P. 1
Sistem Saraf Pada Manusia

Sistem Saraf Pada Manusia

|Views: 45|Likes:
Published by Dam Berani Fight

More info:

Published by: Dam Berani Fight on Jul 18, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/10/2013

pdf

text

original

SISTEM SARAF

Sistem saraf adalah sistem organ pada hewan yang terdiri atas sel neuron yang mengkoordinasikan aktivitas otot, memonitor organ, membentuk atau menghentikan masukan dari indra, dan mengaktifkan aksi. Komponen utama dalam sistem saraf adalah neuron yang diikat oleh sel-sel neuroglia, neuron memainkan peranan penting dalam koordinasi. Sistem saraf pada vertebrata secara umum dibagi menjadi dua, yaitu sistem saraf pusat dan sistem saraf tepi.

I.

STRUKTUR
A. Neuron

Fungsi mielin adalah melindungi akson dan memberi nutrisi. tidak terkecuali sel saraf (neuron). PENGHANTARAN RANGSANG Semua sel dalam tubuh hewan memiliki muatan listrik yang terpolarisasi. Membran plasma sel Schwann disebut neurilemma. Dari badan sel keluar dua macam serabut saraf. potensial membran mengalami depolarisasi dari potensial istrahatnya (-70 mV) berubah menjadi +40 mV. Dendrit berfungsi mengirimkan impuls ke badan sel saraf. fungsi neuroglia diantaranya adalah memberi nutrisi pada sel saraf. Sebaliknya. dendrit pendek. Potensial kerja adalah perubahan tiba-tiba pada potensial membran karena datangnya rangsang. tetapi bagian dari akson bernama nodus . oligodendroglia dan mikroglia. Bagian dari akson yang tidak terbungkus mielin disebut nodus Ranvier. Macam-macam neuroglia diantaranya adalah astrosit.Setiap neuron terdiri dari satu badan sel yang di dalamnya terdapat sitoplasma dan inti sel. Akson vertebrata umumnya memiliki selubung mielin. menjadikannya bersifat dielektrik atau penghambat aliran listrik dan hal ini menyebabkan potensial kerja tidak dapat terbentuk pada selubung mielin. Sel Schwann adalah sel glia yang membentuk selubung lemak di seluruh serabut saraf mielin. Impuls akan menempuh jalur sepanjang akson suatu neuron sebelum dihantarkan ke neuron lain melalui sinapsis dan akan seperti itu terus hingga mencapai otak. II. Selubung mielin terdiri dari 80% lipid dan 20% protein. dengan kata lain terjadi perbedaan potensial antara bagian luar dan dalam dari suatu membran sel. Kedua serabut saraf ini berisi plasma sel. yaitu dendrit dan akson. Pada bagian luar akson terdapat lapisan lemak disebut mielin yang merupakan kumpulan sel Schwann yang menempel pada akson. Datangnya stimulus akan menyebabkan terjadinya depolarisasi dan hiperpolarisasi pada membran sel. Setiap neuron hanya mempunyai satu akson dan minimal satu dendrit. Neuroglia Neuroglia merupakan suatu matriks jaringan penunjang khusus. Impuls tersebut berupa tegangan listrik. Pada saat potensial kerja terjadi. potensial istirahat adalah potensial yang dipertahankan oleh membran selama tidak ada rangsangan pada sel. Membran hewan memiliki potensial istirahat sekitar -50 mV s/d -90 mV. Akson biasanya sangat panjang. sedangkan akson berfungsi mengirimkan impuls dari badan sel ke jaringan lain. dimana impuls itu akan diproses. Kemudian otak mengirimkan impuls menuju organ atau indra yang dituju untuk menghasilkan efek yang diinginkan melalui mekanisme pengiriman impuls yang sama. hal tersebut menyebabkan terjadinya potensial kerja. yang berfungsi mempercepat penghantaran impuls B. Perbedaan potensial antara bagian luar dan dalam membran ini disebut potensial membran Informasi yang diterima oleh Indra akan diteruskan oleh saraf dalam bentuk impuls.

SISTEM SARAF PADA MANUSIA Sistem saraf merupakan sistem koordinasi (pengaturan tubuh) berupa penghantaran impul saraf ke susunan saraf pusat. Unit terkecil pelaksanaan kerja sistem saraf adalah sel saraf atau neuron Pada sistem saraf ada bagian-bagian yang disebut : . neuron yang mengirimkan rangsang disebut neuron pra-sinapsis dan yang akan menerima rangsang disebut neuron pasca-sinapsis. Asetilkolin yang ada kemudian dihidrolisis menjadi asetil dan kolin. III. protein reseptor mengikat molekul neurotransmitter dan merespon dengan membuka saluran ion pada membran akson yang kemudian mengubah potensial membran (depolarisasi atau hiperpolarisasi) dan menimbulkan potensial kerja pada neuron pascasinapsis. ujung akson dari neuron pra-sinapsis akan membuat vesikula sinapsis mendekat dan melebur ke membrannya. Pada ujung akson neuron pascasinapsis. yaitu potensial kerja dihantarkan dengan "melompat" dari satu nodus ke nodus lainnya hingga mencapai sinapsis. Ujung akson setiap neuron membentuk tonjolan yang didalamnya terdapat mitokondria untuk menyediakan ATP untuk proses penghantaran rangsang dan vesikula sinapsis yang berisi cairan neurotransmitter umumnya berupa asetilkolin (ACh). Pada ujung neuron terdapat titik pertemuan antar neuron bernama sinapsis. Molekul tersebut kemudian masuk kembali ke ujung akson neuron pra-sinapsis melalui proses endositosis. Asetilkolin kemudian dilepaskan melalui proses eksositosis. Penghantaran rangsang pada akson dilakukan dengan mekanisme hantaran saltatori.Ranvier tidak diselubungi oleh mielin. Ketika rangsang tiba di sinapsis. pemrosesan impul saraf dan perintah untuk memberi anggapan rangsangan.

Fungsi mielin adalah melindungi akson dan memberi nutrisi. Berdasarkan struktur dan fungsinya. Dari badan sel keluar dua macam serabut saraf. Reseptor adalah satu atau sekelompok sel saraf dan sel lainnya yang berfungsi mengenali rangsangan tertentu yang berasal dari luar atau dari dalam tubuh. Sel saraf Motorik : serabut saraf yang membawa rangsang dari otak e. Reseptor b. Contohnya otot dan kelenjar. yang berfungsi mempercepat penghantaran impuls. saraf mempunyai hubungan kerja seperti mata rantai (berurutan) antara reseptor dan efektor. Sistem saraf tersusun oleh berjuta-juta sel saraf yang mempunyai bentuk bervariasi. Setiap neuron terdiri dari satu badan sel yang di dalamnya terdapat sitoplasma dan inti sel. Organ Penyusun Sistem Saraf pada Manusia Jaringan saraf tersusun atas sel-sel saraf atau neuron. Kedua serabut saraf ini berisi plasma sel. Sel saraf sensori. Fungsi sel saraf adalah mengirimkan pesan (impuls) yang berupa rangsang atau tanggapan. yaitu dendrit dan akson (neurit). Sel Saraf Sensoris : serabut saraf yang membawa rangsang ke otak d. Dendrit berfungsi mengirimkan impuls ke badan sel saraf. sedangkan akson berfungsi mengirimkan impuls dari badan sel ke jaringan lain. Sel Saraf Konektor : sel saraf motorik atau sel saraf satu dengan sel saraf lain. yaitu : 1) 2) 3) 1. A. sel saraf dapat dibagi menjadi 3 kelompok. Sistem saraf terdiri dari jutaan sel saraf (neuron).a. Efektor : alat untuk menerima rangsang biasanya berupa alat indra : alat untuk menanggapi rangsang berupa otot dan kelenjar c. Tiap neuron/sel saraf terdiri atas badan sel saraf. Setiap neuron hanya mempunyai satu akson dan minimal satu dendrit. Bagian dari akson yang tidak terbungkus mielin disebut nodus Ranvier. cabang dendrit dan cabang akson. dan sel saraf intermediet (asosiasi). Sel Schwann adalah sel glia yang membentuk selubung lemak di seluruh serabut saraf mielin. cabang-cabang inilah yang menghubungkan tiap-tiap sel saraf sehingga membentuk jaringan saraf. Dalam kegiatannya. Sebaliknya. Akson biasanya sangat panjang. Sistem ini meliputi sistem saraf pusat dan sistem saraf tepi. Pada bagian luar akson terdapat lapisan lemak disebut mielin yang merupakan kumpulan sel Schwann yang menempel pada akson. Sel saraf motor. Efektor adalah sel atau organ yang menghasilkan tanggapan terhadap rangsangan. Sel saraf sensori . Membran plasma sel Schwann disebut neurilemma. dendrit pendek.

Ujung akson dari saraf sensori berhubungan dengan saraf asosiasi (intermediet). yaitu otak (ensefalon) dan sumsum belakang (medula spinalis). 2. Sistem saraf sadar mengontrol aktivitas yang kerjanya diatur oleh otak. dan (2) Sistem saraf tak sadar Kemudian berdasarkan sifat kerjanya saraf tak sadar dibedakan menjadi dua yaitu: saraf simpatik dan saraf parasimpatik. 3. yang terdiri dari sistem saraf sadar dan sistem saraf tak sadar atau sistem saraf otonom. Badan sel saraf motor berada di sistem saraf pusat. Sistem Saraf Sadar Sistem saraf sadar yaitu sistem saraf yang mengatur segala gerakan yang dilakukan secara sadar atau dibawah koordinasi saraf pusat atau otak. Berdasarkan asalnya sistem saraf sadar dibedakan menjadi dua yaitu: sistem saraf kepala (cranial) dan sistem saraf tulang belakang (spinal).Fungsi sel saraf sensori adalah menghantar impuls dari reseptor ke sistem saraf pusat. Sistim Saraf Tepi Sistem saraf tepi terdiri dari sistem saraf sadar dan sistem saraf tak sadar (sistem saraf otonom). Sedangkan badan sel saraf berkumpul membentuk ganglion atau simpul saraf. untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada skema berikut: B. Dendritnya sangat pendek berhubungan dengan akson saraf asosiasi. Sel saraf motor Fungsi sel saraf motor adalah mengirim impuls dari sistem saraf pusat ke otot atau kelenjar yang hasilnya berupa tanggapan tubuh terhadap rangsangan. sedangkan aksonnya dapat sangat panjang. gerak saluran pencernaan. Berdasarkan cara kerjanya sistem saraf tepi dibedakan menjadi dua yaitu : (1) Sistem saraf sadar ). . Kelompok-kelompok serabut saraf. akson dan dendrit bergabung dalam satu selubung dan membentuk urat saraf. 1. Sel ini dapat ditemukan di dalam sistem saraf pusat dan berfungsi menghubungkan sel saraf motor dengan sel saraf sensori atau berhubungan dengan sel saraf lainnya yang ada di dalam sistem saraf pusat. sedangkan saraf otonom mengontrol aktivitas yang tidak dapat diatur otak antara lain denyut jantung. Setiap impuls saraf akan berhubungan dengan sistem saraf. dan sekresi keringat. Sel saraf intermediet menerima impuls dari reseptor sensori atau sel saraf asosiasi lainnya. Sel saraf intermediete Sel saraf intermediete disebut juga sel saraf asosiasi. Sistem Saraf Tepi (Sistem saraf Perifer) Sistem saraf tepi adalah lanjutan dari neuron yang bertugas membawa impuls saraf menuju ke dan dari sistem saraf pusat.

a) Pleksus cervicalis merupakan gabungan urat saraf leher yang mempengaruhi bagian leher. Sistem saraf otonom dapat dibagi atas sistem saraf simpatik dan sistem saraf parasimpatik. dan 8 Lima pasang saraf motor. Ada 3 buah pleksus yaitu sebagai berikut. saraf sumsum tulang belakang dibedakan atas 8 pasang saraf leher. dan 10. 4. Pleksus Jumbo sakralis yang mempengaruhi bagian pinggul dan kaki. yaitu saraf nomor 1. dan saraf sumsum tulang belakang. 9. Saraf otak ada 12 pasang yang terdiri dari: a) b) c) Tiga pasang saraf sensori. Sistem Saraf Otonom Sistem saraf otonom disusun oleh serabut saraf yang berasal dari otak maupun dari sumsum tulang belakang dan menuju organ yang bersangkutan. yaitu saraf nomor 5. Fungsi sistem saraf simpatik dan parasimpatik selalu berlawanan (antagonis). 12 pasang saraf punggung. kecuali nervus vagus yang melewati leher ke bawah sampai daerah toraks dan rongga perut. 2. Urat saraf yang terdapat pada pangkal ganglion disebut urat saraf pra ganglion dan yang berada pada ujung ganglion disebut urat saraf post ganglion. 6. 7. yaitu saraf-saraf yang keluar dari sumsum tulang belakang. Saraf sumsum tulang belakang berjumlah 31 pasang saraf gabungan. Berdasarkan asalnya. 11. b) c) Pleksus brachialis mempengaruhi bagian tangan. dan satu pasang saraf ekor. Beberapa urat saraf bersatu membentuk jaringan urat saraf yang disebut pleksus. 5 pasang saraf pinggang. Dalam sistem ini terdapat beberapa jalur dan masing-masing jalur membentuk sinapsis yang kompleks dan juga membentuk ganglion. dan 12 Empat pasang saraf gabungan sensori dan motor. Saraf simpatik mempunyai ganglion yang terletak di sepanjang tulang belakang menempel pada sumsum tulang belakang sehingga mempunyai urat pra ganglion pendek. yaitu saraf-saraf yang keluar dari otak. 5 pasang saraf pinggul. Perbedaan struktur antara saraf simpatik dan parasimpatik terletak pada posisi ganglion. C.Sistem saraf sadar disusun oleh saraf otak (saraf kranial). Oleh karena daerah jangkauannya sangat luas maka nervus vagus disebut saraf pengembara dan sekaligus merupakan saraf otak yang paling penting. Nervus vagus membentuk bagian saraf otonom. Sistem saraf parasimpatik terdiri dari keseluruhan “nervus vagus” bersama cabang cabangnya ditambah dengan beberapa saraf otak lain dan saraf sumsum sambung. bahu. dan diafragma. sedangkan saraf parasimpatik mempunyai urat pra ganglion yang panjang karena ganglion menempel pada organ yang dibantu. Saraf otak dikhususkan untuk daerah kepala dan leher. yaitu saraf nomor 3. .

Sistem ini yang mengintegrasikan dan mengolah semua pesan yang masuk untuk membuat keputusan atau perintah yang akan dihantarkan melalui saraf motorik ke otot atau kelenjar. Keduanya merupakan organ yang sangat lunak. Piameter. Selain itu kedua organ tersebut dilindungi oleh selaput yang terdiri dari jaringan ikat yang disebut meninges. otak juga dilindungi 3 lapisan selaput meninges. Bila membran ini terkena infeksi maka akan terjadi radang yang disebut meningitis. Fungsi selaput araknoid adalah sebagai bantalan untuk melindungi otak dari bahaya kerusakan mekanik. Selain tengkorak dan ruas-ruas tulang belakang. Sistem saraf pusat meliputi otak (ensefalon) dan sumsum tulang belakang (Medula spinalis). disebut demikian karena bentuknya seperti sarang labah-labah. Sistim Saraf Pusat Seluruh aktivitas tubuh manusia dikendalikan oleh sistem saraf pusat. dengan fungsi yang sangat penting maka perlu perlindungan. Araknoid. Arachnoid.Untuk jelasnya mengenai fungsi saraf otonom baik sistem saraf parasimpatik maupun sistem saraf simpatik dapat dilihat pada tabel 2 berikut. Sistem Saraf Parasimpatik Mengecilkan pupil Menstimulasi aliran ludah Memperlambat denyut jantung Membesarkan bronkus Menstimulasi sekresi kelenjar pencernaan Mengerutkan kantung kemih Sistem Saraf Simpatik Memperbesar pupil Menghambat aliran ludah Mempercepat denyut jantung Mmengecilkan bronkus Menghambat sekresi kelenjar pencernaan Menghambat kontraksi kandung kemih D. Sistem saraf pusat terdiri dari otak dan sumsum tulang belakang. arachnoid dan durameter. Di dalamnya terdapat cairan serebrospinalis. merupakan lapisan paling dalam yang banyak mengandung pembuluh darah. semacam cairan limfa yang mengisi sela sela membran araknoid. Durameter. merupakan lapisan paling luar. yang berupa membran tebal fibrosa yang melapisi dan melekat pada tulang. sedangkan sumsum tulang belakang dilindungi oleh ruas-ruas tulang belakang. merupakan lapisan tengah berupa selaput jaring yang lembut. Ketiga lapisan membran meninges dari luar ke dalam adalah sebagai berikut : 1) 2) Durameter. . Otak dilindungi oleh tulang-tulang tengkorak. Meninges tersusun atas tiga lapisan yaitu: piameter. Antara arachnoid dengan piameter terdapat rongga arachnoid yang berisi cairan. merupakan selaput yang kuat dan bersatu dengan tengkorak.

yaitu lobus frontalis (bagian dahi). Setiap belahan mengendalikan bagian tubuh yang berlawanan. Setiap aktivitas akan dikendalikan oleh bagian yang berbeda. otak tengah. Agaknya lapisan ini berfungsi untuk memberi oksigen dan nutrisi serta mengangkut bahan sisa metabolisme. yaitu jaringan ikat yang terletak di antara sel-sel saraf di dalam sistem saraf pusat Walaupun otak dan sumsum tulang belakang mempunyai materi sama tetapi susunannya berbeda. Pada otak. yaitu belahan kiri mengatur tubuh bagian kanan. Pembagian daerah ini tampak nyata hanya selama perkembangan otak pada fase embrio. pernapasan dan sebagainya. kesadaran. Adapun bagian-bagian dari otak adalah dapat dijelaskan sebagai berikut : a. berhubungan dengan kemampuan berpikir. Lapisan ini penuh dengan pembuluh darah dan sangat dekat dengan permukaan otak. 1. Otak Secara garis besar Otak manusia dibagi menjadi tiga bagian yaitu otak depan. dan ubun-ubun mengendalikan kemampuan berbicara dan bahasa. daya khayal. Daerah belakang kepala merupakan pusat penglihatan dan memori tentang apa yang dilihat. Otak besar terbagi menjadi empat lobus. kepribadian. sebaliknya belahan kanan mengatur tubuh bagian kiri. Lobus temporalis (daerah pelipis). Pada sumsum tulang belakang bagian tengah berupa materi kelabu berbentuk kupu-kupu.3) Piameter. keinginan.. sedangkan bagian korteks berupa materi putih. dan otak belakang. yaitu belahan kiri dan belahan kanan. ingatan. yaitu: Lobus frontalis (daerah dahi).yaitu kecerdasan. Otak dan sumsum tulang belakang mempunyai 3 materi esensial yaitu: 1) 2) 3) Badan sel yang membentuk bagian materi kelabu (substansi grissea) Serabut saraf yang membentuk bagian materi putih (substansi alba) Sel-sel neuroglia. lobus temporalis (bagian pelipis). daya cipta. Daerah ubun-ubun selain sebagai pusat berbicara juga pusat untuk merasakan . Otak Besar Otak besar mengisi penuh bagian depan dari rongga tengkorak. lobus oksipitalis (bagian belakang kepala). materi kelabu terletak di bagian luar atau kulitnya (korteks) dan bagian putih terletak di tengah. pendengaran. dan terdiri dari dua belahan (hemifer) besar. otak besar terdiri atas dua lapisan yaitu lapisan luar (korteks) yang berisi badan neuron dan lapisan dalam yang berisi serabut saraf yaitu dendrit dan neurit. lobus parietalis (bagian ubun-ubun). Otak besar merupakan saraf pusat yang utama karena berperan dalam pengaturan seluruh aktivitas tubuh.

suhu tubuh. panas. terdiri atas dua belahan dan permukaannya berlekuk-lekuk. gerak alat pencernaan. mengandung badan neuron sensorik. Sayap (huruf H). Sumsum Tulang Belakang Sumsum tulang belakang terletak di dalam rongga ruas-ruas tulang belakang. gerak refleks seperti batuk. Sumsum lanjutan. Jembatan Varol berisi serabut yang menghubungkan lobus kiri dan lobus kanan otak kecil. yang mengarah ke perut disebut sayap ventral dan banyak mengandung neuron motorik dengan akson menuju ke efektor. Pada potongan melintang bentuk sumsum tulang belakang tampak dua bagian yaitu bagian luar berwarna putih sedang bagian dalamnya berwarna abu-abu. 2. dan sumsum lanjutan (medula oblongata). Sedangkan sayap yang mengarah ke punggung disebut sayap dorsal. Di dalam tulang punggung terdapat sumsum punggung dan cairan serebrospinal. otak kecil (serebelum). sedangkan bagian dalam berwarna abu-abu berbentuk seperti sayap atau huruf H.dan terletak didepan otak kecil. Otak belakang Otak belakang terletak di bawah lobus oksipital serebrum. berfungsi sebagai pusat pengatur refleks fisiologis.dingin. b. bersin. Bagian luar berwarna putih karena mengandung dendrit dan akson dan berbentuk seperti tiang. misalnya mengangkat kelopak mata. penghantar impuls sensorik dari kulit atau otot ke otak. c. . medula oblongata membentuk bagian bawah batang otak. misalnya pernapasan. koordinasi kegiatan otak. dan rasa sakit. Daerah pelipis selain sebagai pusat bicara juga sebagai pusat pendengaran. koordinasi kerja otot dan rangka.yaitu lanjutan dari medula oblongata memanjang sampai tulang punggung tepatnya sampai ruas tulang pinggang kedua (canalis centralis vertebrae). Otak tengah berperan dalam pusat pergerakan mata. refleks penyempitan pupil mata. dan membawa impuls motorik dari otak ke efektor. Otak tengah (mesencephalon) Otak tengah manusia berukuran cukup kecil. tekanan darah. Ketiga bagian otak belakang ini membentuk batang otak. Otak belakang terdiri atas tiga bagian utama yaitu: jembatan Varol (pons Varolli). detak jantung. Otak kecil. terletak di bawah bagian belakang otak belakang. Otak kecil berperan sebagai pusat keseimbangan. terdiri atas dua belahan yang berliku-liku sangat dalam. Sumsum tulang belakang berfungsi sebagai pusat gerak refleks. dan mata berkedip. menghubungkan antara otak kecil dengan korteks otak besar.

Skema terjadinya gerak sadar Rangsang -reseptor – sel saraf sensorik – otak-sel saraf motorik-efektortanggapan .

org/wiki/Sistem_saraf _____. 2011.wikipedia.DAFTAR PUSTAKA _____. SISTEM SARAF.wordpress. http://id. 2008.com/2008/11/03/sistem-koordinasi-dan-alat-inderamanusia/ . SISTEM KOORDINA DAN ALAT INDERA MANUSIA. SIhttp://gurungeblog.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->