http://puengen-pinter.blogspot.com/2012/02/motivasi-minat-dan-bakat.

html Motivasi, Minat dan Bakat

A. Motivasi Pengerian motivasi : Pengertian dasar motivasi ialah keadaan internal organism baik manusia ataupun hewan yang mendorongna untuk berbuat sesuatu. Dalam pengertian ini motivasi berarti pemasok daya untuk bertingkah laku secara terarah (Gleitman, 1986; Reber, 1988).[1] Motivasi juga diartikan sebagai proses yang memberi semangat, arah, dan kegigihan perilaku. Artinya, perilaku yang termotivasi adalah perilaku yang mengarahkan perilaku untuk mencapai tujuan (Baron 1992). Keadaan internal yang mendorong, mengarahkan, dan mempertahankan perilaku. Berikut adalah pengertian motivasi dari berbagai perspektif dalam psikologi.penuh energi, terarah, dan bertahan lama. Kekuatan yang memberikan energi dan mempertahankan perilaku. Berikut adalah pengertian motivasi dari berbagai perspektif dalam psikologi : 1. Perspektif Behavioral

Menekankan imbalan dan hukuman eksternal sebagai kunci dalam menentukan motivasi murid. Insentif adalah peristiwa atau stimuli positif atau negatif yang dapat memotivasi perilaku murid. Pendukung penggunaan insentif menekankan bahwa insentif dapat menambah minat atau kesenangan pada pelajaran, dan mengarahkan perhatian pada perilaku yang tepat dan menjauhkan mereka dari perilaku yang tidak tepat (Emmer, dkk, 2000). 2. Perspektif Humanistis

Menekankan pada kapasitas murid untuk mengembangkan kepribadian, kebebasan untuk memilih nasib mereka dan peka terhadap orang lain. Berkaitan erat dengan pandangan Abraham Maslow bahwa kebutuhan dasar tertentu harus dipuaskan dahulu sebelum memuaskan kebutuhan yang lebih tinggi. Kebutuhan tertinggi dan sulit dalam hierarki Maslow diberi perhatian khusus yaitu aktualisasi diri. 3. Perspektif Kognitif

Pemikiran murid akan memandu motivasi mereka, juga menekankan arti penting dari penentuan tujuan, perencanaan dan monitoring kemajuan menuju suatu tujuan (Schunk & Ertmer, 2000; Zimmerman & Schunk, 2001). Jadi perspektif behavioris memandang motivasi murid sebagai konsekuensi dari insentif eksternal, sedangkan perspektif kognitif berpendapat bahwa tekanan eksternal seharusnya tidak dilebih-lebihkan. Perspektif kognitif mengusulkan konsep menurut White (1959) tentang motivasi kompetensi, yakni ide bahwa orang termotivasi untuk menghadapi lingkungan mereka secara efektif, menguasai dunia mereka, dan memproses informasi secara efisien. 4. Perspektif Sosial

Kebutuhan afiliasi adalah motif untuk berhubungan dengan orang lain secara aman. Membutuhkan pembentukan, pemeliharaan, dan pemulihan hubungan personal yang hangat dan akrab. Kebutuhan afiliasi murid tercermin dalam motivasi mereka untuk menghabiskan waktu bersama teman, kawan dekat, keterikatan mereka dengan orang tua, dan keinginan untuk menjalin hubungan positif dengan guru. Murid sekolah yang punya hubungan penuh perhatian dan suportif biasanya memiliki sifat akademik yang positif dan lebih senang bersekolah (Baker, 1999; Stipek, 2002).

kenapa? Karena dengan memberikan pujian dapat juga meningkatkan perasaan bahwa diri mereka kompeten. motivasi internal dan minat intrinsik dalam tugas sekolah naik apabila murid punya pilihan dan peluang untuk mengambil tanggung jawab personal atas pembelajaran mereka. Misalnya: Murid mungkin belajar menghadapi ujian karena dia senang pada mata pelajaran yang diujikan itu sendiri.[2] . Imbalan eksternal dapat berguna untuk mengubah perilaku.html Jenis – Jenis Motivasi : Motivasi Intrinsik Motivasi intrinsik adalah motivasi internal untuk melakukan sesuatu demi sesuatu itu sendiri (tujuan itu sendiri). murid ingin percaya bahwa mereka melakukan sesuatu karena kemauan sendiri. b. Ada 2 jenis motivasi intrinsik: a. bukan karena kesuksesan atau imbalan eksternal. di mana tujuannya adalah mengontrol perilaku murid. Tetapi tentu kita juga menginginkan motivasi siswa adalah motivasi yang memang berasal dari dirinya sendiri (intrinsik). Pengalaman optimal ini terjadi ketika individu terlibat dalam tantangan yang mereka anggap tidak terlalu sulit tetapi juga tidak terlalu mudah.blogspot. Pengalaman optimal ini kebanyakan terjadi ketika orang merasa mampu menguasai dan berkonsentrasi penuh saat melakukan suatu aktivitas. Pilihan personal.com/2012/02/motivasi-minat-dan-bakat. Contohnya : guru memberi reward permen kalau murid bisa menjawab pertanyaan dengan baik. Motivasi entrinsik ini sering dipengaruhi oleh insentif eksternal seperti imbalan (reward) dan hukuman. hal ini bisa dilakukan dengan cara memberikan hadiah yang mengandung informasi tentang kemampuan murid sehingga motivasi instrinsik dapat meningkat. Motivasi Ekstrinsik Motivasi ekstrinsik adalah melakukan sesuatu untuk mendapatkan sesuatu yang lain (cara untuk mencapai tujuan). Disini. motivasi yang didasarkan pada sebuah ‘nilai’ dari kegiatan yang dilakukan tanpa melihat penghargaan dari luar. Pengalaman optimal ini berupa perasaan senang dan bahagia yang besar. Fungsi imbalan adalah sebagai insentif agar mau mengerjakan tugas. Determinasi diri Dalam pandangan ini.http://puengen-pinter.

tangan. kemampuan motorik. “ [4] Jenis – Jenis Bakat : Yoesoef Noesyirwan (Fauzi 1997 : 159 . seperti music. Reber. ketangkasan atau ketajaman pancaindra. . 2. Bakat jenis ini adalah kemampuan yang berakar pada jasmaniah sebagai dasar dan fundamen bakat. tetapi menjelaskan tanda – tanda anak berbakat. 1972. Dimana Daya Ingat adalah kemampuan menyimpan isi kesadaran pada satu saat dan membawanya kembali ke permukaan pada saat yang lain. dan anggota badan. Dengan demikian. secara global bakat itu mirip dengan intelegensi. sebetulnya setiap orang pasti meiliki bakat dalam arti berpotensi untuk mencapai prestasi sampai ke tingkat tertentu sesuai dengan kapasitas masing – masing. Penuh inisiatif dan ide – ide orisinil mengenai tugas – tugas yang berhubungan dengan intelektualitas. Menurut Crow and Crow : Bahwa : “ Bakat Juga dapat dipandang sebagai suatu bentuk khusus superioritas dalam lapangan pekerjaan tertentu.161) menggolongkan jenis bakat menurut fungsi atau aspek – aspek yang terlibat dan menurut prestasinya. Menurut Prof. Dr.blogspot. Berdasarkan fungsi atau aspek jiwa raga yang terlihat dalam berbagai macam prestasi. yakni anak bebakat.[3] Pengertian bakat beberapa ahli : 1. Memiliki keinginan intelektual yang besar. Menurut Victor Serebriakaoff dan Dr. Bakat yang lebih berdasarkan Psikofisik. kelincahan jasmani. memahami makna dan hubungan antara segala sesuatu. membuat generalisasi atas fakta – fakta yang ada. seperti kemampuan pengindraan. mengolah permasalahan yang abstrak. 2. 3. Menunjukan kewaspadaan yang dan cepat dalam merespon hal – hal baru. Soegarda Poerbakawatja : Bakat adalah benih dari sesuatu sifat yang baru akan tampak nyata jika ia mendapat kesempatan atau kemungkinan untuk berkembang. ilmu pasti atau teknik. Yaitu kemampuan ingatan daya khayal atau imajinasi dan intelegensi. Diantaranya sebagai berikut : Istimewa dalam kemampuan berfikir. bakat dapat dibedakan dalam : 1. Steven Langger : Keduanya tidak mendefinisikan. Bakat kejiwaan yang bersifat umum. bakat (aptitude) adalah kemampuan potensial yang dimiliki seseorang untuk mencapai keberhasilan pada masa yang akan datang (Chaplin. keterampilan jari – jemari. kekuatan badan. Itulah sebabnya seorang anak yang berintelegensi sangat cerdar atau cerda luar biasa disebut juga sebagai talented child. Jadi. 1988).http://puengen-pinter.com/2012/02/motivasi-minat-dan-bakat.html Bakat Secara umum.

dan metode yang berasal dari orang lain.[6] Secara sederhana. misalnya berdasarkan timbulnya minat. mengubah. motivasi. dan menerangkan pendapat. dapat pula di manifestasikan melalui partisipasi dalam suatu aktivitas. dalam penjelasan itu juga tampil pendapat atau pendirian pribadi.html Sedangkan daya khayal merupakan isi kesadaran yang berasal dari dunia dalam diri kita sendiri. Bakat ini berhubungan erat dengan watak.bakat melukis. Bakat produktif : kemampuan menciptakan hal – hal baru berupa sumbangan ilmu pengetahuan. 4.macam Minat Karena minat merupakan sesuatu yang abstrak. seperti bakat bahasa. 4. dan berdasarkan cara mendapatkan atau mengungkapkan minat tersebut. Bakat reproduktif : kemampuan untuk memprodusir hasil pekerjaan orang lain dan menguraikan kembali dengan tepat. dan lapangan kehidupan lain yang berharga. keingintahuan. Adapun intelegensi adalah kemampuan menyesuaikan diri pada keadaan dengan menggunakan alat pemikiran yang berbeda dengan penyesuaian diri karena kebiasaan atau sebagai akibat latihan (drill) dan coba – coba (trial and error).[5] Minat Minat merupakan salah satu faktor yang sangat berperan dalam kegiatan proses belajar mengajar. 2. kemampuan mengasihi. Uraian ini akan dimulai dengan asal timbulnya minat. Bakat aplikatif : kemampuan memiliki. kemampuan merasakan atau menghayati perasaan orang lain.com/2012/02/motivasi-minat-dan-bakat. .blogspot. Bakat yang lebih berdasarkan pada Alam Perasaan dan Kemauan. Untuk lebih jelasnya penulis akan menguraikan satu persatu beberapa sudut pandang tersebut dan cara penggolongannya. Adapaun bakat majemuk berkembang lambat laun dari bakat produktif ke arah yang sangat bergantung dari keadaan di dalam dan di luar individu. Bakat – bakat kejiwaan yang khas dan majemuk Bakat – bakat yang khas atau bakat dalam arti sempit ialah bakat yang sejak awal sudah ada dan terarah pada suatu lapangan yang terbatas. dan lain – lain. mengamalkan. dan kebutuhan. Minat pada dasarnya adalah penerimaan akan suatu hubungan antara diri sendiri dengan sesuatu diluar diri. Menurut Reber (1988). 3. 3. seperti kemauan untuk mengadakan kontak social.http://puengen-pinter. [7] Macam . bakat hokum. buah pikiran. bakat music. Bakat interpretative : bakat menerangkan dan menangkap hasil pekerjaan orang lain. pembangunan. minat tidak termasuk istilah popular dalam psikologi karena ketergantunganya yang banyak pada factor – factor internal lainya seperti pemusatan perhatian. Bakat ini berhubungan erat dengan daya ingat. bakat ekonomi. Suatu minat dapat diekspresikan melalui suatu pernyataan yang menunjukkan bahwa siswa lebih menyukai suatu hal dari pada hal yang lainnya. sehingga di samping sesuai engan maksud penciptanya. bakat kedokteran. maka ia sangat berhubungan erat dengan sudut pandang dan cara penggolongannya. berdasarkan arahnya minat. sehingga jiwa kita bersikap spontan dan produktif. Sedangkan berdasarkan sifat prestasinya. dan lain – lain. bakat dapat digolongkan dalam : 1. minat (interest) berarti kecenderungan dan kegairahan yang tinggi atau keinginan yang besar terhadap sesuatu. berupa gambar khayalan dan ide – ide kreatif. seperti bakat filsafat.

adalah minat yang langsung berhubungan dengan aktivitas itu sendiri. Sedangkan berdasarkan cara mengungkapkannya. nilai yang tinggi pada suatu objek atau masalah biasanya menunjukkan minat yang tinggi pula terhadap hal tersebut. 2005 Mustaqim. Drs. 2010 Sobur. misalnya seperti telah disebutkan diatas.cc/2011/04/macam-macam-minat. adalah minat yang menjadi tujuan akhir dari sesuatu yang seseorang inginkan. Psikologi Umum.html .Si. minat dapat dibedakan menjadi empat bagian : Expressed intresets.co. karena yang demikian akan menjadi hal yang penting bagi seseorang dilingkungan sosialnya. Ed. dimana biasanya berisi pertanyaan-pertanyaan yang ditujukan kepada subjek apakah ia senang atau tidak senang terhadap sejumlah aktivitas atau sesuatu objek yang ditanyakan. M. perasaan enak.[8] Daftar Pustaka Syah. seseorang yang ingin mendapatkan kedudukan yang terhormat dimasyarakat maka akan menumbuhkan keinginan untuk belajar dan berprestasi. Remaja Rosdakarya. Inventoried interest..blogspot. Alex. dan minat ini dikatakan sebagai minat yang asli atau minat yang medasar didalam diri seseorang. Contoh dari minat ini adalah misalnya seseorang rajin belajar kerena ingin lulus ujian maka. adalah minat yang diungkapkan dengan cara menyimpulkan dari hasil jawaban tes objektif yang diberikan. Sedangkan bedasarkan arahnya minat yaitu : Minat intrinsik. Bandung. Pustaka Setia Bandung 2009 http://www. adalah minat yang timbul karena lingkungan. menyalurkan insting seksual dan lain-lain. kebebasan aktifitas. baik yang berupa tugas maupun bukan tugas yang disenangi dan tidak disenangi. M. Pd. M. apabila ia sudah lulus ujian maka minat belajarnya akan turun. nyaman.. -PT. adalah minat yang diungkapkan dengan cara observasi atau mengamati secara langsung terhadap kegiatan-kegiatan yang dilakukan subjek atau dengan mengetahui kesenangannya.html Timbulnya minat dapat dibedakan menjadi: Minat primitif. Tested interest.http://puengen-pinter.. Dengan demikian dari jawaban tesebut dapat diketahui minat seseorang. Drs. adalah minat yang diungkapkan dengan menggunakan alat-alat yang sudah distandarisasikan. H. bila tujuan akhir ini telah tercapai maka ada kemungkinan minat tersebut akan hilang. Minat ektrinsik. misalnya kebutuhan akan makan. Psikologi pendidikan dengan pendekatan baru. Ilmu Jiwa Pendidikan. adalah minat yang diungkapkan dengan cara meminta kepada subjek untuk menyatakan atau menuliskan kegiatan-kegiatan. Manifest interest. Minat kulturil.com/2012/02/motivasi-minat-dan-bakat. yaitu minat yang timbulnya karena kebutuhan biologis. Muhibbin. Sebagai contoh seseorang rajin membaca karena memang ia senang bukan karena ingin pujian atau penghargaan dari orang lain.cantiknya-ilmu.

Psikologi Umum. M. Hal 136 [8] . 2005. Ed. Bandung. Psikologi pendidikan dengan pendekatan baru.blogspot.co.cantiknya-ilmu.30 WIB) Diposkan oleh doelkariem Label: Makalah PAI .com/2011/04/pengertian-minat. Ed. Pukul 12. Bandung. Hal : 189 -190 [6] . http://www. Psikologi pendidikan dengan pendekatan baru. M. Muhibbin Syah.com/2011/04/pengertian-minat. Ed. Psikologi pendidikan dengan pendekatan baru. H.06 -2011. Remaja Rosdakarya.html http://pgtk--darunnajah.blogspot. Hal 135 [4] .blogspot.00 WIB ) [7] . Muhibbin Syah. pukul 02. Remaja Rosdakarya.html (di ambil tgl 4 – 06 – 2011. 2005. http://pgtk--darunnajah. Mustaqim. Pustaka Setia Bandung.com/2012/02/motivasi-minat-dan-bakat.122 [5] .40 WIB) [3] .html (di ambil tgl 4 – 06 – 2011. http://www.psikologizone. Alex Sobur. Muhibbin Syah. Pd 2010. Remaja Rosdakarya. PT.psikologizone.cc/2011/04/macam-macam-minat. Ilmu Jiwa Pendidikan.http://puengen-pinter. PT.Si. M. hal : 120 . Hal 136 [2] .com/motivasi-dalam-pendidikan (diambil tgl 4 .html http://www. pukul 01. Drs. PT. M. M. Bandung.com/motivasi-dalam-pendidikan [1] . 2005. Drs.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful