STRUKTUR ATOM MENURUT DALTON,THOMSON,RUTHERFORD, DAN BHOR

TEORI ATOM MENURUT DALTON Teori atom Dalton didasarkan pada dua hukum, yaitu hukum kekekalan massa (hukum Lavoisier) dan hukum susunan tetap (hukum prouts). Lavoisier menyatakan bahwa “Massa total zat-zat sebelum reaksi akan selalu sama dengan massa total zat-zat hasil reaksi”. Sedangkan Prouts menyatakan bahwa “Perbandingan massa unsur-unsur dalam suatu senyawa selalu tetap“. Dari kedua hukum tersebut dalton berpendapat bahwa: 1. Atom merupakan bagian terkecil dari materi yang sudah tidak dapat dibagi lagi 2. Atom digambarkan sebagai bola pejal yang sangat kecil, suatu unsur memiliki atom-atom yang identik dan berbeda untuk unsur yang berbeda 3. Atom-atom bergabung membentuk senyawa dengan perbandingan bilangan bulat dan sederhana. Misalnya air terdiri atom-atom hidrogen dan atom-atom oksigen Reaksi kimia merupakan pemisahan atau penggabungan atau penyusunan kembali dari atomatom, sehingga atom tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan. Selanjutnya Dalton menggambarkan atom sebagai bola pejal seperti kelereng. Kelemahan Teori atom Dalton Dalam teori atom dalton tidak dijelaskan dari mana sumber muatan yang ada pada listrik padahal menurut Dalton atom merupakan partikel netral.

Dengan demikian. Teori atom Thomson menyatakan bahwa: “Atom merupakan bola pejal yang bermuatan positif dan didalamya tersebar muatan negatif elektron” Model atom ini dapat digambarkan sebagai kue onde-onde.76 x 108 Coulomb/gram Besarnya muatan dalam elektron ditemukan oleh Robert Andrew Milikan (1908) melalui percobaan tetes minyak Milikan . maka untuk menghasilkan muatan total netral harus ada muatan positif. Atom merupakan partikel yang bersifat netral. Joseph John Thomson (1897) melanjutkan eksperimen William Crookes yaitu pengaruh medan listrik dan medan magnet dalam tabung sinar katoda Hasil percobaannya membuktikan bahwa ada partikel bermuatan negatif dalam suatu atom karena sinar tersebut dapat dibelokkan ke arah kutub positif medan listrik.TEORI ATOM MENURUT THOMSON Dari hasil percobaannya. padahal keduanya sama-sama memiliki elektron.THOMSON Percobaan tabung sinar katoda pertama kali dilakukan William Crookes (1875). Thomson dapat menentukan nisbah muatan terhadap massa (nilai e/m) dari partikel sinar katode sebesar 1. Hasil eksperimennya adalah ditemukannya seberkas sinar yang muncul dari arah katoda menuju ke anoda yang disebut sinar katoda. George Johnstone Stoney (1891) yang memberikan nama sinar katoda disebut “elektron”. Thomson telah menyempurnakan teori atom dari Dalton dan mengemukakan teori atomnya yang dinamakan sebagai teori atom Thomson. Oleh karena elektron bermuatan negatif. Kelemahan Teori atom Thomson Tidak dapat menjelaskan bagaimana susunan elektron dan muatan positif di dalam atom MODEL ATOM J. Thomson menyatakan bahwa sinar katoda merupakan partikel penyusun atom (partikel sub atom) yang bermuatan negatif yang selanjutnya dinamakan sebagai elektron. Antoine Henri Becquerel (1896) menentukan sinar yang dipancarkan dari unsur-unsur Radioaktif yang sifatnya mirip dengan elektron. Kue sebagai muatan positif sedangkan wijennya sebagai muatan negatif.J. Kelemahan dari Stoney tidak dapat menjelaskan pengertian atom dalam suatu unsur memiliki sifat yang sama sedangkan unsur yang berbeda akan memiliki sifat berbeda. berdasarkan besarnya simpangan sinar katode dalam medan listrik.

Dari pengamatan mereka. maka didalam atom emas terdapat partikel yang sangat kecil yang bermuatan positif. Atom bukan merupakan bola pejal. maka sebagian besar partikel alfa diteruskan (ada penyimpangan sudut kurang dari 1°). Berdasarkan teori fisika.000 partikel alfa akan membelok sudut 90° bahkan lebih. Karena Rutherford adalah telah dikenalkan lintasan/kedudukan elektron yang nanti disebut dengan kulit. Apa yang terjadi? Benar. berdaya tembus besar sehingga dapat menembus lembaran tipis kertas. Bila perbandingan 1:20. Putarkan tali tersebut di atas kepala Anda. . Sebelumya telah ditemukan adanya partikel alfa. didapatkan fakta bahwa apabila partikel alfa ditembakkan pada lempeng emas yang sangat tipis. dikelilingi oleh elektron yang bermuatan negatif. Jika lempeng emas tersebut dianggap sebagai satu lapisanatom-atom emas. maka didapatkan ukuran inti atom kira-kira 10.000 lebih kecil daripada ukuran atom keseluruhan. gerakan elektron mengitari inti ini disertai pemancaran energi sehingga lama kelamaan energi elektron akan berkurang dan lintasannya makin lama akan mendekati inti dan jatuh ke dalam inti Ambilah seutas tali dan salah satu ujungnya Anda ikatkan sepotong kayu sedangkan ujung yang lain Anda pegang. tetapi dari pengamatan Marsden diperoleh fakta bahwa satu diantara 20. karena hampir semua partikel alfa diteruskan 2. Lama kelamaan putarannya akan pelan dan akan mengenai kepala Anda karena putarannya lemah dan Anda pegal memegang tali tersebut. berdasarkan fakta bahwa 1 dari 20. diperoleh beberapa kesipulan beberapa berikut: 1. Percobaan tersebut sebenarnya bertujuan untuk menguji pendapat Thomson.000 merupakan perbandingan diameter. yaitu partikel yang bermuatan positif dan bergerak lurus.TEORI ATOM MENURUT RUTHERFORD Rutherford bersama dua orang muridnya (Hans Geigerdan Erners Masreden)melakukan percobaan yang dikenal dengan hamburan sinar alfa (λ) terhadap lempeng tipis emas. Berdasarkan gejala-gejala yang terjadi. yakni apakah atom itu betul-betul merupakan bola pejal yang positif yang bila dikenai partikel alfa akan dipantulkan atau dibelokkan. Partikel tersebut merupakan partikelyang menyusun suatu inti atom. Kelemahan Model Atom Rutherford Kelebihan Membuat hipotesa bahwa atom tersusun dari inti atom dan elektron yang mengelilingi inti Kelemahan Tidak dapat menjelaskan mengapa elektron tidak jatuh ke dalam inti atom. 3.000 partikel alfa akan dibelokkan. Rutherford menduga bahwa didalam inti atom terdapat partikel netral yang berfungsi mengikat partikel-partikel positif agar tidak saling tolak menolak. Rutherford mengusulkan model atom yang dikenal dengan Model Atom Rutherford yang menyatakan bahwa Atom terdiri dari inti atom yang sangat kecil dan bermuatan positif. Berdasarkan fakta-fakta yang didapatkan dari percobaan tersebut.

Lintasan stasioner yang dibolehkan memilki besaran dengan sifat-sifat tertentu. ΔE = hv. elektron-elektron mengelilingi inti pada lintasan-lintasan tertentu yang disebut kulit elektron atau tingkat energi. Orbit ini dikenal sebagai keadaan gerak stasioner (menetap) elektron dan merupakan lintasan melingkar disekeliling inti. dengan n adalah bilangan bulat dan h tetapan planck. Kelebihan dan Kelemahan Kelebihan atom Bohr adalah bahwa atom terdiri dari beberapa kulit untuk tempat berpindahnya elektron. 3. Percobaannya ini berhasil memberikan gambaran keadaan elektron dalam menempati daerah disekitar inti atom. Pada peralihan ini. besarnya sesuai dengan persamaan planck. pakar fisika Denmark bernama Neils Bohr memperbaiki kegagalan atom Rutherford melalui percobaannya tentang spektrum atom hidrogen. Hanya ada seperangkat orbit tertentu yang diperbolehkan bagi satu elektron dalam atom hidrogen. sejumlah energi tertentu terlibat. energi elektron tetap sehingga tidak ada energi dalam bentuk radiasi yang dipancarkan maupun diserap. 2. terutama sifat yang disebut momentum sudut. . Tingkat energi paling rendah adalah kulit elektron yang terletak paling dalam. Besarnya momentum sudut merupakan kelipatan dari h/2∏ atau nh/2∏. Selama elektron berada dalam lintasan stasioner.TEORI ATOM MENURUT BOHR Pada tahun 1913. sebagai berikut: 1. Menurut model atom bohr. diungkapkan dengan empat postulat. semakin keluar semakin besar nomor kulitnya dan semakin tinggi tingkat energinya. Elektron hanya dapat berpindah dari satu lintasan stasioner ke lintasan stasioner lain. Kelemahan model atom ini adalah tidak dapat menjelaskan efek Zeeman dan efek Strack . Penjelasan Bohr tentang atom hidrogen melibatkan gabungan antara teori klasik dari Rutherford dan teori kuantum dari Planck. 4.

Elektron akan mengeluarkan atau meyerap gelombang radiasi dengan frekuensi tertentu. padahal kenyatannya emisi atom yang telah diteliti pada saat itu hanya melibatkan emisi pada frekuensi-frekuensi tertentu (spectrum garis). gerakan electron akan semakin cepat dan frekuensi emisinnya akan bertambah besar karena orbit electron semakin kecil. Dengan demikian electron akan kehilangan energi dan gerakannya akan secara gradual menjadi spiral dan sampai akhirnya electron akan jatuh ke inti. bohr dan Rutherford Model atom Rutherford meyatakan bahwa electron bermuatan negative mengelilingi inti atom pejal yang bermuatan positif. Lintasan-lintasan ini berjarak tertentu terhadap inti atom dan setiap lintasan memiliki tingkat energi yang tertentu pula. Hal ini akan menghasilkan spectrum emisi kontinu. electron ini akan terus menerus mengeluarkan radiasi elektromagnetik.KESIMPULAN teori atom dari Dalton. Dimana besarnya energi dinyatakan dalam ?E = hv Dengan demikian Bohr mengajukan model atom seperti gambar dibawah ini. Kekurangan ini akhirnya disempurnakan oleh Niels Bohr yang mengajukan model atom sebagai berikut: • • Elektron mengelilingi inti atom dengan lintasan-lintasan tertentu. Electron tidak kehilangan energi secara kontinu pada saat dia mengelilingi inti atom. Menurut hukum mekanika klasik bentuk atom yang demikian itu memiliki kelemahan yaitu pada saat electron mengelilingi inti. . Model atom seperti ini tidak dapat diterima disebabkan dengan teori ini maka semua atom yang ada di alam adalah tidak stabil. Thomson. Kekurangan model Rutherford yang lain yaitu ketika electron mulai bergerak spiral menuju inti.

Seperti momentum angular (L) dinyatakan sebagai bilangan bulat dikalikan dengan suatu unit yang sudah tertentu pula: L = n. Dengan menggunakan persamaan momentum engular diatas Bohr juga mampu menghitung besarnya energi yang ada di setiap lintasan electron pada atom hydrogen atau atom/ion seperti hydrogen. namun karena kesederhanaan dan beberapa perhitungan pada sistem tertentu adalah benar maka sampai sekarang model atom Bohr masih diajarkan.h/2? Dengan “n” disebut sebagai bilangan kuantum utama. L untuk kedua. Hal penting dari model atom Bohr adalah aplikasi hukum mekanika klasik pada electron yang bergerak mengelilingi inti dapat diterapkan dengan batasan-batasan hokum kuantum. Dan model ini hanya dapat diterapkan pada atom hydrogen dan atom/ion lain yang mirip seperti atom hydrogen seperti atom helium yang terionisasi dan atom litium yang terionisasi dua kali.0529 nm yang dikenal sebagai “jari-jari Bohr”. Dengan nilai n terkecil adalah 1 Bohr menghitung bahwa lintasan terkecil electron adalah sekitar 0. M untuk ulit ketiga dan seterusnya.Model atom Bohr merupakan model primitive atom hydrogen. Walaupun model atom Bohr memiliki kekurangan. Untuk kulit pertama kita biasanya menyebut sebagai kulit K. . Jumlah electron dalam setiap lintasan dinyatakan dalam persamaan 2n2 dimana “n” adalah nomor kulit/lintasan atom.

DAFTAR PUSTAK .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful