P. 1
mawaris

mawaris

|Views: 12|Likes:
Published by Kancil Kecil
ahli waris dan segala sesuatu tentang warisan
ahli waris dan segala sesuatu tentang warisan

More info:

Published by: Kancil Kecil on Jul 18, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/02/2014

pdf

text

original

“MAWARIS & DZAWIL FURUD”

NAMA KELOMPOK: TAHTA ALFINA (4111093) WARDATUL LAILI (4111098)

DEFINISI WARIS Waris atau juga Al-miirats. yang artinya menurut bahasa adalah berpindahnya sesuatu dari seseorang kepada orang lain. atau dari suatu kaum kepada kaum lain. tanah.  . atau apa saja yang berupa hak milik legal secara syar'i. dalam bahasa arab adalah bentuk masdar dari kata waritsa-yaritsu-irtsan-miiratsan.  al-miirats menurut istilah yang dikenal para ulama ialah berpindahnya hak kepemilikan dari orang yang meninggal kepada ahli warisnya yang masih hidup. baik yang ditinggalkan itu berupa harta (uang).

pada prinsipnya segala sesuatu yang ditinggalkan oleh orang yang meninggal dinyatakan sebagai peninggalan. baik utang piutang itu berkaitan dengan pokok hartanya (seperti harta yang berstatus gadai). atau utang piutang yang berkaitan dengan kewajiban pribadi yang mesti ditunaikan (misalnya pembayaran kredit atau mahar yang belum diberikan kepada istrinya).DEFINISI TIRKAH (PENINGGALAN)  Tirkah (peninggalan) yang dikenal di kalangan fuqaha ialah segala sesuatu yang ditinggalkan pewaris. Termasuk di dalamnya bersangkutan dengan utang piutang. Jadi. . baik berupa harta (uang) atau lainnya.

 .  itu barulah seluruh harta peninggalan pewaris dibagikan kepada para ahli warisnya sesuai ketetapan Al-Qur'an.HAK-HAK YANG BERKAITAN DENGAN HARTA PENINGGALAN Semua keperluan dan pembiayaan pemakaman pewaris hendaknya menggunakan harta miliknya. As-Sunnah. dengan catatan tidak boleh berlebihan.  Hendaklah utang piutang yang masih ditanggung pewaris ditunaikan terlebih dahulu. dan kesepakatan para ulama (ijma').  Wajib menunaikan seluruh wasiat pewaris selama tidak melebihi jumlah sepertiga dari seluruh harta peninggalannya.

Al-Qur'an merupakan acuan utama hukum dan penentuan pembagian waris. atau bahkan hanya sebatas saudara seayah atau seibu. cucu. istri. Hal demikian disebabkan kewarisan merupakan salah satu bentuk kepemilikan yang legal dan dibenarkan AlIah SWT.WARIS DALAM PANDANGAN ISLAM   Al-Qur'an menjelaskan dan merinci secara detail hukumhukum yang berkaitan dengan hak kewarisan tanpa mengabaikan hak seorang pun. ayah. Oleh karena itu. kakek. dan ijma' para ulama sangat sedikit. ibu. Dapat dikatakan bahwa dalam hukum dan syariat Islam sedikit sekali ayat Al-Qur'an yang merinci suatu hukum secara detail dan rinci. . sedangkan ketetapan tentang kewarisan yang diambil dari hadits Rasulullah saw. Bagian yang harus diterima semuanya dijelaskan sesuai kedudukan nasab terhadap pewaris. apakah dia sebagai anak. paman. suami. kecuali hukum waris ini.

2.SEBAB-SEBAB ADANYA HAK WARIS Ada tiga sebab yang menjadikan seseorang mendapatkan hak waris: 1. Pernikahan 2. Al-Wala 3. Pewaris. Ahli waris. 3. Harta warisan  . Kerabat hakiki  Rukun Waris 1.

2. Budak 2. termasuk jumlah bagian masing-masing. Pembunuhan 3. Meninggalnya seseorang (pewaris) baik secara hakiki maupun secara hukum (misalnya dianggap telah meninggal). Seluruh ahli waris diketahui secara pasti. Adanya ahli waris yang hidup secara hakiki pada waktu pewaris meninggal dunia.Syarat Waris 1. Perbedaan Agama . 3. Penggugur Hak Waris 1.

ialah saham yang sudah ditentukan jumlahnya untuk warits pada harta peninggalan.DEFINISI DZAWIL FURUD  Furudlu menurut istilah fiqih mawarits. . seperenam atau seperdelapan dari warisan ). sepertiga. baik dengan nash maupun dengan ijma’.  Secara bebas. Secara istilahi zawi al-furud adalah ahli waris yang sahamnya telah ditentukan secara terperinci (seperdua. seperempat. arti lugowi zawi al-furud adalah orang-orang yang mempunyai saham (bagian) pasti.

mendapat ½ jika hanya satu orang dan mendapat 2/3 jika dua orang atau lebih.Ahli Waris Menurut jumhur ‘ulama. dan tertutup oleh dua orang anak perempuan atau oleh anak laki-laki. dan 1/8 jika ada keturunan. 2/3 kalau ada dua orang atau lebih. Suami. . mendapat ¼ jika tidak ada anak (keturunan). menjadi asobah sekiranya ada anak aki-laki bagian laki-laki dua kali bagian perempuan. ahli warits yang tergolong adalah: 1. 1/6 kalau ada anak kandung perempuan. Anak perempuan dari anak laki-laki. ½ kalau ia seorang saja. Anak perempuan. dan ¼ jika ada keturunan. 3. Istri. 4. mendapat ½ jika tidak ada anak (keturunan). ta’shib kalau ada cucu laki-laki bagian laki-laki dua kali baguian perempuan. 2.

bagiannya laki-laki dua kali bagian perempuan.5. 6. Ibu. ta’shib jika bersama saudara laki-laki kandung. ta’shib jika bersama saudara laki-laki seayah. bagiannya laki-laki dua kali bagian perempuan. ½ kalau ia seorang saja. ‘ashabah jika bersama anak perempuan atau cucu perempuan. 1/6 kalau ada anak. Saudara perempuan kandung. ‘ashabah kalau bersama anak perempuan. 2/3 jika dua orang atau lebih. 8. Ayah. 1/3 kalau tidak ada anak atau dua orang saudara. . ‘ashabah ketika tidak ada anak. 1/6 jika bersama saudara perempuan sekandung. 1/3 sisa ketika ahli warisnya terdiri dari suami-ibu-bapak atau isteri-ibubapak. 1/6 jika bersama anak laki-laki. 1/6 sisa jika bersama anak perempuan. Saudara perempuan seayah. 2/3 jika dua orang atau lebih. tertutup jika ada ayah atau anak laki-laki seayah. 7. ½ jika seorang saja. terhalang oleh ayah atau cucu laki-laki atau saudara laki-laki kandung atau saudara perempuan kandung yang menjadi ‘ashabah.

terhalang jika ada ayah. 1/3 kalu dua orang atau lebih (laki-laki/ perempuan). . terhalang oleh anak laki-laki/ perempuan. Saudara perempuan atau laki-laki seibu. Kakek. 10. terhalang jika ada ibu.9. 1/6 kalu seorang (laki-laki/ perempuan). Nenek. dibagi sama dengan saudara kalau yang dibagi lebih banyak dari 1/3. cucu laki-laki. 11. ayah atau nenek laki-laki. 1/6 untuk seorang atau lebih jika sederajat. kalau kurang dari 1/3 maka bagian kakek 1/3 (kalau tidak ada waris lain dzawil furudh).

kata furudh muqoddarah yaitu pembagian ahli waris yang telah ditentukan jumlahnya.Cucu perempuan dari anak laki-laki . yaitu: 1.Saudara perempuan seayah tunggal bila saudara perempuan sekandung tidak ada. . Ia mendapat seperdua apabila iseri yang meninggal itu tidak mempuanya I anak atau cucu dari anak laki-laki. Ahli waris yang mendapatkan bagian setengah adalah: .Anak perempuan tungal .Saudara perempuan kandung . Suami. merujuk pada 6 jenis pembagian.FURUDH MUQODDAROH   Didalam Al-Qur’an.

Ahli waris yang mendapat bagian sepertiga a. b. Isteri jika suami tidak mempunyai anak 3. Dua orang saudara atau lebih (laki-laki/ perempuan) seibu. bila isteri yang meninggal dunia tidak mempunyai anak (lakilaki/ Perempuan) atau cucu dari anak laki-laki. Dua orang cucu perempuan atau lebih darui anak laki-laki jika tidak ada anak perempuan. Dua orang saudara perempuan seayah atau lebih 5. Ahli waris yang mendapat bagian dua pertiga a. Ahli waris yang mendapat bagian seperlapan  Isteri. ketika suami mempumyai anak atau jika tidak ada anak tetapi mempunyai cucu. Ibu. Dua orang anak perempuan atau lebih jika tidak ada anak laki-laki b. Suami. 4. . seayah atau seibu. c. Ahli waris yang mendapat satu perempat a. b.2. jika anaknya tidak mempunyai anak atau cucu dari anak laki-laki atau ia tidak mempunyai saudara sekandung. Dua orang saudara kandung atau lebih d.

Bapak. Seorang saudara seibu g. Ibu. jika yang meninggal mempunyai anak atau cucu dari anak laki-laki atau saudara sekandung. Nenek. f. seayah atau seibu. . d. b. jika mempunyai anak atau cucu. bila yang meninggal itu terdapat anak atau cucu dari anak laki-laki. Saudara perempuan seayah. Cucu perempuan dari anak laki-laki seorang atau lebih.6. c. Kakek. jika yang meninggal mempunyai saudara perempuan sekandung. jika tidak ada ibu. Ahli waris yang mendapat bagian seperenam a. jika yang meninggal mempunyai anak perempuan tunggal. e.

SEKIAN SEMOGA BERMANFAAT .

Hibah rumah? Isinya perlu dibagi?  Eyang Subur? Istri banyak? Cara membagi harta warisan?  Di Indonesia menerapkan sistem warisan Islam?  Bantuan kecelakaan? Bisa diwarisi?  Wasiat lebih dari kadar yg harus didapat?  .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->