P. 1
Agama Islam Sumber Hukum Islam (Buku)

Agama Islam Sumber Hukum Islam (Buku)

|Views: 647|Likes:
membahas pengertian agama islam sumber hukum islam
membahas pengertian agama islam sumber hukum islam

More info:

Published by: Yunike Wirahmaningrum on Jul 16, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/22/2014

pdf

text

original

DIKTAT PENDIDIKAN AGAMA ISLAM KELAS X

Dede Sutisna

SMK NEGERI 30 JAKARTA
Jl. Pakubuwono VI Kebayoran Baru Jakarta Selatan Telp. 021-7221253 – Fax. 021-72794323
smkn30jkt@gmail.com – smk30jakarta.net

sumber hukum islam

Memahami Sumber Hukum Islam, hukum taklifi, dan hikmah ibadah.

 Menyebutkan pengertian, kedudukan, dan fungsi al-Quran, Hadis, dan

Ijtihad sebagai sumber hukum Islam.

 Menjelaskan pengertian, kedudukan dan fungsi hukum taklifi dalam hukum

Islam. Menjelaskan pengertian dan hikmah ibadah Menerapkan hukum taklifi dalam kehidupan sehari-hari.

SUMBER HUKUM ISLAM
Dewasa ini kaum muslimin banyak belum mengerti dan memahami hakikat sumber hukum yang menjadi rujukannya dalam beragama. Ironisnya pernyataan sumber hukum Islam adalah Al-Qur‘ân dan Sunnah serta Ijma’ dan Qiyas merupakan hal yang sudah umum di masyarkat. Namun itu hanya sekedar slogan tanpa diketahui hakikatnya, sehingga banyak da’i dan tokoh agama berfatwa menyelisihi sumber-sumber hukum tersebut.

2

Bab 5_Sumber Hukum Islam

203). baik batiniyah maupun lahiriyah yang berhubungan dengan agama. Sehingga ketiganya menjadi sumber hukum yang ma‘shum. 1/272). Syaikhul-Islamt mengatakan.Nya. sehingga ia dapat berpegang teguh (komitmen) dan mengamalkan tuntutannya setelah benar-benar selamat dari Pendidikan Agama Islam kelas X 3 . Firman Allah Subhanahu wa Ta'ala : Dan barang siapa yang menentang Rasul sesudah jelas kebenaran baginya dan mengikuti jalan yang bukan jalan orang-orang mu’min. hlm. Ijma’ menjadi sesuatu yang ma‘shum dari kesalahan dengan dasar firman Allah dan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam . menyempitkan lingkaran perselisihan dan pemutus perbedaan pendapat di antara orang-orang yang berbeda pendapat. Karena Ijma’ adalah salah satu dasar yang menjadi sumber rujukan. agama kaum muslimin dibangun berlandaskan ittiba‘ kepada Al-Qur‘an dan Sunnah Rasulullah serta kesepakatan umat (Ijma’). pedoman dan sumber dasar hukum syari’at yang mulia ini setelah Al-Qur‘ân dan Sunnah. Syaikh Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah menyatakan. Demikianlah. Ijma’ umat ini sebagian besar dalam masalah dasar dan pokok agama. menjadi penguat kandungan keduanya dan penghapus perselisihan yang ada di antara manusia dalam semua yang diperselisihkan. Ijma’ bersumber dari Al-Qur‘ân dan Sunnah. wajib bagi siapapun yang ingin selamat dari ketergelinciran dan kesalahan untuk mengetahui Ijma’ (konsensus) kaum muslimin dalam permasalahan agama. Sabda Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam : Umatku tidak berkumpul (sepakat) di atas kesesatan. Khalid al-Mushlih. Ijma’ adalah sumber hukum ketiga yang dijadikan pedoman dalam ilmu dan agama. (Qs. Kami biarkan ia leluasa terhadap kesesatan yang telah dikuasainya itu dan Kami masukkan ia ke dalam Jahannam. Allah Subhanahu wa Ta'ala menyatukan hati umat ini dengan Ijma’ sebagai rahmat dan karunia dari. Karenanya. Oleh karena itu. an-Nisâ‘/4:115).Padahal sangat jelas kedudukan Ijma’ dalam agama ini. Seluruh amalan dan perbuatan manusia. (Syarh al-‘Aqidah al-Wasithiyah. mereka menimbangnya dengan ketiga sumber hukum ini. dan Jahannam itu seburuk-buruknya tempat kembali. (Dar’u Ta’arudh al-‘Aql wa an-Naql. Dan banyak dari masalah furu’nya yang menjadi faktor penyebab bersatunya kaum muslimin.

Sebagai contoh adalah perintah Allah untuk mendirikan shalat.penyimpangan (tahrif) dan memastikan kebenaran penisbatannya (penyandarannya) kepada syariat serta tidak dibenarkan menyelisihinya setelah mengetahui Ijma’ tersebut. Sebagai contoh adalah aturan mengenai hubungan muslim dengan non-muslim.. dan tidak diperlukan adanya lagi suatu 4 Bab 5_Sumber Hukum Islam . Karena itulah. yang pada umumnya ditulis pada masa keemasan keilmuandalam islam. waktu dan lokasi pada saat dibuatnya fatwa tersebut. dan Fatwa. teks-teks hukum dalam Islam yang ditulis oleh tokoh-tokoh Islam terkemuka (biasanya terbatas pada madzhabnya masing-masing). dan kita semua kembali merujuk kepada keterangan mereka tentang Ijma’ yang benar. dapat menjadi pendorong bagi kaum muslimin untuk dapat bersatu. c) The detailed Injuctions. yaitu pada jaman disnasti Abbasiyah (750-950 M). Para imam (ulama besar) umat ini telah sepakat memvonis sesat orang yang menyelisihi konsensus umat ini dalam satu permasalahan agama. Sedangkan sumber lain bagi Hukum Islam (Secondary sources) adalah tulisan-tulisan atau pendapat-pendapat para cendekiawan muslim yang diformulasikan pasca wafatnya Rasulullah SAW. Semoga dengan menimbang semua amalan perbuatan yang berhubungan dengan agama kepada ketiga sumber di atas.. atau aturan yang berlaku bagi muslim yang dikeluarkan oleh para ulama dalam rangka menjawab pertanyaan ummat berkaitan dengan sesuatu hal yang spesifik tergantung situasi. dan penjelasan atas ayat-ayat tersebut bisa didapati dari hadis atau sumber hukum Islam lainnya. atau perintah-perintah Allah yang tertulis di dalam Alquran namun tidak ditemui penjelasan tentang tata cara pelaksanaan atas perintah tersebut. berpuasa atau mengeluarkan zakat. Abdur Rahman i Doi (Shari’ah: The Islamic Law. kondisi. namun di dalam Alquran terkandung setidaknya 500 perintah Allah SWT yang sifatnya berkaitan dengan hukum. Bahkan bisa menjadi landasan untuk memberi vonis kafir dan murtad dalam beberapa keadaan tertentu. para ulama juga telah memperhatikan hal ini secara sempurna. yaitu dimana Alquran telah memberikan penjelasan yang detail berkaitan dengan satu perintah Allah SWT. 1989) membuat klasifikasi atas aturan-aturan yang terkait dengan hukum ke dalam empat bagian besar yaitu: a) The concise injunctions. atau perintah-perintah Allah yang secara jelas tertulis dalam Alquran. b) The concise and detailed injunctions. 1. Seperti yang (mungkin) kita ketahui bahwa sumber utama (primary sources) dari Hukum Islam adalah Alquran dan Sunnah (yang bentuknya adalah dalam teks hadis). al-Quran Alquran bukanlah tulisan hukum. kemudian biasa disebut ilmu fiqih.

atau para hakim yang dibuat setelah Rasulullah SAW wafat. Muslim (875M). Masing-masing memiliki arti sendiri-sendiri yang menandakan kualitas dari hadis-hadis tersebut. hanya sunnah yang berkaitan dengan hukum sajalah yang dikategorikan sebagai suatu sumber hukum Islam. sehingga untuk menetukan hukum atas hal-hal tersebut perlu diambil melalui suatu proses yang dinamakan ijtihad. sehingga sunnah yang tidak langsung berkaitan seperti bagaimana teknik pertanian. Abu Dawud (888M).penjelasan tambahan. cendekiawan muslim. strategi peperangan. namun secara umum umat muslim mengenal empat kompilasi hadis yang dikumpulkan atau diriwayatkan ulama di atas. 3. dan At-Tirmidhi (892M). Sebagai contoh adalah hukuma hadd (huddud). untuk mengklarifikasi ayat-ayat Alquran yang mungkin dapat menerbitkan keraguan bagi ummat. Sunnah sendiri digunakan dalam berbagai keperluan diantaranya adalah untuk menkonfirmasi hukum-hukum yang sudah disebutkan dalam Alquran. sehingga dapat digolongkan dalam tiga jenis: Muwatir. sehingga sunnah dapat berarti sebuah contoh perbuatan atau hukum yang diambil dari adanya suatu hadis. Mungkin masih ada hadis yang diriwayatkan oleh selain empat ulama terkemuka ini. Hadis dan Sunnah Sunnah adalah segala perbuatan dan perkataan Rasulullah. Mazhab Sumber-sumber bagi Hukum Islam adalah pendapat-pendapat dan tulisan-tulisan dari para ulama. dan d) Fundamental principles of Guidance. Ilmu-ilmu yang dikompilasikan oleh para ulama ini merupakan sumber-sumber hukum Islam yang sangat bernilai Pendidikan Agama Islam kelas X 5 . Hadis sendiri diklasifikasikan berdasarkan kualitas dari periwayatnya (bisa dipercaya) dan kekuatan dari isnad atau bagaimana hubungan antara para periwayat itu sendiri. untuk memberikan penjelasan tambahan bagi ayat Alquran yang menjelaskan sesuatu secara umum. 2. Mashhur. dan Ahad. prinsip-prinsip ini tidak memiliki penjelasan yang terperinci dan pasti (clear cut). dan memperkenalkan hukum baru yang tidak disebutkan dalam alquran. termasuk segala sesuatu yang disetujui oleh Beliau. Hadis sendiri berarti segala hikayat atau pembicaraan yang digunakan dalam meriwayatkan segala sesuatu tindak tanduk Rasulullah. dan lain sebagainya tidak dianggap sebagai sebuah sumber hukum Islam atau hukum pidana Islam. Kompilasi atas hadis dilakukan oleh para ulama dan cendekiawan muslim yang secara umum dikumpulkan oleh empat periwayat hadis terkemuka yaitu kompilasi hadis yang diriwayatkan oleh Al-Bukhari (870M). Berkaitan dengan Shariah.

Imam As-Shafii terkenal karena ke-moderat-annya dan penilaiannya yang berimbang. serta pernah menjadi mdhab resmi yang digunakan di Turki (dinasti Utsman). Madhad Hanafi dikembangkan oleh seorang ulama dan cendekiawan muslim yaitu Imam Abu Hanifa (80-150 H. termasuk Indonesia. India. dan muridnya yang terkenal Abu Yusuf dan Muhammad. Madhab Maliki mengikuti ajaran-ajaran yang dikembangkan oleh ulama dan cendekiawan muslim Imam Malik (lahir 95H atau 717M) yang menitikberatkan pada praktek-prakte yang diterapkan penduduk di Madinah sebagai suatu bentuk contoh kehidupan Islam yang paling otentik. dan walaupun Beliau menghormati tradisi. Para pengikut madhab Shafii secara dominan diikuti oleh umat muslim yang berada di Asia Tenggara. serta memiliki pengikut yang juga mayoritas di Iraq. Saat ini. Madhab ini paling banyak berkembang dan dikuti di India dan Timur Tengah. Berdasarkan aliran dalam Islam yang ada saat ini. secara umum terdapat dua aliran besar yaitu Sunni dan Shiah. dan negara-negara kawasan teluk. 6 Bab 5_Sumber Hukum Islam . atau 702-772M). Maliki.bagi umat muslim sebagai hingga saat ini. dan Shafii. Saat ini madhab Hambali secara dominan diterapkan di saudi Arabia. Mereka menekankan pada penggunaan alasan-alasan dan shura atau diskusi kelompok daripada semata-mata mengikuti aturan atau tradisi yang telah ada secara turun temurun. Hambali. menurut sebagian cendekiawan lebih diakibatkan sebagai akibat dari pergesekan politik dalam dunia muslim terhadap pendapat bahwa pemimpin umat muslim harus selalu merupakan keturunan dari keluarga Ali. ajaran-ajaran Imam Malik atau madhab Maliki paling banyak ditemui hampir di seluruh bagian wialayah muslim di benua Afrika. yaitu keponakan dari Rasulullah sekaligus suami dari puteri nabi Fatimah. Imam As-Shafii mengevalusinya secara lebih kritis dibandingkan dengan Imam Malik. Madhab Syafii didirikan oleh seorang ulama dan cendekiawan bernama Imam As-Shafii (lahir 150H atau 772M) adalah merupakan murid dari Imam Malik dan pernah belajar dari beberapa tokoh cendekian muslim yang paling terkemuka pada saat itu. Empat aliran besar (madhabs) yang tergolong dalam aliran sunni adalah Madhad Hanafi. Madhab Syiah yang dianut oleh sekitar 10% umat muslim saat ini. Madhab yang masih memiliki sub-madhab (katakanlah seperti itu) seperti Ithna’ashaaris dan Isma’ilis saat ini ditemui secara dominan di negara Iran. Sedangkan satu aliran yang terdapat dalam Shiah adalah Madhab Shiah itu sendiri. Madhab Hambali dikembangkan oleh ulama dan cendekiawan muslim yang bernama Imam Ahmad ibnu Hambali (lahir 164H atau 799M) yang menjunjung tinggi nilai-nilai tradisi dan ketuhanan serta mengadopsi pandangan yang tegas terhadap hukum.

Jika dibaca bukan ibadah seperti hadis qudsi. Al-Qur'an yang kita kenal sekarang ini adalah dalam bentuk mushaf yaitu lafadz yang tertulis/dibukukan. tidak pula dinamakan alQur'an. sedangkan yang lebih luas penguraian pengertian beserta segala aspeknya disebut tafsir alQur'an. AL-QURAN 1. Kitabullah. alFurqan (membedakan antara yang haq dan yang batil). diungkapkan juga pengertian yang sersirat. Sedangkan menurut istilah ialah wahyu Allah swt yang merupakan mukjizat yang diturunkan kepada Nabi Muhammad saw. maka firman Allah swt yang diturunkan kepada Nabi Musa as dan Isa as serta nabi-nabi lainnya bukan dikatakan al-Qur'an. Dengan keterangan diatas. cendekiawan muslim dan ahli hukum islam telah menulis buku-buku yang berisi hal-hal yang berkaitan dengan hukum Islam. Demikin pula firman Allah swt yang diturunkan atau disampaikan kepada nabi Muhammad saw. Al-Qur'an yang disalin kedalam berbagai bahasa disebut terjemah al-Qur'an. Dan az-Zikru (peringatan) dan masih banyak lagi nama-nama al-Qur'an. tafsir inilah yang akan menjelaskan kepada kita kandungan al-Qur'an disamping pengertian al-Qur'an yang tersurat. Tulisantulisan ini juga dipandang sebagai sumber-sumber hukum yang diakui dan berlaku terutama di dalam kalangan madhab mereka masing-masing. Pengertian al-Qur'an Dalam segi bahasa al-Qur'an artinya yang dibaca.4. Fatwa Fatwa adalah aturan hukum yang dikeluarkan oleh seorang ulama atau cendekiawan muslim yang terkemuka dalam menjawab pertanyaan atau memberikan aturan terhadap hal-hal yang sifatnya khusus saja. Tulisan-tulisan tentang hukum Islam Banyak ulama. Jika dibaca menjadi ibadah kepada Allah swt. Al-Qur'an juga mempunyai nama-nama lain seperti al-Kitab. Fatwa juga harus berasal dari sumber dan merupakan turunan hukum Islam serta dihasilkan oleh para ulama dan cendekiawan muslim yang terkemuka (mujtahidin) yang dilakukan melalui proses ijtihad dan diambil hanya jika sumber hukumnya tidak jelas atau belum ada. sehingga akan jelaslah maksud sabda Rasulullah saw tentang sifat al-Qur'an sebagai berikut: Pendidikan Agama Islam kelas X 7 . Al-Qur'an dikumpulkan pada zaman khalifah Abu Bakar dan mulai dibukukan pada zaman khalifah Usman bin Affan. sebagai sumber hukum dan pedoman hidup pemeluk Islam. Al-Qur'an sebagai petunjuk bagi orang-orang yang bertaqwa akan terungkap oleh tafsir. 5.

Karena itulah seebagai syarat bertakwa kepadaa Allah swt. c. Sebagai firman Allah swt: ?? ????? ?? ????? ?? ????? (??? ???? ) Artinya: tidak kami alpakan sesuatu dalam kitab (Q. al-Zukhruf: 43) Betapa tingginya kedudukan al-Qur'an sebagai dasaaar hukum yang penuh berkat raahmat dari Allah swt. yang dikenal sebagai muamalah. Hukum amaliyah (hukum-hukum yang berkenaan dengan pelaksanan syariat dan pengertian khusus). Kedukukan dan fungsi al-Qur'an Kedudukan al-Qur'an al-Qur'an berkedudukan sebagai sumber hukum yang utama dan yang pertaama. Hukum amliyah pada garis besarnya dibagi dua: a. b. tak adaa saattu jenis hukumpun yang tidak terdapat dasarrdasarnya. baik berrupa ibadah khusus kepada Allah swt seperti shalat. Manusia diwajibkan mengikuti hukumhukum al-Qur'an sebagaimana firman Allah swt: ???? ??? ?????? ???? ?? ????? ?? ???? ?????? ?????? (??? ???? ) 8 Bab 5_Sumber Hukum Islam . Pemmbagian hukum al-Qur'an a. S. al-Anam:38) kedudukan al-Qur'an itu sumber utama dan pertama bagi tasyri Islam. Hukum-hukum khuluqiah (hukum-hukum yang berkenaan dengan akhlak). Hukum-hukum istiqadiah (hukum-hukum yang dikenal dengan keimanan). pering atau yang dijelaqskan/bijaksana daan jalan yang lurus (H. utang piutang dan sebagainya. b. sewa menyewa. mauppun mengandung unsur kemasyarakatan seperti zakat. 3. jual beli. hukum yang mengantar hubungan antara sesama manusia. S.Artinya: Al-Qur'an adalah cahaya yang terang beenderang. seperti munakahah. Baihaqi) 2. mawaris. hukum yang mengantar hubungan manusia dengan khalliknya yang dikenal sebagai istilah ibadah. maka seegala sesuatu ketetapan supaya berpegang kepada al-Qur'an dan peembuatannya sebgai firman Allah swt: ??????? ?????? ???? ???? (?????? ) Artinya: "maka berpegang teguhlah pada apa yang diwahyukan Allah swt kepadaamu (Q. R.

sebagai obat bagi segala penyakit rohani. diantara mengenal iman kepadaa yang waajib. maka tidak mau mendengarnya. (Q. sebagaii penegas bidang ibadah Ibadah sebagai realitas dari pada akidah dapat dijadikan ukuran kuuwaalitas iman seseorang. S. Iman menurut istilah menyangkut keyakinan ucapan dan perbuatan. memberikan motifasi/dorongan untuk kemajuan teknologi. membawa kabar gembira (menyeddiakan paahala) bagi yang beramal shalih dan memberikan peeringatan (mengancam dengan siksa) bagi yang durrhaka firman Allah swt dalam al-Qur'an: ????? ?????? ?? ??? ???? ?? ???????? (???? ) Artinya: yang memberrikan kabar gembira dan memberikan peringatan. menjadi pedoman khidup bagi setiap mukmin. S. Firmna Allah swt: Artinmya: Dan sesungguhnya al-Qur'an itu benar-benar menjadi petunjuk bagi orang-orangyang beriman. (Q. memberikan pengajaran kepada kita dengan pengalaman kisah-kisah masa silam. baik yang bersifat positif dengan meemikul resiko yang menyenangkan ataupun yang bersifat neegatif dengan memikull resiko yang tidak menyenangkan merupakan pedoman bagi umat manusia. makaa itulah dan berita kwalah agar kamu diberi raahmat (Q. S. tetapi kebanyakan mereka berrpaling. an-Naml: 77) f. al-Anam: 155) Demikian kedudukan al-Qur'an sebagai sumber Islam yang pertama dan utama.Artinya: Dan al-Qur'an itu adalah kitab yang kami turunkan yang diberkati. Fungsi al-Qur'an a. 4. al-Isra': 82) g. (Q. Pendidikan Agama Islam kelas X 9 . al-Fushilat: 4) e. c. Sejarah masa lalu dinyatakan dalam kisa-kisah yang diterangkan dalam al-Qur'an. Dalam bidang akidah penegasan al-Qur'an merupakan khulasah (intisari) yang diprioritaskan. S. al-Qur'an berfungsi sebagai penegas bidang akidah. b. d. Firman Allah swt: Artinya: Dan kami turunkan dari al-Qur'an sesuatu yang menjadi peenawar dan rahmat bagi orang-orang beriman.

S. Tuntunan ibadan sebagai peran yang menrubahhidupkan jiwa tauhid.185. e. kitab-kitabnya. Firman Allh dalam Al-Qur'an.286. Garis-garis besar isi al-Qur'an Pokok-pokok isi al-Qur'an adaa lima. Tauhid kepercayaan kepada Allah swt.Al-Baqorah. para rasul.Kita boleh. Dasar-dasar al-Qur'an dalam membuat hukum al-Qur'an diturunkan Allah swt kepada Naabi Muhammad saw untuk dijaddikan peetunjuk dan peengaajaran bagi seluruh umat manusia. dan qada dan qadar yang baik dan buruk. Mengqasar shalat(dari empat menjadi dua rakat)dan menjama (mengumpulkan shalat)yang masing-masing apabila berpegian sesui dengan syarat-syaratnya. (Q. c. dan rasul-rasul juga sejarah mereka yang mengingkaari agama Allah swt dan hukumhukumnya. d. yaaitu orang-orang yang shalil seeperti nabi-nabi. dan (2) berangsur-angsur. Allah swt tidak aakan memberikan sesutu kepada seorang melaainkan sesui dengan ke sanggupannya.Al-Qur'an diturunkan untuk memberikan peetunjuk sehingga menjadi rahmat sebelum dirasakan seebagai rahmat. 10 Bab 5_Sumber Hukum Islam . Firman Allah swt: Artinya: Hai jamaah jin manusia jika kamu sanggup menghembus (melihat) menjuru ke langit maka lintasilah. dalam mengadddakan perrintah dan larangan. Al Baqorah. Maksud sejarah ialah sebagaii tuntunan dan tauladan bagi orang-orang yang hendak mencari kebahagiaan dan meliputi tuntunan akhlak. Al-Qur'an selalu berpedoman kepada dua hal yaitu: (1) tidak meembedakan.(Q. 6. ar-Rahman: 33) 5. S.) Artinya. Hukum yang dihajati pergaulan hidup untuk keeebahagiaan dunia akhirat. Tentu dengan melalui proses tertentu dengan bantuan ilmu pengetahuan. b. Inti sejarah orang-orang yang tunduk kepada Allah swt. Tidak membedakan.S. a. Janji dan ancaman: al-Qur'an menjanjikan pahala bagi orang yang meneerima dan mengamalkan isi al-Qur'an dan mengancam mereka yang mengingkarinya dengan siksa. a. Artiya.(Q. Allah swt menghendaki kelonggaran bagi dan tidak menghendaki ke sulitan bagi mu. kamu tidak dapat menembuskan dengan kekuatan. malaikat-malaikattnmya. hari kiamat/kemudian.) Dengan dasar itulah. 1.

Di kota Mekkah dan Maddinah. Janganlah mendekati shalat jika kamu dalam keadan mabuk. 219) Lalu datanglah fase yang ke dua dari fase mengharamkannya sesat sebelum shalat bahwa bekas-bekasnya harus lenyap sebelum shalat.Hal ini dapat di ketahui sebagi berikut. misalnya pengumuman dasar peperangan dan jihad dimasa permulaan Islam. atau di berbagai kesematan. Penerapan Sikap dan Perilaku Sikap dan perilaku yang mencerminkan penghayatan terhadap al-Quran sebagai sumber hukum. 7.S. agar kamu memperoleh kebahagiaan. antara lain adalah: a. c. 43. yaitu dengan fiman Allah swt. Mengharamkan sesuatu secara berangsur-angsur seperti laranganlarangan minum minuman keras dan penjudi. Boleh titik berpuasa bila berpergian . Jika keadan memaksa. Artinya.tetapi dosanya lebih besar dari manpatnya. Setelah banyak orang-orang menninggalkan kebiasaan itu dan sesudah turun ayat yang pertama dan yang kedua. Waihai orang-orang yang beriman. (Q. Mempelajari dan memahami al-Quran di antaranya melalui metode ayat bil ayat. (Q. yaitu memahami ayat al-Quran dengan ayat yang lainnya. Berangur-angsur Al-Qur'an telah membuat Hukum yang berangsur angsur. al-Qur'an-Maidah: 90) Demikianlah Allah swt membuat larangan secara berangsur-angsur pula. 2. An-nisa.sebagaimana Firman Allah swt Artinya. S. judi dan bertenung adalah pekerjaan keji termasuk perbuatan syetan. (Q. Boleh memakan-makan yang haramkan. S.Al-baqarah.) Kemudian datanglah fase terakhir yaitu larangan keras terhadap arak dan judi. sesungguhnya arak.b.Katakan oleh mu bahwa minuman yang memabukan dan penjudi itu dosa besar dan ada manfatkannya bagi manusia. berikut terjemahannya dan gemar membawanya untuk terus dibaca di saat waktu luang. Misalnya: ♦ tahapan 1 tata krama membaca al-Quran ♦ tahapan 2 tata krama menerjemahkan al-Quran Pendidikan Agama Islam kelas X 11 . maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu. Boleh bertayamum sebagi wudu'. Mereka bertaya kepadamu tentang minuman yang memabukan dan tentang penjudian. yaitu fiman Allah swt: Artinya: Wahai orang-orang yang beriman. b. d. Memiliki al-Quran.

Rasulullah bersabda. Mengamalkan/mensyiarkan al-Quran dan tetap mempelajarinya. d. g. tidak disimpan di tempat yang tidak selayaknya. 61: 2-3. agar dapat menerjemahkan atau menafsirkan ayat-ayat al-Quran. e. sudahkan bias membaca al-Quran? Jika belum jelaskan alasannya?! As-Sunnah 1. karena al-Quran dijadikan petunjuk dan pedoman hidup manusia. Gemar menghafal surat-surat pendek/panjang dan digunakan sebagai bacaan ketika salat.♦ tahapan 3 tata krama memahami isi kandungan al-Quran ♦ tahapan 4 tata krama melaksanakan isi kandungan al-Quran ♦ tahapan 5 tata krama mensyiarkan al-Quran c. 4. Pengertian sunnah Sunnah menurut bahasa artinya perjalanan. 7: 179? Bagaimana dengan diri Anda. saraf. pekerjaan atau cara. Bagaimana jika seorang muslim tidak atau enggan memahami alQuran? Kaitkan dengan QS. Bertadarus dan tadabur al-Quran sesuai dengan kemampuan masingmasing. dipelihara dan dirawat agar tidak cepat rusak. tiada ditegurnya sebagai bukti bahwa perbuatan itu tidak teralarang hukumnya. Menghormati al-Quran. f. 3. Bagaimana dampaknya kepada seseorang yang telah memahami ayat al-Quran tetapi tidak dipatuhinya? Kaitkan dengan QS. perbuatan dan keterangannya yaitu yang dikatakan atau yang diperbuat oleh para sahabat dan ditetapkan oleh Nabi. Dari Utsman bin Affan. Melaksanakan pesan moral yang terdapat dalam al-Quran di kehidupan sehari-hari. h. Imam Turmuzi) Point does Your one take from that sentence conclusion is Tadabur al-QURAN Bahan Diskusi 1. "Yang paling baik di antara kamu adalah orang yang mau belajar al-Quran dan mengajarkannya". (HR. 12 Bab 5_Sumber Hukum Islam . Mempelajari bahasa Arab. khususnya dibaca secara rutin sehabis salat fardu maghrib dan subuh. nahwu. Sedangkan menurut istilah syara adalah perkataan Nabi Muhammad saw. dan ilmu lainnya. Diskusikanlah apa yang terjadi jika seseorang telah pandai membaca al-Quran tetapi tidak paham apa yang dibacanya!? 2.

Bukhari Muslim) b. Macam-macam kiualitas hadis Secara garis besar. riwayat hadis yang ada hamper didominasi hadis ahad. R. sunnah Qauliyah.2. Sementara yang dimaksud dengan hadis ahad adalah hadis yang diriwayatkan oleh perorangan yang jumlahnya tidak mencapai jumlah mutawatir. sedangkan waktu shalat masih ada. sedangkan yang satunya tidak mengulangi shalatnya. ialah suatu amalan yang ddikeehendaki atau diinginkan Nabi saw. Dengan kata lain. Engkau telah mengikuti sunnahku dan telah memenuhi kewajiban shalatmu. 3. Selesainya shalat keduanya melanjutkan perjalanan dan menemukan air. sunnah hammiyah. Jenis sunnah a. baik yang perkataan maupun perbuatan. Mengingat kualitas masing-masing orang yang meriwayatkan hadis (perawi) berbeda satu sama lain. Karena persyaratan hadis mutawatir cukup ketat. saloah seorng dari keduanya kemudian berwudhu dan mengulangi shalatnya. misalnya puasa tanggal sembilan Muharram. yang dapat disimpulkan sebagai perintah atau larangan melalui contoh teladan beliau. hadis yang memiliki mata rantai sanad yang bersambung. d. yaitu perkataan dari Rasul contohnya yang sudah masyhur ialah Hadis: Artinya: sesungguhnya setiap perbuatan itu tergantung kepada niat (H. sedang keduanya ingin melaksanakan shalat. Shahih. kualitas hadis dibagi menjadi dua: mutawatir dan ahad. puasa. tidak mengandung cacat. maka jumlahnya bias dibilang sangat sedikit. Pendidikan Agama Islam kelas X 13 . Contoh seperti pelaksanaan ibadah shalat. maka hadis ahad sendiri masih dibagi tiga macam: a. sunnah fi'liyah. Yang dimaksud dengan hadis mutawatir adalah sebuah hadis yang diriwayatkan oleh sejumlah orang banyak yang tidak memungkinkan melakukan kebohongan bersama. tetapi belum sampai beliau kerrjakan sesudah wafat. haji dan sebagainya. sedangkan beliau berkata: engkau mendapat pahala dua kali. yaitu perbuatan Rasulullah saw. c. tidak bertentangan dengan riwayat hadis kebanyakan. sunnah taqririyah. serta diriwayatkan oleh seorang perawi yang adil dan akurat. Contohnya seperti kisah dua orang shahabat dalam keadaan mufasir tidak menemukan air. yaitu pengakuan dan penetapan pemberian perseetujuan hal-hal yang dilakukan oleh para shahabat.

2. al-Ashr: 7) Artinya: barang siapa yang mentaati Rasul. melainkan Rasul langsung memberikan contoh pelaksanaannya. S. sebuah hadis yang tidak memenuhi beberapa kriteria hadis shahih maupun hasan. 1) Dalil yang berupa nash antara lain. Dha'if. maka sesungguhnya mentaati Allah swt. Dalam perintah shalat tersebut. zakat dan haji. berbuat dosa). 14 Bab 5_Sumber Hukum Islam . Contoh: "Barangsiapa yang berkata kepada orang miskin. firman allah dalam al-Qur'an: artinya: apa yang diberikan Rasul kepadamu maka terimalah dia dan yang ddilarangnya bagimu maka tinggalkan. Ibnu 'Adi). S. seperti shalat. haji. menurut Imam Yahya ia sebagai pendusta dan bias dikatakan sebagai pemalsu hadis. Hasan. pendusta. kesimpulan ini diperoleh berdasarkan dalildalil yang memberikan petunjuk tentang kedua kedudukan dan fungsi sunnah. an-Nisa: 80) 2) Dalil akal Bila sunnah tidak menjadi dasar hukum (hujjah) maka seebagaimana cara melaksanakan perintak al-Qur'an yang masih bersifat ijmal." 4. menguatkan dan menegaskan hukum yang terdapat dalam alQur'an contohnya seperti perintah melaksanakan shalat. ataupun pertimbangan akal yang sehat. Contoh lain yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim: "Barang siapa mati karena mempertahankan hartanya. Sunnah sebagai dasar hukum Kaum muslimin sepakat bahwa sunnah sebagai dasar hukum yang kedua sesudah al-Qur'an. dan sebagainya. Kedudukan sunnah a. hadis yang tidak jauh berbeda dengan pengertian shahih. Yang membedakan antara keduanya hanya pada kualitas perawinya. maka ia mati syahid. mengkaitkan yang mutlak dan mentaksiskan yang umum ('am). ijma. puasa. pelupa.b. puasa. menguraikan dan merincikan yang global atau mujmal. bergembiralah. di mana perawi hadis hasan tidak sepopuler perawi hadis shahih. (Q. Di antara perawi hadis tersebut ialah Abu Mali bin Harun. maka wajib baginya surga. baik yang nash. dengan demikiawn tidak patut kita sangkal mengenai kedudukan sunnah sebagai salah satu sumber hukum. (para perawinya termasuk suka berbuat fasik. larangan menghadik orang tua. Sunnah terhadap al-Qur'an meliputi tiga fungsi pokok yaitu: 1. (Q. larangan membunuh kecuali dengan jalan haq dicantumkan dalam alQur'an ditegaskan juga dalam sunnah. b. c." (HR.

masing-masing menjelasakan akan jual beli yang mengandung riba. haram memakai sutra dan cincin emas bagi laki-laki dan sebagainya. dan Haji. 6. tingkat ahad inilah yang baik. yatu yang diriwayatkan dengan sanad yang banyak. b. Sunnah yang dapat dijadikan hujjah Sunnah yang dapat dijadikan hujjah adalah yang dapat dipertanggungjawabkan kesahihannya dengan uraaian berikut: a. Penerapan Sikap dan Perilaku Sikap dan perilaku yang mencerminkan memahami hadis sebagai sumber hukum kedua antara lain adalah: a. puasa. Sunnah masyhur. agar kamu menerangkan kepada umat manusia apa yang telah diturunkan kepada mereka dan upayaa mereka memikirkan. taqsid dan daqsis berfungsi penjelasan apa yang dikehendaki al-Qur'an. menentukan berbagai yang haram dan yang tidak haram dan laain sebagainya. rasulullah saw. Sunnah ahad. an-Nisa: 44) Contohnya seperti penjelasan tata cara ibadah shalat. c. S. menetapkan dan mengadakan hukum yang tidak disebutkan dalam al-Qur'an hukum yang terjadi adalah merupakan produk sunnah sendiri yang tidak ditunjukan oleh al-Qur'an contohnya seperti haram memadu seseorang perempuan dengan bibinya dari pihaak ibunya. Dapat menghafal hadis-hadis pendek untuk dijadikan bahan latihan berdakwah/khutbah. (Q. 5. yaitu yang diriwayatkan dengan paling sedikit tiga sanad. memang mempunytai tugas penjelas kitabullah al-Qur'an sebagaimwana firman Allah swt: artinya: dan kami turunkan kepadamu al-Qur'an. 3.tafsir. Sunnah mutawatir. tak seorangpun yang menolak keasliannya. haram makan daging burung yangberkuku panjang. penjelasan harta benda yang diwajibkan mengeluarkan zakatnya dan nisabnya. umumnya hadis yang demikian populer dalam masyarakat. sehingga tidak ditentukan lagi siapa-siapa saja yang diriwayatkannya. yaitu yang diriwayatkan dengan dua atau satu sanad saja. khususnya hadis sahih untuk diterapkan sebagai sumber hukum kedua setelah al-Quran dalam kehidupan sehari-hari. b. Pendidikan Agama Islam kelas X 15 . Membaca dan mempelajari hadis.

atau bekerja semaksimal mungkin. Pengertian Ijtihad Ijtihad menurut bahasa artinya besungguh-sungguh. Kesepakatan ini bisa berbentuk perbuatan (ijma' fi'liyah). Misalnya tentang bolehnya memakan daging Kuda. b. QIYAS 16 Bab 5_Sumber Hukum Islam . Mengenal (mengetahui) sejarah hadis atau memiliki beberapa buku hadis. IJMA' Ijma' menurut bahasa artinya sepakat atau sependapat. IJTIHAD 1. yaitu kesepakatan atau persetujuan para mujtahid umat Muhammad Saw sepeninggal beliau pada suatu masa tentang suatu perkawa (hukum). Menghindari hadis-hadis palsu agar tidak salah dalam beribadah dan beramal soleh. perkataan (ijma' qauliyah) dan dengan cara diam (ijma' sukuti). Menurut istilah. Cari dan himpunlah lima hadis tentang kewajiban menuntut ilmu. memeras pikiran. Menempatkan hadis (sunnah rasul) sebagai sumber hukum kedua dan menjauhi dari sikap perilaku ingkar terhadap kedudukan hadis sebagai sumber hukum Islam. Adapun ijtihad menurut istilah ulama Usul Fiqih ialah usaha keras seorang faqih (ulama fiqih) yang mencurahkan segala kesanggupannya untuk mendapatkan ilmu tentang hukum-hukum syari'ah.c. Berbagai Metode Ijtihad Adapun metode untuk menetapkan hukum dalam proses ijtihad bisa dibilang cukup beragam. berusaha keras mencurahkan tenaga. Diskusikanlah apa latar belakang adanya hadis palsu dan sebuah contoh hadis palsu. d. sehingga diperoleh ketetapan hukum yang benar dan tepat. 2. di antaranya sebagai berikt: a. Bahan Diskusi 1." Ijtihad dapat pula diartikan usaha serius yang dilakukan oleh seorang faqih atau ahli agama untuk memecahkan suatu masalah yang tidak ada ketetapannya. e. baik dari al-Quran maupun Hadis dengan menggunakan pikiran yang sehat dan jernih. 2.

maka orang yang melaksanakannya akan mendapatkan pahala dan yang meninggalkannya tidak berdosa. Sengakan menurut istilah adalah penetapan suatu hukum berdasarkan suatu hukum yang sudah ditentukan oleh nash al-Quran maupun hadis karena adanya persamaan illah atau sebab. Mandub. yaitu suatu perintah yang berasal dari syar'i (Allah dan Rasulullah) yang harus dilaksanakan oleh mukallaf. 7.‫ن‬ ُ ّ ‫ت َت‬ َ ْ ‫قو‬ "Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa. Biasanya hukum wajib ditunjukkan melalui redaksi kalimat perintah yang tidak disertai penjelasan yang meringankan untuk ditinggalkan. Menurut para ulama hukum taklifi terbagi menjadi lima: 1. hendaklah kamu menuliskannya. maka jika seseorang melaksanakannya akan mendapatkan pahala dan yang meninggalkannya akan mendapat dosa. Wajib. Karena bukan sebuah ketetapan yang harus. yang ada dalam Quran yang diharamkan meminum ARAK (khamr) alasannya memabukkan sehingga dapat merusak akal sehat. Misalnya kalimat perintah yang memunculkan hukum wajib bagi mukallaf terdapat dalam firman Allah SWT." (QS. ‫م‬ َ ‫صن‬ َ ‫وا ك ُت ِن‬ َ ُ ‫ي ا‬ ُ ‫ب ع َل َي ْك ُن‬ َ ‫ن ءا‬ ّ ‫م ال‬ َ ّ ‫ييآي‬ ْ ‫من ُن‬ َ ْ ‫ه ا ال ّذ ِي‬ َ َ‫ب ع‬ ‫م‬ ِ ‫ن‬ َ ِ ‫م اك ُت‬ ْ ‫م ل َعَل ّك ُن‬ ْ ‫ن قَب ْل ِك ُن‬ َ َ‫ك‬ ْ ‫من‬ َ ْ ‫ل ى ال ّنذ ِي‬ . namun sifatnya tidak mengharuskan. 17 .Qiyas menurut bahasa adalah mengukur sesuatu dengan lainnya. yaitu suatu perintah yang berasal dari syar'i (Allah atau Rasulullah) yang harus dilaksanakan oleh mukallaf.‫ه‬ َ ‫م‬ ُ ْ‫ف اك ْت ُب ُو‬ ّ ‫س‬ ّ 2: 282) Pendidikan Agama Islam kelas X "Wahai orang-orang yang beriman! Apabila melakukan utang-piutang ‫ه ا‬ َ ً ّ ‫ييآي‬ َ‫أ‬ ‫ل‬ ‫ج‬ َ ٍ untuk waktu yang ditentukan. yang dimaksud dengan hukum taklifi adalah ketetapan Allah tentang perintah larangan atau takhyir (pilihan). seperti pada ayat berikut. 2: 183) 2. Karena illah-nya atau sebabnya sama-sama memabukkan dan merusak akal sehat manusia maka bir atau mengisap ganja serta yang lainya haram hukumnya. Hukum Taklifi Menurut para ulama ahli usul fiqh." (QS. Misalnya tentang haramnya bir atau mengisap ganja. َ ِ ‫وا إ‬ ‫ن ى‬ ‫ن إ ِل َن‬ ْ ُ ‫ذا ت َند َي َن ْت‬ َ ‫ن ءا‬ ْ ‫من ُن‬ َ ْ ‫ال ّذ ِي‬ ٍ ْ ‫م ب ِند َي‬ َ ‫م ى‬ . Karena ketetapan yang bersifat harus.

dan yang diterkam binatang buas. Al-Maidah/5: 101). Seperti pada ayat berikut." (QS." (QS. yang ditanduk.‫ق‬ ‫م‬ ‫س‬ ‫ق‬ ْ ‫ت‬ ‫س‬ ‫ت‬ ‫ن‬ ِ َ َ ْ َ ‫ب ال‬ ْ ْ ِ‫م ف‬ ْ ٌ ‫س‬ ْ ُ ‫زلننننم ِ ذ َل ِك‬ ِ ‫وا‬ ُ ْ َ "Diharamkan bagimu (memakan) bangkai.3.‫ه‬ ِ ‫ل الل‬ ِ ‫وا‬ ْ َ‫ن ف‬ ِ ‫ض‬ ْ ‫م‬ ْ ُ‫واب ْت َغ‬ َ 18 Bab 5_Sumber Hukum Islam . daging babi. َ ُ‫صلوة‬ َ َ ‫ف ان ْت‬ ‫ض‬ ِ ‫وا‬ ِ َ ‫ضي‬ ِ ُ‫فَإ ِذ َ ق‬ ّ ‫ت ال‬ ْ َ ‫ف ى ال‬ ْ ‫ر‬ ُ ‫ش‬ ِ ‫ر‬ . dan yang dipukul. Karena larangan yang sifatnya harus ditinggalkan. 5. sebuah pilihan yang diberikan oleh syar'i (Allah atau Rasulullah) kepada mukallaf antara melaksanakan atau meninggalkannya. Dan (diharamkan pula)yang disembelih untuk berhala. Al-Maidah/5: 3). Haram. darah. karena itu suatu perbuatan fasik. daging hewan yang disembelih bukan atas nama Allah. ُ ْ ‫ت ع َل َي‬ ‫م‬ ُ ‫تنن‬ َ ْ ‫مي‬ ْ َ ‫م وَل‬ ّ ‫والنن‬ ُ ُ ‫دا‬ ُ ‫حنن‬ َ ْ ‫م ال‬ ُ ‫كنن‬ ْ ‫منن‬ َ ‫ر‬ َ ‫ة‬ ّ ‫ح‬ ّ ِ ‫م اا ُه‬ ‫ة‬ َ ِ ‫خن‬ َ ْ ‫من‬ ُ ‫قن‬ ِ ْ ‫ال‬ ِ ‫ه ب ِن‬ ِ ‫ر الل‬ ْ ‫ل ل ِغَي‬ ْ ‫خن ْزِي‬ ُ ْ ‫وال‬ َ َ‫ر و‬ َ ‫ه‬ ِ ِ َ ‫م اأ َك َن‬ ‫ل‬ ُ ‫حن‬ ُ َ ‫رد ّي‬ َ ْ ‫والن ّط ِي‬ َ َ‫ة و‬ ُ ْ ‫وال‬ َ ْ ‫وال‬ َ ‫ة‬ َ َ ‫مت‬ َ ُ‫موْقُوْذ َة‬ َ َ َ‫ح ع‬ ‫ب‬ َ ِ ‫م اذ ُب‬ ُ ُ ‫سب‬ ّ ‫ال‬ َ َ‫م و‬ ْ ُ ‫م اذ َك ّي ْت‬ َ ّ ‫ع إ ِل‬ ِ ‫صنن‬ ُ ّ ‫لنن ى الن‬ َ ‫وأ‬ . Karena sifatnya sebuah pilihan. (justru) menyusahkan kamu. yang tercekik. Mubah. yaitu suatu perintah yang berasal dari syar'i (Allah atau Rasulullah) yang dianjurkan untuk dilaksanakan oleh mukallaf dan sifatnya bukan sebuah keharusan. Misalnya dalam surat al-Jumu'ah/62: 10 berikut. yang jatuh. Makruh. Dan (diharamkan pula) mengundi nasib dengan azhlam (anak panah). 4. maka bagi orang yang meninggalkanny akan mendapatkan pahala dan yang tetap melanggarnya tidak mendapatkan dosa. Karena sifatnya tidak harus. yaitu suatu larangan yang berasal dari syar'I (Allah atau Rasulullah) yang harus ditinggalkan oleh mukallaf. Misalnya dalam firman Allah berikut. maka orang yang melaksanakan atau meninggalkannya sama-sama tidak mendapatkan dosa. maka bagi yang melaksanakannya akan mendapat dosa dan yang meninggalkannya akan mendapatkan pahala. ُ ‫سلئ‬ ْ َ‫ن أ‬ ‫ن‬ َ ‫ييآ‬ ْ ِ‫ء إ‬ َ ‫ش‬ َ ْ َ ‫وا ل َت‬ َ ‫ن ءا‬ َ ّ ‫ييآي‬ ْ َ ‫لوا ع‬ ْ ُ ‫من‬ َ ْ ‫ه ا ال ّذ ِي‬ ‫م‬ ُ َ‫م ت‬ ْ ُ ‫سكؤك‬ ْ ُ ‫ت ُب ْد َ ل َك‬ "Wahai orang yang-orang yang beriman! Janganlah kamu menanyakan (kepada Nabimu) hal-hal yang jika ditegakkan kepadamu. kecuali yang sempat kamu sembelih.

puasa. jauhkan dari sikap keragu-raguan dan yang hal-hal yang makruh karena nantinya akan menggiring kepada hal yang diharamkan. LATIHAN A. f. zakat." 8. atau salat-salat sunnah lainnya. maka bertebaranlah kamu di bumi. g. c. carilah karuia Allah. yaitu: wajib. dan haji/umrah sesuai dengan syariat yang telah ditentukan berdasarkan al-Quran dan hadis Nabi saw. d. Berhati-hatilah dalam bertindak supaya tidak salah jalan. b. Ada lima macam yang berkaitan dengannya. 2. Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini! 1."Apabila salat telah dilaksanakan. e. Ijtihad! Tuliskan ayat Quran yang menyatakan bahwa al-Quran adalah sumber hukum Islam yang pertama dan utama! Pendidikan Agama Islam kelas X 19 . Penerapan Sikap dan Perilaku Sikap dan perilaku yang mencerminkan penghayatan terhadap hokumhukum taklifi adalah sebagai berikut: a. Melaksanakan perbutan-perbuatan baik dan menjauhi perbautanperbutan yang hukumnya haram. makruh dan mubah. Melaksanakan salat rawatib (qabliyah dan ba'diyah). Sunnah. apakah boleh dilakukan atau tidak. Jelaskan pengertian al-Quran. Melaksanakan salat fardu. Senantiasa berkonsultasi kepada yang layak diminta nasihat mengenai perbuatan yang akan dilakukan tetapi masih ada keraguan. yang seharusnya kita melakukannya malah ditinggalkan sebaliknya seharus ditinggalkan malah dilakukan. sunnah. Reasonably to been contemplated [layak untuk direnungkan] Hukum taklifi adalah tuntunan Allh SWT yang dikemas oleh para ahli fiqh yang berkaitan dengan perintah untuk melakukan suatu perbuatan atau meninggalkannya. Senantiasa berhati-hati dalam bertindak atau melakukan sesuatu. haram. Menjauhi perbuatan-perbuatan yang hukumnya makruh karena nantinya akan menjadi haram. Senantiasa berpuasa sunnah seperti hari Senin dan Kamis.

Jika ada masalah keagamaan. Kita tetap tidak boleh makan daging babi ketika berada di tengah hutan dan tidak ada bahan makanan lagi yang bisa dimakan. Sebutkan tiga fungsi hadis terhadap al-Quran! Bagaimna menurut pendapatmu jika ada orang yang hanya berpedoman kepada al-Quran tetapi mengingkari Sunnah? Jelaskan dengan singkat! Apakah yang dimaksud dengan hukum mubah? Sebutkan contohnya! 5.3. 2 3 4 5    20 Bab 5_Sumber Hukum Islam . Dalam menjalankan kehidupan sehari-hari. B. maka pencatatan perjanjian menjadi wajib dilakukan. Berilah tanda checklist ( ) pada kolom yang sesuai dengan pilihan sikap Anda! N o 1 Pernyataan S S S T S S T S Menerapkan hukum Islam berarti harus membentuk pemerintahan Islam di Indonesia. hendaknya para ulama melakukan ijtihad untuk mencari solusinya. Kalau sering terjadi perselisihan faham dalam sebuah perjanjian. 4. kita harus selalu menyesuaikan tradisi yang berlaku di masyarakat selama tidak bertentangan dengan syari'at.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->