Filsafat Hukum Islam

M. Sularno, Program Studi Hukum Islam, Fakultas Ilmu Agama Islam, Universitas Islam Indonesia

* Ia qat’I al. Qiyas. ‘Urf. * Ia merupakan dalil pokok hukum Islam * Ia menjadi sumber dari sgl sumber hk (Islam). 1. Istislah. adapun Dalil hukum Islam yaitu : Ijma’. Sumber hukum Islam merupakan wadah / tempat yang dari padanya digali norma-norma hk Islam. dan qat’I aldalalah dan sebagian zanni al-dalalah.wurud lafaz dan makna seluruhnya. dll. Al-Qur’an merupakan sumber hukum Islam * Al-Qur’an = hukum Tuhan. Sumber hukum Islam yaitu Al-Qur’an dan Al-Sunnah. Sedangkan dalil adalah petunjuk yang membawa kepada ditemu kannya hukum tertentu.VII SUMBER DAN METODE PENETAPAN HUKUM ISLAM A. Sumber dan Dalil Hukum Islam Menurut Fathurrahman Djamil. Istihsan. . shg menjadi sumber hukum utama dan pertama (pokok) bagi hukum Islam.

Hukum Syar’iyah (syari’ah) : 1).Dirikanlah salat dan tunaikanlah zakat… b. Hukum KHuluqiyah (akhlaq) c. Janji – ancaman. c. pahala – dosa. Muhkam : terang arti dan maksudnya. iddah) seolama tiga kali suci. Ibarat : ..Barang siapa yg taat kepada Allah dan rasulNya ia akan . Mu’amalah. _ Pencuri laki-laki dan perempuan potonglah dua tangannya. Hukum I’tiqadiyah (akidah) b. . Mutasyabih : tidak jelas artinya..Para isteri yg ditalak hendaknya menahan (menunggu masa masuk syurga. Ibadah . 2)..Janganlah kamu membunuh jiwa yg diharamkan Allah.* Penunjukan Al-Qur’an tentang hukum : a.. pujian – celaan : . dan tidak ada arti lain. * Sistematika hukum dalam Qur’an (sistematika) : a. * Ibarat Al-Qur’an tentang hukum : a. b. Suruhan : misal : . shg terbuka penafsiran.

b. * Sumber kasyfiyah /intuisi : hanya oleh orang yg tahu hk Islam dan menga malkannya. istihsan. Menurut Juhaya S. Memperkuat ketetapan Al-Qur’an 2). Sebagai qadi d. Praja. . dll (kebenarannya relatif. baik yg ibadah maupun mu’amalah. Kedudukan : Menempati posisi kedua setelah Al-Qur’an. Menetapka hukum yg belum diatur dlm Qur’an 3. Kedudukan dan Fungsi Al-Sunnah terhadap Al-Qur’an : a. 2. ijmak. Tindakan dan kegiatan Rasul diklasifikasikan : a. Fungsi : 1). Sebagai kepala negara c. istishab. Memperjelas / memerinci apa yang diatur Al-Qur’an 3). Sebagai Rasul b. Potensi Insani : Aqliyah. Sebagai manusia biasa (sunnah gairu tasyri’iyah) . umumnya bidang mu’amalah).2. Sumber hukum Islam berasal dari : 1. Sumber Ilahi : Naqliyah (Perpaduan aqliyah dan naqliyah = kasyfiyah) *Sumber aqliyah : qiyas.

B. Spiritualisme-sufistik. . 2. Literalisme. d. Pemahaman hukum dari Qur’an berdasar Sunnah c.Dua aliran penafsiran Qur’an : . dan Bir – Ra’yi. b. C. b. Literalisme >< Spiritualisme. C. Pemahaman hukum dari Qur’an berdasar Qur’an b. Spiritualisme. Naqliyah : Metode Al-Qur’an Sunnah. Ijmak. c. Ahl al-Ra’yi >< Ahl al-Hadis. Ahl al-Ihtiyat Keter : Dua aliran a melahirkan aliran b. Dua aliran c lahirkan aliran d. Metode Sunnah : metode menentukan hukum berdasarkan sunnah. Metode Hukum Islam : 1. Metode Pemahaman Sumber Hukum Islam 1. Metode Tajribah –Hissiyah (Pengalaman inderawi / empirik) 3. Aliran pemahaman Hadis : a. * Metode Qur’an yg dianut oleh pakar hukum Islam : a.Metode pemahaman berdasarkan Qur’an ada 4 pringkat : a. Pemahaman hukum dari Qur’an berdasar penafsiran tabiin . Pemahaman hukum dari Qur’an berdasar penafdsiran sahbt d. Metode Naqliyah – aqliyah 2.Bil Ma’sur. Metode Istiqra’ (Penalaran induktif). Metode Mutawatirat (Premis-premis yg ditransmisi) 4. kontekstualisme .

Al-Tammah f. Al-Adah : yang menyebabkan adanya wujud sesuatu (instrumental) c. Gairu al-Mubasarah e. Al-Asasiyah : yang dapat disebabkan adanya sesuatu yg ( prinsipal) selainnya dengan sendirinya.Al-Mustanbatah ( dengan melakukan istinbat / pemikiran). Metode Qiyas ( illat hukum ) Macam-macam illat : a.3. . (Baca : FHI oleh Juhaya S. Praja). Al-Mu’addah * Cara mengetahui illat : . Al-Mubasarah : yang menyebabkan sesuatu yg lain berada tanpa perantara d.Al-Manqulah ( dari informasi Qur’an / Sunnah) . b.