ASAS KEBEBASAN BERKONTRAK

• Pihak-Pihak Bebas untuk membuat kontrak apa saja baik yang sudah ada pengaturannya maupun belum diatur • Bebas menentukan sendiri isi kontraknya

• Dibatasi dengan tidak tidak boleh bertentangan dengan UU, ketertiban umum dan kesusilaan

BENTUK KONTRAK • Secara Tertulis • Secara Lisan Semua mengikat asal memenuhi syarat-syarat dlm pasal 1320 KUH Perdata .

.KONTRAK BAKU/KONTRAK STANDAR • Berupa kontrak yang sebelumnya oleh pihak ttt (perusahaan) telah menentukan secara sepihak sebagian isinya • Dengan maksud untuk digunakan secara berulang-ulang dengan berbagai pihak (konsumen perusahaan) tsb.

KONTRAK BAKU • Sebagian besar isinya sudah ditetapkan oleh pihak (perusahaan)tidak membuka kemungkinan negoisasi. sebagian lagi dikosongkan untuk memberi kesempatan negoisasi dengan pihak konsumen yg baru diisi setelah terjadi kesepakatan • Contoh: Perusahaan Perbankan  perjanjian kredit Perusahaan asuransi  polid asuransi Perusahaan pengankutan  perj. Pengangkutan barang .

KONTRAK BAKU • Untuk kepentingan bisnis kontrak baku cukup praktis dan ekonomis  (tdk perlu membuat kontrak baru untuk setiap transaksi bisnis yg terjadi) • Secara hukum syah  apabila memenuhi pasal 1320 • Berlaku prinsip “Take it or leave it” .

Apabila ia tidak menyetujui tentu tidak tidak menandatangani .PRINSIP TAKE IT OR LEAVE IT • Kebebasan diberikan kepada konsumen untuk memilih/menentukan sendiri keberadaan perikatan tersebut • Apabila ia menandatangani secara hukum dianggap sudah menyetujui.

Melakukan apa yang dijanjikan. Tidak melakukan apa yang disanggupi akan dilakukannya 2. Melaksanakan apa yang dijanjikannya. tetapi terlambat 4.WANPRESTASI (Ingkar Janji) 1. tetapi tidak sebagaimana dijanjikan 3. Melakukan sesuatu yang menurut perjanjian tidak boleh dilakukan .

pembatalan perjanjian dan pengalihan resiko .SANKSI Utk mencegah wanprestasi dan membrikan keadilan serta kepastian hukum kpd para pihak Hukum menyediakan sanksi berupa : ganti rugi.

SANKSI SANKSI PERDATA Masalah kontrak menyangkut kepentingan pribadi/privat .

kenikmatan dll yg semua hrs dihitung besaran dlm uang .keuntungan yg seyogyanya didapatkan seandainya tdk terjadi wanprestasi • Juga ada penggantian kerugian immaterial berupa: kehilangan kesempatan.kerugian yg diderita .biaya yg telah dikeluarkan .GANTI RUGI • Ganti rugi yang dpt digugat thd wanprestasi adalah : penggantian kerugian materiil yg nyata akibat wanprestasi tsb. • Ganti rugi tsb dpt berupa ganti rugi thd: .

TAHAP PENYUSUNAN KONTRAK .

STUDI KELAYAKAN feasibility study. MEMORANDUM OF UNDERSTANDING (MOU) pencatatan/pendokumentasian hasil negoisasi awal dlm bentuk tertulis 3. NEGOISASI: upaya utk capai kesepakatan dg pihak lain  proses tawar menawar 2. NEGOISASI (Lanjutan) . due diligent  utk melihat tingkat kelayakan dan prospek transaksi dr berbagai sudut pandang 4.PRA KONTRAK 1.

Penulisan Naskah Akhir 4. Penulisan Naskah Awal  (1)perlu kejelian dlm menangkap berbagai keinginan para pihak. Penandatanganan . (2)memahami aspek hukum.KONTRAK 1. (3)bahasa kontrak 2. Perbaikan Naskah 3.

PENYELESAIAN SENGKETA  dpt diselesaikan di (1) pengadilan.PASCA KONTRAK 1. atau (2) luar pengadilan . PENAFSIRAN  Terjadi apabila isinya kurang jelas 3. PELAKSANAAN 2.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful