Modul Diklatpim Tingkat IV

Kecerdasan Emosional (KE)

MODUL DIKLATPIM TINGKAT IV Hak Cipta © Pada : Lembaga Administrasi Negara Edisi Tahun 2008

Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia Jl. Veteran No. 10, Jakarta, 10110 Telp. (62 21) 3868201, Fax. (62 21) 3800188

Kecerdasan Emosional (Emotional Quotient) Jakarta - LAN - 2008 xxx hlm : 15 x 21 cm

ISBN : xxx-xxx-xxx-xxx-x
Lembaga Administrasi Negara – Republik Indonesia 2008

Modul Diklatpim Tingkat IV

Kecerdasan Emosional (KE)

dari aspek kurikulum yang meliputi rumusan kompetensi, mata Diklat dan strukturnya, metode dan skenario pembelajaran sampai pada pengadministrasian penyelenggaranya. Dengan proses standarisasi ini, maka kualitas penyelenggaraan dan alumni dapat lebih terjamin. LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA REPUBLIK INDONESIA Salah satu unsur penyelenggaraan Diklat Kepemimpinan Tingkat IV yang mengalami proses standarisasi adalah modul atau bahan ajar untuk para peserta (participants’ book). Disadari sejak modul-modul tersebut diterbitkan, lingkungan strategis khususnya kebijakan-kebijakan nasional pemerintah juga terus berkembang secara dinamis. Di samping itu, konsep dan teori yang mendasari substansi modul juga mengalami perkembangan. Kedua hal inilah yang menuntut diperlukannya penyempurnaan secara menyeluruh terhadap modul-modul Diklat Kepemimpinan Tingkat IV ini. Oleh karena itu, saya menyambut baik penerbitan modul-modul yang telah mengalami penyempurnaan ini, dan mengaharapkan agar peserta Diklat Kepemimpinan Tingkat IV dapat memanfaatkannya secara optimal, bahkan dapat menggali kedalaman substansinya di antara sesama peserta dan para Widyaiswara dalam berbagai kegiatan pembelajaran selama Diklat berlangsung. Kepada penulis dan seluruh anggota Tim yang telah berpartisipasi, kami haturkan terima kasih. Semoga modul hasil perbaikan ini dapat dipergunakan sebaik-baiknya. Jakarta, 14 Maret 2008 KEPALA LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA REPUBLIK INDONESIA

KATA PENGANTAR
Undang-undang Nomor 43 Tahun 1999 tentang Perubahan atas Undangundang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok-pokok Kepegawaian menegaskan bahwa dalam rangka usaha mencapai tujuan nasional, diperlukan Pegawai Negeri Sipil yang berkemampuan melaksanakan tugas secara profesional. Untuk mewujudkan profesionalisme PNS ini, mutlak diperlukan peningkatan kompetensi, khususnya kompetensi kepemimpinan bagi para pejabat dan calon pejabat Struktural Eselon IV baik di lingkungan pemerintah pusat maupun daerah. Sebagai pejabat struktural yang berada pada posisi paling depan atau ujung tombak, pejabat struktural eselon IV memainkan peran yang sangat penting karena bertanggung jawab dalam mensukseskan pelaksanaan kegiatankegiatan secara langsung, sehingga buah karyanya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Untuk mempercepat upaya peningkatan kompetensi tersebut, Lembaga Administrasi Negara (LAN) telah menetapkan kebijakan desentralisasi dalam penyelenggaraan Diklat Kepemimpinan Tingkat IV. Dengan kebijakan ini, jumlah penyelenggaraan Diklat dapat lebih ditingkatkan sehingga kebutuhan akan pejabat struktural eselon IV yang profesional dapat terpenuhi. Agar penyelenggaraan dan alumni tersebut menghasilkan kualitas yang sama, walaupun diselenggarakan dan diproses oleh Lembaga Diklat yang berbeda, maka LAN menerapkan kebijakan standarisasi program Diklat Kepemimpinan Tingkat IV. Proses standarisasi meliputi keseluruhan aspek penyelenggaraan Diklat, mulai

SUNARNO

ii

iii

Modul Diklatpim Tingkat IV

Kecerdasan Emosional (KE)

DAFTAR ISI Lembar Judul. .................................................................... Lembar Pengesahan ISBN. .................................................. Kata Pengantar. .................................................................... Daftar Isi. ...............................................................................

iv

v

Modul Diklatpim Tingkat IV Kecerdasan Emosional (KE) .

melihat hubungan tersembunyi (subtle) yang menjanjikan peluang. peranan kecerdasan emosional. Berdasarkan pada penelitian perilaku yang sangat luas.kan 80 persen lainnya adalah berasal dari faktor lain termasuk kecerdasan emosional yang menjadi fokus kajian ini. kesenjangan yang perlu diisi. mereka pada umumnya sepakat bahwa IQ hanya mendukung sekitar 20 persen faktor-faktor yang menentukan suatu keberhasilan. namun paduan KE/ EQ serta AQ/ B. D. Deskripsi Singkat Mata pendidikan dan pelatihan ini menjelaskan pengertian dan fungsi kecerdasan emosional. sedang. dan pengendaliannya dalam lingkungan tugas sebagai pimpinan Administrasi. A. ciri-ciri/gaya kecerdasan emosional yang baik. Indikator Hasil Belajar Indikator-indikator hasil belajar adalah : 1.Modul Diklatpim Tingkat IV 2 Kecerdasan Emosional (KE) BAB I PENDAHULUAN Adversity Qoutients dan IQ lah yang dikonstruksikan secara menyeluruh sebagai suatu Gestalten yang dapat meraih keberhasilan ditempat kerja dalam situasi perubahan yang terjadi dengan cepat dan dinamis yang sarat dengan kompleksitas yang dinamis seperti yang kita alami sekarang ini. Dr. Hasil Belajar Setelah membaca modul Kecerdasan Emosional ini peserta memiliki pemahaman tentang strategi kecerdasan emosional dan pengendalian dalam lingkungan tugas dengan sebaik-baiknya untuk menghasilkan kinerja kepemimpian Administrasi Publik yang produktif dan efektif. Berkenaan dengan penelitian yang baru dan sangat berarti ini jelaslah bahwa IQ saja belum merupakan faktor yang dapat membuat seseorang menjadi berhasil. 1 . istilah EQ telah diterima oleh umum menjadi kependekan dari “Emotional Quotient’ yang setara dengan Intelligence Quotient (IQ). pengenalan tingkat kecerdasan emosional pribadi. tipe-tipe kecerdasan emosional. perbedaan kecerdasan intelegensi. Menurut penelitian para ahli psikologi. Peserta mampu memahami dan menjelaskan serta mengeksplorer berbagai konsep kecerdasan. Studi-studi lain dari berbagai disiplin seperti misalnya PsychoNeurologi maupun Neuro-Psikiatri juga menunjukkan bahwa seorang eksekutif atau profesional yang secara tehnik unggul dan memiliki KE/EQ tinggi adalah orang yang mampu mengatasi konflik. konsensus dan konflik. strategi kecerdasan emosional. lebih cekatan dan lebih cepat dibandingkan dengan orang lain. C. Latar Belakang Dalam beberapa tahun belakangan ini. dan bahwa sebenarnya kita memiliki dua macam pikiran yakni satu yang berfikir dan lainnya yang merasakan. dampak kepribadian terhadap tingkat kecerdasan emosional. Daniel Goleman telah menunjukkan peranan yang sangat berarti yang dimainkan emosi dalam kehidupan mental kita.

Ceramah selama + 20-30 menit untuk menghubungkan mata latihan KE/EQ dengan mata latihan lain khususnya pelatihan Kepemimpinan dialam Terbuka/pelatihan outbound yang biasanya diberikan pada minggu pertama sebagai pembekalan awal bagi peserta. Pengertian dan fungsi kecerdasan emosional. G. Pengisian bahan latihan/kuesioner oleh peserta ± 20-30 menit dan kemudian diproses. . 3. Tipe-tipe kecerdasan emosional. Ciri-ciri/gaya kecerdasan emosional yang baik . 4. 4. Peserta mampu memahami dan menjelaskan serta menggali dan mengembangkan aspek kecerdasan emosional yang dimiliki. Strategi kecerdasan emosional dalam lingkup kerja dalam aparatur pemerintahan. Dengan demikian. Evaluasi dan pembulatan oleh fasilitator. Peserta mampu memahami. Perbedaan kecerdasan emosional dengan kecerdasan intelegensi. 6. Tingkat kecerdasan emosional pribadi. hasil belajar dan indikator hasil belajar maupun setelah selesainya pembelajaran modul pelatihan ini pencapaiannya sesuai dengan prinsip-prinsip teori Psikologi Gestalt terkait dengan berbagai kegiatan mata pelatihan lain secara terintegrasi. pengetahuan serta keterampilan baru ditempat kerja guna peningkatan kinerja instansinya. Penugasan/latihan. keterampilan serta sikap baru yang akan dimanfaatkan untuk pembentukan sikap. Peranan kecerdasan emosional. Tugas fasilitator adalah menghubungkan berbagai kejadian/event belajar tersebut secara sistemik dan holistik sehingga berbagai kegiatan tersebut memiliki makna yang mendalam bagi peserta Diklat Pim IV. 2. 7. 3. Dampak kepribadian terhadap kecerdasan emosional. 5. 3. E. Materi Pokok Materi Pokok yang dibahas dalam modul Kecerdasan Emosional ini adalah : 1. 5. Tanya jawab/pembahasan dalam kelas untuk merefleksikan kembali bahan-bahan bacaan yang ada dalam modul ini yang memerlukan klarifikasi dari fasilitator. 2. 8. Manfaat Berbekal hasil belajar pada modul Kecerdasan Emosional peserta diharapkan akan memperoleh pengetahuan. menjelaskan dan menerapkan nilainilai kecerdasan emosional ditempat kerja. 9. Metodologi / Proses Untuk mencapai hasil belajar maupun indikator hasil belajar seperti dikemukakan pada bagian C dan D tersebut dimuka maka disarankan langkah-langkah kegiatan pembelajaran sbb: 1. Strategi kecerdasan emosional dalam aspek konsensus dan konflik. F.Modul Diklatpim Tingkat IV 3 4 Kecerdasan Emosional (KE) 2.

Pengertian dan Fungsi Kecerdasan Emosional 1. Jadi untuk meningkatkan daya saing kita seharusnya kita dituntut untuk mampu mengelola informasi yang kita miliki lebih baik lagi Tetapi seperti diungkap oleh tokoh kecerdasan buatan/ Artificial Intellegence dan pemenang Nobel untuk bidang ekonomi dan juga seorang Psikolog pemenang Nobel Hebert Simon kemampuan manusia untuk mengolah informasi ini terbatas. manfaat. bukan IQ atau kecerdasan otak semata-mata yang merupakan pendukung banyak dari keputusan yang paling baik. Tetapi ilmu pengetahuan juga membuktikan setiap hari bahwa kecerdasan emosionallah. Konsepsi Dasar Kita telah membayar sangat mahal tidak hanya dalam organisasi. Dengan berusaha memahami KE/EQ yang merupakan bagian dari mental model maka akan dimungkin diambil keputuan manajerial yang lebih tepat. Program pelatihan yang mengarahkan perhatian untuk membangun ketrampilan profesional adalah yang paling popular dewasa ini. akan kesulitan memahami pengertian bahwa kita memiliki pikiran lain yang merasakan dan lebih kuat dari pada IQ untuk menjadikan kita efektif atau tidak sebagai seorang pemimpin 5 .Modul Diklatpim Tingkat IV 6 Kecerdasan Emosional (KE) BAB II KONSEPSI DASAR KECERDASAN EMOSIONAL Administrasi Publik yang melakukan tugas-tugas administratif secara profesional mengembangkan ketrampilan yang terfokus dan berteknik tinggi (high tech) seperti diungkapkan oleh John Naisbitt. Banyak organisasi pemerintah maupun organisasi swasta maupun organissi masyarakat berusaha sekuat tenaga mendapatkan kemampuan intelektual pegawai untuk meningkatkan kekuatan mereka untuk mengolah informasi secara kontekstual. tetapi juga dalam kehidupan kita sehari-hari karena telah memisahkan emosi dari intelek. Hal ini bukan hanya kita ketahui secara intuisi bahwa itu tidak benar sepenuhnya. Setelah membaca Bab ini. Secara hipotetis dapat dikatakan bahwa semakin banyak informasi yang kita miliki. Diasumsikan bahwa ini juga berakibat meningkatkan produktivitas/kinerja organisasi secara keseluruhan. semakin unggul kita terhadap pesaing. Bagi kita sebagai eksekutif pemerintahan yang menganut pandangan ilmiah kognitif bahwa pikiran adalah tentang penyimpanan dan pengolahan informasi menjadi fakta. perbedaan dengan kecerdasan lainnya serta pengembangan dalam kehidupan A. organisasi yang paling dinamis dan menguntungkan serta kehidupan yang sukses dan memuaskan. Diyakini secara luas dengan masih mendasarkan pada teori Gestalt bahwa keberhasilan/sukses secara perorangan didasarkan atas kemampuan menggunakan IQ untuk memahami dan mensintesakan banyak data dan bahwa emosi mempunyai fungsi nyata. peserta diharapkan mampu memahami pengertian dan fungsi kecerdasan emosional yang meliputi konsepsi dasar.

Pada kenyataannya. ini karena kita yang membiarkannya berbuat demikian. Apa yang mereka tinggalkan dibelakang adalah “sesuatu” yang Frost katakan: Hati.Modul Diklatpim Tingkat IV 7 8 Kecerdasan Emosional (KE) Masyarakat pendidikan mendukung banyak organisasi untuk menanamkan filsafat intelektual sebagai kekuatan pendorong dibalik keberhasilan dalam hidup.” baik secara metafora maupun harafiah. Robert Frost penyair Amerika menulis. dan untuk menyeleksi respon yang kita sebut pembuatan keputusan”. dan semangat manusia yang paling kuat. tetapi emosi berlaku sebagai sumber energi. autentisitas. mengatakan : “Kenyataannya. tetapi dari pekerjaan hati nurani manusia. KE/EQ bukanlah tentang memakai topeng kemunafikan atau penggunaan psikologi untuk mengendalikan. KE/EQ bukanlah tentang trik-trik penjualan atau cara menata ruangan. Ada sekumpulan sistem didalam fungsi otak yang ditujukan untuk proses pemikiran yang berorientasi membuat tujuan yang kita sebut penalaran. misalnya. Perasaan memiliki pengaruh yang sangat luas”. Kepala Bidang Neurologi di University of Iowa College of Medicine. sampai kita menemukan bahwa sesuatu itu adalah diri kita sendiri. “Bila IQ yang berkuasa. “Sesuatu yang kita sembunyikan membuat kita lemah. Kecerdasan emosionallah yang memotivasi kita untuk mencari manfaat dan potensi unik yang kita miliki. Sekumpulan sistem anatomi dan fisiologi otak yang sama ini juga terlibat dalam emosi atau perasaan yang menjadi fokus utama dari modul pelatihan ini.” Berlawanan dengan kebanyakan pemikiran konvensional kita semua. Dan bila kita membiarkannya berkuasa. Mungkin lebih sedikit puitis. dan mengaktifkan aspirasi dan nilai-nilai kita yang paling dalam. Emosi sudah sejak lama dianggap memiliki kedalaman dan kekuatan sehingga dalam bahasa Latin. menyatakan. perasaan memberi kita informasi penting dan berpotensi menguntungkan setiap saat bilamana dipergunakan secara arif. kita telah memilih penguasa yang buruk. mengeksploitasi. pembuatan keputusan/penalaran dan emosi/perasaan memiliki titik potong di dalam bekerjanya fungsi-fungsi otak. Antonio R. atau memanipulasi seseorang. Perasaan ikut memutuskan bagaimana bagian otak lainnya dan kognisi melangsungkan fungsinya. psikolog dari Unersitas Yale Robert Stemberg.” Kecerdasan emosional bukanlah muncul dari pemikiran intelek yang jernih. . Perasaan memiliki keunggulan yang meliputi kehidupan mental kita. dan bilamana dikelola dengan tepat dapat memberikan kita sumber kebijakan intuitif. untuk mengeluarkan perasaan. emosi bukanlah sesuatu construct/konstruksi pemikiran yang bersifat positif atau negatif. mengubahnya dari apa yang kita pikirkan menjadi apa yang kita jalani dalam hidup seperti sekarang ini. “emosi” dijelaskan sebagai motus anima yang arti harfiahnya “jiwa yang menggerakkan kita. Damasio. ahli dalam bidang Succesful Intelligence.” Setiap hari tak terbilang jumlahnya manajer dan profesional yang cemerlang dan efisien menunjukkan kebolehan mereka sebelum diterima bekerja dan ini memerlukan pengorbanan manusiawi dan finansial secara langsung maupun tak langsung dari kita semua. Kata “emosi” bisa secara sederhana didefinisikan sebagai menerapkan “gerakan.

memberikan panduan nurani bagi hidup dan karir. Tentu saja tidak cukup hanya memiliki perasaan. atau antara pikiran dan hati. Pakar-pakar ilmu bisnis ini. informasi. menerapkan prinsip-prinsip dengan efektif informasi dan energi emosi dalam kehidupan dan pekerjaan sehari-hari yang semakin kompleks. Emosi berasal dari bahasa latin movere yang berarti menggerakan. termasuk Russel Ackkof. Definisi lengkapnya secara opersional sebagai berikut: “Kecerdasan emosional adalah kemampuan merasakan. Sehingga dalam berbagai kajian pardigma pembelajaran terutama disiplin “Personal Mastery” dihubungkan dengan kemampuan spiritual dan ilahiah seseorang. pertu dibahas lebih dulu apa yang disebut dengan emosi. dan Henry Mintzberg. artikel di Harvard Bussines Review 1976 bahwa pada intuisilah. direktur “Organizational Learning Center” di MIT. indra dan kecerdasan emosional yang berlokasi dalam otak sebelah kanan yang fungsinya lebih integratif. bukan kepala yang menyalakan kreatifitas membuat kita jujur terhadap diri kita.” Selama satu dekade sekarang.Modul Diklatpim Tingkat IV 9 10 Kecerdasan Emosional (KE) Umpan balik/feedback inilah yang berasal dari hati. memahami. kita mencari mata rantai manajemen yang hilang. dan pengaruh yang manusiawi. Peter Senge. dan malah bisa menyelamatkan diri kita atau organisasi dari kehancuran. sebagaimana halnya mereka tidak akan mampu memilih berjalan dengan sebelah kaki atau melihat dengan sebelah mata. Chris Argyis. koneksi. Pikirkan juga tulisan Gary Hamel dan Michael Hammer. terutama mereka yang telah membentuk pengertian kita mengenai kepemimpinan dan manajemen seperti yang kita praktekkan sekarang ini.” Ketika kita menggunakan bukan hanya otak analitis yang terletak dibagian otak sebelah kiri kita tapi juga emosi dan intuisi. Dan berbagai penelitian mengindikasikan bukan hanya kecepatan proses ini tetapi kemungkinan jawaban yang baik atau lebih baik yang akan ditemukan oleh orang yang menggunakannya daripada mereka yang semata-mata bergantung pada intelek semata-mata. Peter Senge Abraham Zaleznik. beberapa dari pemikir kepemimpinan kita yang paling baik telah menyarankan kita untuk mengikutsertakan emosi pada diri kita sendiri dan dalam memahami orang lain. Kita akan mampu melirik dalam seketika ratusan pilihan atau skenario yang mungkin untuk menghasilkan pemecahan terbaik dalam waktu hanya beberapa detik. mengingatkan mereka yang hanya bergantung pada intelek: “Orang dengan penguasaan diri yang sangat tinggi tidak mampu lagi memilih antara nalar dan intuisi. bukan analisis. menuntun kita kemungkinan yang tak terduga. menjalin hubungan yang saling mempercayai. bukan berjam-jam. yang pertama kali menyarankan dalam 2. . Berbagai penelitian inipun masih harus kita rangkaian secara sistemik dengan pandangan yang sistemik dan holistik seperti yang telah diletakkan oleh pandangan Psikologi Gestalt seperti dirintis oleh penelitian Kohler sebelumnya. Kecerdasan emosional maupun kecerdasan spiritual sekalipun menuntut kita untuk belajar mengakui dan menghargai perasaan pada diri kita dan perasaan orang lain dan untuk menanggapinya dengan cepat tepat. dan secara efektif menerapkan daya dan kepekaan emosi sebagai sumber energi. Manfaat Mempelajari Emosi Sebelum berbincang tentang kecerdasan emosi tentunya. dari antara banyak yang lain.

puas. kasmaran. : Senang. kesal hati. mau muntah. mengamuk. ditambah awalan-e untuk memberi arti “bergerak menjauh”. Daniel Goleman. rasa pahit. Malu (Emotional Intellegence. ditolak. gugup. berang. kebaikan hati. nafsu. terpana. kebencian. : Terkesiap. Rasa takut d. : Pedih. senang. Jengkel h. jengkel. hancur lebur dan sebagainya. takut. tersinggung. Kesedihan c. benci. Beberapa ahli mengelompokan emosi kedalam beberapa golongan yaitu: a. mual. tidak tenang. Dan disamping itu dalam struktur jiwa manusia dikonstruksikan ada aspek immateriil dan aspek spriritual llahiah. Laumawah). keper-cayaan. putus asa. depresi berat. terganggu. Sumantri Hardjoprakosa almarhum dalam salah satu desertasinya dibidang Psikiatri yang mempertahankan desertasi tersebut di negeri Belanda pada tahun 1955 beliau menyebutnya dengan istilah “roso-pangroso” yang dibedakannya secara tegas dengan konsep “Angen-angen” yang sifatnya kognitif dan nafsu-nafsu yang sifatnya konatif ( Mutmainah. takjub. kesal hati.Modul Diklatpim Tingkat IV 11 12 Kecerdasan Emosional (KE) bergerak. hormat. benci. malu hati. was-was. melan-kolis. sedih. muak. Sufiah. Namun demikian kata emosi mengalami perspektif perubahan sebagai berikut: b. mengasihani diri. persahabatan. cemas. : Penerimaan. Aspek struktural kejiwaan manusia yang digolongkan sebagai perasaan.kecerdasan dan nafsu-nafsu masing-masing berjuang dan bekerja sendiri tersebut merupakan aspek materiil yang berbeda dengan aspek yang immateriil. Sedangkan menurut Oxford English Dictionary yang dimaksud dengan emosi adalah “setiap kegiatan atau pengolahan pikiran. khawatir. menyiratkan bahwa kecenderungan bertindak merupakan hal mutlak dalam emosi. aib. perasaan. Cinta f. Salah seorang pakar dalam llmu Psikiatri Prof. kecut dan panik. gembira. Kenikmatan e. hina. Amarah : Beringas. Saudara dengan menggunakan bahan jurnal belajar selama mengikuti Kepemimpinan dialam Terbuka/pelatihan Outbond dapat menambahkan lagi daftar emosi yang berkecamuk di hati Saudara sebagai bahan latihan untuk menghubungkan dengan pelatihan yang lalu. tindak kekerasan. terhibur. Bangga. marah besar. bahagia. sesak. : Ngeri. Bila tidak disadari bagaiamana berfungsinya aspek-aspek emosi tersebut secara holistik dalam kehidupan manusia akan menimbulkan suatu konflik kejiwaan yang dalam Psikitari atau Psikologi Abnormal disebut sebagai gangguan neurosa. ringan. jijik. : Rasa malu. halaman 411-412) . Amarah. mabuk kepayang. rasa dekat. tidak suka. bermusuhan. dr. kesepian. kenikmatan indrawi. Dan bentuk bentuk neurosa ini banyak menimbulkan gangguan dalam aspek perilaku manusia didalam kerja sehingga menjadi tema dari hari Kesehatan Jiwa Nasional tahun 2001 ini. Terkejut g. waspada. setiap keadaan mental yang hebat dan meluap-luap. : Hina. muran. suram.

D.. KE/EQ juga berperan membantu IQ manakala kita perlu memecahkan masalah-masalah penting. penalaran menjadi tak memiliki prinsip atau kekuatan”. keuletan dan kredibilitas serta untuk modal sosial.nilai etika Menyediakan informasi dan umpan balik yang vital Memacu kreativitas dan motivasi serta Inovasi Mendatangkan pengaruh tanpa otoritas Memicu pelaksanaan pekerjaan Namun demikian kata emosi mengalami perspektif makna yang berubah yang semula memiliki makna konsensional menjadi sesuatu yang memiliki makna penting untuk meningakatkan kinerja (high-performance). Beberapa contoh perubahan perspektif tersebut adalah: Apakah peranan emosi dalam tugas-tugas kita sehari-hari? Emosi penting sebagai “energi pengaktif untuk nilai-nilai etika protest. KONVENSIONAL Lambang kelemahan Tidak boleh ada dalam bisnis Harus dihindari Membingungkan Hams dipisahkan Menghindari orang yang emosional Hanya pikiran yang diperhatikan Menggunakan Kata-kata tanpa emosional Mengganggu penilaian yang baik Mengalihkan perhatian kita Tanda kerentaan Menghalangi atau memperlambat penalaran Menghalangi mekanisme kontrol Memperlemah sikap-sikap yang sudah baku Menghambat aliran data obyektif Merumitkan perencanaan manajemen Mengurangi otoritas Memperlambat pelaksanaan pekerjaan KINERJA TINGGI HIGH PERFORMANCE Lambang kekuatan Penting dalam bisnis Emosi memicu semangat belajar Memperjelas Harus dipadukan Mencari orang yang emosional Emosi harus didengar Menggunakan kata-kata emosi Penting untuk penilaian yang baik Memotivasi kita Membuat kita nyata-nyata hidup Mendorong atau mempercepat penalaran Membangun kepercayaan Mengaktifkan nilai. Cooper. Gramedia. . *) SUMBER: Executive EQ. yang berupa kemampuan membangun dan mempertahankan hubungan-hubungan profesional yang menguntungkan dan didasarkan pada saling percaya. Kecerdasan Emosional dalam Kepemimpinan dan organisasi. Ph. 1997. Jakarta. empati. Emosi juga berfungsi untuk membangkitkan intuisi dan rasa ingin tahu yang akan membantu mengatisipasi masa depan yang tidak menentu dan merencanakan tindakan-tindakan. keputusan penting dan memungkinkan untuk melakukan hal-hal tersebut dengan cara yang istimewa dalam waktu yang singkat. Robert K. Profesor filsafat.Modul Diklatpim Tingkat IV 13 14 Kecerdasan Emosional (KE) Emosi Makna Konvensional vs Makna Kinerja Tinggi/High Performance*). KE/EQ yang diarahkan secara konstruktif akan meningkatkan kinerja intelektual. Solomon. dan Ayman Sawaf. University of Texas mengatakan bahwa “tanpa bimbingan emosi. PT. Misalnya kepercayaan integritas. Rober C.

kebencian meluas. Banyak orang-orang yang berhasil dalam bisnis dan pemerintahan seperti misalanya Sir Winston Churchill dan tidak memiliki catatan/track record akademik yang cemerlang selama dalam kehidupan akademik. . kendati ada revolusi informasi dan dengan penduduk berpendidikan tinggi yang banyaknya belum pernah tertandingi sepanjang sejarah. Atau kita tidak lagi dapat menemukan makna yang sesungguhnya dalam kebanyakan kegiatan yang kita kerjakan dalam membangun masa depan kita. Voltaire menunjukan bahwa bagi bangsa Romawi kuno. dan intuisi secara penuh. penalaran reduksionistik. Perbedaan Kecerdasan Emosional dengan Kecerdasan Intelegensi 1. Seperti kecerdasan musik. dengan IQ dan prestasi tinggi. sensus communis (common sense) tidak hanya berarti akal sehat tetapi juga kemanusiaan dan kepekaan. Pikirkan yang berikut ini: Di sekitar kita. Dalam banyak kasus. aritmatika. IQ yang relative Permanen Dalam seratus tahun terakhir ini. Sebuah kurikulum disusun berdasarkan gramatika. Namun. begitu pula sebaliknya. sinisme meningkat. Atau semangat kreatif kita sebagai PNS telah menyusut melihat perubahan sosial yang mendasar disekitar kita. Ini semua mengingatkan bahwa kecerdasan di sekolah yang diperoleh secara akademik bukan segala-galanya. Sosok demikianlah yang kita anggap sebagai model. kecerdasan fisik dsb yang sedang diteliti oleh Psikolog Howard Gardner dari Harvard University. kita telah menyaksikan memuncaknya kecerdasan akademik dan rasionalitas teknik. adaptif.Modul Diklatpim Tingkat IV 15 16 Kecerdasan Emosional (KE) B. saling percaya berkurang. dengan sendirinya. Dengan kata lain. lebih dari 90 persen keberhasilan mungkin berhubungan dengan bentuk-bentuk kecerdasan lain yang sekarang sedang ditemukan. pengacara makin laku. Kita berusaha menggunakan kecerdasan tak aktif ini untuk mendandani diri sendiri menjadi mahasiswa-mahasiswa yang sempurna dan profesionalprofesional yang tidak pernah menyimpang dari buku. dan politik demokrasi telah berubah menjadi semacam panggung sandiwara yang diresmikan. Bersamaan dengan ituT banyak di antara kita sebagai PNS merasa bekerja berlebihan tetapi tidak cukup dihargai dengan sistem yang ada. Dan ternyata yang kita temukan. kecerdasan spiritual. Bukan orang-orang yang nyata melainkan orang-orang yang tampak sempurna. banyak diantara kita tidak tahu tentang penemuan bahwa IQ mungkin berhubungah dengan hanya 4 persen dari keberhasilan di dunia nyata. atau kreatif dan generatif. analisis berdasar-kan rumus. ini bukan hal yang paling penting dan ini tidaklah cukup. hubungan antar manusia makin renggang. Sosok seperti itulah yang kita agung-agungkan. Ada faktor perilaku lain yang sifatnya non-akademi yang perlu dipertimbangkaan dalam hidup agar menjadi lebih seimbang. dan memorisasi otomatis atas sekumpulan fakta mutakhir. Bukan orang-orang yang praktis. dan gaya bicara terpelajar. Pendidikan dan pelatihan modern telah dibangun di atas sikap mental berdasarkan logika dan analisis. kita seperti kehilangan kesadaran tentang arah dan tujuan kita dalam pendirian kita sebagai pelayan mayarakat. Kita semua tahu dari pengalaman selama ini tentang orangorang yang berhasil di sekolah tetapi kemudian gagal dalam hidup. hati. Dari kenyataan seperti ini diakui bahwa memang benar bisnis ada hubungannya dengan kekuatan fungsi otak. Kita semua tahu ada orang yang kaya dengan pikiran yang sehat dan kreativitas tetapi dikenal tidak berprestasi baik dalam uji-uji akademik. termasuk penggunaan perasaan.

Meskipun zaman yang baru berlalu lebih banyak didominasi oleh IQ dan kefokus pada penggunaan model matematis yang memperlakukan segala sesuatu seolah sebagai benda mati dapat dianalisis.000 dari potensi kecerdasannya (dalam koneks IQ) selama hidup. Dan. seorang dewasa mungkin menggunakan dengan sungguh-sungguh hanya 1/10. Pendek kata. Di banyak tempat kerja dilingkungan PNS. Sejalan dengan itu. tepat dan untuk keberlanjutan keberhasilan yang seimbang. . tidak hanya dengan yang bersumber di kepala yang berada disebelah kiri. bukti neurologis terakhir seperti berbagai penelitian Neuro Languange Programming (NLP) seperti diungkapkan Dilts menunjukkan bahwa emosi adalah “bahan bakar” yang tidak tergantikan bagi otak agar mampu melakukan penalaran yang tinggi. kreatif. Kecerdasan Emosional (KE) Akan tetapi untuk berpikir dengan baik. membangkitkan inspirasi. melakukan sinergi dan bertransformasi sebagai suatu proses yang memberada (being ). model belajar tersebut akan memperlakukan orang. Bertahun-tahun kemudian. seperti yang ditegaskan oleh psikolog dari Universitas Yale. saya diajari bahwa. lebih banyak daripada yang umumnya kita perhitungkan. dan memiliki kemampuan bawaan untuk berubah. Tiap orang dan organisasi yang sukses di seluruh dunia telah menyadari banyaknya dimensi praktis dan kreatif pada kecerdasan yang berada di luar kawasan IQ. Ketika seorang penulis belajar di perguruan tinggi pasca sarjana dalam bidang sains. yayasan dan organisasi sebagai sesuatu yang unik dan hidup. kita harus belajar untuk bersaing dan bekerjasama dengan memanfaatkan setiap aspek kecerdasan kita. Jika kekuatan yang mendorong perkembangan kecerdasan dalam dunia usaha pada abad 20 adalah IQ. Proses memberadanya manusia dalam keseluruhan proses pembangunan manusia secara utuh seperti ini yang sedang mengalami perubahan secara mendasar dalam era reformasi sekarang ini. Coba anda renungkan pernyataan terakhir ini. Lewis Mumford. Robert Stenberg. seorang dewasa hanya menggunakan 10 persen kecerdasannya selama ia hidup. belajar. atasan-atasan mereka serta pada orang-orang lain disekitar mereka ini tercermin dalam berbagai kebijaksanaan dimasa lalu yang sifatnya represif. kita mempunyai banyak sekali kemampuan potensil yang belum kita gali.” Jadi. maka berdasarkan bukti-bukti yang makin banyak dipenghujung abad 21 yang lebih banyak berperan adalah KE/EQ dan bentuk-bentuk kecerdasan praktis serta kreatif yang terkait dengan “action Science” dan “Actionable Learning” yang dikembangkan oleh Prof. generatif dan interaktif. namun IQ bukanlah yang terpenting. rata-rata. penulis tersebut mengetahui bahwa perkiraan para ilmuwan ini telah diperbaiki rata-rata. Pengembangan KE/ EQ adalah usaha seumur hidup Kita mengenal istilah belajar seumur hidup’ “Long life learning” yang dilancarkan oleh Unesco beberapa dekade yang lampau yang masih relevan untuk dilanjutkan sampai kini. Di samping itu. tumbuh. Rag Raven dan Prof. ada tanda-tanda bahwa model yang baru muncul untuk berorganisasi akan lebih didasarkan pada prinsip-prinsip KE/EQ dan sistem biologis-psikologi dan sosio kultural. “Orang masih menghitung IQ. pasar. orang-orang yang berbakat dan produktif kerap dirugikan oleh kesenjangankesenjangan dalam kecerdasan emosional baik dalam diri mereka sendiri.Modul Diklatpim Tingkat IV 17 18 2. ke mana kita harus berpaling dalam situasi ketidak pastian seperti ini? Salah satunya adalah mencermati perkembangan dimensi kecerdasan emosional dalam konteks perkembangan falsafah agama dan peradaban yang sedang berkembang di Indonesia dan dunia saat ini. Kita tidak boleh menyingkirkan fakta bahwa hal-hal yang paling penting dalam hidup bukanlah kecerdasan tak aktif.

Latihan Identifikasi dan kenali emosi Anda pada setiap kegiatan yang Anda temui di tempat kerja.000 kali sebelum berhasil membuat lampu pijar. kikuk. Setelah membaca Bab ini. pemarah. peranan kecerdasan emosional serta ciri/gaya emosional A. sehingga menciptakan sikap rendah hati. BAB III MEMBANGUN KEMBALI DINDING DALAM DIRI C. pemalu. semakin sering gagal maka makin sering digosok dan akan makin bersinar batu intan tersebut. Camper. Bagi orang yang sukses. sedangkan ciri orang sukses tidak akan berhenti pada saat ia belum berhasil. dengan motivasi dan usaha yang benar kita dapat mempelajari dan menguasai kecakapan emosi. penyempurnaan. Thomas Edison mengalami kegagalan 10. Tipe-tipe Kecerdasan Emosional Stoltz dengan dasar teorinya tentang “ Adversity Qoutient ” membedakan manusia dalam memecahkan persolan yang dihadapi kedalam tipe Quiter. dan akan 20 D. Lakukan pengelompokkan atas emosi yang anda miliki kedalam golongan emosi yang Anda ketahui. Kegagalan harus diterima sebagai sebuah upaya pembelajaran yang membuat anda menemukan sebuah pemikiran. metode dan tujuan yang lebih jelas. tidak peduli orang yang tidak peka. kegagalan adalah sebuah keberhasilan yang tertunda. Rangkuman ¾ Kecerdasan emosional yang merupakan salah satu bagian dari kecerdasan-kecerdasan lainnya membuat kita untuk belajar mengakui dan menghargai perasaan pada diri kita dan perasaan orang lain. atau sulit bergaul dengan orang lain. menghancurkan kesombongan. peserta diharapkan mampu memahami tipe-tipe kecrdasan emosional. Sedangkan Rasulullah pun mengalami serta melalui berbagai masalah yang sangat berat sebelum Islam mendunia. Kemampuan untuk menanggapi secara tepat atas situasi baru dalam kehidupan pekerjaan sehari-hari yang komplek merupakan wujud keberhasilan dalam mengimplementasikan kecerdasan emosional. Tak ada orang sukses tanpa mengalami kegagalan dan perjuangan. Kegagalan juga dapat diumpamakan sebagai sebuah batu intan yang belum digosok. Kegagalan akan menghapus kebiasaan buruk. Climber. Ciri orang gagal selalu berhenti pada saat ia mengalami hambatan dan kesulitan.Modul Diklatpim Tingkat IV 19 Kecerdasan Emosional (KE) Pengembangan KE/EQ sangat berbeda dengan IQ yang umumnya hampir tidak berubah selama kita hidup KE/EQ dapat dipelajari kapan saja. ¾ .

dan akibat kesalahan teknis yang kita buat. Adapun tipe dan ciri tersebut adalah sebagai berikut: 1. disiplin. ada drive. kegairahan. Orang yang beriman dan memiliki ketangguhan pribadi. Ciri : ingin selalu melakukan perbaikan. B. gigih) dan merupakan ujian/cobaan akan menghasilkan mental yang membaja (tangguh).Modul Diklatpim Tingkat IV 21 22 Kecerdasan Emosional (KE) meningkatkan kecerdasan emosi anda melalui sikap terbuka dan persistent (keras hati. Adversity Quotient (AQ) Membedakan Kemampuan Manusia di dalam Mengatasi Masalah. akibatnya tidak ada lagi energi pendorong yang akan membuat diri kita bangkit kembali. Tidak takut penilaian. Just Do It (kerjakan sekarang) dengan mentalitas: fokus. d. sekolah dan tempat kerja secara menyeluruh dan berkesinambungan. Climbers Tipe : pribadi yang selalu ingin mendaki untuk mencapai puncak. semangat. . karena dorongan suara hati telah tertutup. kualitas rendah. Peranan Kecerdasan Emosional KE/EQ berperan sebagai mesin giling/prime mover kecerdasan manusia secara utuh karena berkait dengan integritas dan keunggulan pribadi seorang pemimpin yang harus dikembangkan sejak dini dalam lingkungan keluarga. yaitu: ¾ Kegagalan proses disebabkan karena ilmu pengetahuan kita terbatas. terus berkembang dan memberikan kontribusi. 1. dengan mengerahkan segenap potensi dirinya yang mampu diaktualisasikan. melakukan hanya yang diperlukan. tidak akan mengalami hal itu. Dengan Adversity Quotien t (AQ) seseorang bagai diukur kemampuannya dalam mengatasi setiap persoalan hidup untuk tidak berputus asa. Kita butuh kegagalan untuk menyempurnakan sikap dan mental kita. Berani keluar dari “zona kenyamanan”. Integritas seorang pemimpin dalam konteks membangun masyarakat madani “Civil Society” dengan jumlah PNS yang + jumlahnya 4 juta dari jumlah penduduk + 230 juta sangat menentukan untuk dapat keluar dari krisis multidimensi sekarang ini. gembira. Ciri : minimal drive. tekun. mengambil resiko sedikit. ¾ Kegagalan suara hati adalah sesuatu hal yang paling membahaya kan dan sangat mematikan. Stolz. Quitters Tipe : pribadi yang selalu menghindar dari persoalan karena tidak merasa mau/mampu mengatasi persoalan. Untuk menjadi tipe Climber memerlukan pola kerja berikut: a. pemimpin yang baik. 3. Meningkatkan ketekunan (tidak mudah putus asa/ optimis). Ciri : ada inisiatif. bekerja dengan visi. menghindari tantangan/masalah. Integritas Kepemimpinan Aspek integritas kepribadian ini selalu menjadi aspek yang paling kritis dalam pengembangan kemampuan kepemimpinan. c. Campers Tipe : pribadi yang selalu ingin dalam suasana aman. membuat sesuatu terjadi. (2004). ada usaha. Adversity Quotient (AQ) adalah “ kecerdasan yang dimiliki seseorang dalam mengatasi kesulitan dan sanggup bertahan hidup” Paul G. e. selalu ingin segera keluar dari ketegangan sebagai konsekuensi proses pencapaian tujuan. dalam Ary Ginanjar Agustian. Tidak takut gagal. peduli. 2. Seorang pemimpin dalam masyarakat kita sekarang ini sedang membangun dan melakukan reformasi secara menyeluruh masih merupakan model atau panutan. Kegagalan ada 2 (dua) macam. b. manfaat. kurang kreatif.

. Jenius 99% adalah kerja keras/action/tindakan nyata. Efektif dan efisien dalam menggunakan energi pribadi. Mengapa sifat dasar manusia ini tidak dijadikan sebagai pengungkit dalam merekayasa perubahan perilaku? Meskipun dapat dikatakan agak terlambat dalam kajian paradigma didalam Diklat Pim II dan Diklat Pim I diminta para peserta membiasakan berpikir sistem dengan melatih membuat Jurnal pembelajaran secara teratur serta memecahkan masalah Administrasi Publik dengan menggunakan kasus yang memberikan pelajaran secara eksperiential/”Vicarous learning”. Dalam pelatihan outbound latihan membuat jurnal inipun dikembangkan sehingga kemampuan refleksi peserta untuk membaca pesan dari alam dapat ditingkatkan untuk meningkatkan kecerdasannya secara menyeluruh. Satunya kata dengan perbuatan. Ciri-ciri/Gaya Emosional yang sesuai 1. Kedua kemampuan seorang pemimpin untuk melakukan inovasi terutama inovasi perilaku dalam organisasi agar transformasi dari nilai dalam paradigma lama kearah paradigma baru dapat terjadi dan Ketiga adalah mempupuk sifat keunggulan/Exellence pada tingkat perorangan. prinsip serta praktek kecerdasan emosional seperti dibahas dalam modul ini. kelompok maupun organisasi dapat dipupuk dan dikembangkan secara berkelanjutan. Termasuk para peserta Diklat sekarang ini. Berpikir serba Sistem Cara berpikir sistem menurut Prof. Jay Forester dari MIT sebagai bangunan kurikulum mulai diajarkan di tingkat Taman kanakkanak di Amerika Serikat. Pribadi seorang PNS yang dipercaya untuk menduduki jenjang kepemimpinan tertentu dalam struktur kepemimpinan. Pribadi Yang Unggul Daya saing kita sebagai bangsa atau aparatur yang hidup ditentukan oleh ketiga unsur dalam daya saing: Pertama kemampuan seorang pemimpin melihat kecenderungan/trend berbagai perubahan dalam lingkungan stratejik eksternal maupun lingkungan stratejik internal. Para jenius termasuk Albert Einstein baru mempergunakan + 1015% dari seluruh potensinya/kecerdasannya. C. Dapat dipahami mengapa dalam memecahkan masalah kita sehari-hari baik dan kita cenderung berpikir linear dan menerabas “Quick-fix” tanpa berpikir jauh yang melibatkan aspek perasan dan emosi dari para stakeholder serta konsumen kita. 2. Administrasi Publik adalah sosok pribadi yang unggul/ Exellence dalam meningkatkan daya saing organisasinya untuk keluar dari keterpurukan dewasa ini.Modul Diklatpim Tingkat IV 23 24 Kecerdasan Emosional (KE) 2. Beberapa sekolah Internasional di Jakarta dalam rangka mengembangkan kemampuan berpikir reflektif para guru selalu menanyakan pada murid-muridnya untuk berani menceritakan apa yang dilihat dan dialami selama libur/weekend . Mengapa dapat terjadi pemborosan energi manusia seperti ini sebagian karena perkembangan pribadi dibelenggu oleh berbagai hambatan mental berupa tidak dipahaminya secara tepat esensi. Dalam tatanan kurikulum kita berpikir sistem baru diajarkan diperguruan tinggi atau kursus-kursus untuk para eksekutif bisnis swasta. Guru memberikan komentar sesuai dengan tingkat perkembangan mental emosionalnya untuk melatih berpikir sistem dengan cara yang sederhana dan menyenangkan karena pada hakekatnya setia orang senang mendengarkan atau mengungkapkan penglaman hidupnya dalam bentuk cerita/stories. Tekad dan semangat ini yang dituju dengan latihan ini.

Reformasi Administrasi Publik menjadi nyata dan aktual dengan memulai melakukan pengelolaan secara amanah/ reinventing the government manajemen melalui pembelajaran organisasi “Organizational Learning ”. E. tingkat organisasi maupun tingkat masyarakat secara keseluruhan. Karena paradigma belajar sebagai “behavioral paradigm” adalah merupakan pengungkit/leverage untuk merubah aspek perubahan struktural yang lain. Seorang pemimpin dengan peran barunya sebagai guru/fasilitator. pengembangan sistem dan pengguna alat yang disebut berpikir sistem/Systems Thinking diharapkan mampu secara efisien dan efektif memecahkan berbagai masalah dalam lingkup Administrasi Publik baik pada tingkat perorangan. Inilah inti dari membangun peradaban baru yang berlandaskan filsafat. sekolah. peranan dan gaya emosional masing-masing peserta. Mampu memecahkan berbagai masalah.Modul Diklatpim Tingkat IV 25 26 Kecerdasan Emosional (KE) 3. Gaya emosional yang sesuai ditandai dengan cara berfikir serba sistem. tempat kerja secara berkesinambungan. Kecerdasan emosional pada dasarnya dapat berperan sebagai mesin giling kecerdasan manusia secara utuh sebagai pemimpin yang harus dikembangkan sejak dini dalam lingkungan keluarga. . penggunaan energi secara efektif dan efisien serta kemampuan dalam memecahkan berbagai masalah. C. tingkat kelompok. Dari Adversty Qoutient (AQ) seseorang dapat diukur kemampuannya dalam mengatasi setiap persoalan hidup untuk tidak berputus asa. Latihan Diskusikan dalam kelompok kecil untuk mrmbahas perbedaan tipetipe kelompok dan saling memberi masukan yang membangun untukj memperkaya pamahaman tentang tipe. Rangkuman Adversty Qoutient (AQ) merupakan kecerdasan yang dimiliki seseorang dalam mengatasi kesulitan dan kesanggupan untuk bertahan hidup. agama yang kita anut.

.. Ini dapat dilakukan dengan cepat dan tidak diketahui.. Bagi beberapa orang yang sudah terbiasa melakukannya. berbicara di depan umum ini mudah saja. proses pengendalian diri.. Lima Langkah Strategi Menanggapi Pengelolaan Serta Pengendalian Diri. Kaitannya berbagai kejadian/ peristiwa krisis tersebut dengan kecerdasan emosi pada tingkat perorangan/tingkat kelompok maupun organisasi sangat erat dan kompleks dan dinamis. Ini juga terjadi pada saat penuh bahaya dan saat berhadapan dengan orang yang dengan suatu cara mengendalikan emosi anda. Karena kita semua menanggapi rangsangan negatif dalam berbagai cara. namun anda dapat menjadi sangat ahli melakukan secara cepat dengan menggunakan lima langkah strategi menanggapi sebagai berikut: 1. cara terbaik memulainya adalah dengan bersikap santai. Ambil napas panjang melalui hidung.Modul Diklatpim Tingkat IV 28 Kecerdasan Emosional (KE) BAB IV STRATEGI KECERDASAN EMOSIONAL DALAM ASPEK KONSENSUS DAN KONFLIK Hal ini sepintas mungkin terdengar seperti suatu prosedur yang panjang dan preskriptif.. Aparat penyelenggara pemerintah seolah tidak memiliki ketrampilan serta strategi untuk menghadapi gejolak emosi massa pada saat terjadinya berbagai bentuk unjuk rasa dan amuk massa yang dilakukan oleh sekelompok warga masyarakat yang berunjuk rasa. “aku dapat menguasai Setelah membaca Bab ini. Teknik membuat tubuh menjadi santai lainnya adalah dengan mengatakan kepada diri sendiri. Santai/rileks Kita sering mendengar pernyataan “4 S”: Saat berhadapan dengan seseorang atau sekelompok orang yang menggangu adalah penting untuk mengenali bahwa dalam menghadapi stres tubuh menanggapinya sesuai dengan tanggapan emosional. namun bagi kebanyakan di antara kita tidak mengenakkan. peserta diharapkan memahami langkah strategi menanggapi pengelolaan dan pengendalian diri. mengapa ini terjadi padaku. Kemampuan untuk mengenali perasaan dalam diri serta mengakui dari mana asalnya perasan sekaligus menentu kan keabsahan sangat diperlukan dalam menyusun rencana strategis bagaimana harus menghadapinya. serta dampak kepribadian terhadap kecerdasan emosional A.. 27 .. dan biarkan keluar perlahan melalui mulut.. aku akan kelihatan bodoh. apa yang harus aku katakan. Pernapasan dapat menjadi pendek. tahan sejenak. Dalam tahun-tahun yang menyertai terjadinya krisis ekonomi dan krisis multidmensi yang terjadi sejak bulan Juli 1997 masyarakat kita banyak mengalami berbagai bentuk konflik baik konflik yang sifatnya horizontal maupun konflik vertikal yang secara keseluruhan berkaitan dengan bekerjanya emosi manusia.. oh tidak. Bayangkan kalau anda diminta berbicara di hadapan banyak orang tanpa sempat mempersiapkan lebih dahulu. pengorganisasian diri. dan khawatir bahwa anda mungkin akan tersenyum kalau menggerakkan mulut dengan mendadak.” Hal ini akan memicu tubuh anda menanggapi secara fisik. Keadaan yang dilematis itu sering disebut sebagai suatu pancaroba atau “Chaos”. juga akan merasa telapak tangan menjadi basah dan mungkin bahkan gemetar. “aku tidak siap. Istilahnya demam panggung/stage fear Suara dalam diri anda mengatakan.

MPIA adalah: Teori dasar atau cara pandang yang fundamental. dan berisikan teori pokok. Kesadaran diri yang memungkinkan kita memeriksa pemikiran kita sendiri dan cara kita memandang diri sendiri dan orang lain (emosi). lebih dahulu memahami mengapa merasa seperti itu. atau takut. DR. Sekali memutuskan untuk menghadapi suatu masalah yang sifatnya emosional. c. 3. Keinsyafan atau kesadaran (yang membedakan mana yang benar dan mana yang salah berdasarkan kaidah etika yang berlaku). Emosi ini bermanfaat memperkuat tanggapan kita terhadap dunia luar namun tidak perlu harus membantu menghadapinya. 4. Dengan memberanikan diri. terluka. SE. Kita biasanya dapat mengenali saat merasa marah. aku tidak berhadapan langsung dengannya. Paradigma (cara kita memandang/melihat dunia). Paradigma menurut Prof. 2. Untuk mengetahui bagaimana memecahkan masalah emosi dalam diri sendiri dalam memberikan pelayanan pada publik. e. Begitu seringnya kita memutuskan suatu arah tindakan yang tidak dapat dilanjutkan terus karena kita berpikir linear. Apakah membatalkan atau membiarkan rasa takut mencegah kita mengatakan dan melakukan apa yang kita ketahui benar. “kalau aku tidak bersungguh-sungguh membiarkan wanita di toko grosir mengetahui bahwa aku tidak mau ikut-ikutan bergunjing. aku akan tersenyum dan tidak mengatakan apa pun kecuali menjawab komentar atau keluhannya pada suamiku sepanjang . aku orang yang cemerlang dan kuat. adalah penting menentukan lebih dulu bagaimana tanggapan kita. d. Mengendalikan Diri Pengendalian diri adalah hasil perpaduan : a. Karakter atau watak (diwakili oleh prinsip dan nilai). Mustopadidjaja AR. anda akan mulai merasa lebih tenang dan tubuh akan merasa mulai santai. Kematangan emosional yang dibahas dalam modul ini berhubungan erat dengan kemampuan untuk mendeteksi adanya kelumpuhan belajar (Learning disabilities) yang pada hakekatnya adalah juga merupakan kelumpuhan paradigma (Paradigm paralysis ) atau sering juga disebut sebagai hambatan mental “mental block” yang menjadikan hidup kita tidak kreatif dan inovative.Modul Diklatpim Tingkat IV 29 30 Kecerdasan Emosional (KE) orang ini (keadaan ini). dan aku harus santai dan tidak membiarkan diriku menjadi gugup”. konsep dan asumsi metodologi atau cara pendekatan yang dapat dipergunakan para teoritisi dan praktisi dalam menanggapi sesuatu permasalahan baik dalam pengembangan ilmu maupun dalam upaya pemecahan permasalahan bagi kemajuan hidup dan kehidupan kemanusiaan”. b. Satu cara kita salah mengelola diri dengan mengenal emosi adalah dengan tidak mengenali alasan yang mendasari mengapa merasa seperti itu. Kenali Emosi Anda Banyak diantara kita yang tidak mengenal bagaiamana emosi kita sebagai seorang pejabat/karyawan yang bertugas dalam menjalankan tugas sehari-hari dalam bidang pelayanan masyarakat. Kreativitas dan imajinasi adalah kemampuan untuk membayangkan berbagai cara melihat sesuatu secara baru. dilandasi nilai-nilai tertentu. aku akan dihadapkan dengan keadaan yang sama berulang kali”. Sebagai contoh perhatikan critical incidense sbb: Misalnya. Sebelum bertemu. Bersikaplah Sungguh-sungguh Kesabaran dan kesungguhan.

dan anda mengatakan secara terbuka. “ bagaimana anda dapat berkata seperti itu?” atau “kalau saja anda bertindak lain. atau menggunakan kesantunan anda melawan anda sendiri. 5. aku bertanggung jawab atas tindakanku. Bersikap positif hendaknya menjadi pelengkap untuk bersikap realistis. Kalau anda mengatakan sesuatu tanpa bersikap sungguh-sungguh. Orang-orang ini curang dalam hasrat memahami masalah orang lain. dan membantu orang lain mewujudkan kemampuan mereka. kekacauan. Sumber daya ini dapat mempertajam fokus dan mengarahkan kembali tanggapan kita sehingga dapat menjadi benar dan sesuai dengan apa yang kita benar-benar rasakan. Memberikan pesan campuran (mix message) menjadi tidak produktif terhadap apa yang perlu dicapai. aku akan menanggapi dalam cara yang lebih positif. Pendapat sinis atau kejam tidak pernah memecahkan masalah. Untuk mencapai hal ini. dan tanpa mempertimbangkan kehormatan orang lain maka andalah yang pertama menjadi sasaran kontroversi. aku tidak dapat. sikap menghancurkan. dan kalau menanyakan apa yang telah mereka perbuat terhadap anda.” Sebaliknya. Bersikap positif berarti bahwa anda melihat kemungkinan sama-sama menang dan suatu peluang untuk memudahkan pemecahannya. aku akan. Tidak peduli seberapa jujur dan terus terangnya anda. . Kalau anda menemukan sesuatu berada di luar kendali anda atau seseorang yang tidak menyukai apa yang anda coba lakukan secara berbeda. tidak ada cara lain”. anda tidak paham. Merasa Positif Saat harus menghadapi seseorang atau sesuatu yang menjadi masalah kadang kita metakukannya dengan cara yang negatif atau menakutkan. Dalam keadaan ini adalah tepat mempertahankan keputusan dan bersikap tetap.Modul Diklatpim Tingkat IV 31 32 Kecerdasan Emosional (KE) minggu yang membuatnya menjadi gila. kita dapat. lebih dahulu harus mengetahui bahwa aiat ini anda menyukai dan anda juga berhak untuk tidak membiarkan hal ini mempengaruhi anda. mereka mencoba dan membuat anda merasa bersalah dengan mengatakan seperti: “ anda sih selalu peka ”. aku akan berubah dan aku tahu ada cara yang lebih baik. tegas. Mungkin di waktu yang lain orang tidak mau bekerja bersama anda untuk memecahkan suatu masalah. Kalau yakin akan kekuatan dan kekuasaan kita. Hal ini menjadi tidak mungkin mengakui pandangan lain. itu bukan tanggung jawabku. dan terkendali. aku mengerti. kita dapat melakukannya dengan semangat juang. Cara anda mendekati seseorang sama pentingnya dengan apa yang anda katakan. ada beberapa orang yang menolak tanggapan anda. menghargai kemampuan kita. atau kita benci harus menghadapi pertentangan ini. hal ini hendaknya membuat kita bebas bersikap dan bersedia bekerja bersama orang lain. Mereka berhak tidak saat menghadapi kekurangan. Berhadapan dengan situasi yang tidak menyenangkan adalah bagian dari kenyataan hidup. Dalam memecahkan dilema. Sukar menjalani masa yang panjang tanpa terlibat pada keadaan yang membuat kita putus asa. Mereka melihatnya sebagai suatu cara menyingkirkan perasaan anda sendiri.” Kebanyakan. namun justru sebaliknya lebih menguatkan. “mari lakukan itu. orang negatif akan berkata: “kita tidak dapat melakukan itu. kalau orang lain tidak bertanggungjawab atas kelakuannya sendiri. Akhirnya. Orang yang positif mengatakan. biasanya mereka lebih suka anda mengaku bersalah dan mengubah pendapat. aku tidak melihat perlunya berubah. Kita harus belajar mempertahankan sikap optimisme. atau ketidakpastian kita memiliki alat dalam diri yang dapat membantu kita menghadapi keadaan. aku perlu bersikap sungguh-sungguh. tetaplah bersikap positif untuk tidak memasukkannya dalam hati.

Suara batin yang anda dengar untuk diri anda bagaikan saran yang baik yang anda berikan untuk orang lain atau nasihat berguna yang anda sampaikan ke seseorang yang anda kasihi. Pengelolaan diri tidak berarti bahwa anda bukan diri anda sendiri. Bagi yang lain hal ini dapat mengakibatkan suatu pengalaman yang tidak mengenakan. dan bagaimana ingin memperlakukan diri anda sendiri. Seringkali kita hanya memperhatikan sedikit informasi dalam menyelesaikan suatu masalah. Alat Pengorganisasian Dalam Diri. kita mengakui intuisi yang dibawa sejak lahir. B. dan ketidakpastian kita memiliki alat dalam diri yang dapat membantu kita menghadapi keadaan. Pernahkah anda mendengar seseorang berkata: “sesuatu di dalam telah mengingatkanku tentang ini (atau jangan melakukan itu)”? Dengarkan dan tanggapilah dengan sabar. kalau kita gunakan. atau tinjauan apa saja dapat mengakibatkan anda tidak menentu secara emosional. dan kemudian membiarkannya berlalu. merasakannya. Mereka yang mendengarkan suara dalam diri mereka dapat menyelamatkan diri dari suatu situasi yang negatif. memilih cara yang diinginkan dalam berpikir dan merasakan. Inilah sebabnya beberapa orang menghabiskan banyak waktu untuk meminta maaf atas apa yang mereka katakan atau telah dilakukan. dan kapan saat paling baik untuk menggunakannya. Hal ini membuat halhal yang tidak penting menjadi kurang penting. Akan bermanfaat. Alat dalam diri diorganisasikan dalam empat golongan besar: 1. Falsafah pengelolaan diri hanyalah untuk mengetahui siapakah anda. Ini tidak berarti memiliki proses pemikiran sendiri. atau bahwa anda bersikap dingin atau menjadi robot yang terkendalikan. Logika dan analisa adalah kemampuan melihat gambaran masalah secara keseluruhan. Kalau tidak mengelola diri sendiri. Untuk mencapai hal ini. kekacauan. pandangan. Dengan mendengarkan kebijaksanaan dalam diri. Ingat saat seseorang meminta anda melakukan sesuatu dalam diri anda mengatakan kepada anda untuk tidak mengabulkan. dan bertabiat menjengkelkan atau perilaku yang tidak bermanfaat. Ia mengelola apa yang dimasukan dalam diri. Pengelolaan diri adalah jembatan positif antara emosi dan logika. namun hanya satu yang membawa kemajuan. menguraikan menjadi bagianbagiannya dan dari sana kita mampu memecahkan suatu masalah. lebih dahulu harus mengetahui bahwa alat ini ada. dan bagaimana menyampaikan informasinya. dapat bekerja sesuai perintah. Kita juga memiliki sistem penapisan yang setelah memasukan suatu masalah atau tanggapan. Saat menghadapi kekurangan. menghadapi. bagaikan menggigit sepotong roti . Pengelolaan diri sebagai salah satu bentu disiplin Personal mastery mewujudkan mekanisme penyaringan untuk menangani semua rangsangan yang kita terima.Modul Diklatpim Tingkat IV 33 34 Kecerdasan Emosional (KE) Semangat bersifat menular. 2. Sumber daya ini dapat mempertajam fokus dan mengarahkan kembali tanggapan kita sehingga dapat menjadi benar dan sesuai dengan apa yang kita benar-benar rasakan. apa yang anda pertahankan. Terlalu banyak masukan yang tidak perlu dapat membutakan inti dalam diri kita dan membuatnya lebih sukar untuk mencapai sifat produktif bagi keberhasilan pribadi. apa yang anda rasakan. Intuisi Ini kebijaksanaan dan penglihatan dalam diri kita sendiri. ide. dan memberi kebijaksanaan memilih apa yang sungguh bermanfaat bagi anda dari apa yang tidak. bimbingan ibu atau suara batin. begitu juga pesimisme.

Tidakkah ironis bahwa banyak diantara kita memiliki ketrampilan ini namun hanya menyalakan dan mematikannya seperti sebuah keran air? Kita menggunakannya dalam tatanan profesional atau saat membantu orang lain. Mereka menyempatkan diri dan menggunakan energi untuk menggunakan proses meneliti secara menyeluruh dan kemudian menggabungkan bagian-bagiannya. penting. fiksi. perlambang. Kita memiliki kemampuan dalam diri untuk memikirkan masalah dan menganalisa bagianbagiannya sehingga dapat mengambil kesimpulan secara logis. dan petunjuk satu dimensi lain untuk membuat anggapan/asumsi. Pria dalam kisah di atas yang melihat istrinya makan siang bersama orang lain tidak menggunakannya. ¾ Memahami iklim lingkungannya . Bakat logika dan analisa (Logical Analysis) merupakan salah satu yang perlu dikembangkan. Lalu memilih kelompok prioritas. Misalnya. atau beralih kepada pemecahan kilat lainnya yang tidak memiliki kaitan nyata. juga orang lain yang mengalami masalah pribadi dan karier seringkali melupakannya. Penyidik dalam diri kita tersembunyi kalau kita dihadapkan dengan keharusan mengambil keputusan dengan jalan mengandalkan orang lain. Hal penting yang harus diingat adalah bahwa pengetahuan “knowledge” merupakan kekuatan.Modul Diklatpim Tingkat IV 35 36 Kecerdasan Emosional (KE) dan bergegas ketempat kerja. dan atmosfir umum dan suatu situasi atau kejadian. Lanjutkan dalam porsi yang tepat. gunakan kelompok. Ini akan memberi peluang untuk memikirkan masalahnya dan mendalami rincian yang tidak penting dalam membentuk posisi masalah. Memberikan ceramah tentang bahaya merokok tidak akan produktif kecuali anda menguasai pandangan ini dan uraiannya juga memperhitungkan hal ini. Saat data mulai membanjir anda perlu kelompokkan kemudian pisahkan apa yang paling diperlukan dan apa yang menjadi kurang penting. Beberapa orang dapat lebih baik dalam melakukan hal ini daripada orang lainnya. dan kartu apa yang berada di tangan orang lain. fakta. dan kekuatan hendaknya menjadi peluang untuk melakukan apa yang benar. Begitu informasi dikelompokan dan disusun. dan memutuskan bagaimana mengatasi masalahnya dan kemungkinan hasilnya. dan kadang bisa saja tidak berhasil. Rencana yang disusun dengan rapi dapat menjadi berantakan kalau anda lupa mengetahui dengan siapa berhadapan. namun kalau memerlukannya dalam tatanan sosial. Kadang kita mungkin untuk mengetahui seluruh rangkaian kartu dan kita harus mengandalkan ada intuisi serta ketrampilan kita untuk mengambil keputusan yang tepat. dan diperlukan sebagai dasar. atau pribadi kita membiarkannya tertidur. perlu dipertimbangkan. kartu apa yang kita pegang. bentuk umum (stereotipe). Ketrampilan melihat keseluruhan dan bagian-bagian gabungannya merupakan proses yang dapat kita manfaatkan dalam setiap situasi kehidupan. adalah penting sekarang untuk mengetahui latar belakang yang akan anda gunakan mengambil keputusan atau melakukan tindakan. kerumitan politik yang anda hadapi. Dengan mengetahui hal ini kita akan berada dalam posisi yang lebih baik. Pengambilan keputusan dalam proses Logical Analysis meliputi tiga langkah: ¾ Melihat seluruh rangkaian kartu. sehingga dapat menganalisa jenis permainan yang dimainkan orang lain dan mengetahui kartu yang diperlukan untuk melakukan penawaran (call) yang tepat. Kalau kita diharapkan bermain kartu adalah bijak untuk mengetahui lebih dahulu apakah kita bermain dalam satu rangkaian kartu secara penuh. dibina dan didorong sejak kita kecil. Beberapa dari kita cenderung melakukan generalisasi. ¾ Mengelompokan informasi yang anda peroleh/terima. tidak penting. .

sayang. Semua ini merupakan tanggapan sadar kita terhadap hal-hal yang terjadi pada kita. takut. benci. dan tertawa. Kreativitas kita adalah suatu perluasan dari imajinasi dan dapat digunakan untuk memfokuskan cara untuk memperoleh visi kita atau menemukan jalan untuk mengembangkan perspektif baru dan segar dalam memecahkan masalah lama yang membebani. Bidang emosi telah menerima banyak perhatian dan orang bergurau tentang seorang wanita yang bersikap penuh emosi dan pria tidak memiliki emosi. sedih. 4. atau terlalu berputus asa. isyarat emosional mencakup marah. membatasi kepada pandangan yang lebih sempit tentang kehidupan yang penuh perbedaan dan keunikan. kejutan. Kita semua hanya berjalan berkeliling berbicara tanpa teman untuk mengungkapkan perasaan. Imajinasi juga dapat menjadi mekanisme yang membantu menghadapi kesepian. Pasangan yang berhubungan akan berdebat tentang kurangnya dukungan emosional. dan untuk mampu melangkah sedekat mungkin untuk mewujudkan gambaran itu. keadaan psikologis dan biologis. Imajinasi sebagai kemampuan memberi peluang untuk mengubah situasi menjadi inovasi yang penting dan dapat diolah bagi kebaikan umat manusia atau kehidupan kita sendiri. empati. atau kalau tidak ada yang merasakan apa pun atau menunjukkan tanggapan apa pun terhadap apa yang kita katakan atau lakukan. dan serangkaian kecenderungan bertindak. cinta. senang. dan apa yang kita terima lebih berupa dialog. Tanpa kemampuan imajinasi ini hanya berfungsi seperti yang sudah kita alami. Beberapa orang bahkan saling . Hal ini memungkinkan kita untuk mengungkapkan diri kita selama kita menjalani pengalaman hidup. bangga. sumber awalnya adalah imajinasi kita sendiri. bahkan menjadi putus asa dengan kurangnya minat yang ditunjukan. imajinasi merupakan suatu pelepasan dari kecemasan karena keadaan atau lingkungan tertentu. di mana setiap orang saling berlainan dan apatis. namun tanggapan mereka atau kurangnya emosi mereka mengungkapkan yang lainnya? Ini mungkin membuat anda merasa bosan. Apa pun yang baik dan buruk. tabiat. bersalah. Hal ini memungkinkan kita menciptakan suatu tempat di mana dapat menjumpai kedamaian dan membiarkan kita mengharapkan diri kita seperti apa yang kita inginkan. Emosi Ini merujuk pada perasaan dan pemikiran khususnya. kenikmatan. tidak suka. Emosi dapat menjadi positif atau menjadi negatif tergantung pada pemahaman akan suasana hati. Untuk tahanan perang atau orang yang dipenjara. ketidakbahagiaan. memperhatikan dan merasakan. Pernahkah anda tertarik terhadap sesuatu yang anda rasakan baik hanya agar orang yang anda ajak bicara mau melihat kepada anda tanpa emosi atau umpan balik yang positif? Ingatkah saatnya mengatakan keberuntungan anda hanya agar orang lain mengatakan hal yang benar. Bayangkan kalau dunia kosong dari emosi. terlalu marah. Emosi dapat berlaku sebagai pengingat bahwa kita adalah anggota alam semesta yang dapat mencintai. maka peluang anda untuk menjadi atau mengambil manfaat dari posisi itu akan berkurang. kasihan. Kalau anda tidak pernah membayangkan diri anda berpendidikan. dan isyarat yang mengharuskan kita bertindak. kebosanan. Salah satu alat dalam diri yang paling merangsang dan menarik adalah kemampuan seseorang menggunakan imajinasi untuk membuat gambaran dari apa yang kita lihat bagi diri sendiri dan bagi dunia. Sisi merugikan dari emosi adalah kalau orang dituding terlalu peka. atau sebagai pemimpin.Modul Diklatpim Tingkat IV 37 38 Kecerdasan Emosional (KE) 3. Hal ini memunculkan keaslian dan bakat kita untuk mengembangkan sesuatu yang unik dan yang menyatakan ekspresi diri kita. putus asa. situasi yang buruk. Imajinasi dan Kreativitas maupun inovasi memberi kita jalan untuk mencari cara yang lebih baik dalam memecahkan suatu masalah atau membangun kehidupan yang lebih baik bagi diri sendiri dan orang lain.

Modul Diklatpim Tingkat IV 39 40 Kecerdasan Emosional (KE) menuding atau menganggap segalanya patut ditertawakan. Namun caranya untuk mendapatkan semua ini sering menjadikan kita toleransi satu sama lain? Kita secara tak sadar saling menipu. “Aku teringat pada seorang lelaki muda yang mengatakan kepadaku bahwa kunci kehidupan bukan kebenaran namun kemungkinan. Berapa banyak orang yang anda lihat dengan senyum di wajahnya saat anda menelusuri jalan? Berapa banyak orang yang menerima atau memberikan simpatinya dalam sehari? Berapa banyak orang memberikan perhatian terhadap orang lain di sekolah atau di tempat kerja atau ditempat pelayanan umum seperti Rumah sakit? Berapa banyak orang benar-benar merasakan penderitaan orang lain dirumah. Kebesaran dihasilkan dari disiplin diri yang disebut Personal Mastery untuk mencapai tujuan dengan menggunakan belas kasihan yang akan memberikan sumbangan kepada kesejahteraan manusia. Beberapa dari kita sebagai pemimpin memilih menutup emosi tertentu untuk melindungi diri dari luka. Apa pun yang anda pilih untuk mengarahkan emosi adalah kritis bahwa anda belajar menggunakan kekayaan ekspresi yang . mencuri dan bahkan membunuh seolah semuanya yang kita kejar itu benar. Alih-alih memecahkan pertentangan dengan melakukan pembicaraan tanpa ancaman agar hasiinya sama-sama menang. Kerangka berpikir linear seperti ini tidak menghasilkan pimpinan administrasi yang hebat atau orang besar. namun kurangnya keseimbangan. Dalam dunia masa kini. ini semua bukanlah masalah. kurangnya kemampuan untuk mengendalikan diri. kita perlu mengerahkan emosi yang memberi kisaran ungkapan lebih banyak. kita mungkin perlu menciptakan keseimbangan dengan menambahkan lebih banyak rasa lucu dalam kehidupan. Kekasaran. saling membunuh. Kalau kita selalu beremosi dan merasakannya tidak mungkin untuk tertawa pada diri sendiri. namun hanya mencetak tirani dalam berbagai ukuran. Kalau kebalikannya yang benar. Berusaha mendapatkan gaya hidup enak (hedonis) dan ingin dihargai orang lain. kita semua saling bertarung atau lebih buruk lagi. saling memanipulasi. Kita telah terkuasai untuk mendapatkan benda materi terbaik bagi tujuan hidup kita. disekolah dan ditempat kerja? Sayangnya kita terlalu banyak. banyak dari kita yang mudah lepas kendali. dan keuntungan pribadi serta hal lain yang bersifat materi. Masalahnya adalah bukan kurangnya emosi. kekuasaan. sementara lainnya menggunakan kekuatan perasaan untuk mengendalikan dan menguasai. Menyeimbangkan pikiran emosi dengan pikiran berpikir akan memungkinkan kita menjadi lebih nyata dan jujur kepada diri sendiri atau orang lain. dan yang lebih penting. saling menganiaya. Kita dengan predikat manusia modern telah terbutakan oleh uang. Pengalaman seperti ini akan membantu kita memberi kepada diri sendiri dan menambahkan kedalaman pada karakter. Dalam banyak kesempatan seseorang telah menghabiskan lebih banyak waktu untuk mengembangkan sisi logika mereka sambil mengabaikan bagian emosional dan perasaan sebagai bagian dari keberadaan mereka. saling memainkan kekuasaan. Yang paling bengis dan kuat akan menguasai dan mengendalikan”. dan ketidaksabaran mewarnai lingkungan masyarakat kita dalam beberapa tahun terakhir ini.

Setiap kali suaminya melihat wanita lain ia menjadi marah dan suatu saat melontarkannya kepada sang suami. Tahap kesadaran digunakan dalam banyak program pemulihan. bahkan kitalah yang menghadapi masalah. ia merasa bersalah karena merasa tidak tenang dan memper lakukan suaminya secara buruk. Sekali telah melakukan penemuan penting ini. Kalau anda marah. Lima Langkah Proses Dalam Pengelolaan Diri Ada banyak teknik ditawarkan untuk melakukan pengelolan diri dengan menggunaka aspek emosi ini. Seperti halnya Siti. Kekerasan fisik seperti yang sering dilontarkan dalam budaya kekerasan tidak pernah dapat diterima dalam situasi apa pun selain untuk pertahanan diri. keberdayaan serta penghargaan. Begitu seringnya. Perasaan bersalah ini menghasilkan akibat berantai. Masalah sebenarnya adalah harga dirinya yang rendah. . Kesadaran Kecerdasan Emosional (KE) menjadi milik anda dan menyeimbangkannya dengan kekayaan perasaan anda. Dengan mengakui adanya masalah emosional berarti telah membuat langkah besar menuju pertumbuhan. Perilakunya menghancurkan perkawinan mereka. Hasilnya hanyalah pertengkaran yang membuat keduanya merasa sengsara. C. la terus menerus mengkritik diri dan mencoba menghindari rasa cemas akibat bertanggung jawab atas semua masalah yang terjadi dalam perkawinan dengan menyalahkan suami dan setiap wanita yang dikaguminya. Tahap kesadaran hendaknya dimulai dengan menciptakan kebutuhan untuk bekerja mencari pemecahan masalah dengan bantuan kawan terpercaya. Emosi adalah sesuatu yang paling penting. sangat pencemburu. ia telah berada dalam usaha menyembuhkan rasa tidak tenangnya. Bacalah cricitcal incidence berikut ini: Siti. membantu kita untuk memberi dan menerima cinta. Untuk menghadapi perasaan cemburu dan perilaku menghancurkan. Mungkin. emosi adalah dasar untuk membentuk kita menjadi manusia. kadang produktif untuk menunjukkan sisi itu karena dapat menjernihkan suasana dan memberi peluang untuk menceritakan kekecewaan atau ketidaksetujuan selama tidak mengganggu kesejahteraan orang lain. Bahkan kalau anda tidak memulainya. kalau Siti mengakui kecemburuannya dan mengakui bahwa emosi yang dirasakan adalah akibat rasa takut yang mungkin tidak benarbenar dirasakan. ada lima langkah yang dapat anda lakukan. namun menjadi sumber daya paling sering disalahgunakan dan disalahartikan. Intinya. Menggunakan emosi dapat memberikan kejelasan tentang siapa kita. Langkah pertama dalam menghadapi masalah yang berhubungan dengan emosi adalah dengan mengakui bahwa hal ini ada. Langkah ini akan membantu anda menghadapi sikap menghancurkan diri yang menghambat anda merasakan kebebasan dan harmoni. kekuatan. Karena rasa takutnya. masalah emosi masih dapat mempengaruhi anda kalau hal ini melibatkan seseorang yang berada dekat dengan anda. berarti anda siap melangkah kelangkah selanjutnya menganalisa. seorang kawanku. atau penasihat profesional.Modul Diklatpim Tingkat IV 41 42 1. yang dapat mengurangi harga diri dan hubungan anda. kita tetap menyangkal dan tidak mau mengakui adanya suatu masalah emosi atau. mengartikan diri kita. Teknik lima langkah berikut ini dirancang untuk Proses pengelolaan diri ini juga membantu anda datam mengelola sumber daya dalam diri anda dengan lebih baik. seorang kekasih. ia melukai diri sendiri yang mengakibatkan kedukaan dan kecemasan. Kecemburuannya merupakan perwujudan dari sistem keyakinannya yang negatif.

merupakan tindakan yang sangat membantu. Siti menyadari tindakannya bukanlah asli dirinya karena timbulnya rasa bersalah yang ia rasakan setelah setiap kejadian. Siti hendaknya mulai memikirkan tentang mengapa ia merasa seperti ini. Dalam banyak hal adalah penting untuk selalu menggunakan langkah analisa sebagai cara memberikan kejelasan dan pemahaman. Penegasan Siti untuk mengatasi kecemburuannya dapat berupa pernyataan : “Aku tahu. apa yang diperlukan untuk membuat perubahan yang dibutuhkan dalam kehidupan. pembicaraan diri macam apa yang ia gunakan dalam pengembangan perilakunya. prasangka. Penegasan hendaknya positif dan benar-benar tertulis atau berupa pernyataan mental yang anda buat tentang diri sendiri. atau masalah lainnya yang mempengaruhi diri dari dalam. merupakan hal yang berlainan untuk mencoba dan memilih siapa. Analisa Penting mengatakan bahwa aku memiliki masalah emosi dengan kecemburuan. Adalah penting bersikap jujur dan positif dalam penerapan. dan pengakuan atas tingkat kesungguhan yang penting untuk memenuhi tuntutan menghadapi berbagai tantangan. dan penuh pengabdian guna mengubah cara berpikir dan bertindak dalam menghadapi berbagai tantangan (adversity ). Anda telah memulai kegiatan dengan membaca buku ini. siapa atau apa yang memicu tanggapan ini. dengan tujuan menjadi yang lebih baik. Melakukan penegasan setiap hari akan melatih pikiran untuk berpikir positif dan menghentikan serangan negatif yang telah menjadi kebiasaan. Tidak boleh membiarkan rasa takut atau ketidakpastian tentang diriku mempengaruhi pikiranku. dan ketidakmampuan berhubungan dengan seseorang dalam tingkatan yang lebih dalam. namun bagi kebanyakan di antara kita membutuhkan usaha terus menerus.Modul Diklatpim Tingkat IV 43 44 Kecerdasan Emosional (KE) 2. bilamana. Ia mungkin ingin mendalami latar belakangnya untuk menentukan apa yang diketahui tentang dirinya sendiri dan apakah citra diri yang dihasilkan. Mari gunakan masalah Siti sebagai contoh berhadapan dengan tahap analisa.” Membaca bacaan yang dapat mengilhami dan memperkaya pikiran dengan pemikiran positif dan sehat. Hal ini mungkin bermanfaat bagi orang yang tegas. Walau demikian. saat ia paling menderita. Begitu menemukan sumber masalah maka harus menentukan tantangan dalam diri anda. Penegasan dapat menjadi pilihan positif bagi skenario negatif yang di mainkan saat merasa takut atau dihadapkan pada tantangan. Kesungguhan Dalam Diri Menghadapi Tantangan Sikap ambivalen membuat kita ragu dan tidak sungguh-sunguh. Dengan melakukan penggalian ini ia dapat menemukan sumber perilakunya. Mungkin membantu untuk menganalisa masalah pribadi bersama ahli yang terlatih atau kawan yang dapat memberikan masukan. Khususnya bermanfaat untuk menggunakan penegasan atau pembicaraan diri yang positif saat dihadapkan pada situasi penuh ancaman. Seringkali kita berpikir bahwa kita hanya memiliki kebiasaan buruk atau merasakannya saja. Aku akan belajar . Katakan kepada diri sendiri : “ Aku akan menerima bakatku apa adanya dan membiarkan cintaku mengisi diriku dengan kedamaian dan penghargaan atas siapa dan apakah aku ini. 3. Langkah ini memerlukan realisasi dari apa yang perlu diubah. dan mengapa. apa. dan mengapa rasa takut dan marahnya berkembang sampai harus menanggapi secara negatif. terpusat. aku harus ingat bahwa aku cantik dan terhormat yang perlu mempercayai cinta suami. dan tidak dengan menyalahkan diri sendiri atau orang lain. aku merasa tidak tenang karena kurang percaya diri. tidak menyukai diri. Menyadari tentang pentingnya penegasan setiap hari adalah dengan memulai memusatkan pikiran pada cara-cara yang dapat mengarahkan kembali pemikiran anda.

Tujuan lainnya dapat berupa: mencari sumber daya tambahan guna membantu mempertahankan tujuanku . akan mengizinkan diriku untuk terus mencoba. Strategi kedua : menentukan bentuk pembicaraan apa yang paling mengintimidasi anda. Ingat. Dengan melakukan hal ini. atau saat berada dalam bentuk pemenuhan gayanya. berlatih menghasilkan kesempurnaan. misalnya : “ Aku akan membiarkan diriku membuat kesalahan.Modul Diklatpim Tingkat IV 45 46 Kecerdasan Emosional (KE) menerima bakat yang orang lain miliki selain yang dikaruniakan kepadaku. 4. yang dapat memberdayakan diriku saat membicarakan atau menuliskan situasi ini. Aku tidak akan bersaing atau membandingkan dengan orang lain sebagai cara menentukan kelayakan diriku. Dari penelitian ini. kelemahan. dan berdebat. Berdoa tidak lain merupakan melepaskan suara dalam diri yang menghancurkan. anda akan mulai menerapkan bentuk ini sambil mencari alat yang paling membantu. sementara pada saat bersamaan. mulailah menuliskan tujuan yang dapat berupa. Kegiatan ini memberikan peluang besar untuk melibatkan pembimbing atau kawan dalam memainkan peranan sebagai pendengar atau pembaca. “anda mungkin ingin mengembangkan uraian yang akan menampilkan pesan dalam suatu pembicara. Kalau anda diharapkan mengungkapkan ide secara lisan. dipodium. Penegasan harian lainnya adalah. Lalu. dan masalah lingkungan anda yang harus dipertimbangkan. Banyak usaha yang berhasil apakah berupa penggabungan bisnis. anda dapat mulai mengembangkan rencana bertindak dengan memperhitungkan kekuatan. Tempat pertama untuk memulai merancang strategi pribadi anda adalah dengan menentukan tujuan keseluruhan dan setiap minggu merancang tujuan yang akan mendekatkan anda pada pencapaian keinginan. Aku orang yang menyenangkan dan terhormat.” Juga sangat membantu jika meminta orang lain untuk membantu anda berhadapan dengan tantangannya. adalah berguna mempelajari berbagai teknik menulis yang digunakan untuk membujuk. Berdoa menegaskan kesatuan anda dengan Tuhan dan memberi kekuatan serta perasaan yang diperbaharui atas maksud yang dapat mengarah pada kreativitas. apakah berbicara di depan umum atau . misalnya: Strategi pertama : tujuan atau keinginan sehingga lebih siap dalam mengungkapkan pandangan.” Berdoa yang dilakukan secara khusyuk merupakan bentuk lain dari penegasan. memberitahu. Bahanbahan seperti ini sangat banyak dan dapat dijumpai di toko buku atau perpustakaan. Semakin benar-benar melakukan sesuatu yang anda takuti. Strategi Untuk mecapai tujuan yang ditentukan diperlukan strategi. suatu ketrampilan yang ingin dikuasai. suatu uraian terinci akan memberi arah sehingga anda dapat mengembangkan dan mencapai tujuan. Strategi ketiga Kalau anda menggunakan tulisan sebagai cara pengungkapan. Kalau anda ingin mulai membicarakan hal yang diinginkan dan bukannya mengatakan sesuatu serta menghabiskan waktu berputar-putar akibat rasa segan mengungkapkan diri sendiri. atau tim bola basket yang berusaha memenangkan babak final dimulai dengan menetapkan tujuan terlebih dahulu dan kemudian strateginya. langkah berikutnya adalah merancang strateginya. : menentukan apa yang dapat menjadi gaya ber komunikasi paling efektif. dan lalu melakukan nya di sepan kaca.

Walau tidak tahu apakah penulis telah melakukannya terlalu jauh. penulis menyadari bahwa ia mulai menyukai pekerjaannya. kita biasanya dapat dengan benar mengetahui apakah kita telah berhasil atau gagal. Orang lain pun juga demikian. kita menolak menerima pendapat mereka yang mengemukakan kesalahan yang telah kita lakukan. Dengan terkejut dan suka cita. ia masih cenderung sangat mengkritik dirinya namun aku juga melihat bahwa ia membiarkan merasakan sedikit imbalan dari kerja kerasya. yang dengan satu cara dapat membuktikan bahwa suara pemuasan dirinya adalah salah. dan bukan suara pemuasan diri yang menginginkan kita agar tetap sama. “anda melakukan pekerjaan yang memuaskan. Saat penulis melihat senyumannya dan akhirnya mendapatkan . atau profesional berarti melakukan. Setelah mendengar analisanya yang panjang dan tidak adil dari uraiannya. Evaluasi Kalau mengandalkan suara asli dalam diri yang berakar pada keberadaan kita dan mengetahui kehebatan sejati diri sendiri. Semuanya nyaris seolah tidak dapat menahan diri untuk mengakui bahwa ia memiliki bakat berpidato. Penulis maksudkan pendapat penulis akan menyerupai perintah. Kalau setiap orang memperhatikan kita. Seorang penulis mengajari seorang kawan dalam mempersiapkan dirinya berpidato. anda anggap anda harus menjadi yang sempurna. la mengeluh tentang pikirannya yang terlupa sejenak dan berusaha mengulang seluruh pidatonya dengan sikap negatif yang sama. la masih jauh dari kesempurnaan yang masih menjadi suatu tujuan tersendiri.” Penulis tersebut berharap bahwa apa yang penulis katakan akan menghapus rasa kehilangan dari sikap memuaskan dirinya. Walau demikian. 5. Pada kenyataannya ia memberikan ceramah yang sangat luar biasa. namun kali ini telah membuktikan diri. Misalnya. Akibat kesalahan ini. Strategi menghasilkan tindakan dan untuk mencapai tujuan apapun. semakin baik dalam mengungkapkan perasaan sejati anda. ia kehilangan kenikmatan menerima tepukan tangan dan banyak penghormatan yang biasanya menyertai. belajarlah dari kesalahan namun hargai diri sendiri kalau memang layak. Penulis tersebut sangat terkesan atas caranya membawakan pidato dan juga terhadap isinya. saat alarm jam berbunyi di awal fajar bangkitlah dan bangun. Melatih setiap hari ketrampilan yang ingin anda kuasai. ia membuat satu kesalahan dalam suatu naskah yang berlembar-lembar isinya dan akibatnya harus terus berpegang pada bagian kecil itu. akan membuatnya semakin mudah untuk mengatasi ketakutan di bawah tekanan atau dalam kesempatan penting. tidak peduli seberapapun kecilnya. Tidak pernah membiarkan apapun terabaikan. kita menjadi pengkritik terburuk bagi diri sendiri. Kita dapat menemukan kesalahan bahkan kalau harus menggali dalamdalam. Saat membawakan pidatonya lagi. Langkah strateginya adalah bagian tindakan dari program perbaikan diri anda sendiri dan hendaknya diikuti oleh langkah akhir. dan mengurangi usaha untuk tumbuh dengan mengingatkan tentang semua aspek negatif keberadaan kita.Modul Diklatpim Tingkat IV 47 48 Kecerdasan Emosional (KE) mengungkapkan ketidaksukaan atas pelayanan buruk suatu restoran atau mengucapkan selamat kepada orang lain di saat yang tepat. apakah pribadi. Ia berusaha kembali ke kepompong pelindungnya yang menjadikan ia seorang perfeksionis (selalu ingin menjadi yang sempurna). penulis menerima telepon darinya yang meminta penulis bersedia membantunya lagi dalam mempersiapkan ceramah. Setelah ia sempat berpikir. padahal tidak. evaluasi. Kita menganalisa secara salah segala yang pemah kita coba lakukan. la tidak menyadari ia harus mengendalikan diri untuk memaafkan diri telah berbuat kesalahan dan bahwa ia juga dapat mengizinkan dirinya untuk menikmati keberhasilannya. Kalau menggunakan suara pemuasan diri yang ingin terus menahan.

suara pemuasan diri kita memperkuat ide tentang ketidaksempurnaan. dan menghadapi kenyataan masih akan terluka akibat kurangnya cinta dan penerimaan. Berusaha mengevaluasi orang lain adalah penting untuk pengembangan diri. namun atas kenyataan bahwa ia kini mulai menghargai dirinya sendiri. kita menimbulkan pertentangan dalam diri sendiri saat menerima informasi yang positif. Merupakan paduan banyak ide yang diterima kawanku bertahuntahun yang membentuk keadaan. Bagaimana cara seseorang dapat menemukan kebahagiaan di tempat yang demikian? Tentu saja anda dapat. Belakangan ia mengatakan kepada penulis bahwa ia selalu dihantui oleh kebutuhan untuk menjadi yang paling sempurna. Maka perburuannya menjadi lebih enak daripada pencapaian kesempurnaan biasa. maksudmaksud tersembunyi serta ketidaksantunan. Tekanan dari mencoba mendapatkan cinta bersifat menyesuaikan dengan keadaan. Gaya Beiajar Pribadi (Learning Style) Seberapa banyak diantara kita yang tertarik dan ingin pergi ke Kantor? Merekalah yang telah menemukan minat dan arti dari pekerjaan kita. Dampak Kepribadian Terhadap Kecerdasan Emosional 1. apakah ia dapat menerima penghargaan dan cinta. dan hanya memasukan komentar yang membantu tumbuh sambil melupakan yang hanya akan memburukkan. Juga menyakitkan bagi mereka untuk menghadapi alasan sebenarnya mengapa mereka menjadi orang yang suka melukai orang lain. Adanya tantangan serta kuatnya hasrat untuk mencapai sesuatu tujuan menjadikan kantor sebagai tempat yang dinamis untuk didatangi setiap hari. Sementara beberapa dari kita terlalu keras terhadap dirinya sendiri dan berusaha mencapai kesempurnaan. kita akan dapat memperkaya keberadaan dalam diri kita.Modul Diklatpim Tingkat IV 49 50 Kecerdasan Emosional (KE) tepuk tangan. mereka lebih senang bekerja diluar suasana kantor. Saat kita berjuang membuktikan suara dalam diri kita adalah benar. D. asal dimulai dengan EQ pribadi anda. Kantor adalah tempat kita dapat meraih semua dan menimbulkan rasa puas. Namun demikian bagi sebagian orang tempat kerja bukanlah merupakan lingkungan yang menyenangkan. la telah membentuk tujuannya yaitu menjadi yang sempurna. Dengan menerima kritik positif. Kita dapat juga belajar dari setiap orang. Ia menggunakan ukuran dalam bayangan yang dibentuk dari kebutuhannya untuk diterima. yang merupakan impian untuk menutupi kenyataan bahwa ia takut atas kenyataan. yang membuat mereka tidak bersedia melihat kenyataan atas tindakan mereka. Dalam situasi ini selalu ada persaingan negatif. . kalau kelak berhasil mencapai kesempurnaan ia masih juga tidak mendapatkan cinta. Orang yang seringkali melukai kita yang paling banyak mengajarkan pada kita. Lebih mudah berpurapura menjadi orang yang menyenangkan dan mencari alasan saat tindakan anda tidak sesuai Menyalahkan orang lain dan bukannya bertanggungjawab adalah cara yang cerdik guna menghindari keharusan untuk berubah. Karena kita telah memproses banyak ide tentang diri kita selama bertahun-tahun. Biasanya orang ini memiliki kepercayaan diri rendah. penulis turut berdiri dan bertepuk tangan. Kita merasa sukar meyakinkan diri bahwa kita orang yang berharga dan berbakat. lainnya tidak pernah bertanggung jawab atas tindakan mereka dan selalu menudingkan telunjuknya ke tempat lain. Begitu seringnya kita tidak merasa jujur terhadap diri sendiri karena beberapa ukuran bayangan yang berasal dari kebutuhan untuk diterima. dan untuk meyakinkan kepemimpinan dalam dirinya bahwa ia adalah orang yang berharga dan penuh bakat. menyebabkannya meragukan ketika ia benar-benar menerima penerimaan dan pengakuan yang positif. tidak hanya bagi hasil hebat yang telah diusahakannya.

F. pengharapan dan kesukaan kita atas pekerjaan dan bagaimana kita diperlakukan. kita akan jatuh ke dalam jebakan melakukan sesuatu yang berlawanan dengan prinsip. Pengelolaan Diri. Pengkondisian Pribadi. . kita akan membentuk visi. Apabila kita mempunyai harapan bahwa kita seharusnya menjadi seorang manajer. Selain itu perlu dipahami pula dampak dari kepriadian seseorang terhadap kecerdasan emosional. visi kita tidak akan sesuai dengan situasi kita dan karena itu situasi kerja tidak akan memuaskan diri kita. b. norma dan perilaku kita. Ini adalah berkaitan dengan pandangan dalam dan luar diri anda. Kepemimpinan Diri Ini mencakup luasnya kendali. Kalau karakter kita lemah. misi.Modul Diklatpim Tingkat IV 51 52 Kecerdasan Emosional (KE) 2. a. bagaimana melihat diri anda dan lingkungan yang sesuai bagi anda. visi dan lingkungan. Rangkuman Penerapan kecerdasan emosional dapat dilakukan melalui strategi dalam menanggapi sesuatu masalah strategi dalam pengendalian diri. Dengan bertambahnya pengalaman. pribadi. Paradigma Pribadi. Karakter kita menciptakan berbagai prinsip-prinsip dan nilai-nilai kita. Bagaimana melihat diri anda dalam hubungannya dengan orang lain akan membuat perbedaan dalam cara bagaimana anda berhubungan dengan orang lain dikantor/ditempat kerja anda. baik yang nberupa gaya belajar. Ini melibatkan karakter kita. Hal ini mencakup pengharapan. E. Mengetahui apa yang anda inginkan dalam hidup. sedangkan kita ternyata hanya menjadi staf biasa. kepemimpinan diri dan pengelolaan diri. Aplikasi Gaya Beiajar dan Kecerdasan Emosi Untuk dapat mengaplikasikan gaya belajar yang mencerminkan kecerdasan emosi pribadi sehingga dapat menemukan kebahagiaan ditempat kerja dapat dimulai dengan pemahaman atas: 4. merupakan pertimbangan yang penting dalam menggapai karier. Apabila kita yakin bahwa kita memiliki keefektifan dan kemampuan untuk mengelola nasib kita sendiri sampai batas tertentu. Latihan Diskusikan dalam kelompok kecil membahas langkah dan strategi mengaplikasikan kecerdasan emosional baik dalam menanggapi pengelolaan serta pengendalian diri. 3. proses pengendalian diri serta dampak-dampak dari kepribadian yang dimiliki masing-masing anggota kelompok. maka kemungkinan besar kita akan dapat menemukan kebahagiaan dalam posisi yang mungkin tidak ideal bagi kita pada suatu waktu tertentu. yang akan memakan korban pada kesejahteraan dalam diri kita. raksasa yang bersemayam dalam diri kita dan kesejahteraan kita. aplikasi gaya belajar.

walau kita tidak sama sekali apa yang harus dilakukan dengan informasi yang tersedia selama terjadinya suatu masalah atau krisis. Hidung. anda merasa seolah terjerumus ke dalam pasir penghisap yang menyeret masuk tubuh anda satu inci demi satu inci. mulut (apa yang kita katakan). Berikut ini kami tawarkan beberapa strategi untuk dikaji. Pengalaman yang lalu adalah penting kalau digabungkan dengan keterbukaan baru. Ketika kita telah memutuskan apa yang harus dilakukan biasanya didasarkan pada data yang tidak lengkap atau tidak rasional yang tidak dapat memberikan gambaran yang menyeluruh. Strategi Kecerdasan Emosional Dalam Lingkup Tugas. Ruang lingkup kajian KE/EQ ini lebih banyak difokuskan pada masalah emosional yang terdapat dalam lingkungan kerja. Pandangan tersebut merupakan perpaduan indera kita: mata (apa yang kita lihat). kita tidak melatihnya untuk menyaring pengalaman masa lalu yang tidak menyenangkan. dan menguraikan masalahnya serta memberikan pendapat anda tentangnya. dan arah yang terbaik dalam menemukan kebahagiaan dan kepuasan. dan hidung (apa yang kita cium). atau untuk menetapkan masalah kita. Akibatnya mereka tidak dapat bekerja bersama bagi minat terbaik kita. Namun masalahnya. segalanya mendadak menjadi kacau membingungkan.Modul Diklatpim Tingkat IV 54 Kecerdasan Emosional (KE) BAB V KEPEMIMPINAN DAN DINAMIKA EQ DI TEMPAT KERJA Setelah membaca Bab ini. A. Namun kita biasanya tidak mengelola pekerjaan mereka atau memberi arah sesuai tugas mereka. telinga (apa yang kita dengar). namun pada saat anda mulai menganalisa. Bahkan walau ada sebuah cabang pohon yang kokoh tepat di samping tangan anda 53 . pengendalian emosional dalam menjalankan tugas. Rahasia PMHTM (Pikiran. yang kuat anda masih juga tidak dapat meraihnya untuk menarik anda keluar. dan berusaha mengatakan kepada anda apa yang harus dilakukan dan bagaimana memikirkannya. Beban itu adalah pendapat dalam diri anda yang sangat luas yang berusaha mendapat perhatian anda. Pandangan dalam diri kita bahkan seringkali ada dalam keadaan yang tenang dan menyenangkan. Kita dapat menggunakan pandangan dalam diri kita untuk memberitahu kita cara menganalisa suatu keadaan. Mulut) Pernahkah anda berada dalam suatu keadaan yang di mulai sebagai suatu masalah. Kita menggunakan film lama untuk mendapatkan gambaran baru yang mengakibatkan pengambilan gambar dua kali dan menghasilkan gambar yang kabur. Seolah ada beban berat yang menahan tubuh anda ke bawah. Telinga. 1. apa yang kita butuhkan untuk menjadi efektif. dan lepas kendali? Dengan bertambah masalah. Penyebab terjadinya beban ini adalah pandangan dalam diri anda mengartikan seluruh situasi dan orang luar sebagai faktor yang mempengaruhi anda namun tidak menolong anda mengatasi masalah. peserta diharapkan mampu memahami strategi penerapan kecerdasan emosional dalam lingkup tugas. dan kiat untuk mengembangkan dan mempertahankan keterampilan kecerdasan emosional. Pandangan dalam diri kita biasanya bebas mengembara kesemua arah mengumpulkan dan memilah data-data. Mata. pikiran (apa yang kita pikirkan).

Kritik terburuk kita berada dalam pikiran dan dapat menjadi musuh terburuk kita. la memberi kita kerangka kerja yang menunjang sistem pengelolaan emosi dalam diri kita. hanyalah suatu strategi bekerja bersama dalam menggunakan semua panca indera kita pada saat mengambil keputusan yang bekaitan dengan emosi. mengembangkan kreativitas. Pikiran kita dapat mengulang kembali apa pun yang kita inginkan bilamana dikelola dengan baik. Kita berpeluang .H. a. dengan menggunakan rincian sebagai batu loncatan untuk memahami dan mengelola emosi kita bersesuaian dengan pikiran rasional kita. dan dorongan untuk mencoba b. Kalau kita mengisinya dengan pemikiran yang produktif dan positif kita akan memungkinkannya bergerak ke suatu arah yang mampu mendorong dan memuas kan tujuan hidup kita. Masing-masing indera kita memainkan peranan penting dalam membantu kita menguraikan situasi rumit yang sedang kita hadapi dalam soal emosi. kebahagiaan. sehingga kita dapat menggunakan pilihan terbaik dalam mengelola emosi untuk meningkatkan kinerja kita.” Ini benar dalam pengambilan keputusan selain dalam kehidupan sehari-hari.M. Rahasia PMHTM lainnya adalah menggunakan mata kita untuk mengamati apa yang ada di sekitar kita. Kedalaman dan kapasitas pikiran manusia sungguh mengagumkan pada umumnya orang biasa hanya menggunakan sebagian kecil saja dari kemampuan mentalnya. Kita mampu memasukkan rangsangan informasi ke dalam pikiran kita yang dapat memperluas dan memperkaya dasar pengetahuannya. Pemikiran negatif dapat menghambat pengembangan diri kita. Pikiran: Apa yang kita pikirkan tentang diri kita dapat meningkat kan atau mengurangi potensi kita. dan mengalami hal baru dapat memperluas cakrawala kita dan menyiapkan kita menjadi pelajar kehidupan dan bukannya menolaknya. Ini membutuhkan latihan memahami esensi. Mata: Dapat memberi kejelasan dan fokus pada suatu situasi. Benih yang kita tanam dalam pikiran kita dapat menumbuhkan bunga atau cabang baru. Dunia yang kita tinggali mendorong kita untuk memandang diri kita sama lemah dan sama memerlukan hal-hal yang tidak kita miliki. Pada umumnya. kita terkondisikan untuk berpikir negatif dan bukan berpikir positif karena hal ini menguntungkan orang lain dan menempatkan guliran bola emosi di pihak kita dan bukan di pihak orang lain yang mencoba mempertahankan keunggulan mereka dengan membiarkan pengaruh negatif ini menjadi bagian pemikiran dan penafsiran atas diri kita.T. Terserah pada kita untuk memanfaatkan alat yang menakjubkan ini yang menjadi dasar kemajuan hidup kita. dan kepuasan dalam diri. prinsip serta penerapan disiplin mental. Pemikiran menghancurkan diri membatasi kemampuan kita meminta bantuan saat diperlukan. Membaca. maka kita memberikan kendali pada orang lain atas apa yang kita pikirkan dan apa yang kita lakukan. Rahasianya berupa proses yang membantu kita mendapatkan gambaran secara keseluruhan. ia akan memilah melalui yang terbaik dan terburuk untuk memberi kita perspektif. tantangan baru dan penuh inovasi. mendengar pendapat ahli. Albert Einsein yang jenius ini mengakui bahwa hanya + 5 . melakukan penelitian. dan hal ini menciptakan kebanggan palsu yang menjadi sumber kekecewaan dan menghambat kita melakukan hal-hal yang diperlukan untuk menemukan kedamaian. kalau kita mengajarkannya melakukan hal ini.Modul Diklatpim Tingkat IV 55 56 Kecerdasan Emosional (KE) Rahasia P.10% saja dari kemampuannya yang dapat dipergunakan.M. Moto dari the United Negro College Fund adalah “Pikiran adalah hal terlalu luar biasa untuk disia-siakan.

Ketika aku menyatakan kekagumanku atas kemampuannya ini ia mengatakan kepadaku bahwa sebagai seorang perawat ia terlatih untuk mengenali dan memeriksa pasien secara rinci. Walau ia tidak bertemu denganku selama lebih dari dua tahun. ia merasakan kebaikan dan keburukan indra penciuman kita adalah sesuatu yang sering tidak kita perhitungkan. orang. atau saat kita mencium sesuatu yang busuk yang menunjukkan bahwa kita harus menelitinya lebih lanjut. Dalam melakukannya ia telah mempertajam matanya atas setiap rincian dan ingatan. dan rincian dengan cara yang dapat menambahkan dimensi atas pemahaman kita terhadap apa yang menjadi keharusan dalam pengambilan keputusan. Bagi orang lain mencium bau hujan atau tanah dapat . Kurangnya pengetahuan terhadap lingkungan ini dapat menjadi membahayakan juga kalau kita tidak menyadari unsur yang dapat melukai kita. menyaksikan gerakan tubuh dapat sangat membantu. c. Anak mudah terserap oleh apa yang mereka lakukan sehingga mereka tidak dapat melihat sebuah mobil sedang meluncur ke arah mereka atau orang yang tidak dikenal datang mendekati mereka. rona wajah mereka dan bahkan mata mereka saja telah dapat memberitahukan anda lebih banyak daripada yang ia katakan. Melatih penggunaan mata kita sebagai alat untuk mengumpulkan informasi tambahan adalah investasi paling baik yang dapat kita lakukan untuk menjadi lebih awas. dan kalau mereka marah serta tingkat kemarahannya. gerakan tubuh mereka. Aroma bunga mawar atau parfum sangat menyenangkan dan dapat mengartikan sesuatu yang istimewa. Dalam perundingan. Ada kursus yang dapat membantu anda menjadi lebih awas dalam mengamati orang atau suatu keadaan. kalau senyum mereka tulus. dokter. ia dapat juga mengungkapkan pemikiran anda. Melihat dunia anda. Perhatikan kasus berikut ini dengan cermat “Seorang kawanku yang menjadi perawat kesehatan datang mengunjungiku. Mata dapat menjadi cermin dua muka saat anda menggunakannya memandang dunia. Hidung: Seperti peringatan tanda bahaya. Hal ini sangat kritis bagi setiap aspek kehidupan. Dengan melihat kedalam mata seseorang anda seringkali dapat mengatakan apakah mereka sedang memegang kartu unggulan dalam permainan kartu. aku sangat terkesan bahwa ia mampu mengingat sampai sekecil-kecilnya segala perubahan yang aku lakukan dalam ruang dudukku dan benda-benda yang kebetulan aku tambahkan. ilmuwan.” Sebagai karyawan berapa banyak di antara kita yang pergi dan pulang ketempat kerja tanpa mengenali lingkungan sekitar kita? Kita membatasi peluang untuk menikmati kecantikan kehidupan disekitar kita . Petugas polisi. atau saat kita mendeteksi sesuatu yang rusak. adalah sedikit contoh pekerjaan profesional dimana melihat dan mengamati secara holistik dan sistemik memegang peranan penting.Modul Diklatpim Tingkat IV 57 58 Kecerdasan Emosional (KE) melihat kejadian. Dalam bidang komunikasi non verbal dikatakan bahwa dengan melihat bagaimana seseorang bertindak. Banyak pekerjaan membutuhkan seseorang yang mampu mengamati dengan menggunakan mata mereka terhadap orang atau tempat. Kita menggunakannya dengan tidak sadar kecuali kita mencium asap yang membangkitkan kesadaran kita akan kemungkinan adanya api. dapat membebaskan kita dari memakan makanan yang tercemar. mengetahui perubahan di sekeliling anda dan apa-apa yang tampaknya tetap sama akan semakin diperlukan saat anda berinteraksi dengan berbagai rangsangan.

kita tidak mendengarkan. Kalau pesannya tidak disampaikan dengan jelas secara cepat. Bagi mereka yang tidak dapat melihat. dapat banyak memberitahu mereka tentang dunia yang mereka jelajahi. dan kalau kita melakukannya juga adalah untuk mempersiapkan jawaban kita untuk mengabsahkan pemikiran kita sendiri. Yoga mendasarkan diri pada pernapasan dan hidung menjadi hal paling dasar dalam memasukkan udara segar dan mengeluarkan racun yang menyebabkan kita tertekan. Melalui penggunaan hidung kita lebih banyak. mengatakan pandangan kita. d. Bagi kebanyakan. Hal ini memberi kehidupan yang menghubungkan kita dengan atmosfir.Modul Diklatpim Tingkat IV 59 60 Kecerdasan Emosional (KE) membawa perasaan penuh ketegangan dan kedamaian. Dalam olah raga dan senam rutin lainnya bernapas melalui hidung kita dapat menunjang kegiatan kita. untuk mencari jalan agar orang lain mengatakan apa yang kita ingin dengar. penggunaan indera penciuman adalah sangat berharga. Lingkungan kita yang bergerak dengan pesat bukan tempat yang sesuai untuk tempat mendengarkan apa yang harus dikatakan seseorang. kita lebih tahu. Mendengarkan secara efektif membutuhkan kesabaran dan kesediaan mencari informasi baru. ia bahkan dapat menjadi pimpinan tim. Mencintai adalah juga mendengarkan. Mendengarkan adalah suatu ketrampilan tersendiri. gugup atau tidak menentu. Apa yang dicium oleh hidung biasanya akan menggerakkan indera lainnya untuk berfungsi. Mencium kecantikan lingkungan kita adalah salah satu kebahagiaan yang dapat kita raih. Hal ini menghangatkan diri kita dan mengerahkan semua indera kita untuk turut menikmati suasananya. Segalanya berkecepatan bunyi 30 detik. Ia dapat menyakitkan kalau dihadapkan pada kaum kolot jaman dahulu. Merasakan kehidupan adalah dengan meresapi seluruh aromanya. Binatang dapat mengandalkan penciumannya. Kita telah terbiasa terhadap film-film penuh laga masa kini di mana anda nyaris tidak sempat duduk dan memasukkan segenggam berondong jagung ke dalam mulut sebelum anda terangkat dari kursi anda melihat aksi di layar. Lebih mudah berbicara dan lebih menarik mengatakan apa yang kita tahu daripada berusaha memahami manusia lainnya. Ini sangat berharga saat kita kecewa secara emosional. Salah satu aspek paling penting dari hidung kita adalah udara yang kita masukkan ke dalam paru-paru melaluinya setiap hari. Kalau kita tidak dapat bernapas sendiri. orang akan tidak menghiraukan anda. Telinga : Memungkinkan kita mendengar. dan mengungkapkan diri kita agar dimengerti. Kegiatan paling berat adalah mendengarkan orang lain dan memahami. dibutuhkan peralatan untuk membantu kita bernapas. atau berharap dapat menafsirkan apa yang benar-benar dikatakan pembicara karena dalam pikiran kita. namun sungguhkah kita mendengarkan? Dari semua keterampilan berkomunikasi yang dapat kita tingkatkan tidak ada yang lebih kritis daripada kemampuan kita mendengarkan. Apa yang kita cium di sekeliling kita dapat berlaku sebagai peringatan untuk berhati-hati atau segera meninggalkannya. Kita terkondisikan atas keinginan mengatur segalanya secara langsung. Membiarkan hidung kita menambah indera kita yang lain dapat memberi kita kelengkapan. Pepatah “hidung mengetahui” adalah benar. beberapa dari kita mampu merasakan ketegangan tak terucapkan karena tubuh mengeluarkan aroma yang menandakan berbagai keadaan emosi dan fisik. Kalau anda berputar atau berbicara dengan lambat kebanyakan orang akan menyelesaikan jawabannya atas pendapat anda sebelum anda mendapat .

Dengan mendengarkan kita tidak hanya menambah pengetahuan yang akan sangat bermanfaat dalam kehidupan kita sehari-hari.. Tidak ada yang lebih berarti bagi seseorang daripada didengarkan dan dihargai hak mereka untuk berpendapat bahkan kalau mereka tidak sepakat dengan anda. saat kita berbicara kemungkinan besar kita tidak berpikir sebanyak. menambah pengetahuan (memperbaiki kemampuan kecerdasan kita). aku memasukkan kakiku ke dalam mulutku. pemikiran dan sikap orang lain). e . bagaimana hal itu membuat mereka merasa. Dalam hubungan pergaulan kita mengucapkan hal-hal untuk melukai.” dan seperti yang dikatakan kawanku tentang jawabannya yang demikian cepat. pertama. bagi kebenaran (menemukan kenyataan suatu keadaan). aku berada di muka sampai aku membuka mulutkku. Mulut: apa yang diucapkannya dapat menentukan kita benar atau salah. Wanita terkenal akan kemampuannya menyatu dengan emosi secara cepat dan pada saat pria memulai halnya dengan mengatakan : “Aku merasa. Dengan tidak mendapatkan masukan yang cukup kita cenderung membuat anggapan. Kebanyakan dari yang kita miliki dan akibat dari kehidupan kita bergantung pada apa yang kita katakan dan bagaimana kita mengatakannya... dan mendengarkan apa yang orang lain pikirkan dan rasakan. “apa yang muncul akan keluar”. Kecenderungan mendengarkan sementara mulut kita berbicara akan menyebabkan beberapa masalah. Ingatlah pada pepatah. bersikap menjurus dan memberi nasehat dalam mengambil keputusan. Adagium ini menunjukkan suatu kenyataan apa yang kita katakan memiliki berbagai dampak bagaimana kita dipahami... Bahkan kalau kita tidak berbicara dengan suara kita. mengamati sebaik. Harus ada keseimbangan antara mendengarkan dan berbicara yang memungkinkan kita mendengar untuk memahami dan berbicara dengan cerdik. Mendengarkan dapat beragam bentuknya..” Wanita telah selesai mengatakan yang selanjutnya kepada mereka dari apa yang mereka rasakan. atau untuk melindungi citra yang telah kita bentuk. Berbicara adalah penting dan merupakan ketrampilan yang kita gunakan setiap hari agar tetap selamat. untuk menguasai suatu pertentangan atau seseorang. kita juga menerima penghargaan dan pengakuan orang lain. hak ini menjadi tanggungjawab kemampuan kita untuk tumbuh sebagai seseorang. semuanya sebelum pria sempat mengatakan bagaimana perasaan mereka. dan simpati (membantu orang lain). dan untuk menemukan pergaulan yang . dan apa yang akan kita makan malam ini. apakah kita memecahkan masalahnya atau bahkan mengumbarnya semakin parah. Kita dapat mendengarkan dengan penuh empati (benar-benar menyatu dengan perasaan.. memahami (mendengarkan kedalaman dan keluasan apa yang dikatakan orang). mendukung (memberi dukungan saat orang menghadapi berbagai tantangan atau mengatasi kekurangan).Modul Diklatpim Tingkat IV 61 62 Kecerdasan Emosional (KE) kesempatan mengatakannya. Seringkali kita mencoba dan mengubah apa yang telah kita katakan untuk menyelamatkan keadaan daripada menjadi semakin buruk. mengapa mereka merasa seperti itu. Beberapa dari kita membutuhkan tambahan waktu menjelaskan setelah mulut kita mengakibatkan salah pengertian atau salah penafsiran dari apa yang kita ingin katakan. pemecahannya. “kalau saja aku berpikir sebelum berbicara. Saat menggunakan apa yang kita katakan sebagai alat pengendali atau membuat kita menjadi lebih unggul. kita masih dapat menggunakan bahasa isyarat atau teknologi lainnya.

namun begitu anda mendengar. Aku ragu. mutu dari apa yang mereka katakan. mendapatkan wewenang. Masalah terbesar pada mulut kita adalah bahwa ia biasanya dikendalikan oleh emosi kita. Pernahkah anda melihat seseorang yang cantik kehilangan semua pesonanya di saat mereka membuka mulut mereka? Persis seperti mereka berubah tepat di depan mata anda. Apa yang kita katakan dapat memberikan kredibilitas atau membawa . dan hasilnya adalah mengumbar rasa frustasi kita. Sang dokter gigi dan petugas kebersihan sedang bertengkar hebat. Setelah setengah jam kemudian. Aku belakangan diberitahu bahwa dokter pertama adalah yang paling baik. Aku membuat janji bersama seorang dokter gigi yang ditunjukkan oleh petugas hotel tempatku menginap. Wanita ini menuduh sang dokter ingkar janji untuk meninggalkan istrinya demi dirinya. dan berakhir dengan sang dokter membanting pintu memasuki ruang prakteknya. Seperti dokter gigi ini. atau yang memiliki kepentingan atas keberhasilan kita. penerima pasien menyuruhku masuk. Ia dapat juga menentukan bagaimana orang lain memahami kita dari satu kali pertemuan saja.” maka mulut adalah jendela kepribadian anda . Ini adalah sesuatu yang harus kita perhatikan dalam dunia yang sangat mementingkan pikiran yang terucapkan. begitu emosi terlepas. Ketika berlibur mulutku mulai menggangguku. dan akan memberikan hasil yang hebat. Ini tidak menjadi negatif kalau orang yang menerima luapan ini adalah seorang kawan yang memahami. Ia dapat menjelaskan kepribadian anda. membahayakan kalau dilakukan dalam lingkungan yang bermusuhan dan tidak bersahabat. Saat aku duduk mengambil giliran di ruang praktek dokter gigi ini. Kita telah mendengar bagaimana kita terlihat menentukan betapa menariknya kita. aku mendengar kegaduhan dari ruang rapat. orang lain akan memahaminya secara negatif. Banyak kali kita hanya memiliki satu kesempatan untuk mengatakan hal yang benar. Aku pergi ke dokter gigi lainnya hari itu. Ia dapat. Persis seperti permainan domino. Kalau “mata adalah gerbang jiwa anda. Mulut kita dan apa yang kita biarkan keluar darinya benar-benar menunjukkan siapa kita. mulut akan segera mengikuti dan mulai mengatakan apa yang terjadi dalam diri kita. atau sebaliknya dalam cara yang mengubah siapa anda sebenarnya. lelucon dan kepekaan mereka bersinar membuat mereka menjadi cantik. Beberapa orang mungkin tidak memenuhi standar kecantikan. namun kalau dilihat dari apa dan bagaimana ia berkata kepada anaknya terlihat tidak baik. kita kadang membiarkan mulut kita berbicara dalam cara yang dapat melukai kita sendiri. walau demikian. Aku berterima kasih padanya dan mengatakan bahwa aku membatalkan janji ini. atau menyingkirkan serta memperkuat kepribadian.Modul Diklatpim Tingkat IV 63 64 Kecerdasan Emosional (KE) berarti dan memuaskan. Juga benar bahwa apa yang kita katakan akan memutuskan kalau kita menarik. karena aku tidak menginginkan seseorang yang dalam keadaan frustasi dan marah mengerjakan gigiku. Politisi paling baik tentang pengaruh kata-kata untuk menciptakan citra. Seseorang yang berteriak kepada anaknya sebagai cara berkomunikasi mungkin merupakan orangtua yang baik. Mendengarkan kata-katanya dan melihat cara yang tidak profesional dalam menjalankan prakteknya telah menurunkan kredibilitasnya dimataku. mereka berbicara. Pertengkaran ini berlanjut sampai sepuluh menit. la dapat menjelaskan diri anda sesuai diri anda. Seorang wanita yang merasa akan mengatakan salah terhadap segala sesuatu adalah orang yang tidak ingin diundang seorangpun untuk datang ke suatu pesta.

mata anda mengamati semua yang ada di sekeliling anda. Kita banyak melihat pembicara berbakat membujuk banyak orang mengikuti kata-kata mereka demi keuntungan mereka dan tidak selalu demi kebaikan orang lain. dan untuk selalu mengingat bahwa selalu bukan apa yang kita katakan namun “bagaimana” kita mengatakannya secara tepat. namun tidak terbatas hanya: a. Bayangkan anda sedang duduk dalam suatu rapat dan menggunakan pikiran anda untuk memikirkan suatu strategi. Menunda kemudahan Salah satu alasan utama mengapa orang tidak berhasil dan tak mampu memecahkan masalah secara efektif adalah karena ketidakmampuannya menunda kemudahan dan berhadapam dengan kesakitan yang ada saat menghadapi pertentangan. Orang-orang seperti ini dapat saja tidak memiliki pegetahuan atau karakter namun mereka memiliki kata-kata dan kemampuan untuk menterjemahkan emosi ke dalam bahasa yang mengisi rasa ketidak tenangan seseorang. lingkungan kita sangat terkesan atas kemampuan seseorang dalam memanfaatkan komunikasi lisan demi keuntungan dirinya. Arti dari apa yang kita katakan dan bagaimana kita mengatakannnya hendaknya jangan pernah dianggap remeh. Ketrampilan ini adalah. Menunda kemudahan juga melibatkan pengendalian dorongan.” secara mental mempengaruhi banyak orang. dan suatu kesungguhan untuk berpikir sebelum berbicara. Sisanya terserah pada tingkat kematangan dari orang yang menerima berita ini. “Pesta sekarang. telinga anda akan terlatih mendengarkan kebenaran. Pederitaan yang selalu timbul saat pemecahan masalah banyak orang menghindari pertentangan sampai terjadi dampak dari bertumpuknya masalah yang memperparah masalahnya jauh melebihi keadaan awalnya. Sayangnya. pengendalian diri. dan hidung anda membantu untuk menjaga ketenangan anda. Anda memiliki tim dalam diri anda yang begitu luar biasa! Hasilnya akan berupa peningkatan harga diri anda. Keterampilan KE/EQ dan keberhasilan di tempat kerja Lingkungan kerja akan menjadi menyesakkan kecuali mereka mulai mengerahkan dan menerapkan ketrampilan KE/EQ ditempat kerja. keyakinan diri dan terutama kematangan emosional untuk mengakui. . namun kalau kita memperlakukan orang lain dengan penuh hormat dan mengatakan apa yang seharusnya dengan penuh penghargaan ini adalah tindakan yang paling baik yang dapat kita lakukan. Pengembangan diri dengan menggunakan mulut kita agar menonjolkan diri kita secara efektif merupakan suatu tujuan yang perlu dipelihara. 2. khawatir belakangan . Ada saatnya ketika kita harus mengatakan kebenaran yang sesungguhnya walau melukai orang lain. Kita perlu menggabungkan pikiran dengan kepekaan kita.Modul Diklatpim Tingkat IV 65 66 Kecerdasan Emosional (KE) bahaya bagi kita. mulut anda mengatakan hal-hal yang secara efektif mewakili diri anda yang dapat memberikan hasil yang samasama menang. menghargai dan mendorong adanya sifat yang sama pada orang lain. menginderakan sekeliling anda dan orangorang yang berada di sana. Kerjasama panca indra dan mental model Mengumpulkan serta mengkoordinasikan semua panca indera kita agar bekerja bagi kita untuk memproses informasi yang datang dari luar adalah salah satu tindakan kuat yang dapat kita lakukan.

si suka mengeluh. ketidaktenangan. Disiplin diri Disiplin diri adalah inti pemecahan masalah dan pencapaian keberhasilan. ruang dewan. Mengapa . si optimis. Dalam melakukan hal ini. anda perlu menyesuaikan diri secara politik dan telah memahami benar keinginan organisasi sekaligus harus mampu bertahan di bawah tekanan. Selalu ada si bisikan setan. Apa yang kelihatannya seperti tugas yang mudah berubah menjadi produksi besar-besaran. Produksi ini diakibatkan oleh permainan utama yang terbentuk dan peran yang dilakukan oleh anggota kelompok. Naskahnya mengandung tugas dan tujuan kelompok namun biasanya ada versi lainnya dalam bentuk maksud tersembunyi di suatu tempat di luar panggung yang setia. si skeptis. Panggungnya dapat berupa kantor. Mendengarkan: Sebagai Jantung komunikasi Menjadikan organisasi dimana kita bekarja sebagai organisasi yang “mendengar” tidaklah mudah. permainan berubah bagaikan drama terungkap. harapan. untuk bekerja menuju apa yang benar dan tepat. gereja. citra. kemampuan menangani tugas berat dengan cara yang unggul sangat bermanfaat dalam mencapai tujuan. si pemain kelompok. namun menjadi keterampilan paling penting adalah menjadi pendengar yang baik. b. keterbukaan. kita akan merasa diri kita frustasi. Dengan bersedia bertahan dalam celah antara yang benar dan salah sampai orang lain mengungkapkan masalah yang tidak jujur adalah kekuatan kepemimpinan pribadi yang layak dikembangkan. Seberapa mampunya mempertahankan prinsip kita dengan kukuh saat terancam dan ditentang adalah ukuran dari kedisiplinan kita. Anda harus bekerja sama untuk mencapai tujuan. Efek tata lampu menjadi semakin jelas saat karakter mengungkapkan perasaan mereka yang sebenarnya. Untuk menjadi pemain kelompok yang tebih baik adalah penting memahami cara berkomunikasi dan berhubungan dengan anggota tim lainnya sambil mengakui bahwa beberapa bagian tindakan memerlukan hubungan antar pribadi. Dengan semua ini berada di balik layar. dan rasa takut. Masing-masing dari mereka tanpa saudara atau sepenuhnya mengetahui memiliki karakter tertentu. Untuk menelusuri analogi permainan anda memiliki sekelompok orang yang terdiri dari anggota kelompok. sikap. Salah satu yang paling berat. Selalu ada perorangan yang ingin menggantikan sutradara kalau ada peluang. tidak bahagia. Tanpa disiplin diri untuk menerima tanggungjawab. si pesimis. Latihan Komunikasi Ingat pada suatu saat ketika anda berada dalam rapat atau situasi yang melibatkan beberapa orang. direktur. dan tidak mampu mewujudkan tujuan kita. Isinya dapat mengenai perilaku.Modul Diklatpim Tingkat IV 67 68 Kecerdasan Emosional (KE) Pepatah : “ambil yang ketahanannya paling kecil” menunjukkan bahwa seseorang akan melakukan apa yang menyenangkan dan nyaman daripada apa yang diperlukan dan menantang serta membuatnya tumbuh. rumah atau tempat mana saja dimana terdapat kumpulan orang. tempat pertama untuk memulai adalah Mendengarkan: Jantung Komunikasi. c. membuat komunikasi menjadi seni yang perlu dikuasai. Penundaan adalah produk sampingan yang membuat seseorang atau tim kesulitan dalam menghadapi kerangka waktu. ego. Dalam lingkungan kerja yang memerlukan cara kerja modern dimana waktu sangat berarti. Untuk menerima tinjauan umum. si bandel. d. dan untuk menyeimbangkan keinginan kita yang bertentangan dengan tujuan lingkungan kerja. saat kelompok melaksanakan tugasnya. dan para awak.

dan apa yang kita pikirkan. bagaimana kita merasa. Ini biasanya terjadi kalau kita tidak benar-benar berminat. kalau misalnya: a. dan pentingnya peran yang dimainkannya dalam keberhasilan karier dan sosial yaitu “kecerdasan emosional. c. Kita membaca dan mendengar tentang hal ini setiap hari dari berbagai media massa. Peluang mendapatkan keperayaan msyarakat menjadi hilang. b. Pegawai kantor Kelurahan membiarkan saja penduduk yang merupakan pelanggannya. Pegawai Kelurahan tidak mampu. para ekspert sering ditanya bagaimana masalah yang tampaknya “ringan” seperti emosi ini berdampak pada keuntungan dan produktivitas jajaran bawah. dan berusaha mencari peluang pelayanan di tempat lainnya.Modul Diklatpim Tingkat IV 69 70 Kecerdasan Emosional (KE) begitu sulitnya untuk seeorang mendengarkan dalam berkomunikasi? Ada beberapa alasan namun yang satu ini paling menonjol: kita tidak dapat menunggu untuk mengatakan sisi kita dari kisah itu. misalnya: a. Petunjuk yang sedikit diketahui tentang bagaimana kita menjadi sempurna dalam kehidupan. KE/EQ dapat menjadi penentu seberapa berhasilnya atau tidak berhasilnya suatu organisasi/perusahaan atau aparatur dalam menerapkan pelayanan Prima. Tanda-tanda luar bahwa KE/EQ tidak ada dalam suatu organisasi adalah. Tanda-tanda bahwa dalam suatu organisasi tidak memiliki KE/ EQ adalah saat. 1. kadang menyakitkan untuk harus berhenti dan mendengarkan apa yang orang coba katakan. Dinamika KE/EQ ditempat kerja Ada banyak dinamika yang terjadi di tempat kerja saat ini terutama pada saat negara dan Bangsa kita dilanda krisis ekonomi yang bersifat multi dimensi. istilah ini kepada pada menajer bisnis. Walau kekuatan pendorong yang paling kokoh dan sangat tersembunyi bagi perkembangan manusia. karena pelanggan menanyakan sesuatu yang mereka anggap bodoh dan menjawabnya dalam cara yang dapat merendahkan tingkat IQ pelanggan. atau tidak mau menanggapi perhatian masyarakat yang datang dan memperlakukan sebagai pelanggan. Para penganjur KE/EQ menghabiskan banyak waktu menjelaskan . Mitra kerja tidak bekerjasama saling membantu. Pelanggan kemudian pergi.” Tingkat kecerdasan emosional dapat menjadi penyebab dasar keberhasilan atau sebagian masalah yang dihadapi dunia bisnis dan dunia pemerintahan saat ini. dan asyik mengobrol bersama sesama pekerja sampai pelanggan harus memanggilnya saat membutuhkan bantuan. B. Adalah sifat alami manusia untuk selalu mengungkap kan diri kita sendiri atau untuk mengatakan kepada orang lain bagaimana menjalani kehidupan mereka. Dalam banyak hal. Pengendalian Emosional Dalam Menjalankan Tugas. Dalam dunia yang berkembang pesat tempat bentangan perhatian kita tidak terlalu luas. dan keberhasilan tempat kerja hanya menerima sedikit atau bahkan tidak diperhatikan sama sekali. dan perlunya memahami penampilan emosional kita untuk memperkuat perasaan yang mengganggu ini serta perilaku yang akan mengurangi kemajuan pribadi dan profesional.

namun cenderung tidak memusatkan diri pada . memperbaiki moral. Kerangka Berpikir Menghancurkan Dalam Hubungan Hambatan KE/EQ lainnya adalah kerangka berpikir yang menghancurkan. Seseorang yang rnenunjukkan sikap dan perilaku hidup ini berada dalam pusaran pertentangan dan kesengsaraan diri. Ini juga dibutuhkan dalam hubungan sesama kelompok. dan membenci diri adalah sedikit di antara kata-kata yang dapat menjadi halangan nyata dalam membangun KE/EQ saat terbawa dalam kehidupan melalui pikiran dan tindakan kita. Beberapa pria memusatkan diri pada apa yang dimiliki orang lain sebagai cara meraih keberhasilan.. 2. terpengaruh. Mitra kerja saling mempercayakan informasi hanya karena mereka merasa telah dikhianati. Pegawai saling merendahkan usaha masing-masing. atau tidak memperhatikan kebutuhan orang lain. b. meningkatkan produktivitas. lingkungan kantor akan menjadi tidak hamonis. Beberapa Hambatan dalam Membangun KE/EQ a. Rasa tertekan dan kebosanan membayang. Manajer mengumbar amarahnya dan mengeluarkan anak buahnya hanya karena membutuhkan cuti panjang. Ini terjadi saat kita berjuang mencapai sesuatu yang ideal agar dapat diterima oleh orang lain yang mungkin bertentangan dengan siapa sebenarnya diri kita. Tidak hanya halangan ini mengakibatkan duka kepada orang lain. Secara tradisional. semua membicarakan masalah tidak dikendalikannya emosi kita. Perasaan Dan Tindakan Tidak Sehat Takut. dan paling cerdik sejauh tidak menjatuhkan kaum pria.. e. dan memberdayakan staf untuk bekerja lebih proaktif. memiliki rambut indah: adalah pertanyaan yang sering diajukan kepada diri kita. dan menciptakan keadaan sama-sama menang.. Mitra kerja menolak memahami kerja keras kelompoknya. akan menjadi suatu ajang permusuhan seperti banyak kantor saat ini yang hanya berisi pertentangan/konflik. hanya mengkritik kesalahan mereka saja. kurangnya empati dan pertimbangan. Ini akan menjadi akar penyebab banyak masalah dalam harga diri. manipulasi. paling menyenangkan. Dalam beberapa hal wanita bersaing dengan wanita lainnya dalam menilai diri masing-masing melalui apa yang menghubungkan dirinya dengan wanita lain. Tanpa kesetiaan dan kerjasama antar pegawai. Semua lambang luar dari status dan daya tarik. Kita tidak dapat menyangkal perasaan negatif ini menimbulkan bayangan tak terlihat dalam kehidupan kita dan seringkali menjadi nyata dalam bentuk tindakan menyimpang dan katakata menyakitkan yang dapat membuat karakter dan kepribadian kita menjadi suram. pria diajarkan untuk bersaing dan membuktikan kemampuan dan keberhasilannya dengan apa yang ia menangkan. cemburu. Secara tradisional. wanita diajarkan untuk mencoba menjadi yang paling cantik. Apakah ia lebih cantik. f. Masalah-masalah inti ini menjadi dasar pembentukan kelompok. Sedangkan hubungan yang jujur dan saling menghargai amat diperlukan. pelayanan pelanggan. Pengalaman-pengalaman seperti ini. c. Dikarenakan tanpa kesetiaan dan kerjasama.. intimidasi. berpakaian lebih baik.Modul Diklatpim Tingkat IV 71 72 Kecerdasan Emosional (KE) b. namun juga mengurangi kadar harga diri yang kita miliki yang setiap kali kehilangan unsurnya yang berharga saat kita melakukan perilaku yang menyakitkan ini yang menyakitkan diri kita atau orang lain. d.

Wanita cenderung menujukkan rasa tidak bahagianya kepada dirinya sendiri dengan berikap cemburu kepada yang lain. teringat olehku betapa banyak dari kita tampaknya tidak cukup senang dengan kategori atau kelompok apa pun tempat orang selalu berusaha menguasai orang lain. pria menggunakan kekuatan sebagai cara menguasai dan memantapkan diri dalam suatu posisi status yang telah disedia kan baginya berkat kaitan keturunan. mereka melakukan cara-cara intimidasi. Dalam kebanyakan hal.” atau pria menganggap citra ketangguhan dan keberhasilan (diartikan memenangkan dengan segala cara) sebagai cara membuktikan diri mereka. Sikap yang mengacu pada peran jenis kelamin ini terus merubah melalui gerakan yang mengarah pada persamaan. wanita. Akibatnya hal ini membuat pria ini merasa sendirian. kami menghadiri suatu pesta perusahaan bagi para karyawan dan istri mereka. bersikap tidak mengancam (bagi wanita yang tidak mengetahui harga dirinya). dan merasa tidak berdaya saat bersaing dengan pria. dan cara lisan atau perbuatan yang cenderung mengurangi keyakinan dan potensi seseorang. semakin sulit dirinya berbicara. atau dengan. tegang. dan suatu sikap memerintah untuk mengurangi kewenangan seseorang. Persyaratan utama lainnya adalah bahwa anda harus mau mengakui dirinya sebagai pemimpin yang tidak dapat diganggu gugat. Semakin dirinya tidak tenang. Alih-alih dari mengungkapkannya. Kalau ia merasa tidak terancam maka anda dapat bergabung. dan di atas semua mematuhi semua keinginan istri bos. Sebagai perorangan yang unik. Aku mengenali dua orang wanita yang sedang memperhatikan diriku dan kelihatannya saling mengobrol. cenderung mengumbar rasa iri hati dengan mencoba merendah kan harga diri orang lain. Kerangka berpikir atau mental model seperti ini menjadi masalah kalau mereka harus bekerja untuk. dan bukannya memiliki karier sendiri. Bacalah salah satu critical incidence dibawah ini: “Beberapa tahun yang lalu. Beberapa wanita dan bahkan pria. la biasanya menyampaikan penilaian tentang betapa terasa terancamnya dirinya oleh anda. Lebih baik kita berusaha membangun . Pesan yang dapat kita artikan dapat menjadi sangat gamblang seperti wanita melihat dirinya bersaing dengan wanita lain demi merebut gelar “siapa yang paling jujur di antara semuanya. tindakan tidak benar. Salah satu dari wanita itu adalah isteri bos. saat suamiku masih bekerja diperusahaan besar multinasional. Mereka telah memutuskan dan beberapa pertemuan sebelumnya bahwa aku tidak akan dapat memasuki klub tak resmi para istri di perusahaan ini karena aku tidak memenuhi persyaratan yang mencakup: menjadi istri yang tumbuh bersama perusahaan. Apa yang lebih jauh merumitkan hubungan ini adalah saat-saat sukar yang dihadapi pria dalam mengungkapkan perasaaannya.Modul Diklatpim Tingkat IV 73 74 c. Aku sangat terpesona melihat betapa serupanya suasana pengaturannya dengan pesta dansa anak sekolah lanjutan. namun tetap bertahan dalam banyak kalangan masyarakat dan harus terus menerus diperhatikan. kita hendaknya bertahan seperti apa adanya diri kita dan tidak tunduk pada perkawanan yang bergantung pada lambang status. Ini dilakukan melalui pergunjingan. dan tidak dapat menikmati rasa berkawan/ persahabatan yang biasa. Saat telah menjadi jelas bahwa aku tidak akan terundang masuk ke dalam klubnya yang elit. Persekongkolan Kecerdasan Emosional (KE) penampilan seperti yang dilakukan wanita. Kalau ia merasa maka anda harus ke luar. Para pria berkumpul di salah satu pojok dan para wanita berkelompok di sudut lainnya.

seseorang akan mencurinya dari sisiku. Rasa tidak aman dan terancam Saat pria merasa terancam mereka dapat menggunakan cara seperti intimidasi. d. Aku berbalik. bosnya hanya mau kembali memperhatikan laporan sebelumnya dengan membuat satu lingkaran merah .Modul Diklatpim Tingkat IV 75 76 Kecerdasan Emosional (KE) hubungan yang nyata dan berharga yang saling memberdayakan. Sikap tidak menghargai dan tidak dapat diduga ini membuat pejabat yang lebih muda merasa tidak aman. Sang bos akan terburu-buru memanggil dan meminta informasi. memenuhi. Kita hendaknya bekerja dengan saling mendukung dan membangun koalisi seperti yang telah dilakukan kaum pria selama bertahun-tahun. dan betapa beruntungnya diriku berhasil mendapatkannya sekaligus mengingatkanku bahwa kalau aku tidak berhati-hati. Ternyata semuanya telah membuat mereka kecewa”. pertunjukan baru saja akan dimulai. atau diriku sendiri. namun kita masih memiliki bermil-mil untuk dijalani sebelum kita dapat menyingkirkan rasa iri hati dan diri kita yang mengejawantah sendiri dalam perilaku rendah. Semua orang mulai bertepuk tangan dan tertawa. Ruangan segera menjadi senyap karena orang dengan asyiknya memperhatikan apa yang sedang terjadi. ia akan segera lenyap tanpa dapat tertolong lagi. tersenyum dan langsung menghadapinya sambil berkata dengan penuh semangat.30 pagi. Aku berusaha tertawa dan bercanda dengan kawankawan. dan para pengikut istri bos itu menjadi merasa tidak puas bahwa tindakan mereka tidak mendapatkan tanggapan seperti yang mereka harapkan dariku. Ia memanggil namaku dan berusaha mengatakan kepadaku tentang betapa tampannya suamiku. aku dapat merasakan bahwa kedua wanita itu sedang menjalin persekongkolan/dan dirikulah yang menjadi sasaran utamanya. walau suhu ruangan. Suamiku yang tidak tahu menahu merasa terkejut akan sikap yang terus terang ini dan kalau seandainya pintu jebakan sudah terbuka lebar. dan ketika pejabat yang lebih muda ini kembali dengan laporan yang telah dipersiapkan dan lebih lengkap. Hal ini hanya mengurangi diri kita sebagai wanita dan membuat kesertaan diri kita dalam kelompok kerja dan struktur sosial yang menyertainya menjadi lebih sulit dan membuat putus asa. Dari pengalaman kasus dimuka kita kadang terjebak dalam perilaku kekanak-kanakan seperti dicontohkan di atas. Saat pesta terus berjalan. Kita telah berjalan jauh. Seperti yang aku perkirakan. Para pengikut istri bos menghampiri suamiku dan menyapanya dengan gerakan dan ucapan yang dilebih-lebihkan. menjadi semakin menjauhi normal. dan dengan sengaja menetapkan acara rapat yang dimulai pukul 06. Sementara itu kawannya terus berdiri sambil mengamati dengan cermat untuk mengawasi kalau rencana mereka membuatku menjadi cemburu telah berjalan lancar. Aku membuatnya terpojok pada adegannya sendiri dari pada kebalikannya yang telah ia rencanakan terhadap diriku. Ia memutuskan menarik diriku masuk ke dalam aksinya dengan membuatku menjadi bintang pendamping. “suamiku sungguh luar biasa dan aku yakin apa yang baru anda katakan layak mendapatkan tepuk tangan ”. dan mendukung. Aku berusaha tampak tenang. atau menggunakan usaha tidak jujur dalam lingkungan kerja untuk menangkis ancaman ini. Untuk mempertahankan keunggulannya ia akan terus membuat bawahannya menunggu informasi yang pasti. permainan kekuasaan. Seorang pimpinan pria yang memegang posisi tinggi dalam suatu perusahaan sangat takut kepada pejabat perusahaan yang lebih muda. kemudian tidak muncul.

Terlalu sering taktik seperti ini digunakan terhadap wanita dengan tambahan dimensi seperti pelecehan seksual yang kini juga dialami oleh kaum pria di tempat kerja. Kecemburuan Kecemburuan dapat melanda siapa saja. potensi karier. dan tidak mau memberikan komentar lebih lanjut. Seorang guru yang kukenal menceritakan kepadaku suatu kisah tentang kawannya yang cemburu dengan gelar PhD yang berhasil ia dapatkan sambil tetap bekerja sebagai guru paruh waktu. dan bangun jembatan dengan mitra kerja lainnya. Ia sama sekali tidak mau memperhatikan laporan yang lebih baru. Jangan mengemukakannya sebagai suatu keluhan. ketegasan. dan juga tidak perlu pandai benar untuk mampu meraihnya. serta harga diri pada pegawai yang mereka anggap mengancam dirinya). " Buat catatan khusus tentang setiap diskusi yang anda lakukan untuk persiapan kalau anda membutuhkannya pada saat evaluasi. yang hanya lulus sekolah lanjutan. e . " Selalu bersikap tetap/konsisten. " Sempurnakan diri dalam pekerjaan anda. dan kelihaian politik untuk menghadapi para “penyalahguna kekuasaan ini ” (orang yang menggunakan posisi dan kewenangannya dengan sengaja untuk menghancurkan kepercayaan diri. setelah mengetahui hasil yang diperolehnya. Orang yang merasa cemburu dengan bakat kita pada kenyataannya merasa lebih lemah. " Berusahalah membangun hubungan kerjasama dengan bos dengan memberikan penghormatan sepatutnya. dan profesional dengan semua pegawai termasuk bos anda. berkomentar bahwa mendapatkan gelar PhD tidak sulit. dan acapkali mencoba meyakinkan diri kita. namun sebaliknya memilih memusatkan diri pada bagian yang dianggapnya salah dari laporan terdahulu. Pertanyaannya adalah kalau memang begitu mudahnya mengapa ia tidak berusaha mendapatkannya sendiri? Orang seperti ini atau yang lainnya menghabiskan waktunya seumur hidup untuk mencoba memperkecil usaha orang lain dalam usahanya . " Rahasiakan masalah anda dengan bos kecuali anda memiliki pembimbing atau rekan kerja yang dapat dipercaya. sambil menyusun arsip yang terus disesuaikan.Modul Diklatpim Tingkat IV 77 78 Kecerdasan Emosional (KE) pada bagian yang tidak jelas salahnya di mana. bahwa kita tidak cukup berharga dan bakat kita tidak bernilai. " Buat catatan lengkap tentang segala tindakan dan pekerjaan anda. dan membicarakan beberapa pendapat tentang keadaan pekerjaan anda. Cara menghadapi para bos atau kelompok yang mencoba menghancurkan semangat dan keseimbangan emosi anda adalah: " Hindari memberikan kekuatan anda kepada mereka dengan meyakinkan mereka bahwa anda tidak efektif atau mampu. Hal ini membutuhkan kepercayaan diri. meminta petunjuk untuk dapat bekerja lebih baik. Bos seperti ini menggunakan usaha intimidasi dan kekuasaan untuk mengurangi dan merendahkan semangat serta potensi pegawainya dengan mengurangi kepercayaan dirinya. " Teruslah berusaha mencari peluang baru kalau situasi anda tidak kunjung membaik. menyenangkan. Kawannya.

Ia berusaha menginterogasi diriku tentang prinsipprinsip yang aku gunakan dalam menulis dan mengapa membutuhkan waktu begitu lama bagi diriku untuk menyelesaikannya. terutama karena ia tidak pernah menulis apa pun. bahwa ini hanyalah salah satu sifat alami manusia. Walau banyak di antara kita yang tidak mau mengakuinya. Apa yang tidak ia sadari. padahal aku hanya memerlukan waktu tiga bulan untuk menyelesaikannya. seolah ia adalah yang berkuasa atau berhak menghakimi. usahanya untuk memperkuat dirinya sendiri. Ini bukan suatu pertanyaan yang bersifat menyerang. namun cara atau sikap lebih berkuasa yang ditunjukkannya dalam bertanya. Gunjingan Banyak orang senang bergunjing. dan tidak ada manfaatnya dalam meningkatkan potensi. Contohnya. Beberapa orang dapat menjadi sangat licik dalam usahanya untuk menghalangi usaha kita. dan dapat memasuki psikis kalau kita tidak menyadarinya. atau harus menanggungnya sendiri. Apa yang terjadi kalau kita ikut-ikutan melakukan eksploitasi penuh kebengisan akan kehidupan dan masalah orang lain. Gunjingan dalam bentuk apapun adalah menghancurkan. Ikut-ikutan bergunjing hanyalah menghabiskan waktu. aku akhirnya mendapatkan suatu contoh yang dapat aku gunakan mengisi bukuku! f. Kalau terlanjur terlalu jauh hal ini akan menghancurkan. Sikapnya yang merendahkan dan terlihat sangat yakin dimaksudkan untuk mengurangi semangat dan kepercayaan diriku. Aku ragu berapa banyak bintang yang membuat kita iri bersedia bertukar tempat dengan orang biasa? Ketika aku berkata kepada kawanku bahwa begitu banyak acara obrolan yang berisikan tentang masalah ketidakbahagiaan atau pribadi sakit syaraf. Bahkan di sekolah. g. Aku pernah mendengar orang membenarkan hal ini dengan menyatakan. Hal ini dapat membuat lingkungan menjadi canggung dan menjadi tidak nyaman untuk bekerja dan hendaknya tidak ditoleransi sama sekali.Modul Diklatpim Tingkat IV 79 80 Kecerdasan Emosional (KE) menempatkan dirinya sendiri lebih tinggi. dan tidak produktif untuk mengembangkan emosi. di mana adanya peraturan tentang perilaku diberlakukan. dan mengurangi kekuatan pribadi kita dalam. orang yang tersesuaikan dengan baik dalam sebuah acara obrolan? Atau berapa banyak peran contoh yang kita akui yang memiliki kehidupan yang dapat memperkaya bagi diri mereka dan orang lain? Sayangnya tidak begitu banyak. membuatku meragukan kemampuan sendiri. . Televisi mengemukakan yang bersifat negatif lebih banyak daripada yang positif. kepercayaan seperti apa yang aku miliki dalam menulis suatu buku. berapa banyak yang senang. ia menjawab. Pengkondisian Negatif/Samar Pengkondisian kecil-kecilan yang bersifat negatif terus terjadi di sekeliling kita. suatu tinjauan lengkap dan terinci tentang apa yang akan terjadi kalau kita berlaku buruk dan imbalan apa yang akan kita dapatkan kalau kita berlaku baik. Ada perbedaan antara menerima informasi yang mungkin bermanfaat bagi anda dan menerima informasi yang dimaksudkan untuk melukai atau menghancurkan reputasi seseorang. bahwa kita tidak pernah bercermin diri dan tidak mau berhadapan dengan masalah yang kita ciptakan sendiri. Aku teringat pada seorang pria yang terus bertanya kepadaku. Orang yang kita bangga-banggakan dalam industri hiburan ternyata memiliki masalah yang sama banyaknya dengan diri kita sendiri.

atau mendendam kepada orang yang telah menghancurkan hidup mereka. penting untuk mengungkapkan perasaan dan tidak memendamnya dalam diri. Namun apapun namanya. atau berpurapura tidak ada. 3. ini akan menciptakan sesuatu yang meringankan dalam suasana yang tertekan sehingga hal ini tidak akan sampai melahap kita bulat-bulat. Dalam setiap kekurangan. Tidak Membiarkan Sesuatu Berlalu Membiarkan sesuatu berlau merupakan salah satu ciri berpikir linear. dan rasa duka terkandung suatu peluang untuk tumbuh. dan dapat dibersihkan. apakah bersifat pribadi atau profesional. dan perilaku yang penting untuk mengelola diri dengan lebih efektif. h. Kaidah-kaidah ini memberi kita suatu patokan ujian (benchmark) untuk menilai kemajuan kita dalam membangun KE/EQ ditempat kerja. Beberapa orang menyebutnya kode. kita membiarkan diri kita merasa terluka dan tertekan atas suatu keadaan. . emosional.” Ini menggambarkan lebih jauh bahwa kita terkondisikan tidak hanya terhadap pengharapan yang bersifat negatif. namun kita juga memberikan kesempatan kepada diri kita untuk terus maju dengan penuh optimisme dan harga diri. Walau demikian. Mereka tidak terlalu kritis terhadap diri mereka sendiri. dan memperbaiki diri. dan orang akan berhenti menyaksikan acara ini kalau yang menjadi perhatian adalah masalah-masalah yang positif. dan kadang terbutakan saat berhadapan dengan kekecewaan dalam hidup. hal ini penting dalam menciptakan panduan atau kaidah saat anda terus maju meraih pertumbuhan pribadi apapun Kecerdasan Emosional menyarankan kaidah dasar tertentu sebelum mulai mengembangkan ketrampilan kognitif. Suatu kegagalan. Enam Kaidah Keberhasilan KE/EQ Segalanya dalam kehidupan memiliki arti dan petunjuk bagaimana mengerahkan dan mencapai keberhasilan. Masalahnya akan memuncak kalau kita tidak dapat atau tidak ingin melepaskannya. lainnya menamakannya persyaratan atau proses. Satu perbedaan penting antara orang yang mencapai keberhasilan pribadi dalam hidup dari mereka yang tidak. Kita dapat merasakan semacam pembebasan kalau kita menggabungkan sisi emosional dengan sisi pemikiran untuk membantu menciptakan keseimbangan dalam pandangan kita. krisis keluarga dan kemunduran karier tanpa kadang menjadi takut atau marah. adalah bahwa mereka telah mengerahkan ketrampilan dalam diri mereka untuk membantu mereka melalui masa-masa penuh kesulitan. atau sama dengan tidak membiarkan diri kita maju. dapat berbalik menjadi pengalaman yang positif kalau kita dengan sadar berusaha untuk bersikap kreatif dalam pemikiran. Membiarkan diri kita merasakan dukanya dan berusaha mengatasinya adalah positif. dan menganalisa cara yang dapat kita petik dari setiap kekurangan daripada membiarkannya atau menyerah saja. namun bahkan juga memintanya terjadi. Kalau kita yakin bahwa diri kita berharga dan bernilai.Modul Diklatpim Tingkat IV 81 82 Kecerdasan Emosional (KE) “tingkat kesukaan (rating) pemirsa akan menurun. Sukar untuk menghadapi kekacauan pribadi dalam hubungan. Merasa tertekan dalam suatu jangka waktu tertentu adalah wajar. kekecewaan. Bahkan seseorang dengan harga diri dan kecerdasan emosional yang tinggi akan menjadi tertekan.

dan menjadi bahagia. Hal ini mengharuskan orang lebih menyesuaikan diri dengan kebutuhan perorangan selain kebutuhan mereka sendiri. tidak akan menghasilkan penjualan kalau KE/EQ mereka tidak setinggi atau lebih tinggi daripada IQ mereka. sembrono. Kita dapat bersikap proaktif dan mencari bantuan profesional untuk mencari jalan diantara pertentangan emosional.Modul Diklatpim Tingkat IV 83 84 KAIDAH 3 Kecerdasan Emosional (KE) KAIDAH 1 ADA LEBIH BANYAK CARA MENJADI CERDIK DARI PADA MELALUI KECERDASAN Mengetahui bagaimana menghadapi orang. KAIDAH 4 PEMAHAMAN DIRI DAN HASRAT BAGI PERTUM BUHAN PRIBADI ADALAH LANGKAH PERTAMA MENUJU PENGEMBANGAN KE/EQ Sebelum kita dapat memulai program pengembangan pribadi atau arah perubahan manapun kita harus memiliki pengertian tentang siapa kita. Tidak ada yang sempurna. dan bagaimana kita merasa. masa bodoh dan acuh tak acuh. Memotivasi diri adalah kunci keberhasilan dan merupakan alat yang penting saat mencoba mengatasi berbagai halangan. kecerdasan dan pengetahuan adalah penting dalam pasar global berteknologi tinggi dan dikuasai oleh informasi. Namun bagi masalah emosional yang kurang kuat kita dapat mengatasinya sendiri. memiliki ketrampilan antar pribadi (Interpersonal). Banyak orang yang berhasil tidak harus memiliki IQ yang tinggi. Pelanggan sangat memperhatikan mutu produk namun lebih berminat pada cara mereka diperlakukan sebagai pelanggan. Apa yang perlu mereka miliki adalah kemampuan untuk berhubungan dengan orang secara efektif. Setiap orang memiliki aspek emosi dalam pengolahan pribadinya yang butuh perbaikan. hanya kenyataan tanpa perasaan. apa yang kita pikirkan. tidak peduli seberapa cemerlangnya. Kenyataan bahwa kita dapat memprogram ulang otak kita dan mempelajari kebiasan baru harus didorong. Dalam kepemimpinan atau hubungan antar manusia manapun ditempat kerja. Walau demikian. Kita dapat tumbuh dan mengembangkan ketrampilan serta sikap untuk membawa kita jauh-jauh dalam kehidupan. . Pegawai yang tidak santun. KAIDAH 2 KE/EQ ANDA LEBIH PENTING DARIPADA IQ ANDA KARENA INILAH YANG MENENTUKAN KEBERHASILAN ANDA DALAM KEHIDUPAN Keterampilan. IQ TIDAK DAPAT DIUBAH. Orang dengan KE/EQ tinggi memiliki kemauan dan hasrat untuk meraihnya dalam dunia profesional dan pribadinya. dan dengan bantuan keluarga atau kawan yang dapat dipercaya. tingkatan KE/EQ kita tidak berkaitan dengan takdir. semakin cerdik kita dalam KE/ EQ semakin besar peluang kita mencapai tujuan kita. kecerdasan tanpa empati atau kesadaran akan diri kita sendiri serta orang lainnya membuat diri kita sama saja dengan komputer. dan kemampuan memecahkan pertentangan dengan harmonis adalah cara-cara yang penting untuk menjadi cerdik. Manusia adalah lebih peka dan membututuhkan lebih banyak keterkaitan daripada hanya pemrosesan dan pemilihan data. Kita tidak perlu hidup dengan emosi dan perilaku menghambat diri. dan untuk meng hadapi tantangan kehidupan secara konstruktif dan efektif. NAMUN EQ DAPAT MENJADI SEMAKIN BAIK Berita yang menarik adalah walau IQ kita telah ditetapkan sejak lahir dan tidak dapat diubah. membentuk hubungan penuh arti.

misalnya mengurangi berat badan. namun kita berada di toko swalayan.Modul Diklatpim Tingkat IV 85 86 Kecerdasan Emosional (KE) Kita harus mampu mengakui dan mengenali emosi. Penghargaan seringkali diberikan menurut seberapa tingginya anda berada dalam kerangka perusahaan. Seringkali kita berharap untuk berubah. dan berlatih terus menerus. manajer. Ini tentunya tidak benar lagi. KAIDAH 5 EMOSI MEMILIKI KECERDASAN Sepanjang pengalaman kita yang banyak. Bangkitlah dan lakukan. Pergilah ke toko yang sesuai atau tempat yang benar yang diketahui saat anda merasa emosi. Hasrat kita memusatkan pikiran kita menuju hasil akhir. namun tidak pernah mau bangkit dari sofa kita atau mengusahakan perubahan. Perubahan berarti bertindak. Memiliki hasrat melakukan sesuatu dengan lebih baik. semua ini hanyalah kata-kata belaka kecuali inti dari lingkungan kerja didasarkan pada saling . Setiap orang harus dihargai karena mereka adalah manusia. dan tidak memiliki arti dalam usaha kita mencari pengetahuan. menindas potensi mendapatkan situasi sama-sama menang dalam kehidupan kantor. petakan arah tindakan. visi pribadi dan visi organisasi dan tugas adalah semua istilah yang mengandung muatan emosi didalamnya. Emosi adalah perasaan bersama dengan fungsi-fungsi jiwa yang lain seperti yang telah dikemukakan dimuka adalah inti dari tempat kerja dan dapat menjadi penyebab kegagalan atau keberhasilan dalam banyak usaha melakukan perubahan ditempat kerja. Sayangnya hal ini tidak seperti biasanya. dan bukan karena mereka berada di posisi tertentu atau termasuk dalam golongan yang berkuasa. 2. Maksud dan motif adalah bersifat sebagai lambang saat mengamati bagaimana pegawai. dan pelanggan saling berhubungan dalam situasi kerja. Hal ini. nilai. Terlalu sering pegawai memandang hal-hal ini sebagai ungkapan kosong dari pihak manajemen serta pimpinan karena kurangnya hal-hal nyata atas apa yang terjadi dalam banyak lingkungan kerja. kita mengetahui bahwa emosi adalah sesuatu yang lembut dan tidak dapat dipahami. Etika profesi. Ini tentu tidak mungkin. Pertanyaan yang harus dicari jawabnya dalam memahami KE/ EQ hendaknya termasuk: " Apakah mereka saling memperhatikan sebagai seseorang yang bermartabat dan berperadaban? " Apakah mereka saling menghargai sebagai seseorang ditempat kerja apakah hanya diberlakukan sebagai nomor/ NIP sehingga kesehatan mental mereka terganggu? " Apakah mereka berkemauan saling membantu sebagai seseorang? Kalau jawabannya “ya”. tentukan sumber daya yang diperlukan. Ini adalah seperti membeli gaun selera tinggi. maka julukan dan gelar tidak akan menjadi masalah. 1. lakukanlah. dan memahami penyebab dan perasaan kita agar dapat meng hadapinya secara efektif. 3. Emosi pada waktu yang lalu bahkan dianggap tidak diberi tempat dalam dunia bisnis maupun pemerintahan. Tidak peduli seberapa banyak kebijaksanaan menyatakan bahwa kita hendaknya saling mempercayai dan membantu. kecuali toko itu memang menjualnya. amati kemajuannya. Pernyataan suatu maksud organisasi tidak berkaitan dengan apa yang sedang terjadi ada kesenjangan antara teori yang didengungkan “Espoused theory” dengan “theory in action”. Kembangkan rencana.

Pengembangan emosi bukan sesuatu yang dapat terjadi dalam semalam tetapi sebagai bagian dari disiplin Personal Mastery memerlukan latihan yang terus menerus.. Untuk menguasai kaidah ini adalah dengan mempelajari teknik pengelolaan diri yang dibicarakan dalam modul ini. maka hal ini akan berlangsung seumur hidup. Ini bukannya penyembuhan kilat atau penanaman modal jangka pendek. dan kejujuran yang terus menerus. Kita harus mengabdikan hidup kita untuk mempelajari cara baru yang lebih baik dalam berperilaku dan berfungsi lebih efektif. Adalah produktif Untuk menganggap bahwa bekerja bersama bos yang sulit. menjadi tidak bahagia. namun kurang memiliki mutu dalam diri bagi keberhasilan pribadi. sendiri adalah salah satu dari usaha yang paling berat yang harus kita lakukan. dan setelah diri mereka mereda akan menyesali apa yang telah mereka lakukan.Modul Diklatpim Tingkat IV 87 88 Kecerdasan Emosional (KE) menghargai. semua ini menunjukkan seseorang yang tidak dapat mengendalikan tabiatnya dan bertindak dalam cara yang berbahaya. negara. dan main adalah umum. dan mewujudkan suatu peran model yang dapat diikuti oleh yang lainnya. dan bahkan di antara perorangan. cinta. takut. Ada kebahagiaan dan keyakinan dalam mengetahui bahwa anda bekerja demi kebaikan anda sendiri. atau bahkan usia tidak menghambat seseorang menjadi pimpinan. Kita mungkin pernah mendengar istilah-istilah seperti: tembakan senjata. kebencian. status ekonomi. menyembunyikan sesuatu. Menghadapi diri . menghormati dan mempercayai. kehilangan kendali. marah.. atau rekan yang tidak mau bekerjasama sebagai suatu peluang untuk menerapkan ketrampilan KE/EQ kita. Buku Dr Daniel Goleman. Bahkan setelah kita mengembangkan KE/EQ akan ada perubahan terus menerus saat kita berhubungan dengan orang-orang yang tidak mampu mengendalian emosinya secara tepat. ketidakbahagiaan. mengganti yang lama dan menanamkannya dalam kebiasaan. Posisi dalam hidup. kerja keras. bersalah. Banyak para sekretaris. perencanaan. Akibatnya mereka akan berlaku sebagai ukuran ujian bagi kemajuan diri kita. Begitu anda menapak di atas jalan pengembangan KE/EQ. dan tidak setia. tiupkan. dan kurangnya sinergi yang akan mengakibatkan kegagalan bagi perusahaan manapun. Banyak tanda-tanda jalanan disepanjang perjalanan yang dapat anda gunakan sebagai KAIDAH 6 PENGEMBANGAN KE/EQ ADALAH USAHA SEUMUR HIDUP Pengembangan KE/EQ mengharuskan latihan yang intensif. petugas kebersihan. akan ada potensi untuk menjadi salah mengerti. ketabahan. Ungkapan emosi dan perasaan dapat memiliki berbagai bentuk menurut budaya. senang. ledakkan. Para ahli memerlukan waktu berlatih + 5000 jam untuk menjadi mahir dalam bidang profesionalnya. Beberapa dari kita membutuhkan waktu bertahun-tahun + 5000 jam untuk mengembangkan kebiasaan baru.. Namun satu hal adalah pasti. menunjukkan kemampuan KE/EQ yang tinggi dan pengaruh mereka lebih kuat daripada orang-orang yang menempati posisi tinggi dalam masyarakat. pengalaman. Kalau orang tidak bekerja dalam lingkungan yang harmonis. Emotional Inteligence (Kecerdasan Emosional) membicarakan bagaimana pikiran emosional dapat benar-benar menghambat informasi sebelum memasuki pikiran yang digunakan untuk berpikir dan mengakibatkan adanya pembajakan emosi sebelum pikiran berkesempatan melakukan penafsiran yang tepat dan mengambil keputusan.

Pola Pikir: manusia akan dapat mengubah cara berpikirnya dengan cara mempelajari informasi. . Sikap optimis memberi kita semangat yang akhirnya menghasilkan stamina untuk mencapai kecerdasan emosional. harus mengendalikan dorongan kita untuk bertindak dan berpikir dengan cara yang lebih baik. dan buatlah rencana kegiatan yang terpusat pada hasil akhir. Sikap optimis melahirkan kepercaya an diri yang dapat kita gunakan untuk meraih tujuan dalam mengatur diri. menerima ultimatum dan keadaan yang senantiasa beruubah-ubah. Yaitu dengan mengembangkan dan mempertahankan keterampilan kecerdasan emosional melalui 4 (empat) hal: 1. Hal yang sama juga diperlukan dalam usaha mengasah kecerdasan emosi. kejam dan bersifat merusak. Dalam hal ini tujuan utama adalah bagaimana menggabungkan sensitivitas anda dan juga tidak meninggalkan penalaran anda hasilnya akan menakjubkan. Tanpa keterbukaan dan penghargaan atas usaha mem-perkaya diri tersebut maka anda akan tetap terperangkap pada cara berpikir yang lama. dan juga kesadaran diri ”. Seberapapun besarnya keinginan untuk menjadi lebih kuat dan efektif. Optimisme: sikap optimis sangat diperlukan dalam usaha membangun kecerdasan emosional. Sikap meruapakan unsur penting dalam usaha perbaikan diri. lalu rumuskan tujuan. Orang yang ragu-ragu terhadap suatu perubahan. terpuruk dalam kegagalan. kita tetap tidak dapat meraihnya tanpa memiliki kecenderungan sikap yang akhirnya memancarkan keyakinan. C. Patricia Patton dalam EQ pengembangan sukses lebih bermakna (2002). mengatakan bahwa: “Kecerdasan emosional memerlukan ketrampilan yang dapat membentuk kebiasaan-kebiasaan yang berguna dalam mencapai keberhasilan pribadi.Modul Diklatpim Tingkat IV 89 90 Kecerdasan Emosional (KE) petunjuk yang bermanfaat. Satu dilema utama pegawai di tempat kerja adalah cara menjembatani antara penggunaan pikiran dan hati mereka. karena kita diharuskan bertingkah laku secara berbeda. Kiat untuk Mengembangkan dan Mempertahan kan Ketrampilan Kecerdasan Emosional. Perubahan seharusnya dapat dilakukan dengan mudah jika memulainya dengan melihat bahwa anda sebagai orang yang fleksibel dan senantiasa berkembang. Empati: membangun kecerdasan emosional juga meliputi perhatian terhadap perasaan orang lain dan pemahaman atas kebutuhannya. Dalam membuat suatu keputusan. maka godaan untuk makan akan senantiasa menggangu jika anda tidak memiliki motivasi yang kuat untuk mengarahkan diri sehingga mencapai tujuan. Kita harus menemukan terlebih dahulu alasan mengapa harus berubah. 3. biasanya merendahkan nilai usahanya sendiri. Proses ini mungkin akan sangat menyiksa. Memang kedengarannya sangat sederhana. Sebaliknya banyak orang yang menderita sebab hasil keputusan itu kurang mendapat pertimbangan. Contoh: Ketika anda berusaha diet. 2. menghadapi hasil-hasil yang negatif. namun hal ini bisa berubah menjadi sulit ketika kita berusaha mengubah kebiasaan kita atau mengubah cara kita mengarahkan diri kita. kita diajari untuk tidak emosional sebab hal itu akan menyumbat daya nalar kita. Perhatikanlah semuanya dan manfaatkan petunjuk tersebut di saat yang tepat untuk mengembangkan kreativitas dan imajinasi dalam konteks tugas anda. Manusia menyukai orang yang memiliki pandangan terang yang dapat melampaui batu sandungan yang ada dihadapannya. Optimisme itu hebat pengaruhnya.

Modul Diklatpim Tingkat IV

91

92

Kecerdasan Emosional (KE)

4. Teknik: pola pikir digabungkan dengan empati dan sikap optimisme, dapat membantu menemukan cara-cara yang dapat dilakukan untuk memulai suatu perubahan. Teknik ini dimulai dengan penggunaan waktu untuk memahami perubahan emosi, dan mengapa anda berkembang dengan temperamen anda sekarang ini. Selanjutnya cobalah untuk menentukan respon (reaksi) yang lebih baik terhadap situasi dan orang lain. Kemudian cobalah berlatih untuk merespon secara lebih baik dengan bantuan orang lain. Masalahnya bukanlah cara memahami emosi itu sendiri, tetapi cara kita mengendalikannya di saat kita sedang emosi. Ada 4 (empat) hal yang dapat kita lakukan jika hal ini terjadi: a. Cermatilah dengan segera emosi yang sedang anda rasakan. Pikirkan mengapa anda merasakan hal ini dan apakah hal tersebut memerlukan respon pada tingkatan itu. Ini akan mengubah emosi dan memberikan kesempatan yang lebih besar kepada pikiran untuk menganalisis situasi. b. Tarik diri anda dari hadapan orang lain ataupun kejadian yang memungkinkan anda untuk menenangkan diri dan menilai kembali apa yang anda rasakan dan lakukan. c. Tunjukkan empati kepada orang lain. Hal ini sulit dilakukan khususnya ketika kita dalam keadaan marah atau susah. Tetapi jika mencoba memikirkan akibat perkataan atau tindakan anda terhadap orang lain, maka anda dapat mengalihkan perhatian dari perasaan anda sendiri. d. Berhati-hatilah bahwa pembicaraan pribadi atau suara hati anda tidak dipenuhi dengan emosi yang merupakan hasil citra dan perspektif yang tidak benar. Mengatakan hal semacam ini, “Mereka mengira saya bodoh” atau “apa untungnya jika saya melepasnya tanpa bekelahi” atau mempercayai bahwa orang lain lebih kuat sebab meraka dapat mengalahkan harga diri anda, hal ini akan merusak diri anda. Kekuatan tidak muncul dari hilangnya kesabaran atau tingkah laku yang tidak produktif. Tetapi kekuatan berasal dari

keterampilan anda untuk mengendalikan emosi secara efektif dan menciptakan situasi menang-menang (win-win situation).

D. Beberapa Pengertian dari Skala Emosi:
1. Kesadaran Diri Emosi Berhubungan dengan pemahaman diri, baik kelebihan maupun kekurangannya, diperlukan untuk pengendalian diri dalam menghadapi masalah maupun orang lain. 2. Ekspresi Emosi Berhubungan dengan kemampuan diri untuk mengungkapkan perasaan kita, agar mudah dipahami oleh orang lain. 3. Kesadaran Emosi Terhadap Orang Lain Berhubungan dengan kemampuan mengelola perasaan sendiri untuk berempati terhadap orang lain. 4. Intentionalitas Berhubungan dengan ketekunan melakukan tugas hingga tuntas, yang diperlukan untuk mencapai kualitas kerja organisasi. 5. Kreativitas Berhubungan dengan kemampuan mengekspresikan kreativitasnya yang dipakai untuk mendukung tugasnya. 6. Ketangguhan Berhubungan dengan kemampuan menerima dan mengatasi masalah, yang dapat diterapkan dalam mengatasi konflik dalam organisasi. 7. Hubungan Antar Pribadi Berhubungan dengan kemampuan beradaptasi dan toleransi dengan situasi baru serta nilai-nilai baru.

Modul Diklatpim Tingkat IV

93

Kecerdasan Emosional (KE)

8.

Ketidakpuasan Konstruktif Berhubungan dengan kemampuan individu berperan dalam mengatasi ketidakpuasan di lingkungan organisasi.

BAB VI PENUTUP

9. Belas Kasihan Berhubungan dengan kepekaan diri terhadap segala situasi yang memerlukan perhatian kita sebagai individu dan bagian dari organisasi. 10. Sudut Pandang Berhubungan dengan kemampuan berpikir positif dalam menghadapi kenyataan yang dihadapinya 11. Intuisi Berhubungan dengan cara berpikir jauh ke depan melampaui pemikiran orang lain saat ini, dengan mengandalkan analisa dan keyakinan diri. 12. Radius Kepercayaan Berhubungan dengan kemampuan kita untuk dapat dipercaya dan mempercayai orang lain. organisasi pada hakekatnya memerlukan adanya saling percaya diantara anggotanya. 13. Daya Pribadi Berhubungan dengan rasa keyakinan diri untuk bertanggung jawab terhadap apa yang dipikirkan serta apa yang dilakukannya 14. Integritas Berhubungan dengan adanya kesatuan dalam diri antara tanggung jawab dengan nilai-nilai diri, yang diperlukan oleh organisasi untuk menumbuhkan keberanian mengambil resiko dari tanggung jawab yang diembannya. Keberhasilan/sukses seseorang dalam kehidupan bermasyarakat/ organisasi pada dasarnya ditentukan oleh berbagai faktor kecerdasan secara bersama-sama termasuk kecerdasan emosional.

A. Latihan
1. Lakukan identifikasi permasalahan emosional yang terjadi ditempat kerja masing-masing; 2. Diskusikan dalam kelompok kecil membahas strategi yang dapat ditempuh untuk mengatasi permasalahan-permasalahan yang terjadi ditempat kerja tersebut. 3. Cari kiat-kiat untuk dapat mengembangkan dan mempertahankan keterampilan dalam menerapkan kecerdasan emosional.

B. Tindak Lanjut
Mengkoordinasikan semua panca indera kita agar bekerja untuk memproses informasi yang datang dari luar dengan mental model adalah merupakan suatu tim dalam diri kita yang dapat kita optimalkan secara luas bisa untuk menghasilkan perubahan atau peningkatan harga diri, pengendalian diri, keyakinan diri dan terutama kematangan emosi kita.

94

Modul Diklatpim Tingkat IV

95

96

Kecerdasan Emosional (KE)

K U E S I O N E R*)

PETA SITUASI SAAT INI Skala 1 : Peristiwa Dalam Hidup
Pikirkan tentang..., tahun yang lain Tidak Untuk tiap peristiwa kerja atau pribadi berpeyang tercantum di bawah, beri nilai S a n g a t Sedang Sedikit ngaruh/ seberapa besar peran masing-masing Besar tidak sebagai sumber rasa tertekan anda terjadi Dipecat, diberhentikan, keluar, atau pensiun Pekerjaan baru atau majikan baru. Pekerjaan jenis baru. Penciutan atau reorganisasi di perusahaan saya. Beberapa perubahan lain di pekerjaan yg tidak tersebut diatas, namun menyebabkan rasa tertekan. Rugi finansial atau berkurangnya pendapatan. Kematian seorang teman dekat atau anggota keluarga. Pindah atau relokasi. Berpisah atau bercerai. Menikah. Membeli rumah baru. Menjadi korban kejahatan. Kelahiran bayi, adopsi, kehadiran anak tiri, atau orang lain dalam keluarga. Keterlibatan dalam perkara hukum. Sakit atau cedera serius pada diri sendiri. Sakit atau cedera serius pada teman dekat atau anggota keluarga. Bertambahnya tanggungjawab merawat anggota keluarga yang jompo atau cacat. Beberapa perubahan lain yang tidak tersebut diatas, namun menyebabkan rasa tertekan. 3 3 3 3 3 2 2 2 2 2 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0

No.

Kuesioner EQ MAPTM akan membantu Anda dalam mengukur berbagai komponen yang berkaitan dengan kompetensi-kompetensi yang menyatu dengannya

1. 2. 3. 4. 5.

Petunjuk Pengisian Kuesioner 1. Isilah identitas Anda pada ternpat yang disediakan. 2. Bacalah petunjuk pada masing-masing kolom skala. 3. Isilah setiap skala dengan melingkari angka yang tersedia ( 3,2,1,0 ). 4. Jawablah secara berurutan seperti yang tampak. 5. Disediakan waktu 30 menit untuk mengisi 21 skala kuesioner. 6. Kerjakan dengan secepat dan sejujur mungkin. 7. Selamat mengerjakan.

6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18.

3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3

2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2

1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

Peserta Diklat Pim IV ......................................... Angkatan :,................. Nama :............................................ JenisKelamin :.......... Usia :.......th Pekerjaan ....................... UnitKerja ................................................. Alamat kantor :..............,.......,.............................., .Kode Pos.............. No. Telp. Rumah : ..................., Kantor. ................, HP................... Tanggal Pengisian Kuesioner. .............................

*) Untuk keperluan pembelajaran Diklat. Kuesioner disadur dari kuesioner pada buku “Executive EQ: Kecerdasan Emosional dalam Kepemimpinan dan Organisasi”. Karangan Robert Cooper dan Amywan Syawaf. Widyaiswara dapat menggunakan instrumen lainnya yang relevan dengan pembelajaran.

Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian

0-2 (OPT)

3-7 (IST)

8 - 15 (REN)

16 - 54 (PW)

Fleksibelitas jam kerja. Berpisah dari pasangan. 5. beri nilai seberapa Sedang Sedikit ngaruh/ peran masing-masing sebagai sumber Besar tidak rasa tertekan anda terjadi Kesulitan keuangan. 7.. 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1. Keamanan Pekerjaan Hubungan dengan atasan langsung Bergesernya prioritas pada pekerjaan Terlalu banyak pekerjaan. 5 6. 10. Tidak cukup waktu untuk diluangkan bersama orang-orang terdekat dgn saya. 8. 11. 9. Kesepian atau kurangnya keakraban. Hubungan dengan anggota keluarga dekat (orangtua.. Tekanan dari tenggat waktu yang mendesak pada pekerjaan saya. 7.42 (PW) Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 0-6 (OPT) 7 . 13. Merasa menjadi orang yang tak berguna dan tak sanggup menyelesaikan apapun...13 (IST) 14-20 (REN) 21-51 (PW) . Konflik antara pekerjaan dan keluarga. Masalah kesuburan atau reproduksi. Hilangnya komitmen untuk bekerja. beri nilai sebe. Bermasalah dalam hal urusan rumah tangga sehari-hari. Konflik dengan rekan atau pasangan. 3. 10. 12. 14. saudara sekandung. 3. 3 2 1 0 9. 15..Modul Diklatpim Tingkat IV 97 98 Skala 3 : Tekanan Masalah Pribadi Kecerdasan Emosional (KE) Skala 2 : Tekanan Pekerjaan Pikirkan tentang. Menurunnya kesehatan pribadi. ipar). 8. 4. Kontrol atas beben kerja saya Kurangnya keluwesan ditempat kerja untuk menangani situasi darurat keluarga dan atau pribadi. Lingkungan yg berbahaya atau tdk aman. Pemantauan terus menerus atas kinerja oleh manajemen. Perjalanan yang jauh ketempat kerja. 2. bulan yang lalu Tidak Untuk tiap tekanan pribadi yang terberpeS a n g a t cantum di bawah.S a n g a t Sedang Sedikit ngaruh/ rapa peran masing-masing sebagai Besar tidak sumber rasa tertekan anda terjadi No. 6. 12. 2. bulan yang lalu Tidak Untuk tiap tekanan pekerjaan yang berpetercantum di bawah. Pikirkan tentang. Pekerjaannya membosankan atau tidak menarik. No. 11. 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 0-2 (OPT) 3-7 (IST) 8 . Bertambahnya tanggung jawab merawat anggota keluarga yang jompo atau cacat. 13. 3 3 3 3 3 3 2 2 2 2 2 2 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0 1. Membesarkan anak. Konflik atau frustasi dalam urusan seksual. Kebijakan pengangkatan dan atau promosi yang berdasarkan pilih kasih atau ketidak adilan dipekerjaan. 14. Pengakuan atau penghargaan untuk pekerjaan saya.. 4.14 (REN) 15 .

Saya bisa mengatakan kapan saya menjadi marah. Saya sering ingin menjadi orang lain. Saya akan melakukan apa saja agar tampak tidak tolol di depan teman-teman saya. 1. Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 3 3 3 3 3 0 3 0 0 3 3 2 2 2 2 2 1 2 1 1 2 2 1 1 1 1 1 2 1 2 2 1 1 0 0 0 0 0 3 0 3 3 0 0 4. Saya membiarkan orang lain tahu tentang yang saya inginkan dan butuhkan. 11. 2. Teman dekat saya akan mengatakan bahwa saya mengungkapkan penghargaan terhadap mereka. 2. 1. Saya sadar tentang perasaan saya hampir sepanjang waktu. Saya cenderung menghakimi diri sendiri 7. Dalam interaksi dengan orang lain. Bila saya sedih. No. Saya sulit meminta tolong kepada orang lain saat saya memerlukan bantuan. Saya memperhatikan keadaan fisik saya. 9. saya tahu alasannya. 6. 7. beri nilai seberapa baik ini menggambar kan pikiran atau perasaan anda tentang diri sendiri saat ini Kecerdasan Emosional (KE) BAGIAN II KETERAMPILAN EMOSI Skala 4 : Kesadaran .Modul Diklatpim Tingkat IV 99 100 Skala 5 : Ekspresi Emosi Untuk tiap pernyataan di bawah. Saya membiarkan orang lain tahu apabila ada perasaan yang tidak enak yang mengganggu pekerjaan kami. Saya membiarkan orang lain tahu bila mereka kerja dengan baik. 10. Saya dapat menyebutkan perasaan saya. untuk memahami perasaan-perasaan saya. 5. 8. 3. 4. saya dapat merasakan perasaan mereka. Orang yang sering menunjukkan emosi 9. Saya mengungkapkan emosi saya meskipun emosi itu negatif. Saya menikmati kehidupan emosi saya 8. 5. beri nilai seberapa baik ini menggambar kan pikiran atau perasaan anda tentang diri sendiri saat ini Ini menggambarkan saya dengan : B a i k C u k u p Sedikit Sekali Baik Tidak sama sekali Ini menggambarkan saya dengan : B a i k C u k u p Sedikit Sekali Baik Tidak sama sekali 0 0 0 0 No. 6. Saya menerima perasaan saya sebagamana adanya. 3. Saya telah belajar banyak tentang diri sendiri dengan mendengarkan perasan saya. Saya menyimpan perasaan bagi saya sendiri.. diri Emosi Untuk tiap pernyataan di bawah.. 3 3 3 3 2 2 2 2 1 1 1 1 0 3 1 2 2 1 3 0 0 3 0 1 2 1 2 1 2 3 0 3 Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 27-20 (OPT) 19-17 (IST) 16-13 (REN) 12-0 (PW) 33-29 (OPT) 28-24 (IST) 23-19 (REN) 18-0 (PW) .

Saya mengerjakan hal-hal yg belakangan saya sesali . Saya jarang terdorong untuk menghibur orang lain. 3. Saya menerima tanggung jawab atas pengelolaan emosi saya. 4. 0 3 3 3 3 3 0 0 1 2 2 2 2 2 1 1 2 1 1 1 1 1 2 2 3 0 0 0 0 0 3 3 Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 39-28 (OPT) 27-22 (IST) 21-15 14-0 (REN) (PW) Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 42-33 (OPT) 32-27 (IST) 26-21 20-0 (REN) (PW) . 11. beri nilai seberapa baik ini menggambar kan pikiran atau perasaan anda tentang diri sendiri saat ini Saya dapat dengan mudah mengabaikan gangguan-gangguan. 10. No. Saya dpt menyingkirkan dahulu imbalan imbalan jangka pendek demi sasaransasaran jangka panjang. 0 0 0 0 0 2. Saya merasa sulit berbicara dengan orang yg tidak satu sudut pandang dengan saya.. 4. Saya marah apabila dikritik. Saya dapat mengetahui perasaan seseorang kendati ia tak berbicara.Modul Diklatpim Tingkat IV 101 102 BAGIAN II KECAKAPAN EQ Kecerdasan Emosional (KE) Skala 6 : Kesadaran Emosi Terhadap Orang Lain Untuk tiap pernyataan di bawah. 5. saya dapat membicarakannya dgn diri sendiri. ketika saya masuk kedalam suatu ruangan. Saya tahu cara menghargai diri sendiri sesudah meraih suatu sasaran. 2. Saya sering tidak mengetahui penyebab kemarahan saya. 14. Skala 7 : Intensionalitas Untuk tiap pernyataan di bawah. 3 3 3 3 2 2 2 2 1 1 1 1 0 0 0 0 8. Saya dapat merasakan suasana hati suatu kelompok. Saya biasanya dapat mengetahui bagaimana perasaan orang lain thd saya. 13. Saya dapat memusatkan perhatian saya pada suatu tugas sampai selesai bila saya harus demikian. 12. Saya tahu harus mengatakan “tidak” ketika harus demikian. Bila suasana hati saya sedang jelek. 12. Saya menyelesaikan hampir semua yang saya mulai. 5. 3. Saya memperhatikan orang-orang yang memiliki kualitas positif. 9. Saya dapat menunda kepuasan pribadi demi sasaran yang lebih besar. 8. Ini menggambarkan saya dengan : B a i k C u k u p Sedikit Sekali Baik 3 0 3 3 3 3 3 2 1 2 2 2 2 2 1 2 1 1 1 1 1 Tidak sama sekali 0 3 1.. Saya mengubah ekspresi emosi saya... tergantung dengan siapa saya berhadapan. 6. 9. 10. 3 2 1 0 7. saya suka mengurusinya selekas mungkin. No. 7. Saya ahli “membaca yang tersirat” ketika seseorang berbicara. Saya dapat mengetahui apabila orang yang dekat dengan saya sedang kesal. beri nilai seberapa baik ini menggambar kan pikiran atau perasaan anda tentang diri sendiri saat ini Saya dapat mengenali emosi orang lain dengan memperhatikan mata mereka. Ini menggambarkan saya dengan : B a i k C u k u p Sedikit Sekali Baik 3 2 1 Tidak sama sekali 0 1. apabila saya perlu berkonsentrasi. Ketika berhadapan dengan suatu masalah. 3 3 3 3 0 3 2 2 2 2 1 2 1 1 1 1 2 1 0 0 0 0 3 0 6. Saya berfikir tentang perasaan orang lain Tidak perduli dengan siapa berbincang saya selalu menjadi pendengar yang baik. 11. Saya dapat membuat orang yang baru saya kenal berbicara tentang mereka sendiri. 13. Saya berpikir tentang yang saya inginkan sebelum bertindak.

2. baik yang berupa kilasan maupun yang tampak secarautuh. 3. Gagasan terbaik saya muncul ketika saya sedang tidak memikirkannya. 3 3 2 2 1 1 0 0 7. 3 2 0 8. No. 2. bila harus demikian. Saya tergerak oleh gagasan-gagasan dan solusi-solusi baru. Saya telah menerapkan proyek-proyek inovatif kepada perusahaan saya. Ini menggambarkan saya dengan : B a i k C u k u p Sedikit Sekali Baik Tidak sama sekali 0 0 0 Saya telah mengajukan proyek-proyek inovatif kepada perusahaan saya. saya memusatkan perhatian pada apa yang dapat saya perbuat untuk memecahkannya. Selalu ada lebih dari satu jawaban yg benar. 6. 3 3 3 3 2 2 2 2 1 1 1 1 0 0 0 0 10. 9. 3. 6. beri nilai seberapa baik ini menggambar kan perilaku atau tujuan anda Ini menggambarkan saya dengan : B a i k C u k u p Sedikit Sekali Baik Tidak sama sekali No. 8. Saya dapat memperoleh yg saya butuhkan jika tekad saya sudah bulat. Saya memiliki penginderaan yang baik mengenai kapan suatu gagasan akan berhasil atau gagal. 3 3 3 2 2 2 1 1 1 4. 4. Halangan atau masalah dalam hidup saya telah menghasilkan perubahan-perubahan yang tak terduga kearah yang lebih baik. 11. Saya bisa melihat sisi humor suatu situasi. 9. Saya memutuskan bahwa masalah-masalah tertentu tidak berharga untuk dicemaskan Saya menyantaikan diri bila mulai tegang. Saya tergerak oleh konsep-konsep yang baru dan tidak lazim.Modul Diklatpim Tingkat IV 103 104 Skala 9 : Ketangguhan Kecerdasan Emosional (KE) Skala 8 : Kreativitas Pikirkan tentang … bulan yang lalu Untuk tiap pernyataan di bawah. 3 2 1 0 Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) 30-24 (OPT) 23-19 (IST) 18-13 12-0 (REN) (PW) Penilaian 39-34 (OPT) 33-28 (IST) 27-21 20-0 (REN) (PW) . Saya berperan serta dalam berbagai informasi dan gagasan. Saya bukan orang yg suka menangguhkan suatu pekerjaan. 7.` Saya berkhayal tentang masa depan untuk memudahkan membayangkan kemana tujuan saya. 3 3 3 3 0 3 3 3 3 2 2 2 2 1 2 2 2 2 1 1 1 1 2 1 1 1 1 0 0 0 0 3 0 0 0 0 13. 3 3 3 2 2 2 1 1 1 0 0 0 1. Saya sering mengesampingkan dahulu suatu masalah untuk mendapatkan suatu perspektif yang lebih baik. Saya mudah menunggu dengan sabar. 12. beri nilai seberapa baik ini menggambar kan perilaku atau tujuan anda Saya dapat pulih dengan cepat sesudah merasa kecewa. 5. Saya ahli dalam menggodok pemecahan masalah sampai menghasilkan sejumlah pilihan Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 1. Saya takut mencoba lagi bila sudah pernah gagal dalam pekerjaan yang sama. 5. Pikirkan tentang … bulan yang lalu Untuk tiap pernyataan di bawah. Saya mempunyai gagasan-gagasan cemerlang. Saya tahu cara memuaskan seluruh bagian dalam diri saya. 10. Bila menghadapi suatu masalah.

Saya tetap tenang bahkan dalam situasi yang membuat orang lain marah. 1. 2. Saya bisa sedih apabila kehilangan sesuatu yang penting bagi saya. Saya senang menghadapi tantangan dan memecah kan masalah dalam pekerjaan. saya hanya dapat mempercayai diri sendiri untuk menyelesaikannya. Bila mempunyai masalah. Ini menggambarkan saya dengan : B a i k C u k u p Sedikit Sekali Baik Tidak sama sekali 0 2 3 1. Saya sulit mendapatkan teman. 6. 5. 0 0 1 1 2 2 3 3 0 1 2 3 3 2 1 0 3 2 1 0 3 2 1 0 3 2 1 0 3 2 1 0 0 1 2 3 Ini menggambarkan saya dengan : B a i k C u k u p Sedikit Sekali Baik Tidak sama sekali No. Saya membiarkan masalah mencapai titik kritis sebelum membicarakannya. 3 2 1 0 10. saya tahu harus pergi ke mana dan harus berbuat apa untuk memecahkannya. Saya mempunyai teman-teman yang dapat diandalkan dalam masa-masa sulit. Saya ragu tentang apakah teman-teman saya sungguh perduli kepada saya sebagai pribadi. 12. 2. 4. Keyakinan dan nilai-nilai yang saya anut. Saya menghindari konfrontasi Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 3 0 2 1 0 1 2 3 3 0 0 3 3 3 3 2 1 1 2 2 2 2 1 2 2 1 1 1 1 0 3 3 0 0 0 0 0 3 1 2 2 1 3 0 0 1 2 3 Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 30-28 (OPT) 27-23 (IST) 22-18 17-0 (REN) (PW) 39-34 (OPT) 33-27 (IST) 26-20 19-0 (REN) (PW) . Saya merasa sulit mencapai kata sepakat dengan rekan-rekan kerja saya. 6. 3. Pikirkan tentang … bulan yang lalu Untuk tiap pernyataan di bawah. menuntun tindakan saya sehari-hari. Saya ahli dalam mengorganisasi dan memotivasi sebuah kelompok. 7.Modul Diklatpim Tingkat IV 105 106 Skala 11 : Ketidakpuasan Konstruktif Kecerdasan Emosional (KE) Skala 10 : Hubungan Antar Pribadi Pikirkan tentang … bulan yang lalu Untuk tiap pernyataan di bawah. Saya tidak akan mengungkapkan perasaan saya jika saya yakin bahwa itu akan menimbulkan perbedaan pendapat. Saya banyak menunjukkan rasa sayang kepada teman-teman saya. 3. 13. Lebih baik tidak membuat masalah bila Anda dapat menghargainya. No. 8. 9. Bila melontarkan komentar yang kritis. 5. Saya hampir tak pernah menangis. 8. Saya merasa tidak nyaman bila seseorang terlalu dekat secara emosional dengan saya. beri nilai seberapa baik ini menggambarkan perilaku atau tujuan anda pikiran atau perasa an anda tentang diri sendiri saat ini. Saya mendengarkan kritik dengan pikiran terbuka dan menerimanya apabila dapat dibenarkan. 9. Saya sanggup berbeda pendapat dgn efektif untuk mengubah sesuatu. 10. 11. 4. beri nilai seberapa baik ini menggambarkan perilaku atau tujuan anda pikiran atau perasa an anda tentang diri sendiri saat ini. Keluarga saya selalu siap bila saya membutuhkan mereka. 7. Apabila suatu masalah datang. Saya mencari umpan balik dari rekan-rekan kerja saya. saya memusatkan perhatian pada perilaku bukan pada orangnya.

Saya melihat tantangan sebagai peluang untuk belajar. Saya percaya segala sesuatu biasanya membaik dengan sendirinya. Dibawah tekanan. Saya iri kepada orang yang lebih mampu daripada saya. Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 36-33 (OPT) 32-29 (IST) 28-21 20-0 (REN) (PW) No. Ketika berhasil mengerjakan sesuatu. 4. Ada beberapa orang yang tidak akan pernah saya maafkan. Saya melihat segi positif pada segala sesuatu. Saya menyukai diri saya apa adanya. saya sering merasa sesungguhnya bisa lebih baik. 9. 5. 10. 6.Modul Diklatpim Tingkat IV 107 BAGIAN III 108 Skala 13 : Sudut Pandang Pikirkan tentang … bulan yang lalu Untuk tiap pernyataan di bawah. saya percaya akan 3 3 3 3 0 3 3 3 2 2 2 2 1 2 2 2 1 1 1 1 2 1 1 1 Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 39-34 (OPT) 33-27 (IST) 26-20 19-0 (REN) (PW) 3 0 0 2 1 1 1 2 2 0 3 3 . Saya mencintai hidup saya. Saya terus merasa frustasi dalam hidup ini. Saya membantu orang lain menjaga harga dirinya dalam suatu situasi sulit. 12. Saya dapat menempatkan diri dalam kedudukan orang lain. 11. Saya dapat melihat rasa sakit pada orang lain. meskipun mereka tidak membicarakannya. 1. 3. Saya dapat membaca emosi orang lain dari bahasa tubuh mereka. 2. 3 3 3 2 2 2 1 1 1 0 4. Saya tidak akan ragu meninggalkan kesibukan saya guna menolong orang yang kesulitan. 1. karena banyak orang yg ingkar janji. Saya tahu bahwa saya dapat menemukan solusi atas masalah-masalah yang sulit. Saya dapat memaafkan diri sendiri karena tidak sempurna. 3 3 0 3 0 2 2 1 2 1 1 1 2 1 2 0 0 3 0 3 7. Saya memperhitungkan perasaan orang lain dalam intersksi dengan mereka. 8. Saya bertindak menurut etika dalam berurusan dengan orang lain. Ini menggambarkan saya dengan : B a i k C u k u p Sedikit Sekali Baik Tidak sama sekali 0 0 0 0 3 0 0 0 No. sesuatu. Ini menggambarkan saya dengan : B a i k C u k u p Sedikit Sekali Baik 3 2 1 Tidak sama sekali 0 3. beri nilai seberapa baik ini menggambar kan perilaku atau tujuan anda Kecerdasan Emosional (KE) NILAI-NILAI EQ DAN KEYAKINAN Skala 12 : Belas Kasihan Pikirkan tentang … bulan yang lalu Untuk tiap pernyataan di bawah. Saya terus mencemaskan kekurangan kekurangan saya. 0 5 0 6. 7. 8. 2. beri nilai seberapa baik ini menggambar kan perilaku atau tujuan anda.

beri nilai seberapa baik ini menggambar kan perilaku atau tujuan anda Ini menggambarkan saya dengan : B a i k C u k u p Sedikit Sekali Baik Tidak sama sekali 0 0 0 No. 6. 5. 3. Saya mengandalkan dorongan hati ketika membuat keputusan. Sedikit sekali dalam hidup ini yang adil atau layak. Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) 0 1 2 3 3 2 1 0 0 0 1 1 2 2 3 3 3 2 1 0 10. Orang-orang yang setara dengan saya di perusahaan saya mendapatkan yang lebih baik ( misal : kenaikan gaji. 11. Orang akan memanfaatkan saya kalau saya membiarkannya. 8. Kadang-kadang saya mendapatkan jawaban yang benar tanpa alasan yang jelas. No.Modul Diklatpim Tingkat IV 109 110 Skala 15 : Radius Kepercayaan Kecerdasan Emosional (KE) Skala 14 : I n s t u i s i Pikirkan tentang … bulan yang lalu Untuk tiap pernyataan di bawah. Firasat saya biasanya benar. 4. Ketika seseorang menyampaikan pandangan yg berbeda dari saya. 3 3 3 3 3 2 2 2 2 2 1 1 1 1 1 1. sedikit sekali informasi pribadi yang saya ungkapkan kepada mereka. Saya dapat menggambarkan sasaransasaran saya di masa datang. Saya sangat berhati-hati mengenai siapa yang saya percayai. promosi. Begitu telah membulatkan tekad. Ketika bertemu dengan orang-orang baru. Pikirkan tentang … bulan yang lalu Untuk tiap pernyataan di bawah. 2. 9. 3. saya mencoba mengatasinya dengan rencana alternatif. Saya dapat melihat produk atau gambaran akhir. Rasanya saya tidak bisa berbuat banyak. Saya percaya dengan impian saya meskipun orang lain tidak dapat melihat atau memahami semua itu. Ketika suatu hal tidak beres. 3 0 3 3 8. 0 0 0 3 0 1 1 1 2 1 2 2 2 1 2 0 4. Ketika dihadapkan dengan pilihan yang sulit. Saya mengerahkan perhatian bila ada sesuatu yang tidak benar bagi saya. 9. saya sulit menerimanya. dsb) Orang-orang yang menjadi rekan kerja saya dapat dipercaya. saya mengikuti kata hati saya. penghargaan. 3 3 0 3 0 0 2 2 1 2 1 1 1 1 2 1 2 2 0 6 0 7. beri nilai seberapa baik ini menggambar kan perilaku atau tujuan anda Ini menggambarkan saya dengan : B a i k C u k u p Sedikit Sekali Baik Tidak sama sekali 3 3 3 0 3 1. meskipun saat ini belum selesai. peluang. saya jarang merubahnya. 7. Orang mengatakan bahwa saya dapat meramal. 0 5. Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 36-33 (OPT) 32-29 (IST) 28-21 20-0 (REN) (PW) Penilaian 30-26 (OPT) 25-21 (IST) 20-16 15-0 (REN) (PW) . Saya menghormati teinan-teman saya. 10. Saya percaya sampai saya mempunyai alasan untuk tidak demikian. 2.

Kalau saya merenungkan hidup saya. Saya membesar-besarkan kemampuan saya. 10. Saya bersedia mengakui kesalahan yang telah saya perbuat. 9. 13. beri nilai seberapa baik ini menggambarkan perilaku atau tujuan anda pikiran atau perasaan anda tentang diri sendiri saat ini. Pikirkan tentang … bulan yang lalu Untuk tiap pernyataan di bawah. 4. beri nilai seberapa baik ini menggambarkan perilaku atau tujuan anda pikiran atau perasaan anda tentang diri sendiri saat ini. Saya berterus terang meskipun yang saya hadapi sulit. Saya dapat mmbuat apapun terjadi. Saya senang bertanggungjawab atas sesuatu. Saya mudah menyukai sesuatu. Nasib memainkan peranan yang penting dalam hidup saya. Keadaan sudah diluar kendali saya. Saya membutuhkan pengakuan dari orang lain untuk menjadikan karya saya terasa berharga. Ini menggambarkan saya dengan : B a i k C u k u p Sedikit Sekali Baik Tidak sama sekali 0 3 3 3 3 No. Kalau tidak bersemangat lagi dengan pekerjaan saya. 3 0 3 3 0 2 1 2 2 1 1 2 1 1 2 0 3 0 0 3 11. agar memperoleh kesempatan yang lebih baik. 0 3 3 1 2 2 2 1 1 3 0 0 Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 39-34 (OPT) 33-29 (IST) 28-24 23-0 (REN) (PW) 39-34 (OPT) 33-29 (IST) 28-24 23-0 (REN) (PW) . 7. Ini menggambarkan saya dengan : B a i k C u k u p Sedikit Sekali Baik Tidak sama sekali 0 3 0 0 0 3 3 0 3 1. saya mungkin menemukan bahwa pada dasarnya saya tidak bahagia. 7. Saya bisa menerima suatu situasi meskipun tidak mempercayainya. Pekerjaan saya adalah perpanjangan dari sistem nilai pribadi saya. Saya tidak pernah berbohong. 8. 2. 3 0 3 3 3 0 0 3 0 2 1 2 2 2 1 1 2 1 1 2 1 1 1 2 2 1 2 6. 4. 9. 5. Saya mempunyai kemampuan untuk mendapatkan yang saya inginkan. Saya tahu yang saya inginkan sesudah ini. Saya merasa tak ada gunanya menentang hierarki yang mapan di perusahaan saya. 2. saya akan pindah kerja. 12. 6. 8. Saya merasa dapat mengendalikan hidup saya. 3. 3 0 0 0 0 2 1 1 1 1 1 2 2 2 2 1. Saya telah mengerjakan sesuatu dalam pekerjaan saya yang bertentangan dengan keyakinan saya.Modul Diklatpim Tingkat IV 111 112 Skala 17 : I n t e g r i t a s Kecerdasan Emosional (KE) Skala 16 : Daya Pribadi Pikirkan tentang … bulan yang lalu Untuk tiap pernyataan di bawah. Saya sulit menerima pujian. Saya merasa seperti seorang penipu. 5. 3. Saya merasa takut dan lepas kendali apabila segala sesuatu berubah dengan cepat. No.

Merasa kesepian. sebulan 2 Gejala-gejala Fisik Nyeri Punggung Masalah Berat Badan (kekurangan atau kelebihan). Kecelakaan atau cidera 23. 26. 28. 16. 13. Sulit memulai suatu kegiatan atau sulit menenangkan diri. kesal atau putus asa.Tidak 1 x atau setiap set i a p hari 2x minggu Pernah gejala berikut. Jumlah Skor 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 0-8 (OPT) 9-18 (IST) 19-31 (REN) 32-96 (PW) 11. 1 1. 14 15. atau melecehkan orang lain. 4. Tidak mudah melupakan sesuatu/terus 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 2 2 2 2 2 2 2 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 cemas. atau tukak lambung) Nyeri dada Sakit dan Nyeri yang sulit dijelaskan Nyeri kronis lain yang belum tersebut di atas. 5. nyeri waktu BAB. Merasa depresi. 29. Gejala-gejala Perilaku Sulit berkonsentrasi 24. terus menerus. Gejala-gejala Perilaku Makan (hilang selera. No. Pikiran terasa kosong. Merasa kelebihan beban pekerjaan. 25. Sakit kepala karena tegang Migren Pilek atau gangguan pernapasan Masalah-masalah penut (kembung. Menonton Televisi (lebih dari 2 jam sehari) 3 4 5 6 jelajah internet (lebih dari 2 jam sehari) 21. Bermain game video/komputer atau men- Skala 18 : Kesehatan Secara Umum Pikirkan tentang … bulan yang lalu Ini menggambarkan saya dengan : Tunjukkan berapa sering (jika pernah) Anda mengalami gejala. 3. 2. 27. tidak sempat) Merokok Minum minuman beralkohol Minum obat penenang Minum aspirin atau penghilang rasa sakit lain Minum obat-obat lain Menarik diri dari hubungan dekat Mengkritik. 19. Perhatian mudah teralihkan. 9. menyalahkan. 17. . 7. Tidak menyukai campur tangan orang lain 22. Merasa letih atau kelebihan beban. 12 13. Merasa menjadi korban atau dimanfaatkan oleh orang lain.Modul Diklatpim Tingkat IV 113 BAGIAN IV 114 Kecerdasan Emosional (KE) 1 2 3 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 4 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 5 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 6 3 3 3 3 3 3 3 3 0 3 3 3 3 PETA HASIL-HASIL EQ 20. 18. 12. Sulit menetapkan hati atau membuat keputusan. 8. 10. 6. 30.

Saya mendapatkan lebih sedikit dari pada yang saya harapkan dalam hidup ini. 5. Hidup saya memenuhi kebutuhan saya yang paling dalam. Bekerja bagi saya terasa menyenangkan. 3 0 3 3 3 3 3 2 1 2 2 2 2 2 1 2 1 1 1 1 1 0 3 0 0 0 5. 7. Saya telah menemukan pekerjaan yang bermakna. agar betul betul bahagia. 11. 1. 4. 3. Saya merasa perlu membuat banyak perubahan dalam hidup saya. 6. Saya merasakan kedamaian dan kesejahteraan di dalam hati. 6. Saya jujur kepada orang-orang yang akrab dengan saya dan mereka jujur kepada saya. 3 2 1 0 3.Modul Diklatpim Tingkat IV 115 116 Skala 20 : Relationship Quotient Kecerdasan Emosional (KE) Skala 19 : Kualitas Hidup Cocokkan seberapa baik tiap Ini menggambarkan saya dengan : pernyataan berikut menggambarkan Tidak Cukup pikiran dan perasaan tentang diri B a i k sama B a i k Sedikit S e k a l i sekali sendiri saat ini 3 3 3 0 2 2 2 1 1 1 1 2 0 0 0 3 No. 8. 4. 3 3 3 3 3 2 2 2 2 2 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0 Jumlah Skor 0 0 Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 21-20 (OPT) 19-17 (IST) 16-14 (REN) 13-0 (PW) Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 32-27 (OPT) 26-22 (IST) 21-17 16-0 (REN) (PW) . Saya berada dalam jalur yang mengantar saya menuju kepuasan. 7. 2. Cocokkan seberapa baik tiap Ini menggambarkan saya dengan : pernyataan berikut menggambarkan Tidak Cukup pikiran dan perasaan tentang diri B a i k Sedikit sama B a i k Sekali sekali sendiri saat ini Ada beberapa orang yang “berhubungan” dengan saya pada tingkat yang lebih dalam. Saya menyukai diri saya sebagaimana adanya. 3 2 1 0 Saya puas sekali dengan kehidupan saya Saya merasa kuat. No. Saya menyayangi seseorang secara lebih Saya biasanya dapat menemukan orang Saya dapat membuat komitmen jangka Saya tahu bahwa saaya penting bagi Saya merasa mudah mengatakan kepada orang-orang bahwa saya peduli dengan mereka. 2. 9. 10. sehat dan bahagia. Saya telah mengerahkan sebagian besar 1.

Cocokkan total skor dengan kolom penilaian dibawahnya. sebanyak empat kolom. Tabel ini secara visual akan memetakan kinerja pribadi Anda.Modul Diklatpim Tingkat IV 117 118 Kecerdasan Emosional (KE) Skala 21 : Kinerja Optimal Cocokkan seberapa baik tiap Ini menggambarkan saya dengan : pernyataan berikut menggambarkan Tidak Cukup pikiran dan perasaan tentang diri B a i k Sedikit sama B a i k Sekali sekali sendiri saat ini Saya puas dengan kinerja saya. Rekan-rekan kerja saya akan mengatakan bahwa saya memudahkan komunikasi yang baik diantara anggota kelompok. tepat dibawahnya. 4. 6. Dalam tim kerja saya. Kinerja pekerjaan adalah sesuatu yang terus saya usahakan dapat menghasilkan yg terbaik. dengan cara mencari total Skor Anda ada pada rentang angka berapa. Terima Kasih atas tanggapan Anda 6. 1. Langkah terkhir adalah memasukkan penilaian Anda ke Tabel Penilaian EQ Map. 0 0 3 0 3 1 1 2 1 2 2 2 1 2 1 3 3 0 3 0 OPT IST = Optimal = Istimewa = Rentan = Perlu Waspada Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 21-20 (OPT) 19-17 (IST) 16-13 (REN) 12-0 (PW) REN PW 5. Saya mempunyai kesulitan dalam memenuhi komitmen atau menyelesaikan tugas. saya dilibatkan dalam pembuatan keputusan. Tuliskan setiap hasil penjumlahannya di kolom jumlah skor. 3 3 2 2 1 1 0 0 MENGHITUNG SKOR ANDA No. Catatan Penilaian : 3. menciptakan kilasan potret pribadi tentang kekuatan-kekuatan dan kerentanan-kerentanan EQ Anda saat ini. 5. Jumlahkan hasil keempat kolom. 3. 2. Sulit bagi saya untuk mengerahkan perhatian pada tugas yang harus dikerjakan. 2. 1. 7. jumlahkan nilai angka-angka yang telah anda lingkari di setiap kolom vertikal (dari atas ke bawah). Saya merasa terkucil dan tidak dilibatkan dalam pekerjaan. Sesudah menyelesaikan pilihan tiap skala. 4. dan tuliskan hasilnya di kolom Total Skor. .

Robert C. terjemahan Alek Tri Kantjono. Benyamin S. Jakarta: PT. (1978). Patricia. (2001). Beck. terjemahan Zaini Dahlan. Kecerdasan Emosional.Esteem and the Bottom Up Tracy. terjemahan T. Robert K. Self. EQ Ditempat Kerja. Daniel.Modul Diklatpim Tingkat IV 119 TABELPENILAIAN 120 Kecerdasan Emosional (KE) PERLU WASPADA DAFTAR PUSTAKA ZONA KINERJA SITUASI SAAT INI KETERAMPILAN KECAKAPAN NILAI DAN KEYAKINAN HASIL-HASIL ISTIMEWA OPTIMAL RENTAN TOTAL PERIS TEKA PERIS TIWA NAN TIWA DALA M HID UP RJAA Agustian. Jakarta: Gramedia. Perilaku Organisasi. Inc. Hermaya. Morgan. Book 2 “Effective Domein. Ary Ginanjar..Will “The Human Element Productivity. Amywan. Taxonomy of Education objectives. (1980). Bandung: Sinar Baru. (1986). Hardjoprakosa. Rahasia Sukses Membangun Kecerdasan Emosi dan Spiritual ESQ ( Emotional Spiritual Quotient). (1998). Cooper. Bloom. & Sawaf.. Jakarta: Arga. (1998). Adam I. Sumantri “Chandra Jiwa Indonesia Sebagai Dasar Pshichotherapie ” Stemberg. Robert “Successful Inteligence: How Practical and Creative Intelligence Determines Success in Life” Buzanjony “ The Mindmap Book: Radiant Thinking the Major Evolution in Human Thought” Schutz. Patton. (1997). Mengapa EQ lebih Penting Daripada IQ. Indrawijaya. Pustaka Delaprasta. Brian “Maximum Achievement” 1 2 3 4 5 6 PEKE DALA N M HID UP KESA DARA N DIR I EMOS I E K S P R E S I KESADA RAN EM OSI E M O S I KECERD AS AN EMOSION AL KECERDAS ASAN EMOSIONAL THD ORA NG LAIN I N T E N S I O N A L I T A S K R E A T I V I T A S K E T A N G G U H A N HUBU NGAN ANTA R PRIB ADI KETIDA KPUAS AN KO NSTRU KTIF B E L A S K A S I H A N S U D U T I N P A N D A N G U I S 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 T I RADI US K EPE RCAY AAN D A Y A P R I B A D I I N T E G R I T A S KESEH ATAN SECAR A UM UM K U A L I T A S H I D U P RELA TIONS HIP Q UOT IENT K I N E R J A O P T I M A L . Jakarta. Motivation. Executive EQ: Kecerdasan Emosional Dalam Kepemimpinan dan Organisasi . theories and principles. Gareth “Imaginization : The Art Of Creative Management. Goleman. Gramedia. Emotional Intelligence. New Jersey: Prentice Hall.

. 101 Tahun 2000 tentang Pendidikan dan Pelatihan Jabatan Pegawai Negeri Sipil.Modul Diklatpim Tingkat IV 121 122 Kecerdasan Emosional (KE) DAFTAR DOKUMEN Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful