P. 1
Struktur Kuartener Protein & Motif

Struktur Kuartener Protein & Motif

|Views: 111|Likes:
Published by Bella Fikka Gamila
Struktur Protein, Motif
Struktur Protein, Motif

More info:

Published by: Bella Fikka Gamila on Jul 09, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/09/2014

pdf

text

original

Motif Motif atau struktur supersekunder protein adalah suatu kombinasi dari struktur sekunder protein yang terdiri

atas alfa helix dan struktur beta yang dihubungkan melalui suatu loop sehingga membentuk suatu tatanan geometri yang spesifik. Dikatakan supersekunder karena suatu motif memiliki lebih dari satu elemen struktur sekunder (Park, 2009). Loop yang menghubungkan struktur sekunder dalam motif merupakan suatu struktur sekunder protein yang terdiri atas 2 hingga 16 residu dan memiliki struktur yang irregular. Loop terdapat pada permukaan suatu molekul dan mengandung residu polar sehingga mungkin untuk berinteraksi hydrogen dengan solven atau dapat terlibat dalam pembentukan binding site dan active site suatu enzim. Struktur motif dapat berupa struktur yang sederhana misalnya alfa-alfa (dua alfa helix yang dihubungkan suatu loop), beta-beta (dua beta-strand yang dihubungkan suatu loop), betaalfa-beta (beta-strand dihubungkan pada alfa helix yang dihubungkan juga dengan neta-strand lainnya melalui loop, atau struktur yang lebih kompleks seperti motif Greek key atau beta barrel. Beberapa struktur motif sederhana dapat bergabung dan menjadi suatu struktur yang lebih kompleks (School of Biomedical Sciences, 2011). Beberapa contoh motif di antaranya :

a) Helix-loop-helix

2004). Erabutoxin d) Greek key Nama motif ini diambil dari suatu guci tanah liat Yunani yang bermotif serupa. b) Beta-alfa-beta unit Terdiri atas dua beta-strand parallel yang dihubungkan oleh dua loop pada suatu alfa helix di antara keduanya (Nemecz. 2004). Motif ini terdapat misalnya pada nuklease Staphylococcus (Nemecz. 2004). Nuklease Staphylococcus .Merupakan salah satu motif yang paling sederhana dan banyak ditemui. 2004). tetapi 70 % loop beta hairpin memiliki kurang dari tujuh residu. Berupa dua alfa helix yang dihubungkan oleh suatu loop pendek (Nemecz. erabutoxin (Nemecz. Loop hairpin dapat terdiri atas 2 sampai 1 residu. Jenis motif ini terdapat misalnya pada bisa ular. Motif ini terdiri atas empat atau lebih beta-strand dalam posisi antiparalel yang terhubung satu sama lain oleh tiga buah loop di mana satu loop lebih panjang dan menghubungkan dua beta strand yang berada paling luar. c) Hairpin Terdiri atas dua beta-strand bersebelahan dalam posisi antiparalel yang terhubung oleh loop hairpin.

Struktur kolagen . dan ikatan disulfida sehingga terbentuk geometri tertentu. Terdapat dua kategori utama dalam struktur protein kuartener. Protein serat umumnya memiliki hanya struktur primer dan tersier sebagai penyusunnya. Salah satu ciri yang dimliki protein serat adalah memiliki pengulangan regular pada strukturnya. dengan sedikit serin dan tirosin. Sutera merupakan protein serat yang hanya terdiri atas β-sheets dan satuan-satuan monomer utamanya adalah glisin dan alanin secara bergantian. salt bridge. 2003). merupakan penyusun jaringan pengikat di mana setiap asam amino ke tiganya adalah glisin dan kebanyakan dari sisanya adalah prolin (Voet & Voet. 1990). yaitu protein serat dan globular (Ophardt. a) Protein Serat (Fibrous Protein) Protein serat biasanya merupakan material struktural yang terdiri atas rantai polimer yang dihubungkan dalam lembaran-lembaran atau memilin dalam bentuk serat memanjang. Rantai satu dengan yang lainnya dihubungkan melalui berbagai jenis ikatan seperti ikatan hidrogen. Kolagen.Struktur Kuartener Protein Suatu struktur kuartener protein adalah penggabungan dari dua atau lebih rantai protein atau peptida untuk membentuk suatu bentuk akhir yang spesifik.

Hemoglobin terdiri atas empat rantai polipeptida yang disebut globin. Salah satu contoh protein globular adalah hemoglobin. sedangkan protein serat tidak (Rahman. Protein globular umumnya memiliki rantai lurus dari struktur sekunder yang bergabung dengan serangkaian polpeptida. sementara gugus samping yang bermuatan dan bersifat polar tetap bersentuhan dengan air. . 2013). yang dilipat menjadi bentuk yang rumit yang sering kasar menyerupai bola. juga dikenal sebagai spheroproteins. gugus samping hidrokarbonnya cenderung menggerombol di daerah hidrofob. terdiri atas dua rantai alfa yang identik yang tersusun dari 141 asam amino dan dua rantai beta yang identik yang tersusun dari 146 asam amino (Voet & Voet. Protein globular memiliki struktur tersier dan kuartener yang kompleks.Struktur sutera b) Protein Globular Protein globular. Pada protein globular. Perbedaan utama antara protein globular dan protein serat adalah bahwa jenis protein ini biasanya larut dalam air. adalah protein yang dibentuk oleh rantai asam amino yang dipadatkan. dan oleh karena itu ada dalam plasma darah. 1990).

polipeptida mulai mengalami pelipatan dalam beberapa cara (Pearson Education. 1999).Struktur hemoglobin Pelipatan Polipeptida Saat polipeptida mulai disintesis dengan penambahan asam amino-asam amino (struktur primer). .

Saat penambahan rantai berlangsung. diikuti dengan pelipatan selanjutnya yang menghasilkan struktur tersier. 1999).Polipeptida digabungkan dalam beberapa cara. . pelipatan terjadi dan mengubah struktur protein menjadi struktur sekunder. Tahap awal atau yang disebut dengan struktur primer terjadi melalui penambahan rantai asam amino. 1999). Sementara struktur kuartener akan terbentuk melalui penggabungan beberapa rantai polipeptida yang mengalami pelipatan (Pearson Education. Rantai yang ditambahkan ini dapat berupa rantai panjang yang terdiri dari satu atau dua asam amino atau rantai panjang yang terdiri dari ratusan asam amino (Pearson Education.

D.phschool. Super Secondary Structure (Motif). Pearson Education.com/science/biology_place/biocoach/bioprop/folding. Protein Supersecondary Structure.edu. Available online at http://biomedapps. Rahman. S. 2009. Voet. Available online at http://www. A. .curtin.html [diakses 1 Juli 2013].com/2012/02/jenis-jenis-protein. & J. Park. Voet. 1999. Available online at http://www. 2003.html [diakses 1 Juli 2013]. 1990. Available online at http://www. Ophardt. Polypeptide Folding. Jenis-jenis Protein. School of Biomedical Sciences.pdf [diakses 1 Juli 2013].acsu.au/biochem/tutorials/prottute/supersecondindex.Daftar Pustaka Nemecz. Available online at http://www. Quartenary Protein Structure. G.elmhurst.campbell.html [diakses 1 Juli 2013]. Biochemistry. Proteins.edu/~sjpark6/pednotes/Motifs.edu/faculty/nemecz/323_lect/proteins/prot_chapter. 2011.buffalo.htm [diakses 1 Juli 2013]. 2013.bilikbiologi.edu/~chm/vchembook/567quatprotein. John Wiley & Sons. C. Available online at http://web. 2004. New York.html [diakses 1 Juli 2013].

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->