P. 1
Kritik Seni Rupa Kriya Kayu

Kritik Seni Rupa Kriya Kayu

|Views: 258|Likes:
Published by Mas Rio
sebuah kritik seni kriya
sebuah kritik seni kriya

More info:

Published by: Mas Rio on Jul 09, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/03/2015

pdf

text

original

Kritik Seni Rupa Kerajinan Mobil- Mobilan Dari Kayu Di Desa Tegal Duwur, Klaten

oleh Nama NIM : Anung Ari Nugroho : K3209002

PENDIDIKAN SENI RUPA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA 2013

Dengan bahan baku dari kayu limbah mebel.Tegal Duwur merupakan sebuah dusun dan masuk wilayah kelurahan Desa Pokak.karya ini berupa melamin clear atau bening natural. Berjarak kurang lebih 7 kilometer dari pusat kota Klaten. Pokak. di Desa Tegal Duwur ini kayu-kayu limbah tersebut diolah menjadi sebuah cinderamata berupa kerajinan miniatur mobil-mobilan antik. terbukti dari hanya sebuah limbah kayu mebel yang dahulu hanya dijadikan kayu bakar melalui tangan-tangan terampil ini bisa dirubah menjadi sebuah cinderamata berupa souvenir kerajinan kayu antik mobil-mobilan. Berbagaimacam jenis dan model miniatur mobil-mobilan hasil dari tangan-tangan kreatif pengrajin di Desa Tegal Duwur ini. ceper. Apa saja sih jenis-jenis dan model kerajinan tangan handicraft tersebut? berikut ini beberapa jenis dan model nama dari masing-masing produk kerajinan kayu handicraft dari Dusun Tegal Duwur. Sebenarnya masyarakat kita sangat kreatif dan inovatif. Klaten diantaranya: .Teknik finishing yang digunakan pada karya. Kecamatan Ceper. Hasil produk kerajinan handicraft dari Desa Tegal Duwur ini bisa kita temui di pusat-pusat tempat wisata. Di Desa Tegal Duwur ini terdapat beberapa pengrajin kerajinan kayu handicraft berupa miniatur mobil-mobilan antik yang terbuat dari kayu limbah bekas mebel.

1. 180. Harley Davidson 12. Limousine 9. VW : terdiri dari jenis VW kodok buka dan VW kodok tutup juga VW kombi.  Kain Amplas : Kain amplas bisa menggunakan kain amplas untuk membersihkan seratserat kayu agar rata.  Melamine : Tahap akhir adalah finishing atau pengecatan. 2. maupun kayu jat  Lem Kayu : Bisa menggunakan lem kayu biasa yang banyak dijual. Bisa menggunakan tingkat ukuran kekasaran amplas yaitu tingkat 40. sono. 80. bisa kayu mahoni. Mercy 10. Biasanya agar hasil mengkilap menggunakan bahan melamine. . 60. Helikopter 5. Bahan Baku Pembuatan Produk Kerajinan Kayu Antik Miniatur Mobil-Mobilan  Limbah Kayu : Limbah kayu ini biasanya limbah dari pabrik kayu meubel. Dan masih banyak lagi. Untuk memperoleh hasil yang lebih halus sebelum di finishing bisa menggunakan kain amplas tingkat 120. Vespa : berbentuk sekuter 4. Karena semua kayu di lem menggunakan lem kayu dan tidak menggunakan paku sama sekali. Perahu Pinisi 6. Sepeda Onthel 8. Pesawat : terdapat beberapa model diantanya Jet F16 7. Ontran : berbentuk seperti kereta. Kereta Locomotif 11. Becak 13. 3.

 Compressor : Sebagai pendukung proses finishing menggunakan compressor udara untuk menyemprotkan bahan melamin ke permukaan kayu. Sedangkan mata bor terdiri dari berbagai macam ukuran.mesin. tentunya menggunakan unsur-unsur sebagai pembentuk nilai tersebut. gergaji ini berbentuk piringan berputar. Sebenarnya kerajinan tersebut bisa mempunyai nilai jual yang tinggi jika kita mau lebih meningkatkan kualitas. Dari gaya atau corak tidak adanya perbedaan yang signifikan akan tetapi dari segi kreatifitas .  Mesin Bor : Untuk melubangi bagian-bagian tertentu di permukaan kayu menggunakan alat bor. Unsur-unsur tersebut merupakan azas yang mendasar untuk menentukan atau mengukur nilai sebuah karya.  Mesin Bubut Kayu : Mesin bubut ini dipergunakan untuk membuat roda dan sejenisnya yang harus di bubut.Alat-Alat Pendukung Pembuatan Produk Kerajinan Kayu Antik Miniatur Mobil-Mobilan  Gergaji Jet Saw : Gergaji ini berfungsi untuk menggergaji kayu-kayu yang mempunyai pola melengkung. mempunyai maksud maksud visual sebagai perwujudan keindahannya. Permukaan kayu di amplas supaya bersih dan rata. Dipandang dari aspek ide atau gagasan karya seni kriya tersebut tidak mengalami variasi yang signifikan. Karya seni diatas sebagai wujud keindahan atau sesuatu yang memiliki nilai estetika.  Mesin Amplas : Mesin ini menggunakan dinamo motor. Dengan menampilkan suatu karya seni yang mengolah atau menggunakan bahan kayu dengan pengerjaan secara tehnik kriya yang sangat memperhatikan ketrampilan. Sedangkan dari aspek penguasaan teknis pembuatan karya seni tersebut sangat ditentukan oleh alat penunjang yaitu mesin.  Gergaji Serkel Saw : Gergaji ini berfungsi untuk membelah dan memotong kayu. Untuk mengungkapkan nilai estetik sebuah karya.

permainan bentuk yang kurang dinamis. dan juga dengan berbagai variasi yang ditampilkan membuat karya ini enak untuk dinikmati. . Dengan perpaduan warna dan keteknikan yang mencerminkan kesatuan. Jadi karya ini dapat dinilai berhasil secara pendekatan formalis. sehingga ketika kita cermati karya kriya kayu ini memiliki nilai estetik yang baik.pembuatan karya tersebut memerlukan kreatifitas yang tinggi.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->