P. 1
Kimdas Logam Nonlogam Metaloid

Kimdas Logam Nonlogam Metaloid

|Views: 338|Likes:
Published by Nadia Rizanedewi
kimi dasar
kimi dasar

More info:

Published by: Nadia Rizanedewi on Jul 16, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/17/2015

pdf

text

original

Sifat periodik yang membedakan logam, nonlogam, dan metaloid? Sebut dan jelaskan.

Jawab: Untuk memudahkan penulisan nama dan rumus, unsur-unsur dalam sistem periodik dibagi kedalam kategori logam dan nonlogam. Selain dua jenis itu, terdapat juga unsur lain yang dikenal dnegan metaloid. Metaloid mempunyai tampilan logam dan bukan logam sekaligus. Sifat logam suatu unsur dapat ditentukan melalui konfigurasi elektronnya. Sifat-sifat unsur logam yang umum adalah berbentuk padat, memiliki cahaya yang spesifik (metalic luster), dapat mengubah bentuk tanpa pecah (malleabilitas), dapat ditempa/lentur (ductility), dan dapat menghantar listrik dan panas (conductor), serta beberapa logam bersifat sangat reaktif. Lebih dari 70% unsur-unsur adalah logam, dengan beberapa contoh seperti, emas, tembaga, besi, seng, alumunium, krom dan lain-lain. Sifat kimia dari suatu bahan mencakup kelarutan bahan tersebut pada larutan, basa atau garam, dan pengoksidasian bahan tersebut, termasuk logam. Hampir semua sifat kimia erat hubungannya dengan kerusakan secara kimia. Kerusakan tersebut berupa gejala korosi. Hal ini sangatt penting dalam praktek. Sifat-sifat unsur nonlogam yang umum adalah jarang dijumpai dalam bentuk unsur murninya, dapat bersifat cair, gas atau padat. Contoh unsur nonlogam seperti karbon yang berada dalam bentuk grafit (arang bakar dan pensil) dan berada dalam bentuk berlian (diamond). Unsur nonlogam yang paling banyak dijumpai adalah oksigen dan nitrogen yang berada dalam bentuk senyawanya O2 dan N2 serta unsur lainnya juga berada dalam bentuk molekul atau senyawanya. Metaloid (semimetal) adalah unsur yang mempunyai sifat antara logam dan nonlogam, yang bersifat semikonduktor. Sebagai contoh unsur metaloid adalah silikon, Arsen atau Antimon, dari bentuk luar unsur ini berbentuk logam tapi warna gelapnya merupakan bentuk nonlogam.

unsur-unsur logam terletak pada bagian kiri-bawah sistem periodik unsur. Batas logam dan nonlogam pada sistem periodik sering digambarkan dengan tangga diagonal bergaris tebal. Ciri logam aktif dalam golongan 1 dan 2 adalah kecenderungannya melepaskan elektron di kulit terluarnya sehingga menghasilkan ion positif (memiliki energi ionisasi yang kecil). Reaktif artinya mudah bereaksi. Sementara unsur bukan logam adalah atom-atom yang dapat mencapai konfigurasi elektron gas mulia melalui perolehan sedikit elektron. yaitu kecenderungan melepas elektron membentuk ion positif. Jadi. Sebaliknya. dengan konfigurasi menyerupai gas mulia.Dari kiri ke kanan dalam satu periode. maka sifat logam-nonlogam dalam periodik unsur adalah: 1. sifat logam dikaitkan dengan keelektronegatifan. Beberapa unsur dalam golongan 16 dan 15 benar-benar bersifat bukan logam. Jadi. ada pula diantaranya yang bersifat metaloid. yaitu metaloid. . sedangkan sifat nonlogam berkurang. yaitu mereka memperlihatkan sifat-sifat logam dan bukan logam.Dari atas ke bawah dalam satu golongan. 2. Unsur-unsur logam pada sistem periodik unsur makin ke bawah semakin reaktif (makin mudah bereaksi) karena semakin mudah melepaskan elektron. sedangkan unsur-unsur nonlogam terletak pada bagian kanan-atas. Unsur-unsur bukan logam cenderung menangkap elektron (memiliki keelektronegatifan yang besar). sifat logam berkurang. Metaloid dijumpai di bagian atas golongan 3 dan dibagian bawah golongan 16 dan 17. Secara kimia. Contohnya adalah boron dan silikon. sehingga unsur-unsur di sekitar daerah perbatasan antara logam dan nonlogam itu mempunyai sifat logam sekaligus sifat nonlogam. sifat logam bertambah.Sifat logam berhubungan dengan kereaktifan suatu unsur. sedangkan sifat nonlogam bertambah. unsur-unsur bukan logam pada sistem periodik makin ke bawah makin kurang reaktif (makin sukar bereaksi) karena semakin sukar menangkap elektron. sifat logam tergantung pada energi ionisasi. Sesuai dengan kecenderungan energi ionisasi dan keelektronegatifan.

.com/.multiplycontent..com/2010/06/sifat-sifat-periodik-unsur.multiply.ac.images./kimia%20bab %2046%20(gebrika.doc repository./4/Chapter%20II.pdf http://www.id/bitstream/123456789/.gebrika.html .multiply..dokterkimia..usu.com).

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->