XV.

PRANATA KOMPUTER

K. DASAR HUKUM 1. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok-Pokok Kepegawaian sebagaimana yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 1999. 2. Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 1966 tentang Pemberhentian Sementara PNS. 3. Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1979 tentang Pemberhentian PNS sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 1994. 4. Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 1980 tentang Disiplin PNS. 5. Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 1994 tentang Jabatan Fungsional PNS. 6. Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2000 tentang Kenaikan Pangkat sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2002. 7. Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 2003 tentang Kewenangan Pengangkatan, Pemindahan dan Pemberhentian PNS 8. Keputusan Presiden Nomor 87 Tahun 1999 tentang Rumpun Jabatan Fungsional PNS. 9. Peraturan Presiden Nomor 33 Tahun 2006 tentang Tunjangan Jabatan Fungsional Pranata Komputer. 10. Keputusan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 66/KEP/M.PAN/7/2003 tentang Jabatan Fungsional Pranata Komputer dan Angka Kreditnya. 11. Keputusan Bersama Kepala Badan Pusat Statistik dan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor: 002/BPS-SKB/II/2004 dan Nomor 04 Tahun 2004 tentang Petunjuk Pelaksanaan Jabatan Fungsional Pranata Komputer dan Angka Kreditnya. 12. Keputusan Kepala Badan Pusat Statistik Nomor 051 Tahun 2004 tentang Pedoman Penyesuaian Jabfung Pranata Komputer. 13. Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor KEP.07/MENKP/KP.430/2006 tentang Pemberian Kuasa Penandatanganan Keputusan Tentang Pengangkatan, Pemindahan, Pemberhentian dan Mutasi Kepegawaian Lainnya PNS dilingkungan DKP. 14. Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor PER.07/MEN/2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja Departemen Kelautan dan Perikanan, sebagaimana telah diubah yang ketiga kalinya Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor PER.08/MEN/2007.

L. PENGERTIAN-PENGERTIAN 1. Pranata Komputer adalah Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang diberi tugas, tanggung jawab, wewenang, dan hak secara penuh oleh pejabat yang berwenang untuk melakukan kegiatan sistim informasi berbasis komputer.

167

Penyusunan kebijakan sistem informasi. 3) Pemograman lanjutan. meliputi: 1) Pengoperasian komputer. 2) Implementasi date base. meliputi: 1) Pendidikan sekolah dan memperoleh ijazah/gelar. d. 2) Perancangan sistem informasi. c. e. Implementasi sistem informasi.2. 3) Pemasangan dan pemeliharaan sistem komputer dan jaringannya. 168 . meliputi: 1) Pemograman dasar. M. 3. Pranata Komputer tingkat Ahli adalah Pranata Komputer dengan kualifikasi profesional yang pelaksanaan tugas dan fungsinya mensyaratkan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang komputer. meliputi: 1) Perencanaan dan pengembangan sistem informasi. dan mengoperasikan sistem informasi berbasis komputer. meliputi: 1) Analisis sistem informasi. f. Unsur dan sub unsur : a. meliputi: 1) Implementasi sistem komputer dan program paket. 4) Perancangan dan pengembangan date base. 2) Pemograman menengah. mengimplementasikan. Penetapan Angka Kredit adalah suatu angka yang diberikan berdasarkan penilaian atas prestasi kerja yang telah dicapai oleh seorang Pranata Komputer yang selanjutnya disebut PAK. 3) Implementasi sistem jaringan komputer. Tugas pokok jabatan Pranata Komputer adalah merencanakan. mengembangkan. TUGAS POKOK. 4. 2. menganalisis. dan 2) Pendidikan dan pelatihan fungsional di bidang pengawasan perikanan serta memperoleh STTPL atau sertifikat. 4) Penerapan sistem operator. Angka Kredit adalah suatu angka yang diberikan berdasarkan penilaian atas prestasi yang telah dicapai oleh seseorang pranata komputer dalam mengerjakan butir kegiatan yang digunakan sebagai salah satu syarat untuk pengangkatan dan kenaikan pangkat/jabatan. Pendidikan. Implementasi teknologi informasi. Operasi teknologi informasi. Pranata Komputer tingkat Terampil adalah Pranata Komputer dengan kualifikasi teknis atau penunjang profesional yang pelaksanaan tugas dan fungsinya mensyaratkan penguasaan pengetahuan teknis di bidang komputer. 6. 3) Perancangan sistem komputer. 5. Analisis dan perancangan sistem informasi. b. 2) Perekaman data. 5) Perancangan sistem jaringan komputer. merancang. UNSUR DAN SUB UNSUR KEGIATAN 1. Daftar Usul Penetapan Angka Kredit adalah daftar yang berisi jumlah angka kredit butir kegiatan yang telah dilaksanakan oleh Pranata Komputer yang selanjutnya disebut DUPAK.

000. Pranata Komputer Pelaksana Pranata Komputer Pelaksana Lanjutan Pranata Komputer Pelaksana Penyelia Pranata Komputer Pertama Pranata Komputer Muda Pranata Komputer Madya Pranata Komputer Utama II/a II/b II/c II/d III/a III/b III/c III/d III/a III/b III/c III/d IV/a IV/b IV/c IV/d IV/e 56 Tingkat Ahli 1. Pengembangan profesi. 3.000. JABATAN. Pendukung kegiatan Pranata Komputer.100.000. DAN BATAS USIA PENSIUN NO JENJANG JABATAN ANGKA KREDIT.000. 2) Peran serta dalam seminar/loka karya/ konfrensi. misi dan strategi sistem informasi. 4) Keanggotaan dalam organisasi profesi.2) Perumusan visi. JENJANG JABATAN. g. 248. N.000. TUNJANGAN GOL ANGKA KREDIT 25 40 60 80 100 150 200 300 100 150 200 300 400 550 700 850 1050 TUNJANGAN Rp 183.000. meliputi: 1) Pembuatan karya tulis/karya ilmiah di bidang teknologi informasi. 3) Penerjemahan/penyaduran buku dan bahan-bahan lain di bidang teknologi informasi. 6) Perolehan gelar kesarjaan lainnya.798.197. 3) Keanggotaan dalam Tim Penilai Jabatan Fungsional Pranata Komputer.000. Pranata Komputer Pelaksana Pemula 2.385. meliputi: 1) Pengajar/pelatih di bidang teknologi informasi.- 169 .- BUP Tingkat Terampil 1. h.220. 2. 3. 4. 2) Penyusunan petunjuk teknis pengelolaan kegiatan teknologi informasi.523.1. GOLONGAN.000. 5) Perolehan piagam kehormatan. 4.

kecuali bagi calon yang memiliki pendidikan formal bidang teknologi informasi. Pranata Komputer Ahli 1) Berijazah serendah-rendahnya S1/D. 170 . 5) Setiap unsur dalam DP3 tahun terakhir minimal bernilai baik. Menteri Kelautan dan Perikanan untuk pengangkatan Pranata Komputer Pelaksana Lanjutan s.n.n.d Pranata Komputer Pelaksana 2. c. Sekretaris Jenderal a. Presiden bagi Pranata Komputer Utama. 4) Fotocopy Surat Tanda Tamat Pendidikan dan Pelatihan atau sertifikat yang di legalisir pejabat berwenang. Menteri Kelautan dan Perikanan untuk pengangkatan Pranata Komputer Madya. b. 2) Fotocopy keputusan dalam pangkat/golongan terakhir yang dilegalisir pejabat berwenang.d Penyelia dan Pranata Komputer Pertama s. Pengangkatan PNS dalam jabatan Pranata Komputer harus memperhitungkan keseimbangan antara beban kerja dengan jumlah Pranata Komputer sesuai jenjang jabatanya. PNS (calon Pranata Komputer) menyiapkan berkas usul pengangkatan yang terdiri dari: 1) PAK yang ditetapkan pejabat berwenang. 3) Serendah-rendahnya berpangkat pengatur muda II/a. Ketentuan dalam pengangkatan pertama kali a. kecuali bagi calon yang memiliki memiliki pendidikan formal bidang teknologi informasi. Pranata Komputer Terampil 1) Berijazah serendah-rendahnya SLTA. 2) Lulus diklat fungsional bidang teknologi informasi. Memenuhi jumlah angka kredit minimal yang ditetapkan untuk jenjang jabatan/pangkatnya. Pejabat yang berwenang a. d. Menteri Kelautan dan Perikanan untuk pengangkatan Pranata Komputer Pelaksana Pemula s. Persyaratan PNS yang diangkat pertama kali harus memenuhi syarat sebagai berikut : a. 4) Memperoleh penetapan angka kredit untuk jabatan Pranata Komputer Terampil. 2) Lulus diklat fungsional di bidang teknologi informasi. Tata cara pengangkatan pertama kali a. b. Kepala Biro Kepegawaian a. 3) Fotocopy Ijazah terakhir yang dilegalisir pejabat yang berwenang. PENGANGKATAN PERTAMA KALI 1. 3) Serendah-rendahnya berpangkat Penata Muda-III/a. b. 5) Setiap unsur dalam DP3 tahun terakhir minimal bernilai baik. 4.IV sesuai kualifikasi yang ditentukan.O.n. 3. Kepala Bagian Jabatan Fungsional a.d Pranata Komputer Muda dan. 4) Memperoleh penetapan angka kredit untuk jabatan Pranata Komputer Ahli.

Sekretaris Jenderal a. 2. 4. b. Persyaratan a.n.n Menteri kelautan dan Perikanan bagi Pranata Komputer Pelaksana Pemula dan Pranata Komputer Pelaksana. Menteri Kelautan dan Perikanan bagi Pranata Komputer Madya. Keputusan pengangkatan pertama kali tersebut disampaikan oleh pejabat yang berwenang kepada Pranata Komputer yang bersangkutan melalui unit kerjanya dengan tembusan kepada unit kerja/instansi terkait. Ketentuan dalam pengangkatan dari jabatan lain a. b. d. Kepala Biro Kepegawaian a. PENGANGKATAN DARI JABATAN LAIN 1.n. Kepala Bagian Jabatan Fungsional a. Pejabat berwenang menerbitkan keputusan pengangkatan kedalam jabatan fungsional Pranata Komputer. e.dan c. Menteri Kelautan dan Perikanan bagi Pranata Komputer Pelaksana Lanjutan s/d pranata Komputer Muda. Berkas usul pengangkatan di sampaikan kepada pimpinan unit kerjanya untuk diperiksa dan diteliti kebenaran dan kelengkapan persyaratannya. Pejabat yang berwenang a. Presiden bagi Pranata Komputer Utama b. Tata cara pengangkatan dari jabatan lain Tata cara pengangkatan PNS dari jabatan lain ke dalam jabatan Pranata Komputer mengikuti tata cara pengangkatan pertama kali sebagaimana tersebut pada huruf E butir 4. Pengangkatan dalam jabatan Pranata Komputer harus memperhitungkan kebutuhan jumlah Pranata Komputer pada unit kerja yang bersangkutan. 3. Pimpinan unit kerja yang bersangkutan mengusulkan calon Pranata Komputer disertai kelengkapan berkas persyaratan pengangkatan kepada pejabat yang berwenag sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku. Memiliki pengalaman di bidang sistim informasi berbasis komputer sekurang-kurangnya 3 (dua) tahun. Pangkat Pranata komputer ditetapkan sesuai dengan pangkat terakhir yang dimiliki PNS yang bersangkutan sedang jenjang jabatanya ditetapkan sesuai dengan dengan jumlah angka kredit yang berasal dari kegiatan unsur utama yang telah memperoleh penetapan dari pejabat yang berwenang. c. Memenuhi syarat sebagaimana ketentuan pengangkatan pertama b. P. 171 . d. c. Usia setinggi-tingginya 5 (lima) tahun sebelum mencapai Batas Usia Pensiun dari jabatan terakhir yang didudukinya.5) Fotocopy DP3 satu tahun terakhir.

DUPAK beserta lampirannya harus sudah diterima oleh Sekretariat Tim Penilai selambat-lambatnya awal Januari untuk kenaikan pangkat periode April dan awal Juli untuk kenaikan pangkat periode Oktober tahun berjalan. PENETAPAN ANGKA KREDIT 1. Pranata Komputer Pelaksana Pemula s/d Pranata Komputer Panyelia dan Pranata Komputer Pertama s/d Pranata Komputer Madya menyampaikan DUPAK kepada Menteri pertanian Cq. b.Kepala Pusdatin. yang bersangkutan memenuhi jumlah angka kredit yang dipersyaratkan untuk kenaikan jabatan/pangkat setingkat lebih tinggi. 2. Pejabat yang berwenang menetapkan angka kredit Mengingat untuk saat ini di lingkungan Departemen Kelautan dan Perikanan belum memungkinkan di bentukTim penilai instansi maka penilaian dan penetapan angka kredit Pranata Komputer. . melalui pimpinan unit kerja yang bersangkutan.Biro Kepegawaian. a. Pejabat pengusul a. Tata cara pengajuan DUPAK A Prakom/Calo nPranata Komputer B Pimpinan 3 Unit Kerja C Biro Kepegawaian DKP D Kepala Pusdatin Deptan 2 1a 1b E Kepala Badan Pusat 172 . Jadwal waktu Penetapan Angka Kredit Penetapan angka kredit selambat-lambatnya akhir bulan Januari untuk kenaikan pangkat periode April dan akhir bulan Juli untuk kenaikan pangkat periode Oktober tahun berjalan. 2. Menteri Pertanian bagi Pranata Komputer Pelaksana Pemula sampai Pranata komputer Panyelia dan Pranata Komputer Pertama sampai Pranata Komputer Madya. 3. Waktu pengajuan DUPAK a. b. PENGUSULAN ANGKA KREDIT 1. Kepala Badan Pusat Statistik bagi Pranata Komputer Utama. DUPAK disampaikan setelah menurut perhitungan. R. b. untuk sementara adalah sebagai berikut.Q. Pranata Komputer Utama mengajukan DUPAK kepada Kepala Badan Pusat Statistik melalui Sekretaris jenderal Cq.

2. c. Sekretaris Jenderal a.Keterangan : 1) DUPAK dari Pranata Komputer (A) ke unit kerjanya (B). 173 . 3. 2. persetujuan DUPAK disahkan oleh Kepala Unit kerjanya. c. Menteri Kelautan dan Perikanan bagi kenaikan jabatan menjadi Pranata Komputer Madya. disampaikan kepada Kepala Badan Pusat Statistik (E) selaku Penetap Angka Kredit Pranata Komputer Utama. disampaikan oleh pimpinan unit kerja yang bersangkutan kepada pejabat yang berwenang. d.n Menteri Kelautan dan Perikanan bagi kenaikan jabatan menjadi Pranata Komputer Pelaksana. 3) DUPAK dari Pimpinan unit kerja (B) melalui Kepala Biro Kepegawaian DKP (D). Presiden bagi kenaikan jabatan menjadi Pranata Kompueter Utama. 3. Pejabat yang berwenang menetapkan kenaikan jabatan a. 1a. b. Memperoleh angka kredit minimal yang telah ditetapkan oleh pejabat PAK untuk kenaikan jabatan setingkat lebih tinggi. Setiap unsur penilaian pelaksanaan pekerjaan dalam DP3 sekurangkurangnya bernilai baik dalam 1 (satu) tahun terakhir. KENAIKAN JABATAN 1. Kepala Bagian Jabatan Fungsional a. Berdasarkan usulan tersebut.n. Persyaratan Pengusulan kenaikan jabatan Pranata Komputer dapat dilakukan apabila yang bersangkutan telah memenuhi persyaratan sebagai berikut: a. c. Kepala Biro Kepegawaian a. sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku. S. 4) Realisasi Penetapan Angka Kredit. b.n. 4) Fotocopy DP3 tahun terakhir yang dilegalisir oleh pejabat yang berwenang. menyiapkan berkas yang terdiri dari: 1) Fotocopy Keputusan pangkat terakhir yang dilegalisir pejabat yang berwenang. 2) Fotocopy Keputusan jabatan terakhir yang dilegalisir pejabat yang berwenang. penetapan Angka kredit Pranata Komputer Pelaksana Pemula sampai dengan Pranata Komputer Panyelia dan Pranata Komputer Pertama sampai dengan Pranata Komputer Madya. b. 3) PAK. Menteri Kelautan dan Perikanan bagi kenaikan jabatan menjadi Pranata Komputer Pelaksana Lanjutan s/d Pranata Komputer Muda. pejabat yang berwenang menerbitkan Keputusan kenaikan jabatan. Tata cara pengusulan kenaikan jabatan a. Sekurang-kurangnya telah 1 (satu) tahun dalam jabatan terakhir. Usul kenaikan jabatan Pranata Komputer. Pranata Komputer yang telah memenuhi syarat untuk kenaikan jabatan. 1b. 2) DUPAK dari unit kerja (B) melalui Biro Kepegawaian DKP (C) disampaikan kepada Kapusdatin Deptan (D).

2. Pranata Komputer yang memiliki angka kredit melebihi angka kredit untuk kenaikan pada tahun pertama dalam masa jabatan/pangkat yang didudukinya. d. e.menyiapkan berkas yang terdiri dari : a. Pranata Komputer Terampil yang memperoleh ijazah. Presiden untuk kenaikan pangkat menjadi Pembina Utama Muda (IV/c) s.I (IV/b) setelah mendapat persetujuan teknis Kepala BKN. KENAIKAN PANGKAT 1. Kepala Biro Kepegawaian atau pejabat lain yang ditunjuk.d Penata Tk. Asli PAK. dalam 2 (dua) tahun terakhir yang dilegalisir pejabat yang berwenang.d. c.disampaikan kepada Menteri Kelautan dan Perikanan c. Kepala Biro Kepegawaian a. T.n. Berkas usul kenaikan pangkat Pranata Komputer secara hirarkhi dan prosedur yang ditentukan. pada tahun berikutnya di wajibkan memperoleh angka kredit sekurang-kurangnya 20% dari jumlah angka kredit yang dipersyaratkan untuk kenaikan pangkat/ jabatan setingkat lebih tinggi yang berasal dari kegiatan unsur utama diluar unsur pendidikan dan/atau pengembangan profesi. Menteri Kelautan dan Perikanan untuk kenaikan pangkat menjadi Penata (III/c) s.IV dapat dipertimbangkan untuk dapat di angkat dalam jabatan Pranata Komputer ahli setelah memperoleh sertifikat Diklat fungsional Pranata Komputer Tingkat keahlian. d. sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku dengan tembusan kepada unit kerja/instansi terkait. Fotocopy Keputusan pangkat terakhir yang dilegalisir pejabat yang berwenang.I (III/d) setelah mendapat pertimbangan teknis Kepala BKN. c. disampaikan oleh pejabat yang berwenang kepada Pranata Komputer yang bersangkutan melalui pimpinan unit kerjanya. Pejabat yang berwenang menetapkan kenaikan pangkat a.n. Fotocopy Keputusan jabatan terakhir yang dilegalisir pejabat yang berwenang. Kepala Biro kepegawaian. memproses dan menyampaikan berkas usulan tersebut kepada : 174 .d Pembina Utama (IV/e) setelah mendapat pertimbangan teknis Kepala BKN. 3. Keputusan kenaikan jabatan tersebut. serendah-rendahnya SI/D. Sekretaris Jenderal a. Persyaratan Pranata Komputer yang telah memenuhi syarat untuk kenaikan pangkat.q. Menteri Kelautan dan Perikanan untuk kenaikan pangkat Pembina Tk. b. f. b. Tata cara pengusulan kenaikan pangkat a. Menteri Kelautan dan Perikanan untuk kenaikan pangkat Pembina (IV/a) setelah mendapat pertimbangan teknis Kepala BKN. b. Fotocopy DP3.

kecuali cuti diluar tangungan Negara untuk persalinan. atau e. Kenaikan pangkat hanya dapat dilakukan pada periode kenaikan pangkat sesuai dengan peraturan yang berlaku. 1) Presiden dengan tembusan Kepala BKN untuk usul kenaikan pangkat menjadi Pembina Utama Muda (IV/c) s. c. PEMBERHENTIAN PENGANGKATAN KEMBALI. e. IV/b sampai dengan Pranata Komputer Utama.I (IV/b). Dalam jangka waktu 1 (satu) tahun sejak diangkat dalam pangkat/jabatan terakhir tidak dapat memperoleh angka kredit sekurang-kurangnya: 1) 10 (sepuluh) dari unsur utama bagi Pranata Komputer Penyelia.I (III/d). 2) 25 (dua puluh lima) dari unsur utama.d Pembina Tk. 175 . K. yaitu pada 1 April dan 1 Oktober. g. PEMBEBASAN SEMENTARA. dan kegiatan tersebut tidak dapat ditetapkan angka kreditnya. sekurang-kurangnya 80% (delapan puluh persen) angka kredit harus dari unsur utama dan sebanyak-banyaknya 20% (dua puluh persen) dari unsur penunjang. Pembebasan Sementara Pranata Komputer dibebaskan sementara dari jabatannya apabila: a.d Pembina Utama (IV/e). f. Tugas belajar lebih dari 6 (enam) bulan.c. Diberhentikan sementara sebagai PNS berdasarkan PP No. pangkat Pembina Tk. 2) Setiap unsur dalam DP3 bernilai baik dalam 2 (dua) tahun terakhir. atau d.I. d. maka selama yang bersangkutan menjalani masa hukuman tersebut tetap wajib melaksanakan tugas pokoknya sebagai Pranata Komputer. pangkat Penata Tk. Pranata Komputer yang dibebaskan sementara karena dijatuhi hukuman disiplin. Dijatuhi hukuman disiplin tingkat sedang atau berat berupa penurunan pangkat berdasarkan PP Nomor 30 Tahun 1980 tentang Disiplin Pegawai. wajib mengumpulkan sekurang-kurangnya 12 angka kredit dari pengembangan profesi. pangkat Pembina Utama. Ditugaskan secara penuh diluar jabatan Pranata Komputer. DAN 1. b. Menjadi Pranata Komputer Madya. IV/e. dapat dipertimbangkan kenaikan pangkatnya tanpa angka kredit dengan ketentuan : 1) Telah 4 (empat)tahun dalam pangkat terakhir.4 Tahun 1966 tentang Pemberhentian/ Pemberhentian Sementara. Cuti di luar tanggungan Negara. termasuk Pranata Komputer yang menduduki jabatan struktural. atau f. 2) Kepala BKN untuk usul kenaikan pangkat menjadi Pengatur (II/c) s. Ketentuan kenaikan pangkat/jabatan : Komposisi jumlah angka kredit kumulatif yang harus dipenuhi oleh Pranata Komputer untuk kenaikan pangkat/jabatan. Pranata Komputer yang dibebaskan sementara karena tugas belajar lebih dari 6 (enam) bulan.bagi Pranata Komputer Utama pangkat Pembina Utama (IV/e). Dalam jangka waktu 5 (lima) tahun sejak diangkat dalam jabatan/pangkat terakhir tidak dapat mengumpulkan angka kredit yang ditentukan untuk kenaikan jabatan/pangkat setingkat lebih tinggi. Kenaikan pangkat/jabatan setingkat lebih tinggi.

2) PNS yang diangkat kembali dalam jabatan Pranata Komputer dapat mengunakan angka kredit terakhir yang dimilikidan dapat ditambah dari prestasi baru di bidang kepranata komputeran yang diperoleh selama tidak menduduki jabatan Pranata Komputer. 3) Pejabat yang berwenang menerbitkan keputusan pengangkatan kembali sesuai usulandan ketentuan yang berlaku. yang dilegalisir pejabat yang berwenang. c) Fotocopy keputusan pembebasan sementara sebagai Pranata Komputer yang di legalisir pejabat yang bewenang. b) Fotocopy keputusan pangkat terakhir yang dilegalisir pejabat yang berwenang. Tata Cara Pengangkatan Kembali 1) PNS yang telah selasai menjalani pembebasan samentara melaporkan secara tertullis kepada pimpinan unit kerjanya dengan melampirkan: a) PAK terakhir yang telah dimiliki atau PAK terakhir ditambah angka kredit yang berasal dari prestasi di bidang kepranata komputeran yang diperoleh selama dibebaskan sementara. 176 . pimpinan unit kerja yang bersangkutan mengusulkan pengangkatan kembali sebagai Pranata Komputer dengan melampirkan persyaratan sebagaimana butir 1). sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku. Kriteria Pengangkatan Kembali 1) Pranata Komputer yang telah selesai menjalani pembebasan sementara sebagaimana pada butir I di atas. 2) Berdasarkan laporan tersebut. 4) Keputusan pengangkatan kembali disampaikan kepada Pranata Komputer yang bersangkutan melalui pimpinan unit kerjanya melalui tembusan kepada unit kerja/instansi terkait. kecuali bagi yang dibebaskan karena dijatuhi hukuman disiplin. dapat diangkat kembali dalam jabatan Pranata Komputer. c. b. d) Surat keterangan/keputusan/pernyataan telah selesai menjalani tugas diluar jabatan Pranata Komputer. setelah melalui penilaian dan penetapan angka kredit oleh pejabat yang berwenang. kepada Pejabat yang berwenang. Pengangkatan Kembali a. g) Fotocopy Keputusan pengangkatan kembali sebagai PNS bagi yang telah selesai menjalani cuti diluar tangungan negara yang dilegalisir Pejabat yang berwenang. Ketentuan dalam pengangkatan kembali Prestasi kerja yang berkaitan dengan bidangh teknologi informasi atau kepranata komputeran yang dikerjakan selama pembebasan sementara dapat dihitung angka kreditnya.2. e) Fotocopy ijazah/STPP disertai pengangkatan/ penugasan kembali pada unit kerja semula bagi yang selesai tugas belajar. f) Surat keterangan telah selesai menjalani hukuman disiplin. apa bila memenuhi persyaratan yang ditentukan.

d) Fotocopy keputusan hukuman disiplin yang dilegalisir pejabat yang berwenang. a) Fotocopy Keputusan pengangkatan dalam jabatan terakhir yang dilegalisir oleh pejabat yang berwenang. pejabat yang berwenang menetapkan keputusan pemberhentian dari jabatan Pranata Komputer.3. c) Surat keterangan dari Ketua Tim Penilai bahwa yang menerangkan bahwa yang bersangkutan tidak dapat mengumpulkan angka kredit yang dipersyaratkan dalam jangka waktu yang ditentukan setelah pembebasan sementara. 30 Tahun 1980 tentang Disiplin PNS. 2) Berdasarkan usulan tersebut. 2) Diberhentikan sebagai PNS berdasarkan PP No. b. b) Fotocopy keputusan pengangkatan dan atau pembebasan sementara dari jabatan Pranata komputer. Alasan pemberhentian Pranata Komputer diberhentikan dari jabatan fungsionalnya apabila: 1) Dijatuhi hukuman disiplin PNS dengan tingkat hukuman disiplin berat. 32 Tahun 1979 tentang Pemberhentian PNS. Pemberhentian a. 3) Dalam jangka waktu 1 (satu) tahun sejak dibebaskan sementara dari jabatannya karenatidak dapat mengumpulkan angka kredit. yang bersangkutan tetap belum dapat memperoleh angka kredit yang ditentukan. 3) Keputusan pemberhentian disampaikan kepada Pranata komputer yang bersangkutan melalui pimpinan unit kerjanya dengan tembusan kepada unit kerja/instansi terkait. dengan melampirkan. Tata cara pemberhentian 1) Pimpinan unit kerja mengusulkan pemberhentian sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku. kecuali jenis hukuman disiplin berat berupa penurunan pangkat berdasarkan PP No. 177 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful