Anatomi dan Fisiologi Sistem Kardiovaskuler

A.Anatomi dan Fisiologi Sistem Kardiovaskular 1.Gambaran Anatomi Sistem Kardiovaskular Hanya dalam beberapa hari setelah konsepsi sampai kematian, jantung terus-menerus berdetak. Jantung berkembang sedemikian dini, dan sangat penting seumur hidup. Hal ini karena sistem sirkulasi adalah sistem transportasi tubuh. Fungsi ini akan berfungsi sebagai sistem vital untuk mengangkut bahan-bahan yang mutlak dibutuhkan oleh sel-sel tubuh. Sistem sirkulasi teridiri dari tiga komponen dasar: a)Jantung, yang berfungsi sebagai pemompa yang melakukan tekanan terhadap darah agar dapat mengalir ke jaringan. b)Pembuluh darah, berfungsi sebagai saluran yang digunakan agar darah dapat didistribusikan ke seluruh tubuh. c)Darah, berfungsi sebagai media transportasi segala material yang akan didistribusikan ke seluruh tubuh. A. Letak Jantung Jantung adalah organ berotot dengan ukuran sekepalan. Jantung terletak di rongga toraks (dada) sekitar garis tengah antara sternum atau tulang dada di sebelah anterior dan vertebra (tulang punggung) di sebelah posterior (Sherwood, Lauralee, 2001: 258). Bagian depan dibatasi oleh sternum dan costae 3,4, dan 5. Hampir dua pertiga bagian jantung terletak di sebelah kiri garis median sternum. Jantung terletak di atas diafragma, miring ke depan kiri dan apex cordis berada paling depan dalam rongga thorax. Apex cordis dapat diraba pada ruang intercostal 4-5 dekat garis medio-clavicular kiri. Batas cranial jantung dibentuk oleh aorta ascendens, arteri pulmonalis, dan vena cava superior (Aurum, 2007). Pada dewasa, rata-rata panjangnya kira-kira 12 cm, dan lebar 9 cm, dengan berat 300 sakpai 400 gram (Setiadi, 2007: 164). Gb. Letak jantung B.Ruang Jantung Jantung dibagi menjadi separuh kanan dan kiri, dan memiliki empat bilik (ruang), bilik bagian atas dan bawah di kedua belahannya. Bilik-bilik atas, atria (atrium, tunggal) menerima darah yang kembali ke jantung dan memindahkannya ke bilik-bilik bawah, ventrikel, yang memompa darah dari jantung. Kedua belahan jantung dipisahkan oleh septum, suatu partisi otot kontinu yang mencegah pencampuran darah dari kedua sisi jantung. Pemisahan ini sangat penting, karena separuh kanan jantung menerima dan memompa darah beroksigen rendah sementara sisi kiri jantung menerima dan memompa darah beroksigen tinggi (Sherwood, Lauralee, 2001: 259-260). a)Atrium Dextra Dinding atrium dextra tipis, rata-rata 2 mm. Terletak agak ke depan dibandingkan ventrikel dextra dan atrium sinistra. Pada bagian antero-superior terdapat lekukan ruang atau kantung berbentuk daun telinga yang disebut Auricle. Permukaan endokardiumnya tidak sama. Posterior dan septal licin dan rata. Lateral dan auricle kasar dan tersusun dari serabut-serabut otot yang berjalan parallel yang disebut Otot Pectinatus. Atrium Dextra merupakan muara dari vena cava. Vena cava superior bermuara pada didnding supero-posterior. Vena cava inferior bermuara pada dinding infero-latero-posterior pada muara vena cava inferior ini terdapat lipatan katup

dengan resistensi yang jauh lebih kecil terhadap aliran darah dari ventrikel dextra. tebal dinding ventrikel dextra hanya sepertiga dari tebal dinding ventrikel sinistra. Sekitar 80% alir balik vena ke dalam atrium dextra akan mengalir secara pasif ke dalam ventrikel dxtra melalui katup tricuspidalisalis. perubahan tekanan dalam atrium sinistra membalik retrograde ke dalam pembuluh darah paru. akan dikembalikan ke dalam vena sirkulasi sistemik. Tebal dinding atrium sinistra 3 mm. Bentuk ventrikel kanan seperti ini guna menghasilkan kontraksi bertekanan rendah yang cukup untuk mengalirkan darah ke dalam arteria pulmonalis. Hilangnya atrial kick pada Disaritmia dapat mengurangi curah ventrikel. Karena pemisah vena cava dengan dinding atrium hanyalah lipatan katup atau pita otot rudimenter maka. Selain itu. Disamping itu. Atrium kiri menerima darah yang sduah dioksigenasi dari 4 vena pumonalis yang bermuara pada dinding postero-superior atau postero-lateral. Di antara muara vena cava inferior dan katup tricuspidalis terdapat Sinus Coronarius. yang sering membentuk persilangan satu sama lain. sedikit lebih tebal dari pada dinding atrium dextra. Oleh karena itu. Trabeculae carnae di bagian apical . Fungsi atrium dextra adalah tempat penyimpanan dan penyalur darah dari venavena sirkulasi sistemik ke dalam ventrikel dextra dan kemudian ke paru-paru. Sebagian besar ventrikel kanan berada di kanan depan ventrikel sinistra dan di medial atrium sinistra. c)Ventrikel Dextra Terletak di ruang paling depan di dalam rongga thorax. sehingga sinkronisasi gerakan lebih mengikuti gerakan ventrikel sinistra. yang mempunyai lipatan tetap di bagian anterior dan disebut Limbus Fossa Ovalis. yaitu Nodus Sino-Atrial terletak di pinggir lateral pertemuan muara vena cava superior dengan auricle. septum lebih berperan pada ventrikel sinistra. apabila terjadi peningkatan tekanan atrium dextra akibat bendungan darah di bagian kanan jantung. Pada dinding atrium dextra terdapat nodus sumber listrik jantung. dibandingkan tekanan tinggi sirkulasi sistemik terhadap aliran darah dari ventrikel kiri. secara fungsional. Ventrikel dextra berbentuk bulan sabit atau setengah bulatan. Dinding anterior dan inferior ventrikel dextra disusun oleh serabut otot yang disebut Trabeculae Carnae. tepat di bawah Sulcus Terminalis. Darah mengalir dari atrium sinistra ke ventrikel sinistra melalui katup mitralis. b)Atrium Sinistra Terletak postero-superior dari ruang jantung lain.rudimenter yang disebut Katup Eustachii. Oleh karena itu. tepat di bawah manubrium sterni. masing-masing sepasang vena dextra et sinistra. Karena itu beban kerja dari ventrikel kanan jauh lebih ringan daripada ventrikel kiri. di bawah katup tricuspidalis. Nodus Atri-Ventricular terletak pada antero-medial muara sinus coronaries. Peningkatan tekanan atrium sinistra yang akut akan menyebabkan bendungan pada paru. Pengisian secara aktif ini disebut Atrial Kick. Pada muara sinus coronaries terdapat lipatan jaringan ikat rudimenter yang disebut Katup Thebesii. bentuk bulan sabit atau setengah bulatan ini juga merupakan akibat dari tekanan ventrikel sinistra yang lebih besar daripada tekanan di ventrikel dextra. yang menampung darah vena dari dinding jantung dan bermuara pada atrium dextra. Sirkulasi pulmonar merupakan sistem aliran darah bertekanan rendah. Antara vena pulmonalis dan atrium sinistra tidak terdapat katup sejati. tebal dindingnya 4-5 mm. Pada dinding medial atrium dextra bagian posteroinferior terdapat Septum Inter-Atrialis Pada pertengahan septum inter-atrialis terdapat lekukan dangkal berbentuk lonjong yang disebut Fossa Ovalis. 20% sisanya akan mengisi ventrikel dengan kontraksi atrium. Endocardiumnya licin dan otot pectinatus hanya ada pada auricle. sehingga pada foto sinar tembus dada tidak tampak.

Akibatnya jumlah aliran darah dari ventrikel kiri melalui katup aorta ke dalam aorta akan berkurang.ventrikel dextra berukuran besar yang disebut Trabeculae Septomarginal (Moderator Band). ventrikel dextra dapat dibagi dalam alur masuk dan alur keluar. Septum interventrikularis ini membantu memperkuat tekanan yang ditimbulkan oleh seluruh ventrikel pada saat kontraksi. Septum interventrikulare terdiri dari 2 bagian yaitu: bagian Muskulare (menempati hampir seluruh bagian septum) dan bagian Membraneus. Katubkatub terletak sedemikian rupa. Untuk menghadapi tekanan pulmonary yang meningkat secara perlahan-lahan. sehingga menempati 75% masa otot jantung seluruhnya. trabekel anterior. Pada saat kontraksi. d)Ventrikel Sinistra Berbentuk lonjong seperti telur. Sehingga keberadaan otot-otot yang tebal dan bentuknya yang menyerupai lingkaran. seperti pada kasus hipertensi pulmonar progresif. Tebal ventrikel sinistra saat diastole adalah 8-12 mm. Setiap katub berespon terhadap perubahan tekanan (Setiadi 2007: 169). dan dapat mengosongkan ventrikel. 2001: 261). Alur keluar ventrikel dextra (Right Ventricular Outflow Tract) berbentuk tabung atau corong. mempermudah pembentukan tekanan tinggi selama ventrikel berkontraksi. Alur masuk dan keluar ventrikel dextra dipisahkan oleh Krista Supraventrikularis yang terletak tepat di atas daun anterior katup tricuspidalis. Lauralee. maka sel otot ventrikel dextra mengalami hipertrofi untuk memperbesar daya pompa agar dapat mengatasi peningkatan resistensi pulmonary. terletak di bagian superior ventrikel dextra yang disebut Infundibulum atau Conus Arteriosus. yaitu katub atrioventrikuler. Katub yang terletak di . Katub-katub Jantung Katup jantung berfungsi mempertahankan aliran darah searah melalui bilik-bilik jantung (Aurum. Secara fungsional. 2007). dimana dasar segitiga tersebut adalah pada daerah katup aorta. Pada dua pertiga dinding septum terdapat serabut otot Trabeculae Carnae dan sepertiga bagian endocardiumnya licin. Ruang jantung C. berdinding licin. Katub jantung dibagi dalam dua jenis. dan katub semilunar. Rentangan septum ini berbentuk segitiga. dan dinding inferior ventrikel dextra. maka darah akan mengalir dari kiri ke kanan melalui robekan tersebut. bila ada hubungan abnormal antara kedua ventrikel (seperti pada kasus robeknya septum pasca infark miokardium). Batas dinding medialnya berupa septum interventrikulare yang memisahkan ventrikel sinistra dengan ventrikel dextra. sehingga seringkali diakhiri dengan kematian. Ventrikel sinistra harus menghasilkan tekanan yang cukup tinggi untuk mengatasi tahanan sirkulasi sitemik. sehingga mereka membuka dan menutup secara pasif karena perbedaan tekanan. maka disebut katub atrioventrikular. Ruang alur masuk ventrikel dextra (Right Ventricular Inflow Tract) dibatasi oleh katup tricupidalis. Tebal dinding ventrikel sinistra 2-3x lipat tebal dinding ventrikel dextra. serupa dengan pintu satu arah Sherwood. Gb. dimana pada bagian ujungnya mengarah ke antero-inferior kiri menjadi Apex Cordis. Tetapi pada kasus dimana resistensi pulmonar meningkat secara akut (seperti pada emboli pulmonary massif) maka kemampuan ventrikel dextra untuk memompa darah tidak cukup kuat. dan mempertahankan aliran darah ke jaringan-jaringan perifer. tekanan di ventrikel sinistra meningkat sekitar 5x lebih tinggi daripada tekanan di ventrikel dextra. a)Katub Atrioventrikuler Letaknya antara atrium dan ventrikel. Bagian dasar ventrikel tersebut adalah Annulus Mitralis.

merupakan bagian kantong yang membatasi pergerakan jantung terikat di bawah sentrum tendinium diafragma. Adanya katub semilunar ini memungkinkan darah mengalir dari masing-masing ventrikel ke arteri pulmonalis atau aorta selama systole ventrikel. E. yang merupalan paling kecil. 2007: 262). Lauralee. Lapisan otot ini yang akan menerima darah dari arteri koroner (Setiadi. yaitu daun katup mitral anterior dan posterior. Lauralee.Persarafan Jantung Jantung dipersarafi oleh sistem saraf otonom. Kecepatan denyut jantung terutama ditentukan oleh pengaruh otonom pada nodus SA. 2007: 172). Melekat pada cincin tricuspidalis pada sisi postero-inferior (Aurum. 2007: 169).antara atrium kanan dan ventrikel kanan mempunyai tiga buah katub disebut katub trukuspid (Setiadi. Jantung dipersarafi oleh kedua divisi sistem saraf . merupakan lapisan tengah yang terdiri dari otot jantung. yang mana bagian ini adalah suatu membran tipis di bagian luar yang membungkis jantung. yaitu: 1) Anterior. 2007: 170). Dinding jantung terdiri dari tiga lapisan berbeda. membentuk sebagian besar dinding jantung. dibagi menjadi dua bagian. Melekat pada kedua bagian septum muskuler maupun membraneus. 2007: 169). c)Endokardium Endo berarti “di dalam”. yaitu Perikardium parietalis membatasi perikarduim fibrosum sering disebut epikardium. yaitu (Setiadi. cardia berarti “jantung”. Sedangkan katub yang letaknya di antara atrium kiri dan ventrikel kiri mempunyai dua daun katub disebut katub mitral (Setiadi. yang merupakan paling tebal. melekat seperti tirai dari basal bentrikel sinistra dan meluas secara diagonal sehingga membagi ruang aliran menjadi alur masuk dan alur keluar (Aurum. dan mencegah aliran balik waktu diastole ventrikel (Setiadi. 2007: 262). D. 2) Septal. Perikarduim serosum (parietal). suatu jaringan epitel unik yang melapisi bagian dalam seluruh sistem sirkulasi (Sherwood. b)Katub Semilunar Disebut semilunar (“bulan separuh”) karena terdiri dari tiga daun katub. 2007). Sering menutupi VSD kecil tipe alur keluar. 2007). 2007): Perikarduim fibrosum (viseral). 2001: 262). memisahkan pembuluh ini dari ventrikel kanan. dan melekat dari daerah Infundibuler ke arah kaudal menuju infero-lateral dinding ventrikel dextra. b)Miokardium Myo berarti “otot”. Terdiri dari tiga otot yang tidak sama. 2001: 262). Katub aorta terletak antara ventrikel kiri dan aorta. Lauralee. adalah lapisan tipis endothelium. yaitu: a)Perikardium (Epikardium) Epi berarti “di atas”. Terdiri dari dua bagian. yang masing-masing mirip dengan kantung mirip bulan separuh (Sherwood. dan Perikarduim fiseral yang mengandung sedikit cairan yang berfungsi sebagai pelumas untuk mempermudah pergerakan jantung. Lauralee. Daun katup anterior lebih lebar dan mudah bergerak.Lapisan Jantung Dinding jantung terutama terdiri dari serat-serat otot jantung yang tersusun secara spiral dan saling berhubungan melalui diskus interkalatus (Sherwood. 3) Posterior. bersatu dengan pembuluh darah besar merekat pada sternum melalui ligamentum sternoperikardial. Serat-serat otot ini tersusun secara spiral dan melingkari jantung (Sherwood. Katub semilunar memisahkan ventrikel dengan arteri yang berhubungan. Katub pulmonal terletek pada arteri pulmonalis. Terdiri dari dua lapisan.

serta banyak mempersarafi ventrikel (Sherwood. Pembuluh darah jantung 1. Saraf-saraf simpatis jantung juga mempersarafi atrium. merupakan sistem terkecil yang menyalurkan sebagian darah dari miokardium atrium kanan dan ventrikel kanan. . terutama mempersarafi atrium.Vena Distrubusi vena koroner sesungguhnya parallel dengan distribusi arteri koroner. terutama nodus SA dan AV. LCx berjalan pada Sulcus Atrio-Ventrcular mengelilingi permukaan posterior jantung. 2. walaupun untuk memulai kontraksi tidak memerlukan stimulasi saraf. Sinus koronarius dan cabangnya. 2007). kembali ke jantung (surkulasi sistemik). A. dan peredaran darah kecil. 2007: 179). Fisiologi Sistem Kardiovaskular Jantung berfungsi untuk memompa darah guna memenuhi kebutuhan metabolisme sel seluruh tubuh. F. yaitu peredaran darah besar yaitu dari jantung ke seluruh tubuh. Vena kardiaka anterior.Struktur Otot Jantung Otot jantung mirip dengan otot skelet yaitu mempunyai serat otot. Perbedaannya otot jantung tidak dipengaruhi oleh syaraf somatik. a)Arteri Suplai darah ke miokardium berasal dari dua arteri koroner besar yang berasal dari aorta tepat di bawah katub aorta.Vaskularisasi Jantung Pembuluh darah adalah prasarana jalan bagi aliran darah. pada sulkus atrioventrikuler kanan.Arteri Koroner Kanan Berjalan ke sisi kanan jantung. RAAB memberikan aliran darah untuk Nodus Sino-Atrial. mempunyai fungsi yang cukup berarti. Sistem vena jantung mempunyai tiga bagian. termasuk nodus SA dan AV. Secara garis besar peredaran darah dibedakan menjadi dua. Kontraksi otot jantung dipengaruhi oleh adanya pacemaker pada jantung. kembali ke jantung (sirkulasi pulmonal). yang dapat memodifikasi kecepatan (serta kekuatan) kontraksi. 2001: 280). otot jantung bersifat involunter. yaitu (Setiadi. Kedua pembuluh darah ini bercabang-cabang dan memberikan lairan darah diantara kedua sulcus tersebut (Aurum. Arteri koroner kiri memperdarahi sebagian besar ventrikel kiri. yaitu dari jantung ke paru-paru. Bercabang menjadi Arteri Circumflexa (LCx = Left Circumflex Artery) dan Arteri Descendens Anterior Sinistra (LAD = Left Anterior Descendens Artery). 2007: 181): Vena tabesian.otonom. PDCA memberikan aliran darah untuk Nodus Atrio-Ventrikular (Aurum. ventrikel kanan. yaitu saraf vagus. berfungsi menyalurkan pengembalian darah vena miokard ke dalam atrium kanan melalui ostinum sinus koronaruis yang bermuara di samping vena kava inferior. 2007). dan arteri koroner kanan memperdarahi sebagian besar ventrikel kanan (Setiadi. Gb. Bercabang menjadi Arteri Atrium Anterior Dextra (RAAB = Right Atrial Anterior Branch) dan Arteri Coronaria Descendens Posterior (PDCA = Posterior Descending Coronary Artery). 1. LAD berjalan pada Sulcus Interventricular sampai ke Apex. B. merupakan sistem vena yang paling besar dan paling penting. mengosongkan sebagian besar isi vena ventrikel langsung ke atrium kanan. Pada dasarnya arteri koronarian kanan memberi makan pada atrium kanan. Lauralee.Arteri Koroner Kiri Berjalan di belakang arteria pulmonalis sebagai arteri coronaria sinistra utama (LMCA = Left Main Coronary Artery) sepanjang 1-2 cm. Saraf parasimpatis ke jantung. dan dinding sebelah dalam dari ventrikel kiri.

Kontraksi Dan Irama Jantung Kontraksi jantung disebut disebut systole sedangkan relaksasi jantung atau pengisian darah pada jantung disebut diastole. Serabut Purkinje adalah serabut syaraf yang terdapat pada otot jantung. E. Serabut Bundle Kanan Dan Kiri adalah serabut syaraf yang menyebar ke ventrikel terdapat pada septum interventrikularis. Denyut jantung 20-30 kali/menit tidak dapat mempertahankan metabolisme otot.Metabolisme Otot Jantung Metabolisme otot jantung tergantung sepenuhnya pada metabolisme aerobik. katup mitral dan trikuspidalis tertutup dan katup semilunar aorta dan pulmonal belum terbuka. nikotin karena hal tersebut dapat menyebabkan fokus ektopik kontraksi diluar kontraksi dari nodus NSA. katup semilunar aorta dan semilunar aorta dan semilunar pulmonal terbuka sehingga darah mengalir dari ventrikel menuju aorta dan arteri pulmonalis. Syaraf simpatis memacu terjadinya kontraksi sedangkan syaraf parasimpatis menghamabt kontraksi. ketidakseimbangan elektrolit. Suara jantung 2 (S2) timbul akibat penutupan katup semilunaris aorta dan semilunaris pulmonal. Otot jantung sangat banyak mengandung mioglobin yang dapat mengikat oksigen. Bagian jantung yang memancarkan impuls diluar NSA disebut focus ektopik yang menimbulkan perubahan irama jantung yang disebut aritmia. F. Syaraf pusat melalui system syaraf autonom hanya mempengaruhi irama kontraksi jantung. Pada fase kontraksi ventrikel isometric ventrikel mulai kontraksi dan atrium relaksasi. Suara jantung 1 (S1) timbul akibat penutupan katup mitral dan trikuspidalis.Suara Jantung Suara jantung terjadi akibat proses kontraksi jantung. Pada fase ejeksi ventikuler. otot jantung tidak pernah mengalami kelelahan.B. Nodus Atrioventrikularis (NAV) terletak antara atrium dan ventrikel kanan berperan sebagai gerbang impuls ke ventrikel. C. kafein. Irama jantung dimulai dari pacemaker (NSA) dengan impuls 60-80 kali/menit. Suara jantung 3 (S3) terjadi akibat pengisian ventrikel pada fase diastole. Jika ada hambatan pada bundle his atau serabut bundle kanan dan kiri maka otot jantung akan kontraksi dengan iramanya sendiri yaitu 20-30 kali/menit. System kontraksi jantung terdiri atas : Nodus Sinoatrialkularis (NSA) terletak pada atrium kanan dan dikenal sebagai pacemaker karena impuls untuk kontraksi dihasilkan oleh nodus ini.Sistem Konduksi Jantung Jantung mempunyai system syaraf tersendiri yang menyebabkan terjadinya kontraksi otot jantung yang disebut system konduksi jantung. Bundle His adalah serabut syaraf yang meninggalkan NAV. Pada fase relaksasi isovolumentrik terjadi relaksasi ventrikel dan katup semilunar aorta dan pulmonal menutup sedangkan katup mitral dan katup trikuspidalis . Jika terjadi hambatan aliran impuls dari NSA menuju NAV maka impuls syaraf akan timbul dari nodus NAV dengan frekuensi yang lebih rendah yaitu sekitar 40-50 kali/menit. Karena metabolisme sepenuhnya adalah aerob.Fase Kontraksi Jantung Pada fase pengisian ventikel dan kontraksi atrium katup mitral dan trikuspidalis terbuka darah akan mengalir dari atrium menuju ventrikel. Suara jantung 3 dan 4 terdengar pada jantung anak. Aritmia dapat disebabkan oleh hipoksia. Suara jantung 4 (S4) terjadi akibat kontraksi atrium. D. Semua bagian jantung dapat memancarkan impuls tersendiri tetapi dengan frekuensiyang lebih rendah.

vena cava inferior. yang disebut katup semilunaris (atau trikuspidalis). sehingga darahpun dipompa masuk ke dalam sirkulasi pulmonary dan sistemik. Kedua vena bermuara di atrium kanan. Tentu saja penyesuaian kompensasi ini hanya dapat mempertahankan curah jantung dalam batas-batas tertentu.Cardiac Output Cardiac Output adalah volume darah yang dipompa oleh tiap ventrikel per menit.belum terbuka. yang disebut aorta. maka curah jantung dapat distabilkan dengan meningkatkan kecepatan denyut jantung. Karena curah jantung yang dibutuhkan juga tergantung dari besar serta ukuran tubuh. G. Dengan sendirinya.8-3. Sekitar dua per tiga dari volume darah dalam ventrikel pada akhir diastole (volume akhir diastolic) dikeluarkan selama sistolik. Aliran keluar darah dari ventrikel kiri adalah menuju ke sebuah arter besar berotot. . dan berkisar antara 2. maka periode relaksasi dari ventrikel diantara denyut jantung menjadi lebih lama. Jumlah darah yang dikeluarkan tersebut dikenal dengan sebutan Fraksi Ejeksi. Sebaliknya. Apabila denyut jantung semakin lambat. Darah di aorta di salurkan ke seluruh sirkulasi sistemik. tergantung kebutuhan jaringan perifer akan oksigen dan nutrisi. Cardiac output (CO) tergantung dari hubungan yang terdapat antara dua buah variable. maka diperlukan suatu indikator fungsi jantung yang lebih akurat. arteriol. melalui arteri. Semua katup jantung membuka ketika tekanan dalam ruang jantung atau pembuluh yang berada diatasnya melebihi tekanan dalam ruang atau pembuluh yang ada dbawah. yaitu: frekuensi jantung dan stroke volume. CO = Frekuensi Jantung x Stroke Volume. yaitu dengan melakukan penyesuaian pada variable yang lain. yang terletak di sambungan atrium dan ventrikel katup ini disebut katup mitralis.Sirkulasi sistemik Darah masuk ke atrium kiri dari vena pulmonalis . Hal ini disebabkan oleh kontraksi otot myocardium yang berirama dan sinkron. sirkulasi kardiovaskuler . Darah keluar dari ventrikel kanan dan mengalir melewati . Cardiac index ini didapatkan dengan membagi cardiac output dengan luas permukaan tubuh. Penekanan fungsi ventrikel. yaitu yang dikenal dengan sebutan Cardiac Index. dan dengan demikian mengurangi stroke volume dan fraksi ejeksi.dan kapiler.6 liter/menit/m2 permukaan tubuh. Cardiac output dapat dipertahankan dalam keadaan cukup stabil meskipun ada pada salah satu variable. Perubahan dan stabilisasi curah jantung tergantung dari mekanisem yang mengatur kecepatan denyut jantung dan stroke volume. dengan demikian meningkatkan waktu pengisian ventrikel. sedangkan volume darah yang tersisa di dalam ventrikel pada akhir sistolik disebut Volume Akhir Sistolik. volume ventrikel lebih besar dan darah yang dapat dikeluarkan per denyut menjadi lebih banyak. dengan akibat peningkatan volume sisa pada ventrikel. Vena dari bagian atas tubuh mengembalikan darah ke vena cava superior. Vena dari bagian bawah tubuh mengambalikan darah ke vena terbesar. Besar cardiac output ini berubah-ubah. Stroke Volume adalah volume darah yang dikeluarkan oleh ventrikel/detik. darah di atrium kiri mengalir ke dalam ventrikel kiri melalui katup atrioventrikuler (AV). yang kemudian menyatu kembali untuk membentuk vena-vena. Darah mengalir dari ventrikel kiri ke aorta melali katup aorta.Sirkulasi paru Darah di atrium kanan mengalir ke ventrikel kanan melalui katup AV lainnya. menghambat kemampuan ventrikel untuk mengosongkan diri. kalau stroke volume menurun.

Muttagin. Darah mengalir didalam vena pulmonaris kembali keatrium untuk menyelesaikan siklus darah. melalui sebuah alveolus. Semua kapiler menyatu kembali untuk menjadi venula. Jakarta : EGC.Jakarta:Salemba Medika. Corwin. Sylvia Anderson.(2000). dan sirkumfleks. Stefan.Jakarta:EGC. Silbernagl. Smeltzer. Rangsang sistem syaraf simpatis . Arteri koroner menerima darah sekitar 5% dari curah jantung dan bisa mencapai hingga 25% bila diperlukan.Pengantar Asuhan Keperawatan Klien dengan Gangguan Sistem Kardiovaskuler. Suzanne C.(2009). dan kemudan kapiler. Aliran darah koroner meningkat pada: 1. Setiap kapiler memberi perfusi kepada satuan penafasan. Kedua arteri ini kemudian membentuk cabang-cabang utama seperti arteri desenden kiri. Suplai darah dimulai dari kedua cabang arteri koronaria kiri dan kanan yang merupakan pembuluh darah pertama yang keluar dari aorta.Buku Saku Patofisiologi. Aktifitas 2. dan venula menjadi vena. Arif. Sherwood. Di paru. katup pulmonaris. Peristaltic intrinsic Cairan getah bening berkumpul dalam duktus toraksikus dan duktus limfatikus kanan dan kemudian mengosongkan system aliran vena melalui vena subklavia dan jugularis interna.(2001).(2001). kedalam arteri pulmonaris.Jakarta:EGC.Teks & Atlas Berwarna Patofisiologi. Arteri pulmonaris bercabangcabang menjadi arteri pulmonaris kanan dan kiri.Sirkulasi Limfatik Jaringan kapiler getah bening dalam ruang interstisial mengumpulkan cairan berlebihan dan protein yang disaring (filtrasi) melalui kapiler sistemik. Jantung.Elizabeth J.sirkulasi sistemik dan sirkulasi paru diperlihatkan dalam gambar dibawah ini. Daya tekan eksternal oleh otot-otot dan denyut arteria 2.Jakarta:EGC . arteri desenden kanan.(2005). Denyut jantung 3.Sirkulasi Koroner Sirkulasi koroner meliputi seluruh permukaan jantung dan membawa oksigen untuk miokardium melalui cabang cabang intar miokardial yang kecil. . Patofisiologi Konsep Klinis Proses-proses Penyakit.Buku Ajar Keperawatan Medikal-Bedah Brunner & Auddath. Jakarta: EGC. Lauralee. Filtrate kapiler ini melalui pembuluhpembuluh pengumpul yang terletak dekat dengan vena yang bersangkutan. Getah bening dialirkan keatas melalui katup satu arah dari gabungan dua pengaruh dinamis: 1.(2006).katup keempat. arteri-arteri pulmonaris bercabang berkali-kali menjadi arteriol. Vena-vena menyatu untuk membentuk vena pulmonaris yang besar. daftar pustaka: Price.Fisiologi Manusia dari Sel Ke Sistem.