P. 1
Aspek fisik Perkembangan Anak

Aspek fisik Perkembangan Anak

|Views: 105|Likes:
Published by Gede Juanamasta
Perkembangan anak
Perkembangan anak

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Gede Juanamasta on Jul 11, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as EHTML, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/05/2013

pdf

text

original

BAB I PENDAHULUAN 1.

Latar Belakang Perkembangan yang terjadi pada manusia meliputi segala aspek kehidupan yang mereka jalani baik bersifat fisik maupun non fisik. Perkembangan berarti serangkaian perubahan progresif yang terjadi sebagai akibat dari proses kematangan dan pengalaman. Kesepakatan para ahli menyatakan bahwa yang dimaksud dengan perkembangan itu adalah suatu proses perubahan pada seseorang kearah yang lebih maju dan lebih dewasa, namun mereka berbeda-beda pendapat tentang bagaimana proses perubahan itu terjadi dalam bentuknya yang hakiki. (Ani Cahyadi, Mubin, 2006 : 21-22). Perkembangan ini meliputi seluruh bagian dengan keadaan yang dimiliki oleh organisasi tersebut, baik yang bersifat konkret maupun yang bersifat abstrak. Jadi, arti peristiwa perkembangan itu khususnya perkembangan manusia tidak hanya tertuju pada aspek psikologis saja, tetapi juga aspek biologis. Karena setiap aspek perkembangan individu, baik fisik, emosi, inteligensi maupun sosial, satu sama lain saling mempengaruhi. Terdapat hubungan atau korelasi yang positif diantara aspek tersebut. Apabila seorang dalam pertumbuhan fisiknya mengalami gangguan (sering sakit-sakitan), maka dia akan mengalami kemunduran dalam perkembangan aspek lainnya, seperti kecerdasannya kurang berkembang dan mengalami kelabilan emosional. Data pada sensus penduduk di Indonesia tahun 2011, terdapat 4,2 juta individu mengalami keterlambatan dalam perkembangan . Dari penelitian yang dilakukan oleh Wahyuningsih (2010) di Jakarta selama 2 hari, diperoleh hasil bahwa dari 397 orang yang diteliti, 45 orang atau sekitar 11,3% mengalami kelainan pertumbuhan dan perkembangan. Empat kelainan terbesar adalah 16 orang mengalami kelainan delay development (perkembangan tidak sesuai dengan usia), 11 orang mengalami global delay development (kelambatan perkembangan disertai dengan gangguan lihat dan dengar). Berbagai upaya telah dilakukan oleh pihak terkait seperti deteksi dini tentang perkembangan manusia terutama perkembangan anak, upaya pencegahan yang dilakukan antara lain memberikan penyuluhan tentang pentingnya perkembangan fisik dan situmulus yang dapat diberikan dalam mengembangkan dan meningkatkan perkembangan fisik, namum upaya – upaya tersebut belum terlaksana secara optimal.

1. Rumusan masalah Berdasarkan latar belakang diatas, maka rumusan masalah yang kami angkat adalah : 1. Bagaimanakah konsep aspek-aspek perkembangan fisik? 2. Bagaimanakah contoh perkembangan fisik pada manuasia?

1. Tujuan Tujuan dari pembuatan makalah ini adalah : 1. Untuk mengetahui konsep aspek-aspek perkembangan fisik. 2. Untuk mengetahui contoh perkembangan fisik manusia.

Perkembangan fisik sangat berkaitan dengan perkembangan motorik.4 Metode Penulisan Metode yang dipakai dalam penyususnan makalah ini adalah penelusuran BAB II PEMBAHASAN 2.1. otak. kapasitas sensorik dan keterampilan motorik (Papalia & Olds.1 Aspek Aspek Perkembangan Fisik Perkembangan fisik adalah perubahan – perubahan pada tubuh. 2001). Perkembangan motorik merupakan perkembangan .

Perkembangan motorik berkaitan erat dengan intelektual. Semakin matangnya perkembangan sistem saraf otak yang mengatur otot memungkinkan berkembangnya kompetensi atau keterampilan motorik anak Perubahan fisik (otak) juga merupakan aspek yang sangat penting bagi kehidupan manusia karena otak adalah sentral perkembangan dan fungsi kemanusiaan sehingga semakin sempurna struktur otak maka akan meningkatkan kemampuan kognitif (Piaget dalam Papalia dan Olds. Heih & Miller. bahwa neuron-neuron itu berimigrasi melalui daya tarik kimia ke lokasi-lokasi sasaran yang semestinya. menggunting. yang dipengaruhi oleh kesempatan untuk belajar dan berlatih. Berkaitan dengan perkembangan fisik ini Kuhlen dan Thompson (Hurlock. Fisik atau tubuh manusia merupakan sistem organ yang kompleks dan sangat mengagumkan. Semua organ ini terbentuk pada periode pranatal (dalam kandungan). emosional. menulis dan lain – lain. 2001). yang meliputi tinggi. c. misalnya kemampuan untuk memindahkan benda dari tangan. baik keterampilan motorik. bahwa sel-sel itu telah diproduksi diantara masa 8-16 minggu setelah masa konsepsi b. rata-rata memiliki sekitar 3000 koneksi (hubungan) dengan sel-sel syaraf yang lainnya. Perkembangan motorik sangat dipengaruhi oleh organ otak. Sedangkan motorik halus adalah gerakan yang menggunakan otot – otot halus atau sebagian anggota tubuh tertentu. Otak yang mengatur setiap gerakan yang dilakukan oleh individu. Otak dapat dikatakan sebagai pusat atau sentral perkembangan dan fungsi kemanusiaan. intelektual. otot. aspek psikologis dan self-image dan self-esteem. moral maupun kepribadian. Perpindahan sel (Cell Migration) yaitu. aspek fisiologi yang sangat penting bagi kehidupan manusia adalah otak (brain). Motorik kasar adalah gerakan tubuh yang menggunakan otot – otot besar atau seluruh anggota tubuh yang dipengaruhi oleh kematangan individu itu sendiri. Otak mempunyai pengaruh yang sangat menentukan bagi perkembangan aspek-aspek perkembangan individu lainnya. dan proporsi. Otak ini terdiri atas 100 miliar sel syaraf (neuron). Sedangkan apabila pertumbuhan dan perkembangannya tidak normal (karena pengaruh penyakit atau kurang gizi) cenderung akan menghabat perkembangan aspek-aspek tersebut. memungkinkan berkembanganya kompetensi atau kemampuan motorik anak. Neuron ini terdiri dari inti sel (nucleus) dan sel body yang berfungsi sebagai penyalur aktivitas dari sel syaraf yang satu ke sel yang lainnya. berat. 1956) mengemukakan bahwa perkembangan fisik individu meliputi empat aspek. yaitu: (1) Sistem syaraf. Produksi sel (Cell Production) yaitu. yang menyebabkan munculnya pola-pola tingkah laku baru. Pertumbuhan dan perkembangan otak yang normal (sehat) berpengaruh positif bagi perkembangan aspek-aspek lainnya. Semakin matang perkembangan sistem saraf dan otak yang mengatur otot. seperti pada usia remaja berkembang perasaan senang untuk aktif dalam suatu kegiatan. Seperti yang telah disebutkan di atas. 3 tahap pertumbuhan otak menurut para ahli (Vasta. otak dan spinal cord. yang mempengaruhi perkembangan kekuatan dan kemampuan motorik (3) Kelenjar Endokrin. dan setiap sel syaraf tersebut. yaitu terjadinya proses dimana Axon (jaringan syaraf panjang bodi sel dalam neuron) dan dendrite (jaringan syaraf pendek bodi sel dalam neuron) membentuk syaraf synapses (ruang kecil di antara neuron-neuron dimana . yang sebagian anggotanya terdiri atas lawan jenis (4) Struktur Fisik/Tubuh. yang sangat mempengaruhi perkembangan kecerdasan dan emosi (2) Otot-otot.pengendalian gerakan tubuh melalui kegiatan yang terkoordinir antara susunan saraf. Perkembangan motorik meliputi perkembangan motorik kasar dan halus. Elaborasi sel (Cell Elaboration). sosial. 1992) yaitu : a.

Mereka mengembangkan kemampuan motorik yang lebih baik. cenderung berpindahpindah dari satu kegiatan ke kegiatan yang lain. rentang konsentrasi anak menjadi agak lama. menggunting. berlari.kegiatan saraf berkomunikasikan anatara sel yang satu dengan yang lainnya. Selain itu pada usia 5 tahun. Perkembangan motorik halus Adapun perkembangan motorik halus merupakan perkembangan gerakan anak yang menggunakan otot-otot kecil atau sebagian anggota tubuh tertentu. urat syaraf dan otot terkoordinasi (Hurlock: 1998). setelah usia 5 tahun baru terjadi perkembangan motorik halus. mereka baru saja mulai dapat turun dengan cara yang sama. Karena proses kematangan setiap anak berbeda. pada usia ini fisik anak sangat lentur dan tertarik pada senam dan olah raga yang teratur. .1995: 225). Mereka lebih percaya diri melakukan ketangkasan yang mengerikan seperti memanjat suatu obyek. Pada usia 5 tahun. 1. Perkembangan motorik kasar dipengaruhi oleh proses kematangan anak. Perkembangan motorik kasar Kemampuan anak untuk duduk. dan menyusun balok termasuk contoh gerakan motorik halus. 2. Keterampilan motorik anak usia 4-5 tahun lebih banyak berkembang pada motorik kasar. tapi rentang konsentrasinya pendek. melompat. Tim penulis CRI (1997) menjelaskan bahwa anak usia 3 tahun memiliki kekuatan fisik yang mulai berkembang. Kegiatan-kegiatan seperti memakai baju. Kemampuan menulis. anak mengembangkan keterampilan motorik kasar dan melakukan gerakan fisik yang sangat aktif. dan melompat termasuk contoh perkembangan motorik kasar. menggambar dan menulis lebih mudah dilakukan. anak-anak bahkan lebih berani mengambil resiko dibandingkan ketika mereka berusia 4 tahun. mereka menjadi ahli pemecah masalah dan dapat memusatkan perhatian untuk suatu periode yang cukup lama jika topik yang diajarkan menarik bagi mereka. Kemampuan mereka untuk berfikir dan memecahkan masalah juga semakin berkembang. menggunting. Meskipun memiliki rentang konsentrasi yang relatif pendek. dan berlari kesana kemari. Perkembangan pada aspek ini dipengaruhi oleh kesempatan anak untuk belajar dan berlatih. Pada usia 4 tahun anakanak masih suka jenis gerakan sederhana seperti berjingkrak-jingkrak. Anak dapat memusatkan diri pada tugastugas dan berusaha untuk memenuhi standar mereka sendiri. hanya demi kegiatan itu sendiri tapi mereka sudah berani mengambil resiko. berlari kencang dan suka berlomba dengan teman sebayanya bahkan orangtuanya (Santrock. Walaupun mereka sudah dapat memanjat tangga dengan satu kaki pada setiap tiang anak tangga untuk beberapa lama. Secara fisik. maka laju perkembangan seorang anak bisa saja berbeda dengan anak lainnya. Energi mereka seolah-olah tiada habisnnya. Perkembangan fisik (motorik) meliputi perkembangan motorik kasar dan motorik halus. Perkembangan motorik merupakan perkembangan pengendalian gerakan jasmaniah melalui kegiatan pusat syaraf. Keterampilan motorik anak terdiri atas keterampilan motorik kasar dan keterampilan motorik halus. Permainan mereka bersifat sosial dan sekaligus pararel. Pada usia ini. Fungsi perkembangan motorik bagi perkembangan individu yaitu: . Otot-otot besar dan sebagian atau seluruh anggota tubuh digunakan oleh anak untuk melakukan gerakan tubuh.

Melalui keterampilan. Contoh Perkembangan Fisik Manusia Perkembangan fisik pada manusia diawali dari perkembangan fisik bayi sampai dengan berakhirnya masa dewasa akhir. mengoceh dan sebagainya. menggunting. ke kondisi yang “independence” (bebas. anak-anak pada masyarakat transisi dan belum mengenal tulisan sudah bekerja dan hal ini ditambah dengan lebih banyak pekerjaan rumah tangga. motorik anak dapat beranjak dari kondisi “helplessness” (tidak berdaya). Perkembangan fisik anak Terdapat Berbagai Aspek Perkembangan Fisik pada anak yaitu : 1. Seperti anak merasa senang dengan memiliki keterampilan memainkan boneka. d. e. Dalam perkembangannya. Sementara gerak yang menggunakan otot-otot halus yang disebut motorik halus (fine motor) cenderung hanya digunakan untuk aktivitas menggambar. Melalui perkembangan motorik yang normal memungkinkan anak dapat bermain atau bergaul dengan teman sebayanya. Melalui keterampilan motorik anak dapat menyesuaikan dirinya dengan lingkungan sekolah (school adjustment). . merupakan saat dimana bayi Anda menghabiskan waktu untuk berusaha memahami bagaimana ia bisa tumbuh kembang. karena ia akan berkembang dengan kecepatannya sendiri. Melalui keterampilan motorik anak dapat menghibur dirinya dan mem[eroleh perasaaan senang. Perkembangan fisik bayi Perkembangan seorang bayi adalah sesuatu yang unik. melempar dan menangkap bola. Gerakan yang banyak menggunakan otot-otot kasar disebut motorik kasar (gross motor) yang digunakan untuk melakukan aktivitas berlari. Jika berbicara mengenai perkembangan fisik seorang bayi. tersenyum. leher hingga otot kaki.a. meskipun kemajuan tumbuh kembang setiap anak itu berbeda-beda kurun waktunya. melompat atau melempar. meronce. pada masa ini. tidak bergantung). Namun demikian. Usia satu tahun pertama. b. memanjat. terutama bagi anak perempuan. Perkembangan Motorik Keterampilan motorik terus meningkat pada masa kanak-kanak tengah. 1. hal ini berarti berhubungan dengan kekuatan otot-otot tubuh untuk mendukung gerakannya dan hal ini memakan waktu beberapa bulan. ia akan belajar mengangkat kepala. c. pada waktu yang tepat. sedangkan yang tidak normal akan menghambat anak untuk dapat bergaul dengan teman sebayanya bahkan dia akan terkucil. Perkembangan tersebut antara lain : a. termasuk dalam hal perkembangan fisiknya dan menemukan hal baru di sekitar dirinya. Beberapa otot di tubuhnya yang membutuhkan pengembangan kontrol dari atas ke bawah yaitu otot mata. b. membuat mereka hanya memiliki sedikit waktu dan kebebasan untuk permainan fisik. Perkembangan keterampilan motorik sangat penting bagi perkembangan “self concept” atau kepribadian anak. Pada bulan-bulan pertama dalam kehidupannya.

Pada remaja terjadi pubertas yaitu proses perubahan yang bertahap dalam internal dan eksternal tubuh anak-anak menjadi dewasa.bisa melompat.anak-anak dapat melakukan kegiatan lompat dengan membuka kaki.anak-anak dapat terlibatdalam berjingkat dengan ritme silih berganti dalam pola 2-2-. Usia 8 tahun anak-anak memiliki kekuatan menggenggam sebesar 5kg. Usia 11tahun anak laki-laki bisa melompat sejauh 1. Keadaan fisik pada masa remaja dipandang sebagai suatu hal yang penting. untuk membantu mendapatkan penerimaan sosial. membantu anak untuk memperoleh kemandiriannya. perkembangan motorik sangat menunjang keberhasilan belajar anak nanti di sekolah dasar. Usia 7 tahun keseimbangan satu kaki tanpa melihat mungkin dilakukan.5 meter dan untuk perempuan kurang dari 1. pertama. karena keterampilan motorik ini memiliki dua fungsi. dan kedua.jumlah permainan yang dimainkan oleh anak laki-laki dan perempuan berada pada jumlah yang terbesar pada masa ini. Dengan kata lain. Perkembangan fisik yang normal merupakan salah satu faktor penentu kelancaran proses belajar. Kematangan organ reproduksi pada masa remaja membutuhkan upaya pemuasan dan jika tidak terbimbing oleh norma-norma dapat menjurus pada penyimpangan perilaku seksual. Usia 9 tahun anak laki-laki dapat berlari 5 meter perdetik. Secara umum perkembangan fisik remaja sebagai berikut : Perempuan . Keterampilan motorik yang berbeda memainkan peran yang berbeda dalam penyesuaian sosial dan pribadi anak. Misalnya : remaja jadi sering berkaca hanya untuk melihat jerawat atau poninya. namun ketika keadaan fisik tidak sesuai dengan harapannya (ketidaksesuaian antara body image dengan self picture) dapat menimbulkan rasa tidak puas dan kurang percaya diri. baik dalam bidang pengetahuan maupun keterampilan. Pada masa usia ini.anak perempuan dapat berlari sejauh 5 meter per detik.anak-anakdapat berjingkat dan melompat ke dalam kotak yang kecil.menempel atau melipat. Berbagai kemampuan yang dimiliki anak dalam menggunakan otototot fisiknya baik otot halus maupun otot kasar dapat menimbulkan rasa percaya diri pada anak bahwa anak mampu menguasai keterampilan-keterampilan motorik. Usia 10 tahun anak-anak dapat menilai dan mencegah jalur bola kecil yang dilemparkan dari jarak tertentu. anak harus mempu mempelajari dan menguasai keterampilan motorik yang memungkinkan anak mampu melakukan segala sesuatu bagi dirinya sendiri. Perkembangan fisik remaja Perkembangan fisik merupakan perkembangan yang paling dirasakan oleh remaja pertama kali.anak laki-laki dapat melempar bola kecil sejauh 21 meter. c. perkembangan fisik yang tidak proporsional. dan sebagainya. karena itu anak sudah mulai siap untuk menerima kegiatan yang berkaitan dengan keterampilan. Perubahan hormon termasuk hormone seksual membuat remaja menjadi tidak nyaman dengan dirinya dan juga sekaligus jadi sering terlalu fokus pada kondisi fisiknya. Untuk mencapai kemandirian.kemudian tutup kembali dengan akurat.anak-anak dapat melempar dengan peralihan berat badan dan langkah yang tepat. jadi terlalu resah dengan bentuk tubuhnya.anak-anak perempuan dapat melempar bola kecil sejauh 12 meter. Secara umum perkembangan motorik anak dapat dikategorikan sebagai berikut: Usia 6 tahun anak perempuan lebih unggul dalam keakuratan pergerakan:anak laki-laki lebih unggul dalam tindakan-tindakan yang tidak terlalu rumit dan bertenaga.2-3. kematangan perkembangan motorik umumnya sudah mulai dicapai.anak-anak dapat berjalan pada papan keseimbangan selebar 5cm. atau 3-3. Begitu juga.8 meter.

hormon yang dikeluarkan oleh kelenjar tiroid. Sel-sel kekebalan mungkin juga telah mulai melawan sel-sel kesehatan itu sendiri. Penuaan juga dapat dikaitkan dengan penurunan dalam organ tubuh. Penuaan juga dapat dipengaruhi oleh sistem kekebalan tubuh. Dimulai saat pubertas. Meskipun demikian. 1003). sistem kekebalan kehilangan beberapa kemampuannya untuk mengenali dan melawan bakteri serta penyerbu asing.8 tahun) Pertumbuhan rambut pubis/kemaluan (8 -14 tahun) Pertumbuhan badan (9. Dari usia 40-70an tahun. kita kehilangan sejumlah neuron. Berkenaan dengan sistem kekebalan. kemungkinan menghasilkan penyakit-penyakit kekebalan (autoimune disease) seperti radang sendi dan beberapa penyakit ginjal ringan. otak dapat cepat sembuh dan memperbaiki kemampuannya. kadang 7 thn) Pertumbuhan bulu ketiak (2 tahun setelah rambut pubis) Kelenjar menghasilkan minyak dan keringat (sama dengan tumbuhnya bulu ketiak) Laki-laki Pertumbuhan testis (10 – 13. Hormon “penuaan” ini. kelenjar pituitari melepaskna hormon. Perkembangan Sensori .Pertumbuhan payudara (3 . di masa dewasa awal. Otak dan sistem syaraf Saat kita tua. lebih khususnya di kelenjar hipotalamus dan pituitari yang melepaskan hormon-hormon. Perkembangan Fisik Dewasa Perkembangan fisik dewasa berkaitan dengan proses penuaan. Dendrit-dendrit itu juga penting karena mereka bagian dari sekitar 95% dari permukaan neuron. unit-unit sel dasar dari sistem syaraf. yang menyebabkan tubuh menjadi menua pada kecepatan yang telah diprogram. otak. yang kerusakannya sering kali melibatkan beberapa penyakit yang membunuh orang–orang tua. hanya kehilangan sebagian kecil dari kemampuannya untuk berfungsi di masa dewasa akhir (Labouvie-Vief. atau sekelompok hormon. yang berusia 90an tahun.14. Tetapi pada orang yang tua sekali. Seiring dengan kehidupan yang berlanjut.5 tahun) Perubahan suara karena pertumbuhan pita suara (Sama dengan pembesaran penis) Tumbuhnya rambut di wajah dan ketiak (2 tahun setelah rambut pubis) Kelenjar menghasilkan minyak dan keringat (Sama dengan tumbuhnya bulu ketiak) d. 1985).5 tahun) Menarche/menstruasi (10 – 16 tahun.5 tahun) Pertumbuhan rambut pubis/kemaluan (10 – 15 tahun) Pembesaran badan (10. menghalangi kemampuan sel untuk mengambil tiroksin. Aspek yang signifikan dari proses penuaan mungkin adalah bahwa neuron-neuron itu tidak mengganti dirinya sendiri (Moushegian. Tiroksin mengatur kecepatan metabolisme di dalam jantung dan sistem kekebalan. pertumbuhan dendrit tidak lagi berlangsung. dan homeostatis. Para ilmuwan lain berpendapat bahwa pencetus saat penuaan ditempatkan di dalam otak. thymus (suatu kelenjar di atas dada yang merangsang sel-sel darah putih yang digunakan untuk melawanb infeksi dan kanker) telah mulai menyusut. 2. Dendrit adalah bagian penerima dari neuron atau sistem syaraf. Beberapa organ yang secara umum mengalami pemunduran pada individu antara lain : 1). 1986).5 – 16 tahun) Pembesaran penis (11 – 14.5 . pertumbuhan dendrit meningkat. Sifat adaptif otak telah ditunjukkan dalam sebuah penelitian (Coleman.

Saat itu. Tekanan darah juga dapat meningkat sesuai dengan usia karena penyakit. beberapa namun tidak keseluruhan dari permasalahan pendengaran mungkin diperbaiki dengan alat-alat bantu pendengaran. 3. Penurunan Lean Body Mass ( otot. sekalipun tanpa penyakit (Fozard. Di puncak masa tua. trauma yang kecil saja dapat menyebabkan fraktur. 4. organ tubuh. Sistem Peredaran Darah Beberapa ahli penuaan berpendapat bahwa jantung yang sehat dapat menjadi lebih kuat selama kita menua melewati masa-masa dewasa. Tulang Kepadatan tulang akan menurun. terjadi lebih sedikit penurunan dalam kepekaan rasa dan bau dibandingkan pada mereka yang sehat. Paru-paru kehilangan elastisitasnya. Kita tidak hanya mengalami penurunan dalam penglihatan dan pendengaran sebagai usia lanjut. berita baiknya adalah bahwa orang-orang dewasa lanjut dapat memperbaiki fungsi paru-paru dengan latihan-latihan memperkuat diafragma. Presentasi lemak tubuh bertambah pada usia 40 tahun dan berkurang setelah usia 70 tahun. 6. mengalami cedera. terjadi juga malabsorbsi lemak dan diare. dada menyusut. sekresi HCl dan pepsin berkurang. Bagaimanapun. akibatnya absorpsi protein. indra perasa.kering. hal itu biasanya tidak menimbulkan banyak kesulitan sampai masa dewasa akhir. Terjadi overgrowth bakteri sehingga terjadi penurunan faktor intrinsik yang juga membatasi absorbsi vitamin B12. Pada masa dewasa akhir. dengan bertambahnya usia. Kepekaan terhadap rasa masam dan pahit bertahan lebih lama dibandingkan kepekaan pada rasa manis dan asin. dan diafragma melemah. pada orang-orang dewasa yang sehat. Penyerapan zat gizi berkurang dan produksi asam lambung menjadi lebih sedikit untuk mencerna makanan. tulang) dan metabolisme dalam . Diatas umur 60 tahun.kering dan tidak mengkilat. vitamin dan zat besi menjadi berkurang. sehingga orang akan makan lebih sedikit karena lambung terasa penuh. pengerasan pembuluh darah. fungsi asam empedu menurun menghambat pencernaan lemak dan protein. 8. menyebabkan beberapa kesulitan dalam penglihatan. tetapi kita juga menjadi kurang peka terhadap rasa dan bau. obesitas. Penurunan sekresi asam lambung dan enzim pankreas. Lambung Pengosongan lambung lebih lambat. terjadilah anoreksia. Sistem Pernafasan Kapasitas paru-paru menurun antara usia 20 dan 80 tahun. penurunan indra penglihatan. kecemasan. Kulit dan Rambut Kulit berubah menjadi tipis. indra pembau. 1992). 5. yang bagi sebagian besar dari kita dimulai pada masa dewasa tengah. Meskipun kerusakan pendengaran dapat dimulai pada masa dewasa tengah. atau kurang berolahraga. menjadi lebih jelas. indra pendengaran. Otot Penurunan berat badan sebagai akibat hilangnya jaringan otot dan jaringan lemak tubuh. dengan kapasitas yang meningkat dan bukannya menurun. Dampaknya tulang akan mudah rapuh (keropos) dan patah.Perubahan sensori fisik pada masa dewasa akhir melibatkan indra penglihatan. perubahan ini mungkin disertai oleh perubahan kemunduran dalam retina. Penurunan penglihatan ini biasanya dapat dirunut dari pengurangan pada kualitas dan intensitas cahaya yang mencapai retina. 7.keriput dan tidak elastis lagi. Kehilangan massa tulang terjadi secara perlahan pada pria dan wanita dimulai pada usia 35 tahun yaitu usia dimana massa tulang puncak tercapai. Meskipun begitu. Rambut rontok dan berwarna putih. dan indra peraba.

Apabila seseorang dalam pertumbuhan fisiknya mengalami gangguan (sering sakit-sakitan). Perkembangan berarti serangkaian perubahan progresif yang terjadi sebagai akibat dari proses kematangan dan pengalaman. . Penurunan kekuatan otot mengakibatkan orang sering merasa letih dan merasa lemah.sel-sel otot berkurang sesuai dengan usia. contohnya laju filtrasi. DAFTAR PUSTAKA Cahyani Ani. seperti kecerdasannya kurang berkembang dan mengalami kelabilan emosional. ekskresi. maka dia akan mengalami kemandegan dalam perkembangan aspek lainnya. Pembuangan sisa-sisa metabolisme protein dan elektrolit yang harus dilakukan ginjal menjadi beban tersendiri. 10. Berkurangnya protein tubuh akan menambah lemak tubuh. Kesepakatan para ahli menyatakan bahwa yang dimaksud dengan perkembangan itu adalah suatu proses perubahan pada seseorang kearah yang lebih maju dan lebih dewasa. terjadi lebih banyak pada laki-laki daripada wanita. Terdapat hubungan atau korelasi yang positif diantara aspek perkembangan.2 Saran Diharapkan sebagai tenaga kesehatan dapat memahami aspek-aspek perkembangan fisik pada manusia serta mampu mengaplikasikan asuhan keperawatan yang komprehensif. namun mereka berbeda-beda pendapat tentang bagaimana proses perubahan itu terjadi dalam bentuknya yang hakiki. terjadi dalam setiap2-3 kali hubungan seksual. Reaksi asam basa terhadap perubahan metabolisme melambat. Ginjal Fungsi ginjal menurun sekitar 55% antara usia 35 – 80 tahun. Perubahan metabolisme lemak ditandai dengan naiknya kadar kolesterol total dan trigliserida. 9. BAB III PENUTUP 3. daya tahan tubuh menurun karena terjadi atrofi. dan bukan setiap kali. 3. Psikologi perkembangan. Orgasme menjadi lebih jarang pada laki-laki. Banyak fungsi yang mengalami kemunduran.1 Kesimpulan Perkembangan meliputi segala aspek kehidupan yang mereka jalani baik bersifat fisik maupun non fisik. Seksualitas Penuaan menyebabkan beberapa perubahan dalam kemampuan seksualitas manusia. Ciputat Press Group. 2006). Mubin. cet I (Quantum Teaching. dan reabsorbsi oleh ginjal.

Bandung: CV Mandar Maju. Psikologi Perkembangan. Etc. Syamsu. terj. D. Pembelajaran Berpusat pada Anak.CRI Team. 2008. Washington: CRI Hurlock. Elizabeth B. 1998. Human Development (Psikologi Perkembangan. Anwar). 2000. New York: McGrow Sarwono. Istiwidiyanti dan Soedjarwo. K. Psikologi Remaja.W. Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. 1995. Jakarta: Raja Grafindo Persada. Diane E. Jakarta: Kencana Prenada Media Grup Santrock. 2010. Bandung: PT Remaja Rosdakarya . Yusuf. S. Jakarta: Erlangga Papalia. terjemahan A. John (2007). Sulaeman. Child Development. Psikologi Remaja : Dimensi-Dimensi Perkembangan.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->