P. 1
54658877-MAKALAH-1

54658877-MAKALAH-1

|Views: 58|Likes:
Published by Chika Denisa

More info:

Published by: Chika Denisa on Jul 21, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/31/2013

pdf

text

original

MAKALAH KESEHATAN REPRODUKSI

Disusun oleh : RISKA ASRI PUSPITA DEWI (250008110)

D III KEBIDANAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN YAYASAN RUMAH SAKIT ISLAM SURABAYA 2011

Kata Pengantar
Puji syukur saya panjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan nikmat iman dan islam kepada kita, sehingga saya dapat menyelesaikan makalah ini tepat pada waktunya. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat dan kita sebagai generasi penerusnya hingga akhir zaman. Penyusunan makalah ini bertujuan untuk mengangkat permasalahan permasalahankesehatan
wanita dan dimensi sosial dan upaya mengatasinya. saya mengucapkan banyak terima kasih kepada

semua pihak yang telah membantu dan mendukung makalah ini. saya sebagai penyusun menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih terdapat banyak kekurangan. Oleh karena itu, saya mengharapkan saran dan kritik yang membangun demi kesempurnaan makalah ini. Semoga makalah ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat bagi pembaca, khususnya bagi tenaga kesehatan dimasa kini.

Surabaya, 03 mei 2010

Penyusun

BAB I PENDAHULUAN 1. LATAR BELAKANG

Pembangunan kesehatan bertujuan untuk mempertinggi derajat kesehatan masyarakat. Demi tercapainya derajat kesehatan yang tinggi, maka wanita sebagai penerima kesehatan, anggota keluarga dan pemberi pelayanan kesehatan harus berperan dalam keluarga, supaya anak tumbuh sehat sampai dewasa sebagai generasi muda. Oleh sebab itu wanita, seyogyanya diberi perhatian sebab : 1. Wanita menghadapi masalah kesehatan khusus yang tidak dihadapi pria berkaitan dengan fungsi reproduksinya 2. Kesehatan wanita secara langsung mempengaruhi kesehatan anak yang dikandung dan dilahirkan. 3. Kesehatan wanita sering dilupakan dan ia hanya sebagai objek dengan mengatas namakan “pembangunan” seperti program KB, dan pengendalian jumlah penduduk. 4. Masalah kesehatan reproduksi wanita sudah menjadi agenda Intemasional diantaranya Indonesia menyepakati hasil-hasil Konferensi mengenai kesehatan reproduksi dan kependudukan (Beijing dan Kairo). 5. Berdasarkan pemikiran di atas kesehatan wanita merupakan aspek paling penting disebabkan pengaruhnya pada kesehatan anak-anak. Oleh sebab itu pada wanita diberi kebebasan dalam menentukan hal yang paling baik menurut dirinya sesuai dengan kebutuhannya di mana ia sendiri yang memutuskan atas tubuhnya sendiri.
2. RUMUSAN MASALAH 1) Apa konsep kesehatan reproduksi? 2) Bagaimana cara mengenali masalah pada kesehatan reproduksi? 3) Bagaimana cara menangani masalah pada kesehatan reproduksi? 4) Bagaimana kesehatan reproduksi dalam prespektif gender? 3. TUJUAN PENULISAN 1) Untuk mengetahui teori dan konsep kesehatan reproduksi 2) Untuk mendalami masalah kesehatan reproduksi 3) Untuk mengidentifikasi masalah kesehatan reproduksi dan cara mengatasinya 4) Untuk mengetahui seberapa besar peran gender dalam kesehatan reproduksi.

KONSEP KESEHATAN REPRODUKSI 1. (Depkes. 1993 Mendiskusikan HAM dalam perspektif gender dan isu kontroversial mengenai hak reproduksi. fisik dan kesejahteraan sosial secara utuh pada semua hal yang berhubungan dengan sistem dan fungsi serta proses dan bukan hanya kondisi yang bebas dari penyakit dan kecacatan serta dibentuk berdasarkan atas perkawinan yang sah. dan sosial yang utuh. mental. mental. 2001) Kesehatan reproduksi adalah suatu keadaan sehat mental. mampu memenuhi kebutuhan spiritual dan material yang layak. 1996) 1. bertakwa pada Tuhan yang Maha Esa. 23 Tahun 1992) Kesehatan Reproduksi adalah keadaan sejahtera fisik. seimbang antara anggota keluarga dan antara keluarga dan masyarakat dan lingkungan.BAB II PEMBAHASAN 1. fungsi serta prosesnya. (WHO. terpadu dan merupakan bagian dari HAM” b) ICPD (International Conference on Population Development) . spiritual memiliki hubungan yang serasi. Mendeklarasikan “HAP dan anak perempuan adalah mutlak.1 PENGERTIAN KESEHATAN REPRODUKSI Sehat adalah suatu keadaan sejahtera fisik. dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomi. yang tidak semata-mata bebas dari penyakit atau kecacatan. jiwa. dalam segala aspek yang berhubungan dengan sistem reproduksi. serta fungsi dan prosesnya. dalam semua hal yang berkaitan dengan sistem reproduksi. bukan hanya bebas dari penyakit atau kecacatan. 1992) Kesehatan adalah keadaan sejahtera badan. selaras. dan sosial secara utuh. (BKKBN. (UU Kesehatan No.2 SEJARAH PERKEMBANGAN KESEHATAN REPRODUKSI a) Konferensi di Wina.

Hak Asasi Manusia 9. Kesehatan (mencakup fisik. mengintegrasikan program KB kedalam agenda kesehatan perempuan yang lebih luas (Wallstam. konsekuensi hubungan seks yang tidak aman usia dini) * Telaah lima tahunan. rentan kekerasan. ICPD+5. Mekanisme institusional (sering terpinggirkan dalam struktur pemerintahan. Pendidikan dan pelatihan (merupakan sarana penting mencapai kesetaraan) 3. mental dan psikososial) 4. 1977) c) Konferensi perempuan sedunia ke 4 di Beijing (Fourth World Conference on Women) 1995 * Menghasilkan platform 12th Critical Area of concern yang dianggap sebagai penghambat utama kemajuan kaum perempuan 12th Critical Area of Concern 1. prilaku praktikyang berbahaya. kurangnya perlindungan hukum. Kekerasan (pada umumnya yang menjadi objek kekerasan adalah perempuan) 5. 1999 . Lingkungan (dampak negatif kesehatan dan kesejahteraan) 11. Ekonomi (perempuan jarang dilibatkan dalam pengambilan keputusan sehingga cebderung dirugikan) 7. pendidikan dan hak individu khususnya perempuan dan anak. yang menghasilkan kebijakan program kependudukan (Program Aksi 20 tahun) yang menyerukan agar setiap negara meningkatkan status kesehatan . Konflik bersenjata (perkosaan sebagai upaya pemusnahan) 6. Media (terus menonjolkan gambaran yang merendahkan perempuan) 10.Disponsori oleh PBB yang dihadiri oleh 180 negara dan bertempat di Cairo Mesir. Diskriminasi (dihadapi sejak awal kehidupannya. Kemiskinan (jumlah perempuan dalam kemiskinan lebih banyak daripada pria) 2. keterbatasan SDM) 8.

metode perlindungan mncegah infeksi secara langsung (rujukan) Mengurangi kesenjangan anara proporsi individu pemakai alat kontrasepsi (alkom) dengan individu ysng ingin membatasi jumlah anak tanpa target/kuota Pelayanan pencegahan HIV untuk laki-laki dan perempuan usia 15-24 termasuk penyediaan kondom.1. termasuk didalamnya kondisi kesehatan organ-organ reproduksi bayinya. h) Kesehatan reproduksi ibu dan bayi baru lahir meliputi perkembangan berbagai organ reproduksi mulai dari sejak dalam kandungan. konseling dan tindak lanjut 1. klimakterium. perilaku seksual yang mana bila kurang pengetahuan dapat tertular . ruang lingkup kesehatan reproduksi meliputi : a) Kesehatan ibu dan bayi baru lahir b) Penceghan dan penanggulangan infeksi saluran reproduksi (ISR) termasuk HIV/AIDS c) Pencegahan dan penanggulangan komplikasi aborsi d) Kesehatan reproduksi remaja e) Pencegahan dan penganan infertilitas f) Kanker pada usia lanjut dan osteoporosis g) Berbagai aspek kesehatan reproduksi lain. Membahas tentang kemajuan dan kegagalan pemerintah dalam program kependudukan Isu kontroversial (isu seksualitas dan aborsi. remaja. menopause. PSIR. tahun 2015 meningkatkan peran anak laki-laki dan perempuan 90% untuk SD sebelum 2010 menurunkan buta huruf sebagian pada tahun 2015 Semua fasilits KB menyediakan kontrasepsi yang aman dan efektif.3 RUANG LINGKUP KESEHATAN REPRODUKSI DALAM SIKLUS KEHIDUPAN Secara luas. kontrasepsi darurat/emergency contaception) Target baru 2015 untuk mengukur penerapan ICPD : Akses terhadap pendidikan dasar. permasalahan kesehatan reproduksi remaja termasuk pada saat pertama anak perempuan mengalami haid/menarche yang bisa berisiko timbulnya anemia. 7. 3. wanita usia subur. pemeriksaan secara sukarela. mutilasi genital. kondisi kesehatan seorang ibu hamil mempengaruhi kondisi bayi yang dilahirkannya. 4. hingga meninggal. fistula dll. bayi. misalnya kanker serviks. 6. 5. 2. pelayanan kebidanan.

meliputi : a) Hak mendapatkan informasi dan pendidikan kesehatan reproduksi b) Hak mendapatkan pelayanan dan perlindungan kesehatan reproduksi c) Hak untuk dilindungi dari kematian karena kehamilan d) Hak untuk dilindungi dari kematian karena kehamilan .4 HAK – HAK REPRODUKSI Hak-hak reproduksi menurut kesehatan dalam Konferensi International Kependudukan dan Pembangunan bertujuan untuk mewujudkan kesehatan bagi individu secara utuh. dan terbebas dari paksaan. selain hal tersebut diatas ICPD juga menyebutkan bahwa kesehatan reproduksi juga mengimplikasikan seseorang berhak atas kehidupan seksual yang memuaskan dan aman. termasuk HIV/AIDS. i) Penerapan pelayanan kesehatan reproduksi oleh Depkes RI dilaksanakan secara integratif memprioritaskan pada empat komponen kesehatan reproduksi yang menjadi masalah pokok di Indonesia yang disebut paket Pelayanan Kesehatan Reproduksi Esensial (PKRE) yaitu : 1) Kesehatan ibu dan bayi baru lahir 2) Keluarga berncana 3) Kesehatan reproduksi remaja 4) Pencegahan dan penanganan infeksi saluran reproduksi. remaja yang mengijnak masa dewasa bila kurang pengetahuan dapat mengakibatkan risiko kehamilan usia muda yang mana mempunyai risiko terhadap kesehatan ibu hamil dan janinnya. 1. baik kesehatan jasmani maupun rohani. selain itu juga menyangkut kehidupan remaja memasuki masa perkawinan. seseorang berhak terbebas dari kemungkinan tertulari penyakit menular seksual yang bisa berpengaruh pada fungsi organ reproduksi.penyakit hubungan seksual. hubungan seksual dilakukan dengan memahami dan sesuai etika dan budaya yang berlaku. termasuk HIV/AIDS 5) Sedangkan Pelayanan Kesehatan Reproduksi Komprehensif (PKRK) terdiri dari PKRE ditambah kesehatan reproduksi pada usia lanjut.

h) Hak mendapatkan manfaat kemajuan ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi. dan legislatif sehingga bisa tercipta undang-undang hak reproduksi yang memuat aspek pelanggaran hak-hak reproduksi. Dukungan swasta dan LSM sangat dibutuhkan karena ruang gerakan pemerintah lebih terbatas. dan swasta. Dukungan para tokoh sangat membantu memperlancar terciptanya pemenuhan hak-hak reproduksi. LSM yang memperjuangkan hak-hak reproduksi sangat penting artinya untuk terwujudnya pemenuhan hak-hak reproduksi. Pelaksanaan upaya pemenuhan hak reproduksi memerlukan dukungan secara polotik. . peraturan dan kebijakan yang saat ini berlaku apakah sudah seiring dan mendukung hak-hak reproduksi dengan tidak melupakan kondisi lokal sosial budaya masyarakat. b) Advokasi hak-hak reproduksi Advokasi dimaksudkan agar mendapatkan dukungan komitmen dari para tokoh politik. dan pelecehan seksual. tokoh masyarakat. kebijakan teknis operasional di Indonesia. untuk mewujudkan pemenuhan hak-hak reproduksi : a) Promosi hak-hak reproduksi Dilaksanakan dengan menganalisis perundang-undangan. penyiksaan. Menurut BKKBN 2000. l) Hak atas kebebasan berkumpul dan berpertisipasi dalam politik yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi. kekerasan. i) Hak atas pelayanan dan kehidupan reproduksi j) Hak untuk membangun dan merencanakan keluarga k) Hak untuk bebas dari segala bentuk diskriminasi dalam kehidupan berkeluarga dan kehidupan reproduksi. LSM/LSOM. tokoh agama.e) Hak untuk menentukan jumlah dan jarak kelahiran anak f) Hak atas kebebasan dan kamanan berkaitan dengan kehidupan reproduksinya g) Hak untuk bebas dari penganiayaan dan perlakuan buruk termasuk perlindungan dari perkosaan.

Umur 35-45 tahun: 34. bukan karena adanya hormone esterogen. Oosit pertama (Primary Oocyte) c.000 e. Umur 16-25 tahun : 159. <Bahankuliahkesehatan> 1. Sel telur (Ovum) Pertumbuhan embrional oogonium yang kelak menjadi ovum terjadi di genetalia ridge. Menurut umur wanita. e) Sistem pelayanan hak-hak reproduksi 2. Bayi baru : 750. Masa menaupose : semua hilang.000 c. organ seksualitas laki-laki mulai terbentuk karena pengaruh hormon estrogen. SIKLUS KONSEPSI PADA MASA KONSEPSI Perkembangan biologis antara laki-laki dan perempuan ditentukan sejak masa konsepsi. jumlah oorganisme adalah : a. Janin perempuan mempunyai dua kromosom X dari setiap orang tua. Pematangan pertama ovum . Primary ovarian fillicel d. KESEHATAN REPRODUKSI WANITA SEPANJANG SIKLUS KEHIDUPAN 1. Janin laki-laki mempunyai kromosom X dan Y.000 d. Liquor folliculi e.c) KIE hak-hak reproduksi d) Dengan KIE diharapkan masyarakat semakin mengerti hak-hak reproduksi sehingga dapat bersama-sama mewujudkannya. kromosoms X dari ibu dan kromosom Y dari ayah. Dan pada waktu yang sama organ seksual perempuan mulai terbentuk karena kurangnya testeteron. Umur 6-15 tahun : 439. Sejak tujuh minggu masa depan konsepsi. Urutan pembuahan ovum (oogenesis) : a. Oogonia b.000 b.

membelah dua b. 2. yang dapat bergetar sehingga sperma dapat bergerak dengan cepat. Jumlah sperma yang dikeluarkan sekali membuahi berjuta-juta sel mani yang keluar. dan ekor. Spermatosid pertama. kemudian tumbuh menjadi e. Pematangan kedua ovum pada waktu sperma mebuahi telur 2. terdiri atas kepala. sel-sel spermatogenium ini mulai aktif mengadakan mitosis dan terjadilah spermatogenesis. Senggama harus terjadi pada bagian siklus reproduksi wanita yang tepat. membelah dua c. berbentuk lonjong agak gepeng berisi inti (nucleus). Spermatid. spermatogonium berasal darisel primitive tubilus testis. jika beberapa kriteria berikut di penuhi : 1. Spermatogenium. Tidak ada barier atau hambatan yang mencegah sperma mencapai penetrasi dan akhirnya membuahi ovum. 4. Ovarium wanita harus melepaskan ovum yang sehat pada saat ovulasi. Spermatozoon (sperma) 3. Panjang ekor sperma kira-kira 10x bagian kepala. membelah dua d. dibawah pengaruh sel-sel interstisial leydig. Urutan pertumbuhan sperma (spermatogenesis) : a. Spermatosid kedua. jumlah spematogenium yang ada tidak mengalami perubahan sampai masa akil baliq. Secara embrional. Setelah itu. Pada masa pubertas. Pria harus mengeluarkan sperma yang cukup normal dan sehat selama ejakulasi. leher yang menghubungkan kepala dengan bagian tengah. 3. . Hanya satu sperma yang mengalami proses kapasitasi yang dapat melintasi zona pelusida dan masuk ke vitelus ovum. Setelah bayi laki-laki lahir. Pengertian Konsepsi Suatu peristiwa penyatuan antara sel mani dengan sel telur didalam tuba falopi.f. Sel mani (Sperma) Sperma bentuknya seperti kecebong. Konsepsi dapat terjadi. zona pelusida mengalami perubahan sehingga tidak dapat dilalui oleh sperma.

melunak dan sedikit berdilatasi. dan jumlahnya menurun (Norman. jika hubungan seksual berlangsung tepat sebelum ovula. 1992). sperma harus menjalani sebuah proses yang disebut kapasitasi (berlangsung kurang lebih 7 jam). Begitu sperma telah memasuki ovum. Tindakan lebih jauh yang dapat dilakukan wanita adalah mengobservasi suhu tubuh basalnya. Misalnya. Setelah ovulasi. Sperma dapat hidup selama 3-4 hari didalam saluran genetalia wanita dan idealnya harus berada didalamtuba falopii saat ovulasi terjadi. Nucleus sperma menjadi membengkak dan saling mendekat sebagai pronukleus pria dan wanita saat terbentuk suatu " kumparan " diantara kedua nucleus tersebut membrane pronukleus kemudian rupture dan kromosom yang dibebaskan berkombinasi membentuk zigot. Walaupun banyak sperma terlibat dalam proses cerna ini. hanya satu sperma yang dibiarkan mempenetrasi ovum. Lendir tersebut juga dapat direnggangkan. Salah satu indicator ovulasi yang paling kuat adalah status lender serviks yang menjadi transparan. suatu materi yang disebut spinnbarkeit. Pada waktu inilah fertilisasi (pembuahan) terjadi. sperma sementara berada didalam sitoplasma perifer. yang meningkat sebesar 0. karena ovum hanya bisa hidup selam 12-24 jam. lengket. Pada proses ini membrane sperma menjadi rapuh (fragile) dan melepaskan enzim hidrolitik dari akrosom (lapisan seperti helm yang menutupi kepala sperma).2 derajat celcius segera setelah ovulasi.Konsepasi memiliki kemungkinan paling berhasil. Enzim ini (hialuronidase dan proteinase) harus mencerna korona radiata dan zona pelusida sebelum dapat mencapai membrane ovum. sementara nucleus wanita menjadi matur dan jumlah kromosom wanita menurun dari 46 menjadi 23. Wanita dapat memprediksi ovulasi dengan memantau perubahan dalam tubuhnya. licin. lender kembali menjadi kental. sekitar waktu ovulasi. Perubahan kimia ini mula-mula mencegah sperma lain berfusi lebih jauh dengan membrane ovum dan pada akhirnya semua sperma yang tersisa dikeluar dari ovum. 1986). perubahan kimia terjadi. dan banyak (Flynn. serviks memendek. Segera setelah satu sprema memasuki ovum. Sebelum sebuah sperma mampu mempenetrasi dan membuahi sebuah ovum. .

Peningkatan suhu tubuh tersebut harus menetap dalam 24 jam untuk membuktikan bahwa telah terjadi ovulasi. Metode suhu Pelepasan progesterone telah menyebabkan peningkatan suhu tubuh sampai 0. Suhu tubuh tersebut akan sedikit turun tepat sebelum mulainya ovulasi dan kemudian meningkat segera setelah ovulasi. 3. yang mencatat hari pertama setiap periode menstruasi (hari ke 1 keduanya darah mentruasi) dan dengan demikian menghitung waktu ovulasi selama 15 hari sebelum periode khusus tersebut. Walaupun demikian. Metode kalender Pencatatan sebaiknya dilakukan terus dalam satu periode paling tidak 6 bulan. Pada cara ini diperkirakan hari-hari pada bulan berikutnya kapan wanita akan menstruasi dan dengan demikianjuga dapat diperkirakan hari-hari kapan wanita tersebut berovulasi. Karena sekresi merupakan bagian dari sekresi vagina maka perubahan dapat dikenal oleh wanita yang diharapkan dapat mengerti. Dengan demikian penting bagi wanita mencoba untuk mengerti bahwa ia mengetahui perkiraan hari ovulasinya. Metode berikut dapat dipergunakan untuk menilai hari ovulasi : 1. Pemakaian metode ini mungkin dapat keliru karena kenaikan suhu dapat menunjukan adanya infeksi dan penurunan suhu tubuh kadang-kadang terjaid akibat dari pemberian obat misalnya aspirin. 2.5 derajat Celsius. Apabila mensttruasinya tidak teratur. Perubahan mucus serviks Peningkatan kadar estrogen tepat sebelum ovulasi menyebabkan peningkatan sekresi serviks maupun pengurangan kekentalan (vikositas) sekresi tersebut. maka penghitungan demikian tidak mungkun dilakukan. Koitus (hubungan seksual) selama 24 jam sebelum ovulasi akan menyediakan spermatozoa pada tuba falopii yang siap menerima kedatangan ovum.Waktu yang optimal untuk mulainya kehamilan adalah dalam 24 jam ovulasi. akan memerlukan waktu 2 atau 3 . System ini memerlukan pencetatan suhu mulut segera pada setiap bangun tidur pagi.

Embrioblast dan trofoblast rongga blatokista dilanjutkan dengan nidasi yang berlangsung selama kurang lebih satu minggu. o o Minggu kedua : Implantasi Stadium 4 : implantasi blatokista dan krucut implantasi dalam selpaut lendir rahim.bulan lagi pasangan yang sebelumnya belum pernah mengetahui maknanya untuk memperhatikan hal ini. jantung mulai berdenyut dan jonjotjonjot karion mulai terapung bebas dalam darah ibu. Hari ke 4-5 blatokista bebas. Minggu ketiga : blatokista trilaminar o Stadium 6 : pembentukan mesoderm ekstra embrional dan reorganisasi ronggarongga embrional dan terbentuk garis sederhana. Diferensiasi menjadi sel-sel luar dan dalam pembelahan sel pertama langsung beralih kestadium kedua buah sel sementara diangkut menjadi saluran telur. pembentukan alur. o Stadium 3 : blastokista bebas menjadi senyawa sehingga jumlah sel menjadi 3258 buah dimulai pembentukan rongga blastokista. o Stadium 5 : masuknya blatokista kedalam selaput lendir sampai awal peredaran uteroplasenta. Perubahan-Perubahan yang Terjadi : Tahap-Tahap Perkembangan Janin  Tahap perkembangan janin minggu 1-4 Minggu pertama : o o Stadium 1 : sel telur yang dibuahi Stadium 2 : hari ke 2-3. o o o Stadium 7 : timbauan korda Stadium 8 : terusan aksial Stadium 9 : lipatan kepala mulai terbentuk. Minggu keempat : .

Tepek penghidu membenankan diri menjadi suatu alur kecil. o o o Stadium 17 : gelembung-gelembung telenfesalon. alur lensa menenggelamkan kedalam cawan mata. Kerangka tulang rawan dan susunan otot. o Diakhir minggu ke 4 gestasi. telinga dan hidung mengalami rudimenten. o o o  Jantung mengalami rudimeter. usia 35-38 hari. Embrio melipatkan diri lepas dari kandung kuning telur. telapak kaki samara-samar. . usia 37-42 hari. o Stadium 16 : tonjolan-tonjolan wajah Panjang 8-11 mm. Telapak tangan amat jelas. ectoderm menutup diatas gelembung lensa. Duktus endolimfatikus bertunas keluar dari gelembung telinga.75-1 mm . usia 31-35 hari. Pada embrio yang tidak difiksasi sudah mengalami pigmentasi. Tahap perkembangan janin minggu ke 5-8 : organogenesis o Stadium 14 : miotom-miotom Panjang 5-7 mm. peredaran darah berfungsi. o o o Perkembangan minggu ke 4 gestasi mencakup yang berikut : Panjang 0. Stadium 18-19 : bentuk yang kuboid. o Stadium 15 : topografi pembuluh-pembuluh darah Panjang 7-9 mm.o Perkembagan bentuk badan. bumbung saraf menutup. tampak seperti gumpalan dipermukaan anterior. Benjolan-benjolan telinga tampak jelas. Terbentuk tepek telingga. sel-sel embrio tumbuh dengan cepat tapi belum menyerupai manusia sesungguhnya. berat 400 mg Pembentukan korda spinalis dan mulai menyatu digaris tengah back bant (kepala menyentuh ekor). Gumpalan mirip lengan dan kaki Mata. Sinus serviklis menutup. Stadium 20 : tangan pada sikap pronasi. Lengkung kepala dan lengkung temgkuk sangat menonjol. mencakup stadium 10-13 pada awal minggu ke 4 jantung berdenyut.

Sekresi ginjal dapat dimulai : urin belum terdapat di cairan amnion.o o o Stadium 23 : histologi. Perkembangan pada minggu ke 8 gestasi mencekup yang berikut :      Panjang 2. . Ekstremitas terbentuk. . Gambaran wajah dapat dilihat.Terjadi gerakan janin spontan.Reflek babinski positif. .Pembentukan lempeng osifikasi. organogenesis telah lengkap. Ekor mengalami retrogesi. abdomen kencang dan kantung gestasional kelaminnya. Pengolahan bertahap pada kepala. . berat 20 gram Jantung mulai berdenyut disertai adanya katup dan septum.Gestasi mencakup : o Panjang 10 -17 cm.Panjang 7-9 cm .Jenis kelamin bisa dibedakan dari tampilan luar. .Denyut jantung dapat di dengar melalui doppler  Minggu ke 16 : Diakhir minggu keenam belas gestasi janin menelan cairan amniotonic dengan aktif. Diakhir minggu ke 8 gestasi. o Berat 55-120 gram o Quickening o Antibody mulai di produksi o Rambut mulai terbentuk o Mekonium terdapat di usus bagian atas o Terbentuk lemak coklat o Pola tidur dan aktifitas dapat dibedakan. .Berat 45 gram . .5 cm .  Minggu ke 12 : .

Perkembangan pada minggu ke 32 gestasi mencakup yang berikut : . mereka telah mencapai batas usia viabilitas jika kelahiran mereka ditangani di fasilitas pelayanan modern.Alfeolus paru matang . Minggu ke 24 : Ketika janin mencapai usia 24 minggu. Perkembangan pada minggu ke 28 getasi mencakup yang berikut : . . atau beratnya mencapai 601 gram.Panjang 38-43 cm .Terbentuk surfaktan dicairan amnion .Gestasi mencakup yang berikut : o Panjang 28-36 cm o Berat 550 gram o Antybody pasif ditransfer dari ibu kejanin o Terdapat ferniks kaseosa o Mekonium terdapat direktum o Produksi surfaktan mulai aktif o Kelopak dan bulu mata sudah dapat dibedakan o Kelopak mata sudah mulai terbuka dan pupil raktif.Berat 1600 gram .Berat 1200 gram .Terdapat simpanan lemak subkutan . ini menjadi pertimbangan penting pada saat merawat bayi dengan berat lahir rendah yang memerlukan oksigen.Testis turun (pada pria)  Tahap perkembangan janin minggu ke 32 : Diakhir minggu ke 32 gesatasi janin mulai menetapkan diri pada posisi lahir.Panjang 35-38 cm .  Tahap perkembangan janin minggu ke 28 : Pembuluh darah retina rentan terhadap kerusakan akibat konsentrasi oksigen.

Kuku jari mulai panjang Faktor-Faktor yang mempengaruhi : 1.Plantar mulai banyak . ovumnya harus normal dan tidakboleh ada hambatan dalam jalur lintasan sperma atau amplantasi .Biasanya berada pada posisi verteks  Tahap perkembangan janin pada minggu ke 40 : Pada primipara.Reflek moro aktif .Terdapat simpanan glikogen.Lipatan plantar terbentuk 1-2 .Berat 3000 gram .Verniks kaseosa terbentuk lengkap .  Tahap perkembangan janin minggu ke 36 : Diakhir minggu ke 36 janin berada pada posisi verteks atau kepala berada dibawah Perkembangan pada minggu ke 36 gestasi mencakup sebagai berikut : . Infertilitas pada wanita Untuk menjadi hamil..Panjang 42-49 cm . janin biasanya masuk kejalan lahir selama 2 minggu terakhir kehamilan yang membuat ibu merasa bahwa bayi siap lahir. Pada perkembangan minggu ke 40 gestasi mencakup yang berikut : .Kuku jari memenuhi ujung-ujung jari. besi.Panjang 48-52 cm .Berat 1900-2700 gram .Terbentuk cadangan zat besi .Simpanan lemaksubkutan meningkat . Ini merupakan peringatan bahwa trimester ke 3 kehamilan sudah berakhir dan persalinan siap dimulai.Janin mulai peka terhadap suara-suara dari luar kandungan .Laguno menghilang . karbohidrat dan kalsium . wanita perlu memiliki siklus ovulasi yang teratur.Ginjal janin aktif .

Penyakit sistematik. walaupun efek stress pada fertilisasi memerlukan penelitian lebih lanjut. Bayi dan Anak . area-area yangn terkait dengan sistem endokrin menjadi jelas. kelenjar hipofisis. penyakit gagal ginjal yang mempengaruhi fungsi endokrin dapat juga menggangu siklus normal.yang meliputi DM. penyebeb infertilitas pada wanita. Walaupun fungsi hormone dapat berada dalam keadaan normal. dapat terjadi masalah pada produksi dan pelepasan ovum. Misalnya kista atau tumor ovarium. dapat dibagi menjadi masalah ovulasi atau hambatan atau abnormalitas dalam saluran reproduksi. gangguan tertentu dalam system endokrin dapat mempengaruhi fertilisasi. Produksi estrogen dan progesterone juga dipengaruhi oleh kadar prolaktine yang bersikulasi dari kelenjar hipofisis. atau kelenjar tyroid (karena peningkatan kadar prolaktin dapat disebabkan baik oleh masalah kelenjar hipofisis ataupun kelenjar tyroid). menyebabkan pelepasan FSH dan LH. 1. penyakit ovarium polikistis atau kerusakan ovarium akibat endomestiotis atau riwayat pembedahan dapat menggangu siklus ovarium sehingga mempengaruhi fertilitas. Dari perspektif psikologi. Masalah ovulasi Karena ovulasi normal berlangsung dibawah kendali hormone. psikologis. atau kombinasi keduanya. yang dapat disebabkan oleh faktor. atau ovum tersebut terus menerus mengalami defek.ovum yang sudah di buahi. Masalah ovulasi dapat disebabkan oleh difungsi hipotalamus. terdapat juga suatu kolerasi antara hiperprolaktinemia dan tingginya tingkat stress (diantara pasangan yangn mendatangi klinik infertilitas). Lebih lanjut lagi. sedangkan LH menstimulasi pelepasan ovum dan produksi progesterone. 2. Pertama hipotalamus perlu melepaskan faktor pelepasan gonadotropin yang bekerja pada kelenjar hipofisis. Misalnya ovum yang dihasilkan dapat dilepas sebelum ovum tersebut benar-benar matur. gangguan pada ovarium dapat mempengaruhi ovulasi. Dengan menelusuri kembali peristiwaperistiwa yang menyebabkan ovulasi. Oleh karena itu. FSH menstimulasi sebuah folikel menjadi matang dan menyebabkan produksi estrogen.

Pencegahan dan penanggulangan kekerasan terhadap perempuan (KtP) 5. bayi masih membawa pengaruh estrogen yang didapat saat dlm kandungan. Remaja . postnatal. ASI Eksklusif 2. pemberian makanan dengan gizi seimbang Imunisasi dan manajemen terpadu balita sakit Pencegahan dan penanggulangan kekerasan Pendidikan dan kesempatan yang sama pada anak laki-laki dan perempuan Masalah yang mungkin terjadi pada tahap ini : pengutamaan jenis kelamin. Pengaruh ini seperti :   Epitel vagina relative tebal dan pH vagina 5 1/3 bayi perempuan endoserviksnya tidak terhenti pada ostium uteri eksternum tetapi menutupi juga sebagian dari portio servisis uteri (pseudoerosio kongenitalis) Asuhan yang diberikan 1. kesakitan dan kematian BBLR. Tumbuh kembang anak dan pemberian makanan dengan gizi seimbang 3. penyakit lain disemua usia dan kekerasan. persalinan. pelayanan kesehatan primer. kesehatan lingkungan.  Pendekatan yang dilakukan: pendidikan kesehatan. kurang gizi (malnutrisi). pelayanan antenatal. dll. menyusui serta pemberian suplemen. Perubahan pada bayi lahir cukup bulan :     Pembentukan genitalia interna telah sempurna Folikel pada kedua ovarium telah lengkap Genitalia eksterna telah terbentuk Minggu pertama dan kedua setelah lahir. sunat perempuan.      ASI Eksklusif dan penyapihan yang layak Tumbuh kembang anak. imunisasi. 1. Pendidikan dan kesempatan yang sama pada anak laki-laki dan perempuan. Imunisasi dan manajemen terpadu balita sakit 4.

Masa remaja awal (10-12 tahun)    Merasa lebih dekat dengan teman sebaya Merasa ingin bebas Lebih banyak memperhatikan keadan tubuhnya dan mulai suka berkhayal 1. Secara tradisi. Peristiwa terpenting yang terjadi pada gadis remaja adalah datangnya haid pertama yang dinamakan menarche.Masa remaja atau pubertas adalah usia antara 10 sampai 19 tahun dan merupakan peralihan dari masa kanak-anak menjadi dewasa. Perubahan fisik 1. Tanda-tanda primer . Pada usia ini tubuh wanita mengalami perubahan dramatis. Masa remaja tengah (13-15 tahun)      Ingin mencari identitas diri Ada keinginan untuk berkencan atau mulai tertarik dengan lawan jenis Timbul perasaan cinta yang mendalam Kemampuan berpikir abstrak makin berkembang Berkhayal mengenai hal-hal yang berkaitan dengan seksual 1. dan siap dinikahkan. dan gadis yang mengalaminya dianggap sudah tiba waktunya untuk melakukan tugas-tugas sebagai wanita dewasa. menarche dianggap sebagai tanda kedewasaan. karena mulai memproduksi hormon-hormon seksual yang akan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan sistem reproduksi Tahapan pubertas/remaja 1. Masa remaja akhir (16-19 tahun)      Menampakkan pengungkapan kebebasan diri Dalam mencari teman sebaya lebih selektif Memiliki citra terhadap dirinya Dapat mewujudkan perasaan cinta Memiliki kemampuan berpikir abstrak Perubahan Kesehatan Wanita Pada Siklus Remaja Tanda-tanda perubahan yang terjadi pada remaja wanita 1.

Adanya perubahan kematangan organ-organ reproduksinya yang ditandai dengan datangnya haid.Ovarium mulai berfungsi dengan matang dibawah pengaruh hormone gonadotropin dan hipofisis, folikel mulai tumbuh meski belum matang tetapi sudah dapat mengeluarkan estrogen. Korteks kelenjar suprarenal membentuk androgen yang berperan pada pertumbuhan badan. Selain pengaruh hormone somatotropin diduga kecepatan pertumbuhan wanita dipengaruhi juga oleh estrogen. 2. Tanda-tanda sekunder

Rambut

Tumbuhnya rambut pada kemaluan ini terjadi setelah pinggul dan payudara mulai berkambang. Bulu ketiak dan bulu pada wajah mulai tampak setelah datang haid. Rambut yang mula-mula berwarna terang berubah menjadi lebih subur, gelap, kasar, keriting.

Pinggul

Pinggul berubah menjadi lebih memebesar dan membulat. Hal ini disebabkan karena membesranya tulang pinggul dan lemak dibawah kulit.

Payudara

Bersamaan dengan membesarnya pinggul maka payudara juga membaesar dan puting susu ikut menonjol. Disini makin membesarnya kelenjar susu maka payudara semakin besar dan bulat.

Kulit

Kulit menjadi semakin kasar, lebih tebal dan pori-pori lebih membesar. Tetapi kulit wanita lebih lembut daripada kulit pria.

Kelenjar lemak dan kelenjar keringat

Kelenjar lemak dan keringat menjadi lebih aktif. Pada masa ini sering timbul masalah jerawat karena adanya sumbatan kelenjar keringat dan baunya menusuk pada saat sebelum dan sesudah haid.

Otot

Menjelang akkhir masa puber, otot menjadi semakin membesar dan kuat. Akibat akan terbentuk bahu, lengan dan tungkai kaki.

Suara

Suara berubah menjadi merdu. 1. Perubahan kejiwaan 1. Perubahan emosi Remaja lebih peka atau sensitif sehingga lebih mudah menangis, cemas, frustasi, bisa tertawa tanpa alasan yang jelas. Selain itu, mudah bereaksi bahkan agresif terhadap gangguanatau rangsangan luar yang mempengaruhinya. Pada masa ini ada kecenderungan tidak patuh pada orang tua, lebih suka pergi sama teman, tidak betah tinggal dirumah. 2. Perkembangan intelrgensia Pada perkembangan ini remaja cenderung mengembangkan cara berpikir abstrak dan ingin mengetahui hal-hal baru yang mendorong perilaku ingin cobacoba. Asuhan apa yang diberikan 1. Gizi seimbang 2. Informasi tentang kesehatan reproduksi 3. Pencegahan kekerasan seksual (perkosaan) 4. Pencegahan terhadap ketergantungan napza 5. Perkawinan pada usia yang wajar 6. Peningkatan pendidikan, ketrampilan, penghargaan diri dan pertahanan terhadap godaan dan ancaman. 1. Siklus kesehatan wanita dewasa Usia dewasa muda, yaitu antara 18 sampai 40 tahun, sering dihubungkan dengan masa subur, karena pada usia ini kehamilan sehat paling mungkin terjadi. Inilah usia produktif dalam menapak karir yang penuh kesibukan di luar rumah. Di usia ini wanita harus lebih memperhatikan kondisi tubuhnya agar selalu dalam kondisi prima, sehingga jika terjadi kehamilan dapat berjalan dengan lancar, dan bayi yang dilahirkan pun sehat. Pada periode ini masalah kesehatan berganti dengan gangguan kehamilan, kelelahan kronis akibat merawat anak, dan tuntutan karir. Kanker, kegemukan, depresi, dan penyakit serius tertentu mulai menggerogoti tubuhnya. Gangguan yang sering muncul pada usia

ini, adalah endometriosis yang ditandai dengan gejala nyeri haid, kram haid, nyeri pinggul saat berhubungan seks, sakit saat buang air besar atau buang air kecil. Penderita kadang mengalami nyeri hebat, tetapi ada juga yang tidak mengalami gejala apa-apa. 1. Kehamilan dan persalinan yang aman 2. Pencegahan kecacatan dan kematian akibat kehamilan pada ibu dan 3. bayi Menjaga jarak kelahiran dan jumlah kehamilan dengan penggunaan alat kontrasepsi (KB) 4. Pencegahan terhadap PMS/HIV/AIDS 5. Pelayanan kesehatan reproduksi berkualitas 6. Pencegahan dan penanggulangan masalah aborsi secara rasional 7. Deteksi dini kanker payudara dan leher rahim 8. Pencegahan dan manajemen infertilitas. 9. Masalah yang mungkin ditemui: Kesakitan dan kematiani ibu yang disebabkan berbagai kondisi, malnutrisi/anemia, kemandulan, pelecehan/kekerasan seksual, komplikasi aborsi, ISR/IMS/HIV/AIDS dan pengaturan kesuburan. 10. Pendekatan yang dapat dilakukan : pendidikan kesehatan, suplemen, konseling, pencegahan primer, pengobatan KB, pendidikan tentang perilaku seksual yang bertanggungjawab, pencegahan dan pengobatan IMS, pelayanan antenatal, persalinan, post partum pelayanan kebidanan darurat, imunisasi dan informasiinformasi. Asuhan yang diberikan 11. Kehamilan dan persalinan yang aman 12. Pencegahan kecacatan dan kematian akibat kehamilan pada ibu dan bayi 13. Menjaga jarak kelahiran dan jumlah kehamilan dengan penggunaan alat kontrasepsi (KB) 14. Pencegahan terhadap PMS/HIV/AIDS 15. Pelayanan kesehatan reproduksi berkualitas 16. Pencegahan dan penanggulangan masalah aborsi

termasuk rabun. Berkurangnya hormone estrogen dapat menurunkan kadar kolesterol . gangguan mobilitas dan osteoporosis. diagnosis. 3. Prioritas utamanya adalah menjaga agar tubuh tetap sehat dengan mengatur pola makan yang benar. Berkurangnya hormone estrogen pada wanita menopause mungkin menyebabkan berbagai keluhan sebagai berikut : 8. kekerasan. Perhatian pada penyakit utama degeneratif.17. dan minum suplemen yang dibutuhkan tubuh. 1. Usia Lanjut Yang dianggap lanjut usia (lansia) adalah setelah mencapai usia 60 tahun. Penyakit jantung koroner 9. Deteksi dini kanker rahim dan kanker rahim 4. Masalah yang mungkin terjadi pada tahap ini: penyakit sistem sirkulasi. kanker saluran reproduksi. 5. ISR/IMS/HIV/AIDS. mampu melindungi wanita dari penyakit jantung koroner. Pendekatan yang dapat dilakukan: dipengaruhi oleh pengalaman reproduksi sebelumnya. payudara/kanker prostat. Selain itu olahraga ringan dan tetap aktif secara intelektual. termasuk rabun. gangguan mobilitas dan osteoporosis. Deteksi dini kanker payudara dan leher rahim 18. prolaps/osteoporosis. Asuhan apa yang diberikan 6. Perhatian pada penyakit utama degenerative. 2. informasi dan pengobatan dini. Sangat penting bagi wanita untuk melakukan pemeriksaan kesehatannya secara teratur. Kadar estrogen yang cukup. Pencegahan dan manajemen infertilitas. Inilah masa yang paling rentan diserang berbagai penyakit degeneratif dan penyakit berat lainnya. Perhatian pada problem meno/andro-pause 2. Perhatian pada problem menopause 7.

yang dipengaruhi factor keturunan. . misalnya keadaan sosial ekonomi. kesempatan memperoleh pendidikan.baik (HDL) dan meningkatnya kadar kolesterol tidak baik (LDL) yang meningkatkan kejadian penyakit jantung koroner. 17. Mata terasa kering dan kadang terasa gatal karena produksi air mata berkurang. Kekurangan hormone estrogen juga mempengaruhi susunan saraf pusat dan otak. Perempuan dinomor-duakan dalam segala aspek kehidupan. kerja dan kedudukan. gelisah. Osteoporosis 11. antara lain: 1. Hal ini menghambat akses terhadap pelayanan kesehatan yang pada akhirnya dapat berakibat kesakitan. misalnya dalam pemberian makan sehari-hari. Kedudukan perempuan dalam keluarga dan masyarakat Kedudukan perempuan dalam keluarga dan masyarakat ditentukan oleh banyak hal. Kepikunan (demensia tipe Alzeimer). 10. 15. Penurunan hormone estrogen menyebabkan kesulitan berkonsentrasi. Penyakit kepikunan tipe Alzeimer dapat terjadi bilam kekurangan estrogen sudah berlangsung cukup lama dan berat. Dewasa ini masih banyak ditemukan diskriminasi terhadap perempuan. budaya dan nilai-nilai yang berlaku di masyarakat di mana mereka menetap. Gangguan mata 13. depresi sampai pada kepikunan tipe Alzeimer. 12. kecacatan dan kematian. 14. Adalah berkurangnya kepadatan tulang pada wanita akibat penurunan kadar hormone estrogen. sukar tidur. Kemiskinan Diperkirakan sekitar 40% penduduk Indonesia masih berada di bawah garis kemiskinan sejak terjadinya krisis ekonomi yang berkepanjangan. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Derajat Kesehatan Perempuan 16. Deteksi dini kanker rahim. sehingga tulang menjadi rapuh dan mudah patah.

Beban ganda. Tradisi yang menghambat pemanfaatan tenaga dan fasilitas kesehatan 19. Kualitas pelayanan kesehatan reproduksi yang kurang memadai. Kurangnya informasi tentang kemampuan fasilitas kesehatan 3. Pengetahuan tentang seksualitas dan informasi mengenai hak reproduksi masih rendah. Akses untuk pelayanan kespro rendah karena: 1. Perempuan seringkali terpaksa menikah pada usia muda. 18. wawasan dan kemauan untuk mengambil keputusan yang baik bagi diri dan keluarga. Seperti diketahui. dalam memilih bidan sebagai penolong persalinan atau dalam mendapat pertolongan segera di RS ketika diperlukan. Tingkat pendidikan perempuan yang belum merata dan masih rendah menyebabkan informasi yang diterima tentang kesehatan reproduksi sangat terbatas. disamping kurangnya kesempatan mengendalikan penghasilan keluarga. tingkat pendidikan yang meningkat dapat meningkatkan rasa percaya diri. karena tekanan ekonomi atau orang tua mendorong untuk cepat menikah agar terlepas dari beban ekonomi. Menonjolnya perilaku seksual resiko tinggi . Kemampuan fasilitas kesehatan yang kurang memadai 20. d. Keterbatasan perempuan dalam pengambilan keputusan untuk kepantingan dirinya.2. antara lain karena: 1. Akses ke fasilitas kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan 1. Jarak ke fasilitas kesehatan yang cukup jauh dan sulit dicapai 2. tanggung jawab tidak proporsional sehingga kesehatan anak perempuan dan perempuan semakin buruk 21. 3. Pelayanan kesehatan yang kurang memperhatikan kebutuhan klien 2. termasuk yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi. Keterbatasan biaya 4. 2. misalnya dalam ber-KB.

Emosi dan sifat 2. Masa pubertas/remaja Faktor yang berpengaruh :    Status gizi Pendidikan Lingkungan dan pekerjaan . Hal-hal yang diwariskan orang tua spt bentuk tubuh 2. Kemampuan intelektual 3. kebiasaan anak dalam hal personal hygiene 24. Lingkungan 2. Sikap negatif terhadap perempuan dan anak perempuan 5. Gizi 3. Sikap orang tua 4. Keluarga 2. Masa kanak-kanak Ada 2 faktor yang mempengaruhi kehidupan wanita pada masa ini : 1.3. faktor dalam 1. Sistem reproduksi 23. Kondisi ibu 3. Aspek psikologi pada masa bayi 5. Diskriminasi social 4. faktor luar 1. Rendahnya kemampuan dalam pengendalian kehidupan seksual pada reproduksi Faktor-faktor yang mempengaruhi siklus kesehatan wanita 22. Keadaan hormonal tubuh 4. Budaya setempat 4. Masa bayi Faktor yang mempengaruhi siklus kehidupan wanita pada masa bayi : 1.

Remaja didefinisikan sebagai masa peralihan dari masa kanak-kanak ke masa dewasa. 3. b. . ASPEK PENCEGAHANPENYAKIT DAN PROMOSI KESEHATAN Asuhan kesehatan reproduksi pada remaja melibatkan wanita dalam pengambilan keputusan Survei pada 24 negara di Amerika Utara dan Eropa menunjukkan bahwa perilaku seks remaja sudah dimulai sejak usia 15 tahun. menunjukkan 13.1 Defenisi Remaja a. Sementara 82% lainnya. Survei dilakukan kepada 33. menggunakan alat kontrasepsi. Batasan usia remaja menurut WHO (badan PBB untuk kesehatan dunia) adalah 12 sampai 24 tahun.943 di 24 negara dan dikerjakan Service Medical du Rectorat de Toulouse tersebut.2 % remaja berperilaku seks aktif semenjak usia 15 tahun dan tidak menggunakan alat kontrasepsi. Masa usia lanjut (klimakterium.  Seks dan seksualitas Kesehatan reproduksi remaja itu sendiri 1. menopause. senium) Faktor yang berpengaruh :      Faktor hormonal Kejiwaan Lingkungan Pola makan Aktifitas fisik 3. Masa dewasa/reproduksi Faktor yang berpengaruh yaitu :    Perkembangan organ reproduksi Tanggapan seksual Kedewasaan psikologi 1.

d. rata-rata anak laki-laki kira-kira setahun setelahnya. Sedangkan Hurlock (1990) membagi masa remaja menjadi masa remaja awal (13 hingga 16 atau 17 tahun) dan masa remaja akhir (16 atau 17 tahun hingga 18 tahun). Kata “remaja” berasal dari bahasa latin yaitu adolescere yang berarti to grow atau to grow maturity. Perubahan yang terjadi. Berat Badan: Perubahan berat badan mengikuti jadual yang sama dengan perubahan tinggi badan. Ciri sekunder tersebut antara lain ditandai dengan tumbunya kumis dan jakun pada laki-laki sedangkan pada wanita ditanda dengan membesarnya payudara. 3. Proporsi Tubuh : Berbagai anggota tubuh lambat laun. e. Masa remaja adalah masa transisi perkembangan antara masa kanak-kanak dan masa dewasa yang pada umumnya dimulai pada usia 12 atau 13 tahun dan berakhir pada usia akhir belasan tahun atau awal dua puluhan tahun. Perubahan Internal: Perubahan yang terjadi dalam organ dalam tubuh remaja dan tidak tampak dari luar. tetapi fungsinya belum matang sampai beberapa tahun kemudian. Papalia dan Olds (2001) tidak memberikan pengertian remaja (adolescent) secara eksplisit melainkan secara implicit melalui pengertian masa remaja (adolescence). d. Ciri – ciri Seks Sekunder: Ciri – ciri seks sekunder yang utama. mencapai perbandingan yang tubuh yang baik. Misalnya badan melebar dan memanjang sehingga anggota badan tidak lagi kelihatan terlalu pandang. f.2 Perubahan fisik selama masa remaja dibagi menjadi beberapa tahap : 1. Perubahan tersebut ialah : a.c. Perubahan Eksternal Perubahan yang terjadi dan dapat dilihat pada fisik luar anak. Tinggi Badan : Rata-rata anak perempuan mencapai tinggi matang pada usia antara tujuh belas dan delapan belas tahun. c. b. Masa remaja awal dan akhir dibedakan oleh Hurlock karena pada masa remaja akhir individu telah mencapai transisi perkembangan yang lebih mendekati masa dewasa. maka ia tergolong dalam dewasa atau bukan lagi remaja. . e.. g. Namun jika pada usia remaja seseorang sudah menikah. Perubahan ini nantinya sangat mempengaruhi kepribadian remaja. 2. 1990) mendefinisikan remaja sebagai periode pertumbuhan antara masa kanak-kanak dengan masa dewasa. Organ Seks: Baik laki-laki maupun perempuan organ seks mengalami ukuran matang pada akhir masa remaja. perubahan berat badan terjadi akibat penyebaran lemak pada bagian-bagian tubuh yang hanya mengandung sedikit lemak atau bahkan tidak mengandung lemak. DeBrun (dalam Rice. perkembangannya matang pada masa akhir masa remaja.

anak laki-laki mencapat tingkat kematangan baru beberapa tahun kemudian. Disini berarti perkembangan masa kanak-kanak lagi dan belum dapat dianggap sebagai orang dewasa. Perubahan emosi. otot-oto di perut dan dinding-dinding usus menjadi lebih tebal dan kuat. Sistem Endokrin: Kegiatan gonad yang meningkat pada masa puber menyebabkan ketidak seimbangan sementara dari seluruh system endokrin pada masa awal puber. Mampu berpikir abstrak. 2. antara lain akibat kematangan organ seks maka dapat terjadi kehamilan remaja putri diluar nikah. Jaringan Tubuh: Perkembangan kerangka berhenti rata-rata pada usia delapan belas tahun. frustasi dan tertawa ) b. sensitif ( mudah menangis. sehingga misalnya mudah berkelahi. 4. meskipun belum mencapai ukuran yang matang sampai akhir masa remaja atau awal masa dewasa 5. Masa remaja mempunyai ciri tertentu yang membedakan dengan periode sebelumnya : Ciri-ciri remaja menurut Hurlock (1990). 3. keadaan ini . hati bertambah berat dan kerongkongan bertambah panjang. antara lain : a. 2. Prilaku ini jika didorong oleh rangsangan sesual dapat membawa remaja masuk pada hubungan seks pranikah dengan segala akibatnya.1. usus bertambah panjang dan bertambah besar. Status remaja tidak jelas. senang memberikan kritik b. Ingin mengetahui hal-hal baru. Agresif dan mudah bereaksi terhadap rangsangan luar yang berpengaruh. terus berkembang sampai tulang mencapai ukuran yang matang. sehingga muncul prilaku ingin mencoba-coba. Sistem Pernafasan: Kapasitas paru-paru anak perempuan hampir matang pada usia tujuh belas tahun . cemas. pada usia tujuh belas atau delapan belas. Kelenjar-kelenjar seks berkembang pesat dan berfungsi. Perkembangan intelegensia. sehingga remaja menjadi: a. Jaringan selain tulang. sehingga remaja menjadi : a. Sistem Pencernaan: Perut menjadi lebih panjang dan tidak lagi terlampau berbentuk pipa. Sistem Peredaran Darah : Jantung tumbuh pesat selama masa remaja. Masa remaja sebagai periode pelatihan. upaya abortus dan penularan penyakit kelamin. Masa remaja sebagai periode yang penting yaitu perubahan-perubahan yang dialami masa remaja akan memberikan dampak langsung pada individu yang bersangkutan dan akan mempengaruhi perkembangan selanjutnya. Panjang dan tebal dinding pembuluh darah meningkat dan mencapai tingkat kematangan bilamana jantung sudah matang. beratnya dua belas kali berat pada waktu lahir. Perubahan kejiwaan Proses perubahan kejiwaan berlangsung lambat yang meliputi: 1. termasuk HIV/AIDS. khususnya bagi perkembangan otot. b.

d. Manakala tubuh juga mengalami transisi.memberi waktu padanya untuk mencoba gaya hidup yang berbeda dan menentukan pola perilaku. Kekerasan seksual dan bagaimana menghindarinya 7. remaja sangat perlu . perubahan pada nilai-nilai yang dianut. yaitu perubahan pada emosi perubahan tubuh. nilai dan sifat yang paling sesuai dengan dirinya. menggunakan obat-obatan dan terlibat dalam perilaku seks. f. Hal ini yang membuat banyak orang tua menjadi takut. Mereka menganggap bahwa perilaku ini akan memberikan citra yang mereka inginkan. fungsi dan proses reproduksi yang dimiliki oleh remaja. Pengaruh sosial dan media terhadap perilaku seksual 6. Remaja cenderung memandang kehidupan dari kacamata berwarna merah jambu. serta keinginan akan kebebasan. Masa remaja adalah masa yang tidak realistik. maka pada masa seperti ini. Masa remaja sebagai masa mencari identitas diri yang dicari remaja berupa usaha untuk menjelaskan siapa dirinya dan apa peranannya dalam masyarakat. mengapa remaja perlu mendewasakan usia kawin serta bagaimana merencanakan kehamilan agar sesuai dengan keinginnannya dan pasanganya 3. Masa remaja sebagai periode perubahan. Masa remaja sebagai masa yang menimbulkan ketakutan.3 Definisi Kesehatan Reproduksi Remaja Kesehatan reproduksi remaja adalah suatu kondisi sehat yang menyangkut sistem. proses dan fungsi alat reproduksi (aspek tumbuh kembang remaja) 2. minat dan peran (menjadi dewasa yang mandiri). e. 3. yaitu dengan merokok. Penyakit menular seksual dan HIV/AIDS serta dampaknya terhadap kondisi kesehatan reproduksi 4. Pengetahuan dasar yang perlu diberikan kepada remaja 1. Pengertian sehat disini tidak semata-mata berarti bebas penyakit atau bebas dari kecacatan namun juga sehat secara mental serta sosial kultural. Masa remaja sebagai masa dewasa. Remaja mengalami kebingungan atau kesulitan didalam usaha meninggalkan kebiasaan pada usia sebelumnya dan didalam memberikan kesan bahwa mereka hampir atau sudah dewasa. minum-minuman keras. Bahaya narkoba dan miras pada kesehatan reproduksi 5. c. Mengambangkan kemampuan berkomunikasi termasuk memperkuat kepercayaan diri agar mampu menangkal hal-hal yang bersifat negatif 8. Dikatakan demikian karena sulit diatur. cenderung berperilaku yang kurang baik. melihat dirinya sendiridan orang lain sebagaimana yang diinginkan dan bukan sebagaimana adanya terlebih dalam cita-cita. g. Pengenalan mengenai sistem. Hak-hak reproduksi 9.

untuk benar-benar memperhatikan kondisi tubuh terutama organ reproduksi yang banyak berkembang dalam fase ini. 10. Anak-anak perempuan yang dulu hanya peduli untuk membersihkan organ kewanitaannya begitu saja tanpa ada permasalahan yang lain, pada masa remaja dan pubertas, organ kewanitaan anak gadis mulai mengalami perubahan. 11. Tumbuhnya rambut-rambut halus disekitar organ intim juga perlu diperhatikan sehingga kebersihanpun tetap terjaga, terutama setelah buang air kecil maupun buang air besar. Cara mencuci pun harus perlu diperhatikan dimana arah yang sesuai (menjauhi arah kemaluan) lebih disarankan agar bakteri dan kotoran tidak kembali bersarang. 12. Organ kewanitaan memang patut benar-benar dijaga kebersihannya terutama bagi yang tinggal di negara tropis semcam Indonesia. Produksi keringat membuat daerah tersebut lembab dan merupakan kondisi yang tepat untuk tumbuhnya jamur. Selain itu darah haid dan perubahan hormon juga dapat merubah ekosistem organ kewanitaan. 13. Bekal pengetahuan seperti ini sangat mendasar dan penting yang nantinya akan sangat berpengaruh pada perkembangan organ kewanitaan pada remaja putri. 14. Kebersihan organ reproduksi juga harus diperhatikan oleh remaja pria. Beberapa remaja pria tidak harus mengalami pemotongan kulit pembungkus penis pada masa kanak-kanak yang sering dikenal dengan sunatan, nah remaja pria yang memiliki organ intim seperti ini harus tetap rajin membersihan organ intimnya dengan membersihkan daerah di dalam lipatan kulit tersebut, karena apabila bagian di dalam lipatan kulit tidak dibersihkan, potensi untuk tumbuhnya jamur dan hidupnya bakteri-bakteri lain akan sangat besar. 15. Seringkali karena terburu-buru, para remaja pria juga tidak memperhatikan keadaan sekitar saat mereka beraktivitas. Padahal apabila salah sedikit saja dan organ intim mereka terantuk, terjepit resleting ataupun terkena benda lain dengan cukup keras, organ intim tersebut dapat mengalami cedera, pembengkakan yang akan dapat berakibat fatal dikemudian hari bahkan sampai disfungsi ereksi. 3.4 Strategi kunci untuk menjangkau dan melayani generasi muda : Pada tahun 1994, International Conference on Population and Development (ICPD) melakukan upaya untuk mengembangkan program yang cocok untuk kebutuhan kesehatan reproduksi remaja. 1. Melakukan pengembangan layanan-layanan yang ramah bagi generasi muda; 2. Melibatkan generasi muda dalam perancangan, pelaksaan, dan evaluasi program; 3. Membentuk pelatihan bagi penyedia layanan (provider) untuk dapat melayani kebutuhan dan memperhatikan kekhawatiran-kekhawatiran khusus para remaja; 4. Mendorong upaya-upaya advokasi masyarakat untuk mendukung perkembangan generasi muda dan mendorong munculnya perilaku kesehatan remaja yang positif; 5. Memadukan latihan-latihan membangun keterampilan ke dalam program-program yang

ditujukan untuk generasi muda agar dapat meningkatkan rasa percaya diri mereka, mengembangkan kemampuan mereka berkomunikasi mengenai seksualitas,dan memperkuat kemampuan mereka dalam mengupayakan praktik-praktik seksual yang lebih aman. 3.5 Program kesehatan reproduksi remaja mulai menjadi perhatian pada beberapa tahun terakhir ini karena beberapa alasan: 1. Ancaman HIV/AIDS menyebabkan perilaku seksual dan kesehatan reproduksi remaja muncul ke permukaan. Diperkirakan 20-25% dari semua infeksi HIV di dunia terjadi pada remaja. Demikian pula halnya dengan kejadian PMS yang tertinggi di remaja, khususnya remaja perempuan, pada kelompok usia 15-292. 2. Walaupun angka kelahiran pada perempuan berusia di bawah 20 tahun menurun, jumlah kelahiran pada remaja meningkat karena pertumbuhan populasi remaja. Diperkirakan bahwa 40% dari semua anak perempuan berusia 14 tahun yang hidup akan hamil paling tidak sekali saat mereka berumur 20 tahun3. Selain itu, sebagian besar mereka masih belum memiliki akses untuk mendapatkan pendidikan seksual atau kesehatan reproduksi serta pelayanan yang dibutuhkan. 3. Bila pengetahuan mengenai KB dan metode kontrasepsi meningkat pada pasangan usia subur yang sudah menikah, tidak ada bukti yang menyatakan hal serupa terjadi pada populasi remaja. 4. Pengetahuan dan praktik pada tahap remaja akan menjadi dasar perilaku yang sehat pada tahapan selanjutnya dalam kehidupan. Sehingga, investasi pada program kesehatan reproduksi remaja akan bermanfaat selama hidupnya. 5. Kelompok populasi remaja sangat besar; saat ini lebih dari separuh populasi dunia berusia di bawah 25 tahun dan 29% berusia antara 10-25 tahun. 2.6 Masalah-Masalah kunci dalam Kesehatan Remaja dan peran bidan 1. Melakukan advokasi untuk memperoleh dukungan masyarakat terhadap kesehatan reproduksi remaja. Masalah reproduksi dan kesehatan seksual remaja merupakan masalah yang kontroversial di banyak kelompok masyarakat sehingga membuat tindakan advokasi dan mendorong munculnya kesadaran akan masalah ini menjadi lebih penting. Upaya-upaya advokasi dapat difokuskan pada membuat perubahan di tingkat lokal, daerah atau nasional dengan menargetkan para stake holder yang mempengaruhi penerimaan informasi dan pelayanan kesehatan reproduksi bagi para remaja. Individu dan organisasi diposisikan dengan baik untuk membentuk persepsi publik dan program dapat dipusatkan dalam memperkuat dukungan untuk pendanaan dan pelaksanaan program yang relevan sehingga meningkatkan kemungkinan suksesnya program. 2. Komponen-komponen program yang berhasil

Program-program kesehatan reproduksi untuk remaja cenderung akan mencapai keberhasilan maksimal jika program-program tersebut: a. Secara akurat mengidentifikasi dan memahami kelompok yang akan dilayani. b. Melibatkan remaja dalam perancangna programnya. c. Bekerja sama dengan para pemuka masyarakat dan orang tua. d. Melepaskan hambatan-hambatan kebijakan dan mengubah pra anggapan para pemberi layanan (provider) e. Membantu remaja melatih keterampilan interpersonal yang diperlukan untuk menghindari risiko. f. Menghubungkan informasi dan saran dengan pelayanan g. Memberikan tokoh panutan (role model) yang membuat perilaku lebih aman menjadi perilaku yang menarik. h. Menginvestasikan sumber danan dan waktu dalam kerangka yang cukup panjang. 3. Melibatkan kaum remaja dalam aktivitas yang bermakna Pendidikan oleh teman sebaya dapat merupakan pendekatan efektif untuk melibatkan para remaja. Para pendidik/edukator remaja yang dilatih untuk membantu teman sebaya mereka dalam hal informasi dan pelayanan kesehatan reproduksi menerima pelatihan khusus dalam pengambilan keputusan, melakukan perujukan klien dan memberikan komoditas atau pelayanan. Program-program yang menggunakan pendidik/edukator teman sebaya didasarkan pada bukti bahwa para remaja memiliki hubungan baik dengan orang lain yang berusia hampir sama, dengan ketertarikan dan latar belakang serupa. 4. Pelayanan klinik yang ramah bagi remaja Pelayanan kesehatan reproduksi yang youth friendly (ramah untuk remaja) merupakan salah satu yang dikembangkan serta dibentuk dengan cara yang akan mengenali bahwa tantangan, kesulitan dan hambatan yang dihadapi remaja sangat berbeda dengan orang dewasa. Pendekatan ini mencakup memiliki petugas pelayanan kesehatan yang dilatih dengan baik, termasuk bidan dan dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan khusus remaja secara biologis, psikologis dan kebutuhan kesehatan remaja, memiliki rasa hormat terhadpa privasi remaja dan kerahasiaan remaja sebagai klien, fasilitas yang dapat diakses dan lokasi yang nyaman, pelayanan dengan harga yang masuk akal dan lingkungan yang aman dan nyaman bagi populasi remaja, termasuk kelompok remaja pria dan wanita yang sudah menikah. Untuk membuat pelayanan menjadi ramah dan nyaman, bidan harus mempertimbangkan masukan-masukan para remaja terhadap komponen-komponen klinik seperti famplet informasi dan gaya ruang tunggu. Pelayanan harus diberikan di tempat-tempat remaja biasa berkumpul untuk belajar, bersosialisasi dan bekerja dan kerahasiaan harus dipastikan. Sikap-sikap menghakimi dan kadang-kadang bahkan kekerasan di pihak pemberi layanan dapat menciptakan hambatan kritis

Memberikan informasi dan pelayanan untuk para remaja Remaja memerlukan informasi yang sesuai dengan usianya mengenai perkembangan fisik dan emosional. 7. HIV dan PMS di kalangan Remaja Menurut WHO. kerja dan rekreasi. Salah satu penelitian di Tanzania memperlihatkan bahwa perempuan muda memiliki kemungkinan untuk terinfeksi HIV lebih dari empat kali dibandingkan pria muda. Setiap tahun sekitar 15 juta remaja melahirkan anak. rasio 2 berbanding 1. sikap dan perilaku. Bidan mempunyai peranan yang sangat besar dalam memberikan informasi tersebut serta konseling yang sesuai sangat penting untuk membantu remaja menangani atau menyisihkan potensi efek samping. Konseling harus mengungkapkan aspek pencegahan kehamilan sekaligus perlindungan terhadap PMS (penyakit menular seksual). 5. Bidan sebagai penyedia layanan dapat melakukan hubungan interaktif dengan klien remaja dengan melakukan komunikasi interpersonal. Infeksi di kalangan perempuan melebihi infeksi di kalangan pria. televisi. tapi risiko persalinan lebih besar pada perempuan berusia di bawah 17 tahun. dan bagaimana menjangkau petugas pelayanan kesehatan untuk menjawab kekhawatiran mereka. buku komik) dapat menjadi cara yang efektif dari segi biaya untuk mengomun ikasikan pesan-pesan yang dpat mempengaruhi pengetahuan. . efek samping. video. Hampir setengah dari infeksi HIV secara keseluruhan terjadi pada pria dan wanita yang berusia di bawah 25 tahun. bagaimana mengakses pelayanan kesehatan dan kesempatan-kesempatan pendidikan. Media massa hiburan (radio. fil. Kontrasepsi bagi remaja Para remaja memiliki hak untuk memperoleh informasi yang jelas dan akurat mengenai kontrasepsi termasuk pemakain yang benar. Proses persalinan selalu memiliki potensi risiko-risiko kesehtan. risiko-risiko potensial dari kegiatan seksual yang tidak terlindung.dan bertahan lama terhadap pelayanan kesehatan reproduksi. meskipun para perempuan lebih tidak berpengalama seksual dan memiliki pasangan seksual yang lebih sedikit dibanding pria sebayanya. dan di banyak negara berkembang data menunjukkan bahwa sampai 60% dari semua infeksi HIV baru terjadi pada kelompok usia antara 15 samapi 24 tahun. musik. 8. 333 juta kasus baru PMS terjadi di seluruh dunia setiap tahun dan setidaknya 111 juta dari kasus ini terjadi pada mereka yang berusia di bawah 25 tahun. kekerasan substansial. Bidan yang bersikap menghakimi dapat menghambat pelayanan kesehatan reproduksi pada remaja. 6. Kehamilan dini dan kehamilan yang tidak diinginkan Banyak remaja aktif secara seksual ( meskipun bukan pilihan mereka sendiri.

Untuk para remaja yang aktif secara seksual. Program yang meminta para perempuan muda untuk mengambil keputusan dan tindakan yang merupakan kontradiksi dari peran perempuan yang diterima seperti menolak melakukan hubungan seksual atau berkeras akan pemakaian kondom. 10. Pendidikan seks berbasis sekolah Evaluasi yang dilakukan di antara para kawula muda di negara-negara berkembang dan negaranegara maju telah memperlihatkan bahwa pendidikan seks berbasis sekolah dapat membantu menunda hubungan seksual pertama para remaja yang belum aktif secara seksual. Masalah Gender Spesifik Generasi muda. Aborsi yang tidak aman menempati proporsi tinggi dalam kematian ibu di antara para remaja. perilaku pria berisiko ditoleransi dan kadang-kadang didukung. program harus secara langsung mengkonfrontasi masalah hubungan gender yang tidak setara. Infertilitas primer . Beberapa budaya. MASALAH GANGGUAN PADA KESEHATAN REPRODUKSI DAN UPAYA PENANGGULANGANNYA 4.Remaja dengan usia ini lebih mudah mengalami komplikasi dalam persalinan.1 INFERTILITAS Invfertilitas adalah ketidakmampuan sepasang suami istri untuk mencapai kehamilan setelah selama 1 tahun melaksanakan hubungan seksual secara teratur dan tidak menggunakan alat kontrasepsi. sehingga menimbulkan kepercayaan diri remaja. pendidikan seksual dapat mendorong pemakaian kontrasepsi dan perlindungan PMS yang benar dan konsisten. Bidan harus membantu para perempuan muda tersebut membangun keterampilan dan rasa percaya diri yang diperlukan untuk membantu mereka membuat keputusan-keputusan. terutama anak perempuan rentan terhadap kekerasan seksual. hubungan seksual yang dipaksakan dan hubungan dengan kekuatan yang tidak seimbang. Perempuan muda seringkali memiliki pengetahuan terbatas atau kurang percaya diri untuk mengakses pelayanan kesehatan sehingga mengakibatkan pelayanan prenatal yang terbatas berperan penting terhadap terjadinya komplikasi. Karena sikap-sikap gender ini telah terbukti tidak dapat dipisahkan dari dalam banyak upaya kesehatan reproduksi remaja. 9. 4. Peran bidan dalam asuhan prenatal sangat dibutuhkan.

berkurangnya pergerakan sperma dan meningkatkan jumlah sperma yang abnormal di dalam semen. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi proses tersebut sehingga bisa terjadi kemandulan: a) Peningkatan suhu di dalam testis akibat demam berkepanjangan atau akibat panas yang berlebihan bisa menyebabkan berkurangnya jumlah sperma. sperma dibuat terus menerus di dalam testis (buah zakar).2 Penyebab a. sperma bergerak ke dalam epididimis (suatu saluran berbentuk gulungan yang terletak di puncak testis menuju ke testis belakang bagian bawah) dan disimpan di dalam epididimis sampai saat terjadinya ejakulasi. yang kemudian mengalir menuju ke uretra dan dikeluarkan ketika ejakulasi. Proses pembuatan sperma disebut spermatogenesis. 4. Kesuburan seorang pria ditentukan oleh kemampuannya untuk mengantarkan sejumlah sperma yang normal ke dalam vagina wanita. tetapi kehamilan berikutnya belum berhasil dicapai. Di dalam duktus ejakulatorius.adalah istilah yang digunakan jika pasangan suami istri sama sekali belum pernah memiliki anak. Infertilitas sekunder Jika sebelumnya pasangan suami istri pernah memiliki anak (minimal 1 kali kehamilan). Testis bisa tetap berada pada suhu tersebut karena terletak di dalam skrotum (kantung zakar) yang berada diluar rongga tubuh. Pembentukan sperma yang paling efsisien adalah pada suhu 33. cairan yang dihasilkan oleh vesikula seminalis ditambahkan pada sperma dan membentuk semen. faktor pria 1) Masalah pada sperma : Pada pria dewasa.5 (lebih rendah dari suhu tubuh). Sel yang belum terspesialisasi memerlukan waktu sekitar 72-74 hari untuk berkembang menjadi sel sperma yang matang. Dari epididimis. Dari testis kiri dan kanan. Faktor lain yang mempengaruhi jumlah sperma adalah pemakaian . sperma bergerak ke vas deferens dan duktus ejakulatorius.

2. Kelainan ini lebih sering ditemukan pada pria yang telah menjalani pembedahan panggul (terutama pengangkatan prostat) dan pria yang menderita diabetes. 2) Faktor wanita: a) Jaringan parut akibat penyakit menular seksual atau endometriosis. Polusi lingkungan. spironolakton dan nitrofurantoin). Jika di dalam semen tidak terdapat fruktosa (gula yang dihasilkan oleh vesikula seminalis) berarti tidak terdapat vas deferens atau tidak terdapat vesikula seminalis atau terdapat penyumbatan pada duktus ejakulatorius. c) Varikokel merupakan kelainan anatomis yang paling sering ditemukan pada kemandulan pria. Varikokel adalah varises (pelebaran vena) di dalam skrotum. Ovulasi adalah pelepasan sel telur dari ovarium (indung telur). Varikokel bisa menghalangi pengaliran darah dari testis dan mengurangi laju pembentukan sperma. Jika seorang wanita memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur atau tidak . yaitu semen mengalir ke dalam kandung kemih dan bukan ke penis. b) Disfungsi ovulasi (kelainan pada proses pelepasan sel telur oleh ovarium/sel telur). b) Penyakit serius pada testis atau penyumbatan atau tidak adanya vas deferens (kiri dan kanan) bisa menyebabkan azospermia (tidak terbentuk sperma sama sekali. Impotensi 3.marijuana atau obat-obatan (misalnya simetidin. Pembentukan jaringan parut akibat penyakit menular seksual. Ovulasi biasanya terjadi 14 hari sebelum menstruasi hari pertama. Kekurangan hormon 4. d) Ejakulasi retrograd terjadi jika semen mengalir melawan arusnya. Sel telur yang dilepaskan ini siap dibuahi oleh sperma yang berasal dari pria. 5. Ejakulasi retrograd juga bisa terjadi akibat kelainan fungsi saraf.

d) Kista ovarium. Lendir pada serviks adalah kental dan tidak dapat ditembus oleh sperma kecuali pada fase folikuler dari siklus menstruasi. Bisa terjadi kelainan struktur maupun fungsi tuba falopii. Lendir ini juga berfungsi memperpanjang kelangsungan hidup sperma. Penyakit menular seksual 3. Selain faktor yang berhubungan dengan usia. d) Kekurangan gizi. f) Tumor. maka dicari terlebih dahulu penyebabnya lalu dilakukan pengobatan untuk merangsang terjadinya ovulasi. h) Kelainan sistem pengangkutan dari leher rahim ke tuba falopii (saluran telur). risiko infertilitas juga meningkat pada: 1. e) Infeksi panggul. Kadang ovulasi tidak terjadi akibat tidak dilepaskannya GnRH (donadotropin-releasing hormone) oleh hipotalamus. terjadi peningkatan hormon estradiol sehingga lendir lebih jernih dan elastis dan bisa ditembus oleh sperma. Penyebab yang utama adalah: Infeksi Endometriosis Pengikatan tuba pada tindakan sterilisasi.mengalami menstruasi (amenore). Pernah menderita penyakit peradangan panggul (setelah menderita penyakit . g) Kelainan lendir servikal (lendir reher rahim). Selanjutnya sperma menuju ke rahim lalu ke tuba falopii dan terjadilah pembuahan di tuba falopii. Berganti-ganti pasangan seksual (karena meningkatkan resiko terjadi penyakit menular seksual) 2. Selama fase folikuler. i) Kelainan pada tuba falopii. c) Kelainan hormon. Lendir pada serviks bertindak sebagai penyaring yang menghalangi masuknya bakteri dari vagina ke dalam rahim.

2. Analisa semen untuk menilai volume dan kekentalan semen serta menilai jumlah. dilakukan pengukuran suhu tubuh wanita. Tes ini dilakukan pada pertengahan siklus menstruasi yaitu pada saat estradiol mencapai kadar tertinggi dan pada saat terjadi ovulasi. 2-3 hari sebelum menjalani pemeriksaan ini.5-1O Celsius berarti sedang terjadi ovulasi. . Siklus menstruasi anovulatoir 9. Pernah menderita orkitis atau epididimitis (pria) 5. sebelum beranjak dari tempat tidur.3 Pemeriksaan yang biasa dilakukan adalah: 1.6-10 cm tanpa terputus. Bila dilihat dengan mikroskop. 3. lendir tampak seperti pohon pakis. 4. Setiap pagi. Penyakit menahun (misalnya diabetes Diagnosa Dilakukan pemeriksaan fisik dan pengumpulan riwayat kesehatan dari suami dan istri. suami tidak boleh melakukan ejakulasi. Pemaparan DES (dietil stilbestrol) (pria maupun wanita) 8. pergerakan. 4. jika terjadi peningkatan sebesar 0. Pada fase ovulatoir. kecepatan pergerakan dan bentuk sperma. Dalam keadaan normal. elastis dan licin. lendir servikal adalah jernih dan bisa diregangkan sepanjang 7. 10-15% wanita menjadi mandul) 4. Gondongan (pria) 6. PCT dilakukan untuk menilai interaksi antara sperma dan lendir servikal dengan cara menganalisa lendir servikal yang dikumpulkan dalam waktu 2-8 jam setelah melakukan hubungan seksual. Postcoital test (PCT). Pengukuran suhu tubuh basal. lendir menjadi basah. Kelainan pada rahim (mioma) atau penyumbatan leher rahim 11. Memperhatikan perubahan pada lendir servikal.ini. Varikokel (pria) 7. Endometriosis 10.

karena itu dianjurkan untuk menjalani perilaku seksual yang aman guna meminimalkan resiko kemandulan di masa yang akan datang. . 11. Prognosis Sekitar 85-90% kasus. Kedua penyakit ini pada awalnya mungkin tidak menunjukkan gejala dan gejala baru timbul setelah terjadinya penyakit peradangan panggul atau salpingitis. 9. Laparoskopi untuk melihat rongga panggul. Pemeriksaan panggul (pada wanita) untuk menentukan adanya kista atau tidak.4 Pencegahan Infertilitas seringkali disebabkan oleh penyakit menular seksual. 14. Kadar hormon pada suami dan istri. Pengobatan yang tepat (tidak termasuk teknik modern seperti fertilisasi in vitro) memungkinkan terjadinya kehamilan pada 50-60% pasangan yang sebelumnya didiagnosis mengalami kemandulan. 6. 13. Biopsi testis (jarang dilakukan) 8.5. Penyakit menular seksual yang paling sering menyebabkan kemandulan adalah gonore dan klamidia. Histeroskopi. Kadar LH (luteinizing hormon) untuk memperkirakan saat ovulasi dan membantu menentukan waktu untuk melakukan hubungan seksual. 4. Biopsi endometrium 7. Progestin challenge 10. Histerosalpingografi (HSG) untuk menilai sistem transport dari serviks melalui rahim sampai ke tuba falopii. Peradangan menyebabkan pembentukan jaringan parut pada tuba falopii lalu terjadi penurunan kesuburan. 12. Kadar progesteron serum. kemungkinan penyebabnya bisa diketahui. Tanpa pengobatan. 15-20% kasus pada akhirnya akan mengalami kehamilan.

kemandulan absolut atau kehamilan di luar kandungan. Cairan semen yang mengandung sperma diambil dengan alat tertentu dari seorang suami kemudian disuntikkan ke dalam rahim isteri sehingga terjadi pembuahan dan kehamilan. Beberapa jenis teknik perawatan untuk masalah ketidaksuburan atau infertilitas yang memiliki tingkat keberhasilan cukup tinggi di antaranya yaitu: Tekhnik reproduksi buatan a. Immunisasi gondongan telah terbukti mampu mencegah gondongan dan komplikasinya pada pria (orkitis). b. Beberapa jenis alat kontrasepsi memiliki risiko kemandulan yang lebih tinggi (misalnya IUD). IUD tidak dianjurkan untuk dipakai pada wanita yang belum pernah memiliki anak. Sehingga diharapkan langsung terjadi pembuahan dan kehamilan. Dengan menggunakan alat yang bernama laparoscope. Inseminasi Buatan Inseminasi buatan atau artificial insemination (sering disingkat sebagai AI) dilakukan dengan memasukkan cairan semen yang mengandung sperma dari pria ke dalam organ reproduksi wanita tanpa melalui hubungan seks atau bukan secara alami. Prosesnya dilakukan dengan mengambil sel telur dari ovarium atau indung telur wanita lalu dipertemukan dengan sel sperma pria yang sudah dibersihkan. GIFT (Gamete Intrafallopian Transfer) GIFT yang merupakan singkatan dari Gamete Intrafallopian Transfer merupakan teknik yang mulai diperkenalkan sejak tahun 1984. . Kemandulan akibat gondongan bisa dicegah dengan menjalani immunisasi gondongan. Tujuannya untuk menciptakan kehamilan. sel telur dan sperma yang sudah dipertemukan tersebut dimasukkan ke dalam tuba falopi atau tabung falopi wanita melalui irisan kecil di bagian perut melalui operasi laparoskopik. Biasanya dokter akan menganjurkan inseminasi buatan sebagai langkah pertama sebelum menerapkan terapi atau perawatan jenis lainnya.

. terbukti dari data yang diperoleh terlihat setiap tahun tidak kurang dari 250 kasus baru ditemukan dan dari jumlah tersebut 30-50% merupakan penyakit-penyakit yang tergolong PMS. IVF (In Vitro Fertilization) IVF atau In Vitro Fertilization dikenal juga sebagai prosedur bayi tabung. sel sperma yang kurang aktif maupun tidak matang dapat digunakan untuk membuahi sel telur. e. dimasukkan kembali ke tuba falopi atau tabung falopi melalui pembedahan di bagian perut dengan operasi laparoskopik.Dari tahun ke tahun insiden PMS bisa dikatakan semakin meningkat. makin banyak juga ditemukan jenis-jenis penyakit baru. Karena pada kenyataanya penyakit-penyakit tersebut tidak hanya mengenai juga organorgan yang lain. Kemudian setelah sel telur dibuahi. Teknik ini merupakan kombinasi antara teknik IVF dan GIFT. terutama yang paling populer di antaranya adalah Sifilis dan Gonorrhoe. 4. Mula-mula sel telur wanita dan sel sperma dibuahi di media pembuahan di luar tubuh wanita. PSK (Pekerja Seks Komersial). Peningkatan Insident tersebut secara tidak langsung juga terjadi karena semakin banyaknya kelompok perilaku-perilaku berisiko tinggi. Dengan semakin majunya ilmu pengetahuan. ZIFT (Zygote Intrafallopian Transfer) ZIFT atau Zygote Intrafallopian Transfer merupakan teknik pemindahan zigot atau sel telur yang telah dibuahi. Dengan teknik ini. Proses ini dilakukan dengan cara mengumpulkan sel telur dari indung telur seorang wanita lalu dibuahi di luar tubuhnya. seperti : anak-anak usia remaja. Lalu setelah terjadi pembuahan. ICSI (Intracytoplasmic Sperm Injection) ICSI atau Intracytoplasmic Sperm Injection dilakukan dengan memasukkan sebuah sel sperma langsung ke sel telur. hasilnya yang sudah berupa embrio dimasukkan ke dalam rahim melalui serviks d. sehingga istilah Penyakit Kelamin yang dulu banyak disebut sudah dianggap tidak sesuai lagi dan diubah menjadi Seksually Transmited Disease (STD) atau Penyakit Menular Seksual (PMS).2 SEKSUAL TRANSMITED DISEASE (STD) / PENYAKIT MENULAR SEKSUAL Penyakit kelamin sudah lama dikenal di beberapa negara.c.

Bayi lahir dengan kelahiran yang tidak seharusnya. 4. Vaginosis Bakterial b. diantaranya : 1. Sifilis. Mencegah berkembangnya PMS serta komplikasi-komplikasinya. tetapi sekarang sebutan yang paling tepat adalah Penyakit Hubungan Seksual/ Seksually Transmitted Disease atau secara umum disebut Penyakit Menular Seksual (PMS). tidak berganti-ganti pasangan.2. Memutuskan rantai penularan infeksi PMS b. gatal atau sakit di sekitar alat kelamin 3. Menghindari transfusi darah dengan donor yang tidak jelas asal-usulnya c. benjolan atau lecet di sekitar alat kelamin 2.1 Defenisi PMS Penyakit Menular Seksual (PMS) adalah : Suatu gangguan/ penyakit-penyakit yang ditularkan dari satu orang ke orang lain melalui kontak atau hubungan seksual. Kemandulan baik pria atau wanita 2. demam.2.2 Beberapa Penyakit Menular Seksual yang sering ditemukan di Indonesia antara lain: a. Hepatitis B. Tidak melakukan hubungan seks.5 Pencegahan yang bisa dilakukan antara lain : a. Urethritis. 4. kehilangan berat badan. yaitu: a. menggunakan kondom setiap hubungan seks b. Disebabkan oleh Jamur : Kandidiasis Vaginosis d. Infeksi yang menyebar 5. Disebabkan oleh Parasit : Scabies. rasa sakit atau terbakar saat buang air kecil 5. diare dan keringat malam hari 8. seperti lahir sebelum cukup umur. Kebiasaan menggunakan alat kedokteran maupun non medis yang steril 4. pada wanita keluar darah di luar masa menstruasi dll 4. keluar cairan dari alat vital yang tidak biasa. lemah. Disebabkan Virus : AIDS. kaum homoseksual. Pertama sekali penyakit ini sering disebut ‘Penyakit Kelamin’ atau Veneral Disease.pecandu narkotika. bengkak atau merah di sekitar alat kelamin 4. berat badan lahir rendah. Herpes Genitalis. Kondiloma Akuminata c. berbau dan gatal 9. Kehamilan di luar rahim 4.6 Komplikasi dari PMS (termasuk AIDS) antara lain : 1. kulit menguning dan rasa nyeri sekujur tubuh 7.4 Gejala awal yang menjadi pertanda PMS.3 Pencegahan PMS Prinsip utama dari pengendalian Penyakit Menular Seksual secara prinsip ada dua. dll. Pedikulosis Pubis 4.2.2. Kanker leher rahim pada wanita 3. atau terinfeksi PMS .2. buang air kecil lebih sering dari biasanya 6.2. 4. Disebabkan oleh Bakteri : Gonorrhoe.

Untuk dapat menular. dan limfodenopati leher. dinding vagina dan leher rahim langsung terpapar oleh cairan sperma. didikuti oleh sekret yang purulen. demam. harus terjadi kontak langsung mukosa ke mukosa. dan tenesmus. dan rektum dapat dijum[pai pada kedua jenis kelamin. Bakteri ini melekat dan menghancurkan membran sel epitel yang melapisi selaput lendir terutama epitel yang melapisi kanalis endoserviks dan uretra. endometrim. Penularan dari laki-laki ke perempuan lebih sering terjadi dari pada penularan dari perempuan ke laki-laki karena lebih luasnya selaput lendir yang terpajan dan eksudat yang berdiam lama di fagina. Saat berhubungan seks. gejala dan tanda timbul dalam 7-21 hari yang dimulai dengan sekret vagina. Alasan utamanya adalah: 1. Infeksi gonokokus di farinhg lebih sering asimptomatik tapi dapat juga menyebabkan faringitis dengan eksudat mukopurulen. gatal. Pemeriksaan diagnostik . Jika perempuan terinfeksi PMS. Gejala dan tanda pada laki-laki dapat muncul 2 hari setelah pajanan dan mulai dengan uretritis. tuba fallopi . 4.7 Jenis-jenis PMS a) GONORE Definisi infeksi menular seksual yang disebabkan oleh bakteri doplococcus gram-negatif Neisseria gonorrhoeae. Infeksi ekstra genital di faring. Setelah terinokulasi.Perempuan lebih rentan tertular PMS dibandingkan dengan laki-laki. vesikula seminalis. dengan yang tertinggi pada perempuan berusia 15-19 tahun dan laki-laki berusia 20-24 tahun. maka perempuan tsb pun bisa terinfeksi 2. disuria. Infeksi ekstragenital yang bersifat primer atau sekunder lebih sering dijumpai karena berubahnya paraktek-praktek seksual. Banyak orang — khususnya perempuan dan remaja — enggan untuk mencari pengobatan karena mereka tidak ingin keluarga atau masyarakat tahu mereka menderita PMS. Tidak munculnya gejala dapat menyebabkan infeksi meluas dan menimbulkan komplikasi 3. Epidemiologi Angka infeksi paling tinggi pada kaum muda.2. Pada pemeriksaan. dan rongga peritonium pada perempuan. uertra. infeksi dapat menyebar ke prostat. dan testis pada pria. gatal-gatal pada anus sedangkan pada perempuan. Gejala dan tanda Respon peradangan yang cepat disertai dekstruksi sel menyebabkan keluarnya sekret purulen kuning kehijauan khasdari uretra pada pria dan ostium serviks pada perempuan. anus. dia tidak selalu menunjukkan gejala. Jika sperma terinfeksi oleh PMS. dan pada laki-laki yang berhubungan seksual dengan sesama jenis. nyeri rectum. serviks tampak edematous dan rapuh dan drainase mukopurulen dari ostium. epydydymis. nyeri abdomen. sering berkemih dan malaise. vas deferens.

tetapi jika digaruk akan mengeluarkan cairan jernih yang sangat menular. Apusan positif bila ditemukan diplokoccus gram negatif intra sel. tenggorokan. leher rahim. namun sekarang banyak brkembang galur-galur gonorea yang resisten panisilin. Gejala Gejala biasanya mulai timbul dalam waktu 1-13 minggu setelah terinfeksi. bakteri akan sampai ke kelenjar getah bening terdekat. Terapi Gonorea dapat disembuhkan dengan penisilin mulai tahun 1940-an.Gonore dapat didiagnosis dengan cepat dengan pewarnaan gram terhadap apusan eksudat yang diambil dari tempat infeksi. kerusakan otak maupun kematian. vulva atau vagina. Kelenjar getah bening terdekat biasanya akan membesar. Infeksi bisa menetap selama bertahun-tahun dan jarang menyebabkan kerusakan jantung. Terbentuk luka atau ulkus yang tidak nyeri (cangker) pada tempat yang terinfeksi. Cangker berawal sebagai suatu daerah penonjolan kecil yang dengan segera akan berubah menjadi suatu ulkus (luka terbuka). Cangker juga bisa ditemukan di anus. rata-rara 3-4 minggu. Untuk memastikan diagnosis harus dilakukan pembiakan dari semua kemungkinan tempat infeksi. juga tanpa disertai nyeri. Uji-uji amplikasi DNA dengan metode reaksi berantai polimerase (PCR) dan reaksi berantai ligase (LCR) lebih sensitif dibandingkan biakan bakteri dan dapat digunakan sekret vagina atau serviks dan dapat digunakan urin . Penyebab Bakteri Treponema pallidum. kemudian menyebar ke seluruh tubuh melalui aliran darah. uji-uji nonbiakan misalnya deteksi antigen dengan antibodi imunofluerensensi lansung (DFA) dan enzyme imunosorbent assay (EIA) kurang dikembangkan dan jarang digunakan. b) Sifilis Definisi Sifilis adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh Treponema pallidum. . yang tersering adalah pada penis. Sifilis juga bisa menginfeksi janin selama dalam kandungan dan menyebabkan cacat bawaan. lidah. tetapi kadang-kadang terbentuk beberapa ulkus. Luka tersebut tidak mengeluarkan darah. Terapi yang saat ini direkomendasikan adalah golonga sefalosporin dan fluorokuinolon . Luka biasanya membaik dalam waktu 3-12 minggu dan sesudahnya penderita tampak sehat secara keseluruhan. bibir. Dalam beberapa jam. tanpa disertai nyeri. Bakteri ini masuk kedalam tubuh manusia melalui selaput lendir (misalnya di vagina atau mulut) atau melalui kulit. jari-jari tangan atau bagian tubuh lainnya. Infeksi oleh Treponema pallidum berkembang melalui 4 tahapan: 1. Seseorang yang pernah terinfeksi oleh sifilis tidak akan menjadi kebal dan bisa terinfeksi kembali. Luka tersebut hanya menyebabkan sedikit gejala sehingga seringkali tidak dihiraukan. Biasanya penderita hanya memiliki1 ulkus. Fase Primer. Semua kontak seksual pasien yang terinfeksi harus dievaluasi dan ditawarkan terapi profilaktik. rektum.

Bisa terjadi aneurisma aorta atau kebocoran katup aorta. Setelah penderita sembuh dari fase sekunder. Pada fase sekunder sering ditemukan luka di mulut. Meskipun tidak diobati. gagal jantung atau kematian. Pada fase tersier penderita tidak lagi menularkan penyakitnya. menyebabkan nyeri menusuk yang sangat dalam yang biasanya semakin memburuk di malam hari. Peradangan hati bisa menyebabkan sakit kuning (jaundice). mual. wajah dan kulit kepala.2. Fase Laten. sehingga pada kulit kepala tampak gambaran seperti digigit ngengat. Fase sekunder biasanya dimulai dengan suatu ruam kulit. tetapi kadang terjadi pembengkakan saraf mata sehingga penglihatan menjadi kabur. ruam ini akan menghilang. Sejumlah kecil penderita mengalami peradangan pada selaput otak (meningitis sifilitik akut). kehilangan nafsu makan. Tulang juga bisa terkena. Sifilis kardiovaskuler. tumbuhnya perlahan. Tetapi beberapa minggu atau bulan kemudian akan muncul ruam yang baru. Hal ini bisa menyebabkan nyeri dada. Daerah ini sangat infeksius (menular) dan bisa kembali mendatar serta berubah menjadi pink kusam atau abu-abu. Gejala ini terbagi menjadi 3 kelompok utama : Sifilis tersier jinak. Pada saat ini jarang ditemukan. bisa terbentuk daerah yang menonjol (kondiloma lata). Benjolan yang disebut gumma muncul di berbagai organ. kaku kuduk dan ketulian. demam dan anemia. Sekitar 10% penderita mengalami peradangan pada tulang dan sendi yang disertai nyeri. Pada awal fase laten kadang luka yang infeksius kembali muncul . Rambut mengalami kerontokan dengan pola tertentu. penyakit akan memasuki fase laten dimana tidak nampak gejala sama sekali. 3. Peradangan mata biasanya tidak menimbulkan gejala. Gejala lainnya adalah merasa tidak enak badan (malaise). Diagnosa Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya. Peradangan ginjal bisa menyebabkan bocornya protein ke dalam air kemih. tetapi yang paling sering adalah pada kaki dibawah lutut. Di daerah perbatasan kulit dan selaput lendir serta di daerah kulit yang lembab. Biasanya muncul 10-25 tahun setelah infeksi awal. Sekitar 50% penderita memiliki pembesaran kelenjar getah bening di seluruh tubuhnya dan sekitar 10% menderita peradangan mata. . 4. Ruam ini bisa berlangsung hanya sebentar atau selama beberapa bulan. yang muncul dalam waktu 6-12 minggu setelah terinfeksi. Gejala bervariasi mulai ringan sampai sangat parah. lelah. Benjolan ini bisa ditemukan di hampir semua bagian tubuh. Fase ini bisa berlangsung bertahun-tahun atau berpuluh-puluh tahun atau bahkan sepanjang hidup penderita. menyembuh secara bertahap dan meninggalkan jaringan parut. yang menyebabkan sakit kepala. Fase Sekunder. batang tubuh bagian atas. Diagnosis pasti ditegakkan berdasarkan hasil pemeriskaan laboratorium dan pemeriksaan fisik. Fase Tersier.

diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksan antibodi. Gejala awal biasanya . mereka perlu menjalani pengobatan. Ada 2 jenis virus herpes simpleks yaitu HSV-1 dan HSV-2. Pada sifilis fase primer. Etiologi: Penyebabnya adalah virus herpes simpleks. semua mitra seksualnya dalam 3 bulan terakhir terancam tertular. Salah satu dari pemeriksaan ini adalah tes FTA-ABS (fluorescent treponemal antibody absorption). Pengobatan Penderita sifilis fase primer atau sekunder bisa menularkan penyakitnya. semua mitra seksualnya dalam 1 tahun terakhir terancam tertular. Mungkin perlu dilakukan tes ulang karena pada beberapa minggu pertama sifilis primer hasilnya bisa negatif. HSV-2 biasanya ditularkan melalui hubungan seksual. prognosis untuk sifilis fase primer.Ada 2 jenis pemeriksaan darah yang digunakan: 1. Pada fase primer atau sekunder. 2. diagnosis sifilis ditegakkan berdasarkan hasil pemeriksaan mikroskopis terhadap cairan dari luka di kulit atau mulut. kulit di sekeliling rektum atau tangan (terutama bantalan kuku) dan bisa ditularkan ke bagian tubuh lainnya (misalnya permukaan mata). Prognosis Setelah menjalani pengobatan. Luka herpes biasanya tidak terinfeksi oleh bakteri. Gejala Gejala awalnya mulai timbul pada hari ke 4-7 setelah terinfeksi. tetapi beberapa penderita juga memiliki organisme lainnya pada luka tersebut yang ditularkan secara seksual (misalnya sifilis atau cangkroid). 3. Prognosis untuk sifulis fase tersier pada hati atau otak adalah buruk. Tes penyaringan ini mudah dilakukan dan tidak mahal. Pemeriksaan ini lebih akurat. Bisa juga digunakan pemeriksaan antibodi pada contoh darah. Pada sifilis fase sekunder. sedangkan HSV-1 biasanya menginfeksi mulut. sekunder dan fase laten adalah baik. Untuk neurosifilis. Antibiotik terbaik untuk semua fase sifilis biasanya adalah suntikan penisilin. yang digunakan untuk memperkuat hasil tes penyaringan yang positif. karena kerusakan yang telah terjadi biasanya tidak dapat diperbaiki. Herpes Genitalis Herpes Genitalis adalah suatu penyakit menular seksual di daerah kelamin. Mereka harus menjalani tes penyaringan antibodi dan jika hasilnya positif. karena itu penderita sebaiknya menghindari hubungan seksual sampai penderita dan mitra seksualnya telah selesai menjalani pengobatan. Tes penyaringan : VDRL (venereal disease research laboratory) atau RPR (rapid plasma reagin). Pemeriksaan antibodi terhadap bakteri penyebab sifilis. Pada fase tersier. dilakukan pungsi lumbal guna mendapatkan contoh cairan serebrospinal. kulit di sekeliling rektum atau daerah di sekitarnya yang disebabkan oleh virus herpes simpleks. Kedua jenis virus herpes simpleks tersebut bisa menginfeksi kelamin.

Pada wanita. d) Uretritis Non-Gonokokus & Servisitis Klamidialis Uretritis Non-Gonokokus dan Servisitis Klamidialis merupakan penyakit menular seksual yang biasanya disebabkan oleh Chlamydia trachomatis atau Ureaplasma urealyticum (pada laki-laki). termasuk kulit depan pada penis yang tidak disunat. Obat ini juga bisa meringankan gejala pada fase awal. yang diikuti oleh sekumpulan lepuhan kecil yang terasa nyeri. Infeksi awal oleh salah satu virus akan memberikan kekebalan parsial terhadap virus lainnya. Lalu akan muncul bercak kemerahan yang kecil. sehingga gejala dari virus kedua tidak terlalu berat. Diagnosa Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya. tetapi kadang-kadang disebabkan oleh Trichomonas vaginalis atau virus herpes simpleks. luka herpes bisa sangat berat. Tetapi kedua virus bisa menimbulkan penyakit di kedua daerah tersebut. Untuk memperkuat diagnosa. kesemutann dan sakit. Luka akan membaik dalam waktu 10 hari tetapi bisa meninggalkan jaringan parut. Asikovir atau obat anti-virus lainnya bisa diberikan dalam bentuk sediaan oral atau krim untuk dioleskan langsung ke luka herpes. HSV-1 mengalami pengaktivan kembali di dalam saraf wajah dan menyebabkan fever blister atau herpes labialis. Jika penderita melakukan hubungan seksual melalui anus. lepuhan dan luka bisa terbentuk di vulva dan leher rahim. Pada pria. Obat ini mengurangi jumlah virus yang hidup di dalam luka sehingga mengurangi resiko penularan. menyebar ke bagian tubuh lainnya. HSV-2 mengalami pengaktivan kembali di dalam saraf panggul. Tetapi pengobatan dini pada serangan pertama tidak dapat mencegah kambuhnya penyakit ini. karena virus menetap di saraf panggul terdekat dan kembali aktif untuk kembali menginfeksi kulit. Infeksi ini disebut non-gonokokus untuk menunjukkan bahwa infeksi ini bukan .berupa gatal. Kelenjar getah bening selangkangan biasanya agak membesar. Penderita bisa mengalami kesulitan dalam berkemih dan ketika berjalan akan timbul nyeri. Jumlah serangan bisa dikurangi dengan terus menerus mengkonsumsi obat anti-virus dosis rendah. Pada penderita gangguan sistem kekebalan (misalnya penderita infeksi HIV). menetap selama beberapa minggu atau lebih dan resisten terhadap pengobatan dengan asiklovir. Luka yang terbentuk biasanya menimbulkan nyeri dan membentuk keropeng. diambil apusan dari luka dan dibiakkan di laboratorium. Pengobatan Tidak ada pengobatan yang dapat menyembuhkan herpes genitalis. Gejala awal ini sifatnya lebih nyeri. maka lepuhan dan luka bisa terbentuk di sekitar anus atau di dalam rektum. lepuhan dan luka bisa terbentuk di setiap bagian penis. Pemeriksaan darah bisa menunjukkan adanya antibodi terhadap virus. tetapi pengobatan bisa memperpendek lamanya serangan. lebih lama dan lebih meluas dibandingkan gejala berikutnya dan mungkin disertai dengan demam dan tidak enak badan. Gejala-gejalanya cenderung kambuh kembali di daerah yang sama atau di sekitarnya. Pengobatan akan efektif jika dimulai sedini mungkin. biasanya 2 hari setelah timbulnya gejala. Lepuhan ini pecah dan bergabung membentuk luka yang melingkar.

bisa menyebabkan nyeri. Karena pembiakannya sulit dan teknik diagnostik yang lainnya mahal. Infeksi ini menyebabkan rasa nyeri dan keluarnya lendir dan nanah yang berwarna kekuningan. Pneumonia. Pada pagi hari. Pada pria dan wanita. Ureaplasma adalah bakteri yang sangat kecil. b. dengan dinding sel yang tidak terlalu kuat. Konjungtivitis : infeksi pada bagian putih mata. a. Hubungan seksual melalui mulut atau dubur dengan penderita bisa menyebabkan infeksi tenggorokan atau infeksi dubur. tetapi bisa berkembang biak di luar sel. Infeksi pembungkus hati dan daerah di sekeliling hati. yang bisa menyebabkan nyeri pada buah zakar. Striktur uretra : penyempitan uretra. bisa menyebabkan demam dan batuk. Gejala Biasanya antara 4-28 hari setelah berhubungan intim dengan penderita. bisa menyebabkan nyeri perut bagian atas 3. lubang penis sering tampak merah dan melekat satu sama lain karena nanah yang mengering. seorang pria akan mengalami perasaan terbakar yang ringan ketika berkemih. Biasanya akan keluar nanah dari penis. 2. Epididimitis : infeksi pada epididimis. Komplikasi 1. Infeksi saluran telur. bakteri yang menyebabkan gonore. Nanahnya bisa jernih atau agak keruh. yang bisa menyebabkan penyumbatan aliran air kemih. Infeksi Ureaplasma urealyticum tidak dapat didiagnosis secara spesifik dengan pemeriksaan medis yang biasa. yang merupakan suatu bakteri yang menyerupai mikoplasma. Timbul rasa sakit waktu berkemih. maka diagnosis . nyeri pada saat berhubungan intim dan keluarnya lendir kekuningan dan nanah dari vagina. Chlamydia merupakan bakteri kecil yang hanya bisa berkembangbiak di dalam sel. Diagnosa Pada kebanyakan kasus. bisa menyebabkan nyeri mata dan belekan. Pada bayi baru lahir. Uretritis lainnya disebabkan oleh Ureaplasma urealyticum. infeksi oleh Chlamydia trachomatis bisa didiagnosis berdasarkan hasil pemeriksaan cairan dari penis atau leher rahim di laboratorium. Kadang-kadang penyakit ini dimulai lebih dramatis. Pria. Penyebab Chlamydia trachomatis menyebabkan sekitar 50% infeksi uretra yang bukan disebabkan gonore pada laki-laki dan infeksi leher rahim (serviks) penghasil nanah yang bukan disebabkan gonore pada wanita. kehamilan ektopik (di luar kandungan) dan kemandulan. bisa menyebakan nyeri mata dan belekan 4. nyeri di perut bagian bawah. tetapi lebih encer daripada nanah gonore. Meskipun kebanyakan penderita wanita tidak menunjukkan gejala. rasa nyeri ketika berkemih. Konjungtivitis. beberapa diantaranya mengalami urgensi (desakan) berkemih yang lebih sering.disebabkan oleh Neisseria gonorrhoeae. Wanita. frekuensi berkemih menjadi lebih sering dan dari uretra keluar nanah.

pembesaran hati dan limpa. Pada sekitar 20% penderita. Pertumbuhan yang jelek. Infeksi HIV yang berakhir menjadi AIDS. Ketika anak masih berada dalam kandungan 2. Stadium akhir dari infeksi HIV adalah AIDS. AIDS adalah suatu keadaan dimana penurunan sistem kekebalan tubuh yang didapat menyebabkan menurunnya kekebalan tubuh terhadap penyakit sehingga terjadi infeksi. sedangkan yang lainnya baru menimbulkan gejala beberapa tahun setelah terinfeksi. gejala baru timbul pada saat anak berumur 1-2 tahun. Sekitar 50% anak-anak yang terinfeksi HIV. Prognosis Pada sekitar 60-70% penderita. beberapa jenis kanker dan kemunduran sistem saraf. Seseorang yang terinfeksi oleh HIV mungkin tidak menderita AIDS. anak-anak atau remaja hanya sekitar 2%. Pada tahun 1995 CDC (Centers for Disease Control and Prevention) telah menerima laporan tentang jumlah anak yang terinfeksi oleh HIV pada saat lahir. terdiagnosis menderita AIDS pada usia 3 tahun. Pada saat proses persalinan berlangsung 3. Melalui ASI. pembengkakan kelenjar getah bening. pembengkakan dan peradangan kelenjar liur di pipi . Infeksi HIV dan AIDS terutama menyerang dewasa muda. Pengobatan Biasanya diberikan antibiotik tetrasiklin atau doksisiklin per-oral (melalui mulut). gejalanya baru timbul beberapa tahun kemudian. demam yang berlangsung lama atau berulang.infeksi Chlamydia atau Ureaplasma sering ditegakkan berdasarkan gejalanya yang khas disertai bukti yang menunjukkan tidak adanya gonore. infeksi kembali kambuh setelah penderita menjalani pengobatan. e) Infeksi HIV Infeksi HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah suatu infeksi virus yang secara progresif menghancurkan sel-sel darah putih dan menyebabkan AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome). Gejala Infeksi sebelum selama atau segera setelah lahir. Pada 10-20% kasus. telah menjadi penyebab utama kematian pada anak-anak. Penyebab Penyebab terjadinya infeksi HIV adalah virus HIV-1 atau virus HIV-2 (lebih jarang). diare yang menetap atau berulang. 3 cara penularan virus kepada anak-anak: 1. Gejala awal yang biasa ditemukan pada anak yang terinfeksi HIV: 1. jika tidak diobati. tidak langsung menampakkan gejala. penurunan berat badan. minimal selama 7 hari atau diberikan azitromisin dosis tunggal. yaitu sebanyak 5500 anak. sedangkan pada 80-90% kasus. Tetrasiklin tidak boleh diberikan kepada wanita hamil. infeksi Chlamydia trachomatis akan membaik dalam waktu 4 minggu.

Bayi yang terlahir dengan infeksi HIV biasanya memiliki berat badan lahir yang rendah. Beberapa anak menderita hepatitis (peradangan hati) dan gagal ginjal atau gagal jantung. Anak-anak yang terlahir dengan infeksi HIV biasanya mengalami serangan pneumonia pneumokistik minimal 1 kali pada 15 bulan pertama. Pneumonia pneumokistik b. tetapi kadang ditemukan limfoma non-Hodgkin dan limfoma otak. Kanker jarang terjadi pada anak-anak. Infeksi oportunistik virus. Gejalanya berupa batuk atau pembengkakan ujung jari tangan (clubbing). Infeksi bakteri d. Kandidiasis (infeksi jamur) h. Bisa terjadi kelumpuhan parsial atau langkahnya menjadi goyah atau ototnya menjadi kaku. Sarkoma Kaposi sangat jarang menyerang anak-anak. Pneumonia interstisial limfoid (pneumonia yang menjadi kronis dan kadang ditandai dengan batuk serta sesak nafas) c. 20% dari mereka mengalami penurunan kemampuan sosial dan berbahasa serta penurunan pengendalian otot. pneumonia dan meningitis) 4. misalnya berjalan dan berbicara. Sekitar sepertiga anak-anak yang terinfeksi HIV. Pneumonia pneumokistik karena organisme Pneumocystis carinii merupakan ancaman yang serius pada anak-anak. Infeksi jamur f. 2 masalah utama yang sering ditemukan pada . kerusakan otak yang progresif menyebabkan anak mengalami gangguan atau keterlambatan perkembangan. biasanya pada tahun-tahun pertama. jamur dan parasit 5. a.2. Pada anak-anak jarang terjadi keganasan. Sejumlah gejala dan komplikasi bisa timbul karena adanya penurunan sistem kekebalan. Infeksi bakteri berulang (misalnya infeksi telinga tengah. Mereka juga mengalami gangguan kecerdasan serta memiliki kepala yang ukurannya relatif lebih kecil jika dibandingkan dengan ukuran tubuhnya. menderita peradangan paru-paru (pneumonitis interstisial limfositik). Pada anak-anak yang terinfeksi oleh HIV. Meningitis e. Pneumonia pneumokistik merupakan penyebab utama kematian pada anak-anak dan orang dewasa yang menderita AIDS. Infeksi parasit. Infeksi jamur yang menetap atau berulang (thrush) di mulut atau daerah yang tertutup popok 3. Infeksi virus i. Dalam waktu 2-3 bulan. bisa terjadi infeksi oportunistik berikut. Pada sejumlah anak-anak yang terinfeksi oleh HIV. tergantung kepada beratnya penyakit. Keterlambatan atau kemunduran perkembangan sistem saraf. Esofagitis (peradangan kerongkongan) g. Herpes j. penambahan berat badannya juga jelek. Herpes zoster k.

ddI bisa merusak pankreas. Untuk bayi yang berumur lebih dari 18 bulan dilalukan pemeriksaan darah standar untuk infeksi HIV. 3TC tampaknya mempunyai efek samping yang paling ringan. Pengobatan paling efektif adalah kombinasi antara 2 obat atau lebih. d4T dan ddC menyebabkan efek samping seperti nyeri abdomen. maka setelah berumur 18 bulan. ddC dan d4T bisa merusak saraf-saraf perifer. Tapi penderita dengan kadar virus yang tinggi dalam darah harus segera diobati walaupun kadar CD4+nya masih tinggi dan penderita tidak menunjukkan gejala apapun. juga menyebabkan nyeri punggung hebat (kolik renalis) yang serupa dengan nyeri yang ditimbulkan batu ginjal. ddI. Kombinasi obat bisa memperlambat timbulnya AIDS pada penderita HIV positif dan memperpanjang harapan hidup. antibodi ini akan menghilang. Ritonavir dengan pengaruhnya pada hati menyebabkan naik atau turunnya kadar obat lain dalam darah. maka antibodi HIV tetap ditemukan dalam darahnya. Dalam kelompok nucleoside. HIV akan segera membentuk resistensi terhadap obat-obatan tersebut bila digunakan secara tunggal. ddI. mual dan sakit kepala (terutama AZT). Wasting syndrome kadang dapat diatasi dengan menjalani konsultasi diet. AZT. Penderita AIDS diberi obat-obatan untuk mencegah infeksi ooportunistik. Penderita dengan kadar limfosit CD4+ kurang dari 200 sel/mL darah mendapatkan kombinasi trimetoprim dan sulfametoksazol untuk mencegah pneumonia pneumokistik dan infeksi toksoplasma ke otak. sedangkan ensefalopati sulit untuk diobati. Penderita yang bisa sembuh dari meningitis kriptokokal atau . Antibodi ini akan tetap berada dalam darah bayi selama 12-18 bulan. Pengobatan Semua obat-obatan ditujukan untuk mencegah reproduksi virus sehingga memperlambat progresivitas penyakit. Indinavir menyebabkan kenaikan ringan kadar enzim hati. diare dan gangguan perut. Penggunaan AZT terus menerus bisa merusak sumsum tulang dan menyebabkan anemia. Diagnosa Pada bayi baru lahir. tes antigen p24 atau pembiakan virus HIV. maka darah bayi hampir selalu mengandung antibodi HIV.anak-anak yang terinfeksi HIV atau menderita AIDS adalah wasting syndrome (ketidakmampuan untuk mempertahankan berat badan akibat berkurangnya nafsu makan sebagai respon terhadap infeksi HIV) dan ensefalopati HIV atau demensia AIDS (infeksi otak yang dapat menyebabkan pembengkakan atau penciutan otak). pemeriksaan darah standar untuk antibodi HIV tidak bersifat diagnostik karena jika ibunya terinfeksi HIV. bersifat reversibel dan tidak menimbulkan gejala. Jika bayi tidak terinfeksi. Penderita dengan limfosit CD4+ kurang dari 100 sel/mL darah mendapatkan azitromisin seminggu sekali atau klaritromisin atau rifabutin setiap hari untuk mencegah infeksi Mycobacterium avium. polymerase chain reaction). Dokter kadang sulit menentukan kapan dimulainya pemberian obat-obatan ini. Ketiga protease inhibitor menyebabkan efek samping mual dan muntah. Karena itu untuk mendiagnosis infeksi HIV pada bayi yang berumur kurang dari 18 bulan dilakukan pemeriksaan darah khusus. serta perubahan distribusi lemak tubuh (protease paunch). Kelompok protease inhibitor banyak menyebabkan perubahan metabolisme tubuh seperti peningkatan kadar gula darah dan kadar lemak. tetapi jika bayi terinfeksi. yaitu reaksi rantai polimerase (PCR.

karena itu pada ibu hamil yang terinfeksi HIV kadang dianjurkan untuk menjalani operasi sesar. Tindakan tersebut telah berhasil menurunkan angka penularan HIV dari ibu kepada bayinya. Pengobatan AIDS telah berhasil menurunkan angka infeksi oportunistik dan meningkatkan angka harapan hidup penderita. Penderita dengan infeksi herpes simpleks berulang mungkin memerlukan pengobatan asiklovir jangka panjang. dari 25% menjadi 8%. Di sisi lain seseorang yang terinfeksi bisa tidak menampakkan gejala selama lebih dari 10 tahun. Kepada ibu hamil yang diketahui terinfeksi HIV. Pada awal penemuan virus HIV. Resiko ini meningkat 5% pada setiap tahun berikutnya.terinfeksi candida mendapatkan flukonazol jangka panjang. Sehingga pada saat ini bisa dikatakan bahwa AIDS sudah bisa ditangani walaupun belum bisa disembuhkan. infeksi HIV mempunyai resiko 1-2 % untuk menjdi AIDS pada beberapa tahun pertama. maka sebaiknya ibu yang terinfeksi HIV tidak memberikan ASI kepada bayinya. penderita bisa mempertahankan kemampuan fisik dan mentalnya sampai bertahun-tahun setelah terkena AIDS. Teknik penghitungan jumlah virus HIV (plasma RNA) dalam darah seperti polymerase chain reaction (PCR) dan branched deoxyribonucleid acid (bDNA) test membantu dokter untuk memonitor efek pengobatan dan membantu penilaian prognosis penderita. Kombinasi beberapa jenis obat berhasil menurunkan jumlah virus dalam darah sampai tidak dapat terdeteksi. Jika air yang tersedia tidak bersih sehingga besar kemungkinannya untuk terjadi diare atau . Dengan perkembangan obat-obat anti virus terbaru dan metode-metode pengobatan dan pencegahan infeksi oportunistik yang terus diperbarui. Resiko terkena AIDS dalam 10-11 tahun setelah terinfeksi HIV mencapai 50%. Pencegahan Pencegahan penularan HIV dari ibu kepada bayinya dilakukan dengan cara memberikan obat anti-HIV. pada trimester kedua dan ketiga (6 bulan terakhir) diberikan AZT per-oral (melalui mulut). Sebelum diketemukan obat-obat terbaru. Jika tersedia susu formula yang baik dan air yang bersih. penderita segera mengalami penurunan kualitas hidupnya setelah dirawat di rumah sakit. Prognosis Pemaparan terhadap HIV tidak selalu mengakibatkan penularan. Kadar virus ini akan bervariasi mulai kurang dari beberapa ratus sampai lebih dari sejuta virus RNA/mL plasma. Tapi belum ada penderita yang terbukti sembuh. Hampir semua penderita akan meninggal dalam 2 tahun setelah terjangkit AIDS. Kepada bayi baru lahir diberikan AZT selama 6 minggu. sedangkan pada saat persalinan diberikan AZT melalui infus. beberapa orang yang terpapar HIV selama bertahun-tahun bisa tidak terinfeksi. pada akhirnya semua kasus akan menjadi AIDS. kemungkinan penularan HIV lebih besar. Resiko penularan melalui ASI relatif rendah. Tanpa pengobatan. Pada persalinan normal.

1 Etiologi Penyebab munculnya sindrom ini memang belum jelas. PMS memang kumpulan gejala akibat perubahan hormonal yang berhubungan dengan siklus saat ovulasi (pelepasan sel telur dari ovarium) dan haid. sakit kepala. Delapan puluh persen gangguan PMS termasuk tipe A.50 tahun.2 Tipe dan gejala haid pre a) Tipe PMS bermacam-macam. ukuran panggul bertambah besar. Sekitar 40% wanita berusia 14 . sebuah sumber mengatakan sekitar 85% wanita mengalami gangguan fisik dan emosi menjelang masa ini. wajah terlihat sembab. 5. Gejala yang paling gampang dilihat dari sindrom pra menstruasi ini adalah mudah marah. Selain itu. karena hormon estrogen yang berlebihan. Guy E. pusing. C. seperti mudah marah. membagi PMS menurut gejalanya yakni PMS tipe A. salah satu kemungkinan yang kini sedang diselidiki adalah adanya perbedaan genetik pada sensitivitas reseptor dan sistem pembawa pesan yang menyampaikan pengeluaran hormon seks dalam sel. dan nyeri di bagian perut. mengalami sindrom pra-menstruasi atau yang lebih dikenal dengan PMS (pre-menstruation syndrome). lelah dan tubuh agak membengkak. dan D. H. Abraham. GANGGUAN HAID PRE Tentang sindrom PMS. perasaan sensitif. AS. ahli kandungan dan kebidanan dari Fakultas Kedokteran UCLA. dan sering menangis juga kerap menandai munculnyapremenstrual syndrome (PMS) ini. Kemungkinan lain. Dr. atau fungsi serotonin yang dialami penderita. menurut suatu penelitian. Beberapa teori menyebutkan antara lain karena faktor hormonal yakni ketidakseimbangan antara hormon estrogen dan progesteron. Para peneliti melaporkan. Bahkan survai tahun 1982 di Amerika Serikat menunjukkan. itu berhubungan dengan gangguan perasaan. faktor kejiwaan. Sindrom itu akan menghilang pada saat menstruasi dimulai sampai beberapa hari setelah selesai haid.kekurangan gizi. biasanya juga terjadi penumpukan cairan dengan payudara yang agak membengkak. meledak-ledak. PMS dialami 50% wanita dengan sosio-ekonomi menengah yang datang ke klinik ginekologi. depresi. 5. Teori lain bilang. Penderita tipe H sekitar . Perubahan perubahan mood. masalah sosial. dan bahkan keinginan melakukan kekerasan kepada diri sendiri ataupun ke orang lain. Yang lebih gawat adalah PMS pun dapat menimbulkan depresi. 5. Gangguan kesehatan sebelum haid biasanya dianggap hal yang lumrah bagi wanita usia produktif. terkadang sampai memunculkan perasaan ingin bunuh diri. maka sebaiknya ibu tetap memberikan ASI kepada bayinya karena pemberian ASI lebih menguntungkan bagi kesehatan bayinya.

adanya stres kerja ini dapat membuat menstruasi Anda terlambat. tidak terpenuhinya asam lemak esensial (omega 6). pembengkakan tangan dan kaki. jantung berdebar. timbul gejala hipoglikemia seperti kelelahan. Pada umumnya sekitar 20 menit setelah menyantap gula dalam jumlah banyak. pelupa. Rasa ingin menyantap makanan manis dapat disebabkan oleh stres. tinggi garam dalam diet makanan. Bahkan beberapa wanita mengalami depresi ringan sampai sedang saat sebelum mendapat haid. perut kembung. Untuk mencegah terjadinya gejala ini penderita dianjurkan mengurangi asupan garam dan gula pada diet makanan serta membatasi minum sehari-hari. sensitif. Bila saja Anda perhatikan. pusing kepala yang terkadang sampai pingsan. lemah. PMS tipe H (hyperhydration) memiliki gejala edema(pembengkakan). Gejala tipe ini dapat juga dirasakan bersamaan dengan tipe PMS lain. bahkan kadang-kadang muncul rasa ingin bunuh diri atau mencoba bunuh diri. Biasanya PMS tipe D berlangsung bersamaan dengan PMS tipe A. Kadang-kadang seorang wanita mengalami gejala gabungan. hanya sekitar 3% dari selururh tipe PMS benar-benar murni tipe D. Pemberian hormon progesteron kadang dilakukan untuk mengurangi gejala. tetapi beberapa peneliti mengatakan. gangguan tidur. pada penderita PMS bisa jadi kekurangan vitamin B6 dan magnesium. 5. PMS tipe D(depression) ditandai dengan gejala rasa depresi. Hipoglikemia timbul karena pengeluaran hormon insulin dalam tubuh meningkat. Penderita PMS A sebaiknya banyak mengkonsumsi makanan berserat dan mengurangi atau membatasi minum kopi. misalnya tipe A dan D secara bersamaan. sulit dalam mengucapkan kata-kata (verbalisasi).3 Pencegahan a) Kurangi Stres Perhatikan jadwal kerja Anda. PMS C 40%. Pemberian obat diuretika untuk mengurangi retensi (penimbunan) air dan natrium pada tubuh hanya mengurangi gejala yang ada. Pembengkakan itu terjadi akibat berkumpulnya air pada jaringan di luar sel (ekstrasel) karena tingginya asupan garam atau gula pada diet penderita. nyeri pada buah dada. atau kurangnya magnesium. PMS tipe A (anxiety) ditandai dengan gejala seperti rasa cemas. saraf tegang. Gejala ini timbul akibat ketidakseimbangan hormon estrogen dan progesteron: hormon estrogen terlalu tinggi dibandingkan dengan hormon progesteron. peningkatan berat badan sebelum haid. bingung. apakah saat ini Anda dikejar tenggang waktu soal pekerjaan Anda. PMS tipe C (craving) ditandai dengan rasa lapar ingin mengkonsumsi makanan yang manis-manis (biasanya coklat) dan karbohidrat sederhana (biasanya gula). perasaan labil.b) c) d) e) 60%. Setiap tipe memiliki gejalanya sendiri. dan PMS D 20%. ingin menangis. .

tetapi karena sperma dapat hidup sampai tujuh hari di dalam vagina. Secara rata-rata. c) Menghitung Siklus Saat Anda mendapatkan menstruasi di hari pertama. PID. biasanya akan mengalami pembengkakan tubuh. Peradangan tuba falopii terutama terjadi pada wanita yang secara seksual aktif. Bila menstruasi Anda lebih dari delapan hari. secara umum. berat badan bertambah. itu belum tergolong masalah besar. setiap bulannya seorang wanita hanya kehilangan sekitar 3 ons darah. MASALAH GANGGUAN PADA KESEHATAN REPRODUKSI DAN UPAYA PENANGGULANGANNYA. sebenarnya gejalanya telah berkurang dibandingkan wanita di bawah usia 30 tahun yang sering mengalami kejang. 6. seperti sakit kepala. Lama atau Sebentar itu Normal Kebanyakan wanita akan mengeluarkan darah sekitar dua hari sampai tujuh hari. Pelvic Inflammatory Disease) adalah suatu peradangan pada tuba falopii (saluran menghubungkan indung telur dengan rahim). akan menghilang saat berlangsungnya menstruasi. e) Menurun di Usia 30 Tahun Pada wanita yang lebih tua. b) Terjadi Pembuahan? Kebanyakan wanita hanya mengalami ovulasi sekali dalam sebulan. dan mood yang tidak menentu.Tidak sebanyak yang Anda pikirkan Anda tidak perlu takut kehilangan jumlah darah terlalu banyak.1 PELVIS INFLAMANTORY DISEASES (PID) 6. Gejala-gejala yang secara umum terjadi. Wanita yang menderita PMDD juga memiliki gejala-gejala sama layaknya PMS. payudara sakit. tubuh dan payudara membengkak. nyeri sendi dan otot. Siklus yang normal berlangsung sekitar 21 hari hingga 35 hari. banyak makan. Jadikanlah hari itu sebagai patokan untuk siklus berikutnya. 6. dan kecemasan yang lebih besar dibandingkan wanita yang lebih muda. . itu merupakan hari pertama Anda memasuki siklus menstruasi. Namun. sekitar 14 hari sebelum datang mensturasi. lelah. Anda harus menggunakan pencegah kehamilan.1.1 DEFINISI Penyakit Radang Panggul (Salpingitis. Pembuahan memang hanya berlangsung selama satu atau dua hari saja. d) PMS yang bukan PMS Wanita yang mengalami sakit hebat saat menstruasi itu melebihi gejala umum sangat mungkin terkena premenstrual dysphoric disorder (PMDD).

1. Tuba yang tersumbat bisa membengkak dan terisi cairan. Di dalam tuba. Pemakaian alat kontrasepsi yang bukan penghalang. Infeksi ini jarang terjadi sebelum siklus menstruasi pertama. keguguran. Sebagai akibatnya bisa terjadi nyeri menahun. Infeksi bisa menyebar ke rongga perut dan menyebabkan peritonitis. streptokokus). aborsi dan biopsi endometrium). menyebabkan terbentuknya jaringan parut dan perlengketan fibrosa yang abnormal diantara organ-organ perut serta menyebabkan nyeri menahun. Pernah menderita penyakit menular seksual 5. Bisasanya peradangan menyerang kedua tuba. gonore. Aktivitas seksual pada masa remaja 2.3. perdarahan menstruasi yang tidak teratur dan kemandulan. Tuberkulosis. Biasanya infeksi akan menyumbat tuba falopii. Penularan yang utama terjadi melalui hubungan seksual. Infeksi bisa menyebar ke struktur di sekitarnya. dimana bakteri masuk melalui vagina dan bergerak ke rahim lalu ke tuba falopii.1. Aktinomikosis (infeksi bakteri) 2. stafilokokus. ovarium maupun panggul bisa terbentuk abses (penimbunan nanah). GEJALA Gejala biasanya muncul segera setelah siklus menstruasi. tetapi bakteri juga bisa masuk ke dalam tubuh setelah prosedur kebidanan/kandungan (misalnya pemasangan IUD. Pernah menderita PID 4. setelah menopause maupun selama kehamilan. Skistosomiasis (infeksi parasit) 3. Jika abses pecah dan nanah masuk ke rongga panggul. 90-95% kasus PID disebabkan oleh bakteri yang juga menyebabkan terjadinya penyakit menular seksual (misalnya klamidia.Resiko terutama ditemukan pada wanita yang memakai IUD. Berganti-ganti pasangan seksual 3. mikoplasma. Penyebab lainnya yang lebih jarang terjadi adalah: 1. Penyuntikan zat warna pada pemeriksaan rontgen khusus. Penderita merasakan nyeri pada perut bagian bawah yang semakin memburuk dan disertai oleh mual atau muntah. 6. gejalanya segera memburuk dan .2 PENYEBAB Peradangan biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri. Faktor resiko terjadinya PID: 1. 4. 6. persalinan.

6. Dilakukan pemeriksaan panggul dan perabaan perut. maka penderita harus dirawat di rumah sakit.1. mungkin perlu dilakukan pembedahan. Jika tidak ada respon terhadap pemberian antibiotik. . konsistensi dan bau yang abnormal  Demam  Perdarahan menstruasi yang tidak teratur atau spotting (bercak-bercak kemerahan di celana dalam  Kram karena menstruasi  Nyeri ketika melakukan hubungan seksual  Perdarahan setelah melakukan hubungan seksual  Nyeri punggung bagian bawah  Kelelahan  Nafsu makan berkurang  Sering berkemih  Nyeri ketika berkemih.5 PENGOBATAN PID tanpa komplikasi bisa diobati dengan antibiotik dan penderita tidak perlu dirawat. Gejala lainnya yang mungkin ditemukan pada PID:  Keluar cairan dari vagina dengan warna.1. 6. pasangan penderita sebaiknya menggunakan kondom. Lebih jauh lagi bisa terjadi penyebaran infeksi ke dalam darah sehingga terjadi sepsis. Pasangan seksual penderita sebaiknya juga menjalani pengobatan secara bersamaan dan selama menjalani pengobatan jika melakukan hubungan seksual.4 DIAGNOSA Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik.penderita bisa mengalami syok. Jika terjadi komplikasi atau penyebaran infeksi. Antibiotik diberikan secara intravena (melalui pembuluh darah) lalu diberikan per-oral (melalui mulut). Pemeriksaan lainnya yang biasa dilakukan:  Pemeriksaan darah lengkap  Pemeriksan cairan dari serviks  Kuldosentesis  Laparoskopi  USG panggul.

3 juta pertahun. Kehamilan karena incest 6. Penundaan dan peningkatan usia perkawinan. Di . Jika di negara maju yang melegalkan aborsi.1 Faktor-faktor penyebab Unwanted Pregnancy Banyak faktor yang menyebabkan unwanted pregnancy.edukasi dan penyediaan pelayanan. yaitu mempertahankan kehamilan dan mengakhiri kehamilan (aborsi).2 UNWANTED PREGNANCY DAN ABORSI Unwanted preagnancy atau di kenal sebagai kehamilan yang tidak diinginkan merupakan suatu kondisi dimana pasangan tidak mengendaki adanya proses kelahira dari suatu kehamilan . Tidak melakukan hubungan seksual sebelum menikah 2.2. Hindari perbuatan-perbuatan yang akan menimbulkan dorongan seksual. Bermula dari hubungan seks pranikah atau seks bebas adalah terjadi kehamilan yang tidak diharapkan (KTD). Kehamilan yang diakibatkan oleh pemerkosaan d.antara lain : a. sekitar 750.yaitu : 1.2 Pencegahan unwanted pregnancy Unwanted pregnancy dapat di cegah dengan beberapa langkah.6. Alasan karir atau masih sekolah (karena kehamilan dan konsekuensi lainnya yang dianggap dapat menghambat karir atau kegiatan belajar ) f. Ketidaktahuan atau minimnya pengetahuan tentang perilaku seksual yang dapat menyebabkan kehamilan c.3 Bila kehamilan diakhiri (aborsi) Banyak remaja memilih untuk mengakhiri kehamilan (aborsi) bila hamil. Persoalan ekonomi (biaya untuk melahirkan dan membesarkan anak ) e.2.seni dan keagamaan 3.000 dilakukan oleh remaja. Memanfaatkan waktu luang dengan melakukan kegiatan positif seperti berolah raga . Ada 2 hal yang bisa dilakukan oleh remaja. 6. psikis.Semua tindakan tersebut membawa dampak baik fisik. sosial dan ekonomi. Akibat unwanted pregnancy dan aborsi bagi remaja Angka kejadian aborsi di indonesia di perkirakan mencapai 2.Kehamilan ini bisa merupakan akibat dari suatu perilaku seksual/hubungan seksual baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja 6. seperti merabaraba tubuh pasangannya dan menonton video porno. serta semakin dininya usia menstruasi pertama (menarche ) b.2. Program kesehatan reproduksi yang dikembangkan oleh pemerintah tidak hanya untuk yang sudah menikah dan tidak merujuk pada kebutuhan yang terkait dengan informasi seksualitas . bisa dilakukan secara aman oleh dokter atau bidan berpengalaman.

bersikap bersahabat dengan remaja 2.4 Penanganan kasus unwanted pregnancy (KTD) pada remaja Saat menemukan kasus unwanted pregnancy pada remaja. dan sosial terutama bila dilakukan secara tidak aman. trauma mengingat proses aborsi dan kesakitan. Risiko sosial Ketergantungan pada pasangan sering kali menjadi lebih besar karena perempuan merasa tidak perawan. Resiko lain adalah pendidikan menjadi terputus atau masa depan terganggu. Risiko fisik Perdarahan dan konflikasi lain merupakan salah satu risiko aborsi. pemeriksaan kehamilan sesuai standar e. bila ada risiko tinggi kehamilan. pernah mengalami KTD atau aborsi . 6. Risiko ekonomi Biaya aborsi cukup tinggi bila terjadi komplikasi maka biaya akan semakin tinggi. Aborsi yang dilakukan secara tidak aman bisa berakibat fatal yaitu kematian. 3. 2.2. sebagai petugas kesehatan harus : 1. persalinan. apabila ada masalah yang serius agar diberikan jalan keluar yang terbaik dan apabila belum bisa terselesaikan supaya dikonsultasikan kepada dokter ahli 4. 1.Selanjutnya remaja perempuan lebih sulit menolak ajakan seksual pasanganya. rujuk ke SpOG g. bila ingin melakukan aborsi berikan konseling risiko aborsi . Risiko psikis Pelaku aborsi sering kali mengalami perasaan-perasaan takut. rujuk kepsikiater f.negara kita lebih sering dilakukan dengan cara yang tidak aman bahkan tidak lazim dan oleh dukun aborsi mengakibatkan dampak negatif secara fisik. tertekan atau setres. memberikan konseling pada remaja dan keluarganya 3. bila ada gangguan kejiwaan. bila tidak terselesaikan dengan menikah anjurkan pada keluarga supaya menerima dengan baik h. memberikan alternatif penyelesaian masalah apabila terjadi kehamilan pada remaja yaiti: a. panuk. diselesaikan secara kekeluargaan b. Kecemasan karena rasa bersalah atau dosa akibat aborsi bisa berlangsung lama. 4.Aborsi yang berulang selain bisa mengakibatkan kompilikasi juga bisa menyebabkan kemandulan. Selain itu pelaku aborsi itu juga sering kehilangan kepercayaan diri. psikis. konseling kehamilan. segera menikah c. dan keluarga berencana d.

5 juta dilakukan di Indonesia. Kasus aborsi yang ditangani dukun bayi sebesar 11 % di kota dan 70 % di Kabupaten dan dari semua titik pelayanan 54 % di kota dan 85 % di Kabupaten dilakukan oleh swasta/ pribadi (PPKLP-UI. WHO memperkirakan ada 4.2. Dari 46 juta aborsi/tahun.000 gram. iminen dan sebagainya. . Secara umum pengertian abortus provokatus kriminalis adalah suatu kelahiran dini sebelum bayi itu pada waktunya dapat hidup sendiri di luar kandungan.36 kali lebih kecil dari pedesaan. Aborsi mungkin sudah menjadi kebutuhan karena alasan di atas. yaitu fetus belum viable by llaous.000 – 1. dan pelayan aborsi dilakukan oleh tenaga yang tidak terlatih terdapat di 16 % titik pelayanan aborsi di kota oleh dukun bayi dan 57 % di Kabupaten. Menurut Eastmen abortus adalah terputusnya suatu kehamilan dimana fetus belum sanggup hidup sendiri di luar uterus.6 Defenisi Aborsi Ensiklopedi Indonesia mermberikan penjelasan bahwa abortus diartikan sebagai pengakhiran kehamilan sebelum masa gestasi 28 minggu atau sebelum janin mencapai berat 1. 2001). 750. inkompletus.5 Aborsi Abortion dalam kamus Inggris-Indonesia diterjemahkan dengan pengguguran kandungan. Agama dan Hukum. Sedangkan secara yuridis abortus provokatus kriminalis adalah setiap penghentian kehamilan sebelum hasil konsepsi dilahirkan.6. Sama halnya dengan Jefflot memberikan definisi abortus adalah pengeluaran dari hasil konsepsi sebelum usia kehamilan 28 minggu. padahal penduduk kota 1. Penelitian pada 10 kota besar dan 6 kabupaten memperlihatkan 53 % Jumlah aborsi terjadi di kota. 20 juta dilakukan dengan tidak aman. Macam-macam aborsi diantaranya spontaneus. Pada umumnya janin yang keluar itu sudah tidak bernyawa lagi. karena masih dalam usia kehamilan kurang dari 28 minggu. menimbulkan praktek aborsi tidak aman meluas. Aborsi yang tidak aman adalah penghentian kehamilan yang tidak diinginkan yang dilakukan oleh tenaga yang tidak terlatih. 6. tanpa memperhitungkan umur bayi dalam kandungan dan janin dilahirkan dalam keadaan mati atau hidup. atau tidak mengikuti prosedur kesehatan atau kedua-duanya (Definisi WHO).2 juta aborsi dilakukan per tahun.2. namun karena adanya larangan baik hukum maupun atas nama agama. Etika ditinjau dari segi Etika. 800 wanita diantaranya meninggal karena komplikasi aborsi tidak aman dan sekurangnya 13 persen kontribusi Angka Kematian Ibu Global.

Sipilis atau karena kesalahan genetik. Keluarga yang tidak siap menerima kehamilan. TBC. Rustam Mochtar dalam Muhdiono menyebutkan macam-macam aborsi spontan: a. adalah abortus yang disertai infeksi genital. keadan di mana janin sudah mati tetapi tetap berada dalam rahim dan tidak dikeluarkan selama dua bulan atau lebih. 3. Abortus infeksious dan abortus septic. Abortus iminen. f. b. Kehilangan janin tidak disengaja biasanya terjadi pada kehamilan usia muda (satu sampai dengan tiga bulan). Abortus provocatus medicinalis adalah aborsi yang dilakukan oleh dokter atas dasar indikasi medis. ginjal.2. panas tinggi. Abortus habitualis atau keguguran berulang adalah keadaan dimana penderita mengalami keguguran berturut-turut 3 kali atau lebih. yaitu keguguran yang membakat dan akan terjadi dalam hal ini keluarnya fetus masih dapat dicegah dengan memberikan obat-obat hormonal dan anti pasmodica d. ini terbagi menjadi dua: a. baik secara sengaja ataupun pada kasus perkosaan. Masyarakat cenderung menyisihkan dan menyudutkan wanita yang hamil di luar nikah. tidak ditolong atau dibesarkan jiwanya tetapi malah ditekan dan disudutkan sehingga dalam reaksinya wanita . Alasan terjadinya Aborsi 1. Keluarga yang dikarenakan memiliki ekonomi pas-pasan sehingga cenderung bersikap menolak kelahiran anak. 6. yaitu apabila tindakan aborsi tidak diambil akan membahayakan jiwa ibu. Abortus inkompletus (keguguran bersisa) artinya hanya ada sebagian dari hasil konsepsi yang dikeluarkan yang tertinggal adalah deci dua dan plasenta c. b. sebagai contoh aborsi yang dilakukan dalam rangka melenyapkan janin sebagai akibat hubungan seksual di luar perkawinan. misal : karena tidak ber-KB atau gagal berKB. Ini dapat terjadi karena penyakit antara lain: demam. membatasi jumlah anak.2. Missed abortion. Wanita selalu disalahkan.8 Abortus provokatus (indoset abortion) Adalah aborsi yang disengaja baik dengan memakai obat-obatan maupun alat-alat. Pada aborsi spontan tidak jarang janin keluar dalam keadaan utuh. e.6.7 Jenis-jenis Aborsi Abortus spontaneus Adalah aborsi yang terjadi dengan tidak didahului faktor-faktor mekanis ataupun medicinalis semata-mata disebabkan oleh faktor alamiah. jarak kehamilan yang terlalu pendek. Abortus completes (keguguran lengkap) artinya seluruh hasil konsepsi dikeluarkan sehingga rongga rahim kosong. 2. Abortus provocatus criminalis adalah aborsi yang terjadi oleh karena tindakan-tindakan yang tidak legal atau tidak berdasarkan indikasi medis.

Batasan ini sering menakutkan. sehingga perempuan yang mengalaminya lebih menjurus menolak kehamilannya dan ujung-ujungnya akan melakukan aborsi. Untuk mencegah penurunan moral etik. Ditambah dengan tekanan masyarakat yang menyisihkan sehingga akhirnya ia melakukan aborsi supaya tetap eksistensi di masyarakat dan dapat melanjutkan sekolah. takut kalau kesempatan belajarnya terhenti dan barangkali masa depannya pun menjadi buruk.9 Aborsi dalam etika Dalam masyarakat yang kompleks sebagai dampak modernisasi. perimenopause dan tingkat yang lebih rendah postmenopause wanita. 6.2. 4. Bayi tabung 3. Bank sperma 5. Karena merasa malu. Maka hal ini akan memicu seorang wanita yang mengalami suatu masalah akan melakukan aborsi dengan alasan usia bayi belum sampai 3 bulan. 6. Dari segi medis diketahui umur reproduksi sehat antara 20-35 tahun. Hal ini didasarkan pada gagasan bahwa perawatan dapat mencegah ketidaknyamanan yang . 6. Ada aturan perusahaan yang tidak memperbolehkan karyawatinya hamil (meskipun punya suami) selama dalam kontrak dan kalau ketahuan hamil akan dihentikan dari pekerjaannya. mengakibatkan kecelakaan dan membuahkan kehamilan. Bila seorang wanita hamil di luar batasan umur itu akan masuk dalam kriteria risiko tinggi. Aborsi 2. 7. Pandangan sebagian orang bahwa tanda-tanda kehidupan janin antara lain adanya detak jantung yakni umur sekitar tiga bulan. Klonning Untuk mengatasi konflik moral tersebut. Suatu contoh konflik moral : 1. diperlukan sikap etis yang menunjukkan bahwa sikap tindakan moral terdiri atas hak dan kewajiban yang ditentukan dengan peraturan yang bertujuan legalisasi dari moral dan moralisasi dari hukum ”legalism and medical ethics”.tersebut akan melakukan aborsi. Pergaulan yang sangat bebas bagi remaja yang masih duduk di bangku sekolah. terjadi pergeseran moral dan etika ke arah keterpurukan. 5. semua pihak harus menyadari hak dan kewajibannya serta mampu menempatkan diri dalam porsi yang tepat. misal SMA. Sewa rahim 4. dengan teman-temannya.3 HORMON REPLACEMENT THERAPY (HRT) Terapi penggantian hormon (HRT) adalah suatu sistem pengobatan medis untuk operasi menopause.

Ini juga mungkin memperlakukan energi dan membantu mengurangi osteoporosis setelah menopause. Ini melibatkan penggunaan satu atau lebih suatu kelompok obat yang dirancang untuk meningkatkan kadar hormon buatan. cepat dan tidak terkendali. tablet. yang dikenal sebagai Studi Perempuan Juta . Jenis utama dari hormon estrogen yang terlibat. IUD . sehingga mengalami pertumbuhan yang tidak normal. biasanya kurang dari lima) dari gejala-gejala menopause ( hot flashes . cincin vagina . dan sering juga menyediakan baik progesteron atau analog kimia. HRT sering diberikan sebagai bantuan jangka pendek (biasanya satu atau dua tahun. Sebuah metode alternatif. Women's Health Initiative merekomendasikan bahwa wanita dengan normal ketimbang menopause pembedahan harus mengambil dosis layak terendah HRT untuk waktu sesingkat mungkin untuk menghindari risiko tersebut. suatu senyawa estrogen biasanya diberikan tanpa progesteron apapun. wanita muda dengan kegagalan ovarium prematur atau menopause bedah dapat menggunakan terapi penggantian hormon selama bertahun-tahun.disebabkan oleh sirkulasi berkurang estrogen dan progesteron hormon . dan kadang-kadang testosteron . dosis konstan dengan kedua jenis hormon diminum setiap hari.1 PENGERTIAN Kanker adalah suatu kondisi dimana sel telah kehilangan pengendalian dan mekanisme normalnya. disebut "HRT gabungan terus menerus" atau ccHRT. HRT tersedia dalam berbagai bentuk. Temuan WHI itu menegaskan kembali dalam studi nasional yang lebih besar dilakukan di Inggris. Terkadang sebuah androgen . progesteron atau progestin . Sebagai hasil dari temuan ini. haid tidak teratur. dengan estrogen diambil harian dan progesteron atau progestin diambil selama sekitar dua minggu setiap bulan atau dua metode yang disebut "berurutan gabungan HRT" atau scHRT. menyebabkan metaplasi epitel permukaan serviks. Kanker serviks adalah Infeksi HumanPapillomaVirus (HPV). HRT dapat disampaikan ke tubuh melalui patch. dengan suntikan. SKRINING UNTUK KEGANASAN DAN PENYAKIT SISTEMIK 7. krim. troches. terapi yang disebut sebagai "terapi estrogen terlindung". Kanker payudara (Carcinoma mammae) didefinisikan sebagai suatu penyakit neoplasma yang ganas yang berasal dari parenchyma. Sikap terhadap HRT berubah pada tahun 2002 setelah pengumuman oleh Women's Health Initiative dari Institut Kesehatan Nasional bahwa mereka yang menerima perlakuan (Prempro) di bagian utama dari studi mereka memiliki insiden yang lebih besar dari kanker payudara . sampai usia yang menopause alami akan diharapkan terjadi. Penyakit ini oleh Word Health Organization (WHO) dimasukkan ke dalam . 7. jumlah wanita yang menggunakan terapi hormon turun drastis. lebih jarang. gel atau. serangan jantung dan stroke . Pada wanita yang telah mengalami histerektomi . Hal ini sering disebut sebagai "pengobatan" daripada terapi. yang disebut progestin. Sebagai hasil dari temuan ini. redistribusi lemak dll). Dosis sering bervariasi siklis. Hal ini biasanya menyediakan dosis rendah satu atau lebih estrogen. dan merupakan inovasi yang lebih baru. ditambahkan untuk mengobati berkurang libido . Testosteron juga dapat dimasukkan. umumnya testosteron. berupa proliferasi permukaan epidermal dan mukosa.

Kaum pria juga dapat terserang kanker payudara. Ini adalah jenis kanker paling umum yang diderita kaum wanita.perilaku seksual : risiko > 10 x pada wanita dengan mitra seks lebih dari 6 dan hubungan seks pertama pada usia muda (kurang dari 15 tahun). . Riwayat keluarga dan faktor genetic . Pengobatan yang paling lazim adalah dengan pembedahan dan jika perlu dilanjutkan dengan kemoterapi maupun radiasi. 3.riwayat kontrasepsi hormonal : pil KB lebih dari 4 tahun. menopause pada umur lebih tua. Penyakit fibrokistik: Pada wanita dengan adenosis. Kanker payudara adalah kanker pada jaringan payudara. tidak ada peningkatan risiko terjadinya kanker payudara. tetapi terdapat banyak faktor yang diperkirakan mempunyai pengaruh terhadap terjadinya kanker payudara diantaranya: 1. 7. riwayat PHS. H.1. menarche pada umur muda. K. 7. risiko meningkat 1 . 4. 8. dan kehamilan pertama pada umur tua. Obesitas : Terdapat hubungan yang positif antara berat badan dan bentuk tubuh dengan kanker payudara pada wanita pasca menopause. Konsumsi lemak: Konsumsi lemak diperkirakan sebagai suatu faktor risiko terjadinya kanker payudara.multiparitas .2.nutrisi : defisiensi antioksidan 7. ada 2 jenis gen (BRCA1 dan BRCA2) yang sangat mungkin sebagai resiko : Riwayat keluarga merupakan komponen yang penting dalam riwayat penderita yang akan dilaksanakan skrining untuk kanker payudara. Faktor reproduksi: Karakteristik reproduktif yang berhubungan dengan risiko terjadinya kanker payudara adalah nuliparitas. .2 FAKTOR-FAKTOR RESIKO PENYEBAB 7.5 x. . Suheimi ). walaupun kemungkinannya lebih kecil dari 1 di antara 1000. penyebab spesifik kanker payudara masih belum diketahui. 6. Penggunaan hormon: Hormon estrogen berhubungan dengan terjadinya kanker payudara.1 KANKER SERVIKS . dan fibrosis.International Classification of Diseases (ICD) dengan kode nomor 17. Skrining sama artinya dengan deteksi dini atau pencegahan sekunder. Radias i: Eksposur dengan radiasi ionisasi selama atau sesudah pubertas meningkatkan terjadinya risiko kanker payudara. Kanker endometrium adalah jaringan atau selaput lender rahim yang tumbuh di luar rahim.2 KANKER PAYUDARA Menurut Moningkey dan Kodim. Risiko utama kanker payudara adalah bertambahnya umur. Pemakaian obat-obatan. Skrining adalah: (1) pemeriksaan terhadap sejumlah besar orang untuk mengungkap karakteristik tertentu atau penyakit yang tidak diketahui seperti fenilketonuria atau hipotiroidisme pada neonatus (2) Fluroskopi ( Kamus Kebidanan ).merokok : efek karsinogenik zat hidrokarbon aromatic polisiklik amin . mencakup pemeriksaan (tes) pada orang-orang yang belum mempunyai simptom-simptom penyakit untuk menemukan penyakit yang belum terlihat atau pada stadium praklinik (dr.2. fibroadenoma. 2. 5.

Hiperplasia Endometrium Faktor-faktor lain adalah yang mempengaruhi pemaparan terhadap estrogen atau meningkatkan kadar progesteron. Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa penyakit kanker payudara meningkat pada orang yang sering menghadapi kondisi stress (goncangan jiwa) dan juga bagi wanita yang sebelumnya mengalami menstruasi dibawah usia 11 tahun.3.2. Pemakaian estrogen g. Skrining merupakan upaya untuk meningkatkan kesehatan reproduksi wanita sepanjang daur kehidupannya meliputi sejarah.3 HUBUNGAN SKRINING UNTUK KEGANASAN PENYAKIT 7. KANKER ENDOMETRIUM Terdapat beberapa faktor risiko yang dinyatakan berperan terhadap terjadinya kanker endometrium : a. . Obesitas b. 7. Diabetes mellitus (DM) d. Riwayat infertilitas f.1 DENGAN KESEHATAN REPRODUKSI Menurunkan morbiditas dan mortalitas penyakit dalam masyarakat melalui deteksi dini dan pengobatan pada keadaan belum terdapat symptom/gejala. Gambar hiperplasia endometrium 7.Faktor lain yang diduga sebagai penyebab kanker payudara adalah tidak menikah menikah tapi tidak punya anak melahirkan anak pertama sesudah usia 35 tahun tidak pernah menyusui anak. Riwayat menstruasi c.3. seperti penggunaan kontrasepsi oral dan merokok merupakan faktor yang bersifat protektif. Hipertensi e.

Memberikan fasilitas skrining kanker serviks dengan metode pap smear kemudian membantu dalam pengiriman hasil pemeriksaan ke laboratorium. Membantu mengidentifikasi penyakit pada stadium dini. Tumit anda akan diletakkan pada alat stirrups. b. psikososial dan sosial spiritual.perkembangan wanita dalam aspek biologis.3. dimana seorang cytotechnologist (orang yang terlatih untuk mendeteksi sel abnormal) akan memeriksanya. Memberikan penyuluhan dalam pemilihan alat kontrasepsi dengan metode barrier (pelindung) seperti diafragma dan kondom karena dapat memberi perlindungan terhadap kanker serviks. g. Secara perlahan dokter akan memasukkan alat spekulum ke dalam vagina anda. Pertama anda berbaring di atas meja periksa dengan lutut ditekuk. sehingga terapi dapat dimulai secepatnya dan prognosa penyakit dapat diperbaiki d.2 PERAN BIDAN SKRINING UNTUK KEGANASAN DAN PENYAKIT SISTEMIK a. . Memberikan motivasi pada para wanita untuk melakukan pentingnya melakukan langkah skrining. Membantu dalam mengidentifikasi orang-orang yang berisiko terkena penyakit atau masalah kesehatan tertentu. Penegakan diagnosis pasti ditindak lanjuti di fasilitas kesehatan c. Membantu dalam pengendalian penyakit infeksi melalui proses identifikasi carrier penyakit di komunitas f. 7. Lalu dokter akan mengambil sampel sel serviks anda dan membuat apusan (smear) pada slide kaca untuk pemeriksaan mikroskopis. Tes Papanicolaou (PAP) smear : sitologi eksfoliasi serviks Gambar Pap Smear 7. Dokter akan mengirim slide ke laboratorium.3.3 Bagaimana Pap Smear Dilakukan? Pap smear dilakukan di ruang dokter dan hanya beberapa menit. permasalahannya serta indikator status kesehatan wanita. Membantu melindungi kesehatan individual e. kesehatan reproduksi dalam perspektif gender.

Rendahnya kedudukan wanita dari pria Walaupun separuh dari penghuni dunia adalah wanita namun sampai abad yang lalu dunia seni. Jadi status social wanita adalah kedudukan seorang wanita yang akan mempengaruhi bagaimana seseorang wanita diperlakukan. Cara melakukan pemeriksaan payudara sendiri : 1.1 Status Sosial 8. teknisi menyiapkan slide mikroskopik yang lebih bersih dan mudah diinterpretasikan dibanding slide yang disiapkan dengan metode tradisional. DIMENSI STATUS SOSIAL WANITA 8. Program pemeriksaan / skrining yang dianjurkan untuk kanker serviks (WHO) yakni : .kalau fasilitas tersedia lebih.1. bagaimana dia dihargai dan kegiatan apa yang boleh dilakukan.Teknisi ini bekerja dengan bantuan patologis (dokter yang ahli dalam bidang abnormalitas sel). ovarium. Lengan direntangkan di atas kepala guna memeriksa payudara di cermin 8.kalau fasilitas tersedia. lakukan tiap 5 tahun pada wanita usia 35-55 tahun . yang dapat menyimpan sel untuk pemeriksaan nantinya. Patologis bertanggung jawab untuk diagnosis akhir. namun dokter akan mencuci alat dengan cairan khusus.2 Faktor Yang Mempengaruhi Status Wanita Status wanita dipengaruhi oleh : a. lakukan tiap 10 tahun pada wanita usia 35-55 tahun . hanya Pap smear yang dapat mendeteksi kanker serviks atau prakanker sejak dini. perdagangan adalah dunia laki- . 8. lakukan tiap 3 tahun pada wanita usia 25-60 tahun . politik. Dokter akan mengambil sel dengan carayang sama.ideal atau optimal.1 Pengertian Status adalah kedudukan seseorang di dalam keluarga dan masyarakat. ekonomi.1. 2. Ketika sampel sampai ke laboratorium. Umumnya dokter akan melakukan Pap smear selama pemeriksaan panggul (prosedur sederhana untuk memeriksa genital eksternal. Walaupun pemeriksaan panggul dapat mengetahui masalah reproduksi. organ reproduksi lain dan rektum). uterus.Mensosialisasikan SADARI (pemeriksaan payudara sendiri) sebagai salah satu bentuk skrining keganasan terhadap kankerpayudara. Pemeriksaan payudara dengan teliti di depan cermin guna melihat apakah bentuk dan besarnya simetris dan memperhatikan adanya kerut pada kulit atau putting susu yang tertarik.skrining pada setiap wanita minimal satu kali pada usia 35-40 tahun . Pendekatan terbaru dengan menggunakan cairan untuk mentransfer sampel sel ke laboratorium.

Persepsi ini yang merugikan kaum wanita karena dianggap kurang penting memperoleh pendidikan yang tinggi sehingga mengakibatkan banyak wanita tetap terpuruk dalam kebodohan karena tingkat pendidikan yang rendah. bergerak hanyut seperti bayangan dibelakang panggung pria dan tidak berarti. Karena itu wanita hidupnya bagaikan mengambang dalam keremangan senja.3 Dampak Status Sosial Wanita .1. Terutama dibidang politik. Perlindungan hukum. Rendahnya tingkat pendidikan wanita dibanding pria Ketika orang tua akan memutuskan untuk membiayai pendidikan anaknya umumnya kaum laki-laki yang mendapat prioritas utama untuk memperoleh pendidikan yang tinggi untuk bekal menjadi kepala keluarga dan pencari nafkah yang baik.laki. Selain itu karena ekonomi keluarga yang kurang baik. Bila wanita dicerai maka dia tidak boleh merawat anaknya lagi atau hak miliknya. meningkatkan wanita untuk berperan ganda sebagai ibu rumah tangga dan pencari nafkah. karena dianggap kurang mampu dan dilihat sebagai saingan kaum pria. khususnya dibidang politik. wanita ditolak untuk menduduki posisi kepemimpinan dan fungsi-fungsi kunci. c. pemerintah adalah pemerintahan pria dan Negara adalah Negara pria. b. kembali mengurus keluarga. Meskipun wanita punya hak secara hokum tetapi tradisi tidak akan mengijinkan untuk mengkontrol hidupnya sendiri. sedangkan wanita kurang perlu mendapat pendidikan tinggi karena nantinya juga harus bertugas menjadi ibu rumah tangga. hak dan kewajiban wanita serta peran ganda wanita sebagai ibu rumah tangga dan pencari nafkah Di masyarakat seorang wanita tidak boleh memiliki / mewarisi hak milik atau mencari penghasilan. Hukum manusia dari dulu hingga sekarang adalah hukum laki-laki. 8.

Status wanita akan kurang menguntungkan dan semakin tidak menguntungkan jika dia berperan ganda. dimana dia harus bersaing dengan kaum pria yang dari segi pendidikan dan pencurahan waktu ke sector public. Kehidupan social : Ø Kehidupan wanita terbelenggu Ø Potensi wanita terpendam karena harus sering mengalah Ø Wanita lebih terbelakang pada setiap strata social ekonomi Ø Suara dan kepentingan wanita kurang terwakili Ø Hak asasi tertekan Ø Kontribusi peran alamiah tidak tampak b. Ketimpangan kelas berdasarkan jenis kelamin ini dikarenakan system kemasyarakatan yang bersifat patriarchal membenarkan hal ini berlangsung. Bahkan hal ini dianggap wajar Karen apembagian peran kedua jenis kelamin ini memang dipersiapkan sesuai dengan nilai-nilai kodratnya masing-masing.1.Dengan status wanita yang rendah akan berdampak pada : a. Kedudukan wanita di masyarakat yang rendah Peran lelaki sebagai kepala keluarga dan pencari nafkah serta wanita sebagai ibu rumah tangga. social dan cultural kurang perhatian Ø Ancaman kesehatan reproduksi tinggi Ø Akses pelayanan kesehatan kurang Ø Menginginkan anak laki-laki dari pada perempuan Ø Tidak punya hak hokum dan kekuatan untuk memutuskan Ø Terlalu banyak anak atau sering melahirkan 8. ternyata menempatkan wanita pada status yang kurang menguntungkan yang menyebabkan wanita lebih rendah dari lakilaki.4 Masalah Yang Berhubungan Dengan Status Wanita a. . Kesehatan : Ø Ancaman infeksi tinggi Ø Perlindungan terhadap trauma dan kecelakaan rendah Ø Kebutuhan bio. psiko.

Kaum wanita biasanya mempunyai kekuasaan. maka selama itu pula wanita akan tetap menjadi warga “kelas dua” di dalam kehidupan social ekonomi. Ø Kaum wanita banyak yang berpendidikan rendah dari kaum pria Ø Kaum wanita banyak yang tidak mempunyai kendali atas hak menerima pelayanan kesehatan yang mendasar.5 Usaha perbaikan status social wanita baik dikeluarga maupun masyarakat Tatanan masyarakat akan mendorong kaum wanita jatuh dalam kemiskinan dan derajat kesehatan yang buruk. Karena penyebab masalah kesehatan berawal dari lingkungan keluarga. bukan justru mendatangkan masalah kesehatan. Ketimpangan yang mendasari ini menyebabkan : Ø Kaum wanita tidak mampu menjangkau pelayanan kesehatan dan informasi kesehatan yang penting.1. b.Selama structural masyarakat patriarchal ini masih bertahan. a. Usaha perbaikan dilingkungan keluarga Ø Memperbaiki derajat kesehatan kita dengan cara mempelajari masalah kesehatan wanita dan dengan merubah hidup kita sendiri dan lingkungan keluarga. termasuk melakukan cara hubungan suami-istri aman dan berbagi beban kerja yang lebih adil. . sumber daya dan kedudukan yang lebih lemah baik dikeluarga atau di masyarakat. Ø Bicarakan dengan pasangan hidup apa yang dibutuhkan oleh masing-masing pihak untuk memajukan derajat kesehatan yang lebih baik. 8. Perubahan-perubahan akan memajukan derajat kesehatan wanita terjadi pada setuiap jenjang tingkat tersebut diatas. Tapi tatanan masyarakat bisa di ubah menjadi pendorong kea rah kesehatan yang lebih baik. Ø Berusaha untuk memajukan kesehatan dan masa depan anak-anak. Wanita memperoleh perlakuan tidak layak Kaum wanita biasanya diperlakukan tidak sama dengan kaum pria. masyarakat dan Negara.

2. bebas. Peran wanita dalam keluarga Ø Sebagai istri dan pendamping suami Seorang wanita memiliki peran sebagai pendamping pria. mencakup sikap hidup yang mantap bisa mendampingi suami dalam situasi senang atau sedih disetai rasa kasih sayang. sehingga setiap orang tahu masalah tersebut. kecintaan. Ø Sebagai ibu dan pendidik bagi anak-anak Setelah melahirkan wanita akan berperan sebagai ibu. 8. Bila ibu tersebut mampu menciptakan iklim psikis yang gembira.2 Peran Wanita 8. Peran menerangkan pada apa yang harus dilakukan wanita dalam suatu situasi tertentu agar dapat memenuhi harapan mereka sendiri dn harapan orang lain. Ø Berusaha menuju kemandirian : program yang bisa membantu wanita mencari nafkah sendiri dan memperbaiki lingkungan kerja juga membantu wanita untuk membuat keputusan sendiri dan menumbuhkan harga diri. hangat. bahagia dan bebas sehingga suasana rumah tangga menjadi semarak dan bisa membrikan rasa aman.b.2. 8. Ø Bentuk suatu kelompok pendukung : kaum wanita yang menderita masalah yang sama seperti wanita korban pemerkosaan / pelecehan seksual. . juga mendorong suami untuk berkarir dengan caracara yang sehat. loyalitas dan kesetiaan pada partner hidupnya. Secara Sosial Wanita Selalu Memiliki Peran a.2. Usaha perbaikan dan perubahan di lingkungan masyarakat Ø Berbagi informasi : temukan cara untuk menyebarkan informasi tentang masalah kesehatan umum yang ada di masyarakat setempat.1 Pengertian Peran wanita adalah serangkaian perilaku yang diharapkan sesuai dengan posisi social yang diberikan kepada wanita. menyenagkan serta penuh kasih saying dengan begitu suami akan betah tinggal dirumah.

jadi terdapatnya hubungan heteroseksual yang memuaskan tanpa disfungsi (gangguan-gangguan fungsi) seks. Ada relasi seksual yang tidak berlebihlebihan. Tujuan agar wanita dapat ikut berperan aktif dalam pembangunan nasional dan ikut serta dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dengan kemampuan yang dimilkinya. Ø Sebagai pengatur/pengelola rumah tangga Dalam hal ini terdapat relasi-relasi formal dan semacam pembagian kerja (devision of labour). dimana suami bertindak sebagai pencari nafkah. istri berfungsi sebagai pengurus rumah tangga tetapi seringkali juga berperan sebagai pencari nafkah. Ø Sebagai partner seks Tujuan berumah tangga adalah meneruskan keturunan dengan itu hubungan intim pasangan suami-istri sudah menjadi satu kesatuan. imbang tanpa konflik-konflik batin yang serius. Ada kesedihan untuk memahami partnernya serta rela berkorban. b. maka kehidupan seks yang mapan terutama disebabkan oleh kehidupan psikis yang stabil. wanita juga berperan dalam mendidik dan menciptakan moralitas dan akhlak yang baik bagi anak-anaknya. Peran wanita dalam pembangunan dimana wanita ikut serta mensukseskan program nasional bidang : Ø Program Keluarga Berencana Ø Peningkatan Kesehatan Masyarakat . tidak hiperseksual dan tidak kurang. Dalam pengurusan rumah tangga ini yang sangat penting ialah factor kemampuan membagi waktu dan tenaga untuk melakukan berbagai macam tugas pekerjaan dirumah tangga dari pagi sampai larut malam.Selain berperan sebagi ibu. Peran wanita dalam masyarakat Peran wanita di masyarakat adalah segala kegiatan atau aktifitas yang dilakukan wanita diluar lingkungan rumah tangga.

Selain itu wanita mengalami resiko kesehatan setiap hari dari pekerjaannya.2. 8.3 Faktor yang Mempengaruhi Peran Wanita Faktor yang mempengaruhi peran wanita antara lain adalah keinginan wanita untuk memperoleh status dimasyarakat dan keinginan wanita untuk menikah dan berkeluarga.4. Penyakit bisa menjadi ancaman berbahaya yang berbeda pada wanita dari pada pria. 8. Ancaman kesehatan Wanita sering mengalami gangguan kesehatan tertentu karena pekerjaaan mereka. Dampak Peran Dampak yang ditimbulkan dari peran wanita baik dikeluarga maupun di masyarakat : a. karena keluarga merupakan arena peluang untuk memainkan fungsi-fungsi kewanitaannya. Peran wanita dalam organisasi profesi Selain berperan di keluarga dan masyarakat sudah banyak wanita-wanita yang berperan dalam organisasi profesi seperti pemberdayaan perempuan (KOMNAS PEREMPUAN) dan organisasi-organisasi yang bergerak di bidang wanita yang tujuannya untuk memperjuangkan hak-hak kaum wanita. karena kurang gizi. b. Setiap wanita normal menginginkan hidup berkeluarga.Ø Pendidikan kaum ibu dan kesejahteraan keluarga c. Minimalnya waktu untuk privasi Ø Kurangnya perawatan diri Ø Kurangnya waktu untuk istirahat Ø Kurangnya disiplin terhadap kebutuhan nutrisi Ø Keterbatasan waktu menyebabkan wanita jarang makan dan kelelahan menjadikan wanita kurang makan. atau karena kelelahan. Dirumah ancaman penykit paru karena asap dapur dan luka .2. Misalnya wanita yang mengalami penyakit yang menyebabkan kecacatan / kelemahan biasanya ditolak oleh suami.

Dan sewaktu pulang kerumah mereka harus mendapatkan beban kerja dobel ini mengakibatkan kelelahan dan meningkatkan resiko penyakit. Bila penalaran dan jiwa wanita sehat. Berjuta wanita nekerja diluar rumah mengalami gangguan kesehatan karena lingkungan kerja yang tidak aman. Penyakit menular melalui air juga sering terjadi karena wanita menghabiskan sebagian besar waktunya di air. Bila seorang wanita mengalami tekanan yang bertubi-tubi setiap harinya dan dalam jangka waktu yang lama dia akan merasa kewalahan dan tidak bisa mengatasinya.bakar dari memasak sangat mudah terjadi sehingga dianggap sebagai masalah kesehatan kerja utama bagi wanita. Krisis psikologiSeperti tubuh wanita bisa sehat atau tidak sehat. c. Masalah yang Berhubungan dengan Peran Wanita a. 8. Tetapi bila kesulitan berlangsung terus dan menghambat kegiatan sehari-hari. maka ia akan menjadi tegang dan nervus sehingga ia tidangak bisa merawat keluarganya dan mengalami gangguan kesehatan jiwa. demikian juga dengan daya penalaran dan jiwa seorang wanita. b. maka dia mempunyai kekuatan emosional untuk merawat kebutuhan fisik dan keluarga. merencanakan masa depan dan membina hubungan yang memuaskan dengan orang lain.5.2. Konflik peran (harapan-harapan peran yang tidak sesuai) . Hampir setiap orang kadang-kadang mempunyai kesulitan untuk melakukannya. mncuci pakaian. untuk menemukan masalah-masalahnya dan berusaha mengatasinya. Stres (Frustasi dalam peran) Kegiatan dan kejadian sehari-hari sering memberikan tekanan pada wanita sehingga menyebabkan ketegangan pada tubuh dan jiwanya (stress). mengambil air dan berdiri di air selama menanam padi.

termasuk ancaman tindakan tertentu. wanita dipaksa untuk berubah secara cepat karena perubahan dalam tingkat ekonomi atau karena konflik politik. baik yang terjadi di ranah publik atau dalam kehidupan pribadi. c. seksual atau psikologis.1 Kekerasan terhadap perempuan setiap tindakan berdasarkan perbedaan jenis kelamin yang berakibat atau mungkin berakibat kesengsaraan atau penderitaan perempuan secara fisik. KUHP :        Pasal 89-90 Pasal 351-356 Pasal 285-301 Pasal 338-340 Pasal 324-337 Pasal 310-321 : kekerasan dan luka berat : penganiayaan : kejahatan susila : pembunuhan : penghilangan kemerdekaan : penistaan Pada umumnya tidak membedakan korban laki-laki dan perempuan kecuali pada kejahatan susila 9. Banyak perubahan-perubahan ini membutuhkan perubahan yang menyeluruh pada sendi-sendi keluarga dan masyarakat sehingga banyak wanita yang merasa harapan untuk peran yang dia inginkan tidak sesuai.1. FAKTOR MASYARAKAT  kemiskinan .1 BENTUK-BENTUK KEKERASAN     Fisik Psikologis Seksual finansial 9.2 FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI 1).Dibeberapa wilayah. Kurang memadainya ketrampilan untuk memecahkan masalah Wanita sering tidak punya kesempatan khusus dalam kehidupan sehari-hari yang sangat sibuk untuk melakukan sesuatu bagi dirinya sendiri.1. 9 PERMASALAHAN KESEHATAN WANITA DAN DIMENSI SOSIAL DAN UPAYA 9. pemaksaan atau perampasan kemerdekaan secara sewenang-wenang.

agresi dan perendahan pada satu pihak (korban) oleh pihak lainnya (pelaku). yang dipaksakan oleh satu pihak kepada pihak lain.   urbanisasi keluarga ketergantungan obat lingkungan kekerasan dan kriminalitas 2).2.1.2 Perkosaan Hubungan seksual tanpa kehendak bersama.3 PENATALAKSANAAN Rehabilitasi :     fisik psikologis sosial yuridis 9. 9. FAKTOR INDIVIDU      wanita single. FAKTOR KELUARGA    keluarga yang sakit kelainan mental keluarga yang kacau dan tidak bahagia keluarga yang kurang akrab 3). melainkan berhubungan dengan penguasaan dan dominan. yang juga dapat merupakan tindak pseudo seksual yaitu perilaku seksual yang tidak selalu di motivasi dorongan seksual sebagai motivasi primer. bercerai/ingin bercerai berumur 17-28 tahun ketergantungan obat wanita hamil pasangan yang cemburu berlebihan 9.1 Persepsi masyarakat tentang perkosaan  Biasanya korban yang memprovokasi/mengundang kejadian perkosaan dengan menggunakan pakaian yang minim ataupun dandanan yang berlebihan    Sebenarnya perempuan dapat menghindari terjadinya tindakan perkosaan Hanya perempuan tertentu yang akan diperkosa Perkosaan hanya terjadi di daerah asing pada malam hari .

mendapat santunan atau pun karena ia mempunyai kepribadian mencari perhatian  Perkosaan terjadi karena pelaku tidak dapat mengendalikan impuls seksualnya 9.2 Reaksi yang terjadi setelah kejadian perkosaan  Fase akut (segera setelah serangan terjadi) Korban mengalami syok dan rasa takut yang sangat kuat. lelah tidak dapat dijelaskan secara rinci/tepat apa yang terjadi (apa. terhina. kebingungan.2.2. yang berkaitan langsung . ketakutan. lemah. mual. siapa dan bagaimana ciri penyerang)  Fase kedua (adaptasi awal) Individu menghayati berbagai emosi negatif seperti pemberontakan.3 PERAN PETUGAS KESEHATAN        Bersikap dengan santun dan jangan menyalahkan Merawat gangguan kesehatan korban Menulis semua hasil pemeriksaan sebagai bukti Merawat kebutuhan jiwa dan berusaha untuk menajdi sahabat yang bisa dipercaya Membantu dalam membuat keputusan Memberikan motivasi dan arahan untuk bangkit kembali menatap mas adepan Membantu untuk memberitahukan kepada orang tua/keluarga korban 9. malu.   Perkosaan hanya dilakukan oleh orang sakit/kriminal Pria baik-baik tidak akan memperkosa kecuali karena undangan/rayuan dari perempuan Perempuan sering mengaku diperkosa untuk balas dendam. 9. disorganisasi. dan jijik yang pada berikutnya dapat ditanggapi dengan represi dan pengingkaran sebagai upaya untuk mencoba menutup pengalaman ayng menyakitkan. melecehkan dan tidak diundang yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang terhadap pihak lain. mengalami mimpi-mimpi buruk atau kilas balik kejadian.  Fase reorganisasi jangka panjang Bertahun-tahun ditandai dengan upaya individu untuk keluar dari trauma yang dialami dan sungguh-sungguh menerima apa yang terjadi sebagai sesuatu fakta yang memang terjadi.3 Pelecehan seksual perilaku atau tindakan yang mengganggu. Pada fase ini tidak jarang individu menampilkan ciri-ciri depresi.

Pelecehan dengan iming-iming atau paksa.2 Macam-macam pelecehan seksual 1). Pelecehan seksual dengan ketakutan. Power rape yaitu pelecehan seksual yang saling tidak mengenal. Pelecehan seksual mental. hal ini jarang dilaporkan karena Pelecehan oleh suami/mantan suami Pelecehan yang dialami seorang wanita oleh pacar/mantan pacar Pelecehan seorang wanita oleh teman kerja atau atasan Pelecehan seksual pada anak-anak oleh anggota keluarga 2). disertai iming-iming pekerjaan atau kenaikan gaji atau promosi b. sedangkan pelaku tidak saling kenal 2). Anger rape. dimana pelaku memiliki otoritas pada korban 5). dengan menyerang harga diri korban melalui kata-kata kasar.3. mempermalukan dengan memperlihatkan pornografi .3. malu 3).dengan jenis kelamin pihak yang diganggunya dan dirasakan menurunkan martabat dan harga diri orang yang diganggunya. Quid pro quo Pelecehan seksual yang seperti ini adalah pelecehan seksual yang biasanya dilakukan oleh seseorang yang memiliki kekuasaan otoritas terhadap korbannya. dimana akan terjadi kekerasan jika korban menolak 4). 9. dilakukan oleh orang yang berpengalaman dan yakin korban akan menikmati 4). Pelecehan seksual dengan orang yang kita kenal     Confidence rape yaitu pelecehan seksual dengan penipuan. yaitu pelecehan seksual dimana korban menjadi marah dan balas dendam. Sadistie rape yaitu pelecehan seksual dengan ciri kekejaman atau sampai pembunuhan 9.1 Kategori pelecehan seksual a. 5). Pelecehan seksual dengan orang yang tidak dikenal   Pelecehan di penjara Pelecehan saat terjaid perang 3). Blitz rape yaitu pelecehan seksual yang terjadi sangat cepat. Hostile work environment Pelecehan seksual yang terjadi tanpa janji atau iming-iming maupun ancaman Kategori pelecehan seksual menurut Nichaus 1). pelaku bertindak cepat dan menguasai korban.

sakit kepala. merasa menjadi orang yang kotor dan menjijikkan. mimpi buruk.9. menangis terisak-isak) dan respon terkontrol (menyembunyikan perasaannya. tampil tenang. menunduk dan lembut) 3. pindah rumah.7 Hal-hal yang dilakukan ketika terjadi pelecehan seksual  Katakan TIDAK dengan tegas tanpa senyum dan minta maaf . mual. depresi. marah. 9. takut.5 Dampak psikologis pelecehan seksual     Frekuensi terjadinya pelecehan Parah tidaknya (halus atau kasar) Mengancam keselamatan fisik ataukah hanya sebatas pelecehan verbal Apakah mengganggu kinerja pekerja 9.3. kehilangan kontrol diri. phobia sendirian. lelah. gatal dan keluar darah pada vagina. merasa terhina.3. takut akan penyiksaan diri dan kematian 5.6 Hukum-hukum yang mengatur tentang pelecehan seksual    Pasal 289-296 tentang pencabulan Pasal 295-298 dan 506 tentang penghubungan pencabulan Pasal 286-288 tentang persetubuhan dengan wanita dibawah umur 9.3 Penyebab terjadinya pelecehan seksual    Dilihat dari si peleceh Dilihat dari si korban Dilihat dari tempat dan waktu kejadian 9. yaitu respon ekspresif (ketakutan. tegang.3. malu dan perasaan bersalah 2. nyeri lambung.3. nyeri pada daerah pacinela. membuang/menghancurkan benda yang berkaitan dengan pelecahan 4. respon lain yaitu: mandi sebersih-bersihnya. respon atau dampak jangka panjang : gelisah. yang paling sering adalah ketidakberdayaan. muntah. menyalahkan diri sendiri.4 Respon korban pelecehan seksual 1. gangguan pola tidur. ingin balas dendam. bahkan ada yang sampai menggunakan obat-obatan terlarang maupun ingin bunuh diri. gelisah.3. beberapa hari kemudian akan timbu memar/lecet pada bagian tubuh. respon emosi korban terbagi menjadi dua. kemarahan. menambah pengamanan.

   

Buat jurnal kejadian Cari informasi tentang si peleceh dan orang-orang sekitarnya Buat pernyataan tertulis kepada si peleceh, bahwa anda tidak suka dengan perilakunya Hubungi atasan atau pihak yang berwenang atau yang mempunyai kedudukan, seperti polisi/bos/orang tua/tokoh agama/tokoh masyarakat dan jeaskan apa yang terjadi

9.4. Single Parent Single parent adalah orang yang melakukan tugas sebagai orang tua (ayah dan ibu) seorang diri, karena kehilangan/ terpisah dengan pasangannya. Ada banyak alasan yang menyebabkan seseorang menjadi Single Parent, diantaranya : 1. Tinggal terpisah karena pasangannya bekerja/belajar di kota/Negara lain. 2. Kematian pasangan 3. Perceraian

9.4.1 Masalah yang sering terjadi pada single parent: • Single parent yang terpisah dengan pasangan karena bekerja/belajar di kota/negara lain, memiliki beberapa masalah, seperti : merasa kesepian, tidak terpenuhinya kebutuhan seks sementara ia seharusnya bisa mendapatkan pemenuhan kebutuhan seks dari pasangannya. Saat pasanganya berada jauh darinya, ia juga merasa berat membesarkan anak sendiri. • Seseorang yg menjadi single parent krn kematian juga mengalami masalah yg berat. Namun jika mendapatkan pelayanan pendampingan/konseling yg tepat, ia dpt melalui masa-masa gelapnya. Sehingga kedukaannya tdk berlarut-larut (tdk lebih dari 6 bulan). single parent yg ditinggal mati pasangannya mengalami masalah keuangan dan merasa kesepian. • single parent yg berpisah dengan pasangannya karena perceraian, memiliki masalah yg lebih serius lagi. Setidaknya ada 6 masalah besar,yaitu : 1.Masalah emosional 2.Masalah hukum (hak asuh, dll)‫‏‬ 3.Menjalin hubungan baik dengan mantan suami/istri

4.Menghadapi anak 5.Masalah dengan lingkungan 6.Masalah keuangan • Single parent pasca perceraian juga mengalami masalah dengan mantan pasangannya. Krn pengalaman pahitnya, seorang single parent sering tdk menyadari bhw sejelek apapun mantan suami/istri-nya, ia tetap ayah/ibu dari anak-anaknya. Sebelum single parent mengampuni mantan pasangannya, ia cenderung ingin balas dendam. Beberapa single parent bahkan melakukan usaha balas dendam kepada mantan pasangannya, dgn memanfaatkan anak-anaknya. • Kondisi emosional single parent pasca perceraian : . Kecewa . Marah . Membenci mantan suami/istrinya . Cemburu terhadap rivalnya . Mudah marah kepada anak-anak . Luka batin/trauma . Kesepian . Merasa tak berharga . Merasa teraniaya oleh lingkungan . Mengasihani dirinya sendiri 9.4.2 Hal yang dibutuhkan seorang single parent saat menghadapi situasi yg sulit pasca perceraiannya adalah : 1.Single parent perlu menjalani konseling pribadi untuk membagi beban. 2.Jika diperlukan, single parent juga bisa menjalani terapi utk recovery dari traumanya. 3.Dukungan sosial/komunitas teman senasib (sesama single parent) juga dibutuhkan untuk menguatkan hati seorang single parent. 4. Single parent membutuhkan pengetahuan/ ketrampilan single parenting yg memadai supaya bisa menjadi teladan bagi anak-anaknya. 5.Seorang single parent juga perlu melatih diri untuk bersikap bijaksana terhadap lingkungan.

6. Utk mengatasi masalah ekonomi, seorang single parent membutuhkan kesempatan utk mengembangkan/memanfaatkan talentanya dlm kegiatan-kegiatan produktif. Namun kita perlu hati-hati, pemberian bantuan cuma-cuma atau santunan social justru bisa merendahkan martabat dan harga diri seorang single parent. 7. Perceraian dgn pasangan seringkali merusak harga diri seorang single parent. Bahkan tdk sedikit single parent yg kehilangan makna hidupnya gara-gara ditinggalkan/bercerai dgn pasangan. 9.4.3 Untuk mengatasi masalah yang timbul dalam berperan menjadi seorang single parent: 1.Siapkan mental 2.Jaga kesehatan 3.Tahan banting 4.tegar 5. Luangkan waktu 6.Terbuka 7.Jangan gegabah 8. Silaturrahmi

9.5 Perkawinan Usia Muda Dan Tua Di Wanita Di Tempat Kerja 9.5 1. Perkawinan usia muda Baru saja kita mendengar berita diberbagai media tentang kyai kaya yang menikahi anak perempuan yang masih belia berumur 12 tahun. Berita ini menarik perhatian khalayak karena merupakan peristiwa yang tidak lazim. Apapun alasannya, perkawinan tersebut dari tinjauan berbagai aspek sangat merugikan kepentingan anak dan sangat membahayakan kesehatan anak akibat dampak perkawinan dini atau perkawinan di bawah umur. 9.5.2 Dampak Pernikahan Dini (Perkawinan Dibawah Umur a. Dampak thd hkum 1. UU No. 1 th 1974 ttg Perkawinan 2. UU No. 23 th 2002 ttg Perlindungan Anak 3. UU No. 21 th 2007 ttg Penjualan anak o/ ortu

Dampak biologis Scr biologis. B. d. namun d’kemas dgn p’kwinan se-akn2 m’jd legal. Jk dipaksakan justru akn tjd trauma. perobekan yg luas & infeksi yg akan m’bahayakan organ reproduksix & dpt m’bhykn jiwa anak. Hal ni b’tentangn dgn UU. Kondisi ni hx akn melestarikan budaya patriarki yg akn melahirkan kekerasn thd perempuan. . agar anak tetap m’peroleh hakx u/ hdup. Dampak prilaku seksual menyimpang Adax prilaku seksual yg m’yimpang yaitu prilaku yg gemar b’hub seks dgn ank2 yg dikenl dgn istilah pedofilia. seks dg lawan jenisx. Kondisi ni sgt b’tentangan dgn ajran agma apapun t’msk agma Islam yg sgt m’hormati perempuan. eksploitasi & diskriminasi. Dampak psikologis Scr psikis ank jg blm siap & mengerti ttg hub. shg akn menimbulkan trauma psikis b'kepanjangan dlm jiwa ank yg sulit disembuhkn. ancamnx pidana penjara max 15 th min 3 th & pidana denda max 300 jt & min 60 jt rupiah. Apabila tdk diambil tindkn hkm thd org yg m’gunakn seksualitas ank scr ilegal akn m’yebabkn tdk ada efek jera dr pelaku bahkn akn m’jd cntoh bgi yg lain.3 KERUGIAN KAWIN MUDA • • merintangi rencana-rencana pendidikan /masa dpn suami. menghalangi kemmpuannya dalam pendapatan. e.No. Dgn adanya suatu keluwarga yg bergabung padanya ketika dia sedang berjuang u/ kemampuan & aktivitsx sehingga tdk bisa memperoleh kemajuan.23 th 2002 ttg P’lindungn Ank khususx psl 81.alat2 reproduksi ank masih dlm proses menuju kematangan shg blm siap u/ melakukan hub. apalagi jika smpai hamil kemudian melahirkan. hak b’main & menikmati wktu luangx serta hak2 lainx yg melekat dlm diri ank.5. Selain itu. Dampak sosial Fenomena sosial ini b’kaitan dg faktor sosbud dlm masy patriarki yg menempatkan perempuan pd posi2 yg rndah & hx dianggp pelengkap seks laki2 sj. c. P’buatan ni jls mrpkn tindkn ilegal.Amanat Undang2 tsb di atas ber7an melindungi anak. Ank akn murung & m’nyesali hidupx yg b’akhr pd p’kawinn yg dy sndri tdk mengerti ats putusan hidupx. ikatan p’kawinan akn m’hilangkan hak ank u/ m’peroleh pend. tumbuh & berkembang serta terlindungi dri perbuatan kekerasan. seks. 9.

9.4 UPAYA MENGATASINYA Pernikahan dini lebih banyak mudharat drpd manfaatnya.1 INCEST 10. Studi2 ttg kbhagian perkawinan menunjukan adax swt hub. yag kuat antar pernikahan terlalu muda dengan ketidak bahagiaan & diikuti oleh perceraian.2 Upaya mengatasinya: • • • • Sering berkunjung ke klinik Lebih banyak melakukan pemeriksaan Konseling genetik Pemeriksaan skrining 10. Orang yg lebih tua cenderung lebih siap untuk bertggung jawab dalam kehidupan RT. Ortu hrs disadarkan untuk tdk mengizinkan menikahkan anknya dlm usia dini & hrs memahami peraturan perundang2an untuk mlindungi anak.• • Kawlitas penting dri pasangan yag baik seringkali tdk dihargai hingga usia pertengahan/akhir 20 th-an.1. (melaporkn kpd komisi perlindungan anak indonesia).6 PERKWINAN USIA TUA 9. lslam peduli anak lainx & para penegak hukum harus melakukan peyelidikan & peyidikan untuk melihat adanya pelanggaran terhadap perundang yg ada & bertindak terhadap pelaku untuk dikenai pasal pidana dari peraturan perundangn yang ada.1 Pengertian .5. 9.6. PERMASALAHAN KESEHATAN WANITA DALAM DIMENSI SOSIAL DAN UPAYA MENGATASINYA 10. Oleh karena itu patut ditentang.6. Masyarakat yg peduli terhadap perlindungan anak dpat mengajukn class-action kepada pelaku.1 Dampak perkwinan usia tua • • • • Melahirkan bayi dgn sindrom down kecenderungan untuk melahirkan dgn SC Masalah degnan DM & hipertensi Partus lebih sulit & lama 9.

Jenis kelamin c. Meningkatkan kegiatn keagamaan e. pengetahuan dan pendidikan 10. Hubungan seksual yg dilakukan oleh saudara kandung atau masih ada hubungan darah. Tidak main hakim sendiri . Dengan melakukan incest c. Faktor usia b. Kurang perhatian dari orang tua 10. Kurang berkomunikasi dgn tetangga atau kurang pergaulan g.1.4 Akibat Incest a.2 Penyebab Dan Faktor Pendorong a.5.3 Pelaku dan Korban a.6 Penyelesaian a.1. Perlu adanya perhatian. Kurang pendidikan agama f. b. Unwanted pregnancy b.a. Orang yg lebih berkuasa b.1. Dengan memberikan pendidikan b. Akibatat seksual antara manusia yg demikian erat hubungannya shg perkawinan antara mereka dilarang secara hokum atau kebudayaan 10. Sosialisasi incest d. Kurang iman e. Kejiwaan atau truma c.1. Pencegahan a.1. Terjadi diwilayah Rumah Tangga d. Abortus 10. Empati dan penguatan terhadap korban b. Orang2 yang lebih lemah 10. Pergaulan d.

10. c.2. Pemerkosaan d. Bencana alam dapat timbul penyakit : diare. Pengungsi adalah sekumpulan orang yg melintasi perbatasan dr suatu Negara ke Negara lain karena mereka takut akan keamanan mrk dirumah. Paksaan untuk masuk dunia pelacuran e. b. berharap mendapatkan perlindungan.4 Penyebab Yang Menimbulkan Gangguan Jiwa a.2. c. Seseorang yg kehilangan rumah karena bencana alam . Peperangan untuk menyelamatkan diri. peperangan atau terusir oleh keluarga atau dapat pula berarti bahwa seseorang melakukan pengungsian dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Wanita yang diperjual belikan f. Tindak kekerasan c.2 Masalah Yang Timbul a.1 Pengertian a. Orang-orng terusir (tanpa tempat tinggal tetap) adalah orang yang terpaksa meninggalkan rumah mereka tapi tetap berada dalam wilayah negaranya sendiri. Kehilangn rumah b.2. b. ISPA. Kehilangan kebebasan dan pekerjaan yg barguna bagi mereka . Menyaksikan/menjadi korban tindak kekerasan d. kehidupan yg lebih baik dan lebih aman. Perbudakan g.c. Kehilangan dukungan keluarga dan masyarakat c.3 Pengungsian Dapat Terjadi Akibat a. Keadaan wanita pengungsi yg bekerja sebagai pembantu RT 10.2 HOMELESS 10.2. Komplikasi berbagai penyakit 10. malaria dan campak namun penyakit ini dapat menyebabkan kematian karena keadaan sanitasi yang buruk. Pelecehan seksual b. Melaporkan kasus ke polisi 10.

3. Pribadi korban narkoba b. spiritual (kekacauan nilai2 luhur) dan social (rusak komunikasi) b. Sarana rekreasi e.1 Pengertian a. Wanita pemakai atau pecandu narkoba biasanya terganggu atau menderita secara fisik (penyakit). bahan audiovisual dan alat peraga c.4 Pola Dasar Rancangan Rehabilitasi a. ahli kerohanian. Orang2 terdekat c. Kesuliyn mengungkapkan rasa duka 10. Tersedia dukungan .3. Gembong dan pengedar narkoba 10. Pusat rehabilitasi : tempat atau sarana yg digunakan untuk proses pemulihan atau perbaikan untuk kembali seperti semula missal ketergantungan narkoba. psikolog. TOGA.3. Fasilitas angkutan dan komunikasi g. Jadwal harian atau program kegiatan f. Tahap I : proses transisi awal (1-8minggu) melewati 3 titik penting : Ø Informasi adanya masalah Ø Informasi klinis dan keputusan untuk menempuh rehabilitasi Ø Persiapan akhir lewat detoksifikasi dan stabilitasi awal .e.3. Masyarakt sekitar dan umum d. Lingkungan yg sangat padat f. 10. mental (perilaku salah).3 WANITA DIPUSAT REHABILITASI 10.2 Subyek Rehabilitasi a. Sarana2 peningkatan minat dan ketrampilan d.3 Sarana Dan Prasarana Rehabilitasi a. fisioterapi 10. penyandang cacat baik fisik atau mental dan masalah yg lain. psikiater. Perpustakaan dan buku. pertolongan dan harapan b. Tenaga professional sprt dokter. sosiolog.

ketergantungan dan sulit untuk meninggalkan narkoba. c.3. Tahap IV : pemeliharaan lanjut (seumur hidup). Jenjang Transisi : gejala mulai kesadaran bahwa ia kehilangan sesuatu yg berharga : kewarasan. menatap kedepan dan membuat pilihan hidup Ø Merasa puas menerima dirinya apa adanya lalu mempercayakan dirinya ke orang lain. Cara menstabilkan diri : Ø Mengakui perlunya jasa pendamping Ø Melangkah mengatasi gejala putus asa Ø Melangkah mengatasi masalah patologis Ø Mempelajari metode mengatasi stress tanpa obat2an. Ø Tahap pengakuan diri : menemukan jati diri. Tahap III : proses transisi akhir (1-6 tahun). d. Jenjang kesembuhan awal : merubah seluruh system keyakinan menempuh arah baru. dibina pengungkapan2 diri Ø Tahap positif thinking and doing : secar sadar dan dengan inisiatif untuk mencapai prestasi. kehidupan yg berlawanan dengan narkoba yaitu : . Akhirnya memutuskan untuk minta bantuan atau jasa orang lain.b. melewati 3 titik penting : Ø Mengubah dan menjauhi nostalgia kesenangan narkoba Ø Setia mengikuti program-program dan acara affect care krg lebih 2 tahun Ø Tidak ada salahnya untuk ikut terlibat dalam gerakan kelompok bersih narkoba. padahal selalu gagal ia mulai menyadari bahwa itu sia-sia.5 Jenjang Proses Kesembuhan a. 10. b. Tahap II : proses rehabilitasi intensif (3-18 bulan) melewati 3 titk penting yaitu : Ø Tahap konsolidasi : secara sadar dan tekun melepaskan diri dari berbagai penyakit dan akibat lain. c. Jenjang stabilisasi Dini : mulai membenahi diri denga cara sendiri. hidup normal dalam hati kecil. melewati 3 titik penting : Ø Terjadi perdamaian & penyasuain kembali dengan lingkungan Ø Berdamai dengan dirinya. mulai menakui bahwa ia sedang ketagihan. menguasai ketrampilan kerja.

keyakinan dan kepercayaan.4 PEKERJA SEKS KOMERSIAL A. yang perlu dibenahi : Ø Menanggulangi bahaya patah semangat Ø Memperbaiki gangguan narkoba Ø Mengusahakn peningkatan emosi diri Ø Membangun gaya hidup yang seimbang Ø Menata perubahan dan pertumbuhan diri e. penularan. Mereka juga digusur karena dianggap melecehkan kesucian agama dan . Jenjang Pemantapan : kesembuhan bukan sasaran tapi sarana menuju kesehatan. Di Indonesia pelacur (pekerja seks komersial) sebagai pelaku pelacuran sering disebut sebagai sundal atau sundel. d. f. Ini menunjukkan bahwa prilaku perempuan sundal itu sangat begitu buruk hina dan menjadi musuh masyarakat. Jenjang kesembuhan menengah : pola gaya hidup masih rancu.Ø Mengaku narkoba itu berbahaya dan banyak membawa masalah Ø Bersedia menerima bantuan dari orang lain Ø Berserah diri pada Tuhan Ø Berusaha membangun hidup baru Ø Bersedia berbuat untuk kekurangan diri/pribadi Ø Yakin akan menerima keberanian. yang dapat dilakukan : Ø Memelihara program kesembuhan Ø Mengubah pola hidup Ø Bertambah dan berkembang Ø Mampu menyesuaikan diri 10. kekuatan dan harapan dr Tuhan. mereka kerap digunduli bila tertangkap aparat penegak ketertiban. Jenjang akhir kesembuhan : dalam jenjang akhir ini perhatian dipusatkan pada masalah yg berukuran pada pecandu seperti : masalah DNA. Pengertian Pekerja Seks Komersial Pekerja seks komersial adalah seseorang yang menjual jasanya untuk melakukan hubungan seksual untuk uang.

Pekerjaan melacur atau nyundal sudah dikenal di masyarakat sejak berabad lampau ini terbukti dengan banyaknya catatan tercecer seputar mereka dari masa kemasa. Ia mengatakan bahwa pelacuran itu ibarat "selokan yang menyalurkan air yang busuk dari kota demi menjaga kesehatan warga kotanya. malah jahat. Biasanya pelayanan ini dalam bentuk menyewakan tubuhnya. Ada pula pihak yang menganggap pelacuran sebagai sesuatu yang buruk." Istilah pelacur sering diperhalus dengan pekerja seks komersial.mereka juga diseret ke pengadilan karena melanggar hukum. Faktor-faktor pendukung perilaku seks pada remaja Pekerja seks komersial kebanyakan terjadi pada remaja yang diawali dengan terjadinya pergaulan kearah seks bebas. digunakan istilah gigolo. Khusus laki-laki. alasan seorang remaja melakukan seks adalah sebagai berikut : 1) Tekanan yang datang dari teman pergaulannya . dikhawatirkan para pelanggannya justru akan menyerang dan memperkosa kaum perempuan baikbaik. namun toh dibutuhkan (evil necessity). Di kalangan masyarakat Indonesia. wanita tuna susila. seorang bapak gereja. istilah lain yang juga mengacu kepada layanan seks komersial. Pandangan ini didasarkan pada anggapan bahwa kehadiran pelacuran bisa menyalurkan nafsu seksual pihak yang membutuhkannya (biasanya kaum laki-laki).org) B.dimana menurut para ahli. karena merekalah yang ditengarai menyebarkan penyakit AIDS akibat perilaku sex bebas tanpa pengaman bernama kondom. Pelacuran Menurut Agama Pelacuran dalam pandangan islam Pelacuran dalam pandangan Islam adalah haram hukumnya. dan mereka yang menyewakan atau menjual tubuhnya sering dianggap sebagai sampah masyarakat. Salah seorang yang mengemukakan pandangan seperti itu adalah Augustinus dari Hippo (354-430). Sundal selain meresahkan juga mematikan. Pelacur adalah profesi yang menjual jasa untuk memuaskan kebutuhan seksual pelanggan.wikipedia. pelacuran dipandang negatif. (http://id. tanpa penyaluran itu. C.

keingintahuannya begitu besar terhadap seks. maka rasa penasaran tersebut semakin mendorong mereka untuk lebih jauh lagi melakukan berbagai macam percobaan sesuai dengan apa yang diharapkan. 5) Pelampiasan diri factor ini tidak hanya datang dari diri sendiri. bagi remaja tersebut tekanan dari teman-temannyaitu dirasakan lebih kuat dari pada yang didapat dari pacarnya sendiri. 3) Adanya kebutuhan badaniah Seks menurut para ahli merupakan kebutuhan dasar yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan seseorang. dalam hal ini yang berperan bukan saja nafsu seksual. Remaja lebih membutuhkan suatu hubungan. sekalipun akibat dari perbuatannya tersebut tidak sepadan dengan resiko yang akan dihadapinya. 2) Adanya tekanan dari pacar karena kebutuhan seorang untuk mencintai dan dicintai. penerimaan. apalagi jika teman-temannya mengatakan bahwa terasa nikmat. jadi wajar jika semua orang tidak terkecuali remaja. dan harga diri selayaknya orang dewasa.Lingkungan pergaulan yang dimasuki oleh seorang remaja dapat juga berpengaruh untuk menekan temannya yang belum melakukan hubungan seks. seorang remaja perempuan biasanya berpendapat sudah tidak ada lagi yang dapat dibanggakan dalam dirinya. menginginkan hubungan seks ini. rasa aman. tanpa memikirkan resiko yang akan dihadapinya. seseorang harus rela melakukan apa saja terhadap pasangannya. melainkan juga sikap memberontak terhadap orang tuanya. . ditambah lagi adanya infomasi yang tidak terbatas masuknya. 4) Rasa penasaran Pada usia remaja. maka dalam pikirannya tersebut ia akan merasa putus asa dan mencari pelampiasan yang akan menjerumuskannya dalam pergaulan bebas. misalnya karena terlanjur berbuat.

hanya karena kurangnya tuntunan seksualitas yang merupakan bagian dari kemanusiaan kita sendiri. (http://www.Kalau tidak ada informasi dan pendidikan agama di khawatirkan remaja cendrung menyalah gunakan hasrat seksualnya tanpa kendali dan tanpa pencegahan sama sekali. Untuk mencegah hal-hal yang tidak di kehendaki. akibatnya remaja tersebut merasa tertekan sehingga ingin membebaskan diri dengan menunjukkan sikap sebagai pemberontak. dan sekaligus berbahaya. b. semua menyedihkan.id) A. Kemiskinan Diantara alasan penting yang melatarbelakangi adalah kemiskinan yang sering bersifat structural.Faktor lainnya datang dari lingkungan keluarga. Kekerasan seksual Penelitian menunjukkan banyak faktor penyebab perempuan menjadi PSK diantaranya kekerasan seksual seperti perkosaan oleh bapak kandung. Kalau dikaitkan dengan kondisi saat ini maka sudah sewajarnyalah kita mendukung RUU APP. Struktur kebijakan tidak memihak kepada kaum yang lemah sehingga yang miskin semakin miskin. paman. yang salah satunya dalam masalah seks.ac.univrab. Kebutuhan yang semakin banyak pada seorang perempuan memaksa dia untuk mencari sebuah pekerjaan dengan penghasilan yang memuaskan namun kadang dari beberapa mereka harus bekerja sebagai PSK untuk pemenuhan kebutuhan tersebut. sedangkan orang yang kaya semakin menumpuk harta kekayaannya. Penipuan . bagi seorang remaja mungkin aturan yang diterapkan oleh kedua orang tuanya tidak dibuat berdasarkan kepentingan kedua belah pihak (orang tua dan anak). perlu ada perhatian dari kita bersama dengan cara memberikan informasi yang cukup mengenai pendidikan seks dan Pendidikan agama. c. guru dan sebagainya. Faktor-faktor penyebab adanya PSK (pekerja seks komersial) adalah : a.

Dampak yang ditimbulkan bia seseorang bekerja sebagai PSK (pekerja seks komersial) : a. c. serta segala bentuk perilaku seksual dan hubungan seks manusia yang patut diduga menimbulkan rangsangan nafsu birahi pada orang lain. foto. Namun ada dari beberapa mereka yang terpojok karena masalah keuangan untuk pemenuhan keinginan tersebut maka mereka mengambil jalan akhir dengan menjadi PSK untuk pemuasan dirinya. Pornografi Menurut definisi Undang-undang Anti Pornografi. B. Akibat gaya hidup modern Seseorang perempuan pastinya ingin tampil dengan keindahan tubuh dan barang-barang yang dikenalakannya. film atau yang dipersamakan dengan film. Persoalan – persoalan psikologis a. tulisan. Broken home Kehidupan keluarga yang kurang baik dapat memaksa seseorang remaja untuk melakukan hala-hal yang kurang baik di luar rumah dan itu dimanfaatkan oleh seseorang yang tidak bertanggung jawab dengan mengajaknya bekerja sebagai PSK. d.Faktor lain yaitu. Keluarga dan masyarakat tidak dapat lagi memandang nilainya sebagai seorang perempuan. penipuan dan pemaksaan dengan berkedok agen penyalur kerja. tayangan atau media komunikasi lainnya yang sengaja dibuat untuk memperlihatkan secara terang-terangan atau tersamar kepada public alat vital dan bagian – bagian tubuh serta gerakan-gerakan erotis yang menonjolkan sensualitan dan seksualitas. Kasus penjualan anak perempuan oleh orangtua sendiri pun juga kerap ditemui. Kenangan masa kecil yang buruk Tindak pelecehan yang semakin meningkat pada seorang perempuan bahkan adanya pemerkosaan pada anak kecil bisa menjadi faktor dia menjadi seorang PSK. . b. video. pornografi adalah bentuk ekspresi visual berupa gambar. C.

Stabilitas sosial pada dirinya akan terhambat. Segregasi/lokalisasi 2. Meningkatkan bimbingan agama sebagai tameng agar terhindar dari perbuatan dosa. Meregulasi undang-undang khusus tentang PSK. Dibalik front organisasi/bisnis terhormat c. D. klamdia. Pemerintah 1. hepatitis B. Meningkatkan pendidikan anak-anak terutama mengenalkan pendidikan seks secara dini agar terhindar dari perilaku seks bebas. c. Sektor informal (berorientasi secara tidak tetap) . seperti gonore. club malam.sifilis. Bantuan organisasi dan sindikat b. Memberikan citra buruk bagi keluarga. Klasifikasi : 1. Menurut lokasinya : 1. d. 3. karena masyarakat hanya akan selalu mencemooh dirinya. Keluarga 1. prostitusi dibagi dalam : 1. c. dan HIV/AIDS. Meningkatkan keamanan dengan lebih menggiatkan razia lokalisasi PSK untuk dijaring dan mendapatkan rehabilitasi. Rumah panggilan ‘call house” 3. 2. Memperbanyak tempat atau panti rehabilitasi. b.herpes kelamin. Menurut jumlahnya. Mempermudah penyebaran penyakit menular seksual.b. perempuan pendamping. Individual 2. 2. Sektor formal (kompleks lokalisasi. penyedia perempuan panggilan) 2. Penanganan masalah PSK: a. Masyarakat Meningkatkan kepedulian dan melakukan pendekatan terhadap kehidupan PSK. panti pijat. a.

Ciri khas pelacur Ada beberapa cirri khas seorang pelacur / Pekerja seks komersial 1) Wanita. Preventif Penyempurnaan UU larangan/pengaturan penyelenggaraan pelacuran Intensifikasi pendidikan keagamaan Kesibukan untuk penyaluran energi yang positif Memperluas lapangan kerja Pendidikan seks Koordinasi berbagai instansi untuk pencegahan/penyebaran pelacuran Penyitaan buku. eksentrik 5) Teknik seksual mekanistik. rupawan. Represif dan kuratif (menekan. atraktif. Penanggulangan prostitusi 1. menarik 3) Muda 4) Pakaian mencolok. cepat.d. lawan pelacur adalah gigolo (pelacur pria) 2) Biasanya cantik. menghapuskan dan menyembuhkan wanita dari ketunasusilaannya) Melakukan pengawasan dan kontrol yang sangat ketat terhadap lokalisasi yang sering ditafsirkan sebagai legalisasi Aktivitas rehabilitasi dan resosialisasi Penyempurnaan tempat penampungan dan pembinaan Pemberian pengobatan Membuka lapangan kerja baru Pendekatan keluarga Mencarikan pasangan hidup Pemerataan penduduk dan perluasan lapangan kerja A. beraneka warna. film dan gambar porno Meningkatkan kesejahteraan rakyat 2. manis. ayu. tidak hadir secara psikis 6) Mobile .

antara lain : 1) Pergundikan 2) Tante girang 3) Gadis panggilan 4) Gadis bar 5) Gadis juvenile delinguent 6) Gadis binal 7) Gadis taksi 8) Penggali emas 9) Hostes atau pramuria 10) Promiskuitas C. gambar. Kategori pelacuran Beberapa kategori seorang PSK. Motif yang melatarbelakangi Motif-motif yang melatarbelakangi seseorang menjadi pelacur / PSK 1) Kesulitan hidup 2) Nafsu seks abnormal 3) Tekanan ekonomi 4) Aspirasi materiil tinggi 5) Kompensasi terhadap perasaan inferior 6) Ingin tahu pada masalah seks 7) Pemberontakan terhadap otoritas orang tua 8) Simbol keberanian dan kegagahan 9) Gadis dari daerah slums dengan lingkungan immoril 10) Bujuk rayu laki-laki dan/calo 11) Stimulasi seksual melalui film. bacaan 12) Pelayan dan pembantu RT 13) Penundaan perkawinan .7) Berasal dari strata ekonomi rendah 8) 60-80 % intelektual normal B.

HIV/AIDS. infertil 5) Kekerasan 6) Penghasilan lambat laun menurun 7) Usia lebih dari 30 tahun biasanya mengalami konflik jiwa E.14) Disorganisasi dan disintegrasi kehidupan keluarga 15) Mobilitas pekerjaan atau jabatan pria 16) Ambisi besar mendapatkan status sosial ekonomi tinggi 17) Mudah dilakukan 18) Pecandu narkoba 19) Traumatis cinta 20) Ajakan teman 21) Tidak dipuaskan pasangan/suami D. Masalah-masalah yang timbul dari PSK Beberapa masalah yang timbul karena menjadi PSK. siphilis. antara lain : 1) Penyakit Menular Seksual (PMS) seperti Gonorrhoe. Akibat menjadi pelacur / PSK Pelacur pada umumnya cepat menjadi tua dan layu. kehamilan. karena: 1) Kebiasaan buruk 2) Badan lemas dan lelah 3) Badan dimanipulir dan di eksploitasi 4) PMS termasuk HIV/AIDS. Klamidia 2) Timbul kehamilan yang pada umumnya tidak diinginkan 3) Timbul Kekerasan 4) Mengganggu ketenangan lingkungan tempat tinggal F. PSK Pekerjaan tak bermoral Faktor-faktor yang menyebabkan PSK dianggap sebagai pekerjaan yang tidak bermoral : 1) Pekerjaan ini identik dengan perzinahan yang merupakan suatu kegiatan seks yang dianggap tidak bermoral oleh banyak agama .

2) Perilaku seksual oleh masyarakat dianggap sebagai kegiatan yang berkaitan dengan tugas reproduksi yang tidak seharusnya digunakan secara bebas demi untuk memperoleh uang. murah dan cobalah menjaga kelangsungan pengadaan obat 4) Cari pengadaan kondom yang cukup dan rutin bagi masyarakat. Narkoba : pada dasarnya merupakan obat2an yang apabila pemakaiannya disalhgunakan dapat menimbulkan ketergantungan b. hilangnya rasa. 5) Memastikan ketersediaan pelayanan kesehatan termasuk KB. 4) Kaum wanita membenci pelacuran karena dianggap sebagai pecuri cinta dari lakilaki (suami) mereka sekaligus pencuri hartanya G. Peran sebagai petugas kesehatan Peran sebagai petugas kesehatan dalam masalah pekerja seks komersial yaitu : 1) Memberikan pelayanan secara sopan seperti melayani pasien-pasien yang lain 2) Belajar membuat diagnosa dan mengobati PMS 3) Mengenal berbagai jenis obat yang masih efektif. . terbaru. perawatan PMS dan obat yang terjangkau serta penanggulangan obat terlarang. PENGERTIAN a. 3) Pelacuran dianggap sebagai ancaman terhadap kehidupan keluarga yang dibentuk melalui perkawinan dan melecehkan nilai sakral perkawinan. Narkotika : zat atau obat yang berasal dr tanaman atau bukan tanaman yg dapat menyebabkan penurunan / perubahan kesadaran. mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan c.5 DRUG ABUSE A. 10. Psikotropika : zat atau obat baik alamiah atau sintetik bukan narkotika yg berkhasiat psikoaktif melalui susunan syaraf pusat yg menyebabkan perubahan khas pd aktivitas mental dan prilaku.

serta mempunyai potensi kuat mengakibatkan ketergantungan. minuman berakohol bersifat sedative (penenang). kokain b. misal : ampetamiin. serta mempunyai potensi sedang. NO. Psikotropika golongan III : psikotropika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dan tidak dapat digunakan dalam terapi. morfin c. serta mempunyai potensi ringan mengakibatkan ketergantungan. 05 TAHUN 1995 a. ganja. Psikotropika golongan II : psikotropika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dan tidak dapat digunakan dalam terapi. Narkotika golongan I : narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan & tidak digunakan dalam terapi. mengakibatkan ketergantungan. depresan. Psikotopika golongan I : psikotropika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dan tidak dapat digunakan dalam terapi. Zat adiktif lainnya adalah . missal : LSD b. PENGGOLONGAN PSIKOTROPIKA UU. serta mempunyai potensi sangat tinggi mengakibatkan ketergantungan Misal : heroin. rokok. misal : barbiturate . missal . missal : Codein C. serta mempunyai potensi amat kuat mengakibatkan ketergantungan. B. Narkotika golingan III : narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan & tidak digunakan dalam terapi. hipnotik.d. Narkotika golongan II : narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan & tidak digunakan dalam terapi. serta mempunyai potensi tinggi mengakibatkan ketergantungan. metilfenidad c.NO. PENGGOLONGAN NARKOTIKA UU.2 TAHUN 1997 a.

kurang PD. bahkan tertidur. dan sedative b. penilaian diri negative. melarikan diri dr sesuatu. misal : Diazepam D. E. Jenis ini membuat pemakai merasa fly. EFEK YANG DITIMBULKAN a. Stimulan : zat yg dapat merangsang fungsi tubuh dan meningkatkan kegairahan kerja (segar & bersemanagat) misal : ekstasi.d. cenderung agresif. Faktor Individu Penyakit jasmaniah Kepribadian dgn resiko tinggi : mudah kecewa. kokain. memiliki gangguan jiwa (cemas. Halusinogen : zat yg dapat menimbulkan efek halusinasi yg bersifat merubah perasaan dan pikiran seringkali disertai halusinasi. depresi. morfin. memuaskan rasa ingin tahu. selalu menuntut. tidak sadar diri. Factor Zat Ketersediaan zata pada peredaran gelap Kemudahan memperoleh zat . misal : ganja. Motivasi tertentu : menyatakan diri bebas. kurang religious. mescalin dan LSD. apatis). dan mendapat pengalaman baru. sifat antisocial. kafein. Psikotropika golongan IV : psikotropika yg berkhasiat pengobatan & dapat digunakan dalam terapi dan atau tujuan ilmu pengetahuan. amfetamin c. codein. heroin. sebagai lambing kemoderan. agar diterima kelompok ttn. FAKTOR2 PENYEBAB PENYALAHGUNAAN a. b. Depresan : jenis zat berfungsi mengurangi aktifitas fungsional tubuh. Misal : opium.

opioida : kemandulan. Dependence use : telah terjadi toleransi dan gejala putus zat. rekreasi atau santai. e. c. ortu otoriter. social yg kurang mendukung. impotensi. gangguan haid. keluarga terlalu permisisf. sakit . Faktor lingkungan Lingkungan keluarga : tidak harmonis. F. b. ancaman fisik sgt kuat. pemakai sebagai pola penggunaan bersifat patologik yg ditandai untuk mengendalikan. d. malnutrisi. Lingkungan teman sebaya . adanya murid pengguna. DAMPAK PENYALAHGUNAAN a. Lingkungan masyarakat luas : situasi politik. ekonomi. tekanan kelompok sebaya sgt kuat. ancaman fisik dr teman pengedar. kehilangan BB. Lingkungan sekolah : sekolah kurang disiplin. Eksperimen use : sekedar mencoba-coba dan memenuhi rasa ingin tahu. Kafein : gastritis. Abuse . bila pemakaian zat dihentikan atau dikurangi dosisnya.c. terus menggunakan walaupaun sakit fisiknya kambuh. yg akan menimbulkan gangguan fungsional / okupasional. G. Recreation use : hanya untuk bersenang2. Sebagian akan berhenti tp ada juga yg meneruskan. TINGKAT PEMAKAIAN a. KOmplikasi medic : akibat zat itu sendiri 9 kokain : anemia. komunikasi antara ortu dan ank krg efektif. tegang) dan bertujuan menghilangkan perasaan. Situasional use : memakai zat pada saat tertentu saja ( saat sedih. kecewa.

Melalui keluaga . Memburuknya kehidupan sosial H. Penentuan dalam keputusan reproduksi (reproductive decision making) 3. libatkan partisipasi siswa dalam program pencegahan NAPZA melalui : Lembaga keagamaan LSM Kawan bukan pengguna 10. bronkiektosis).6 UPAH Berdasarkan Konferensi Wanita sedunia ke IV di Beijing pada tahun 1995 dan Koperensi Kependudukan dan Pembangunan di Cairo tahun 1994 sudah disepakati perihal hak-hak reproduksi tersebut. konseling bagi mahasiswa bermasalh. hubungan guru murid baik. akibat pertolongan yg salah. Akibat gangguan mental emosional c. memperkuat kehidupan agama. Nikotin : kanker paru. beri informasi yg benar. akibat bahan campuran tau pelarut akibat cara pemakaian jarum suntik yg tidak steril.1996) menyimpulkan bahwa terkandung empat hal pokok dalam reproduksi wanita yaitu : 1. Dalam hal ini (Cholil. b. akibat cara hidup kurang bersih. disiplin. Melalui sekolah : lokasi sekolah tdk berada pada tempat rawan. ciptakan suasan yg hangat. bronchitis. sikap positif ortu. Kesetaraan pria dan wanita (equality and equity for men and women) . menjadi contoh yg baik. Kesehatan reproduksi dan seksual (reproductive and sexual health) 2.jantung dan hipertensi. luangkan waktu bersama. UPAYA PENCEGAHAN a. proses belajar mengajar bentuk siswa mandiri. b.

yang diukur berdasarkan banyaknya barang dan jasa yang bisa didapatkan dari pertukaran tersebut. Teori Upah Wajar (alami) dari David Ricardo. Teori Upah Tenaga Kerja. Keamanan reproduksi dan seksual (sexual and reproductive security) Adapun definisi tentang arti kesehatan reproduksi yang telah diterima secara internasional yaitu : sebagai keadaan kesejahteraan fisik. Upah Riil . mental.6 UPAH Upah yang diberikan oleh para pengusaha secara teoritis dianggap sebagai harga dari tenaga yang dikorbankan pekerja untuk kepentingan produksi. berikut akan dikemukakan beberapa teori yang menerangkan tentang latar belakang terbentuknya harga upah tenaga kerja. 2. yaitu sejumlah upah yang dinyatakan dalam bentuk uang yang diterima secara rutin oleh para pekerja. Untuk mendapatkan gambaran yang jelas dalam hal upah dan pembentukan harga uapah tenaga kerja. Selain itu juga disinggung hak produksi yang didasarkan pada pengakuan hak asasi manusia bagi setiap pasangan atau individu untuk menentukan secara bebas dan bertanggung jawab mengenai jumlah anak. Teori ini menerangkan: .4. Upah Nominal. sosial yang utuh dalam segala hal yang berkaitan dengan sistim. adalah kemampuan upah nominal yang diterima oleh para pekerja jika ditukarkan dengan barang dan jasa. 10. fungsi-fungsi dan proses reproduksi. penjarakan anak. dan menentukan kelahiran anak mereka. Sehubungan dengan hal itu maka upah yang diterima pekerja dapat dibedakan dua macam yaitu: 1.

Upah menurut kodrat adalah upah yang cukup untuk pemeliharaan hidup pekerja dengan keluarganya. Teori Dana Upah Teori upah ini dikemukakan oleh John Stuart Mill. Oleh ahli-ahli ekonomi modern. Teori Upah Etika Menurut kaum Utopis (kaum yang memiliki idealis masyarakat yang ideal) tindakan para pengusaha yang memberikan upah hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan minimum. Menurut teori ini tinggi upah tergantung kepada permintaan dan penawaran tenaga kerja. merupakan suatu tindakan yang tidak “etis”. karena tidak sebanding antara jumlah tenaga kerja dengan penawaran tenaga kerja. Berhubungan dengan kondisi tersebut maka teori ini dikenal dengan istilah “Teori Upah Besi”. Penerapan sistem upah kodrat menimbulkan tekanan terhadap kaum buruh. Upah harga pasar akan berubah di sekitar upah menurut kodrat. Sedangkan penawaran tenaga kerja tergantung pada jumlah dana upah yaitu jumlah modal yang disediakan perusahaan untuk pembayaran upah. Oleh karena itu sebaiknya para pengusaha selain . Di pasar akan terdapat upah menurut harga pasar adalah upah yang terjadi di pasar dan ditentukan oleh permintaan dan penawaran. upah kodrat dijadikan batas minimum dari upah kerja. Teori Upah Besi Teori upah ini dikemukakan oleh Ferdinand Lassalle. Peningkatan jumlah penduduk akan mendorong tingkat upah yang cenderung turun. karena kita ketahui posisi kaum buruh dalam posisi yang sulit untuk menembus kebijakan upah yang telah ditetapkan oleh para produsen. Untuk itulah Lassalle menganjurkan untuk menghadapi kebijakan para produsen terhadap upah agar dibentuk serikat pekerja.

anggota keluarga dan pemberi pelayanan kesehatan harus berperan dalam keluarga. Masalah kesehatan reproduksi wanita sudah menjadi agenda Intemasional diantaranya IndonesiaBeijing dan Kairo). menyepakati hasil-hasil Konferensi mengenai kesehatan reproduksi dan kependudukan ( 5. maka wanita sebagai penerima kesehatan. Hubungan Upah Dengan Konsep Pemikiran Tentang Kesehatan Reproduksi Wanita Upah dalam Pembangunan kesehatan bertujuan untuk mempertinggi derajat kesehatan masyarakat. dan pengendalian jumlah penduduk. juga harus memberikan tunjangan keluarga. Kesehatan wanita secara langsung mempengaruhi kesehatan anak yang dikandung dan dilahirkan. Demi tercapainya derajat kesehatan yang tinggi. supaya anak tumbuh sehat sampai dewasa sebagai generasi muda. pendapatan merupakan balas jasa yang diberikan kepada pekerja atau buruh yang punya majikan tapi tidak tetap. Oleh sebab itu pada wanita diberi kebebasan dalam menentukan hal yang paling baik menurut dirinya sesuai dengan kebutuhannya di mana ia sendiri yang memutuskan atas tubuhnya sendiri. Wanita menghadapi masalah kesehatan khusus yang tidak dihadapi pria berkaitan dengan fungsi reproduksinya 2. Oleh sebab itu wanita. 3. 4. . Berdasarkan pemikiran di atas kesehatan wanita merupakan aspek paling penting disebabkan pengaruhnya pada kesehatan anak-anak. Kesehatan wanita sering dilupakan dan ia hanya sebagai objek dengan mengatas namakan “pembangunan” seperti program KB. seyogyanya diberi perhatian sebab : 1.dapat memberikan upah yang layak kepada pekerja dan keluarganya. Pendapatan adalah nilai maksimal yang dapat dikonsumsi oleh seseorang dalam suatu periode dengan mengharapkan keadaan yang sama pada akhir periode seperti keadaan semula.

Karakteristik Sumber pembeda Visi. tanggung jawab dan perilaku yang dibentuk oleh tata nilai social. Misi Unsur pembeda Gender Manusia (masyarakat) Kebiasaan Kebudayaan (tingkah laku) Seks Tuhan Kesetaraan Biologis (alat reproduksi) . fungsi. Gender adalah perbedaan antara laki-laki dan perempuan dalam peran. Pengertian Gender a. budaya dan adat istiadat (Badan Pemberdayaan Masyarakat. 2. 2. 2003) c. Seks adalah karakteritik genetic/fisiologis atau biologis seseorang yang menunjukkan apakah dia seorang perempuan atau laki-laki (WHO. Pengertian Seksualitas a. Gender berhubungan dengan persepsi dan pemikiran serta tindakan yang diharapkan sebagai perempuan dan laki-laki yang dibentuk masyarakat. KESEHATAN REPRODUKSI DALAM PERSFEKTIF GENDER A. Perbedaan Gender dan Seksualitas No 1. bukan karena perbedaan biologis (WHO. hak. 2002:2) b. 2003) c. Seksualitas/Jenis Kelamin (seks) adalah perbedaan fisik biologis yang mudah dilihat melalui cirri fisik primer dan secara sekunder yang ada pada kaum laki-laki dan perempuan(Badan Pemberdayaan Masyarakat. Seksualitas/jenis kelamin adalah karakteristik biologis-anatomis (khususnya system reproduksi dan hormonal) diikuti dengan karakteristik fisiologis tubuh yang menentukan seseorang adalah laki-laki atau perempuan (Depkes RI. Gender pada awalnya diambil dari kata dalam bahasa arab JINSIYYUN yang kemudian di adopsi dalam bahasa perancis dan inggris menjadi Gender b. 1998) B.11. 3. 2002 :4) d. 1998). Pengertian Gender dan Seksualitas 1. Seksualitas/Jenis Kelamin adalah pembagian jenis kelamin yang ditentukan secara biologis melekat pada jenis kelamin tertentu 9handayani. Gender adalah pera dan tanggung jawab perempuan dan laki-laki yang ditentukan secara social.

tetapi jika di restoran juru masak lebih banyak laki-laki. musiman dan berbeda anra kelas kedua belah pihak. Sepanjang masa dimana saja.4. seperti banyak perempuan menjadi juru masak jika dirumah. Dampak Terciptanya normanorma/ketentuan tentang “pantas” atau “tidak pantas” lakilaki pantas menjadi pemimpin. contohnya alat kelamin laki-laki dan perempuan Gender Dapat berubah. contohnya peran dalam kegiatan sehari-hari. contohnya status sebagai laki-laki atau perempuan Tergantung budaya dan kebiasaan. tertentu tidak dapat dipertukarkan 5. Setelah Indo merdeka perempuan mempunyai kebebasan mengikuti pendidikan Dapat dipertukarkan . martabat dapat dipertukarkan Kodrat. Menurut Badan Pemberdayaan Masyarakat. Sehingga Sering merugikan salah satu pihak. perempuan “pantas’ dipimpin dll. Perbedaan antara Gender dan Jenis Kelamin Jenis Kelamin Tidak dapat berubah. kedamaian dll. Sifat Harkat. Ke-berlaku-an Dapat berubah. contohnya di jawa pada jaman penjajahan belanda kaum perempuan tidak memperoleh hak pendidikan. contohnya jakun pada laki-laki dan payudara pada perempuan Berlaku sepanjang masa. menguntungkan kebetulan adalah perempuan 6. Tidak dapat dipertukarkan. Terciptanya nilai-nilai : kesempurnaan. tidak mengenal pembedaan kelas. kenikmatan.

RW. contohnya laki-laki Bukan merupakan budaya setempat. Beberapa kegiatan seperti menyiapkan makanan dan merawat anak adalah dianggap sebagai “kegiatan wanita”. hamil. seorang laki-laki/perempuan tetap laki-laki dan perempuan Tergantung budaya setempat. Budaya yang Mempengaruhi Gender 1. berperasaan dan bertindak dengan pola-pola tertentu dengan alas an hanya karena mereka dilahirkan sebagai wanita/pria. contohnya : di dalam suatu masyarakat.Berlaku dimana saja. contohnya laki-laki dan perempuan berhak menjadi calon ketua RT. tergantung pada kebiasaan. membawa air dan kayu bakar. tergantung pada tingkat pendidikan. contohnya pembatasan kesempatan di bidang pekerjaan terhadap perempuan dikarenakan budaya setempat antara lain diutamakan untuk menjadi perawat. melahirkan dan menyusui sedang laki-laki tidak. contohnya di rumah. mempunyai cirri-ciri utama yang berbeda dengan cirri-ciri utama perempuan yaitu jakun. semuanya adalah hasil rekayasa masyarakat. 3. Sedangkan pria bertugas memberikan kesejahteraan bagi keluarga di masa tua serta melindungi keluarga dari ancaman. Kegiatan lain tidak sama dari satu daerah ke daerah lain diseluruh dunia. contohnya perempuan bisa haid. C. suku dan umurnya. dan kepala desa bahkan presiden. Gender dan kegiatan yang dihubungkan dengan jenis kelamin tersebut. Ciptaan Tuhan. 4. Contohnya wanita diharapkan untuk menyiapkan masakan. dengan akibat yang berbahaya bagi kesehatan wanita. Setiap masyarakat mengharapkan wanita dan pria untuk berpikir. Sebagian besar masyarakat banyak dianut kepercayaan yang salah tentang apa arti menjadi seorang wanita. Peran jenis kelamin bahkan bisa tidak sama didalam suatu masyarakat. dikantor dan dimanapun berada. 5. hokum dan agama yang dianut oleh masyarakat tersebut. contohnya pengaturan jumlah a nak dalam satu keluarga . 2. wanita Buatan manusia. merawat anak-anak dan suami. pengasuh anak Merupakan kodrat Tuhan. guru TK.

Ada beberapa mekanisme proses marginalisasi kaum perempuan karena perbedaan gender. wanita sebagai konco wingking. Pengertian Diskriminasi Gender Diskriminasi gender adalah adanya perbedaan. orang tua telah memberlakukan anak perempuan dan laki-laki berbeda. Hal ini disebabkan karena belum terkoordinasi konsep gender dalam masyarakat yang mengakibatkan adanya diskriminasi kerja bagi perempuan. misalnya marginalisasi dibidang pertanian. keyakinan. izin usaha wanita harus diketahui ayah (jika masih lajang) dan suami jika udah menikah. meskipun kadang tanpa mereka sadari D. sedang wanita lain mempunyai pilihan yang lebih luas tentang pekerjaan yang bisa mereka pegang. permohonan kredit harus seijin suami. 6. hak kawin .Contoh . Sejak anak berusia muda. pekerja pabrik yang berakibat pada penggajian yang rendah. Gender dan Subordinasi Pekerjaan Perempuan Subordinasi adalah anggapan tidak penting dalam keputusan politik. Dari segi sumbernya bisa berasal dari kebijakan pemerintah. kemajuan tehnologi industry meminggirkan peran serta wanita 2. keyakinan tradisi dan kebiasaan bahkan asumsi ilmu pengetahuan. Perempuan tersubordinasi oleh factor yang dikonstruksikan secara social. Bentuk-Bentuk Ketidakadilan Gender 1. Peran gender diajarkan secara turun temurun dari orang tua ke anaknya.dari suku tertentu biasanya bekerja menjadi pembantu rumah tangga. Gender dan Marginalisasi Perempuan Bentuk manifestasi ketidakadilan gender adalah proses marginalisasi/pemiskinan terhadap kaum perempuan. contohnya revolusi hijau yang memfokuskan pada laki-laki mengakibatkan banyak perempuan tergeser dan menjadi miskin. Contoh lain adanya pekerjaan khusus perempuan seperti : guru anak2. E. pembatasan kesempatan dibidang pekerjaan terhadap wanita. Contoh lain : upah wanita lebih kecil. tafsiran agama. pengecualian/pembatasan yang dibuat berdasarkan peran dan norma gender yang dikonstruksi secara social yang mencegah seseorang untuk menikmati HAM secara penuh.

Kekerasan terhadap manusia sumbernya macam-macam namun ada satu jenis kekerasan yang bersumber anggapan gender. Bentuk kekerasan ini tidak selalu terjadi antara laki-laki terhadap perempuan akan tetapi antara perempuan dengan perempuan atau erempuan dengan laki-laki. Contoh . perkosaan. Sedangkan perempuan adalah mahkluk yang lembut. jabatan. Laki-laki mata keranjang. 5. janda mudah dirayu. bagian warisan wanita lebih sedikit.wanita dinomor duakan. cantik dan keibuan. Posisi perempuan dianggap lebih rendah dibandingkan dengan laki-laki. social atau politik. rasional. Non fisik : pelecehan seksual. Gender dan Kekerasan Terhadap Perempuan Kekerasan adalah suatu serangan terhadap fisik maupun integritas mental psikologi seseorang. Hal ini disebabkan pelabelan yang sudah melekat pada laki-laki misalnya manusia yang kuat. sehingga dinamakan pelabelan negative. karir dan pendidikan. 4. pemukulan. ancaman.Contoh : Wanita-sumur-dapur-kasur. Gender dan Beban kerja Lebih Berat Dengan berkembangnya wawasan kemitrasejajaran berdasarkan pendekatan gender dalam berbagai aspek kehidupan. Secara umum stereotip merupakan pelabelan/penandaan terhadap kelompok tertentu dan biasanya pelabelan ini selalu berakibat pada ketidakadilan. dan penyiksaan. laki-laki tlang punggung keluarga. Eksploitsi terhadap wanita. Kekerasan terhadap perempuan merupakan kekerasan yang disebabkan adanya keyakinan gender. wanita jadi obyek iklan. istri menghina/mencela kemampuan seksual. maka peran perempuan mengalami perkembangan . wanita dinomor duakan dalam peluang bidang politik. kehebatan pada kemampuan seksualnya. pelecehan terhadap wanita. laki-laki sebagai pencari nafkah.suami membatasi uang belanja dan memonitor pengeluarannya. jantan. Meskipun demikian perempuan menjadi lebih rentan karena posisinya yang pincang dimata masyarakat baik secara ekonomi. dan paksaan. Kekerasan fisik : perkosaan. Wanita macak-masak-manak. Gender dan Sterotip atas Pekerjaan Perempuan Stereotip adalah pelabelan terhadap suatu kelompok / jenis pekerjaan tertentu. Stereotip adalah bentuk ketidakadilan. 3. perkasa.

2. Perbedaan gender dalam akses terhadap pelayanan kesehatan Berbeda dengan Negara maju kaum perempuan dinegara berkembang pada umumnya belum dapat memanfaatkan pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan. metode yang digunakan. Contoh : wanita bekerja diluar rumah atau dirumah. pendidik anak sekaligus pendamping suami pencari nafkah kehidupan. atau analisa data. pembagian sumber-sumber dan hasil pembangunan serta kses terhadap pelayanan. Ketidaksetaraan dan Ketidakadilan Gender dalam Pelayanan Kesehatan 1. Bias gender dalam penelitian kesehatan Ada indikasi bahwa penelitian kesehatan mempunyai tingkat bias gender nyata baik dalam pemilihan topic. Definisi “keadilan gender dalam kesehatan” menurut WHO mengandung 2 aspek : . F. b. wanita sebagai perawat. Ketidakadilan adalah ketidaksetaraan yang tidak pantas atau tidak adil. laki-laki mencari nafkah utama sekaligus sopir keluarga. Perempuan yang mengalami depresi karena kekerasan domestic yang dilakukan oleh pasangannya hanya diobati dengan antidepresan tanpa diberi dalam mengatasi masalah gender yang melatarbelaknginya. Namun perlu dicermati bahwa perkembangan perempuan tidaklah “mengubah” peranannya yang “lama” yaitu peranan dalam lingkup rumah tangga (peran reproduktif). dan umumnya perempuan mengerjakan peranan sekaligus untuk memenuhi tuntutan pembangunan. Contonya sebagai berikut : a. Ketidak-adilan Gender Dalam berbagai aspek ketidak-setaraan gender tersebut sering ditemukan pula ketidakadilan gender yaitu ketidakadilan berdasarkan norma dan standart yang belaku. Maka dari itu perkembangan peranan perempuan ini sifatnya menambah. untuk itulah maka beban kerja perempuan terkesan berlebihan. Ketidak-setaraan Gender Ketidak-setaraan gender merupakan keadaan diskriminatif (sebagai akibat dari perbedaan jenis kelamin) dalam memperoleh kesempatan.yang cukup cepat. Gangguan kesehatan biasa yang mengakibatkan gangguan berarti pada perempuan tidak mendapat perhatian bila tidak mempengaruhi fungsi reproduksi.

masalah pergaulan bebas . G. Hal ini semakin dirasakan dalam ruang lingkup kesehatan reproduksi antara lain karena hal berikut : 1. melahirkan. Masalah kesehatan reproduksidapat terjadi sepanjang siklus hidup manusia missal masalah inses yang terjadi pada masa anak-anak dirumah. Keluarga Berencana 3. Infeksi Menular Seksual H. . 1. Keadilan dalam status kesehatan yaitu tercapainya derajat kesehatan yang setinggi mungkin (fisik. Sebagai strategi operasional dalam mencapai kesetaraan antara laki-laki dan perempuan dianjurkan melakukan pengarus-utamaan gender (PUG).a. b. Penanganan Isu Gender dalam Kesehatan Reproduksi Gender mempunyai pengaruh besar terhadap kesehatan laki-laki dan perempuan. kehamilan remaja. psikologi dan social). Karena struktur alat reproduksi yang rentan secara social atau biologis terhadap penularan IMS termasuk STD/HIV/AIDS. Keadilan dalam pelayanan kesehatan yang berarti bahwa pelayanan diberikan sesuai dengan kebutuhan tanpa tergntung pada kedudukan social dan diberikan sebagai respon terhadap harapan yang pantas dari masyarakat dengan penarikan biaya pelayanan yang sesuai dengan kemampuan. Perempuan lebih rentan dalam menghadapi resiko kesehatan reproduksi seperti kehamilan. aborsi tidak aman dan pemakaian alat kontrasepsi. Kesehatan Ibu dan Bayi Baru Lahir (Safe Motherhood) 2. 2. Isu Gender dalam Kesehatan Reproduksi Isu gender adalah suatu kondisi yang menunjukkan kesenjangan laki-laki dan perempuan yaitu adanya kesenjangan antara kondisi yang dicita-citakan (normatif) dengan kondisi sebagaimana adanya (obyektif). Kesehatan Reproduksi Remaja 4.

Karena ini dalam menyusun strategi untuk memperbaiki kespro harus dipertimbangkan pula kebutuhan. Perlindungan umum dan khusus terhada penyakit tertentu (spesifik protection) 3. khusunya berkaitan dengan IMS. kepedulian dan tanggung jawab laki-laki. Perempuan rentan terhadap kekerasan dalam rumah tangga 9kekerasan domestic) atau perlakuan kasar yang pada dasarnya bersumber gender yamg tidak setara. Penengakan diagnosis secara dini dan pengobatan yg cepat dan tepat. Agar mudah dipahami dapat dilihat pada skema dibawah ini : Fase Prepatogenesis § Peningkatan kesehatan Ø Perlindungan umum dan spesifik ---> pencegahan primer Fase Patogenesis . Kesehatan reproduksi lebih banyak dikaitkan dengan urusan perempuan seperti KB<> I. 5. Penengakan diagnosis secara dini dan pengobatan yang cepat dan tepat disebut pencegahan tersier. pembatasan kecacatan dan pemulihan kesehatan adalah usaha-usaha yang dilakukan pada waktu sakit (pathogenesis). Pembatasan kecacatan ( disssability limitation) 5. Upaya Promotif dan Preventif Menurut Leavel dan Clark Dalam kesehatan masyarakat ada lima tingkatan pencegahan penyakit dari leavel dan Clark yaitu : 1. Namun keterlibatan . motivasi serta partisipasi laki-laki dalam kespro dewasa ini sangat kurang. 6. Menegkkan diagnose secara dini dan pengobatan yang cepat dan tepat ( early diagnosis and promotion) 4. 4. HIV. Peningkatan kesehatan (health promotion) 2. Pemulihan kesehatan (rehabilitation) Peningkatan kesehatan dan perlindungan umum dan khusus terhadap penyakitpenyakit tertentu adalah usaha yang dilakukan sebelum sakit (pre pathogenesis) dan disebut pencegahan primer. Masalah kesehatan reproduksi tidak terpisah dari hubungan laki-laki dan perempuan.3. dan AIDS. Laki-laki juga mempunyai masalah kesehatan reproduksi.

Menegakkan Diagnosa Secara Dini dan Pengobatan yang Cepat dan Tepat ( early diagnosis and promotion) a. Perlindungan terhadap bahan2 yg bersifat karsinogenik. Mencari kasus sedini mungkin (case finding) b. Perbaikan higiene & sanitasi lingkungan seperti : penyediaan air bersih. bahan racun maupun alergi e.> pencegahan sekunder Ø Pembatasan kecacatan Pencegahan tersier Ø Pemulihan kesehatan Kegiatan pada masing-masing tingkat pencegahan : 1. Memberi perlindungan khusus terhadap suatu penyakit Misal : penggunaan kondom untuk mencegah HIV/AIDS. perbaikan dan penyediaan tempat pembuangan sampah dan perumahan sehat d. TBC . Pengendalian sumber2 pencemaran 3. Isolasi terhadap penyakit menular c. Nasehat & perkawinan serta pendidikan seks yang bertanggung jawab 2. Pendidikan kesehatan terhadap masyarakat e. Perbaikan dan pemeliharaan kesehatan perorangan c. penggunaan sarung tangan & masker saat bekerja sebagai tenakes b.§ Penengakan diagnose dini dan pengobatan yg cepat --. Perlindungan Umum dan Khusus Terhadap Penyakit2 Tertentu (spesifik protection) a. Perbaikan dan peningkatan gizi b. Olah raga secara teratur f. Pengawasan selektif terhadap penyakit tertentu sprt penyakit kusta. Kesempatan memperoleh hiburan yang sehat untuk kemungkinan perkembangan kesehatan mental & sosial g. Peningkatan Kesehatan (health promotion) a. Melakukan pemeriksaan kesehatan umum secara rutin c. d. Perlindungan terhadap kemungkinan kecelakaan di tempat umum & di tempat kerja.

Meningkatakan keteraturan pengobatan terhadap penderita (case holding)I e. Pusat rehabilitasi bagi korban kekerasan. d. kemudian 64. Pemulihan Kesehatan (rehabilitation) a. Perbaikan fasilitas kesehatan sebagai penunjang untuk dimungkinkan pengobatan & perawatan yang lebih intensif c. Pemberian pengobatan yg tepat pada setiap permulaan kasus. Menyadarkan masyarakat untuk menerima mereka kembali dgn memberikan dukungan moral tidaknya bagi yang bersangkutan untuk bertahan. Penyuluhan dan usaha-usaha kelanjutan yang harus tetap dilakukan seorang setelah ia sembuh dari suatu penyakit. . Mencari orang2 yg pernah berhubungan dgn penderita penyakit menular ( contact person) f. dan 70 tahun pada 2000. Kurangnya kesadaran masy tentang kesehatan shg masy tidak melanjutkan pengobatan scr tuntas shg dapat menyebabkan terjadi cacat atau ketidakmampuan. Misal . Harapan hidup penduduk Indonesia mengalami peningkatan jumlah dan proporsi sejak 1980. Pencegahan terhadap komplikasi dan kecacatan 5. Mengusahakan perkampungan rehabilitasi social sehingga setiap penderita yang telah cacat mampu mempertahankan diri. dan korban narkoba b. 13. Harapan hidup perempuan adalah 54 tahun pada 1980. Penkes perlu bukan hanya untuk orang yang cacat tapi juga untuk masyarakat.7 tahun pada 1990.1 USIA HARAPAN HIDUP Pengertian Usia harapan Hidup Usia harapan hidup (Life Expectancy Rate) merupakan lama hidup manusia di dunia. Usia harapan hidup perempuan lebih tinggi dibandingkan laki-laki. rehabilitasi PSK. Pembatasan Kecacatan (disability limitation) a. Mengembangkan lembaga rehabilitasi dgn mengikutsertakan masyarakat c. Misal : penganan secara tuntas pd kasus infeksi organ reproduksi untuk mencegah terjadinya infertilitas. 4.d. INDIKATOR STATUS KESEHATAN WANITA 13. e. b.

tergantung dari beberapa faktor: (Prof. makan ikan dan minum teh hijau maupun teh hitam. diluar soal takdir tentunya. Faktor-faktor kesehatan yang mempengaruhi dan berhubungan dengan usia harapan hidup. Ir. Meningkatnya jumlah itu sebagai akibat bertambahnya populasi penduduk usia lanjut dan tingginya usia harapan hidup diiringi membaiknya derajat kesehatan masyarakat. Hal-hal yang berpengaruh penting pada kelangsungan hidup yang lebih lama Penyebab panjangnya umur manusia. diluar soal takdir tentunya. Berdasarkan data. Yaitu penyakit-penyakit yang mengancam kehidupan manusia. Penyebab panjangnya umur manusia. diabetes dan stroke.Penyakit bawaan dari lahir: mereka yang diberi berkah oleh Tuhan Yang Maha Kuasa untuk menjalani hidup lebih panjang adalah orang-orang yang terkait dengan rendahnya penyakit degeneratif. Ir. ahli gizi Institut Pertanian Bogor: .Pola Makan . Ali Khomsan. Tapi yang paling berpengaruh adalah pola makan.Strees Atau Tekanan C. . Ali Khomsan. Mereka yang mempunyai kesempatan untuk menikmati hidup lebih lama ini adalah orang-orang yang sangat memperhatikan pola makannya. terlepas itu perbuatan yang baik maupun buruk. . jantung koroner. “Mereka mengurangi konsumsi kalori ke dalam tubuhnya. Dr. . 1. Dr.Lingkungan Tempat Tinggal . Mereka berpendapat bahwa dengan semakin panjang umur semakin banyak hal-hal yang dapat dilakukan. wanita Indonesia yang memasuki masa menopause saat ini semakim meningkat setiap tahunnya. seperti penyakit kanker. Gizi Melewati kehidupan di dunia hingga usia 100 tahun mungkin menjadi harapan sebagian manusia.Melakukan puasa seperti yang dilakukan umat Islam pada bulan Ramadhan. tergantung dari beberapa faktor.Orang-orang lanjut usia ini mulai mengurangi konsumsi kalori dengan hanya memakan kacangkacangan (kedelai).Meningkatnya usia harapan hidup penduduk Indonesia membawa implikasi bertambahnya jumlah lansia. Menurut Prof. ahli gizi Institut Pertanian Bogor) . 1.

Menyarankan agar para manula tersebut mulai kembali ke makanan ‘back to nature’ atau kembali ke alam. terdapat 20 penyakit yang terkait dengan kebiasaan merokok. keju.Mereka juga memangkas konsumsi protein dan lemak dalam tubuh. Para ilmuwan memantau kebiasaan merokok mereka selama lebih dari 50 tahun. Dan data paling akhir menunjukkan resiko yang ada jauh lebih besar dari perkiraan awal. Banyak orang yang . Jika anda berhenti merokok setelah 10 tahun. Diantaranya degan cara mengkonsumsi makanan tanpa dimasak atau menjadi seorang vegetarian. yang dapat mengurangi kolesterol dalam tubuh.Makan ikan yang mengandung zat omega 3 yang sangat tinggi. bila anda berhenti merokok. Atau kalau anda tidak merokok berarti menambah usia harapan hidup rata-rata 10 tahun. disaat proses metabolisme tubuh sudah mulai lambat. dengan cara mengurangi makanan yang mengandung lemak dan protein hewani. 1. dsb. . Merokok Merokok mengurangi usia harapan hidup rata-rata 10 tahun. Masalahnya adalah begitu orang merokok. Sir Richard Peto. selain juga mengurangi porsi makan seharihari. anda bisa menghindari sembilan dari 10 resiko yang ada. susah untuk menghentikan kebiasaan itu. Penelitian ini dimulai 50 tahun lalu ketika untuk pertama kalinya muncul kaitan antara merokok dan kanker paruparu. temuan yang ada menunjukkan berhenti merokok akan meningkatkan kuantitas dan kualitas hidup. yang terlibat dalam penelitian ini hampir selama 40 tahun mengatakan.Melakukan diet terhadap jenis makanan goreng-gorengan. mereka banyak makan makanan yang mengandung zat anti oksidan yang bermanfaat bagi tubuh. daging. Hasil penelitian yang dimuat di Jurnal Kesehatan Inggris ini menunjukkan. susu. “Bahkan setelah 20 tahun. Penelitian terlama tentang dampak merokok terhadap kesehatan menunjukkan bahwa rata-rata perokok meninggal dunia 10 tahun lebih cepat dibanding mereka yang tidak merokok.Pada awal usia 50 tahunan. seperti telor. Penelitian ini melibatkan sekitar 35 ribu dokter di Inggris yang lahir antara tahun 1900 dan 1930. Temuan ini sangat penting untuk mendorong orang berhenti merokok. . .. Demikian antara lain hasil penelitian selama 50 tahun di Inggris mengenai dampak merokok terhadap kesehatan. . anda bisa terbebas dari hampir semua resiko yang ada.

1. Di negara berkembang dewasa ini. semakin banyak orang merokok.5% dari total penduduk. Apa saja gejala-gejala awal yang menandakan kurangnnya kadar estrogen ? . Menapause Keberhasilan pembangunan termasuk pembangunan kesehatan telah meningkatkan status kesehatan dan gizi masyarakat antara lain meningkatnya umur harapan hidup (UHH) di Indonesia dari tahun ke tahun. antara lain penyakit jantung.6% dari total penduduk.Wajah kemerahan . Disamping itu terjadi pula pergeseran umur menopause dari 46 tahun pada tahun 1980 menjadi 49 tahun pada tahun 2000. dan diyakini merupakan faktor resiko untuk penyakit jantung. Sejak penelitian ini dilakukan. Ada sekitar 20 penyakit yang terkait dengan merokok ini. Sementara bila seseorang berhenti merokok pada usia 30 tahun. Pada usia 50 tahun.” katanya. stroke. perempuan memasuki masa menopause sehingga terjadi penurunan atau hilangnya hormon estrogen yang menyebabkan perempuan mengalami keluhan atau gangguan yang seringkali mengganggu aktivitas sehari-hari bahkan dapat menurunkan kualitas hidupnya. Jumlah dan proporsi penduduk perempuan yang berusia diatas 50 tahun dan diperkirakan memasuki usia menopause dari tahun ke tahun juga mengalami peningkatan yang sangat signifikan.mengaku tak bisa berhenti merokok. dan berbagai penyakit kronis lain”. Mereka yang berhenti merokok pada usia 60 tahun. berbagai dampak negatif terhadap kesehatan bisa diminimalkan.5 juta orang atau 7. diperkirakan 100 juta orang meninggal di seluruh dunia akibat merokok. sedangkan tahun 2020 jumlahnya diperkirakan meningkat menjadi 30. kanker paru.0 juta atau 11. dan berbagai macam kanker. bisa meningkatkan harapan hidup selama tiga tahun. Padahal estrogen tersebut mempunyai manfaat yang beragam. sehingga menurunnya produksi hormon akan berpengaruh terhadap beberapa perubahan penting dalam tubuh. “Kematian itu disebabkan merokok telah dibuktikan sebagai penyebab berbagai penyakit saluran pernapasan seperti penyakit paru obstruktif menahun. Berdasarkan Sensus Penduduk tahun 2000 jumlah perempuan berusia diatas 50 tahun baru mencapai 15. stroke.

tidak saja untuk kesehatan umum anda.Kekeringan didaerah vagina . Berkonsultasi pada ahli kandungan untuk membantu anda mempertimbangkan risiko TPH dan menemukan penanganan yang paling tepat untuk anda. Olahraga merupakan hal yang penting. stroke..Mudah pingsan .Hubungan seksual yang menimbulkan rasa nyeri . degan Terapi penggantian hormon (TPH) bertujuan untuk mengganti hormon yang mulai menghilang agar efek-efek menopause dapat diatasi.Depresi . kini anda bias mendapatkan pengobatan yang disesuaikan dengan keadaan anda untuk menghilangkan atau memperkecil efek samping. Walupun efek samping yang akan muncul telah diketahui. kanker usus besar.mengandung kurang dari 20% kalori yang berasal dari lemak . Anda dapat mengukur kadar estrogen dengan berkonsultasi pada dokter yang akan melakukan pemeriksaan darah sederhana. Diet Asia ini: .Sakit kepala .Kulit kering .Gejolak panas di dada dan muka (hot flushes) .Masalah kandung kemih .Gangguan tidur . jantung koroner. Mengatasi menopause.Diet tradisional Asia tampaknya memberi keuntungan yang penting.Daya ingat menurun .Emosi yang mudah berubah-rubah .Sulit konsentrasi .Penyakit jangka panjang seperti tulang keropos (osteoporosis). anda dapat memulai usaha untuk mengatasinya.Rasa sakit dan nyeri (nyeri tulang dan sendi) . . Bila anda telah mengetahui penyebab timbunya gejala-gejala tersebut. Ingat bahwa setiap wanita adalah berbeda. tetapi juga memperbaiki densitas/kepadatan tulang anda dan menghilangkan gejala-gejala menopause.Keringat pada malamm hari .Perdarahan menstruasi yang tidak teratur .

Osteorosis Seiring meningkatnya usia harapan hidup di Indonesia. semakin mudah terserang osteoporosis. kafein dan gula juga dapat memicu kemerahan pada wajah. untuk mengurangi rasa sakit 1. Namun demikian. . Semakin tua seseorang.Memasukan menu dari tahu atau olahan kedelai paling tidak sekali sehari. ia mengalami resiko 40% mengalami 1 atau lebih patah tulang belakang. Preparattersebut juga dapat di gunakan pada saat berhubungan seksual. yang merupakan sebuah tipe hormon tanaman yang diyakini bermanfaat bagi menopause. .kemerahan pada wajah dapat di picu oleh makanan nyang panas atau pedas. Data dunia juga menyebutkan satu dar tiga wanita beresiko terkena osteoporosis. Ketika perempuan mencapai usia 80 tahun.Krim vagina dan jel dapat di gunakan untuk mengurangi kekeringan dan rasa gatal pada vagina. Alkohol.Kaya akan berbagai macam buah.. (Produk olahan kedelai mengandung fitoestrogen. .. masalah osteoporosis/tulang keropos perlu mendapat perhatian serius. sayur serta kacang-kacangan .Hindari fakor-faktor yang memicu gejala-gejala menopause anda. Orang lanjut usia merupakan sasaran paling rapuh untuk terkena osteoporosis.Membatasi masukan daging . preparat tersebut belum terbukti keuntungannya untuk mengatasi osteoporosis dan efek kardiovaskuler akibat menopause.

tujuan utama program kesehatan reproduksi adalah meningkatkan ksesadaran kemandiriaan wanita dalam mengatur fungsi dan proses reproduksinya. Kesehatan bayi dan anak-anak terutama bayi dibawah umur lima tahun. undang-undang yang berkaitan dengan masalah genetik. Maksudnya bagaimana pandan gan masyarakat terhadap kesuburan dan kemandulan. 3. Dampak pembangunan ekonomi. nilai anak dan keluarga.1 KESIMPULAN 1. yang pada akhirnya menuju penimgkatan kualitas hidupnya. Tersedianya pelayanan kesehatan reproduksi dan keluarga berencana.BAB III PENUTUP 3. sikap masyarakat terhadap perempuan hamil. masalah kemandulan dan ketidaksuburan. Peranan atau kendali sosial budaya terhadap masalah reproduksi.Kesehatan. morbiditas (gangguan kesehatan) dan kematian perempuan yang berkaitan denga kehamilan. 3. Intervensi pemerintah dan negara terhadap masalah reproduksi. penyebab serta komplikasi dari kehamilan. Misalnya program KB. sehingga hak-hak reproduksinya dapat terpenuhi. industrialisasi dan perubahan lingkungan terhadap kesehatan reproduksi.2 SARAN Sehubungan dengan fakta bahwa fungsi dan proses reproduksi harus didahului oleh hubungan seksual. serta terjangkaunya secara ekonomi oleh kelompok perempuan dan anak-anak. termasuk kehidupan seksualitasnya. 2. 4. Termasuk didalamnya juga maslah gizi dan anemia dikalangan perempuan. dan lain sebagainya. 5. .

1998.Si. 1998.T 9.Daftar pustaka 1. Wahid.info/hak-hakreproduksi . Wattie. Telaah Aspek-Aspek Sosial Dalam Persoalan Kesehatan Reproduksi”. 2. 8. Seksualitas. 1995. Midwiferysite. 5. Jakarta. Kartono. Pustaka Sinar Harapan. 7.Kontradiksi Dalam Kesehatan Reproduksi. Hak-hak reproduksi dan kesehatan reproduksi. Manuaba. Jakarta. Pusat penelitian Kependudukan UGM. Memahami Kesehatan reproduksi wanita.Jakarta. 3. Yogyakarta. Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo. 1996. Anna Marie. 6. EGC. www. 1996. dkk. Pustaka Sinar Harapan. 1996. dan Ford Foundation. Jakarta. Wattie. Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia. Abdurrahman. Yogyakarta. www.com/Endah Purnasari. Bunga rampai Obstetri dan Ginekologi Sosial. pengertian dan implikasi.blogspot. 4. Anna Marie. Yogyakarta. Kesehatan Reproduksi dan Ketimpangan Gender. PPK-UGM.kespro. Pusat Penelitian Kependudukan UGM. Kesehatan Reproduksi dasar pemikiran. terjemahan bahasa Indonesia Implication of the ICPD programme of actio. S.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->