MUI. gunakan sarung tangan steril c. IBI dan juga dari kalangan akademisi. tanpa melukai klirotis . fatwa MUI diakhiri dengan dua point rekomendasi. mengevaluasi dan memberikan masukan terkait dengan terbitnya SE yang bermasalah itu. diruangan yang bersih b. mulai dari IDI. cuci vulva dengan povidon iodin 10 %. lakukan goresan pada kulit yang menutupi bagian depan klirotis (frenulum klirotis) dengan menggunakan ujung jarumsteril sekali pakai berukuran 20G-22G dari sisi mukosa ke arah kulit. bersihkan kotoran (smegma) yang ada diantara frenulum klirotis dan glan klirotis sampai bersih g. pasien berbaring telentang. maka Menteri kesehatan menerbitakan Peraturan Menteri kesehatan No.Pemerintah up. Khitan lelaki dilakukan dengan membuang kulup yang menutupi penis (hasyafah). dalam psl 4 telah mengatur mengenai syarat dan prosedur pelaksanaan sunat perempuan : (1). menggunakan kain kasa f. kaki direntangkan secara hati-hati d.Jurnalis Uddin (Fakultas Kedokteran Universitas YARSI Jakarta) yang menegaskan bahwa khitan pada laki-laki hanya memotong preputium penis. sebagaimana tersebut dalam diktum keempat tersebut di muka.Dr. pencahayaan yang cukup e. fiksasi pada lutut dengan tangan. Dengan demikian khitan terhadap perempuan secara umum sebanding dengan khitan terhadap laki-laki.Pelaksanaan Sunat Perempuan dilakukan dengan persyaratan : a. seperti hukum khitan bagi laki-laki. Masalah yang selama ini dijadikan alasan pelarangan sunat perempuan adalah tidak adanya SOP (Standar Operating Procedure) dalam pelaksanaan sunat perempuan. sehingga terjadi penyimpangan yang membahayakan. IDAI. Atas prakarsa Dirjen. Atas dasar realitas inilah kemudian Pemerintah. Untuk itu sebagai tindak lanjut dari langkah moderat dalam penyikapan terhadap masalah khitan perempuan.

h. . cuci ulang daerah tindakan dengan povidon iodin 10 % i. Sekretaris Umum MUI DIY dalam seminar tentang ”Kajian Sunat Perempuan” yang diselenggaran oleh Jaringan Perempuan Yogyakarta pada tanggal 13 Agustus 2011 bertempat di Ruang Paripurna DPRD Kota Yogyakarta. cuci tangan dengan sabun dengan air bersih yang mengalir Billahit Taufieq Wal Hidayah Yogyakarta.Ahmad Muhsin Kamaludingrat. dan j. lepas sarung tangan. 13 Agustus 2011 ———————*) Disusun dan disampaikan oleh KRT.H.Drs.

HUKUM TENTANG SISHA Shisha semakin diminati oleh sebagian masyarakat kita. (II) Bagian badan atau tengah (body). ada yang memiliki selang dan alat penyedot yang lebih dari satu dan bisa dibagi berdua atau lebih dan juga perbedaan pada bentuk dan ukuran bagian kepala atau bekas airnya. jus buah-buahan atau anggur. Ia digunakan oleh suku asli di Afrika dan Asia sekitar empat abad yang lalu. Maka ramailah orang percaya bahwa ia aman digunakan dibandingkan dengan merokok. (III) Bagian bawah yang merupakan sebuah mangkuk air (water bowl / water chamber). Bekas air ini biasanya terbuat dari kaca. Kepercayaan lama ini masih tersebar dan mempengaruhi orang yang baru mengenal atau menggunakannya sampai ke hari ini. Misalnya. asap tembakau yang disedot itu harus disaring terlebih dahulu dalam satu wadah air agar ia tidak mendatangkan bahaya kepada penggunanya. Umumnya alat shisha terdiri dari beberapa bagian utama yaitu: (I) Bagian kepala (head). merupakan penghubung antara bagian kepala dan bagian bawah dan biasanya terbuat dari bahan logam atau kayu. . alat shisha ini telah dibuat di India oleh seorang dokter sebagai satu cara atau alternatif yang dapat mengurangi bahaya menghisap tembakau. Namun sejauh mana kebenaran kepercayaan ini? Apakah kemudharatan menggunakan shisha lebih ringan dari kemudharatan menghisap tembakau dengan rokok? Apakah Sebenarnya Shisha Itu? Shisha (Waterpipe) adalah sejenis alat yang digunakan untuk menghisap tembakau dan bahan-bahan lain tersebut. Menurut dokter tersebut. yang merupakan sebuah mangkuk (yang terbuat dari tanah liat) untuk menempatkan tembakau dan arang. Biasanya ia diisikan dengan air tetapi terkadang ia juga dapat diisikan dengan susu. Menurut satu catatan sejarah. (IV) Host dan alat penyedot (mouthpiece) yang digunakan untuk menyedot asap keluar dari alat shisha tersebut. Namun ada juga beberapa perbedaan dalam desain shisha ini menurut tempat serta adat penduduk yang menggunakannya.

penyakit jantung dan berbagai jenis penyakit lainnya. Ini karena satu sesi petunjuk shisha (sekitar 20-80 menit) akan mengungkapkan penggunanya ke asap yang lebih banyak dalam waktu yang lebih lama dibandingkan dari sebatang rokok (sekitar 5-7 menit). dia tidak hanya menyedot asap dari tembakau tetapi juga asap dari arang. Efek Shisha Menurut Penelitian Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Menurut satu dokumen yang berjudul "Tobacco: Deadly In Any Form or disguise" yang telah dikeluarkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sempena Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2006. yang masing-masing kimia dan beracun yang dihasilkan dari pembakaran tersebut. Jenis Tembakau Shisha Ada dua tipe tembakau shisha yaitu yang disebut mu'assal dan 'ajami.Misalnya di negeri-negeri di area Mediterania Timur (Turki. Suriah dan lain-lain) ia dikenal dengan nama narghile.macam bahan beracun diketahui dapat menyebabkan kanker paru-paru.Bahkan nama untuk shisha ini juga berbeda menurut tempat atau negeri. Cara Menggunakan Shisha Cara menggunakannya adalah dengan membakar tembakau shishaitu dengan menempatkan bahan pembakar seperti arang (apakah arang kayu atau arang campuran) karena tembakau shisha ini tidak dapat terbakar dengan sendirinya secara berkelanjutan. buah-buahan dan bahan manisan seperti sirup dari tebu atau madu. dan asap yang dihasilkan dari shisha tersebut memiliki bermacam. bahwa tembakau walau dalam bentuk apa pun tetap dapat mendatangkan bahaya dan mudharat kepada penggunanya.Tembakau mu'assal terdiri dari campuran tembakau. Tembakau mu'assal ini basah dan lengket dan bila digunakan akan mengeluarkan bau yang manis dan nyaman seperti bau buah dan kebanyakan pengguna lebih suka menggunakan tembakau jenis ini. Sebelum digunakan ia harus dicampur dengan air sehingga ia dapat dicanai atau dibentuk dan harganya lebih mahal. Ia juga ditambahkan dengan Glycerin. termasuk shisha . Kemudian asap tembakau itu disedut dengan menggunakan selang atau alat penyedot. kering dan lebih asli. Tetapi perlu diingat bahwa bila pengguna menyedot asap dari alat shisha ini. di Mesir dan di beberapa negeri Afrika Utara pula ia disebut shisha atau goza dan di India ia disebut hookah. Dalam bahasa Inggris itu disebut waterpipes tetapi nama shisha lebih dikenal dan sering digunakan. bumbu dan pewarna yang lain. Tembakau 'ajami hampir selalu tidak rasa. .

bahkan dapat membawa maut. Selain itu ia juga memiliki hidrokarbon (benzene dan benzo-pyrene) yang dikatakan bahan penyebab kanker tetapi kadarnya belum dapat dipastikan. atherosclerosis. kebugaran dan kekuatan. Apa yang jelas menurut hasil penelitian dan data yang ada mengatakan bahwa shisha bisa membawa risiko dan bahaya yang sama seperti rokok dan ia bukanlah satu alternatif yang aman untuk rokok. Larangan memudharatkan Atau Membunuh Diri Agama Islam sebagai agama sejahtera sangat menghargai nyawa dan kehidupan dan mementingkan kesehatan. walaupun dalam bentuk dan cara yang berbeda menghisap shisha adalah menghisap tembakau dan penelitian ilmiah telah membuktikan bahwa tembakau dan paparan asapnya dapat menyebabkan bermacam-macam penyakit. Karena itu Islam melarang umatnya dari memudharatkan diri mereka sendiri. Selain itu petunjuk shisha juga dikaitkan dengan beberapa jenis penyakit menular seperti turberculosis (tibi). herpes. hepatitis. kanker mulut. Ini adalah berdasarkan kesimpulan yang telah dibuat pihak WHO dan didukung oleh data ilmiah. infeksi virus di bagian pernapasan dan bahkan juga HIV.Sedangkan asap dari shisha (yang dihasilkan dari pembakaran tembakau dan arang) berisi gas berbahaya seperti karbon monoksida. Hakikatnya. namun penelitian awal telah menunjukkan bahwa shisha itu dapat membawa risiko dan bahaya yang sama yang disebabkan oleh rokok. " (Surah an-Nisa 29) . penyakit sistem pernapasan yang kronis. kanker kandung kemih dan juga saluran darah tersumbat (clogged arteries). Dari hasil penelitian yang dilakukan. keafiatan. Walaupun penelitian tentang shisha ini belum dilakukan secara intensif sebagaimana yang dilakukan terhadap rokok.Sesungguhnya Allah Maha Pengasih terhadap kamu. Larangan ini banyak disebutkan dalam ayat-ayat al-Qur'an diantaranya firman Allah Subhanahu Wa Ta'ala: Tafsirnya: "Dan janganlah kamu membunuh dirimu sendiri (atau membunuh orang lain). dan kesemuanya itu untuk tujuan yang satu yaitu untuk menyembah Allah Subhanahu Wa Ta'ala. petunjuk shisha juga dikaitkan dengan berbagai penyakit serius seperti penyakit jantung koroner. apalagi bunuh diri sendiri. telah menyatakan: Menggunakan shisha untuk menghisap tembakau dapat menyebabkan bahaya kesehatan yang serius kepada perokok dan juga orang lain yang terkena asap tembakau tersebut.

Tetapi natijahnya adalah sama yaitu memudharatkan atau menyebabkan kematian. kerusakan dan kebinasaan. Untuk memelihara kesejahteraan umatnya. hendaklah ia dijauhi dan dihindari. ia adalah karunia dan nikmat Allah kepadanya. Oleh karena itu haram seseorang mengakhiri riwayat hidupnya sendiri (bunuh diri) dan memudharatkan kesehatannya padahal dia tahu bahayanya. seperti dengan memakan racun.Ini karena keduanya memiliki tujuan yang sama. Kehidupannya adalah hak Allah Subahanahu Wa Ta'ala karena Dialah yang menganugerahkan dan Dialah yang berhak ke atasnya. Tidak ada perbedaan antara orang yang bunuh diri dengan tiba-tiba dengan orang yang bunuh diri secara perlahanlahan. Bahkan dia adalah milik Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Sabda beliau: Maksudnya: "Tidak ada kemudharatan dan tidak dapat berbuat kemudharatan." (Hadits riwayat Ibnu Majah) Ayat al-Qur'an dan hadits ini jelas melarang manusia dari membunuh dan memudharatkan dirinya sendiri dan juga orang lain. Begitu juga kesehatan seseorang. karena manusia dan kehidupannya adalah milik Allah Subhanahu Wa Ta'ala. antara metode yang digunakan para ulama dalam menentukan adalah: Artinya: "Kemudharatan itu dihilangkan (dihindarkan). meminum dan juga menghisap benda-benda yang memudharatkan harus ." Maka jika sesuatu benda itu sabit mendatangkan mudharat. Islam juga telah mengatur beberapa metode untuk menolak bahaya dan kemudharatan. yang berbeda hanyalah segera atau lambat." (Surah al-Baqarah: 195) Dalam hadits Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam juga jelas melarang umatnya dari membahayakan diri sendiri dan juga orang lain. Memakan. Kedua cara ini sama tertegahnya di sisi Allah Subhanahu Wa Ta'ala.FirmanNya lagi: Tafsirnya: "Dan janganlah kamu sengaja mencampakkan diri kamu dengan tangan kamu sendiri ke dalam bahaya kebinasaan. Karena seseorang manusia itu tidaklah memiliki dirinya sendiri sehingga dia bisa sesuka hati melakukan apa pun yang diinginkannya.

dalam al-Qur'an Allah Subhanahu Wa Ta'ala telah menerangkannya dengan terang dalam firmanNya: Tafsirnya: "Dan Dia menghalalkan bagi mereka yang baik-baik dan mengharamkan atas mereka (segala) yang buruk." (Surah al-A'raf 157) Antara maksud atau penjelasan kata al-khaba'its adalah sesuatu yang menjadi sebab kerusakan dan bahaya bagi tubuh atau dari sumber-sumber yang memudharatkan. karena para ulama telah mengatakan bahwa bahaya secara perlahan juga adalah sama dengan bahaya yang segera. Maka apabila shisha itu memudharatkan. Tidak kira sama ada bahaya atau mudharat tersebut datang secara perlahan atau langsung. ia adalah berdasarkan metode: "Segala makanan atau minuman yang memiliki unsur-unsur alkhaba'its adalah haram. Walaupun kata al-khaba'its dalam ayat ini ditujukan kepada (memakan) daging babi dan riba. Dengan demikian." Yang mana metode ini didasarkan kepada ayat-ayat al-Qur'an dan hadis di atas. " Hukum Penggunaan Shisha Berdasarkan hasil penelitian dan penelitian awal tentang shisha. Karena saat syara 'mengharamkan al-khaba'its (benda-benda yang keji. buruk dan sejenisnya) atau hal yang berbahaya atau memudharatkan. adalah memakannya dapat menyebabkan timbul sakit atau kemudharatan. namun menurut al-Imam Fakhruddin ar-Razi rahimahullahu Ta'ala ketika mengulas ayat di atas adalah sebagai berikut: Artinya: "Seperti pendapatku: Setiap benda yang dipandang jijik oleh tabiat (tabiat alami) dan dianggap kotor oleh jiwa. maka menghisap tembakau menggunakan shisha itu juga adalah haram. jijik. dan setiap yang memudharatkan itu haram dimakan atau diminum. keduanya harus dihindari. melainkan benda-benda yang memiliki bukti untuk dikecualikan.dihindari bahkan ia dihukumkan haram. Dan asal (dasar) hukum segala yang memudharatkan itu haram. maka ia adalah haram. Jika dilihat berdasarkan hasil penelitian yang ada sejauh ini menyatakan bahwa shisha itu dapat membayahakan kesehatan sebagaimana rokok. maka asal (dasar) hukum setiap benda yang dipandang jijik oleh tabiat juga adalah haram. bahkan ia juga dikatakan dapat menyebabkan penyakit yang . menunjukkan bahwa ia bisa membawa risiko dan bahaya yang sama seperti rokok. Menyentuh mengenai hal memakan dan meminum benda yang memudharatkan dan merusak tubuh.

hukumnya adalah haram. maka hukum menghisapnya adalah haram. Karena sebagaimana yang telah dijelaskan sebelumnya. tidak kira secara perlahan atau langsung.com/2010/11/12/hukum-menghisap-shisha/ . Sumber: Mufti Brunei http://blognyafitri.sama yang berhubungan dengan merokok. Maka jelaslah bahwa menghisap tembakau menggunakan shisha membawa bahaya kepada kesehatan dan dapat menyebabkan berbagai penyakit. Meskipun penelitian yang lebih rinci masih dilakukan dan belum ada keputusannya.wordpress. setiap yang dapat membahayakan atau mendatangkan bahaya. namun hasil keputusan itu nanti tidak mungkin menyatakan bahwa shisha itu aman digunakan dan tidak membahayakan kesehatan karena menurut penelitian awal (preliminary research) saja telah menunjukkan bahayanya terhadap kesehatan.

Untuk membuktikan kandungan racun pada sisha. Partisipan sebelumnya harus terbebas dari sisha selama 84 jam sebelum riset dilakukan. meskipun mereka tahu bahaya merokok. Sisha yang hampir serupa dengan bong yang digunakan untuk mengisap mariyuana. riset ini setidaknya memberi peringatan kepada pecinta sisha untuk berpikir dua kali menghisap pipa.Tak sedikit laki-laki dan perempuan menjadikan rokok sebagai kebutuhan biasa. Kemudian. Sisha atau hookah berasal bahasa Persia yang memiliki arti gelas atau piala. Riset yang dipublikasikan dalam Journal of the American Medical Association ini memang hanya meneliti satu jenis gas beracun saja. misalnya. Sehingga mustahil untuk membandingkan secara langsung dampak penggunaaan sisha dengan asap rokok. Tetapi mereka harus tinggal bersama di ruangan saat para mahasiswa mengisap sisha. Cara menikmati asap rokok pun semakin beragam. Walau begitu. partisipan penghisap pipa yang didalamnya mengandung air serta 10 gram tembakau Al Fakher Mu'assal Tobacco yang dipanaskan menggunakan arang. termasuk di Indonesia. Di banyak negara kini banyak berdiri bar-bar menyediakan sisha sehingga memicu ketertarikan pengunjung untuk mencoba menghisap pipa berbentuk unik tersebut. Peneliti lalu memantau kandungan karbonmonoksida pada dua kelompok partisipan sebelum dan sesudahnya dengan menggunakan sebuah mesin yang didesain untuk mendeteksi perokok. kepala Divisi Ilmu Kesehatan Lingkungan di University of California. dengan sisha atau hookah dari Timur Tengah. Berkeley. Namun pada kenyataannya. memang sangat populer dalam beberapa tahun terakhir. . Lima mahasiwa lain yang tidak memakai hookah juga dilibatkan dalam riset. Para penggunanya beranggapan bahwa kandungan air yang digunakan dalam sisha berfungsi sebagai filter penyaring racun yang membahayakan. Hammond melibatkan 27 mahasiswa yang biasa menghisap sisha selama satu jam dalam tiga malam yang berbeda pada April 2006." kata penulis riset S Katharine Hammond. Menikmati sisha bukanlah suatu aktivitas yang bebas risiko seperti yang mereka kira. hookah dan rokok tembakau sama-sama mengandung kadar tinggi karbonmonoksida yang merugikan kesehatan. baik rokok atau pun sisha ternyata memiliki efek negatif yang tak jauh berbeda. Sebuah riset terbaru menyebutkan. "Penggunaannya sungguh tidak aman untuk kesehatan.

Riset juga menemukan kadar karbonmonoksida meningkat di ruangan tempat partisipan menghisap hookah. Hookah atau sisha mungkin saja tidak akan membuat Anda mengidap kanker paru-paru. tetapi akan mempengaruhi kesehatan dengan cara lain. (rmd/inlh) . dan bahkan bisa mencapai tingkat yang merugikan kesehatan lingkungan.Rata-rata kandungan karbonmonoksida pada partisipan mencapai 42 ppm. profesor psikologi dari Virginia Commonwealth University yang juga meneliti penggunaan sisha mengatakan bahwa risetnya menunjukkan bahwa menghisap sisha selama 45 menit menghasilkan jumlah tar 36 kali lebih banyak ketimbang merokok selama lima menit. Sementara itu Thomas Eissenberg. lebih tinggi ketimbang yang ditemukan pada perokok sigaret (17 ppm).

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful