P. 1
Biostatistika Kesehatan

Biostatistika Kesehatan

|Views: 62|Likes:
Makalah Uji Wilcoxon + Tabel
Makalah Uji Wilcoxon + Tabel

More info:

Categories:Types, Reviews
Published by: Irenne Blandina Maranu on Jul 11, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial
List Price: $4.99 Buy Now

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
See more
See less

12/26/2013

$4.99

USD

pdf

text

original

MAKALAH

BIOSTATISTIK INFERENSIAL

UJI WILCOXON
KELOMPOK 7 1. Irenne Blandina Maranu 2. Delista C Siwi 3. Milsa Mintalangi 4. Roy M Rooroh 5. Andrew Gunawan 6. Jechris G Wawointana 7. Ardrianto Pua 8. Rizky B Tombeng 9. Novel Tendean (091511102) (091511103) (091511166) (091511141) (091511125) (091511160) (091511137) (091511106) (091511220)

FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS SAM RATULANGI MANADO 2011

.................... Tabel t Wilcoxon...........................................................................................2................ 2 2 2 3 4 6 7 7 7 DAFTAR PUSTAKA ............................... 1.............................3........... Kesimpulan ............................ Tujuan ..... 8 ...............................1...... DAFTAR ISI..........1............................................... BAB III PENUTUP ............................................................ Latar Belakang .......................................................................... 2................ 2....................... 3....................................1...............................................4.......................3.............................................. 3......... Asumsi-asumsi ..........................................................................................................................................................................................................................................................................................................2............. 2....................... 1...............................................3.......................... Manfaat ............................ Langkah-langkah ................ i ii BAB I PENDAHULUAN .......... Saran ................................................................ 2..................................................................... 2........................................................................DAFTAR ISI KATA PENGANTAR ....................................................... Contoh..............2....................................... 1 1 1 1 BAB II ISI ................................. 1......... Pengertian Wilcoxon ..

3. menganalisis. Selain itu. 1.  Statistik Inferensial yang juga di kenal sebagai statistik induktif. melakukan estimasi pengamatan masa mendatang. Statistik inferensial berkenaan dengan pemodelan data dan melakukan pengambilan keputusan berdasarkan analisis data. merupakan kumpulan cara atau metode yang dapat menggeneralisasi nilai-nilai dari sampel yang sengaja di kumpulkan menjadi nilai populasi.1. makalah ini bertujuan untuk memberikan tambahan wawasan tentang Uji Wilcoxon (uji beda dua kelompok dependen). misalnya melakukan pengujian hipotesis. adalah untuk memberikan kita pengetahuan tentang Uji Wilcoxon (uji beda dua kelompok dependen) dan bisa lebih mengetahui mengenai Uji Wilcoxon (uji beda dua kelompok dependen). Statistik dibedakan atas dua kategori yaitu statistik deskriptif dan statistik inferensial. Langkah-langkah dalam uji hipotesis c. Tujuan Tujuan dari pembuatan makalah ini adalah sebagai pemenuhan tugas kelompok dalam mata kuliah Biostatistik inferensial. dalam penelitian tentang survey social ekonomi (SUSENAS). dilakukan pengambilan sampel sesuai dengan blok sensus yang terpilih. dan mempresentasikan data.2. Sebagai contoh.  Statistik Deskriptif merupakan kegiatan mulai dari pengumpulan data sampai mendapatkan informasi dengan jalan menyajikan dan analisis data yang telah terkumpul atau sengaja dikumpulkan.BAB I PENDAHULUAN 1. menginterpretasi. . Manfaat Manfaat dari makalah ini. Latar Belakang Statistika adalah ilmu yang mempelajari bagaimana merencanakan. Pengertian uji statistic Wilcoxon (uji beda dua kelompok dependen) b. contoh 1. mengumpulkan. yaitu sebagai berikut : a.

1996). Uji Wilcoxon atau uji beda dua kelompok dependen. Skala pengukuran yang digunakan sekurang-kurangnya interval. Uji peringkat bertanda Wilcoxon menggunakan informasi yang lebih baik dibandingkan dengan uji tanda. Asumsi-asumsi • Sampel yang tersedia untuk analisis adalah sampel acak berukuran n dari suatu populasi dari median M yang belum diketahui.BAB II ISI 2. • • • • • Variabelnya berbentuk kontinyu. Pengertian Wilcoxon Uji jenjang bertanda Wilcoxon yang diperkenalkan oleh Frank Wilcoxon dalam tahun 1945 merupakan penyempurnaan dari “Uji Tanda” yakni di samping memperhatikan tanda positif dan negatif.2.1. Anggapan yang diperlukan dalam penggunaan uji bertanda Wilcoxon adalah bahwa pasangan data diambil secara acak dan tiap-tiap perbedaan antara pasangan skor (di) (distribusi populasi) yang simetris (Djarwanto. 2. . Pengamatan-pengamatan yang dilakukan saling independen. Kemudian diberikan tanda-tanda selisih (beda) yang semula kepada peringkat-peringkat yang dihasilkan dan setelah itu dilakukan dua penjumlahan. seringkali kepercayaan uji ini lebih tinggi. Jika n lebih dari 25 kita tidak bisa menggunakn tabel Wilcoxon. Populasi yang diambil sampelnya simetrik. Uji ini digunakan untuk menguji kondisi (variabel) pada sampel yang berpasangan dengan skor data yang minimal berskala ordinal atau juga untuk penelitian dengan data sebelum dan sesudah. Untuk menggunakan uji ini mula-mula kita harus mengurutkan selisih-selisih menurut peringkat berdasarkan nilai mutlaknya masing-masing. besarnya perbedaan juga diperhatikan.

karena itu bila kita menjumpai sejumlah angka sama. kita menggantikan denominator (penyebut) pada statistik uji aproksimasi sampel besar dengan: √ Maka rumus untuk wilcoxon dengan ada koreksian dan sampel besar dengan didekatkan pada distribusi z adalah sebagai berikut: [ √ 2.  Bila ada dua atau lebih beda yang sama. Misalkan t adalah banyaknya selisih mutlak yang berangka sama untuk suatu peringkat tertentu maka faktor koreksi disini adalah: ] Dan kita mengurangkan faktor ini terhadap besaran dibawah tanda akar. statistiknya adalah: [ √ Dalam aproksimasi sampel besar ini kita dapat melakukan suatu penyesuaian (adjusment) akibat adanya angka-angka sama yang ditemukan diantara selisih-selisih bukan nol.3. Langkah-langkah Langkah.Adapun rumus yang digunakan apabila n lebih besar dari 25.Langkah Pengujian :  Berikan jenjang (rank) untuk tiap beda dari pasangan pengamatan (yi – xi) sesuai dengan besarnya. maka jenjang untuk tiap-tiap beda itu adalah jenjang rata-rata ] . Kita dapat menunjukkan bahwa untuk sampel-sampel besar. dari yang terkecil sampai terbesar tanpa memperhatikan tanda dari beda itu (nilai beda absolut). kita tidak bisa menggunakan tabel wilcoxon untuk menentukan kebermaknaan suatu nilai statistik uji hasil perhitungan.

0 0.0 T=36.Responden 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 XA1 (sebelum) 100 98 76 90 87 89 77 92 78 82 XB1 (sesudah) 105 94 78 98 90 85 86 87 80 83 JUMLAH Beda XA1-XB1 +5 -4 +2 +8 +3 -4 +9 -5 +2 +1 Tanda Jenjang Jenjang + 7.Responden 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 XA1 (sebelum) 100 98 76 90 87 89 77 92 78 82 XB1 (sesudah) 105 94 78 98 90 85 86 87 80 83 Untuk menyelesaikan soal tersebut maka data dapat disusun sebagai berikut No.5 0. .5 2.5 Jika terdapat beda = 0.4.0 4.5 0.0 4.5 0. tergantung dari mana yang memberikan jumlah yang lebih kecil setelah tandanya dihilangkan. Contoh Dalam penelitian tentang produktivitas kerja perawat sebelum dan sesudah ruangan dipasangi AC diperoleh data sebagai berikut : No.0 5. Beda 0 tidak diperhatikan  Jumlahkan semua jenjang bertanda positif atau negatif.5 10.0 7.5 2.0 5.5 0.0 0. Bubuhkan tanda positif atau negatif pada jenjang untuk tiap beda sesuai dengan tanda dari beda itu.0 5.0 1.5 0. 2.0 9.0 7.5 2. maka data itu tidak diperhitungkan.5 0. Notasi jumlah jenjang yang lebih kecil ini dengan T  Bandingkan nilai T yang diperoleh dengan nilai t uji wilcoxon.5 7.0 9.5 T=18.0 5.0 1.5 2.0 0.0 0.0 10.

5 Nb. Harga z hitung -0.5 labih besar dari 8. Penentuan jenjang dimulai dari beda yang paling kecil. No. dengan demikian Ho diterima.050 maka harga z tabelnya adalah 1. Jadi dapat disimpulkan bahwa ruangan yang diberi AC tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja perawat. Berdasarkan tabel t n = 10 dan taraf kesalahan 5% (uji 2 pihak) maka nilai t tabel = 8. .Untuk memudahkan penetuan jenjang (rank) maka perlu dibuat tabel sebagai berikut. maka Ho diterima.96.5 2. Rank Subject Number Subject’s difference score Absolute value of difference score Rank of _D_ 1 10 1 1 1 2 9 2 2 3 3 2 2 4 5 3 3 4 5 2 -4 4 6 6 -4 4 7 1 5 5 8 8 -5 5 9 4 8 8 9 10 7 9 9 10 2. Oleh karena jumlah jenjang yang kecil 18.5 7.96 (ingat harga – (negatif) tidak diperhitungkan karena harga mutlak.5 Nilai diurutkan diurutkan berdasarkan besar kecilnya perbedaan dan diurutkan dari yang paling kecil perbedaannya Jika ditemukan nilai perbedaan yang sama maka harus dilakukan perhitungan pemberian ranking.5 7. Disamping itu kita juga dapat menggunakan rumus : [ √ PENYELESAIAN [ √ ] √ [ ] √ √ ] Interpretasinya adalah : Bila taraf kesalahan yang digunakan 0. Jadi dapat disimpulkan bahwa ruangan yang diberi AC tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja perawat.5 5.5 5. Contoh : = 2.918 ternyata labih kecil dari -1.

2.5. Tabel T Wilcoxon TABEL NILAI T WILCOXON Taraf Signifikansi n 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 5% 1 2 4 6 8 11 14 17 21 25 30 35 40 46 52 59 66 73 81 90 10% 0 2 3 5 7 10 13 16 19 23 28 32 37 43 49 55 61 68 .

3. . Saran Melalui makalah ini kami menyarankan kepada para pembaca dalam menguji suatu Hipotesis bisa menggunakan Uji Wilcoxon (uji beda dua kelompok dependen). Kesimpulan Uji Wilcoxon (uji beda dua kelompok dependen) adalah uji statistic non-parametrik yang digunakan digunakan untuk menguji kondisi (variabel) pada sampel yang berpasangan.BAB III PENUTUP 3.2.1.

Jogjakarta. Statistik Kesehatan.Kp. S.DAFTAR PUSTAKA Handoko Riwidikdo. MITRA CENDEKIA Press. .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->