Modul Diklatpim Tingkat IV

Kecerdasan Emosional (KE)

MODUL DIKLATPIM TINGKAT IV Hak Cipta © Pada : Lembaga Administrasi Negara Edisi Tahun 2008

Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia Jl. Veteran No. 10, Jakarta, 10110 Telp. (62 21) 3868201, Fax. (62 21) 3800188

Kecerdasan Emosional (Emotional Quotient) Jakarta - LAN - 2008 xxx hlm : 15 x 21 cm

ISBN : xxx-xxx-xxx-xxx-x
Lembaga Administrasi Negara – Republik Indonesia 2008

Modul Diklatpim Tingkat IV

Kecerdasan Emosional (KE)

dari aspek kurikulum yang meliputi rumusan kompetensi, mata Diklat dan strukturnya, metode dan skenario pembelajaran sampai pada pengadministrasian penyelenggaranya. Dengan proses standarisasi ini, maka kualitas penyelenggaraan dan alumni dapat lebih terjamin. LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA REPUBLIK INDONESIA Salah satu unsur penyelenggaraan Diklat Kepemimpinan Tingkat IV yang mengalami proses standarisasi adalah modul atau bahan ajar untuk para peserta (participants’ book). Disadari sejak modul-modul tersebut diterbitkan, lingkungan strategis khususnya kebijakan-kebijakan nasional pemerintah juga terus berkembang secara dinamis. Di samping itu, konsep dan teori yang mendasari substansi modul juga mengalami perkembangan. Kedua hal inilah yang menuntut diperlukannya penyempurnaan secara menyeluruh terhadap modul-modul Diklat Kepemimpinan Tingkat IV ini. Oleh karena itu, saya menyambut baik penerbitan modul-modul yang telah mengalami penyempurnaan ini, dan mengaharapkan agar peserta Diklat Kepemimpinan Tingkat IV dapat memanfaatkannya secara optimal, bahkan dapat menggali kedalaman substansinya di antara sesama peserta dan para Widyaiswara dalam berbagai kegiatan pembelajaran selama Diklat berlangsung. Kepada penulis dan seluruh anggota Tim yang telah berpartisipasi, kami haturkan terima kasih. Semoga modul hasil perbaikan ini dapat dipergunakan sebaik-baiknya. Jakarta, 14 Maret 2008 KEPALA LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA REPUBLIK INDONESIA

KATA PENGANTAR
Undang-undang Nomor 43 Tahun 1999 tentang Perubahan atas Undangundang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok-pokok Kepegawaian menegaskan bahwa dalam rangka usaha mencapai tujuan nasional, diperlukan Pegawai Negeri Sipil yang berkemampuan melaksanakan tugas secara profesional. Untuk mewujudkan profesionalisme PNS ini, mutlak diperlukan peningkatan kompetensi, khususnya kompetensi kepemimpinan bagi para pejabat dan calon pejabat Struktural Eselon IV baik di lingkungan pemerintah pusat maupun daerah. Sebagai pejabat struktural yang berada pada posisi paling depan atau ujung tombak, pejabat struktural eselon IV memainkan peran yang sangat penting karena bertanggung jawab dalam mensukseskan pelaksanaan kegiatankegiatan secara langsung, sehingga buah karyanya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Untuk mempercepat upaya peningkatan kompetensi tersebut, Lembaga Administrasi Negara (LAN) telah menetapkan kebijakan desentralisasi dalam penyelenggaraan Diklat Kepemimpinan Tingkat IV. Dengan kebijakan ini, jumlah penyelenggaraan Diklat dapat lebih ditingkatkan sehingga kebutuhan akan pejabat struktural eselon IV yang profesional dapat terpenuhi. Agar penyelenggaraan dan alumni tersebut menghasilkan kualitas yang sama, walaupun diselenggarakan dan diproses oleh Lembaga Diklat yang berbeda, maka LAN menerapkan kebijakan standarisasi program Diklat Kepemimpinan Tingkat IV. Proses standarisasi meliputi keseluruhan aspek penyelenggaraan Diklat, mulai

SUNARNO

ii

iii

Modul Diklatpim Tingkat IV

Kecerdasan Emosional (KE)

DAFTAR ISI Lembar Judul. .................................................................... Lembar Pengesahan ISBN. .................................................. Kata Pengantar. .................................................................... Daftar Isi. ...............................................................................

iv

v

Modul Diklatpim Tingkat IV Kecerdasan Emosional (KE) .

peranan kecerdasan emosional. ciri-ciri/gaya kecerdasan emosional yang baik. istilah EQ telah diterima oleh umum menjadi kependekan dari “Emotional Quotient’ yang setara dengan Intelligence Quotient (IQ).kan 80 persen lainnya adalah berasal dari faktor lain termasuk kecerdasan emosional yang menjadi fokus kajian ini. Berkenaan dengan penelitian yang baru dan sangat berarti ini jelaslah bahwa IQ saja belum merupakan faktor yang dapat membuat seseorang menjadi berhasil. dan pengendaliannya dalam lingkungan tugas sebagai pimpinan Administrasi. namun paduan KE/ EQ serta AQ/ B. strategi kecerdasan emosional. sedang. perbedaan kecerdasan intelegensi. Berdasarkan pada penelitian perilaku yang sangat luas. Latar Belakang Dalam beberapa tahun belakangan ini. dan bahwa sebenarnya kita memiliki dua macam pikiran yakni satu yang berfikir dan lainnya yang merasakan. Dr. Studi-studi lain dari berbagai disiplin seperti misalnya PsychoNeurologi maupun Neuro-Psikiatri juga menunjukkan bahwa seorang eksekutif atau profesional yang secara tehnik unggul dan memiliki KE/EQ tinggi adalah orang yang mampu mengatasi konflik. lebih cekatan dan lebih cepat dibandingkan dengan orang lain. Daniel Goleman telah menunjukkan peranan yang sangat berarti yang dimainkan emosi dalam kehidupan mental kita. 1 . Hasil Belajar Setelah membaca modul Kecerdasan Emosional ini peserta memiliki pemahaman tentang strategi kecerdasan emosional dan pengendalian dalam lingkungan tugas dengan sebaik-baiknya untuk menghasilkan kinerja kepemimpian Administrasi Publik yang produktif dan efektif. pengenalan tingkat kecerdasan emosional pribadi. kesenjangan yang perlu diisi. konsensus dan konflik. Peserta mampu memahami dan menjelaskan serta mengeksplorer berbagai konsep kecerdasan. A.Modul Diklatpim Tingkat IV 2 Kecerdasan Emosional (KE) BAB I PENDAHULUAN Adversity Qoutients dan IQ lah yang dikonstruksikan secara menyeluruh sebagai suatu Gestalten yang dapat meraih keberhasilan ditempat kerja dalam situasi perubahan yang terjadi dengan cepat dan dinamis yang sarat dengan kompleksitas yang dinamis seperti yang kita alami sekarang ini. D. dampak kepribadian terhadap tingkat kecerdasan emosional. Indikator Hasil Belajar Indikator-indikator hasil belajar adalah : 1. mereka pada umumnya sepakat bahwa IQ hanya mendukung sekitar 20 persen faktor-faktor yang menentukan suatu keberhasilan. C. Menurut penelitian para ahli psikologi. tipe-tipe kecerdasan emosional. melihat hubungan tersembunyi (subtle) yang menjanjikan peluang. Deskripsi Singkat Mata pendidikan dan pelatihan ini menjelaskan pengertian dan fungsi kecerdasan emosional.

3. Tanya jawab/pembahasan dalam kelas untuk merefleksikan kembali bahan-bahan bacaan yang ada dalam modul ini yang memerlukan klarifikasi dari fasilitator. 9. 8. keterampilan serta sikap baru yang akan dimanfaatkan untuk pembentukan sikap. 5. pengetahuan serta keterampilan baru ditempat kerja guna peningkatan kinerja instansinya. Strategi kecerdasan emosional dalam lingkup kerja dalam aparatur pemerintahan. Ceramah selama + 20-30 menit untuk menghubungkan mata latihan KE/EQ dengan mata latihan lain khususnya pelatihan Kepemimpinan dialam Terbuka/pelatihan outbound yang biasanya diberikan pada minggu pertama sebagai pembekalan awal bagi peserta. 6. 7. E. Ciri-ciri/gaya kecerdasan emosional yang baik . Perbedaan kecerdasan emosional dengan kecerdasan intelegensi. hasil belajar dan indikator hasil belajar maupun setelah selesainya pembelajaran modul pelatihan ini pencapaiannya sesuai dengan prinsip-prinsip teori Psikologi Gestalt terkait dengan berbagai kegiatan mata pelatihan lain secara terintegrasi. Penugasan/latihan. 5. . Pengisian bahan latihan/kuesioner oleh peserta ± 20-30 menit dan kemudian diproses. Manfaat Berbekal hasil belajar pada modul Kecerdasan Emosional peserta diharapkan akan memperoleh pengetahuan. Peserta mampu memahami dan menjelaskan serta menggali dan mengembangkan aspek kecerdasan emosional yang dimiliki. Metodologi / Proses Untuk mencapai hasil belajar maupun indikator hasil belajar seperti dikemukakan pada bagian C dan D tersebut dimuka maka disarankan langkah-langkah kegiatan pembelajaran sbb: 1. Dengan demikian. Dampak kepribadian terhadap kecerdasan emosional. F. Tingkat kecerdasan emosional pribadi. Materi Pokok Materi Pokok yang dibahas dalam modul Kecerdasan Emosional ini adalah : 1. 2. Peranan kecerdasan emosional. G. Tugas fasilitator adalah menghubungkan berbagai kejadian/event belajar tersebut secara sistemik dan holistik sehingga berbagai kegiatan tersebut memiliki makna yang mendalam bagi peserta Diklat Pim IV. 4. Peserta mampu memahami. Strategi kecerdasan emosional dalam aspek konsensus dan konflik. 2. 4. Pengertian dan fungsi kecerdasan emosional.Modul Diklatpim Tingkat IV 3 4 Kecerdasan Emosional (KE) 2. menjelaskan dan menerapkan nilainilai kecerdasan emosional ditempat kerja. 3. Evaluasi dan pembulatan oleh fasilitator. Tipe-tipe kecerdasan emosional. 3.

tetapi juga dalam kehidupan kita sehari-hari karena telah memisahkan emosi dari intelek. manfaat. organisasi yang paling dinamis dan menguntungkan serta kehidupan yang sukses dan memuaskan. Dengan berusaha memahami KE/EQ yang merupakan bagian dari mental model maka akan dimungkin diambil keputuan manajerial yang lebih tepat. perbedaan dengan kecerdasan lainnya serta pengembangan dalam kehidupan A. peserta diharapkan mampu memahami pengertian dan fungsi kecerdasan emosional yang meliputi konsepsi dasar. bukan IQ atau kecerdasan otak semata-mata yang merupakan pendukung banyak dari keputusan yang paling baik. Program pelatihan yang mengarahkan perhatian untuk membangun ketrampilan profesional adalah yang paling popular dewasa ini. Hal ini bukan hanya kita ketahui secara intuisi bahwa itu tidak benar sepenuhnya. Konsepsi Dasar Kita telah membayar sangat mahal tidak hanya dalam organisasi. Setelah membaca Bab ini. Secara hipotetis dapat dikatakan bahwa semakin banyak informasi yang kita miliki.Modul Diklatpim Tingkat IV 6 Kecerdasan Emosional (KE) BAB II KONSEPSI DASAR KECERDASAN EMOSIONAL Administrasi Publik yang melakukan tugas-tugas administratif secara profesional mengembangkan ketrampilan yang terfokus dan berteknik tinggi (high tech) seperti diungkapkan oleh John Naisbitt. Bagi kita sebagai eksekutif pemerintahan yang menganut pandangan ilmiah kognitif bahwa pikiran adalah tentang penyimpanan dan pengolahan informasi menjadi fakta. Diyakini secara luas dengan masih mendasarkan pada teori Gestalt bahwa keberhasilan/sukses secara perorangan didasarkan atas kemampuan menggunakan IQ untuk memahami dan mensintesakan banyak data dan bahwa emosi mempunyai fungsi nyata. semakin unggul kita terhadap pesaing. Diasumsikan bahwa ini juga berakibat meningkatkan produktivitas/kinerja organisasi secara keseluruhan. Tetapi ilmu pengetahuan juga membuktikan setiap hari bahwa kecerdasan emosionallah. Jadi untuk meningkatkan daya saing kita seharusnya kita dituntut untuk mampu mengelola informasi yang kita miliki lebih baik lagi Tetapi seperti diungkap oleh tokoh kecerdasan buatan/ Artificial Intellegence dan pemenang Nobel untuk bidang ekonomi dan juga seorang Psikolog pemenang Nobel Hebert Simon kemampuan manusia untuk mengolah informasi ini terbatas. Banyak organisasi pemerintah maupun organisasi swasta maupun organissi masyarakat berusaha sekuat tenaga mendapatkan kemampuan intelektual pegawai untuk meningkatkan kekuatan mereka untuk mengolah informasi secara kontekstual. Pengertian dan Fungsi Kecerdasan Emosional 1. akan kesulitan memahami pengertian bahwa kita memiliki pikiran lain yang merasakan dan lebih kuat dari pada IQ untuk menjadikan kita efektif atau tidak sebagai seorang pemimpin 5 .

Emosi sudah sejak lama dianggap memiliki kedalaman dan kekuatan sehingga dalam bahasa Latin. atau memanipulasi seseorang. Kepala Bidang Neurologi di University of Iowa College of Medicine. Perasaan memiliki keunggulan yang meliputi kehidupan mental kita. dan bilamana dikelola dengan tepat dapat memberikan kita sumber kebijakan intuitif. . Mungkin lebih sedikit puitis. tetapi emosi berlaku sebagai sumber energi. perasaan memberi kita informasi penting dan berpotensi menguntungkan setiap saat bilamana dipergunakan secara arif. Damasio.” baik secara metafora maupun harafiah. psikolog dari Unersitas Yale Robert Stemberg. KE/EQ bukanlah tentang trik-trik penjualan atau cara menata ruangan. Kata “emosi” bisa secara sederhana didefinisikan sebagai menerapkan “gerakan. sampai kita menemukan bahwa sesuatu itu adalah diri kita sendiri. Dan bila kita membiarkannya berkuasa. menyatakan. KE/EQ bukanlah tentang memakai topeng kemunafikan atau penggunaan psikologi untuk mengendalikan. mengeksploitasi. “Sesuatu yang kita sembunyikan membuat kita lemah. mengubahnya dari apa yang kita pikirkan menjadi apa yang kita jalani dalam hidup seperti sekarang ini. “Bila IQ yang berkuasa. Apa yang mereka tinggalkan dibelakang adalah “sesuatu” yang Frost katakan: Hati. untuk mengeluarkan perasaan. Kecerdasan emosionallah yang memotivasi kita untuk mencari manfaat dan potensi unik yang kita miliki. emosi bukanlah sesuatu construct/konstruksi pemikiran yang bersifat positif atau negatif.” Setiap hari tak terbilang jumlahnya manajer dan profesional yang cemerlang dan efisien menunjukkan kebolehan mereka sebelum diterima bekerja dan ini memerlukan pengorbanan manusiawi dan finansial secara langsung maupun tak langsung dari kita semua.” Kecerdasan emosional bukanlah muncul dari pemikiran intelek yang jernih. Ada sekumpulan sistem didalam fungsi otak yang ditujukan untuk proses pemikiran yang berorientasi membuat tujuan yang kita sebut penalaran. kita telah memilih penguasa yang buruk. Sekumpulan sistem anatomi dan fisiologi otak yang sama ini juga terlibat dalam emosi atau perasaan yang menjadi fokus utama dari modul pelatihan ini. pembuatan keputusan/penalaran dan emosi/perasaan memiliki titik potong di dalam bekerjanya fungsi-fungsi otak. ahli dalam bidang Succesful Intelligence. misalnya. Perasaan memiliki pengaruh yang sangat luas”. Robert Frost penyair Amerika menulis. Pada kenyataannya. Perasaan ikut memutuskan bagaimana bagian otak lainnya dan kognisi melangsungkan fungsinya. autentisitas. Antonio R.Modul Diklatpim Tingkat IV 7 8 Kecerdasan Emosional (KE) Masyarakat pendidikan mendukung banyak organisasi untuk menanamkan filsafat intelektual sebagai kekuatan pendorong dibalik keberhasilan dalam hidup. dan mengaktifkan aspirasi dan nilai-nilai kita yang paling dalam. dan untuk menyeleksi respon yang kita sebut pembuatan keputusan”. mengatakan : “Kenyataannya. ini karena kita yang membiarkannya berbuat demikian. tetapi dari pekerjaan hati nurani manusia. dan semangat manusia yang paling kuat. “emosi” dijelaskan sebagai motus anima yang arti harfiahnya “jiwa yang menggerakkan kita.” Berlawanan dengan kebanyakan pemikiran konvensional kita semua.

memahami. terutama mereka yang telah membentuk pengertian kita mengenai kepemimpinan dan manajemen seperti yang kita praktekkan sekarang ini. Pikirkan juga tulisan Gary Hamel dan Michael Hammer. pertu dibahas lebih dulu apa yang disebut dengan emosi. dan secara efektif menerapkan daya dan kepekaan emosi sebagai sumber energi. Emosi berasal dari bahasa latin movere yang berarti menggerakan. Manfaat Mempelajari Emosi Sebelum berbincang tentang kecerdasan emosi tentunya. termasuk Russel Ackkof. Dan berbagai penelitian mengindikasikan bukan hanya kecepatan proses ini tetapi kemungkinan jawaban yang baik atau lebih baik yang akan ditemukan oleh orang yang menggunakannya daripada mereka yang semata-mata bergantung pada intelek semata-mata. bukan analisis. Peter Senge Abraham Zaleznik. dan pengaruh yang manusiawi. sebagaimana halnya mereka tidak akan mampu memilih berjalan dengan sebelah kaki atau melihat dengan sebelah mata. bukan berjam-jam. Definisi lengkapnya secara opersional sebagai berikut: “Kecerdasan emosional adalah kemampuan merasakan. informasi. kita mencari mata rantai manajemen yang hilang. Kecerdasan emosional maupun kecerdasan spiritual sekalipun menuntut kita untuk belajar mengakui dan menghargai perasaan pada diri kita dan perasaan orang lain dan untuk menanggapinya dengan cepat tepat. Berbagai penelitian inipun masih harus kita rangkaian secara sistemik dengan pandangan yang sistemik dan holistik seperti yang telah diletakkan oleh pandangan Psikologi Gestalt seperti dirintis oleh penelitian Kohler sebelumnya. dan malah bisa menyelamatkan diri kita atau organisasi dari kehancuran. . beberapa dari pemikir kepemimpinan kita yang paling baik telah menyarankan kita untuk mengikutsertakan emosi pada diri kita sendiri dan dalam memahami orang lain. dan Henry Mintzberg. direktur “Organizational Learning Center” di MIT. koneksi. atau antara pikiran dan hati. Peter Senge. Pakar-pakar ilmu bisnis ini. memberikan panduan nurani bagi hidup dan karir. Sehingga dalam berbagai kajian pardigma pembelajaran terutama disiplin “Personal Mastery” dihubungkan dengan kemampuan spiritual dan ilahiah seseorang.” Selama satu dekade sekarang. dari antara banyak yang lain.” Ketika kita menggunakan bukan hanya otak analitis yang terletak dibagian otak sebelah kiri kita tapi juga emosi dan intuisi. artikel di Harvard Bussines Review 1976 bahwa pada intuisilah. menuntun kita kemungkinan yang tak terduga. menerapkan prinsip-prinsip dengan efektif informasi dan energi emosi dalam kehidupan dan pekerjaan sehari-hari yang semakin kompleks. mengingatkan mereka yang hanya bergantung pada intelek: “Orang dengan penguasaan diri yang sangat tinggi tidak mampu lagi memilih antara nalar dan intuisi. menjalin hubungan yang saling mempercayai.Modul Diklatpim Tingkat IV 9 10 Kecerdasan Emosional (KE) Umpan balik/feedback inilah yang berasal dari hati. Chris Argyis. Tentu saja tidak cukup hanya memiliki perasaan. bukan kepala yang menyalakan kreatifitas membuat kita jujur terhadap diri kita. Kita akan mampu melirik dalam seketika ratusan pilihan atau skenario yang mungkin untuk menghasilkan pemecahan terbaik dalam waktu hanya beberapa detik. yang pertama kali menyarankan dalam 2. indra dan kecerdasan emosional yang berlokasi dalam otak sebelah kanan yang fungsinya lebih integratif.

: Pedih. dr. setiap keadaan mental yang hebat dan meluap-luap. Sedangkan menurut Oxford English Dictionary yang dimaksud dengan emosi adalah “setiap kegiatan atau pengolahan pikiran. keper-cayaan. : Rasa malu. aib. terhibur. benci. menyiratkan bahwa kecenderungan bertindak merupakan hal mutlak dalam emosi. : Hina. takjub. Namun demikian kata emosi mengalami perspektif perubahan sebagai berikut: b. persahabatan. kenikmatan indrawi. Aspek struktural kejiwaan manusia yang digolongkan sebagai perasaan. kebaikan hati. bahagia. mengasihani diri. Saudara dengan menggunakan bahan jurnal belajar selama mengikuti Kepemimpinan dialam Terbuka/pelatihan Outbond dapat menambahkan lagi daftar emosi yang berkecamuk di hati Saudara sebagai bahan latihan untuk menghubungkan dengan pelatihan yang lalu. kebencian. malu hati. : Penerimaan. khawatir. halaman 411-412) . depresi berat. jengkel. : Ngeri. hina. ditambah awalan-e untuk memberi arti “bergerak menjauh”. tidak tenang. waspada. mengamuk. cemas. tindak kekerasan. ringan. muak. Salah seorang pakar dalam llmu Psikiatri Prof. suram. melan-kolis. jijik. nafsu. takut. Laumawah).Modul Diklatpim Tingkat IV 11 12 Kecerdasan Emosional (KE) bergerak. kecut dan panik. Beberapa ahli mengelompokan emosi kedalam beberapa golongan yaitu: a. Kesedihan c. Rasa takut d. berang. perasaan. Amarah : Beringas. sedih. rasa dekat. Kenikmatan e. tidak suka. sesak. Terkejut g. Dan bentuk bentuk neurosa ini banyak menimbulkan gangguan dalam aspek perilaku manusia didalam kerja sehingga menjadi tema dari hari Kesehatan Jiwa Nasional tahun 2001 ini. Jengkel h. puas. Bangga. kesepian. benci. Amarah. was-was. ditolak.kecerdasan dan nafsu-nafsu masing-masing berjuang dan bekerja sendiri tersebut merupakan aspek materiil yang berbeda dengan aspek yang immateriil. bermusuhan. senang. Bila tidak disadari bagaiamana berfungsinya aspek-aspek emosi tersebut secara holistik dalam kehidupan manusia akan menimbulkan suatu konflik kejiwaan yang dalam Psikitari atau Psikologi Abnormal disebut sebagai gangguan neurosa. Cinta f. Sufiah. terpana. mual. Daniel Goleman. Sumantri Hardjoprakosa almarhum dalam salah satu desertasinya dibidang Psikiatri yang mempertahankan desertasi tersebut di negeri Belanda pada tahun 1955 beliau menyebutnya dengan istilah “roso-pangroso” yang dibedakannya secara tegas dengan konsep “Angen-angen” yang sifatnya kognitif dan nafsu-nafsu yang sifatnya konatif ( Mutmainah. kasmaran. tersinggung. rasa pahit. hancur lebur dan sebagainya. Dan disamping itu dalam struktur jiwa manusia dikonstruksikan ada aspek immateriil dan aspek spriritual llahiah. mabuk kepayang. marah besar. hormat. kesal hati. gugup. putus asa. : Senang. kesal hati. muran. Malu (Emotional Intellegence. gembira. : Terkesiap. terganggu. mau muntah.

penalaran menjadi tak memiliki prinsip atau kekuatan”. PT. keuletan dan kredibilitas serta untuk modal sosial.nilai etika Menyediakan informasi dan umpan balik yang vital Memacu kreativitas dan motivasi serta Inovasi Mendatangkan pengaruh tanpa otoritas Memicu pelaksanaan pekerjaan Namun demikian kata emosi mengalami perspektif makna yang berubah yang semula memiliki makna konsensional menjadi sesuatu yang memiliki makna penting untuk meningakatkan kinerja (high-performance). . Ph. Misalnya kepercayaan integritas. Emosi juga berfungsi untuk membangkitkan intuisi dan rasa ingin tahu yang akan membantu mengatisipasi masa depan yang tidak menentu dan merencanakan tindakan-tindakan. Beberapa contoh perubahan perspektif tersebut adalah: Apakah peranan emosi dalam tugas-tugas kita sehari-hari? Emosi penting sebagai “energi pengaktif untuk nilai-nilai etika protest. Jakarta. D. Cooper. keputusan penting dan memungkinkan untuk melakukan hal-hal tersebut dengan cara yang istimewa dalam waktu yang singkat. University of Texas mengatakan bahwa “tanpa bimbingan emosi. Kecerdasan Emosional dalam Kepemimpinan dan organisasi. yang berupa kemampuan membangun dan mempertahankan hubungan-hubungan profesional yang menguntungkan dan didasarkan pada saling percaya. KONVENSIONAL Lambang kelemahan Tidak boleh ada dalam bisnis Harus dihindari Membingungkan Hams dipisahkan Menghindari orang yang emosional Hanya pikiran yang diperhatikan Menggunakan Kata-kata tanpa emosional Mengganggu penilaian yang baik Mengalihkan perhatian kita Tanda kerentaan Menghalangi atau memperlambat penalaran Menghalangi mekanisme kontrol Memperlemah sikap-sikap yang sudah baku Menghambat aliran data obyektif Merumitkan perencanaan manajemen Mengurangi otoritas Memperlambat pelaksanaan pekerjaan KINERJA TINGGI HIGH PERFORMANCE Lambang kekuatan Penting dalam bisnis Emosi memicu semangat belajar Memperjelas Harus dipadukan Mencari orang yang emosional Emosi harus didengar Menggunakan kata-kata emosi Penting untuk penilaian yang baik Memotivasi kita Membuat kita nyata-nyata hidup Mendorong atau mempercepat penalaran Membangun kepercayaan Mengaktifkan nilai.Modul Diklatpim Tingkat IV 13 14 Kecerdasan Emosional (KE) Emosi Makna Konvensional vs Makna Kinerja Tinggi/High Performance*). empati. dan Ayman Sawaf. Gramedia. KE/EQ yang diarahkan secara konstruktif akan meningkatkan kinerja intelektual. *) SUMBER: Executive EQ. Rober C. Profesor filsafat.. Robert K. KE/EQ juga berperan membantu IQ manakala kita perlu memecahkan masalah-masalah penting. Solomon. 1997.

termasuk penggunaan perasaan. Dalam banyak kasus. Namun. adaptif. penalaran reduksionistik. Voltaire menunjukan bahwa bagi bangsa Romawi kuno. Kita berusaha menggunakan kecerdasan tak aktif ini untuk mendandani diri sendiri menjadi mahasiswa-mahasiswa yang sempurna dan profesionalprofesional yang tidak pernah menyimpang dari buku. IQ yang relative Permanen Dalam seratus tahun terakhir ini. pengacara makin laku. ini bukan hal yang paling penting dan ini tidaklah cukup. Bukan orang-orang yang nyata melainkan orang-orang yang tampak sempurna. Sosok seperti itulah yang kita agung-agungkan. kecerdasan spiritual. hati. kita telah menyaksikan memuncaknya kecerdasan akademik dan rasionalitas teknik. saling percaya berkurang. Seperti kecerdasan musik. Sebuah kurikulum disusun berdasarkan gramatika. analisis berdasar-kan rumus. Atau semangat kreatif kita sebagai PNS telah menyusut melihat perubahan sosial yang mendasar disekitar kita. Dari kenyataan seperti ini diakui bahwa memang benar bisnis ada hubungannya dengan kekuatan fungsi otak. Dan ternyata yang kita temukan. Perbedaan Kecerdasan Emosional dengan Kecerdasan Intelegensi 1. lebih dari 90 persen keberhasilan mungkin berhubungan dengan bentuk-bentuk kecerdasan lain yang sekarang sedang ditemukan. dan gaya bicara terpelajar. Sosok demikianlah yang kita anggap sebagai model. kecerdasan fisik dsb yang sedang diteliti oleh Psikolog Howard Gardner dari Harvard University. atau kreatif dan generatif. aritmatika. Bersamaan dengan ituT banyak di antara kita sebagai PNS merasa bekerja berlebihan tetapi tidak cukup dihargai dengan sistem yang ada. kita seperti kehilangan kesadaran tentang arah dan tujuan kita dalam pendirian kita sebagai pelayan mayarakat. . Dengan kata lain. dengan sendirinya. kebencian meluas. dan intuisi secara penuh. begitu pula sebaliknya. Banyak orang-orang yang berhasil dalam bisnis dan pemerintahan seperti misalanya Sir Winston Churchill dan tidak memiliki catatan/track record akademik yang cemerlang selama dalam kehidupan akademik. Pikirkan yang berikut ini: Di sekitar kita. hubungan antar manusia makin renggang. Kita semua tahu ada orang yang kaya dengan pikiran yang sehat dan kreativitas tetapi dikenal tidak berprestasi baik dalam uji-uji akademik. Pendidikan dan pelatihan modern telah dibangun di atas sikap mental berdasarkan logika dan analisis. dengan IQ dan prestasi tinggi. kendati ada revolusi informasi dan dengan penduduk berpendidikan tinggi yang banyaknya belum pernah tertandingi sepanjang sejarah. Ini semua mengingatkan bahwa kecerdasan di sekolah yang diperoleh secara akademik bukan segala-galanya. sensus communis (common sense) tidak hanya berarti akal sehat tetapi juga kemanusiaan dan kepekaan. dan politik demokrasi telah berubah menjadi semacam panggung sandiwara yang diresmikan. Bukan orang-orang yang praktis. Atau kita tidak lagi dapat menemukan makna yang sesungguhnya dalam kebanyakan kegiatan yang kita kerjakan dalam membangun masa depan kita. Ada faktor perilaku lain yang sifatnya non-akademi yang perlu dipertimbangkaan dalam hidup agar menjadi lebih seimbang. Kita semua tahu dari pengalaman selama ini tentang orangorang yang berhasil di sekolah tetapi kemudian gagal dalam hidup.Modul Diklatpim Tingkat IV 15 16 Kecerdasan Emosional (KE) B. banyak diantara kita tidak tahu tentang penemuan bahwa IQ mungkin berhubungah dengan hanya 4 persen dari keberhasilan di dunia nyata. sinisme meningkat. dan memorisasi otomatis atas sekumpulan fakta mutakhir.

Kecerdasan Emosional (KE) Akan tetapi untuk berpikir dengan baik. Lewis Mumford. Proses memberadanya manusia dalam keseluruhan proses pembangunan manusia secara utuh seperti ini yang sedang mengalami perubahan secara mendasar dalam era reformasi sekarang ini. lebih banyak daripada yang umumnya kita perhitungkan. ke mana kita harus berpaling dalam situasi ketidak pastian seperti ini? Salah satunya adalah mencermati perkembangan dimensi kecerdasan emosional dalam konteks perkembangan falsafah agama dan peradaban yang sedang berkembang di Indonesia dan dunia saat ini. kita harus belajar untuk bersaing dan bekerjasama dengan memanfaatkan setiap aspek kecerdasan kita. Meskipun zaman yang baru berlalu lebih banyak didominasi oleh IQ dan kefokus pada penggunaan model matematis yang memperlakukan segala sesuatu seolah sebagai benda mati dapat dianalisis. kita mempunyai banyak sekali kemampuan potensil yang belum kita gali. saya diajari bahwa. tidak hanya dengan yang bersumber di kepala yang berada disebelah kiri. Bertahun-tahun kemudian. generatif dan interaktif. seperti yang ditegaskan oleh psikolog dari Universitas Yale. ada tanda-tanda bahwa model yang baru muncul untuk berorganisasi akan lebih didasarkan pada prinsip-prinsip KE/EQ dan sistem biologis-psikologi dan sosio kultural. seorang dewasa hanya menggunakan 10 persen kecerdasannya selama ia hidup. Robert Stenberg. Sejalan dengan itu. Rag Raven dan Prof. namun IQ bukanlah yang terpenting. belajar. orang-orang yang berbakat dan produktif kerap dirugikan oleh kesenjangankesenjangan dalam kecerdasan emosional baik dalam diri mereka sendiri. Coba anda renungkan pernyataan terakhir ini.000 dari potensi kecerdasannya (dalam koneks IQ) selama hidup. Ketika seorang penulis belajar di perguruan tinggi pasca sarjana dalam bidang sains. penulis tersebut mengetahui bahwa perkiraan para ilmuwan ini telah diperbaiki rata-rata. tumbuh. model belajar tersebut akan memperlakukan orang. maka berdasarkan bukti-bukti yang makin banyak dipenghujung abad 21 yang lebih banyak berperan adalah KE/EQ dan bentuk-bentuk kecerdasan praktis serta kreatif yang terkait dengan “action Science” dan “Actionable Learning” yang dikembangkan oleh Prof. tepat dan untuk keberlanjutan keberhasilan yang seimbang. Pengembangan KE/ EQ adalah usaha seumur hidup Kita mengenal istilah belajar seumur hidup’ “Long life learning” yang dilancarkan oleh Unesco beberapa dekade yang lampau yang masih relevan untuk dilanjutkan sampai kini. Pendek kata. rata-rata. Tiap orang dan organisasi yang sukses di seluruh dunia telah menyadari banyaknya dimensi praktis dan kreatif pada kecerdasan yang berada di luar kawasan IQ. Di banyak tempat kerja dilingkungan PNS. Dan. Jika kekuatan yang mendorong perkembangan kecerdasan dalam dunia usaha pada abad 20 adalah IQ. Di samping itu. seorang dewasa mungkin menggunakan dengan sungguh-sungguh hanya 1/10. yayasan dan organisasi sebagai sesuatu yang unik dan hidup. membangkitkan inspirasi. . melakukan sinergi dan bertransformasi sebagai suatu proses yang memberada (being ). kreatif.” Jadi. atasan-atasan mereka serta pada orang-orang lain disekitar mereka ini tercermin dalam berbagai kebijaksanaan dimasa lalu yang sifatnya represif. dan memiliki kemampuan bawaan untuk berubah. Kita tidak boleh menyingkirkan fakta bahwa hal-hal yang paling penting dalam hidup bukanlah kecerdasan tak aktif. “Orang masih menghitung IQ.Modul Diklatpim Tingkat IV 17 18 2. pasar. bukti neurologis terakhir seperti berbagai penelitian Neuro Languange Programming (NLP) seperti diungkapkan Dilts menunjukkan bahwa emosi adalah “bahan bakar” yang tidak tergantikan bagi otak agar mampu melakukan penalaran yang tinggi.

Ciri orang gagal selalu berhenti pada saat ia mengalami hambatan dan kesulitan. Tipe-tipe Kecerdasan Emosional Stoltz dengan dasar teorinya tentang “ Adversity Qoutient ” membedakan manusia dalam memecahkan persolan yang dihadapi kedalam tipe Quiter.Modul Diklatpim Tingkat IV 19 Kecerdasan Emosional (KE) Pengembangan KE/EQ sangat berbeda dengan IQ yang umumnya hampir tidak berubah selama kita hidup KE/EQ dapat dipelajari kapan saja. Kemampuan untuk menanggapi secara tepat atas situasi baru dalam kehidupan pekerjaan sehari-hari yang komplek merupakan wujud keberhasilan dalam mengimplementasikan kecerdasan emosional. semakin sering gagal maka makin sering digosok dan akan makin bersinar batu intan tersebut. kegagalan adalah sebuah keberhasilan yang tertunda. Tak ada orang sukses tanpa mengalami kegagalan dan perjuangan. dan akan 20 D. Rangkuman ¾ Kecerdasan emosional yang merupakan salah satu bagian dari kecerdasan-kecerdasan lainnya membuat kita untuk belajar mengakui dan menghargai perasaan pada diri kita dan perasaan orang lain. BAB III MEMBANGUN KEMBALI DINDING DALAM DIRI C. tidak peduli orang yang tidak peka. peserta diharapkan mampu memahami tipe-tipe kecrdasan emosional. pemarah. kikuk. menghancurkan kesombongan. ¾ . metode dan tujuan yang lebih jelas. peranan kecerdasan emosional serta ciri/gaya emosional A. sedangkan ciri orang sukses tidak akan berhenti pada saat ia belum berhasil. Kegagalan akan menghapus kebiasaan buruk. Kegagalan juga dapat diumpamakan sebagai sebuah batu intan yang belum digosok.000 kali sebelum berhasil membuat lampu pijar. Thomas Edison mengalami kegagalan 10. Sedangkan Rasulullah pun mengalami serta melalui berbagai masalah yang sangat berat sebelum Islam mendunia. Bagi orang yang sukses. Kegagalan harus diterima sebagai sebuah upaya pembelajaran yang membuat anda menemukan sebuah pemikiran. Climber. Latihan Identifikasi dan kenali emosi Anda pada setiap kegiatan yang Anda temui di tempat kerja. Setelah membaca Bab ini. sehingga menciptakan sikap rendah hati. atau sulit bergaul dengan orang lain. Lakukan pengelompokkan atas emosi yang anda miliki kedalam golongan emosi yang Anda ketahui. Camper. dengan motivasi dan usaha yang benar kita dapat mempelajari dan menguasai kecakapan emosi. penyempurnaan. pemalu.

Integritas Kepemimpinan Aspek integritas kepribadian ini selalu menjadi aspek yang paling kritis dalam pengembangan kemampuan kepemimpinan. bekerja dengan visi. Tidak takut penilaian. yaitu: ¾ Kegagalan proses disebabkan karena ilmu pengetahuan kita terbatas. tidak akan mengalami hal itu. Stolz. membuat sesuatu terjadi.Modul Diklatpim Tingkat IV 21 22 Kecerdasan Emosional (KE) meningkatkan kecerdasan emosi anda melalui sikap terbuka dan persistent (keras hati. Ciri : minimal drive. . Berani keluar dari “zona kenyamanan”. gigih) dan merupakan ujian/cobaan akan menghasilkan mental yang membaja (tangguh). dengan mengerahkan segenap potensi dirinya yang mampu diaktualisasikan. ada drive. b. Adversity Quotient (AQ) adalah “ kecerdasan yang dimiliki seseorang dalam mengatasi kesulitan dan sanggup bertahan hidup” Paul G. d. ada usaha. kualitas rendah. Just Do It (kerjakan sekarang) dengan mentalitas: fokus. karena dorongan suara hati telah tertutup. Campers Tipe : pribadi yang selalu ingin dalam suasana aman. Integritas seorang pemimpin dalam konteks membangun masyarakat madani “Civil Society” dengan jumlah PNS yang + jumlahnya 4 juta dari jumlah penduduk + 230 juta sangat menentukan untuk dapat keluar dari krisis multidimensi sekarang ini. menghindari tantangan/masalah. dalam Ary Ginanjar Agustian. semangat. Climbers Tipe : pribadi yang selalu ingin mendaki untuk mencapai puncak. disiplin. Adversity Quotient (AQ) Membedakan Kemampuan Manusia di dalam Mengatasi Masalah. manfaat. Kita butuh kegagalan untuk menyempurnakan sikap dan mental kita. kegairahan. Quitters Tipe : pribadi yang selalu menghindar dari persoalan karena tidak merasa mau/mampu mengatasi persoalan. mengambil resiko sedikit. gembira. (2004). Tidak takut gagal. ¾ Kegagalan suara hati adalah sesuatu hal yang paling membahaya kan dan sangat mematikan. e. 3. tekun. Ciri : ada inisiatif. Seorang pemimpin dalam masyarakat kita sekarang ini sedang membangun dan melakukan reformasi secara menyeluruh masih merupakan model atau panutan. selalu ingin segera keluar dari ketegangan sebagai konsekuensi proses pencapaian tujuan. Peranan Kecerdasan Emosional KE/EQ berperan sebagai mesin giling/prime mover kecerdasan manusia secara utuh karena berkait dengan integritas dan keunggulan pribadi seorang pemimpin yang harus dikembangkan sejak dini dalam lingkungan keluarga. peduli. melakukan hanya yang diperlukan. Meningkatkan ketekunan (tidak mudah putus asa/ optimis). Untuk menjadi tipe Climber memerlukan pola kerja berikut: a. Dengan Adversity Quotien t (AQ) seseorang bagai diukur kemampuannya dalam mengatasi setiap persoalan hidup untuk tidak berputus asa. terus berkembang dan memberikan kontribusi. Ciri : ingin selalu melakukan perbaikan. Orang yang beriman dan memiliki ketangguhan pribadi. kurang kreatif. B. pemimpin yang baik. 2. 1. dan akibat kesalahan teknis yang kita buat. akibatnya tidak ada lagi energi pendorong yang akan membuat diri kita bangkit kembali. sekolah dan tempat kerja secara menyeluruh dan berkesinambungan. Kegagalan ada 2 (dua) macam. Adapun tipe dan ciri tersebut adalah sebagai berikut: 1. c.

Administrasi Publik adalah sosok pribadi yang unggul/ Exellence dalam meningkatkan daya saing organisasinya untuk keluar dari keterpurukan dewasa ini. Pribadi seorang PNS yang dipercaya untuk menduduki jenjang kepemimpinan tertentu dalam struktur kepemimpinan. Jay Forester dari MIT sebagai bangunan kurikulum mulai diajarkan di tingkat Taman kanakkanak di Amerika Serikat. Ciri-ciri/Gaya Emosional yang sesuai 1. Dalam tatanan kurikulum kita berpikir sistem baru diajarkan diperguruan tinggi atau kursus-kursus untuk para eksekutif bisnis swasta. Kedua kemampuan seorang pemimpin untuk melakukan inovasi terutama inovasi perilaku dalam organisasi agar transformasi dari nilai dalam paradigma lama kearah paradigma baru dapat terjadi dan Ketiga adalah mempupuk sifat keunggulan/Exellence pada tingkat perorangan. Pribadi Yang Unggul Daya saing kita sebagai bangsa atau aparatur yang hidup ditentukan oleh ketiga unsur dalam daya saing: Pertama kemampuan seorang pemimpin melihat kecenderungan/trend berbagai perubahan dalam lingkungan stratejik eksternal maupun lingkungan stratejik internal. Jenius 99% adalah kerja keras/action/tindakan nyata. Mengapa dapat terjadi pemborosan energi manusia seperti ini sebagian karena perkembangan pribadi dibelenggu oleh berbagai hambatan mental berupa tidak dipahaminya secara tepat esensi. Berpikir serba Sistem Cara berpikir sistem menurut Prof. Mengapa sifat dasar manusia ini tidak dijadikan sebagai pengungkit dalam merekayasa perubahan perilaku? Meskipun dapat dikatakan agak terlambat dalam kajian paradigma didalam Diklat Pim II dan Diklat Pim I diminta para peserta membiasakan berpikir sistem dengan melatih membuat Jurnal pembelajaran secara teratur serta memecahkan masalah Administrasi Publik dengan menggunakan kasus yang memberikan pelajaran secara eksperiential/”Vicarous learning”.Modul Diklatpim Tingkat IV 23 24 Kecerdasan Emosional (KE) 2. Beberapa sekolah Internasional di Jakarta dalam rangka mengembangkan kemampuan berpikir reflektif para guru selalu menanyakan pada murid-muridnya untuk berani menceritakan apa yang dilihat dan dialami selama libur/weekend . Satunya kata dengan perbuatan. 2. Termasuk para peserta Diklat sekarang ini. C. Para jenius termasuk Albert Einstein baru mempergunakan + 1015% dari seluruh potensinya/kecerdasannya. kelompok maupun organisasi dapat dipupuk dan dikembangkan secara berkelanjutan. Guru memberikan komentar sesuai dengan tingkat perkembangan mental emosionalnya untuk melatih berpikir sistem dengan cara yang sederhana dan menyenangkan karena pada hakekatnya setia orang senang mendengarkan atau mengungkapkan penglaman hidupnya dalam bentuk cerita/stories. . Efektif dan efisien dalam menggunakan energi pribadi. Dapat dipahami mengapa dalam memecahkan masalah kita sehari-hari baik dan kita cenderung berpikir linear dan menerabas “Quick-fix” tanpa berpikir jauh yang melibatkan aspek perasan dan emosi dari para stakeholder serta konsumen kita. Tekad dan semangat ini yang dituju dengan latihan ini. prinsip serta praktek kecerdasan emosional seperti dibahas dalam modul ini. Dalam pelatihan outbound latihan membuat jurnal inipun dikembangkan sehingga kemampuan refleksi peserta untuk membaca pesan dari alam dapat ditingkatkan untuk meningkatkan kecerdasannya secara menyeluruh.

tingkat kelompok. sekolah. E. C. Mampu memecahkan berbagai masalah.Modul Diklatpim Tingkat IV 25 26 Kecerdasan Emosional (KE) 3. . penggunaan energi secara efektif dan efisien serta kemampuan dalam memecahkan berbagai masalah. Gaya emosional yang sesuai ditandai dengan cara berfikir serba sistem. Rangkuman Adversty Qoutient (AQ) merupakan kecerdasan yang dimiliki seseorang dalam mengatasi kesulitan dan kesanggupan untuk bertahan hidup. agama yang kita anut. peranan dan gaya emosional masing-masing peserta. Seorang pemimpin dengan peran barunya sebagai guru/fasilitator. Dari Adversty Qoutient (AQ) seseorang dapat diukur kemampuannya dalam mengatasi setiap persoalan hidup untuk tidak berputus asa. Kecerdasan emosional pada dasarnya dapat berperan sebagai mesin giling kecerdasan manusia secara utuh sebagai pemimpin yang harus dikembangkan sejak dini dalam lingkungan keluarga. pengembangan sistem dan pengguna alat yang disebut berpikir sistem/Systems Thinking diharapkan mampu secara efisien dan efektif memecahkan berbagai masalah dalam lingkup Administrasi Publik baik pada tingkat perorangan. tingkat organisasi maupun tingkat masyarakat secara keseluruhan. tempat kerja secara berkesinambungan. Reformasi Administrasi Publik menjadi nyata dan aktual dengan memulai melakukan pengelolaan secara amanah/ reinventing the government manajemen melalui pembelajaran organisasi “Organizational Learning ”. Inilah inti dari membangun peradaban baru yang berlandaskan filsafat. Karena paradigma belajar sebagai “behavioral paradigm” adalah merupakan pengungkit/leverage untuk merubah aspek perubahan struktural yang lain. Latihan Diskusikan dalam kelompok kecil untuk mrmbahas perbedaan tipetipe kelompok dan saling memberi masukan yang membangun untukj memperkaya pamahaman tentang tipe.

. namun anda dapat menjadi sangat ahli melakukan secara cepat dengan menggunakan lima langkah strategi menanggapi sebagai berikut: 1. namun bagi kebanyakan di antara kita tidak mengenakkan. tahan sejenak. Santai/rileks Kita sering mendengar pernyataan “4 S”: Saat berhadapan dengan seseorang atau sekelompok orang yang menggangu adalah penting untuk mengenali bahwa dalam menghadapi stres tubuh menanggapinya sesuai dengan tanggapan emosional. Kaitannya berbagai kejadian/ peristiwa krisis tersebut dengan kecerdasan emosi pada tingkat perorangan/tingkat kelompok maupun organisasi sangat erat dan kompleks dan dinamis. dan biarkan keluar perlahan melalui mulut. serta dampak kepribadian terhadap kecerdasan emosional A. Karena kita semua menanggapi rangsangan negatif dalam berbagai cara. cara terbaik memulainya adalah dengan bersikap santai. Bayangkan kalau anda diminta berbicara di hadapan banyak orang tanpa sempat mempersiapkan lebih dahulu. berbicara di depan umum ini mudah saja. proses pengendalian diri. Pernapasan dapat menjadi pendek. peserta diharapkan memahami langkah strategi menanggapi pengelolaan dan pengendalian diri. Aparat penyelenggara pemerintah seolah tidak memiliki ketrampilan serta strategi untuk menghadapi gejolak emosi massa pada saat terjadinya berbagai bentuk unjuk rasa dan amuk massa yang dilakukan oleh sekelompok warga masyarakat yang berunjuk rasa. Lima Langkah Strategi Menanggapi Pengelolaan Serta Pengendalian Diri.. Ini juga terjadi pada saat penuh bahaya dan saat berhadapan dengan orang yang dengan suatu cara mengendalikan emosi anda. “aku tidak siap. Teknik membuat tubuh menjadi santai lainnya adalah dengan mengatakan kepada diri sendiri. Bagi beberapa orang yang sudah terbiasa melakukannya.. pengorganisasian diri. Istilahnya demam panggung/stage fear Suara dalam diri anda mengatakan.Modul Diklatpim Tingkat IV 28 Kecerdasan Emosional (KE) BAB IV STRATEGI KECERDASAN EMOSIONAL DALAM ASPEK KONSENSUS DAN KONFLIK Hal ini sepintas mungkin terdengar seperti suatu prosedur yang panjang dan preskriptif.. mengapa ini terjadi padaku.. Kemampuan untuk mengenali perasaan dalam diri serta mengakui dari mana asalnya perasan sekaligus menentu kan keabsahan sangat diperlukan dalam menyusun rencana strategis bagaimana harus menghadapinya. juga akan merasa telapak tangan menjadi basah dan mungkin bahkan gemetar... oh tidak. Dalam tahun-tahun yang menyertai terjadinya krisis ekonomi dan krisis multidmensi yang terjadi sejak bulan Juli 1997 masyarakat kita banyak mengalami berbagai bentuk konflik baik konflik yang sifatnya horizontal maupun konflik vertikal yang secara keseluruhan berkaitan dengan bekerjanya emosi manusia. Keadaan yang dilematis itu sering disebut sebagai suatu pancaroba atau “Chaos”.. 27 . Ini dapat dilakukan dengan cepat dan tidak diketahui. aku akan kelihatan bodoh. apa yang harus aku katakan.. “aku dapat menguasai Setelah membaca Bab ini. Ambil napas panjang melalui hidung. dan khawatir bahwa anda mungkin akan tersenyum kalau menggerakkan mulut dengan mendadak.” Hal ini akan memicu tubuh anda menanggapi secara fisik.

Satu cara kita salah mengelola diri dengan mengenal emosi adalah dengan tidak mengenali alasan yang mendasari mengapa merasa seperti itu. 3. MPIA adalah: Teori dasar atau cara pandang yang fundamental. dan aku harus santai dan tidak membiarkan diriku menjadi gugup”. Kematangan emosional yang dibahas dalam modul ini berhubungan erat dengan kemampuan untuk mendeteksi adanya kelumpuhan belajar (Learning disabilities) yang pada hakekatnya adalah juga merupakan kelumpuhan paradigma (Paradigm paralysis ) atau sering juga disebut sebagai hambatan mental “mental block” yang menjadikan hidup kita tidak kreatif dan inovative. terluka. Kenali Emosi Anda Banyak diantara kita yang tidak mengenal bagaiamana emosi kita sebagai seorang pejabat/karyawan yang bertugas dalam menjalankan tugas sehari-hari dalam bidang pelayanan masyarakat. aku tidak berhadapan langsung dengannya. Sekali memutuskan untuk menghadapi suatu masalah yang sifatnya emosional. aku akan dihadapkan dengan keadaan yang sama berulang kali”. Mengendalikan Diri Pengendalian diri adalah hasil perpaduan : a. “kalau aku tidak bersungguh-sungguh membiarkan wanita di toko grosir mengetahui bahwa aku tidak mau ikut-ikutan bergunjing. Untuk mengetahui bagaimana memecahkan masalah emosi dalam diri sendiri dalam memberikan pelayanan pada publik. Paradigma menurut Prof. 4. Dengan memberanikan diri. aku orang yang cemerlang dan kuat. adalah penting menentukan lebih dulu bagaimana tanggapan kita. Kreativitas dan imajinasi adalah kemampuan untuk membayangkan berbagai cara melihat sesuatu secara baru. Sebagai contoh perhatikan critical incidense sbb: Misalnya. konsep dan asumsi metodologi atau cara pendekatan yang dapat dipergunakan para teoritisi dan praktisi dalam menanggapi sesuatu permasalahan baik dalam pengembangan ilmu maupun dalam upaya pemecahan permasalahan bagi kemajuan hidup dan kehidupan kemanusiaan”. SE. aku akan tersenyum dan tidak mengatakan apa pun kecuali menjawab komentar atau keluhannya pada suamiku sepanjang . dilandasi nilai-nilai tertentu. d. 2. Kesadaran diri yang memungkinkan kita memeriksa pemikiran kita sendiri dan cara kita memandang diri sendiri dan orang lain (emosi). Apakah membatalkan atau membiarkan rasa takut mencegah kita mengatakan dan melakukan apa yang kita ketahui benar. Bersikaplah Sungguh-sungguh Kesabaran dan kesungguhan. Paradigma (cara kita memandang/melihat dunia).Modul Diklatpim Tingkat IV 29 30 Kecerdasan Emosional (KE) orang ini (keadaan ini). Emosi ini bermanfaat memperkuat tanggapan kita terhadap dunia luar namun tidak perlu harus membantu menghadapinya. c. e. DR. Begitu seringnya kita memutuskan suatu arah tindakan yang tidak dapat dilanjutkan terus karena kita berpikir linear. b. Mustopadidjaja AR. Kita biasanya dapat mengenali saat merasa marah. atau takut. Keinsyafan atau kesadaran (yang membedakan mana yang benar dan mana yang salah berdasarkan kaidah etika yang berlaku). Karakter atau watak (diwakili oleh prinsip dan nilai). anda akan mulai merasa lebih tenang dan tubuh akan merasa mulai santai. dan berisikan teori pokok. lebih dahulu memahami mengapa merasa seperti itu. Sebelum bertemu.

Kalau yakin akan kekuatan dan kekuasaan kita. “mari lakukan itu. atau ketidakpastian kita memiliki alat dalam diri yang dapat membantu kita menghadapi keadaan.” Kebanyakan.” Sebaliknya. anda tidak paham. aku tidak dapat. hal ini hendaknya membuat kita bebas bersikap dan bersedia bekerja bersama orang lain. mereka mencoba dan membuat anda merasa bersalah dengan mengatakan seperti: “ anda sih selalu peka ”. aku bertanggung jawab atas tindakanku. dan membantu orang lain mewujudkan kemampuan mereka. Hal ini menjadi tidak mungkin mengakui pandangan lain. Tidak peduli seberapa jujur dan terus terangnya anda. kita dapat melakukannya dengan semangat juang. . Akhirnya. Mereka melihatnya sebagai suatu cara menyingkirkan perasaan anda sendiri.Modul Diklatpim Tingkat IV 31 32 Kecerdasan Emosional (KE) minggu yang membuatnya menjadi gila. kekacauan. Bersikap positif hendaknya menjadi pelengkap untuk bersikap realistis. Kalau anda menemukan sesuatu berada di luar kendali anda atau seseorang yang tidak menyukai apa yang anda coba lakukan secara berbeda. biasanya mereka lebih suka anda mengaku bersalah dan mengubah pendapat. Mereka berhak tidak saat menghadapi kekurangan. orang negatif akan berkata: “kita tidak dapat melakukan itu. Cara anda mendekati seseorang sama pentingnya dengan apa yang anda katakan. menghargai kemampuan kita. atau menggunakan kesantunan anda melawan anda sendiri. kita dapat. Orang yang positif mengatakan. tetaplah bersikap positif untuk tidak memasukkannya dalam hati. Untuk mencapai hal ini. Dalam keadaan ini adalah tepat mempertahankan keputusan dan bersikap tetap. aku mengerti. Kita harus belajar mempertahankan sikap optimisme. atau kita benci harus menghadapi pertentangan ini. dan terkendali. Dalam memecahkan dilema. itu bukan tanggung jawabku. Mungkin di waktu yang lain orang tidak mau bekerja bersama anda untuk memecahkan suatu masalah. Bersikap positif berarti bahwa anda melihat kemungkinan sama-sama menang dan suatu peluang untuk memudahkan pemecahannya. ada beberapa orang yang menolak tanggapan anda. Sumber daya ini dapat mempertajam fokus dan mengarahkan kembali tanggapan kita sehingga dapat menjadi benar dan sesuai dengan apa yang kita benar-benar rasakan. aku perlu bersikap sungguh-sungguh. Kalau anda mengatakan sesuatu tanpa bersikap sungguh-sungguh. kalau orang lain tidak bertanggungjawab atas kelakuannya sendiri. sikap menghancurkan. “ bagaimana anda dapat berkata seperti itu?” atau “kalau saja anda bertindak lain. aku akan. Merasa Positif Saat harus menghadapi seseorang atau sesuatu yang menjadi masalah kadang kita metakukannya dengan cara yang negatif atau menakutkan. Orang-orang ini curang dalam hasrat memahami masalah orang lain. Sukar menjalani masa yang panjang tanpa terlibat pada keadaan yang membuat kita putus asa. tegas. aku akan menanggapi dalam cara yang lebih positif. aku tidak melihat perlunya berubah. Pendapat sinis atau kejam tidak pernah memecahkan masalah. namun justru sebaliknya lebih menguatkan. lebih dahulu harus mengetahui bahwa aiat ini anda menyukai dan anda juga berhak untuk tidak membiarkan hal ini mempengaruhi anda. Memberikan pesan campuran (mix message) menjadi tidak produktif terhadap apa yang perlu dicapai. dan tanpa mempertimbangkan kehormatan orang lain maka andalah yang pertama menjadi sasaran kontroversi. 5. tidak ada cara lain”. Berhadapan dengan situasi yang tidak menyenangkan adalah bagian dari kenyataan hidup. dan kalau menanyakan apa yang telah mereka perbuat terhadap anda. dan anda mengatakan secara terbuka. aku akan berubah dan aku tahu ada cara yang lebih baik.

Suara batin yang anda dengar untuk diri anda bagaikan saran yang baik yang anda berikan untuk orang lain atau nasihat berguna yang anda sampaikan ke seseorang yang anda kasihi. dan kapan saat paling baik untuk menggunakannya. bagaikan menggigit sepotong roti . namun hanya satu yang membawa kemajuan. kalau kita gunakan. dan ketidakpastian kita memiliki alat dalam diri yang dapat membantu kita menghadapi keadaan. 2. ide. Falsafah pengelolaan diri hanyalah untuk mengetahui siapakah anda. dan kemudian membiarkannya berlalu. dan bagaimana menyampaikan informasinya. Saat menghadapi kekurangan. Kita juga memiliki sistem penapisan yang setelah memasukan suatu masalah atau tanggapan. Ini tidak berarti memiliki proses pemikiran sendiri. dapat bekerja sesuai perintah. Hal ini membuat halhal yang tidak penting menjadi kurang penting. apa yang anda rasakan. kita mengakui intuisi yang dibawa sejak lahir. Dengan mendengarkan kebijaksanaan dalam diri. Sumber daya ini dapat mempertajam fokus dan mengarahkan kembali tanggapan kita sehingga dapat menjadi benar dan sesuai dengan apa yang kita benar-benar rasakan. memilih cara yang diinginkan dalam berpikir dan merasakan. Ingat saat seseorang meminta anda melakukan sesuatu dalam diri anda mengatakan kepada anda untuk tidak mengabulkan. Pengelolaan diri adalah jembatan positif antara emosi dan logika. dan bagaimana ingin memperlakukan diri anda sendiri. menguraikan menjadi bagianbagiannya dan dari sana kita mampu memecahkan suatu masalah. Ia mengelola apa yang dimasukan dalam diri. Seringkali kita hanya memperhatikan sedikit informasi dalam menyelesaikan suatu masalah. Bagi yang lain hal ini dapat mengakibatkan suatu pengalaman yang tidak mengenakan.Modul Diklatpim Tingkat IV 33 34 Kecerdasan Emosional (KE) Semangat bersifat menular. Pernahkah anda mendengar seseorang berkata: “sesuatu di dalam telah mengingatkanku tentang ini (atau jangan melakukan itu)”? Dengarkan dan tanggapilah dengan sabar. Akan bermanfaat. bimbingan ibu atau suara batin. apa yang anda pertahankan. Pengelolaan diri sebagai salah satu bentu disiplin Personal mastery mewujudkan mekanisme penyaringan untuk menangani semua rangsangan yang kita terima. Alat dalam diri diorganisasikan dalam empat golongan besar: 1. Pengelolaan diri tidak berarti bahwa anda bukan diri anda sendiri. atau bahwa anda bersikap dingin atau menjadi robot yang terkendalikan. kekacauan. atau tinjauan apa saja dapat mengakibatkan anda tidak menentu secara emosional. menghadapi. dan memberi kebijaksanaan memilih apa yang sungguh bermanfaat bagi anda dari apa yang tidak. Terlalu banyak masukan yang tidak perlu dapat membutakan inti dalam diri kita dan membuatnya lebih sukar untuk mencapai sifat produktif bagi keberhasilan pribadi. Kalau tidak mengelola diri sendiri. begitu juga pesimisme. pandangan. B. merasakannya. Intuisi Ini kebijaksanaan dan penglihatan dalam diri kita sendiri. Logika dan analisa adalah kemampuan melihat gambaran masalah secara keseluruhan. Untuk mencapai hal ini. Inilah sebabnya beberapa orang menghabiskan banyak waktu untuk meminta maaf atas apa yang mereka katakan atau telah dilakukan. lebih dahulu harus mengetahui bahwa alat ini ada. dan bertabiat menjengkelkan atau perilaku yang tidak bermanfaat. Mereka yang mendengarkan suara dalam diri mereka dapat menyelamatkan diri dari suatu situasi yang negatif. Alat Pengorganisasian Dalam Diri.

Tidakkah ironis bahwa banyak diantara kita memiliki ketrampilan ini namun hanya menyalakan dan mematikannya seperti sebuah keran air? Kita menggunakannya dalam tatanan profesional atau saat membantu orang lain. namun kalau memerlukannya dalam tatanan sosial. atau beralih kepada pemecahan kilat lainnya yang tidak memiliki kaitan nyata. fiksi. dan kadang bisa saja tidak berhasil. Ini akan memberi peluang untuk memikirkan masalahnya dan mendalami rincian yang tidak penting dalam membentuk posisi masalah. . Hal penting yang harus diingat adalah bahwa pengetahuan “knowledge” merupakan kekuatan. Kalau kita diharapkan bermain kartu adalah bijak untuk mengetahui lebih dahulu apakah kita bermain dalam satu rangkaian kartu secara penuh. Saat data mulai membanjir anda perlu kelompokkan kemudian pisahkan apa yang paling diperlukan dan apa yang menjadi kurang penting. Lalu memilih kelompok prioritas. Beberapa dari kita cenderung melakukan generalisasi. atau pribadi kita membiarkannya tertidur. dan kekuatan hendaknya menjadi peluang untuk melakukan apa yang benar. Lanjutkan dalam porsi yang tepat. dan diperlukan sebagai dasar. Kita memiliki kemampuan dalam diri untuk memikirkan masalah dan menganalisa bagianbagiannya sehingga dapat mengambil kesimpulan secara logis. perlu dipertimbangkan. ¾ Memahami iklim lingkungannya . dan petunjuk satu dimensi lain untuk membuat anggapan/asumsi. bentuk umum (stereotipe). kartu apa yang kita pegang. adalah penting sekarang untuk mengetahui latar belakang yang akan anda gunakan mengambil keputusan atau melakukan tindakan. Dengan mengetahui hal ini kita akan berada dalam posisi yang lebih baik.Modul Diklatpim Tingkat IV 35 36 Kecerdasan Emosional (KE) dan bergegas ketempat kerja. gunakan kelompok. penting. Ketrampilan melihat keseluruhan dan bagian-bagian gabungannya merupakan proses yang dapat kita manfaatkan dalam setiap situasi kehidupan. Pengambilan keputusan dalam proses Logical Analysis meliputi tiga langkah: ¾ Melihat seluruh rangkaian kartu. Begitu informasi dikelompokan dan disusun. dan memutuskan bagaimana mengatasi masalahnya dan kemungkinan hasilnya. Memberikan ceramah tentang bahaya merokok tidak akan produktif kecuali anda menguasai pandangan ini dan uraiannya juga memperhitungkan hal ini. Penyidik dalam diri kita tersembunyi kalau kita dihadapkan dengan keharusan mengambil keputusan dengan jalan mengandalkan orang lain. Kadang kita mungkin untuk mengetahui seluruh rangkaian kartu dan kita harus mengandalkan ada intuisi serta ketrampilan kita untuk mengambil keputusan yang tepat. perlambang. ¾ Mengelompokan informasi yang anda peroleh/terima. Bakat logika dan analisa (Logical Analysis) merupakan salah satu yang perlu dikembangkan. tidak penting. kerumitan politik yang anda hadapi. Beberapa orang dapat lebih baik dalam melakukan hal ini daripada orang lainnya. juga orang lain yang mengalami masalah pribadi dan karier seringkali melupakannya. fakta. Rencana yang disusun dengan rapi dapat menjadi berantakan kalau anda lupa mengetahui dengan siapa berhadapan. Misalnya. sehingga dapat menganalisa jenis permainan yang dimainkan orang lain dan mengetahui kartu yang diperlukan untuk melakukan penawaran (call) yang tepat. Mereka menyempatkan diri dan menggunakan energi untuk menggunakan proses meneliti secara menyeluruh dan kemudian menggabungkan bagian-bagiannya. dan kartu apa yang berada di tangan orang lain. dibina dan didorong sejak kita kecil. Pria dalam kisah di atas yang melihat istrinya makan siang bersama orang lain tidak menggunakannya. dan atmosfir umum dan suatu situasi atau kejadian.

terlalu marah. dan untuk mampu melangkah sedekat mungkin untuk mewujudkan gambaran itu. Imajinasi dan Kreativitas maupun inovasi memberi kita jalan untuk mencari cara yang lebih baik dalam memecahkan suatu masalah atau membangun kehidupan yang lebih baik bagi diri sendiri dan orang lain. dan tertawa. maka peluang anda untuk menjadi atau mengambil manfaat dari posisi itu akan berkurang. ketidakbahagiaan. cinta. dan apa yang kita terima lebih berupa dialog. putus asa. membatasi kepada pandangan yang lebih sempit tentang kehidupan yang penuh perbedaan dan keunikan. empati. keadaan psikologis dan biologis. Apa pun yang baik dan buruk. memperhatikan dan merasakan. kebosanan. Hal ini memunculkan keaslian dan bakat kita untuk mengembangkan sesuatu yang unik dan yang menyatakan ekspresi diri kita.Modul Diklatpim Tingkat IV 37 38 Kecerdasan Emosional (KE) 3. bersalah. Bayangkan kalau dunia kosong dari emosi. Sisi merugikan dari emosi adalah kalau orang dituding terlalu peka. atau sebagai pemimpin. Imajinasi sebagai kemampuan memberi peluang untuk mengubah situasi menjadi inovasi yang penting dan dapat diolah bagi kebaikan umat manusia atau kehidupan kita sendiri. Salah satu alat dalam diri yang paling merangsang dan menarik adalah kemampuan seseorang menggunakan imajinasi untuk membuat gambaran dari apa yang kita lihat bagi diri sendiri dan bagi dunia. Kreativitas kita adalah suatu perluasan dari imajinasi dan dapat digunakan untuk memfokuskan cara untuk memperoleh visi kita atau menemukan jalan untuk mengembangkan perspektif baru dan segar dalam memecahkan masalah lama yang membebani. dan serangkaian kecenderungan bertindak. situasi yang buruk. dan isyarat yang mengharuskan kita bertindak. imajinasi merupakan suatu pelepasan dari kecemasan karena keadaan atau lingkungan tertentu. 4. sayang. sedih. Imajinasi juga dapat menjadi mekanisme yang membantu menghadapi kesepian. kasihan. Beberapa orang bahkan saling . Emosi Ini merujuk pada perasaan dan pemikiran khususnya. Pasangan yang berhubungan akan berdebat tentang kurangnya dukungan emosional. Kalau anda tidak pernah membayangkan diri anda berpendidikan. isyarat emosional mencakup marah. sumber awalnya adalah imajinasi kita sendiri. bangga. Hal ini memungkinkan kita untuk mengungkapkan diri kita selama kita menjalani pengalaman hidup. benci. Bidang emosi telah menerima banyak perhatian dan orang bergurau tentang seorang wanita yang bersikap penuh emosi dan pria tidak memiliki emosi. atau terlalu berputus asa. tabiat. namun tanggapan mereka atau kurangnya emosi mereka mengungkapkan yang lainnya? Ini mungkin membuat anda merasa bosan. kejutan. di mana setiap orang saling berlainan dan apatis. Emosi dapat menjadi positif atau menjadi negatif tergantung pada pemahaman akan suasana hati. takut. atau kalau tidak ada yang merasakan apa pun atau menunjukkan tanggapan apa pun terhadap apa yang kita katakan atau lakukan. Hal ini memungkinkan kita menciptakan suatu tempat di mana dapat menjumpai kedamaian dan membiarkan kita mengharapkan diri kita seperti apa yang kita inginkan. Untuk tahanan perang atau orang yang dipenjara. senang. Kita semua hanya berjalan berkeliling berbicara tanpa teman untuk mengungkapkan perasaan. bahkan menjadi putus asa dengan kurangnya minat yang ditunjukan. tidak suka. Emosi dapat berlaku sebagai pengingat bahwa kita adalah anggota alam semesta yang dapat mencintai. kenikmatan. Semua ini merupakan tanggapan sadar kita terhadap hal-hal yang terjadi pada kita. Pernahkah anda tertarik terhadap sesuatu yang anda rasakan baik hanya agar orang yang anda ajak bicara mau melihat kepada anda tanpa emosi atau umpan balik yang positif? Ingatkah saatnya mengatakan keberuntungan anda hanya agar orang lain mengatakan hal yang benar. Tanpa kemampuan imajinasi ini hanya berfungsi seperti yang sudah kita alami.

saling menganiaya. Kita dengan predikat manusia modern telah terbutakan oleh uang. namun kurangnya keseimbangan. ini semua bukanlah masalah. Pengalaman seperti ini akan membantu kita memberi kepada diri sendiri dan menambahkan kedalaman pada karakter. kita semua saling bertarung atau lebih buruk lagi. kita mungkin perlu menciptakan keseimbangan dengan menambahkan lebih banyak rasa lucu dalam kehidupan. sementara lainnya menggunakan kekuatan perasaan untuk mengendalikan dan menguasai. disekolah dan ditempat kerja? Sayangnya kita terlalu banyak. namun hanya mencetak tirani dalam berbagai ukuran. Dalam banyak kesempatan seseorang telah menghabiskan lebih banyak waktu untuk mengembangkan sisi logika mereka sambil mengabaikan bagian emosional dan perasaan sebagai bagian dari keberadaan mereka. Kalau kebalikannya yang benar. Dalam dunia masa kini. saling memainkan kekuasaan. Berapa banyak orang yang anda lihat dengan senyum di wajahnya saat anda menelusuri jalan? Berapa banyak orang yang menerima atau memberikan simpatinya dalam sehari? Berapa banyak orang memberikan perhatian terhadap orang lain di sekolah atau di tempat kerja atau ditempat pelayanan umum seperti Rumah sakit? Berapa banyak orang benar-benar merasakan penderitaan orang lain dirumah. Kekasaran. Beberapa dari kita sebagai pemimpin memilih menutup emosi tertentu untuk melindungi diri dari luka. banyak dari kita yang mudah lepas kendali. Kebesaran dihasilkan dari disiplin diri yang disebut Personal Mastery untuk mencapai tujuan dengan menggunakan belas kasihan yang akan memberikan sumbangan kepada kesejahteraan manusia.Modul Diklatpim Tingkat IV 39 40 Kecerdasan Emosional (KE) menuding atau menganggap segalanya patut ditertawakan. kekuasaan. Kerangka berpikir linear seperti ini tidak menghasilkan pimpinan administrasi yang hebat atau orang besar. “Aku teringat pada seorang lelaki muda yang mengatakan kepadaku bahwa kunci kehidupan bukan kebenaran namun kemungkinan. Berusaha mendapatkan gaya hidup enak (hedonis) dan ingin dihargai orang lain. Kita telah terkuasai untuk mendapatkan benda materi terbaik bagi tujuan hidup kita. dan yang lebih penting. Apa pun yang anda pilih untuk mengarahkan emosi adalah kritis bahwa anda belajar menggunakan kekayaan ekspresi yang . Kalau kita selalu beremosi dan merasakannya tidak mungkin untuk tertawa pada diri sendiri. dan keuntungan pribadi serta hal lain yang bersifat materi. Alih-alih memecahkan pertentangan dengan melakukan pembicaraan tanpa ancaman agar hasiinya sama-sama menang. mencuri dan bahkan membunuh seolah semuanya yang kita kejar itu benar. kita perlu mengerahkan emosi yang memberi kisaran ungkapan lebih banyak. kurangnya kemampuan untuk mengendalikan diri. Menyeimbangkan pikiran emosi dengan pikiran berpikir akan memungkinkan kita menjadi lebih nyata dan jujur kepada diri sendiri atau orang lain. saling memanipulasi. Yang paling bengis dan kuat akan menguasai dan mengendalikan”. saling membunuh. Namun caranya untuk mendapatkan semua ini sering menjadikan kita toleransi satu sama lain? Kita secara tak sadar saling menipu. Masalahnya adalah bukan kurangnya emosi. dan ketidaksabaran mewarnai lingkungan masyarakat kita dalam beberapa tahun terakhir ini.

Setiap kali suaminya melihat wanita lain ia menjadi marah dan suatu saat melontarkannya kepada sang suami. atau penasihat profesional. kalau Siti mengakui kecemburuannya dan mengakui bahwa emosi yang dirasakan adalah akibat rasa takut yang mungkin tidak benarbenar dirasakan. Begitu seringnya. ia merasa bersalah karena merasa tidak tenang dan memper lakukan suaminya secara buruk. ada lima langkah yang dapat anda lakukan. Masalah sebenarnya adalah harga dirinya yang rendah. seorang kawanku. kita tetap menyangkal dan tidak mau mengakui adanya suatu masalah emosi atau. keberdayaan serta penghargaan. Kecemburuannya merupakan perwujudan dari sistem keyakinannya yang negatif. Dengan mengakui adanya masalah emosional berarti telah membuat langkah besar menuju pertumbuhan. seorang kekasih. Untuk menghadapi perasaan cemburu dan perilaku menghancurkan. Hasilnya hanyalah pertengkaran yang membuat keduanya merasa sengsara. Teknik lima langkah berikut ini dirancang untuk Proses pengelolaan diri ini juga membantu anda datam mengelola sumber daya dalam diri anda dengan lebih baik. membantu kita untuk memberi dan menerima cinta. Langkah ini akan membantu anda menghadapi sikap menghancurkan diri yang menghambat anda merasakan kebebasan dan harmoni. Menggunakan emosi dapat memberikan kejelasan tentang siapa kita. ia melukai diri sendiri yang mengakibatkan kedukaan dan kecemasan. bahkan kitalah yang menghadapi masalah. Mungkin. emosi adalah dasar untuk membentuk kita menjadi manusia. Kalau anda marah. Intinya. Tahap kesadaran hendaknya dimulai dengan menciptakan kebutuhan untuk bekerja mencari pemecahan masalah dengan bantuan kawan terpercaya. Kekerasan fisik seperti yang sering dilontarkan dalam budaya kekerasan tidak pernah dapat diterima dalam situasi apa pun selain untuk pertahanan diri. kadang produktif untuk menunjukkan sisi itu karena dapat menjernihkan suasana dan memberi peluang untuk menceritakan kekecewaan atau ketidaksetujuan selama tidak mengganggu kesejahteraan orang lain. namun menjadi sumber daya paling sering disalahgunakan dan disalahartikan. Karena rasa takutnya. . Tahap kesadaran digunakan dalam banyak program pemulihan. berarti anda siap melangkah kelangkah selanjutnya menganalisa. Sekali telah melakukan penemuan penting ini. masalah emosi masih dapat mempengaruhi anda kalau hal ini melibatkan seseorang yang berada dekat dengan anda. ia telah berada dalam usaha menyembuhkan rasa tidak tenangnya. Perasaan bersalah ini menghasilkan akibat berantai. C. Emosi adalah sesuatu yang paling penting. sangat pencemburu.Modul Diklatpim Tingkat IV 41 42 1. Langkah pertama dalam menghadapi masalah yang berhubungan dengan emosi adalah dengan mengakui bahwa hal ini ada. mengartikan diri kita. Bacalah cricitcal incidence berikut ini: Siti. yang dapat mengurangi harga diri dan hubungan anda. Lima Langkah Proses Dalam Pengelolaan Diri Ada banyak teknik ditawarkan untuk melakukan pengelolan diri dengan menggunaka aspek emosi ini. Bahkan kalau anda tidak memulainya. la terus menerus mengkritik diri dan mencoba menghindari rasa cemas akibat bertanggung jawab atas semua masalah yang terjadi dalam perkawinan dengan menyalahkan suami dan setiap wanita yang dikaguminya. Kesadaran Kecerdasan Emosional (KE) menjadi milik anda dan menyeimbangkannya dengan kekayaan perasaan anda. Seperti halnya Siti. Perilakunya menghancurkan perkawinan mereka. kekuatan.

Hal ini mungkin bermanfaat bagi orang yang tegas. 3. Anda telah memulai kegiatan dengan membaca buku ini. atau masalah lainnya yang mempengaruhi diri dari dalam. dan tidak dengan menyalahkan diri sendiri atau orang lain. Katakan kepada diri sendiri : “ Aku akan menerima bakatku apa adanya dan membiarkan cintaku mengisi diriku dengan kedamaian dan penghargaan atas siapa dan apakah aku ini. apa. Tidak boleh membiarkan rasa takut atau ketidakpastian tentang diriku mempengaruhi pikiranku. saat ia paling menderita. Penegasan Siti untuk mengatasi kecemburuannya dapat berupa pernyataan : “Aku tahu. Dengan melakukan penggalian ini ia dapat menemukan sumber perilakunya. siapa atau apa yang memicu tanggapan ini. pembicaraan diri macam apa yang ia gunakan dalam pengembangan perilakunya.” Membaca bacaan yang dapat mengilhami dan memperkaya pikiran dengan pemikiran positif dan sehat. Khususnya bermanfaat untuk menggunakan penegasan atau pembicaraan diri yang positif saat dihadapkan pada situasi penuh ancaman. dan mengapa rasa takut dan marahnya berkembang sampai harus menanggapi secara negatif. merupakan tindakan yang sangat membantu. Ia mungkin ingin mendalami latar belakangnya untuk menentukan apa yang diketahui tentang dirinya sendiri dan apakah citra diri yang dihasilkan. Siti menyadari tindakannya bukanlah asli dirinya karena timbulnya rasa bersalah yang ia rasakan setelah setiap kejadian. merupakan hal yang berlainan untuk mencoba dan memilih siapa. Langkah ini memerlukan realisasi dari apa yang perlu diubah. aku merasa tidak tenang karena kurang percaya diri. Dalam banyak hal adalah penting untuk selalu menggunakan langkah analisa sebagai cara memberikan kejelasan dan pemahaman.Modul Diklatpim Tingkat IV 43 44 Kecerdasan Emosional (KE) 2. Adalah penting bersikap jujur dan positif dalam penerapan. terpusat. aku harus ingat bahwa aku cantik dan terhormat yang perlu mempercayai cinta suami. Aku akan belajar . dan penuh pengabdian guna mengubah cara berpikir dan bertindak dalam menghadapi berbagai tantangan (adversity ). Penegasan dapat menjadi pilihan positif bagi skenario negatif yang di mainkan saat merasa takut atau dihadapkan pada tantangan. Menyadari tentang pentingnya penegasan setiap hari adalah dengan memulai memusatkan pikiran pada cara-cara yang dapat mengarahkan kembali pemikiran anda. tidak menyukai diri. Siti hendaknya mulai memikirkan tentang mengapa ia merasa seperti ini. Mungkin membantu untuk menganalisa masalah pribadi bersama ahli yang terlatih atau kawan yang dapat memberikan masukan. apa yang diperlukan untuk membuat perubahan yang dibutuhkan dalam kehidupan. Analisa Penting mengatakan bahwa aku memiliki masalah emosi dengan kecemburuan. Begitu menemukan sumber masalah maka harus menentukan tantangan dalam diri anda. Mari gunakan masalah Siti sebagai contoh berhadapan dengan tahap analisa. Melakukan penegasan setiap hari akan melatih pikiran untuk berpikir positif dan menghentikan serangan negatif yang telah menjadi kebiasaan. Walau demikian. dengan tujuan menjadi yang lebih baik. dan pengakuan atas tingkat kesungguhan yang penting untuk memenuhi tuntutan menghadapi berbagai tantangan. Kesungguhan Dalam Diri Menghadapi Tantangan Sikap ambivalen membuat kita ragu dan tidak sungguh-sunguh. dan mengapa. dan ketidakmampuan berhubungan dengan seseorang dalam tingkatan yang lebih dalam. prasangka. bilamana. Seringkali kita berpikir bahwa kita hanya memiliki kebiasaan buruk atau merasakannya saja. namun bagi kebanyakan di antara kita membutuhkan usaha terus menerus. Penegasan hendaknya positif dan benar-benar tertulis atau berupa pernyataan mental yang anda buat tentang diri sendiri.

langkah berikutnya adalah merancang strateginya. Penegasan harian lainnya adalah. sementara pada saat bersamaan. suatu uraian terinci akan memberi arah sehingga anda dapat mengembangkan dan mencapai tujuan. Berdoa tidak lain merupakan melepaskan suara dalam diri yang menghancurkan. akan mengizinkan diriku untuk terus mencoba.” Berdoa yang dilakukan secara khusyuk merupakan bentuk lain dari penegasan. Bahanbahan seperti ini sangat banyak dan dapat dijumpai di toko buku atau perpustakaan. misalnya : “ Aku akan membiarkan diriku membuat kesalahan. : menentukan apa yang dapat menjadi gaya ber komunikasi paling efektif. Kalau anda ingin mulai membicarakan hal yang diinginkan dan bukannya mengatakan sesuatu serta menghabiskan waktu berputar-putar akibat rasa segan mengungkapkan diri sendiri. dan masalah lingkungan anda yang harus dipertimbangkan. Strategi kedua : menentukan bentuk pembicaraan apa yang paling mengintimidasi anda. apakah berbicara di depan umum atau . Aku orang yang menyenangkan dan terhormat. memberitahu. Kegiatan ini memberikan peluang besar untuk melibatkan pembimbing atau kawan dalam memainkan peranan sebagai pendengar atau pembaca. Tujuan lainnya dapat berupa: mencari sumber daya tambahan guna membantu mempertahankan tujuanku . Tempat pertama untuk memulai merancang strategi pribadi anda adalah dengan menentukan tujuan keseluruhan dan setiap minggu merancang tujuan yang akan mendekatkan anda pada pencapaian keinginan. Kalau anda diharapkan mengungkapkan ide secara lisan. anda akan mulai menerapkan bentuk ini sambil mencari alat yang paling membantu. “anda mungkin ingin mengembangkan uraian yang akan menampilkan pesan dalam suatu pembicara. 4. kelemahan. yang dapat memberdayakan diriku saat membicarakan atau menuliskan situasi ini. Dengan melakukan hal ini. mulailah menuliskan tujuan yang dapat berupa. Strategi ketiga Kalau anda menggunakan tulisan sebagai cara pengungkapan. Banyak usaha yang berhasil apakah berupa penggabungan bisnis. anda dapat mulai mengembangkan rencana bertindak dengan memperhitungkan kekuatan. dipodium.Modul Diklatpim Tingkat IV 45 46 Kecerdasan Emosional (KE) menerima bakat yang orang lain miliki selain yang dikaruniakan kepadaku. berlatih menghasilkan kesempurnaan. dan lalu melakukan nya di sepan kaca. Ingat. atau tim bola basket yang berusaha memenangkan babak final dimulai dengan menetapkan tujuan terlebih dahulu dan kemudian strateginya. Strategi Untuk mecapai tujuan yang ditentukan diperlukan strategi. adalah berguna mempelajari berbagai teknik menulis yang digunakan untuk membujuk.” Juga sangat membantu jika meminta orang lain untuk membantu anda berhadapan dengan tantangannya. atau saat berada dalam bentuk pemenuhan gayanya. Semakin benar-benar melakukan sesuatu yang anda takuti. misalnya: Strategi pertama : tujuan atau keinginan sehingga lebih siap dalam mengungkapkan pandangan. Berdoa menegaskan kesatuan anda dengan Tuhan dan memberi kekuatan serta perasaan yang diperbaharui atas maksud yang dapat mengarah pada kreativitas. Dari penelitian ini. dan berdebat. Aku tidak akan bersaing atau membandingkan dengan orang lain sebagai cara menentukan kelayakan diriku. Lalu. suatu ketrampilan yang ingin dikuasai.

Penulis maksudkan pendapat penulis akan menyerupai perintah. Kalau menggunakan suara pemuasan diri yang ingin terus menahan. la masih jauh dari kesempurnaan yang masih menjadi suatu tujuan tersendiri. apakah pribadi. Walau tidak tahu apakah penulis telah melakukannya terlalu jauh. Kita menganalisa secara salah segala yang pemah kita coba lakukan. la tidak menyadari ia harus mengendalikan diri untuk memaafkan diri telah berbuat kesalahan dan bahwa ia juga dapat mengizinkan dirinya untuk menikmati keberhasilannya. Kalau setiap orang memperhatikan kita. atau profesional berarti melakukan. Strategi menghasilkan tindakan dan untuk mencapai tujuan apapun. Seorang penulis mengajari seorang kawan dalam mempersiapkan dirinya berpidato. Misalnya. Ia berusaha kembali ke kepompong pelindungnya yang menjadikan ia seorang perfeksionis (selalu ingin menjadi yang sempurna). Setelah mendengar analisanya yang panjang dan tidak adil dari uraiannya. Kita dapat menemukan kesalahan bahkan kalau harus menggali dalamdalam. padahal tidak. evaluasi. 5. semakin baik dalam mengungkapkan perasaan sejati anda. anda anggap anda harus menjadi yang sempurna. akan membuatnya semakin mudah untuk mengatasi ketakutan di bawah tekanan atau dalam kesempatan penting. “anda melakukan pekerjaan yang memuaskan. Setelah ia sempat berpikir. Orang lain pun juga demikian. ia masih cenderung sangat mengkritik dirinya namun aku juga melihat bahwa ia membiarkan merasakan sedikit imbalan dari kerja kerasya. Melatih setiap hari ketrampilan yang ingin anda kuasai. kita menjadi pengkritik terburuk bagi diri sendiri. Penulis tersebut sangat terkesan atas caranya membawakan pidato dan juga terhadap isinya. namun kali ini telah membuktikan diri. Pada kenyataannya ia memberikan ceramah yang sangat luar biasa. Semuanya nyaris seolah tidak dapat menahan diri untuk mengakui bahwa ia memiliki bakat berpidato. Walau demikian. kita menolak menerima pendapat mereka yang mengemukakan kesalahan yang telah kita lakukan. yang dengan satu cara dapat membuktikan bahwa suara pemuasan dirinya adalah salah. Dengan terkejut dan suka cita.Modul Diklatpim Tingkat IV 47 48 Kecerdasan Emosional (KE) mengungkapkan ketidaksukaan atas pelayanan buruk suatu restoran atau mengucapkan selamat kepada orang lain di saat yang tepat. Evaluasi Kalau mengandalkan suara asli dalam diri yang berakar pada keberadaan kita dan mengetahui kehebatan sejati diri sendiri. la mengeluh tentang pikirannya yang terlupa sejenak dan berusaha mengulang seluruh pidatonya dengan sikap negatif yang sama. penulis menyadari bahwa ia mulai menyukai pekerjaannya. Saat penulis melihat senyumannya dan akhirnya mendapatkan . Tidak pernah membiarkan apapun terabaikan. belajarlah dari kesalahan namun hargai diri sendiri kalau memang layak. tidak peduli seberapapun kecilnya. ia membuat satu kesalahan dalam suatu naskah yang berlembar-lembar isinya dan akibatnya harus terus berpegang pada bagian kecil itu. Akibat kesalahan ini. saat alarm jam berbunyi di awal fajar bangkitlah dan bangun.” Penulis tersebut berharap bahwa apa yang penulis katakan akan menghapus rasa kehilangan dari sikap memuaskan dirinya. dan mengurangi usaha untuk tumbuh dengan mengingatkan tentang semua aspek negatif keberadaan kita. kita biasanya dapat dengan benar mengetahui apakah kita telah berhasil atau gagal. ia kehilangan kenikmatan menerima tepukan tangan dan banyak penghormatan yang biasanya menyertai. penulis menerima telepon darinya yang meminta penulis bersedia membantunya lagi dalam mempersiapkan ceramah. Saat membawakan pidatonya lagi. Langkah strateginya adalah bagian tindakan dari program perbaikan diri anda sendiri dan hendaknya diikuti oleh langkah akhir. dan bukan suara pemuasan diri yang menginginkan kita agar tetap sama.

Kita merasa sukar meyakinkan diri bahwa kita orang yang berharga dan berbakat. Orang yang seringkali melukai kita yang paling banyak mengajarkan pada kita. . Ia menggunakan ukuran dalam bayangan yang dibentuk dari kebutuhannya untuk diterima. asal dimulai dengan EQ pribadi anda. Biasanya orang ini memiliki kepercayaan diri rendah. penulis turut berdiri dan bertepuk tangan. Bagaimana cara seseorang dapat menemukan kebahagiaan di tempat yang demikian? Tentu saja anda dapat. Tekanan dari mencoba mendapatkan cinta bersifat menyesuaikan dengan keadaan. dan hanya memasukan komentar yang membantu tumbuh sambil melupakan yang hanya akan memburukkan.Modul Diklatpim Tingkat IV 49 50 Kecerdasan Emosional (KE) tepuk tangan. Berusaha mengevaluasi orang lain adalah penting untuk pengembangan diri. apakah ia dapat menerima penghargaan dan cinta. Namun demikian bagi sebagian orang tempat kerja bukanlah merupakan lingkungan yang menyenangkan. Begitu seringnya kita tidak merasa jujur terhadap diri sendiri karena beberapa ukuran bayangan yang berasal dari kebutuhan untuk diterima. lainnya tidak pernah bertanggung jawab atas tindakan mereka dan selalu menudingkan telunjuknya ke tempat lain. Belakangan ia mengatakan kepada penulis bahwa ia selalu dihantui oleh kebutuhan untuk menjadi yang paling sempurna. Dampak Kepribadian Terhadap Kecerdasan Emosional 1. Juga menyakitkan bagi mereka untuk menghadapi alasan sebenarnya mengapa mereka menjadi orang yang suka melukai orang lain. namun atas kenyataan bahwa ia kini mulai menghargai dirinya sendiri. Merupakan paduan banyak ide yang diterima kawanku bertahuntahun yang membentuk keadaan. maksudmaksud tersembunyi serta ketidaksantunan. Lebih mudah berpurapura menjadi orang yang menyenangkan dan mencari alasan saat tindakan anda tidak sesuai Menyalahkan orang lain dan bukannya bertanggungjawab adalah cara yang cerdik guna menghindari keharusan untuk berubah. Maka perburuannya menjadi lebih enak daripada pencapaian kesempurnaan biasa. Karena kita telah memproses banyak ide tentang diri kita selama bertahun-tahun. tidak hanya bagi hasil hebat yang telah diusahakannya. Gaya Beiajar Pribadi (Learning Style) Seberapa banyak diantara kita yang tertarik dan ingin pergi ke Kantor? Merekalah yang telah menemukan minat dan arti dari pekerjaan kita. Kita dapat juga belajar dari setiap orang. dan untuk meyakinkan kepemimpinan dalam dirinya bahwa ia adalah orang yang berharga dan penuh bakat. yang merupakan impian untuk menutupi kenyataan bahwa ia takut atas kenyataan. yang membuat mereka tidak bersedia melihat kenyataan atas tindakan mereka. mereka lebih senang bekerja diluar suasana kantor. kita menimbulkan pertentangan dalam diri sendiri saat menerima informasi yang positif. Kantor adalah tempat kita dapat meraih semua dan menimbulkan rasa puas. Dalam situasi ini selalu ada persaingan negatif. kita akan dapat memperkaya keberadaan dalam diri kita. Dengan menerima kritik positif. Adanya tantangan serta kuatnya hasrat untuk mencapai sesuatu tujuan menjadikan kantor sebagai tempat yang dinamis untuk didatangi setiap hari. Sementara beberapa dari kita terlalu keras terhadap dirinya sendiri dan berusaha mencapai kesempurnaan. kalau kelak berhasil mencapai kesempurnaan ia masih juga tidak mendapatkan cinta. Saat kita berjuang membuktikan suara dalam diri kita adalah benar. suara pemuasan diri kita memperkuat ide tentang ketidaksempurnaan. menyebabkannya meragukan ketika ia benar-benar menerima penerimaan dan pengakuan yang positif. la telah membentuk tujuannya yaitu menjadi yang sempurna. dan menghadapi kenyataan masih akan terluka akibat kurangnya cinta dan penerimaan. D.

visi dan lingkungan. . Hal ini mencakup pengharapan. Apabila kita mempunyai harapan bahwa kita seharusnya menjadi seorang manajer. Paradigma Pribadi. Bagaimana melihat diri anda dalam hubungannya dengan orang lain akan membuat perbedaan dalam cara bagaimana anda berhubungan dengan orang lain dikantor/ditempat kerja anda. Dengan bertambahnya pengalaman. Apabila kita yakin bahwa kita memiliki keefektifan dan kemampuan untuk mengelola nasib kita sendiri sampai batas tertentu. pengharapan dan kesukaan kita atas pekerjaan dan bagaimana kita diperlakukan. aplikasi gaya belajar. kita akan jatuh ke dalam jebakan melakukan sesuatu yang berlawanan dengan prinsip. Aplikasi Gaya Beiajar dan Kecerdasan Emosi Untuk dapat mengaplikasikan gaya belajar yang mencerminkan kecerdasan emosi pribadi sehingga dapat menemukan kebahagiaan ditempat kerja dapat dimulai dengan pemahaman atas: 4. F. sedangkan kita ternyata hanya menjadi staf biasa. Ini adalah berkaitan dengan pandangan dalam dan luar diri anda. proses pengendalian diri serta dampak-dampak dari kepribadian yang dimiliki masing-masing anggota kelompok. Ini melibatkan karakter kita. Rangkuman Penerapan kecerdasan emosional dapat dilakukan melalui strategi dalam menanggapi sesuatu masalah strategi dalam pengendalian diri. kita akan membentuk visi. misi. yang akan memakan korban pada kesejahteraan dalam diri kita. Kepemimpinan Diri Ini mencakup luasnya kendali. visi kita tidak akan sesuai dengan situasi kita dan karena itu situasi kerja tidak akan memuaskan diri kita. Latihan Diskusikan dalam kelompok kecil membahas langkah dan strategi mengaplikasikan kecerdasan emosional baik dalam menanggapi pengelolaan serta pengendalian diri. 3. Mengetahui apa yang anda inginkan dalam hidup.Modul Diklatpim Tingkat IV 51 52 Kecerdasan Emosional (KE) 2. pribadi. norma dan perilaku kita. Pengelolaan Diri. Pengkondisian Pribadi. b. a. kepemimpinan diri dan pengelolaan diri. Kalau karakter kita lemah. baik yang nberupa gaya belajar. Selain itu perlu dipahami pula dampak dari kepriadian seseorang terhadap kecerdasan emosional. raksasa yang bersemayam dalam diri kita dan kesejahteraan kita. E. merupakan pertimbangan yang penting dalam menggapai karier. Karakter kita menciptakan berbagai prinsip-prinsip dan nilai-nilai kita. maka kemungkinan besar kita akan dapat menemukan kebahagiaan dalam posisi yang mungkin tidak ideal bagi kita pada suatu waktu tertentu. bagaimana melihat diri anda dan lingkungan yang sesuai bagi anda.

dan hidung (apa yang kita cium). dan berusaha mengatakan kepada anda apa yang harus dilakukan dan bagaimana memikirkannya. Beban itu adalah pendapat dalam diri anda yang sangat luas yang berusaha mendapat perhatian anda. Hidung. Pandangan tersebut merupakan perpaduan indera kita: mata (apa yang kita lihat). pengendalian emosional dalam menjalankan tugas. Kita menggunakan film lama untuk mendapatkan gambaran baru yang mengakibatkan pengambilan gambar dua kali dan menghasilkan gambar yang kabur. Penyebab terjadinya beban ini adalah pandangan dalam diri anda mengartikan seluruh situasi dan orang luar sebagai faktor yang mempengaruhi anda namun tidak menolong anda mengatasi masalah. Namun kita biasanya tidak mengelola pekerjaan mereka atau memberi arah sesuai tugas mereka. anda merasa seolah terjerumus ke dalam pasir penghisap yang menyeret masuk tubuh anda satu inci demi satu inci. dan lepas kendali? Dengan bertambah masalah. Pengalaman yang lalu adalah penting kalau digabungkan dengan keterbukaan baru. Pandangan dalam diri kita biasanya bebas mengembara kesemua arah mengumpulkan dan memilah data-data. Akibatnya mereka tidak dapat bekerja bersama bagi minat terbaik kita. walau kita tidak sama sekali apa yang harus dilakukan dengan informasi yang tersedia selama terjadinya suatu masalah atau krisis. Berikut ini kami tawarkan beberapa strategi untuk dikaji. Strategi Kecerdasan Emosional Dalam Lingkup Tugas. atau untuk menetapkan masalah kita. mulut (apa yang kita katakan). segalanya mendadak menjadi kacau membingungkan. apa yang kita butuhkan untuk menjadi efektif. Mata. dan menguraikan masalahnya serta memberikan pendapat anda tentangnya. namun pada saat anda mulai menganalisa. Rahasia PMHTM (Pikiran. Mulut) Pernahkah anda berada dalam suatu keadaan yang di mulai sebagai suatu masalah. A.Modul Diklatpim Tingkat IV 54 Kecerdasan Emosional (KE) BAB V KEPEMIMPINAN DAN DINAMIKA EQ DI TEMPAT KERJA Setelah membaca Bab ini. Telinga. dan arah yang terbaik dalam menemukan kebahagiaan dan kepuasan. pikiran (apa yang kita pikirkan). Ketika kita telah memutuskan apa yang harus dilakukan biasanya didasarkan pada data yang tidak lengkap atau tidak rasional yang tidak dapat memberikan gambaran yang menyeluruh. Namun masalahnya. Pandangan dalam diri kita bahkan seringkali ada dalam keadaan yang tenang dan menyenangkan. yang kuat anda masih juga tidak dapat meraihnya untuk menarik anda keluar. kita tidak melatihnya untuk menyaring pengalaman masa lalu yang tidak menyenangkan. Ruang lingkup kajian KE/EQ ini lebih banyak difokuskan pada masalah emosional yang terdapat dalam lingkungan kerja. 1. Seolah ada beban berat yang menahan tubuh anda ke bawah. Kita dapat menggunakan pandangan dalam diri kita untuk memberitahu kita cara menganalisa suatu keadaan. peserta diharapkan mampu memahami strategi penerapan kecerdasan emosional dalam lingkup tugas. telinga (apa yang kita dengar). dan kiat untuk mengembangkan dan mempertahankan keterampilan kecerdasan emosional. Bahkan walau ada sebuah cabang pohon yang kokoh tepat di samping tangan anda 53 .

Pikiran kita dapat mengulang kembali apa pun yang kita inginkan bilamana dikelola dengan baik. dan kepuasan dalam diri. Kita mampu memasukkan rangsangan informasi ke dalam pikiran kita yang dapat memperluas dan memperkaya dasar pengetahuannya. prinsip serta penerapan disiplin mental.” Ini benar dalam pengambilan keputusan selain dalam kehidupan sehari-hari. mengembangkan kreativitas. sehingga kita dapat menggunakan pilihan terbaik dalam mengelola emosi untuk meningkatkan kinerja kita. Albert Einsein yang jenius ini mengakui bahwa hanya + 5 . Terserah pada kita untuk memanfaatkan alat yang menakjubkan ini yang menjadi dasar kemajuan hidup kita. Rahasia PMHTM lainnya adalah menggunakan mata kita untuk mengamati apa yang ada di sekitar kita. melakukan penelitian. Moto dari the United Negro College Fund adalah “Pikiran adalah hal terlalu luar biasa untuk disia-siakan. tantangan baru dan penuh inovasi.10% saja dari kemampuannya yang dapat dipergunakan.H. Pemikiran menghancurkan diri membatasi kemampuan kita meminta bantuan saat diperlukan. mendengar pendapat ahli. la memberi kita kerangka kerja yang menunjang sistem pengelolaan emosi dalam diri kita. dan hal ini menciptakan kebanggan palsu yang menjadi sumber kekecewaan dan menghambat kita melakukan hal-hal yang diperlukan untuk menemukan kedamaian. dengan menggunakan rincian sebagai batu loncatan untuk memahami dan mengelola emosi kita bersesuaian dengan pikiran rasional kita. Masing-masing indera kita memainkan peranan penting dalam membantu kita menguraikan situasi rumit yang sedang kita hadapi dalam soal emosi. Pikiran: Apa yang kita pikirkan tentang diri kita dapat meningkat kan atau mengurangi potensi kita. Mata: Dapat memberi kejelasan dan fokus pada suatu situasi. Ini membutuhkan latihan memahami esensi. ia akan memilah melalui yang terbaik dan terburuk untuk memberi kita perspektif. kebahagiaan. Kalau kita mengisinya dengan pemikiran yang produktif dan positif kita akan memungkinkannya bergerak ke suatu arah yang mampu mendorong dan memuas kan tujuan hidup kita.M. kita terkondisikan untuk berpikir negatif dan bukan berpikir positif karena hal ini menguntungkan orang lain dan menempatkan guliran bola emosi di pihak kita dan bukan di pihak orang lain yang mencoba mempertahankan keunggulan mereka dengan membiarkan pengaruh negatif ini menjadi bagian pemikiran dan penafsiran atas diri kita. Dunia yang kita tinggali mendorong kita untuk memandang diri kita sama lemah dan sama memerlukan hal-hal yang tidak kita miliki. Rahasianya berupa proses yang membantu kita mendapatkan gambaran secara keseluruhan. Kritik terburuk kita berada dalam pikiran dan dapat menjadi musuh terburuk kita.T. Benih yang kita tanam dalam pikiran kita dapat menumbuhkan bunga atau cabang baru. Kita berpeluang . Pada umumnya.M. Membaca. Kedalaman dan kapasitas pikiran manusia sungguh mengagumkan pada umumnya orang biasa hanya menggunakan sebagian kecil saja dari kemampuan mentalnya. kalau kita mengajarkannya melakukan hal ini. maka kita memberikan kendali pada orang lain atas apa yang kita pikirkan dan apa yang kita lakukan. a. dan dorongan untuk mencoba b. hanyalah suatu strategi bekerja bersama dalam menggunakan semua panca indera kita pada saat mengambil keputusan yang bekaitan dengan emosi. dan mengalami hal baru dapat memperluas cakrawala kita dan menyiapkan kita menjadi pelajar kehidupan dan bukannya menolaknya.Modul Diklatpim Tingkat IV 55 56 Kecerdasan Emosional (KE) Rahasia P. Pemikiran negatif dapat menghambat pengembangan diri kita.

mengetahui perubahan di sekeliling anda dan apa-apa yang tampaknya tetap sama akan semakin diperlukan saat anda berinteraksi dengan berbagai rangsangan. atau saat kita mendeteksi sesuatu yang rusak. Bagi orang lain mencium bau hujan atau tanah dapat . Dalam melakukannya ia telah mempertajam matanya atas setiap rincian dan ingatan. Petugas polisi. Hidung: Seperti peringatan tanda bahaya. Ada kursus yang dapat membantu anda menjadi lebih awas dalam mengamati orang atau suatu keadaan. dan kalau mereka marah serta tingkat kemarahannya. menyaksikan gerakan tubuh dapat sangat membantu. Banyak pekerjaan membutuhkan seseorang yang mampu mengamati dengan menggunakan mata mereka terhadap orang atau tempat. gerakan tubuh mereka. dokter. Melatih penggunaan mata kita sebagai alat untuk mengumpulkan informasi tambahan adalah investasi paling baik yang dapat kita lakukan untuk menjadi lebih awas. Perhatikan kasus berikut ini dengan cermat “Seorang kawanku yang menjadi perawat kesehatan datang mengunjungiku. Mata dapat menjadi cermin dua muka saat anda menggunakannya memandang dunia. rona wajah mereka dan bahkan mata mereka saja telah dapat memberitahukan anda lebih banyak daripada yang ia katakan. orang.Modul Diklatpim Tingkat IV 57 58 Kecerdasan Emosional (KE) melihat kejadian. adalah sedikit contoh pekerjaan profesional dimana melihat dan mengamati secara holistik dan sistemik memegang peranan penting. Dalam perundingan. Kurangnya pengetahuan terhadap lingkungan ini dapat menjadi membahayakan juga kalau kita tidak menyadari unsur yang dapat melukai kita. Hal ini sangat kritis bagi setiap aspek kehidupan. Anak mudah terserap oleh apa yang mereka lakukan sehingga mereka tidak dapat melihat sebuah mobil sedang meluncur ke arah mereka atau orang yang tidak dikenal datang mendekati mereka. aku sangat terkesan bahwa ia mampu mengingat sampai sekecil-kecilnya segala perubahan yang aku lakukan dalam ruang dudukku dan benda-benda yang kebetulan aku tambahkan. Dalam bidang komunikasi non verbal dikatakan bahwa dengan melihat bagaimana seseorang bertindak. kalau senyum mereka tulus. c. Ketika aku menyatakan kekagumanku atas kemampuannya ini ia mengatakan kepadaku bahwa sebagai seorang perawat ia terlatih untuk mengenali dan memeriksa pasien secara rinci.” Sebagai karyawan berapa banyak di antara kita yang pergi dan pulang ketempat kerja tanpa mengenali lingkungan sekitar kita? Kita membatasi peluang untuk menikmati kecantikan kehidupan disekitar kita . Dengan melihat kedalam mata seseorang anda seringkali dapat mengatakan apakah mereka sedang memegang kartu unggulan dalam permainan kartu. ia dapat juga mengungkapkan pemikiran anda. Aroma bunga mawar atau parfum sangat menyenangkan dan dapat mengartikan sesuatu yang istimewa. dapat membebaskan kita dari memakan makanan yang tercemar. dan rincian dengan cara yang dapat menambahkan dimensi atas pemahaman kita terhadap apa yang menjadi keharusan dalam pengambilan keputusan. Walau ia tidak bertemu denganku selama lebih dari dua tahun. Melihat dunia anda. ilmuwan. atau saat kita mencium sesuatu yang busuk yang menunjukkan bahwa kita harus menelitinya lebih lanjut. ia merasakan kebaikan dan keburukan indra penciuman kita adalah sesuatu yang sering tidak kita perhitungkan. Kita menggunakannya dengan tidak sadar kecuali kita mencium asap yang membangkitkan kesadaran kita akan kemungkinan adanya api.

atau berharap dapat menafsirkan apa yang benar-benar dikatakan pembicara karena dalam pikiran kita. ia bahkan dapat menjadi pimpinan tim. Kalau pesannya tidak disampaikan dengan jelas secara cepat. Yoga mendasarkan diri pada pernapasan dan hidung menjadi hal paling dasar dalam memasukkan udara segar dan mengeluarkan racun yang menyebabkan kita tertekan. Mendengarkan adalah suatu ketrampilan tersendiri. Kalau anda berputar atau berbicara dengan lambat kebanyakan orang akan menyelesaikan jawabannya atas pendapat anda sebelum anda mendapat . Mencintai adalah juga mendengarkan. Lingkungan kita yang bergerak dengan pesat bukan tempat yang sesuai untuk tempat mendengarkan apa yang harus dikatakan seseorang. Kita terkondisikan atas keinginan mengatur segalanya secara langsung.Modul Diklatpim Tingkat IV 59 60 Kecerdasan Emosional (KE) membawa perasaan penuh ketegangan dan kedamaian. Hal ini memberi kehidupan yang menghubungkan kita dengan atmosfir. dapat banyak memberitahu mereka tentang dunia yang mereka jelajahi. Bagi mereka yang tidak dapat melihat. d. Ia dapat menyakitkan kalau dihadapkan pada kaum kolot jaman dahulu. Lebih mudah berbicara dan lebih menarik mengatakan apa yang kita tahu daripada berusaha memahami manusia lainnya. dibutuhkan peralatan untuk membantu kita bernapas. penggunaan indera penciuman adalah sangat berharga. Hal ini menghangatkan diri kita dan mengerahkan semua indera kita untuk turut menikmati suasananya. Melalui penggunaan hidung kita lebih banyak. Kita telah terbiasa terhadap film-film penuh laga masa kini di mana anda nyaris tidak sempat duduk dan memasukkan segenggam berondong jagung ke dalam mulut sebelum anda terangkat dari kursi anda melihat aksi di layar. beberapa dari kita mampu merasakan ketegangan tak terucapkan karena tubuh mengeluarkan aroma yang menandakan berbagai keadaan emosi dan fisik. Kegiatan paling berat adalah mendengarkan orang lain dan memahami. mengatakan pandangan kita. gugup atau tidak menentu. Salah satu aspek paling penting dari hidung kita adalah udara yang kita masukkan ke dalam paru-paru melaluinya setiap hari. namun sungguhkah kita mendengarkan? Dari semua keterampilan berkomunikasi yang dapat kita tingkatkan tidak ada yang lebih kritis daripada kemampuan kita mendengarkan. dan mengungkapkan diri kita agar dimengerti. Apa yang kita cium di sekeliling kita dapat berlaku sebagai peringatan untuk berhati-hati atau segera meninggalkannya. Bagi kebanyakan. Mendengarkan secara efektif membutuhkan kesabaran dan kesediaan mencari informasi baru. Binatang dapat mengandalkan penciumannya. Segalanya berkecepatan bunyi 30 detik. Apa yang dicium oleh hidung biasanya akan menggerakkan indera lainnya untuk berfungsi. Kalau kita tidak dapat bernapas sendiri. orang akan tidak menghiraukan anda. Ini sangat berharga saat kita kecewa secara emosional. Telinga : Memungkinkan kita mendengar. Merasakan kehidupan adalah dengan meresapi seluruh aromanya. dan kalau kita melakukannya juga adalah untuk mempersiapkan jawaban kita untuk mengabsahkan pemikiran kita sendiri. Pepatah “hidung mengetahui” adalah benar. kita tidak mendengarkan. Dalam olah raga dan senam rutin lainnya bernapas melalui hidung kita dapat menunjang kegiatan kita. Mencium kecantikan lingkungan kita adalah salah satu kebahagiaan yang dapat kita raih. Membiarkan hidung kita menambah indera kita yang lain dapat memberi kita kelengkapan. kita lebih tahu. untuk mencari jalan agar orang lain mengatakan apa yang kita ingin dengar.

. Mulut: apa yang diucapkannya dapat menentukan kita benar atau salah. bagaimana hal itu membuat mereka merasa. pemikiran dan sikap orang lain). dan mendengarkan apa yang orang lain pikirkan dan rasakan. Kebanyakan dari yang kita miliki dan akibat dari kehidupan kita bergantung pada apa yang kita katakan dan bagaimana kita mengatakannya. Dengan mendengarkan kita tidak hanya menambah pengetahuan yang akan sangat bermanfaat dalam kehidupan kita sehari-hari. Kecenderungan mendengarkan sementara mulut kita berbicara akan menyebabkan beberapa masalah. dan simpati (membantu orang lain).” dan seperti yang dikatakan kawanku tentang jawabannya yang demikian cepat. Ingatlah pada pepatah. kita masih dapat menggunakan bahasa isyarat atau teknologi lainnya. memahami (mendengarkan kedalaman dan keluasan apa yang dikatakan orang). saat kita berbicara kemungkinan besar kita tidak berpikir sebanyak. Saat menggunakan apa yang kita katakan sebagai alat pengendali atau membuat kita menjadi lebih unggul. mengamati sebaik. Dalam hubungan pergaulan kita mengucapkan hal-hal untuk melukai. e . pertama. “kalau saja aku berpikir sebelum berbicara.. pemecahannya. hak ini menjadi tanggungjawab kemampuan kita untuk tumbuh sebagai seseorang. mengapa mereka merasa seperti itu. atau untuk melindungi citra yang telah kita bentuk. menambah pengetahuan (memperbaiki kemampuan kecerdasan kita). dan untuk menemukan pergaulan yang . aku berada di muka sampai aku membuka mulutkku. apakah kita memecahkan masalahnya atau bahkan mengumbarnya semakin parah. Beberapa dari kita membutuhkan tambahan waktu menjelaskan setelah mulut kita mengakibatkan salah pengertian atau salah penafsiran dari apa yang kita ingin katakan. aku memasukkan kakiku ke dalam mulutku. Seringkali kita mencoba dan mengubah apa yang telah kita katakan untuk menyelamatkan keadaan daripada menjadi semakin buruk. “apa yang muncul akan keluar”.Modul Diklatpim Tingkat IV 61 62 Kecerdasan Emosional (KE) kesempatan mengatakannya. mendukung (memberi dukungan saat orang menghadapi berbagai tantangan atau mengatasi kekurangan).. dan apa yang akan kita makan malam ini... semuanya sebelum pria sempat mengatakan bagaimana perasaan mereka. bersikap menjurus dan memberi nasehat dalam mengambil keputusan.” Wanita telah selesai mengatakan yang selanjutnya kepada mereka dari apa yang mereka rasakan.. Dengan tidak mendapatkan masukan yang cukup kita cenderung membuat anggapan. Mendengarkan dapat beragam bentuknya. Wanita terkenal akan kemampuannya menyatu dengan emosi secara cepat dan pada saat pria memulai halnya dengan mengatakan : “Aku merasa.. Kita dapat mendengarkan dengan penuh empati (benar-benar menyatu dengan perasaan. Harus ada keseimbangan antara mendengarkan dan berbicara yang memungkinkan kita mendengar untuk memahami dan berbicara dengan cerdik. untuk menguasai suatu pertentangan atau seseorang. bagi kebenaran (menemukan kenyataan suatu keadaan). Bahkan kalau kita tidak berbicara dengan suara kita. Adagium ini menunjukkan suatu kenyataan apa yang kita katakan memiliki berbagai dampak bagaimana kita dipahami. Berbicara adalah penting dan merupakan ketrampilan yang kita gunakan setiap hari agar tetap selamat. kita juga menerima penghargaan dan pengakuan orang lain. Tidak ada yang lebih berarti bagi seseorang daripada didengarkan dan dihargai hak mereka untuk berpendapat bahkan kalau mereka tidak sepakat dengan anda.

namun begitu anda mendengar. namun kalau dilihat dari apa dan bagaimana ia berkata kepada anaknya terlihat tidak baik. Mendengarkan kata-katanya dan melihat cara yang tidak profesional dalam menjalankan prakteknya telah menurunkan kredibilitasnya dimataku. Pertengkaran ini berlanjut sampai sepuluh menit. Aku membuat janji bersama seorang dokter gigi yang ditunjukkan oleh petugas hotel tempatku menginap. Persis seperti permainan domino. membahayakan kalau dilakukan dalam lingkungan yang bermusuhan dan tidak bersahabat. Ini adalah sesuatu yang harus kita perhatikan dalam dunia yang sangat mementingkan pikiran yang terucapkan. Setelah setengah jam kemudian. orang lain akan memahaminya secara negatif.Modul Diklatpim Tingkat IV 63 64 Kecerdasan Emosional (KE) berarti dan memuaskan. aku mendengar kegaduhan dari ruang rapat. Mulut kita dan apa yang kita biarkan keluar darinya benar-benar menunjukkan siapa kita. Ia dapat. Saat aku duduk mengambil giliran di ruang praktek dokter gigi ini. Seperti dokter gigi ini. walau demikian. atau menyingkirkan serta memperkuat kepribadian. Politisi paling baik tentang pengaruh kata-kata untuk menciptakan citra.” maka mulut adalah jendela kepribadian anda . Ini tidak menjadi negatif kalau orang yang menerima luapan ini adalah seorang kawan yang memahami. Seorang wanita yang merasa akan mengatakan salah terhadap segala sesuatu adalah orang yang tidak ingin diundang seorangpun untuk datang ke suatu pesta. Ketika berlibur mulutku mulai menggangguku. Banyak kali kita hanya memiliki satu kesempatan untuk mengatakan hal yang benar. mendapatkan wewenang. mutu dari apa yang mereka katakan. atau sebaliknya dalam cara yang mengubah siapa anda sebenarnya. Pernahkah anda melihat seseorang yang cantik kehilangan semua pesonanya di saat mereka membuka mulut mereka? Persis seperti mereka berubah tepat di depan mata anda. Aku belakangan diberitahu bahwa dokter pertama adalah yang paling baik. lelucon dan kepekaan mereka bersinar membuat mereka menjadi cantik. Kita telah mendengar bagaimana kita terlihat menentukan betapa menariknya kita. Sang dokter gigi dan petugas kebersihan sedang bertengkar hebat. Ia dapat menjelaskan kepribadian anda. Aku pergi ke dokter gigi lainnya hari itu. kita kadang membiarkan mulut kita berbicara dalam cara yang dapat melukai kita sendiri. begitu emosi terlepas. Beberapa orang mungkin tidak memenuhi standar kecantikan. dan hasilnya adalah mengumbar rasa frustasi kita. la dapat menjelaskan diri anda sesuai diri anda. Wanita ini menuduh sang dokter ingkar janji untuk meninggalkan istrinya demi dirinya. mulut akan segera mengikuti dan mulai mengatakan apa yang terjadi dalam diri kita. Aku ragu. karena aku tidak menginginkan seseorang yang dalam keadaan frustasi dan marah mengerjakan gigiku. Apa yang kita katakan dapat memberikan kredibilitas atau membawa . mereka berbicara. Masalah terbesar pada mulut kita adalah bahwa ia biasanya dikendalikan oleh emosi kita. dan akan memberikan hasil yang hebat. penerima pasien menyuruhku masuk. Kalau “mata adalah gerbang jiwa anda. Aku berterima kasih padanya dan mengatakan bahwa aku membatalkan janji ini. Juga benar bahwa apa yang kita katakan akan memutuskan kalau kita menarik. atau yang memiliki kepentingan atas keberhasilan kita. Ia dapat juga menentukan bagaimana orang lain memahami kita dari satu kali pertemuan saja. dan berakhir dengan sang dokter membanting pintu memasuki ruang prakteknya. Seseorang yang berteriak kepada anaknya sebagai cara berkomunikasi mungkin merupakan orangtua yang baik.

Pengembangan diri dengan menggunakan mulut kita agar menonjolkan diri kita secara efektif merupakan suatu tujuan yang perlu dipelihara.Modul Diklatpim Tingkat IV 65 66 Kecerdasan Emosional (KE) bahaya bagi kita. Menunda kemudahan juga melibatkan pengendalian dorongan. Anda memiliki tim dalam diri anda yang begitu luar biasa! Hasilnya akan berupa peningkatan harga diri anda. mata anda mengamati semua yang ada di sekeliling anda. Keterampilan KE/EQ dan keberhasilan di tempat kerja Lingkungan kerja akan menjadi menyesakkan kecuali mereka mulai mengerahkan dan menerapkan ketrampilan KE/EQ ditempat kerja. namun tidak terbatas hanya: a. khawatir belakangan . “Pesta sekarang. Kerjasama panca indra dan mental model Mengumpulkan serta mengkoordinasikan semua panca indera kita agar bekerja bagi kita untuk memproses informasi yang datang dari luar adalah salah satu tindakan kuat yang dapat kita lakukan. dan hidung anda membantu untuk menjaga ketenangan anda. Kita perlu menggabungkan pikiran dengan kepekaan kita. mulut anda mengatakan hal-hal yang secara efektif mewakili diri anda yang dapat memberikan hasil yang samasama menang. Sisanya terserah pada tingkat kematangan dari orang yang menerima berita ini. menginderakan sekeliling anda dan orangorang yang berada di sana. lingkungan kita sangat terkesan atas kemampuan seseorang dalam memanfaatkan komunikasi lisan demi keuntungan dirinya.” secara mental mempengaruhi banyak orang. namun kalau kita memperlakukan orang lain dengan penuh hormat dan mengatakan apa yang seharusnya dengan penuh penghargaan ini adalah tindakan yang paling baik yang dapat kita lakukan. Orang-orang seperti ini dapat saja tidak memiliki pegetahuan atau karakter namun mereka memiliki kata-kata dan kemampuan untuk menterjemahkan emosi ke dalam bahasa yang mengisi rasa ketidak tenangan seseorang. 2. telinga anda akan terlatih mendengarkan kebenaran. dan untuk selalu mengingat bahwa selalu bukan apa yang kita katakan namun “bagaimana” kita mengatakannya secara tepat. Ada saatnya ketika kita harus mengatakan kebenaran yang sesungguhnya walau melukai orang lain. keyakinan diri dan terutama kematangan emosional untuk mengakui. dan suatu kesungguhan untuk berpikir sebelum berbicara. . Pederitaan yang selalu timbul saat pemecahan masalah banyak orang menghindari pertentangan sampai terjadi dampak dari bertumpuknya masalah yang memperparah masalahnya jauh melebihi keadaan awalnya. Arti dari apa yang kita katakan dan bagaimana kita mengatakannnya hendaknya jangan pernah dianggap remeh. Kita banyak melihat pembicara berbakat membujuk banyak orang mengikuti kata-kata mereka demi keuntungan mereka dan tidak selalu demi kebaikan orang lain. menghargai dan mendorong adanya sifat yang sama pada orang lain. Menunda kemudahan Salah satu alasan utama mengapa orang tidak berhasil dan tak mampu memecahkan masalah secara efektif adalah karena ketidakmampuannya menunda kemudahan dan berhadapam dengan kesakitan yang ada saat menghadapi pertentangan. Ketrampilan ini adalah. pengendalian diri. Bayangkan anda sedang duduk dalam suatu rapat dan menggunakan pikiran anda untuk memikirkan suatu strategi. Sayangnya.

Latihan Komunikasi Ingat pada suatu saat ketika anda berada dalam rapat atau situasi yang melibatkan beberapa orang. Panggungnya dapat berupa kantor. Apa yang kelihatannya seperti tugas yang mudah berubah menjadi produksi besar-besaran. namun menjadi keterampilan paling penting adalah menjadi pendengar yang baik. untuk bekerja menuju apa yang benar dan tepat. Anda harus bekerja sama untuk mencapai tujuan. direktur. anda perlu menyesuaikan diri secara politik dan telah memahami benar keinginan organisasi sekaligus harus mampu bertahan di bawah tekanan. dan tidak mampu mewujudkan tujuan kita. tempat pertama untuk memulai adalah Mendengarkan: Jantung Komunikasi. Penundaan adalah produk sampingan yang membuat seseorang atau tim kesulitan dalam menghadapi kerangka waktu. si bandel. Mengapa . d. si pemain kelompok. Untuk menjadi pemain kelompok yang tebih baik adalah penting memahami cara berkomunikasi dan berhubungan dengan anggota tim lainnya sambil mengakui bahwa beberapa bagian tindakan memerlukan hubungan antar pribadi. gereja. kita akan merasa diri kita frustasi. permainan berubah bagaikan drama terungkap. ruang dewan. Masing-masing dari mereka tanpa saudara atau sepenuhnya mengetahui memiliki karakter tertentu. rumah atau tempat mana saja dimana terdapat kumpulan orang. Seberapa mampunya mempertahankan prinsip kita dengan kukuh saat terancam dan ditentang adalah ukuran dari kedisiplinan kita. dan rasa takut. citra. Efek tata lampu menjadi semakin jelas saat karakter mengungkapkan perasaan mereka yang sebenarnya. Mendengarkan: Sebagai Jantung komunikasi Menjadikan organisasi dimana kita bekarja sebagai organisasi yang “mendengar” tidaklah mudah. Salah satu yang paling berat.Modul Diklatpim Tingkat IV 67 68 Kecerdasan Emosional (KE) Pepatah : “ambil yang ketahanannya paling kecil” menunjukkan bahwa seseorang akan melakukan apa yang menyenangkan dan nyaman daripada apa yang diperlukan dan menantang serta membuatnya tumbuh. Disiplin diri Disiplin diri adalah inti pemecahan masalah dan pencapaian keberhasilan. tidak bahagia. dan para awak. membuat komunikasi menjadi seni yang perlu dikuasai. b. keterbukaan. Selalu ada si bisikan setan. dan untuk menyeimbangkan keinginan kita yang bertentangan dengan tujuan lingkungan kerja. Dengan bersedia bertahan dalam celah antara yang benar dan salah sampai orang lain mengungkapkan masalah yang tidak jujur adalah kekuatan kepemimpinan pribadi yang layak dikembangkan. ketidaktenangan. ego. Selalu ada perorangan yang ingin menggantikan sutradara kalau ada peluang. Produksi ini diakibatkan oleh permainan utama yang terbentuk dan peran yang dilakukan oleh anggota kelompok. Naskahnya mengandung tugas dan tujuan kelompok namun biasanya ada versi lainnya dalam bentuk maksud tersembunyi di suatu tempat di luar panggung yang setia. Dalam lingkungan kerja yang memerlukan cara kerja modern dimana waktu sangat berarti. Untuk menelusuri analogi permainan anda memiliki sekelompok orang yang terdiri dari anggota kelompok. si skeptis. saat kelompok melaksanakan tugasnya. si pesimis. si suka mengeluh. Dalam melakukan hal ini. c. Tanpa disiplin diri untuk menerima tanggungjawab. harapan. sikap. kemampuan menangani tugas berat dengan cara yang unggul sangat bermanfaat dalam mencapai tujuan. Untuk menerima tinjauan umum. si optimis. Dengan semua ini berada di balik layar. Isinya dapat mengenai perilaku.

Peluang mendapatkan keperayaan msyarakat menjadi hilang. karena pelanggan menanyakan sesuatu yang mereka anggap bodoh dan menjawabnya dalam cara yang dapat merendahkan tingkat IQ pelanggan. Petunjuk yang sedikit diketahui tentang bagaimana kita menjadi sempurna dalam kehidupan. dan keberhasilan tempat kerja hanya menerima sedikit atau bahkan tidak diperhatikan sama sekali. kadang menyakitkan untuk harus berhenti dan mendengarkan apa yang orang coba katakan. KE/EQ dapat menjadi penentu seberapa berhasilnya atau tidak berhasilnya suatu organisasi/perusahaan atau aparatur dalam menerapkan pelayanan Prima. 1. istilah ini kepada pada menajer bisnis. B. Dalam banyak hal. atau tidak mau menanggapi perhatian masyarakat yang datang dan memperlakukan sebagai pelanggan. c. Ini biasanya terjadi kalau kita tidak benar-benar berminat. Pelanggan kemudian pergi. Mitra kerja tidak bekerjasama saling membantu. bagaimana kita merasa. Walau kekuatan pendorong yang paling kokoh dan sangat tersembunyi bagi perkembangan manusia.Modul Diklatpim Tingkat IV 69 70 Kecerdasan Emosional (KE) begitu sulitnya untuk seeorang mendengarkan dalam berkomunikasi? Ada beberapa alasan namun yang satu ini paling menonjol: kita tidak dapat menunggu untuk mengatakan sisi kita dari kisah itu. Pegawai kantor Kelurahan membiarkan saja penduduk yang merupakan pelanggannya. dan perlunya memahami penampilan emosional kita untuk memperkuat perasaan yang mengganggu ini serta perilaku yang akan mengurangi kemajuan pribadi dan profesional. dan asyik mengobrol bersama sesama pekerja sampai pelanggan harus memanggilnya saat membutuhkan bantuan. Dinamika KE/EQ ditempat kerja Ada banyak dinamika yang terjadi di tempat kerja saat ini terutama pada saat negara dan Bangsa kita dilanda krisis ekonomi yang bersifat multi dimensi. b. Adalah sifat alami manusia untuk selalu mengungkap kan diri kita sendiri atau untuk mengatakan kepada orang lain bagaimana menjalani kehidupan mereka. Para penganjur KE/EQ menghabiskan banyak waktu menjelaskan . misalnya: a.” Tingkat kecerdasan emosional dapat menjadi penyebab dasar keberhasilan atau sebagian masalah yang dihadapi dunia bisnis dan dunia pemerintahan saat ini. para ekspert sering ditanya bagaimana masalah yang tampaknya “ringan” seperti emosi ini berdampak pada keuntungan dan produktivitas jajaran bawah. Tanda-tanda luar bahwa KE/EQ tidak ada dalam suatu organisasi adalah. Pegawai Kelurahan tidak mampu. Pengendalian Emosional Dalam Menjalankan Tugas. dan pentingnya peran yang dimainkannya dalam keberhasilan karier dan sosial yaitu “kecerdasan emosional. Dalam dunia yang berkembang pesat tempat bentangan perhatian kita tidak terlalu luas. dan berusaha mencari peluang pelayanan di tempat lainnya. Tanda-tanda bahwa dalam suatu organisasi tidak memiliki KE/ EQ adalah saat. dan apa yang kita pikirkan. kalau misalnya: a. Kita membaca dan mendengar tentang hal ini setiap hari dari berbagai media massa.

Mitra kerja menolak memahami kerja keras kelompoknya. lingkungan kantor akan menjadi tidak hamonis. b. dan membenci diri adalah sedikit di antara kata-kata yang dapat menjadi halangan nyata dalam membangun KE/EQ saat terbawa dalam kehidupan melalui pikiran dan tindakan kita.. d. Seseorang yang rnenunjukkan sikap dan perilaku hidup ini berada dalam pusaran pertentangan dan kesengsaraan diri. Perasaan Dan Tindakan Tidak Sehat Takut. Dalam beberapa hal wanita bersaing dengan wanita lainnya dalam menilai diri masing-masing melalui apa yang menghubungkan dirinya dengan wanita lain. pelayanan pelanggan. berpakaian lebih baik. dan menciptakan keadaan sama-sama menang. Rasa tertekan dan kebosanan membayang. Pegawai saling merendahkan usaha masing-masing. Dikarenakan tanpa kesetiaan dan kerjasama. hanya mengkritik kesalahan mereka saja. Manajer mengumbar amarahnya dan mengeluarkan anak buahnya hanya karena membutuhkan cuti panjang. intimidasi. semua membicarakan masalah tidak dikendalikannya emosi kita. Semua lambang luar dari status dan daya tarik. f. Kita tidak dapat menyangkal perasaan negatif ini menimbulkan bayangan tak terlihat dalam kehidupan kita dan seringkali menjadi nyata dalam bentuk tindakan menyimpang dan katakata menyakitkan yang dapat membuat karakter dan kepribadian kita menjadi suram. pria diajarkan untuk bersaing dan membuktikan kemampuan dan keberhasilannya dengan apa yang ia menangkan. dan paling cerdik sejauh tidak menjatuhkan kaum pria. Kerangka Berpikir Menghancurkan Dalam Hubungan Hambatan KE/EQ lainnya adalah kerangka berpikir yang menghancurkan. cemburu. Apakah ia lebih cantik. wanita diajarkan untuk mencoba menjadi yang paling cantik. Beberapa pria memusatkan diri pada apa yang dimiliki orang lain sebagai cara meraih keberhasilan. Pengalaman-pengalaman seperti ini. dan memberdayakan staf untuk bekerja lebih proaktif. Masalah-masalah inti ini menjadi dasar pembentukan kelompok. memperbaiki moral. namun cenderung tidak memusatkan diri pada . akan menjadi suatu ajang permusuhan seperti banyak kantor saat ini yang hanya berisi pertentangan/konflik. Ini terjadi saat kita berjuang mencapai sesuatu yang ideal agar dapat diterima oleh orang lain yang mungkin bertentangan dengan siapa sebenarnya diri kita.. memiliki rambut indah: adalah pertanyaan yang sering diajukan kepada diri kita. Tidak hanya halangan ini mengakibatkan duka kepada orang lain. terpengaruh. atau tidak memperhatikan kebutuhan orang lain. 2. Mitra kerja saling mempercayakan informasi hanya karena mereka merasa telah dikhianati. manipulasi. namun juga mengurangi kadar harga diri yang kita miliki yang setiap kali kehilangan unsurnya yang berharga saat kita melakukan perilaku yang menyakitkan ini yang menyakitkan diri kita atau orang lain. kurangnya empati dan pertimbangan. Beberapa Hambatan dalam Membangun KE/EQ a.. meningkatkan produktivitas.Modul Diklatpim Tingkat IV 71 72 Kecerdasan Emosional (KE) b. Ini juga dibutuhkan dalam hubungan sesama kelompok. paling menyenangkan. Secara tradisional. c. Sedangkan hubungan yang jujur dan saling menghargai amat diperlukan. Ini akan menjadi akar penyebab banyak masalah dalam harga diri. Tanpa kesetiaan dan kerjasama antar pegawai. e.. Secara tradisional.

Alih-alih dari mengungkapkannya. Aku sangat terpesona melihat betapa serupanya suasana pengaturannya dengan pesta dansa anak sekolah lanjutan.” atau pria menganggap citra ketangguhan dan keberhasilan (diartikan memenangkan dengan segala cara) sebagai cara membuktikan diri mereka. Kalau ia merasa maka anda harus ke luar. tegang. Wanita cenderung menujukkan rasa tidak bahagianya kepada dirinya sendiri dengan berikap cemburu kepada yang lain. bersikap tidak mengancam (bagi wanita yang tidak mengetahui harga dirinya). teringat olehku betapa banyak dari kita tampaknya tidak cukup senang dengan kategori atau kelompok apa pun tempat orang selalu berusaha menguasai orang lain. pria menggunakan kekuatan sebagai cara menguasai dan memantapkan diri dalam suatu posisi status yang telah disedia kan baginya berkat kaitan keturunan. Beberapa wanita dan bahkan pria. wanita. Apa yang lebih jauh merumitkan hubungan ini adalah saat-saat sukar yang dihadapi pria dalam mengungkapkan perasaaannya. namun tetap bertahan dalam banyak kalangan masyarakat dan harus terus menerus diperhatikan. Kalau ia merasa tidak terancam maka anda dapat bergabung. kami menghadiri suatu pesta perusahaan bagi para karyawan dan istri mereka. Aku mengenali dua orang wanita yang sedang memperhatikan diriku dan kelihatannya saling mengobrol. Salah satu dari wanita itu adalah isteri bos. kita hendaknya bertahan seperti apa adanya diri kita dan tidak tunduk pada perkawanan yang bergantung pada lambang status. Akibatnya hal ini membuat pria ini merasa sendirian. Bacalah salah satu critical incidence dibawah ini: “Beberapa tahun yang lalu. Lebih baik kita berusaha membangun . Persekongkolan Kecerdasan Emosional (KE) penampilan seperti yang dilakukan wanita.Modul Diklatpim Tingkat IV 73 74 c. atau dengan. Ini dilakukan melalui pergunjingan. Persyaratan utama lainnya adalah bahwa anda harus mau mengakui dirinya sebagai pemimpin yang tidak dapat diganggu gugat. tindakan tidak benar. mereka melakukan cara-cara intimidasi. Semakin dirinya tidak tenang. cenderung mengumbar rasa iri hati dengan mencoba merendah kan harga diri orang lain. dan tidak dapat menikmati rasa berkawan/ persahabatan yang biasa. Sebagai perorangan yang unik. Dalam kebanyakan hal. dan merasa tidak berdaya saat bersaing dengan pria. Kerangka berpikir atau mental model seperti ini menjadi masalah kalau mereka harus bekerja untuk. la biasanya menyampaikan penilaian tentang betapa terasa terancamnya dirinya oleh anda. saat suamiku masih bekerja diperusahaan besar multinasional. dan cara lisan atau perbuatan yang cenderung mengurangi keyakinan dan potensi seseorang. Pesan yang dapat kita artikan dapat menjadi sangat gamblang seperti wanita melihat dirinya bersaing dengan wanita lain demi merebut gelar “siapa yang paling jujur di antara semuanya. Saat telah menjadi jelas bahwa aku tidak akan terundang masuk ke dalam klubnya yang elit. dan bukannya memiliki karier sendiri. dan di atas semua mematuhi semua keinginan istri bos. Mereka telah memutuskan dan beberapa pertemuan sebelumnya bahwa aku tidak akan dapat memasuki klub tak resmi para istri di perusahaan ini karena aku tidak memenuhi persyaratan yang mencakup: menjadi istri yang tumbuh bersama perusahaan. dan suatu sikap memerintah untuk mengurangi kewenangan seseorang. Para pria berkumpul di salah satu pojok dan para wanita berkelompok di sudut lainnya. semakin sulit dirinya berbicara. Sikap yang mengacu pada peran jenis kelamin ini terus merubah melalui gerakan yang mengarah pada persamaan.

Kita hendaknya bekerja dengan saling mendukung dan membangun koalisi seperti yang telah dilakukan kaum pria selama bertahun-tahun. memenuhi. Ia memutuskan menarik diriku masuk ke dalam aksinya dengan membuatku menjadi bintang pendamping. Sang bos akan terburu-buru memanggil dan meminta informasi. Aku berbalik. dan dengan sengaja menetapkan acara rapat yang dimulai pukul 06. Sikap tidak menghargai dan tidak dapat diduga ini membuat pejabat yang lebih muda merasa tidak aman. atau diriku sendiri. kemudian tidak muncul. Kita telah berjalan jauh. Saat pesta terus berjalan. Para pengikut istri bos menghampiri suamiku dan menyapanya dengan gerakan dan ucapan yang dilebih-lebihkan.Modul Diklatpim Tingkat IV 75 76 Kecerdasan Emosional (KE) hubungan yang nyata dan berharga yang saling memberdayakan. Seorang pimpinan pria yang memegang posisi tinggi dalam suatu perusahaan sangat takut kepada pejabat perusahaan yang lebih muda. atau menggunakan usaha tidak jujur dalam lingkungan kerja untuk menangkis ancaman ini. walau suhu ruangan. Hal ini hanya mengurangi diri kita sebagai wanita dan membuat kesertaan diri kita dalam kelompok kerja dan struktur sosial yang menyertainya menjadi lebih sulit dan membuat putus asa. dan ketika pejabat yang lebih muda ini kembali dengan laporan yang telah dipersiapkan dan lebih lengkap. Suamiku yang tidak tahu menahu merasa terkejut akan sikap yang terus terang ini dan kalau seandainya pintu jebakan sudah terbuka lebar. ia akan segera lenyap tanpa dapat tertolong lagi. “suamiku sungguh luar biasa dan aku yakin apa yang baru anda katakan layak mendapatkan tepuk tangan ”. namun kita masih memiliki bermil-mil untuk dijalani sebelum kita dapat menyingkirkan rasa iri hati dan diri kita yang mengejawantah sendiri dalam perilaku rendah. seseorang akan mencurinya dari sisiku. Aku berusaha tampak tenang. Ia memanggil namaku dan berusaha mengatakan kepadaku tentang betapa tampannya suamiku. Aku membuatnya terpojok pada adegannya sendiri dari pada kebalikannya yang telah ia rencanakan terhadap diriku. Semua orang mulai bertepuk tangan dan tertawa. Rasa tidak aman dan terancam Saat pria merasa terancam mereka dapat menggunakan cara seperti intimidasi. Sementara itu kawannya terus berdiri sambil mengamati dengan cermat untuk mengawasi kalau rencana mereka membuatku menjadi cemburu telah berjalan lancar. menjadi semakin menjauhi normal. dan mendukung. Ruangan segera menjadi senyap karena orang dengan asyiknya memperhatikan apa yang sedang terjadi. Aku berusaha tertawa dan bercanda dengan kawankawan. pertunjukan baru saja akan dimulai. Dari pengalaman kasus dimuka kita kadang terjebak dalam perilaku kekanak-kanakan seperti dicontohkan di atas. Seperti yang aku perkirakan. permainan kekuasaan. d. tersenyum dan langsung menghadapinya sambil berkata dengan penuh semangat.30 pagi. bosnya hanya mau kembali memperhatikan laporan sebelumnya dengan membuat satu lingkaran merah . Untuk mempertahankan keunggulannya ia akan terus membuat bawahannya menunggu informasi yang pasti. Ternyata semuanya telah membuat mereka kecewa”. aku dapat merasakan bahwa kedua wanita itu sedang menjalin persekongkolan/dan dirikulah yang menjadi sasaran utamanya. dan para pengikut istri bos itu menjadi merasa tidak puas bahwa tindakan mereka tidak mendapatkan tanggapan seperti yang mereka harapkan dariku. dan betapa beruntungnya diriku berhasil mendapatkannya sekaligus mengingatkanku bahwa kalau aku tidak berhati-hati.

setelah mengetahui hasil yang diperolehnya. yang hanya lulus sekolah lanjutan. Pertanyaannya adalah kalau memang begitu mudahnya mengapa ia tidak berusaha mendapatkannya sendiri? Orang seperti ini atau yang lainnya menghabiskan waktunya seumur hidup untuk mencoba memperkecil usaha orang lain dalam usahanya . Kecemburuan Kecemburuan dapat melanda siapa saja. meminta petunjuk untuk dapat bekerja lebih baik. Cara menghadapi para bos atau kelompok yang mencoba menghancurkan semangat dan keseimbangan emosi anda adalah: " Hindari memberikan kekuatan anda kepada mereka dengan meyakinkan mereka bahwa anda tidak efektif atau mampu. dan juga tidak perlu pandai benar untuk mampu meraihnya. " Teruslah berusaha mencari peluang baru kalau situasi anda tidak kunjung membaik. menyenangkan. bahwa kita tidak cukup berharga dan bakat kita tidak bernilai. dan profesional dengan semua pegawai termasuk bos anda. Kawannya. Jangan mengemukakannya sebagai suatu keluhan. " Selalu bersikap tetap/konsisten. sambil menyusun arsip yang terus disesuaikan. berkomentar bahwa mendapatkan gelar PhD tidak sulit. dan tidak mau memberikan komentar lebih lanjut. " Buat catatan lengkap tentang segala tindakan dan pekerjaan anda. Orang yang merasa cemburu dengan bakat kita pada kenyataannya merasa lebih lemah. dan bangun jembatan dengan mitra kerja lainnya. Bos seperti ini menggunakan usaha intimidasi dan kekuasaan untuk mengurangi dan merendahkan semangat serta potensi pegawainya dengan mengurangi kepercayaan dirinya. " Rahasiakan masalah anda dengan bos kecuali anda memiliki pembimbing atau rekan kerja yang dapat dipercaya. Ia sama sekali tidak mau memperhatikan laporan yang lebih baru.Modul Diklatpim Tingkat IV 77 78 Kecerdasan Emosional (KE) pada bagian yang tidak jelas salahnya di mana. serta harga diri pada pegawai yang mereka anggap mengancam dirinya). Terlalu sering taktik seperti ini digunakan terhadap wanita dengan tambahan dimensi seperti pelecehan seksual yang kini juga dialami oleh kaum pria di tempat kerja. potensi karier. dan kelihaian politik untuk menghadapi para “penyalahguna kekuasaan ini ” (orang yang menggunakan posisi dan kewenangannya dengan sengaja untuk menghancurkan kepercayaan diri. dan membicarakan beberapa pendapat tentang keadaan pekerjaan anda. namun sebaliknya memilih memusatkan diri pada bagian yang dianggapnya salah dari laporan terdahulu. " Sempurnakan diri dalam pekerjaan anda. e . " Berusahalah membangun hubungan kerjasama dengan bos dengan memberikan penghormatan sepatutnya. Hal ini membutuhkan kepercayaan diri. ketegasan. Seorang guru yang kukenal menceritakan kepadaku suatu kisah tentang kawannya yang cemburu dengan gelar PhD yang berhasil ia dapatkan sambil tetap bekerja sebagai guru paruh waktu. " Buat catatan khusus tentang setiap diskusi yang anda lakukan untuk persiapan kalau anda membutuhkannya pada saat evaluasi. dan acapkali mencoba meyakinkan diri kita.

aku akhirnya mendapatkan suatu contoh yang dapat aku gunakan mengisi bukuku! f. Aku teringat pada seorang pria yang terus bertanya kepadaku. Pengkondisian Negatif/Samar Pengkondisian kecil-kecilan yang bersifat negatif terus terjadi di sekeliling kita. membuatku meragukan kemampuan sendiri. Ini bukan suatu pertanyaan yang bersifat menyerang. Televisi mengemukakan yang bersifat negatif lebih banyak daripada yang positif. Sikapnya yang merendahkan dan terlihat sangat yakin dimaksudkan untuk mengurangi semangat dan kepercayaan diriku. dan mengurangi kekuatan pribadi kita dalam. atau harus menanggungnya sendiri. g. orang yang tersesuaikan dengan baik dalam sebuah acara obrolan? Atau berapa banyak peran contoh yang kita akui yang memiliki kehidupan yang dapat memperkaya bagi diri mereka dan orang lain? Sayangnya tidak begitu banyak. Apa yang tidak ia sadari. . terutama karena ia tidak pernah menulis apa pun. Walau banyak di antara kita yang tidak mau mengakuinya. berapa banyak yang senang. Aku pernah mendengar orang membenarkan hal ini dengan menyatakan. dan tidak produktif untuk mengembangkan emosi. Bahkan di sekolah. Ikut-ikutan bergunjing hanyalah menghabiskan waktu. dan tidak ada manfaatnya dalam meningkatkan potensi. padahal aku hanya memerlukan waktu tiga bulan untuk menyelesaikannya. dan dapat memasuki psikis kalau kita tidak menyadarinya. ia menjawab. Ada perbedaan antara menerima informasi yang mungkin bermanfaat bagi anda dan menerima informasi yang dimaksudkan untuk melukai atau menghancurkan reputasi seseorang. Gunjingan dalam bentuk apapun adalah menghancurkan. seolah ia adalah yang berkuasa atau berhak menghakimi. Apa yang terjadi kalau kita ikut-ikutan melakukan eksploitasi penuh kebengisan akan kehidupan dan masalah orang lain. bahwa ini hanyalah salah satu sifat alami manusia. Aku ragu berapa banyak bintang yang membuat kita iri bersedia bertukar tempat dengan orang biasa? Ketika aku berkata kepada kawanku bahwa begitu banyak acara obrolan yang berisikan tentang masalah ketidakbahagiaan atau pribadi sakit syaraf. Orang yang kita bangga-banggakan dalam industri hiburan ternyata memiliki masalah yang sama banyaknya dengan diri kita sendiri. bahwa kita tidak pernah bercermin diri dan tidak mau berhadapan dengan masalah yang kita ciptakan sendiri. Kalau terlanjur terlalu jauh hal ini akan menghancurkan. Ia berusaha menginterogasi diriku tentang prinsipprinsip yang aku gunakan dalam menulis dan mengapa membutuhkan waktu begitu lama bagi diriku untuk menyelesaikannya. kepercayaan seperti apa yang aku miliki dalam menulis suatu buku.Modul Diklatpim Tingkat IV 79 80 Kecerdasan Emosional (KE) menempatkan dirinya sendiri lebih tinggi. suatu tinjauan lengkap dan terinci tentang apa yang akan terjadi kalau kita berlaku buruk dan imbalan apa yang akan kita dapatkan kalau kita berlaku baik. Beberapa orang dapat menjadi sangat licik dalam usahanya untuk menghalangi usaha kita. Gunjingan Banyak orang senang bergunjing. di mana adanya peraturan tentang perilaku diberlakukan. usahanya untuk memperkuat dirinya sendiri. Hal ini dapat membuat lingkungan menjadi canggung dan menjadi tidak nyaman untuk bekerja dan hendaknya tidak ditoleransi sama sekali. Contohnya. namun cara atau sikap lebih berkuasa yang ditunjukkannya dalam bertanya.

3. Membiarkan diri kita merasakan dukanya dan berusaha mengatasinya adalah positif. adalah bahwa mereka telah mengerahkan ketrampilan dalam diri mereka untuk membantu mereka melalui masa-masa penuh kesulitan. Kaidah-kaidah ini memberi kita suatu patokan ujian (benchmark) untuk menilai kemajuan kita dalam membangun KE/EQ ditempat kerja. Namun apapun namanya. dan dapat dibersihkan. Sukar untuk menghadapi kekacauan pribadi dalam hubungan. dan rasa duka terkandung suatu peluang untuk tumbuh. kekecewaan. namun kita juga memberikan kesempatan kepada diri kita untuk terus maju dengan penuh optimisme dan harga diri. apakah bersifat pribadi atau profesional. Kalau kita yakin bahwa diri kita berharga dan bernilai. Beberapa orang menyebutnya kode. Masalahnya akan memuncak kalau kita tidak dapat atau tidak ingin melepaskannya. dan perilaku yang penting untuk mengelola diri dengan lebih efektif. ini akan menciptakan sesuatu yang meringankan dalam suasana yang tertekan sehingga hal ini tidak akan sampai melahap kita bulat-bulat. . h. Enam Kaidah Keberhasilan KE/EQ Segalanya dalam kehidupan memiliki arti dan petunjuk bagaimana mengerahkan dan mencapai keberhasilan. emosional. hal ini penting dalam menciptakan panduan atau kaidah saat anda terus maju meraih pertumbuhan pribadi apapun Kecerdasan Emosional menyarankan kaidah dasar tertentu sebelum mulai mengembangkan ketrampilan kognitif. kita membiarkan diri kita merasa terluka dan tertekan atas suatu keadaan. Suatu kegagalan. dan orang akan berhenti menyaksikan acara ini kalau yang menjadi perhatian adalah masalah-masalah yang positif. atau sama dengan tidak membiarkan diri kita maju.” Ini menggambarkan lebih jauh bahwa kita terkondisikan tidak hanya terhadap pengharapan yang bersifat negatif. atau berpurapura tidak ada. Tidak Membiarkan Sesuatu Berlalu Membiarkan sesuatu berlau merupakan salah satu ciri berpikir linear. krisis keluarga dan kemunduran karier tanpa kadang menjadi takut atau marah.Modul Diklatpim Tingkat IV 81 82 Kecerdasan Emosional (KE) “tingkat kesukaan (rating) pemirsa akan menurun. dapat berbalik menjadi pengalaman yang positif kalau kita dengan sadar berusaha untuk bersikap kreatif dalam pemikiran. namun bahkan juga memintanya terjadi. Kita dapat merasakan semacam pembebasan kalau kita menggabungkan sisi emosional dengan sisi pemikiran untuk membantu menciptakan keseimbangan dalam pandangan kita. atau mendendam kepada orang yang telah menghancurkan hidup mereka. dan menganalisa cara yang dapat kita petik dari setiap kekurangan daripada membiarkannya atau menyerah saja. Merasa tertekan dalam suatu jangka waktu tertentu adalah wajar. dan kadang terbutakan saat berhadapan dengan kekecewaan dalam hidup. penting untuk mengungkapkan perasaan dan tidak memendamnya dalam diri. Satu perbedaan penting antara orang yang mencapai keberhasilan pribadi dalam hidup dari mereka yang tidak. Mereka tidak terlalu kritis terhadap diri mereka sendiri. Dalam setiap kekurangan. Walau demikian. dan memperbaiki diri. lainnya menamakannya persyaratan atau proses. Bahkan seseorang dengan harga diri dan kecerdasan emosional yang tinggi akan menjadi tertekan.

NAMUN EQ DAPAT MENJADI SEMAKIN BAIK Berita yang menarik adalah walau IQ kita telah ditetapkan sejak lahir dan tidak dapat diubah. masa bodoh dan acuh tak acuh. IQ TIDAK DAPAT DIUBAH. Tidak ada yang sempurna. Dalam kepemimpinan atau hubungan antar manusia manapun ditempat kerja. membentuk hubungan penuh arti. Kita dapat tumbuh dan mengembangkan ketrampilan serta sikap untuk membawa kita jauh-jauh dalam kehidupan.Modul Diklatpim Tingkat IV 83 84 KAIDAH 3 Kecerdasan Emosional (KE) KAIDAH 1 ADA LEBIH BANYAK CARA MENJADI CERDIK DARI PADA MELALUI KECERDASAN Mengetahui bagaimana menghadapi orang. memiliki ketrampilan antar pribadi (Interpersonal). Hal ini mengharuskan orang lebih menyesuaikan diri dengan kebutuhan perorangan selain kebutuhan mereka sendiri. Orang dengan KE/EQ tinggi memiliki kemauan dan hasrat untuk meraihnya dalam dunia profesional dan pribadinya. Walau demikian. Apa yang perlu mereka miliki adalah kemampuan untuk berhubungan dengan orang secara efektif. dan dengan bantuan keluarga atau kawan yang dapat dipercaya. Kita tidak perlu hidup dengan emosi dan perilaku menghambat diri. . tingkatan KE/EQ kita tidak berkaitan dengan takdir. tidak akan menghasilkan penjualan kalau KE/EQ mereka tidak setinggi atau lebih tinggi daripada IQ mereka. Memotivasi diri adalah kunci keberhasilan dan merupakan alat yang penting saat mencoba mengatasi berbagai halangan. sembrono. apa yang kita pikirkan. Kenyataan bahwa kita dapat memprogram ulang otak kita dan mempelajari kebiasan baru harus didorong. semakin cerdik kita dalam KE/ EQ semakin besar peluang kita mencapai tujuan kita. Kita dapat bersikap proaktif dan mencari bantuan profesional untuk mencari jalan diantara pertentangan emosional. dan bagaimana kita merasa. kecerdasan tanpa empati atau kesadaran akan diri kita sendiri serta orang lainnya membuat diri kita sama saja dengan komputer. kecerdasan dan pengetahuan adalah penting dalam pasar global berteknologi tinggi dan dikuasai oleh informasi. Pegawai yang tidak santun. dan menjadi bahagia. KAIDAH 2 KE/EQ ANDA LEBIH PENTING DARIPADA IQ ANDA KARENA INILAH YANG MENENTUKAN KEBERHASILAN ANDA DALAM KEHIDUPAN Keterampilan. dan untuk meng hadapi tantangan kehidupan secara konstruktif dan efektif. Pelanggan sangat memperhatikan mutu produk namun lebih berminat pada cara mereka diperlakukan sebagai pelanggan. KAIDAH 4 PEMAHAMAN DIRI DAN HASRAT BAGI PERTUM BUHAN PRIBADI ADALAH LANGKAH PERTAMA MENUJU PENGEMBANGAN KE/EQ Sebelum kita dapat memulai program pengembangan pribadi atau arah perubahan manapun kita harus memiliki pengertian tentang siapa kita. dan kemampuan memecahkan pertentangan dengan harmonis adalah cara-cara yang penting untuk menjadi cerdik. Namun bagi masalah emosional yang kurang kuat kita dapat mengatasinya sendiri. Setiap orang memiliki aspek emosi dalam pengolahan pribadinya yang butuh perbaikan. hanya kenyataan tanpa perasaan. Manusia adalah lebih peka dan membututuhkan lebih banyak keterkaitan daripada hanya pemrosesan dan pemilihan data. Banyak orang yang berhasil tidak harus memiliki IQ yang tinggi. tidak peduli seberapa cemerlangnya.

Pertanyaan yang harus dicari jawabnya dalam memahami KE/ EQ hendaknya termasuk: " Apakah mereka saling memperhatikan sebagai seseorang yang bermartabat dan berperadaban? " Apakah mereka saling menghargai sebagai seseorang ditempat kerja apakah hanya diberlakukan sebagai nomor/ NIP sehingga kesehatan mental mereka terganggu? " Apakah mereka berkemauan saling membantu sebagai seseorang? Kalau jawabannya “ya”. Penghargaan seringkali diberikan menurut seberapa tingginya anda berada dalam kerangka perusahaan. lakukanlah. Kembangkan rencana. Ini tentu tidak mungkin. Ini adalah seperti membeli gaun selera tinggi. Maksud dan motif adalah bersifat sebagai lambang saat mengamati bagaimana pegawai. namun kita berada di toko swalayan. Memiliki hasrat melakukan sesuatu dengan lebih baik.Modul Diklatpim Tingkat IV 85 86 Kecerdasan Emosional (KE) Kita harus mampu mengakui dan mengenali emosi. Etika profesi. KAIDAH 5 EMOSI MEMILIKI KECERDASAN Sepanjang pengalaman kita yang banyak. Setiap orang harus dihargai karena mereka adalah manusia. Perubahan berarti bertindak. dan tidak memiliki arti dalam usaha kita mencari pengetahuan. Emosi pada waktu yang lalu bahkan dianggap tidak diberi tempat dalam dunia bisnis maupun pemerintahan. 1. kita mengetahui bahwa emosi adalah sesuatu yang lembut dan tidak dapat dipahami. amati kemajuannya. Terlalu sering pegawai memandang hal-hal ini sebagai ungkapan kosong dari pihak manajemen serta pimpinan karena kurangnya hal-hal nyata atas apa yang terjadi dalam banyak lingkungan kerja. tentukan sumber daya yang diperlukan. misalnya mengurangi berat badan. namun tidak pernah mau bangkit dari sofa kita atau mengusahakan perubahan. kecuali toko itu memang menjualnya. menindas potensi mendapatkan situasi sama-sama menang dalam kehidupan kantor. Hasrat kita memusatkan pikiran kita menuju hasil akhir. Ini tentunya tidak benar lagi. dan bukan karena mereka berada di posisi tertentu atau termasuk dalam golongan yang berkuasa. manajer. Seringkali kita berharap untuk berubah. maka julukan dan gelar tidak akan menjadi masalah. Pergilah ke toko yang sesuai atau tempat yang benar yang diketahui saat anda merasa emosi. 2. dan pelanggan saling berhubungan dalam situasi kerja. dan memahami penyebab dan perasaan kita agar dapat meng hadapinya secara efektif. dan berlatih terus menerus. Sayangnya hal ini tidak seperti biasanya. Pernyataan suatu maksud organisasi tidak berkaitan dengan apa yang sedang terjadi ada kesenjangan antara teori yang didengungkan “Espoused theory” dengan “theory in action”. Emosi adalah perasaan bersama dengan fungsi-fungsi jiwa yang lain seperti yang telah dikemukakan dimuka adalah inti dari tempat kerja dan dapat menjadi penyebab kegagalan atau keberhasilan dalam banyak usaha melakukan perubahan ditempat kerja. Bangkitlah dan lakukan. Hal ini. nilai. visi pribadi dan visi organisasi dan tugas adalah semua istilah yang mengandung muatan emosi didalamnya. Tidak peduli seberapa banyak kebijaksanaan menyatakan bahwa kita hendaknya saling mempercayai dan membantu. 3. petakan arah tindakan. semua ini hanyalah kata-kata belaka kecuali inti dari lingkungan kerja didasarkan pada saling .

menjadi tidak bahagia. kerja keras. Akibatnya mereka akan berlaku sebagai ukuran ujian bagi kemajuan diri kita. tiupkan. Banyak para sekretaris. menyembunyikan sesuatu. menghormati dan mempercayai. semua ini menunjukkan seseorang yang tidak dapat mengendalikan tabiatnya dan bertindak dalam cara yang berbahaya. Pengembangan emosi bukan sesuatu yang dapat terjadi dalam semalam tetapi sebagai bagian dari disiplin Personal Mastery memerlukan latihan yang terus menerus. dan kejujuran yang terus menerus. Namun satu hal adalah pasti.. ledakkan. senang. akan ada potensi untuk menjadi salah mengerti. atau rekan yang tidak mau bekerjasama sebagai suatu peluang untuk menerapkan ketrampilan KE/EQ kita. Menghadapi diri . Kalau orang tidak bekerja dalam lingkungan yang harmonis.Modul Diklatpim Tingkat IV 87 88 Kecerdasan Emosional (KE) menghargai.. Banyak tanda-tanda jalanan disepanjang perjalanan yang dapat anda gunakan sebagai KAIDAH 6 PENGEMBANGAN KE/EQ ADALAH USAHA SEUMUR HIDUP Pengembangan KE/EQ mengharuskan latihan yang intensif. dan mewujudkan suatu peran model yang dapat diikuti oleh yang lainnya. dan bahkan di antara perorangan. pengalaman. namun kurang memiliki mutu dalam diri bagi keberhasilan pribadi. status ekonomi. Para ahli memerlukan waktu berlatih + 5000 jam untuk menjadi mahir dalam bidang profesionalnya. petugas kebersihan. Buku Dr Daniel Goleman. Beberapa dari kita membutuhkan waktu bertahun-tahun + 5000 jam untuk mengembangkan kebiasaan baru. Adalah produktif Untuk menganggap bahwa bekerja bersama bos yang sulit. cinta. ketidakbahagiaan. Emotional Inteligence (Kecerdasan Emosional) membicarakan bagaimana pikiran emosional dapat benar-benar menghambat informasi sebelum memasuki pikiran yang digunakan untuk berpikir dan mengakibatkan adanya pembajakan emosi sebelum pikiran berkesempatan melakukan penafsiran yang tepat dan mengambil keputusan. menunjukkan kemampuan KE/EQ yang tinggi dan pengaruh mereka lebih kuat daripada orang-orang yang menempati posisi tinggi dalam masyarakat. dan setelah diri mereka mereda akan menyesali apa yang telah mereka lakukan. mengganti yang lama dan menanamkannya dalam kebiasaan. kebencian. perencanaan. Begitu anda menapak di atas jalan pengembangan KE/EQ. negara. Ungkapan emosi dan perasaan dapat memiliki berbagai bentuk menurut budaya. bersalah. atau bahkan usia tidak menghambat seseorang menjadi pimpinan. dan kurangnya sinergi yang akan mengakibatkan kegagalan bagi perusahaan manapun. sendiri adalah salah satu dari usaha yang paling berat yang harus kita lakukan. Ada kebahagiaan dan keyakinan dalam mengetahui bahwa anda bekerja demi kebaikan anda sendiri. kehilangan kendali. dan tidak setia.. Ini bukannya penyembuhan kilat atau penanaman modal jangka pendek. dan main adalah umum. Posisi dalam hidup. Untuk menguasai kaidah ini adalah dengan mempelajari teknik pengelolaan diri yang dibicarakan dalam modul ini. Kita harus mengabdikan hidup kita untuk mempelajari cara baru yang lebih baik dalam berperilaku dan berfungsi lebih efektif. ketabahan. marah. Kita mungkin pernah mendengar istilah-istilah seperti: tembakan senjata. maka hal ini akan berlangsung seumur hidup. takut. Bahkan setelah kita mengembangkan KE/EQ akan ada perubahan terus menerus saat kita berhubungan dengan orang-orang yang tidak mampu mengendalian emosinya secara tepat.

kita tetap tidak dapat meraihnya tanpa memiliki kecenderungan sikap yang akhirnya memancarkan keyakinan. Sikap optimis memberi kita semangat yang akhirnya menghasilkan stamina untuk mencapai kecerdasan emosional. mengatakan bahwa: “Kecerdasan emosional memerlukan ketrampilan yang dapat membentuk kebiasaan-kebiasaan yang berguna dalam mencapai keberhasilan pribadi. terpuruk dalam kegagalan. Dalam membuat suatu keputusan. karena kita diharuskan bertingkah laku secara berbeda.Modul Diklatpim Tingkat IV 89 90 Kecerdasan Emosional (KE) petunjuk yang bermanfaat. Hal yang sama juga diperlukan dalam usaha mengasah kecerdasan emosi. Tanpa keterbukaan dan penghargaan atas usaha mem-perkaya diri tersebut maka anda akan tetap terperangkap pada cara berpikir yang lama. dan buatlah rencana kegiatan yang terpusat pada hasil akhir. Sikap meruapakan unsur penting dalam usaha perbaikan diri. 3. maka godaan untuk makan akan senantiasa menggangu jika anda tidak memiliki motivasi yang kuat untuk mengarahkan diri sehingga mencapai tujuan. 2. Patricia Patton dalam EQ pengembangan sukses lebih bermakna (2002). kejam dan bersifat merusak. Kiat untuk Mengembangkan dan Mempertahan kan Ketrampilan Kecerdasan Emosional. dan juga kesadaran diri ”. Perubahan seharusnya dapat dilakukan dengan mudah jika memulainya dengan melihat bahwa anda sebagai orang yang fleksibel dan senantiasa berkembang. C. Kita harus menemukan terlebih dahulu alasan mengapa harus berubah. Manusia menyukai orang yang memiliki pandangan terang yang dapat melampaui batu sandungan yang ada dihadapannya. Orang yang ragu-ragu terhadap suatu perubahan. harus mengendalikan dorongan kita untuk bertindak dan berpikir dengan cara yang lebih baik. menerima ultimatum dan keadaan yang senantiasa beruubah-ubah. . Dalam hal ini tujuan utama adalah bagaimana menggabungkan sensitivitas anda dan juga tidak meninggalkan penalaran anda hasilnya akan menakjubkan. Sebaliknya banyak orang yang menderita sebab hasil keputusan itu kurang mendapat pertimbangan. Seberapapun besarnya keinginan untuk menjadi lebih kuat dan efektif. Contoh: Ketika anda berusaha diet. Satu dilema utama pegawai di tempat kerja adalah cara menjembatani antara penggunaan pikiran dan hati mereka. kita diajari untuk tidak emosional sebab hal itu akan menyumbat daya nalar kita. namun hal ini bisa berubah menjadi sulit ketika kita berusaha mengubah kebiasaan kita atau mengubah cara kita mengarahkan diri kita. Memang kedengarannya sangat sederhana. lalu rumuskan tujuan. Optimisme itu hebat pengaruhnya. Sikap optimis melahirkan kepercaya an diri yang dapat kita gunakan untuk meraih tujuan dalam mengatur diri. biasanya merendahkan nilai usahanya sendiri. menghadapi hasil-hasil yang negatif. Optimisme: sikap optimis sangat diperlukan dalam usaha membangun kecerdasan emosional. Perhatikanlah semuanya dan manfaatkan petunjuk tersebut di saat yang tepat untuk mengembangkan kreativitas dan imajinasi dalam konteks tugas anda. Empati: membangun kecerdasan emosional juga meliputi perhatian terhadap perasaan orang lain dan pemahaman atas kebutuhannya. Yaitu dengan mengembangkan dan mempertahankan keterampilan kecerdasan emosional melalui 4 (empat) hal: 1. Proses ini mungkin akan sangat menyiksa. Pola Pikir: manusia akan dapat mengubah cara berpikirnya dengan cara mempelajari informasi.

Modul Diklatpim Tingkat IV

91

92

Kecerdasan Emosional (KE)

4. Teknik: pola pikir digabungkan dengan empati dan sikap optimisme, dapat membantu menemukan cara-cara yang dapat dilakukan untuk memulai suatu perubahan. Teknik ini dimulai dengan penggunaan waktu untuk memahami perubahan emosi, dan mengapa anda berkembang dengan temperamen anda sekarang ini. Selanjutnya cobalah untuk menentukan respon (reaksi) yang lebih baik terhadap situasi dan orang lain. Kemudian cobalah berlatih untuk merespon secara lebih baik dengan bantuan orang lain. Masalahnya bukanlah cara memahami emosi itu sendiri, tetapi cara kita mengendalikannya di saat kita sedang emosi. Ada 4 (empat) hal yang dapat kita lakukan jika hal ini terjadi: a. Cermatilah dengan segera emosi yang sedang anda rasakan. Pikirkan mengapa anda merasakan hal ini dan apakah hal tersebut memerlukan respon pada tingkatan itu. Ini akan mengubah emosi dan memberikan kesempatan yang lebih besar kepada pikiran untuk menganalisis situasi. b. Tarik diri anda dari hadapan orang lain ataupun kejadian yang memungkinkan anda untuk menenangkan diri dan menilai kembali apa yang anda rasakan dan lakukan. c. Tunjukkan empati kepada orang lain. Hal ini sulit dilakukan khususnya ketika kita dalam keadaan marah atau susah. Tetapi jika mencoba memikirkan akibat perkataan atau tindakan anda terhadap orang lain, maka anda dapat mengalihkan perhatian dari perasaan anda sendiri. d. Berhati-hatilah bahwa pembicaraan pribadi atau suara hati anda tidak dipenuhi dengan emosi yang merupakan hasil citra dan perspektif yang tidak benar. Mengatakan hal semacam ini, “Mereka mengira saya bodoh” atau “apa untungnya jika saya melepasnya tanpa bekelahi” atau mempercayai bahwa orang lain lebih kuat sebab meraka dapat mengalahkan harga diri anda, hal ini akan merusak diri anda. Kekuatan tidak muncul dari hilangnya kesabaran atau tingkah laku yang tidak produktif. Tetapi kekuatan berasal dari

keterampilan anda untuk mengendalikan emosi secara efektif dan menciptakan situasi menang-menang (win-win situation).

D. Beberapa Pengertian dari Skala Emosi:
1. Kesadaran Diri Emosi Berhubungan dengan pemahaman diri, baik kelebihan maupun kekurangannya, diperlukan untuk pengendalian diri dalam menghadapi masalah maupun orang lain. 2. Ekspresi Emosi Berhubungan dengan kemampuan diri untuk mengungkapkan perasaan kita, agar mudah dipahami oleh orang lain. 3. Kesadaran Emosi Terhadap Orang Lain Berhubungan dengan kemampuan mengelola perasaan sendiri untuk berempati terhadap orang lain. 4. Intentionalitas Berhubungan dengan ketekunan melakukan tugas hingga tuntas, yang diperlukan untuk mencapai kualitas kerja organisasi. 5. Kreativitas Berhubungan dengan kemampuan mengekspresikan kreativitasnya yang dipakai untuk mendukung tugasnya. 6. Ketangguhan Berhubungan dengan kemampuan menerima dan mengatasi masalah, yang dapat diterapkan dalam mengatasi konflik dalam organisasi. 7. Hubungan Antar Pribadi Berhubungan dengan kemampuan beradaptasi dan toleransi dengan situasi baru serta nilai-nilai baru.

Modul Diklatpim Tingkat IV

93

Kecerdasan Emosional (KE)

8.

Ketidakpuasan Konstruktif Berhubungan dengan kemampuan individu berperan dalam mengatasi ketidakpuasan di lingkungan organisasi.

BAB VI PENUTUP

9. Belas Kasihan Berhubungan dengan kepekaan diri terhadap segala situasi yang memerlukan perhatian kita sebagai individu dan bagian dari organisasi. 10. Sudut Pandang Berhubungan dengan kemampuan berpikir positif dalam menghadapi kenyataan yang dihadapinya 11. Intuisi Berhubungan dengan cara berpikir jauh ke depan melampaui pemikiran orang lain saat ini, dengan mengandalkan analisa dan keyakinan diri. 12. Radius Kepercayaan Berhubungan dengan kemampuan kita untuk dapat dipercaya dan mempercayai orang lain. organisasi pada hakekatnya memerlukan adanya saling percaya diantara anggotanya. 13. Daya Pribadi Berhubungan dengan rasa keyakinan diri untuk bertanggung jawab terhadap apa yang dipikirkan serta apa yang dilakukannya 14. Integritas Berhubungan dengan adanya kesatuan dalam diri antara tanggung jawab dengan nilai-nilai diri, yang diperlukan oleh organisasi untuk menumbuhkan keberanian mengambil resiko dari tanggung jawab yang diembannya. Keberhasilan/sukses seseorang dalam kehidupan bermasyarakat/ organisasi pada dasarnya ditentukan oleh berbagai faktor kecerdasan secara bersama-sama termasuk kecerdasan emosional.

A. Latihan
1. Lakukan identifikasi permasalahan emosional yang terjadi ditempat kerja masing-masing; 2. Diskusikan dalam kelompok kecil membahas strategi yang dapat ditempuh untuk mengatasi permasalahan-permasalahan yang terjadi ditempat kerja tersebut. 3. Cari kiat-kiat untuk dapat mengembangkan dan mempertahankan keterampilan dalam menerapkan kecerdasan emosional.

B. Tindak Lanjut
Mengkoordinasikan semua panca indera kita agar bekerja untuk memproses informasi yang datang dari luar dengan mental model adalah merupakan suatu tim dalam diri kita yang dapat kita optimalkan secara luas bisa untuk menghasilkan perubahan atau peningkatan harga diri, pengendalian diri, keyakinan diri dan terutama kematangan emosi kita.

94

Modul Diklatpim Tingkat IV

95

96

Kecerdasan Emosional (KE)

K U E S I O N E R*)

PETA SITUASI SAAT INI Skala 1 : Peristiwa Dalam Hidup
Pikirkan tentang..., tahun yang lain Tidak Untuk tiap peristiwa kerja atau pribadi berpeyang tercantum di bawah, beri nilai S a n g a t Sedang Sedikit ngaruh/ seberapa besar peran masing-masing Besar tidak sebagai sumber rasa tertekan anda terjadi Dipecat, diberhentikan, keluar, atau pensiun Pekerjaan baru atau majikan baru. Pekerjaan jenis baru. Penciutan atau reorganisasi di perusahaan saya. Beberapa perubahan lain di pekerjaan yg tidak tersebut diatas, namun menyebabkan rasa tertekan. Rugi finansial atau berkurangnya pendapatan. Kematian seorang teman dekat atau anggota keluarga. Pindah atau relokasi. Berpisah atau bercerai. Menikah. Membeli rumah baru. Menjadi korban kejahatan. Kelahiran bayi, adopsi, kehadiran anak tiri, atau orang lain dalam keluarga. Keterlibatan dalam perkara hukum. Sakit atau cedera serius pada diri sendiri. Sakit atau cedera serius pada teman dekat atau anggota keluarga. Bertambahnya tanggungjawab merawat anggota keluarga yang jompo atau cacat. Beberapa perubahan lain yang tidak tersebut diatas, namun menyebabkan rasa tertekan. 3 3 3 3 3 2 2 2 2 2 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0

No.

Kuesioner EQ MAPTM akan membantu Anda dalam mengukur berbagai komponen yang berkaitan dengan kompetensi-kompetensi yang menyatu dengannya

1. 2. 3. 4. 5.

Petunjuk Pengisian Kuesioner 1. Isilah identitas Anda pada ternpat yang disediakan. 2. Bacalah petunjuk pada masing-masing kolom skala. 3. Isilah setiap skala dengan melingkari angka yang tersedia ( 3,2,1,0 ). 4. Jawablah secara berurutan seperti yang tampak. 5. Disediakan waktu 30 menit untuk mengisi 21 skala kuesioner. 6. Kerjakan dengan secepat dan sejujur mungkin. 7. Selamat mengerjakan.

6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18.

3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3

2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2

1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

Peserta Diklat Pim IV ......................................... Angkatan :,................. Nama :............................................ JenisKelamin :.......... Usia :.......th Pekerjaan ....................... UnitKerja ................................................. Alamat kantor :..............,.......,.............................., .Kode Pos.............. No. Telp. Rumah : ..................., Kantor. ................, HP................... Tanggal Pengisian Kuesioner. .............................

*) Untuk keperluan pembelajaran Diklat. Kuesioner disadur dari kuesioner pada buku “Executive EQ: Kecerdasan Emosional dalam Kepemimpinan dan Organisasi”. Karangan Robert Cooper dan Amywan Syawaf. Widyaiswara dapat menggunakan instrumen lainnya yang relevan dengan pembelajaran.

Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian

0-2 (OPT)

3-7 (IST)

8 - 15 (REN)

16 - 54 (PW)

13. 12. 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 0-2 (OPT) 3-7 (IST) 8 .. 5..S a n g a t Sedang Sedikit ngaruh/ rapa peran masing-masing sebagai Besar tidak sumber rasa tertekan anda terjadi No. 7. 10. 14. 4. Hilangnya komitmen untuk bekerja.13 (IST) 14-20 (REN) 21-51 (PW) .14 (REN) 15 . 5 6. No. 3 2 1 0 9. 10. Menurunnya kesehatan pribadi. saudara sekandung. Konflik atau frustasi dalam urusan seksual. 13. 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1. 12. Kontrol atas beben kerja saya Kurangnya keluwesan ditempat kerja untuk menangani situasi darurat keluarga dan atau pribadi. Tidak cukup waktu untuk diluangkan bersama orang-orang terdekat dgn saya. 14. Pikirkan tentang. 8. Bertambahnya tanggung jawab merawat anggota keluarga yang jompo atau cacat. Keamanan Pekerjaan Hubungan dengan atasan langsung Bergesernya prioritas pada pekerjaan Terlalu banyak pekerjaan. 3 3 3 3 3 3 2 2 2 2 2 2 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0 1. Pemantauan terus menerus atas kinerja oleh manajemen. Pekerjaannya membosankan atau tidak menarik.42 (PW) Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 0-6 (OPT) 7 . bulan yang lalu Tidak Untuk tiap tekanan pribadi yang terberpeS a n g a t cantum di bawah.Modul Diklatpim Tingkat IV 97 98 Skala 3 : Tekanan Masalah Pribadi Kecerdasan Emosional (KE) Skala 2 : Tekanan Pekerjaan Pikirkan tentang. Masalah kesuburan atau reproduksi.. beri nilai sebe. Bermasalah dalam hal urusan rumah tangga sehari-hari. 7. 3. 9. 6. 11. 2. Berpisah dari pasangan. Perjalanan yang jauh ketempat kerja. Konflik antara pekerjaan dan keluarga.. Lingkungan yg berbahaya atau tdk aman. Hubungan dengan anggota keluarga dekat (orangtua. 3. 11. 4. 8. Pengakuan atau penghargaan untuk pekerjaan saya. 2. Membesarkan anak. Kebijakan pengangkatan dan atau promosi yang berdasarkan pilih kasih atau ketidak adilan dipekerjaan. beri nilai seberapa Sedang Sedikit ngaruh/ peran masing-masing sebagai sumber Besar tidak rasa tertekan anda terjadi Kesulitan keuangan. bulan yang lalu Tidak Untuk tiap tekanan pekerjaan yang berpetercantum di bawah. Fleksibelitas jam kerja. 15. ipar).. Tekanan dari tenggat waktu yang mendesak pada pekerjaan saya. Kesepian atau kurangnya keakraban.. Merasa menjadi orang yang tak berguna dan tak sanggup menyelesaikan apapun. Konflik dengan rekan atau pasangan.

Saya cenderung menghakimi diri sendiri 7. Saya membiarkan orang lain tahu bila mereka kerja dengan baik. untuk memahami perasaan-perasaan saya. Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 3 3 3 3 3 0 3 0 0 3 3 2 2 2 2 2 1 2 1 1 2 2 1 1 1 1 1 2 1 2 2 1 1 0 0 0 0 0 3 0 3 3 0 0 4. 2. Saya dapat menyebutkan perasaan saya. 4. beri nilai seberapa baik ini menggambar kan pikiran atau perasaan anda tentang diri sendiri saat ini Ini menggambarkan saya dengan : B a i k C u k u p Sedikit Sekali Baik Tidak sama sekali Ini menggambarkan saya dengan : B a i k C u k u p Sedikit Sekali Baik Tidak sama sekali 0 0 0 0 No. Saya sulit meminta tolong kepada orang lain saat saya memerlukan bantuan. Saya bisa mengatakan kapan saya menjadi marah. Saya membiarkan orang lain tahu apabila ada perasaan yang tidak enak yang mengganggu pekerjaan kami. 3 3 3 3 2 2 2 2 1 1 1 1 0 3 1 2 2 1 3 0 0 3 0 1 2 1 2 1 2 3 0 3 Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 27-20 (OPT) 19-17 (IST) 16-13 (REN) 12-0 (PW) 33-29 (OPT) 28-24 (IST) 23-19 (REN) 18-0 (PW) . 2. No. beri nilai seberapa baik ini menggambar kan pikiran atau perasaan anda tentang diri sendiri saat ini Kecerdasan Emosional (KE) BAGIAN II KETERAMPILAN EMOSI Skala 4 : Kesadaran . Saya sadar tentang perasaan saya hampir sepanjang waktu. 11. Saya membiarkan orang lain tahu tentang yang saya inginkan dan butuhkan. saya tahu alasannya. Saya menikmati kehidupan emosi saya 8. 7. Saya memperhatikan keadaan fisik saya. 1. 10. 5. 8.. Bila saya sedih. Teman dekat saya akan mengatakan bahwa saya mengungkapkan penghargaan terhadap mereka. Orang yang sering menunjukkan emosi 9. Saya telah belajar banyak tentang diri sendiri dengan mendengarkan perasan saya. Saya menyimpan perasaan bagi saya sendiri. saya dapat merasakan perasaan mereka. 6. 6. Saya akan melakukan apa saja agar tampak tidak tolol di depan teman-teman saya. 9. 3. Dalam interaksi dengan orang lain.. 3.Modul Diklatpim Tingkat IV 99 100 Skala 5 : Ekspresi Emosi Untuk tiap pernyataan di bawah. Saya menerima perasaan saya sebagamana adanya. Saya sering ingin menjadi orang lain. diri Emosi Untuk tiap pernyataan di bawah. 5. 1. Saya mengungkapkan emosi saya meskipun emosi itu negatif.

Ini menggambarkan saya dengan : B a i k C u k u p Sedikit Sekali Baik 3 2 1 Tidak sama sekali 0 1. apabila saya perlu berkonsentrasi. 10. saya dapat membicarakannya dgn diri sendiri. No. Saya dapat merasakan suasana hati suatu kelompok. 11. Saya tahu harus mengatakan “tidak” ketika harus demikian. Ini menggambarkan saya dengan : B a i k C u k u p Sedikit Sekali Baik 3 0 3 3 3 3 3 2 1 2 2 2 2 2 1 2 1 1 1 1 1 Tidak sama sekali 0 3 1. 12. 9. 3. Skala 7 : Intensionalitas Untuk tiap pernyataan di bawah. 12. Saya tahu cara menghargai diri sendiri sesudah meraih suatu sasaran. 13. Saya mengubah ekspresi emosi saya. Saya sering tidak mengetahui penyebab kemarahan saya. beri nilai seberapa baik ini menggambar kan pikiran atau perasaan anda tentang diri sendiri saat ini Saya dapat mengenali emosi orang lain dengan memperhatikan mata mereka. 4. Saya memperhatikan orang-orang yang memiliki kualitas positif. Saya marah apabila dikritik. Saya merasa sulit berbicara dengan orang yg tidak satu sudut pandang dengan saya. Saya menyelesaikan hampir semua yang saya mulai. 3. tergantung dengan siapa saya berhadapan. Saya dapat memusatkan perhatian saya pada suatu tugas sampai selesai bila saya harus demikian. 5. 9. 14. Saya berfikir tentang perasaan orang lain Tidak perduli dengan siapa berbincang saya selalu menjadi pendengar yang baik.. 3 3 3 3 2 2 2 2 1 1 1 1 0 0 0 0 8. 7.. Saya dpt menyingkirkan dahulu imbalan imbalan jangka pendek demi sasaransasaran jangka panjang. 3 2 1 0 7. No.. 13. 0 3 3 3 3 3 0 0 1 2 2 2 2 2 1 1 2 1 1 1 1 1 2 2 3 0 0 0 0 0 3 3 Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 39-28 (OPT) 27-22 (IST) 21-15 14-0 (REN) (PW) Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 42-33 (OPT) 32-27 (IST) 26-21 20-0 (REN) (PW) . Saya menerima tanggung jawab atas pengelolaan emosi saya. 0 0 0 0 0 2. Saya mengerjakan hal-hal yg belakangan saya sesali . 6. 11. Bila suasana hati saya sedang jelek. Saya jarang terdorong untuk menghibur orang lain.. 5. Saya dapat membuat orang yang baru saya kenal berbicara tentang mereka sendiri. saya suka mengurusinya selekas mungkin. Saya ahli “membaca yang tersirat” ketika seseorang berbicara. 4. 10. 3 3 3 3 0 3 2 2 2 2 1 2 1 1 1 1 2 1 0 0 0 0 3 0 6. beri nilai seberapa baik ini menggambar kan pikiran atau perasaan anda tentang diri sendiri saat ini Saya dapat dengan mudah mengabaikan gangguan-gangguan. Saya berpikir tentang yang saya inginkan sebelum bertindak. 2. Saya dapat menunda kepuasan pribadi demi sasaran yang lebih besar. Ketika berhadapan dengan suatu masalah. ketika saya masuk kedalam suatu ruangan. Saya dapat mengetahui apabila orang yang dekat dengan saya sedang kesal. 8. Saya dapat mengetahui perasaan seseorang kendati ia tak berbicara.Modul Diklatpim Tingkat IV 101 102 BAGIAN II KECAKAPAN EQ Kecerdasan Emosional (KE) Skala 6 : Kesadaran Emosi Terhadap Orang Lain Untuk tiap pernyataan di bawah. Saya biasanya dapat mengetahui bagaimana perasaan orang lain thd saya.

Modul Diklatpim Tingkat IV 103 104 Skala 9 : Ketangguhan Kecerdasan Emosional (KE) Skala 8 : Kreativitas Pikirkan tentang … bulan yang lalu Untuk tiap pernyataan di bawah. 3. Saya mempunyai gagasan-gagasan cemerlang. Halangan atau masalah dalam hidup saya telah menghasilkan perubahan-perubahan yang tak terduga kearah yang lebih baik. 5. 9. 2. Saya tergerak oleh gagasan-gagasan dan solusi-solusi baru. 8. 7. 3. saya memusatkan perhatian pada apa yang dapat saya perbuat untuk memecahkannya. beri nilai seberapa baik ini menggambar kan perilaku atau tujuan anda Ini menggambarkan saya dengan : B a i k C u k u p Sedikit Sekali Baik Tidak sama sekali No. Ini menggambarkan saya dengan : B a i k C u k u p Sedikit Sekali Baik Tidak sama sekali 0 0 0 Saya telah mengajukan proyek-proyek inovatif kepada perusahaan saya. Saya ahli dalam menggodok pemecahan masalah sampai menghasilkan sejumlah pilihan Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 1.` Saya berkhayal tentang masa depan untuk memudahkan membayangkan kemana tujuan saya. 3 2 1 0 Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) 30-24 (OPT) 23-19 (IST) 18-13 12-0 (REN) (PW) Penilaian 39-34 (OPT) 33-28 (IST) 27-21 20-0 (REN) (PW) . Gagasan terbaik saya muncul ketika saya sedang tidak memikirkannya. Saya memutuskan bahwa masalah-masalah tertentu tidak berharga untuk dicemaskan Saya menyantaikan diri bila mulai tegang. Saya dapat memperoleh yg saya butuhkan jika tekad saya sudah bulat. 3 3 3 3 0 3 3 3 3 2 2 2 2 1 2 2 2 2 1 1 1 1 2 1 1 1 1 0 0 0 0 3 0 0 0 0 13. 3 3 2 2 1 1 0 0 7. 3 2 0 8. Saya mudah menunggu dengan sabar. Saya bukan orang yg suka menangguhkan suatu pekerjaan. 3 3 3 2 2 2 1 1 1 4. Saya sering mengesampingkan dahulu suatu masalah untuk mendapatkan suatu perspektif yang lebih baik. No. 4. bila harus demikian. 2. Saya tahu cara memuaskan seluruh bagian dalam diri saya. Saya telah menerapkan proyek-proyek inovatif kepada perusahaan saya. Saya tergerak oleh konsep-konsep yang baru dan tidak lazim. beri nilai seberapa baik ini menggambar kan perilaku atau tujuan anda Saya dapat pulih dengan cepat sesudah merasa kecewa. baik yang berupa kilasan maupun yang tampak secarautuh. 12. Bila menghadapi suatu masalah. 5. 6. Saya takut mencoba lagi bila sudah pernah gagal dalam pekerjaan yang sama. 9. 3 3 3 2 2 2 1 1 1 0 0 0 1. Saya memiliki penginderaan yang baik mengenai kapan suatu gagasan akan berhasil atau gagal. 6. 10. Saya berperan serta dalam berbagai informasi dan gagasan. 3 3 3 3 2 2 2 2 1 1 1 1 0 0 0 0 10. Saya bisa melihat sisi humor suatu situasi. Selalu ada lebih dari satu jawaban yg benar. 11. Pikirkan tentang … bulan yang lalu Untuk tiap pernyataan di bawah.

saya memusatkan perhatian pada perilaku bukan pada orangnya. Bila mempunyai masalah. Saya bisa sedih apabila kehilangan sesuatu yang penting bagi saya. Saya mencari umpan balik dari rekan-rekan kerja saya. 4. 10. 13. menuntun tindakan saya sehari-hari. 2. Saya menghindari konfrontasi Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 3 0 2 1 0 1 2 3 3 0 0 3 3 3 3 2 1 1 2 2 2 2 1 2 2 1 1 1 1 0 3 3 0 0 0 0 0 3 1 2 2 1 3 0 0 1 2 3 Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 30-28 (OPT) 27-23 (IST) 22-18 17-0 (REN) (PW) 39-34 (OPT) 33-27 (IST) 26-20 19-0 (REN) (PW) . 2. Saya hampir tak pernah menangis. 12. Saya sulit mendapatkan teman. Keyakinan dan nilai-nilai yang saya anut. Saya ahli dalam mengorganisasi dan memotivasi sebuah kelompok. Saya merasa tidak nyaman bila seseorang terlalu dekat secara emosional dengan saya. saya tahu harus pergi ke mana dan harus berbuat apa untuk memecahkannya. Saya mempunyai teman-teman yang dapat diandalkan dalam masa-masa sulit. 6. 7. Bila melontarkan komentar yang kritis. Ini menggambarkan saya dengan : B a i k C u k u p Sedikit Sekali Baik Tidak sama sekali 0 2 3 1. 9. 8. 3 2 1 0 10. Saya merasa sulit mencapai kata sepakat dengan rekan-rekan kerja saya. 0 0 1 1 2 2 3 3 0 1 2 3 3 2 1 0 3 2 1 0 3 2 1 0 3 2 1 0 3 2 1 0 0 1 2 3 Ini menggambarkan saya dengan : B a i k C u k u p Sedikit Sekali Baik Tidak sama sekali No. 5. No. Saya membiarkan masalah mencapai titik kritis sebelum membicarakannya. Saya senang menghadapi tantangan dan memecah kan masalah dalam pekerjaan. Lebih baik tidak membuat masalah bila Anda dapat menghargainya. Apabila suatu masalah datang. 3. 7. Keluarga saya selalu siap bila saya membutuhkan mereka. Saya tetap tenang bahkan dalam situasi yang membuat orang lain marah. 9. Saya ragu tentang apakah teman-teman saya sungguh perduli kepada saya sebagai pribadi. Saya sanggup berbeda pendapat dgn efektif untuk mengubah sesuatu. Saya tidak akan mengungkapkan perasaan saya jika saya yakin bahwa itu akan menimbulkan perbedaan pendapat. beri nilai seberapa baik ini menggambarkan perilaku atau tujuan anda pikiran atau perasa an anda tentang diri sendiri saat ini. 8. Pikirkan tentang … bulan yang lalu Untuk tiap pernyataan di bawah. Saya banyak menunjukkan rasa sayang kepada teman-teman saya. 6. 1. Saya mendengarkan kritik dengan pikiran terbuka dan menerimanya apabila dapat dibenarkan. saya hanya dapat mempercayai diri sendiri untuk menyelesaikannya. 3. 4. 11. beri nilai seberapa baik ini menggambarkan perilaku atau tujuan anda pikiran atau perasa an anda tentang diri sendiri saat ini.Modul Diklatpim Tingkat IV 105 106 Skala 11 : Ketidakpuasan Konstruktif Kecerdasan Emosional (KE) Skala 10 : Hubungan Antar Pribadi Pikirkan tentang … bulan yang lalu Untuk tiap pernyataan di bawah. 5.

Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 36-33 (OPT) 32-29 (IST) 28-21 20-0 (REN) (PW) No. meskipun mereka tidak membicarakannya. Saya tahu bahwa saya dapat menemukan solusi atas masalah-masalah yang sulit. 12. Saya melihat segi positif pada segala sesuatu. Dibawah tekanan. 1. Saya membantu orang lain menjaga harga dirinya dalam suatu situasi sulit. beri nilai seberapa baik ini menggambar kan perilaku atau tujuan anda. Saya iri kepada orang yang lebih mampu daripada saya. 2. 3. 6. Ketika berhasil mengerjakan sesuatu. Ini menggambarkan saya dengan : B a i k C u k u p Sedikit Sekali Baik Tidak sama sekali 0 0 0 0 3 0 0 0 No. Saya dapat memaafkan diri sendiri karena tidak sempurna. Saya memperhitungkan perasaan orang lain dalam intersksi dengan mereka. Saya menyukai diri saya apa adanya. 5. Saya bertindak menurut etika dalam berurusan dengan orang lain. 7. beri nilai seberapa baik ini menggambar kan perilaku atau tujuan anda Kecerdasan Emosional (KE) NILAI-NILAI EQ DAN KEYAKINAN Skala 12 : Belas Kasihan Pikirkan tentang … bulan yang lalu Untuk tiap pernyataan di bawah. 1. 2. Saya percaya segala sesuatu biasanya membaik dengan sendirinya. 3 3 3 2 2 2 1 1 1 0 4. 8. Saya dapat membaca emosi orang lain dari bahasa tubuh mereka. Saya dapat menempatkan diri dalam kedudukan orang lain. 0 5 0 6. karena banyak orang yg ingkar janji. Ini menggambarkan saya dengan : B a i k C u k u p Sedikit Sekali Baik 3 2 1 Tidak sama sekali 0 3.Modul Diklatpim Tingkat IV 107 BAGIAN III 108 Skala 13 : Sudut Pandang Pikirkan tentang … bulan yang lalu Untuk tiap pernyataan di bawah. 8. Saya mencintai hidup saya. 3 3 0 3 0 2 2 1 2 1 1 1 2 1 2 0 0 3 0 3 7. saya sering merasa sesungguhnya bisa lebih baik. Ada beberapa orang yang tidak akan pernah saya maafkan. 4. Saya melihat tantangan sebagai peluang untuk belajar. Saya dapat melihat rasa sakit pada orang lain. Saya tidak akan ragu meninggalkan kesibukan saya guna menolong orang yang kesulitan. 10. sesuatu. 9. Saya terus merasa frustasi dalam hidup ini. Saya terus mencemaskan kekurangan kekurangan saya. 11. saya percaya akan 3 3 3 3 0 3 3 3 2 2 2 2 1 2 2 2 1 1 1 1 2 1 1 1 Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 39-34 (OPT) 33-27 (IST) 26-20 19-0 (REN) (PW) 3 0 0 2 1 1 1 2 2 0 3 3 .

9. beri nilai seberapa baik ini menggambar kan perilaku atau tujuan anda Ini menggambarkan saya dengan : B a i k C u k u p Sedikit Sekali Baik Tidak sama sekali 3 3 3 0 3 1. 3. 11. Ketika dihadapkan dengan pilihan yang sulit. 8. meskipun saat ini belum selesai. Orang-orang yang setara dengan saya di perusahaan saya mendapatkan yang lebih baik ( misal : kenaikan gaji. saya sulit menerimanya. 3. 6. 3 3 3 3 3 2 2 2 2 2 1 1 1 1 1 1. 0 5. 2. Orang mengatakan bahwa saya dapat meramal. 0 0 0 3 0 1 1 1 2 1 2 2 2 1 2 0 4. penghargaan. saya mencoba mengatasinya dengan rencana alternatif. Saya mengerahkan perhatian bila ada sesuatu yang tidak benar bagi saya. Saya percaya sampai saya mempunyai alasan untuk tidak demikian. Saya sangat berhati-hati mengenai siapa yang saya percayai. Begitu telah membulatkan tekad. 2. Pikirkan tentang … bulan yang lalu Untuk tiap pernyataan di bawah. Firasat saya biasanya benar. Rasanya saya tidak bisa berbuat banyak. 3 0 3 3 8. 3 3 0 3 0 0 2 2 1 2 1 1 1 1 2 1 2 2 0 6 0 7. 7. Ketika suatu hal tidak beres. Sedikit sekali dalam hidup ini yang adil atau layak. Saya percaya dengan impian saya meskipun orang lain tidak dapat melihat atau memahami semua itu. 10. beri nilai seberapa baik ini menggambar kan perilaku atau tujuan anda Ini menggambarkan saya dengan : B a i k C u k u p Sedikit Sekali Baik Tidak sama sekali 0 0 0 No. sedikit sekali informasi pribadi yang saya ungkapkan kepada mereka. No. 4. Saya menghormati teinan-teman saya. Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 36-33 (OPT) 32-29 (IST) 28-21 20-0 (REN) (PW) Penilaian 30-26 (OPT) 25-21 (IST) 20-16 15-0 (REN) (PW) . promosi. saya mengikuti kata hati saya. Orang akan memanfaatkan saya kalau saya membiarkannya. 5. Saya dapat menggambarkan sasaransasaran saya di masa datang. Saya dapat melihat produk atau gambaran akhir. peluang. Kadang-kadang saya mendapatkan jawaban yang benar tanpa alasan yang jelas. 9. Ketika bertemu dengan orang-orang baru. Ketika seseorang menyampaikan pandangan yg berbeda dari saya. saya jarang merubahnya.Modul Diklatpim Tingkat IV 109 110 Skala 15 : Radius Kepercayaan Kecerdasan Emosional (KE) Skala 14 : I n s t u i s i Pikirkan tentang … bulan yang lalu Untuk tiap pernyataan di bawah. dsb) Orang-orang yang menjadi rekan kerja saya dapat dipercaya. Saya mengandalkan dorongan hati ketika membuat keputusan. Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) 0 1 2 3 3 2 1 0 0 0 1 1 2 2 3 3 3 2 1 0 10.

Saya mempunyai kemampuan untuk mendapatkan yang saya inginkan. Ini menggambarkan saya dengan : B a i k C u k u p Sedikit Sekali Baik Tidak sama sekali 0 3 0 0 0 3 3 0 3 1. Kalau tidak bersemangat lagi dengan pekerjaan saya. agar memperoleh kesempatan yang lebih baik. Pikirkan tentang … bulan yang lalu Untuk tiap pernyataan di bawah. Nasib memainkan peranan yang penting dalam hidup saya. Saya telah mengerjakan sesuatu dalam pekerjaan saya yang bertentangan dengan keyakinan saya. Saya berterus terang meskipun yang saya hadapi sulit. 13. Saya dapat mmbuat apapun terjadi. 5. Saya membutuhkan pengakuan dari orang lain untuk menjadikan karya saya terasa berharga. Ini menggambarkan saya dengan : B a i k C u k u p Sedikit Sekali Baik Tidak sama sekali 0 3 3 3 3 No. Saya senang bertanggungjawab atas sesuatu. 8. Saya merasa dapat mengendalikan hidup saya. 3 0 3 3 3 0 0 3 0 2 1 2 2 2 1 1 2 1 1 2 1 1 1 2 2 1 2 6. 12. 3. saya mungkin menemukan bahwa pada dasarnya saya tidak bahagia. Saya sulit menerima pujian. beri nilai seberapa baik ini menggambarkan perilaku atau tujuan anda pikiran atau perasaan anda tentang diri sendiri saat ini. Saya tidak pernah berbohong. 4. Saya bersedia mengakui kesalahan yang telah saya perbuat. beri nilai seberapa baik ini menggambarkan perilaku atau tujuan anda pikiran atau perasaan anda tentang diri sendiri saat ini. 3 0 3 3 0 2 1 2 2 1 1 2 1 1 2 0 3 0 0 3 11. 3 0 0 0 0 2 1 1 1 1 1 2 2 2 2 1. Saya merasa takut dan lepas kendali apabila segala sesuatu berubah dengan cepat. 2. 0 3 3 1 2 2 2 1 1 3 0 0 Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 39-34 (OPT) 33-29 (IST) 28-24 23-0 (REN) (PW) 39-34 (OPT) 33-29 (IST) 28-24 23-0 (REN) (PW) . 7. 9. 8. Saya mudah menyukai sesuatu. Saya membesar-besarkan kemampuan saya. 5. 9. Saya merasa tak ada gunanya menentang hierarki yang mapan di perusahaan saya. Keadaan sudah diluar kendali saya. 6. Saya bisa menerima suatu situasi meskipun tidak mempercayainya. 3. 10. Saya tahu yang saya inginkan sesudah ini. 7. Pekerjaan saya adalah perpanjangan dari sistem nilai pribadi saya. 4.Modul Diklatpim Tingkat IV 111 112 Skala 17 : I n t e g r i t a s Kecerdasan Emosional (KE) Skala 16 : Daya Pribadi Pikirkan tentang … bulan yang lalu Untuk tiap pernyataan di bawah. No. saya akan pindah kerja. Kalau saya merenungkan hidup saya. Saya merasa seperti seorang penipu. 2.

Sakit kepala karena tegang Migren Pilek atau gangguan pernapasan Masalah-masalah penut (kembung. Menonton Televisi (lebih dari 2 jam sehari) 3 4 5 6 jelajah internet (lebih dari 2 jam sehari) 21. 27. tidak sempat) Merokok Minum minuman beralkohol Minum obat penenang Minum aspirin atau penghilang rasa sakit lain Minum obat-obat lain Menarik diri dari hubungan dekat Mengkritik. Merasa kesepian. Merasa menjadi korban atau dimanfaatkan oleh orang lain. Sulit menetapkan hati atau membuat keputusan. 2. Pikiran terasa kosong. . 5. 17. 16. Merasa kelebihan beban pekerjaan. 8.Modul Diklatpim Tingkat IV 113 BAGIAN IV 114 Kecerdasan Emosional (KE) 1 2 3 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 4 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 5 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 6 3 3 3 3 3 3 3 3 0 3 3 3 3 PETA HASIL-HASIL EQ 20. kesal atau putus asa. 14 15. 18. Sulit memulai suatu kegiatan atau sulit menenangkan diri. Jumlah Skor 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 0-8 (OPT) 9-18 (IST) 19-31 (REN) 32-96 (PW) 11. 26. atau tukak lambung) Nyeri dada Sakit dan Nyeri yang sulit dijelaskan Nyeri kronis lain yang belum tersebut di atas. 7. 19. Merasa letih atau kelebihan beban. Kecelakaan atau cidera 23. 10. 13. 29. Gejala-gejala Perilaku Makan (hilang selera. 12. 9. 25. sebulan 2 Gejala-gejala Fisik Nyeri Punggung Masalah Berat Badan (kekurangan atau kelebihan). Tidak menyukai campur tangan orang lain 22. 4. menyalahkan. atau melecehkan orang lain. Bermain game video/komputer atau men- Skala 18 : Kesehatan Secara Umum Pikirkan tentang … bulan yang lalu Ini menggambarkan saya dengan : Tunjukkan berapa sering (jika pernah) Anda mengalami gejala. Merasa depresi. Tidak mudah melupakan sesuatu/terus 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 2 2 2 2 2 2 2 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 cemas. 30.Tidak 1 x atau setiap set i a p hari 2x minggu Pernah gejala berikut. 12 13. 28. nyeri waktu BAB. No. 1 1. 6. Perhatian mudah teralihkan. terus menerus. Gejala-gejala Perilaku Sulit berkonsentrasi 24. 3.

4. 11. 2. Saya menyukai diri saya sebagaimana adanya. Bekerja bagi saya terasa menyenangkan. 10. 6. 4.Modul Diklatpim Tingkat IV 115 116 Skala 20 : Relationship Quotient Kecerdasan Emosional (KE) Skala 19 : Kualitas Hidup Cocokkan seberapa baik tiap Ini menggambarkan saya dengan : pernyataan berikut menggambarkan Tidak Cukup pikiran dan perasaan tentang diri B a i k sama B a i k Sedikit S e k a l i sekali sendiri saat ini 3 3 3 0 2 2 2 1 1 1 1 2 0 0 0 3 No. 1. 3 2 1 0 Saya puas sekali dengan kehidupan saya Saya merasa kuat. 9. 3 2 1 0 3. 7. Saya jujur kepada orang-orang yang akrab dengan saya dan mereka jujur kepada saya. 2. Saya mendapatkan lebih sedikit dari pada yang saya harapkan dalam hidup ini. 3. Saya telah mengerahkan sebagian besar 1. 5. 3 0 3 3 3 3 3 2 1 2 2 2 2 2 1 2 1 1 1 1 1 0 3 0 0 0 5. Saya telah menemukan pekerjaan yang bermakna. Cocokkan seberapa baik tiap Ini menggambarkan saya dengan : pernyataan berikut menggambarkan Tidak Cukup pikiran dan perasaan tentang diri B a i k Sedikit sama B a i k Sekali sekali sendiri saat ini Ada beberapa orang yang “berhubungan” dengan saya pada tingkat yang lebih dalam. Saya merasa perlu membuat banyak perubahan dalam hidup saya. Hidup saya memenuhi kebutuhan saya yang paling dalam. agar betul betul bahagia. 7. No. Saya merasakan kedamaian dan kesejahteraan di dalam hati. Saya berada dalam jalur yang mengantar saya menuju kepuasan. sehat dan bahagia. 3 3 3 3 3 2 2 2 2 2 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0 Jumlah Skor 0 0 Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 21-20 (OPT) 19-17 (IST) 16-14 (REN) 13-0 (PW) Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 32-27 (OPT) 26-22 (IST) 21-17 16-0 (REN) (PW) . Saya menyayangi seseorang secara lebih Saya biasanya dapat menemukan orang Saya dapat membuat komitmen jangka Saya tahu bahwa saaya penting bagi Saya merasa mudah mengatakan kepada orang-orang bahwa saya peduli dengan mereka. 8. 6.

. 3. sebanyak empat kolom. Langkah terkhir adalah memasukkan penilaian Anda ke Tabel Penilaian EQ Map. 1. Sulit bagi saya untuk mengerahkan perhatian pada tugas yang harus dikerjakan.Modul Diklatpim Tingkat IV 117 118 Kecerdasan Emosional (KE) Skala 21 : Kinerja Optimal Cocokkan seberapa baik tiap Ini menggambarkan saya dengan : pernyataan berikut menggambarkan Tidak Cukup pikiran dan perasaan tentang diri B a i k Sedikit sama B a i k Sekali sekali sendiri saat ini Saya puas dengan kinerja saya. 4. 1. Dalam tim kerja saya. Kinerja pekerjaan adalah sesuatu yang terus saya usahakan dapat menghasilkan yg terbaik. 2. 3 3 2 2 1 1 0 0 MENGHITUNG SKOR ANDA No. jumlahkan nilai angka-angka yang telah anda lingkari di setiap kolom vertikal (dari atas ke bawah). Jumlahkan hasil keempat kolom. tepat dibawahnya. Saya merasa terkucil dan tidak dilibatkan dalam pekerjaan. saya dilibatkan dalam pembuatan keputusan. Sesudah menyelesaikan pilihan tiap skala. dan tuliskan hasilnya di kolom Total Skor. Catatan Penilaian : 3. menciptakan kilasan potret pribadi tentang kekuatan-kekuatan dan kerentanan-kerentanan EQ Anda saat ini. 6. 0 0 3 0 3 1 1 2 1 2 2 2 1 2 1 3 3 0 3 0 OPT IST = Optimal = Istimewa = Rentan = Perlu Waspada Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 21-20 (OPT) 19-17 (IST) 16-13 (REN) 12-0 (PW) REN PW 5. 5. Terima Kasih atas tanggapan Anda 6. Tuliskan setiap hasil penjumlahannya di kolom jumlah skor. Rekan-rekan kerja saya akan mengatakan bahwa saya memudahkan komunikasi yang baik diantara anggota kelompok. Cocokkan total skor dengan kolom penilaian dibawahnya. Tabel ini secara visual akan memetakan kinerja pribadi Anda. 2. 7. dengan cara mencari total Skor Anda ada pada rentang angka berapa. 4. Saya mempunyai kesulitan dalam memenuhi komitmen atau menyelesaikan tugas.

Patricia. EQ Ditempat Kerja. Kecerdasan Emosional.. Robert “Successful Inteligence: How Practical and Creative Intelligence Determines Success in Life” Buzanjony “ The Mindmap Book: Radiant Thinking the Major Evolution in Human Thought” Schutz. Indrawijaya. (1998). Self. (1998). terjemahan T.. Hardjoprakosa. (1997). Morgan. Robert C. Beck. Patton. Jakarta: Arga. Motivation. Emotional Intelligence. theories and principles. (1986). Jakarta. Jakarta: Gramedia. Jakarta: PT. (1980). Executive EQ: Kecerdasan Emosional Dalam Kepemimpinan dan Organisasi .Modul Diklatpim Tingkat IV 119 TABELPENILAIAN 120 Kecerdasan Emosional (KE) PERLU WASPADA DAFTAR PUSTAKA ZONA KINERJA SITUASI SAAT INI KETERAMPILAN KECAKAPAN NILAI DAN KEYAKINAN HASIL-HASIL ISTIMEWA OPTIMAL RENTAN TOTAL PERIS TEKA PERIS TIWA NAN TIWA DALA M HID UP RJAA Agustian. Gramedia. & Sawaf. Ary Ginanjar. Book 2 “Effective Domein. Taxonomy of Education objectives. New Jersey: Prentice Hall. Benyamin S. (1978). Amywan. Gareth “Imaginization : The Art Of Creative Management. Pustaka Delaprasta. Robert K. Sumantri “Chandra Jiwa Indonesia Sebagai Dasar Pshichotherapie ” Stemberg. Bloom. Mengapa EQ lebih Penting Daripada IQ. Brian “Maximum Achievement” 1 2 3 4 5 6 PEKE DALA N M HID UP KESA DARA N DIR I EMOS I E K S P R E S I KESADA RAN EM OSI E M O S I KECERD AS AN EMOSION AL KECERDAS ASAN EMOSIONAL THD ORA NG LAIN I N T E N S I O N A L I T A S K R E A T I V I T A S K E T A N G G U H A N HUBU NGAN ANTA R PRIB ADI KETIDA KPUAS AN KO NSTRU KTIF B E L A S K A S I H A N S U D U T I N P A N D A N G U I S 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 T I RADI US K EPE RCAY AAN D A Y A P R I B A D I I N T E G R I T A S KESEH ATAN SECAR A UM UM K U A L I T A S H I D U P RELA TIONS HIP Q UOT IENT K I N E R J A O P T I M A L . Rahasia Sukses Membangun Kecerdasan Emosi dan Spiritual ESQ ( Emotional Spiritual Quotient). Cooper. Goleman. Adam I. Daniel.Will “The Human Element Productivity. (2001). terjemahan Alek Tri Kantjono. terjemahan Zaini Dahlan.Esteem and the Bottom Up Tracy. Hermaya. Inc. Bandung: Sinar Baru. Perilaku Organisasi.

Modul Diklatpim Tingkat IV 121 122 Kecerdasan Emosional (KE) DAFTAR DOKUMEN Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor. . 101 Tahun 2000 tentang Pendidikan dan Pelatihan Jabatan Pegawai Negeri Sipil.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful