Soal Jawab Bangunan Kapal

Bangunan kapal Ada 2 sistem konstruksi susunan badan kapal, yaitu: 1. 1. Sistem keling yg memiliki kekuatan 50 – 70% dari kekuatan bagian yg disambung. 2. 2. Sistem kekuatan las, memiliki kekuatan sambungan 80% mendekati 100% dari kekuatan yg disambung. v Komponen konstruksi badan kapal ada 2 kelompok besar; 1. Komponen konstruksi melintang; 1. Wrang 2. Bulkhead melintang 3. Balok geladak melintang 4. Plat geladak 5. Gading-gading samping. 6. Komponen konstruksi membujur; 1. Bulkhead membujur 2. Balok geladak membujur 3. Balok lunas membujur 4. Plat lambung 5. Plat lunas 6. Lunas tegak 7. Lunas datar. v Bentuk komponen konstruksi; 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Bentuk lempeng Bentuk lempeng bertombol Bentuk siku Bentuk siku bertombol Bentuk bulat Bentuk huruf U Bentuk huruf T.

Center Line terowongan poros baling baling tidak jatuh sama dengan center line kapal yaitu karena :

- Untuk reparasi dan pemeliharaan poros baling baling - Agar ruangan muatan tidak dibagi sama besar, yg mana merupakan kerugian bagi kapal tersebut

Ditinjau dari bahan materialnya kapal dibagi atas : Kapal kayu Kapal baja Kapal yg dibangun dengan menggunakan bahan khusus/ logam ringan Kapal berkulit kayu dengan kerangka dari baja ringan (Composite construction) Kapal ferro cement Yg dimaksud dengan kapal niaga : Kapal yg dibangun dengan tujuan untuk mengangkut barang dagangan dan berfungsi sebagai alat transportasi komersial dilaut, contohnya : kapal barang , kapal curah, kapal kontainer, kapal Yg dimaksud dengan kapal khusus yaitu : Kapal kapal yg karena sifat pekerjaanya dibangun dan dilengkapi sesuai dengan kebutuhan operasionalnya, contohnya : kapal keruk Guna Dasar Berganda (Double Bottom)yaitu :

1. 2. 3. 4. 5.

- Bila kapal kandas dan mengalami kebocoran, masih ada yg kedap air - Dapat dimuati muatan cair ,ballast dll. - Membantu stabilitas kapal - Menamabah kekuatan melintang kapal

Dasar berganda yaitu bagian dari konstruksi kapal yang dibatasi, Bagian bagian yang membatasinya yaitu :

- Bagian bawah : Oleh kulit kapal bagian bawah (bottom shell plating) - Bagian atas : Oleh tank top plating atau plat dasar dalam (inner bottom plating)

- Bagian samping : Oleh lempeng samping (margin plate) - Bagian depan : Oleh sekat kedap air terdepan/sekat pelanggaran - Bagian belakang : Oleh sekat kedap air paling belakang / ceruk belakang

Dibawah setiap sekat kedap air . .Membagi kapal atas kompartement kompartement . 335-405 kaki SKA =6 buah. Panjang kapal .Pada kapal dengan panjang 220-285 kaki SKA = 4 buah.Mempertinggi kekuatan melintang kapal . 405-470 kaki SKA = 7 buah.Melokalisir bahaya bahaya kebakaaran di salah satu kompartement dan membatasi penggenangan jika salah satu kompartement mengalami kebocoran  Jumlah sekat kedap air / Pertimbangan untuk menentukan sekat kedap air yaitu : 1.dinding/bulkhead yg dipasang melintang dr lambung kanan sampai lambung kiri. dan dari batas tank top sampai geladak utama. 470-540 kaki SKA =8 buah.Wrang penuh (Solid floor) . Gunanya Sekat Kedap Air (SKA) yaitu : .Pada kapal dengan kamar mesin ditengah jumlah sekat kedap air minimal 4 buah.Dibawah kursi ketel .Wrang tertutup (Watertight floor)   Guna Wrang di dasar berganda yaitu : Selain memberikan kekuatan pad bagian konstruksi kapal juga sebagai penopang beban beban diatasnya dan membentuk tangki tangki di dasar bergangda Wrang penuh dipasang ditempat tempat yang membutuhkan perkuatan seperti : .Wrang terbuka (Open floor-bracket floor) . Letak kamar mesin . 285-335 SKA = 5 buah.  Yang dimaksud dengan Wrang yaitu : Suatu kerangka yang dipasang secara melintang dan membujur yang berguna untuk memberikan kekuatan konstruksi kapal dan juga sebagai penopang terhadap beban beban yang ada diatasnya Jenis jenis wrang yaitu : . untuk kapal dengan kamar mesin dibelakang jumlah sekat kedap air minimal 3 buah 2.Dibawah tiap gading kamar mesin .Mempertinggi keselamatan kapal dalam hal kebocoran dari bagian dasar kapal . 540-610 SKA =9 buah.Pada setiap gading ¼ panjang kapal   Sekat kedap Air adalah.

Menggunakan plat yg 25% lebih tebal dari plat sekat kedap air biasa . ruangan jangkar. berat bahan bakar. . dapur.Harus dpt dibuka/tutup pd saat kapal miring 15⁰ kiri/kanan.Potongan baja siku penguat dipasang vertikal . bahan bakar.dan berat perlengkapan dan inventaris tak tetep .. ballas. tanpa muatan.Net Tonnage /NRT (isi bersih kapal) : Yaitu isi bersih kapal yg diperoleh dari isi kotor kapal dikurangi dengan isi sejumlah ruangan yg berfungsi tidak dapt dipakai untuk mengangkut barang dagangan.5mm .. seperti dasar berganda.Cara mengetahui Displacement kapalyaitu dengan menjumlah berat dari berat kapal kosong hanya dg inventaris tetap saja.ruangan akomodasi.. gudang. . air tawar. . . bahan bakar. . dll.Displacement (isi tolak/ berat benaman) : Yaitu berat air yg dipindahkan oleh kapal itu. dll. dan inventaris tidak tetap .Dead Weight Ton ( bobot mati kapal) : Yaitu isi tolak kapal (dispalcement) dikurangi dengan berat kapal kosong dan inventaris tetap. ballst.Jarak antara baja siku penguat lebih kecil.Plat bagin bawahnya dipertebal 2. tangki ceruk depan. dapat juga diartikan dengan jumlah dari berat muatan . berat muatan. dan ukuran melintang/ melebar (transverzal) . air tawar.Cargo DWT : Yaitu berat muatan yg dapat diangkut oleh sebuah kapal . seperti wc-wc. air tawar. gudang.Berat kapal kosong (Light Ship): Yaitu berat kapal hanya dengan inventaris tetapnya saja.Potongan baja dipasang dimuka sekat dan siku pinggiran di belakang sekat . yaitu 610mm  Yang dimaksud dengan . tangki ceruk belakang.Gross Tonnage /BRT (isi kotor kapal) : Yaitu isi dari sebuah kapal dikurangi dengan sejumlah ruangan tertentu yg berfungsi sebagai ruangan untuk keamanan kapal.   Peraturan mengenai sekat kedap air terdapat pada peraturan kapal kapal 1935 Bab II pasal 7 yg membahas tentang sekat sekat Fungsi dari sekat pelaggaran / sekat kedap air terdepan yaitu : sebagai penahn air masuk kedalam kompartement kompartement di belakangnya dalam hal kapal mengalami pelanggaran atau kandas juga pelindung dari ombak dan gelombang Syarat syarat sekat pelanggaran yaitu : .Ukuran pokok kapal : Yaitu ukuran ukuran kapal yang terdiri dari ukuran membujur /memanjang (longitudinal). dll. ballas.

1. Komponen konstruksi melintag. b. Komponen konstruksi membujur..Garis tegak depan (Forward Perpendicular) : Yaitu sebuah garis khayalan yang memotong tegak lurus garis muat perancang kapal dengan linggi haluan kapal . Bulkhead membujur Balok geladak membujur Balok lunas membujur Plat lambung & lunas Lunas tegak dan datar. diukur sejajar lunas .Net Register Ton adalah. Volume semua ruang untuk cargo/ . diukur pada lebar kapal terbesar dan sejajar lunas . a. .Length Over All (LOA) : Yaitu jarak membujur sebuah kapal dari titik terdepan linggi haluan kapal sampai ketitik terbelakang dari buritan kapal. .Lebar Dalam (Moulded Breadth) : Yaitu lebar kapal dihitung dari sebelah dalam kulit kapal lambung kiri sampai kesebelah dalam lambung kanan. Volume semua ruang kedap air. .Garis tegak belakang (After perpendicular) : Yaitu sebuah garis khayalan yang biasanya terletak di tengah tengah cagak kemudi atau bagian belakang dari poros kemudi .Gross Register Ton adalah. Wrang Bulkhead melintang Balok geladak melintang Plat geladak Gading2 samping 1. diukur sejajar lunas.Komponen2 yg termasuk berat kapal kosong adalah.Length On The Load Water Line (LOWL) : Yaitu panjang sebuah kapal diukur dari potongan garis air dengan linggi haluan sampai ke titik potong garis air dengan linggi belakang.

Genoa Italia .Tokyo Jepang . .Mengkelaskan kapal kapal yang dibangun dibawah pengawasannya.Registered Bredth : Yaitu Lebar ekstrim ditambah lebar kulit kapal pada lambug kiri dan kanan kapal . pihak pencharter kepada kapal tersebut bertambah.Lebar ekstrim/ Lebar terbesar ( Ekstrim Bredth) : Yaitu Jarak melintang dari suatu titik terjauh disebelah kiri sampai ke titik terjauh di sebelah kanan badan kapal.baik selama pembuatannya maupun setelah beropeasi .American Bureau of Shipping (ABS) .Paris Perancis .Berlin Jerman .Berwenang untuk menetapkan dan memberikan tanda tanda lambung timbul . mesin kapal termasuk pesawat bantunya Biro klasifikasi yang terkenal di dunia :  - Lloyd’s Register of Shipping (LR) .Bureau Veritas (BV) .Geladak utama : Yaitu lantai lantai horizontal dikapal sesuai ketinggian /dalam suatu kapal  Yang dimaksud dengan Biro Klasifikasi yaitu : Sebuah badan hukum dalm bidang jasa yang berusaha dalam penkelasan kapal yang sedang dibangun.London Inggris .Germanisher Lloyd (GL) .Mengeluarkan sertifikat garis muat kapal  Manfaat suatu kapal diklaskan pada biro klasifikasi yg terkenal yaitu : v Menambah kepercayaan dari pihak pihak yg berkepentingan seperti asuransi. sudah dibangun atau yg sedang beroperasi dalam hal hal yg berkaitan dengan konstruksi kapal.Moskwa Rusia . diukur pada leber terbesar dan sejajar lunas ..Nippon Taikako Kaiji Kyokai (NK) .Markah Kembangan: Yaitu sebuah tanda pada kedua lambung kapal untuk membatasi sarat maximum sebuah kapal demi keselamatan kapal tersebut .Register of Shipping of USSR (PC) . New york Amerika  Tugas dari Biro Klasifikasi yaitu : .Registro Italiano Navale (RI) .

Kotak pembagi (distribution box).Periodical survey. untuk mengetahui kondisi kapal dan memperpanjang umurnya dg diadakannya perawatan berkala. dikeluarkan sertifikat pencegahan pencemaran. lajur lajur lainnya ditandai dari bawah keatas pada tiap . . . yaitu : 1.Special survey. sedang pada penataan ballast katupnya bolak balik   Guna dari penataan lensa yaitu dipergunakan untuk memompa air got keluar kapal Bagian bagian dari penataan ballast dan penataan lensa. 2. dikeluarkan sertifikat lambung.v v   Kelayak lautan konstruksi kapal terjamin. Penataan ballast terdiri dari : Pompa ballast (ballast pump).  Perbedaan antara Penataan Ballast dengan Penataan Lensa yaitu : -Ujung pipa hisap dari penataan lensa terdapat saringan dan berbentukbulat. sedang pada penataan ballast tidak ada saringan dan bentuknya terompet (kaki gajah) -Pada penataan ballast dapat dipompa masuk dan keluar dari tangki ballast. sedang pada penataan lensa hanya dapat untuk memompa keluar cairan dari got got kapal -Pada penataan lensa katupnya searah. Kapal mudah memperoleh perijinan.Annual survey. Intermediate survey. pipa pipa ballast  Guna dari kulit kapal (Sheel Plating) Yaitu : -Membuat kapal kedap air -Menambah kekuatan dari konstruksi kapal  Cara memberi tanda dan nomor pada kulit kapal yaitu dimulai dari plat penggapit lunas (Garboard Strake) sebagai lajur A. pipa pipa kemarau 2. . dikeluarkan sertifikat kesempurnaan. . dikeluarkan sertifikat radio. dikeluarkan sertifikat permesinan. 1. Tujuan survey adalah. dikeluarkan sertifikat kpl penumpang.Docking survey. Jenis jenis survey antara lain : - Initial survey. Penataan lensa terdiri dari : Pompa kemarau (bilge pump).

terdapat pada peraturan kapal kapal 1935 Bab II.  tiap sisi secara alphabet (A. 5. dan 10.    -Lajur bingkai (sheer strakes) dan lajur samping (bilge strakes) -tempat tempat yg memerlukan daya tahan yg besar terhadap tekanan yg bessr seperti disekitar lubang lubang pembuangan -Di bagian tengah panjang kapal dikedua lambung -Disekitar lubang lubang jendela. 2.9. pintu pintu muat dan pintu pntu batubara. 5.yg mengenai kulit kapal ( dok kering. 2. 6. Lunas datar (Horizontal keel) Lajur pengapit lunas (garboard strake) Lajur alas (bottom sheel plating) Lajur samping (bilge strake) Lajur buotopping Lajur bingkai (sheer strage) Pagar (bulkwark) 1. 4. atau bukaan bukaan dilambung. lubang lubang masuk dan lubang lubang buang dikulit kapal ) Guna Strike Plate (kulit kapal yg dipasang secara membujur dari muka ke belakang dan mengelilingi lambung) yaitu : untuk membuat kapal kedap air di daerah lambung kapal dan juga memperkuat konstruksi kapal Bagian bagian kulit kapal yg dipertebal yaitu : 1. pintu pintu dermaga. 6.  Guna dari Gading gading yaitu : -Untuk memperkuat konstruksi kapal -Menjaga tidak terjadinya perubahan bentuk pada kulit kapal . 3. 2. 3.  Plat plat khusus (Special plate) pada kulit kapal dikarenakan sifat pemasangan dan letak dari plat itu sendiri . 7. 4.B.yaitu : 1. pasal 6. 4. 5.. pintu pintu. 3.C-Z) kecuali huruf (i). ulup jangkar dll. antara lain : Plat buntu (stealer plate) Shoe plate Coffin plate Boss plate Oxter plate Peraturan mengenai kulit kapal. 7. pemberian nomor diberikan secara berurutan dari belakang kedepan/dari belakang kedepan Tujuan dari pemberian nomor pada kulit kapal yaitu : agar kita dapat mengetahui lokasi dari plat dalam kaitannya dengan pemeriksaan atau perbaikan karena kerusakan maupun untuk survey Nama nama lajur kulit kapal.

Terjadinya pengurangan bobot sebesar 15.Gading gading haluan : Gading gading yg letaknya di depan sekat pelanggaran   Yg dimaksud dengan Gading gading besar / sarang (webframes) Yaitu : gading gading yg baik ukurannya maupun kekuatannya jauh lebih besar dibandingkan dengan gading gading biasa.Gading Nol : Gading yg sebidang dengan cagak kemudi .Konstruksi lebih sederhana dan sesuai .20 % . sehingga kapal lebih cepat .Biaya reparasi lebih murah dibanding dengan kapal yg dikeling  Kerugian dari kapal yg dilas yaitu : .Gading gading cermin : semua gading gading dibelakang gading nol .Hambatan air kecil.Bebas dari pengaruh getaran . dipasang pada daerah yg balok geladaknya putus.Sambungannya lebih kuat .Gading gading simpul : Gading gading sepanjang tabung poros baling baling .Sambungannya kedap air .Gading gading besar : Gading yg ukurannya lebih besar bila dibandingkan dengan gading gading lainnya .Terjadinya perubahan bentuk karena terjadinya tegangan kerut didalam bahan . dengan menggunakan alat modern  Metode dasar dari mengelas ada 2 macam yaitu : .Sambungan las sulit dinilai secara sederhana.-Tempat menempelnya kulit kapal -Memberikan bentuk pada badan kapal  Ditinjau dari letaknya gading gading terbagi atas : . dan di daerah yg membutuhkan perkuatan lainnya Keuntungan kapal yang dilas yaitu : .

5. Titik M (Metacenter) 2. 2.dll. 4. 3. kemudian tepi tepinya dihubungkan satu sama lain(fusion welding) 2. Pintu Kedap Air yg di dorong (Slidding Watertight Door)  Posisi PKA dengan kelasnya dan syarat syaratnya yaitu : 1.seperti di ruang ruang abk. PKA yg didorong termasuk PKA kelas II .1.Stabilitas melintang (List ) 2. 7. Titik B / titik apung (Center of buoyancy) 3. Las dengan tekanan. PKA yg berengsel termasuk PKA kelas I . buka/ ditutup memakai pasak (toggle) dari kedua sisi sekat 2.ruang kerja . sampai minimal 7 diatas sub division load line.kamar penumpang.Stabilitas Membujur (Trim ) Stabilitas kapal ditentukan oleh 3 buah titik utama yaitu : 1. terletak paling sedikit 7 buah diatas sub division load line (garis muat bagasi).PKA ini harus dibuka /ditutup pada kemiringan 15o kekiri/ kekanan.yaitu : 1. kemudian dengan tekanan pula kedua logam tersebut disambungkan (pressure welding)  Pintu Kedap Air / PKA dibagi 2 jenis yaitu : 1. Pintu Kedap Air yg berengsel (Hinged Watertight Door) 2. . ialah dengan cara memanaskan bahan yg akan disambung sampai beberapa derajat dibawah titik cairnya. Titik G / titik berat (Center of gravity)  Macam macam haluan yaitu : Haluan lurus (Plumb bow/ Straight bow) Haluan miring (Raked bow) Haluan miring (Raked bow II) Haluan gunting (Clipper bow) Haluan sendok (Spoon bow) Haluan meir (Meier form) Haluan pemecah es (Ice breaker bow) Haluan berumbi (Bulbous bow) 1. Las dengan memanaskan (meleburkan) logam logam yg akan dilas sampai di atas titik carinya. yg dipasang diantara sub division load line.yg dipasang di geladak dengan titik terendah. 8. PKA ini harus dapat dibuka / ditutup pada kemiringan 15o kekiri /kekanan dari sebelah menyebelahPKA atau dari atas geladak sekat dengan memakai engkol  Stabilitas kapal terbagi 2 . 6.

400 ton ditempat 3.8 m diatas lunas. 5.8 m 800 ton ditempat 4. Baik kapal penumpang maupun kapal barang harus dilengkapi dengan sebuah perangkat kemudi utama dan sebuah perangkat kwemudi bantu yg disetujui oleh instansi pemerintah yg berwenang 4.  Syarat kemudi menurut Solas 74 yaitu : 1.7 m. 800 ton ditempat 4. Kemudi utama harus mempunyai kekuatan yg cukup 2.5 m .7 m diatas lunas.5 m diatas lunas. Kemudi semi berimbang penuh (Semi ballance rudder) Ialah kemudi yg lebih kecil dari 20 % daun kemudinya berada didepan poros putar. Pada kecepatan maksimum. kapal masih dapat dikemudikan dengan layak 3. 3.membongkar 500 ton ditempat 5. Hitunglah KG baru kapal ? -Jawab : Diketahui : Displacement = 7000 ton Memuat : 600 ton ditempat 2. Macam macam buritan yaitu : Buritan counter (Counter stern) Buritan cruiser spoon (Cruiser spoon stern) Buritan cruiser spoon II (Cruiser spoon stern II) Buritan full cruiser ( Full cruiser stern) Buritan elliptic (Elliptical stern) Buritan rata (Flat stern) Jenis jenis kemudi yaitu : Kemudi berimbang penuh (Full balance rudder) 1.0 m diatas lunas. 2. 6. Pada kapal penumpang.2 diatas lunas.  - Ialah kemudi yg 25 %. 4. perangkat kemudi utamanya pada waktu maju dengan kecepatan maximum.36 % daun kemudinya berada didepan poros putar. dengan demikian 7075 % daun kemudinya dibelakang poros putar. dengan demikian > 80 % daun kemudinya berada di belakang poros putar. memuat 600 ton ditempat 2.7 m 200 ton ditempat 7. kemudi harus dapta disimpangkan sebesar 34o kekiri/ kekanan dalam waktu 28 detik  Sebuah kapal dipelabuhan dengan displacement= 7000 ton dan KG= 6.200 ton ditempat7.

2 m 400 ton ditempat 3.22 m + = 0.48 m .8 KG M 46900 -2600 -1200 +1620 +3600 +1560 ∑M 49880 GM lama = 0.70 m KG’ KG” = 6.22 m VCG 6.20 m GG’ GM” KG baru ∑W 7700 v Gambar penampang melintang dan membujur kapal dan ukurannya : ( PANJANG SELURUHNYA ) LOA ( PANJANG MENURUT KELAS ) (LBP = PANJANG LAMB.0 m Ditanya : KG Baru ? JWB W 700 -500 -400 +600 +800 +200 ∑W 7700 KG lama = 6.48 m = 0.2 3.5 7.42 m = ∑M 49880 = 6.7 5.0 2.7 4.Bongkar : 500 ton ditempat 5. BEBAS) (PANJANG TERDAFTAR = RB) (PANJANG SEPANJANG GARIS AIR) LOWL DALAM MENURUT KELAS = 0.

untuk pembatasan muatan sarat aman. Fungsi plimsoll mark. Gambar merkah kembangan ( Flimsol mark ) 25 mm 300 mm 540 mm 230 mm FWA FWA WNA 230 mm T S W X X TF X X = 1/48 S FWA = W/40 TPC DWA = FWA X (1.LEBAR TONASE DALAM TONASE DALAM TERDAFTAR 1/3 CAMBER SARAT LAMBUNG BEBAS ( EB = Lebar ekstrim = terdaftar ) (MB = Lebar dalam = Lebar Kelas) Plimsoll mark adalah.025 – D) / (1. suatu markah/tanda batas saat aman dilaut yg ditetapkan bagi kapal oleh INTERNATIONAL LOAD LINE REGULATION 1968. untuk mengatur penghisapan got secara bergantian. .025 – 1.000) 300 mm 300 mm K vKegunaan dari distributor box (lemari pembagi pipa lensa) adalah.

V.V.W atau sebaliknya W. Ujung pipa hisap cabang 5. Gambar sketsa sekat buritan : Ceruk Belakang Ruang akomodasi Linggi belakang Kamar mesin kemudi Poros putar Baling2 Daun kemudi Baling baling Poros baling2 Bantalan penunjang poros baling2 Double bottom Terowongan poros baling2 Gambar dari Rose Box : 1 2 3 4 5 Keterangan gambar : 1. Kaki 3. Pipa hisap lensa v Prinsip kerja dari BOWTHRUSTER adalah. Kalau memakai elektro motor dg merubah arus U. Rose box 2. Pen 4. dg berputarnya baling2 kekanan atau kekiri untuk mendapatkan tenaga guna mendorong kekanan atau kekiri kapal.U dan bila memakai gear box tinggal merubah tuas sesuai yg diinginkan untuk mendapatkan hasil yg diinginkan. . v Yang dimaksud dengan.

5. Bentuk bulat dengan diameter 22 inch. Ada 2 bentuk man hold. Kemudi biasa Kemudi berimbang Kemudi semi berimbang. Ceruk haluan dan buritan adalah. Linggi haluan Ceruk depan Agil Sekat pelanggaran Geladak utama Palka 12. Tiang 17. 4. Ceruk depan untuk menyimpan rantai dan ceruk belakang untuk menyimpan air.  Man hold adalah. Cara pemasangannya bisa dari luar dan dalam. 6. 1. Kemudi harus mempunyai kekuatan yg layak & cukup utk mengemudikan kapal pd kecepatan maksimum & utk kecepatan mundur tdk mengalami kerusakan. yaitu baja dan baling-baling yg terbuat dari bronz dengan penghantar air laut akan dapat larut dan bajanya menjadi tipis. potongan zink yg dipasang pd lambung kapal untuk melindungi 2 jenis logam yg berdekatan. 2. ruangan kapal yg berada didepan sekat paling depan maupun ceruk buritan.  Syarat-syarat kemudi adalah. v Profil kapal niaga dan bagian-bagiannya. Kapal-kapal harus dilengkapi dg perangkap - Kemudi induk(utama) dan kemudi bantu harus memenuhi persyaratan yg ditetapkan oleh pemerintah. 3. lubang haluan orang untuk setiap ruangan dan tangki dikapal yg berada dalam keadaan tertutup kedap air/minyak yg digunakan sbg lubang jalan keluar masuk. Cara pemasangannya hanya bisa dari luar. Jenis-jenis kemudi adalah. Kapal penumpang dan kapal barang. Jumlah man hold untuk setiap ruangan ada 2 buah yg ditempatkan secara diagonal. (profil membujur). Batang pemuat . Geladak akomodasi 13. Geladak navigasi 15. Cerobong 16. - Bentuk lonjong dg ukuran sumbu 18 dan 24 inch.    Zink anode adalah. Geladak anjungan 14.

Ceruk belakang 21. Lubang palka 9. Dasar berganda 8. Raking bow.7. v Linggi haluan miring. Kamar mesin 11. Tiang lampu 2. 1. Daun kemudi. Geladak navigasi 3. Bulbous bow. Geladak utama 7. Geladak sekoci 6. Maier bow. Kapal geladak terlindung. Pagar samping 8. Linggi haluan tegak. Geladak akomudasi 5. Geladak anjungan 4. . Sekat buritan 22. Geladak sekoci 18. Sekat kamar mesin 10. Lunas 9. Lunas samping 13. Lunas datar 14. Lunas Kapal 3 pulau. Kapal 2 pulau. Plat kulit 10. (Profil melintang). Clipper bow. Geladak buritan 19. Dasar berganda 11. Linggi buritan 20. Spoon bow. Plat lunas 12. Hambatan air pd saat kapal berlayar besar dan dalam cuaca buruk/ombak anggukan kapal cukup keras.

1. 9. Baja bulat 9. Baja ½ bulat. 5. v Wrang kedap air. Camber. 4. Lajur plat tank top. Baja siku gading 10. adalah bagian-bagian dari baja yg dihubungkan satu sama lain dg cara las atau keling sehingga membentuk konstruksi kapal. 8. v Wrang penuh. Lunas datar 4. Kepala palkah 8. Lajur tengah DB Lunas tegak Baja siku Lunas datar Wrang penuh Lubang peringan Lubang air Lajur plat lunas 9. 5. 6. 3. Transom stern. v Profil bangun. Counter stern. 3. Plat samping 11. Cruiser stern. Lempeng baja Lempeng baja bertombol Baja T Baja I Baja Z Baja U 7. 4. Baja siku 3. v Baja profil. Flare. 2. Plat kipas 14. 1. Gading 13. Baja siku gading balik 15. 2. Plat got 12. wrang kedap air . 7. Thumbel home.v Jenis-jenis linggi buritan. Bagian2 yg berbeda dg wrang penuh adalah. 6. Plat samping 10. Sheer.

Tempat bertemunya plat lunas sebelah kanan dan kiri. Baja siku penguat 6. baja siku keliling 13. 1. konstruksi bangunan kapal yg terdapat dibagian bawah sendiri tepat ditengah membujur dari bagian bawah linggi haluan sampai dengan bagian bawah linggi buritan. Lunas datar/ flat plate keel. 2. gading 7. Lajur plat lunas 3. b.5. v Semua gading diberi tanda. - 12. Gading 10. 1. v Lunas tengah adalah. Baja siku 7. Baja siku gading yg diperberat 4. Lubang peringan Bagian2 yg berbeda dg wrang kedap air adalah. Plat got 9.memiliki ketebalan 5/8 dari plat lunas datar. Lubang peringan 8. a. dibawah kamar mesin ketebalannya diperbesar lunas datar. Plat kipas 8. lajur plat dengan ketebalan yg terbesar. lunas terowongan . lajur plat lunas 6. lalu kearah depan dengan angka positif urut dan kearah belakang dengan angka negatif urut. Lobang air 5. Lunas tegak. v Kegunaan lunas tengah adalah. penyangga membujur v Wrang terbuka. baja siku penguat 14. Wrang terbuka 2. Merupakan kekuatan membujur terbesar pd bagian dasar 2. Bagian utama lunas tengah. bagian dari konstruksi melintang kapal yg terdapat disamping/pada kulit kapal. yaitu mulai dari gading buritan dengan angka nol. Plat samping v Gading adalah. 1.

2. 1. 3. Gading. 5. 4. 3.sebuah tabung besar yg membungkus bagian ujung poros baling-baling. Menggunakan system pelumasan air laut. Lubang peringan 7. 4. sepanjang bronze liner. 6. Diatas dock. Double plate 10. Wood packing v Sekat buritan. bulkhead ini merupakan bagian dr ruang kedap air yg mengelilingi tabung poros baling-baling. Middle strake of the tank top Continuous centre girder Flat plate keel Side grider Stiffener Bar keel v Tabung poros baling2 (stern tube) adalah. Baja siku keliling 4. Bronze liner Tail shaft Lignum vitae Stern bush Ring nut 6. Stern tube 8. Panjang tabung ini adalah dari sekat buritan sampai linggi baling-baling. v Deflection of plate/deform/perubahan bentuk. 2. Geladak utama 2. After peak bulkhead 9. v Jenis tabung poros baling-baling. v Gunanya sekat buritan. 1. 5. 4. 2. .1. Menahan tabung poros baling-baling. Propeller post 7. yg menggunakan kayu pok atau lignum vitae. 4. 1. Lajur dasar dalam Lunas tegak Lunas datar Wrang 5. 3. Plate got 6. 3. 1. Potongan penguat 3. Mengisolasi kebocoran sekitar tabung poros baling-baling. 5. Plat ganda 5. 2. 1. Lubang tabung poros baling2 v Gambar penampang gading2 di midship.

2. Hanya boleh ditempatkan pd dinding ruang yg lantai geladaknya berada 2. 1. 3. Harus dapat menahan tekanan air. 1. Kondisi statis diatas tekanan air. Penjelasan. 1. 1. Dock dibenamkan dengan mengisi ballast ke tangki. 3. Dibuka & tutup secara mekanis & otomatis. Type . Lalu dock diapungkan dg mengosongkan tangki ballast. 1. Heavy weight cargo. Mudah dibuka & ditutup sampai sudut miring kapal 15 . v Sketsa dock apung. 1. Klas II. Geser. 1. v Pintu kedap air. Berengsel Dibuka tutup secara manual 2. 2. 2. Klas I.13 m diatas garis muat. Konstruksi harus kokoh. Racking. Persyaratan dan konstruksi pintu kedap air. v Penampang melintang sebuah terowongan poros baling-baling dan . Berengsel. Geser. Lalu kapal masuk dock. Geser Dibuka tutup secara manual Boleh ditempatkan dimana saja Klas III.1.

3. sesuai solas 1974 yaitu jenis bulkhead melintang minimum yg harus dimiliki kapal. v Cofferdam adalah. v Fungsi collision bulkhead adalah. 2. Collision bulk head 2. Lantai plat. 1. Bulkhead kamar mesin depan & belakang. Mencegah kebocoran di forepeak meluas . Pompa lensa. 1.bagian-bagiannya. 5. v Yg dimaksud dg Escape Trunk (lorong penyelamat) adalah. Bantalan poros E. v Ada 4 jenis kapal sesuai materialnya. 1. Pompa GS. Poros baling-baling D. Distribution box lensa. 2. Kapal fiberglass Kapal kayu. Kapal baja. ruang kecil yg memisahkan dua buah ruang bersebelahan yg memiliki fungsi (berisi cairan) yg berbeda. v Ketentuan letak collision bulkhead adalah. 3. 3. 1. Dinding terowongan B. 2. 1. bagian dari terowongan poros baling-baling yang berfungsi utk jalan menyelamatkan diri. A. v Chain locker adalah. v Denah penataan pipa lensa (dikamar mesin). 4. 4. Atap terowongan C. = jaringan pipa lensa. Keterangan. ruang untuk menyimpan rantai jangkar – jangkar haluan. Afterpeak bulkhead 3. Kapal aluminium.

1.2. 1. Displacement (∆) adalah.0 m 2. kopel yg diakibatkan oleh bekerjanya gaya displacement dan gaya bouyancy.   Displacement (∆). Titik G / titik berat (Center of gravity).5 m s/d 2. Keterangan. Pada kerusakan/kebocoran forepeak. Stabilitas kapal ditentukan oleh 3 buah titik utama yaitu : 1. 0. pd saat kapal dalam keadaan miring. Buoyancy sama besar dg displacement. Bagi kapal coaster . gaya tekan air pada seluruh lunas. Displacement = berat kapal kosong Bouyancy adalah. Keseimbangan melintang: 2. 1. v Ukuran tinggi double bottom adalah.0 m.5 m s/d 1. Rumus. Sketsa penjelas. tegak kebawah. Adalah titik potong antara bidang centre line dg perpanjangan gaya buoyancy. kapal masih tetap terapungdan tetap dpt berolah gerak. adalah. Kopel keseimbangan adalah. Keseimbangan membujur Keseimbangan adalah. 1. Titik M (Metacenter). Keseimbangan dibagi 2. Titik pusat dari bagian badan kapal yg terbenam di air. 1. Pada titik G bekerja gaya displacement. Titik B / titik apung (Center of buoyancy). kemampuan kapal utk kembali kekedudukan tegak semula setelah kapal mengalami miring saat mengoleng karena pengaruh dr ombak atau angin. gaya berat seluruh kapal. adalah. . Bagi kapal samudra. + daya angkut.

besarnya kekuatan kopel utk menegakkan kembali kapalnya. Sarat adalah.  GM = KM – KG KG adalah jarak tegak titik G diatas lunas. jarak tegak dr lunas sampai garis air yg diukur dibagian depan dan dibagian belakang kapal. Moment keseimbangan. . adalah. Sarat rata-rata/mean draft (Md) adalah. Rumus. sejumlah tonne / berat yg ditambahkan ke atau diambil dr kapal sehingga sarat kapal berubah 1 cm. Moment keseimbangan = ∆ x GM sin β Tone per cm (TPC). adalah.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful