KOMUNIKASI KEPERAWATAN PADA TINGKAT USIA DEWASA

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Komunikasi merupakan alat yang efektif untuk mempengaruhi tingkah laku manusia, sehingga komunikasi dikembangkan dan dipelihara secara terus-menerus. Komunikasi bertujuan untuk memudahkan,melaksanakan, kegiatankegiatan tertentu dalam rangka mencapai tujuan optimal,baik komunikasi dalam lingkup pekerjaan maupun hunbungan antar manusia Kemajuan ilmu pengetahuan dan tehnologi Bidang Kedokteran dan Keperawatan serta perubahan konsep perawatan dari perawatan orang sakit secara individual kepada perawatan paripurna serta peralihan dari pendekatan yang berorientasi medis penyakit kemodel penyakit yang berfokus pada orang yang bersifat pribadi menyebabkan komunikasi menjadi lebih penting dalam memberikan asuhan keperawatan. Perawat dituntut untuk menerapkan model komunikasi yang tepat dan disesuaikan dengan tahap perkembangan pasien. Pada orang dewasa mereka mempunyai sikap,pengetahuan dan keterampilan yang lama menetap dalam dirinya sehingga untuk merubah perilakunya sangat sulit. Oleh sebab itu perlu kiranya suatu model komunikasi yang tepat agar tujuan komunikasi dapat tercapai dengan efektif. Bertolak dari hal tersebut kami mencoba membuat makalah yang mencoba menerapkan model konsep komunikasi yang tepat pada dewasa. B. Tujuan Penulisan Tujuan umum : Agar mahasiswa mengetahui bagaimana pentingnya mengetahui tehnik komunikasi pada orang dewasa Tujuan khusus : 1. Agar mahasiswa mengetahui pengertian komunikasi, khususnya komunikasi pada orang dewasa 2. Memahami tentang komunikasi pada orang dewasa 3. Agar mahasiswa mengetahui tehnik komunikasi pada orang dewasa yang mempengaruhi kehidupan C. Ruang Lingkup Dalam makalah komunikasi keperawatan ini kami membahas tentang komunikasi pada orang dewasa dan Rolplay pada orang dewasa D. Metode Penulisan Penulisan dalam menyusun makalah ini penulis menggunakan metode deskriftif yaitu memaparkan atau mendeskripsikan tentang pengertian komunikasi pada orang dewasa beserta Roleplay dengan studykepustakaan. E. Sistematika Penulisan Adapun sistematika penulisan makalah ini terdiri atas tiga bab, yaitu: BAB I : Pendahuluan, meliputi: latar belakang, tujuan penulisan, ruang Lingkup, metode penulisan, dan sistematika penulisan. BAB II : Landasan teori, yang meliputi : pengertian komunikasi terapeuti, komunikasi pada orang dewasa, beserta penerapannya dalam keperawatan. BAB III : Role Play BAB IV : Penutup yang meliputi kesimpulan dan saran DAFTAR PUSTAKA BAB II LANDASAN TEORI A. Pengertian Komunikasi Terapeutik Istilah komunikasi berasal dari bahasa inggris yaitu “Communication”. Kata communucation itu sendiri berasal dari kata latin “communication” yang artinya pemberitahuan atau pertukaran ide, dengan pembicara mengharapkan pertimbangan atau jawaban dari pendengarnya (Suryani, 2005). Terapeutik merupakan kata sifat yang dihubungkan dengan seni dari penyembuhan (As Hornby dalam intan, 2005). Maka disini dapat diartikan bahwa terapeutik adalah segala sesuatu yang memfasilitasi proses penyembuhan. Sehingga komunikasi terapeutik itu adalah komunikasi yang direncanakan dan dilakukan untuk membantu penyembuahan/pemulihan pasien. Komunikasi terapeutik merupakan komunikasi profesional bagi perawat. B. Tujuan Komunikasi Terapeutik Dengan memiliki keterampilan berkomunikasi terapeutik, perawat akan lebih mudah menjalin hubungan saling percaya dengan klien, sehingga akan lebih efektif dalam mencapai tujuan asuhan keperawatan yang telah diterapkan, memberikan kepuasan profesional dalam pelayanan keperawatan dan akan meningkatkan profesi. Tujuan komunikasi terapeutik (Purwanto, 1994) adalah : 1. Membantu pasien untuk memperjelas dan mengurangi beban perasaan dan fikiran serta dapat mengambil tindakan untuk mengubah situasi yang ada bila pasien percaya pada hal yang diperlukan. 2. Mengurangi keraguan, membantu dalam hal mengambil tindakan yang efektif dan mempertahankan kekuatan egonya. 3. Memengaruhi orang lain, lingkungan fisik, dan dirinya sendiri. C. Manfaat Komunikasi Terapeutik Manfaat

D. dan mengkaji masalah serta mengevaluasi tindakan yang dilakukan oleh perawat. Syarat-syarat Komunikasi Terapeutik Stuart dan Sundeen (dalam Christina. sekitar 30% karena bahasa paralinguistik dan 55% karena bahasa tubuh. siapa. Arti denotatif memberikan pengertian yang sama terhadap kata yang digunakan. kapan. Jelas dan ringkas Komunikasi berlangsung efektif. Sedangkan istilah "Pendewasaan" menunjuk kepada keadaan belum dewasa yang oleh hukum dinyatakan sebagai dewasa. Hurlock). Arti denotatif dan konotatif Perawat harus mampu memilih kata-kata yang tidak banyak disalahtafsirkan. Komunikasi tidak akan berhasil jika pengirim pesan tidak mampu menerjemahkan kata dan ucapan. Komunikasi yang diciptakan saling pengertian harus dilakukan terlebih dahulu sebelum memberikan sarana. Ekpresi wajah Hasil penelitian menunjukan enam keadaan emosi utama yang tampak melalui ekspresi wajah. makin kecil terjadi kerancuan.2003) : 1. Pembendaharaan Kata Penggunaan kata-kata yang mudah dimengerti oleh pasien. jijik bahagia dan sedih. b. atau ide yang terdapat dalam suatu kata. 2. Terdapat berbedaan budaya tentang penentuan usia dewasa.Hukum membeda-bedakan hal ini karena hukum menganggap dalam lintas masyarakat menghendaki kematangan berfikir dan keseimbangan psikis yang pada orang belum dewasa masih dalam taraf permulaan sedangkan sisi lain dari . bagaimana. E. takut. dan berhias menunjukan kepribadiannya. Semua komunikasi harus ditujukan untuk menjaga harga diri pemberi maupun penerima pesan. kecepatan bicara yang memiliki tempo dan jeda yang tepat. mengapa. informasi maupun masukan. Komunikasi verbal Komunikasi verbal mempunyai karakteristik jelas dan ringkas. Komunikasi non verbal dapat disampaikan melalui beberapa cara yaitu : a. mempunyai arti denotatif dan konotatif. Mengidentifikasi. 2003) adalah : 1. sedangkan ati konotatif merupakan perasaan. Adapun contohnya adalah cara berpakaian. dkk. pendek dan langsung. Sentuhan Kasih sayang. Ringkas dengan menggunakan kata-kata yang mengekspresikan ide secara sederhana. intonasi mempengaruhi isi pesan. obat dan fraktur c. terutama sangat penting ketika menjelaskan tujuan terapi. Ada yang menganggap 21 tahun namun secara hukum orang telah dapat bertanggung jawab akan perbuatannya di usia 18 tahun. 2. a. 2. Mendorong dan menganjurkan kerja sama antara perawat dengan pasien melalui hubungan perawat-klien. sederhana. c.. Intonasi Nada suara pembicaraan mempunyai dampak yang besar terhadap arti pesan yang dikirimkan karena emosi seseorang dapat secara langsung mempengaruhi nada suaranya. dkk. Bentuk Komunikasi Bentuk komunikasi terdiri dari komunikasi verbal dan non verbal (Potter dan Perry dalam Christina. dan perhatian diberikan melalui sentuhan. yang memenuhi syarat hukum. Stuart dan Sundeen dalam suryani. terkejut. Sentuhan merupakan bagian penting dalam hubungan perawat-klien. b. Sikap Tubuh dan Cara Berjalan Perawat dapat menyimpulkan informasi yang bermanfaat dengan mengamati sikap tubuh dan langkah klien. Istilah "kedewasaan" menunjuk kepada keadaan sesudah dewasa. PENGERTIAN DEWASA Istilah Adult berasal dari kata latin yang berarti telah tumbuh menjadi dewasa. pikiran. Pembendaharaan kata mudah dimengerti. seperti rasa sakit. dkk 2003) mengatakan ada 2 persyaratan dasar untuk komunikasi terapeutik efektif : 1. Sehingga usia ini orang dianggap telah syah menjadi dewasa di mata hukum. Komunikasi non Verbal Komunikasi non verbal berdampak yang lebih besar dari pada komunikasi verbal. Penampilan fisik Penampilan fisik perawat mempengaruhi persepsi klien terhadap pelayanan keperawatanyang diterima.marah. terapi dan kondisi klien. mengungkapkan perasaan. d. Ekspresi wajah sering digunakan sebagai dasar peenting dalam menentukan pendapat interpersonal.. namun harus memperhatikan norma sosial. Ulang bagian yang penting dari pesan yang disampaikan.langkah dapat dipengaruhi olehfaktor fisik. (2006) meengatakan bahwa sekitar 7 % pemahaman dapat ditimbulkan karena kata-kata. dukungan emosional. dan di mana. F. Masa dewasa dini dimulai usia 18 sampai 40 tahunan. d. Makin sedikit kata-kata yang digunakan.komunikasi terapeutik ( Christina. Penerima pesan perlu mengetahui apa. saat perubahan fisik dan psikologis menyertai berkurangnya kemampuan reproduktif (Elizabeth B.

pernyataan dewasa itu dicabut oleh hakim.pada anggapan itu ialah bahwa seorang yang belum dewasa dalam perkembangan fisik dan psikisnya memerlukan bimbingan khusus. sejak berumur 18 tahun seorang yang belum dewasa. memberikan keputusannya. sehubungan dengan wewenang yang diberikan. akan tetapi sudah atau sudah pernah menikah. Untuk pendewasaan terbatas. prosedurnya ialah yang bersangkutan mengajukan permohonan kepada Ketua Pengadilan Negeri yang berwenang dilampiri akta kelahiran atau surat bukti lainnya. Hukum pidana anak dan acaranya berlaku hanya untuk mereka yang belum berumur 18 tahun. Untuk pendewasaan penuh syaratnya telah berumur 20 tahun penuh. Tetapi bila ingin melangsungkan perkawinan ijin orang tua tetap diperlukan. Setelah memperoleh pernyataan itu. Bila ia menyalahgunakan wewenang yang diberikan maka atas permintaan orang tua atau wali. Akibat hukum adanya pernyataan pendewasaan penuh ialah status hukum yang bersangkutan sama dengan status hukum orang dewasa. dapat bertindak sebagai pihak dalam acara perdata dengan domisilinya. Dari uraian tersebut kita lihat bahwa seorang yang telah dewasa dianggap mampu berbuat karena memiliki daya yuridis atas kehendaknya sehingga dapat pula menentukan keadaan hukum bagi dirinya sendiri. ia tidak kembali menjadi "belum cukup umur". Presiden setelah mendengar pertimbangan Mahkamah Agung. Apabila mereka yang kawin belum berumur 21 tahun itu bercerai. mereka tidak kembali lagi dalam keadaan belum dewasa. 2. Sedangkan untuk pendewasaan terbatas syaratnya ialah sudah berumur 18 tahun penuh (pasal 421 dan 426 KUHPerdata). Dalam hukum adat tidak dikenal fiksi seperti dalam hukum perdata. Yang berumur 17 tahun dan telah kawin tidak lagi termasuk hukum pidana anak. dapat diberikan wewenang tertentu yang hanya melekat pada orang dewasa. Menurut konsep Hukum Pidana Hukum pidana juga mengenal usia belum dewasa dan dewasa. Perkawinan membawa serta bahwa yang kawin itu menjadi dewasa dan kedewasaan itu berlangsung seterusnya walaupun perkawinan putus sebelum yang kawin itu mencapai umur 21 tahun (pasal 330 KUHPerdata). membuat surat wasiat. membuat surat wasiat. Undang-undang menyatakan bahwa orang yang telah dewasa telah dapat memperhitungkan luasnya akibat daripada pernyataan kehendaknya dalam suatu perbuatan hukum. Yang disebut umur dewasa apabila telah berumur 21 tahun atau belum berumur 21 tahun. yaitu pendewasaan penuh dan pendewasaan untuk beberapa perbuatan hukum tertentu (terbatas). dapat dinyatakan dewasa harus tidak bertentangan dengan kehendak orang tua. prosedurnya ialah yang bersangkutan mengajukan permohonan kepada Presiden RI dilampiri dengan akta kelahiran atau surat bukti lainnya. seorang yang belum dewasa. melalui pernyataan dewasa. 1. Keduanya harus memenuhi syarat yang ditetapkan undang-undang. Pengadilan setelah mendengar keterangan orang tua atau wali yang bersangkutan. memberikan ketetapan pernyataan dewasa dalam perbuatan-perbuatan hukum tertentu saja sesuai dengan yang dimohonkan. 3. yang menurut hukum perdata belum dewasa. Dalam hukum Perdata. sedangkan belum cukup umur menurut pasal 294 dan 295 KUHP adalah ia yang belum mencapai umur 21 tahun dan belum kawin sebelumnya. Akibat hukum pernyataan dewasa terbatas ialah status hukum yang bersangkutan sama dengan status hukum orang dewasa untuk perbuatan-perbuatan hukum tertentu. belum dewasa adalah belum berumur umur 21 tahun dan belum pernah kawin. misalnya perbuatan mengurus dan menjalankan perusahaan. Hukum perdata memberikan pengecualian-pengecualian tentang usia belum dewasa yaitu. Menurut konsep Hukum Adat Hukum adat tidak mengenal batas umur belum dewasa dan dewasa. Hukum adat mengenal secara . Seorang yang belum dewasa dan telah berumur 18 tahun kini atas permohonan. Bila sebelum umur 21 tahun perkawinannya diputus. Karena ketidakmampuannya maka seorang yang belum dewasa harus diwakili oleh orang yang telah dewasa sedangkan perkembangan orang kearah kedewasaan ia harus dibimbing. Menurut konsep Hukum Perdata Pendewasaan ini ada 2 macam. Untuk pendewasaan penuh. misalnya membuat perjanjian. Bila hakim berpendapat bila seseorang dinyatakan dewasa maka ia harus menentukan secara tegas wewenang apa saja yang diberikan itu.

lalu mengambil langkah untuk mencapai perilaku baru itu. Komunikasi adalah suatu proses emosional dan intelektual sekaligus. DEWASA PERTENGAHAN 1. I. yang mengatur tentang: a. 8. dimana pada tahap ini orang dewasa mampu belajar membagi perasaan cinta kasih. Komunikasi adalah hasil kerjasama antara manusia yang saling member dan menerima. berada dibawah kekuasaan wali (pasal 50 ayat 1). manusia punya perasaan dan pikiran. Mengembangkan kegiatan waktu senggang untuk orang dewasa 6. 1 tahun 1974.pada orang dewasa terjadi tahap hidup intimasi VS isolasi. Mencapai tanggung jawab sosial dan dewasa sebagai warga negara 4. Dari segi psikologis.akan . hukum adat mengakui kenyataan bahwa apabila seorang pria dan seorang wanita itu kawin dan dapat anak.I sekarang Berdasarkan Undang-undang R.pengetahuan tertentu. mampu memperhitungkan dan memelihara kepentingannya sendiri. berhubung umur dan perkembangan jiwanya patut dianggap cakap atau tidak cakap. Mencapai dan mempertahankan prestasi yang memuaskan dalam karir pekerjaan. anak yang belum mencapai umur 18 tahun atau belum pernah kawin. Belajar hidup dengan pasangan 4. mereka dinyatakan dewasa. Mengambil tanggung jawab sebagai warga negara 8. Menyesuaikan diri dengan orang tua yang semakin tua. sehingga tidak mudah untuk merubahnya. 2. walaupun umur mereka itu baru 15 tahun. Oleh karena itu dikatakan bahwa kepada orang dewasa tidak dapat diajarkan sesuatu untuk merubah tingkah lakunya dengan cepat. d. bahkan tidak jarang sikap itu sudah sangat lama menetap pada dirinya. Masa dewasa pertengahan dimulai pada umur 40 tahun sampai 60 tahun. Membantu anak-anak remaja belajar untuk menjadi orang dewasa yang bertanggung jawab dan bahagia 5. G. izin orang tua bagi orang yang akan melangsungkan perkawinan apabila belum mencapai umur 21 tahun (pasal 6 ayat 2). Orang dewasa belajar kalau ia sendiri dengan belajar. yang tidak berada dibawah kekuasaan orang tuanya. Apabila kedewasaan itu dihubungkan dengan perbuatan kawin. pengertian belum dewasa dan dewasa belum ada pengertiannya. Juga pengetahuan yang selama ini dianggapnya benar dan bermanfaat belum tentu mudah digantikan dengan pengetahuan baru jika kebetulan tidak sejalan dengan yang lama. Orang dewasa sudah mempunyai sikap-sikap tertentu. Tegasnya orang dewasa bukan seperti gelas kosong yang dapat diisikan sesuatu. TUGAS PERKEMBANGAN AWAL MASA DEWASA (2040) 1. Masa Usia Pertengahan 3. 2.minat. yakni saat baik menurunnya kemampuan fisik dan psikologis yang jelas nampak pada setiap orang.I yang berlaku hingga sekarang. maka orang dewasa tidak diajari tetapi dimotivasikan untuk mencari pengetahuan yang lebih muktahir. KOMUNIKASI PADA ORANG DEWASA Menurut Erikson 1985. mampu atau tidak mampu melakukan perbuatan hukum tertentu dalam hubungan hukum tertentu pula. terdorong akan tidak puas lagi dengan perilakunya yang sekarang. Orang dewasa dalam situasi komunikasi mempunyai sikap-sikap tertentu yaitu : 1. Yang ada baru UU perkawinan No.Belum cakap artinya. Mengasuh anak 6. Menurut konsep Undang-undang R. umur minimal untuk diizinkan melangsungkan perkawinan. Mengelola rumah tangga 7. Menerima dan menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan fisiologis yang terjadi pada tahap ini. 3. Tetapi tidak ada ketentuan yang mengatur tentang "yang disebut belum dewasa dan dewasa" dalam UU ini. Artinya apakah ia dapat memperhitungkan dan memelihara kepentingannya sendiri dalam perbuatan hukum yang dihadapinya itu.isidental saja apakah seseorang itu. Mencari kelompok sosial yang menyenangkan H. belum mampu memperhitungkan dan memelihara kepentingannya sendiri. sebaliknya apabila mereka dikawinkan tidak dapat menghasilkan anak karena belum mampu berseksual. c. 9. maka menginginkan suatu perilaku lain dimasa mendatang. anak yang belum mencapai umur 18 tahun atau belum pernah kawin. 4. Mulai membina keluarga 5. cakap artinya. Komunikasi adalah sutu pengetahuan yang diinginkan oleh orang dewasa itu sendiri. Menghubungkan diri sendiri dengan pasangan hidup sebagai suatu individu 7.masalah dengan orang lain. yaitu pria 19 tahun dan wanita 16 tahun (pasal 7 ayat 2). Memilih pasangan 3. b. Mulai Bekerja 2. berada didalam kekuasaan orang tua (pasal 47 ayat 1). mereka dikatakan belum dewasa.

gagasan. Orang dewasa yang dirawat di rumah sakit merasa tidak berdaya. maka perhatian dicurahkan pada penciptaan suasana komunikasi yang diharapkan dapat mencapai tujuan yang diinginkan. 3. Suasana Saling Menghargai Segala pendapat.gerakan tubuh dan nada suara member tanda tentang status emosional dari orang dewasa.ia lebih senang kalau ia lebih turut berfikir dan mengemukakan fikirannya. Suasana Hormat menghormati Orang dewasa akan mampu berkomunikasi dengan baik apabila pendapat pribadinya dihormati. dimana didapatkan tingkah laku tersebut dipengaruhi oleh lingkungan sekitar. Pemancar (Transmitter) mengubah pesan menjadi suatu signal yang sesuai dengan saluran yang digunakan.karena pertukaran pengalaman. SUASANA KOMUNIKASI Dengan adanya factor tersebut yang mempengaruhi efektifitas komunikasi orang dewasa. Model Shannon-Weaver dapat diterapkan kepada konsep komunikasi interpersonal. Suatu konsep penting dalam model ini adalah adanya gangguan (Noise) Yang dapat menganggu kecermatan pesan yang disampaikan. Komunikasi verbal dan non verbal adalah sling mendukung satu sama lain. pesan langsung kepada penerima tanpa perantara. perasaan.pasien dewasa akan mampu bergerak lebih jauh dari imobilitas bio psikososialnya untuk mencapai penerimaan terhadap maslahnya. Model Shanon dan Weaver Suatu model yang menyoroti problem penyampaian pesan berdasarkan tingkat kecermatannya.belajar banyak. Model ini melukiskan suatu sumber yang berupa sandi atau menciptakan pesan dan menyampaikan melalui suatu saluran kepada penerima. system nilai yang dianut perlu dihargai. 2. Status kemandirian mereka telah berubah menjadi status dimana orang lain yang memutuskan kapan mereka makan dan kapan mereka tidur. Leary mengamati tingkah laku klien. Suasana Saling Percaya Saling mempercayai bahwa apa yang disampaikan itu benar adanya akan dapat membawa hasil yang diharapkan 4. MODEL-MODEL KONSEP KOMUNIKASI DAN PENERAPANNYA PADA KLIEN DEWASA 1. Expresi wajah.dimana antara individu saling mempengaruhi dan dipengaruhi. Hanya dalam suasana keterbukaan segala alternative dapat tergali. Model ini memberikan keuntungan bahwa sumber imformasi jelas dan berkompeten. J. Dalam berkomunikasi dengan orang dewasa adalah : 1. pikiran. Seperti pada anak-anak. dan ini dapat terungkap dalam bentuk kemarahan dan agresi. Selama beberap tahun pasien akut ditempatkan pada peran submission dan profesi kesehatan selalu mendominasi peran dan klien ditempatkan dalm . saling mengungkapkan reaksi dan tanggapannya mengenai suatu masalah. Tetapi harus ditekankan bahwa orang dewasa mempunyai kendala hal-hal ini. Ini merupakan pengalaman yang mengancam dirinya. Tetapi tidak ada hubungan transaksional antara klien dan perawat. dimana orang dewasa tidak berdaya dan cemas.perilaku non verbal sama pentingnya pada orang dewasa. Meremehkan dan menyampingkan harga diri mereka akan dapat menjadi kendala dalam jalannya komunikasi. Dengan dilakukan komunikasi yang sesuai dengan konteks pasien sebagai orang dewasa oleh para professional. tidak aman dan tidak mampu dikelilingi oleh tokohtokoh yang berwenang. Dengan kata lain Shannon & Weaver mengasumsikan bahwa sumber imformasi menghasilkan suatu pesan untuk dikomunikasikan dari seperangkat pesan yang dimungkinkan. 2. Klien akan lebih mudah untuk menerima penjelasan yang disampaikan kerena tanpa adanya perantara yang dapat mengurangi penjelasan imformasi. Tetapi model ini juga mempunyai keterbatasan yaitu tidak terlihatnya hubungan transaksional diantara sumber pesan dan penerima Penerapannya terhadap komunikasi klien dewasa : Bila komunikasi ini diterapkan pada klien dewasa. Dari gambaran model leary : pesan komuniksai dpat terjadi dalam 2 dimensi 1) Dominan-subbmission 2) Hate-love Model leary dapt diterapkan dibidang kesehatan karena dalam bidang kesehatan ada keseimbangan kesehatan antara professional dengan klien. Model Komunikasi Leary Refleksi dari model komunikasi dari leary (1950) ini menggabungkan multidimensional yang ditekankan pada hubungan interaksional antara 2 orang. K. juga tidak ada feedback untuk mengevaluasi tujuan komunikasi. Suasana Saling Terbuka Terbuka untuk mengungkapkan diri dan terbuka untuk mendengarkan orang lai.

Hubungan Relationship dikondisikan untuk hubungan interpersonal. Konteks yaitu komunikasi kesehatan yang memiliki topik utama tentang kesehatan klien dan biasanya disesuaikan dengan temapt dan situasi. dan penghargaan yang positif (positif regard). keputusan dan tindakan perawat-klien. Feedback dalam model ni menunjukan pentingnya arti hubungan perawat-klien. sehingga klien harus patuh terhadap segala yang dilakukan perawat. Penerapannya Terhadap Komunikasi Klien Dewasa Model ini sesuai untuk klien dewasa karena mempertimbangkan factor-faktor instrinsik dan ekstrinsik klien dewasa yang pada akhirnya bertujuan untuk menjalin transaksi. Komunikasi ini juga tidak melibatkan orang lain yang berpengaruh terhadap kesehatn klien. Transaksi merupakan kesepakatan interaksi antara partisipan didalam proses kumunikasi tersebut. Pada dasarnya model ini meyakinkan bahwa interaksi perawat-klien secara simultan membuat keputusan tentang keadaan mereka dan tentang orang lain dan berdasarkan persepsi mereka terhadap situasi. peran dominan oleh perawat hanya mungkin dilakukan dalam keadaan darurat/akut untuk menyelamatkan kehidupan klien. factor. congruen (sesuai dengan situasi dan kondisi). 4. Keputusan berperan penting yang merangsang terjadi reaksi. factor psikologi dll. Bila diterapkan pada klien dewasa dikondisikan untuk lebih mengarah pada kondisi dimana individu dewasa berada di dalam keadaan stress psikologis 3. Interaksi merupakan proses dinamis yang meliputi hubungan timbal balik antara persepsi. Kita tidak dapat menerapkan posisi dominan ini pada klien dewasa yang dalam keadaan kronik karena klien dewasa mempunyai komitmen yang kuat terhadap sikap dan pengetahuan yang kuat dan sukar untuk dirubah dalam waktu yang singkat. bahasa tertentu. budaya.keadaan yang selalu patuh. Peran love yang berlebihan juga tidak boleh dterapkan pada klien dewasa. Klien adalah individu yang diberikan pelayanan. sehingga perawat harus memperhatikan hal-hal . Penerapannya Terhadap komunikasi klien Dewasa Model komunikasi ini juga dapat diterapkan pada klien dewasa. karena professional kesehatan (perawat) memperhatikan karekterisitikdari klien yang akan mempengaruhi interaksinya dengan orang lain. Transaksi adalah hubungan Relationship yang timbale balik antara perawat-klien selama berpartisipasi. Seharusnya dalam berkomunikasi ada keseimbangan asertif dalm menerima dan member antara pasien dan professional. Konteks komunikasi disesuaikan dengan tujuan. Komunikasi therapeutic adalah keterampilan untuk mengatasi stress yang menghambat psikologikal dan belajar bagaimana berhubungan efektif denagn orang lain. training dan pengalaman dibidang kesehatan. Model Interaksi King Model king memberikan penekanan pada proses komunikasi antara perawat-klien. tidak statis dan umpan balik. Sedangkan hasil yang diharapkan dari klien melalui model komunikasi ini adalah adanya saling pengertian dan koping yang lebih efektif. Profesional kesehatan adalah seorang yang memiliki latar belakang pendidikan kesehatan. Dalam berkomunikasi dengan orang dewasa memerlukan suatu aturan tertentu seperti : sopan santun. Adanya feedback yang menguntungkan untuk mengetahui sejauh mana imformasi yang disampaikan dapat diterima jelas oleh klien untuk mengetahui ada tidaknya persepsi yang salah tehadap pesan yang disampiakan. bagaimana seorang professional dapat meyakinkan orang tersebut. Pada komunikasi ini perlu diterapkan kondisi empati. 2) Transaksi. nilai yang dianut. melihat tingkat pendidikan. dan 3) Konteks. Penerapan Pada Klien dewasa Bila konsep ini diterapkan pada klien dewasa. Orang lain penting untuk mendukung terjadinya interaksi khususnya mendukung klien untuk mempertahankan kesehatan. usia. jenis pelayanan yang diberikan. King menggunakan system perspektif untuk menggambarkan bagaimana professional kesehatan (perawat) untuk memberi bantuan kepada klien. karena dapat mengubah konsep hubungan professional yang dilakukan lebih kearah hubungan pribadi. Model ini menekankan pentingnya “Relationsjhip” dalam membanmtu klien pada pelayanan kesehatan secara langsung. Model Komunikasi Kesehatan Komunikasi ini difokuskan pada transaksi antara professional kesehatan-klien. 3 faktor utama dalam proses komunikasi kesehatan yaitu : 1) Relationship. Transaski yang dilakukan secara berkesinambungan.

. b.. ia mempunyai istri yang bernama maryati. a.. papa tu gak pernah sedikitpun mau ngurusin anak Wahyu : loh ko jadi papa yang disalahkan. yang sekarang telah tumbuh dewasa. Farida : aaaaaaaaasalamualaikum.. bukannya sibuk dengan pekerjaannya.. udah. yang dikepalai oleh pak wahyu. namun sayang. jangan terlalu keras sama anak. takut dimarahi orang tuanya. Pada komunikasi pada orang dewasa diupayakan agar perawat menerima sebagaimana manusia seutuhnya dan perawat harus dapat menerima setiap orang berbeda satu dengan yang lain.. Wahyu : ehem.. tadi mama telfon HP kamu kenapa gak dingkat? Trus tadi mama telf veti. Farida : ddddddari tempat teman mah.. ia pergi jam 06.. tadi farida emang gak kerumah veti ma.. Maryati : dari mana kamu.30 dan pulang jam 17.. ia adalah salah satu mahasiswa disalah satu universitas terkemuka di indonesia semester 9 dan tengah sibuk menyiapkan skripsinya.00. Orang dewasa memiliki pengetahuan. tugas seorang isteri adalah mendidik anak dan keluarga. Komunikasi merupakan alat yang efektif untuk mempengaruhi tingkah laku manusia kearah yang lebih baik sehingga perawat perlu untuk menguasai tehnik dan model konsep komunikasi yang tepat untuk setiap karakteristik klien.. Berdasarkan pada hal tertentu diatas... Pada suatu malam ia pulang tepat jam 22. NASKAH DRAMA Dalam sebuah rumah tangga. model konsep komunikasi yang tepat dan dapat diterapkan pada klien dewasa adalah model komunikasi ini menunjukan hubungan relationship yang memperhatikan karakteristik dari klien dan melibatkan pengirim dan penerima.tersebut agar tidak terjadi kesakahpahaman. PENGORGANISASIAN KELOMPOK Bunga Morindea sebagai bunga (sahabat farida) = 24 Th Eka Hindriawati sebagai eka (perawat) = 23 Th Farida Hanum s sebagai farida (pemeran utama) = 24 Th Herman Petrik sebagai pembaca naskah Maryati sebagai maryati ( ibunda farida ) = 45 Th M. dia juga mesti istirahat (sambil menahan tangan isterinya) Maryati : papa ini. ia sibuk dengan bisnisnya sebagai wanita karier yang mempunyai perusahaan pakaian (perancang busana). Maryati : eh gak bisa gitu donk. ia tidak pernah mesakan apa arti dari sebuah cinta. Hingga pada suatu hari sang anak yang bernama farida. bukannya anak itu tugas mama. ia dilarang oleh kedua orang tuanya untuk berpacaran. veti juga gak tahu... anak dibelain terus.. ia tentu harus menunjukan sikapnya sebagai direktur yang bertanggung jawab. Tiba-tiba sang ayah dan ibunya sudah siap diruang tamu.. ia berumur 24 tahun. kalian berdua memang orang tua yang keras kepala. sang suami sibuk dengan pekerjaannya sebagai seorang direktur disalah satu rumah sakit swasta. Wahyu Saputra sebagai wahyu (ayah dari farida) = 48 Th Rahayu Ningsih sebagai ayu (sahabat farida) = 24 Th Veti angriani sebagai veti (sahabat farida) = 24 Th B.. begitu kesehariaanya. tadi fa kerumah eka ma. tinggal lah sebuah keluarga. bukannya hanya diberrikan beban kepada saya sendiri Farida : aaaahhhhhhhh. ia merasakan ada sebuah cinta yang terpancar di hatinya. ini semua gara-gara papa. Model konsep komunikasi yang sesuai untuk klien dewasa adalah model interaksi king dan model komunikasi kesehatan yang menekankan hubungan relationship yang saling member dan menerima serta adanya feedback untuk mengevaluasi apakah imformasi yang disampaikan sesuai dengan yang ingin dicapai. Begitu juga sang istri. sikap dan keterampilan yang menetap dalam dirinya yang sukar untuk dirubah dalam waktu singkat sehingga perlu model komunikasi yang tepat agar tujuan dapat tercapai. Maryati : teman mana. kamu kemana? Setahu mama kamu Cuma berteman sama veti.. ia cerdas. gak ada teman mu yang lain. Ia akan selalu mengikuti apa kemauan dari sang ayah dan ibu. anak itu tanggung jawab kita berdua. Sambil menyelinap perlahan melalui pintu depan rumah. cantik. serta adanya umpan balik untuk mengevalusi tujuan komunikasi. yang . ia tertarik pada lawan jenisnya dan sampai pada akhirnya mereka pacaran tanpa diketahui kedua orang tuanya. ramah. Ia pulang dengan hati yang gundah. ehem. Maryati : bohong kamu (sambil mengangkat tangan seraya ingin menampar) Wahyu : sudah mah. mereka hidup dengan segala kemewahan. Farida : tadi HP disilent ma. Sampai pada suati hari.. BAB III ROLEPLAY A. hingga waktu untuk keluarga terbengkalai. ia jarang sekali meluangkan waktunya untuk keluarganya. soal veti....05 tepat dimalam minggu.

ayah pergi pagi pulang sore.. happy brithey teman. tumben malam-malam nelfon. Farida : aduh. Farida : hemmm.. sang kekasih farida. ya udah fa tidur.... tapi setidaknya seneng banget. fa tahu keadaan ortu fa. Farida : tuuuuuuuttttttt. Sambil berkomat kamit membaca sms dari ucok yang isinya “honey happy brithey.. hahahahah.. fa meletakan HPnya ditempat tidur. tapi gak mesti begini juga. farida melihat Hpnya dan melihat ada 34 sms dan 3 panggilan tak terjawab. fa mesti ngapain? fa udah bosan selalu dengerin mereka berdua bertengkar. semoga menjadi . tapi tenang. Eka adalah teman dari veti yang seprofesi dengan veti dikeperawatan. dia perawat yang telah 1 tahun setengah bekarja dirumah sakit itu..00 wib sambil beranjak ke WC. nanyain fa???? Dan akhirnya pasti mama dan papa fa bertengkar... Setelah kembali ke kamar... ayu. mereka berbeda universitas. sedangkan farida kuliah di dunia kedokteran. ( sedikit lebih tenang ). Fa mesti faham dengan kesibukan mereka Farida : ia fa tahu... dari sekian banyak sms semua mengucapkan met ultah. Hehehehe HP ayu : walau kita jauh dimata tapikan tetap dekat dihati (kata ayu).. punya temen yang pandai bergurau.... petrik yang hanya dari keluarga sederhan. fa lakukan yang terbaik dulu. kalian selalu bertengkar.. mama sama papa bertengkar lagi. kalian masih ingat ma ultah q... Veti : eh tunggu dulu. HP ayu : ya udah met bubug yah honey. dan tidak pernah mengenalkan eka kepada kedua orang tuanya. orang lagi sedih diajak gurau... kalian adalah orang pertama yang ngucapin happy b’day buat aku... sambil marah-marah.. jadi tahu gimana fa dalam menghadapi cobaan.. fa butuh kasih sayang. giliran pada ngumpul aja.. ia sudah baru saja bekerja dirumah sakit yang sama dengan veti. kamu nangis???? Kenapa ???? ayah dan ibu lagi???? Farida : iya..... tuuuuuuuuttttttt. Veti : komsalam.... met malam fa. dya pun tertarik membaca sms dari ucok.. eh fa gimana dian dijakarta.. coz udah ngantuk. oia semua.. ini udah larut malam Farida : ya udah. Veti : ia sama-sama fa.hanya mementingkan urusannya masing-masing.. hufh. makasih ya petrik. Farida : iya. setiap kali kalian bertemu.. mungkin dengan cara menghormati mereka saja sudah cukup. ngapain mala-malamnelf (seraya mengkerutkan dahinya) HP ayu : happy brithey fa...... happy brithey fa. aku seneng banget. Farida : wa’alaikum salam ( sambil menangis ) Veti : ada apa fa... namun ketika kuliah. petrik emang ttemanku yang paling baikkkkk. ia??? Farida : lo ko veti tahu??? Veti : tadi kan mama fa telf veti. mereka.. kalian nih. Coba deh. yang tidak mampu kuliah bersama-sama farida.. Ketika dibuka tenyata ada 34 sms yang salah satunya adalah dari ucok.. HP ayu : (ayu) yang benar aja fa. dan mungkin dengan cara seperti itu. begitu juga eka... sudah tahu mana sisi baik dan sisi buruknya.. kalau begitu.pasti jauh lebih menyenangkan kan (tanya bunga) Farida : apanya yang menyenangkan. Farida mengenal eka dari veti. (terdengar suara ayu dan bunga) Farida : terimakasih teman... fa kan udah dewasa.. gitu yah.. happy brithey fa.... Veti : hallo assalamualikum. fa butuh semuanya Veti : (sambil berfikir) ya udah.... mecome.. mulai sekarang fa belajar untuk menjadi anak yang bisa tegar walau tanpa bantuan orang tua... Farida : iiiiihhh. yang ada menyedihkan.. fa mo tidur. Veti : mereka bertengkar lagi??? Gara-gara kamu pulang malem. walau kita udah jauh dipisah antara dua pulau.. ibu bolak-balik kantor kerjaannya. siapa lagi sih malam-malam nelf... Sambil menangis.. ayu tu 3 tahun jadi teman fa.. ortu sibuk dengan kerjaannya. dan fa tahu kesibukan mereka berdua. mereka kuliah di kota yang berbeda... mereka akan jauh lebih baik dari sebelumnya.. kalian orang tua yang jahat ( seraya berlari menuju kamar dan bbbbbbbrrrrrrrrrrraaaaaaaaaaaaakkkkkk) Veti adalah salah satu teman yang bekerja dirumah sakit yang dibina oleh ayah farida... udah malam nih.. Sambil beranjak ke WC. fa tu tegar... (bunga) iya bener banget... Veti adalah teman farida sejak masih duduk dibangku SMP hingga SMA... Ada masalah? Farida : masih menangis. Terlebih kalau fa bisa nunjukin kalau fa sudah dewasa. krrriinngggg.. menelfon veti.. kayak lagunya rosa. Tepat pukul 00.. tiba-tiba. fa butuh perhatiaan... veti kuliah dunia kesehatan dan mengambil prodi DIII.krrriiinngggggg.... hah.. bertengkar mulu tu ortu. Dan 3 panggilan tak terjawab tersebut adalah dari ucok. Veti : fa.. karena tadi tertunda pergi ke Wcnya. Bunga dan ayu adalah teman fa semasa SMA.. seru gak . ddaaahhhhh Farida : yu.

. ada apa Farida : mama mana bi??? Rizka : lo. Kini tinggal tugas sang ibu untuk membujuk sang anak agar mau keluar dari kamarnya. kalian kejam.. sang ibu meneflon ayahnya dan mengatakan bahwa kita harus membuat anak kita tersenyum kembali. kkkkkkkkeeeeeeennnnnnnaaaappaaaa?? (sambil berteriak) Waktu menunjukan tepat jam 17. kenapa sih aku dilahirkan dari ibu yang super sibuk yang tidak persah mengurusi keluarganya.. Gerah nih. Maryati : sayang. Maryati : fa. sebentar lagi. iya??? (sambil bnerteriak) Maryati : iya mama mo tahu. ruangan. cerita dong sama mama. tambah pinter. Farida : iya mbo’ Seketika itu. maafkan mama Farida : kalian jahat..tambah dewasa... dan sang ibu sebagai perancang busana tentu tidak mau tinggal diam. jam berapa yah sekarang... tadi ndoro pesan jangan lupa sarapan. bi. fa.. . Hhhmmmm jam berapa ya sekarang. Farida : loh.. tadi nyuruh keruang makan. (sambil mengelus kepala farida) Farida : iya mah. Ya allah fa.. Farida : untuk apa mama kemari lagi. Sini nak kita sarapan bareng. Sambil emnagis terus menerus tanpa tahu keadaan disekitar. Satu hari ini farida meluangkan waktunya untuk menangis. huahhh. eka. Dan farida pun mandi. Sang ayah datang dengan kue ulang tahun terbesar di tiko kue pada saat itu.. n 1 lagi yang terpenting disayang keluarga. baru jam 6.. ayahnya. abang saaaaaaayang fa. Farida pun menuju ruang makan dan tiba-tiba. n jadi dokter yang berguna. fa. Disela-sela tangisnya. kira-kira tahu gak yah ulang tahun fa??? Hhmmmm” sambil mengkerutkan dahinya dan menarit selimut kesayangannya. farida masih tetap menagis. kalian tidak peduli dengan anak sendiri.. ayo dong cerita Farida : mama dan papa adalah orang tua yang kejam.. fa. kue. fa mandi dulu. Sang ibu bingung harus berbuat bagaimana terhadap farida. ( sambil menuju kekamar farida dan membuka pintu kamarnya ). Maryati : farida.. Tanpa fikir panjang. kan udah pergi kekantor non.. Bi. dari tadi si mbo’ gak lihat non putri ndoro. bunga. fa Cuma mo sendiri aja Maryati : lo ko gitu sih sayang. maafkan mama sayang. maafkan mama Farida : kkkkkkkkeeeeeellllllluuuuuuaaaaaaaaaaarrr. ia memanggil seluruh karyawannya untuk menyulap seluruh ruangannya menjadi sangat indah. mana masuk jam 9 lagi hari ini. Seketika itu juga sang ibu keluar dari kamar farida.. Ternyata tanpa diduga-duga veti. kenapa fa nangis.(sambil memanggil pembantunya bi rizka) Rizka : iya non. kamu kenapa. coba kamu liat diluar ada siapa... Farida : (sambil menggelengkan kepalanya) gak mah Maryati : lo gk boleh gitu. sudah tersusun dengan rapi. Maryati : mbok farida mana mbo’ Rizka : tidak tahu ndoro. Dan inti dari perkataan veti adalah mengatakan bahwa mereka harus membahagiakan farida segera mungkin. ( sambil bergegas menuju pintu kamar) Maryati : lo ko belum mandi nak. Farida : huffh. farida berlari menuju kamarnya. ibu... ayo cepat gosok gigi trus kita sarapan bareng. Setelah sudah siap dengan baju kuliahnya. bangun nak udah pagi ( sambil mengetuk pintu kamar farida).. ibunya datang denngan membawa busana terbagus yang ada di butiquenya dan mengatakan. mmmmuuuuaaaacccchhhh” Membaca sms dari ucok..30.. fa langsung tersenyum berseri-seri. Farida : iya mah. Namun dibalik senyumnya terbesit rasa bersedih di hati fa. Farida : gak ada apaapa ma.. keluar ma. Sampai akhirnya bu maryati menelfon veti meminta pendapat. sampai akhirnya sang ibu tiba kerumah. ayu dan mbo’ rizka serta beberapa karyawan mamanya telah siap denagn keadaan ruang yang megah. (seraya mengkontraksikan seluruh ototototnya). sampai-sampai ulang tahun anak sendiri mama dan papa gak tahu. Maryati : fa.. masih banyak kerjaan. gak boleh gitu.20. lihat mama bawa apa.. happy brithey ya honey. mana mamah. Keluar kamu dai kamar ku. (berharap sang mama telah menyiapkan surprise di hari ultahnya) Rizka : ya sudah non. “ayah.. Sambil bergeags menuju kamar mandi.. selalu sibuk jawaban kalian.. dan tepat di moment yang berbahagia ini mereka harus sesegera mungkin membuat farida bahagia. keluar.. mama sibuk sayang. Maryati : iya mama tunggu di ruang makan ya. farida mengatakan “kenapa sih aku diciptakan menjadi anak seorang direktur. Kukuruyuk kokpetok... tunggu bentar.. Tepat jam 19. farida bilang keluar. Ko nangis nak. Maryati : fa. mbo’ mau kebelakang lagi. Farida : hhhuuuaaahhhh. crita dundz sama mama Farida : mama mau tahu kenapa fa sedih. Maryati : tapi sayang.

rizka seharusnya bersyukur karena sampai saat ini allah masih memberi nafas yang panjang terhadap rizka. Farida : lo... Tapi rizka janji dulu sama saya setelah ini bisa cerita sama saya Rizka : kenapa sih semua orang gak tahu perasaan saya. pasien mu yang bernama rizka mengamuk. Eka : rizka ada apa. trus datang di jakarta jam 19. ibu. rizka adalah satu dari sekian banyak manusia yang allah beri cobaan.00 lepas landas mamah kamu yang suruh.20. eka langsung bergeas menuju ruangan. mohon bantuannya untuk menjaga rizka sebentar. lepaskan (sambil mengamuk meminta tali yang masih ditangannya dilepas) Eka : oke. rizka bisa lihatkan Rizka : (hanya menggelengkan kepala) Eka : rizka lihatkan orang itu. tenang rizka. banyak kupu-kupu.dan kue yang gagah. kenapa Eka : oke saya akan lepaskan tali ini. eka mengajak rizka untuk pergi ketaman.. tenang. apakah sudah tenang? Eka : belum ka. eka pun tidak keberatan. ada apa tengah malam menelfon saya? KA ruangan : begini ka.. rizka harus tegar. cerita sama saya Rizka : lepaskan ikatan saya. ayu??? Ayu : tadi jam 18. ini semua kami lakukan untuk fa. saya gak bisa memaksa rizka. Namu n ia tegar. tapin rizka tenag dulu. dengan senangnya ia memeluk ibunya berkata “ aku sayang bunda selamat hari kartini bunda” tanpa mengganti pakaian ia langsung menuju ruang tamu.. kuat rizka. Kesehariannya hanya mengurung seorang diri. dan langsung memeluk seluruh orang yang ada disana. KA ruangan : ass. setelah 5 hari kamu disini. saya akan tinggalkan rizka. Selang beberapa menit acara dirumah farida. Ia defresi.. oke. perlahan sus eka memegang pundak rizka sambil berbicara.. jadi mulai sekarang jangan sedih lagi yah. dia sama seperti rizka.. Setelah beberapa menit diperjalanan. namun akan sia-sia jika rizka akan tetap seperti ini.. tinggalkan saya dan rizka berdua dulu (sambil mempersilahkan kedua orang tua rizka untuk keluar sejenak) Ortu rizka : baik sus.. rizka mesti tahu hal itu. Tidak akan ada yang bisa berkomun ikasi samam rizka kalau begini caranya Rizka : lepaskan tangan saya cepat Eka : baik lah kalau itu maunya rizka. eka Eka : wa’alaikum salam bu. bangkit jadi orang yang lebih baik. kan masih banyak orang yang sssssssaaaaaaaayyanng sama fa. Rizka : (sambil menangis dan memeluk suster eka) antarkan saya kekamar sus Eka : alhamdulillah. Sesampainya ditaman eka mengajak berbicara. Smpai keesokan harinya tepat pukul 07. permisi. ia syok dengan semua ini. kita sudah ditaman.. dan menghampirinya. nanti kalau rizka perlu saya rizka panggil saya di ruangan yah. eka tiba di rumah sakit KA ruangan : bagaimana dengan rizka bu. rizka beruntung masih punya ayah dan ibu yang utuh. permisi Eka : rizka. ibu dan bapak boleh keluar dulu.. dia mengamuk sambil meminta pulang. ia menjadikan dirinya orang yang bermanfaat bagi orang lain. saya tunggu. Rizka. dia sudah 1 bulan lebih berada dirumah sakit ini. oke Farida : terima kasih teman. dia ditinggal mati oleh ayah dan ibunya. nanti kalau rizka sudah siap untuk cerita sama saya. dia masih menamuk Tanpa fikir panjang. Dia melihat rizka yang masih mengamuk. bahkan ia bangkit. sebentar lagi saya akan bergegas kekantor sekarang. ia tegar menghadapi ini semua. bisakah kamu datang ke kantor sekarang? Eka : ooo. jadi begitu? Baiklah ibu. rizka kenapa? Ada masalah? Rizka : pergi kamu pergi Eka : rizka tenag dulu. spesial kami datang jauh-jauh. Eka : nah rizka. KA ruangan : baiklah.. baru kali ini saya mendengar . rizka tidak bertindak bodoh ( sambil membuka tali pengikat ditangan rizka) Setelah lepas tali pengikat tangan rizka.. baik pa. rizka pun langsung berbaring sambil menangis. tiba-tiba eka mendapat telfon dari pihak rumah sakit. kamu kapan kesisni bunga. jika di ajak berbicara hanya mengangguk ataupun menggelengkan kepalanya. Eka : ass rizka. Rizka adalah salah satu klien eka yang didiagnosa oleh dokter defresi ringan. ditinggal mati oleh suaminya. saya akan lepas ikatan yang masih ditangan rzka. bukan orang yang menyusahkan orang lain. Dia sudah 4 hari berada dirumah sakit namun tidak ada perubahan terhadap dirinya. kalian memang temanku terbaik saat ini. rizka tahu maksud dari pembicaraan saya? Rizka : (hanya menggelengkan kepala) Eka : eka mesti faham.. banyak bunga. Sepupu saya sama nasibnya dengan rizka. tapi saya harap. bahwa semua orang tidak luput dari kesedihan. rizka ada apa. cerita dong sama saya Rizka : pergi sus (seraya menepaskan tangan suster eka) Eka : baiklah. saya siap. Bunga : iya fa.00 pagi.

terima kasih suster Eka : sama-sama bu. suster eka pun langsung bergegas menuju dapur dan mengambil sarapan untuk rizka. Rizka : eh tunggu dulu sus (Seraya ingin memeluk suster eka) Eka : ada apa rizka (sambil memeluk rizka) Rizka . kai minta maaf BAB IV PENUTUP A. khusus buat untuk rizka Rizka : yah bububr lagi. Setelah selesai. sekarang eka istirahat dulu. permisi bapak.. terima kasih yah Rizka : suster Eka : iya Rizka : terima kasih yah suster Eka : ia rizka. sudah pinter makan sendiri yah. Heheheheehe Rizka : ia dong. fifkirkan dulu kesehatan rizka Rizka : baikalah sus. yang penting spesial untuk rizka. Disamping itu. terima kasih ya ( sambil tersenyum ) Eka : baik lah eka. SELESAI NB: cerita ini hanya fiktif belaka kalau ada kesamaan nama karakte. bubur hangat. terima kasih yah sus. Saran 1. sekarang rizka makan dulu yah. Memang selam 5 hari rizka berada dirumah sakit. ia sudah mulai mau bicara dengan saya. kalau begitu saya permisi keruangan. hebat yah kamu. wah lagi pada ngumpil nih Rizka : ia sus. ia hanya bisa mengangguk ataupun menggeleng. Rizka : ia sus. rizka akan menjadi orang lebih berguna untuk orang. Ketika sampai diruangan. makasih yah us. mendengarkan dan memperhatikan tanda-tanda non verbal. biasa aja. memberikan kepuasan profesional dalam pelayanan keperawatan dan akan meningkatkan profesi. Cuma senang aja lit klien mulai sembuh Veti : ya udah liat pasien mu yang lai sana Eka : oia ya Akhirnya kini baik farida maupun rizka. rizka gitu loh. suster ngeledek Eka : ya sudah. rizka sekarang gak usah sibuk memikirkan apa-apa dulu. ibu. Ortu rizka : iya suster. penerapan komunikasi pada dewasa. permisi ibu Ortu rizka : mari sus Ketika telah sampai diruangan. Sisni biar rizka makan sendiri Eka : wah. rizka janji. Sambil senyum ia bertemu dengan veti Veti : etzzz. eka pun langsung menuju ruangan rizka untuk mengantarakan srapan itu untuk rizka. senyum senyum sendir Eka : ah suster veti. kini telah kembali beraktivitas seperti biasanya. Dan hari ini rizka telah mampu berbicara walaupun hanya 1 atau 2 kata. Eka : permisi ibu. . Eka : ya sudah makannya dihabiskan yah. terima kasih ya sus Eka : sma-sama ibu. wah. Ketika sampai dikamar rizka langsung meminta suster eka untuk keluar Rizka : sus. suster kembali keruangan dulu yah.. Berdasarkan kesimpulan diatas maka kami selaku penulis berpesan kepada tenaga kesehatan khususnya perawat.. sifat dan lai-lain. sekita 15 menit lagi. rizka akan membahagiakan mereka (seraya memandang ayah dan ibunya) Eka : iya rizka. tadi saya sudah menemukan sedikit peningkatan terhadap rizka. oia sus. ada apa ni sus.. Suster keruangan dulu. mempertahankan kontak mata) 2. Komunikasi terapeutik merupakan komunikasi profesional perawat yang direncanakan dan dilakukan untuk membantu penyembuhan atau pemulihan pasien. sarapan apa saya hari ini sus? Eka : seperti biasa. Permisi Rizka : sama-sama sus Seraya bergegas menuju ruangan. udah ah. sebelum ayah dan ibu pergi meninggalkan rizka. saya akan kemari untuk mengantarkan sarapan unttuk mengantarkan sarapan utnuk rizka.. sehingga akan lebih efektif mencapai tujuan asuhan keperawatan yang telah diterapkan. eka melihat bahawa rizka danb kedua orang tuanya tengah asyik bercengkrama dengan rizka. Tapi gapapa deh. Kesimpulan Dari uraian dan role play diatas maka dapat dipahami bahwa Terapeutik merupakan kata sifat yang dihubungkan dengan seni dari penyembuhan atau segala sesuatu yang memfasilitasi proses penyembuhan. Eka : selamat pagi semua. Dengan memiliki keterampilan berkomunikasi terapeutik pada orang dewasa perawat akan lebih mudah menjalin hubungan saling percaya dengan klien. boleh saya bicara? Ortu rizka : baik lah sus. terimakasih sekali lagi sus Suster eka pun langsung bergegas untuk memanggil kedua orang tua rizka. sabar. B. itu sudah menjadi kewajiban saya. suster bawa apa? Sarapan untuk rizka yah. salah satu tujuan komunikasi terapeutik dewasa adalah membantu pasien untuk memperjelas dan mengurangi beban perasaan atau pikirannya serta dapat mengambil tindakan untuk mengubah situasi yang ada bila pasien percaya pada hal-hal yang diperlukan. bapak. rizka janji. ketika berkomunikasi pada pasien dewasa hendaknya perawat memiliki sikap atetif (memperdulikan. soalnya saya akan memberi srapan pagi untuk rizka Ortu rizka : baik lah sus.kamu berbicara. ada apa? Apakah ada perkembangan dengan anaka saya? Eka : jadi begini bu. Ia sudah mulai terbuka bu Ortu rizka : alhamdulillah.

EGC Buku Kedokteran. Purwanto. Heri. Mukhripah. (1999). Potter. (2008). . (1997). Refika ADITAMA. serta memberi dukungan dan dapat menimbulkan sikap saling percaya. Patricia A.. DAFTAR PUSTAKA Damaiyanti. 3. Fundamental Keperawatan. Jakarta. EGC buku Kedokteran. Bandung.Selain itu perawat juga harus bersikap merespon. Sehingga memudahkan bagi perawat untuk melakukan asuhan keperawatan kepada pasien dewasa dengan mengetahui permasalahannya dengan jelas. Jakarta. Kepada instansi keperawatan hendaknya dapat membimbing dan memfasilitasi mahasiswanya agar menjadi perawat yang profesional dalam berkomunikasi guna memberikan asuhan keperawatan kepada pasien dewasa. Komunikasi Terapeutik Dalam Praktek Keperawatan. Pengantar Perilaku Manusia.