MAKALAH KESEHATAN REPRODUKSI

Disusun oleh : RISKA ASRI PUSPITA DEWI (250008110)

D III KEBIDANAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN YAYASAN RUMAH SAKIT ISLAM SURABAYA 2011

Kata Pengantar
Puji syukur saya panjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan nikmat iman dan islam kepada kita, sehingga saya dapat menyelesaikan makalah ini tepat pada waktunya. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat dan kita sebagai generasi penerusnya hingga akhir zaman. Penyusunan makalah ini bertujuan untuk mengangkat permasalahan permasalahankesehatan
wanita dan dimensi sosial dan upaya mengatasinya. saya mengucapkan banyak terima kasih kepada

semua pihak yang telah membantu dan mendukung makalah ini. saya sebagai penyusun menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih terdapat banyak kekurangan. Oleh karena itu, saya mengharapkan saran dan kritik yang membangun demi kesempurnaan makalah ini. Semoga makalah ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat bagi pembaca, khususnya bagi tenaga kesehatan dimasa kini.

Surabaya, 03 mei 2010

Penyusun

BAB I PENDAHULUAN 1. LATAR BELAKANG

Pembangunan kesehatan bertujuan untuk mempertinggi derajat kesehatan masyarakat. Demi tercapainya derajat kesehatan yang tinggi, maka wanita sebagai penerima kesehatan, anggota keluarga dan pemberi pelayanan kesehatan harus berperan dalam keluarga, supaya anak tumbuh sehat sampai dewasa sebagai generasi muda. Oleh sebab itu wanita, seyogyanya diberi perhatian sebab : 1. Wanita menghadapi masalah kesehatan khusus yang tidak dihadapi pria berkaitan dengan fungsi reproduksinya 2. Kesehatan wanita secara langsung mempengaruhi kesehatan anak yang dikandung dan dilahirkan. 3. Kesehatan wanita sering dilupakan dan ia hanya sebagai objek dengan mengatas namakan “pembangunan” seperti program KB, dan pengendalian jumlah penduduk. 4. Masalah kesehatan reproduksi wanita sudah menjadi agenda Intemasional diantaranya Indonesia menyepakati hasil-hasil Konferensi mengenai kesehatan reproduksi dan kependudukan (Beijing dan Kairo). 5. Berdasarkan pemikiran di atas kesehatan wanita merupakan aspek paling penting disebabkan pengaruhnya pada kesehatan anak-anak. Oleh sebab itu pada wanita diberi kebebasan dalam menentukan hal yang paling baik menurut dirinya sesuai dengan kebutuhannya di mana ia sendiri yang memutuskan atas tubuhnya sendiri.
2. RUMUSAN MASALAH 1) Apa konsep kesehatan reproduksi? 2) Bagaimana cara mengenali masalah pada kesehatan reproduksi? 3) Bagaimana cara menangani masalah pada kesehatan reproduksi? 4) Bagaimana kesehatan reproduksi dalam prespektif gender? 3. TUJUAN PENULISAN 1) Untuk mengetahui teori dan konsep kesehatan reproduksi 2) Untuk mendalami masalah kesehatan reproduksi 3) Untuk mengidentifikasi masalah kesehatan reproduksi dan cara mengatasinya 4) Untuk mengetahui seberapa besar peran gender dalam kesehatan reproduksi.

fisik dan kesejahteraan sosial secara utuh pada semua hal yang berhubungan dengan sistem dan fungsi serta proses dan bukan hanya kondisi yang bebas dari penyakit dan kecacatan serta dibentuk berdasarkan atas perkawinan yang sah. mampu memenuhi kebutuhan spiritual dan material yang layak. dalam segala aspek yang berhubungan dengan sistem reproduksi. (UU Kesehatan No. KONSEP KESEHATAN REPRODUKSI 1. dan sosial secara utuh. bukan hanya bebas dari penyakit atau kecacatan. 1996) 1. terpadu dan merupakan bagian dari HAM” b) ICPD (International Conference on Population Development) . Mendeklarasikan “HAP dan anak perempuan adalah mutlak. 1993 Mendiskusikan HAM dalam perspektif gender dan isu kontroversial mengenai hak reproduksi. dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomi.1 PENGERTIAN KESEHATAN REPRODUKSI Sehat adalah suatu keadaan sejahtera fisik. 1992) Kesehatan adalah keadaan sejahtera badan. dan sosial yang utuh. dalam semua hal yang berkaitan dengan sistem reproduksi. (BKKBN. selaras. (WHO. mental. seimbang antara anggota keluarga dan antara keluarga dan masyarakat dan lingkungan. 2001) Kesehatan reproduksi adalah suatu keadaan sehat mental. bertakwa pada Tuhan yang Maha Esa. (Depkes. serta fungsi dan prosesnya. mental. jiwa. fungsi serta prosesnya.BAB II PEMBAHASAN 1. spiritual memiliki hubungan yang serasi.2 SEJARAH PERKEMBANGAN KESEHATAN REPRODUKSI a) Konferensi di Wina. yang tidak semata-mata bebas dari penyakit atau kecacatan. 23 Tahun 1992) Kesehatan Reproduksi adalah keadaan sejahtera fisik.

Media (terus menonjolkan gambaran yang merendahkan perempuan) 10. Pendidikan dan pelatihan (merupakan sarana penting mencapai kesetaraan) 3. Mekanisme institusional (sering terpinggirkan dalam struktur pemerintahan. Kesehatan (mencakup fisik. Ekonomi (perempuan jarang dilibatkan dalam pengambilan keputusan sehingga cebderung dirugikan) 7. yang menghasilkan kebijakan program kependudukan (Program Aksi 20 tahun) yang menyerukan agar setiap negara meningkatkan status kesehatan . Kekerasan (pada umumnya yang menjadi objek kekerasan adalah perempuan) 5. Konflik bersenjata (perkosaan sebagai upaya pemusnahan) 6. mengintegrasikan program KB kedalam agenda kesehatan perempuan yang lebih luas (Wallstam. keterbatasan SDM) 8. Kemiskinan (jumlah perempuan dalam kemiskinan lebih banyak daripada pria) 2. Hak Asasi Manusia 9. pendidikan dan hak individu khususnya perempuan dan anak. rentan kekerasan.Disponsori oleh PBB yang dihadiri oleh 180 negara dan bertempat di Cairo Mesir. konsekuensi hubungan seks yang tidak aman usia dini) * Telaah lima tahunan. ICPD+5. Diskriminasi (dihadapi sejak awal kehidupannya. 1999 . prilaku praktikyang berbahaya. 1977) c) Konferensi perempuan sedunia ke 4 di Beijing (Fourth World Conference on Women) 1995 * Menghasilkan platform 12th Critical Area of concern yang dianggap sebagai penghambat utama kemajuan kaum perempuan 12th Critical Area of Concern 1. Lingkungan (dampak negatif kesehatan dan kesejahteraan) 11. kurangnya perlindungan hukum. mental dan psikososial) 4.

hingga meninggal. mutilasi genital. 5. h) Kesehatan reproduksi ibu dan bayi baru lahir meliputi perkembangan berbagai organ reproduksi mulai dari sejak dalam kandungan. tahun 2015 meningkatkan peran anak laki-laki dan perempuan 90% untuk SD sebelum 2010 menurunkan buta huruf sebagian pada tahun 2015 Semua fasilits KB menyediakan kontrasepsi yang aman dan efektif. kondisi kesehatan seorang ibu hamil mempengaruhi kondisi bayi yang dilahirkannya. 3. pelayanan kebidanan. perilaku seksual yang mana bila kurang pengetahuan dapat tertular . 7. metode perlindungan mncegah infeksi secara langsung (rujukan) Mengurangi kesenjangan anara proporsi individu pemakai alat kontrasepsi (alkom) dengan individu ysng ingin membatasi jumlah anak tanpa target/kuota Pelayanan pencegahan HIV untuk laki-laki dan perempuan usia 15-24 termasuk penyediaan kondom. fistula dll. pemeriksaan secara sukarela. PSIR. menopause. 6. kontrasepsi darurat/emergency contaception) Target baru 2015 untuk mengukur penerapan ICPD : Akses terhadap pendidikan dasar. konseling dan tindak lanjut 1. wanita usia subur. klimakterium. 2. ruang lingkup kesehatan reproduksi meliputi : a) Kesehatan ibu dan bayi baru lahir b) Penceghan dan penanggulangan infeksi saluran reproduksi (ISR) termasuk HIV/AIDS c) Pencegahan dan penanggulangan komplikasi aborsi d) Kesehatan reproduksi remaja e) Pencegahan dan penganan infertilitas f) Kanker pada usia lanjut dan osteoporosis g) Berbagai aspek kesehatan reproduksi lain. termasuk didalamnya kondisi kesehatan organ-organ reproduksi bayinya. bayi. permasalahan kesehatan reproduksi remaja termasuk pada saat pertama anak perempuan mengalami haid/menarche yang bisa berisiko timbulnya anemia. misalnya kanker serviks.1. Membahas tentang kemajuan dan kegagalan pemerintah dalam program kependudukan Isu kontroversial (isu seksualitas dan aborsi. 4. remaja.3 RUANG LINGKUP KESEHATAN REPRODUKSI DALAM SIKLUS KEHIDUPAN Secara luas.

selain hal tersebut diatas ICPD juga menyebutkan bahwa kesehatan reproduksi juga mengimplikasikan seseorang berhak atas kehidupan seksual yang memuaskan dan aman. baik kesehatan jasmani maupun rohani. termasuk HIV/AIDS 5) Sedangkan Pelayanan Kesehatan Reproduksi Komprehensif (PKRK) terdiri dari PKRE ditambah kesehatan reproduksi pada usia lanjut. i) Penerapan pelayanan kesehatan reproduksi oleh Depkes RI dilaksanakan secara integratif memprioritaskan pada empat komponen kesehatan reproduksi yang menjadi masalah pokok di Indonesia yang disebut paket Pelayanan Kesehatan Reproduksi Esensial (PKRE) yaitu : 1) Kesehatan ibu dan bayi baru lahir 2) Keluarga berncana 3) Kesehatan reproduksi remaja 4) Pencegahan dan penanganan infeksi saluran reproduksi. seseorang berhak terbebas dari kemungkinan tertulari penyakit menular seksual yang bisa berpengaruh pada fungsi organ reproduksi.4 HAK – HAK REPRODUKSI Hak-hak reproduksi menurut kesehatan dalam Konferensi International Kependudukan dan Pembangunan bertujuan untuk mewujudkan kesehatan bagi individu secara utuh. selain itu juga menyangkut kehidupan remaja memasuki masa perkawinan. dan terbebas dari paksaan.penyakit hubungan seksual. termasuk HIV/AIDS. 1. remaja yang mengijnak masa dewasa bila kurang pengetahuan dapat mengakibatkan risiko kehamilan usia muda yang mana mempunyai risiko terhadap kesehatan ibu hamil dan janinnya. hubungan seksual dilakukan dengan memahami dan sesuai etika dan budaya yang berlaku. meliputi : a) Hak mendapatkan informasi dan pendidikan kesehatan reproduksi b) Hak mendapatkan pelayanan dan perlindungan kesehatan reproduksi c) Hak untuk dilindungi dari kematian karena kehamilan d) Hak untuk dilindungi dari kematian karena kehamilan .

LSM yang memperjuangkan hak-hak reproduksi sangat penting artinya untuk terwujudnya pemenuhan hak-hak reproduksi. Dukungan swasta dan LSM sangat dibutuhkan karena ruang gerakan pemerintah lebih terbatas. l) Hak atas kebebasan berkumpul dan berpertisipasi dalam politik yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi. Dukungan para tokoh sangat membantu memperlancar terciptanya pemenuhan hak-hak reproduksi. i) Hak atas pelayanan dan kehidupan reproduksi j) Hak untuk membangun dan merencanakan keluarga k) Hak untuk bebas dari segala bentuk diskriminasi dalam kehidupan berkeluarga dan kehidupan reproduksi. penyiksaan. dan legislatif sehingga bisa tercipta undang-undang hak reproduksi yang memuat aspek pelanggaran hak-hak reproduksi. Menurut BKKBN 2000. b) Advokasi hak-hak reproduksi Advokasi dimaksudkan agar mendapatkan dukungan komitmen dari para tokoh politik. Pelaksanaan upaya pemenuhan hak reproduksi memerlukan dukungan secara polotik. . LSM/LSOM. kekerasan. tokoh agama. h) Hak mendapatkan manfaat kemajuan ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi. untuk mewujudkan pemenuhan hak-hak reproduksi : a) Promosi hak-hak reproduksi Dilaksanakan dengan menganalisis perundang-undangan. tokoh masyarakat. dan pelecehan seksual. kebijakan teknis operasional di Indonesia.e) Hak untuk menentukan jumlah dan jarak kelahiran anak f) Hak atas kebebasan dan kamanan berkaitan dengan kehidupan reproduksinya g) Hak untuk bebas dari penganiayaan dan perlakuan buruk termasuk perlindungan dari perkosaan. dan swasta. peraturan dan kebijakan yang saat ini berlaku apakah sudah seiring dan mendukung hak-hak reproduksi dengan tidak melupakan kondisi lokal sosial budaya masyarakat.

Menurut umur wanita.000 d.000 b. Oosit pertama (Primary Oocyte) c. SIKLUS KONSEPSI PADA MASA KONSEPSI Perkembangan biologis antara laki-laki dan perempuan ditentukan sejak masa konsepsi. Umur 16-25 tahun : 159. e) Sistem pelayanan hak-hak reproduksi 2. jumlah oorganisme adalah : a. Sel telur (Ovum) Pertumbuhan embrional oogonium yang kelak menjadi ovum terjadi di genetalia ridge.000 c. bukan karena adanya hormone esterogen. Janin laki-laki mempunyai kromosom X dan Y. Pematangan pertama ovum . Bayi baru : 750. Umur 6-15 tahun : 439. Umur 35-45 tahun: 34. Janin perempuan mempunyai dua kromosom X dari setiap orang tua. Dan pada waktu yang sama organ seksual perempuan mulai terbentuk karena kurangnya testeteron. Masa menaupose : semua hilang. Liquor folliculi e. KESEHATAN REPRODUKSI WANITA SEPANJANG SIKLUS KEHIDUPAN 1. organ seksualitas laki-laki mulai terbentuk karena pengaruh hormon estrogen.000 e. <Bahankuliahkesehatan> 1.c) KIE hak-hak reproduksi d) Dengan KIE diharapkan masyarakat semakin mengerti hak-hak reproduksi sehingga dapat bersama-sama mewujudkannya. Sejak tujuh minggu masa depan konsepsi. Primary ovarian fillicel d. Urutan pembuahan ovum (oogenesis) : a. Oogonia b. kromosoms X dari ibu dan kromosom Y dari ayah.

Secara embrional. Setelah itu. jika beberapa kriteria berikut di penuhi : 1. spermatogonium berasal darisel primitive tubilus testis. Spermatogenium. Pematangan kedua ovum pada waktu sperma mebuahi telur 2. Ovarium wanita harus melepaskan ovum yang sehat pada saat ovulasi. Hanya satu sperma yang mengalami proses kapasitasi yang dapat melintasi zona pelusida dan masuk ke vitelus ovum. sel-sel spermatogenium ini mulai aktif mengadakan mitosis dan terjadilah spermatogenesis. Jumlah sperma yang dikeluarkan sekali membuahi berjuta-juta sel mani yang keluar. Spermatozoon (sperma) 3. Pengertian Konsepsi Suatu peristiwa penyatuan antara sel mani dengan sel telur didalam tuba falopi. Spermatid. Urutan pertumbuhan sperma (spermatogenesis) : a. dan ekor. 4. terdiri atas kepala. zona pelusida mengalami perubahan sehingga tidak dapat dilalui oleh sperma. kemudian tumbuh menjadi e. leher yang menghubungkan kepala dengan bagian tengah. jumlah spematogenium yang ada tidak mengalami perubahan sampai masa akil baliq. Pada masa pubertas.f. membelah dua d. . dibawah pengaruh sel-sel interstisial leydig. 2. membelah dua b. Setelah bayi laki-laki lahir. Panjang ekor sperma kira-kira 10x bagian kepala. Spermatosid kedua. Senggama harus terjadi pada bagian siklus reproduksi wanita yang tepat. Spermatosid pertama. yang dapat bergetar sehingga sperma dapat bergerak dengan cepat. Sel mani (Sperma) Sperma bentuknya seperti kecebong. berbentuk lonjong agak gepeng berisi inti (nucleus). Tidak ada barier atau hambatan yang mencegah sperma mencapai penetrasi dan akhirnya membuahi ovum. Pria harus mengeluarkan sperma yang cukup normal dan sehat selama ejakulasi. 3. membelah dua c. Konsepsi dapat terjadi.

yang meningkat sebesar 0. Pada waktu inilah fertilisasi (pembuahan) terjadi. Tindakan lebih jauh yang dapat dilakukan wanita adalah mengobservasi suhu tubuh basalnya. suatu materi yang disebut spinnbarkeit. Lendir tersebut juga dapat direnggangkan. 1992). sperma harus menjalani sebuah proses yang disebut kapasitasi (berlangsung kurang lebih 7 jam). melunak dan sedikit berdilatasi. dan jumlahnya menurun (Norman. Begitu sperma telah memasuki ovum. Segera setelah satu sprema memasuki ovum. jika hubungan seksual berlangsung tepat sebelum ovula. Misalnya. serviks memendek. sekitar waktu ovulasi. Setelah ovulasi. Enzim ini (hialuronidase dan proteinase) harus mencerna korona radiata dan zona pelusida sebelum dapat mencapai membrane ovum. hanya satu sperma yang dibiarkan mempenetrasi ovum. lengket. dan banyak (Flynn. Sperma dapat hidup selama 3-4 hari didalam saluran genetalia wanita dan idealnya harus berada didalamtuba falopii saat ovulasi terjadi. perubahan kimia terjadi. Perubahan kimia ini mula-mula mencegah sperma lain berfusi lebih jauh dengan membrane ovum dan pada akhirnya semua sperma yang tersisa dikeluar dari ovum. Walaupun banyak sperma terlibat dalam proses cerna ini.2 derajat celcius segera setelah ovulasi. Wanita dapat memprediksi ovulasi dengan memantau perubahan dalam tubuhnya. . 1986). licin. karena ovum hanya bisa hidup selam 12-24 jam. Sebelum sebuah sperma mampu mempenetrasi dan membuahi sebuah ovum. sementara nucleus wanita menjadi matur dan jumlah kromosom wanita menurun dari 46 menjadi 23. Salah satu indicator ovulasi yang paling kuat adalah status lender serviks yang menjadi transparan. sperma sementara berada didalam sitoplasma perifer. Nucleus sperma menjadi membengkak dan saling mendekat sebagai pronukleus pria dan wanita saat terbentuk suatu " kumparan " diantara kedua nucleus tersebut membrane pronukleus kemudian rupture dan kromosom yang dibebaskan berkombinasi membentuk zigot.Konsepasi memiliki kemungkinan paling berhasil. Pada proses ini membrane sperma menjadi rapuh (fragile) dan melepaskan enzim hidrolitik dari akrosom (lapisan seperti helm yang menutupi kepala sperma). lender kembali menjadi kental.

Karena sekresi merupakan bagian dari sekresi vagina maka perubahan dapat dikenal oleh wanita yang diharapkan dapat mengerti. 2. Koitus (hubungan seksual) selama 24 jam sebelum ovulasi akan menyediakan spermatozoa pada tuba falopii yang siap menerima kedatangan ovum. Pada cara ini diperkirakan hari-hari pada bulan berikutnya kapan wanita akan menstruasi dan dengan demikianjuga dapat diperkirakan hari-hari kapan wanita tersebut berovulasi. Suhu tubuh tersebut akan sedikit turun tepat sebelum mulainya ovulasi dan kemudian meningkat segera setelah ovulasi.Waktu yang optimal untuk mulainya kehamilan adalah dalam 24 jam ovulasi. Metode suhu Pelepasan progesterone telah menyebabkan peningkatan suhu tubuh sampai 0. maka penghitungan demikian tidak mungkun dilakukan. Walaupun demikian. yang mencatat hari pertama setiap periode menstruasi (hari ke 1 keduanya darah mentruasi) dan dengan demikian menghitung waktu ovulasi selama 15 hari sebelum periode khusus tersebut. Perubahan mucus serviks Peningkatan kadar estrogen tepat sebelum ovulasi menyebabkan peningkatan sekresi serviks maupun pengurangan kekentalan (vikositas) sekresi tersebut. Metode berikut dapat dipergunakan untuk menilai hari ovulasi : 1. akan memerlukan waktu 2 atau 3 . Pemakaian metode ini mungkin dapat keliru karena kenaikan suhu dapat menunjukan adanya infeksi dan penurunan suhu tubuh kadang-kadang terjaid akibat dari pemberian obat misalnya aspirin.5 derajat Celsius. Dengan demikian penting bagi wanita mencoba untuk mengerti bahwa ia mengetahui perkiraan hari ovulasinya. Metode kalender Pencatatan sebaiknya dilakukan terus dalam satu periode paling tidak 6 bulan. 3. Peningkatan suhu tubuh tersebut harus menetap dalam 24 jam untuk membuktikan bahwa telah terjadi ovulasi. System ini memerlukan pencetatan suhu mulut segera pada setiap bangun tidur pagi. Apabila mensttruasinya tidak teratur.

Hari ke 4-5 blatokista bebas. Minggu keempat : . o o o Stadium 7 : timbauan korda Stadium 8 : terusan aksial Stadium 9 : lipatan kepala mulai terbentuk. jantung mulai berdenyut dan jonjotjonjot karion mulai terapung bebas dalam darah ibu. Perubahan-Perubahan yang Terjadi : Tahap-Tahap Perkembangan Janin  Tahap perkembangan janin minggu 1-4 Minggu pertama : o o Stadium 1 : sel telur yang dibuahi Stadium 2 : hari ke 2-3. pembentukan alur. Embrioblast dan trofoblast rongga blatokista dilanjutkan dengan nidasi yang berlangsung selama kurang lebih satu minggu. o Stadium 3 : blastokista bebas menjadi senyawa sehingga jumlah sel menjadi 3258 buah dimulai pembentukan rongga blastokista. o o Minggu kedua : Implantasi Stadium 4 : implantasi blatokista dan krucut implantasi dalam selpaut lendir rahim. Diferensiasi menjadi sel-sel luar dan dalam pembelahan sel pertama langsung beralih kestadium kedua buah sel sementara diangkut menjadi saluran telur. Minggu ketiga : blatokista trilaminar o Stadium 6 : pembentukan mesoderm ekstra embrional dan reorganisasi ronggarongga embrional dan terbentuk garis sederhana. o Stadium 5 : masuknya blatokista kedalam selaput lendir sampai awal peredaran uteroplasenta.bulan lagi pasangan yang sebelumnya belum pernah mengetahui maknanya untuk memperhatikan hal ini.

usia 37-42 hari. o Stadium 15 : topografi pembuluh-pembuluh darah Panjang 7-9 mm. usia 31-35 hari. berat 400 mg Pembentukan korda spinalis dan mulai menyatu digaris tengah back bant (kepala menyentuh ekor).75-1 mm . Benjolan-benjolan telinga tampak jelas. tampak seperti gumpalan dipermukaan anterior. mencakup stadium 10-13 pada awal minggu ke 4 jantung berdenyut. Telapak tangan amat jelas. ectoderm menutup diatas gelembung lensa. o o o  Jantung mengalami rudimeter. alur lensa menenggelamkan kedalam cawan mata.o Perkembagan bentuk badan. o o o Perkembangan minggu ke 4 gestasi mencakup yang berikut : Panjang 0. peredaran darah berfungsi. bumbung saraf menutup. telapak kaki samara-samar. . Kerangka tulang rawan dan susunan otot. Tahap perkembangan janin minggu ke 5-8 : organogenesis o Stadium 14 : miotom-miotom Panjang 5-7 mm. Embrio melipatkan diri lepas dari kandung kuning telur. Gumpalan mirip lengan dan kaki Mata. Stadium 20 : tangan pada sikap pronasi. usia 35-38 hari. o Diakhir minggu ke 4 gestasi. Terbentuk tepek telingga. Duktus endolimfatikus bertunas keluar dari gelembung telinga. Pada embrio yang tidak difiksasi sudah mengalami pigmentasi. o Stadium 16 : tonjolan-tonjolan wajah Panjang 8-11 mm. sel-sel embrio tumbuh dengan cepat tapi belum menyerupai manusia sesungguhnya. Stadium 18-19 : bentuk yang kuboid. telinga dan hidung mengalami rudimenten. Sinus serviklis menutup. Lengkung kepala dan lengkung temgkuk sangat menonjol. Tepek penghidu membenankan diri menjadi suatu alur kecil. o o o Stadium 17 : gelembung-gelembung telenfesalon.

Pengolahan bertahap pada kepala.Jenis kelamin bisa dibedakan dari tampilan luar. organogenesis telah lengkap.Pembentukan lempeng osifikasi.Berat 45 gram . .Gestasi mencakup : o Panjang 10 -17 cm. abdomen kencang dan kantung gestasional kelaminnya.Terjadi gerakan janin spontan. Gambaran wajah dapat dilihat. . . .Reflek babinski positif. .Panjang 7-9 cm .Denyut jantung dapat di dengar melalui doppler  Minggu ke 16 : Diakhir minggu keenam belas gestasi janin menelan cairan amniotonic dengan aktif. o Berat 55-120 gram o Quickening o Antibody mulai di produksi o Rambut mulai terbentuk o Mekonium terdapat di usus bagian atas o Terbentuk lemak coklat o Pola tidur dan aktifitas dapat dibedakan. Ekstremitas terbentuk.5 cm . . Perkembangan pada minggu ke 8 gestasi mencekup yang berikut :      Panjang 2. .Sekresi ginjal dapat dimulai : urin belum terdapat di cairan amnion. berat 20 gram Jantung mulai berdenyut disertai adanya katup dan septum.  Minggu ke 12 : . Ekor mengalami retrogesi.o o o Stadium 23 : histologi. Diakhir minggu ke 8 gestasi.

 Minggu ke 24 : Ketika janin mencapai usia 24 minggu.Terdapat simpanan lemak subkutan .Berat 1200 gram .Testis turun (pada pria)  Tahap perkembangan janin minggu ke 32 : Diakhir minggu ke 32 gesatasi janin mulai menetapkan diri pada posisi lahir. Perkembangan pada minggu ke 32 gestasi mencakup yang berikut : . mereka telah mencapai batas usia viabilitas jika kelahiran mereka ditangani di fasilitas pelayanan modern. . atau beratnya mencapai 601 gram.Alfeolus paru matang .Berat 1600 gram .Panjang 38-43 cm .Panjang 35-38 cm . ini menjadi pertimbangan penting pada saat merawat bayi dengan berat lahir rendah yang memerlukan oksigen. Perkembangan pada minggu ke 28 getasi mencakup yang berikut : .Terbentuk surfaktan dicairan amnion .  Tahap perkembangan janin minggu ke 28 : Pembuluh darah retina rentan terhadap kerusakan akibat konsentrasi oksigen.Gestasi mencakup yang berikut : o Panjang 28-36 cm o Berat 550 gram o Antybody pasif ditransfer dari ibu kejanin o Terdapat ferniks kaseosa o Mekonium terdapat direktum o Produksi surfaktan mulai aktif o Kelopak dan bulu mata sudah dapat dibedakan o Kelopak mata sudah mulai terbuka dan pupil raktif.

ovumnya harus normal dan tidakboleh ada hambatan dalam jalur lintasan sperma atau amplantasi .Panjang 42-49 cm .Janin mulai peka terhadap suara-suara dari luar kandungan .Terbentuk cadangan zat besi . besi.Plantar mulai banyak .Verniks kaseosa terbentuk lengkap .Laguno menghilang . wanita perlu memiliki siklus ovulasi yang teratur.Berat 1900-2700 gram .Biasanya berada pada posisi verteks  Tahap perkembangan janin pada minggu ke 40 : Pada primipara.Simpanan lemaksubkutan meningkat . karbohidrat dan kalsium .Panjang 48-52 cm .Berat 3000 gram . Ini merupakan peringatan bahwa trimester ke 3 kehamilan sudah berakhir dan persalinan siap dimulai.Reflek moro aktif .Kuku jari memenuhi ujung-ujung jari.Lipatan plantar terbentuk 1-2 .Kuku jari mulai panjang Faktor-Faktor yang mempengaruhi : 1.  Tahap perkembangan janin minggu ke 36 : Diakhir minggu ke 36 janin berada pada posisi verteks atau kepala berada dibawah Perkembangan pada minggu ke 36 gestasi mencakup sebagai berikut : . Infertilitas pada wanita Untuk menjadi hamil. Pada perkembangan minggu ke 40 gestasi mencakup yang berikut : ..Ginjal janin aktif .Terdapat simpanan glikogen. janin biasanya masuk kejalan lahir selama 2 minggu terakhir kehamilan yang membuat ibu merasa bahwa bayi siap lahir.

Oleh karena itu. penyakit ovarium polikistis atau kerusakan ovarium akibat endomestiotis atau riwayat pembedahan dapat menggangu siklus ovarium sehingga mempengaruhi fertilitas. Penyakit sistematik. penyebeb infertilitas pada wanita. Produksi estrogen dan progesterone juga dipengaruhi oleh kadar prolaktine yang bersikulasi dari kelenjar hipofisis.yang meliputi DM. Dengan menelusuri kembali peristiwaperistiwa yang menyebabkan ovulasi. Walaupun fungsi hormone dapat berada dalam keadaan normal. Pertama hipotalamus perlu melepaskan faktor pelepasan gonadotropin yang bekerja pada kelenjar hipofisis. penyakit gagal ginjal yang mempengaruhi fungsi endokrin dapat juga menggangu siklus normal. gangguan pada ovarium dapat mempengaruhi ovulasi. 1.ovum yang sudah di buahi. atau ovum tersebut terus menerus mengalami defek. Lebih lanjut lagi. walaupun efek stress pada fertilisasi memerlukan penelitian lebih lanjut. dapat dibagi menjadi masalah ovulasi atau hambatan atau abnormalitas dalam saluran reproduksi. Bayi dan Anak . Dari perspektif psikologi. menyebabkan pelepasan FSH dan LH. terdapat juga suatu kolerasi antara hiperprolaktinemia dan tingginya tingkat stress (diantara pasangan yangn mendatangi klinik infertilitas). Misalnya ovum yang dihasilkan dapat dilepas sebelum ovum tersebut benar-benar matur. yang dapat disebabkan oleh faktor. atau kelenjar tyroid (karena peningkatan kadar prolaktin dapat disebabkan baik oleh masalah kelenjar hipofisis ataupun kelenjar tyroid). Masalah ovulasi dapat disebabkan oleh difungsi hipotalamus. Masalah ovulasi Karena ovulasi normal berlangsung dibawah kendali hormone. FSH menstimulasi sebuah folikel menjadi matang dan menyebabkan produksi estrogen. atau kombinasi keduanya. area-area yangn terkait dengan sistem endokrin menjadi jelas. sedangkan LH menstimulasi pelepasan ovum dan produksi progesterone. gangguan tertentu dalam system endokrin dapat mempengaruhi fertilisasi. 2. dapat terjadi masalah pada produksi dan pelepasan ovum. Misalnya kista atau tumor ovarium. kelenjar hipofisis. psikologis.

1. pelayanan kesehatan primer. Remaja . Imunisasi dan manajemen terpadu balita sakit 4. kesehatan lingkungan.      ASI Eksklusif dan penyapihan yang layak Tumbuh kembang anak. penyakit lain disemua usia dan kekerasan. pemberian makanan dengan gizi seimbang Imunisasi dan manajemen terpadu balita sakit Pencegahan dan penanggulangan kekerasan Pendidikan dan kesempatan yang sama pada anak laki-laki dan perempuan Masalah yang mungkin terjadi pada tahap ini : pengutamaan jenis kelamin. postnatal.  Pendekatan yang dilakukan: pendidikan kesehatan. kesakitan dan kematian BBLR. kurang gizi (malnutrisi). dll. bayi masih membawa pengaruh estrogen yang didapat saat dlm kandungan. ASI Eksklusif 2. persalinan. Perubahan pada bayi lahir cukup bulan :     Pembentukan genitalia interna telah sempurna Folikel pada kedua ovarium telah lengkap Genitalia eksterna telah terbentuk Minggu pertama dan kedua setelah lahir. Pendidikan dan kesempatan yang sama pada anak laki-laki dan perempuan. menyusui serta pemberian suplemen. Tumbuh kembang anak dan pemberian makanan dengan gizi seimbang 3. imunisasi. Pencegahan dan penanggulangan kekerasan terhadap perempuan (KtP) 5. Pengaruh ini seperti :   Epitel vagina relative tebal dan pH vagina 5 1/3 bayi perempuan endoserviksnya tidak terhenti pada ostium uteri eksternum tetapi menutupi juga sebagian dari portio servisis uteri (pseudoerosio kongenitalis) Asuhan yang diberikan 1. pelayanan antenatal. sunat perempuan.

Masa remaja atau pubertas adalah usia antara 10 sampai 19 tahun dan merupakan peralihan dari masa kanak-anak menjadi dewasa. dan gadis yang mengalaminya dianggap sudah tiba waktunya untuk melakukan tugas-tugas sebagai wanita dewasa. Peristiwa terpenting yang terjadi pada gadis remaja adalah datangnya haid pertama yang dinamakan menarche. Masa remaja awal (10-12 tahun)    Merasa lebih dekat dengan teman sebaya Merasa ingin bebas Lebih banyak memperhatikan keadan tubuhnya dan mulai suka berkhayal 1. Masa remaja tengah (13-15 tahun)      Ingin mencari identitas diri Ada keinginan untuk berkencan atau mulai tertarik dengan lawan jenis Timbul perasaan cinta yang mendalam Kemampuan berpikir abstrak makin berkembang Berkhayal mengenai hal-hal yang berkaitan dengan seksual 1. Pada usia ini tubuh wanita mengalami perubahan dramatis. Perubahan fisik 1. karena mulai memproduksi hormon-hormon seksual yang akan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan sistem reproduksi Tahapan pubertas/remaja 1. Masa remaja akhir (16-19 tahun)      Menampakkan pengungkapan kebebasan diri Dalam mencari teman sebaya lebih selektif Memiliki citra terhadap dirinya Dapat mewujudkan perasaan cinta Memiliki kemampuan berpikir abstrak Perubahan Kesehatan Wanita Pada Siklus Remaja Tanda-tanda perubahan yang terjadi pada remaja wanita 1. Tanda-tanda primer . dan siap dinikahkan. Secara tradisi. menarche dianggap sebagai tanda kedewasaan.

Adanya perubahan kematangan organ-organ reproduksinya yang ditandai dengan datangnya haid.Ovarium mulai berfungsi dengan matang dibawah pengaruh hormone gonadotropin dan hipofisis, folikel mulai tumbuh meski belum matang tetapi sudah dapat mengeluarkan estrogen. Korteks kelenjar suprarenal membentuk androgen yang berperan pada pertumbuhan badan. Selain pengaruh hormone somatotropin diduga kecepatan pertumbuhan wanita dipengaruhi juga oleh estrogen. 2. Tanda-tanda sekunder

Rambut

Tumbuhnya rambut pada kemaluan ini terjadi setelah pinggul dan payudara mulai berkambang. Bulu ketiak dan bulu pada wajah mulai tampak setelah datang haid. Rambut yang mula-mula berwarna terang berubah menjadi lebih subur, gelap, kasar, keriting.

Pinggul

Pinggul berubah menjadi lebih memebesar dan membulat. Hal ini disebabkan karena membesranya tulang pinggul dan lemak dibawah kulit.

Payudara

Bersamaan dengan membesarnya pinggul maka payudara juga membaesar dan puting susu ikut menonjol. Disini makin membesarnya kelenjar susu maka payudara semakin besar dan bulat.

Kulit

Kulit menjadi semakin kasar, lebih tebal dan pori-pori lebih membesar. Tetapi kulit wanita lebih lembut daripada kulit pria.

Kelenjar lemak dan kelenjar keringat

Kelenjar lemak dan keringat menjadi lebih aktif. Pada masa ini sering timbul masalah jerawat karena adanya sumbatan kelenjar keringat dan baunya menusuk pada saat sebelum dan sesudah haid.

Otot

Menjelang akkhir masa puber, otot menjadi semakin membesar dan kuat. Akibat akan terbentuk bahu, lengan dan tungkai kaki.

Suara

Suara berubah menjadi merdu. 1. Perubahan kejiwaan 1. Perubahan emosi Remaja lebih peka atau sensitif sehingga lebih mudah menangis, cemas, frustasi, bisa tertawa tanpa alasan yang jelas. Selain itu, mudah bereaksi bahkan agresif terhadap gangguanatau rangsangan luar yang mempengaruhinya. Pada masa ini ada kecenderungan tidak patuh pada orang tua, lebih suka pergi sama teman, tidak betah tinggal dirumah. 2. Perkembangan intelrgensia Pada perkembangan ini remaja cenderung mengembangkan cara berpikir abstrak dan ingin mengetahui hal-hal baru yang mendorong perilaku ingin cobacoba. Asuhan apa yang diberikan 1. Gizi seimbang 2. Informasi tentang kesehatan reproduksi 3. Pencegahan kekerasan seksual (perkosaan) 4. Pencegahan terhadap ketergantungan napza 5. Perkawinan pada usia yang wajar 6. Peningkatan pendidikan, ketrampilan, penghargaan diri dan pertahanan terhadap godaan dan ancaman. 1. Siklus kesehatan wanita dewasa Usia dewasa muda, yaitu antara 18 sampai 40 tahun, sering dihubungkan dengan masa subur, karena pada usia ini kehamilan sehat paling mungkin terjadi. Inilah usia produktif dalam menapak karir yang penuh kesibukan di luar rumah. Di usia ini wanita harus lebih memperhatikan kondisi tubuhnya agar selalu dalam kondisi prima, sehingga jika terjadi kehamilan dapat berjalan dengan lancar, dan bayi yang dilahirkan pun sehat. Pada periode ini masalah kesehatan berganti dengan gangguan kehamilan, kelelahan kronis akibat merawat anak, dan tuntutan karir. Kanker, kegemukan, depresi, dan penyakit serius tertentu mulai menggerogoti tubuhnya. Gangguan yang sering muncul pada usia

ini, adalah endometriosis yang ditandai dengan gejala nyeri haid, kram haid, nyeri pinggul saat berhubungan seks, sakit saat buang air besar atau buang air kecil. Penderita kadang mengalami nyeri hebat, tetapi ada juga yang tidak mengalami gejala apa-apa. 1. Kehamilan dan persalinan yang aman 2. Pencegahan kecacatan dan kematian akibat kehamilan pada ibu dan 3. bayi Menjaga jarak kelahiran dan jumlah kehamilan dengan penggunaan alat kontrasepsi (KB) 4. Pencegahan terhadap PMS/HIV/AIDS 5. Pelayanan kesehatan reproduksi berkualitas 6. Pencegahan dan penanggulangan masalah aborsi secara rasional 7. Deteksi dini kanker payudara dan leher rahim 8. Pencegahan dan manajemen infertilitas. 9. Masalah yang mungkin ditemui: Kesakitan dan kematiani ibu yang disebabkan berbagai kondisi, malnutrisi/anemia, kemandulan, pelecehan/kekerasan seksual, komplikasi aborsi, ISR/IMS/HIV/AIDS dan pengaturan kesuburan. 10. Pendekatan yang dapat dilakukan : pendidikan kesehatan, suplemen, konseling, pencegahan primer, pengobatan KB, pendidikan tentang perilaku seksual yang bertanggungjawab, pencegahan dan pengobatan IMS, pelayanan antenatal, persalinan, post partum pelayanan kebidanan darurat, imunisasi dan informasiinformasi. Asuhan yang diberikan 11. Kehamilan dan persalinan yang aman 12. Pencegahan kecacatan dan kematian akibat kehamilan pada ibu dan bayi 13. Menjaga jarak kelahiran dan jumlah kehamilan dengan penggunaan alat kontrasepsi (KB) 14. Pencegahan terhadap PMS/HIV/AIDS 15. Pelayanan kesehatan reproduksi berkualitas 16. Pencegahan dan penanggulangan masalah aborsi

mampu melindungi wanita dari penyakit jantung koroner. Perhatian pada problem menopause 7. gangguan mobilitas dan osteoporosis. Pencegahan dan manajemen infertilitas. termasuk rabun. Deteksi dini kanker payudara dan leher rahim 18. gangguan mobilitas dan osteoporosis. Perhatian pada penyakit utama degenerative. Asuhan apa yang diberikan 6. 5. kekerasan. Masalah yang mungkin terjadi pada tahap ini: penyakit sistem sirkulasi. diagnosis. 1. Perhatian pada penyakit utama degeneratif. Sangat penting bagi wanita untuk melakukan pemeriksaan kesehatannya secara teratur. Pendekatan yang dapat dilakukan: dipengaruhi oleh pengalaman reproduksi sebelumnya. Penyakit jantung koroner 9. payudara/kanker prostat. termasuk rabun. prolaps/osteoporosis. Berkurangnya hormone estrogen pada wanita menopause mungkin menyebabkan berbagai keluhan sebagai berikut : 8. Prioritas utamanya adalah menjaga agar tubuh tetap sehat dengan mengatur pola makan yang benar. Usia Lanjut Yang dianggap lanjut usia (lansia) adalah setelah mencapai usia 60 tahun. informasi dan pengobatan dini. kanker saluran reproduksi. Berkurangnya hormone estrogen dapat menurunkan kadar kolesterol . Kadar estrogen yang cukup. Inilah masa yang paling rentan diserang berbagai penyakit degeneratif dan penyakit berat lainnya. 2. Selain itu olahraga ringan dan tetap aktif secara intelektual. 3. dan minum suplemen yang dibutuhkan tubuh.17. ISR/IMS/HIV/AIDS. Deteksi dini kanker rahim dan kanker rahim 4. Perhatian pada problem meno/andro-pause 2.

Gangguan mata 13. kerja dan kedudukan. 15. 12. Mata terasa kering dan kadang terasa gatal karena produksi air mata berkurang. 10. Kekurangan hormone estrogen juga mempengaruhi susunan saraf pusat dan otak. Penurunan hormone estrogen menyebabkan kesulitan berkonsentrasi. Adalah berkurangnya kepadatan tulang pada wanita akibat penurunan kadar hormone estrogen. sukar tidur. Deteksi dini kanker rahim. depresi sampai pada kepikunan tipe Alzeimer. gelisah. misalnya keadaan sosial ekonomi. misalnya dalam pemberian makan sehari-hari. Dewasa ini masih banyak ditemukan diskriminasi terhadap perempuan. Perempuan dinomor-duakan dalam segala aspek kehidupan. kesempatan memperoleh pendidikan. sehingga tulang menjadi rapuh dan mudah patah. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Derajat Kesehatan Perempuan 16. Hal ini menghambat akses terhadap pelayanan kesehatan yang pada akhirnya dapat berakibat kesakitan. Kepikunan (demensia tipe Alzeimer).baik (HDL) dan meningkatnya kadar kolesterol tidak baik (LDL) yang meningkatkan kejadian penyakit jantung koroner. 17. Penyakit kepikunan tipe Alzeimer dapat terjadi bilam kekurangan estrogen sudah berlangsung cukup lama dan berat. 14. Osteoporosis 11. . Kedudukan perempuan dalam keluarga dan masyarakat Kedudukan perempuan dalam keluarga dan masyarakat ditentukan oleh banyak hal. antara lain: 1. Kemiskinan Diperkirakan sekitar 40% penduduk Indonesia masih berada di bawah garis kemiskinan sejak terjadinya krisis ekonomi yang berkepanjangan. yang dipengaruhi factor keturunan. kecacatan dan kematian. budaya dan nilai-nilai yang berlaku di masyarakat di mana mereka menetap.

Akses untuk pelayanan kespro rendah karena: 1. termasuk yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi. Jarak ke fasilitas kesehatan yang cukup jauh dan sulit dicapai 2. misalnya dalam ber-KB. Kualitas pelayanan kesehatan reproduksi yang kurang memadai. tingkat pendidikan yang meningkat dapat meningkatkan rasa percaya diri. Menonjolnya perilaku seksual resiko tinggi . 3. Tradisi yang menghambat pemanfaatan tenaga dan fasilitas kesehatan 19. Kurangnya informasi tentang kemampuan fasilitas kesehatan 3. Akses ke fasilitas kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan 1. Keterbatasan biaya 4. d. karena tekanan ekonomi atau orang tua mendorong untuk cepat menikah agar terlepas dari beban ekonomi. antara lain karena: 1. Seperti diketahui. Kemampuan fasilitas kesehatan yang kurang memadai 20. disamping kurangnya kesempatan mengendalikan penghasilan keluarga. wawasan dan kemauan untuk mengambil keputusan yang baik bagi diri dan keluarga.2. Pengetahuan tentang seksualitas dan informasi mengenai hak reproduksi masih rendah. Tingkat pendidikan perempuan yang belum merata dan masih rendah menyebabkan informasi yang diterima tentang kesehatan reproduksi sangat terbatas. 18. Beban ganda. 2. Perempuan seringkali terpaksa menikah pada usia muda. Pelayanan kesehatan yang kurang memperhatikan kebutuhan klien 2. Keterbatasan perempuan dalam pengambilan keputusan untuk kepantingan dirinya. tanggung jawab tidak proporsional sehingga kesehatan anak perempuan dan perempuan semakin buruk 21. dalam memilih bidan sebagai penolong persalinan atau dalam mendapat pertolongan segera di RS ketika diperlukan.

Emosi dan sifat 2. Aspek psikologi pada masa bayi 5. kebiasaan anak dalam hal personal hygiene 24. Hal-hal yang diwariskan orang tua spt bentuk tubuh 2. Masa kanak-kanak Ada 2 faktor yang mempengaruhi kehidupan wanita pada masa ini : 1. Rendahnya kemampuan dalam pengendalian kehidupan seksual pada reproduksi Faktor-faktor yang mempengaruhi siklus kesehatan wanita 22. Keluarga 2. Sikap orang tua 4. Gizi 3.3. faktor dalam 1. Masa bayi Faktor yang mempengaruhi siklus kehidupan wanita pada masa bayi : 1. faktor luar 1. Budaya setempat 4. Diskriminasi social 4. Masa pubertas/remaja Faktor yang berpengaruh :    Status gizi Pendidikan Lingkungan dan pekerjaan . Kemampuan intelektual 3. Sistem reproduksi 23. Kondisi ibu 3. Sikap negatif terhadap perempuan dan anak perempuan 5. Keadaan hormonal tubuh 4. Lingkungan 2.

3. Sementara 82% lainnya. ASPEK PENCEGAHANPENYAKIT DAN PROMOSI KESEHATAN Asuhan kesehatan reproduksi pada remaja melibatkan wanita dalam pengambilan keputusan Survei pada 24 negara di Amerika Utara dan Eropa menunjukkan bahwa perilaku seks remaja sudah dimulai sejak usia 15 tahun. b. Batasan usia remaja menurut WHO (badan PBB untuk kesehatan dunia) adalah 12 sampai 24 tahun.  Seks dan seksualitas Kesehatan reproduksi remaja itu sendiri 1.943 di 24 negara dan dikerjakan Service Medical du Rectorat de Toulouse tersebut. senium) Faktor yang berpengaruh :      Faktor hormonal Kejiwaan Lingkungan Pola makan Aktifitas fisik 3. menopause.2 % remaja berperilaku seks aktif semenjak usia 15 tahun dan tidak menggunakan alat kontrasepsi.1 Defenisi Remaja a. menggunakan alat kontrasepsi. Masa dewasa/reproduksi Faktor yang berpengaruh yaitu :    Perkembangan organ reproduksi Tanggapan seksual Kedewasaan psikologi 1. Remaja didefinisikan sebagai masa peralihan dari masa kanak-kanak ke masa dewasa. . Survei dilakukan kepada 33. menunjukkan 13. Masa usia lanjut (klimakterium.

c. tetapi fungsinya belum matang sampai beberapa tahun kemudian. 3. rata-rata anak laki-laki kira-kira setahun setelahnya. Perubahan ini nantinya sangat mempengaruhi kepribadian remaja. Perubahan tersebut ialah : a. Masa remaja adalah masa transisi perkembangan antara masa kanak-kanak dan masa dewasa yang pada umumnya dimulai pada usia 12 atau 13 tahun dan berakhir pada usia akhir belasan tahun atau awal dua puluhan tahun. Perubahan Internal: Perubahan yang terjadi dalam organ dalam tubuh remaja dan tidak tampak dari luar. Kata “remaja” berasal dari bahasa latin yaitu adolescere yang berarti to grow atau to grow maturity. d.. . f. Ciri – ciri Seks Sekunder: Ciri – ciri seks sekunder yang utama. Organ Seks: Baik laki-laki maupun perempuan organ seks mengalami ukuran matang pada akhir masa remaja. Namun jika pada usia remaja seseorang sudah menikah. Perubahan Eksternal Perubahan yang terjadi dan dapat dilihat pada fisik luar anak. 1990) mendefinisikan remaja sebagai periode pertumbuhan antara masa kanak-kanak dengan masa dewasa. Proporsi Tubuh : Berbagai anggota tubuh lambat laun. Papalia dan Olds (2001) tidak memberikan pengertian remaja (adolescent) secara eksplisit melainkan secara implicit melalui pengertian masa remaja (adolescence). DeBrun (dalam Rice. Sedangkan Hurlock (1990) membagi masa remaja menjadi masa remaja awal (13 hingga 16 atau 17 tahun) dan masa remaja akhir (16 atau 17 tahun hingga 18 tahun).2 Perubahan fisik selama masa remaja dibagi menjadi beberapa tahap : 1. b. Perubahan yang terjadi. Masa remaja awal dan akhir dibedakan oleh Hurlock karena pada masa remaja akhir individu telah mencapai transisi perkembangan yang lebih mendekati masa dewasa. d. Ciri sekunder tersebut antara lain ditandai dengan tumbunya kumis dan jakun pada laki-laki sedangkan pada wanita ditanda dengan membesarnya payudara. Berat Badan: Perubahan berat badan mengikuti jadual yang sama dengan perubahan tinggi badan. Tinggi Badan : Rata-rata anak perempuan mencapai tinggi matang pada usia antara tujuh belas dan delapan belas tahun. 2. perubahan berat badan terjadi akibat penyebaran lemak pada bagian-bagian tubuh yang hanya mengandung sedikit lemak atau bahkan tidak mengandung lemak. e. perkembangannya matang pada masa akhir masa remaja. g. mencapai perbandingan yang tubuh yang baik. e. Misalnya badan melebar dan memanjang sehingga anggota badan tidak lagi kelihatan terlalu pandang. c. maka ia tergolong dalam dewasa atau bukan lagi remaja.

sehingga remaja menjadi: a. Jaringan selain tulang. Perubahan emosi. Sistem Peredaran Darah : Jantung tumbuh pesat selama masa remaja. senang memberikan kritik b. upaya abortus dan penularan penyakit kelamin. sensitif ( mudah menangis. Masa remaja sebagai periode yang penting yaitu perubahan-perubahan yang dialami masa remaja akan memberikan dampak langsung pada individu yang bersangkutan dan akan mempengaruhi perkembangan selanjutnya. Masa remaja sebagai periode pelatihan. termasuk HIV/AIDS. Sistem Pernafasan: Kapasitas paru-paru anak perempuan hampir matang pada usia tujuh belas tahun . Status remaja tidak jelas. Agresif dan mudah bereaksi terhadap rangsangan luar yang berpengaruh. sehingga remaja menjadi : a. Perubahan kejiwaan Proses perubahan kejiwaan berlangsung lambat yang meliputi: 1. sehingga muncul prilaku ingin mencoba-coba. Panjang dan tebal dinding pembuluh darah meningkat dan mencapai tingkat kematangan bilamana jantung sudah matang. anak laki-laki mencapat tingkat kematangan baru beberapa tahun kemudian. cemas. b. antara lain akibat kematangan organ seks maka dapat terjadi kehamilan remaja putri diluar nikah. 2. terus berkembang sampai tulang mencapai ukuran yang matang. pada usia tujuh belas atau delapan belas. Ingin mengetahui hal-hal baru.1. Jaringan Tubuh: Perkembangan kerangka berhenti rata-rata pada usia delapan belas tahun. Mampu berpikir abstrak. Kelenjar-kelenjar seks berkembang pesat dan berfungsi. Masa remaja mempunyai ciri tertentu yang membedakan dengan periode sebelumnya : Ciri-ciri remaja menurut Hurlock (1990). khususnya bagi perkembangan otot. Sistem Endokrin: Kegiatan gonad yang meningkat pada masa puber menyebabkan ketidak seimbangan sementara dari seluruh system endokrin pada masa awal puber. frustasi dan tertawa ) b. keadaan ini . antara lain : a. Perkembangan intelegensia. Disini berarti perkembangan masa kanak-kanak lagi dan belum dapat dianggap sebagai orang dewasa. 4. Prilaku ini jika didorong oleh rangsangan sesual dapat membawa remaja masuk pada hubungan seks pranikah dengan segala akibatnya. beratnya dua belas kali berat pada waktu lahir. otot-oto di perut dan dinding-dinding usus menjadi lebih tebal dan kuat. usus bertambah panjang dan bertambah besar. Sistem Pencernaan: Perut menjadi lebih panjang dan tidak lagi terlampau berbentuk pipa. 3. sehingga misalnya mudah berkelahi. meskipun belum mencapai ukuran yang matang sampai akhir masa remaja atau awal masa dewasa 5. 2. hati bertambah berat dan kerongkongan bertambah panjang.

Masa remaja sebagai masa mencari identitas diri yang dicari remaja berupa usaha untuk menjelaskan siapa dirinya dan apa peranannya dalam masyarakat. yaitu dengan merokok. proses dan fungsi alat reproduksi (aspek tumbuh kembang remaja) 2. e. Masa remaja sebagai masa dewasa. c. Mereka menganggap bahwa perilaku ini akan memberikan citra yang mereka inginkan. Penyakit menular seksual dan HIV/AIDS serta dampaknya terhadap kondisi kesehatan reproduksi 4. Hak-hak reproduksi 9.3 Definisi Kesehatan Reproduksi Remaja Kesehatan reproduksi remaja adalah suatu kondisi sehat yang menyangkut sistem. Remaja cenderung memandang kehidupan dari kacamata berwarna merah jambu. Remaja mengalami kebingungan atau kesulitan didalam usaha meninggalkan kebiasaan pada usia sebelumnya dan didalam memberikan kesan bahwa mereka hampir atau sudah dewasa. nilai dan sifat yang paling sesuai dengan dirinya. Pengaruh sosial dan media terhadap perilaku seksual 6. g. serta keinginan akan kebebasan. Bahaya narkoba dan miras pada kesehatan reproduksi 5. perubahan pada nilai-nilai yang dianut.memberi waktu padanya untuk mencoba gaya hidup yang berbeda dan menentukan pola perilaku. maka pada masa seperti ini. minat dan peran (menjadi dewasa yang mandiri). Pengetahuan dasar yang perlu diberikan kepada remaja 1. Kekerasan seksual dan bagaimana menghindarinya 7. d. mengapa remaja perlu mendewasakan usia kawin serta bagaimana merencanakan kehamilan agar sesuai dengan keinginnannya dan pasanganya 3. f. yaitu perubahan pada emosi perubahan tubuh. Masa remaja sebagai masa yang menimbulkan ketakutan. melihat dirinya sendiridan orang lain sebagaimana yang diinginkan dan bukan sebagaimana adanya terlebih dalam cita-cita. menggunakan obat-obatan dan terlibat dalam perilaku seks. Hal ini yang membuat banyak orang tua menjadi takut. Masa remaja sebagai periode perubahan. Masa remaja adalah masa yang tidak realistik. minum-minuman keras. Pengertian sehat disini tidak semata-mata berarti bebas penyakit atau bebas dari kecacatan namun juga sehat secara mental serta sosial kultural. cenderung berperilaku yang kurang baik. Mengambangkan kemampuan berkomunikasi termasuk memperkuat kepercayaan diri agar mampu menangkal hal-hal yang bersifat negatif 8. Dikatakan demikian karena sulit diatur. remaja sangat perlu . 3. Manakala tubuh juga mengalami transisi. Pengenalan mengenai sistem. fungsi dan proses reproduksi yang dimiliki oleh remaja.

untuk benar-benar memperhatikan kondisi tubuh terutama organ reproduksi yang banyak berkembang dalam fase ini. 10. Anak-anak perempuan yang dulu hanya peduli untuk membersihkan organ kewanitaannya begitu saja tanpa ada permasalahan yang lain, pada masa remaja dan pubertas, organ kewanitaan anak gadis mulai mengalami perubahan. 11. Tumbuhnya rambut-rambut halus disekitar organ intim juga perlu diperhatikan sehingga kebersihanpun tetap terjaga, terutama setelah buang air kecil maupun buang air besar. Cara mencuci pun harus perlu diperhatikan dimana arah yang sesuai (menjauhi arah kemaluan) lebih disarankan agar bakteri dan kotoran tidak kembali bersarang. 12. Organ kewanitaan memang patut benar-benar dijaga kebersihannya terutama bagi yang tinggal di negara tropis semcam Indonesia. Produksi keringat membuat daerah tersebut lembab dan merupakan kondisi yang tepat untuk tumbuhnya jamur. Selain itu darah haid dan perubahan hormon juga dapat merubah ekosistem organ kewanitaan. 13. Bekal pengetahuan seperti ini sangat mendasar dan penting yang nantinya akan sangat berpengaruh pada perkembangan organ kewanitaan pada remaja putri. 14. Kebersihan organ reproduksi juga harus diperhatikan oleh remaja pria. Beberapa remaja pria tidak harus mengalami pemotongan kulit pembungkus penis pada masa kanak-kanak yang sering dikenal dengan sunatan, nah remaja pria yang memiliki organ intim seperti ini harus tetap rajin membersihan organ intimnya dengan membersihkan daerah di dalam lipatan kulit tersebut, karena apabila bagian di dalam lipatan kulit tidak dibersihkan, potensi untuk tumbuhnya jamur dan hidupnya bakteri-bakteri lain akan sangat besar. 15. Seringkali karena terburu-buru, para remaja pria juga tidak memperhatikan keadaan sekitar saat mereka beraktivitas. Padahal apabila salah sedikit saja dan organ intim mereka terantuk, terjepit resleting ataupun terkena benda lain dengan cukup keras, organ intim tersebut dapat mengalami cedera, pembengkakan yang akan dapat berakibat fatal dikemudian hari bahkan sampai disfungsi ereksi. 3.4 Strategi kunci untuk menjangkau dan melayani generasi muda : Pada tahun 1994, International Conference on Population and Development (ICPD) melakukan upaya untuk mengembangkan program yang cocok untuk kebutuhan kesehatan reproduksi remaja. 1. Melakukan pengembangan layanan-layanan yang ramah bagi generasi muda; 2. Melibatkan generasi muda dalam perancangan, pelaksaan, dan evaluasi program; 3. Membentuk pelatihan bagi penyedia layanan (provider) untuk dapat melayani kebutuhan dan memperhatikan kekhawatiran-kekhawatiran khusus para remaja; 4. Mendorong upaya-upaya advokasi masyarakat untuk mendukung perkembangan generasi muda dan mendorong munculnya perilaku kesehatan remaja yang positif; 5. Memadukan latihan-latihan membangun keterampilan ke dalam program-program yang

ditujukan untuk generasi muda agar dapat meningkatkan rasa percaya diri mereka, mengembangkan kemampuan mereka berkomunikasi mengenai seksualitas,dan memperkuat kemampuan mereka dalam mengupayakan praktik-praktik seksual yang lebih aman. 3.5 Program kesehatan reproduksi remaja mulai menjadi perhatian pada beberapa tahun terakhir ini karena beberapa alasan: 1. Ancaman HIV/AIDS menyebabkan perilaku seksual dan kesehatan reproduksi remaja muncul ke permukaan. Diperkirakan 20-25% dari semua infeksi HIV di dunia terjadi pada remaja. Demikian pula halnya dengan kejadian PMS yang tertinggi di remaja, khususnya remaja perempuan, pada kelompok usia 15-292. 2. Walaupun angka kelahiran pada perempuan berusia di bawah 20 tahun menurun, jumlah kelahiran pada remaja meningkat karena pertumbuhan populasi remaja. Diperkirakan bahwa 40% dari semua anak perempuan berusia 14 tahun yang hidup akan hamil paling tidak sekali saat mereka berumur 20 tahun3. Selain itu, sebagian besar mereka masih belum memiliki akses untuk mendapatkan pendidikan seksual atau kesehatan reproduksi serta pelayanan yang dibutuhkan. 3. Bila pengetahuan mengenai KB dan metode kontrasepsi meningkat pada pasangan usia subur yang sudah menikah, tidak ada bukti yang menyatakan hal serupa terjadi pada populasi remaja. 4. Pengetahuan dan praktik pada tahap remaja akan menjadi dasar perilaku yang sehat pada tahapan selanjutnya dalam kehidupan. Sehingga, investasi pada program kesehatan reproduksi remaja akan bermanfaat selama hidupnya. 5. Kelompok populasi remaja sangat besar; saat ini lebih dari separuh populasi dunia berusia di bawah 25 tahun dan 29% berusia antara 10-25 tahun. 2.6 Masalah-Masalah kunci dalam Kesehatan Remaja dan peran bidan 1. Melakukan advokasi untuk memperoleh dukungan masyarakat terhadap kesehatan reproduksi remaja. Masalah reproduksi dan kesehatan seksual remaja merupakan masalah yang kontroversial di banyak kelompok masyarakat sehingga membuat tindakan advokasi dan mendorong munculnya kesadaran akan masalah ini menjadi lebih penting. Upaya-upaya advokasi dapat difokuskan pada membuat perubahan di tingkat lokal, daerah atau nasional dengan menargetkan para stake holder yang mempengaruhi penerimaan informasi dan pelayanan kesehatan reproduksi bagi para remaja. Individu dan organisasi diposisikan dengan baik untuk membentuk persepsi publik dan program dapat dipusatkan dalam memperkuat dukungan untuk pendanaan dan pelaksanaan program yang relevan sehingga meningkatkan kemungkinan suksesnya program. 2. Komponen-komponen program yang berhasil

Program-program kesehatan reproduksi untuk remaja cenderung akan mencapai keberhasilan maksimal jika program-program tersebut: a. Secara akurat mengidentifikasi dan memahami kelompok yang akan dilayani. b. Melibatkan remaja dalam perancangna programnya. c. Bekerja sama dengan para pemuka masyarakat dan orang tua. d. Melepaskan hambatan-hambatan kebijakan dan mengubah pra anggapan para pemberi layanan (provider) e. Membantu remaja melatih keterampilan interpersonal yang diperlukan untuk menghindari risiko. f. Menghubungkan informasi dan saran dengan pelayanan g. Memberikan tokoh panutan (role model) yang membuat perilaku lebih aman menjadi perilaku yang menarik. h. Menginvestasikan sumber danan dan waktu dalam kerangka yang cukup panjang. 3. Melibatkan kaum remaja dalam aktivitas yang bermakna Pendidikan oleh teman sebaya dapat merupakan pendekatan efektif untuk melibatkan para remaja. Para pendidik/edukator remaja yang dilatih untuk membantu teman sebaya mereka dalam hal informasi dan pelayanan kesehatan reproduksi menerima pelatihan khusus dalam pengambilan keputusan, melakukan perujukan klien dan memberikan komoditas atau pelayanan. Program-program yang menggunakan pendidik/edukator teman sebaya didasarkan pada bukti bahwa para remaja memiliki hubungan baik dengan orang lain yang berusia hampir sama, dengan ketertarikan dan latar belakang serupa. 4. Pelayanan klinik yang ramah bagi remaja Pelayanan kesehatan reproduksi yang youth friendly (ramah untuk remaja) merupakan salah satu yang dikembangkan serta dibentuk dengan cara yang akan mengenali bahwa tantangan, kesulitan dan hambatan yang dihadapi remaja sangat berbeda dengan orang dewasa. Pendekatan ini mencakup memiliki petugas pelayanan kesehatan yang dilatih dengan baik, termasuk bidan dan dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan khusus remaja secara biologis, psikologis dan kebutuhan kesehatan remaja, memiliki rasa hormat terhadpa privasi remaja dan kerahasiaan remaja sebagai klien, fasilitas yang dapat diakses dan lokasi yang nyaman, pelayanan dengan harga yang masuk akal dan lingkungan yang aman dan nyaman bagi populasi remaja, termasuk kelompok remaja pria dan wanita yang sudah menikah. Untuk membuat pelayanan menjadi ramah dan nyaman, bidan harus mempertimbangkan masukan-masukan para remaja terhadap komponen-komponen klinik seperti famplet informasi dan gaya ruang tunggu. Pelayanan harus diberikan di tempat-tempat remaja biasa berkumpul untuk belajar, bersosialisasi dan bekerja dan kerahasiaan harus dipastikan. Sikap-sikap menghakimi dan kadang-kadang bahkan kekerasan di pihak pemberi layanan dapat menciptakan hambatan kritis

sikap dan perilaku. video. dan bagaimana menjangkau petugas pelayanan kesehatan untuk menjawab kekhawatiran mereka. kerja dan rekreasi. Salah satu penelitian di Tanzania memperlihatkan bahwa perempuan muda memiliki kemungkinan untuk terinfeksi HIV lebih dari empat kali dibandingkan pria muda. Proses persalinan selalu memiliki potensi risiko-risiko kesehtan. Bidan yang bersikap menghakimi dapat menghambat pelayanan kesehatan reproduksi pada remaja. Hampir setengah dari infeksi HIV secara keseluruhan terjadi pada pria dan wanita yang berusia di bawah 25 tahun. kekerasan substansial. risiko-risiko potensial dari kegiatan seksual yang tidak terlindung. 8. tapi risiko persalinan lebih besar pada perempuan berusia di bawah 17 tahun. dan di banyak negara berkembang data menunjukkan bahwa sampai 60% dari semua infeksi HIV baru terjadi pada kelompok usia antara 15 samapi 24 tahun. Kehamilan dini dan kehamilan yang tidak diinginkan Banyak remaja aktif secara seksual ( meskipun bukan pilihan mereka sendiri. rasio 2 berbanding 1. 6. Bidan mempunyai peranan yang sangat besar dalam memberikan informasi tersebut serta konseling yang sesuai sangat penting untuk membantu remaja menangani atau menyisihkan potensi efek samping. HIV dan PMS di kalangan Remaja Menurut WHO. Konseling harus mengungkapkan aspek pencegahan kehamilan sekaligus perlindungan terhadap PMS (penyakit menular seksual). efek samping.dan bertahan lama terhadap pelayanan kesehatan reproduksi. . bagaimana mengakses pelayanan kesehatan dan kesempatan-kesempatan pendidikan. Infeksi di kalangan perempuan melebihi infeksi di kalangan pria. musik. buku komik) dapat menjadi cara yang efektif dari segi biaya untuk mengomun ikasikan pesan-pesan yang dpat mempengaruhi pengetahuan. fil. televisi. meskipun para perempuan lebih tidak berpengalama seksual dan memiliki pasangan seksual yang lebih sedikit dibanding pria sebayanya. Kontrasepsi bagi remaja Para remaja memiliki hak untuk memperoleh informasi yang jelas dan akurat mengenai kontrasepsi termasuk pemakain yang benar. 333 juta kasus baru PMS terjadi di seluruh dunia setiap tahun dan setidaknya 111 juta dari kasus ini terjadi pada mereka yang berusia di bawah 25 tahun. Media massa hiburan (radio. Memberikan informasi dan pelayanan untuk para remaja Remaja memerlukan informasi yang sesuai dengan usianya mengenai perkembangan fisik dan emosional. 5. Bidan sebagai penyedia layanan dapat melakukan hubungan interaktif dengan klien remaja dengan melakukan komunikasi interpersonal. 7. Setiap tahun sekitar 15 juta remaja melahirkan anak.

Infertilitas primer . Karena sikap-sikap gender ini telah terbukti tidak dapat dipisahkan dari dalam banyak upaya kesehatan reproduksi remaja. Aborsi yang tidak aman menempati proporsi tinggi dalam kematian ibu di antara para remaja. terutama anak perempuan rentan terhadap kekerasan seksual. 10. Bidan harus membantu para perempuan muda tersebut membangun keterampilan dan rasa percaya diri yang diperlukan untuk membantu mereka membuat keputusan-keputusan. perilaku pria berisiko ditoleransi dan kadang-kadang didukung. hubungan seksual yang dipaksakan dan hubungan dengan kekuatan yang tidak seimbang. Beberapa budaya. 4. MASALAH GANGGUAN PADA KESEHATAN REPRODUKSI DAN UPAYA PENANGGULANGANNYA 4.1 INFERTILITAS Invfertilitas adalah ketidakmampuan sepasang suami istri untuk mencapai kehamilan setelah selama 1 tahun melaksanakan hubungan seksual secara teratur dan tidak menggunakan alat kontrasepsi. 9. sehingga menimbulkan kepercayaan diri remaja. Pendidikan seks berbasis sekolah Evaluasi yang dilakukan di antara para kawula muda di negara-negara berkembang dan negaranegara maju telah memperlihatkan bahwa pendidikan seks berbasis sekolah dapat membantu menunda hubungan seksual pertama para remaja yang belum aktif secara seksual. Perempuan muda seringkali memiliki pengetahuan terbatas atau kurang percaya diri untuk mengakses pelayanan kesehatan sehingga mengakibatkan pelayanan prenatal yang terbatas berperan penting terhadap terjadinya komplikasi. Untuk para remaja yang aktif secara seksual. Program yang meminta para perempuan muda untuk mengambil keputusan dan tindakan yang merupakan kontradiksi dari peran perempuan yang diterima seperti menolak melakukan hubungan seksual atau berkeras akan pemakaian kondom. pendidikan seksual dapat mendorong pemakaian kontrasepsi dan perlindungan PMS yang benar dan konsisten.Remaja dengan usia ini lebih mudah mengalami komplikasi dalam persalinan. program harus secara langsung mengkonfrontasi masalah hubungan gender yang tidak setara. Peran bidan dalam asuhan prenatal sangat dibutuhkan. Masalah Gender Spesifik Generasi muda.

tetapi kehamilan berikutnya belum berhasil dicapai. Sel yang belum terspesialisasi memerlukan waktu sekitar 72-74 hari untuk berkembang menjadi sel sperma yang matang.2 Penyebab a. yang kemudian mengalir menuju ke uretra dan dikeluarkan ketika ejakulasi. 4. Infertilitas sekunder Jika sebelumnya pasangan suami istri pernah memiliki anak (minimal 1 kali kehamilan). Dari epididimis. Dari testis kiri dan kanan. Pembentukan sperma yang paling efsisien adalah pada suhu 33. berkurangnya pergerakan sperma dan meningkatkan jumlah sperma yang abnormal di dalam semen. faktor pria 1) Masalah pada sperma : Pada pria dewasa. sperma dibuat terus menerus di dalam testis (buah zakar). cairan yang dihasilkan oleh vesikula seminalis ditambahkan pada sperma dan membentuk semen. Testis bisa tetap berada pada suhu tersebut karena terletak di dalam skrotum (kantung zakar) yang berada diluar rongga tubuh. sperma bergerak ke dalam epididimis (suatu saluran berbentuk gulungan yang terletak di puncak testis menuju ke testis belakang bagian bawah) dan disimpan di dalam epididimis sampai saat terjadinya ejakulasi. Di dalam duktus ejakulatorius. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi proses tersebut sehingga bisa terjadi kemandulan: a) Peningkatan suhu di dalam testis akibat demam berkepanjangan atau akibat panas yang berlebihan bisa menyebabkan berkurangnya jumlah sperma. Kesuburan seorang pria ditentukan oleh kemampuannya untuk mengantarkan sejumlah sperma yang normal ke dalam vagina wanita. Faktor lain yang mempengaruhi jumlah sperma adalah pemakaian . sperma bergerak ke vas deferens dan duktus ejakulatorius.5 (lebih rendah dari suhu tubuh). Proses pembuatan sperma disebut spermatogenesis.adalah istilah yang digunakan jika pasangan suami istri sama sekali belum pernah memiliki anak.

Jika seorang wanita memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur atau tidak . spironolakton dan nitrofurantoin). Pembentukan jaringan parut akibat penyakit menular seksual. b) Penyakit serius pada testis atau penyumbatan atau tidak adanya vas deferens (kiri dan kanan) bisa menyebabkan azospermia (tidak terbentuk sperma sama sekali. Ovulasi adalah pelepasan sel telur dari ovarium (indung telur). Varikokel adalah varises (pelebaran vena) di dalam skrotum. Kekurangan hormon 4. Ejakulasi retrograd juga bisa terjadi akibat kelainan fungsi saraf. c) Varikokel merupakan kelainan anatomis yang paling sering ditemukan pada kemandulan pria. Polusi lingkungan. d) Ejakulasi retrograd terjadi jika semen mengalir melawan arusnya. b) Disfungsi ovulasi (kelainan pada proses pelepasan sel telur oleh ovarium/sel telur). 5. yaitu semen mengalir ke dalam kandung kemih dan bukan ke penis. Sel telur yang dilepaskan ini siap dibuahi oleh sperma yang berasal dari pria. Ovulasi biasanya terjadi 14 hari sebelum menstruasi hari pertama. Kelainan ini lebih sering ditemukan pada pria yang telah menjalani pembedahan panggul (terutama pengangkatan prostat) dan pria yang menderita diabetes. 2) Faktor wanita: a) Jaringan parut akibat penyakit menular seksual atau endometriosis. Impotensi 3.marijuana atau obat-obatan (misalnya simetidin. Jika di dalam semen tidak terdapat fruktosa (gula yang dihasilkan oleh vesikula seminalis) berarti tidak terdapat vas deferens atau tidak terdapat vesikula seminalis atau terdapat penyumbatan pada duktus ejakulatorius. 2. Varikokel bisa menghalangi pengaliran darah dari testis dan mengurangi laju pembentukan sperma.

Bisa terjadi kelainan struktur maupun fungsi tuba falopii. maka dicari terlebih dahulu penyebabnya lalu dilakukan pengobatan untuk merangsang terjadinya ovulasi. Kadang ovulasi tidak terjadi akibat tidak dilepaskannya GnRH (donadotropin-releasing hormone) oleh hipotalamus. Penyebab yang utama adalah: Infeksi Endometriosis Pengikatan tuba pada tindakan sterilisasi. g) Kelainan lendir servikal (lendir reher rahim). Pernah menderita penyakit peradangan panggul (setelah menderita penyakit . Berganti-ganti pasangan seksual (karena meningkatkan resiko terjadi penyakit menular seksual) 2. Selanjutnya sperma menuju ke rahim lalu ke tuba falopii dan terjadilah pembuahan di tuba falopii. Selama fase folikuler. i) Kelainan pada tuba falopii. terjadi peningkatan hormon estradiol sehingga lendir lebih jernih dan elastis dan bisa ditembus oleh sperma. risiko infertilitas juga meningkat pada: 1. Lendir pada serviks bertindak sebagai penyaring yang menghalangi masuknya bakteri dari vagina ke dalam rahim. e) Infeksi panggul. c) Kelainan hormon. f) Tumor.mengalami menstruasi (amenore). Lendir ini juga berfungsi memperpanjang kelangsungan hidup sperma. Penyakit menular seksual 3. Lendir pada serviks adalah kental dan tidak dapat ditembus oleh sperma kecuali pada fase folikuler dari siklus menstruasi. d) Kekurangan gizi. h) Kelainan sistem pengangkutan dari leher rahim ke tuba falopii (saluran telur). Selain faktor yang berhubungan dengan usia. d) Kista ovarium.

Varikokel (pria) 7. Pernah menderita orkitis atau epididimitis (pria) 5. Bila dilihat dengan mikroskop. 2-3 hari sebelum menjalani pemeriksaan ini. lendir servikal adalah jernih dan bisa diregangkan sepanjang 7. Postcoital test (PCT). pergerakan. Analisa semen untuk menilai volume dan kekentalan semen serta menilai jumlah. jika terjadi peningkatan sebesar 0. PCT dilakukan untuk menilai interaksi antara sperma dan lendir servikal dengan cara menganalisa lendir servikal yang dikumpulkan dalam waktu 2-8 jam setelah melakukan hubungan seksual. Kelainan pada rahim (mioma) atau penyumbatan leher rahim 11. Memperhatikan perubahan pada lendir servikal. 3. Pada fase ovulatoir. lendir tampak seperti pohon pakis. . 2.ini. dilakukan pengukuran suhu tubuh wanita.3 Pemeriksaan yang biasa dilakukan adalah: 1. 10-15% wanita menjadi mandul) 4. lendir menjadi basah. Pemaparan DES (dietil stilbestrol) (pria maupun wanita) 8. Pengukuran suhu tubuh basal. elastis dan licin. Gondongan (pria) 6. Tes ini dilakukan pada pertengahan siklus menstruasi yaitu pada saat estradiol mencapai kadar tertinggi dan pada saat terjadi ovulasi. 4. Penyakit menahun (misalnya diabetes Diagnosa Dilakukan pemeriksaan fisik dan pengumpulan riwayat kesehatan dari suami dan istri. kecepatan pergerakan dan bentuk sperma. 4. Endometriosis 10. Siklus menstruasi anovulatoir 9. Dalam keadaan normal. Setiap pagi. sebelum beranjak dari tempat tidur.5-1O Celsius berarti sedang terjadi ovulasi.6-10 cm tanpa terputus. suami tidak boleh melakukan ejakulasi.

Kadar hormon pada suami dan istri. Progestin challenge 10. kemungkinan penyebabnya bisa diketahui. Kadar progesteron serum. Kedua penyakit ini pada awalnya mungkin tidak menunjukkan gejala dan gejala baru timbul setelah terjadinya penyakit peradangan panggul atau salpingitis. Prognosis Sekitar 85-90% kasus. Penyakit menular seksual yang paling sering menyebabkan kemandulan adalah gonore dan klamidia. Histerosalpingografi (HSG) untuk menilai sistem transport dari serviks melalui rahim sampai ke tuba falopii. Kadar LH (luteinizing hormon) untuk memperkirakan saat ovulasi dan membantu menentukan waktu untuk melakukan hubungan seksual. 12. Pengobatan yang tepat (tidak termasuk teknik modern seperti fertilisasi in vitro) memungkinkan terjadinya kehamilan pada 50-60% pasangan yang sebelumnya didiagnosis mengalami kemandulan. Histeroskopi. karena itu dianjurkan untuk menjalani perilaku seksual yang aman guna meminimalkan resiko kemandulan di masa yang akan datang. Biopsi testis (jarang dilakukan) 8. Laparoskopi untuk melihat rongga panggul. . Peradangan menyebabkan pembentukan jaringan parut pada tuba falopii lalu terjadi penurunan kesuburan. Pemeriksaan panggul (pada wanita) untuk menentukan adanya kista atau tidak. 9. 11. 6. 13. Tanpa pengobatan.5. 15-20% kasus pada akhirnya akan mengalami kehamilan. 4. Biopsi endometrium 7. 14.4 Pencegahan Infertilitas seringkali disebabkan oleh penyakit menular seksual.

Kemandulan akibat gondongan bisa dicegah dengan menjalani immunisasi gondongan. Inseminasi Buatan Inseminasi buatan atau artificial insemination (sering disingkat sebagai AI) dilakukan dengan memasukkan cairan semen yang mengandung sperma dari pria ke dalam organ reproduksi wanita tanpa melalui hubungan seks atau bukan secara alami. Biasanya dokter akan menganjurkan inseminasi buatan sebagai langkah pertama sebelum menerapkan terapi atau perawatan jenis lainnya. Immunisasi gondongan telah terbukti mampu mencegah gondongan dan komplikasinya pada pria (orkitis). GIFT (Gamete Intrafallopian Transfer) GIFT yang merupakan singkatan dari Gamete Intrafallopian Transfer merupakan teknik yang mulai diperkenalkan sejak tahun 1984. Beberapa jenis teknik perawatan untuk masalah ketidaksuburan atau infertilitas yang memiliki tingkat keberhasilan cukup tinggi di antaranya yaitu: Tekhnik reproduksi buatan a. b. Dengan menggunakan alat yang bernama laparoscope. sel telur dan sperma yang sudah dipertemukan tersebut dimasukkan ke dalam tuba falopi atau tabung falopi wanita melalui irisan kecil di bagian perut melalui operasi laparoskopik. Tujuannya untuk menciptakan kehamilan. Prosesnya dilakukan dengan mengambil sel telur dari ovarium atau indung telur wanita lalu dipertemukan dengan sel sperma pria yang sudah dibersihkan. Cairan semen yang mengandung sperma diambil dengan alat tertentu dari seorang suami kemudian disuntikkan ke dalam rahim isteri sehingga terjadi pembuahan dan kehamilan. .kemandulan absolut atau kehamilan di luar kandungan. Beberapa jenis alat kontrasepsi memiliki risiko kemandulan yang lebih tinggi (misalnya IUD). IUD tidak dianjurkan untuk dipakai pada wanita yang belum pernah memiliki anak. Sehingga diharapkan langsung terjadi pembuahan dan kehamilan.

Lalu setelah terjadi pembuahan. Dengan teknik ini. terbukti dari data yang diperoleh terlihat setiap tahun tidak kurang dari 250 kasus baru ditemukan dan dari jumlah tersebut 30-50% merupakan penyakit-penyakit yang tergolong PMS. ZIFT (Zygote Intrafallopian Transfer) ZIFT atau Zygote Intrafallopian Transfer merupakan teknik pemindahan zigot atau sel telur yang telah dibuahi. ICSI (Intracytoplasmic Sperm Injection) ICSI atau Intracytoplasmic Sperm Injection dilakukan dengan memasukkan sebuah sel sperma langsung ke sel telur. Kemudian setelah sel telur dibuahi. seperti : anak-anak usia remaja. Karena pada kenyataanya penyakit-penyakit tersebut tidak hanya mengenai juga organorgan yang lain.2 SEKSUAL TRANSMITED DISEASE (STD) / PENYAKIT MENULAR SEKSUAL Penyakit kelamin sudah lama dikenal di beberapa negara. Proses ini dilakukan dengan cara mengumpulkan sel telur dari indung telur seorang wanita lalu dibuahi di luar tubuhnya. . hasilnya yang sudah berupa embrio dimasukkan ke dalam rahim melalui serviks d. Peningkatan Insident tersebut secara tidak langsung juga terjadi karena semakin banyaknya kelompok perilaku-perilaku berisiko tinggi. IVF (In Vitro Fertilization) IVF atau In Vitro Fertilization dikenal juga sebagai prosedur bayi tabung. terutama yang paling populer di antaranya adalah Sifilis dan Gonorrhoe. 4. dimasukkan kembali ke tuba falopi atau tabung falopi melalui pembedahan di bagian perut dengan operasi laparoskopik.Dari tahun ke tahun insiden PMS bisa dikatakan semakin meningkat. sel sperma yang kurang aktif maupun tidak matang dapat digunakan untuk membuahi sel telur. Mula-mula sel telur wanita dan sel sperma dibuahi di media pembuahan di luar tubuh wanita. e. PSK (Pekerja Seks Komersial). makin banyak juga ditemukan jenis-jenis penyakit baru. Dengan semakin majunya ilmu pengetahuan.c. sehingga istilah Penyakit Kelamin yang dulu banyak disebut sudah dianggap tidak sesuai lagi dan diubah menjadi Seksually Transmited Disease (STD) atau Penyakit Menular Seksual (PMS). Teknik ini merupakan kombinasi antara teknik IVF dan GIFT.

rasa sakit atau terbakar saat buang air kecil 5.4 Gejala awal yang menjadi pertanda PMS.2.2.3 Pencegahan PMS Prinsip utama dari pengendalian Penyakit Menular Seksual secara prinsip ada dua.5 Pencegahan yang bisa dilakukan antara lain : a. Disebabkan oleh Parasit : Scabies.1 Defenisi PMS Penyakit Menular Seksual (PMS) adalah : Suatu gangguan/ penyakit-penyakit yang ditularkan dari satu orang ke orang lain melalui kontak atau hubungan seksual. tidak berganti-ganti pasangan. dll. Memutuskan rantai penularan infeksi PMS b. seperti lahir sebelum cukup umur. Mencegah berkembangnya PMS serta komplikasi-komplikasinya. Kondiloma Akuminata c. Kanker leher rahim pada wanita 3. atau terinfeksi PMS . pada wanita keluar darah di luar masa menstruasi dll 4. kaum homoseksual. kulit menguning dan rasa nyeri sekujur tubuh 7. Sifilis. Pertama sekali penyakit ini sering disebut ‘Penyakit Kelamin’ atau Veneral Disease. demam. berat badan lahir rendah. keluar cairan dari alat vital yang tidak biasa. Infeksi yang menyebar 5. tetapi sekarang sebutan yang paling tepat adalah Penyakit Hubungan Seksual/ Seksually Transmitted Disease atau secara umum disebut Penyakit Menular Seksual (PMS). Pedikulosis Pubis 4. Vaginosis Bakterial b. bengkak atau merah di sekitar alat kelamin 4.2 Beberapa Penyakit Menular Seksual yang sering ditemukan di Indonesia antara lain: a. gatal atau sakit di sekitar alat kelamin 3. Kemandulan baik pria atau wanita 2.2. Disebabkan oleh Bakteri : Gonorrhoe. Bayi lahir dengan kelahiran yang tidak seharusnya. diantaranya : 1. Hepatitis B.2. diare dan keringat malam hari 8. Menghindari transfusi darah dengan donor yang tidak jelas asal-usulnya c.2. yaitu: a. benjolan atau lecet di sekitar alat kelamin 2. Urethritis. kehilangan berat badan. 4. buang air kecil lebih sering dari biasanya 6.2. Kehamilan di luar rahim 4. Disebabkan Virus : AIDS. 4. Disebabkan oleh Jamur : Kandidiasis Vaginosis d.pecandu narkotika. berbau dan gatal 9. Kebiasaan menggunakan alat kedokteran maupun non medis yang steril 4. menggunakan kondom setiap hubungan seks b. Tidak melakukan hubungan seks. 4.6 Komplikasi dari PMS (termasuk AIDS) antara lain : 1. lemah. Herpes Genitalis.

nyeri abdomen. dan testis pada pria. endometrim. Untuk dapat menular. Infeksi ekstra genital di faring. Saat berhubungan seks. didikuti oleh sekret yang purulen. Banyak orang — khususnya perempuan dan remaja — enggan untuk mencari pengobatan karena mereka tidak ingin keluarga atau masyarakat tahu mereka menderita PMS. disuria. Setelah terinokulasi. Gejala dan tanda pada laki-laki dapat muncul 2 hari setelah pajanan dan mulai dengan uretritis. Tidak munculnya gejala dapat menyebabkan infeksi meluas dan menimbulkan komplikasi 3. Infeksi ekstragenital yang bersifat primer atau sekunder lebih sering dijumpai karena berubahnya paraktek-praktek seksual. gejala dan tanda timbul dalam 7-21 hari yang dimulai dengan sekret vagina. demam. Bakteri ini melekat dan menghancurkan membran sel epitel yang melapisi selaput lendir terutama epitel yang melapisi kanalis endoserviks dan uretra. gatal-gatal pada anus sedangkan pada perempuan. Epidemiologi Angka infeksi paling tinggi pada kaum muda. Gejala dan tanda Respon peradangan yang cepat disertai dekstruksi sel menyebabkan keluarnya sekret purulen kuning kehijauan khasdari uretra pada pria dan ostium serviks pada perempuan. vas deferens. gatal. 4. epydydymis. Infeksi gonokokus di farinhg lebih sering asimptomatik tapi dapat juga menyebabkan faringitis dengan eksudat mukopurulen. Pada pemeriksaan.7 Jenis-jenis PMS a) GONORE Definisi infeksi menular seksual yang disebabkan oleh bakteri doplococcus gram-negatif Neisseria gonorrhoeae. dan tenesmus. Alasan utamanya adalah: 1. Penularan dari laki-laki ke perempuan lebih sering terjadi dari pada penularan dari perempuan ke laki-laki karena lebih luasnya selaput lendir yang terpajan dan eksudat yang berdiam lama di fagina. dia tidak selalu menunjukkan gejala. sering berkemih dan malaise. vesikula seminalis. tuba fallopi . Jika sperma terinfeksi oleh PMS. serviks tampak edematous dan rapuh dan drainase mukopurulen dari ostium. Jika perempuan terinfeksi PMS.Perempuan lebih rentan tertular PMS dibandingkan dengan laki-laki. anus. dan rongga peritonium pada perempuan. dan rektum dapat dijum[pai pada kedua jenis kelamin. Pemeriksaan diagnostik . uertra. dan limfodenopati leher. infeksi dapat menyebar ke prostat.2. harus terjadi kontak langsung mukosa ke mukosa. dengan yang tertinggi pada perempuan berusia 15-19 tahun dan laki-laki berusia 20-24 tahun. dinding vagina dan leher rahim langsung terpapar oleh cairan sperma. maka perempuan tsb pun bisa terinfeksi 2. dan pada laki-laki yang berhubungan seksual dengan sesama jenis. nyeri rectum.

tetapi kadang-kadang terbentuk beberapa ulkus. Terapi yang saat ini direkomendasikan adalah golonga sefalosporin dan fluorokuinolon . Semua kontak seksual pasien yang terinfeksi harus dievaluasi dan ditawarkan terapi profilaktik. Untuk memastikan diagnosis harus dilakukan pembiakan dari semua kemungkinan tempat infeksi. Gejala Gejala biasanya mulai timbul dalam waktu 1-13 minggu setelah terinfeksi. Seseorang yang pernah terinfeksi oleh sifilis tidak akan menjadi kebal dan bisa terinfeksi kembali. leher rahim. rata-rara 3-4 minggu. b) Sifilis Definisi Sifilis adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh Treponema pallidum. juga tanpa disertai nyeri. Infeksi bisa menetap selama bertahun-tahun dan jarang menyebabkan kerusakan jantung. Infeksi oleh Treponema pallidum berkembang melalui 4 tahapan: 1. bakteri akan sampai ke kelenjar getah bening terdekat. bibir. Bakteri ini masuk kedalam tubuh manusia melalui selaput lendir (misalnya di vagina atau mulut) atau melalui kulit. rektum.Gonore dapat didiagnosis dengan cepat dengan pewarnaan gram terhadap apusan eksudat yang diambil dari tempat infeksi. Apusan positif bila ditemukan diplokoccus gram negatif intra sel. uji-uji nonbiakan misalnya deteksi antigen dengan antibodi imunofluerensensi lansung (DFA) dan enzyme imunosorbent assay (EIA) kurang dikembangkan dan jarang digunakan. Terapi Gonorea dapat disembuhkan dengan penisilin mulai tahun 1940-an. . Kelenjar getah bening terdekat biasanya akan membesar. jari-jari tangan atau bagian tubuh lainnya. Sifilis juga bisa menginfeksi janin selama dalam kandungan dan menyebabkan cacat bawaan. tanpa disertai nyeri. namun sekarang banyak brkembang galur-galur gonorea yang resisten panisilin. Luka biasanya membaik dalam waktu 3-12 minggu dan sesudahnya penderita tampak sehat secara keseluruhan. Cangker juga bisa ditemukan di anus. lidah. Fase Primer. Biasanya penderita hanya memiliki1 ulkus. Luka tersebut hanya menyebabkan sedikit gejala sehingga seringkali tidak dihiraukan. kerusakan otak maupun kematian. Cangker berawal sebagai suatu daerah penonjolan kecil yang dengan segera akan berubah menjadi suatu ulkus (luka terbuka). Penyebab Bakteri Treponema pallidum. tetapi jika digaruk akan mengeluarkan cairan jernih yang sangat menular. Terbentuk luka atau ulkus yang tidak nyeri (cangker) pada tempat yang terinfeksi. tenggorokan. Uji-uji amplikasi DNA dengan metode reaksi berantai polimerase (PCR) dan reaksi berantai ligase (LCR) lebih sensitif dibandingkan biakan bakteri dan dapat digunakan sekret vagina atau serviks dan dapat digunakan urin . kemudian menyebar ke seluruh tubuh melalui aliran darah. Dalam beberapa jam. yang tersering adalah pada penis. Luka tersebut tidak mengeluarkan darah. vulva atau vagina.

Fase sekunder biasanya dimulai dengan suatu ruam kulit. batang tubuh bagian atas. bisa terbentuk daerah yang menonjol (kondiloma lata). Ruam ini bisa berlangsung hanya sebentar atau selama beberapa bulan. Benjolan yang disebut gumma muncul di berbagai organ. Bisa terjadi aneurisma aorta atau kebocoran katup aorta. Sifilis kardiovaskuler. Sekitar 50% penderita memiliki pembesaran kelenjar getah bening di seluruh tubuhnya dan sekitar 10% menderita peradangan mata. Gejala ini terbagi menjadi 3 kelompok utama : Sifilis tersier jinak. menyembuh secara bertahap dan meninggalkan jaringan parut. Hal ini bisa menyebabkan nyeri dada. Pada fase tersier penderita tidak lagi menularkan penyakitnya. Gejala lainnya adalah merasa tidak enak badan (malaise). Sekitar 10% penderita mengalami peradangan pada tulang dan sendi yang disertai nyeri. Sejumlah kecil penderita mengalami peradangan pada selaput otak (meningitis sifilitik akut). 4. tumbuhnya perlahan. yang menyebabkan sakit kepala.2. Fase Laten. Fase Sekunder. sehingga pada kulit kepala tampak gambaran seperti digigit ngengat. Diagnosa Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya. Rambut mengalami kerontokan dengan pola tertentu. Pada fase sekunder sering ditemukan luka di mulut. wajah dan kulit kepala. tetapi yang paling sering adalah pada kaki dibawah lutut. Daerah ini sangat infeksius (menular) dan bisa kembali mendatar serta berubah menjadi pink kusam atau abu-abu. lelah. Fase ini bisa berlangsung bertahun-tahun atau berpuluh-puluh tahun atau bahkan sepanjang hidup penderita. mual. kehilangan nafsu makan. demam dan anemia. Benjolan ini bisa ditemukan di hampir semua bagian tubuh. menyebabkan nyeri menusuk yang sangat dalam yang biasanya semakin memburuk di malam hari. 3. Peradangan hati bisa menyebabkan sakit kuning (jaundice). penyakit akan memasuki fase laten dimana tidak nampak gejala sama sekali. Di daerah perbatasan kulit dan selaput lendir serta di daerah kulit yang lembab. Tetapi beberapa minggu atau bulan kemudian akan muncul ruam yang baru. gagal jantung atau kematian. Biasanya muncul 10-25 tahun setelah infeksi awal. Gejala bervariasi mulai ringan sampai sangat parah. . kaku kuduk dan ketulian. tetapi kadang terjadi pembengkakan saraf mata sehingga penglihatan menjadi kabur. yang muncul dalam waktu 6-12 minggu setelah terinfeksi. Diagnosis pasti ditegakkan berdasarkan hasil pemeriskaan laboratorium dan pemeriksaan fisik. Fase Tersier. Peradangan ginjal bisa menyebabkan bocornya protein ke dalam air kemih. ruam ini akan menghilang. Setelah penderita sembuh dari fase sekunder. Meskipun tidak diobati. Pada awal fase laten kadang luka yang infeksius kembali muncul . Peradangan mata biasanya tidak menimbulkan gejala. Tulang juga bisa terkena. Pada saat ini jarang ditemukan.

Mereka harus menjalani tes penyaringan antibodi dan jika hasilnya positif. Tes penyaringan : VDRL (venereal disease research laboratory) atau RPR (rapid plasma reagin). Pada sifilis fase sekunder. Pengobatan Penderita sifilis fase primer atau sekunder bisa menularkan penyakitnya. tetapi beberapa penderita juga memiliki organisme lainnya pada luka tersebut yang ditularkan secara seksual (misalnya sifilis atau cangkroid). HSV-2 biasanya ditularkan melalui hubungan seksual. Salah satu dari pemeriksaan ini adalah tes FTA-ABS (fluorescent treponemal antibody absorption). Untuk neurosifilis. kulit di sekeliling rektum atau daerah di sekitarnya yang disebabkan oleh virus herpes simpleks. Pada fase primer atau sekunder. sekunder dan fase laten adalah baik. karena kerusakan yang telah terjadi biasanya tidak dapat diperbaiki. kulit di sekeliling rektum atau tangan (terutama bantalan kuku) dan bisa ditularkan ke bagian tubuh lainnya (misalnya permukaan mata). Ada 2 jenis virus herpes simpleks yaitu HSV-1 dan HSV-2. 2.Ada 2 jenis pemeriksaan darah yang digunakan: 1. Prognosis Setelah menjalani pengobatan. Pada fase tersier. Prognosis untuk sifulis fase tersier pada hati atau otak adalah buruk. semua mitra seksualnya dalam 3 bulan terakhir terancam tertular. Pada sifilis fase primer. Kedua jenis virus herpes simpleks tersebut bisa menginfeksi kelamin. diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksan antibodi. Tes penyaringan ini mudah dilakukan dan tidak mahal. Pemeriksaan ini lebih akurat. Etiologi: Penyebabnya adalah virus herpes simpleks. sedangkan HSV-1 biasanya menginfeksi mulut. dilakukan pungsi lumbal guna mendapatkan contoh cairan serebrospinal. Antibiotik terbaik untuk semua fase sifilis biasanya adalah suntikan penisilin. karena itu penderita sebaiknya menghindari hubungan seksual sampai penderita dan mitra seksualnya telah selesai menjalani pengobatan. 3. prognosis untuk sifilis fase primer. Luka herpes biasanya tidak terinfeksi oleh bakteri. Gejala awal biasanya . semua mitra seksualnya dalam 1 tahun terakhir terancam tertular. diagnosis sifilis ditegakkan berdasarkan hasil pemeriksaan mikroskopis terhadap cairan dari luka di kulit atau mulut. Herpes Genitalis Herpes Genitalis adalah suatu penyakit menular seksual di daerah kelamin. Bisa juga digunakan pemeriksaan antibodi pada contoh darah. Gejala Gejala awalnya mulai timbul pada hari ke 4-7 setelah terinfeksi. Mungkin perlu dilakukan tes ulang karena pada beberapa minggu pertama sifilis primer hasilnya bisa negatif. mereka perlu menjalani pengobatan. yang digunakan untuk memperkuat hasil tes penyaringan yang positif. Pemeriksaan antibodi terhadap bakteri penyebab sifilis.

Diagnosa Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya. lepuhan dan luka bisa terbentuk di vulva dan leher rahim. menyebar ke bagian tubuh lainnya. tetapi pengobatan bisa memperpendek lamanya serangan. Penderita bisa mengalami kesulitan dalam berkemih dan ketika berjalan akan timbul nyeri. luka herpes bisa sangat berat. Pemeriksaan darah bisa menunjukkan adanya antibodi terhadap virus. lebih lama dan lebih meluas dibandingkan gejala berikutnya dan mungkin disertai dengan demam dan tidak enak badan. sehingga gejala dari virus kedua tidak terlalu berat. HSV-1 mengalami pengaktivan kembali di dalam saraf wajah dan menyebabkan fever blister atau herpes labialis. lepuhan dan luka bisa terbentuk di setiap bagian penis. Jika penderita melakukan hubungan seksual melalui anus. Pada penderita gangguan sistem kekebalan (misalnya penderita infeksi HIV). Untuk memperkuat diagnosa. Tetapi pengobatan dini pada serangan pertama tidak dapat mencegah kambuhnya penyakit ini. Jumlah serangan bisa dikurangi dengan terus menerus mengkonsumsi obat anti-virus dosis rendah. maka lepuhan dan luka bisa terbentuk di sekitar anus atau di dalam rektum. d) Uretritis Non-Gonokokus & Servisitis Klamidialis Uretritis Non-Gonokokus dan Servisitis Klamidialis merupakan penyakit menular seksual yang biasanya disebabkan oleh Chlamydia trachomatis atau Ureaplasma urealyticum (pada laki-laki). kesemutann dan sakit. yang diikuti oleh sekumpulan lepuhan kecil yang terasa nyeri. Kelenjar getah bening selangkangan biasanya agak membesar. Lepuhan ini pecah dan bergabung membentuk luka yang melingkar.berupa gatal. menetap selama beberapa minggu atau lebih dan resisten terhadap pengobatan dengan asiklovir. Lalu akan muncul bercak kemerahan yang kecil. Gejala awal ini sifatnya lebih nyeri. Infeksi awal oleh salah satu virus akan memberikan kekebalan parsial terhadap virus lainnya. Obat ini juga bisa meringankan gejala pada fase awal. karena virus menetap di saraf panggul terdekat dan kembali aktif untuk kembali menginfeksi kulit. diambil apusan dari luka dan dibiakkan di laboratorium. termasuk kulit depan pada penis yang tidak disunat. Luka yang terbentuk biasanya menimbulkan nyeri dan membentuk keropeng. Infeksi ini disebut non-gonokokus untuk menunjukkan bahwa infeksi ini bukan . Pengobatan akan efektif jika dimulai sedini mungkin. Pada pria. Obat ini mengurangi jumlah virus yang hidup di dalam luka sehingga mengurangi resiko penularan. Gejala-gejalanya cenderung kambuh kembali di daerah yang sama atau di sekitarnya. Tetapi kedua virus bisa menimbulkan penyakit di kedua daerah tersebut. Pengobatan Tidak ada pengobatan yang dapat menyembuhkan herpes genitalis. Asikovir atau obat anti-virus lainnya bisa diberikan dalam bentuk sediaan oral atau krim untuk dioleskan langsung ke luka herpes. tetapi kadang-kadang disebabkan oleh Trichomonas vaginalis atau virus herpes simpleks. HSV-2 mengalami pengaktivan kembali di dalam saraf panggul. Luka akan membaik dalam waktu 10 hari tetapi bisa meninggalkan jaringan parut. Pada wanita. biasanya 2 hari setelah timbulnya gejala.

infeksi oleh Chlamydia trachomatis bisa didiagnosis berdasarkan hasil pemeriksaan cairan dari penis atau leher rahim di laboratorium.disebabkan oleh Neisseria gonorrhoeae. tetapi bisa berkembang biak di luar sel. Penyebab Chlamydia trachomatis menyebabkan sekitar 50% infeksi uretra yang bukan disebabkan gonore pada laki-laki dan infeksi leher rahim (serviks) penghasil nanah yang bukan disebabkan gonore pada wanita. a. Gejala Biasanya antara 4-28 hari setelah berhubungan intim dengan penderita. maka diagnosis . bisa menyebabkan nyeri mata dan belekan. yang merupakan suatu bakteri yang menyerupai mikoplasma. 2. Hubungan seksual melalui mulut atau dubur dengan penderita bisa menyebabkan infeksi tenggorokan atau infeksi dubur. lubang penis sering tampak merah dan melekat satu sama lain karena nanah yang mengering. seorang pria akan mengalami perasaan terbakar yang ringan ketika berkemih. Kadang-kadang penyakit ini dimulai lebih dramatis. rasa nyeri ketika berkemih. dengan dinding sel yang tidak terlalu kuat. Meskipun kebanyakan penderita wanita tidak menunjukkan gejala. nyeri pada saat berhubungan intim dan keluarnya lendir kekuningan dan nanah dari vagina. beberapa diantaranya mengalami urgensi (desakan) berkemih yang lebih sering. b. Wanita. Karena pembiakannya sulit dan teknik diagnostik yang lainnya mahal. frekuensi berkemih menjadi lebih sering dan dari uretra keluar nanah. kehamilan ektopik (di luar kandungan) dan kemandulan. yang bisa menyebabkan nyeri pada buah zakar. bisa menyebabkan nyeri. Uretritis lainnya disebabkan oleh Ureaplasma urealyticum. Konjungtivitis. bisa menyebabkan demam dan batuk. Infeksi Ureaplasma urealyticum tidak dapat didiagnosis secara spesifik dengan pemeriksaan medis yang biasa. Pria. Komplikasi 1. bakteri yang menyebabkan gonore. Konjungtivitis : infeksi pada bagian putih mata. Timbul rasa sakit waktu berkemih. Striktur uretra : penyempitan uretra. Infeksi saluran telur. Pneumonia. Biasanya akan keluar nanah dari penis. bisa menyebabkan nyeri perut bagian atas 3. Infeksi ini menyebabkan rasa nyeri dan keluarnya lendir dan nanah yang berwarna kekuningan. Ureaplasma adalah bakteri yang sangat kecil. Diagnosa Pada kebanyakan kasus. Chlamydia merupakan bakteri kecil yang hanya bisa berkembangbiak di dalam sel. Pada pagi hari. Pada bayi baru lahir. Infeksi pembungkus hati dan daerah di sekeliling hati. bisa menyebakan nyeri mata dan belekan 4. yang bisa menyebabkan penyumbatan aliran air kemih. tetapi lebih encer daripada nanah gonore. nyeri di perut bagian bawah. Pada pria dan wanita. Epididimitis : infeksi pada epididimis. Nanahnya bisa jernih atau agak keruh.

pembengkakan dan peradangan kelenjar liur di pipi . Ketika anak masih berada dalam kandungan 2. diare yang menetap atau berulang. Pada sekitar 20% penderita. pembengkakan kelenjar getah bening. jika tidak diobati. infeksi Chlamydia trachomatis akan membaik dalam waktu 4 minggu. Penyebab Penyebab terjadinya infeksi HIV adalah virus HIV-1 atau virus HIV-2 (lebih jarang). Pada 10-20% kasus. Pengobatan Biasanya diberikan antibiotik tetrasiklin atau doksisiklin per-oral (melalui mulut). Melalui ASI. Gejala awal yang biasa ditemukan pada anak yang terinfeksi HIV: 1. Pada tahun 1995 CDC (Centers for Disease Control and Prevention) telah menerima laporan tentang jumlah anak yang terinfeksi oleh HIV pada saat lahir. 3 cara penularan virus kepada anak-anak: 1. gejalanya baru timbul beberapa tahun kemudian. Infeksi HIV dan AIDS terutama menyerang dewasa muda. pembesaran hati dan limpa. terdiagnosis menderita AIDS pada usia 3 tahun.infeksi Chlamydia atau Ureaplasma sering ditegakkan berdasarkan gejalanya yang khas disertai bukti yang menunjukkan tidak adanya gonore. Stadium akhir dari infeksi HIV adalah AIDS. e) Infeksi HIV Infeksi HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah suatu infeksi virus yang secara progresif menghancurkan sel-sel darah putih dan menyebabkan AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome). AIDS adalah suatu keadaan dimana penurunan sistem kekebalan tubuh yang didapat menyebabkan menurunnya kekebalan tubuh terhadap penyakit sehingga terjadi infeksi. Prognosis Pada sekitar 60-70% penderita. anak-anak atau remaja hanya sekitar 2%. gejala baru timbul pada saat anak berumur 1-2 tahun. sedangkan pada 80-90% kasus. Pada saat proses persalinan berlangsung 3. yaitu sebanyak 5500 anak. Pertumbuhan yang jelek. demam yang berlangsung lama atau berulang. Sekitar 50% anak-anak yang terinfeksi HIV. penurunan berat badan. Infeksi HIV yang berakhir menjadi AIDS. Tetrasiklin tidak boleh diberikan kepada wanita hamil. telah menjadi penyebab utama kematian pada anak-anak. infeksi kembali kambuh setelah penderita menjalani pengobatan. Seseorang yang terinfeksi oleh HIV mungkin tidak menderita AIDS. tidak langsung menampakkan gejala. Gejala Infeksi sebelum selama atau segera setelah lahir. minimal selama 7 hari atau diberikan azitromisin dosis tunggal. beberapa jenis kanker dan kemunduran sistem saraf. sedangkan yang lainnya baru menimbulkan gejala beberapa tahun setelah terinfeksi.

Sejumlah gejala dan komplikasi bisa timbul karena adanya penurunan sistem kekebalan. menderita peradangan paru-paru (pneumonitis interstisial limfositik).2. bisa terjadi infeksi oportunistik berikut. Bayi yang terlahir dengan infeksi HIV biasanya memiliki berat badan lahir yang rendah. kerusakan otak yang progresif menyebabkan anak mengalami gangguan atau keterlambatan perkembangan. Gejalanya berupa batuk atau pembengkakan ujung jari tangan (clubbing). Pneumonia pneumokistik karena organisme Pneumocystis carinii merupakan ancaman yang serius pada anak-anak. Anak-anak yang terlahir dengan infeksi HIV biasanya mengalami serangan pneumonia pneumokistik minimal 1 kali pada 15 bulan pertama. Sekitar sepertiga anak-anak yang terinfeksi HIV. penambahan berat badannya juga jelek. Herpes j. Infeksi parasit. tergantung kepada beratnya penyakit. pneumonia dan meningitis) 4. Keterlambatan atau kemunduran perkembangan sistem saraf. a. Mereka juga mengalami gangguan kecerdasan serta memiliki kepala yang ukurannya relatif lebih kecil jika dibandingkan dengan ukuran tubuhnya. Infeksi oportunistik virus. misalnya berjalan dan berbicara. Infeksi bakteri d. Infeksi bakteri berulang (misalnya infeksi telinga tengah. Esofagitis (peradangan kerongkongan) g. Kandidiasis (infeksi jamur) h. 20% dari mereka mengalami penurunan kemampuan sosial dan berbahasa serta penurunan pengendalian otot. Bisa terjadi kelumpuhan parsial atau langkahnya menjadi goyah atau ototnya menjadi kaku. Meningitis e. Pneumonia interstisial limfoid (pneumonia yang menjadi kronis dan kadang ditandai dengan batuk serta sesak nafas) c. biasanya pada tahun-tahun pertama. Pneumonia pneumokistik merupakan penyebab utama kematian pada anak-anak dan orang dewasa yang menderita AIDS. Herpes zoster k. jamur dan parasit 5. Kanker jarang terjadi pada anak-anak. 2 masalah utama yang sering ditemukan pada . Pada sejumlah anak-anak yang terinfeksi oleh HIV. Pneumonia pneumokistik b. tetapi kadang ditemukan limfoma non-Hodgkin dan limfoma otak. Sarkoma Kaposi sangat jarang menyerang anak-anak. Beberapa anak menderita hepatitis (peradangan hati) dan gagal ginjal atau gagal jantung. Dalam waktu 2-3 bulan. Infeksi virus i. Infeksi jamur yang menetap atau berulang (thrush) di mulut atau daerah yang tertutup popok 3. Pada anak-anak yang terinfeksi oleh HIV. Infeksi jamur f. Pada anak-anak jarang terjadi keganasan.

maka antibodi HIV tetap ditemukan dalam darahnya. maka setelah berumur 18 bulan. bersifat reversibel dan tidak menimbulkan gejala. Penderita dengan kadar limfosit CD4+ kurang dari 200 sel/mL darah mendapatkan kombinasi trimetoprim dan sulfametoksazol untuk mencegah pneumonia pneumokistik dan infeksi toksoplasma ke otak. Ketiga protease inhibitor menyebabkan efek samping mual dan muntah. mual dan sakit kepala (terutama AZT). Penggunaan AZT terus menerus bisa merusak sumsum tulang dan menyebabkan anemia. Indinavir menyebabkan kenaikan ringan kadar enzim hati. tes antigen p24 atau pembiakan virus HIV. Pengobatan Semua obat-obatan ditujukan untuk mencegah reproduksi virus sehingga memperlambat progresivitas penyakit. Jika bayi tidak terinfeksi. Untuk bayi yang berumur lebih dari 18 bulan dilalukan pemeriksaan darah standar untuk infeksi HIV. ddI. sedangkan ensefalopati sulit untuk diobati. pemeriksaan darah standar untuk antibodi HIV tidak bersifat diagnostik karena jika ibunya terinfeksi HIV. 3TC tampaknya mempunyai efek samping yang paling ringan. Diagnosa Pada bayi baru lahir. yaitu reaksi rantai polimerase (PCR. ddC dan d4T bisa merusak saraf-saraf perifer. polymerase chain reaction). juga menyebabkan nyeri punggung hebat (kolik renalis) yang serupa dengan nyeri yang ditimbulkan batu ginjal. Tapi penderita dengan kadar virus yang tinggi dalam darah harus segera diobati walaupun kadar CD4+nya masih tinggi dan penderita tidak menunjukkan gejala apapun. Kombinasi obat bisa memperlambat timbulnya AIDS pada penderita HIV positif dan memperpanjang harapan hidup. Ritonavir dengan pengaruhnya pada hati menyebabkan naik atau turunnya kadar obat lain dalam darah. Kelompok protease inhibitor banyak menyebabkan perubahan metabolisme tubuh seperti peningkatan kadar gula darah dan kadar lemak. diare dan gangguan perut. serta perubahan distribusi lemak tubuh (protease paunch).anak-anak yang terinfeksi HIV atau menderita AIDS adalah wasting syndrome (ketidakmampuan untuk mempertahankan berat badan akibat berkurangnya nafsu makan sebagai respon terhadap infeksi HIV) dan ensefalopati HIV atau demensia AIDS (infeksi otak yang dapat menyebabkan pembengkakan atau penciutan otak). d4T dan ddC menyebabkan efek samping seperti nyeri abdomen. Dalam kelompok nucleoside. ddI. AZT. Penderita AIDS diberi obat-obatan untuk mencegah infeksi ooportunistik. Dokter kadang sulit menentukan kapan dimulainya pemberian obat-obatan ini. ddI bisa merusak pankreas. Antibodi ini akan tetap berada dalam darah bayi selama 12-18 bulan. Pengobatan paling efektif adalah kombinasi antara 2 obat atau lebih. Penderita yang bisa sembuh dari meningitis kriptokokal atau . Wasting syndrome kadang dapat diatasi dengan menjalani konsultasi diet. tetapi jika bayi terinfeksi. Karena itu untuk mendiagnosis infeksi HIV pada bayi yang berumur kurang dari 18 bulan dilakukan pemeriksaan darah khusus. maka darah bayi hampir selalu mengandung antibodi HIV. antibodi ini akan menghilang. HIV akan segera membentuk resistensi terhadap obat-obatan tersebut bila digunakan secara tunggal. Penderita dengan limfosit CD4+ kurang dari 100 sel/mL darah mendapatkan azitromisin seminggu sekali atau klaritromisin atau rifabutin setiap hari untuk mencegah infeksi Mycobacterium avium.

Di sisi lain seseorang yang terinfeksi bisa tidak menampakkan gejala selama lebih dari 10 tahun. Pencegahan Pencegahan penularan HIV dari ibu kepada bayinya dilakukan dengan cara memberikan obat anti-HIV. Pada persalinan normal. Resiko ini meningkat 5% pada setiap tahun berikutnya. kemungkinan penularan HIV lebih besar. Dengan perkembangan obat-obat anti virus terbaru dan metode-metode pengobatan dan pencegahan infeksi oportunistik yang terus diperbarui. Penderita dengan infeksi herpes simpleks berulang mungkin memerlukan pengobatan asiklovir jangka panjang. Kepada bayi baru lahir diberikan AZT selama 6 minggu. Tanpa pengobatan. Jika tersedia susu formula yang baik dan air yang bersih. Pengobatan AIDS telah berhasil menurunkan angka infeksi oportunistik dan meningkatkan angka harapan hidup penderita. Tindakan tersebut telah berhasil menurunkan angka penularan HIV dari ibu kepada bayinya. Prognosis Pemaparan terhadap HIV tidak selalu mengakibatkan penularan. Jika air yang tersedia tidak bersih sehingga besar kemungkinannya untuk terjadi diare atau . sedangkan pada saat persalinan diberikan AZT melalui infus.terinfeksi candida mendapatkan flukonazol jangka panjang. maka sebaiknya ibu yang terinfeksi HIV tidak memberikan ASI kepada bayinya. pada akhirnya semua kasus akan menjadi AIDS. dari 25% menjadi 8%. pada trimester kedua dan ketiga (6 bulan terakhir) diberikan AZT per-oral (melalui mulut). Kepada ibu hamil yang diketahui terinfeksi HIV. Pada awal penemuan virus HIV. penderita bisa mempertahankan kemampuan fisik dan mentalnya sampai bertahun-tahun setelah terkena AIDS. beberapa orang yang terpapar HIV selama bertahun-tahun bisa tidak terinfeksi. infeksi HIV mempunyai resiko 1-2 % untuk menjdi AIDS pada beberapa tahun pertama. Kadar virus ini akan bervariasi mulai kurang dari beberapa ratus sampai lebih dari sejuta virus RNA/mL plasma. Hampir semua penderita akan meninggal dalam 2 tahun setelah terjangkit AIDS. Resiko terkena AIDS dalam 10-11 tahun setelah terinfeksi HIV mencapai 50%. Sebelum diketemukan obat-obat terbaru. karena itu pada ibu hamil yang terinfeksi HIV kadang dianjurkan untuk menjalani operasi sesar. Kombinasi beberapa jenis obat berhasil menurunkan jumlah virus dalam darah sampai tidak dapat terdeteksi. Teknik penghitungan jumlah virus HIV (plasma RNA) dalam darah seperti polymerase chain reaction (PCR) dan branched deoxyribonucleid acid (bDNA) test membantu dokter untuk memonitor efek pengobatan dan membantu penilaian prognosis penderita. penderita segera mengalami penurunan kualitas hidupnya setelah dirawat di rumah sakit. Resiko penularan melalui ASI relatif rendah. Tapi belum ada penderita yang terbukti sembuh. Sehingga pada saat ini bisa dikatakan bahwa AIDS sudah bisa ditangani walaupun belum bisa disembuhkan.

2 Tipe dan gejala haid pre a) Tipe PMS bermacam-macam. menurut suatu penelitian. karena hormon estrogen yang berlebihan. pusing. salah satu kemungkinan yang kini sedang diselidiki adalah adanya perbedaan genetik pada sensitivitas reseptor dan sistem pembawa pesan yang menyampaikan pengeluaran hormon seks dalam sel. Delapan puluh persen gangguan PMS termasuk tipe A. dan sering menangis juga kerap menandai munculnyapremenstrual syndrome (PMS) ini. PMS memang kumpulan gejala akibat perubahan hormonal yang berhubungan dengan siklus saat ovulasi (pelepasan sel telur dari ovarium) dan haid. C. 5. mengalami sindrom pra-menstruasi atau yang lebih dikenal dengan PMS (pre-menstruation syndrome). terkadang sampai memunculkan perasaan ingin bunuh diri. dan bahkan keinginan melakukan kekerasan kepada diri sendiri ataupun ke orang lain. Penderita tipe H sekitar . Bahkan survai tahun 1982 di Amerika Serikat menunjukkan.kekurangan gizi. Yang lebih gawat adalah PMS pun dapat menimbulkan depresi. dan D. itu berhubungan dengan gangguan perasaan. PMS dialami 50% wanita dengan sosio-ekonomi menengah yang datang ke klinik ginekologi. sakit kepala. ahli kandungan dan kebidanan dari Fakultas Kedokteran UCLA. Gejala yang paling gampang dilihat dari sindrom pra menstruasi ini adalah mudah marah. seperti mudah marah. wajah terlihat sembab. atau fungsi serotonin yang dialami penderita. perasaan sensitif. Guy E. Sindrom itu akan menghilang pada saat menstruasi dimulai sampai beberapa hari setelah selesai haid. Para peneliti melaporkan. sebuah sumber mengatakan sekitar 85% wanita mengalami gangguan fisik dan emosi menjelang masa ini. masalah sosial. ukuran panggul bertambah besar. Gangguan kesehatan sebelum haid biasanya dianggap hal yang lumrah bagi wanita usia produktif. H. dan nyeri di bagian perut. Dr.50 tahun. maka sebaiknya ibu tetap memberikan ASI kepada bayinya karena pemberian ASI lebih menguntungkan bagi kesehatan bayinya. Beberapa teori menyebutkan antara lain karena faktor hormonal yakni ketidakseimbangan antara hormon estrogen dan progesteron. meledak-ledak. GANGGUAN HAID PRE Tentang sindrom PMS. 5. Abraham. biasanya juga terjadi penumpukan cairan dengan payudara yang agak membengkak. Selain itu. Kemungkinan lain. lelah dan tubuh agak membengkak. Sekitar 40% wanita berusia 14 . 5. Perubahan perubahan mood.1 Etiologi Penyebab munculnya sindrom ini memang belum jelas. membagi PMS menurut gejalanya yakni PMS tipe A. Teori lain bilang. faktor kejiwaan. depresi. AS.

pusing kepala yang terkadang sampai pingsan. jantung berdebar. PMS tipe C (craving) ditandai dengan rasa lapar ingin mengkonsumsi makanan yang manis-manis (biasanya coklat) dan karbohidrat sederhana (biasanya gula). Gejala tipe ini dapat juga dirasakan bersamaan dengan tipe PMS lain. sulit dalam mengucapkan kata-kata (verbalisasi). Bahkan beberapa wanita mengalami depresi ringan sampai sedang saat sebelum mendapat haid. saraf tegang. 5. PMS tipe D(depression) ditandai dengan gejala rasa depresi. Setiap tipe memiliki gejalanya sendiri. gangguan tidur. hanya sekitar 3% dari selururh tipe PMS benar-benar murni tipe D. Kadang-kadang seorang wanita mengalami gejala gabungan. Pada umumnya sekitar 20 menit setelah menyantap gula dalam jumlah banyak. Pembengkakan itu terjadi akibat berkumpulnya air pada jaringan di luar sel (ekstrasel) karena tingginya asupan garam atau gula pada diet penderita. perut kembung. Hipoglikemia timbul karena pengeluaran hormon insulin dalam tubuh meningkat. tidak terpenuhinya asam lemak esensial (omega 6). perasaan labil. Penderita PMS A sebaiknya banyak mengkonsumsi makanan berserat dan mengurangi atau membatasi minum kopi. Untuk mencegah terjadinya gejala ini penderita dianjurkan mengurangi asupan garam dan gula pada diet makanan serta membatasi minum sehari-hari. PMS C 40%. apakah saat ini Anda dikejar tenggang waktu soal pekerjaan Anda. . lemah. pelupa. atau kurangnya magnesium. Gejala ini timbul akibat ketidakseimbangan hormon estrogen dan progesteron: hormon estrogen terlalu tinggi dibandingkan dengan hormon progesteron. misalnya tipe A dan D secara bersamaan.3 Pencegahan a) Kurangi Stres Perhatikan jadwal kerja Anda.b) c) d) e) 60%. ingin menangis. timbul gejala hipoglikemia seperti kelelahan. pembengkakan tangan dan kaki. nyeri pada buah dada. sensitif. adanya stres kerja ini dapat membuat menstruasi Anda terlambat. tetapi beberapa peneliti mengatakan. peningkatan berat badan sebelum haid. Biasanya PMS tipe D berlangsung bersamaan dengan PMS tipe A. Pemberian obat diuretika untuk mengurangi retensi (penimbunan) air dan natrium pada tubuh hanya mengurangi gejala yang ada. dan PMS D 20%. Bila saja Anda perhatikan. PMS tipe A (anxiety) ditandai dengan gejala seperti rasa cemas. Pemberian hormon progesteron kadang dilakukan untuk mengurangi gejala. PMS tipe H (hyperhydration) memiliki gejala edema(pembengkakan). pada penderita PMS bisa jadi kekurangan vitamin B6 dan magnesium. bingung. Rasa ingin menyantap makanan manis dapat disebabkan oleh stres. tinggi garam dalam diet makanan. bahkan kadang-kadang muncul rasa ingin bunuh diri atau mencoba bunuh diri.

Lama atau Sebentar itu Normal Kebanyakan wanita akan mengeluarkan darah sekitar dua hari sampai tujuh hari. e) Menurun di Usia 30 Tahun Pada wanita yang lebih tua. seperti sakit kepala. MASALAH GANGGUAN PADA KESEHATAN REPRODUKSI DAN UPAYA PENANGGULANGANNYA.1 PELVIS INFLAMANTORY DISEASES (PID) 6. sebenarnya gejalanya telah berkurang dibandingkan wanita di bawah usia 30 tahun yang sering mengalami kejang. Peradangan tuba falopii terutama terjadi pada wanita yang secara seksual aktif. akan menghilang saat berlangsungnya menstruasi. Bila menstruasi Anda lebih dari delapan hari. itu belum tergolong masalah besar. b) Terjadi Pembuahan? Kebanyakan wanita hanya mengalami ovulasi sekali dalam sebulan. payudara sakit. setiap bulannya seorang wanita hanya kehilangan sekitar 3 ons darah. tetapi karena sperma dapat hidup sampai tujuh hari di dalam vagina. biasanya akan mengalami pembengkakan tubuh. dan mood yang tidak menentu. . lelah. Secara rata-rata. Pelvic Inflammatory Disease) adalah suatu peradangan pada tuba falopii (saluran menghubungkan indung telur dengan rahim). Wanita yang menderita PMDD juga memiliki gejala-gejala sama layaknya PMS. dan kecemasan yang lebih besar dibandingkan wanita yang lebih muda. tubuh dan payudara membengkak.1. Anda harus menggunakan pencegah kehamilan. d) PMS yang bukan PMS Wanita yang mengalami sakit hebat saat menstruasi itu melebihi gejala umum sangat mungkin terkena premenstrual dysphoric disorder (PMDD). banyak makan. itu merupakan hari pertama Anda memasuki siklus menstruasi. Namun. Siklus yang normal berlangsung sekitar 21 hari hingga 35 hari. secara umum. nyeri sendi dan otot. 6. Pembuahan memang hanya berlangsung selama satu atau dua hari saja. berat badan bertambah.1 DEFINISI Penyakit Radang Panggul (Salpingitis.Tidak sebanyak yang Anda pikirkan Anda tidak perlu takut kehilangan jumlah darah terlalu banyak. 6. PID. c) Menghitung Siklus Saat Anda mendapatkan menstruasi di hari pertama. Jadikanlah hari itu sebagai patokan untuk siklus berikutnya. sekitar 14 hari sebelum datang mensturasi. Gejala-gejala yang secara umum terjadi.

3. persalinan. GEJALA Gejala biasanya muncul segera setelah siklus menstruasi. Infeksi bisa menyebar ke struktur di sekitarnya.1. Infeksi bisa menyebar ke rongga perut dan menyebabkan peritonitis. Tuba yang tersumbat bisa membengkak dan terisi cairan. Pernah menderita PID 4.Resiko terutama ditemukan pada wanita yang memakai IUD. Berganti-ganti pasangan seksual 3. 6. Penularan yang utama terjadi melalui hubungan seksual. Faktor resiko terjadinya PID: 1. Penyuntikan zat warna pada pemeriksaan rontgen khusus. Tuberkulosis.1. setelah menopause maupun selama kehamilan. 90-95% kasus PID disebabkan oleh bakteri yang juga menyebabkan terjadinya penyakit menular seksual (misalnya klamidia. gejalanya segera memburuk dan . perdarahan menstruasi yang tidak teratur dan kemandulan. Penyebab lainnya yang lebih jarang terjadi adalah: 1. gonore. Skistosomiasis (infeksi parasit) 3. Bisasanya peradangan menyerang kedua tuba. Pernah menderita penyakit menular seksual 5. menyebabkan terbentuknya jaringan parut dan perlengketan fibrosa yang abnormal diantara organ-organ perut serta menyebabkan nyeri menahun. Aktivitas seksual pada masa remaja 2. stafilokokus. dimana bakteri masuk melalui vagina dan bergerak ke rahim lalu ke tuba falopii. Infeksi ini jarang terjadi sebelum siklus menstruasi pertama. Penderita merasakan nyeri pada perut bagian bawah yang semakin memburuk dan disertai oleh mual atau muntah. streptokokus). aborsi dan biopsi endometrium). 6. 4. keguguran. Sebagai akibatnya bisa terjadi nyeri menahun.2 PENYEBAB Peradangan biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri. Aktinomikosis (infeksi bakteri) 2. mikoplasma. ovarium maupun panggul bisa terbentuk abses (penimbunan nanah). tetapi bakteri juga bisa masuk ke dalam tubuh setelah prosedur kebidanan/kandungan (misalnya pemasangan IUD. Biasanya infeksi akan menyumbat tuba falopii. Di dalam tuba. Pemakaian alat kontrasepsi yang bukan penghalang. Jika abses pecah dan nanah masuk ke rongga panggul.

1. Pasangan seksual penderita sebaiknya juga menjalani pengobatan secara bersamaan dan selama menjalani pengobatan jika melakukan hubungan seksual. Lebih jauh lagi bisa terjadi penyebaran infeksi ke dalam darah sehingga terjadi sepsis. pasangan penderita sebaiknya menggunakan kondom. Jika terjadi komplikasi atau penyebaran infeksi.4 DIAGNOSA Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik. maka penderita harus dirawat di rumah sakit. mungkin perlu dilakukan pembedahan. 6. .1. Antibiotik diberikan secara intravena (melalui pembuluh darah) lalu diberikan per-oral (melalui mulut). konsistensi dan bau yang abnormal  Demam  Perdarahan menstruasi yang tidak teratur atau spotting (bercak-bercak kemerahan di celana dalam  Kram karena menstruasi  Nyeri ketika melakukan hubungan seksual  Perdarahan setelah melakukan hubungan seksual  Nyeri punggung bagian bawah  Kelelahan  Nafsu makan berkurang  Sering berkemih  Nyeri ketika berkemih. Dilakukan pemeriksaan panggul dan perabaan perut.5 PENGOBATAN PID tanpa komplikasi bisa diobati dengan antibiotik dan penderita tidak perlu dirawat. Pemeriksaan lainnya yang biasa dilakukan:  Pemeriksaan darah lengkap  Pemeriksan cairan dari serviks  Kuldosentesis  Laparoskopi  USG panggul. Jika tidak ada respon terhadap pemberian antibiotik. Gejala lainnya yang mungkin ditemukan pada PID:  Keluar cairan dari vagina dengan warna. 6.penderita bisa mengalami syok.

psikis. Bermula dari hubungan seks pranikah atau seks bebas adalah terjadi kehamilan yang tidak diharapkan (KTD). Ketidaktahuan atau minimnya pengetahuan tentang perilaku seksual yang dapat menyebabkan kehamilan c.2. Program kesehatan reproduksi yang dikembangkan oleh pemerintah tidak hanya untuk yang sudah menikah dan tidak merujuk pada kebutuhan yang terkait dengan informasi seksualitas . Akibat unwanted pregnancy dan aborsi bagi remaja Angka kejadian aborsi di indonesia di perkirakan mencapai 2. 6. Alasan karir atau masih sekolah (karena kehamilan dan konsekuensi lainnya yang dianggap dapat menghambat karir atau kegiatan belajar ) f. Kehamilan karena incest 6. yaitu mempertahankan kehamilan dan mengakhiri kehamilan (aborsi).1 Faktor-faktor penyebab Unwanted Pregnancy Banyak faktor yang menyebabkan unwanted pregnancy.antara lain : a.2 UNWANTED PREGNANCY DAN ABORSI Unwanted preagnancy atau di kenal sebagai kehamilan yang tidak diinginkan merupakan suatu kondisi dimana pasangan tidak mengendaki adanya proses kelahira dari suatu kehamilan .2 Pencegahan unwanted pregnancy Unwanted pregnancy dapat di cegah dengan beberapa langkah.3 Bila kehamilan diakhiri (aborsi) Banyak remaja memilih untuk mengakhiri kehamilan (aborsi) bila hamil.3 juta pertahun.2. Ada 2 hal yang bisa dilakukan oleh remaja. Penundaan dan peningkatan usia perkawinan. Hindari perbuatan-perbuatan yang akan menimbulkan dorongan seksual.edukasi dan penyediaan pelayanan.Kehamilan ini bisa merupakan akibat dari suatu perilaku seksual/hubungan seksual baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja 6.Semua tindakan tersebut membawa dampak baik fisik. bisa dilakukan secara aman oleh dokter atau bidan berpengalaman. Persoalan ekonomi (biaya untuk melahirkan dan membesarkan anak ) e. sekitar 750. Tidak melakukan hubungan seksual sebelum menikah 2.seni dan keagamaan 3. serta semakin dininya usia menstruasi pertama (menarche ) b. sosial dan ekonomi.000 dilakukan oleh remaja. Memanfaatkan waktu luang dengan melakukan kegiatan positif seperti berolah raga .6. Kehamilan yang diakibatkan oleh pemerkosaan d.2.yaitu : 1. Di . Jika di negara maju yang melegalkan aborsi. seperti merabaraba tubuh pasangannya dan menonton video porno.

persalinan. rujuk ke SpOG g. bila tidak terselesaikan dengan menikah anjurkan pada keluarga supaya menerima dengan baik h. dan keluarga berencana d. 1. Risiko psikis Pelaku aborsi sering kali mengalami perasaan-perasaan takut. bersikap bersahabat dengan remaja 2. 6. bila ada gangguan kejiwaan. apabila ada masalah yang serius agar diberikan jalan keluar yang terbaik dan apabila belum bisa terselesaikan supaya dikonsultasikan kepada dokter ahli 4. 2. pernah mengalami KTD atau aborsi . 4. panuk.Aborsi yang berulang selain bisa mengakibatkan kompilikasi juga bisa menyebabkan kemandulan. segera menikah c. Selain itu pelaku aborsi itu juga sering kehilangan kepercayaan diri. Resiko lain adalah pendidikan menjadi terputus atau masa depan terganggu. diselesaikan secara kekeluargaan b. Kecemasan karena rasa bersalah atau dosa akibat aborsi bisa berlangsung lama. psikis.2. Risiko fisik Perdarahan dan konflikasi lain merupakan salah satu risiko aborsi. sebagai petugas kesehatan harus : 1. pemeriksaan kehamilan sesuai standar e. Risiko sosial Ketergantungan pada pasangan sering kali menjadi lebih besar karena perempuan merasa tidak perawan. 3. tertekan atau setres. bila ingin melakukan aborsi berikan konseling risiko aborsi . Risiko ekonomi Biaya aborsi cukup tinggi bila terjadi komplikasi maka biaya akan semakin tinggi. memberikan alternatif penyelesaian masalah apabila terjadi kehamilan pada remaja yaiti: a. Aborsi yang dilakukan secara tidak aman bisa berakibat fatal yaitu kematian.negara kita lebih sering dilakukan dengan cara yang tidak aman bahkan tidak lazim dan oleh dukun aborsi mengakibatkan dampak negatif secara fisik.4 Penanganan kasus unwanted pregnancy (KTD) pada remaja Saat menemukan kasus unwanted pregnancy pada remaja. trauma mengingat proses aborsi dan kesakitan. memberikan konseling pada remaja dan keluarganya 3. dan sosial terutama bila dilakukan secara tidak aman. bila ada risiko tinggi kehamilan. rujuk kepsikiater f. konseling kehamilan.Selanjutnya remaja perempuan lebih sulit menolak ajakan seksual pasanganya.

6. Menurut Eastmen abortus adalah terputusnya suatu kehamilan dimana fetus belum sanggup hidup sendiri di luar uterus. Dari 46 juta aborsi/tahun. karena masih dalam usia kehamilan kurang dari 28 minggu. yaitu fetus belum viable by llaous. menimbulkan praktek aborsi tidak aman meluas.5 Aborsi Abortion dalam kamus Inggris-Indonesia diterjemahkan dengan pengguguran kandungan. padahal penduduk kota 1. Penelitian pada 10 kota besar dan 6 kabupaten memperlihatkan 53 % Jumlah aborsi terjadi di kota.36 kali lebih kecil dari pedesaan. Secara umum pengertian abortus provokatus kriminalis adalah suatu kelahiran dini sebelum bayi itu pada waktunya dapat hidup sendiri di luar kandungan.2 juta aborsi dilakukan per tahun.6. Pada umumnya janin yang keluar itu sudah tidak bernyawa lagi.2. 750. Aborsi mungkin sudah menjadi kebutuhan karena alasan di atas. 20 juta dilakukan dengan tidak aman.000 – 1. Sama halnya dengan Jefflot memberikan definisi abortus adalah pengeluaran dari hasil konsepsi sebelum usia kehamilan 28 minggu. Etika ditinjau dari segi Etika.6 Defenisi Aborsi Ensiklopedi Indonesia mermberikan penjelasan bahwa abortus diartikan sebagai pengakhiran kehamilan sebelum masa gestasi 28 minggu atau sebelum janin mencapai berat 1. Kasus aborsi yang ditangani dukun bayi sebesar 11 % di kota dan 70 % di Kabupaten dan dari semua titik pelayanan 54 % di kota dan 85 % di Kabupaten dilakukan oleh swasta/ pribadi (PPKLP-UI. namun karena adanya larangan baik hukum maupun atas nama agama.5 juta dilakukan di Indonesia. tanpa memperhitungkan umur bayi dalam kandungan dan janin dilahirkan dalam keadaan mati atau hidup. Macam-macam aborsi diantaranya spontaneus. dan pelayan aborsi dilakukan oleh tenaga yang tidak terlatih terdapat di 16 % titik pelayanan aborsi di kota oleh dukun bayi dan 57 % di Kabupaten. Agama dan Hukum. iminen dan sebagainya. Sedangkan secara yuridis abortus provokatus kriminalis adalah setiap penghentian kehamilan sebelum hasil konsepsi dilahirkan. WHO memperkirakan ada 4. .2.000 gram. 2001). atau tidak mengikuti prosedur kesehatan atau kedua-duanya (Definisi WHO). Aborsi yang tidak aman adalah penghentian kehamilan yang tidak diinginkan yang dilakukan oleh tenaga yang tidak terlatih. 800 wanita diantaranya meninggal karena komplikasi aborsi tidak aman dan sekurangnya 13 persen kontribusi Angka Kematian Ibu Global. inkompletus.

Pada aborsi spontan tidak jarang janin keluar dalam keadaan utuh. Kehilangan janin tidak disengaja biasanya terjadi pada kehamilan usia muda (satu sampai dengan tiga bulan).8 Abortus provokatus (indoset abortion) Adalah aborsi yang disengaja baik dengan memakai obat-obatan maupun alat-alat. membatasi jumlah anak. ginjal. f. keadan di mana janin sudah mati tetapi tetap berada dalam rahim dan tidak dikeluarkan selama dua bulan atau lebih. Wanita selalu disalahkan. e. panas tinggi. Ini dapat terjadi karena penyakit antara lain: demam. Abortus iminen. sebagai contoh aborsi yang dilakukan dalam rangka melenyapkan janin sebagai akibat hubungan seksual di luar perkawinan. Masyarakat cenderung menyisihkan dan menyudutkan wanita yang hamil di luar nikah. Keluarga yang dikarenakan memiliki ekonomi pas-pasan sehingga cenderung bersikap menolak kelahiran anak. b. Abortus provocatus medicinalis adalah aborsi yang dilakukan oleh dokter atas dasar indikasi medis. Abortus habitualis atau keguguran berulang adalah keadaan dimana penderita mengalami keguguran berturut-turut 3 kali atau lebih. Abortus provocatus criminalis adalah aborsi yang terjadi oleh karena tindakan-tindakan yang tidak legal atau tidak berdasarkan indikasi medis. tidak ditolong atau dibesarkan jiwanya tetapi malah ditekan dan disudutkan sehingga dalam reaksinya wanita . TBC. baik secara sengaja ataupun pada kasus perkosaan. Abortus infeksious dan abortus septic. b. yaitu keguguran yang membakat dan akan terjadi dalam hal ini keluarnya fetus masih dapat dicegah dengan memberikan obat-obat hormonal dan anti pasmodica d.6.2. 3. ini terbagi menjadi dua: a. Rustam Mochtar dalam Muhdiono menyebutkan macam-macam aborsi spontan: a. Alasan terjadinya Aborsi 1.2. jarak kehamilan yang terlalu pendek. Abortus completes (keguguran lengkap) artinya seluruh hasil konsepsi dikeluarkan sehingga rongga rahim kosong. misal : karena tidak ber-KB atau gagal berKB. 6. Sipilis atau karena kesalahan genetik. 2. yaitu apabila tindakan aborsi tidak diambil akan membahayakan jiwa ibu. adalah abortus yang disertai infeksi genital. Abortus inkompletus (keguguran bersisa) artinya hanya ada sebagian dari hasil konsepsi yang dikeluarkan yang tertinggal adalah deci dua dan plasenta c.7 Jenis-jenis Aborsi Abortus spontaneus Adalah aborsi yang terjadi dengan tidak didahului faktor-faktor mekanis ataupun medicinalis semata-mata disebabkan oleh faktor alamiah. Missed abortion. Keluarga yang tidak siap menerima kehamilan.

Aborsi 2. 6. Suatu contoh konflik moral : 1. sehingga perempuan yang mengalaminya lebih menjurus menolak kehamilannya dan ujung-ujungnya akan melakukan aborsi. 5. Batasan ini sering menakutkan. Ditambah dengan tekanan masyarakat yang menyisihkan sehingga akhirnya ia melakukan aborsi supaya tetap eksistensi di masyarakat dan dapat melanjutkan sekolah. Karena merasa malu. Klonning Untuk mengatasi konflik moral tersebut. 4. Untuk mencegah penurunan moral etik. 7. Ada aturan perusahaan yang tidak memperbolehkan karyawatinya hamil (meskipun punya suami) selama dalam kontrak dan kalau ketahuan hamil akan dihentikan dari pekerjaannya. 6. Sewa rahim 4. perimenopause dan tingkat yang lebih rendah postmenopause wanita. mengakibatkan kecelakaan dan membuahkan kehamilan. Bila seorang wanita hamil di luar batasan umur itu akan masuk dalam kriteria risiko tinggi. 6. Pergaulan yang sangat bebas bagi remaja yang masih duduk di bangku sekolah. terjadi pergeseran moral dan etika ke arah keterpurukan. Maka hal ini akan memicu seorang wanita yang mengalami suatu masalah akan melakukan aborsi dengan alasan usia bayi belum sampai 3 bulan. semua pihak harus menyadari hak dan kewajibannya serta mampu menempatkan diri dalam porsi yang tepat. Bayi tabung 3.tersebut akan melakukan aborsi. Pandangan sebagian orang bahwa tanda-tanda kehidupan janin antara lain adanya detak jantung yakni umur sekitar tiga bulan. Bank sperma 5. Hal ini didasarkan pada gagasan bahwa perawatan dapat mencegah ketidaknyamanan yang . misal SMA.3 HORMON REPLACEMENT THERAPY (HRT) Terapi penggantian hormon (HRT) adalah suatu sistem pengobatan medis untuk operasi menopause. dengan teman-temannya. Dari segi medis diketahui umur reproduksi sehat antara 20-35 tahun. diperlukan sikap etis yang menunjukkan bahwa sikap tindakan moral terdiri atas hak dan kewajiban yang ditentukan dengan peraturan yang bertujuan legalisasi dari moral dan moralisasi dari hukum ”legalism and medical ethics”.9 Aborsi dalam etika Dalam masyarakat yang kompleks sebagai dampak modernisasi.2. takut kalau kesempatan belajarnya terhenti dan barangkali masa depannya pun menjadi buruk.

wanita muda dengan kegagalan ovarium prematur atau menopause bedah dapat menggunakan terapi penggantian hormon selama bertahun-tahun. Jenis utama dari hormon estrogen yang terlibat.disebabkan oleh sirkulasi berkurang estrogen dan progesteron hormon . HRT dapat disampaikan ke tubuh melalui patch. sampai usia yang menopause alami akan diharapkan terjadi. gel atau. Testosteron juga dapat dimasukkan. HRT tersedia dalam berbagai bentuk.1 PENGERTIAN Kanker adalah suatu kondisi dimana sel telah kehilangan pengendalian dan mekanisme normalnya. Kanker payudara (Carcinoma mammae) didefinisikan sebagai suatu penyakit neoplasma yang ganas yang berasal dari parenchyma. HRT sering diberikan sebagai bantuan jangka pendek (biasanya satu atau dua tahun. Women's Health Initiative merekomendasikan bahwa wanita dengan normal ketimbang menopause pembedahan harus mengambil dosis layak terendah HRT untuk waktu sesingkat mungkin untuk menghindari risiko tersebut. cincin vagina . yang dikenal sebagai Studi Perempuan Juta . menyebabkan metaplasi epitel permukaan serviks. dosis konstan dengan kedua jenis hormon diminum setiap hari. Sebagai hasil dari temuan ini. Terkadang sebuah androgen . dengan estrogen diambil harian dan progesteron atau progestin diambil selama sekitar dua minggu setiap bulan atau dua metode yang disebut "berurutan gabungan HRT" atau scHRT. Penyakit ini oleh Word Health Organization (WHO) dimasukkan ke dalam . terapi yang disebut sebagai "terapi estrogen terlindung". Kanker serviks adalah Infeksi HumanPapillomaVirus (HPV). umumnya testosteron. Sebagai hasil dari temuan ini. Ini juga mungkin memperlakukan energi dan membantu mengurangi osteoporosis setelah menopause. sehingga mengalami pertumbuhan yang tidak normal. krim. jumlah wanita yang menggunakan terapi hormon turun drastis. tablet. biasanya kurang dari lima) dari gejala-gejala menopause ( hot flashes . ditambahkan untuk mengobati berkurang libido . suatu senyawa estrogen biasanya diberikan tanpa progesteron apapun. troches. Ini melibatkan penggunaan satu atau lebih suatu kelompok obat yang dirancang untuk meningkatkan kadar hormon buatan. Hal ini sering disebut sebagai "pengobatan" daripada terapi. disebut "HRT gabungan terus menerus" atau ccHRT. Sebuah metode alternatif. IUD . dan merupakan inovasi yang lebih baru. dan kadang-kadang testosteron . Hal ini biasanya menyediakan dosis rendah satu atau lebih estrogen. cepat dan tidak terkendali. Temuan WHI itu menegaskan kembali dalam studi nasional yang lebih besar dilakukan di Inggris. dan sering juga menyediakan baik progesteron atau analog kimia. haid tidak teratur. SKRINING UNTUK KEGANASAN DAN PENYAKIT SISTEMIK 7. dengan suntikan. Dosis sering bervariasi siklis. berupa proliferasi permukaan epidermal dan mukosa. progesteron atau progestin . yang disebut progestin. serangan jantung dan stroke . lebih jarang. Pada wanita yang telah mengalami histerektomi . redistribusi lemak dll). Sikap terhadap HRT berubah pada tahun 2002 setelah pengumuman oleh Women's Health Initiative dari Institut Kesehatan Nasional bahwa mereka yang menerima perlakuan (Prempro) di bagian utama dari studi mereka memiliki insiden yang lebih besar dari kanker payudara . 7.

nutrisi : defisiensi antioksidan 7. menarche pada umur muda. 3. Konsumsi lemak: Konsumsi lemak diperkirakan sebagai suatu faktor risiko terjadinya kanker payudara. fibroadenoma.2 FAKTOR-FAKTOR RESIKO PENYEBAB 7.5 x.riwayat kontrasepsi hormonal : pil KB lebih dari 4 tahun.2. penyebab spesifik kanker payudara masih belum diketahui. Obesitas : Terdapat hubungan yang positif antara berat badan dan bentuk tubuh dengan kanker payudara pada wanita pasca menopause. riwayat PHS. 7.International Classification of Diseases (ICD) dengan kode nomor 17. Riwayat keluarga dan faktor genetic . Faktor reproduksi: Karakteristik reproduktif yang berhubungan dengan risiko terjadinya kanker payudara adalah nuliparitas. dan fibrosis. Ini adalah jenis kanker paling umum yang diderita kaum wanita. K. Radias i: Eksposur dengan radiasi ionisasi selama atau sesudah pubertas meningkatkan terjadinya risiko kanker payudara.1. Skrining adalah: (1) pemeriksaan terhadap sejumlah besar orang untuk mengungkap karakteristik tertentu atau penyakit yang tidak diketahui seperti fenilketonuria atau hipotiroidisme pada neonatus (2) Fluroskopi ( Kamus Kebidanan ). H. Risiko utama kanker payudara adalah bertambahnya umur.merokok : efek karsinogenik zat hidrokarbon aromatic polisiklik amin . tidak ada peningkatan risiko terjadinya kanker payudara. tetapi terdapat banyak faktor yang diperkirakan mempunyai pengaruh terhadap terjadinya kanker payudara diantaranya: 1. Suheimi ).1 KANKER SERVIKS . 5. mencakup pemeriksaan (tes) pada orang-orang yang belum mempunyai simptom-simptom penyakit untuk menemukan penyakit yang belum terlihat atau pada stadium praklinik (dr.2 KANKER PAYUDARA Menurut Moningkey dan Kodim. risiko meningkat 1 . Penyakit fibrokistik: Pada wanita dengan adenosis. 7. Skrining sama artinya dengan deteksi dini atau pencegahan sekunder. Pemakaian obat-obatan. dan kehamilan pertama pada umur tua. Pengobatan yang paling lazim adalah dengan pembedahan dan jika perlu dilanjutkan dengan kemoterapi maupun radiasi. . ada 2 jenis gen (BRCA1 dan BRCA2) yang sangat mungkin sebagai resiko : Riwayat keluarga merupakan komponen yang penting dalam riwayat penderita yang akan dilaksanakan skrining untuk kanker payudara. menopause pada umur lebih tua. . Penggunaan hormon: Hormon estrogen berhubungan dengan terjadinya kanker payudara. Kanker payudara adalah kanker pada jaringan payudara. Kaum pria juga dapat terserang kanker payudara. walaupun kemungkinannya lebih kecil dari 1 di antara 1000. 6.perilaku seksual : risiko > 10 x pada wanita dengan mitra seks lebih dari 6 dan hubungan seks pertama pada usia muda (kurang dari 15 tahun).2. 8. . 2. 4.multiparitas . Kanker endometrium adalah jaringan atau selaput lender rahim yang tumbuh di luar rahim.

KANKER ENDOMETRIUM Terdapat beberapa faktor risiko yang dinyatakan berperan terhadap terjadinya kanker endometrium : a. Skrining merupakan upaya untuk meningkatkan kesehatan reproduksi wanita sepanjang daur kehidupannya meliputi sejarah. 7.2. Pemakaian estrogen g. Obesitas b. Riwayat menstruasi c.3. Riwayat infertilitas f. Gambar hiperplasia endometrium 7.3 HUBUNGAN SKRINING UNTUK KEGANASAN PENYAKIT 7.Faktor lain yang diduga sebagai penyebab kanker payudara adalah tidak menikah menikah tapi tidak punya anak melahirkan anak pertama sesudah usia 35 tahun tidak pernah menyusui anak.3. Hipertensi e.1 DENGAN KESEHATAN REPRODUKSI Menurunkan morbiditas dan mortalitas penyakit dalam masyarakat melalui deteksi dini dan pengobatan pada keadaan belum terdapat symptom/gejala. . Diabetes mellitus (DM) d. seperti penggunaan kontrasepsi oral dan merokok merupakan faktor yang bersifat protektif. Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa penyakit kanker payudara meningkat pada orang yang sering menghadapi kondisi stress (goncangan jiwa) dan juga bagi wanita yang sebelumnya mengalami menstruasi dibawah usia 11 tahun. Hiperplasia Endometrium Faktor-faktor lain adalah yang mempengaruhi pemaparan terhadap estrogen atau meningkatkan kadar progesteron.

psikososial dan sosial spiritual. dimana seorang cytotechnologist (orang yang terlatih untuk mendeteksi sel abnormal) akan memeriksanya. Memberikan motivasi pada para wanita untuk melakukan pentingnya melakukan langkah skrining. Pertama anda berbaring di atas meja periksa dengan lutut ditekuk. Membantu dalam mengidentifikasi orang-orang yang berisiko terkena penyakit atau masalah kesehatan tertentu. . permasalahannya serta indikator status kesehatan wanita. Dokter akan mengirim slide ke laboratorium. Memberikan penyuluhan dalam pemilihan alat kontrasepsi dengan metode barrier (pelindung) seperti diafragma dan kondom karena dapat memberi perlindungan terhadap kanker serviks.perkembangan wanita dalam aspek biologis. g. Tes Papanicolaou (PAP) smear : sitologi eksfoliasi serviks Gambar Pap Smear 7. Membantu mengidentifikasi penyakit pada stadium dini. Memberikan fasilitas skrining kanker serviks dengan metode pap smear kemudian membantu dalam pengiriman hasil pemeriksaan ke laboratorium.3. Secara perlahan dokter akan memasukkan alat spekulum ke dalam vagina anda.2 PERAN BIDAN SKRINING UNTUK KEGANASAN DAN PENYAKIT SISTEMIK a. b. Membantu melindungi kesehatan individual e. Penegakan diagnosis pasti ditindak lanjuti di fasilitas kesehatan c. Lalu dokter akan mengambil sampel sel serviks anda dan membuat apusan (smear) pada slide kaca untuk pemeriksaan mikroskopis. 7. Membantu dalam pengendalian penyakit infeksi melalui proses identifikasi carrier penyakit di komunitas f. kesehatan reproduksi dalam perspektif gender. sehingga terapi dapat dimulai secepatnya dan prognosa penyakit dapat diperbaiki d.3 Bagaimana Pap Smear Dilakukan? Pap smear dilakukan di ruang dokter dan hanya beberapa menit.3. Tumit anda akan diletakkan pada alat stirrups.

uterus. Lengan direntangkan di atas kepala guna memeriksa payudara di cermin 8. Walaupun pemeriksaan panggul dapat mengetahui masalah reproduksi. lakukan tiap 3 tahun pada wanita usia 25-60 tahun . Rendahnya kedudukan wanita dari pria Walaupun separuh dari penghuni dunia adalah wanita namun sampai abad yang lalu dunia seni.Teknisi ini bekerja dengan bantuan patologis (dokter yang ahli dalam bidang abnormalitas sel). hanya Pap smear yang dapat mendeteksi kanker serviks atau prakanker sejak dini.1. teknisi menyiapkan slide mikroskopik yang lebih bersih dan mudah diinterpretasikan dibanding slide yang disiapkan dengan metode tradisional. Cara melakukan pemeriksaan payudara sendiri : 1.ideal atau optimal. 8. ekonomi. Dokter akan mengambil sel dengan carayang sama. Jadi status social wanita adalah kedudukan seorang wanita yang akan mempengaruhi bagaimana seseorang wanita diperlakukan. lakukan tiap 10 tahun pada wanita usia 35-55 tahun . politik. Program pemeriksaan / skrining yang dianjurkan untuk kanker serviks (WHO) yakni : . Pemeriksaan payudara dengan teliti di depan cermin guna melihat apakah bentuk dan besarnya simetris dan memperhatikan adanya kerut pada kulit atau putting susu yang tertarik. ovarium.Mensosialisasikan SADARI (pemeriksaan payudara sendiri) sebagai salah satu bentuk skrining keganasan terhadap kankerpayudara. DIMENSI STATUS SOSIAL WANITA 8.kalau fasilitas tersedia. organ reproduksi lain dan rektum). namun dokter akan mencuci alat dengan cairan khusus. bagaimana dia dihargai dan kegiatan apa yang boleh dilakukan.2 Faktor Yang Mempengaruhi Status Wanita Status wanita dipengaruhi oleh : a. yang dapat menyimpan sel untuk pemeriksaan nantinya. Ketika sampel sampai ke laboratorium.1 Status Sosial 8. Pendekatan terbaru dengan menggunakan cairan untuk mentransfer sampel sel ke laboratorium.skrining pada setiap wanita minimal satu kali pada usia 35-40 tahun .kalau fasilitas tersedia lebih. perdagangan adalah dunia laki- .1 Pengertian Status adalah kedudukan seseorang di dalam keluarga dan masyarakat.1. lakukan tiap 5 tahun pada wanita usia 35-55 tahun . 2. Umumnya dokter akan melakukan Pap smear selama pemeriksaan panggul (prosedur sederhana untuk memeriksa genital eksternal. Patologis bertanggung jawab untuk diagnosis akhir.

laki. Terutama dibidang politik. Persepsi ini yang merugikan kaum wanita karena dianggap kurang penting memperoleh pendidikan yang tinggi sehingga mengakibatkan banyak wanita tetap terpuruk dalam kebodohan karena tingkat pendidikan yang rendah. pemerintah adalah pemerintahan pria dan Negara adalah Negara pria. Selain itu karena ekonomi keluarga yang kurang baik. Karena itu wanita hidupnya bagaikan mengambang dalam keremangan senja. bergerak hanyut seperti bayangan dibelakang panggung pria dan tidak berarti.3 Dampak Status Sosial Wanita . Rendahnya tingkat pendidikan wanita dibanding pria Ketika orang tua akan memutuskan untuk membiayai pendidikan anaknya umumnya kaum laki-laki yang mendapat prioritas utama untuk memperoleh pendidikan yang tinggi untuk bekal menjadi kepala keluarga dan pencari nafkah yang baik. Hukum manusia dari dulu hingga sekarang adalah hukum laki-laki. khususnya dibidang politik. kembali mengurus keluarga. meningkatkan wanita untuk berperan ganda sebagai ibu rumah tangga dan pencari nafkah. c. wanita ditolak untuk menduduki posisi kepemimpinan dan fungsi-fungsi kunci. b. Perlindungan hukum. sedangkan wanita kurang perlu mendapat pendidikan tinggi karena nantinya juga harus bertugas menjadi ibu rumah tangga. Meskipun wanita punya hak secara hokum tetapi tradisi tidak akan mengijinkan untuk mengkontrol hidupnya sendiri. hak dan kewajiban wanita serta peran ganda wanita sebagai ibu rumah tangga dan pencari nafkah Di masyarakat seorang wanita tidak boleh memiliki / mewarisi hak milik atau mencari penghasilan.1. 8. Bila wanita dicerai maka dia tidak boleh merawat anaknya lagi atau hak miliknya. karena dianggap kurang mampu dan dilihat sebagai saingan kaum pria.

Dengan status wanita yang rendah akan berdampak pada : a.4 Masalah Yang Berhubungan Dengan Status Wanita a. social dan cultural kurang perhatian Ø Ancaman kesehatan reproduksi tinggi Ø Akses pelayanan kesehatan kurang Ø Menginginkan anak laki-laki dari pada perempuan Ø Tidak punya hak hokum dan kekuatan untuk memutuskan Ø Terlalu banyak anak atau sering melahirkan 8. dimana dia harus bersaing dengan kaum pria yang dari segi pendidikan dan pencurahan waktu ke sector public. Bahkan hal ini dianggap wajar Karen apembagian peran kedua jenis kelamin ini memang dipersiapkan sesuai dengan nilai-nilai kodratnya masing-masing. ternyata menempatkan wanita pada status yang kurang menguntungkan yang menyebabkan wanita lebih rendah dari lakilaki. Kesehatan : Ø Ancaman infeksi tinggi Ø Perlindungan terhadap trauma dan kecelakaan rendah Ø Kebutuhan bio. Kedudukan wanita di masyarakat yang rendah Peran lelaki sebagai kepala keluarga dan pencari nafkah serta wanita sebagai ibu rumah tangga.1. psiko.Status wanita akan kurang menguntungkan dan semakin tidak menguntungkan jika dia berperan ganda. Ketimpangan kelas berdasarkan jenis kelamin ini dikarenakan system kemasyarakatan yang bersifat patriarchal membenarkan hal ini berlangsung. Kehidupan social : Ø Kehidupan wanita terbelenggu Ø Potensi wanita terpendam karena harus sering mengalah Ø Wanita lebih terbelakang pada setiap strata social ekonomi Ø Suara dan kepentingan wanita kurang terwakili Ø Hak asasi tertekan Ø Kontribusi peran alamiah tidak tampak b. .

Kaum wanita biasanya mempunyai kekuasaan. Tapi tatanan masyarakat bisa di ubah menjadi pendorong kea rah kesehatan yang lebih baik. termasuk melakukan cara hubungan suami-istri aman dan berbagi beban kerja yang lebih adil. 8. .5 Usaha perbaikan status social wanita baik dikeluarga maupun masyarakat Tatanan masyarakat akan mendorong kaum wanita jatuh dalam kemiskinan dan derajat kesehatan yang buruk. Wanita memperoleh perlakuan tidak layak Kaum wanita biasanya diperlakukan tidak sama dengan kaum pria.Selama structural masyarakat patriarchal ini masih bertahan. Ø Kaum wanita banyak yang berpendidikan rendah dari kaum pria Ø Kaum wanita banyak yang tidak mempunyai kendali atas hak menerima pelayanan kesehatan yang mendasar. Usaha perbaikan dilingkungan keluarga Ø Memperbaiki derajat kesehatan kita dengan cara mempelajari masalah kesehatan wanita dan dengan merubah hidup kita sendiri dan lingkungan keluarga. Ø Bicarakan dengan pasangan hidup apa yang dibutuhkan oleh masing-masing pihak untuk memajukan derajat kesehatan yang lebih baik. Ketimpangan yang mendasari ini menyebabkan : Ø Kaum wanita tidak mampu menjangkau pelayanan kesehatan dan informasi kesehatan yang penting. Ø Berusaha untuk memajukan kesehatan dan masa depan anak-anak. a. bukan justru mendatangkan masalah kesehatan. Karena penyebab masalah kesehatan berawal dari lingkungan keluarga. sumber daya dan kedudukan yang lebih lemah baik dikeluarga atau di masyarakat. maka selama itu pula wanita akan tetap menjadi warga “kelas dua” di dalam kehidupan social ekonomi.1. masyarakat dan Negara. Perubahan-perubahan akan memajukan derajat kesehatan wanita terjadi pada setuiap jenjang tingkat tersebut diatas. b.

bahagia dan bebas sehingga suasana rumah tangga menjadi semarak dan bisa membrikan rasa aman. Secara Sosial Wanita Selalu Memiliki Peran a.b. Ø Sebagai ibu dan pendidik bagi anak-anak Setelah melahirkan wanita akan berperan sebagai ibu. juga mendorong suami untuk berkarir dengan caracara yang sehat. menyenagkan serta penuh kasih saying dengan begitu suami akan betah tinggal dirumah.1 Pengertian Peran wanita adalah serangkaian perilaku yang diharapkan sesuai dengan posisi social yang diberikan kepada wanita.2. hangat. 8. Peran wanita dalam keluarga Ø Sebagai istri dan pendamping suami Seorang wanita memiliki peran sebagai pendamping pria. sehingga setiap orang tahu masalah tersebut. 8. mencakup sikap hidup yang mantap bisa mendampingi suami dalam situasi senang atau sedih disetai rasa kasih sayang. Usaha perbaikan dan perubahan di lingkungan masyarakat Ø Berbagi informasi : temukan cara untuk menyebarkan informasi tentang masalah kesehatan umum yang ada di masyarakat setempat. kecintaan. bebas. Peran menerangkan pada apa yang harus dilakukan wanita dalam suatu situasi tertentu agar dapat memenuhi harapan mereka sendiri dn harapan orang lain. Bila ibu tersebut mampu menciptakan iklim psikis yang gembira.2. . Ø Berusaha menuju kemandirian : program yang bisa membantu wanita mencari nafkah sendiri dan memperbaiki lingkungan kerja juga membantu wanita untuk membuat keputusan sendiri dan menumbuhkan harga diri. loyalitas dan kesetiaan pada partner hidupnya.2 Peran Wanita 8. Ø Bentuk suatu kelompok pendukung : kaum wanita yang menderita masalah yang sama seperti wanita korban pemerkosaan / pelecehan seksual.2.

Peran wanita dalam masyarakat Peran wanita di masyarakat adalah segala kegiatan atau aktifitas yang dilakukan wanita diluar lingkungan rumah tangga. Peran wanita dalam pembangunan dimana wanita ikut serta mensukseskan program nasional bidang : Ø Program Keluarga Berencana Ø Peningkatan Kesehatan Masyarakat .Selain berperan sebagi ibu. Tujuan agar wanita dapat ikut berperan aktif dalam pembangunan nasional dan ikut serta dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dengan kemampuan yang dimilkinya. Dalam pengurusan rumah tangga ini yang sangat penting ialah factor kemampuan membagi waktu dan tenaga untuk melakukan berbagai macam tugas pekerjaan dirumah tangga dari pagi sampai larut malam. imbang tanpa konflik-konflik batin yang serius. Ada relasi seksual yang tidak berlebihlebihan. Ø Sebagai pengatur/pengelola rumah tangga Dalam hal ini terdapat relasi-relasi formal dan semacam pembagian kerja (devision of labour). dimana suami bertindak sebagai pencari nafkah. Ada kesedihan untuk memahami partnernya serta rela berkorban. tidak hiperseksual dan tidak kurang. wanita juga berperan dalam mendidik dan menciptakan moralitas dan akhlak yang baik bagi anak-anaknya. Ø Sebagai partner seks Tujuan berumah tangga adalah meneruskan keturunan dengan itu hubungan intim pasangan suami-istri sudah menjadi satu kesatuan. maka kehidupan seks yang mapan terutama disebabkan oleh kehidupan psikis yang stabil. istri berfungsi sebagai pengurus rumah tangga tetapi seringkali juga berperan sebagai pencari nafkah. jadi terdapatnya hubungan heteroseksual yang memuaskan tanpa disfungsi (gangguan-gangguan fungsi) seks. b.

4. 8. karena kurang gizi.3 Faktor yang Mempengaruhi Peran Wanita Faktor yang mempengaruhi peran wanita antara lain adalah keinginan wanita untuk memperoleh status dimasyarakat dan keinginan wanita untuk menikah dan berkeluarga. Misalnya wanita yang mengalami penyakit yang menyebabkan kecacatan / kelemahan biasanya ditolak oleh suami.2. Ancaman kesehatan Wanita sering mengalami gangguan kesehatan tertentu karena pekerjaaan mereka.2. Penyakit bisa menjadi ancaman berbahaya yang berbeda pada wanita dari pada pria. Minimalnya waktu untuk privasi Ø Kurangnya perawatan diri Ø Kurangnya waktu untuk istirahat Ø Kurangnya disiplin terhadap kebutuhan nutrisi Ø Keterbatasan waktu menyebabkan wanita jarang makan dan kelelahan menjadikan wanita kurang makan. Dirumah ancaman penykit paru karena asap dapur dan luka . karena keluarga merupakan arena peluang untuk memainkan fungsi-fungsi kewanitaannya. Peran wanita dalam organisasi profesi Selain berperan di keluarga dan masyarakat sudah banyak wanita-wanita yang berperan dalam organisasi profesi seperti pemberdayaan perempuan (KOMNAS PEREMPUAN) dan organisasi-organisasi yang bergerak di bidang wanita yang tujuannya untuk memperjuangkan hak-hak kaum wanita. Selain itu wanita mengalami resiko kesehatan setiap hari dari pekerjaannya. b.Ø Pendidikan kaum ibu dan kesejahteraan keluarga c. 8. atau karena kelelahan. Dampak Peran Dampak yang ditimbulkan dari peran wanita baik dikeluarga maupun di masyarakat : a. Setiap wanita normal menginginkan hidup berkeluarga.

Bila penalaran dan jiwa wanita sehat. Masalah yang Berhubungan dengan Peran Wanita a. c. Penyakit menular melalui air juga sering terjadi karena wanita menghabiskan sebagian besar waktunya di air.bakar dari memasak sangat mudah terjadi sehingga dianggap sebagai masalah kesehatan kerja utama bagi wanita. Tetapi bila kesulitan berlangsung terus dan menghambat kegiatan sehari-hari. Hampir setiap orang kadang-kadang mempunyai kesulitan untuk melakukannya. Bila seorang wanita mengalami tekanan yang bertubi-tubi setiap harinya dan dalam jangka waktu yang lama dia akan merasa kewalahan dan tidak bisa mengatasinya. maka dia mempunyai kekuatan emosional untuk merawat kebutuhan fisik dan keluarga.2. merencanakan masa depan dan membina hubungan yang memuaskan dengan orang lain.5. maka ia akan menjadi tegang dan nervus sehingga ia tidangak bisa merawat keluarganya dan mengalami gangguan kesehatan jiwa. mncuci pakaian. 8. Stres (Frustasi dalam peran) Kegiatan dan kejadian sehari-hari sering memberikan tekanan pada wanita sehingga menyebabkan ketegangan pada tubuh dan jiwanya (stress). Konflik peran (harapan-harapan peran yang tidak sesuai) . demikian juga dengan daya penalaran dan jiwa seorang wanita. Dan sewaktu pulang kerumah mereka harus mendapatkan beban kerja dobel ini mengakibatkan kelelahan dan meningkatkan resiko penyakit. untuk menemukan masalah-masalahnya dan berusaha mengatasinya. b. mengambil air dan berdiri di air selama menanam padi. Berjuta wanita nekerja diluar rumah mengalami gangguan kesehatan karena lingkungan kerja yang tidak aman. Krisis psikologiSeperti tubuh wanita bisa sehat atau tidak sehat.

c. Kurang memadainya ketrampilan untuk memecahkan masalah Wanita sering tidak punya kesempatan khusus dalam kehidupan sehari-hari yang sangat sibuk untuk melakukan sesuatu bagi dirinya sendiri. baik yang terjadi di ranah publik atau dalam kehidupan pribadi.Dibeberapa wilayah.2 FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI 1). 9 PERMASALAHAN KESEHATAN WANITA DAN DIMENSI SOSIAL DAN UPAYA 9.1. FAKTOR MASYARAKAT  kemiskinan . pemaksaan atau perampasan kemerdekaan secara sewenang-wenang. wanita dipaksa untuk berubah secara cepat karena perubahan dalam tingkat ekonomi atau karena konflik politik. termasuk ancaman tindakan tertentu.1. seksual atau psikologis. KUHP :        Pasal 89-90 Pasal 351-356 Pasal 285-301 Pasal 338-340 Pasal 324-337 Pasal 310-321 : kekerasan dan luka berat : penganiayaan : kejahatan susila : pembunuhan : penghilangan kemerdekaan : penistaan Pada umumnya tidak membedakan korban laki-laki dan perempuan kecuali pada kejahatan susila 9.1 BENTUK-BENTUK KEKERASAN     Fisik Psikologis Seksual finansial 9. Banyak perubahan-perubahan ini membutuhkan perubahan yang menyeluruh pada sendi-sendi keluarga dan masyarakat sehingga banyak wanita yang merasa harapan untuk peran yang dia inginkan tidak sesuai.1 Kekerasan terhadap perempuan setiap tindakan berdasarkan perbedaan jenis kelamin yang berakibat atau mungkin berakibat kesengsaraan atau penderitaan perempuan secara fisik.

yang juga dapat merupakan tindak pseudo seksual yaitu perilaku seksual yang tidak selalu di motivasi dorongan seksual sebagai motivasi primer. 9. FAKTOR INDIVIDU      wanita single.2 Perkosaan Hubungan seksual tanpa kehendak bersama. agresi dan perendahan pada satu pihak (korban) oleh pihak lainnya (pelaku).   urbanisasi keluarga ketergantungan obat lingkungan kekerasan dan kriminalitas 2). FAKTOR KELUARGA    keluarga yang sakit kelainan mental keluarga yang kacau dan tidak bahagia keluarga yang kurang akrab 3).1 Persepsi masyarakat tentang perkosaan  Biasanya korban yang memprovokasi/mengundang kejadian perkosaan dengan menggunakan pakaian yang minim ataupun dandanan yang berlebihan    Sebenarnya perempuan dapat menghindari terjadinya tindakan perkosaan Hanya perempuan tertentu yang akan diperkosa Perkosaan hanya terjadi di daerah asing pada malam hari .1. melainkan berhubungan dengan penguasaan dan dominan.2. bercerai/ingin bercerai berumur 17-28 tahun ketergantungan obat wanita hamil pasangan yang cemburu berlebihan 9. yang dipaksakan oleh satu pihak kepada pihak lain.3 PENATALAKSANAAN Rehabilitasi :     fisik psikologis sosial yuridis 9.

dan jijik yang pada berikutnya dapat ditanggapi dengan represi dan pengingkaran sebagai upaya untuk mencoba menutup pengalaman ayng menyakitkan. malu. kebingungan.2. terhina. yang berkaitan langsung . lemah.3 Pelecehan seksual perilaku atau tindakan yang mengganggu. mual.2. 9. mengalami mimpi-mimpi buruk atau kilas balik kejadian. melecehkan dan tidak diundang yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang terhadap pihak lain. siapa dan bagaimana ciri penyerang)  Fase kedua (adaptasi awal) Individu menghayati berbagai emosi negatif seperti pemberontakan. disorganisasi.   Perkosaan hanya dilakukan oleh orang sakit/kriminal Pria baik-baik tidak akan memperkosa kecuali karena undangan/rayuan dari perempuan Perempuan sering mengaku diperkosa untuk balas dendam. lelah tidak dapat dijelaskan secara rinci/tepat apa yang terjadi (apa.  Fase reorganisasi jangka panjang Bertahun-tahun ditandai dengan upaya individu untuk keluar dari trauma yang dialami dan sungguh-sungguh menerima apa yang terjadi sebagai sesuatu fakta yang memang terjadi.2 Reaksi yang terjadi setelah kejadian perkosaan  Fase akut (segera setelah serangan terjadi) Korban mengalami syok dan rasa takut yang sangat kuat. ketakutan.3 PERAN PETUGAS KESEHATAN        Bersikap dengan santun dan jangan menyalahkan Merawat gangguan kesehatan korban Menulis semua hasil pemeriksaan sebagai bukti Merawat kebutuhan jiwa dan berusaha untuk menajdi sahabat yang bisa dipercaya Membantu dalam membuat keputusan Memberikan motivasi dan arahan untuk bangkit kembali menatap mas adepan Membantu untuk memberitahukan kepada orang tua/keluarga korban 9. mendapat santunan atau pun karena ia mempunyai kepribadian mencari perhatian  Perkosaan terjadi karena pelaku tidak dapat mengendalikan impuls seksualnya 9. Pada fase ini tidak jarang individu menampilkan ciri-ciri depresi.

malu 3). 9.3. pelaku bertindak cepat dan menguasai korban. hal ini jarang dilaporkan karena Pelecehan oleh suami/mantan suami Pelecehan yang dialami seorang wanita oleh pacar/mantan pacar Pelecehan seorang wanita oleh teman kerja atau atasan Pelecehan seksual pada anak-anak oleh anggota keluarga 2). Pelecehan seksual mental. yaitu pelecehan seksual dimana korban menjadi marah dan balas dendam. Hostile work environment Pelecehan seksual yang terjadi tanpa janji atau iming-iming maupun ancaman Kategori pelecehan seksual menurut Nichaus 1). mempermalukan dengan memperlihatkan pornografi . Pelecehan seksual dengan ketakutan.1 Kategori pelecehan seksual a. Anger rape. Blitz rape yaitu pelecehan seksual yang terjadi sangat cepat. dimana akan terjadi kekerasan jika korban menolak 4). Sadistie rape yaitu pelecehan seksual dengan ciri kekejaman atau sampai pembunuhan 9. Pelecehan dengan iming-iming atau paksa.dengan jenis kelamin pihak yang diganggunya dan dirasakan menurunkan martabat dan harga diri orang yang diganggunya. sedangkan pelaku tidak saling kenal 2). Power rape yaitu pelecehan seksual yang saling tidak mengenal. dimana pelaku memiliki otoritas pada korban 5).3. Pelecehan seksual dengan orang yang tidak dikenal   Pelecehan di penjara Pelecehan saat terjaid perang 3). dengan menyerang harga diri korban melalui kata-kata kasar. 5). disertai iming-iming pekerjaan atau kenaikan gaji atau promosi b. Quid pro quo Pelecehan seksual yang seperti ini adalah pelecehan seksual yang biasanya dilakukan oleh seseorang yang memiliki kekuasaan otoritas terhadap korbannya.2 Macam-macam pelecehan seksual 1). dilakukan oleh orang yang berpengalaman dan yakin korban akan menikmati 4). Pelecehan seksual dengan orang yang kita kenal     Confidence rape yaitu pelecehan seksual dengan penipuan.

nyeri lambung. sakit kepala. menambah pengamanan. mual. tegang.6 Hukum-hukum yang mengatur tentang pelecehan seksual    Pasal 289-296 tentang pencabulan Pasal 295-298 dan 506 tentang penghubungan pencabulan Pasal 286-288 tentang persetubuhan dengan wanita dibawah umur 9.5 Dampak psikologis pelecehan seksual     Frekuensi terjadinya pelecehan Parah tidaknya (halus atau kasar) Mengancam keselamatan fisik ataukah hanya sebatas pelecehan verbal Apakah mengganggu kinerja pekerja 9.4 Respon korban pelecehan seksual 1. menyalahkan diri sendiri. muntah. pindah rumah. phobia sendirian.3. menunduk dan lembut) 3. membuang/menghancurkan benda yang berkaitan dengan pelecahan 4. ingin balas dendam. nyeri pada daerah pacinela. respon atau dampak jangka panjang : gelisah. 9. malu dan perasaan bersalah 2.3. bahkan ada yang sampai menggunakan obat-obatan terlarang maupun ingin bunuh diri.3 Penyebab terjadinya pelecehan seksual    Dilihat dari si peleceh Dilihat dari si korban Dilihat dari tempat dan waktu kejadian 9. respon emosi korban terbagi menjadi dua. lelah. beberapa hari kemudian akan timbu memar/lecet pada bagian tubuh. kehilangan kontrol diri. tampil tenang. takut akan penyiksaan diri dan kematian 5. respon lain yaitu: mandi sebersih-bersihnya.3.3. yaitu respon ekspresif (ketakutan. merasa menjadi orang yang kotor dan menjijikkan. kemarahan. takut. marah. gangguan pola tidur. menangis terisak-isak) dan respon terkontrol (menyembunyikan perasaannya. merasa terhina.7 Hal-hal yang dilakukan ketika terjadi pelecehan seksual  Katakan TIDAK dengan tegas tanpa senyum dan minta maaf . gelisah.3. mimpi buruk. yang paling sering adalah ketidakberdayaan. gatal dan keluar darah pada vagina. depresi.9.

   

Buat jurnal kejadian Cari informasi tentang si peleceh dan orang-orang sekitarnya Buat pernyataan tertulis kepada si peleceh, bahwa anda tidak suka dengan perilakunya Hubungi atasan atau pihak yang berwenang atau yang mempunyai kedudukan, seperti polisi/bos/orang tua/tokoh agama/tokoh masyarakat dan jeaskan apa yang terjadi

9.4. Single Parent Single parent adalah orang yang melakukan tugas sebagai orang tua (ayah dan ibu) seorang diri, karena kehilangan/ terpisah dengan pasangannya. Ada banyak alasan yang menyebabkan seseorang menjadi Single Parent, diantaranya : 1. Tinggal terpisah karena pasangannya bekerja/belajar di kota/Negara lain. 2. Kematian pasangan 3. Perceraian

9.4.1 Masalah yang sering terjadi pada single parent: • Single parent yang terpisah dengan pasangan karena bekerja/belajar di kota/negara lain, memiliki beberapa masalah, seperti : merasa kesepian, tidak terpenuhinya kebutuhan seks sementara ia seharusnya bisa mendapatkan pemenuhan kebutuhan seks dari pasangannya. Saat pasanganya berada jauh darinya, ia juga merasa berat membesarkan anak sendiri. • Seseorang yg menjadi single parent krn kematian juga mengalami masalah yg berat. Namun jika mendapatkan pelayanan pendampingan/konseling yg tepat, ia dpt melalui masa-masa gelapnya. Sehingga kedukaannya tdk berlarut-larut (tdk lebih dari 6 bulan). single parent yg ditinggal mati pasangannya mengalami masalah keuangan dan merasa kesepian. • single parent yg berpisah dengan pasangannya karena perceraian, memiliki masalah yg lebih serius lagi. Setidaknya ada 6 masalah besar,yaitu : 1.Masalah emosional 2.Masalah hukum (hak asuh, dll)‫‏‬ 3.Menjalin hubungan baik dengan mantan suami/istri

4.Menghadapi anak 5.Masalah dengan lingkungan 6.Masalah keuangan • Single parent pasca perceraian juga mengalami masalah dengan mantan pasangannya. Krn pengalaman pahitnya, seorang single parent sering tdk menyadari bhw sejelek apapun mantan suami/istri-nya, ia tetap ayah/ibu dari anak-anaknya. Sebelum single parent mengampuni mantan pasangannya, ia cenderung ingin balas dendam. Beberapa single parent bahkan melakukan usaha balas dendam kepada mantan pasangannya, dgn memanfaatkan anak-anaknya. • Kondisi emosional single parent pasca perceraian : . Kecewa . Marah . Membenci mantan suami/istrinya . Cemburu terhadap rivalnya . Mudah marah kepada anak-anak . Luka batin/trauma . Kesepian . Merasa tak berharga . Merasa teraniaya oleh lingkungan . Mengasihani dirinya sendiri 9.4.2 Hal yang dibutuhkan seorang single parent saat menghadapi situasi yg sulit pasca perceraiannya adalah : 1.Single parent perlu menjalani konseling pribadi untuk membagi beban. 2.Jika diperlukan, single parent juga bisa menjalani terapi utk recovery dari traumanya. 3.Dukungan sosial/komunitas teman senasib (sesama single parent) juga dibutuhkan untuk menguatkan hati seorang single parent. 4. Single parent membutuhkan pengetahuan/ ketrampilan single parenting yg memadai supaya bisa menjadi teladan bagi anak-anaknya. 5.Seorang single parent juga perlu melatih diri untuk bersikap bijaksana terhadap lingkungan.

6. Utk mengatasi masalah ekonomi, seorang single parent membutuhkan kesempatan utk mengembangkan/memanfaatkan talentanya dlm kegiatan-kegiatan produktif. Namun kita perlu hati-hati, pemberian bantuan cuma-cuma atau santunan social justru bisa merendahkan martabat dan harga diri seorang single parent. 7. Perceraian dgn pasangan seringkali merusak harga diri seorang single parent. Bahkan tdk sedikit single parent yg kehilangan makna hidupnya gara-gara ditinggalkan/bercerai dgn pasangan. 9.4.3 Untuk mengatasi masalah yang timbul dalam berperan menjadi seorang single parent: 1.Siapkan mental 2.Jaga kesehatan 3.Tahan banting 4.tegar 5. Luangkan waktu 6.Terbuka 7.Jangan gegabah 8. Silaturrahmi

9.5 Perkawinan Usia Muda Dan Tua Di Wanita Di Tempat Kerja 9.5 1. Perkawinan usia muda Baru saja kita mendengar berita diberbagai media tentang kyai kaya yang menikahi anak perempuan yang masih belia berumur 12 tahun. Berita ini menarik perhatian khalayak karena merupakan peristiwa yang tidak lazim. Apapun alasannya, perkawinan tersebut dari tinjauan berbagai aspek sangat merugikan kepentingan anak dan sangat membahayakan kesehatan anak akibat dampak perkawinan dini atau perkawinan di bawah umur. 9.5.2 Dampak Pernikahan Dini (Perkawinan Dibawah Umur a. Dampak thd hkum 1. UU No. 1 th 1974 ttg Perkawinan 2. UU No. 23 th 2002 ttg Perlindungan Anak 3. UU No. 21 th 2007 ttg Penjualan anak o/ ortu

d. ikatan p’kawinan akn m’hilangkan hak ank u/ m’peroleh pend. seks.5. eksploitasi & diskriminasi. Dampak prilaku seksual menyimpang Adax prilaku seksual yg m’yimpang yaitu prilaku yg gemar b’hub seks dgn ank2 yg dikenl dgn istilah pedofilia.23 th 2002 ttg P’lindungn Ank khususx psl 81. hak b’main & menikmati wktu luangx serta hak2 lainx yg melekat dlm diri ank. shg akn menimbulkan trauma psikis b'kepanjangan dlm jiwa ank yg sulit disembuhkn. apalagi jika smpai hamil kemudian melahirkan. menghalangi kemmpuannya dalam pendapatan. Apabila tdk diambil tindkn hkm thd org yg m’gunakn seksualitas ank scr ilegal akn m’yebabkn tdk ada efek jera dr pelaku bahkn akn m’jd cntoh bgi yg lain. c. agar anak tetap m’peroleh hakx u/ hdup.No. seks dg lawan jenisx. e. B. namun d’kemas dgn p’kwinan se-akn2 m’jd legal. Hal ni b’tentangn dgn UU. Dampak psikologis Scr psikis ank jg blm siap & mengerti ttg hub. Ank akn murung & m’nyesali hidupx yg b’akhr pd p’kawinn yg dy sndri tdk mengerti ats putusan hidupx.alat2 reproduksi ank masih dlm proses menuju kematangan shg blm siap u/ melakukan hub. P’buatan ni jls mrpkn tindkn ilegal. 9.Amanat Undang2 tsb di atas ber7an melindungi anak. Jk dipaksakan justru akn tjd trauma. ancamnx pidana penjara max 15 th min 3 th & pidana denda max 300 jt & min 60 jt rupiah. Kondisi ni hx akn melestarikan budaya patriarki yg akn melahirkan kekerasn thd perempuan. tumbuh & berkembang serta terlindungi dri perbuatan kekerasan. . Dampak sosial Fenomena sosial ini b’kaitan dg faktor sosbud dlm masy patriarki yg menempatkan perempuan pd posi2 yg rndah & hx dianggp pelengkap seks laki2 sj. Kondisi ni sgt b’tentangan dgn ajran agma apapun t’msk agma Islam yg sgt m’hormati perempuan. Dgn adanya suatu keluwarga yg bergabung padanya ketika dia sedang berjuang u/ kemampuan & aktivitsx sehingga tdk bisa memperoleh kemajuan. Dampak biologis Scr biologis.3 KERUGIAN KAWIN MUDA • • merintangi rencana-rencana pendidikan /masa dpn suami. Selain itu. perobekan yg luas & infeksi yg akan m’bahayakan organ reproduksix & dpt m’bhykn jiwa anak.

(melaporkn kpd komisi perlindungan anak indonesia). yag kuat antar pernikahan terlalu muda dengan ketidak bahagiaan & diikuti oleh perceraian.1 INCEST 10.6.4 UPAYA MENGATASINYA Pernikahan dini lebih banyak mudharat drpd manfaatnya.5. Ortu hrs disadarkan untuk tdk mengizinkan menikahkan anknya dlm usia dini & hrs memahami peraturan perundang2an untuk mlindungi anak.2 Upaya mengatasinya: • • • • Sering berkunjung ke klinik Lebih banyak melakukan pemeriksaan Konseling genetik Pemeriksaan skrining 10. Oleh karena itu patut ditentang. PERMASALAHAN KESEHATAN WANITA DALAM DIMENSI SOSIAL DAN UPAYA MENGATASINYA 10. Masyarakat yg peduli terhadap perlindungan anak dpat mengajukn class-action kepada pelaku.1 Dampak perkwinan usia tua • • • • Melahirkan bayi dgn sindrom down kecenderungan untuk melahirkan dgn SC Masalah degnan DM & hipertensi Partus lebih sulit & lama 9.1 Pengertian . Orang yg lebih tua cenderung lebih siap untuk bertggung jawab dalam kehidupan RT.6.6 PERKWINAN USIA TUA 9.1. Studi2 ttg kbhagian perkawinan menunjukan adax swt hub. 9. 9. lslam peduli anak lainx & para penegak hukum harus melakukan peyelidikan & peyidikan untuk melihat adanya pelanggaran terhadap perundang yg ada & bertindak terhadap pelaku untuk dikenai pasal pidana dari peraturan perundangn yang ada.• • Kawlitas penting dri pasangan yag baik seringkali tdk dihargai hingga usia pertengahan/akhir 20 th-an.

Kejiwaan atau truma c. Terjadi diwilayah Rumah Tangga d.2 Penyebab Dan Faktor Pendorong a. pengetahuan dan pendidikan 10. Perlu adanya perhatian. Akibatat seksual antara manusia yg demikian erat hubungannya shg perkawinan antara mereka dilarang secara hokum atau kebudayaan 10.1. Orang yg lebih berkuasa b.1.1. Kurang iman e. Pencegahan a. Dengan melakukan incest c. Orang2 yang lebih lemah 10. Kurang pendidikan agama f. Faktor usia b. Tidak main hakim sendiri . Dengan memberikan pendidikan b. Pergaulan d. Kurang berkomunikasi dgn tetangga atau kurang pergaulan g. Jenis kelamin c.1. Hubungan seksual yg dilakukan oleh saudara kandung atau masih ada hubungan darah.5. Empati dan penguatan terhadap korban b.4 Akibat Incest a.a. Abortus 10. Sosialisasi incest d. Kurang perhatian dari orang tua 10. Unwanted pregnancy b.1. b. Meningkatkan kegiatn keagamaan e.3 Pelaku dan Korban a.6 Penyelesaian a.

Keadaan wanita pengungsi yg bekerja sebagai pembantu RT 10.2 HOMELESS 10. peperangan atau terusir oleh keluarga atau dapat pula berarti bahwa seseorang melakukan pengungsian dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Komplikasi berbagai penyakit 10. Kehilangan kebebasan dan pekerjaan yg barguna bagi mereka . Pengungsi adalah sekumpulan orang yg melintasi perbatasan dr suatu Negara ke Negara lain karena mereka takut akan keamanan mrk dirumah. c. Kehilangn rumah b. Peperangan untuk menyelamatkan diri. Seseorang yg kehilangan rumah karena bencana alam .2. 10.1 Pengertian a.2.4 Penyebab Yang Menimbulkan Gangguan Jiwa a. c. b. Bencana alam dapat timbul penyakit : diare.c. berharap mendapatkan perlindungan.2. b. Wanita yang diperjual belikan f. ISPA. Perbudakan g. Kehilangan dukungan keluarga dan masyarakat c. Melaporkan kasus ke polisi 10. Orang-orng terusir (tanpa tempat tinggal tetap) adalah orang yang terpaksa meninggalkan rumah mereka tapi tetap berada dalam wilayah negaranya sendiri. Menyaksikan/menjadi korban tindak kekerasan d. kehidupan yg lebih baik dan lebih aman.2 Masalah Yang Timbul a. malaria dan campak namun penyakit ini dapat menyebabkan kematian karena keadaan sanitasi yang buruk. Paksaan untuk masuk dunia pelacuran e.2. Tindak kekerasan c. Pelecehan seksual b.3 Pengungsian Dapat Terjadi Akibat a. Pemerkosaan d.

Fasilitas angkutan dan komunikasi g. Tersedia dukungan .2 Subyek Rehabilitasi a. mental (perilaku salah). psikiater. bahan audiovisual dan alat peraga c.3 WANITA DIPUSAT REHABILITASI 10. Lingkungan yg sangat padat f. Kesuliyn mengungkapkan rasa duka 10. TOGA. Sarana rekreasi e.1 Pengertian a. 10.3. Jadwal harian atau program kegiatan f. Tahap I : proses transisi awal (1-8minggu) melewati 3 titik penting : Ø Informasi adanya masalah Ø Informasi klinis dan keputusan untuk menempuh rehabilitasi Ø Persiapan akhir lewat detoksifikasi dan stabilitasi awal . fisioterapi 10.3.4 Pola Dasar Rancangan Rehabilitasi a. Wanita pemakai atau pecandu narkoba biasanya terganggu atau menderita secara fisik (penyakit).3.3 Sarana Dan Prasarana Rehabilitasi a. penyandang cacat baik fisik atau mental dan masalah yg lain. Masyarakt sekitar dan umum d. Orang2 terdekat c. Sarana2 peningkatan minat dan ketrampilan d. ahli kerohanian. Tenaga professional sprt dokter. Perpustakaan dan buku. spiritual (kekacauan nilai2 luhur) dan social (rusak komunikasi) b. Pribadi korban narkoba b. Pusat rehabilitasi : tempat atau sarana yg digunakan untuk proses pemulihan atau perbaikan untuk kembali seperti semula missal ketergantungan narkoba. pertolongan dan harapan b. Gembong dan pengedar narkoba 10.e.3. psikolog. sosiolog.

melewati 3 titik penting : Ø Mengubah dan menjauhi nostalgia kesenangan narkoba Ø Setia mengikuti program-program dan acara affect care krg lebih 2 tahun Ø Tidak ada salahnya untuk ikut terlibat dalam gerakan kelompok bersih narkoba. ketergantungan dan sulit untuk meninggalkan narkoba.3. c. menatap kedepan dan membuat pilihan hidup Ø Merasa puas menerima dirinya apa adanya lalu mempercayakan dirinya ke orang lain. menguasai ketrampilan kerja. hidup normal dalam hati kecil. Ø Tahap pengakuan diri : menemukan jati diri. Jenjang Transisi : gejala mulai kesadaran bahwa ia kehilangan sesuatu yg berharga : kewarasan. Jenjang stabilisasi Dini : mulai membenahi diri denga cara sendiri.5 Jenjang Proses Kesembuhan a. c. b. Cara menstabilkan diri : Ø Mengakui perlunya jasa pendamping Ø Melangkah mengatasi gejala putus asa Ø Melangkah mengatasi masalah patologis Ø Mempelajari metode mengatasi stress tanpa obat2an. melewati 3 titik penting : Ø Terjadi perdamaian & penyasuain kembali dengan lingkungan Ø Berdamai dengan dirinya.b. d. Tahap II : proses rehabilitasi intensif (3-18 bulan) melewati 3 titk penting yaitu : Ø Tahap konsolidasi : secara sadar dan tekun melepaskan diri dari berbagai penyakit dan akibat lain. 10. Tahap III : proses transisi akhir (1-6 tahun). mulai menakui bahwa ia sedang ketagihan. padahal selalu gagal ia mulai menyadari bahwa itu sia-sia. kehidupan yg berlawanan dengan narkoba yaitu : . dibina pengungkapan2 diri Ø Tahap positif thinking and doing : secar sadar dan dengan inisiatif untuk mencapai prestasi. Akhirnya memutuskan untuk minta bantuan atau jasa orang lain. Jenjang kesembuhan awal : merubah seluruh system keyakinan menempuh arah baru. Tahap IV : pemeliharaan lanjut (seumur hidup).

Di Indonesia pelacur (pekerja seks komersial) sebagai pelaku pelacuran sering disebut sebagai sundal atau sundel. Pengertian Pekerja Seks Komersial Pekerja seks komersial adalah seseorang yang menjual jasanya untuk melakukan hubungan seksual untuk uang. f. Jenjang akhir kesembuhan : dalam jenjang akhir ini perhatian dipusatkan pada masalah yg berukuran pada pecandu seperti : masalah DNA. Ini menunjukkan bahwa prilaku perempuan sundal itu sangat begitu buruk hina dan menjadi musuh masyarakat. penularan. d.4 PEKERJA SEKS KOMERSIAL A. keyakinan dan kepercayaan. yang perlu dibenahi : Ø Menanggulangi bahaya patah semangat Ø Memperbaiki gangguan narkoba Ø Mengusahakn peningkatan emosi diri Ø Membangun gaya hidup yang seimbang Ø Menata perubahan dan pertumbuhan diri e. Jenjang kesembuhan menengah : pola gaya hidup masih rancu. Jenjang Pemantapan : kesembuhan bukan sasaran tapi sarana menuju kesehatan. mereka kerap digunduli bila tertangkap aparat penegak ketertiban. yang dapat dilakukan : Ø Memelihara program kesembuhan Ø Mengubah pola hidup Ø Bertambah dan berkembang Ø Mampu menyesuaikan diri 10. kekuatan dan harapan dr Tuhan. Mereka juga digusur karena dianggap melecehkan kesucian agama dan .Ø Mengaku narkoba itu berbahaya dan banyak membawa masalah Ø Bersedia menerima bantuan dari orang lain Ø Berserah diri pada Tuhan Ø Berusaha membangun hidup baru Ø Bersedia berbuat untuk kekurangan diri/pribadi Ø Yakin akan menerima keberanian.

alasan seorang remaja melakukan seks adalah sebagai berikut : 1) Tekanan yang datang dari teman pergaulannya . seorang bapak gereja. Faktor-faktor pendukung perilaku seks pada remaja Pekerja seks komersial kebanyakan terjadi pada remaja yang diawali dengan terjadinya pergaulan kearah seks bebas. Ia mengatakan bahwa pelacuran itu ibarat "selokan yang menyalurkan air yang busuk dari kota demi menjaga kesehatan warga kotanya. digunakan istilah gigolo.mereka juga diseret ke pengadilan karena melanggar hukum. dan mereka yang menyewakan atau menjual tubuhnya sering dianggap sebagai sampah masyarakat. dikhawatirkan para pelanggannya justru akan menyerang dan memperkosa kaum perempuan baikbaik. Khusus laki-laki. wanita tuna susila. Pelacur adalah profesi yang menjual jasa untuk memuaskan kebutuhan seksual pelanggan. Pelacuran Menurut Agama Pelacuran dalam pandangan islam Pelacuran dalam pandangan Islam adalah haram hukumnya. Pekerjaan melacur atau nyundal sudah dikenal di masyarakat sejak berabad lampau ini terbukti dengan banyaknya catatan tercecer seputar mereka dari masa kemasa. Salah seorang yang mengemukakan pandangan seperti itu adalah Augustinus dari Hippo (354-430).org) B." Istilah pelacur sering diperhalus dengan pekerja seks komersial. Ada pula pihak yang menganggap pelacuran sebagai sesuatu yang buruk. (http://id. Biasanya pelayanan ini dalam bentuk menyewakan tubuhnya.dimana menurut para ahli. Di kalangan masyarakat Indonesia. karena merekalah yang ditengarai menyebarkan penyakit AIDS akibat perilaku sex bebas tanpa pengaman bernama kondom. namun toh dibutuhkan (evil necessity).wikipedia. Sundal selain meresahkan juga mematikan. Pandangan ini didasarkan pada anggapan bahwa kehadiran pelacuran bisa menyalurkan nafsu seksual pihak yang membutuhkannya (biasanya kaum laki-laki). istilah lain yang juga mengacu kepada layanan seks komersial. C. tanpa penyaluran itu. malah jahat. pelacuran dipandang negatif.

2) Adanya tekanan dari pacar karena kebutuhan seorang untuk mencintai dan dicintai. seorang remaja perempuan biasanya berpendapat sudah tidak ada lagi yang dapat dibanggakan dalam dirinya. . melainkan juga sikap memberontak terhadap orang tuanya. jadi wajar jika semua orang tidak terkecuali remaja. Remaja lebih membutuhkan suatu hubungan. misalnya karena terlanjur berbuat. dalam hal ini yang berperan bukan saja nafsu seksual. keingintahuannya begitu besar terhadap seks. sekalipun akibat dari perbuatannya tersebut tidak sepadan dengan resiko yang akan dihadapinya. apalagi jika teman-temannya mengatakan bahwa terasa nikmat. maka rasa penasaran tersebut semakin mendorong mereka untuk lebih jauh lagi melakukan berbagai macam percobaan sesuai dengan apa yang diharapkan. ditambah lagi adanya infomasi yang tidak terbatas masuknya. seseorang harus rela melakukan apa saja terhadap pasangannya. dan harga diri selayaknya orang dewasa. penerimaan. maka dalam pikirannya tersebut ia akan merasa putus asa dan mencari pelampiasan yang akan menjerumuskannya dalam pergaulan bebas. menginginkan hubungan seks ini. 4) Rasa penasaran Pada usia remaja. tanpa memikirkan resiko yang akan dihadapinya. 3) Adanya kebutuhan badaniah Seks menurut para ahli merupakan kebutuhan dasar yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan seseorang.Lingkungan pergaulan yang dimasuki oleh seorang remaja dapat juga berpengaruh untuk menekan temannya yang belum melakukan hubungan seks. bagi remaja tersebut tekanan dari teman-temannyaitu dirasakan lebih kuat dari pada yang didapat dari pacarnya sendiri. 5) Pelampiasan diri factor ini tidak hanya datang dari diri sendiri. rasa aman.

Kebutuhan yang semakin banyak pada seorang perempuan memaksa dia untuk mencari sebuah pekerjaan dengan penghasilan yang memuaskan namun kadang dari beberapa mereka harus bekerja sebagai PSK untuk pemenuhan kebutuhan tersebut. b. paman. yang salah satunya dalam masalah seks. dan sekaligus berbahaya.Kalau tidak ada informasi dan pendidikan agama di khawatirkan remaja cendrung menyalah gunakan hasrat seksualnya tanpa kendali dan tanpa pencegahan sama sekali. Kekerasan seksual Penelitian menunjukkan banyak faktor penyebab perempuan menjadi PSK diantaranya kekerasan seksual seperti perkosaan oleh bapak kandung. Penipuan .ac. akibatnya remaja tersebut merasa tertekan sehingga ingin membebaskan diri dengan menunjukkan sikap sebagai pemberontak. semua menyedihkan.Faktor lainnya datang dari lingkungan keluarga. guru dan sebagainya.id) A. Faktor-faktor penyebab adanya PSK (pekerja seks komersial) adalah : a. (http://www. bagi seorang remaja mungkin aturan yang diterapkan oleh kedua orang tuanya tidak dibuat berdasarkan kepentingan kedua belah pihak (orang tua dan anak). hanya karena kurangnya tuntunan seksualitas yang merupakan bagian dari kemanusiaan kita sendiri. Struktur kebijakan tidak memihak kepada kaum yang lemah sehingga yang miskin semakin miskin. sedangkan orang yang kaya semakin menumpuk harta kekayaannya. c. Kalau dikaitkan dengan kondisi saat ini maka sudah sewajarnyalah kita mendukung RUU APP. Kemiskinan Diantara alasan penting yang melatarbelakangi adalah kemiskinan yang sering bersifat structural. perlu ada perhatian dari kita bersama dengan cara memberikan informasi yang cukup mengenai pendidikan seks dan Pendidikan agama.univrab. Untuk mencegah hal-hal yang tidak di kehendaki.

tayangan atau media komunikasi lainnya yang sengaja dibuat untuk memperlihatkan secara terang-terangan atau tersamar kepada public alat vital dan bagian – bagian tubuh serta gerakan-gerakan erotis yang menonjolkan sensualitan dan seksualitas. tulisan. Akibat gaya hidup modern Seseorang perempuan pastinya ingin tampil dengan keindahan tubuh dan barang-barang yang dikenalakannya. Pornografi Menurut definisi Undang-undang Anti Pornografi. Keluarga dan masyarakat tidak dapat lagi memandang nilainya sebagai seorang perempuan.Faktor lain yaitu. Persoalan – persoalan psikologis a. C. b. foto. Broken home Kehidupan keluarga yang kurang baik dapat memaksa seseorang remaja untuk melakukan hala-hal yang kurang baik di luar rumah dan itu dimanfaatkan oleh seseorang yang tidak bertanggung jawab dengan mengajaknya bekerja sebagai PSK. d. B. video. Kenangan masa kecil yang buruk Tindak pelecehan yang semakin meningkat pada seorang perempuan bahkan adanya pemerkosaan pada anak kecil bisa menjadi faktor dia menjadi seorang PSK. film atau yang dipersamakan dengan film. Dampak yang ditimbulkan bia seseorang bekerja sebagai PSK (pekerja seks komersial) : a. . Kasus penjualan anak perempuan oleh orangtua sendiri pun juga kerap ditemui. penipuan dan pemaksaan dengan berkedok agen penyalur kerja. pornografi adalah bentuk ekspresi visual berupa gambar. c. serta segala bentuk perilaku seksual dan hubungan seks manusia yang patut diduga menimbulkan rangsangan nafsu birahi pada orang lain. Namun ada dari beberapa mereka yang terpojok karena masalah keuangan untuk pemenuhan keinginan tersebut maka mereka mengambil jalan akhir dengan menjadi PSK untuk pemuasan dirinya.

Meregulasi undang-undang khusus tentang PSK. Menurut lokasinya : 1. 2. klamdia. Keluarga 1. c. karena masyarakat hanya akan selalu mencemooh dirinya. Pemerintah 1.herpes kelamin. 3. b. d. Mempermudah penyebaran penyakit menular seksual. Segregasi/lokalisasi 2. Dibalik front organisasi/bisnis terhormat c. Sektor informal (berorientasi secara tidak tetap) . dan HIV/AIDS. Meningkatkan bimbingan agama sebagai tameng agar terhindar dari perbuatan dosa. c. seperti gonore. Memberikan citra buruk bagi keluarga. Meningkatkan pendidikan anak-anak terutama mengenalkan pendidikan seks secara dini agar terhindar dari perilaku seks bebas.sifilis. Masyarakat Meningkatkan kepedulian dan melakukan pendekatan terhadap kehidupan PSK. Meningkatkan keamanan dengan lebih menggiatkan razia lokalisasi PSK untuk dijaring dan mendapatkan rehabilitasi. a. Menurut jumlahnya. hepatitis B. Sektor formal (kompleks lokalisasi.b. D. Individual 2. prostitusi dibagi dalam : 1. penyedia perempuan panggilan) 2. Bantuan organisasi dan sindikat b. Klasifikasi : 1. Stabilitas sosial pada dirinya akan terhambat. Rumah panggilan ‘call house” 3. club malam. Memperbanyak tempat atau panti rehabilitasi. perempuan pendamping. panti pijat. Penanganan masalah PSK: a. 2.

Preventif Penyempurnaan UU larangan/pengaturan penyelenggaraan pelacuran Intensifikasi pendidikan keagamaan Kesibukan untuk penyaluran energi yang positif Memperluas lapangan kerja Pendidikan seks Koordinasi berbagai instansi untuk pencegahan/penyebaran pelacuran Penyitaan buku. Penanggulangan prostitusi 1. cepat. Represif dan kuratif (menekan.d. atraktif. tidak hadir secara psikis 6) Mobile . ayu. eksentrik 5) Teknik seksual mekanistik. manis. menghapuskan dan menyembuhkan wanita dari ketunasusilaannya) Melakukan pengawasan dan kontrol yang sangat ketat terhadap lokalisasi yang sering ditafsirkan sebagai legalisasi Aktivitas rehabilitasi dan resosialisasi Penyempurnaan tempat penampungan dan pembinaan Pemberian pengobatan Membuka lapangan kerja baru Pendekatan keluarga Mencarikan pasangan hidup Pemerataan penduduk dan perluasan lapangan kerja A. rupawan. lawan pelacur adalah gigolo (pelacur pria) 2) Biasanya cantik. film dan gambar porno Meningkatkan kesejahteraan rakyat 2. beraneka warna. menarik 3) Muda 4) Pakaian mencolok. Ciri khas pelacur Ada beberapa cirri khas seorang pelacur / Pekerja seks komersial 1) Wanita.

Kategori pelacuran Beberapa kategori seorang PSK. gambar.7) Berasal dari strata ekonomi rendah 8) 60-80 % intelektual normal B. Motif yang melatarbelakangi Motif-motif yang melatarbelakangi seseorang menjadi pelacur / PSK 1) Kesulitan hidup 2) Nafsu seks abnormal 3) Tekanan ekonomi 4) Aspirasi materiil tinggi 5) Kompensasi terhadap perasaan inferior 6) Ingin tahu pada masalah seks 7) Pemberontakan terhadap otoritas orang tua 8) Simbol keberanian dan kegagahan 9) Gadis dari daerah slums dengan lingkungan immoril 10) Bujuk rayu laki-laki dan/calo 11) Stimulasi seksual melalui film. antara lain : 1) Pergundikan 2) Tante girang 3) Gadis panggilan 4) Gadis bar 5) Gadis juvenile delinguent 6) Gadis binal 7) Gadis taksi 8) Penggali emas 9) Hostes atau pramuria 10) Promiskuitas C. bacaan 12) Pelayan dan pembantu RT 13) Penundaan perkawinan .

siphilis. HIV/AIDS. kehamilan. Klamidia 2) Timbul kehamilan yang pada umumnya tidak diinginkan 3) Timbul Kekerasan 4) Mengganggu ketenangan lingkungan tempat tinggal F.14) Disorganisasi dan disintegrasi kehidupan keluarga 15) Mobilitas pekerjaan atau jabatan pria 16) Ambisi besar mendapatkan status sosial ekonomi tinggi 17) Mudah dilakukan 18) Pecandu narkoba 19) Traumatis cinta 20) Ajakan teman 21) Tidak dipuaskan pasangan/suami D. PSK Pekerjaan tak bermoral Faktor-faktor yang menyebabkan PSK dianggap sebagai pekerjaan yang tidak bermoral : 1) Pekerjaan ini identik dengan perzinahan yang merupakan suatu kegiatan seks yang dianggap tidak bermoral oleh banyak agama . Masalah-masalah yang timbul dari PSK Beberapa masalah yang timbul karena menjadi PSK. antara lain : 1) Penyakit Menular Seksual (PMS) seperti Gonorrhoe. karena: 1) Kebiasaan buruk 2) Badan lemas dan lelah 3) Badan dimanipulir dan di eksploitasi 4) PMS termasuk HIV/AIDS. Akibat menjadi pelacur / PSK Pelacur pada umumnya cepat menjadi tua dan layu. infertil 5) Kekerasan 6) Penghasilan lambat laun menurun 7) Usia lebih dari 30 tahun biasanya mengalami konflik jiwa E.

mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan c. 4) Kaum wanita membenci pelacuran karena dianggap sebagai pecuri cinta dari lakilaki (suami) mereka sekaligus pencuri hartanya G. terbaru. hilangnya rasa. Psikotropika : zat atau obat baik alamiah atau sintetik bukan narkotika yg berkhasiat psikoaktif melalui susunan syaraf pusat yg menyebabkan perubahan khas pd aktivitas mental dan prilaku. 10. murah dan cobalah menjaga kelangsungan pengadaan obat 4) Cari pengadaan kondom yang cukup dan rutin bagi masyarakat. 3) Pelacuran dianggap sebagai ancaman terhadap kehidupan keluarga yang dibentuk melalui perkawinan dan melecehkan nilai sakral perkawinan. Narkoba : pada dasarnya merupakan obat2an yang apabila pemakaiannya disalhgunakan dapat menimbulkan ketergantungan b. perawatan PMS dan obat yang terjangkau serta penanggulangan obat terlarang. . Peran sebagai petugas kesehatan Peran sebagai petugas kesehatan dalam masalah pekerja seks komersial yaitu : 1) Memberikan pelayanan secara sopan seperti melayani pasien-pasien yang lain 2) Belajar membuat diagnosa dan mengobati PMS 3) Mengenal berbagai jenis obat yang masih efektif.2) Perilaku seksual oleh masyarakat dianggap sebagai kegiatan yang berkaitan dengan tugas reproduksi yang tidak seharusnya digunakan secara bebas demi untuk memperoleh uang. Narkotika : zat atau obat yang berasal dr tanaman atau bukan tanaman yg dapat menyebabkan penurunan / perubahan kesadaran.5 DRUG ABUSE A. PENGERTIAN a. 5) Memastikan ketersediaan pelayanan kesehatan termasuk KB.

Psikotopika golongan I : psikotropika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dan tidak dapat digunakan dalam terapi. serta mempunyai potensi sedang. Psikotropika golongan II : psikotropika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dan tidak dapat digunakan dalam terapi. PENGGOLONGAN NARKOTIKA UU. serta mempunyai potensi sangat tinggi mengakibatkan ketergantungan Misal : heroin.d. misal : barbiturate . Narkotika golongan I : narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan & tidak digunakan dalam terapi. missal : Codein C. serta mempunyai potensi amat kuat mengakibatkan ketergantungan.2 TAHUN 1997 a. 05 TAHUN 1995 a. mengakibatkan ketergantungan. serta mempunyai potensi ringan mengakibatkan ketergantungan. ganja. B. misal : ampetamiin. Psikotropika golongan III : psikotropika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dan tidak dapat digunakan dalam terapi.NO. hipnotik. Narkotika golongan II : narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan & tidak digunakan dalam terapi. depresan. missal . rokok. missal : LSD b. metilfenidad c. NO. serta mempunyai potensi kuat mengakibatkan ketergantungan. serta mempunyai potensi tinggi mengakibatkan ketergantungan. kokain b. minuman berakohol bersifat sedative (penenang). morfin c. Zat adiktif lainnya adalah . PENGGOLONGAN PSIKOTROPIKA UU. Narkotika golingan III : narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan & tidak digunakan dalam terapi.

misal : ganja. misal : Diazepam D. sebagai lambing kemoderan. Misal : opium. sifat antisocial. dan mendapat pengalaman baru. kurang religious. E. Factor Zat Ketersediaan zata pada peredaran gelap Kemudahan memperoleh zat . depresi. dan sedative b. Depresan : jenis zat berfungsi mengurangi aktifitas fungsional tubuh. bahkan tertidur. Stimulan : zat yg dapat merangsang fungsi tubuh dan meningkatkan kegairahan kerja (segar & bersemanagat) misal : ekstasi. EFEK YANG DITIMBULKAN a. Jenis ini membuat pemakai merasa fly. mescalin dan LSD. memuaskan rasa ingin tahu. Motivasi tertentu : menyatakan diri bebas. morfin. FAKTOR2 PENYEBAB PENYALAHGUNAAN a. melarikan diri dr sesuatu. cenderung agresif. Faktor Individu Penyakit jasmaniah Kepribadian dgn resiko tinggi : mudah kecewa. selalu menuntut. heroin. kafein. Halusinogen : zat yg dapat menimbulkan efek halusinasi yg bersifat merubah perasaan dan pikiran seringkali disertai halusinasi.d. penilaian diri negative. apatis). b. codein. agar diterima kelompok ttn. kokain. amfetamin c. memiliki gangguan jiwa (cemas.kurang PD. Psikotropika golongan IV : psikotropika yg berkhasiat pengobatan & dapat digunakan dalam terapi dan atau tujuan ilmu pengetahuan. tidak sadar diri.

opioida : kemandulan. terus menggunakan walaupaun sakit fisiknya kambuh. rekreasi atau santai. Lingkungan sekolah : sekolah kurang disiplin. ancaman fisik sgt kuat. tekanan kelompok sebaya sgt kuat. DAMPAK PENYALAHGUNAAN a. Recreation use : hanya untuk bersenang2. Lingkungan masyarakat luas : situasi politik. Dependence use : telah terjadi toleransi dan gejala putus zat. yg akan menimbulkan gangguan fungsional / okupasional. kecewa. G. impotensi. Eksperimen use : sekedar mencoba-coba dan memenuhi rasa ingin tahu. tegang) dan bertujuan menghilangkan perasaan. ekonomi. ortu otoriter. kehilangan BB. Kafein : gastritis. ancaman fisik dr teman pengedar. Lingkungan teman sebaya . d. pemakai sebagai pola penggunaan bersifat patologik yg ditandai untuk mengendalikan. b. TINGKAT PEMAKAIAN a. bila pemakaian zat dihentikan atau dikurangi dosisnya. KOmplikasi medic : akibat zat itu sendiri 9 kokain : anemia. Faktor lingkungan Lingkungan keluarga : tidak harmonis. c. Situasional use : memakai zat pada saat tertentu saja ( saat sedih. e.c. Sebagian akan berhenti tp ada juga yg meneruskan. komunikasi antara ortu dan ank krg efektif. sakit . malnutrisi. social yg kurang mendukung. adanya murid pengguna. F. keluarga terlalu permisisf. Abuse . gangguan haid.

6 UPAH Berdasarkan Konferensi Wanita sedunia ke IV di Beijing pada tahun 1995 dan Koperensi Kependudukan dan Pembangunan di Cairo tahun 1994 sudah disepakati perihal hak-hak reproduksi tersebut. Memburuknya kehidupan sosial H. Kesetaraan pria dan wanita (equality and equity for men and women) . Akibat gangguan mental emosional c. beri informasi yg benar. akibat bahan campuran tau pelarut akibat cara pemakaian jarum suntik yg tidak steril. Kesehatan reproduksi dan seksual (reproductive and sexual health) 2.1996) menyimpulkan bahwa terkandung empat hal pokok dalam reproduksi wanita yaitu : 1. memperkuat kehidupan agama. luangkan waktu bersama. akibat cara hidup kurang bersih. sikap positif ortu. akibat pertolongan yg salah. Dalam hal ini (Cholil. Melalui keluaga . konseling bagi mahasiswa bermasalh. Melalui sekolah : lokasi sekolah tdk berada pada tempat rawan. Nikotin : kanker paru. disiplin. Penentuan dalam keputusan reproduksi (reproductive decision making) 3. bronkiektosis). menjadi contoh yg baik. b. ciptakan suasan yg hangat. bronchitis. proses belajar mengajar bentuk siswa mandiri. UPAYA PENCEGAHAN a. b.jantung dan hipertensi. hubungan guru murid baik. libatkan partisipasi siswa dalam program pencegahan NAPZA melalui : Lembaga keagamaan LSM Kawan bukan pengguna 10.

Teori Upah Wajar (alami) dari David Ricardo. 2. yaitu sejumlah upah yang dinyatakan dalam bentuk uang yang diterima secara rutin oleh para pekerja. penjarakan anak. Untuk mendapatkan gambaran yang jelas dalam hal upah dan pembentukan harga uapah tenaga kerja. berikut akan dikemukakan beberapa teori yang menerangkan tentang latar belakang terbentuknya harga upah tenaga kerja.6 UPAH Upah yang diberikan oleh para pengusaha secara teoritis dianggap sebagai harga dari tenaga yang dikorbankan pekerja untuk kepentingan produksi. dan menentukan kelahiran anak mereka. Teori ini menerangkan: . Sehubungan dengan hal itu maka upah yang diterima pekerja dapat dibedakan dua macam yaitu: 1. Upah Nominal.4. yang diukur berdasarkan banyaknya barang dan jasa yang bisa didapatkan dari pertukaran tersebut. Keamanan reproduksi dan seksual (sexual and reproductive security) Adapun definisi tentang arti kesehatan reproduksi yang telah diterima secara internasional yaitu : sebagai keadaan kesejahteraan fisik. adalah kemampuan upah nominal yang diterima oleh para pekerja jika ditukarkan dengan barang dan jasa. Selain itu juga disinggung hak produksi yang didasarkan pada pengakuan hak asasi manusia bagi setiap pasangan atau individu untuk menentukan secara bebas dan bertanggung jawab mengenai jumlah anak. 10. sosial yang utuh dalam segala hal yang berkaitan dengan sistim. mental. Teori Upah Tenaga Kerja. Upah Riil . fungsi-fungsi dan proses reproduksi.

Penerapan sistem upah kodrat menimbulkan tekanan terhadap kaum buruh. Teori Upah Besi Teori upah ini dikemukakan oleh Ferdinand Lassalle. Berhubungan dengan kondisi tersebut maka teori ini dikenal dengan istilah “Teori Upah Besi”. merupakan suatu tindakan yang tidak “etis”. Di pasar akan terdapat upah menurut harga pasar adalah upah yang terjadi di pasar dan ditentukan oleh permintaan dan penawaran.Upah menurut kodrat adalah upah yang cukup untuk pemeliharaan hidup pekerja dengan keluarganya. Upah harga pasar akan berubah di sekitar upah menurut kodrat. Teori Upah Etika Menurut kaum Utopis (kaum yang memiliki idealis masyarakat yang ideal) tindakan para pengusaha yang memberikan upah hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan minimum. Menurut teori ini tinggi upah tergantung kepada permintaan dan penawaran tenaga kerja. Oleh karena itu sebaiknya para pengusaha selain . karena tidak sebanding antara jumlah tenaga kerja dengan penawaran tenaga kerja. Untuk itulah Lassalle menganjurkan untuk menghadapi kebijakan para produsen terhadap upah agar dibentuk serikat pekerja. Teori Dana Upah Teori upah ini dikemukakan oleh John Stuart Mill. Sedangkan penawaran tenaga kerja tergantung pada jumlah dana upah yaitu jumlah modal yang disediakan perusahaan untuk pembayaran upah. karena kita ketahui posisi kaum buruh dalam posisi yang sulit untuk menembus kebijakan upah yang telah ditetapkan oleh para produsen. Peningkatan jumlah penduduk akan mendorong tingkat upah yang cenderung turun. upah kodrat dijadikan batas minimum dari upah kerja. Oleh ahli-ahli ekonomi modern.

Oleh sebab itu pada wanita diberi kebebasan dalam menentukan hal yang paling baik menurut dirinya sesuai dengan kebutuhannya di mana ia sendiri yang memutuskan atas tubuhnya sendiri. Hubungan Upah Dengan Konsep Pemikiran Tentang Kesehatan Reproduksi Wanita Upah dalam Pembangunan kesehatan bertujuan untuk mempertinggi derajat kesehatan masyarakat. seyogyanya diberi perhatian sebab : 1. Kesehatan wanita secara langsung mempengaruhi kesehatan anak yang dikandung dan dilahirkan. Oleh sebab itu wanita. Wanita menghadapi masalah kesehatan khusus yang tidak dihadapi pria berkaitan dengan fungsi reproduksinya 2. maka wanita sebagai penerima kesehatan. anggota keluarga dan pemberi pelayanan kesehatan harus berperan dalam keluarga. Berdasarkan pemikiran di atas kesehatan wanita merupakan aspek paling penting disebabkan pengaruhnya pada kesehatan anak-anak. Demi tercapainya derajat kesehatan yang tinggi. dan pengendalian jumlah penduduk. Pendapatan adalah nilai maksimal yang dapat dikonsumsi oleh seseorang dalam suatu periode dengan mengharapkan keadaan yang sama pada akhir periode seperti keadaan semula. 3. . pendapatan merupakan balas jasa yang diberikan kepada pekerja atau buruh yang punya majikan tapi tidak tetap. juga harus memberikan tunjangan keluarga. menyepakati hasil-hasil Konferensi mengenai kesehatan reproduksi dan kependudukan ( 5. Kesehatan wanita sering dilupakan dan ia hanya sebagai objek dengan mengatas namakan “pembangunan” seperti program KB.dapat memberikan upah yang layak kepada pekerja dan keluarganya. supaya anak tumbuh sehat sampai dewasa sebagai generasi muda. 4. Masalah kesehatan reproduksi wanita sudah menjadi agenda Intemasional diantaranya IndonesiaBeijing dan Kairo).

Gender pada awalnya diambil dari kata dalam bahasa arab JINSIYYUN yang kemudian di adopsi dalam bahasa perancis dan inggris menjadi Gender b. 2. Pengertian Gender dan Seksualitas 1. Pengertian Seksualitas a. Seksualitas/Jenis Kelamin (seks) adalah perbedaan fisik biologis yang mudah dilihat melalui cirri fisik primer dan secara sekunder yang ada pada kaum laki-laki dan perempuan(Badan Pemberdayaan Masyarakat. Gender adalah perbedaan antara laki-laki dan perempuan dalam peran. 2003) c. KESEHATAN REPRODUKSI DALAM PERSFEKTIF GENDER A. Pengertian Gender a. fungsi. Misi Unsur pembeda Gender Manusia (masyarakat) Kebiasaan Kebudayaan (tingkah laku) Seks Tuhan Kesetaraan Biologis (alat reproduksi) . Perbedaan Gender dan Seksualitas No 1. Gender berhubungan dengan persepsi dan pemikiran serta tindakan yang diharapkan sebagai perempuan dan laki-laki yang dibentuk masyarakat. Seksualitas/jenis kelamin adalah karakteristik biologis-anatomis (khususnya system reproduksi dan hormonal) diikuti dengan karakteristik fisiologis tubuh yang menentukan seseorang adalah laki-laki atau perempuan (Depkes RI.11. 2002:2) b. Karakteristik Sumber pembeda Visi. 1998). Seks adalah karakteritik genetic/fisiologis atau biologis seseorang yang menunjukkan apakah dia seorang perempuan atau laki-laki (WHO. tanggung jawab dan perilaku yang dibentuk oleh tata nilai social. Seksualitas/Jenis Kelamin adalah pembagian jenis kelamin yang ditentukan secara biologis melekat pada jenis kelamin tertentu 9handayani. 2. 1998) B. bukan karena perbedaan biologis (WHO. 2002 :4) d. budaya dan adat istiadat (Badan Pemberdayaan Masyarakat. hak. 2003) c. Gender adalah pera dan tanggung jawab perempuan dan laki-laki yang ditentukan secara social. 3.

contohnya peran dalam kegiatan sehari-hari.4. perempuan “pantas’ dipimpin dll. Perbedaan antara Gender dan Jenis Kelamin Jenis Kelamin Tidak dapat berubah. Terciptanya nilai-nilai : kesempurnaan. contohnya di jawa pada jaman penjajahan belanda kaum perempuan tidak memperoleh hak pendidikan. seperti banyak perempuan menjadi juru masak jika dirumah. Menurut Badan Pemberdayaan Masyarakat. contohnya status sebagai laki-laki atau perempuan Tergantung budaya dan kebiasaan. menguntungkan kebetulan adalah perempuan 6. kedamaian dll. Sehingga Sering merugikan salah satu pihak. kenikmatan. musiman dan berbeda anra kelas kedua belah pihak. martabat dapat dipertukarkan Kodrat. Ke-berlaku-an Dapat berubah. contohnya alat kelamin laki-laki dan perempuan Gender Dapat berubah. Dampak Terciptanya normanorma/ketentuan tentang “pantas” atau “tidak pantas” lakilaki pantas menjadi pemimpin. Sepanjang masa dimana saja. Setelah Indo merdeka perempuan mempunyai kebebasan mengikuti pendidikan Dapat dipertukarkan . tertentu tidak dapat dipertukarkan 5. Sifat Harkat. Tidak dapat dipertukarkan. tetapi jika di restoran juru masak lebih banyak laki-laki. contohnya jakun pada laki-laki dan payudara pada perempuan Berlaku sepanjang masa. tidak mengenal pembedaan kelas.

Gender dan kegiatan yang dihubungkan dengan jenis kelamin tersebut. Sebagian besar masyarakat banyak dianut kepercayaan yang salah tentang apa arti menjadi seorang wanita. contohnya pembatasan kesempatan di bidang pekerjaan terhadap perempuan dikarenakan budaya setempat antara lain diutamakan untuk menjadi perawat. Ciptaan Tuhan.Berlaku dimana saja. dikantor dan dimanapun berada. dan kepala desa bahkan presiden. guru TK. berperasaan dan bertindak dengan pola-pola tertentu dengan alas an hanya karena mereka dilahirkan sebagai wanita/pria. Setiap masyarakat mengharapkan wanita dan pria untuk berpikir. 4. tergantung pada kebiasaan. melahirkan dan menyusui sedang laki-laki tidak. Kegiatan lain tidak sama dari satu daerah ke daerah lain diseluruh dunia. pengasuh anak Merupakan kodrat Tuhan. hokum dan agama yang dianut oleh masyarakat tersebut. contohnya laki-laki dan perempuan berhak menjadi calon ketua RT. seorang laki-laki/perempuan tetap laki-laki dan perempuan Tergantung budaya setempat. contohnya : di dalam suatu masyarakat. tergantung pada tingkat pendidikan. Budaya yang Mempengaruhi Gender 1. 5. mempunyai cirri-ciri utama yang berbeda dengan cirri-ciri utama perempuan yaitu jakun. contohnya di rumah. Sedangkan pria bertugas memberikan kesejahteraan bagi keluarga di masa tua serta melindungi keluarga dari ancaman. semuanya adalah hasil rekayasa masyarakat. Beberapa kegiatan seperti menyiapkan makanan dan merawat anak adalah dianggap sebagai “kegiatan wanita”. membawa air dan kayu bakar. Contohnya wanita diharapkan untuk menyiapkan masakan. wanita Buatan manusia. suku dan umurnya. C. merawat anak-anak dan suami. 3. RW. hamil. Peran jenis kelamin bahkan bisa tidak sama didalam suatu masyarakat. dengan akibat yang berbahaya bagi kesehatan wanita. contohnya perempuan bisa haid. contohnya pengaturan jumlah a nak dalam satu keluarga . contohnya laki-laki Bukan merupakan budaya setempat. 2.

sedang wanita lain mempunyai pilihan yang lebih luas tentang pekerjaan yang bisa mereka pegang. Pengertian Diskriminasi Gender Diskriminasi gender adalah adanya perbedaan. meskipun kadang tanpa mereka sadari D. 6. Sejak anak berusia muda. keyakinan. permohonan kredit harus seijin suami. Bentuk-Bentuk Ketidakadilan Gender 1.Contoh . kemajuan tehnologi industry meminggirkan peran serta wanita 2. Dari segi sumbernya bisa berasal dari kebijakan pemerintah. keyakinan tradisi dan kebiasaan bahkan asumsi ilmu pengetahuan. pembatasan kesempatan dibidang pekerjaan terhadap wanita. orang tua telah memberlakukan anak perempuan dan laki-laki berbeda. Gender dan Subordinasi Pekerjaan Perempuan Subordinasi adalah anggapan tidak penting dalam keputusan politik. Perempuan tersubordinasi oleh factor yang dikonstruksikan secara social. Hal ini disebabkan karena belum terkoordinasi konsep gender dalam masyarakat yang mengakibatkan adanya diskriminasi kerja bagi perempuan. hak kawin . tafsiran agama. Gender dan Marginalisasi Perempuan Bentuk manifestasi ketidakadilan gender adalah proses marginalisasi/pemiskinan terhadap kaum perempuan. pengecualian/pembatasan yang dibuat berdasarkan peran dan norma gender yang dikonstruksi secara social yang mencegah seseorang untuk menikmati HAM secara penuh. wanita sebagai konco wingking. contohnya revolusi hijau yang memfokuskan pada laki-laki mengakibatkan banyak perempuan tergeser dan menjadi miskin. Ada beberapa mekanisme proses marginalisasi kaum perempuan karena perbedaan gender. pekerja pabrik yang berakibat pada penggajian yang rendah. Peran gender diajarkan secara turun temurun dari orang tua ke anaknya. E. Contoh lain : upah wanita lebih kecil.dari suku tertentu biasanya bekerja menjadi pembantu rumah tangga. izin usaha wanita harus diketahui ayah (jika masih lajang) dan suami jika udah menikah. Contoh lain adanya pekerjaan khusus perempuan seperti : guru anak2. misalnya marginalisasi dibidang pertanian.

Non fisik : pelecehan seksual. Meskipun demikian perempuan menjadi lebih rentan karena posisinya yang pincang dimata masyarakat baik secara ekonomi. janda mudah dirayu. Laki-laki mata keranjang. pelecehan terhadap wanita.wanita dinomor duakan. bagian warisan wanita lebih sedikit. rasional. Kekerasan fisik : perkosaan. Hal ini disebabkan pelabelan yang sudah melekat pada laki-laki misalnya manusia yang kuat. Contoh . Posisi perempuan dianggap lebih rendah dibandingkan dengan laki-laki. Gender dan Sterotip atas Pekerjaan Perempuan Stereotip adalah pelabelan terhadap suatu kelompok / jenis pekerjaan tertentu.suami membatasi uang belanja dan memonitor pengeluarannya. jabatan. Eksploitsi terhadap wanita. Gender dan Kekerasan Terhadap Perempuan Kekerasan adalah suatu serangan terhadap fisik maupun integritas mental psikologi seseorang. maka peran perempuan mengalami perkembangan . Sedangkan perempuan adalah mahkluk yang lembut. perkasa. Stereotip adalah bentuk ketidakadilan. jantan.Contoh : Wanita-sumur-dapur-kasur. sehingga dinamakan pelabelan negative. wanita dinomor duakan dalam peluang bidang politik. dan penyiksaan. Gender dan Beban kerja Lebih Berat Dengan berkembangnya wawasan kemitrasejajaran berdasarkan pendekatan gender dalam berbagai aspek kehidupan. istri menghina/mencela kemampuan seksual. cantik dan keibuan. 5. 4. Kekerasan terhadap manusia sumbernya macam-macam namun ada satu jenis kekerasan yang bersumber anggapan gender. pemukulan. karir dan pendidikan. perkosaan. ancaman. kehebatan pada kemampuan seksualnya. wanita jadi obyek iklan. Bentuk kekerasan ini tidak selalu terjadi antara laki-laki terhadap perempuan akan tetapi antara perempuan dengan perempuan atau erempuan dengan laki-laki. Kekerasan terhadap perempuan merupakan kekerasan yang disebabkan adanya keyakinan gender. social atau politik. Wanita macak-masak-manak. 3. laki-laki tlang punggung keluarga. laki-laki sebagai pencari nafkah. dan paksaan. Secara umum stereotip merupakan pelabelan/penandaan terhadap kelompok tertentu dan biasanya pelabelan ini selalu berakibat pada ketidakadilan.

Gangguan kesehatan biasa yang mengakibatkan gangguan berarti pada perempuan tidak mendapat perhatian bila tidak mempengaruhi fungsi reproduksi. laki-laki mencari nafkah utama sekaligus sopir keluarga. F. pembagian sumber-sumber dan hasil pembangunan serta kses terhadap pelayanan. Ketidaksetaraan dan Ketidakadilan Gender dalam Pelayanan Kesehatan 1. Perbedaan gender dalam akses terhadap pelayanan kesehatan Berbeda dengan Negara maju kaum perempuan dinegara berkembang pada umumnya belum dapat memanfaatkan pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan. Definisi “keadilan gender dalam kesehatan” menurut WHO mengandung 2 aspek : . Maka dari itu perkembangan peranan perempuan ini sifatnya menambah. b. untuk itulah maka beban kerja perempuan terkesan berlebihan. dan umumnya perempuan mengerjakan peranan sekaligus untuk memenuhi tuntutan pembangunan. pendidik anak sekaligus pendamping suami pencari nafkah kehidupan. Contonya sebagai berikut : a.yang cukup cepat. Ketidak-adilan Gender Dalam berbagai aspek ketidak-setaraan gender tersebut sering ditemukan pula ketidakadilan gender yaitu ketidakadilan berdasarkan norma dan standart yang belaku. Ketidakadilan adalah ketidaksetaraan yang tidak pantas atau tidak adil. Bias gender dalam penelitian kesehatan Ada indikasi bahwa penelitian kesehatan mempunyai tingkat bias gender nyata baik dalam pemilihan topic. Namun perlu dicermati bahwa perkembangan perempuan tidaklah “mengubah” peranannya yang “lama” yaitu peranan dalam lingkup rumah tangga (peran reproduktif). atau analisa data. 2. metode yang digunakan. Ketidak-setaraan Gender Ketidak-setaraan gender merupakan keadaan diskriminatif (sebagai akibat dari perbedaan jenis kelamin) dalam memperoleh kesempatan. Contoh : wanita bekerja diluar rumah atau dirumah. wanita sebagai perawat. Perempuan yang mengalami depresi karena kekerasan domestic yang dilakukan oleh pasangannya hanya diobati dengan antidepresan tanpa diberi dalam mengatasi masalah gender yang melatarbelaknginya.

masalah pergaulan bebas . Infeksi Menular Seksual H. Keadilan dalam status kesehatan yaitu tercapainya derajat kesehatan yang setinggi mungkin (fisik. Keluarga Berencana 3. Isu Gender dalam Kesehatan Reproduksi Isu gender adalah suatu kondisi yang menunjukkan kesenjangan laki-laki dan perempuan yaitu adanya kesenjangan antara kondisi yang dicita-citakan (normatif) dengan kondisi sebagaimana adanya (obyektif). Perempuan lebih rentan dalam menghadapi resiko kesehatan reproduksi seperti kehamilan. Penanganan Isu Gender dalam Kesehatan Reproduksi Gender mempunyai pengaruh besar terhadap kesehatan laki-laki dan perempuan. Masalah kesehatan reproduksidapat terjadi sepanjang siklus hidup manusia missal masalah inses yang terjadi pada masa anak-anak dirumah. Karena struktur alat reproduksi yang rentan secara social atau biologis terhadap penularan IMS termasuk STD/HIV/AIDS. Sebagai strategi operasional dalam mencapai kesetaraan antara laki-laki dan perempuan dianjurkan melakukan pengarus-utamaan gender (PUG).a. Kesehatan Ibu dan Bayi Baru Lahir (Safe Motherhood) 2. 1. Kesehatan Reproduksi Remaja 4. . aborsi tidak aman dan pemakaian alat kontrasepsi. 2. kehamilan remaja. G. Hal ini semakin dirasakan dalam ruang lingkup kesehatan reproduksi antara lain karena hal berikut : 1. melahirkan. b. Keadilan dalam pelayanan kesehatan yang berarti bahwa pelayanan diberikan sesuai dengan kebutuhan tanpa tergntung pada kedudukan social dan diberikan sebagai respon terhadap harapan yang pantas dari masyarakat dengan penarikan biaya pelayanan yang sesuai dengan kemampuan. psikologi dan social).

Perlindungan umum dan khusus terhada penyakit tertentu (spesifik protection) 3. Upaya Promotif dan Preventif Menurut Leavel dan Clark Dalam kesehatan masyarakat ada lima tingkatan pencegahan penyakit dari leavel dan Clark yaitu : 1.3. Masalah kesehatan reproduksi tidak terpisah dari hubungan laki-laki dan perempuan. Namun keterlibatan . motivasi serta partisipasi laki-laki dalam kespro dewasa ini sangat kurang. pembatasan kecacatan dan pemulihan kesehatan adalah usaha-usaha yang dilakukan pada waktu sakit (pathogenesis). Menegkkan diagnose secara dini dan pengobatan yang cepat dan tepat ( early diagnosis and promotion) 4. 4. Peningkatan kesehatan (health promotion) 2. Perempuan rentan terhadap kekerasan dalam rumah tangga 9kekerasan domestic) atau perlakuan kasar yang pada dasarnya bersumber gender yamg tidak setara. 6. Kesehatan reproduksi lebih banyak dikaitkan dengan urusan perempuan seperti KB<> I. Laki-laki juga mempunyai masalah kesehatan reproduksi. Pemulihan kesehatan (rehabilitation) Peningkatan kesehatan dan perlindungan umum dan khusus terhadap penyakitpenyakit tertentu adalah usaha yang dilakukan sebelum sakit (pre pathogenesis) dan disebut pencegahan primer. Penengakan diagnosis secara dini dan pengobatan yang cepat dan tepat disebut pencegahan tersier. Penengakan diagnosis secara dini dan pengobatan yg cepat dan tepat. Karena ini dalam menyusun strategi untuk memperbaiki kespro harus dipertimbangkan pula kebutuhan. kepedulian dan tanggung jawab laki-laki. 5. Agar mudah dipahami dapat dilihat pada skema dibawah ini : Fase Prepatogenesis § Peningkatan kesehatan Ø Perlindungan umum dan spesifik ---> pencegahan primer Fase Patogenesis . khusunya berkaitan dengan IMS. Pembatasan kecacatan ( disssability limitation) 5. HIV. dan AIDS.

perbaikan dan penyediaan tempat pembuangan sampah dan perumahan sehat d. penggunaan sarung tangan & masker saat bekerja sebagai tenakes b. Pengawasan selektif terhadap penyakit tertentu sprt penyakit kusta. Perbaikan dan pemeliharaan kesehatan perorangan c. Mencari kasus sedini mungkin (case finding) b. Pendidikan kesehatan terhadap masyarakat e. Peningkatan Kesehatan (health promotion) a. d. Kesempatan memperoleh hiburan yang sehat untuk kemungkinan perkembangan kesehatan mental & sosial g. TBC . Isolasi terhadap penyakit menular c. bahan racun maupun alergi e. Melakukan pemeriksaan kesehatan umum secara rutin c. Perbaikan higiene & sanitasi lingkungan seperti : penyediaan air bersih. Perbaikan dan peningkatan gizi b. Olah raga secara teratur f. Perlindungan Umum dan Khusus Terhadap Penyakit2 Tertentu (spesifik protection) a. Perlindungan terhadap kemungkinan kecelakaan di tempat umum & di tempat kerja. Perlindungan terhadap bahan2 yg bersifat karsinogenik. Menegakkan Diagnosa Secara Dini dan Pengobatan yang Cepat dan Tepat ( early diagnosis and promotion) a. Pengendalian sumber2 pencemaran 3.§ Penengakan diagnose dini dan pengobatan yg cepat --. Memberi perlindungan khusus terhadap suatu penyakit Misal : penggunaan kondom untuk mencegah HIV/AIDS. Nasehat & perkawinan serta pendidikan seks yang bertanggung jawab 2.> pencegahan sekunder Ø Pembatasan kecacatan Pencegahan tersier Ø Pemulihan kesehatan Kegiatan pada masing-masing tingkat pencegahan : 1.

b. Harapan hidup penduduk Indonesia mengalami peningkatan jumlah dan proporsi sejak 1980.7 tahun pada 1990. Meningkatakan keteraturan pengobatan terhadap penderita (case holding)I e.d. Misal . INDIKATOR STATUS KESEHATAN WANITA 13. Mengembangkan lembaga rehabilitasi dgn mengikutsertakan masyarakat c. d.1 USIA HARAPAN HIDUP Pengertian Usia harapan Hidup Usia harapan hidup (Life Expectancy Rate) merupakan lama hidup manusia di dunia. Penkes perlu bukan hanya untuk orang yang cacat tapi juga untuk masyarakat. e. 4. Pusat rehabilitasi bagi korban kekerasan. Mengusahakan perkampungan rehabilitasi social sehingga setiap penderita yang telah cacat mampu mempertahankan diri. Kurangnya kesadaran masy tentang kesehatan shg masy tidak melanjutkan pengobatan scr tuntas shg dapat menyebabkan terjadi cacat atau ketidakmampuan. Pemberian pengobatan yg tepat pada setiap permulaan kasus. Pencegahan terhadap komplikasi dan kecacatan 5. Harapan hidup perempuan adalah 54 tahun pada 1980. dan korban narkoba b. Pembatasan Kecacatan (disability limitation) a. Usia harapan hidup perempuan lebih tinggi dibandingkan laki-laki. Misal : penganan secara tuntas pd kasus infeksi organ reproduksi untuk mencegah terjadinya infertilitas. Mencari orang2 yg pernah berhubungan dgn penderita penyakit menular ( contact person) f. rehabilitasi PSK. kemudian 64. Menyadarkan masyarakat untuk menerima mereka kembali dgn memberikan dukungan moral tidaknya bagi yang bersangkutan untuk bertahan. Perbaikan fasilitas kesehatan sebagai penunjang untuk dimungkinkan pengobatan & perawatan yang lebih intensif c. Penyuluhan dan usaha-usaha kelanjutan yang harus tetap dilakukan seorang setelah ia sembuh dari suatu penyakit. 13. Pemulihan Kesehatan (rehabilitation) a. dan 70 tahun pada 2000. .

Ir. Yaitu penyakit-penyakit yang mengancam kehidupan manusia. Penyebab panjangnya umur manusia. diluar soal takdir tentunya.Penyakit bawaan dari lahir: mereka yang diberi berkah oleh Tuhan Yang Maha Kuasa untuk menjalani hidup lebih panjang adalah orang-orang yang terkait dengan rendahnya penyakit degeneratif. Hal-hal yang berpengaruh penting pada kelangsungan hidup yang lebih lama Penyebab panjangnya umur manusia. ahli gizi Institut Pertanian Bogor: . Meningkatnya jumlah itu sebagai akibat bertambahnya populasi penduduk usia lanjut dan tingginya usia harapan hidup diiringi membaiknya derajat kesehatan masyarakat. “Mereka mengurangi konsumsi kalori ke dalam tubuhnya.Strees Atau Tekanan C.Meningkatnya usia harapan hidup penduduk Indonesia membawa implikasi bertambahnya jumlah lansia.Orang-orang lanjut usia ini mulai mengurangi konsumsi kalori dengan hanya memakan kacangkacangan (kedelai). Gizi Melewati kehidupan di dunia hingga usia 100 tahun mungkin menjadi harapan sebagian manusia. . Ali Khomsan. wanita Indonesia yang memasuki masa menopause saat ini semakim meningkat setiap tahunnya.Melakukan puasa seperti yang dilakukan umat Islam pada bulan Ramadhan. diluar soal takdir tentunya. Tapi yang paling berpengaruh adalah pola makan. tergantung dari beberapa faktor: (Prof. Mereka yang mempunyai kesempatan untuk menikmati hidup lebih lama ini adalah orang-orang yang sangat memperhatikan pola makannya. . Ir. Menurut Prof. tergantung dari beberapa faktor.Lingkungan Tempat Tinggal . Mereka berpendapat bahwa dengan semakin panjang umur semakin banyak hal-hal yang dapat dilakukan. makan ikan dan minum teh hijau maupun teh hitam. diabetes dan stroke. Faktor-faktor kesehatan yang mempengaruhi dan berhubungan dengan usia harapan hidup. Dr. Ali Khomsan. Berdasarkan data. Dr. terlepas itu perbuatan yang baik maupun buruk. seperti penyakit kanker. jantung koroner. 1. 1. ahli gizi Institut Pertanian Bogor) .Pola Makan . .

. daging.Pada awal usia 50 tahunan. temuan yang ada menunjukkan berhenti merokok akan meningkatkan kuantitas dan kualitas hidup. Jika anda berhenti merokok setelah 10 tahun. Temuan ini sangat penting untuk mendorong orang berhenti merokok.Melakukan diet terhadap jenis makanan goreng-gorengan. . Banyak orang yang . susu. mereka banyak makan makanan yang mengandung zat anti oksidan yang bermanfaat bagi tubuh. seperti telor. Dan data paling akhir menunjukkan resiko yang ada jauh lebih besar dari perkiraan awal. selain juga mengurangi porsi makan seharihari. Atau kalau anda tidak merokok berarti menambah usia harapan hidup rata-rata 10 tahun. Para ilmuwan memantau kebiasaan merokok mereka selama lebih dari 50 tahun. Diantaranya degan cara mengkonsumsi makanan tanpa dimasak atau menjadi seorang vegetarian. Penelitian terlama tentang dampak merokok terhadap kesehatan menunjukkan bahwa rata-rata perokok meninggal dunia 10 tahun lebih cepat dibanding mereka yang tidak merokok.Mereka juga memangkas konsumsi protein dan lemak dalam tubuh.Menyarankan agar para manula tersebut mulai kembali ke makanan ‘back to nature’ atau kembali ke alam. . susah untuk menghentikan kebiasaan itu.Makan ikan yang mengandung zat omega 3 yang sangat tinggi. anda bisa menghindari sembilan dari 10 resiko yang ada. Demikian antara lain hasil penelitian selama 50 tahun di Inggris mengenai dampak merokok terhadap kesehatan. Masalahnya adalah begitu orang merokok. . terdapat 20 penyakit yang terkait dengan kebiasaan merokok. disaat proses metabolisme tubuh sudah mulai lambat. Hasil penelitian yang dimuat di Jurnal Kesehatan Inggris ini menunjukkan. “Bahkan setelah 20 tahun. yang terlibat dalam penelitian ini hampir selama 40 tahun mengatakan. anda bisa terbebas dari hampir semua resiko yang ada. yang dapat mengurangi kolesterol dalam tubuh. dsb. Penelitian ini melibatkan sekitar 35 ribu dokter di Inggris yang lahir antara tahun 1900 dan 1930. Sir Richard Peto. bila anda berhenti merokok. dengan cara mengurangi makanan yang mengandung lemak dan protein hewani. Merokok Merokok mengurangi usia harapan hidup rata-rata 10 tahun. keju. 1. Penelitian ini dimulai 50 tahun lalu ketika untuk pertama kalinya muncul kaitan antara merokok dan kanker paruparu..

0 juta atau 11. Di negara berkembang dewasa ini. Apa saja gejala-gejala awal yang menandakan kurangnnya kadar estrogen ? . “Kematian itu disebabkan merokok telah dibuktikan sebagai penyebab berbagai penyakit saluran pernapasan seperti penyakit paru obstruktif menahun. antara lain penyakit jantung. Sementara bila seseorang berhenti merokok pada usia 30 tahun.6% dari total penduduk. Sejak penelitian ini dilakukan.mengaku tak bisa berhenti merokok. Mereka yang berhenti merokok pada usia 60 tahun. Padahal estrogen tersebut mempunyai manfaat yang beragam. bisa meningkatkan harapan hidup selama tiga tahun. sehingga menurunnya produksi hormon akan berpengaruh terhadap beberapa perubahan penting dalam tubuh. kanker paru. dan berbagai macam kanker. Jumlah dan proporsi penduduk perempuan yang berusia diatas 50 tahun dan diperkirakan memasuki usia menopause dari tahun ke tahun juga mengalami peningkatan yang sangat signifikan. dan berbagai penyakit kronis lain”. berbagai dampak negatif terhadap kesehatan bisa diminimalkan. Berdasarkan Sensus Penduduk tahun 2000 jumlah perempuan berusia diatas 50 tahun baru mencapai 15. perempuan memasuki masa menopause sehingga terjadi penurunan atau hilangnya hormon estrogen yang menyebabkan perempuan mengalami keluhan atau gangguan yang seringkali mengganggu aktivitas sehari-hari bahkan dapat menurunkan kualitas hidupnya. stroke. Ada sekitar 20 penyakit yang terkait dengan merokok ini. Disamping itu terjadi pula pergeseran umur menopause dari 46 tahun pada tahun 1980 menjadi 49 tahun pada tahun 2000. stroke.” katanya.5% dari total penduduk.Wajah kemerahan . Menapause Keberhasilan pembangunan termasuk pembangunan kesehatan telah meningkatkan status kesehatan dan gizi masyarakat antara lain meningkatnya umur harapan hidup (UHH) di Indonesia dari tahun ke tahun. diperkirakan 100 juta orang meninggal di seluruh dunia akibat merokok. sedangkan tahun 2020 jumlahnya diperkirakan meningkat menjadi 30.5 juta orang atau 7. dan diyakini merupakan faktor resiko untuk penyakit jantung. Pada usia 50 tahun. 1. semakin banyak orang merokok.

Kekeringan didaerah vagina . kini anda bias mendapatkan pengobatan yang disesuaikan dengan keadaan anda untuk menghilangkan atau memperkecil efek samping.Hubungan seksual yang menimbulkan rasa nyeri .Rasa sakit dan nyeri (nyeri tulang dan sendi) .Emosi yang mudah berubah-rubah . Walupun efek samping yang akan muncul telah diketahui.. Diet Asia ini: . Berkonsultasi pada ahli kandungan untuk membantu anda mempertimbangkan risiko TPH dan menemukan penanganan yang paling tepat untuk anda.Penyakit jangka panjang seperti tulang keropos (osteoporosis).mengandung kurang dari 20% kalori yang berasal dari lemak .Sulit konsentrasi .Daya ingat menurun . jantung koroner. kanker usus besar. Anda dapat mengukur kadar estrogen dengan berkonsultasi pada dokter yang akan melakukan pemeriksaan darah sederhana.Diet tradisional Asia tampaknya memberi keuntungan yang penting.Masalah kandung kemih .Kulit kering . Ingat bahwa setiap wanita adalah berbeda. stroke. degan Terapi penggantian hormon (TPH) bertujuan untuk mengganti hormon yang mulai menghilang agar efek-efek menopause dapat diatasi.Gangguan tidur .Depresi . tetapi juga memperbaiki densitas/kepadatan tulang anda dan menghilangkan gejala-gejala menopause.Gejolak panas di dada dan muka (hot flushes) . .Perdarahan menstruasi yang tidak teratur .Sakit kepala .Keringat pada malamm hari . tidak saja untuk kesehatan umum anda. Olahraga merupakan hal yang penting.Mudah pingsan . Mengatasi menopause. Bila anda telah mengetahui penyebab timbunya gejala-gejala tersebut. anda dapat memulai usaha untuk mengatasinya.

Membatasi masukan daging . sayur serta kacang-kacangan .Krim vagina dan jel dapat di gunakan untuk mengurangi kekeringan dan rasa gatal pada vagina.kemerahan pada wajah dapat di picu oleh makanan nyang panas atau pedas. .. (Produk olahan kedelai mengandung fitoestrogen. Data dunia juga menyebutkan satu dar tiga wanita beresiko terkena osteoporosis. masalah osteoporosis/tulang keropos perlu mendapat perhatian serius.Hindari fakor-faktor yang memicu gejala-gejala menopause anda.Memasukan menu dari tahu atau olahan kedelai paling tidak sekali sehari.Kaya akan berbagai macam buah. Alkohol. Semakin tua seseorang. . . preparat tersebut belum terbukti keuntungannya untuk mengatasi osteoporosis dan efek kardiovaskuler akibat menopause. semakin mudah terserang osteoporosis. Preparattersebut juga dapat di gunakan pada saat berhubungan seksual.. ia mengalami resiko 40% mengalami 1 atau lebih patah tulang belakang. Osteorosis Seiring meningkatnya usia harapan hidup di Indonesia. untuk mengurangi rasa sakit 1. Ketika perempuan mencapai usia 80 tahun. yang merupakan sebuah tipe hormon tanaman yang diyakini bermanfaat bagi menopause. Namun demikian. kafein dan gula juga dapat memicu kemerahan pada wajah. Orang lanjut usia merupakan sasaran paling rapuh untuk terkena osteoporosis.

1 KESIMPULAN 1. Tersedianya pelayanan kesehatan reproduksi dan keluarga berencana.Kesehatan. Dampak pembangunan ekonomi. termasuk kehidupan seksualitasnya. Misalnya program KB.BAB III PENUTUP 3. 2. Termasuk didalamnya juga maslah gizi dan anemia dikalangan perempuan. yang pada akhirnya menuju penimgkatan kualitas hidupnya. 4.2 SARAN Sehubungan dengan fakta bahwa fungsi dan proses reproduksi harus didahului oleh hubungan seksual. serta terjangkaunya secara ekonomi oleh kelompok perempuan dan anak-anak. . Intervensi pemerintah dan negara terhadap masalah reproduksi. undang-undang yang berkaitan dengan masalah genetik. nilai anak dan keluarga. Kesehatan bayi dan anak-anak terutama bayi dibawah umur lima tahun. Maksudnya bagaimana pandan gan masyarakat terhadap kesuburan dan kemandulan. sikap masyarakat terhadap perempuan hamil. morbiditas (gangguan kesehatan) dan kematian perempuan yang berkaitan denga kehamilan. dan lain sebagainya. industrialisasi dan perubahan lingkungan terhadap kesehatan reproduksi. tujuan utama program kesehatan reproduksi adalah meningkatkan ksesadaran kemandiriaan wanita dalam mengatur fungsi dan proses reproduksinya. masalah kemandulan dan ketidaksuburan. 3. 5. Peranan atau kendali sosial budaya terhadap masalah reproduksi. sehingga hak-hak reproduksinya dapat terpenuhi. penyebab serta komplikasi dari kehamilan. 3.

Pusat Penelitian Kependudukan UGM. S.T 9. Yogyakarta. 6. 4. Yogyakarta. www. 1995. PPK-UGM.kespro. Yogyakarta. Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia. 2. Pustaka Sinar Harapan. Kartono.com/Endah Purnasari. Pusat penelitian Kependudukan UGM. Anna Marie.Si. Bunga rampai Obstetri dan Ginekologi Sosial. Abdurrahman. 7. Wahid. Jakarta. Kesehatan Reproduksi dan Ketimpangan Gender. Manuaba.Jakarta. Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo. Midwiferysite.info/hak-hakreproduksi . 1998. 5. 3. Wattie. dan Ford Foundation. Telaah Aspek-Aspek Sosial Dalam Persoalan Kesehatan Reproduksi”. EGC.blogspot. 1996. pengertian dan implikasi. Kesehatan Reproduksi dasar pemikiran. 1998. Wattie. 8.Daftar pustaka 1. Pustaka Sinar Harapan. Seksualitas. Hak-hak reproduksi dan kesehatan reproduksi. 1996. Jakarta. dkk. Memahami Kesehatan reproduksi wanita. terjemahan bahasa Indonesia Implication of the ICPD programme of actio. 1996. www.Kontradiksi Dalam Kesehatan Reproduksi. Jakarta. Anna Marie.