Meningkatnya Pengetahuan Cuci Tangan untuk Pencegahan Diare pada Anak SD sebagai Upaya Penyuluhan Kesehatan

Anggota

: Sulastri Yunita Kurnia R. Deni Arisinta Oktalia Nurul A. Silvia Herdi W.

011012007 011012017 011012025 011012028 011012057

Meningkatnya Pengetahuan Cuci Tangan untuk Pencegahan Diare pada Anak SD Ringkasan Project Sasaran kegiatan promosi kesehatan yang kami lakukan pada anak-anak SD di daerah Tulungagung karena pada tahun 2012 mengalami KLB (Kejadian Luar Biasa) yang terjagkit diare. Judul Project Maksimalisasi Kesadaran Cuci Tangan untuk Pencegahan Diare pada Anak SD Goal/ Tujuan Umum Dengan meningkatkan kesadaran cuci tangan. Kami memilih metode ceramah mengenai arti penting cuci tangan dengan contoh konkrit yang dilakukan oleh anak-anak sehari-hari.dll. Slide yang kita gunakan akan memakai gambar-gambar lucu dari tokoh kartun yang saat ini sedang digemari oleh anak-anak. Tujuan ditempelnya poster ini untuk mengingatkan anak-anak mengenai materi yang disampaikan dan bisa terbaca terus oleh anak-anak mengenai arti penting cuci tangan. Kegiatan promosi kesehatan kepada anak. Dalam penyampaian materi ini bisa juga diselipkan dengan menggunakan boneka tangan. Materi yang akan disampaikan menggunakan bahasa yang singkat dan mudah dipahami. Dalam poster kami menggunakan gambar-gambar animasi yang lucu yang disenangi oleh anak.anak dan terselip pesan pentingnya cuci tangan. Dalam melakukan promosi kesehatan kami juga menggunakan poster yang bisa ditempel di tempat-tempat cuci tangan atau di kelas-kelas. Karena sasaran kelompok kami adalah anak-anak sekolah dasar. diaharapakan dapat mengurangi terjadinya diare pada anak-anak SD.anak SD kami memilih memakai media slide dengan metode ceramah dengan pemutaran vidio pada akhir materinya. Waktu yang kami pilih adalah diawal semester baru agar anak-anak masih semangat untuk belajar hal-hal yang baru. .maka kami melakukan kegiatan promosi kesehatan yang menyenangkan sesuai dengan pola fikir anak-anak. Kami tidak menggunakan banyak slide karena anak-anak akan mudah bosan saat mendengarkan materi yang disampaikan.

dll. Tujuan ditempelnya poster ini untuk mengingatkan anak-anak mengenai materi yang disampaikan dan bisa terbaca terus oleh anak-anak mengenai arti penting cuci tangan. Slide yang kita gunakan akan memakai gambar-gambar lucu dari tokoh kartun yang saat ini sedang digemari oleh anak-anak. Selain itu kami juga menggunakan poster yang bisa ditempel di tempat-tempat cuci tangan atau di kelas-kelas.Meningkatnya Pengetahuan Cuci Tangan untuk Pencegahan Diare pada Anak SD Objective/ Tujuan Khusus Dapat mengurangi penyebaran bakteri penyebab terjadinya diare Proposed Schedule Tanggal Mulai: Tanggal berakhir: Media Penyuluhan yang di Pilih dan mengapa dipilih. bagaimana dilakukan Kegiatan promosi kesehatan yanag kami pilih adalah media slide dengan metode ceramah dengan pemutaran vidio pada akhir materinya.anak dan terselip pesan pentingnya cuci tangan . Dalam poster kami menggunakan gambar-gambar animasi yang lucu yang disenangi oleh anak. Dalam penyampaian materi ini bisa juga diselipkan dengan menggunakan boneka tangan.

Penyakit diare biasanya terjadi pada pergantian musim terutama pada saat musim penghujan. kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap penduduk agar dapat mewujudkan derajat kesehatan yang optimal. Hanya dengan sumberdaya yang sehat akan lebih produktif dan meningkatkan daya saing bangsa. Tugas utama tenaga kesehatan untuk mewujudkan Indonesia Sehat dengan mengutamakan upaya-upaya preventif dan promotif yang proaktif. oleh karena itu kami menulis makalah dengan judul “ Maksimalisasi Kesadaran Cuci Tangan Untuk Mencegah Diare pada Anak-Anak SD” . tanpa mengabaikan upaya kuratif dan rehabilitatif. Hal ini menyebabkan pasien kehilangan cairan lebih banyak dan menyebabkan dehidrasi sehingga menyebabkan jiwa. Pada tahun 2012 di daerah Tulungagung Jawa Timur terjadi kejadian luar biasa (KLB) diare yang disebabkan kurangnya kebersihan lingkungan dan kesadaran dari masyarakat yang rendah mengenai kesehatan. Salah satu ciri bangsa yang maju adalah mempunyai derajat kesehatan yang tinggi. karena derajat kesehatan mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap kualitas sumberdaya manusia. Untuk mencapai Indonesia Sehat maka diperlukan perubahan sikap dari masyarakat yang sadar dalam menjaga kesehatan.Meningkatnya Pengetahuan Cuci Tangan untuk Pencegahan Diare pada Anak SD Bab 1. Rasional Pembangunan yang ingin dicapai oleh bangsa Indonesia adalah tercapainya bangsa yang maju dan mandiri. Penyakit diare terbanyak diderita oleh anak-anak. Diare adalah buang air besar tiga kali sehari atau lebih dalam sehari. Penyebab terbanyak diare adalah karena infeksi bakteri yang terkontaminasi makanan oleh karena itu mencuci tangan sebelum makan merupakan pencegahan awal yang sangat penting. Diharapkan dengan promosi kesehatan ini dapat meningkatkan kesadaran. Promosi kesehatan kepada masyarakat merupakan salah satu upaya preventif yang sangat penting dan bermanfaat. Salah satu penyakit yang sering terjadi di Indonesia salah satunya adalah penyakit diare. Diare disebabkan oleh infeksi virus. infeksi berbagai bakteri yang terkontaminasi oleh makanan dan minuman. sejahtera. Oleh karena itu pemerintah membuat program untuk menuju “Indonesia Sehat 2015”.

Mengingat peranan Surabaya yang sedemikian penting. Sebagai kota perdagangan. dan Eropa.1. singgah dan menetap. sehingga tidak ada lagi daerah yang kosong yang dapat digunakan untuk Sanitary Landfill. Borneo. terutama bagi wilayah Indonesia Timur. Kalimantan.07021’ Lintang Selatan dan 112036’ . dan sebagainya. kesehatan dan kenyamanan hidup masyarakat Kota Surabaya dan sekitarnya. India.2. namun juga memfasilitasi wilayahwilayah di Jawa Tengah. kebutuhan komersil dan untuk komersil dan untuk rekreasi.1 Lokasi 2. merupakan kota terbesar kedua Indonesia dan sangat besar peranannya dalam menerima dan mendistribusikan barang-barang industri. datang. hidup bersama serta membaur dengan penduduk asli. Madura. Daerah pemukiman padat. hasil hutan. Sulawesi dan Papua. Bali. membentuk pluralisme budaya yang kemudian menjadi ciri khas Kota Surabaya.112054’ Bujur Timur . peralatan teknik. Kota Surabaya dengan jumlah penduduk hampir 3 juta jiwa. gangguan genangan banjir yang melanda Surabaya pada setiap musim hujan sangatlah berdampak luas terhadap kelancaran roda perekonomian. sembako. tidak saja dari berbagai suku bangsa di Nusantara. Beragam migrasi. tanah-tanah dibutuhkan untuk perumahan. Batak. Proses imigrasi inilah yang menjadikan Kota Surabaya sebagai kota multi etnis yang kaya akan budaya. Geografi Letak : 0709’ . Profil Wilayah Posisi geografi sebagai permukiman pantai menjadikan Surabaya berpotensi sebagai tempat persinggahan dan permukiman bagi kaum pendatang (imigran). 2.1. Sunda. tetapi juga dari etnis-etnis di luar Indonesia. hasil-hasil pertanian. China. Surabaya tidak hanya menjadi pusat perdagangan bagi hinterlandnya yang ada di Jawa Timur. dan kawasan Indonesia Timur. seperti. Arab.Meningkatnya Pengetahuan Cuci Tangan untuk Pencegahan Diare pada Anak SD Bab 2 Hasil Pengenalan Masalah 2. seperti etnis Melayu.1.

perdagangan menjadi aktivitas utama.30 Ha : 31 : 61 : terdiri dari tanah aluvial.306.Meningkatnya Pengetahuan Cuci Tangan untuk Pencegahan Diare pada Anak SD Ketinggian : 3 – 6 meter di atas permukaan air laut (dataran rendah). kecuali di bagian selatan terdapat dua bukit landai di daerah lidah dan gayungan dengan ketinggian 25 – 50 meter di atas permukaan laut. Kini. . ketinggian <30 meter dan kemiringan 5 – 15% 2. Topografi : 80% dataran rendah. Sejak zaman Majapahit. Lebih dari itu Kota Surabaya adalah Kota bisnis dengan berbagai aktivitas yang berlangsung. hingga saat ini. serta tersedia segala fasilitas yang mendukung. kolonial. Secara geografis. kemiringan <3% 20% perbukitan dengan gelombang rendah. hasil endapan sungai dan pantai. ketinggian 3 – 6 meter. Batas wilayah : Batas Utara Batas Selatan Batas Timur Batas Barat : Selat Madura : Kabupaten Sidoarjo : Selat Madura : Kabupaten Gresik Luas wilayah Jumlah kecamatan Jumlah kelurahan Struktur tanah : 33.3. di bagian barat terdapat perbukitan yang mengandung kapur tinggi. aktivitas perdagangan di Surabaya tak hanya melayani kebutuhan lokal serta nasional. Surabaya memang telah diciptakan sebagai Kota Perdagangan. Didalamnya berlangsung segala aktivitas. Ibarat sebuah toko.1. Surabaya mulai berkembang menjadi kota dagang Internasional. Surabaya adalah Toko Serba Ada. Sosial Ekonomi Surabaya telah mengklaim dirinya sebagai Kota Jasa dan Perdagangan. Perdagangan adalah aktivitas utama Kota Surabaya.

Bumi Mandiri. 2 bank pembangunan daerah. Beberapa hotel berbintang yang ada di Surabaya misalnya Shangri La. Tanjung Perak merupakan pelabuhan penting di Indonesia Timur. fasilitas hotel berbagai kelas terdapat di Surabaya. Lokasi-lokasi ini yang menjadi ruang-ruang terjadinya aktivitas perdagangan. Aktivitas bongkar muat yang tak kenal henti menandakan pergerakan barang yang lancar. Di pusat kota. Surabaya memiliki berbagai tipe hotel di seluruh sisi kota. Keberadaan layanan perbankan di Surabaya mutlak diperlukan demi keamanan dan kemudahan bertransaksi. baik di pusat maupun di pinggiran kota. dan lainnya. Selain hotel . Jumlahnya akan terus berkembang seiring meningkatnya investasi di Surabaya. Majapahit. Pelabuhan ini diakui sebagai pusat kolektor dan distributor barang ke kawasan Timur Indonesia. Pasar modern tersebar di seluruh penjuru kota Surabaya. di Surabaya juga terdapat pusatpusat perkantoran. perkantoran pun tersebar baik di pusat maupun pinggiran kota Surabaya. suasana nyaman. maupun instansi bisnis. Untuk mendukung aktivitas tersebut. terdapat beberapa pilarpilar utama penyangganya. Untuk mendukung aktivitas perdagangan. berdiri wisma Intiland. Di Surabaya berdiri 61 instansi perbankan yang terdiri atas 6 bank pemerintah. 42 Bank Swasta Nasional. Sebagai kota bisnis. banyak wisatawan berkunjung ke Surabaya baik untuk kepentingan bisnis maupun berwisata. Dengan posisi Surabaya sebagai Kota Perdagangan. bank dimanfaatkan oleh masyarakat dalam level kebutuhan pribadi. serta harga yang pasti merupakan keunggulan pasar modern yang sesuai dengan sibuknya aktivitas masyarakat kota. Pasar Modern adalah pilar utamanya. Tanjung Perak terhubung dengan beberapa kawasan industri dan pergudangan seperti SIER. Berbek. kawasan perkantoran dan bisnis di Graha Family dan Pusat perbelanjaan Supermall Pakuwon. Selain itu pusat perkantoran berkembang pesat di kawasan Surabaya Barat seiring munculnya pusat bisnis baru di daerah HR Muhammad. Layaknya pasar modern. dan JW Marriot. Di lingkungan masyarakat perkotaan seperti di Surabaya. Tampilan menarik. maupun Margomulyo. Bank mengambil peran sentral dalam aktivitas manusia. Dalam era modern. Sheraton. BRI Tower. Keberadaan pasar modern yang banyak ini memberikan pilihan lebih banyak kepada masyarakat. keluarga.Meningkatnya Pengetahuan Cuci Tangan untuk Pencegahan Diare pada Anak SD Dengan predikat Surabaya sebagai kota dagang. serta 11 Bank Internasional.

Kota Surabaya berkembang sebagai Kota Metropolitan. pasar tradisional masih menjadi pilihan sebagian besar masyarakat. Setiap kampung hadir dengan produk khasnya baik penganan.187 Orang di Tahun 2012. Walaupun tampak seperti bertemperamen kasar. Di Surabaya. keakraban suasana. Demografi Surabaya merupakan kota multi etnis yang kaya budaya. Dengan jumlah penduduk yang mencapai sekitar 3. dan lain-lain. Pembenahan pasar-pasar tradisional terus dilakukan agar menjadi lebih nyaman dan aman. Etnis Nusantara pun dapai dijumpai. pernak-pernik. Sunda. Arab. seperti etnis Melayu. Maka tantangan besar berikutnya ialah menyiapkan kehidupan yang layak. Beragam etnis ada di Surabaya. India. masyarakat Surabaya sangat demokratis. Sulawesi yang membaur dengan penduduk asli Surabaya membentuk pluralisme budaya yang selanjutnya menjadi ciri khas kota Surabaya. Kini muncul kampung-kampung yang menjadi pusat aktivitas industri kecil rumahan. Kalimantan. toleran dan senang menolong orang lain. serta seni tawarmenawar selalu menjadi daya pikat pasar tradisional ketimbang pasar modern. Selain untuk tinggal. Cina. Ciri khas masyarakat asli Surabaya adalah mudah bergaul. Jumlah penduduk jelas akan semakin meningkat seiring pesona Kota Surabaya yang menjanjikan segala macam kemudahan. Harga murah. Sebagian besar masyarakat Surabaya adalah orang Surabaya asli dan orang Madura. Kota . Posisi strategis Kota Surabaya sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat membuatnya selalu dinamis. kampung-kampung di Surabaya pun adalah lokasi beraktivitas produksi. 2. Dengan sentuhan pemerintahan kota.Meningkatnya Pengetahuan Cuci Tangan untuk Pencegahan Diare pada Anak SD berbintang. kini mulai muncul banyak pula hotel dengan tarif terjangkau atau ekonomis. Menjadi pusat aktivitas sama artinya menjadi jujugan bagi orang dari berbagai daerah.4. Kampung Surabaya menjadi ruang kehidupan bagi masyarakat Surabaya. pakaian. Bali. Gaya bicaranya sangat terbuka. Batak. dan Eropa. Berdirinya banyak pusat perbelanjaan modern tak membuat pasar tradisional ditinggalkan.110. kini kampung-kampung tersebut dilabeli kampung unggulan dan menjadi potensi pemberdayaan ekonomi kerakyatan.1. seperti Madura.

Sedangkan sekolah swasta. Usaha-usaha memajukan pendidikan khusus bagi anak-anak pribumi baru berkembang pada permulaan tahun 1900-an.1. pengembangan kegiatan pendidikan beserta penyediaan fasilitasnya.5. HIS. dibuka pada tahun 1853. . pendirian sekolah dan penyelenggaraan pendidikan di Surabaya pertama kali dilakukan pada tahun 1818. juga hanya terbatas untuk anak-anak orang Belanda.Meningkatnya Pengetahuan Cuci Tangan untuk Pencegahan Diare pada Anak SD Surabaya haruslah tetap menjadi rumah yang aman dan nyaman bagi penghuninya. termasuk tingkat kecerdasan masyarakat. namun juga oleh pihak swasta dan organisasi sosial kemasyarakatan. Beberapa tahun kemudian. untuk juga membuka sekolah-sekolah bagi masyarakat pribumi. Pendidikan Pendidikan adalah salah satu indikator yang dapat digunakan utuk melihat perkembangan kota. pada tahun 1831. HBS. dengan dibukanya MULO. sebuah sekolah teknik yang disebut ambachtschool. 2. didirikan sekolah dasar negeri di mana untuk sekolah inipun. Perubahan ini terkait dengan berkumandangnya politik etis yang memaksa pihak pemerintah Belanda pada masa itu. Surabaya telah menyediakan sarana dan prasarana pendidikan yang memadai. Informasi mengenai pertumbuhan dunia pendidikan antara lain dapat dicatat dengan pendirian : o o o o o o o o o Sekolah Dasar Negeri pada tahun 1831 Sekolah Pelayaran pada tahun 1835 Sekolah Dasar untuk Pribumi pada tahun 1853 Sekolah Pertukangan Swasta pada tahun 1858 Sekolah Kedokteran Hewan untuk Pribumi pada tahun 1860 Sekolah Pertukangan Negeri pada tahun 1862 Sekolah Teknik untuk Pribumi pada tahun 1909 Sekolah Teknik Menengah pada tahun 1912 Sekolah Kedokteran pada tahun 1923 Sebagai kota pendidikan. Di Surabaya. Catatan sejarah menunjukkan. meliputi tingkat pendidikan dasar. dan Sekolah Kedokteran. tidak hanya dilakukan oleh pemerintah. yang kemudian dikenal dengan nama Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga.

Dari dinas kesehatan Surabaya penyakit rongga mulut. S2 hingga S3. Hampir di semua bidang ilmu pengetahuan dengan tingkat stratum dari akademi dan politeknik. Tiga bulan pertama 2012 ini sudah tercatat 16 ribu orang terserang diare.Meningkatnya Pengetahuan Cuci Tangan untuk Pencegahan Diare pada Anak SD menengah dan pendidikan tinggi. dapat ditemukan di lembaga pendidikan di Surabaya. Surabaya akan terus menjadi kota pilihan pelajar. diperoleh data mengenai 3 penyakit terbanyak yang diderita oleh masyarakat surabaya adalah . Tetapi juga menyerang remaja dan dewasa. Pengembangan sebagai kota pendidikan bertujuan untuk pengembangan kualitas SDM yang ada. Buktinya dari jumlah itu.com). Hingga saat ini. khususnya di tingkat perguruan tinggi bagi para mahasiswa di Indonesia. dan diare. jumlah sekolah yang ada di Surabaya. dari S0. Dunia pendidikan di Surabaya tidak hanya akan menambah kuantitas tetapi juga kualitas angkatan-angkatan tenaga kerja terampil yang sesuai dengan kebutuhan pengembangan kota Surabaya sebagai kota Pendidikan. Penyakit diare kini ternyata tidak lagi didominasi anak anak balita. Hanya penyebab serangan diare ini antara bayi dan dewasa tidak sama. Kalau bayi biasanya dikarenakan alergi makanan atau susu sedangkan kalau dewasa karena faktor kebersihan lingkungan yang kurang terjaga (surabayakita. gangguan pernafasan. adalah o o o o o Kelompok bermain/pra sekolah SD negeri dan swasta SLTP negeri dan swasta SMU dan SMK negeri dan swasta Perguruan Tinggi negeri dan swasta : 1070 buah : 969 buah : 342 buah : 266 buah : 60 buah Pada masa mendatang. balita yang terserang diare hanya 5 ribu anak sedangkan 11 ribu lainnya remaja dan dewasa. S1. Jumlah penderita diare di Surabaya kian meningkat. Dipilihnya kota Surabaya sebagai obyek promosi kesehatan dikarenakan Surabaya sebagai kota metropolitan masih mempunyai masalah dengan kesehatan masyarakatnya.

.. Kelompok umur yang paling mudah untuk diubah perilaku hidup sehatnya adalah anak-anak sekolah dasar.......... oleh karena itu sebelum makan kita harus mencuci tangan dengan sabun agar bakteri-bakteri yang berada di tangan kita tidak mencemari makanan yang akan kita makan. Agar kejadian diare ini tidak meningkat..Meningkatnya Pengetahuan Cuci Tangan untuk Pencegahan Diare pada Anak SD Target Group Jojoran. Nona Utomo menjelaskan.. yakni fluids atau air. merupakan daerah di Surabaya yang kondisi lingkungkannya memprihatinkan... Di daerah Jojoran ini. Bab 4 Penggunaan Evidence Based Tindakan sederhana seperti cuci tangan pakai sabun dapat membantu kita untuk menghemat biaya yang harus dikeluarkan untuk pengobatan akibat tertular penyakit infeksi melalui tangan..... Salah satu caranya adalah dengan kebiasaan cuci tangan... flies atau lalat. atau patogen penyebab diare ke tubuh manusia dikenal dengan 4F..... cemaran itu berpindah ke makanan yang kemudian makan manusia.... bakteri.. Dengan kondisi lingkungan yang seperti ini dan ditambah dengan perilaku hidup yang tidak sehat.. maka masyarakat perlu menanamkan perilaku hidup bersih dan sehat..... tahapannya dimulai dari cemaran yang berasal dari kotoran manusia (feces) yang mencemari 4F. terdapat sungai yang sangat kotor dan masyarakatnya cenderung membuang sampah sembarangan. dan fingers atau tangan. Bab 3 Goals dan objectives Tangan merupakan salah satu bagian tubuh yang paling sering melakukan kontak langsung dengan benda lain.. Ia menambahkan...... Berbagai penyakit infeksi dapat ditularkan melalui perantara tangan. angka kejadian diare pasti akan meningkat. .. jalur masuknya virus.. Pertanyaan tambahan untuk pengenalan Masalah..... fields atau tanah.... Untuk itu kami mengambil target anak-anak sekolah dasar untuk promosi kesehatan tentang cuci tangan... Lalu.. Seorang individu yang terinfeksi saluran nafas atas ketika batuk atau bersin maka percikan cairan dari saluran nafas yang banyak mengandung kuman patogen baik bakteri .... Sebuah hasil studi Cochrane menemukan bahwa dalam gerakan-gerakan sosial yang dilakukan lembaga dan masyarakat untuk membiasakan mencuci tangan menyebabkan penurunan tingkat kejadian yang signifikan pada diare.

bercocok tanam dengan pupuk organik. Hasil yang diharapkan adalah meningkatnya pengetahuan masyarakat tentang pentingnya cuci tangan pakai sabun untuk mencegah timbulnya berbagai penyakit serta meningkatkan kemampuan masyarakat untuk mencuci tangan secara baik dan benar. dan lain lain. sebagai contoh suatu rumah sakit di Swiss dengan menggalakkan program cuci tangan dapat menurunkan angka prevalensi penyakit infeksi yang didapat dari rumah sakit dari 16. ketika buang air besar dan air kecil atau menyentuh tinja dan air kencing anak.htm. mata . Tangan yang tidak dicuci atau dicuci tidak dengan cara yang benar masih membawa kuman patogen akan menyebabkan infeksi apabila yang bersangkutan memegang makanan. Kajian WHO menyatakan cuci tangan memakai sabun dapat mengurangi angka diare hingga 47%. produktivitas serta kegiatan baik dalam pekerjaan dan lainnya akan terhenti karena sakit. 29 Oktober 2007. Berbagai studi memperlihatkan bahwa melakukan cuci tangan pakai sabun dapat menurunkan kuman patogen sehingga mencegah penularan. infeksi saluran nafas 50 % dan impetigo (penyakit infeksi kulit) sampai 34%.indomedia. Beberapa studi di rumah sakit telah memperlihatkan bahwa cuci tangan pakai sabun menurunkan secara bermakna infeksi yang didapat dari rumah sakit akibat penularan melalui tangan. Keuntungan dari tindakan sederhana dan hanya memerlukan waktu yang singkat seperti cuci tangan dengan benar akan membantu mencegah penyakit infeksi.9% pada tahun 1998. dan pembelian obat . Seandainya kita sakit . dan juga akan mengalami rasa sakit atau kenyamanan kita terganggu. Penyebab utama diare adalah minimnya perilaku hidup sehat dimasyarakat.Meningkatnya Pengetahuan Cuci Tangan untuk Pencegahan Diare pada Anak SD maupun virus akan tersebar melalui udara dan menempel pada permukaan benda di sekitarnya. Pentingnya membudayakan cuci tangan pakai sabun secara baik dan benar juga didukung oleh World Health Organization (WHO). laboratorium serta pemeriksaan lain yang diperlukan. Kebiasaan masyarakat . 03:25:39) Cuci tangan pakai sabun merupakan cara mudah dan murah untuk membersihkan anggota tubuh dari kuman infeksi. Data dari Subdit diare DepKes juga menunjukan sekitar 300 orang diantara 1000 penduduk masih terjangkit diare sepanjang tahun. Tangan juga terkontaminasi ketika menyentuh bahan yang mengandung kuman patogen ketika mengolah bahan makanan mentah terkontaminasi.com /bernas /012001 /06/UTAMA / 06sep2. Tangan akan terkontaminasi oleh kuman patogen yang ada pada berbagai permukaan. Data badan dunia itu menunjukan setiap tahun rata-rata 100 ribu anak di Indonesia meninggal dunia karena diare. mulut dan hidung sesuai dengan jalur penularannya baik untuk diri sendiri ataupun untuk orang lain yang kontak dengan tangan kita yang terkontaminasi.9% pada tahun 1994 menjadi 9. selain mengeluarkan biaya untuk pemeriksaan dokter. salah satunya kurangnya pemahaman mengenai cara cuci tangan dengan sabun secara baik dan benar menggunakan air bersih yang mengalir (http://www. Studi di Paskistan pada 300 keluarga memperlihatkan dampak dari cuci tangan pakai sabun dapat menurunkan risiko menderita diare sampai 53 % dibandingkan dengan kelompok kontrol. Perilaku hidup bersih dan sehat masyarakat diharapkan dapat mendukung upaya mencapai program Indonesia sehat 2010.

Dan kegiatan tersebut bukan hanya berlangsung pada saat kampanye cuci tangan pakai sabun di Stadion Mandala krida saja akan tetapi kegiatan ini tetap berlangsung di lingkungan sekolah maupun keluarga. 2. yaitu : 1.511 siswa SD. indikasinya dapat terlihat dengan tingginya prevalensi penyakit diare. kampanye CPTS sebagai upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan mewujudkan Indonesia sehat 2010. sesudah menceboki anak dan 4. Survei Departemen Kesehatan (DepKes) 2006 menunjukan rasio penderita diare di Indonesia 300 penderita per 1000 orang. salah satu upaya penting mengurangi tingkat kejadian diare sangat mudah dan murah. Penyakit diare menjadi penyebab kematian nomor dua pada balita. Dari hal yang terkesan remeh bisa menyebabkan beragam penyakit. Sumber : .Pada tingkat provinsi DIY. Menurut Dr. sebelum makan.2 % dari sasaran sosialisasi kegiatan ini belum lagi siswa TK dan SMP 16 Juni 2007. menggosok gigi bersama serta memberikan bantuan kepada pihak sekolah untuk pembangunan tempat mencuci tangan beserta sabun. Menurut Public Health & Education Executive Unilever dr Leo Ondar Wahone. Adapun jenis kegiatan nya pada saat kampanye cuci tangan tersebut adalalah memberikan pengertian serta contoh bagaimana mencuci tangan dengan baik dan benar. Mencuci tangan merupakan persoalan sepele. Keterlibatan siswa SD sebagai peserta kegiatan kampanye ini berkaitan dengan komitmen pemerintah provinsi DIY dalam mencapai Millenium Development Goals (MDG). Bondan Suryanto kepala Dinas Kesehatan provinsi DIY . tetapi dampak yang ditimbulkannya tidak bisa dianggap main-main. mengadakan cuci tangan bersama. sebelum memegang bayi. Di kota Yogyakarta sendiri baru 55% yang memiliki fasilitas cuci tangan. dan kebiasaan itu timbul dari kesadaran pribadi seseorang. Padahal menurut pakar kesehatan dr Hendrawan Nadesul. sebelum meniyiapkan makanan.Meningkatnya Pengetahuan Cuci Tangan untuk Pencegahan Diare pada Anak SD Indonesia dalam mencuci tangan pakai sabun hingga kini masih tergolong rendah. Cukup dengan mencuci tangan pakai sabun secara baik dan benar dengan air bersih yang mengalir. Mencuci tangan pakai sabun adalah cara yang tepat dan mudah serta efektif untuk bisa mencegah diare atau penularan flu burung serta typhoid. Saat ini di provinsi DIY terdapat 294. apabila 600 diantara mereka terlibat dalam kampanye cuci tangan pakai sabun maka berarti baru sekitar 0. baru 9% sekolah yang sudah menyediakan sabun untuk mencuci tangan. nomor 3 bayi dan nomor 5 untuk semua umur. memberikan penyuluhan sekitar kesehatan lingkungan. sesudah buang air besar. 3. cuci tangan pakai sabun sebaiknya dilakukan pada lima waktu penting. Dari jumlah ini. kampanye cuci tangan pakai sabun dilaksanakan tanggal 21 juli 2007 bertempat di lapangan parkir Mandala krida dengan melibatkan 600 siswa SD dengan didampingi orang tua (ibu).Dengan adanya kampanye cuci tangan pakai sabun diharapkan masyarakat mampu membiasakan diri untuk mencuci tangan pakai sabun. Salah satu studi tentang pengetahuan perilaku dan kebiasaan yang dilaksanakan International Relief and Developmen (IRD) awal tahun 2007. 16:02:26) Untuk itu perlu di selenggarakan kegiatan serupa pada waktu-waktu yang akan datang. studi ini menunjukan hanya 27% siswa yang mencuci tangan pada jam istirahat.

366(9481):225-33 D Pittet et al. The activities and channels selected . The nature of the message (e. channels.g. Explore settings. Identify potential partners and develop partnering plans. Pretest messages and materials 9.uk/bandolier/journal.html Bab 5 Strategi Kegiatan 1. Define communication objectives. http://www.medicine.g. Painter J. Effectiveness of a hospital-wide programme to improve compliance with hand hygiene.. 16-22. Lancet 2000 356: 1307-1312 Washing hands reduces hospital-acquired infection.. Tentukan isu kesehatan atau masalah. Define and learn about intended audiences. and activities best suited to reach intended audiences. Billhimer W. to call attention to an issue or to teach a new skill) 11. Tentukan dan pelajari niat 3. The function of the message (e. Feikin DR. Develop messages and materials Kembangkan yang ada 8. Develop a communication strategy Kembangkan strategi komunikasi 6. Jelaskan metode yang paling cocok untuk mencapai tujuan audiens 4. tentukan komunikasi objektif 2. Altaf A.ox. Hoekstra RM (2005). Review the existing materials Review cara yang ada 7. Literacy) 10. Identifikasi parner yang potensial dan bisa mengembngkan rencana 5. Assess the health issue or problem 2. Agboatwalla M. Effect of handwashing on child health: a randomised controlled trial. Lancet.Meningkatnya Pengetahuan Cuci Tangan untuk Pencegahan Diare pada Anak SD Luby SP.ac.

Goal • Meningkatnya pengetahuan siswa. 3. 4. .Meningkatnya Pengetahuan Cuci Tangan untuk Pencegahan Diare pada Anak SD Bab 6 Logic Model Input • Pelaksana: mahasiswa program studi pendidikan bidan fakultas kedokteran universitas Airlangga bekerjasama dengan pemerintah kota Surabaya. Collect (quantitative or qualitative) and Process data. Bab 7 Evaluasi 1. dinas kesehatan kota Surabaya. 5. Determine what data and information the evaluation must provide. kapan harus mencuci tangan. Develop and pretest data collection instruments. ibu dan guruu mengenai pentingnya cuci tangan. 6. Decide on data collection methods. Analyze data to answer the evaluation questions. wali murid dan guru SD. • Materi: manfaat cuci tangan. • Menurunnya angka penyakit akibat kurangnya cuci tangan. Outcome • Semua peserta mengerti mengenai pentingnya cuci tangan dan cara melakukan cuci tangan yang benar serta melakukannya di kehidupan seharihari. • Siswa mampu melakukan cuci tangan yang benar dan menerapkannya di kehidupan seharihari. • Metode: ceramah dan demonstrasi • Media: spanduk • Sasaran: siswa kelas 1-6 SD di kota Surabaya. Write evaluation question based on logic model 2. dan guru-guru SD. tata cara mencuci tangan. seluruh siswa SD dan wali murid. • Semua peserta melakukan cuci tangan dengan benar sesuai dengan yang didemontrasikan. Output • Semua panitia berperan dalam pelaksanaan penyuluhan • Pengetahuan sasaran tentang materi yang diberikan meningkat • Ceramah dan demonstrasi diikuti oleh semua siswa SD.

Rincian Rencana Anggaran Daftar kebutuhan penganggaran dana untuk project anda secara terperinci dengan menggunakan table berikut.Meningkatnya Pengetahuan Cuci Tangan untuk Pencegahan Diare pada Anak SD 7. Write an evaluation report. No 1 2 3 4 5 Komponen Project Jumlah Total .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful