54658877-MAKALAH-1

MAKALAH KESEHATAN REPRODUKSI

Disusun oleh : RISKA ASRI PUSPITA DEWI (250008110)

D III KEBIDANAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN YAYASAN RUMAH SAKIT ISLAM SURABAYA 2011

Kata Pengantar
Puji syukur saya panjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan nikmat iman dan islam kepada kita, sehingga saya dapat menyelesaikan makalah ini tepat pada waktunya. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat dan kita sebagai generasi penerusnya hingga akhir zaman. Penyusunan makalah ini bertujuan untuk mengangkat permasalahan permasalahankesehatan
wanita dan dimensi sosial dan upaya mengatasinya. saya mengucapkan banyak terima kasih kepada

semua pihak yang telah membantu dan mendukung makalah ini. saya sebagai penyusun menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih terdapat banyak kekurangan. Oleh karena itu, saya mengharapkan saran dan kritik yang membangun demi kesempurnaan makalah ini. Semoga makalah ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat bagi pembaca, khususnya bagi tenaga kesehatan dimasa kini.

Surabaya, 03 mei 2010

Penyusun

BAB I PENDAHULUAN 1. LATAR BELAKANG

Pembangunan kesehatan bertujuan untuk mempertinggi derajat kesehatan masyarakat. Demi tercapainya derajat kesehatan yang tinggi, maka wanita sebagai penerima kesehatan, anggota keluarga dan pemberi pelayanan kesehatan harus berperan dalam keluarga, supaya anak tumbuh sehat sampai dewasa sebagai generasi muda. Oleh sebab itu wanita, seyogyanya diberi perhatian sebab : 1. Wanita menghadapi masalah kesehatan khusus yang tidak dihadapi pria berkaitan dengan fungsi reproduksinya 2. Kesehatan wanita secara langsung mempengaruhi kesehatan anak yang dikandung dan dilahirkan. 3. Kesehatan wanita sering dilupakan dan ia hanya sebagai objek dengan mengatas namakan “pembangunan” seperti program KB, dan pengendalian jumlah penduduk. 4. Masalah kesehatan reproduksi wanita sudah menjadi agenda Intemasional diantaranya Indonesia menyepakati hasil-hasil Konferensi mengenai kesehatan reproduksi dan kependudukan (Beijing dan Kairo). 5. Berdasarkan pemikiran di atas kesehatan wanita merupakan aspek paling penting disebabkan pengaruhnya pada kesehatan anak-anak. Oleh sebab itu pada wanita diberi kebebasan dalam menentukan hal yang paling baik menurut dirinya sesuai dengan kebutuhannya di mana ia sendiri yang memutuskan atas tubuhnya sendiri.
2. RUMUSAN MASALAH 1) Apa konsep kesehatan reproduksi? 2) Bagaimana cara mengenali masalah pada kesehatan reproduksi? 3) Bagaimana cara menangani masalah pada kesehatan reproduksi? 4) Bagaimana kesehatan reproduksi dalam prespektif gender? 3. TUJUAN PENULISAN 1) Untuk mengetahui teori dan konsep kesehatan reproduksi 2) Untuk mendalami masalah kesehatan reproduksi 3) Untuk mengidentifikasi masalah kesehatan reproduksi dan cara mengatasinya 4) Untuk mengetahui seberapa besar peran gender dalam kesehatan reproduksi.

BAB II PEMBAHASAN 1. 23 Tahun 1992) Kesehatan Reproduksi adalah keadaan sejahtera fisik. yang tidak semata-mata bebas dari penyakit atau kecacatan. 2001) Kesehatan reproduksi adalah suatu keadaan sehat mental. (WHO. dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomi. bertakwa pada Tuhan yang Maha Esa. KONSEP KESEHATAN REPRODUKSI 1. (UU Kesehatan No. (BKKBN. mental. terpadu dan merupakan bagian dari HAM” b) ICPD (International Conference on Population Development) . 1996) 1. serta fungsi dan prosesnya. 1993 Mendiskusikan HAM dalam perspektif gender dan isu kontroversial mengenai hak reproduksi. Mendeklarasikan “HAP dan anak perempuan adalah mutlak. (Depkes. mental. mampu memenuhi kebutuhan spiritual dan material yang layak. fisik dan kesejahteraan sosial secara utuh pada semua hal yang berhubungan dengan sistem dan fungsi serta proses dan bukan hanya kondisi yang bebas dari penyakit dan kecacatan serta dibentuk berdasarkan atas perkawinan yang sah. selaras. 1992) Kesehatan adalah keadaan sejahtera badan. dan sosial secara utuh.1 PENGERTIAN KESEHATAN REPRODUKSI Sehat adalah suatu keadaan sejahtera fisik. spiritual memiliki hubungan yang serasi. fungsi serta prosesnya. bukan hanya bebas dari penyakit atau kecacatan. dalam semua hal yang berkaitan dengan sistem reproduksi. dalam segala aspek yang berhubungan dengan sistem reproduksi. jiwa.2 SEJARAH PERKEMBANGAN KESEHATAN REPRODUKSI a) Konferensi di Wina. dan sosial yang utuh. seimbang antara anggota keluarga dan antara keluarga dan masyarakat dan lingkungan.

konsekuensi hubungan seks yang tidak aman usia dini) * Telaah lima tahunan. Kesehatan (mencakup fisik. rentan kekerasan. prilaku praktikyang berbahaya. mengintegrasikan program KB kedalam agenda kesehatan perempuan yang lebih luas (Wallstam. Lingkungan (dampak negatif kesehatan dan kesejahteraan) 11. Konflik bersenjata (perkosaan sebagai upaya pemusnahan) 6. Kekerasan (pada umumnya yang menjadi objek kekerasan adalah perempuan) 5. Pendidikan dan pelatihan (merupakan sarana penting mencapai kesetaraan) 3. Mekanisme institusional (sering terpinggirkan dalam struktur pemerintahan. yang menghasilkan kebijakan program kependudukan (Program Aksi 20 tahun) yang menyerukan agar setiap negara meningkatkan status kesehatan . pendidikan dan hak individu khususnya perempuan dan anak. 1999 . ICPD+5. keterbatasan SDM) 8. Ekonomi (perempuan jarang dilibatkan dalam pengambilan keputusan sehingga cebderung dirugikan) 7. 1977) c) Konferensi perempuan sedunia ke 4 di Beijing (Fourth World Conference on Women) 1995 * Menghasilkan platform 12th Critical Area of concern yang dianggap sebagai penghambat utama kemajuan kaum perempuan 12th Critical Area of Concern 1. kurangnya perlindungan hukum. Media (terus menonjolkan gambaran yang merendahkan perempuan) 10.Disponsori oleh PBB yang dihadiri oleh 180 negara dan bertempat di Cairo Mesir. Diskriminasi (dihadapi sejak awal kehidupannya. Kemiskinan (jumlah perempuan dalam kemiskinan lebih banyak daripada pria) 2. mental dan psikososial) 4. Hak Asasi Manusia 9.

permasalahan kesehatan reproduksi remaja termasuk pada saat pertama anak perempuan mengalami haid/menarche yang bisa berisiko timbulnya anemia. konseling dan tindak lanjut 1. 3. ruang lingkup kesehatan reproduksi meliputi : a) Kesehatan ibu dan bayi baru lahir b) Penceghan dan penanggulangan infeksi saluran reproduksi (ISR) termasuk HIV/AIDS c) Pencegahan dan penanggulangan komplikasi aborsi d) Kesehatan reproduksi remaja e) Pencegahan dan penganan infertilitas f) Kanker pada usia lanjut dan osteoporosis g) Berbagai aspek kesehatan reproduksi lain. menopause. fistula dll. tahun 2015 meningkatkan peran anak laki-laki dan perempuan 90% untuk SD sebelum 2010 menurunkan buta huruf sebagian pada tahun 2015 Semua fasilits KB menyediakan kontrasepsi yang aman dan efektif. misalnya kanker serviks. pelayanan kebidanan. metode perlindungan mncegah infeksi secara langsung (rujukan) Mengurangi kesenjangan anara proporsi individu pemakai alat kontrasepsi (alkom) dengan individu ysng ingin membatasi jumlah anak tanpa target/kuota Pelayanan pencegahan HIV untuk laki-laki dan perempuan usia 15-24 termasuk penyediaan kondom. Membahas tentang kemajuan dan kegagalan pemerintah dalam program kependudukan Isu kontroversial (isu seksualitas dan aborsi. h) Kesehatan reproduksi ibu dan bayi baru lahir meliputi perkembangan berbagai organ reproduksi mulai dari sejak dalam kandungan. wanita usia subur. hingga meninggal. pemeriksaan secara sukarela. klimakterium.3 RUANG LINGKUP KESEHATAN REPRODUKSI DALAM SIKLUS KEHIDUPAN Secara luas. 6. 2. termasuk didalamnya kondisi kesehatan organ-organ reproduksi bayinya. mutilasi genital. 5. PSIR. 7. kondisi kesehatan seorang ibu hamil mempengaruhi kondisi bayi yang dilahirkannya. bayi.1. remaja. kontrasepsi darurat/emergency contaception) Target baru 2015 untuk mengukur penerapan ICPD : Akses terhadap pendidikan dasar. 4. perilaku seksual yang mana bila kurang pengetahuan dapat tertular .

termasuk HIV/AIDS 5) Sedangkan Pelayanan Kesehatan Reproduksi Komprehensif (PKRK) terdiri dari PKRE ditambah kesehatan reproduksi pada usia lanjut. i) Penerapan pelayanan kesehatan reproduksi oleh Depkes RI dilaksanakan secara integratif memprioritaskan pada empat komponen kesehatan reproduksi yang menjadi masalah pokok di Indonesia yang disebut paket Pelayanan Kesehatan Reproduksi Esensial (PKRE) yaitu : 1) Kesehatan ibu dan bayi baru lahir 2) Keluarga berncana 3) Kesehatan reproduksi remaja 4) Pencegahan dan penanganan infeksi saluran reproduksi. dan terbebas dari paksaan.4 HAK – HAK REPRODUKSI Hak-hak reproduksi menurut kesehatan dalam Konferensi International Kependudukan dan Pembangunan bertujuan untuk mewujudkan kesehatan bagi individu secara utuh. selain itu juga menyangkut kehidupan remaja memasuki masa perkawinan. hubungan seksual dilakukan dengan memahami dan sesuai etika dan budaya yang berlaku. termasuk HIV/AIDS. meliputi : a) Hak mendapatkan informasi dan pendidikan kesehatan reproduksi b) Hak mendapatkan pelayanan dan perlindungan kesehatan reproduksi c) Hak untuk dilindungi dari kematian karena kehamilan d) Hak untuk dilindungi dari kematian karena kehamilan . 1.penyakit hubungan seksual. baik kesehatan jasmani maupun rohani. seseorang berhak terbebas dari kemungkinan tertulari penyakit menular seksual yang bisa berpengaruh pada fungsi organ reproduksi. selain hal tersebut diatas ICPD juga menyebutkan bahwa kesehatan reproduksi juga mengimplikasikan seseorang berhak atas kehidupan seksual yang memuaskan dan aman. remaja yang mengijnak masa dewasa bila kurang pengetahuan dapat mengakibatkan risiko kehamilan usia muda yang mana mempunyai risiko terhadap kesehatan ibu hamil dan janinnya.

Dukungan swasta dan LSM sangat dibutuhkan karena ruang gerakan pemerintah lebih terbatas.e) Hak untuk menentukan jumlah dan jarak kelahiran anak f) Hak atas kebebasan dan kamanan berkaitan dengan kehidupan reproduksinya g) Hak untuk bebas dari penganiayaan dan perlakuan buruk termasuk perlindungan dari perkosaan. penyiksaan. Pelaksanaan upaya pemenuhan hak reproduksi memerlukan dukungan secara polotik. l) Hak atas kebebasan berkumpul dan berpertisipasi dalam politik yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi. tokoh agama. tokoh masyarakat. dan swasta. peraturan dan kebijakan yang saat ini berlaku apakah sudah seiring dan mendukung hak-hak reproduksi dengan tidak melupakan kondisi lokal sosial budaya masyarakat. dan pelecehan seksual. LSM/LSOM. untuk mewujudkan pemenuhan hak-hak reproduksi : a) Promosi hak-hak reproduksi Dilaksanakan dengan menganalisis perundang-undangan. Dukungan para tokoh sangat membantu memperlancar terciptanya pemenuhan hak-hak reproduksi. kekerasan. b) Advokasi hak-hak reproduksi Advokasi dimaksudkan agar mendapatkan dukungan komitmen dari para tokoh politik. . LSM yang memperjuangkan hak-hak reproduksi sangat penting artinya untuk terwujudnya pemenuhan hak-hak reproduksi. kebijakan teknis operasional di Indonesia. dan legislatif sehingga bisa tercipta undang-undang hak reproduksi yang memuat aspek pelanggaran hak-hak reproduksi. Menurut BKKBN 2000. i) Hak atas pelayanan dan kehidupan reproduksi j) Hak untuk membangun dan merencanakan keluarga k) Hak untuk bebas dari segala bentuk diskriminasi dalam kehidupan berkeluarga dan kehidupan reproduksi. h) Hak mendapatkan manfaat kemajuan ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi.

Primary ovarian fillicel d. Liquor folliculi e. organ seksualitas laki-laki mulai terbentuk karena pengaruh hormon estrogen. KESEHATAN REPRODUKSI WANITA SEPANJANG SIKLUS KEHIDUPAN 1. Janin laki-laki mempunyai kromosom X dan Y. bukan karena adanya hormone esterogen.000 e. Umur 16-25 tahun : 159. Umur 35-45 tahun: 34. SIKLUS KONSEPSI PADA MASA KONSEPSI Perkembangan biologis antara laki-laki dan perempuan ditentukan sejak masa konsepsi. e) Sistem pelayanan hak-hak reproduksi 2. Menurut umur wanita. Umur 6-15 tahun : 439. Oosit pertama (Primary Oocyte) c. Bayi baru : 750.c) KIE hak-hak reproduksi d) Dengan KIE diharapkan masyarakat semakin mengerti hak-hak reproduksi sehingga dapat bersama-sama mewujudkannya. Oogonia b. <Bahankuliahkesehatan> 1. Pematangan pertama ovum . kromosoms X dari ibu dan kromosom Y dari ayah. Sel telur (Ovum) Pertumbuhan embrional oogonium yang kelak menjadi ovum terjadi di genetalia ridge.000 c. Dan pada waktu yang sama organ seksual perempuan mulai terbentuk karena kurangnya testeteron. Sejak tujuh minggu masa depan konsepsi. Janin perempuan mempunyai dua kromosom X dari setiap orang tua. jumlah oorganisme adalah : a.000 d.000 b. Masa menaupose : semua hilang. Urutan pembuahan ovum (oogenesis) : a.

Jumlah sperma yang dikeluarkan sekali membuahi berjuta-juta sel mani yang keluar. dibawah pengaruh sel-sel interstisial leydig. Tidak ada barier atau hambatan yang mencegah sperma mencapai penetrasi dan akhirnya membuahi ovum. Pematangan kedua ovum pada waktu sperma mebuahi telur 2. membelah dua d. jumlah spematogenium yang ada tidak mengalami perubahan sampai masa akil baliq. Konsepsi dapat terjadi. Senggama harus terjadi pada bagian siklus reproduksi wanita yang tepat. Setelah bayi laki-laki lahir. 2. berbentuk lonjong agak gepeng berisi inti (nucleus). Panjang ekor sperma kira-kira 10x bagian kepala. 4. 3. Hanya satu sperma yang mengalami proses kapasitasi yang dapat melintasi zona pelusida dan masuk ke vitelus ovum. Spermatid. Setelah itu. Spermatosid pertama. Pria harus mengeluarkan sperma yang cukup normal dan sehat selama ejakulasi. dan ekor. Pada masa pubertas. yang dapat bergetar sehingga sperma dapat bergerak dengan cepat. Spermatosid kedua. leher yang menghubungkan kepala dengan bagian tengah. Sel mani (Sperma) Sperma bentuknya seperti kecebong. kemudian tumbuh menjadi e. sel-sel spermatogenium ini mulai aktif mengadakan mitosis dan terjadilah spermatogenesis. Pengertian Konsepsi Suatu peristiwa penyatuan antara sel mani dengan sel telur didalam tuba falopi. jika beberapa kriteria berikut di penuhi : 1. membelah dua b. Urutan pertumbuhan sperma (spermatogenesis) : a. membelah dua c. zona pelusida mengalami perubahan sehingga tidak dapat dilalui oleh sperma.f. Spermatozoon (sperma) 3. Secara embrional. spermatogonium berasal darisel primitive tubilus testis. Spermatogenium. terdiri atas kepala. . Ovarium wanita harus melepaskan ovum yang sehat pada saat ovulasi.

. 1992). sementara nucleus wanita menjadi matur dan jumlah kromosom wanita menurun dari 46 menjadi 23. Begitu sperma telah memasuki ovum. lengket. serviks memendek. Sebelum sebuah sperma mampu mempenetrasi dan membuahi sebuah ovum. Lendir tersebut juga dapat direnggangkan. Perubahan kimia ini mula-mula mencegah sperma lain berfusi lebih jauh dengan membrane ovum dan pada akhirnya semua sperma yang tersisa dikeluar dari ovum. Walaupun banyak sperma terlibat dalam proses cerna ini. hanya satu sperma yang dibiarkan mempenetrasi ovum. Pada waktu inilah fertilisasi (pembuahan) terjadi. sperma harus menjalani sebuah proses yang disebut kapasitasi (berlangsung kurang lebih 7 jam). Segera setelah satu sprema memasuki ovum. lender kembali menjadi kental. karena ovum hanya bisa hidup selam 12-24 jam.Konsepasi memiliki kemungkinan paling berhasil. 1986). Nucleus sperma menjadi membengkak dan saling mendekat sebagai pronukleus pria dan wanita saat terbentuk suatu " kumparan " diantara kedua nucleus tersebut membrane pronukleus kemudian rupture dan kromosom yang dibebaskan berkombinasi membentuk zigot. Tindakan lebih jauh yang dapat dilakukan wanita adalah mengobservasi suhu tubuh basalnya. dan jumlahnya menurun (Norman. yang meningkat sebesar 0. sperma sementara berada didalam sitoplasma perifer. Sperma dapat hidup selama 3-4 hari didalam saluran genetalia wanita dan idealnya harus berada didalamtuba falopii saat ovulasi terjadi. sekitar waktu ovulasi. Misalnya. jika hubungan seksual berlangsung tepat sebelum ovula. melunak dan sedikit berdilatasi. suatu materi yang disebut spinnbarkeit. Enzim ini (hialuronidase dan proteinase) harus mencerna korona radiata dan zona pelusida sebelum dapat mencapai membrane ovum. dan banyak (Flynn.2 derajat celcius segera setelah ovulasi. Salah satu indicator ovulasi yang paling kuat adalah status lender serviks yang menjadi transparan. Pada proses ini membrane sperma menjadi rapuh (fragile) dan melepaskan enzim hidrolitik dari akrosom (lapisan seperti helm yang menutupi kepala sperma). Setelah ovulasi. perubahan kimia terjadi. Wanita dapat memprediksi ovulasi dengan memantau perubahan dalam tubuhnya. licin.

Waktu yang optimal untuk mulainya kehamilan adalah dalam 24 jam ovulasi. Pemakaian metode ini mungkin dapat keliru karena kenaikan suhu dapat menunjukan adanya infeksi dan penurunan suhu tubuh kadang-kadang terjaid akibat dari pemberian obat misalnya aspirin. 3. yang mencatat hari pertama setiap periode menstruasi (hari ke 1 keduanya darah mentruasi) dan dengan demikian menghitung waktu ovulasi selama 15 hari sebelum periode khusus tersebut. Karena sekresi merupakan bagian dari sekresi vagina maka perubahan dapat dikenal oleh wanita yang diharapkan dapat mengerti. Metode suhu Pelepasan progesterone telah menyebabkan peningkatan suhu tubuh sampai 0. maka penghitungan demikian tidak mungkun dilakukan. System ini memerlukan pencetatan suhu mulut segera pada setiap bangun tidur pagi. Metode berikut dapat dipergunakan untuk menilai hari ovulasi : 1. Pada cara ini diperkirakan hari-hari pada bulan berikutnya kapan wanita akan menstruasi dan dengan demikianjuga dapat diperkirakan hari-hari kapan wanita tersebut berovulasi.5 derajat Celsius. 2. Apabila mensttruasinya tidak teratur. Koitus (hubungan seksual) selama 24 jam sebelum ovulasi akan menyediakan spermatozoa pada tuba falopii yang siap menerima kedatangan ovum. Dengan demikian penting bagi wanita mencoba untuk mengerti bahwa ia mengetahui perkiraan hari ovulasinya. Metode kalender Pencatatan sebaiknya dilakukan terus dalam satu periode paling tidak 6 bulan. Peningkatan suhu tubuh tersebut harus menetap dalam 24 jam untuk membuktikan bahwa telah terjadi ovulasi. Suhu tubuh tersebut akan sedikit turun tepat sebelum mulainya ovulasi dan kemudian meningkat segera setelah ovulasi. akan memerlukan waktu 2 atau 3 . Walaupun demikian. Perubahan mucus serviks Peningkatan kadar estrogen tepat sebelum ovulasi menyebabkan peningkatan sekresi serviks maupun pengurangan kekentalan (vikositas) sekresi tersebut.

o Stadium 5 : masuknya blatokista kedalam selaput lendir sampai awal peredaran uteroplasenta. Hari ke 4-5 blatokista bebas. Diferensiasi menjadi sel-sel luar dan dalam pembelahan sel pertama langsung beralih kestadium kedua buah sel sementara diangkut menjadi saluran telur. o o o Stadium 7 : timbauan korda Stadium 8 : terusan aksial Stadium 9 : lipatan kepala mulai terbentuk.bulan lagi pasangan yang sebelumnya belum pernah mengetahui maknanya untuk memperhatikan hal ini. o Stadium 3 : blastokista bebas menjadi senyawa sehingga jumlah sel menjadi 3258 buah dimulai pembentukan rongga blastokista. o o Minggu kedua : Implantasi Stadium 4 : implantasi blatokista dan krucut implantasi dalam selpaut lendir rahim. Minggu ketiga : blatokista trilaminar o Stadium 6 : pembentukan mesoderm ekstra embrional dan reorganisasi ronggarongga embrional dan terbentuk garis sederhana. Embrioblast dan trofoblast rongga blatokista dilanjutkan dengan nidasi yang berlangsung selama kurang lebih satu minggu. pembentukan alur. jantung mulai berdenyut dan jonjotjonjot karion mulai terapung bebas dalam darah ibu. Minggu keempat : . Perubahan-Perubahan yang Terjadi : Tahap-Tahap Perkembangan Janin  Tahap perkembangan janin minggu 1-4 Minggu pertama : o o Stadium 1 : sel telur yang dibuahi Stadium 2 : hari ke 2-3.

Sinus serviklis menutup.o Perkembagan bentuk badan. o Stadium 16 : tonjolan-tonjolan wajah Panjang 8-11 mm. o o o Stadium 17 : gelembung-gelembung telenfesalon. telinga dan hidung mengalami rudimenten. o Stadium 15 : topografi pembuluh-pembuluh darah Panjang 7-9 mm. telapak kaki samara-samar. o o o Perkembangan minggu ke 4 gestasi mencakup yang berikut : Panjang 0. berat 400 mg Pembentukan korda spinalis dan mulai menyatu digaris tengah back bant (kepala menyentuh ekor). Benjolan-benjolan telinga tampak jelas. usia 37-42 hari. ectoderm menutup diatas gelembung lensa. usia 35-38 hari. alur lensa menenggelamkan kedalam cawan mata. o Diakhir minggu ke 4 gestasi. Lengkung kepala dan lengkung temgkuk sangat menonjol. Tepek penghidu membenankan diri menjadi suatu alur kecil. Terbentuk tepek telingga. o o o  Jantung mengalami rudimeter. Telapak tangan amat jelas. usia 31-35 hari. sel-sel embrio tumbuh dengan cepat tapi belum menyerupai manusia sesungguhnya. tampak seperti gumpalan dipermukaan anterior. Stadium 18-19 : bentuk yang kuboid. Embrio melipatkan diri lepas dari kandung kuning telur. peredaran darah berfungsi. Kerangka tulang rawan dan susunan otot. Gumpalan mirip lengan dan kaki Mata. Stadium 20 : tangan pada sikap pronasi. .75-1 mm . mencakup stadium 10-13 pada awal minggu ke 4 jantung berdenyut. Duktus endolimfatikus bertunas keluar dari gelembung telinga. Tahap perkembangan janin minggu ke 5-8 : organogenesis o Stadium 14 : miotom-miotom Panjang 5-7 mm. bumbung saraf menutup. Pada embrio yang tidak difiksasi sudah mengalami pigmentasi.

Diakhir minggu ke 8 gestasi. .o o o Stadium 23 : histologi.5 cm .Reflek babinski positif.Panjang 7-9 cm . . . .Sekresi ginjal dapat dimulai : urin belum terdapat di cairan amnion.Terjadi gerakan janin spontan.Denyut jantung dapat di dengar melalui doppler  Minggu ke 16 : Diakhir minggu keenam belas gestasi janin menelan cairan amniotonic dengan aktif.Pembentukan lempeng osifikasi. Ekor mengalami retrogesi. Perkembangan pada minggu ke 8 gestasi mencekup yang berikut :      Panjang 2. abdomen kencang dan kantung gestasional kelaminnya.Jenis kelamin bisa dibedakan dari tampilan luar. Gambaran wajah dapat dilihat. . organogenesis telah lengkap.Gestasi mencakup : o Panjang 10 -17 cm. o Berat 55-120 gram o Quickening o Antibody mulai di produksi o Rambut mulai terbentuk o Mekonium terdapat di usus bagian atas o Terbentuk lemak coklat o Pola tidur dan aktifitas dapat dibedakan.  Minggu ke 12 : . Pengolahan bertahap pada kepala. Ekstremitas terbentuk.Berat 45 gram . berat 20 gram Jantung mulai berdenyut disertai adanya katup dan septum. . .

Panjang 35-38 cm .Terbentuk surfaktan dicairan amnion . . Perkembangan pada minggu ke 28 getasi mencakup yang berikut : .Alfeolus paru matang . Minggu ke 24 : Ketika janin mencapai usia 24 minggu.  Tahap perkembangan janin minggu ke 28 : Pembuluh darah retina rentan terhadap kerusakan akibat konsentrasi oksigen.Berat 1200 gram .Terdapat simpanan lemak subkutan . ini menjadi pertimbangan penting pada saat merawat bayi dengan berat lahir rendah yang memerlukan oksigen.Panjang 38-43 cm .Testis turun (pada pria)  Tahap perkembangan janin minggu ke 32 : Diakhir minggu ke 32 gesatasi janin mulai menetapkan diri pada posisi lahir.Berat 1600 gram . mereka telah mencapai batas usia viabilitas jika kelahiran mereka ditangani di fasilitas pelayanan modern. atau beratnya mencapai 601 gram. Perkembangan pada minggu ke 32 gestasi mencakup yang berikut : .Gestasi mencakup yang berikut : o Panjang 28-36 cm o Berat 550 gram o Antybody pasif ditransfer dari ibu kejanin o Terdapat ferniks kaseosa o Mekonium terdapat direktum o Produksi surfaktan mulai aktif o Kelopak dan bulu mata sudah dapat dibedakan o Kelopak mata sudah mulai terbuka dan pupil raktif.

 Tahap perkembangan janin minggu ke 36 : Diakhir minggu ke 36 janin berada pada posisi verteks atau kepala berada dibawah Perkembangan pada minggu ke 36 gestasi mencakup sebagai berikut : .Kuku jari mulai panjang Faktor-Faktor yang mempengaruhi : 1.Reflek moro aktif .Lipatan plantar terbentuk 1-2 . besi.Plantar mulai banyak .Verniks kaseosa terbentuk lengkap . Ini merupakan peringatan bahwa trimester ke 3 kehamilan sudah berakhir dan persalinan siap dimulai. Infertilitas pada wanita Untuk menjadi hamil..Laguno menghilang .Simpanan lemaksubkutan meningkat .Terbentuk cadangan zat besi .Biasanya berada pada posisi verteks  Tahap perkembangan janin pada minggu ke 40 : Pada primipara.Terdapat simpanan glikogen.Panjang 42-49 cm . janin biasanya masuk kejalan lahir selama 2 minggu terakhir kehamilan yang membuat ibu merasa bahwa bayi siap lahir.Panjang 48-52 cm . ovumnya harus normal dan tidakboleh ada hambatan dalam jalur lintasan sperma atau amplantasi .Berat 3000 gram .Kuku jari memenuhi ujung-ujung jari. Pada perkembangan minggu ke 40 gestasi mencakup yang berikut : .Janin mulai peka terhadap suara-suara dari luar kandungan . wanita perlu memiliki siklus ovulasi yang teratur.Ginjal janin aktif .Berat 1900-2700 gram . karbohidrat dan kalsium .

yang meliputi DM. terdapat juga suatu kolerasi antara hiperprolaktinemia dan tingginya tingkat stress (diantara pasangan yangn mendatangi klinik infertilitas). Misalnya ovum yang dihasilkan dapat dilepas sebelum ovum tersebut benar-benar matur. 2. Dari perspektif psikologi. Walaupun fungsi hormone dapat berada dalam keadaan normal. menyebabkan pelepasan FSH dan LH. area-area yangn terkait dengan sistem endokrin menjadi jelas. penyebeb infertilitas pada wanita. dapat terjadi masalah pada produksi dan pelepasan ovum.ovum yang sudah di buahi. dapat dibagi menjadi masalah ovulasi atau hambatan atau abnormalitas dalam saluran reproduksi. Produksi estrogen dan progesterone juga dipengaruhi oleh kadar prolaktine yang bersikulasi dari kelenjar hipofisis. 1. Bayi dan Anak . sedangkan LH menstimulasi pelepasan ovum dan produksi progesterone. FSH menstimulasi sebuah folikel menjadi matang dan menyebabkan produksi estrogen. psikologis. atau kombinasi keduanya. kelenjar hipofisis. Penyakit sistematik. penyakit ovarium polikistis atau kerusakan ovarium akibat endomestiotis atau riwayat pembedahan dapat menggangu siklus ovarium sehingga mempengaruhi fertilitas. penyakit gagal ginjal yang mempengaruhi fungsi endokrin dapat juga menggangu siklus normal. atau kelenjar tyroid (karena peningkatan kadar prolaktin dapat disebabkan baik oleh masalah kelenjar hipofisis ataupun kelenjar tyroid). Lebih lanjut lagi. Misalnya kista atau tumor ovarium. gangguan pada ovarium dapat mempengaruhi ovulasi. Dengan menelusuri kembali peristiwaperistiwa yang menyebabkan ovulasi. gangguan tertentu dalam system endokrin dapat mempengaruhi fertilisasi. walaupun efek stress pada fertilisasi memerlukan penelitian lebih lanjut. Oleh karena itu. Pertama hipotalamus perlu melepaskan faktor pelepasan gonadotropin yang bekerja pada kelenjar hipofisis. atau ovum tersebut terus menerus mengalami defek. Masalah ovulasi Karena ovulasi normal berlangsung dibawah kendali hormone. yang dapat disebabkan oleh faktor. Masalah ovulasi dapat disebabkan oleh difungsi hipotalamus.

penyakit lain disemua usia dan kekerasan. persalinan. kesehatan lingkungan. Pengaruh ini seperti :   Epitel vagina relative tebal dan pH vagina 5 1/3 bayi perempuan endoserviksnya tidak terhenti pada ostium uteri eksternum tetapi menutupi juga sebagian dari portio servisis uteri (pseudoerosio kongenitalis) Asuhan yang diberikan 1. Imunisasi dan manajemen terpadu balita sakit 4. Pendidikan dan kesempatan yang sama pada anak laki-laki dan perempuan. bayi masih membawa pengaruh estrogen yang didapat saat dlm kandungan. kurang gizi (malnutrisi). imunisasi. sunat perempuan. pemberian makanan dengan gizi seimbang Imunisasi dan manajemen terpadu balita sakit Pencegahan dan penanggulangan kekerasan Pendidikan dan kesempatan yang sama pada anak laki-laki dan perempuan Masalah yang mungkin terjadi pada tahap ini : pengutamaan jenis kelamin. dll. Perubahan pada bayi lahir cukup bulan :     Pembentukan genitalia interna telah sempurna Folikel pada kedua ovarium telah lengkap Genitalia eksterna telah terbentuk Minggu pertama dan kedua setelah lahir. kesakitan dan kematian BBLR. Remaja . pelayanan kesehatan primer.  Pendekatan yang dilakukan: pendidikan kesehatan. pelayanan antenatal.      ASI Eksklusif dan penyapihan yang layak Tumbuh kembang anak. ASI Eksklusif 2. postnatal. Tumbuh kembang anak dan pemberian makanan dengan gizi seimbang 3. menyusui serta pemberian suplemen. 1. Pencegahan dan penanggulangan kekerasan terhadap perempuan (KtP) 5.

Tanda-tanda primer . karena mulai memproduksi hormon-hormon seksual yang akan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan sistem reproduksi Tahapan pubertas/remaja 1. Masa remaja akhir (16-19 tahun)      Menampakkan pengungkapan kebebasan diri Dalam mencari teman sebaya lebih selektif Memiliki citra terhadap dirinya Dapat mewujudkan perasaan cinta Memiliki kemampuan berpikir abstrak Perubahan Kesehatan Wanita Pada Siklus Remaja Tanda-tanda perubahan yang terjadi pada remaja wanita 1. Pada usia ini tubuh wanita mengalami perubahan dramatis. dan gadis yang mengalaminya dianggap sudah tiba waktunya untuk melakukan tugas-tugas sebagai wanita dewasa. Perubahan fisik 1. menarche dianggap sebagai tanda kedewasaan. Peristiwa terpenting yang terjadi pada gadis remaja adalah datangnya haid pertama yang dinamakan menarche. dan siap dinikahkan. Masa remaja awal (10-12 tahun)    Merasa lebih dekat dengan teman sebaya Merasa ingin bebas Lebih banyak memperhatikan keadan tubuhnya dan mulai suka berkhayal 1.Masa remaja atau pubertas adalah usia antara 10 sampai 19 tahun dan merupakan peralihan dari masa kanak-anak menjadi dewasa. Secara tradisi. Masa remaja tengah (13-15 tahun)      Ingin mencari identitas diri Ada keinginan untuk berkencan atau mulai tertarik dengan lawan jenis Timbul perasaan cinta yang mendalam Kemampuan berpikir abstrak makin berkembang Berkhayal mengenai hal-hal yang berkaitan dengan seksual 1.

Adanya perubahan kematangan organ-organ reproduksinya yang ditandai dengan datangnya haid.Ovarium mulai berfungsi dengan matang dibawah pengaruh hormone gonadotropin dan hipofisis, folikel mulai tumbuh meski belum matang tetapi sudah dapat mengeluarkan estrogen. Korteks kelenjar suprarenal membentuk androgen yang berperan pada pertumbuhan badan. Selain pengaruh hormone somatotropin diduga kecepatan pertumbuhan wanita dipengaruhi juga oleh estrogen. 2. Tanda-tanda sekunder

Rambut

Tumbuhnya rambut pada kemaluan ini terjadi setelah pinggul dan payudara mulai berkambang. Bulu ketiak dan bulu pada wajah mulai tampak setelah datang haid. Rambut yang mula-mula berwarna terang berubah menjadi lebih subur, gelap, kasar, keriting.

Pinggul

Pinggul berubah menjadi lebih memebesar dan membulat. Hal ini disebabkan karena membesranya tulang pinggul dan lemak dibawah kulit.

Payudara

Bersamaan dengan membesarnya pinggul maka payudara juga membaesar dan puting susu ikut menonjol. Disini makin membesarnya kelenjar susu maka payudara semakin besar dan bulat.

Kulit

Kulit menjadi semakin kasar, lebih tebal dan pori-pori lebih membesar. Tetapi kulit wanita lebih lembut daripada kulit pria.

Kelenjar lemak dan kelenjar keringat

Kelenjar lemak dan keringat menjadi lebih aktif. Pada masa ini sering timbul masalah jerawat karena adanya sumbatan kelenjar keringat dan baunya menusuk pada saat sebelum dan sesudah haid.

Otot

Menjelang akkhir masa puber, otot menjadi semakin membesar dan kuat. Akibat akan terbentuk bahu, lengan dan tungkai kaki.

Suara

Suara berubah menjadi merdu. 1. Perubahan kejiwaan 1. Perubahan emosi Remaja lebih peka atau sensitif sehingga lebih mudah menangis, cemas, frustasi, bisa tertawa tanpa alasan yang jelas. Selain itu, mudah bereaksi bahkan agresif terhadap gangguanatau rangsangan luar yang mempengaruhinya. Pada masa ini ada kecenderungan tidak patuh pada orang tua, lebih suka pergi sama teman, tidak betah tinggal dirumah. 2. Perkembangan intelrgensia Pada perkembangan ini remaja cenderung mengembangkan cara berpikir abstrak dan ingin mengetahui hal-hal baru yang mendorong perilaku ingin cobacoba. Asuhan apa yang diberikan 1. Gizi seimbang 2. Informasi tentang kesehatan reproduksi 3. Pencegahan kekerasan seksual (perkosaan) 4. Pencegahan terhadap ketergantungan napza 5. Perkawinan pada usia yang wajar 6. Peningkatan pendidikan, ketrampilan, penghargaan diri dan pertahanan terhadap godaan dan ancaman. 1. Siklus kesehatan wanita dewasa Usia dewasa muda, yaitu antara 18 sampai 40 tahun, sering dihubungkan dengan masa subur, karena pada usia ini kehamilan sehat paling mungkin terjadi. Inilah usia produktif dalam menapak karir yang penuh kesibukan di luar rumah. Di usia ini wanita harus lebih memperhatikan kondisi tubuhnya agar selalu dalam kondisi prima, sehingga jika terjadi kehamilan dapat berjalan dengan lancar, dan bayi yang dilahirkan pun sehat. Pada periode ini masalah kesehatan berganti dengan gangguan kehamilan, kelelahan kronis akibat merawat anak, dan tuntutan karir. Kanker, kegemukan, depresi, dan penyakit serius tertentu mulai menggerogoti tubuhnya. Gangguan yang sering muncul pada usia

ini, adalah endometriosis yang ditandai dengan gejala nyeri haid, kram haid, nyeri pinggul saat berhubungan seks, sakit saat buang air besar atau buang air kecil. Penderita kadang mengalami nyeri hebat, tetapi ada juga yang tidak mengalami gejala apa-apa. 1. Kehamilan dan persalinan yang aman 2. Pencegahan kecacatan dan kematian akibat kehamilan pada ibu dan 3. bayi Menjaga jarak kelahiran dan jumlah kehamilan dengan penggunaan alat kontrasepsi (KB) 4. Pencegahan terhadap PMS/HIV/AIDS 5. Pelayanan kesehatan reproduksi berkualitas 6. Pencegahan dan penanggulangan masalah aborsi secara rasional 7. Deteksi dini kanker payudara dan leher rahim 8. Pencegahan dan manajemen infertilitas. 9. Masalah yang mungkin ditemui: Kesakitan dan kematiani ibu yang disebabkan berbagai kondisi, malnutrisi/anemia, kemandulan, pelecehan/kekerasan seksual, komplikasi aborsi, ISR/IMS/HIV/AIDS dan pengaturan kesuburan. 10. Pendekatan yang dapat dilakukan : pendidikan kesehatan, suplemen, konseling, pencegahan primer, pengobatan KB, pendidikan tentang perilaku seksual yang bertanggungjawab, pencegahan dan pengobatan IMS, pelayanan antenatal, persalinan, post partum pelayanan kebidanan darurat, imunisasi dan informasiinformasi. Asuhan yang diberikan 11. Kehamilan dan persalinan yang aman 12. Pencegahan kecacatan dan kematian akibat kehamilan pada ibu dan bayi 13. Menjaga jarak kelahiran dan jumlah kehamilan dengan penggunaan alat kontrasepsi (KB) 14. Pencegahan terhadap PMS/HIV/AIDS 15. Pelayanan kesehatan reproduksi berkualitas 16. Pencegahan dan penanggulangan masalah aborsi

Penyakit jantung koroner 9. 5. gangguan mobilitas dan osteoporosis. Pendekatan yang dapat dilakukan: dipengaruhi oleh pengalaman reproduksi sebelumnya.17. dan minum suplemen yang dibutuhkan tubuh. 2. 1. mampu melindungi wanita dari penyakit jantung koroner. Masalah yang mungkin terjadi pada tahap ini: penyakit sistem sirkulasi. prolaps/osteoporosis. Perhatian pada problem meno/andro-pause 2. Deteksi dini kanker payudara dan leher rahim 18. termasuk rabun. Inilah masa yang paling rentan diserang berbagai penyakit degeneratif dan penyakit berat lainnya. payudara/kanker prostat. Selain itu olahraga ringan dan tetap aktif secara intelektual. gangguan mobilitas dan osteoporosis. Perhatian pada penyakit utama degenerative. Sangat penting bagi wanita untuk melakukan pemeriksaan kesehatannya secara teratur. ISR/IMS/HIV/AIDS. Perhatian pada problem menopause 7. Deteksi dini kanker rahim dan kanker rahim 4. termasuk rabun. Asuhan apa yang diberikan 6. kekerasan. Berkurangnya hormone estrogen pada wanita menopause mungkin menyebabkan berbagai keluhan sebagai berikut : 8. Perhatian pada penyakit utama degeneratif. informasi dan pengobatan dini. Usia Lanjut Yang dianggap lanjut usia (lansia) adalah setelah mencapai usia 60 tahun. Berkurangnya hormone estrogen dapat menurunkan kadar kolesterol . Pencegahan dan manajemen infertilitas. kanker saluran reproduksi. 3. Prioritas utamanya adalah menjaga agar tubuh tetap sehat dengan mengatur pola makan yang benar. diagnosis. Kadar estrogen yang cukup.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Derajat Kesehatan Perempuan 16. Kekurangan hormone estrogen juga mempengaruhi susunan saraf pusat dan otak. 17. budaya dan nilai-nilai yang berlaku di masyarakat di mana mereka menetap. kecacatan dan kematian. Perempuan dinomor-duakan dalam segala aspek kehidupan. Kemiskinan Diperkirakan sekitar 40% penduduk Indonesia masih berada di bawah garis kemiskinan sejak terjadinya krisis ekonomi yang berkepanjangan. yang dipengaruhi factor keturunan. kesempatan memperoleh pendidikan. misalnya keadaan sosial ekonomi.baik (HDL) dan meningkatnya kadar kolesterol tidak baik (LDL) yang meningkatkan kejadian penyakit jantung koroner. Mata terasa kering dan kadang terasa gatal karena produksi air mata berkurang. gelisah. depresi sampai pada kepikunan tipe Alzeimer. Penyakit kepikunan tipe Alzeimer dapat terjadi bilam kekurangan estrogen sudah berlangsung cukup lama dan berat. Deteksi dini kanker rahim. Penurunan hormone estrogen menyebabkan kesulitan berkonsentrasi. 10. Osteoporosis 11. Hal ini menghambat akses terhadap pelayanan kesehatan yang pada akhirnya dapat berakibat kesakitan. sukar tidur. 14. Adalah berkurangnya kepadatan tulang pada wanita akibat penurunan kadar hormone estrogen. Gangguan mata 13. antara lain: 1. 12. . kerja dan kedudukan. misalnya dalam pemberian makan sehari-hari. 15. Dewasa ini masih banyak ditemukan diskriminasi terhadap perempuan. Kedudukan perempuan dalam keluarga dan masyarakat Kedudukan perempuan dalam keluarga dan masyarakat ditentukan oleh banyak hal. Kepikunan (demensia tipe Alzeimer). sehingga tulang menjadi rapuh dan mudah patah.

misalnya dalam ber-KB. termasuk yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi. karena tekanan ekonomi atau orang tua mendorong untuk cepat menikah agar terlepas dari beban ekonomi. Kurangnya informasi tentang kemampuan fasilitas kesehatan 3. 18. Jarak ke fasilitas kesehatan yang cukup jauh dan sulit dicapai 2. disamping kurangnya kesempatan mengendalikan penghasilan keluarga. Keterbatasan biaya 4. tanggung jawab tidak proporsional sehingga kesehatan anak perempuan dan perempuan semakin buruk 21. Tingkat pendidikan perempuan yang belum merata dan masih rendah menyebabkan informasi yang diterima tentang kesehatan reproduksi sangat terbatas. Pelayanan kesehatan yang kurang memperhatikan kebutuhan klien 2. Kemampuan fasilitas kesehatan yang kurang memadai 20. Seperti diketahui.2. Tradisi yang menghambat pemanfaatan tenaga dan fasilitas kesehatan 19. wawasan dan kemauan untuk mengambil keputusan yang baik bagi diri dan keluarga. Keterbatasan perempuan dalam pengambilan keputusan untuk kepantingan dirinya. dalam memilih bidan sebagai penolong persalinan atau dalam mendapat pertolongan segera di RS ketika diperlukan. Pengetahuan tentang seksualitas dan informasi mengenai hak reproduksi masih rendah. antara lain karena: 1. Menonjolnya perilaku seksual resiko tinggi . 3. d. Akses ke fasilitas kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan 1. Kualitas pelayanan kesehatan reproduksi yang kurang memadai. Beban ganda. tingkat pendidikan yang meningkat dapat meningkatkan rasa percaya diri. Akses untuk pelayanan kespro rendah karena: 1. Perempuan seringkali terpaksa menikah pada usia muda. 2.

Diskriminasi social 4. Hal-hal yang diwariskan orang tua spt bentuk tubuh 2. Aspek psikologi pada masa bayi 5. Rendahnya kemampuan dalam pengendalian kehidupan seksual pada reproduksi Faktor-faktor yang mempengaruhi siklus kesehatan wanita 22. Keadaan hormonal tubuh 4. Masa kanak-kanak Ada 2 faktor yang mempengaruhi kehidupan wanita pada masa ini : 1. kebiasaan anak dalam hal personal hygiene 24. Sikap negatif terhadap perempuan dan anak perempuan 5. Kemampuan intelektual 3. Sikap orang tua 4. Sistem reproduksi 23. Kondisi ibu 3. faktor luar 1. Gizi 3.3. faktor dalam 1. Masa pubertas/remaja Faktor yang berpengaruh :    Status gizi Pendidikan Lingkungan dan pekerjaan . Budaya setempat 4. Emosi dan sifat 2. Lingkungan 2. Masa bayi Faktor yang mempengaruhi siklus kehidupan wanita pada masa bayi : 1. Keluarga 2.

ASPEK PENCEGAHANPENYAKIT DAN PROMOSI KESEHATAN Asuhan kesehatan reproduksi pada remaja melibatkan wanita dalam pengambilan keputusan Survei pada 24 negara di Amerika Utara dan Eropa menunjukkan bahwa perilaku seks remaja sudah dimulai sejak usia 15 tahun.2 % remaja berperilaku seks aktif semenjak usia 15 tahun dan tidak menggunakan alat kontrasepsi.1 Defenisi Remaja a. Survei dilakukan kepada 33. b. Sementara 82% lainnya. menopause. menunjukkan 13. menggunakan alat kontrasepsi. Masa dewasa/reproduksi Faktor yang berpengaruh yaitu :    Perkembangan organ reproduksi Tanggapan seksual Kedewasaan psikologi 1. . Batasan usia remaja menurut WHO (badan PBB untuk kesehatan dunia) adalah 12 sampai 24 tahun.943 di 24 negara dan dikerjakan Service Medical du Rectorat de Toulouse tersebut. Masa usia lanjut (klimakterium. Remaja didefinisikan sebagai masa peralihan dari masa kanak-kanak ke masa dewasa. 3. senium) Faktor yang berpengaruh :      Faktor hormonal Kejiwaan Lingkungan Pola makan Aktifitas fisik 3.  Seks dan seksualitas Kesehatan reproduksi remaja itu sendiri 1.

Berat Badan: Perubahan berat badan mengikuti jadual yang sama dengan perubahan tinggi badan. Perubahan Eksternal Perubahan yang terjadi dan dapat dilihat pada fisik luar anak. mencapai perbandingan yang tubuh yang baik. Misalnya badan melebar dan memanjang sehingga anggota badan tidak lagi kelihatan terlalu pandang. Perubahan Internal: Perubahan yang terjadi dalam organ dalam tubuh remaja dan tidak tampak dari luar. Perubahan ini nantinya sangat mempengaruhi kepribadian remaja. d.2 Perubahan fisik selama masa remaja dibagi menjadi beberapa tahap : 1.. 1990) mendefinisikan remaja sebagai periode pertumbuhan antara masa kanak-kanak dengan masa dewasa. 2. Namun jika pada usia remaja seseorang sudah menikah. Proporsi Tubuh : Berbagai anggota tubuh lambat laun. f. Perubahan yang terjadi. Masa remaja adalah masa transisi perkembangan antara masa kanak-kanak dan masa dewasa yang pada umumnya dimulai pada usia 12 atau 13 tahun dan berakhir pada usia akhir belasan tahun atau awal dua puluhan tahun. rata-rata anak laki-laki kira-kira setahun setelahnya. maka ia tergolong dalam dewasa atau bukan lagi remaja. 3. Papalia dan Olds (2001) tidak memberikan pengertian remaja (adolescent) secara eksplisit melainkan secara implicit melalui pengertian masa remaja (adolescence). Ciri – ciri Seks Sekunder: Ciri – ciri seks sekunder yang utama. perkembangannya matang pada masa akhir masa remaja. c. perubahan berat badan terjadi akibat penyebaran lemak pada bagian-bagian tubuh yang hanya mengandung sedikit lemak atau bahkan tidak mengandung lemak. Ciri sekunder tersebut antara lain ditandai dengan tumbunya kumis dan jakun pada laki-laki sedangkan pada wanita ditanda dengan membesarnya payudara. tetapi fungsinya belum matang sampai beberapa tahun kemudian. d. Sedangkan Hurlock (1990) membagi masa remaja menjadi masa remaja awal (13 hingga 16 atau 17 tahun) dan masa remaja akhir (16 atau 17 tahun hingga 18 tahun). e. e. Perubahan tersebut ialah : a. Tinggi Badan : Rata-rata anak perempuan mencapai tinggi matang pada usia antara tujuh belas dan delapan belas tahun. DeBrun (dalam Rice. Kata “remaja” berasal dari bahasa latin yaitu adolescere yang berarti to grow atau to grow maturity. Masa remaja awal dan akhir dibedakan oleh Hurlock karena pada masa remaja akhir individu telah mencapai transisi perkembangan yang lebih mendekati masa dewasa. . b. Organ Seks: Baik laki-laki maupun perempuan organ seks mengalami ukuran matang pada akhir masa remaja. g.c.

sehingga remaja menjadi : a. khususnya bagi perkembangan otot. Masa remaja mempunyai ciri tertentu yang membedakan dengan periode sebelumnya : Ciri-ciri remaja menurut Hurlock (1990). Agresif dan mudah bereaksi terhadap rangsangan luar yang berpengaruh. 4. Jaringan Tubuh: Perkembangan kerangka berhenti rata-rata pada usia delapan belas tahun. terus berkembang sampai tulang mencapai ukuran yang matang. b. Prilaku ini jika didorong oleh rangsangan sesual dapat membawa remaja masuk pada hubungan seks pranikah dengan segala akibatnya. keadaan ini . antara lain : a. Mampu berpikir abstrak. Masa remaja sebagai periode pelatihan. 2. frustasi dan tertawa ) b. sehingga remaja menjadi: a. pada usia tujuh belas atau delapan belas. Status remaja tidak jelas. hati bertambah berat dan kerongkongan bertambah panjang. usus bertambah panjang dan bertambah besar. Sistem Pencernaan: Perut menjadi lebih panjang dan tidak lagi terlampau berbentuk pipa. Disini berarti perkembangan masa kanak-kanak lagi dan belum dapat dianggap sebagai orang dewasa. Perubahan emosi. sensitif ( mudah menangis. senang memberikan kritik b. upaya abortus dan penularan penyakit kelamin. Sistem Peredaran Darah : Jantung tumbuh pesat selama masa remaja. antara lain akibat kematangan organ seks maka dapat terjadi kehamilan remaja putri diluar nikah. Panjang dan tebal dinding pembuluh darah meningkat dan mencapai tingkat kematangan bilamana jantung sudah matang. termasuk HIV/AIDS. Jaringan selain tulang. cemas.1. Ingin mengetahui hal-hal baru. beratnya dua belas kali berat pada waktu lahir. Perkembangan intelegensia. sehingga muncul prilaku ingin mencoba-coba. 2. Perubahan kejiwaan Proses perubahan kejiwaan berlangsung lambat yang meliputi: 1. sehingga misalnya mudah berkelahi. 3. Sistem Pernafasan: Kapasitas paru-paru anak perempuan hampir matang pada usia tujuh belas tahun . meskipun belum mencapai ukuran yang matang sampai akhir masa remaja atau awal masa dewasa 5. otot-oto di perut dan dinding-dinding usus menjadi lebih tebal dan kuat. Sistem Endokrin: Kegiatan gonad yang meningkat pada masa puber menyebabkan ketidak seimbangan sementara dari seluruh system endokrin pada masa awal puber. Kelenjar-kelenjar seks berkembang pesat dan berfungsi. Masa remaja sebagai periode yang penting yaitu perubahan-perubahan yang dialami masa remaja akan memberikan dampak langsung pada individu yang bersangkutan dan akan mempengaruhi perkembangan selanjutnya. anak laki-laki mencapat tingkat kematangan baru beberapa tahun kemudian.

remaja sangat perlu . Remaja cenderung memandang kehidupan dari kacamata berwarna merah jambu. Hal ini yang membuat banyak orang tua menjadi takut. Mengambangkan kemampuan berkomunikasi termasuk memperkuat kepercayaan diri agar mampu menangkal hal-hal yang bersifat negatif 8. Hak-hak reproduksi 9. Pengertian sehat disini tidak semata-mata berarti bebas penyakit atau bebas dari kecacatan namun juga sehat secara mental serta sosial kultural. Pengaruh sosial dan media terhadap perilaku seksual 6. Manakala tubuh juga mengalami transisi. c. Masa remaja sebagai masa yang menimbulkan ketakutan. cenderung berperilaku yang kurang baik. d. serta keinginan akan kebebasan. g. 3. fungsi dan proses reproduksi yang dimiliki oleh remaja. Masa remaja sebagai masa dewasa. yaitu dengan merokok. Dikatakan demikian karena sulit diatur. f. nilai dan sifat yang paling sesuai dengan dirinya. perubahan pada nilai-nilai yang dianut. maka pada masa seperti ini. Pengetahuan dasar yang perlu diberikan kepada remaja 1. Masa remaja adalah masa yang tidak realistik. Penyakit menular seksual dan HIV/AIDS serta dampaknya terhadap kondisi kesehatan reproduksi 4. Masa remaja sebagai masa mencari identitas diri yang dicari remaja berupa usaha untuk menjelaskan siapa dirinya dan apa peranannya dalam masyarakat. e. minum-minuman keras.3 Definisi Kesehatan Reproduksi Remaja Kesehatan reproduksi remaja adalah suatu kondisi sehat yang menyangkut sistem. proses dan fungsi alat reproduksi (aspek tumbuh kembang remaja) 2.memberi waktu padanya untuk mencoba gaya hidup yang berbeda dan menentukan pola perilaku. menggunakan obat-obatan dan terlibat dalam perilaku seks. Masa remaja sebagai periode perubahan. Kekerasan seksual dan bagaimana menghindarinya 7. Pengenalan mengenai sistem. Mereka menganggap bahwa perilaku ini akan memberikan citra yang mereka inginkan. Bahaya narkoba dan miras pada kesehatan reproduksi 5. minat dan peran (menjadi dewasa yang mandiri). mengapa remaja perlu mendewasakan usia kawin serta bagaimana merencanakan kehamilan agar sesuai dengan keinginnannya dan pasanganya 3. Remaja mengalami kebingungan atau kesulitan didalam usaha meninggalkan kebiasaan pada usia sebelumnya dan didalam memberikan kesan bahwa mereka hampir atau sudah dewasa. melihat dirinya sendiridan orang lain sebagaimana yang diinginkan dan bukan sebagaimana adanya terlebih dalam cita-cita. yaitu perubahan pada emosi perubahan tubuh.

untuk benar-benar memperhatikan kondisi tubuh terutama organ reproduksi yang banyak berkembang dalam fase ini. 10. Anak-anak perempuan yang dulu hanya peduli untuk membersihkan organ kewanitaannya begitu saja tanpa ada permasalahan yang lain, pada masa remaja dan pubertas, organ kewanitaan anak gadis mulai mengalami perubahan. 11. Tumbuhnya rambut-rambut halus disekitar organ intim juga perlu diperhatikan sehingga kebersihanpun tetap terjaga, terutama setelah buang air kecil maupun buang air besar. Cara mencuci pun harus perlu diperhatikan dimana arah yang sesuai (menjauhi arah kemaluan) lebih disarankan agar bakteri dan kotoran tidak kembali bersarang. 12. Organ kewanitaan memang patut benar-benar dijaga kebersihannya terutama bagi yang tinggal di negara tropis semcam Indonesia. Produksi keringat membuat daerah tersebut lembab dan merupakan kondisi yang tepat untuk tumbuhnya jamur. Selain itu darah haid dan perubahan hormon juga dapat merubah ekosistem organ kewanitaan. 13. Bekal pengetahuan seperti ini sangat mendasar dan penting yang nantinya akan sangat berpengaruh pada perkembangan organ kewanitaan pada remaja putri. 14. Kebersihan organ reproduksi juga harus diperhatikan oleh remaja pria. Beberapa remaja pria tidak harus mengalami pemotongan kulit pembungkus penis pada masa kanak-kanak yang sering dikenal dengan sunatan, nah remaja pria yang memiliki organ intim seperti ini harus tetap rajin membersihan organ intimnya dengan membersihkan daerah di dalam lipatan kulit tersebut, karena apabila bagian di dalam lipatan kulit tidak dibersihkan, potensi untuk tumbuhnya jamur dan hidupnya bakteri-bakteri lain akan sangat besar. 15. Seringkali karena terburu-buru, para remaja pria juga tidak memperhatikan keadaan sekitar saat mereka beraktivitas. Padahal apabila salah sedikit saja dan organ intim mereka terantuk, terjepit resleting ataupun terkena benda lain dengan cukup keras, organ intim tersebut dapat mengalami cedera, pembengkakan yang akan dapat berakibat fatal dikemudian hari bahkan sampai disfungsi ereksi. 3.4 Strategi kunci untuk menjangkau dan melayani generasi muda : Pada tahun 1994, International Conference on Population and Development (ICPD) melakukan upaya untuk mengembangkan program yang cocok untuk kebutuhan kesehatan reproduksi remaja. 1. Melakukan pengembangan layanan-layanan yang ramah bagi generasi muda; 2. Melibatkan generasi muda dalam perancangan, pelaksaan, dan evaluasi program; 3. Membentuk pelatihan bagi penyedia layanan (provider) untuk dapat melayani kebutuhan dan memperhatikan kekhawatiran-kekhawatiran khusus para remaja; 4. Mendorong upaya-upaya advokasi masyarakat untuk mendukung perkembangan generasi muda dan mendorong munculnya perilaku kesehatan remaja yang positif; 5. Memadukan latihan-latihan membangun keterampilan ke dalam program-program yang

ditujukan untuk generasi muda agar dapat meningkatkan rasa percaya diri mereka, mengembangkan kemampuan mereka berkomunikasi mengenai seksualitas,dan memperkuat kemampuan mereka dalam mengupayakan praktik-praktik seksual yang lebih aman. 3.5 Program kesehatan reproduksi remaja mulai menjadi perhatian pada beberapa tahun terakhir ini karena beberapa alasan: 1. Ancaman HIV/AIDS menyebabkan perilaku seksual dan kesehatan reproduksi remaja muncul ke permukaan. Diperkirakan 20-25% dari semua infeksi HIV di dunia terjadi pada remaja. Demikian pula halnya dengan kejadian PMS yang tertinggi di remaja, khususnya remaja perempuan, pada kelompok usia 15-292. 2. Walaupun angka kelahiran pada perempuan berusia di bawah 20 tahun menurun, jumlah kelahiran pada remaja meningkat karena pertumbuhan populasi remaja. Diperkirakan bahwa 40% dari semua anak perempuan berusia 14 tahun yang hidup akan hamil paling tidak sekali saat mereka berumur 20 tahun3. Selain itu, sebagian besar mereka masih belum memiliki akses untuk mendapatkan pendidikan seksual atau kesehatan reproduksi serta pelayanan yang dibutuhkan. 3. Bila pengetahuan mengenai KB dan metode kontrasepsi meningkat pada pasangan usia subur yang sudah menikah, tidak ada bukti yang menyatakan hal serupa terjadi pada populasi remaja. 4. Pengetahuan dan praktik pada tahap remaja akan menjadi dasar perilaku yang sehat pada tahapan selanjutnya dalam kehidupan. Sehingga, investasi pada program kesehatan reproduksi remaja akan bermanfaat selama hidupnya. 5. Kelompok populasi remaja sangat besar; saat ini lebih dari separuh populasi dunia berusia di bawah 25 tahun dan 29% berusia antara 10-25 tahun. 2.6 Masalah-Masalah kunci dalam Kesehatan Remaja dan peran bidan 1. Melakukan advokasi untuk memperoleh dukungan masyarakat terhadap kesehatan reproduksi remaja. Masalah reproduksi dan kesehatan seksual remaja merupakan masalah yang kontroversial di banyak kelompok masyarakat sehingga membuat tindakan advokasi dan mendorong munculnya kesadaran akan masalah ini menjadi lebih penting. Upaya-upaya advokasi dapat difokuskan pada membuat perubahan di tingkat lokal, daerah atau nasional dengan menargetkan para stake holder yang mempengaruhi penerimaan informasi dan pelayanan kesehatan reproduksi bagi para remaja. Individu dan organisasi diposisikan dengan baik untuk membentuk persepsi publik dan program dapat dipusatkan dalam memperkuat dukungan untuk pendanaan dan pelaksanaan program yang relevan sehingga meningkatkan kemungkinan suksesnya program. 2. Komponen-komponen program yang berhasil

Program-program kesehatan reproduksi untuk remaja cenderung akan mencapai keberhasilan maksimal jika program-program tersebut: a. Secara akurat mengidentifikasi dan memahami kelompok yang akan dilayani. b. Melibatkan remaja dalam perancangna programnya. c. Bekerja sama dengan para pemuka masyarakat dan orang tua. d. Melepaskan hambatan-hambatan kebijakan dan mengubah pra anggapan para pemberi layanan (provider) e. Membantu remaja melatih keterampilan interpersonal yang diperlukan untuk menghindari risiko. f. Menghubungkan informasi dan saran dengan pelayanan g. Memberikan tokoh panutan (role model) yang membuat perilaku lebih aman menjadi perilaku yang menarik. h. Menginvestasikan sumber danan dan waktu dalam kerangka yang cukup panjang. 3. Melibatkan kaum remaja dalam aktivitas yang bermakna Pendidikan oleh teman sebaya dapat merupakan pendekatan efektif untuk melibatkan para remaja. Para pendidik/edukator remaja yang dilatih untuk membantu teman sebaya mereka dalam hal informasi dan pelayanan kesehatan reproduksi menerima pelatihan khusus dalam pengambilan keputusan, melakukan perujukan klien dan memberikan komoditas atau pelayanan. Program-program yang menggunakan pendidik/edukator teman sebaya didasarkan pada bukti bahwa para remaja memiliki hubungan baik dengan orang lain yang berusia hampir sama, dengan ketertarikan dan latar belakang serupa. 4. Pelayanan klinik yang ramah bagi remaja Pelayanan kesehatan reproduksi yang youth friendly (ramah untuk remaja) merupakan salah satu yang dikembangkan serta dibentuk dengan cara yang akan mengenali bahwa tantangan, kesulitan dan hambatan yang dihadapi remaja sangat berbeda dengan orang dewasa. Pendekatan ini mencakup memiliki petugas pelayanan kesehatan yang dilatih dengan baik, termasuk bidan dan dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan khusus remaja secara biologis, psikologis dan kebutuhan kesehatan remaja, memiliki rasa hormat terhadpa privasi remaja dan kerahasiaan remaja sebagai klien, fasilitas yang dapat diakses dan lokasi yang nyaman, pelayanan dengan harga yang masuk akal dan lingkungan yang aman dan nyaman bagi populasi remaja, termasuk kelompok remaja pria dan wanita yang sudah menikah. Untuk membuat pelayanan menjadi ramah dan nyaman, bidan harus mempertimbangkan masukan-masukan para remaja terhadap komponen-komponen klinik seperti famplet informasi dan gaya ruang tunggu. Pelayanan harus diberikan di tempat-tempat remaja biasa berkumpul untuk belajar, bersosialisasi dan bekerja dan kerahasiaan harus dipastikan. Sikap-sikap menghakimi dan kadang-kadang bahkan kekerasan di pihak pemberi layanan dapat menciptakan hambatan kritis

rasio 2 berbanding 1. Memberikan informasi dan pelayanan untuk para remaja Remaja memerlukan informasi yang sesuai dengan usianya mengenai perkembangan fisik dan emosional. bagaimana mengakses pelayanan kesehatan dan kesempatan-kesempatan pendidikan. televisi. . Salah satu penelitian di Tanzania memperlihatkan bahwa perempuan muda memiliki kemungkinan untuk terinfeksi HIV lebih dari empat kali dibandingkan pria muda. fil. sikap dan perilaku. kerja dan rekreasi. Proses persalinan selalu memiliki potensi risiko-risiko kesehtan. meskipun para perempuan lebih tidak berpengalama seksual dan memiliki pasangan seksual yang lebih sedikit dibanding pria sebayanya. dan di banyak negara berkembang data menunjukkan bahwa sampai 60% dari semua infeksi HIV baru terjadi pada kelompok usia antara 15 samapi 24 tahun. Hampir setengah dari infeksi HIV secara keseluruhan terjadi pada pria dan wanita yang berusia di bawah 25 tahun.dan bertahan lama terhadap pelayanan kesehatan reproduksi. dan bagaimana menjangkau petugas pelayanan kesehatan untuk menjawab kekhawatiran mereka. Bidan mempunyai peranan yang sangat besar dalam memberikan informasi tersebut serta konseling yang sesuai sangat penting untuk membantu remaja menangani atau menyisihkan potensi efek samping. buku komik) dapat menjadi cara yang efektif dari segi biaya untuk mengomun ikasikan pesan-pesan yang dpat mempengaruhi pengetahuan. Infeksi di kalangan perempuan melebihi infeksi di kalangan pria. HIV dan PMS di kalangan Remaja Menurut WHO. 5. Media massa hiburan (radio. 333 juta kasus baru PMS terjadi di seluruh dunia setiap tahun dan setidaknya 111 juta dari kasus ini terjadi pada mereka yang berusia di bawah 25 tahun. Kontrasepsi bagi remaja Para remaja memiliki hak untuk memperoleh informasi yang jelas dan akurat mengenai kontrasepsi termasuk pemakain yang benar. musik. Konseling harus mengungkapkan aspek pencegahan kehamilan sekaligus perlindungan terhadap PMS (penyakit menular seksual). 7. efek samping. video. kekerasan substansial. Bidan yang bersikap menghakimi dapat menghambat pelayanan kesehatan reproduksi pada remaja. Bidan sebagai penyedia layanan dapat melakukan hubungan interaktif dengan klien remaja dengan melakukan komunikasi interpersonal. 8. 6. Setiap tahun sekitar 15 juta remaja melahirkan anak. risiko-risiko potensial dari kegiatan seksual yang tidak terlindung. tapi risiko persalinan lebih besar pada perempuan berusia di bawah 17 tahun. Kehamilan dini dan kehamilan yang tidak diinginkan Banyak remaja aktif secara seksual ( meskipun bukan pilihan mereka sendiri.

Program yang meminta para perempuan muda untuk mengambil keputusan dan tindakan yang merupakan kontradiksi dari peran perempuan yang diterima seperti menolak melakukan hubungan seksual atau berkeras akan pemakaian kondom. Peran bidan dalam asuhan prenatal sangat dibutuhkan. Pendidikan seks berbasis sekolah Evaluasi yang dilakukan di antara para kawula muda di negara-negara berkembang dan negaranegara maju telah memperlihatkan bahwa pendidikan seks berbasis sekolah dapat membantu menunda hubungan seksual pertama para remaja yang belum aktif secara seksual. terutama anak perempuan rentan terhadap kekerasan seksual. Masalah Gender Spesifik Generasi muda. 10. Bidan harus membantu para perempuan muda tersebut membangun keterampilan dan rasa percaya diri yang diperlukan untuk membantu mereka membuat keputusan-keputusan. program harus secara langsung mengkonfrontasi masalah hubungan gender yang tidak setara. Beberapa budaya. 9. sehingga menimbulkan kepercayaan diri remaja. Perempuan muda seringkali memiliki pengetahuan terbatas atau kurang percaya diri untuk mengakses pelayanan kesehatan sehingga mengakibatkan pelayanan prenatal yang terbatas berperan penting terhadap terjadinya komplikasi.Remaja dengan usia ini lebih mudah mengalami komplikasi dalam persalinan.1 INFERTILITAS Invfertilitas adalah ketidakmampuan sepasang suami istri untuk mencapai kehamilan setelah selama 1 tahun melaksanakan hubungan seksual secara teratur dan tidak menggunakan alat kontrasepsi. Infertilitas primer . perilaku pria berisiko ditoleransi dan kadang-kadang didukung. Aborsi yang tidak aman menempati proporsi tinggi dalam kematian ibu di antara para remaja. hubungan seksual yang dipaksakan dan hubungan dengan kekuatan yang tidak seimbang. Karena sikap-sikap gender ini telah terbukti tidak dapat dipisahkan dari dalam banyak upaya kesehatan reproduksi remaja. Untuk para remaja yang aktif secara seksual. MASALAH GANGGUAN PADA KESEHATAN REPRODUKSI DAN UPAYA PENANGGULANGANNYA 4. pendidikan seksual dapat mendorong pemakaian kontrasepsi dan perlindungan PMS yang benar dan konsisten. 4.

sperma bergerak ke vas deferens dan duktus ejakulatorius.2 Penyebab a. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi proses tersebut sehingga bisa terjadi kemandulan: a) Peningkatan suhu di dalam testis akibat demam berkepanjangan atau akibat panas yang berlebihan bisa menyebabkan berkurangnya jumlah sperma. Pembentukan sperma yang paling efsisien adalah pada suhu 33. Infertilitas sekunder Jika sebelumnya pasangan suami istri pernah memiliki anak (minimal 1 kali kehamilan). sperma dibuat terus menerus di dalam testis (buah zakar). faktor pria 1) Masalah pada sperma : Pada pria dewasa. sperma bergerak ke dalam epididimis (suatu saluran berbentuk gulungan yang terletak di puncak testis menuju ke testis belakang bagian bawah) dan disimpan di dalam epididimis sampai saat terjadinya ejakulasi. Proses pembuatan sperma disebut spermatogenesis. Dari testis kiri dan kanan. cairan yang dihasilkan oleh vesikula seminalis ditambahkan pada sperma dan membentuk semen.adalah istilah yang digunakan jika pasangan suami istri sama sekali belum pernah memiliki anak. Faktor lain yang mempengaruhi jumlah sperma adalah pemakaian . Sel yang belum terspesialisasi memerlukan waktu sekitar 72-74 hari untuk berkembang menjadi sel sperma yang matang. tetapi kehamilan berikutnya belum berhasil dicapai. Testis bisa tetap berada pada suhu tersebut karena terletak di dalam skrotum (kantung zakar) yang berada diluar rongga tubuh. Dari epididimis. berkurangnya pergerakan sperma dan meningkatkan jumlah sperma yang abnormal di dalam semen. Kesuburan seorang pria ditentukan oleh kemampuannya untuk mengantarkan sejumlah sperma yang normal ke dalam vagina wanita. 4. Di dalam duktus ejakulatorius. yang kemudian mengalir menuju ke uretra dan dikeluarkan ketika ejakulasi.5 (lebih rendah dari suhu tubuh).

Pembentukan jaringan parut akibat penyakit menular seksual. 2. Varikokel bisa menghalangi pengaliran darah dari testis dan mengurangi laju pembentukan sperma. Varikokel adalah varises (pelebaran vena) di dalam skrotum. spironolakton dan nitrofurantoin). Polusi lingkungan. d) Ejakulasi retrograd terjadi jika semen mengalir melawan arusnya. Jika seorang wanita memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur atau tidak . Ovulasi adalah pelepasan sel telur dari ovarium (indung telur).marijuana atau obat-obatan (misalnya simetidin. Ovulasi biasanya terjadi 14 hari sebelum menstruasi hari pertama. Sel telur yang dilepaskan ini siap dibuahi oleh sperma yang berasal dari pria. yaitu semen mengalir ke dalam kandung kemih dan bukan ke penis. 5. Kelainan ini lebih sering ditemukan pada pria yang telah menjalani pembedahan panggul (terutama pengangkatan prostat) dan pria yang menderita diabetes. b) Penyakit serius pada testis atau penyumbatan atau tidak adanya vas deferens (kiri dan kanan) bisa menyebabkan azospermia (tidak terbentuk sperma sama sekali. c) Varikokel merupakan kelainan anatomis yang paling sering ditemukan pada kemandulan pria. Ejakulasi retrograd juga bisa terjadi akibat kelainan fungsi saraf. Impotensi 3. Jika di dalam semen tidak terdapat fruktosa (gula yang dihasilkan oleh vesikula seminalis) berarti tidak terdapat vas deferens atau tidak terdapat vesikula seminalis atau terdapat penyumbatan pada duktus ejakulatorius. 2) Faktor wanita: a) Jaringan parut akibat penyakit menular seksual atau endometriosis. Kekurangan hormon 4. b) Disfungsi ovulasi (kelainan pada proses pelepasan sel telur oleh ovarium/sel telur).

g) Kelainan lendir servikal (lendir reher rahim). f) Tumor. c) Kelainan hormon. Pernah menderita penyakit peradangan panggul (setelah menderita penyakit . Bisa terjadi kelainan struktur maupun fungsi tuba falopii. Selain faktor yang berhubungan dengan usia. Berganti-ganti pasangan seksual (karena meningkatkan resiko terjadi penyakit menular seksual) 2. h) Kelainan sistem pengangkutan dari leher rahim ke tuba falopii (saluran telur). e) Infeksi panggul. Selanjutnya sperma menuju ke rahim lalu ke tuba falopii dan terjadilah pembuahan di tuba falopii. Penyebab yang utama adalah: Infeksi Endometriosis Pengikatan tuba pada tindakan sterilisasi.mengalami menstruasi (amenore). Lendir ini juga berfungsi memperpanjang kelangsungan hidup sperma. Kadang ovulasi tidak terjadi akibat tidak dilepaskannya GnRH (donadotropin-releasing hormone) oleh hipotalamus. maka dicari terlebih dahulu penyebabnya lalu dilakukan pengobatan untuk merangsang terjadinya ovulasi. d) Kekurangan gizi. Lendir pada serviks adalah kental dan tidak dapat ditembus oleh sperma kecuali pada fase folikuler dari siklus menstruasi. Selama fase folikuler. d) Kista ovarium. Lendir pada serviks bertindak sebagai penyaring yang menghalangi masuknya bakteri dari vagina ke dalam rahim. terjadi peningkatan hormon estradiol sehingga lendir lebih jernih dan elastis dan bisa ditembus oleh sperma. i) Kelainan pada tuba falopii. risiko infertilitas juga meningkat pada: 1. Penyakit menular seksual 3.

ini. 2-3 hari sebelum menjalani pemeriksaan ini. Varikokel (pria) 7. Memperhatikan perubahan pada lendir servikal. Kelainan pada rahim (mioma) atau penyumbatan leher rahim 11. sebelum beranjak dari tempat tidur. elastis dan licin. Siklus menstruasi anovulatoir 9. Bila dilihat dengan mikroskop. 3. . lendir tampak seperti pohon pakis.3 Pemeriksaan yang biasa dilakukan adalah: 1. Tes ini dilakukan pada pertengahan siklus menstruasi yaitu pada saat estradiol mencapai kadar tertinggi dan pada saat terjadi ovulasi.5-1O Celsius berarti sedang terjadi ovulasi. jika terjadi peningkatan sebesar 0. 4. Pengukuran suhu tubuh basal. kecepatan pergerakan dan bentuk sperma. 10-15% wanita menjadi mandul) 4. Postcoital test (PCT). Pernah menderita orkitis atau epididimitis (pria) 5. Pemaparan DES (dietil stilbestrol) (pria maupun wanita) 8. Setiap pagi. PCT dilakukan untuk menilai interaksi antara sperma dan lendir servikal dengan cara menganalisa lendir servikal yang dikumpulkan dalam waktu 2-8 jam setelah melakukan hubungan seksual. Dalam keadaan normal. 2. Penyakit menahun (misalnya diabetes Diagnosa Dilakukan pemeriksaan fisik dan pengumpulan riwayat kesehatan dari suami dan istri. Gondongan (pria) 6. dilakukan pengukuran suhu tubuh wanita. 4. Pada fase ovulatoir. Endometriosis 10. lendir servikal adalah jernih dan bisa diregangkan sepanjang 7. pergerakan. suami tidak boleh melakukan ejakulasi.6-10 cm tanpa terputus. Analisa semen untuk menilai volume dan kekentalan semen serta menilai jumlah. lendir menjadi basah.

kemungkinan penyebabnya bisa diketahui. Peradangan menyebabkan pembentukan jaringan parut pada tuba falopii lalu terjadi penurunan kesuburan. Pemeriksaan panggul (pada wanita) untuk menentukan adanya kista atau tidak. Kadar progesteron serum. Tanpa pengobatan. Histerosalpingografi (HSG) untuk menilai sistem transport dari serviks melalui rahim sampai ke tuba falopii. 11. Kadar LH (luteinizing hormon) untuk memperkirakan saat ovulasi dan membantu menentukan waktu untuk melakukan hubungan seksual. 14. Laparoskopi untuk melihat rongga panggul. 4. 6. Biopsi endometrium 7. Kedua penyakit ini pada awalnya mungkin tidak menunjukkan gejala dan gejala baru timbul setelah terjadinya penyakit peradangan panggul atau salpingitis. 12. Prognosis Sekitar 85-90% kasus.5. 9.4 Pencegahan Infertilitas seringkali disebabkan oleh penyakit menular seksual. 13. . Kadar hormon pada suami dan istri. Progestin challenge 10. Penyakit menular seksual yang paling sering menyebabkan kemandulan adalah gonore dan klamidia. Biopsi testis (jarang dilakukan) 8. Histeroskopi. 15-20% kasus pada akhirnya akan mengalami kehamilan. karena itu dianjurkan untuk menjalani perilaku seksual yang aman guna meminimalkan resiko kemandulan di masa yang akan datang. Pengobatan yang tepat (tidak termasuk teknik modern seperti fertilisasi in vitro) memungkinkan terjadinya kehamilan pada 50-60% pasangan yang sebelumnya didiagnosis mengalami kemandulan.

Prosesnya dilakukan dengan mengambil sel telur dari ovarium atau indung telur wanita lalu dipertemukan dengan sel sperma pria yang sudah dibersihkan. Immunisasi gondongan telah terbukti mampu mencegah gondongan dan komplikasinya pada pria (orkitis). Beberapa jenis alat kontrasepsi memiliki risiko kemandulan yang lebih tinggi (misalnya IUD). Kemandulan akibat gondongan bisa dicegah dengan menjalani immunisasi gondongan.kemandulan absolut atau kehamilan di luar kandungan. sel telur dan sperma yang sudah dipertemukan tersebut dimasukkan ke dalam tuba falopi atau tabung falopi wanita melalui irisan kecil di bagian perut melalui operasi laparoskopik. Beberapa jenis teknik perawatan untuk masalah ketidaksuburan atau infertilitas yang memiliki tingkat keberhasilan cukup tinggi di antaranya yaitu: Tekhnik reproduksi buatan a. Tujuannya untuk menciptakan kehamilan. Biasanya dokter akan menganjurkan inseminasi buatan sebagai langkah pertama sebelum menerapkan terapi atau perawatan jenis lainnya. Sehingga diharapkan langsung terjadi pembuahan dan kehamilan. GIFT (Gamete Intrafallopian Transfer) GIFT yang merupakan singkatan dari Gamete Intrafallopian Transfer merupakan teknik yang mulai diperkenalkan sejak tahun 1984. . Inseminasi Buatan Inseminasi buatan atau artificial insemination (sering disingkat sebagai AI) dilakukan dengan memasukkan cairan semen yang mengandung sperma dari pria ke dalam organ reproduksi wanita tanpa melalui hubungan seks atau bukan secara alami. b. Dengan menggunakan alat yang bernama laparoscope. IUD tidak dianjurkan untuk dipakai pada wanita yang belum pernah memiliki anak. Cairan semen yang mengandung sperma diambil dengan alat tertentu dari seorang suami kemudian disuntikkan ke dalam rahim isteri sehingga terjadi pembuahan dan kehamilan.

makin banyak juga ditemukan jenis-jenis penyakit baru. seperti : anak-anak usia remaja. Peningkatan Insident tersebut secara tidak langsung juga terjadi karena semakin banyaknya kelompok perilaku-perilaku berisiko tinggi. Karena pada kenyataanya penyakit-penyakit tersebut tidak hanya mengenai juga organorgan yang lain. terbukti dari data yang diperoleh terlihat setiap tahun tidak kurang dari 250 kasus baru ditemukan dan dari jumlah tersebut 30-50% merupakan penyakit-penyakit yang tergolong PMS. sehingga istilah Penyakit Kelamin yang dulu banyak disebut sudah dianggap tidak sesuai lagi dan diubah menjadi Seksually Transmited Disease (STD) atau Penyakit Menular Seksual (PMS). IVF (In Vitro Fertilization) IVF atau In Vitro Fertilization dikenal juga sebagai prosedur bayi tabung. Dengan semakin majunya ilmu pengetahuan. ZIFT (Zygote Intrafallopian Transfer) ZIFT atau Zygote Intrafallopian Transfer merupakan teknik pemindahan zigot atau sel telur yang telah dibuahi. sel sperma yang kurang aktif maupun tidak matang dapat digunakan untuk membuahi sel telur.Dari tahun ke tahun insiden PMS bisa dikatakan semakin meningkat. ICSI (Intracytoplasmic Sperm Injection) ICSI atau Intracytoplasmic Sperm Injection dilakukan dengan memasukkan sebuah sel sperma langsung ke sel telur. Dengan teknik ini.c. Proses ini dilakukan dengan cara mengumpulkan sel telur dari indung telur seorang wanita lalu dibuahi di luar tubuhnya. . Teknik ini merupakan kombinasi antara teknik IVF dan GIFT. Mula-mula sel telur wanita dan sel sperma dibuahi di media pembuahan di luar tubuh wanita. 4. terutama yang paling populer di antaranya adalah Sifilis dan Gonorrhoe.2 SEKSUAL TRANSMITED DISEASE (STD) / PENYAKIT MENULAR SEKSUAL Penyakit kelamin sudah lama dikenal di beberapa negara. Lalu setelah terjadi pembuahan. dimasukkan kembali ke tuba falopi atau tabung falopi melalui pembedahan di bagian perut dengan operasi laparoskopik. e. PSK (Pekerja Seks Komersial). hasilnya yang sudah berupa embrio dimasukkan ke dalam rahim melalui serviks d. Kemudian setelah sel telur dibuahi.

Sifilis. Herpes Genitalis. Disebabkan oleh Jamur : Kandidiasis Vaginosis d.pecandu narkotika. Disebabkan Virus : AIDS. tidak berganti-ganti pasangan. buang air kecil lebih sering dari biasanya 6. atau terinfeksi PMS .6 Komplikasi dari PMS (termasuk AIDS) antara lain : 1. Kondiloma Akuminata c. 4. diare dan keringat malam hari 8. tetapi sekarang sebutan yang paling tepat adalah Penyakit Hubungan Seksual/ Seksually Transmitted Disease atau secara umum disebut Penyakit Menular Seksual (PMS).2.2.2.3 Pencegahan PMS Prinsip utama dari pengendalian Penyakit Menular Seksual secara prinsip ada dua. demam. bengkak atau merah di sekitar alat kelamin 4. kulit menguning dan rasa nyeri sekujur tubuh 7. diantaranya : 1.2. pada wanita keluar darah di luar masa menstruasi dll 4. yaitu: a. benjolan atau lecet di sekitar alat kelamin 2. rasa sakit atau terbakar saat buang air kecil 5. kehilangan berat badan. menggunakan kondom setiap hubungan seks b.2 Beberapa Penyakit Menular Seksual yang sering ditemukan di Indonesia antara lain: a. Infeksi yang menyebar 5. Tidak melakukan hubungan seks. Kanker leher rahim pada wanita 3. Pedikulosis Pubis 4. lemah. gatal atau sakit di sekitar alat kelamin 3.2. Kemandulan baik pria atau wanita 2. seperti lahir sebelum cukup umur.4 Gejala awal yang menjadi pertanda PMS. Hepatitis B. dll. 4. Memutuskan rantai penularan infeksi PMS b. Disebabkan oleh Parasit : Scabies. berat badan lahir rendah. Vaginosis Bakterial b. 4.1 Defenisi PMS Penyakit Menular Seksual (PMS) adalah : Suatu gangguan/ penyakit-penyakit yang ditularkan dari satu orang ke orang lain melalui kontak atau hubungan seksual. Bayi lahir dengan kelahiran yang tidak seharusnya.2. keluar cairan dari alat vital yang tidak biasa. Kebiasaan menggunakan alat kedokteran maupun non medis yang steril 4. Menghindari transfusi darah dengan donor yang tidak jelas asal-usulnya c. Mencegah berkembangnya PMS serta komplikasi-komplikasinya.5 Pencegahan yang bisa dilakukan antara lain : a. Disebabkan oleh Bakteri : Gonorrhoe. kaum homoseksual. Pertama sekali penyakit ini sering disebut ‘Penyakit Kelamin’ atau Veneral Disease. Kehamilan di luar rahim 4. berbau dan gatal 9. Urethritis.

Penularan dari laki-laki ke perempuan lebih sering terjadi dari pada penularan dari perempuan ke laki-laki karena lebih luasnya selaput lendir yang terpajan dan eksudat yang berdiam lama di fagina. Gejala dan tanda Respon peradangan yang cepat disertai dekstruksi sel menyebabkan keluarnya sekret purulen kuning kehijauan khasdari uretra pada pria dan ostium serviks pada perempuan. didikuti oleh sekret yang purulen. Jika sperma terinfeksi oleh PMS. sering berkemih dan malaise. dan rongga peritonium pada perempuan. Alasan utamanya adalah: 1. Setelah terinokulasi. Bakteri ini melekat dan menghancurkan membran sel epitel yang melapisi selaput lendir terutama epitel yang melapisi kanalis endoserviks dan uretra. vas deferens. dan testis pada pria. serviks tampak edematous dan rapuh dan drainase mukopurulen dari ostium. dinding vagina dan leher rahim langsung terpapar oleh cairan sperma. disuria. endometrim. Saat berhubungan seks. uertra. tuba fallopi . gatal.2. Tidak munculnya gejala dapat menyebabkan infeksi meluas dan menimbulkan komplikasi 3. nyeri abdomen. Pemeriksaan diagnostik .Perempuan lebih rentan tertular PMS dibandingkan dengan laki-laki. dan pada laki-laki yang berhubungan seksual dengan sesama jenis. maka perempuan tsb pun bisa terinfeksi 2. dan limfodenopati leher. gejala dan tanda timbul dalam 7-21 hari yang dimulai dengan sekret vagina. Gejala dan tanda pada laki-laki dapat muncul 2 hari setelah pajanan dan mulai dengan uretritis. epydydymis. harus terjadi kontak langsung mukosa ke mukosa. vesikula seminalis. Untuk dapat menular. Jika perempuan terinfeksi PMS. Banyak orang — khususnya perempuan dan remaja — enggan untuk mencari pengobatan karena mereka tidak ingin keluarga atau masyarakat tahu mereka menderita PMS. Infeksi gonokokus di farinhg lebih sering asimptomatik tapi dapat juga menyebabkan faringitis dengan eksudat mukopurulen. gatal-gatal pada anus sedangkan pada perempuan. anus. nyeri rectum. dengan yang tertinggi pada perempuan berusia 15-19 tahun dan laki-laki berusia 20-24 tahun. infeksi dapat menyebar ke prostat. dan rektum dapat dijum[pai pada kedua jenis kelamin. 4. dia tidak selalu menunjukkan gejala. Epidemiologi Angka infeksi paling tinggi pada kaum muda. dan tenesmus. Infeksi ekstragenital yang bersifat primer atau sekunder lebih sering dijumpai karena berubahnya paraktek-praktek seksual. demam.7 Jenis-jenis PMS a) GONORE Definisi infeksi menular seksual yang disebabkan oleh bakteri doplococcus gram-negatif Neisseria gonorrhoeae. Infeksi ekstra genital di faring. Pada pemeriksaan.

Terapi yang saat ini direkomendasikan adalah golonga sefalosporin dan fluorokuinolon . kerusakan otak maupun kematian. Cangker juga bisa ditemukan di anus. Cangker berawal sebagai suatu daerah penonjolan kecil yang dengan segera akan berubah menjadi suatu ulkus (luka terbuka). Biasanya penderita hanya memiliki1 ulkus. tenggorokan. lidah. Dalam beberapa jam. Luka tersebut tidak mengeluarkan darah. uji-uji nonbiakan misalnya deteksi antigen dengan antibodi imunofluerensensi lansung (DFA) dan enzyme imunosorbent assay (EIA) kurang dikembangkan dan jarang digunakan. rektum. tanpa disertai nyeri. namun sekarang banyak brkembang galur-galur gonorea yang resisten panisilin. Untuk memastikan diagnosis harus dilakukan pembiakan dari semua kemungkinan tempat infeksi. Bakteri ini masuk kedalam tubuh manusia melalui selaput lendir (misalnya di vagina atau mulut) atau melalui kulit. Uji-uji amplikasi DNA dengan metode reaksi berantai polimerase (PCR) dan reaksi berantai ligase (LCR) lebih sensitif dibandingkan biakan bakteri dan dapat digunakan sekret vagina atau serviks dan dapat digunakan urin . kemudian menyebar ke seluruh tubuh melalui aliran darah. rata-rara 3-4 minggu. Terapi Gonorea dapat disembuhkan dengan penisilin mulai tahun 1940-an. Sifilis juga bisa menginfeksi janin selama dalam kandungan dan menyebabkan cacat bawaan. . Penyebab Bakteri Treponema pallidum. Infeksi oleh Treponema pallidum berkembang melalui 4 tahapan: 1. Semua kontak seksual pasien yang terinfeksi harus dievaluasi dan ditawarkan terapi profilaktik. Kelenjar getah bening terdekat biasanya akan membesar. tetapi jika digaruk akan mengeluarkan cairan jernih yang sangat menular. bakteri akan sampai ke kelenjar getah bening terdekat. Infeksi bisa menetap selama bertahun-tahun dan jarang menyebabkan kerusakan jantung.Gonore dapat didiagnosis dengan cepat dengan pewarnaan gram terhadap apusan eksudat yang diambil dari tempat infeksi. Terbentuk luka atau ulkus yang tidak nyeri (cangker) pada tempat yang terinfeksi. b) Sifilis Definisi Sifilis adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh Treponema pallidum. yang tersering adalah pada penis. vulva atau vagina. Luka tersebut hanya menyebabkan sedikit gejala sehingga seringkali tidak dihiraukan. jari-jari tangan atau bagian tubuh lainnya. Fase Primer. juga tanpa disertai nyeri. tetapi kadang-kadang terbentuk beberapa ulkus. bibir. Seseorang yang pernah terinfeksi oleh sifilis tidak akan menjadi kebal dan bisa terinfeksi kembali. leher rahim. Luka biasanya membaik dalam waktu 3-12 minggu dan sesudahnya penderita tampak sehat secara keseluruhan. Gejala Gejala biasanya mulai timbul dalam waktu 1-13 minggu setelah terinfeksi. Apusan positif bila ditemukan diplokoccus gram negatif intra sel.

Biasanya muncul 10-25 tahun setelah infeksi awal. Peradangan hati bisa menyebabkan sakit kuning (jaundice). menyembuh secara bertahap dan meninggalkan jaringan parut. demam dan anemia. Benjolan yang disebut gumma muncul di berbagai organ. Pada awal fase laten kadang luka yang infeksius kembali muncul . Bisa terjadi aneurisma aorta atau kebocoran katup aorta. bisa terbentuk daerah yang menonjol (kondiloma lata). Pada fase sekunder sering ditemukan luka di mulut. Diagnosis pasti ditegakkan berdasarkan hasil pemeriskaan laboratorium dan pemeriksaan fisik. Sifilis kardiovaskuler. tetapi yang paling sering adalah pada kaki dibawah lutut. penyakit akan memasuki fase laten dimana tidak nampak gejala sama sekali. Fase Sekunder.2. Gejala bervariasi mulai ringan sampai sangat parah. lelah. tumbuhnya perlahan. Sejumlah kecil penderita mengalami peradangan pada selaput otak (meningitis sifilitik akut). Di daerah perbatasan kulit dan selaput lendir serta di daerah kulit yang lembab. Peradangan mata biasanya tidak menimbulkan gejala. Sekitar 10% penderita mengalami peradangan pada tulang dan sendi yang disertai nyeri. Peradangan ginjal bisa menyebabkan bocornya protein ke dalam air kemih. Pada fase tersier penderita tidak lagi menularkan penyakitnya. Hal ini bisa menyebabkan nyeri dada. Fase sekunder biasanya dimulai dengan suatu ruam kulit. . Diagnosa Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya. 3. Tulang juga bisa terkena. Gejala ini terbagi menjadi 3 kelompok utama : Sifilis tersier jinak. Benjolan ini bisa ditemukan di hampir semua bagian tubuh. Fase ini bisa berlangsung bertahun-tahun atau berpuluh-puluh tahun atau bahkan sepanjang hidup penderita. Sekitar 50% penderita memiliki pembesaran kelenjar getah bening di seluruh tubuhnya dan sekitar 10% menderita peradangan mata. Daerah ini sangat infeksius (menular) dan bisa kembali mendatar serta berubah menjadi pink kusam atau abu-abu. Pada saat ini jarang ditemukan. menyebabkan nyeri menusuk yang sangat dalam yang biasanya semakin memburuk di malam hari. Tetapi beberapa minggu atau bulan kemudian akan muncul ruam yang baru. Fase Laten. kehilangan nafsu makan. 4. ruam ini akan menghilang. sehingga pada kulit kepala tampak gambaran seperti digigit ngengat. batang tubuh bagian atas. kaku kuduk dan ketulian. mual. tetapi kadang terjadi pembengkakan saraf mata sehingga penglihatan menjadi kabur. Setelah penderita sembuh dari fase sekunder. Ruam ini bisa berlangsung hanya sebentar atau selama beberapa bulan. yang muncul dalam waktu 6-12 minggu setelah terinfeksi. gagal jantung atau kematian. Gejala lainnya adalah merasa tidak enak badan (malaise). Fase Tersier. wajah dan kulit kepala. Meskipun tidak diobati. Rambut mengalami kerontokan dengan pola tertentu. yang menyebabkan sakit kepala.

kulit di sekeliling rektum atau tangan (terutama bantalan kuku) dan bisa ditularkan ke bagian tubuh lainnya (misalnya permukaan mata). Prognosis Setelah menjalani pengobatan. sekunder dan fase laten adalah baik. Pada fase tersier. Pada fase primer atau sekunder. semua mitra seksualnya dalam 3 bulan terakhir terancam tertular. Tes penyaringan ini mudah dilakukan dan tidak mahal. Pemeriksaan antibodi terhadap bakteri penyebab sifilis. Tes penyaringan : VDRL (venereal disease research laboratory) atau RPR (rapid plasma reagin). karena kerusakan yang telah terjadi biasanya tidak dapat diperbaiki. 2. Etiologi: Penyebabnya adalah virus herpes simpleks. tetapi beberapa penderita juga memiliki organisme lainnya pada luka tersebut yang ditularkan secara seksual (misalnya sifilis atau cangkroid). Gejala Gejala awalnya mulai timbul pada hari ke 4-7 setelah terinfeksi. dilakukan pungsi lumbal guna mendapatkan contoh cairan serebrospinal. diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksan antibodi. Mereka harus menjalani tes penyaringan antibodi dan jika hasilnya positif. diagnosis sifilis ditegakkan berdasarkan hasil pemeriksaan mikroskopis terhadap cairan dari luka di kulit atau mulut. 3. yang digunakan untuk memperkuat hasil tes penyaringan yang positif. Luka herpes biasanya tidak terinfeksi oleh bakteri. semua mitra seksualnya dalam 1 tahun terakhir terancam tertular. Kedua jenis virus herpes simpleks tersebut bisa menginfeksi kelamin. Herpes Genitalis Herpes Genitalis adalah suatu penyakit menular seksual di daerah kelamin. Mungkin perlu dilakukan tes ulang karena pada beberapa minggu pertama sifilis primer hasilnya bisa negatif. Gejala awal biasanya . Pengobatan Penderita sifilis fase primer atau sekunder bisa menularkan penyakitnya. HSV-2 biasanya ditularkan melalui hubungan seksual. sedangkan HSV-1 biasanya menginfeksi mulut.Ada 2 jenis pemeriksaan darah yang digunakan: 1. Prognosis untuk sifulis fase tersier pada hati atau otak adalah buruk. Ada 2 jenis virus herpes simpleks yaitu HSV-1 dan HSV-2. Antibiotik terbaik untuk semua fase sifilis biasanya adalah suntikan penisilin. Untuk neurosifilis. Pemeriksaan ini lebih akurat. mereka perlu menjalani pengobatan. Bisa juga digunakan pemeriksaan antibodi pada contoh darah. kulit di sekeliling rektum atau daerah di sekitarnya yang disebabkan oleh virus herpes simpleks. prognosis untuk sifilis fase primer. Pada sifilis fase primer. karena itu penderita sebaiknya menghindari hubungan seksual sampai penderita dan mitra seksualnya telah selesai menjalani pengobatan. Pada sifilis fase sekunder. Salah satu dari pemeriksaan ini adalah tes FTA-ABS (fluorescent treponemal antibody absorption).

Pengobatan Tidak ada pengobatan yang dapat menyembuhkan herpes genitalis. Luka yang terbentuk biasanya menimbulkan nyeri dan membentuk keropeng. menetap selama beberapa minggu atau lebih dan resisten terhadap pengobatan dengan asiklovir. menyebar ke bagian tubuh lainnya. lebih lama dan lebih meluas dibandingkan gejala berikutnya dan mungkin disertai dengan demam dan tidak enak badan. Pada pria. tetapi pengobatan bisa memperpendek lamanya serangan.berupa gatal. luka herpes bisa sangat berat. Diagnosa Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya. Tetapi kedua virus bisa menimbulkan penyakit di kedua daerah tersebut. biasanya 2 hari setelah timbulnya gejala. Luka akan membaik dalam waktu 10 hari tetapi bisa meninggalkan jaringan parut. Asikovir atau obat anti-virus lainnya bisa diberikan dalam bentuk sediaan oral atau krim untuk dioleskan langsung ke luka herpes. Jika penderita melakukan hubungan seksual melalui anus. sehingga gejala dari virus kedua tidak terlalu berat. yang diikuti oleh sekumpulan lepuhan kecil yang terasa nyeri. Infeksi ini disebut non-gonokokus untuk menunjukkan bahwa infeksi ini bukan . Tetapi pengobatan dini pada serangan pertama tidak dapat mencegah kambuhnya penyakit ini. Kelenjar getah bening selangkangan biasanya agak membesar. d) Uretritis Non-Gonokokus & Servisitis Klamidialis Uretritis Non-Gonokokus dan Servisitis Klamidialis merupakan penyakit menular seksual yang biasanya disebabkan oleh Chlamydia trachomatis atau Ureaplasma urealyticum (pada laki-laki). Untuk memperkuat diagnosa. HSV-2 mengalami pengaktivan kembali di dalam saraf panggul. Lepuhan ini pecah dan bergabung membentuk luka yang melingkar. HSV-1 mengalami pengaktivan kembali di dalam saraf wajah dan menyebabkan fever blister atau herpes labialis. lepuhan dan luka bisa terbentuk di vulva dan leher rahim. Pemeriksaan darah bisa menunjukkan adanya antibodi terhadap virus. Penderita bisa mengalami kesulitan dalam berkemih dan ketika berjalan akan timbul nyeri. kesemutann dan sakit. Pengobatan akan efektif jika dimulai sedini mungkin. karena virus menetap di saraf panggul terdekat dan kembali aktif untuk kembali menginfeksi kulit. Infeksi awal oleh salah satu virus akan memberikan kekebalan parsial terhadap virus lainnya. Pada wanita. Obat ini juga bisa meringankan gejala pada fase awal. Obat ini mengurangi jumlah virus yang hidup di dalam luka sehingga mengurangi resiko penularan. tetapi kadang-kadang disebabkan oleh Trichomonas vaginalis atau virus herpes simpleks. Gejala awal ini sifatnya lebih nyeri. lepuhan dan luka bisa terbentuk di setiap bagian penis. Pada penderita gangguan sistem kekebalan (misalnya penderita infeksi HIV). maka lepuhan dan luka bisa terbentuk di sekitar anus atau di dalam rektum. termasuk kulit depan pada penis yang tidak disunat. Lalu akan muncul bercak kemerahan yang kecil. Gejala-gejalanya cenderung kambuh kembali di daerah yang sama atau di sekitarnya. Jumlah serangan bisa dikurangi dengan terus menerus mengkonsumsi obat anti-virus dosis rendah. diambil apusan dari luka dan dibiakkan di laboratorium.

Diagnosa Pada kebanyakan kasus. Chlamydia merupakan bakteri kecil yang hanya bisa berkembangbiak di dalam sel. Striktur uretra : penyempitan uretra. maka diagnosis . Konjungtivitis : infeksi pada bagian putih mata. Konjungtivitis. bisa menyebabkan nyeri. lubang penis sering tampak merah dan melekat satu sama lain karena nanah yang mengering. Komplikasi 1. tetapi lebih encer daripada nanah gonore. Timbul rasa sakit waktu berkemih. Penyebab Chlamydia trachomatis menyebabkan sekitar 50% infeksi uretra yang bukan disebabkan gonore pada laki-laki dan infeksi leher rahim (serviks) penghasil nanah yang bukan disebabkan gonore pada wanita. bakteri yang menyebabkan gonore. bisa menyebabkan demam dan batuk. Kadang-kadang penyakit ini dimulai lebih dramatis. Ureaplasma adalah bakteri yang sangat kecil. infeksi oleh Chlamydia trachomatis bisa didiagnosis berdasarkan hasil pemeriksaan cairan dari penis atau leher rahim di laboratorium. yang bisa menyebabkan penyumbatan aliran air kemih. seorang pria akan mengalami perasaan terbakar yang ringan ketika berkemih. rasa nyeri ketika berkemih. Pada bayi baru lahir.disebabkan oleh Neisseria gonorrhoeae. tetapi bisa berkembang biak di luar sel. 2. Nanahnya bisa jernih atau agak keruh. Pria. Infeksi Ureaplasma urealyticum tidak dapat didiagnosis secara spesifik dengan pemeriksaan medis yang biasa. bisa menyebakan nyeri mata dan belekan 4. Pada pria dan wanita. nyeri di perut bagian bawah. beberapa diantaranya mengalami urgensi (desakan) berkemih yang lebih sering. Meskipun kebanyakan penderita wanita tidak menunjukkan gejala. kehamilan ektopik (di luar kandungan) dan kemandulan. frekuensi berkemih menjadi lebih sering dan dari uretra keluar nanah. Epididimitis : infeksi pada epididimis. Uretritis lainnya disebabkan oleh Ureaplasma urealyticum. a. Pneumonia. Infeksi saluran telur. bisa menyebabkan nyeri perut bagian atas 3. Hubungan seksual melalui mulut atau dubur dengan penderita bisa menyebabkan infeksi tenggorokan atau infeksi dubur. Pada pagi hari. dengan dinding sel yang tidak terlalu kuat. yang merupakan suatu bakteri yang menyerupai mikoplasma. Infeksi pembungkus hati dan daerah di sekeliling hati. b. Wanita. nyeri pada saat berhubungan intim dan keluarnya lendir kekuningan dan nanah dari vagina. Infeksi ini menyebabkan rasa nyeri dan keluarnya lendir dan nanah yang berwarna kekuningan. yang bisa menyebabkan nyeri pada buah zakar. Karena pembiakannya sulit dan teknik diagnostik yang lainnya mahal. Biasanya akan keluar nanah dari penis. bisa menyebabkan nyeri mata dan belekan. Gejala Biasanya antara 4-28 hari setelah berhubungan intim dengan penderita.

infeksi kembali kambuh setelah penderita menjalani pengobatan. Ketika anak masih berada dalam kandungan 2. Tetrasiklin tidak boleh diberikan kepada wanita hamil. gejalanya baru timbul beberapa tahun kemudian. Gejala awal yang biasa ditemukan pada anak yang terinfeksi HIV: 1. pembesaran hati dan limpa. e) Infeksi HIV Infeksi HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah suatu infeksi virus yang secara progresif menghancurkan sel-sel darah putih dan menyebabkan AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome). Prognosis Pada sekitar 60-70% penderita. minimal selama 7 hari atau diberikan azitromisin dosis tunggal. terdiagnosis menderita AIDS pada usia 3 tahun. diare yang menetap atau berulang. Seseorang yang terinfeksi oleh HIV mungkin tidak menderita AIDS. infeksi Chlamydia trachomatis akan membaik dalam waktu 4 minggu. Pada tahun 1995 CDC (Centers for Disease Control and Prevention) telah menerima laporan tentang jumlah anak yang terinfeksi oleh HIV pada saat lahir. yaitu sebanyak 5500 anak. sedangkan yang lainnya baru menimbulkan gejala beberapa tahun setelah terinfeksi. anak-anak atau remaja hanya sekitar 2%. tidak langsung menampakkan gejala. AIDS adalah suatu keadaan dimana penurunan sistem kekebalan tubuh yang didapat menyebabkan menurunnya kekebalan tubuh terhadap penyakit sehingga terjadi infeksi. pembengkakan dan peradangan kelenjar liur di pipi . Stadium akhir dari infeksi HIV adalah AIDS. Infeksi HIV dan AIDS terutama menyerang dewasa muda. Infeksi HIV yang berakhir menjadi AIDS. Melalui ASI. beberapa jenis kanker dan kemunduran sistem saraf. demam yang berlangsung lama atau berulang. Gejala Infeksi sebelum selama atau segera setelah lahir. 3 cara penularan virus kepada anak-anak: 1.infeksi Chlamydia atau Ureaplasma sering ditegakkan berdasarkan gejalanya yang khas disertai bukti yang menunjukkan tidak adanya gonore. Pada sekitar 20% penderita. sedangkan pada 80-90% kasus. Pada saat proses persalinan berlangsung 3. telah menjadi penyebab utama kematian pada anak-anak. Penyebab Penyebab terjadinya infeksi HIV adalah virus HIV-1 atau virus HIV-2 (lebih jarang). jika tidak diobati. Sekitar 50% anak-anak yang terinfeksi HIV. Pengobatan Biasanya diberikan antibiotik tetrasiklin atau doksisiklin per-oral (melalui mulut). penurunan berat badan. Pada 10-20% kasus. pembengkakan kelenjar getah bening. Pertumbuhan yang jelek. gejala baru timbul pada saat anak berumur 1-2 tahun.

2 masalah utama yang sering ditemukan pada . Infeksi jamur f. Keterlambatan atau kemunduran perkembangan sistem saraf. pneumonia dan meningitis) 4. Mereka juga mengalami gangguan kecerdasan serta memiliki kepala yang ukurannya relatif lebih kecil jika dibandingkan dengan ukuran tubuhnya. Herpes j. tetapi kadang ditemukan limfoma non-Hodgkin dan limfoma otak. jamur dan parasit 5. misalnya berjalan dan berbicara. Gejalanya berupa batuk atau pembengkakan ujung jari tangan (clubbing). tergantung kepada beratnya penyakit. Kandidiasis (infeksi jamur) h. Infeksi parasit. kerusakan otak yang progresif menyebabkan anak mengalami gangguan atau keterlambatan perkembangan. Beberapa anak menderita hepatitis (peradangan hati) dan gagal ginjal atau gagal jantung. Bayi yang terlahir dengan infeksi HIV biasanya memiliki berat badan lahir yang rendah. Anak-anak yang terlahir dengan infeksi HIV biasanya mengalami serangan pneumonia pneumokistik minimal 1 kali pada 15 bulan pertama. menderita peradangan paru-paru (pneumonitis interstisial limfositik). Pneumonia interstisial limfoid (pneumonia yang menjadi kronis dan kadang ditandai dengan batuk serta sesak nafas) c. Infeksi bakteri d. Pada anak-anak yang terinfeksi oleh HIV. 20% dari mereka mengalami penurunan kemampuan sosial dan berbahasa serta penurunan pengendalian otot. Pada sejumlah anak-anak yang terinfeksi oleh HIV. Pneumonia pneumokistik b. Sekitar sepertiga anak-anak yang terinfeksi HIV. Pneumonia pneumokistik karena organisme Pneumocystis carinii merupakan ancaman yang serius pada anak-anak. penambahan berat badannya juga jelek. Bisa terjadi kelumpuhan parsial atau langkahnya menjadi goyah atau ototnya menjadi kaku. Infeksi bakteri berulang (misalnya infeksi telinga tengah. Herpes zoster k.2. Infeksi jamur yang menetap atau berulang (thrush) di mulut atau daerah yang tertutup popok 3. Kanker jarang terjadi pada anak-anak. Infeksi oportunistik virus. Infeksi virus i. Esofagitis (peradangan kerongkongan) g. a. Meningitis e. Pneumonia pneumokistik merupakan penyebab utama kematian pada anak-anak dan orang dewasa yang menderita AIDS. Sarkoma Kaposi sangat jarang menyerang anak-anak. Pada anak-anak jarang terjadi keganasan. Sejumlah gejala dan komplikasi bisa timbul karena adanya penurunan sistem kekebalan. biasanya pada tahun-tahun pertama. bisa terjadi infeksi oportunistik berikut. Dalam waktu 2-3 bulan.

AZT. Karena itu untuk mendiagnosis infeksi HIV pada bayi yang berumur kurang dari 18 bulan dilakukan pemeriksaan darah khusus. tes antigen p24 atau pembiakan virus HIV. Ketiga protease inhibitor menyebabkan efek samping mual dan muntah. polymerase chain reaction). Penderita AIDS diberi obat-obatan untuk mencegah infeksi ooportunistik. Penderita dengan limfosit CD4+ kurang dari 100 sel/mL darah mendapatkan azitromisin seminggu sekali atau klaritromisin atau rifabutin setiap hari untuk mencegah infeksi Mycobacterium avium. Dalam kelompok nucleoside. Ritonavir dengan pengaruhnya pada hati menyebabkan naik atau turunnya kadar obat lain dalam darah. d4T dan ddC menyebabkan efek samping seperti nyeri abdomen. diare dan gangguan perut. Untuk bayi yang berumur lebih dari 18 bulan dilalukan pemeriksaan darah standar untuk infeksi HIV. maka darah bayi hampir selalu mengandung antibodi HIV. Dokter kadang sulit menentukan kapan dimulainya pemberian obat-obatan ini. ddI. ddI bisa merusak pankreas. Penderita yang bisa sembuh dari meningitis kriptokokal atau . Indinavir menyebabkan kenaikan ringan kadar enzim hati.anak-anak yang terinfeksi HIV atau menderita AIDS adalah wasting syndrome (ketidakmampuan untuk mempertahankan berat badan akibat berkurangnya nafsu makan sebagai respon terhadap infeksi HIV) dan ensefalopati HIV atau demensia AIDS (infeksi otak yang dapat menyebabkan pembengkakan atau penciutan otak). maka setelah berumur 18 bulan. bersifat reversibel dan tidak menimbulkan gejala. Pengobatan paling efektif adalah kombinasi antara 2 obat atau lebih. ddC dan d4T bisa merusak saraf-saraf perifer. Penggunaan AZT terus menerus bisa merusak sumsum tulang dan menyebabkan anemia. 3TC tampaknya mempunyai efek samping yang paling ringan. Pengobatan Semua obat-obatan ditujukan untuk mencegah reproduksi virus sehingga memperlambat progresivitas penyakit. Penderita dengan kadar limfosit CD4+ kurang dari 200 sel/mL darah mendapatkan kombinasi trimetoprim dan sulfametoksazol untuk mencegah pneumonia pneumokistik dan infeksi toksoplasma ke otak. HIV akan segera membentuk resistensi terhadap obat-obatan tersebut bila digunakan secara tunggal. ddI. maka antibodi HIV tetap ditemukan dalam darahnya. serta perubahan distribusi lemak tubuh (protease paunch). Diagnosa Pada bayi baru lahir. Wasting syndrome kadang dapat diatasi dengan menjalani konsultasi diet. Antibodi ini akan tetap berada dalam darah bayi selama 12-18 bulan. mual dan sakit kepala (terutama AZT). Kombinasi obat bisa memperlambat timbulnya AIDS pada penderita HIV positif dan memperpanjang harapan hidup. Tapi penderita dengan kadar virus yang tinggi dalam darah harus segera diobati walaupun kadar CD4+nya masih tinggi dan penderita tidak menunjukkan gejala apapun. Kelompok protease inhibitor banyak menyebabkan perubahan metabolisme tubuh seperti peningkatan kadar gula darah dan kadar lemak. antibodi ini akan menghilang. tetapi jika bayi terinfeksi. pemeriksaan darah standar untuk antibodi HIV tidak bersifat diagnostik karena jika ibunya terinfeksi HIV. sedangkan ensefalopati sulit untuk diobati. juga menyebabkan nyeri punggung hebat (kolik renalis) yang serupa dengan nyeri yang ditimbulkan batu ginjal. Jika bayi tidak terinfeksi. yaitu reaksi rantai polimerase (PCR.

Pada awal penemuan virus HIV. kemungkinan penularan HIV lebih besar. Jika air yang tersedia tidak bersih sehingga besar kemungkinannya untuk terjadi diare atau . Di sisi lain seseorang yang terinfeksi bisa tidak menampakkan gejala selama lebih dari 10 tahun. Pada persalinan normal. Kepada ibu hamil yang diketahui terinfeksi HIV. penderita bisa mempertahankan kemampuan fisik dan mentalnya sampai bertahun-tahun setelah terkena AIDS. Teknik penghitungan jumlah virus HIV (plasma RNA) dalam darah seperti polymerase chain reaction (PCR) dan branched deoxyribonucleid acid (bDNA) test membantu dokter untuk memonitor efek pengobatan dan membantu penilaian prognosis penderita. karena itu pada ibu hamil yang terinfeksi HIV kadang dianjurkan untuk menjalani operasi sesar. beberapa orang yang terpapar HIV selama bertahun-tahun bisa tidak terinfeksi. Hampir semua penderita akan meninggal dalam 2 tahun setelah terjangkit AIDS.terinfeksi candida mendapatkan flukonazol jangka panjang. Jika tersedia susu formula yang baik dan air yang bersih. Sehingga pada saat ini bisa dikatakan bahwa AIDS sudah bisa ditangani walaupun belum bisa disembuhkan. Tanpa pengobatan. Resiko penularan melalui ASI relatif rendah. sedangkan pada saat persalinan diberikan AZT melalui infus. Dengan perkembangan obat-obat anti virus terbaru dan metode-metode pengobatan dan pencegahan infeksi oportunistik yang terus diperbarui. Penderita dengan infeksi herpes simpleks berulang mungkin memerlukan pengobatan asiklovir jangka panjang. Resiko terkena AIDS dalam 10-11 tahun setelah terinfeksi HIV mencapai 50%. Kombinasi beberapa jenis obat berhasil menurunkan jumlah virus dalam darah sampai tidak dapat terdeteksi. Tapi belum ada penderita yang terbukti sembuh. pada akhirnya semua kasus akan menjadi AIDS. penderita segera mengalami penurunan kualitas hidupnya setelah dirawat di rumah sakit. Tindakan tersebut telah berhasil menurunkan angka penularan HIV dari ibu kepada bayinya. Resiko ini meningkat 5% pada setiap tahun berikutnya. Kepada bayi baru lahir diberikan AZT selama 6 minggu. Kadar virus ini akan bervariasi mulai kurang dari beberapa ratus sampai lebih dari sejuta virus RNA/mL plasma. Prognosis Pemaparan terhadap HIV tidak selalu mengakibatkan penularan. maka sebaiknya ibu yang terinfeksi HIV tidak memberikan ASI kepada bayinya. dari 25% menjadi 8%. pada trimester kedua dan ketiga (6 bulan terakhir) diberikan AZT per-oral (melalui mulut). Pengobatan AIDS telah berhasil menurunkan angka infeksi oportunistik dan meningkatkan angka harapan hidup penderita. Pencegahan Pencegahan penularan HIV dari ibu kepada bayinya dilakukan dengan cara memberikan obat anti-HIV. infeksi HIV mempunyai resiko 1-2 % untuk menjdi AIDS pada beberapa tahun pertama. Sebelum diketemukan obat-obat terbaru.

Beberapa teori menyebutkan antara lain karena faktor hormonal yakni ketidakseimbangan antara hormon estrogen dan progesteron. dan bahkan keinginan melakukan kekerasan kepada diri sendiri ataupun ke orang lain. Yang lebih gawat adalah PMS pun dapat menimbulkan depresi. atau fungsi serotonin yang dialami penderita. 5. menurut suatu penelitian. mengalami sindrom pra-menstruasi atau yang lebih dikenal dengan PMS (pre-menstruation syndrome). Bahkan survai tahun 1982 di Amerika Serikat menunjukkan.50 tahun. C. salah satu kemungkinan yang kini sedang diselidiki adalah adanya perbedaan genetik pada sensitivitas reseptor dan sistem pembawa pesan yang menyampaikan pengeluaran hormon seks dalam sel. Kemungkinan lain. terkadang sampai memunculkan perasaan ingin bunuh diri. PMS dialami 50% wanita dengan sosio-ekonomi menengah yang datang ke klinik ginekologi. Gangguan kesehatan sebelum haid biasanya dianggap hal yang lumrah bagi wanita usia produktif. Delapan puluh persen gangguan PMS termasuk tipe A. dan D. Penderita tipe H sekitar . Guy E. Gejala yang paling gampang dilihat dari sindrom pra menstruasi ini adalah mudah marah.1 Etiologi Penyebab munculnya sindrom ini memang belum jelas. Selain itu. depresi. itu berhubungan dengan gangguan perasaan. masalah sosial. Perubahan perubahan mood. AS. H. wajah terlihat sembab. faktor kejiwaan. Abraham. PMS memang kumpulan gejala akibat perubahan hormonal yang berhubungan dengan siklus saat ovulasi (pelepasan sel telur dari ovarium) dan haid. sebuah sumber mengatakan sekitar 85% wanita mengalami gangguan fisik dan emosi menjelang masa ini.2 Tipe dan gejala haid pre a) Tipe PMS bermacam-macam. ahli kandungan dan kebidanan dari Fakultas Kedokteran UCLA. 5. seperti mudah marah. Sekitar 40% wanita berusia 14 . dan nyeri di bagian perut. pusing. meledak-ledak. karena hormon estrogen yang berlebihan. perasaan sensitif. sakit kepala. biasanya juga terjadi penumpukan cairan dengan payudara yang agak membengkak. Para peneliti melaporkan. ukuran panggul bertambah besar. Sindrom itu akan menghilang pada saat menstruasi dimulai sampai beberapa hari setelah selesai haid. 5. Dr. maka sebaiknya ibu tetap memberikan ASI kepada bayinya karena pemberian ASI lebih menguntungkan bagi kesehatan bayinya.kekurangan gizi. dan sering menangis juga kerap menandai munculnyapremenstrual syndrome (PMS) ini. membagi PMS menurut gejalanya yakni PMS tipe A. Teori lain bilang. lelah dan tubuh agak membengkak. GANGGUAN HAID PRE Tentang sindrom PMS.

pusing kepala yang terkadang sampai pingsan. nyeri pada buah dada. Penderita PMS A sebaiknya banyak mengkonsumsi makanan berserat dan mengurangi atau membatasi minum kopi. Bahkan beberapa wanita mengalami depresi ringan sampai sedang saat sebelum mendapat haid. Bila saja Anda perhatikan. perut kembung. PMS tipe H (hyperhydration) memiliki gejala edema(pembengkakan). jantung berdebar. pembengkakan tangan dan kaki. Pada umumnya sekitar 20 menit setelah menyantap gula dalam jumlah banyak. Pemberian obat diuretika untuk mengurangi retensi (penimbunan) air dan natrium pada tubuh hanya mengurangi gejala yang ada. hanya sekitar 3% dari selururh tipe PMS benar-benar murni tipe D. ingin menangis. atau kurangnya magnesium. Hipoglikemia timbul karena pengeluaran hormon insulin dalam tubuh meningkat. Pembengkakan itu terjadi akibat berkumpulnya air pada jaringan di luar sel (ekstrasel) karena tingginya asupan garam atau gula pada diet penderita. dan PMS D 20%. Kadang-kadang seorang wanita mengalami gejala gabungan. pelupa. PMS C 40%. 5. Setiap tipe memiliki gejalanya sendiri. Biasanya PMS tipe D berlangsung bersamaan dengan PMS tipe A. tidak terpenuhinya asam lemak esensial (omega 6). Pemberian hormon progesteron kadang dilakukan untuk mengurangi gejala. perasaan labil. tetapi beberapa peneliti mengatakan. timbul gejala hipoglikemia seperti kelelahan. bingung. PMS tipe D(depression) ditandai dengan gejala rasa depresi. misalnya tipe A dan D secara bersamaan. sulit dalam mengucapkan kata-kata (verbalisasi). sensitif. peningkatan berat badan sebelum haid. PMS tipe A (anxiety) ditandai dengan gejala seperti rasa cemas. apakah saat ini Anda dikejar tenggang waktu soal pekerjaan Anda. saraf tegang. Gejala ini timbul akibat ketidakseimbangan hormon estrogen dan progesteron: hormon estrogen terlalu tinggi dibandingkan dengan hormon progesteron. pada penderita PMS bisa jadi kekurangan vitamin B6 dan magnesium. lemah. Untuk mencegah terjadinya gejala ini penderita dianjurkan mengurangi asupan garam dan gula pada diet makanan serta membatasi minum sehari-hari. . gangguan tidur.b) c) d) e) 60%. adanya stres kerja ini dapat membuat menstruasi Anda terlambat. tinggi garam dalam diet makanan. PMS tipe C (craving) ditandai dengan rasa lapar ingin mengkonsumsi makanan yang manis-manis (biasanya coklat) dan karbohidrat sederhana (biasanya gula). Gejala tipe ini dapat juga dirasakan bersamaan dengan tipe PMS lain.3 Pencegahan a) Kurangi Stres Perhatikan jadwal kerja Anda. bahkan kadang-kadang muncul rasa ingin bunuh diri atau mencoba bunuh diri. Rasa ingin menyantap makanan manis dapat disebabkan oleh stres.

nyeri sendi dan otot. Bila menstruasi Anda lebih dari delapan hari. e) Menurun di Usia 30 Tahun Pada wanita yang lebih tua. Secara rata-rata. sekitar 14 hari sebelum datang mensturasi. secara umum. d) PMS yang bukan PMS Wanita yang mengalami sakit hebat saat menstruasi itu melebihi gejala umum sangat mungkin terkena premenstrual dysphoric disorder (PMDD). c) Menghitung Siklus Saat Anda mendapatkan menstruasi di hari pertama. payudara sakit. . akan menghilang saat berlangsungnya menstruasi. b) Terjadi Pembuahan? Kebanyakan wanita hanya mengalami ovulasi sekali dalam sebulan. Peradangan tuba falopii terutama terjadi pada wanita yang secara seksual aktif.1. dan kecemasan yang lebih besar dibandingkan wanita yang lebih muda. Lama atau Sebentar itu Normal Kebanyakan wanita akan mengeluarkan darah sekitar dua hari sampai tujuh hari.1 DEFINISI Penyakit Radang Panggul (Salpingitis. Gejala-gejala yang secara umum terjadi. setiap bulannya seorang wanita hanya kehilangan sekitar 3 ons darah. seperti sakit kepala. Siklus yang normal berlangsung sekitar 21 hari hingga 35 hari. lelah.1 PELVIS INFLAMANTORY DISEASES (PID) 6. 6.Tidak sebanyak yang Anda pikirkan Anda tidak perlu takut kehilangan jumlah darah terlalu banyak. dan mood yang tidak menentu. tubuh dan payudara membengkak. Wanita yang menderita PMDD juga memiliki gejala-gejala sama layaknya PMS. 6. Pembuahan memang hanya berlangsung selama satu atau dua hari saja. itu belum tergolong masalah besar. sebenarnya gejalanya telah berkurang dibandingkan wanita di bawah usia 30 tahun yang sering mengalami kejang. Jadikanlah hari itu sebagai patokan untuk siklus berikutnya. Namun. MASALAH GANGGUAN PADA KESEHATAN REPRODUKSI DAN UPAYA PENANGGULANGANNYA. tetapi karena sperma dapat hidup sampai tujuh hari di dalam vagina. Pelvic Inflammatory Disease) adalah suatu peradangan pada tuba falopii (saluran menghubungkan indung telur dengan rahim). PID. Anda harus menggunakan pencegah kehamilan. berat badan bertambah. itu merupakan hari pertama Anda memasuki siklus menstruasi. banyak makan. biasanya akan mengalami pembengkakan tubuh.

gonore. 6. dimana bakteri masuk melalui vagina dan bergerak ke rahim lalu ke tuba falopii. setelah menopause maupun selama kehamilan. ovarium maupun panggul bisa terbentuk abses (penimbunan nanah). Penyebab lainnya yang lebih jarang terjadi adalah: 1. tetapi bakteri juga bisa masuk ke dalam tubuh setelah prosedur kebidanan/kandungan (misalnya pemasangan IUD.Resiko terutama ditemukan pada wanita yang memakai IUD. keguguran. 90-95% kasus PID disebabkan oleh bakteri yang juga menyebabkan terjadinya penyakit menular seksual (misalnya klamidia. Aktivitas seksual pada masa remaja 2. Bisasanya peradangan menyerang kedua tuba. Pernah menderita penyakit menular seksual 5. Penderita merasakan nyeri pada perut bagian bawah yang semakin memburuk dan disertai oleh mual atau muntah. Tuba yang tersumbat bisa membengkak dan terisi cairan. Aktinomikosis (infeksi bakteri) 2. Pernah menderita PID 4. Penyuntikan zat warna pada pemeriksaan rontgen khusus.3. Penularan yang utama terjadi melalui hubungan seksual. Di dalam tuba. Berganti-ganti pasangan seksual 3. GEJALA Gejala biasanya muncul segera setelah siklus menstruasi. perdarahan menstruasi yang tidak teratur dan kemandulan. Jika abses pecah dan nanah masuk ke rongga panggul. mikoplasma.1. streptokokus). gejalanya segera memburuk dan . menyebabkan terbentuknya jaringan parut dan perlengketan fibrosa yang abnormal diantara organ-organ perut serta menyebabkan nyeri menahun. Skistosomiasis (infeksi parasit) 3. Infeksi ini jarang terjadi sebelum siklus menstruasi pertama. stafilokokus. Tuberkulosis. Infeksi bisa menyebar ke rongga perut dan menyebabkan peritonitis. Faktor resiko terjadinya PID: 1. Biasanya infeksi akan menyumbat tuba falopii.2 PENYEBAB Peradangan biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri. aborsi dan biopsi endometrium). Sebagai akibatnya bisa terjadi nyeri menahun. Pemakaian alat kontrasepsi yang bukan penghalang. persalinan.1. Infeksi bisa menyebar ke struktur di sekitarnya. 6. 4.

. Jika tidak ada respon terhadap pemberian antibiotik.penderita bisa mengalami syok. Gejala lainnya yang mungkin ditemukan pada PID:  Keluar cairan dari vagina dengan warna. Antibiotik diberikan secara intravena (melalui pembuluh darah) lalu diberikan per-oral (melalui mulut).1. pasangan penderita sebaiknya menggunakan kondom.5 PENGOBATAN PID tanpa komplikasi bisa diobati dengan antibiotik dan penderita tidak perlu dirawat. konsistensi dan bau yang abnormal  Demam  Perdarahan menstruasi yang tidak teratur atau spotting (bercak-bercak kemerahan di celana dalam  Kram karena menstruasi  Nyeri ketika melakukan hubungan seksual  Perdarahan setelah melakukan hubungan seksual  Nyeri punggung bagian bawah  Kelelahan  Nafsu makan berkurang  Sering berkemih  Nyeri ketika berkemih. Pemeriksaan lainnya yang biasa dilakukan:  Pemeriksaan darah lengkap  Pemeriksan cairan dari serviks  Kuldosentesis  Laparoskopi  USG panggul. Jika terjadi komplikasi atau penyebaran infeksi. 6. Dilakukan pemeriksaan panggul dan perabaan perut. maka penderita harus dirawat di rumah sakit.4 DIAGNOSA Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik. 6. Pasangan seksual penderita sebaiknya juga menjalani pengobatan secara bersamaan dan selama menjalani pengobatan jika melakukan hubungan seksual.1. mungkin perlu dilakukan pembedahan. Lebih jauh lagi bisa terjadi penyebaran infeksi ke dalam darah sehingga terjadi sepsis.

Tidak melakukan hubungan seksual sebelum menikah 2.edukasi dan penyediaan pelayanan.antara lain : a. psikis. Ada 2 hal yang bisa dilakukan oleh remaja.3 juta pertahun.2. sosial dan ekonomi.2.000 dilakukan oleh remaja.seni dan keagamaan 3. yaitu mempertahankan kehamilan dan mengakhiri kehamilan (aborsi). Di . Kehamilan yang diakibatkan oleh pemerkosaan d. Program kesehatan reproduksi yang dikembangkan oleh pemerintah tidak hanya untuk yang sudah menikah dan tidak merujuk pada kebutuhan yang terkait dengan informasi seksualitas .6.2 Pencegahan unwanted pregnancy Unwanted pregnancy dapat di cegah dengan beberapa langkah.Semua tindakan tersebut membawa dampak baik fisik. Memanfaatkan waktu luang dengan melakukan kegiatan positif seperti berolah raga .2 UNWANTED PREGNANCY DAN ABORSI Unwanted preagnancy atau di kenal sebagai kehamilan yang tidak diinginkan merupakan suatu kondisi dimana pasangan tidak mengendaki adanya proses kelahira dari suatu kehamilan .1 Faktor-faktor penyebab Unwanted Pregnancy Banyak faktor yang menyebabkan unwanted pregnancy. Bermula dari hubungan seks pranikah atau seks bebas adalah terjadi kehamilan yang tidak diharapkan (KTD). seperti merabaraba tubuh pasangannya dan menonton video porno. Kehamilan karena incest 6. sekitar 750.3 Bila kehamilan diakhiri (aborsi) Banyak remaja memilih untuk mengakhiri kehamilan (aborsi) bila hamil. bisa dilakukan secara aman oleh dokter atau bidan berpengalaman. Penundaan dan peningkatan usia perkawinan.Kehamilan ini bisa merupakan akibat dari suatu perilaku seksual/hubungan seksual baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja 6.2. serta semakin dininya usia menstruasi pertama (menarche ) b. 6. Hindari perbuatan-perbuatan yang akan menimbulkan dorongan seksual.yaitu : 1. Akibat unwanted pregnancy dan aborsi bagi remaja Angka kejadian aborsi di indonesia di perkirakan mencapai 2. Ketidaktahuan atau minimnya pengetahuan tentang perilaku seksual yang dapat menyebabkan kehamilan c. Persoalan ekonomi (biaya untuk melahirkan dan membesarkan anak ) e. Alasan karir atau masih sekolah (karena kehamilan dan konsekuensi lainnya yang dianggap dapat menghambat karir atau kegiatan belajar ) f. Jika di negara maju yang melegalkan aborsi.

bila ada gangguan kejiwaan. 6.negara kita lebih sering dilakukan dengan cara yang tidak aman bahkan tidak lazim dan oleh dukun aborsi mengakibatkan dampak negatif secara fisik. Selain itu pelaku aborsi itu juga sering kehilangan kepercayaan diri. Risiko fisik Perdarahan dan konflikasi lain merupakan salah satu risiko aborsi. konseling kehamilan. dan keluarga berencana d.Selanjutnya remaja perempuan lebih sulit menolak ajakan seksual pasanganya. sebagai petugas kesehatan harus : 1.Aborsi yang berulang selain bisa mengakibatkan kompilikasi juga bisa menyebabkan kemandulan. Risiko sosial Ketergantungan pada pasangan sering kali menjadi lebih besar karena perempuan merasa tidak perawan. Aborsi yang dilakukan secara tidak aman bisa berakibat fatal yaitu kematian. Kecemasan karena rasa bersalah atau dosa akibat aborsi bisa berlangsung lama.4 Penanganan kasus unwanted pregnancy (KTD) pada remaja Saat menemukan kasus unwanted pregnancy pada remaja. dan sosial terutama bila dilakukan secara tidak aman. 4. Resiko lain adalah pendidikan menjadi terputus atau masa depan terganggu. bila tidak terselesaikan dengan menikah anjurkan pada keluarga supaya menerima dengan baik h. 2. panuk. Risiko psikis Pelaku aborsi sering kali mengalami perasaan-perasaan takut. pernah mengalami KTD atau aborsi . psikis. bila ingin melakukan aborsi berikan konseling risiko aborsi . segera menikah c. 3. diselesaikan secara kekeluargaan b. bila ada risiko tinggi kehamilan. bersikap bersahabat dengan remaja 2. memberikan alternatif penyelesaian masalah apabila terjadi kehamilan pada remaja yaiti: a.2. rujuk kepsikiater f. tertekan atau setres. memberikan konseling pada remaja dan keluarganya 3. persalinan. trauma mengingat proses aborsi dan kesakitan. 1. pemeriksaan kehamilan sesuai standar e. apabila ada masalah yang serius agar diberikan jalan keluar yang terbaik dan apabila belum bisa terselesaikan supaya dikonsultasikan kepada dokter ahli 4. rujuk ke SpOG g. Risiko ekonomi Biaya aborsi cukup tinggi bila terjadi komplikasi maka biaya akan semakin tinggi.

5 juta dilakukan di Indonesia.5 Aborsi Abortion dalam kamus Inggris-Indonesia diterjemahkan dengan pengguguran kandungan. Menurut Eastmen abortus adalah terputusnya suatu kehamilan dimana fetus belum sanggup hidup sendiri di luar uterus. menimbulkan praktek aborsi tidak aman meluas. namun karena adanya larangan baik hukum maupun atas nama agama. 800 wanita diantaranya meninggal karena komplikasi aborsi tidak aman dan sekurangnya 13 persen kontribusi Angka Kematian Ibu Global. 2001). atau tidak mengikuti prosedur kesehatan atau kedua-duanya (Definisi WHO). padahal penduduk kota 1. Kasus aborsi yang ditangani dukun bayi sebesar 11 % di kota dan 70 % di Kabupaten dan dari semua titik pelayanan 54 % di kota dan 85 % di Kabupaten dilakukan oleh swasta/ pribadi (PPKLP-UI. 6. Pada umumnya janin yang keluar itu sudah tidak bernyawa lagi. WHO memperkirakan ada 4. 750. Dari 46 juta aborsi/tahun. karena masih dalam usia kehamilan kurang dari 28 minggu.2. Penelitian pada 10 kota besar dan 6 kabupaten memperlihatkan 53 % Jumlah aborsi terjadi di kota.2 juta aborsi dilakukan per tahun. .000 – 1. Macam-macam aborsi diantaranya spontaneus.6 Defenisi Aborsi Ensiklopedi Indonesia mermberikan penjelasan bahwa abortus diartikan sebagai pengakhiran kehamilan sebelum masa gestasi 28 minggu atau sebelum janin mencapai berat 1. Aborsi yang tidak aman adalah penghentian kehamilan yang tidak diinginkan yang dilakukan oleh tenaga yang tidak terlatih. yaitu fetus belum viable by llaous.2. inkompletus. Agama dan Hukum. 20 juta dilakukan dengan tidak aman. Sedangkan secara yuridis abortus provokatus kriminalis adalah setiap penghentian kehamilan sebelum hasil konsepsi dilahirkan. dan pelayan aborsi dilakukan oleh tenaga yang tidak terlatih terdapat di 16 % titik pelayanan aborsi di kota oleh dukun bayi dan 57 % di Kabupaten. iminen dan sebagainya. Sama halnya dengan Jefflot memberikan definisi abortus adalah pengeluaran dari hasil konsepsi sebelum usia kehamilan 28 minggu. tanpa memperhitungkan umur bayi dalam kandungan dan janin dilahirkan dalam keadaan mati atau hidup. Aborsi mungkin sudah menjadi kebutuhan karena alasan di atas.36 kali lebih kecil dari pedesaan. Secara umum pengertian abortus provokatus kriminalis adalah suatu kelahiran dini sebelum bayi itu pada waktunya dapat hidup sendiri di luar kandungan.000 gram.6. Etika ditinjau dari segi Etika.

Keluarga yang tidak siap menerima kehamilan. panas tinggi. Abortus habitualis atau keguguran berulang adalah keadaan dimana penderita mengalami keguguran berturut-turut 3 kali atau lebih. Alasan terjadinya Aborsi 1. Missed abortion. Abortus provocatus criminalis adalah aborsi yang terjadi oleh karena tindakan-tindakan yang tidak legal atau tidak berdasarkan indikasi medis. membatasi jumlah anak. Ini dapat terjadi karena penyakit antara lain: demam.7 Jenis-jenis Aborsi Abortus spontaneus Adalah aborsi yang terjadi dengan tidak didahului faktor-faktor mekanis ataupun medicinalis semata-mata disebabkan oleh faktor alamiah. e. yaitu apabila tindakan aborsi tidak diambil akan membahayakan jiwa ibu. baik secara sengaja ataupun pada kasus perkosaan. Abortus infeksious dan abortus septic.2. yaitu keguguran yang membakat dan akan terjadi dalam hal ini keluarnya fetus masih dapat dicegah dengan memberikan obat-obat hormonal dan anti pasmodica d.6. 2. b. misal : karena tidak ber-KB atau gagal berKB.2. Abortus inkompletus (keguguran bersisa) artinya hanya ada sebagian dari hasil konsepsi yang dikeluarkan yang tertinggal adalah deci dua dan plasenta c. 3. Abortus completes (keguguran lengkap) artinya seluruh hasil konsepsi dikeluarkan sehingga rongga rahim kosong. Masyarakat cenderung menyisihkan dan menyudutkan wanita yang hamil di luar nikah.8 Abortus provokatus (indoset abortion) Adalah aborsi yang disengaja baik dengan memakai obat-obatan maupun alat-alat. Rustam Mochtar dalam Muhdiono menyebutkan macam-macam aborsi spontan: a. jarak kehamilan yang terlalu pendek. ginjal. tidak ditolong atau dibesarkan jiwanya tetapi malah ditekan dan disudutkan sehingga dalam reaksinya wanita . keadan di mana janin sudah mati tetapi tetap berada dalam rahim dan tidak dikeluarkan selama dua bulan atau lebih. Pada aborsi spontan tidak jarang janin keluar dalam keadaan utuh. Sipilis atau karena kesalahan genetik. b. Kehilangan janin tidak disengaja biasanya terjadi pada kehamilan usia muda (satu sampai dengan tiga bulan). ini terbagi menjadi dua: a. f. adalah abortus yang disertai infeksi genital. Abortus provocatus medicinalis adalah aborsi yang dilakukan oleh dokter atas dasar indikasi medis. Abortus iminen. sebagai contoh aborsi yang dilakukan dalam rangka melenyapkan janin sebagai akibat hubungan seksual di luar perkawinan. Keluarga yang dikarenakan memiliki ekonomi pas-pasan sehingga cenderung bersikap menolak kelahiran anak. Wanita selalu disalahkan. 6. TBC.

Batasan ini sering menakutkan. sehingga perempuan yang mengalaminya lebih menjurus menolak kehamilannya dan ujung-ujungnya akan melakukan aborsi. Hal ini didasarkan pada gagasan bahwa perawatan dapat mencegah ketidaknyamanan yang . Maka hal ini akan memicu seorang wanita yang mengalami suatu masalah akan melakukan aborsi dengan alasan usia bayi belum sampai 3 bulan. Bila seorang wanita hamil di luar batasan umur itu akan masuk dalam kriteria risiko tinggi. diperlukan sikap etis yang menunjukkan bahwa sikap tindakan moral terdiri atas hak dan kewajiban yang ditentukan dengan peraturan yang bertujuan legalisasi dari moral dan moralisasi dari hukum ”legalism and medical ethics”. Suatu contoh konflik moral : 1. semua pihak harus menyadari hak dan kewajibannya serta mampu menempatkan diri dalam porsi yang tepat. takut kalau kesempatan belajarnya terhenti dan barangkali masa depannya pun menjadi buruk. 6. 5. Ada aturan perusahaan yang tidak memperbolehkan karyawatinya hamil (meskipun punya suami) selama dalam kontrak dan kalau ketahuan hamil akan dihentikan dari pekerjaannya. Pandangan sebagian orang bahwa tanda-tanda kehidupan janin antara lain adanya detak jantung yakni umur sekitar tiga bulan. Dari segi medis diketahui umur reproduksi sehat antara 20-35 tahun.9 Aborsi dalam etika Dalam masyarakat yang kompleks sebagai dampak modernisasi. terjadi pergeseran moral dan etika ke arah keterpurukan. mengakibatkan kecelakaan dan membuahkan kehamilan. Aborsi 2.tersebut akan melakukan aborsi. 6.2. Ditambah dengan tekanan masyarakat yang menyisihkan sehingga akhirnya ia melakukan aborsi supaya tetap eksistensi di masyarakat dan dapat melanjutkan sekolah. dengan teman-temannya. 4. 6. misal SMA. Klonning Untuk mengatasi konflik moral tersebut. Sewa rahim 4. 7. Untuk mencegah penurunan moral etik.3 HORMON REPLACEMENT THERAPY (HRT) Terapi penggantian hormon (HRT) adalah suatu sistem pengobatan medis untuk operasi menopause. Bayi tabung 3. Pergaulan yang sangat bebas bagi remaja yang masih duduk di bangku sekolah. Bank sperma 5. perimenopause dan tingkat yang lebih rendah postmenopause wanita. Karena merasa malu.

7. Kanker payudara (Carcinoma mammae) didefinisikan sebagai suatu penyakit neoplasma yang ganas yang berasal dari parenchyma. troches. Penyakit ini oleh Word Health Organization (WHO) dimasukkan ke dalam . haid tidak teratur. terapi yang disebut sebagai "terapi estrogen terlindung". HRT dapat disampaikan ke tubuh melalui patch. Kanker serviks adalah Infeksi HumanPapillomaVirus (HPV). Dosis sering bervariasi siklis. sehingga mengalami pertumbuhan yang tidak normal. Hal ini biasanya menyediakan dosis rendah satu atau lebih estrogen. Women's Health Initiative merekomendasikan bahwa wanita dengan normal ketimbang menopause pembedahan harus mengambil dosis layak terendah HRT untuk waktu sesingkat mungkin untuk menghindari risiko tersebut. Sebagai hasil dari temuan ini. progesteron atau progestin . dan sering juga menyediakan baik progesteron atau analog kimia. Ini juga mungkin memperlakukan energi dan membantu mengurangi osteoporosis setelah menopause. HRT sering diberikan sebagai bantuan jangka pendek (biasanya satu atau dua tahun. lebih jarang. Pada wanita yang telah mengalami histerektomi . berupa proliferasi permukaan epidermal dan mukosa. Terkadang sebuah androgen . Ini melibatkan penggunaan satu atau lebih suatu kelompok obat yang dirancang untuk meningkatkan kadar hormon buatan. Sebagai hasil dari temuan ini. serangan jantung dan stroke . yang disebut progestin. Testosteron juga dapat dimasukkan.disebabkan oleh sirkulasi berkurang estrogen dan progesteron hormon . dan merupakan inovasi yang lebih baru. dengan estrogen diambil harian dan progesteron atau progestin diambil selama sekitar dua minggu setiap bulan atau dua metode yang disebut "berurutan gabungan HRT" atau scHRT. Sikap terhadap HRT berubah pada tahun 2002 setelah pengumuman oleh Women's Health Initiative dari Institut Kesehatan Nasional bahwa mereka yang menerima perlakuan (Prempro) di bagian utama dari studi mereka memiliki insiden yang lebih besar dari kanker payudara . umumnya testosteron. Hal ini sering disebut sebagai "pengobatan" daripada terapi. menyebabkan metaplasi epitel permukaan serviks. SKRINING UNTUK KEGANASAN DAN PENYAKIT SISTEMIK 7. Sebuah metode alternatif. disebut "HRT gabungan terus menerus" atau ccHRT. dan kadang-kadang testosteron . suatu senyawa estrogen biasanya diberikan tanpa progesteron apapun. ditambahkan untuk mengobati berkurang libido . tablet. biasanya kurang dari lima) dari gejala-gejala menopause ( hot flashes . Temuan WHI itu menegaskan kembali dalam studi nasional yang lebih besar dilakukan di Inggris. yang dikenal sebagai Studi Perempuan Juta . dengan suntikan. sampai usia yang menopause alami akan diharapkan terjadi. redistribusi lemak dll). Jenis utama dari hormon estrogen yang terlibat. dosis konstan dengan kedua jenis hormon diminum setiap hari. cincin vagina .1 PENGERTIAN Kanker adalah suatu kondisi dimana sel telah kehilangan pengendalian dan mekanisme normalnya. krim. HRT tersedia dalam berbagai bentuk. cepat dan tidak terkendali. gel atau. IUD . jumlah wanita yang menggunakan terapi hormon turun drastis. wanita muda dengan kegagalan ovarium prematur atau menopause bedah dapat menggunakan terapi penggantian hormon selama bertahun-tahun.

6. Penyakit fibrokistik: Pada wanita dengan adenosis.1.nutrisi : defisiensi antioksidan 7. Ini adalah jenis kanker paling umum yang diderita kaum wanita. dan fibrosis.perilaku seksual : risiko > 10 x pada wanita dengan mitra seks lebih dari 6 dan hubungan seks pertama pada usia muda (kurang dari 15 tahun). Radias i: Eksposur dengan radiasi ionisasi selama atau sesudah pubertas meningkatkan terjadinya risiko kanker payudara. 8. Obesitas : Terdapat hubungan yang positif antara berat badan dan bentuk tubuh dengan kanker payudara pada wanita pasca menopause. fibroadenoma. tetapi terdapat banyak faktor yang diperkirakan mempunyai pengaruh terhadap terjadinya kanker payudara diantaranya: 1. Konsumsi lemak: Konsumsi lemak diperkirakan sebagai suatu faktor risiko terjadinya kanker payudara. 7. . .2. Skrining adalah: (1) pemeriksaan terhadap sejumlah besar orang untuk mengungkap karakteristik tertentu atau penyakit yang tidak diketahui seperti fenilketonuria atau hipotiroidisme pada neonatus (2) Fluroskopi ( Kamus Kebidanan ). 7. Skrining sama artinya dengan deteksi dini atau pencegahan sekunder. Pengobatan yang paling lazim adalah dengan pembedahan dan jika perlu dilanjutkan dengan kemoterapi maupun radiasi. ada 2 jenis gen (BRCA1 dan BRCA2) yang sangat mungkin sebagai resiko : Riwayat keluarga merupakan komponen yang penting dalam riwayat penderita yang akan dilaksanakan skrining untuk kanker payudara. menopause pada umur lebih tua. Kanker payudara adalah kanker pada jaringan payudara. H. 4. 2. Risiko utama kanker payudara adalah bertambahnya umur. tidak ada peningkatan risiko terjadinya kanker payudara.International Classification of Diseases (ICD) dengan kode nomor 17. Suheimi ). Kanker endometrium adalah jaringan atau selaput lender rahim yang tumbuh di luar rahim. penyebab spesifik kanker payudara masih belum diketahui. 3.1 KANKER SERVIKS . menarche pada umur muda. 5. dan kehamilan pertama pada umur tua. Kaum pria juga dapat terserang kanker payudara. risiko meningkat 1 . walaupun kemungkinannya lebih kecil dari 1 di antara 1000. Pemakaian obat-obatan.2 FAKTOR-FAKTOR RESIKO PENYEBAB 7. . Riwayat keluarga dan faktor genetic .2.merokok : efek karsinogenik zat hidrokarbon aromatic polisiklik amin . Faktor reproduksi: Karakteristik reproduktif yang berhubungan dengan risiko terjadinya kanker payudara adalah nuliparitas. riwayat PHS.5 x.multiparitas . mencakup pemeriksaan (tes) pada orang-orang yang belum mempunyai simptom-simptom penyakit untuk menemukan penyakit yang belum terlihat atau pada stadium praklinik (dr. Penggunaan hormon: Hormon estrogen berhubungan dengan terjadinya kanker payudara.riwayat kontrasepsi hormonal : pil KB lebih dari 4 tahun.2 KANKER PAYUDARA Menurut Moningkey dan Kodim. K.

Hipertensi e.3. Pemakaian estrogen g.2. seperti penggunaan kontrasepsi oral dan merokok merupakan faktor yang bersifat protektif. Gambar hiperplasia endometrium 7.1 DENGAN KESEHATAN REPRODUKSI Menurunkan morbiditas dan mortalitas penyakit dalam masyarakat melalui deteksi dini dan pengobatan pada keadaan belum terdapat symptom/gejala. Skrining merupakan upaya untuk meningkatkan kesehatan reproduksi wanita sepanjang daur kehidupannya meliputi sejarah.3 HUBUNGAN SKRINING UNTUK KEGANASAN PENYAKIT 7. 7. Hiperplasia Endometrium Faktor-faktor lain adalah yang mempengaruhi pemaparan terhadap estrogen atau meningkatkan kadar progesteron. Diabetes mellitus (DM) d. Riwayat infertilitas f.3. Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa penyakit kanker payudara meningkat pada orang yang sering menghadapi kondisi stress (goncangan jiwa) dan juga bagi wanita yang sebelumnya mengalami menstruasi dibawah usia 11 tahun. Riwayat menstruasi c. KANKER ENDOMETRIUM Terdapat beberapa faktor risiko yang dinyatakan berperan terhadap terjadinya kanker endometrium : a.Faktor lain yang diduga sebagai penyebab kanker payudara adalah tidak menikah menikah tapi tidak punya anak melahirkan anak pertama sesudah usia 35 tahun tidak pernah menyusui anak. . Obesitas b.

Pertama anda berbaring di atas meja periksa dengan lutut ditekuk. Membantu dalam mengidentifikasi orang-orang yang berisiko terkena penyakit atau masalah kesehatan tertentu. Penegakan diagnosis pasti ditindak lanjuti di fasilitas kesehatan c. Membantu melindungi kesehatan individual e. dimana seorang cytotechnologist (orang yang terlatih untuk mendeteksi sel abnormal) akan memeriksanya. Memberikan penyuluhan dalam pemilihan alat kontrasepsi dengan metode barrier (pelindung) seperti diafragma dan kondom karena dapat memberi perlindungan terhadap kanker serviks.2 PERAN BIDAN SKRINING UNTUK KEGANASAN DAN PENYAKIT SISTEMIK a. Membantu mengidentifikasi penyakit pada stadium dini. psikososial dan sosial spiritual. 7. Memberikan motivasi pada para wanita untuk melakukan pentingnya melakukan langkah skrining. Tumit anda akan diletakkan pada alat stirrups. sehingga terapi dapat dimulai secepatnya dan prognosa penyakit dapat diperbaiki d. b.perkembangan wanita dalam aspek biologis. Tes Papanicolaou (PAP) smear : sitologi eksfoliasi serviks Gambar Pap Smear 7. Memberikan fasilitas skrining kanker serviks dengan metode pap smear kemudian membantu dalam pengiriman hasil pemeriksaan ke laboratorium. Lalu dokter akan mengambil sampel sel serviks anda dan membuat apusan (smear) pada slide kaca untuk pemeriksaan mikroskopis. Secara perlahan dokter akan memasukkan alat spekulum ke dalam vagina anda. Membantu dalam pengendalian penyakit infeksi melalui proses identifikasi carrier penyakit di komunitas f. . g. kesehatan reproduksi dalam perspektif gender.3.3 Bagaimana Pap Smear Dilakukan? Pap smear dilakukan di ruang dokter dan hanya beberapa menit. permasalahannya serta indikator status kesehatan wanita.3. Dokter akan mengirim slide ke laboratorium.

teknisi menyiapkan slide mikroskopik yang lebih bersih dan mudah diinterpretasikan dibanding slide yang disiapkan dengan metode tradisional. DIMENSI STATUS SOSIAL WANITA 8.1 Pengertian Status adalah kedudukan seseorang di dalam keluarga dan masyarakat. ovarium. yang dapat menyimpan sel untuk pemeriksaan nantinya.2 Faktor Yang Mempengaruhi Status Wanita Status wanita dipengaruhi oleh : a. lakukan tiap 10 tahun pada wanita usia 35-55 tahun . lakukan tiap 5 tahun pada wanita usia 35-55 tahun . Lengan direntangkan di atas kepala guna memeriksa payudara di cermin 8. ekonomi. 8. lakukan tiap 3 tahun pada wanita usia 25-60 tahun . Rendahnya kedudukan wanita dari pria Walaupun separuh dari penghuni dunia adalah wanita namun sampai abad yang lalu dunia seni. bagaimana dia dihargai dan kegiatan apa yang boleh dilakukan. politik. Jadi status social wanita adalah kedudukan seorang wanita yang akan mempengaruhi bagaimana seseorang wanita diperlakukan. Pendekatan terbaru dengan menggunakan cairan untuk mentransfer sampel sel ke laboratorium. 2. perdagangan adalah dunia laki- . Cara melakukan pemeriksaan payudara sendiri : 1.1 Status Sosial 8. Pemeriksaan payudara dengan teliti di depan cermin guna melihat apakah bentuk dan besarnya simetris dan memperhatikan adanya kerut pada kulit atau putting susu yang tertarik. uterus. namun dokter akan mencuci alat dengan cairan khusus.kalau fasilitas tersedia lebih.Mensosialisasikan SADARI (pemeriksaan payudara sendiri) sebagai salah satu bentuk skrining keganasan terhadap kankerpayudara.Teknisi ini bekerja dengan bantuan patologis (dokter yang ahli dalam bidang abnormalitas sel). Program pemeriksaan / skrining yang dianjurkan untuk kanker serviks (WHO) yakni : .kalau fasilitas tersedia.1.skrining pada setiap wanita minimal satu kali pada usia 35-40 tahun . Umumnya dokter akan melakukan Pap smear selama pemeriksaan panggul (prosedur sederhana untuk memeriksa genital eksternal. Dokter akan mengambil sel dengan carayang sama. hanya Pap smear yang dapat mendeteksi kanker serviks atau prakanker sejak dini. Walaupun pemeriksaan panggul dapat mengetahui masalah reproduksi. Patologis bertanggung jawab untuk diagnosis akhir.1. organ reproduksi lain dan rektum).ideal atau optimal. Ketika sampel sampai ke laboratorium.

c. Bila wanita dicerai maka dia tidak boleh merawat anaknya lagi atau hak miliknya. 8. hak dan kewajiban wanita serta peran ganda wanita sebagai ibu rumah tangga dan pencari nafkah Di masyarakat seorang wanita tidak boleh memiliki / mewarisi hak milik atau mencari penghasilan. Selain itu karena ekonomi keluarga yang kurang baik. meningkatkan wanita untuk berperan ganda sebagai ibu rumah tangga dan pencari nafkah. pemerintah adalah pemerintahan pria dan Negara adalah Negara pria.3 Dampak Status Sosial Wanita . khususnya dibidang politik. karena dianggap kurang mampu dan dilihat sebagai saingan kaum pria. Persepsi ini yang merugikan kaum wanita karena dianggap kurang penting memperoleh pendidikan yang tinggi sehingga mengakibatkan banyak wanita tetap terpuruk dalam kebodohan karena tingkat pendidikan yang rendah.laki.1. Hukum manusia dari dulu hingga sekarang adalah hukum laki-laki. kembali mengurus keluarga. Karena itu wanita hidupnya bagaikan mengambang dalam keremangan senja. Meskipun wanita punya hak secara hokum tetapi tradisi tidak akan mengijinkan untuk mengkontrol hidupnya sendiri. b. Terutama dibidang politik. Perlindungan hukum. bergerak hanyut seperti bayangan dibelakang panggung pria dan tidak berarti. wanita ditolak untuk menduduki posisi kepemimpinan dan fungsi-fungsi kunci. Rendahnya tingkat pendidikan wanita dibanding pria Ketika orang tua akan memutuskan untuk membiayai pendidikan anaknya umumnya kaum laki-laki yang mendapat prioritas utama untuk memperoleh pendidikan yang tinggi untuk bekal menjadi kepala keluarga dan pencari nafkah yang baik. sedangkan wanita kurang perlu mendapat pendidikan tinggi karena nantinya juga harus bertugas menjadi ibu rumah tangga.

Kedudukan wanita di masyarakat yang rendah Peran lelaki sebagai kepala keluarga dan pencari nafkah serta wanita sebagai ibu rumah tangga. Bahkan hal ini dianggap wajar Karen apembagian peran kedua jenis kelamin ini memang dipersiapkan sesuai dengan nilai-nilai kodratnya masing-masing. psiko. dimana dia harus bersaing dengan kaum pria yang dari segi pendidikan dan pencurahan waktu ke sector public.1. ternyata menempatkan wanita pada status yang kurang menguntungkan yang menyebabkan wanita lebih rendah dari lakilaki.Dengan status wanita yang rendah akan berdampak pada : a.4 Masalah Yang Berhubungan Dengan Status Wanita a.Status wanita akan kurang menguntungkan dan semakin tidak menguntungkan jika dia berperan ganda. . Kehidupan social : Ø Kehidupan wanita terbelenggu Ø Potensi wanita terpendam karena harus sering mengalah Ø Wanita lebih terbelakang pada setiap strata social ekonomi Ø Suara dan kepentingan wanita kurang terwakili Ø Hak asasi tertekan Ø Kontribusi peran alamiah tidak tampak b. social dan cultural kurang perhatian Ø Ancaman kesehatan reproduksi tinggi Ø Akses pelayanan kesehatan kurang Ø Menginginkan anak laki-laki dari pada perempuan Ø Tidak punya hak hokum dan kekuatan untuk memutuskan Ø Terlalu banyak anak atau sering melahirkan 8. Kesehatan : Ø Ancaman infeksi tinggi Ø Perlindungan terhadap trauma dan kecelakaan rendah Ø Kebutuhan bio. Ketimpangan kelas berdasarkan jenis kelamin ini dikarenakan system kemasyarakatan yang bersifat patriarchal membenarkan hal ini berlangsung.

termasuk melakukan cara hubungan suami-istri aman dan berbagi beban kerja yang lebih adil. b. Wanita memperoleh perlakuan tidak layak Kaum wanita biasanya diperlakukan tidak sama dengan kaum pria. 8.1. Tapi tatanan masyarakat bisa di ubah menjadi pendorong kea rah kesehatan yang lebih baik. Usaha perbaikan dilingkungan keluarga Ø Memperbaiki derajat kesehatan kita dengan cara mempelajari masalah kesehatan wanita dan dengan merubah hidup kita sendiri dan lingkungan keluarga. Karena penyebab masalah kesehatan berawal dari lingkungan keluarga. a. Kaum wanita biasanya mempunyai kekuasaan. Ketimpangan yang mendasari ini menyebabkan : Ø Kaum wanita tidak mampu menjangkau pelayanan kesehatan dan informasi kesehatan yang penting. sumber daya dan kedudukan yang lebih lemah baik dikeluarga atau di masyarakat. Ø Bicarakan dengan pasangan hidup apa yang dibutuhkan oleh masing-masing pihak untuk memajukan derajat kesehatan yang lebih baik. Ø Berusaha untuk memajukan kesehatan dan masa depan anak-anak. masyarakat dan Negara.Selama structural masyarakat patriarchal ini masih bertahan. bukan justru mendatangkan masalah kesehatan.5 Usaha perbaikan status social wanita baik dikeluarga maupun masyarakat Tatanan masyarakat akan mendorong kaum wanita jatuh dalam kemiskinan dan derajat kesehatan yang buruk. maka selama itu pula wanita akan tetap menjadi warga “kelas dua” di dalam kehidupan social ekonomi. Ø Kaum wanita banyak yang berpendidikan rendah dari kaum pria Ø Kaum wanita banyak yang tidak mempunyai kendali atas hak menerima pelayanan kesehatan yang mendasar. Perubahan-perubahan akan memajukan derajat kesehatan wanita terjadi pada setuiap jenjang tingkat tersebut diatas. .

bebas. 8. Ø Sebagai ibu dan pendidik bagi anak-anak Setelah melahirkan wanita akan berperan sebagai ibu.1 Pengertian Peran wanita adalah serangkaian perilaku yang diharapkan sesuai dengan posisi social yang diberikan kepada wanita.b. mencakup sikap hidup yang mantap bisa mendampingi suami dalam situasi senang atau sedih disetai rasa kasih sayang. Peran menerangkan pada apa yang harus dilakukan wanita dalam suatu situasi tertentu agar dapat memenuhi harapan mereka sendiri dn harapan orang lain. juga mendorong suami untuk berkarir dengan caracara yang sehat. . loyalitas dan kesetiaan pada partner hidupnya. sehingga setiap orang tahu masalah tersebut. kecintaan. Secara Sosial Wanita Selalu Memiliki Peran a. Peran wanita dalam keluarga Ø Sebagai istri dan pendamping suami Seorang wanita memiliki peran sebagai pendamping pria. Usaha perbaikan dan perubahan di lingkungan masyarakat Ø Berbagi informasi : temukan cara untuk menyebarkan informasi tentang masalah kesehatan umum yang ada di masyarakat setempat. Ø Bentuk suatu kelompok pendukung : kaum wanita yang menderita masalah yang sama seperti wanita korban pemerkosaan / pelecehan seksual.2 Peran Wanita 8. menyenagkan serta penuh kasih saying dengan begitu suami akan betah tinggal dirumah. Bila ibu tersebut mampu menciptakan iklim psikis yang gembira.2. bahagia dan bebas sehingga suasana rumah tangga menjadi semarak dan bisa membrikan rasa aman.2. 8. hangat. Ø Berusaha menuju kemandirian : program yang bisa membantu wanita mencari nafkah sendiri dan memperbaiki lingkungan kerja juga membantu wanita untuk membuat keputusan sendiri dan menumbuhkan harga diri.2.

dimana suami bertindak sebagai pencari nafkah. Tujuan agar wanita dapat ikut berperan aktif dalam pembangunan nasional dan ikut serta dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dengan kemampuan yang dimilkinya. Ø Sebagai pengatur/pengelola rumah tangga Dalam hal ini terdapat relasi-relasi formal dan semacam pembagian kerja (devision of labour). Ø Sebagai partner seks Tujuan berumah tangga adalah meneruskan keturunan dengan itu hubungan intim pasangan suami-istri sudah menjadi satu kesatuan. Peran wanita dalam masyarakat Peran wanita di masyarakat adalah segala kegiatan atau aktifitas yang dilakukan wanita diluar lingkungan rumah tangga. Dalam pengurusan rumah tangga ini yang sangat penting ialah factor kemampuan membagi waktu dan tenaga untuk melakukan berbagai macam tugas pekerjaan dirumah tangga dari pagi sampai larut malam. Ada kesedihan untuk memahami partnernya serta rela berkorban. imbang tanpa konflik-konflik batin yang serius. Peran wanita dalam pembangunan dimana wanita ikut serta mensukseskan program nasional bidang : Ø Program Keluarga Berencana Ø Peningkatan Kesehatan Masyarakat . istri berfungsi sebagai pengurus rumah tangga tetapi seringkali juga berperan sebagai pencari nafkah. Ada relasi seksual yang tidak berlebihlebihan. jadi terdapatnya hubungan heteroseksual yang memuaskan tanpa disfungsi (gangguan-gangguan fungsi) seks. b. tidak hiperseksual dan tidak kurang. wanita juga berperan dalam mendidik dan menciptakan moralitas dan akhlak yang baik bagi anak-anaknya. maka kehidupan seks yang mapan terutama disebabkan oleh kehidupan psikis yang stabil.Selain berperan sebagi ibu.

atau karena kelelahan. Minimalnya waktu untuk privasi Ø Kurangnya perawatan diri Ø Kurangnya waktu untuk istirahat Ø Kurangnya disiplin terhadap kebutuhan nutrisi Ø Keterbatasan waktu menyebabkan wanita jarang makan dan kelelahan menjadikan wanita kurang makan. Penyakit bisa menjadi ancaman berbahaya yang berbeda pada wanita dari pada pria. 8. Dirumah ancaman penykit paru karena asap dapur dan luka . Selain itu wanita mengalami resiko kesehatan setiap hari dari pekerjaannya. Dampak Peran Dampak yang ditimbulkan dari peran wanita baik dikeluarga maupun di masyarakat : a. Setiap wanita normal menginginkan hidup berkeluarga. 8.2.4. karena kurang gizi.2. Misalnya wanita yang mengalami penyakit yang menyebabkan kecacatan / kelemahan biasanya ditolak oleh suami. Ancaman kesehatan Wanita sering mengalami gangguan kesehatan tertentu karena pekerjaaan mereka.Ø Pendidikan kaum ibu dan kesejahteraan keluarga c. karena keluarga merupakan arena peluang untuk memainkan fungsi-fungsi kewanitaannya. Peran wanita dalam organisasi profesi Selain berperan di keluarga dan masyarakat sudah banyak wanita-wanita yang berperan dalam organisasi profesi seperti pemberdayaan perempuan (KOMNAS PEREMPUAN) dan organisasi-organisasi yang bergerak di bidang wanita yang tujuannya untuk memperjuangkan hak-hak kaum wanita. b.3 Faktor yang Mempengaruhi Peran Wanita Faktor yang mempengaruhi peran wanita antara lain adalah keinginan wanita untuk memperoleh status dimasyarakat dan keinginan wanita untuk menikah dan berkeluarga.

Tetapi bila kesulitan berlangsung terus dan menghambat kegiatan sehari-hari. c. 8. Dan sewaktu pulang kerumah mereka harus mendapatkan beban kerja dobel ini mengakibatkan kelelahan dan meningkatkan resiko penyakit. untuk menemukan masalah-masalahnya dan berusaha mengatasinya. Bila penalaran dan jiwa wanita sehat.2. Bila seorang wanita mengalami tekanan yang bertubi-tubi setiap harinya dan dalam jangka waktu yang lama dia akan merasa kewalahan dan tidak bisa mengatasinya. Stres (Frustasi dalam peran) Kegiatan dan kejadian sehari-hari sering memberikan tekanan pada wanita sehingga menyebabkan ketegangan pada tubuh dan jiwanya (stress). Berjuta wanita nekerja diluar rumah mengalami gangguan kesehatan karena lingkungan kerja yang tidak aman. Penyakit menular melalui air juga sering terjadi karena wanita menghabiskan sebagian besar waktunya di air. Hampir setiap orang kadang-kadang mempunyai kesulitan untuk melakukannya. demikian juga dengan daya penalaran dan jiwa seorang wanita. mncuci pakaian. merencanakan masa depan dan membina hubungan yang memuaskan dengan orang lain.5. b. Konflik peran (harapan-harapan peran yang tidak sesuai) . Masalah yang Berhubungan dengan Peran Wanita a. maka dia mempunyai kekuatan emosional untuk merawat kebutuhan fisik dan keluarga. maka ia akan menjadi tegang dan nervus sehingga ia tidangak bisa merawat keluarganya dan mengalami gangguan kesehatan jiwa.bakar dari memasak sangat mudah terjadi sehingga dianggap sebagai masalah kesehatan kerja utama bagi wanita. Krisis psikologiSeperti tubuh wanita bisa sehat atau tidak sehat. mengambil air dan berdiri di air selama menanam padi.

KUHP :        Pasal 89-90 Pasal 351-356 Pasal 285-301 Pasal 338-340 Pasal 324-337 Pasal 310-321 : kekerasan dan luka berat : penganiayaan : kejahatan susila : pembunuhan : penghilangan kemerdekaan : penistaan Pada umumnya tidak membedakan korban laki-laki dan perempuan kecuali pada kejahatan susila 9.1.1 Kekerasan terhadap perempuan setiap tindakan berdasarkan perbedaan jenis kelamin yang berakibat atau mungkin berakibat kesengsaraan atau penderitaan perempuan secara fisik. FAKTOR MASYARAKAT  kemiskinan . pemaksaan atau perampasan kemerdekaan secara sewenang-wenang. c.1.Dibeberapa wilayah. baik yang terjadi di ranah publik atau dalam kehidupan pribadi. Banyak perubahan-perubahan ini membutuhkan perubahan yang menyeluruh pada sendi-sendi keluarga dan masyarakat sehingga banyak wanita yang merasa harapan untuk peran yang dia inginkan tidak sesuai. termasuk ancaman tindakan tertentu. Kurang memadainya ketrampilan untuk memecahkan masalah Wanita sering tidak punya kesempatan khusus dalam kehidupan sehari-hari yang sangat sibuk untuk melakukan sesuatu bagi dirinya sendiri. seksual atau psikologis. 9 PERMASALAHAN KESEHATAN WANITA DAN DIMENSI SOSIAL DAN UPAYA 9.1 BENTUK-BENTUK KEKERASAN     Fisik Psikologis Seksual finansial 9. wanita dipaksa untuk berubah secara cepat karena perubahan dalam tingkat ekonomi atau karena konflik politik.2 FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI 1).

1 Persepsi masyarakat tentang perkosaan  Biasanya korban yang memprovokasi/mengundang kejadian perkosaan dengan menggunakan pakaian yang minim ataupun dandanan yang berlebihan    Sebenarnya perempuan dapat menghindari terjadinya tindakan perkosaan Hanya perempuan tertentu yang akan diperkosa Perkosaan hanya terjadi di daerah asing pada malam hari . yang dipaksakan oleh satu pihak kepada pihak lain. FAKTOR INDIVIDU      wanita single.2 Perkosaan Hubungan seksual tanpa kehendak bersama. bercerai/ingin bercerai berumur 17-28 tahun ketergantungan obat wanita hamil pasangan yang cemburu berlebihan 9.2. 9. FAKTOR KELUARGA    keluarga yang sakit kelainan mental keluarga yang kacau dan tidak bahagia keluarga yang kurang akrab 3).   urbanisasi keluarga ketergantungan obat lingkungan kekerasan dan kriminalitas 2). agresi dan perendahan pada satu pihak (korban) oleh pihak lainnya (pelaku). melainkan berhubungan dengan penguasaan dan dominan.3 PENATALAKSANAAN Rehabilitasi :     fisik psikologis sosial yuridis 9.1. yang juga dapat merupakan tindak pseudo seksual yaitu perilaku seksual yang tidak selalu di motivasi dorongan seksual sebagai motivasi primer.

yang berkaitan langsung .  Fase reorganisasi jangka panjang Bertahun-tahun ditandai dengan upaya individu untuk keluar dari trauma yang dialami dan sungguh-sungguh menerima apa yang terjadi sebagai sesuatu fakta yang memang terjadi. mendapat santunan atau pun karena ia mempunyai kepribadian mencari perhatian  Perkosaan terjadi karena pelaku tidak dapat mengendalikan impuls seksualnya 9.   Perkosaan hanya dilakukan oleh orang sakit/kriminal Pria baik-baik tidak akan memperkosa kecuali karena undangan/rayuan dari perempuan Perempuan sering mengaku diperkosa untuk balas dendam.2. Pada fase ini tidak jarang individu menampilkan ciri-ciri depresi. mual. mengalami mimpi-mimpi buruk atau kilas balik kejadian. melecehkan dan tidak diundang yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang terhadap pihak lain. disorganisasi. lemah. ketakutan.3 Pelecehan seksual perilaku atau tindakan yang mengganggu.3 PERAN PETUGAS KESEHATAN        Bersikap dengan santun dan jangan menyalahkan Merawat gangguan kesehatan korban Menulis semua hasil pemeriksaan sebagai bukti Merawat kebutuhan jiwa dan berusaha untuk menajdi sahabat yang bisa dipercaya Membantu dalam membuat keputusan Memberikan motivasi dan arahan untuk bangkit kembali menatap mas adepan Membantu untuk memberitahukan kepada orang tua/keluarga korban 9. siapa dan bagaimana ciri penyerang)  Fase kedua (adaptasi awal) Individu menghayati berbagai emosi negatif seperti pemberontakan. 9. lelah tidak dapat dijelaskan secara rinci/tepat apa yang terjadi (apa. terhina. kebingungan.2 Reaksi yang terjadi setelah kejadian perkosaan  Fase akut (segera setelah serangan terjadi) Korban mengalami syok dan rasa takut yang sangat kuat. dan jijik yang pada berikutnya dapat ditanggapi dengan represi dan pengingkaran sebagai upaya untuk mencoba menutup pengalaman ayng menyakitkan.2. malu.

Sadistie rape yaitu pelecehan seksual dengan ciri kekejaman atau sampai pembunuhan 9. Hostile work environment Pelecehan seksual yang terjadi tanpa janji atau iming-iming maupun ancaman Kategori pelecehan seksual menurut Nichaus 1). mempermalukan dengan memperlihatkan pornografi .3. Power rape yaitu pelecehan seksual yang saling tidak mengenal.2 Macam-macam pelecehan seksual 1). Pelecehan seksual dengan orang yang tidak dikenal   Pelecehan di penjara Pelecehan saat terjaid perang 3). dengan menyerang harga diri korban melalui kata-kata kasar. hal ini jarang dilaporkan karena Pelecehan oleh suami/mantan suami Pelecehan yang dialami seorang wanita oleh pacar/mantan pacar Pelecehan seorang wanita oleh teman kerja atau atasan Pelecehan seksual pada anak-anak oleh anggota keluarga 2). Quid pro quo Pelecehan seksual yang seperti ini adalah pelecehan seksual yang biasanya dilakukan oleh seseorang yang memiliki kekuasaan otoritas terhadap korbannya. sedangkan pelaku tidak saling kenal 2).dengan jenis kelamin pihak yang diganggunya dan dirasakan menurunkan martabat dan harga diri orang yang diganggunya.1 Kategori pelecehan seksual a. Blitz rape yaitu pelecehan seksual yang terjadi sangat cepat.3. Pelecehan dengan iming-iming atau paksa. Pelecehan seksual dengan orang yang kita kenal     Confidence rape yaitu pelecehan seksual dengan penipuan. 5). Pelecehan seksual mental. malu 3). Pelecehan seksual dengan ketakutan. yaitu pelecehan seksual dimana korban menjadi marah dan balas dendam. pelaku bertindak cepat dan menguasai korban. dilakukan oleh orang yang berpengalaman dan yakin korban akan menikmati 4). disertai iming-iming pekerjaan atau kenaikan gaji atau promosi b. dimana akan terjadi kekerasan jika korban menolak 4). Anger rape. dimana pelaku memiliki otoritas pada korban 5). 9.

bahkan ada yang sampai menggunakan obat-obatan terlarang maupun ingin bunuh diri. beberapa hari kemudian akan timbu memar/lecet pada bagian tubuh. malu dan perasaan bersalah 2. respon atau dampak jangka panjang : gelisah. gangguan pola tidur. muntah.9.3.3. lelah. menambah pengamanan. mimpi buruk.3. membuang/menghancurkan benda yang berkaitan dengan pelecahan 4.6 Hukum-hukum yang mengatur tentang pelecehan seksual    Pasal 289-296 tentang pencabulan Pasal 295-298 dan 506 tentang penghubungan pencabulan Pasal 286-288 tentang persetubuhan dengan wanita dibawah umur 9. respon lain yaitu: mandi sebersih-bersihnya. marah.3 Penyebab terjadinya pelecehan seksual    Dilihat dari si peleceh Dilihat dari si korban Dilihat dari tempat dan waktu kejadian 9.4 Respon korban pelecehan seksual 1. merasa terhina. sakit kepala. kemarahan. nyeri pada daerah pacinela.7 Hal-hal yang dilakukan ketika terjadi pelecehan seksual  Katakan TIDAK dengan tegas tanpa senyum dan minta maaf . phobia sendirian. ingin balas dendam. tampil tenang. takut akan penyiksaan diri dan kematian 5. respon emosi korban terbagi menjadi dua. yang paling sering adalah ketidakberdayaan.3. menyalahkan diri sendiri.3. kehilangan kontrol diri. menunduk dan lembut) 3. nyeri lambung. gelisah. yaitu respon ekspresif (ketakutan. takut. depresi. mual. menangis terisak-isak) dan respon terkontrol (menyembunyikan perasaannya. pindah rumah.5 Dampak psikologis pelecehan seksual     Frekuensi terjadinya pelecehan Parah tidaknya (halus atau kasar) Mengancam keselamatan fisik ataukah hanya sebatas pelecehan verbal Apakah mengganggu kinerja pekerja 9. merasa menjadi orang yang kotor dan menjijikkan. 9. tegang. gatal dan keluar darah pada vagina.

   

Buat jurnal kejadian Cari informasi tentang si peleceh dan orang-orang sekitarnya Buat pernyataan tertulis kepada si peleceh, bahwa anda tidak suka dengan perilakunya Hubungi atasan atau pihak yang berwenang atau yang mempunyai kedudukan, seperti polisi/bos/orang tua/tokoh agama/tokoh masyarakat dan jeaskan apa yang terjadi

9.4. Single Parent Single parent adalah orang yang melakukan tugas sebagai orang tua (ayah dan ibu) seorang diri, karena kehilangan/ terpisah dengan pasangannya. Ada banyak alasan yang menyebabkan seseorang menjadi Single Parent, diantaranya : 1. Tinggal terpisah karena pasangannya bekerja/belajar di kota/Negara lain. 2. Kematian pasangan 3. Perceraian

9.4.1 Masalah yang sering terjadi pada single parent: • Single parent yang terpisah dengan pasangan karena bekerja/belajar di kota/negara lain, memiliki beberapa masalah, seperti : merasa kesepian, tidak terpenuhinya kebutuhan seks sementara ia seharusnya bisa mendapatkan pemenuhan kebutuhan seks dari pasangannya. Saat pasanganya berada jauh darinya, ia juga merasa berat membesarkan anak sendiri. • Seseorang yg menjadi single parent krn kematian juga mengalami masalah yg berat. Namun jika mendapatkan pelayanan pendampingan/konseling yg tepat, ia dpt melalui masa-masa gelapnya. Sehingga kedukaannya tdk berlarut-larut (tdk lebih dari 6 bulan). single parent yg ditinggal mati pasangannya mengalami masalah keuangan dan merasa kesepian. • single parent yg berpisah dengan pasangannya karena perceraian, memiliki masalah yg lebih serius lagi. Setidaknya ada 6 masalah besar,yaitu : 1.Masalah emosional 2.Masalah hukum (hak asuh, dll)‫‏‬ 3.Menjalin hubungan baik dengan mantan suami/istri

4.Menghadapi anak 5.Masalah dengan lingkungan 6.Masalah keuangan • Single parent pasca perceraian juga mengalami masalah dengan mantan pasangannya. Krn pengalaman pahitnya, seorang single parent sering tdk menyadari bhw sejelek apapun mantan suami/istri-nya, ia tetap ayah/ibu dari anak-anaknya. Sebelum single parent mengampuni mantan pasangannya, ia cenderung ingin balas dendam. Beberapa single parent bahkan melakukan usaha balas dendam kepada mantan pasangannya, dgn memanfaatkan anak-anaknya. • Kondisi emosional single parent pasca perceraian : . Kecewa . Marah . Membenci mantan suami/istrinya . Cemburu terhadap rivalnya . Mudah marah kepada anak-anak . Luka batin/trauma . Kesepian . Merasa tak berharga . Merasa teraniaya oleh lingkungan . Mengasihani dirinya sendiri 9.4.2 Hal yang dibutuhkan seorang single parent saat menghadapi situasi yg sulit pasca perceraiannya adalah : 1.Single parent perlu menjalani konseling pribadi untuk membagi beban. 2.Jika diperlukan, single parent juga bisa menjalani terapi utk recovery dari traumanya. 3.Dukungan sosial/komunitas teman senasib (sesama single parent) juga dibutuhkan untuk menguatkan hati seorang single parent. 4. Single parent membutuhkan pengetahuan/ ketrampilan single parenting yg memadai supaya bisa menjadi teladan bagi anak-anaknya. 5.Seorang single parent juga perlu melatih diri untuk bersikap bijaksana terhadap lingkungan.

6. Utk mengatasi masalah ekonomi, seorang single parent membutuhkan kesempatan utk mengembangkan/memanfaatkan talentanya dlm kegiatan-kegiatan produktif. Namun kita perlu hati-hati, pemberian bantuan cuma-cuma atau santunan social justru bisa merendahkan martabat dan harga diri seorang single parent. 7. Perceraian dgn pasangan seringkali merusak harga diri seorang single parent. Bahkan tdk sedikit single parent yg kehilangan makna hidupnya gara-gara ditinggalkan/bercerai dgn pasangan. 9.4.3 Untuk mengatasi masalah yang timbul dalam berperan menjadi seorang single parent: 1.Siapkan mental 2.Jaga kesehatan 3.Tahan banting 4.tegar 5. Luangkan waktu 6.Terbuka 7.Jangan gegabah 8. Silaturrahmi

9.5 Perkawinan Usia Muda Dan Tua Di Wanita Di Tempat Kerja 9.5 1. Perkawinan usia muda Baru saja kita mendengar berita diberbagai media tentang kyai kaya yang menikahi anak perempuan yang masih belia berumur 12 tahun. Berita ini menarik perhatian khalayak karena merupakan peristiwa yang tidak lazim. Apapun alasannya, perkawinan tersebut dari tinjauan berbagai aspek sangat merugikan kepentingan anak dan sangat membahayakan kesehatan anak akibat dampak perkawinan dini atau perkawinan di bawah umur. 9.5.2 Dampak Pernikahan Dini (Perkawinan Dibawah Umur a. Dampak thd hkum 1. UU No. 1 th 1974 ttg Perkawinan 2. UU No. 23 th 2002 ttg Perlindungan Anak 3. UU No. 21 th 2007 ttg Penjualan anak o/ ortu

Ank akn murung & m’nyesali hidupx yg b’akhr pd p’kawinn yg dy sndri tdk mengerti ats putusan hidupx. Jk dipaksakan justru akn tjd trauma. apalagi jika smpai hamil kemudian melahirkan. menghalangi kemmpuannya dalam pendapatan.23 th 2002 ttg P’lindungn Ank khususx psl 81. Kondisi ni hx akn melestarikan budaya patriarki yg akn melahirkan kekerasn thd perempuan. Dgn adanya suatu keluwarga yg bergabung padanya ketika dia sedang berjuang u/ kemampuan & aktivitsx sehingga tdk bisa memperoleh kemajuan. P’buatan ni jls mrpkn tindkn ilegal. agar anak tetap m’peroleh hakx u/ hdup.5. B. . ikatan p’kawinan akn m’hilangkan hak ank u/ m’peroleh pend. Hal ni b’tentangn dgn UU. tumbuh & berkembang serta terlindungi dri perbuatan kekerasan.Amanat Undang2 tsb di atas ber7an melindungi anak. Selain itu.3 KERUGIAN KAWIN MUDA • • merintangi rencana-rencana pendidikan /masa dpn suami. seks dg lawan jenisx. Dampak prilaku seksual menyimpang Adax prilaku seksual yg m’yimpang yaitu prilaku yg gemar b’hub seks dgn ank2 yg dikenl dgn istilah pedofilia.No. perobekan yg luas & infeksi yg akan m’bahayakan organ reproduksix & dpt m’bhykn jiwa anak. 9. Kondisi ni sgt b’tentangan dgn ajran agma apapun t’msk agma Islam yg sgt m’hormati perempuan. namun d’kemas dgn p’kwinan se-akn2 m’jd legal. d. e. Apabila tdk diambil tindkn hkm thd org yg m’gunakn seksualitas ank scr ilegal akn m’yebabkn tdk ada efek jera dr pelaku bahkn akn m’jd cntoh bgi yg lain. hak b’main & menikmati wktu luangx serta hak2 lainx yg melekat dlm diri ank. Dampak psikologis Scr psikis ank jg blm siap & mengerti ttg hub. seks.alat2 reproduksi ank masih dlm proses menuju kematangan shg blm siap u/ melakukan hub. ancamnx pidana penjara max 15 th min 3 th & pidana denda max 300 jt & min 60 jt rupiah. Dampak sosial Fenomena sosial ini b’kaitan dg faktor sosbud dlm masy patriarki yg menempatkan perempuan pd posi2 yg rndah & hx dianggp pelengkap seks laki2 sj. eksploitasi & diskriminasi. shg akn menimbulkan trauma psikis b'kepanjangan dlm jiwa ank yg sulit disembuhkn. c. Dampak biologis Scr biologis.

yag kuat antar pernikahan terlalu muda dengan ketidak bahagiaan & diikuti oleh perceraian. lslam peduli anak lainx & para penegak hukum harus melakukan peyelidikan & peyidikan untuk melihat adanya pelanggaran terhadap perundang yg ada & bertindak terhadap pelaku untuk dikenai pasal pidana dari peraturan perundangn yang ada.4 UPAYA MENGATASINYA Pernikahan dini lebih banyak mudharat drpd manfaatnya.1 Dampak perkwinan usia tua • • • • Melahirkan bayi dgn sindrom down kecenderungan untuk melahirkan dgn SC Masalah degnan DM & hipertensi Partus lebih sulit & lama 9. Orang yg lebih tua cenderung lebih siap untuk bertggung jawab dalam kehidupan RT.1 Pengertian . 9. Studi2 ttg kbhagian perkawinan menunjukan adax swt hub. Oleh karena itu patut ditentang.5.1. Ortu hrs disadarkan untuk tdk mengizinkan menikahkan anknya dlm usia dini & hrs memahami peraturan perundang2an untuk mlindungi anak.6.1 INCEST 10. 9. (melaporkn kpd komisi perlindungan anak indonesia).• • Kawlitas penting dri pasangan yag baik seringkali tdk dihargai hingga usia pertengahan/akhir 20 th-an.6 PERKWINAN USIA TUA 9. PERMASALAHAN KESEHATAN WANITA DALAM DIMENSI SOSIAL DAN UPAYA MENGATASINYA 10.6. Masyarakat yg peduli terhadap perlindungan anak dpat mengajukn class-action kepada pelaku.2 Upaya mengatasinya: • • • • Sering berkunjung ke klinik Lebih banyak melakukan pemeriksaan Konseling genetik Pemeriksaan skrining 10.

Pergaulan d. Faktor usia b.2 Penyebab Dan Faktor Pendorong a.1.5. Sosialisasi incest d. Empati dan penguatan terhadap korban b.1.1. Dengan memberikan pendidikan b. b. Akibatat seksual antara manusia yg demikian erat hubungannya shg perkawinan antara mereka dilarang secara hokum atau kebudayaan 10. Kurang pendidikan agama f. Kurang perhatian dari orang tua 10. Hubungan seksual yg dilakukan oleh saudara kandung atau masih ada hubungan darah. Orang2 yang lebih lemah 10.4 Akibat Incest a. Abortus 10.1.3 Pelaku dan Korban a. Kurang iman e. Perlu adanya perhatian. Terjadi diwilayah Rumah Tangga d. Orang yg lebih berkuasa b. Tidak main hakim sendiri . Jenis kelamin c. Pencegahan a. Kejiwaan atau truma c. Kurang berkomunikasi dgn tetangga atau kurang pergaulan g.a. Unwanted pregnancy b. pengetahuan dan pendidikan 10.6 Penyelesaian a.1. Dengan melakukan incest c. Meningkatkan kegiatn keagamaan e.

b.c. kehidupan yg lebih baik dan lebih aman.2 HOMELESS 10. Pemerkosaan d. Pelecehan seksual b.3 Pengungsian Dapat Terjadi Akibat a. Wanita yang diperjual belikan f. berharap mendapatkan perlindungan. malaria dan campak namun penyakit ini dapat menyebabkan kematian karena keadaan sanitasi yang buruk.2.2 Masalah Yang Timbul a. c. Kehilangn rumah b.4 Penyebab Yang Menimbulkan Gangguan Jiwa a. 10. Keadaan wanita pengungsi yg bekerja sebagai pembantu RT 10.1 Pengertian a. Kehilangan dukungan keluarga dan masyarakat c. Peperangan untuk menyelamatkan diri. peperangan atau terusir oleh keluarga atau dapat pula berarti bahwa seseorang melakukan pengungsian dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.2. Bencana alam dapat timbul penyakit : diare. Melaporkan kasus ke polisi 10. c. Menyaksikan/menjadi korban tindak kekerasan d. Seseorang yg kehilangan rumah karena bencana alam . Kehilangan kebebasan dan pekerjaan yg barguna bagi mereka . Tindak kekerasan c. Perbudakan g. Paksaan untuk masuk dunia pelacuran e. Komplikasi berbagai penyakit 10.2. Orang-orng terusir (tanpa tempat tinggal tetap) adalah orang yang terpaksa meninggalkan rumah mereka tapi tetap berada dalam wilayah negaranya sendiri. ISPA. b. Pengungsi adalah sekumpulan orang yg melintasi perbatasan dr suatu Negara ke Negara lain karena mereka takut akan keamanan mrk dirumah.2.

3. Gembong dan pengedar narkoba 10. Tahap I : proses transisi awal (1-8minggu) melewati 3 titik penting : Ø Informasi adanya masalah Ø Informasi klinis dan keputusan untuk menempuh rehabilitasi Ø Persiapan akhir lewat detoksifikasi dan stabilitasi awal .e. TOGA. fisioterapi 10.3 Sarana Dan Prasarana Rehabilitasi a. penyandang cacat baik fisik atau mental dan masalah yg lain. Wanita pemakai atau pecandu narkoba biasanya terganggu atau menderita secara fisik (penyakit). 10. Sarana rekreasi e. Orang2 terdekat c. bahan audiovisual dan alat peraga c. pertolongan dan harapan b. Jadwal harian atau program kegiatan f.4 Pola Dasar Rancangan Rehabilitasi a. psikolog.3. Sarana2 peningkatan minat dan ketrampilan d. Pribadi korban narkoba b. Fasilitas angkutan dan komunikasi g. Lingkungan yg sangat padat f. Perpustakaan dan buku. sosiolog. Tersedia dukungan .3 WANITA DIPUSAT REHABILITASI 10. spiritual (kekacauan nilai2 luhur) dan social (rusak komunikasi) b. Masyarakt sekitar dan umum d. Kesuliyn mengungkapkan rasa duka 10.1 Pengertian a. Pusat rehabilitasi : tempat atau sarana yg digunakan untuk proses pemulihan atau perbaikan untuk kembali seperti semula missal ketergantungan narkoba. psikiater. ahli kerohanian. mental (perilaku salah).2 Subyek Rehabilitasi a. Tenaga professional sprt dokter.3.3.

Cara menstabilkan diri : Ø Mengakui perlunya jasa pendamping Ø Melangkah mengatasi gejala putus asa Ø Melangkah mengatasi masalah patologis Ø Mempelajari metode mengatasi stress tanpa obat2an. ketergantungan dan sulit untuk meninggalkan narkoba. d. padahal selalu gagal ia mulai menyadari bahwa itu sia-sia. Jenjang Transisi : gejala mulai kesadaran bahwa ia kehilangan sesuatu yg berharga : kewarasan.3. c. menatap kedepan dan membuat pilihan hidup Ø Merasa puas menerima dirinya apa adanya lalu mempercayakan dirinya ke orang lain. hidup normal dalam hati kecil. c. melewati 3 titik penting : Ø Mengubah dan menjauhi nostalgia kesenangan narkoba Ø Setia mengikuti program-program dan acara affect care krg lebih 2 tahun Ø Tidak ada salahnya untuk ikut terlibat dalam gerakan kelompok bersih narkoba.b. 10.5 Jenjang Proses Kesembuhan a. Tahap III : proses transisi akhir (1-6 tahun). dibina pengungkapan2 diri Ø Tahap positif thinking and doing : secar sadar dan dengan inisiatif untuk mencapai prestasi. Jenjang kesembuhan awal : merubah seluruh system keyakinan menempuh arah baru. melewati 3 titik penting : Ø Terjadi perdamaian & penyasuain kembali dengan lingkungan Ø Berdamai dengan dirinya. Ø Tahap pengakuan diri : menemukan jati diri. menguasai ketrampilan kerja. Tahap IV : pemeliharaan lanjut (seumur hidup). mulai menakui bahwa ia sedang ketagihan. kehidupan yg berlawanan dengan narkoba yaitu : . Tahap II : proses rehabilitasi intensif (3-18 bulan) melewati 3 titk penting yaitu : Ø Tahap konsolidasi : secara sadar dan tekun melepaskan diri dari berbagai penyakit dan akibat lain. Akhirnya memutuskan untuk minta bantuan atau jasa orang lain. Jenjang stabilisasi Dini : mulai membenahi diri denga cara sendiri. b.

mereka kerap digunduli bila tertangkap aparat penegak ketertiban. Jenjang kesembuhan menengah : pola gaya hidup masih rancu. penularan. yang perlu dibenahi : Ø Menanggulangi bahaya patah semangat Ø Memperbaiki gangguan narkoba Ø Mengusahakn peningkatan emosi diri Ø Membangun gaya hidup yang seimbang Ø Menata perubahan dan pertumbuhan diri e. kekuatan dan harapan dr Tuhan.Ø Mengaku narkoba itu berbahaya dan banyak membawa masalah Ø Bersedia menerima bantuan dari orang lain Ø Berserah diri pada Tuhan Ø Berusaha membangun hidup baru Ø Bersedia berbuat untuk kekurangan diri/pribadi Ø Yakin akan menerima keberanian. Jenjang Pemantapan : kesembuhan bukan sasaran tapi sarana menuju kesehatan.4 PEKERJA SEKS KOMERSIAL A. yang dapat dilakukan : Ø Memelihara program kesembuhan Ø Mengubah pola hidup Ø Bertambah dan berkembang Ø Mampu menyesuaikan diri 10. Ini menunjukkan bahwa prilaku perempuan sundal itu sangat begitu buruk hina dan menjadi musuh masyarakat. Mereka juga digusur karena dianggap melecehkan kesucian agama dan . f. Pengertian Pekerja Seks Komersial Pekerja seks komersial adalah seseorang yang menjual jasanya untuk melakukan hubungan seksual untuk uang. Di Indonesia pelacur (pekerja seks komersial) sebagai pelaku pelacuran sering disebut sebagai sundal atau sundel. d. keyakinan dan kepercayaan. Jenjang akhir kesembuhan : dalam jenjang akhir ini perhatian dipusatkan pada masalah yg berukuran pada pecandu seperti : masalah DNA.

wikipedia. (http://id. Khusus laki-laki. Salah seorang yang mengemukakan pandangan seperti itu adalah Augustinus dari Hippo (354-430). Ada pula pihak yang menganggap pelacuran sebagai sesuatu yang buruk. C.org) B. dikhawatirkan para pelanggannya justru akan menyerang dan memperkosa kaum perempuan baikbaik.dimana menurut para ahli.mereka juga diseret ke pengadilan karena melanggar hukum. seorang bapak gereja. alasan seorang remaja melakukan seks adalah sebagai berikut : 1) Tekanan yang datang dari teman pergaulannya . Faktor-faktor pendukung perilaku seks pada remaja Pekerja seks komersial kebanyakan terjadi pada remaja yang diawali dengan terjadinya pergaulan kearah seks bebas. namun toh dibutuhkan (evil necessity). pelacuran dipandang negatif. dan mereka yang menyewakan atau menjual tubuhnya sering dianggap sebagai sampah masyarakat. istilah lain yang juga mengacu kepada layanan seks komersial. wanita tuna susila. digunakan istilah gigolo. Pekerjaan melacur atau nyundal sudah dikenal di masyarakat sejak berabad lampau ini terbukti dengan banyaknya catatan tercecer seputar mereka dari masa kemasa. tanpa penyaluran itu. Pelacuran Menurut Agama Pelacuran dalam pandangan islam Pelacuran dalam pandangan Islam adalah haram hukumnya. malah jahat. karena merekalah yang ditengarai menyebarkan penyakit AIDS akibat perilaku sex bebas tanpa pengaman bernama kondom. Pandangan ini didasarkan pada anggapan bahwa kehadiran pelacuran bisa menyalurkan nafsu seksual pihak yang membutuhkannya (biasanya kaum laki-laki). Pelacur adalah profesi yang menjual jasa untuk memuaskan kebutuhan seksual pelanggan. Biasanya pelayanan ini dalam bentuk menyewakan tubuhnya. Ia mengatakan bahwa pelacuran itu ibarat "selokan yang menyalurkan air yang busuk dari kota demi menjaga kesehatan warga kotanya. Di kalangan masyarakat Indonesia. Sundal selain meresahkan juga mematikan." Istilah pelacur sering diperhalus dengan pekerja seks komersial.

melainkan juga sikap memberontak terhadap orang tuanya. misalnya karena terlanjur berbuat. bagi remaja tersebut tekanan dari teman-temannyaitu dirasakan lebih kuat dari pada yang didapat dari pacarnya sendiri.Lingkungan pergaulan yang dimasuki oleh seorang remaja dapat juga berpengaruh untuk menekan temannya yang belum melakukan hubungan seks. ditambah lagi adanya infomasi yang tidak terbatas masuknya. dan harga diri selayaknya orang dewasa. dalam hal ini yang berperan bukan saja nafsu seksual. 3) Adanya kebutuhan badaniah Seks menurut para ahli merupakan kebutuhan dasar yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan seseorang. seorang remaja perempuan biasanya berpendapat sudah tidak ada lagi yang dapat dibanggakan dalam dirinya. seseorang harus rela melakukan apa saja terhadap pasangannya. 4) Rasa penasaran Pada usia remaja. 5) Pelampiasan diri factor ini tidak hanya datang dari diri sendiri. apalagi jika teman-temannya mengatakan bahwa terasa nikmat. rasa aman. tanpa memikirkan resiko yang akan dihadapinya. sekalipun akibat dari perbuatannya tersebut tidak sepadan dengan resiko yang akan dihadapinya. maka dalam pikirannya tersebut ia akan merasa putus asa dan mencari pelampiasan yang akan menjerumuskannya dalam pergaulan bebas. maka rasa penasaran tersebut semakin mendorong mereka untuk lebih jauh lagi melakukan berbagai macam percobaan sesuai dengan apa yang diharapkan. Remaja lebih membutuhkan suatu hubungan. . jadi wajar jika semua orang tidak terkecuali remaja. keingintahuannya begitu besar terhadap seks. menginginkan hubungan seks ini. 2) Adanya tekanan dari pacar karena kebutuhan seorang untuk mencintai dan dicintai. penerimaan.

sedangkan orang yang kaya semakin menumpuk harta kekayaannya.Kalau tidak ada informasi dan pendidikan agama di khawatirkan remaja cendrung menyalah gunakan hasrat seksualnya tanpa kendali dan tanpa pencegahan sama sekali. c. bagi seorang remaja mungkin aturan yang diterapkan oleh kedua orang tuanya tidak dibuat berdasarkan kepentingan kedua belah pihak (orang tua dan anak). Kalau dikaitkan dengan kondisi saat ini maka sudah sewajarnyalah kita mendukung RUU APP. semua menyedihkan. guru dan sebagainya. Struktur kebijakan tidak memihak kepada kaum yang lemah sehingga yang miskin semakin miskin.univrab. (http://www. hanya karena kurangnya tuntunan seksualitas yang merupakan bagian dari kemanusiaan kita sendiri. akibatnya remaja tersebut merasa tertekan sehingga ingin membebaskan diri dengan menunjukkan sikap sebagai pemberontak.ac. paman. b. perlu ada perhatian dari kita bersama dengan cara memberikan informasi yang cukup mengenai pendidikan seks dan Pendidikan agama. yang salah satunya dalam masalah seks. Penipuan . Kekerasan seksual Penelitian menunjukkan banyak faktor penyebab perempuan menjadi PSK diantaranya kekerasan seksual seperti perkosaan oleh bapak kandung.Faktor lainnya datang dari lingkungan keluarga. Untuk mencegah hal-hal yang tidak di kehendaki.id) A. Kemiskinan Diantara alasan penting yang melatarbelakangi adalah kemiskinan yang sering bersifat structural. dan sekaligus berbahaya. Kebutuhan yang semakin banyak pada seorang perempuan memaksa dia untuk mencari sebuah pekerjaan dengan penghasilan yang memuaskan namun kadang dari beberapa mereka harus bekerja sebagai PSK untuk pemenuhan kebutuhan tersebut. Faktor-faktor penyebab adanya PSK (pekerja seks komersial) adalah : a.

c. d. Dampak yang ditimbulkan bia seseorang bekerja sebagai PSK (pekerja seks komersial) : a. Keluarga dan masyarakat tidak dapat lagi memandang nilainya sebagai seorang perempuan. film atau yang dipersamakan dengan film. Broken home Kehidupan keluarga yang kurang baik dapat memaksa seseorang remaja untuk melakukan hala-hal yang kurang baik di luar rumah dan itu dimanfaatkan oleh seseorang yang tidak bertanggung jawab dengan mengajaknya bekerja sebagai PSK. Akibat gaya hidup modern Seseorang perempuan pastinya ingin tampil dengan keindahan tubuh dan barang-barang yang dikenalakannya. B. Kasus penjualan anak perempuan oleh orangtua sendiri pun juga kerap ditemui. tulisan. b. pornografi adalah bentuk ekspresi visual berupa gambar. foto. Pornografi Menurut definisi Undang-undang Anti Pornografi. video. penipuan dan pemaksaan dengan berkedok agen penyalur kerja. tayangan atau media komunikasi lainnya yang sengaja dibuat untuk memperlihatkan secara terang-terangan atau tersamar kepada public alat vital dan bagian – bagian tubuh serta gerakan-gerakan erotis yang menonjolkan sensualitan dan seksualitas. Persoalan – persoalan psikologis a. Kenangan masa kecil yang buruk Tindak pelecehan yang semakin meningkat pada seorang perempuan bahkan adanya pemerkosaan pada anak kecil bisa menjadi faktor dia menjadi seorang PSK.Faktor lain yaitu. Namun ada dari beberapa mereka yang terpojok karena masalah keuangan untuk pemenuhan keinginan tersebut maka mereka mengambil jalan akhir dengan menjadi PSK untuk pemuasan dirinya. serta segala bentuk perilaku seksual dan hubungan seks manusia yang patut diduga menimbulkan rangsangan nafsu birahi pada orang lain. . C.

dan HIV/AIDS. club malam. Meningkatkan bimbingan agama sebagai tameng agar terhindar dari perbuatan dosa. Masyarakat Meningkatkan kepedulian dan melakukan pendekatan terhadap kehidupan PSK. Meregulasi undang-undang khusus tentang PSK. Bantuan organisasi dan sindikat b.sifilis. 2. c. c. Meningkatkan pendidikan anak-anak terutama mengenalkan pendidikan seks secara dini agar terhindar dari perilaku seks bebas. Stabilitas sosial pada dirinya akan terhambat. Meningkatkan keamanan dengan lebih menggiatkan razia lokalisasi PSK untuk dijaring dan mendapatkan rehabilitasi. Segregasi/lokalisasi 2. Sektor formal (kompleks lokalisasi. Dibalik front organisasi/bisnis terhormat c. Klasifikasi : 1. Penanganan masalah PSK: a. klamdia. Pemerintah 1. hepatitis B. perempuan pendamping. karena masyarakat hanya akan selalu mencemooh dirinya. Rumah panggilan ‘call house” 3. b. Mempermudah penyebaran penyakit menular seksual. panti pijat.b. 2. prostitusi dibagi dalam : 1. D. a. seperti gonore. Sektor informal (berorientasi secara tidak tetap) .herpes kelamin. Memberikan citra buruk bagi keluarga. Menurut lokasinya : 1. Keluarga 1. Individual 2. penyedia perempuan panggilan) 2. d. Memperbanyak tempat atau panti rehabilitasi. Menurut jumlahnya. 3.

lawan pelacur adalah gigolo (pelacur pria) 2) Biasanya cantik. menarik 3) Muda 4) Pakaian mencolok. Preventif Penyempurnaan UU larangan/pengaturan penyelenggaraan pelacuran Intensifikasi pendidikan keagamaan Kesibukan untuk penyaluran energi yang positif Memperluas lapangan kerja Pendidikan seks Koordinasi berbagai instansi untuk pencegahan/penyebaran pelacuran Penyitaan buku. atraktif. Ciri khas pelacur Ada beberapa cirri khas seorang pelacur / Pekerja seks komersial 1) Wanita. eksentrik 5) Teknik seksual mekanistik.d. manis. film dan gambar porno Meningkatkan kesejahteraan rakyat 2. beraneka warna. ayu. Represif dan kuratif (menekan. tidak hadir secara psikis 6) Mobile . cepat. menghapuskan dan menyembuhkan wanita dari ketunasusilaannya) Melakukan pengawasan dan kontrol yang sangat ketat terhadap lokalisasi yang sering ditafsirkan sebagai legalisasi Aktivitas rehabilitasi dan resosialisasi Penyempurnaan tempat penampungan dan pembinaan Pemberian pengobatan Membuka lapangan kerja baru Pendekatan keluarga Mencarikan pasangan hidup Pemerataan penduduk dan perluasan lapangan kerja A. Penanggulangan prostitusi 1. rupawan.

antara lain : 1) Pergundikan 2) Tante girang 3) Gadis panggilan 4) Gadis bar 5) Gadis juvenile delinguent 6) Gadis binal 7) Gadis taksi 8) Penggali emas 9) Hostes atau pramuria 10) Promiskuitas C. Motif yang melatarbelakangi Motif-motif yang melatarbelakangi seseorang menjadi pelacur / PSK 1) Kesulitan hidup 2) Nafsu seks abnormal 3) Tekanan ekonomi 4) Aspirasi materiil tinggi 5) Kompensasi terhadap perasaan inferior 6) Ingin tahu pada masalah seks 7) Pemberontakan terhadap otoritas orang tua 8) Simbol keberanian dan kegagahan 9) Gadis dari daerah slums dengan lingkungan immoril 10) Bujuk rayu laki-laki dan/calo 11) Stimulasi seksual melalui film. bacaan 12) Pelayan dan pembantu RT 13) Penundaan perkawinan .7) Berasal dari strata ekonomi rendah 8) 60-80 % intelektual normal B. gambar. Kategori pelacuran Beberapa kategori seorang PSK.

siphilis. Akibat menjadi pelacur / PSK Pelacur pada umumnya cepat menjadi tua dan layu.14) Disorganisasi dan disintegrasi kehidupan keluarga 15) Mobilitas pekerjaan atau jabatan pria 16) Ambisi besar mendapatkan status sosial ekonomi tinggi 17) Mudah dilakukan 18) Pecandu narkoba 19) Traumatis cinta 20) Ajakan teman 21) Tidak dipuaskan pasangan/suami D. kehamilan. infertil 5) Kekerasan 6) Penghasilan lambat laun menurun 7) Usia lebih dari 30 tahun biasanya mengalami konflik jiwa E. karena: 1) Kebiasaan buruk 2) Badan lemas dan lelah 3) Badan dimanipulir dan di eksploitasi 4) PMS termasuk HIV/AIDS. Masalah-masalah yang timbul dari PSK Beberapa masalah yang timbul karena menjadi PSK. antara lain : 1) Penyakit Menular Seksual (PMS) seperti Gonorrhoe. PSK Pekerjaan tak bermoral Faktor-faktor yang menyebabkan PSK dianggap sebagai pekerjaan yang tidak bermoral : 1) Pekerjaan ini identik dengan perzinahan yang merupakan suatu kegiatan seks yang dianggap tidak bermoral oleh banyak agama . HIV/AIDS. Klamidia 2) Timbul kehamilan yang pada umumnya tidak diinginkan 3) Timbul Kekerasan 4) Mengganggu ketenangan lingkungan tempat tinggal F.

5) Memastikan ketersediaan pelayanan kesehatan termasuk KB.2) Perilaku seksual oleh masyarakat dianggap sebagai kegiatan yang berkaitan dengan tugas reproduksi yang tidak seharusnya digunakan secara bebas demi untuk memperoleh uang. Narkoba : pada dasarnya merupakan obat2an yang apabila pemakaiannya disalhgunakan dapat menimbulkan ketergantungan b.5 DRUG ABUSE A. perawatan PMS dan obat yang terjangkau serta penanggulangan obat terlarang. 3) Pelacuran dianggap sebagai ancaman terhadap kehidupan keluarga yang dibentuk melalui perkawinan dan melecehkan nilai sakral perkawinan. murah dan cobalah menjaga kelangsungan pengadaan obat 4) Cari pengadaan kondom yang cukup dan rutin bagi masyarakat. hilangnya rasa. Peran sebagai petugas kesehatan Peran sebagai petugas kesehatan dalam masalah pekerja seks komersial yaitu : 1) Memberikan pelayanan secara sopan seperti melayani pasien-pasien yang lain 2) Belajar membuat diagnosa dan mengobati PMS 3) Mengenal berbagai jenis obat yang masih efektif. Narkotika : zat atau obat yang berasal dr tanaman atau bukan tanaman yg dapat menyebabkan penurunan / perubahan kesadaran. . 10. Psikotropika : zat atau obat baik alamiah atau sintetik bukan narkotika yg berkhasiat psikoaktif melalui susunan syaraf pusat yg menyebabkan perubahan khas pd aktivitas mental dan prilaku. 4) Kaum wanita membenci pelacuran karena dianggap sebagai pecuri cinta dari lakilaki (suami) mereka sekaligus pencuri hartanya G. terbaru. mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan c. PENGERTIAN a.

mengakibatkan ketergantungan. misal : barbiturate . hipnotik. serta mempunyai potensi kuat mengakibatkan ketergantungan. Narkotika golongan II : narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan & tidak digunakan dalam terapi.NO. depresan. metilfenidad c. B. PENGGOLONGAN NARKOTIKA UU. serta mempunyai potensi sangat tinggi mengakibatkan ketergantungan Misal : heroin. 05 TAHUN 1995 a.2 TAHUN 1997 a. PENGGOLONGAN PSIKOTROPIKA UU. Psikotropika golongan III : psikotropika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dan tidak dapat digunakan dalam terapi. serta mempunyai potensi ringan mengakibatkan ketergantungan. missal . Narkotika golongan I : narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan & tidak digunakan dalam terapi. minuman berakohol bersifat sedative (penenang). missal : LSD b. kokain b.d. Zat adiktif lainnya adalah . Psikotropika golongan II : psikotropika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dan tidak dapat digunakan dalam terapi. serta mempunyai potensi amat kuat mengakibatkan ketergantungan. rokok. serta mempunyai potensi tinggi mengakibatkan ketergantungan. misal : ampetamiin. NO. missal : Codein C. Narkotika golingan III : narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan & tidak digunakan dalam terapi. ganja. serta mempunyai potensi sedang. Psikotopika golongan I : psikotropika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dan tidak dapat digunakan dalam terapi. morfin c.

Stimulan : zat yg dapat merangsang fungsi tubuh dan meningkatkan kegairahan kerja (segar & bersemanagat) misal : ekstasi. bahkan tertidur. Misal : opium. heroin. melarikan diri dr sesuatu. memuaskan rasa ingin tahu. Psikotropika golongan IV : psikotropika yg berkhasiat pengobatan & dapat digunakan dalam terapi dan atau tujuan ilmu pengetahuan. Depresan : jenis zat berfungsi mengurangi aktifitas fungsional tubuh. Motivasi tertentu : menyatakan diri bebas. apatis). EFEK YANG DITIMBULKAN a. dan mendapat pengalaman baru. cenderung agresif. memiliki gangguan jiwa (cemas. kokain. mescalin dan LSD. b. kurang religious. Factor Zat Ketersediaan zata pada peredaran gelap Kemudahan memperoleh zat . selalu menuntut. kafein. penilaian diri negative. Halusinogen : zat yg dapat menimbulkan efek halusinasi yg bersifat merubah perasaan dan pikiran seringkali disertai halusinasi.kurang PD. E. Jenis ini membuat pemakai merasa fly. Faktor Individu Penyakit jasmaniah Kepribadian dgn resiko tinggi : mudah kecewa. misal : ganja. sebagai lambing kemoderan.d. tidak sadar diri. amfetamin c. depresi. dan sedative b. misal : Diazepam D. codein. FAKTOR2 PENYEBAB PENYALAHGUNAAN a. sifat antisocial. morfin. agar diterima kelompok ttn.

malnutrisi. KOmplikasi medic : akibat zat itu sendiri 9 kokain : anemia. TINGKAT PEMAKAIAN a. Lingkungan teman sebaya . kehilangan BB. bila pemakaian zat dihentikan atau dikurangi dosisnya. adanya murid pengguna. rekreasi atau santai. Faktor lingkungan Lingkungan keluarga : tidak harmonis. b. e. c.c. ancaman fisik sgt kuat. Recreation use : hanya untuk bersenang2. DAMPAK PENYALAHGUNAAN a. F. Sebagian akan berhenti tp ada juga yg meneruskan. impotensi. terus menggunakan walaupaun sakit fisiknya kambuh. Lingkungan masyarakat luas : situasi politik. ortu otoriter. Lingkungan sekolah : sekolah kurang disiplin. Kafein : gastritis. Eksperimen use : sekedar mencoba-coba dan memenuhi rasa ingin tahu. yg akan menimbulkan gangguan fungsional / okupasional. ancaman fisik dr teman pengedar. keluarga terlalu permisisf. ekonomi. Situasional use : memakai zat pada saat tertentu saja ( saat sedih. tegang) dan bertujuan menghilangkan perasaan. social yg kurang mendukung. G. Abuse . pemakai sebagai pola penggunaan bersifat patologik yg ditandai untuk mengendalikan. komunikasi antara ortu dan ank krg efektif. kecewa. tekanan kelompok sebaya sgt kuat. opioida : kemandulan. gangguan haid. sakit . d. Dependence use : telah terjadi toleransi dan gejala putus zat.

Akibat gangguan mental emosional c. akibat bahan campuran tau pelarut akibat cara pemakaian jarum suntik yg tidak steril. Melalui keluaga . Dalam hal ini (Cholil. bronkiektosis). sikap positif ortu. Memburuknya kehidupan sosial H. menjadi contoh yg baik. Kesehatan reproduksi dan seksual (reproductive and sexual health) 2. hubungan guru murid baik. Kesetaraan pria dan wanita (equality and equity for men and women) . luangkan waktu bersama.1996) menyimpulkan bahwa terkandung empat hal pokok dalam reproduksi wanita yaitu : 1. disiplin. UPAYA PENCEGAHAN a. ciptakan suasan yg hangat.6 UPAH Berdasarkan Konferensi Wanita sedunia ke IV di Beijing pada tahun 1995 dan Koperensi Kependudukan dan Pembangunan di Cairo tahun 1994 sudah disepakati perihal hak-hak reproduksi tersebut. proses belajar mengajar bentuk siswa mandiri. Penentuan dalam keputusan reproduksi (reproductive decision making) 3. konseling bagi mahasiswa bermasalh. libatkan partisipasi siswa dalam program pencegahan NAPZA melalui : Lembaga keagamaan LSM Kawan bukan pengguna 10. beri informasi yg benar. Nikotin : kanker paru. akibat cara hidup kurang bersih. b. bronchitis. b.jantung dan hipertensi. Melalui sekolah : lokasi sekolah tdk berada pada tempat rawan. memperkuat kehidupan agama. akibat pertolongan yg salah.

Sehubungan dengan hal itu maka upah yang diterima pekerja dapat dibedakan dua macam yaitu: 1. berikut akan dikemukakan beberapa teori yang menerangkan tentang latar belakang terbentuknya harga upah tenaga kerja. Untuk mendapatkan gambaran yang jelas dalam hal upah dan pembentukan harga uapah tenaga kerja. yang diukur berdasarkan banyaknya barang dan jasa yang bisa didapatkan dari pertukaran tersebut. penjarakan anak. adalah kemampuan upah nominal yang diterima oleh para pekerja jika ditukarkan dengan barang dan jasa. yaitu sejumlah upah yang dinyatakan dalam bentuk uang yang diterima secara rutin oleh para pekerja.6 UPAH Upah yang diberikan oleh para pengusaha secara teoritis dianggap sebagai harga dari tenaga yang dikorbankan pekerja untuk kepentingan produksi. Selain itu juga disinggung hak produksi yang didasarkan pada pengakuan hak asasi manusia bagi setiap pasangan atau individu untuk menentukan secara bebas dan bertanggung jawab mengenai jumlah anak. mental. Keamanan reproduksi dan seksual (sexual and reproductive security) Adapun definisi tentang arti kesehatan reproduksi yang telah diterima secara internasional yaitu : sebagai keadaan kesejahteraan fisik. 2. dan menentukan kelahiran anak mereka. sosial yang utuh dalam segala hal yang berkaitan dengan sistim. Teori Upah Wajar (alami) dari David Ricardo. Teori Upah Tenaga Kerja. Teori ini menerangkan: .4. Upah Nominal. Upah Riil . fungsi-fungsi dan proses reproduksi. 10.

merupakan suatu tindakan yang tidak “etis”. Menurut teori ini tinggi upah tergantung kepada permintaan dan penawaran tenaga kerja. Teori Upah Besi Teori upah ini dikemukakan oleh Ferdinand Lassalle. Oleh karena itu sebaiknya para pengusaha selain . Peningkatan jumlah penduduk akan mendorong tingkat upah yang cenderung turun. karena tidak sebanding antara jumlah tenaga kerja dengan penawaran tenaga kerja. Oleh ahli-ahli ekonomi modern. Di pasar akan terdapat upah menurut harga pasar adalah upah yang terjadi di pasar dan ditentukan oleh permintaan dan penawaran. upah kodrat dijadikan batas minimum dari upah kerja. Untuk itulah Lassalle menganjurkan untuk menghadapi kebijakan para produsen terhadap upah agar dibentuk serikat pekerja. Penerapan sistem upah kodrat menimbulkan tekanan terhadap kaum buruh. Berhubungan dengan kondisi tersebut maka teori ini dikenal dengan istilah “Teori Upah Besi”.Upah menurut kodrat adalah upah yang cukup untuk pemeliharaan hidup pekerja dengan keluarganya. Sedangkan penawaran tenaga kerja tergantung pada jumlah dana upah yaitu jumlah modal yang disediakan perusahaan untuk pembayaran upah. Upah harga pasar akan berubah di sekitar upah menurut kodrat. Teori Dana Upah Teori upah ini dikemukakan oleh John Stuart Mill. karena kita ketahui posisi kaum buruh dalam posisi yang sulit untuk menembus kebijakan upah yang telah ditetapkan oleh para produsen. Teori Upah Etika Menurut kaum Utopis (kaum yang memiliki idealis masyarakat yang ideal) tindakan para pengusaha yang memberikan upah hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan minimum.

menyepakati hasil-hasil Konferensi mengenai kesehatan reproduksi dan kependudukan ( 5. . Masalah kesehatan reproduksi wanita sudah menjadi agenda Intemasional diantaranya IndonesiaBeijing dan Kairo).dapat memberikan upah yang layak kepada pekerja dan keluarganya. Oleh sebab itu pada wanita diberi kebebasan dalam menentukan hal yang paling baik menurut dirinya sesuai dengan kebutuhannya di mana ia sendiri yang memutuskan atas tubuhnya sendiri. seyogyanya diberi perhatian sebab : 1. anggota keluarga dan pemberi pelayanan kesehatan harus berperan dalam keluarga. Oleh sebab itu wanita. supaya anak tumbuh sehat sampai dewasa sebagai generasi muda. Kesehatan wanita secara langsung mempengaruhi kesehatan anak yang dikandung dan dilahirkan. Hubungan Upah Dengan Konsep Pemikiran Tentang Kesehatan Reproduksi Wanita Upah dalam Pembangunan kesehatan bertujuan untuk mempertinggi derajat kesehatan masyarakat. Berdasarkan pemikiran di atas kesehatan wanita merupakan aspek paling penting disebabkan pengaruhnya pada kesehatan anak-anak. 4. juga harus memberikan tunjangan keluarga. Pendapatan adalah nilai maksimal yang dapat dikonsumsi oleh seseorang dalam suatu periode dengan mengharapkan keadaan yang sama pada akhir periode seperti keadaan semula. dan pengendalian jumlah penduduk. pendapatan merupakan balas jasa yang diberikan kepada pekerja atau buruh yang punya majikan tapi tidak tetap. Wanita menghadapi masalah kesehatan khusus yang tidak dihadapi pria berkaitan dengan fungsi reproduksinya 2. maka wanita sebagai penerima kesehatan. 3. Demi tercapainya derajat kesehatan yang tinggi. Kesehatan wanita sering dilupakan dan ia hanya sebagai objek dengan mengatas namakan “pembangunan” seperti program KB.

1998). 2. Seksualitas/jenis kelamin adalah karakteristik biologis-anatomis (khususnya system reproduksi dan hormonal) diikuti dengan karakteristik fisiologis tubuh yang menentukan seseorang adalah laki-laki atau perempuan (Depkes RI. Gender pada awalnya diambil dari kata dalam bahasa arab JINSIYYUN yang kemudian di adopsi dalam bahasa perancis dan inggris menjadi Gender b. Misi Unsur pembeda Gender Manusia (masyarakat) Kebiasaan Kebudayaan (tingkah laku) Seks Tuhan Kesetaraan Biologis (alat reproduksi) . 2003) c. Seksualitas/Jenis Kelamin (seks) adalah perbedaan fisik biologis yang mudah dilihat melalui cirri fisik primer dan secara sekunder yang ada pada kaum laki-laki dan perempuan(Badan Pemberdayaan Masyarakat. Karakteristik Sumber pembeda Visi. 1998) B. budaya dan adat istiadat (Badan Pemberdayaan Masyarakat. Gender berhubungan dengan persepsi dan pemikiran serta tindakan yang diharapkan sebagai perempuan dan laki-laki yang dibentuk masyarakat. 2003) c. Perbedaan Gender dan Seksualitas No 1. Gender adalah perbedaan antara laki-laki dan perempuan dalam peran. bukan karena perbedaan biologis (WHO.11. hak. 2002:2) b. 3. 2. Pengertian Gender dan Seksualitas 1. fungsi. tanggung jawab dan perilaku yang dibentuk oleh tata nilai social. Gender adalah pera dan tanggung jawab perempuan dan laki-laki yang ditentukan secara social. 2002 :4) d. Seksualitas/Jenis Kelamin adalah pembagian jenis kelamin yang ditentukan secara biologis melekat pada jenis kelamin tertentu 9handayani. KESEHATAN REPRODUKSI DALAM PERSFEKTIF GENDER A. Pengertian Gender a. Seks adalah karakteritik genetic/fisiologis atau biologis seseorang yang menunjukkan apakah dia seorang perempuan atau laki-laki (WHO. Pengertian Seksualitas a.

tidak mengenal pembedaan kelas. tetapi jika di restoran juru masak lebih banyak laki-laki. contohnya peran dalam kegiatan sehari-hari. Sepanjang masa dimana saja. tertentu tidak dapat dipertukarkan 5. martabat dapat dipertukarkan Kodrat. seperti banyak perempuan menjadi juru masak jika dirumah. Sifat Harkat. contohnya jakun pada laki-laki dan payudara pada perempuan Berlaku sepanjang masa. perempuan “pantas’ dipimpin dll. Dampak Terciptanya normanorma/ketentuan tentang “pantas” atau “tidak pantas” lakilaki pantas menjadi pemimpin. kenikmatan. contohnya di jawa pada jaman penjajahan belanda kaum perempuan tidak memperoleh hak pendidikan. contohnya alat kelamin laki-laki dan perempuan Gender Dapat berubah.4. kedamaian dll. Tidak dapat dipertukarkan. Perbedaan antara Gender dan Jenis Kelamin Jenis Kelamin Tidak dapat berubah. Ke-berlaku-an Dapat berubah. musiman dan berbeda anra kelas kedua belah pihak. Sehingga Sering merugikan salah satu pihak. Menurut Badan Pemberdayaan Masyarakat. Terciptanya nilai-nilai : kesempurnaan. menguntungkan kebetulan adalah perempuan 6. Setelah Indo merdeka perempuan mempunyai kebebasan mengikuti pendidikan Dapat dipertukarkan . contohnya status sebagai laki-laki atau perempuan Tergantung budaya dan kebiasaan.

contohnya : di dalam suatu masyarakat. C. dan kepala desa bahkan presiden. berperasaan dan bertindak dengan pola-pola tertentu dengan alas an hanya karena mereka dilahirkan sebagai wanita/pria. Beberapa kegiatan seperti menyiapkan makanan dan merawat anak adalah dianggap sebagai “kegiatan wanita”. seorang laki-laki/perempuan tetap laki-laki dan perempuan Tergantung budaya setempat. Peran jenis kelamin bahkan bisa tidak sama didalam suatu masyarakat. contohnya laki-laki dan perempuan berhak menjadi calon ketua RT. 5. Budaya yang Mempengaruhi Gender 1. Ciptaan Tuhan. contohnya pembatasan kesempatan di bidang pekerjaan terhadap perempuan dikarenakan budaya setempat antara lain diutamakan untuk menjadi perawat. membawa air dan kayu bakar. hokum dan agama yang dianut oleh masyarakat tersebut. pengasuh anak Merupakan kodrat Tuhan. Kegiatan lain tidak sama dari satu daerah ke daerah lain diseluruh dunia. mempunyai cirri-ciri utama yang berbeda dengan cirri-ciri utama perempuan yaitu jakun. semuanya adalah hasil rekayasa masyarakat. contohnya di rumah. melahirkan dan menyusui sedang laki-laki tidak. Sebagian besar masyarakat banyak dianut kepercayaan yang salah tentang apa arti menjadi seorang wanita. dikantor dan dimanapun berada. wanita Buatan manusia. tergantung pada kebiasaan. RW. contohnya pengaturan jumlah a nak dalam satu keluarga . suku dan umurnya. dengan akibat yang berbahaya bagi kesehatan wanita. 2. tergantung pada tingkat pendidikan. hamil. Setiap masyarakat mengharapkan wanita dan pria untuk berpikir. 4. contohnya perempuan bisa haid. 3. Gender dan kegiatan yang dihubungkan dengan jenis kelamin tersebut. Contohnya wanita diharapkan untuk menyiapkan masakan. merawat anak-anak dan suami. guru TK. Sedangkan pria bertugas memberikan kesejahteraan bagi keluarga di masa tua serta melindungi keluarga dari ancaman. contohnya laki-laki Bukan merupakan budaya setempat.Berlaku dimana saja.

Peran gender diajarkan secara turun temurun dari orang tua ke anaknya.Contoh . sedang wanita lain mempunyai pilihan yang lebih luas tentang pekerjaan yang bisa mereka pegang. contohnya revolusi hijau yang memfokuskan pada laki-laki mengakibatkan banyak perempuan tergeser dan menjadi miskin. Pengertian Diskriminasi Gender Diskriminasi gender adalah adanya perbedaan. permohonan kredit harus seijin suami. keyakinan. misalnya marginalisasi dibidang pertanian. kemajuan tehnologi industry meminggirkan peran serta wanita 2. Sejak anak berusia muda. Perempuan tersubordinasi oleh factor yang dikonstruksikan secara social. Dari segi sumbernya bisa berasal dari kebijakan pemerintah. wanita sebagai konco wingking. Gender dan Subordinasi Pekerjaan Perempuan Subordinasi adalah anggapan tidak penting dalam keputusan politik. keyakinan tradisi dan kebiasaan bahkan asumsi ilmu pengetahuan. pembatasan kesempatan dibidang pekerjaan terhadap wanita. Ada beberapa mekanisme proses marginalisasi kaum perempuan karena perbedaan gender. orang tua telah memberlakukan anak perempuan dan laki-laki berbeda. meskipun kadang tanpa mereka sadari D. Hal ini disebabkan karena belum terkoordinasi konsep gender dalam masyarakat yang mengakibatkan adanya diskriminasi kerja bagi perempuan. hak kawin . E. 6. Contoh lain : upah wanita lebih kecil.dari suku tertentu biasanya bekerja menjadi pembantu rumah tangga. tafsiran agama. Gender dan Marginalisasi Perempuan Bentuk manifestasi ketidakadilan gender adalah proses marginalisasi/pemiskinan terhadap kaum perempuan. Bentuk-Bentuk Ketidakadilan Gender 1. Contoh lain adanya pekerjaan khusus perempuan seperti : guru anak2. pengecualian/pembatasan yang dibuat berdasarkan peran dan norma gender yang dikonstruksi secara social yang mencegah seseorang untuk menikmati HAM secara penuh. pekerja pabrik yang berakibat pada penggajian yang rendah. izin usaha wanita harus diketahui ayah (jika masih lajang) dan suami jika udah menikah.

rasional. pelecehan terhadap wanita. perkasa. Gender dan Kekerasan Terhadap Perempuan Kekerasan adalah suatu serangan terhadap fisik maupun integritas mental psikologi seseorang. social atau politik. Gender dan Beban kerja Lebih Berat Dengan berkembangnya wawasan kemitrasejajaran berdasarkan pendekatan gender dalam berbagai aspek kehidupan. Gender dan Sterotip atas Pekerjaan Perempuan Stereotip adalah pelabelan terhadap suatu kelompok / jenis pekerjaan tertentu. Bentuk kekerasan ini tidak selalu terjadi antara laki-laki terhadap perempuan akan tetapi antara perempuan dengan perempuan atau erempuan dengan laki-laki. Eksploitsi terhadap wanita. janda mudah dirayu. Sedangkan perempuan adalah mahkluk yang lembut. laki-laki tlang punggung keluarga. 4. pemukulan. Laki-laki mata keranjang. Kekerasan terhadap perempuan merupakan kekerasan yang disebabkan adanya keyakinan gender. dan paksaan. Contoh . 3. perkosaan. Meskipun demikian perempuan menjadi lebih rentan karena posisinya yang pincang dimata masyarakat baik secara ekonomi. sehingga dinamakan pelabelan negative. Hal ini disebabkan pelabelan yang sudah melekat pada laki-laki misalnya manusia yang kuat. Secara umum stereotip merupakan pelabelan/penandaan terhadap kelompok tertentu dan biasanya pelabelan ini selalu berakibat pada ketidakadilan. Non fisik : pelecehan seksual. 5. jabatan. jantan. wanita dinomor duakan dalam peluang bidang politik. Posisi perempuan dianggap lebih rendah dibandingkan dengan laki-laki. kehebatan pada kemampuan seksualnya. cantik dan keibuan. Kekerasan fisik : perkosaan. Stereotip adalah bentuk ketidakadilan. karir dan pendidikan. laki-laki sebagai pencari nafkah. Wanita macak-masak-manak. wanita jadi obyek iklan. Kekerasan terhadap manusia sumbernya macam-macam namun ada satu jenis kekerasan yang bersumber anggapan gender.Contoh : Wanita-sumur-dapur-kasur.wanita dinomor duakan. ancaman.suami membatasi uang belanja dan memonitor pengeluarannya. maka peran perempuan mengalami perkembangan . istri menghina/mencela kemampuan seksual. dan penyiksaan. bagian warisan wanita lebih sedikit.

pembagian sumber-sumber dan hasil pembangunan serta kses terhadap pelayanan. Ketidak-adilan Gender Dalam berbagai aspek ketidak-setaraan gender tersebut sering ditemukan pula ketidakadilan gender yaitu ketidakadilan berdasarkan norma dan standart yang belaku. Ketidak-setaraan Gender Ketidak-setaraan gender merupakan keadaan diskriminatif (sebagai akibat dari perbedaan jenis kelamin) dalam memperoleh kesempatan. Bias gender dalam penelitian kesehatan Ada indikasi bahwa penelitian kesehatan mempunyai tingkat bias gender nyata baik dalam pemilihan topic. atau analisa data. Perbedaan gender dalam akses terhadap pelayanan kesehatan Berbeda dengan Negara maju kaum perempuan dinegara berkembang pada umumnya belum dapat memanfaatkan pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan. metode yang digunakan. Contoh : wanita bekerja diluar rumah atau dirumah. Ketidakadilan adalah ketidaksetaraan yang tidak pantas atau tidak adil.yang cukup cepat. b. wanita sebagai perawat. Maka dari itu perkembangan peranan perempuan ini sifatnya menambah. laki-laki mencari nafkah utama sekaligus sopir keluarga. Gangguan kesehatan biasa yang mengakibatkan gangguan berarti pada perempuan tidak mendapat perhatian bila tidak mempengaruhi fungsi reproduksi. Ketidaksetaraan dan Ketidakadilan Gender dalam Pelayanan Kesehatan 1. Contonya sebagai berikut : a. dan umumnya perempuan mengerjakan peranan sekaligus untuk memenuhi tuntutan pembangunan. untuk itulah maka beban kerja perempuan terkesan berlebihan. Namun perlu dicermati bahwa perkembangan perempuan tidaklah “mengubah” peranannya yang “lama” yaitu peranan dalam lingkup rumah tangga (peran reproduktif). F. 2. pendidik anak sekaligus pendamping suami pencari nafkah kehidupan. Perempuan yang mengalami depresi karena kekerasan domestic yang dilakukan oleh pasangannya hanya diobati dengan antidepresan tanpa diberi dalam mengatasi masalah gender yang melatarbelaknginya. Definisi “keadilan gender dalam kesehatan” menurut WHO mengandung 2 aspek : .

Sebagai strategi operasional dalam mencapai kesetaraan antara laki-laki dan perempuan dianjurkan melakukan pengarus-utamaan gender (PUG). aborsi tidak aman dan pemakaian alat kontrasepsi. psikologi dan social). 1. Keadilan dalam pelayanan kesehatan yang berarti bahwa pelayanan diberikan sesuai dengan kebutuhan tanpa tergntung pada kedudukan social dan diberikan sebagai respon terhadap harapan yang pantas dari masyarakat dengan penarikan biaya pelayanan yang sesuai dengan kemampuan. melahirkan.a. Hal ini semakin dirasakan dalam ruang lingkup kesehatan reproduksi antara lain karena hal berikut : 1. Isu Gender dalam Kesehatan Reproduksi Isu gender adalah suatu kondisi yang menunjukkan kesenjangan laki-laki dan perempuan yaitu adanya kesenjangan antara kondisi yang dicita-citakan (normatif) dengan kondisi sebagaimana adanya (obyektif). Karena struktur alat reproduksi yang rentan secara social atau biologis terhadap penularan IMS termasuk STD/HIV/AIDS. Kesehatan Ibu dan Bayi Baru Lahir (Safe Motherhood) 2. Keadilan dalam status kesehatan yaitu tercapainya derajat kesehatan yang setinggi mungkin (fisik. Perempuan lebih rentan dalam menghadapi resiko kesehatan reproduksi seperti kehamilan. masalah pergaulan bebas . . kehamilan remaja. G. 2. b. Masalah kesehatan reproduksidapat terjadi sepanjang siklus hidup manusia missal masalah inses yang terjadi pada masa anak-anak dirumah. Keluarga Berencana 3. Penanganan Isu Gender dalam Kesehatan Reproduksi Gender mempunyai pengaruh besar terhadap kesehatan laki-laki dan perempuan. Kesehatan Reproduksi Remaja 4. Infeksi Menular Seksual H.

Menegkkan diagnose secara dini dan pengobatan yang cepat dan tepat ( early diagnosis and promotion) 4. kepedulian dan tanggung jawab laki-laki. Namun keterlibatan . 6. khusunya berkaitan dengan IMS. Agar mudah dipahami dapat dilihat pada skema dibawah ini : Fase Prepatogenesis § Peningkatan kesehatan Ø Perlindungan umum dan spesifik ---> pencegahan primer Fase Patogenesis . Perlindungan umum dan khusus terhada penyakit tertentu (spesifik protection) 3. Pembatasan kecacatan ( disssability limitation) 5. motivasi serta partisipasi laki-laki dalam kespro dewasa ini sangat kurang. Penengakan diagnosis secara dini dan pengobatan yang cepat dan tepat disebut pencegahan tersier. 4. Upaya Promotif dan Preventif Menurut Leavel dan Clark Dalam kesehatan masyarakat ada lima tingkatan pencegahan penyakit dari leavel dan Clark yaitu : 1. Pemulihan kesehatan (rehabilitation) Peningkatan kesehatan dan perlindungan umum dan khusus terhadap penyakitpenyakit tertentu adalah usaha yang dilakukan sebelum sakit (pre pathogenesis) dan disebut pencegahan primer.3. Laki-laki juga mempunyai masalah kesehatan reproduksi. Penengakan diagnosis secara dini dan pengobatan yg cepat dan tepat. Kesehatan reproduksi lebih banyak dikaitkan dengan urusan perempuan seperti KB<> I. HIV. Karena ini dalam menyusun strategi untuk memperbaiki kespro harus dipertimbangkan pula kebutuhan. dan AIDS. Peningkatan kesehatan (health promotion) 2. Perempuan rentan terhadap kekerasan dalam rumah tangga 9kekerasan domestic) atau perlakuan kasar yang pada dasarnya bersumber gender yamg tidak setara. Masalah kesehatan reproduksi tidak terpisah dari hubungan laki-laki dan perempuan. 5. pembatasan kecacatan dan pemulihan kesehatan adalah usaha-usaha yang dilakukan pada waktu sakit (pathogenesis).

Perlindungan terhadap kemungkinan kecelakaan di tempat umum & di tempat kerja. Mencari kasus sedini mungkin (case finding) b. Menegakkan Diagnosa Secara Dini dan Pengobatan yang Cepat dan Tepat ( early diagnosis and promotion) a. Pendidikan kesehatan terhadap masyarakat e. penggunaan sarung tangan & masker saat bekerja sebagai tenakes b. Perlindungan terhadap bahan2 yg bersifat karsinogenik. Peningkatan Kesehatan (health promotion) a. Pengawasan selektif terhadap penyakit tertentu sprt penyakit kusta. Pengendalian sumber2 pencemaran 3. Melakukan pemeriksaan kesehatan umum secara rutin c. TBC . d. Perlindungan Umum dan Khusus Terhadap Penyakit2 Tertentu (spesifik protection) a. Kesempatan memperoleh hiburan yang sehat untuk kemungkinan perkembangan kesehatan mental & sosial g. Isolasi terhadap penyakit menular c. Nasehat & perkawinan serta pendidikan seks yang bertanggung jawab 2. Memberi perlindungan khusus terhadap suatu penyakit Misal : penggunaan kondom untuk mencegah HIV/AIDS. Perbaikan dan pemeliharaan kesehatan perorangan c. Olah raga secara teratur f.§ Penengakan diagnose dini dan pengobatan yg cepat --. Perbaikan dan peningkatan gizi b. Perbaikan higiene & sanitasi lingkungan seperti : penyediaan air bersih. bahan racun maupun alergi e.> pencegahan sekunder Ø Pembatasan kecacatan Pencegahan tersier Ø Pemulihan kesehatan Kegiatan pada masing-masing tingkat pencegahan : 1. perbaikan dan penyediaan tempat pembuangan sampah dan perumahan sehat d.

d. Penkes perlu bukan hanya untuk orang yang cacat tapi juga untuk masyarakat. Mencari orang2 yg pernah berhubungan dgn penderita penyakit menular ( contact person) f. Mengembangkan lembaga rehabilitasi dgn mengikutsertakan masyarakat c. Perbaikan fasilitas kesehatan sebagai penunjang untuk dimungkinkan pengobatan & perawatan yang lebih intensif c. Harapan hidup penduduk Indonesia mengalami peningkatan jumlah dan proporsi sejak 1980. dan korban narkoba b. Misal . Harapan hidup perempuan adalah 54 tahun pada 1980. Pencegahan terhadap komplikasi dan kecacatan 5. Pemulihan Kesehatan (rehabilitation) a. kemudian 64. e. Usia harapan hidup perempuan lebih tinggi dibandingkan laki-laki. Pusat rehabilitasi bagi korban kekerasan. INDIKATOR STATUS KESEHATAN WANITA 13. Menyadarkan masyarakat untuk menerima mereka kembali dgn memberikan dukungan moral tidaknya bagi yang bersangkutan untuk bertahan.1 USIA HARAPAN HIDUP Pengertian Usia harapan Hidup Usia harapan hidup (Life Expectancy Rate) merupakan lama hidup manusia di dunia. .d. rehabilitasi PSK. Pembatasan Kecacatan (disability limitation) a. Meningkatakan keteraturan pengobatan terhadap penderita (case holding)I e. Penyuluhan dan usaha-usaha kelanjutan yang harus tetap dilakukan seorang setelah ia sembuh dari suatu penyakit. 13.7 tahun pada 1990. Mengusahakan perkampungan rehabilitasi social sehingga setiap penderita yang telah cacat mampu mempertahankan diri. 4. Kurangnya kesadaran masy tentang kesehatan shg masy tidak melanjutkan pengobatan scr tuntas shg dapat menyebabkan terjadi cacat atau ketidakmampuan. b. Pemberian pengobatan yg tepat pada setiap permulaan kasus. Misal : penganan secara tuntas pd kasus infeksi organ reproduksi untuk mencegah terjadinya infertilitas. dan 70 tahun pada 2000.

Mereka yang mempunyai kesempatan untuk menikmati hidup lebih lama ini adalah orang-orang yang sangat memperhatikan pola makannya. Ali Khomsan. makan ikan dan minum teh hijau maupun teh hitam. “Mereka mengurangi konsumsi kalori ke dalam tubuhnya.Pola Makan . Ali Khomsan. diluar soal takdir tentunya. Ir. Tapi yang paling berpengaruh adalah pola makan. 1. Meningkatnya jumlah itu sebagai akibat bertambahnya populasi penduduk usia lanjut dan tingginya usia harapan hidup diiringi membaiknya derajat kesehatan masyarakat. Yaitu penyakit-penyakit yang mengancam kehidupan manusia. Menurut Prof.Orang-orang lanjut usia ini mulai mengurangi konsumsi kalori dengan hanya memakan kacangkacangan (kedelai). . ahli gizi Institut Pertanian Bogor: . Hal-hal yang berpengaruh penting pada kelangsungan hidup yang lebih lama Penyebab panjangnya umur manusia. Dr. ahli gizi Institut Pertanian Bogor) . Mereka berpendapat bahwa dengan semakin panjang umur semakin banyak hal-hal yang dapat dilakukan. tergantung dari beberapa faktor: (Prof. . wanita Indonesia yang memasuki masa menopause saat ini semakim meningkat setiap tahunnya. Faktor-faktor kesehatan yang mempengaruhi dan berhubungan dengan usia harapan hidup.Melakukan puasa seperti yang dilakukan umat Islam pada bulan Ramadhan. Ir. tergantung dari beberapa faktor. diluar soal takdir tentunya. Penyebab panjangnya umur manusia. Gizi Melewati kehidupan di dunia hingga usia 100 tahun mungkin menjadi harapan sebagian manusia.Meningkatnya usia harapan hidup penduduk Indonesia membawa implikasi bertambahnya jumlah lansia. diabetes dan stroke. Dr. .Penyakit bawaan dari lahir: mereka yang diberi berkah oleh Tuhan Yang Maha Kuasa untuk menjalani hidup lebih panjang adalah orang-orang yang terkait dengan rendahnya penyakit degeneratif. jantung koroner.Lingkungan Tempat Tinggal . seperti penyakit kanker. terlepas itu perbuatan yang baik maupun buruk. 1. Berdasarkan data.Strees Atau Tekanan C.

.Menyarankan agar para manula tersebut mulai kembali ke makanan ‘back to nature’ atau kembali ke alam.. keju. Hasil penelitian yang dimuat di Jurnal Kesehatan Inggris ini menunjukkan. susu. Penelitian ini melibatkan sekitar 35 ribu dokter di Inggris yang lahir antara tahun 1900 dan 1930. bila anda berhenti merokok. anda bisa terbebas dari hampir semua resiko yang ada. yang dapat mengurangi kolesterol dalam tubuh. yang terlibat dalam penelitian ini hampir selama 40 tahun mengatakan. Banyak orang yang . anda bisa menghindari sembilan dari 10 resiko yang ada. . Penelitian ini dimulai 50 tahun lalu ketika untuk pertama kalinya muncul kaitan antara merokok dan kanker paruparu. susah untuk menghentikan kebiasaan itu. selain juga mengurangi porsi makan seharihari. Temuan ini sangat penting untuk mendorong orang berhenti merokok. dsb.Makan ikan yang mengandung zat omega 3 yang sangat tinggi. mereka banyak makan makanan yang mengandung zat anti oksidan yang bermanfaat bagi tubuh.Pada awal usia 50 tahunan. Merokok Merokok mengurangi usia harapan hidup rata-rata 10 tahun. seperti telor. temuan yang ada menunjukkan berhenti merokok akan meningkatkan kuantitas dan kualitas hidup. Diantaranya degan cara mengkonsumsi makanan tanpa dimasak atau menjadi seorang vegetarian. Masalahnya adalah begitu orang merokok. Para ilmuwan memantau kebiasaan merokok mereka selama lebih dari 50 tahun. . dengan cara mengurangi makanan yang mengandung lemak dan protein hewani. . Sir Richard Peto. Dan data paling akhir menunjukkan resiko yang ada jauh lebih besar dari perkiraan awal. 1. daging.Melakukan diet terhadap jenis makanan goreng-gorengan. Demikian antara lain hasil penelitian selama 50 tahun di Inggris mengenai dampak merokok terhadap kesehatan. Jika anda berhenti merokok setelah 10 tahun. “Bahkan setelah 20 tahun. Atau kalau anda tidak merokok berarti menambah usia harapan hidup rata-rata 10 tahun. disaat proses metabolisme tubuh sudah mulai lambat. Penelitian terlama tentang dampak merokok terhadap kesehatan menunjukkan bahwa rata-rata perokok meninggal dunia 10 tahun lebih cepat dibanding mereka yang tidak merokok. terdapat 20 penyakit yang terkait dengan kebiasaan merokok.Mereka juga memangkas konsumsi protein dan lemak dalam tubuh.

Di negara berkembang dewasa ini.mengaku tak bisa berhenti merokok.Wajah kemerahan . bisa meningkatkan harapan hidup selama tiga tahun. semakin banyak orang merokok. stroke. Disamping itu terjadi pula pergeseran umur menopause dari 46 tahun pada tahun 1980 menjadi 49 tahun pada tahun 2000. dan diyakini merupakan faktor resiko untuk penyakit jantung.0 juta atau 11. perempuan memasuki masa menopause sehingga terjadi penurunan atau hilangnya hormon estrogen yang menyebabkan perempuan mengalami keluhan atau gangguan yang seringkali mengganggu aktivitas sehari-hari bahkan dapat menurunkan kualitas hidupnya. diperkirakan 100 juta orang meninggal di seluruh dunia akibat merokok. berbagai dampak negatif terhadap kesehatan bisa diminimalkan. dan berbagai penyakit kronis lain”. Padahal estrogen tersebut mempunyai manfaat yang beragam. Sejak penelitian ini dilakukan. antara lain penyakit jantung.” katanya. Mereka yang berhenti merokok pada usia 60 tahun.6% dari total penduduk. Menapause Keberhasilan pembangunan termasuk pembangunan kesehatan telah meningkatkan status kesehatan dan gizi masyarakat antara lain meningkatnya umur harapan hidup (UHH) di Indonesia dari tahun ke tahun. Jumlah dan proporsi penduduk perempuan yang berusia diatas 50 tahun dan diperkirakan memasuki usia menopause dari tahun ke tahun juga mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Berdasarkan Sensus Penduduk tahun 2000 jumlah perempuan berusia diatas 50 tahun baru mencapai 15. Sementara bila seseorang berhenti merokok pada usia 30 tahun. sedangkan tahun 2020 jumlahnya diperkirakan meningkat menjadi 30. Pada usia 50 tahun. dan berbagai macam kanker. stroke. sehingga menurunnya produksi hormon akan berpengaruh terhadap beberapa perubahan penting dalam tubuh. Apa saja gejala-gejala awal yang menandakan kurangnnya kadar estrogen ? .5 juta orang atau 7. “Kematian itu disebabkan merokok telah dibuktikan sebagai penyebab berbagai penyakit saluran pernapasan seperti penyakit paru obstruktif menahun. Ada sekitar 20 penyakit yang terkait dengan merokok ini.5% dari total penduduk. kanker paru. 1.

Hubungan seksual yang menimbulkan rasa nyeri .Penyakit jangka panjang seperti tulang keropos (osteoporosis). Diet Asia ini: . Ingat bahwa setiap wanita adalah berbeda.Emosi yang mudah berubah-rubah .Gejolak panas di dada dan muka (hot flushes) .Sulit konsentrasi . anda dapat memulai usaha untuk mengatasinya. Bila anda telah mengetahui penyebab timbunya gejala-gejala tersebut..Daya ingat menurun . Berkonsultasi pada ahli kandungan untuk membantu anda mempertimbangkan risiko TPH dan menemukan penanganan yang paling tepat untuk anda.Sakit kepala .Mudah pingsan . Olahraga merupakan hal yang penting. . kanker usus besar. tidak saja untuk kesehatan umum anda. Mengatasi menopause. kini anda bias mendapatkan pengobatan yang disesuaikan dengan keadaan anda untuk menghilangkan atau memperkecil efek samping.Depresi .Keringat pada malamm hari .Rasa sakit dan nyeri (nyeri tulang dan sendi) .Diet tradisional Asia tampaknya memberi keuntungan yang penting.mengandung kurang dari 20% kalori yang berasal dari lemak .Perdarahan menstruasi yang tidak teratur . tetapi juga memperbaiki densitas/kepadatan tulang anda dan menghilangkan gejala-gejala menopause. Anda dapat mengukur kadar estrogen dengan berkonsultasi pada dokter yang akan melakukan pemeriksaan darah sederhana.Kekeringan didaerah vagina . Walupun efek samping yang akan muncul telah diketahui.Masalah kandung kemih . degan Terapi penggantian hormon (TPH) bertujuan untuk mengganti hormon yang mulai menghilang agar efek-efek menopause dapat diatasi.Gangguan tidur . stroke. jantung koroner.Kulit kering .

. semakin mudah terserang osteoporosis. yang merupakan sebuah tipe hormon tanaman yang diyakini bermanfaat bagi menopause. untuk mengurangi rasa sakit 1.Membatasi masukan daging . Namun demikian. Data dunia juga menyebutkan satu dar tiga wanita beresiko terkena osteoporosis. ia mengalami resiko 40% mengalami 1 atau lebih patah tulang belakang. . Semakin tua seseorang. Preparattersebut juga dapat di gunakan pada saat berhubungan seksual. Orang lanjut usia merupakan sasaran paling rapuh untuk terkena osteoporosis. Ketika perempuan mencapai usia 80 tahun.Memasukan menu dari tahu atau olahan kedelai paling tidak sekali sehari.Kaya akan berbagai macam buah.. Alkohol. (Produk olahan kedelai mengandung fitoestrogen. Osteorosis Seiring meningkatnya usia harapan hidup di Indonesia. preparat tersebut belum terbukti keuntungannya untuk mengatasi osteoporosis dan efek kardiovaskuler akibat menopause. sayur serta kacang-kacangan .Krim vagina dan jel dapat di gunakan untuk mengurangi kekeringan dan rasa gatal pada vagina. kafein dan gula juga dapat memicu kemerahan pada wajah..kemerahan pada wajah dapat di picu oleh makanan nyang panas atau pedas.Hindari fakor-faktor yang memicu gejala-gejala menopause anda. masalah osteoporosis/tulang keropos perlu mendapat perhatian serius. .

. yang pada akhirnya menuju penimgkatan kualitas hidupnya. industrialisasi dan perubahan lingkungan terhadap kesehatan reproduksi. tujuan utama program kesehatan reproduksi adalah meningkatkan ksesadaran kemandiriaan wanita dalam mengatur fungsi dan proses reproduksinya. Misalnya program KB. Intervensi pemerintah dan negara terhadap masalah reproduksi. undang-undang yang berkaitan dengan masalah genetik. Termasuk didalamnya juga maslah gizi dan anemia dikalangan perempuan. masalah kemandulan dan ketidaksuburan.BAB III PENUTUP 3.Kesehatan. Tersedianya pelayanan kesehatan reproduksi dan keluarga berencana. serta terjangkaunya secara ekonomi oleh kelompok perempuan dan anak-anak. morbiditas (gangguan kesehatan) dan kematian perempuan yang berkaitan denga kehamilan. 3. sikap masyarakat terhadap perempuan hamil. penyebab serta komplikasi dari kehamilan. Dampak pembangunan ekonomi. termasuk kehidupan seksualitasnya. 4.1 KESIMPULAN 1. Peranan atau kendali sosial budaya terhadap masalah reproduksi. 2. 5. 3. dan lain sebagainya. sehingga hak-hak reproduksinya dapat terpenuhi. Kesehatan bayi dan anak-anak terutama bayi dibawah umur lima tahun. nilai anak dan keluarga.2 SARAN Sehubungan dengan fakta bahwa fungsi dan proses reproduksi harus didahului oleh hubungan seksual. Maksudnya bagaimana pandan gan masyarakat terhadap kesuburan dan kemandulan.

6. 1998. 4. Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia. Yogyakarta. 8. Anna Marie.Si. dkk.com/Endah Purnasari. Wattie. Seksualitas. 1996. Jakarta. 7. PPK-UGM.blogspot.Jakarta. 1998. 1996. Pustaka Sinar Harapan. Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.T 9. Jakarta. Jakarta. EGC. S. Kesehatan Reproduksi dasar pemikiran.Daftar pustaka 1. Yogyakarta. 5. 1996. Memahami Kesehatan reproduksi wanita. Pustaka Sinar Harapan.info/hak-hakreproduksi . Pusat Penelitian Kependudukan UGM. 2. 3. Kesehatan Reproduksi dan Ketimpangan Gender. www. terjemahan bahasa Indonesia Implication of the ICPD programme of actio. Wahid. www.kespro.Kontradiksi Dalam Kesehatan Reproduksi. Midwiferysite. Wattie. Pusat penelitian Kependudukan UGM. pengertian dan implikasi. Bunga rampai Obstetri dan Ginekologi Sosial. 1995. Kartono. Telaah Aspek-Aspek Sosial Dalam Persoalan Kesehatan Reproduksi”. Anna Marie. Yogyakarta. dan Ford Foundation. Manuaba. Abdurrahman. Hak-hak reproduksi dan kesehatan reproduksi.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful