KARYA ILMIAH

“BENCANA TANAH LONGSOR” Untuk mengajukan tugas mata pekajaran TIK

Sang penyusun: Rahmat Basuki Saeful Mizan Irfan Arifin Mom, Ali Kelas : IX TMI Guru mata pelajaran : Arsyadani Rahmani

MTS AN-NAJAH
Kalimukti-pabedila-cirebon 2013

2. 3. 4. Dalam menyelesaikan karya tulis ini .Kata pengantar Assalamu’alaikum wr-wb Segala puji hanya milik Allah SWT yang telah memberikan kecerdasan kepada sang penulis untuk menyelesaikan karya tulis ini dengan keinginan agar bermanfaat bagi kita semua. Sahabat-sahabat seperjuangan Penulis menya dari banyak kekurangan dalam penulisan Belumlah sempurna maka dengan ini mohon saran dan bimbingan kepada semua pembaca untuk perbaikannya Kalimukti-pabedilan-cirebon 4 april 2013 Penulis . 1. Karya tulis yang berjudul “BENCANA TANAH LONGSOR” ini bertujuan memenuhi dan melengkapi tugas pada mata pelajaran TIK kelas tiga mts AN-NAJAH. Kepada sekolah MTS AN-NAJAH Guru mata pelajaran TIK Orang tua kami yg saya hormati dan sangat saya sayangi. penulis bisa menerima bantuan dari berbagai pihak. Oleh karena itu penulis sangat berterima kasih kepada yang terhormat .

oleh karena itu pemahaman terhadap proses terjadinya gerakan tanah berikut faktor penyebabnya menjadi sangat penting bagi pemerintah maupun masyarakat. BAB II Bahan dan Metode Tanah longsor adalah perpindahan material pembentuk lereng berupa batuan. bergerak ke bawah atau keluar lereng. atau material campuran tersebut.Untuk menambah wawasan dan pengetahuan.Untuk mengetahui gejala umum terjadinya tanah lonsor dan penyebab terjadinya bencana alam tanah lonsor dan pencegahan terjadinya bencana alam tanah longsor. bahan rombakan. disamping menimbulkan kerugian material dan imaterial bagi kehidupan masyarakat. Bencana adalah sesuatu yang tidak kita harapkan. Proses terjadinya tanah longsor dapat diterangkan sebagai . 2. Gerakan tanah adalah salah satu bencana alam yang sering mengakibatkan kerugian harta benda maupun korban jiwa dan menimbulkan kerusakan sarana dan prasarana lainnya yang membawa dampak sosial dan ekonomi.BAB I PENDAHULUAN 1. Alternatif penanggulangan bencana baik dari aspek pencegahan (preventif). 1.1 Latar Belakang Masalah Bencana alam sebagai peristiwa alam dapat terjadi setiap saat dimana saja dan kapan saja. 2Tujuan Tujuan penulis membuat makalah ini adalah : 1. tanah. pengurangan (mitigasi) maupun penanggulangan (rehabilitasi) perlu dikaji secara mendalam.

pelarutan dan tekanan hidrostatika. Faktor manusia Ulah manusia yang tidak bersabat dengan alam antara lain: a.1_Penyebab_Tanah_Longsor Pada prinsipnya tanah longsor terjadi bila gaya pendorong pada lereng lebih besar dari gaya penahan. Faktor penyebab terjadinya gerakan pada lereng juga tergantung pada kondisi batuan dan tanah penyusun lereng. Jika air tersebut menembus sampai tanah kedap air yang berperan sebagai bidang gelincir. curah hujan. c. namun secara garis besar dapat dibedakan sebagai factor_alami_dan_manusia: Faktor_alam Kondisi alam yang menjadi faktor utama terjadinya longsor antara lain: a. erosi dalam. Iklim: curah hujan yang tinggi. c. Gaya penahan umumnya dipengaruhi oleh kekuatan batuan dan kepadatan tanah. b. e.berikut: air yang meresap ke dalam tanah akan menambah bobot tanah. vegetasi penutup dan penggunaan lahan pada lereng tersebut. Kondisi geologi: batuan lapuk. gempa bumi. b. akumulasi massa air. misal tanah kritis. Pemotongan tebing pada penambangan batu dilereng yang terjal. air. Keadaan tata air: kondisi drainase yang tersumbat. struktur sesar dan kekar. Penimbunan tanah urugan di daerah lereng. . kemiriringan lapisan. sisipan lapisan batu lempung. Tutupan lahan yang mengurangi tahan geser. Sedangkan gaya pendorong dipengaruhi oleh besarnya sudut kemiringan lereng. d. stratigrafi dan gunung_api. 2. Keadaan topografi: lereng yang curam. maka tanah menjadi licin dan tanah pelapukan di atasnya akan bergerak mengikuti lereng dan keluar lereng. Kegagalan struktur dinding penahan tanah. beban serta berat jenis tanah batuan. struktur geologi.

h. 2. Penggundulan hutan. Budidaya kolam ikan diatas lereng. f. g.Jangan mendirikan rumah di tepi sungai yang rawan erosi . • Tebing rapuh dan kerikil mulai berjatuhan.Jangan memotong tebing jalan menjadi tegak .Buatlah terasering (sengkedan) pada lereng yang terjal bila membangun permukiman .Jangan mencetak sawah dan membuat kolam pada lereng bagian atas di dekat pemukiman. • Munculnya mata air baru secara tiba-tiba. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan.Jangan membangun rumah di bawah tebing 2.d. e.4 Hal – Hal Yang di Lakukan Selama dan sesudah Terjadi Bencana 1.3 Pencegahan Terjadinya Bencana Alam Tanah Longsor . . Tanggap Darurat Yang harus dilakukan dalam tahap tanggap darurat adalah penyelamatan dan pertolongan korban secepatnya supaya korban tidak bertambah. Pengembangan wilayah yang tidak diimbangi dengan kesadaran masyarakat. Sistem pertanian yang tidak memperhatikan irigasi yang aman. • Biasanya terjadi setelah hujan. Sistem drainase daerah lereng yang tidak baik.2 Gejala Umum Terjadinya Bencana Alam Tanah Longsor • Munculnya retakan-retakan di lereng yang sejajar dengan arah tebing. . kiri) .Jangan menebang pohon di lereng (gb.Segera menutup retakan tanah dan dipadatkan agar air tidak masuk ke dalam tanah melalui retakan . sehingga RUTR tidak ditaati yang akhirnya merugikan sendiri. . 2.

Selain itu dikaji juga perkembangan tanah longsor dan teknik pengendaliannya supaya tanah longsor tidak berkembang dan penentuan relokasi korban tanah longsor bila tanah longsor sulit dikendalikan. 3. struktur geologi. Rekonstruksi Penguatan bangunan-bangunan infrastruktur di daerah rawan longsor tidak menjadi pertimbangan utama untuk mitigasi kerusakan yang disebabkan oleh tanah longsor. karena kerentanan untuk bangunan-bangunan yang dibangun pada jalur tanah longsor hampir 100%.2. Faktor penyebab terjadinya gerakan pada lereng ( tanah longsor) juga tergantung pada kondisi batuan dan tanah penyusun lereng. atau material campuran tersebut. sehingga pengembangan dan penyempurnaan manajemen mitigasi gerakan tanah baik dalam skala nasional. Terjadinya bencana alam tanah longsor ini dapat diminimalkan dengan memberdayakan masyarakat untuk mengenali tipologi lereng yang rawan longsor. tanah. dan sarana transportasi. serta upaya antisipasi dini yang harus dilakukan. bergerak ke bawah atau keluar lereng. vegetasi penutup dan penggunaan lahan pada lereng tersebut. Rehabilitasi Upaya pemulihan korban dan prasarananya. regional maupun lokal secara berkelanjutan dengan memanfaatkan perkembangan teknologi informasi dan menggalang kebersamaan segenap lapisan masyarakat. bahan rombakan. meliputi kondisi sosial. . curah hujan. namun secara garis besar dapat dibedakan sebagai factor_alami_dan_manusia. BAB III Kesimpulan Dari makalah yang kami buat yang berjudul “Bencana Alam Tanah Longsor” dapat menarik kesimpulan. gejala awal longsor. ekonomi. diantaranya: Tanah longsor adalah perpindahan material pembentuk lereng berupa batuan.

yang insya Allah bermanfaat bagi kehidupan kita karena bencana tanah longsor sendiri berawal dari kita .maka dari itu cintailah alam karena semua adalah dari kita oleh kita dan pada akhirnya untuk kitalah yang merasakan manisnya kehidupan yang tentram damai dan sejahtera tanpa adanya bencana tanah longsor yang menimpa kita aamiin Wassalamu’alaikum WR WB .PENUTUPAN Demikianlah makalah yang kami buat.

Hal-hal yang di lakukan selama dan sesudah terjadinya bencana BAB 3 Kesimpulan .DAFTAR ISI Kata pengantar BAB 1 1.Latar belakang masalah 2.Gejala terjadinya tanah longsor 3.Pencegah terjadinya bencana tanah longsor 4.Tujuan BAB 2 1.Penyebab tanah longsor 2.