LEMBAGA KAJIAN MANHAJ TARBIYAH ( LKMT

)
MINHAJ TARBIYAH MARHALAH MUAYYID

No. Dok

: 01/MT/LKMT/02

Pokok Bahasan : Tafsir surat AlMursalat No Kode PB : 2.2.4.01.124 : 0/0

______________________ Status Revisi MADAH : Al- Qur’an

Jumlah Halaman : 19

I.

TUJUAN UMUM Memperkuat tali ikatan dengan kitabullah, dasar pemahaman yang benar, penanaman cinta, penguasaan untuk mengajarinya, merasa terikat dengan taujihnya, mengamalkan kandungannya, memurnikan sasaran-sasaran dengan menyesuaian ruang dan waktu, dan kembali kepada Al-Qur’an ketika berselisih. TUJUAN KHUSUS 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. Menjelaskan manhaj yang dipakai dalam surat ini dalam menjelaskan tema-tema yang ada didalamnya. Menerangkan karakteristik uslub dan cirri-ciri umum yang ada dalam surat ini. Menjelaskan kosa kata yang ada dalam surat yang nampaknya sulit untuk difahami. Menerangkan sabab nuzul maqtha’ (penggalan) pertama dari surat ini, diman surat ini diberi nama sesuai dengan kata yang pertama dari surat ini sambil memfokuskan pada segi I’jaaz. Menyebutkan nilai-nilai da’awiyyah yang terkandung dari ayat-ayat yang pertama dari surat ini dengan memperhatikan sabab nuzulnya. Menghubungkan nilai-nilai da’awiyyah yang tadi dengan kenyataan dakwah yang sebenarnya. Menyebutkan pendapat para mufassir mengenai makna al-mursalaat, an-naasyiraat, al-faariqaat dan al-mulqiyaat. Menerangkan apa yang terjadi pada yaumul-fashl (hari kiamat) Menjelaskan kehacuran ummat-ummat yang terdahulu. Menceritakan awal penciptaan manusia dan pelajaran yang terkandung di dalamnya yang menunjukkan pengaturan Allah SWT. Bercerita tentang bumi yang merupakan sebagian dari ayat-ayat Allah.

II.

_________________________________________________________ Materi Tarbiyah Muayyid, madah Alquran pb. Tafsir Surat Al Mursalat

Page 1

V. SASARAN APLIKATIF dan PSIKOMOTORIK 1. 11. 7. Bercerita tentang orang-orang yang bertakwa dan apa yang telah dipersiapkan bagi mereka daripada nikmat-nikmat surga. Mentarbiah binaan untuk komitmen terhadap nilai-nilai da’awiah imaniah yang terkandung dalam surat Memilih ayat-ayat yang khusus berkaitan dengan targhib (memberikan dorongan) dan tarhib (memberikan ancaman) Menceritakan awal penciptaan manusia dan pelajaran yang terkandung di dalamnya yang menunjukkan pengaturan Allah SWT. Menjelaskan siksaan yang akan didapatkan oleh orang-orang yang mendustakan agama ( al-mukadzibun) pada hari kiamat. 5.Kegiatan Pembuka Mengkomunikasikan tentang urgensi mengkaji Tafsir surat surat Al-Mursalat 2. 8. Kegiatan Penutup: a. 2. Meyakini akan terjadinya hari kiamat. Bercerita tentang orang-orang yang bertakwa dan apa yang telah dipersiapkan bagi mereka daripada nikmat-nikmat surga. afektif. 9. .III. 10. Evaluasi (dibuat soal sesuai tujuan khusus. dan psikomotor) . Berdikusi dan tanya jawab seputar pokok bahasan (lihat tujuan kognitif. Penekanan dari murobbi tentang nilai dan hikmah yang terkandung dalam materi tersebut 3. Kagiatan Inti: a. 4. Tafsir Surat Al Mursalat Page 2 . KEGIATAN PEMBELAJARAN Pilihan kegiatan yang bisa diselenggarakan dalam halaqah adalah : 1. dan psikomotor) c. Menerangkan kedudukan orang-orang kafir pada hari kimat. Bercerita tentang bumi yang merupakan sebagian dari ayat-ayat Allah. afektif. PILIHAN KEGIATAN PENDUKUNG 1.VI. Memperbaiki bacaan Surat dan menghafalnya sesuai dengan kandungan maknanya _________________________________________________________ Materi Tarbiyah Muayyid. 14. Tugas mandiri (lihat kegiatan pendukung) b. 6. 3. Kajian tentang Tafsir surat surat Al-Mursalat b.12. madah Alquran pb. 13. Membedakan antara Makiyyah dan Madaniyyah Merangkum arahan-arahan ilahiah yang ada dalam Surat Memperhatikan jalan tengah dalam Ibadah Memperbanyak istighfar Menghubungkan nilai-nilai da’awiyyah yang tadi dengan kenyataan dakwah yang sebenarnya.

Menerangkan apa yang terjadi pada yaumul-fashl (hari kiamat) 3. 4. 7. 6. dan Fir’aun. 10. an-naasyiraat. Menceritakan awal penciptaan manusia dan pelajaran yang terkandung di dalamnya yang menunjukkan pengaturan Allah SWT. 5. 9. Bercerita tentang orang-orang yang bertakwa dan apa yang telah dipersiapkan bagi mereka daripada nikmat-nikmat surga. VIII. 6. Tafsir Al-Qurthubi 3. 2. kaset dan vcd tentang tafsir Surat Menziarahi kuburan untuk mengambil pelajaran Memiliki wirid sendiri untuk muhasabah harian Memberikan ceramah tentang aqidah “al-ba’ts wal jaza” (hari kebangkitan dan balasan) . 7. 8. Fii Zhilaalil Qur’an karya Sayyis Quthb 2. 1. Menjelaskan siksaan yang akan didapatkan orang-orang yang mendustakan agama ( almukadzibun) pada hari kiamat. 4. Tafsir Ibnu Katsir _________________________________________________________ Materi Tarbiyah Muayyid. madah Alquran pb. 1. Menjelaskan kehancuran umat terdahulu. 4. Menyebutkan pendapat para mufassir mengenai makna al-mursalaat. Bercerita tentang bumi yang merupakan sebagian dari ayat-ayat Allah. Memaparkan dampak ujian baik dan buruk dan kondisi manusia ketika itu. Mengambil faedah dari arahan-arahan dakwah yang terkandung dalam Surat Menulis bahasan-bahasan yng berkaitan dengan tema-tema Surat Memberikan kajian-kajian di Masjid sekitar makna-makna Surat Mengajarkan Surat dalam halaqah tajwid Memilih ayat-ayat yang khusus berkaitan dengan targhib (memberikan dorongan) dan tarhib (memberikan ancaman) serta menulisnya di spanduk-spanduk Membuat rekaman film tentang “al-I’jaz al-ilahy” () dalam penciptaan manusia Merangkum arahan-arahan Surat dan memasangnya di tempat-tempat umum Menulis kisah yang isinya menceritakan perbandingan kondisi mukmin dan mujrim (kafir) di dunia dan akhirat Melakukan “rihlah khalwiah” (wisata muhasabah) untuk merenungkan fokus-fokus ayat Menyediakan kitab. SARANA EVALUASI DAN MUTABA’AH Menguji peserta sekitar hukum-hukum tajwid baik teori maupun praktek Menguji hafalan Surat setiap peserta secara lafazh dan maknanya Mengevaluasi perilaku peserta dan komitmennya terhadap adab-adab Al-Quran Membuat format untuk mengevaluasi keikutsertaan dalam kegiatan-kegiatan di atas Menjelaskan akibat orang-orang yang melakukan perusakan di dunia dari kisah-kisah ‘Ad. 3. 8. 3. 11. IX. 6. Tsamud. Meyakini akan terjadinya hari kiamat. Tafsir Surat Al Mursalat Page 3 . 2. Referensi 1. 12. 14. 5. 13. 9. alfaariqaat dan al-mulqiyaat. Menerangkan kedudukan orang-orang kafir pada hari kimat.2. SASARAN PEMBELAJARAN. 5.VII.

Zubdatut-tafsir DR. dan (malaikat-malaikat) yang menyebarkan (rahmat Tuhannya) dengan seluasluasnya[1538]. 4. dan (malaikat-malaikat) yang terbang dengan kencangnya[1537]. 7. Shofwatul Bayaan Li ma’anil Qur’an Syikh Muhammad Husain Makhluf                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   1. untuk menolak alasan-alasan atau memberi peringatan.4. madah Alquran pb. dan (malaikat-malaikat) yang membedakan (antara yang hak dan yang bathil) dengan sejelas-jelasnya. 6. Tafsir Surat Al Mursalat Page 4 . Muhammad al-Asyqar 5. 3. demi malaikat-malaikat yang diutus untuk membawa kebaikan. 2. Sesungguhnya apa yang dijanjikan kepadamu itu pasti terjadi. _________________________________________________________ Materi Tarbiyah Muayyid. dan (malaikat-malaikat) yang menyampaikan wahyu. 5.

Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam naungan (yang teduh) dan (di sekitar) mata-mata air. 38. 39. lalu Kami tentukan (bentuknya). dan tahukah kamu Apakah hari keputusan itu? 15. 30. kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan. kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan. 22. 18. kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan. 44. Sesungguhnya Demikianlah Kami memberi Balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.8. 41. kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan. Bukankah Kami menciptakan kamu dari air yang hina[1540]? 21. 19. (niscaya dikatakan kepada mereka:) "Sampai hari Apakah ditangguhkan (mengazab orang-orang kafir itu)?" 13. Maka lakukanlah tipu dayamu itu terhadap-Ku. (Dikatakan kepada mereka pada hari kiamat): "Pergilah kamu mendapatkan azab yang dahulunya kamu mendustakannya. kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan. (Dikatakan kepada mereka): "Makan dan minumlah kamu dengan enak karena apa yang telah kamu kerjakan". dan tidak diizinkan kepada mereka minta uzur sehingga mereka (dapat) minta uzur. 42. 25. sampai hari keputusan. yang tidak melindungi dan tidak pula menolak nyala api neraka". kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan. orang-orang hidup dan orang-orang mati [1541]? 27. 36. 12. Pergilah kamu mendapatkan naungan yang mempunyai tiga cabang[1542]. Maka apabila bintang-bintang telah dihapuskan. madah Alquran pb. dan apabila Rasul-rasul telah ditetapkan waktu (mereka)[1539]. jika kamu mempunyai tipu daya. dan apabila langit telah dibelah. kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan. 9. ini adalah hari. 33. dan Kami jadikan padanya gunung-gunung yang tinggi. dan (mendapat) buah-buahan dari (macam-macam) yang mereka ingini. 16. dan apabila gunung-gunung telah dihancurkan menjadi debu. lalu Kami iringkan (azab Kami terhadap) mereka dengan (mengazab) orang-orang yang datang kemudian. 20. ini adalah hari keputusan. 34. 29. 40. 43. 31. Maka Kami-lah Sebaik-baik yang menentukan. kemudian Kami letakkan Dia dalam tempat yang kokoh (rahim). Demikianlah Kami berbuat terhadap orang-orang yang berdosa. Sesungguhnya neraka itu melontarkan bunga api sebesar dan setinggi istana. 11. seolah-olah ia iringan unta yang kuning. Tafsir Surat Al Mursalat Page 5 . _________________________________________________________ Materi Tarbiyah Muayyid. 10. Bukankah Kami menjadikan bumi (tempat) berkumpul. dan Kami beri minum kamu dengan air tawar? 28. 26. (pada hari ini) Kami mengumpulkan kamu dan orangorang terdahulu. Bukankah Kami telah membinasakan orang-orang yang dahulu? 17. yang mereka tidak dapat berbicara (pada hari itu). sampai waktu yang ditentukan. 32. 24. 35. 14. 37. 23.

dan pemandangan-pemandangan yang mengerikan beserta azab dalam seluruh paparannya. kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan. 49. pemandangannya yang keras. madah Alquran pb. (Dikatakan kepada orang-orang kafir): "Makanlah dan bersenang-senanglah kamu (di dunia dalam waktu) yang pendek. sehingga seakan-akan cemeti dari api yang menyengat. sebagian ahli tafsir berpendapat. Tafsir Surat Al Mursalat Page 6 . bahwa yang dimaksud dengan An naasyiraat ialah angin yang bertiup dengan membawa hujan. 'Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakanl" Komentar seperti itu diulang sepuluh kali dalam surat ini. niscaya mereka tidak mau ruku'[1543]. dan ia sangat cocok dengan sifat-sifatnya yang tajam. 48. 'Maka. hati menghadapi pertanyaan-pertanyaan. Apa yang disebutkan dalam komentar ini pasti terjadi. Yaitu di kanan. hakikat-hakikat alam dan jiwa. surat ini juga membentangkan pemandangan-pemandangan alam dan akhirat. dan kesannya yang kuat. 47. Maka kepada Perkataan Apakah sesudah Al Quran ini mereka akan beriman? [1537] Maksudnya: terbang untuk melaksanakan perintah Tuhannya. Pengantar Sarah ini sangat tajam ciri-cirinya. Ketetapan ini mengingatkan kita kepada apa yang disebutkan secara berulang-ulang di dalam surat Ar Rahmaan yang memberi komentar pada setiap kali selesai menyebutkan kenikmatan Allah kepada hamba-hambaNya dengan kalimat. [1539] Maksudnya: waktu untuk berkumpul bersama-sama beserta umat mereka masing-masing. dan apabila dikatakan kepada mereka: "Rukuklah. nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?" Juga mengingatkan kita kepada ketetapan yang disebutkan berulang-ulang di dalam surat Al Qamar setiap kali usai menyebut satu putaran azab dengan kalimat. di kiri dan di atas. dan kuat kesannya. [1538] Di waktu Malaikat turun untuk membawa wahyu. Maksudnya ialah shalat. [1540] Yang dimaksud dengan air yang hina ialah air mani.45. sebagian yang lainnya mengatakan. kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan. alangkah _________________________________________________________ Materi Tarbiyah Muayyid. Di mahkamah itu. ini berarti bahwa azab itu mengepung orang-orang kafir dari segala penjuru. Setiap bentangan dan pemandangan dikomentari dengan pukulan terhadap hati yang berdosa seakan-akan pukulan api. bahwa yang dimaksud dengan rukuk di sini ialah tunduk kepada perintah Allah. 50. Sesungguhnya kamu adalah orang-orang yang berdosa". kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan. keras pemandangannya. sanggahan-sanggahan. "Maka. [1543] Sebagian ahli tafsir mengatakan. [1541] Maksudnya: bumi mengumpulkan orang-orang hidup dipermukaannya dan orang-orang mati dalam perutnya [1542] Yang dimaksud dengan naungan di sini bukanlah naungan untuk berteduh akan tetapi asap api neraka yang mempunyai tiga gejolak. 46. Ia menghentikan hati seolah-olah sedang menghadapi mahkamah yang menakutkan. Selain itu. dan ancaman-ancaman yang meluncur bagaikan anak panah lepas dari busurnya.

pengaruh. Dan (Malaikat-malaikat) yang menyampaikan wahyu. langit telah dibelah. Surat ini berpindah bersamanya ke hamparan-hamparan yang luas dari renungan. dan rimanya (sajak) bermacam-macam. Ia beralih dari hamparan ungkapan dan kalimat. Sejak permulaan surat sudah bertiup kencang udara yang menebarkan pemandangan Demi malaikat-malaikat yang diutus untuk membawa kebaikan. Segmen-segmen dan bagian-bagian surat disebutkan secara beruntun dengan kalimatkalimat yang pendek. (Al Mursalat : 1-6) Ini adalah pembukaan yang sangat relevan dengan suasana surat dan bayang-bayangnya. saat berakhirnya tugas para Rasul dalam membuat perhitungan bersama manusia. Setiap bagian dengan rima tersendiri. bagian-bagian. Yaitu. Hampir belum sadar seseorang dari merasakan satu kesan. seakan-akan ia adalah anak-anak panah yang menunjuk kepada alam yang beraneka macam. "Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan" memberikan ciri khusus bagi surat ini dan memberikan nilai rasa yang berbeda secara tajam dengan surat lainnya. sebagaimana ia memilih bingkai waktu dhuha dan malam apabila gelap gulita. cepat. kasih sayang. perasaan. gunung-gunung telah dihancurkan menjadi debu. sebagai pemandangan tent:ang bakal dibongkarnya kubur (dikeluarkannya manusia dari kubur) dan ditampakkannya apa yang disimpan di dalam dada sebagaimana disebutkan di dalam surat Al 'Aadiyaat Setiap segmen dari sepuluh segmen yang ada dalam surat ini menggambarkan suatu perjalanan di alam semesta. bagi pemandangan tentang pemeliharaan. dan kadang-kadang terjadi perulangan sajak sekali-sekali. Ini adalah salah satu contohnya. yang melukiskan terjadinya pembalikan-pembalikan alam makro di langit dan di bumi. menjadikan susunannya begitu indah yang datang susul-menyusul. tiba-tiba datang kesan lain. madah Alquran pb. Untuk menolak alasan-alasan atau memberi peringatan. Dalam bab ini. dari jenis pemandangan seperti ini dengan segala kekuatantema.Juga bingkai pemandangan tentang kuda-kuda yang lari terengah-engah dan meringkik keras dengan menebarkan debu-debu. tetapi tetap dalam kekerasan dan sengatannya. dan Rasul-Rasul telah ditetapkan waktu (mereka).. dan respons-respons. 'Sampai hari apakah ditangguhkan (mengazab orang-orang _________________________________________________________ Materi Tarbiyah Muayyid. getaran-getaran hati. Dan (Malaikat-malaikat) yang terbang dengan kencangnya.dahsyatnya azab-Ku dan ancaman ancaman-Ku!" Pengulangan kalimat. Segmensegmen. keras. Perjalanan pertama adalah berkeliling-keliling pada pemandangan hari keputusan. Al Qur’an menggunakan metode khusus dalam memilih bingkai pemandanganpemandangan dalam beberapa surat. dan perlindungan sebagainana disebutkan dalam surat AdhDhuhaa. satu demi satu. Dan (Malaikat-malaikat) yang menyebarkan (rahmat Tuhannya) dengan seluas-luasnya. Tafsir Surat Al Mursalat Page 7 . 'Apabila bintang-bintang telah dihapuskan. Dan (Malaikat-malaikat) yang membedakan (antara yang hak dan yang bathil) dengan sejelas-jelasnya. (niscaya dikatakan kepada mereka). dan sajak-sajaknya dengan sengatan dan kekerasannya yang khusus.

Disediakan pula di sana air dan segala sesuatu yang menjadi unsur kebutuhan hidup duniawi. madah Alquran pb. Sampai waktu yang ditentukan. " (Al Mursalaat: 8-15) Perjalanan kedua adalah bersama orang-orang dahulu dan isyarat tentang sunnah Allah yang terjadi pada orang-orang yang mendustakan agama-Nya. Jika kamu mempunyai tipu daya. (Dikatakan kepada mereka pada hari kiamat): "Pergilah kamu mendapatkan azab yang dahulunya kamu mendustakannya. Pergilah kamu mendapatkan naungan yang mempunyai tiga cabang. (Al Mursalaat: 20-24) Perjalanan keempat adalah di bumi tempat dihimpunnya anak-anak manusia hidup dan mati yang disediakan bagi mereka untuk tempat tinggal. dan Kami jadikan padanya gunurag-gunung yang tinggi." (Al Mursalaat: 16-19) Perjalanan ketiga adalah bersama dengan penciptaan pertama dengan takdir dan pengaturan yang menyertainya. lalu Kami beri minum kamu dengan air yang tawar? Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan. Kecelakaan besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan. Ini adalah hari keputusan. Tafsir Surat Al Mursalat Page 8 . 'Bukankah Kami telah membinasakan orang-orang yang dahulu. apakah hari keputusan itu ? Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan. Tahukah kamu. (Al Mursalaat: 35-40) _________________________________________________________ Materi Tarbiyah Muayyid. (Al Mursalaat: 29-34) Perjalanan keenam dan ketujuh adalah melanjutkan penjelasan tentang keadaan orangorang yang mendustakan itu. yang mereka tidak dapat berbicara (pada hari itu). Yang tidak melindungi dan tidak pula menolak nyala api neraka". Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan. Sesungguhnya neraka itu melontarkan bunga api sebesar dan setinggi istana. Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orangorang yang mendustakan.kafir itu) ? 'Sampai hari keputusan. Maka Kami-lah sebaik-baik yang menentukan. Lalu Kami tentukan (bentuknya). Seolah-olah ia iringan unta yang kuning. Lalu Kami iringi (azab Kami terhadap) mereka dengan (mengazab) orang-orang yang datang kemudian." (Al Mursalaat: 25-28) Perjalanan kelima adalah bersama orang-orang yang mendustakan beserta azab dan siksaan yang akan mereka peroleh pada hari keputusan (kiamat).Dan tidak diizinkan kepada mereka minta uzur sehingga mereka (dapat) minta uzur. dan tambahan pelecehan dan penghinaan terhadap mereka. Demikianlah Kami berbuat terhadap orang-orang yang berdosa. "Bukankah Kami menjadikan bumi (tempat) berkumpul orang-orang hidup dan orangorang mati. Bukankah Kami menciptakan kamu dari air yang hina? Kemudian Kami letakkan dia dalam tempat yang kokoh (rahim). Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan. (pada hari ini) Kami mengumpulkan kamu dan orang-orang terdahulu. Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan. maka lakukanlah tipu dayamu itu terhadap-Ku. Ini adalah hari.

tampaklah kepribadian khusus surat ini.' Sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. sesuai dengan kondisi jiwa yang dihadapinya dan sesuai dengan jalan-jalan masuknya hati dan kondisi-kondisi jiwa yang diketahui oleh Zat Yang Menurunkan Al Qur’an ini kepada RasulNya. bagi surat-surat Makkiyah terdapat nuansa khusus. lukisan-lukisan. makan dan minumlah kamu dengan enak karena apa yang telah kamu kerjakan. " (Al Mursalaat: 41-45) Perjalanan kesembilan adalah perjalanan sepintas bersama orang-orang yang mendustakan. dan pemandangan-pemandangannya. Tafsir Surat Al Mursalat Page 9 . sebagaimana juga terdapat manses baru dalam metode penyampaian dan semua pemaparannya. Di dalam surat ini terdapat suasana baru dalam menampilkan pemandangan neraka dan dalam menghadapi orang-orang yang mendustakan pemandangan-pemandangan ini. Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan. ruku’lah. niscaya mereka tidak mau ruku’. kepada perkataan apakah selain Al Qur’an ini mereka beriman ?" (Al Mursalaat: 50) Begitulah hati berjalan dengan cepat bersama konteks surat. Akan tetapi." (AlMursalaat: 48-49) Sebagai penutup sesudah melakukan perjalananperjalanan ini. "(Dikatakan kepada orang-orang kaftr). seakan-akan ia terengahengah menghadapi kesan-kesan. 'Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan. 'Apabila dikatakan kepada mereka. (Dikatakan kepada mereka). 'Maka. dan halus kesannya! Selanjutnya. Makanlah dan bersenang-senanglah kamu (di dunia dalam waktu) yang pendek. karena ia menghadirkan respons-respons yang baru di dalam jiwa. Yakni. Adapun hakikat-hakikat yang terkandung di dalam surat ini sudah berulang-ulang disebutkan dalam surat-surat Al Qur’an." (Al Mursalaat: 46-47) Perjalanan kesepuluh adalah kilatan yang cepat bersama orang-orang yang mendustakan.Perjalanan kedelapan adalah bersama orang-orang yang bertakwa beserta kenikmatan yang disediakan untuk mereka. Sesunguhnya kamu adalah orang-orang yang berdosa. Sehingga. madah Alquran pb. menyengat rasanya. mengenai pelecehan terhadap mereka. tampaklah ayat-ayat itu dalam manses yang baru. yang tajam sifatnya. marilah kita ikuti paparan surat ini secara rinci! _________________________________________________________ Materi Tarbiyah Muayyid. Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orangorang yang mendustakan. dalam naungan (yang teduh) dan (di sekitar) mata air-mata air serta (mendapat) buah-buahan dari (macam-macam) yang mereka ingini. Karena itu. mengenai sikap pendustaan mereka. memaparkan berbagai keadaan. serta memberikan tusukan-tusukan dan kesan-kesan adalah. "Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada. hakikat-hakikat Al Qur’an itu dipaparkan dalam sisi yang banyak dan dalam pancaran yang bermacam-macam serta dengan rasa yang berbeda-beda pula.

Demikian pula yang dikatakan Abu Shaleh mengenai lafal "Al 'aashifaat". Dan (Malaikat-malaikat) yang menyebarkan (rahmat Tuhannya) dengan seluas-luasnya. dan "Al mulqiyaat" bahwa yang dimaksud dengannya adalah malaikat. Bentuk sumpah ini sejak awal sudah memberi isyarat bahwa apa yang disumpahkan Allah itu termasuk urusan gaib yang tidak diketahui manusia. dan Abu Shaleh dalam satu riwayat. Para ulama salaf berbeda pendapat mengenai kandungan yang ditunjuki dalam sumpah itu. tetapi memberi kesan dan pengaruh di alam ini dan di dalam kehidupan manusia. merupakan persoalan amat vital yang harus dilakukan untuk membangun akidah di dalam jiwa mereka dan di atas landasannya. Dan (Malaikat-malaikat) yang membedakan (antara yang hak dan yang bathil) dengan sejelas-jelasnya. Tafsir Surat Al Mursalat Page 10 . "An Naasyiraat". (A1 Mursalaat 1-7) Persoalan ini adalah persoalan kiamat yang sulit dibayangkan terjadinya oleh orang-orang musyrik. Dan (Malaikat-malaikat) yang menyampaikan wahyu. maknanya adalah bersumpah dengan malaikat yang diutus secara beruntun. Juga merupakan kekuatan yang tersembunyi. Ketidakjelasan seperti ini relevan dijadikan sumpah bagi perkara gaib yang tersimpan di dalam ilmu Allah. As Suddi. Kelompok kedua mengatakan bahwa ia adalah malaikat secara mutlak. Karena itulah. Allah bersumpah bahwa apa yang dijanjikan di akhirat nanti pasti akan terjadi. _________________________________________________________ Materi Tarbiyah Muayyid. "Al Faarighaat". Sedangkan. Juga untuk meluruskan norma norma dan nilai-nilai di dalam seluruh aspek kehidupan mereka. Menetapkan masalah ini kepada akal mereka dan menetapkan hakikatnya di dalam hati mereka. seperti kebiasaan kuda-kuda yang dilepas secara beruntun dan berturut-turut.Suasana Hari Kiamat yang Sulit Dibayangkan Terjadinya oleh Orang Musyrik Demi malaikat-malaikat yang diutus untuk membawa kebaikan. Kelompok pertama berkata bahwa ia (yang diutus atau dikirim) itu adalah angin secara mutlak. Untuk menolak alasan-alasan atau memberi peringatan. ia pasti terjadi. kelompok ketiga mengatakan bahwa sebagian dari yang disumpahkan itu adalah angin dan sebagian lagi malaikat. Akan tetapi. sebagaimana halnya perkara-perkara gaib yang dijadikan sumpah itu sendiri ada wujudnya dan memberi pengaruh terhadap kehidupan manusia. Ar Rabi' bin Anas. Hal ini sudah ditegaskan oleh Al Qur’an kepada mereka dengan bermacammacam penegasan di dalam beberapa tempat (surat atau ayat). Pendapat seperti ini juga diriwayatkan dari Masruq. Sesungguhnya apa yang dijanjikan kepadamu itu pasti terjadi. diperlukan usaha yang keras dalam masa yang panjang untuk memantapkan hal ini ke dalam hati dan pikiran. Dan (Malaikat-malaikat) yang terbang dengan kencangnya. 'Demi apa-apa yang diutus untuk membawa kebaikan. madah Alquran pb. Abu Dhuha. Pada permulaan surat. Perbedaan pendapat itu terjadi karena tidak jelasnya apa yang dimaksudkan oleh lafal-lafal ini dan apa pula yang ditunjukinya. dan Mujahid dalam salah satu riwayat. " (A1Mursalaat: 1) Diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa yang dimaksud dengannya adalah malaikat. Dengan demikian.

Ia juga berpendapat bahwa "annaasyiraat "adalah angin yang menyebarkan awan di pelataran langit. madah Alquran pb.Diriwayatkan dari Ibnu Mas’ud bahwa yang dimaksud dengan "WAl mursalaati 'urfan" adalah angin. Ibnu Mas'ud meriwayatkan bahwa yang dimaksud dengan lafal-lafal. "Fal faarighaati farghan. Fal mulgiyaati dzikran. 'Sampai hari apakah ditangguhkan (mengazab orangorangkafir itu) ?'Sampai hari keputusan. (niscaya dikatakan kepada mereka). itu malaikat ataukah angin. Dengan demikian. Tahukah kamu. langit telah dibelah. gunung-gunung telah dihancurkan menjadi debu. Mujahid. Kami menangkap isyarat bahwa besarnya urusan dengan disebutkannya secara majhul tidak dijelaskan dengan transparan ini perlu mendapatkan perhatian mengenai urusan-urusan yang disumpahkan itu sebagaimana halnya yang disebutkan di dalam ayat. "Wal mursalaati 'urfan'. Ia memastikan bahwa yang dimaksud dengan kata "Al 'aashifaat" adalah angin. As-Suddi." (Al Mursalaat: 8-15) _________________________________________________________ Materi Tarbiyah Muayyid. terjadinya perbedaan pendapat mengenai masalah ini menunjukkan ketidakjelasannya. Qatadah. Kemudian memberikan ancaman kepadanya. ia sendiri menimbulkan goncangan perasaan dengan isyarat bel dan kesan-kesannya yang beruntun. Setiap segmen dari segmen-segmen surat ini sesudahnya adalah mengguncangkan jiwa. " Setelah itu. Ketidakjelasan itu merupakan unsur pokok di sini. Ar Rabi bin Anas. Sedangkan. datanglah goncangan yang keras dengan menampilkan pemandanganpemandangan alam yang berat pada hari keputusan yang merupakan waktu yang dijanjikan kepada para Rasul untuk membeberkan hasil risalah kepada semua manusia. seperti orang yang mencekik tenggorokan seseorang lalu menggoyang-goyangkannya sambil menginterogasi tentang dosanya. Tafsir Surat Al Mursalat Page 11 . Adapun isyarat globalnya merupakan sesuatu yang paling menonjol di sini. Ibnu Jarir tidak menentukan pendapat apakah yang dimaksud dengan kalimat. Udzran au nudzran' adalah malaikat. semuanya turun dengan perintah Allah kepada para Rasul untuk membedakan antara yang hak dan yang bathil dan menyampaikan wahyu kepada para Rasul untuk menolak alasan-alasan makhluk (manusia yang menentang) dan untuk memberi peringatan. Demikian pula pendapatnya tentang lafal. "Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan. dan Rasul-Rasul telah ditetapkan waktu (mereka). "Wal 'aashifaati 'ashfan. Masruq. " IbnuAbbas. dan. Wan-naasyiraati nasyran. Qatadah. " Selain itu. apakah hari keputusan itu? Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan. dan Abu Shalih dalam satu riwayat juga berpendapat seperti itu. "Wadzdzaariyati dzarwan". 'Apabila bintang-bintang telah dihapuskan. dan Ats-Tsauri tanpa perbedaan. Begitu pula pendapat Ibnu Abbas. Goyangan dan goncangan yang ditimbulkannya di dalam jiwa itulah yang lebih relevan dengan tema dan pengarahan surat ini. Karena. atau menanyakan tentang ayat yang jelas yang diingkarinya. Mujahid. maknanya adalah angin yang diutus secara beruntun bagaikan kebiasaan kuda-kuda yang dilepas dengan berturut-turut. serta bayangan-bayangan langsung yang diberikannya. "Wannaazi'aati gharqan.

langit dibelah. Juga mengisyaratkan betapa besarnya hakikatnya hingga melampaui pengetahuan. dengan bom atom dan bom hidrogen. dijanjikannya kepada para Rasul untuk melihat hasil dakwah kepada agama Allah sewaktu di dunia sepanjang masa. Di sanalah janji tersebut direalisasikan untuk melakukan perhitungan terakhir tentang urusan besar yang mengalahkan langit. Semuanya memberi isyarat tentang berantakannya ikatan dan jalinan alam yang tersaksikan ini. Yakni. dan gunung-gunung yang hancur menjadi debu. disebutkan di dalam beberapa surat dari Al Qur’an. Para Rasul telah ditentukan waktunya untuk hari itu. Apabila kesan ini telah sampai ke dalam perasaan dengan ketakutan dan kengeriannya yang mengalahkan kengerian dan ketakutan yang ditimbulkan oleh bintangbintang yang dihapus cahayanya. keberantakan yang disertai dengan suara gemeretak dan menggelegar. bumi. adalah seperti perbandingan permainan petasan yang anak-anak kecil ledakkan pada hari-hari raya. Sebab. Keberantakan itu tidak sama dengan peristiwa peristiwa besar dan sangat menakutkan yang dilihat dan dirasakan manusia. 'Sampai hari apakah ditangguhkan (mengazab orang-orang kafir itu)?' Sampai hari keputusan. Ungkapan itu menunjukkan betapa menakutkannya urusan yang besar tersebut. Perbandingan semua ini dengan keluarbiasaan hari keputusan itu. dan untuk mengumumkan kalimat terakhir yang merupakan kesudahan semua generasi dan angkatan. "Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan. 'Apabila Rasul-Rasul telah ditetapkan waktu (mereka). dan halilintar-halilintar. yakni dengan bayangan bagaimana pun. Tahukah kamu. Yaitu. (niscaya dikatakan kepada mereka). seperti gempa bumi. dan semburan yang sangat besar. dan gunung-gunung dihancurkan menjadi debu. keadaan yang sebenarnya adalah bahwa kondisi menakutkan yang ditimbulkan oleh kehancuran dan kerusakan alam semesta pada waktu itu jauh lebih besar dari apa dibayangkan oleh manusia secara mutlak. langit yang pecah-belah. Ini tidak lain hanya sekadar perumpamaan saja untuk mendekatkan kesan. Pemandangan-pernandangan tentang keterbalikan dan keporakporandaan alam ini. dan gunung-gunung. Juga untuk memutuskan semua persoalan yang berhubungan dengan kehidupan di bumi (dunia) dan keputusan Allah padanya.Hari ketika bintang-bintang dihapuskan cahayanya. di dalam menghadapi ketakutan yang sangat besar di alam semesta. Tafsir Surat Al Mursalat Page 12 . gunung meletus. maka disampaikanlah kesan yang menakutkan dan ancaman yang mengerikan. Di samping pemandangan alam yang sangat menakutkan itu. apakah hari keputusan itu?" (Al Mursalaat: 11-14) Tampak jelas dari metode pengungkapan ini bahwa ia sedang membicarakan urusan yang besar dan agung. " (Al Mursalaat: 15) Ancaman ini datang dari Tuhan Yang Maha Mulia lagi Maha Perkasa. dan keagungan yang luar biasa di majelis hari keputusan di hadirat para Rasul yang sedang memberikan perhitungan terakhir pada saat _________________________________________________________ Materi Tarbiyah Muayyid. madah Alquran pb. surat ini juga memaparkan urusan besar lainnya yang ditangguhkan waktunya hingga hari kiamat.

tiba-tiba datanglah doa kebinasaan dan ancaman dengan kecelakaan." (Al Mursalaat: 23) Di depan ketentuan yang tidak ada sesuatu pun yang dapat berpaling darinya. Demikianlah Kami berbuat terhadap orang-orang yang berdosa. Ancaman pada saat seperti itu memiliki nilai rasa. berupa air yang hina. Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan. bobot. Kami tentukan (bentuknya). "Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan. Dari menyaksikan hari keputusan yang menakutkan itu. mereka dibawa kembali untuk melihat puing-puing orang-orang yang telah berlalu. 'Bukankah Kami telah membinasakan orang-orang yang dahulu ?Lalu Kami iringi (azab Kami terhadap) mereka dengan (mengazab) orang-orang yang datang kemudian. Di depan penentuan yang jelas dalam penciptaan itu beserta tahapan-tahapannya yang halus. 'Lalu. 'Demikianlah Kami berbuat terhadap orang-orang yang berdosa. Yaitu. 'Bukankah Kami menciptakan kamu dari air yang hina? Kemudian Kami letakkan dia dalam tempat yang kokoh (rahim). maka Kamilah sebaik-baik yang menentukan. Di depannya terdengar suara ancaman yang menyuarakan sunnah Allah di alam semesta. dalam sekali pukulan tersingkap puing-puing orang-orang terdahulu dan orang-orang belakangan yang terkumpul menjadi satu. dan kesan yang menggoncangkan dan menakutkan. Sejauh mata memandang terlihat puing-puing dan reruntuhan. diletakkan di dalam tempat kokoh yang berupa rahim. "Kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang mendustakan. hingga waktu tertentu dan ajal yang ditetapkan. Ketika orang-orang yang berdosa sedang menghadapi tempat kehancuran seperti puing-puing orang-orang terdahulu dan orang-orang belakangan. Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan. maka Kamilah sebaik-baik yang menentukan. sampai waktu yang ditentukan. perjalanan diteruskan untuk merenungkan penciptaan dan penghidupan beserta penentuan dan pengaturannya. kepada yang kecil dan yang besar. generasi terdahulu maupun belakangan." (Al Mursalaat: 18) Inilah sunnah yang berlaku yang tak akan pernah menyimpang." (Al Mursalaat: 16-19) Demikianlah. datanglah ancaman dengan kecelakaan. Lalu.yang dijanjikan untuk mereka. Tafsir Surat Al Mursalat Page 13 . " (Al Mursalaat: 20-24) Ini adalah perjalanan bersama dengan penciptaan janin dalam perjalanan yang panjang dan mengagumkan yang digambarkan secara global dengan sentuhan yang bermacam-macam. madah Alquran pb. " (Al Mursalaat: 24) _________________________________________________________ Materi Tarbiyah Muayyid. Kami tentukan (bentuknya). " (Al Mursalaat: 19) Dari menyaksikan puing-puing kehancuran orang-orang terdahulu dan orang-orang belakangan. datanglah komentar yang mengesankan adanya kebijaksanaan tertinggi yang mengatur segala sesuatu dengan ketentuannya dalam pengaturan yang penuh berkah lagi indah.

dan Kami jadikan padanya gunung-gunung yang tinggi. ".. naungan yang lebih baik nyala api daripadanya.. Pergilah kamu mendapatkan naungan yang mempunyai tiga cabang yang tidak melindungi dan tidak pula menolak nyala api neraka." (Al Mursalaat: 29-34) Pergilah kamu dengan bebas setelah digadaikan dan ditahan pada hari keputusan yang panjang! Akan tetapi.. ". dengan celaan yang pahit dan penderitaan yang sulit. Tafsir Surat Al Mursalat Page 14 .. ". hikmah dan pengaturan? Apakah sesudah yang demikian ini masih juga mendustakan orang-orang yang mendustakan itu? Maka.. lalu Kami beri minum kamu dengan air yang tawar?Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orangorang yang menrlustakan.. 'Kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang mendustakan. berpindahlah konteks ayat dengan tiba-tiba kepada kondisi hisab dan pembalasan.. naungan asap neraka Jahannam yang lidahnya menjulurkan tiga cabang.. 'Bukankah Kami menjadikan bumi (tempat) berkumpul orang-orang hidup dan orangorang mati.. " (Al Mursalaat: 25-28) Bukankah Kami telah menjadikan bumi tempat berkumpul untuk mengasuh anakanaknya yang hidup dan yang mati? "Kami jadikan padanya gunung gunung yang tinggi" . 'Pergilah kamu mendapatkan azab yang dahulunya kamu mendustakannya.' Sesungguhnya neraka itu melontarkan bunga api sebesar dan setinggi istana. madah Alquran pb.Pergilah kamu mendapatkan naungan yang mempunyai tiga cabang. Maka. Yang tidak melindungi dan tidak pula menolak nyala api neraka." (Al Mursalaat: 31) _________________________________________________________ Materi Tarbiyah Muayyid.. Maka." (Al Mursalaat: 29) Inilah azab itu... dan dari celahcelahnya turun air yang tawar.. " (Al Mursalaat: 30) Yaitu. kokoh menjulang. bisakah terjadi yang demikian ini selain karena adanya kekuasaan dan penentuan. serta pemberian-Nya kepadanya beberapa keistimewaan yang memudahkan jalannya kehidupan ini. pergi ke mana? Pergi ke tempat yang lebih baik digadaikan daripada ke tempat ini. kita dengarkan sesuatu yang menakutkan bagi orang-orang yang berdosa lagi mendustakan itu untuk menempuh jalan menuju azab yang mereka dustakan. " Penghinaan terhadap Orang-Orang yang Mendustakan Setelah ditampilkannya pemandangan-pemandangan itu dan dipenuhinya perasaan dengan kesan-kesan yang merasuk kalbu. "(Dikatakan kepada mereka pada hari kiamat).Kemudian perjalanan dilanjutkan untuk menengok bumi dan ketentuan Allah padanya bagi kehidupan manusia.Pergilah kamu mendapatkan azab yang dahulunya kamu mendustakannya. berkumpul di puncak-puncaknya awan sambil berarak.. Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan. seolah-olah ia iringan unta yang kuning. datang dan tersaksikan di hadapanmu..

tidak perlu disebutkan namanya. Jika kamu mempunyai rencana. kebisuan yang mencekam. " (Al Mursalaat: 35-36) Hal yang menakutkan di sini adalah kondisi diam yang menakutkan atau penuh ketakutan. akan tetapi di sini ditetapkan suasana diam yang mencekam. Apabila semburan-semburan bunga api itu beruntun. Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan. maka lakukanlah tipu dayamu itu terhadap-Ku. maka tampaklah ia bagaikan unta-unta kuning yang merumput di sana-sini. Kamu akan mengetahui ke tempat mana kamu akan pergi. laksanakanlah rencanamu _________________________________________________________ Materi Tarbiyah Muayyid. datanglah kata akhir yang penuh ancaman. ". Hari itu begitu panjang.. (Pada hari ini) Kami mengumpulkan kamu dan orang-orang yang terdahulu. uzur. Disebutnya yang demikian ini dengan "naungan" tidak lain adalah untuk menambah penghinaan dan menimbulkan harapan kosong terhadap naungan untuk bernaung dari panasnya neraka Jahannam. Karena waktu untuk membantah telah berlalu. dan waktu mengajukan alasan dan argumentasi telah habis. Demikianlah bunga-bunga apinya maka bagaimana lagi dengan api yang melontarkan bungabunga api seperti ini?! Pada saat perasaan sedang tenggelam dalam ketakutan yang mengerikan ini. untuk menyempurnakan pemandangan setelah ditampilkannya hal menakutkan yang bersifat fisik berupa neraka Jahannam. Pada hari itu terjadi penstiwa seperti ini dan peristiwa seperti itu sebagaimana dikatakan oleh Ibnu Abbas ra. dan tidak diizinkan bagi mereka minta uzur sehingga mereka (dapat) minta uzur. maka ditampilkannya hal menakutkan yang bersifat kejiwaan yang mengharuskan ia diam dan menahan diri. seolaholah ia iringan unta yang kuning (Al Mursalaat: 32-33) Bunga-bunga api menyembur secara beruntun sebesar rumah-rumah batu (bangsa Arab menggunakan kata istana bagi setiap rumah dari batu. "Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan!" (Al Mursalaat: 37) Dalam pemandangan lain disebutkan penyesalan..Perlindungan yang mencekik. panas dan menghanguskan..Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan!" Selanjutnya. madah Alquran pb. dan tidaklah penting menyebutkan besarnya istana itu dalam pembicaraan ini). yang tidak diselasela oleh sepatah kata pun. dan ketundukan dengan penuh ketakutan. 'In ilah adalah hari yang mereka tidak dapat berbicara (pada hari itu). sumpah.. Karena itu. bukan hari pengajuan alasan dan telah Kami kumpulkan kamu dan orang-orang terdahulu semuanya. dan pengajuan alasan mereka. Tafsir Surat Al Mursalat Page 15 ." (Al Mursalaat: 38-40) Ini adalah hari keputusan. jika kamu mempunyai tipu daya. ".Sesungguhnya neraka itu melontarkan bunga api sebesar dan setinggi istana. atau pengajuan alasan. sesuai dengan kondisi dan konteks ayat 'Ini adalah hari keputusan. Pergilah kamu! Sesungguhnya kamu pun akan mengetahui ke mana harus pergi.

Naungan yang sebenarnya. Sesungguhnya kamu adalah orang-orang yang berdosa. " (Al Mursalaat: 45) Kecelakaan ini sebagai kebalikan dari kenikmatan dan penghormatan yang disebutkan sebelumnya! Di sini ditampilkan sepintas sobekan kehidupan dunia yang dilipat dalam konteks. bukan naungan yang memiliki tiga cabang yang tidak melindungi dan tidak menolak nyala api neraka... Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan. Semuanya diam membisu. "(Dikatakan kepada orang-orang kafir). padahal antara keduanya dipisahkan oleh waktu yang amat panjang. 'Sesungguhnya demikianlahKami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. dan jika kamu mempunyai kekuasaan untuk bertindak sesuatu. ". Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orangorang yang mendustakan..' Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.. dan tiba-tiba pelecehan dan penghinaan sedang dihadapkan kepada orang-orang yang berdosa. Tafsir Surat Al Mursalat Page 16 . maka ayat berikutnya menampilkan penghormatan yang diberikan kepada orang-orang yang bertakwa. Makanlah dan bersenang-senanglah kamu (di dunia dalam waktu) yang pendek. Kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang mendustakan. Ketika pembicaraan ditujukan kepada orang-orang muttaqin di akhirat.. madah Alquran pb. " Setelah selesai menampilkan pemandangan yang berupa penghinaan terhadap orang-orang yang berdosa.. (Dikatakan kepada mereka). mereka mendapatkan penghormatan tinggi yang dapat dilihat dan didengar oleh semuanya..itu. merasakan penderitaan yang pedih. bukan di dalam asap yang mencekik kerongkongan dan menimbulkan kehausan yang panas. "." (Al Mursalaat: 41-45) Orang-orang yang bertakwa berada di dalam naungan yang teduh. Tiba-tiba kita berada di bumi sekali lagi. betapa halus dan lembutnya penghormatan dari Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung ini! ".. 'Sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Makan dan minumlah kamu dengan enak karena apa yang telah kamu kerjakan.... " (Al Mursalaat: 42) Lebih dari kenikmatan indrawi itu.serta (mendapat) buah-buahan dari (macam-macam) yang mereka ingini.. maka lakukanlah! Pada hari itu sudah tidak ada rencana dan tipu daya serta kekuasaan.. seakan akan keduanya datang dalam waktu yang bersamaan. "(Al Mursalaat: 43-44) Wahai. tiba tiba ia _________________________________________________________ Materi Tarbiyah Muayyid." (Al Mursalaat: 46-47) Demikianlah kehidupan dunia dan akhirat dicampur dalam dua alinea yang berurutan. Mereka berada di sekitar mata air-mata air.. "Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa berada dalam naungan (yang teduh) dan (di sekitar) mata air-mata air serta (mendapat) buah-buahan dari (macam-macam) yang mereka ingini. ". dan di dalam dua pemandangan yang ditampilkan.Makan dan minumlah kamu dengan enak karena apa yang telah kamu kerjakan.

dan kecelakaan besar yang telah disediakan bagi orang yang celaka dan sengsara. Surat ini sendiri dengan bangunan kalimat kalimatnya.kembali yang penuh derita. 'Ruku’lah niscaya mereka tidak mau ruku’.. Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan." (Al Mursalaat: 48-49) Padahal mereka dapat melihat. madah Alquran pb. tidak akan beriman kepada perkataan apa pun selainnya untuk selamanya. dan diperingatkan oleh pemberi peringatan ini. kecelakaan. Makan dan bersenang-senanglah kamu sebentar di dunia ini. Maha Suci Allah yang telah menurunkan Al Qur’an dan memberinya kekuatan seperti ini! _________________________________________________________ Materi Tarbiyah Muayyid. karena nanti kamu akan terhalang untuk mendapatkannya dan akan disiksa dalam waktu yang panjang di akhirat!" ". seakan-akan dikatakan kepada mereka. pemandanganpemandangannya yang keras dan sengatannya yang tajam merupakan ekspedisi yang membuat hati tidak berhenti dan eksistensi manusia tidak bisa diam. Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang orang yang mendustakan!" Kemudian ditunjukkan keheranan terhadap kaum yang diseru dan diajak kepada petunjuk. Tafsir Surat Al Mursalat Page 17 . tetapi mereka tidak mau..diarahkan kepada orang-orang yang berdosa di dunia. tempat. Sikap inilah yang sebenarnya akan membawa kepada kesengsaraan. "Saksikanlah perbedaan antara kedua keadaan itu. kepada perkataan apakah selain Al Qur’an ini mereka akan beriman?" (A1 Mursalaat: 50) Orang yang tidak beriman kepada perkataan (Al Qur’an) yang menggoncangkan gununggunung ini. 'Maka. nuansa musikalnya. 'Apabila dikatakan kepada mereka.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful