KHOTBAH JUMAT MATERI HAL PENTING TENTANG RAMADHAN KHOTBAH PERTAMA

. .
3:102 Puji syukur kita panjatkan kehadirat Ilahi Robbi yang telah memberikan limpahan kenikmatan yang tidak pernah berhenti dikucurkan-Nya kepada kita; kenikmatan yang tidak mungkin bagi kita untuk menghitunghitungnya; Kita bersyukur atas segala Karunia-Nya terutama nikmat Iman, Nikmat Islam, nikmat Rezeki dan Kesehatan Sholawat serta salam semoga Allah curahkan selalu kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW., kepada keluarga dan sahabatnya serta kepada kita dan pengikutnya yang setia hingga akhir zaman., Amin Ya Robbal Alamin. Jamaah sekalian Rohimakumullah Bulan Ramadhan, bulan mulia yang penuh berkah, rahmat, dan ampunan benar-benar patut untuk disyukuri. Kita bersyukur kepada Allah atas anugerah-Nya bahwa pada bulan mulia ini kita semua masih diberikan kesempatan mengikuti peluang untuk menjadi manusia yang predikatnya tertinggi dihadapan Allah Swt. Bersyukur kepada-Nya bahwa kita diberikan kesempatan, karena tidak semua orang mempunyai kesempatan untuk menjadi orang yang paling tinggi nilainya dihadapan Allah yaitu untuk menjadi manusia yang bertaqwa. Hanya bagi orang beriman saja diberikan kesempatan tersebut dan mudah-mudahan kita dapat menyelesaikannya Ramadhan tahun ini sebagaimana yang disyariatkan. Rutinitas yang kita lakukan setiap hari, setiap saat perlu kita tingkatkan dan kita pelihara agar tetap bernilai ibadah. Jangan ada “kotoran-kotoran” yang akan merusak ketinggian nilai ibadah. Diantara hal-hal penting yang perlu kita perhati-kan untuk mengikuti peluang menjadi manusia dengan predikat mulia dihadapan Allah: 1- Mengilmui ibadah shaum Ramadhan. Ilmu adalah pintu kebaikan. Siapa pun yang menghendaki kebaikan, dia harus memulai dengan ilmu. Dengan ilmu semoga perkara ibadah yang tidak dituntunkan oleh Allah dan Rasul-Nya tidak kita lakukan, sehingga apa yang kita harapkan benar-benar menjadi kebaikan, bukan berbalik menjadi kerugian. 2- Niat ikhlas dalam puasa. Puasa Ramadhan adalah ibadah yang sangat-sangat agung, Allah mengkhususkan ibadah ini hanya untuk-Nya. Rasulullah Saw. bersabda,

ayat ini Allah sampaikan di tengah-tengah ayat tentang puasa. beliau Saw lebih banyak bersedekah dibandingkan bulan-bulan lainnya. “Makan sahurlah. kemuliaan waktu menjadi jauh lebih mulia dari biasanya.Mulianya waktu Keagungan waktu dan urgensi memerhatikannya. Di antara keistimewaan amalan Nabi Saw di bulan Ramadhan. “Pembeda antara puasa kita dengan puasa Ahlul kitab adalah makan sahur. 4.Perbanyak sedekah. Bahwa Allah dekat dengan hamba-Nya. Sehingga jika kita ingin shaum kita diterima. pertama kita harus mengikhlaskan puasa kita hanya karena Allah. karena sesungguhnya di bulan ini amal ibadah kita dilipatgandakan pahalanya. karena ada berkah dalam makan sahur.Yang wajib lebih utama dari yang sunah. Hal ini menunjukkan – sebagaimana dijelaskan para ulama – bahwa Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk berdoa.” (Muttafaq „alaih) Dan disebutkan pula dalam hadits Muttafaq „alaih (Riwayat al-Bukhari dan Muslim) bahwa antara makan sahur Rasulullah dengan adzan shubuh berselang sekitar bacaan 50 ayat al-Quran.Mengakhirkan sahur dan menyegerakan berbuka.” (Dihasankan al-Albani dalam Shahihul Jami‟ no. yang wajib harus lebih diperhatikan lebih diutamakan dari yang sunah. 6.” (Muttafaq „alaih) Dan yang dimaksud menyegerakan berbuka di sini. Allah menyebutkan sebuah keterangan tentang doa. mereka lupa atau lalai shalat berjamaah di masjid untuk lima shalat waktu yang notabene adalah shalat wajib. tentu menuntut kita untuk memperhatikan poin pertama yaitu ilmu. telah bersabda. dan Dia mengabulkan doa orang yang berdoa kepada-Nya. Rasulullah bersabda.“Allah Swt berfirman. 5.” (Muttafaq „alaih) Ikhlas adalah salah satu syarat diterimanya suatu ibadah. Namun sayang. 3032) 7. Dalam surat al-Baqarah ayat 186. sudah tidak kita ragukan lagi. Puasa adalah untuk-Ku dan Aku sendirilah yang akan membalasnya. berdzikir atau yang lain. Rasulullah bersabda. 3. “Tiga doa yang tidak akan ditolak. Di bulan mulia ini.” (Riwayat Muslim) Adapun tentang menyegerakan berbuka. Rasulullah Saw. Rasulullah juga bersabda. kita lihat kaum muslimin berbondong-bondong shalat Tarawih berjamaah ke masjid sampai membuat masjid tak muat. padahal shalat Tarawih tidak termasuk dalam shalat wajib. Semangat beribadah seharusnya. Jangan kita lalai dan jangan kita habiskan waktu kita di bulan Ramadhan untuk perkara/hal-hal yang tidak bernilai ibadah. sedangkan yang sunah diusahakan tidak ditinggalkan. Jika diperhatikan. bukan karena ikut-ikutan rutinitas manusia atau karena niat yang lain (sekecil apapun). segera berbuka setelah terbenam matahari atau setelah terdengar azan. doa orang yang berpuasa. selain harus sesuai dengan tuntunan Rasulullah Saw. Selain itu. doa seorang tua untuk anaknya. Sebagai contoh. Bahwa Ramadhan adalah bulan doa. . semua amalan manusia adalah untuknya kecuali puasa. “Manusia senantiasa dalam kebaikan selama mereka masih menyegerakan berbuka. puasa kita harus sesuai dengan tuntunan atau tata cara puasa yang dicontohkan Rasulullah. Dan ini. doa orang yang bersafar. Semoga sedekah dan bantuan kita kepada orang lain untuk lebih banyak bersedekah di bulan Ramadhan. Isilah setiap waktu kita dengan yang bermanfaat untuk ibadah seperti membaca Al-Quran.Ramadhan bulan doa.

Hadirin Jamaah Jumat Rohimakumullah Di khutbah Pertama bahwa hal-hal penting yang perlu kita ketahui. . sebagai tujuan dari ibadah puasa.00 sampai subuh. Khusus I`tikaf di Masjid Al-Fajr di 10 hari terakhir Ramadhan adalah pada malam-malam ganjil yaitu malam 21. tidak hanya dituntut pada bulan Ramadhan saja. KHUTBAH KEDUA . “Bertakwalah kamu di mana atau kapan pun kamu berada. Derajat itu adalah derajat tertinggi yang diberikan Allah kepada hamba-Nya. .Mengilmui ibadah shaum Ramadhan 2. 25. akan tetapi ketakwaan harus senantiasa diusahakan mengiringi kita di mana pun dan kapan pun.” (Riwayat at-Tirmidzi) Semoga. untuk melakukan ibadah ini. Semoga dapat mendorong kita untuk giat menuntut ilmu agama. 8 Keagungan malam-malam terakhir dan 9. Jama‟ah Jum‟at yang berbahagia. Ketakwaan.I‟tikaf Di antara sunnah (ajaran) Nabi Saw adalah i`tikaf yaitu berdiam di masjid dan tidak keluar darinya. 6 Ramadhan bulan do`a. Dan Rasulullah Saw bertambah giat dalam beribadah jika telah memasuki sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan. 23. kita pelihara. kita tingkatkan: 1. I`tikaf Karena itu jangan lupakan tujuan puasa. . Fenomena yang terjadi bahwa di awal-awal Ramadhan biasanya semangat melaksanakan ibadah seperti shalat Tarawih.Keagungan malam-malam terakhir. Rasulullah Saw bersabda. Ibadah yang mulia ini semoga bisa dilakukan oleh kaum muslimin. . Kita semua tentu tahu tujuan agung ibadah puasa. 27 dan 29 mulai pukul 00. Ibadah ini merupakan kebiasaan yang dilakukan Nabi Saw pada 10 hari terakhir Ramadhan. 5 Mulianya waktu. 3 Yang wajib lebih utama dari yang sunah. dengan sebenarbenarnya taqwa sampai kita menghadap-Nya dalam keadaan Islam. Bahwa tujuan puasa adalah untuk mencapai derajat taqwa. oleh kita. kemudian istiqamah mengamalkannya.8. 7 Perbanyak sedekah. Ramadhan kali ini benar-benar menjadikan kita orang yang bertakwa di mana pun dan kapan pun kita berada sampai Allah mewafatkan kita. 4 Mengakhirkan sahur dan menyegerakan berbuka. Dan semoga kita selalu bertakwa kepada Allah Swt. 9. . membaca Al-Quran dan sebagainya semoga kita dapat mempertahankannya dan memanfaatkan waktu dalam bulan Ramadhan ini dengan sebaik-baiknya. yang balasannya adalah surga yang setiap nikmat tidak pernah dapat kita bayangkan. Demikianlah khutbah yang kami sampaikan. dalam rangka mengkhususkan diri untuk ibadah kepada Allah Swt.Niat ikhlas. Semoga kita diberikan kekuatan oleh Allah Swt.

tolong kami terhadap kaum kafir (Ali Imran 147 Ya Allah Ya Tuhan kami. . tetapkanlah Pendirian kami. anugerahkanlah kepada kami suami/istri saling menyinta dan mengasih. Ya Allah Ya Tuhan kami. Ya Allah Ya Tuhan kami.Akhirnya marilah kita berdo`a : Ya Allah. Wahai Zat Yang Maha Mulia dan Maha Pengampun yang Mengurus alam seisinya. dan ampunilah kami. janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk. sesungguhnya Engkau Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang. AMIN YA ROBBAL ALAMIN. . Ya Allah Ya Tuhan kami. Ya Allah ampunilah dosa-dosa kami dan tindakan-tindakan kami yang berlebihan dalam urusan kami. terimalah dari kami (amal dan doa kami). . dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi-Mu karena sesungguhnya Engkaulah Maha Pemberi Rahmat. sesungguhnya Engkaulah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. kami memohon kepada-Mu segala kebaikan di dunia dan akhirat yang kami ketahui maupun yang tidak kami ketahui. dan kami berlindung kepada-Mu dari semua keburukan di dunia dan akhirat yang kami ketahui maupun yang tidak kami ketahui. rahmatilah kami semua yang hadir disini dengan kehidupan yang bahagia sejak di dunia sampai di akherat dan hindarkanlah kami dari siksa neraka. Dan masukkanlah kami kedalam Syurga-Mu beserta orang-orang yang baik. serta jadikanlah keturunan yang menyenangkan dan jadikanlah mereka pemimpin bagi orang-orang yang taqwa.

Wb. .. Assalamualaikum Wr.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful