P. 1
Hermanto_Undjila

Hermanto_Undjila

|Views: 83|Likes:
Published by Hadak
contoh ta
contoh ta

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Hadak on Jul 11, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/05/2013

pdf

text

original

Sections

  • A. Latar Belakang
  • B. Rumusan Masalah
  • C. Ruang Lingkup Penelitian
  • D. Tujuan Penelitian
  • E. Manfaat penelitian
  • A. Sistem Pendukung Keputusan
  • Gambar 2.1. Skematik Sistem Pendukung Keputusan
  • B. Metode Profile Matching
  • Tabel 2.1 Bobot Nilai Gap
  • C. Kelayakan Penerimaan Kredit
  • D. Penelitian Terkait
  • A. Objek Penelitian
  • B. Metode Penelitian
  • C. Teknik Pengumpulan Data
  • D. Tahapan Penelitian
  • E. Jadual Penelitian
  • Tabel 3.1 Jadual Penelitian
  • A. Gambaran Umum Organisasi
  • 1. Sejarah PT Suzuki Finance
  • 2. Struktur Organisasi PT Suzuki Finance
  • B. Analisis Sistem
  • 1. Deskripsi Sistem
  • 2. Analisis Kebutuhan
  • a. Analisis Kebutuhan Input
  • b. Analisis kebutuhan Output
  • 3. Analisis Proses Sistem
  • 1. Pemetaan Gap Kompetensi
  • Tabel 4.10 Nilai Profil Pencapaian
  • Tabel 4.11 Perhitungan Gap Kompetensi
  • 2. Pembobotan
  • Tabel 4.12 Bobot Nilai Gap
  • Tabel 4.13 Pembobotan Nilai Gap
  • 4. Perhitungan Nilai Total
  • Tabel 4.15 Perhitungan Nilai Total
  • 5. Perangkingan
  • C. Perancangan Sistem
  • 1. Flowchart Sistem
  • Gambar 4.2 Flowchart Sistem
  • 2. Diagram Alir Data
  • Tabel 4.17 Identifikasi external entity
  • 3. Relasi Tabel
  • Gambar 4.5 Diagram Relasi Tabel
  • 4. Struktur Basis Data
  • Tabel 4.18 Struktur Tabel Nasabah
  • 5. Antarmuka Sistem
  • Gambar 4.6 Rancangan Menu Login
  • Gambar 4.8 Rancangan Menu Formulir Pendaftaran Nasabah
  • e. Rancangan Menu Utama Pengambil Keputusan
  • Gambar 4.10 Rancangan Menu Utama Pengambil Keputusan
  • Gambar 4.12 Rancangan Menu Sistem Pendukung Keputusan
  • Gambar 4.13 Rancangan Laporan
  • Gambar 4.14 Rancangan Edit Akun
  • D. Implementasi Sistem
  • Gambar 4.15 Implementasi Menu Login
  • Gambar 4.16 Implementasi Menu Utama Admin
  • Gambar 4.17 Implementasi Menu Formulir Pendaftaran Nasabah
  • Gambar 4.18 Implementasi Menu Survey Nasabah
  • 5. Implementasi Menu Utama Pengambil Keputusan
  • Gambar 4.19 Implementasi Menu Utama Pengambil Keputusan
  • Gambar 4.20 Implementasi Menu Data Kriteria
  • 7. Implementasi Menu Sistem Pendukung Keputusan
  • Gambar 4.21 Implementasi Menu Sistem Pendukung Keputusan
  • Gambar 4.22 Implementasi Menu Laporan
  • E. Pengujian Sistem
  • Tabel 4.25 Hasil Pengujian Blackbox
  • F. Hasil Pembahasan
  • A. Kesimpulan
  • B. Saran

PENERAPAN METODE PROFILE MATCHING UNTUK MENENTUKAN KELAYAKAN PEMBERIAN KREDIT SEPEDA MOTOR

SKRIPSI

Oleh

Hermanto Undjila
531408033

PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO JULI 2012

i

PENERAPAN METODE PROFILE MATCHING UNTUK MENENTUKAN KELAYAKAN PEMBERIAN KREDIT SEPEDA MOTOR

SKRIPSI
Diajukan untuk memenuhi salah satu syarat memperoleh Gelar Sarjana pada Program Studi Sistem Informasi

Oleh

Hermanto Undjila
531408033

PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO JULI 2012

ii

iii

iv .

v .

bimbingan. Teruntukmu kasih… Zein Badaru yang telah menemaniku dari awal ku kuliah sampai ku selesai dan terimakasih atas dukungan serta suka dukanya selama ini. hormat dan rasa terima kasih yang sebesarbesarnya telah memberikan kasih sayang. canda dan tawa yang dapat menghilangkan kejenuhanku. serta k’Tian dan kedua Adikku Fitri dan Irma yang telah memberikan dukungan dan kasih sayang selama ini . dukungan. Teman-temanku… Mahasiswa Sistem Informasi angkatan 2008 yang telah memberikan bantuan dan motivasi serta pengetahuan dalam penyelesaian skripsi in. vi .dan do’a yang tiada hentinya. Bapak dan Ibu… sebagai tanda bakti.MOTTO DAN PERSEMBAHAN MOTTO Berjuang Sampai Detik Terakhir PERSEMBAHAN Kupersembahkan karya sederhana ini untuk orang yang kusayangi dan kucintai. Sahabat-Sahabatku…Anak-anak aspag yang selalu memberikan keceriaan. Saudaraku… almarhum kakak tertuaku yang tak sempat kulihat dan melihatku.

Kom selaku Ketua Jurusan Teknik Informatika yang telah memfasilitasi selama perkuliahan berlangsung hingga terselesaikannya penulisan skripsi ini. Ibu Ir. 5. MT dan Bapak Dian Novian. M. Tanpa bantuan dan dukungan dari berbagai pihak. Bapak Arip Mulyanto.. karena atas berkat dan rahmat-Nya sehingga skripsi dengan judul “Penerapan Metode Profile Matching Untuk Menentukan Kelayakan Pemberian Kredit Sepeda Motor” ini dapat diselesaikan dengan baik. skripsi ini tidak dapat diselesaikan dengan baik. S. 3.Kom selaku Kepala Program Studi Sistem Informasi yang telah memberikan arahan dan petunjuk dalam penyusunan skripsi ini. Seluruh Staf Pengajar Teknik Informatika Universitas Negeri Gorontalo. yang telah meluangkan waktu dan mengarahkan selama penyusunan skripsi ini. Oleh karena itu pada kesempatan ini diucapkan terima kasih kepada: 1. ST. Bapak Agus Lahinta. MT selaku pembimbing skripsi. S. Bapak Mukhlisulfatih Latief. 2. S. MT selaku Dekan Fakultas Teknik.Kom.Kom. Adapun tujuan penyusunan skripsi ini untuk memenuhi salah satu syarat dalam menyelesaikan studi strata satu (S1) di Program Studi Sistem Informasi Teknik Informatika Universitas Negeri Gorontalo. 4.. Rawiyah Husnan. M.KATA PENGANTAR Puji dan syukur kepada Allah SWT. vii . yang telah membagi pengetahuannya selama proses perkuliahan.Kom.

sehingga saran dan koreksi sangat dibutuhkan dalam proses penyempurnaannya.6. Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan skripsi ini masih terdapat banyak kekurangan. Seluruh Staf Administrasi Teknik Informatika Universitas Negeri Gorontalo. Gorontalo. yang telah membantu kelancaran proses penelitian. 8. Semoga skripsi ini memberikan manfaat dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Staf perusahaan PT Suzuki Finance Kota Gorontalo. Juli 2012 Penulis viii . 7. yang telah membantu urusan administrasi selama proses perkuliahan dan penyusunan skripsi ini. Keluarga tercinta dan kawan-kawan yang telah membantu secara moril maupun materil selama perkuliahan dan penyusunan skripsi ini.

Untuk itu diperlukan suatu aplikasi sistem pendukung keputusan yang bertujuan menganalisa nasabah yang layak mendapatkan kredit. profile matching. Profil matching merupakan suatu metode sistem pendukung keputusan yang dapat digunakan dalam sistem ini. Kemudian nilai profil yang dimiliki oleh seorang nasabah akan dicocokan dengan nilai profil pencapaian yang telah ditentukan. Nasabah yang mengajukan kredit akan dinilai berdasarkan kriteria-kriteria yang telah ditentukan oleh perusahaan. Hasil dari proses ini berupa perangkingan yang dapat dijadikan rekomendasi bagi pihak pengambil keputusan untuk menentukan nasabah yang layak untuk menerima kredit.INTISARI Penentuan kelayakan pemberian kredit sepeda motor sering kali kurang tepat sehingga mengakibatkan resiko kredit macet yang dilakukan oleh nasabah. penentuan kelayakan penerima kredit ix . Kata Kunci :sistem pendukung keputusan. Adapun manfaat yang diperoleh dengan adanya sistem ini yaitu membantu pihak perusahaan dalam menentukan pemberian kelayakan kredit.

The result of this process is a ranking that can be used as recommendations for the company to determine the appropriate customers to receive credit. Then the value of the profile that is owned by a customer will be matched with the achievement of a predetermined profile. Profile Matching is a support method system of the decision that use in this system. it is resulting in the risk of bad loans made by the customers. It is required a support system application that aims to analyze the customers who deserve to get credit. The customers who apply for credit will be assessed on the criteria set by the company. Keywords: support system of the decision.ABSTRACT Determining the feasibility of giving credit of motorcycles often inaccurate. determining the feasibility of giving credit x . The benefit of this application system is helping the company in determining the feasibility of giving loans credit. Profile matching.

.................... 13 D............................................................. Penelitian Terkait...................................................... Ruang Lingkup Penelitian ........................................................................................................................... Objek Penelitian .......... Jadual Penelitian .................................................................................. 4 A........................... A.......................................................................................................................................................DAFTAR ISI HALAMAN SAMPUL ............................................................................................. Struktur Organisasi PT Suzuki Finance .......................................................... E................................................................. D................................. i HALAMAN JUDUL .............. A................. v HALAMAN MOTTO DAN PESEMBAHAN .............................. Sistem Pendukung Keputusan .......................................... 13 15 15 15 16 17 19 20 20 20 22 BAB III METODOLOGI PENELITIAN................................................................................ Gambaran Umum Organisasi ............................................................................................................................. 1 1 2 2 3 3 BAB II TINJAUAN PUSTAKA ................................................... xi DAFTAR TABEL ..................................................................................xiv DAFTAR LAMPIRAN ..................... Latar Belakang............................................................................................................................................................. Rumusan Masalah ................ Sejarah PT Suzuki Finance ............ 2....................... A..................... 1..................................... vii INTISARI ........... vi KATA PENGANTAR .. Metode Penelitian ....... Kelayakan Penerimaan Kredit ....... x DAFTAR ISI ......................................... C......................... Metode Profile Matching . iii HALAMAN PERSETUJUAN ...................... ix ABSTRACT ...........................xiv BAB I PENDAHULUAN .......... Tujuan Penelitian ................................................................. BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN ................................... B....................................................................... D................................................................................................ C.............................................................................. xi ... Teknik Pengumpulan Data ............................................................. Tahapan Penelitian ....... 9 C................................................................................................................................................................................................. Manfaat penelitian ........... E.......................................................................... B..............xiii DAFTAR GAMBAR ...... iv HALAMAN PENGESAHAN . 4 B........ ii HALAMAN PERNYATAAN .......................................................................................

.................................................................. Implementasi Sistem.. 4. Antarmuka Sistem ..................................................................... 3............ Relasi Tabel ............................................................. 3............... Kesimpulan .....................BAB V B................. B..................................................................... C.............. Saran ....................................................... Flowchart Sistem.. Analisis Sistem .......... 2. 23 23 24 24 25 26 26 31 32 33 34 34 35 36 38 38 41 45 50 51 54 54 54 DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN xii ................................................................ Diagram Alir Data ................ PENUTUP ......................................... Deskripsi Sistem ......................................................................................... 1..................................................... 1.............................................................................. a.. Pengujian Sistem ........ Perancangan Sistem ........................................................................................................................... 4........................ Pemetaan Gap Kompetensi ............. b................. 1................................................ Struktur Basis Data .................. Perhitungan Nilai Total ....... F...... A.................... Analisis Kebutuhan.......... Analisis Proses Sistem .......................................... Analisis Kebutuhan Output .............................................. 2...... 5................. Pengelompokan Core Factor dan Secondary Factor .......................................................................... E.. 5............ 2............................................................ Perangkingan ................................... Pembobotan ...... D....................... Hasil Pembahasan .................................. Analisis Kebutuhan Input ........................................................................................................ 3.........

................................ Tabel 4........16 Perangkingan ................................................11 Perhitungan Gap Kompetensi ........ Tabel 4................................................................................... Tabel 4............................................ Tabel 4........................................5 Kriteria Collateral ........ Tabel 4.................. Tabel 4...........................2 Kriteria Character ................................................................................................................1 Kriteria Purphose ..........................24 Struktur Tabel User ....14 Pengelompokan Core Factor dan Secondary Faktor ............................6 Kriteria Condition ............................. Tabel 4.................1 Bobot Nilai Gap ............................................DAFTAR TABEL Tabel 2................ Tabel 4.................................13 Pembobotan Nilai Gap ...........23 Struktur Tabel Coreseco......................................................................................................... Tabel 4.................................................................................. Tabel 4.......... Tabel 4.......................................................... Tabel 4..................................................19 Struktur Tabel Kriteria ................20 Struktur Tabel Survey ............................. Tabel 4......... Tabel 4... Tabel 4....10 Nilai Profil Pencapaian ........ Tabel 4.... Tabel 4.......1 Jadual Penelitian ................................................. Tabel 4..................................................................18 Struktur Tabel Nasabah .....................................................................................7 Kriteria Continuity ........................21 Struktur Tabel Bobot ........................................... Tabel 4..............................................................3 Kriteria Capacity ....................................4 Kriteria Capital .......................................................................8 Kriteria Colectibility ...... 10 19 27 27 27 28 28 28 29 29 29 30 30 31 31 33 34 35 36 38 39 39 39 40 40 40 51 xiii ................. Tabel 4......................................................22 Struktur Tabel Hasil ......................25 Hasil Pengujian Blackbox ..17 Identifikasi external entity ............................. Tabel 4..................................15 Perhitungan Nilai Total ...... Tabel 4..........12 Bobot Nilai Gap ..........................................................................9 Kriteria Cek Lingkungan .................................................................. Tabel 3.................................................................................................. Tabel 4................................... Tabel 4........................................................... Tabel 4........

.................................................... Gambar 4................................................................ Gambar 4...... Gambar 4...........1 Struktur Organisasi PT Suzuki Finance ...............13 Rancangan Laporan .............20 Implementasi Menu Data Kriteria ..... Gambar 4........... Gambar 4............ Gambar 4....24 Laporan Hasil Akhir ....................................11 Rancangan Menu Data Kriteria ................. Gambar 4.8 Rancangan Menu Formulir Pendaftaran Nasabah ..........................................................................6 Rancangan Menu Login ....................5 Diagram Relasi Tabel .DAFTAR GAMBAR Gambar 2....................23 Implementasi Edit Akun................................10 Rancangan Menu Utama Pengambil Keputusan ..........1.......7 Rancangan Menu Utama Admin ....................................................... Gambar 4.... Gambar 4..2 Flowchart Sistem .................................................... Gambar 4..... Gambar 4.............................. Gambar 4......................................................................12 Rancangan Menu Sistem Pendukung Keputusan ... Gambar 4.............14 Rancangan Menu Edit Akun .............................19 Implementasi Menu Utama Pengambil Keputusan ....................... Gambar 4............................................................ Gambar 4...............................................22 Implementasi Menu Laporan .................................. Skematik Sistem Pendukung Keputusan ......................................... Gambar 4.... Gambar 4..........................18 Implementasi Menu Survey Nasabah ........................... Gambar 4.......... 7 22 35 36 37 38 41 41 42 42 43 43 44 44 45 46 46 47 47 48 48 49 49 50 53 xiv ..................... Gambar 4................17 Implementasi Menu Formulir Pendaftaran Nasabah .......................................9 Rancangan Menu Survey Nasabah ............................... Gambar 4.... Gambar 4...16 Implementasi Menu Utama Admin .. Gambar 4...............................................................................21 Implementasi Menu Sistem Pendukung Keputusan ...............................4 Diagram Level 0 ...........15 Implementasi Menu Login ........................................................... Gambar 4................................3 Diagram Konteks......... Gambar 4............

......................... 58 60 61 63 xv ................. Lampiran-2 Teknik Analisa Credit Analyst .. Lampiran-3 Foto Kegiatan Penelitian Skripsi .............................................................................................. Lampiran-4 Curriculum Vitae ........................................................................................................DAFTAR LAMPIRAN Lampiran-1 Permohonan Permintaan Data ..

Untuk dapat mengatasi masalah yang terjadi dalam perusahaan tersebut maka dibutuhkan suatu teknologi komputer melalui penerapan metode profile matching. Metode ini dilakukan dengan 1 . Kesalahan yang dilakukan oleh pihak perusahaan dalam proses penentuan kelayakan pemberian kredit dapat mengakibatkan terjadi resiko kredit macet sehingga perusahaan harus menarik kembali sepeda motor dari nasabah. Hal ini terbukti dengan banyaknya pengguna sepeda motor baik didaerah perkotaan ataupun pedesaan. Seperti diketahui kenderaan bermotor saat ini bukan lagi merupakan barang mewah tetapi menjadi suatu kebutuhan masyarakat yang digunakan sebagai alat bantu dalam beraktifitas. Perusahaan memberikan kredit sepeda motor dengan ketentuan kriteria-kriteria yang harus dicapai oleh calon nasabah. Dengan adanya sistem kredit ini jumlah nasabah yang mengajukan kredit sepeda motor semakin bertambah dan menyebabkan pihak perusahaan mengalami kesulitan dalam pengelolaan datanya. Latar Belakang Di era globalisasi saat ini menuntut seluruh masyarakat untuk dapat beraktifitas secara cepat. Kebutuhan akan sarana yang dapat memenuhi tuntutan itu sangat diperlukan. Dalam mendapatkan sepeda motor masyarakat telah ditawarkan dengan berbagai kemudahan yaitu diantaranya dengan sistem kredit. Metode profile matching dapat membandingkan antara kompetensi yang dimiliki nasabah dengan kompetensi yang ditentukan oleh perusahaan sehingga diperoleh perbedaan kompetensinya atau disebut gap.BAB I PENDAHULUAN A.

Capacity . maka dapat dirumuskan masalah sebagai berikut : 1. Rumusan Masalah Dari latar belakang diatas. yaitu : a. B. 2. kemudian dilanjutkan dengan proses perangkingan yang akan menyeleksi alternatif terbaik dari sejumlah alternatif yang ada. Apakah dengan adanya penerapan metode profile matching ini dapat mempercepat proses penentuan kelayakan pemberian kredit serta mengurangi resiko kredit macet yang dilakukan oleh nasabah? C. Bagaimana penerapan metode profile matching untuk menentukan kelayakan pemberian kredit sepeda motor? 2. Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan maka penulis bermaksud untuk melakukan penelitian dengan judul : Penerapan metode profile matching untuk menentukan kelayakan pemberian kredit sepeda motor. Kriteria yang digunakan dalam penentuan kelayakan pemberian kredit. Character c. Purpose b. yaitu : 1. Penelitian dilakukan di PT Suzuki Finance. Ruang Lingkup Penelitian Dari penelitian yang dilakukan maka penulis membatasi ruang lingkup penelitian. Sehingga dapat mengurangi resiko kredit macet yang dilakukan oleh nasabah.2 menentuan nilai bobot untuk setiap kriteria.

Cek Lingkungan D. 3. Collateral f. Collectibility i. 2. . Continuity h.3 d. E. Menganalisis kebutuhan kriteria yang harus dipenuhi oleh nasabah untuk penentuan pemberian kelayakan kredit sepeda motor. Capital e. 2. Condition g. Bagi penulis dapat menambah wawasan tentang sistem pengambilan keputusan khususya pengetahuan tentang metode profile matching. Tujuan Penelitian Tujuan yang akan dicapai dari penelitian ini adalah : 1. Bagi perusahaan diharapkan dapat menerapkan sistem ini guna membantu pihak perusahaan dalam penentuan kelayakan pemberian kredit sepeda motor sesuai kriteria yang ditentukan. Membuat aplikasi sistem pendukung keputusan untuk penentuan kelayakan pemberian kredit sepeda motor. Mengidentifikasi masalah kelayakan pemberian kredit sepeda motor. Manfaat penelitian Manfaat yang diperoleh dari penelitian ini adalah : 1.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Sistem Pendukung Keputusan 1. Senada dengan pakar lainnya Turban dkk (2005) mendefinisikan sistem pendukung keputusan sebagai sekumpulan prosedur berbasis model untuk data pemrosesan dan penilaian guna membantu para manajer mengambil keputusan. pemodelan dan manipulasi data. dimana tak seorang pun tahu secara pasti bagaimana keputusan seharusnya dibuat. 4 . 2005). Sistem itu digunakan untuk membantu pengambilan keputusan dalam situasi yang semiterstruktur dan situasi tidak terstruktur. Definisi Sistem Pendukung Keputusan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) adalah sistem berbasis komputer interaktif. yang membantu para pengambil keputusan untuk menggunakan data dan berbagai model untuk memecahkan masalah-masalah tidak terstruktur (Turban dkk. Menurut Kusrini (2007) mendefinisikan sistem pendukung keputusan merupakan sistem informasi interaktif yang menyediakan informasi. Dari beberapa definisi diatas dapat dikatakan bahwa sistem pendukung keputusan adalah suatu sistem informasi spesifik yang ditujukan untuk membantu dalam pengambilan keputusan berkaitan dengan persoalan yang bersifat semiterstruktur.

g. beberapa kali atau berulang (dalam interval yang sama). f. c. Karakteristik dan Kapabilitas Sistem Pendukung Keputusan Sistem pendukung keputusan dirancang secara khusus untuk mendukung seseorang yang harus mengambil keputusan-keputusan tertentu. Dukungan diberbagai proses dan gaya pengambilan keputusan. Keputusan dapat dibuat satu kali. Dibawah ini merupakan karakteristik dan kapabilitas sistem pendukung keputusan (Turban. Dukungan untuk pengambilan keputusan. dengan menyertakan penilaian manusia dan informasi terkomputerisasi. dan implementasi.5 2. dkk. desain. pilihan. Dukungan untuk keputusan independen dan atau sekuensial. Pengambilan keputusan seharusnya reaktif. dapat menghadapi perubahan kondisi secara cepat dan dapat mengadaptasikan Decision Support System (DSS) untuk memenuhi perubahan tersebut. . e. Dukungan di semua fase proses pengambilan keputusan: intelegensi. terutama pada situasi semiterstruktur dan tak terstruktur. dari eksekutif puncak sampai manajer lini. b. 2005) : a. d. Dukungan untuk semua level manajerial. Masalah yang kurang terstruktur sering memerlukan keterlibatan individu dari departemen dan tingkat organisasi yang berbeda atau bahkan dari organisasi lain. Adaptivitas sepanjang waktu. Dukungan untuk individu dan kelompok.

j. l. i. timeliness. 3. yaitu subsistem manajemen data. Sistem yang lebih besar dapat dibangun dengan bantuan ahli sistem informasi. Biasanya model-model digunakan untuk menganalisis situasi pengambilan keputusan. Komponen Sistem Pendukung Keputusan Menurut Hermawan (2005) Sistem Pendukung Keputusan terdiri atas tiga komponen penting. . Pengguna merasa seperti di rumah. Kontrol penuh oleh pengambil keputusan terhadap semua langkah proses pengambilan keputusan dalam memecahkan suatu masalah. Ramah-pengguna. Peningkatan terhadap keefektifan pengambilan keputusan (akurasi. kapabilitas grafis yang sangat kuat dan antarmuka manusia-mesin interaktif dengan satu bahasa alami dapat sangat meningkatkan keefektifan DSS. kualitas) ketimbang pada efisiensinya (biaya pengambilan keputusan).6 h. subsistem manajemen model dan antarmuka pengguna. k. Perangkat lunak On-Line Analitycal Processing (OLAP) dalam kaitannya dengan data warehouse membolehkan pengguna untuk membangun DSS yang cukup besar dan kompleks. Pengguna akhir dapat mengembangkan dan memodifikasi sendiri sistem sederhana.

.1. Skematik Sistem Pendukung Keputusan Subsistem sistem pendukung keputusan pada Gambar 2. ilmu manajemen.7 Berikut adalah gambaran tiga komponen utama dalam sistem pendukung keputusan (Hermawan. Subsistem ini dapat di interkoneksikan dengan data warehouse perusahaan yang relevan untuk pengambilan keputusan. Subsistem manajemen data berisi data yang relevan untuk suatu situasi dan dikelola oleh Database Management System (DBMS). statistik.1 dijelaskan sebagai berikut: a. 2005) : Gambar 2. atau model kuantitatif lainnya yang memberikan kemampuan analitik yang tepat. Subsistem manajemen model merupakan paket perangkat lunak yang menyimpan model keuangan. Perangkat lunak ini sering disebut Model Based Management System (MBMS) dan tepat di implementasikan pada sistem pengembangan web untuk berjalan pada server aplikasi. b.

g. Dukungan kualitas. Memberikan dukungan atas pertimbangan manajer dan bukannya dimaksudkan untuk mengganti fungsi manajer. Komputer memungkinkan para pengambil keputusan untuk melakukan banyak komputasi secara cepat dengan biaya rendah. Peningkatan produktifitas. Membantu manajer dalam pengambilan keputusan atas masalah semiterstruktur. d. 4. Berdaya saing. tujuan sistem pendukung keputusan adalah: a. Tujuan Sistem Pendukung Keputusan Menurut Kusrini (2007). Komputer bisa meningkatkan kualitas keputusan yang dibuat. b. f. h. Membangun satu kelompok pengambil keputusan. . Kecepatan komputasi. c. Web browser menjadi salah satu antarmuka yang menampilkan dalam bentuk grafis dan interaktif dengan pengguna. Meningkatkan efektivitas keputusan yang diambil lebih dari perbaikan efisiensinya. Mengatasi keterbatasan kognitif dalam pemrosesan dan penyimpanan. terutama para pakar bisa sangat mahal.8 c. Subsistem antarmuka pengguna merupakan dukungan komunikasi antara sistem dengan pengguna. e. Pendukung terkomputerisasi bisa mengurangi ukuran kelompok dan memungkinkan para anggotanya untuk berada di berbagai lokasi yang berbeda-beda (menghemat biaya perjalanan).

semakin kecil gap yang dihasilkan maka bobot nilainya semakin besar (Handojo. bukannya tingkat minimal yang harus dipenuhi atau dilewati. akan ditentukan bobot nilai masing-masing aspek dengan menggunakan bobot nilai yang telah ditentukan bagi masing-masing aspek itu sendiri.2007) : 1. Adapun inputan dari proses pembobotan ini adalah selisih dari profil karyawan dan profil jabatan. Dalam proses profile matching secara garis besar merupakan proses membandingkan antara nilai data aktual dari suatu profile yang akan dinilai dengan nilai profil yang diharapkan. Berikut adalah beberapa tahapan dan perumusan perhitungan dengan metode profile matching (Kusrini. Pembobotan Pada tahap ini. .9 B. sehingga dapat diketahui perbedaan kompetensinya (disebut juga gap). Metode Profile Matching Menurut Kusrini (2007) metode profile matching atau pencocokan profil adalah metode yang sering digunakan sebagai mekanisme dalam pengambilan keputusan dengan mengasumsikan bahwa terdapat tingkat variabel prediktor yang ideal yang harus dipenuhi oleh subyek yang diteliti. 2011).

Core Factor (Faktor Utama) Core factor merupakan aspek (kompetensi) yang paling menonjol/paling dbutuhkan oleh suatu jabatan yang diperkirakan dapat menghasilkan kinerja optimal.5 3 2.5 2 1. a. kemudian tiap kriteria dikelompokan lagi menjadi dua kelompok yaitu core factor dan secondary factor. diberikan bobot nilai sesuai dengan tabel berikut : Tabel 2. .10 Dalam penentuan peringkat pada aspek kapasitas intelektual.5 1 Keterangan Kompetensi sesuai dengan yang dibutuhkan Kompetensi individu kelebihan 1 tingkat / level Kompetensi individu kurang 1 Tingkat/level Kompetensi individu Kelebihan 2 Tingkat/level Kompetensi individu kurang 2 Tingkat/level Kompetensi individu kelebihan 3 Tingkat/level Kompetensi individu kurang 3 Tingkat/level Kompetensi individu kelebihan 4 Tingkat/level Kompetensi individu kurang 4 Tingkat/level 2.1 Bobot Nilai Gap No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Selisih Gap 0 1 -1 2 -2 3 -3 4 -4 Bobot Nilai 5 4. sikap kerja dan perilaku untuk jabatan yang sama pada setiap gap.5 4 3. Pengelompokan Core dan Secondary Factor Setelah menentukan bobot nilai gap kriteria yang dibutuhkan.

Secondary factor (Faktor Pendukung) Secondary factor adalah item-item selain aspek yang ada pada core factor. ∑ ∑ ∑ ∑ . Untuk menghitung secondary factor digunakan rumus : NSI = Keterangan : NSI = Nilai rata-rata secondary factor aspek kapasitas intelektual NS = Jumlah total nilai secondary factor aspek kapasitas intelektual IS = Jumlah item secondary factor Rumus diatas adalah rumus untuk menghitung core factor dan secondary factor dari aspek kapasitas intelektual.11 Untuk menghitung core factor digunakan rumus : NCI = Keterangan : NCI = Nilai rata-rata core factor aspek kapasitas intelektual NC = Jumlah total nilai core factor aspek kapasitas intelektual IC = Jumlah item core factor b. Rumus diatas juga digunakan untuk menghitung core factor dan secondary factor dari aspek sikap kerja dan perilaku.

Penentuan mengacu rangking pada hasil perhitungan yang ditujukan pada rumus dibawah ini : Rangking = 20% NKI + 30% NSK + 50% NP Keterangan : NKI NSK NP = Nilai Kapasitas Intelektual = Nilai Sikap Kerja = Nilai Perilaku . Perhitungan Nilai Total Dari perhitungan core factor dan secondary factor dari tiap-tiap aspek. digunakan rumus : N = (X) % NCI +(X) % NSI Keterangan : N NCI NSI = Nilai Total Tiap Aspek = Nilai Core Factor = Nilai Secondary Factor (X)% = Nilai Persentase 4. Untuk menghitung nila total dari masing. Perangkingan Hasil akhir dari proses profile matching adalah rangking dari kandidat yang diajukan untuk mengisi suatu jabatan/posisi tertentu.12 3.masing aspek. kemudian dihitung nilai total dari tiap-tiap aspek yang diperkirakan berpengaruh pada kinerja tiap-tiap profile.

dengan judul Penerapan Gap Analysis Pada Pengembangan Sistem Pendukung Keputusan Penilaian Kinerja Karyawan (Studi Kasus PT. XYZ). Kelayakan menerima kredit ini merupakan evaluasi terhadap nasabah secara keseluruhan. 4. D. Kelayakan menerima kredit ini pada dasarnya merupakan suatu proses mengestimasi dan menentukan nilai kelayakan seorang nasabah menerima kredit. Kelayakan Penerimaan Kredit Menurut Mangkepe (2004) kelayakan penerimaan kredit seorang nasabah mutlak harus dilakukan untuk mengetahui kemampuan seorang nasabah dalam memenuhi kewajibannya membayar tagihan apabila permohonan kredit nasabah tersebut disetujui. Dalam penelitian ini penerapan Metode gap digunakan di bidang pengelolaan jenjang karir karyawan .13 C. 2.dkk (2011). Kelayakan menerima kredit ini menentukan kebijakan selanjutnya. 3. Kelayakan menerima kredit ini membandingkan realita nyata dengan standar yang ada pada perusahaan. Kelayakan menerima kredit ini dilakukan oleh manajer. Penelitian Terkait Penelitian sebelumnya sudah dilakukan Muchsam. Pada dasarnya penilaian kelayakan menerima kredit itu terbagi beberapa definisi sebagai berikut : 1.

. Sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pembiayaan tetap terjaga dari pembiayaan yang bermasalah serta resiko kerugian maka dirancang sebuah aplikasi sistem pendukung keputusan (SPK) menggunakan metode AHP yang mampu memberikan keputusan kelayakan kredit kepada calon nasabah. maka penulis akan melakukan sebuah penelitian berbeda yaitu menentukan kelayakan pemberian kredit sepeda motor dengan menggunakan metode profile matching. Penggunaan metode ini diupayakan dapat memberikan hasil terbaik dalam penentuan kelayakan pemberian kredit dengan membandingkan nilai nasabah dari setiap kriteria-kriteria penilaian calon nasabah dengan nilai yang harus dicapai sesuai ketetapan pihak perusahaan.14 agar dapat mempermudah dan mempercepat proses penilaian terhadap karyawan bagi penentuan pengembangan karir. Dan dari hasil uji program tersebut menunjukkan bahwa sistem pendukung keputusan ini sudah dapat menentukan kelayakan kredit nasabah dengan baik. Saputra (2009) dalam penelitiannya tentang Sistem Pendukung Keputusan Kelayakan Pemberian Kredit Nasabah Dengan Metode AHP (Analytical Hierarchy Process) Di PT BPRS Bumi Rinjani Batu. Berdasarkan penelitian-penelitian yang telah dilakukan sebelumnya.

Metode Penelitian Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimen. Objek Penelitian Objek penelitian adalah sesuatu yang akan menjadi pusat penelitian. 2. maupun random (rambang). 3. penelitian eksperimen bertujuan untuk menyelidiki hubungan sebab akibat (cause and effect relationship). 2008) : 1. Hasilnya dibandingkan dengan satu atau lebih kelompok kontrol yang tidak dikenai perlakuan. baik dengan menetapkan kontrol. Variabel-veniabel penelitian dan kondisi eksperimental diatur secara tertib ketat (rigorous management). 15 . B. memanipulasi langsung. dengan cara mengekspos satu atau lebih kelompok eksperimental dan satu atau lebih kondisi eksperimen. Adanya kelompok kontrol sebagai data dasar (base line) untuk dibandingkan dengan kelompok eksperimental. untuk memaksimalkan variansi variabel yang berkaitan dengan hipotesis penelitian. Menurut Ardhana (2008). Penelitian ini memusatkan diri pada pengontrolan variansi.BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Objek penelitian dalam hal ini adalah penentuan kelayakan pemberian kredit sepeda motor yang dilakukan di PT Suzuki Finance. Karakteristik penelitian eksperimen yaitu sebagai berikut (Ardhana.

meminimalkan variansi variabel pengganggu yang mungkin mempengaruhi hasil eksperimen. Wawancara dapat berupa wawancara personal. 6. Syarat-syarat pengajuan kredit. Semua variabel penting diusahakan konstan. C. Teknik Pengumpulan Data Teknik yang dilakukan penulis dalam penelitian yaitu : 1. wawancara intersep dan wawancara telepon.16 4. Wawancara (Interview) Menurut Jogiyanto (2007) wawancara adalah komunikasi dua arah untuk mendapatkan data dari responden. . Validitas eksternalnya (external validity) berkaitan dengan bagaimana kerepresentatifan penemuan penelitian dan berkaitan pula dengan penggeneralisasian pada kondisi yang sama. Adapun bahan yang diwawancarai dengan pihak terkait khususnya bagian Credit Analyst adalah sebagai berikut : a. kecuali variabel perlakuan yang secara sengaja dimanipulasikan atau dibiarkan bervariasi. 5. Validitas internal (internal validity) mutlak diperlukan pada rancangan penelitian eksperimental. Kriteria-kriteria yang diperlukan sebagai penilaian nasabah. b. Wawancara dilakukan dengan pihakpihak terkait dalam perusahaan. untuk mengetahui apakah manipulasi eksperimental yang dilakukan pada saat studi ini memang benar-benar menimbulkan perbedaan. 7. tetapi tidak menjadi tujuan penelitian.

. 2. D. aturan–aturan penulisan dan software yang akan digunakan untuk melakukan penelitian ini. jurnal. Tahapan Penelitian Dalam melakukan penelitian ini. 2. jurnal atau skripsi yang terkait. Kepustakaan (Literatur) Studi literatur adalah bagian penting dari setiap proyek penelitian yang baik. karya ilmiah. d. paper. 2010). proyek dapat berakhir sia-sia dengan mereplikasi penelitian sebelumnya (Miller dkk.17 c. Bobot dalam setiap kriteria. Peneliti melakukan pencarian data atau keterangan dari berbagai referensi buku. Identifikasi masalah Identifikasi masalah dilakukan untuk menentukan variabel dan semesta pembicaraan yang diperlukan untuk mengetahui dan merumuskan masalah yang terjadi pada suatu obyek penelitian. Sumber literatur berupa buku teks. Pegambilan keputusan bagi nasabah yang layak menerima kredit. dan jika tidak dilakukan dengan benar. e. Persiapan penelitian Pada tahap ini penulis menyiapkan kebutuhan penelitian dengan mempelajari literatur yang berkaitan dengan metode profile matching. dan situs-situs penunjang lainnya. langkah-langkah yang dilakukan peneliti adalah sebagai berikut : 1. Proses pemberian nilai nasabah dalam setiap kriteria.

Implementasi sistem Mengimplementasikan sistem kedalam bahasa program berdasarkan rancangan yang telah dibuat sebelumnya sesuai dengan kebutuhan pihak yang terkait. Laporan Hasil dari seluruh tahapan yang dilakukan oleh sistem kemudian disusun dalam bentuk laporan. 6. 5. diagram alir data (DAD) dan kamus data dari sistem yang akan dibuat. . Pengujian sistem Melakukan pengujian terhadap sistem yang telah dibuat untuk mengetahui kekurangan serta kelebihan dari sistem tersebut. 7. Analisis sistem Tahapan ini diperlukan untuk mengetahui permasalahan dan kebutuhan yang diperlukan dalam pembangunan sistem sebagai dasar pembangunan sistem pendukung keputusan penentuan pemberian kredit. Pengumpulan data Melakukan pengamatan secara langsung dan melakukan wawancara kepada pihak terkait untuk mengetahui informasi yang dibutuhkan secara akurat. 4. diagram konteks. 8. serta mengetahui bagaimana proses sistem terkait dengan pengelolaan data penentuan kelayakan pemberian kredit.18 3. Desain sistem Merancang tampilan interface.

Kegiatan Mei 1 1 2 3 4 5 6 7 8 Persiapan Penelitian Identifikasi Masalah Pengumpulan Data Analisis Sistem Desain Sistem Implentasi Sistem Pengujian Sistem Laporan 2 3 4 Juni 1 2 3 4 Juli 1 2 3 4 . Jadual Penelitian Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei sampai Juli 2012.1 Jadual Penelitian Bulan No. Tabel 3.19 E. Penelitian ini dilaksanakan di perusahaan kredit sepeda motor Kota Gorontalo.

Sejak bulan April 2011 PT. Suzuki Finance. Kota Gorontalo Telpon (0435) 827802 Fax (0435) 827801. Penambahan fasilitas tersebut diharapkan dapat memberikan kemudahan kepada nasabah untuk melakukan pembayaran melalui ATM dengan jaringan tersebut. Rasuna Said Kuningan . Suzuki Finance Indonesia sudah menambahkan fasilitas pembayaran melalui ATM Permata. Gambaran Umum Organisasi 1. Suzuki Finance Indonesia (Suzuki Finance) telah hadir untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat Indonesia dalam memiliki sepeda motor Suzuki. Terbukti dengan Suzuki Finance mendapatkan penghargaan Infobank Multifin. ATM berlogo ALTO atau PRIMA adalah 20 . dimanapun dan kapanpun.Jakarta.318. PT Suzuki Finance Cabang Gorontalo sendiri dibuka pada bulan Oktober 2006 dengan alamat Jl. ATM Bersama.B Jassin no. Sinergi kedua perusahaan multinasional tersebut didukung oleh manajemen yang profesional menjadikan Suzuki Finance Indonesia perusahaan yang dapat dihandalkan dan dibanggakan. H. Saat ini Suzuki Finance telah mempunyai lebih dari 80 kantor cabang yang tersebar di seluruh nusantara dan didukung lebih dari 4000 profesional berpengalaman. KH Agus Salim). HR. Sejarah PT Suzuki Finance Sejak bulan Mei 2005 PT. Konsep pembayaran di setting melalui ATM Permata.B (ex. ATM berlogo ALTO atau PRIMA. Jl. ATM Bersama. Berkantor pusat di kawasan bisnis Jl.BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A.

Bagi yang ingin kredit motor Suzuki. Misi    Memberikan kepercayaan akan kepuasan nasabah. Memenuhi kewajiban kepada para pemegang saham. Dan perusahaan berencana akan melakukan ekspansi untuk bisnis pembiayaan roda empat ini. Menunjang peningkatan volume dan kualitas penjualan untuk kenderaan bermotor roda dua Suzuki. dalam hal kualitas asset. Suzuki Finance adalah pilihan yang tepat dan terbaik. Demi kepuasan nasabah. sumberdaya manusia dan kepuasan nasabah. Total PPD perusahaan sudah berjumlah seekitar 82 unit sejak operasional di bulan Oktober hingga Desember 2011. .  Memberikan kesempatan kepada karyawan/ti untuk mewujudkan keinginan dan karir masing-masing. Visi Menjadi perusahaan pembiayaan dengan kualitas terbaik untuk kenderaan bermotor roda dua merk Suzuki di Indonesia. Suzuki Finance juga sudah memulai bisnis pembiayaan kenderaan roda empat di area Jakarta sebagai kondisi permulaan. di beberapa area lainnya secara bertahap sampai dengan area Sulawesi. Suzuki Finance menyediakan akses Costumer Hotline bagi para nasabah untuk menyampaikan keluhan dan informasi melalui email dan sms.21 konsep Virtual Account.  Menunjang kualitas hidup masyarakat.

A/R COORD Taufik S. Rizaldi Usman Problem Solving Officer Patris Mahanggi Iskandar Monoarfa Moh. Struktur Organisasi PT Suzuki Finance ROH Muhammad Syarifuddin DCSM HEAD Petrus Timang Polapa COORD MARKETING Dudik Yudi Wijaya CREDIT ANALYST Ibrahim Aswad COORD ADM Sri Orlinawaty Polapa COORD ARO Hidayat Mossi COORD PSO REM Rianto Fuad COORD RECOV Yayan Aryanto R. Ali Irmawati Hasan Data Entry Wahyuningsi Rahim Credit Processing Ivonela Husain Finance Staf Andi Nurhasanah Teller Fitri Meysisca Ins & Collateral Astrid Zoraya Lahay Dok Kontrak Admin Srie Yulan Buluati Messenger Deddie Irawan Said A/R Officer Arman Doda Rinto Ibrahim Kisman Pakaya AlvianAhmad Sumantri Abdjul A/R Admin Sri Novitayasa Monoarfa Remedial Officer Patris Mahanggi Iskandar Monoarfa Moh. Yoprin Taidi Noval Imran Teller Silvany Abdjul Gambar 4.22 2. Wonggo Credit Marketing Officer Ilham Nihe Mualim Bidjuni Pandji Bhakti Mooduto Ismanto Abd Rahman Eko Putra Gino Abd Rahman R. Rizaldi Usman Remedial Admin Sierrawaty Hulinggi A/R Officer Iskandar Dalangko Abdul Rahman S.1 Struktur Organisasi PT Suzuki Finance .

Karena terdapat berbagai macam kriteria dan memiliki skala prioritas yang berbeda. proses penentuan kelayakan pemberian kredit sepeda motor masih kurang tepat. Dengan berbagai macam kriteria yang ada. Pihak perusahaan harus berfikir dan benar-benar menyeleksi calon penerima yang layak mendapatkan kredit sesuai kriteria yang ada. Deskripsi Sistem Dari hasil penelitian dan pengamatan yang dilakukan oleh penulis. Dalam penelitian ini ada bobot dan kriteria yang dibutuhkan untuk menentukan siapa yang terseleksi sebagai penerima kredit. maka dibutuhkan suatu metode yang dapat memprosesnya sehingga menghasilkan suatu nilai yang menunjukan alternatif terbaik yang sesuai dengan kriteria yang diberikan. Sistem akan mengelola nilai dari jawaban setiap kriteria yang oleh calon nasabah tersebut.23 B. Proses penyeleksian harus membutuhkan ketelitian dan waktu yang cukup. tidak kebingungan lagi dalam menentukan calon penerima kredit tersebut. Analisis Sistem 1. Dengan demikian maka dibutuhkan sebuah sistem yang dapat membantu pihak perusahaan khususnya bagian Credit Analyst dalam membuat keputusan terhadap calon nasabah penerima kredit sepeda motor secara cepat dan tepat. maka pihak perusahaan. Adapun metode yang dapat dipakai untuk menyelesaikan masalah tersebut salah satunya yaitu dengan menggunakan metode . Sering terjadi kesalahan dalam proses penyeleksian terhadap nasabah-nasabah yang layak untuk mendapatkan kredit sepeda motor. karena data nasabah akan dibandingkan dengan standarisasi pencapaian kelayakan pemberian kredit secara satu persatu.

a. C1 = Purpose : keterangan yang berisi tentang informasi tujuan dari penggunaan unit yang akan dibiayai. kepada siapa yang lebih dominan memakai unit nantinya dan dimana lokasi area cover pemakaiannya didalam penggunaan unit tersebut setiap harinya. 2.24 profile matching. sehingga berdasarkan kriteria-kriteria yang diberikan dapat menghasilkan suatu nilai yang menunjukan alternatif terbaik. . Kriteria-kriteria yang telah ditetapkan oleh pihak perusahaan adalah : 1. Adapun petunjuk yang digunakan sebagai bahan untuk menganalisis kebutuhan sistem diperoleh dengan melakukan wawancara dengan pihak yang kompeten dan yang berpengalaman dalam hal penentuan pemberian kelayakan kredit sepeda motor yaitu bagian Credit Analyst serta melakukan studi literatur dari sumber-sumber yang dapat dipercaya untuk mendapatkan informasi mengenai detail dari sistem pendukung keputusan dan kelayakan pemberian kredit sesuai dengan kriteria yang ada. Analisis Kebutuhan Input Analisis kebutuhan input yaitu data-data nasabah yang sudah memenuhi kelengkapan berkas kemudian dimasukan kedalam sistem untuk diproses pengambilan keputusan berdasarkan kriteria-kriteria yang ditetapkan oleh pihak perusahaan. Analisis Kebutuhan Analisis kebutuhan adalah menganalisis pihak perusahaan untuk menentukan kebutuhan-kebutuhan yang diperlukan oleh sistem tersebut.

karena dalam setiap kriteria memiliki nilai yang berbeda-beda. C9 = Cek Lingkungan : keterangan yang berisi tentang informasi karakter atau reputasi calon nasabah menurut tetangga sekitar. 5. Hasil akhirnya akan ditampilkan oleh program berasal dari nilai setiap kriteria. Analisis kebutuhan Output Data keluaran yang dihasilkan adalah sebuah alternatif yang memiliki nilai tertinggi dibandingkan alternatif nilai yang lain. C8 = Collectibility: keterangan yang berisi tentang informasi jarak tempat pembayaran yang disediakan oleh SFI dengan lokasi nasabah. 3. C5 = Collateral : keterangan yang berisi tentang informasi jaminan atau nama dari pemilik dari kenderaan yang akan di kredit. C4 = Capital : keterangan yang berisi tentang informasi asset : keterangan yang berisi tentang informasi pekerjaan yang sudah dimiliki oleh nasabah. 8. 6. Alternatif yang dimaksud adalah nasabah. C2 = Character : keterangan yang berisi tentang informasi data-data pribadi nasabah dan pasangannya.25 2. . C7 = Continuity : keterangan yang berisi tentang informasi kelancaran nasabah dalam membayar angsuran. C6 = Condition : keterangan yang berisi tentang informasi keadaan perekonomian yang mendukung nasabah dalam pengambilan kredit. b. 9. 7. Hasil keluaran diambil dari urutan alternatif tertinggi ke alternatif terendah. C3 = Capacity nasabah. 4.

Berikut adalah langkah-langkah proses penyelesaian menggunakan metode profil matching : 1. Pemetaan Gap Kompetensi Gap adalah selisih antara profil nasabah dengan profil pencapaian yang ditentukan oleh perusahaan. Rumus untuk pencarian Gap kompetensi: Gap = Profil Nasabah – Profil Pencapaian . Setelah diperoleh profil pencapaian. Analisis Proses Sistem Pada analisis proses sistem penggunaan metode profile matching membutuhkan inputan profil nasabah dan profil pencapaian yang merupakan nilai acuan kelayakan kredit. kemudian dilakukan pemetaan gap kompetensi yang merupakan selisih dari profil nasabah dengan profil pencapaian. Selanjutnya akan dilakukan proses perhitungan nilai total dan rangking nasabah dari urutan tertinggi sampai terendah yang layak untuk menerima kredit sepeda motor.26 3. Pengumpulan gap-gap pada setiap kriteria mempunyai perhitungan yang berbeda-beda. Hasil yang didapat dari pemetaan gap akan dilakukan proses pembobotan nilai gap. Kemudian mengelompokan dan menghitung nilai core factor dan secondary factor.

sekolah dll.27 1) Nilai dari tiap kriteria yang ditetapkan oleh perusahaan dalam penentuan kelayakan pemberian kredit sepeda motor : a) Kriteria Purpose Tabel 4.3 Kriteria Capacity Capacity Karyawan tetap / mempunyai usaha permanen Karyawan honor/ kontrak atau pelajar/ IRT Lainnya Bobot 3 2 1 .2 Kriteria Character Character KTP/KK/Passport/SIM asli dan berlaku Surat keterangan domisili asli dan berlaku Lainnya Bobot 3 2 1 c) Kriteria Capacity Tabel 4.1 Kriteria Purpose Purphose Bobot Untuk kegiatan pemohon / pasangan / anak 3 sehari-hari dalam bekerja. Untuk kegiatan sehari-hari pihak lain Disewakan 2 1 b) Kriteria Character Tabel 4.

anak Bobot 3 Nama anggota keluarga selain pasangan. anak 2 tapi masih dalam satu keluarga Lainnya 1 f) Kriteria Condition Tabel 4. pasangan.6 Kriteria Condition Condition Bobot Tempat usaha tidak rawan banjir dan rawan 3 gusur Tempat usaha dibatasi peraturan pemerintah Tempat usaha berada disekitar tempat tinggal 2 1 .5 Kriteria Collateral Collateral Nama pemohon.28 d) Kriteria Capital Tabel 4.4 Kriteria Capital Capital Bobot Milik Pemohon/keluarga (meskipun masih KPR) 3 dan tidak dalam sengketa Kontrak tapi lama kontrak sama dengan jangka 2 waktu pembiayaan kredit motor (milik perusahaan atau dinas) Lainnya (rumah dalam status sengketa) 1 e) Kriteria Collateral Tabel 4.

.8 Kriteria Colectibility Colectibility ≤ 80 KM > 80 KM tapi uang muka ≥ 5000000 Lainnya Bobot 3 2 1 i) Kriteria Cek Lingkungan Tabel 4.9 Kriteria Cek Lingkungan Cek Lingkungan Sopan.7 Kriteria Continuity Continuity 21 – 55 tahun Bobot 3 18 – 20 tahun atau 56 – 60 tahun / minimal 17 2 tahun tapi sudah menikah Lainnya 1 h) Kriteria Colectibility Tabel 4. kooperatif dan berkelakuan baik Tidak Sopan/ kooperatif/ konsisten Bobot 3 atau 1 bermasalah di lingkungannya 2) Profil Pencapaian Penentuan nilai profil pencapaian akan ditentukan oleh pihak perusahaan dengan range nilai antara 1 sampai 3.29 g) Kriteria Continuity Tabel 4. Dari nilai-nilai tersebut akan dilakukan proses perhitungan gap antara nilai profil nasabah dengan nilai profil pencapaian.

30 Untuk lebih jelasnya berikut adalah nilai pencapaian yang ditetapkan perusahaan di setiap kriteria: Tabel 4.10 Nilai Profil Pencapaian Kriteria Profil Pencapaian Purpose Character Capacity Capital Collateral Condition Continuity Colectibility Cek Lingkungan 3 2 2 2 2 3 2 3 3 Core Factor Secondary Factor Secondary Factor Core Factor Secondary Factor Core Factor Secondary Factor Secondary Factor Core Factor Jenis Perhitungan Gap Kompetensi Tabel 4.11 Perhitungan Gap Kompetensi Alternatif Kriteria C1 A1 A2 A3 Nilai pencapaian A1 A2 A3 3 3 1 3 0 0 -2 C2 1 3 1 2 -1 1 -1 C3 1 2 2 2 -1 0 0 C4 2 1 3 2 0 -1 1 C5 3 2 1 2 1 0 -1 C6 2 1 2 3 -1 -2 -1 C7 2 3 1 2 0 1 -1 C8 3 2 3 3 0 -1 0 C9 1 3 3 3 -2 0 0 Gap Nilai .

5 4 C3 4 5 5 C4 5 4 4.5 1 Kompetensi sesuai dengan yang dibutuhkan Kompetensi individu kelebihan 1 tingkat / level Kompetensi individu kurang 1 Tingkat/level Kompetensi individu Kelebihan 2 Tingkat/level Kompetensi individu kurang 2 Tingkat/level Kompetensi individu kelebihan 3 Tingkat/level Kompetensi individu kurang 3 Tingkat/level Kompetensi individu kelebihan 4 Tingkat/level Kompetensi individu kurang 4 Tingkat/level Keterangan Dengan demikian bobot nilai dari tiap nasabah adalah sebagai berikut : Tabel 4. setiap profil nasabah diberi bobot nilai dengan patokan tabel bobot nilai gap Seperti berikut: Tabel 4.5 4 C8 5 4 5 C9 3 5 5 .12 Bobot Nilai Gap No Selisih Gap 1 2 3 4 5 6 7 8 9 0 1 -1 2 -2 3 -3 4 -4 Bobot Nilai 5 4.5 5 4 C6 4 3 4 C7 5 4.5 4 3.5 2 1.5 C5 4.5 3 2.13 Pembobotan Nilai Gap Alternatif Kriteria C1 A1 A2 A3 5 5 3 C2 4 4.31 2. Pembobotan Setelah diperoleh gap pada masing-masing nasabah.

capital. . Kriteria yang menjadi prioritas utama adalah kriteria caracter. Perhitungan dan Pengelompokan Core Factor dan Secondary Factor. condition of economy. purphose dan selain itu merupakan kriteria pendukung untuk dapat menerima kredit. Perhitungan core factor ditunjukkan menggunakan rumus: ∑NC NCF = ∑IC Keterangan : NCF NC IC : Nilai rata-rata core factor : Jumlah total nilai core factor : Jumlah item core factor Perhitungan secondary factor ditunjukkan menggunakan rumus: ∑NS NSF = ∑IS Keterangan : NSF NS IS : Nilai rata-rata secondary factor : Jumlah total nilai secondary factor : Jumlah item secondary factor Dalam perusahaan PT Suzuki Finance ini terdapat jenis kriteria yang menjadi prioritas utama dalam penentuan pemberian kelayakan sepeda motor.32 3.

5 4.5 4 4.C5.6 CF SF = 4.5 4 4 5 4. Contoh perhitungan bisa dilihat pada rumus berikut : (x)% NCF + (x)% NSF = N Keterangan : NCF : Nilai rata-rata core factor NSF : Nilai rata-rata secondary factor N : Nilai Total dari aspek.25 4.5 4 5 3 4 4.C4.C8) Alternatif Kriteria C1 C2 A1 A2 A3 5 5 3 4 C3 C4 4 5 4 C5 C6 C7 5 C8 5 C9 3 5 5 4.5 = 4.C6. selanjutnya dihitung nilai total berdasarkan persentase dari core dan secondary yang diperkirakan berpengaruh terhadap kinerja tiap-tiap profil.25 4.33 Contoh perhitungan nilai Core Factor dan Secondary factor 5+5+4+3 NCF = 4 4 + 4 + 4.C7.4 4.aspek penilaian (x)% : Nilai Persen yang diinputkan .C9) Dan Secondary Faktor (C2.25 4.125 4.5 5 4 5 4.5 + 5 + 5 NSF = 5 Tabel 4.C3. Perhitungan Nilai Total Berdasarkan hasil perhitungan setiap kriteria diatas.14 Pengelompokan Bobot Nilai Gap Core Factor (C1.

325 4.4 NILAI TOTAL 4.32 4.5 4.975 2. Struktur Basis Data.25 4.355 4. Diagram Alir Data. Antarmuka Sistem. Selain itu terdapat metode pendukung keputusan yang diterapkan dalam aplikasi ini untuk menyelesaikan permasalahan penentuan kelayakan pemberian kredit sepeda motor.34 Perhitungan nilai total : N = (70% x 4. Perangkingan Dari hasil perhitungan nilai total diatas.355 4. Tabel 4.325 4.35 1.5) Tabel 4.38 1.16 Perangkingan Alternatif Core Factor Secondary Factor NILAI TOTAL A2 A1 A3 2. Relasi Tabel. Proses perancangan sistem meliputi Flowchart Sistem.1475 5.125 Secondary Factor 4.8875 1. .25) + (30% x 4. Perancangan Sistem Perancangan sistem dilakukan sebelum membuat program aplikasi.25 4. maka selanjutnya nilai dari setiap alternatif di urutkan dari yang terbesar sampai dengan yang terkecil.15 Perhitungan Nilai Total Alternatif Core Factor A1 A2 A3 4.975 2.6 4.2075 C. Hal ini bertujuan agar aplikasi berfungsi sesuai dengan yang diharapkan.

2 Flowchart Sistem .35 Berikut ini adalah tahapan dalam perancangan sistem : 1. Flowchart Sistem Mulai Input data nasabah Input data Kriteria tidak Nasabah terakhir? ya Input survey nasabah Pemetaan gap kompetensi Pembobotan nilai gap Perhitungan dan pengelompokan core dan secondary factor Perhitungan nilai total dan perangkingan Laporan Gambar 4.

Data Nasabah .Data Kriteria .Data User 3.36 2. Identifikasi external entity Tabel 4.17 Identifikasi external entity No 1.Data User 2.Nilai Core dan Secondary Factor . Pimpinan Laporan Hasil Seleksi Laporan Hasil Seleksi Output b. Diagram Alir Data Adapun diagram alir data dari sistem pendukung keputusan penentuan kelayakan penerima kredit adalah sebagai berikut : a.Data Survey . Diagram Konteks SPK Admin Data Nasabah Data Survey Nasabah Data User Penentuan Kelayakan Pemberian Kredit Data Kriteria Nilai Core dan Secondary Factor Data User Credit Analyst Laporan Hasil Seleksi Laporan Hasil Seleksi Pimpinan Gambar 4. Credit Analyst . External Entity Admin Input .3 Diagram Konteks .

0 SPK Bobot Hasil 5.4 Diagram Level 0 .0 Input Kriteria Data Kriteria CoreSecon Secondary Nilai Core dan Secondary Admin Nasabah 3.37 c.0 User Data User Login User Edit Akun Credit Analyst Credit Analyst Kriteria 2. Diagram Level 0 Edit Akun Admin 1.0 Laporan Hasil Seleksi Laporan Laporan Hasil Seleksi Pimpinan Gambar 4.0 Input Nasabah Data Nasabah Survey Secondary Nilai Survey Nasabah 4.

Relasi Tabel Kriteria PK Kode_Kriteria Nama_Kriteria Nilai Jenis Nasabah PK Survey FK FK No_Formulir Kode_Kriteria Nilai No_Formulir Nama Jenis_Kelamin Tggl_Lhr Status Kartu_Id No_Id Alamat Lokasi No_Telp Pekerjaan Penghasilan Uang_Muka FK FK Hasil No_Formulir Kode_Kriteria rangking Bobot FK FK No_Formulir Kode_Kriteria Nilai_Gap Coreseco FK No_Formulir Cf SF Gambar 4.18 Struktur Tabel Nasabah No 1 2 3 Nama No_Formulir Nama Jenis_Kelamin Tipe Text(5) Text(50) Text(15) Keterangan No Nasabah Nama Jenis kelamin .5 Diagram Relasi Tabel 4.38 3. Struktur Basis Data Perancangan atau struktur tabel basis data dari aplikasi sistem pendukung keputusan penentuan kelayakan pemberian kredit sepeda motor adalah sebagai berikut : Tabel 4.

21 Struktur Tabel Bobot No 1 2 3 Nama No_Formulir Kode_Kriteria Nilai Tipe text(5) text(3) Double Keterangan No Nasabah Kode Kriteria Nilai Bobot .20 Struktur Tabel Survey No 1 2 3 Nama No_Formulir Kode_Kriteria Nilai Tipe text(5) text(3) Double Keterangan No Formulir Kode Kriteria Nilai Tabel 4.19 Struktur Tabel Kriteria No 1 3 4 5 Nama Kode_Kriteria Nama_Kriteria Nilai Jenis Tipe text(3) text(20) int(1) text(2) Keterangan Kode Kriteria Nama Kriteria Profil Pencapaian Jenis Tabel 4.39 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 Tggal_Lhr Status Kartu_Id No_Id Alamat Lokasi No_Telp Pekerjaan Penghasilan Uang_Muka Date Text(15) Text(20) Text(20) Text(50) Text(25) Text(12) Text(20) Int(12) Int(12) Tanggal lahir Status perkawinan Kartu identitas No identitas Alamat Kota/Kabupaten No Telp/Handphone Pekerjaan Penghasilan Uang Muka Tabel 4.

40 Tabel 4.23 Struktur Tabel Coreseco No 1 2 3 Nama No_Formulir Cf Sf Tipe Text(5) Double Double Keterangan No Nasabah Core Factor Secondary Factor Tabel 4.22 Struktur Tabel Hasil No 1 2 Nama No_Formulir Rangking Tipe Text(5) Double Keterangan No Nasabah Rangking Tabel 4.24 Struktur Tabel User No 1 2 3 Nama Jabatan Username Password Tipe Text(15) Text(25) Text(25) Keterangan Jabatan User Username Password .

318 B eks Jl Agus Salim Kota Gorontalo x LOGO Formulir Nasabah Survey Nasabah Edit Akun Logout Gambar 4. Rancangan antarmuka yang dibuat antara lain : a. Rancangan Menu Utama Admin SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN KELAYAKAN PEMBERIAN KREDIT Jl.B Jassin No. Antarmuka Sistem Dalam menjalankan sistem ini dibutuhkan perancangan antarmuka sesuai dengan kebutuhan input-output sistem.41 5. Rancangan Menu Login PT SUZUKI FINANCE LOGO KREDIT RESMI MOTOR SUZUKI LOGIN Jabatan Username Password Login Cancel Admin Credit Analyst Gambar 4. H.7 Rancangan Menu Utama Admin .6 Rancangan Menu Login b.

H. 318 B eks Jl Agus Salim Kota Gorontalo x LOGO Survey Nasabah Formulir Nasabah No Nasabah Nama Kode Kriteria Nama Kriteria Survey Nasabah Survey Nasabah Kartu Identitas Tanggal Lahir Nilai OK Edit Akun Pekerjaan Penghasilan Logout Alamat Gambar 4. H. 318 B eks Jl Agus Salim Kota Gorontalo x LOGO Formulir Pendaftaran Nasabah No Nasabah cari Alamat Formulir Nasabah Nama Jenis Kelamin Laki-Laki Perempuan Kota/Kabupaten No Telp/Handphone Kawin Janda Kartu Identitas Belum Kawin Duda Pekerjaan Penghasilan Uang Muka Survey Nasabah Tanggal Lahir Status Perkawinan Edit Akun Logout No Identitas Simpan Batal Hapus Gambar 4. Rancangan Menu Survey Nasabah SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN KELAYAKAN PEMBERIAN KREDIT Jl.8 Rancangan Menu Formulir Pendaftaran Nasabah d.9 Rancangan Menu Survey Nasabah .B Jassin No.42 c.B Jassin No. Rancangan Menu Formulir Pendaftaran Nasabah SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN KELAYAKAN PEMBERIAN KREDIT Jl.

10 Rancangan Menu Utama Pengambil Keputusan f. 318 B eks Jl Agus Salim Kota Gorontalo x LOGO Data Kriteria Data Kriteria Kode Kriteria SPK Nama Kriteria Profil Pencapaian Laporan Jenis Edit Akun Simpan Batal Hapus Logout Gambar 4. H. Rancangan Menu Utama Pengambil Keputusan SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN KELAYAKAN PEMBERIAN KREDIT Jl. Rancangan Menu Data Kriteria SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN KELAYAKAN PEMBERIAN KREDIT Jl.11 Rancangan Menu Data Kriteria .43 e. 318 B eks Jl Agus Salim Kota Gorontalo x LOGO Data Kriteria SPK Laporan Edit Akun Logout Gambar 4.B Jassin No.B Jassin No. H.

13 Rancangan Laporan . Rancangan Laporan SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN KELAYAKAN PEMBERIAN KREDIT Jl. 318 B eks Jl Agus Salim Kota Gorontalo LOGO LAPORAN HASIL SELEKSI Rangking Nama Alamat Nilai Gorontalo.B Jassin No.44 g. 318 B eks Jl Agus Salim Kota Gorontalo x LOGO Proses Seleksi Nasabah Data Kriteria Core Factor Analisa Dengan Metode Profile Maching Secondary Factor SPK Laporan Edit Akun Logout Gambar 4. Rancangan Menu Sistem Pendukung Keputusan SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN KELAYAKAN PEMBERIAN KREDIT Jl. Tanggal-Bulan-Tahun Credit Analyst (Nama Jelas) Gambar 4. H.B Jassin No. H.12 Rancangan Menu Sistem Pendukung Keputusan h.

Tampilan Form Login Dalam kasus ini hanya pegawai yang bertugas sebagai admin dan pengambil keputusan yang dapat mengakses sistem ini.14 Rancangan Edit Akun D. Pengguna harus mengisikan username dan password dengan benar agar dapat menggunakan sistem pendukung keputusan penentuan kelayakan pemberian kredit sepeda motor.45 i. Adapun tampilan dari sistem pendukung keputusan penentuan kelayakan pemberian kredit sepeda motor adalah sebagai berikut: 1. Implementasi Sistem Implementasi sistem merupakan seluruh pemodelan proses dan antarmuka yang dituangkan dalam suatu bahasa pemogramaman untuk mengetahui apakah sistem berjalan sesuai dengan kebutuhan. . Rancangan Edit Akun PT SUZUKI FINANCE LOGO KREDIT RESMI MOTOR SUZUKI LOGIN Jabatan Username Password Simpan Hapus Batal Admin Credit Analyst Gambar 4. Untuk itu dibuatkan sebuah form login yang dapat membatasi pengguna sistem.

Gambar 4.16 Implementasi Menu Utama Admin .15 Implementasi Menu Login 2. Implementasi Menu Utama Admin Menu utama admin terdiri dari beberapa pilihan menu diantaranya yaitu menu formulir nasabah.46 Berikut adalah tampilan menu login: Gambar 4. menu survey nasabah. menu edit akun dan menu logout.

Gambar 4.17 Implementasi Menu Formulir Pendaftaran Nasabah 4. Implementasi Menu Survey Nasabah Menu survey nasabah bertujuan untuk memasukan nilai survey seorang nasabah berdasarkan kriteria-kriteria yang ditentukan oleh perusahaan.18 Implementasi Menu Survey Nasabah . mengubah atau menghapus data nasabah.47 3. Implementasi Menu Formulir Nasabah Menu formulir nasabah bertujuan untuk menambah. Gambar 4.

Implementasi Menu Utama Pengambil Keputusan Menu utama pengambil keputusan berisi menu data kriteria.20 Implementasi Menu Data Kriteria . Implementasi Menu Data Kriteria Menu data kriteria bertujuan untuk menambah. menu edit akun dan logout. menu sistem pendukung keputusan.48 5. mengubah ataupun menghapus data-data kriteria sesuai kebutuhan pengguna sistem.19 Implementasi Menu Utama Pengambil Keputusan 6. menu laporan. Gambar 4. Gambar 4.

21 Implementasi Menu Sistem Pendukung Keputusan 8.22 Implementasi Menu Laporan . Gambar 4. Gambar 4. Implementasi Menu Laporan Menu laporan adalah menu yang digunakan utnuk menampilkan hasil dari seleksi nasabah yang dapat dicetak untuk keperluan tertentu. Implementasi Menu Sistem Pendukung Keputusan Menu sistem pendukung keputusan berfungsi untuk melakukan proses seleksi terhadap calon nasabah yang mengajukan kredit motor menggunakan metode profil matching sehingga didapatkan nilai dari masing-masing calon nasabah.49 7.

. Pengujian Sistem Pengujian adalah proses eksekusi suatu program untuk menemukan kesalahan yang terjadi pada program tersebut. mengubah dan menghapus pengguna sistem. Implementasi Menu Edit Akun Menu edit akun adalah menu yang digunakan utnuk menampilkan menambah.23 Implementasi Menu Laporan E. Gambar 4. Untuk proses pengujian digunakan jenis pengujian blackbox dengan diambil pada form data kriteria.50 9.

51 Berikut adalah proses pengujian sistem menggunakan metode pengujian blackbox. Hal ini dikarenakan penentuan kelayakan pemberian kredit belum sesuai dengan standarisasi yang ditentukan oleh perusahaan.25 Hasil Pengujian Blackbox Input/Event Proses Output Hasil Pengujian Tekan tombol simpan Jika data kriteria belum ada maka Data akan dilakukan proses simpan dan akan kriteria Sesuai disimpan jika sudah ada maka data akan atau dirubah dirubah Tekan tombol batal Melaksanakan proses pembatalan Data yang akan Sesuai dimasukan dibatalkan Tekan tombol hapus Tekan tombol keluar Melakukan proses penghapus Data dihapus kriteria Sesuai Menutup form data criteria Form data Sesuai kriteria ditutup F. Proses penentuan kelayakan pemberian kredit masih dilakukan secara manual yaitu bagian Credit Marketing Officer (CMO) menerima data nasabah . Tabel 4. Hasil Pembahasan Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan proses penentuan kelayakan pemberian kredit sepeda motor masih kurang tepat. Sering terjadi kesalahan dalam penyeleksian terhadap nasabah-nasabah yang layak untuk mendapatkan kredit sepeda motor.

Setelah didapatkan hasil gap kemudian dilakukan proses pembobotan dengan melihat pada tabel bobot nilai gap. Selanjutnya hasil penilaian nasabah akan diberikan kepada bagian Credit Analyst (CA) untuk dilakukan proses penyeleksian terhadap nasabah yang layak untuk menerima kredit. Tetapi terkadang sering terjadi kesalahan dalam penyeleksian nasabah dikarenakan data nasabah akan dibandingkan dengan standarisasi pencapaian kelayakan pemberian kredit secara satu persatu dan membutuhkan ketelitian dan waktu yang cukup untuk menghasilkan data yang akurat. dimana pada metode ini. Selanjutnya dilakukan perhitungan dan pengelompokan core factor dan secondary factor. Hasil akhir dari proses profile matching yaitu perangkingan terhadap nasabah dari urutan yang terbesar sampai terkecil. Proses pengelompokan core factor dan secondary factor kemudian dilakukan perhitungan nilai total.52 yang mengajukan kredit. . Proses survey dibutuhkan untuk memberikan nilai terhadap calon nasabah berdasarkan kriteria-kriteria yang telah ditentukan oleh perusahaan. Penerapan metode profile matching dapat membantu untuk menghasilkan data yang lebih akurat. kemudian akan dilakukan survey terhadap calon nasabah. prosesnya diawali dari pemetaan gap kompetensi yaitu nilai profil nasabah akan dibandingkan dengan nilai profil pencapaian yang ditetapkan oleh perusahaan. Setelah melakukan penelitian tersebut maka penulis mengusulkan suatu sistem pendukung keputusan dengan menerapkan metode Profile Matching yang dapat membantu dalam penentuan kelayakan pemberian kredit sepeda motor.

Proses penentuan kelayakan pemberian kredit dinilai berdasarkan kriteria-kriteria yang telah ditetapkan oleh perusahaan yaitu : C1 = Purpose C2 = Character C3 = Capacity C4 = Capital C5 = Collateral Berdasarkan kriteria tersebut. maka dilakukan penentuan kelayakan kredit kemudian akan diproses menggunakan metode profil matching dan menghasilkan data nasabah yang diurutkan dari nilai tertinggi sampai terendah.24 Laporan Hasil Akhir . Seperti dilihat pada gambar 4.24 : C6 = Condition C7 = Continuity C8 = Collectibility C9 = Cek Lingkungan Gambar 4.53 Dengan menerapkan metode profile matching dalam penentuan kelayakan pemberian kredit sepeda motor hasilnya lebih akurat serta tidak membutuhkan waktu yang lama.

2. Saran Berikut ini adalah saran untuk mengembangan sistem lebih lanjut: 1. 3. Perlu dibuatkan aplikasi tambahan yang berfungsi sebagai media penginput data. Masalah yang terjadi diperusahaan ini dikarenakan jumlah pengajuan kredit yang semakin bertambah sehingga menyebabkan pihak perusahaan mengalami kesulitan dalam pengelolaan data nasabah yang mengakibatkan terjadi kesalahan dalam penentuan kelayakan pemberian kredit. Dalam penentuan kelayakan pemberian kredit seorang nasabah harus dapat memenuhi kriteria-kriteria yang telah ditetapkan oleh pihak perusahaan. Interaksi antara program dengan pengguna lebih ditingkatkan dengan tujuan untuk menghilangkan kejenuhan selama menggunakan program ini. 54 . B. Dengan adanya sistem pendukung keputusan melalui penerapan metode profile matching maka dapat menghasilkan proses pengambilan keputusan kelayakan pemberian kredit sepeda motor yang sesuai dengan standarisasi yang ditentukan oleh perusahaan secara cepat dan tepat. Diharapkan sistem ini dibuat berbasis web agar dapat diakses melalui internet.BAB V PENUTUP A. 2. dikarenakan data nasabah kredit sepeda motor akan semakin bertambah. Kesimpulan Dari hasil pembahasan maka dapat ditarik kesimpulan : 1.

tersedia : http://fportfolio. Yokyakarta: Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi. J.XYZ). http://ardhana12. P.widyatama.com/2008/02/27/penelitian-eksperimen/. Pembuatan Aplikasi Sistem Pendukung Keputusan Untuk Proses Kenaikan Jabatan dan Perencanaan Karir Pada PT. 2007. G.Yokyakarta. Penelitian Eksperimen. J. 2004. X. Oxford: Blackwell Publishing Ltd. Bandung: Fakultas Teknik Universitas Widyatama.id/index.uii. Yogyakarta: BPFE Kusrini. Membangun Decision Support System.DAFTAR PUSTAKA Ardhana (2008). diakses 18 Juni 2012. Strang. M. Metodologi Penyusunan Bisnis: Salah Kaprah dan Pengalamanpengalaman.petra.wordpress.pdf Diakses tanggal 26 Maret 2012 Miller. (2007).php/Snati/article/view/2179/2005 Diakses tanggal 16 Mei 2012 . P.ac. Sistem Pendukung Keputusan Kredit Mobil PT Astra International TBK Isuzu Division Makassar.ac. (2011). dkk. (2005). Diakses 29 april 2012 Handojo. Tersedia : http://dspace. Hermawan. Muchsam. Penerapan Gap Analysis Pada Pengembangan Sistem Pendukung Keputusan Penilaian Kinerja Karyawan(Studi Kasus PT. Elisa. (2010). penerbit ANDI Jogiyanto. Yogyakarta: ANDI OFFSET.pdf. Seminar Nasional Aplikasi Tekonologi Informasi.id/jspui/bitstream/10364/567/1/0699033. Mengkepe. 2010..Dkk. & Miller. Addiction Research Methods.. Konsep dan Aplikasi Sistem Pendukung Keputusan.ac.id/user_files/00-016/journal%20MSDM. Tersedia : http://journal.

jilid 1. 7th Edition.ac. 2005.ps Diakses tanggal 27 Maret 2012 Turban. and Liang. Efraim Aranson. Decision Support System and System Intelegence. 2009. D Hari. Tim Peng. Jae E.Saputra. Penerbit ANDI . Sistem Pendukung Keputusan Kelayakan Pemberian Kredit Nasabah Dengan Metode AHP (Analytical Hierarchy Process) Di PT BPRS Bumi Rinjani Batu. Malang: Fakultas Sains Dan Teknologi Universitas Islam Negeri.uin- malang. Tersedia :http://lib.id/thesis/fullchapter/04550001-david-hari saputra.

.

Lampiran-2

TEKNIK ANALISA CREDIT ANALYST

Dalam PT Suzuki Finance Indonesia, terdapat penilai nasabah kredit oleh bagian Credit Analyst yang disebut IP + 8C yaitu merupakan kriteria-kriteria yang telah ditetapkan oleh pihak perusahaan adalah sebagai berikut : 1. Purpose : keterangan yang berisi tentang informasi tujuan dari penggunaan unit yang akan dibiayai, kepada siapa yang lebih dominan memakai unit nantinya dan dimana lokasi area cover pemakaiannya didalam penggunaan unit tersebut setiap harinya. 2. Character : keterangan yang berisi tentang informasi data-data pribadi nasabah dan pasangannya. 3. Capacity : keterangan yang berisi tentang informasi pekerjaan nasabah. 4. Capital : keterangan yang berisi tentang informasi asset yang sudah

dimiliki oleh nasabah. 5. Collateral : keterangan yang berisi tentang informasi jaminan atau nama dari pemilik dari kenderaan yang akan di kredit. 6. Condition : keterangan yang berisi tentang informasi keadaan perekonomian yang mendukung nasabah dalam pengambilan kredit. 7. Continuity: keterangan yang berisi tentang informasi kelancaran nasabah dalam membayar angsuran. 8. Collectibility: keterangan yang berisi tentang informasi jarak tempat pembayaran yang disediakan oleh SFI dengan lokasi nasabah.

9. Cek Lingkungan : keterangan yang berisi tentang informasi karakter atau reputasi calon nasabah menurut tetangga sekitar.

Lampiran-3 FOTO KEGIATAN PENELITIAN SKRIPSI Meminta Izin Untuk Melakukan Kegiatan Penelitian di PT Suzuki Finance Pengambilan Data Tentang Gambaran Umum PT Suzuki Finance Wawancara dengan Bagian Credit Analyst Tentang Penyeleksian Nasabah Kredit .

Peserta TOEIC tahun 2008. SDN 35 Kota Utara kota Gorontalo pada Tahun 1996-2002. Lahir di Gorontalo pada tanggal 25 April 1990. Tamat SD tahun 2002 di SDN 35 Kota Utara Kota Gorontalo. 3. anak ketiga dari lima bersaudara oleh pasangan Bapak Abdul Wahab Undjila dan Ibu Asna Tobuto. Peserta kelompok keahlian Teknik Elektro tahun 2007. 2. SLTP tahun 2005 di SLTP Negeri 1 Kota Gorontalo dan SMK tahun 2008 di SMK Negeri 3 Gorontalo. 6. Setelah lulus kemudian melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi yaitu di Universitas Negeri Gorontalo sebagai tempat untuk menimba ilmu.Lampiran-4 CURRICULUM VITAE Hermanto Undjila. SMK Negeri 3 Gorontalo tahun 2005-2008. 4. Adapun Riwayat Pendidikan Penulis secara jelas dapat di rinci sebagai berikut: 1. 5. SLTP Negeri 1 Kota Gorontalo tahun 2002-2005. Peserta Praktik Kerja Industri(Prakerin) tahun 2007. . Pendidikan ditempuh di daerah Gorontalo. khususnya di Jurusan Informatika Program studi Sistem Informasi Fakultas Teknik dan disinilah status saya berubah dari seorang siswa menjadi seorang mahasiswa.

10. Kab. 11. Peserta Kuliah Kerja Sibermas (KKS) Posdaya di Desa Tenilo. Peserta Seminar Nasional Cloud Computing di Universitas Negeri Gorontalo tahun 2012. Boalemo. Peserta Seminar Nasional Pendidikan Teknologi di Universitas Negeri Gorontalo tahun 2010. 9. 8. Provinsi Gorontalo tahun 2011. Peserta Pembinaan Belajar Kampus (PBK) dan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) yang diselenggarakan oleh HMJ.7. SENMA. . Peserta Seminar Nasional Internet Sehat di Universitas Negeri Gorontalo tahun 2012. Kecamatan Tilamuta. dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNG tahun 2008.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->