Modul Diklatpim Tingkat IV

Kecerdasan Emosional (KE)

MODUL DIKLATPIM TINGKAT IV Hak Cipta © Pada : Lembaga Administrasi Negara Edisi Tahun 2008

Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia Jl. Veteran No. 10, Jakarta, 10110 Telp. (62 21) 3868201, Fax. (62 21) 3800188

Kecerdasan Emosional (Emotional Quotient) Jakarta - LAN - 2008 xxx hlm : 15 x 21 cm

ISBN : xxx-xxx-xxx-xxx-x
Lembaga Administrasi Negara – Republik Indonesia 2008

Modul Diklatpim Tingkat IV

Kecerdasan Emosional (KE)

dari aspek kurikulum yang meliputi rumusan kompetensi, mata Diklat dan strukturnya, metode dan skenario pembelajaran sampai pada pengadministrasian penyelenggaranya. Dengan proses standarisasi ini, maka kualitas penyelenggaraan dan alumni dapat lebih terjamin. LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA REPUBLIK INDONESIA Salah satu unsur penyelenggaraan Diklat Kepemimpinan Tingkat IV yang mengalami proses standarisasi adalah modul atau bahan ajar untuk para peserta (participants’ book). Disadari sejak modul-modul tersebut diterbitkan, lingkungan strategis khususnya kebijakan-kebijakan nasional pemerintah juga terus berkembang secara dinamis. Di samping itu, konsep dan teori yang mendasari substansi modul juga mengalami perkembangan. Kedua hal inilah yang menuntut diperlukannya penyempurnaan secara menyeluruh terhadap modul-modul Diklat Kepemimpinan Tingkat IV ini. Oleh karena itu, saya menyambut baik penerbitan modul-modul yang telah mengalami penyempurnaan ini, dan mengaharapkan agar peserta Diklat Kepemimpinan Tingkat IV dapat memanfaatkannya secara optimal, bahkan dapat menggali kedalaman substansinya di antara sesama peserta dan para Widyaiswara dalam berbagai kegiatan pembelajaran selama Diklat berlangsung. Kepada penulis dan seluruh anggota Tim yang telah berpartisipasi, kami haturkan terima kasih. Semoga modul hasil perbaikan ini dapat dipergunakan sebaik-baiknya. Jakarta, 14 Maret 2008 KEPALA LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA REPUBLIK INDONESIA

KATA PENGANTAR
Undang-undang Nomor 43 Tahun 1999 tentang Perubahan atas Undangundang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok-pokok Kepegawaian menegaskan bahwa dalam rangka usaha mencapai tujuan nasional, diperlukan Pegawai Negeri Sipil yang berkemampuan melaksanakan tugas secara profesional. Untuk mewujudkan profesionalisme PNS ini, mutlak diperlukan peningkatan kompetensi, khususnya kompetensi kepemimpinan bagi para pejabat dan calon pejabat Struktural Eselon IV baik di lingkungan pemerintah pusat maupun daerah. Sebagai pejabat struktural yang berada pada posisi paling depan atau ujung tombak, pejabat struktural eselon IV memainkan peran yang sangat penting karena bertanggung jawab dalam mensukseskan pelaksanaan kegiatankegiatan secara langsung, sehingga buah karyanya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Untuk mempercepat upaya peningkatan kompetensi tersebut, Lembaga Administrasi Negara (LAN) telah menetapkan kebijakan desentralisasi dalam penyelenggaraan Diklat Kepemimpinan Tingkat IV. Dengan kebijakan ini, jumlah penyelenggaraan Diklat dapat lebih ditingkatkan sehingga kebutuhan akan pejabat struktural eselon IV yang profesional dapat terpenuhi. Agar penyelenggaraan dan alumni tersebut menghasilkan kualitas yang sama, walaupun diselenggarakan dan diproses oleh Lembaga Diklat yang berbeda, maka LAN menerapkan kebijakan standarisasi program Diklat Kepemimpinan Tingkat IV. Proses standarisasi meliputi keseluruhan aspek penyelenggaraan Diklat, mulai

SUNARNO

ii

iii

Modul Diklatpim Tingkat IV

Kecerdasan Emosional (KE)

DAFTAR ISI Lembar Judul. .................................................................... Lembar Pengesahan ISBN. .................................................. Kata Pengantar. .................................................................... Daftar Isi. ...............................................................................

iv

v

Modul Diklatpim Tingkat IV Kecerdasan Emosional (KE) .

perbedaan kecerdasan intelegensi.Modul Diklatpim Tingkat IV 2 Kecerdasan Emosional (KE) BAB I PENDAHULUAN Adversity Qoutients dan IQ lah yang dikonstruksikan secara menyeluruh sebagai suatu Gestalten yang dapat meraih keberhasilan ditempat kerja dalam situasi perubahan yang terjadi dengan cepat dan dinamis yang sarat dengan kompleksitas yang dinamis seperti yang kita alami sekarang ini. dampak kepribadian terhadap tingkat kecerdasan emosional. Berkenaan dengan penelitian yang baru dan sangat berarti ini jelaslah bahwa IQ saja belum merupakan faktor yang dapat membuat seseorang menjadi berhasil. Deskripsi Singkat Mata pendidikan dan pelatihan ini menjelaskan pengertian dan fungsi kecerdasan emosional. Hasil Belajar Setelah membaca modul Kecerdasan Emosional ini peserta memiliki pemahaman tentang strategi kecerdasan emosional dan pengendalian dalam lingkungan tugas dengan sebaik-baiknya untuk menghasilkan kinerja kepemimpian Administrasi Publik yang produktif dan efektif. istilah EQ telah diterima oleh umum menjadi kependekan dari “Emotional Quotient’ yang setara dengan Intelligence Quotient (IQ). lebih cekatan dan lebih cepat dibandingkan dengan orang lain. sedang. konsensus dan konflik. Menurut penelitian para ahli psikologi. dan bahwa sebenarnya kita memiliki dua macam pikiran yakni satu yang berfikir dan lainnya yang merasakan. namun paduan KE/ EQ serta AQ/ B. Latar Belakang Dalam beberapa tahun belakangan ini. D. strategi kecerdasan emosional. Berdasarkan pada penelitian perilaku yang sangat luas. pengenalan tingkat kecerdasan emosional pribadi. 1 . Dr. ciri-ciri/gaya kecerdasan emosional yang baik. mereka pada umumnya sepakat bahwa IQ hanya mendukung sekitar 20 persen faktor-faktor yang menentukan suatu keberhasilan. kesenjangan yang perlu diisi. Daniel Goleman telah menunjukkan peranan yang sangat berarti yang dimainkan emosi dalam kehidupan mental kita. tipe-tipe kecerdasan emosional. C. melihat hubungan tersembunyi (subtle) yang menjanjikan peluang. Peserta mampu memahami dan menjelaskan serta mengeksplorer berbagai konsep kecerdasan. peranan kecerdasan emosional. dan pengendaliannya dalam lingkungan tugas sebagai pimpinan Administrasi. Indikator Hasil Belajar Indikator-indikator hasil belajar adalah : 1. Studi-studi lain dari berbagai disiplin seperti misalnya PsychoNeurologi maupun Neuro-Psikiatri juga menunjukkan bahwa seorang eksekutif atau profesional yang secara tehnik unggul dan memiliki KE/EQ tinggi adalah orang yang mampu mengatasi konflik. A.kan 80 persen lainnya adalah berasal dari faktor lain termasuk kecerdasan emosional yang menjadi fokus kajian ini.

2. 3. 5. 8. 7. Pengisian bahan latihan/kuesioner oleh peserta ± 20-30 menit dan kemudian diproses. Tugas fasilitator adalah menghubungkan berbagai kejadian/event belajar tersebut secara sistemik dan holistik sehingga berbagai kegiatan tersebut memiliki makna yang mendalam bagi peserta Diklat Pim IV. Dampak kepribadian terhadap kecerdasan emosional. Dengan demikian. menjelaskan dan menerapkan nilainilai kecerdasan emosional ditempat kerja. F. Peserta mampu memahami dan menjelaskan serta menggali dan mengembangkan aspek kecerdasan emosional yang dimiliki. 2. hasil belajar dan indikator hasil belajar maupun setelah selesainya pembelajaran modul pelatihan ini pencapaiannya sesuai dengan prinsip-prinsip teori Psikologi Gestalt terkait dengan berbagai kegiatan mata pelatihan lain secara terintegrasi. G. 5. Pengertian dan fungsi kecerdasan emosional. 3. Penugasan/latihan. Strategi kecerdasan emosional dalam aspek konsensus dan konflik. pengetahuan serta keterampilan baru ditempat kerja guna peningkatan kinerja instansinya. 9. Materi Pokok Materi Pokok yang dibahas dalam modul Kecerdasan Emosional ini adalah : 1. Evaluasi dan pembulatan oleh fasilitator. Peserta mampu memahami. Ciri-ciri/gaya kecerdasan emosional yang baik . Metodologi / Proses Untuk mencapai hasil belajar maupun indikator hasil belajar seperti dikemukakan pada bagian C dan D tersebut dimuka maka disarankan langkah-langkah kegiatan pembelajaran sbb: 1. Tingkat kecerdasan emosional pribadi. Ceramah selama + 20-30 menit untuk menghubungkan mata latihan KE/EQ dengan mata latihan lain khususnya pelatihan Kepemimpinan dialam Terbuka/pelatihan outbound yang biasanya diberikan pada minggu pertama sebagai pembekalan awal bagi peserta. 4. Manfaat Berbekal hasil belajar pada modul Kecerdasan Emosional peserta diharapkan akan memperoleh pengetahuan. 4. . Strategi kecerdasan emosional dalam lingkup kerja dalam aparatur pemerintahan.Modul Diklatpim Tingkat IV 3 4 Kecerdasan Emosional (KE) 2. keterampilan serta sikap baru yang akan dimanfaatkan untuk pembentukan sikap. E. 3. Peranan kecerdasan emosional. 6. Perbedaan kecerdasan emosional dengan kecerdasan intelegensi. Tanya jawab/pembahasan dalam kelas untuk merefleksikan kembali bahan-bahan bacaan yang ada dalam modul ini yang memerlukan klarifikasi dari fasilitator. Tipe-tipe kecerdasan emosional.

bukan IQ atau kecerdasan otak semata-mata yang merupakan pendukung banyak dari keputusan yang paling baik.Modul Diklatpim Tingkat IV 6 Kecerdasan Emosional (KE) BAB II KONSEPSI DASAR KECERDASAN EMOSIONAL Administrasi Publik yang melakukan tugas-tugas administratif secara profesional mengembangkan ketrampilan yang terfokus dan berteknik tinggi (high tech) seperti diungkapkan oleh John Naisbitt. Tetapi ilmu pengetahuan juga membuktikan setiap hari bahwa kecerdasan emosionallah. perbedaan dengan kecerdasan lainnya serta pengembangan dalam kehidupan A. Diyakini secara luas dengan masih mendasarkan pada teori Gestalt bahwa keberhasilan/sukses secara perorangan didasarkan atas kemampuan menggunakan IQ untuk memahami dan mensintesakan banyak data dan bahwa emosi mempunyai fungsi nyata. Diasumsikan bahwa ini juga berakibat meningkatkan produktivitas/kinerja organisasi secara keseluruhan. organisasi yang paling dinamis dan menguntungkan serta kehidupan yang sukses dan memuaskan. Pengertian dan Fungsi Kecerdasan Emosional 1. Dengan berusaha memahami KE/EQ yang merupakan bagian dari mental model maka akan dimungkin diambil keputuan manajerial yang lebih tepat. Jadi untuk meningkatkan daya saing kita seharusnya kita dituntut untuk mampu mengelola informasi yang kita miliki lebih baik lagi Tetapi seperti diungkap oleh tokoh kecerdasan buatan/ Artificial Intellegence dan pemenang Nobel untuk bidang ekonomi dan juga seorang Psikolog pemenang Nobel Hebert Simon kemampuan manusia untuk mengolah informasi ini terbatas. tetapi juga dalam kehidupan kita sehari-hari karena telah memisahkan emosi dari intelek. Banyak organisasi pemerintah maupun organisasi swasta maupun organissi masyarakat berusaha sekuat tenaga mendapatkan kemampuan intelektual pegawai untuk meningkatkan kekuatan mereka untuk mengolah informasi secara kontekstual. Setelah membaca Bab ini. manfaat. semakin unggul kita terhadap pesaing. akan kesulitan memahami pengertian bahwa kita memiliki pikiran lain yang merasakan dan lebih kuat dari pada IQ untuk menjadikan kita efektif atau tidak sebagai seorang pemimpin 5 . Hal ini bukan hanya kita ketahui secara intuisi bahwa itu tidak benar sepenuhnya. Konsepsi Dasar Kita telah membayar sangat mahal tidak hanya dalam organisasi. Program pelatihan yang mengarahkan perhatian untuk membangun ketrampilan profesional adalah yang paling popular dewasa ini. peserta diharapkan mampu memahami pengertian dan fungsi kecerdasan emosional yang meliputi konsepsi dasar. Bagi kita sebagai eksekutif pemerintahan yang menganut pandangan ilmiah kognitif bahwa pikiran adalah tentang penyimpanan dan pengolahan informasi menjadi fakta. Secara hipotetis dapat dikatakan bahwa semakin banyak informasi yang kita miliki.

tetapi dari pekerjaan hati nurani manusia. autentisitas. “Bila IQ yang berkuasa. dan bilamana dikelola dengan tepat dapat memberikan kita sumber kebijakan intuitif. atau memanipulasi seseorang.Modul Diklatpim Tingkat IV 7 8 Kecerdasan Emosional (KE) Masyarakat pendidikan mendukung banyak organisasi untuk menanamkan filsafat intelektual sebagai kekuatan pendorong dibalik keberhasilan dalam hidup. KE/EQ bukanlah tentang memakai topeng kemunafikan atau penggunaan psikologi untuk mengendalikan. untuk mengeluarkan perasaan. Antonio R. kita telah memilih penguasa yang buruk. “Sesuatu yang kita sembunyikan membuat kita lemah. dan mengaktifkan aspirasi dan nilai-nilai kita yang paling dalam. Perasaan memiliki keunggulan yang meliputi kehidupan mental kita. Apa yang mereka tinggalkan dibelakang adalah “sesuatu” yang Frost katakan: Hati. pembuatan keputusan/penalaran dan emosi/perasaan memiliki titik potong di dalam bekerjanya fungsi-fungsi otak. menyatakan. Damasio.” baik secara metafora maupun harafiah. ini karena kita yang membiarkannya berbuat demikian. mengubahnya dari apa yang kita pikirkan menjadi apa yang kita jalani dalam hidup seperti sekarang ini. mengatakan : “Kenyataannya. dan semangat manusia yang paling kuat. ahli dalam bidang Succesful Intelligence. . Perasaan memiliki pengaruh yang sangat luas”. KE/EQ bukanlah tentang trik-trik penjualan atau cara menata ruangan. sampai kita menemukan bahwa sesuatu itu adalah diri kita sendiri.” Berlawanan dengan kebanyakan pemikiran konvensional kita semua. Mungkin lebih sedikit puitis. tetapi emosi berlaku sebagai sumber energi. Kata “emosi” bisa secara sederhana didefinisikan sebagai menerapkan “gerakan. mengeksploitasi. “emosi” dijelaskan sebagai motus anima yang arti harfiahnya “jiwa yang menggerakkan kita. Emosi sudah sejak lama dianggap memiliki kedalaman dan kekuatan sehingga dalam bahasa Latin. emosi bukanlah sesuatu construct/konstruksi pemikiran yang bersifat positif atau negatif. Perasaan ikut memutuskan bagaimana bagian otak lainnya dan kognisi melangsungkan fungsinya. Kecerdasan emosionallah yang memotivasi kita untuk mencari manfaat dan potensi unik yang kita miliki. psikolog dari Unersitas Yale Robert Stemberg. misalnya. perasaan memberi kita informasi penting dan berpotensi menguntungkan setiap saat bilamana dipergunakan secara arif.” Kecerdasan emosional bukanlah muncul dari pemikiran intelek yang jernih. Kepala Bidang Neurologi di University of Iowa College of Medicine. Robert Frost penyair Amerika menulis. dan untuk menyeleksi respon yang kita sebut pembuatan keputusan”. Sekumpulan sistem anatomi dan fisiologi otak yang sama ini juga terlibat dalam emosi atau perasaan yang menjadi fokus utama dari modul pelatihan ini. Ada sekumpulan sistem didalam fungsi otak yang ditujukan untuk proses pemikiran yang berorientasi membuat tujuan yang kita sebut penalaran. Pada kenyataannya.” Setiap hari tak terbilang jumlahnya manajer dan profesional yang cemerlang dan efisien menunjukkan kebolehan mereka sebelum diterima bekerja dan ini memerlukan pengorbanan manusiawi dan finansial secara langsung maupun tak langsung dari kita semua. Dan bila kita membiarkannya berkuasa.

sebagaimana halnya mereka tidak akan mampu memilih berjalan dengan sebelah kaki atau melihat dengan sebelah mata. bukan berjam-jam. beberapa dari pemikir kepemimpinan kita yang paling baik telah menyarankan kita untuk mengikutsertakan emosi pada diri kita sendiri dan dalam memahami orang lain. Emosi berasal dari bahasa latin movere yang berarti menggerakan. koneksi. menerapkan prinsip-prinsip dengan efektif informasi dan energi emosi dalam kehidupan dan pekerjaan sehari-hari yang semakin kompleks.” Ketika kita menggunakan bukan hanya otak analitis yang terletak dibagian otak sebelah kiri kita tapi juga emosi dan intuisi. informasi. . memahami. direktur “Organizational Learning Center” di MIT. dan malah bisa menyelamatkan diri kita atau organisasi dari kehancuran. dan secara efektif menerapkan daya dan kepekaan emosi sebagai sumber energi. memberikan panduan nurani bagi hidup dan karir. indra dan kecerdasan emosional yang berlokasi dalam otak sebelah kanan yang fungsinya lebih integratif. termasuk Russel Ackkof. pertu dibahas lebih dulu apa yang disebut dengan emosi. Pakar-pakar ilmu bisnis ini. kita mencari mata rantai manajemen yang hilang. Manfaat Mempelajari Emosi Sebelum berbincang tentang kecerdasan emosi tentunya. Pikirkan juga tulisan Gary Hamel dan Michael Hammer. Definisi lengkapnya secara opersional sebagai berikut: “Kecerdasan emosional adalah kemampuan merasakan. bukan kepala yang menyalakan kreatifitas membuat kita jujur terhadap diri kita. mengingatkan mereka yang hanya bergantung pada intelek: “Orang dengan penguasaan diri yang sangat tinggi tidak mampu lagi memilih antara nalar dan intuisi. atau antara pikiran dan hati. Tentu saja tidak cukup hanya memiliki perasaan. terutama mereka yang telah membentuk pengertian kita mengenai kepemimpinan dan manajemen seperti yang kita praktekkan sekarang ini. Chris Argyis. Berbagai penelitian inipun masih harus kita rangkaian secara sistemik dengan pandangan yang sistemik dan holistik seperti yang telah diletakkan oleh pandangan Psikologi Gestalt seperti dirintis oleh penelitian Kohler sebelumnya.Modul Diklatpim Tingkat IV 9 10 Kecerdasan Emosional (KE) Umpan balik/feedback inilah yang berasal dari hati. menuntun kita kemungkinan yang tak terduga. Dan berbagai penelitian mengindikasikan bukan hanya kecepatan proses ini tetapi kemungkinan jawaban yang baik atau lebih baik yang akan ditemukan oleh orang yang menggunakannya daripada mereka yang semata-mata bergantung pada intelek semata-mata.” Selama satu dekade sekarang. Peter Senge Abraham Zaleznik. menjalin hubungan yang saling mempercayai. Kecerdasan emosional maupun kecerdasan spiritual sekalipun menuntut kita untuk belajar mengakui dan menghargai perasaan pada diri kita dan perasaan orang lain dan untuk menanggapinya dengan cepat tepat. Peter Senge. artikel di Harvard Bussines Review 1976 bahwa pada intuisilah. dan pengaruh yang manusiawi. bukan analisis. yang pertama kali menyarankan dalam 2. dan Henry Mintzberg. Sehingga dalam berbagai kajian pardigma pembelajaran terutama disiplin “Personal Mastery” dihubungkan dengan kemampuan spiritual dan ilahiah seseorang. dari antara banyak yang lain. Kita akan mampu melirik dalam seketika ratusan pilihan atau skenario yang mungkin untuk menghasilkan pemecahan terbaik dalam waktu hanya beberapa detik.

muran. putus asa. benci. terhibur. jengkel. Sumantri Hardjoprakosa almarhum dalam salah satu desertasinya dibidang Psikiatri yang mempertahankan desertasi tersebut di negeri Belanda pada tahun 1955 beliau menyebutnya dengan istilah “roso-pangroso” yang dibedakannya secara tegas dengan konsep “Angen-angen” yang sifatnya kognitif dan nafsu-nafsu yang sifatnya konatif ( Mutmainah. ringan. persahabatan. ditolak. Laumawah). mau muntah. was-was. Amarah. Saudara dengan menggunakan bahan jurnal belajar selama mengikuti Kepemimpinan dialam Terbuka/pelatihan Outbond dapat menambahkan lagi daftar emosi yang berkecamuk di hati Saudara sebagai bahan latihan untuk menghubungkan dengan pelatihan yang lalu. Dan disamping itu dalam struktur jiwa manusia dikonstruksikan ada aspek immateriil dan aspek spriritual llahiah. jijik. keper-cayaan. Jengkel h. Cinta f. aib. terganggu. Rasa takut d. setiap keadaan mental yang hebat dan meluap-luap. takjub.kecerdasan dan nafsu-nafsu masing-masing berjuang dan bekerja sendiri tersebut merupakan aspek materiil yang berbeda dengan aspek yang immateriil. tidak tenang. Kesedihan c. hina. Bila tidak disadari bagaiamana berfungsinya aspek-aspek emosi tersebut secara holistik dalam kehidupan manusia akan menimbulkan suatu konflik kejiwaan yang dalam Psikitari atau Psikologi Abnormal disebut sebagai gangguan neurosa. kesepian. : Ngeri. Beberapa ahli mengelompokan emosi kedalam beberapa golongan yaitu: a. hancur lebur dan sebagainya. malu hati. Kenikmatan e. tersinggung. gembira. suram. Salah seorang pakar dalam llmu Psikiatri Prof. waspada. muak. : Hina. Bangga. takut. Sufiah. Aspek struktural kejiwaan manusia yang digolongkan sebagai perasaan. marah besar. rasa dekat. Terkejut g. Namun demikian kata emosi mengalami perspektif perubahan sebagai berikut: b. ditambah awalan-e untuk memberi arti “bergerak menjauh”. rasa pahit. Amarah : Beringas. gugup. : Penerimaan. kesal hati. mengasihani diri. senang. sedih. mengamuk.Modul Diklatpim Tingkat IV 11 12 Kecerdasan Emosional (KE) bergerak. puas. khawatir. bermusuhan. berang. cemas. kesal hati. : Terkesiap. nafsu. mual. depresi berat. : Rasa malu. : Pedih. melan-kolis. tidak suka. kecut dan panik. tindak kekerasan. dr. halaman 411-412) . terpana. kasmaran. Malu (Emotional Intellegence. benci. Daniel Goleman. kebencian. Dan bentuk bentuk neurosa ini banyak menimbulkan gangguan dalam aspek perilaku manusia didalam kerja sehingga menjadi tema dari hari Kesehatan Jiwa Nasional tahun 2001 ini. perasaan. kenikmatan indrawi. Sedangkan menurut Oxford English Dictionary yang dimaksud dengan emosi adalah “setiap kegiatan atau pengolahan pikiran. hormat. sesak. mabuk kepayang. kebaikan hati. : Senang. menyiratkan bahwa kecenderungan bertindak merupakan hal mutlak dalam emosi. bahagia.

yang berupa kemampuan membangun dan mempertahankan hubungan-hubungan profesional yang menguntungkan dan didasarkan pada saling percaya.nilai etika Menyediakan informasi dan umpan balik yang vital Memacu kreativitas dan motivasi serta Inovasi Mendatangkan pengaruh tanpa otoritas Memicu pelaksanaan pekerjaan Namun demikian kata emosi mengalami perspektif makna yang berubah yang semula memiliki makna konsensional menjadi sesuatu yang memiliki makna penting untuk meningakatkan kinerja (high-performance). Ph. Solomon. . D. dan Ayman Sawaf. University of Texas mengatakan bahwa “tanpa bimbingan emosi. keuletan dan kredibilitas serta untuk modal sosial. keputusan penting dan memungkinkan untuk melakukan hal-hal tersebut dengan cara yang istimewa dalam waktu yang singkat.. Cooper. Robert K.Modul Diklatpim Tingkat IV 13 14 Kecerdasan Emosional (KE) Emosi Makna Konvensional vs Makna Kinerja Tinggi/High Performance*). *) SUMBER: Executive EQ. KONVENSIONAL Lambang kelemahan Tidak boleh ada dalam bisnis Harus dihindari Membingungkan Hams dipisahkan Menghindari orang yang emosional Hanya pikiran yang diperhatikan Menggunakan Kata-kata tanpa emosional Mengganggu penilaian yang baik Mengalihkan perhatian kita Tanda kerentaan Menghalangi atau memperlambat penalaran Menghalangi mekanisme kontrol Memperlemah sikap-sikap yang sudah baku Menghambat aliran data obyektif Merumitkan perencanaan manajemen Mengurangi otoritas Memperlambat pelaksanaan pekerjaan KINERJA TINGGI HIGH PERFORMANCE Lambang kekuatan Penting dalam bisnis Emosi memicu semangat belajar Memperjelas Harus dipadukan Mencari orang yang emosional Emosi harus didengar Menggunakan kata-kata emosi Penting untuk penilaian yang baik Memotivasi kita Membuat kita nyata-nyata hidup Mendorong atau mempercepat penalaran Membangun kepercayaan Mengaktifkan nilai. 1997. Rober C. Misalnya kepercayaan integritas. Beberapa contoh perubahan perspektif tersebut adalah: Apakah peranan emosi dalam tugas-tugas kita sehari-hari? Emosi penting sebagai “energi pengaktif untuk nilai-nilai etika protest. Jakarta. Profesor filsafat. Emosi juga berfungsi untuk membangkitkan intuisi dan rasa ingin tahu yang akan membantu mengatisipasi masa depan yang tidak menentu dan merencanakan tindakan-tindakan. penalaran menjadi tak memiliki prinsip atau kekuatan”. Kecerdasan Emosional dalam Kepemimpinan dan organisasi. empati. KE/EQ yang diarahkan secara konstruktif akan meningkatkan kinerja intelektual. KE/EQ juga berperan membantu IQ manakala kita perlu memecahkan masalah-masalah penting. PT. Gramedia.

Bukan orang-orang yang nyata melainkan orang-orang yang tampak sempurna. ini bukan hal yang paling penting dan ini tidaklah cukup. Atau semangat kreatif kita sebagai PNS telah menyusut melihat perubahan sosial yang mendasar disekitar kita. termasuk penggunaan perasaan. sensus communis (common sense) tidak hanya berarti akal sehat tetapi juga kemanusiaan dan kepekaan. Ada faktor perilaku lain yang sifatnya non-akademi yang perlu dipertimbangkaan dalam hidup agar menjadi lebih seimbang. Dalam banyak kasus. dan gaya bicara terpelajar. Banyak orang-orang yang berhasil dalam bisnis dan pemerintahan seperti misalanya Sir Winston Churchill dan tidak memiliki catatan/track record akademik yang cemerlang selama dalam kehidupan akademik. dan politik demokrasi telah berubah menjadi semacam panggung sandiwara yang diresmikan. begitu pula sebaliknya. dengan sendirinya. Pikirkan yang berikut ini: Di sekitar kita. Seperti kecerdasan musik. atau kreatif dan generatif. hubungan antar manusia makin renggang. penalaran reduksionistik. Atau kita tidak lagi dapat menemukan makna yang sesungguhnya dalam kebanyakan kegiatan yang kita kerjakan dalam membangun masa depan kita. dengan IQ dan prestasi tinggi. Perbedaan Kecerdasan Emosional dengan Kecerdasan Intelegensi 1. kecerdasan fisik dsb yang sedang diteliti oleh Psikolog Howard Gardner dari Harvard University. saling percaya berkurang. Ini semua mengingatkan bahwa kecerdasan di sekolah yang diperoleh secara akademik bukan segala-galanya. Sebuah kurikulum disusun berdasarkan gramatika. Voltaire menunjukan bahwa bagi bangsa Romawi kuno. kita seperti kehilangan kesadaran tentang arah dan tujuan kita dalam pendirian kita sebagai pelayan mayarakat. Sosok demikianlah yang kita anggap sebagai model. hati. Pendidikan dan pelatihan modern telah dibangun di atas sikap mental berdasarkan logika dan analisis. banyak diantara kita tidak tahu tentang penemuan bahwa IQ mungkin berhubungah dengan hanya 4 persen dari keberhasilan di dunia nyata. kebencian meluas. kendati ada revolusi informasi dan dengan penduduk berpendidikan tinggi yang banyaknya belum pernah tertandingi sepanjang sejarah. Dengan kata lain. lebih dari 90 persen keberhasilan mungkin berhubungan dengan bentuk-bentuk kecerdasan lain yang sekarang sedang ditemukan. dan intuisi secara penuh. kecerdasan spiritual. pengacara makin laku.Modul Diklatpim Tingkat IV 15 16 Kecerdasan Emosional (KE) B. Bukan orang-orang yang praktis. Kita semua tahu dari pengalaman selama ini tentang orangorang yang berhasil di sekolah tetapi kemudian gagal dalam hidup. . Kita berusaha menggunakan kecerdasan tak aktif ini untuk mendandani diri sendiri menjadi mahasiswa-mahasiswa yang sempurna dan profesionalprofesional yang tidak pernah menyimpang dari buku. IQ yang relative Permanen Dalam seratus tahun terakhir ini. sinisme meningkat. dan memorisasi otomatis atas sekumpulan fakta mutakhir. Dan ternyata yang kita temukan. Kita semua tahu ada orang yang kaya dengan pikiran yang sehat dan kreativitas tetapi dikenal tidak berprestasi baik dalam uji-uji akademik. Namun. analisis berdasar-kan rumus. Dari kenyataan seperti ini diakui bahwa memang benar bisnis ada hubungannya dengan kekuatan fungsi otak. aritmatika. Bersamaan dengan ituT banyak di antara kita sebagai PNS merasa bekerja berlebihan tetapi tidak cukup dihargai dengan sistem yang ada. adaptif. kita telah menyaksikan memuncaknya kecerdasan akademik dan rasionalitas teknik. Sosok seperti itulah yang kita agung-agungkan.

Robert Stenberg. seorang dewasa mungkin menggunakan dengan sungguh-sungguh hanya 1/10.000 dari potensi kecerdasannya (dalam koneks IQ) selama hidup.” Jadi. ada tanda-tanda bahwa model yang baru muncul untuk berorganisasi akan lebih didasarkan pada prinsip-prinsip KE/EQ dan sistem biologis-psikologi dan sosio kultural. tumbuh. melakukan sinergi dan bertransformasi sebagai suatu proses yang memberada (being ). Jika kekuatan yang mendorong perkembangan kecerdasan dalam dunia usaha pada abad 20 adalah IQ. tidak hanya dengan yang bersumber di kepala yang berada disebelah kiri. penulis tersebut mengetahui bahwa perkiraan para ilmuwan ini telah diperbaiki rata-rata. Di samping itu. pasar. kreatif. rata-rata. namun IQ bukanlah yang terpenting. Coba anda renungkan pernyataan terakhir ini. Meskipun zaman yang baru berlalu lebih banyak didominasi oleh IQ dan kefokus pada penggunaan model matematis yang memperlakukan segala sesuatu seolah sebagai benda mati dapat dianalisis. membangkitkan inspirasi. Lewis Mumford. tepat dan untuk keberlanjutan keberhasilan yang seimbang.Modul Diklatpim Tingkat IV 17 18 2. lebih banyak daripada yang umumnya kita perhitungkan. kita harus belajar untuk bersaing dan bekerjasama dengan memanfaatkan setiap aspek kecerdasan kita. . Rag Raven dan Prof. model belajar tersebut akan memperlakukan orang. Sejalan dengan itu. bukti neurologis terakhir seperti berbagai penelitian Neuro Languange Programming (NLP) seperti diungkapkan Dilts menunjukkan bahwa emosi adalah “bahan bakar” yang tidak tergantikan bagi otak agar mampu melakukan penalaran yang tinggi. Tiap orang dan organisasi yang sukses di seluruh dunia telah menyadari banyaknya dimensi praktis dan kreatif pada kecerdasan yang berada di luar kawasan IQ. Proses memberadanya manusia dalam keseluruhan proses pembangunan manusia secara utuh seperti ini yang sedang mengalami perubahan secara mendasar dalam era reformasi sekarang ini. “Orang masih menghitung IQ. Kita tidak boleh menyingkirkan fakta bahwa hal-hal yang paling penting dalam hidup bukanlah kecerdasan tak aktif. maka berdasarkan bukti-bukti yang makin banyak dipenghujung abad 21 yang lebih banyak berperan adalah KE/EQ dan bentuk-bentuk kecerdasan praktis serta kreatif yang terkait dengan “action Science” dan “Actionable Learning” yang dikembangkan oleh Prof. dan memiliki kemampuan bawaan untuk berubah. generatif dan interaktif. yayasan dan organisasi sebagai sesuatu yang unik dan hidup. Bertahun-tahun kemudian. seperti yang ditegaskan oleh psikolog dari Universitas Yale. Dan. Pendek kata. seorang dewasa hanya menggunakan 10 persen kecerdasannya selama ia hidup. Pengembangan KE/ EQ adalah usaha seumur hidup Kita mengenal istilah belajar seumur hidup’ “Long life learning” yang dilancarkan oleh Unesco beberapa dekade yang lampau yang masih relevan untuk dilanjutkan sampai kini. ke mana kita harus berpaling dalam situasi ketidak pastian seperti ini? Salah satunya adalah mencermati perkembangan dimensi kecerdasan emosional dalam konteks perkembangan falsafah agama dan peradaban yang sedang berkembang di Indonesia dan dunia saat ini. kita mempunyai banyak sekali kemampuan potensil yang belum kita gali. belajar. saya diajari bahwa. Kecerdasan Emosional (KE) Akan tetapi untuk berpikir dengan baik. Di banyak tempat kerja dilingkungan PNS. atasan-atasan mereka serta pada orang-orang lain disekitar mereka ini tercermin dalam berbagai kebijaksanaan dimasa lalu yang sifatnya represif. Ketika seorang penulis belajar di perguruan tinggi pasca sarjana dalam bidang sains. orang-orang yang berbakat dan produktif kerap dirugikan oleh kesenjangankesenjangan dalam kecerdasan emosional baik dalam diri mereka sendiri.

penyempurnaan. dan akan 20 D. kegagalan adalah sebuah keberhasilan yang tertunda. sedangkan ciri orang sukses tidak akan berhenti pada saat ia belum berhasil. Setelah membaca Bab ini. Kegagalan akan menghapus kebiasaan buruk. Sedangkan Rasulullah pun mengalami serta melalui berbagai masalah yang sangat berat sebelum Islam mendunia.Modul Diklatpim Tingkat IV 19 Kecerdasan Emosional (KE) Pengembangan KE/EQ sangat berbeda dengan IQ yang umumnya hampir tidak berubah selama kita hidup KE/EQ dapat dipelajari kapan saja. Tipe-tipe Kecerdasan Emosional Stoltz dengan dasar teorinya tentang “ Adversity Qoutient ” membedakan manusia dalam memecahkan persolan yang dihadapi kedalam tipe Quiter. atau sulit bergaul dengan orang lain. Lakukan pengelompokkan atas emosi yang anda miliki kedalam golongan emosi yang Anda ketahui. Thomas Edison mengalami kegagalan 10. menghancurkan kesombongan. Climber. pemalu. Rangkuman ¾ Kecerdasan emosional yang merupakan salah satu bagian dari kecerdasan-kecerdasan lainnya membuat kita untuk belajar mengakui dan menghargai perasaan pada diri kita dan perasaan orang lain. Tak ada orang sukses tanpa mengalami kegagalan dan perjuangan. tidak peduli orang yang tidak peka. sehingga menciptakan sikap rendah hati. Camper. Kegagalan harus diterima sebagai sebuah upaya pembelajaran yang membuat anda menemukan sebuah pemikiran. ¾ . Latihan Identifikasi dan kenali emosi Anda pada setiap kegiatan yang Anda temui di tempat kerja.000 kali sebelum berhasil membuat lampu pijar. peranan kecerdasan emosional serta ciri/gaya emosional A. Kemampuan untuk menanggapi secara tepat atas situasi baru dalam kehidupan pekerjaan sehari-hari yang komplek merupakan wujud keberhasilan dalam mengimplementasikan kecerdasan emosional. semakin sering gagal maka makin sering digosok dan akan makin bersinar batu intan tersebut. Ciri orang gagal selalu berhenti pada saat ia mengalami hambatan dan kesulitan. Kegagalan juga dapat diumpamakan sebagai sebuah batu intan yang belum digosok. peserta diharapkan mampu memahami tipe-tipe kecrdasan emosional. dengan motivasi dan usaha yang benar kita dapat mempelajari dan menguasai kecakapan emosi. metode dan tujuan yang lebih jelas. pemarah. Bagi orang yang sukses. kikuk. BAB III MEMBANGUN KEMBALI DINDING DALAM DIRI C.

Tidak takut gagal. Ciri : ada inisiatif. pemimpin yang baik. disiplin. manfaat. 2. b. Climbers Tipe : pribadi yang selalu ingin mendaki untuk mencapai puncak. Untuk menjadi tipe Climber memerlukan pola kerja berikut: a. Ciri : ingin selalu melakukan perbaikan. peduli. ¾ Kegagalan suara hati adalah sesuatu hal yang paling membahaya kan dan sangat mematikan. dan akibat kesalahan teknis yang kita buat. kualitas rendah. mengambil resiko sedikit. kegairahan. . 3. yaitu: ¾ Kegagalan proses disebabkan karena ilmu pengetahuan kita terbatas. Stolz. melakukan hanya yang diperlukan. gigih) dan merupakan ujian/cobaan akan menghasilkan mental yang membaja (tangguh). ada drive. akibatnya tidak ada lagi energi pendorong yang akan membuat diri kita bangkit kembali. Dengan Adversity Quotien t (AQ) seseorang bagai diukur kemampuannya dalam mengatasi setiap persoalan hidup untuk tidak berputus asa. Berani keluar dari “zona kenyamanan”. menghindari tantangan/masalah. c. 1. selalu ingin segera keluar dari ketegangan sebagai konsekuensi proses pencapaian tujuan. (2004). sekolah dan tempat kerja secara menyeluruh dan berkesinambungan. tidak akan mengalami hal itu. membuat sesuatu terjadi. Adversity Quotient (AQ) Membedakan Kemampuan Manusia di dalam Mengatasi Masalah. Adapun tipe dan ciri tersebut adalah sebagai berikut: 1. karena dorongan suara hati telah tertutup. bekerja dengan visi. terus berkembang dan memberikan kontribusi. Integritas seorang pemimpin dalam konteks membangun masyarakat madani “Civil Society” dengan jumlah PNS yang + jumlahnya 4 juta dari jumlah penduduk + 230 juta sangat menentukan untuk dapat keluar dari krisis multidimensi sekarang ini. Orang yang beriman dan memiliki ketangguhan pribadi. semangat. Kita butuh kegagalan untuk menyempurnakan sikap dan mental kita. Adversity Quotient (AQ) adalah “ kecerdasan yang dimiliki seseorang dalam mengatasi kesulitan dan sanggup bertahan hidup” Paul G. Peranan Kecerdasan Emosional KE/EQ berperan sebagai mesin giling/prime mover kecerdasan manusia secara utuh karena berkait dengan integritas dan keunggulan pribadi seorang pemimpin yang harus dikembangkan sejak dini dalam lingkungan keluarga. Tidak takut penilaian. dengan mengerahkan segenap potensi dirinya yang mampu diaktualisasikan. gembira. tekun. Campers Tipe : pribadi yang selalu ingin dalam suasana aman. B. dalam Ary Ginanjar Agustian. d. Just Do It (kerjakan sekarang) dengan mentalitas: fokus.Modul Diklatpim Tingkat IV 21 22 Kecerdasan Emosional (KE) meningkatkan kecerdasan emosi anda melalui sikap terbuka dan persistent (keras hati. Quitters Tipe : pribadi yang selalu menghindar dari persoalan karena tidak merasa mau/mampu mengatasi persoalan. ada usaha. Meningkatkan ketekunan (tidak mudah putus asa/ optimis). kurang kreatif. Seorang pemimpin dalam masyarakat kita sekarang ini sedang membangun dan melakukan reformasi secara menyeluruh masih merupakan model atau panutan. e. Integritas Kepemimpinan Aspek integritas kepribadian ini selalu menjadi aspek yang paling kritis dalam pengembangan kemampuan kepemimpinan. Ciri : minimal drive. Kegagalan ada 2 (dua) macam.

Kedua kemampuan seorang pemimpin untuk melakukan inovasi terutama inovasi perilaku dalam organisasi agar transformasi dari nilai dalam paradigma lama kearah paradigma baru dapat terjadi dan Ketiga adalah mempupuk sifat keunggulan/Exellence pada tingkat perorangan. Pribadi seorang PNS yang dipercaya untuk menduduki jenjang kepemimpinan tertentu dalam struktur kepemimpinan. Dalam tatanan kurikulum kita berpikir sistem baru diajarkan diperguruan tinggi atau kursus-kursus untuk para eksekutif bisnis swasta. Berpikir serba Sistem Cara berpikir sistem menurut Prof.Modul Diklatpim Tingkat IV 23 24 Kecerdasan Emosional (KE) 2. Pribadi Yang Unggul Daya saing kita sebagai bangsa atau aparatur yang hidup ditentukan oleh ketiga unsur dalam daya saing: Pertama kemampuan seorang pemimpin melihat kecenderungan/trend berbagai perubahan dalam lingkungan stratejik eksternal maupun lingkungan stratejik internal. Efektif dan efisien dalam menggunakan energi pribadi. Jay Forester dari MIT sebagai bangunan kurikulum mulai diajarkan di tingkat Taman kanakkanak di Amerika Serikat. Administrasi Publik adalah sosok pribadi yang unggul/ Exellence dalam meningkatkan daya saing organisasinya untuk keluar dari keterpurukan dewasa ini. Dapat dipahami mengapa dalam memecahkan masalah kita sehari-hari baik dan kita cenderung berpikir linear dan menerabas “Quick-fix” tanpa berpikir jauh yang melibatkan aspek perasan dan emosi dari para stakeholder serta konsumen kita. C. 2. Para jenius termasuk Albert Einstein baru mempergunakan + 1015% dari seluruh potensinya/kecerdasannya. Beberapa sekolah Internasional di Jakarta dalam rangka mengembangkan kemampuan berpikir reflektif para guru selalu menanyakan pada murid-muridnya untuk berani menceritakan apa yang dilihat dan dialami selama libur/weekend . kelompok maupun organisasi dapat dipupuk dan dikembangkan secara berkelanjutan. Mengapa dapat terjadi pemborosan energi manusia seperti ini sebagian karena perkembangan pribadi dibelenggu oleh berbagai hambatan mental berupa tidak dipahaminya secara tepat esensi. Ciri-ciri/Gaya Emosional yang sesuai 1. Satunya kata dengan perbuatan. Jenius 99% adalah kerja keras/action/tindakan nyata. Termasuk para peserta Diklat sekarang ini. prinsip serta praktek kecerdasan emosional seperti dibahas dalam modul ini. Mengapa sifat dasar manusia ini tidak dijadikan sebagai pengungkit dalam merekayasa perubahan perilaku? Meskipun dapat dikatakan agak terlambat dalam kajian paradigma didalam Diklat Pim II dan Diklat Pim I diminta para peserta membiasakan berpikir sistem dengan melatih membuat Jurnal pembelajaran secara teratur serta memecahkan masalah Administrasi Publik dengan menggunakan kasus yang memberikan pelajaran secara eksperiential/”Vicarous learning”. Dalam pelatihan outbound latihan membuat jurnal inipun dikembangkan sehingga kemampuan refleksi peserta untuk membaca pesan dari alam dapat ditingkatkan untuk meningkatkan kecerdasannya secara menyeluruh. Tekad dan semangat ini yang dituju dengan latihan ini. Guru memberikan komentar sesuai dengan tingkat perkembangan mental emosionalnya untuk melatih berpikir sistem dengan cara yang sederhana dan menyenangkan karena pada hakekatnya setia orang senang mendengarkan atau mengungkapkan penglaman hidupnya dalam bentuk cerita/stories. .

tingkat kelompok. Inilah inti dari membangun peradaban baru yang berlandaskan filsafat. peranan dan gaya emosional masing-masing peserta. C.Modul Diklatpim Tingkat IV 25 26 Kecerdasan Emosional (KE) 3. Rangkuman Adversty Qoutient (AQ) merupakan kecerdasan yang dimiliki seseorang dalam mengatasi kesulitan dan kesanggupan untuk bertahan hidup. pengembangan sistem dan pengguna alat yang disebut berpikir sistem/Systems Thinking diharapkan mampu secara efisien dan efektif memecahkan berbagai masalah dalam lingkup Administrasi Publik baik pada tingkat perorangan. Mampu memecahkan berbagai masalah. tempat kerja secara berkesinambungan. Latihan Diskusikan dalam kelompok kecil untuk mrmbahas perbedaan tipetipe kelompok dan saling memberi masukan yang membangun untukj memperkaya pamahaman tentang tipe. Seorang pemimpin dengan peran barunya sebagai guru/fasilitator. penggunaan energi secara efektif dan efisien serta kemampuan dalam memecahkan berbagai masalah. Dari Adversty Qoutient (AQ) seseorang dapat diukur kemampuannya dalam mengatasi setiap persoalan hidup untuk tidak berputus asa. Gaya emosional yang sesuai ditandai dengan cara berfikir serba sistem. sekolah. E. . Reformasi Administrasi Publik menjadi nyata dan aktual dengan memulai melakukan pengelolaan secara amanah/ reinventing the government manajemen melalui pembelajaran organisasi “Organizational Learning ”. tingkat organisasi maupun tingkat masyarakat secara keseluruhan. agama yang kita anut. Kecerdasan emosional pada dasarnya dapat berperan sebagai mesin giling kecerdasan manusia secara utuh sebagai pemimpin yang harus dikembangkan sejak dini dalam lingkungan keluarga. Karena paradigma belajar sebagai “behavioral paradigm” adalah merupakan pengungkit/leverage untuk merubah aspek perubahan struktural yang lain.

Aparat penyelenggara pemerintah seolah tidak memiliki ketrampilan serta strategi untuk menghadapi gejolak emosi massa pada saat terjadinya berbagai bentuk unjuk rasa dan amuk massa yang dilakukan oleh sekelompok warga masyarakat yang berunjuk rasa. aku akan kelihatan bodoh. juga akan merasa telapak tangan menjadi basah dan mungkin bahkan gemetar. “aku tidak siap.. pengorganisasian diri. Kemampuan untuk mengenali perasaan dalam diri serta mengakui dari mana asalnya perasan sekaligus menentu kan keabsahan sangat diperlukan dalam menyusun rencana strategis bagaimana harus menghadapinya. Ambil napas panjang melalui hidung. proses pengendalian diri. Bayangkan kalau anda diminta berbicara di hadapan banyak orang tanpa sempat mempersiapkan lebih dahulu. dan khawatir bahwa anda mungkin akan tersenyum kalau menggerakkan mulut dengan mendadak. berbicara di depan umum ini mudah saja. Pernapasan dapat menjadi pendek. apa yang harus aku katakan. mengapa ini terjadi padaku. cara terbaik memulainya adalah dengan bersikap santai.. Keadaan yang dilematis itu sering disebut sebagai suatu pancaroba atau “Chaos”. Istilahnya demam panggung/stage fear Suara dalam diri anda mengatakan. Teknik membuat tubuh menjadi santai lainnya adalah dengan mengatakan kepada diri sendiri. Kaitannya berbagai kejadian/ peristiwa krisis tersebut dengan kecerdasan emosi pada tingkat perorangan/tingkat kelompok maupun organisasi sangat erat dan kompleks dan dinamis. tahan sejenak. namun anda dapat menjadi sangat ahli melakukan secara cepat dengan menggunakan lima langkah strategi menanggapi sebagai berikut: 1.Modul Diklatpim Tingkat IV 28 Kecerdasan Emosional (KE) BAB IV STRATEGI KECERDASAN EMOSIONAL DALAM ASPEK KONSENSUS DAN KONFLIK Hal ini sepintas mungkin terdengar seperti suatu prosedur yang panjang dan preskriptif. Ini juga terjadi pada saat penuh bahaya dan saat berhadapan dengan orang yang dengan suatu cara mengendalikan emosi anda.... Lima Langkah Strategi Menanggapi Pengelolaan Serta Pengendalian Diri. 27 .. namun bagi kebanyakan di antara kita tidak mengenakkan. dan biarkan keluar perlahan melalui mulut..” Hal ini akan memicu tubuh anda menanggapi secara fisik. Santai/rileks Kita sering mendengar pernyataan “4 S”: Saat berhadapan dengan seseorang atau sekelompok orang yang menggangu adalah penting untuk mengenali bahwa dalam menghadapi stres tubuh menanggapinya sesuai dengan tanggapan emosional. Dalam tahun-tahun yang menyertai terjadinya krisis ekonomi dan krisis multidmensi yang terjadi sejak bulan Juli 1997 masyarakat kita banyak mengalami berbagai bentuk konflik baik konflik yang sifatnya horizontal maupun konflik vertikal yang secara keseluruhan berkaitan dengan bekerjanya emosi manusia. peserta diharapkan memahami langkah strategi menanggapi pengelolaan dan pengendalian diri. oh tidak. serta dampak kepribadian terhadap kecerdasan emosional A. Karena kita semua menanggapi rangsangan negatif dalam berbagai cara.. “aku dapat menguasai Setelah membaca Bab ini. Bagi beberapa orang yang sudah terbiasa melakukannya. Ini dapat dilakukan dengan cepat dan tidak diketahui..

Apakah membatalkan atau membiarkan rasa takut mencegah kita mengatakan dan melakukan apa yang kita ketahui benar. Paradigma (cara kita memandang/melihat dunia). adalah penting menentukan lebih dulu bagaimana tanggapan kita. SE. 3. dilandasi nilai-nilai tertentu. Kita biasanya dapat mengenali saat merasa marah. aku orang yang cemerlang dan kuat. Sebagai contoh perhatikan critical incidense sbb: Misalnya. Paradigma menurut Prof. Kesadaran diri yang memungkinkan kita memeriksa pemikiran kita sendiri dan cara kita memandang diri sendiri dan orang lain (emosi). atau takut. Untuk mengetahui bagaimana memecahkan masalah emosi dalam diri sendiri dalam memberikan pelayanan pada publik. Dengan memberanikan diri. dan aku harus santai dan tidak membiarkan diriku menjadi gugup”. 2. Kreativitas dan imajinasi adalah kemampuan untuk membayangkan berbagai cara melihat sesuatu secara baru. lebih dahulu memahami mengapa merasa seperti itu. Keinsyafan atau kesadaran (yang membedakan mana yang benar dan mana yang salah berdasarkan kaidah etika yang berlaku). e. Karakter atau watak (diwakili oleh prinsip dan nilai). Satu cara kita salah mengelola diri dengan mengenal emosi adalah dengan tidak mengenali alasan yang mendasari mengapa merasa seperti itu. aku tidak berhadapan langsung dengannya. MPIA adalah: Teori dasar atau cara pandang yang fundamental. Begitu seringnya kita memutuskan suatu arah tindakan yang tidak dapat dilanjutkan terus karena kita berpikir linear. “kalau aku tidak bersungguh-sungguh membiarkan wanita di toko grosir mengetahui bahwa aku tidak mau ikut-ikutan bergunjing. anda akan mulai merasa lebih tenang dan tubuh akan merasa mulai santai. Sebelum bertemu. Mengendalikan Diri Pengendalian diri adalah hasil perpaduan : a. Kenali Emosi Anda Banyak diantara kita yang tidak mengenal bagaiamana emosi kita sebagai seorang pejabat/karyawan yang bertugas dalam menjalankan tugas sehari-hari dalam bidang pelayanan masyarakat.Modul Diklatpim Tingkat IV 29 30 Kecerdasan Emosional (KE) orang ini (keadaan ini). DR. Bersikaplah Sungguh-sungguh Kesabaran dan kesungguhan. Mustopadidjaja AR. c. Kematangan emosional yang dibahas dalam modul ini berhubungan erat dengan kemampuan untuk mendeteksi adanya kelumpuhan belajar (Learning disabilities) yang pada hakekatnya adalah juga merupakan kelumpuhan paradigma (Paradigm paralysis ) atau sering juga disebut sebagai hambatan mental “mental block” yang menjadikan hidup kita tidak kreatif dan inovative. d. Emosi ini bermanfaat memperkuat tanggapan kita terhadap dunia luar namun tidak perlu harus membantu menghadapinya. terluka. aku akan dihadapkan dengan keadaan yang sama berulang kali”. 4. konsep dan asumsi metodologi atau cara pendekatan yang dapat dipergunakan para teoritisi dan praktisi dalam menanggapi sesuatu permasalahan baik dalam pengembangan ilmu maupun dalam upaya pemecahan permasalahan bagi kemajuan hidup dan kehidupan kemanusiaan”. aku akan tersenyum dan tidak mengatakan apa pun kecuali menjawab komentar atau keluhannya pada suamiku sepanjang . Sekali memutuskan untuk menghadapi suatu masalah yang sifatnya emosional. dan berisikan teori pokok. b.

Berhadapan dengan situasi yang tidak menyenangkan adalah bagian dari kenyataan hidup. Hal ini menjadi tidak mungkin mengakui pandangan lain. Kalau anda mengatakan sesuatu tanpa bersikap sungguh-sungguh. atau menggunakan kesantunan anda melawan anda sendiri. namun justru sebaliknya lebih menguatkan. sikap menghancurkan. aku perlu bersikap sungguh-sungguh. Akhirnya. kekacauan. dan terkendali. itu bukan tanggung jawabku. 5. aku akan. dan membantu orang lain mewujudkan kemampuan mereka. Pendapat sinis atau kejam tidak pernah memecahkan masalah. Untuk mencapai hal ini.” Kebanyakan. lebih dahulu harus mengetahui bahwa aiat ini anda menyukai dan anda juga berhak untuk tidak membiarkan hal ini mempengaruhi anda. kalau orang lain tidak bertanggungjawab atas kelakuannya sendiri. kita dapat. Cara anda mendekati seseorang sama pentingnya dengan apa yang anda katakan. Mereka berhak tidak saat menghadapi kekurangan. menghargai kemampuan kita. Dalam memecahkan dilema. . Kalau anda menemukan sesuatu berada di luar kendali anda atau seseorang yang tidak menyukai apa yang anda coba lakukan secara berbeda. atau kita benci harus menghadapi pertentangan ini. Bersikap positif berarti bahwa anda melihat kemungkinan sama-sama menang dan suatu peluang untuk memudahkan pemecahannya. Tidak peduli seberapa jujur dan terus terangnya anda. aku tidak melihat perlunya berubah. Sukar menjalani masa yang panjang tanpa terlibat pada keadaan yang membuat kita putus asa. Memberikan pesan campuran (mix message) menjadi tidak produktif terhadap apa yang perlu dicapai. Sumber daya ini dapat mempertajam fokus dan mengarahkan kembali tanggapan kita sehingga dapat menjadi benar dan sesuai dengan apa yang kita benar-benar rasakan. Kita harus belajar mempertahankan sikap optimisme. mereka mencoba dan membuat anda merasa bersalah dengan mengatakan seperti: “ anda sih selalu peka ”. Orang yang positif mengatakan. biasanya mereka lebih suka anda mengaku bersalah dan mengubah pendapat. tegas. aku mengerti. tetaplah bersikap positif untuk tidak memasukkannya dalam hati. Mungkin di waktu yang lain orang tidak mau bekerja bersama anda untuk memecahkan suatu masalah. “ bagaimana anda dapat berkata seperti itu?” atau “kalau saja anda bertindak lain. anda tidak paham. Bersikap positif hendaknya menjadi pelengkap untuk bersikap realistis. Merasa Positif Saat harus menghadapi seseorang atau sesuatu yang menjadi masalah kadang kita metakukannya dengan cara yang negatif atau menakutkan. Mereka melihatnya sebagai suatu cara menyingkirkan perasaan anda sendiri. dan tanpa mempertimbangkan kehormatan orang lain maka andalah yang pertama menjadi sasaran kontroversi. atau ketidakpastian kita memiliki alat dalam diri yang dapat membantu kita menghadapi keadaan. ada beberapa orang yang menolak tanggapan anda. Kalau yakin akan kekuatan dan kekuasaan kita.” Sebaliknya. Orang-orang ini curang dalam hasrat memahami masalah orang lain. aku akan berubah dan aku tahu ada cara yang lebih baik. hal ini hendaknya membuat kita bebas bersikap dan bersedia bekerja bersama orang lain. “mari lakukan itu. dan anda mengatakan secara terbuka. aku tidak dapat. tidak ada cara lain”. kita dapat melakukannya dengan semangat juang. aku akan menanggapi dalam cara yang lebih positif. aku bertanggung jawab atas tindakanku. orang negatif akan berkata: “kita tidak dapat melakukan itu. Dalam keadaan ini adalah tepat mempertahankan keputusan dan bersikap tetap. dan kalau menanyakan apa yang telah mereka perbuat terhadap anda.Modul Diklatpim Tingkat IV 31 32 Kecerdasan Emosional (KE) minggu yang membuatnya menjadi gila.

dan bagaimana ingin memperlakukan diri anda sendiri. dan bertabiat menjengkelkan atau perilaku yang tidak bermanfaat. Seringkali kita hanya memperhatikan sedikit informasi dalam menyelesaikan suatu masalah. Pengelolaan diri tidak berarti bahwa anda bukan diri anda sendiri. Pernahkah anda mendengar seseorang berkata: “sesuatu di dalam telah mengingatkanku tentang ini (atau jangan melakukan itu)”? Dengarkan dan tanggapilah dengan sabar. bagaikan menggigit sepotong roti . menguraikan menjadi bagianbagiannya dan dari sana kita mampu memecahkan suatu masalah. apa yang anda rasakan. Untuk mencapai hal ini. Ini tidak berarti memiliki proses pemikiran sendiri. dan ketidakpastian kita memiliki alat dalam diri yang dapat membantu kita menghadapi keadaan. kekacauan. menghadapi. dan bagaimana menyampaikan informasinya. dan kapan saat paling baik untuk menggunakannya. merasakannya. 2. ide. Bagi yang lain hal ini dapat mengakibatkan suatu pengalaman yang tidak mengenakan. lebih dahulu harus mengetahui bahwa alat ini ada. Ingat saat seseorang meminta anda melakukan sesuatu dalam diri anda mengatakan kepada anda untuk tidak mengabulkan. Dengan mendengarkan kebijaksanaan dalam diri. kalau kita gunakan. Akan bermanfaat. Ia mengelola apa yang dimasukan dalam diri. Saat menghadapi kekurangan. begitu juga pesimisme. Alat dalam diri diorganisasikan dalam empat golongan besar: 1. Terlalu banyak masukan yang tidak perlu dapat membutakan inti dalam diri kita dan membuatnya lebih sukar untuk mencapai sifat produktif bagi keberhasilan pribadi. Suara batin yang anda dengar untuk diri anda bagaikan saran yang baik yang anda berikan untuk orang lain atau nasihat berguna yang anda sampaikan ke seseorang yang anda kasihi. Logika dan analisa adalah kemampuan melihat gambaran masalah secara keseluruhan. namun hanya satu yang membawa kemajuan. memilih cara yang diinginkan dalam berpikir dan merasakan. dan memberi kebijaksanaan memilih apa yang sungguh bermanfaat bagi anda dari apa yang tidak. atau tinjauan apa saja dapat mengakibatkan anda tidak menentu secara emosional. Kita juga memiliki sistem penapisan yang setelah memasukan suatu masalah atau tanggapan. Kalau tidak mengelola diri sendiri. Intuisi Ini kebijaksanaan dan penglihatan dalam diri kita sendiri. pandangan.Modul Diklatpim Tingkat IV 33 34 Kecerdasan Emosional (KE) Semangat bersifat menular. dan kemudian membiarkannya berlalu. B. kita mengakui intuisi yang dibawa sejak lahir. Falsafah pengelolaan diri hanyalah untuk mengetahui siapakah anda. atau bahwa anda bersikap dingin atau menjadi robot yang terkendalikan. Pengelolaan diri adalah jembatan positif antara emosi dan logika. Hal ini membuat halhal yang tidak penting menjadi kurang penting. Alat Pengorganisasian Dalam Diri. Sumber daya ini dapat mempertajam fokus dan mengarahkan kembali tanggapan kita sehingga dapat menjadi benar dan sesuai dengan apa yang kita benar-benar rasakan. Inilah sebabnya beberapa orang menghabiskan banyak waktu untuk meminta maaf atas apa yang mereka katakan atau telah dilakukan. bimbingan ibu atau suara batin. dapat bekerja sesuai perintah. apa yang anda pertahankan. Pengelolaan diri sebagai salah satu bentu disiplin Personal mastery mewujudkan mekanisme penyaringan untuk menangani semua rangsangan yang kita terima. Mereka yang mendengarkan suara dalam diri mereka dapat menyelamatkan diri dari suatu situasi yang negatif.

tidak penting. namun kalau memerlukannya dalam tatanan sosial. dan petunjuk satu dimensi lain untuk membuat anggapan/asumsi. dan diperlukan sebagai dasar. Beberapa dari kita cenderung melakukan generalisasi. fiksi. Memberikan ceramah tentang bahaya merokok tidak akan produktif kecuali anda menguasai pandangan ini dan uraiannya juga memperhitungkan hal ini. adalah penting sekarang untuk mengetahui latar belakang yang akan anda gunakan mengambil keputusan atau melakukan tindakan. Bakat logika dan analisa (Logical Analysis) merupakan salah satu yang perlu dikembangkan. dan memutuskan bagaimana mengatasi masalahnya dan kemungkinan hasilnya. Hal penting yang harus diingat adalah bahwa pengetahuan “knowledge” merupakan kekuatan. bentuk umum (stereotipe). dan atmosfir umum dan suatu situasi atau kejadian. ¾ Memahami iklim lingkungannya . Pengambilan keputusan dalam proses Logical Analysis meliputi tiga langkah: ¾ Melihat seluruh rangkaian kartu. dan kadang bisa saja tidak berhasil. Beberapa orang dapat lebih baik dalam melakukan hal ini daripada orang lainnya. Saat data mulai membanjir anda perlu kelompokkan kemudian pisahkan apa yang paling diperlukan dan apa yang menjadi kurang penting. perlu dipertimbangkan. Dengan mengetahui hal ini kita akan berada dalam posisi yang lebih baik. Misalnya. Pria dalam kisah di atas yang melihat istrinya makan siang bersama orang lain tidak menggunakannya. kartu apa yang kita pegang. Lanjutkan dalam porsi yang tepat. dan kartu apa yang berada di tangan orang lain. juga orang lain yang mengalami masalah pribadi dan karier seringkali melupakannya. dan kekuatan hendaknya menjadi peluang untuk melakukan apa yang benar. kerumitan politik yang anda hadapi. Kadang kita mungkin untuk mengetahui seluruh rangkaian kartu dan kita harus mengandalkan ada intuisi serta ketrampilan kita untuk mengambil keputusan yang tepat. Kalau kita diharapkan bermain kartu adalah bijak untuk mengetahui lebih dahulu apakah kita bermain dalam satu rangkaian kartu secara penuh. Ketrampilan melihat keseluruhan dan bagian-bagian gabungannya merupakan proses yang dapat kita manfaatkan dalam setiap situasi kehidupan. Ini akan memberi peluang untuk memikirkan masalahnya dan mendalami rincian yang tidak penting dalam membentuk posisi masalah. Penyidik dalam diri kita tersembunyi kalau kita dihadapkan dengan keharusan mengambil keputusan dengan jalan mengandalkan orang lain. Kita memiliki kemampuan dalam diri untuk memikirkan masalah dan menganalisa bagianbagiannya sehingga dapat mengambil kesimpulan secara logis. dibina dan didorong sejak kita kecil. Begitu informasi dikelompokan dan disusun. perlambang. Lalu memilih kelompok prioritas. sehingga dapat menganalisa jenis permainan yang dimainkan orang lain dan mengetahui kartu yang diperlukan untuk melakukan penawaran (call) yang tepat. atau pribadi kita membiarkannya tertidur. . Rencana yang disusun dengan rapi dapat menjadi berantakan kalau anda lupa mengetahui dengan siapa berhadapan. gunakan kelompok. fakta. atau beralih kepada pemecahan kilat lainnya yang tidak memiliki kaitan nyata. Mereka menyempatkan diri dan menggunakan energi untuk menggunakan proses meneliti secara menyeluruh dan kemudian menggabungkan bagian-bagiannya. ¾ Mengelompokan informasi yang anda peroleh/terima. penting.Modul Diklatpim Tingkat IV 35 36 Kecerdasan Emosional (KE) dan bergegas ketempat kerja. Tidakkah ironis bahwa banyak diantara kita memiliki ketrampilan ini namun hanya menyalakan dan mematikannya seperti sebuah keran air? Kita menggunakannya dalam tatanan profesional atau saat membantu orang lain.

takut. Emosi Ini merujuk pada perasaan dan pemikiran khususnya. Kita semua hanya berjalan berkeliling berbicara tanpa teman untuk mengungkapkan perasaan. benci. Emosi dapat berlaku sebagai pengingat bahwa kita adalah anggota alam semesta yang dapat mencintai. Pernahkah anda tertarik terhadap sesuatu yang anda rasakan baik hanya agar orang yang anda ajak bicara mau melihat kepada anda tanpa emosi atau umpan balik yang positif? Ingatkah saatnya mengatakan keberuntungan anda hanya agar orang lain mengatakan hal yang benar. atau kalau tidak ada yang merasakan apa pun atau menunjukkan tanggapan apa pun terhadap apa yang kita katakan atau lakukan. keadaan psikologis dan biologis. Beberapa orang bahkan saling . 4.Modul Diklatpim Tingkat IV 37 38 Kecerdasan Emosional (KE) 3. sayang. dan untuk mampu melangkah sedekat mungkin untuk mewujudkan gambaran itu. maka peluang anda untuk menjadi atau mengambil manfaat dari posisi itu akan berkurang. senang. kenikmatan. sedih. Bayangkan kalau dunia kosong dari emosi. Hal ini memungkinkan kita untuk mengungkapkan diri kita selama kita menjalani pengalaman hidup. di mana setiap orang saling berlainan dan apatis. membatasi kepada pandangan yang lebih sempit tentang kehidupan yang penuh perbedaan dan keunikan. dan apa yang kita terima lebih berupa dialog. bangga. ketidakbahagiaan. atau sebagai pemimpin. Apa pun yang baik dan buruk. namun tanggapan mereka atau kurangnya emosi mereka mengungkapkan yang lainnya? Ini mungkin membuat anda merasa bosan. Kreativitas kita adalah suatu perluasan dari imajinasi dan dapat digunakan untuk memfokuskan cara untuk memperoleh visi kita atau menemukan jalan untuk mengembangkan perspektif baru dan segar dalam memecahkan masalah lama yang membebani. empati. atau terlalu berputus asa. tabiat. sumber awalnya adalah imajinasi kita sendiri. dan isyarat yang mengharuskan kita bertindak. tidak suka. Tanpa kemampuan imajinasi ini hanya berfungsi seperti yang sudah kita alami. dan serangkaian kecenderungan bertindak. imajinasi merupakan suatu pelepasan dari kecemasan karena keadaan atau lingkungan tertentu. Imajinasi juga dapat menjadi mekanisme yang membantu menghadapi kesepian. memperhatikan dan merasakan. Pasangan yang berhubungan akan berdebat tentang kurangnya dukungan emosional. bersalah. Hal ini memungkinkan kita menciptakan suatu tempat di mana dapat menjumpai kedamaian dan membiarkan kita mengharapkan diri kita seperti apa yang kita inginkan. bahkan menjadi putus asa dengan kurangnya minat yang ditunjukan. Emosi dapat menjadi positif atau menjadi negatif tergantung pada pemahaman akan suasana hati. situasi yang buruk. Imajinasi dan Kreativitas maupun inovasi memberi kita jalan untuk mencari cara yang lebih baik dalam memecahkan suatu masalah atau membangun kehidupan yang lebih baik bagi diri sendiri dan orang lain. kejutan. cinta. Imajinasi sebagai kemampuan memberi peluang untuk mengubah situasi menjadi inovasi yang penting dan dapat diolah bagi kebaikan umat manusia atau kehidupan kita sendiri. dan tertawa. Bidang emosi telah menerima banyak perhatian dan orang bergurau tentang seorang wanita yang bersikap penuh emosi dan pria tidak memiliki emosi. Semua ini merupakan tanggapan sadar kita terhadap hal-hal yang terjadi pada kita. putus asa. kebosanan. Untuk tahanan perang atau orang yang dipenjara. kasihan. terlalu marah. Hal ini memunculkan keaslian dan bakat kita untuk mengembangkan sesuatu yang unik dan yang menyatakan ekspresi diri kita. Kalau anda tidak pernah membayangkan diri anda berpendidikan. isyarat emosional mencakup marah. Salah satu alat dalam diri yang paling merangsang dan menarik adalah kemampuan seseorang menggunakan imajinasi untuk membuat gambaran dari apa yang kita lihat bagi diri sendiri dan bagi dunia. Sisi merugikan dari emosi adalah kalau orang dituding terlalu peka.

dan yang lebih penting. Alih-alih memecahkan pertentangan dengan melakukan pembicaraan tanpa ancaman agar hasiinya sama-sama menang. saling membunuh. Kerangka berpikir linear seperti ini tidak menghasilkan pimpinan administrasi yang hebat atau orang besar. Berapa banyak orang yang anda lihat dengan senyum di wajahnya saat anda menelusuri jalan? Berapa banyak orang yang menerima atau memberikan simpatinya dalam sehari? Berapa banyak orang memberikan perhatian terhadap orang lain di sekolah atau di tempat kerja atau ditempat pelayanan umum seperti Rumah sakit? Berapa banyak orang benar-benar merasakan penderitaan orang lain dirumah. kita perlu mengerahkan emosi yang memberi kisaran ungkapan lebih banyak. dan ketidaksabaran mewarnai lingkungan masyarakat kita dalam beberapa tahun terakhir ini. kekuasaan. Beberapa dari kita sebagai pemimpin memilih menutup emosi tertentu untuk melindungi diri dari luka. Berusaha mendapatkan gaya hidup enak (hedonis) dan ingin dihargai orang lain. ini semua bukanlah masalah. mencuri dan bahkan membunuh seolah semuanya yang kita kejar itu benar.Modul Diklatpim Tingkat IV 39 40 Kecerdasan Emosional (KE) menuding atau menganggap segalanya patut ditertawakan. Apa pun yang anda pilih untuk mengarahkan emosi adalah kritis bahwa anda belajar menggunakan kekayaan ekspresi yang . Kekasaran. Masalahnya adalah bukan kurangnya emosi. Kita telah terkuasai untuk mendapatkan benda materi terbaik bagi tujuan hidup kita. Pengalaman seperti ini akan membantu kita memberi kepada diri sendiri dan menambahkan kedalaman pada karakter. Dalam dunia masa kini. saling menganiaya. “Aku teringat pada seorang lelaki muda yang mengatakan kepadaku bahwa kunci kehidupan bukan kebenaran namun kemungkinan. Yang paling bengis dan kuat akan menguasai dan mengendalikan”. Namun caranya untuk mendapatkan semua ini sering menjadikan kita toleransi satu sama lain? Kita secara tak sadar saling menipu. saling memainkan kekuasaan. Kita dengan predikat manusia modern telah terbutakan oleh uang. namun kurangnya keseimbangan. saling memanipulasi. Kalau kita selalu beremosi dan merasakannya tidak mungkin untuk tertawa pada diri sendiri. banyak dari kita yang mudah lepas kendali. disekolah dan ditempat kerja? Sayangnya kita terlalu banyak. Menyeimbangkan pikiran emosi dengan pikiran berpikir akan memungkinkan kita menjadi lebih nyata dan jujur kepada diri sendiri atau orang lain. kita mungkin perlu menciptakan keseimbangan dengan menambahkan lebih banyak rasa lucu dalam kehidupan. namun hanya mencetak tirani dalam berbagai ukuran. Kebesaran dihasilkan dari disiplin diri yang disebut Personal Mastery untuk mencapai tujuan dengan menggunakan belas kasihan yang akan memberikan sumbangan kepada kesejahteraan manusia. Kalau kebalikannya yang benar. Dalam banyak kesempatan seseorang telah menghabiskan lebih banyak waktu untuk mengembangkan sisi logika mereka sambil mengabaikan bagian emosional dan perasaan sebagai bagian dari keberadaan mereka. dan keuntungan pribadi serta hal lain yang bersifat materi. kita semua saling bertarung atau lebih buruk lagi. kurangnya kemampuan untuk mengendalikan diri. sementara lainnya menggunakan kekuatan perasaan untuk mengendalikan dan menguasai.

Kalau anda marah. Masalah sebenarnya adalah harga dirinya yang rendah. Dengan mengakui adanya masalah emosional berarti telah membuat langkah besar menuju pertumbuhan. Seperti halnya Siti. ia telah berada dalam usaha menyembuhkan rasa tidak tenangnya. ia merasa bersalah karena merasa tidak tenang dan memper lakukan suaminya secara buruk. masalah emosi masih dapat mempengaruhi anda kalau hal ini melibatkan seseorang yang berada dekat dengan anda. yang dapat mengurangi harga diri dan hubungan anda. Untuk menghadapi perasaan cemburu dan perilaku menghancurkan. Kecemburuannya merupakan perwujudan dari sistem keyakinannya yang negatif. emosi adalah dasar untuk membentuk kita menjadi manusia. Lima Langkah Proses Dalam Pengelolaan Diri Ada banyak teknik ditawarkan untuk melakukan pengelolan diri dengan menggunaka aspek emosi ini. la terus menerus mengkritik diri dan mencoba menghindari rasa cemas akibat bertanggung jawab atas semua masalah yang terjadi dalam perkawinan dengan menyalahkan suami dan setiap wanita yang dikaguminya. Emosi adalah sesuatu yang paling penting. Bahkan kalau anda tidak memulainya. Kekerasan fisik seperti yang sering dilontarkan dalam budaya kekerasan tidak pernah dapat diterima dalam situasi apa pun selain untuk pertahanan diri. namun menjadi sumber daya paling sering disalahgunakan dan disalahartikan. . Tahap kesadaran digunakan dalam banyak program pemulihan. Langkah pertama dalam menghadapi masalah yang berhubungan dengan emosi adalah dengan mengakui bahwa hal ini ada.Modul Diklatpim Tingkat IV 41 42 1. mengartikan diri kita. Intinya. kekuatan. membantu kita untuk memberi dan menerima cinta. seorang kawanku. seorang kekasih. berarti anda siap melangkah kelangkah selanjutnya menganalisa. ada lima langkah yang dapat anda lakukan. kadang produktif untuk menunjukkan sisi itu karena dapat menjernihkan suasana dan memberi peluang untuk menceritakan kekecewaan atau ketidaksetujuan selama tidak mengganggu kesejahteraan orang lain. C. Kesadaran Kecerdasan Emosional (KE) menjadi milik anda dan menyeimbangkannya dengan kekayaan perasaan anda. Begitu seringnya. kita tetap menyangkal dan tidak mau mengakui adanya suatu masalah emosi atau. Bacalah cricitcal incidence berikut ini: Siti. Karena rasa takutnya. Menggunakan emosi dapat memberikan kejelasan tentang siapa kita. Perilakunya menghancurkan perkawinan mereka. Teknik lima langkah berikut ini dirancang untuk Proses pengelolaan diri ini juga membantu anda datam mengelola sumber daya dalam diri anda dengan lebih baik. sangat pencemburu. Langkah ini akan membantu anda menghadapi sikap menghancurkan diri yang menghambat anda merasakan kebebasan dan harmoni. Mungkin. Hasilnya hanyalah pertengkaran yang membuat keduanya merasa sengsara. keberdayaan serta penghargaan. Setiap kali suaminya melihat wanita lain ia menjadi marah dan suatu saat melontarkannya kepada sang suami. bahkan kitalah yang menghadapi masalah. atau penasihat profesional. Perasaan bersalah ini menghasilkan akibat berantai. ia melukai diri sendiri yang mengakibatkan kedukaan dan kecemasan. Tahap kesadaran hendaknya dimulai dengan menciptakan kebutuhan untuk bekerja mencari pemecahan masalah dengan bantuan kawan terpercaya. kalau Siti mengakui kecemburuannya dan mengakui bahwa emosi yang dirasakan adalah akibat rasa takut yang mungkin tidak benarbenar dirasakan. Sekali telah melakukan penemuan penting ini.

pembicaraan diri macam apa yang ia gunakan dalam pengembangan perilakunya. namun bagi kebanyakan di antara kita membutuhkan usaha terus menerus. 3. aku harus ingat bahwa aku cantik dan terhormat yang perlu mempercayai cinta suami. tidak menyukai diri. Dalam banyak hal adalah penting untuk selalu menggunakan langkah analisa sebagai cara memberikan kejelasan dan pemahaman. Penegasan Siti untuk mengatasi kecemburuannya dapat berupa pernyataan : “Aku tahu. atau masalah lainnya yang mempengaruhi diri dari dalam. dan penuh pengabdian guna mengubah cara berpikir dan bertindak dalam menghadapi berbagai tantangan (adversity ).Modul Diklatpim Tingkat IV 43 44 Kecerdasan Emosional (KE) 2. dan mengapa. Anda telah memulai kegiatan dengan membaca buku ini. siapa atau apa yang memicu tanggapan ini. Menyadari tentang pentingnya penegasan setiap hari adalah dengan memulai memusatkan pikiran pada cara-cara yang dapat mengarahkan kembali pemikiran anda. merupakan hal yang berlainan untuk mencoba dan memilih siapa. prasangka. Siti hendaknya mulai memikirkan tentang mengapa ia merasa seperti ini. apa yang diperlukan untuk membuat perubahan yang dibutuhkan dalam kehidupan. terpusat. Walau demikian. aku merasa tidak tenang karena kurang percaya diri. Khususnya bermanfaat untuk menggunakan penegasan atau pembicaraan diri yang positif saat dihadapkan pada situasi penuh ancaman. Mari gunakan masalah Siti sebagai contoh berhadapan dengan tahap analisa. Penegasan hendaknya positif dan benar-benar tertulis atau berupa pernyataan mental yang anda buat tentang diri sendiri. saat ia paling menderita. Melakukan penegasan setiap hari akan melatih pikiran untuk berpikir positif dan menghentikan serangan negatif yang telah menjadi kebiasaan. dan tidak dengan menyalahkan diri sendiri atau orang lain. Seringkali kita berpikir bahwa kita hanya memiliki kebiasaan buruk atau merasakannya saja. bilamana. Katakan kepada diri sendiri : “ Aku akan menerima bakatku apa adanya dan membiarkan cintaku mengisi diriku dengan kedamaian dan penghargaan atas siapa dan apakah aku ini. Siti menyadari tindakannya bukanlah asli dirinya karena timbulnya rasa bersalah yang ia rasakan setelah setiap kejadian. dan mengapa rasa takut dan marahnya berkembang sampai harus menanggapi secara negatif. Hal ini mungkin bermanfaat bagi orang yang tegas. Ia mungkin ingin mendalami latar belakangnya untuk menentukan apa yang diketahui tentang dirinya sendiri dan apakah citra diri yang dihasilkan. apa. Analisa Penting mengatakan bahwa aku memiliki masalah emosi dengan kecemburuan. Adalah penting bersikap jujur dan positif dalam penerapan. dengan tujuan menjadi yang lebih baik. merupakan tindakan yang sangat membantu. Penegasan dapat menjadi pilihan positif bagi skenario negatif yang di mainkan saat merasa takut atau dihadapkan pada tantangan.” Membaca bacaan yang dapat mengilhami dan memperkaya pikiran dengan pemikiran positif dan sehat. dan pengakuan atas tingkat kesungguhan yang penting untuk memenuhi tuntutan menghadapi berbagai tantangan. Mungkin membantu untuk menganalisa masalah pribadi bersama ahli yang terlatih atau kawan yang dapat memberikan masukan. dan ketidakmampuan berhubungan dengan seseorang dalam tingkatan yang lebih dalam. Begitu menemukan sumber masalah maka harus menentukan tantangan dalam diri anda. Aku akan belajar . Tidak boleh membiarkan rasa takut atau ketidakpastian tentang diriku mempengaruhi pikiranku. Kesungguhan Dalam Diri Menghadapi Tantangan Sikap ambivalen membuat kita ragu dan tidak sungguh-sunguh. Dengan melakukan penggalian ini ia dapat menemukan sumber perilakunya. Langkah ini memerlukan realisasi dari apa yang perlu diubah.

Kegiatan ini memberikan peluang besar untuk melibatkan pembimbing atau kawan dalam memainkan peranan sebagai pendengar atau pembaca. Lalu. suatu ketrampilan yang ingin dikuasai. Kalau anda ingin mulai membicarakan hal yang diinginkan dan bukannya mengatakan sesuatu serta menghabiskan waktu berputar-putar akibat rasa segan mengungkapkan diri sendiri. mulailah menuliskan tujuan yang dapat berupa. Aku orang yang menyenangkan dan terhormat. Semakin benar-benar melakukan sesuatu yang anda takuti. dan berdebat. berlatih menghasilkan kesempurnaan. adalah berguna mempelajari berbagai teknik menulis yang digunakan untuk membujuk. Bahanbahan seperti ini sangat banyak dan dapat dijumpai di toko buku atau perpustakaan. : menentukan apa yang dapat menjadi gaya ber komunikasi paling efektif. Strategi ketiga Kalau anda menggunakan tulisan sebagai cara pengungkapan. anda dapat mulai mengembangkan rencana bertindak dengan memperhitungkan kekuatan. Dengan melakukan hal ini. Aku tidak akan bersaing atau membandingkan dengan orang lain sebagai cara menentukan kelayakan diriku. memberitahu. misalnya: Strategi pertama : tujuan atau keinginan sehingga lebih siap dalam mengungkapkan pandangan. Tujuan lainnya dapat berupa: mencari sumber daya tambahan guna membantu mempertahankan tujuanku . Ingat. Tempat pertama untuk memulai merancang strategi pribadi anda adalah dengan menentukan tujuan keseluruhan dan setiap minggu merancang tujuan yang akan mendekatkan anda pada pencapaian keinginan. sementara pada saat bersamaan. yang dapat memberdayakan diriku saat membicarakan atau menuliskan situasi ini. dan masalah lingkungan anda yang harus dipertimbangkan. Banyak usaha yang berhasil apakah berupa penggabungan bisnis. anda akan mulai menerapkan bentuk ini sambil mencari alat yang paling membantu. atau saat berada dalam bentuk pemenuhan gayanya. Berdoa tidak lain merupakan melepaskan suara dalam diri yang menghancurkan. 4. suatu uraian terinci akan memberi arah sehingga anda dapat mengembangkan dan mencapai tujuan. misalnya : “ Aku akan membiarkan diriku membuat kesalahan. Penegasan harian lainnya adalah. Berdoa menegaskan kesatuan anda dengan Tuhan dan memberi kekuatan serta perasaan yang diperbaharui atas maksud yang dapat mengarah pada kreativitas. Dari penelitian ini. Strategi Untuk mecapai tujuan yang ditentukan diperlukan strategi. kelemahan.Modul Diklatpim Tingkat IV 45 46 Kecerdasan Emosional (KE) menerima bakat yang orang lain miliki selain yang dikaruniakan kepadaku.” Juga sangat membantu jika meminta orang lain untuk membantu anda berhadapan dengan tantangannya. Kalau anda diharapkan mengungkapkan ide secara lisan. apakah berbicara di depan umum atau . atau tim bola basket yang berusaha memenangkan babak final dimulai dengan menetapkan tujuan terlebih dahulu dan kemudian strateginya. Strategi kedua : menentukan bentuk pembicaraan apa yang paling mengintimidasi anda. dan lalu melakukan nya di sepan kaca.” Berdoa yang dilakukan secara khusyuk merupakan bentuk lain dari penegasan. akan mengizinkan diriku untuk terus mencoba. dipodium. “anda mungkin ingin mengembangkan uraian yang akan menampilkan pesan dalam suatu pembicara. langkah berikutnya adalah merancang strateginya.

ia masih cenderung sangat mengkritik dirinya namun aku juga melihat bahwa ia membiarkan merasakan sedikit imbalan dari kerja kerasya. Misalnya. semakin baik dalam mengungkapkan perasaan sejati anda. tidak peduli seberapapun kecilnya. Orang lain pun juga demikian. Setelah mendengar analisanya yang panjang dan tidak adil dari uraiannya. saat alarm jam berbunyi di awal fajar bangkitlah dan bangun. Walau demikian. dan mengurangi usaha untuk tumbuh dengan mengingatkan tentang semua aspek negatif keberadaan kita. Pada kenyataannya ia memberikan ceramah yang sangat luar biasa. Penulis maksudkan pendapat penulis akan menyerupai perintah. belajarlah dari kesalahan namun hargai diri sendiri kalau memang layak. Saat membawakan pidatonya lagi. evaluasi. Akibat kesalahan ini. la tidak menyadari ia harus mengendalikan diri untuk memaafkan diri telah berbuat kesalahan dan bahwa ia juga dapat mengizinkan dirinya untuk menikmati keberhasilannya. kita menjadi pengkritik terburuk bagi diri sendiri. Walau tidak tahu apakah penulis telah melakukannya terlalu jauh. kita menolak menerima pendapat mereka yang mengemukakan kesalahan yang telah kita lakukan. yang dengan satu cara dapat membuktikan bahwa suara pemuasan dirinya adalah salah. Ia berusaha kembali ke kepompong pelindungnya yang menjadikan ia seorang perfeksionis (selalu ingin menjadi yang sempurna). kita biasanya dapat dengan benar mengetahui apakah kita telah berhasil atau gagal. apakah pribadi. “anda melakukan pekerjaan yang memuaskan. Semuanya nyaris seolah tidak dapat menahan diri untuk mengakui bahwa ia memiliki bakat berpidato. Setelah ia sempat berpikir. namun kali ini telah membuktikan diri. 5. Kita menganalisa secara salah segala yang pemah kita coba lakukan. Kalau setiap orang memperhatikan kita. penulis menyadari bahwa ia mulai menyukai pekerjaannya.Modul Diklatpim Tingkat IV 47 48 Kecerdasan Emosional (KE) mengungkapkan ketidaksukaan atas pelayanan buruk suatu restoran atau mengucapkan selamat kepada orang lain di saat yang tepat.” Penulis tersebut berharap bahwa apa yang penulis katakan akan menghapus rasa kehilangan dari sikap memuaskan dirinya. anda anggap anda harus menjadi yang sempurna. la masih jauh dari kesempurnaan yang masih menjadi suatu tujuan tersendiri. la mengeluh tentang pikirannya yang terlupa sejenak dan berusaha mengulang seluruh pidatonya dengan sikap negatif yang sama. Dengan terkejut dan suka cita. Penulis tersebut sangat terkesan atas caranya membawakan pidato dan juga terhadap isinya. Kalau menggunakan suara pemuasan diri yang ingin terus menahan. ia kehilangan kenikmatan menerima tepukan tangan dan banyak penghormatan yang biasanya menyertai. Strategi menghasilkan tindakan dan untuk mencapai tujuan apapun. Seorang penulis mengajari seorang kawan dalam mempersiapkan dirinya berpidato. Evaluasi Kalau mengandalkan suara asli dalam diri yang berakar pada keberadaan kita dan mengetahui kehebatan sejati diri sendiri. padahal tidak. dan bukan suara pemuasan diri yang menginginkan kita agar tetap sama. Kita dapat menemukan kesalahan bahkan kalau harus menggali dalamdalam. akan membuatnya semakin mudah untuk mengatasi ketakutan di bawah tekanan atau dalam kesempatan penting. Tidak pernah membiarkan apapun terabaikan. Saat penulis melihat senyumannya dan akhirnya mendapatkan . ia membuat satu kesalahan dalam suatu naskah yang berlembar-lembar isinya dan akibatnya harus terus berpegang pada bagian kecil itu. Melatih setiap hari ketrampilan yang ingin anda kuasai. atau profesional berarti melakukan. Langkah strateginya adalah bagian tindakan dari program perbaikan diri anda sendiri dan hendaknya diikuti oleh langkah akhir. penulis menerima telepon darinya yang meminta penulis bersedia membantunya lagi dalam mempersiapkan ceramah.

kita menimbulkan pertentangan dalam diri sendiri saat menerima informasi yang positif. Berusaha mengevaluasi orang lain adalah penting untuk pengembangan diri. Kantor adalah tempat kita dapat meraih semua dan menimbulkan rasa puas. dan menghadapi kenyataan masih akan terluka akibat kurangnya cinta dan penerimaan. Namun demikian bagi sebagian orang tempat kerja bukanlah merupakan lingkungan yang menyenangkan. menyebabkannya meragukan ketika ia benar-benar menerima penerimaan dan pengakuan yang positif. D. Kita dapat juga belajar dari setiap orang. Ia menggunakan ukuran dalam bayangan yang dibentuk dari kebutuhannya untuk diterima.Modul Diklatpim Tingkat IV 49 50 Kecerdasan Emosional (KE) tepuk tangan. . maksudmaksud tersembunyi serta ketidaksantunan. Juga menyakitkan bagi mereka untuk menghadapi alasan sebenarnya mengapa mereka menjadi orang yang suka melukai orang lain. dan hanya memasukan komentar yang membantu tumbuh sambil melupakan yang hanya akan memburukkan. Belakangan ia mengatakan kepada penulis bahwa ia selalu dihantui oleh kebutuhan untuk menjadi yang paling sempurna. Sementara beberapa dari kita terlalu keras terhadap dirinya sendiri dan berusaha mencapai kesempurnaan. Saat kita berjuang membuktikan suara dalam diri kita adalah benar. Adanya tantangan serta kuatnya hasrat untuk mencapai sesuatu tujuan menjadikan kantor sebagai tempat yang dinamis untuk didatangi setiap hari. Begitu seringnya kita tidak merasa jujur terhadap diri sendiri karena beberapa ukuran bayangan yang berasal dari kebutuhan untuk diterima. yang merupakan impian untuk menutupi kenyataan bahwa ia takut atas kenyataan. suara pemuasan diri kita memperkuat ide tentang ketidaksempurnaan. dan untuk meyakinkan kepemimpinan dalam dirinya bahwa ia adalah orang yang berharga dan penuh bakat. yang membuat mereka tidak bersedia melihat kenyataan atas tindakan mereka. penulis turut berdiri dan bertepuk tangan. Merupakan paduan banyak ide yang diterima kawanku bertahuntahun yang membentuk keadaan. kalau kelak berhasil mencapai kesempurnaan ia masih juga tidak mendapatkan cinta. Orang yang seringkali melukai kita yang paling banyak mengajarkan pada kita. apakah ia dapat menerima penghargaan dan cinta. Biasanya orang ini memiliki kepercayaan diri rendah. tidak hanya bagi hasil hebat yang telah diusahakannya. la telah membentuk tujuannya yaitu menjadi yang sempurna. Maka perburuannya menjadi lebih enak daripada pencapaian kesempurnaan biasa. Bagaimana cara seseorang dapat menemukan kebahagiaan di tempat yang demikian? Tentu saja anda dapat. Dalam situasi ini selalu ada persaingan negatif. Gaya Beiajar Pribadi (Learning Style) Seberapa banyak diantara kita yang tertarik dan ingin pergi ke Kantor? Merekalah yang telah menemukan minat dan arti dari pekerjaan kita. Dengan menerima kritik positif. Karena kita telah memproses banyak ide tentang diri kita selama bertahun-tahun. lainnya tidak pernah bertanggung jawab atas tindakan mereka dan selalu menudingkan telunjuknya ke tempat lain. kita akan dapat memperkaya keberadaan dalam diri kita. Dampak Kepribadian Terhadap Kecerdasan Emosional 1. Kita merasa sukar meyakinkan diri bahwa kita orang yang berharga dan berbakat. Lebih mudah berpurapura menjadi orang yang menyenangkan dan mencari alasan saat tindakan anda tidak sesuai Menyalahkan orang lain dan bukannya bertanggungjawab adalah cara yang cerdik guna menghindari keharusan untuk berubah. namun atas kenyataan bahwa ia kini mulai menghargai dirinya sendiri. mereka lebih senang bekerja diluar suasana kantor. asal dimulai dengan EQ pribadi anda. Tekanan dari mencoba mendapatkan cinta bersifat menyesuaikan dengan keadaan.

F. sedangkan kita ternyata hanya menjadi staf biasa. Pengkondisian Pribadi. Latihan Diskusikan dalam kelompok kecil membahas langkah dan strategi mengaplikasikan kecerdasan emosional baik dalam menanggapi pengelolaan serta pengendalian diri. kepemimpinan diri dan pengelolaan diri. yang akan memakan korban pada kesejahteraan dalam diri kita. raksasa yang bersemayam dalam diri kita dan kesejahteraan kita. Mengetahui apa yang anda inginkan dalam hidup. kita akan membentuk visi. maka kemungkinan besar kita akan dapat menemukan kebahagiaan dalam posisi yang mungkin tidak ideal bagi kita pada suatu waktu tertentu. proses pengendalian diri serta dampak-dampak dari kepribadian yang dimiliki masing-masing anggota kelompok. Dengan bertambahnya pengalaman.Modul Diklatpim Tingkat IV 51 52 Kecerdasan Emosional (KE) 2. misi. visi dan lingkungan. Bagaimana melihat diri anda dalam hubungannya dengan orang lain akan membuat perbedaan dalam cara bagaimana anda berhubungan dengan orang lain dikantor/ditempat kerja anda. Hal ini mencakup pengharapan. aplikasi gaya belajar. a. visi kita tidak akan sesuai dengan situasi kita dan karena itu situasi kerja tidak akan memuaskan diri kita. bagaimana melihat diri anda dan lingkungan yang sesuai bagi anda. Karakter kita menciptakan berbagai prinsip-prinsip dan nilai-nilai kita. Selain itu perlu dipahami pula dampak dari kepriadian seseorang terhadap kecerdasan emosional. baik yang nberupa gaya belajar. . b. Ini melibatkan karakter kita. Ini adalah berkaitan dengan pandangan dalam dan luar diri anda. Pengelolaan Diri. pengharapan dan kesukaan kita atas pekerjaan dan bagaimana kita diperlakukan. E. Apabila kita yakin bahwa kita memiliki keefektifan dan kemampuan untuk mengelola nasib kita sendiri sampai batas tertentu. merupakan pertimbangan yang penting dalam menggapai karier. pribadi. 3. kita akan jatuh ke dalam jebakan melakukan sesuatu yang berlawanan dengan prinsip. Kalau karakter kita lemah. Paradigma Pribadi. Kepemimpinan Diri Ini mencakup luasnya kendali. Apabila kita mempunyai harapan bahwa kita seharusnya menjadi seorang manajer. norma dan perilaku kita. Rangkuman Penerapan kecerdasan emosional dapat dilakukan melalui strategi dalam menanggapi sesuatu masalah strategi dalam pengendalian diri. Aplikasi Gaya Beiajar dan Kecerdasan Emosi Untuk dapat mengaplikasikan gaya belajar yang mencerminkan kecerdasan emosi pribadi sehingga dapat menemukan kebahagiaan ditempat kerja dapat dimulai dengan pemahaman atas: 4.

Mulut) Pernahkah anda berada dalam suatu keadaan yang di mulai sebagai suatu masalah. anda merasa seolah terjerumus ke dalam pasir penghisap yang menyeret masuk tubuh anda satu inci demi satu inci. Telinga. Penyebab terjadinya beban ini adalah pandangan dalam diri anda mengartikan seluruh situasi dan orang luar sebagai faktor yang mempengaruhi anda namun tidak menolong anda mengatasi masalah. dan arah yang terbaik dalam menemukan kebahagiaan dan kepuasan. Namun masalahnya. Ruang lingkup kajian KE/EQ ini lebih banyak difokuskan pada masalah emosional yang terdapat dalam lingkungan kerja. Berikut ini kami tawarkan beberapa strategi untuk dikaji. A. kita tidak melatihnya untuk menyaring pengalaman masa lalu yang tidak menyenangkan. Pandangan tersebut merupakan perpaduan indera kita: mata (apa yang kita lihat). Rahasia PMHTM (Pikiran. Kita menggunakan film lama untuk mendapatkan gambaran baru yang mengakibatkan pengambilan gambar dua kali dan menghasilkan gambar yang kabur. Hidung. Kita dapat menggunakan pandangan dalam diri kita untuk memberitahu kita cara menganalisa suatu keadaan. dan kiat untuk mengembangkan dan mempertahankan keterampilan kecerdasan emosional. Akibatnya mereka tidak dapat bekerja bersama bagi minat terbaik kita. dan hidung (apa yang kita cium). yang kuat anda masih juga tidak dapat meraihnya untuk menarik anda keluar. pengendalian emosional dalam menjalankan tugas. dan berusaha mengatakan kepada anda apa yang harus dilakukan dan bagaimana memikirkannya. Ketika kita telah memutuskan apa yang harus dilakukan biasanya didasarkan pada data yang tidak lengkap atau tidak rasional yang tidak dapat memberikan gambaran yang menyeluruh. dan lepas kendali? Dengan bertambah masalah. Mata. Namun kita biasanya tidak mengelola pekerjaan mereka atau memberi arah sesuai tugas mereka. 1. namun pada saat anda mulai menganalisa.Modul Diklatpim Tingkat IV 54 Kecerdasan Emosional (KE) BAB V KEPEMIMPINAN DAN DINAMIKA EQ DI TEMPAT KERJA Setelah membaca Bab ini. dan menguraikan masalahnya serta memberikan pendapat anda tentangnya. Pandangan dalam diri kita biasanya bebas mengembara kesemua arah mengumpulkan dan memilah data-data. Strategi Kecerdasan Emosional Dalam Lingkup Tugas. walau kita tidak sama sekali apa yang harus dilakukan dengan informasi yang tersedia selama terjadinya suatu masalah atau krisis. segalanya mendadak menjadi kacau membingungkan. Seolah ada beban berat yang menahan tubuh anda ke bawah. Bahkan walau ada sebuah cabang pohon yang kokoh tepat di samping tangan anda 53 . apa yang kita butuhkan untuk menjadi efektif. telinga (apa yang kita dengar). peserta diharapkan mampu memahami strategi penerapan kecerdasan emosional dalam lingkup tugas. pikiran (apa yang kita pikirkan). Pengalaman yang lalu adalah penting kalau digabungkan dengan keterbukaan baru. atau untuk menetapkan masalah kita. mulut (apa yang kita katakan). Pandangan dalam diri kita bahkan seringkali ada dalam keadaan yang tenang dan menyenangkan. Beban itu adalah pendapat dalam diri anda yang sangat luas yang berusaha mendapat perhatian anda.

Dunia yang kita tinggali mendorong kita untuk memandang diri kita sama lemah dan sama memerlukan hal-hal yang tidak kita miliki. Pemikiran negatif dapat menghambat pengembangan diri kita. a. Kedalaman dan kapasitas pikiran manusia sungguh mengagumkan pada umumnya orang biasa hanya menggunakan sebagian kecil saja dari kemampuan mentalnya.T. sehingga kita dapat menggunakan pilihan terbaik dalam mengelola emosi untuk meningkatkan kinerja kita. kita terkondisikan untuk berpikir negatif dan bukan berpikir positif karena hal ini menguntungkan orang lain dan menempatkan guliran bola emosi di pihak kita dan bukan di pihak orang lain yang mencoba mempertahankan keunggulan mereka dengan membiarkan pengaruh negatif ini menjadi bagian pemikiran dan penafsiran atas diri kita. Rahasia PMHTM lainnya adalah menggunakan mata kita untuk mengamati apa yang ada di sekitar kita. Mata: Dapat memberi kejelasan dan fokus pada suatu situasi. tantangan baru dan penuh inovasi. Benih yang kita tanam dalam pikiran kita dapat menumbuhkan bunga atau cabang baru. prinsip serta penerapan disiplin mental. Pikiran: Apa yang kita pikirkan tentang diri kita dapat meningkat kan atau mengurangi potensi kita.M. Moto dari the United Negro College Fund adalah “Pikiran adalah hal terlalu luar biasa untuk disia-siakan. dengan menggunakan rincian sebagai batu loncatan untuk memahami dan mengelola emosi kita bersesuaian dengan pikiran rasional kita. Ini membutuhkan latihan memahami esensi. kalau kita mengajarkannya melakukan hal ini. Membaca. Kita mampu memasukkan rangsangan informasi ke dalam pikiran kita yang dapat memperluas dan memperkaya dasar pengetahuannya. Kita berpeluang . maka kita memberikan kendali pada orang lain atas apa yang kita pikirkan dan apa yang kita lakukan. dan mengalami hal baru dapat memperluas cakrawala kita dan menyiapkan kita menjadi pelajar kehidupan dan bukannya menolaknya. Pemikiran menghancurkan diri membatasi kemampuan kita meminta bantuan saat diperlukan. ia akan memilah melalui yang terbaik dan terburuk untuk memberi kita perspektif. Kritik terburuk kita berada dalam pikiran dan dapat menjadi musuh terburuk kita.” Ini benar dalam pengambilan keputusan selain dalam kehidupan sehari-hari. mengembangkan kreativitas. Pada umumnya.M. Kalau kita mengisinya dengan pemikiran yang produktif dan positif kita akan memungkinkannya bergerak ke suatu arah yang mampu mendorong dan memuas kan tujuan hidup kita. melakukan penelitian. kebahagiaan.10% saja dari kemampuannya yang dapat dipergunakan. mendengar pendapat ahli. Masing-masing indera kita memainkan peranan penting dalam membantu kita menguraikan situasi rumit yang sedang kita hadapi dalam soal emosi.Modul Diklatpim Tingkat IV 55 56 Kecerdasan Emosional (KE) Rahasia P.H. la memberi kita kerangka kerja yang menunjang sistem pengelolaan emosi dalam diri kita. dan kepuasan dalam diri. dan hal ini menciptakan kebanggan palsu yang menjadi sumber kekecewaan dan menghambat kita melakukan hal-hal yang diperlukan untuk menemukan kedamaian. hanyalah suatu strategi bekerja bersama dalam menggunakan semua panca indera kita pada saat mengambil keputusan yang bekaitan dengan emosi. Pikiran kita dapat mengulang kembali apa pun yang kita inginkan bilamana dikelola dengan baik. Albert Einsein yang jenius ini mengakui bahwa hanya + 5 . dan dorongan untuk mencoba b. Terserah pada kita untuk memanfaatkan alat yang menakjubkan ini yang menjadi dasar kemajuan hidup kita. Rahasianya berupa proses yang membantu kita mendapatkan gambaran secara keseluruhan.

Walau ia tidak bertemu denganku selama lebih dari dua tahun. atau saat kita mendeteksi sesuatu yang rusak. mengetahui perubahan di sekeliling anda dan apa-apa yang tampaknya tetap sama akan semakin diperlukan saat anda berinteraksi dengan berbagai rangsangan. ia dapat juga mengungkapkan pemikiran anda. adalah sedikit contoh pekerjaan profesional dimana melihat dan mengamati secara holistik dan sistemik memegang peranan penting. Petugas polisi. Perhatikan kasus berikut ini dengan cermat “Seorang kawanku yang menjadi perawat kesehatan datang mengunjungiku. Ketika aku menyatakan kekagumanku atas kemampuannya ini ia mengatakan kepadaku bahwa sebagai seorang perawat ia terlatih untuk mengenali dan memeriksa pasien secara rinci. kalau senyum mereka tulus. Ada kursus yang dapat membantu anda menjadi lebih awas dalam mengamati orang atau suatu keadaan. dokter.” Sebagai karyawan berapa banyak di antara kita yang pergi dan pulang ketempat kerja tanpa mengenali lingkungan sekitar kita? Kita membatasi peluang untuk menikmati kecantikan kehidupan disekitar kita . orang. Melihat dunia anda. atau saat kita mencium sesuatu yang busuk yang menunjukkan bahwa kita harus menelitinya lebih lanjut. dapat membebaskan kita dari memakan makanan yang tercemar. Anak mudah terserap oleh apa yang mereka lakukan sehingga mereka tidak dapat melihat sebuah mobil sedang meluncur ke arah mereka atau orang yang tidak dikenal datang mendekati mereka. Melatih penggunaan mata kita sebagai alat untuk mengumpulkan informasi tambahan adalah investasi paling baik yang dapat kita lakukan untuk menjadi lebih awas. Aroma bunga mawar atau parfum sangat menyenangkan dan dapat mengartikan sesuatu yang istimewa. dan rincian dengan cara yang dapat menambahkan dimensi atas pemahaman kita terhadap apa yang menjadi keharusan dalam pengambilan keputusan. Dalam perundingan. dan kalau mereka marah serta tingkat kemarahannya. rona wajah mereka dan bahkan mata mereka saja telah dapat memberitahukan anda lebih banyak daripada yang ia katakan. Bagi orang lain mencium bau hujan atau tanah dapat . ilmuwan. ia merasakan kebaikan dan keburukan indra penciuman kita adalah sesuatu yang sering tidak kita perhitungkan. menyaksikan gerakan tubuh dapat sangat membantu. aku sangat terkesan bahwa ia mampu mengingat sampai sekecil-kecilnya segala perubahan yang aku lakukan dalam ruang dudukku dan benda-benda yang kebetulan aku tambahkan. Kurangnya pengetahuan terhadap lingkungan ini dapat menjadi membahayakan juga kalau kita tidak menyadari unsur yang dapat melukai kita. Kita menggunakannya dengan tidak sadar kecuali kita mencium asap yang membangkitkan kesadaran kita akan kemungkinan adanya api. Mata dapat menjadi cermin dua muka saat anda menggunakannya memandang dunia. gerakan tubuh mereka. Banyak pekerjaan membutuhkan seseorang yang mampu mengamati dengan menggunakan mata mereka terhadap orang atau tempat. Dalam bidang komunikasi non verbal dikatakan bahwa dengan melihat bagaimana seseorang bertindak. Dengan melihat kedalam mata seseorang anda seringkali dapat mengatakan apakah mereka sedang memegang kartu unggulan dalam permainan kartu. Hal ini sangat kritis bagi setiap aspek kehidupan.Modul Diklatpim Tingkat IV 57 58 Kecerdasan Emosional (KE) melihat kejadian. Hidung: Seperti peringatan tanda bahaya. Dalam melakukannya ia telah mempertajam matanya atas setiap rincian dan ingatan. c.

Kalau pesannya tidak disampaikan dengan jelas secara cepat. Apa yang dicium oleh hidung biasanya akan menggerakkan indera lainnya untuk berfungsi. Salah satu aspek paling penting dari hidung kita adalah udara yang kita masukkan ke dalam paru-paru melaluinya setiap hari. Membiarkan hidung kita menambah indera kita yang lain dapat memberi kita kelengkapan. Ia dapat menyakitkan kalau dihadapkan pada kaum kolot jaman dahulu. kita tidak mendengarkan. gugup atau tidak menentu. Apa yang kita cium di sekeliling kita dapat berlaku sebagai peringatan untuk berhati-hati atau segera meninggalkannya. Kalau kita tidak dapat bernapas sendiri. dan kalau kita melakukannya juga adalah untuk mempersiapkan jawaban kita untuk mengabsahkan pemikiran kita sendiri. Melalui penggunaan hidung kita lebih banyak. Pepatah “hidung mengetahui” adalah benar. dapat banyak memberitahu mereka tentang dunia yang mereka jelajahi. kita lebih tahu. Hal ini memberi kehidupan yang menghubungkan kita dengan atmosfir. dibutuhkan peralatan untuk membantu kita bernapas. Kegiatan paling berat adalah mendengarkan orang lain dan memahami. Kalau anda berputar atau berbicara dengan lambat kebanyakan orang akan menyelesaikan jawabannya atas pendapat anda sebelum anda mendapat . namun sungguhkah kita mendengarkan? Dari semua keterampilan berkomunikasi yang dapat kita tingkatkan tidak ada yang lebih kritis daripada kemampuan kita mendengarkan. Mendengarkan adalah suatu ketrampilan tersendiri. Mencium kecantikan lingkungan kita adalah salah satu kebahagiaan yang dapat kita raih. Bagi mereka yang tidak dapat melihat. orang akan tidak menghiraukan anda. ia bahkan dapat menjadi pimpinan tim. Lebih mudah berbicara dan lebih menarik mengatakan apa yang kita tahu daripada berusaha memahami manusia lainnya. Segalanya berkecepatan bunyi 30 detik. Ini sangat berharga saat kita kecewa secara emosional. atau berharap dapat menafsirkan apa yang benar-benar dikatakan pembicara karena dalam pikiran kita. Kita terkondisikan atas keinginan mengatur segalanya secara langsung. untuk mencari jalan agar orang lain mengatakan apa yang kita ingin dengar. Mencintai adalah juga mendengarkan. dan mengungkapkan diri kita agar dimengerti. Merasakan kehidupan adalah dengan meresapi seluruh aromanya.Modul Diklatpim Tingkat IV 59 60 Kecerdasan Emosional (KE) membawa perasaan penuh ketegangan dan kedamaian. d. Lingkungan kita yang bergerak dengan pesat bukan tempat yang sesuai untuk tempat mendengarkan apa yang harus dikatakan seseorang. Kita telah terbiasa terhadap film-film penuh laga masa kini di mana anda nyaris tidak sempat duduk dan memasukkan segenggam berondong jagung ke dalam mulut sebelum anda terangkat dari kursi anda melihat aksi di layar. Dalam olah raga dan senam rutin lainnya bernapas melalui hidung kita dapat menunjang kegiatan kita. Mendengarkan secara efektif membutuhkan kesabaran dan kesediaan mencari informasi baru. penggunaan indera penciuman adalah sangat berharga. mengatakan pandangan kita. Binatang dapat mengandalkan penciumannya. Bagi kebanyakan. Telinga : Memungkinkan kita mendengar. Hal ini menghangatkan diri kita dan mengerahkan semua indera kita untuk turut menikmati suasananya. Yoga mendasarkan diri pada pernapasan dan hidung menjadi hal paling dasar dalam memasukkan udara segar dan mengeluarkan racun yang menyebabkan kita tertekan. beberapa dari kita mampu merasakan ketegangan tak terucapkan karena tubuh mengeluarkan aroma yang menandakan berbagai keadaan emosi dan fisik.

pemecahannya. Beberapa dari kita membutuhkan tambahan waktu menjelaskan setelah mulut kita mengakibatkan salah pengertian atau salah penafsiran dari apa yang kita ingin katakan.” dan seperti yang dikatakan kawanku tentang jawabannya yang demikian cepat. Wanita terkenal akan kemampuannya menyatu dengan emosi secara cepat dan pada saat pria memulai halnya dengan mengatakan : “Aku merasa. aku memasukkan kakiku ke dalam mulutku. mengapa mereka merasa seperti itu. Mulut: apa yang diucapkannya dapat menentukan kita benar atau salah. mendukung (memberi dukungan saat orang menghadapi berbagai tantangan atau mengatasi kekurangan).” Wanita telah selesai mengatakan yang selanjutnya kepada mereka dari apa yang mereka rasakan. Kebanyakan dari yang kita miliki dan akibat dari kehidupan kita bergantung pada apa yang kita katakan dan bagaimana kita mengatakannya. Dengan tidak mendapatkan masukan yang cukup kita cenderung membuat anggapan. dan untuk menemukan pergaulan yang . Tidak ada yang lebih berarti bagi seseorang daripada didengarkan dan dihargai hak mereka untuk berpendapat bahkan kalau mereka tidak sepakat dengan anda. Saat menggunakan apa yang kita katakan sebagai alat pengendali atau membuat kita menjadi lebih unggul. Ingatlah pada pepatah. Kita dapat mendengarkan dengan penuh empati (benar-benar menyatu dengan perasaan. mengamati sebaik. bersikap menjurus dan memberi nasehat dalam mengambil keputusan.. untuk menguasai suatu pertentangan atau seseorang. bagi kebenaran (menemukan kenyataan suatu keadaan). e .. atau untuk melindungi citra yang telah kita bentuk. apakah kita memecahkan masalahnya atau bahkan mengumbarnya semakin parah. semuanya sebelum pria sempat mengatakan bagaimana perasaan mereka. Mendengarkan dapat beragam bentuknya.. aku berada di muka sampai aku membuka mulutkku. Dalam hubungan pergaulan kita mengucapkan hal-hal untuk melukai. dan mendengarkan apa yang orang lain pikirkan dan rasakan. saat kita berbicara kemungkinan besar kita tidak berpikir sebanyak. “apa yang muncul akan keluar”. kita juga menerima penghargaan dan pengakuan orang lain. bagaimana hal itu membuat mereka merasa. Berbicara adalah penting dan merupakan ketrampilan yang kita gunakan setiap hari agar tetap selamat. Kecenderungan mendengarkan sementara mulut kita berbicara akan menyebabkan beberapa masalah.. pemikiran dan sikap orang lain). “kalau saja aku berpikir sebelum berbicara. Harus ada keseimbangan antara mendengarkan dan berbicara yang memungkinkan kita mendengar untuk memahami dan berbicara dengan cerdik. dan simpati (membantu orang lain). hak ini menjadi tanggungjawab kemampuan kita untuk tumbuh sebagai seseorang.. Adagium ini menunjukkan suatu kenyataan apa yang kita katakan memiliki berbagai dampak bagaimana kita dipahami. pertama.Modul Diklatpim Tingkat IV 61 62 Kecerdasan Emosional (KE) kesempatan mengatakannya. Dengan mendengarkan kita tidak hanya menambah pengetahuan yang akan sangat bermanfaat dalam kehidupan kita sehari-hari. Seringkali kita mencoba dan mengubah apa yang telah kita katakan untuk menyelamatkan keadaan daripada menjadi semakin buruk. kita masih dapat menggunakan bahasa isyarat atau teknologi lainnya.. dan apa yang akan kita makan malam ini. Bahkan kalau kita tidak berbicara dengan suara kita.. menambah pengetahuan (memperbaiki kemampuan kecerdasan kita). memahami (mendengarkan kedalaman dan keluasan apa yang dikatakan orang).

mereka berbicara. namun begitu anda mendengar. karena aku tidak menginginkan seseorang yang dalam keadaan frustasi dan marah mengerjakan gigiku. dan berakhir dengan sang dokter membanting pintu memasuki ruang prakteknya. aku mendengar kegaduhan dari ruang rapat. Apa yang kita katakan dapat memberikan kredibilitas atau membawa . Kalau “mata adalah gerbang jiwa anda. mendapatkan wewenang. Mulut kita dan apa yang kita biarkan keluar darinya benar-benar menunjukkan siapa kita. Kita telah mendengar bagaimana kita terlihat menentukan betapa menariknya kita. Sang dokter gigi dan petugas kebersihan sedang bertengkar hebat. lelucon dan kepekaan mereka bersinar membuat mereka menjadi cantik. Politisi paling baik tentang pengaruh kata-kata untuk menciptakan citra. atau sebaliknya dalam cara yang mengubah siapa anda sebenarnya. membahayakan kalau dilakukan dalam lingkungan yang bermusuhan dan tidak bersahabat. Mendengarkan kata-katanya dan melihat cara yang tidak profesional dalam menjalankan prakteknya telah menurunkan kredibilitasnya dimataku. atau yang memiliki kepentingan atas keberhasilan kita. Ini adalah sesuatu yang harus kita perhatikan dalam dunia yang sangat mementingkan pikiran yang terucapkan. Beberapa orang mungkin tidak memenuhi standar kecantikan. Seseorang yang berteriak kepada anaknya sebagai cara berkomunikasi mungkin merupakan orangtua yang baik.” maka mulut adalah jendela kepribadian anda . Pertengkaran ini berlanjut sampai sepuluh menit. Seperti dokter gigi ini. walau demikian. Aku belakangan diberitahu bahwa dokter pertama adalah yang paling baik. Aku membuat janji bersama seorang dokter gigi yang ditunjukkan oleh petugas hotel tempatku menginap. atau menyingkirkan serta memperkuat kepribadian. Masalah terbesar pada mulut kita adalah bahwa ia biasanya dikendalikan oleh emosi kita. Aku berterima kasih padanya dan mengatakan bahwa aku membatalkan janji ini. Persis seperti permainan domino. Setelah setengah jam kemudian. Juga benar bahwa apa yang kita katakan akan memutuskan kalau kita menarik. Ini tidak menjadi negatif kalau orang yang menerima luapan ini adalah seorang kawan yang memahami. la dapat menjelaskan diri anda sesuai diri anda. Pernahkah anda melihat seseorang yang cantik kehilangan semua pesonanya di saat mereka membuka mulut mereka? Persis seperti mereka berubah tepat di depan mata anda. Ketika berlibur mulutku mulai menggangguku. Saat aku duduk mengambil giliran di ruang praktek dokter gigi ini. Banyak kali kita hanya memiliki satu kesempatan untuk mengatakan hal yang benar. orang lain akan memahaminya secara negatif. mutu dari apa yang mereka katakan. dan akan memberikan hasil yang hebat. penerima pasien menyuruhku masuk. Ia dapat. namun kalau dilihat dari apa dan bagaimana ia berkata kepada anaknya terlihat tidak baik. begitu emosi terlepas. Aku ragu. Ia dapat menjelaskan kepribadian anda. kita kadang membiarkan mulut kita berbicara dalam cara yang dapat melukai kita sendiri. Ia dapat juga menentukan bagaimana orang lain memahami kita dari satu kali pertemuan saja.Modul Diklatpim Tingkat IV 63 64 Kecerdasan Emosional (KE) berarti dan memuaskan. Aku pergi ke dokter gigi lainnya hari itu. Wanita ini menuduh sang dokter ingkar janji untuk meninggalkan istrinya demi dirinya. dan hasilnya adalah mengumbar rasa frustasi kita. Seorang wanita yang merasa akan mengatakan salah terhadap segala sesuatu adalah orang yang tidak ingin diundang seorangpun untuk datang ke suatu pesta. mulut akan segera mengikuti dan mulai mengatakan apa yang terjadi dalam diri kita.

. mulut anda mengatakan hal-hal yang secara efektif mewakili diri anda yang dapat memberikan hasil yang samasama menang. namun tidak terbatas hanya: a. Keterampilan KE/EQ dan keberhasilan di tempat kerja Lingkungan kerja akan menjadi menyesakkan kecuali mereka mulai mengerahkan dan menerapkan ketrampilan KE/EQ ditempat kerja. menginderakan sekeliling anda dan orangorang yang berada di sana. namun kalau kita memperlakukan orang lain dengan penuh hormat dan mengatakan apa yang seharusnya dengan penuh penghargaan ini adalah tindakan yang paling baik yang dapat kita lakukan. Pederitaan yang selalu timbul saat pemecahan masalah banyak orang menghindari pertentangan sampai terjadi dampak dari bertumpuknya masalah yang memperparah masalahnya jauh melebihi keadaan awalnya. pengendalian diri. Sisanya terserah pada tingkat kematangan dari orang yang menerima berita ini. Kita banyak melihat pembicara berbakat membujuk banyak orang mengikuti kata-kata mereka demi keuntungan mereka dan tidak selalu demi kebaikan orang lain. keyakinan diri dan terutama kematangan emosional untuk mengakui. Kita perlu menggabungkan pikiran dengan kepekaan kita. Pengembangan diri dengan menggunakan mulut kita agar menonjolkan diri kita secara efektif merupakan suatu tujuan yang perlu dipelihara. Sayangnya. dan suatu kesungguhan untuk berpikir sebelum berbicara. khawatir belakangan . menghargai dan mendorong adanya sifat yang sama pada orang lain. Menunda kemudahan Salah satu alasan utama mengapa orang tidak berhasil dan tak mampu memecahkan masalah secara efektif adalah karena ketidakmampuannya menunda kemudahan dan berhadapam dengan kesakitan yang ada saat menghadapi pertentangan. dan untuk selalu mengingat bahwa selalu bukan apa yang kita katakan namun “bagaimana” kita mengatakannya secara tepat. Arti dari apa yang kita katakan dan bagaimana kita mengatakannnya hendaknya jangan pernah dianggap remeh. telinga anda akan terlatih mendengarkan kebenaran. Ketrampilan ini adalah. dan hidung anda membantu untuk menjaga ketenangan anda. Ada saatnya ketika kita harus mengatakan kebenaran yang sesungguhnya walau melukai orang lain.Modul Diklatpim Tingkat IV 65 66 Kecerdasan Emosional (KE) bahaya bagi kita. Menunda kemudahan juga melibatkan pengendalian dorongan.” secara mental mempengaruhi banyak orang. lingkungan kita sangat terkesan atas kemampuan seseorang dalam memanfaatkan komunikasi lisan demi keuntungan dirinya. mata anda mengamati semua yang ada di sekeliling anda. “Pesta sekarang. 2. Kerjasama panca indra dan mental model Mengumpulkan serta mengkoordinasikan semua panca indera kita agar bekerja bagi kita untuk memproses informasi yang datang dari luar adalah salah satu tindakan kuat yang dapat kita lakukan. Bayangkan anda sedang duduk dalam suatu rapat dan menggunakan pikiran anda untuk memikirkan suatu strategi. Orang-orang seperti ini dapat saja tidak memiliki pegetahuan atau karakter namun mereka memiliki kata-kata dan kemampuan untuk menterjemahkan emosi ke dalam bahasa yang mengisi rasa ketidak tenangan seseorang. Anda memiliki tim dalam diri anda yang begitu luar biasa! Hasilnya akan berupa peningkatan harga diri anda.

Salah satu yang paling berat. Isinya dapat mengenai perilaku. Disiplin diri Disiplin diri adalah inti pemecahan masalah dan pencapaian keberhasilan. kita akan merasa diri kita frustasi. untuk bekerja menuju apa yang benar dan tepat. si bandel. membuat komunikasi menjadi seni yang perlu dikuasai. Untuk menelusuri analogi permainan anda memiliki sekelompok orang yang terdiri dari anggota kelompok. dan untuk menyeimbangkan keinginan kita yang bertentangan dengan tujuan lingkungan kerja. Naskahnya mengandung tugas dan tujuan kelompok namun biasanya ada versi lainnya dalam bentuk maksud tersembunyi di suatu tempat di luar panggung yang setia. namun menjadi keterampilan paling penting adalah menjadi pendengar yang baik. si pesimis. dan tidak mampu mewujudkan tujuan kita.Modul Diklatpim Tingkat IV 67 68 Kecerdasan Emosional (KE) Pepatah : “ambil yang ketahanannya paling kecil” menunjukkan bahwa seseorang akan melakukan apa yang menyenangkan dan nyaman daripada apa yang diperlukan dan menantang serta membuatnya tumbuh. saat kelompok melaksanakan tugasnya. Dengan semua ini berada di balik layar. permainan berubah bagaikan drama terungkap. Untuk menerima tinjauan umum. direktur. sikap. tidak bahagia. Seberapa mampunya mempertahankan prinsip kita dengan kukuh saat terancam dan ditentang adalah ukuran dari kedisiplinan kita. si suka mengeluh. harapan. keterbukaan. b. Efek tata lampu menjadi semakin jelas saat karakter mengungkapkan perasaan mereka yang sebenarnya. si skeptis. Mendengarkan: Sebagai Jantung komunikasi Menjadikan organisasi dimana kita bekarja sebagai organisasi yang “mendengar” tidaklah mudah. Masing-masing dari mereka tanpa saudara atau sepenuhnya mengetahui memiliki karakter tertentu. Mengapa . d. Dengan bersedia bertahan dalam celah antara yang benar dan salah sampai orang lain mengungkapkan masalah yang tidak jujur adalah kekuatan kepemimpinan pribadi yang layak dikembangkan. dan rasa takut. si pemain kelompok. kemampuan menangani tugas berat dengan cara yang unggul sangat bermanfaat dalam mencapai tujuan. Panggungnya dapat berupa kantor. Dalam lingkungan kerja yang memerlukan cara kerja modern dimana waktu sangat berarti. ketidaktenangan. citra. dan para awak. Selalu ada perorangan yang ingin menggantikan sutradara kalau ada peluang. Produksi ini diakibatkan oleh permainan utama yang terbentuk dan peran yang dilakukan oleh anggota kelompok. c. si optimis. gereja. Anda harus bekerja sama untuk mencapai tujuan. anda perlu menyesuaikan diri secara politik dan telah memahami benar keinginan organisasi sekaligus harus mampu bertahan di bawah tekanan. ruang dewan. tempat pertama untuk memulai adalah Mendengarkan: Jantung Komunikasi. Penundaan adalah produk sampingan yang membuat seseorang atau tim kesulitan dalam menghadapi kerangka waktu. Untuk menjadi pemain kelompok yang tebih baik adalah penting memahami cara berkomunikasi dan berhubungan dengan anggota tim lainnya sambil mengakui bahwa beberapa bagian tindakan memerlukan hubungan antar pribadi. Latihan Komunikasi Ingat pada suatu saat ketika anda berada dalam rapat atau situasi yang melibatkan beberapa orang. ego. Tanpa disiplin diri untuk menerima tanggungjawab. Apa yang kelihatannya seperti tugas yang mudah berubah menjadi produksi besar-besaran. Selalu ada si bisikan setan. rumah atau tempat mana saja dimana terdapat kumpulan orang. Dalam melakukan hal ini.

Tanda-tanda luar bahwa KE/EQ tidak ada dalam suatu organisasi adalah. dan asyik mengobrol bersama sesama pekerja sampai pelanggan harus memanggilnya saat membutuhkan bantuan. c.” Tingkat kecerdasan emosional dapat menjadi penyebab dasar keberhasilan atau sebagian masalah yang dihadapi dunia bisnis dan dunia pemerintahan saat ini. Peluang mendapatkan keperayaan msyarakat menjadi hilang. dan perlunya memahami penampilan emosional kita untuk memperkuat perasaan yang mengganggu ini serta perilaku yang akan mengurangi kemajuan pribadi dan profesional.Modul Diklatpim Tingkat IV 69 70 Kecerdasan Emosional (KE) begitu sulitnya untuk seeorang mendengarkan dalam berkomunikasi? Ada beberapa alasan namun yang satu ini paling menonjol: kita tidak dapat menunggu untuk mengatakan sisi kita dari kisah itu. Pengendalian Emosional Dalam Menjalankan Tugas. b. kalau misalnya: a. Kita membaca dan mendengar tentang hal ini setiap hari dari berbagai media massa. Dinamika KE/EQ ditempat kerja Ada banyak dinamika yang terjadi di tempat kerja saat ini terutama pada saat negara dan Bangsa kita dilanda krisis ekonomi yang bersifat multi dimensi. dan keberhasilan tempat kerja hanya menerima sedikit atau bahkan tidak diperhatikan sama sekali. Pegawai Kelurahan tidak mampu. atau tidak mau menanggapi perhatian masyarakat yang datang dan memperlakukan sebagai pelanggan. Dalam dunia yang berkembang pesat tempat bentangan perhatian kita tidak terlalu luas. para ekspert sering ditanya bagaimana masalah yang tampaknya “ringan” seperti emosi ini berdampak pada keuntungan dan produktivitas jajaran bawah. Para penganjur KE/EQ menghabiskan banyak waktu menjelaskan . 1. Walau kekuatan pendorong yang paling kokoh dan sangat tersembunyi bagi perkembangan manusia. Pegawai kantor Kelurahan membiarkan saja penduduk yang merupakan pelanggannya. Petunjuk yang sedikit diketahui tentang bagaimana kita menjadi sempurna dalam kehidupan. KE/EQ dapat menjadi penentu seberapa berhasilnya atau tidak berhasilnya suatu organisasi/perusahaan atau aparatur dalam menerapkan pelayanan Prima. dan apa yang kita pikirkan. bagaimana kita merasa. misalnya: a. dan berusaha mencari peluang pelayanan di tempat lainnya. Adalah sifat alami manusia untuk selalu mengungkap kan diri kita sendiri atau untuk mengatakan kepada orang lain bagaimana menjalani kehidupan mereka. dan pentingnya peran yang dimainkannya dalam keberhasilan karier dan sosial yaitu “kecerdasan emosional. karena pelanggan menanyakan sesuatu yang mereka anggap bodoh dan menjawabnya dalam cara yang dapat merendahkan tingkat IQ pelanggan. kadang menyakitkan untuk harus berhenti dan mendengarkan apa yang orang coba katakan. Pelanggan kemudian pergi. istilah ini kepada pada menajer bisnis. Mitra kerja tidak bekerjasama saling membantu. Tanda-tanda bahwa dalam suatu organisasi tidak memiliki KE/ EQ adalah saat. B. Dalam banyak hal. Ini biasanya terjadi kalau kita tidak benar-benar berminat.

Pengalaman-pengalaman seperti ini. d. akan menjadi suatu ajang permusuhan seperti banyak kantor saat ini yang hanya berisi pertentangan/konflik. Dikarenakan tanpa kesetiaan dan kerjasama. Pegawai saling merendahkan usaha masing-masing. meningkatkan produktivitas. Ini juga dibutuhkan dalam hubungan sesama kelompok. Kerangka Berpikir Menghancurkan Dalam Hubungan Hambatan KE/EQ lainnya adalah kerangka berpikir yang menghancurkan. manipulasi. Mitra kerja menolak memahami kerja keras kelompoknya. Tidak hanya halangan ini mengakibatkan duka kepada orang lain. Ini terjadi saat kita berjuang mencapai sesuatu yang ideal agar dapat diterima oleh orang lain yang mungkin bertentangan dengan siapa sebenarnya diri kita.. berpakaian lebih baik. dan memberdayakan staf untuk bekerja lebih proaktif. Seseorang yang rnenunjukkan sikap dan perilaku hidup ini berada dalam pusaran pertentangan dan kesengsaraan diri. Ini akan menjadi akar penyebab banyak masalah dalam harga diri. atau tidak memperhatikan kebutuhan orang lain. dan menciptakan keadaan sama-sama menang. namun cenderung tidak memusatkan diri pada . Masalah-masalah inti ini menjadi dasar pembentukan kelompok. Tanpa kesetiaan dan kerjasama antar pegawai. pelayanan pelanggan. Perasaan Dan Tindakan Tidak Sehat Takut. hanya mengkritik kesalahan mereka saja.. kurangnya empati dan pertimbangan. Dalam beberapa hal wanita bersaing dengan wanita lainnya dalam menilai diri masing-masing melalui apa yang menghubungkan dirinya dengan wanita lain.. paling menyenangkan. Manajer mengumbar amarahnya dan mengeluarkan anak buahnya hanya karena membutuhkan cuti panjang. memiliki rambut indah: adalah pertanyaan yang sering diajukan kepada diri kita. Secara tradisional. Sedangkan hubungan yang jujur dan saling menghargai amat diperlukan.. cemburu. lingkungan kantor akan menjadi tidak hamonis. terpengaruh. Mitra kerja saling mempercayakan informasi hanya karena mereka merasa telah dikhianati. Rasa tertekan dan kebosanan membayang. wanita diajarkan untuk mencoba menjadi yang paling cantik. Kita tidak dapat menyangkal perasaan negatif ini menimbulkan bayangan tak terlihat dalam kehidupan kita dan seringkali menjadi nyata dalam bentuk tindakan menyimpang dan katakata menyakitkan yang dapat membuat karakter dan kepribadian kita menjadi suram.Modul Diklatpim Tingkat IV 71 72 Kecerdasan Emosional (KE) b. f. dan membenci diri adalah sedikit di antara kata-kata yang dapat menjadi halangan nyata dalam membangun KE/EQ saat terbawa dalam kehidupan melalui pikiran dan tindakan kita. intimidasi. namun juga mengurangi kadar harga diri yang kita miliki yang setiap kali kehilangan unsurnya yang berharga saat kita melakukan perilaku yang menyakitkan ini yang menyakitkan diri kita atau orang lain. semua membicarakan masalah tidak dikendalikannya emosi kita. dan paling cerdik sejauh tidak menjatuhkan kaum pria. Apakah ia lebih cantik. e. memperbaiki moral. Semua lambang luar dari status dan daya tarik. Beberapa pria memusatkan diri pada apa yang dimiliki orang lain sebagai cara meraih keberhasilan. Secara tradisional. 2. b. pria diajarkan untuk bersaing dan membuktikan kemampuan dan keberhasilannya dengan apa yang ia menangkan. c. Beberapa Hambatan dalam Membangun KE/EQ a.

dan tidak dapat menikmati rasa berkawan/ persahabatan yang biasa. mereka melakukan cara-cara intimidasi. Pesan yang dapat kita artikan dapat menjadi sangat gamblang seperti wanita melihat dirinya bersaing dengan wanita lain demi merebut gelar “siapa yang paling jujur di antara semuanya. dan di atas semua mematuhi semua keinginan istri bos. Akibatnya hal ini membuat pria ini merasa sendirian. dan merasa tidak berdaya saat bersaing dengan pria. Ini dilakukan melalui pergunjingan. teringat olehku betapa banyak dari kita tampaknya tidak cukup senang dengan kategori atau kelompok apa pun tempat orang selalu berusaha menguasai orang lain. saat suamiku masih bekerja diperusahaan besar multinasional. Persekongkolan Kecerdasan Emosional (KE) penampilan seperti yang dilakukan wanita. Para pria berkumpul di salah satu pojok dan para wanita berkelompok di sudut lainnya. cenderung mengumbar rasa iri hati dengan mencoba merendah kan harga diri orang lain. kami menghadiri suatu pesta perusahaan bagi para karyawan dan istri mereka. tegang. Persyaratan utama lainnya adalah bahwa anda harus mau mengakui dirinya sebagai pemimpin yang tidak dapat diganggu gugat. Semakin dirinya tidak tenang. Salah satu dari wanita itu adalah isteri bos. pria menggunakan kekuatan sebagai cara menguasai dan memantapkan diri dalam suatu posisi status yang telah disedia kan baginya berkat kaitan keturunan. Lebih baik kita berusaha membangun . Alih-alih dari mengungkapkannya. bersikap tidak mengancam (bagi wanita yang tidak mengetahui harga dirinya). la biasanya menyampaikan penilaian tentang betapa terasa terancamnya dirinya oleh anda. Sikap yang mengacu pada peran jenis kelamin ini terus merubah melalui gerakan yang mengarah pada persamaan. Kalau ia merasa tidak terancam maka anda dapat bergabung. Aku sangat terpesona melihat betapa serupanya suasana pengaturannya dengan pesta dansa anak sekolah lanjutan. dan cara lisan atau perbuatan yang cenderung mengurangi keyakinan dan potensi seseorang. Kerangka berpikir atau mental model seperti ini menjadi masalah kalau mereka harus bekerja untuk. Aku mengenali dua orang wanita yang sedang memperhatikan diriku dan kelihatannya saling mengobrol. kita hendaknya bertahan seperti apa adanya diri kita dan tidak tunduk pada perkawanan yang bergantung pada lambang status.Modul Diklatpim Tingkat IV 73 74 c. semakin sulit dirinya berbicara. Beberapa wanita dan bahkan pria. wanita. Dalam kebanyakan hal. atau dengan. tindakan tidak benar. dan suatu sikap memerintah untuk mengurangi kewenangan seseorang. Mereka telah memutuskan dan beberapa pertemuan sebelumnya bahwa aku tidak akan dapat memasuki klub tak resmi para istri di perusahaan ini karena aku tidak memenuhi persyaratan yang mencakup: menjadi istri yang tumbuh bersama perusahaan. namun tetap bertahan dalam banyak kalangan masyarakat dan harus terus menerus diperhatikan. Wanita cenderung menujukkan rasa tidak bahagianya kepada dirinya sendiri dengan berikap cemburu kepada yang lain. Saat telah menjadi jelas bahwa aku tidak akan terundang masuk ke dalam klubnya yang elit. Apa yang lebih jauh merumitkan hubungan ini adalah saat-saat sukar yang dihadapi pria dalam mengungkapkan perasaaannya.” atau pria menganggap citra ketangguhan dan keberhasilan (diartikan memenangkan dengan segala cara) sebagai cara membuktikan diri mereka. dan bukannya memiliki karier sendiri. Bacalah salah satu critical incidence dibawah ini: “Beberapa tahun yang lalu. Kalau ia merasa maka anda harus ke luar. Sebagai perorangan yang unik.

dan para pengikut istri bos itu menjadi merasa tidak puas bahwa tindakan mereka tidak mendapatkan tanggapan seperti yang mereka harapkan dariku.Modul Diklatpim Tingkat IV 75 76 Kecerdasan Emosional (KE) hubungan yang nyata dan berharga yang saling memberdayakan.30 pagi. menjadi semakin menjauhi normal. tersenyum dan langsung menghadapinya sambil berkata dengan penuh semangat. Hal ini hanya mengurangi diri kita sebagai wanita dan membuat kesertaan diri kita dalam kelompok kerja dan struktur sosial yang menyertainya menjadi lebih sulit dan membuat putus asa. Ia memanggil namaku dan berusaha mengatakan kepadaku tentang betapa tampannya suamiku. permainan kekuasaan. kemudian tidak muncul. Kita hendaknya bekerja dengan saling mendukung dan membangun koalisi seperti yang telah dilakukan kaum pria selama bertahun-tahun. Suamiku yang tidak tahu menahu merasa terkejut akan sikap yang terus terang ini dan kalau seandainya pintu jebakan sudah terbuka lebar. seseorang akan mencurinya dari sisiku. Sikap tidak menghargai dan tidak dapat diduga ini membuat pejabat yang lebih muda merasa tidak aman. Seorang pimpinan pria yang memegang posisi tinggi dalam suatu perusahaan sangat takut kepada pejabat perusahaan yang lebih muda. Aku berusaha tampak tenang. bosnya hanya mau kembali memperhatikan laporan sebelumnya dengan membuat satu lingkaran merah . dan dengan sengaja menetapkan acara rapat yang dimulai pukul 06. walau suhu ruangan. Untuk mempertahankan keunggulannya ia akan terus membuat bawahannya menunggu informasi yang pasti. Semua orang mulai bertepuk tangan dan tertawa. atau menggunakan usaha tidak jujur dalam lingkungan kerja untuk menangkis ancaman ini. Sang bos akan terburu-buru memanggil dan meminta informasi. dan mendukung. “suamiku sungguh luar biasa dan aku yakin apa yang baru anda katakan layak mendapatkan tepuk tangan ”. Saat pesta terus berjalan. namun kita masih memiliki bermil-mil untuk dijalani sebelum kita dapat menyingkirkan rasa iri hati dan diri kita yang mengejawantah sendiri dalam perilaku rendah. ia akan segera lenyap tanpa dapat tertolong lagi. dan ketika pejabat yang lebih muda ini kembali dengan laporan yang telah dipersiapkan dan lebih lengkap. Kita telah berjalan jauh. Sementara itu kawannya terus berdiri sambil mengamati dengan cermat untuk mengawasi kalau rencana mereka membuatku menjadi cemburu telah berjalan lancar. Rasa tidak aman dan terancam Saat pria merasa terancam mereka dapat menggunakan cara seperti intimidasi. d. aku dapat merasakan bahwa kedua wanita itu sedang menjalin persekongkolan/dan dirikulah yang menjadi sasaran utamanya. Aku berbalik. Dari pengalaman kasus dimuka kita kadang terjebak dalam perilaku kekanak-kanakan seperti dicontohkan di atas. dan betapa beruntungnya diriku berhasil mendapatkannya sekaligus mengingatkanku bahwa kalau aku tidak berhati-hati. Seperti yang aku perkirakan. Ia memutuskan menarik diriku masuk ke dalam aksinya dengan membuatku menjadi bintang pendamping. pertunjukan baru saja akan dimulai. Para pengikut istri bos menghampiri suamiku dan menyapanya dengan gerakan dan ucapan yang dilebih-lebihkan. Aku berusaha tertawa dan bercanda dengan kawankawan. Ruangan segera menjadi senyap karena orang dengan asyiknya memperhatikan apa yang sedang terjadi. Aku membuatnya terpojok pada adegannya sendiri dari pada kebalikannya yang telah ia rencanakan terhadap diriku. Ternyata semuanya telah membuat mereka kecewa”. memenuhi. atau diriku sendiri.

Bos seperti ini menggunakan usaha intimidasi dan kekuasaan untuk mengurangi dan merendahkan semangat serta potensi pegawainya dengan mengurangi kepercayaan dirinya. meminta petunjuk untuk dapat bekerja lebih baik. Cara menghadapi para bos atau kelompok yang mencoba menghancurkan semangat dan keseimbangan emosi anda adalah: " Hindari memberikan kekuatan anda kepada mereka dengan meyakinkan mereka bahwa anda tidak efektif atau mampu. " Buat catatan khusus tentang setiap diskusi yang anda lakukan untuk persiapan kalau anda membutuhkannya pada saat evaluasi. dan acapkali mencoba meyakinkan diri kita. Terlalu sering taktik seperti ini digunakan terhadap wanita dengan tambahan dimensi seperti pelecehan seksual yang kini juga dialami oleh kaum pria di tempat kerja. " Buat catatan lengkap tentang segala tindakan dan pekerjaan anda. dan bangun jembatan dengan mitra kerja lainnya. Orang yang merasa cemburu dengan bakat kita pada kenyataannya merasa lebih lemah. Seorang guru yang kukenal menceritakan kepadaku suatu kisah tentang kawannya yang cemburu dengan gelar PhD yang berhasil ia dapatkan sambil tetap bekerja sebagai guru paruh waktu. " Sempurnakan diri dalam pekerjaan anda. Kawannya. " Rahasiakan masalah anda dengan bos kecuali anda memiliki pembimbing atau rekan kerja yang dapat dipercaya. dan profesional dengan semua pegawai termasuk bos anda. " Teruslah berusaha mencari peluang baru kalau situasi anda tidak kunjung membaik. setelah mengetahui hasil yang diperolehnya. Kecemburuan Kecemburuan dapat melanda siapa saja. Jangan mengemukakannya sebagai suatu keluhan.Modul Diklatpim Tingkat IV 77 78 Kecerdasan Emosional (KE) pada bagian yang tidak jelas salahnya di mana. dan tidak mau memberikan komentar lebih lanjut. menyenangkan. potensi karier. " Selalu bersikap tetap/konsisten. berkomentar bahwa mendapatkan gelar PhD tidak sulit. sambil menyusun arsip yang terus disesuaikan. ketegasan. Hal ini membutuhkan kepercayaan diri. dan membicarakan beberapa pendapat tentang keadaan pekerjaan anda. dan juga tidak perlu pandai benar untuk mampu meraihnya. Ia sama sekali tidak mau memperhatikan laporan yang lebih baru. bahwa kita tidak cukup berharga dan bakat kita tidak bernilai. yang hanya lulus sekolah lanjutan. serta harga diri pada pegawai yang mereka anggap mengancam dirinya). dan kelihaian politik untuk menghadapi para “penyalahguna kekuasaan ini ” (orang yang menggunakan posisi dan kewenangannya dengan sengaja untuk menghancurkan kepercayaan diri. Pertanyaannya adalah kalau memang begitu mudahnya mengapa ia tidak berusaha mendapatkannya sendiri? Orang seperti ini atau yang lainnya menghabiskan waktunya seumur hidup untuk mencoba memperkecil usaha orang lain dalam usahanya . namun sebaliknya memilih memusatkan diri pada bagian yang dianggapnya salah dari laporan terdahulu. e . " Berusahalah membangun hubungan kerjasama dengan bos dengan memberikan penghormatan sepatutnya.

Televisi mengemukakan yang bersifat negatif lebih banyak daripada yang positif. seolah ia adalah yang berkuasa atau berhak menghakimi. usahanya untuk memperkuat dirinya sendiri. Pengkondisian Negatif/Samar Pengkondisian kecil-kecilan yang bersifat negatif terus terjadi di sekeliling kita. di mana adanya peraturan tentang perilaku diberlakukan. orang yang tersesuaikan dengan baik dalam sebuah acara obrolan? Atau berapa banyak peran contoh yang kita akui yang memiliki kehidupan yang dapat memperkaya bagi diri mereka dan orang lain? Sayangnya tidak begitu banyak. Sikapnya yang merendahkan dan terlihat sangat yakin dimaksudkan untuk mengurangi semangat dan kepercayaan diriku. suatu tinjauan lengkap dan terinci tentang apa yang akan terjadi kalau kita berlaku buruk dan imbalan apa yang akan kita dapatkan kalau kita berlaku baik. Gunjingan Banyak orang senang bergunjing. Kalau terlanjur terlalu jauh hal ini akan menghancurkan. berapa banyak yang senang. Beberapa orang dapat menjadi sangat licik dalam usahanya untuk menghalangi usaha kita. Hal ini dapat membuat lingkungan menjadi canggung dan menjadi tidak nyaman untuk bekerja dan hendaknya tidak ditoleransi sama sekali. dan tidak ada manfaatnya dalam meningkatkan potensi. Ada perbedaan antara menerima informasi yang mungkin bermanfaat bagi anda dan menerima informasi yang dimaksudkan untuk melukai atau menghancurkan reputasi seseorang. membuatku meragukan kemampuan sendiri. Ini bukan suatu pertanyaan yang bersifat menyerang. Aku teringat pada seorang pria yang terus bertanya kepadaku. Walau banyak di antara kita yang tidak mau mengakuinya. . kepercayaan seperti apa yang aku miliki dalam menulis suatu buku. dan mengurangi kekuatan pribadi kita dalam. atau harus menanggungnya sendiri. dan dapat memasuki psikis kalau kita tidak menyadarinya. namun cara atau sikap lebih berkuasa yang ditunjukkannya dalam bertanya. dan tidak produktif untuk mengembangkan emosi. Apa yang tidak ia sadari. Aku pernah mendengar orang membenarkan hal ini dengan menyatakan. bahwa ini hanyalah salah satu sifat alami manusia. g. Aku ragu berapa banyak bintang yang membuat kita iri bersedia bertukar tempat dengan orang biasa? Ketika aku berkata kepada kawanku bahwa begitu banyak acara obrolan yang berisikan tentang masalah ketidakbahagiaan atau pribadi sakit syaraf. padahal aku hanya memerlukan waktu tiga bulan untuk menyelesaikannya. Ia berusaha menginterogasi diriku tentang prinsipprinsip yang aku gunakan dalam menulis dan mengapa membutuhkan waktu begitu lama bagi diriku untuk menyelesaikannya. Apa yang terjadi kalau kita ikut-ikutan melakukan eksploitasi penuh kebengisan akan kehidupan dan masalah orang lain. Orang yang kita bangga-banggakan dalam industri hiburan ternyata memiliki masalah yang sama banyaknya dengan diri kita sendiri. bahwa kita tidak pernah bercermin diri dan tidak mau berhadapan dengan masalah yang kita ciptakan sendiri. terutama karena ia tidak pernah menulis apa pun. Ikut-ikutan bergunjing hanyalah menghabiskan waktu.Modul Diklatpim Tingkat IV 79 80 Kecerdasan Emosional (KE) menempatkan dirinya sendiri lebih tinggi. Gunjingan dalam bentuk apapun adalah menghancurkan. Bahkan di sekolah. aku akhirnya mendapatkan suatu contoh yang dapat aku gunakan mengisi bukuku! f. Contohnya. ia menjawab.

apakah bersifat pribadi atau profesional. namun bahkan juga memintanya terjadi. Membiarkan diri kita merasakan dukanya dan berusaha mengatasinya adalah positif. krisis keluarga dan kemunduran karier tanpa kadang menjadi takut atau marah. dan memperbaiki diri. h. Kalau kita yakin bahwa diri kita berharga dan bernilai. Kaidah-kaidah ini memberi kita suatu patokan ujian (benchmark) untuk menilai kemajuan kita dalam membangun KE/EQ ditempat kerja. dan rasa duka terkandung suatu peluang untuk tumbuh. Tidak Membiarkan Sesuatu Berlalu Membiarkan sesuatu berlau merupakan salah satu ciri berpikir linear. Suatu kegagalan. Enam Kaidah Keberhasilan KE/EQ Segalanya dalam kehidupan memiliki arti dan petunjuk bagaimana mengerahkan dan mencapai keberhasilan. dan kadang terbutakan saat berhadapan dengan kekecewaan dalam hidup. namun kita juga memberikan kesempatan kepada diri kita untuk terus maju dengan penuh optimisme dan harga diri. dapat berbalik menjadi pengalaman yang positif kalau kita dengan sadar berusaha untuk bersikap kreatif dalam pemikiran. Masalahnya akan memuncak kalau kita tidak dapat atau tidak ingin melepaskannya. adalah bahwa mereka telah mengerahkan ketrampilan dalam diri mereka untuk membantu mereka melalui masa-masa penuh kesulitan. Mereka tidak terlalu kritis terhadap diri mereka sendiri. 3. dan orang akan berhenti menyaksikan acara ini kalau yang menjadi perhatian adalah masalah-masalah yang positif. kekecewaan.” Ini menggambarkan lebih jauh bahwa kita terkondisikan tidak hanya terhadap pengharapan yang bersifat negatif. . kita membiarkan diri kita merasa terluka dan tertekan atas suatu keadaan. Satu perbedaan penting antara orang yang mencapai keberhasilan pribadi dalam hidup dari mereka yang tidak. Beberapa orang menyebutnya kode. dan dapat dibersihkan. penting untuk mengungkapkan perasaan dan tidak memendamnya dalam diri. hal ini penting dalam menciptakan panduan atau kaidah saat anda terus maju meraih pertumbuhan pribadi apapun Kecerdasan Emosional menyarankan kaidah dasar tertentu sebelum mulai mengembangkan ketrampilan kognitif. dan menganalisa cara yang dapat kita petik dari setiap kekurangan daripada membiarkannya atau menyerah saja. Dalam setiap kekurangan. ini akan menciptakan sesuatu yang meringankan dalam suasana yang tertekan sehingga hal ini tidak akan sampai melahap kita bulat-bulat. atau berpurapura tidak ada. Kita dapat merasakan semacam pembebasan kalau kita menggabungkan sisi emosional dengan sisi pemikiran untuk membantu menciptakan keseimbangan dalam pandangan kita. Sukar untuk menghadapi kekacauan pribadi dalam hubungan. dan perilaku yang penting untuk mengelola diri dengan lebih efektif. lainnya menamakannya persyaratan atau proses.Modul Diklatpim Tingkat IV 81 82 Kecerdasan Emosional (KE) “tingkat kesukaan (rating) pemirsa akan menurun. Bahkan seseorang dengan harga diri dan kecerdasan emosional yang tinggi akan menjadi tertekan. atau mendendam kepada orang yang telah menghancurkan hidup mereka. emosional. Merasa tertekan dalam suatu jangka waktu tertentu adalah wajar. Namun apapun namanya. atau sama dengan tidak membiarkan diri kita maju. Walau demikian.

Walau demikian. Tidak ada yang sempurna. kecerdasan dan pengetahuan adalah penting dalam pasar global berteknologi tinggi dan dikuasai oleh informasi. Namun bagi masalah emosional yang kurang kuat kita dapat mengatasinya sendiri. IQ TIDAK DAPAT DIUBAH. dan kemampuan memecahkan pertentangan dengan harmonis adalah cara-cara yang penting untuk menjadi cerdik. tidak akan menghasilkan penjualan kalau KE/EQ mereka tidak setinggi atau lebih tinggi daripada IQ mereka. hanya kenyataan tanpa perasaan. kecerdasan tanpa empati atau kesadaran akan diri kita sendiri serta orang lainnya membuat diri kita sama saja dengan komputer. tidak peduli seberapa cemerlangnya. dan dengan bantuan keluarga atau kawan yang dapat dipercaya.Modul Diklatpim Tingkat IV 83 84 KAIDAH 3 Kecerdasan Emosional (KE) KAIDAH 1 ADA LEBIH BANYAK CARA MENJADI CERDIK DARI PADA MELALUI KECERDASAN Mengetahui bagaimana menghadapi orang. Manusia adalah lebih peka dan membututuhkan lebih banyak keterkaitan daripada hanya pemrosesan dan pemilihan data. Kita dapat tumbuh dan mengembangkan ketrampilan serta sikap untuk membawa kita jauh-jauh dalam kehidupan. . memiliki ketrampilan antar pribadi (Interpersonal). Setiap orang memiliki aspek emosi dalam pengolahan pribadinya yang butuh perbaikan. Kita dapat bersikap proaktif dan mencari bantuan profesional untuk mencari jalan diantara pertentangan emosional. Banyak orang yang berhasil tidak harus memiliki IQ yang tinggi. Kenyataan bahwa kita dapat memprogram ulang otak kita dan mempelajari kebiasan baru harus didorong. tingkatan KE/EQ kita tidak berkaitan dengan takdir. Hal ini mengharuskan orang lebih menyesuaikan diri dengan kebutuhan perorangan selain kebutuhan mereka sendiri. dan bagaimana kita merasa. Pelanggan sangat memperhatikan mutu produk namun lebih berminat pada cara mereka diperlakukan sebagai pelanggan. membentuk hubungan penuh arti. apa yang kita pikirkan. Kita tidak perlu hidup dengan emosi dan perilaku menghambat diri. Orang dengan KE/EQ tinggi memiliki kemauan dan hasrat untuk meraihnya dalam dunia profesional dan pribadinya. KAIDAH 4 PEMAHAMAN DIRI DAN HASRAT BAGI PERTUM BUHAN PRIBADI ADALAH LANGKAH PERTAMA MENUJU PENGEMBANGAN KE/EQ Sebelum kita dapat memulai program pengembangan pribadi atau arah perubahan manapun kita harus memiliki pengertian tentang siapa kita. NAMUN EQ DAPAT MENJADI SEMAKIN BAIK Berita yang menarik adalah walau IQ kita telah ditetapkan sejak lahir dan tidak dapat diubah. semakin cerdik kita dalam KE/ EQ semakin besar peluang kita mencapai tujuan kita. dan untuk meng hadapi tantangan kehidupan secara konstruktif dan efektif. dan menjadi bahagia. sembrono. Pegawai yang tidak santun. KAIDAH 2 KE/EQ ANDA LEBIH PENTING DARIPADA IQ ANDA KARENA INILAH YANG MENENTUKAN KEBERHASILAN ANDA DALAM KEHIDUPAN Keterampilan. Apa yang perlu mereka miliki adalah kemampuan untuk berhubungan dengan orang secara efektif. masa bodoh dan acuh tak acuh. Dalam kepemimpinan atau hubungan antar manusia manapun ditempat kerja. Memotivasi diri adalah kunci keberhasilan dan merupakan alat yang penting saat mencoba mengatasi berbagai halangan.

manajer. nilai. Etika profesi. maka julukan dan gelar tidak akan menjadi masalah. dan bukan karena mereka berada di posisi tertentu atau termasuk dalam golongan yang berkuasa. dan pelanggan saling berhubungan dalam situasi kerja. Memiliki hasrat melakukan sesuatu dengan lebih baik. KAIDAH 5 EMOSI MEMILIKI KECERDASAN Sepanjang pengalaman kita yang banyak. Ini tentu tidak mungkin. Tidak peduli seberapa banyak kebijaksanaan menyatakan bahwa kita hendaknya saling mempercayai dan membantu. Maksud dan motif adalah bersifat sebagai lambang saat mengamati bagaimana pegawai. kecuali toko itu memang menjualnya. dan tidak memiliki arti dalam usaha kita mencari pengetahuan. Pernyataan suatu maksud organisasi tidak berkaitan dengan apa yang sedang terjadi ada kesenjangan antara teori yang didengungkan “Espoused theory” dengan “theory in action”. Emosi pada waktu yang lalu bahkan dianggap tidak diberi tempat dalam dunia bisnis maupun pemerintahan. misalnya mengurangi berat badan. 3.Modul Diklatpim Tingkat IV 85 86 Kecerdasan Emosional (KE) Kita harus mampu mengakui dan mengenali emosi. Pertanyaan yang harus dicari jawabnya dalam memahami KE/ EQ hendaknya termasuk: " Apakah mereka saling memperhatikan sebagai seseorang yang bermartabat dan berperadaban? " Apakah mereka saling menghargai sebagai seseorang ditempat kerja apakah hanya diberlakukan sebagai nomor/ NIP sehingga kesehatan mental mereka terganggu? " Apakah mereka berkemauan saling membantu sebagai seseorang? Kalau jawabannya “ya”. menindas potensi mendapatkan situasi sama-sama menang dalam kehidupan kantor. Ini tentunya tidak benar lagi. Emosi adalah perasaan bersama dengan fungsi-fungsi jiwa yang lain seperti yang telah dikemukakan dimuka adalah inti dari tempat kerja dan dapat menjadi penyebab kegagalan atau keberhasilan dalam banyak usaha melakukan perubahan ditempat kerja. dan memahami penyebab dan perasaan kita agar dapat meng hadapinya secara efektif. Setiap orang harus dihargai karena mereka adalah manusia. semua ini hanyalah kata-kata belaka kecuali inti dari lingkungan kerja didasarkan pada saling . Hasrat kita memusatkan pikiran kita menuju hasil akhir. lakukanlah. Pergilah ke toko yang sesuai atau tempat yang benar yang diketahui saat anda merasa emosi. 1. dan berlatih terus menerus. Penghargaan seringkali diberikan menurut seberapa tingginya anda berada dalam kerangka perusahaan. Bangkitlah dan lakukan. kita mengetahui bahwa emosi adalah sesuatu yang lembut dan tidak dapat dipahami. visi pribadi dan visi organisasi dan tugas adalah semua istilah yang mengandung muatan emosi didalamnya. Ini adalah seperti membeli gaun selera tinggi. Perubahan berarti bertindak. 2. amati kemajuannya. tentukan sumber daya yang diperlukan. namun kita berada di toko swalayan. Hal ini. Kembangkan rencana. Terlalu sering pegawai memandang hal-hal ini sebagai ungkapan kosong dari pihak manajemen serta pimpinan karena kurangnya hal-hal nyata atas apa yang terjadi dalam banyak lingkungan kerja. petakan arah tindakan. namun tidak pernah mau bangkit dari sofa kita atau mengusahakan perubahan. Sayangnya hal ini tidak seperti biasanya. Seringkali kita berharap untuk berubah.

takut. Namun satu hal adalah pasti. Kita harus mengabdikan hidup kita untuk mempelajari cara baru yang lebih baik dalam berperilaku dan berfungsi lebih efektif. Emotional Inteligence (Kecerdasan Emosional) membicarakan bagaimana pikiran emosional dapat benar-benar menghambat informasi sebelum memasuki pikiran yang digunakan untuk berpikir dan mengakibatkan adanya pembajakan emosi sebelum pikiran berkesempatan melakukan penafsiran yang tepat dan mengambil keputusan. namun kurang memiliki mutu dalam diri bagi keberhasilan pribadi. Untuk menguasai kaidah ini adalah dengan mempelajari teknik pengelolaan diri yang dibicarakan dalam modul ini. dan setelah diri mereka mereda akan menyesali apa yang telah mereka lakukan. negara. atau rekan yang tidak mau bekerjasama sebagai suatu peluang untuk menerapkan ketrampilan KE/EQ kita. status ekonomi. Ada kebahagiaan dan keyakinan dalam mengetahui bahwa anda bekerja demi kebaikan anda sendiri. perencanaan. dan kurangnya sinergi yang akan mengakibatkan kegagalan bagi perusahaan manapun. Para ahli memerlukan waktu berlatih + 5000 jam untuk menjadi mahir dalam bidang profesionalnya. Bahkan setelah kita mengembangkan KE/EQ akan ada perubahan terus menerus saat kita berhubungan dengan orang-orang yang tidak mampu mengendalian emosinya secara tepat. dan mewujudkan suatu peran model yang dapat diikuti oleh yang lainnya. Ini bukannya penyembuhan kilat atau penanaman modal jangka pendek. petugas kebersihan. Akibatnya mereka akan berlaku sebagai ukuran ujian bagi kemajuan diri kita. akan ada potensi untuk menjadi salah mengerti.. Posisi dalam hidup. Banyak para sekretaris. dan main adalah umum. menunjukkan kemampuan KE/EQ yang tinggi dan pengaruh mereka lebih kuat daripada orang-orang yang menempati posisi tinggi dalam masyarakat. dan kejujuran yang terus menerus. Ungkapan emosi dan perasaan dapat memiliki berbagai bentuk menurut budaya. menyembunyikan sesuatu. sendiri adalah salah satu dari usaha yang paling berat yang harus kita lakukan.. Adalah produktif Untuk menganggap bahwa bekerja bersama bos yang sulit. atau bahkan usia tidak menghambat seseorang menjadi pimpinan.Modul Diklatpim Tingkat IV 87 88 Kecerdasan Emosional (KE) menghargai. tiupkan. marah. dan tidak setia. Menghadapi diri . Kita mungkin pernah mendengar istilah-istilah seperti: tembakan senjata. Pengembangan emosi bukan sesuatu yang dapat terjadi dalam semalam tetapi sebagai bagian dari disiplin Personal Mastery memerlukan latihan yang terus menerus. senang. menghormati dan mempercayai. menjadi tidak bahagia. maka hal ini akan berlangsung seumur hidup. ledakkan. kerja keras. pengalaman. Banyak tanda-tanda jalanan disepanjang perjalanan yang dapat anda gunakan sebagai KAIDAH 6 PENGEMBANGAN KE/EQ ADALAH USAHA SEUMUR HIDUP Pengembangan KE/EQ mengharuskan latihan yang intensif. kehilangan kendali. Buku Dr Daniel Goleman. cinta. Begitu anda menapak di atas jalan pengembangan KE/EQ. bersalah. Kalau orang tidak bekerja dalam lingkungan yang harmonis.. dan bahkan di antara perorangan. semua ini menunjukkan seseorang yang tidak dapat mengendalikan tabiatnya dan bertindak dalam cara yang berbahaya. Beberapa dari kita membutuhkan waktu bertahun-tahun + 5000 jam untuk mengembangkan kebiasaan baru. mengganti yang lama dan menanamkannya dalam kebiasaan. ketabahan. kebencian. ketidakbahagiaan.

C. Pola Pikir: manusia akan dapat mengubah cara berpikirnya dengan cara mempelajari informasi. Sebaliknya banyak orang yang menderita sebab hasil keputusan itu kurang mendapat pertimbangan. biasanya merendahkan nilai usahanya sendiri. Yaitu dengan mengembangkan dan mempertahankan keterampilan kecerdasan emosional melalui 4 (empat) hal: 1. maka godaan untuk makan akan senantiasa menggangu jika anda tidak memiliki motivasi yang kuat untuk mengarahkan diri sehingga mencapai tujuan. 2. kita tetap tidak dapat meraihnya tanpa memiliki kecenderungan sikap yang akhirnya memancarkan keyakinan. lalu rumuskan tujuan. Optimisme itu hebat pengaruhnya. Patricia Patton dalam EQ pengembangan sukses lebih bermakna (2002). Manusia menyukai orang yang memiliki pandangan terang yang dapat melampaui batu sandungan yang ada dihadapannya. Kiat untuk Mengembangkan dan Mempertahan kan Ketrampilan Kecerdasan Emosional. Tanpa keterbukaan dan penghargaan atas usaha mem-perkaya diri tersebut maka anda akan tetap terperangkap pada cara berpikir yang lama. Kita harus menemukan terlebih dahulu alasan mengapa harus berubah. Hal yang sama juga diperlukan dalam usaha mengasah kecerdasan emosi. menerima ultimatum dan keadaan yang senantiasa beruubah-ubah. Seberapapun besarnya keinginan untuk menjadi lebih kuat dan efektif. Proses ini mungkin akan sangat menyiksa. namun hal ini bisa berubah menjadi sulit ketika kita berusaha mengubah kebiasaan kita atau mengubah cara kita mengarahkan diri kita. kita diajari untuk tidak emosional sebab hal itu akan menyumbat daya nalar kita. . dan buatlah rencana kegiatan yang terpusat pada hasil akhir. terpuruk dalam kegagalan. Satu dilema utama pegawai di tempat kerja adalah cara menjembatani antara penggunaan pikiran dan hati mereka. Orang yang ragu-ragu terhadap suatu perubahan. Sikap optimis melahirkan kepercaya an diri yang dapat kita gunakan untuk meraih tujuan dalam mengatur diri. Optimisme: sikap optimis sangat diperlukan dalam usaha membangun kecerdasan emosional. Empati: membangun kecerdasan emosional juga meliputi perhatian terhadap perasaan orang lain dan pemahaman atas kebutuhannya. Perhatikanlah semuanya dan manfaatkan petunjuk tersebut di saat yang tepat untuk mengembangkan kreativitas dan imajinasi dalam konteks tugas anda. menghadapi hasil-hasil yang negatif. Dalam membuat suatu keputusan. Sikap meruapakan unsur penting dalam usaha perbaikan diri. kejam dan bersifat merusak. Contoh: Ketika anda berusaha diet. 3. Dalam hal ini tujuan utama adalah bagaimana menggabungkan sensitivitas anda dan juga tidak meninggalkan penalaran anda hasilnya akan menakjubkan. Memang kedengarannya sangat sederhana. harus mengendalikan dorongan kita untuk bertindak dan berpikir dengan cara yang lebih baik. karena kita diharuskan bertingkah laku secara berbeda. Perubahan seharusnya dapat dilakukan dengan mudah jika memulainya dengan melihat bahwa anda sebagai orang yang fleksibel dan senantiasa berkembang. dan juga kesadaran diri ”. mengatakan bahwa: “Kecerdasan emosional memerlukan ketrampilan yang dapat membentuk kebiasaan-kebiasaan yang berguna dalam mencapai keberhasilan pribadi.Modul Diklatpim Tingkat IV 89 90 Kecerdasan Emosional (KE) petunjuk yang bermanfaat. Sikap optimis memberi kita semangat yang akhirnya menghasilkan stamina untuk mencapai kecerdasan emosional.

Modul Diklatpim Tingkat IV

91

92

Kecerdasan Emosional (KE)

4. Teknik: pola pikir digabungkan dengan empati dan sikap optimisme, dapat membantu menemukan cara-cara yang dapat dilakukan untuk memulai suatu perubahan. Teknik ini dimulai dengan penggunaan waktu untuk memahami perubahan emosi, dan mengapa anda berkembang dengan temperamen anda sekarang ini. Selanjutnya cobalah untuk menentukan respon (reaksi) yang lebih baik terhadap situasi dan orang lain. Kemudian cobalah berlatih untuk merespon secara lebih baik dengan bantuan orang lain. Masalahnya bukanlah cara memahami emosi itu sendiri, tetapi cara kita mengendalikannya di saat kita sedang emosi. Ada 4 (empat) hal yang dapat kita lakukan jika hal ini terjadi: a. Cermatilah dengan segera emosi yang sedang anda rasakan. Pikirkan mengapa anda merasakan hal ini dan apakah hal tersebut memerlukan respon pada tingkatan itu. Ini akan mengubah emosi dan memberikan kesempatan yang lebih besar kepada pikiran untuk menganalisis situasi. b. Tarik diri anda dari hadapan orang lain ataupun kejadian yang memungkinkan anda untuk menenangkan diri dan menilai kembali apa yang anda rasakan dan lakukan. c. Tunjukkan empati kepada orang lain. Hal ini sulit dilakukan khususnya ketika kita dalam keadaan marah atau susah. Tetapi jika mencoba memikirkan akibat perkataan atau tindakan anda terhadap orang lain, maka anda dapat mengalihkan perhatian dari perasaan anda sendiri. d. Berhati-hatilah bahwa pembicaraan pribadi atau suara hati anda tidak dipenuhi dengan emosi yang merupakan hasil citra dan perspektif yang tidak benar. Mengatakan hal semacam ini, “Mereka mengira saya bodoh” atau “apa untungnya jika saya melepasnya tanpa bekelahi” atau mempercayai bahwa orang lain lebih kuat sebab meraka dapat mengalahkan harga diri anda, hal ini akan merusak diri anda. Kekuatan tidak muncul dari hilangnya kesabaran atau tingkah laku yang tidak produktif. Tetapi kekuatan berasal dari

keterampilan anda untuk mengendalikan emosi secara efektif dan menciptakan situasi menang-menang (win-win situation).

D. Beberapa Pengertian dari Skala Emosi:
1. Kesadaran Diri Emosi Berhubungan dengan pemahaman diri, baik kelebihan maupun kekurangannya, diperlukan untuk pengendalian diri dalam menghadapi masalah maupun orang lain. 2. Ekspresi Emosi Berhubungan dengan kemampuan diri untuk mengungkapkan perasaan kita, agar mudah dipahami oleh orang lain. 3. Kesadaran Emosi Terhadap Orang Lain Berhubungan dengan kemampuan mengelola perasaan sendiri untuk berempati terhadap orang lain. 4. Intentionalitas Berhubungan dengan ketekunan melakukan tugas hingga tuntas, yang diperlukan untuk mencapai kualitas kerja organisasi. 5. Kreativitas Berhubungan dengan kemampuan mengekspresikan kreativitasnya yang dipakai untuk mendukung tugasnya. 6. Ketangguhan Berhubungan dengan kemampuan menerima dan mengatasi masalah, yang dapat diterapkan dalam mengatasi konflik dalam organisasi. 7. Hubungan Antar Pribadi Berhubungan dengan kemampuan beradaptasi dan toleransi dengan situasi baru serta nilai-nilai baru.

Modul Diklatpim Tingkat IV

93

Kecerdasan Emosional (KE)

8.

Ketidakpuasan Konstruktif Berhubungan dengan kemampuan individu berperan dalam mengatasi ketidakpuasan di lingkungan organisasi.

BAB VI PENUTUP

9. Belas Kasihan Berhubungan dengan kepekaan diri terhadap segala situasi yang memerlukan perhatian kita sebagai individu dan bagian dari organisasi. 10. Sudut Pandang Berhubungan dengan kemampuan berpikir positif dalam menghadapi kenyataan yang dihadapinya 11. Intuisi Berhubungan dengan cara berpikir jauh ke depan melampaui pemikiran orang lain saat ini, dengan mengandalkan analisa dan keyakinan diri. 12. Radius Kepercayaan Berhubungan dengan kemampuan kita untuk dapat dipercaya dan mempercayai orang lain. organisasi pada hakekatnya memerlukan adanya saling percaya diantara anggotanya. 13. Daya Pribadi Berhubungan dengan rasa keyakinan diri untuk bertanggung jawab terhadap apa yang dipikirkan serta apa yang dilakukannya 14. Integritas Berhubungan dengan adanya kesatuan dalam diri antara tanggung jawab dengan nilai-nilai diri, yang diperlukan oleh organisasi untuk menumbuhkan keberanian mengambil resiko dari tanggung jawab yang diembannya. Keberhasilan/sukses seseorang dalam kehidupan bermasyarakat/ organisasi pada dasarnya ditentukan oleh berbagai faktor kecerdasan secara bersama-sama termasuk kecerdasan emosional.

A. Latihan
1. Lakukan identifikasi permasalahan emosional yang terjadi ditempat kerja masing-masing; 2. Diskusikan dalam kelompok kecil membahas strategi yang dapat ditempuh untuk mengatasi permasalahan-permasalahan yang terjadi ditempat kerja tersebut. 3. Cari kiat-kiat untuk dapat mengembangkan dan mempertahankan keterampilan dalam menerapkan kecerdasan emosional.

B. Tindak Lanjut
Mengkoordinasikan semua panca indera kita agar bekerja untuk memproses informasi yang datang dari luar dengan mental model adalah merupakan suatu tim dalam diri kita yang dapat kita optimalkan secara luas bisa untuk menghasilkan perubahan atau peningkatan harga diri, pengendalian diri, keyakinan diri dan terutama kematangan emosi kita.

94

Modul Diklatpim Tingkat IV

95

96

Kecerdasan Emosional (KE)

K U E S I O N E R*)

PETA SITUASI SAAT INI Skala 1 : Peristiwa Dalam Hidup
Pikirkan tentang..., tahun yang lain Tidak Untuk tiap peristiwa kerja atau pribadi berpeyang tercantum di bawah, beri nilai S a n g a t Sedang Sedikit ngaruh/ seberapa besar peran masing-masing Besar tidak sebagai sumber rasa tertekan anda terjadi Dipecat, diberhentikan, keluar, atau pensiun Pekerjaan baru atau majikan baru. Pekerjaan jenis baru. Penciutan atau reorganisasi di perusahaan saya. Beberapa perubahan lain di pekerjaan yg tidak tersebut diatas, namun menyebabkan rasa tertekan. Rugi finansial atau berkurangnya pendapatan. Kematian seorang teman dekat atau anggota keluarga. Pindah atau relokasi. Berpisah atau bercerai. Menikah. Membeli rumah baru. Menjadi korban kejahatan. Kelahiran bayi, adopsi, kehadiran anak tiri, atau orang lain dalam keluarga. Keterlibatan dalam perkara hukum. Sakit atau cedera serius pada diri sendiri. Sakit atau cedera serius pada teman dekat atau anggota keluarga. Bertambahnya tanggungjawab merawat anggota keluarga yang jompo atau cacat. Beberapa perubahan lain yang tidak tersebut diatas, namun menyebabkan rasa tertekan. 3 3 3 3 3 2 2 2 2 2 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0

No.

Kuesioner EQ MAPTM akan membantu Anda dalam mengukur berbagai komponen yang berkaitan dengan kompetensi-kompetensi yang menyatu dengannya

1. 2. 3. 4. 5.

Petunjuk Pengisian Kuesioner 1. Isilah identitas Anda pada ternpat yang disediakan. 2. Bacalah petunjuk pada masing-masing kolom skala. 3. Isilah setiap skala dengan melingkari angka yang tersedia ( 3,2,1,0 ). 4. Jawablah secara berurutan seperti yang tampak. 5. Disediakan waktu 30 menit untuk mengisi 21 skala kuesioner. 6. Kerjakan dengan secepat dan sejujur mungkin. 7. Selamat mengerjakan.

6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18.

3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3

2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2

1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

Peserta Diklat Pim IV ......................................... Angkatan :,................. Nama :............................................ JenisKelamin :.......... Usia :.......th Pekerjaan ....................... UnitKerja ................................................. Alamat kantor :..............,.......,.............................., .Kode Pos.............. No. Telp. Rumah : ..................., Kantor. ................, HP................... Tanggal Pengisian Kuesioner. .............................

*) Untuk keperluan pembelajaran Diklat. Kuesioner disadur dari kuesioner pada buku “Executive EQ: Kecerdasan Emosional dalam Kepemimpinan dan Organisasi”. Karangan Robert Cooper dan Amywan Syawaf. Widyaiswara dapat menggunakan instrumen lainnya yang relevan dengan pembelajaran.

Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian

0-2 (OPT)

3-7 (IST)

8 - 15 (REN)

16 - 54 (PW)

No. 3. Merasa menjadi orang yang tak berguna dan tak sanggup menyelesaikan apapun. Kesepian atau kurangnya keakraban. Pemantauan terus menerus atas kinerja oleh manajemen. 3. 13. Kebijakan pengangkatan dan atau promosi yang berdasarkan pilih kasih atau ketidak adilan dipekerjaan. 5..42 (PW) Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 0-6 (OPT) 7 . Konflik dengan rekan atau pasangan. 8. Bertambahnya tanggung jawab merawat anggota keluarga yang jompo atau cacat. 4. Masalah kesuburan atau reproduksi. Pengakuan atau penghargaan untuk pekerjaan saya. Kontrol atas beben kerja saya Kurangnya keluwesan ditempat kerja untuk menangani situasi darurat keluarga dan atau pribadi. Lingkungan yg berbahaya atau tdk aman. bulan yang lalu Tidak Untuk tiap tekanan pribadi yang terberpeS a n g a t cantum di bawah. 14. Konflik atau frustasi dalam urusan seksual. Membesarkan anak. saudara sekandung. Pikirkan tentang. 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 0-2 (OPT) 3-7 (IST) 8 . 3 2 1 0 9. Menurunnya kesehatan pribadi. 15. Tekanan dari tenggat waktu yang mendesak pada pekerjaan saya. 6. 14. bulan yang lalu Tidak Untuk tiap tekanan pekerjaan yang berpetercantum di bawah. ipar). beri nilai seberapa Sedang Sedikit ngaruh/ peran masing-masing sebagai sumber Besar tidak rasa tertekan anda terjadi Kesulitan keuangan. Tidak cukup waktu untuk diluangkan bersama orang-orang terdekat dgn saya. 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1..14 (REN) 15 . 2. 2. Fleksibelitas jam kerja. Konflik antara pekerjaan dan keluarga... 12. 11. 11. 8.. Hubungan dengan anggota keluarga dekat (orangtua. 10.13 (IST) 14-20 (REN) 21-51 (PW) . 4. 7.. Keamanan Pekerjaan Hubungan dengan atasan langsung Bergesernya prioritas pada pekerjaan Terlalu banyak pekerjaan. Perjalanan yang jauh ketempat kerja. 13. 7. 3 3 3 3 3 3 2 2 2 2 2 2 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0 1.Modul Diklatpim Tingkat IV 97 98 Skala 3 : Tekanan Masalah Pribadi Kecerdasan Emosional (KE) Skala 2 : Tekanan Pekerjaan Pikirkan tentang. 9. Bermasalah dalam hal urusan rumah tangga sehari-hari. Berpisah dari pasangan. 10. 12.S a n g a t Sedang Sedikit ngaruh/ rapa peran masing-masing sebagai Besar tidak sumber rasa tertekan anda terjadi No. Hilangnya komitmen untuk bekerja. Pekerjaannya membosankan atau tidak menarik. beri nilai sebe. 5 6.

Orang yang sering menunjukkan emosi 9. Saya membiarkan orang lain tahu bila mereka kerja dengan baik. 1. Saya sering ingin menjadi orang lain. Dalam interaksi dengan orang lain. 5.. Saya memperhatikan keadaan fisik saya. Saya membiarkan orang lain tahu apabila ada perasaan yang tidak enak yang mengganggu pekerjaan kami. Saya menikmati kehidupan emosi saya 8.Modul Diklatpim Tingkat IV 99 100 Skala 5 : Ekspresi Emosi Untuk tiap pernyataan di bawah. 10. beri nilai seberapa baik ini menggambar kan pikiran atau perasaan anda tentang diri sendiri saat ini Kecerdasan Emosional (KE) BAGIAN II KETERAMPILAN EMOSI Skala 4 : Kesadaran . beri nilai seberapa baik ini menggambar kan pikiran atau perasaan anda tentang diri sendiri saat ini Ini menggambarkan saya dengan : B a i k C u k u p Sedikit Sekali Baik Tidak sama sekali Ini menggambarkan saya dengan : B a i k C u k u p Sedikit Sekali Baik Tidak sama sekali 0 0 0 0 No. Saya bisa mengatakan kapan saya menjadi marah. 8. diri Emosi Untuk tiap pernyataan di bawah. Saya mengungkapkan emosi saya meskipun emosi itu negatif. Saya telah belajar banyak tentang diri sendiri dengan mendengarkan perasan saya. Bila saya sedih. Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 3 3 3 3 3 0 3 0 0 3 3 2 2 2 2 2 1 2 1 1 2 2 1 1 1 1 1 2 1 2 2 1 1 0 0 0 0 0 3 0 3 3 0 0 4. 11. Saya akan melakukan apa saja agar tampak tidak tolol di depan teman-teman saya. 2. 6. 2. Saya sadar tentang perasaan saya hampir sepanjang waktu. 3. Saya cenderung menghakimi diri sendiri 7. 1. saya dapat merasakan perasaan mereka.. Saya dapat menyebutkan perasaan saya. 9. 5. Teman dekat saya akan mengatakan bahwa saya mengungkapkan penghargaan terhadap mereka. Saya membiarkan orang lain tahu tentang yang saya inginkan dan butuhkan. 7. 6. No. Saya menyimpan perasaan bagi saya sendiri. 3. Saya sulit meminta tolong kepada orang lain saat saya memerlukan bantuan. Saya menerima perasaan saya sebagamana adanya. 3 3 3 3 2 2 2 2 1 1 1 1 0 3 1 2 2 1 3 0 0 3 0 1 2 1 2 1 2 3 0 3 Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 27-20 (OPT) 19-17 (IST) 16-13 (REN) 12-0 (PW) 33-29 (OPT) 28-24 (IST) 23-19 (REN) 18-0 (PW) . 4. saya tahu alasannya. untuk memahami perasaan-perasaan saya.

.. 4. Saya dapat mengetahui apabila orang yang dekat dengan saya sedang kesal. 0 3 3 3 3 3 0 0 1 2 2 2 2 2 1 1 2 1 1 1 1 1 2 2 3 0 0 0 0 0 3 3 Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 39-28 (OPT) 27-22 (IST) 21-15 14-0 (REN) (PW) Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 42-33 (OPT) 32-27 (IST) 26-21 20-0 (REN) (PW) . Saya dapat merasakan suasana hati suatu kelompok. ketika saya masuk kedalam suatu ruangan. Saya berpikir tentang yang saya inginkan sebelum bertindak. Saya memperhatikan orang-orang yang memiliki kualitas positif. Saya marah apabila dikritik. Ini menggambarkan saya dengan : B a i k C u k u p Sedikit Sekali Baik 3 0 3 3 3 3 3 2 1 2 2 2 2 2 1 2 1 1 1 1 1 Tidak sama sekali 0 3 1. 2. 3 3 3 3 2 2 2 2 1 1 1 1 0 0 0 0 8. 9. 5. 3. Saya merasa sulit berbicara dengan orang yg tidak satu sudut pandang dengan saya. apabila saya perlu berkonsentrasi. 6. saya suka mengurusinya selekas mungkin. saya dapat membicarakannya dgn diri sendiri. Saya berfikir tentang perasaan orang lain Tidak perduli dengan siapa berbincang saya selalu menjadi pendengar yang baik. Saya dapat memusatkan perhatian saya pada suatu tugas sampai selesai bila saya harus demikian. Saya menyelesaikan hampir semua yang saya mulai.. No. Saya dapat menunda kepuasan pribadi demi sasaran yang lebih besar. Saya tahu harus mengatakan “tidak” ketika harus demikian. Saya sering tidak mengetahui penyebab kemarahan saya. 3 3 3 3 0 3 2 2 2 2 1 2 1 1 1 1 2 1 0 0 0 0 3 0 6. 10.Modul Diklatpim Tingkat IV 101 102 BAGIAN II KECAKAPAN EQ Kecerdasan Emosional (KE) Skala 6 : Kesadaran Emosi Terhadap Orang Lain Untuk tiap pernyataan di bawah. 3 2 1 0 7. Saya menerima tanggung jawab atas pengelolaan emosi saya. 13. 12. 11. 4. Saya dapat membuat orang yang baru saya kenal berbicara tentang mereka sendiri. Saya mengubah ekspresi emosi saya. 11. 13. 0 0 0 0 0 2. 5. Ketika berhadapan dengan suatu masalah. 12. No. Saya tahu cara menghargai diri sendiri sesudah meraih suatu sasaran. 8. beri nilai seberapa baik ini menggambar kan pikiran atau perasaan anda tentang diri sendiri saat ini Saya dapat mengenali emosi orang lain dengan memperhatikan mata mereka. Saya dapat mengetahui perasaan seseorang kendati ia tak berbicara. 3. Skala 7 : Intensionalitas Untuk tiap pernyataan di bawah. Saya jarang terdorong untuk menghibur orang lain. Bila suasana hati saya sedang jelek.. 9. Saya ahli “membaca yang tersirat” ketika seseorang berbicara. Saya mengerjakan hal-hal yg belakangan saya sesali . tergantung dengan siapa saya berhadapan. 10. 14. beri nilai seberapa baik ini menggambar kan pikiran atau perasaan anda tentang diri sendiri saat ini Saya dapat dengan mudah mengabaikan gangguan-gangguan. Saya biasanya dapat mengetahui bagaimana perasaan orang lain thd saya. Saya dpt menyingkirkan dahulu imbalan imbalan jangka pendek demi sasaransasaran jangka panjang. 7. Ini menggambarkan saya dengan : B a i k C u k u p Sedikit Sekali Baik 3 2 1 Tidak sama sekali 0 1.

Saya tahu cara memuaskan seluruh bagian dalam diri saya. Saya bukan orang yg suka menangguhkan suatu pekerjaan.Modul Diklatpim Tingkat IV 103 104 Skala 9 : Ketangguhan Kecerdasan Emosional (KE) Skala 8 : Kreativitas Pikirkan tentang … bulan yang lalu Untuk tiap pernyataan di bawah. 3 3 3 3 0 3 3 3 3 2 2 2 2 1 2 2 2 2 1 1 1 1 2 1 1 1 1 0 0 0 0 3 0 0 0 0 13. 2. baik yang berupa kilasan maupun yang tampak secarautuh. 2. Pikirkan tentang … bulan yang lalu Untuk tiap pernyataan di bawah. Ini menggambarkan saya dengan : B a i k C u k u p Sedikit Sekali Baik Tidak sama sekali 0 0 0 Saya telah mengajukan proyek-proyek inovatif kepada perusahaan saya. 3.` Saya berkhayal tentang masa depan untuk memudahkan membayangkan kemana tujuan saya. No. 3 3 3 2 2 2 1 1 1 0 0 0 1. Saya takut mencoba lagi bila sudah pernah gagal dalam pekerjaan yang sama. 11. beri nilai seberapa baik ini menggambar kan perilaku atau tujuan anda Ini menggambarkan saya dengan : B a i k C u k u p Sedikit Sekali Baik Tidak sama sekali No. 6. Saya dapat memperoleh yg saya butuhkan jika tekad saya sudah bulat. Saya sering mengesampingkan dahulu suatu masalah untuk mendapatkan suatu perspektif yang lebih baik. 5. Gagasan terbaik saya muncul ketika saya sedang tidak memikirkannya. Bila menghadapi suatu masalah. 9. Halangan atau masalah dalam hidup saya telah menghasilkan perubahan-perubahan yang tak terduga kearah yang lebih baik. 7. 4. saya memusatkan perhatian pada apa yang dapat saya perbuat untuk memecahkannya. 5. Selalu ada lebih dari satu jawaban yg benar. 6. 8. Saya telah menerapkan proyek-proyek inovatif kepada perusahaan saya. 9. 10. Saya mempunyai gagasan-gagasan cemerlang. Saya mudah menunggu dengan sabar. 3 3 3 2 2 2 1 1 1 4. Saya memutuskan bahwa masalah-masalah tertentu tidak berharga untuk dicemaskan Saya menyantaikan diri bila mulai tegang. Saya tergerak oleh konsep-konsep yang baru dan tidak lazim. 3. Saya ahli dalam menggodok pemecahan masalah sampai menghasilkan sejumlah pilihan Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 1. Saya memiliki penginderaan yang baik mengenai kapan suatu gagasan akan berhasil atau gagal. Saya berperan serta dalam berbagai informasi dan gagasan. 3 2 1 0 Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) 30-24 (OPT) 23-19 (IST) 18-13 12-0 (REN) (PW) Penilaian 39-34 (OPT) 33-28 (IST) 27-21 20-0 (REN) (PW) . 3 3 3 3 2 2 2 2 1 1 1 1 0 0 0 0 10. 12. beri nilai seberapa baik ini menggambar kan perilaku atau tujuan anda Saya dapat pulih dengan cepat sesudah merasa kecewa. 3 3 2 2 1 1 0 0 7. Saya bisa melihat sisi humor suatu situasi. 3 2 0 8. Saya tergerak oleh gagasan-gagasan dan solusi-solusi baru. bila harus demikian.

10. 3. 8. 3. Ini menggambarkan saya dengan : B a i k C u k u p Sedikit Sekali Baik Tidak sama sekali 0 2 3 1. 7. Saya hampir tak pernah menangis. 0 0 1 1 2 2 3 3 0 1 2 3 3 2 1 0 3 2 1 0 3 2 1 0 3 2 1 0 3 2 1 0 0 1 2 3 Ini menggambarkan saya dengan : B a i k C u k u p Sedikit Sekali Baik Tidak sama sekali No. 1. Saya tetap tenang bahkan dalam situasi yang membuat orang lain marah. saya memusatkan perhatian pada perilaku bukan pada orangnya. 4. 4. Saya banyak menunjukkan rasa sayang kepada teman-teman saya. 6. 2. Saya membiarkan masalah mencapai titik kritis sebelum membicarakannya. 11. Saya sanggup berbeda pendapat dgn efektif untuk mengubah sesuatu. Bila mempunyai masalah. beri nilai seberapa baik ini menggambarkan perilaku atau tujuan anda pikiran atau perasa an anda tentang diri sendiri saat ini. No. Saya merasa tidak nyaman bila seseorang terlalu dekat secara emosional dengan saya. Saya ahli dalam mengorganisasi dan memotivasi sebuah kelompok. Saya bisa sedih apabila kehilangan sesuatu yang penting bagi saya. menuntun tindakan saya sehari-hari. saya hanya dapat mempercayai diri sendiri untuk menyelesaikannya. Saya ragu tentang apakah teman-teman saya sungguh perduli kepada saya sebagai pribadi. Lebih baik tidak membuat masalah bila Anda dapat menghargainya. Saya mendengarkan kritik dengan pikiran terbuka dan menerimanya apabila dapat dibenarkan. 7. 6. Apabila suatu masalah datang. saya tahu harus pergi ke mana dan harus berbuat apa untuk memecahkannya. Keluarga saya selalu siap bila saya membutuhkan mereka. 8. Bila melontarkan komentar yang kritis. Saya menghindari konfrontasi Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 3 0 2 1 0 1 2 3 3 0 0 3 3 3 3 2 1 1 2 2 2 2 1 2 2 1 1 1 1 0 3 3 0 0 0 0 0 3 1 2 2 1 3 0 0 1 2 3 Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 30-28 (OPT) 27-23 (IST) 22-18 17-0 (REN) (PW) 39-34 (OPT) 33-27 (IST) 26-20 19-0 (REN) (PW) . Saya merasa sulit mencapai kata sepakat dengan rekan-rekan kerja saya. Pikirkan tentang … bulan yang lalu Untuk tiap pernyataan di bawah. Saya senang menghadapi tantangan dan memecah kan masalah dalam pekerjaan. Saya tidak akan mengungkapkan perasaan saya jika saya yakin bahwa itu akan menimbulkan perbedaan pendapat. 9. 12. 5. 3 2 1 0 10. 9. beri nilai seberapa baik ini menggambarkan perilaku atau tujuan anda pikiran atau perasa an anda tentang diri sendiri saat ini. 2.Modul Diklatpim Tingkat IV 105 106 Skala 11 : Ketidakpuasan Konstruktif Kecerdasan Emosional (KE) Skala 10 : Hubungan Antar Pribadi Pikirkan tentang … bulan yang lalu Untuk tiap pernyataan di bawah. Saya sulit mendapatkan teman. 13. 5. Saya mencari umpan balik dari rekan-rekan kerja saya. Saya mempunyai teman-teman yang dapat diandalkan dalam masa-masa sulit. Keyakinan dan nilai-nilai yang saya anut.

Saya iri kepada orang yang lebih mampu daripada saya. Saya melihat segi positif pada segala sesuatu. 11. 12. 8. 4. 2. 9. Ada beberapa orang yang tidak akan pernah saya maafkan. 3. Saya dapat melihat rasa sakit pada orang lain. meskipun mereka tidak membicarakannya. Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 36-33 (OPT) 32-29 (IST) 28-21 20-0 (REN) (PW) No. Saya memperhitungkan perasaan orang lain dalam intersksi dengan mereka. Saya melihat tantangan sebagai peluang untuk belajar. Dibawah tekanan. Saya membantu orang lain menjaga harga dirinya dalam suatu situasi sulit. Saya menyukai diri saya apa adanya. 2. 7.Modul Diklatpim Tingkat IV 107 BAGIAN III 108 Skala 13 : Sudut Pandang Pikirkan tentang … bulan yang lalu Untuk tiap pernyataan di bawah. Saya bertindak menurut etika dalam berurusan dengan orang lain. 1. Saya tahu bahwa saya dapat menemukan solusi atas masalah-masalah yang sulit. 0 5 0 6. beri nilai seberapa baik ini menggambar kan perilaku atau tujuan anda Kecerdasan Emosional (KE) NILAI-NILAI EQ DAN KEYAKINAN Skala 12 : Belas Kasihan Pikirkan tentang … bulan yang lalu Untuk tiap pernyataan di bawah. saya sering merasa sesungguhnya bisa lebih baik. Saya dapat membaca emosi orang lain dari bahasa tubuh mereka. saya percaya akan 3 3 3 3 0 3 3 3 2 2 2 2 1 2 2 2 1 1 1 1 2 1 1 1 Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 39-34 (OPT) 33-27 (IST) 26-20 19-0 (REN) (PW) 3 0 0 2 1 1 1 2 2 0 3 3 . 8. Saya tidak akan ragu meninggalkan kesibukan saya guna menolong orang yang kesulitan. Saya dapat memaafkan diri sendiri karena tidak sempurna. 3 3 0 3 0 2 2 1 2 1 1 1 2 1 2 0 0 3 0 3 7. 5. Saya terus merasa frustasi dalam hidup ini. sesuatu. beri nilai seberapa baik ini menggambar kan perilaku atau tujuan anda. 1. Saya mencintai hidup saya. Saya terus mencemaskan kekurangan kekurangan saya. Saya dapat menempatkan diri dalam kedudukan orang lain. 6. Ini menggambarkan saya dengan : B a i k C u k u p Sedikit Sekali Baik 3 2 1 Tidak sama sekali 0 3. 3 3 3 2 2 2 1 1 1 0 4. 10. Saya percaya segala sesuatu biasanya membaik dengan sendirinya. Ketika berhasil mengerjakan sesuatu. Ini menggambarkan saya dengan : B a i k C u k u p Sedikit Sekali Baik Tidak sama sekali 0 0 0 0 3 0 0 0 No. karena banyak orang yg ingkar janji.

3 3 0 3 0 0 2 2 1 2 1 1 1 1 2 1 2 2 0 6 0 7. meskipun saat ini belum selesai. 3. Saya percaya sampai saya mempunyai alasan untuk tidak demikian. 8. Orang mengatakan bahwa saya dapat meramal. 3. Begitu telah membulatkan tekad. Ketika bertemu dengan orang-orang baru. Sedikit sekali dalam hidup ini yang adil atau layak. Saya percaya dengan impian saya meskipun orang lain tidak dapat melihat atau memahami semua itu. Saya sangat berhati-hati mengenai siapa yang saya percayai. Saya dapat melihat produk atau gambaran akhir. No. 5. Pikirkan tentang … bulan yang lalu Untuk tiap pernyataan di bawah. Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 36-33 (OPT) 32-29 (IST) 28-21 20-0 (REN) (PW) Penilaian 30-26 (OPT) 25-21 (IST) 20-16 15-0 (REN) (PW) . 9. Saya menghormati teinan-teman saya. saya mencoba mengatasinya dengan rencana alternatif.Modul Diklatpim Tingkat IV 109 110 Skala 15 : Radius Kepercayaan Kecerdasan Emosional (KE) Skala 14 : I n s t u i s i Pikirkan tentang … bulan yang lalu Untuk tiap pernyataan di bawah. 3 0 3 3 8. peluang. beri nilai seberapa baik ini menggambar kan perilaku atau tujuan anda Ini menggambarkan saya dengan : B a i k C u k u p Sedikit Sekali Baik Tidak sama sekali 0 0 0 No. Ketika seseorang menyampaikan pandangan yg berbeda dari saya. saya sulit menerimanya. saya mengikuti kata hati saya. saya jarang merubahnya. 10. Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) 0 1 2 3 3 2 1 0 0 0 1 1 2 2 3 3 3 2 1 0 10. 7. 3 3 3 3 3 2 2 2 2 2 1 1 1 1 1 1. Kadang-kadang saya mendapatkan jawaban yang benar tanpa alasan yang jelas. 2. 11. 2. dsb) Orang-orang yang menjadi rekan kerja saya dapat dipercaya. Firasat saya biasanya benar. 4. Saya mengandalkan dorongan hati ketika membuat keputusan. Ketika dihadapkan dengan pilihan yang sulit. Rasanya saya tidak bisa berbuat banyak. 0 5. penghargaan. Saya dapat menggambarkan sasaransasaran saya di masa datang. Saya mengerahkan perhatian bila ada sesuatu yang tidak benar bagi saya. 0 0 0 3 0 1 1 1 2 1 2 2 2 1 2 0 4. Ketika suatu hal tidak beres. Orang akan memanfaatkan saya kalau saya membiarkannya. Orang-orang yang setara dengan saya di perusahaan saya mendapatkan yang lebih baik ( misal : kenaikan gaji. 6. beri nilai seberapa baik ini menggambar kan perilaku atau tujuan anda Ini menggambarkan saya dengan : B a i k C u k u p Sedikit Sekali Baik Tidak sama sekali 3 3 3 0 3 1. 9. sedikit sekali informasi pribadi yang saya ungkapkan kepada mereka. promosi.

Saya merasa seperti seorang penipu. 3. Saya tidak pernah berbohong. 12. Pekerjaan saya adalah perpanjangan dari sistem nilai pribadi saya. Saya membesar-besarkan kemampuan saya. beri nilai seberapa baik ini menggambarkan perilaku atau tujuan anda pikiran atau perasaan anda tentang diri sendiri saat ini. Saya mudah menyukai sesuatu. 8. Nasib memainkan peranan yang penting dalam hidup saya. 5. Kalau saya merenungkan hidup saya. 13. 9. Saya berterus terang meskipun yang saya hadapi sulit. Ini menggambarkan saya dengan : B a i k C u k u p Sedikit Sekali Baik Tidak sama sekali 0 3 0 0 0 3 3 0 3 1. 6. Saya bisa menerima suatu situasi meskipun tidak mempercayainya. 9. Saya merasa dapat mengendalikan hidup saya. saya mungkin menemukan bahwa pada dasarnya saya tidak bahagia. Saya dapat mmbuat apapun terjadi. Keadaan sudah diluar kendali saya. 2. 5. 4. No. Saya tahu yang saya inginkan sesudah ini. 2. Kalau tidak bersemangat lagi dengan pekerjaan saya. Saya merasa tak ada gunanya menentang hierarki yang mapan di perusahaan saya.Modul Diklatpim Tingkat IV 111 112 Skala 17 : I n t e g r i t a s Kecerdasan Emosional (KE) Skala 16 : Daya Pribadi Pikirkan tentang … bulan yang lalu Untuk tiap pernyataan di bawah. Saya membutuhkan pengakuan dari orang lain untuk menjadikan karya saya terasa berharga. Saya sulit menerima pujian. Saya telah mengerjakan sesuatu dalam pekerjaan saya yang bertentangan dengan keyakinan saya. saya akan pindah kerja. Saya bersedia mengakui kesalahan yang telah saya perbuat. 3. 10. 3 0 3 3 0 2 1 2 2 1 1 2 1 1 2 0 3 0 0 3 11. 3 0 3 3 3 0 0 3 0 2 1 2 2 2 1 1 2 1 1 2 1 1 1 2 2 1 2 6. agar memperoleh kesempatan yang lebih baik. Pikirkan tentang … bulan yang lalu Untuk tiap pernyataan di bawah. beri nilai seberapa baik ini menggambarkan perilaku atau tujuan anda pikiran atau perasaan anda tentang diri sendiri saat ini. 7. 7. Saya mempunyai kemampuan untuk mendapatkan yang saya inginkan. Ini menggambarkan saya dengan : B a i k C u k u p Sedikit Sekali Baik Tidak sama sekali 0 3 3 3 3 No. Saya senang bertanggungjawab atas sesuatu. Saya merasa takut dan lepas kendali apabila segala sesuatu berubah dengan cepat. 8. 4. 0 3 3 1 2 2 2 1 1 3 0 0 Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 39-34 (OPT) 33-29 (IST) 28-24 23-0 (REN) (PW) 39-34 (OPT) 33-29 (IST) 28-24 23-0 (REN) (PW) . 3 0 0 0 0 2 1 1 1 1 1 2 2 2 2 1.

atau tukak lambung) Nyeri dada Sakit dan Nyeri yang sulit dijelaskan Nyeri kronis lain yang belum tersebut di atas. No. Sulit menetapkan hati atau membuat keputusan. 5. Bermain game video/komputer atau men- Skala 18 : Kesehatan Secara Umum Pikirkan tentang … bulan yang lalu Ini menggambarkan saya dengan : Tunjukkan berapa sering (jika pernah) Anda mengalami gejala. 25. tidak sempat) Merokok Minum minuman beralkohol Minum obat penenang Minum aspirin atau penghilang rasa sakit lain Minum obat-obat lain Menarik diri dari hubungan dekat Mengkritik. Tidak menyukai campur tangan orang lain 22. Merasa kesepian.Tidak 1 x atau setiap set i a p hari 2x minggu Pernah gejala berikut. Jumlah Skor 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 0-8 (OPT) 9-18 (IST) 19-31 (REN) 32-96 (PW) 11. atau melecehkan orang lain. 17. Pikiran terasa kosong. 28. 2. 18. menyalahkan. sebulan 2 Gejala-gejala Fisik Nyeri Punggung Masalah Berat Badan (kekurangan atau kelebihan). Perhatian mudah teralihkan. Kecelakaan atau cidera 23. terus menerus. 6. Gejala-gejala Perilaku Makan (hilang selera. 19. 29. 8. 10. 1 1.Modul Diklatpim Tingkat IV 113 BAGIAN IV 114 Kecerdasan Emosional (KE) 1 2 3 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 4 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 5 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 6 3 3 3 3 3 3 3 3 0 3 3 3 3 PETA HASIL-HASIL EQ 20. Sulit memulai suatu kegiatan atau sulit menenangkan diri. 14 15. 16. . Merasa kelebihan beban pekerjaan. nyeri waktu BAB. 13. 4. 27. 9. kesal atau putus asa. Merasa letih atau kelebihan beban. 30. Sakit kepala karena tegang Migren Pilek atau gangguan pernapasan Masalah-masalah penut (kembung. Merasa menjadi korban atau dimanfaatkan oleh orang lain. 12. Tidak mudah melupakan sesuatu/terus 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 2 2 2 2 2 2 2 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 cemas. 3. 7. Menonton Televisi (lebih dari 2 jam sehari) 3 4 5 6 jelajah internet (lebih dari 2 jam sehari) 21. 26. Merasa depresi. 12 13. Gejala-gejala Perilaku Sulit berkonsentrasi 24.

8. 3 0 3 3 3 3 3 2 1 2 2 2 2 2 1 2 1 1 1 1 1 0 3 0 0 0 5. 3 2 1 0 Saya puas sekali dengan kehidupan saya Saya merasa kuat. 2. 3. No. Saya merasakan kedamaian dan kesejahteraan di dalam hati. Saya telah mengerahkan sebagian besar 1. sehat dan bahagia. 2. 6. 6. Saya mendapatkan lebih sedikit dari pada yang saya harapkan dalam hidup ini. 7. Hidup saya memenuhi kebutuhan saya yang paling dalam. Saya jujur kepada orang-orang yang akrab dengan saya dan mereka jujur kepada saya. 11. 4. 3 2 1 0 3.Modul Diklatpim Tingkat IV 115 116 Skala 20 : Relationship Quotient Kecerdasan Emosional (KE) Skala 19 : Kualitas Hidup Cocokkan seberapa baik tiap Ini menggambarkan saya dengan : pernyataan berikut menggambarkan Tidak Cukup pikiran dan perasaan tentang diri B a i k sama B a i k Sedikit S e k a l i sekali sendiri saat ini 3 3 3 0 2 2 2 1 1 1 1 2 0 0 0 3 No. 7. Saya telah menemukan pekerjaan yang bermakna. Saya menyayangi seseorang secara lebih Saya biasanya dapat menemukan orang Saya dapat membuat komitmen jangka Saya tahu bahwa saaya penting bagi Saya merasa mudah mengatakan kepada orang-orang bahwa saya peduli dengan mereka. agar betul betul bahagia. Saya merasa perlu membuat banyak perubahan dalam hidup saya. 10. 4. 9. Saya menyukai diri saya sebagaimana adanya. 5. Cocokkan seberapa baik tiap Ini menggambarkan saya dengan : pernyataan berikut menggambarkan Tidak Cukup pikiran dan perasaan tentang diri B a i k Sedikit sama B a i k Sekali sekali sendiri saat ini Ada beberapa orang yang “berhubungan” dengan saya pada tingkat yang lebih dalam. 3 3 3 3 3 2 2 2 2 2 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0 Jumlah Skor 0 0 Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 21-20 (OPT) 19-17 (IST) 16-14 (REN) 13-0 (PW) Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 32-27 (OPT) 26-22 (IST) 21-17 16-0 (REN) (PW) . Saya berada dalam jalur yang mengantar saya menuju kepuasan. Bekerja bagi saya terasa menyenangkan. 1.

4.Modul Diklatpim Tingkat IV 117 118 Kecerdasan Emosional (KE) Skala 21 : Kinerja Optimal Cocokkan seberapa baik tiap Ini menggambarkan saya dengan : pernyataan berikut menggambarkan Tidak Cukup pikiran dan perasaan tentang diri B a i k Sedikit sama B a i k Sekali sekali sendiri saat ini Saya puas dengan kinerja saya. 1. 2. menciptakan kilasan potret pribadi tentang kekuatan-kekuatan dan kerentanan-kerentanan EQ Anda saat ini. 7. Tabel ini secara visual akan memetakan kinerja pribadi Anda. 1. 0 0 3 0 3 1 1 2 1 2 2 2 1 2 1 3 3 0 3 0 OPT IST = Optimal = Istimewa = Rentan = Perlu Waspada Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 21-20 (OPT) 19-17 (IST) 16-13 (REN) 12-0 (PW) REN PW 5. Saya merasa terkucil dan tidak dilibatkan dalam pekerjaan. jumlahkan nilai angka-angka yang telah anda lingkari di setiap kolom vertikal (dari atas ke bawah). 2. 4. 3 3 2 2 1 1 0 0 MENGHITUNG SKOR ANDA No. Langkah terkhir adalah memasukkan penilaian Anda ke Tabel Penilaian EQ Map. Dalam tim kerja saya. Kinerja pekerjaan adalah sesuatu yang terus saya usahakan dapat menghasilkan yg terbaik. saya dilibatkan dalam pembuatan keputusan. 6. 3. Sesudah menyelesaikan pilihan tiap skala. Saya mempunyai kesulitan dalam memenuhi komitmen atau menyelesaikan tugas. Rekan-rekan kerja saya akan mengatakan bahwa saya memudahkan komunikasi yang baik diantara anggota kelompok. dan tuliskan hasilnya di kolom Total Skor. Catatan Penilaian : 3. sebanyak empat kolom. Tuliskan setiap hasil penjumlahannya di kolom jumlah skor. dengan cara mencari total Skor Anda ada pada rentang angka berapa. Cocokkan total skor dengan kolom penilaian dibawahnya. Terima Kasih atas tanggapan Anda 6. Jumlahkan hasil keempat kolom. Sulit bagi saya untuk mengerahkan perhatian pada tugas yang harus dikerjakan. tepat dibawahnya. . 5.

Robert C. Kecerdasan Emosional. Pustaka Delaprasta. Self. Mengapa EQ lebih Penting Daripada IQ. Amywan. Sumantri “Chandra Jiwa Indonesia Sebagai Dasar Pshichotherapie ” Stemberg. (1998). Patton. terjemahan Zaini Dahlan. Rahasia Sukses Membangun Kecerdasan Emosi dan Spiritual ESQ ( Emotional Spiritual Quotient). Taxonomy of Education objectives. Gareth “Imaginization : The Art Of Creative Management. Perilaku Organisasi. Motivation. New Jersey: Prentice Hall. (2001). (1980). Hardjoprakosa. Executive EQ: Kecerdasan Emosional Dalam Kepemimpinan dan Organisasi . Bloom. Jakarta: Arga. (1978). Indrawijaya. EQ Ditempat Kerja. Gramedia. Robert “Successful Inteligence: How Practical and Creative Intelligence Determines Success in Life” Buzanjony “ The Mindmap Book: Radiant Thinking the Major Evolution in Human Thought” Schutz. Jakarta: Gramedia.Modul Diklatpim Tingkat IV 119 TABELPENILAIAN 120 Kecerdasan Emosional (KE) PERLU WASPADA DAFTAR PUSTAKA ZONA KINERJA SITUASI SAAT INI KETERAMPILAN KECAKAPAN NILAI DAN KEYAKINAN HASIL-HASIL ISTIMEWA OPTIMAL RENTAN TOTAL PERIS TEKA PERIS TIWA NAN TIWA DALA M HID UP RJAA Agustian. Emotional Intelligence. (1997). Morgan. Goleman. Book 2 “Effective Domein. & Sawaf. Patricia. Brian “Maximum Achievement” 1 2 3 4 5 6 PEKE DALA N M HID UP KESA DARA N DIR I EMOS I E K S P R E S I KESADA RAN EM OSI E M O S I KECERD AS AN EMOSION AL KECERDAS ASAN EMOSIONAL THD ORA NG LAIN I N T E N S I O N A L I T A S K R E A T I V I T A S K E T A N G G U H A N HUBU NGAN ANTA R PRIB ADI KETIDA KPUAS AN KO NSTRU KTIF B E L A S K A S I H A N S U D U T I N P A N D A N G U I S 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 T I RADI US K EPE RCAY AAN D A Y A P R I B A D I I N T E G R I T A S KESEH ATAN SECAR A UM UM K U A L I T A S H I D U P RELA TIONS HIP Q UOT IENT K I N E R J A O P T I M A L . Beck. (1986). Jakarta: PT. (1998). Ary Ginanjar.Esteem and the Bottom Up Tracy. Hermaya. Jakarta. Bandung: Sinar Baru. terjemahan T.. Daniel. theories and principles.. Benyamin S. terjemahan Alek Tri Kantjono. Robert K. Adam I. Inc. Cooper.Will “The Human Element Productivity.

101 Tahun 2000 tentang Pendidikan dan Pelatihan Jabatan Pegawai Negeri Sipil. .Modul Diklatpim Tingkat IV 121 122 Kecerdasan Emosional (KE) DAFTAR DOKUMEN Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor.