Percobaan V Rangkaian Integrator

Anggota Kelompok : 1. Iqbal Qurdowi (7511040031) 2. Devi Satya Priandini (7511040041) 3. Ahmad Syafi’i (7511040045)

Rangkaian Percobaan :

Gambar 5.1 Gambar Rangkaian Integrator

Data Hasil Percobaan : Gelombang sinusoida : Vi = 1V Vo = 1.66V Vo =-

∫ ∫

1.66V =1.66V = -104 t t = t = 0.166ms

4V Vo =- ∫ ∫ 2.32V Vo =- ∫ ∫ 1.4V = -104 t t = t = 0.Gelombang segitiga : Vi = 1V Vo = 1.32V =1.4V =2.132ms Gelombang kotak : Vi = 1V Vo = 2.32V = -104 t t = t = 0.24ms .

= 0 . Salah satu contohnya adalah rangkaian integrator. rangkaian yang demikian dinamakan juga rangkaian Miller Integral... hanya saja rangkaian umpanbaliknya (feedback) bukan resistor melainkan menggunakan capasitor C.. Dengan menggunakan 2 aturan op-amp (golden rule) maka pada titik inverting akan didapat hubungan matematis : iin = (vin – v-) / R = vin / R. Sesuai dengan nama penemunya.= 0 iin = iout . (1) iout = -C d(vout – v-) / dt = -C dvout/dt. misalnya rangkaian filter.. akan diperoleh persamaan : iin = iout = vin / R = -C dvout/dt atau dengan kata lain Vout = -1/RC ( t0 ∫ tlvindt ) .. . Aplikasi yang paling populer menggunakan rangkaian integrator adalah rangkaian pembangkit sinyal segitiga dari inputnya yang berupa sinyal kotak. Rangkaian Dasar Sebuah Integrator Mari kita coba menganalisa rangkaian ini. dimana v. Prinsipnya sama dengan menganalisa rangkaian op-amp inverting. v. .. (2) Maka jika disubtisusi. (3) Dari sinilah nama rangkaian ini diambil. Rangkaian dasar sebuah integrator adalah rangkaian opamp inverting. karena secara matematis tegangan keluaran rangkaian ini merupakan fungsi integral dari tegangan input.INTEGRATOR Opamp bisa juga digunakan untuk membuat rangkaian-rangkaian dengan respons frekuensi.

Input gelombang kotak memiliki Vhi+ dan Vlo-. Ketika inputnya berupa sinyal dc (frekuensi = 0). Pada saat Vhi+ maka outputnya menjadi ∫ .Dengan analisa rangkaian integral serta notasi Fourier.files. Pada rangkaian integrator tersebut diketahui R1 = R dan R2 = Zc = 1/ωC Dengan demikian dapat diperoleh penguatan integrator tersebut seperti persamaan 5 atau agar terlihat respons frekuensinya dapat juga ditulis dengan G(f) = -1/2πfRC . Jika tanpa resistor feedback seketika itu juga outputnya akan saturasi sebab rangkaian umpanbalik op-amp menjadi open loop (penguatan open loop opamp ideal tidak berhingga atau sangat besar). Pada prakteknya.wordpress. penguatan akan semakin kecil (meredam) jika frekuensi sinyal input semakin besar.. (4) penguatan integrator tersebut dapat disederhanakan dengan rumus G(ω) = -1/ωRC . yaitu dengan mengingat rumus dasar penguatan opamp inverting G = -R2/R1.. Nilai resistor feedback sebesar 10R akan selalu menjamin output offset voltage (offset tegangan keluaran) sebesar 10x sampai pada suatu frekuensi cutoff tertentu. (5) Sebenarnya rumus ini dapat diperoleh dengan cara lain. Sumber : http://hyukoketsu.. kapasitor akan berupa saklar terbuka.com/2012/12/penguat-operasional. rangkain integrator ini merupakan dasar dari low pass filter.. rangkaian feedback integrator mesti diparalel dengan sebuah resistor dengan nilai misalnya 10 kali nilai R atau satu besaran tertentu yang diinginkan..(6) Karena respons frekuensinya yang demikian. dimana f = 1/t dan ω = 2πf .. Terlihat dari rumus tersebut secara matematis.doc ANALISA Input Gelombang Kotak : Pada input gelombang kotak output yang dihasilkan berupa gelombang segitiga namun amplitudonya lebih besar.

Vlo-=-0. Karena gelombang kotak memberikan sinyal input berupa amplitudo low dan high secara terus-menerus maka outputnya akan menadi gelombang dengan bentuk segitiga seperti gambar dibawah ini Gelombang output integrator dengan input gelombang kotak .Dan pada saat Vlo.5V.maka outputnya menjadi ∫ Dengan nilai Dan Vhi+=+0. sedangkan pada saat gelombang input kotak low maka gelombang outputnya akan menjadi ∫ Dengan hilangnya tanda minus itu berarti bentuk gelombang outputnya naik (dari Vo min ke Vo max) selama input gelombang kotak low.5V Maka pada saat gelombang input kotak high outputya akan menjadi ∫ Dengan bertambahnya pengali t (waktu) dan terdapat tanda minus itu berarti bentuk output akan turun selama gelombang input kotak high (dari Vo max ke Vo min).

sedangkan untuk bagian ketika gelombang input Vturun maka outputnya menjadi ∫ Karena gelombang output merupakan fungsi kuadrat positif selama Vturun maka gelombang output ini berupa parabola yang menghadap ke atas (menjadi bagian lembah dari gelombang output).Input Gelombang Segitiga : Pada input gelombang segitiga gelombang yang dihasilkan memiliki lembah dan gunung. Untuk Vnaik besarnya adalah Vnaik = Vin(1+t) = 1V x (1+t) = (1+t) V Sedangkan utuk Vturun besarnya adalah Vturun = Vin(1-t) = 1V x (1-t) = (1-t) V Dan nilai Sehingga output ketika input Vnaik menjadi ∫ Karena tegangan output merupakan fungsi kuadrat negatif selama Vnaik maka gelombang outputnya berupa gelombang parabola yang menghadap ke bawah (menjadi bagian gunung dari gelombang output). jika digabungkan secara terus-menerus maka outputnya akan menjadi seperti gambar berikut . Hal ini disebabkan karena gelombang segitiga memiliki sisi naik dan turun. Untuk lebih mudahnya disebut saja Vnaik dan Vturun.

Gelombang output integrator dengan input gelombang segitiga Input Gelombang Sinusoida : Pada gelombang input sinusoida gelombang outputnya sama seperti gelombang sinusoida namun memiliki pergeseran fase. berikut penjelasannya. Gelombang input sinus besarnya dalah Vin = sin t Dan nilai Sehingga gelombang outputnya ∫ ∫ cos t Oleh karena perbedaan bentuk gelombang inilah sehingga gelombang input dan output seakan-akan hanya bergeser dan amplitudonya diperbesar. namun menurut saya itu bukan merupakan gelombang sinus yang bergeser fasa akan tetapi gelombang cosines. Berikut merupakan gelombang output rangkaian integrator dengan input berupa belombang sinusoida .

Gelombang output integrator dengan input gelombang sinusoida KESIMPULAN 1. Sesuai namanya rangkaian integrator menghasilkan output yang berupa integral dari sinyal inputnya 3. Rangkaian integrator dasarnya adalah rangkaian rangkaian penguat inverting namun Rf yang ada pada penguat inverting diganti dengan C 2. Saat input berupa gelombang kotak sinyal outputnya berupa gelombang segitiga 4. Saat input berupa gelombang segitiga sinyal outputnya berupa gelombang kuadratik berbentuk parabola yang menghadap ke atas dank e bawah (memiliki gunung dan lembah) 5. Saat input berupa gelombang sinusoida sinyal outputnya berupa gelombang cosinus .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful