MAKALAH KESEHATAN REPRODUKSI

Disusun oleh : RISKA ASRI PUSPITA DEWI (250008110)

D III KEBIDANAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN YAYASAN RUMAH SAKIT ISLAM SURABAYA 2011

Kata Pengantar
Puji syukur saya panjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan nikmat iman dan islam kepada kita, sehingga saya dapat menyelesaikan makalah ini tepat pada waktunya. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat dan kita sebagai generasi penerusnya hingga akhir zaman. Penyusunan makalah ini bertujuan untuk mengangkat permasalahan permasalahankesehatan
wanita dan dimensi sosial dan upaya mengatasinya. saya mengucapkan banyak terima kasih kepada

semua pihak yang telah membantu dan mendukung makalah ini. saya sebagai penyusun menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih terdapat banyak kekurangan. Oleh karena itu, saya mengharapkan saran dan kritik yang membangun demi kesempurnaan makalah ini. Semoga makalah ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat bagi pembaca, khususnya bagi tenaga kesehatan dimasa kini.

Surabaya, 03 mei 2010

Penyusun

BAB I PENDAHULUAN 1. LATAR BELAKANG

Pembangunan kesehatan bertujuan untuk mempertinggi derajat kesehatan masyarakat. Demi tercapainya derajat kesehatan yang tinggi, maka wanita sebagai penerima kesehatan, anggota keluarga dan pemberi pelayanan kesehatan harus berperan dalam keluarga, supaya anak tumbuh sehat sampai dewasa sebagai generasi muda. Oleh sebab itu wanita, seyogyanya diberi perhatian sebab : 1. Wanita menghadapi masalah kesehatan khusus yang tidak dihadapi pria berkaitan dengan fungsi reproduksinya 2. Kesehatan wanita secara langsung mempengaruhi kesehatan anak yang dikandung dan dilahirkan. 3. Kesehatan wanita sering dilupakan dan ia hanya sebagai objek dengan mengatas namakan “pembangunan” seperti program KB, dan pengendalian jumlah penduduk. 4. Masalah kesehatan reproduksi wanita sudah menjadi agenda Intemasional diantaranya Indonesia menyepakati hasil-hasil Konferensi mengenai kesehatan reproduksi dan kependudukan (Beijing dan Kairo). 5. Berdasarkan pemikiran di atas kesehatan wanita merupakan aspek paling penting disebabkan pengaruhnya pada kesehatan anak-anak. Oleh sebab itu pada wanita diberi kebebasan dalam menentukan hal yang paling baik menurut dirinya sesuai dengan kebutuhannya di mana ia sendiri yang memutuskan atas tubuhnya sendiri.
2. RUMUSAN MASALAH 1) Apa konsep kesehatan reproduksi? 2) Bagaimana cara mengenali masalah pada kesehatan reproduksi? 3) Bagaimana cara menangani masalah pada kesehatan reproduksi? 4) Bagaimana kesehatan reproduksi dalam prespektif gender? 3. TUJUAN PENULISAN 1) Untuk mengetahui teori dan konsep kesehatan reproduksi 2) Untuk mendalami masalah kesehatan reproduksi 3) Untuk mengidentifikasi masalah kesehatan reproduksi dan cara mengatasinya 4) Untuk mengetahui seberapa besar peran gender dalam kesehatan reproduksi.

terpadu dan merupakan bagian dari HAM” b) ICPD (International Conference on Population Development) . serta fungsi dan prosesnya. bertakwa pada Tuhan yang Maha Esa. mental. (BKKBN. 1993 Mendiskusikan HAM dalam perspektif gender dan isu kontroversial mengenai hak reproduksi. jiwa. dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomi. mampu memenuhi kebutuhan spiritual dan material yang layak. dalam semua hal yang berkaitan dengan sistem reproduksi. 23 Tahun 1992) Kesehatan Reproduksi adalah keadaan sejahtera fisik. (UU Kesehatan No. selaras. KONSEP KESEHATAN REPRODUKSI 1. bukan hanya bebas dari penyakit atau kecacatan. yang tidak semata-mata bebas dari penyakit atau kecacatan. spiritual memiliki hubungan yang serasi. dan sosial secara utuh. (Depkes. 1996) 1. (WHO. fungsi serta prosesnya.2 SEJARAH PERKEMBANGAN KESEHATAN REPRODUKSI a) Konferensi di Wina. dalam segala aspek yang berhubungan dengan sistem reproduksi.1 PENGERTIAN KESEHATAN REPRODUKSI Sehat adalah suatu keadaan sejahtera fisik. 2001) Kesehatan reproduksi adalah suatu keadaan sehat mental. Mendeklarasikan “HAP dan anak perempuan adalah mutlak. mental. 1992) Kesehatan adalah keadaan sejahtera badan. dan sosial yang utuh. seimbang antara anggota keluarga dan antara keluarga dan masyarakat dan lingkungan. fisik dan kesejahteraan sosial secara utuh pada semua hal yang berhubungan dengan sistem dan fungsi serta proses dan bukan hanya kondisi yang bebas dari penyakit dan kecacatan serta dibentuk berdasarkan atas perkawinan yang sah.BAB II PEMBAHASAN 1.

prilaku praktikyang berbahaya. pendidikan dan hak individu khususnya perempuan dan anak. Konflik bersenjata (perkosaan sebagai upaya pemusnahan) 6. mental dan psikososial) 4. yang menghasilkan kebijakan program kependudukan (Program Aksi 20 tahun) yang menyerukan agar setiap negara meningkatkan status kesehatan . Media (terus menonjolkan gambaran yang merendahkan perempuan) 10. Mekanisme institusional (sering terpinggirkan dalam struktur pemerintahan. Lingkungan (dampak negatif kesehatan dan kesejahteraan) 11. ICPD+5. Hak Asasi Manusia 9.Disponsori oleh PBB yang dihadiri oleh 180 negara dan bertempat di Cairo Mesir. rentan kekerasan. Kekerasan (pada umumnya yang menjadi objek kekerasan adalah perempuan) 5. keterbatasan SDM) 8. 1977) c) Konferensi perempuan sedunia ke 4 di Beijing (Fourth World Conference on Women) 1995 * Menghasilkan platform 12th Critical Area of concern yang dianggap sebagai penghambat utama kemajuan kaum perempuan 12th Critical Area of Concern 1. 1999 . Kemiskinan (jumlah perempuan dalam kemiskinan lebih banyak daripada pria) 2. Diskriminasi (dihadapi sejak awal kehidupannya. mengintegrasikan program KB kedalam agenda kesehatan perempuan yang lebih luas (Wallstam. konsekuensi hubungan seks yang tidak aman usia dini) * Telaah lima tahunan. Pendidikan dan pelatihan (merupakan sarana penting mencapai kesetaraan) 3. Ekonomi (perempuan jarang dilibatkan dalam pengambilan keputusan sehingga cebderung dirugikan) 7. kurangnya perlindungan hukum. Kesehatan (mencakup fisik.

metode perlindungan mncegah infeksi secara langsung (rujukan) Mengurangi kesenjangan anara proporsi individu pemakai alat kontrasepsi (alkom) dengan individu ysng ingin membatasi jumlah anak tanpa target/kuota Pelayanan pencegahan HIV untuk laki-laki dan perempuan usia 15-24 termasuk penyediaan kondom. bayi. misalnya kanker serviks.3 RUANG LINGKUP KESEHATAN REPRODUKSI DALAM SIKLUS KEHIDUPAN Secara luas. h) Kesehatan reproduksi ibu dan bayi baru lahir meliputi perkembangan berbagai organ reproduksi mulai dari sejak dalam kandungan. PSIR. 4. hingga meninggal. 5. 6. 7. termasuk didalamnya kondisi kesehatan organ-organ reproduksi bayinya. perilaku seksual yang mana bila kurang pengetahuan dapat tertular . kontrasepsi darurat/emergency contaception) Target baru 2015 untuk mengukur penerapan ICPD : Akses terhadap pendidikan dasar. 2. 3. mutilasi genital. tahun 2015 meningkatkan peran anak laki-laki dan perempuan 90% untuk SD sebelum 2010 menurunkan buta huruf sebagian pada tahun 2015 Semua fasilits KB menyediakan kontrasepsi yang aman dan efektif. permasalahan kesehatan reproduksi remaja termasuk pada saat pertama anak perempuan mengalami haid/menarche yang bisa berisiko timbulnya anemia. pemeriksaan secara sukarela.1. konseling dan tindak lanjut 1. wanita usia subur. remaja. ruang lingkup kesehatan reproduksi meliputi : a) Kesehatan ibu dan bayi baru lahir b) Penceghan dan penanggulangan infeksi saluran reproduksi (ISR) termasuk HIV/AIDS c) Pencegahan dan penanggulangan komplikasi aborsi d) Kesehatan reproduksi remaja e) Pencegahan dan penganan infertilitas f) Kanker pada usia lanjut dan osteoporosis g) Berbagai aspek kesehatan reproduksi lain. fistula dll. kondisi kesehatan seorang ibu hamil mempengaruhi kondisi bayi yang dilahirkannya. pelayanan kebidanan. klimakterium. menopause. Membahas tentang kemajuan dan kegagalan pemerintah dalam program kependudukan Isu kontroversial (isu seksualitas dan aborsi.

selain hal tersebut diatas ICPD juga menyebutkan bahwa kesehatan reproduksi juga mengimplikasikan seseorang berhak atas kehidupan seksual yang memuaskan dan aman. meliputi : a) Hak mendapatkan informasi dan pendidikan kesehatan reproduksi b) Hak mendapatkan pelayanan dan perlindungan kesehatan reproduksi c) Hak untuk dilindungi dari kematian karena kehamilan d) Hak untuk dilindungi dari kematian karena kehamilan .4 HAK – HAK REPRODUKSI Hak-hak reproduksi menurut kesehatan dalam Konferensi International Kependudukan dan Pembangunan bertujuan untuk mewujudkan kesehatan bagi individu secara utuh. termasuk HIV/AIDS. seseorang berhak terbebas dari kemungkinan tertulari penyakit menular seksual yang bisa berpengaruh pada fungsi organ reproduksi. 1. selain itu juga menyangkut kehidupan remaja memasuki masa perkawinan. dan terbebas dari paksaan. termasuk HIV/AIDS 5) Sedangkan Pelayanan Kesehatan Reproduksi Komprehensif (PKRK) terdiri dari PKRE ditambah kesehatan reproduksi pada usia lanjut. i) Penerapan pelayanan kesehatan reproduksi oleh Depkes RI dilaksanakan secara integratif memprioritaskan pada empat komponen kesehatan reproduksi yang menjadi masalah pokok di Indonesia yang disebut paket Pelayanan Kesehatan Reproduksi Esensial (PKRE) yaitu : 1) Kesehatan ibu dan bayi baru lahir 2) Keluarga berncana 3) Kesehatan reproduksi remaja 4) Pencegahan dan penanganan infeksi saluran reproduksi. remaja yang mengijnak masa dewasa bila kurang pengetahuan dapat mengakibatkan risiko kehamilan usia muda yang mana mempunyai risiko terhadap kesehatan ibu hamil dan janinnya.penyakit hubungan seksual. baik kesehatan jasmani maupun rohani. hubungan seksual dilakukan dengan memahami dan sesuai etika dan budaya yang berlaku.

untuk mewujudkan pemenuhan hak-hak reproduksi : a) Promosi hak-hak reproduksi Dilaksanakan dengan menganalisis perundang-undangan. . peraturan dan kebijakan yang saat ini berlaku apakah sudah seiring dan mendukung hak-hak reproduksi dengan tidak melupakan kondisi lokal sosial budaya masyarakat. tokoh masyarakat. b) Advokasi hak-hak reproduksi Advokasi dimaksudkan agar mendapatkan dukungan komitmen dari para tokoh politik. Pelaksanaan upaya pemenuhan hak reproduksi memerlukan dukungan secara polotik. LSM/LSOM. dan swasta. i) Hak atas pelayanan dan kehidupan reproduksi j) Hak untuk membangun dan merencanakan keluarga k) Hak untuk bebas dari segala bentuk diskriminasi dalam kehidupan berkeluarga dan kehidupan reproduksi. penyiksaan. dan pelecehan seksual. kebijakan teknis operasional di Indonesia. Dukungan para tokoh sangat membantu memperlancar terciptanya pemenuhan hak-hak reproduksi. Menurut BKKBN 2000. kekerasan. tokoh agama.e) Hak untuk menentukan jumlah dan jarak kelahiran anak f) Hak atas kebebasan dan kamanan berkaitan dengan kehidupan reproduksinya g) Hak untuk bebas dari penganiayaan dan perlakuan buruk termasuk perlindungan dari perkosaan. LSM yang memperjuangkan hak-hak reproduksi sangat penting artinya untuk terwujudnya pemenuhan hak-hak reproduksi. h) Hak mendapatkan manfaat kemajuan ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi. Dukungan swasta dan LSM sangat dibutuhkan karena ruang gerakan pemerintah lebih terbatas. l) Hak atas kebebasan berkumpul dan berpertisipasi dalam politik yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi. dan legislatif sehingga bisa tercipta undang-undang hak reproduksi yang memuat aspek pelanggaran hak-hak reproduksi.

organ seksualitas laki-laki mulai terbentuk karena pengaruh hormon estrogen. Umur 6-15 tahun : 439. Dan pada waktu yang sama organ seksual perempuan mulai terbentuk karena kurangnya testeteron. Pematangan pertama ovum . kromosoms X dari ibu dan kromosom Y dari ayah. Sejak tujuh minggu masa depan konsepsi. jumlah oorganisme adalah : a. Urutan pembuahan ovum (oogenesis) : a. Primary ovarian fillicel d. Janin laki-laki mempunyai kromosom X dan Y. Liquor folliculi e.000 d. Oosit pertama (Primary Oocyte) c. <Bahankuliahkesehatan> 1. Bayi baru : 750. Umur 35-45 tahun: 34. SIKLUS KONSEPSI PADA MASA KONSEPSI Perkembangan biologis antara laki-laki dan perempuan ditentukan sejak masa konsepsi. Oogonia b. Umur 16-25 tahun : 159. Sel telur (Ovum) Pertumbuhan embrional oogonium yang kelak menjadi ovum terjadi di genetalia ridge. Janin perempuan mempunyai dua kromosom X dari setiap orang tua. e) Sistem pelayanan hak-hak reproduksi 2.c) KIE hak-hak reproduksi d) Dengan KIE diharapkan masyarakat semakin mengerti hak-hak reproduksi sehingga dapat bersama-sama mewujudkannya. Menurut umur wanita. Masa menaupose : semua hilang.000 e.000 c. KESEHATAN REPRODUKSI WANITA SEPANJANG SIKLUS KEHIDUPAN 1. bukan karena adanya hormone esterogen.000 b.

Konsepsi dapat terjadi. Setelah itu. Pengertian Konsepsi Suatu peristiwa penyatuan antara sel mani dengan sel telur didalam tuba falopi. zona pelusida mengalami perubahan sehingga tidak dapat dilalui oleh sperma. jika beberapa kriteria berikut di penuhi : 1. leher yang menghubungkan kepala dengan bagian tengah. membelah dua b. kemudian tumbuh menjadi e. dan ekor. spermatogonium berasal darisel primitive tubilus testis. Pematangan kedua ovum pada waktu sperma mebuahi telur 2. . 2. yang dapat bergetar sehingga sperma dapat bergerak dengan cepat. Panjang ekor sperma kira-kira 10x bagian kepala. 3. sel-sel spermatogenium ini mulai aktif mengadakan mitosis dan terjadilah spermatogenesis. membelah dua d. Spermatosid pertama. Secara embrional. Setelah bayi laki-laki lahir. Pada masa pubertas. Pria harus mengeluarkan sperma yang cukup normal dan sehat selama ejakulasi. Urutan pertumbuhan sperma (spermatogenesis) : a. jumlah spematogenium yang ada tidak mengalami perubahan sampai masa akil baliq. terdiri atas kepala. Spermatosid kedua. Jumlah sperma yang dikeluarkan sekali membuahi berjuta-juta sel mani yang keluar. Ovarium wanita harus melepaskan ovum yang sehat pada saat ovulasi. Hanya satu sperma yang mengalami proses kapasitasi yang dapat melintasi zona pelusida dan masuk ke vitelus ovum. dibawah pengaruh sel-sel interstisial leydig. Spermatogenium. Tidak ada barier atau hambatan yang mencegah sperma mencapai penetrasi dan akhirnya membuahi ovum. berbentuk lonjong agak gepeng berisi inti (nucleus). Spermatid. 4.f. membelah dua c. Sel mani (Sperma) Sperma bentuknya seperti kecebong. Spermatozoon (sperma) 3. Senggama harus terjadi pada bagian siklus reproduksi wanita yang tepat.

sekitar waktu ovulasi. lender kembali menjadi kental. Lendir tersebut juga dapat direnggangkan. Pada proses ini membrane sperma menjadi rapuh (fragile) dan melepaskan enzim hidrolitik dari akrosom (lapisan seperti helm yang menutupi kepala sperma). Walaupun banyak sperma terlibat dalam proses cerna ini. Misalnya.Konsepasi memiliki kemungkinan paling berhasil. Setelah ovulasi. suatu materi yang disebut spinnbarkeit. jika hubungan seksual berlangsung tepat sebelum ovula.2 derajat celcius segera setelah ovulasi. perubahan kimia terjadi. serviks memendek. 1992). licin. dan banyak (Flynn. sperma sementara berada didalam sitoplasma perifer. Sebelum sebuah sperma mampu mempenetrasi dan membuahi sebuah ovum. Enzim ini (hialuronidase dan proteinase) harus mencerna korona radiata dan zona pelusida sebelum dapat mencapai membrane ovum. dan jumlahnya menurun (Norman. Nucleus sperma menjadi membengkak dan saling mendekat sebagai pronukleus pria dan wanita saat terbentuk suatu " kumparan " diantara kedua nucleus tersebut membrane pronukleus kemudian rupture dan kromosom yang dibebaskan berkombinasi membentuk zigot. Salah satu indicator ovulasi yang paling kuat adalah status lender serviks yang menjadi transparan. yang meningkat sebesar 0. 1986). lengket. Tindakan lebih jauh yang dapat dilakukan wanita adalah mengobservasi suhu tubuh basalnya. Sperma dapat hidup selama 3-4 hari didalam saluran genetalia wanita dan idealnya harus berada didalamtuba falopii saat ovulasi terjadi. Pada waktu inilah fertilisasi (pembuahan) terjadi. sementara nucleus wanita menjadi matur dan jumlah kromosom wanita menurun dari 46 menjadi 23. Begitu sperma telah memasuki ovum. Segera setelah satu sprema memasuki ovum. Wanita dapat memprediksi ovulasi dengan memantau perubahan dalam tubuhnya. . hanya satu sperma yang dibiarkan mempenetrasi ovum. karena ovum hanya bisa hidup selam 12-24 jam. sperma harus menjalani sebuah proses yang disebut kapasitasi (berlangsung kurang lebih 7 jam). Perubahan kimia ini mula-mula mencegah sperma lain berfusi lebih jauh dengan membrane ovum dan pada akhirnya semua sperma yang tersisa dikeluar dari ovum. melunak dan sedikit berdilatasi.

Suhu tubuh tersebut akan sedikit turun tepat sebelum mulainya ovulasi dan kemudian meningkat segera setelah ovulasi. System ini memerlukan pencetatan suhu mulut segera pada setiap bangun tidur pagi. Karena sekresi merupakan bagian dari sekresi vagina maka perubahan dapat dikenal oleh wanita yang diharapkan dapat mengerti. Koitus (hubungan seksual) selama 24 jam sebelum ovulasi akan menyediakan spermatozoa pada tuba falopii yang siap menerima kedatangan ovum. Metode suhu Pelepasan progesterone telah menyebabkan peningkatan suhu tubuh sampai 0. Metode berikut dapat dipergunakan untuk menilai hari ovulasi : 1. Dengan demikian penting bagi wanita mencoba untuk mengerti bahwa ia mengetahui perkiraan hari ovulasinya. yang mencatat hari pertama setiap periode menstruasi (hari ke 1 keduanya darah mentruasi) dan dengan demikian menghitung waktu ovulasi selama 15 hari sebelum periode khusus tersebut. Apabila mensttruasinya tidak teratur. Metode kalender Pencatatan sebaiknya dilakukan terus dalam satu periode paling tidak 6 bulan. akan memerlukan waktu 2 atau 3 . Pada cara ini diperkirakan hari-hari pada bulan berikutnya kapan wanita akan menstruasi dan dengan demikianjuga dapat diperkirakan hari-hari kapan wanita tersebut berovulasi. Perubahan mucus serviks Peningkatan kadar estrogen tepat sebelum ovulasi menyebabkan peningkatan sekresi serviks maupun pengurangan kekentalan (vikositas) sekresi tersebut. 3.Waktu yang optimal untuk mulainya kehamilan adalah dalam 24 jam ovulasi. Walaupun demikian.5 derajat Celsius. Peningkatan suhu tubuh tersebut harus menetap dalam 24 jam untuk membuktikan bahwa telah terjadi ovulasi. 2. Pemakaian metode ini mungkin dapat keliru karena kenaikan suhu dapat menunjukan adanya infeksi dan penurunan suhu tubuh kadang-kadang terjaid akibat dari pemberian obat misalnya aspirin. maka penghitungan demikian tidak mungkun dilakukan.

o Stadium 3 : blastokista bebas menjadi senyawa sehingga jumlah sel menjadi 3258 buah dimulai pembentukan rongga blastokista. o o o Stadium 7 : timbauan korda Stadium 8 : terusan aksial Stadium 9 : lipatan kepala mulai terbentuk. o o Minggu kedua : Implantasi Stadium 4 : implantasi blatokista dan krucut implantasi dalam selpaut lendir rahim. Minggu keempat : . Perubahan-Perubahan yang Terjadi : Tahap-Tahap Perkembangan Janin  Tahap perkembangan janin minggu 1-4 Minggu pertama : o o Stadium 1 : sel telur yang dibuahi Stadium 2 : hari ke 2-3. Embrioblast dan trofoblast rongga blatokista dilanjutkan dengan nidasi yang berlangsung selama kurang lebih satu minggu.bulan lagi pasangan yang sebelumnya belum pernah mengetahui maknanya untuk memperhatikan hal ini. jantung mulai berdenyut dan jonjotjonjot karion mulai terapung bebas dalam darah ibu. Minggu ketiga : blatokista trilaminar o Stadium 6 : pembentukan mesoderm ekstra embrional dan reorganisasi ronggarongga embrional dan terbentuk garis sederhana. o Stadium 5 : masuknya blatokista kedalam selaput lendir sampai awal peredaran uteroplasenta. Diferensiasi menjadi sel-sel luar dan dalam pembelahan sel pertama langsung beralih kestadium kedua buah sel sementara diangkut menjadi saluran telur. Hari ke 4-5 blatokista bebas. pembentukan alur.

Stadium 20 : tangan pada sikap pronasi. Lengkung kepala dan lengkung temgkuk sangat menonjol. Stadium 18-19 : bentuk yang kuboid. Sinus serviklis menutup. o o o  Jantung mengalami rudimeter. o o o Stadium 17 : gelembung-gelembung telenfesalon. Embrio melipatkan diri lepas dari kandung kuning telur. Telapak tangan amat jelas. o Stadium 16 : tonjolan-tonjolan wajah Panjang 8-11 mm. telapak kaki samara-samar. bumbung saraf menutup. mencakup stadium 10-13 pada awal minggu ke 4 jantung berdenyut. Kerangka tulang rawan dan susunan otot.75-1 mm . Duktus endolimfatikus bertunas keluar dari gelembung telinga. ectoderm menutup diatas gelembung lensa. alur lensa menenggelamkan kedalam cawan mata. o Diakhir minggu ke 4 gestasi. usia 35-38 hari. . sel-sel embrio tumbuh dengan cepat tapi belum menyerupai manusia sesungguhnya. tampak seperti gumpalan dipermukaan anterior. o Stadium 15 : topografi pembuluh-pembuluh darah Panjang 7-9 mm.o Perkembagan bentuk badan. o o o Perkembangan minggu ke 4 gestasi mencakup yang berikut : Panjang 0. Benjolan-benjolan telinga tampak jelas. usia 31-35 hari. Terbentuk tepek telingga. telinga dan hidung mengalami rudimenten. Tahap perkembangan janin minggu ke 5-8 : organogenesis o Stadium 14 : miotom-miotom Panjang 5-7 mm. Tepek penghidu membenankan diri menjadi suatu alur kecil. Gumpalan mirip lengan dan kaki Mata. peredaran darah berfungsi. berat 400 mg Pembentukan korda spinalis dan mulai menyatu digaris tengah back bant (kepala menyentuh ekor). usia 37-42 hari. Pada embrio yang tidak difiksasi sudah mengalami pigmentasi.

 Minggu ke 12 : . . .5 cm . abdomen kencang dan kantung gestasional kelaminnya.Pembentukan lempeng osifikasi.Berat 45 gram . Ekstremitas terbentuk.Jenis kelamin bisa dibedakan dari tampilan luar. o Berat 55-120 gram o Quickening o Antibody mulai di produksi o Rambut mulai terbentuk o Mekonium terdapat di usus bagian atas o Terbentuk lemak coklat o Pola tidur dan aktifitas dapat dibedakan.Sekresi ginjal dapat dimulai : urin belum terdapat di cairan amnion. .Panjang 7-9 cm . . . .o o o Stadium 23 : histologi. Diakhir minggu ke 8 gestasi. Ekor mengalami retrogesi. organogenesis telah lengkap. Perkembangan pada minggu ke 8 gestasi mencekup yang berikut :      Panjang 2. Gambaran wajah dapat dilihat.Terjadi gerakan janin spontan. .Denyut jantung dapat di dengar melalui doppler  Minggu ke 16 : Diakhir minggu keenam belas gestasi janin menelan cairan amniotonic dengan aktif.Gestasi mencakup : o Panjang 10 -17 cm. Pengolahan bertahap pada kepala.Reflek babinski positif. berat 20 gram Jantung mulai berdenyut disertai adanya katup dan septum.

Gestasi mencakup yang berikut : o Panjang 28-36 cm o Berat 550 gram o Antybody pasif ditransfer dari ibu kejanin o Terdapat ferniks kaseosa o Mekonium terdapat direktum o Produksi surfaktan mulai aktif o Kelopak dan bulu mata sudah dapat dibedakan o Kelopak mata sudah mulai terbuka dan pupil raktif. Perkembangan pada minggu ke 28 getasi mencakup yang berikut : . Minggu ke 24 : Ketika janin mencapai usia 24 minggu. .  Tahap perkembangan janin minggu ke 28 : Pembuluh darah retina rentan terhadap kerusakan akibat konsentrasi oksigen.Alfeolus paru matang . atau beratnya mencapai 601 gram. Perkembangan pada minggu ke 32 gestasi mencakup yang berikut : .Terdapat simpanan lemak subkutan .Testis turun (pada pria)  Tahap perkembangan janin minggu ke 32 : Diakhir minggu ke 32 gesatasi janin mulai menetapkan diri pada posisi lahir. ini menjadi pertimbangan penting pada saat merawat bayi dengan berat lahir rendah yang memerlukan oksigen. mereka telah mencapai batas usia viabilitas jika kelahiran mereka ditangani di fasilitas pelayanan modern.Panjang 38-43 cm .Berat 1600 gram .Terbentuk surfaktan dicairan amnion .Berat 1200 gram .Panjang 35-38 cm .

Simpanan lemaksubkutan meningkat .Terdapat simpanan glikogen.Plantar mulai banyak . Ini merupakan peringatan bahwa trimester ke 3 kehamilan sudah berakhir dan persalinan siap dimulai.Terbentuk cadangan zat besi . janin biasanya masuk kejalan lahir selama 2 minggu terakhir kehamilan yang membuat ibu merasa bahwa bayi siap lahir.Berat 1900-2700 gram .Berat 3000 gram .Panjang 48-52 cm .Reflek moro aktif .Ginjal janin aktif . karbohidrat dan kalsium .Laguno menghilang .  Tahap perkembangan janin minggu ke 36 : Diakhir minggu ke 36 janin berada pada posisi verteks atau kepala berada dibawah Perkembangan pada minggu ke 36 gestasi mencakup sebagai berikut : . wanita perlu memiliki siklus ovulasi yang teratur.Kuku jari memenuhi ujung-ujung jari.Biasanya berada pada posisi verteks  Tahap perkembangan janin pada minggu ke 40 : Pada primipara.Panjang 42-49 cm .. ovumnya harus normal dan tidakboleh ada hambatan dalam jalur lintasan sperma atau amplantasi .Janin mulai peka terhadap suara-suara dari luar kandungan .Verniks kaseosa terbentuk lengkap . Infertilitas pada wanita Untuk menjadi hamil. Pada perkembangan minggu ke 40 gestasi mencakup yang berikut : . besi.Kuku jari mulai panjang Faktor-Faktor yang mempengaruhi : 1.Lipatan plantar terbentuk 1-2 .

yang meliputi DM. penyebeb infertilitas pada wanita. sedangkan LH menstimulasi pelepasan ovum dan produksi progesterone. area-area yangn terkait dengan sistem endokrin menjadi jelas. kelenjar hipofisis. Misalnya ovum yang dihasilkan dapat dilepas sebelum ovum tersebut benar-benar matur. walaupun efek stress pada fertilisasi memerlukan penelitian lebih lanjut. Dari perspektif psikologi. FSH menstimulasi sebuah folikel menjadi matang dan menyebabkan produksi estrogen. psikologis. atau kombinasi keduanya. Walaupun fungsi hormone dapat berada dalam keadaan normal. atau ovum tersebut terus menerus mengalami defek. penyakit ovarium polikistis atau kerusakan ovarium akibat endomestiotis atau riwayat pembedahan dapat menggangu siklus ovarium sehingga mempengaruhi fertilitas. gangguan tertentu dalam system endokrin dapat mempengaruhi fertilisasi. Lebih lanjut lagi. Masalah ovulasi dapat disebabkan oleh difungsi hipotalamus. Misalnya kista atau tumor ovarium. Penyakit sistematik. Bayi dan Anak . Dengan menelusuri kembali peristiwaperistiwa yang menyebabkan ovulasi. 1. dapat terjadi masalah pada produksi dan pelepasan ovum. Produksi estrogen dan progesterone juga dipengaruhi oleh kadar prolaktine yang bersikulasi dari kelenjar hipofisis. atau kelenjar tyroid (karena peningkatan kadar prolaktin dapat disebabkan baik oleh masalah kelenjar hipofisis ataupun kelenjar tyroid).ovum yang sudah di buahi. Pertama hipotalamus perlu melepaskan faktor pelepasan gonadotropin yang bekerja pada kelenjar hipofisis. gangguan pada ovarium dapat mempengaruhi ovulasi. terdapat juga suatu kolerasi antara hiperprolaktinemia dan tingginya tingkat stress (diantara pasangan yangn mendatangi klinik infertilitas). Masalah ovulasi Karena ovulasi normal berlangsung dibawah kendali hormone. yang dapat disebabkan oleh faktor. menyebabkan pelepasan FSH dan LH. dapat dibagi menjadi masalah ovulasi atau hambatan atau abnormalitas dalam saluran reproduksi. 2. penyakit gagal ginjal yang mempengaruhi fungsi endokrin dapat juga menggangu siklus normal. Oleh karena itu.

dll. pemberian makanan dengan gizi seimbang Imunisasi dan manajemen terpadu balita sakit Pencegahan dan penanggulangan kekerasan Pendidikan dan kesempatan yang sama pada anak laki-laki dan perempuan Masalah yang mungkin terjadi pada tahap ini : pengutamaan jenis kelamin. menyusui serta pemberian suplemen. pelayanan antenatal. Pengaruh ini seperti :   Epitel vagina relative tebal dan pH vagina 5 1/3 bayi perempuan endoserviksnya tidak terhenti pada ostium uteri eksternum tetapi menutupi juga sebagian dari portio servisis uteri (pseudoerosio kongenitalis) Asuhan yang diberikan 1. 1. pelayanan kesehatan primer.  Pendekatan yang dilakukan: pendidikan kesehatan.      ASI Eksklusif dan penyapihan yang layak Tumbuh kembang anak. postnatal. kesakitan dan kematian BBLR. imunisasi. ASI Eksklusif 2. Pendidikan dan kesempatan yang sama pada anak laki-laki dan perempuan. penyakit lain disemua usia dan kekerasan. kesehatan lingkungan. Pencegahan dan penanggulangan kekerasan terhadap perempuan (KtP) 5. Tumbuh kembang anak dan pemberian makanan dengan gizi seimbang 3. kurang gizi (malnutrisi). Perubahan pada bayi lahir cukup bulan :     Pembentukan genitalia interna telah sempurna Folikel pada kedua ovarium telah lengkap Genitalia eksterna telah terbentuk Minggu pertama dan kedua setelah lahir. Imunisasi dan manajemen terpadu balita sakit 4. sunat perempuan. bayi masih membawa pengaruh estrogen yang didapat saat dlm kandungan. persalinan. Remaja .

Masa remaja atau pubertas adalah usia antara 10 sampai 19 tahun dan merupakan peralihan dari masa kanak-anak menjadi dewasa. Secara tradisi. Perubahan fisik 1. Tanda-tanda primer . dan gadis yang mengalaminya dianggap sudah tiba waktunya untuk melakukan tugas-tugas sebagai wanita dewasa. menarche dianggap sebagai tanda kedewasaan. Pada usia ini tubuh wanita mengalami perubahan dramatis. Masa remaja tengah (13-15 tahun)      Ingin mencari identitas diri Ada keinginan untuk berkencan atau mulai tertarik dengan lawan jenis Timbul perasaan cinta yang mendalam Kemampuan berpikir abstrak makin berkembang Berkhayal mengenai hal-hal yang berkaitan dengan seksual 1. Masa remaja akhir (16-19 tahun)      Menampakkan pengungkapan kebebasan diri Dalam mencari teman sebaya lebih selektif Memiliki citra terhadap dirinya Dapat mewujudkan perasaan cinta Memiliki kemampuan berpikir abstrak Perubahan Kesehatan Wanita Pada Siklus Remaja Tanda-tanda perubahan yang terjadi pada remaja wanita 1. karena mulai memproduksi hormon-hormon seksual yang akan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan sistem reproduksi Tahapan pubertas/remaja 1. Masa remaja awal (10-12 tahun)    Merasa lebih dekat dengan teman sebaya Merasa ingin bebas Lebih banyak memperhatikan keadan tubuhnya dan mulai suka berkhayal 1. Peristiwa terpenting yang terjadi pada gadis remaja adalah datangnya haid pertama yang dinamakan menarche. dan siap dinikahkan.

Adanya perubahan kematangan organ-organ reproduksinya yang ditandai dengan datangnya haid.Ovarium mulai berfungsi dengan matang dibawah pengaruh hormone gonadotropin dan hipofisis, folikel mulai tumbuh meski belum matang tetapi sudah dapat mengeluarkan estrogen. Korteks kelenjar suprarenal membentuk androgen yang berperan pada pertumbuhan badan. Selain pengaruh hormone somatotropin diduga kecepatan pertumbuhan wanita dipengaruhi juga oleh estrogen. 2. Tanda-tanda sekunder

Rambut

Tumbuhnya rambut pada kemaluan ini terjadi setelah pinggul dan payudara mulai berkambang. Bulu ketiak dan bulu pada wajah mulai tampak setelah datang haid. Rambut yang mula-mula berwarna terang berubah menjadi lebih subur, gelap, kasar, keriting.

Pinggul

Pinggul berubah menjadi lebih memebesar dan membulat. Hal ini disebabkan karena membesranya tulang pinggul dan lemak dibawah kulit.

Payudara

Bersamaan dengan membesarnya pinggul maka payudara juga membaesar dan puting susu ikut menonjol. Disini makin membesarnya kelenjar susu maka payudara semakin besar dan bulat.

Kulit

Kulit menjadi semakin kasar, lebih tebal dan pori-pori lebih membesar. Tetapi kulit wanita lebih lembut daripada kulit pria.

Kelenjar lemak dan kelenjar keringat

Kelenjar lemak dan keringat menjadi lebih aktif. Pada masa ini sering timbul masalah jerawat karena adanya sumbatan kelenjar keringat dan baunya menusuk pada saat sebelum dan sesudah haid.

Otot

Menjelang akkhir masa puber, otot menjadi semakin membesar dan kuat. Akibat akan terbentuk bahu, lengan dan tungkai kaki.

Suara

Suara berubah menjadi merdu. 1. Perubahan kejiwaan 1. Perubahan emosi Remaja lebih peka atau sensitif sehingga lebih mudah menangis, cemas, frustasi, bisa tertawa tanpa alasan yang jelas. Selain itu, mudah bereaksi bahkan agresif terhadap gangguanatau rangsangan luar yang mempengaruhinya. Pada masa ini ada kecenderungan tidak patuh pada orang tua, lebih suka pergi sama teman, tidak betah tinggal dirumah. 2. Perkembangan intelrgensia Pada perkembangan ini remaja cenderung mengembangkan cara berpikir abstrak dan ingin mengetahui hal-hal baru yang mendorong perilaku ingin cobacoba. Asuhan apa yang diberikan 1. Gizi seimbang 2. Informasi tentang kesehatan reproduksi 3. Pencegahan kekerasan seksual (perkosaan) 4. Pencegahan terhadap ketergantungan napza 5. Perkawinan pada usia yang wajar 6. Peningkatan pendidikan, ketrampilan, penghargaan diri dan pertahanan terhadap godaan dan ancaman. 1. Siklus kesehatan wanita dewasa Usia dewasa muda, yaitu antara 18 sampai 40 tahun, sering dihubungkan dengan masa subur, karena pada usia ini kehamilan sehat paling mungkin terjadi. Inilah usia produktif dalam menapak karir yang penuh kesibukan di luar rumah. Di usia ini wanita harus lebih memperhatikan kondisi tubuhnya agar selalu dalam kondisi prima, sehingga jika terjadi kehamilan dapat berjalan dengan lancar, dan bayi yang dilahirkan pun sehat. Pada periode ini masalah kesehatan berganti dengan gangguan kehamilan, kelelahan kronis akibat merawat anak, dan tuntutan karir. Kanker, kegemukan, depresi, dan penyakit serius tertentu mulai menggerogoti tubuhnya. Gangguan yang sering muncul pada usia

ini, adalah endometriosis yang ditandai dengan gejala nyeri haid, kram haid, nyeri pinggul saat berhubungan seks, sakit saat buang air besar atau buang air kecil. Penderita kadang mengalami nyeri hebat, tetapi ada juga yang tidak mengalami gejala apa-apa. 1. Kehamilan dan persalinan yang aman 2. Pencegahan kecacatan dan kematian akibat kehamilan pada ibu dan 3. bayi Menjaga jarak kelahiran dan jumlah kehamilan dengan penggunaan alat kontrasepsi (KB) 4. Pencegahan terhadap PMS/HIV/AIDS 5. Pelayanan kesehatan reproduksi berkualitas 6. Pencegahan dan penanggulangan masalah aborsi secara rasional 7. Deteksi dini kanker payudara dan leher rahim 8. Pencegahan dan manajemen infertilitas. 9. Masalah yang mungkin ditemui: Kesakitan dan kematiani ibu yang disebabkan berbagai kondisi, malnutrisi/anemia, kemandulan, pelecehan/kekerasan seksual, komplikasi aborsi, ISR/IMS/HIV/AIDS dan pengaturan kesuburan. 10. Pendekatan yang dapat dilakukan : pendidikan kesehatan, suplemen, konseling, pencegahan primer, pengobatan KB, pendidikan tentang perilaku seksual yang bertanggungjawab, pencegahan dan pengobatan IMS, pelayanan antenatal, persalinan, post partum pelayanan kebidanan darurat, imunisasi dan informasiinformasi. Asuhan yang diberikan 11. Kehamilan dan persalinan yang aman 12. Pencegahan kecacatan dan kematian akibat kehamilan pada ibu dan bayi 13. Menjaga jarak kelahiran dan jumlah kehamilan dengan penggunaan alat kontrasepsi (KB) 14. Pencegahan terhadap PMS/HIV/AIDS 15. Pelayanan kesehatan reproduksi berkualitas 16. Pencegahan dan penanggulangan masalah aborsi

Deteksi dini kanker payudara dan leher rahim 18. Perhatian pada problem meno/andro-pause 2. Berkurangnya hormone estrogen pada wanita menopause mungkin menyebabkan berbagai keluhan sebagai berikut : 8. Berkurangnya hormone estrogen dapat menurunkan kadar kolesterol . 2. 1. ISR/IMS/HIV/AIDS. Perhatian pada penyakit utama degenerative. Penyakit jantung koroner 9. Perhatian pada penyakit utama degeneratif. termasuk rabun. Pencegahan dan manajemen infertilitas. payudara/kanker prostat. Kadar estrogen yang cukup. Inilah masa yang paling rentan diserang berbagai penyakit degeneratif dan penyakit berat lainnya. dan minum suplemen yang dibutuhkan tubuh.17. Selain itu olahraga ringan dan tetap aktif secara intelektual. kekerasan. kanker saluran reproduksi. gangguan mobilitas dan osteoporosis. gangguan mobilitas dan osteoporosis. Asuhan apa yang diberikan 6. Usia Lanjut Yang dianggap lanjut usia (lansia) adalah setelah mencapai usia 60 tahun. prolaps/osteoporosis. mampu melindungi wanita dari penyakit jantung koroner. 5. informasi dan pengobatan dini. Pendekatan yang dapat dilakukan: dipengaruhi oleh pengalaman reproduksi sebelumnya. Perhatian pada problem menopause 7. Deteksi dini kanker rahim dan kanker rahim 4. 3. diagnosis. Sangat penting bagi wanita untuk melakukan pemeriksaan kesehatannya secara teratur. Prioritas utamanya adalah menjaga agar tubuh tetap sehat dengan mengatur pola makan yang benar. termasuk rabun. Masalah yang mungkin terjadi pada tahap ini: penyakit sistem sirkulasi.

. Dewasa ini masih banyak ditemukan diskriminasi terhadap perempuan. Osteoporosis 11. kesempatan memperoleh pendidikan. Kedudukan perempuan dalam keluarga dan masyarakat Kedudukan perempuan dalam keluarga dan masyarakat ditentukan oleh banyak hal. Perempuan dinomor-duakan dalam segala aspek kehidupan. misalnya dalam pemberian makan sehari-hari. budaya dan nilai-nilai yang berlaku di masyarakat di mana mereka menetap. sehingga tulang menjadi rapuh dan mudah patah. gelisah. yang dipengaruhi factor keturunan. Penurunan hormone estrogen menyebabkan kesulitan berkonsentrasi. 14. depresi sampai pada kepikunan tipe Alzeimer. Gangguan mata 13. 17. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Derajat Kesehatan Perempuan 16. Adalah berkurangnya kepadatan tulang pada wanita akibat penurunan kadar hormone estrogen. Kepikunan (demensia tipe Alzeimer). kecacatan dan kematian. antara lain: 1. sukar tidur. Kekurangan hormone estrogen juga mempengaruhi susunan saraf pusat dan otak. 10. misalnya keadaan sosial ekonomi. Mata terasa kering dan kadang terasa gatal karena produksi air mata berkurang. 15. Hal ini menghambat akses terhadap pelayanan kesehatan yang pada akhirnya dapat berakibat kesakitan. 12. Kemiskinan Diperkirakan sekitar 40% penduduk Indonesia masih berada di bawah garis kemiskinan sejak terjadinya krisis ekonomi yang berkepanjangan.baik (HDL) dan meningkatnya kadar kolesterol tidak baik (LDL) yang meningkatkan kejadian penyakit jantung koroner. kerja dan kedudukan. Deteksi dini kanker rahim. Penyakit kepikunan tipe Alzeimer dapat terjadi bilam kekurangan estrogen sudah berlangsung cukup lama dan berat.

Menonjolnya perilaku seksual resiko tinggi . Kemampuan fasilitas kesehatan yang kurang memadai 20. termasuk yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi. Beban ganda. Pelayanan kesehatan yang kurang memperhatikan kebutuhan klien 2. 2. disamping kurangnya kesempatan mengendalikan penghasilan keluarga. dalam memilih bidan sebagai penolong persalinan atau dalam mendapat pertolongan segera di RS ketika diperlukan. Akses ke fasilitas kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan 1. Jarak ke fasilitas kesehatan yang cukup jauh dan sulit dicapai 2. Perempuan seringkali terpaksa menikah pada usia muda. Keterbatasan biaya 4. Tingkat pendidikan perempuan yang belum merata dan masih rendah menyebabkan informasi yang diterima tentang kesehatan reproduksi sangat terbatas.2. Keterbatasan perempuan dalam pengambilan keputusan untuk kepantingan dirinya. Akses untuk pelayanan kespro rendah karena: 1. Kualitas pelayanan kesehatan reproduksi yang kurang memadai. Tradisi yang menghambat pemanfaatan tenaga dan fasilitas kesehatan 19. Kurangnya informasi tentang kemampuan fasilitas kesehatan 3. tingkat pendidikan yang meningkat dapat meningkatkan rasa percaya diri. 3. wawasan dan kemauan untuk mengambil keputusan yang baik bagi diri dan keluarga. Seperti diketahui. karena tekanan ekonomi atau orang tua mendorong untuk cepat menikah agar terlepas dari beban ekonomi. d. tanggung jawab tidak proporsional sehingga kesehatan anak perempuan dan perempuan semakin buruk 21. Pengetahuan tentang seksualitas dan informasi mengenai hak reproduksi masih rendah. 18. antara lain karena: 1. misalnya dalam ber-KB.

kebiasaan anak dalam hal personal hygiene 24. Aspek psikologi pada masa bayi 5. Sikap orang tua 4. Diskriminasi social 4. Rendahnya kemampuan dalam pengendalian kehidupan seksual pada reproduksi Faktor-faktor yang mempengaruhi siklus kesehatan wanita 22. Masa kanak-kanak Ada 2 faktor yang mempengaruhi kehidupan wanita pada masa ini : 1. Kemampuan intelektual 3. Sikap negatif terhadap perempuan dan anak perempuan 5. Sistem reproduksi 23. Lingkungan 2. Gizi 3. faktor luar 1. faktor dalam 1. Hal-hal yang diwariskan orang tua spt bentuk tubuh 2. Masa bayi Faktor yang mempengaruhi siklus kehidupan wanita pada masa bayi : 1. Budaya setempat 4. Keluarga 2. Kondisi ibu 3.3. Keadaan hormonal tubuh 4. Emosi dan sifat 2. Masa pubertas/remaja Faktor yang berpengaruh :    Status gizi Pendidikan Lingkungan dan pekerjaan .

Masa usia lanjut (klimakterium. menopause.1 Defenisi Remaja a. Remaja didefinisikan sebagai masa peralihan dari masa kanak-kanak ke masa dewasa.943 di 24 negara dan dikerjakan Service Medical du Rectorat de Toulouse tersebut. 3. Sementara 82% lainnya. menunjukkan 13. Masa dewasa/reproduksi Faktor yang berpengaruh yaitu :    Perkembangan organ reproduksi Tanggapan seksual Kedewasaan psikologi 1. ASPEK PENCEGAHANPENYAKIT DAN PROMOSI KESEHATAN Asuhan kesehatan reproduksi pada remaja melibatkan wanita dalam pengambilan keputusan Survei pada 24 negara di Amerika Utara dan Eropa menunjukkan bahwa perilaku seks remaja sudah dimulai sejak usia 15 tahun.  Seks dan seksualitas Kesehatan reproduksi remaja itu sendiri 1.2 % remaja berperilaku seks aktif semenjak usia 15 tahun dan tidak menggunakan alat kontrasepsi. Survei dilakukan kepada 33. senium) Faktor yang berpengaruh :      Faktor hormonal Kejiwaan Lingkungan Pola makan Aktifitas fisik 3. b. . Batasan usia remaja menurut WHO (badan PBB untuk kesehatan dunia) adalah 12 sampai 24 tahun. menggunakan alat kontrasepsi.

Kata “remaja” berasal dari bahasa latin yaitu adolescere yang berarti to grow atau to grow maturity. e. d. Perubahan ini nantinya sangat mempengaruhi kepribadian remaja. Perubahan tersebut ialah : a. Ciri sekunder tersebut antara lain ditandai dengan tumbunya kumis dan jakun pada laki-laki sedangkan pada wanita ditanda dengan membesarnya payudara.c. Namun jika pada usia remaja seseorang sudah menikah. maka ia tergolong dalam dewasa atau bukan lagi remaja. e. . Masa remaja adalah masa transisi perkembangan antara masa kanak-kanak dan masa dewasa yang pada umumnya dimulai pada usia 12 atau 13 tahun dan berakhir pada usia akhir belasan tahun atau awal dua puluhan tahun. d. mencapai perbandingan yang tubuh yang baik. b. DeBrun (dalam Rice. 2. Organ Seks: Baik laki-laki maupun perempuan organ seks mengalami ukuran matang pada akhir masa remaja. Papalia dan Olds (2001) tidak memberikan pengertian remaja (adolescent) secara eksplisit melainkan secara implicit melalui pengertian masa remaja (adolescence).. perkembangannya matang pada masa akhir masa remaja. Proporsi Tubuh : Berbagai anggota tubuh lambat laun. Masa remaja awal dan akhir dibedakan oleh Hurlock karena pada masa remaja akhir individu telah mencapai transisi perkembangan yang lebih mendekati masa dewasa. perubahan berat badan terjadi akibat penyebaran lemak pada bagian-bagian tubuh yang hanya mengandung sedikit lemak atau bahkan tidak mengandung lemak. f. c. Perubahan Eksternal Perubahan yang terjadi dan dapat dilihat pada fisik luar anak. 1990) mendefinisikan remaja sebagai periode pertumbuhan antara masa kanak-kanak dengan masa dewasa. g. Berat Badan: Perubahan berat badan mengikuti jadual yang sama dengan perubahan tinggi badan. Sedangkan Hurlock (1990) membagi masa remaja menjadi masa remaja awal (13 hingga 16 atau 17 tahun) dan masa remaja akhir (16 atau 17 tahun hingga 18 tahun). Misalnya badan melebar dan memanjang sehingga anggota badan tidak lagi kelihatan terlalu pandang. Tinggi Badan : Rata-rata anak perempuan mencapai tinggi matang pada usia antara tujuh belas dan delapan belas tahun. tetapi fungsinya belum matang sampai beberapa tahun kemudian.2 Perubahan fisik selama masa remaja dibagi menjadi beberapa tahap : 1. Ciri – ciri Seks Sekunder: Ciri – ciri seks sekunder yang utama. Perubahan yang terjadi. rata-rata anak laki-laki kira-kira setahun setelahnya. Perubahan Internal: Perubahan yang terjadi dalam organ dalam tubuh remaja dan tidak tampak dari luar. 3.

otot-oto di perut dan dinding-dinding usus menjadi lebih tebal dan kuat. termasuk HIV/AIDS. antara lain akibat kematangan organ seks maka dapat terjadi kehamilan remaja putri diluar nikah. Perkembangan intelegensia. Jaringan selain tulang. Sistem Pencernaan: Perut menjadi lebih panjang dan tidak lagi terlampau berbentuk pipa.1. Sistem Endokrin: Kegiatan gonad yang meningkat pada masa puber menyebabkan ketidak seimbangan sementara dari seluruh system endokrin pada masa awal puber. Mampu berpikir abstrak. Masa remaja mempunyai ciri tertentu yang membedakan dengan periode sebelumnya : Ciri-ciri remaja menurut Hurlock (1990). Sistem Peredaran Darah : Jantung tumbuh pesat selama masa remaja. Status remaja tidak jelas. upaya abortus dan penularan penyakit kelamin. terus berkembang sampai tulang mencapai ukuran yang matang. frustasi dan tertawa ) b. Prilaku ini jika didorong oleh rangsangan sesual dapat membawa remaja masuk pada hubungan seks pranikah dengan segala akibatnya. beratnya dua belas kali berat pada waktu lahir. 2. Perubahan kejiwaan Proses perubahan kejiwaan berlangsung lambat yang meliputi: 1. hati bertambah berat dan kerongkongan bertambah panjang. sehingga remaja menjadi: a. Ingin mengetahui hal-hal baru. cemas. pada usia tujuh belas atau delapan belas. sehingga muncul prilaku ingin mencoba-coba. anak laki-laki mencapat tingkat kematangan baru beberapa tahun kemudian. Perubahan emosi. Panjang dan tebal dinding pembuluh darah meningkat dan mencapai tingkat kematangan bilamana jantung sudah matang. senang memberikan kritik b. Jaringan Tubuh: Perkembangan kerangka berhenti rata-rata pada usia delapan belas tahun. usus bertambah panjang dan bertambah besar. Masa remaja sebagai periode pelatihan. Agresif dan mudah bereaksi terhadap rangsangan luar yang berpengaruh. 3. b. khususnya bagi perkembangan otot. Kelenjar-kelenjar seks berkembang pesat dan berfungsi. 2. 4. sehingga remaja menjadi : a. keadaan ini . Sistem Pernafasan: Kapasitas paru-paru anak perempuan hampir matang pada usia tujuh belas tahun . Disini berarti perkembangan masa kanak-kanak lagi dan belum dapat dianggap sebagai orang dewasa. antara lain : a. sehingga misalnya mudah berkelahi. Masa remaja sebagai periode yang penting yaitu perubahan-perubahan yang dialami masa remaja akan memberikan dampak langsung pada individu yang bersangkutan dan akan mempengaruhi perkembangan selanjutnya. meskipun belum mencapai ukuran yang matang sampai akhir masa remaja atau awal masa dewasa 5. sensitif ( mudah menangis.

Hal ini yang membuat banyak orang tua menjadi takut. Masa remaja sebagai masa mencari identitas diri yang dicari remaja berupa usaha untuk menjelaskan siapa dirinya dan apa peranannya dalam masyarakat.3 Definisi Kesehatan Reproduksi Remaja Kesehatan reproduksi remaja adalah suatu kondisi sehat yang menyangkut sistem. Pengertian sehat disini tidak semata-mata berarti bebas penyakit atau bebas dari kecacatan namun juga sehat secara mental serta sosial kultural. Pengenalan mengenai sistem. f. Masa remaja sebagai masa dewasa. g.memberi waktu padanya untuk mencoba gaya hidup yang berbeda dan menentukan pola perilaku. Pengaruh sosial dan media terhadap perilaku seksual 6. Remaja mengalami kebingungan atau kesulitan didalam usaha meninggalkan kebiasaan pada usia sebelumnya dan didalam memberikan kesan bahwa mereka hampir atau sudah dewasa. proses dan fungsi alat reproduksi (aspek tumbuh kembang remaja) 2. fungsi dan proses reproduksi yang dimiliki oleh remaja. 3. Remaja cenderung memandang kehidupan dari kacamata berwarna merah jambu. Manakala tubuh juga mengalami transisi. minat dan peran (menjadi dewasa yang mandiri). nilai dan sifat yang paling sesuai dengan dirinya. yaitu dengan merokok. remaja sangat perlu . maka pada masa seperti ini. perubahan pada nilai-nilai yang dianut. minum-minuman keras. serta keinginan akan kebebasan. menggunakan obat-obatan dan terlibat dalam perilaku seks. cenderung berperilaku yang kurang baik. Masa remaja adalah masa yang tidak realistik. Masa remaja sebagai masa yang menimbulkan ketakutan. Mereka menganggap bahwa perilaku ini akan memberikan citra yang mereka inginkan. d. Penyakit menular seksual dan HIV/AIDS serta dampaknya terhadap kondisi kesehatan reproduksi 4. Masa remaja sebagai periode perubahan. Pengetahuan dasar yang perlu diberikan kepada remaja 1. mengapa remaja perlu mendewasakan usia kawin serta bagaimana merencanakan kehamilan agar sesuai dengan keinginnannya dan pasanganya 3. melihat dirinya sendiridan orang lain sebagaimana yang diinginkan dan bukan sebagaimana adanya terlebih dalam cita-cita. yaitu perubahan pada emosi perubahan tubuh. Kekerasan seksual dan bagaimana menghindarinya 7. c. Hak-hak reproduksi 9. Bahaya narkoba dan miras pada kesehatan reproduksi 5. Dikatakan demikian karena sulit diatur. Mengambangkan kemampuan berkomunikasi termasuk memperkuat kepercayaan diri agar mampu menangkal hal-hal yang bersifat negatif 8. e.

untuk benar-benar memperhatikan kondisi tubuh terutama organ reproduksi yang banyak berkembang dalam fase ini. 10. Anak-anak perempuan yang dulu hanya peduli untuk membersihkan organ kewanitaannya begitu saja tanpa ada permasalahan yang lain, pada masa remaja dan pubertas, organ kewanitaan anak gadis mulai mengalami perubahan. 11. Tumbuhnya rambut-rambut halus disekitar organ intim juga perlu diperhatikan sehingga kebersihanpun tetap terjaga, terutama setelah buang air kecil maupun buang air besar. Cara mencuci pun harus perlu diperhatikan dimana arah yang sesuai (menjauhi arah kemaluan) lebih disarankan agar bakteri dan kotoran tidak kembali bersarang. 12. Organ kewanitaan memang patut benar-benar dijaga kebersihannya terutama bagi yang tinggal di negara tropis semcam Indonesia. Produksi keringat membuat daerah tersebut lembab dan merupakan kondisi yang tepat untuk tumbuhnya jamur. Selain itu darah haid dan perubahan hormon juga dapat merubah ekosistem organ kewanitaan. 13. Bekal pengetahuan seperti ini sangat mendasar dan penting yang nantinya akan sangat berpengaruh pada perkembangan organ kewanitaan pada remaja putri. 14. Kebersihan organ reproduksi juga harus diperhatikan oleh remaja pria. Beberapa remaja pria tidak harus mengalami pemotongan kulit pembungkus penis pada masa kanak-kanak yang sering dikenal dengan sunatan, nah remaja pria yang memiliki organ intim seperti ini harus tetap rajin membersihan organ intimnya dengan membersihkan daerah di dalam lipatan kulit tersebut, karena apabila bagian di dalam lipatan kulit tidak dibersihkan, potensi untuk tumbuhnya jamur dan hidupnya bakteri-bakteri lain akan sangat besar. 15. Seringkali karena terburu-buru, para remaja pria juga tidak memperhatikan keadaan sekitar saat mereka beraktivitas. Padahal apabila salah sedikit saja dan organ intim mereka terantuk, terjepit resleting ataupun terkena benda lain dengan cukup keras, organ intim tersebut dapat mengalami cedera, pembengkakan yang akan dapat berakibat fatal dikemudian hari bahkan sampai disfungsi ereksi. 3.4 Strategi kunci untuk menjangkau dan melayani generasi muda : Pada tahun 1994, International Conference on Population and Development (ICPD) melakukan upaya untuk mengembangkan program yang cocok untuk kebutuhan kesehatan reproduksi remaja. 1. Melakukan pengembangan layanan-layanan yang ramah bagi generasi muda; 2. Melibatkan generasi muda dalam perancangan, pelaksaan, dan evaluasi program; 3. Membentuk pelatihan bagi penyedia layanan (provider) untuk dapat melayani kebutuhan dan memperhatikan kekhawatiran-kekhawatiran khusus para remaja; 4. Mendorong upaya-upaya advokasi masyarakat untuk mendukung perkembangan generasi muda dan mendorong munculnya perilaku kesehatan remaja yang positif; 5. Memadukan latihan-latihan membangun keterampilan ke dalam program-program yang

ditujukan untuk generasi muda agar dapat meningkatkan rasa percaya diri mereka, mengembangkan kemampuan mereka berkomunikasi mengenai seksualitas,dan memperkuat kemampuan mereka dalam mengupayakan praktik-praktik seksual yang lebih aman. 3.5 Program kesehatan reproduksi remaja mulai menjadi perhatian pada beberapa tahun terakhir ini karena beberapa alasan: 1. Ancaman HIV/AIDS menyebabkan perilaku seksual dan kesehatan reproduksi remaja muncul ke permukaan. Diperkirakan 20-25% dari semua infeksi HIV di dunia terjadi pada remaja. Demikian pula halnya dengan kejadian PMS yang tertinggi di remaja, khususnya remaja perempuan, pada kelompok usia 15-292. 2. Walaupun angka kelahiran pada perempuan berusia di bawah 20 tahun menurun, jumlah kelahiran pada remaja meningkat karena pertumbuhan populasi remaja. Diperkirakan bahwa 40% dari semua anak perempuan berusia 14 tahun yang hidup akan hamil paling tidak sekali saat mereka berumur 20 tahun3. Selain itu, sebagian besar mereka masih belum memiliki akses untuk mendapatkan pendidikan seksual atau kesehatan reproduksi serta pelayanan yang dibutuhkan. 3. Bila pengetahuan mengenai KB dan metode kontrasepsi meningkat pada pasangan usia subur yang sudah menikah, tidak ada bukti yang menyatakan hal serupa terjadi pada populasi remaja. 4. Pengetahuan dan praktik pada tahap remaja akan menjadi dasar perilaku yang sehat pada tahapan selanjutnya dalam kehidupan. Sehingga, investasi pada program kesehatan reproduksi remaja akan bermanfaat selama hidupnya. 5. Kelompok populasi remaja sangat besar; saat ini lebih dari separuh populasi dunia berusia di bawah 25 tahun dan 29% berusia antara 10-25 tahun. 2.6 Masalah-Masalah kunci dalam Kesehatan Remaja dan peran bidan 1. Melakukan advokasi untuk memperoleh dukungan masyarakat terhadap kesehatan reproduksi remaja. Masalah reproduksi dan kesehatan seksual remaja merupakan masalah yang kontroversial di banyak kelompok masyarakat sehingga membuat tindakan advokasi dan mendorong munculnya kesadaran akan masalah ini menjadi lebih penting. Upaya-upaya advokasi dapat difokuskan pada membuat perubahan di tingkat lokal, daerah atau nasional dengan menargetkan para stake holder yang mempengaruhi penerimaan informasi dan pelayanan kesehatan reproduksi bagi para remaja. Individu dan organisasi diposisikan dengan baik untuk membentuk persepsi publik dan program dapat dipusatkan dalam memperkuat dukungan untuk pendanaan dan pelaksanaan program yang relevan sehingga meningkatkan kemungkinan suksesnya program. 2. Komponen-komponen program yang berhasil

Program-program kesehatan reproduksi untuk remaja cenderung akan mencapai keberhasilan maksimal jika program-program tersebut: a. Secara akurat mengidentifikasi dan memahami kelompok yang akan dilayani. b. Melibatkan remaja dalam perancangna programnya. c. Bekerja sama dengan para pemuka masyarakat dan orang tua. d. Melepaskan hambatan-hambatan kebijakan dan mengubah pra anggapan para pemberi layanan (provider) e. Membantu remaja melatih keterampilan interpersonal yang diperlukan untuk menghindari risiko. f. Menghubungkan informasi dan saran dengan pelayanan g. Memberikan tokoh panutan (role model) yang membuat perilaku lebih aman menjadi perilaku yang menarik. h. Menginvestasikan sumber danan dan waktu dalam kerangka yang cukup panjang. 3. Melibatkan kaum remaja dalam aktivitas yang bermakna Pendidikan oleh teman sebaya dapat merupakan pendekatan efektif untuk melibatkan para remaja. Para pendidik/edukator remaja yang dilatih untuk membantu teman sebaya mereka dalam hal informasi dan pelayanan kesehatan reproduksi menerima pelatihan khusus dalam pengambilan keputusan, melakukan perujukan klien dan memberikan komoditas atau pelayanan. Program-program yang menggunakan pendidik/edukator teman sebaya didasarkan pada bukti bahwa para remaja memiliki hubungan baik dengan orang lain yang berusia hampir sama, dengan ketertarikan dan latar belakang serupa. 4. Pelayanan klinik yang ramah bagi remaja Pelayanan kesehatan reproduksi yang youth friendly (ramah untuk remaja) merupakan salah satu yang dikembangkan serta dibentuk dengan cara yang akan mengenali bahwa tantangan, kesulitan dan hambatan yang dihadapi remaja sangat berbeda dengan orang dewasa. Pendekatan ini mencakup memiliki petugas pelayanan kesehatan yang dilatih dengan baik, termasuk bidan dan dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan khusus remaja secara biologis, psikologis dan kebutuhan kesehatan remaja, memiliki rasa hormat terhadpa privasi remaja dan kerahasiaan remaja sebagai klien, fasilitas yang dapat diakses dan lokasi yang nyaman, pelayanan dengan harga yang masuk akal dan lingkungan yang aman dan nyaman bagi populasi remaja, termasuk kelompok remaja pria dan wanita yang sudah menikah. Untuk membuat pelayanan menjadi ramah dan nyaman, bidan harus mempertimbangkan masukan-masukan para remaja terhadap komponen-komponen klinik seperti famplet informasi dan gaya ruang tunggu. Pelayanan harus diberikan di tempat-tempat remaja biasa berkumpul untuk belajar, bersosialisasi dan bekerja dan kerahasiaan harus dipastikan. Sikap-sikap menghakimi dan kadang-kadang bahkan kekerasan di pihak pemberi layanan dapat menciptakan hambatan kritis

7. Kontrasepsi bagi remaja Para remaja memiliki hak untuk memperoleh informasi yang jelas dan akurat mengenai kontrasepsi termasuk pemakain yang benar. kerja dan rekreasi. Bidan yang bersikap menghakimi dapat menghambat pelayanan kesehatan reproduksi pada remaja. 8. Bidan mempunyai peranan yang sangat besar dalam memberikan informasi tersebut serta konseling yang sesuai sangat penting untuk membantu remaja menangani atau menyisihkan potensi efek samping. bagaimana mengakses pelayanan kesehatan dan kesempatan-kesempatan pendidikan. kekerasan substansial. Proses persalinan selalu memiliki potensi risiko-risiko kesehtan. Bidan sebagai penyedia layanan dapat melakukan hubungan interaktif dengan klien remaja dengan melakukan komunikasi interpersonal. dan bagaimana menjangkau petugas pelayanan kesehatan untuk menjawab kekhawatiran mereka. efek samping. rasio 2 berbanding 1. musik. Hampir setengah dari infeksi HIV secara keseluruhan terjadi pada pria dan wanita yang berusia di bawah 25 tahun. video. risiko-risiko potensial dari kegiatan seksual yang tidak terlindung. Salah satu penelitian di Tanzania memperlihatkan bahwa perempuan muda memiliki kemungkinan untuk terinfeksi HIV lebih dari empat kali dibandingkan pria muda. Media massa hiburan (radio. Memberikan informasi dan pelayanan untuk para remaja Remaja memerlukan informasi yang sesuai dengan usianya mengenai perkembangan fisik dan emosional. Konseling harus mengungkapkan aspek pencegahan kehamilan sekaligus perlindungan terhadap PMS (penyakit menular seksual). . sikap dan perilaku.dan bertahan lama terhadap pelayanan kesehatan reproduksi. 6. dan di banyak negara berkembang data menunjukkan bahwa sampai 60% dari semua infeksi HIV baru terjadi pada kelompok usia antara 15 samapi 24 tahun. HIV dan PMS di kalangan Remaja Menurut WHO. tapi risiko persalinan lebih besar pada perempuan berusia di bawah 17 tahun. buku komik) dapat menjadi cara yang efektif dari segi biaya untuk mengomun ikasikan pesan-pesan yang dpat mempengaruhi pengetahuan. 5. Setiap tahun sekitar 15 juta remaja melahirkan anak. 333 juta kasus baru PMS terjadi di seluruh dunia setiap tahun dan setidaknya 111 juta dari kasus ini terjadi pada mereka yang berusia di bawah 25 tahun. televisi. fil. Infeksi di kalangan perempuan melebihi infeksi di kalangan pria. meskipun para perempuan lebih tidak berpengalama seksual dan memiliki pasangan seksual yang lebih sedikit dibanding pria sebayanya. Kehamilan dini dan kehamilan yang tidak diinginkan Banyak remaja aktif secara seksual ( meskipun bukan pilihan mereka sendiri.

terutama anak perempuan rentan terhadap kekerasan seksual. MASALAH GANGGUAN PADA KESEHATAN REPRODUKSI DAN UPAYA PENANGGULANGANNYA 4. Program yang meminta para perempuan muda untuk mengambil keputusan dan tindakan yang merupakan kontradiksi dari peran perempuan yang diterima seperti menolak melakukan hubungan seksual atau berkeras akan pemakaian kondom.Remaja dengan usia ini lebih mudah mengalami komplikasi dalam persalinan. 4. Untuk para remaja yang aktif secara seksual. Peran bidan dalam asuhan prenatal sangat dibutuhkan. sehingga menimbulkan kepercayaan diri remaja.1 INFERTILITAS Invfertilitas adalah ketidakmampuan sepasang suami istri untuk mencapai kehamilan setelah selama 1 tahun melaksanakan hubungan seksual secara teratur dan tidak menggunakan alat kontrasepsi. Karena sikap-sikap gender ini telah terbukti tidak dapat dipisahkan dari dalam banyak upaya kesehatan reproduksi remaja. hubungan seksual yang dipaksakan dan hubungan dengan kekuatan yang tidak seimbang. Pendidikan seks berbasis sekolah Evaluasi yang dilakukan di antara para kawula muda di negara-negara berkembang dan negaranegara maju telah memperlihatkan bahwa pendidikan seks berbasis sekolah dapat membantu menunda hubungan seksual pertama para remaja yang belum aktif secara seksual. Beberapa budaya. Bidan harus membantu para perempuan muda tersebut membangun keterampilan dan rasa percaya diri yang diperlukan untuk membantu mereka membuat keputusan-keputusan. 10. Aborsi yang tidak aman menempati proporsi tinggi dalam kematian ibu di antara para remaja. Infertilitas primer . Perempuan muda seringkali memiliki pengetahuan terbatas atau kurang percaya diri untuk mengakses pelayanan kesehatan sehingga mengakibatkan pelayanan prenatal yang terbatas berperan penting terhadap terjadinya komplikasi. perilaku pria berisiko ditoleransi dan kadang-kadang didukung. pendidikan seksual dapat mendorong pemakaian kontrasepsi dan perlindungan PMS yang benar dan konsisten. 9. program harus secara langsung mengkonfrontasi masalah hubungan gender yang tidak setara. Masalah Gender Spesifik Generasi muda.

4. Infertilitas sekunder Jika sebelumnya pasangan suami istri pernah memiliki anak (minimal 1 kali kehamilan). sperma dibuat terus menerus di dalam testis (buah zakar). Faktor lain yang mempengaruhi jumlah sperma adalah pemakaian . faktor pria 1) Masalah pada sperma : Pada pria dewasa. yang kemudian mengalir menuju ke uretra dan dikeluarkan ketika ejakulasi.5 (lebih rendah dari suhu tubuh). cairan yang dihasilkan oleh vesikula seminalis ditambahkan pada sperma dan membentuk semen. Pembentukan sperma yang paling efsisien adalah pada suhu 33. Dari epididimis. sperma bergerak ke dalam epididimis (suatu saluran berbentuk gulungan yang terletak di puncak testis menuju ke testis belakang bagian bawah) dan disimpan di dalam epididimis sampai saat terjadinya ejakulasi. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi proses tersebut sehingga bisa terjadi kemandulan: a) Peningkatan suhu di dalam testis akibat demam berkepanjangan atau akibat panas yang berlebihan bisa menyebabkan berkurangnya jumlah sperma.2 Penyebab a. Dari testis kiri dan kanan.adalah istilah yang digunakan jika pasangan suami istri sama sekali belum pernah memiliki anak. Sel yang belum terspesialisasi memerlukan waktu sekitar 72-74 hari untuk berkembang menjadi sel sperma yang matang. sperma bergerak ke vas deferens dan duktus ejakulatorius. Kesuburan seorang pria ditentukan oleh kemampuannya untuk mengantarkan sejumlah sperma yang normal ke dalam vagina wanita. Proses pembuatan sperma disebut spermatogenesis. tetapi kehamilan berikutnya belum berhasil dicapai. Di dalam duktus ejakulatorius. berkurangnya pergerakan sperma dan meningkatkan jumlah sperma yang abnormal di dalam semen. Testis bisa tetap berada pada suhu tersebut karena terletak di dalam skrotum (kantung zakar) yang berada diluar rongga tubuh.

Varikokel bisa menghalangi pengaliran darah dari testis dan mengurangi laju pembentukan sperma. Impotensi 3. Kelainan ini lebih sering ditemukan pada pria yang telah menjalani pembedahan panggul (terutama pengangkatan prostat) dan pria yang menderita diabetes. Sel telur yang dilepaskan ini siap dibuahi oleh sperma yang berasal dari pria. Jika seorang wanita memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur atau tidak . Polusi lingkungan. 2. yaitu semen mengalir ke dalam kandung kemih dan bukan ke penis. b) Penyakit serius pada testis atau penyumbatan atau tidak adanya vas deferens (kiri dan kanan) bisa menyebabkan azospermia (tidak terbentuk sperma sama sekali. Ejakulasi retrograd juga bisa terjadi akibat kelainan fungsi saraf. d) Ejakulasi retrograd terjadi jika semen mengalir melawan arusnya. 5. 2) Faktor wanita: a) Jaringan parut akibat penyakit menular seksual atau endometriosis. Varikokel adalah varises (pelebaran vena) di dalam skrotum.marijuana atau obat-obatan (misalnya simetidin. Pembentukan jaringan parut akibat penyakit menular seksual. c) Varikokel merupakan kelainan anatomis yang paling sering ditemukan pada kemandulan pria. b) Disfungsi ovulasi (kelainan pada proses pelepasan sel telur oleh ovarium/sel telur). spironolakton dan nitrofurantoin). Ovulasi adalah pelepasan sel telur dari ovarium (indung telur). Ovulasi biasanya terjadi 14 hari sebelum menstruasi hari pertama. Jika di dalam semen tidak terdapat fruktosa (gula yang dihasilkan oleh vesikula seminalis) berarti tidak terdapat vas deferens atau tidak terdapat vesikula seminalis atau terdapat penyumbatan pada duktus ejakulatorius. Kekurangan hormon 4.

Lendir pada serviks bertindak sebagai penyaring yang menghalangi masuknya bakteri dari vagina ke dalam rahim. risiko infertilitas juga meningkat pada: 1. Selama fase folikuler. Selanjutnya sperma menuju ke rahim lalu ke tuba falopii dan terjadilah pembuahan di tuba falopii. Lendir ini juga berfungsi memperpanjang kelangsungan hidup sperma. d) Kekurangan gizi. Pernah menderita penyakit peradangan panggul (setelah menderita penyakit . Selain faktor yang berhubungan dengan usia. terjadi peningkatan hormon estradiol sehingga lendir lebih jernih dan elastis dan bisa ditembus oleh sperma. g) Kelainan lendir servikal (lendir reher rahim). Penyakit menular seksual 3. Berganti-ganti pasangan seksual (karena meningkatkan resiko terjadi penyakit menular seksual) 2. Bisa terjadi kelainan struktur maupun fungsi tuba falopii. Kadang ovulasi tidak terjadi akibat tidak dilepaskannya GnRH (donadotropin-releasing hormone) oleh hipotalamus. e) Infeksi panggul. maka dicari terlebih dahulu penyebabnya lalu dilakukan pengobatan untuk merangsang terjadinya ovulasi. h) Kelainan sistem pengangkutan dari leher rahim ke tuba falopii (saluran telur). d) Kista ovarium. i) Kelainan pada tuba falopii.mengalami menstruasi (amenore). f) Tumor. c) Kelainan hormon. Lendir pada serviks adalah kental dan tidak dapat ditembus oleh sperma kecuali pada fase folikuler dari siklus menstruasi. Penyebab yang utama adalah: Infeksi Endometriosis Pengikatan tuba pada tindakan sterilisasi.

2. Setiap pagi. elastis dan licin. Dalam keadaan normal. Siklus menstruasi anovulatoir 9. dilakukan pengukuran suhu tubuh wanita. Analisa semen untuk menilai volume dan kekentalan semen serta menilai jumlah. Tes ini dilakukan pada pertengahan siklus menstruasi yaitu pada saat estradiol mencapai kadar tertinggi dan pada saat terjadi ovulasi.6-10 cm tanpa terputus. Postcoital test (PCT). jika terjadi peningkatan sebesar 0.5-1O Celsius berarti sedang terjadi ovulasi. Pengukuran suhu tubuh basal. Endometriosis 10. Penyakit menahun (misalnya diabetes Diagnosa Dilakukan pemeriksaan fisik dan pengumpulan riwayat kesehatan dari suami dan istri. 4.3 Pemeriksaan yang biasa dilakukan adalah: 1. 10-15% wanita menjadi mandul) 4. Gondongan (pria) 6. Varikokel (pria) 7. suami tidak boleh melakukan ejakulasi. Bila dilihat dengan mikroskop. PCT dilakukan untuk menilai interaksi antara sperma dan lendir servikal dengan cara menganalisa lendir servikal yang dikumpulkan dalam waktu 2-8 jam setelah melakukan hubungan seksual. Kelainan pada rahim (mioma) atau penyumbatan leher rahim 11. lendir servikal adalah jernih dan bisa diregangkan sepanjang 7. pergerakan. lendir menjadi basah. Pada fase ovulatoir. lendir tampak seperti pohon pakis. Pemaparan DES (dietil stilbestrol) (pria maupun wanita) 8. kecepatan pergerakan dan bentuk sperma. Pernah menderita orkitis atau epididimitis (pria) 5. 4. 3. . Memperhatikan perubahan pada lendir servikal. sebelum beranjak dari tempat tidur.ini. 2-3 hari sebelum menjalani pemeriksaan ini.

Biopsi testis (jarang dilakukan) 8. Biopsi endometrium 7. 13. 11. Histerosalpingografi (HSG) untuk menilai sistem transport dari serviks melalui rahim sampai ke tuba falopii. . 14. Kedua penyakit ini pada awalnya mungkin tidak menunjukkan gejala dan gejala baru timbul setelah terjadinya penyakit peradangan panggul atau salpingitis. Tanpa pengobatan. Penyakit menular seksual yang paling sering menyebabkan kemandulan adalah gonore dan klamidia.4 Pencegahan Infertilitas seringkali disebabkan oleh penyakit menular seksual. 6. 9. karena itu dianjurkan untuk menjalani perilaku seksual yang aman guna meminimalkan resiko kemandulan di masa yang akan datang. Pengobatan yang tepat (tidak termasuk teknik modern seperti fertilisasi in vitro) memungkinkan terjadinya kehamilan pada 50-60% pasangan yang sebelumnya didiagnosis mengalami kemandulan. Kadar hormon pada suami dan istri. Histeroskopi. Peradangan menyebabkan pembentukan jaringan parut pada tuba falopii lalu terjadi penurunan kesuburan. Pemeriksaan panggul (pada wanita) untuk menentukan adanya kista atau tidak. 12. Kadar progesteron serum. kemungkinan penyebabnya bisa diketahui. Progestin challenge 10. 15-20% kasus pada akhirnya akan mengalami kehamilan. Kadar LH (luteinizing hormon) untuk memperkirakan saat ovulasi dan membantu menentukan waktu untuk melakukan hubungan seksual. Prognosis Sekitar 85-90% kasus.5. 4. Laparoskopi untuk melihat rongga panggul.

Beberapa jenis teknik perawatan untuk masalah ketidaksuburan atau infertilitas yang memiliki tingkat keberhasilan cukup tinggi di antaranya yaitu: Tekhnik reproduksi buatan a. Dengan menggunakan alat yang bernama laparoscope. sel telur dan sperma yang sudah dipertemukan tersebut dimasukkan ke dalam tuba falopi atau tabung falopi wanita melalui irisan kecil di bagian perut melalui operasi laparoskopik. b. Cairan semen yang mengandung sperma diambil dengan alat tertentu dari seorang suami kemudian disuntikkan ke dalam rahim isteri sehingga terjadi pembuahan dan kehamilan. Tujuannya untuk menciptakan kehamilan.kemandulan absolut atau kehamilan di luar kandungan. Biasanya dokter akan menganjurkan inseminasi buatan sebagai langkah pertama sebelum menerapkan terapi atau perawatan jenis lainnya. Prosesnya dilakukan dengan mengambil sel telur dari ovarium atau indung telur wanita lalu dipertemukan dengan sel sperma pria yang sudah dibersihkan. IUD tidak dianjurkan untuk dipakai pada wanita yang belum pernah memiliki anak. Sehingga diharapkan langsung terjadi pembuahan dan kehamilan. . Immunisasi gondongan telah terbukti mampu mencegah gondongan dan komplikasinya pada pria (orkitis). Beberapa jenis alat kontrasepsi memiliki risiko kemandulan yang lebih tinggi (misalnya IUD). Inseminasi Buatan Inseminasi buatan atau artificial insemination (sering disingkat sebagai AI) dilakukan dengan memasukkan cairan semen yang mengandung sperma dari pria ke dalam organ reproduksi wanita tanpa melalui hubungan seks atau bukan secara alami. GIFT (Gamete Intrafallopian Transfer) GIFT yang merupakan singkatan dari Gamete Intrafallopian Transfer merupakan teknik yang mulai diperkenalkan sejak tahun 1984. Kemandulan akibat gondongan bisa dicegah dengan menjalani immunisasi gondongan.

Dari tahun ke tahun insiden PMS bisa dikatakan semakin meningkat. seperti : anak-anak usia remaja. ZIFT (Zygote Intrafallopian Transfer) ZIFT atau Zygote Intrafallopian Transfer merupakan teknik pemindahan zigot atau sel telur yang telah dibuahi. terutama yang paling populer di antaranya adalah Sifilis dan Gonorrhoe. sel sperma yang kurang aktif maupun tidak matang dapat digunakan untuk membuahi sel telur. IVF (In Vitro Fertilization) IVF atau In Vitro Fertilization dikenal juga sebagai prosedur bayi tabung. e. Lalu setelah terjadi pembuahan.2 SEKSUAL TRANSMITED DISEASE (STD) / PENYAKIT MENULAR SEKSUAL Penyakit kelamin sudah lama dikenal di beberapa negara. Teknik ini merupakan kombinasi antara teknik IVF dan GIFT. makin banyak juga ditemukan jenis-jenis penyakit baru. PSK (Pekerja Seks Komersial). Proses ini dilakukan dengan cara mengumpulkan sel telur dari indung telur seorang wanita lalu dibuahi di luar tubuhnya. Kemudian setelah sel telur dibuahi. Dengan teknik ini. 4. hasilnya yang sudah berupa embrio dimasukkan ke dalam rahim melalui serviks d. . Dengan semakin majunya ilmu pengetahuan. sehingga istilah Penyakit Kelamin yang dulu banyak disebut sudah dianggap tidak sesuai lagi dan diubah menjadi Seksually Transmited Disease (STD) atau Penyakit Menular Seksual (PMS). ICSI (Intracytoplasmic Sperm Injection) ICSI atau Intracytoplasmic Sperm Injection dilakukan dengan memasukkan sebuah sel sperma langsung ke sel telur.c. Peningkatan Insident tersebut secara tidak langsung juga terjadi karena semakin banyaknya kelompok perilaku-perilaku berisiko tinggi. terbukti dari data yang diperoleh terlihat setiap tahun tidak kurang dari 250 kasus baru ditemukan dan dari jumlah tersebut 30-50% merupakan penyakit-penyakit yang tergolong PMS. Mula-mula sel telur wanita dan sel sperma dibuahi di media pembuahan di luar tubuh wanita. Karena pada kenyataanya penyakit-penyakit tersebut tidak hanya mengenai juga organorgan yang lain. dimasukkan kembali ke tuba falopi atau tabung falopi melalui pembedahan di bagian perut dengan operasi laparoskopik.

Bayi lahir dengan kelahiran yang tidak seharusnya.2. Urethritis. atau terinfeksi PMS . Memutuskan rantai penularan infeksi PMS b. 4. Menghindari transfusi darah dengan donor yang tidak jelas asal-usulnya c. menggunakan kondom setiap hubungan seks b. diantaranya : 1. diare dan keringat malam hari 8.3 Pencegahan PMS Prinsip utama dari pengendalian Penyakit Menular Seksual secara prinsip ada dua.1 Defenisi PMS Penyakit Menular Seksual (PMS) adalah : Suatu gangguan/ penyakit-penyakit yang ditularkan dari satu orang ke orang lain melalui kontak atau hubungan seksual. Hepatitis B.pecandu narkotika. kaum homoseksual.5 Pencegahan yang bisa dilakukan antara lain : a. Pertama sekali penyakit ini sering disebut ‘Penyakit Kelamin’ atau Veneral Disease.2. Disebabkan oleh Jamur : Kandidiasis Vaginosis d. seperti lahir sebelum cukup umur. demam. pada wanita keluar darah di luar masa menstruasi dll 4. rasa sakit atau terbakar saat buang air kecil 5.6 Komplikasi dari PMS (termasuk AIDS) antara lain : 1. tidak berganti-ganti pasangan. keluar cairan dari alat vital yang tidak biasa. buang air kecil lebih sering dari biasanya 6. yaitu: a.2. berbau dan gatal 9. Vaginosis Bakterial b. kulit menguning dan rasa nyeri sekujur tubuh 7. dll.2 Beberapa Penyakit Menular Seksual yang sering ditemukan di Indonesia antara lain: a. Disebabkan oleh Bakteri : Gonorrhoe. Herpes Genitalis. Kondiloma Akuminata c. bengkak atau merah di sekitar alat kelamin 4.2. Kemandulan baik pria atau wanita 2. Disebabkan Virus : AIDS. Mencegah berkembangnya PMS serta komplikasi-komplikasinya.2.2. kehilangan berat badan. Disebabkan oleh Parasit : Scabies. tetapi sekarang sebutan yang paling tepat adalah Penyakit Hubungan Seksual/ Seksually Transmitted Disease atau secara umum disebut Penyakit Menular Seksual (PMS). gatal atau sakit di sekitar alat kelamin 3. berat badan lahir rendah. Tidak melakukan hubungan seks. lemah. Kehamilan di luar rahim 4. Sifilis. 4. Infeksi yang menyebar 5. Kebiasaan menggunakan alat kedokteran maupun non medis yang steril 4. Kanker leher rahim pada wanita 3. 4.4 Gejala awal yang menjadi pertanda PMS. Pedikulosis Pubis 4. benjolan atau lecet di sekitar alat kelamin 2.

Setelah terinokulasi. harus terjadi kontak langsung mukosa ke mukosa.Perempuan lebih rentan tertular PMS dibandingkan dengan laki-laki. Infeksi gonokokus di farinhg lebih sering asimptomatik tapi dapat juga menyebabkan faringitis dengan eksudat mukopurulen. Alasan utamanya adalah: 1. gatal. Pemeriksaan diagnostik . nyeri abdomen. dan rongga peritonium pada perempuan. Epidemiologi Angka infeksi paling tinggi pada kaum muda. didikuti oleh sekret yang purulen. dan limfodenopati leher. Gejala dan tanda pada laki-laki dapat muncul 2 hari setelah pajanan dan mulai dengan uretritis. infeksi dapat menyebar ke prostat. Pada pemeriksaan. gejala dan tanda timbul dalam 7-21 hari yang dimulai dengan sekret vagina. dia tidak selalu menunjukkan gejala. dan pada laki-laki yang berhubungan seksual dengan sesama jenis. dan tenesmus. anus. endometrim. sering berkemih dan malaise. maka perempuan tsb pun bisa terinfeksi 2. vesikula seminalis. Penularan dari laki-laki ke perempuan lebih sering terjadi dari pada penularan dari perempuan ke laki-laki karena lebih luasnya selaput lendir yang terpajan dan eksudat yang berdiam lama di fagina. dinding vagina dan leher rahim langsung terpapar oleh cairan sperma. Infeksi ekstragenital yang bersifat primer atau sekunder lebih sering dijumpai karena berubahnya paraktek-praktek seksual. tuba fallopi . vas deferens.2. dengan yang tertinggi pada perempuan berusia 15-19 tahun dan laki-laki berusia 20-24 tahun. nyeri rectum. Untuk dapat menular. dan testis pada pria.7 Jenis-jenis PMS a) GONORE Definisi infeksi menular seksual yang disebabkan oleh bakteri doplococcus gram-negatif Neisseria gonorrhoeae. Banyak orang — khususnya perempuan dan remaja — enggan untuk mencari pengobatan karena mereka tidak ingin keluarga atau masyarakat tahu mereka menderita PMS. dan rektum dapat dijum[pai pada kedua jenis kelamin. epydydymis. disuria. Gejala dan tanda Respon peradangan yang cepat disertai dekstruksi sel menyebabkan keluarnya sekret purulen kuning kehijauan khasdari uretra pada pria dan ostium serviks pada perempuan. Bakteri ini melekat dan menghancurkan membran sel epitel yang melapisi selaput lendir terutama epitel yang melapisi kanalis endoserviks dan uretra. serviks tampak edematous dan rapuh dan drainase mukopurulen dari ostium. Tidak munculnya gejala dapat menyebabkan infeksi meluas dan menimbulkan komplikasi 3. Saat berhubungan seks. 4. Infeksi ekstra genital di faring. gatal-gatal pada anus sedangkan pada perempuan. demam. Jika sperma terinfeksi oleh PMS. uertra. Jika perempuan terinfeksi PMS.

Seseorang yang pernah terinfeksi oleh sifilis tidak akan menjadi kebal dan bisa terinfeksi kembali. Sifilis juga bisa menginfeksi janin selama dalam kandungan dan menyebabkan cacat bawaan. Luka biasanya membaik dalam waktu 3-12 minggu dan sesudahnya penderita tampak sehat secara keseluruhan. Penyebab Bakteri Treponema pallidum. tetapi jika digaruk akan mengeluarkan cairan jernih yang sangat menular. juga tanpa disertai nyeri. namun sekarang banyak brkembang galur-galur gonorea yang resisten panisilin. leher rahim. kerusakan otak maupun kematian. Biasanya penderita hanya memiliki1 ulkus. Dalam beberapa jam. Fase Primer. Bakteri ini masuk kedalam tubuh manusia melalui selaput lendir (misalnya di vagina atau mulut) atau melalui kulit. kemudian menyebar ke seluruh tubuh melalui aliran darah. Luka tersebut tidak mengeluarkan darah. rektum. Semua kontak seksual pasien yang terinfeksi harus dievaluasi dan ditawarkan terapi profilaktik. Uji-uji amplikasi DNA dengan metode reaksi berantai polimerase (PCR) dan reaksi berantai ligase (LCR) lebih sensitif dibandingkan biakan bakteri dan dapat digunakan sekret vagina atau serviks dan dapat digunakan urin . b) Sifilis Definisi Sifilis adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh Treponema pallidum. Cangker juga bisa ditemukan di anus. Infeksi oleh Treponema pallidum berkembang melalui 4 tahapan: 1. tenggorokan. uji-uji nonbiakan misalnya deteksi antigen dengan antibodi imunofluerensensi lansung (DFA) dan enzyme imunosorbent assay (EIA) kurang dikembangkan dan jarang digunakan. bibir. vulva atau vagina.Gonore dapat didiagnosis dengan cepat dengan pewarnaan gram terhadap apusan eksudat yang diambil dari tempat infeksi. tanpa disertai nyeri. Kelenjar getah bening terdekat biasanya akan membesar. Gejala Gejala biasanya mulai timbul dalam waktu 1-13 minggu setelah terinfeksi. jari-jari tangan atau bagian tubuh lainnya. tetapi kadang-kadang terbentuk beberapa ulkus. Terbentuk luka atau ulkus yang tidak nyeri (cangker) pada tempat yang terinfeksi. Infeksi bisa menetap selama bertahun-tahun dan jarang menyebabkan kerusakan jantung. Apusan positif bila ditemukan diplokoccus gram negatif intra sel. Untuk memastikan diagnosis harus dilakukan pembiakan dari semua kemungkinan tempat infeksi. rata-rara 3-4 minggu. Terapi Gonorea dapat disembuhkan dengan penisilin mulai tahun 1940-an. Luka tersebut hanya menyebabkan sedikit gejala sehingga seringkali tidak dihiraukan. lidah. bakteri akan sampai ke kelenjar getah bening terdekat. Cangker berawal sebagai suatu daerah penonjolan kecil yang dengan segera akan berubah menjadi suatu ulkus (luka terbuka). yang tersering adalah pada penis. . Terapi yang saat ini direkomendasikan adalah golonga sefalosporin dan fluorokuinolon .

kaku kuduk dan ketulian. tumbuhnya perlahan. Di daerah perbatasan kulit dan selaput lendir serta di daerah kulit yang lembab. ruam ini akan menghilang. demam dan anemia. Tulang juga bisa terkena. Fase ini bisa berlangsung bertahun-tahun atau berpuluh-puluh tahun atau bahkan sepanjang hidup penderita. Fase Laten. tetapi yang paling sering adalah pada kaki dibawah lutut. mual. Tetapi beberapa minggu atau bulan kemudian akan muncul ruam yang baru. menyebabkan nyeri menusuk yang sangat dalam yang biasanya semakin memburuk di malam hari. Diagnosa Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya. wajah dan kulit kepala. Hal ini bisa menyebabkan nyeri dada. tetapi kadang terjadi pembengkakan saraf mata sehingga penglihatan menjadi kabur. lelah. Diagnosis pasti ditegakkan berdasarkan hasil pemeriskaan laboratorium dan pemeriksaan fisik. Peradangan hati bisa menyebabkan sakit kuning (jaundice). Pada saat ini jarang ditemukan. Sejumlah kecil penderita mengalami peradangan pada selaput otak (meningitis sifilitik akut). Ruam ini bisa berlangsung hanya sebentar atau selama beberapa bulan. Biasanya muncul 10-25 tahun setelah infeksi awal. sehingga pada kulit kepala tampak gambaran seperti digigit ngengat. Gejala lainnya adalah merasa tidak enak badan (malaise). Bisa terjadi aneurisma aorta atau kebocoran katup aorta. Pada awal fase laten kadang luka yang infeksius kembali muncul . menyembuh secara bertahap dan meninggalkan jaringan parut. yang menyebabkan sakit kepala. Sekitar 10% penderita mengalami peradangan pada tulang dan sendi yang disertai nyeri. Peradangan mata biasanya tidak menimbulkan gejala. batang tubuh bagian atas. Peradangan ginjal bisa menyebabkan bocornya protein ke dalam air kemih. Gejala ini terbagi menjadi 3 kelompok utama : Sifilis tersier jinak. . bisa terbentuk daerah yang menonjol (kondiloma lata). Meskipun tidak diobati. Daerah ini sangat infeksius (menular) dan bisa kembali mendatar serta berubah menjadi pink kusam atau abu-abu. gagal jantung atau kematian. Gejala bervariasi mulai ringan sampai sangat parah. Pada fase sekunder sering ditemukan luka di mulut. Fase Tersier. Setelah penderita sembuh dari fase sekunder.2. Fase sekunder biasanya dimulai dengan suatu ruam kulit. penyakit akan memasuki fase laten dimana tidak nampak gejala sama sekali. Benjolan ini bisa ditemukan di hampir semua bagian tubuh. Fase Sekunder. 4. Benjolan yang disebut gumma muncul di berbagai organ. yang muncul dalam waktu 6-12 minggu setelah terinfeksi. kehilangan nafsu makan. Sifilis kardiovaskuler. 3. Sekitar 50% penderita memiliki pembesaran kelenjar getah bening di seluruh tubuhnya dan sekitar 10% menderita peradangan mata. Pada fase tersier penderita tidak lagi menularkan penyakitnya. Rambut mengalami kerontokan dengan pola tertentu.

sekunder dan fase laten adalah baik. yang digunakan untuk memperkuat hasil tes penyaringan yang positif. Pemeriksaan antibodi terhadap bakteri penyebab sifilis. Prognosis untuk sifulis fase tersier pada hati atau otak adalah buruk. HSV-2 biasanya ditularkan melalui hubungan seksual. Pada sifilis fase sekunder. Ada 2 jenis virus herpes simpleks yaitu HSV-1 dan HSV-2. Pada fase tersier. Tes penyaringan ini mudah dilakukan dan tidak mahal. Mereka harus menjalani tes penyaringan antibodi dan jika hasilnya positif. karena kerusakan yang telah terjadi biasanya tidak dapat diperbaiki. Gejala awal biasanya . Luka herpes biasanya tidak terinfeksi oleh bakteri. 3. sedangkan HSV-1 biasanya menginfeksi mulut. Pemeriksaan ini lebih akurat.Ada 2 jenis pemeriksaan darah yang digunakan: 1. Antibiotik terbaik untuk semua fase sifilis biasanya adalah suntikan penisilin. dilakukan pungsi lumbal guna mendapatkan contoh cairan serebrospinal. karena itu penderita sebaiknya menghindari hubungan seksual sampai penderita dan mitra seksualnya telah selesai menjalani pengobatan. diagnosis sifilis ditegakkan berdasarkan hasil pemeriksaan mikroskopis terhadap cairan dari luka di kulit atau mulut. kulit di sekeliling rektum atau tangan (terutama bantalan kuku) dan bisa ditularkan ke bagian tubuh lainnya (misalnya permukaan mata). diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksan antibodi. kulit di sekeliling rektum atau daerah di sekitarnya yang disebabkan oleh virus herpes simpleks. Etiologi: Penyebabnya adalah virus herpes simpleks. Tes penyaringan : VDRL (venereal disease research laboratory) atau RPR (rapid plasma reagin). Kedua jenis virus herpes simpleks tersebut bisa menginfeksi kelamin. semua mitra seksualnya dalam 3 bulan terakhir terancam tertular. Gejala Gejala awalnya mulai timbul pada hari ke 4-7 setelah terinfeksi. 2. Herpes Genitalis Herpes Genitalis adalah suatu penyakit menular seksual di daerah kelamin. Salah satu dari pemeriksaan ini adalah tes FTA-ABS (fluorescent treponemal antibody absorption). Pada fase primer atau sekunder. Prognosis Setelah menjalani pengobatan. Bisa juga digunakan pemeriksaan antibodi pada contoh darah. Pengobatan Penderita sifilis fase primer atau sekunder bisa menularkan penyakitnya. tetapi beberapa penderita juga memiliki organisme lainnya pada luka tersebut yang ditularkan secara seksual (misalnya sifilis atau cangkroid). prognosis untuk sifilis fase primer. Mungkin perlu dilakukan tes ulang karena pada beberapa minggu pertama sifilis primer hasilnya bisa negatif. mereka perlu menjalani pengobatan. semua mitra seksualnya dalam 1 tahun terakhir terancam tertular. Pada sifilis fase primer. Untuk neurosifilis.

Jumlah serangan bisa dikurangi dengan terus menerus mengkonsumsi obat anti-virus dosis rendah. Pengobatan akan efektif jika dimulai sedini mungkin. Diagnosa Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya. maka lepuhan dan luka bisa terbentuk di sekitar anus atau di dalam rektum. menetap selama beberapa minggu atau lebih dan resisten terhadap pengobatan dengan asiklovir. lepuhan dan luka bisa terbentuk di vulva dan leher rahim. kesemutann dan sakit. karena virus menetap di saraf panggul terdekat dan kembali aktif untuk kembali menginfeksi kulit. d) Uretritis Non-Gonokokus & Servisitis Klamidialis Uretritis Non-Gonokokus dan Servisitis Klamidialis merupakan penyakit menular seksual yang biasanya disebabkan oleh Chlamydia trachomatis atau Ureaplasma urealyticum (pada laki-laki). yang diikuti oleh sekumpulan lepuhan kecil yang terasa nyeri. Infeksi ini disebut non-gonokokus untuk menunjukkan bahwa infeksi ini bukan . Tetapi pengobatan dini pada serangan pertama tidak dapat mencegah kambuhnya penyakit ini. menyebar ke bagian tubuh lainnya. Kelenjar getah bening selangkangan biasanya agak membesar. Asikovir atau obat anti-virus lainnya bisa diberikan dalam bentuk sediaan oral atau krim untuk dioleskan langsung ke luka herpes. Penderita bisa mengalami kesulitan dalam berkemih dan ketika berjalan akan timbul nyeri. tetapi kadang-kadang disebabkan oleh Trichomonas vaginalis atau virus herpes simpleks. Obat ini juga bisa meringankan gejala pada fase awal. Luka yang terbentuk biasanya menimbulkan nyeri dan membentuk keropeng. Obat ini mengurangi jumlah virus yang hidup di dalam luka sehingga mengurangi resiko penularan. luka herpes bisa sangat berat. lebih lama dan lebih meluas dibandingkan gejala berikutnya dan mungkin disertai dengan demam dan tidak enak badan. Gejala-gejalanya cenderung kambuh kembali di daerah yang sama atau di sekitarnya. Pada penderita gangguan sistem kekebalan (misalnya penderita infeksi HIV). Lepuhan ini pecah dan bergabung membentuk luka yang melingkar. Pengobatan Tidak ada pengobatan yang dapat menyembuhkan herpes genitalis. Gejala awal ini sifatnya lebih nyeri. diambil apusan dari luka dan dibiakkan di laboratorium. biasanya 2 hari setelah timbulnya gejala. HSV-2 mengalami pengaktivan kembali di dalam saraf panggul. lepuhan dan luka bisa terbentuk di setiap bagian penis. Luka akan membaik dalam waktu 10 hari tetapi bisa meninggalkan jaringan parut. Pada pria. Lalu akan muncul bercak kemerahan yang kecil. Pada wanita. tetapi pengobatan bisa memperpendek lamanya serangan. Infeksi awal oleh salah satu virus akan memberikan kekebalan parsial terhadap virus lainnya.berupa gatal. sehingga gejala dari virus kedua tidak terlalu berat. Tetapi kedua virus bisa menimbulkan penyakit di kedua daerah tersebut. termasuk kulit depan pada penis yang tidak disunat. Jika penderita melakukan hubungan seksual melalui anus. Pemeriksaan darah bisa menunjukkan adanya antibodi terhadap virus. Untuk memperkuat diagnosa. HSV-1 mengalami pengaktivan kembali di dalam saraf wajah dan menyebabkan fever blister atau herpes labialis.

dengan dinding sel yang tidak terlalu kuat. Diagnosa Pada kebanyakan kasus. nyeri pada saat berhubungan intim dan keluarnya lendir kekuningan dan nanah dari vagina. Kadang-kadang penyakit ini dimulai lebih dramatis. b. Infeksi saluran telur. bakteri yang menyebabkan gonore. bisa menyebabkan nyeri perut bagian atas 3. Infeksi ini menyebabkan rasa nyeri dan keluarnya lendir dan nanah yang berwarna kekuningan. yang merupakan suatu bakteri yang menyerupai mikoplasma. Karena pembiakannya sulit dan teknik diagnostik yang lainnya mahal. Hubungan seksual melalui mulut atau dubur dengan penderita bisa menyebabkan infeksi tenggorokan atau infeksi dubur. Pada pria dan wanita. Infeksi pembungkus hati dan daerah di sekeliling hati. seorang pria akan mengalami perasaan terbakar yang ringan ketika berkemih. Pada pagi hari. Ureaplasma adalah bakteri yang sangat kecil. yang bisa menyebabkan nyeri pada buah zakar. rasa nyeri ketika berkemih. Komplikasi 1. bisa menyebabkan nyeri mata dan belekan. Infeksi Ureaplasma urealyticum tidak dapat didiagnosis secara spesifik dengan pemeriksaan medis yang biasa. Penyebab Chlamydia trachomatis menyebabkan sekitar 50% infeksi uretra yang bukan disebabkan gonore pada laki-laki dan infeksi leher rahim (serviks) penghasil nanah yang bukan disebabkan gonore pada wanita. bisa menyebabkan nyeri. kehamilan ektopik (di luar kandungan) dan kemandulan. Nanahnya bisa jernih atau agak keruh. Konjungtivitis. Wanita. Timbul rasa sakit waktu berkemih.disebabkan oleh Neisseria gonorrhoeae. Pneumonia. a. bisa menyebabkan demam dan batuk. tetapi lebih encer daripada nanah gonore. Pada bayi baru lahir. lubang penis sering tampak merah dan melekat satu sama lain karena nanah yang mengering. nyeri di perut bagian bawah. bisa menyebakan nyeri mata dan belekan 4. Gejala Biasanya antara 4-28 hari setelah berhubungan intim dengan penderita. Uretritis lainnya disebabkan oleh Ureaplasma urealyticum. yang bisa menyebabkan penyumbatan aliran air kemih. Biasanya akan keluar nanah dari penis. beberapa diantaranya mengalami urgensi (desakan) berkemih yang lebih sering. tetapi bisa berkembang biak di luar sel. frekuensi berkemih menjadi lebih sering dan dari uretra keluar nanah. Konjungtivitis : infeksi pada bagian putih mata. Chlamydia merupakan bakteri kecil yang hanya bisa berkembangbiak di dalam sel. Epididimitis : infeksi pada epididimis. maka diagnosis . Pria. infeksi oleh Chlamydia trachomatis bisa didiagnosis berdasarkan hasil pemeriksaan cairan dari penis atau leher rahim di laboratorium. 2. Striktur uretra : penyempitan uretra. Meskipun kebanyakan penderita wanita tidak menunjukkan gejala.

Pada 10-20% kasus. Gejala awal yang biasa ditemukan pada anak yang terinfeksi HIV: 1. Gejala Infeksi sebelum selama atau segera setelah lahir. Penyebab Penyebab terjadinya infeksi HIV adalah virus HIV-1 atau virus HIV-2 (lebih jarang). terdiagnosis menderita AIDS pada usia 3 tahun. infeksi kembali kambuh setelah penderita menjalani pengobatan.infeksi Chlamydia atau Ureaplasma sering ditegakkan berdasarkan gejalanya yang khas disertai bukti yang menunjukkan tidak adanya gonore. yaitu sebanyak 5500 anak. penurunan berat badan. anak-anak atau remaja hanya sekitar 2%. gejala baru timbul pada saat anak berumur 1-2 tahun. Pada sekitar 20% penderita. minimal selama 7 hari atau diberikan azitromisin dosis tunggal. sedangkan pada 80-90% kasus. e) Infeksi HIV Infeksi HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah suatu infeksi virus yang secara progresif menghancurkan sel-sel darah putih dan menyebabkan AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome). Pada saat proses persalinan berlangsung 3. jika tidak diobati. Infeksi HIV yang berakhir menjadi AIDS. AIDS adalah suatu keadaan dimana penurunan sistem kekebalan tubuh yang didapat menyebabkan menurunnya kekebalan tubuh terhadap penyakit sehingga terjadi infeksi. pembesaran hati dan limpa. gejalanya baru timbul beberapa tahun kemudian. Ketika anak masih berada dalam kandungan 2. Infeksi HIV dan AIDS terutama menyerang dewasa muda. pembengkakan kelenjar getah bening. diare yang menetap atau berulang. Pertumbuhan yang jelek. Prognosis Pada sekitar 60-70% penderita. Sekitar 50% anak-anak yang terinfeksi HIV. 3 cara penularan virus kepada anak-anak: 1. beberapa jenis kanker dan kemunduran sistem saraf. Tetrasiklin tidak boleh diberikan kepada wanita hamil. infeksi Chlamydia trachomatis akan membaik dalam waktu 4 minggu. sedangkan yang lainnya baru menimbulkan gejala beberapa tahun setelah terinfeksi. pembengkakan dan peradangan kelenjar liur di pipi . tidak langsung menampakkan gejala. telah menjadi penyebab utama kematian pada anak-anak. demam yang berlangsung lama atau berulang. Pada tahun 1995 CDC (Centers for Disease Control and Prevention) telah menerima laporan tentang jumlah anak yang terinfeksi oleh HIV pada saat lahir. Pengobatan Biasanya diberikan antibiotik tetrasiklin atau doksisiklin per-oral (melalui mulut). Seseorang yang terinfeksi oleh HIV mungkin tidak menderita AIDS. Stadium akhir dari infeksi HIV adalah AIDS. Melalui ASI.

Meningitis e.2. Sarkoma Kaposi sangat jarang menyerang anak-anak. kerusakan otak yang progresif menyebabkan anak mengalami gangguan atau keterlambatan perkembangan. Pneumonia pneumokistik b. Infeksi bakteri d. Infeksi jamur f. a. Bisa terjadi kelumpuhan parsial atau langkahnya menjadi goyah atau ototnya menjadi kaku. penambahan berat badannya juga jelek. Sekitar sepertiga anak-anak yang terinfeksi HIV. Infeksi parasit. Pneumonia pneumokistik merupakan penyebab utama kematian pada anak-anak dan orang dewasa yang menderita AIDS. Anak-anak yang terlahir dengan infeksi HIV biasanya mengalami serangan pneumonia pneumokistik minimal 1 kali pada 15 bulan pertama. misalnya berjalan dan berbicara. jamur dan parasit 5. Herpes j. Infeksi oportunistik virus. Dalam waktu 2-3 bulan. Sejumlah gejala dan komplikasi bisa timbul karena adanya penurunan sistem kekebalan. bisa terjadi infeksi oportunistik berikut. 2 masalah utama yang sering ditemukan pada . Pada anak-anak jarang terjadi keganasan. Beberapa anak menderita hepatitis (peradangan hati) dan gagal ginjal atau gagal jantung. 20% dari mereka mengalami penurunan kemampuan sosial dan berbahasa serta penurunan pengendalian otot. Infeksi bakteri berulang (misalnya infeksi telinga tengah. Infeksi virus i. Mereka juga mengalami gangguan kecerdasan serta memiliki kepala yang ukurannya relatif lebih kecil jika dibandingkan dengan ukuran tubuhnya. Pneumonia interstisial limfoid (pneumonia yang menjadi kronis dan kadang ditandai dengan batuk serta sesak nafas) c. pneumonia dan meningitis) 4. Pneumonia pneumokistik karena organisme Pneumocystis carinii merupakan ancaman yang serius pada anak-anak. Kandidiasis (infeksi jamur) h. tetapi kadang ditemukan limfoma non-Hodgkin dan limfoma otak. Esofagitis (peradangan kerongkongan) g. Pada sejumlah anak-anak yang terinfeksi oleh HIV. tergantung kepada beratnya penyakit. Infeksi jamur yang menetap atau berulang (thrush) di mulut atau daerah yang tertutup popok 3. biasanya pada tahun-tahun pertama. menderita peradangan paru-paru (pneumonitis interstisial limfositik). Keterlambatan atau kemunduran perkembangan sistem saraf. Pada anak-anak yang terinfeksi oleh HIV. Herpes zoster k. Gejalanya berupa batuk atau pembengkakan ujung jari tangan (clubbing). Bayi yang terlahir dengan infeksi HIV biasanya memiliki berat badan lahir yang rendah. Kanker jarang terjadi pada anak-anak.

ddI. Antibodi ini akan tetap berada dalam darah bayi selama 12-18 bulan. mual dan sakit kepala (terutama AZT). 3TC tampaknya mempunyai efek samping yang paling ringan. ddC dan d4T bisa merusak saraf-saraf perifer. Untuk bayi yang berumur lebih dari 18 bulan dilalukan pemeriksaan darah standar untuk infeksi HIV. Kombinasi obat bisa memperlambat timbulnya AIDS pada penderita HIV positif dan memperpanjang harapan hidup. tetapi jika bayi terinfeksi. Jika bayi tidak terinfeksi. polymerase chain reaction). Indinavir menyebabkan kenaikan ringan kadar enzim hati. Penggunaan AZT terus menerus bisa merusak sumsum tulang dan menyebabkan anemia. Pengobatan Semua obat-obatan ditujukan untuk mencegah reproduksi virus sehingga memperlambat progresivitas penyakit. juga menyebabkan nyeri punggung hebat (kolik renalis) yang serupa dengan nyeri yang ditimbulkan batu ginjal. HIV akan segera membentuk resistensi terhadap obat-obatan tersebut bila digunakan secara tunggal. Dalam kelompok nucleoside. diare dan gangguan perut. tes antigen p24 atau pembiakan virus HIV. serta perubahan distribusi lemak tubuh (protease paunch). Penderita dengan kadar limfosit CD4+ kurang dari 200 sel/mL darah mendapatkan kombinasi trimetoprim dan sulfametoksazol untuk mencegah pneumonia pneumokistik dan infeksi toksoplasma ke otak. pemeriksaan darah standar untuk antibodi HIV tidak bersifat diagnostik karena jika ibunya terinfeksi HIV. Penderita dengan limfosit CD4+ kurang dari 100 sel/mL darah mendapatkan azitromisin seminggu sekali atau klaritromisin atau rifabutin setiap hari untuk mencegah infeksi Mycobacterium avium. Karena itu untuk mendiagnosis infeksi HIV pada bayi yang berumur kurang dari 18 bulan dilakukan pemeriksaan darah khusus. Tapi penderita dengan kadar virus yang tinggi dalam darah harus segera diobati walaupun kadar CD4+nya masih tinggi dan penderita tidak menunjukkan gejala apapun. d4T dan ddC menyebabkan efek samping seperti nyeri abdomen. yaitu reaksi rantai polimerase (PCR. maka darah bayi hampir selalu mengandung antibodi HIV. ddI. maka antibodi HIV tetap ditemukan dalam darahnya. Penderita yang bisa sembuh dari meningitis kriptokokal atau . Diagnosa Pada bayi baru lahir. sedangkan ensefalopati sulit untuk diobati. Kelompok protease inhibitor banyak menyebabkan perubahan metabolisme tubuh seperti peningkatan kadar gula darah dan kadar lemak.anak-anak yang terinfeksi HIV atau menderita AIDS adalah wasting syndrome (ketidakmampuan untuk mempertahankan berat badan akibat berkurangnya nafsu makan sebagai respon terhadap infeksi HIV) dan ensefalopati HIV atau demensia AIDS (infeksi otak yang dapat menyebabkan pembengkakan atau penciutan otak). Ketiga protease inhibitor menyebabkan efek samping mual dan muntah. AZT. ddI bisa merusak pankreas. Dokter kadang sulit menentukan kapan dimulainya pemberian obat-obatan ini. Wasting syndrome kadang dapat diatasi dengan menjalani konsultasi diet. bersifat reversibel dan tidak menimbulkan gejala. maka setelah berumur 18 bulan. Ritonavir dengan pengaruhnya pada hati menyebabkan naik atau turunnya kadar obat lain dalam darah. Penderita AIDS diberi obat-obatan untuk mencegah infeksi ooportunistik. antibodi ini akan menghilang. Pengobatan paling efektif adalah kombinasi antara 2 obat atau lebih.

Tanpa pengobatan. infeksi HIV mempunyai resiko 1-2 % untuk menjdi AIDS pada beberapa tahun pertama. Kepada ibu hamil yang diketahui terinfeksi HIV.terinfeksi candida mendapatkan flukonazol jangka panjang. sedangkan pada saat persalinan diberikan AZT melalui infus. Sebelum diketemukan obat-obat terbaru. Prognosis Pemaparan terhadap HIV tidak selalu mengakibatkan penularan. Resiko terkena AIDS dalam 10-11 tahun setelah terinfeksi HIV mencapai 50%. Pada awal penemuan virus HIV. maka sebaiknya ibu yang terinfeksi HIV tidak memberikan ASI kepada bayinya. Pada persalinan normal. Jika tersedia susu formula yang baik dan air yang bersih. pada trimester kedua dan ketiga (6 bulan terakhir) diberikan AZT per-oral (melalui mulut). Tindakan tersebut telah berhasil menurunkan angka penularan HIV dari ibu kepada bayinya. Pengobatan AIDS telah berhasil menurunkan angka infeksi oportunistik dan meningkatkan angka harapan hidup penderita. pada akhirnya semua kasus akan menjadi AIDS. karena itu pada ibu hamil yang terinfeksi HIV kadang dianjurkan untuk menjalani operasi sesar. penderita bisa mempertahankan kemampuan fisik dan mentalnya sampai bertahun-tahun setelah terkena AIDS. kemungkinan penularan HIV lebih besar. Jika air yang tersedia tidak bersih sehingga besar kemungkinannya untuk terjadi diare atau . dari 25% menjadi 8%. Resiko ini meningkat 5% pada setiap tahun berikutnya. Kepada bayi baru lahir diberikan AZT selama 6 minggu. Resiko penularan melalui ASI relatif rendah. Tapi belum ada penderita yang terbukti sembuh. Sehingga pada saat ini bisa dikatakan bahwa AIDS sudah bisa ditangani walaupun belum bisa disembuhkan. Dengan perkembangan obat-obat anti virus terbaru dan metode-metode pengobatan dan pencegahan infeksi oportunistik yang terus diperbarui. beberapa orang yang terpapar HIV selama bertahun-tahun bisa tidak terinfeksi. Pencegahan Pencegahan penularan HIV dari ibu kepada bayinya dilakukan dengan cara memberikan obat anti-HIV. Hampir semua penderita akan meninggal dalam 2 tahun setelah terjangkit AIDS. Kadar virus ini akan bervariasi mulai kurang dari beberapa ratus sampai lebih dari sejuta virus RNA/mL plasma. Teknik penghitungan jumlah virus HIV (plasma RNA) dalam darah seperti polymerase chain reaction (PCR) dan branched deoxyribonucleid acid (bDNA) test membantu dokter untuk memonitor efek pengobatan dan membantu penilaian prognosis penderita. Kombinasi beberapa jenis obat berhasil menurunkan jumlah virus dalam darah sampai tidak dapat terdeteksi. Penderita dengan infeksi herpes simpleks berulang mungkin memerlukan pengobatan asiklovir jangka panjang. penderita segera mengalami penurunan kualitas hidupnya setelah dirawat di rumah sakit. Di sisi lain seseorang yang terinfeksi bisa tidak menampakkan gejala selama lebih dari 10 tahun.

wajah terlihat sembab. dan nyeri di bagian perut. Guy E. 5. dan D. Gejala yang paling gampang dilihat dari sindrom pra menstruasi ini adalah mudah marah. menurut suatu penelitian. 5. ukuran panggul bertambah besar. Selain itu. maka sebaiknya ibu tetap memberikan ASI kepada bayinya karena pemberian ASI lebih menguntungkan bagi kesehatan bayinya.2 Tipe dan gejala haid pre a) Tipe PMS bermacam-macam. C. membagi PMS menurut gejalanya yakni PMS tipe A. AS. perasaan sensitif.1 Etiologi Penyebab munculnya sindrom ini memang belum jelas. GANGGUAN HAID PRE Tentang sindrom PMS. seperti mudah marah. lelah dan tubuh agak membengkak. Bahkan survai tahun 1982 di Amerika Serikat menunjukkan. mengalami sindrom pra-menstruasi atau yang lebih dikenal dengan PMS (pre-menstruation syndrome). atau fungsi serotonin yang dialami penderita. H. Kemungkinan lain. karena hormon estrogen yang berlebihan. pusing. depresi. Yang lebih gawat adalah PMS pun dapat menimbulkan depresi. Teori lain bilang. Sekitar 40% wanita berusia 14 .kekurangan gizi. Abraham. Sindrom itu akan menghilang pada saat menstruasi dimulai sampai beberapa hari setelah selesai haid. ahli kandungan dan kebidanan dari Fakultas Kedokteran UCLA. Delapan puluh persen gangguan PMS termasuk tipe A. Gangguan kesehatan sebelum haid biasanya dianggap hal yang lumrah bagi wanita usia produktif. terkadang sampai memunculkan perasaan ingin bunuh diri. sebuah sumber mengatakan sekitar 85% wanita mengalami gangguan fisik dan emosi menjelang masa ini. PMS memang kumpulan gejala akibat perubahan hormonal yang berhubungan dengan siklus saat ovulasi (pelepasan sel telur dari ovarium) dan haid. dan bahkan keinginan melakukan kekerasan kepada diri sendiri ataupun ke orang lain. Perubahan perubahan mood. meledak-ledak. Dr. PMS dialami 50% wanita dengan sosio-ekonomi menengah yang datang ke klinik ginekologi. faktor kejiwaan. Beberapa teori menyebutkan antara lain karena faktor hormonal yakni ketidakseimbangan antara hormon estrogen dan progesteron. Penderita tipe H sekitar . 5.50 tahun. sakit kepala. itu berhubungan dengan gangguan perasaan. biasanya juga terjadi penumpukan cairan dengan payudara yang agak membengkak. masalah sosial. salah satu kemungkinan yang kini sedang diselidiki adalah adanya perbedaan genetik pada sensitivitas reseptor dan sistem pembawa pesan yang menyampaikan pengeluaran hormon seks dalam sel. dan sering menangis juga kerap menandai munculnyapremenstrual syndrome (PMS) ini. Para peneliti melaporkan.

Untuk mencegah terjadinya gejala ini penderita dianjurkan mengurangi asupan garam dan gula pada diet makanan serta membatasi minum sehari-hari. apakah saat ini Anda dikejar tenggang waktu soal pekerjaan Anda. Setiap tipe memiliki gejalanya sendiri. PMS C 40%. sensitif. PMS tipe H (hyperhydration) memiliki gejala edema(pembengkakan). hanya sekitar 3% dari selururh tipe PMS benar-benar murni tipe D. dan PMS D 20%. pembengkakan tangan dan kaki. Pemberian hormon progesteron kadang dilakukan untuk mengurangi gejala. adanya stres kerja ini dapat membuat menstruasi Anda terlambat. Pada umumnya sekitar 20 menit setelah menyantap gula dalam jumlah banyak. Hipoglikemia timbul karena pengeluaran hormon insulin dalam tubuh meningkat. tetapi beberapa peneliti mengatakan. bahkan kadang-kadang muncul rasa ingin bunuh diri atau mencoba bunuh diri. perasaan labil. Biasanya PMS tipe D berlangsung bersamaan dengan PMS tipe A. pusing kepala yang terkadang sampai pingsan. tinggi garam dalam diet makanan. gangguan tidur. ingin menangis. atau kurangnya magnesium. lemah. . 5. PMS tipe D(depression) ditandai dengan gejala rasa depresi.3 Pencegahan a) Kurangi Stres Perhatikan jadwal kerja Anda. misalnya tipe A dan D secara bersamaan. Pembengkakan itu terjadi akibat berkumpulnya air pada jaringan di luar sel (ekstrasel) karena tingginya asupan garam atau gula pada diet penderita. pelupa. jantung berdebar. pada penderita PMS bisa jadi kekurangan vitamin B6 dan magnesium. perut kembung. PMS tipe C (craving) ditandai dengan rasa lapar ingin mengkonsumsi makanan yang manis-manis (biasanya coklat) dan karbohidrat sederhana (biasanya gula). Kadang-kadang seorang wanita mengalami gejala gabungan. Penderita PMS A sebaiknya banyak mengkonsumsi makanan berserat dan mengurangi atau membatasi minum kopi. Gejala ini timbul akibat ketidakseimbangan hormon estrogen dan progesteron: hormon estrogen terlalu tinggi dibandingkan dengan hormon progesteron. nyeri pada buah dada. bingung. Pemberian obat diuretika untuk mengurangi retensi (penimbunan) air dan natrium pada tubuh hanya mengurangi gejala yang ada. Gejala tipe ini dapat juga dirasakan bersamaan dengan tipe PMS lain. Bahkan beberapa wanita mengalami depresi ringan sampai sedang saat sebelum mendapat haid. Rasa ingin menyantap makanan manis dapat disebabkan oleh stres. saraf tegang. Bila saja Anda perhatikan. PMS tipe A (anxiety) ditandai dengan gejala seperti rasa cemas. timbul gejala hipoglikemia seperti kelelahan. peningkatan berat badan sebelum haid.b) c) d) e) 60%. tidak terpenuhinya asam lemak esensial (omega 6). sulit dalam mengucapkan kata-kata (verbalisasi).

Lama atau Sebentar itu Normal Kebanyakan wanita akan mengeluarkan darah sekitar dua hari sampai tujuh hari. PID. e) Menurun di Usia 30 Tahun Pada wanita yang lebih tua. setiap bulannya seorang wanita hanya kehilangan sekitar 3 ons darah. 6. itu belum tergolong masalah besar. Wanita yang menderita PMDD juga memiliki gejala-gejala sama layaknya PMS. Pembuahan memang hanya berlangsung selama satu atau dua hari saja. tetapi karena sperma dapat hidup sampai tujuh hari di dalam vagina.1. banyak makan. Peradangan tuba falopii terutama terjadi pada wanita yang secara seksual aktif.Tidak sebanyak yang Anda pikirkan Anda tidak perlu takut kehilangan jumlah darah terlalu banyak. c) Menghitung Siklus Saat Anda mendapatkan menstruasi di hari pertama. sebenarnya gejalanya telah berkurang dibandingkan wanita di bawah usia 30 tahun yang sering mengalami kejang. secara umum. d) PMS yang bukan PMS Wanita yang mengalami sakit hebat saat menstruasi itu melebihi gejala umum sangat mungkin terkena premenstrual dysphoric disorder (PMDD). akan menghilang saat berlangsungnya menstruasi. biasanya akan mengalami pembengkakan tubuh. Siklus yang normal berlangsung sekitar 21 hari hingga 35 hari.1 PELVIS INFLAMANTORY DISEASES (PID) 6. b) Terjadi Pembuahan? Kebanyakan wanita hanya mengalami ovulasi sekali dalam sebulan. Jadikanlah hari itu sebagai patokan untuk siklus berikutnya. Gejala-gejala yang secara umum terjadi. tubuh dan payudara membengkak. nyeri sendi dan otot. 6. Pelvic Inflammatory Disease) adalah suatu peradangan pada tuba falopii (saluran menghubungkan indung telur dengan rahim). MASALAH GANGGUAN PADA KESEHATAN REPRODUKSI DAN UPAYA PENANGGULANGANNYA. Anda harus menggunakan pencegah kehamilan. . seperti sakit kepala. Secara rata-rata.1 DEFINISI Penyakit Radang Panggul (Salpingitis. itu merupakan hari pertama Anda memasuki siklus menstruasi. dan mood yang tidak menentu. dan kecemasan yang lebih besar dibandingkan wanita yang lebih muda. Bila menstruasi Anda lebih dari delapan hari. lelah. sekitar 14 hari sebelum datang mensturasi. berat badan bertambah. Namun. payudara sakit.

Infeksi bisa menyebar ke rongga perut dan menyebabkan peritonitis.Resiko terutama ditemukan pada wanita yang memakai IUD. Penderita merasakan nyeri pada perut bagian bawah yang semakin memburuk dan disertai oleh mual atau muntah. mikoplasma. ovarium maupun panggul bisa terbentuk abses (penimbunan nanah). Aktinomikosis (infeksi bakteri) 2. Tuba yang tersumbat bisa membengkak dan terisi cairan. gonore. Sebagai akibatnya bisa terjadi nyeri menahun. Penularan yang utama terjadi melalui hubungan seksual. aborsi dan biopsi endometrium).2 PENYEBAB Peradangan biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri. Tuberkulosis. Penyuntikan zat warna pada pemeriksaan rontgen khusus. Penyebab lainnya yang lebih jarang terjadi adalah: 1. persalinan. Pernah menderita penyakit menular seksual 5. Infeksi bisa menyebar ke struktur di sekitarnya. keguguran. 90-95% kasus PID disebabkan oleh bakteri yang juga menyebabkan terjadinya penyakit menular seksual (misalnya klamidia. GEJALA Gejala biasanya muncul segera setelah siklus menstruasi. menyebabkan terbentuknya jaringan parut dan perlengketan fibrosa yang abnormal diantara organ-organ perut serta menyebabkan nyeri menahun. Infeksi ini jarang terjadi sebelum siklus menstruasi pertama. 4.3. 6. Pernah menderita PID 4. Faktor resiko terjadinya PID: 1. streptokokus). tetapi bakteri juga bisa masuk ke dalam tubuh setelah prosedur kebidanan/kandungan (misalnya pemasangan IUD. perdarahan menstruasi yang tidak teratur dan kemandulan.1. Jika abses pecah dan nanah masuk ke rongga panggul. dimana bakteri masuk melalui vagina dan bergerak ke rahim lalu ke tuba falopii. gejalanya segera memburuk dan .1. stafilokokus. Pemakaian alat kontrasepsi yang bukan penghalang. Di dalam tuba. Bisasanya peradangan menyerang kedua tuba. Aktivitas seksual pada masa remaja 2. 6. setelah menopause maupun selama kehamilan. Skistosomiasis (infeksi parasit) 3. Berganti-ganti pasangan seksual 3. Biasanya infeksi akan menyumbat tuba falopii.

5 PENGOBATAN PID tanpa komplikasi bisa diobati dengan antibiotik dan penderita tidak perlu dirawat. 6.1. Jika tidak ada respon terhadap pemberian antibiotik. Gejala lainnya yang mungkin ditemukan pada PID:  Keluar cairan dari vagina dengan warna. Antibiotik diberikan secara intravena (melalui pembuluh darah) lalu diberikan per-oral (melalui mulut). maka penderita harus dirawat di rumah sakit.penderita bisa mengalami syok. pasangan penderita sebaiknya menggunakan kondom. konsistensi dan bau yang abnormal  Demam  Perdarahan menstruasi yang tidak teratur atau spotting (bercak-bercak kemerahan di celana dalam  Kram karena menstruasi  Nyeri ketika melakukan hubungan seksual  Perdarahan setelah melakukan hubungan seksual  Nyeri punggung bagian bawah  Kelelahan  Nafsu makan berkurang  Sering berkemih  Nyeri ketika berkemih. Pemeriksaan lainnya yang biasa dilakukan:  Pemeriksaan darah lengkap  Pemeriksan cairan dari serviks  Kuldosentesis  Laparoskopi  USG panggul. Pasangan seksual penderita sebaiknya juga menjalani pengobatan secara bersamaan dan selama menjalani pengobatan jika melakukan hubungan seksual. Jika terjadi komplikasi atau penyebaran infeksi. 6. Dilakukan pemeriksaan panggul dan perabaan perut. .1. Lebih jauh lagi bisa terjadi penyebaran infeksi ke dalam darah sehingga terjadi sepsis. mungkin perlu dilakukan pembedahan.4 DIAGNOSA Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik.

serta semakin dininya usia menstruasi pertama (menarche ) b. Di .Semua tindakan tersebut membawa dampak baik fisik.antara lain : a.2 Pencegahan unwanted pregnancy Unwanted pregnancy dapat di cegah dengan beberapa langkah. Ketidaktahuan atau minimnya pengetahuan tentang perilaku seksual yang dapat menyebabkan kehamilan c. Kehamilan karena incest 6.1 Faktor-faktor penyebab Unwanted Pregnancy Banyak faktor yang menyebabkan unwanted pregnancy.3 Bila kehamilan diakhiri (aborsi) Banyak remaja memilih untuk mengakhiri kehamilan (aborsi) bila hamil.seni dan keagamaan 3. Tidak melakukan hubungan seksual sebelum menikah 2.3 juta pertahun. 6.Kehamilan ini bisa merupakan akibat dari suatu perilaku seksual/hubungan seksual baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja 6. Persoalan ekonomi (biaya untuk melahirkan dan membesarkan anak ) e. sekitar 750. Akibat unwanted pregnancy dan aborsi bagi remaja Angka kejadian aborsi di indonesia di perkirakan mencapai 2. Bermula dari hubungan seks pranikah atau seks bebas adalah terjadi kehamilan yang tidak diharapkan (KTD). bisa dilakukan secara aman oleh dokter atau bidan berpengalaman.6. Ada 2 hal yang bisa dilakukan oleh remaja.edukasi dan penyediaan pelayanan. sosial dan ekonomi. Alasan karir atau masih sekolah (karena kehamilan dan konsekuensi lainnya yang dianggap dapat menghambat karir atau kegiatan belajar ) f. Jika di negara maju yang melegalkan aborsi.000 dilakukan oleh remaja.2. psikis. seperti merabaraba tubuh pasangannya dan menonton video porno.2. Hindari perbuatan-perbuatan yang akan menimbulkan dorongan seksual. Kehamilan yang diakibatkan oleh pemerkosaan d. yaitu mempertahankan kehamilan dan mengakhiri kehamilan (aborsi). Memanfaatkan waktu luang dengan melakukan kegiatan positif seperti berolah raga .2.yaitu : 1. Program kesehatan reproduksi yang dikembangkan oleh pemerintah tidak hanya untuk yang sudah menikah dan tidak merujuk pada kebutuhan yang terkait dengan informasi seksualitas .2 UNWANTED PREGNANCY DAN ABORSI Unwanted preagnancy atau di kenal sebagai kehamilan yang tidak diinginkan merupakan suatu kondisi dimana pasangan tidak mengendaki adanya proses kelahira dari suatu kehamilan . Penundaan dan peningkatan usia perkawinan.

Kecemasan karena rasa bersalah atau dosa akibat aborsi bisa berlangsung lama.2. bila ada gangguan kejiwaan. Aborsi yang dilakukan secara tidak aman bisa berakibat fatal yaitu kematian. tertekan atau setres. pemeriksaan kehamilan sesuai standar e. trauma mengingat proses aborsi dan kesakitan. sebagai petugas kesehatan harus : 1. 6. 4. 2. persalinan. segera menikah c. Risiko psikis Pelaku aborsi sering kali mengalami perasaan-perasaan takut. bersikap bersahabat dengan remaja 2. 3. bila ingin melakukan aborsi berikan konseling risiko aborsi . 1. panuk. rujuk ke SpOG g. dan sosial terutama bila dilakukan secara tidak aman. diselesaikan secara kekeluargaan b. dan keluarga berencana d. Resiko lain adalah pendidikan menjadi terputus atau masa depan terganggu. Risiko ekonomi Biaya aborsi cukup tinggi bila terjadi komplikasi maka biaya akan semakin tinggi. pernah mengalami KTD atau aborsi . konseling kehamilan. memberikan alternatif penyelesaian masalah apabila terjadi kehamilan pada remaja yaiti: a. bila tidak terselesaikan dengan menikah anjurkan pada keluarga supaya menerima dengan baik h. bila ada risiko tinggi kehamilan.4 Penanganan kasus unwanted pregnancy (KTD) pada remaja Saat menemukan kasus unwanted pregnancy pada remaja. rujuk kepsikiater f. Risiko sosial Ketergantungan pada pasangan sering kali menjadi lebih besar karena perempuan merasa tidak perawan. Selain itu pelaku aborsi itu juga sering kehilangan kepercayaan diri. memberikan konseling pada remaja dan keluarganya 3.negara kita lebih sering dilakukan dengan cara yang tidak aman bahkan tidak lazim dan oleh dukun aborsi mengakibatkan dampak negatif secara fisik.Aborsi yang berulang selain bisa mengakibatkan kompilikasi juga bisa menyebabkan kemandulan. psikis.Selanjutnya remaja perempuan lebih sulit menolak ajakan seksual pasanganya. apabila ada masalah yang serius agar diberikan jalan keluar yang terbaik dan apabila belum bisa terselesaikan supaya dikonsultasikan kepada dokter ahli 4. Risiko fisik Perdarahan dan konflikasi lain merupakan salah satu risiko aborsi.

Sama halnya dengan Jefflot memberikan definisi abortus adalah pengeluaran dari hasil konsepsi sebelum usia kehamilan 28 minggu. Dari 46 juta aborsi/tahun. iminen dan sebagainya. namun karena adanya larangan baik hukum maupun atas nama agama. padahal penduduk kota 1. 800 wanita diantaranya meninggal karena komplikasi aborsi tidak aman dan sekurangnya 13 persen kontribusi Angka Kematian Ibu Global.5 juta dilakukan di Indonesia. 6. Secara umum pengertian abortus provokatus kriminalis adalah suatu kelahiran dini sebelum bayi itu pada waktunya dapat hidup sendiri di luar kandungan.5 Aborsi Abortion dalam kamus Inggris-Indonesia diterjemahkan dengan pengguguran kandungan. Sedangkan secara yuridis abortus provokatus kriminalis adalah setiap penghentian kehamilan sebelum hasil konsepsi dilahirkan. Pada umumnya janin yang keluar itu sudah tidak bernyawa lagi.000 – 1. Etika ditinjau dari segi Etika.000 gram. inkompletus. dan pelayan aborsi dilakukan oleh tenaga yang tidak terlatih terdapat di 16 % titik pelayanan aborsi di kota oleh dukun bayi dan 57 % di Kabupaten. Aborsi mungkin sudah menjadi kebutuhan karena alasan di atas. tanpa memperhitungkan umur bayi dalam kandungan dan janin dilahirkan dalam keadaan mati atau hidup. Aborsi yang tidak aman adalah penghentian kehamilan yang tidak diinginkan yang dilakukan oleh tenaga yang tidak terlatih. Agama dan Hukum. 750. menimbulkan praktek aborsi tidak aman meluas. . 20 juta dilakukan dengan tidak aman. 2001).6. Kasus aborsi yang ditangani dukun bayi sebesar 11 % di kota dan 70 % di Kabupaten dan dari semua titik pelayanan 54 % di kota dan 85 % di Kabupaten dilakukan oleh swasta/ pribadi (PPKLP-UI.2 juta aborsi dilakukan per tahun.36 kali lebih kecil dari pedesaan.2. Penelitian pada 10 kota besar dan 6 kabupaten memperlihatkan 53 % Jumlah aborsi terjadi di kota. yaitu fetus belum viable by llaous.6 Defenisi Aborsi Ensiklopedi Indonesia mermberikan penjelasan bahwa abortus diartikan sebagai pengakhiran kehamilan sebelum masa gestasi 28 minggu atau sebelum janin mencapai berat 1. atau tidak mengikuti prosedur kesehatan atau kedua-duanya (Definisi WHO).2. Menurut Eastmen abortus adalah terputusnya suatu kehamilan dimana fetus belum sanggup hidup sendiri di luar uterus. WHO memperkirakan ada 4. karena masih dalam usia kehamilan kurang dari 28 minggu. Macam-macam aborsi diantaranya spontaneus.

Abortus provocatus criminalis adalah aborsi yang terjadi oleh karena tindakan-tindakan yang tidak legal atau tidak berdasarkan indikasi medis. Abortus completes (keguguran lengkap) artinya seluruh hasil konsepsi dikeluarkan sehingga rongga rahim kosong. Rustam Mochtar dalam Muhdiono menyebutkan macam-macam aborsi spontan: a. e. Keluarga yang dikarenakan memiliki ekonomi pas-pasan sehingga cenderung bersikap menolak kelahiran anak. ini terbagi menjadi dua: a. Sipilis atau karena kesalahan genetik. misal : karena tidak ber-KB atau gagal berKB. yaitu apabila tindakan aborsi tidak diambil akan membahayakan jiwa ibu.2. b. tidak ditolong atau dibesarkan jiwanya tetapi malah ditekan dan disudutkan sehingga dalam reaksinya wanita . Missed abortion. baik secara sengaja ataupun pada kasus perkosaan. b.2. adalah abortus yang disertai infeksi genital. Alasan terjadinya Aborsi 1. panas tinggi. Abortus iminen. Kehilangan janin tidak disengaja biasanya terjadi pada kehamilan usia muda (satu sampai dengan tiga bulan). Wanita selalu disalahkan. jarak kehamilan yang terlalu pendek. membatasi jumlah anak. ginjal. TBC. keadan di mana janin sudah mati tetapi tetap berada dalam rahim dan tidak dikeluarkan selama dua bulan atau lebih. f. Abortus infeksious dan abortus septic.6. 6. 3.8 Abortus provokatus (indoset abortion) Adalah aborsi yang disengaja baik dengan memakai obat-obatan maupun alat-alat. Ini dapat terjadi karena penyakit antara lain: demam. Keluarga yang tidak siap menerima kehamilan. Abortus provocatus medicinalis adalah aborsi yang dilakukan oleh dokter atas dasar indikasi medis. Abortus inkompletus (keguguran bersisa) artinya hanya ada sebagian dari hasil konsepsi yang dikeluarkan yang tertinggal adalah deci dua dan plasenta c. sebagai contoh aborsi yang dilakukan dalam rangka melenyapkan janin sebagai akibat hubungan seksual di luar perkawinan. Pada aborsi spontan tidak jarang janin keluar dalam keadaan utuh. Abortus habitualis atau keguguran berulang adalah keadaan dimana penderita mengalami keguguran berturut-turut 3 kali atau lebih. 2. Masyarakat cenderung menyisihkan dan menyudutkan wanita yang hamil di luar nikah. yaitu keguguran yang membakat dan akan terjadi dalam hal ini keluarnya fetus masih dapat dicegah dengan memberikan obat-obat hormonal dan anti pasmodica d.7 Jenis-jenis Aborsi Abortus spontaneus Adalah aborsi yang terjadi dengan tidak didahului faktor-faktor mekanis ataupun medicinalis semata-mata disebabkan oleh faktor alamiah.

misal SMA. Bank sperma 5. 4. Hal ini didasarkan pada gagasan bahwa perawatan dapat mencegah ketidaknyamanan yang . Aborsi 2. Maka hal ini akan memicu seorang wanita yang mengalami suatu masalah akan melakukan aborsi dengan alasan usia bayi belum sampai 3 bulan. 6. takut kalau kesempatan belajarnya terhenti dan barangkali masa depannya pun menjadi buruk.tersebut akan melakukan aborsi.3 HORMON REPLACEMENT THERAPY (HRT) Terapi penggantian hormon (HRT) adalah suatu sistem pengobatan medis untuk operasi menopause. perimenopause dan tingkat yang lebih rendah postmenopause wanita. Dari segi medis diketahui umur reproduksi sehat antara 20-35 tahun. Sewa rahim 4. Pandangan sebagian orang bahwa tanda-tanda kehidupan janin antara lain adanya detak jantung yakni umur sekitar tiga bulan. 6. semua pihak harus menyadari hak dan kewajibannya serta mampu menempatkan diri dalam porsi yang tepat. Untuk mencegah penurunan moral etik. Ditambah dengan tekanan masyarakat yang menyisihkan sehingga akhirnya ia melakukan aborsi supaya tetap eksistensi di masyarakat dan dapat melanjutkan sekolah. Karena merasa malu. sehingga perempuan yang mengalaminya lebih menjurus menolak kehamilannya dan ujung-ujungnya akan melakukan aborsi. Klonning Untuk mengatasi konflik moral tersebut. terjadi pergeseran moral dan etika ke arah keterpurukan.9 Aborsi dalam etika Dalam masyarakat yang kompleks sebagai dampak modernisasi. Suatu contoh konflik moral : 1. Pergaulan yang sangat bebas bagi remaja yang masih duduk di bangku sekolah. Ada aturan perusahaan yang tidak memperbolehkan karyawatinya hamil (meskipun punya suami) selama dalam kontrak dan kalau ketahuan hamil akan dihentikan dari pekerjaannya. mengakibatkan kecelakaan dan membuahkan kehamilan. 7. dengan teman-temannya. 5. Batasan ini sering menakutkan. Bayi tabung 3. diperlukan sikap etis yang menunjukkan bahwa sikap tindakan moral terdiri atas hak dan kewajiban yang ditentukan dengan peraturan yang bertujuan legalisasi dari moral dan moralisasi dari hukum ”legalism and medical ethics”.2. 6. Bila seorang wanita hamil di luar batasan umur itu akan masuk dalam kriteria risiko tinggi.

Sikap terhadap HRT berubah pada tahun 2002 setelah pengumuman oleh Women's Health Initiative dari Institut Kesehatan Nasional bahwa mereka yang menerima perlakuan (Prempro) di bagian utama dari studi mereka memiliki insiden yang lebih besar dari kanker payudara . Dosis sering bervariasi siklis. troches. haid tidak teratur. progesteron atau progestin . HRT dapat disampaikan ke tubuh melalui patch. tablet. dan sering juga menyediakan baik progesteron atau analog kimia. Kanker payudara (Carcinoma mammae) didefinisikan sebagai suatu penyakit neoplasma yang ganas yang berasal dari parenchyma. redistribusi lemak dll). IUD .1 PENGERTIAN Kanker adalah suatu kondisi dimana sel telah kehilangan pengendalian dan mekanisme normalnya. dengan suntikan.disebabkan oleh sirkulasi berkurang estrogen dan progesteron hormon . HRT tersedia dalam berbagai bentuk. jumlah wanita yang menggunakan terapi hormon turun drastis. Sebagai hasil dari temuan ini. biasanya kurang dari lima) dari gejala-gejala menopause ( hot flashes . sehingga mengalami pertumbuhan yang tidak normal. HRT sering diberikan sebagai bantuan jangka pendek (biasanya satu atau dua tahun. disebut "HRT gabungan terus menerus" atau ccHRT. wanita muda dengan kegagalan ovarium prematur atau menopause bedah dapat menggunakan terapi penggantian hormon selama bertahun-tahun. Hal ini biasanya menyediakan dosis rendah satu atau lebih estrogen. Jenis utama dari hormon estrogen yang terlibat. Sebagai hasil dari temuan ini. Penyakit ini oleh Word Health Organization (WHO) dimasukkan ke dalam . berupa proliferasi permukaan epidermal dan mukosa. serangan jantung dan stroke . SKRINING UNTUK KEGANASAN DAN PENYAKIT SISTEMIK 7. Temuan WHI itu menegaskan kembali dalam studi nasional yang lebih besar dilakukan di Inggris. dan merupakan inovasi yang lebih baru. Kanker serviks adalah Infeksi HumanPapillomaVirus (HPV). yang dikenal sebagai Studi Perempuan Juta . Ini melibatkan penggunaan satu atau lebih suatu kelompok obat yang dirancang untuk meningkatkan kadar hormon buatan. 7. Testosteron juga dapat dimasukkan. menyebabkan metaplasi epitel permukaan serviks. lebih jarang. Hal ini sering disebut sebagai "pengobatan" daripada terapi. Women's Health Initiative merekomendasikan bahwa wanita dengan normal ketimbang menopause pembedahan harus mengambil dosis layak terendah HRT untuk waktu sesingkat mungkin untuk menghindari risiko tersebut. umumnya testosteron. cepat dan tidak terkendali. krim. Terkadang sebuah androgen . terapi yang disebut sebagai "terapi estrogen terlindung". sampai usia yang menopause alami akan diharapkan terjadi. cincin vagina . suatu senyawa estrogen biasanya diberikan tanpa progesteron apapun. Ini juga mungkin memperlakukan energi dan membantu mengurangi osteoporosis setelah menopause. dengan estrogen diambil harian dan progesteron atau progestin diambil selama sekitar dua minggu setiap bulan atau dua metode yang disebut "berurutan gabungan HRT" atau scHRT. Sebuah metode alternatif. gel atau. dan kadang-kadang testosteron . yang disebut progestin. Pada wanita yang telah mengalami histerektomi . dosis konstan dengan kedua jenis hormon diminum setiap hari. ditambahkan untuk mengobati berkurang libido .

menopause pada umur lebih tua. dan fibrosis. Skrining adalah: (1) pemeriksaan terhadap sejumlah besar orang untuk mengungkap karakteristik tertentu atau penyakit yang tidak diketahui seperti fenilketonuria atau hipotiroidisme pada neonatus (2) Fluroskopi ( Kamus Kebidanan ). ada 2 jenis gen (BRCA1 dan BRCA2) yang sangat mungkin sebagai resiko : Riwayat keluarga merupakan komponen yang penting dalam riwayat penderita yang akan dilaksanakan skrining untuk kanker payudara. Pengobatan yang paling lazim adalah dengan pembedahan dan jika perlu dilanjutkan dengan kemoterapi maupun radiasi. . Radias i: Eksposur dengan radiasi ionisasi selama atau sesudah pubertas meningkatkan terjadinya risiko kanker payudara. Penyakit fibrokistik: Pada wanita dengan adenosis.2 KANKER PAYUDARA Menurut Moningkey dan Kodim. Kaum pria juga dapat terserang kanker payudara. walaupun kemungkinannya lebih kecil dari 1 di antara 1000. 4. penyebab spesifik kanker payudara masih belum diketahui.2 FAKTOR-FAKTOR RESIKO PENYEBAB 7.2. mencakup pemeriksaan (tes) pada orang-orang yang belum mempunyai simptom-simptom penyakit untuk menemukan penyakit yang belum terlihat atau pada stadium praklinik (dr. Faktor reproduksi: Karakteristik reproduktif yang berhubungan dengan risiko terjadinya kanker payudara adalah nuliparitas. 8. tetapi terdapat banyak faktor yang diperkirakan mempunyai pengaruh terhadap terjadinya kanker payudara diantaranya: 1. 2.1 KANKER SERVIKS . Kanker endometrium adalah jaringan atau selaput lender rahim yang tumbuh di luar rahim. 7.1.perilaku seksual : risiko > 10 x pada wanita dengan mitra seks lebih dari 6 dan hubungan seks pertama pada usia muda (kurang dari 15 tahun).riwayat kontrasepsi hormonal : pil KB lebih dari 4 tahun. Suheimi ). dan kehamilan pertama pada umur tua. risiko meningkat 1 . 6. tidak ada peningkatan risiko terjadinya kanker payudara. . Kanker payudara adalah kanker pada jaringan payudara. K.merokok : efek karsinogenik zat hidrokarbon aromatic polisiklik amin . Penggunaan hormon: Hormon estrogen berhubungan dengan terjadinya kanker payudara. Riwayat keluarga dan faktor genetic . . Obesitas : Terdapat hubungan yang positif antara berat badan dan bentuk tubuh dengan kanker payudara pada wanita pasca menopause. riwayat PHS. Konsumsi lemak: Konsumsi lemak diperkirakan sebagai suatu faktor risiko terjadinya kanker payudara.multiparitas .5 x. 3.International Classification of Diseases (ICD) dengan kode nomor 17. 5.nutrisi : defisiensi antioksidan 7. Ini adalah jenis kanker paling umum yang diderita kaum wanita. Risiko utama kanker payudara adalah bertambahnya umur. fibroadenoma. H. Pemakaian obat-obatan.2. 7. menarche pada umur muda. Skrining sama artinya dengan deteksi dini atau pencegahan sekunder.

Faktor lain yang diduga sebagai penyebab kanker payudara adalah tidak menikah menikah tapi tidak punya anak melahirkan anak pertama sesudah usia 35 tahun tidak pernah menyusui anak. . 7.3. seperti penggunaan kontrasepsi oral dan merokok merupakan faktor yang bersifat protektif. Skrining merupakan upaya untuk meningkatkan kesehatan reproduksi wanita sepanjang daur kehidupannya meliputi sejarah. Riwayat menstruasi c. Hiperplasia Endometrium Faktor-faktor lain adalah yang mempengaruhi pemaparan terhadap estrogen atau meningkatkan kadar progesteron.2. Pemakaian estrogen g.3 HUBUNGAN SKRINING UNTUK KEGANASAN PENYAKIT 7.1 DENGAN KESEHATAN REPRODUKSI Menurunkan morbiditas dan mortalitas penyakit dalam masyarakat melalui deteksi dini dan pengobatan pada keadaan belum terdapat symptom/gejala. Hipertensi e. Riwayat infertilitas f. Obesitas b. Gambar hiperplasia endometrium 7. Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa penyakit kanker payudara meningkat pada orang yang sering menghadapi kondisi stress (goncangan jiwa) dan juga bagi wanita yang sebelumnya mengalami menstruasi dibawah usia 11 tahun. Diabetes mellitus (DM) d. KANKER ENDOMETRIUM Terdapat beberapa faktor risiko yang dinyatakan berperan terhadap terjadinya kanker endometrium : a.3.

Membantu mengidentifikasi penyakit pada stadium dini. kesehatan reproduksi dalam perspektif gender. Penegakan diagnosis pasti ditindak lanjuti di fasilitas kesehatan c. Pertama anda berbaring di atas meja periksa dengan lutut ditekuk. Tumit anda akan diletakkan pada alat stirrups. Membantu dalam pengendalian penyakit infeksi melalui proses identifikasi carrier penyakit di komunitas f. Dokter akan mengirim slide ke laboratorium. Secara perlahan dokter akan memasukkan alat spekulum ke dalam vagina anda. Lalu dokter akan mengambil sampel sel serviks anda dan membuat apusan (smear) pada slide kaca untuk pemeriksaan mikroskopis.perkembangan wanita dalam aspek biologis. Memberikan motivasi pada para wanita untuk melakukan pentingnya melakukan langkah skrining.2 PERAN BIDAN SKRINING UNTUK KEGANASAN DAN PENYAKIT SISTEMIK a. sehingga terapi dapat dimulai secepatnya dan prognosa penyakit dapat diperbaiki d. g. b. psikososial dan sosial spiritual.3.3. . Membantu melindungi kesehatan individual e. permasalahannya serta indikator status kesehatan wanita. dimana seorang cytotechnologist (orang yang terlatih untuk mendeteksi sel abnormal) akan memeriksanya. Tes Papanicolaou (PAP) smear : sitologi eksfoliasi serviks Gambar Pap Smear 7. Memberikan penyuluhan dalam pemilihan alat kontrasepsi dengan metode barrier (pelindung) seperti diafragma dan kondom karena dapat memberi perlindungan terhadap kanker serviks. 7.3 Bagaimana Pap Smear Dilakukan? Pap smear dilakukan di ruang dokter dan hanya beberapa menit. Membantu dalam mengidentifikasi orang-orang yang berisiko terkena penyakit atau masalah kesehatan tertentu. Memberikan fasilitas skrining kanker serviks dengan metode pap smear kemudian membantu dalam pengiriman hasil pemeriksaan ke laboratorium.

yang dapat menyimpan sel untuk pemeriksaan nantinya. lakukan tiap 3 tahun pada wanita usia 25-60 tahun .Teknisi ini bekerja dengan bantuan patologis (dokter yang ahli dalam bidang abnormalitas sel). Ketika sampel sampai ke laboratorium.1 Status Sosial 8. lakukan tiap 10 tahun pada wanita usia 35-55 tahun . organ reproduksi lain dan rektum). politik. perdagangan adalah dunia laki- . bagaimana dia dihargai dan kegiatan apa yang boleh dilakukan. lakukan tiap 5 tahun pada wanita usia 35-55 tahun . Patologis bertanggung jawab untuk diagnosis akhir.skrining pada setiap wanita minimal satu kali pada usia 35-40 tahun . Pendekatan terbaru dengan menggunakan cairan untuk mentransfer sampel sel ke laboratorium. 2.1 Pengertian Status adalah kedudukan seseorang di dalam keluarga dan masyarakat.kalau fasilitas tersedia. hanya Pap smear yang dapat mendeteksi kanker serviks atau prakanker sejak dini. teknisi menyiapkan slide mikroskopik yang lebih bersih dan mudah diinterpretasikan dibanding slide yang disiapkan dengan metode tradisional. DIMENSI STATUS SOSIAL WANITA 8.ideal atau optimal. namun dokter akan mencuci alat dengan cairan khusus. Cara melakukan pemeriksaan payudara sendiri : 1.1. Program pemeriksaan / skrining yang dianjurkan untuk kanker serviks (WHO) yakni : . Lengan direntangkan di atas kepala guna memeriksa payudara di cermin 8. Pemeriksaan payudara dengan teliti di depan cermin guna melihat apakah bentuk dan besarnya simetris dan memperhatikan adanya kerut pada kulit atau putting susu yang tertarik. Walaupun pemeriksaan panggul dapat mengetahui masalah reproduksi.Mensosialisasikan SADARI (pemeriksaan payudara sendiri) sebagai salah satu bentuk skrining keganasan terhadap kankerpayudara. 8. ovarium. Umumnya dokter akan melakukan Pap smear selama pemeriksaan panggul (prosedur sederhana untuk memeriksa genital eksternal. uterus. Jadi status social wanita adalah kedudukan seorang wanita yang akan mempengaruhi bagaimana seseorang wanita diperlakukan.2 Faktor Yang Mempengaruhi Status Wanita Status wanita dipengaruhi oleh : a.1.kalau fasilitas tersedia lebih. ekonomi. Rendahnya kedudukan wanita dari pria Walaupun separuh dari penghuni dunia adalah wanita namun sampai abad yang lalu dunia seni. Dokter akan mengambil sel dengan carayang sama.

khususnya dibidang politik. 8. Perlindungan hukum.laki. c. Karena itu wanita hidupnya bagaikan mengambang dalam keremangan senja. sedangkan wanita kurang perlu mendapat pendidikan tinggi karena nantinya juga harus bertugas menjadi ibu rumah tangga. Selain itu karena ekonomi keluarga yang kurang baik. kembali mengurus keluarga. Hukum manusia dari dulu hingga sekarang adalah hukum laki-laki.3 Dampak Status Sosial Wanita . hak dan kewajiban wanita serta peran ganda wanita sebagai ibu rumah tangga dan pencari nafkah Di masyarakat seorang wanita tidak boleh memiliki / mewarisi hak milik atau mencari penghasilan. Rendahnya tingkat pendidikan wanita dibanding pria Ketika orang tua akan memutuskan untuk membiayai pendidikan anaknya umumnya kaum laki-laki yang mendapat prioritas utama untuk memperoleh pendidikan yang tinggi untuk bekal menjadi kepala keluarga dan pencari nafkah yang baik. Bila wanita dicerai maka dia tidak boleh merawat anaknya lagi atau hak miliknya. bergerak hanyut seperti bayangan dibelakang panggung pria dan tidak berarti. Terutama dibidang politik. Meskipun wanita punya hak secara hokum tetapi tradisi tidak akan mengijinkan untuk mengkontrol hidupnya sendiri. pemerintah adalah pemerintahan pria dan Negara adalah Negara pria. karena dianggap kurang mampu dan dilihat sebagai saingan kaum pria. wanita ditolak untuk menduduki posisi kepemimpinan dan fungsi-fungsi kunci. b.1. Persepsi ini yang merugikan kaum wanita karena dianggap kurang penting memperoleh pendidikan yang tinggi sehingga mengakibatkan banyak wanita tetap terpuruk dalam kebodohan karena tingkat pendidikan yang rendah. meningkatkan wanita untuk berperan ganda sebagai ibu rumah tangga dan pencari nafkah.

4 Masalah Yang Berhubungan Dengan Status Wanita a.1. Kehidupan social : Ø Kehidupan wanita terbelenggu Ø Potensi wanita terpendam karena harus sering mengalah Ø Wanita lebih terbelakang pada setiap strata social ekonomi Ø Suara dan kepentingan wanita kurang terwakili Ø Hak asasi tertekan Ø Kontribusi peran alamiah tidak tampak b. . Kedudukan wanita di masyarakat yang rendah Peran lelaki sebagai kepala keluarga dan pencari nafkah serta wanita sebagai ibu rumah tangga. psiko. dimana dia harus bersaing dengan kaum pria yang dari segi pendidikan dan pencurahan waktu ke sector public.Dengan status wanita yang rendah akan berdampak pada : a. Ketimpangan kelas berdasarkan jenis kelamin ini dikarenakan system kemasyarakatan yang bersifat patriarchal membenarkan hal ini berlangsung. social dan cultural kurang perhatian Ø Ancaman kesehatan reproduksi tinggi Ø Akses pelayanan kesehatan kurang Ø Menginginkan anak laki-laki dari pada perempuan Ø Tidak punya hak hokum dan kekuatan untuk memutuskan Ø Terlalu banyak anak atau sering melahirkan 8. Kesehatan : Ø Ancaman infeksi tinggi Ø Perlindungan terhadap trauma dan kecelakaan rendah Ø Kebutuhan bio. ternyata menempatkan wanita pada status yang kurang menguntungkan yang menyebabkan wanita lebih rendah dari lakilaki. Bahkan hal ini dianggap wajar Karen apembagian peran kedua jenis kelamin ini memang dipersiapkan sesuai dengan nilai-nilai kodratnya masing-masing.Status wanita akan kurang menguntungkan dan semakin tidak menguntungkan jika dia berperan ganda.

Wanita memperoleh perlakuan tidak layak Kaum wanita biasanya diperlakukan tidak sama dengan kaum pria. Perubahan-perubahan akan memajukan derajat kesehatan wanita terjadi pada setuiap jenjang tingkat tersebut diatas. bukan justru mendatangkan masalah kesehatan.1. Ø Kaum wanita banyak yang berpendidikan rendah dari kaum pria Ø Kaum wanita banyak yang tidak mempunyai kendali atas hak menerima pelayanan kesehatan yang mendasar. Ø Berusaha untuk memajukan kesehatan dan masa depan anak-anak. sumber daya dan kedudukan yang lebih lemah baik dikeluarga atau di masyarakat. Kaum wanita biasanya mempunyai kekuasaan. b. Tapi tatanan masyarakat bisa di ubah menjadi pendorong kea rah kesehatan yang lebih baik. masyarakat dan Negara. . Karena penyebab masalah kesehatan berawal dari lingkungan keluarga. a.5 Usaha perbaikan status social wanita baik dikeluarga maupun masyarakat Tatanan masyarakat akan mendorong kaum wanita jatuh dalam kemiskinan dan derajat kesehatan yang buruk. Usaha perbaikan dilingkungan keluarga Ø Memperbaiki derajat kesehatan kita dengan cara mempelajari masalah kesehatan wanita dan dengan merubah hidup kita sendiri dan lingkungan keluarga. termasuk melakukan cara hubungan suami-istri aman dan berbagi beban kerja yang lebih adil. Ketimpangan yang mendasari ini menyebabkan : Ø Kaum wanita tidak mampu menjangkau pelayanan kesehatan dan informasi kesehatan yang penting. Ø Bicarakan dengan pasangan hidup apa yang dibutuhkan oleh masing-masing pihak untuk memajukan derajat kesehatan yang lebih baik.Selama structural masyarakat patriarchal ini masih bertahan. 8. maka selama itu pula wanita akan tetap menjadi warga “kelas dua” di dalam kehidupan social ekonomi.

bebas. juga mendorong suami untuk berkarir dengan caracara yang sehat.b. mencakup sikap hidup yang mantap bisa mendampingi suami dalam situasi senang atau sedih disetai rasa kasih sayang. kecintaan. bahagia dan bebas sehingga suasana rumah tangga menjadi semarak dan bisa membrikan rasa aman. loyalitas dan kesetiaan pada partner hidupnya. Ø Berusaha menuju kemandirian : program yang bisa membantu wanita mencari nafkah sendiri dan memperbaiki lingkungan kerja juga membantu wanita untuk membuat keputusan sendiri dan menumbuhkan harga diri. Peran menerangkan pada apa yang harus dilakukan wanita dalam suatu situasi tertentu agar dapat memenuhi harapan mereka sendiri dn harapan orang lain.1 Pengertian Peran wanita adalah serangkaian perilaku yang diharapkan sesuai dengan posisi social yang diberikan kepada wanita.2.2. menyenagkan serta penuh kasih saying dengan begitu suami akan betah tinggal dirumah.2. sehingga setiap orang tahu masalah tersebut. Ø Bentuk suatu kelompok pendukung : kaum wanita yang menderita masalah yang sama seperti wanita korban pemerkosaan / pelecehan seksual. 8. hangat. . Ø Sebagai ibu dan pendidik bagi anak-anak Setelah melahirkan wanita akan berperan sebagai ibu. Secara Sosial Wanita Selalu Memiliki Peran a.2 Peran Wanita 8. Bila ibu tersebut mampu menciptakan iklim psikis yang gembira. Usaha perbaikan dan perubahan di lingkungan masyarakat Ø Berbagi informasi : temukan cara untuk menyebarkan informasi tentang masalah kesehatan umum yang ada di masyarakat setempat. Peran wanita dalam keluarga Ø Sebagai istri dan pendamping suami Seorang wanita memiliki peran sebagai pendamping pria. 8.

Dalam pengurusan rumah tangga ini yang sangat penting ialah factor kemampuan membagi waktu dan tenaga untuk melakukan berbagai macam tugas pekerjaan dirumah tangga dari pagi sampai larut malam. Ada kesedihan untuk memahami partnernya serta rela berkorban. Tujuan agar wanita dapat ikut berperan aktif dalam pembangunan nasional dan ikut serta dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dengan kemampuan yang dimilkinya. tidak hiperseksual dan tidak kurang.Selain berperan sebagi ibu. imbang tanpa konflik-konflik batin yang serius. b. Peran wanita dalam masyarakat Peran wanita di masyarakat adalah segala kegiatan atau aktifitas yang dilakukan wanita diluar lingkungan rumah tangga. istri berfungsi sebagai pengurus rumah tangga tetapi seringkali juga berperan sebagai pencari nafkah. Peran wanita dalam pembangunan dimana wanita ikut serta mensukseskan program nasional bidang : Ø Program Keluarga Berencana Ø Peningkatan Kesehatan Masyarakat . wanita juga berperan dalam mendidik dan menciptakan moralitas dan akhlak yang baik bagi anak-anaknya. maka kehidupan seks yang mapan terutama disebabkan oleh kehidupan psikis yang stabil. dimana suami bertindak sebagai pencari nafkah. Ø Sebagai pengatur/pengelola rumah tangga Dalam hal ini terdapat relasi-relasi formal dan semacam pembagian kerja (devision of labour). Ø Sebagai partner seks Tujuan berumah tangga adalah meneruskan keturunan dengan itu hubungan intim pasangan suami-istri sudah menjadi satu kesatuan. Ada relasi seksual yang tidak berlebihlebihan. jadi terdapatnya hubungan heteroseksual yang memuaskan tanpa disfungsi (gangguan-gangguan fungsi) seks.

2. 8. atau karena kelelahan. karena keluarga merupakan arena peluang untuk memainkan fungsi-fungsi kewanitaannya. 8. Selain itu wanita mengalami resiko kesehatan setiap hari dari pekerjaannya. Dampak Peran Dampak yang ditimbulkan dari peran wanita baik dikeluarga maupun di masyarakat : a.2. Peran wanita dalam organisasi profesi Selain berperan di keluarga dan masyarakat sudah banyak wanita-wanita yang berperan dalam organisasi profesi seperti pemberdayaan perempuan (KOMNAS PEREMPUAN) dan organisasi-organisasi yang bergerak di bidang wanita yang tujuannya untuk memperjuangkan hak-hak kaum wanita. Dirumah ancaman penykit paru karena asap dapur dan luka .4. Ancaman kesehatan Wanita sering mengalami gangguan kesehatan tertentu karena pekerjaaan mereka. karena kurang gizi. Misalnya wanita yang mengalami penyakit yang menyebabkan kecacatan / kelemahan biasanya ditolak oleh suami. Minimalnya waktu untuk privasi Ø Kurangnya perawatan diri Ø Kurangnya waktu untuk istirahat Ø Kurangnya disiplin terhadap kebutuhan nutrisi Ø Keterbatasan waktu menyebabkan wanita jarang makan dan kelelahan menjadikan wanita kurang makan.3 Faktor yang Mempengaruhi Peran Wanita Faktor yang mempengaruhi peran wanita antara lain adalah keinginan wanita untuk memperoleh status dimasyarakat dan keinginan wanita untuk menikah dan berkeluarga. Setiap wanita normal menginginkan hidup berkeluarga. Penyakit bisa menjadi ancaman berbahaya yang berbeda pada wanita dari pada pria.Ø Pendidikan kaum ibu dan kesejahteraan keluarga c. b.

Bila penalaran dan jiwa wanita sehat. Hampir setiap orang kadang-kadang mempunyai kesulitan untuk melakukannya. Krisis psikologiSeperti tubuh wanita bisa sehat atau tidak sehat. mncuci pakaian. Bila seorang wanita mengalami tekanan yang bertubi-tubi setiap harinya dan dalam jangka waktu yang lama dia akan merasa kewalahan dan tidak bisa mengatasinya. untuk menemukan masalah-masalahnya dan berusaha mengatasinya. maka ia akan menjadi tegang dan nervus sehingga ia tidangak bisa merawat keluarganya dan mengalami gangguan kesehatan jiwa. merencanakan masa depan dan membina hubungan yang memuaskan dengan orang lain. b. Dan sewaktu pulang kerumah mereka harus mendapatkan beban kerja dobel ini mengakibatkan kelelahan dan meningkatkan resiko penyakit. Berjuta wanita nekerja diluar rumah mengalami gangguan kesehatan karena lingkungan kerja yang tidak aman. c.5. Masalah yang Berhubungan dengan Peran Wanita a. Konflik peran (harapan-harapan peran yang tidak sesuai) . Penyakit menular melalui air juga sering terjadi karena wanita menghabiskan sebagian besar waktunya di air.bakar dari memasak sangat mudah terjadi sehingga dianggap sebagai masalah kesehatan kerja utama bagi wanita. maka dia mempunyai kekuatan emosional untuk merawat kebutuhan fisik dan keluarga. demikian juga dengan daya penalaran dan jiwa seorang wanita.2. Stres (Frustasi dalam peran) Kegiatan dan kejadian sehari-hari sering memberikan tekanan pada wanita sehingga menyebabkan ketegangan pada tubuh dan jiwanya (stress). 8. Tetapi bila kesulitan berlangsung terus dan menghambat kegiatan sehari-hari. mengambil air dan berdiri di air selama menanam padi.

pemaksaan atau perampasan kemerdekaan secara sewenang-wenang. baik yang terjadi di ranah publik atau dalam kehidupan pribadi. 9 PERMASALAHAN KESEHATAN WANITA DAN DIMENSI SOSIAL DAN UPAYA 9.1 Kekerasan terhadap perempuan setiap tindakan berdasarkan perbedaan jenis kelamin yang berakibat atau mungkin berakibat kesengsaraan atau penderitaan perempuan secara fisik.1 BENTUK-BENTUK KEKERASAN     Fisik Psikologis Seksual finansial 9.2 FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI 1). KUHP :        Pasal 89-90 Pasal 351-356 Pasal 285-301 Pasal 338-340 Pasal 324-337 Pasal 310-321 : kekerasan dan luka berat : penganiayaan : kejahatan susila : pembunuhan : penghilangan kemerdekaan : penistaan Pada umumnya tidak membedakan korban laki-laki dan perempuan kecuali pada kejahatan susila 9. seksual atau psikologis. c.1.Dibeberapa wilayah. Banyak perubahan-perubahan ini membutuhkan perubahan yang menyeluruh pada sendi-sendi keluarga dan masyarakat sehingga banyak wanita yang merasa harapan untuk peran yang dia inginkan tidak sesuai. FAKTOR MASYARAKAT  kemiskinan . termasuk ancaman tindakan tertentu.1. Kurang memadainya ketrampilan untuk memecahkan masalah Wanita sering tidak punya kesempatan khusus dalam kehidupan sehari-hari yang sangat sibuk untuk melakukan sesuatu bagi dirinya sendiri. wanita dipaksa untuk berubah secara cepat karena perubahan dalam tingkat ekonomi atau karena konflik politik.

agresi dan perendahan pada satu pihak (korban) oleh pihak lainnya (pelaku). FAKTOR INDIVIDU      wanita single.1 Persepsi masyarakat tentang perkosaan  Biasanya korban yang memprovokasi/mengundang kejadian perkosaan dengan menggunakan pakaian yang minim ataupun dandanan yang berlebihan    Sebenarnya perempuan dapat menghindari terjadinya tindakan perkosaan Hanya perempuan tertentu yang akan diperkosa Perkosaan hanya terjadi di daerah asing pada malam hari .2 Perkosaan Hubungan seksual tanpa kehendak bersama. yang juga dapat merupakan tindak pseudo seksual yaitu perilaku seksual yang tidak selalu di motivasi dorongan seksual sebagai motivasi primer. bercerai/ingin bercerai berumur 17-28 tahun ketergantungan obat wanita hamil pasangan yang cemburu berlebihan 9.3 PENATALAKSANAAN Rehabilitasi :     fisik psikologis sosial yuridis 9. yang dipaksakan oleh satu pihak kepada pihak lain.   urbanisasi keluarga ketergantungan obat lingkungan kekerasan dan kriminalitas 2). FAKTOR KELUARGA    keluarga yang sakit kelainan mental keluarga yang kacau dan tidak bahagia keluarga yang kurang akrab 3). melainkan berhubungan dengan penguasaan dan dominan.2. 9.1.

Pada fase ini tidak jarang individu menampilkan ciri-ciri depresi. ketakutan. mendapat santunan atau pun karena ia mempunyai kepribadian mencari perhatian  Perkosaan terjadi karena pelaku tidak dapat mengendalikan impuls seksualnya 9. 9. lemah. yang berkaitan langsung .2.2 Reaksi yang terjadi setelah kejadian perkosaan  Fase akut (segera setelah serangan terjadi) Korban mengalami syok dan rasa takut yang sangat kuat.  Fase reorganisasi jangka panjang Bertahun-tahun ditandai dengan upaya individu untuk keluar dari trauma yang dialami dan sungguh-sungguh menerima apa yang terjadi sebagai sesuatu fakta yang memang terjadi. kebingungan. terhina.   Perkosaan hanya dilakukan oleh orang sakit/kriminal Pria baik-baik tidak akan memperkosa kecuali karena undangan/rayuan dari perempuan Perempuan sering mengaku diperkosa untuk balas dendam. siapa dan bagaimana ciri penyerang)  Fase kedua (adaptasi awal) Individu menghayati berbagai emosi negatif seperti pemberontakan. mengalami mimpi-mimpi buruk atau kilas balik kejadian. melecehkan dan tidak diundang yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang terhadap pihak lain.3 PERAN PETUGAS KESEHATAN        Bersikap dengan santun dan jangan menyalahkan Merawat gangguan kesehatan korban Menulis semua hasil pemeriksaan sebagai bukti Merawat kebutuhan jiwa dan berusaha untuk menajdi sahabat yang bisa dipercaya Membantu dalam membuat keputusan Memberikan motivasi dan arahan untuk bangkit kembali menatap mas adepan Membantu untuk memberitahukan kepada orang tua/keluarga korban 9.2. mual. lelah tidak dapat dijelaskan secara rinci/tepat apa yang terjadi (apa. malu.3 Pelecehan seksual perilaku atau tindakan yang mengganggu. disorganisasi. dan jijik yang pada berikutnya dapat ditanggapi dengan represi dan pengingkaran sebagai upaya untuk mencoba menutup pengalaman ayng menyakitkan.

dilakukan oleh orang yang berpengalaman dan yakin korban akan menikmati 4). dimana pelaku memiliki otoritas pada korban 5). Pelecehan dengan iming-iming atau paksa. Pelecehan seksual mental. Pelecehan seksual dengan orang yang tidak dikenal   Pelecehan di penjara Pelecehan saat terjaid perang 3).3. hal ini jarang dilaporkan karena Pelecehan oleh suami/mantan suami Pelecehan yang dialami seorang wanita oleh pacar/mantan pacar Pelecehan seorang wanita oleh teman kerja atau atasan Pelecehan seksual pada anak-anak oleh anggota keluarga 2). malu 3). Quid pro quo Pelecehan seksual yang seperti ini adalah pelecehan seksual yang biasanya dilakukan oleh seseorang yang memiliki kekuasaan otoritas terhadap korbannya. Power rape yaitu pelecehan seksual yang saling tidak mengenal. Blitz rape yaitu pelecehan seksual yang terjadi sangat cepat.dengan jenis kelamin pihak yang diganggunya dan dirasakan menurunkan martabat dan harga diri orang yang diganggunya. pelaku bertindak cepat dan menguasai korban. yaitu pelecehan seksual dimana korban menjadi marah dan balas dendam. Pelecehan seksual dengan ketakutan. Pelecehan seksual dengan orang yang kita kenal     Confidence rape yaitu pelecehan seksual dengan penipuan. sedangkan pelaku tidak saling kenal 2). mempermalukan dengan memperlihatkan pornografi . dimana akan terjadi kekerasan jika korban menolak 4). 5).2 Macam-macam pelecehan seksual 1). Sadistie rape yaitu pelecehan seksual dengan ciri kekejaman atau sampai pembunuhan 9.3.1 Kategori pelecehan seksual a. dengan menyerang harga diri korban melalui kata-kata kasar. Anger rape. 9. Hostile work environment Pelecehan seksual yang terjadi tanpa janji atau iming-iming maupun ancaman Kategori pelecehan seksual menurut Nichaus 1). disertai iming-iming pekerjaan atau kenaikan gaji atau promosi b.

bahkan ada yang sampai menggunakan obat-obatan terlarang maupun ingin bunuh diri. depresi. malu dan perasaan bersalah 2. respon atau dampak jangka panjang : gelisah. yaitu respon ekspresif (ketakutan. marah.3 Penyebab terjadinya pelecehan seksual    Dilihat dari si peleceh Dilihat dari si korban Dilihat dari tempat dan waktu kejadian 9.3. menyalahkan diri sendiri.6 Hukum-hukum yang mengatur tentang pelecehan seksual    Pasal 289-296 tentang pencabulan Pasal 295-298 dan 506 tentang penghubungan pencabulan Pasal 286-288 tentang persetubuhan dengan wanita dibawah umur 9. takut akan penyiksaan diri dan kematian 5. lelah. kehilangan kontrol diri. muntah. mual.5 Dampak psikologis pelecehan seksual     Frekuensi terjadinya pelecehan Parah tidaknya (halus atau kasar) Mengancam keselamatan fisik ataukah hanya sebatas pelecehan verbal Apakah mengganggu kinerja pekerja 9. sakit kepala. phobia sendirian. menangis terisak-isak) dan respon terkontrol (menyembunyikan perasaannya. nyeri lambung. gangguan pola tidur.9. gatal dan keluar darah pada vagina.3. respon emosi korban terbagi menjadi dua. ingin balas dendam.7 Hal-hal yang dilakukan ketika terjadi pelecehan seksual  Katakan TIDAK dengan tegas tanpa senyum dan minta maaf . yang paling sering adalah ketidakberdayaan. respon lain yaitu: mandi sebersih-bersihnya. beberapa hari kemudian akan timbu memar/lecet pada bagian tubuh. merasa terhina.4 Respon korban pelecehan seksual 1. pindah rumah. tegang. merasa menjadi orang yang kotor dan menjijikkan.3. tampil tenang. membuang/menghancurkan benda yang berkaitan dengan pelecahan 4.3. 9. kemarahan. menambah pengamanan. nyeri pada daerah pacinela. takut. menunduk dan lembut) 3. gelisah. mimpi buruk.3.

   

Buat jurnal kejadian Cari informasi tentang si peleceh dan orang-orang sekitarnya Buat pernyataan tertulis kepada si peleceh, bahwa anda tidak suka dengan perilakunya Hubungi atasan atau pihak yang berwenang atau yang mempunyai kedudukan, seperti polisi/bos/orang tua/tokoh agama/tokoh masyarakat dan jeaskan apa yang terjadi

9.4. Single Parent Single parent adalah orang yang melakukan tugas sebagai orang tua (ayah dan ibu) seorang diri, karena kehilangan/ terpisah dengan pasangannya. Ada banyak alasan yang menyebabkan seseorang menjadi Single Parent, diantaranya : 1. Tinggal terpisah karena pasangannya bekerja/belajar di kota/Negara lain. 2. Kematian pasangan 3. Perceraian

9.4.1 Masalah yang sering terjadi pada single parent: • Single parent yang terpisah dengan pasangan karena bekerja/belajar di kota/negara lain, memiliki beberapa masalah, seperti : merasa kesepian, tidak terpenuhinya kebutuhan seks sementara ia seharusnya bisa mendapatkan pemenuhan kebutuhan seks dari pasangannya. Saat pasanganya berada jauh darinya, ia juga merasa berat membesarkan anak sendiri. • Seseorang yg menjadi single parent krn kematian juga mengalami masalah yg berat. Namun jika mendapatkan pelayanan pendampingan/konseling yg tepat, ia dpt melalui masa-masa gelapnya. Sehingga kedukaannya tdk berlarut-larut (tdk lebih dari 6 bulan). single parent yg ditinggal mati pasangannya mengalami masalah keuangan dan merasa kesepian. • single parent yg berpisah dengan pasangannya karena perceraian, memiliki masalah yg lebih serius lagi. Setidaknya ada 6 masalah besar,yaitu : 1.Masalah emosional 2.Masalah hukum (hak asuh, dll)‫‏‬ 3.Menjalin hubungan baik dengan mantan suami/istri

4.Menghadapi anak 5.Masalah dengan lingkungan 6.Masalah keuangan • Single parent pasca perceraian juga mengalami masalah dengan mantan pasangannya. Krn pengalaman pahitnya, seorang single parent sering tdk menyadari bhw sejelek apapun mantan suami/istri-nya, ia tetap ayah/ibu dari anak-anaknya. Sebelum single parent mengampuni mantan pasangannya, ia cenderung ingin balas dendam. Beberapa single parent bahkan melakukan usaha balas dendam kepada mantan pasangannya, dgn memanfaatkan anak-anaknya. • Kondisi emosional single parent pasca perceraian : . Kecewa . Marah . Membenci mantan suami/istrinya . Cemburu terhadap rivalnya . Mudah marah kepada anak-anak . Luka batin/trauma . Kesepian . Merasa tak berharga . Merasa teraniaya oleh lingkungan . Mengasihani dirinya sendiri 9.4.2 Hal yang dibutuhkan seorang single parent saat menghadapi situasi yg sulit pasca perceraiannya adalah : 1.Single parent perlu menjalani konseling pribadi untuk membagi beban. 2.Jika diperlukan, single parent juga bisa menjalani terapi utk recovery dari traumanya. 3.Dukungan sosial/komunitas teman senasib (sesama single parent) juga dibutuhkan untuk menguatkan hati seorang single parent. 4. Single parent membutuhkan pengetahuan/ ketrampilan single parenting yg memadai supaya bisa menjadi teladan bagi anak-anaknya. 5.Seorang single parent juga perlu melatih diri untuk bersikap bijaksana terhadap lingkungan.

6. Utk mengatasi masalah ekonomi, seorang single parent membutuhkan kesempatan utk mengembangkan/memanfaatkan talentanya dlm kegiatan-kegiatan produktif. Namun kita perlu hati-hati, pemberian bantuan cuma-cuma atau santunan social justru bisa merendahkan martabat dan harga diri seorang single parent. 7. Perceraian dgn pasangan seringkali merusak harga diri seorang single parent. Bahkan tdk sedikit single parent yg kehilangan makna hidupnya gara-gara ditinggalkan/bercerai dgn pasangan. 9.4.3 Untuk mengatasi masalah yang timbul dalam berperan menjadi seorang single parent: 1.Siapkan mental 2.Jaga kesehatan 3.Tahan banting 4.tegar 5. Luangkan waktu 6.Terbuka 7.Jangan gegabah 8. Silaturrahmi

9.5 Perkawinan Usia Muda Dan Tua Di Wanita Di Tempat Kerja 9.5 1. Perkawinan usia muda Baru saja kita mendengar berita diberbagai media tentang kyai kaya yang menikahi anak perempuan yang masih belia berumur 12 tahun. Berita ini menarik perhatian khalayak karena merupakan peristiwa yang tidak lazim. Apapun alasannya, perkawinan tersebut dari tinjauan berbagai aspek sangat merugikan kepentingan anak dan sangat membahayakan kesehatan anak akibat dampak perkawinan dini atau perkawinan di bawah umur. 9.5.2 Dampak Pernikahan Dini (Perkawinan Dibawah Umur a. Dampak thd hkum 1. UU No. 1 th 1974 ttg Perkawinan 2. UU No. 23 th 2002 ttg Perlindungan Anak 3. UU No. 21 th 2007 ttg Penjualan anak o/ ortu

B. hak b’main & menikmati wktu luangx serta hak2 lainx yg melekat dlm diri ank. namun d’kemas dgn p’kwinan se-akn2 m’jd legal. ancamnx pidana penjara max 15 th min 3 th & pidana denda max 300 jt & min 60 jt rupiah. Selain itu. perobekan yg luas & infeksi yg akan m’bahayakan organ reproduksix & dpt m’bhykn jiwa anak. Dampak psikologis Scr psikis ank jg blm siap & mengerti ttg hub. Dampak prilaku seksual menyimpang Adax prilaku seksual yg m’yimpang yaitu prilaku yg gemar b’hub seks dgn ank2 yg dikenl dgn istilah pedofilia. seks dg lawan jenisx. . d. Dampak sosial Fenomena sosial ini b’kaitan dg faktor sosbud dlm masy patriarki yg menempatkan perempuan pd posi2 yg rndah & hx dianggp pelengkap seks laki2 sj. agar anak tetap m’peroleh hakx u/ hdup.5. Apabila tdk diambil tindkn hkm thd org yg m’gunakn seksualitas ank scr ilegal akn m’yebabkn tdk ada efek jera dr pelaku bahkn akn m’jd cntoh bgi yg lain. Ank akn murung & m’nyesali hidupx yg b’akhr pd p’kawinn yg dy sndri tdk mengerti ats putusan hidupx. shg akn menimbulkan trauma psikis b'kepanjangan dlm jiwa ank yg sulit disembuhkn.No.Amanat Undang2 tsb di atas ber7an melindungi anak. seks. 9. P’buatan ni jls mrpkn tindkn ilegal. menghalangi kemmpuannya dalam pendapatan. Kondisi ni hx akn melestarikan budaya patriarki yg akn melahirkan kekerasn thd perempuan. Dampak biologis Scr biologis. tumbuh & berkembang serta terlindungi dri perbuatan kekerasan.alat2 reproduksi ank masih dlm proses menuju kematangan shg blm siap u/ melakukan hub.23 th 2002 ttg P’lindungn Ank khususx psl 81. Jk dipaksakan justru akn tjd trauma. e. eksploitasi & diskriminasi. apalagi jika smpai hamil kemudian melahirkan.3 KERUGIAN KAWIN MUDA • • merintangi rencana-rencana pendidikan /masa dpn suami. ikatan p’kawinan akn m’hilangkan hak ank u/ m’peroleh pend. Dgn adanya suatu keluwarga yg bergabung padanya ketika dia sedang berjuang u/ kemampuan & aktivitsx sehingga tdk bisa memperoleh kemajuan. Kondisi ni sgt b’tentangan dgn ajran agma apapun t’msk agma Islam yg sgt m’hormati perempuan. c. Hal ni b’tentangn dgn UU.

1 Pengertian . Oleh karena itu patut ditentang. lslam peduli anak lainx & para penegak hukum harus melakukan peyelidikan & peyidikan untuk melihat adanya pelanggaran terhadap perundang yg ada & bertindak terhadap pelaku untuk dikenai pasal pidana dari peraturan perundangn yang ada. 9.6 PERKWINAN USIA TUA 9.1 INCEST 10.• • Kawlitas penting dri pasangan yag baik seringkali tdk dihargai hingga usia pertengahan/akhir 20 th-an. PERMASALAHAN KESEHATAN WANITA DALAM DIMENSI SOSIAL DAN UPAYA MENGATASINYA 10.2 Upaya mengatasinya: • • • • Sering berkunjung ke klinik Lebih banyak melakukan pemeriksaan Konseling genetik Pemeriksaan skrining 10.6. Orang yg lebih tua cenderung lebih siap untuk bertggung jawab dalam kehidupan RT. 9.6. Ortu hrs disadarkan untuk tdk mengizinkan menikahkan anknya dlm usia dini & hrs memahami peraturan perundang2an untuk mlindungi anak. Studi2 ttg kbhagian perkawinan menunjukan adax swt hub.1 Dampak perkwinan usia tua • • • • Melahirkan bayi dgn sindrom down kecenderungan untuk melahirkan dgn SC Masalah degnan DM & hipertensi Partus lebih sulit & lama 9. yag kuat antar pernikahan terlalu muda dengan ketidak bahagiaan & diikuti oleh perceraian.5. (melaporkn kpd komisi perlindungan anak indonesia). Masyarakat yg peduli terhadap perlindungan anak dpat mengajukn class-action kepada pelaku.4 UPAYA MENGATASINYA Pernikahan dini lebih banyak mudharat drpd manfaatnya.1.

1.3 Pelaku dan Korban a. Orang2 yang lebih lemah 10. Abortus 10.1. Tidak main hakim sendiri .1. Dengan memberikan pendidikan b. b. Kurang iman e. Orang yg lebih berkuasa b. pengetahuan dan pendidikan 10. Kurang pendidikan agama f. Unwanted pregnancy b. Kurang perhatian dari orang tua 10. Faktor usia b.1. Meningkatkan kegiatn keagamaan e. Akibatat seksual antara manusia yg demikian erat hubungannya shg perkawinan antara mereka dilarang secara hokum atau kebudayaan 10. Pergaulan d.a. Empati dan penguatan terhadap korban b. Dengan melakukan incest c. Hubungan seksual yg dilakukan oleh saudara kandung atau masih ada hubungan darah.2 Penyebab Dan Faktor Pendorong a. Jenis kelamin c. Terjadi diwilayah Rumah Tangga d.6 Penyelesaian a.1. Kejiwaan atau truma c. Pencegahan a. Perlu adanya perhatian. Sosialisasi incest d. Kurang berkomunikasi dgn tetangga atau kurang pergaulan g.4 Akibat Incest a.5.

2 Masalah Yang Timbul a.2. malaria dan campak namun penyakit ini dapat menyebabkan kematian karena keadaan sanitasi yang buruk. Menyaksikan/menjadi korban tindak kekerasan d. Melaporkan kasus ke polisi 10. Kehilangn rumah b. Tindak kekerasan c. ISPA. Orang-orng terusir (tanpa tempat tinggal tetap) adalah orang yang terpaksa meninggalkan rumah mereka tapi tetap berada dalam wilayah negaranya sendiri. c. Keadaan wanita pengungsi yg bekerja sebagai pembantu RT 10. Bencana alam dapat timbul penyakit : diare.1 Pengertian a.4 Penyebab Yang Menimbulkan Gangguan Jiwa a. Kehilangan kebebasan dan pekerjaan yg barguna bagi mereka .3 Pengungsian Dapat Terjadi Akibat a. Paksaan untuk masuk dunia pelacuran e. Seseorang yg kehilangan rumah karena bencana alam .c. kehidupan yg lebih baik dan lebih aman.2. Perbudakan g. b. Peperangan untuk menyelamatkan diri. b.2. berharap mendapatkan perlindungan.2. Wanita yang diperjual belikan f. Pemerkosaan d. Kehilangan dukungan keluarga dan masyarakat c. Pengungsi adalah sekumpulan orang yg melintasi perbatasan dr suatu Negara ke Negara lain karena mereka takut akan keamanan mrk dirumah.2 HOMELESS 10. c. Komplikasi berbagai penyakit 10. Pelecehan seksual b. peperangan atau terusir oleh keluarga atau dapat pula berarti bahwa seseorang melakukan pengungsian dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. 10.

2 Subyek Rehabilitasi a.1 Pengertian a. fisioterapi 10.3.4 Pola Dasar Rancangan Rehabilitasi a. Tenaga professional sprt dokter. psikolog. Perpustakaan dan buku.3.3. penyandang cacat baik fisik atau mental dan masalah yg lain. pertolongan dan harapan b. 10. Wanita pemakai atau pecandu narkoba biasanya terganggu atau menderita secara fisik (penyakit). Fasilitas angkutan dan komunikasi g. Pribadi korban narkoba b. psikiater. Pusat rehabilitasi : tempat atau sarana yg digunakan untuk proses pemulihan atau perbaikan untuk kembali seperti semula missal ketergantungan narkoba. Sarana rekreasi e. TOGA. Orang2 terdekat c. Tahap I : proses transisi awal (1-8minggu) melewati 3 titik penting : Ø Informasi adanya masalah Ø Informasi klinis dan keputusan untuk menempuh rehabilitasi Ø Persiapan akhir lewat detoksifikasi dan stabilitasi awal . Sarana2 peningkatan minat dan ketrampilan d. sosiolog. mental (perilaku salah). spiritual (kekacauan nilai2 luhur) dan social (rusak komunikasi) b. Jadwal harian atau program kegiatan f. Kesuliyn mengungkapkan rasa duka 10.3 WANITA DIPUSAT REHABILITASI 10. Masyarakt sekitar dan umum d. Gembong dan pengedar narkoba 10. Lingkungan yg sangat padat f. Tersedia dukungan .3.3 Sarana Dan Prasarana Rehabilitasi a. ahli kerohanian. bahan audiovisual dan alat peraga c.e.

dibina pengungkapan2 diri Ø Tahap positif thinking and doing : secar sadar dan dengan inisiatif untuk mencapai prestasi. ketergantungan dan sulit untuk meninggalkan narkoba. Ø Tahap pengakuan diri : menemukan jati diri. Jenjang kesembuhan awal : merubah seluruh system keyakinan menempuh arah baru. padahal selalu gagal ia mulai menyadari bahwa itu sia-sia. 10. Akhirnya memutuskan untuk minta bantuan atau jasa orang lain. hidup normal dalam hati kecil. d. b. Tahap IV : pemeliharaan lanjut (seumur hidup). Cara menstabilkan diri : Ø Mengakui perlunya jasa pendamping Ø Melangkah mengatasi gejala putus asa Ø Melangkah mengatasi masalah patologis Ø Mempelajari metode mengatasi stress tanpa obat2an. Jenjang stabilisasi Dini : mulai membenahi diri denga cara sendiri. c. c. mulai menakui bahwa ia sedang ketagihan. Tahap II : proses rehabilitasi intensif (3-18 bulan) melewati 3 titk penting yaitu : Ø Tahap konsolidasi : secara sadar dan tekun melepaskan diri dari berbagai penyakit dan akibat lain. Tahap III : proses transisi akhir (1-6 tahun). menguasai ketrampilan kerja.3.b. kehidupan yg berlawanan dengan narkoba yaitu : . Jenjang Transisi : gejala mulai kesadaran bahwa ia kehilangan sesuatu yg berharga : kewarasan.5 Jenjang Proses Kesembuhan a. melewati 3 titik penting : Ø Terjadi perdamaian & penyasuain kembali dengan lingkungan Ø Berdamai dengan dirinya. melewati 3 titik penting : Ø Mengubah dan menjauhi nostalgia kesenangan narkoba Ø Setia mengikuti program-program dan acara affect care krg lebih 2 tahun Ø Tidak ada salahnya untuk ikut terlibat dalam gerakan kelompok bersih narkoba. menatap kedepan dan membuat pilihan hidup Ø Merasa puas menerima dirinya apa adanya lalu mempercayakan dirinya ke orang lain.

d. Jenjang Pemantapan : kesembuhan bukan sasaran tapi sarana menuju kesehatan. mereka kerap digunduli bila tertangkap aparat penegak ketertiban. Pengertian Pekerja Seks Komersial Pekerja seks komersial adalah seseorang yang menjual jasanya untuk melakukan hubungan seksual untuk uang. penularan. Jenjang kesembuhan menengah : pola gaya hidup masih rancu. Jenjang akhir kesembuhan : dalam jenjang akhir ini perhatian dipusatkan pada masalah yg berukuran pada pecandu seperti : masalah DNA. keyakinan dan kepercayaan. Mereka juga digusur karena dianggap melecehkan kesucian agama dan . f. Di Indonesia pelacur (pekerja seks komersial) sebagai pelaku pelacuran sering disebut sebagai sundal atau sundel. yang dapat dilakukan : Ø Memelihara program kesembuhan Ø Mengubah pola hidup Ø Bertambah dan berkembang Ø Mampu menyesuaikan diri 10. Ini menunjukkan bahwa prilaku perempuan sundal itu sangat begitu buruk hina dan menjadi musuh masyarakat.4 PEKERJA SEKS KOMERSIAL A. yang perlu dibenahi : Ø Menanggulangi bahaya patah semangat Ø Memperbaiki gangguan narkoba Ø Mengusahakn peningkatan emosi diri Ø Membangun gaya hidup yang seimbang Ø Menata perubahan dan pertumbuhan diri e. kekuatan dan harapan dr Tuhan.Ø Mengaku narkoba itu berbahaya dan banyak membawa masalah Ø Bersedia menerima bantuan dari orang lain Ø Berserah diri pada Tuhan Ø Berusaha membangun hidup baru Ø Bersedia berbuat untuk kekurangan diri/pribadi Ø Yakin akan menerima keberanian.

dikhawatirkan para pelanggannya justru akan menyerang dan memperkosa kaum perempuan baikbaik. wanita tuna susila. pelacuran dipandang negatif. Salah seorang yang mengemukakan pandangan seperti itu adalah Augustinus dari Hippo (354-430). Pekerjaan melacur atau nyundal sudah dikenal di masyarakat sejak berabad lampau ini terbukti dengan banyaknya catatan tercecer seputar mereka dari masa kemasa. digunakan istilah gigolo. namun toh dibutuhkan (evil necessity). C. alasan seorang remaja melakukan seks adalah sebagai berikut : 1) Tekanan yang datang dari teman pergaulannya . Ada pula pihak yang menganggap pelacuran sebagai sesuatu yang buruk. tanpa penyaluran itu. Di kalangan masyarakat Indonesia.wikipedia. Ia mengatakan bahwa pelacuran itu ibarat "selokan yang menyalurkan air yang busuk dari kota demi menjaga kesehatan warga kotanya. Biasanya pelayanan ini dalam bentuk menyewakan tubuhnya. Faktor-faktor pendukung perilaku seks pada remaja Pekerja seks komersial kebanyakan terjadi pada remaja yang diawali dengan terjadinya pergaulan kearah seks bebas. dan mereka yang menyewakan atau menjual tubuhnya sering dianggap sebagai sampah masyarakat. (http://id. Sundal selain meresahkan juga mematikan. Pelacuran Menurut Agama Pelacuran dalam pandangan islam Pelacuran dalam pandangan Islam adalah haram hukumnya.org) B." Istilah pelacur sering diperhalus dengan pekerja seks komersial. Pelacur adalah profesi yang menjual jasa untuk memuaskan kebutuhan seksual pelanggan.mereka juga diseret ke pengadilan karena melanggar hukum. malah jahat.dimana menurut para ahli. istilah lain yang juga mengacu kepada layanan seks komersial. Khusus laki-laki. seorang bapak gereja. Pandangan ini didasarkan pada anggapan bahwa kehadiran pelacuran bisa menyalurkan nafsu seksual pihak yang membutuhkannya (biasanya kaum laki-laki). karena merekalah yang ditengarai menyebarkan penyakit AIDS akibat perilaku sex bebas tanpa pengaman bernama kondom.

seorang remaja perempuan biasanya berpendapat sudah tidak ada lagi yang dapat dibanggakan dalam dirinya. menginginkan hubungan seks ini. bagi remaja tersebut tekanan dari teman-temannyaitu dirasakan lebih kuat dari pada yang didapat dari pacarnya sendiri. . keingintahuannya begitu besar terhadap seks. dalam hal ini yang berperan bukan saja nafsu seksual. Remaja lebih membutuhkan suatu hubungan. 2) Adanya tekanan dari pacar karena kebutuhan seorang untuk mencintai dan dicintai. 4) Rasa penasaran Pada usia remaja. apalagi jika teman-temannya mengatakan bahwa terasa nikmat. sekalipun akibat dari perbuatannya tersebut tidak sepadan dengan resiko yang akan dihadapinya. ditambah lagi adanya infomasi yang tidak terbatas masuknya. melainkan juga sikap memberontak terhadap orang tuanya. maka rasa penasaran tersebut semakin mendorong mereka untuk lebih jauh lagi melakukan berbagai macam percobaan sesuai dengan apa yang diharapkan. maka dalam pikirannya tersebut ia akan merasa putus asa dan mencari pelampiasan yang akan menjerumuskannya dalam pergaulan bebas.Lingkungan pergaulan yang dimasuki oleh seorang remaja dapat juga berpengaruh untuk menekan temannya yang belum melakukan hubungan seks. rasa aman. dan harga diri selayaknya orang dewasa. 5) Pelampiasan diri factor ini tidak hanya datang dari diri sendiri. penerimaan. tanpa memikirkan resiko yang akan dihadapinya. jadi wajar jika semua orang tidak terkecuali remaja. 3) Adanya kebutuhan badaniah Seks menurut para ahli merupakan kebutuhan dasar yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan seseorang. misalnya karena terlanjur berbuat. seseorang harus rela melakukan apa saja terhadap pasangannya.

ac. bagi seorang remaja mungkin aturan yang diterapkan oleh kedua orang tuanya tidak dibuat berdasarkan kepentingan kedua belah pihak (orang tua dan anak). Faktor-faktor penyebab adanya PSK (pekerja seks komersial) adalah : a. perlu ada perhatian dari kita bersama dengan cara memberikan informasi yang cukup mengenai pendidikan seks dan Pendidikan agama. Struktur kebijakan tidak memihak kepada kaum yang lemah sehingga yang miskin semakin miskin. yang salah satunya dalam masalah seks. (http://www. Kekerasan seksual Penelitian menunjukkan banyak faktor penyebab perempuan menjadi PSK diantaranya kekerasan seksual seperti perkosaan oleh bapak kandung. dan sekaligus berbahaya. Untuk mencegah hal-hal yang tidak di kehendaki.univrab. c. paman. Kalau dikaitkan dengan kondisi saat ini maka sudah sewajarnyalah kita mendukung RUU APP. b. hanya karena kurangnya tuntunan seksualitas yang merupakan bagian dari kemanusiaan kita sendiri.id) A. Kebutuhan yang semakin banyak pada seorang perempuan memaksa dia untuk mencari sebuah pekerjaan dengan penghasilan yang memuaskan namun kadang dari beberapa mereka harus bekerja sebagai PSK untuk pemenuhan kebutuhan tersebut. semua menyedihkan.Kalau tidak ada informasi dan pendidikan agama di khawatirkan remaja cendrung menyalah gunakan hasrat seksualnya tanpa kendali dan tanpa pencegahan sama sekali. guru dan sebagainya. akibatnya remaja tersebut merasa tertekan sehingga ingin membebaskan diri dengan menunjukkan sikap sebagai pemberontak. sedangkan orang yang kaya semakin menumpuk harta kekayaannya.Faktor lainnya datang dari lingkungan keluarga. Kemiskinan Diantara alasan penting yang melatarbelakangi adalah kemiskinan yang sering bersifat structural. Penipuan .

b. Kasus penjualan anak perempuan oleh orangtua sendiri pun juga kerap ditemui. video.Faktor lain yaitu. Namun ada dari beberapa mereka yang terpojok karena masalah keuangan untuk pemenuhan keinginan tersebut maka mereka mengambil jalan akhir dengan menjadi PSK untuk pemuasan dirinya. Broken home Kehidupan keluarga yang kurang baik dapat memaksa seseorang remaja untuk melakukan hala-hal yang kurang baik di luar rumah dan itu dimanfaatkan oleh seseorang yang tidak bertanggung jawab dengan mengajaknya bekerja sebagai PSK. . tayangan atau media komunikasi lainnya yang sengaja dibuat untuk memperlihatkan secara terang-terangan atau tersamar kepada public alat vital dan bagian – bagian tubuh serta gerakan-gerakan erotis yang menonjolkan sensualitan dan seksualitas. c. penipuan dan pemaksaan dengan berkedok agen penyalur kerja. Kenangan masa kecil yang buruk Tindak pelecehan yang semakin meningkat pada seorang perempuan bahkan adanya pemerkosaan pada anak kecil bisa menjadi faktor dia menjadi seorang PSK. film atau yang dipersamakan dengan film. Persoalan – persoalan psikologis a. Akibat gaya hidup modern Seseorang perempuan pastinya ingin tampil dengan keindahan tubuh dan barang-barang yang dikenalakannya. Dampak yang ditimbulkan bia seseorang bekerja sebagai PSK (pekerja seks komersial) : a. foto. Keluarga dan masyarakat tidak dapat lagi memandang nilainya sebagai seorang perempuan. d. tulisan. B. C. Pornografi Menurut definisi Undang-undang Anti Pornografi. serta segala bentuk perilaku seksual dan hubungan seks manusia yang patut diduga menimbulkan rangsangan nafsu birahi pada orang lain. pornografi adalah bentuk ekspresi visual berupa gambar.

dan HIV/AIDS. klamdia. 3. c. panti pijat. Meningkatkan pendidikan anak-anak terutama mengenalkan pendidikan seks secara dini agar terhindar dari perilaku seks bebas. Klasifikasi : 1. Memperbanyak tempat atau panti rehabilitasi. d. 2. Keluarga 1. Meregulasi undang-undang khusus tentang PSK. Meningkatkan keamanan dengan lebih menggiatkan razia lokalisasi PSK untuk dijaring dan mendapatkan rehabilitasi. b. a. Meningkatkan bimbingan agama sebagai tameng agar terhindar dari perbuatan dosa.sifilis. Masyarakat Meningkatkan kepedulian dan melakukan pendekatan terhadap kehidupan PSK. Menurut lokasinya : 1. hepatitis B. penyedia perempuan panggilan) 2. Sektor informal (berorientasi secara tidak tetap) . Dibalik front organisasi/bisnis terhormat c. Menurut jumlahnya. Mempermudah penyebaran penyakit menular seksual. Individual 2. D. Sektor formal (kompleks lokalisasi. Bantuan organisasi dan sindikat b. Penanganan masalah PSK: a. karena masyarakat hanya akan selalu mencemooh dirinya.b. Pemerintah 1.herpes kelamin. perempuan pendamping. Stabilitas sosial pada dirinya akan terhambat. seperti gonore. Memberikan citra buruk bagi keluarga. 2. prostitusi dibagi dalam : 1. Rumah panggilan ‘call house” 3. c. Segregasi/lokalisasi 2. club malam.

ayu. rupawan. menghapuskan dan menyembuhkan wanita dari ketunasusilaannya) Melakukan pengawasan dan kontrol yang sangat ketat terhadap lokalisasi yang sering ditafsirkan sebagai legalisasi Aktivitas rehabilitasi dan resosialisasi Penyempurnaan tempat penampungan dan pembinaan Pemberian pengobatan Membuka lapangan kerja baru Pendekatan keluarga Mencarikan pasangan hidup Pemerataan penduduk dan perluasan lapangan kerja A. beraneka warna. Preventif Penyempurnaan UU larangan/pengaturan penyelenggaraan pelacuran Intensifikasi pendidikan keagamaan Kesibukan untuk penyaluran energi yang positif Memperluas lapangan kerja Pendidikan seks Koordinasi berbagai instansi untuk pencegahan/penyebaran pelacuran Penyitaan buku. Ciri khas pelacur Ada beberapa cirri khas seorang pelacur / Pekerja seks komersial 1) Wanita.d. lawan pelacur adalah gigolo (pelacur pria) 2) Biasanya cantik. cepat. eksentrik 5) Teknik seksual mekanistik. atraktif. Represif dan kuratif (menekan. menarik 3) Muda 4) Pakaian mencolok. Penanggulangan prostitusi 1. manis. tidak hadir secara psikis 6) Mobile . film dan gambar porno Meningkatkan kesejahteraan rakyat 2.

7) Berasal dari strata ekonomi rendah 8) 60-80 % intelektual normal B. Motif yang melatarbelakangi Motif-motif yang melatarbelakangi seseorang menjadi pelacur / PSK 1) Kesulitan hidup 2) Nafsu seks abnormal 3) Tekanan ekonomi 4) Aspirasi materiil tinggi 5) Kompensasi terhadap perasaan inferior 6) Ingin tahu pada masalah seks 7) Pemberontakan terhadap otoritas orang tua 8) Simbol keberanian dan kegagahan 9) Gadis dari daerah slums dengan lingkungan immoril 10) Bujuk rayu laki-laki dan/calo 11) Stimulasi seksual melalui film. Kategori pelacuran Beberapa kategori seorang PSK. gambar. antara lain : 1) Pergundikan 2) Tante girang 3) Gadis panggilan 4) Gadis bar 5) Gadis juvenile delinguent 6) Gadis binal 7) Gadis taksi 8) Penggali emas 9) Hostes atau pramuria 10) Promiskuitas C. bacaan 12) Pelayan dan pembantu RT 13) Penundaan perkawinan .

Akibat menjadi pelacur / PSK Pelacur pada umumnya cepat menjadi tua dan layu. antara lain : 1) Penyakit Menular Seksual (PMS) seperti Gonorrhoe. kehamilan. HIV/AIDS. karena: 1) Kebiasaan buruk 2) Badan lemas dan lelah 3) Badan dimanipulir dan di eksploitasi 4) PMS termasuk HIV/AIDS. PSK Pekerjaan tak bermoral Faktor-faktor yang menyebabkan PSK dianggap sebagai pekerjaan yang tidak bermoral : 1) Pekerjaan ini identik dengan perzinahan yang merupakan suatu kegiatan seks yang dianggap tidak bermoral oleh banyak agama . Masalah-masalah yang timbul dari PSK Beberapa masalah yang timbul karena menjadi PSK.14) Disorganisasi dan disintegrasi kehidupan keluarga 15) Mobilitas pekerjaan atau jabatan pria 16) Ambisi besar mendapatkan status sosial ekonomi tinggi 17) Mudah dilakukan 18) Pecandu narkoba 19) Traumatis cinta 20) Ajakan teman 21) Tidak dipuaskan pasangan/suami D. siphilis. Klamidia 2) Timbul kehamilan yang pada umumnya tidak diinginkan 3) Timbul Kekerasan 4) Mengganggu ketenangan lingkungan tempat tinggal F. infertil 5) Kekerasan 6) Penghasilan lambat laun menurun 7) Usia lebih dari 30 tahun biasanya mengalami konflik jiwa E.

Narkoba : pada dasarnya merupakan obat2an yang apabila pemakaiannya disalhgunakan dapat menimbulkan ketergantungan b. PENGERTIAN a. 3) Pelacuran dianggap sebagai ancaman terhadap kehidupan keluarga yang dibentuk melalui perkawinan dan melecehkan nilai sakral perkawinan. 10. . 5) Memastikan ketersediaan pelayanan kesehatan termasuk KB. murah dan cobalah menjaga kelangsungan pengadaan obat 4) Cari pengadaan kondom yang cukup dan rutin bagi masyarakat. Peran sebagai petugas kesehatan Peran sebagai petugas kesehatan dalam masalah pekerja seks komersial yaitu : 1) Memberikan pelayanan secara sopan seperti melayani pasien-pasien yang lain 2) Belajar membuat diagnosa dan mengobati PMS 3) Mengenal berbagai jenis obat yang masih efektif. terbaru.5 DRUG ABUSE A. perawatan PMS dan obat yang terjangkau serta penanggulangan obat terlarang. mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan c. 4) Kaum wanita membenci pelacuran karena dianggap sebagai pecuri cinta dari lakilaki (suami) mereka sekaligus pencuri hartanya G. hilangnya rasa. Narkotika : zat atau obat yang berasal dr tanaman atau bukan tanaman yg dapat menyebabkan penurunan / perubahan kesadaran. Psikotropika : zat atau obat baik alamiah atau sintetik bukan narkotika yg berkhasiat psikoaktif melalui susunan syaraf pusat yg menyebabkan perubahan khas pd aktivitas mental dan prilaku.2) Perilaku seksual oleh masyarakat dianggap sebagai kegiatan yang berkaitan dengan tugas reproduksi yang tidak seharusnya digunakan secara bebas demi untuk memperoleh uang.

metilfenidad c. NO. serta mempunyai potensi ringan mengakibatkan ketergantungan. missal : LSD b. misal : barbiturate .2 TAHUN 1997 a. serta mempunyai potensi kuat mengakibatkan ketergantungan. mengakibatkan ketergantungan. Psikotropika golongan II : psikotropika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dan tidak dapat digunakan dalam terapi. serta mempunyai potensi tinggi mengakibatkan ketergantungan. misal : ampetamiin. serta mempunyai potensi sedang. kokain b. Psikotropika golongan III : psikotropika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dan tidak dapat digunakan dalam terapi.NO. Narkotika golongan II : narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan & tidak digunakan dalam terapi. rokok. Zat adiktif lainnya adalah . serta mempunyai potensi amat kuat mengakibatkan ketergantungan. 05 TAHUN 1995 a. PENGGOLONGAN PSIKOTROPIKA UU. minuman berakohol bersifat sedative (penenang). ganja. missal .d. Narkotika golingan III : narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan & tidak digunakan dalam terapi. Narkotika golongan I : narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan & tidak digunakan dalam terapi. missal : Codein C. morfin c. Psikotopika golongan I : psikotropika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dan tidak dapat digunakan dalam terapi. PENGGOLONGAN NARKOTIKA UU. hipnotik. B. serta mempunyai potensi sangat tinggi mengakibatkan ketergantungan Misal : heroin. depresan.

kurang PD. mescalin dan LSD.d. b. Misal : opium. morfin. misal : ganja. apatis). E. dan mendapat pengalaman baru. depresi. dan sedative b. selalu menuntut. kokain. sebagai lambing kemoderan. tidak sadar diri. kafein. Jenis ini membuat pemakai merasa fly. memiliki gangguan jiwa (cemas. Depresan : jenis zat berfungsi mengurangi aktifitas fungsional tubuh. penilaian diri negative. EFEK YANG DITIMBULKAN a. misal : Diazepam D. amfetamin c. agar diterima kelompok ttn. Stimulan : zat yg dapat merangsang fungsi tubuh dan meningkatkan kegairahan kerja (segar & bersemanagat) misal : ekstasi. sifat antisocial. cenderung agresif. Halusinogen : zat yg dapat menimbulkan efek halusinasi yg bersifat merubah perasaan dan pikiran seringkali disertai halusinasi. Factor Zat Ketersediaan zata pada peredaran gelap Kemudahan memperoleh zat . FAKTOR2 PENYEBAB PENYALAHGUNAAN a. Motivasi tertentu : menyatakan diri bebas. Faktor Individu Penyakit jasmaniah Kepribadian dgn resiko tinggi : mudah kecewa. codein. kurang religious. melarikan diri dr sesuatu. memuaskan rasa ingin tahu. Psikotropika golongan IV : psikotropika yg berkhasiat pengobatan & dapat digunakan dalam terapi dan atau tujuan ilmu pengetahuan. bahkan tertidur. heroin.

e. social yg kurang mendukung. impotensi.c. TINGKAT PEMAKAIAN a. malnutrisi. keluarga terlalu permisisf. komunikasi antara ortu dan ank krg efektif. yg akan menimbulkan gangguan fungsional / okupasional. Faktor lingkungan Lingkungan keluarga : tidak harmonis. ekonomi. Eksperimen use : sekedar mencoba-coba dan memenuhi rasa ingin tahu. ancaman fisik sgt kuat. pemakai sebagai pola penggunaan bersifat patologik yg ditandai untuk mengendalikan. Situasional use : memakai zat pada saat tertentu saja ( saat sedih. Abuse . ancaman fisik dr teman pengedar. Lingkungan teman sebaya . kecewa. b. tegang) dan bertujuan menghilangkan perasaan. G. terus menggunakan walaupaun sakit fisiknya kambuh. opioida : kemandulan. kehilangan BB. tekanan kelompok sebaya sgt kuat. Lingkungan sekolah : sekolah kurang disiplin. adanya murid pengguna. Sebagian akan berhenti tp ada juga yg meneruskan. bila pemakaian zat dihentikan atau dikurangi dosisnya. rekreasi atau santai. Kafein : gastritis. c. sakit . Recreation use : hanya untuk bersenang2. Dependence use : telah terjadi toleransi dan gejala putus zat. ortu otoriter. F. gangguan haid. d. KOmplikasi medic : akibat zat itu sendiri 9 kokain : anemia. DAMPAK PENYALAHGUNAAN a. Lingkungan masyarakat luas : situasi politik.

b. Kesetaraan pria dan wanita (equality and equity for men and women) . disiplin. hubungan guru murid baik. memperkuat kehidupan agama. menjadi contoh yg baik. Akibat gangguan mental emosional c. luangkan waktu bersama. Memburuknya kehidupan sosial H. beri informasi yg benar. akibat bahan campuran tau pelarut akibat cara pemakaian jarum suntik yg tidak steril. Melalui sekolah : lokasi sekolah tdk berada pada tempat rawan. konseling bagi mahasiswa bermasalh. Melalui keluaga . Dalam hal ini (Cholil. akibat pertolongan yg salah. Nikotin : kanker paru.1996) menyimpulkan bahwa terkandung empat hal pokok dalam reproduksi wanita yaitu : 1. Penentuan dalam keputusan reproduksi (reproductive decision making) 3. akibat cara hidup kurang bersih. UPAYA PENCEGAHAN a. bronchitis. Kesehatan reproduksi dan seksual (reproductive and sexual health) 2. proses belajar mengajar bentuk siswa mandiri.6 UPAH Berdasarkan Konferensi Wanita sedunia ke IV di Beijing pada tahun 1995 dan Koperensi Kependudukan dan Pembangunan di Cairo tahun 1994 sudah disepakati perihal hak-hak reproduksi tersebut. sikap positif ortu. ciptakan suasan yg hangat. libatkan partisipasi siswa dalam program pencegahan NAPZA melalui : Lembaga keagamaan LSM Kawan bukan pengguna 10.jantung dan hipertensi. b. bronkiektosis).

Keamanan reproduksi dan seksual (sexual and reproductive security) Adapun definisi tentang arti kesehatan reproduksi yang telah diterima secara internasional yaitu : sebagai keadaan kesejahteraan fisik. penjarakan anak. Selain itu juga disinggung hak produksi yang didasarkan pada pengakuan hak asasi manusia bagi setiap pasangan atau individu untuk menentukan secara bebas dan bertanggung jawab mengenai jumlah anak. Upah Nominal. Teori Upah Tenaga Kerja. fungsi-fungsi dan proses reproduksi. yang diukur berdasarkan banyaknya barang dan jasa yang bisa didapatkan dari pertukaran tersebut.4. adalah kemampuan upah nominal yang diterima oleh para pekerja jika ditukarkan dengan barang dan jasa. Upah Riil . 10. 2. Teori ini menerangkan: . dan menentukan kelahiran anak mereka. berikut akan dikemukakan beberapa teori yang menerangkan tentang latar belakang terbentuknya harga upah tenaga kerja. sosial yang utuh dalam segala hal yang berkaitan dengan sistim.6 UPAH Upah yang diberikan oleh para pengusaha secara teoritis dianggap sebagai harga dari tenaga yang dikorbankan pekerja untuk kepentingan produksi. Sehubungan dengan hal itu maka upah yang diterima pekerja dapat dibedakan dua macam yaitu: 1. Teori Upah Wajar (alami) dari David Ricardo. mental. Untuk mendapatkan gambaran yang jelas dalam hal upah dan pembentukan harga uapah tenaga kerja. yaitu sejumlah upah yang dinyatakan dalam bentuk uang yang diterima secara rutin oleh para pekerja.

Oleh ahli-ahli ekonomi modern. Penerapan sistem upah kodrat menimbulkan tekanan terhadap kaum buruh. karena kita ketahui posisi kaum buruh dalam posisi yang sulit untuk menembus kebijakan upah yang telah ditetapkan oleh para produsen. Di pasar akan terdapat upah menurut harga pasar adalah upah yang terjadi di pasar dan ditentukan oleh permintaan dan penawaran. Oleh karena itu sebaiknya para pengusaha selain . Peningkatan jumlah penduduk akan mendorong tingkat upah yang cenderung turun. Upah harga pasar akan berubah di sekitar upah menurut kodrat. Teori Upah Etika Menurut kaum Utopis (kaum yang memiliki idealis masyarakat yang ideal) tindakan para pengusaha yang memberikan upah hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan minimum. karena tidak sebanding antara jumlah tenaga kerja dengan penawaran tenaga kerja.Upah menurut kodrat adalah upah yang cukup untuk pemeliharaan hidup pekerja dengan keluarganya. Menurut teori ini tinggi upah tergantung kepada permintaan dan penawaran tenaga kerja. Sedangkan penawaran tenaga kerja tergantung pada jumlah dana upah yaitu jumlah modal yang disediakan perusahaan untuk pembayaran upah. Teori Dana Upah Teori upah ini dikemukakan oleh John Stuart Mill. Berhubungan dengan kondisi tersebut maka teori ini dikenal dengan istilah “Teori Upah Besi”. merupakan suatu tindakan yang tidak “etis”. Teori Upah Besi Teori upah ini dikemukakan oleh Ferdinand Lassalle. Untuk itulah Lassalle menganjurkan untuk menghadapi kebijakan para produsen terhadap upah agar dibentuk serikat pekerja. upah kodrat dijadikan batas minimum dari upah kerja.

Hubungan Upah Dengan Konsep Pemikiran Tentang Kesehatan Reproduksi Wanita Upah dalam Pembangunan kesehatan bertujuan untuk mempertinggi derajat kesehatan masyarakat. Pendapatan adalah nilai maksimal yang dapat dikonsumsi oleh seseorang dalam suatu periode dengan mengharapkan keadaan yang sama pada akhir periode seperti keadaan semula. pendapatan merupakan balas jasa yang diberikan kepada pekerja atau buruh yang punya majikan tapi tidak tetap.dapat memberikan upah yang layak kepada pekerja dan keluarganya. Wanita menghadapi masalah kesehatan khusus yang tidak dihadapi pria berkaitan dengan fungsi reproduksinya 2. Kesehatan wanita sering dilupakan dan ia hanya sebagai objek dengan mengatas namakan “pembangunan” seperti program KB. Berdasarkan pemikiran di atas kesehatan wanita merupakan aspek paling penting disebabkan pengaruhnya pada kesehatan anak-anak. maka wanita sebagai penerima kesehatan. . Oleh sebab itu wanita. menyepakati hasil-hasil Konferensi mengenai kesehatan reproduksi dan kependudukan ( 5. 4. Demi tercapainya derajat kesehatan yang tinggi. Oleh sebab itu pada wanita diberi kebebasan dalam menentukan hal yang paling baik menurut dirinya sesuai dengan kebutuhannya di mana ia sendiri yang memutuskan atas tubuhnya sendiri. seyogyanya diberi perhatian sebab : 1. supaya anak tumbuh sehat sampai dewasa sebagai generasi muda. 3. Kesehatan wanita secara langsung mempengaruhi kesehatan anak yang dikandung dan dilahirkan. dan pengendalian jumlah penduduk. anggota keluarga dan pemberi pelayanan kesehatan harus berperan dalam keluarga. juga harus memberikan tunjangan keluarga. Masalah kesehatan reproduksi wanita sudah menjadi agenda Intemasional diantaranya IndonesiaBeijing dan Kairo).

Seksualitas/Jenis Kelamin (seks) adalah perbedaan fisik biologis yang mudah dilihat melalui cirri fisik primer dan secara sekunder yang ada pada kaum laki-laki dan perempuan(Badan Pemberdayaan Masyarakat. hak. Perbedaan Gender dan Seksualitas No 1. Seks adalah karakteritik genetic/fisiologis atau biologis seseorang yang menunjukkan apakah dia seorang perempuan atau laki-laki (WHO. Seksualitas/jenis kelamin adalah karakteristik biologis-anatomis (khususnya system reproduksi dan hormonal) diikuti dengan karakteristik fisiologis tubuh yang menentukan seseorang adalah laki-laki atau perempuan (Depkes RI. 2002 :4) d. 1998). Gender pada awalnya diambil dari kata dalam bahasa arab JINSIYYUN yang kemudian di adopsi dalam bahasa perancis dan inggris menjadi Gender b. Pengertian Gender dan Seksualitas 1. 1998) B. Pengertian Seksualitas a. KESEHATAN REPRODUKSI DALAM PERSFEKTIF GENDER A. Gender adalah perbedaan antara laki-laki dan perempuan dalam peran. tanggung jawab dan perilaku yang dibentuk oleh tata nilai social. 2003) c. Karakteristik Sumber pembeda Visi. Gender berhubungan dengan persepsi dan pemikiran serta tindakan yang diharapkan sebagai perempuan dan laki-laki yang dibentuk masyarakat. Pengertian Gender a. 3. Gender adalah pera dan tanggung jawab perempuan dan laki-laki yang ditentukan secara social. bukan karena perbedaan biologis (WHO. 2.11. 2. Seksualitas/Jenis Kelamin adalah pembagian jenis kelamin yang ditentukan secara biologis melekat pada jenis kelamin tertentu 9handayani. fungsi. 2003) c. Misi Unsur pembeda Gender Manusia (masyarakat) Kebiasaan Kebudayaan (tingkah laku) Seks Tuhan Kesetaraan Biologis (alat reproduksi) . 2002:2) b. budaya dan adat istiadat (Badan Pemberdayaan Masyarakat.

tidak mengenal pembedaan kelas. contohnya peran dalam kegiatan sehari-hari. Setelah Indo merdeka perempuan mempunyai kebebasan mengikuti pendidikan Dapat dipertukarkan . Sehingga Sering merugikan salah satu pihak. tertentu tidak dapat dipertukarkan 5. perempuan “pantas’ dipimpin dll. kenikmatan. kedamaian dll. musiman dan berbeda anra kelas kedua belah pihak. tetapi jika di restoran juru masak lebih banyak laki-laki. contohnya di jawa pada jaman penjajahan belanda kaum perempuan tidak memperoleh hak pendidikan. Ke-berlaku-an Dapat berubah. Dampak Terciptanya normanorma/ketentuan tentang “pantas” atau “tidak pantas” lakilaki pantas menjadi pemimpin. Perbedaan antara Gender dan Jenis Kelamin Jenis Kelamin Tidak dapat berubah. Sifat Harkat.4. menguntungkan kebetulan adalah perempuan 6. Sepanjang masa dimana saja. Tidak dapat dipertukarkan. contohnya alat kelamin laki-laki dan perempuan Gender Dapat berubah. Terciptanya nilai-nilai : kesempurnaan. contohnya jakun pada laki-laki dan payudara pada perempuan Berlaku sepanjang masa. contohnya status sebagai laki-laki atau perempuan Tergantung budaya dan kebiasaan. Menurut Badan Pemberdayaan Masyarakat. seperti banyak perempuan menjadi juru masak jika dirumah. martabat dapat dipertukarkan Kodrat.

5. Sedangkan pria bertugas memberikan kesejahteraan bagi keluarga di masa tua serta melindungi keluarga dari ancaman. Budaya yang Mempengaruhi Gender 1. 3. contohnya laki-laki Bukan merupakan budaya setempat.Berlaku dimana saja. berperasaan dan bertindak dengan pola-pola tertentu dengan alas an hanya karena mereka dilahirkan sebagai wanita/pria. Ciptaan Tuhan. pengasuh anak Merupakan kodrat Tuhan. dengan akibat yang berbahaya bagi kesehatan wanita. tergantung pada kebiasaan. Kegiatan lain tidak sama dari satu daerah ke daerah lain diseluruh dunia. dan kepala desa bahkan presiden. melahirkan dan menyusui sedang laki-laki tidak. Beberapa kegiatan seperti menyiapkan makanan dan merawat anak adalah dianggap sebagai “kegiatan wanita”. membawa air dan kayu bakar. seorang laki-laki/perempuan tetap laki-laki dan perempuan Tergantung budaya setempat. 4. Sebagian besar masyarakat banyak dianut kepercayaan yang salah tentang apa arti menjadi seorang wanita. semuanya adalah hasil rekayasa masyarakat. Setiap masyarakat mengharapkan wanita dan pria untuk berpikir. Peran jenis kelamin bahkan bisa tidak sama didalam suatu masyarakat. contohnya pengaturan jumlah a nak dalam satu keluarga . suku dan umurnya. contohnya di rumah. hokum dan agama yang dianut oleh masyarakat tersebut. contohnya perempuan bisa haid. contohnya pembatasan kesempatan di bidang pekerjaan terhadap perempuan dikarenakan budaya setempat antara lain diutamakan untuk menjadi perawat. Contohnya wanita diharapkan untuk menyiapkan masakan. wanita Buatan manusia. 2. dikantor dan dimanapun berada. tergantung pada tingkat pendidikan. guru TK. merawat anak-anak dan suami. mempunyai cirri-ciri utama yang berbeda dengan cirri-ciri utama perempuan yaitu jakun. contohnya laki-laki dan perempuan berhak menjadi calon ketua RT. RW. C. contohnya : di dalam suatu masyarakat. hamil. Gender dan kegiatan yang dihubungkan dengan jenis kelamin tersebut.

pembatasan kesempatan dibidang pekerjaan terhadap wanita. 6. orang tua telah memberlakukan anak perempuan dan laki-laki berbeda. Peran gender diajarkan secara turun temurun dari orang tua ke anaknya. Sejak anak berusia muda. pekerja pabrik yang berakibat pada penggajian yang rendah. pengecualian/pembatasan yang dibuat berdasarkan peran dan norma gender yang dikonstruksi secara social yang mencegah seseorang untuk menikmati HAM secara penuh. misalnya marginalisasi dibidang pertanian. permohonan kredit harus seijin suami. kemajuan tehnologi industry meminggirkan peran serta wanita 2. Dari segi sumbernya bisa berasal dari kebijakan pemerintah. meskipun kadang tanpa mereka sadari D. contohnya revolusi hijau yang memfokuskan pada laki-laki mengakibatkan banyak perempuan tergeser dan menjadi miskin. E. Pengertian Diskriminasi Gender Diskriminasi gender adalah adanya perbedaan.Contoh . sedang wanita lain mempunyai pilihan yang lebih luas tentang pekerjaan yang bisa mereka pegang. Perempuan tersubordinasi oleh factor yang dikonstruksikan secara social. hak kawin . Contoh lain : upah wanita lebih kecil. wanita sebagai konco wingking. Gender dan Subordinasi Pekerjaan Perempuan Subordinasi adalah anggapan tidak penting dalam keputusan politik. Contoh lain adanya pekerjaan khusus perempuan seperti : guru anak2. Bentuk-Bentuk Ketidakadilan Gender 1. tafsiran agama.dari suku tertentu biasanya bekerja menjadi pembantu rumah tangga. keyakinan. Ada beberapa mekanisme proses marginalisasi kaum perempuan karena perbedaan gender. izin usaha wanita harus diketahui ayah (jika masih lajang) dan suami jika udah menikah. keyakinan tradisi dan kebiasaan bahkan asumsi ilmu pengetahuan. Gender dan Marginalisasi Perempuan Bentuk manifestasi ketidakadilan gender adalah proses marginalisasi/pemiskinan terhadap kaum perempuan. Hal ini disebabkan karena belum terkoordinasi konsep gender dalam masyarakat yang mengakibatkan adanya diskriminasi kerja bagi perempuan.

ancaman. 3. Secara umum stereotip merupakan pelabelan/penandaan terhadap kelompok tertentu dan biasanya pelabelan ini selalu berakibat pada ketidakadilan. Gender dan Beban kerja Lebih Berat Dengan berkembangnya wawasan kemitrasejajaran berdasarkan pendekatan gender dalam berbagai aspek kehidupan. perkasa. kehebatan pada kemampuan seksualnya. sehingga dinamakan pelabelan negative. pelecehan terhadap wanita. Kekerasan terhadap perempuan merupakan kekerasan yang disebabkan adanya keyakinan gender. bagian warisan wanita lebih sedikit. jantan. istri menghina/mencela kemampuan seksual. dan paksaan. dan penyiksaan. laki-laki sebagai pencari nafkah.suami membatasi uang belanja dan memonitor pengeluarannya. Stereotip adalah bentuk ketidakadilan. Posisi perempuan dianggap lebih rendah dibandingkan dengan laki-laki. pemukulan. Non fisik : pelecehan seksual. social atau politik. Sedangkan perempuan adalah mahkluk yang lembut. Gender dan Kekerasan Terhadap Perempuan Kekerasan adalah suatu serangan terhadap fisik maupun integritas mental psikologi seseorang. Wanita macak-masak-manak. 5. Meskipun demikian perempuan menjadi lebih rentan karena posisinya yang pincang dimata masyarakat baik secara ekonomi. janda mudah dirayu. karir dan pendidikan. wanita dinomor duakan dalam peluang bidang politik. maka peran perempuan mengalami perkembangan . perkosaan. Kekerasan fisik : perkosaan. Contoh . Gender dan Sterotip atas Pekerjaan Perempuan Stereotip adalah pelabelan terhadap suatu kelompok / jenis pekerjaan tertentu. Kekerasan terhadap manusia sumbernya macam-macam namun ada satu jenis kekerasan yang bersumber anggapan gender. Eksploitsi terhadap wanita.wanita dinomor duakan. wanita jadi obyek iklan. rasional. Bentuk kekerasan ini tidak selalu terjadi antara laki-laki terhadap perempuan akan tetapi antara perempuan dengan perempuan atau erempuan dengan laki-laki. jabatan. 4. laki-laki tlang punggung keluarga. Laki-laki mata keranjang. Hal ini disebabkan pelabelan yang sudah melekat pada laki-laki misalnya manusia yang kuat.Contoh : Wanita-sumur-dapur-kasur. cantik dan keibuan.

Ketidak-adilan Gender Dalam berbagai aspek ketidak-setaraan gender tersebut sering ditemukan pula ketidakadilan gender yaitu ketidakadilan berdasarkan norma dan standart yang belaku. Contoh : wanita bekerja diluar rumah atau dirumah. Contonya sebagai berikut : a. Ketidaksetaraan dan Ketidakadilan Gender dalam Pelayanan Kesehatan 1. laki-laki mencari nafkah utama sekaligus sopir keluarga. Perempuan yang mengalami depresi karena kekerasan domestic yang dilakukan oleh pasangannya hanya diobati dengan antidepresan tanpa diberi dalam mengatasi masalah gender yang melatarbelaknginya. Namun perlu dicermati bahwa perkembangan perempuan tidaklah “mengubah” peranannya yang “lama” yaitu peranan dalam lingkup rumah tangga (peran reproduktif). Definisi “keadilan gender dalam kesehatan” menurut WHO mengandung 2 aspek : . b. wanita sebagai perawat. F. Maka dari itu perkembangan peranan perempuan ini sifatnya menambah. Ketidakadilan adalah ketidaksetaraan yang tidak pantas atau tidak adil. atau analisa data. Bias gender dalam penelitian kesehatan Ada indikasi bahwa penelitian kesehatan mempunyai tingkat bias gender nyata baik dalam pemilihan topic. pembagian sumber-sumber dan hasil pembangunan serta kses terhadap pelayanan. Gangguan kesehatan biasa yang mengakibatkan gangguan berarti pada perempuan tidak mendapat perhatian bila tidak mempengaruhi fungsi reproduksi. Ketidak-setaraan Gender Ketidak-setaraan gender merupakan keadaan diskriminatif (sebagai akibat dari perbedaan jenis kelamin) dalam memperoleh kesempatan. Perbedaan gender dalam akses terhadap pelayanan kesehatan Berbeda dengan Negara maju kaum perempuan dinegara berkembang pada umumnya belum dapat memanfaatkan pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan.yang cukup cepat. metode yang digunakan. untuk itulah maka beban kerja perempuan terkesan berlebihan. 2. pendidik anak sekaligus pendamping suami pencari nafkah kehidupan. dan umumnya perempuan mengerjakan peranan sekaligus untuk memenuhi tuntutan pembangunan.

Perempuan lebih rentan dalam menghadapi resiko kesehatan reproduksi seperti kehamilan. Masalah kesehatan reproduksidapat terjadi sepanjang siklus hidup manusia missal masalah inses yang terjadi pada masa anak-anak dirumah. b. Keadilan dalam status kesehatan yaitu tercapainya derajat kesehatan yang setinggi mungkin (fisik. kehamilan remaja. G. Kesehatan Ibu dan Bayi Baru Lahir (Safe Motherhood) 2. Infeksi Menular Seksual H. Isu Gender dalam Kesehatan Reproduksi Isu gender adalah suatu kondisi yang menunjukkan kesenjangan laki-laki dan perempuan yaitu adanya kesenjangan antara kondisi yang dicita-citakan (normatif) dengan kondisi sebagaimana adanya (obyektif). aborsi tidak aman dan pemakaian alat kontrasepsi. 2. psikologi dan social). Keluarga Berencana 3. . 1. Karena struktur alat reproduksi yang rentan secara social atau biologis terhadap penularan IMS termasuk STD/HIV/AIDS. melahirkan. Sebagai strategi operasional dalam mencapai kesetaraan antara laki-laki dan perempuan dianjurkan melakukan pengarus-utamaan gender (PUG). masalah pergaulan bebas .a. Keadilan dalam pelayanan kesehatan yang berarti bahwa pelayanan diberikan sesuai dengan kebutuhan tanpa tergntung pada kedudukan social dan diberikan sebagai respon terhadap harapan yang pantas dari masyarakat dengan penarikan biaya pelayanan yang sesuai dengan kemampuan. Kesehatan Reproduksi Remaja 4. Hal ini semakin dirasakan dalam ruang lingkup kesehatan reproduksi antara lain karena hal berikut : 1. Penanganan Isu Gender dalam Kesehatan Reproduksi Gender mempunyai pengaruh besar terhadap kesehatan laki-laki dan perempuan.

Masalah kesehatan reproduksi tidak terpisah dari hubungan laki-laki dan perempuan.3. motivasi serta partisipasi laki-laki dalam kespro dewasa ini sangat kurang. pembatasan kecacatan dan pemulihan kesehatan adalah usaha-usaha yang dilakukan pada waktu sakit (pathogenesis). kepedulian dan tanggung jawab laki-laki. Upaya Promotif dan Preventif Menurut Leavel dan Clark Dalam kesehatan masyarakat ada lima tingkatan pencegahan penyakit dari leavel dan Clark yaitu : 1. Penengakan diagnosis secara dini dan pengobatan yang cepat dan tepat disebut pencegahan tersier. Laki-laki juga mempunyai masalah kesehatan reproduksi. Pemulihan kesehatan (rehabilitation) Peningkatan kesehatan dan perlindungan umum dan khusus terhadap penyakitpenyakit tertentu adalah usaha yang dilakukan sebelum sakit (pre pathogenesis) dan disebut pencegahan primer. Pembatasan kecacatan ( disssability limitation) 5. Agar mudah dipahami dapat dilihat pada skema dibawah ini : Fase Prepatogenesis § Peningkatan kesehatan Ø Perlindungan umum dan spesifik ---> pencegahan primer Fase Patogenesis . Kesehatan reproduksi lebih banyak dikaitkan dengan urusan perempuan seperti KB<> I. dan AIDS. Peningkatan kesehatan (health promotion) 2. 5. Perempuan rentan terhadap kekerasan dalam rumah tangga 9kekerasan domestic) atau perlakuan kasar yang pada dasarnya bersumber gender yamg tidak setara. khusunya berkaitan dengan IMS. HIV. Penengakan diagnosis secara dini dan pengobatan yg cepat dan tepat. 4. Menegkkan diagnose secara dini dan pengobatan yang cepat dan tepat ( early diagnosis and promotion) 4. Karena ini dalam menyusun strategi untuk memperbaiki kespro harus dipertimbangkan pula kebutuhan. Perlindungan umum dan khusus terhada penyakit tertentu (spesifik protection) 3. Namun keterlibatan . 6.

Perlindungan Umum dan Khusus Terhadap Penyakit2 Tertentu (spesifik protection) a. Perlindungan terhadap kemungkinan kecelakaan di tempat umum & di tempat kerja. d. Pendidikan kesehatan terhadap masyarakat e. Peningkatan Kesehatan (health promotion) a. Melakukan pemeriksaan kesehatan umum secara rutin c.> pencegahan sekunder Ø Pembatasan kecacatan Pencegahan tersier Ø Pemulihan kesehatan Kegiatan pada masing-masing tingkat pencegahan : 1. Menegakkan Diagnosa Secara Dini dan Pengobatan yang Cepat dan Tepat ( early diagnosis and promotion) a. Pengawasan selektif terhadap penyakit tertentu sprt penyakit kusta. Perbaikan dan peningkatan gizi b. Memberi perlindungan khusus terhadap suatu penyakit Misal : penggunaan kondom untuk mencegah HIV/AIDS. perbaikan dan penyediaan tempat pembuangan sampah dan perumahan sehat d. TBC . Mencari kasus sedini mungkin (case finding) b. Isolasi terhadap penyakit menular c. Perlindungan terhadap bahan2 yg bersifat karsinogenik. penggunaan sarung tangan & masker saat bekerja sebagai tenakes b. Perbaikan dan pemeliharaan kesehatan perorangan c. Pengendalian sumber2 pencemaran 3.§ Penengakan diagnose dini dan pengobatan yg cepat --. bahan racun maupun alergi e. Kesempatan memperoleh hiburan yang sehat untuk kemungkinan perkembangan kesehatan mental & sosial g. Olah raga secara teratur f. Perbaikan higiene & sanitasi lingkungan seperti : penyediaan air bersih. Nasehat & perkawinan serta pendidikan seks yang bertanggung jawab 2.

13. Misal : penganan secara tuntas pd kasus infeksi organ reproduksi untuk mencegah terjadinya infertilitas. rehabilitasi PSK. Penyuluhan dan usaha-usaha kelanjutan yang harus tetap dilakukan seorang setelah ia sembuh dari suatu penyakit.7 tahun pada 1990. Harapan hidup perempuan adalah 54 tahun pada 1980. Misal . Pemberian pengobatan yg tepat pada setiap permulaan kasus. 4. Menyadarkan masyarakat untuk menerima mereka kembali dgn memberikan dukungan moral tidaknya bagi yang bersangkutan untuk bertahan. . Kurangnya kesadaran masy tentang kesehatan shg masy tidak melanjutkan pengobatan scr tuntas shg dapat menyebabkan terjadi cacat atau ketidakmampuan. e. b. kemudian 64.1 USIA HARAPAN HIDUP Pengertian Usia harapan Hidup Usia harapan hidup (Life Expectancy Rate) merupakan lama hidup manusia di dunia. Penkes perlu bukan hanya untuk orang yang cacat tapi juga untuk masyarakat. Harapan hidup penduduk Indonesia mengalami peningkatan jumlah dan proporsi sejak 1980. d. Usia harapan hidup perempuan lebih tinggi dibandingkan laki-laki. Meningkatakan keteraturan pengobatan terhadap penderita (case holding)I e.d. Mengusahakan perkampungan rehabilitasi social sehingga setiap penderita yang telah cacat mampu mempertahankan diri. Mengembangkan lembaga rehabilitasi dgn mengikutsertakan masyarakat c. Mencari orang2 yg pernah berhubungan dgn penderita penyakit menular ( contact person) f. Pemulihan Kesehatan (rehabilitation) a. Pembatasan Kecacatan (disability limitation) a. Perbaikan fasilitas kesehatan sebagai penunjang untuk dimungkinkan pengobatan & perawatan yang lebih intensif c. INDIKATOR STATUS KESEHATAN WANITA 13. dan 70 tahun pada 2000. Pencegahan terhadap komplikasi dan kecacatan 5. dan korban narkoba b. Pusat rehabilitasi bagi korban kekerasan.

Mereka berpendapat bahwa dengan semakin panjang umur semakin banyak hal-hal yang dapat dilakukan. 1. seperti penyakit kanker. . Ali Khomsan. Meningkatnya jumlah itu sebagai akibat bertambahnya populasi penduduk usia lanjut dan tingginya usia harapan hidup diiringi membaiknya derajat kesehatan masyarakat.Orang-orang lanjut usia ini mulai mengurangi konsumsi kalori dengan hanya memakan kacangkacangan (kedelai). ahli gizi Institut Pertanian Bogor: .Penyakit bawaan dari lahir: mereka yang diberi berkah oleh Tuhan Yang Maha Kuasa untuk menjalani hidup lebih panjang adalah orang-orang yang terkait dengan rendahnya penyakit degeneratif. . Dr. ahli gizi Institut Pertanian Bogor) . “Mereka mengurangi konsumsi kalori ke dalam tubuhnya. Tapi yang paling berpengaruh adalah pola makan. Mereka yang mempunyai kesempatan untuk menikmati hidup lebih lama ini adalah orang-orang yang sangat memperhatikan pola makannya.Pola Makan . Berdasarkan data. jantung koroner. Yaitu penyakit-penyakit yang mengancam kehidupan manusia. diabetes dan stroke.Melakukan puasa seperti yang dilakukan umat Islam pada bulan Ramadhan. wanita Indonesia yang memasuki masa menopause saat ini semakim meningkat setiap tahunnya. tergantung dari beberapa faktor. Gizi Melewati kehidupan di dunia hingga usia 100 tahun mungkin menjadi harapan sebagian manusia. Hal-hal yang berpengaruh penting pada kelangsungan hidup yang lebih lama Penyebab panjangnya umur manusia. Penyebab panjangnya umur manusia. diluar soal takdir tentunya.Meningkatnya usia harapan hidup penduduk Indonesia membawa implikasi bertambahnya jumlah lansia. Dr. Menurut Prof. terlepas itu perbuatan yang baik maupun buruk. diluar soal takdir tentunya.Strees Atau Tekanan C.Lingkungan Tempat Tinggal . Ir. Ir. tergantung dari beberapa faktor: (Prof. makan ikan dan minum teh hijau maupun teh hitam. 1. Ali Khomsan. Faktor-faktor kesehatan yang mempengaruhi dan berhubungan dengan usia harapan hidup. .

mereka banyak makan makanan yang mengandung zat anti oksidan yang bermanfaat bagi tubuh. Sir Richard Peto. susu. dsb. Hasil penelitian yang dimuat di Jurnal Kesehatan Inggris ini menunjukkan. Para ilmuwan memantau kebiasaan merokok mereka selama lebih dari 50 tahun. . 1. susah untuk menghentikan kebiasaan itu.Makan ikan yang mengandung zat omega 3 yang sangat tinggi. dengan cara mengurangi makanan yang mengandung lemak dan protein hewani. Jika anda berhenti merokok setelah 10 tahun. Merokok Merokok mengurangi usia harapan hidup rata-rata 10 tahun. . Banyak orang yang . selain juga mengurangi porsi makan seharihari. Penelitian terlama tentang dampak merokok terhadap kesehatan menunjukkan bahwa rata-rata perokok meninggal dunia 10 tahun lebih cepat dibanding mereka yang tidak merokok.Mereka juga memangkas konsumsi protein dan lemak dalam tubuh. Demikian antara lain hasil penelitian selama 50 tahun di Inggris mengenai dampak merokok terhadap kesehatan.. temuan yang ada menunjukkan berhenti merokok akan meningkatkan kuantitas dan kualitas hidup.Melakukan diet terhadap jenis makanan goreng-gorengan. Dan data paling akhir menunjukkan resiko yang ada jauh lebih besar dari perkiraan awal. bila anda berhenti merokok. “Bahkan setelah 20 tahun. seperti telor. Penelitian ini dimulai 50 tahun lalu ketika untuk pertama kalinya muncul kaitan antara merokok dan kanker paruparu. Temuan ini sangat penting untuk mendorong orang berhenti merokok. terdapat 20 penyakit yang terkait dengan kebiasaan merokok. Masalahnya adalah begitu orang merokok. yang terlibat dalam penelitian ini hampir selama 40 tahun mengatakan.Menyarankan agar para manula tersebut mulai kembali ke makanan ‘back to nature’ atau kembali ke alam. yang dapat mengurangi kolesterol dalam tubuh. Penelitian ini melibatkan sekitar 35 ribu dokter di Inggris yang lahir antara tahun 1900 dan 1930. . daging. . Atau kalau anda tidak merokok berarti menambah usia harapan hidup rata-rata 10 tahun. anda bisa terbebas dari hampir semua resiko yang ada. disaat proses metabolisme tubuh sudah mulai lambat.Pada awal usia 50 tahunan. keju. Diantaranya degan cara mengkonsumsi makanan tanpa dimasak atau menjadi seorang vegetarian. anda bisa menghindari sembilan dari 10 resiko yang ada.

1. Pada usia 50 tahun. sehingga menurunnya produksi hormon akan berpengaruh terhadap beberapa perubahan penting dalam tubuh. Berdasarkan Sensus Penduduk tahun 2000 jumlah perempuan berusia diatas 50 tahun baru mencapai 15. dan diyakini merupakan faktor resiko untuk penyakit jantung. sedangkan tahun 2020 jumlahnya diperkirakan meningkat menjadi 30. dan berbagai penyakit kronis lain”. bisa meningkatkan harapan hidup selama tiga tahun. stroke. Mereka yang berhenti merokok pada usia 60 tahun. Ada sekitar 20 penyakit yang terkait dengan merokok ini. Disamping itu terjadi pula pergeseran umur menopause dari 46 tahun pada tahun 1980 menjadi 49 tahun pada tahun 2000. Jumlah dan proporsi penduduk perempuan yang berusia diatas 50 tahun dan diperkirakan memasuki usia menopause dari tahun ke tahun juga mengalami peningkatan yang sangat signifikan. semakin banyak orang merokok. berbagai dampak negatif terhadap kesehatan bisa diminimalkan. Apa saja gejala-gejala awal yang menandakan kurangnnya kadar estrogen ? . antara lain penyakit jantung.5% dari total penduduk. perempuan memasuki masa menopause sehingga terjadi penurunan atau hilangnya hormon estrogen yang menyebabkan perempuan mengalami keluhan atau gangguan yang seringkali mengganggu aktivitas sehari-hari bahkan dapat menurunkan kualitas hidupnya. Sejak penelitian ini dilakukan. dan berbagai macam kanker. Sementara bila seseorang berhenti merokok pada usia 30 tahun.” katanya. stroke.0 juta atau 11. kanker paru.5 juta orang atau 7. Menapause Keberhasilan pembangunan termasuk pembangunan kesehatan telah meningkatkan status kesehatan dan gizi masyarakat antara lain meningkatnya umur harapan hidup (UHH) di Indonesia dari tahun ke tahun.Wajah kemerahan . Padahal estrogen tersebut mempunyai manfaat yang beragam. Di negara berkembang dewasa ini.mengaku tak bisa berhenti merokok. diperkirakan 100 juta orang meninggal di seluruh dunia akibat merokok.6% dari total penduduk. “Kematian itu disebabkan merokok telah dibuktikan sebagai penyebab berbagai penyakit saluran pernapasan seperti penyakit paru obstruktif menahun.

Keringat pada malamm hari ..Diet tradisional Asia tampaknya memberi keuntungan yang penting. kini anda bias mendapatkan pengobatan yang disesuaikan dengan keadaan anda untuk menghilangkan atau memperkecil efek samping. degan Terapi penggantian hormon (TPH) bertujuan untuk mengganti hormon yang mulai menghilang agar efek-efek menopause dapat diatasi.Penyakit jangka panjang seperti tulang keropos (osteoporosis).Rasa sakit dan nyeri (nyeri tulang dan sendi) . Diet Asia ini: .Sulit konsentrasi . Ingat bahwa setiap wanita adalah berbeda. jantung koroner. Anda dapat mengukur kadar estrogen dengan berkonsultasi pada dokter yang akan melakukan pemeriksaan darah sederhana. tidak saja untuk kesehatan umum anda.Depresi .Emosi yang mudah berubah-rubah .Sakit kepala . .mengandung kurang dari 20% kalori yang berasal dari lemak .Gejolak panas di dada dan muka (hot flushes) . stroke. Olahraga merupakan hal yang penting.Masalah kandung kemih . Bila anda telah mengetahui penyebab timbunya gejala-gejala tersebut.Kulit kering .Daya ingat menurun . Berkonsultasi pada ahli kandungan untuk membantu anda mempertimbangkan risiko TPH dan menemukan penanganan yang paling tepat untuk anda. anda dapat memulai usaha untuk mengatasinya.Mudah pingsan .Hubungan seksual yang menimbulkan rasa nyeri .Gangguan tidur . Walupun efek samping yang akan muncul telah diketahui.Perdarahan menstruasi yang tidak teratur .Kekeringan didaerah vagina . tetapi juga memperbaiki densitas/kepadatan tulang anda dan menghilangkan gejala-gejala menopause. kanker usus besar. Mengatasi menopause.

Membatasi masukan daging .Memasukan menu dari tahu atau olahan kedelai paling tidak sekali sehari. Ketika perempuan mencapai usia 80 tahun. masalah osteoporosis/tulang keropos perlu mendapat perhatian serius.kemerahan pada wajah dapat di picu oleh makanan nyang panas atau pedas. .. . kafein dan gula juga dapat memicu kemerahan pada wajah. Osteorosis Seiring meningkatnya usia harapan hidup di Indonesia. Orang lanjut usia merupakan sasaran paling rapuh untuk terkena osteoporosis. untuk mengurangi rasa sakit 1. . Data dunia juga menyebutkan satu dar tiga wanita beresiko terkena osteoporosis.. sayur serta kacang-kacangan . (Produk olahan kedelai mengandung fitoestrogen. Namun demikian. semakin mudah terserang osteoporosis.Hindari fakor-faktor yang memicu gejala-gejala menopause anda. preparat tersebut belum terbukti keuntungannya untuk mengatasi osteoporosis dan efek kardiovaskuler akibat menopause. yang merupakan sebuah tipe hormon tanaman yang diyakini bermanfaat bagi menopause. Preparattersebut juga dapat di gunakan pada saat berhubungan seksual.Kaya akan berbagai macam buah. Alkohol. Semakin tua seseorang.Krim vagina dan jel dapat di gunakan untuk mengurangi kekeringan dan rasa gatal pada vagina. ia mengalami resiko 40% mengalami 1 atau lebih patah tulang belakang.

nilai anak dan keluarga.2 SARAN Sehubungan dengan fakta bahwa fungsi dan proses reproduksi harus didahului oleh hubungan seksual. industrialisasi dan perubahan lingkungan terhadap kesehatan reproduksi. penyebab serta komplikasi dari kehamilan. morbiditas (gangguan kesehatan) dan kematian perempuan yang berkaitan denga kehamilan. Dampak pembangunan ekonomi.Kesehatan. 4.1 KESIMPULAN 1. Intervensi pemerintah dan negara terhadap masalah reproduksi. 2.BAB III PENUTUP 3. serta terjangkaunya secara ekonomi oleh kelompok perempuan dan anak-anak. termasuk kehidupan seksualitasnya. sikap masyarakat terhadap perempuan hamil. sehingga hak-hak reproduksinya dapat terpenuhi. . 5. masalah kemandulan dan ketidaksuburan. dan lain sebagainya. Kesehatan bayi dan anak-anak terutama bayi dibawah umur lima tahun. Tersedianya pelayanan kesehatan reproduksi dan keluarga berencana. Misalnya program KB. yang pada akhirnya menuju penimgkatan kualitas hidupnya. Maksudnya bagaimana pandan gan masyarakat terhadap kesuburan dan kemandulan. tujuan utama program kesehatan reproduksi adalah meningkatkan ksesadaran kemandiriaan wanita dalam mengatur fungsi dan proses reproduksinya. Peranan atau kendali sosial budaya terhadap masalah reproduksi. 3. undang-undang yang berkaitan dengan masalah genetik. Termasuk didalamnya juga maslah gizi dan anemia dikalangan perempuan. 3.

Jakarta. 1998. Manuaba. terjemahan bahasa Indonesia Implication of the ICPD programme of actio. 1996. 5. Anna Marie. Wattie. Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia. 6.kespro.info/hak-hakreproduksi . pengertian dan implikasi.Daftar pustaka 1. 2. 1996. Kesehatan Reproduksi dan Ketimpangan Gender. 1996. Kesehatan Reproduksi dasar pemikiran. EGC. Wattie. dan Ford Foundation. dkk.com/Endah Purnasari. Memahami Kesehatan reproduksi wanita. Yogyakarta.Si. Pustaka Sinar Harapan. Pustaka Sinar Harapan. Telaah Aspek-Aspek Sosial Dalam Persoalan Kesehatan Reproduksi”. Pusat Penelitian Kependudukan UGM. Jakarta.blogspot. Jakarta. www. Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.T 9. 7. Hak-hak reproduksi dan kesehatan reproduksi. Yogyakarta. Kartono. Abdurrahman. Pusat penelitian Kependudukan UGM. S. Wahid.Kontradiksi Dalam Kesehatan Reproduksi. 8. Yogyakarta. Jakarta. Anna Marie. 1995. 3. PPK-UGM. www. 1998. Seksualitas. Bunga rampai Obstetri dan Ginekologi Sosial. 4. Midwiferysite.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful