P. 1
Model Perubahan Perilaku

Model Perubahan Perilaku

|Views: 27|Likes:
Published by rabiatul_Alfatih
model
model

More info:

Categories:Topics, Japanese
Published by: rabiatul_Alfatih on Jul 17, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/05/2014

pdf

text

original

OLEH: Ns. Ari Damayanti W, S.

kep

Perilaku adalah hasil dari segala macam pengalaman serta interaksi manusia dengan lingkungannya yang terwujud dalam bentuk pengetahuan, sikap dan tindakan (Sarwono, 1993)

minuman dan lingkungan.Perilaku kesehatan menurut Skinner dalam Notoatmodjo adalah suatu respon seseorang (organisme) terhadap stimulus atau objek yang berkaitan dengan sakit dan penyakit. . makanan. (Notoatmodjo. sistem pelayanan kesehatan. 2007).

 Perilaku  Perilaku  Perilaku Hidup Sehat sakit (IIInes behaviour) peran sakit (the sick role behaviour) .

Shoping Fragmentation Procastination Self Medication Discontuinity .

Keturunan 5% Fasilitas yan-kes 20% Status kesh Environment 45% Behaviour 30% .

 Perilaku  Perilaku tertutup (covert behavior) terbuka (overt behavior) .

.

Menyangkut pola sosial dari perilaku sakit yang tampak pada cara orang mencari. dan melakukan perawatan medis. menemukan. .

. Mencari pertolongan medis dari berbagai sumber pemberi yankes  Fragmentasi perawatan medis di saat orang menerima pelayanan dari berbagai unit  Menangguhkan upaya mencari pertolongan meskipun gejala sudah dirasakan  Self medication  Menghentikan pengobatan (discontuniti).

Landasan pemikiran model mechanic yaitu mengembangkan suatu model mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi perbedaan cara melihat. menilai serta bertindak terhadap suatu gejala penyakit .

 persepsi dan definisi oleh individu pada suatu situasi  Kemampuan individu melawan keadaan yang berat .

 penyimpangan dan gejala penyakit dirasakan dan dikenal  seberapa jauh gejala penyakit dipandang serius oleh seseorang  Seberapa jauh gejala penyakit dapat menimbulkan gangguan dalam kehidupan keluarga.pekerjaan dan kegiatan sosial  frekuensi terjadinya tanda-tanda penyimpangan atau gejala penyakit .

 toleransi orang yang menilai tanda menyimpang atau gejala penyakit tertentu  informasi yang tersedia. pengetahuan. kebudayaan. pandangan orang yang menilai  kebutuhan pokok lain yang menimbulkan penolakan terhadap gejala tersebut  kompetisi terhadap berbagai kemungkinan interaksi yang timbul setelah gejala penyakit diketahui  sumber pengobatan yang tersedia serta biaya yang harus dikeluarkan .

menggambarkan suatu rangkaian determinan (factor yang menentukan) individu terhadap pemanfaatan pelayanan kesehatan oleh keluarga dan tergantung pada: presdisposisi keluarga untuk menggunakan jasa pelayanan kesehatan Kemampuan persepsi terhadap penyakit Kebutuhan terhadap jasa pelayanan .

Mempunyai pandangan → individu hidup di lingkungan masyarakat .

 perceived suspecbility  perceived seriousness  perceived benefits and barriers  clues .

– kekuatan pendorong meningkat  Kekuatan – kekuatan penahan menurun  Kekuatan pendorong meningkat dan kekuatan penahan menurun  Kekuatan .

perilaku sakit adalah pola reaksi sosiokultural yang dipelajari pada suatu saat ketika individu dihadapkan pada gejala penyakit sehingga gejala-gejala tersebut dapat dikenal. ditimbang. dan kemudian bereaksi atau tidak bergantung pada definisi atau situasi tersebut . dinilai.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->