Kelompok 1 Ilmu Perundang-Undangan Kelas C Pagi Crystal Green 110110090099 Nike Nadia 110110090109 Mutty Ashila Nadhira

Reza 110110090110 Prima Annisa Widiastuti 110110090116 Ruth Marthania Silaban 110110090135

Asas-Asas Pembentukan Peraturan Perundang-undangan yang Baik Asas Formal Asas Tujuan yang Jelas Asas Materiil Asas Sistematika yang Benar Asas dapat dikenali Asas Perlakuan yang Sama dalam Hukum Asas Organ/Lembaga yang Tepat Asas Perlunya Pengaturan Asas Kesesuaian Jenis dan Materi Muatan yang Tepat Asas dapat dilaksanakan Asas Konsesus Asas Kepastian Hukum Asas Pelaksanaan Hukum .

Tingkat 1 Kerangka Kebijakan umum bagi peraturan yang akan dibuat Tingkat 2 Tujuan Tertentu dari peraturan yang akan dibuat Tingkat 3 Tujuan dari Bagian-bagian dalam Peraturan • Akan mengukur sejauh mana suatu peraturan perundang-undangan diperlukan untuk dibentuk • Tujuan yang jelas dicantumkan dalam konsiderans (menimbang). manfaat dan maksud yang jelas yang hendak dicapai. termasuk pula pada bagian penjelasan baik dinyatakan secara umum maupun secara instrumental • Setiap Pembentukan Peraturan Perundangundangan harus mempunyai tujuan. .

Asas Tujuan Yang Jelas LandasanRasional Rasional dalam peraturan perundangLandasan dalamsuatu suatu peraturan perundangundangan menggambarkan tujuan yang ingin dicapai undangan menggambarkan tujuan yang ingin dicapai Mencegah monopoli atau ketimpangan kepemilikan sumber daya Mengurangi dampak negatif dari suatu aktivitas terhadap komunitas maupun lingkungan Membuka informasi bagi publik dan mendorong kesetaraan antarkelompok Mencegah kelangkaan sumber daya publik akibat pemakaian yang tidak efisien Menjamin pemerataan kesempatan dan sumber daya serta keadilan sosial Memperlancar koordinasi dan perencanaan dalam sektor ekonomi maupun sosial 1. 3. 5. . 4. 6. 2.

 Peraturan perundang-undangan yangdibuat oleh lembaga yang tidak berwenang berakibat dapat dibatalkan atau batal demi hukum  Menjalankan pembagian kewenangan sebagaimana yang telah ditetapkan secra konstitusional dalam undang-undang dan yurisprudensi  Pembagian kewenangan antara organ pusat dan daerah  INDONESIA Kewenangan Pembuatan Peraturan Perundang-Undangan Undang-Undang • PP • PERPU • PERPRES •KEPPRES DPR bersama PRESIDEN PRESIDEN .Agar suatu organ dapat memberi penjelasan bahwa pembuatan suatu peraturan memang berada dalam kewenangannnya.

Proses yang akan digunakan untuk menyusun dan mengesahkan peraturan NASKAH AKADEMIK Memuat seluruh informasi untuk mengetahui landasan pembuatan peraturan perundang-undangan yang baru termasuk tujuan dan isinya . Lingkup materi kandungan dan komponen utama peraturan 3.• Ada karena selalu terdapat alternatif untuk menyelesaikan suatu masalah alternatif • Menentukan harus/tidaknya dibuat peraturan perundang-undangan tertentu apabila tujuan telah dirumuskan secara baik • Asas Perlu Pengaturan berperan dalam pembentukan perundang-undangan ASAS PERLUNYA PENGATURAN PERENCANAAN “Quality Control” Menjawab : 1. Alasan diperlukan peraturan baru 2.

Perumusan materi muatan dalam setiap Peraturan Perundang-Undangan harus memiliki kesesuaian dengan jenis perundang-undangan/ harus benar-benar memperhatikan materi muatan yang tepat dengan jenis Peraturan Perundang-Undangan .

ketentraman dan kedamaian bagi masyarakat. Sebagai bentuk usaha untuk menegakkan peraturan perundang-undangan secara efektif di masyarakat karena telah mendapat dukungan secara filosofis.  Sehingga berlaku secara efektif yang dapat berfungsi memberikan ketertiban. Sanksi yang sesuai . yuridis dan sosiologis sejak tahap penyususnannya karena tidak ada gunanya suatu peraturan yang tidak dapat ditegakkan. Sarana yang memadai bagi organ yang melaksanakan peraturan 3. Dukungan keuangan yang cukup baik dalam pembentukan maupun pelaksanaan serta penegakkan peraturan 4. Kondisi sosial yang cukup 2. (asas kedayagunaan dan kehasilgunaan)  Jaminan-Jaminan untuk dapat dilaksanakannya apa yang dimuat dalam peraturan perundang-undangan yang harus didukung dengan : 1.

Terbuka (asas keterbukaan): tidak adanya muatan materi peraturan perundang-undangan yang disembunyikan atau bersifat semu. sehingga dapat menimbulkan berbagai penafsiran dalam implementasinya 2. sitematika.Jelas (asas kejelasan rumusan) : memenuhi persyaratan teknis penyusunannya peraturan perundang-undangan.“KONSESUS” Adanya “kesepakatan” haruslah dianggap sebagai langkah awal untuk mencapai trakyat untuk melaksanakan kewajiban dan menanggung akibat yang ditimbulkan oleh peraturan perundangundangan yang bersangkutan KARENA pembentukan peraturan perundang-undangan ujuan-tujuan yang “disepakati bersama” oleh pemerintah dan rakyat. ASAS KONSESUS Diwujudkan Dengan : 1. Perencanaan yang baik. Diketahui rakyat mengenai akibat-akibat yang akan ditimbulkan serta latar belakang dan tujuantujuan yang hendak dicapai . jelas serta terbuka . dan pilihan kata sertabahasa hukumnya jelas dan mudah dimengerti sehingga tidak menimbulkan berbagai macam interpretasi .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful