P. 1
pim4 - kecerdasan emosional

pim4 - kecerdasan emosional

|Views: 262|Likes:
Published by tasdik_ismail_1

More info:

Published by: tasdik_ismail_1 on Jul 20, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/13/2015

pdf

text

original

Modul Diklatpim Tingkat IV

Kecerdasan Emosional (KE)

MODUL DIKLATPIM TINGKAT IV Hak Cipta © Pada : Lembaga Administrasi Negara Edisi Tahun 2008

Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia Jl. Veteran No. 10, Jakarta, 10110 Telp. (62 21) 3868201, Fax. (62 21) 3800188

Kecerdasan Emosional (Emotional Quotient) Jakarta - LAN - 2008 xxx hlm : 15 x 21 cm

ISBN : xxx-xxx-xxx-xxx-x
Lembaga Administrasi Negara – Republik Indonesia 2008

Modul Diklatpim Tingkat IV

Kecerdasan Emosional (KE)

dari aspek kurikulum yang meliputi rumusan kompetensi, mata Diklat dan strukturnya, metode dan skenario pembelajaran sampai pada pengadministrasian penyelenggaranya. Dengan proses standarisasi ini, maka kualitas penyelenggaraan dan alumni dapat lebih terjamin. LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA REPUBLIK INDONESIA Salah satu unsur penyelenggaraan Diklat Kepemimpinan Tingkat IV yang mengalami proses standarisasi adalah modul atau bahan ajar untuk para peserta (participants’ book). Disadari sejak modul-modul tersebut diterbitkan, lingkungan strategis khususnya kebijakan-kebijakan nasional pemerintah juga terus berkembang secara dinamis. Di samping itu, konsep dan teori yang mendasari substansi modul juga mengalami perkembangan. Kedua hal inilah yang menuntut diperlukannya penyempurnaan secara menyeluruh terhadap modul-modul Diklat Kepemimpinan Tingkat IV ini. Oleh karena itu, saya menyambut baik penerbitan modul-modul yang telah mengalami penyempurnaan ini, dan mengaharapkan agar peserta Diklat Kepemimpinan Tingkat IV dapat memanfaatkannya secara optimal, bahkan dapat menggali kedalaman substansinya di antara sesama peserta dan para Widyaiswara dalam berbagai kegiatan pembelajaran selama Diklat berlangsung. Kepada penulis dan seluruh anggota Tim yang telah berpartisipasi, kami haturkan terima kasih. Semoga modul hasil perbaikan ini dapat dipergunakan sebaik-baiknya. Jakarta, 14 Maret 2008 KEPALA LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA REPUBLIK INDONESIA

KATA PENGANTAR
Undang-undang Nomor 43 Tahun 1999 tentang Perubahan atas Undangundang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok-pokok Kepegawaian menegaskan bahwa dalam rangka usaha mencapai tujuan nasional, diperlukan Pegawai Negeri Sipil yang berkemampuan melaksanakan tugas secara profesional. Untuk mewujudkan profesionalisme PNS ini, mutlak diperlukan peningkatan kompetensi, khususnya kompetensi kepemimpinan bagi para pejabat dan calon pejabat Struktural Eselon IV baik di lingkungan pemerintah pusat maupun daerah. Sebagai pejabat struktural yang berada pada posisi paling depan atau ujung tombak, pejabat struktural eselon IV memainkan peran yang sangat penting karena bertanggung jawab dalam mensukseskan pelaksanaan kegiatankegiatan secara langsung, sehingga buah karyanya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Untuk mempercepat upaya peningkatan kompetensi tersebut, Lembaga Administrasi Negara (LAN) telah menetapkan kebijakan desentralisasi dalam penyelenggaraan Diklat Kepemimpinan Tingkat IV. Dengan kebijakan ini, jumlah penyelenggaraan Diklat dapat lebih ditingkatkan sehingga kebutuhan akan pejabat struktural eselon IV yang profesional dapat terpenuhi. Agar penyelenggaraan dan alumni tersebut menghasilkan kualitas yang sama, walaupun diselenggarakan dan diproses oleh Lembaga Diklat yang berbeda, maka LAN menerapkan kebijakan standarisasi program Diklat Kepemimpinan Tingkat IV. Proses standarisasi meliputi keseluruhan aspek penyelenggaraan Diklat, mulai

SUNARNO

ii

iii

Modul Diklatpim Tingkat IV

Kecerdasan Emosional (KE)

DAFTAR ISI Lembar Judul. .................................................................... Lembar Pengesahan ISBN. .................................................. Kata Pengantar. .................................................................... Daftar Isi. ...............................................................................

iv

v

Modul Diklatpim Tingkat IV Kecerdasan Emosional (KE) .

1 . Peserta mampu memahami dan menjelaskan serta mengeksplorer berbagai konsep kecerdasan. Dr. Latar Belakang Dalam beberapa tahun belakangan ini. ciri-ciri/gaya kecerdasan emosional yang baik. dampak kepribadian terhadap tingkat kecerdasan emosional. Indikator Hasil Belajar Indikator-indikator hasil belajar adalah : 1. namun paduan KE/ EQ serta AQ/ B. C.kan 80 persen lainnya adalah berasal dari faktor lain termasuk kecerdasan emosional yang menjadi fokus kajian ini. sedang. lebih cekatan dan lebih cepat dibandingkan dengan orang lain. perbedaan kecerdasan intelegensi. melihat hubungan tersembunyi (subtle) yang menjanjikan peluang. kesenjangan yang perlu diisi. konsensus dan konflik. dan bahwa sebenarnya kita memiliki dua macam pikiran yakni satu yang berfikir dan lainnya yang merasakan. Berkenaan dengan penelitian yang baru dan sangat berarti ini jelaslah bahwa IQ saja belum merupakan faktor yang dapat membuat seseorang menjadi berhasil. Daniel Goleman telah menunjukkan peranan yang sangat berarti yang dimainkan emosi dalam kehidupan mental kita. Hasil Belajar Setelah membaca modul Kecerdasan Emosional ini peserta memiliki pemahaman tentang strategi kecerdasan emosional dan pengendalian dalam lingkungan tugas dengan sebaik-baiknya untuk menghasilkan kinerja kepemimpian Administrasi Publik yang produktif dan efektif. pengenalan tingkat kecerdasan emosional pribadi. Berdasarkan pada penelitian perilaku yang sangat luas.Modul Diklatpim Tingkat IV 2 Kecerdasan Emosional (KE) BAB I PENDAHULUAN Adversity Qoutients dan IQ lah yang dikonstruksikan secara menyeluruh sebagai suatu Gestalten yang dapat meraih keberhasilan ditempat kerja dalam situasi perubahan yang terjadi dengan cepat dan dinamis yang sarat dengan kompleksitas yang dinamis seperti yang kita alami sekarang ini. Deskripsi Singkat Mata pendidikan dan pelatihan ini menjelaskan pengertian dan fungsi kecerdasan emosional. strategi kecerdasan emosional. tipe-tipe kecerdasan emosional. istilah EQ telah diterima oleh umum menjadi kependekan dari “Emotional Quotient’ yang setara dengan Intelligence Quotient (IQ). peranan kecerdasan emosional. D. dan pengendaliannya dalam lingkungan tugas sebagai pimpinan Administrasi. mereka pada umumnya sepakat bahwa IQ hanya mendukung sekitar 20 persen faktor-faktor yang menentukan suatu keberhasilan. Menurut penelitian para ahli psikologi. Studi-studi lain dari berbagai disiplin seperti misalnya PsychoNeurologi maupun Neuro-Psikiatri juga menunjukkan bahwa seorang eksekutif atau profesional yang secara tehnik unggul dan memiliki KE/EQ tinggi adalah orang yang mampu mengatasi konflik. A.

Ciri-ciri/gaya kecerdasan emosional yang baik . Tugas fasilitator adalah menghubungkan berbagai kejadian/event belajar tersebut secara sistemik dan holistik sehingga berbagai kegiatan tersebut memiliki makna yang mendalam bagi peserta Diklat Pim IV. Dampak kepribadian terhadap kecerdasan emosional. Evaluasi dan pembulatan oleh fasilitator. Peranan kecerdasan emosional. 3. 2. 2. Pengertian dan fungsi kecerdasan emosional. 8. 4. Manfaat Berbekal hasil belajar pada modul Kecerdasan Emosional peserta diharapkan akan memperoleh pengetahuan. F. Strategi kecerdasan emosional dalam aspek konsensus dan konflik. 5. Strategi kecerdasan emosional dalam lingkup kerja dalam aparatur pemerintahan. Tanya jawab/pembahasan dalam kelas untuk merefleksikan kembali bahan-bahan bacaan yang ada dalam modul ini yang memerlukan klarifikasi dari fasilitator. Materi Pokok Materi Pokok yang dibahas dalam modul Kecerdasan Emosional ini adalah : 1. Metodologi / Proses Untuk mencapai hasil belajar maupun indikator hasil belajar seperti dikemukakan pada bagian C dan D tersebut dimuka maka disarankan langkah-langkah kegiatan pembelajaran sbb: 1. 7. 4. Pengisian bahan latihan/kuesioner oleh peserta ± 20-30 menit dan kemudian diproses.Modul Diklatpim Tingkat IV 3 4 Kecerdasan Emosional (KE) 2. G. keterampilan serta sikap baru yang akan dimanfaatkan untuk pembentukan sikap. 6. Ceramah selama + 20-30 menit untuk menghubungkan mata latihan KE/EQ dengan mata latihan lain khususnya pelatihan Kepemimpinan dialam Terbuka/pelatihan outbound yang biasanya diberikan pada minggu pertama sebagai pembekalan awal bagi peserta. Tingkat kecerdasan emosional pribadi. Dengan demikian. 5. hasil belajar dan indikator hasil belajar maupun setelah selesainya pembelajaran modul pelatihan ini pencapaiannya sesuai dengan prinsip-prinsip teori Psikologi Gestalt terkait dengan berbagai kegiatan mata pelatihan lain secara terintegrasi. Penugasan/latihan. Peserta mampu memahami. 9. Peserta mampu memahami dan menjelaskan serta menggali dan mengembangkan aspek kecerdasan emosional yang dimiliki. Tipe-tipe kecerdasan emosional. 3. . pengetahuan serta keterampilan baru ditempat kerja guna peningkatan kinerja instansinya. Perbedaan kecerdasan emosional dengan kecerdasan intelegensi. menjelaskan dan menerapkan nilainilai kecerdasan emosional ditempat kerja. 3. E.

Konsepsi Dasar Kita telah membayar sangat mahal tidak hanya dalam organisasi. Tetapi ilmu pengetahuan juga membuktikan setiap hari bahwa kecerdasan emosionallah. Diyakini secara luas dengan masih mendasarkan pada teori Gestalt bahwa keberhasilan/sukses secara perorangan didasarkan atas kemampuan menggunakan IQ untuk memahami dan mensintesakan banyak data dan bahwa emosi mempunyai fungsi nyata. tetapi juga dalam kehidupan kita sehari-hari karena telah memisahkan emosi dari intelek.Modul Diklatpim Tingkat IV 6 Kecerdasan Emosional (KE) BAB II KONSEPSI DASAR KECERDASAN EMOSIONAL Administrasi Publik yang melakukan tugas-tugas administratif secara profesional mengembangkan ketrampilan yang terfokus dan berteknik tinggi (high tech) seperti diungkapkan oleh John Naisbitt. Diasumsikan bahwa ini juga berakibat meningkatkan produktivitas/kinerja organisasi secara keseluruhan. bukan IQ atau kecerdasan otak semata-mata yang merupakan pendukung banyak dari keputusan yang paling baik. Hal ini bukan hanya kita ketahui secara intuisi bahwa itu tidak benar sepenuhnya. Secara hipotetis dapat dikatakan bahwa semakin banyak informasi yang kita miliki. Program pelatihan yang mengarahkan perhatian untuk membangun ketrampilan profesional adalah yang paling popular dewasa ini. manfaat. Jadi untuk meningkatkan daya saing kita seharusnya kita dituntut untuk mampu mengelola informasi yang kita miliki lebih baik lagi Tetapi seperti diungkap oleh tokoh kecerdasan buatan/ Artificial Intellegence dan pemenang Nobel untuk bidang ekonomi dan juga seorang Psikolog pemenang Nobel Hebert Simon kemampuan manusia untuk mengolah informasi ini terbatas. semakin unggul kita terhadap pesaing. Pengertian dan Fungsi Kecerdasan Emosional 1. peserta diharapkan mampu memahami pengertian dan fungsi kecerdasan emosional yang meliputi konsepsi dasar. akan kesulitan memahami pengertian bahwa kita memiliki pikiran lain yang merasakan dan lebih kuat dari pada IQ untuk menjadikan kita efektif atau tidak sebagai seorang pemimpin 5 . Dengan berusaha memahami KE/EQ yang merupakan bagian dari mental model maka akan dimungkin diambil keputuan manajerial yang lebih tepat. organisasi yang paling dinamis dan menguntungkan serta kehidupan yang sukses dan memuaskan. Banyak organisasi pemerintah maupun organisasi swasta maupun organissi masyarakat berusaha sekuat tenaga mendapatkan kemampuan intelektual pegawai untuk meningkatkan kekuatan mereka untuk mengolah informasi secara kontekstual. perbedaan dengan kecerdasan lainnya serta pengembangan dalam kehidupan A. Setelah membaca Bab ini. Bagi kita sebagai eksekutif pemerintahan yang menganut pandangan ilmiah kognitif bahwa pikiran adalah tentang penyimpanan dan pengolahan informasi menjadi fakta.

mengubahnya dari apa yang kita pikirkan menjadi apa yang kita jalani dalam hidup seperti sekarang ini. dan mengaktifkan aspirasi dan nilai-nilai kita yang paling dalam.” Setiap hari tak terbilang jumlahnya manajer dan profesional yang cemerlang dan efisien menunjukkan kebolehan mereka sebelum diterima bekerja dan ini memerlukan pengorbanan manusiawi dan finansial secara langsung maupun tak langsung dari kita semua. tetapi dari pekerjaan hati nurani manusia. Kecerdasan emosionallah yang memotivasi kita untuk mencari manfaat dan potensi unik yang kita miliki. “emosi” dijelaskan sebagai motus anima yang arti harfiahnya “jiwa yang menggerakkan kita. KE/EQ bukanlah tentang trik-trik penjualan atau cara menata ruangan. dan bilamana dikelola dengan tepat dapat memberikan kita sumber kebijakan intuitif. Perasaan memiliki keunggulan yang meliputi kehidupan mental kita. Apa yang mereka tinggalkan dibelakang adalah “sesuatu” yang Frost katakan: Hati. Dan bila kita membiarkannya berkuasa. mengatakan : “Kenyataannya. “Sesuatu yang kita sembunyikan membuat kita lemah. ini karena kita yang membiarkannya berbuat demikian. perasaan memberi kita informasi penting dan berpotensi menguntungkan setiap saat bilamana dipergunakan secara arif. dan semangat manusia yang paling kuat. sampai kita menemukan bahwa sesuatu itu adalah diri kita sendiri. Kata “emosi” bisa secara sederhana didefinisikan sebagai menerapkan “gerakan.” baik secara metafora maupun harafiah. ahli dalam bidang Succesful Intelligence. dan untuk menyeleksi respon yang kita sebut pembuatan keputusan”. .Modul Diklatpim Tingkat IV 7 8 Kecerdasan Emosional (KE) Masyarakat pendidikan mendukung banyak organisasi untuk menanamkan filsafat intelektual sebagai kekuatan pendorong dibalik keberhasilan dalam hidup. “Bila IQ yang berkuasa.” Kecerdasan emosional bukanlah muncul dari pemikiran intelek yang jernih. kita telah memilih penguasa yang buruk. Ada sekumpulan sistem didalam fungsi otak yang ditujukan untuk proses pemikiran yang berorientasi membuat tujuan yang kita sebut penalaran. tetapi emosi berlaku sebagai sumber energi. Kepala Bidang Neurologi di University of Iowa College of Medicine. Perasaan memiliki pengaruh yang sangat luas”. Perasaan ikut memutuskan bagaimana bagian otak lainnya dan kognisi melangsungkan fungsinya. Mungkin lebih sedikit puitis. Robert Frost penyair Amerika menulis. untuk mengeluarkan perasaan. Sekumpulan sistem anatomi dan fisiologi otak yang sama ini juga terlibat dalam emosi atau perasaan yang menjadi fokus utama dari modul pelatihan ini. atau memanipulasi seseorang. mengeksploitasi. pembuatan keputusan/penalaran dan emosi/perasaan memiliki titik potong di dalam bekerjanya fungsi-fungsi otak. Antonio R. emosi bukanlah sesuatu construct/konstruksi pemikiran yang bersifat positif atau negatif. KE/EQ bukanlah tentang memakai topeng kemunafikan atau penggunaan psikologi untuk mengendalikan. Damasio. misalnya.” Berlawanan dengan kebanyakan pemikiran konvensional kita semua. Emosi sudah sejak lama dianggap memiliki kedalaman dan kekuatan sehingga dalam bahasa Latin. psikolog dari Unersitas Yale Robert Stemberg. menyatakan. autentisitas. Pada kenyataannya.

Peter Senge. Emosi berasal dari bahasa latin movere yang berarti menggerakan. direktur “Organizational Learning Center” di MIT. dan malah bisa menyelamatkan diri kita atau organisasi dari kehancuran. . sebagaimana halnya mereka tidak akan mampu memilih berjalan dengan sebelah kaki atau melihat dengan sebelah mata. Manfaat Mempelajari Emosi Sebelum berbincang tentang kecerdasan emosi tentunya. Tentu saja tidak cukup hanya memiliki perasaan. Kita akan mampu melirik dalam seketika ratusan pilihan atau skenario yang mungkin untuk menghasilkan pemecahan terbaik dalam waktu hanya beberapa detik. Kecerdasan emosional maupun kecerdasan spiritual sekalipun menuntut kita untuk belajar mengakui dan menghargai perasaan pada diri kita dan perasaan orang lain dan untuk menanggapinya dengan cepat tepat. pertu dibahas lebih dulu apa yang disebut dengan emosi. informasi.” Selama satu dekade sekarang. artikel di Harvard Bussines Review 1976 bahwa pada intuisilah. Pakar-pakar ilmu bisnis ini. atau antara pikiran dan hati. menuntun kita kemungkinan yang tak terduga. kita mencari mata rantai manajemen yang hilang.Modul Diklatpim Tingkat IV 9 10 Kecerdasan Emosional (KE) Umpan balik/feedback inilah yang berasal dari hati. memahami. dan secara efektif menerapkan daya dan kepekaan emosi sebagai sumber energi. bukan berjam-jam. Berbagai penelitian inipun masih harus kita rangkaian secara sistemik dengan pandangan yang sistemik dan holistik seperti yang telah diletakkan oleh pandangan Psikologi Gestalt seperti dirintis oleh penelitian Kohler sebelumnya. beberapa dari pemikir kepemimpinan kita yang paling baik telah menyarankan kita untuk mengikutsertakan emosi pada diri kita sendiri dan dalam memahami orang lain. dari antara banyak yang lain. koneksi. Dan berbagai penelitian mengindikasikan bukan hanya kecepatan proses ini tetapi kemungkinan jawaban yang baik atau lebih baik yang akan ditemukan oleh orang yang menggunakannya daripada mereka yang semata-mata bergantung pada intelek semata-mata. memberikan panduan nurani bagi hidup dan karir. Pikirkan juga tulisan Gary Hamel dan Michael Hammer. yang pertama kali menyarankan dalam 2. bukan analisis. Peter Senge Abraham Zaleznik. Chris Argyis.” Ketika kita menggunakan bukan hanya otak analitis yang terletak dibagian otak sebelah kiri kita tapi juga emosi dan intuisi. indra dan kecerdasan emosional yang berlokasi dalam otak sebelah kanan yang fungsinya lebih integratif. Definisi lengkapnya secara opersional sebagai berikut: “Kecerdasan emosional adalah kemampuan merasakan. dan Henry Mintzberg. terutama mereka yang telah membentuk pengertian kita mengenai kepemimpinan dan manajemen seperti yang kita praktekkan sekarang ini. menerapkan prinsip-prinsip dengan efektif informasi dan energi emosi dalam kehidupan dan pekerjaan sehari-hari yang semakin kompleks. menjalin hubungan yang saling mempercayai. mengingatkan mereka yang hanya bergantung pada intelek: “Orang dengan penguasaan diri yang sangat tinggi tidak mampu lagi memilih antara nalar dan intuisi. Sehingga dalam berbagai kajian pardigma pembelajaran terutama disiplin “Personal Mastery” dihubungkan dengan kemampuan spiritual dan ilahiah seseorang. termasuk Russel Ackkof. dan pengaruh yang manusiawi. bukan kepala yang menyalakan kreatifitas membuat kita jujur terhadap diri kita.

Sumantri Hardjoprakosa almarhum dalam salah satu desertasinya dibidang Psikiatri yang mempertahankan desertasi tersebut di negeri Belanda pada tahun 1955 beliau menyebutnya dengan istilah “roso-pangroso” yang dibedakannya secara tegas dengan konsep “Angen-angen” yang sifatnya kognitif dan nafsu-nafsu yang sifatnya konatif ( Mutmainah. hormat. terhibur. marah besar. mengamuk. gembira. aib. ditambah awalan-e untuk memberi arti “bergerak menjauh”. rasa pahit. menyiratkan bahwa kecenderungan bertindak merupakan hal mutlak dalam emosi. depresi berat. khawatir. Cinta f.Modul Diklatpim Tingkat IV 11 12 Kecerdasan Emosional (KE) bergerak. puas. ditolak. jengkel. dr. Salah seorang pakar dalam llmu Psikiatri Prof. : Pedih. Laumawah). setiap keadaan mental yang hebat dan meluap-luap. : Ngeri. bermusuhan. gugup. was-was. melan-kolis. takjub. : Rasa malu. Terkejut g. keper-cayaan. kecut dan panik. Kesedihan c. kenikmatan indrawi. berang. persahabatan. tindak kekerasan. Amarah. Beberapa ahli mengelompokan emosi kedalam beberapa golongan yaitu: a. muak. : Penerimaan. benci. tidak tenang. kesal hati. Jengkel h. malu hati. Bangga. Sedangkan menurut Oxford English Dictionary yang dimaksud dengan emosi adalah “setiap kegiatan atau pengolahan pikiran. kebaikan hati. rasa dekat. perasaan. Amarah : Beringas. terganggu. takut. sedih. Rasa takut d. terpana. benci. bahagia. Kenikmatan e. nafsu. Bila tidak disadari bagaiamana berfungsinya aspek-aspek emosi tersebut secara holistik dalam kehidupan manusia akan menimbulkan suatu konflik kejiwaan yang dalam Psikitari atau Psikologi Abnormal disebut sebagai gangguan neurosa. senang. mengasihani diri. : Hina. sesak. ringan.kecerdasan dan nafsu-nafsu masing-masing berjuang dan bekerja sendiri tersebut merupakan aspek materiil yang berbeda dengan aspek yang immateriil. putus asa. kesepian. halaman 411-412) . Saudara dengan menggunakan bahan jurnal belajar selama mengikuti Kepemimpinan dialam Terbuka/pelatihan Outbond dapat menambahkan lagi daftar emosi yang berkecamuk di hati Saudara sebagai bahan latihan untuk menghubungkan dengan pelatihan yang lalu. mau muntah. kasmaran. : Terkesiap. Dan bentuk bentuk neurosa ini banyak menimbulkan gangguan dalam aspek perilaku manusia didalam kerja sehingga menjadi tema dari hari Kesehatan Jiwa Nasional tahun 2001 ini. waspada. mabuk kepayang. Dan disamping itu dalam struktur jiwa manusia dikonstruksikan ada aspek immateriil dan aspek spriritual llahiah. : Senang. Aspek struktural kejiwaan manusia yang digolongkan sebagai perasaan. Daniel Goleman. hancur lebur dan sebagainya. hina. Namun demikian kata emosi mengalami perspektif perubahan sebagai berikut: b. jijik. kesal hati. suram. tersinggung. Sufiah. Malu (Emotional Intellegence. mual. tidak suka. kebencian. cemas. muran.

KONVENSIONAL Lambang kelemahan Tidak boleh ada dalam bisnis Harus dihindari Membingungkan Hams dipisahkan Menghindari orang yang emosional Hanya pikiran yang diperhatikan Menggunakan Kata-kata tanpa emosional Mengganggu penilaian yang baik Mengalihkan perhatian kita Tanda kerentaan Menghalangi atau memperlambat penalaran Menghalangi mekanisme kontrol Memperlemah sikap-sikap yang sudah baku Menghambat aliran data obyektif Merumitkan perencanaan manajemen Mengurangi otoritas Memperlambat pelaksanaan pekerjaan KINERJA TINGGI HIGH PERFORMANCE Lambang kekuatan Penting dalam bisnis Emosi memicu semangat belajar Memperjelas Harus dipadukan Mencari orang yang emosional Emosi harus didengar Menggunakan kata-kata emosi Penting untuk penilaian yang baik Memotivasi kita Membuat kita nyata-nyata hidup Mendorong atau mempercepat penalaran Membangun kepercayaan Mengaktifkan nilai. penalaran menjadi tak memiliki prinsip atau kekuatan”.Modul Diklatpim Tingkat IV 13 14 Kecerdasan Emosional (KE) Emosi Makna Konvensional vs Makna Kinerja Tinggi/High Performance*). Misalnya kepercayaan integritas.. yang berupa kemampuan membangun dan mempertahankan hubungan-hubungan profesional yang menguntungkan dan didasarkan pada saling percaya. *) SUMBER: Executive EQ.nilai etika Menyediakan informasi dan umpan balik yang vital Memacu kreativitas dan motivasi serta Inovasi Mendatangkan pengaruh tanpa otoritas Memicu pelaksanaan pekerjaan Namun demikian kata emosi mengalami perspektif makna yang berubah yang semula memiliki makna konsensional menjadi sesuatu yang memiliki makna penting untuk meningakatkan kinerja (high-performance). KE/EQ juga berperan membantu IQ manakala kita perlu memecahkan masalah-masalah penting. Robert K. D. Solomon. Gramedia. Ph. University of Texas mengatakan bahwa “tanpa bimbingan emosi. Beberapa contoh perubahan perspektif tersebut adalah: Apakah peranan emosi dalam tugas-tugas kita sehari-hari? Emosi penting sebagai “energi pengaktif untuk nilai-nilai etika protest. dan Ayman Sawaf. Profesor filsafat. keuletan dan kredibilitas serta untuk modal sosial. keputusan penting dan memungkinkan untuk melakukan hal-hal tersebut dengan cara yang istimewa dalam waktu yang singkat. Emosi juga berfungsi untuk membangkitkan intuisi dan rasa ingin tahu yang akan membantu mengatisipasi masa depan yang tidak menentu dan merencanakan tindakan-tindakan. Jakarta. KE/EQ yang diarahkan secara konstruktif akan meningkatkan kinerja intelektual. Kecerdasan Emosional dalam Kepemimpinan dan organisasi. . empati. 1997. PT. Rober C. Cooper.

kita seperti kehilangan kesadaran tentang arah dan tujuan kita dalam pendirian kita sebagai pelayan mayarakat. penalaran reduksionistik. kecerdasan fisik dsb yang sedang diteliti oleh Psikolog Howard Gardner dari Harvard University. Dengan kata lain. Sosok demikianlah yang kita anggap sebagai model.Modul Diklatpim Tingkat IV 15 16 Kecerdasan Emosional (KE) B. Atau semangat kreatif kita sebagai PNS telah menyusut melihat perubahan sosial yang mendasar disekitar kita. atau kreatif dan generatif. kecerdasan spiritual. aritmatika. kebencian meluas. Dari kenyataan seperti ini diakui bahwa memang benar bisnis ada hubungannya dengan kekuatan fungsi otak. Pendidikan dan pelatihan modern telah dibangun di atas sikap mental berdasarkan logika dan analisis. dan memorisasi otomatis atas sekumpulan fakta mutakhir. Seperti kecerdasan musik. Sosok seperti itulah yang kita agung-agungkan. Ada faktor perilaku lain yang sifatnya non-akademi yang perlu dipertimbangkaan dalam hidup agar menjadi lebih seimbang. termasuk penggunaan perasaan. . Ini semua mengingatkan bahwa kecerdasan di sekolah yang diperoleh secara akademik bukan segala-galanya. adaptif. kita telah menyaksikan memuncaknya kecerdasan akademik dan rasionalitas teknik. begitu pula sebaliknya. hubungan antar manusia makin renggang. sinisme meningkat. Banyak orang-orang yang berhasil dalam bisnis dan pemerintahan seperti misalanya Sir Winston Churchill dan tidak memiliki catatan/track record akademik yang cemerlang selama dalam kehidupan akademik. Bersamaan dengan ituT banyak di antara kita sebagai PNS merasa bekerja berlebihan tetapi tidak cukup dihargai dengan sistem yang ada. Dan ternyata yang kita temukan. sensus communis (common sense) tidak hanya berarti akal sehat tetapi juga kemanusiaan dan kepekaan. Voltaire menunjukan bahwa bagi bangsa Romawi kuno. banyak diantara kita tidak tahu tentang penemuan bahwa IQ mungkin berhubungah dengan hanya 4 persen dari keberhasilan di dunia nyata. ini bukan hal yang paling penting dan ini tidaklah cukup. dan gaya bicara terpelajar. hati. lebih dari 90 persen keberhasilan mungkin berhubungan dengan bentuk-bentuk kecerdasan lain yang sekarang sedang ditemukan. Kita berusaha menggunakan kecerdasan tak aktif ini untuk mendandani diri sendiri menjadi mahasiswa-mahasiswa yang sempurna dan profesionalprofesional yang tidak pernah menyimpang dari buku. kendati ada revolusi informasi dan dengan penduduk berpendidikan tinggi yang banyaknya belum pernah tertandingi sepanjang sejarah. dengan sendirinya. Atau kita tidak lagi dapat menemukan makna yang sesungguhnya dalam kebanyakan kegiatan yang kita kerjakan dalam membangun masa depan kita. analisis berdasar-kan rumus. Bukan orang-orang yang praktis. dan politik demokrasi telah berubah menjadi semacam panggung sandiwara yang diresmikan. Sebuah kurikulum disusun berdasarkan gramatika. dengan IQ dan prestasi tinggi. Pikirkan yang berikut ini: Di sekitar kita. Dalam banyak kasus. Kita semua tahu dari pengalaman selama ini tentang orangorang yang berhasil di sekolah tetapi kemudian gagal dalam hidup. Kita semua tahu ada orang yang kaya dengan pikiran yang sehat dan kreativitas tetapi dikenal tidak berprestasi baik dalam uji-uji akademik. dan intuisi secara penuh. Perbedaan Kecerdasan Emosional dengan Kecerdasan Intelegensi 1. Bukan orang-orang yang nyata melainkan orang-orang yang tampak sempurna. pengacara makin laku. saling percaya berkurang. IQ yang relative Permanen Dalam seratus tahun terakhir ini. Namun.

Coba anda renungkan pernyataan terakhir ini. model belajar tersebut akan memperlakukan orang. tidak hanya dengan yang bersumber di kepala yang berada disebelah kiri. namun IQ bukanlah yang terpenting. tumbuh. Robert Stenberg. bukti neurologis terakhir seperti berbagai penelitian Neuro Languange Programming (NLP) seperti diungkapkan Dilts menunjukkan bahwa emosi adalah “bahan bakar” yang tidak tergantikan bagi otak agar mampu melakukan penalaran yang tinggi. kreatif. melakukan sinergi dan bertransformasi sebagai suatu proses yang memberada (being ). ke mana kita harus berpaling dalam situasi ketidak pastian seperti ini? Salah satunya adalah mencermati perkembangan dimensi kecerdasan emosional dalam konteks perkembangan falsafah agama dan peradaban yang sedang berkembang di Indonesia dan dunia saat ini. atasan-atasan mereka serta pada orang-orang lain disekitar mereka ini tercermin dalam berbagai kebijaksanaan dimasa lalu yang sifatnya represif. seorang dewasa mungkin menggunakan dengan sungguh-sungguh hanya 1/10. Meskipun zaman yang baru berlalu lebih banyak didominasi oleh IQ dan kefokus pada penggunaan model matematis yang memperlakukan segala sesuatu seolah sebagai benda mati dapat dianalisis. Lewis Mumford. orang-orang yang berbakat dan produktif kerap dirugikan oleh kesenjangankesenjangan dalam kecerdasan emosional baik dalam diri mereka sendiri. seperti yang ditegaskan oleh psikolog dari Universitas Yale. Tiap orang dan organisasi yang sukses di seluruh dunia telah menyadari banyaknya dimensi praktis dan kreatif pada kecerdasan yang berada di luar kawasan IQ. Sejalan dengan itu. seorang dewasa hanya menggunakan 10 persen kecerdasannya selama ia hidup. kita harus belajar untuk bersaing dan bekerjasama dengan memanfaatkan setiap aspek kecerdasan kita. Pendek kata.Modul Diklatpim Tingkat IV 17 18 2. Bertahun-tahun kemudian. Dan. yayasan dan organisasi sebagai sesuatu yang unik dan hidup. saya diajari bahwa. Jika kekuatan yang mendorong perkembangan kecerdasan dalam dunia usaha pada abad 20 adalah IQ. Ketika seorang penulis belajar di perguruan tinggi pasca sarjana dalam bidang sains. pasar. “Orang masih menghitung IQ. rata-rata. belajar. lebih banyak daripada yang umumnya kita perhitungkan. Pengembangan KE/ EQ adalah usaha seumur hidup Kita mengenal istilah belajar seumur hidup’ “Long life learning” yang dilancarkan oleh Unesco beberapa dekade yang lampau yang masih relevan untuk dilanjutkan sampai kini. Rag Raven dan Prof. .000 dari potensi kecerdasannya (dalam koneks IQ) selama hidup. maka berdasarkan bukti-bukti yang makin banyak dipenghujung abad 21 yang lebih banyak berperan adalah KE/EQ dan bentuk-bentuk kecerdasan praktis serta kreatif yang terkait dengan “action Science” dan “Actionable Learning” yang dikembangkan oleh Prof. Kita tidak boleh menyingkirkan fakta bahwa hal-hal yang paling penting dalam hidup bukanlah kecerdasan tak aktif. Di banyak tempat kerja dilingkungan PNS. penulis tersebut mengetahui bahwa perkiraan para ilmuwan ini telah diperbaiki rata-rata. Di samping itu.” Jadi. dan memiliki kemampuan bawaan untuk berubah. tepat dan untuk keberlanjutan keberhasilan yang seimbang. ada tanda-tanda bahwa model yang baru muncul untuk berorganisasi akan lebih didasarkan pada prinsip-prinsip KE/EQ dan sistem biologis-psikologi dan sosio kultural. membangkitkan inspirasi. kita mempunyai banyak sekali kemampuan potensil yang belum kita gali. Kecerdasan Emosional (KE) Akan tetapi untuk berpikir dengan baik. generatif dan interaktif. Proses memberadanya manusia dalam keseluruhan proses pembangunan manusia secara utuh seperti ini yang sedang mengalami perubahan secara mendasar dalam era reformasi sekarang ini.

Latihan Identifikasi dan kenali emosi Anda pada setiap kegiatan yang Anda temui di tempat kerja. Kegagalan harus diterima sebagai sebuah upaya pembelajaran yang membuat anda menemukan sebuah pemikiran. Bagi orang yang sukses. peserta diharapkan mampu memahami tipe-tipe kecrdasan emosional. Kemampuan untuk menanggapi secara tepat atas situasi baru dalam kehidupan pekerjaan sehari-hari yang komplek merupakan wujud keberhasilan dalam mengimplementasikan kecerdasan emosional. Climber. Setelah membaca Bab ini. Thomas Edison mengalami kegagalan 10. kegagalan adalah sebuah keberhasilan yang tertunda. Ciri orang gagal selalu berhenti pada saat ia mengalami hambatan dan kesulitan. penyempurnaan. pemalu. Kegagalan juga dapat diumpamakan sebagai sebuah batu intan yang belum digosok. Sedangkan Rasulullah pun mengalami serta melalui berbagai masalah yang sangat berat sebelum Islam mendunia. peranan kecerdasan emosional serta ciri/gaya emosional A. pemarah. Kegagalan akan menghapus kebiasaan buruk. sehingga menciptakan sikap rendah hati. Lakukan pengelompokkan atas emosi yang anda miliki kedalam golongan emosi yang Anda ketahui. tidak peduli orang yang tidak peka.Modul Diklatpim Tingkat IV 19 Kecerdasan Emosional (KE) Pengembangan KE/EQ sangat berbeda dengan IQ yang umumnya hampir tidak berubah selama kita hidup KE/EQ dapat dipelajari kapan saja. BAB III MEMBANGUN KEMBALI DINDING DALAM DIRI C. Tak ada orang sukses tanpa mengalami kegagalan dan perjuangan. semakin sering gagal maka makin sering digosok dan akan makin bersinar batu intan tersebut. menghancurkan kesombongan. Rangkuman ¾ Kecerdasan emosional yang merupakan salah satu bagian dari kecerdasan-kecerdasan lainnya membuat kita untuk belajar mengakui dan menghargai perasaan pada diri kita dan perasaan orang lain. dengan motivasi dan usaha yang benar kita dapat mempelajari dan menguasai kecakapan emosi. kikuk. metode dan tujuan yang lebih jelas. Camper. ¾ . atau sulit bergaul dengan orang lain. Tipe-tipe Kecerdasan Emosional Stoltz dengan dasar teorinya tentang “ Adversity Qoutient ” membedakan manusia dalam memecahkan persolan yang dihadapi kedalam tipe Quiter.000 kali sebelum berhasil membuat lampu pijar. sedangkan ciri orang sukses tidak akan berhenti pada saat ia belum berhasil. dan akan 20 D.

semangat. (2004). Dengan Adversity Quotien t (AQ) seseorang bagai diukur kemampuannya dalam mengatasi setiap persoalan hidup untuk tidak berputus asa.Modul Diklatpim Tingkat IV 21 22 Kecerdasan Emosional (KE) meningkatkan kecerdasan emosi anda melalui sikap terbuka dan persistent (keras hati. Stolz. 2. gigih) dan merupakan ujian/cobaan akan menghasilkan mental yang membaja (tangguh). Quitters Tipe : pribadi yang selalu menghindar dari persoalan karena tidak merasa mau/mampu mengatasi persoalan. ada usaha. Ciri : ingin selalu melakukan perbaikan. dan akibat kesalahan teknis yang kita buat. B. Integritas seorang pemimpin dalam konteks membangun masyarakat madani “Civil Society” dengan jumlah PNS yang + jumlahnya 4 juta dari jumlah penduduk + 230 juta sangat menentukan untuk dapat keluar dari krisis multidimensi sekarang ini. kurang kreatif. bekerja dengan visi. ada drive. pemimpin yang baik. c. e. ¾ Kegagalan suara hati adalah sesuatu hal yang paling membahaya kan dan sangat mematikan. selalu ingin segera keluar dari ketegangan sebagai konsekuensi proses pencapaian tujuan. tidak akan mengalami hal itu. Climbers Tipe : pribadi yang selalu ingin mendaki untuk mencapai puncak. Adversity Quotient (AQ) adalah “ kecerdasan yang dimiliki seseorang dalam mengatasi kesulitan dan sanggup bertahan hidup” Paul G. Adapun tipe dan ciri tersebut adalah sebagai berikut: 1. 3. b. kualitas rendah. Orang yang beriman dan memiliki ketangguhan pribadi. Kegagalan ada 2 (dua) macam. Seorang pemimpin dalam masyarakat kita sekarang ini sedang membangun dan melakukan reformasi secara menyeluruh masih merupakan model atau panutan. tekun. 1. peduli. Integritas Kepemimpinan Aspek integritas kepribadian ini selalu menjadi aspek yang paling kritis dalam pengembangan kemampuan kepemimpinan. Tidak takut penilaian. dengan mengerahkan segenap potensi dirinya yang mampu diaktualisasikan. sekolah dan tempat kerja secara menyeluruh dan berkesinambungan. Campers Tipe : pribadi yang selalu ingin dalam suasana aman. . terus berkembang dan memberikan kontribusi. Just Do It (kerjakan sekarang) dengan mentalitas: fokus. Ciri : ada inisiatif. gembira. kegairahan. Ciri : minimal drive. melakukan hanya yang diperlukan. akibatnya tidak ada lagi energi pendorong yang akan membuat diri kita bangkit kembali. disiplin. manfaat. Berani keluar dari “zona kenyamanan”. membuat sesuatu terjadi. Adversity Quotient (AQ) Membedakan Kemampuan Manusia di dalam Mengatasi Masalah. yaitu: ¾ Kegagalan proses disebabkan karena ilmu pengetahuan kita terbatas. Tidak takut gagal. mengambil resiko sedikit. menghindari tantangan/masalah. Peranan Kecerdasan Emosional KE/EQ berperan sebagai mesin giling/prime mover kecerdasan manusia secara utuh karena berkait dengan integritas dan keunggulan pribadi seorang pemimpin yang harus dikembangkan sejak dini dalam lingkungan keluarga. dalam Ary Ginanjar Agustian. d. Untuk menjadi tipe Climber memerlukan pola kerja berikut: a. Kita butuh kegagalan untuk menyempurnakan sikap dan mental kita. Meningkatkan ketekunan (tidak mudah putus asa/ optimis). karena dorongan suara hati telah tertutup.

Ciri-ciri/Gaya Emosional yang sesuai 1. Guru memberikan komentar sesuai dengan tingkat perkembangan mental emosionalnya untuk melatih berpikir sistem dengan cara yang sederhana dan menyenangkan karena pada hakekatnya setia orang senang mendengarkan atau mengungkapkan penglaman hidupnya dalam bentuk cerita/stories. kelompok maupun organisasi dapat dipupuk dan dikembangkan secara berkelanjutan. Kedua kemampuan seorang pemimpin untuk melakukan inovasi terutama inovasi perilaku dalam organisasi agar transformasi dari nilai dalam paradigma lama kearah paradigma baru dapat terjadi dan Ketiga adalah mempupuk sifat keunggulan/Exellence pada tingkat perorangan. Termasuk para peserta Diklat sekarang ini. Dapat dipahami mengapa dalam memecahkan masalah kita sehari-hari baik dan kita cenderung berpikir linear dan menerabas “Quick-fix” tanpa berpikir jauh yang melibatkan aspek perasan dan emosi dari para stakeholder serta konsumen kita. Pribadi Yang Unggul Daya saing kita sebagai bangsa atau aparatur yang hidup ditentukan oleh ketiga unsur dalam daya saing: Pertama kemampuan seorang pemimpin melihat kecenderungan/trend berbagai perubahan dalam lingkungan stratejik eksternal maupun lingkungan stratejik internal. Jay Forester dari MIT sebagai bangunan kurikulum mulai diajarkan di tingkat Taman kanakkanak di Amerika Serikat. prinsip serta praktek kecerdasan emosional seperti dibahas dalam modul ini. Para jenius termasuk Albert Einstein baru mempergunakan + 1015% dari seluruh potensinya/kecerdasannya.Modul Diklatpim Tingkat IV 23 24 Kecerdasan Emosional (KE) 2. Mengapa sifat dasar manusia ini tidak dijadikan sebagai pengungkit dalam merekayasa perubahan perilaku? Meskipun dapat dikatakan agak terlambat dalam kajian paradigma didalam Diklat Pim II dan Diklat Pim I diminta para peserta membiasakan berpikir sistem dengan melatih membuat Jurnal pembelajaran secara teratur serta memecahkan masalah Administrasi Publik dengan menggunakan kasus yang memberikan pelajaran secara eksperiential/”Vicarous learning”. Mengapa dapat terjadi pemborosan energi manusia seperti ini sebagian karena perkembangan pribadi dibelenggu oleh berbagai hambatan mental berupa tidak dipahaminya secara tepat esensi. Satunya kata dengan perbuatan. Tekad dan semangat ini yang dituju dengan latihan ini. . Beberapa sekolah Internasional di Jakarta dalam rangka mengembangkan kemampuan berpikir reflektif para guru selalu menanyakan pada murid-muridnya untuk berani menceritakan apa yang dilihat dan dialami selama libur/weekend . Dalam pelatihan outbound latihan membuat jurnal inipun dikembangkan sehingga kemampuan refleksi peserta untuk membaca pesan dari alam dapat ditingkatkan untuk meningkatkan kecerdasannya secara menyeluruh. C. Efektif dan efisien dalam menggunakan energi pribadi. Jenius 99% adalah kerja keras/action/tindakan nyata. Pribadi seorang PNS yang dipercaya untuk menduduki jenjang kepemimpinan tertentu dalam struktur kepemimpinan. Berpikir serba Sistem Cara berpikir sistem menurut Prof. 2. Dalam tatanan kurikulum kita berpikir sistem baru diajarkan diperguruan tinggi atau kursus-kursus untuk para eksekutif bisnis swasta. Administrasi Publik adalah sosok pribadi yang unggul/ Exellence dalam meningkatkan daya saing organisasinya untuk keluar dari keterpurukan dewasa ini.

tempat kerja secara berkesinambungan.Modul Diklatpim Tingkat IV 25 26 Kecerdasan Emosional (KE) 3. Reformasi Administrasi Publik menjadi nyata dan aktual dengan memulai melakukan pengelolaan secara amanah/ reinventing the government manajemen melalui pembelajaran organisasi “Organizational Learning ”. tingkat kelompok. Latihan Diskusikan dalam kelompok kecil untuk mrmbahas perbedaan tipetipe kelompok dan saling memberi masukan yang membangun untukj memperkaya pamahaman tentang tipe. penggunaan energi secara efektif dan efisien serta kemampuan dalam memecahkan berbagai masalah. Kecerdasan emosional pada dasarnya dapat berperan sebagai mesin giling kecerdasan manusia secara utuh sebagai pemimpin yang harus dikembangkan sejak dini dalam lingkungan keluarga. peranan dan gaya emosional masing-masing peserta. Seorang pemimpin dengan peran barunya sebagai guru/fasilitator. agama yang kita anut. Inilah inti dari membangun peradaban baru yang berlandaskan filsafat. Karena paradigma belajar sebagai “behavioral paradigm” adalah merupakan pengungkit/leverage untuk merubah aspek perubahan struktural yang lain. C. tingkat organisasi maupun tingkat masyarakat secara keseluruhan. Rangkuman Adversty Qoutient (AQ) merupakan kecerdasan yang dimiliki seseorang dalam mengatasi kesulitan dan kesanggupan untuk bertahan hidup. . E. Gaya emosional yang sesuai ditandai dengan cara berfikir serba sistem. Dari Adversty Qoutient (AQ) seseorang dapat diukur kemampuannya dalam mengatasi setiap persoalan hidup untuk tidak berputus asa. pengembangan sistem dan pengguna alat yang disebut berpikir sistem/Systems Thinking diharapkan mampu secara efisien dan efektif memecahkan berbagai masalah dalam lingkup Administrasi Publik baik pada tingkat perorangan. sekolah. Mampu memecahkan berbagai masalah.

Modul Diklatpim Tingkat IV 28 Kecerdasan Emosional (KE) BAB IV STRATEGI KECERDASAN EMOSIONAL DALAM ASPEK KONSENSUS DAN KONFLIK Hal ini sepintas mungkin terdengar seperti suatu prosedur yang panjang dan preskriptif. namun anda dapat menjadi sangat ahli melakukan secara cepat dengan menggunakan lima langkah strategi menanggapi sebagai berikut: 1. Teknik membuat tubuh menjadi santai lainnya adalah dengan mengatakan kepada diri sendiri. 27 . aku akan kelihatan bodoh. pengorganisasian diri. apa yang harus aku katakan. peserta diharapkan memahami langkah strategi menanggapi pengelolaan dan pengendalian diri. Bayangkan kalau anda diminta berbicara di hadapan banyak orang tanpa sempat mempersiapkan lebih dahulu. Istilahnya demam panggung/stage fear Suara dalam diri anda mengatakan. Dalam tahun-tahun yang menyertai terjadinya krisis ekonomi dan krisis multidmensi yang terjadi sejak bulan Juli 1997 masyarakat kita banyak mengalami berbagai bentuk konflik baik konflik yang sifatnya horizontal maupun konflik vertikal yang secara keseluruhan berkaitan dengan bekerjanya emosi manusia. Lima Langkah Strategi Menanggapi Pengelolaan Serta Pengendalian Diri. mengapa ini terjadi padaku... juga akan merasa telapak tangan menjadi basah dan mungkin bahkan gemetar.. Ambil napas panjang melalui hidung. Keadaan yang dilematis itu sering disebut sebagai suatu pancaroba atau “Chaos”. proses pengendalian diri.. berbicara di depan umum ini mudah saja. Ini juga terjadi pada saat penuh bahaya dan saat berhadapan dengan orang yang dengan suatu cara mengendalikan emosi anda. Karena kita semua menanggapi rangsangan negatif dalam berbagai cara. cara terbaik memulainya adalah dengan bersikap santai. Aparat penyelenggara pemerintah seolah tidak memiliki ketrampilan serta strategi untuk menghadapi gejolak emosi massa pada saat terjadinya berbagai bentuk unjuk rasa dan amuk massa yang dilakukan oleh sekelompok warga masyarakat yang berunjuk rasa. Pernapasan dapat menjadi pendek. dan khawatir bahwa anda mungkin akan tersenyum kalau menggerakkan mulut dengan mendadak. Kaitannya berbagai kejadian/ peristiwa krisis tersebut dengan kecerdasan emosi pada tingkat perorangan/tingkat kelompok maupun organisasi sangat erat dan kompleks dan dinamis. Santai/rileks Kita sering mendengar pernyataan “4 S”: Saat berhadapan dengan seseorang atau sekelompok orang yang menggangu adalah penting untuk mengenali bahwa dalam menghadapi stres tubuh menanggapinya sesuai dengan tanggapan emosional. Bagi beberapa orang yang sudah terbiasa melakukannya.” Hal ini akan memicu tubuh anda menanggapi secara fisik. namun bagi kebanyakan di antara kita tidak mengenakkan. “aku tidak siap. Ini dapat dilakukan dengan cepat dan tidak diketahui. oh tidak.... “aku dapat menguasai Setelah membaca Bab ini. serta dampak kepribadian terhadap kecerdasan emosional A.. tahan sejenak.. Kemampuan untuk mengenali perasaan dalam diri serta mengakui dari mana asalnya perasan sekaligus menentu kan keabsahan sangat diperlukan dalam menyusun rencana strategis bagaimana harus menghadapinya. dan biarkan keluar perlahan melalui mulut.

atau takut. Kenali Emosi Anda Banyak diantara kita yang tidak mengenal bagaiamana emosi kita sebagai seorang pejabat/karyawan yang bertugas dalam menjalankan tugas sehari-hari dalam bidang pelayanan masyarakat. c. Begitu seringnya kita memutuskan suatu arah tindakan yang tidak dapat dilanjutkan terus karena kita berpikir linear. Mengendalikan Diri Pengendalian diri adalah hasil perpaduan : a. Mustopadidjaja AR. aku orang yang cemerlang dan kuat. Karakter atau watak (diwakili oleh prinsip dan nilai). Kematangan emosional yang dibahas dalam modul ini berhubungan erat dengan kemampuan untuk mendeteksi adanya kelumpuhan belajar (Learning disabilities) yang pada hakekatnya adalah juga merupakan kelumpuhan paradigma (Paradigm paralysis ) atau sering juga disebut sebagai hambatan mental “mental block” yang menjadikan hidup kita tidak kreatif dan inovative. aku akan tersenyum dan tidak mengatakan apa pun kecuali menjawab komentar atau keluhannya pada suamiku sepanjang . lebih dahulu memahami mengapa merasa seperti itu. Paradigma menurut Prof. terluka. e. dan aku harus santai dan tidak membiarkan diriku menjadi gugup”. “kalau aku tidak bersungguh-sungguh membiarkan wanita di toko grosir mengetahui bahwa aku tidak mau ikut-ikutan bergunjing. aku akan dihadapkan dengan keadaan yang sama berulang kali”. dan berisikan teori pokok. Apakah membatalkan atau membiarkan rasa takut mencegah kita mengatakan dan melakukan apa yang kita ketahui benar. adalah penting menentukan lebih dulu bagaimana tanggapan kita. b. Bersikaplah Sungguh-sungguh Kesabaran dan kesungguhan. Kita biasanya dapat mengenali saat merasa marah. Kreativitas dan imajinasi adalah kemampuan untuk membayangkan berbagai cara melihat sesuatu secara baru. MPIA adalah: Teori dasar atau cara pandang yang fundamental. Satu cara kita salah mengelola diri dengan mengenal emosi adalah dengan tidak mengenali alasan yang mendasari mengapa merasa seperti itu. dilandasi nilai-nilai tertentu. Keinsyafan atau kesadaran (yang membedakan mana yang benar dan mana yang salah berdasarkan kaidah etika yang berlaku). 4.Modul Diklatpim Tingkat IV 29 30 Kecerdasan Emosional (KE) orang ini (keadaan ini). SE. Sekali memutuskan untuk menghadapi suatu masalah yang sifatnya emosional. anda akan mulai merasa lebih tenang dan tubuh akan merasa mulai santai. 2. aku tidak berhadapan langsung dengannya. d. Dengan memberanikan diri. Kesadaran diri yang memungkinkan kita memeriksa pemikiran kita sendiri dan cara kita memandang diri sendiri dan orang lain (emosi). konsep dan asumsi metodologi atau cara pendekatan yang dapat dipergunakan para teoritisi dan praktisi dalam menanggapi sesuatu permasalahan baik dalam pengembangan ilmu maupun dalam upaya pemecahan permasalahan bagi kemajuan hidup dan kehidupan kemanusiaan”. Sebelum bertemu. Paradigma (cara kita memandang/melihat dunia). Emosi ini bermanfaat memperkuat tanggapan kita terhadap dunia luar namun tidak perlu harus membantu menghadapinya. Sebagai contoh perhatikan critical incidense sbb: Misalnya. Untuk mengetahui bagaimana memecahkan masalah emosi dalam diri sendiri dalam memberikan pelayanan pada publik. DR. 3.

Kalau anda menemukan sesuatu berada di luar kendali anda atau seseorang yang tidak menyukai apa yang anda coba lakukan secara berbeda. aku tidak dapat. tidak ada cara lain”. Tidak peduli seberapa jujur dan terus terangnya anda. Kalau anda mengatakan sesuatu tanpa bersikap sungguh-sungguh. Kalau yakin akan kekuatan dan kekuasaan kita. Bersikap positif hendaknya menjadi pelengkap untuk bersikap realistis. dan membantu orang lain mewujudkan kemampuan mereka. atau kita benci harus menghadapi pertentangan ini. aku akan berubah dan aku tahu ada cara yang lebih baik. Mereka melihatnya sebagai suatu cara menyingkirkan perasaan anda sendiri. itu bukan tanggung jawabku. Dalam keadaan ini adalah tepat mempertahankan keputusan dan bersikap tetap. Kita harus belajar mempertahankan sikap optimisme. aku mengerti. lebih dahulu harus mengetahui bahwa aiat ini anda menyukai dan anda juga berhak untuk tidak membiarkan hal ini mempengaruhi anda. “mari lakukan itu. Berhadapan dengan situasi yang tidak menyenangkan adalah bagian dari kenyataan hidup. 5. . “ bagaimana anda dapat berkata seperti itu?” atau “kalau saja anda bertindak lain. Orang-orang ini curang dalam hasrat memahami masalah orang lain. dan tanpa mempertimbangkan kehormatan orang lain maka andalah yang pertama menjadi sasaran kontroversi. orang negatif akan berkata: “kita tidak dapat melakukan itu. Sukar menjalani masa yang panjang tanpa terlibat pada keadaan yang membuat kita putus asa. hal ini hendaknya membuat kita bebas bersikap dan bersedia bekerja bersama orang lain. Memberikan pesan campuran (mix message) menjadi tidak produktif terhadap apa yang perlu dicapai. Sumber daya ini dapat mempertajam fokus dan mengarahkan kembali tanggapan kita sehingga dapat menjadi benar dan sesuai dengan apa yang kita benar-benar rasakan. Merasa Positif Saat harus menghadapi seseorang atau sesuatu yang menjadi masalah kadang kita metakukannya dengan cara yang negatif atau menakutkan. aku akan. Cara anda mendekati seseorang sama pentingnya dengan apa yang anda katakan. aku bertanggung jawab atas tindakanku.Modul Diklatpim Tingkat IV 31 32 Kecerdasan Emosional (KE) minggu yang membuatnya menjadi gila. anda tidak paham. dan anda mengatakan secara terbuka. menghargai kemampuan kita. Bersikap positif berarti bahwa anda melihat kemungkinan sama-sama menang dan suatu peluang untuk memudahkan pemecahannya. aku perlu bersikap sungguh-sungguh.” Kebanyakan. mereka mencoba dan membuat anda merasa bersalah dengan mengatakan seperti: “ anda sih selalu peka ”. Orang yang positif mengatakan. atau menggunakan kesantunan anda melawan anda sendiri. aku akan menanggapi dalam cara yang lebih positif. aku tidak melihat perlunya berubah. Pendapat sinis atau kejam tidak pernah memecahkan masalah. biasanya mereka lebih suka anda mengaku bersalah dan mengubah pendapat. sikap menghancurkan. atau ketidakpastian kita memiliki alat dalam diri yang dapat membantu kita menghadapi keadaan.” Sebaliknya. Untuk mencapai hal ini. kekacauan. tetaplah bersikap positif untuk tidak memasukkannya dalam hati. Akhirnya. dan kalau menanyakan apa yang telah mereka perbuat terhadap anda. Mungkin di waktu yang lain orang tidak mau bekerja bersama anda untuk memecahkan suatu masalah. Mereka berhak tidak saat menghadapi kekurangan. kita dapat. kita dapat melakukannya dengan semangat juang. ada beberapa orang yang menolak tanggapan anda. namun justru sebaliknya lebih menguatkan. tegas. dan terkendali. kalau orang lain tidak bertanggungjawab atas kelakuannya sendiri. Hal ini menjadi tidak mungkin mengakui pandangan lain. Dalam memecahkan dilema.

lebih dahulu harus mengetahui bahwa alat ini ada. Pernahkah anda mendengar seseorang berkata: “sesuatu di dalam telah mengingatkanku tentang ini (atau jangan melakukan itu)”? Dengarkan dan tanggapilah dengan sabar. Ia mengelola apa yang dimasukan dalam diri. pandangan. Inilah sebabnya beberapa orang menghabiskan banyak waktu untuk meminta maaf atas apa yang mereka katakan atau telah dilakukan. Pengelolaan diri adalah jembatan positif antara emosi dan logika. menghadapi. Terlalu banyak masukan yang tidak perlu dapat membutakan inti dalam diri kita dan membuatnya lebih sukar untuk mencapai sifat produktif bagi keberhasilan pribadi. Dengan mendengarkan kebijaksanaan dalam diri. Falsafah pengelolaan diri hanyalah untuk mengetahui siapakah anda. kita mengakui intuisi yang dibawa sejak lahir. kekacauan. Intuisi Ini kebijaksanaan dan penglihatan dalam diri kita sendiri. dapat bekerja sesuai perintah. atau tinjauan apa saja dapat mengakibatkan anda tidak menentu secara emosional. dan kapan saat paling baik untuk menggunakannya. Alat dalam diri diorganisasikan dalam empat golongan besar: 1. dan memberi kebijaksanaan memilih apa yang sungguh bermanfaat bagi anda dari apa yang tidak. Seringkali kita hanya memperhatikan sedikit informasi dalam menyelesaikan suatu masalah. menguraikan menjadi bagianbagiannya dan dari sana kita mampu memecahkan suatu masalah. dan kemudian membiarkannya berlalu. dan ketidakpastian kita memiliki alat dalam diri yang dapat membantu kita menghadapi keadaan. dan bertabiat menjengkelkan atau perilaku yang tidak bermanfaat. Suara batin yang anda dengar untuk diri anda bagaikan saran yang baik yang anda berikan untuk orang lain atau nasihat berguna yang anda sampaikan ke seseorang yang anda kasihi. Pengelolaan diri tidak berarti bahwa anda bukan diri anda sendiri. Hal ini membuat halhal yang tidak penting menjadi kurang penting. Akan bermanfaat. memilih cara yang diinginkan dalam berpikir dan merasakan. Kita juga memiliki sistem penapisan yang setelah memasukan suatu masalah atau tanggapan. Alat Pengorganisasian Dalam Diri. Kalau tidak mengelola diri sendiri. namun hanya satu yang membawa kemajuan. Sumber daya ini dapat mempertajam fokus dan mengarahkan kembali tanggapan kita sehingga dapat menjadi benar dan sesuai dengan apa yang kita benar-benar rasakan.Modul Diklatpim Tingkat IV 33 34 Kecerdasan Emosional (KE) Semangat bersifat menular. Logika dan analisa adalah kemampuan melihat gambaran masalah secara keseluruhan. kalau kita gunakan. Ini tidak berarti memiliki proses pemikiran sendiri. ide. 2. Pengelolaan diri sebagai salah satu bentu disiplin Personal mastery mewujudkan mekanisme penyaringan untuk menangani semua rangsangan yang kita terima. Ingat saat seseorang meminta anda melakukan sesuatu dalam diri anda mengatakan kepada anda untuk tidak mengabulkan. apa yang anda pertahankan. B. merasakannya. Saat menghadapi kekurangan. Bagi yang lain hal ini dapat mengakibatkan suatu pengalaman yang tidak mengenakan. Untuk mencapai hal ini. dan bagaimana ingin memperlakukan diri anda sendiri. dan bagaimana menyampaikan informasinya. apa yang anda rasakan. bimbingan ibu atau suara batin. Mereka yang mendengarkan suara dalam diri mereka dapat menyelamatkan diri dari suatu situasi yang negatif. atau bahwa anda bersikap dingin atau menjadi robot yang terkendalikan. bagaikan menggigit sepotong roti . begitu juga pesimisme.

Memberikan ceramah tentang bahaya merokok tidak akan produktif kecuali anda menguasai pandangan ini dan uraiannya juga memperhitungkan hal ini. Mereka menyempatkan diri dan menggunakan energi untuk menggunakan proses meneliti secara menyeluruh dan kemudian menggabungkan bagian-bagiannya. adalah penting sekarang untuk mengetahui latar belakang yang akan anda gunakan mengambil keputusan atau melakukan tindakan. Rencana yang disusun dengan rapi dapat menjadi berantakan kalau anda lupa mengetahui dengan siapa berhadapan. dibina dan didorong sejak kita kecil. Ketrampilan melihat keseluruhan dan bagian-bagian gabungannya merupakan proses yang dapat kita manfaatkan dalam setiap situasi kehidupan. dan kekuatan hendaknya menjadi peluang untuk melakukan apa yang benar. ¾ Mengelompokan informasi yang anda peroleh/terima. Saat data mulai membanjir anda perlu kelompokkan kemudian pisahkan apa yang paling diperlukan dan apa yang menjadi kurang penting. Beberapa orang dapat lebih baik dalam melakukan hal ini daripada orang lainnya. Pengambilan keputusan dalam proses Logical Analysis meliputi tiga langkah: ¾ Melihat seluruh rangkaian kartu. atau beralih kepada pemecahan kilat lainnya yang tidak memiliki kaitan nyata. fakta.Modul Diklatpim Tingkat IV 35 36 Kecerdasan Emosional (KE) dan bergegas ketempat kerja. perlu dipertimbangkan. namun kalau memerlukannya dalam tatanan sosial. kartu apa yang kita pegang. fiksi. Dengan mengetahui hal ini kita akan berada dalam posisi yang lebih baik. Hal penting yang harus diingat adalah bahwa pengetahuan “knowledge” merupakan kekuatan. gunakan kelompok. . dan kartu apa yang berada di tangan orang lain. Penyidik dalam diri kita tersembunyi kalau kita dihadapkan dengan keharusan mengambil keputusan dengan jalan mengandalkan orang lain. perlambang. Lanjutkan dalam porsi yang tepat. sehingga dapat menganalisa jenis permainan yang dimainkan orang lain dan mengetahui kartu yang diperlukan untuk melakukan penawaran (call) yang tepat. Lalu memilih kelompok prioritas. dan atmosfir umum dan suatu situasi atau kejadian. Kalau kita diharapkan bermain kartu adalah bijak untuk mengetahui lebih dahulu apakah kita bermain dalam satu rangkaian kartu secara penuh. penting. Ini akan memberi peluang untuk memikirkan masalahnya dan mendalami rincian yang tidak penting dalam membentuk posisi masalah. Misalnya. dan petunjuk satu dimensi lain untuk membuat anggapan/asumsi. dan kadang bisa saja tidak berhasil. bentuk umum (stereotipe). dan diperlukan sebagai dasar. juga orang lain yang mengalami masalah pribadi dan karier seringkali melupakannya. Tidakkah ironis bahwa banyak diantara kita memiliki ketrampilan ini namun hanya menyalakan dan mematikannya seperti sebuah keran air? Kita menggunakannya dalam tatanan profesional atau saat membantu orang lain. Kadang kita mungkin untuk mengetahui seluruh rangkaian kartu dan kita harus mengandalkan ada intuisi serta ketrampilan kita untuk mengambil keputusan yang tepat. dan memutuskan bagaimana mengatasi masalahnya dan kemungkinan hasilnya. Kita memiliki kemampuan dalam diri untuk memikirkan masalah dan menganalisa bagianbagiannya sehingga dapat mengambil kesimpulan secara logis. ¾ Memahami iklim lingkungannya . kerumitan politik yang anda hadapi. Pria dalam kisah di atas yang melihat istrinya makan siang bersama orang lain tidak menggunakannya. Begitu informasi dikelompokan dan disusun. atau pribadi kita membiarkannya tertidur. Bakat logika dan analisa (Logical Analysis) merupakan salah satu yang perlu dikembangkan. Beberapa dari kita cenderung melakukan generalisasi. tidak penting.

Tanpa kemampuan imajinasi ini hanya berfungsi seperti yang sudah kita alami. kejutan. di mana setiap orang saling berlainan dan apatis.Modul Diklatpim Tingkat IV 37 38 Kecerdasan Emosional (KE) 3. Hal ini memunculkan keaslian dan bakat kita untuk mengembangkan sesuatu yang unik dan yang menyatakan ekspresi diri kita. dan serangkaian kecenderungan bertindak. Kita semua hanya berjalan berkeliling berbicara tanpa teman untuk mengungkapkan perasaan. empati. tidak suka. dan untuk mampu melangkah sedekat mungkin untuk mewujudkan gambaran itu. Hal ini memungkinkan kita menciptakan suatu tempat di mana dapat menjumpai kedamaian dan membiarkan kita mengharapkan diri kita seperti apa yang kita inginkan. benci. senang. Semua ini merupakan tanggapan sadar kita terhadap hal-hal yang terjadi pada kita. putus asa. cinta. 4. namun tanggapan mereka atau kurangnya emosi mereka mengungkapkan yang lainnya? Ini mungkin membuat anda merasa bosan. membatasi kepada pandangan yang lebih sempit tentang kehidupan yang penuh perbedaan dan keunikan. Salah satu alat dalam diri yang paling merangsang dan menarik adalah kemampuan seseorang menggunakan imajinasi untuk membuat gambaran dari apa yang kita lihat bagi diri sendiri dan bagi dunia. Pernahkah anda tertarik terhadap sesuatu yang anda rasakan baik hanya agar orang yang anda ajak bicara mau melihat kepada anda tanpa emosi atau umpan balik yang positif? Ingatkah saatnya mengatakan keberuntungan anda hanya agar orang lain mengatakan hal yang benar. Beberapa orang bahkan saling . sumber awalnya adalah imajinasi kita sendiri. bahkan menjadi putus asa dengan kurangnya minat yang ditunjukan. Pasangan yang berhubungan akan berdebat tentang kurangnya dukungan emosional. Imajinasi sebagai kemampuan memberi peluang untuk mengubah situasi menjadi inovasi yang penting dan dapat diolah bagi kebaikan umat manusia atau kehidupan kita sendiri. Imajinasi juga dapat menjadi mekanisme yang membantu menghadapi kesepian. dan apa yang kita terima lebih berupa dialog. situasi yang buruk. sayang. takut. atau kalau tidak ada yang merasakan apa pun atau menunjukkan tanggapan apa pun terhadap apa yang kita katakan atau lakukan. Untuk tahanan perang atau orang yang dipenjara. Sisi merugikan dari emosi adalah kalau orang dituding terlalu peka. tabiat. terlalu marah. Bayangkan kalau dunia kosong dari emosi. imajinasi merupakan suatu pelepasan dari kecemasan karena keadaan atau lingkungan tertentu. Emosi dapat berlaku sebagai pengingat bahwa kita adalah anggota alam semesta yang dapat mencintai. Bidang emosi telah menerima banyak perhatian dan orang bergurau tentang seorang wanita yang bersikap penuh emosi dan pria tidak memiliki emosi. bersalah. memperhatikan dan merasakan. keadaan psikologis dan biologis. Kreativitas kita adalah suatu perluasan dari imajinasi dan dapat digunakan untuk memfokuskan cara untuk memperoleh visi kita atau menemukan jalan untuk mengembangkan perspektif baru dan segar dalam memecahkan masalah lama yang membebani. Kalau anda tidak pernah membayangkan diri anda berpendidikan. dan isyarat yang mengharuskan kita bertindak. atau sebagai pemimpin. atau terlalu berputus asa. dan tertawa. Imajinasi dan Kreativitas maupun inovasi memberi kita jalan untuk mencari cara yang lebih baik dalam memecahkan suatu masalah atau membangun kehidupan yang lebih baik bagi diri sendiri dan orang lain. bangga. Apa pun yang baik dan buruk. kebosanan. Hal ini memungkinkan kita untuk mengungkapkan diri kita selama kita menjalani pengalaman hidup. Emosi dapat menjadi positif atau menjadi negatif tergantung pada pemahaman akan suasana hati. Emosi Ini merujuk pada perasaan dan pemikiran khususnya. ketidakbahagiaan. maka peluang anda untuk menjadi atau mengambil manfaat dari posisi itu akan berkurang. kasihan. isyarat emosional mencakup marah. sedih. kenikmatan.

Alih-alih memecahkan pertentangan dengan melakukan pembicaraan tanpa ancaman agar hasiinya sama-sama menang. disekolah dan ditempat kerja? Sayangnya kita terlalu banyak. kita semua saling bertarung atau lebih buruk lagi. kekuasaan. Pengalaman seperti ini akan membantu kita memberi kepada diri sendiri dan menambahkan kedalaman pada karakter. sementara lainnya menggunakan kekuatan perasaan untuk mengendalikan dan menguasai. Menyeimbangkan pikiran emosi dengan pikiran berpikir akan memungkinkan kita menjadi lebih nyata dan jujur kepada diri sendiri atau orang lain. Apa pun yang anda pilih untuk mengarahkan emosi adalah kritis bahwa anda belajar menggunakan kekayaan ekspresi yang .Modul Diklatpim Tingkat IV 39 40 Kecerdasan Emosional (KE) menuding atau menganggap segalanya patut ditertawakan. Kerangka berpikir linear seperti ini tidak menghasilkan pimpinan administrasi yang hebat atau orang besar. namun hanya mencetak tirani dalam berbagai ukuran. Kita telah terkuasai untuk mendapatkan benda materi terbaik bagi tujuan hidup kita. Masalahnya adalah bukan kurangnya emosi. Kebesaran dihasilkan dari disiplin diri yang disebut Personal Mastery untuk mencapai tujuan dengan menggunakan belas kasihan yang akan memberikan sumbangan kepada kesejahteraan manusia. ini semua bukanlah masalah. Kekasaran. “Aku teringat pada seorang lelaki muda yang mengatakan kepadaku bahwa kunci kehidupan bukan kebenaran namun kemungkinan. banyak dari kita yang mudah lepas kendali. Berapa banyak orang yang anda lihat dengan senyum di wajahnya saat anda menelusuri jalan? Berapa banyak orang yang menerima atau memberikan simpatinya dalam sehari? Berapa banyak orang memberikan perhatian terhadap orang lain di sekolah atau di tempat kerja atau ditempat pelayanan umum seperti Rumah sakit? Berapa banyak orang benar-benar merasakan penderitaan orang lain dirumah. mencuri dan bahkan membunuh seolah semuanya yang kita kejar itu benar. Dalam dunia masa kini. Yang paling bengis dan kuat akan menguasai dan mengendalikan”. Kalau kita selalu beremosi dan merasakannya tidak mungkin untuk tertawa pada diri sendiri. dan ketidaksabaran mewarnai lingkungan masyarakat kita dalam beberapa tahun terakhir ini. saling membunuh. saling menganiaya. dan yang lebih penting. Namun caranya untuk mendapatkan semua ini sering menjadikan kita toleransi satu sama lain? Kita secara tak sadar saling menipu. Kalau kebalikannya yang benar. Beberapa dari kita sebagai pemimpin memilih menutup emosi tertentu untuk melindungi diri dari luka. saling memainkan kekuasaan. Dalam banyak kesempatan seseorang telah menghabiskan lebih banyak waktu untuk mengembangkan sisi logika mereka sambil mengabaikan bagian emosional dan perasaan sebagai bagian dari keberadaan mereka. Kita dengan predikat manusia modern telah terbutakan oleh uang. kurangnya kemampuan untuk mengendalikan diri. kita mungkin perlu menciptakan keseimbangan dengan menambahkan lebih banyak rasa lucu dalam kehidupan. Berusaha mendapatkan gaya hidup enak (hedonis) dan ingin dihargai orang lain. saling memanipulasi. kita perlu mengerahkan emosi yang memberi kisaran ungkapan lebih banyak. namun kurangnya keseimbangan. dan keuntungan pribadi serta hal lain yang bersifat materi.

Mungkin. Kecemburuannya merupakan perwujudan dari sistem keyakinannya yang negatif. . Bahkan kalau anda tidak memulainya. Kekerasan fisik seperti yang sering dilontarkan dalam budaya kekerasan tidak pernah dapat diterima dalam situasi apa pun selain untuk pertahanan diri. Menggunakan emosi dapat memberikan kejelasan tentang siapa kita. bahkan kitalah yang menghadapi masalah. Langkah pertama dalam menghadapi masalah yang berhubungan dengan emosi adalah dengan mengakui bahwa hal ini ada. atau penasihat profesional. Dengan mengakui adanya masalah emosional berarti telah membuat langkah besar menuju pertumbuhan. Lima Langkah Proses Dalam Pengelolaan Diri Ada banyak teknik ditawarkan untuk melakukan pengelolan diri dengan menggunaka aspek emosi ini. Emosi adalah sesuatu yang paling penting. masalah emosi masih dapat mempengaruhi anda kalau hal ini melibatkan seseorang yang berada dekat dengan anda. Sekali telah melakukan penemuan penting ini. mengartikan diri kita. namun menjadi sumber daya paling sering disalahgunakan dan disalahartikan. Kesadaran Kecerdasan Emosional (KE) menjadi milik anda dan menyeimbangkannya dengan kekayaan perasaan anda. seorang kawanku. Langkah ini akan membantu anda menghadapi sikap menghancurkan diri yang menghambat anda merasakan kebebasan dan harmoni. seorang kekasih. keberdayaan serta penghargaan. Untuk menghadapi perasaan cemburu dan perilaku menghancurkan. Tahap kesadaran digunakan dalam banyak program pemulihan. Perasaan bersalah ini menghasilkan akibat berantai. Perilakunya menghancurkan perkawinan mereka. Setiap kali suaminya melihat wanita lain ia menjadi marah dan suatu saat melontarkannya kepada sang suami. Masalah sebenarnya adalah harga dirinya yang rendah. Bacalah cricitcal incidence berikut ini: Siti. ada lima langkah yang dapat anda lakukan. la terus menerus mengkritik diri dan mencoba menghindari rasa cemas akibat bertanggung jawab atas semua masalah yang terjadi dalam perkawinan dengan menyalahkan suami dan setiap wanita yang dikaguminya. kadang produktif untuk menunjukkan sisi itu karena dapat menjernihkan suasana dan memberi peluang untuk menceritakan kekecewaan atau ketidaksetujuan selama tidak mengganggu kesejahteraan orang lain. kalau Siti mengakui kecemburuannya dan mengakui bahwa emosi yang dirasakan adalah akibat rasa takut yang mungkin tidak benarbenar dirasakan. ia merasa bersalah karena merasa tidak tenang dan memper lakukan suaminya secara buruk. kekuatan. Hasilnya hanyalah pertengkaran yang membuat keduanya merasa sengsara.Modul Diklatpim Tingkat IV 41 42 1. sangat pencemburu. Begitu seringnya. Kalau anda marah. emosi adalah dasar untuk membentuk kita menjadi manusia. Teknik lima langkah berikut ini dirancang untuk Proses pengelolaan diri ini juga membantu anda datam mengelola sumber daya dalam diri anda dengan lebih baik. Intinya. ia melukai diri sendiri yang mengakibatkan kedukaan dan kecemasan. Tahap kesadaran hendaknya dimulai dengan menciptakan kebutuhan untuk bekerja mencari pemecahan masalah dengan bantuan kawan terpercaya. yang dapat mengurangi harga diri dan hubungan anda. berarti anda siap melangkah kelangkah selanjutnya menganalisa. Seperti halnya Siti. Karena rasa takutnya. kita tetap menyangkal dan tidak mau mengakui adanya suatu masalah emosi atau. C. membantu kita untuk memberi dan menerima cinta. ia telah berada dalam usaha menyembuhkan rasa tidak tenangnya.

aku harus ingat bahwa aku cantik dan terhormat yang perlu mempercayai cinta suami. merupakan tindakan yang sangat membantu. Hal ini mungkin bermanfaat bagi orang yang tegas. dan pengakuan atas tingkat kesungguhan yang penting untuk memenuhi tuntutan menghadapi berbagai tantangan. Dengan melakukan penggalian ini ia dapat menemukan sumber perilakunya. dan mengapa. Siti hendaknya mulai memikirkan tentang mengapa ia merasa seperti ini. Penegasan Siti untuk mengatasi kecemburuannya dapat berupa pernyataan : “Aku tahu. 3. Khususnya bermanfaat untuk menggunakan penegasan atau pembicaraan diri yang positif saat dihadapkan pada situasi penuh ancaman. Penegasan hendaknya positif dan benar-benar tertulis atau berupa pernyataan mental yang anda buat tentang diri sendiri. Adalah penting bersikap jujur dan positif dalam penerapan.” Membaca bacaan yang dapat mengilhami dan memperkaya pikiran dengan pemikiran positif dan sehat. Siti menyadari tindakannya bukanlah asli dirinya karena timbulnya rasa bersalah yang ia rasakan setelah setiap kejadian. Tidak boleh membiarkan rasa takut atau ketidakpastian tentang diriku mempengaruhi pikiranku. dan penuh pengabdian guna mengubah cara berpikir dan bertindak dalam menghadapi berbagai tantangan (adversity ). Seringkali kita berpikir bahwa kita hanya memiliki kebiasaan buruk atau merasakannya saja. Langkah ini memerlukan realisasi dari apa yang perlu diubah. siapa atau apa yang memicu tanggapan ini. Melakukan penegasan setiap hari akan melatih pikiran untuk berpikir positif dan menghentikan serangan negatif yang telah menjadi kebiasaan. Begitu menemukan sumber masalah maka harus menentukan tantangan dalam diri anda. dengan tujuan menjadi yang lebih baik. terpusat. saat ia paling menderita. apa. Katakan kepada diri sendiri : “ Aku akan menerima bakatku apa adanya dan membiarkan cintaku mengisi diriku dengan kedamaian dan penghargaan atas siapa dan apakah aku ini. Anda telah memulai kegiatan dengan membaca buku ini. Menyadari tentang pentingnya penegasan setiap hari adalah dengan memulai memusatkan pikiran pada cara-cara yang dapat mengarahkan kembali pemikiran anda. merupakan hal yang berlainan untuk mencoba dan memilih siapa. namun bagi kebanyakan di antara kita membutuhkan usaha terus menerus. bilamana. pembicaraan diri macam apa yang ia gunakan dalam pengembangan perilakunya. apa yang diperlukan untuk membuat perubahan yang dibutuhkan dalam kehidupan. dan ketidakmampuan berhubungan dengan seseorang dalam tingkatan yang lebih dalam. dan tidak dengan menyalahkan diri sendiri atau orang lain. Ia mungkin ingin mendalami latar belakangnya untuk menentukan apa yang diketahui tentang dirinya sendiri dan apakah citra diri yang dihasilkan. aku merasa tidak tenang karena kurang percaya diri. Mari gunakan masalah Siti sebagai contoh berhadapan dengan tahap analisa. Aku akan belajar . tidak menyukai diri. prasangka. Walau demikian. atau masalah lainnya yang mempengaruhi diri dari dalam. Mungkin membantu untuk menganalisa masalah pribadi bersama ahli yang terlatih atau kawan yang dapat memberikan masukan.Modul Diklatpim Tingkat IV 43 44 Kecerdasan Emosional (KE) 2. Kesungguhan Dalam Diri Menghadapi Tantangan Sikap ambivalen membuat kita ragu dan tidak sungguh-sunguh. Analisa Penting mengatakan bahwa aku memiliki masalah emosi dengan kecemburuan. Penegasan dapat menjadi pilihan positif bagi skenario negatif yang di mainkan saat merasa takut atau dihadapkan pada tantangan. dan mengapa rasa takut dan marahnya berkembang sampai harus menanggapi secara negatif. Dalam banyak hal adalah penting untuk selalu menggunakan langkah analisa sebagai cara memberikan kejelasan dan pemahaman.

Dari penelitian ini. 4. apakah berbicara di depan umum atau . langkah berikutnya adalah merancang strateginya. Strategi kedua : menentukan bentuk pembicaraan apa yang paling mengintimidasi anda. atau tim bola basket yang berusaha memenangkan babak final dimulai dengan menetapkan tujuan terlebih dahulu dan kemudian strateginya.Modul Diklatpim Tingkat IV 45 46 Kecerdasan Emosional (KE) menerima bakat yang orang lain miliki selain yang dikaruniakan kepadaku. Penegasan harian lainnya adalah. Aku tidak akan bersaing atau membandingkan dengan orang lain sebagai cara menentukan kelayakan diriku. berlatih menghasilkan kesempurnaan.” Juga sangat membantu jika meminta orang lain untuk membantu anda berhadapan dengan tantangannya. Berdoa menegaskan kesatuan anda dengan Tuhan dan memberi kekuatan serta perasaan yang diperbaharui atas maksud yang dapat mengarah pada kreativitas.” Berdoa yang dilakukan secara khusyuk merupakan bentuk lain dari penegasan. dan lalu melakukan nya di sepan kaca. misalnya: Strategi pertama : tujuan atau keinginan sehingga lebih siap dalam mengungkapkan pandangan. suatu ketrampilan yang ingin dikuasai. Kalau anda diharapkan mengungkapkan ide secara lisan. suatu uraian terinci akan memberi arah sehingga anda dapat mengembangkan dan mencapai tujuan. kelemahan. Dengan melakukan hal ini. anda dapat mulai mengembangkan rencana bertindak dengan memperhitungkan kekuatan. atau saat berada dalam bentuk pemenuhan gayanya. Semakin benar-benar melakukan sesuatu yang anda takuti. sementara pada saat bersamaan. mulailah menuliskan tujuan yang dapat berupa. Kegiatan ini memberikan peluang besar untuk melibatkan pembimbing atau kawan dalam memainkan peranan sebagai pendengar atau pembaca. Ingat. yang dapat memberdayakan diriku saat membicarakan atau menuliskan situasi ini. “anda mungkin ingin mengembangkan uraian yang akan menampilkan pesan dalam suatu pembicara. akan mengizinkan diriku untuk terus mencoba. Lalu. Berdoa tidak lain merupakan melepaskan suara dalam diri yang menghancurkan. Tempat pertama untuk memulai merancang strategi pribadi anda adalah dengan menentukan tujuan keseluruhan dan setiap minggu merancang tujuan yang akan mendekatkan anda pada pencapaian keinginan. dan masalah lingkungan anda yang harus dipertimbangkan. : menentukan apa yang dapat menjadi gaya ber komunikasi paling efektif. dan berdebat. anda akan mulai menerapkan bentuk ini sambil mencari alat yang paling membantu. misalnya : “ Aku akan membiarkan diriku membuat kesalahan. Bahanbahan seperti ini sangat banyak dan dapat dijumpai di toko buku atau perpustakaan. Tujuan lainnya dapat berupa: mencari sumber daya tambahan guna membantu mempertahankan tujuanku . Aku orang yang menyenangkan dan terhormat. Strategi Untuk mecapai tujuan yang ditentukan diperlukan strategi. Kalau anda ingin mulai membicarakan hal yang diinginkan dan bukannya mengatakan sesuatu serta menghabiskan waktu berputar-putar akibat rasa segan mengungkapkan diri sendiri. Banyak usaha yang berhasil apakah berupa penggabungan bisnis. Strategi ketiga Kalau anda menggunakan tulisan sebagai cara pengungkapan. memberitahu. dipodium. adalah berguna mempelajari berbagai teknik menulis yang digunakan untuk membujuk.

Pada kenyataannya ia memberikan ceramah yang sangat luar biasa. Kita menganalisa secara salah segala yang pemah kita coba lakukan. ia membuat satu kesalahan dalam suatu naskah yang berlembar-lembar isinya dan akibatnya harus terus berpegang pada bagian kecil itu. namun kali ini telah membuktikan diri. Kita dapat menemukan kesalahan bahkan kalau harus menggali dalamdalam.Modul Diklatpim Tingkat IV 47 48 Kecerdasan Emosional (KE) mengungkapkan ketidaksukaan atas pelayanan buruk suatu restoran atau mengucapkan selamat kepada orang lain di saat yang tepat. Orang lain pun juga demikian. Saat membawakan pidatonya lagi. ia masih cenderung sangat mengkritik dirinya namun aku juga melihat bahwa ia membiarkan merasakan sedikit imbalan dari kerja kerasya. yang dengan satu cara dapat membuktikan bahwa suara pemuasan dirinya adalah salah. Penulis tersebut sangat terkesan atas caranya membawakan pidato dan juga terhadap isinya. Kalau menggunakan suara pemuasan diri yang ingin terus menahan. padahal tidak. belajarlah dari kesalahan namun hargai diri sendiri kalau memang layak. semakin baik dalam mengungkapkan perasaan sejati anda. kita menjadi pengkritik terburuk bagi diri sendiri. Saat penulis melihat senyumannya dan akhirnya mendapatkan . saat alarm jam berbunyi di awal fajar bangkitlah dan bangun. penulis menerima telepon darinya yang meminta penulis bersedia membantunya lagi dalam mempersiapkan ceramah. Semuanya nyaris seolah tidak dapat menahan diri untuk mengakui bahwa ia memiliki bakat berpidato. Seorang penulis mengajari seorang kawan dalam mempersiapkan dirinya berpidato. tidak peduli seberapapun kecilnya. anda anggap anda harus menjadi yang sempurna. Walau demikian. Setelah ia sempat berpikir. 5.” Penulis tersebut berharap bahwa apa yang penulis katakan akan menghapus rasa kehilangan dari sikap memuaskan dirinya. akan membuatnya semakin mudah untuk mengatasi ketakutan di bawah tekanan atau dalam kesempatan penting. Setelah mendengar analisanya yang panjang dan tidak adil dari uraiannya. Tidak pernah membiarkan apapun terabaikan. la tidak menyadari ia harus mengendalikan diri untuk memaafkan diri telah berbuat kesalahan dan bahwa ia juga dapat mengizinkan dirinya untuk menikmati keberhasilannya. Misalnya. Dengan terkejut dan suka cita. la masih jauh dari kesempurnaan yang masih menjadi suatu tujuan tersendiri. Strategi menghasilkan tindakan dan untuk mencapai tujuan apapun. “anda melakukan pekerjaan yang memuaskan. ia kehilangan kenikmatan menerima tepukan tangan dan banyak penghormatan yang biasanya menyertai. Melatih setiap hari ketrampilan yang ingin anda kuasai. apakah pribadi. evaluasi. Walau tidak tahu apakah penulis telah melakukannya terlalu jauh. Langkah strateginya adalah bagian tindakan dari program perbaikan diri anda sendiri dan hendaknya diikuti oleh langkah akhir. Ia berusaha kembali ke kepompong pelindungnya yang menjadikan ia seorang perfeksionis (selalu ingin menjadi yang sempurna). kita biasanya dapat dengan benar mengetahui apakah kita telah berhasil atau gagal. atau profesional berarti melakukan. Penulis maksudkan pendapat penulis akan menyerupai perintah. Akibat kesalahan ini. Evaluasi Kalau mengandalkan suara asli dalam diri yang berakar pada keberadaan kita dan mengetahui kehebatan sejati diri sendiri. la mengeluh tentang pikirannya yang terlupa sejenak dan berusaha mengulang seluruh pidatonya dengan sikap negatif yang sama. dan bukan suara pemuasan diri yang menginginkan kita agar tetap sama. dan mengurangi usaha untuk tumbuh dengan mengingatkan tentang semua aspek negatif keberadaan kita. penulis menyadari bahwa ia mulai menyukai pekerjaannya. kita menolak menerima pendapat mereka yang mengemukakan kesalahan yang telah kita lakukan. Kalau setiap orang memperhatikan kita.

asal dimulai dengan EQ pribadi anda. Saat kita berjuang membuktikan suara dalam diri kita adalah benar.Modul Diklatpim Tingkat IV 49 50 Kecerdasan Emosional (KE) tepuk tangan. yang membuat mereka tidak bersedia melihat kenyataan atas tindakan mereka. Bagaimana cara seseorang dapat menemukan kebahagiaan di tempat yang demikian? Tentu saja anda dapat. Berusaha mengevaluasi orang lain adalah penting untuk pengembangan diri. Karena kita telah memproses banyak ide tentang diri kita selama bertahun-tahun. Belakangan ia mengatakan kepada penulis bahwa ia selalu dihantui oleh kebutuhan untuk menjadi yang paling sempurna. Biasanya orang ini memiliki kepercayaan diri rendah. Begitu seringnya kita tidak merasa jujur terhadap diri sendiri karena beberapa ukuran bayangan yang berasal dari kebutuhan untuk diterima. kalau kelak berhasil mencapai kesempurnaan ia masih juga tidak mendapatkan cinta. Lebih mudah berpurapura menjadi orang yang menyenangkan dan mencari alasan saat tindakan anda tidak sesuai Menyalahkan orang lain dan bukannya bertanggungjawab adalah cara yang cerdik guna menghindari keharusan untuk berubah. kita akan dapat memperkaya keberadaan dalam diri kita. Merupakan paduan banyak ide yang diterima kawanku bertahuntahun yang membentuk keadaan. namun atas kenyataan bahwa ia kini mulai menghargai dirinya sendiri. Orang yang seringkali melukai kita yang paling banyak mengajarkan pada kita. Juga menyakitkan bagi mereka untuk menghadapi alasan sebenarnya mengapa mereka menjadi orang yang suka melukai orang lain. maksudmaksud tersembunyi serta ketidaksantunan. Kita merasa sukar meyakinkan diri bahwa kita orang yang berharga dan berbakat. Kita dapat juga belajar dari setiap orang. yang merupakan impian untuk menutupi kenyataan bahwa ia takut atas kenyataan. lainnya tidak pernah bertanggung jawab atas tindakan mereka dan selalu menudingkan telunjuknya ke tempat lain. Ia menggunakan ukuran dalam bayangan yang dibentuk dari kebutuhannya untuk diterima. penulis turut berdiri dan bertepuk tangan. dan hanya memasukan komentar yang membantu tumbuh sambil melupakan yang hanya akan memburukkan. Dalam situasi ini selalu ada persaingan negatif. dan menghadapi kenyataan masih akan terluka akibat kurangnya cinta dan penerimaan. . Tekanan dari mencoba mendapatkan cinta bersifat menyesuaikan dengan keadaan. Maka perburuannya menjadi lebih enak daripada pencapaian kesempurnaan biasa. Dengan menerima kritik positif. dan untuk meyakinkan kepemimpinan dalam dirinya bahwa ia adalah orang yang berharga dan penuh bakat. Kantor adalah tempat kita dapat meraih semua dan menimbulkan rasa puas. tidak hanya bagi hasil hebat yang telah diusahakannya. kita menimbulkan pertentangan dalam diri sendiri saat menerima informasi yang positif. Adanya tantangan serta kuatnya hasrat untuk mencapai sesuatu tujuan menjadikan kantor sebagai tempat yang dinamis untuk didatangi setiap hari. Sementara beberapa dari kita terlalu keras terhadap dirinya sendiri dan berusaha mencapai kesempurnaan. Gaya Beiajar Pribadi (Learning Style) Seberapa banyak diantara kita yang tertarik dan ingin pergi ke Kantor? Merekalah yang telah menemukan minat dan arti dari pekerjaan kita. la telah membentuk tujuannya yaitu menjadi yang sempurna. mereka lebih senang bekerja diluar suasana kantor. menyebabkannya meragukan ketika ia benar-benar menerima penerimaan dan pengakuan yang positif. Dampak Kepribadian Terhadap Kecerdasan Emosional 1. suara pemuasan diri kita memperkuat ide tentang ketidaksempurnaan. D. Namun demikian bagi sebagian orang tempat kerja bukanlah merupakan lingkungan yang menyenangkan. apakah ia dapat menerima penghargaan dan cinta.

aplikasi gaya belajar. maka kemungkinan besar kita akan dapat menemukan kebahagiaan dalam posisi yang mungkin tidak ideal bagi kita pada suatu waktu tertentu. yang akan memakan korban pada kesejahteraan dalam diri kita. kita akan jatuh ke dalam jebakan melakukan sesuatu yang berlawanan dengan prinsip. sedangkan kita ternyata hanya menjadi staf biasa. baik yang nberupa gaya belajar. visi kita tidak akan sesuai dengan situasi kita dan karena itu situasi kerja tidak akan memuaskan diri kita. Dengan bertambahnya pengalaman. misi. Latihan Diskusikan dalam kelompok kecil membahas langkah dan strategi mengaplikasikan kecerdasan emosional baik dalam menanggapi pengelolaan serta pengendalian diri. Rangkuman Penerapan kecerdasan emosional dapat dilakukan melalui strategi dalam menanggapi sesuatu masalah strategi dalam pengendalian diri. proses pengendalian diri serta dampak-dampak dari kepribadian yang dimiliki masing-masing anggota kelompok. Karakter kita menciptakan berbagai prinsip-prinsip dan nilai-nilai kita. b. Apabila kita yakin bahwa kita memiliki keefektifan dan kemampuan untuk mengelola nasib kita sendiri sampai batas tertentu. Aplikasi Gaya Beiajar dan Kecerdasan Emosi Untuk dapat mengaplikasikan gaya belajar yang mencerminkan kecerdasan emosi pribadi sehingga dapat menemukan kebahagiaan ditempat kerja dapat dimulai dengan pemahaman atas: 4. Mengetahui apa yang anda inginkan dalam hidup. Ini melibatkan karakter kita. Kalau karakter kita lemah. E. Paradigma Pribadi. Ini adalah berkaitan dengan pandangan dalam dan luar diri anda. merupakan pertimbangan yang penting dalam menggapai karier. pengharapan dan kesukaan kita atas pekerjaan dan bagaimana kita diperlakukan. a. Pengelolaan Diri. norma dan perilaku kita. pribadi. Bagaimana melihat diri anda dalam hubungannya dengan orang lain akan membuat perbedaan dalam cara bagaimana anda berhubungan dengan orang lain dikantor/ditempat kerja anda. Kepemimpinan Diri Ini mencakup luasnya kendali. Hal ini mencakup pengharapan. Selain itu perlu dipahami pula dampak dari kepriadian seseorang terhadap kecerdasan emosional. 3. visi dan lingkungan. Pengkondisian Pribadi. bagaimana melihat diri anda dan lingkungan yang sesuai bagi anda.Modul Diklatpim Tingkat IV 51 52 Kecerdasan Emosional (KE) 2. kita akan membentuk visi. raksasa yang bersemayam dalam diri kita dan kesejahteraan kita. Apabila kita mempunyai harapan bahwa kita seharusnya menjadi seorang manajer. kepemimpinan diri dan pengelolaan diri. . F.

Pandangan tersebut merupakan perpaduan indera kita: mata (apa yang kita lihat). Berikut ini kami tawarkan beberapa strategi untuk dikaji. dan arah yang terbaik dalam menemukan kebahagiaan dan kepuasan. mulut (apa yang kita katakan). dan hidung (apa yang kita cium). Namun masalahnya. walau kita tidak sama sekali apa yang harus dilakukan dengan informasi yang tersedia selama terjadinya suatu masalah atau krisis.Modul Diklatpim Tingkat IV 54 Kecerdasan Emosional (KE) BAB V KEPEMIMPINAN DAN DINAMIKA EQ DI TEMPAT KERJA Setelah membaca Bab ini. Telinga. dan berusaha mengatakan kepada anda apa yang harus dilakukan dan bagaimana memikirkannya. Kita dapat menggunakan pandangan dalam diri kita untuk memberitahu kita cara menganalisa suatu keadaan. Ruang lingkup kajian KE/EQ ini lebih banyak difokuskan pada masalah emosional yang terdapat dalam lingkungan kerja. apa yang kita butuhkan untuk menjadi efektif. Bahkan walau ada sebuah cabang pohon yang kokoh tepat di samping tangan anda 53 . anda merasa seolah terjerumus ke dalam pasir penghisap yang menyeret masuk tubuh anda satu inci demi satu inci. Penyebab terjadinya beban ini adalah pandangan dalam diri anda mengartikan seluruh situasi dan orang luar sebagai faktor yang mempengaruhi anda namun tidak menolong anda mengatasi masalah. Akibatnya mereka tidak dapat bekerja bersama bagi minat terbaik kita. peserta diharapkan mampu memahami strategi penerapan kecerdasan emosional dalam lingkup tugas. dan menguraikan masalahnya serta memberikan pendapat anda tentangnya. segalanya mendadak menjadi kacau membingungkan. Ketika kita telah memutuskan apa yang harus dilakukan biasanya didasarkan pada data yang tidak lengkap atau tidak rasional yang tidak dapat memberikan gambaran yang menyeluruh. Pengalaman yang lalu adalah penting kalau digabungkan dengan keterbukaan baru. Mata. Mulut) Pernahkah anda berada dalam suatu keadaan yang di mulai sebagai suatu masalah. Strategi Kecerdasan Emosional Dalam Lingkup Tugas. atau untuk menetapkan masalah kita. Beban itu adalah pendapat dalam diri anda yang sangat luas yang berusaha mendapat perhatian anda. dan lepas kendali? Dengan bertambah masalah. Pandangan dalam diri kita bahkan seringkali ada dalam keadaan yang tenang dan menyenangkan. 1. pikiran (apa yang kita pikirkan). Hidung. kita tidak melatihnya untuk menyaring pengalaman masa lalu yang tidak menyenangkan. Rahasia PMHTM (Pikiran. telinga (apa yang kita dengar). dan kiat untuk mengembangkan dan mempertahankan keterampilan kecerdasan emosional. A. Namun kita biasanya tidak mengelola pekerjaan mereka atau memberi arah sesuai tugas mereka. yang kuat anda masih juga tidak dapat meraihnya untuk menarik anda keluar. namun pada saat anda mulai menganalisa. pengendalian emosional dalam menjalankan tugas. Pandangan dalam diri kita biasanya bebas mengembara kesemua arah mengumpulkan dan memilah data-data. Kita menggunakan film lama untuk mendapatkan gambaran baru yang mengakibatkan pengambilan gambar dua kali dan menghasilkan gambar yang kabur. Seolah ada beban berat yang menahan tubuh anda ke bawah.

T.M. prinsip serta penerapan disiplin mental. la memberi kita kerangka kerja yang menunjang sistem pengelolaan emosi dalam diri kita. melakukan penelitian.Modul Diklatpim Tingkat IV 55 56 Kecerdasan Emosional (KE) Rahasia P. Pemikiran menghancurkan diri membatasi kemampuan kita meminta bantuan saat diperlukan. Pikiran kita dapat mengulang kembali apa pun yang kita inginkan bilamana dikelola dengan baik. dengan menggunakan rincian sebagai batu loncatan untuk memahami dan mengelola emosi kita bersesuaian dengan pikiran rasional kita. Mata: Dapat memberi kejelasan dan fokus pada suatu situasi. dan dorongan untuk mencoba b. Rahasianya berupa proses yang membantu kita mendapatkan gambaran secara keseluruhan. Membaca. kalau kita mengajarkannya melakukan hal ini.10% saja dari kemampuannya yang dapat dipergunakan.H.” Ini benar dalam pengambilan keputusan selain dalam kehidupan sehari-hari. Kritik terburuk kita berada dalam pikiran dan dapat menjadi musuh terburuk kita. Moto dari the United Negro College Fund adalah “Pikiran adalah hal terlalu luar biasa untuk disia-siakan. Kedalaman dan kapasitas pikiran manusia sungguh mengagumkan pada umumnya orang biasa hanya menggunakan sebagian kecil saja dari kemampuan mentalnya. Benih yang kita tanam dalam pikiran kita dapat menumbuhkan bunga atau cabang baru. Kita mampu memasukkan rangsangan informasi ke dalam pikiran kita yang dapat memperluas dan memperkaya dasar pengetahuannya. sehingga kita dapat menggunakan pilihan terbaik dalam mengelola emosi untuk meningkatkan kinerja kita. Kalau kita mengisinya dengan pemikiran yang produktif dan positif kita akan memungkinkannya bergerak ke suatu arah yang mampu mendorong dan memuas kan tujuan hidup kita. maka kita memberikan kendali pada orang lain atas apa yang kita pikirkan dan apa yang kita lakukan. tantangan baru dan penuh inovasi. ia akan memilah melalui yang terbaik dan terburuk untuk memberi kita perspektif. Masing-masing indera kita memainkan peranan penting dalam membantu kita menguraikan situasi rumit yang sedang kita hadapi dalam soal emosi. Ini membutuhkan latihan memahami esensi. mendengar pendapat ahli. Kita berpeluang . mengembangkan kreativitas. Rahasia PMHTM lainnya adalah menggunakan mata kita untuk mengamati apa yang ada di sekitar kita. hanyalah suatu strategi bekerja bersama dalam menggunakan semua panca indera kita pada saat mengambil keputusan yang bekaitan dengan emosi. a. Albert Einsein yang jenius ini mengakui bahwa hanya + 5 . kita terkondisikan untuk berpikir negatif dan bukan berpikir positif karena hal ini menguntungkan orang lain dan menempatkan guliran bola emosi di pihak kita dan bukan di pihak orang lain yang mencoba mempertahankan keunggulan mereka dengan membiarkan pengaruh negatif ini menjadi bagian pemikiran dan penafsiran atas diri kita. dan mengalami hal baru dapat memperluas cakrawala kita dan menyiapkan kita menjadi pelajar kehidupan dan bukannya menolaknya. Terserah pada kita untuk memanfaatkan alat yang menakjubkan ini yang menjadi dasar kemajuan hidup kita. Dunia yang kita tinggali mendorong kita untuk memandang diri kita sama lemah dan sama memerlukan hal-hal yang tidak kita miliki. Pada umumnya. kebahagiaan. dan hal ini menciptakan kebanggan palsu yang menjadi sumber kekecewaan dan menghambat kita melakukan hal-hal yang diperlukan untuk menemukan kedamaian. Pikiran: Apa yang kita pikirkan tentang diri kita dapat meningkat kan atau mengurangi potensi kita. Pemikiran negatif dapat menghambat pengembangan diri kita.M. dan kepuasan dalam diri.

Hidung: Seperti peringatan tanda bahaya. Hal ini sangat kritis bagi setiap aspek kehidupan. Anak mudah terserap oleh apa yang mereka lakukan sehingga mereka tidak dapat melihat sebuah mobil sedang meluncur ke arah mereka atau orang yang tidak dikenal datang mendekati mereka. Petugas polisi.” Sebagai karyawan berapa banyak di antara kita yang pergi dan pulang ketempat kerja tanpa mengenali lingkungan sekitar kita? Kita membatasi peluang untuk menikmati kecantikan kehidupan disekitar kita . ia merasakan kebaikan dan keburukan indra penciuman kita adalah sesuatu yang sering tidak kita perhitungkan. Kita menggunakannya dengan tidak sadar kecuali kita mencium asap yang membangkitkan kesadaran kita akan kemungkinan adanya api. Melatih penggunaan mata kita sebagai alat untuk mengumpulkan informasi tambahan adalah investasi paling baik yang dapat kita lakukan untuk menjadi lebih awas. Dalam bidang komunikasi non verbal dikatakan bahwa dengan melihat bagaimana seseorang bertindak. Banyak pekerjaan membutuhkan seseorang yang mampu mengamati dengan menggunakan mata mereka terhadap orang atau tempat. ia dapat juga mengungkapkan pemikiran anda. adalah sedikit contoh pekerjaan profesional dimana melihat dan mengamati secara holistik dan sistemik memegang peranan penting. Ada kursus yang dapat membantu anda menjadi lebih awas dalam mengamati orang atau suatu keadaan. dapat membebaskan kita dari memakan makanan yang tercemar. atau saat kita mendeteksi sesuatu yang rusak. c. Dalam perundingan. ilmuwan. gerakan tubuh mereka. dokter. Dengan melihat kedalam mata seseorang anda seringkali dapat mengatakan apakah mereka sedang memegang kartu unggulan dalam permainan kartu. mengetahui perubahan di sekeliling anda dan apa-apa yang tampaknya tetap sama akan semakin diperlukan saat anda berinteraksi dengan berbagai rangsangan. dan kalau mereka marah serta tingkat kemarahannya. dan rincian dengan cara yang dapat menambahkan dimensi atas pemahaman kita terhadap apa yang menjadi keharusan dalam pengambilan keputusan. atau saat kita mencium sesuatu yang busuk yang menunjukkan bahwa kita harus menelitinya lebih lanjut. Perhatikan kasus berikut ini dengan cermat “Seorang kawanku yang menjadi perawat kesehatan datang mengunjungiku. menyaksikan gerakan tubuh dapat sangat membantu. Mata dapat menjadi cermin dua muka saat anda menggunakannya memandang dunia. Ketika aku menyatakan kekagumanku atas kemampuannya ini ia mengatakan kepadaku bahwa sebagai seorang perawat ia terlatih untuk mengenali dan memeriksa pasien secara rinci. Aroma bunga mawar atau parfum sangat menyenangkan dan dapat mengartikan sesuatu yang istimewa. orang.Modul Diklatpim Tingkat IV 57 58 Kecerdasan Emosional (KE) melihat kejadian. kalau senyum mereka tulus. Walau ia tidak bertemu denganku selama lebih dari dua tahun. rona wajah mereka dan bahkan mata mereka saja telah dapat memberitahukan anda lebih banyak daripada yang ia katakan. Melihat dunia anda. Dalam melakukannya ia telah mempertajam matanya atas setiap rincian dan ingatan. aku sangat terkesan bahwa ia mampu mengingat sampai sekecil-kecilnya segala perubahan yang aku lakukan dalam ruang dudukku dan benda-benda yang kebetulan aku tambahkan. Kurangnya pengetahuan terhadap lingkungan ini dapat menjadi membahayakan juga kalau kita tidak menyadari unsur yang dapat melukai kita. Bagi orang lain mencium bau hujan atau tanah dapat .

Mendengarkan adalah suatu ketrampilan tersendiri. Mencintai adalah juga mendengarkan. Segalanya berkecepatan bunyi 30 detik. Pepatah “hidung mengetahui” adalah benar. untuk mencari jalan agar orang lain mengatakan apa yang kita ingin dengar. penggunaan indera penciuman adalah sangat berharga. kita tidak mendengarkan. Lingkungan kita yang bergerak dengan pesat bukan tempat yang sesuai untuk tempat mendengarkan apa yang harus dikatakan seseorang. Membiarkan hidung kita menambah indera kita yang lain dapat memberi kita kelengkapan. kita lebih tahu. dan mengungkapkan diri kita agar dimengerti. dapat banyak memberitahu mereka tentang dunia yang mereka jelajahi. Kalau kita tidak dapat bernapas sendiri. Melalui penggunaan hidung kita lebih banyak. dan kalau kita melakukannya juga adalah untuk mempersiapkan jawaban kita untuk mengabsahkan pemikiran kita sendiri. Dalam olah raga dan senam rutin lainnya bernapas melalui hidung kita dapat menunjang kegiatan kita. namun sungguhkah kita mendengarkan? Dari semua keterampilan berkomunikasi yang dapat kita tingkatkan tidak ada yang lebih kritis daripada kemampuan kita mendengarkan. Ia dapat menyakitkan kalau dihadapkan pada kaum kolot jaman dahulu. Merasakan kehidupan adalah dengan meresapi seluruh aromanya. Mencium kecantikan lingkungan kita adalah salah satu kebahagiaan yang dapat kita raih. Yoga mendasarkan diri pada pernapasan dan hidung menjadi hal paling dasar dalam memasukkan udara segar dan mengeluarkan racun yang menyebabkan kita tertekan. mengatakan pandangan kita. gugup atau tidak menentu. Telinga : Memungkinkan kita mendengar. orang akan tidak menghiraukan anda. dibutuhkan peralatan untuk membantu kita bernapas. ia bahkan dapat menjadi pimpinan tim. Ini sangat berharga saat kita kecewa secara emosional. Kita terkondisikan atas keinginan mengatur segalanya secara langsung. Hal ini memberi kehidupan yang menghubungkan kita dengan atmosfir. Binatang dapat mengandalkan penciumannya. atau berharap dapat menafsirkan apa yang benar-benar dikatakan pembicara karena dalam pikiran kita. Bagi mereka yang tidak dapat melihat. Apa yang dicium oleh hidung biasanya akan menggerakkan indera lainnya untuk berfungsi. Hal ini menghangatkan diri kita dan mengerahkan semua indera kita untuk turut menikmati suasananya. Kalau pesannya tidak disampaikan dengan jelas secara cepat. Salah satu aspek paling penting dari hidung kita adalah udara yang kita masukkan ke dalam paru-paru melaluinya setiap hari. Mendengarkan secara efektif membutuhkan kesabaran dan kesediaan mencari informasi baru.Modul Diklatpim Tingkat IV 59 60 Kecerdasan Emosional (KE) membawa perasaan penuh ketegangan dan kedamaian. Kegiatan paling berat adalah mendengarkan orang lain dan memahami. Lebih mudah berbicara dan lebih menarik mengatakan apa yang kita tahu daripada berusaha memahami manusia lainnya. d. Kita telah terbiasa terhadap film-film penuh laga masa kini di mana anda nyaris tidak sempat duduk dan memasukkan segenggam berondong jagung ke dalam mulut sebelum anda terangkat dari kursi anda melihat aksi di layar. beberapa dari kita mampu merasakan ketegangan tak terucapkan karena tubuh mengeluarkan aroma yang menandakan berbagai keadaan emosi dan fisik. Bagi kebanyakan. Kalau anda berputar atau berbicara dengan lambat kebanyakan orang akan menyelesaikan jawabannya atas pendapat anda sebelum anda mendapat . Apa yang kita cium di sekeliling kita dapat berlaku sebagai peringatan untuk berhati-hati atau segera meninggalkannya.

Bahkan kalau kita tidak berbicara dengan suara kita. e . mengapa mereka merasa seperti itu. untuk menguasai suatu pertentangan atau seseorang. pertama. “apa yang muncul akan keluar”. Mendengarkan dapat beragam bentuknya... Wanita terkenal akan kemampuannya menyatu dengan emosi secara cepat dan pada saat pria memulai halnya dengan mengatakan : “Aku merasa. aku memasukkan kakiku ke dalam mulutku. hak ini menjadi tanggungjawab kemampuan kita untuk tumbuh sebagai seseorang. Seringkali kita mencoba dan mengubah apa yang telah kita katakan untuk menyelamatkan keadaan daripada menjadi semakin buruk. Dalam hubungan pergaulan kita mengucapkan hal-hal untuk melukai.Modul Diklatpim Tingkat IV 61 62 Kecerdasan Emosional (KE) kesempatan mengatakannya. Kebanyakan dari yang kita miliki dan akibat dari kehidupan kita bergantung pada apa yang kita katakan dan bagaimana kita mengatakannya. Saat menggunakan apa yang kita katakan sebagai alat pengendali atau membuat kita menjadi lebih unggul. bersikap menjurus dan memberi nasehat dalam mengambil keputusan. Dengan mendengarkan kita tidak hanya menambah pengetahuan yang akan sangat bermanfaat dalam kehidupan kita sehari-hari. Ingatlah pada pepatah. apakah kita memecahkan masalahnya atau bahkan mengumbarnya semakin parah. Tidak ada yang lebih berarti bagi seseorang daripada didengarkan dan dihargai hak mereka untuk berpendapat bahkan kalau mereka tidak sepakat dengan anda. pemecahannya. atau untuk melindungi citra yang telah kita bentuk. bagaimana hal itu membuat mereka merasa.. Beberapa dari kita membutuhkan tambahan waktu menjelaskan setelah mulut kita mengakibatkan salah pengertian atau salah penafsiran dari apa yang kita ingin katakan... saat kita berbicara kemungkinan besar kita tidak berpikir sebanyak. Mulut: apa yang diucapkannya dapat menentukan kita benar atau salah. mendukung (memberi dukungan saat orang menghadapi berbagai tantangan atau mengatasi kekurangan). dan simpati (membantu orang lain). dan apa yang akan kita makan malam ini. kita masih dapat menggunakan bahasa isyarat atau teknologi lainnya. mengamati sebaik.” Wanita telah selesai mengatakan yang selanjutnya kepada mereka dari apa yang mereka rasakan. Harus ada keseimbangan antara mendengarkan dan berbicara yang memungkinkan kita mendengar untuk memahami dan berbicara dengan cerdik. kita juga menerima penghargaan dan pengakuan orang lain. dan untuk menemukan pergaulan yang . aku berada di muka sampai aku membuka mulutkku.. pemikiran dan sikap orang lain). Dengan tidak mendapatkan masukan yang cukup kita cenderung membuat anggapan. “kalau saja aku berpikir sebelum berbicara. dan mendengarkan apa yang orang lain pikirkan dan rasakan. bagi kebenaran (menemukan kenyataan suatu keadaan). Kecenderungan mendengarkan sementara mulut kita berbicara akan menyebabkan beberapa masalah. Adagium ini menunjukkan suatu kenyataan apa yang kita katakan memiliki berbagai dampak bagaimana kita dipahami. menambah pengetahuan (memperbaiki kemampuan kecerdasan kita). memahami (mendengarkan kedalaman dan keluasan apa yang dikatakan orang).. Kita dapat mendengarkan dengan penuh empati (benar-benar menyatu dengan perasaan. Berbicara adalah penting dan merupakan ketrampilan yang kita gunakan setiap hari agar tetap selamat. semuanya sebelum pria sempat mengatakan bagaimana perasaan mereka.” dan seperti yang dikatakan kawanku tentang jawabannya yang demikian cepat.

atau sebaliknya dalam cara yang mengubah siapa anda sebenarnya. Aku belakangan diberitahu bahwa dokter pertama adalah yang paling baik.” maka mulut adalah jendela kepribadian anda . Masalah terbesar pada mulut kita adalah bahwa ia biasanya dikendalikan oleh emosi kita. Ia dapat menjelaskan kepribadian anda. Ini adalah sesuatu yang harus kita perhatikan dalam dunia yang sangat mementingkan pikiran yang terucapkan. walau demikian. Pernahkah anda melihat seseorang yang cantik kehilangan semua pesonanya di saat mereka membuka mulut mereka? Persis seperti mereka berubah tepat di depan mata anda. Politisi paling baik tentang pengaruh kata-kata untuk menciptakan citra. Aku ragu. Seseorang yang berteriak kepada anaknya sebagai cara berkomunikasi mungkin merupakan orangtua yang baik. Kita telah mendengar bagaimana kita terlihat menentukan betapa menariknya kita. Apa yang kita katakan dapat memberikan kredibilitas atau membawa . dan berakhir dengan sang dokter membanting pintu memasuki ruang prakteknya. mutu dari apa yang mereka katakan. namun kalau dilihat dari apa dan bagaimana ia berkata kepada anaknya terlihat tidak baik. aku mendengar kegaduhan dari ruang rapat. Persis seperti permainan domino. mereka berbicara. lelucon dan kepekaan mereka bersinar membuat mereka menjadi cantik. Sang dokter gigi dan petugas kebersihan sedang bertengkar hebat. mendapatkan wewenang. orang lain akan memahaminya secara negatif. Pertengkaran ini berlanjut sampai sepuluh menit. mulut akan segera mengikuti dan mulai mengatakan apa yang terjadi dalam diri kita. namun begitu anda mendengar. Ketika berlibur mulutku mulai menggangguku. Aku berterima kasih padanya dan mengatakan bahwa aku membatalkan janji ini. Ia dapat. Kalau “mata adalah gerbang jiwa anda. Ia dapat juga menentukan bagaimana orang lain memahami kita dari satu kali pertemuan saja. dan akan memberikan hasil yang hebat. Aku pergi ke dokter gigi lainnya hari itu. atau menyingkirkan serta memperkuat kepribadian. Seorang wanita yang merasa akan mengatakan salah terhadap segala sesuatu adalah orang yang tidak ingin diundang seorangpun untuk datang ke suatu pesta. Aku membuat janji bersama seorang dokter gigi yang ditunjukkan oleh petugas hotel tempatku menginap. atau yang memiliki kepentingan atas keberhasilan kita. Beberapa orang mungkin tidak memenuhi standar kecantikan. membahayakan kalau dilakukan dalam lingkungan yang bermusuhan dan tidak bersahabat. Mulut kita dan apa yang kita biarkan keluar darinya benar-benar menunjukkan siapa kita. Setelah setengah jam kemudian. karena aku tidak menginginkan seseorang yang dalam keadaan frustasi dan marah mengerjakan gigiku. Wanita ini menuduh sang dokter ingkar janji untuk meninggalkan istrinya demi dirinya. begitu emosi terlepas. penerima pasien menyuruhku masuk. Banyak kali kita hanya memiliki satu kesempatan untuk mengatakan hal yang benar. dan hasilnya adalah mengumbar rasa frustasi kita. Mendengarkan kata-katanya dan melihat cara yang tidak profesional dalam menjalankan prakteknya telah menurunkan kredibilitasnya dimataku. Ini tidak menjadi negatif kalau orang yang menerima luapan ini adalah seorang kawan yang memahami. la dapat menjelaskan diri anda sesuai diri anda. Juga benar bahwa apa yang kita katakan akan memutuskan kalau kita menarik. Seperti dokter gigi ini. kita kadang membiarkan mulut kita berbicara dalam cara yang dapat melukai kita sendiri.Modul Diklatpim Tingkat IV 63 64 Kecerdasan Emosional (KE) berarti dan memuaskan. Saat aku duduk mengambil giliran di ruang praktek dokter gigi ini.

. menghargai dan mendorong adanya sifat yang sama pada orang lain. Sayangnya.” secara mental mempengaruhi banyak orang. pengendalian diri. menginderakan sekeliling anda dan orangorang yang berada di sana. Ada saatnya ketika kita harus mengatakan kebenaran yang sesungguhnya walau melukai orang lain. dan untuk selalu mengingat bahwa selalu bukan apa yang kita katakan namun “bagaimana” kita mengatakannya secara tepat. dan suatu kesungguhan untuk berpikir sebelum berbicara. mata anda mengamati semua yang ada di sekeliling anda.Modul Diklatpim Tingkat IV 65 66 Kecerdasan Emosional (KE) bahaya bagi kita. Kita banyak melihat pembicara berbakat membujuk banyak orang mengikuti kata-kata mereka demi keuntungan mereka dan tidak selalu demi kebaikan orang lain. Arti dari apa yang kita katakan dan bagaimana kita mengatakannnya hendaknya jangan pernah dianggap remeh. Ketrampilan ini adalah. Menunda kemudahan juga melibatkan pengendalian dorongan. Sisanya terserah pada tingkat kematangan dari orang yang menerima berita ini. Kerjasama panca indra dan mental model Mengumpulkan serta mengkoordinasikan semua panca indera kita agar bekerja bagi kita untuk memproses informasi yang datang dari luar adalah salah satu tindakan kuat yang dapat kita lakukan. Orang-orang seperti ini dapat saja tidak memiliki pegetahuan atau karakter namun mereka memiliki kata-kata dan kemampuan untuk menterjemahkan emosi ke dalam bahasa yang mengisi rasa ketidak tenangan seseorang. Menunda kemudahan Salah satu alasan utama mengapa orang tidak berhasil dan tak mampu memecahkan masalah secara efektif adalah karena ketidakmampuannya menunda kemudahan dan berhadapam dengan kesakitan yang ada saat menghadapi pertentangan. 2. Kita perlu menggabungkan pikiran dengan kepekaan kita. namun kalau kita memperlakukan orang lain dengan penuh hormat dan mengatakan apa yang seharusnya dengan penuh penghargaan ini adalah tindakan yang paling baik yang dapat kita lakukan. khawatir belakangan . lingkungan kita sangat terkesan atas kemampuan seseorang dalam memanfaatkan komunikasi lisan demi keuntungan dirinya. namun tidak terbatas hanya: a. dan hidung anda membantu untuk menjaga ketenangan anda. Bayangkan anda sedang duduk dalam suatu rapat dan menggunakan pikiran anda untuk memikirkan suatu strategi. keyakinan diri dan terutama kematangan emosional untuk mengakui. telinga anda akan terlatih mendengarkan kebenaran. “Pesta sekarang. mulut anda mengatakan hal-hal yang secara efektif mewakili diri anda yang dapat memberikan hasil yang samasama menang. Pengembangan diri dengan menggunakan mulut kita agar menonjolkan diri kita secara efektif merupakan suatu tujuan yang perlu dipelihara. Anda memiliki tim dalam diri anda yang begitu luar biasa! Hasilnya akan berupa peningkatan harga diri anda. Pederitaan yang selalu timbul saat pemecahan masalah banyak orang menghindari pertentangan sampai terjadi dampak dari bertumpuknya masalah yang memperparah masalahnya jauh melebihi keadaan awalnya. Keterampilan KE/EQ dan keberhasilan di tempat kerja Lingkungan kerja akan menjadi menyesakkan kecuali mereka mulai mengerahkan dan menerapkan ketrampilan KE/EQ ditempat kerja.

Dalam lingkungan kerja yang memerlukan cara kerja modern dimana waktu sangat berarti. c. keterbukaan. harapan. citra. Latihan Komunikasi Ingat pada suatu saat ketika anda berada dalam rapat atau situasi yang melibatkan beberapa orang. Untuk menjadi pemain kelompok yang tebih baik adalah penting memahami cara berkomunikasi dan berhubungan dengan anggota tim lainnya sambil mengakui bahwa beberapa bagian tindakan memerlukan hubungan antar pribadi. Apa yang kelihatannya seperti tugas yang mudah berubah menjadi produksi besar-besaran. Untuk menelusuri analogi permainan anda memiliki sekelompok orang yang terdiri dari anggota kelompok. Untuk menerima tinjauan umum. si pemain kelompok. Seberapa mampunya mempertahankan prinsip kita dengan kukuh saat terancam dan ditentang adalah ukuran dari kedisiplinan kita. Naskahnya mengandung tugas dan tujuan kelompok namun biasanya ada versi lainnya dalam bentuk maksud tersembunyi di suatu tempat di luar panggung yang setia. gereja. Salah satu yang paling berat. d. kita akan merasa diri kita frustasi.Modul Diklatpim Tingkat IV 67 68 Kecerdasan Emosional (KE) Pepatah : “ambil yang ketahanannya paling kecil” menunjukkan bahwa seseorang akan melakukan apa yang menyenangkan dan nyaman daripada apa yang diperlukan dan menantang serta membuatnya tumbuh. tempat pertama untuk memulai adalah Mendengarkan: Jantung Komunikasi. si optimis. Panggungnya dapat berupa kantor. sikap. ruang dewan. anda perlu menyesuaikan diri secara politik dan telah memahami benar keinginan organisasi sekaligus harus mampu bertahan di bawah tekanan. dan rasa takut. Dalam melakukan hal ini. direktur. Dengan bersedia bertahan dalam celah antara yang benar dan salah sampai orang lain mengungkapkan masalah yang tidak jujur adalah kekuatan kepemimpinan pribadi yang layak dikembangkan. Anda harus bekerja sama untuk mencapai tujuan. Isinya dapat mengenai perilaku. b. dan untuk menyeimbangkan keinginan kita yang bertentangan dengan tujuan lingkungan kerja. Efek tata lampu menjadi semakin jelas saat karakter mengungkapkan perasaan mereka yang sebenarnya. Selalu ada perorangan yang ingin menggantikan sutradara kalau ada peluang. Penundaan adalah produk sampingan yang membuat seseorang atau tim kesulitan dalam menghadapi kerangka waktu. saat kelompok melaksanakan tugasnya. si suka mengeluh. permainan berubah bagaikan drama terungkap. si skeptis. ego. namun menjadi keterampilan paling penting adalah menjadi pendengar yang baik. Produksi ini diakibatkan oleh permainan utama yang terbentuk dan peran yang dilakukan oleh anggota kelompok. dan tidak mampu mewujudkan tujuan kita. ketidaktenangan. membuat komunikasi menjadi seni yang perlu dikuasai. Disiplin diri Disiplin diri adalah inti pemecahan masalah dan pencapaian keberhasilan. rumah atau tempat mana saja dimana terdapat kumpulan orang. Mendengarkan: Sebagai Jantung komunikasi Menjadikan organisasi dimana kita bekarja sebagai organisasi yang “mendengar” tidaklah mudah. tidak bahagia. si bandel. Masing-masing dari mereka tanpa saudara atau sepenuhnya mengetahui memiliki karakter tertentu. dan para awak. si pesimis. Selalu ada si bisikan setan. untuk bekerja menuju apa yang benar dan tepat. Dengan semua ini berada di balik layar. Mengapa . Tanpa disiplin diri untuk menerima tanggungjawab. kemampuan menangani tugas berat dengan cara yang unggul sangat bermanfaat dalam mencapai tujuan.

Para penganjur KE/EQ menghabiskan banyak waktu menjelaskan . dan keberhasilan tempat kerja hanya menerima sedikit atau bahkan tidak diperhatikan sama sekali. Kita membaca dan mendengar tentang hal ini setiap hari dari berbagai media massa. kadang menyakitkan untuk harus berhenti dan mendengarkan apa yang orang coba katakan. Dalam banyak hal.Modul Diklatpim Tingkat IV 69 70 Kecerdasan Emosional (KE) begitu sulitnya untuk seeorang mendengarkan dalam berkomunikasi? Ada beberapa alasan namun yang satu ini paling menonjol: kita tidak dapat menunggu untuk mengatakan sisi kita dari kisah itu. misalnya: a. c. Pegawai Kelurahan tidak mampu. Dalam dunia yang berkembang pesat tempat bentangan perhatian kita tidak terlalu luas. bagaimana kita merasa. Tanda-tanda luar bahwa KE/EQ tidak ada dalam suatu organisasi adalah. B. Peluang mendapatkan keperayaan msyarakat menjadi hilang. atau tidak mau menanggapi perhatian masyarakat yang datang dan memperlakukan sebagai pelanggan. Adalah sifat alami manusia untuk selalu mengungkap kan diri kita sendiri atau untuk mengatakan kepada orang lain bagaimana menjalani kehidupan mereka. 1. dan pentingnya peran yang dimainkannya dalam keberhasilan karier dan sosial yaitu “kecerdasan emosional. dan asyik mengobrol bersama sesama pekerja sampai pelanggan harus memanggilnya saat membutuhkan bantuan. Pengendalian Emosional Dalam Menjalankan Tugas. karena pelanggan menanyakan sesuatu yang mereka anggap bodoh dan menjawabnya dalam cara yang dapat merendahkan tingkat IQ pelanggan. Pegawai kantor Kelurahan membiarkan saja penduduk yang merupakan pelanggannya. Petunjuk yang sedikit diketahui tentang bagaimana kita menjadi sempurna dalam kehidupan. para ekspert sering ditanya bagaimana masalah yang tampaknya “ringan” seperti emosi ini berdampak pada keuntungan dan produktivitas jajaran bawah. Walau kekuatan pendorong yang paling kokoh dan sangat tersembunyi bagi perkembangan manusia. dan apa yang kita pikirkan. Tanda-tanda bahwa dalam suatu organisasi tidak memiliki KE/ EQ adalah saat. dan perlunya memahami penampilan emosional kita untuk memperkuat perasaan yang mengganggu ini serta perilaku yang akan mengurangi kemajuan pribadi dan profesional. Dinamika KE/EQ ditempat kerja Ada banyak dinamika yang terjadi di tempat kerja saat ini terutama pada saat negara dan Bangsa kita dilanda krisis ekonomi yang bersifat multi dimensi. KE/EQ dapat menjadi penentu seberapa berhasilnya atau tidak berhasilnya suatu organisasi/perusahaan atau aparatur dalam menerapkan pelayanan Prima. dan berusaha mencari peluang pelayanan di tempat lainnya. kalau misalnya: a. Pelanggan kemudian pergi.” Tingkat kecerdasan emosional dapat menjadi penyebab dasar keberhasilan atau sebagian masalah yang dihadapi dunia bisnis dan dunia pemerintahan saat ini. Mitra kerja tidak bekerjasama saling membantu. b. Ini biasanya terjadi kalau kita tidak benar-benar berminat. istilah ini kepada pada menajer bisnis.

Secara tradisional. hanya mengkritik kesalahan mereka saja.. d. c. manipulasi. dan paling cerdik sejauh tidak menjatuhkan kaum pria. pelayanan pelanggan. Dikarenakan tanpa kesetiaan dan kerjasama. dan menciptakan keadaan sama-sama menang. Beberapa Hambatan dalam Membangun KE/EQ a. Sedangkan hubungan yang jujur dan saling menghargai amat diperlukan. 2. Kita tidak dapat menyangkal perasaan negatif ini menimbulkan bayangan tak terlihat dalam kehidupan kita dan seringkali menjadi nyata dalam bentuk tindakan menyimpang dan katakata menyakitkan yang dapat membuat karakter dan kepribadian kita menjadi suram. Ini akan menjadi akar penyebab banyak masalah dalam harga diri. Apakah ia lebih cantik. Tanpa kesetiaan dan kerjasama antar pegawai. Secara tradisional. kurangnya empati dan pertimbangan. Ini terjadi saat kita berjuang mencapai sesuatu yang ideal agar dapat diterima oleh orang lain yang mungkin bertentangan dengan siapa sebenarnya diri kita. akan menjadi suatu ajang permusuhan seperti banyak kantor saat ini yang hanya berisi pertentangan/konflik. Seseorang yang rnenunjukkan sikap dan perilaku hidup ini berada dalam pusaran pertentangan dan kesengsaraan diri. wanita diajarkan untuk mencoba menjadi yang paling cantik. memiliki rambut indah: adalah pertanyaan yang sering diajukan kepada diri kita. semua membicarakan masalah tidak dikendalikannya emosi kita. Kerangka Berpikir Menghancurkan Dalam Hubungan Hambatan KE/EQ lainnya adalah kerangka berpikir yang menghancurkan. Ini juga dibutuhkan dalam hubungan sesama kelompok. namun cenderung tidak memusatkan diri pada . paling menyenangkan. dan memberdayakan staf untuk bekerja lebih proaktif. Dalam beberapa hal wanita bersaing dengan wanita lainnya dalam menilai diri masing-masing melalui apa yang menghubungkan dirinya dengan wanita lain. Mitra kerja saling mempercayakan informasi hanya karena mereka merasa telah dikhianati. Mitra kerja menolak memahami kerja keras kelompoknya. Tidak hanya halangan ini mengakibatkan duka kepada orang lain. f. lingkungan kantor akan menjadi tidak hamonis.. meningkatkan produktivitas. namun juga mengurangi kadar harga diri yang kita miliki yang setiap kali kehilangan unsurnya yang berharga saat kita melakukan perilaku yang menyakitkan ini yang menyakitkan diri kita atau orang lain. terpengaruh.. atau tidak memperhatikan kebutuhan orang lain. Perasaan Dan Tindakan Tidak Sehat Takut.Modul Diklatpim Tingkat IV 71 72 Kecerdasan Emosional (KE) b. Masalah-masalah inti ini menjadi dasar pembentukan kelompok. Semua lambang luar dari status dan daya tarik. intimidasi. Pegawai saling merendahkan usaha masing-masing. Beberapa pria memusatkan diri pada apa yang dimiliki orang lain sebagai cara meraih keberhasilan. pria diajarkan untuk bersaing dan membuktikan kemampuan dan keberhasilannya dengan apa yang ia menangkan. b. Rasa tertekan dan kebosanan membayang. dan membenci diri adalah sedikit di antara kata-kata yang dapat menjadi halangan nyata dalam membangun KE/EQ saat terbawa dalam kehidupan melalui pikiran dan tindakan kita.. e. Pengalaman-pengalaman seperti ini. memperbaiki moral. berpakaian lebih baik. Manajer mengumbar amarahnya dan mengeluarkan anak buahnya hanya karena membutuhkan cuti panjang. cemburu.

Akibatnya hal ini membuat pria ini merasa sendirian. Persyaratan utama lainnya adalah bahwa anda harus mau mengakui dirinya sebagai pemimpin yang tidak dapat diganggu gugat. namun tetap bertahan dalam banyak kalangan masyarakat dan harus terus menerus diperhatikan. saat suamiku masih bekerja diperusahaan besar multinasional. semakin sulit dirinya berbicara. tindakan tidak benar. teringat olehku betapa banyak dari kita tampaknya tidak cukup senang dengan kategori atau kelompok apa pun tempat orang selalu berusaha menguasai orang lain. atau dengan. wanita. dan di atas semua mematuhi semua keinginan istri bos. Pesan yang dapat kita artikan dapat menjadi sangat gamblang seperti wanita melihat dirinya bersaing dengan wanita lain demi merebut gelar “siapa yang paling jujur di antara semuanya. Kerangka berpikir atau mental model seperti ini menjadi masalah kalau mereka harus bekerja untuk. Semakin dirinya tidak tenang. la biasanya menyampaikan penilaian tentang betapa terasa terancamnya dirinya oleh anda. pria menggunakan kekuatan sebagai cara menguasai dan memantapkan diri dalam suatu posisi status yang telah disedia kan baginya berkat kaitan keturunan. Aku mengenali dua orang wanita yang sedang memperhatikan diriku dan kelihatannya saling mengobrol. Sebagai perorangan yang unik. dan suatu sikap memerintah untuk mengurangi kewenangan seseorang. Bacalah salah satu critical incidence dibawah ini: “Beberapa tahun yang lalu. kami menghadiri suatu pesta perusahaan bagi para karyawan dan istri mereka. Beberapa wanita dan bahkan pria. bersikap tidak mengancam (bagi wanita yang tidak mengetahui harga dirinya). Dalam kebanyakan hal. Apa yang lebih jauh merumitkan hubungan ini adalah saat-saat sukar yang dihadapi pria dalam mengungkapkan perasaaannya. Saat telah menjadi jelas bahwa aku tidak akan terundang masuk ke dalam klubnya yang elit. Alih-alih dari mengungkapkannya. Lebih baik kita berusaha membangun . dan bukannya memiliki karier sendiri. Mereka telah memutuskan dan beberapa pertemuan sebelumnya bahwa aku tidak akan dapat memasuki klub tak resmi para istri di perusahaan ini karena aku tidak memenuhi persyaratan yang mencakup: menjadi istri yang tumbuh bersama perusahaan. kita hendaknya bertahan seperti apa adanya diri kita dan tidak tunduk pada perkawanan yang bergantung pada lambang status. Sikap yang mengacu pada peran jenis kelamin ini terus merubah melalui gerakan yang mengarah pada persamaan. Para pria berkumpul di salah satu pojok dan para wanita berkelompok di sudut lainnya. mereka melakukan cara-cara intimidasi. Kalau ia merasa maka anda harus ke luar. Salah satu dari wanita itu adalah isteri bos. Wanita cenderung menujukkan rasa tidak bahagianya kepada dirinya sendiri dengan berikap cemburu kepada yang lain.Modul Diklatpim Tingkat IV 73 74 c. tegang. Kalau ia merasa tidak terancam maka anda dapat bergabung. dan tidak dapat menikmati rasa berkawan/ persahabatan yang biasa. Ini dilakukan melalui pergunjingan. cenderung mengumbar rasa iri hati dengan mencoba merendah kan harga diri orang lain.” atau pria menganggap citra ketangguhan dan keberhasilan (diartikan memenangkan dengan segala cara) sebagai cara membuktikan diri mereka. Aku sangat terpesona melihat betapa serupanya suasana pengaturannya dengan pesta dansa anak sekolah lanjutan. Persekongkolan Kecerdasan Emosional (KE) penampilan seperti yang dilakukan wanita. dan merasa tidak berdaya saat bersaing dengan pria. dan cara lisan atau perbuatan yang cenderung mengurangi keyakinan dan potensi seseorang.

Hal ini hanya mengurangi diri kita sebagai wanita dan membuat kesertaan diri kita dalam kelompok kerja dan struktur sosial yang menyertainya menjadi lebih sulit dan membuat putus asa. Ia memanggil namaku dan berusaha mengatakan kepadaku tentang betapa tampannya suamiku. dan para pengikut istri bos itu menjadi merasa tidak puas bahwa tindakan mereka tidak mendapatkan tanggapan seperti yang mereka harapkan dariku. Ia memutuskan menarik diriku masuk ke dalam aksinya dengan membuatku menjadi bintang pendamping. Kita hendaknya bekerja dengan saling mendukung dan membangun koalisi seperti yang telah dilakukan kaum pria selama bertahun-tahun. Aku berbalik. Aku berusaha tertawa dan bercanda dengan kawankawan. Aku berusaha tampak tenang. dan mendukung. Aku membuatnya terpojok pada adegannya sendiri dari pada kebalikannya yang telah ia rencanakan terhadap diriku. Untuk mempertahankan keunggulannya ia akan terus membuat bawahannya menunggu informasi yang pasti. ia akan segera lenyap tanpa dapat tertolong lagi. Suamiku yang tidak tahu menahu merasa terkejut akan sikap yang terus terang ini dan kalau seandainya pintu jebakan sudah terbuka lebar. permainan kekuasaan. Para pengikut istri bos menghampiri suamiku dan menyapanya dengan gerakan dan ucapan yang dilebih-lebihkan. Sementara itu kawannya terus berdiri sambil mengamati dengan cermat untuk mengawasi kalau rencana mereka membuatku menjadi cemburu telah berjalan lancar. dan dengan sengaja menetapkan acara rapat yang dimulai pukul 06. Rasa tidak aman dan terancam Saat pria merasa terancam mereka dapat menggunakan cara seperti intimidasi. Sikap tidak menghargai dan tidak dapat diduga ini membuat pejabat yang lebih muda merasa tidak aman. tersenyum dan langsung menghadapinya sambil berkata dengan penuh semangat. atau diriku sendiri. d. Dari pengalaman kasus dimuka kita kadang terjebak dalam perilaku kekanak-kanakan seperti dicontohkan di atas. dan ketika pejabat yang lebih muda ini kembali dengan laporan yang telah dipersiapkan dan lebih lengkap. Seorang pimpinan pria yang memegang posisi tinggi dalam suatu perusahaan sangat takut kepada pejabat perusahaan yang lebih muda. Saat pesta terus berjalan. atau menggunakan usaha tidak jujur dalam lingkungan kerja untuk menangkis ancaman ini.30 pagi. “suamiku sungguh luar biasa dan aku yakin apa yang baru anda katakan layak mendapatkan tepuk tangan ”. Ruangan segera menjadi senyap karena orang dengan asyiknya memperhatikan apa yang sedang terjadi. kemudian tidak muncul. Ternyata semuanya telah membuat mereka kecewa”. aku dapat merasakan bahwa kedua wanita itu sedang menjalin persekongkolan/dan dirikulah yang menjadi sasaran utamanya. walau suhu ruangan. bosnya hanya mau kembali memperhatikan laporan sebelumnya dengan membuat satu lingkaran merah . Seperti yang aku perkirakan. Semua orang mulai bertepuk tangan dan tertawa. memenuhi. menjadi semakin menjauhi normal. pertunjukan baru saja akan dimulai.Modul Diklatpim Tingkat IV 75 76 Kecerdasan Emosional (KE) hubungan yang nyata dan berharga yang saling memberdayakan. Sang bos akan terburu-buru memanggil dan meminta informasi. namun kita masih memiliki bermil-mil untuk dijalani sebelum kita dapat menyingkirkan rasa iri hati dan diri kita yang mengejawantah sendiri dalam perilaku rendah. Kita telah berjalan jauh. seseorang akan mencurinya dari sisiku. dan betapa beruntungnya diriku berhasil mendapatkannya sekaligus mengingatkanku bahwa kalau aku tidak berhati-hati.

setelah mengetahui hasil yang diperolehnya. Orang yang merasa cemburu dengan bakat kita pada kenyataannya merasa lebih lemah. meminta petunjuk untuk dapat bekerja lebih baik. " Teruslah berusaha mencari peluang baru kalau situasi anda tidak kunjung membaik. " Buat catatan lengkap tentang segala tindakan dan pekerjaan anda. dan juga tidak perlu pandai benar untuk mampu meraihnya. Cara menghadapi para bos atau kelompok yang mencoba menghancurkan semangat dan keseimbangan emosi anda adalah: " Hindari memberikan kekuatan anda kepada mereka dengan meyakinkan mereka bahwa anda tidak efektif atau mampu. " Rahasiakan masalah anda dengan bos kecuali anda memiliki pembimbing atau rekan kerja yang dapat dipercaya. dan membicarakan beberapa pendapat tentang keadaan pekerjaan anda. Hal ini membutuhkan kepercayaan diri. " Selalu bersikap tetap/konsisten. sambil menyusun arsip yang terus disesuaikan. Bos seperti ini menggunakan usaha intimidasi dan kekuasaan untuk mengurangi dan merendahkan semangat serta potensi pegawainya dengan mengurangi kepercayaan dirinya. Kecemburuan Kecemburuan dapat melanda siapa saja. " Berusahalah membangun hubungan kerjasama dengan bos dengan memberikan penghormatan sepatutnya. dan profesional dengan semua pegawai termasuk bos anda. Pertanyaannya adalah kalau memang begitu mudahnya mengapa ia tidak berusaha mendapatkannya sendiri? Orang seperti ini atau yang lainnya menghabiskan waktunya seumur hidup untuk mencoba memperkecil usaha orang lain dalam usahanya . potensi karier.Modul Diklatpim Tingkat IV 77 78 Kecerdasan Emosional (KE) pada bagian yang tidak jelas salahnya di mana. ketegasan. yang hanya lulus sekolah lanjutan. dan acapkali mencoba meyakinkan diri kita. Seorang guru yang kukenal menceritakan kepadaku suatu kisah tentang kawannya yang cemburu dengan gelar PhD yang berhasil ia dapatkan sambil tetap bekerja sebagai guru paruh waktu. dan bangun jembatan dengan mitra kerja lainnya. Kawannya. " Sempurnakan diri dalam pekerjaan anda. Jangan mengemukakannya sebagai suatu keluhan. serta harga diri pada pegawai yang mereka anggap mengancam dirinya). menyenangkan. bahwa kita tidak cukup berharga dan bakat kita tidak bernilai. " Buat catatan khusus tentang setiap diskusi yang anda lakukan untuk persiapan kalau anda membutuhkannya pada saat evaluasi. dan kelihaian politik untuk menghadapi para “penyalahguna kekuasaan ini ” (orang yang menggunakan posisi dan kewenangannya dengan sengaja untuk menghancurkan kepercayaan diri. Ia sama sekali tidak mau memperhatikan laporan yang lebih baru. Terlalu sering taktik seperti ini digunakan terhadap wanita dengan tambahan dimensi seperti pelecehan seksual yang kini juga dialami oleh kaum pria di tempat kerja. e . namun sebaliknya memilih memusatkan diri pada bagian yang dianggapnya salah dari laporan terdahulu. dan tidak mau memberikan komentar lebih lanjut. berkomentar bahwa mendapatkan gelar PhD tidak sulit.

Walau banyak di antara kita yang tidak mau mengakuinya. terutama karena ia tidak pernah menulis apa pun. dan tidak ada manfaatnya dalam meningkatkan potensi. Contohnya. Ada perbedaan antara menerima informasi yang mungkin bermanfaat bagi anda dan menerima informasi yang dimaksudkan untuk melukai atau menghancurkan reputasi seseorang. Kalau terlanjur terlalu jauh hal ini akan menghancurkan. membuatku meragukan kemampuan sendiri. g. Televisi mengemukakan yang bersifat negatif lebih banyak daripada yang positif. Gunjingan dalam bentuk apapun adalah menghancurkan. Beberapa orang dapat menjadi sangat licik dalam usahanya untuk menghalangi usaha kita. Bahkan di sekolah. seolah ia adalah yang berkuasa atau berhak menghakimi. dan mengurangi kekuatan pribadi kita dalam.Modul Diklatpim Tingkat IV 79 80 Kecerdasan Emosional (KE) menempatkan dirinya sendiri lebih tinggi. suatu tinjauan lengkap dan terinci tentang apa yang akan terjadi kalau kita berlaku buruk dan imbalan apa yang akan kita dapatkan kalau kita berlaku baik. Ikut-ikutan bergunjing hanyalah menghabiskan waktu. Aku pernah mendengar orang membenarkan hal ini dengan menyatakan. dan dapat memasuki psikis kalau kita tidak menyadarinya. Aku ragu berapa banyak bintang yang membuat kita iri bersedia bertukar tempat dengan orang biasa? Ketika aku berkata kepada kawanku bahwa begitu banyak acara obrolan yang berisikan tentang masalah ketidakbahagiaan atau pribadi sakit syaraf. Ia berusaha menginterogasi diriku tentang prinsipprinsip yang aku gunakan dalam menulis dan mengapa membutuhkan waktu begitu lama bagi diriku untuk menyelesaikannya. berapa banyak yang senang. Aku teringat pada seorang pria yang terus bertanya kepadaku. Gunjingan Banyak orang senang bergunjing. Apa yang terjadi kalau kita ikut-ikutan melakukan eksploitasi penuh kebengisan akan kehidupan dan masalah orang lain. Orang yang kita bangga-banggakan dalam industri hiburan ternyata memiliki masalah yang sama banyaknya dengan diri kita sendiri. Sikapnya yang merendahkan dan terlihat sangat yakin dimaksudkan untuk mengurangi semangat dan kepercayaan diriku. bahwa kita tidak pernah bercermin diri dan tidak mau berhadapan dengan masalah yang kita ciptakan sendiri. namun cara atau sikap lebih berkuasa yang ditunjukkannya dalam bertanya. atau harus menanggungnya sendiri. orang yang tersesuaikan dengan baik dalam sebuah acara obrolan? Atau berapa banyak peran contoh yang kita akui yang memiliki kehidupan yang dapat memperkaya bagi diri mereka dan orang lain? Sayangnya tidak begitu banyak. ia menjawab. padahal aku hanya memerlukan waktu tiga bulan untuk menyelesaikannya. kepercayaan seperti apa yang aku miliki dalam menulis suatu buku. di mana adanya peraturan tentang perilaku diberlakukan. bahwa ini hanyalah salah satu sifat alami manusia. aku akhirnya mendapatkan suatu contoh yang dapat aku gunakan mengisi bukuku! f. dan tidak produktif untuk mengembangkan emosi. Hal ini dapat membuat lingkungan menjadi canggung dan menjadi tidak nyaman untuk bekerja dan hendaknya tidak ditoleransi sama sekali. Ini bukan suatu pertanyaan yang bersifat menyerang. usahanya untuk memperkuat dirinya sendiri. Apa yang tidak ia sadari. Pengkondisian Negatif/Samar Pengkondisian kecil-kecilan yang bersifat negatif terus terjadi di sekeliling kita. .

” Ini menggambarkan lebih jauh bahwa kita terkondisikan tidak hanya terhadap pengharapan yang bersifat negatif. Suatu kegagalan. dan kadang terbutakan saat berhadapan dengan kekecewaan dalam hidup. Beberapa orang menyebutnya kode. 3.Modul Diklatpim Tingkat IV 81 82 Kecerdasan Emosional (KE) “tingkat kesukaan (rating) pemirsa akan menurun. Enam Kaidah Keberhasilan KE/EQ Segalanya dalam kehidupan memiliki arti dan petunjuk bagaimana mengerahkan dan mencapai keberhasilan. atau mendendam kepada orang yang telah menghancurkan hidup mereka. kita membiarkan diri kita merasa terluka dan tertekan atas suatu keadaan. dan perilaku yang penting untuk mengelola diri dengan lebih efektif. Tidak Membiarkan Sesuatu Berlalu Membiarkan sesuatu berlau merupakan salah satu ciri berpikir linear. penting untuk mengungkapkan perasaan dan tidak memendamnya dalam diri. dan rasa duka terkandung suatu peluang untuk tumbuh. krisis keluarga dan kemunduran karier tanpa kadang menjadi takut atau marah. Dalam setiap kekurangan. Namun apapun namanya. Walau demikian. h. Kaidah-kaidah ini memberi kita suatu patokan ujian (benchmark) untuk menilai kemajuan kita dalam membangun KE/EQ ditempat kerja. dapat berbalik menjadi pengalaman yang positif kalau kita dengan sadar berusaha untuk bersikap kreatif dalam pemikiran. namun kita juga memberikan kesempatan kepada diri kita untuk terus maju dengan penuh optimisme dan harga diri. Satu perbedaan penting antara orang yang mencapai keberhasilan pribadi dalam hidup dari mereka yang tidak. dan menganalisa cara yang dapat kita petik dari setiap kekurangan daripada membiarkannya atau menyerah saja. ini akan menciptakan sesuatu yang meringankan dalam suasana yang tertekan sehingga hal ini tidak akan sampai melahap kita bulat-bulat. atau sama dengan tidak membiarkan diri kita maju. Sukar untuk menghadapi kekacauan pribadi dalam hubungan. Membiarkan diri kita merasakan dukanya dan berusaha mengatasinya adalah positif. Merasa tertekan dalam suatu jangka waktu tertentu adalah wajar. dan orang akan berhenti menyaksikan acara ini kalau yang menjadi perhatian adalah masalah-masalah yang positif. dan dapat dibersihkan. Kita dapat merasakan semacam pembebasan kalau kita menggabungkan sisi emosional dengan sisi pemikiran untuk membantu menciptakan keseimbangan dalam pandangan kita. lainnya menamakannya persyaratan atau proses. . hal ini penting dalam menciptakan panduan atau kaidah saat anda terus maju meraih pertumbuhan pribadi apapun Kecerdasan Emosional menyarankan kaidah dasar tertentu sebelum mulai mengembangkan ketrampilan kognitif. Mereka tidak terlalu kritis terhadap diri mereka sendiri. Bahkan seseorang dengan harga diri dan kecerdasan emosional yang tinggi akan menjadi tertekan. dan memperbaiki diri. Masalahnya akan memuncak kalau kita tidak dapat atau tidak ingin melepaskannya. adalah bahwa mereka telah mengerahkan ketrampilan dalam diri mereka untuk membantu mereka melalui masa-masa penuh kesulitan. atau berpurapura tidak ada. namun bahkan juga memintanya terjadi. emosional. apakah bersifat pribadi atau profesional. Kalau kita yakin bahwa diri kita berharga dan bernilai. kekecewaan.

Hal ini mengharuskan orang lebih menyesuaikan diri dengan kebutuhan perorangan selain kebutuhan mereka sendiri. dan dengan bantuan keluarga atau kawan yang dapat dipercaya. dan bagaimana kita merasa. Memotivasi diri adalah kunci keberhasilan dan merupakan alat yang penting saat mencoba mengatasi berbagai halangan. membentuk hubungan penuh arti. sembrono. memiliki ketrampilan antar pribadi (Interpersonal). Pelanggan sangat memperhatikan mutu produk namun lebih berminat pada cara mereka diperlakukan sebagai pelanggan. masa bodoh dan acuh tak acuh. dan menjadi bahagia. dan kemampuan memecahkan pertentangan dengan harmonis adalah cara-cara yang penting untuk menjadi cerdik. Pegawai yang tidak santun.Modul Diklatpim Tingkat IV 83 84 KAIDAH 3 Kecerdasan Emosional (KE) KAIDAH 1 ADA LEBIH BANYAK CARA MENJADI CERDIK DARI PADA MELALUI KECERDASAN Mengetahui bagaimana menghadapi orang. hanya kenyataan tanpa perasaan. Setiap orang memiliki aspek emosi dalam pengolahan pribadinya yang butuh perbaikan. tidak akan menghasilkan penjualan kalau KE/EQ mereka tidak setinggi atau lebih tinggi daripada IQ mereka. semakin cerdik kita dalam KE/ EQ semakin besar peluang kita mencapai tujuan kita. Walau demikian. Orang dengan KE/EQ tinggi memiliki kemauan dan hasrat untuk meraihnya dalam dunia profesional dan pribadinya. Tidak ada yang sempurna. Kenyataan bahwa kita dapat memprogram ulang otak kita dan mempelajari kebiasan baru harus didorong. Namun bagi masalah emosional yang kurang kuat kita dapat mengatasinya sendiri. . KAIDAH 2 KE/EQ ANDA LEBIH PENTING DARIPADA IQ ANDA KARENA INILAH YANG MENENTUKAN KEBERHASILAN ANDA DALAM KEHIDUPAN Keterampilan. tingkatan KE/EQ kita tidak berkaitan dengan takdir. Kita dapat bersikap proaktif dan mencari bantuan profesional untuk mencari jalan diantara pertentangan emosional. KAIDAH 4 PEMAHAMAN DIRI DAN HASRAT BAGI PERTUM BUHAN PRIBADI ADALAH LANGKAH PERTAMA MENUJU PENGEMBANGAN KE/EQ Sebelum kita dapat memulai program pengembangan pribadi atau arah perubahan manapun kita harus memiliki pengertian tentang siapa kita. Dalam kepemimpinan atau hubungan antar manusia manapun ditempat kerja. kecerdasan tanpa empati atau kesadaran akan diri kita sendiri serta orang lainnya membuat diri kita sama saja dengan komputer. dan untuk meng hadapi tantangan kehidupan secara konstruktif dan efektif. kecerdasan dan pengetahuan adalah penting dalam pasar global berteknologi tinggi dan dikuasai oleh informasi. IQ TIDAK DAPAT DIUBAH. tidak peduli seberapa cemerlangnya. Kita dapat tumbuh dan mengembangkan ketrampilan serta sikap untuk membawa kita jauh-jauh dalam kehidupan. NAMUN EQ DAPAT MENJADI SEMAKIN BAIK Berita yang menarik adalah walau IQ kita telah ditetapkan sejak lahir dan tidak dapat diubah. Kita tidak perlu hidup dengan emosi dan perilaku menghambat diri. apa yang kita pikirkan. Banyak orang yang berhasil tidak harus memiliki IQ yang tinggi. Manusia adalah lebih peka dan membututuhkan lebih banyak keterkaitan daripada hanya pemrosesan dan pemilihan data. Apa yang perlu mereka miliki adalah kemampuan untuk berhubungan dengan orang secara efektif.

misalnya mengurangi berat badan. Ini adalah seperti membeli gaun selera tinggi. menindas potensi mendapatkan situasi sama-sama menang dalam kehidupan kantor. Setiap orang harus dihargai karena mereka adalah manusia. Emosi adalah perasaan bersama dengan fungsi-fungsi jiwa yang lain seperti yang telah dikemukakan dimuka adalah inti dari tempat kerja dan dapat menjadi penyebab kegagalan atau keberhasilan dalam banyak usaha melakukan perubahan ditempat kerja. Penghargaan seringkali diberikan menurut seberapa tingginya anda berada dalam kerangka perusahaan. nilai. petakan arah tindakan. Bangkitlah dan lakukan. 2. namun kita berada di toko swalayan. Seringkali kita berharap untuk berubah. tentukan sumber daya yang diperlukan. dan berlatih terus menerus. lakukanlah. Etika profesi. Perubahan berarti bertindak. 3. Sayangnya hal ini tidak seperti biasanya. amati kemajuannya. dan pelanggan saling berhubungan dalam situasi kerja. 1. Tidak peduli seberapa banyak kebijaksanaan menyatakan bahwa kita hendaknya saling mempercayai dan membantu. Maksud dan motif adalah bersifat sebagai lambang saat mengamati bagaimana pegawai. Emosi pada waktu yang lalu bahkan dianggap tidak diberi tempat dalam dunia bisnis maupun pemerintahan. KAIDAH 5 EMOSI MEMILIKI KECERDASAN Sepanjang pengalaman kita yang banyak. dan memahami penyebab dan perasaan kita agar dapat meng hadapinya secara efektif. dan tidak memiliki arti dalam usaha kita mencari pengetahuan. Ini tentunya tidak benar lagi. kita mengetahui bahwa emosi adalah sesuatu yang lembut dan tidak dapat dipahami. Hal ini. maka julukan dan gelar tidak akan menjadi masalah. namun tidak pernah mau bangkit dari sofa kita atau mengusahakan perubahan. semua ini hanyalah kata-kata belaka kecuali inti dari lingkungan kerja didasarkan pada saling . Terlalu sering pegawai memandang hal-hal ini sebagai ungkapan kosong dari pihak manajemen serta pimpinan karena kurangnya hal-hal nyata atas apa yang terjadi dalam banyak lingkungan kerja.Modul Diklatpim Tingkat IV 85 86 Kecerdasan Emosional (KE) Kita harus mampu mengakui dan mengenali emosi. Pertanyaan yang harus dicari jawabnya dalam memahami KE/ EQ hendaknya termasuk: " Apakah mereka saling memperhatikan sebagai seseorang yang bermartabat dan berperadaban? " Apakah mereka saling menghargai sebagai seseorang ditempat kerja apakah hanya diberlakukan sebagai nomor/ NIP sehingga kesehatan mental mereka terganggu? " Apakah mereka berkemauan saling membantu sebagai seseorang? Kalau jawabannya “ya”. Kembangkan rencana. dan bukan karena mereka berada di posisi tertentu atau termasuk dalam golongan yang berkuasa. Pergilah ke toko yang sesuai atau tempat yang benar yang diketahui saat anda merasa emosi. manajer. Pernyataan suatu maksud organisasi tidak berkaitan dengan apa yang sedang terjadi ada kesenjangan antara teori yang didengungkan “Espoused theory” dengan “theory in action”. Memiliki hasrat melakukan sesuatu dengan lebih baik. kecuali toko itu memang menjualnya. Ini tentu tidak mungkin. visi pribadi dan visi organisasi dan tugas adalah semua istilah yang mengandung muatan emosi didalamnya. Hasrat kita memusatkan pikiran kita menuju hasil akhir.

ketidakbahagiaan. Banyak tanda-tanda jalanan disepanjang perjalanan yang dapat anda gunakan sebagai KAIDAH 6 PENGEMBANGAN KE/EQ ADALAH USAHA SEUMUR HIDUP Pengembangan KE/EQ mengharuskan latihan yang intensif. atau bahkan usia tidak menghambat seseorang menjadi pimpinan. pengalaman. Beberapa dari kita membutuhkan waktu bertahun-tahun + 5000 jam untuk mengembangkan kebiasaan baru. sendiri adalah salah satu dari usaha yang paling berat yang harus kita lakukan. negara. status ekonomi.Modul Diklatpim Tingkat IV 87 88 Kecerdasan Emosional (KE) menghargai. Kita mungkin pernah mendengar istilah-istilah seperti: tembakan senjata. Buku Dr Daniel Goleman. dan setelah diri mereka mereda akan menyesali apa yang telah mereka lakukan. Pengembangan emosi bukan sesuatu yang dapat terjadi dalam semalam tetapi sebagai bagian dari disiplin Personal Mastery memerlukan latihan yang terus menerus.. Begitu anda menapak di atas jalan pengembangan KE/EQ. Ini bukannya penyembuhan kilat atau penanaman modal jangka pendek. dan kurangnya sinergi yang akan mengakibatkan kegagalan bagi perusahaan manapun. Ada kebahagiaan dan keyakinan dalam mengetahui bahwa anda bekerja demi kebaikan anda sendiri. cinta. Adalah produktif Untuk menganggap bahwa bekerja bersama bos yang sulit. Kita harus mengabdikan hidup kita untuk mempelajari cara baru yang lebih baik dalam berperilaku dan berfungsi lebih efektif. atau rekan yang tidak mau bekerjasama sebagai suatu peluang untuk menerapkan ketrampilan KE/EQ kita. ketabahan. dan tidak setia. Bahkan setelah kita mengembangkan KE/EQ akan ada perubahan terus menerus saat kita berhubungan dengan orang-orang yang tidak mampu mengendalian emosinya secara tepat. menyembunyikan sesuatu.. Menghadapi diri . perencanaan. Emotional Inteligence (Kecerdasan Emosional) membicarakan bagaimana pikiran emosional dapat benar-benar menghambat informasi sebelum memasuki pikiran yang digunakan untuk berpikir dan mengakibatkan adanya pembajakan emosi sebelum pikiran berkesempatan melakukan penafsiran yang tepat dan mengambil keputusan. Kalau orang tidak bekerja dalam lingkungan yang harmonis. Namun satu hal adalah pasti. senang. petugas kebersihan. Para ahli memerlukan waktu berlatih + 5000 jam untuk menjadi mahir dalam bidang profesionalnya. Banyak para sekretaris. dan main adalah umum. tiupkan. marah. kehilangan kendali. namun kurang memiliki mutu dalam diri bagi keberhasilan pribadi. Untuk menguasai kaidah ini adalah dengan mempelajari teknik pengelolaan diri yang dibicarakan dalam modul ini. Posisi dalam hidup. kerja keras. takut. maka hal ini akan berlangsung seumur hidup. ledakkan. mengganti yang lama dan menanamkannya dalam kebiasaan. menghormati dan mempercayai. menunjukkan kemampuan KE/EQ yang tinggi dan pengaruh mereka lebih kuat daripada orang-orang yang menempati posisi tinggi dalam masyarakat. semua ini menunjukkan seseorang yang tidak dapat mengendalikan tabiatnya dan bertindak dalam cara yang berbahaya. dan bahkan di antara perorangan. bersalah.. menjadi tidak bahagia. Akibatnya mereka akan berlaku sebagai ukuran ujian bagi kemajuan diri kita. Ungkapan emosi dan perasaan dapat memiliki berbagai bentuk menurut budaya. dan mewujudkan suatu peran model yang dapat diikuti oleh yang lainnya. kebencian. dan kejujuran yang terus menerus. akan ada potensi untuk menjadi salah mengerti.

Pola Pikir: manusia akan dapat mengubah cara berpikirnya dengan cara mempelajari informasi. terpuruk dalam kegagalan. . Satu dilema utama pegawai di tempat kerja adalah cara menjembatani antara penggunaan pikiran dan hati mereka. menerima ultimatum dan keadaan yang senantiasa beruubah-ubah. 3. kita diajari untuk tidak emosional sebab hal itu akan menyumbat daya nalar kita. kita tetap tidak dapat meraihnya tanpa memiliki kecenderungan sikap yang akhirnya memancarkan keyakinan. biasanya merendahkan nilai usahanya sendiri. maka godaan untuk makan akan senantiasa menggangu jika anda tidak memiliki motivasi yang kuat untuk mengarahkan diri sehingga mencapai tujuan. dan buatlah rencana kegiatan yang terpusat pada hasil akhir. Optimisme: sikap optimis sangat diperlukan dalam usaha membangun kecerdasan emosional. Seberapapun besarnya keinginan untuk menjadi lebih kuat dan efektif. Optimisme itu hebat pengaruhnya. Manusia menyukai orang yang memiliki pandangan terang yang dapat melampaui batu sandungan yang ada dihadapannya. karena kita diharuskan bertingkah laku secara berbeda. Patricia Patton dalam EQ pengembangan sukses lebih bermakna (2002). Kita harus menemukan terlebih dahulu alasan mengapa harus berubah. Sikap meruapakan unsur penting dalam usaha perbaikan diri. Orang yang ragu-ragu terhadap suatu perubahan. namun hal ini bisa berubah menjadi sulit ketika kita berusaha mengubah kebiasaan kita atau mengubah cara kita mengarahkan diri kita. Memang kedengarannya sangat sederhana. Dalam membuat suatu keputusan. Kiat untuk Mengembangkan dan Mempertahan kan Ketrampilan Kecerdasan Emosional. Empati: membangun kecerdasan emosional juga meliputi perhatian terhadap perasaan orang lain dan pemahaman atas kebutuhannya. dan juga kesadaran diri ”. 2. Perhatikanlah semuanya dan manfaatkan petunjuk tersebut di saat yang tepat untuk mengembangkan kreativitas dan imajinasi dalam konteks tugas anda. Yaitu dengan mengembangkan dan mempertahankan keterampilan kecerdasan emosional melalui 4 (empat) hal: 1. Dalam hal ini tujuan utama adalah bagaimana menggabungkan sensitivitas anda dan juga tidak meninggalkan penalaran anda hasilnya akan menakjubkan. Contoh: Ketika anda berusaha diet. C. Sikap optimis memberi kita semangat yang akhirnya menghasilkan stamina untuk mencapai kecerdasan emosional. menghadapi hasil-hasil yang negatif. Sikap optimis melahirkan kepercaya an diri yang dapat kita gunakan untuk meraih tujuan dalam mengatur diri. Proses ini mungkin akan sangat menyiksa. Sebaliknya banyak orang yang menderita sebab hasil keputusan itu kurang mendapat pertimbangan. Perubahan seharusnya dapat dilakukan dengan mudah jika memulainya dengan melihat bahwa anda sebagai orang yang fleksibel dan senantiasa berkembang. Hal yang sama juga diperlukan dalam usaha mengasah kecerdasan emosi.Modul Diklatpim Tingkat IV 89 90 Kecerdasan Emosional (KE) petunjuk yang bermanfaat. lalu rumuskan tujuan. kejam dan bersifat merusak. Tanpa keterbukaan dan penghargaan atas usaha mem-perkaya diri tersebut maka anda akan tetap terperangkap pada cara berpikir yang lama. mengatakan bahwa: “Kecerdasan emosional memerlukan ketrampilan yang dapat membentuk kebiasaan-kebiasaan yang berguna dalam mencapai keberhasilan pribadi. harus mengendalikan dorongan kita untuk bertindak dan berpikir dengan cara yang lebih baik.

Modul Diklatpim Tingkat IV

91

92

Kecerdasan Emosional (KE)

4. Teknik: pola pikir digabungkan dengan empati dan sikap optimisme, dapat membantu menemukan cara-cara yang dapat dilakukan untuk memulai suatu perubahan. Teknik ini dimulai dengan penggunaan waktu untuk memahami perubahan emosi, dan mengapa anda berkembang dengan temperamen anda sekarang ini. Selanjutnya cobalah untuk menentukan respon (reaksi) yang lebih baik terhadap situasi dan orang lain. Kemudian cobalah berlatih untuk merespon secara lebih baik dengan bantuan orang lain. Masalahnya bukanlah cara memahami emosi itu sendiri, tetapi cara kita mengendalikannya di saat kita sedang emosi. Ada 4 (empat) hal yang dapat kita lakukan jika hal ini terjadi: a. Cermatilah dengan segera emosi yang sedang anda rasakan. Pikirkan mengapa anda merasakan hal ini dan apakah hal tersebut memerlukan respon pada tingkatan itu. Ini akan mengubah emosi dan memberikan kesempatan yang lebih besar kepada pikiran untuk menganalisis situasi. b. Tarik diri anda dari hadapan orang lain ataupun kejadian yang memungkinkan anda untuk menenangkan diri dan menilai kembali apa yang anda rasakan dan lakukan. c. Tunjukkan empati kepada orang lain. Hal ini sulit dilakukan khususnya ketika kita dalam keadaan marah atau susah. Tetapi jika mencoba memikirkan akibat perkataan atau tindakan anda terhadap orang lain, maka anda dapat mengalihkan perhatian dari perasaan anda sendiri. d. Berhati-hatilah bahwa pembicaraan pribadi atau suara hati anda tidak dipenuhi dengan emosi yang merupakan hasil citra dan perspektif yang tidak benar. Mengatakan hal semacam ini, “Mereka mengira saya bodoh” atau “apa untungnya jika saya melepasnya tanpa bekelahi” atau mempercayai bahwa orang lain lebih kuat sebab meraka dapat mengalahkan harga diri anda, hal ini akan merusak diri anda. Kekuatan tidak muncul dari hilangnya kesabaran atau tingkah laku yang tidak produktif. Tetapi kekuatan berasal dari

keterampilan anda untuk mengendalikan emosi secara efektif dan menciptakan situasi menang-menang (win-win situation).

D. Beberapa Pengertian dari Skala Emosi:
1. Kesadaran Diri Emosi Berhubungan dengan pemahaman diri, baik kelebihan maupun kekurangannya, diperlukan untuk pengendalian diri dalam menghadapi masalah maupun orang lain. 2. Ekspresi Emosi Berhubungan dengan kemampuan diri untuk mengungkapkan perasaan kita, agar mudah dipahami oleh orang lain. 3. Kesadaran Emosi Terhadap Orang Lain Berhubungan dengan kemampuan mengelola perasaan sendiri untuk berempati terhadap orang lain. 4. Intentionalitas Berhubungan dengan ketekunan melakukan tugas hingga tuntas, yang diperlukan untuk mencapai kualitas kerja organisasi. 5. Kreativitas Berhubungan dengan kemampuan mengekspresikan kreativitasnya yang dipakai untuk mendukung tugasnya. 6. Ketangguhan Berhubungan dengan kemampuan menerima dan mengatasi masalah, yang dapat diterapkan dalam mengatasi konflik dalam organisasi. 7. Hubungan Antar Pribadi Berhubungan dengan kemampuan beradaptasi dan toleransi dengan situasi baru serta nilai-nilai baru.

Modul Diklatpim Tingkat IV

93

Kecerdasan Emosional (KE)

8.

Ketidakpuasan Konstruktif Berhubungan dengan kemampuan individu berperan dalam mengatasi ketidakpuasan di lingkungan organisasi.

BAB VI PENUTUP

9. Belas Kasihan Berhubungan dengan kepekaan diri terhadap segala situasi yang memerlukan perhatian kita sebagai individu dan bagian dari organisasi. 10. Sudut Pandang Berhubungan dengan kemampuan berpikir positif dalam menghadapi kenyataan yang dihadapinya 11. Intuisi Berhubungan dengan cara berpikir jauh ke depan melampaui pemikiran orang lain saat ini, dengan mengandalkan analisa dan keyakinan diri. 12. Radius Kepercayaan Berhubungan dengan kemampuan kita untuk dapat dipercaya dan mempercayai orang lain. organisasi pada hakekatnya memerlukan adanya saling percaya diantara anggotanya. 13. Daya Pribadi Berhubungan dengan rasa keyakinan diri untuk bertanggung jawab terhadap apa yang dipikirkan serta apa yang dilakukannya 14. Integritas Berhubungan dengan adanya kesatuan dalam diri antara tanggung jawab dengan nilai-nilai diri, yang diperlukan oleh organisasi untuk menumbuhkan keberanian mengambil resiko dari tanggung jawab yang diembannya. Keberhasilan/sukses seseorang dalam kehidupan bermasyarakat/ organisasi pada dasarnya ditentukan oleh berbagai faktor kecerdasan secara bersama-sama termasuk kecerdasan emosional.

A. Latihan
1. Lakukan identifikasi permasalahan emosional yang terjadi ditempat kerja masing-masing; 2. Diskusikan dalam kelompok kecil membahas strategi yang dapat ditempuh untuk mengatasi permasalahan-permasalahan yang terjadi ditempat kerja tersebut. 3. Cari kiat-kiat untuk dapat mengembangkan dan mempertahankan keterampilan dalam menerapkan kecerdasan emosional.

B. Tindak Lanjut
Mengkoordinasikan semua panca indera kita agar bekerja untuk memproses informasi yang datang dari luar dengan mental model adalah merupakan suatu tim dalam diri kita yang dapat kita optimalkan secara luas bisa untuk menghasilkan perubahan atau peningkatan harga diri, pengendalian diri, keyakinan diri dan terutama kematangan emosi kita.

94

Modul Diklatpim Tingkat IV

95

96

Kecerdasan Emosional (KE)

K U E S I O N E R*)

PETA SITUASI SAAT INI Skala 1 : Peristiwa Dalam Hidup
Pikirkan tentang..., tahun yang lain Tidak Untuk tiap peristiwa kerja atau pribadi berpeyang tercantum di bawah, beri nilai S a n g a t Sedang Sedikit ngaruh/ seberapa besar peran masing-masing Besar tidak sebagai sumber rasa tertekan anda terjadi Dipecat, diberhentikan, keluar, atau pensiun Pekerjaan baru atau majikan baru. Pekerjaan jenis baru. Penciutan atau reorganisasi di perusahaan saya. Beberapa perubahan lain di pekerjaan yg tidak tersebut diatas, namun menyebabkan rasa tertekan. Rugi finansial atau berkurangnya pendapatan. Kematian seorang teman dekat atau anggota keluarga. Pindah atau relokasi. Berpisah atau bercerai. Menikah. Membeli rumah baru. Menjadi korban kejahatan. Kelahiran bayi, adopsi, kehadiran anak tiri, atau orang lain dalam keluarga. Keterlibatan dalam perkara hukum. Sakit atau cedera serius pada diri sendiri. Sakit atau cedera serius pada teman dekat atau anggota keluarga. Bertambahnya tanggungjawab merawat anggota keluarga yang jompo atau cacat. Beberapa perubahan lain yang tidak tersebut diatas, namun menyebabkan rasa tertekan. 3 3 3 3 3 2 2 2 2 2 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0

No.

Kuesioner EQ MAPTM akan membantu Anda dalam mengukur berbagai komponen yang berkaitan dengan kompetensi-kompetensi yang menyatu dengannya

1. 2. 3. 4. 5.

Petunjuk Pengisian Kuesioner 1. Isilah identitas Anda pada ternpat yang disediakan. 2. Bacalah petunjuk pada masing-masing kolom skala. 3. Isilah setiap skala dengan melingkari angka yang tersedia ( 3,2,1,0 ). 4. Jawablah secara berurutan seperti yang tampak. 5. Disediakan waktu 30 menit untuk mengisi 21 skala kuesioner. 6. Kerjakan dengan secepat dan sejujur mungkin. 7. Selamat mengerjakan.

6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18.

3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3

2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2

1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

Peserta Diklat Pim IV ......................................... Angkatan :,................. Nama :............................................ JenisKelamin :.......... Usia :.......th Pekerjaan ....................... UnitKerja ................................................. Alamat kantor :..............,.......,.............................., .Kode Pos.............. No. Telp. Rumah : ..................., Kantor. ................, HP................... Tanggal Pengisian Kuesioner. .............................

*) Untuk keperluan pembelajaran Diklat. Kuesioner disadur dari kuesioner pada buku “Executive EQ: Kecerdasan Emosional dalam Kepemimpinan dan Organisasi”. Karangan Robert Cooper dan Amywan Syawaf. Widyaiswara dapat menggunakan instrumen lainnya yang relevan dengan pembelajaran.

Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian

0-2 (OPT)

3-7 (IST)

8 - 15 (REN)

16 - 54 (PW)

beri nilai seberapa Sedang Sedikit ngaruh/ peran masing-masing sebagai sumber Besar tidak rasa tertekan anda terjadi Kesulitan keuangan. bulan yang lalu Tidak Untuk tiap tekanan pribadi yang terberpeS a n g a t cantum di bawah. 4. Kontrol atas beben kerja saya Kurangnya keluwesan ditempat kerja untuk menangani situasi darurat keluarga dan atau pribadi. 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 0-2 (OPT) 3-7 (IST) 8 . bulan yang lalu Tidak Untuk tiap tekanan pekerjaan yang berpetercantum di bawah.42 (PW) Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 0-6 (OPT) 7 . Konflik dengan rekan atau pasangan. 9. 3 2 1 0 9. 10. 14. Merasa menjadi orang yang tak berguna dan tak sanggup menyelesaikan apapun. Konflik atau frustasi dalam urusan seksual. 11. Pikirkan tentang. 10. 13. Konflik antara pekerjaan dan keluarga. Bertambahnya tanggung jawab merawat anggota keluarga yang jompo atau cacat. Lingkungan yg berbahaya atau tdk aman. 5. 8. 3 3 3 3 3 3 2 2 2 2 2 2 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0 1. Bermasalah dalam hal urusan rumah tangga sehari-hari. ipar).14 (REN) 15 .. saudara sekandung.Modul Diklatpim Tingkat IV 97 98 Skala 3 : Tekanan Masalah Pribadi Kecerdasan Emosional (KE) Skala 2 : Tekanan Pekerjaan Pikirkan tentang. Hubungan dengan anggota keluarga dekat (orangtua. Perjalanan yang jauh ketempat kerja.. 2.13 (IST) 14-20 (REN) 21-51 (PW) . 6. 8. Pekerjaannya membosankan atau tidak menarik. 15. 5 6. Membesarkan anak. Pengakuan atau penghargaan untuk pekerjaan saya.. 2. 12. 7. Hilangnya komitmen untuk bekerja. 12. 14. Fleksibelitas jam kerja.. Menurunnya kesehatan pribadi. Keamanan Pekerjaan Hubungan dengan atasan langsung Bergesernya prioritas pada pekerjaan Terlalu banyak pekerjaan. 3. Kebijakan pengangkatan dan atau promosi yang berdasarkan pilih kasih atau ketidak adilan dipekerjaan. No. 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1. 11.. 7.S a n g a t Sedang Sedikit ngaruh/ rapa peran masing-masing sebagai Besar tidak sumber rasa tertekan anda terjadi No. Masalah kesuburan atau reproduksi. Tekanan dari tenggat waktu yang mendesak pada pekerjaan saya. Pemantauan terus menerus atas kinerja oleh manajemen. 3. 13. Tidak cukup waktu untuk diluangkan bersama orang-orang terdekat dgn saya. beri nilai sebe. Kesepian atau kurangnya keakraban. Berpisah dari pasangan. 4..

Saya menyimpan perasaan bagi saya sendiri.. Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 3 3 3 3 3 0 3 0 0 3 3 2 2 2 2 2 1 2 1 1 2 2 1 1 1 1 1 2 1 2 2 1 1 0 0 0 0 0 3 0 3 3 0 0 4. Saya menerima perasaan saya sebagamana adanya.. diri Emosi Untuk tiap pernyataan di bawah. 5. 6. 1. 6. 9. Saya dapat menyebutkan perasaan saya. Saya telah belajar banyak tentang diri sendiri dengan mendengarkan perasan saya. Saya membiarkan orang lain tahu tentang yang saya inginkan dan butuhkan. Bila saya sedih. 4. 3. Teman dekat saya akan mengatakan bahwa saya mengungkapkan penghargaan terhadap mereka. untuk memahami perasaan-perasaan saya. Saya bisa mengatakan kapan saya menjadi marah. beri nilai seberapa baik ini menggambar kan pikiran atau perasaan anda tentang diri sendiri saat ini Kecerdasan Emosional (KE) BAGIAN II KETERAMPILAN EMOSI Skala 4 : Kesadaran . 1. 10. beri nilai seberapa baik ini menggambar kan pikiran atau perasaan anda tentang diri sendiri saat ini Ini menggambarkan saya dengan : B a i k C u k u p Sedikit Sekali Baik Tidak sama sekali Ini menggambarkan saya dengan : B a i k C u k u p Sedikit Sekali Baik Tidak sama sekali 0 0 0 0 No. Saya membiarkan orang lain tahu apabila ada perasaan yang tidak enak yang mengganggu pekerjaan kami. Saya sadar tentang perasaan saya hampir sepanjang waktu. 11. 3 3 3 3 2 2 2 2 1 1 1 1 0 3 1 2 2 1 3 0 0 3 0 1 2 1 2 1 2 3 0 3 Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 27-20 (OPT) 19-17 (IST) 16-13 (REN) 12-0 (PW) 33-29 (OPT) 28-24 (IST) 23-19 (REN) 18-0 (PW) . Saya sulit meminta tolong kepada orang lain saat saya memerlukan bantuan. saya tahu alasannya. Orang yang sering menunjukkan emosi 9. Saya cenderung menghakimi diri sendiri 7. Saya akan melakukan apa saja agar tampak tidak tolol di depan teman-teman saya. Saya memperhatikan keadaan fisik saya. Saya sering ingin menjadi orang lain. No. 2. 7. Saya membiarkan orang lain tahu bila mereka kerja dengan baik. saya dapat merasakan perasaan mereka. Saya mengungkapkan emosi saya meskipun emosi itu negatif.Modul Diklatpim Tingkat IV 99 100 Skala 5 : Ekspresi Emosi Untuk tiap pernyataan di bawah. 2. Saya menikmati kehidupan emosi saya 8. Dalam interaksi dengan orang lain. 8. 3. 5.

Saya dapat membuat orang yang baru saya kenal berbicara tentang mereka sendiri. 11. Saya dapat mengetahui perasaan seseorang kendati ia tak berbicara.. tergantung dengan siapa saya berhadapan. Saya dapat menunda kepuasan pribadi demi sasaran yang lebih besar. Saya memperhatikan orang-orang yang memiliki kualitas positif. Skala 7 : Intensionalitas Untuk tiap pernyataan di bawah. 13. 8. Saya menerima tanggung jawab atas pengelolaan emosi saya.. Ketika berhadapan dengan suatu masalah. 13. Saya dapat mengetahui apabila orang yang dekat dengan saya sedang kesal. apabila saya perlu berkonsentrasi. 3 3 3 3 2 2 2 2 1 1 1 1 0 0 0 0 8. ketika saya masuk kedalam suatu ruangan.. 2. 12. 3. Saya jarang terdorong untuk menghibur orang lain. 9. Saya menyelesaikan hampir semua yang saya mulai. Saya berpikir tentang yang saya inginkan sebelum bertindak. beri nilai seberapa baik ini menggambar kan pikiran atau perasaan anda tentang diri sendiri saat ini Saya dapat mengenali emosi orang lain dengan memperhatikan mata mereka. Saya dapat merasakan suasana hati suatu kelompok. 9. 0 0 0 0 0 2. saya suka mengurusinya selekas mungkin. Saya berfikir tentang perasaan orang lain Tidak perduli dengan siapa berbincang saya selalu menjadi pendengar yang baik. Saya tahu harus mengatakan “tidak” ketika harus demikian. 12. Bila suasana hati saya sedang jelek. 4.Modul Diklatpim Tingkat IV 101 102 BAGIAN II KECAKAPAN EQ Kecerdasan Emosional (KE) Skala 6 : Kesadaran Emosi Terhadap Orang Lain Untuk tiap pernyataan di bawah. saya dapat membicarakannya dgn diri sendiri. beri nilai seberapa baik ini menggambar kan pikiran atau perasaan anda tentang diri sendiri saat ini Saya dapat dengan mudah mengabaikan gangguan-gangguan. Saya mengubah ekspresi emosi saya. Saya tahu cara menghargai diri sendiri sesudah meraih suatu sasaran. Saya dpt menyingkirkan dahulu imbalan imbalan jangka pendek demi sasaransasaran jangka panjang. Saya ahli “membaca yang tersirat” ketika seseorang berbicara. Ini menggambarkan saya dengan : B a i k C u k u p Sedikit Sekali Baik 3 0 3 3 3 3 3 2 1 2 2 2 2 2 1 2 1 1 1 1 1 Tidak sama sekali 0 3 1. 3 2 1 0 7. Saya merasa sulit berbicara dengan orang yg tidak satu sudut pandang dengan saya. 10. 4. 6.. 14. Saya dapat memusatkan perhatian saya pada suatu tugas sampai selesai bila saya harus demikian. 5. Saya marah apabila dikritik. No. 5. Saya sering tidak mengetahui penyebab kemarahan saya. 10. 11. Saya biasanya dapat mengetahui bagaimana perasaan orang lain thd saya. 3. Saya mengerjakan hal-hal yg belakangan saya sesali . 3 3 3 3 0 3 2 2 2 2 1 2 1 1 1 1 2 1 0 0 0 0 3 0 6. Ini menggambarkan saya dengan : B a i k C u k u p Sedikit Sekali Baik 3 2 1 Tidak sama sekali 0 1. No. 7. 0 3 3 3 3 3 0 0 1 2 2 2 2 2 1 1 2 1 1 1 1 1 2 2 3 0 0 0 0 0 3 3 Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 39-28 (OPT) 27-22 (IST) 21-15 14-0 (REN) (PW) Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 42-33 (OPT) 32-27 (IST) 26-21 20-0 (REN) (PW) .

Saya tergerak oleh konsep-konsep yang baru dan tidak lazim. 2. 6. 4. 2. Pikirkan tentang … bulan yang lalu Untuk tiap pernyataan di bawah. saya memusatkan perhatian pada apa yang dapat saya perbuat untuk memecahkannya. Bila menghadapi suatu masalah. 9. 3. 3 3 3 3 0 3 3 3 3 2 2 2 2 1 2 2 2 2 1 1 1 1 2 1 1 1 1 0 0 0 0 3 0 0 0 0 13. Ini menggambarkan saya dengan : B a i k C u k u p Sedikit Sekali Baik Tidak sama sekali 0 0 0 Saya telah mengajukan proyek-proyek inovatif kepada perusahaan saya. Saya memutuskan bahwa masalah-masalah tertentu tidak berharga untuk dicemaskan Saya menyantaikan diri bila mulai tegang. Selalu ada lebih dari satu jawaban yg benar. Saya takut mencoba lagi bila sudah pernah gagal dalam pekerjaan yang sama. Saya mudah menunggu dengan sabar. Saya bisa melihat sisi humor suatu situasi. 3 2 1 0 Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) 30-24 (OPT) 23-19 (IST) 18-13 12-0 (REN) (PW) Penilaian 39-34 (OPT) 33-28 (IST) 27-21 20-0 (REN) (PW) . 6. Saya mempunyai gagasan-gagasan cemerlang. Saya telah menerapkan proyek-proyek inovatif kepada perusahaan saya. 3. bila harus demikian. 3 3 3 3 2 2 2 2 1 1 1 1 0 0 0 0 10. Saya ahli dalam menggodok pemecahan masalah sampai menghasilkan sejumlah pilihan Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 1. Saya tergerak oleh gagasan-gagasan dan solusi-solusi baru. 7. No. 3 2 0 8. Halangan atau masalah dalam hidup saya telah menghasilkan perubahan-perubahan yang tak terduga kearah yang lebih baik. 12. 3 3 3 2 2 2 1 1 1 0 0 0 1. 3 3 3 2 2 2 1 1 1 4. Saya bukan orang yg suka menangguhkan suatu pekerjaan. Saya dapat memperoleh yg saya butuhkan jika tekad saya sudah bulat. 5. beri nilai seberapa baik ini menggambar kan perilaku atau tujuan anda Ini menggambarkan saya dengan : B a i k C u k u p Sedikit Sekali Baik Tidak sama sekali No. beri nilai seberapa baik ini menggambar kan perilaku atau tujuan anda Saya dapat pulih dengan cepat sesudah merasa kecewa. Saya sering mengesampingkan dahulu suatu masalah untuk mendapatkan suatu perspektif yang lebih baik. Saya tahu cara memuaskan seluruh bagian dalam diri saya. Saya berperan serta dalam berbagai informasi dan gagasan. 3 3 2 2 1 1 0 0 7. 8. Saya memiliki penginderaan yang baik mengenai kapan suatu gagasan akan berhasil atau gagal. Gagasan terbaik saya muncul ketika saya sedang tidak memikirkannya. 5. 10. 9. baik yang berupa kilasan maupun yang tampak secarautuh. 11.Modul Diklatpim Tingkat IV 103 104 Skala 9 : Ketangguhan Kecerdasan Emosional (KE) Skala 8 : Kreativitas Pikirkan tentang … bulan yang lalu Untuk tiap pernyataan di bawah.` Saya berkhayal tentang masa depan untuk memudahkan membayangkan kemana tujuan saya.

8. 6. 6. 2. 3 2 1 0 10. Saya ragu tentang apakah teman-teman saya sungguh perduli kepada saya sebagai pribadi. beri nilai seberapa baik ini menggambarkan perilaku atau tujuan anda pikiran atau perasa an anda tentang diri sendiri saat ini. 8. 9. 0 0 1 1 2 2 3 3 0 1 2 3 3 2 1 0 3 2 1 0 3 2 1 0 3 2 1 0 3 2 1 0 0 1 2 3 Ini menggambarkan saya dengan : B a i k C u k u p Sedikit Sekali Baik Tidak sama sekali No. beri nilai seberapa baik ini menggambarkan perilaku atau tujuan anda pikiran atau perasa an anda tentang diri sendiri saat ini. saya hanya dapat mempercayai diri sendiri untuk menyelesaikannya. 3. 2. Pikirkan tentang … bulan yang lalu Untuk tiap pernyataan di bawah. 7. Bila melontarkan komentar yang kritis. 5. Saya mencari umpan balik dari rekan-rekan kerja saya. 12. 13. 11. Apabila suatu masalah datang. Saya membiarkan masalah mencapai titik kritis sebelum membicarakannya. Saya mempunyai teman-teman yang dapat diandalkan dalam masa-masa sulit. Bila mempunyai masalah. Saya tetap tenang bahkan dalam situasi yang membuat orang lain marah. No. Saya menghindari konfrontasi Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 3 0 2 1 0 1 2 3 3 0 0 3 3 3 3 2 1 1 2 2 2 2 1 2 2 1 1 1 1 0 3 3 0 0 0 0 0 3 1 2 2 1 3 0 0 1 2 3 Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 30-28 (OPT) 27-23 (IST) 22-18 17-0 (REN) (PW) 39-34 (OPT) 33-27 (IST) 26-20 19-0 (REN) (PW) . Saya merasa tidak nyaman bila seseorang terlalu dekat secara emosional dengan saya. Saya tidak akan mengungkapkan perasaan saya jika saya yakin bahwa itu akan menimbulkan perbedaan pendapat. Saya merasa sulit mencapai kata sepakat dengan rekan-rekan kerja saya. Saya ahli dalam mengorganisasi dan memotivasi sebuah kelompok. 1. Saya senang menghadapi tantangan dan memecah kan masalah dalam pekerjaan. Lebih baik tidak membuat masalah bila Anda dapat menghargainya. 10. saya memusatkan perhatian pada perilaku bukan pada orangnya. 4. Saya hampir tak pernah menangis. saya tahu harus pergi ke mana dan harus berbuat apa untuk memecahkannya. 3. Saya banyak menunjukkan rasa sayang kepada teman-teman saya. 7. 5. Keluarga saya selalu siap bila saya membutuhkan mereka. 9. Saya bisa sedih apabila kehilangan sesuatu yang penting bagi saya. Saya sanggup berbeda pendapat dgn efektif untuk mengubah sesuatu. Saya mendengarkan kritik dengan pikiran terbuka dan menerimanya apabila dapat dibenarkan. Keyakinan dan nilai-nilai yang saya anut. menuntun tindakan saya sehari-hari. Ini menggambarkan saya dengan : B a i k C u k u p Sedikit Sekali Baik Tidak sama sekali 0 2 3 1. 4.Modul Diklatpim Tingkat IV 105 106 Skala 11 : Ketidakpuasan Konstruktif Kecerdasan Emosional (KE) Skala 10 : Hubungan Antar Pribadi Pikirkan tentang … bulan yang lalu Untuk tiap pernyataan di bawah. Saya sulit mendapatkan teman.

saya percaya akan 3 3 3 3 0 3 3 3 2 2 2 2 1 2 2 2 1 1 1 1 2 1 1 1 Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 39-34 (OPT) 33-27 (IST) 26-20 19-0 (REN) (PW) 3 0 0 2 1 1 1 2 2 0 3 3 . Saya melihat segi positif pada segala sesuatu. Saya tidak akan ragu meninggalkan kesibukan saya guna menolong orang yang kesulitan. 4. 6. Saya dapat menempatkan diri dalam kedudukan orang lain. 3. 8. 0 5 0 6. saya sering merasa sesungguhnya bisa lebih baik.Modul Diklatpim Tingkat IV 107 BAGIAN III 108 Skala 13 : Sudut Pandang Pikirkan tentang … bulan yang lalu Untuk tiap pernyataan di bawah. 9. 5. beri nilai seberapa baik ini menggambar kan perilaku atau tujuan anda Kecerdasan Emosional (KE) NILAI-NILAI EQ DAN KEYAKINAN Skala 12 : Belas Kasihan Pikirkan tentang … bulan yang lalu Untuk tiap pernyataan di bawah. Saya menyukai diri saya apa adanya. Saya dapat melihat rasa sakit pada orang lain. 11. Saya dapat membaca emosi orang lain dari bahasa tubuh mereka. 3 3 3 2 2 2 1 1 1 0 4. 2. Saya iri kepada orang yang lebih mampu daripada saya. Saya terus merasa frustasi dalam hidup ini. 10. Saya membantu orang lain menjaga harga dirinya dalam suatu situasi sulit. Saya terus mencemaskan kekurangan kekurangan saya. meskipun mereka tidak membicarakannya. 2. karena banyak orang yg ingkar janji. 12. Ada beberapa orang yang tidak akan pernah saya maafkan. Saya mencintai hidup saya. Saya percaya segala sesuatu biasanya membaik dengan sendirinya. Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 36-33 (OPT) 32-29 (IST) 28-21 20-0 (REN) (PW) No. 1. 7. Ini menggambarkan saya dengan : B a i k C u k u p Sedikit Sekali Baik Tidak sama sekali 0 0 0 0 3 0 0 0 No. Ketika berhasil mengerjakan sesuatu. Saya memperhitungkan perasaan orang lain dalam intersksi dengan mereka. Saya bertindak menurut etika dalam berurusan dengan orang lain. 3 3 0 3 0 2 2 1 2 1 1 1 2 1 2 0 0 3 0 3 7. Saya melihat tantangan sebagai peluang untuk belajar. beri nilai seberapa baik ini menggambar kan perilaku atau tujuan anda. Saya tahu bahwa saya dapat menemukan solusi atas masalah-masalah yang sulit. 8. Dibawah tekanan. 1. Saya dapat memaafkan diri sendiri karena tidak sempurna. sesuatu. Ini menggambarkan saya dengan : B a i k C u k u p Sedikit Sekali Baik 3 2 1 Tidak sama sekali 0 3.

peluang. penghargaan. saya jarang merubahnya. saya sulit menerimanya. 3 3 3 3 3 2 2 2 2 2 1 1 1 1 1 1. Orang-orang yang setara dengan saya di perusahaan saya mendapatkan yang lebih baik ( misal : kenaikan gaji. Rasanya saya tidak bisa berbuat banyak. dsb) Orang-orang yang menjadi rekan kerja saya dapat dipercaya. 2. No. Saya sangat berhati-hati mengenai siapa yang saya percayai. Orang akan memanfaatkan saya kalau saya membiarkannya. 3. Saya dapat melihat produk atau gambaran akhir. Saya percaya dengan impian saya meskipun orang lain tidak dapat melihat atau memahami semua itu. Pikirkan tentang … bulan yang lalu Untuk tiap pernyataan di bawah. 2. 8. Sedikit sekali dalam hidup ini yang adil atau layak. Firasat saya biasanya benar. Begitu telah membulatkan tekad. saya mengikuti kata hati saya. 5. Saya menghormati teinan-teman saya. meskipun saat ini belum selesai. 11.Modul Diklatpim Tingkat IV 109 110 Skala 15 : Radius Kepercayaan Kecerdasan Emosional (KE) Skala 14 : I n s t u i s i Pikirkan tentang … bulan yang lalu Untuk tiap pernyataan di bawah. beri nilai seberapa baik ini menggambar kan perilaku atau tujuan anda Ini menggambarkan saya dengan : B a i k C u k u p Sedikit Sekali Baik Tidak sama sekali 3 3 3 0 3 1. promosi. Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 36-33 (OPT) 32-29 (IST) 28-21 20-0 (REN) (PW) Penilaian 30-26 (OPT) 25-21 (IST) 20-16 15-0 (REN) (PW) . 6. 9. 3 0 3 3 8. Ketika dihadapkan dengan pilihan yang sulit. 0 0 0 3 0 1 1 1 2 1 2 2 2 1 2 0 4. Ketika suatu hal tidak beres. 7. 0 5. Ketika bertemu dengan orang-orang baru. sedikit sekali informasi pribadi yang saya ungkapkan kepada mereka. saya mencoba mengatasinya dengan rencana alternatif. 4. beri nilai seberapa baik ini menggambar kan perilaku atau tujuan anda Ini menggambarkan saya dengan : B a i k C u k u p Sedikit Sekali Baik Tidak sama sekali 0 0 0 No. 10. Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) 0 1 2 3 3 2 1 0 0 0 1 1 2 2 3 3 3 2 1 0 10. Saya mengandalkan dorongan hati ketika membuat keputusan. Ketika seseorang menyampaikan pandangan yg berbeda dari saya. Saya mengerahkan perhatian bila ada sesuatu yang tidak benar bagi saya. 3. Saya dapat menggambarkan sasaransasaran saya di masa datang. Orang mengatakan bahwa saya dapat meramal. Kadang-kadang saya mendapatkan jawaban yang benar tanpa alasan yang jelas. Saya percaya sampai saya mempunyai alasan untuk tidak demikian. 9. 3 3 0 3 0 0 2 2 1 2 1 1 1 1 2 1 2 2 0 6 0 7.

4. 3 0 3 3 0 2 1 2 2 1 1 2 1 1 2 0 3 0 0 3 11. 3 0 0 0 0 2 1 1 1 1 1 2 2 2 2 1. 3. Ini menggambarkan saya dengan : B a i k C u k u p Sedikit Sekali Baik Tidak sama sekali 0 3 0 0 0 3 3 0 3 1.Modul Diklatpim Tingkat IV 111 112 Skala 17 : I n t e g r i t a s Kecerdasan Emosional (KE) Skala 16 : Daya Pribadi Pikirkan tentang … bulan yang lalu Untuk tiap pernyataan di bawah. Saya tidak pernah berbohong. Kalau saya merenungkan hidup saya. 9. 5. Saya membutuhkan pengakuan dari orang lain untuk menjadikan karya saya terasa berharga. Pekerjaan saya adalah perpanjangan dari sistem nilai pribadi saya. 3 0 3 3 3 0 0 3 0 2 1 2 2 2 1 1 2 1 1 2 1 1 1 2 2 1 2 6. 3. Saya sulit menerima pujian. Saya tahu yang saya inginkan sesudah ini. No. 12. Saya mudah menyukai sesuatu. agar memperoleh kesempatan yang lebih baik. Saya bisa menerima suatu situasi meskipun tidak mempercayainya. 5. Saya merasa takut dan lepas kendali apabila segala sesuatu berubah dengan cepat. Saya senang bertanggungjawab atas sesuatu. beri nilai seberapa baik ini menggambarkan perilaku atau tujuan anda pikiran atau perasaan anda tentang diri sendiri saat ini. saya mungkin menemukan bahwa pada dasarnya saya tidak bahagia. beri nilai seberapa baik ini menggambarkan perilaku atau tujuan anda pikiran atau perasaan anda tentang diri sendiri saat ini. Saya merasa tak ada gunanya menentang hierarki yang mapan di perusahaan saya. 7. Saya merasa seperti seorang penipu. 10. Keadaan sudah diluar kendali saya. Saya merasa dapat mengendalikan hidup saya. 9. saya akan pindah kerja. 8. Saya telah mengerjakan sesuatu dalam pekerjaan saya yang bertentangan dengan keyakinan saya. Ini menggambarkan saya dengan : B a i k C u k u p Sedikit Sekali Baik Tidak sama sekali 0 3 3 3 3 No. Saya membesar-besarkan kemampuan saya. Pikirkan tentang … bulan yang lalu Untuk tiap pernyataan di bawah. 2. 0 3 3 1 2 2 2 1 1 3 0 0 Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 39-34 (OPT) 33-29 (IST) 28-24 23-0 (REN) (PW) 39-34 (OPT) 33-29 (IST) 28-24 23-0 (REN) (PW) . 8. Nasib memainkan peranan yang penting dalam hidup saya. Kalau tidak bersemangat lagi dengan pekerjaan saya. 13. 4. 2. 6. Saya mempunyai kemampuan untuk mendapatkan yang saya inginkan. Saya dapat mmbuat apapun terjadi. 7. Saya bersedia mengakui kesalahan yang telah saya perbuat. Saya berterus terang meskipun yang saya hadapi sulit.

atau melecehkan orang lain. 28. Sulit memulai suatu kegiatan atau sulit menenangkan diri. 14 15. nyeri waktu BAB. 18. 25. atau tukak lambung) Nyeri dada Sakit dan Nyeri yang sulit dijelaskan Nyeri kronis lain yang belum tersebut di atas. 17. 26. 4. 12. Merasa kesepian. Gejala-gejala Perilaku Sulit berkonsentrasi 24. Merasa kelebihan beban pekerjaan. Merasa menjadi korban atau dimanfaatkan oleh orang lain. Kecelakaan atau cidera 23. 9. 19. 29. 3. Merasa letih atau kelebihan beban. 7. 12 13. Jumlah Skor 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 0-8 (OPT) 9-18 (IST) 19-31 (REN) 32-96 (PW) 11. 8. Menonton Televisi (lebih dari 2 jam sehari) 3 4 5 6 jelajah internet (lebih dari 2 jam sehari) 21. Pikiran terasa kosong. menyalahkan. 5. Bermain game video/komputer atau men- Skala 18 : Kesehatan Secara Umum Pikirkan tentang … bulan yang lalu Ini menggambarkan saya dengan : Tunjukkan berapa sering (jika pernah) Anda mengalami gejala. 2. . 16.Tidak 1 x atau setiap set i a p hari 2x minggu Pernah gejala berikut. tidak sempat) Merokok Minum minuman beralkohol Minum obat penenang Minum aspirin atau penghilang rasa sakit lain Minum obat-obat lain Menarik diri dari hubungan dekat Mengkritik. 1 1. Sulit menetapkan hati atau membuat keputusan. kesal atau putus asa. Sakit kepala karena tegang Migren Pilek atau gangguan pernapasan Masalah-masalah penut (kembung. Gejala-gejala Perilaku Makan (hilang selera. 6. Tidak menyukai campur tangan orang lain 22. terus menerus.Modul Diklatpim Tingkat IV 113 BAGIAN IV 114 Kecerdasan Emosional (KE) 1 2 3 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 4 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 5 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 6 3 3 3 3 3 3 3 3 0 3 3 3 3 PETA HASIL-HASIL EQ 20. 30. 10. Perhatian mudah teralihkan. sebulan 2 Gejala-gejala Fisik Nyeri Punggung Masalah Berat Badan (kekurangan atau kelebihan). 13. Tidak mudah melupakan sesuatu/terus 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 2 2 2 2 2 2 2 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 cemas. No. 27. Merasa depresi.

8. sehat dan bahagia. 2. 6. Saya telah menemukan pekerjaan yang bermakna. Saya berada dalam jalur yang mengantar saya menuju kepuasan. 6. 3 2 1 0 Saya puas sekali dengan kehidupan saya Saya merasa kuat. agar betul betul bahagia. Bekerja bagi saya terasa menyenangkan. Saya mendapatkan lebih sedikit dari pada yang saya harapkan dalam hidup ini. 4. 3 2 1 0 3.Modul Diklatpim Tingkat IV 115 116 Skala 20 : Relationship Quotient Kecerdasan Emosional (KE) Skala 19 : Kualitas Hidup Cocokkan seberapa baik tiap Ini menggambarkan saya dengan : pernyataan berikut menggambarkan Tidak Cukup pikiran dan perasaan tentang diri B a i k sama B a i k Sedikit S e k a l i sekali sendiri saat ini 3 3 3 0 2 2 2 1 1 1 1 2 0 0 0 3 No. 5. 9. Saya jujur kepada orang-orang yang akrab dengan saya dan mereka jujur kepada saya. 3. Saya menyayangi seseorang secara lebih Saya biasanya dapat menemukan orang Saya dapat membuat komitmen jangka Saya tahu bahwa saaya penting bagi Saya merasa mudah mengatakan kepada orang-orang bahwa saya peduli dengan mereka. Saya telah mengerahkan sebagian besar 1. No. Hidup saya memenuhi kebutuhan saya yang paling dalam. 7. 7. 3 3 3 3 3 2 2 2 2 2 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0 Jumlah Skor 0 0 Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 21-20 (OPT) 19-17 (IST) 16-14 (REN) 13-0 (PW) Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 32-27 (OPT) 26-22 (IST) 21-17 16-0 (REN) (PW) . 3 0 3 3 3 3 3 2 1 2 2 2 2 2 1 2 1 1 1 1 1 0 3 0 0 0 5. 2. Cocokkan seberapa baik tiap Ini menggambarkan saya dengan : pernyataan berikut menggambarkan Tidak Cukup pikiran dan perasaan tentang diri B a i k Sedikit sama B a i k Sekali sekali sendiri saat ini Ada beberapa orang yang “berhubungan” dengan saya pada tingkat yang lebih dalam. Saya merasakan kedamaian dan kesejahteraan di dalam hati. 1. 4. 10. Saya merasa perlu membuat banyak perubahan dalam hidup saya. Saya menyukai diri saya sebagaimana adanya. 11.

3. Dalam tim kerja saya. 5. . sebanyak empat kolom. tepat dibawahnya.Modul Diklatpim Tingkat IV 117 118 Kecerdasan Emosional (KE) Skala 21 : Kinerja Optimal Cocokkan seberapa baik tiap Ini menggambarkan saya dengan : pernyataan berikut menggambarkan Tidak Cukup pikiran dan perasaan tentang diri B a i k Sedikit sama B a i k Sekali sekali sendiri saat ini Saya puas dengan kinerja saya. Jumlahkan hasil keempat kolom. Saya merasa terkucil dan tidak dilibatkan dalam pekerjaan. menciptakan kilasan potret pribadi tentang kekuatan-kekuatan dan kerentanan-kerentanan EQ Anda saat ini. Tuliskan setiap hasil penjumlahannya di kolom jumlah skor. Terima Kasih atas tanggapan Anda 6. Cocokkan total skor dengan kolom penilaian dibawahnya. Sulit bagi saya untuk mengerahkan perhatian pada tugas yang harus dikerjakan. 7. Kinerja pekerjaan adalah sesuatu yang terus saya usahakan dapat menghasilkan yg terbaik. Langkah terkhir adalah memasukkan penilaian Anda ke Tabel Penilaian EQ Map. 4. 6. 2. Saya mempunyai kesulitan dalam memenuhi komitmen atau menyelesaikan tugas. jumlahkan nilai angka-angka yang telah anda lingkari di setiap kolom vertikal (dari atas ke bawah). Catatan Penilaian : 3. 2. dan tuliskan hasilnya di kolom Total Skor. dengan cara mencari total Skor Anda ada pada rentang angka berapa. Sesudah menyelesaikan pilihan tiap skala. 1. 4. Rekan-rekan kerja saya akan mengatakan bahwa saya memudahkan komunikasi yang baik diantara anggota kelompok. Tabel ini secara visual akan memetakan kinerja pribadi Anda. 1. saya dilibatkan dalam pembuatan keputusan. 3 3 2 2 1 1 0 0 MENGHITUNG SKOR ANDA No. 0 0 3 0 3 1 1 2 1 2 2 2 1 2 1 3 3 0 3 0 OPT IST = Optimal = Istimewa = Rentan = Perlu Waspada Jumlah Skor Total Skor (Jumlah skor 4 kolom) Penilaian 21-20 (OPT) 19-17 (IST) 16-13 (REN) 12-0 (PW) REN PW 5.

Mengapa EQ lebih Penting Daripada IQ. (1986). Kecerdasan Emosional. Executive EQ: Kecerdasan Emosional Dalam Kepemimpinan dan Organisasi .. Gramedia. Amywan. Ary Ginanjar. New Jersey: Prentice Hall. (1980). Motivation. theories and principles. Brian “Maximum Achievement” 1 2 3 4 5 6 PEKE DALA N M HID UP KESA DARA N DIR I EMOS I E K S P R E S I KESADA RAN EM OSI E M O S I KECERD AS AN EMOSION AL KECERDAS ASAN EMOSIONAL THD ORA NG LAIN I N T E N S I O N A L I T A S K R E A T I V I T A S K E T A N G G U H A N HUBU NGAN ANTA R PRIB ADI KETIDA KPUAS AN KO NSTRU KTIF B E L A S K A S I H A N S U D U T I N P A N D A N G U I S 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 T I RADI US K EPE RCAY AAN D A Y A P R I B A D I I N T E G R I T A S KESEH ATAN SECAR A UM UM K U A L I T A S H I D U P RELA TIONS HIP Q UOT IENT K I N E R J A O P T I M A L . Cooper. Perilaku Organisasi. (2001). (1998). EQ Ditempat Kerja. Emotional Intelligence. Robert C. Book 2 “Effective Domein. Jakarta: Arga. Goleman.. Morgan. Daniel. Robert K. Adam I. Self.Modul Diklatpim Tingkat IV 119 TABELPENILAIAN 120 Kecerdasan Emosional (KE) PERLU WASPADA DAFTAR PUSTAKA ZONA KINERJA SITUASI SAAT INI KETERAMPILAN KECAKAPAN NILAI DAN KEYAKINAN HASIL-HASIL ISTIMEWA OPTIMAL RENTAN TOTAL PERIS TEKA PERIS TIWA NAN TIWA DALA M HID UP RJAA Agustian. Hardjoprakosa. Benyamin S. Taxonomy of Education objectives. terjemahan Alek Tri Kantjono. (1998). Bloom. (1997).Esteem and the Bottom Up Tracy. Pustaka Delaprasta. Sumantri “Chandra Jiwa Indonesia Sebagai Dasar Pshichotherapie ” Stemberg. terjemahan Zaini Dahlan. (1978). Beck. Robert “Successful Inteligence: How Practical and Creative Intelligence Determines Success in Life” Buzanjony “ The Mindmap Book: Radiant Thinking the Major Evolution in Human Thought” Schutz. Gareth “Imaginization : The Art Of Creative Management. Patricia. Jakarta: Gramedia. Patton. Jakarta. Jakarta: PT. & Sawaf. Inc. Hermaya. terjemahan T. Indrawijaya. Rahasia Sukses Membangun Kecerdasan Emosi dan Spiritual ESQ ( Emotional Spiritual Quotient). Bandung: Sinar Baru.Will “The Human Element Productivity.

101 Tahun 2000 tentang Pendidikan dan Pelatihan Jabatan Pegawai Negeri Sipil. .Modul Diklatpim Tingkat IV 121 122 Kecerdasan Emosional (KE) DAFTAR DOKUMEN Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->