SILABUS INTERNATIONAL GEOGRAPHY OLYMPIAD UNTUK SELEKSI OLIMPIADE SAINS NASIONAL TINGKAT KABUPATEN/KOTA, PROVINSI, DAN NASIONAL

TIM OLIMPIADE GEOGRAFI INDONESIA (TOGI)

Direktorat Pembinaan SMA Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia

1

Dalam kompetisi presentasi poster tersebut. ditetapkan bahwa IGEO menjadi kompetisi tahunan dengan tuan rumah untuk penyelenggaraan tahun 2013 adalah Jepang. tahun 2015 diadakan di China. Topik yang diujikan tersebut bersifat acak dan tidak dapat diprediksi. tes praktek lapangan (bobot 40%). Namun sejak tahun 2012. Selain itu terdapat kompetisi berupa presentasi poster dengan mengangkat tema-tema tertentu yang berbeda setiap tahunnya. Kegiatan ini dipayungi oleh International Geography Union (IGU). 19 tahun. Pada pelaksanaan IGEO ke-9 tahun 2012 lalu. terdapat 12 topik utama yang tersedia. Iklim dan Perubahan Iklim 2. Geomorfologi dan Penggunaan Lahan 2 . dan tes multimedia (bobot 20%). tiap kontingen negara diharapkan melaksanakan studi kasus mengenai tema tertentu yang diangkat. Tes-tes tersebut adalah tes tertulis (bobot 40%). Namun untuk pelaksanaan tes tertulis itu sendiri. dan 3 kemampuan khusus yang harus dimiliki siswa untuk dapat menyelesaikan soal-soal tes dengan baik dan benar. Kebencanaan dan Manajemen Bencana 3. Sumber Daya dan Manajemen Sumber Daya 4. sehingga pada pelaksanaan IGEO. Geografi Lingkungan dan Pembangunan Berkelanjutan 5. MATERI UJIAN Seperti yang telah dijelaskan dalam bagian pendahuluan. IGEO dilaksanakan oleh IGU Olympiad Task Force. hanya 6 topik dari 12 topik tersebut yang akan diujikan. Untuk itu materi geografi harus dipelajari baik dari acuan kurikulum saat ini maupun dari sumber-sumber bacaan lain yang memungkinkan dan memadai. 2. Sejak pertama kali diselenggarakan pada tahun 1996 di Belanda hingga kompetisi terakhir tahun 2012 lalu yang diselenggarakan di Jerman. PENDAHULUAN INTERNATIONAL GEOGRAPHY OLYMPIAD (IGEO) adalah suatu ajang kompetisi tahunan tingkat internasional bidang studi geografi untuk pelajar yang berusia 16 s. Dalam IGEO. Dalam pelaksanaannya. tahun 2014 akan diselenggarakan di Polandia. yaitu suatu organisasi internasional dengan anggota para akademisi dan praktisi ilmu geografi dari seluruh belahan dunia. dan tahun 2016 rencananya di Rusia. Hal yang perlu diperhatikan dalam persiapan siswa untuk mengikuti IGEO ini adalah bahwa kurikulum pelajaran geografi di tingkat sekolah menengah belum mencukupi untuk mengulas topik-topik yang diujikan dalam IGEO secara lengkap dan komprehensif. Komponen silabusnya terdiri dari 12 topik utama yang harus dipahami siswa secara menyeluruh dan komprehensif. Dua belas topik tersebut adalah: 1. Untuk pelaksanaan tes tertulis dan tes multimedia. IGEO bersifat dwitahunan. tiap-tiap negara tersebut hanya tinggal menjelaskan saja isi posternya. pembagian bobot untuk materi IGEO adalah tes tertulis (bobot 40%). tes praktek lapangan (bobot 40%). IGEO telah diselenggarakan sebanyak 9 kali. d. terdapat tiga jenis tes yang akan menentukan penilaian. kemudian studi kasus tersebut dijelaskan melalui poster yang dibuat di negara masing-masing. sehingga tiap negara harus mempersiapkan kontingennya agar menguasai 12 topik utama tersebut secara komprehensif. dan tes multimedia (bobot 20%). kontingen Indonesia berhasil menyabet penghargaan Best Poster and Presentation tersebut dengan mengangkat studi kasus mengenai masalah kekeringan di daerah Gunung Kidul.1.

Bencana Meteorologi . kemampuan yang akan diujikan adalah: 1. 1. dan penginterpretasian data-data grafis Sementara itu untuk ujian praktek.Definisi massa udara .1. penganalisaan.Dampak front 5. 9.Proses pembentukan awan dan hujan 6.1.Siklon tropis 3 . Pengamatan. RINCIAN MATERI TES TERTULIS DAN TES MULTIMEDIA DAN TES FIELD WORK PADA INTERNATIONAL GEOGRAPHY OLYMPIAD 3. Cuaca dan Iklim . Awan dan Hidrometeor .Definisi awan . dan teknik pengambilan data 2. yang hasilnya dapat dirangkum dalam proposal perencanaan ruang dan dapat pula dituangkan dalam peta perencanaan ruang Isi ujian praktek akan sangat tergantung pada lokasi pelaksanaan IGEO. Massa Udara . 7.Struktur dan komposisi atmosfer 2. Kemampuan pembacaan.Komponen cuaca dan iklim . 11.Jenis-jenis awan . Kemampuan pemetaan 2.Angin-angin dunia 3. 3. Analisis masalah/isu/problem keruangan di area ujian praktek 3. IKLIM DAN PERUBAHAN IKLIM 3. Kemampuan yang dibutuhkan untuk menyelesaikan soal ujian dengan baik adalah: 1.Definisi cuaca dan iklim . 10. Pemecahan masalah/isu/problem keruangan. Front . 12.Definisi front . Peremajaan Kota. Gerak Atmosfer .Jenis massa udara 4.Sirkulasi umum atmosfer . pemetaan.6. dan Perencanaan Kota Geografi Pembangunan dan Teori Keruangan Pariwisata dan Manajemen Pariwisata Geografi Ekonomi dan Globalisasi Geografi Budaya dan Identitas Regional Dua belas topik tersebut diujikan dalam ujian tertulis dan ujian multimedia. 8.Jenis front . METEOROLOGI 1. Kemampuan penyelidikan 3. dengan demikian pengetahuan mengenai lokasi pelaksanaan dan sejarah lokasi pelaksanaan sangat dibutuhkan. Geografi Pertanian dan Permasalahan Pangan Kependudukan dan Dinamika Penduduk Geografi Kota.

Banjir .Sirkulasi laut dalam .Thunderstorm . radiosonde .Pembagian zona iklim dunia 9.Kekeringan .Gelombang . Gerakan Air Laut .Jenis-jenis klasifikasi iklim .2.Observasi dengan radar.1.Arus .Blizzard .Proses pembentukan samudera .Faktor yang berpengaruh terhadap arus .Gelombang pecah .El Nino dan La Nina .Jenis-jenis gelombang menurut penyebabnya . Samudera .Kontroversi pemanasan global dan perubahan ikim .Dasar klasifikasi iklim .Sirkulasi massa air permukaan .Gelombang panas . Pengantar Oseanografi .Komponen samudera 3.Longshore current 4 . satelit.Manfaat oseanografi 2.Difraksi gelombang ..Observasi dengan alat-alat konvensional .Sifat fisik air laut .Diagram termodinamika .Definisi oseanografi .Peta sinoptik .Sifat kimia air laut 4.dan lain-lain 3.Penyajian data .dan lain-lain 7.Sebab-akibat dan umpan-balik perubahan iklim 8.Tornado .Penyebab dan akibat pemanasan global . Observasi Meteorologi dan Penyajian Data .Refraksi gelombang . Klasifikasi Iklim . OSEANOGRAFI 1.Definisi pemanasan global dan perubahan iklim . Sifat Air Laut .Definisi samudera .Tipe gelombang menurut periodenya . Pemanasan Global dan Perubahan Iklim .Definisi laut .Pasang surut .

Tindakan-tindakan penanggulangan terhadap bencana 5.Persebaran bahan galian dan sumber energi di dunia .Sumber energi tak terbarukan .Konservasi sumberdaya dan pengembangan sumberdaya berkelanjutan 2. KEBENCANAAN DAN MANAJEMEN BENCANA 1.Upwelling dan downwelling 5.Rip current . Bencana-bencana di Dunia Modern 3. Pengantar Sumberdaya dan Manajemen Sumberdaya .Pendekatan ekonomi .Sumberdaya air untuk irigasi 5 .Dampak positif dan negatif penggunaan bahan galian dan sumber energi .Umpan balik iklim-lautan .Bencana geologi .Penggunaan dan salah guna sumberdaya air .Definisi sumberdaya .Pentingnya bahan galian dan sumber energi . Dampak Bencana .Faktor pendukung .Bencana sosial 3.Contoh sumber energi . Sumberdaya Bahan Galian dan Energi .Bencana meteorologi .Produksi bahan galian dan sumber energi .Pendekatan lingkungan .Sumber energi terbarukan . Sumberdaya Air dan Lautan . Pengantar Kebencanaan dan Manajemen Bencana . 2. Kerentanan (Vulnerabitiy) terhadap Bencana .Faktor pelemah 4. Jenis-jenis Bencana .Pendekatan terhadap kajian sumberdaya .. SUMBERDAYA DAN MANAJEMEN SUMBERDAYA 1.Distribusi sumberdaya air .Sebab-akibat kenaikan muka air laut 3.Contoh sumber daya bahan galian .Genesis bahan galian dan sumber energi .Bencana kelautan .Dampak positif bencana .Sejarah penggunaan sumberdaya 3. Pengaruh Lautan terhadap Iklim dan Sebaliknya .Tindakan-tindakan pencegahan terhadap bencana .Definsi bencana 2. 3.Arus turbidit .Dampak negatif bencana 6. Pencegahan dan Penanggulangan Bencana .Klasifikasi sumberdaya .

Hydral power .Konsep dan definisi ekosistem . Pengantar Geografi Lingkungan dan Pembangunan Berkelanjutan .Ekosistem dan frontier environment 6 .Kebutuhan konservasi dan pengembangan berkelanjutan sumber daya hutan .Sistem dan siklus bumi . .Dampak positif dan negatifnya Sumber daya Manusia .Organisasi dunia masalah energi/sumber energi .Laut sebagai sumber energi baru Sumberdaya Biotik .Konservasi air tanah .Sumbe rdaya pertanian.Tipe perikanan . dan peternakan di dunia . 5.Ekosistem utama dunia .Pemanfaatan air tanah .dan lain-lain Globalisasi Energi dan Sumber Energi .Pentingnya hutan sebagai sumberdaya . dan peternakan . GEOGRAFI LINGKUNGAN DAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN 1.4.Energi air .Sejarah irigasi . 7.Jenis-jenis reservoar air tanah . perkebunan.Energi angin .Pengembangan sumberdaya manusia Sumber Energi Terbarukan .Jenis dan persebaran hutan .Sumberdaya perikanan dan kelautan .Jenis-jenis air tanah .Energi geotermal .Sumberdaya Lautan .Hasil pertanian.Dampak irigasi .Jenis pertanian.Definisi irigasi .Persebaran pertanian.Perikanan dan pengembangan ekonomi rakyat . 4. perkebunan.Isu global masalah kelangkaan energi .Proses hidrogeologi air tanah .Sumberdaya air tanah . perkebunan. perkebunan.dan lain-lain 3.Manusia sebagai sumberdaya .Sumberdaya hutan .Jenis irigasi .Distribusi populasi manusia di dunia . dan peternakan .Definisi lingkungan . dan peternakan .Energi gelombang .Produksi perikanan dan konservasi perikanan . 6.

Keaneka ragaman Hayati .Definisi bentang alam fluvial . Manajemen Lingkungan Global dan Permasalahannya .Jenis-jenis bentang alam fluvial .Biodiversitas dunia .Sumberdaya bahan galian .Faktor permasalahan .Solusi permasalahan .Perjanjian-perjanjian 3.Komponen lingkungan sosiobudaya . Bentang Alam Struktural .Potensi bentang alam struktural 4.Dampak terhadap lingkungan .Dampak sumber energi terhadap lingkungan 4. Bentang Alam Fluvial .Sumberdaya air .Protokol-protokol .Permasalahan lingkungan global .Potensi bentang alam volkanik 3.Lingkungan sosiobudaya . Bentang Alam Volkanik .Kebijakan negara-negara dunia dan pemerintahan dunia .Limbah berbahaya di air dan udara .Sebab-akibat permasalahan .Potensi bentang alam fluvial 7 .Jenis-jenis bentang alam volkanik .Sumber energi .Proses pembentukan bentang alam struktural . 5. Pengantar Geomorfologi .Kegunaan bahan galian .Definisi bentang alam struktural .Proses pembentukan bentang alam volkanik . Penggunaan Bahan Galian dan Energi .Dampak pencemaran air dan udara 3.Proses pembentukan bentang alam fluvial .Definisi bentang alam volkanik .Tenaga pembentuk morfologi bumi 2.2. GEOMORFOLOGI 1.Definisi geomorfologi .Pencemaran udara .Klasifikasi zona ekologi dunia .Sumber energi tak terbarukan .Jenis-jenis bentang alam struktural . Lingkungan Air dan Udara .Sumber energi terbarukan .Pentingnya lingkungan sosiobudaya .Pencemaran air .Hubungan antara masalah lingkungan fisik dan masalah lingkungan sosiobudaya .Klasifikasi flora dan fauna dunia berdasarkan berbagai kriteria 5.

Jenis-jenis bentang alam bawahlaut .Potensi bentang alam karst 6.Penerapan geomorfologi dalam perencanaan kota/wilayah .Definisi bentang alam eolian .Pendekatan aspek sistematis . Bentang Alam Eolian . 6.Pengembangan geografi pertanian .Definisi bentang alam pantai dan delta .Pendekatan aspek lingkungan 2.Geomorfologi bawahlaut samudera-samudera dunia 3.Sejarah pertanian . Bentang Alam Karst .Definisi bentang alam glasial .Definisi bentang alam bawahlaut .Faktor fisik - 8 .Geomorfologi Amerika .Pendekatan aspek ekonomi . Kenampakan Geomorfologi Regional .Proses pembentukan bentang alam pantai dan delta .Jenis-jenis bentang alam glasial .Potensi bentang alam bawahlaut 10.Geomorfologi Asia . Penerapan Pemahaman Geomorfologi .Definisi bentang alam karst . Bentang Alam Pantai dan Delta .Geomorfologi Eropa .Geomorfologi Afrika .Pendekatan aspek komoditas .Penerapan geomorfologi dalam pengembangan ekonomi kota/wilayah .Pendekatan studi geografi pertanian . Faktor yang mempengaruhi pertanian .Potensi bentang alam glasial 9.Jenis-jenis bentang alam eolian .Proses pembentukan bentang alam eolian .5.Proses pembentukan bentang alam bawahlaut .Potensi bentang alam pantai dan delta 8.Potensi bentang alam eolian 7.Geomorfologi Australia .Jenis-jenis bentang alam karst .Definisi geografi pertanian .Proses pembentukan bentang alam karst . GEOGRAFI PERTANIAN DAN PERMASALAHAN PANGAN 1. Bentang Alam Glasial . Bentang Alam Bawahlaut .dan lain-lain 11.Jenis-jenis bentang alam pantai dan delta .Cakupan dan tinjauan geografi pertanian . Pengantar Geografi Pertanian .Proses pembentukan bentang alam glasial .

5.Bioteknologi . ekonomi.Teknologi-teknologi dan mekanisasi pertanian ..Irigasi . 9 .Pertanian intensif .dan lain-lain .Pupuk .Karakteristik pertanian negara-negara dunia maju .Jenis tanah .Zona agroklimat dunia .Karakteristik pertanian negara-negara dunia berkembang Permasalahan pangan dunia .Topografi .Dampak bioteknologi dalam pertanian .Alat-alat pertanian modern .Iklim .Persebaran hasil pertanian dunia .Faktor sosial. dan teknologi .Jenis-jenis pupuk .Proses pembentukan tanah dan karakteristik tanah .Pertanian subsisten .Erosi tanah Tipe Pertanian .Keunggulan dan kelemahan tiap macam irigasi .Dampak penggunaan pupuk .Efisiensi dan efektifitas tiap macam irigasi .Modal .Kemiringan .Degradasi kualitas tanah .Jenis-jenis dan macam irigasi .Pengangkutan barang dan pemasaran Tanah .Pertanian campuran .Taksonomi tanah berdasarkan FAO (Food and Agriculture Organization) .Megaproyek irigasi dunia .Pengembangan bioteknologi dalam pertanian .dan lain-lain Pola pertanian dunia . 6.Peternakan .Pertanian perkebunan .Bencana kelaparan 3.Tipe dan karakteristik tanah .Kebijakan pemerintah .Taksonomi tanah berdasarkan WRB (World Reference Base of Soil Resources) .Kepemilikan lahan .Tenaga kerja .Jenis dan macam bioteknologi dalam pertanian . 4.Pertanian ekstensif .Teknologi kombinasi dan diversifikasi tanaman .Taksonomi tanah berdasarkan USDA (US Departement of Agriculture) .Pertanian mediteranean .

Pengantar Demografi .Metode-metode pertanian .Metode Von Thune 3.Depedency ratio . dan pengembangan pertanian . Sensus Penduduk .Perspektif demografi menurut Boserup .Keberadaan pasar .Bencana kelaparan modern .Solusi bencana kelaparan .Definisi demografi .Masalah perubahan lingkungan dan ekosistem akibat pertanian .Diversifikasi pangan dan perkembangannya 7.Perspektif demografi menurut Malthus .Masalah pengembangan pertanian .Perspektif demografi menurut teori Transisi Demografi .Definisi depedency ratio . masalah. KEPENDUDUKAN DAN DINAMIKA PENDUDUK 1.Sebab-akibat dari suatu komposisi penduduk tertentu .Definisi sensus . Perspektif Demografi ..Sebab-akibat variansi angka depedency ratio .Sejarah bencana kelaparan dunia .Sex ratio . 7.Definisi piramida penduduk . Komposisi Penduduk .Faktor-faktor penyebab dinamika komposisi penduduk .Perspektif demografi menurut Davis 10 .Definisi sex ratio .Jenis piramida penduduk .Jenis sensus .dan lain-lain 4.Dampak pengembangan pertanian .Piramida penduduk .Revolusi hijau .Kegunaan sensus 3.Sejarah kependudukan dunia .Kekurangan modal .Sebab-akibat variansi angka sex ratio .Perspektif demografi menurut Esterlin .Faktor ekonomi .Dampak ekonomi dan lingkungan dari globalisasi pertanian dan pangan .Metode Weaver dan metode Thomas .Faktor sosial .Sebab pelaksanaan sensus .Perspektif demografi menurut Marx . Prospek.Prospek pengembangan pertanian .Distribusi penduduk dunia 2.Sebab-akibat jenis piramida penduduk .

Cakupan dan tinjauan geografi ekonomi . Isu Kependudukan .Definisi mortalitas .Definisi geografi ekonomi .Penyebab variansi angka mortalitas . dan pembangunan . sumber daya.Hubungan lingkungan dan pekerjaan .Keunggulan sistem ekonomi komunis-sosialisme 11 .Pengukuran angka mortalitas .Aktivitas ekonomi kuartener .Ekonomi liberal-kapitalis .Jenis-jenis migrasi .Teori-teori dasar ekonomi 2.Akibat variansi angka fertilitas 6. Aktivitas Ekonomi .Urbanisasi 8.dan lain-lain 5.Sejarah migrasi manusia .Kelemahan sistem ekonomi liberal-kapitalis .Definisi fertilitas .Aktivitas ekonomi primer . Mortalitas .Keunggulan sistem ekonomi liberal-kapitalis .Populasi.Aktivitas ekonomi sekunder . lingkungan.Definisi dan konsep dasar migrasi .Faktor-faktor mortalitas .Pengukuran angka fertilitas .Teori migrasi . Pengantar Geografi Ekonomi dan Globalisasi .Sejarah manusia dan ekonomi .Penyebab variansi angka fertilitas ..Populasi dan lingkungan .Perubahan demografik .Akibat variansi angka mortalitas 7.Definisi liberal dan kapitalisme .Sebab-akibat migrasi . GEOGRAFI EKONOMI DAN GLOBALISASI 1.Kegiatan ekonomi dan gender 3. 8.Faktor-faktor migrasi .Aktivitas ekonomi tersier .Ekonomi komunis-sosialis . Fertilitas .Problema-problema kependudukan 3.Faktor-faktor fertilitas .Tipe aktivitas ekonomi .Definisi komunis dan sosialisme .Ledakan penduduk . Migrasi . Ideologi dan Ekonomi .

dan global .Faktor pendukung dan penghalang globalisasi ekonomi .Perdagangan dunia .Dampak teknologi dan globalisasi ekonomi . dan global .Kelemahan sistem ekonomi welfare economic . dan Dunia .Kelemahan sistem ekonomi syariah Globalisasi Ekonomi .4.Contoh korporasi global . 6. 9.Jenis-jenis organisasi ekonomi dunia dan regional .Sebab-akibat permasalahan ekonomi nasional. regional.Aliran finansial dunia dan globalisasi ekonomi .Ekonomi koperasi .Tantangan pertumbuhan dan pembangunan ekonomi berkelanjutan Organisasi Ekonomi Dunia dan Korporasi Global .Aliran barang dan jasa global .Definisi ekonomi koperasi .Karakteristik perekonomian negara maju Model dan Teori Geografi Ekonomi . GEOGRAFI PEMBANGUNAN DAN TEORI KERUANGAN 1.Model lokasi pertanian Von Thune . 7. 5.Teori lokasi industri Weber . Regional. dan global .Model pembangunan ekonomi Rostov . dan global .Peranan organisasi-organisasi tersebut .Ekonomi syariah .Sejarah permasalahan ekonomi nasional.Fluktuasi ekonomi nasional.Keunggulan sistem ekonomi welfare economic . regional. Pengantar Geografi Pembangunan dan Teori Keruangan .Definisi georafi pembangunan . regional.Korporasi global .Mekanisme ekonomi global .Definisi welfare economic .Kajian dan cakupan geografi pembangunan 12 .dan lain-lain 3.Dampak positif dan negatif korporasi global Karakteristik Perekonomian Negara-negara Dunia .Dampak positif dan negatif globalisasi ekonomi Ekonomi Nasional.Kelemahan sistem ekonomi koperasi .Welfare economic .Kelemahan sistem ekonomi komunis-sosialisme . 8.Jalur perdagangan dunia .Jenis-jenis korporasi global .Keunggulan sistem ekonomi koperasi .Teori keruangan .Solusi permasalahan ekonomi nasional. .Keunggulan sistem ekonomi syariah . regional.Permasalahan ekonomi nasional.Karakteristik perekonomian negara berkembang . regional.Definisi ekonomi syariah . dan global .

dan berkembangnya kota .Asas pembangunan berkelanjutan 6. Migrasi dan Lapangan Kerja . Perubahan Lingkungan .Pola kota besar di negara maju 5.Infrastruktur wilayah dan kota .Tekanan perkotaan terhadap lingkungan . PEREMAJAAN KOTA.Sistem perumahan . Perkotaan .Perencanaan partisipatif 13 . Pertumbuhan Kota .Teori-teori keruangan yang berkembang dari berbagai ahli 3. Kemiskinan dan Kesehatan .Teori Harris dan Ullman . dan perkembangan kota .Fenomena dan karakteristik kota. Pola Ekonomi Global .Megaproyek dan lingkungan .dan lain-lain .Teori lokasi dan pola keruangan .Definisi kota .Perencanaan transportasi .Kemiskinan di negara berkembang .Kemiskinan di negara maju . tata ruang. DAN PERENCANAAN KOTA 1.Ekonomi perkotaan .Klasifikasi kota .Kesehatan: kecenderungan dan prospek 7. dan Perencanaan Kota . Peremajaan Kota. GEOGRAFI KOTA.Migrasi internal 4.2. mobilitas tenaga kerja .Penduduk kota 3.Aspek kebencanaan dalam perencanaan .Distribusi geografis dan spesialisasi aktivitas ekonomi 3. Pengantar Geografi Kota.Pentingnya perencanaan kota 2.Teori Alonso . 10.Perencanaan infrastruktur .Teori dan konsep dasar geografi kota dan perencanaan kota .Elemen perkotaan .Teori Hoyt .Teori perencanaan .Teori Griffin dan Ford .Asas eksploitasi berkelanjutan .Pola kota besar di negara berkembang . Teori Keruangan . Perencanaan Kota dan Peremajaan Kota .Proses perencanaan .Teori struktur.Teori Burgess .Tata guna lahan perkotaan .Teori Bergel .Kecenderungan global: integrasi ekonomi.

Solusi problem sosial-ekonomi perkotaan .Pariwisata dan tenaga kerja .Atraksi pariwisata alam .Atraksi .Inflasi .Kota di negara berkembang .Ciri khas kota-kota Australia 3.Ciri khas kota-kota Asia .Kota di negara maju .Keterjangkauan .Dampak sosial dan budaya 14 . PARIWISATA DAN MANAJEMEN PARIWISATA 1.Pariwisata dan devisa negara .Tipe-tipe akomodoasi pariwisata 4.Isu kesehatan dan lingkungan perkotaan .Barang/souvenir .Toleransi sosial masyarakat . Kota-kota Dunia .Definisi pariwisata . Dampak Pariwisata .Ciri khas kota-kota Afrika .Kestabilan ekonomi nasional dan regional 3.Sebab-akibat problem sosial-ekonomi perkotaan . Pengelolaan Kota .Pengembangan kawasan pesisir 4.Faktor penyebab munculnya problem perkotaan .Pengelolaan infrastruktur .Pariwisata sebagai kebutuhan manusia .Dampak ekonomi . Faktor Penarik dan Pendorong Wisatawan .Problem sosial-ekonomi perkotaan .Perencanaan dan politik .Peningkatan pendapatan masyarakat .Peran dan pentingnya pariwisata .Esensi dan manfaat peremajaan kota .Karakteristik pariwisata 2.Ciri khas kota-kota Eropa .Kestabilan keamanan nasional dan regional . Akomodasi Pariwisata .Atraksi pariwisata budaya . Pengantar Pariwisata dan Manajemen Pariwisata ..Kebutuhan akomodasi pariwisata .Pengembangan komunitas perkotaan .Masa depan perkotaan .Land value dan land rent 5.Ciri khas kota-kota Amerika .Peningkatan volume perdagangan .Pengelolaan transportasi . 11.Pariwisata sebagai kegiatan ekonomi .

Objek pariwisata di Australia 3.Teori Griffith Taylor mengenai ras manusia .Etnis dan budaya di Australia 3.Pemasaran pariwisata 6.Neokolonialisme . Ras dan Kebudayaan Manusia .Menghitung Azimut dan Jarak di Peta 15 .Pertukaran budaya 5.Kehidupan manusia di daerah pegunungan . Perencanaan dan Pemasaran Pariwisata .Manusia dan lingkungannya 2.Skala Peta.Etnis dan budaya di Afrika .Perencanaan pariwisata di negara maju . Pengantar Geografi Budaya dan Identitas Regional .Sistem koordinat Geografi dan Proyeksi .Objek pariwisata di Asia .Komponen perencanaan pariwisata ..Sejarah kebudayaan .Objek pariwisata di Eropa .Kehidupan manusia di daerah tropis .Etnis-etnis dan kebudayaan di dunia . Sistem Koordinat dan Referensi Peta .Definisi Peta. Adaptasi Manusia .Objek pariwisata di Afrika .Definisi kebudayaan .Perencanaan pariwisata di negara berkembang . Membaca Peta dan Informasi .Perencanaan pariwisata . Jenis jenis Peta dan Manfaat peta . 2.Etnis dan budaya di Asia . GEOGRAFI BUDAYA DAN IDENTITAS REGIONAL 1.Definisi ras . Pengantar Pemetaan . PEMETAAN DAN KEMAMPUAN INTERPRETASI PETA 1.Objek pariwisata di Amerika . 12.Kehidupan manusia di daerah gurun .Pengambilan data dengan Terrestris. Global Positioning System dan sattelite.Kehidupan manusia di daerah dingin . 13.Sistem proyeksi. .Kehidupan manusia di daerah pantai 3. Objek Pariwisata Dunia .Ras-ras manusia dan karakteristiknya .Kesehatan .Perjudian dan kriminal .Agama dan bahasa .Definisi geografi budaya .Etnis dan budaya di Amerika .

Grid/graticule. Analisis masalah/isu/problem keruangan di area ujian praktek 3. Kemampuan yang harus dimiliki siswa untuk dapat meraih hasil maksimal dalam ujian ini adalah: 1. Kemampuan observasi 2. bahwa kemampuan yang akan diujikan dalam tes praktikum adalah: 1. Mengidentifikasi lokasi dari fenomena/objek tersebut di peta 4. Ujian Pengamatan. tes praktikum ini akan akan dilaksanakan dalam tiga tahap. legenda. Mendeskripsikan fenomena dalam legenda peta. . Area yang dipetakan tersebut tentunya adalah area ujian praktek yang telah ditetapkan. Pemecahan masalah/isu/problem keruangan. siswa akan melaksanakan observasi pada lokasi ujian praktek untuk mengambil data-data yang diperlukan. Pemetaan ini tidak mutlak benar-benar membuat peta dasar. Interpretasi Peta .Aplikasi GIS bagi disiplin lainnya 4.Menghitung Koordinat suatu rtitik terhadap koordinat titik lainnya. Pemetaan. Pengamatan. Setelah diperkenalkan pada masalah/kasus yang akan diujikan. Masalah/kasus tersebut akan berkaitan dengan perencanaan fisik dan/atau lingkungan. dan teknik pengambilan data 2.Peta Foto dan Image satellite . Memberikan nama/mengklasifikasikan fenomena/objek yang diobservasi 3. Proses dan output data . garis. dan orientasi/arah yang jelas 2. Ujian Analisis Masalah Keruangan Pada lokasi ujian praktek. dan harus diperhatikan baik-baik oleh tiap siswa karena berkaitan dengan prosedur dan kondisi pengerjaan tes praktek. terdapat masalah keruangan (baik nyata maupun hipotetis) yang akan dipresentasikan pada siswa.Informasi Peta (Utara.Teknik Interpretasi Peta 5.Visualisasi data dalam Vector dan Raster ( Titik. dll) 4.Menghitung Slope dan Luas di Peta 3. yaitu: 1. yang hasilnya dapat dirangkum dalam proposal perencanaan ruang dan dapat pula dituangkan dalam peta perencanaan ruang Secara lebih rinci. namun dapat juga membuat peta tematik seperti peta tata guna lahan. dan lain-lain. 16 . Luas .Peta Rupa bumi (Topografi) dan Peta Tematik .Input. serta penggunaan skala yang baik. Masalah/kasus akan diperkenalkan sebelum pelaksanaan tes (dalam technical meeting). Kartografi . RINCIAN ISI TES PRAKTIKUM Seperti telah disebutkan sebelumnya. pemetaan. Sistem Informasi Geografi .Muka Peta dan Informasi yang ada di Peta . kemudian menuliskan analisis masalah pada lembar yang telah disediakan. dan Pengambilan Data Ujian pemetaan ini bertujuan menguji kemampuan siswa dalam memetakan suatu area.. Dapat menggunakan dan menentukan simbol geografis yang tepat 5.

3. Dalam IGEO ke-9 yang diselenggarakan tahun 2012 lalu. 2. siswa juga diberikan booklet yang berisi informasiinformasi dan data yang mungkin diperlukan dalam analisis dan pemecahan masalah. Hal inilah yang harus menjadi perhatian khusus untuk kita semua agar pemahaman siswa akan ilmu geografi menjadi sangat baik dan berguna bagi bangsa dan negara. Bobot tes adalah 70% tes tertulis dan 30% tes multimedia. 1. siswa diminta untuk memberikan pemecahan-pemecahan dari masalah yang berhasil dianalisisnya.3. Pemecahan-pemecahan tersebut kemudian dituangkan dalam bentuk proposal singkat dan dituangkan pula dalam peta perencanaan ruang. URAIAN SOAL TES SELEKSI Seleksi akan dilaksanakan dalam tiga tahap. Ujian Pemecahan Masalah Keruangan Setelah ujian analisis dilaksanakan. Adnan Jati Satria Best Poster and Presentation 17 . PENUTUP DAN HASIL SISWA INDONESIA DALAM IGEO Pada dasarnya materi IGEO secara umum telah tercantum dalam kurikulum mata pelajaran geografi di tingkat SMA di Indonesia. Seleksi Tingkat Nasional Soal seleksi tingkat ini adalah berupa 6 soal esai. Seleksi Tingkat Provinsi Soal seleksi tingkat ini adalah berupa 6 soal esai dan tes multimedia. Ujian ini dilaksanakan di ruang kelas. mendalam dan menyeluruh. yaitu tingkat kabupaten/kota. hasil yang dicapai Tim Indonesia adalah: 1. 20% tes multimedia. Bintang Rahmat Wananda Medali Perak 2. dan 40% tes praktek. Bobot tes adalah 40% tes tertulis. peserta akan melaksanakan ujian pemecahan masalah yang berhubungan dengan masalah yang dianalisis sebelumnya. dengan komposisi 60 soal (masing-masing 5 soal dari tiap topik IGEO) dan 40 soal pengetahuan umum. Dalam ujian ini. Seleksi Tingkat Kabupaten/Kota Soal seleksi tingkat ini adalah berupa 100 soal pilihan ganda. provinsi. dan tes praktek. Dalam pengerjaan tes praktikum tersebut. Namun materi tersebut belum diulas secara tajam. tes multimedia. dan nasional. 5. 6.