Modul Diklatpim Tingkat IV

Kecerdasan Emosional (KE)

MODUL DIKLATPIM TINGKAT IV Hak Cipta © Pada : Lembaga Administrasi Negara Edisi Tahun 2008

Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia Jl. Veteran No. 10, Jakarta, 10110 Telp. (62 21) 3868201, Fax. (62 21) 3800188

Kecerdasan Emosional (Emotional Quotient) Jakarta - LAN - 2008 xxx hlm : 15 x 21 cm

ISBN : xxx-xxx-xxx-xxx-x
Lembaga Administrasi Negara – Republik Indonesia 2008

Modul Diklatpim Tingkat IV

Kecerdasan Emosional (KE)

dari aspek kurikulum yang meliputi rumusan kompetensi, mata Diklat dan strukturnya, metode dan skenario pembelajaran sampai pada pengadministrasian penyelenggaranya. Dengan proses standarisasi ini, maka kualitas penyelenggaraan dan alumni dapat lebih terjamin. LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA REPUBLIK INDONESIA Salah satu unsur penyelenggaraan Diklat Kepemimpinan Tingkat IV yang mengalami proses standarisasi adalah modul atau bahan ajar untuk para peserta (participants’ book). Disadari sejak modul-modul tersebut diterbitkan, lingkungan strategis khususnya kebijakan-kebijakan nasional pemerintah juga terus berkembang secara dinamis. Di samping itu, konsep dan teori yang mendasari substansi modul juga mengalami perkembangan. Kedua hal inilah yang menuntut diperlukannya penyempurnaan secara menyeluruh terhadap modul-modul Diklat Kepemimpinan Tingkat IV ini. Oleh karena itu, saya menyambut baik penerbitan modul-modul yang telah mengalami penyempurnaan ini, dan mengaharapkan agar peserta Diklat Kepemimpinan Tingkat IV dapat memanfaatkannya secara optimal, bahkan dapat menggali kedalaman substansinya di antara sesama peserta dan para Widyaiswara dalam berbagai kegiatan pembelajaran selama Diklat berlangsung. Kepada penulis dan seluruh anggota Tim yang telah berpartisipasi, kami haturkan terima kasih. Semoga modul hasil perbaikan ini dapat dipergunakan sebaik-baiknya. Jakarta, 14 Maret 2008 KEPALA LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA REPUBLIK INDONESIA

KATA PENGANTAR
Undang-undang Nomor 43 Tahun 1999 tentang Perubahan atas Undangundang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok-pokok Kepegawaian menegaskan bahwa dalam rangka usaha mencapai tujuan nasional, diperlukan Pegawai Negeri Sipil yang berkemampuan melaksanakan tugas secara profesional. Untuk mewujudkan profesionalisme PNS ini, mutlak diperlukan peningkatan kompetensi, khususnya kompetensi kepemimpinan bagi para pejabat dan calon pejabat Struktural Eselon IV baik di lingkungan pemerintah pusat maupun daerah. Sebagai pejabat struktural yang berada pada posisi paling depan atau ujung tombak, pejabat struktural eselon IV memainkan peran yang sangat penting karena bertanggung jawab dalam mensukseskan pelaksanaan kegiatankegiatan secara langsung, sehingga buah karyanya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Untuk mempercepat upaya peningkatan kompetensi tersebut, Lembaga Administrasi Negara (LAN) telah menetapkan kebijakan desentralisasi dalam penyelenggaraan Diklat Kepemimpinan Tingkat IV. Dengan kebijakan ini, jumlah penyelenggaraan Diklat dapat lebih ditingkatkan sehingga kebutuhan akan pejabat struktural eselon IV yang profesional dapat terpenuhi. Agar penyelenggaraan dan alumni tersebut menghasilkan kualitas yang sama, walaupun diselenggarakan dan diproses oleh Lembaga Diklat yang berbeda, maka LAN menerapkan kebijakan standarisasi program Diklat Kepemimpinan Tingkat IV. Proses standarisasi meliputi keseluruhan aspek penyelenggaraan Diklat, mulai

SUNARNO

ii

iii

Modul Diklatpim Tingkat IV

Kecerdasan Emosional (KE)

DAFTAR ISI Lembar Judul. .................................................................... Lembar Pengesahan ISBN. .................................................. Kata Pengantar. .................................................................... Daftar Isi. ...............................................................................

iv

v

Modul Diklatpim Tingkat IV Kecerdasan Emosional (KE) .

1 . Peserta mampu memahami dan menjelaskan serta mengeksplorer berbagai konsep kecerdasan. strategi kecerdasan emosional. Menurut penelitian para ahli psikologi. sedang. melihat hubungan tersembunyi (subtle) yang menjanjikan peluang. dampak kepribadian terhadap tingkat kecerdasan emosional. A. Indikator Hasil Belajar Indikator-indikator hasil belajar adalah : 1. peranan kecerdasan emosional. Deskripsi Singkat Mata pendidikan dan pelatihan ini menjelaskan pengertian dan fungsi kecerdasan emosional. D. dan bahwa sebenarnya kita memiliki dua macam pikiran yakni satu yang berfikir dan lainnya yang merasakan. Latar Belakang Dalam beberapa tahun belakangan ini. Berkenaan dengan penelitian yang baru dan sangat berarti ini jelaslah bahwa IQ saja belum merupakan faktor yang dapat membuat seseorang menjadi berhasil. Dr. mereka pada umumnya sepakat bahwa IQ hanya mendukung sekitar 20 persen faktor-faktor yang menentukan suatu keberhasilan. konsensus dan konflik.kan 80 persen lainnya adalah berasal dari faktor lain termasuk kecerdasan emosional yang menjadi fokus kajian ini. perbedaan kecerdasan intelegensi. pengenalan tingkat kecerdasan emosional pribadi. Studi-studi lain dari berbagai disiplin seperti misalnya PsychoNeurologi maupun Neuro-Psikiatri juga menunjukkan bahwa seorang eksekutif atau profesional yang secara tehnik unggul dan memiliki KE/EQ tinggi adalah orang yang mampu mengatasi konflik. namun paduan KE/ EQ serta AQ/ B.Modul Diklatpim Tingkat IV 2 Kecerdasan Emosional (KE) BAB I PENDAHULUAN Adversity Qoutients dan IQ lah yang dikonstruksikan secara menyeluruh sebagai suatu Gestalten yang dapat meraih keberhasilan ditempat kerja dalam situasi perubahan yang terjadi dengan cepat dan dinamis yang sarat dengan kompleksitas yang dinamis seperti yang kita alami sekarang ini. tipe-tipe kecerdasan emosional. lebih cekatan dan lebih cepat dibandingkan dengan orang lain. Hasil Belajar Setelah membaca modul Kecerdasan Emosional ini peserta memiliki pemahaman tentang strategi kecerdasan emosional dan pengendalian dalam lingkungan tugas dengan sebaik-baiknya untuk menghasilkan kinerja kepemimpian Administrasi Publik yang produktif dan efektif. C. kesenjangan yang perlu diisi. Berdasarkan pada penelitian perilaku yang sangat luas. istilah EQ telah diterima oleh umum menjadi kependekan dari “Emotional Quotient’ yang setara dengan Intelligence Quotient (IQ). Daniel Goleman telah menunjukkan peranan yang sangat berarti yang dimainkan emosi dalam kehidupan mental kita. ciri-ciri/gaya kecerdasan emosional yang baik. dan pengendaliannya dalam lingkungan tugas sebagai pimpinan Administrasi.

pengetahuan serta keterampilan baru ditempat kerja guna peningkatan kinerja instansinya. . 2. menjelaskan dan menerapkan nilainilai kecerdasan emosional ditempat kerja. F. Peserta mampu memahami dan menjelaskan serta menggali dan mengembangkan aspek kecerdasan emosional yang dimiliki. Ceramah selama + 20-30 menit untuk menghubungkan mata latihan KE/EQ dengan mata latihan lain khususnya pelatihan Kepemimpinan dialam Terbuka/pelatihan outbound yang biasanya diberikan pada minggu pertama sebagai pembekalan awal bagi peserta. E. Dampak kepribadian terhadap kecerdasan emosional. 5. Pengertian dan fungsi kecerdasan emosional. Peranan kecerdasan emosional. Evaluasi dan pembulatan oleh fasilitator. Ciri-ciri/gaya kecerdasan emosional yang baik . Dengan demikian. Tipe-tipe kecerdasan emosional. G. Perbedaan kecerdasan emosional dengan kecerdasan intelegensi. 7. 4. 4. 3. 3. 6. 8. Penugasan/latihan. hasil belajar dan indikator hasil belajar maupun setelah selesainya pembelajaran modul pelatihan ini pencapaiannya sesuai dengan prinsip-prinsip teori Psikologi Gestalt terkait dengan berbagai kegiatan mata pelatihan lain secara terintegrasi. 3. Pengisian bahan latihan/kuesioner oleh peserta ± 20-30 menit dan kemudian diproses. Materi Pokok Materi Pokok yang dibahas dalam modul Kecerdasan Emosional ini adalah : 1. Strategi kecerdasan emosional dalam lingkup kerja dalam aparatur pemerintahan. 5. keterampilan serta sikap baru yang akan dimanfaatkan untuk pembentukan sikap. Metodologi / Proses Untuk mencapai hasil belajar maupun indikator hasil belajar seperti dikemukakan pada bagian C dan D tersebut dimuka maka disarankan langkah-langkah kegiatan pembelajaran sbb: 1. Peserta mampu memahami. Tugas fasilitator adalah menghubungkan berbagai kejadian/event belajar tersebut secara sistemik dan holistik sehingga berbagai kegiatan tersebut memiliki makna yang mendalam bagi peserta Diklat Pim IV. 9. 2. Strategi kecerdasan emosional dalam aspek konsensus dan konflik.Modul Diklatpim Tingkat IV 3 4 Kecerdasan Emosional (KE) 2. Tingkat kecerdasan emosional pribadi. Tanya jawab/pembahasan dalam kelas untuk merefleksikan kembali bahan-bahan bacaan yang ada dalam modul ini yang memerlukan klarifikasi dari fasilitator. Manfaat Berbekal hasil belajar pada modul Kecerdasan Emosional peserta diharapkan akan memperoleh pengetahuan.

Banyak organisasi pemerintah maupun organisasi swasta maupun organissi masyarakat berusaha sekuat tenaga mendapatkan kemampuan intelektual pegawai untuk meningkatkan kekuatan mereka untuk mengolah informasi secara kontekstual. Jadi untuk meningkatkan daya saing kita seharusnya kita dituntut untuk mampu mengelola informasi yang kita miliki lebih baik lagi Tetapi seperti diungkap oleh tokoh kecerdasan buatan/ Artificial Intellegence dan pemenang Nobel untuk bidang ekonomi dan juga seorang Psikolog pemenang Nobel Hebert Simon kemampuan manusia untuk mengolah informasi ini terbatas. Program pelatihan yang mengarahkan perhatian untuk membangun ketrampilan profesional adalah yang paling popular dewasa ini.Modul Diklatpim Tingkat IV 6 Kecerdasan Emosional (KE) BAB II KONSEPSI DASAR KECERDASAN EMOSIONAL Administrasi Publik yang melakukan tugas-tugas administratif secara profesional mengembangkan ketrampilan yang terfokus dan berteknik tinggi (high tech) seperti diungkapkan oleh John Naisbitt. peserta diharapkan mampu memahami pengertian dan fungsi kecerdasan emosional yang meliputi konsepsi dasar. Konsepsi Dasar Kita telah membayar sangat mahal tidak hanya dalam organisasi. organisasi yang paling dinamis dan menguntungkan serta kehidupan yang sukses dan memuaskan. Hal ini bukan hanya kita ketahui secara intuisi bahwa itu tidak benar sepenuhnya. Pengertian dan Fungsi Kecerdasan Emosional 1. semakin unggul kita terhadap pesaing. Bagi kita sebagai eksekutif pemerintahan yang menganut pandangan ilmiah kognitif bahwa pikiran adalah tentang penyimpanan dan pengolahan informasi menjadi fakta. bukan IQ atau kecerdasan otak semata-mata yang merupakan pendukung banyak dari keputusan yang paling baik. akan kesulitan memahami pengertian bahwa kita memiliki pikiran lain yang merasakan dan lebih kuat dari pada IQ untuk menjadikan kita efektif atau tidak sebagai seorang pemimpin 5 . Diasumsikan bahwa ini juga berakibat meningkatkan produktivitas/kinerja organisasi secara keseluruhan. Diyakini secara luas dengan masih mendasarkan pada teori Gestalt bahwa keberhasilan/sukses secara perorangan didasarkan atas kemampuan menggunakan IQ untuk memahami dan mensintesakan banyak data dan bahwa emosi mempunyai fungsi nyata. Secara hipotetis dapat dikatakan bahwa semakin banyak informasi yang kita miliki. Dengan berusaha memahami KE/EQ yang merupakan bagian dari mental model maka akan dimungkin diambil keputuan manajerial yang lebih tepat. manfaat. tetapi juga dalam kehidupan kita sehari-hari karena telah memisahkan emosi dari intelek. perbedaan dengan kecerdasan lainnya serta pengembangan dalam kehidupan A. Setelah membaca Bab ini. Tetapi ilmu pengetahuan juga membuktikan setiap hari bahwa kecerdasan emosionallah.

sampai kita menemukan bahwa sesuatu itu adalah diri kita sendiri. KE/EQ bukanlah tentang memakai topeng kemunafikan atau penggunaan psikologi untuk mengendalikan. Kepala Bidang Neurologi di University of Iowa College of Medicine. menyatakan. kita telah memilih penguasa yang buruk. pembuatan keputusan/penalaran dan emosi/perasaan memiliki titik potong di dalam bekerjanya fungsi-fungsi otak. “Sesuatu yang kita sembunyikan membuat kita lemah. KE/EQ bukanlah tentang trik-trik penjualan atau cara menata ruangan. Dan bila kita membiarkannya berkuasa. “emosi” dijelaskan sebagai motus anima yang arti harfiahnya “jiwa yang menggerakkan kita. dan mengaktifkan aspirasi dan nilai-nilai kita yang paling dalam. Ada sekumpulan sistem didalam fungsi otak yang ditujukan untuk proses pemikiran yang berorientasi membuat tujuan yang kita sebut penalaran. mengatakan : “Kenyataannya. mengeksploitasi. Perasaan ikut memutuskan bagaimana bagian otak lainnya dan kognisi melangsungkan fungsinya. ini karena kita yang membiarkannya berbuat demikian.Modul Diklatpim Tingkat IV 7 8 Kecerdasan Emosional (KE) Masyarakat pendidikan mendukung banyak organisasi untuk menanamkan filsafat intelektual sebagai kekuatan pendorong dibalik keberhasilan dalam hidup. Emosi sudah sejak lama dianggap memiliki kedalaman dan kekuatan sehingga dalam bahasa Latin. Apa yang mereka tinggalkan dibelakang adalah “sesuatu” yang Frost katakan: Hati. Pada kenyataannya. mengubahnya dari apa yang kita pikirkan menjadi apa yang kita jalani dalam hidup seperti sekarang ini. dan semangat manusia yang paling kuat. untuk mengeluarkan perasaan. Sekumpulan sistem anatomi dan fisiologi otak yang sama ini juga terlibat dalam emosi atau perasaan yang menjadi fokus utama dari modul pelatihan ini. psikolog dari Unersitas Yale Robert Stemberg. dan bilamana dikelola dengan tepat dapat memberikan kita sumber kebijakan intuitif.” Setiap hari tak terbilang jumlahnya manajer dan profesional yang cemerlang dan efisien menunjukkan kebolehan mereka sebelum diterima bekerja dan ini memerlukan pengorbanan manusiawi dan finansial secara langsung maupun tak langsung dari kita semua. tetapi emosi berlaku sebagai sumber energi. emosi bukanlah sesuatu construct/konstruksi pemikiran yang bersifat positif atau negatif. ahli dalam bidang Succesful Intelligence. atau memanipulasi seseorang.” Berlawanan dengan kebanyakan pemikiran konvensional kita semua. Perasaan memiliki keunggulan yang meliputi kehidupan mental kita. Damasio.” baik secara metafora maupun harafiah. Kecerdasan emosionallah yang memotivasi kita untuk mencari manfaat dan potensi unik yang kita miliki. Antonio R. dan untuk menyeleksi respon yang kita sebut pembuatan keputusan”. perasaan memberi kita informasi penting dan berpotensi menguntungkan setiap saat bilamana dipergunakan secara arif. . misalnya. tetapi dari pekerjaan hati nurani manusia. autentisitas. “Bila IQ yang berkuasa. Perasaan memiliki pengaruh yang sangat luas”. Kata “emosi” bisa secara sederhana didefinisikan sebagai menerapkan “gerakan.” Kecerdasan emosional bukanlah muncul dari pemikiran intelek yang jernih. Robert Frost penyair Amerika menulis. Mungkin lebih sedikit puitis.

memberikan panduan nurani bagi hidup dan karir. Dan berbagai penelitian mengindikasikan bukan hanya kecepatan proses ini tetapi kemungkinan jawaban yang baik atau lebih baik yang akan ditemukan oleh orang yang menggunakannya daripada mereka yang semata-mata bergantung pada intelek semata-mata. Berbagai penelitian inipun masih harus kita rangkaian secara sistemik dengan pandangan yang sistemik dan holistik seperti yang telah diletakkan oleh pandangan Psikologi Gestalt seperti dirintis oleh penelitian Kohler sebelumnya. koneksi. artikel di Harvard Bussines Review 1976 bahwa pada intuisilah.Modul Diklatpim Tingkat IV 9 10 Kecerdasan Emosional (KE) Umpan balik/feedback inilah yang berasal dari hati. Manfaat Mempelajari Emosi Sebelum berbincang tentang kecerdasan emosi tentunya. dan secara efektif menerapkan daya dan kepekaan emosi sebagai sumber energi. menerapkan prinsip-prinsip dengan efektif informasi dan energi emosi dalam kehidupan dan pekerjaan sehari-hari yang semakin kompleks. indra dan kecerdasan emosional yang berlokasi dalam otak sebelah kanan yang fungsinya lebih integratif. kita mencari mata rantai manajemen yang hilang. informasi. Kecerdasan emosional maupun kecerdasan spiritual sekalipun menuntut kita untuk belajar mengakui dan menghargai perasaan pada diri kita dan perasaan orang lain dan untuk menanggapinya dengan cepat tepat. atau antara pikiran dan hati.” Ketika kita menggunakan bukan hanya otak analitis yang terletak dibagian otak sebelah kiri kita tapi juga emosi dan intuisi. Pakar-pakar ilmu bisnis ini. memahami.” Selama satu dekade sekarang. termasuk Russel Ackkof. Peter Senge. bukan kepala yang menyalakan kreatifitas membuat kita jujur terhadap diri kita. Pikirkan juga tulisan Gary Hamel dan Michael Hammer. Kita akan mampu melirik dalam seketika ratusan pilihan atau skenario yang mungkin untuk menghasilkan pemecahan terbaik dalam waktu hanya beberapa detik. dan pengaruh yang manusiawi. menjalin hubungan yang saling mempercayai. beberapa dari pemikir kepemimpinan kita yang paling baik telah menyarankan kita untuk mengikutsertakan emosi pada diri kita sendiri dan dalam memahami orang lain. menuntun kita kemungkinan yang tak terduga. dari antara banyak yang lain. bukan analisis. bukan berjam-jam. Sehingga dalam berbagai kajian pardigma pembelajaran terutama disiplin “Personal Mastery” dihubungkan dengan kemampuan spiritual dan ilahiah seseorang. Definisi lengkapnya secara opersional sebagai berikut: “Kecerdasan emosional adalah kemampuan merasakan. Chris Argyis. Emosi berasal dari bahasa latin movere yang berarti menggerakan. Tentu saja tidak cukup hanya memiliki perasaan. sebagaimana halnya mereka tidak akan mampu memilih berjalan dengan sebelah kaki atau melihat dengan sebelah mata. dan Henry Mintzberg. Peter Senge Abraham Zaleznik. mengingatkan mereka yang hanya bergantung pada intelek: “Orang dengan penguasaan diri yang sangat tinggi tidak mampu lagi memilih antara nalar dan intuisi. dan malah bisa menyelamatkan diri kita atau organisasi dari kehancuran. yang pertama kali menyarankan dalam 2. pertu dibahas lebih dulu apa yang disebut dengan emosi. . terutama mereka yang telah membentuk pengertian kita mengenai kepemimpinan dan manajemen seperti yang kita praktekkan sekarang ini. direktur “Organizational Learning Center” di MIT.

muran. putus asa. Dan disamping itu dalam struktur jiwa manusia dikonstruksikan ada aspek immateriil dan aspek spriritual llahiah. keper-cayaan. nafsu. takjub. setiap keadaan mental yang hebat dan meluap-luap. kenikmatan indrawi. Terkejut g. Sedangkan menurut Oxford English Dictionary yang dimaksud dengan emosi adalah “setiap kegiatan atau pengolahan pikiran. terhibur. Beberapa ahli mengelompokan emosi kedalam beberapa golongan yaitu: a. : Hina. terpana. tidak suka. depresi berat. Malu (Emotional Intellegence. bermusuhan. mau muntah. halaman 411-412) . gembira. berang. : Ngeri. waspada. kesal hati. takut. Jengkel h. melan-kolis.Modul Diklatpim Tingkat IV 11 12 Kecerdasan Emosional (KE) bergerak. kebaikan hati. benci. Cinta f. : Penerimaan. Bila tidak disadari bagaiamana berfungsinya aspek-aspek emosi tersebut secara holistik dalam kehidupan manusia akan menimbulkan suatu konflik kejiwaan yang dalam Psikitari atau Psikologi Abnormal disebut sebagai gangguan neurosa. Amarah. Sufiah. tidak tenang. marah besar. Amarah : Beringas. benci. perasaan. khawatir. bahagia. sesak. mabuk kepayang. muak. rasa pahit. ditambah awalan-e untuk memberi arti “bergerak menjauh”. ringan. sedih. Daniel Goleman. kesepian.kecerdasan dan nafsu-nafsu masing-masing berjuang dan bekerja sendiri tersebut merupakan aspek materiil yang berbeda dengan aspek yang immateriil. kesal hati. was-was. puas. menyiratkan bahwa kecenderungan bertindak merupakan hal mutlak dalam emosi. gugup. Kesedihan c. rasa dekat. mual. jijik. Laumawah). ditolak. kecut dan panik. Kenikmatan e. : Pedih. : Senang. : Terkesiap. dr. mengamuk. tersinggung. mengasihani diri. Salah seorang pakar dalam llmu Psikiatri Prof. hina. Rasa takut d. jengkel. terganggu. Namun demikian kata emosi mengalami perspektif perubahan sebagai berikut: b. Dan bentuk bentuk neurosa ini banyak menimbulkan gangguan dalam aspek perilaku manusia didalam kerja sehingga menjadi tema dari hari Kesehatan Jiwa Nasional tahun 2001 ini. suram. cemas. Sumantri Hardjoprakosa almarhum dalam salah satu desertasinya dibidang Psikiatri yang mempertahankan desertasi tersebut di negeri Belanda pada tahun 1955 beliau menyebutnya dengan istilah “roso-pangroso” yang dibedakannya secara tegas dengan konsep “Angen-angen” yang sifatnya kognitif dan nafsu-nafsu yang sifatnya konatif ( Mutmainah. Saudara dengan menggunakan bahan jurnal belajar selama mengikuti Kepemimpinan dialam Terbuka/pelatihan Outbond dapat menambahkan lagi daftar emosi yang berkecamuk di hati Saudara sebagai bahan latihan untuk menghubungkan dengan pelatihan yang lalu. kebencian. : Rasa malu. persahabatan. kasmaran. tindak kekerasan. malu hati. hancur lebur dan sebagainya. Bangga. Aspek struktural kejiwaan manusia yang digolongkan sebagai perasaan. aib. senang. hormat.

KONVENSIONAL Lambang kelemahan Tidak boleh ada dalam bisnis Harus dihindari Membingungkan Hams dipisahkan Menghindari orang yang emosional Hanya pikiran yang diperhatikan Menggunakan Kata-kata tanpa emosional Mengganggu penilaian yang baik Mengalihkan perhatian kita Tanda kerentaan Menghalangi atau memperlambat penalaran Menghalangi mekanisme kontrol Memperlemah sikap-sikap yang sudah baku Menghambat aliran data obyektif Merumitkan perencanaan manajemen Mengurangi otoritas Memperlambat pelaksanaan pekerjaan KINERJA TINGGI HIGH PERFORMANCE Lambang kekuatan Penting dalam bisnis Emosi memicu semangat belajar Memperjelas Harus dipadukan Mencari orang yang emosional Emosi harus didengar Menggunakan kata-kata emosi Penting untuk penilaian yang baik Memotivasi kita Membuat kita nyata-nyata hidup Mendorong atau mempercepat penalaran Membangun kepercayaan Mengaktifkan nilai.nilai etika Menyediakan informasi dan umpan balik yang vital Memacu kreativitas dan motivasi serta Inovasi Mendatangkan pengaruh tanpa otoritas Memicu pelaksanaan pekerjaan Namun demikian kata emosi mengalami perspektif makna yang berubah yang semula memiliki makna konsensional menjadi sesuatu yang memiliki makna penting untuk meningakatkan kinerja (high-performance). Jakarta. PT. Robert K. University of Texas mengatakan bahwa “tanpa bimbingan emosi. *) SUMBER: Executive EQ. Solomon. Cooper.. Beberapa contoh perubahan perspektif tersebut adalah: Apakah peranan emosi dalam tugas-tugas kita sehari-hari? Emosi penting sebagai “energi pengaktif untuk nilai-nilai etika protest. dan Ayman Sawaf. . keuletan dan kredibilitas serta untuk modal sosial. empati. penalaran menjadi tak memiliki prinsip atau kekuatan”. Gramedia. 1997. Emosi juga berfungsi untuk membangkitkan intuisi dan rasa ingin tahu yang akan membantu mengatisipasi masa depan yang tidak menentu dan merencanakan tindakan-tindakan. Kecerdasan Emosional dalam Kepemimpinan dan organisasi. Rober C. D.Modul Diklatpim Tingkat IV 13 14 Kecerdasan Emosional (KE) Emosi Makna Konvensional vs Makna Kinerja Tinggi/High Performance*). Misalnya kepercayaan integritas. Profesor filsafat. yang berupa kemampuan membangun dan mempertahankan hubungan-hubungan profesional yang menguntungkan dan didasarkan pada saling percaya. KE/EQ yang diarahkan secara konstruktif akan meningkatkan kinerja intelektual. keputusan penting dan memungkinkan untuk melakukan hal-hal tersebut dengan cara yang istimewa dalam waktu yang singkat. KE/EQ juga berperan membantu IQ manakala kita perlu memecahkan masalah-masalah penting. Ph.

analisis berdasar-kan rumus. lebih dari 90 persen keberhasilan mungkin berhubungan dengan bentuk-bentuk kecerdasan lain yang sekarang sedang ditemukan. sensus communis (common sense) tidak hanya berarti akal sehat tetapi juga kemanusiaan dan kepekaan. aritmatika. hati. Dari kenyataan seperti ini diakui bahwa memang benar bisnis ada hubungannya dengan kekuatan fungsi otak. Atau semangat kreatif kita sebagai PNS telah menyusut melihat perubahan sosial yang mendasar disekitar kita. kecerdasan spiritual. Dengan kata lain.Modul Diklatpim Tingkat IV 15 16 Kecerdasan Emosional (KE) B. kebencian meluas. Bukan orang-orang yang praktis. kecerdasan fisik dsb yang sedang diteliti oleh Psikolog Howard Gardner dari Harvard University. Kita semua tahu dari pengalaman selama ini tentang orangorang yang berhasil di sekolah tetapi kemudian gagal dalam hidup. Sosok seperti itulah yang kita agung-agungkan. Perbedaan Kecerdasan Emosional dengan Kecerdasan Intelegensi 1. Seperti kecerdasan musik. dan politik demokrasi telah berubah menjadi semacam panggung sandiwara yang diresmikan. Pendidikan dan pelatihan modern telah dibangun di atas sikap mental berdasarkan logika dan analisis. penalaran reduksionistik. hubungan antar manusia makin renggang. banyak diantara kita tidak tahu tentang penemuan bahwa IQ mungkin berhubungah dengan hanya 4 persen dari keberhasilan di dunia nyata. Sebuah kurikulum disusun berdasarkan gramatika. Kita berusaha menggunakan kecerdasan tak aktif ini untuk mendandani diri sendiri menjadi mahasiswa-mahasiswa yang sempurna dan profesionalprofesional yang tidak pernah menyimpang dari buku. pengacara makin laku. adaptif. Voltaire menunjukan bahwa bagi bangsa Romawi kuno. Bukan orang-orang yang nyata melainkan orang-orang yang tampak sempurna. dan intuisi secara penuh. Kita semua tahu ada orang yang kaya dengan pikiran yang sehat dan kreativitas tetapi dikenal tidak berprestasi baik dalam uji-uji akademik. IQ yang relative Permanen Dalam seratus tahun terakhir ini. Atau kita tidak lagi dapat menemukan makna yang sesungguhnya dalam kebanyakan kegiatan yang kita kerjakan dalam membangun masa depan kita. Dalam banyak kasus. Sosok demikianlah yang kita anggap sebagai model. begitu pula sebaliknya. dan gaya bicara terpelajar. Ini semua mengingatkan bahwa kecerdasan di sekolah yang diperoleh secara akademik bukan segala-galanya. Bersamaan dengan ituT banyak di antara kita sebagai PNS merasa bekerja berlebihan tetapi tidak cukup dihargai dengan sistem yang ada. dan memorisasi otomatis atas sekumpulan fakta mutakhir. kita seperti kehilangan kesadaran tentang arah dan tujuan kita dalam pendirian kita sebagai pelayan mayarakat. kendati ada revolusi informasi dan dengan penduduk berpendidikan tinggi yang banyaknya belum pernah tertandingi sepanjang sejarah. saling percaya berkurang. Ada faktor perilaku lain yang sifatnya non-akademi yang perlu dipertimbangkaan dalam hidup agar menjadi lebih seimbang. dengan IQ dan prestasi tinggi. ini bukan hal yang paling penting dan ini tidaklah cukup. Pikirkan yang berikut ini: Di sekitar kita. Dan ternyata yang kita temukan. dengan sendirinya. termasuk penggunaan perasaan. Namun. atau kreatif dan generatif. sinisme meningkat. Banyak orang-orang yang berhasil dalam bisnis dan pemerintahan seperti misalanya Sir Winston Churchill dan tidak memiliki catatan/track record akademik yang cemerlang selama dalam kehidupan akademik. . kita telah menyaksikan memuncaknya kecerdasan akademik dan rasionalitas teknik.

orang-orang yang berbakat dan produktif kerap dirugikan oleh kesenjangankesenjangan dalam kecerdasan emosional baik dalam diri mereka sendiri. penulis tersebut mengetahui bahwa perkiraan para ilmuwan ini telah diperbaiki rata-rata. tidak hanya dengan yang bersumber di kepala yang berada disebelah kiri. Meskipun zaman yang baru berlalu lebih banyak didominasi oleh IQ dan kefokus pada penggunaan model matematis yang memperlakukan segala sesuatu seolah sebagai benda mati dapat dianalisis. rata-rata. tumbuh. model belajar tersebut akan memperlakukan orang. Coba anda renungkan pernyataan terakhir ini. saya diajari bahwa. kita mempunyai banyak sekali kemampuan potensil yang belum kita gali. seperti yang ditegaskan oleh psikolog dari Universitas Yale. dan memiliki kemampuan bawaan untuk berubah. Ketika seorang penulis belajar di perguruan tinggi pasca sarjana dalam bidang sains.Modul Diklatpim Tingkat IV 17 18 2. Kita tidak boleh menyingkirkan fakta bahwa hal-hal yang paling penting dalam hidup bukanlah kecerdasan tak aktif. namun IQ bukanlah yang terpenting. ada tanda-tanda bahwa model yang baru muncul untuk berorganisasi akan lebih didasarkan pada prinsip-prinsip KE/EQ dan sistem biologis-psikologi dan sosio kultural. Di banyak tempat kerja dilingkungan PNS. kreatif. “Orang masih menghitung IQ. Tiap orang dan organisasi yang sukses di seluruh dunia telah menyadari banyaknya dimensi praktis dan kreatif pada kecerdasan yang berada di luar kawasan IQ. pasar. seorang dewasa hanya menggunakan 10 persen kecerdasannya selama ia hidup. atasan-atasan mereka serta pada orang-orang lain disekitar mereka ini tercermin dalam berbagai kebijaksanaan dimasa lalu yang sifatnya represif. Kecerdasan Emosional (KE) Akan tetapi untuk berpikir dengan baik. lebih banyak daripada yang umumnya kita perhitungkan. Sejalan dengan itu.” Jadi. belajar. Pengembangan KE/ EQ adalah usaha seumur hidup Kita mengenal istilah belajar seumur hidup’ “Long life learning” yang dilancarkan oleh Unesco beberapa dekade yang lampau yang masih relevan untuk dilanjutkan sampai kini. yayasan dan organisasi sebagai sesuatu yang unik dan hidup. tepat dan untuk keberlanjutan keberhasilan yang seimbang. kita harus belajar untuk bersaing dan bekerjasama dengan memanfaatkan setiap aspek kecerdasan kita. Proses memberadanya manusia dalam keseluruhan proses pembangunan manusia secara utuh seperti ini yang sedang mengalami perubahan secara mendasar dalam era reformasi sekarang ini.000 dari potensi kecerdasannya (dalam koneks IQ) selama hidup. membangkitkan inspirasi. melakukan sinergi dan bertransformasi sebagai suatu proses yang memberada (being ). generatif dan interaktif. . bukti neurologis terakhir seperti berbagai penelitian Neuro Languange Programming (NLP) seperti diungkapkan Dilts menunjukkan bahwa emosi adalah “bahan bakar” yang tidak tergantikan bagi otak agar mampu melakukan penalaran yang tinggi. Bertahun-tahun kemudian. Dan. Di samping itu. maka berdasarkan bukti-bukti yang makin banyak dipenghujung abad 21 yang lebih banyak berperan adalah KE/EQ dan bentuk-bentuk kecerdasan praktis serta kreatif yang terkait dengan “action Science” dan “Actionable Learning” yang dikembangkan oleh Prof. Pendek kata. ke mana kita harus berpaling dalam situasi ketidak pastian seperti ini? Salah satunya adalah mencermati perkembangan dimensi kecerdasan emosional dalam konteks perkembangan falsafah agama dan peradaban yang sedang berkembang di Indonesia dan dunia saat ini. Jika kekuatan yang mendorong perkembangan kecerdasan dalam dunia usaha pada abad 20 adalah IQ. seorang dewasa mungkin menggunakan dengan sungguh-sungguh hanya 1/10. Rag Raven dan Prof. Robert Stenberg. Lewis Mumford.

pemalu.000 kali sebelum berhasil membuat lampu pijar. pemarah. Tak ada orang sukses tanpa mengalami kegagalan dan perjuangan. dengan motivasi dan usaha yang benar kita dapat mempelajari dan menguasai kecakapan emosi. ¾ . Setelah membaca Bab ini. peranan kecerdasan emosional serta ciri/gaya emosional A.Modul Diklatpim Tingkat IV 19 Kecerdasan Emosional (KE) Pengembangan KE/EQ sangat berbeda dengan IQ yang umumnya hampir tidak berubah selama kita hidup KE/EQ dapat dipelajari kapan saja. Lakukan pengelompokkan atas emosi yang anda miliki kedalam golongan emosi yang Anda ketahui. semakin sering gagal maka makin sering digosok dan akan makin bersinar batu intan tersebut. kegagalan adalah sebuah keberhasilan yang tertunda. Tipe-tipe Kecerdasan Emosional Stoltz dengan dasar teorinya tentang “ Adversity Qoutient ” membedakan manusia dalam memecahkan persolan yang dihadapi kedalam tipe Quiter. Sedangkan Rasulullah pun mengalami serta melalui berbagai masalah yang sangat berat sebelum Islam mendunia. peserta diharapkan mampu memahami tipe-tipe kecrdasan emosional. Camper. Climber. Latihan Identifikasi dan kenali emosi Anda pada setiap kegiatan yang Anda temui di tempat kerja. BAB III MEMBANGUN KEMBALI DINDING DALAM DIRI C. penyempurnaan. metode dan tujuan yang lebih jelas. sehingga menciptakan sikap rendah hati. menghancurkan kesombongan. tidak peduli orang yang tidak peka. Thomas Edison mengalami kegagalan 10. Kemampuan untuk menanggapi secara tepat atas situasi baru dalam kehidupan pekerjaan sehari-hari yang komplek merupakan wujud keberhasilan dalam mengimplementasikan kecerdasan emosional. sedangkan ciri orang sukses tidak akan berhenti pada saat ia belum berhasil. Ciri orang gagal selalu berhenti pada saat ia mengalami hambatan dan kesulitan. Rangkuman ¾ Kecerdasan emosional yang merupakan salah satu bagian dari kecerdasan-kecerdasan lainnya membuat kita untuk belajar mengakui dan menghargai perasaan pada diri kita dan perasaan orang lain. atau sulit bergaul dengan orang lain. kikuk. Bagi orang yang sukses. Kegagalan juga dapat diumpamakan sebagai sebuah batu intan yang belum digosok. Kegagalan akan menghapus kebiasaan buruk. dan akan 20 D. Kegagalan harus diterima sebagai sebuah upaya pembelajaran yang membuat anda menemukan sebuah pemikiran.

menghindari tantangan/masalah. Adapun tipe dan ciri tersebut adalah sebagai berikut: 1. yaitu: ¾ Kegagalan proses disebabkan karena ilmu pengetahuan kita terbatas. tidak akan mengalami hal itu. akibatnya tidak ada lagi energi pendorong yang akan membuat diri kita bangkit kembali. karena dorongan suara hati telah tertutup. ¾ Kegagalan suara hati adalah sesuatu hal yang paling membahaya kan dan sangat mematikan. kurang kreatif. manfaat. kualitas rendah. Campers Tipe : pribadi yang selalu ingin dalam suasana aman. Integritas Kepemimpinan Aspek integritas kepribadian ini selalu menjadi aspek yang paling kritis dalam pengembangan kemampuan kepemimpinan. Berani keluar dari “zona kenyamanan”. Adversity Quotient (AQ) Membedakan Kemampuan Manusia di dalam Mengatasi Masalah. tekun. melakukan hanya yang diperlukan. disiplin. Ciri : minimal drive. b. dan akibat kesalahan teknis yang kita buat. Kegagalan ada 2 (dua) macam. terus berkembang dan memberikan kontribusi. ada drive. Ciri : ada inisiatif. Peranan Kecerdasan Emosional KE/EQ berperan sebagai mesin giling/prime mover kecerdasan manusia secara utuh karena berkait dengan integritas dan keunggulan pribadi seorang pemimpin yang harus dikembangkan sejak dini dalam lingkungan keluarga. 2. mengambil resiko sedikit. pemimpin yang baik. e. Tidak takut gagal. gembira. peduli. d. Adversity Quotient (AQ) adalah “ kecerdasan yang dimiliki seseorang dalam mengatasi kesulitan dan sanggup bertahan hidup” Paul G.Modul Diklatpim Tingkat IV 21 22 Kecerdasan Emosional (KE) meningkatkan kecerdasan emosi anda melalui sikap terbuka dan persistent (keras hati. (2004). B. 3. sekolah dan tempat kerja secara menyeluruh dan berkesinambungan. Quitters Tipe : pribadi yang selalu menghindar dari persoalan karena tidak merasa mau/mampu mengatasi persoalan. Stolz. Integritas seorang pemimpin dalam konteks membangun masyarakat madani “Civil Society” dengan jumlah PNS yang + jumlahnya 4 juta dari jumlah penduduk + 230 juta sangat menentukan untuk dapat keluar dari krisis multidimensi sekarang ini. dengan mengerahkan segenap potensi dirinya yang mampu diaktualisasikan. Untuk menjadi tipe Climber memerlukan pola kerja berikut: a. dalam Ary Ginanjar Agustian. ada usaha. Orang yang beriman dan memiliki ketangguhan pribadi. Just Do It (kerjakan sekarang) dengan mentalitas: fokus. . semangat. Climbers Tipe : pribadi yang selalu ingin mendaki untuk mencapai puncak. Seorang pemimpin dalam masyarakat kita sekarang ini sedang membangun dan melakukan reformasi secara menyeluruh masih merupakan model atau panutan. Ciri : ingin selalu melakukan perbaikan. membuat sesuatu terjadi. bekerja dengan visi. Tidak takut penilaian. Dengan Adversity Quotien t (AQ) seseorang bagai diukur kemampuannya dalam mengatasi setiap persoalan hidup untuk tidak berputus asa. selalu ingin segera keluar dari ketegangan sebagai konsekuensi proses pencapaian tujuan. gigih) dan merupakan ujian/cobaan akan menghasilkan mental yang membaja (tangguh). kegairahan. c. Meningkatkan ketekunan (tidak mudah putus asa/ optimis). 1. Kita butuh kegagalan untuk menyempurnakan sikap dan mental kita.

Beberapa sekolah Internasional di Jakarta dalam rangka mengembangkan kemampuan berpikir reflektif para guru selalu menanyakan pada murid-muridnya untuk berani menceritakan apa yang dilihat dan dialami selama libur/weekend . Pribadi Yang Unggul Daya saing kita sebagai bangsa atau aparatur yang hidup ditentukan oleh ketiga unsur dalam daya saing: Pertama kemampuan seorang pemimpin melihat kecenderungan/trend berbagai perubahan dalam lingkungan stratejik eksternal maupun lingkungan stratejik internal. Ciri-ciri/Gaya Emosional yang sesuai 1. Dapat dipahami mengapa dalam memecahkan masalah kita sehari-hari baik dan kita cenderung berpikir linear dan menerabas “Quick-fix” tanpa berpikir jauh yang melibatkan aspek perasan dan emosi dari para stakeholder serta konsumen kita. Jenius 99% adalah kerja keras/action/tindakan nyata. Dalam tatanan kurikulum kita berpikir sistem baru diajarkan diperguruan tinggi atau kursus-kursus untuk para eksekutif bisnis swasta. Para jenius termasuk Albert Einstein baru mempergunakan + 1015% dari seluruh potensinya/kecerdasannya. Mengapa sifat dasar manusia ini tidak dijadikan sebagai pengungkit dalam merekayasa perubahan perilaku? Meskipun dapat dikatakan agak terlambat dalam kajian paradigma didalam Diklat Pim II dan Diklat Pim I diminta para peserta membiasakan berpikir sistem dengan melatih membuat Jurnal pembelajaran secara teratur serta memecahkan masalah Administrasi Publik dengan menggunakan kasus yang memberikan pelajaran secara eksperiential/”Vicarous learning”. . Pribadi seorang PNS yang dipercaya untuk menduduki jenjang kepemimpinan tertentu dalam struktur kepemimpinan. Mengapa dapat terjadi pemborosan energi manusia seperti ini sebagian karena perkembangan pribadi dibelenggu oleh berbagai hambatan mental berupa tidak dipahaminya secara tepat esensi. prinsip serta praktek kecerdasan emosional seperti dibahas dalam modul ini. C. Guru memberikan komentar sesuai dengan tingkat perkembangan mental emosionalnya untuk melatih berpikir sistem dengan cara yang sederhana dan menyenangkan karena pada hakekatnya setia orang senang mendengarkan atau mengungkapkan penglaman hidupnya dalam bentuk cerita/stories. Tekad dan semangat ini yang dituju dengan latihan ini. Kedua kemampuan seorang pemimpin untuk melakukan inovasi terutama inovasi perilaku dalam organisasi agar transformasi dari nilai dalam paradigma lama kearah paradigma baru dapat terjadi dan Ketiga adalah mempupuk sifat keunggulan/Exellence pada tingkat perorangan. Efektif dan efisien dalam menggunakan energi pribadi. Termasuk para peserta Diklat sekarang ini. Berpikir serba Sistem Cara berpikir sistem menurut Prof. kelompok maupun organisasi dapat dipupuk dan dikembangkan secara berkelanjutan. Dalam pelatihan outbound latihan membuat jurnal inipun dikembangkan sehingga kemampuan refleksi peserta untuk membaca pesan dari alam dapat ditingkatkan untuk meningkatkan kecerdasannya secara menyeluruh. 2. Jay Forester dari MIT sebagai bangunan kurikulum mulai diajarkan di tingkat Taman kanakkanak di Amerika Serikat. Satunya kata dengan perbuatan. Administrasi Publik adalah sosok pribadi yang unggul/ Exellence dalam meningkatkan daya saing organisasinya untuk keluar dari keterpurukan dewasa ini.Modul Diklatpim Tingkat IV 23 24 Kecerdasan Emosional (KE) 2.

tempat kerja secara berkesinambungan. tingkat organisasi maupun tingkat masyarakat secara keseluruhan. pengembangan sistem dan pengguna alat yang disebut berpikir sistem/Systems Thinking diharapkan mampu secara efisien dan efektif memecahkan berbagai masalah dalam lingkup Administrasi Publik baik pada tingkat perorangan. Reformasi Administrasi Publik menjadi nyata dan aktual dengan memulai melakukan pengelolaan secara amanah/ reinventing the government manajemen melalui pembelajaran organisasi “Organizational Learning ”.Modul Diklatpim Tingkat IV 25 26 Kecerdasan Emosional (KE) 3. Gaya emosional yang sesuai ditandai dengan cara berfikir serba sistem. E. C. agama yang kita anut. Mampu memecahkan berbagai masalah. . Kecerdasan emosional pada dasarnya dapat berperan sebagai mesin giling kecerdasan manusia secara utuh sebagai pemimpin yang harus dikembangkan sejak dini dalam lingkungan keluarga. Karena paradigma belajar sebagai “behavioral paradigm” adalah merupakan pengungkit/leverage untuk merubah aspek perubahan struktural yang lain. penggunaan energi secara efektif dan efisien serta kemampuan dalam memecahkan berbagai masalah. peranan dan gaya emosional masing-masing peserta. Latihan Diskusikan dalam kelompok kecil untuk mrmbahas perbedaan tipetipe kelompok dan saling memberi masukan yang membangun untukj memperkaya pamahaman tentang tipe. Inilah inti dari membangun peradaban baru yang berlandaskan filsafat. Seorang pemimpin dengan peran barunya sebagai guru/fasilitator. tingkat kelompok. Dari Adversty Qoutient (AQ) seseorang dapat diukur kemampuannya dalam mengatasi setiap persoalan hidup untuk tidak berputus asa. Rangkuman Adversty Qoutient (AQ) merupakan kecerdasan yang dimiliki seseorang dalam mengatasi kesulitan dan kesanggupan untuk bertahan hidup. sekolah.

berbicara di depan umum ini mudah saja. Kemampuan untuk mengenali perasaan dalam diri serta mengakui dari mana asalnya perasan sekaligus menentu kan keabsahan sangat diperlukan dalam menyusun rencana strategis bagaimana harus menghadapinya. juga akan merasa telapak tangan menjadi basah dan mungkin bahkan gemetar. Bagi beberapa orang yang sudah terbiasa melakukannya.. dan biarkan keluar perlahan melalui mulut. tahan sejenak.. serta dampak kepribadian terhadap kecerdasan emosional A. Ini juga terjadi pada saat penuh bahaya dan saat berhadapan dengan orang yang dengan suatu cara mengendalikan emosi anda. 27 . Santai/rileks Kita sering mendengar pernyataan “4 S”: Saat berhadapan dengan seseorang atau sekelompok orang yang menggangu adalah penting untuk mengenali bahwa dalam menghadapi stres tubuh menanggapinya sesuai dengan tanggapan emosional. Bayangkan kalau anda diminta berbicara di hadapan banyak orang tanpa sempat mempersiapkan lebih dahulu..Modul Diklatpim Tingkat IV 28 Kecerdasan Emosional (KE) BAB IV STRATEGI KECERDASAN EMOSIONAL DALAM ASPEK KONSENSUS DAN KONFLIK Hal ini sepintas mungkin terdengar seperti suatu prosedur yang panjang dan preskriptif. dan khawatir bahwa anda mungkin akan tersenyum kalau menggerakkan mulut dengan mendadak. “aku tidak siap. namun bagi kebanyakan di antara kita tidak mengenakkan. Pernapasan dapat menjadi pendek.... Karena kita semua menanggapi rangsangan negatif dalam berbagai cara. Dalam tahun-tahun yang menyertai terjadinya krisis ekonomi dan krisis multidmensi yang terjadi sejak bulan Juli 1997 masyarakat kita banyak mengalami berbagai bentuk konflik baik konflik yang sifatnya horizontal maupun konflik vertikal yang secara keseluruhan berkaitan dengan bekerjanya emosi manusia. peserta diharapkan memahami langkah strategi menanggapi pengelolaan dan pengendalian diri. namun anda dapat menjadi sangat ahli melakukan secara cepat dengan menggunakan lima langkah strategi menanggapi sebagai berikut: 1.. mengapa ini terjadi padaku.. Ambil napas panjang melalui hidung. cara terbaik memulainya adalah dengan bersikap santai. aku akan kelihatan bodoh. Keadaan yang dilematis itu sering disebut sebagai suatu pancaroba atau “Chaos”. Aparat penyelenggara pemerintah seolah tidak memiliki ketrampilan serta strategi untuk menghadapi gejolak emosi massa pada saat terjadinya berbagai bentuk unjuk rasa dan amuk massa yang dilakukan oleh sekelompok warga masyarakat yang berunjuk rasa. Kaitannya berbagai kejadian/ peristiwa krisis tersebut dengan kecerdasan emosi pada tingkat perorangan/tingkat kelompok maupun organisasi sangat erat dan kompleks dan dinamis. Lima Langkah Strategi Menanggapi Pengelolaan Serta Pengendalian Diri. pengorganisasian diri. Ini dapat dilakukan dengan cepat dan tidak diketahui.. apa yang harus aku katakan. oh tidak. proses pengendalian diri. Teknik membuat tubuh menjadi santai lainnya adalah dengan mengatakan kepada diri sendiri.” Hal ini akan memicu tubuh anda menanggapi secara fisik. “aku dapat menguasai Setelah membaca Bab ini. Istilahnya demam panggung/stage fear Suara dalam diri anda mengatakan.

MPIA adalah: Teori dasar atau cara pandang yang fundamental. Bersikaplah Sungguh-sungguh Kesabaran dan kesungguhan. aku tidak berhadapan langsung dengannya. Paradigma menurut Prof. SE. Mustopadidjaja AR. anda akan mulai merasa lebih tenang dan tubuh akan merasa mulai santai. Mengendalikan Diri Pengendalian diri adalah hasil perpaduan : a.Modul Diklatpim Tingkat IV 29 30 Kecerdasan Emosional (KE) orang ini (keadaan ini). 4. e. dilandasi nilai-nilai tertentu. Emosi ini bermanfaat memperkuat tanggapan kita terhadap dunia luar namun tidak perlu harus membantu menghadapinya. adalah penting menentukan lebih dulu bagaimana tanggapan kita. Karakter atau watak (diwakili oleh prinsip dan nilai). Keinsyafan atau kesadaran (yang membedakan mana yang benar dan mana yang salah berdasarkan kaidah etika yang berlaku). aku akan tersenyum dan tidak mengatakan apa pun kecuali menjawab komentar atau keluhannya pada suamiku sepanjang . c. Kematangan emosional yang dibahas dalam modul ini berhubungan erat dengan kemampuan untuk mendeteksi adanya kelumpuhan belajar (Learning disabilities) yang pada hakekatnya adalah juga merupakan kelumpuhan paradigma (Paradigm paralysis ) atau sering juga disebut sebagai hambatan mental “mental block” yang menjadikan hidup kita tidak kreatif dan inovative. 2. Kesadaran diri yang memungkinkan kita memeriksa pemikiran kita sendiri dan cara kita memandang diri sendiri dan orang lain (emosi). Paradigma (cara kita memandang/melihat dunia). Untuk mengetahui bagaimana memecahkan masalah emosi dalam diri sendiri dalam memberikan pelayanan pada publik. “kalau aku tidak bersungguh-sungguh membiarkan wanita di toko grosir mengetahui bahwa aku tidak mau ikut-ikutan bergunjing. dan aku harus santai dan tidak membiarkan diriku menjadi gugup”. Kita biasanya dapat mengenali saat merasa marah. Sebelum bertemu. Apakah membatalkan atau membiarkan rasa takut mencegah kita mengatakan dan melakukan apa yang kita ketahui benar. Begitu seringnya kita memutuskan suatu arah tindakan yang tidak dapat dilanjutkan terus karena kita berpikir linear. Kreativitas dan imajinasi adalah kemampuan untuk membayangkan berbagai cara melihat sesuatu secara baru. Satu cara kita salah mengelola diri dengan mengenal emosi adalah dengan tidak mengenali alasan yang mendasari mengapa merasa seperti itu. DR. b. Sekali memutuskan untuk menghadapi suatu masalah yang sifatnya emosional. konsep dan asumsi metodologi atau cara pendekatan yang dapat dipergunakan para teoritisi dan praktisi dalam menanggapi sesuatu permasalahan baik dalam pengembangan ilmu maupun dalam upaya pemecahan permasalahan bagi kemajuan hidup dan kehidupan kemanusiaan”. Dengan memberanikan diri. d. lebih dahulu memahami mengapa merasa seperti itu. dan berisikan teori pokok. terluka. Sebagai contoh perhatikan critical incidense sbb: Misalnya. 3. atau takut. aku orang yang cemerlang dan kuat. aku akan dihadapkan dengan keadaan yang sama berulang kali”. Kenali Emosi Anda Banyak diantara kita yang tidak mengenal bagaiamana emosi kita sebagai seorang pejabat/karyawan yang bertugas dalam menjalankan tugas sehari-hari dalam bidang pelayanan masyarakat.

Bersikap positif berarti bahwa anda melihat kemungkinan sama-sama menang dan suatu peluang untuk memudahkan pemecahannya. anda tidak paham. Mereka melihatnya sebagai suatu cara menyingkirkan perasaan anda sendiri. “ bagaimana anda dapat berkata seperti itu?” atau “kalau saja anda bertindak lain. Berhadapan dengan situasi yang tidak menyenangkan adalah bagian dari kenyataan hidup. dan kalau menanyakan apa yang telah mereka perbuat terhadap anda. orang negatif akan berkata: “kita tidak dapat melakukan itu. dan anda mengatakan secara terbuka. tegas. dan terkendali. Hal ini menjadi tidak mungkin mengakui pandangan lain. Kita harus belajar mempertahankan sikap optimisme. dan tanpa mempertimbangkan kehormatan orang lain maka andalah yang pertama menjadi sasaran kontroversi. tetaplah bersikap positif untuk tidak memasukkannya dalam hati. aku akan berubah dan aku tahu ada cara yang lebih baik. ada beberapa orang yang menolak tanggapan anda. Mungkin di waktu yang lain orang tidak mau bekerja bersama anda untuk memecahkan suatu masalah. sikap menghancurkan. atau kita benci harus menghadapi pertentangan ini. atau ketidakpastian kita memiliki alat dalam diri yang dapat membantu kita menghadapi keadaan. Tidak peduli seberapa jujur dan terus terangnya anda. Mereka berhak tidak saat menghadapi kekurangan. kita dapat melakukannya dengan semangat juang. menghargai kemampuan kita. Orang yang positif mengatakan. Sumber daya ini dapat mempertajam fokus dan mengarahkan kembali tanggapan kita sehingga dapat menjadi benar dan sesuai dengan apa yang kita benar-benar rasakan. Kalau yakin akan kekuatan dan kekuasaan kita. aku akan menanggapi dalam cara yang lebih positif. Sukar menjalani masa yang panjang tanpa terlibat pada keadaan yang membuat kita putus asa. mereka mencoba dan membuat anda merasa bersalah dengan mengatakan seperti: “ anda sih selalu peka ”.Modul Diklatpim Tingkat IV 31 32 Kecerdasan Emosional (KE) minggu yang membuatnya menjadi gila. aku tidak melihat perlunya berubah. Orang-orang ini curang dalam hasrat memahami masalah orang lain. . Dalam keadaan ini adalah tepat mempertahankan keputusan dan bersikap tetap. itu bukan tanggung jawabku. aku tidak dapat. dan membantu orang lain mewujudkan kemampuan mereka. aku mengerti. tidak ada cara lain”. lebih dahulu harus mengetahui bahwa aiat ini anda menyukai dan anda juga berhak untuk tidak membiarkan hal ini mempengaruhi anda.” Kebanyakan. “mari lakukan itu. kalau orang lain tidak bertanggungjawab atas kelakuannya sendiri. namun justru sebaliknya lebih menguatkan. Merasa Positif Saat harus menghadapi seseorang atau sesuatu yang menjadi masalah kadang kita metakukannya dengan cara yang negatif atau menakutkan. biasanya mereka lebih suka anda mengaku bersalah dan mengubah pendapat. Cara anda mendekati seseorang sama pentingnya dengan apa yang anda katakan. aku bertanggung jawab atas tindakanku.” Sebaliknya. atau menggunakan kesantunan anda melawan anda sendiri. Bersikap positif hendaknya menjadi pelengkap untuk bersikap realistis. Memberikan pesan campuran (mix message) menjadi tidak produktif terhadap apa yang perlu dicapai. aku perlu bersikap sungguh-sungguh. hal ini hendaknya membuat kita bebas bersikap dan bersedia bekerja bersama orang lain. Akhirnya. kita dapat. Pendapat sinis atau kejam tidak pernah memecahkan masalah. 5. kekacauan. aku akan. Dalam memecahkan dilema. Untuk mencapai hal ini. Kalau anda mengatakan sesuatu tanpa bersikap sungguh-sungguh. Kalau anda menemukan sesuatu berada di luar kendali anda atau seseorang yang tidak menyukai apa yang anda coba lakukan secara berbeda.

Intuisi Ini kebijaksanaan dan penglihatan dalam diri kita sendiri. lebih dahulu harus mengetahui bahwa alat ini ada. Pengelolaan diri sebagai salah satu bentu disiplin Personal mastery mewujudkan mekanisme penyaringan untuk menangani semua rangsangan yang kita terima. merasakannya. atau bahwa anda bersikap dingin atau menjadi robot yang terkendalikan. kekacauan. dan bagaimana menyampaikan informasinya. Saat menghadapi kekurangan. bimbingan ibu atau suara batin. Untuk mencapai hal ini. Inilah sebabnya beberapa orang menghabiskan banyak waktu untuk meminta maaf atas apa yang mereka katakan atau telah dilakukan. apa yang anda pertahankan. Hal ini membuat halhal yang tidak penting menjadi kurang penting. Falsafah pengelolaan diri hanyalah untuk mengetahui siapakah anda. dan kemudian membiarkannya berlalu. namun hanya satu yang membawa kemajuan. menguraikan menjadi bagianbagiannya dan dari sana kita mampu memecahkan suatu masalah. Kita juga memiliki sistem penapisan yang setelah memasukan suatu masalah atau tanggapan. atau tinjauan apa saja dapat mengakibatkan anda tidak menentu secara emosional.Modul Diklatpim Tingkat IV 33 34 Kecerdasan Emosional (KE) Semangat bersifat menular. Bagi yang lain hal ini dapat mengakibatkan suatu pengalaman yang tidak mengenakan. Ini tidak berarti memiliki proses pemikiran sendiri. Kalau tidak mengelola diri sendiri. Sumber daya ini dapat mempertajam fokus dan mengarahkan kembali tanggapan kita sehingga dapat menjadi benar dan sesuai dengan apa yang kita benar-benar rasakan. dapat bekerja sesuai perintah. Pernahkah anda mendengar seseorang berkata: “sesuatu di dalam telah mengingatkanku tentang ini (atau jangan melakukan itu)”? Dengarkan dan tanggapilah dengan sabar. Ingat saat seseorang meminta anda melakukan sesuatu dalam diri anda mengatakan kepada anda untuk tidak mengabulkan. dan kapan saat paling baik untuk menggunakannya. menghadapi. ide. apa yang anda rasakan. Alat Pengorganisasian Dalam Diri. Logika dan analisa adalah kemampuan melihat gambaran masalah secara keseluruhan. Akan bermanfaat. dan bagaimana ingin memperlakukan diri anda sendiri. Pengelolaan diri adalah jembatan positif antara emosi dan logika. kita mengakui intuisi yang dibawa sejak lahir. dan bertabiat menjengkelkan atau perilaku yang tidak bermanfaat. kalau kita gunakan. Ia mengelola apa yang dimasukan dalam diri. Dengan mendengarkan kebijaksanaan dalam diri. pandangan. Mereka yang mendengarkan suara dalam diri mereka dapat menyelamatkan diri dari suatu situasi yang negatif. 2. dan memberi kebijaksanaan memilih apa yang sungguh bermanfaat bagi anda dari apa yang tidak. Terlalu banyak masukan yang tidak perlu dapat membutakan inti dalam diri kita dan membuatnya lebih sukar untuk mencapai sifat produktif bagi keberhasilan pribadi. Pengelolaan diri tidak berarti bahwa anda bukan diri anda sendiri. B. Alat dalam diri diorganisasikan dalam empat golongan besar: 1. dan ketidakpastian kita memiliki alat dalam diri yang dapat membantu kita menghadapi keadaan. memilih cara yang diinginkan dalam berpikir dan merasakan. begitu juga pesimisme. Suara batin yang anda dengar untuk diri anda bagaikan saran yang baik yang anda berikan untuk orang lain atau nasihat berguna yang anda sampaikan ke seseorang yang anda kasihi. bagaikan menggigit sepotong roti . Seringkali kita hanya memperhatikan sedikit informasi dalam menyelesaikan suatu masalah.

dan kekuatan hendaknya menjadi peluang untuk melakukan apa yang benar. Kalau kita diharapkan bermain kartu adalah bijak untuk mengetahui lebih dahulu apakah kita bermain dalam satu rangkaian kartu secara penuh. atau beralih kepada pemecahan kilat lainnya yang tidak memiliki kaitan nyata. perlambang. atau pribadi kita membiarkannya tertidur.Modul Diklatpim Tingkat IV 35 36 Kecerdasan Emosional (KE) dan bergegas ketempat kerja. penting. Beberapa dari kita cenderung melakukan generalisasi. fakta. Misalnya. dan memutuskan bagaimana mengatasi masalahnya dan kemungkinan hasilnya. kartu apa yang kita pegang. Beberapa orang dapat lebih baik dalam melakukan hal ini daripada orang lainnya. Ini akan memberi peluang untuk memikirkan masalahnya dan mendalami rincian yang tidak penting dalam membentuk posisi masalah. Ketrampilan melihat keseluruhan dan bagian-bagian gabungannya merupakan proses yang dapat kita manfaatkan dalam setiap situasi kehidupan. Pengambilan keputusan dalam proses Logical Analysis meliputi tiga langkah: ¾ Melihat seluruh rangkaian kartu. dan kartu apa yang berada di tangan orang lain. dan petunjuk satu dimensi lain untuk membuat anggapan/asumsi. Penyidik dalam diri kita tersembunyi kalau kita dihadapkan dengan keharusan mengambil keputusan dengan jalan mengandalkan orang lain. perlu dipertimbangkan. dan atmosfir umum dan suatu situasi atau kejadian. Kadang kita mungkin untuk mengetahui seluruh rangkaian kartu dan kita harus mengandalkan ada intuisi serta ketrampilan kita untuk mengambil keputusan yang tepat. Rencana yang disusun dengan rapi dapat menjadi berantakan kalau anda lupa mengetahui dengan siapa berhadapan. Hal penting yang harus diingat adalah bahwa pengetahuan “knowledge” merupakan kekuatan. Lanjutkan dalam porsi yang tepat. sehingga dapat menganalisa jenis permainan yang dimainkan orang lain dan mengetahui kartu yang diperlukan untuk melakukan penawaran (call) yang tepat. namun kalau memerlukannya dalam tatanan sosial. kerumitan politik yang anda hadapi. ¾ Memahami iklim lingkungannya . adalah penting sekarang untuk mengetahui latar belakang yang akan anda gunakan mengambil keputusan atau melakukan tindakan. Pria dalam kisah di atas yang melihat istrinya makan siang bersama orang lain tidak menggunakannya. Bakat logika dan analisa (Logical Analysis) merupakan salah satu yang perlu dikembangkan. . Saat data mulai membanjir anda perlu kelompokkan kemudian pisahkan apa yang paling diperlukan dan apa yang menjadi kurang penting. Kita memiliki kemampuan dalam diri untuk memikirkan masalah dan menganalisa bagianbagiannya sehingga dapat mengambil kesimpulan secara logis. tidak penting. Memberikan ceramah tentang bahaya merokok tidak akan produktif kecuali anda menguasai pandangan ini dan uraiannya juga memperhitungkan hal ini. dibina dan didorong sejak kita kecil. fiksi. Begitu informasi dikelompokan dan disusun. dan diperlukan sebagai dasar. Lalu memilih kelompok prioritas. Dengan mengetahui hal ini kita akan berada dalam posisi yang lebih baik. Tidakkah ironis bahwa banyak diantara kita memiliki ketrampilan ini namun hanya menyalakan dan mematikannya seperti sebuah keran air? Kita menggunakannya dalam tatanan profesional atau saat membantu orang lain. bentuk umum (stereotipe). gunakan kelompok. ¾ Mengelompokan informasi yang anda peroleh/terima. juga orang lain yang mengalami masalah pribadi dan karier seringkali melupakannya. dan kadang bisa saja tidak berhasil. Mereka menyempatkan diri dan menggunakan energi untuk menggunakan proses meneliti secara menyeluruh dan kemudian menggabungkan bagian-bagiannya.

benci. bersalah. situasi yang buruk.Modul Diklatpim Tingkat IV 37 38 Kecerdasan Emosional (KE) 3. Untuk tahanan perang atau orang yang dipenjara. empati. keadaan psikologis dan biologis. Imajinasi sebagai kemampuan memberi peluang untuk mengubah situasi menjadi inovasi yang penting dan dapat diolah bagi kebaikan umat manusia atau kehidupan kita sendiri. dan untuk mampu melangkah sedekat mungkin untuk mewujudkan gambaran itu. atau terlalu berputus asa. Imajinasi juga dapat menjadi mekanisme yang membantu menghadapi kesepian. sayang. dan isyarat yang mengharuskan kita bertindak. isyarat emosional mencakup marah. Pasangan yang berhubungan akan berdebat tentang kurangnya dukungan emosional. Bayangkan kalau dunia kosong dari emosi. di mana setiap orang saling berlainan dan apatis. kenikmatan. tidak suka. takut. imajinasi merupakan suatu pelepasan dari kecemasan karena keadaan atau lingkungan tertentu. Emosi dapat berlaku sebagai pengingat bahwa kita adalah anggota alam semesta yang dapat mencintai. Hal ini memunculkan keaslian dan bakat kita untuk mengembangkan sesuatu yang unik dan yang menyatakan ekspresi diri kita. namun tanggapan mereka atau kurangnya emosi mereka mengungkapkan yang lainnya? Ini mungkin membuat anda merasa bosan. atau kalau tidak ada yang merasakan apa pun atau menunjukkan tanggapan apa pun terhadap apa yang kita katakan atau lakukan. memperhatikan dan merasakan. dan apa yang kita terima lebih berupa dialog. Hal ini memungkinkan kita menciptakan suatu tempat di mana dapat menjumpai kedamaian dan membiarkan kita mengharapkan diri kita seperti apa yang kita inginkan. Tanpa kemampuan imajinasi ini hanya berfungsi seperti yang sudah kita alami. bahkan menjadi putus asa dengan kurangnya minat yang ditunjukan. Salah satu alat dalam diri yang paling merangsang dan menarik adalah kemampuan seseorang menggunakan imajinasi untuk membuat gambaran dari apa yang kita lihat bagi diri sendiri dan bagi dunia. sedih. Sisi merugikan dari emosi adalah kalau orang dituding terlalu peka. ketidakbahagiaan. cinta. Kita semua hanya berjalan berkeliling berbicara tanpa teman untuk mengungkapkan perasaan. dan serangkaian kecenderungan bertindak. senang. Kalau anda tidak pernah membayangkan diri anda berpendidikan. Pernahkah anda tertarik terhadap sesuatu yang anda rasakan baik hanya agar orang yang anda ajak bicara mau melihat kepada anda tanpa emosi atau umpan balik yang positif? Ingatkah saatnya mengatakan keberuntungan anda hanya agar orang lain mengatakan hal yang benar. sumber awalnya adalah imajinasi kita sendiri. bangga. Bidang emosi telah menerima banyak perhatian dan orang bergurau tentang seorang wanita yang bersikap penuh emosi dan pria tidak memiliki emosi. membatasi kepada pandangan yang lebih sempit tentang kehidupan yang penuh perbedaan dan keunikan. Apa pun yang baik dan buruk. putus asa. Beberapa orang bahkan saling . Emosi dapat menjadi positif atau menjadi negatif tergantung pada pemahaman akan suasana hati. terlalu marah. kasihan. maka peluang anda untuk menjadi atau mengambil manfaat dari posisi itu akan berkurang. Imajinasi dan Kreativitas maupun inovasi memberi kita jalan untuk mencari cara yang lebih baik dalam memecahkan suatu masalah atau membangun kehidupan yang lebih baik bagi diri sendiri dan orang lain. Semua ini merupakan tanggapan sadar kita terhadap hal-hal yang terjadi pada kita. dan tertawa. Hal ini memungkinkan kita untuk mengungkapkan diri kita selama kita menjalani pengalaman hidup. tabiat. kejutan. kebosanan. 4. atau sebagai pemimpin. Kreativitas kita adalah suatu perluasan dari imajinasi dan dapat digunakan untuk memfokuskan cara untuk memperoleh visi kita atau menemukan jalan untuk mengembangkan perspektif baru dan segar dalam memecahkan masalah lama yang membebani. Emosi Ini merujuk pada perasaan dan pemikiran khususnya.

namun kurangnya keseimbangan. Pengalaman seperti ini akan membantu kita memberi kepada diri sendiri dan menambahkan kedalaman pada karakter. Masalahnya adalah bukan kurangnya emosi. kita mungkin perlu menciptakan keseimbangan dengan menambahkan lebih banyak rasa lucu dalam kehidupan. kurangnya kemampuan untuk mengendalikan diri. Kalau kita selalu beremosi dan merasakannya tidak mungkin untuk tertawa pada diri sendiri. Kerangka berpikir linear seperti ini tidak menghasilkan pimpinan administrasi yang hebat atau orang besar. namun hanya mencetak tirani dalam berbagai ukuran. saling membunuh. ini semua bukanlah masalah. Kita dengan predikat manusia modern telah terbutakan oleh uang. saling memainkan kekuasaan. banyak dari kita yang mudah lepas kendali. saling menganiaya. Beberapa dari kita sebagai pemimpin memilih menutup emosi tertentu untuk melindungi diri dari luka. Berusaha mendapatkan gaya hidup enak (hedonis) dan ingin dihargai orang lain. dan ketidaksabaran mewarnai lingkungan masyarakat kita dalam beberapa tahun terakhir ini. Yang paling bengis dan kuat akan menguasai dan mengendalikan”. kekuasaan. kita semua saling bertarung atau lebih buruk lagi. Alih-alih memecahkan pertentangan dengan melakukan pembicaraan tanpa ancaman agar hasiinya sama-sama menang. mencuri dan bahkan membunuh seolah semuanya yang kita kejar itu benar. Berapa banyak orang yang anda lihat dengan senyum di wajahnya saat anda menelusuri jalan? Berapa banyak orang yang menerima atau memberikan simpatinya dalam sehari? Berapa banyak orang memberikan perhatian terhadap orang lain di sekolah atau di tempat kerja atau ditempat pelayanan umum seperti Rumah sakit? Berapa banyak orang benar-benar merasakan penderitaan orang lain dirumah. Kebesaran dihasilkan dari disiplin diri yang disebut Personal Mastery untuk mencapai tujuan dengan menggunakan belas kasihan yang akan memberikan sumbangan kepada kesejahteraan manusia. Menyeimbangkan pikiran emosi dengan pikiran berpikir akan memungkinkan kita menjadi lebih nyata dan jujur kepada diri sendiri atau orang lain. “Aku teringat pada seorang lelaki muda yang mengatakan kepadaku bahwa kunci kehidupan bukan kebenaran namun kemungkinan. sementara lainnya menggunakan kekuatan perasaan untuk mengendalikan dan menguasai. Apa pun yang anda pilih untuk mengarahkan emosi adalah kritis bahwa anda belajar menggunakan kekayaan ekspresi yang . Namun caranya untuk mendapatkan semua ini sering menjadikan kita toleransi satu sama lain? Kita secara tak sadar saling menipu. kita perlu mengerahkan emosi yang memberi kisaran ungkapan lebih banyak.Modul Diklatpim Tingkat IV 39 40 Kecerdasan Emosional (KE) menuding atau menganggap segalanya patut ditertawakan. disekolah dan ditempat kerja? Sayangnya kita terlalu banyak. dan keuntungan pribadi serta hal lain yang bersifat materi. Kita telah terkuasai untuk mendapatkan benda materi terbaik bagi tujuan hidup kita. Dalam dunia masa kini. Dalam banyak kesempatan seseorang telah menghabiskan lebih banyak waktu untuk mengembangkan sisi logika mereka sambil mengabaikan bagian emosional dan perasaan sebagai bagian dari keberadaan mereka. saling memanipulasi. dan yang lebih penting. Kalau kebalikannya yang benar. Kekasaran.

masalah emosi masih dapat mempengaruhi anda kalau hal ini melibatkan seseorang yang berada dekat dengan anda. keberdayaan serta penghargaan. emosi adalah dasar untuk membentuk kita menjadi manusia. Kekerasan fisik seperti yang sering dilontarkan dalam budaya kekerasan tidak pernah dapat diterima dalam situasi apa pun selain untuk pertahanan diri. Mungkin. Lima Langkah Proses Dalam Pengelolaan Diri Ada banyak teknik ditawarkan untuk melakukan pengelolan diri dengan menggunaka aspek emosi ini. C. Menggunakan emosi dapat memberikan kejelasan tentang siapa kita. bahkan kitalah yang menghadapi masalah. ada lima langkah yang dapat anda lakukan. atau penasihat profesional. Kalau anda marah. Langkah ini akan membantu anda menghadapi sikap menghancurkan diri yang menghambat anda merasakan kebebasan dan harmoni. yang dapat mengurangi harga diri dan hubungan anda. Setiap kali suaminya melihat wanita lain ia menjadi marah dan suatu saat melontarkannya kepada sang suami. Dengan mengakui adanya masalah emosional berarti telah membuat langkah besar menuju pertumbuhan. Untuk menghadapi perasaan cemburu dan perilaku menghancurkan. kekuatan. kadang produktif untuk menunjukkan sisi itu karena dapat menjernihkan suasana dan memberi peluang untuk menceritakan kekecewaan atau ketidaksetujuan selama tidak mengganggu kesejahteraan orang lain. Tahap kesadaran digunakan dalam banyak program pemulihan. mengartikan diri kita. Tahap kesadaran hendaknya dimulai dengan menciptakan kebutuhan untuk bekerja mencari pemecahan masalah dengan bantuan kawan terpercaya. Bacalah cricitcal incidence berikut ini: Siti. seorang kawanku. sangat pencemburu. la terus menerus mengkritik diri dan mencoba menghindari rasa cemas akibat bertanggung jawab atas semua masalah yang terjadi dalam perkawinan dengan menyalahkan suami dan setiap wanita yang dikaguminya. Begitu seringnya. berarti anda siap melangkah kelangkah selanjutnya menganalisa. kalau Siti mengakui kecemburuannya dan mengakui bahwa emosi yang dirasakan adalah akibat rasa takut yang mungkin tidak benarbenar dirasakan. ia merasa bersalah karena merasa tidak tenang dan memper lakukan suaminya secara buruk. . Karena rasa takutnya. Teknik lima langkah berikut ini dirancang untuk Proses pengelolaan diri ini juga membantu anda datam mengelola sumber daya dalam diri anda dengan lebih baik. ia melukai diri sendiri yang mengakibatkan kedukaan dan kecemasan. Kecemburuannya merupakan perwujudan dari sistem keyakinannya yang negatif. Masalah sebenarnya adalah harga dirinya yang rendah.Modul Diklatpim Tingkat IV 41 42 1. seorang kekasih. Seperti halnya Siti. Langkah pertama dalam menghadapi masalah yang berhubungan dengan emosi adalah dengan mengakui bahwa hal ini ada. membantu kita untuk memberi dan menerima cinta. Intinya. Kesadaran Kecerdasan Emosional (KE) menjadi milik anda dan menyeimbangkannya dengan kekayaan perasaan anda. namun menjadi sumber daya paling sering disalahgunakan dan disalahartikan. Bahkan kalau anda tidak memulainya. ia telah berada dalam usaha menyembuhkan rasa tidak tenangnya. Perilakunya menghancurkan perkawinan mereka. Sekali telah melakukan penemuan penting ini. kita tetap menyangkal dan tidak mau mengakui adanya suatu masalah emosi atau. Emosi adalah sesuatu yang paling penting. Perasaan bersalah ini menghasilkan akibat berantai. Hasilnya hanyalah pertengkaran yang membuat keduanya merasa sengsara.

dan mengapa. namun bagi kebanyakan di antara kita membutuhkan usaha terus menerus. prasangka. dan ketidakmampuan berhubungan dengan seseorang dalam tingkatan yang lebih dalam. Penegasan hendaknya positif dan benar-benar tertulis atau berupa pernyataan mental yang anda buat tentang diri sendiri. Langkah ini memerlukan realisasi dari apa yang perlu diubah. Melakukan penegasan setiap hari akan melatih pikiran untuk berpikir positif dan menghentikan serangan negatif yang telah menjadi kebiasaan. dan mengapa rasa takut dan marahnya berkembang sampai harus menanggapi secara negatif. dan pengakuan atas tingkat kesungguhan yang penting untuk memenuhi tuntutan menghadapi berbagai tantangan. Hal ini mungkin bermanfaat bagi orang yang tegas. Dengan melakukan penggalian ini ia dapat menemukan sumber perilakunya. terpusat. Adalah penting bersikap jujur dan positif dalam penerapan. Khususnya bermanfaat untuk menggunakan penegasan atau pembicaraan diri yang positif saat dihadapkan pada situasi penuh ancaman. aku harus ingat bahwa aku cantik dan terhormat yang perlu mempercayai cinta suami. 3. apa yang diperlukan untuk membuat perubahan yang dibutuhkan dalam kehidupan.” Membaca bacaan yang dapat mengilhami dan memperkaya pikiran dengan pemikiran positif dan sehat. atau masalah lainnya yang mempengaruhi diri dari dalam. Walau demikian. Ia mungkin ingin mendalami latar belakangnya untuk menentukan apa yang diketahui tentang dirinya sendiri dan apakah citra diri yang dihasilkan. dengan tujuan menjadi yang lebih baik. dan penuh pengabdian guna mengubah cara berpikir dan bertindak dalam menghadapi berbagai tantangan (adversity ). Tidak boleh membiarkan rasa takut atau ketidakpastian tentang diriku mempengaruhi pikiranku. merupakan tindakan yang sangat membantu. Begitu menemukan sumber masalah maka harus menentukan tantangan dalam diri anda. Analisa Penting mengatakan bahwa aku memiliki masalah emosi dengan kecemburuan. dan tidak dengan menyalahkan diri sendiri atau orang lain. Penegasan dapat menjadi pilihan positif bagi skenario negatif yang di mainkan saat merasa takut atau dihadapkan pada tantangan. Siti menyadari tindakannya bukanlah asli dirinya karena timbulnya rasa bersalah yang ia rasakan setelah setiap kejadian. apa. pembicaraan diri macam apa yang ia gunakan dalam pengembangan perilakunya. Menyadari tentang pentingnya penegasan setiap hari adalah dengan memulai memusatkan pikiran pada cara-cara yang dapat mengarahkan kembali pemikiran anda. Katakan kepada diri sendiri : “ Aku akan menerima bakatku apa adanya dan membiarkan cintaku mengisi diriku dengan kedamaian dan penghargaan atas siapa dan apakah aku ini. tidak menyukai diri. Anda telah memulai kegiatan dengan membaca buku ini. merupakan hal yang berlainan untuk mencoba dan memilih siapa. Siti hendaknya mulai memikirkan tentang mengapa ia merasa seperti ini. aku merasa tidak tenang karena kurang percaya diri. bilamana. Kesungguhan Dalam Diri Menghadapi Tantangan Sikap ambivalen membuat kita ragu dan tidak sungguh-sunguh. Penegasan Siti untuk mengatasi kecemburuannya dapat berupa pernyataan : “Aku tahu.Modul Diklatpim Tingkat IV 43 44 Kecerdasan Emosional (KE) 2. Aku akan belajar . siapa atau apa yang memicu tanggapan ini. Seringkali kita berpikir bahwa kita hanya memiliki kebiasaan buruk atau merasakannya saja. saat ia paling menderita. Mari gunakan masalah Siti sebagai contoh berhadapan dengan tahap analisa. Dalam banyak hal adalah penting untuk selalu menggunakan langkah analisa sebagai cara memberikan kejelasan dan pemahaman. Mungkin membantu untuk menganalisa masalah pribadi bersama ahli yang terlatih atau kawan yang dapat memberikan masukan.

suatu uraian terinci akan memberi arah sehingga anda dapat mengembangkan dan mencapai tujuan. Ingat. Aku tidak akan bersaing atau membandingkan dengan orang lain sebagai cara menentukan kelayakan diriku. Dari penelitian ini. apakah berbicara di depan umum atau . atau tim bola basket yang berusaha memenangkan babak final dimulai dengan menetapkan tujuan terlebih dahulu dan kemudian strateginya. Dengan melakukan hal ini. “anda mungkin ingin mengembangkan uraian yang akan menampilkan pesan dalam suatu pembicara. adalah berguna mempelajari berbagai teknik menulis yang digunakan untuk membujuk. misalnya : “ Aku akan membiarkan diriku membuat kesalahan. sementara pada saat bersamaan. suatu ketrampilan yang ingin dikuasai. Strategi ketiga Kalau anda menggunakan tulisan sebagai cara pengungkapan. Strategi Untuk mecapai tujuan yang ditentukan diperlukan strategi. misalnya: Strategi pertama : tujuan atau keinginan sehingga lebih siap dalam mengungkapkan pandangan. Kalau anda ingin mulai membicarakan hal yang diinginkan dan bukannya mengatakan sesuatu serta menghabiskan waktu berputar-putar akibat rasa segan mengungkapkan diri sendiri. Berdoa menegaskan kesatuan anda dengan Tuhan dan memberi kekuatan serta perasaan yang diperbaharui atas maksud yang dapat mengarah pada kreativitas. Banyak usaha yang berhasil apakah berupa penggabungan bisnis. mulailah menuliskan tujuan yang dapat berupa. Semakin benar-benar melakukan sesuatu yang anda takuti. kelemahan. Berdoa tidak lain merupakan melepaskan suara dalam diri yang menghancurkan. anda akan mulai menerapkan bentuk ini sambil mencari alat yang paling membantu. atau saat berada dalam bentuk pemenuhan gayanya. memberitahu. berlatih menghasilkan kesempurnaan.Modul Diklatpim Tingkat IV 45 46 Kecerdasan Emosional (KE) menerima bakat yang orang lain miliki selain yang dikaruniakan kepadaku. akan mengizinkan diriku untuk terus mencoba. 4. Strategi kedua : menentukan bentuk pembicaraan apa yang paling mengintimidasi anda. Tujuan lainnya dapat berupa: mencari sumber daya tambahan guna membantu mempertahankan tujuanku . anda dapat mulai mengembangkan rencana bertindak dengan memperhitungkan kekuatan. Aku orang yang menyenangkan dan terhormat. dan berdebat. langkah berikutnya adalah merancang strateginya. Kalau anda diharapkan mengungkapkan ide secara lisan.” Juga sangat membantu jika meminta orang lain untuk membantu anda berhadapan dengan tantangannya. : menentukan apa yang dapat menjadi gaya ber komunikasi paling efektif. Tempat pertama untuk memulai merancang strategi pribadi anda adalah dengan menentukan tujuan keseluruhan dan setiap minggu merancang tujuan yang akan mendekatkan anda pada pencapaian keinginan. dipodium.” Berdoa yang dilakukan secara khusyuk merupakan bentuk lain dari penegasan. yang dapat memberdayakan diriku saat membicarakan atau menuliskan situasi ini. dan lalu melakukan nya di sepan kaca. Kegiatan ini memberikan peluang besar untuk melibatkan pembimbing atau kawan dalam memainkan peranan sebagai pendengar atau pembaca. Bahanbahan seperti ini sangat banyak dan dapat dijumpai di toko buku atau perpustakaan. Penegasan harian lainnya adalah. dan masalah lingkungan anda yang harus dipertimbangkan. Lalu.

yang dengan satu cara dapat membuktikan bahwa suara pemuasan dirinya adalah salah. Orang lain pun juga demikian. Setelah ia sempat berpikir. Akibat kesalahan ini. Ia berusaha kembali ke kepompong pelindungnya yang menjadikan ia seorang perfeksionis (selalu ingin menjadi yang sempurna). Saat membawakan pidatonya lagi. evaluasi. penulis menyadari bahwa ia mulai menyukai pekerjaannya. Setelah mendengar analisanya yang panjang dan tidak adil dari uraiannya. Misalnya. Saat penulis melihat senyumannya dan akhirnya mendapatkan . Penulis maksudkan pendapat penulis akan menyerupai perintah. anda anggap anda harus menjadi yang sempurna. akan membuatnya semakin mudah untuk mengatasi ketakutan di bawah tekanan atau dalam kesempatan penting. la tidak menyadari ia harus mengendalikan diri untuk memaafkan diri telah berbuat kesalahan dan bahwa ia juga dapat mengizinkan dirinya untuk menikmati keberhasilannya. Kita menganalisa secara salah segala yang pemah kita coba lakukan. ia membuat satu kesalahan dalam suatu naskah yang berlembar-lembar isinya dan akibatnya harus terus berpegang pada bagian kecil itu. penulis menerima telepon darinya yang meminta penulis bersedia membantunya lagi dalam mempersiapkan ceramah. Evaluasi Kalau mengandalkan suara asli dalam diri yang berakar pada keberadaan kita dan mengetahui kehebatan sejati diri sendiri. la masih jauh dari kesempurnaan yang masih menjadi suatu tujuan tersendiri. kita biasanya dapat dengan benar mengetahui apakah kita telah berhasil atau gagal. dan bukan suara pemuasan diri yang menginginkan kita agar tetap sama. Walau tidak tahu apakah penulis telah melakukannya terlalu jauh. ia kehilangan kenikmatan menerima tepukan tangan dan banyak penghormatan yang biasanya menyertai. Dengan terkejut dan suka cita. semakin baik dalam mengungkapkan perasaan sejati anda. la mengeluh tentang pikirannya yang terlupa sejenak dan berusaha mengulang seluruh pidatonya dengan sikap negatif yang sama.” Penulis tersebut berharap bahwa apa yang penulis katakan akan menghapus rasa kehilangan dari sikap memuaskan dirinya. saat alarm jam berbunyi di awal fajar bangkitlah dan bangun. belajarlah dari kesalahan namun hargai diri sendiri kalau memang layak. dan mengurangi usaha untuk tumbuh dengan mengingatkan tentang semua aspek negatif keberadaan kita. “anda melakukan pekerjaan yang memuaskan. Melatih setiap hari ketrampilan yang ingin anda kuasai. Walau demikian. Langkah strateginya adalah bagian tindakan dari program perbaikan diri anda sendiri dan hendaknya diikuti oleh langkah akhir. kita menjadi pengkritik terburuk bagi diri sendiri. Kita dapat menemukan kesalahan bahkan kalau harus menggali dalamdalam. Semuanya nyaris seolah tidak dapat menahan diri untuk mengakui bahwa ia memiliki bakat berpidato. Pada kenyataannya ia memberikan ceramah yang sangat luar biasa. apakah pribadi. atau profesional berarti melakukan. namun kali ini telah membuktikan diri. Penulis tersebut sangat terkesan atas caranya membawakan pidato dan juga terhadap isinya. tidak peduli seberapapun kecilnya. kita menolak menerima pendapat mereka yang mengemukakan kesalahan yang telah kita lakukan. Tidak pernah membiarkan apapun terabaikan. Kalau menggunakan suara pemuasan diri yang ingin terus menahan.Modul Diklatpim Tingkat IV 47 48 Kecerdasan Emosional (KE) mengungkapkan ketidaksukaan atas pelayanan buruk suatu restoran atau mengucapkan selamat kepada orang lain di saat yang tepat. Kalau setiap orang memperhatikan kita. Seorang penulis mengajari seorang kawan dalam mempersiapkan dirinya berpidato. padahal tidak. 5. ia masih cenderung sangat mengkritik dirinya namun aku juga melihat bahwa ia membiarkan merasakan sedikit imbalan dari kerja kerasya. Strategi menghasilkan tindakan dan untuk mencapai tujuan apapun.

Sementara beberapa dari kita terlalu keras terhadap dirinya sendiri dan berusaha mencapai kesempurnaan. Karena kita telah memproses banyak ide tentang diri kita selama bertahun-tahun. penulis turut berdiri dan bertepuk tangan. lainnya tidak pernah bertanggung jawab atas tindakan mereka dan selalu menudingkan telunjuknya ke tempat lain. . maksudmaksud tersembunyi serta ketidaksantunan. dan hanya memasukan komentar yang membantu tumbuh sambil melupakan yang hanya akan memburukkan. dan menghadapi kenyataan masih akan terluka akibat kurangnya cinta dan penerimaan. tidak hanya bagi hasil hebat yang telah diusahakannya. D. apakah ia dapat menerima penghargaan dan cinta. Merupakan paduan banyak ide yang diterima kawanku bertahuntahun yang membentuk keadaan. Orang yang seringkali melukai kita yang paling banyak mengajarkan pada kita. asal dimulai dengan EQ pribadi anda. Dampak Kepribadian Terhadap Kecerdasan Emosional 1. menyebabkannya meragukan ketika ia benar-benar menerima penerimaan dan pengakuan yang positif. la telah membentuk tujuannya yaitu menjadi yang sempurna. namun atas kenyataan bahwa ia kini mulai menghargai dirinya sendiri. Begitu seringnya kita tidak merasa jujur terhadap diri sendiri karena beberapa ukuran bayangan yang berasal dari kebutuhan untuk diterima. yang merupakan impian untuk menutupi kenyataan bahwa ia takut atas kenyataan. Dengan menerima kritik positif. Tekanan dari mencoba mendapatkan cinta bersifat menyesuaikan dengan keadaan. Ia menggunakan ukuran dalam bayangan yang dibentuk dari kebutuhannya untuk diterima. kita menimbulkan pertentangan dalam diri sendiri saat menerima informasi yang positif. Gaya Beiajar Pribadi (Learning Style) Seberapa banyak diantara kita yang tertarik dan ingin pergi ke Kantor? Merekalah yang telah menemukan minat dan arti dari pekerjaan kita. dan untuk meyakinkan kepemimpinan dalam dirinya bahwa ia adalah orang yang berharga dan penuh bakat. Juga menyakitkan bagi mereka untuk menghadapi alasan sebenarnya mengapa mereka menjadi orang yang suka melukai orang lain. kalau kelak berhasil mencapai kesempurnaan ia masih juga tidak mendapatkan cinta. suara pemuasan diri kita memperkuat ide tentang ketidaksempurnaan. yang membuat mereka tidak bersedia melihat kenyataan atas tindakan mereka. Kantor adalah tempat kita dapat meraih semua dan menimbulkan rasa puas. Dalam situasi ini selalu ada persaingan negatif. Biasanya orang ini memiliki kepercayaan diri rendah. Berusaha mengevaluasi orang lain adalah penting untuk pengembangan diri. Lebih mudah berpurapura menjadi orang yang menyenangkan dan mencari alasan saat tindakan anda tidak sesuai Menyalahkan orang lain dan bukannya bertanggungjawab adalah cara yang cerdik guna menghindari keharusan untuk berubah. Namun demikian bagi sebagian orang tempat kerja bukanlah merupakan lingkungan yang menyenangkan. kita akan dapat memperkaya keberadaan dalam diri kita. mereka lebih senang bekerja diluar suasana kantor. Maka perburuannya menjadi lebih enak daripada pencapaian kesempurnaan biasa. Kita dapat juga belajar dari setiap orang. Saat kita berjuang membuktikan suara dalam diri kita adalah benar. Belakangan ia mengatakan kepada penulis bahwa ia selalu dihantui oleh kebutuhan untuk menjadi yang paling sempurna. Bagaimana cara seseorang dapat menemukan kebahagiaan di tempat yang demikian? Tentu saja anda dapat. Kita merasa sukar meyakinkan diri bahwa kita orang yang berharga dan berbakat.Modul Diklatpim Tingkat IV 49 50 Kecerdasan Emosional (KE) tepuk tangan. Adanya tantangan serta kuatnya hasrat untuk mencapai sesuatu tujuan menjadikan kantor sebagai tempat yang dinamis untuk didatangi setiap hari.

aplikasi gaya belajar. Rangkuman Penerapan kecerdasan emosional dapat dilakukan melalui strategi dalam menanggapi sesuatu masalah strategi dalam pengendalian diri. norma dan perilaku kita.Modul Diklatpim Tingkat IV 51 52 Kecerdasan Emosional (KE) 2. Kepemimpinan Diri Ini mencakup luasnya kendali. a. Selain itu perlu dipahami pula dampak dari kepriadian seseorang terhadap kecerdasan emosional. raksasa yang bersemayam dalam diri kita dan kesejahteraan kita. Apabila kita mempunyai harapan bahwa kita seharusnya menjadi seorang manajer. pribadi. sedangkan kita ternyata hanya menjadi staf biasa. Bagaimana melihat diri anda dalam hubungannya dengan orang lain akan membuat perbedaan dalam cara bagaimana anda berhubungan dengan orang lain dikantor/ditempat kerja anda. 3. visi kita tidak akan sesuai dengan situasi kita dan karena itu situasi kerja tidak akan memuaskan diri kita. Apabila kita yakin bahwa kita memiliki keefektifan dan kemampuan untuk mengelola nasib kita sendiri sampai batas tertentu. misi. pengharapan dan kesukaan kita atas pekerjaan dan bagaimana kita diperlakukan. Karakter kita menciptakan berbagai prinsip-prinsip dan nilai-nilai kita. E. baik yang nberupa gaya belajar. merupakan pertimbangan yang penting dalam menggapai karier. proses pengendalian diri serta dampak-dampak dari kepribadian yang dimiliki masing-masing anggota kelompok. Kalau karakter kita lemah. Pengelolaan Diri. kita akan membentuk visi. visi dan lingkungan. Dengan bertambahnya pengalaman. Pengkondisian Pribadi. F. Paradigma Pribadi. bagaimana melihat diri anda dan lingkungan yang sesuai bagi anda. kepemimpinan diri dan pengelolaan diri. maka kemungkinan besar kita akan dapat menemukan kebahagiaan dalam posisi yang mungkin tidak ideal bagi kita pada suatu waktu tertentu. yang akan memakan korban pada kesejahteraan dalam diri kita. Latihan Diskusikan dalam kelompok kecil membahas langkah dan strategi mengaplikasikan kecerdasan emosional baik dalam menanggapi pengelolaan serta pengendalian diri. Ini adalah berkaitan dengan pandangan dalam dan luar diri anda. b. Ini melibatkan karakter kita. kita akan jatuh ke dalam jebakan melakukan sesuatu yang berlawanan dengan prinsip. Aplikasi Gaya Beiajar dan Kecerdasan Emosi Untuk dapat mengaplikasikan gaya belajar yang mencerminkan kecerdasan emosi pribadi sehingga dapat menemukan kebahagiaan ditempat kerja dapat dimulai dengan pemahaman atas: 4. Mengetahui apa yang anda inginkan dalam hidup. Hal ini mencakup pengharapan. .

A. walau kita tidak sama sekali apa yang harus dilakukan dengan informasi yang tersedia selama terjadinya suatu masalah atau krisis. Kita menggunakan film lama untuk mendapatkan gambaran baru yang mengakibatkan pengambilan gambar dua kali dan menghasilkan gambar yang kabur. Kita dapat menggunakan pandangan dalam diri kita untuk memberitahu kita cara menganalisa suatu keadaan. segalanya mendadak menjadi kacau membingungkan. dan menguraikan masalahnya serta memberikan pendapat anda tentangnya. Telinga. dan berusaha mengatakan kepada anda apa yang harus dilakukan dan bagaimana memikirkannya. dan kiat untuk mengembangkan dan mempertahankan keterampilan kecerdasan emosional. 1. Rahasia PMHTM (Pikiran. Strategi Kecerdasan Emosional Dalam Lingkup Tugas. Akibatnya mereka tidak dapat bekerja bersama bagi minat terbaik kita. Ruang lingkup kajian KE/EQ ini lebih banyak difokuskan pada masalah emosional yang terdapat dalam lingkungan kerja. Pandangan dalam diri kita biasanya bebas mengembara kesemua arah mengumpulkan dan memilah data-data. Ketika kita telah memutuskan apa yang harus dilakukan biasanya didasarkan pada data yang tidak lengkap atau tidak rasional yang tidak dapat memberikan gambaran yang menyeluruh. namun pada saat anda mulai menganalisa. Bahkan walau ada sebuah cabang pohon yang kokoh tepat di samping tangan anda 53 . Hidung.Modul Diklatpim Tingkat IV 54 Kecerdasan Emosional (KE) BAB V KEPEMIMPINAN DAN DINAMIKA EQ DI TEMPAT KERJA Setelah membaca Bab ini. Pandangan dalam diri kita bahkan seringkali ada dalam keadaan yang tenang dan menyenangkan. pengendalian emosional dalam menjalankan tugas. dan lepas kendali? Dengan bertambah masalah. mulut (apa yang kita katakan). Mata. Namun masalahnya. yang kuat anda masih juga tidak dapat meraihnya untuk menarik anda keluar. Pengalaman yang lalu adalah penting kalau digabungkan dengan keterbukaan baru. dan hidung (apa yang kita cium). atau untuk menetapkan masalah kita. kita tidak melatihnya untuk menyaring pengalaman masa lalu yang tidak menyenangkan. peserta diharapkan mampu memahami strategi penerapan kecerdasan emosional dalam lingkup tugas. apa yang kita butuhkan untuk menjadi efektif. Penyebab terjadinya beban ini adalah pandangan dalam diri anda mengartikan seluruh situasi dan orang luar sebagai faktor yang mempengaruhi anda namun tidak menolong anda mengatasi masalah. Seolah ada beban berat yang menahan tubuh anda ke bawah. anda merasa seolah terjerumus ke dalam pasir penghisap yang menyeret masuk tubuh anda satu inci demi satu inci. Namun kita biasanya tidak mengelola pekerjaan mereka atau memberi arah sesuai tugas mereka. telinga (apa yang kita dengar). Mulut) Pernahkah anda berada dalam suatu keadaan yang di mulai sebagai suatu masalah. Beban itu adalah pendapat dalam diri anda yang sangat luas yang berusaha mendapat perhatian anda. Pandangan tersebut merupakan perpaduan indera kita: mata (apa yang kita lihat). Berikut ini kami tawarkan beberapa strategi untuk dikaji. pikiran (apa yang kita pikirkan). dan arah yang terbaik dalam menemukan kebahagiaan dan kepuasan.

Pada umumnya. melakukan penelitian. maka kita memberikan kendali pada orang lain atas apa yang kita pikirkan dan apa yang kita lakukan. mengembangkan kreativitas. Kedalaman dan kapasitas pikiran manusia sungguh mengagumkan pada umumnya orang biasa hanya menggunakan sebagian kecil saja dari kemampuan mentalnya. Dunia yang kita tinggali mendorong kita untuk memandang diri kita sama lemah dan sama memerlukan hal-hal yang tidak kita miliki. Rahasia PMHTM lainnya adalah menggunakan mata kita untuk mengamati apa yang ada di sekitar kita. hanyalah suatu strategi bekerja bersama dalam menggunakan semua panca indera kita pada saat mengambil keputusan yang bekaitan dengan emosi.10% saja dari kemampuannya yang dapat dipergunakan. kita terkondisikan untuk berpikir negatif dan bukan berpikir positif karena hal ini menguntungkan orang lain dan menempatkan guliran bola emosi di pihak kita dan bukan di pihak orang lain yang mencoba mempertahankan keunggulan mereka dengan membiarkan pengaruh negatif ini menjadi bagian pemikiran dan penafsiran atas diri kita. Kritik terburuk kita berada dalam pikiran dan dapat menjadi musuh terburuk kita. prinsip serta penerapan disiplin mental.H.T. Terserah pada kita untuk memanfaatkan alat yang menakjubkan ini yang menjadi dasar kemajuan hidup kita.Modul Diklatpim Tingkat IV 55 56 Kecerdasan Emosional (KE) Rahasia P. Membaca. Kita berpeluang . Kalau kita mengisinya dengan pemikiran yang produktif dan positif kita akan memungkinkannya bergerak ke suatu arah yang mampu mendorong dan memuas kan tujuan hidup kita. kalau kita mengajarkannya melakukan hal ini. dan dorongan untuk mencoba b.M. dan mengalami hal baru dapat memperluas cakrawala kita dan menyiapkan kita menjadi pelajar kehidupan dan bukannya menolaknya. Ini membutuhkan latihan memahami esensi. Pikiran: Apa yang kita pikirkan tentang diri kita dapat meningkat kan atau mengurangi potensi kita. dengan menggunakan rincian sebagai batu loncatan untuk memahami dan mengelola emosi kita bersesuaian dengan pikiran rasional kita. a. sehingga kita dapat menggunakan pilihan terbaik dalam mengelola emosi untuk meningkatkan kinerja kita.” Ini benar dalam pengambilan keputusan selain dalam kehidupan sehari-hari. Benih yang kita tanam dalam pikiran kita dapat menumbuhkan bunga atau cabang baru. Kita mampu memasukkan rangsangan informasi ke dalam pikiran kita yang dapat memperluas dan memperkaya dasar pengetahuannya. Moto dari the United Negro College Fund adalah “Pikiran adalah hal terlalu luar biasa untuk disia-siakan. Rahasianya berupa proses yang membantu kita mendapatkan gambaran secara keseluruhan. Pemikiran negatif dapat menghambat pengembangan diri kita. la memberi kita kerangka kerja yang menunjang sistem pengelolaan emosi dalam diri kita. Masing-masing indera kita memainkan peranan penting dalam membantu kita menguraikan situasi rumit yang sedang kita hadapi dalam soal emosi. mendengar pendapat ahli. Pemikiran menghancurkan diri membatasi kemampuan kita meminta bantuan saat diperlukan. dan kepuasan dalam diri. Pikiran kita dapat mengulang kembali apa pun yang kita inginkan bilamana dikelola dengan baik.M. Mata: Dapat memberi kejelasan dan fokus pada suatu situasi. ia akan memilah melalui yang terbaik dan terburuk untuk memberi kita perspektif. dan hal ini menciptakan kebanggan palsu yang menjadi sumber kekecewaan dan menghambat kita melakukan hal-hal yang diperlukan untuk menemukan kedamaian. tantangan baru dan penuh inovasi. kebahagiaan. Albert Einsein yang jenius ini mengakui bahwa hanya + 5 .

Dalam perundingan. dan kalau mereka marah serta tingkat kemarahannya. Hidung: Seperti peringatan tanda bahaya. Kurangnya pengetahuan terhadap lingkungan ini dapat menjadi membahayakan juga kalau kita tidak menyadari unsur yang dapat melukai kita.” Sebagai karyawan berapa banyak di antara kita yang pergi dan pulang ketempat kerja tanpa mengenali lingkungan sekitar kita? Kita membatasi peluang untuk menikmati kecantikan kehidupan disekitar kita . Ketika aku menyatakan kekagumanku atas kemampuannya ini ia mengatakan kepadaku bahwa sebagai seorang perawat ia terlatih untuk mengenali dan memeriksa pasien secara rinci. dapat membebaskan kita dari memakan makanan yang tercemar. Banyak pekerjaan membutuhkan seseorang yang mampu mengamati dengan menggunakan mata mereka terhadap orang atau tempat. ia dapat juga mengungkapkan pemikiran anda. Bagi orang lain mencium bau hujan atau tanah dapat . rona wajah mereka dan bahkan mata mereka saja telah dapat memberitahukan anda lebih banyak daripada yang ia katakan. ia merasakan kebaikan dan keburukan indra penciuman kita adalah sesuatu yang sering tidak kita perhitungkan. Perhatikan kasus berikut ini dengan cermat “Seorang kawanku yang menjadi perawat kesehatan datang mengunjungiku. Kita menggunakannya dengan tidak sadar kecuali kita mencium asap yang membangkitkan kesadaran kita akan kemungkinan adanya api. atau saat kita mendeteksi sesuatu yang rusak. Melihat dunia anda. Anak mudah terserap oleh apa yang mereka lakukan sehingga mereka tidak dapat melihat sebuah mobil sedang meluncur ke arah mereka atau orang yang tidak dikenal datang mendekati mereka. Walau ia tidak bertemu denganku selama lebih dari dua tahun. mengetahui perubahan di sekeliling anda dan apa-apa yang tampaknya tetap sama akan semakin diperlukan saat anda berinteraksi dengan berbagai rangsangan. orang. kalau senyum mereka tulus. Petugas polisi. aku sangat terkesan bahwa ia mampu mengingat sampai sekecil-kecilnya segala perubahan yang aku lakukan dalam ruang dudukku dan benda-benda yang kebetulan aku tambahkan. ilmuwan. atau saat kita mencium sesuatu yang busuk yang menunjukkan bahwa kita harus menelitinya lebih lanjut. menyaksikan gerakan tubuh dapat sangat membantu. Hal ini sangat kritis bagi setiap aspek kehidupan. dan rincian dengan cara yang dapat menambahkan dimensi atas pemahaman kita terhadap apa yang menjadi keharusan dalam pengambilan keputusan. adalah sedikit contoh pekerjaan profesional dimana melihat dan mengamati secara holistik dan sistemik memegang peranan penting. Ada kursus yang dapat membantu anda menjadi lebih awas dalam mengamati orang atau suatu keadaan. dokter. Dalam melakukannya ia telah mempertajam matanya atas setiap rincian dan ingatan. Mata dapat menjadi cermin dua muka saat anda menggunakannya memandang dunia. c. gerakan tubuh mereka. Dengan melihat kedalam mata seseorang anda seringkali dapat mengatakan apakah mereka sedang memegang kartu unggulan dalam permainan kartu. Melatih penggunaan mata kita sebagai alat untuk mengumpulkan informasi tambahan adalah investasi paling baik yang dapat kita lakukan untuk menjadi lebih awas. Aroma bunga mawar atau parfum sangat menyenangkan dan dapat mengartikan sesuatu yang istimewa. Dalam bidang komunikasi non verbal dikatakan bahwa dengan melihat bagaimana seseorang bertindak.Modul Diklatpim Tingkat IV 57 58 Kecerdasan Emosional (KE) melihat kejadian.

Kegiatan paling berat adalah mendengarkan orang lain dan memahami. Segalanya berkecepatan bunyi 30 detik. Hal ini menghangatkan diri kita dan mengerahkan semua indera kita untuk turut menikmati suasananya. ia bahkan dapat menjadi pimpinan tim. Salah satu aspek paling penting dari hidung kita adalah udara yang kita masukkan ke dalam paru-paru melaluinya setiap hari. orang akan tidak menghiraukan anda. Lebih mudah berbicara dan lebih menarik mengatakan apa yang kita tahu daripada berusaha memahami manusia lainnya. d. dapat banyak memberitahu mereka tentang dunia yang mereka jelajahi. Mencintai adalah juga mendengarkan. dan kalau kita melakukannya juga adalah untuk mempersiapkan jawaban kita untuk mengabsahkan pemikiran kita sendiri. penggunaan indera penciuman adalah sangat berharga. Hal ini memberi kehidupan yang menghubungkan kita dengan atmosfir. Mencium kecantikan lingkungan kita adalah salah satu kebahagiaan yang dapat kita raih. namun sungguhkah kita mendengarkan? Dari semua keterampilan berkomunikasi yang dapat kita tingkatkan tidak ada yang lebih kritis daripada kemampuan kita mendengarkan. Ini sangat berharga saat kita kecewa secara emosional. Mendengarkan adalah suatu ketrampilan tersendiri. atau berharap dapat menafsirkan apa yang benar-benar dikatakan pembicara karena dalam pikiran kita. Kita telah terbiasa terhadap film-film penuh laga masa kini di mana anda nyaris tidak sempat duduk dan memasukkan segenggam berondong jagung ke dalam mulut sebelum anda terangkat dari kursi anda melihat aksi di layar.Modul Diklatpim Tingkat IV 59 60 Kecerdasan Emosional (KE) membawa perasaan penuh ketegangan dan kedamaian. beberapa dari kita mampu merasakan ketegangan tak terucapkan karena tubuh mengeluarkan aroma yang menandakan berbagai keadaan emosi dan fisik. Kalau kita tidak dapat bernapas sendiri. Dalam olah raga dan senam rutin lainnya bernapas melalui hidung kita dapat menunjang kegiatan kita. gugup atau tidak menentu. kita lebih tahu. Apa yang dicium oleh hidung biasanya akan menggerakkan indera lainnya untuk berfungsi. mengatakan pandangan kita. Mendengarkan secara efektif membutuhkan kesabaran dan kesediaan mencari informasi baru. dan mengungkapkan diri kita agar dimengerti. Melalui penggunaan hidung kita lebih banyak. Merasakan kehidupan adalah dengan meresapi seluruh aromanya. Membiarkan hidung kita menambah indera kita yang lain dapat memberi kita kelengkapan. Ia dapat menyakitkan kalau dihadapkan pada kaum kolot jaman dahulu. Telinga : Memungkinkan kita mendengar. Kalau pesannya tidak disampaikan dengan jelas secara cepat. Yoga mendasarkan diri pada pernapasan dan hidung menjadi hal paling dasar dalam memasukkan udara segar dan mengeluarkan racun yang menyebabkan kita tertekan. Kalau anda berputar atau berbicara dengan lambat kebanyakan orang akan menyelesaikan jawabannya atas pendapat anda sebelum anda mendapat . Pepatah “hidung mengetahui” adalah benar. dibutuhkan peralatan untuk membantu kita bernapas. untuk mencari jalan agar orang lain mengatakan apa yang kita ingin dengar. Kita terkondisikan atas keinginan mengatur segalanya secara langsung. Apa yang kita cium di sekeliling kita dapat berlaku sebagai peringatan untuk berhati-hati atau segera meninggalkannya. Bagi kebanyakan. Bagi mereka yang tidak dapat melihat. kita tidak mendengarkan. Binatang dapat mengandalkan penciumannya. Lingkungan kita yang bergerak dengan pesat bukan tempat yang sesuai untuk tempat mendengarkan apa yang harus dikatakan seseorang.

kita juga menerima penghargaan dan pengakuan orang lain. dan mendengarkan apa yang orang lain pikirkan dan rasakan.” Wanita telah selesai mengatakan yang selanjutnya kepada mereka dari apa yang mereka rasakan. dan untuk menemukan pergaulan yang . Wanita terkenal akan kemampuannya menyatu dengan emosi secara cepat dan pada saat pria memulai halnya dengan mengatakan : “Aku merasa. untuk menguasai suatu pertentangan atau seseorang. Dengan tidak mendapatkan masukan yang cukup kita cenderung membuat anggapan.Modul Diklatpim Tingkat IV 61 62 Kecerdasan Emosional (KE) kesempatan mengatakannya. bagi kebenaran (menemukan kenyataan suatu keadaan). aku memasukkan kakiku ke dalam mulutku. “apa yang muncul akan keluar”. memahami (mendengarkan kedalaman dan keluasan apa yang dikatakan orang). Saat menggunakan apa yang kita katakan sebagai alat pengendali atau membuat kita menjadi lebih unggul. atau untuk melindungi citra yang telah kita bentuk. Mulut: apa yang diucapkannya dapat menentukan kita benar atau salah. hak ini menjadi tanggungjawab kemampuan kita untuk tumbuh sebagai seseorang. Ingatlah pada pepatah. bagaimana hal itu membuat mereka merasa. Dengan mendengarkan kita tidak hanya menambah pengetahuan yang akan sangat bermanfaat dalam kehidupan kita sehari-hari. pertama. Mendengarkan dapat beragam bentuknya. Beberapa dari kita membutuhkan tambahan waktu menjelaskan setelah mulut kita mengakibatkan salah pengertian atau salah penafsiran dari apa yang kita ingin katakan. dan apa yang akan kita makan malam ini. Seringkali kita mencoba dan mengubah apa yang telah kita katakan untuk menyelamatkan keadaan daripada menjadi semakin buruk. mengapa mereka merasa seperti itu. saat kita berbicara kemungkinan besar kita tidak berpikir sebanyak. Berbicara adalah penting dan merupakan ketrampilan yang kita gunakan setiap hari agar tetap selamat. Dalam hubungan pergaulan kita mengucapkan hal-hal untuk melukai. dan simpati (membantu orang lain). apakah kita memecahkan masalahnya atau bahkan mengumbarnya semakin parah. “kalau saja aku berpikir sebelum berbicara. Kebanyakan dari yang kita miliki dan akibat dari kehidupan kita bergantung pada apa yang kita katakan dan bagaimana kita mengatakannya. kita masih dapat menggunakan bahasa isyarat atau teknologi lainnya. mendukung (memberi dukungan saat orang menghadapi berbagai tantangan atau mengatasi kekurangan).. bersikap menjurus dan memberi nasehat dalam mengambil keputusan. Kecenderungan mendengarkan sementara mulut kita berbicara akan menyebabkan beberapa masalah.” dan seperti yang dikatakan kawanku tentang jawabannya yang demikian cepat. Adagium ini menunjukkan suatu kenyataan apa yang kita katakan memiliki berbagai dampak bagaimana kita dipahami. Tidak ada yang lebih berarti bagi seseorang daripada didengarkan dan dihargai hak mereka untuk berpendapat bahkan kalau mereka tidak sepakat dengan anda.. Harus ada keseimbangan antara mendengarkan dan berbicara yang memungkinkan kita mendengar untuk memahami dan berbicara dengan cerdik. menambah pengetahuan (memperbaiki kemampuan kecerdasan kita). pemikiran dan sikap orang lain).. Kita dapat mendengarkan dengan penuh empati (benar-benar menyatu dengan perasaan. semuanya sebelum pria sempat mengatakan bagaimana perasaan mereka. pemecahannya. aku berada di muka sampai aku membuka mulutkku.... e . Bahkan kalau kita tidak berbicara dengan suara kita.. mengamati sebaik.

Pertengkaran ini berlanjut sampai sepuluh menit. Sang dokter gigi dan petugas kebersihan sedang bertengkar hebat. mutu dari apa yang mereka katakan. Persis seperti permainan domino. aku mendengar kegaduhan dari ruang rapat. Ini adalah sesuatu yang harus kita perhatikan dalam dunia yang sangat mementingkan pikiran yang terucapkan. dan hasilnya adalah mengumbar rasa frustasi kita. Ia dapat menjelaskan kepribadian anda. membahayakan kalau dilakukan dalam lingkungan yang bermusuhan dan tidak bersahabat. Apa yang kita katakan dapat memberikan kredibilitas atau membawa . kita kadang membiarkan mulut kita berbicara dalam cara yang dapat melukai kita sendiri. atau sebaliknya dalam cara yang mengubah siapa anda sebenarnya. Juga benar bahwa apa yang kita katakan akan memutuskan kalau kita menarik. Mendengarkan kata-katanya dan melihat cara yang tidak profesional dalam menjalankan prakteknya telah menurunkan kredibilitasnya dimataku. mulut akan segera mengikuti dan mulai mengatakan apa yang terjadi dalam diri kita. Seseorang yang berteriak kepada anaknya sebagai cara berkomunikasi mungkin merupakan orangtua yang baik. Banyak kali kita hanya memiliki satu kesempatan untuk mengatakan hal yang benar. Setelah setengah jam kemudian. dan berakhir dengan sang dokter membanting pintu memasuki ruang prakteknya. namun kalau dilihat dari apa dan bagaimana ia berkata kepada anaknya terlihat tidak baik. Saat aku duduk mengambil giliran di ruang praktek dokter gigi ini. Pernahkah anda melihat seseorang yang cantik kehilangan semua pesonanya di saat mereka membuka mulut mereka? Persis seperti mereka berubah tepat di depan mata anda. orang lain akan memahaminya secara negatif. begitu emosi terlepas. Aku pergi ke dokter gigi lainnya hari itu. penerima pasien menyuruhku masuk. Ia dapat juga menentukan bagaimana orang lain memahami kita dari satu kali pertemuan saja. dan akan memberikan hasil yang hebat. mendapatkan wewenang. la dapat menjelaskan diri anda sesuai diri anda. lelucon dan kepekaan mereka bersinar membuat mereka menjadi cantik. Seorang wanita yang merasa akan mengatakan salah terhadap segala sesuatu adalah orang yang tidak ingin diundang seorangpun untuk datang ke suatu pesta.Modul Diklatpim Tingkat IV 63 64 Kecerdasan Emosional (KE) berarti dan memuaskan. Politisi paling baik tentang pengaruh kata-kata untuk menciptakan citra.” maka mulut adalah jendela kepribadian anda . Beberapa orang mungkin tidak memenuhi standar kecantikan. Mulut kita dan apa yang kita biarkan keluar darinya benar-benar menunjukkan siapa kita. atau yang memiliki kepentingan atas keberhasilan kita. Seperti dokter gigi ini. Aku ragu. atau menyingkirkan serta memperkuat kepribadian. Aku membuat janji bersama seorang dokter gigi yang ditunjukkan oleh petugas hotel tempatku menginap. Kita telah mendengar bagaimana kita terlihat menentukan betapa menariknya kita. karena aku tidak menginginkan seseorang yang dalam keadaan frustasi dan marah mengerjakan gigiku. Kalau “mata adalah gerbang jiwa anda. Aku belakangan diberitahu bahwa dokter pertama adalah yang paling baik. walau demikian. namun begitu anda mendengar. Aku berterima kasih padanya dan mengatakan bahwa aku membatalkan janji ini. Ketika berlibur mulutku mulai menggangguku. Masalah terbesar pada mulut kita adalah bahwa ia biasanya dikendalikan oleh emosi kita. mereka berbicara. Ia dapat. Wanita ini menuduh sang dokter ingkar janji untuk meninggalkan istrinya demi dirinya. Ini tidak menjadi negatif kalau orang yang menerima luapan ini adalah seorang kawan yang memahami.

Ada saatnya ketika kita harus mengatakan kebenaran yang sesungguhnya walau melukai orang lain. Sayangnya. Sisanya terserah pada tingkat kematangan dari orang yang menerima berita ini. menginderakan sekeliling anda dan orangorang yang berada di sana. keyakinan diri dan terutama kematangan emosional untuk mengakui. Menunda kemudahan Salah satu alasan utama mengapa orang tidak berhasil dan tak mampu memecahkan masalah secara efektif adalah karena ketidakmampuannya menunda kemudahan dan berhadapam dengan kesakitan yang ada saat menghadapi pertentangan. Kita banyak melihat pembicara berbakat membujuk banyak orang mengikuti kata-kata mereka demi keuntungan mereka dan tidak selalu demi kebaikan orang lain. Keterampilan KE/EQ dan keberhasilan di tempat kerja Lingkungan kerja akan menjadi menyesakkan kecuali mereka mulai mengerahkan dan menerapkan ketrampilan KE/EQ ditempat kerja. Kita perlu menggabungkan pikiran dengan kepekaan kita. “Pesta sekarang. pengendalian diri. Pengembangan diri dengan menggunakan mulut kita agar menonjolkan diri kita secara efektif merupakan suatu tujuan yang perlu dipelihara. . Menunda kemudahan juga melibatkan pengendalian dorongan. namun kalau kita memperlakukan orang lain dengan penuh hormat dan mengatakan apa yang seharusnya dengan penuh penghargaan ini adalah tindakan yang paling baik yang dapat kita lakukan. Anda memiliki tim dalam diri anda yang begitu luar biasa! Hasilnya akan berupa peningkatan harga diri anda. telinga anda akan terlatih mendengarkan kebenaran. 2. menghargai dan mendorong adanya sifat yang sama pada orang lain. dan hidung anda membantu untuk menjaga ketenangan anda. Kerjasama panca indra dan mental model Mengumpulkan serta mengkoordinasikan semua panca indera kita agar bekerja bagi kita untuk memproses informasi yang datang dari luar adalah salah satu tindakan kuat yang dapat kita lakukan. mata anda mengamati semua yang ada di sekeliling anda. dan suatu kesungguhan untuk berpikir sebelum berbicara. dan untuk selalu mengingat bahwa selalu bukan apa yang kita katakan namun “bagaimana” kita mengatakannya secara tepat. lingkungan kita sangat terkesan atas kemampuan seseorang dalam memanfaatkan komunikasi lisan demi keuntungan dirinya.” secara mental mempengaruhi banyak orang. khawatir belakangan . Bayangkan anda sedang duduk dalam suatu rapat dan menggunakan pikiran anda untuk memikirkan suatu strategi. Ketrampilan ini adalah. mulut anda mengatakan hal-hal yang secara efektif mewakili diri anda yang dapat memberikan hasil yang samasama menang. Arti dari apa yang kita katakan dan bagaimana kita mengatakannnya hendaknya jangan pernah dianggap remeh. Pederitaan yang selalu timbul saat pemecahan masalah banyak orang menghindari pertentangan sampai terjadi dampak dari bertumpuknya masalah yang memperparah masalahnya jauh melebihi keadaan awalnya.Modul Diklatpim Tingkat IV 65 66 Kecerdasan Emosional (KE) bahaya bagi kita. Orang-orang seperti ini dapat saja tidak memiliki pegetahuan atau karakter namun mereka memiliki kata-kata dan kemampuan untuk menterjemahkan emosi ke dalam bahasa yang mengisi rasa ketidak tenangan seseorang. namun tidak terbatas hanya: a.

dan tidak mampu mewujudkan tujuan kita. permainan berubah bagaikan drama terungkap. b. Produksi ini diakibatkan oleh permainan utama yang terbentuk dan peran yang dilakukan oleh anggota kelompok. ruang dewan. saat kelompok melaksanakan tugasnya. Dengan semua ini berada di balik layar. membuat komunikasi menjadi seni yang perlu dikuasai. dan untuk menyeimbangkan keinginan kita yang bertentangan dengan tujuan lingkungan kerja. c. Untuk menelusuri analogi permainan anda memiliki sekelompok orang yang terdiri dari anggota kelompok. Salah satu yang paling berat. Apa yang kelihatannya seperti tugas yang mudah berubah menjadi produksi besar-besaran. rumah atau tempat mana saja dimana terdapat kumpulan orang. Selalu ada perorangan yang ingin menggantikan sutradara kalau ada peluang. kita akan merasa diri kita frustasi. keterbukaan. ketidaktenangan. gereja. Untuk menjadi pemain kelompok yang tebih baik adalah penting memahami cara berkomunikasi dan berhubungan dengan anggota tim lainnya sambil mengakui bahwa beberapa bagian tindakan memerlukan hubungan antar pribadi. Naskahnya mengandung tugas dan tujuan kelompok namun biasanya ada versi lainnya dalam bentuk maksud tersembunyi di suatu tempat di luar panggung yang setia. si skeptis. Latihan Komunikasi Ingat pada suatu saat ketika anda berada dalam rapat atau situasi yang melibatkan beberapa orang. Untuk menerima tinjauan umum. d. sikap. Panggungnya dapat berupa kantor. Disiplin diri Disiplin diri adalah inti pemecahan masalah dan pencapaian keberhasilan. anda perlu menyesuaikan diri secara politik dan telah memahami benar keinginan organisasi sekaligus harus mampu bertahan di bawah tekanan. Masing-masing dari mereka tanpa saudara atau sepenuhnya mengetahui memiliki karakter tertentu. Mendengarkan: Sebagai Jantung komunikasi Menjadikan organisasi dimana kita bekarja sebagai organisasi yang “mendengar” tidaklah mudah. dan rasa takut. Efek tata lampu menjadi semakin jelas saat karakter mengungkapkan perasaan mereka yang sebenarnya. untuk bekerja menuju apa yang benar dan tepat. namun menjadi keterampilan paling penting adalah menjadi pendengar yang baik. si pesimis. Anda harus bekerja sama untuk mencapai tujuan. si bandel. Seberapa mampunya mempertahankan prinsip kita dengan kukuh saat terancam dan ditentang adalah ukuran dari kedisiplinan kita. Tanpa disiplin diri untuk menerima tanggungjawab. tempat pertama untuk memulai adalah Mendengarkan: Jantung Komunikasi.Modul Diklatpim Tingkat IV 67 68 Kecerdasan Emosional (KE) Pepatah : “ambil yang ketahanannya paling kecil” menunjukkan bahwa seseorang akan melakukan apa yang menyenangkan dan nyaman daripada apa yang diperlukan dan menantang serta membuatnya tumbuh. Dengan bersedia bertahan dalam celah antara yang benar dan salah sampai orang lain mengungkapkan masalah yang tidak jujur adalah kekuatan kepemimpinan pribadi yang layak dikembangkan. citra. tidak bahagia. harapan. ego. si suka mengeluh. si optimis. direktur. dan para awak. Selalu ada si bisikan setan. Dalam lingkungan kerja yang memerlukan cara kerja modern dimana waktu sangat berarti. Dalam melakukan hal ini. si pemain kelompok. Penundaan adalah produk sampingan yang membuat seseorang atau tim kesulitan dalam menghadapi kerangka waktu. kemampuan menangani tugas berat dengan cara yang unggul sangat bermanfaat dalam mencapai tujuan. Isinya dapat mengenai perilaku. Mengapa .

Walau kekuatan pendorong yang paling kokoh dan sangat tersembunyi bagi perkembangan manusia.Modul Diklatpim Tingkat IV 69 70 Kecerdasan Emosional (KE) begitu sulitnya untuk seeorang mendengarkan dalam berkomunikasi? Ada beberapa alasan namun yang satu ini paling menonjol: kita tidak dapat menunggu untuk mengatakan sisi kita dari kisah itu. c. dan apa yang kita pikirkan. Para penganjur KE/EQ menghabiskan banyak waktu menjelaskan . dan keberhasilan tempat kerja hanya menerima sedikit atau bahkan tidak diperhatikan sama sekali. atau tidak mau menanggapi perhatian masyarakat yang datang dan memperlakukan sebagai pelanggan. kalau misalnya: a. Mitra kerja tidak bekerjasama saling membantu. bagaimana kita merasa. 1. dan berusaha mencari peluang pelayanan di tempat lainnya. Dalam dunia yang berkembang pesat tempat bentangan perhatian kita tidak terlalu luas. Tanda-tanda bahwa dalam suatu organisasi tidak memiliki KE/ EQ adalah saat. misalnya: a. Dinamika KE/EQ ditempat kerja Ada banyak dinamika yang terjadi di tempat kerja saat ini terutama pada saat negara dan Bangsa kita dilanda krisis ekonomi yang bersifat multi dimensi. Pengendalian Emosional Dalam Menjalankan Tugas.” Tingkat kecerdasan emosional dapat menjadi penyebab dasar keberhasilan atau sebagian masalah yang dihadapi dunia bisnis dan dunia pemerintahan saat ini. Pegawai kantor Kelurahan membiarkan saja penduduk yang merupakan pelanggannya. para ekspert sering ditanya bagaimana masalah yang tampaknya “ringan” seperti emosi ini berdampak pada keuntungan dan produktivitas jajaran bawah. istilah ini kepada pada menajer bisnis. dan pentingnya peran yang dimainkannya dalam keberhasilan karier dan sosial yaitu “kecerdasan emosional. b. dan asyik mengobrol bersama sesama pekerja sampai pelanggan harus memanggilnya saat membutuhkan bantuan. Pegawai Kelurahan tidak mampu. kadang menyakitkan untuk harus berhenti dan mendengarkan apa yang orang coba katakan. Dalam banyak hal. Pelanggan kemudian pergi. Ini biasanya terjadi kalau kita tidak benar-benar berminat. Petunjuk yang sedikit diketahui tentang bagaimana kita menjadi sempurna dalam kehidupan. B. Peluang mendapatkan keperayaan msyarakat menjadi hilang. Adalah sifat alami manusia untuk selalu mengungkap kan diri kita sendiri atau untuk mengatakan kepada orang lain bagaimana menjalani kehidupan mereka. karena pelanggan menanyakan sesuatu yang mereka anggap bodoh dan menjawabnya dalam cara yang dapat merendahkan tingkat IQ pelanggan. Tanda-tanda luar bahwa KE/EQ tidak ada dalam suatu organisasi adalah. Kita membaca dan mendengar tentang hal ini setiap hari dari berbagai media massa. dan perlunya memahami penampilan emosional kita untuk memperkuat perasaan yang mengganggu ini serta perilaku yang akan mengurangi kemajuan pribadi dan profesional. KE/EQ dapat menjadi penentu seberapa berhasilnya atau tidak berhasilnya suatu organisasi/perusahaan atau aparatur dalam menerapkan pelayanan Prima.

Semua lambang luar dari status dan daya tarik. dan membenci diri adalah sedikit di antara kata-kata yang dapat menjadi halangan nyata dalam membangun KE/EQ saat terbawa dalam kehidupan melalui pikiran dan tindakan kita. hanya mengkritik kesalahan mereka saja. manipulasi. Secara tradisional. Sedangkan hubungan yang jujur dan saling menghargai amat diperlukan. Seseorang yang rnenunjukkan sikap dan perilaku hidup ini berada dalam pusaran pertentangan dan kesengsaraan diri. Mitra kerja menolak memahami kerja keras kelompoknya. Ini akan menjadi akar penyebab banyak masalah dalam harga diri. atau tidak memperhatikan kebutuhan orang lain. pria diajarkan untuk bersaing dan membuktikan kemampuan dan keberhasilannya dengan apa yang ia menangkan. Pengalaman-pengalaman seperti ini. Manajer mengumbar amarahnya dan mengeluarkan anak buahnya hanya karena membutuhkan cuti panjang. Masalah-masalah inti ini menjadi dasar pembentukan kelompok. kurangnya empati dan pertimbangan. Dikarenakan tanpa kesetiaan dan kerjasama. e. Dalam beberapa hal wanita bersaing dengan wanita lainnya dalam menilai diri masing-masing melalui apa yang menghubungkan dirinya dengan wanita lain. dan paling cerdik sejauh tidak menjatuhkan kaum pria. wanita diajarkan untuk mencoba menjadi yang paling cantik.. Pegawai saling merendahkan usaha masing-masing.. Mitra kerja saling mempercayakan informasi hanya karena mereka merasa telah dikhianati. meningkatkan produktivitas. b.. Beberapa pria memusatkan diri pada apa yang dimiliki orang lain sebagai cara meraih keberhasilan. Apakah ia lebih cantik. Ini juga dibutuhkan dalam hubungan sesama kelompok.Modul Diklatpim Tingkat IV 71 72 Kecerdasan Emosional (KE) b. akan menjadi suatu ajang permusuhan seperti banyak kantor saat ini yang hanya berisi pertentangan/konflik. d. Ini terjadi saat kita berjuang mencapai sesuatu yang ideal agar dapat diterima oleh orang lain yang mungkin bertentangan dengan siapa sebenarnya diri kita. Tanpa kesetiaan dan kerjasama antar pegawai. semua membicarakan masalah tidak dikendalikannya emosi kita. memperbaiki moral. lingkungan kantor akan menjadi tidak hamonis. terpengaruh. namun cenderung tidak memusatkan diri pada . cemburu. Kita tidak dapat menyangkal perasaan negatif ini menimbulkan bayangan tak terlihat dalam kehidupan kita dan seringkali menjadi nyata dalam bentuk tindakan menyimpang dan katakata menyakitkan yang dapat membuat karakter dan kepribadian kita menjadi suram. Perasaan Dan Tindakan Tidak Sehat Takut. dan memberdayakan staf untuk bekerja lebih proaktif. namun juga mengurangi kadar harga diri yang kita miliki yang setiap kali kehilangan unsurnya yang berharga saat kita melakukan perilaku yang menyakitkan ini yang menyakitkan diri kita atau orang lain. memiliki rambut indah: adalah pertanyaan yang sering diajukan kepada diri kita. berpakaian lebih baik. Tidak hanya halangan ini mengakibatkan duka kepada orang lain. c. dan menciptakan keadaan sama-sama menang. f. pelayanan pelanggan. paling menyenangkan. intimidasi. Kerangka Berpikir Menghancurkan Dalam Hubungan Hambatan KE/EQ lainnya adalah kerangka berpikir yang menghancurkan. 2. Beberapa Hambatan dalam Membangun KE/EQ a. Rasa tertekan dan kebosanan membayang.. Secara tradisional.

teringat olehku betapa banyak dari kita tampaknya tidak cukup senang dengan kategori atau kelompok apa pun tempat orang selalu berusaha menguasai orang lain.Modul Diklatpim Tingkat IV 73 74 c. Semakin dirinya tidak tenang. Lebih baik kita berusaha membangun . Akibatnya hal ini membuat pria ini merasa sendirian. dan tidak dapat menikmati rasa berkawan/ persahabatan yang biasa. dan cara lisan atau perbuatan yang cenderung mengurangi keyakinan dan potensi seseorang. Pesan yang dapat kita artikan dapat menjadi sangat gamblang seperti wanita melihat dirinya bersaing dengan wanita lain demi merebut gelar “siapa yang paling jujur di antara semuanya. dan merasa tidak berdaya saat bersaing dengan pria. Mereka telah memutuskan dan beberapa pertemuan sebelumnya bahwa aku tidak akan dapat memasuki klub tak resmi para istri di perusahaan ini karena aku tidak memenuhi persyaratan yang mencakup: menjadi istri yang tumbuh bersama perusahaan. Ini dilakukan melalui pergunjingan. tegang. mereka melakukan cara-cara intimidasi.” atau pria menganggap citra ketangguhan dan keberhasilan (diartikan memenangkan dengan segala cara) sebagai cara membuktikan diri mereka. kita hendaknya bertahan seperti apa adanya diri kita dan tidak tunduk pada perkawanan yang bergantung pada lambang status. semakin sulit dirinya berbicara. dan di atas semua mematuhi semua keinginan istri bos. kami menghadiri suatu pesta perusahaan bagi para karyawan dan istri mereka. Alih-alih dari mengungkapkannya. pria menggunakan kekuatan sebagai cara menguasai dan memantapkan diri dalam suatu posisi status yang telah disedia kan baginya berkat kaitan keturunan. atau dengan. Persyaratan utama lainnya adalah bahwa anda harus mau mengakui dirinya sebagai pemimpin yang tidak dapat diganggu gugat. Kerangka berpikir atau mental model seperti ini menjadi masalah kalau mereka harus bekerja untuk. Kalau ia merasa tidak terancam maka anda dapat bergabung. Kalau ia merasa maka anda harus ke luar. wanita. Aku mengenali dua orang wanita yang sedang memperhatikan diriku dan kelihatannya saling mengobrol. Aku sangat terpesona melihat betapa serupanya suasana pengaturannya dengan pesta dansa anak sekolah lanjutan. Saat telah menjadi jelas bahwa aku tidak akan terundang masuk ke dalam klubnya yang elit. bersikap tidak mengancam (bagi wanita yang tidak mengetahui harga dirinya). dan bukannya memiliki karier sendiri. namun tetap bertahan dalam banyak kalangan masyarakat dan harus terus menerus diperhatikan. Wanita cenderung menujukkan rasa tidak bahagianya kepada dirinya sendiri dengan berikap cemburu kepada yang lain. Para pria berkumpul di salah satu pojok dan para wanita berkelompok di sudut lainnya. Beberapa wanita dan bahkan pria. Sebagai perorangan yang unik. tindakan tidak benar. cenderung mengumbar rasa iri hati dengan mencoba merendah kan harga diri orang lain. Apa yang lebih jauh merumitkan hubungan ini adalah saat-saat sukar yang dihadapi pria dalam mengungkapkan perasaaannya. Salah satu dari wanita itu adalah isteri bos. Bacalah salah satu critical incidence dibawah ini: “Beberapa tahun yang lalu. Dalam kebanyakan hal. Sikap yang mengacu pada peran jenis kelamin ini terus merubah melalui gerakan yang mengarah pada persamaan. la biasanya menyampaikan penilaian tentang betapa terasa terancamnya dirinya oleh anda. Persekongkolan Kecerdasan Emosional (KE) penampilan seperti yang dilakukan wanita. dan suatu sikap memerintah untuk mengurangi kewenangan seseorang. saat suamiku masih bekerja diperusahaan besar multinasional.

dan mendukung. Suamiku yang tidak tahu menahu merasa terkejut akan sikap yang terus terang ini dan kalau seandainya pintu jebakan sudah terbuka lebar. Aku berusaha tampak tenang. Ia memutuskan menarik diriku masuk ke dalam aksinya dengan membuatku menjadi bintang pendamping. bosnya hanya mau kembali memperhatikan laporan sebelumnya dengan membuat satu lingkaran merah . memenuhi. Kita telah berjalan jauh. walau suhu ruangan. atau diriku sendiri. Untuk mempertahankan keunggulannya ia akan terus membuat bawahannya menunggu informasi yang pasti. Dari pengalaman kasus dimuka kita kadang terjebak dalam perilaku kekanak-kanakan seperti dicontohkan di atas.30 pagi. dan para pengikut istri bos itu menjadi merasa tidak puas bahwa tindakan mereka tidak mendapatkan tanggapan seperti yang mereka harapkan dariku. Rasa tidak aman dan terancam Saat pria merasa terancam mereka dapat menggunakan cara seperti intimidasi. permainan kekuasaan. ia akan segera lenyap tanpa dapat tertolong lagi. menjadi semakin menjauhi normal. Ia memanggil namaku dan berusaha mengatakan kepadaku tentang betapa tampannya suamiku. Ternyata semuanya telah membuat mereka kecewa”. Sementara itu kawannya terus berdiri sambil mengamati dengan cermat untuk mengawasi kalau rencana mereka membuatku menjadi cemburu telah berjalan lancar. namun kita masih memiliki bermil-mil untuk dijalani sebelum kita dapat menyingkirkan rasa iri hati dan diri kita yang mengejawantah sendiri dalam perilaku rendah. Seorang pimpinan pria yang memegang posisi tinggi dalam suatu perusahaan sangat takut kepada pejabat perusahaan yang lebih muda. pertunjukan baru saja akan dimulai. Aku berbalik. Seperti yang aku perkirakan. Aku berusaha tertawa dan bercanda dengan kawankawan. Sikap tidak menghargai dan tidak dapat diduga ini membuat pejabat yang lebih muda merasa tidak aman. aku dapat merasakan bahwa kedua wanita itu sedang menjalin persekongkolan/dan dirikulah yang menjadi sasaran utamanya. d. Kita hendaknya bekerja dengan saling mendukung dan membangun koalisi seperti yang telah dilakukan kaum pria selama bertahun-tahun. dan ketika pejabat yang lebih muda ini kembali dengan laporan yang telah dipersiapkan dan lebih lengkap. tersenyum dan langsung menghadapinya sambil berkata dengan penuh semangat. Ruangan segera menjadi senyap karena orang dengan asyiknya memperhatikan apa yang sedang terjadi. Sang bos akan terburu-buru memanggil dan meminta informasi. Semua orang mulai bertepuk tangan dan tertawa. atau menggunakan usaha tidak jujur dalam lingkungan kerja untuk menangkis ancaman ini. dan dengan sengaja menetapkan acara rapat yang dimulai pukul 06. “suamiku sungguh luar biasa dan aku yakin apa yang baru anda katakan layak mendapatkan tepuk tangan ”. Hal ini hanya mengurangi diri kita sebagai wanita dan membuat kesertaan diri kita dalam kelompok kerja dan struktur sosial yang menyertainya menjadi lebih sulit dan membuat putus asa. dan betapa beruntungnya diriku berhasil mendapatkannya sekaligus mengingatkanku bahwa kalau aku tidak berhati-hati. Saat pesta terus berjalan. Aku membuatnya terpojok pada adegannya sendiri dari pada kebalikannya yang telah ia rencanakan terhadap diriku.Modul Diklatpim Tingkat IV 75 76 Kecerdasan Emosional (KE) hubungan yang nyata dan berharga yang saling memberdayakan. seseorang akan mencurinya dari sisiku. Para pengikut istri bos menghampiri suamiku dan menyapanya dengan gerakan dan ucapan yang dilebih-lebihkan. kemudian tidak muncul.

dan tidak mau memberikan komentar lebih lanjut. dan juga tidak perlu pandai benar untuk mampu meraihnya. e . yang hanya lulus sekolah lanjutan. ketegasan. meminta petunjuk untuk dapat bekerja lebih baik. serta harga diri pada pegawai yang mereka anggap mengancam dirinya). Ia sama sekali tidak mau memperhatikan laporan yang lebih baru. " Buat catatan khusus tentang setiap diskusi yang anda lakukan untuk persiapan kalau anda membutuhkannya pada saat evaluasi. dan bangun jembatan dengan mitra kerja lainnya. " Selalu bersikap tetap/konsisten. " Berusahalah membangun hubungan kerjasama dengan bos dengan memberikan penghormatan sepatutnya. Hal ini membutuhkan kepercayaan diri. Kecemburuan Kecemburuan dapat melanda siapa saja. potensi karier. Orang yang merasa cemburu dengan bakat kita pada kenyataannya merasa lebih lemah. setelah mengetahui hasil yang diperolehnya. " Teruslah berusaha mencari peluang baru kalau situasi anda tidak kunjung membaik. " Sempurnakan diri dalam pekerjaan anda. Jangan mengemukakannya sebagai suatu keluhan. Pertanyaannya adalah kalau memang begitu mudahnya mengapa ia tidak berusaha mendapatkannya sendiri? Orang seperti ini atau yang lainnya menghabiskan waktunya seumur hidup untuk mencoba memperkecil usaha orang lain dalam usahanya . " Rahasiakan masalah anda dengan bos kecuali anda memiliki pembimbing atau rekan kerja yang dapat dipercaya. Kawannya. dan acapkali mencoba meyakinkan diri kita. sambil menyusun arsip yang terus disesuaikan. Seorang guru yang kukenal menceritakan kepadaku suatu kisah tentang kawannya yang cemburu dengan gelar PhD yang berhasil ia dapatkan sambil tetap bekerja sebagai guru paruh waktu.Modul Diklatpim Tingkat IV 77 78 Kecerdasan Emosional (KE) pada bagian yang tidak jelas salahnya di mana. dan profesional dengan semua pegawai termasuk bos anda. namun sebaliknya memilih memusatkan diri pada bagian yang dianggapnya salah dari laporan terdahulu. bahwa kita tidak cukup berharga dan bakat kita tidak bernilai. Bos seperti ini menggunakan usaha intimidasi dan kekuasaan untuk mengurangi dan merendahkan semangat serta potensi pegawainya dengan mengurangi kepercayaan dirinya. berkomentar bahwa mendapatkan gelar PhD tidak sulit. Terlalu sering taktik seperti ini digunakan terhadap wanita dengan tambahan dimensi seperti pelecehan seksual yang kini juga dialami oleh kaum pria di tempat kerja. " Buat catatan lengkap tentang segala tindakan dan pekerjaan anda. dan kelihaian politik untuk menghadapi para “penyalahguna kekuasaan ini ” (orang yang menggunakan posisi dan kewenangannya dengan sengaja untuk menghancurkan kepercayaan diri. menyenangkan. Cara menghadapi para bos atau kelompok yang mencoba menghancurkan semangat dan keseimbangan emosi anda adalah: " Hindari memberikan kekuatan anda kepada mereka dengan meyakinkan mereka bahwa anda tidak efektif atau mampu. dan membicarakan beberapa pendapat tentang keadaan pekerjaan anda.

suatu tinjauan lengkap dan terinci tentang apa yang akan terjadi kalau kita berlaku buruk dan imbalan apa yang akan kita dapatkan kalau kita berlaku baik. g. Aku ragu berapa banyak bintang yang membuat kita iri bersedia bertukar tempat dengan orang biasa? Ketika aku berkata kepada kawanku bahwa begitu banyak acara obrolan yang berisikan tentang masalah ketidakbahagiaan atau pribadi sakit syaraf. Gunjingan dalam bentuk apapun adalah menghancurkan. Walau banyak di antara kita yang tidak mau mengakuinya. Apa yang tidak ia sadari. Ia berusaha menginterogasi diriku tentang prinsipprinsip yang aku gunakan dalam menulis dan mengapa membutuhkan waktu begitu lama bagi diriku untuk menyelesaikannya. . bahwa ini hanyalah salah satu sifat alami manusia. dan tidak ada manfaatnya dalam meningkatkan potensi. ia menjawab. Kalau terlanjur terlalu jauh hal ini akan menghancurkan. Gunjingan Banyak orang senang bergunjing. Contohnya. Aku pernah mendengar orang membenarkan hal ini dengan menyatakan. Orang yang kita bangga-banggakan dalam industri hiburan ternyata memiliki masalah yang sama banyaknya dengan diri kita sendiri. Hal ini dapat membuat lingkungan menjadi canggung dan menjadi tidak nyaman untuk bekerja dan hendaknya tidak ditoleransi sama sekali. Sikapnya yang merendahkan dan terlihat sangat yakin dimaksudkan untuk mengurangi semangat dan kepercayaan diriku.Modul Diklatpim Tingkat IV 79 80 Kecerdasan Emosional (KE) menempatkan dirinya sendiri lebih tinggi. Ini bukan suatu pertanyaan yang bersifat menyerang. dan mengurangi kekuatan pribadi kita dalam. Bahkan di sekolah. aku akhirnya mendapatkan suatu contoh yang dapat aku gunakan mengisi bukuku! f. usahanya untuk memperkuat dirinya sendiri. Televisi mengemukakan yang bersifat negatif lebih banyak daripada yang positif. kepercayaan seperti apa yang aku miliki dalam menulis suatu buku. di mana adanya peraturan tentang perilaku diberlakukan. membuatku meragukan kemampuan sendiri. atau harus menanggungnya sendiri. namun cara atau sikap lebih berkuasa yang ditunjukkannya dalam bertanya. berapa banyak yang senang. Aku teringat pada seorang pria yang terus bertanya kepadaku. Ikut-ikutan bergunjing hanyalah menghabiskan waktu. padahal aku hanya memerlukan waktu tiga bulan untuk menyelesaikannya. seolah ia adalah yang berkuasa atau berhak menghakimi. Ada perbedaan antara menerima informasi yang mungkin bermanfaat bagi anda dan menerima informasi yang dimaksudkan untuk melukai atau menghancurkan reputasi seseorang. bahwa kita tidak pernah bercermin diri dan tidak mau berhadapan dengan masalah yang kita ciptakan sendiri. dan dapat memasuki psikis kalau kita tidak menyadarinya. terutama karena ia tidak pernah menulis apa pun. orang yang tersesuaikan dengan baik dalam sebuah acara obrolan? Atau berapa banyak peran contoh yang kita akui yang memiliki kehidupan yang dapat memperkaya bagi diri mereka dan orang lain? Sayangnya tidak begitu banyak. dan tidak produktif untuk mengembangkan emosi. Beberapa orang dapat menjadi sangat licik dalam usahanya untuk menghalangi usaha kita. Apa yang terjadi kalau kita ikut-ikutan melakukan eksploitasi penuh kebengisan akan kehidupan dan masalah orang lain. Pengkondisian Negatif/Samar Pengkondisian kecil-kecilan yang bersifat negatif terus terjadi di sekeliling kita.

Masalahnya akan memuncak kalau kita tidak dapat atau tidak ingin melepaskannya.” Ini menggambarkan lebih jauh bahwa kita terkondisikan tidak hanya terhadap pengharapan yang bersifat negatif. dan rasa duka terkandung suatu peluang untuk tumbuh. kita membiarkan diri kita merasa terluka dan tertekan atas suatu keadaan. Mereka tidak terlalu kritis terhadap diri mereka sendiri. atau berpurapura tidak ada. emosional. h. ini akan menciptakan sesuatu yang meringankan dalam suasana yang tertekan sehingga hal ini tidak akan sampai melahap kita bulat-bulat. Namun apapun namanya. atau sama dengan tidak membiarkan diri kita maju. Beberapa orang menyebutnya kode. Membiarkan diri kita merasakan dukanya dan berusaha mengatasinya adalah positif. Sukar untuk menghadapi kekacauan pribadi dalam hubungan. atau mendendam kepada orang yang telah menghancurkan hidup mereka. namun bahkan juga memintanya terjadi. Suatu kegagalan. penting untuk mengungkapkan perasaan dan tidak memendamnya dalam diri. adalah bahwa mereka telah mengerahkan ketrampilan dalam diri mereka untuk membantu mereka melalui masa-masa penuh kesulitan. apakah bersifat pribadi atau profesional. dan dapat dibersihkan. . dan menganalisa cara yang dapat kita petik dari setiap kekurangan daripada membiarkannya atau menyerah saja. Walau demikian. dan memperbaiki diri. Tidak Membiarkan Sesuatu Berlalu Membiarkan sesuatu berlau merupakan salah satu ciri berpikir linear. Bahkan seseorang dengan harga diri dan kecerdasan emosional yang tinggi akan menjadi tertekan. 3. Kaidah-kaidah ini memberi kita suatu patokan ujian (benchmark) untuk menilai kemajuan kita dalam membangun KE/EQ ditempat kerja. dapat berbalik menjadi pengalaman yang positif kalau kita dengan sadar berusaha untuk bersikap kreatif dalam pemikiran. dan perilaku yang penting untuk mengelola diri dengan lebih efektif. Kita dapat merasakan semacam pembebasan kalau kita menggabungkan sisi emosional dengan sisi pemikiran untuk membantu menciptakan keseimbangan dalam pandangan kita. krisis keluarga dan kemunduran karier tanpa kadang menjadi takut atau marah. lainnya menamakannya persyaratan atau proses. namun kita juga memberikan kesempatan kepada diri kita untuk terus maju dengan penuh optimisme dan harga diri.Modul Diklatpim Tingkat IV 81 82 Kecerdasan Emosional (KE) “tingkat kesukaan (rating) pemirsa akan menurun. Enam Kaidah Keberhasilan KE/EQ Segalanya dalam kehidupan memiliki arti dan petunjuk bagaimana mengerahkan dan mencapai keberhasilan. Merasa tertekan dalam suatu jangka waktu tertentu adalah wajar. Kalau kita yakin bahwa diri kita berharga dan bernilai. dan orang akan berhenti menyaksikan acara ini kalau yang menjadi perhatian adalah masalah-masalah yang positif. hal ini penting dalam menciptakan panduan atau kaidah saat anda terus maju meraih pertumbuhan pribadi apapun Kecerdasan Emosional menyarankan kaidah dasar tertentu sebelum mulai mengembangkan ketrampilan kognitif. dan kadang terbutakan saat berhadapan dengan kekecewaan dalam hidup. Dalam setiap kekurangan. kekecewaan. Satu perbedaan penting antara orang yang mencapai keberhasilan pribadi dalam hidup dari mereka yang tidak.

dan menjadi bahagia. tidak peduli seberapa cemerlangnya. tingkatan KE/EQ kita tidak berkaitan dengan takdir. membentuk hubungan penuh arti. tidak akan menghasilkan penjualan kalau KE/EQ mereka tidak setinggi atau lebih tinggi daripada IQ mereka. Namun bagi masalah emosional yang kurang kuat kita dapat mengatasinya sendiri. Dalam kepemimpinan atau hubungan antar manusia manapun ditempat kerja. KAIDAH 2 KE/EQ ANDA LEBIH PENTING DARIPADA IQ ANDA KARENA INILAH YANG MENENTUKAN KEBERHASILAN ANDA DALAM KEHIDUPAN Keterampilan. Kenyataan bahwa kita dapat memprogram ulang otak kita dan mempelajari kebiasan baru harus didorong. NAMUN EQ DAPAT MENJADI SEMAKIN BAIK Berita yang menarik adalah walau IQ kita telah ditetapkan sejak lahir dan tidak dapat diubah. Hal ini mengharuskan orang lebih menyesuaikan diri dengan kebutuhan perorangan selain kebutuhan mereka sendiri. dan dengan bantuan keluarga atau kawan yang dapat dipercaya. dan bagaimana kita merasa. Pelanggan sangat memperhatikan mutu produk namun lebih berminat pada cara mereka diperlakukan sebagai pelanggan. semakin cerdik kita dalam KE/ EQ semakin besar peluang kita mencapai tujuan kita. dan kemampuan memecahkan pertentangan dengan harmonis adalah cara-cara yang penting untuk menjadi cerdik. Kita dapat tumbuh dan mengembangkan ketrampilan serta sikap untuk membawa kita jauh-jauh dalam kehidupan. kecerdasan dan pengetahuan adalah penting dalam pasar global berteknologi tinggi dan dikuasai oleh informasi. Kita tidak perlu hidup dengan emosi dan perilaku menghambat diri. dan untuk meng hadapi tantangan kehidupan secara konstruktif dan efektif. Tidak ada yang sempurna.Modul Diklatpim Tingkat IV 83 84 KAIDAH 3 Kecerdasan Emosional (KE) KAIDAH 1 ADA LEBIH BANYAK CARA MENJADI CERDIK DARI PADA MELALUI KECERDASAN Mengetahui bagaimana menghadapi orang. kecerdasan tanpa empati atau kesadaran akan diri kita sendiri serta orang lainnya membuat diri kita sama saja dengan komputer. Orang dengan KE/EQ tinggi memiliki kemauan dan hasrat untuk meraihnya dalam dunia profesional dan pribadinya. Apa yang perlu mereka miliki adalah kemampuan untuk berhubungan dengan orang secara efektif. hanya kenyataan tanpa perasaan. Kita dapat bersikap proaktif dan mencari bantuan profesional untuk mencari jalan diantara pertentangan emosional. memiliki ketrampilan antar pribadi (Interpersonal). IQ TIDAK DAPAT DIUBAH. apa yang kita pikirkan. . Walau demikian. masa bodoh dan acuh tak acuh. Setiap orang memiliki aspek emosi dalam pengolahan pribadinya yang butuh perbaikan. Manusia adalah lebih peka dan membututuhkan lebih banyak keterkaitan daripada hanya pemrosesan dan pemilihan data. Pegawai yang tidak santun. Banyak orang yang berhasil tidak harus memiliki IQ yang tinggi. Memotivasi diri adalah kunci keberhasilan dan merupakan alat yang penting saat mencoba mengatasi berbagai halangan. sembrono. KAIDAH 4 PEMAHAMAN DIRI DAN HASRAT BAGI PERTUM BUHAN PRIBADI ADALAH LANGKAH PERTAMA MENUJU PENGEMBANGAN KE/EQ Sebelum kita dapat memulai program pengembangan pribadi atau arah perubahan manapun kita harus memiliki pengertian tentang siapa kita.

Perubahan berarti bertindak. Ini adalah seperti membeli gaun selera tinggi. Bangkitlah dan lakukan. Emosi adalah perasaan bersama dengan fungsi-fungsi jiwa yang lain seperti yang telah dikemukakan dimuka adalah inti dari tempat kerja dan dapat menjadi penyebab kegagalan atau keberhasilan dalam banyak usaha melakukan perubahan ditempat kerja. 1. Terlalu sering pegawai memandang hal-hal ini sebagai ungkapan kosong dari pihak manajemen serta pimpinan karena kurangnya hal-hal nyata atas apa yang terjadi dalam banyak lingkungan kerja. dan berlatih terus menerus. Setiap orang harus dihargai karena mereka adalah manusia. Memiliki hasrat melakukan sesuatu dengan lebih baik. manajer. tentukan sumber daya yang diperlukan. Etika profesi. 3. Emosi pada waktu yang lalu bahkan dianggap tidak diberi tempat dalam dunia bisnis maupun pemerintahan. Penghargaan seringkali diberikan menurut seberapa tingginya anda berada dalam kerangka perusahaan. maka julukan dan gelar tidak akan menjadi masalah. Hasrat kita memusatkan pikiran kita menuju hasil akhir. Seringkali kita berharap untuk berubah. KAIDAH 5 EMOSI MEMILIKI KECERDASAN Sepanjang pengalaman kita yang banyak. kita mengetahui bahwa emosi adalah sesuatu yang lembut dan tidak dapat dipahami. nilai. Kembangkan rencana. Hal ini. dan tidak memiliki arti dalam usaha kita mencari pengetahuan. Tidak peduli seberapa banyak kebijaksanaan menyatakan bahwa kita hendaknya saling mempercayai dan membantu. dan bukan karena mereka berada di posisi tertentu atau termasuk dalam golongan yang berkuasa. namun tidak pernah mau bangkit dari sofa kita atau mengusahakan perubahan. Sayangnya hal ini tidak seperti biasanya. namun kita berada di toko swalayan. Ini tentunya tidak benar lagi. Ini tentu tidak mungkin.Modul Diklatpim Tingkat IV 85 86 Kecerdasan Emosional (KE) Kita harus mampu mengakui dan mengenali emosi. semua ini hanyalah kata-kata belaka kecuali inti dari lingkungan kerja didasarkan pada saling . dan pelanggan saling berhubungan dalam situasi kerja. visi pribadi dan visi organisasi dan tugas adalah semua istilah yang mengandung muatan emosi didalamnya. menindas potensi mendapatkan situasi sama-sama menang dalam kehidupan kantor. Pergilah ke toko yang sesuai atau tempat yang benar yang diketahui saat anda merasa emosi. lakukanlah. Pertanyaan yang harus dicari jawabnya dalam memahami KE/ EQ hendaknya termasuk: " Apakah mereka saling memperhatikan sebagai seseorang yang bermartabat dan berperadaban? " Apakah mereka saling menghargai sebagai seseorang ditempat kerja apakah hanya diberlakukan sebagai nomor/ NIP sehingga kesehatan mental mereka terganggu? " Apakah mereka berkemauan saling membantu sebagai seseorang? Kalau jawabannya “ya”. amati kemajuannya. petakan arah tindakan. misalnya mengurangi berat badan. Pernyataan suatu maksud organisasi tidak berkaitan dengan apa yang sedang terjadi ada kesenjangan antara teori yang didengungkan “Espoused theory” dengan “theory in action”. kecuali toko itu memang menjualnya. Maksud dan motif adalah bersifat sebagai lambang saat mengamati bagaimana pegawai. 2. dan memahami penyebab dan perasaan kita agar dapat meng hadapinya secara efektif.

dan bahkan di antara perorangan. Para ahli memerlukan waktu berlatih + 5000 jam untuk menjadi mahir dalam bidang profesionalnya. Ini bukannya penyembuhan kilat atau penanaman modal jangka pendek. kebencian. Akibatnya mereka akan berlaku sebagai ukuran ujian bagi kemajuan diri kita. Posisi dalam hidup.. senang. kerja keras. Banyak tanda-tanda jalanan disepanjang perjalanan yang dapat anda gunakan sebagai KAIDAH 6 PENGEMBANGAN KE/EQ ADALAH USAHA SEUMUR HIDUP Pengembangan KE/EQ mengharuskan latihan yang intensif. pengalaman. tiupkan. Ungkapan emosi dan perasaan dapat memiliki berbagai bentuk menurut budaya. Kita harus mengabdikan hidup kita untuk mempelajari cara baru yang lebih baik dalam berperilaku dan berfungsi lebih efektif. dan main adalah umum. dan mewujudkan suatu peran model yang dapat diikuti oleh yang lainnya. atau bahkan usia tidak menghambat seseorang menjadi pimpinan. negara.. Banyak para sekretaris. cinta. Begitu anda menapak di atas jalan pengembangan KE/EQ. Kalau orang tidak bekerja dalam lingkungan yang harmonis. bersalah. atau rekan yang tidak mau bekerjasama sebagai suatu peluang untuk menerapkan ketrampilan KE/EQ kita. Namun satu hal adalah pasti. dan setelah diri mereka mereda akan menyesali apa yang telah mereka lakukan. dan kejujuran yang terus menerus. kehilangan kendali. ketidakbahagiaan. dan kurangnya sinergi yang akan mengakibatkan kegagalan bagi perusahaan manapun. Untuk menguasai kaidah ini adalah dengan mempelajari teknik pengelolaan diri yang dibicarakan dalam modul ini. menyembunyikan sesuatu. namun kurang memiliki mutu dalam diri bagi keberhasilan pribadi. menghormati dan mempercayai. Pengembangan emosi bukan sesuatu yang dapat terjadi dalam semalam tetapi sebagai bagian dari disiplin Personal Mastery memerlukan latihan yang terus menerus. Menghadapi diri . menjadi tidak bahagia. dan tidak setia.Modul Diklatpim Tingkat IV 87 88 Kecerdasan Emosional (KE) menghargai. ledakkan.. ketabahan. mengganti yang lama dan menanamkannya dalam kebiasaan. takut. maka hal ini akan berlangsung seumur hidup. Kita mungkin pernah mendengar istilah-istilah seperti: tembakan senjata. semua ini menunjukkan seseorang yang tidak dapat mengendalikan tabiatnya dan bertindak dalam cara yang berbahaya. Beberapa dari kita membutuhkan waktu bertahun-tahun + 5000 jam untuk mengembangkan kebiasaan baru. status ekonomi. petugas kebersihan. Bahkan setelah kita mengembangkan KE/EQ akan ada perubahan terus menerus saat kita berhubungan dengan orang-orang yang tidak mampu mengendalian emosinya secara tepat. perencanaan. menunjukkan kemampuan KE/EQ yang tinggi dan pengaruh mereka lebih kuat daripada orang-orang yang menempati posisi tinggi dalam masyarakat. marah. sendiri adalah salah satu dari usaha yang paling berat yang harus kita lakukan. Buku Dr Daniel Goleman. Ada kebahagiaan dan keyakinan dalam mengetahui bahwa anda bekerja demi kebaikan anda sendiri. akan ada potensi untuk menjadi salah mengerti. Adalah produktif Untuk menganggap bahwa bekerja bersama bos yang sulit. Emotional Inteligence (Kecerdasan Emosional) membicarakan bagaimana pikiran emosional dapat benar-benar menghambat informasi sebelum memasuki pikiran yang digunakan untuk berpikir dan mengakibatkan adanya pembajakan emosi sebelum pikiran berkesempatan melakukan penafsiran yang tepat dan mengambil keputusan.

Kita harus menemukan terlebih dahulu alasan mengapa harus berubah. Dalam membuat suatu keputusan. Manusia menyukai orang yang memiliki pandangan terang yang dapat melampaui batu sandungan yang ada dihadapannya.Modul Diklatpim Tingkat IV 89 90 Kecerdasan Emosional (KE) petunjuk yang bermanfaat. mengatakan bahwa: “Kecerdasan emosional memerlukan ketrampilan yang dapat membentuk kebiasaan-kebiasaan yang berguna dalam mencapai keberhasilan pribadi. Tanpa keterbukaan dan penghargaan atas usaha mem-perkaya diri tersebut maka anda akan tetap terperangkap pada cara berpikir yang lama. 3. karena kita diharuskan bertingkah laku secara berbeda. biasanya merendahkan nilai usahanya sendiri. Sikap meruapakan unsur penting dalam usaha perbaikan diri. Sikap optimis memberi kita semangat yang akhirnya menghasilkan stamina untuk mencapai kecerdasan emosional. menghadapi hasil-hasil yang negatif. terpuruk dalam kegagalan. Memang kedengarannya sangat sederhana. Orang yang ragu-ragu terhadap suatu perubahan. Proses ini mungkin akan sangat menyiksa. maka godaan untuk makan akan senantiasa menggangu jika anda tidak memiliki motivasi yang kuat untuk mengarahkan diri sehingga mencapai tujuan. Sebaliknya banyak orang yang menderita sebab hasil keputusan itu kurang mendapat pertimbangan. Perubahan seharusnya dapat dilakukan dengan mudah jika memulainya dengan melihat bahwa anda sebagai orang yang fleksibel dan senantiasa berkembang. Sikap optimis melahirkan kepercaya an diri yang dapat kita gunakan untuk meraih tujuan dalam mengatur diri. namun hal ini bisa berubah menjadi sulit ketika kita berusaha mengubah kebiasaan kita atau mengubah cara kita mengarahkan diri kita. 2. menerima ultimatum dan keadaan yang senantiasa beruubah-ubah. dan juga kesadaran diri ”. Satu dilema utama pegawai di tempat kerja adalah cara menjembatani antara penggunaan pikiran dan hati mereka. Hal yang sama juga diperlukan dalam usaha mengasah kecerdasan emosi. Optimisme itu hebat pengaruhnya. lalu rumuskan tujuan. dan buatlah rencana kegiatan yang terpusat pada hasil akhir. Yaitu dengan mengembangkan dan mempertahankan keterampilan kecerdasan emosional melalui 4 (empat) hal: 1. kejam dan bersifat merusak. Contoh: Ketika anda berusaha diet. kita diajari untuk tidak emosional sebab hal itu akan menyumbat daya nalar kita. Patricia Patton dalam EQ pengembangan sukses lebih bermakna (2002). harus mengendalikan dorongan kita untuk bertindak dan berpikir dengan cara yang lebih baik. . Kiat untuk Mengembangkan dan Mempertahan kan Ketrampilan Kecerdasan Emosional. Dalam hal ini tujuan utama adalah bagaimana menggabungkan sensitivitas anda dan juga tidak meninggalkan penalaran anda hasilnya akan menakjubkan. kita tetap tidak dapat meraihnya tanpa memiliki kecenderungan sikap yang akhirnya memancarkan keyakinan. C. Optimisme: sikap optimis sangat diperlukan dalam usaha membangun kecerdasan emosional. Perhatikanlah semuanya dan manfaatkan petunjuk tersebut di saat yang tepat untuk mengembangkan kreativitas dan imajinasi dalam konteks tugas anda. Empati: membangun kecerdasan emosional juga meliputi perhatian terhadap perasaan orang lain dan pemahaman atas kebutuhannya. Pola Pikir: manusia akan dapat mengubah cara berpikirnya dengan cara mempelajari informasi. Seberapapun besarnya keinginan untuk menjadi lebih kuat dan efektif.

Modul Diklatpim Tingkat IV

91

92

Kecerdasan Emosional (KE)

4. Teknik: pola pikir digabungkan dengan empati dan sikap optimisme, dapat membantu menemukan cara-cara yang dapat dilakukan untuk memulai suatu perubahan. Teknik ini dimulai dengan penggunaan waktu untuk memahami perubahan emosi, dan mengapa anda berkembang dengan temperamen anda sekarang ini. Selanjutnya cobalah untuk menentukan respon (reaksi) yang lebih baik terhadap situasi dan orang lain. Kemudian cobalah berlatih untuk merespon secara lebih baik dengan bantuan orang lain. Masalahnya bukanlah cara memahami emosi itu sendiri, tetapi cara kita mengendalikannya di saat kita sedang emosi. Ada 4 (empat) hal yang dapat kita lakukan jika hal ini terjadi: a. Cermatilah dengan segera emosi yang sedang anda rasakan. Pikirkan mengapa anda merasakan hal ini dan apakah hal tersebut memerlukan respon pada tingkatan itu. Ini akan mengubah emosi dan memberikan kesempatan yang lebih besar kepada pikiran untuk menganalisis situasi. b. Tarik diri anda dari hadapan orang lain ataupun kejadian yang memungkinkan anda untuk menenangkan diri dan menilai kembali apa yang anda rasakan dan lakukan. c. Tunjukkan empati kepada orang lain. Hal ini sulit dilakukan khususnya ketika kita dalam keadaan marah atau susah. Tetapi jika mencoba memikirkan akibat perkataan atau tindakan anda terhadap orang lain, maka anda dapat mengalihkan perhatian dari perasaan anda sendiri. d. Berhati-hatilah bahwa pembicaraan pribadi atau suara hati anda tidak dipenuhi dengan emosi yang merupakan hasil citra dan perspektif yang tidak benar. Mengatakan hal semacam ini, “Mereka mengira saya bodoh” atau “apa untungnya jika saya melepasnya tanpa bekelahi” atau mempercayai bahwa orang lain lebih kuat sebab meraka dapat mengalahkan harga diri anda, hal ini akan merusak diri anda. Kekuatan tidak muncul dari hilangnya kesabaran atau tingkah laku yang tidak produktif. Tetapi kekuatan berasal dari

keterampilan anda untuk mengendalikan emosi secara efektif dan menciptakan situasi menang-menang (win-win situation).

D. Beberapa Pengertian dari Skala Emosi:
1. Kesadaran Diri Emosi Berhubungan dengan pemahaman diri, baik kelebihan maupun kekurangannya, diperlukan untuk pengendalian diri dalam menghadapi masalah maupun orang lain. 2. Ekspresi Emosi Berhubungan dengan kemampuan diri untuk mengungkapkan perasaan kita, agar mudah dipahami oleh orang lain. 3. Kesadaran Emosi Terhadap Orang Lain Berhubungan dengan kemampuan mengelola perasaan sendiri untuk berempati terhadap orang lain. 4. Intentionalitas Berhubungan dengan ketekunan melakukan tugas hingga tuntas, yang diperlukan untuk mencapai kualitas kerja organisasi. 5. Kreativitas Berhubungan dengan kemampuan mengekspresikan kreativitasnya yang dipakai untuk mendukung tugasnya. 6. Ketangguhan Berhubungan dengan kemampuan menerima dan mengatasi masalah, yang dapat diterapkan dalam mengatasi konflik dalam organisasi. 7. Hubungan Antar Pribadi Berhubungan dengan kemampuan beradaptasi dan toleransi dengan situasi baru serta nilai-nilai baru.

Modul Diklatpim Tingkat IV

93

Kecerdasan Emosional (KE)

8.

Ketidakpuasan Konstruktif Berhubungan dengan kemampuan individu berperan dalam mengatasi ketidakpuasan di lingkungan organisasi.

BAB VI PENUTUP

9. Belas Kasihan Berhubungan dengan kepekaan diri terhadap segala situasi yang memerlukan perhatian kita sebagai individu dan bagian dari organisasi. 10. Sudut Pandang Berhubungan dengan kemampuan berpikir positif dalam menghadapi kenyataan yang dihadapinya 11. Intuisi Berhubungan dengan cara berpikir jauh ke depan melampaui pemikiran orang lain saat ini, dengan mengandalkan analisa dan keyakinan diri. 12. Radius Kepercayaan Berhubungan dengan kemampuan kita untuk dapat dipercaya dan mempercayai orang lain. organisasi pada hakekatnya memerlukan adanya saling percaya diantara anggotanya. 13. Daya Pribadi Berhubungan dengan rasa keyakinan diri untuk bertanggung jawab terhadap apa yang dipikirkan serta apa yang dilakukannya 14. Integritas Berhubungan dengan adanya kesatuan dalam diri antara tanggung jawab dengan nilai-nilai diri, yang diperlukan oleh organisasi untuk menumbuhkan keberanian mengambil resiko dari tanggung jawab yang diembannya. Keberhasilan/sukses seseorang dalam kehidupan bermasyarakat/ organisasi pada dasarnya ditentukan oleh berbagai faktor kecerdasan secara bersama-sama termasuk kecerdasan emosional.

A. Latihan
1. Lakukan identifikasi permasalahan emosional yang terjadi ditempat kerja masing-masing; 2. Diskusikan dalam kelompok kecil membahas strategi yang dapat ditempuh untuk mengatasi permasalahan-permasalahan yang terjadi ditempat kerja tersebut. 3. Cari kiat-kiat untuk dapat mengembangkan dan mempertahankan keterampilan dalam menerapkan kecerdasan emosional.

B. Tindak Lanjut
Mengkoordinasikan semua panca indera kita agar bekerja untuk memproses informasi yang datang dari luar dengan mental model adalah merupakan suatu tim dalam diri kita yang dapat kita optimalkan secara luas bisa untuk menghasilkan perubahan atau peningkatan harga diri, pengendalian diri, keyakinan diri dan terutama kematangan emosi kita.

94

Modul Diklatpim Tingkat IV

95

96

Kecerdasan Emosional (KE)

K U E S I O N E R*)

PETA SITUASI SAAT INI Skala 1 : Peristiwa Dalam Hidup
Pikirkan tentang..., tahun yang lain Tidak Untuk tiap peristiwa kerja atau pribadi berpeyang tercantum di bawah, beri nilai S a n g a t Sedang Sedikit ngaruh/ seberapa besar peran masing-masing Besar tidak sebagai sumber rasa tertekan anda terjadi Dipecat, diberhentikan, keluar, atau pensiun Pekerjaan baru atau majikan baru. Pekerjaan jenis baru. Penciutan atau reorganisasi di perusahaan saya. Beberapa perubahan lain di pekerjaan yg tidak tersebut diatas, namun menyebabkan rasa tertekan. Rugi finansial atau berkurangnya pendapatan. Kematian seorang teman dekat atau anggota keluarga. Pindah atau relokasi. Berpisah atau bercerai. Menikah. Membeli rumah baru. Menjadi korban kejahatan. Kelahiran bayi, adopsi, kehadiran anak tiri, atau orang lain dalam keluarga. Keterlibatan dalam perkara hukum. Sakit atau cedera serius pada diri sendiri. Sakit atau cedera serius pada teman dekat atau anggota keluarga. Bertambahnya tanggungjawab merawat anggota keluarga yang jompo atau cacat. Beberapa perubahan lain yang tidak tersebut diatas, namun menyebabkan rasa tertekan. 3 3 3 3 3 2 2 2 2 2 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0

No.

Kuesioner EQ MAPTM akan membantu Anda dalam mengukur berbagai komponen yang berkaitan dengan kompetensi-kompetensi yang menyatu dengannya

1. 2. 3. 4. 5.

Petunjuk Pengisian Kuesioner 1. Isilah identitas Anda pada ternpat yang disediakan. 2. Bacalah petunjuk pada masing-masing kolom skala. 3. Isilah setiap skala dengan melingkari angka yang tersedia ( 3,2,1,0 ). 4. Jawablah secara berurutan seperti yang tampak. 5. Disediakan waktu 30 menit untuk mengisi 21 skala kuesioner. 6. Kerjakan dengan secepat dan sejujur mungkin. 7. Selamat mengerjakan.

6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18.

3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3

2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2

1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

Peserta Diklat Pim IV ......................................... Angkatan :,................. Nama :............................................ JenisKelamin :.......... Usia :.......th Pekerjaan ....................... UnitKerja ................................................. Alamat kantor :..............,.......,.............................., .Kode Pos.............. No. Telp. Rumah : ..................., Kantor. ................, HP................... Tanggal Pengisian Kuesioner. .............................

*) Untuk keperluan pembelajaran Diklat. Kuesioner disadur dari kuesioner pada buku “Executive EQ: Kecerdasan Emosional dalam Kepemimpinan dan Organisasi”. Karangan Robert Cooper dan Amywan Syawaf. Widyaiswara dapat menggunakan instrumen lainnya yang relevan dengan pembelajaran.

Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian

0-2 (OPT)

3-7 (IST)

8 - 15 (REN)

16 - 54 (PW)

7.14 (REN) 15 . Pemantauan terus menerus atas kinerja oleh manajemen. bulan yang lalu Tidak Untuk tiap tekanan pribadi yang terberpeS a n g a t cantum di bawah. Bertambahnya tanggung jawab merawat anggota keluarga yang jompo atau cacat. Keamanan Pekerjaan Hubungan dengan atasan langsung Bergesernya prioritas pada pekerjaan Terlalu banyak pekerjaan. 14. 15. Hubungan dengan anggota keluarga dekat (orangtua.42 (PW) Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 0-6 (OPT) 7 . 14. 3 3 3 3 3 3 2 2 2 2 2 2 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0 1. bulan yang lalu Tidak Untuk tiap tekanan pekerjaan yang berpetercantum di bawah. 3. Tekanan dari tenggat waktu yang mendesak pada pekerjaan saya. Berpisah dari pasangan. 9. Konflik atau frustasi dalam urusan seksual. Pikirkan tentang. 3 2 1 0 9. Pekerjaannya membosankan atau tidak menarik. 10. ipar). saudara sekandung.. 4. Fleksibelitas jam kerja. Hilangnya komitmen untuk bekerja. 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 0-2 (OPT) 3-7 (IST) 8 . 13. Pengakuan atau penghargaan untuk pekerjaan saya..Modul Diklatpim Tingkat IV 97 98 Skala 3 : Tekanan Masalah Pribadi Kecerdasan Emosional (KE) Skala 2 : Tekanan Pekerjaan Pikirkan tentang. 11. 8. 12. Kebijakan pengangkatan dan atau promosi yang berdasarkan pilih kasih atau ketidak adilan dipekerjaan.. 10. Kesepian atau kurangnya keakraban. Lingkungan yg berbahaya atau tdk aman. 6.. 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1. Bermasalah dalam hal urusan rumah tangga sehari-hari. 5.S a n g a t Sedang Sedikit ngaruh/ rapa peran masing-masing sebagai Besar tidak sumber rasa tertekan anda terjadi No. beri nilai seberapa Sedang Sedikit ngaruh/ peran masing-masing sebagai sumber Besar tidak rasa tertekan anda terjadi Kesulitan keuangan. Konflik antara pekerjaan dan keluarga. Tidak cukup waktu untuk diluangkan bersama orang-orang terdekat dgn saya. Konflik dengan rekan atau pasangan. Perjalanan yang jauh ketempat kerja. Menurunnya kesehatan pribadi.. Masalah kesuburan atau reproduksi. No. 3. 5 6. Kontrol atas beben kerja saya Kurangnya keluwesan ditempat kerja untuk menangani situasi darurat keluarga dan atau pribadi.. 4. 11.13 (IST) 14-20 (REN) 21-51 (PW) . 2. 7. 8. 12. 13. beri nilai sebe. Membesarkan anak. Merasa menjadi orang yang tak berguna dan tak sanggup menyelesaikan apapun. 2.

6. saya dapat merasakan perasaan mereka. 2. Saya sulit meminta tolong kepada orang lain saat saya memerlukan bantuan. 8. Saya bisa mengatakan kapan saya menjadi marah. 1. beri nilai seberapa baik ini menggambar kan pikiran atau perasaan anda tentang diri sendiri saat ini Ini menggambarkan saya dengan : B a i k C u k u p Sedikit Sekali Baik Tidak sama sekali Ini menggambarkan saya dengan : B a i k C u k u p Sedikit Sekali Baik Tidak sama sekali 0 0 0 0 No. Teman dekat saya akan mengatakan bahwa saya mengungkapkan penghargaan terhadap mereka. 3. 10. Saya menikmati kehidupan emosi saya 8. Saya dapat menyebutkan perasaan saya. Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 3 3 3 3 3 0 3 0 0 3 3 2 2 2 2 2 1 2 1 1 2 2 1 1 1 1 1 2 1 2 2 1 1 0 0 0 0 0 3 0 3 3 0 0 4. Bila saya sedih. Saya mengungkapkan emosi saya meskipun emosi itu negatif. 6.Modul Diklatpim Tingkat IV 99 100 Skala 5 : Ekspresi Emosi Untuk tiap pernyataan di bawah. 1. Saya memperhatikan keadaan fisik saya. Saya akan melakukan apa saja agar tampak tidak tolol di depan teman-teman saya.. Saya sering ingin menjadi orang lain. 3 3 3 3 2 2 2 2 1 1 1 1 0 3 1 2 2 1 3 0 0 3 0 1 2 1 2 1 2 3 0 3 Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 27-20 (OPT) 19-17 (IST) 16-13 (REN) 12-0 (PW) 33-29 (OPT) 28-24 (IST) 23-19 (REN) 18-0 (PW) . untuk memahami perasaan-perasaan saya. Saya membiarkan orang lain tahu apabila ada perasaan yang tidak enak yang mengganggu pekerjaan kami. 2. 5. 4. beri nilai seberapa baik ini menggambar kan pikiran atau perasaan anda tentang diri sendiri saat ini Kecerdasan Emosional (KE) BAGIAN II KETERAMPILAN EMOSI Skala 4 : Kesadaran . Saya menyimpan perasaan bagi saya sendiri. diri Emosi Untuk tiap pernyataan di bawah. Saya cenderung menghakimi diri sendiri 7. Saya menerima perasaan saya sebagamana adanya. Saya sadar tentang perasaan saya hampir sepanjang waktu. Orang yang sering menunjukkan emosi 9. 3. Saya membiarkan orang lain tahu bila mereka kerja dengan baik. saya tahu alasannya. Saya membiarkan orang lain tahu tentang yang saya inginkan dan butuhkan. Dalam interaksi dengan orang lain.. 5. No. 7. 11. Saya telah belajar banyak tentang diri sendiri dengan mendengarkan perasan saya. 9.

Ketika berhadapan dengan suatu masalah. 13. 8. 2. 0 3 3 3 3 3 0 0 1 2 2 2 2 2 1 1 2 1 1 1 1 1 2 2 3 0 0 0 0 0 3 3 Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 39-28 (OPT) 27-22 (IST) 21-15 14-0 (REN) (PW) Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 42-33 (OPT) 32-27 (IST) 26-21 20-0 (REN) (PW) . Saya dapat membuat orang yang baru saya kenal berbicara tentang mereka sendiri. ketika saya masuk kedalam suatu ruangan. Saya dapat mengetahui apabila orang yang dekat dengan saya sedang kesal. Saya memperhatikan orang-orang yang memiliki kualitas positif. Saya dapat merasakan suasana hati suatu kelompok.. tergantung dengan siapa saya berhadapan. beri nilai seberapa baik ini menggambar kan pikiran atau perasaan anda tentang diri sendiri saat ini Saya dapat mengenali emosi orang lain dengan memperhatikan mata mereka. Skala 7 : Intensionalitas Untuk tiap pernyataan di bawah. Saya menerima tanggung jawab atas pengelolaan emosi saya. 5. 6. Saya dapat menunda kepuasan pribadi demi sasaran yang lebih besar.Modul Diklatpim Tingkat IV 101 102 BAGIAN II KECAKAPAN EQ Kecerdasan Emosional (KE) Skala 6 : Kesadaran Emosi Terhadap Orang Lain Untuk tiap pernyataan di bawah. Saya merasa sulit berbicara dengan orang yg tidak satu sudut pandang dengan saya.. 9. 12. Saya sering tidak mengetahui penyebab kemarahan saya. Saya marah apabila dikritik. 3. No. 3 2 1 0 7. 11. Saya berpikir tentang yang saya inginkan sebelum bertindak. 14. 12. 5. Saya mengubah ekspresi emosi saya. 3 3 3 3 0 3 2 2 2 2 1 2 1 1 1 1 2 1 0 0 0 0 3 0 6. 13. Saya jarang terdorong untuk menghibur orang lain. Ini menggambarkan saya dengan : B a i k C u k u p Sedikit Sekali Baik 3 0 3 3 3 3 3 2 1 2 2 2 2 2 1 2 1 1 1 1 1 Tidak sama sekali 0 3 1. Saya menyelesaikan hampir semua yang saya mulai. apabila saya perlu berkonsentrasi. 4. Saya tahu cara menghargai diri sendiri sesudah meraih suatu sasaran. 3. saya dapat membicarakannya dgn diri sendiri. Saya ahli “membaca yang tersirat” ketika seseorang berbicara. 10. 3 3 3 3 2 2 2 2 1 1 1 1 0 0 0 0 8. saya suka mengurusinya selekas mungkin... Saya dapat memusatkan perhatian saya pada suatu tugas sampai selesai bila saya harus demikian. 7. 10. Saya dpt menyingkirkan dahulu imbalan imbalan jangka pendek demi sasaransasaran jangka panjang. Saya berfikir tentang perasaan orang lain Tidak perduli dengan siapa berbincang saya selalu menjadi pendengar yang baik. Saya dapat mengetahui perasaan seseorang kendati ia tak berbicara. Saya biasanya dapat mengetahui bagaimana perasaan orang lain thd saya. Bila suasana hati saya sedang jelek. beri nilai seberapa baik ini menggambar kan pikiran atau perasaan anda tentang diri sendiri saat ini Saya dapat dengan mudah mengabaikan gangguan-gangguan. Ini menggambarkan saya dengan : B a i k C u k u p Sedikit Sekali Baik 3 2 1 Tidak sama sekali 0 1. 11. 0 0 0 0 0 2. Saya mengerjakan hal-hal yg belakangan saya sesali . 9. No. 4. Saya tahu harus mengatakan “tidak” ketika harus demikian.

Saya memiliki penginderaan yang baik mengenai kapan suatu gagasan akan berhasil atau gagal. Saya tahu cara memuaskan seluruh bagian dalam diri saya. 6. 9. baik yang berupa kilasan maupun yang tampak secarautuh. 6. 3. Saya telah menerapkan proyek-proyek inovatif kepada perusahaan saya. Saya bukan orang yg suka menangguhkan suatu pekerjaan. beri nilai seberapa baik ini menggambar kan perilaku atau tujuan anda Saya dapat pulih dengan cepat sesudah merasa kecewa. Halangan atau masalah dalam hidup saya telah menghasilkan perubahan-perubahan yang tak terduga kearah yang lebih baik. 2. Saya tergerak oleh konsep-konsep yang baru dan tidak lazim. 3 2 0 8.Modul Diklatpim Tingkat IV 103 104 Skala 9 : Ketangguhan Kecerdasan Emosional (KE) Skala 8 : Kreativitas Pikirkan tentang … bulan yang lalu Untuk tiap pernyataan di bawah. 10. Saya tergerak oleh gagasan-gagasan dan solusi-solusi baru. 3 3 3 2 2 2 1 1 1 4. saya memusatkan perhatian pada apa yang dapat saya perbuat untuk memecahkannya. 7. 9. 11. 12. Selalu ada lebih dari satu jawaban yg benar. Saya bisa melihat sisi humor suatu situasi. bila harus demikian. Saya sering mengesampingkan dahulu suatu masalah untuk mendapatkan suatu perspektif yang lebih baik. 3 2 1 0 Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) 30-24 (OPT) 23-19 (IST) 18-13 12-0 (REN) (PW) Penilaian 39-34 (OPT) 33-28 (IST) 27-21 20-0 (REN) (PW) . Bila menghadapi suatu masalah. 3 3 3 3 0 3 3 3 3 2 2 2 2 1 2 2 2 2 1 1 1 1 2 1 1 1 1 0 0 0 0 3 0 0 0 0 13. Gagasan terbaik saya muncul ketika saya sedang tidak memikirkannya. No. 5. 4.` Saya berkhayal tentang masa depan untuk memudahkan membayangkan kemana tujuan saya. Saya dapat memperoleh yg saya butuhkan jika tekad saya sudah bulat. Saya ahli dalam menggodok pemecahan masalah sampai menghasilkan sejumlah pilihan Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 1. beri nilai seberapa baik ini menggambar kan perilaku atau tujuan anda Ini menggambarkan saya dengan : B a i k C u k u p Sedikit Sekali Baik Tidak sama sekali No. 3 3 3 2 2 2 1 1 1 0 0 0 1. Saya memutuskan bahwa masalah-masalah tertentu tidak berharga untuk dicemaskan Saya menyantaikan diri bila mulai tegang. Saya mempunyai gagasan-gagasan cemerlang. 2. Saya mudah menunggu dengan sabar. 8. Pikirkan tentang … bulan yang lalu Untuk tiap pernyataan di bawah. Ini menggambarkan saya dengan : B a i k C u k u p Sedikit Sekali Baik Tidak sama sekali 0 0 0 Saya telah mengajukan proyek-proyek inovatif kepada perusahaan saya. 5. Saya berperan serta dalam berbagai informasi dan gagasan. 3 3 2 2 1 1 0 0 7. 3 3 3 3 2 2 2 2 1 1 1 1 0 0 0 0 10. Saya takut mencoba lagi bila sudah pernah gagal dalam pekerjaan yang sama. 3.

Saya hampir tak pernah menangis. Saya membiarkan masalah mencapai titik kritis sebelum membicarakannya. 4. Bila mempunyai masalah. Ini menggambarkan saya dengan : B a i k C u k u p Sedikit Sekali Baik Tidak sama sekali 0 2 3 1. 5. 12. Bila melontarkan komentar yang kritis. beri nilai seberapa baik ini menggambarkan perilaku atau tujuan anda pikiran atau perasa an anda tentang diri sendiri saat ini. 6. Saya ahli dalam mengorganisasi dan memotivasi sebuah kelompok. Saya merasa sulit mencapai kata sepakat dengan rekan-rekan kerja saya. Pikirkan tentang … bulan yang lalu Untuk tiap pernyataan di bawah. Saya bisa sedih apabila kehilangan sesuatu yang penting bagi saya. Saya menghindari konfrontasi Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 3 0 2 1 0 1 2 3 3 0 0 3 3 3 3 2 1 1 2 2 2 2 1 2 2 1 1 1 1 0 3 3 0 0 0 0 0 3 1 2 2 1 3 0 0 1 2 3 Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 30-28 (OPT) 27-23 (IST) 22-18 17-0 (REN) (PW) 39-34 (OPT) 33-27 (IST) 26-20 19-0 (REN) (PW) .Modul Diklatpim Tingkat IV 105 106 Skala 11 : Ketidakpuasan Konstruktif Kecerdasan Emosional (KE) Skala 10 : Hubungan Antar Pribadi Pikirkan tentang … bulan yang lalu Untuk tiap pernyataan di bawah. Saya mempunyai teman-teman yang dapat diandalkan dalam masa-masa sulit. Keyakinan dan nilai-nilai yang saya anut. Saya mendengarkan kritik dengan pikiran terbuka dan menerimanya apabila dapat dibenarkan. Saya tidak akan mengungkapkan perasaan saya jika saya yakin bahwa itu akan menimbulkan perbedaan pendapat. Saya senang menghadapi tantangan dan memecah kan masalah dalam pekerjaan. 3 2 1 0 10. Saya sulit mendapatkan teman. 8. Apabila suatu masalah datang. Keluarga saya selalu siap bila saya membutuhkan mereka. 9. Saya mencari umpan balik dari rekan-rekan kerja saya. 7. Saya ragu tentang apakah teman-teman saya sungguh perduli kepada saya sebagai pribadi. 6. 1. 7. Lebih baik tidak membuat masalah bila Anda dapat menghargainya. saya tahu harus pergi ke mana dan harus berbuat apa untuk memecahkannya. 2. 3. saya memusatkan perhatian pada perilaku bukan pada orangnya. 10. beri nilai seberapa baik ini menggambarkan perilaku atau tujuan anda pikiran atau perasa an anda tentang diri sendiri saat ini. 2. Saya merasa tidak nyaman bila seseorang terlalu dekat secara emosional dengan saya. 0 0 1 1 2 2 3 3 0 1 2 3 3 2 1 0 3 2 1 0 3 2 1 0 3 2 1 0 3 2 1 0 0 1 2 3 Ini menggambarkan saya dengan : B a i k C u k u p Sedikit Sekali Baik Tidak sama sekali No. 8. 4. saya hanya dapat mempercayai diri sendiri untuk menyelesaikannya. Saya sanggup berbeda pendapat dgn efektif untuk mengubah sesuatu. 11. Saya tetap tenang bahkan dalam situasi yang membuat orang lain marah. 3. 5. menuntun tindakan saya sehari-hari. 13. 9. Saya banyak menunjukkan rasa sayang kepada teman-teman saya. No.

Saya dapat menempatkan diri dalam kedudukan orang lain. Saya dapat melihat rasa sakit pada orang lain.Modul Diklatpim Tingkat IV 107 BAGIAN III 108 Skala 13 : Sudut Pandang Pikirkan tentang … bulan yang lalu Untuk tiap pernyataan di bawah. Saya terus merasa frustasi dalam hidup ini. Saya dapat memaafkan diri sendiri karena tidak sempurna. Saya memperhitungkan perasaan orang lain dalam intersksi dengan mereka. Ada beberapa orang yang tidak akan pernah saya maafkan. Saya mencintai hidup saya. Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 36-33 (OPT) 32-29 (IST) 28-21 20-0 (REN) (PW) No. 3 3 0 3 0 2 2 1 2 1 1 1 2 1 2 0 0 3 0 3 7. Saya terus mencemaskan kekurangan kekurangan saya. saya percaya akan 3 3 3 3 0 3 3 3 2 2 2 2 1 2 2 2 1 1 1 1 2 1 1 1 Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 39-34 (OPT) 33-27 (IST) 26-20 19-0 (REN) (PW) 3 0 0 2 1 1 1 2 2 0 3 3 . Saya tahu bahwa saya dapat menemukan solusi atas masalah-masalah yang sulit. Saya dapat membaca emosi orang lain dari bahasa tubuh mereka. 11. 4. Saya membantu orang lain menjaga harga dirinya dalam suatu situasi sulit. 12. 7. 8. 9. 2. Saya menyukai diri saya apa adanya. karena banyak orang yg ingkar janji. Ini menggambarkan saya dengan : B a i k C u k u p Sedikit Sekali Baik Tidak sama sekali 0 0 0 0 3 0 0 0 No. 5. Dibawah tekanan. 1. Ketika berhasil mengerjakan sesuatu. Saya melihat segi positif pada segala sesuatu. 8. beri nilai seberapa baik ini menggambar kan perilaku atau tujuan anda Kecerdasan Emosional (KE) NILAI-NILAI EQ DAN KEYAKINAN Skala 12 : Belas Kasihan Pikirkan tentang … bulan yang lalu Untuk tiap pernyataan di bawah. Saya percaya segala sesuatu biasanya membaik dengan sendirinya. Saya bertindak menurut etika dalam berurusan dengan orang lain. Saya tidak akan ragu meninggalkan kesibukan saya guna menolong orang yang kesulitan. beri nilai seberapa baik ini menggambar kan perilaku atau tujuan anda. meskipun mereka tidak membicarakannya. 2. Saya melihat tantangan sebagai peluang untuk belajar. sesuatu. Saya iri kepada orang yang lebih mampu daripada saya. 0 5 0 6. 3. saya sering merasa sesungguhnya bisa lebih baik. 1. 6. Ini menggambarkan saya dengan : B a i k C u k u p Sedikit Sekali Baik 3 2 1 Tidak sama sekali 0 3. 10. 3 3 3 2 2 2 1 1 1 0 4.

3. 11. 2. Pikirkan tentang … bulan yang lalu Untuk tiap pernyataan di bawah. Saya dapat melihat produk atau gambaran akhir. Rasanya saya tidak bisa berbuat banyak. Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 36-33 (OPT) 32-29 (IST) 28-21 20-0 (REN) (PW) Penilaian 30-26 (OPT) 25-21 (IST) 20-16 15-0 (REN) (PW) . saya jarang merubahnya. meskipun saat ini belum selesai. Saya menghormati teinan-teman saya. 3 3 0 3 0 0 2 2 1 2 1 1 1 1 2 1 2 2 0 6 0 7. beri nilai seberapa baik ini menggambar kan perilaku atau tujuan anda Ini menggambarkan saya dengan : B a i k C u k u p Sedikit Sekali Baik Tidak sama sekali 0 0 0 No. 5. 2. Orang-orang yang setara dengan saya di perusahaan saya mendapatkan yang lebih baik ( misal : kenaikan gaji. Firasat saya biasanya benar. 9.Modul Diklatpim Tingkat IV 109 110 Skala 15 : Radius Kepercayaan Kecerdasan Emosional (KE) Skala 14 : I n s t u i s i Pikirkan tentang … bulan yang lalu Untuk tiap pernyataan di bawah. Saya sangat berhati-hati mengenai siapa yang saya percayai. saya mengikuti kata hati saya. dsb) Orang-orang yang menjadi rekan kerja saya dapat dipercaya. Saya percaya dengan impian saya meskipun orang lain tidak dapat melihat atau memahami semua itu. No. Orang akan memanfaatkan saya kalau saya membiarkannya. 7. 4. beri nilai seberapa baik ini menggambar kan perilaku atau tujuan anda Ini menggambarkan saya dengan : B a i k C u k u p Sedikit Sekali Baik Tidak sama sekali 3 3 3 0 3 1. Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) 0 1 2 3 3 2 1 0 0 0 1 1 2 2 3 3 3 2 1 0 10. 0 5. 8. peluang. Ketika seseorang menyampaikan pandangan yg berbeda dari saya. Saya mengandalkan dorongan hati ketika membuat keputusan. 3 0 3 3 8. 3 3 3 3 3 2 2 2 2 2 1 1 1 1 1 1. 6. Saya dapat menggambarkan sasaransasaran saya di masa datang. promosi. Ketika dihadapkan dengan pilihan yang sulit. saya mencoba mengatasinya dengan rencana alternatif. Begitu telah membulatkan tekad. 9. 10. Kadang-kadang saya mendapatkan jawaban yang benar tanpa alasan yang jelas. Orang mengatakan bahwa saya dapat meramal. sedikit sekali informasi pribadi yang saya ungkapkan kepada mereka. Sedikit sekali dalam hidup ini yang adil atau layak. Saya mengerahkan perhatian bila ada sesuatu yang tidak benar bagi saya. Ketika suatu hal tidak beres. 3. Saya percaya sampai saya mempunyai alasan untuk tidak demikian. saya sulit menerimanya. Ketika bertemu dengan orang-orang baru. penghargaan. 0 0 0 3 0 1 1 1 2 1 2 2 2 1 2 0 4.

9. No. 5. Ini menggambarkan saya dengan : B a i k C u k u p Sedikit Sekali Baik Tidak sama sekali 0 3 3 3 3 No. 9. Saya mudah menyukai sesuatu. Saya berterus terang meskipun yang saya hadapi sulit. beri nilai seberapa baik ini menggambarkan perilaku atau tujuan anda pikiran atau perasaan anda tentang diri sendiri saat ini. 8. Saya tahu yang saya inginkan sesudah ini.Modul Diklatpim Tingkat IV 111 112 Skala 17 : I n t e g r i t a s Kecerdasan Emosional (KE) Skala 16 : Daya Pribadi Pikirkan tentang … bulan yang lalu Untuk tiap pernyataan di bawah. Saya bisa menerima suatu situasi meskipun tidak mempercayainya. 4. 3 0 3 3 3 0 0 3 0 2 1 2 2 2 1 1 2 1 1 2 1 1 1 2 2 1 2 6. Saya mempunyai kemampuan untuk mendapatkan yang saya inginkan. 4. Saya senang bertanggungjawab atas sesuatu. 6. Saya merasa tak ada gunanya menentang hierarki yang mapan di perusahaan saya. 13. 3 0 0 0 0 2 1 1 1 1 1 2 2 2 2 1. beri nilai seberapa baik ini menggambarkan perilaku atau tujuan anda pikiran atau perasaan anda tentang diri sendiri saat ini. saya mungkin menemukan bahwa pada dasarnya saya tidak bahagia. 5. 10. 2. 0 3 3 1 2 2 2 1 1 3 0 0 Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 39-34 (OPT) 33-29 (IST) 28-24 23-0 (REN) (PW) 39-34 (OPT) 33-29 (IST) 28-24 23-0 (REN) (PW) . Saya sulit menerima pujian. agar memperoleh kesempatan yang lebih baik. Pekerjaan saya adalah perpanjangan dari sistem nilai pribadi saya. Kalau saya merenungkan hidup saya. Ini menggambarkan saya dengan : B a i k C u k u p Sedikit Sekali Baik Tidak sama sekali 0 3 0 0 0 3 3 0 3 1. Pikirkan tentang … bulan yang lalu Untuk tiap pernyataan di bawah. saya akan pindah kerja. 3. Saya merasa dapat mengendalikan hidup saya. Nasib memainkan peranan yang penting dalam hidup saya. Saya merasa takut dan lepas kendali apabila segala sesuatu berubah dengan cepat. 7. Saya bersedia mengakui kesalahan yang telah saya perbuat. Kalau tidak bersemangat lagi dengan pekerjaan saya. Saya merasa seperti seorang penipu. 2. 12. Saya tidak pernah berbohong. Saya membutuhkan pengakuan dari orang lain untuk menjadikan karya saya terasa berharga. 3. Keadaan sudah diluar kendali saya. Saya telah mengerjakan sesuatu dalam pekerjaan saya yang bertentangan dengan keyakinan saya. 7. Saya dapat mmbuat apapun terjadi. 3 0 3 3 0 2 1 2 2 1 1 2 1 1 2 0 3 0 0 3 11. 8. Saya membesar-besarkan kemampuan saya.

2. 7. Gejala-gejala Perilaku Makan (hilang selera. Tidak mudah melupakan sesuatu/terus 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 2 2 2 2 2 2 2 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 cemas. 29. 16. Sulit memulai suatu kegiatan atau sulit menenangkan diri. 6. atau tukak lambung) Nyeri dada Sakit dan Nyeri yang sulit dijelaskan Nyeri kronis lain yang belum tersebut di atas. 13. Gejala-gejala Perilaku Sulit berkonsentrasi 24. 28. terus menerus. 12 13. 17. Bermain game video/komputer atau men- Skala 18 : Kesehatan Secara Umum Pikirkan tentang … bulan yang lalu Ini menggambarkan saya dengan : Tunjukkan berapa sering (jika pernah) Anda mengalami gejala. Tidak menyukai campur tangan orang lain 22. . Merasa menjadi korban atau dimanfaatkan oleh orang lain. Jumlah Skor 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 0-8 (OPT) 9-18 (IST) 19-31 (REN) 32-96 (PW) 11. menyalahkan. 10. Merasa kesepian. 12. 5. Sakit kepala karena tegang Migren Pilek atau gangguan pernapasan Masalah-masalah penut (kembung. 30. 25. 27.Tidak 1 x atau setiap set i a p hari 2x minggu Pernah gejala berikut. Sulit menetapkan hati atau membuat keputusan. 4. Perhatian mudah teralihkan. Menonton Televisi (lebih dari 2 jam sehari) 3 4 5 6 jelajah internet (lebih dari 2 jam sehari) 21. 18. Merasa letih atau kelebihan beban. 8. No. atau melecehkan orang lain. Merasa depresi. kesal atau putus asa. 1 1. Merasa kelebihan beban pekerjaan. Kecelakaan atau cidera 23. 26. Pikiran terasa kosong. 14 15. 19. sebulan 2 Gejala-gejala Fisik Nyeri Punggung Masalah Berat Badan (kekurangan atau kelebihan). 3. nyeri waktu BAB. 9. tidak sempat) Merokok Minum minuman beralkohol Minum obat penenang Minum aspirin atau penghilang rasa sakit lain Minum obat-obat lain Menarik diri dari hubungan dekat Mengkritik.Modul Diklatpim Tingkat IV 113 BAGIAN IV 114 Kecerdasan Emosional (KE) 1 2 3 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 4 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 5 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 6 3 3 3 3 3 3 3 3 0 3 3 3 3 PETA HASIL-HASIL EQ 20.

7. sehat dan bahagia. 2. 2. No. Saya telah menemukan pekerjaan yang bermakna. 3 2 1 0 3. 11. Hidup saya memenuhi kebutuhan saya yang paling dalam. 5. Saya telah mengerahkan sebagian besar 1. Saya mendapatkan lebih sedikit dari pada yang saya harapkan dalam hidup ini. agar betul betul bahagia. Saya merasakan kedamaian dan kesejahteraan di dalam hati. Saya menyayangi seseorang secara lebih Saya biasanya dapat menemukan orang Saya dapat membuat komitmen jangka Saya tahu bahwa saaya penting bagi Saya merasa mudah mengatakan kepada orang-orang bahwa saya peduli dengan mereka. 4. Saya menyukai diri saya sebagaimana adanya. 7. 1. Saya jujur kepada orang-orang yang akrab dengan saya dan mereka jujur kepada saya. 3 2 1 0 Saya puas sekali dengan kehidupan saya Saya merasa kuat. 6.Modul Diklatpim Tingkat IV 115 116 Skala 20 : Relationship Quotient Kecerdasan Emosional (KE) Skala 19 : Kualitas Hidup Cocokkan seberapa baik tiap Ini menggambarkan saya dengan : pernyataan berikut menggambarkan Tidak Cukup pikiran dan perasaan tentang diri B a i k sama B a i k Sedikit S e k a l i sekali sendiri saat ini 3 3 3 0 2 2 2 1 1 1 1 2 0 0 0 3 No. 9. 10. Bekerja bagi saya terasa menyenangkan. 4. 8. Cocokkan seberapa baik tiap Ini menggambarkan saya dengan : pernyataan berikut menggambarkan Tidak Cukup pikiran dan perasaan tentang diri B a i k Sedikit sama B a i k Sekali sekali sendiri saat ini Ada beberapa orang yang “berhubungan” dengan saya pada tingkat yang lebih dalam. 3 3 3 3 3 2 2 2 2 2 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0 Jumlah Skor 0 0 Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 21-20 (OPT) 19-17 (IST) 16-14 (REN) 13-0 (PW) Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 32-27 (OPT) 26-22 (IST) 21-17 16-0 (REN) (PW) . Saya berada dalam jalur yang mengantar saya menuju kepuasan. 3 0 3 3 3 3 3 2 1 2 2 2 2 2 1 2 1 1 1 1 1 0 3 0 0 0 5. Saya merasa perlu membuat banyak perubahan dalam hidup saya. 6. 3.

Saya merasa terkucil dan tidak dilibatkan dalam pekerjaan. 3. Terima Kasih atas tanggapan Anda 6. Jumlahkan hasil keempat kolom. sebanyak empat kolom. Cocokkan total skor dengan kolom penilaian dibawahnya. 2. Tuliskan setiap hasil penjumlahannya di kolom jumlah skor. dengan cara mencari total Skor Anda ada pada rentang angka berapa. . 1. Sesudah menyelesaikan pilihan tiap skala. 2. Catatan Penilaian : 3. jumlahkan nilai angka-angka yang telah anda lingkari di setiap kolom vertikal (dari atas ke bawah). 4. Saya mempunyai kesulitan dalam memenuhi komitmen atau menyelesaikan tugas. 7. Rekan-rekan kerja saya akan mengatakan bahwa saya memudahkan komunikasi yang baik diantara anggota kelompok. Langkah terkhir adalah memasukkan penilaian Anda ke Tabel Penilaian EQ Map. saya dilibatkan dalam pembuatan keputusan.Modul Diklatpim Tingkat IV 117 118 Kecerdasan Emosional (KE) Skala 21 : Kinerja Optimal Cocokkan seberapa baik tiap Ini menggambarkan saya dengan : pernyataan berikut menggambarkan Tidak Cukup pikiran dan perasaan tentang diri B a i k Sedikit sama B a i k Sekali sekali sendiri saat ini Saya puas dengan kinerja saya. 6. menciptakan kilasan potret pribadi tentang kekuatan-kekuatan dan kerentanan-kerentanan EQ Anda saat ini. Sulit bagi saya untuk mengerahkan perhatian pada tugas yang harus dikerjakan. dan tuliskan hasilnya di kolom Total Skor. Tabel ini secara visual akan memetakan kinerja pribadi Anda. tepat dibawahnya. 3 3 2 2 1 1 0 0 MENGHITUNG SKOR ANDA No. 5. Kinerja pekerjaan adalah sesuatu yang terus saya usahakan dapat menghasilkan yg terbaik. Dalam tim kerja saya. 1. 0 0 3 0 3 1 1 2 1 2 2 2 1 2 1 3 3 0 3 0 OPT IST = Optimal = Istimewa = Rentan = Perlu Waspada Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 21-20 (OPT) 19-17 (IST) 16-13 (REN) 12-0 (PW) REN PW 5. 4.

Inc. Beck. (1978). Robert C. Sumantri “Chandra Jiwa Indonesia Sebagai Dasar Pshichotherapie ” Stemberg. terjemahan T. Rahasia Sukses Membangun Kecerdasan Emosi dan Spiritual ESQ ( Emotional Spiritual Quotient). (1980). Adam I. Indrawijaya. Cooper. Gareth “Imaginization : The Art Of Creative Management. Self. Hardjoprakosa.Modul Diklatpim Tingkat IV 119 TABELPENILAIAN 120 Kecerdasan Emosional (KE) PERLU WASPADA DAFTAR PUSTAKA ZONA KINERJA SITUASI SAAT INI KETERAMPILAN KECAKAPAN NILAI DAN KEYAKINAN HASIL-HASIL ISTIMEWA OPTIMAL RENTAN TOTAL PERIS TEKA PERIS TIWA NAN TIWA DALA M HID UP RJAA Agustian. Jakarta: Gramedia. Emotional Intelligence. terjemahan Zaini Dahlan. Ary Ginanjar. (1997). Jakarta: PT. Patricia. Executive EQ: Kecerdasan Emosional Dalam Kepemimpinan dan Organisasi . & Sawaf. Kecerdasan Emosional. Jakarta: Arga. Brian “Maximum Achievement” 1 2 3 4 5 6 PEKE DALA N M HID UP KESA DARA N DIR I EMOS I E K S P R E S I KESADA RAN EM OSI E M O S I KECERD AS AN EMOSION AL KECERDAS ASAN EMOSIONAL THD ORA NG LAIN I N T E N S I O N A L I T A S K R E A T I V I T A S K E T A N G G U H A N HUBU NGAN ANTA R PRIB ADI KETIDA KPUAS AN KO NSTRU KTIF B E L A S K A S I H A N S U D U T I N P A N D A N G U I S 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 T I RADI US K EPE RCAY AAN D A Y A P R I B A D I I N T E G R I T A S KESEH ATAN SECAR A UM UM K U A L I T A S H I D U P RELA TIONS HIP Q UOT IENT K I N E R J A O P T I M A L . Hermaya. New Jersey: Prentice Hall.Will “The Human Element Productivity. terjemahan Alek Tri Kantjono.. theories and principles. EQ Ditempat Kerja. Perilaku Organisasi. Book 2 “Effective Domein. Bloom. Goleman. Morgan. Bandung: Sinar Baru. Jakarta. Amywan. Robert “Successful Inteligence: How Practical and Creative Intelligence Determines Success in Life” Buzanjony “ The Mindmap Book: Radiant Thinking the Major Evolution in Human Thought” Schutz. Daniel. (1998). Pustaka Delaprasta. (2001). (1998). Robert K. (1986). Patton. Motivation. Taxonomy of Education objectives. Benyamin S. Mengapa EQ lebih Penting Daripada IQ..Esteem and the Bottom Up Tracy. Gramedia.

101 Tahun 2000 tentang Pendidikan dan Pelatihan Jabatan Pegawai Negeri Sipil. .Modul Diklatpim Tingkat IV 121 122 Kecerdasan Emosional (KE) DAFTAR DOKUMEN Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful