MAKALAH APSI

MAKALAH ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENGGAJIAN KARYAWAN PT TRANSISTEL NUSANTARA

IWAN SETIAWAN SRI MARYATI WILDAH KURRATU’AIN
PERSETUJUAN & PENGESAHAN KKP

[12110952] [12111065] [] [12111806] []

IKA RAHAYU DEDI SETIAWAN

KELAS 12.4C.11

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kita panjatkan atas kehadirat Tuhan Yang Maha Esa , yang telah memberikan hidayah dan kekuatan-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini dengan tepat waktu. Makalah ini membahas tentang Analisa & Perancangan Sistem Informasi yang telah kami riset dari PT. Transistel Nusantara, kami berharap dengan adanya makalah ini dapat menambah Ilmu dan Pengetahuan kita mengenai Analisa & Perancangan Sistem Informasi. Dalam Penulisan makalah ini kami merasa masih banyak kekurangan-kekurangan baik pada teknis penulisan maupun materi, mengingat akan kemampuan yang dimiliki. Untuk itu kritik dan saran dari semua pihak sangat kami harapkan demi penyempurnaan pembuatan makalah ini. Dalam penyusunan tugas atau materi ini, tidak sedikit hambatan yang kami hadapi. Namun kami menyadari bahwa kelancaran dalam penyusunan materi ini tidak lain berkat bantuan, dorongan dan bimbingan orang tua, sehingga kendala-kendala yang kami hadapi dapat teratasi. Oleh karena itu kami mengucapkan terima kasih kepada : 1. Bapak Andi Saryoko, sebagai dosen pengajar Analisa & Perancangan Sistem Informasi yang telah banyak memberikan masukan – masukan yang berarti serta motivasi kepada kami. 2. Teman-teman tim atas kebersamaannya dalam menyelesaikan makalah ini. 3. Teman-teman 12.4C.11. 4. Orang tua yang telah turut membantu, membimbing, dan mengatasi berbagai kesulitan serta do‟a yang selalu mengiringi kami. 5. Semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu, yang telah memberikan bantuan dalam penulisan makalah ini. Akhirnya kami berharap semoga Allah memberikan imbalan yang setimpal pada mereka yang telah memberikan bantuan, dan dapat menjadikan semua bantuan ini sebagai ibadah, Amiin Yaa Robbal „Alamiin.

Jakarta,

November 2012

Penulis

DAFTAR ISI

Lembar Judul Lembar Persetujuan dan Pengesahan KKP Lembar Penilaian KKP Kata Pengantar Daftar Isi Daftar Simbol Daftar Gambar Daftar Tabel Daftar Lampiran BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang 1.2 Maksud dan Tujuan 1.3 Metode Penelitian 1.4 Ruang Lingkup 1.5 Sistematika Penulisan BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Konsep Dasar Sistem 2.2 Peralatan Pendukung (Tools Systems) BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI 3.1 Analisa dan Perancangan 3.2 Tinjauan Perusahaan 3.2.1 Sejarah Perusahaan 3.2.2 Struktur Organisasi dan Fungsi 3.3 Prosedur Sistem Berjalan 3.4 Diagram Alir Data (DAD) Sistem Berjalan 3.5 Kamus Data Sistem Berjalan 3.6 Spesifikasi Sistem Berjalan 3.6.1 Spesifikasi Bentuk Dokumen Masukan 3.6.2 Spesifikasi Bentuk Dokumen Keluaran 3.7 Permasalahan 3.8 Alternatif Pemecahan Masalah BAB IV. PENUTUP 4.1 Kesimpulan 4.2 Saran Daftar Pustaka Daftar Riwayat Hidup Surat Keterangan PKL/Riset Form Penilaian KKP Lampiran

DAFTAR SIMBOL .

DAFTAR GAMBAR .

DAFTAR TABEL .

DAFTAR LAMPIRAN 1. Bentuk Laporan Aktivasi 6. Bentuk Berita Acara 8. Bentuk Rekap Bulanan 7. Bentuk Invoice Penagihan . Order dan Konfigurasi Pelanggan 3. Permohonan survey dari Indosat ke Transistel Nusantara 2. Surat Perintah Kerja 4. Pelaporan hasil survey dari Transistel ke Indosat 5.

sumber daya manusianya harus ditunjang. Berdasarkan masalah diatas. PT. Setidaknya PT. Transistel Nusantara dengan kemampuan sumber daya yang dimilikinya menjadi alternatif baru penyedia jasa telekomunikasiyang dikemas secara khas. PT. Transistel Nusantara b. Transistel Nusantara dalam mengontrol dan mendukung keseluruhan aktifitas dan kinerja sumber daya manusia dengan harapan mempermudah perusahaan dalam memproses gaji karyawan dengan cepat.BAB I PENDAHULUAN 1. Telkomsel Tbk dan PT. Transistel Nusantara diharapkan dapat memberikan maknabagi perjalanan menuju Indonesia baru dan meningkatkan kualitas khususnya pada dunia pertelekomunikasian Indonesia. Transistel Nusantara . Transistel Nusantara merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa telekomunikasi. Karena gaji harus dicatat dan diproses berulangkali dalam upaya penyusunan laporan gaji karyawan. penulis membuat dan menyusun sistem ini dengan tujuan membantu PT. Ditengah semaraknya kehidupan telekomunikasi yang semakin canggih. Tidak sedikit provider-provider telekomunikasi yang menggunakan jasa dari PT. PT. Dan bagi perusahaan yang mempunyai karyawan dengan skala yang cukup besar. Akibat dari banyaknya kompetitor dalam era globalisasi ini mengharuskanperusahaanperusahaan untuk mengatasi masalah penggajian kepada karyawannya untuk mencegah berkurangnya produktivitas perusahaan dengan menggunakan sistem informasi penggajian yang terkomputerisasi. potongan dan tunjangan-tunjangan disarankan agar perusahaan menerapkan sistem informasi yang terkomputerisasi. maka karyawan juga menjadi masalah yang harus dipecahkan. Transistel Nusantara.1 Pendahuluan Keterlambatan sering terjadi dalam memproses gaji karyawan akibat penumpukan pemrosesan pembayaran gaji yang masih dilakukan secara manual. Sistem penggajian yang sedang berjalan pada PT. PT. XL Axiata. tepat dan akurat. Transistel Nusantara masih menggunakan sistem yang manual. Mengetahui dan menganalisa sistem penggajian karyawan PT. Indosat Tbk. gaji pokok. salah satunya dengan memberikan gaji tepat pada waktunya untuk memelihara suatu angkatan kerja yang penting bagi produktivitas perusahaan. diantaranya PT. Oleh karena itu.2 Maksud dan Tujuan Maksud dan tujuan penulisan makalah ini adalah : a. maka judul makalah yang tepat adalah: “Analisa dan Perancangan Sistem Informasi Penggajian Karyawan PT Transistel Nusantara” 1. Merancang dan nenerapkan sistem informasi penggajian yang terkomputerisasi sebagai solusi yang di hadapi oleh PT. Telekomunikasi Tbk. Oleh karena itu. Untuk mempermudah dan mengakuratkan proses perhitungan grafik / reward.

function component dan connecting component. yaitu: Problem Domain Analysis:  Class yang terdiri dari event table berupa class dan event  Structure yang terdiri atas class diagram  Behavior pattemyang terdiri atas state chart diagram Aplication Domain Analysis:  Ussage yang terdiri atas use case diagram dan squence diagram  Function yang terdiri atas function list  User interface yang terdiri atas rancangan sistem yang akan dibangun Component design: Component design terdiri atas model component. 1.3 Metode Penelitian Metode yang digunakan dalam menyusun penulisan ini adalah sebagai berikut: a. d. Menghasilkan suatu informasi penggajian yang cepat. kami menggunakan component diagram. Architecture Design: Terdiri atas kriteria. deployment diagram yang berhubungan dengan class-class diagram yang telah dianalis. Memperbaikiproduktivitasdalamaplikasipengembangandanpemeliharaansystem i. Memberikan masukan dan informasi bagi penulis maupun orang lain yang akan melakukan kegiatan yang sama. f. komponen dan proses.c. Mengantisipasidanmemahamikonsekuensikonsekuensiekonomisdarisisteminformasidanteknologibaru h. tepat dan akurat dalam membantu dan mempermudahkan user memproses penggajian e. Penulisan ini diharapkan dapat bermanfaat bagi PT. Transistel Nusantara adar dapat memproses dan memberikan gaji karyawan tepat pada waktunya. c. Mengidentifikasikebutuhan-kebutuhanakanketerampilanpendukungsisteminformasi. Metode Perancangan Dalam metode ini. Melakukan wawancara dengan PT. Transistel Nusantara untuk mengetahui permasalahan yang dihadapi secara kompleks serta penggajian yang sedang berjalan atau digunakan perusahaan. Menetapkaninvestasi yang akandiarahkanpadasisteminformasi g. b. Metode analisa Metode analisa yang digunakan berorientasi objek dengan pendekatan Mathiassen. . Metode pengumpulan data Melakukan pengumpulan data untuk menganalisa secara teoritis sistem informasi penggajian secara umum dan yang digunakan atau sedang berjalan dalam perusahaan serta mempelajari cara-cara membangun sistem informasi penggajian yang baik untuk digunakan dalam membangun sistem informasi penggajian yang terkomputerisasi.

BAB IVPENUTUP Dalam bab ini menguraikan kesimpulan berdasarkan hasil analisis dan saran yang perlu diambil oleh perusahaan yang bersangkutan dengan tujuan memperlancar proses penggajian. . yaitu sebagai berikut:  Slip gaji  Absensi atau work order (WO)  Laporan-laporan (gaji. ruang lingkup dam sistematika penulisan. metode penelitian. BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI Bab ini menguraikan sejarah perusahaan. prosedur sistem yang berjalan. maka pembahasan masalah dalam analisa dan perancangan sistem informasi ini perlu diadakan pembatasan ruang lingkup penulisan pada bidang tertentu untuk menghindari penafsiran yang berbeda terhadap masalah yang akan dibahas. absensi dll) 1. struktur organisasi perusahaan.5 Sistematika Penulisan Sistematika Analisa danPerancangan Penggajian PT.1. Transistel Nusantara sebagai berikut: BAB I PENDAHULUAN Bab ini menggunakan latar belakang. permasalahan dan keterbatasan yang dihadapi perusahaan saat ini sertaa alternatif pemecahan pemecahan masalah yang dapat diambil. BAB II LANDASAN TEORI Dalam bab ini terdapat konsep dasar sistem dan peralatan pendukung (tools systems).4 Ruang Lingkup Berdasarkan latar belakang diatas. maksud dan tujuan penulisan.

subsistem akuntansi penggajian. 2. Pendekatan sistem yang merupakan kumpulan dari elemen – lemen/komponen – komponen/subsistem-subsistem merupakan definisi yang lebih luas. subsistem akuntansi biaya dan sebagainya. Transistel Nusantara a. Komponen-komponen/subsistem-subsistem tersebut tidak dapat berdiri lepas sendirisendiri. Definisi ini lebih banyak diterima.1 Konsep Dasar Sistem Terdapat dua pendekatan yang digunakan untuk mendefinisikan sebuah sistem. yang berbeda adalah carapendekatannya.2 Peralatan Pendukung (Tools Systems) Data Inventory PT. berkumpu bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan/untuk menyelesaikan suatu sasaran yang tertentu. Misalnyasistem akuntansi dapat terdiri dari beberapa subsistem-subsistem. kapan (when) dikerjakan dan bagaimana (how) mengerjakannya. Penekanan pada elemen/komponennya : “Sistem adalah kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksiuntuk mencapai tujuan tertentu” Kedua definisi tersebut benar dan tidak saling bertentangan. yaitu dengan pendekataan: Prosedur : “Suatu sistem adalah jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan.BAB II LANDASAN TEORI 2. siapa (who) yangmengerjakannya. Laptop dan PC Laptop HP Laptop Axio Laptop Gateway Laptop Accer Personal Computer .” Prosedur adalah "rangkaian operasi klerikal (tulis-menulis).karena kenyataannya suatu sistem dapat terdiri dari beberapa subsistem atau sistem-sistem bagian. yaitu subsistem akuntansi penjualan. yang melibatkan beberapa orang didalam satu/lebih departemen yang digunakan untuk menjamin penanganan yang seragam dari transaksitransaksibisnis yang terjadi serta untuk menyelesaikan suatu kegiatan tertentu".subsistem akuntansi pembelian. Urutan kegiatan digunakan untuk menjelaskan apa (what) yang harus dikerjakan. tetapisubsistem-subsistem tersebut saling berinteraksi dan berhubungan membentuk satu kesatuan sehinggatujuan/sasaran sistem tersebut dapat tercapai.

b. Printer Printer Canon IP 2770 Printer Canon Pixma MX 310 . Scanner Scanner Canon Scanner Canon Pixma 310 c. Mesin Fax Mesin Fax merk Panasonic d.

Telepon Telpon merk Panatel Telpon merk Panasonic f.e. Proyektor . Whiteboard j.

Keyboard Keyboard merk Logitech Mouse Mousemerk Logitech .h.

j. GSM Gateway dan GPS SM Gateway merk Dimstar GPS .

yang terdiri dari reports dan files untuk memuaskan kebutuhan organisasi harus dibatasi dengan jelas. hambatan-hambatan yang terjadi dan kebutuhan-kebutuhan yang diharapkan sehingga dapat diusulkan perbaikan-perbaikannya. pengendalian dan pelaporan sehingga tercapai sebuah informasi yang mendukung pengambilan keputusan di dalam organisasi sehingga organisasi dapat mencapai sasaran dan tujuannya. siapa yang mengambil langkah ini dan bagaimana mereka akan disesuaikan.1 Sejarah Perusahaan PT.2. 2004:186) Sistem Informasi adalah sebuah sistem yang terdiri dari pengumpulan. pemroses data. penghapusan dan perubahan komponen-komponen terhadap sistem sebelumnya (Whitten. didirikan oleh staf ahli profesional dengan puluhan tahun pengalaman di dunia telekomunikasi dan jaringan komunikasi data pada tanggal 10 Februari 1995. Transisteel Nusantara dikembangkan untuk melayani . Hal tersebut dapat diperkuat oleh:  Perancangan sistem adalah teknik komplementer pemecahan masalah (yang bekerjasama dengan sistem analis) yang menyusun kembali komponen-komponen sebuah sistem kembali ke sistem yang utuh dengan harapan menghasilkan sistem yang lebih baik. berkedudukan di Jakarta. Hal tersebut dapat diperkuat oleh:  Analis sistem adalah sebuah teknik pemecahan yang memecah-mecah sebuah sistem menjadi komponen-komponen untuk tujuan pembelajaran bagaimana komponenkomponen tesebut bekerja dan berinteraksi untuk mencapai tujuannya (Whitten. pengolahan. penyimpanan.1 Analisa dan Perancangan Analis sistem adalah penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh ke dalam bagian – bagian komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasikan dan mengevaluasi permasalahan-permasalahan. Transistel Nusantara dapat menangani berbagai karya seperti: desain engineering. PT. 2004:186) Perancangan sistem diawali dengan menentukan segala keperluan yang akan memenuhi apa yang akan dibutuhkan oleh sistem.BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI 3. Transistel Nusantara adalah perusahaan swasta nasional. Keluaran (output) sistem. PT. 3. bertindak sebagai pemasok.2 Tinjauan Perusahaan 3. Umumnya perancangan bergerak dari input ke output. pemasukan. kesempatan-kesempatan. Teknik ini dapat melibatkan penjumlahan. instalasi dan layanan lainnya disektor telekomunikasi dan jaringan komunikasi data.

pabx.perubahan dalam kebutuhan untuk teknologi telekomunikasi klien didukung oleh staf profesional. Tranasistel Nusantara juga memasok bagian dan layanan terbaru teknologi secara turn-key. instalasi dan pengoperasian sistem telekomunikasi seperti mikrowave transmisi radio. menyediakan peralatan. Misi: Menyediakan sarana telekomunikasi yang terjangkau dengan kualitas terbaik. pembangunan tower dan sebagainya. mekanik dan AMP listrik). tidak hanya dari aspek ekonomi. Collocation dan AMP CME (sipil.Selain itu. dst. Telkom dan peralatan akses kepada para pelanggannya. suara dan data multiplexing. PT. rekayasa. jaringan komunikasi data untuk pencetakan surat kabar Jawa Pos Group dan jaringan komputer Wide Area Network (WAN) . menjembatani routing. pemasangan lokal area jaringan (LANS) seperti ethernet. pertukaran telepon. Transistel Nusantara dapat menerapkan desain teknik untuk jangka pendek serta proyek-proyek jangka panjang. FDD hingga operating sistem. afiliasi kuat dan kerjasama dalam elektronik. selama tahap persiapan juga sebagai dalam desain teknik proyek itu. operasi. Transistel Nusantara juga menyelesaikan desain teknik untuk jaringan multi layanan (JAMUS – Multi Service Network) yang merupakan sebuah proyek turnkey meliputi jaringan seluruh Indonesia oleh divisi jaringan PT. TDMA radio. . desain. Telkomsel untuk wilayah Jabodetabek. konsultasi dan instalasi berbagai peralatan telekomunikasi dan jaringan komunikasi data. Transistel Nusantara memiliki pengalaman dalam bidang teknik. SNA/SDLC jaringan kerja. radio trunking. Menyediakan infrastruktur telekomunikasi untuk mempermudah jangkauan masyarakat. telekomunikasi dan konstruksi menara industri. Transistel Nusantara juga berpartisipasi dalam desain teknik mobile telepon dengan keterlibatan dalam survey untuk lokasi BTS. SITAC. PT. multiplex. sistem serat optik VSAT. Menjadi perusahaan Jasa Telekomunikasi yang berkualitas dan diakui dalam skala Nasional dan Internasional. kami juga memiliki pakar dalam bidang rekayasa. Staf ahli PT. PT. PT. Visi: Mengembangkan teknologi Informasi dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas jaringan seluruh provider. Demikian juga dengan jaringan daerah metropolitan (MAN) seperti beralih paket. tetapi juga aspek geografi. Sementara dibidang komunikasi data dan jaringan komputer. termasuk design. instalasi dan test commisioning dari telepon seluler sistem ( GSM) oleh PT.

NURMALAWATI PROJECT MANAGER SBU OUT TASK TRI PURNOMO PROJECT MANAGE SERVICE PILIH JULIAN S. INBUILDING MANAGER IRMA NOVIANTI J.2. MANAGER KEUANGAN FAUZIA NOVITA MANAGER HRD STAFF STAFF STAFF STAFF STAFF .2 Struktur Organisasi dan Fungsi TAVIP PURNOMO HADI DIREKTUR UTAMA ELISA RAHMAT S PROJECT DIREKTUR ERLAN SUTRAJAT PROJECT DIREKTUR HARRY NOVIANTO DIREKTUR KEUANGAN IP.3.

Segala kendala-kendala ataupun masalah yang timbul dilaporkan pada laporan hasil survey. Hal yang harus diperhatikan adalah penggunaan jasanya. diantaranya pegecekan AC. Transistel Nusantara dalam kaitannya dengan PT. apakah masih ada space atau tidak. maka para teknisi membuat laporan survey yang berisi kegiatansurvey yang telah dilaksanakan. Indosat Tbk berada di top roof (lantai paling atas). Setelahpelanggan mengizinkan untuk dilakukan survey. yaitu suatu small business unit PT . Indosat Tbk yang masih bisa digunakan untuk link yang baru. Transistel Nusantara menghubungi pelanggan yang namanya dicantumkan dalam contact person untuk mengkonfirmasi jadwal survey. kami mengambil project SBU Outtask. para teknisi PT. Selain melakukan survey di server milik pelanggan. Dalam hal ini. Transistel Nusantara akan meng follow up ke pihak Indosat mengenai jadwal survey.Orderkegiatan survey ini. kemudian pihak PT. Indosat Tbk. Setelah kegiatan survey selesai dilakukan. Indosat Tbk dikirim melalui email ke order_isat@transistel. Kegiatan yang terakhir adalah dokumentasi. Order Survey dan Aktivasi Sebelum diaktivasikannya link PT. Selain SPK. pihakPT. Sebagai contoh. Indosat yang alurnya adalahsebagaiberikut: a. PT. Indosat Tbksebagai archive disana. modem apa / perangkat apa yang akan digunakan nantinya. .com yang berisi SPK (Surat Pengajuan Kegiatan) yang berisi alamat instalasi yang akan disurvey. contact person pelanggan. Transistel Nusantarapadabagian admin akanmenerima e-mail yang berisipersetujuandariPT. power AC.Jika data survey sudahditerimadandapatdiprosesdariPT. Indosat Tbk. Gambar konfigurasi ini digunakan untuk mengetahui link dari PT. tingkat kedinginan (suhu). apakah IPVPN. INL. Mereka harus memastikan port-port pada modem. teknisi juga melakukan survey di server milik PT. Kemudian pengecekan kondisi server milik pelanggan. rak yang akan digunakan dan posisi penempatan perangkat nantinya. Kegiatan yang dilakukan pada saat survey adalah memastikan apakah di pelanggan terdapat perangkat existing milik PT. lalu dikirim ke PT.3 Prosedur Sistem Berjalan Pada Analisa dan Perancangan Sistem Informasi ini. oleh pihak PT. Setelah menerima order lewat email tersebut. radio atau modem biasa. Lalu pengercekan tipe dan serial number modem / perangkat milik PT. admin PT. Indosat Tbk.3. Indosat Tbktersebut. Indosat Tbk. Indosat Tbk membutuhkan antenna penguat signal. Indosat Tbk di perusahaan-perusahaan besar untuk mempermudah kegiatan bisnis yang mereka lakukan. teknisi juga harus bisa memperkirakan penarikan kabel dari server milik pelanggan sampai ke server milik PT. Indosat Tbk sampai ke pelanggan menggunakan tarikan FO. Karena biasanya server milik PT. Atau jika tidak ada. maka teknisi juga harus bisa memperkirakan penempatan monopole untuk peletakan antenna di top roof pelanggan atau bisa juga menggunakan alternatif BTS terdekat. Indosat Tbk. speed yang digunakan dan ID WO (ID Pekerjaan). Dan apabila jarak loss dari pelanggan sampai ke PT. BSI Jatiwaringin akan menggunakan jasa link dari PT. Hasil survey yang telah selesai dibuat. Transistel Nusantara juga menerima gambar konfigurasi sebagai pedoman pada saat survey. Transistel Nusantara langsung mendatangi lokasi. maka terlebih dahulu diadakan kegiatan survey.

Setelah pelanggan mengetahui dan mengizinkan untuk diadakannya kegiatan aktivasi ini. Transistel Nusantara segera mengkonfirmasi kepada pelanggan mengenai waktu pelaksanaan aktivasi. Selanjutnya. sehingga tim administrasi kesulitan memperoleh informasi detile pekerjaan yang para teknisi lakukan. SPK (Surat Perintah Kerja). b. Namun lagi-lagi kendala datang karena para teknisi ada yang belum membuat WO.Sebelum datang ke lokasi. Indosat Tbk mengirimkan order lagi yang berisi kegiatan aktivasi. kabel power. ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh para teknisi PT. kondisi AC. indosat akan mengenakan denda sebesar 10 % dari jumlah penagihan. Setelah mebaca dan memahami laporan survey yang dikirim oleh PT.PenagihanBebanBiaya Setelah order survey danaktifasiselesaidikerjakan. Memo (jika dibutuhkan untuk peminjaman kunci site PT Indosat) dan kamera sebagai alat dokumentasi. teknisi selalu melakukan pengambilan gambar kondisi perangkat yang ada sebagai bukti dokumentasi pada saat pelaporan hasil survey ke Indosat. Bayangkan saja. Sehingga terkadang PT. Bahan atau acuan rekap atau laporan tersebut berasal dari WO (work order) yang sudah dibuat oleh para teknisi. Indosat Tbk di pelanggan. Setelah BA (Berita .000. Transistel Nusantaramembuatlaporanberuparekapmingguandarikegiatan yang sudahdilakukan selama satu minggu serta list biaya dari setiap pekerjaan. Transistel Nusantara.. barusetelahituPT. teknisi akan melaporkan kepada PT. Tak lupa pada setiap kegiatan yang dilakukan. Indosat Tbk bahwa link sudah siap untuk digunakan. pengecekan mocem dan jalur perkabelan. diantaranya Work Order Pra provisioning (order yang diberikan). Setiap selesai kegiatan.000.000. teknisi PT. Transistel Nusantaramembuat BA (Berita Acara) yang berisitotal harga pekerjaan.000. Setelah link up. Padalah laporan tersebut juga memiliki batasan waktu penagihan karena pihak Indosat juga harus membuat perkiraan biaya yang akan mereka keluarkan untuk membayar para vendor/mitra. teknisi langsung bergegas kelapangan untuk mengaktifkan link milik PT. Setelah mendapatkan alokasi penempatan perangkat maupun penarikan kabelnya. Sesampainya di BSI. Karena jarak antara BSI dengan Indosat Pusat cukup jauh. jika jumlah penagihan dari PT. Selain laporan mingguan. Sebagai sanksi atas keterlambatan pengiriman laporan bulanan tersebut. Transistel mengalami keterlambatan pengiriman laporan mingguan (weekly). Transistel Nusantara. maka perlu adanya BTS sebagai alternatif agar data tetap dapat diakses. pihakadministrasiPT. teknisi di dampingi oleh enginer dari BSI untuk melakukan survey pengecekan ruang server. Transistel Nusantara sendiri sebesar Rp 80. PT. Setelah list bebanbiayadapatdisetujuiolehPT.. Tapi tidak jarang banyak sekali teknisi yang belum sempat membuat WO ini dikarenakan banyaknya ordera dari pihak Indosat.(delapan juta rupiah) sebagai sanksi atas keterlambatan pengiriman rekap bulanan. Indosat Tbk.(delapan puluh juta rupiah) jika terkena denda. PT. maka perusahaan tersebut harus merelakan Rp 8. Transistel Nusantara berkoordinasi dengan FE (Field Engineer) yang bertanggungjawab pada order aktivasi tersebut mengenai kesiapan alokasi dan perangkat. teknisi langsung membuat WO dan diserahkan ke administrasi untuk di input. tim administrasi juga membuat laporan bulanan yang nantinya digunakan untuk sebagai bahan untuk penagihan.

3. Indosat Tbk dan tagihan akan keluar/cair pada batas antara 2 sampai dengan 4 minggu.6. diantaranya pembuatan format wo berupa komputerisasi agar para teknisi mudah untuk mengaksesnya. 3. baik survey maupun aktivasi tim teknisi dapat langsung membuat WO.6 Spesifikasi Sistem Berjalan 3. tks.. maka secara otomatis uang yang akan diterima pun akan mengalami keterlambatan pencairan dari waktu yang biasanya.. Transistel Nusantara.2 Spesifikasi Bentuk Dokumen Keluaran Untuk spesifikasi bentuk dokumen keluaran berupa rekap mingguan dan rekap bulanan yang nantinya sebagai lampiran berita acara dalam pembuatan invoice.8 Alternatif Pemecahan Masalah Dari kasus yang kami analisa. Sanksi yang dibuat juga harus dapat membuat teknisi lebih rajin untuk membuat WO dengan cepat sehingga tim admin akan segera mengirim laporan berupa rekap ke Indosat yang nantinya akan cepat juga Indosat membayar ke pihak PT. Transistel Nusantara.5 Kamus Data Sistem Berjalan 3.. Apabila cara yang pertama sudah dilakukan tetapi teknisi masih belum mengumpulkan / menyerahkan ke tim admin juga. Konfigurasi dan Alokasi port (sirkit ID).4 Diagram Alir Data (DAD) Sistem Berjalan (minta tolong dibuatkan digram sesuai alur yak. tim admin harus sering-sering mengingatkan teknisi untuk menyerahkan WO tersebut. hal ini membuat tim admin terlambat membuat dan mengirimkan laporan mingguan ke pihak indosat. bisa dibuatkan sanksi atas keterlambatan tim teknisi membuat WO tersebut. Sehingga keterlambatan penggajian karyawan tidak akan terjadi lagi. . Hal ini yang membuat gaji karyawan mengalami keterlambatan. jadi pada saat selesai kegiatan. Transistel Nusantara kepada PT.7 Permasalahan Pada saat teknisi tidak membuat WO pekerjaan atau mereka terlambat melaporkan ke tim administrasi.. atau bisa juga membuat hardcopy yang disertakan langsung pada order yang akan mereka kerjakan.1 Spesifikasi Bentuk Dokumen Masukan Spesifikasi bentuk dokumen masukan berupa order yang berisi SPK.) 3. diantaranya: Pembuatan WO dari teknisi yang harus tepat waktu. 3. Dan apabila masih belum menyerahkan WO juga.Acara)disetujuilalumembuat invoice penagihan dari PT. Pada saat pembuatan rekap mingguan atau rekap bulanan pihak PT Transistel Nusantara mengalami keterlambatan.6. Selain itu ada juga WO yang sudah dikerjakan oleh teknisi. 3. terdapat beberapa cara untuk mengurangi resiko keterlambatan pembayaran dari pihak Indosat ke PT.

Pada tingkat tertinggi sistem informasi menyediakan informasi bagi pimpinan perusahaan. Dalam teori Sistem Informasi . Sistem Informasi akan sangat membantu para pengelola perusahaan dari berbagai tingkatan dalam melaksanakan tugasnya. Transistel Nusantara berupa: ketepatan waktu pelayanan. tanggung jawab.2 Saran Dari hasil penelitian yang telah kami peroleh. pembuatan rekap dan laporan tersebut juga harus dibuat dengan sistem database. kelengkapan dan kemudahan pelayanan. serta pemberian reward kepada petugas / karyawan yang bekerja dengan baik dan tepat waktu. Proses pengolahan dan penyebaran informasi pada Sistem Informasi sifatnya menyeluruh. terdapat pengertian bahwa informasi akan selalu tersedia pada setiap tingkatan pengelola sesuai dengan kebutuhannya. 4. sehingga data dapat diakses dengan mudah. . Pemberian pelatihan pendidikan untuk skill petugas / teknisi atau karyawan untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan. menyangkut informasi strategis yang diperlukan untuk menentukan langkah perusahaan. keramahan. Transistel Nusantara yang berdomisili di Jakarta ini memiliki kualitas yang baik. 4. Transistel Nusantara sangatlah berhubungan dalam melaksanakan kebutuhan untuk teknologi komunikasi sebagai penunjang sumber daya berupa manusia untuk dapat bekerja lebih maksimal. maka dengan ini kami dapat memberikan saran sebagai berikut : Peningkatan kualitas dalam melayani kebutuhan untuk teknologi telekomunikasi demi kepuasan pelanggan. Sebaiknya ada evaluasi kinerja pegawai secara berkala yang harus dilakukan oleh PT. kesopanan. Hal ini tentunya menjadi perhatian khusus demi menigkatkan kualitas yang baik.Selain itu. BAB IV. Secara teoritis.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian yang kami peroleh. Kualitas dari PT. maka dapat kami simpulkan bahwa kualitas pelayan Perusahaan PT. PENUTUP Analisa dan Perancangan Sistem Informasi menyediakan informasi bagi para pengelola perusahaan untuk pengambilan keputusan yang bersifat taktis. Maka dari itu APSI “ Analisa dan Perancangan Sistem Informasi “ penggajian pada PT. Transistel Nusantara untuk dapat mengetahui kekurangan daari pegawai mereka.

ac.id Library.ui.id Lontar.undip.ac.Mempertahankan sarana dan prasarana yang telah dimiliki oleh PT. DATFAR PUSTAKA .id Lib.its.uin-malang..binus.usu.id digilib.ac.id Gudangakalah.(Whitten.blogspot. Transistel Nusantara atau bahkan menambahkan jumlahnya demi memberikan rasa nyaman dan kepuasan bagi pelanggan.ac.com esprint..ac.id . 2004:186) Repository.ac.

LAMPIRAN Permohonan survey dari Indosat ke Transistel Nusantara .

Order dan KonfigurasiPelanggan .

Surat Perintah Kerja .

Pelaporan hasil survey dari Transistel ke Indosat .

Bentuk Laporan Aktivasi .

Bentuk Rekap Bulanan .

Bentuk Berita Acara .

Bentuk Invoice Penagihan .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful