Ayo Belajar Bersama

Media Belajar Interaktif
    

Beranda Album Bank Soal Biografiku About

HUBUNGAN INTERNASIONAL Hukum Internasional

GLOBALISASI
15/03/2011 Tumija Adipawira Uncategorized Komentar Dimatikan

Standar Kompetensi : 1. 4. Mengevaluasi dampak globalisasi

Kompetensi Dasar : 4.1. dan Mendeskripsikan proses, aspek dan dampak globalisasi dalam kehidupan berbangsa bernegara.

4.2. Mengevaluasi pengaruh globalisasi terhadap kehidupan bangsa dan negara. 4.3. Menentukan sikap terhadap pengaruh dan implikasi globalisasi terhadap bangsa dan negara. 4.4. Mempresentasikan tulisan tentang pengaruh globalisasi terhadap bangsa dan negara Indonesia.

A. PROSES, ASPEK DAN DAMPAK GLOBALISASI DALAM KEHIDUPAN BERBANGSA DAN BERNEGARA 1. Pengertian Globalisasi Kata globalisasi berasal dari “global” dalam Kamus Umum Bahasa Indonesia, berarti secara keseluruhun. Globalisasi berarti suatu proses yang mencakup keseluruhan dalam

berbagai bidang kehidupan sehingga tidak nampak lagi adanya batas-batas yang mengikat secara nyata. Dalam keadaan global, tentu apa saja dapat masuk sehingga sulit untuk disaring atau dikontrol. Terkait dengan kehidupan berbangsa dan bernegara, makna globalisasi memiliki dimensi luas dan kompleks yaitu bagaimana suatu negara yang memiliki batas-batas teritorial dan kedaulatan tidak akan berdaya untuk menepis penerobosan informasi, komunikasi dan transportasi yang dilakukan oleh masyarakat di luar perbatasan.

Globalisasi dalam arti literal adalah sebuah perubahan sosial, berupa bertambahnya keterkaitan di antara masyarakat dan elemen-elemennya yang terjadi akibat transkulturasi dan perkembangan teknologi di bidang transportasi dan komunikasi yang memfasilitasi pertukaran budaya dan ekonomi internasional.

Demikian pula pendapat beragam yang dikemukakan para ahli berkaitan dengan konsep Globalisasi, diantaranya adalah sebagai berikut: 1. a. Malcolm Waters Globalisasi adalah sebuah proses sosial yang berakibat bahwa pembatasan geografis pada keadaan sosial-budaya menjadi kurang penting, yang terjelma di dalam kesadaran orang. 1. b. Emmanuel Ritcher Globalisasi adalah jaringan kerja global yang secara bersamaan menyatukan masyarakat yang sebelumnya terpencar-pencar dan terisolasi ke dalam saling ketergantungan dan persatuan dunia. 1. c. Thomas L. Friedman Globalisasi memiliki Dimensi Ideologi dan Teknologi. Dimensi Ideologi, yaitu kapitalisme dan pasar bebas, sedangkan Dimensi Teknologi adalah teknologi informasi yang telah menyatukan dunia. 1. d. Princeton N. Lyman Globalisasi adalah pertumbuhan yang sangat cepat atas saling ketergantungan dan hubungan antara negara-negara di dunia dalam hal perdagangan dan keuangan. 1. e. Leonor Briones Demokrasi bukan hanya dalam bidang perniagaan dan ekonomi namun juga mencakup globalisasi terhadap institusi-institusi demokratis, pembangunan sosial, hak asasi manusia dan pergerakan wanita.

1. Proses Globalisasi

Perkembangan yang paling menonjol dalam era globalisasi, antara lain globalisasi informasi seperti berita, televisi dan bahan siaran. Demikian juga dalam bidang ekonomi (perdagangan), teknologi, wawasan, perilaku dan aspek-aspek kebudayaan lainnya. Dalam perkembangan global lainnya (global trens), misalnya dalam bidang kependudukan (migrasi dan lapangan kerja internasional), gejala lingkungan hidup (pemanasan global), gaya hidup, serta politik ekonomi seperti munculnya masyarakat ekonomi, wilayah pertumubhan lintas negara (APEC, AFTA, SIJORI, dan sebagainya). Berikut ini beberapa segi perkembangan bidang kehidupan, terkait dengan proses globalisasi yang mempunyai dampak luas terhadap masyarakat internasional.

No 1.

Subyek Proses

Globalisasi Informasi

Indikator Globalisasi  Penunjang arus informasi global melaui siaran televisi baik langsung (melalui satelit) maupun tidak lang-sung (melalui paket siaran).  Semakin dinamis dan cepat, misalnya berita yang disiarkan pada realtime (dari tempat kejadian saat peristiwa terjadi) sehingga langsung dapat dikomunikasikan kepada masyarakat internasional.  Bila ada pergolakan atau keputusan pemerintah di satu belahan dunia, dapat berpengaruh terhadap lonjakan kurs mata uang, demonstrasi, aksi protes, dan sebagainya.

Contoh/Keterangan Peristiwa gempa tsunami yang melanda kawasan ASIA pada tanggal 26 Desember 2004, dalam waktu singkat dapat disiarkan langsung oleh stasiun swasta Metro TV.

2.

Globalisasi Telekomu-nikasi

Kemajuan pesat dalam teknologi Melalui internet, kita komunikasi dan informasi dalam dapat meminta, mengobentuk sibernetik 3K (komunikasi, lah dan “memanipulasi” komputer dan kendali). segala informasi di Terbentuknya jaringan komunikasi manapun kita berada global yang mempu memberikan dalam berbagai bentuk pelayanan digital terpadu (alfanumerik, suara, (broadband integrated service warna, gerak, hardcopy, digital network) yang sekarang ini dan lain-lain). dimulai dengan internet. Perubahan nilai-nilai pada masyara-kat akibat arus informasi, misalnya dalam hal musik, pasar modal dan uang, bursa komoditi, pertaruhan dan sebagainya. Memunculkan kelompok spesialis manusia global di suatu bidang tertentu yang lebih mengenal kelompoknya

3.

Komunitas Global

Menurut para ahli. o Dalam konteks pembangunan. meskipun pada akhirnya tidak mampu mengelola dengan cepat dan tepat.wabah penyakit. newsletter. 5. mereka lebih banyak mengerjakan pekerjaan dengan 3 D (dark. Masyrakat Informasi  . Kecemasan Informasi   Kompleksitas informasi baik jenis. o Sektor informasi memainkan peranan terbesar dibanding sektor industri dan pertanian. teknologi informasi merupakan pisau bermata dua Dari satu sisi. cepat dan berkapasitas tinggi. penerbitan elektronik dan sebagai-nya yang terbatas pada profesi tetentu yang membutuhkan perkem-bangan mutakhir setiap ada perubahan bidang tersebut. bahwa informasi yang dihasilkan dalam 30 tahun terakhir lebih banyak dari produksi 5000 tahun sebelumnya. pulkan sebanyak-banyaknya infor. 4.o o Adanya informasi yang di luar negeri dari pada berlangsung selama 24 jam di negaranya sendiri. o Laju pertumbuhan dan akumulasi pengetahuan serta informasi meningkat sangat cepat secara tajam (eksponensial ). Cepat berkembangnya jumlah. dirty.misalnya : terorisme. yaitu dari masyarakat industri ke masyarakat informasi. dapat memacu Di negara-negara maju. berita faksimil. Berkembangnya informasi seperti majalah. dan danger) 6. Peledakan Informasi  Kemajuan iptek dan arus komunikasi global yang makin canggih. Terjadinya perkembangan struktur ekonomi negara maju. masyarakat miskin sulit bersaing dalam memperoleh pekerjaan yang layak. dll. masi. sehari. maupun kualitasnya yang isu-isu tertentu yang berkembang disegala bidang belum jelas sumbernya. menjadi masalah aktual. merangsang tindakan instant dari peminatnya tanpa peduli waktu dan tempat. termasuk juga informasi yang namun sudah dipercaya tidak berguna (limbah). Orang berlomba-lomba mengum.

Arus Media yang ditandai dengan makin kuatnya mobilitas informasi. Meningkatnya aliran modal internasional. 4. turis. Berkembangnya infrastruktur telekomunikasi global. . Meningkatnya aktivitas perekonomian dunia yang dikuasai oleh perusahaanperusahaan multinasional. dapat pula menimbulkan serta memperbesar kesenjangan sosial seraya menghambat upaya pemerataan. 7. pengungsi. Arus manusia ini telah melewati batasbatas teritorial negara. di antaranya adalah : 1. 1. 2. seperti penggunaan internet. Adanya desakan berbagai pihak untuk mengadili para penjahat perang di Mahkamah Kejahatan Internasional (International Criminal Court). 8. 3. Arus Ide yang ditandai dengan makin derasnya nilai baru yang masuk ke suatu negara.pertumbuhan dan kemajuan. satelit komunikasi dan telepon. Arus Etnis ditandai dengan mobilitas manusia yang tinggi dalam bentuk imigran. Menyebarluasnya paham multikulturalisme dan semakin besarnya akses individu terhadap berbagai macam budaya. Berbagai peristiwa di belahan dunia seakan-akan berada di hadapan kita karena cepatnya informasi. Arus Teknologi ditandai dengan mobilitas teknologi. 3. 5. misalnya melalui ekspor film-film Hollywood and Bollywood. Isu-isu ini merupakan isu internasional yang tidak hanya berlaku di suatu wilayah nasional negara. 10. Dalam arus ide ini muncul isu-isu yang telah menjadi bagian dari masyarakat internasional. Berkembangnya sistem keuangan global. munculnya multinational corporation dan transnational corporation yang kegiatannya dapat menembus batasbatas negara. investasi. dapat dijumpai adanya tanda-tanda yang dapat kita rasakan di dalam kehidupan sehar-hari tentang globalisasi sebagai berikut : 1. diantaranya investasi langsung luar negeri. dan adanya gerakan untuk menyerukan keadilan internasional. Arus Keuangan yang ditandai dengan makin tingginya mobilitas modal. Meningkatnya pertukaran budaya (cultural exchange) internasional. 2. Meningkatnya perjalanan dan turisme lintas negara. 6. Berdasarkan fenomena yang nampak pada globalisasi. 3. tenaga kerja dan pendatang. Meningkatnya aliran data lintas batas. Fenomena Globalisasi Fenomena globalisasi yang sedang dihadapkan oleh umat manusia semenjak abad ke-20 dapat ditandai oleh beberapa hal. Tetapi dari segi lain. pembelian melalui internet penyimpanan uang di bank asing. 4. Meningkatnya perdagangan global. 5. 9. baik melalui media cetak maupun elektronik.

IMF. WIPO. Aspek Ekonomi Mengacu kepada makin menyatunya unit-unit ekonomi di dunia ke dalam satu unit ekonomi dunia. Sebagaimana yang sedang kita saksikan. Adapun beberapa trens tentang globalisasi. 1. dapat dijelaskan sebagai berikut : 1. Aliran Modal Tanpa Batas. Aspek Kebudayaan dan Keagamaan Mengacu kepada gagasan-gagasan baru yang datang dari seluruh dunia. c. Trens Era Globalisasi Era globalisasi yang akan terus berlanjut dalam abad 21. 2. Meningkatnya peran organisasi-organisasi internasional. Aspek-Aspek Globalisasi 1. Aspek Demografi Merujuk kepada penghijrahan manusia yang berlaku sehingga merubah pola demografi sebuah negara. Perubahan Akseleratif. serta tingkat kompetisi yang tinggi. adanya keterkaitan antara kedua faktor Iptek dan kemampuan ekonomi ini telah menimbulkan perubahan-perubahan yang cepat dan luar biasa di seantero dunia. yang berurusan dengan transaksi-transaksi internasional. Aspek Tekhnologi Adanya perkembangan teknologi informasi yang pada akhirnya menyatukan dunia menjadi sebuah tempat tanpa batas. b. a. dan tidak terkecuali pada masyarakat Indonesia. 3. teknologi informasi dan komunikasi di antara negara-negara di dunia. Tentu saja kemajuan-kemajuan Iptek tersebut dapat dicapai berkat adanya kemampuan ekonomi dunia melalui aliran modal tanpa batas untuk mendukungnya. 1. seperti WTO. Dalam perkembangan demikian.11. 1. 1. yaitu merupakan perubahan yang sangat cepat dalam segala bidang terutama yang berhubungan dengan interdependensi atau ketergantungan dengan ekonomi. 1. telekomunikasi serta transportasi dengan fenomena yaitu dapat mempersingkat jarak dalam hubungan antar negara atau antar wilayah dalam batas ruang dan waktu. pada mulanya merupakan wujud perubahan dan perkembangan sistem informasi. yaitu tumbuhnya iklim investasi yang mencakup berbagai produk. d. Banyak perusahaan-perusahaan multinasional yang melakukan ekspansi ke . terutama masyarakat negara maju yang berangsur-angsur mengubah pola gagasan budaya dan agama asli suatu bangsa. telah dimungkinkan oleh terjadinya kemajuan-kemajuan yang cepat dan menakjubkan dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek).

perumus kebijakan baik pemerintah maupun dunia usaha. dunia industri maupun pemerintah yang selalu berkompetisi untuk memperoleh simpati dan segmen pasar yang sebanyak-banyaknya. Trens atau karakteristik globalisasi abad 21dapat digambarkan sebagai berikut : . globalisasi telah memberikan implikasi analisis pemikiran yang integrated dan komprehensif. Ekonomi Pengetahuan.negara-negara lain untuk mendapatkan komponen-komponen produk yang tidak lagi dari anak perusahaannya. yaitu bahwa globalisasi telah membawa hubungan ekonomi antar bangsa yang ditandai saling ketergantungan antara negara-negara maju dan negara berkembang dengan segala implikasi yang ditimbulkannya. 3. 5. 4. Oleh sebab itu. yaitu segala hal yang terkait dengan transnasional produk telah terjadi saling ketergantungan yang memerlukan tingkat manajemen tinggi dan kompleks. Hal ini menjadi kajian ilmu pengetahuan bagi para akademisi. tapi dapat juga dari perusahaan-perusahaan lain sehingga terwujud produk barang jadi. Global dan Kompleks. Pemanfaatan media komunikasi dan informasi sangat gencar dalam publikasi untuk menawarkan produk-produk unggulan yang berkualitas dengan segala kelebihannya sesuai dengan trens yang ada di dalam masyarakat. Hiper Kompetisi. ekonom. yaitu segala daya upaya yang dilakukan baik dari dunia usaha.

Berikan ulasan pengertian kembali tentang “Globalisasi” sesuai pendapat anda dan tokoh-tokoh terkenal ! Pendapat anda tentang Globalisasi ? …………………………………………………………………………………………. .. Keadaan sosial-budaya : ………………………………………………………………………………………… ……….N.. Lyma n ……………………………………………………………………………………… ………………… ……………………………………………………………………………………… Leono ………………… r 2. 1. ………………………………………………………………………………………………… …………………………………………. ………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………….. yang terjelma di dalam kesadaran orang. Pembatasan geografis: ………………………………………………………………………………… …………………. Berikan penjelasan singkatnya yang dimaksud dengan ! 1. ………………… 1.. Menurut Malcolm Waters.1. N Toko Uraian Singkat o h ……………………………………………………………………………………… P. bahwa Globalisasi adalah sebuah proses sosial yang berakibat bahwa pembatasan geografis pada keadaan sosial-budaya menjadi kurang penting. Brion ……………………………………………………………………………………… es ………………… 1.

………………………………………………………………………………………………… …………………………………………. ……………………………………………… ………………….. Tuliskan perbedaan dan persamaan mendasar antara proses globalisasi informasi dan globalisasi telekomunikasi di bawah ini ! Persamaan Perbedaan ………………………………………………… ……………………………………………… …………………… …………………… ………………………………………………… ……………………………………………… …………………… …………………… ………………………………………………… ……………………………………………… . 1.. Jelaskan pada kolom di bawah ini ! Perubahan Akseleratif ……………………………………………… …………………… ……………………………………………… …………………… ……………………………………………… …………………… ……………………………………………… …………………… Hiper Kompetisi ……………………………………………… …………………. aliran modal tanpa batas. hiper kompetisi. ……………………………………………… …………………. Berikan tanggapan penjelasan. ……………………………………………… …………………. ………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………. 1. ekonomi pengetahuan... mengapa globalisasa harus ditanggapi positif yaitu dengan cara sebanyak mungkin mampu memenangkan berbagai kompetisi ! ………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………. ………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………. Beberapa trens tentang globalisasi antara lain mencakup : perubahan akseleratif. 1..

1. Sikap Individualisme. supremasi hukum. Apresiasi Generasi Muda. Pandangan Kritis terhadap Ideologi Negaranya. 6. Pelaku Atau Subjek Globalisasi Para pelaku atau subjek dari globalisasi yang berperan dalam tumbuh-kembangnya tatanan dunia global. 3. 4. Organisasi-organisasi antar pemerintah (IGO atau International-Governmental Organizations). yaitu banyaknya generasi muda yang sudah melupakan para pejuang dan jati diri bangsanya dengan fenomena baru yaitu lebih tahu dan mengidolakan artis. dapat digambarkan sebagai berikut : 1. dan lain sebagainya. seperti ASEAN. 2. memudarkan solideritas dan kesetiakawanan sosial. negara-negara maju dan negara-negara berkembang. Europian Community dan lain sebagainya. Pemerintah. negaranegara yang kuat dan yang lemah secara ekonomi. 1. Keterbukaan Yang Lebih Tinggi. antara lain sebagai berikut : 1. 2. yaitu munculnya kecenderungan mengutamakan kepentingan diri sendiri di atas kepentingan bersama. Diversifikasi Masyarakat. gotong royong dan sebagainya. Negara-negara yang dipetakan secara dikotomis. musyawarah mufakat. Tantangan Globalisasi Tantangan nyata pada era globalisasi adalah semakin kompleksnya berbagai bidang kehidupan karena adanya teknologi informasi. efektif dan efisien. akuntabilitas. transparansi. negara-negara yang berdiri sendiri atau yang bergabung dengan negara lain. pemain sepak bola asing yang ditiru dengan segala macam aksesorisnya. telekomunikasi dan transportasi yang membawa pengaruh terhadap berbagai nilai dan wawasan masyarakat internasional. Perusahaan-perusahaan ini dengan modalnya yang besar dan bersifat deteritorialis meluaskan jaringannya ke segala penjuru dunia. yaitu negara-negara besar dan negara-negara kecil.…………………… …………………… ………………………………………………… ……………………………………………… …………………… …………………… 1. yaitu banyaknya masyarakat yang sudah acuh tak acuh terhadap ideologi atau falsafah negaranya. demokratisasi. NATO. Perusahaan internasional yang dikenal dengan Multinational Corporation (MNC) atau Transnational Corporation atau Global Firms. Tantangan globalisasi yang mendasar dan akan dihadapi. yaitu munculnya kelompok-kelompok masyarakat dengan profesi tertentu yang terus berkompetisi dalam berbagai bidang kehidupan guna mencapai tingkat kesejahteraan yang bertaraf internasional (mengglobal). yaitu tuntutan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintah yang lebih mengedepankan pendekatan dialogis. pada khususnya negara-negara berkembang . 3. bintang-bintang film. Mereka sudah tidak tertarik lagi untuk membahasnya bahkan lebih cenderung bersikap kritis dalam operasionalnya dengan cara membanding-bandingkan dengan ideologi lain yang dianggapnya lebih baik.

seperti : emospace. 5. yaitu: Globalisasi Ekonomi. Sosialis. universalisasi sistem nilai global yang terjadi dalam dimensi kebudayaan telah mengaburkan sistem nilai (values system) kehidupan manusia. muncul beberapa jenis space atau lukisan. technospace. Dewan Gereja-gereja Sedunia. Berikut adalah dampak globalisasi diberbagai bidang : 1. . Organisasi global ini lebih tepat disebut aktivis professional. tentara bayaran. Organisasi internasional atau transnasional yang non pemerintah (INGO. Worldwatch.merasa perlu mendapatkan modal dan teknologinya. 4. Yang modern seperti Amnesty International. ideaspace dan sacrispace. preman global. namun dalam perkembangannya cenderung menunjukkan keragaman. seperti: mafia. Ideologi. Organisasi konvensional seperti: Vatikan. Asian Free Trade Area dan lain-lain. Green-Peace International. Organisasi-organisasi non formal. mediaspace. Trans-Parency International. 1. ekonomi maupun sosial budayanya. Berdirinya organisasi World Bank. sementara ideologi Sosialis mengekang kebebasan rakyat untuk mencapai masyarakat yang makmur. di mana keduanya saling bertentangan. Gagasan-gagasan mereka banyak disalurkan melalui media massa elit dunia. finanspace. 3. berdampak luas terhadap upaya-upaya suatu negara dalam mewujudkan sistem politik. Pada awalnya ini hanya ada pada tataran ekonomi. yaitu timbulnya dua ideologi besar yang menguasai dunia (Liberal dan Sosialis). Dalam globalisasi bidang ekonomi telah terjadi perdagangan internasional pasar bebas. Dampak Globalisasi Globalisasi telah menimbulkan dampak yang sangat berarti dalam dimensi kehidupan manusia. World Conference on Religion and Peace. Fenomena pengaruh George Soros terhadap kebijakan politik global merupakan contoh dari peran perusahaan internasional dalam percaturan politik global. 2. Rabiyatul Islamiyah. Dengan demikian. rahasia dan setengah rahasia. yaitu pengaruh globalisasi pada sistem politik di berbagai negara yang berkembang seperti sistem politik demokrasi Liberal. demokrasi Pancasila. Dari segi dimensi globalisasi budaya. maupun multilateral. hacker komputer dan mungkin juga organisasi semacam Al-Qaeda. teroris. International Women’s League for Peace and Freedom. dibentuknya kerjasama regional. Globalisasi Politik dan Globalisasi Budaya. Politik. pembajak. World Trade Organization. Times dan The Economist. Malcolm Waters mengemukakan bahwa ada 3 (tiga) dimensi proses globalisasi. Ideologi Liberal menganut paham kebebasan untuk tiap individu merupakan jalan mencapai kebahagiaan. International Non-Governmental Organizations) seperti Palang Merah Internasional di dirikan tahun 1867. Human Rights Watch dan Refugee International. World Federation of United Nations Associations. penyelundup. Pendapat umum dan kebijakan dunia ternyata banyak sekali dipengaruhi oleh organisasi aktivis ini. khususnya pada negara-negara berkembang seperti Indonesia dalam menghadapi tahun era pasar bebas. Dengan globalisasi ideologi. Workingmen’s Association (Sosialist International) tahun 1860-an. 7. Ekonomi. seperti International Herald Tribune. The Guardian. yaitu terbentuknya masyarakat global yang tidak lagi tergantung batasbatas wilayah. Globalisasi merupakan proses internasionalisasi seluruh tatanan masyarakat modern. bilateral.

Masuknya nilai budaya luar akan informasi mempermudah manusia menghilangkan nilai-nilai tradisi suatu dalam berinteraksi. Kemajuan teknologi komunikasi. nilai-nilai konsumerisme dan informasi dan transportasi individual yang menggeser nilai-nilai meningkatkan efisiensi. Dalam bidang ekonomi. Salah contohnya di Indonesia. kendornya moralitas. Timbul gejala-gejala seperti konsumerisme. Kemajuan teknologi komunikasi dan 2. Peningkatan mobilitas social dan mesin-mesin berteknologi tinggi. 4. berkembang 3.Komunis dan sebagainya. bangsa dan identitas suatu bangsa. Hankam. udara dan laut juga melakukan upaya-upaya keamanan rakyat semesta dan kedaulatan nasional. negara Indonesia selain memperkuat berbagai sistem persenjataan di darat. pengukuhan kelas menengah. 7. Peluang yang lebih luas bagi manusia 6. Sosial. yaitu banyaknya nilai-nilai dan budaya masyarakat yang mengalami perubahan dengan cara meniru atau menerapkannya secara selektif . Timbulnya dominansi negara-negara 6. 8. 5. karena lebih banyak menggunakan 5. Eksploitasi alam dan sumber daya lain informasi mempercepat manusia akan memuncak karena kebutuhan untuk berhubungandengan manusia yang makin besar. Negara Indonesia dalam partisipasi menjaga keaman internasional. 2. yaitu dengan dibentuknya pakta pertahanan NATO. SEATO. yaitu derajat menggalakkan proses integrasi antara manusia nantinya tidak dihargai lain dengan mendobrak etnosentrik. Pembangunan yang tidak seimbang dan jurang perbedaan ekonomi yang semakin melebar antara kawasan- . 4. budaya dan nilai tradisi. Salah satu contoh perubahan di bidang sosial yaitu dengan hadirnya modernisasi di segala bidang kehidupan. sosial masyarakat. terjadi perubahan ciri kehidupan masyarakat desa yang tadinya syarat dengan nilai-nilai gotong royong menjadi individual. Kemajuan teknologi komunikasi dan 1. 5. Globalisasi bidang hankam yang pernah dirasakan masyarakat dunia. yaitu terjadinya dinamika ketatanegaraan sistem politik yang mula-mula berbentuk demokrasi liberal. 3. juga pernah mengirim Pasukan Garuda kebeberapa negara atas mandat Dewan Keamanan PBB. Dalam bidang hankam. kemudian menjadi demokrasi terpimpin dan akhirnya menjadi demokrasi pancasila yang dianut hingga sekarang ini. dsb. Pada sebagian masyarakat. lebih kuat. dan sebagainya. lain. WARSAWA. agama untuk berinteraksi. Terjadi dehumanisasi. Mendukung nasionalisme dalam 4. juga sudah banyak yang mengikuti nilai-nilai budaya luar yang dapat berpengaruh negatif maupun positif. yaitu adanya upaya-upaya setiap negara dalam mempertahankan kedaulatan negaranya melalui pembuatan sistem persenjataan maupun pemberdayaan rakyat dan tentaranya. Selain itu juga timbulnya sifat ingin serba mudah dan gampang (instan) pada diri seseorang. Dampak Positif dan Negatif Globalisasi Dampak Positif Dampak Negatif 1. Mengakibatkan erosi terhadap nilaiberbagai etnik. bangsa. Komunikasi yang lebih mudah dan maju yang mempunyai kekuatan yang juga murah. 7. materialisme.

sedangkan di bidang keamanan muncul isu tentang terorisme. Usaha selalu menumbuhkan wawasan kebangsaan dan identitas nasional. isu hak asasi manusia dan transparansi (keterbukaan). 3. Beberapa isu internasional terkait dengan dampak globalisasi yang paling sering muncul kepermukaan adalah sebagai berikut : No 1. seperti mandiri. 9. Oleh karena itu. Isu-isu Internasional Sebagai Dampak Globalisasi Akibat arus budaya global. 4. kreatif. muncul isu tentang perlunya sikap pluralisme dan pelestarian lingkungan hidup. . 5. Usaha menumbuhkan budaya dan sikap hidup global. Usaha menciptakan pemerintahan yang transparan dan demokratis. optimis dan terbuka. 2. 10. Pembangunan kualitas manusia Indonesia melalui pendidikan. Negara-negara yang belum berpemerintahan demokrasi atau masih Keterangan Negara-negara otoriter umumnya terkucilkan dari pergaulan internasional. Dalam bidang ekonomi muncul pasar global. Pemberian keterampilan hidup (life skill) agar mampu menciptakan kreativitas dan kemandirian. menghargai karya. Demokrasi sebagai sistem politik harus mengikutsertakan rakyat dalam pengambilan keputusan. isu-isu internasional sekarang ini banyak berpengaruh pada aspek politik. Masyarakat dan bangsa Indonesia perlu mempersiapkan diri agar dapat memenangkan arus globalisasi ini. Masyarakat yang terbentuk lebih tidak kreatif. Pada aspek sosial budaya. Pengaruh itu. 1. rakyatlah yang memegang kekuasaan tertinggi negara.kawasan di sebuah negara dan antar sektor-sektor ekonomi. meliputi isu tentang demokrasi. 8. Isu-isu Globalisasi Demokrasi Uraian Paham demokrasi berasaskan bahwa kedaulatan berada di tangan rakyat. kurang bersemangat dan berwatak hedonistik. Semua negara ingin disebut sebagai negara demokrasi. Merebaknya kebiasaan meniru hasilhasil iptek dari negara lain. Tujuannya adalah mendapatkan segi-segi positif dari globalisasi dan mampu menghindarkan diri dari aspek negative globalisasi. Hal-hal yang perlu dipersiapkan adalah sebagai berikut : 1.

Arus keluar pasar bersama. Hak Asasi Manusia melakukan praktek pemerintahan otoriter banyak dikecam oleh negara lain. misalnya di Asia dengan pemberlakuan AFTA 2003. Penyelenggaraan negara diharapkan berlaku terbuka dan transparan terhadap rakyatnya. Pelestarian Ligkungan hidup merupakan isu internasional Lingkungan yang ditujukan kepada negara-negara. . Apabila suatu Pluralisme Dalam masyarakat global. Misalnya. Masalah hak asasi manusia sudah merupakan masalah internasional. bahasa dan adat. 3. jasa dan produk dari regional dibentuk dan Pesaing berbagai Negara akan masuk dan saling berkompetisi dengan produk lokal. Hal ini bertentangan dengan pesan demokrasi. nilai budaya. kebakaran hutan di Kalimantan bukan hanya merugikan Indonesia tetapi mengganggu negara-negara tetangga bahkan mengancam ekosistem dunia. 5. Sekarang ini dunia internasional sangat memperhatikan penegakan hak asasi manusia. Di wilayah-wilayah Pasar global Dalam era global. Sikap dan tidak menghargai keberanekaan perbedaan (pluralisme) menghargai budaya sangat dibutuhkan. 4. hubungan antar manusia akan semakin intensif dan tidak hanya bangsa memaksamanusia sebangsa. pertentangan dan konflik antar bangsa dikarenakan adanya penindasan terhadap hak asasi manusia dan perilaku sewenang-wenang. Pemerintahan yang tertutup tidak akan lama bertahan sebab kemajuan informasi telah mampu menerobos berbagai ketertutupan yang disembunyikan pemerintah. Masalah hak asasi manusia berkaitan erat dengan demokrasi. Pemerintahan yang tertutup juga dianggap tidak demokratis karena tidak ada pertanggungjawaban publik dan tidak mengikutsertakan rakyat dalam bernegara. Adanya berbagai perang. agama. tetapi manusia yang berbeda kan nilai budayanya ras. 4. lain maka hubungan global akan rusak. global masuk barang dan jasa tidak lagi dibatasi. Sekarang ini lingkungan hidup yang rusak dapat menjadi Hidup ancaman baru bagi umat manusia. barang.2. Transparansi Transparansi atau keterbukaan terutama ditujukan (keterbukaan) pada penyelenggaraan pemerintahan negara. Tindakan terhadap perusakan lingkungan selalu akan mendapat kecaman Negara-negara yang memiliki kekayaan alam dan masyarakat hutan dihimbau untuk serius dalam melestarikan internasional. lingkungan hidup.

di mana negara-negara di seluruh dunia menjadi satu kekuatan pasar yang semakin terintegrasi dengan tanpa rintangan batas teritorial negara.1. 5. yang ditandai dengan globalisasi ekonomi. Aspek Perdagangan. dengan sasaran agar biaya produksi menjadi lebih rendah. antara lain terjadi dalam aspek-aspek berikut : 1. Dengan jaringan komunikasi yang semakin maju telah membantu meluasnya pasar ke berbagai belahan dunia untuk barang yang sama. tetapi dapat mempergunakan jaringan teknologi telekomunikasi yang semakin canggih. Sehingga secara sederhana dapat dikemukakan bahwa globalisasi secara hampir pasti telah merupakan salah satu kekuatan yang memberikan pengaruh (berdampak positif) terhadap . PT. pergerakan tenaga kerja (human movement) dan penyebaran teknologi informasi yang cepat. 3. selera masyarakat dunia baik yang berdomisili di kota ataupun di desa menuju pada selera global. Dunia dalam hal ini menjadi lokasi manufaktur global. Aspek Pembiayaan. 4. atau PT. yaitu suatu perusahaan global akan mampu memanfaatkan tenaga kerja dari seluruh dunia sesuai kelasnya. Aspek Produksi. dan lain-lain. hamburger. tarif bea masuk yang murah. Dengan demikian kegiatan perdagangan dan persaingan menjadi semakin ketat dan fair. PENGARUH GLOBALISASI TERHADAP KEHIDUPAN BANGSA DAN NEGARA 1. Sebagai contoh. C. Telkom dalam memperbanyak satuan sambungan telepon. media cetak. Jasa Marga dalam memperluas jaringan jalan tol telah memanfaatkan sistem pembiayaan dengan pola BOT (BuildOperate-Transfer) bersama mitrausaha dari manca negara. 2. radio. Globalisasi di Bidang Ekonomi Abad 21. yaitu masyarakat suatu negara dengan mudah dan cepat mendapatkan informasi dari negara-negara di dunia karena kemajuan teknologi. Sebagai contoh. Hal ini terwujud dalam bentuk penurunan dan penyeragaman tarif serta penghapusan berbagai hambatan non tarif. KFC. Aspek Jaringan Informasi. infrastruktur yang memadai ataupun karena iklim usaha dan politik yang kondusif. Dengan globalisasi maka human movement akan semakin mudah dan bebas. Dengan kegiatan bisnis korporasi (bisnis corporate) di atas. Hal ini dilakukan baik karena upah buruh yang rendah. Aspek Tenaga Kerja. Wujud nyata globalisasi bidang ekonomi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. transaksi menjadi semakin cepat karena “less papers/documents”dalam perdagangan. yaitu suatu perusahaan dapat berproduksi di berbagai negara. dapat dikatakan bahwa dampak globalisasi mengarah pada meningkatnya ketergantungan ekonomi antar negara melalui peningkatan volume dan keragaman transaksi antar negara (cross-border capital flows). dan sebagainya telah melanda pasar di mana-mana. Hal ini merupakan suatu proses kegiatan ekonomi dan perdagangan. antara lain melalui : televisi. Akibatnya. seperti penggunaan staf professional diambil dari tenaga kerja yang telah memiliki pengalaman internasional dan atau buruh diperoleh dari negara berkembang. yaitu suatu perusahaan global mempunyai akses untuk memperoleh pinjaman atau melakukan investasi (baik dalam bentuk portofolio ataupun langsung) di semua negara di dunia. Bahkan. celana jeans Levi’s.

3. Berikut ini adalah beberapa contoh yang tercipta akibat/dampak globalisasi bidang ekonomi yaitu : 1. 3.000 orang per hari per rumah makan. Mencermati kondisi Indonesia dalam konteks ekonomi global. McDonald’s Corporation adalah rangkaian rumah makan siap saji terbesar di dunia. Finlandia dan paling dikenal lewat produkproduk telepon selularnya. 2. Sjahrir (2001) mengemukakan bahwa. WTO (Organisasi Perdagangan Dunia/World Trade Organization) adalah organisasi internasional yang mengawasi banyak persetujuan yang mendefinisikan “aturan perdagangan” di antara anggotanya. persetujuan setelah Perang Dunia II untuk meniadakan hambatan perdagangan internasional.000 rumah makan di seluruh dunia dengan jumlah pengunjung rata-rata 17. McDonald’s memiliki 30. masyarakat. perlu melakukan tinjauan ulang terhadap struktur dan strategi usaha serta melandaskan strategi manajemennya dengan basis entrepreneurship. lingkungan kerja dan kegiatan bisnis corporate di Indonesia. Utang yang semakin menggunung baik pada pihak luar negeri maupun dalam negeri dan 5. Kemiskinan struktural yang semakin memilukan.bangsa. Coca-cola atau Coke adalah sebuah merk minuman kola yang sangat populer. termasuk BUMN. 5. suasana internal dan eksternal ekonomi Indonesia pada saat ini menunjukkan fenomena yang kurang menggembirakan. Dijual di berbagai restoran. Nokia Corporation adalah produsen peralatan telekomunikasi terbesar di dunia. kehidupan manusia. b. Pada tahun 2005 organisasi ini memiliki 149 negara anggota. cost efficiency dan competitive advantages. Pertumbuhan ekonomi yang semakin rendah. 4. antara lain: 1. Globalisasi di Bidang Ideologi Globalisasi saat ini bisa dikatakan sebagai bentuk penjajahan model baru yang bisa mengakibatkan keterpurukan ekonomi dan kemiskinan suatu bangsa yang tidak mampu mengimbangi pengaruh atau dampak globalisasi tesebut. Kantor pusatnya berada di kota Espoo. Sampai pada tahun 2004. 2. Kekuatan ekonomi global menyebabkan bisnis korporasi. 4. Semakin meningkatnya harga barang (tingkat inflasi yang tinggi). maka akan menimbulkan berbagai kosekuensi serius. Dan hal ini kemungkinan besar bisa . toko dan mesin penjual di seluruh negara. Jumlah pengangguran yang semakin membengkak (apalagi pengangguran yang terjadi pada kaum intelektual). Didirikan pada 1 Januari 1995 untuk menggantikan GATT. Produsen dari minuman ini adalah The Coca-Cola Company yang mempunyai merk yang paling dikenal dan paling luas penjualannya. Jika hal ini tidak segera dilakukan. Untuk itu Bangsa Indonesia perlu melakukan prioritas dalam memulihkan ekonomi.

c. menimbulkan begitu banyak kepentingan-kepentingan yang tidak lagi bisa dipenuhi kecuali melalui peran kekuatan global atau melibatkan unsur suprastate. dunia global telah mempunyai dinamika politiknya sendiri. Para pelaku globalisasi di bidang politik adalah sebagai berikut : . Hal ini bagi negara berkembang seperti negara Indonesia akan berakibat hanya dijadikan negara koloni. seperti kita saksikan dalam pertempuran-pertempuran di Afghanistan dan Irak. Seperti sebuah negara. Karena terdapat unsur keberpihakan pada negara-negara maju. Mereka dapat memasuki wilayah negara yang sedang berkembang dengan mengusung misi “kebebasan” di semua aspek yaitu politik. Percaturan tersebut juga kadang terjadi dengan diwarnai pertempuran antara kekuatan militer yang menyimpan banyak kepentingan di belakangnya. lembaga internasional dan kepentingan kelompok tertentu. Sedangkan pengaruh globalisasi bisa menjanjikan kemakmuran pada negara-negara maju yang menginginkan tercapainya misi negara-negara tersebut dalam mengusung gaya ideologi Kapitalis dan Liberalis. 1. hegemoni dan pengaruh global antara kekuatan-kekuatan besar di dunia. Tidak dapat disangsikan lagi bahwa pengaruh globalisasi di bidang ekonomi sangat menguntungkan negara-negara maju. Maka globalisasi politik tidak lain adalah pergulatan global dalam mewujudkan kepentingan para pelaku yang menjalankannya. terdapat unsur-unsur ideologi yang disusupkan ke dalam suatu negara. Globalisasi di Bidang Politik Ketika mendengar ungkapan “politik global” yang ada di benak kita adalah percaturan perebutan kekuasaan. yaitu tidak lebih hanya sebagai pasar barang dan tempat pemasaran hasil industri oleh negara-negara maju. Percaturan tersebut kadang berupa proses politik yang melibatkan banyak negara. Seperti Amerika Serikat yang berada di balik lembaga bantuan peminjaman seperti IMF dan Bank Dunia. jika ingin memberikan bantuan maka salah satu persyaratannya harus menerima prinsip pasar bebas. Pengaruh globalisasi politik. Demikian juga tingkat ketergantungan kita yang secara tidak sadar telah mengikat secara politik dengan mengusung prinsip-prinsip kapitalis dan pemikiran liberal. karena dalam “upaya” memperbaiki ekonomi negaranegara berkembang. ekonomi dan sosial budaya. maka pengaruh globalisasi bagi Indonesia menyebabkan keterpurukan ekonomi yang disebabkan ketidak-mampuan kita dalam bersaing secara cepat pada hasil-hasil produksi di tanah air. Terkadang justru kepentingan sebuah negara sendiri tidak akan bisa terpenuhi kecuali dengan mengkondisikan eksternal sebagai support kepentingan domestik.terjadi pada negara-negara yang sedang berkembang.

seperti Palang Merah Internasional. adalah sebagai berikut : 1) Disorientasi. berlanjutnya konflik dan kekerasan yang bernuansa politis. lenyapnya kesabaran sosial dalam menghadapi realitas kehidupan yang semakin sulit sehingga mudah mengamuk dan melakukan berbagai tindakan kekerasan dan anarki. etika. seperti Vatikan. Kalimantan Barat dan Tengah. 2) Organisasi-organisasi antar pemerintah. Dewan Gerejagereja Sedunia. d. Misalnya. Krisis moneter dan ekonomi yang terjadi sejak akhir 1997. 1. kepercayaan. seperti ASEAN. Perusahaan-perusahaan ini dengan modalnya yang besar dan bersifat deteritorialis meluaskan jaringannya ke segala penjuru dunia. NATO. telah mengakibatkan munculya berbagai krisis lanjutan atau disebut “krisis multidimensi” yang mencakup krisis politik. antara lain : Amnesty International. European Community dan lain sebagainya. Rabiyatul Islamiyah. negara-negara yang berdiri sendiri atau yang bergabung dengan negara lain. negara-negara yang kuat dan yang lemah secara militer. World Conference on Religion and Peace. Salah satu krisis multidimensi dalam bidang sosial budaya. yaitu meluasnya berbagai modus disorientasi dan dislokasi pada banyak kalangan masyarakat kita. Sedangkan yang bersifat konvensional. negara-negara maju dan negara-negara berkembang. seperti yang pernah terjadi di berbagai wilayah Aceh. Worlwatch. dislokasi. merosotnya penghargaan dan kepatuhan terhadap hukum. Maluku dan Sulawesi tengah. World Federation of United Nations Associations. dan Refugee International.1) Negara-negara besar dan negara-negara kecil. Working Men’s Association. moral dan kesantunan sosial. Untuk yang modern. atau krisis sosial-budaya di kalangan masyarakat yang merebak dengan kian meningkatnya penetrasi dan ekspansi budaya Barat — khususnya Amerika — yang semakin sulit dibendung. 4) Perusahaan internasional atau transnasional yang non pemerintah. hukum. Green-Peace International. SARC. 3) Perusahaan internasional yang dikenal dengan Multinational Corporations (MNC). kondisi sosial-budaya masyarakat Indonesia cenderung mengalami krisis sosial yang mengarah pada disintegrasi. Globalisasi di Bidang Sosial-Budaya Paska jatuhnya kekuasaan orde baru yang kemudian berubah menjadi rezim yang disebut sebagai “era reformasi”. semakin meluasnya penyebaran narkoba serta penyakit-penyakit sosial lain. dan International Women’s League for Peace and Freedom. Human Rights Watch. etnis dan agama. negara-negara yang kuat dan yang lemah secara ekonomi. Trans-Parency International. disintegrasi sosial-politik yang bersumber pada eforia kebebasan yang nyaris kebablasan. . Beberapa indikasi yang dapat kita rasakan akibat pengaruh globalisasi sosial budaya. sosio-budaya dan sebagainya dalam kehidupan berbangsa dan negara.

semakin menyebar di dalam masyarakat sehingga muncul kecenderungan-kecenderungan “gaya-hidup” baru yang tidak kondusif bagi kehidupan masyarakat dan bangsa. Meminjam ungkapan Edward Said. Korea Utara dan sebagainya juga telah berupaya untuk membuat persenjataan-persenjataan yang semakin disempurnakan. untuk sebagian atau seluruhnya menghasilkan alat peralatan Hankam serta jasa pemeliharaan guna kebutuhan pertahanan keamanan negara. Negara-negara industri persenjataan seperti Amerika Serikat. meluasnya budaya telenovela yang menyebarkan kepermisifan. lenyapnya identitas kultural nasional dan lokal. kehilangan arah sebagai bangsa yang memiliki jatidiri. Globalisasi di Bidang Hankam Pengaruh globalisasi di bidang Hankam sangat nampak terutama pada industri-industri pertahanan sebagai tatanan segenap potensi industri nasional baik milik pemerintah/swasta. Laut. Rusia. bentuk dan kemampuannya untuk kepentingan pertahanan negara. e. Cina dan sebagainya. Bidang-bidang industri pertahanan dan keamanan khususnya negara Indonesia. bahkan belakangan muncul isu-isu senjata nuklir yang masih menjadi polemik. Valentine’s Day dan kini juga From’s Night di kalangan remaja. orang bisa menyaksikan kemunculan kultur hybrid (budaya gado-gado tanpa identitas). Dari berbagai kecenderungan tersebut. cenderung pragmatisme dan maunya serba instan. telah berupaya selalu memperbaharui jenis. mungkin akan selalu terjadi konflik akibat ketidaksaling pengertian dan pemahaman terhadap realitas multikultural tersebut. mewabahnya MTV-isasi. India. 3) Semakin merebaknya budaya “McDonald-isasi”. Udara maupun Kepolisian Negara sebagai berikut : . kemunculan budaya hybrid tampaknya tidak terelakkan. Multikulturalisme merupakan sebuah paham yang menekankan pada kesederajatan dan kesetaraan budaya-budaya lokal dengan tanpa mengabaikan hak-hak dan eksistensi budaya lain. Itu penting kita pahami bersama dalam kehidupan masyarakat multikultural seperti bangsa Indonesia. yang mampu secara sendiri atau kelompok. gejala itu tidak lain adalah neo cultural imperialism. kekerasan dan hedonisme. telah berupaya melakukan kerja sama dengan negara-negara lain baik untuk kepentingan TNI Darat. hilangnya semangat nasionalisme dan patriitisme. menggantikan imperialisme klasik yang terkandung dalam orientalisme. Pakistan. Israel. Beberapa sisi negatif dari munculnya budaya hybrid antara lain :      dapat mengakibatkan erosi budaya. Tidak sedikit negara-negara lain seperti Iran. Inggris.2) Berbagai ekspresi sosial budaya “alien” (asing). di Indonesia dewasa ini. 1. khususnya karena pengaruh globalisasi yang semakin sulit dihindari. yang sebenarnya tidak memiliki basis dan preseden kulturalnya. Perancis. Pada satu sisi. Jika tidak.

internet. helikopter NBell-412 lisensi dari Bell Textorn Inc. Perancis. seperti koran. platform Helikopter tipe NBO-105 di bawah lisensi Meserschmitt-Bolkow-Blohm (MBB). Apa yang ditunjukkan bukan sesuatu yang mengada-ada. parabola. misalnya : 1. tape. Media audio visual. namun dampaknya bisa kita rasakan. televisi. Kapan-pun dan di mana-pun manusia dengan perangkat teknologi tersebut bisa menjalin hubungan. mendapatkan informasi dan menyebarkan informasi kepada orang lain. Kita hidup di dalam dunia yang sedang mengalami transformasi yang luar biasa sehingga pengaruhnya hampir melanda setiap aspek dari kehidupan. 3) Untuk Platform Udara. 4) Bentuk kerjasama lain dalam bidang Hankam adalah offset dengan General Dynamics USA sehubungan dengan pengadaan pesawat jet tempur F16. Kendali. Media audio. 2) Sistem Komando. Kita didorong masuk ke dalam tatanan global yang tidak sepenuhnya dipahami oleh siapa pun.1) Sistem senjata meliputi platform (udara. TV kabel. Globalisasi di Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi Teknologi informasi dan komunikasi di era globalisasi dewasa ini. Kemajuan teknologi komunikasi dan informasi menjadikan manusia dalam berhubungan dengan pihak lain seakan tidak lagi dibatasi oleh waktu dan tempat. Teknologi komunikasi informasi telah memberikan kemudahan dalam pergaulan hidup manusia. Demikian juga program offset dengan British Aerospace Co dalam pengadaan rapier serta kerjasama dengan Boeing dan Fokker dalam menyediakan bagian pesawat untuk produksi Boeing dan Fokker yang dikaitkan dengan pembelian pesawat-pesawat oleh Garuda dan Merpati. seperti video. Bukan sekadar soal kita menambahkan perlengkapan modern. Beberapa perangkat teknologi komunikasi informasi yang ada sekarang. Helikopter Puma NSA330 dan Super Puma NAS-330 di bawah lisensi Aerospatiale. f. fashion. Pesatnya perkembangan teknologi komunikasi dan informasi menjadi sebuah fenomena yang selalu menarik untuk diamati. Komunikasi dan Informasi (K3I). . komputer dalam cara hidup. dan Helikopter NBK 117 lisensi dari MBB-Kawasaki. 1. telah mengalami perkembangan sedemikian pesat. compact disk 3. laut dan darat). IPTN telah memproduksi platform pesawat bersayap tetap NC212 di bawah lisensi dari Constructiones Aeronauticas SA (CASA). dalam melakukan pengalihan teknologi atas dasar lisensi. Globalisasi menunjukkan perubahan besar dalam masyarakat dunia. PT. seperti televisi. Kemajuan di bidang inilah yang paling cepat memunculkan terbentuknya era global yang antar negara seakan-akan tidak ada lagi batasbatas teritorial. Jerman Barat. seperti radio. USA. tabloid dan majalah 2. senjata dan bahan peledak dan propellant. Media cetak. Teknologi komunikasi dan informasi merupakan perangkat teknologi yang membantu manusia dalam berhubungan atau berinteraksi dengan manusia lain. Spanyol.

orang yang hidup di Indonesia tetapi lebih merasa sebagai warga komunitas global dan sebagainya. telepon. dan sebagainya. Setiap warga negara berkewajiban dan sekaligus merupakan suatu kehormatan apabila mampu menciptakan motivasi. handphone. Dengan hanya berada di depan komputer orang bisa melakukan berbagai aktvitas. politik atau elemen organisasi masyarakat. serta melakukan transaksi (pembelian. memberikan informasi. mengirim surat. membaca berbagai berita. seperti efisiensi. serta menyegarkan dan memperluas makna pemahaman kebangsaan kita dengan mengurangi berbagai dampak negatif yang akan timbul. laptop. Munculnya manusia global. SIKAP TERHADAP PENGARUH DAN IMPLIKASI GLOBALISASI TERHADAP BANGSA DAN NEGARA Sesungguhnya dengan globalisasi dapat. 1. antara lain : 1. Apa yang dahulu tidak terbayang bisa dilakukan. harus serba cepat. mobile phone. mencari informasi. dan gaya hidup yang dibawa masuk arus informasi global diterima dengan mudah. perangkat infra merah. Sudah saatnya. Komputer. perkembangan ini mulai menampakkan pengaruhnya berupa perhatian dan apresiasi kita yang kadang berlebihan terhadap berbagai wawasan dan perikehidupan global. kamera.4. sekarang ini dengan kemajuan teknologi komunikasi informasi orang dapat melakukannya. Beberapa sikap yang perlu kita miliki dalam rangka menghadapi pengaruh globalisasi dan implikasinya terhadap bangsa dan negara antara lain sebagai berikut : 1. D. kita dapat mengambil peranan yang lebih besar pada prakarsa dan kreativitas warga masyarakat melalui berbagai infrastruktur teknologi informasi dan transportasi. ekonomi. Kemudahan yang didapatkan dari penggunaan teknologi komunikasi dan informasi sejalan dengan nilai-nilai yang berkembang di negara-negara maju. pembayaran dan penjualan). a. era globalisasi kita maknai dalam arti yang positif antara lain tumbuhnya persaingan yang sehat. mengharuskan kita untuk bersikap arif dan mampu merumuskan serta mengaktualisasikan kembali nilai-nilai kebangsaan yang tangguh dalam berinteraksi terhadap tatanan dunia luar dengan tetap berpijak pada jati diri bangsa. nilai. meskipun ada yang tidak sesuai degan nilai sosial budaya sendiri. Di negara-negara maju. melihat televisi. Dalam era globalisasi dewasa ini. Budaya Global. orang telah akrab dengan penggunaan berbagai perangkat teknologi komunikasi dan informasi tersebut. tingkat kompetisi yang tinggi. Memiliki Wawasan Global Khusus globalisasi dan perkembangan global lainnya. Perilaku. efektifitas dan rasionalitas. LCD. seperti melakukan pembicaraan dengan orang lain. tatanan. kondisi dan peluang yang diperlukan untuk tumbuh dan berkembangnya kreativitas dan prakarsa masyarakat itu sendiri. Contohnya adalah penggunaan komputer multimedia yang telah terhubung dengan jaringan internet. sosial budaya. . 1.

Kompetisi media massa global melahirkan demokrasi “instant” dan pendangkalan wawasan. . dengan memakai bahasa yang sama. Pendangkalan wawasan dan kehidupan demokrasi. dan sebagainya. misalnya. bahwa adanya diskusi dan perhatian tersebut tentu dengan tidak sendirinya berarti tidak baik. dan sebagainya. berhubungan secara serasi. dan isyu yang dikembangkan di masyarakat yang menguasai lalu-lintas informasi global. prinsip-prinsip dibalik konsep Pembangunan Berkelanjutan. Memahami Era Globalisasi dan Hubungan Interdependensi Ekonomi Perkembangan baru bidang ekonomi. Timbulnya wacana atau diskusi terhadap permasalahan konseptual yang ditimbulkan oleh globalisasi. serta kultur pop global. Hal yang penting untuk kita fahami.1. hak asasi manusia atau wawasan lingkungan.. keluarga sama jenis. 1. misalnya mengenai konsep negara-bangsa ( nation state ). akan tetapi bersifat transnasional atau global. telah menciptakan suasana serta pola hubungan finansial. keanekaragaman hayati atau keterkaitan penduduk dengan lingkungan. 1. Perlu diingat. masalah lingkungan global. liberalisasi. Semuanya beranjak dari konsep ekosistem secara holistik: seluruh bagian saling terkait dan tergantung. ekosistem. Politik global. Hak Asasi Manusia. Perhatikan umpamanya. Khususnya di Indonesia. Konsep Global. isyu global dapat dibahas dalam berbagai forum seminar. selaras dan seimbang. pengkajian dan diskusi secara lugas. Meskipun ada di antaranya yang datang dari luar ( seperti konsep global commons ). e. Hal ini misalnya dapat dilakukan terhadap wawasan tentang keterbukaan. Pendangkalan ini menular ke dalam masyarakat yang tidak sempat melihat perspektif yang wajar sebagai akibat dari gerak dinamika yang sangat tinggi. bahwa segala aktivitas kegiatan ekonomi dan operasi dunia usaha tidak lagi dapat diidentifikasikan sebagai kegiatan nasional. Isyu Global. 2. produksi dan berbagai hubungan ekonomi lain yang sangat berbeda dengan yang dikenal atau dilaksanakan sebelumnya ini. c. daya dukung alam. primordialisme baru. d. 1. b. kohabitasi. Dengan pengkajian dan telaahan yang lebih dalam dan terbuka. rentang perhatian ( span of attention ) yang singkat. 1. Dalam hal wawasan lingkungan hidup. bahwa sebenarnya kebanyakan konsep lingkuangan sudah sesuai dengan nilai-nilai yang berkembang di dalam masyarakat. misalnya: hak aborsi wanita. perdagangan. banyak yang berpendapat bahwa pandangan ini diakibatkan oleh tekanan dan pengaruh internasional. relevansi ideologi bagi negara. dengan proses analisis realtime yang langsung jadi dari tempat peristiwa yang mengutamakan nilai “gigit” ( soundbites ).

berupa perluasan jasa uang sehingga mencakup berbagai kegiatan di luar yang secara tradisional dilakukan di pasar uang. akan tetapi seluruh dunia. Perdagangan internasional makin mengikuti ivestasi. 5.Berbagai perkembangan baru yang menggambarkan kecenderungan globalisasi atau transnasionalisasi dalam perekonomian dapat dilukiskan sebagai berikut : 1. telah menimbulkan revolusi dalam hubungan komunikasi karena mampu mentransfer informasi jauh lebih cepat dan akurat serta kapasitas yang berlipat besarnya. krisis Timur Tengah. akan tetapi juga antar negara-negara berkembang serta antara negara-negara berkembang dan maju. . bagaimana tembok Berlin runtuh. yaitu meluasnya operasi lembaga keuangan sehingga tidak terbatas pada suatu negara atau wilayahnya. data dan informasi ke seluruh penjuru dunia dengan lebih mudah dan murah. 3. merupakan perkembangan baru yang merupakan globalisasi politik. 4. telah memudahkan masyarakat dunia memindahkan uang. Kecenderungan timbulnya hubungan interdependensi ekonomi ini tidak saja antar negara-negara maju yang sudah lama terjadi. Gejala sekuritisasi atau proses membaurnya operasi bank-bank komersial dengan lembaga-lembaga keuangan sekuriti serta inovasi baru dalam operasi keuangan. sehingga hasil akhirnya merupakan gabungan dari produk yang berasal dari berbagai negara tersebut. pada berbagai kegiatan produkasi juga bersifat transnasional. Hal ini. Semua perubahan-perubahan tersebut di atas. semenjak pertengahan dasawarsa tujuh puluhan telah terjadi proses globalisasi keuangan dalam bentuk internasionalisasi dan mungkin lebih tepat transionalisasi keuangan. Perusahaan multinasional. akan tetapi masingmasing perusahaan nasional menghasilkan komponen yang setelah digabungkan dengan komponen-komponen lain yang dihasilkan perusahaan di negar-negara lain. Dalam kegiatan produksi. Mayarakat dapat mengikuti peristiwa penting di dunia dengan mudah. Gempa bumi dan gelombang Tzunami di Aceh. dan sebagainya. terutama teknologi komunikasi terutama setelah ditemukannya kabel dari “fiber optic” yang menggantikan tembaga sebagai sarana komunikasi dengan efisiensi yang berlipat ganda. yaitu sifat hubungan ekonomi antar bangsa-bangsa yang lebih ditandai oleh saling ketergantungan atau interdependensi yang makin menguat. bukan lagi yang menghasilkan suatu produk dengan pasokan bahan yang datang dari perusahaan-perusahaan anaknya. Perkembangan teknologi. 2. kecenderungan globalisasi nampak dari proses pembuatan produk akhir yang komponen-komponennya dihasilkan diberbagai negara. Perkembangn di Timur Tengah. akhirnya menjadi satu barang jadi. bahkan ada pendapat yang mengatakan bahwa perdagangan merupakan fungsi dari investasi. 6. Dalam hubungan finansial. suatu reaksi yang menyatukan negara-negara lain untuk mengambil tindakan embargo ekonomi dan penyerangan terhadap Irak yang oleh resolusi PBB dianggap memiliki senjata pemusnah masal. bagaimana krisis hubungan RRC dan Jepang terjadi. Globalisasi ekonomi telah menimbulkan gejala baru. yang dimotori Amerika Serikat dan sekutunya. 7. Dalam perkembangan investasi.

Baru-baru ini MITI Jepang mengeluarkan dokumen yang menunjukan programnya untuk menjadikan ekonomi Jepang berperan sebagai pemimpin ekonomi dunia dalam tahun 2000-an sebagaimana Amerika Serikat melakukan hal ini semenjak berakhirnya Perang Dunia II.1. Kecenderungan ini akan berlanjut di masa depan. makin meningkat. seolah-olah ada suatu integrasi ekonomi di kawasan tersebut. investasi dan ekonomi antar negara-negara di berbagai kawasan. termasuk negara kita. Kecenderungan ini sering disebutkan sebagai penemuan kembali ekonomi pasar. dan yang banyak mendapat sorotan. Transformasi perekonomian yang terjadi di kawasan Pasifik dan Asia Tenggara. . kita dapat memaklumi bahwa Eropa akan jauh lebih banyak memperhatikan masalah intern dan lebih bersikap introvertif. 2. kemudian dengan Meksiko dan wilayah Australia-NewZealand. Ekonomi kawasan Asia Pasifik berkembang sangat pesat yang dipelopori oleh RRC. mengalami perubahan kearah proteksionisme. kepercayaan Eropa menjadi pulih. seperti defisit neraca perdangan yang berkelanjutan. antara lain : 1. 5. dengan “glasnost” dan “perestroikannya”. Di lain pihak ketergantungan kebanyakan negara pada pasar tertentu (AS dan Jepang) yang dapat menimbulkan hubungan bilateral yang berpotensi menimbulkan friksi. Taiwan dan Korea Selatan. serta perkembangan NICs baik di Asia maupun di kawasan lain. Negara Jepang telah memperlihatkan kemampuannya sebagai kekuatan utama di bidang perdagangan. Beberapa indikator perubahan dan perkembangan dunia yang sangat cepat. terutama setelah AS mulai kehilangan daya saingnya menghadapi Jepang. Timbulnya gejala baru kearah pembentukan “free trade area” diberbgai wilayah seperti Amerika Utara dan Amerika Serikat dengan Kanada. 4. Dengan program yang sangat luas ini. Terdapat perkembangan penting di Eropa Barat dengan program Pasar Tunggal Eropa pada tahun 1992. dan di negara-negara ASEAN. Yang jelas sejak dicanangkannya penyatuan pasar Eropa. Memahami Perkembangan Dunia Yang Sangat Cepat Kecenderung globalisasi yang menimbulkan hubungan interdependensi antar perekonomian negara-negara di dunia. 3. di negara-negara sosialis atau komunis. negara-negara berkembang. Banyaknya perekonomian di dunia yang mendorong bekerjanya mekanisme pasar dan persaingan dengan mengurangi campur tangan langsung negara atau pemerintah dalam kegiatan ekonomi nasional. Amerika Serikat yang 50 tahun lalu menunjukan keterbukaan dalam sikapnya terhadap perdagangan internasional. istilah “Euroclerosisi” menjadi hilang dan penanaman modal di Eropa baik oleh masyarakat sendiri maupun oleh masyarakat luar Eropa. demikian pula perdagangan antar negara-negara di kawasan ini. harus kita pahami bahwa hal ini akan dibarengi dengan berbagai perkembangan sangat cepat dan juga bersifat struktural. yang dilaksanakan di negara-negara atau perekonomian industri baru (newly industrializing countries atau NICs dan newly industrializing economies atau NIEs). Dengan peningkatan hubungan dagang. Kecenderungan ini nampak jelas dari perundang-undangan yang dikeluarkan dalam perdagangan maupun berbagai rancangan undang-undang yang diajukan di Congress. Bila masing-masing “free trade area” ini akan menjadi tertutup pula maka kita menghadapi bahaya fragmentasi atau proteksionisme. 6. 3.

kini ditahun sembilan puluhan dan ke masa depan tidak revelan lagi. yaitu : 1.1. beberapa kerangka kebijaksanaan yang berlaku dimasa perang dingin. Proses globalisasi yang gencar berlangsung di seantero dunia sehingga perlu diperhitungkan dan dimanfaatkan dalam menarik kebijaksanaan pembangunan nasional. seperti Indonesia dan negara Asia Timur serta beberapa negara Amerika Selatan lainnya sudah menempuh proses pembangunan yang cukup kencang selama dasawarsa lalu dan karena itu mengalami perubahan struktur ekonomi dan sosial yang cukup besar. Perubahan kondisi dan aspirasi masyarakat yang merubah dan meningkat sebagai hasil pembangunan dasawarsa-dasawarsa lalu. Perubahan yang berlangsung ini menumbuhkan kekuatan-kekuatan sosial baru yang memerlukan penanganan dan kerangka kebijaksanaan pembangunan yang baru pula. Perhatikan bagan di bawah ini ! . 4. Memanfaatkan Globalisasi Untuk Pembangunan Pembangunan di negara-negara berkembang pada umumnya. dan 2. sekarang ini berlangsung dalam keadaan dunia yang sedang mengalami proses globalisasi. Beberapa negara berkembang. Tidak lagi bisa ditempuh “jalan kemarin” atau pendekatan “busines as usual”. Sehingga setidaknya terdapat dua faktor yang mempengaruhi kerangka kebijaksanaan yang membedakannya dengan kebijakan lalu. Hal ini dengan akibat bahwa proses pembangunan negara berkembang tidak bisa dilaksanakan terisolasi dari proses globalisasi. Dengan memperhatikan dua faktor ini perlu dikaji implikasinya pada keperluan melakukan penyesuaian pada beberapa bidang yang strategis. Oleh karena itu.

Penyesuaian Kebijakan Ekonomi Perlu ditekankan bahwa stabilitas terutama yang terkait dengan bidang ekonomi. a.1. Sudut penghlihatan ini membawa akibat bahwa ada sikap berpihak dalam menarik kebijaiksanaan pembangunan. Namun dalam penerapannya tidak cukup lagi ditempuh kebijaksanaan ekonomi yang diandalkan pada kebijaksanaan moneter saja. sangat penting bahwa Pemerintah secara eksplisit menunjukan sikap berpihak pada kelompok lemah dan rentan dalam kebijaksanaan pembangunan. Kebijaksanaan stabilisasi ekonomi inipun memerlukan penyesuaian dengan menekankan sekarang lebih banyak pada kebijaksanaan sektor rill mengurangi hambatan arus dan produksi barang serta jasa. Ini berarti bahwa sistem sekonomi yang dikembangkan adalah “ekonomi pasar dengan pencernaan”. Proses pembangunan yang berlangsung secara global sekarang ini menunjukan sifat “pertumbuhan tanpa perluaan lapangan kerja” (jobless growth) dalam mengisi pembangunan negara berkembang ini berarti bahwa perombakan struktur ekonomi dari mayarakat pertanian menjadi masyarakat industri sungguhpun penting tidaklah cukup. Yang diperlukan sebagai tambahan adalah meningkatkan kemampuan industri-berpengetahuan (knowledge based industry). Paling tidak diusahakan agar “medan juang” (playing field) setingkat dalam dunia kompetisi global. Dalam ekonomi pasar yang didorong oleh proses globalissi ekonomi. khususnya dalam ukuran laju inflasi. Dalam menanggapi proses globalisasi ekonomi dengan masuknya saingan menghadapi kelompok-kelompok ekonomi kuat. perlu ada ikhtiar khusus memberdayakan kekuatan ekonomi lemah. . tetap perlu dipertahankan oleh karena globalisasi ekonomi justru menghendaki terpeliharanya stabilitas ekonomi.

Penyesuaian Nilai Etika Berbagai penyesuaian kebijaksanaan ekonomi dan pengembangan institusi ini memerlukan pengembangan nilai etika. termasuk pemerintah. sehingga keanekaragaman dalam diri masyarakat seyogianya tidak perlu menjadi masalah. 5) Visi penglihatan untuk melihat proses pembangunan tidak dalam jangka pendek (short tern vision) tetapi dalam jangka panjang (long tern vision). Oleh karena itu tumbuh-kembangnya demokrasi tidak lagi cara kekuasaan yang dimiliki berbagai fihak. Maka permintaan akan modal melebihi pemasokan modal. 1. digunakan dalam mengembangkan sumberdaya alam. ekonomi dan sosial dalam proses pembangunan. Bangsa Indonesia bersyukur bahwa secara politis kita sudah menganut “Bhineka Tunggal Ika”. 2) Menumbuhkan kebebasan sebagai ciri manusia beradab dan mencakup kebebasan mengakatualisasikan diri dengan identitas sendiri dan atas kerangka acuan sendiri : . 3) Pola kepimpinan yang ditampuh tidak lagi sentralissi tetapi desentralisasi baik ke daerah maupun kekelompok masyarakat. maka peranan pemerintah adalah penting. 2) Kegiatan Pemerintah beralih dari pelaksanaan (excution) menjadi pembimbingan (guidance). 4) Sikap kerja yang beralih dari tindak repressif kearah preventif. Namun sifat orientasi kepemerintahan perlu mengalami penyesuaian : 1) Memberi pelayanan kepada masyarakat ditingkatkan menjadi sifat memberdayakan masyarakat melayaninya diri sendiri. Dalam sistem ekonomi pasar dengan perencanaan. Pertama adalah pengembangan institusi aparatur Pemerintah. Penyesuaian Pengembangan Institusi Penyesuaian kebijakan tentang pembangunan ekonomi. memerlukan penyesuaian pengembangan institusi. Globalisasi ekonomi mengakibatkan bahwa modal menjadi barang langka. Lebih-lebih dengan kesempatan pembangunan yang terbuka sekarang akibat berakhirnya perang dingin. c. Masyarakat plural dan beranekaragam (pluralisme) adalah ciri masyarakat global.1. Modal “tidak mengenal bendera nasional” dan akan memasuki sektor dan negara yang menghasilkan keuntungan. Dari berbagai nilai luhur yang dimiliki bangsa Indonesia perlu diangkat secara eksplisit nilai-nilai sebagai berikut : 1) Penegakkan martabat kemanusian dengan pokok menghormati hidup (respect for life). Hidup dan kehidupan bermatabat kemanusiaan inilah perlu dihormati. b.

berbeda kelompok. perangkat hukum. ilmu pengetahuan. 3) Menegakkan keadilan yang diwujudkan melalui hukum. kebebasan hidup bermasyarakat menurut kerangka acuan masyarakat itu sendiri. 4) Toleransi yang menghormati hak berbeda pendapat. bernegara. regional. bahwa dalam dasawarsa dua ribuan daya saing ekonomi nasional mulai meningkat. Hal ini tentu saja membawa implikasi pada perencanaan dan pengelolaan pembangunan nasional secara keseluruhan dalam berbagai bidang dan aspek kehidupan berbangsa dan bernegara. menuntut peningkatan strategi dan langkah-langkah operasional untuk penciptaan iklim bagi dunia usaha. Untuk itu. Demikian langkah-langkah penyesuaian yang perlu diusahakan dalam menanggapi proses globalisasi dan proses pembangunan yang merobah struktur ekonomi dan masyarakat Indonesia dari masyarakat agraris pertanian ke arah masyarakat industri. infrastruktur. penciptaan sumber daya manusia dan sebagainya yang terus makin meningkat efisiensi dan daya saingnya. Implikasi Globalisasi Terhadap Bangsa dan Negara Negara Indonesia sebagai bagian dari masyarakat global dengan ideologi Pancasila yang terbuka dan sistem politik. Akan tetapi. merasakan dampak dari perubahanperubahan dunia yang cepat dan mendasar. menerima dan memilih informasi. para cendikiawan dari berbagai disiplin ilmu. sosial-budaya serta hankam yang dinamis. Pelaku ekonomi.kebebasan beragama. berbeda ras. diperlukan segala upaya untuk mempertahankan dan meingkatkan pasar bagi hasil produksi nasional. berbeda agama. 5. baik lewat perbaikan sistim perdagangan internasional dalam kerangka multilateral. 2. sehingga peraturan perundang-undangan mencerminkan rasa adil yang hidup dalam masyarakat. kebebasan berfikir dan mengungkapkan pendapat. aparat birokrasi. 5) Solideritas sosial yang menumbuhkan sikap keadilan sosial dan terwujud dalam jumlah penduduk di bawah garis kemiskinan yang menurun dan kesenjangan di atas garis kemiskinan mangecil. Perumus kebijakan di tingkat nasional. Langkah-langkah penyesuaian ini tidak berlangsung otomatis. dalam melaksanakan pembangunan dari tahun ke tahun. . pelaku ekonomi dalam dunia usaha maupun purumus kebijakan di tingkat nasional. Semua perubahan-perubahan tersebut akan berimplikasi pada hal-hal antara lain sebagai berikut : 1. 1. Hak untuk berbeda dalam semangat bersatu. ekonomi. kemampuan produksi dan ekspor makin membesar. berbeda suku. kebebasan berbangsa . tetapi perlu ditumbuh kembangkan. dan bertanah air yang tegak sama tinggi dengan bangsa-bangsa lain. perubahan-perubahan itu sendiri akan berpengaruh pada perkembangan terhadap teknologi informasi dan komunikasi. dan bilateral.. bahwa perubahan yang cepat dan kecenderungan tidak menentu serta makin ketatnya persaingan atau kompetisi di berbagai bidang kehidupan.

yaitu baik pemerintah pusat maupun daerah diharapkan makin memainkan peran sebagai fasilitator. kreativitas dan partisipasi masyarakat. Bagi dunia usaha. tanpa menghilangakan campur tangan yang diperlukan. telah membawa implikasi pada teori atau pendekatan diberbagai bidang dan aspek kehidupan. Khusus pada globalisasi ekonomi. globalisasi dengan . khususnya yang memberikan arah serta mendorong prakarsa. pemberi dorongan dan bimbingan kepada para cendikiawan. Oleh sebab itu. Untuk lebih jelasnya perhatikan bagan di bawah ini ! Perkembangan yang cepat sebagai pengaruh globalisasi. tenaga ahli dari berbagai disiplin ilmu serta dunia usaha untuk terus meningkatkan daya saing dalam skala nasional dan global. menuntut kelincahan dunia usaha dalam keja sama antar para pelakunya dan dengan pemerintah dalam memperjuangkan kepentingan nasional di pasar dunia. Kebijaksanaan deregulasi dan debirokratisasi harus dilanjutkan. Pemerintah. dituntut untuk lebih luwes.3. 4. lebih sensitif pada tuntutan pasar dan lebih jeli mempelajari peluang-peluang yang terbuka di pasar serta menerus meningkatkan efisiensi dan daya saing perusahaannya.

 Semakin menguatnya nilai-nilai politik berdasarkan semangat individual. kelompok. oposisi.segala implklikasinya. Bidang Politik Indikator Perubahan / Dampak Globalisasi  Penyebaran nilai-nilai politik Barat baik secara langsung atau tidak langsung dalam bentuk unjuk rasa. Untuk negara berkembang seperti Indonesia masih sangat merasakan akibatnya. No 1. diktator mayoritas atau tirani minoritas. hendaknya terus kita upayakan dalam kerangka membangun sebuah bangsa dan negara yang mampu berlaku efisien.  Semakin lunturnya nilai-nilai politik yang berdasarkan semangat kekeluargaan. PENGARUH GLOBALISASI TERHADAP BANGSA DAN NEGARA INDONESIA Bangsa Indonesia. seperti halnya bangsa-bangsa lain dalam era globalisasi ini tidak dapat menghindar dari arus derasnya kompleksitas perubahan (inovasi) sebagai akibat canggihnya teknologi informasi.  2. serta tingkat efisiensi dan kompetisi yang tinggi di berbagai bidang hidupan. 1. Lingkungan. Sektor-sektor ekonomi rakyat yang diberikan subsidi semakin berkurang. demokratisasi. dan sebagainya. musyawarah mufakat dan gotong royong. telekomunikasi dan transportasi.  Semakin banyak lahirnya partai politik. demonstrasi yang semakin berani dan terkadang “mengabaikan kepentingan umum” dengan cara membuat kerusuhan dan anarkhis. Beberapa indikator pengaruh negatif maupun positif globalisasi yang melanda bangsa dan negara Indonesia antara lain dapat dilihat berikut ini. Kompetisi produk dan harga semakin tinggi sejalan dengan tingkat kebutuhan masyarakat yang semakin selektif. organisasi non pemerintah atau Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang menjadi “sponsor” kepentingan tertentu dengan menyuarakan Hak Asasi Manusia. efektif dan memiliki daya saing global. Supremasi Hukum.  Transparansi. akuntabilitas. dan profesional dalam penyelenggaraan pemerintahan negara (jabatan-jabatan publik) semakin mendapat sorotan dari berbagai elemen masyarakat. koperasi semakin sulit berkembang. tatanan ekonomi dunia yang mengarah pada pasar bebas. Ekonomi    Berlakunya “The survival of the fittest” sehingga siapa yang memilki modal yang besar akan semakin kuat dan yang lemah tersingkir. E. Pemerintah hanya sebagai regulasi dalam pengaturan ekonomi yang mekanismenya akan ditentukan oleh pasar. dan penyerapan tenaga kerja dengan pola padat karya sudah semakin ditinggalkan. .

Semakin menguatnya supremasi hukum. Peran masyarakat dalam menjaga kemanan. Semakin memudarnya nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan bermasyarakat. solidertitas. berbangsa dan bernegara karena dianggap tidak ada hubungannya (sekulerisme). kedaulatan dan ketertiban negara semakin berkurang karena hal tersebut sudah menjadi tanggung jawab pihak tentara dan polisi.) hanya ditangani segelintir orang (kurang adanya kebersamaan). Menguatnya supremasi sipil dengan mendudukkan tentara dan polisi sebatas penjaga keamanan. permisif (membiarkan yang dianggap tabu) dan konsumerisme (lebih senang memakai dari pada membuat). kepedulian dan kesetiakawanan sosial sehingga dalam keadaan tertentu (musibah. maupun media cetak yang kadangkadang ditiru habis-habisan. hedonisme (kenikmatan sesaat). 4.3. kecelakaan. jaksa dan hakim) yang lebih profesional. Semakin lunturnya semangat gotong royong. antene parabola. Menguatnya regulasi hukum dan pembuatan peraturan perundangundangan yang memihak dan bermanfaat untuk kepentingan rakyat. Hukum. transparan dan akuntabel. kedaulatan dan ketertiban negara yang profesional. demokratisasi dan tuntutan terhadap dilaksanakannya hak-hak asasi manusia. Sosial dan Budaya     Mudahnya nilai-nilai Barat yang masuk baik melalui internet. dll. Semakin menguatnya tuntutan terhadap tugas-tugas penegak hukum (polisi. Semakin memudarnya apresiasi terhadap nilai-nilai budaya lokal yang melahirkan gaya hidup individaulistis (kepentingan diri sendiri). pragamatisme (yang menguntungkan). Pertahan dan Kemanan      . media televisi. sakit.

3. Nasionalisasi 2. hiper kompetisi 3. 4. 1. 2. A. Bangsa Indonesia harus siap dalam menghadapi era globalisasi abad 21 yang memiliki karakteristik sebagai berikut.LATIHAN UJI KOMPETENSI 1. imperialisme 4. kecuali …. kepentingan global 5. intrnasionalisasi 3. lompatan teknologi . perubahan akseleratif 2. menutup diri dari bangsa lain membuka seluas-luasnya penguasaan berbagai iptek menyesuaikan diri dengan keadaan memberikan ruang gerak Era globalisasi membuat batas-batas antara negara menjadi seakan semakin kabur dalam bentuk yang disebut …. Pilihan Ganda Pilihlah salah satu jawaban yang dianggap paling benar !Agar bangsa Indonesia tidak ketinggalan di era globalisasi hal-hal yang dapat dilakukan antara lain …. 6. 1. neo-imperialisme 6. 1. 5.

Emmanuel Ritcher 4. sosial dan budaya 3. Teknologi 2.4. keterbukaan yang lebih tinggi 5. Thomas L. Hak asasi manusia dan lingkungan. serta musyawarah mufa-kat di lembaga perwakilan rakyat. e. ekonomi pengetahuan 5. hankam 5. Lunturnya nilai-nilai dan semangat kekeluargaan. 1. c. sosial-budaya 1. dalam wawasan global merupakan …. ekonomi 4. d. Lyman 5. Berikut ini adalah yang termasuk dalam tantangan yang dihadapi dalam era globalisasi abad ke 21. isu global 8. Melcolm Waters 2. demoralisasi nilai-nilai 6. pemerintah yang semakin longggar 4. politik global 3. suburnya praktik-praktik KKN 7. Jika dewasa ini dapat kita lihat banyaknya tenaga asing yang bekerja disuatu negara atau sebaliknya. konsep global 4. Tokoh yang berpendapat bahwa globalisasi merupakan pertumbuhan yang sangat cepat dan saling ketergantiangan adalah …. Politik 2. 1. budaya global 2. 1. hukum 3. demokratisasi dan HAM 5. diversifikasi masyarakat 3. 1. Pengaruh globalisasi pada bidang politik yang paling menonjol antara lain …. Leonor Briones 6. partisipasi politik rakyat 3. Friedman 3. industri dan jasa 4. 1. merupakan salah satu indikasi dampak negatif globalisasi dalam bidang …. hal ini merupakan salah satu indikator aspek globalisasi …. sikap individualaisme 2. kehidupan global 5. lingkungan 5. apresiasi generasi muda 4. Princeton N. perdagangan . global dan kompleks 6. 1. kecuali …. aggota parlemen yang heterogen 2.

Beri penjelasan salah satu aspek globalisasi yang mencakup lingkungan. sekolah maupun masyarakat ! . chauvinistis 4. mengapa dalam menghadapi tantangan globalisasi perlu memperkuat jadiri bangsa Indoensia yang berdasarkan Pancasila ! 10. fanatisme sempit 2. Jelaskan. Uraian Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan jelas ! 1. Berikan alasan mengapa kita perlu mewaspadai budaya global dalam era globalisasi baik di lingkungan keluarga. etnis dan agama tertentu. Salah satu aspek negatif globalisasi yang memunculkan fanatisme terhadap rasial. sekterianisme 3. Tuliskan sekurang-kurangnya 3 (tiga) aspek negatif dalam globalisasi ! 7. Jelaskan yang anda ketahui tentang makna globalisasi ! 2. berikan alasan mengapa demikian ! 3. Salah satu karakteristik era globalisasi adalah adanya kompetisi yang tinggi. disebut sebagai …. Menurut pendapat anda. Berikan contoh sekurang-kurangnya 3 (tiga) dampak globalisasi bagi bangsa Indonesia dalam bidang sosial budaya ! 5. mengapa dalam proses globlaisasi terjadi “kecemasan informasi “ ! 8. Beri penjelasan bagaimana hubungan antara globalisasi dengan pembangunan ! 6. 1. the global paradox 5. primordialisme B. khususnya di negara Indonesia ! 4. Berikan alasan.9. apa langkah-langkah yang paling mungkin dilaksanakan merintah Indonesia dalam rangka menghadapi masyarakat global pada proses globalisasi ! 9.

.

3. Pentingnya pemahaman terhadap aspek positif dan negatif era globalisasi. Diskusikan dengan teman-temanmu tentang topik-topik berikut ini ! 1. Tantangan dunia pendidikan dalam era globalisasi. Kualitas sumber daya manusia yang dibutuhkan dalam era globalisasi.C. koran. 4. majalah. 2. 3. 2. Buatlah makalah sehubungan dengan pembahasan tersebut dan presentasikan hasilnya di depan kelas ! . buletin. Era globalisasi dalam mempercepat demokratisasi di Indonesia. 1. Rumuskan kembali yang dimaksud dengan globalisasi ! Jelaskan kembali pengaruh globalisasi dalam berbagai bidang kehidupan ! Berikan contoh aspek positif dan aspek negatif era globalsiasi di Indonesia ! Carilah perbandingan dengan salah satu negara tentang contoh-contoh kesiapan pemerintah dan masyarakatnya dalam menghadapi era globalisasi ! 5. 4. Bahan Untuk Tugas atau Diskusi 1. Carilah referensi lain baik dari buku. Bentuklah kelompok sesuai dengan kebutuhan ! 1. internet dan sebagainya yang berhubungan dengan pengaruh globalisasi dalam kehidupan.

…… ………………………………………………… ……………………………… ………. Hiper ………………………………………………… ……………………………… …… Kompetisi ………. Perubahan ………………………………………………… ……………………………… …… Akseleratif ………. D. …… 3. n ………………………………………………… ……………………………… ………. …… 4. …… ………………………………………………… ……………………………… ………. …… ………………………………………………… ……………………………… ……….1. …… ………………………………………………… ……………………………… ………. …… 2. …… . …… ………………………………………………… ……………………………… ………. ………………………………………………… ……………………………… ………. …… ………………………………………………… ……………………………… ………. ………………………………………………… ……………………………… ………. …… 5. Inquiry Isilah titik-titik pada kolom berikut ini untuk menganlisis trens atau karakteristik globalsiasi abad 21 ! N Trens / Indikator / Keterangan Contoh o Karakterist ik 1. ………………………………………………… ……………………………… ………. Ekonomi ………………………………………………… ……………………………… …… Pengetahua ………. Global dan ………………………………………………… ……………………………… …… Kompleks ………. Aliran Modal Tanpa Batas ………………………………………………… ……………………………… ……….

About these ads .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful