seri #UdahPutusinA ja

1.malang bukan kepalang, tiada riang senang | bahagia diharap tak kunjung datang, susah sulit berhimpit berselang 2. tiada tersisa satupun jalan, asa hangus tinggalkan pekat | saat tercerabut akar harapan, dunia serasa sempit mencekat 3. pernikahan harusnya jadi pintu kebahagiaan bukan jurang kesedihan | keluarga harusnya penuh kesenangan bukan kesusahan 4. bayangan indah terburai sudah, diganti episode keluh kesah | apa daya telah kadung basah, sesal kini berasa pasrah 5. yang telah terjadi mau dikata apa? nasi sudah menjadi bubur | lalu mau salahkan siapa? waktu tiada bisa diputar mundur 6. belum menikah memang sebuah masalah, namun menikah belum tentu aman | bila sudah pandangan salah, apapun bisa jadi lawan 7. pacaran memanng menipu, penuh kepalsuan | seolah telah saling tahu, tiba-tiba ia seolah menjadi orang yang lain 8. dulu manis mulut saat mendekat tiada tersalah | setelah menikah tak tersisa selain sumpah serapah 9. dulu kunjungan malam minggu tak pernah telat | namun sekarang waktu keluarga diduakan teman dekat 10. dulu engkau berikan segala walau yang terlarang | kini sekedar membaca pesan pribadi telepon genggamnya engkau dilarang 11. dulu katanya senyumnya untukmu seorang | sekarang rumput tetangga lebih hijau, laman sebelah lebih terang 12. dulu engkau merajuk dia mendekat bak kucing manis | sekarang dia melenggang santai padahal engkau menangis 13. anak yang dulu ditunggu dinanti, sekarang dia tidak peduli | sesak napas tanggung sendiri, setiap hari tinggal sesali 14. didepan walimu ia berlagak salih, shalat berjalan tiada henti | nyatanya itu hanya dalih, untuk dapat yang dimaksud hati 15. linangan air matamu menanti dia menjadi imam yang sejati | masa dinanti tak kunjung tiba yang ada malah semakin menjadi 16. kata kasar tak perhatikan bahwa engkau juga punya hati | kadang lebih menyakitkan bahkan daripada rasakan mati 17. hanya niat bicara sudah dibentak, seolah tak ada hak suara | tak bicara pun lantak, karena setuju engkau dikira

18. berat taat pelit nafkah, miskin tanggungjawab lagi ringan tangan | jangankan menuntun ke jannah, neraka dunia dia telah tunjukkan 19. bagaikan burung didalam sangkar, engkau tak senang dikekang | namun walau bebas tergelar, hendak kemana engkau terbang? 20. pulang kerumah orangtua engkau malu, lagipula ini juga pilihanmu | pisahkan diri engkau tak mau, pikir masa depan anakmu 21. namun bersama pun sudah tak bisa, karena hitungan hari bagai musibah | di tangan buah simalakama, pilihan manapun salah 22. biasanya disaat ini baru engkau berkata "Ya Allah" | seolah-olah baru saja kau ingat engkau tak pernah berserah 23. biasanya dimasa ini baru engkau berkata "Astaghfirullah" | seakan-akan engkau baru sadar telah khianati Allah 24. karena bila semua itu sudah terjadi, sulit untuk nasihati lelaki | ia miliki pahaman tersendiri, syaitan telah tutupi hati 25. karena komunikasi bagi pernikahan adalah kunci | bila itu sudah tak mungkin, bagaimana usahakan solusi? 26. walau tanya kesana kemari, sulit untuk perbaiki lagi | harapan datang lalu kembali, bila lelaki tak niat susahlah benahi 27. hingga tertinggal padamu satu pilihan yang paling engkau dan Allahpun benci | satu kata yang paling jelek dalam nikah, 'cerai' 28. subhanallah, Allahuakbar.. apa yang tersisa dari pernikahan | hanya benci-dendamsesal berpadan 29. penyesalan selalu datangnya belakangan | sebagaimana jalan maksiat yang sudahsudah berakhir dengan kesengsaraan 30. engkau yang membaca mungkin katakan ini hanya khayalan | bagai novel fiksi yang bercerita ingin ajarkan pelajaran 31. perlukah terjadi pada dirimu sendiri | dan setelah semuanya terlambat barulah engkau mau akui? 32. tak pernah datang kebaikan dari melanggar aturan Allah | tak pernah datang kebahagiaan dari mengabaikan nasihat Rasulullah 33. kisah semisal diatas bukan kami dengar sekali dua | kisah diatas bukan pula kisah yang paling ngeri juga 34. kami menulis sama sekali bukan iri bukan nyinyir | tapi rasa sayang yang besar telah beranikan tuk bertutur 35. tiada guna bagi kami bila engkau sangka kami menakut-nakuti | sungguh tiada untungnya bahkan merugi 36. selagi masih sempat, selagi masih terlindung kehormatan | sudah tinggalkan semua maksiat, jangan sampai sisa penyesalan 37. menikah itu tidaklah sulit, namun ia mutlak perlu persiapan | bukan hanya siap duit, ia mutlak siapkan iman 38. agar ketika ada ombak ia bisa dihadapi dengan saling mendekap | agar ketika ada senang ia bisa dinikmati dengan bersedekap

perlu Muslimah pahami. wajarlah bila setelah serumah lelaki ini penuh dengan dusta | karena saat pacaran dia sudah pintar khianati kata 16. apa yang ditakutkan bila Allah adalah pemandu? 33. sehingga hari depan tidak semudah yang dikirakan pemuda yang lalai | pun tidak sesulit yang diceritakan tua yang bercerai 4. hal yang tak mungkin kembali | bilakan milikmu satu telah hilang. sungguh tak heran | apabila seorang lelaki berani maksiat pada Tuhan. saat berpacaran | lelaki hanya kehilangan masa lalu. wajarlah setelah akad lelaki ini sulit diajak berbicara | karena saat pacaran dia hanya tau nikmat dengan halalkan segala cara 15. dia dakwahkan Islam karena cintakan umat bukan supaya dicintai | begitupun istrinya dinikahi untuk mengasihi bukan hanya dikasihi 29. ibarat calo kereta api | tak peduli urusan engkau sakit yg penting sudah dia sikat 13. ilmu dan amal berjalan beriring. kemana saja dibawa serta 32. shall we? :) | about a day that will come. lelaki yang tak berani menikahi. membimbing umat dia biasa. lelaki yang dengan pacaran dia ridha. agar kekurangan pasangan bisa terganti dengan kelebihan | menyadari kekurangan sendiri bukan mencari kekurangan pasangan 42. lelaki ini tidak hanya jadikan puasa sebagai bukti cintakan Allah | tapi jadikan pula harta-bendanya lepas cintakan Allah 27.let's talk about future. lelaki yang faqih me-ngaji bukanlah tanda paham agama | faqih adalah lelaki yang meng-kaji dan memahami agama 25. putuskan pacarmu. tentu pada istri lebih unggul 28. tak heran. setiap Muslimah nantikan lelaki elok akhlak padan rasa | dengan anak dia lembut dan dengan ibunya anak dia mesra 8. sungguh tak heran | apabila karena Allah dua insan berpadu. perlu Muslimah pahami. perlu Muslimah tahu. lelaki sejati dan agama adalah satu kesatuan | karena Allah berikan agama bukan sebagai pajangan tapi sebagai panduan 24. agar saat emosi boleh disikapi dengan nasihat Nabi | bahwa diantara kedua belahan hati. pelihara kesucianmu | Allah pasti berikan terbaik untukmu 1. saat dekat dia ingkari 12. harus ada saling mengerti 40. apa yang hendak kami sampaikan lagi kepadamu wahai umat Muhammad? | pilihlah jalan kebaikan bagimu selagi sempat 45. macam sebuah fatamorgana | saat jauh dia berjanji. akan kealpaan istri dia mengerti 6. tentunya lebih ringan baginya maksiat pada pasangan 18. sialnya Muslimah kini. karena seorang Muslimah yang tahu akan kemana melangkah | tentu akan sesuaikan bagaimana polah bertingkah 3.39. then stay with me 2. wajarlah anaknya dia tak pedulikan lebih daripada temannya | karena saat pacaran engkau dipentingkan daripada Tuhannya 17. sampai kapanpun pacaran dan lelaki sejati takkan pernah bertemu | bagaikan fatamorgana janjikan kebahagiaan semu 11. wajar saja bila cinta hanya disempitkan arti seperti pacaran | yang terbatas hanya rayuan palsu dan bergandeng tangan 10. lelaki sejati tak pernah ajak pacaran | karena enak sebatas masa dunia tak kaburkan yang Allah janjikan 34. lapang dadanya saat umat menolak. tak tinggi hati bila umat sanjung | pada istri tentu hornat dijaga dan sabar dijunjung 31. perlu Muslimah pahami. dan engkau pertaruhkan sebentuk kehormatan perawan 19. bagai matahari dan terang | tak pernah mereka berkelang. bila benar engkau inginkan lelaki sejati nan rabbani | marilah kita berserius simak perkataan berikut dan amati 22. so it wont be troublesome. bila satu tiada yg lain kan hilang 23. lisan yang baik saat dakwahkan umat dia imbangi dengan baik budi yang ia jaga | pada istri tentu seperti yang bisa kita duga 30. wajarlah saat menikah lelaki ini miskin tanggung jawab | karena berpacaran tak syaratkan tanggung jawab 14. setiap Muslimah rindukan lelaki halus lisan bagus pekerti | akan kekurangan istri dia pahami. tutupi auratmu. semua ini tak dilatih dengan pacaran. setiap Muslimah pasti mahukan lelaki lurus iman tinggi amal | arah surga ia jadi pimpinan dan arah neraka dia halang kawal 7. tak berguna menangis darah sesali 21. agar saat marah ada yang berebut untuk meminta maaf | bukan takut pasangan namun khawatir bahwa kepada Allah mereka khilaf 41. setiap Muslimah tentu inginkan lelaki yang bertanggung jawab | didepan dunia dia pandai dan hadapi akhirat dia shawab 5. jaga kehormatanmu. semua ini takkan pernah sempurna dengan pacaran | karena maksiat takkan berujung kebaikan 44. saat berpacaran | lelaki pertaruhkan hanya harga diri. lelaki sejati tak pernah ajarkan pacaran | karena keluarga sakinah adalah yang mereka inginkan 35. lelaki ini tidak hanya jadikan shalat sebagai tali kasih pada Allah | namun juga jadikan lisan-badannya berdakwah karena Allah 26. kapitalisme jadikan lelaki sejati semisal sulit | hedonisme jadikan lelaki hanya pedulikan nikmat kulit 9. agar anak dianggap tanggungan bersama bukan sebagai beban | tapi amanah Allah yang dicintai dan dibanggakan 43. dan engkau kehilangan masa depan 20. tanggung jawabnya pada umat senantiasa ia panggul | pada umat saja dia bertanggung jawab. tak heran. mengajar selalu tak pandang harta | membina anak-istri tentu dia istimewa. bila masa depan tak sanggup tumnbuhkan khawatir | setidaknya mulailah sekarang coba benar berpikir #UdahPutusinAja . hal yang tak pernah berulang.

"mas.datangilah ayahnya bukan putrinya | bila benar engkau lelaki. tahan interaksi tak perlu adl sikap terhormat | tak melembut-lembutkan suara. bagi kami. telah berkerudung dan berjilbab bukan berarti halal pandanganmu padanya | bukan menatapnya cara untuk hormati kemuliannya 08. apalagi yang dari awal maksiat? 12. bila memang belum siap. tapi melihat yg buruk. menyenangkan memang dengan lawan jenis bisa bersenda gurau | tanpa sadar dia akan keringkan iman laksana matahari di musim kemarau 04. agar selamat dirimu dari zina hati dan mata | agar dakwahmu tertuju lurus pada Allah semata 19. pacaran belum tentu begitu" | bukan berprasangka. dusta. godaan dibalik kata-kata engkau semat. menjadi pengemban dakwah berarti harus lebih menjaga diri. "aku pacaran positif kok" | bila ada pacaran yang positif. bersama setan kelak ditamat 10. "pacaran itu tergantung orangnya" | semua wanita yang hilang pusakanya. mengapa tidak sesuci mungkin? | menampik setiap interaksi yang tak ada perlunya adalah penting 13. masa depan Muslimah yang kau jadikan mainan? | bila yang taat sejak awal saja mungkinkan sulit. jangan inginkan hubungan tapi enggan ikatan | bila benar engkau lelaki. "jangan suudzann. siapkan baru katakan 4. yang kau lakukan mengambil masa depannya | dusta. dan tiada keseriusan selain itu 9. itulah satu-satunya yang kau ajarkan 8. bahkan dari fitnah yang bakal menerpa | amal dan kata beriring serta 15. katamu pacaran adalah penjajakan sebelum menikah | yang ada engkau mencoba-coba karena takutkan nikah 11. kalaulah Rasul pikir bahwa interaksi ikhwan-akhwat itu penting. sy siap nikah. bila hendak jaga kesucian diri. jangan berani maksiat lalu lari #UdahPutusinAja 2. ucap sayang itu setelah nikahi 3. tentu lebih selamat 16. blm kerja blm ada yg mau. TAPI blm cukup duit. tak perlu risau ambil keputusan. kata-katamu adalah nyawamu 5. begitulah maksiat bertopeng dakwah | setan takkan pernah berhenti menggoda bahkan aktivis masjid muslim-muslimah 12. mungkin yang tak terlihat lebih parah? 19. bagimu itu praktekkan sabda nabi | disitu setan menyesap. tentu Islam takkan batasi pergaulan | tapi Islam utamakan pencegahan 17. ucap cinta yg maksiat dipinta | bila benar engkau lelaki. dan dusta kau timbun setumpuk laman 09. agar tak terbayang paras yang bagimu belum halal | karenanya riya akan bayangi amal dan jadikannya amal yang batal 18. blm yakin?" | *terdiam sy -_20. wanita itu lemah hatinya terhadap manis kata | bila benar engkau lelaki. ringankan kata adalah perkara utama 6. itu kan positif?" | #UdahPutusinAja dan berlatihlah bahwa shalat dan taatmu karena Allah semata 15. bila telah putuskan untuk jaga kesucian hendaklah berserius diri | jangan barengi lagi dengan noktah yg dapat hitamkan hati 03. hanya mengingatkanmu teman :) | bagiku engkau pengemban dakwah lebih utama dari yang lain | tentu cinta kami lebih bagi kalian 20. ortu blm setuju. kau katakan kau serius. bila masa depan sanggup gerakkan hati yang merindu surga-Nya | perlukah alasan lain untuk bertindak sekarang juga? #UdahPutusinAja 1. "uhibbuka fillah" begitu entengnya kata terucap. kata keluar dari lisanmu bahwa engkau aktivis dakwah | namun lekat pandanganmu lekat memandang si kerudung merah 05. kuliah blm lulus. kalianlah etalase Islam | dan kami takan relakan kalian jadi bulanbulanan musuh yang tak sukakan Islam . jangan mengumbar kata-kata bercabang haram sebelum waktunya | bila benar engkau lelaki. bagiku itu hanya tipudaya | serius itu menikahi. tentu ada pula neraka positif #UdahPutusinAja 16. engkau ucapkan pacaran itu maksiat | sementara kata demi kata beracun terselip dibalik sms yg kau surat 06. katamu kau ingin kebaikan untuknya. tapi jelas lebih dari sekedar teman | dusta. kau katakan ini bukan pacaran. yakinlah #UdahPutusinAja 13.36.seharusnya. memulai pinangan yang belum kau siapkan untuk akhiri adalah bohong | ibarat tak miliki uang namun mau memborong 10. dengan setan lisan kau sarat | bekelindan dengan maksiat. itu cukup #UdahPutusinAja 14. ikhwan-akhwat itu hidupnya terpisah satu dan lain | maka sepantasnya tak ada interaksi yang tiada keperluan 02. harusnya engkau malu 7. kau bela dirimu dengan ucapan ini "cuma" koordinasi. semudah "cuma pegangan tangan" #UdahPutusinAja 17. sekali lagi dosa diulangi 11. "cuma pegangan tangan kok" | begitulah mengawali zina. "dia nggak mau aku putusin" | sejak kapan taat perlu izin manusia? sudahi maksiat sudah Allah perkenankan. ini "cuma" pengingat taat | hatimu hanya tadinya murni mulai berkarat 07. awalnya berkata begitu #UdahPutusinAja 18. "semenjak bersamanya aku rajin shalat. menjadi aktivis Islam berarti menjadi buku terbuka yang siap dibaca dan ditiru | bukan menunjukkan yang keliru 14. #UdahPutusinAja | itulah langkah ksatria yang bisa kau ambil | bila engkau memang lelaki 1. tundukkan pandangan lebih utama. katakan sayang lakukan hal terlarang. banyak Muslimah shalihah | dunia takkan pernah kehabisan mereka. meminang wanita dan engkau masih harus yakinkan keluargamu? itu dusta | bila benar engkau lelaki.

penuhi kewajiban Ilahi | dengannya engkau bisa berharap pendamping terbaik disisi. bukan satu-dua-tiga. dan yg bilang putusin pacar itu putuskan silaturahim. perlu diketahui wanita. wajar pula dia tak pernah membimbing dan mendidikmu dengan Islam | karena dulu diapun sulit mendidik dirinya untuk taat 26. jangan pula terpana saat ia berkata kasar | karena yang diinginkannya sudah didapat. bilapun setelah pacaran engkau menikah | apa yang mau diharapkan pada lelaki yg habiskan muda untuk kejar kenikmatan dunia semata? 22. perlu kami sampaikan bahwa silaturahim dlm bahasa arab adl silah+rahim | hubungan se-rahim (kerabat) 2. paman-tante. bila engkau temukan kebaikan pada susunan catatan. ada 2 hal yang paling banyak diantaranya | juga paling menyakitkan untuk dibaca dan dijawab oleh kami 5. bisikan setan akan kalahkan akal sehat | jiwamu telah dibeli setan. pacaran memang tak jamin seseorang zina | namun kebanyakan zina dari sana asalnya | oh. kata-kata mesra akan menuntut belaian. cuma 1 caranya | nikahin 1. teruntuk generasi Muslim pelanjut kisah Muhammad bin Abdullah dan pengemban risalahnya | kami bagikan cerita yang harus anda simak 2. tak ada maksud kami sampaikan ini untuk membuat takut | adl karena rasa sayang kami pada Muslimah generasi berikut 28. yg ada hubungan darah 3. zina namanya 7. pacaran termasuk salah satu yang tak perlu dicoba 34. #UdahPutusinAja | pantaskan diri. segeralah ambil tindakan untuk selamatkan masa depan | #UdahPutusinAja 30. dunia dan surga 32. dan datang kepada kami ratusan keluh kesah | cerita hidup yang tak pernah terulang masa 4. masyaAllah. tak perlu pura-pura terkejut bila ia melirik wanita lain | dia pelajari itu saat pacaran denganmu. awalnya seolah semua terasa indah | sampai terjadilah hal yang memalukan dan lelaki takkan mau tanggung jawabnya 10. segera berikan sepenggal nasehat agar kami dapatkan ampunan 29. maka temen bukan silaturahim. dan jelas keinginannya bukan ridha-Nya 24. namun "iya" adl fitrahnya 11. silaturahim beda dengan silaukhuwah ya :) | kalo mau ubah hubungan dengan pacar jadi silaturahim. setelahnya kau harapkan tanggungjawab lelaki? | lucu ya? kau harapkan tanggungjawab org yg baru saja tunjukkan khianat pada Tuhannya 18. coba-cobaan | yang dibungkus kelicikan bernama pacaran 9. bersabar sebentar takkan matikan cinta | ia justru akan arahkan rasa | agar tak ada pilu redam di depan masa | istiqamah ya :) 1. tanggung jawab pada Allah dan orangtua. mungkin saat itu tak terpikir olehmu ujung peristiwa | namun setelah semuanya berakhir. lalu pada satu saat. jadi. belaian menghantar pada kontak yg lebih intim | diawali dari kecil. jangan harapkan imam yang baik bagi anak-anakmu | karena taat tak pernah berkawan dengan pacaran yang maksiat 27. #UdahPutusinAja | jangan sampai engkau jadi budak maksiat. tiada pria normal yg tak bernafsu saat dekat | "tidak" mungkin di bibirnya. beda dengan silaturahim kerabat yg wajib dijaga. sekarang sebelum sesal menjelang. tapi ratusan bahkan jutaan diluar sana yang tak dijangkau mata | inilah penyakit masa kita. akankah sedetikpun senang menghampiri? 16. masyaAllah | kenikmatan sesaat pacaran kau tukar dengan kenikmatan dunia dan keabadian yang ditawarkan Allah padamu 15. mitos semata | engkau mungkin tidak akan menyadarinya hingga hal itu menimpa dirimu 8. ibu-ayah. sayangnya kadang mereka justru jauh dari ortunya. saudara. lakukan keputusan terbaik yang bisa kau ambil sebagai seorang Muslimah | #UdahPutusinAja 31. mainan.21. terimalah bila ia lalaikan nafkah lahir-batin | karena tanggungjawab memang tak pernah dilatih pada saat pacaran denganmu 25. tertutup kemungkinan salah bagi Allah dan Rasul-Nya | maka kami hanyalah bertugas sampaikan kebenaran dan peringatan 21. dan ada hal yang jangan sampai dicoba. selingkuh kisahnya 6. anak-anak kelak? | menghantui seumur hidupmu 17. apalagi diberi kesempatan emas | khalwatmu berikan bukan hanya peluang. berani lakukan maksiat 23. awalnya menyenangkan. bagimu generasi akhir zaman yg hidup dimana banyak masalah dan miskin ulama | luangkan sejenak waktu akan apa yg akan kami paparkan 3. setiap hari kami membuka email. tak bisa kau kendalikan lagi jiwamu 14. semua kisah mengerikan itu pada awalnya hanya candaan. rasa tak suci. maka hubungan diluar nikah ceritanya | bila ia datang dari yg sudah bersama. bila ia datang dari yg masih sendiri. namun kepastian maksiat 12. gak pernah call nenek-kakek dll 7. tangisan. "putuskan pacar putuskan silaturahim? maksiat dong?!" | ngaraaaaang! :D | pacaran itu maksiat. setan itu penguji. kalau aku jadi kau.banyak tanya tentang silaturahim. yg kesekian kalinya menyadari bahwa masa depan itu didapat dengan taat 33. tidak perlu diuji. #UdahPutusinAja | ada hal yang perlu dicoba. cucu. kau boleh membantahku dengan apapun rupanya | namun di hati kecilmu engkau tahu yg kusampaikan adl benar adanya 20. begitulah maksiat 13. menyudahinya wajib! #UdahPutusinAja 6. dst. mungkin engkau anggap ini berlebihan. takkan kuragukan itu 19. disebut kerabat bila ada hubungan peranakan | kakek-nenek. #UdahPutusinAja | agar bisa engkau bawa harga dirimu seutuhnya saat bertemu dengan lelaki yg membawamu ke mahligai pernikahan . itu yg mesti bener2 diperhatikan | jelas ya :) 5. rasa bersalah. bila engkau rasakan salah pada apa yang kami sampaikan. tapi silah-ukhuwah (hubungan ukhuwah/persaudaraan) | sehingga nggak dosa jika terputus hubungan 4. ponakan.

esoknya berkembang jadi telponan | dikira itu satu hal yang aman. asosial | abaikan anggapan manusia. yg ustadz aja bisa maksiat" #UdahPutusinAja 3. #UdahPutusinAja | one sin leads another. bukan karena nafsu 14. unwaitable. berpisah karena Allah itu pahala. married will have its time | but. kamu tau kegadisanmu tiada bisa diulang. berbahagialah dan #UdahPutusinAja :) 6. tapi itu harus. malu adalah hiasan Muslimah yang membuatnya elok dimata syariat | bagaikan perisai diri hindari fitnah terlaknat 7. #UdahPutusinAja. kamu tau jalan bareng lawan jenis itu khalwat. #UdahPutusinAja | nggak perlu simpan apapun darinya sebagai kenangan. anak kyai aja pacaran. kejahatan bukan hanya karena niat . #UdahPutusinAja. #UdahPutusinAja 8. tentang betapa nikmatnya dapat tunduk pada hukum Allah :D 11.tangis sesal pupus harapan | #UdahPutusinAja 9. berbalas sapa lewat pesanan. lama-lama mengajak sowan | tutur sapa menarik menawan. mohon diingat bahwa malu adalah pakaian Muslimah yang paling utama | apabila ia telah tercerai runtuhlah sudah segala pesona 5. nikmat yang dilaknati 16.bila sudah tak suci. bukti kamu cowok kuat bukan berarti baku syahwat | #UdahPutusinAja 7. dan dia bisa pantaskan diri jadi yang dipimpin 13. ulama sering berkata. love can wait. selagi belum terlambat | buat pilihan bagimu. kok kamu yg baru Muslim sok lebih tau sih? | "Islam itu AlQur'an dan As-Sunnah. pusatkan diri pada Islam. #UdahPutusinAja | siapkan dirimu agar pantas jadi pimpinan. #UdahPutusinAja. #UdahPutusinAja. kita memang akan dicap aneh. karena engkau lebih memilih perintah-Nya dibanding ke-aku-an nafsumu. pikirkan anggapan Allah 8. #UdahPutusinAja | itu lebih baik bagimu dan baginya. pedulikan dirimu yang masih harus menata akal dengan iman 14. siap mengajak ke jalan syaitan 2. padahal Allah tiada berkenan 4. #UdahPutusinAja | nggak perlu lagi smsan setelahnya. ketinggalan zaman. #UdahPutusinAja. #UdahPutusinAja. diwaktu yang sama dia tak setia pada syahadatnya? | you're betting on the wrong horse | #UdahPutusinAja 3. bila Muslimah adalah kanvas | maka malu adalah warna-warni yang dengannya . #UdahPutusinAja | jangan mulai lagi cinta yg tak bisa kau selesaikan dengan nikah. namun pesawat takkan terangkat bila tak melawan arus angin 15. tiada guna menyesal | makanya. agar ada yg kita banggakan dalam hidup | bahwa kita menolak kenikmatan sesaat untuk janji kenikmatan oleh Allah 12. #UdahPutusinAja. nikmati masa muda bukan berarti jadi cewek mudahan. wanita adalah tiang umat | bila karakter utamanya telah cedera. awalnya dianggap cuma berkawan. satu saat nanti akan ada yg diceritakan kepada anak kita. dia juga pacaran kok | "jangankan yg pesantren. tahfidz Qur'an. banyak prestasi yg dijanjikan Nabi yg lebih penting kita raih. arahkan cintamu pada pena yg tuliskan pujian kepada Allah. mungkin kita awalnya merasa sulit karena dulu dunia hanyalah dia | namun dunia lain yg lebih baik akan menghampiri 9. nggak pacaran? nanti aku dikira homo! disorientasi! | "dlm Islam. aku punya temen pesantrenan. dan berpisah karena Allah adalah bukti cintamu karena-Nya. karena kamunya juga nggak mau berhenti maksiat" #UdahPutusinAja 5. kita memang bagaikan melawan arus. seringkali kesendirian lebih tepat untuk mendidik dan memantaskan diri menjadi hamba Allah yg lebih baik 10. maka kemusnahan telah dekat 6. gak bosen apa?! | "nggak akan bosen. itu beri kesempatan bagimu dan baginya untuk stop maksiat 11. pastikan yang tepat | #UdahPutusinAja 10. #UdahPutusinAja. pacaran itu juga disorientasi. nasib Muslimah di akhir zaman. bila mau berjalan di jalan lurus. berharap pria setia kepadamu. dan lisanmu yang lafazkan Al-Qur'an dalam dakwah 1. jaman sekarang nggak pacaran itu aneh | "Rasul kata pengikutnya di akhir zaman juga orang2 aneh. #UdahPutusinAja | ajarkan padanya cinta karena Allah. #UdahPutusinAja. and unfinished 18. homo. alihkan cintamu pada jalan perjuangan dakwah Islam 16.35. inginkan yg tak halal"#UdahPutusinAja 4. umat menunggu untuk kita bangkitkan 17. dimana marak situs pertemanan | disitu disemai ribuan godaan. nyali tak perlu dijajal . a war on faith is inevitable. dia tau nafsu sesaat bakal menjerumuskan | tapi berdua nekad pacaran? #UdahPutusinAja 6. Allah dan Nabi saw lebih berharga daripada hanya nafsu yang disesali. #UdahPutusinAja | engkau telah menjadi kekasih Allah. disaat yang sama dia mengingkari Allah? | you're daydreaming baby | #UdahPutusinAja 2. selagi ada waktu. satu dosa akan menyeret 1000 dosa yang lain | sudahi sebelum semuanya terlanjur 1. #UdahPutusinAja. Allah akan pilihkan yang terbaik 15. memang kita melawan arus. padahal mengajak ke jalan rawan 3. mungkin ini akan jadi hujjah. #UdahPutusinAja. kamu ini omongin pacaraan terus. bila sudah dibuat maksiat . bukan kyai" :) #UdahPutusinAja 2. dia tau tanganmu tiada halal dipegang | tapi berdua tetap lakukan? #UdahPutusinAja 4. menuju surga firdaus 7. karena berpisahnya kamu dan dia karena takut siksa Allah 12. dia bisa jaga diri kok. #UdahPutusinAja. selamat :) 1.ia juga perlu kesempatan. dia tau tempat sepi dan gelap itu markasnya setan | tapi masih dipertahankan? #UdahPutusinAja 5. alasan bagi kita untuk meminta naungan Allah di hari yg tak ada naungan sedikitpun 13. kamu tau setan ada kalau pas berdua.berharap wanita untuk taat kepadamu. #UdahPutusinAja. iman tak perlu diuji.

lemah dia dihadapan bujukan 14. saat hadapi nafsu seringkali pria lemah akal | karenanya tolaklah dengan tegas sebagai bekal untuk hari yang kekal 20. tak peduli niatnya baik ataukah jahat 9. juga jangan pula memulai godaan | pria itu makhluk yang lalai. jelas bukan bahagia dijelang 15. biasa bagi remaja lain bukan jadi dalil bagimu wahai Muslimah | pada Al-Qur'an dan As-Sunnah harusnya engkau berserah 16. jaga diri hendaklah lebih giat 13. jangan risau dengan masa depanmu kelak | bila engkau senangkan Allah. ataupun dalam dunia maya 17. imaji dirimu lebih baik jadi kenikmatan bagimu semata | khawatir Muslim lain terjerat fitnah karena pandangan mata 12. berhati-hati dalam interaksimu. sudahi maksiat tak perlu tunggu saat tepat. tundukkan selalu pandangan. bahwa maksiat pacaran pada awalnya juga cuma teman | atau dianggap kawan padahal dengan dusta ia tertawan 19. bila malu sudah tiada.Muslimah dinaikkan derajat yang pantas 8. jagalah selalu iffah | kelak mudah-mudahan Allah karuniakan bagimu izzah . paling tepat akhiri sekarang | ketimbang teruskan maksiat. niat berteman selalu harus dijaga. ingatkan selalu dirimu. jangan tanggapi saat dia memulai. jangan karena segan lantas senda-gurau berbalas | sungguh godaan syaitan datang dengan cara yang paling culas 11. begitu juga interaksi dengan pria | baik di dunia penuh kenyataan. Muslimah bagai terpapar aurat | siapapun bisa membaca. jangan karena kasihan lantas pesan-pesan dibalas | sungguh hukum Allah tidak batal semata karena welas 10. Dia kan pilihkan diantara hamba-Nya yang paling layak 18. setiap waktu dilurus niat | bila benar mengharap surga.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful