MAKALAH KESEHATAN REPRODUKSI

Disusun oleh : RISKA ASRI PUSPITA DEWI (250008110)

D III KEBIDANAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN YAYASAN RUMAH SAKIT ISLAM SURABAYA 2011

Kata Pengantar
Puji syukur saya panjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan nikmat iman dan islam kepada kita, sehingga saya dapat menyelesaikan makalah ini tepat pada waktunya. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat dan kita sebagai generasi penerusnya hingga akhir zaman. Penyusunan makalah ini bertujuan untuk mengangkat permasalahan permasalahankesehatan
wanita dan dimensi sosial dan upaya mengatasinya. saya mengucapkan banyak terima kasih kepada

semua pihak yang telah membantu dan mendukung makalah ini. saya sebagai penyusun menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih terdapat banyak kekurangan. Oleh karena itu, saya mengharapkan saran dan kritik yang membangun demi kesempurnaan makalah ini. Semoga makalah ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat bagi pembaca, khususnya bagi tenaga kesehatan dimasa kini.

Surabaya, 03 mei 2010

Penyusun

BAB I PENDAHULUAN 1. LATAR BELAKANG

Pembangunan kesehatan bertujuan untuk mempertinggi derajat kesehatan masyarakat. Demi tercapainya derajat kesehatan yang tinggi, maka wanita sebagai penerima kesehatan, anggota keluarga dan pemberi pelayanan kesehatan harus berperan dalam keluarga, supaya anak tumbuh sehat sampai dewasa sebagai generasi muda. Oleh sebab itu wanita, seyogyanya diberi perhatian sebab : 1. Wanita menghadapi masalah kesehatan khusus yang tidak dihadapi pria berkaitan dengan fungsi reproduksinya 2. Kesehatan wanita secara langsung mempengaruhi kesehatan anak yang dikandung dan dilahirkan. 3. Kesehatan wanita sering dilupakan dan ia hanya sebagai objek dengan mengatas namakan “pembangunan” seperti program KB, dan pengendalian jumlah penduduk. 4. Masalah kesehatan reproduksi wanita sudah menjadi agenda Intemasional diantaranya Indonesia menyepakati hasil-hasil Konferensi mengenai kesehatan reproduksi dan kependudukan (Beijing dan Kairo). 5. Berdasarkan pemikiran di atas kesehatan wanita merupakan aspek paling penting disebabkan pengaruhnya pada kesehatan anak-anak. Oleh sebab itu pada wanita diberi kebebasan dalam menentukan hal yang paling baik menurut dirinya sesuai dengan kebutuhannya di mana ia sendiri yang memutuskan atas tubuhnya sendiri.
2. RUMUSAN MASALAH 1) Apa konsep kesehatan reproduksi? 2) Bagaimana cara mengenali masalah pada kesehatan reproduksi? 3) Bagaimana cara menangani masalah pada kesehatan reproduksi? 4) Bagaimana kesehatan reproduksi dalam prespektif gender? 3. TUJUAN PENULISAN 1) Untuk mengetahui teori dan konsep kesehatan reproduksi 2) Untuk mendalami masalah kesehatan reproduksi 3) Untuk mengidentifikasi masalah kesehatan reproduksi dan cara mengatasinya 4) Untuk mengetahui seberapa besar peran gender dalam kesehatan reproduksi.

fisik dan kesejahteraan sosial secara utuh pada semua hal yang berhubungan dengan sistem dan fungsi serta proses dan bukan hanya kondisi yang bebas dari penyakit dan kecacatan serta dibentuk berdasarkan atas perkawinan yang sah. 2001) Kesehatan reproduksi adalah suatu keadaan sehat mental. (BKKBN. 1992) Kesehatan adalah keadaan sejahtera badan. Mendeklarasikan “HAP dan anak perempuan adalah mutlak. bertakwa pada Tuhan yang Maha Esa. 1993 Mendiskusikan HAM dalam perspektif gender dan isu kontroversial mengenai hak reproduksi. serta fungsi dan prosesnya. seimbang antara anggota keluarga dan antara keluarga dan masyarakat dan lingkungan. terpadu dan merupakan bagian dari HAM” b) ICPD (International Conference on Population Development) . 23 Tahun 1992) Kesehatan Reproduksi adalah keadaan sejahtera fisik. (UU Kesehatan No. jiwa. (WHO. spiritual memiliki hubungan yang serasi. dalam semua hal yang berkaitan dengan sistem reproduksi. KONSEP KESEHATAN REPRODUKSI 1. selaras. bukan hanya bebas dari penyakit atau kecacatan. mental. dalam segala aspek yang berhubungan dengan sistem reproduksi. fungsi serta prosesnya. mampu memenuhi kebutuhan spiritual dan material yang layak. dan sosial secara utuh.2 SEJARAH PERKEMBANGAN KESEHATAN REPRODUKSI a) Konferensi di Wina. mental. yang tidak semata-mata bebas dari penyakit atau kecacatan. (Depkes.BAB II PEMBAHASAN 1. dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomi.1 PENGERTIAN KESEHATAN REPRODUKSI Sehat adalah suatu keadaan sejahtera fisik. 1996) 1. dan sosial yang utuh.

Kekerasan (pada umumnya yang menjadi objek kekerasan adalah perempuan) 5. mental dan psikososial) 4.Disponsori oleh PBB yang dihadiri oleh 180 negara dan bertempat di Cairo Mesir. 1977) c) Konferensi perempuan sedunia ke 4 di Beijing (Fourth World Conference on Women) 1995 * Menghasilkan platform 12th Critical Area of concern yang dianggap sebagai penghambat utama kemajuan kaum perempuan 12th Critical Area of Concern 1. Mekanisme institusional (sering terpinggirkan dalam struktur pemerintahan. ICPD+5. rentan kekerasan. Kesehatan (mencakup fisik. Lingkungan (dampak negatif kesehatan dan kesejahteraan) 11. yang menghasilkan kebijakan program kependudukan (Program Aksi 20 tahun) yang menyerukan agar setiap negara meningkatkan status kesehatan . kurangnya perlindungan hukum. pendidikan dan hak individu khususnya perempuan dan anak. keterbatasan SDM) 8. Media (terus menonjolkan gambaran yang merendahkan perempuan) 10. Ekonomi (perempuan jarang dilibatkan dalam pengambilan keputusan sehingga cebderung dirugikan) 7. Kemiskinan (jumlah perempuan dalam kemiskinan lebih banyak daripada pria) 2. 1999 . Diskriminasi (dihadapi sejak awal kehidupannya. Hak Asasi Manusia 9. Pendidikan dan pelatihan (merupakan sarana penting mencapai kesetaraan) 3. Konflik bersenjata (perkosaan sebagai upaya pemusnahan) 6. prilaku praktikyang berbahaya. konsekuensi hubungan seks yang tidak aman usia dini) * Telaah lima tahunan. mengintegrasikan program KB kedalam agenda kesehatan perempuan yang lebih luas (Wallstam.

misalnya kanker serviks. perilaku seksual yang mana bila kurang pengetahuan dapat tertular . mutilasi genital. kontrasepsi darurat/emergency contaception) Target baru 2015 untuk mengukur penerapan ICPD : Akses terhadap pendidikan dasar. PSIR. tahun 2015 meningkatkan peran anak laki-laki dan perempuan 90% untuk SD sebelum 2010 menurunkan buta huruf sebagian pada tahun 2015 Semua fasilits KB menyediakan kontrasepsi yang aman dan efektif. 2. 5. metode perlindungan mncegah infeksi secara langsung (rujukan) Mengurangi kesenjangan anara proporsi individu pemakai alat kontrasepsi (alkom) dengan individu ysng ingin membatasi jumlah anak tanpa target/kuota Pelayanan pencegahan HIV untuk laki-laki dan perempuan usia 15-24 termasuk penyediaan kondom. remaja. konseling dan tindak lanjut 1. kondisi kesehatan seorang ibu hamil mempengaruhi kondisi bayi yang dilahirkannya. Membahas tentang kemajuan dan kegagalan pemerintah dalam program kependudukan Isu kontroversial (isu seksualitas dan aborsi. hingga meninggal. permasalahan kesehatan reproduksi remaja termasuk pada saat pertama anak perempuan mengalami haid/menarche yang bisa berisiko timbulnya anemia. pelayanan kebidanan. klimakterium.1. wanita usia subur. h) Kesehatan reproduksi ibu dan bayi baru lahir meliputi perkembangan berbagai organ reproduksi mulai dari sejak dalam kandungan.3 RUANG LINGKUP KESEHATAN REPRODUKSI DALAM SIKLUS KEHIDUPAN Secara luas. pemeriksaan secara sukarela. bayi. 6. 7. fistula dll. 4. ruang lingkup kesehatan reproduksi meliputi : a) Kesehatan ibu dan bayi baru lahir b) Penceghan dan penanggulangan infeksi saluran reproduksi (ISR) termasuk HIV/AIDS c) Pencegahan dan penanggulangan komplikasi aborsi d) Kesehatan reproduksi remaja e) Pencegahan dan penganan infertilitas f) Kanker pada usia lanjut dan osteoporosis g) Berbagai aspek kesehatan reproduksi lain. termasuk didalamnya kondisi kesehatan organ-organ reproduksi bayinya. menopause. 3.

i) Penerapan pelayanan kesehatan reproduksi oleh Depkes RI dilaksanakan secara integratif memprioritaskan pada empat komponen kesehatan reproduksi yang menjadi masalah pokok di Indonesia yang disebut paket Pelayanan Kesehatan Reproduksi Esensial (PKRE) yaitu : 1) Kesehatan ibu dan bayi baru lahir 2) Keluarga berncana 3) Kesehatan reproduksi remaja 4) Pencegahan dan penanganan infeksi saluran reproduksi. termasuk HIV/AIDS. remaja yang mengijnak masa dewasa bila kurang pengetahuan dapat mengakibatkan risiko kehamilan usia muda yang mana mempunyai risiko terhadap kesehatan ibu hamil dan janinnya. 1. termasuk HIV/AIDS 5) Sedangkan Pelayanan Kesehatan Reproduksi Komprehensif (PKRK) terdiri dari PKRE ditambah kesehatan reproduksi pada usia lanjut. dan terbebas dari paksaan. hubungan seksual dilakukan dengan memahami dan sesuai etika dan budaya yang berlaku.penyakit hubungan seksual.4 HAK – HAK REPRODUKSI Hak-hak reproduksi menurut kesehatan dalam Konferensi International Kependudukan dan Pembangunan bertujuan untuk mewujudkan kesehatan bagi individu secara utuh. seseorang berhak terbebas dari kemungkinan tertulari penyakit menular seksual yang bisa berpengaruh pada fungsi organ reproduksi. selain itu juga menyangkut kehidupan remaja memasuki masa perkawinan. baik kesehatan jasmani maupun rohani. meliputi : a) Hak mendapatkan informasi dan pendidikan kesehatan reproduksi b) Hak mendapatkan pelayanan dan perlindungan kesehatan reproduksi c) Hak untuk dilindungi dari kematian karena kehamilan d) Hak untuk dilindungi dari kematian karena kehamilan . selain hal tersebut diatas ICPD juga menyebutkan bahwa kesehatan reproduksi juga mengimplikasikan seseorang berhak atas kehidupan seksual yang memuaskan dan aman.

dan pelecehan seksual. Menurut BKKBN 2000. dan legislatif sehingga bisa tercipta undang-undang hak reproduksi yang memuat aspek pelanggaran hak-hak reproduksi.e) Hak untuk menentukan jumlah dan jarak kelahiran anak f) Hak atas kebebasan dan kamanan berkaitan dengan kehidupan reproduksinya g) Hak untuk bebas dari penganiayaan dan perlakuan buruk termasuk perlindungan dari perkosaan. tokoh agama. h) Hak mendapatkan manfaat kemajuan ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi. dan swasta. kebijakan teknis operasional di Indonesia. i) Hak atas pelayanan dan kehidupan reproduksi j) Hak untuk membangun dan merencanakan keluarga k) Hak untuk bebas dari segala bentuk diskriminasi dalam kehidupan berkeluarga dan kehidupan reproduksi. penyiksaan. Pelaksanaan upaya pemenuhan hak reproduksi memerlukan dukungan secara polotik. l) Hak atas kebebasan berkumpul dan berpertisipasi dalam politik yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi. peraturan dan kebijakan yang saat ini berlaku apakah sudah seiring dan mendukung hak-hak reproduksi dengan tidak melupakan kondisi lokal sosial budaya masyarakat. LSM/LSOM. . untuk mewujudkan pemenuhan hak-hak reproduksi : a) Promosi hak-hak reproduksi Dilaksanakan dengan menganalisis perundang-undangan. Dukungan swasta dan LSM sangat dibutuhkan karena ruang gerakan pemerintah lebih terbatas. b) Advokasi hak-hak reproduksi Advokasi dimaksudkan agar mendapatkan dukungan komitmen dari para tokoh politik. kekerasan. Dukungan para tokoh sangat membantu memperlancar terciptanya pemenuhan hak-hak reproduksi. LSM yang memperjuangkan hak-hak reproduksi sangat penting artinya untuk terwujudnya pemenuhan hak-hak reproduksi. tokoh masyarakat.

Umur 6-15 tahun : 439. KESEHATAN REPRODUKSI WANITA SEPANJANG SIKLUS KEHIDUPAN 1. kromosoms X dari ibu dan kromosom Y dari ayah. Masa menaupose : semua hilang. Sejak tujuh minggu masa depan konsepsi. <Bahankuliahkesehatan> 1.000 c. Oogonia b. Pematangan pertama ovum . Oosit pertama (Primary Oocyte) c. e) Sistem pelayanan hak-hak reproduksi 2.000 d. Janin laki-laki mempunyai kromosom X dan Y. Bayi baru : 750.000 e. jumlah oorganisme adalah : a. bukan karena adanya hormone esterogen. Sel telur (Ovum) Pertumbuhan embrional oogonium yang kelak menjadi ovum terjadi di genetalia ridge. Dan pada waktu yang sama organ seksual perempuan mulai terbentuk karena kurangnya testeteron. Janin perempuan mempunyai dua kromosom X dari setiap orang tua. Umur 16-25 tahun : 159.000 b.c) KIE hak-hak reproduksi d) Dengan KIE diharapkan masyarakat semakin mengerti hak-hak reproduksi sehingga dapat bersama-sama mewujudkannya. Liquor folliculi e. Urutan pembuahan ovum (oogenesis) : a. Umur 35-45 tahun: 34. Menurut umur wanita. Primary ovarian fillicel d. SIKLUS KONSEPSI PADA MASA KONSEPSI Perkembangan biologis antara laki-laki dan perempuan ditentukan sejak masa konsepsi. organ seksualitas laki-laki mulai terbentuk karena pengaruh hormon estrogen.

4. Sel mani (Sperma) Sperma bentuknya seperti kecebong. dan ekor. Pematangan kedua ovum pada waktu sperma mebuahi telur 2. Tidak ada barier atau hambatan yang mencegah sperma mencapai penetrasi dan akhirnya membuahi ovum. membelah dua c. leher yang menghubungkan kepala dengan bagian tengah. Pada masa pubertas. Setelah bayi laki-laki lahir. 3. jumlah spematogenium yang ada tidak mengalami perubahan sampai masa akil baliq. membelah dua b. . Pengertian Konsepsi Suatu peristiwa penyatuan antara sel mani dengan sel telur didalam tuba falopi. Spermatid. berbentuk lonjong agak gepeng berisi inti (nucleus). Ovarium wanita harus melepaskan ovum yang sehat pada saat ovulasi. Konsepsi dapat terjadi. Hanya satu sperma yang mengalami proses kapasitasi yang dapat melintasi zona pelusida dan masuk ke vitelus ovum. Urutan pertumbuhan sperma (spermatogenesis) : a. Senggama harus terjadi pada bagian siklus reproduksi wanita yang tepat. membelah dua d. jika beberapa kriteria berikut di penuhi : 1. sel-sel spermatogenium ini mulai aktif mengadakan mitosis dan terjadilah spermatogenesis. yang dapat bergetar sehingga sperma dapat bergerak dengan cepat. zona pelusida mengalami perubahan sehingga tidak dapat dilalui oleh sperma. Jumlah sperma yang dikeluarkan sekali membuahi berjuta-juta sel mani yang keluar. Spermatogenium. spermatogonium berasal darisel primitive tubilus testis. Panjang ekor sperma kira-kira 10x bagian kepala. Setelah itu.f. kemudian tumbuh menjadi e. Pria harus mengeluarkan sperma yang cukup normal dan sehat selama ejakulasi. Secara embrional. terdiri atas kepala. Spermatosid kedua. dibawah pengaruh sel-sel interstisial leydig. Spermatosid pertama. Spermatozoon (sperma) 3. 2.

Pada proses ini membrane sperma menjadi rapuh (fragile) dan melepaskan enzim hidrolitik dari akrosom (lapisan seperti helm yang menutupi kepala sperma). Nucleus sperma menjadi membengkak dan saling mendekat sebagai pronukleus pria dan wanita saat terbentuk suatu " kumparan " diantara kedua nucleus tersebut membrane pronukleus kemudian rupture dan kromosom yang dibebaskan berkombinasi membentuk zigot.2 derajat celcius segera setelah ovulasi. Wanita dapat memprediksi ovulasi dengan memantau perubahan dalam tubuhnya. suatu materi yang disebut spinnbarkeit. dan banyak (Flynn. Enzim ini (hialuronidase dan proteinase) harus mencerna korona radiata dan zona pelusida sebelum dapat mencapai membrane ovum. serviks memendek. perubahan kimia terjadi. Segera setelah satu sprema memasuki ovum. Lendir tersebut juga dapat direnggangkan. sementara nucleus wanita menjadi matur dan jumlah kromosom wanita menurun dari 46 menjadi 23. Sebelum sebuah sperma mampu mempenetrasi dan membuahi sebuah ovum. Pada waktu inilah fertilisasi (pembuahan) terjadi. melunak dan sedikit berdilatasi. licin. karena ovum hanya bisa hidup selam 12-24 jam. Tindakan lebih jauh yang dapat dilakukan wanita adalah mengobservasi suhu tubuh basalnya. Salah satu indicator ovulasi yang paling kuat adalah status lender serviks yang menjadi transparan. yang meningkat sebesar 0. . dan jumlahnya menurun (Norman. Begitu sperma telah memasuki ovum. Perubahan kimia ini mula-mula mencegah sperma lain berfusi lebih jauh dengan membrane ovum dan pada akhirnya semua sperma yang tersisa dikeluar dari ovum. Walaupun banyak sperma terlibat dalam proses cerna ini. Setelah ovulasi. lender kembali menjadi kental.Konsepasi memiliki kemungkinan paling berhasil. jika hubungan seksual berlangsung tepat sebelum ovula. lengket. sperma harus menjalani sebuah proses yang disebut kapasitasi (berlangsung kurang lebih 7 jam). hanya satu sperma yang dibiarkan mempenetrasi ovum. Misalnya. Sperma dapat hidup selama 3-4 hari didalam saluran genetalia wanita dan idealnya harus berada didalamtuba falopii saat ovulasi terjadi. 1992). sekitar waktu ovulasi. 1986). sperma sementara berada didalam sitoplasma perifer.

Karena sekresi merupakan bagian dari sekresi vagina maka perubahan dapat dikenal oleh wanita yang diharapkan dapat mengerti. Metode suhu Pelepasan progesterone telah menyebabkan peningkatan suhu tubuh sampai 0. Dengan demikian penting bagi wanita mencoba untuk mengerti bahwa ia mengetahui perkiraan hari ovulasinya. Peningkatan suhu tubuh tersebut harus menetap dalam 24 jam untuk membuktikan bahwa telah terjadi ovulasi. System ini memerlukan pencetatan suhu mulut segera pada setiap bangun tidur pagi. 2. Metode kalender Pencatatan sebaiknya dilakukan terus dalam satu periode paling tidak 6 bulan.Waktu yang optimal untuk mulainya kehamilan adalah dalam 24 jam ovulasi. Apabila mensttruasinya tidak teratur. Metode berikut dapat dipergunakan untuk menilai hari ovulasi : 1. Pada cara ini diperkirakan hari-hari pada bulan berikutnya kapan wanita akan menstruasi dan dengan demikianjuga dapat diperkirakan hari-hari kapan wanita tersebut berovulasi. Perubahan mucus serviks Peningkatan kadar estrogen tepat sebelum ovulasi menyebabkan peningkatan sekresi serviks maupun pengurangan kekentalan (vikositas) sekresi tersebut.5 derajat Celsius. Koitus (hubungan seksual) selama 24 jam sebelum ovulasi akan menyediakan spermatozoa pada tuba falopii yang siap menerima kedatangan ovum. akan memerlukan waktu 2 atau 3 . Suhu tubuh tersebut akan sedikit turun tepat sebelum mulainya ovulasi dan kemudian meningkat segera setelah ovulasi. Walaupun demikian. yang mencatat hari pertama setiap periode menstruasi (hari ke 1 keduanya darah mentruasi) dan dengan demikian menghitung waktu ovulasi selama 15 hari sebelum periode khusus tersebut. 3. Pemakaian metode ini mungkin dapat keliru karena kenaikan suhu dapat menunjukan adanya infeksi dan penurunan suhu tubuh kadang-kadang terjaid akibat dari pemberian obat misalnya aspirin. maka penghitungan demikian tidak mungkun dilakukan.

Embrioblast dan trofoblast rongga blatokista dilanjutkan dengan nidasi yang berlangsung selama kurang lebih satu minggu. o Stadium 5 : masuknya blatokista kedalam selaput lendir sampai awal peredaran uteroplasenta. o o o Stadium 7 : timbauan korda Stadium 8 : terusan aksial Stadium 9 : lipatan kepala mulai terbentuk. jantung mulai berdenyut dan jonjotjonjot karion mulai terapung bebas dalam darah ibu. Diferensiasi menjadi sel-sel luar dan dalam pembelahan sel pertama langsung beralih kestadium kedua buah sel sementara diangkut menjadi saluran telur. pembentukan alur. Hari ke 4-5 blatokista bebas. o o Minggu kedua : Implantasi Stadium 4 : implantasi blatokista dan krucut implantasi dalam selpaut lendir rahim. Perubahan-Perubahan yang Terjadi : Tahap-Tahap Perkembangan Janin  Tahap perkembangan janin minggu 1-4 Minggu pertama : o o Stadium 1 : sel telur yang dibuahi Stadium 2 : hari ke 2-3. o Stadium 3 : blastokista bebas menjadi senyawa sehingga jumlah sel menjadi 3258 buah dimulai pembentukan rongga blastokista.bulan lagi pasangan yang sebelumnya belum pernah mengetahui maknanya untuk memperhatikan hal ini. Minggu keempat : . Minggu ketiga : blatokista trilaminar o Stadium 6 : pembentukan mesoderm ekstra embrional dan reorganisasi ronggarongga embrional dan terbentuk garis sederhana.

75-1 mm . alur lensa menenggelamkan kedalam cawan mata. telapak kaki samara-samar. usia 37-42 hari. tampak seperti gumpalan dipermukaan anterior. o Stadium 15 : topografi pembuluh-pembuluh darah Panjang 7-9 mm. Pada embrio yang tidak difiksasi sudah mengalami pigmentasi. Duktus endolimfatikus bertunas keluar dari gelembung telinga. Stadium 18-19 : bentuk yang kuboid. sel-sel embrio tumbuh dengan cepat tapi belum menyerupai manusia sesungguhnya. berat 400 mg Pembentukan korda spinalis dan mulai menyatu digaris tengah back bant (kepala menyentuh ekor). o o o  Jantung mengalami rudimeter. peredaran darah berfungsi. Tepek penghidu membenankan diri menjadi suatu alur kecil. o o o Stadium 17 : gelembung-gelembung telenfesalon. Terbentuk tepek telingga.o Perkembagan bentuk badan. telinga dan hidung mengalami rudimenten. usia 35-38 hari. mencakup stadium 10-13 pada awal minggu ke 4 jantung berdenyut. Gumpalan mirip lengan dan kaki Mata. Sinus serviklis menutup. Tahap perkembangan janin minggu ke 5-8 : organogenesis o Stadium 14 : miotom-miotom Panjang 5-7 mm. bumbung saraf menutup. o Stadium 16 : tonjolan-tonjolan wajah Panjang 8-11 mm. Kerangka tulang rawan dan susunan otot. o o o Perkembangan minggu ke 4 gestasi mencakup yang berikut : Panjang 0. Benjolan-benjolan telinga tampak jelas. Stadium 20 : tangan pada sikap pronasi. usia 31-35 hari. Embrio melipatkan diri lepas dari kandung kuning telur. Telapak tangan amat jelas. . Lengkung kepala dan lengkung temgkuk sangat menonjol. ectoderm menutup diatas gelembung lensa. o Diakhir minggu ke 4 gestasi.

. . Diakhir minggu ke 8 gestasi. Ekstremitas terbentuk.Gestasi mencakup : o Panjang 10 -17 cm. .Reflek babinski positif.Denyut jantung dapat di dengar melalui doppler  Minggu ke 16 : Diakhir minggu keenam belas gestasi janin menelan cairan amniotonic dengan aktif.Jenis kelamin bisa dibedakan dari tampilan luar. . . Ekor mengalami retrogesi.Sekresi ginjal dapat dimulai : urin belum terdapat di cairan amnion.Pembentukan lempeng osifikasi. Pengolahan bertahap pada kepala.5 cm .Panjang 7-9 cm . . Perkembangan pada minggu ke 8 gestasi mencekup yang berikut :      Panjang 2. organogenesis telah lengkap. Gambaran wajah dapat dilihat.Terjadi gerakan janin spontan. . berat 20 gram Jantung mulai berdenyut disertai adanya katup dan septum. abdomen kencang dan kantung gestasional kelaminnya.o o o Stadium 23 : histologi. o Berat 55-120 gram o Quickening o Antibody mulai di produksi o Rambut mulai terbentuk o Mekonium terdapat di usus bagian atas o Terbentuk lemak coklat o Pola tidur dan aktifitas dapat dibedakan.Berat 45 gram .  Minggu ke 12 : .

Gestasi mencakup yang berikut : o Panjang 28-36 cm o Berat 550 gram o Antybody pasif ditransfer dari ibu kejanin o Terdapat ferniks kaseosa o Mekonium terdapat direktum o Produksi surfaktan mulai aktif o Kelopak dan bulu mata sudah dapat dibedakan o Kelopak mata sudah mulai terbuka dan pupil raktif.Terdapat simpanan lemak subkutan .Testis turun (pada pria)  Tahap perkembangan janin minggu ke 32 : Diakhir minggu ke 32 gesatasi janin mulai menetapkan diri pada posisi lahir. mereka telah mencapai batas usia viabilitas jika kelahiran mereka ditangani di fasilitas pelayanan modern. atau beratnya mencapai 601 gram.Panjang 38-43 cm . Perkembangan pada minggu ke 28 getasi mencakup yang berikut : . Minggu ke 24 : Ketika janin mencapai usia 24 minggu.Berat 1200 gram .Terbentuk surfaktan dicairan amnion .  Tahap perkembangan janin minggu ke 28 : Pembuluh darah retina rentan terhadap kerusakan akibat konsentrasi oksigen. .Alfeolus paru matang .Panjang 35-38 cm . ini menjadi pertimbangan penting pada saat merawat bayi dengan berat lahir rendah yang memerlukan oksigen.Berat 1600 gram . Perkembangan pada minggu ke 32 gestasi mencakup yang berikut : .

Panjang 48-52 cm . wanita perlu memiliki siklus ovulasi yang teratur.Lipatan plantar terbentuk 1-2 . Infertilitas pada wanita Untuk menjadi hamil.Verniks kaseosa terbentuk lengkap .. Pada perkembangan minggu ke 40 gestasi mencakup yang berikut : .Laguno menghilang .Simpanan lemaksubkutan meningkat . karbohidrat dan kalsium .Kuku jari mulai panjang Faktor-Faktor yang mempengaruhi : 1.  Tahap perkembangan janin minggu ke 36 : Diakhir minggu ke 36 janin berada pada posisi verteks atau kepala berada dibawah Perkembangan pada minggu ke 36 gestasi mencakup sebagai berikut : . ovumnya harus normal dan tidakboleh ada hambatan dalam jalur lintasan sperma atau amplantasi .Ginjal janin aktif .Berat 3000 gram .Janin mulai peka terhadap suara-suara dari luar kandungan . besi.Plantar mulai banyak .Berat 1900-2700 gram .Terbentuk cadangan zat besi .Kuku jari memenuhi ujung-ujung jari.Biasanya berada pada posisi verteks  Tahap perkembangan janin pada minggu ke 40 : Pada primipara.Panjang 42-49 cm .Reflek moro aktif .Terdapat simpanan glikogen. janin biasanya masuk kejalan lahir selama 2 minggu terakhir kehamilan yang membuat ibu merasa bahwa bayi siap lahir. Ini merupakan peringatan bahwa trimester ke 3 kehamilan sudah berakhir dan persalinan siap dimulai.

Misalnya kista atau tumor ovarium. Misalnya ovum yang dihasilkan dapat dilepas sebelum ovum tersebut benar-benar matur. walaupun efek stress pada fertilisasi memerlukan penelitian lebih lanjut.ovum yang sudah di buahi. Masalah ovulasi dapat disebabkan oleh difungsi hipotalamus. Walaupun fungsi hormone dapat berada dalam keadaan normal. Oleh karena itu. menyebabkan pelepasan FSH dan LH. terdapat juga suatu kolerasi antara hiperprolaktinemia dan tingginya tingkat stress (diantara pasangan yangn mendatangi klinik infertilitas). Produksi estrogen dan progesterone juga dipengaruhi oleh kadar prolaktine yang bersikulasi dari kelenjar hipofisis. penyebeb infertilitas pada wanita. dapat dibagi menjadi masalah ovulasi atau hambatan atau abnormalitas dalam saluran reproduksi. gangguan pada ovarium dapat mempengaruhi ovulasi. atau kelenjar tyroid (karena peningkatan kadar prolaktin dapat disebabkan baik oleh masalah kelenjar hipofisis ataupun kelenjar tyroid). Dari perspektif psikologi. gangguan tertentu dalam system endokrin dapat mempengaruhi fertilisasi. sedangkan LH menstimulasi pelepasan ovum dan produksi progesterone. atau ovum tersebut terus menerus mengalami defek. penyakit ovarium polikistis atau kerusakan ovarium akibat endomestiotis atau riwayat pembedahan dapat menggangu siklus ovarium sehingga mempengaruhi fertilitas. 2. penyakit gagal ginjal yang mempengaruhi fungsi endokrin dapat juga menggangu siklus normal. 1. Penyakit sistematik. psikologis. kelenjar hipofisis. area-area yangn terkait dengan sistem endokrin menjadi jelas. Dengan menelusuri kembali peristiwaperistiwa yang menyebabkan ovulasi. dapat terjadi masalah pada produksi dan pelepasan ovum. Pertama hipotalamus perlu melepaskan faktor pelepasan gonadotropin yang bekerja pada kelenjar hipofisis. Masalah ovulasi Karena ovulasi normal berlangsung dibawah kendali hormone. yang dapat disebabkan oleh faktor. Bayi dan Anak . FSH menstimulasi sebuah folikel menjadi matang dan menyebabkan produksi estrogen. Lebih lanjut lagi.yang meliputi DM. atau kombinasi keduanya.

penyakit lain disemua usia dan kekerasan. pemberian makanan dengan gizi seimbang Imunisasi dan manajemen terpadu balita sakit Pencegahan dan penanggulangan kekerasan Pendidikan dan kesempatan yang sama pada anak laki-laki dan perempuan Masalah yang mungkin terjadi pada tahap ini : pengutamaan jenis kelamin. postnatal. persalinan. Pencegahan dan penanggulangan kekerasan terhadap perempuan (KtP) 5. dll. Pengaruh ini seperti :   Epitel vagina relative tebal dan pH vagina 5 1/3 bayi perempuan endoserviksnya tidak terhenti pada ostium uteri eksternum tetapi menutupi juga sebagian dari portio servisis uteri (pseudoerosio kongenitalis) Asuhan yang diberikan 1. 1. Tumbuh kembang anak dan pemberian makanan dengan gizi seimbang 3. kesehatan lingkungan. Remaja . sunat perempuan. pelayanan antenatal.      ASI Eksklusif dan penyapihan yang layak Tumbuh kembang anak. Imunisasi dan manajemen terpadu balita sakit 4. kurang gizi (malnutrisi).  Pendekatan yang dilakukan: pendidikan kesehatan. menyusui serta pemberian suplemen. pelayanan kesehatan primer. ASI Eksklusif 2. kesakitan dan kematian BBLR. bayi masih membawa pengaruh estrogen yang didapat saat dlm kandungan. Perubahan pada bayi lahir cukup bulan :     Pembentukan genitalia interna telah sempurna Folikel pada kedua ovarium telah lengkap Genitalia eksterna telah terbentuk Minggu pertama dan kedua setelah lahir. imunisasi. Pendidikan dan kesempatan yang sama pada anak laki-laki dan perempuan.

Peristiwa terpenting yang terjadi pada gadis remaja adalah datangnya haid pertama yang dinamakan menarche. dan siap dinikahkan. dan gadis yang mengalaminya dianggap sudah tiba waktunya untuk melakukan tugas-tugas sebagai wanita dewasa. Pada usia ini tubuh wanita mengalami perubahan dramatis. Secara tradisi. menarche dianggap sebagai tanda kedewasaan.Masa remaja atau pubertas adalah usia antara 10 sampai 19 tahun dan merupakan peralihan dari masa kanak-anak menjadi dewasa. Perubahan fisik 1. Tanda-tanda primer . Masa remaja akhir (16-19 tahun)      Menampakkan pengungkapan kebebasan diri Dalam mencari teman sebaya lebih selektif Memiliki citra terhadap dirinya Dapat mewujudkan perasaan cinta Memiliki kemampuan berpikir abstrak Perubahan Kesehatan Wanita Pada Siklus Remaja Tanda-tanda perubahan yang terjadi pada remaja wanita 1. Masa remaja tengah (13-15 tahun)      Ingin mencari identitas diri Ada keinginan untuk berkencan atau mulai tertarik dengan lawan jenis Timbul perasaan cinta yang mendalam Kemampuan berpikir abstrak makin berkembang Berkhayal mengenai hal-hal yang berkaitan dengan seksual 1. Masa remaja awal (10-12 tahun)    Merasa lebih dekat dengan teman sebaya Merasa ingin bebas Lebih banyak memperhatikan keadan tubuhnya dan mulai suka berkhayal 1. karena mulai memproduksi hormon-hormon seksual yang akan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan sistem reproduksi Tahapan pubertas/remaja 1.

Adanya perubahan kematangan organ-organ reproduksinya yang ditandai dengan datangnya haid.Ovarium mulai berfungsi dengan matang dibawah pengaruh hormone gonadotropin dan hipofisis, folikel mulai tumbuh meski belum matang tetapi sudah dapat mengeluarkan estrogen. Korteks kelenjar suprarenal membentuk androgen yang berperan pada pertumbuhan badan. Selain pengaruh hormone somatotropin diduga kecepatan pertumbuhan wanita dipengaruhi juga oleh estrogen. 2. Tanda-tanda sekunder

Rambut

Tumbuhnya rambut pada kemaluan ini terjadi setelah pinggul dan payudara mulai berkambang. Bulu ketiak dan bulu pada wajah mulai tampak setelah datang haid. Rambut yang mula-mula berwarna terang berubah menjadi lebih subur, gelap, kasar, keriting.

Pinggul

Pinggul berubah menjadi lebih memebesar dan membulat. Hal ini disebabkan karena membesranya tulang pinggul dan lemak dibawah kulit.

Payudara

Bersamaan dengan membesarnya pinggul maka payudara juga membaesar dan puting susu ikut menonjol. Disini makin membesarnya kelenjar susu maka payudara semakin besar dan bulat.

Kulit

Kulit menjadi semakin kasar, lebih tebal dan pori-pori lebih membesar. Tetapi kulit wanita lebih lembut daripada kulit pria.

Kelenjar lemak dan kelenjar keringat

Kelenjar lemak dan keringat menjadi lebih aktif. Pada masa ini sering timbul masalah jerawat karena adanya sumbatan kelenjar keringat dan baunya menusuk pada saat sebelum dan sesudah haid.

Otot

Menjelang akkhir masa puber, otot menjadi semakin membesar dan kuat. Akibat akan terbentuk bahu, lengan dan tungkai kaki.

Suara

Suara berubah menjadi merdu. 1. Perubahan kejiwaan 1. Perubahan emosi Remaja lebih peka atau sensitif sehingga lebih mudah menangis, cemas, frustasi, bisa tertawa tanpa alasan yang jelas. Selain itu, mudah bereaksi bahkan agresif terhadap gangguanatau rangsangan luar yang mempengaruhinya. Pada masa ini ada kecenderungan tidak patuh pada orang tua, lebih suka pergi sama teman, tidak betah tinggal dirumah. 2. Perkembangan intelrgensia Pada perkembangan ini remaja cenderung mengembangkan cara berpikir abstrak dan ingin mengetahui hal-hal baru yang mendorong perilaku ingin cobacoba. Asuhan apa yang diberikan 1. Gizi seimbang 2. Informasi tentang kesehatan reproduksi 3. Pencegahan kekerasan seksual (perkosaan) 4. Pencegahan terhadap ketergantungan napza 5. Perkawinan pada usia yang wajar 6. Peningkatan pendidikan, ketrampilan, penghargaan diri dan pertahanan terhadap godaan dan ancaman. 1. Siklus kesehatan wanita dewasa Usia dewasa muda, yaitu antara 18 sampai 40 tahun, sering dihubungkan dengan masa subur, karena pada usia ini kehamilan sehat paling mungkin terjadi. Inilah usia produktif dalam menapak karir yang penuh kesibukan di luar rumah. Di usia ini wanita harus lebih memperhatikan kondisi tubuhnya agar selalu dalam kondisi prima, sehingga jika terjadi kehamilan dapat berjalan dengan lancar, dan bayi yang dilahirkan pun sehat. Pada periode ini masalah kesehatan berganti dengan gangguan kehamilan, kelelahan kronis akibat merawat anak, dan tuntutan karir. Kanker, kegemukan, depresi, dan penyakit serius tertentu mulai menggerogoti tubuhnya. Gangguan yang sering muncul pada usia

ini, adalah endometriosis yang ditandai dengan gejala nyeri haid, kram haid, nyeri pinggul saat berhubungan seks, sakit saat buang air besar atau buang air kecil. Penderita kadang mengalami nyeri hebat, tetapi ada juga yang tidak mengalami gejala apa-apa. 1. Kehamilan dan persalinan yang aman 2. Pencegahan kecacatan dan kematian akibat kehamilan pada ibu dan 3. bayi Menjaga jarak kelahiran dan jumlah kehamilan dengan penggunaan alat kontrasepsi (KB) 4. Pencegahan terhadap PMS/HIV/AIDS 5. Pelayanan kesehatan reproduksi berkualitas 6. Pencegahan dan penanggulangan masalah aborsi secara rasional 7. Deteksi dini kanker payudara dan leher rahim 8. Pencegahan dan manajemen infertilitas. 9. Masalah yang mungkin ditemui: Kesakitan dan kematiani ibu yang disebabkan berbagai kondisi, malnutrisi/anemia, kemandulan, pelecehan/kekerasan seksual, komplikasi aborsi, ISR/IMS/HIV/AIDS dan pengaturan kesuburan. 10. Pendekatan yang dapat dilakukan : pendidikan kesehatan, suplemen, konseling, pencegahan primer, pengobatan KB, pendidikan tentang perilaku seksual yang bertanggungjawab, pencegahan dan pengobatan IMS, pelayanan antenatal, persalinan, post partum pelayanan kebidanan darurat, imunisasi dan informasiinformasi. Asuhan yang diberikan 11. Kehamilan dan persalinan yang aman 12. Pencegahan kecacatan dan kematian akibat kehamilan pada ibu dan bayi 13. Menjaga jarak kelahiran dan jumlah kehamilan dengan penggunaan alat kontrasepsi (KB) 14. Pencegahan terhadap PMS/HIV/AIDS 15. Pelayanan kesehatan reproduksi berkualitas 16. Pencegahan dan penanggulangan masalah aborsi

Sangat penting bagi wanita untuk melakukan pemeriksaan kesehatannya secara teratur. Perhatian pada problem meno/andro-pause 2. mampu melindungi wanita dari penyakit jantung koroner. diagnosis. Perhatian pada problem menopause 7. Berkurangnya hormone estrogen pada wanita menopause mungkin menyebabkan berbagai keluhan sebagai berikut : 8. 1. Prioritas utamanya adalah menjaga agar tubuh tetap sehat dengan mengatur pola makan yang benar. dan minum suplemen yang dibutuhkan tubuh. Perhatian pada penyakit utama degenerative. termasuk rabun. kanker saluran reproduksi. 3. 2. Inilah masa yang paling rentan diserang berbagai penyakit degeneratif dan penyakit berat lainnya. 5. prolaps/osteoporosis. Kadar estrogen yang cukup. Pencegahan dan manajemen infertilitas. Asuhan apa yang diberikan 6. informasi dan pengobatan dini. Selain itu olahraga ringan dan tetap aktif secara intelektual. Masalah yang mungkin terjadi pada tahap ini: penyakit sistem sirkulasi. Deteksi dini kanker rahim dan kanker rahim 4. Penyakit jantung koroner 9. gangguan mobilitas dan osteoporosis. ISR/IMS/HIV/AIDS. termasuk rabun. kekerasan. Berkurangnya hormone estrogen dapat menurunkan kadar kolesterol . gangguan mobilitas dan osteoporosis. Perhatian pada penyakit utama degeneratif. Pendekatan yang dapat dilakukan: dipengaruhi oleh pengalaman reproduksi sebelumnya. Usia Lanjut Yang dianggap lanjut usia (lansia) adalah setelah mencapai usia 60 tahun. Deteksi dini kanker payudara dan leher rahim 18. payudara/kanker prostat.17.

Gangguan mata 13. misalnya keadaan sosial ekonomi. gelisah. misalnya dalam pemberian makan sehari-hari. sukar tidur. Kedudukan perempuan dalam keluarga dan masyarakat Kedudukan perempuan dalam keluarga dan masyarakat ditentukan oleh banyak hal. depresi sampai pada kepikunan tipe Alzeimer. 14. Penurunan hormone estrogen menyebabkan kesulitan berkonsentrasi. Adalah berkurangnya kepadatan tulang pada wanita akibat penurunan kadar hormone estrogen. Kepikunan (demensia tipe Alzeimer). Osteoporosis 11. antara lain: 1. Hal ini menghambat akses terhadap pelayanan kesehatan yang pada akhirnya dapat berakibat kesakitan. kesempatan memperoleh pendidikan. sehingga tulang menjadi rapuh dan mudah patah. . Deteksi dini kanker rahim. kecacatan dan kematian. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Derajat Kesehatan Perempuan 16. 12. 17. yang dipengaruhi factor keturunan. kerja dan kedudukan. Perempuan dinomor-duakan dalam segala aspek kehidupan. budaya dan nilai-nilai yang berlaku di masyarakat di mana mereka menetap. Dewasa ini masih banyak ditemukan diskriminasi terhadap perempuan. Kemiskinan Diperkirakan sekitar 40% penduduk Indonesia masih berada di bawah garis kemiskinan sejak terjadinya krisis ekonomi yang berkepanjangan.baik (HDL) dan meningkatnya kadar kolesterol tidak baik (LDL) yang meningkatkan kejadian penyakit jantung koroner. Penyakit kepikunan tipe Alzeimer dapat terjadi bilam kekurangan estrogen sudah berlangsung cukup lama dan berat. 15. Kekurangan hormone estrogen juga mempengaruhi susunan saraf pusat dan otak. Mata terasa kering dan kadang terasa gatal karena produksi air mata berkurang. 10.

3. Jarak ke fasilitas kesehatan yang cukup jauh dan sulit dicapai 2. Akses ke fasilitas kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan 1. Tingkat pendidikan perempuan yang belum merata dan masih rendah menyebabkan informasi yang diterima tentang kesehatan reproduksi sangat terbatas. Keterbatasan biaya 4. 2. Beban ganda. Kurangnya informasi tentang kemampuan fasilitas kesehatan 3. Kemampuan fasilitas kesehatan yang kurang memadai 20. dalam memilih bidan sebagai penolong persalinan atau dalam mendapat pertolongan segera di RS ketika diperlukan. karena tekanan ekonomi atau orang tua mendorong untuk cepat menikah agar terlepas dari beban ekonomi. 18. disamping kurangnya kesempatan mengendalikan penghasilan keluarga. wawasan dan kemauan untuk mengambil keputusan yang baik bagi diri dan keluarga. Akses untuk pelayanan kespro rendah karena: 1. Keterbatasan perempuan dalam pengambilan keputusan untuk kepantingan dirinya. termasuk yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi. misalnya dalam ber-KB. tingkat pendidikan yang meningkat dapat meningkatkan rasa percaya diri. Menonjolnya perilaku seksual resiko tinggi . Seperti diketahui. Pelayanan kesehatan yang kurang memperhatikan kebutuhan klien 2. tanggung jawab tidak proporsional sehingga kesehatan anak perempuan dan perempuan semakin buruk 21. Tradisi yang menghambat pemanfaatan tenaga dan fasilitas kesehatan 19. antara lain karena: 1. Pengetahuan tentang seksualitas dan informasi mengenai hak reproduksi masih rendah.2. d. Perempuan seringkali terpaksa menikah pada usia muda. Kualitas pelayanan kesehatan reproduksi yang kurang memadai.

Sistem reproduksi 23. Keluarga 2. Keadaan hormonal tubuh 4. kebiasaan anak dalam hal personal hygiene 24. Masa pubertas/remaja Faktor yang berpengaruh :    Status gizi Pendidikan Lingkungan dan pekerjaan . Budaya setempat 4.3. Aspek psikologi pada masa bayi 5. Lingkungan 2. Masa kanak-kanak Ada 2 faktor yang mempengaruhi kehidupan wanita pada masa ini : 1. Kondisi ibu 3. Rendahnya kemampuan dalam pengendalian kehidupan seksual pada reproduksi Faktor-faktor yang mempengaruhi siklus kesehatan wanita 22. Kemampuan intelektual 3. Emosi dan sifat 2. faktor dalam 1. Masa bayi Faktor yang mempengaruhi siklus kehidupan wanita pada masa bayi : 1. faktor luar 1. Sikap orang tua 4. Sikap negatif terhadap perempuan dan anak perempuan 5. Hal-hal yang diwariskan orang tua spt bentuk tubuh 2. Diskriminasi social 4. Gizi 3.

Masa usia lanjut (klimakterium.2 % remaja berperilaku seks aktif semenjak usia 15 tahun dan tidak menggunakan alat kontrasepsi. Sementara 82% lainnya. Survei dilakukan kepada 33.943 di 24 negara dan dikerjakan Service Medical du Rectorat de Toulouse tersebut. b.1 Defenisi Remaja a. ASPEK PENCEGAHANPENYAKIT DAN PROMOSI KESEHATAN Asuhan kesehatan reproduksi pada remaja melibatkan wanita dalam pengambilan keputusan Survei pada 24 negara di Amerika Utara dan Eropa menunjukkan bahwa perilaku seks remaja sudah dimulai sejak usia 15 tahun. menggunakan alat kontrasepsi. Batasan usia remaja menurut WHO (badan PBB untuk kesehatan dunia) adalah 12 sampai 24 tahun. senium) Faktor yang berpengaruh :      Faktor hormonal Kejiwaan Lingkungan Pola makan Aktifitas fisik 3.  Seks dan seksualitas Kesehatan reproduksi remaja itu sendiri 1. Remaja didefinisikan sebagai masa peralihan dari masa kanak-kanak ke masa dewasa. . 3. menunjukkan 13. menopause. Masa dewasa/reproduksi Faktor yang berpengaruh yaitu :    Perkembangan organ reproduksi Tanggapan seksual Kedewasaan psikologi 1.

Ciri – ciri Seks Sekunder: Ciri – ciri seks sekunder yang utama. perubahan berat badan terjadi akibat penyebaran lemak pada bagian-bagian tubuh yang hanya mengandung sedikit lemak atau bahkan tidak mengandung lemak. g. perkembangannya matang pada masa akhir masa remaja. Perubahan Internal: Perubahan yang terjadi dalam organ dalam tubuh remaja dan tidak tampak dari luar. mencapai perbandingan yang tubuh yang baik. Perubahan tersebut ialah : a. Sedangkan Hurlock (1990) membagi masa remaja menjadi masa remaja awal (13 hingga 16 atau 17 tahun) dan masa remaja akhir (16 atau 17 tahun hingga 18 tahun). Masa remaja awal dan akhir dibedakan oleh Hurlock karena pada masa remaja akhir individu telah mencapai transisi perkembangan yang lebih mendekati masa dewasa. d. b. maka ia tergolong dalam dewasa atau bukan lagi remaja. Perubahan ini nantinya sangat mempengaruhi kepribadian remaja. d. e.2 Perubahan fisik selama masa remaja dibagi menjadi beberapa tahap : 1. e. Tinggi Badan : Rata-rata anak perempuan mencapai tinggi matang pada usia antara tujuh belas dan delapan belas tahun. 1990) mendefinisikan remaja sebagai periode pertumbuhan antara masa kanak-kanak dengan masa dewasa. Ciri sekunder tersebut antara lain ditandai dengan tumbunya kumis dan jakun pada laki-laki sedangkan pada wanita ditanda dengan membesarnya payudara. f. 2. Proporsi Tubuh : Berbagai anggota tubuh lambat laun.. Kata “remaja” berasal dari bahasa latin yaitu adolescere yang berarti to grow atau to grow maturity. 3. . Perubahan Eksternal Perubahan yang terjadi dan dapat dilihat pada fisik luar anak. Namun jika pada usia remaja seseorang sudah menikah. Berat Badan: Perubahan berat badan mengikuti jadual yang sama dengan perubahan tinggi badan. tetapi fungsinya belum matang sampai beberapa tahun kemudian. Misalnya badan melebar dan memanjang sehingga anggota badan tidak lagi kelihatan terlalu pandang. Masa remaja adalah masa transisi perkembangan antara masa kanak-kanak dan masa dewasa yang pada umumnya dimulai pada usia 12 atau 13 tahun dan berakhir pada usia akhir belasan tahun atau awal dua puluhan tahun. Organ Seks: Baik laki-laki maupun perempuan organ seks mengalami ukuran matang pada akhir masa remaja.c. rata-rata anak laki-laki kira-kira setahun setelahnya. Papalia dan Olds (2001) tidak memberikan pengertian remaja (adolescent) secara eksplisit melainkan secara implicit melalui pengertian masa remaja (adolescence). c. DeBrun (dalam Rice. Perubahan yang terjadi.

termasuk HIV/AIDS. otot-oto di perut dan dinding-dinding usus menjadi lebih tebal dan kuat. keadaan ini . Sistem Pernafasan: Kapasitas paru-paru anak perempuan hampir matang pada usia tujuh belas tahun . frustasi dan tertawa ) b. Status remaja tidak jelas. cemas. Masa remaja sebagai periode pelatihan. antara lain akibat kematangan organ seks maka dapat terjadi kehamilan remaja putri diluar nikah. Agresif dan mudah bereaksi terhadap rangsangan luar yang berpengaruh. Ingin mengetahui hal-hal baru. pada usia tujuh belas atau delapan belas. sehingga remaja menjadi: a. Mampu berpikir abstrak. terus berkembang sampai tulang mencapai ukuran yang matang. Masa remaja sebagai periode yang penting yaitu perubahan-perubahan yang dialami masa remaja akan memberikan dampak langsung pada individu yang bersangkutan dan akan mempengaruhi perkembangan selanjutnya. Sistem Endokrin: Kegiatan gonad yang meningkat pada masa puber menyebabkan ketidak seimbangan sementara dari seluruh system endokrin pada masa awal puber. sehingga muncul prilaku ingin mencoba-coba. Sistem Peredaran Darah : Jantung tumbuh pesat selama masa remaja. 2. beratnya dua belas kali berat pada waktu lahir. meskipun belum mencapai ukuran yang matang sampai akhir masa remaja atau awal masa dewasa 5. Panjang dan tebal dinding pembuluh darah meningkat dan mencapai tingkat kematangan bilamana jantung sudah matang. 3. 4. usus bertambah panjang dan bertambah besar. Sistem Pencernaan: Perut menjadi lebih panjang dan tidak lagi terlampau berbentuk pipa. upaya abortus dan penularan penyakit kelamin. Kelenjar-kelenjar seks berkembang pesat dan berfungsi. Jaringan selain tulang. Perkembangan intelegensia. 2. khususnya bagi perkembangan otot. senang memberikan kritik b. Jaringan Tubuh: Perkembangan kerangka berhenti rata-rata pada usia delapan belas tahun. Disini berarti perkembangan masa kanak-kanak lagi dan belum dapat dianggap sebagai orang dewasa. Prilaku ini jika didorong oleh rangsangan sesual dapat membawa remaja masuk pada hubungan seks pranikah dengan segala akibatnya. sehingga remaja menjadi : a. sensitif ( mudah menangis. Perubahan kejiwaan Proses perubahan kejiwaan berlangsung lambat yang meliputi: 1. Masa remaja mempunyai ciri tertentu yang membedakan dengan periode sebelumnya : Ciri-ciri remaja menurut Hurlock (1990).1. hati bertambah berat dan kerongkongan bertambah panjang. Perubahan emosi. antara lain : a. sehingga misalnya mudah berkelahi. b. anak laki-laki mencapat tingkat kematangan baru beberapa tahun kemudian.

Hak-hak reproduksi 9. Masa remaja sebagai periode perubahan. cenderung berperilaku yang kurang baik. Mengambangkan kemampuan berkomunikasi termasuk memperkuat kepercayaan diri agar mampu menangkal hal-hal yang bersifat negatif 8. perubahan pada nilai-nilai yang dianut. yaitu perubahan pada emosi perubahan tubuh. Masa remaja sebagai masa dewasa. f. melihat dirinya sendiridan orang lain sebagaimana yang diinginkan dan bukan sebagaimana adanya terlebih dalam cita-cita. yaitu dengan merokok. nilai dan sifat yang paling sesuai dengan dirinya.memberi waktu padanya untuk mencoba gaya hidup yang berbeda dan menentukan pola perilaku. Pengetahuan dasar yang perlu diberikan kepada remaja 1. maka pada masa seperti ini. Pengenalan mengenai sistem. Pengaruh sosial dan media terhadap perilaku seksual 6.3 Definisi Kesehatan Reproduksi Remaja Kesehatan reproduksi remaja adalah suatu kondisi sehat yang menyangkut sistem. Masa remaja adalah masa yang tidak realistik. menggunakan obat-obatan dan terlibat dalam perilaku seks. minat dan peran (menjadi dewasa yang mandiri). e. Manakala tubuh juga mengalami transisi. Masa remaja sebagai masa yang menimbulkan ketakutan. Pengertian sehat disini tidak semata-mata berarti bebas penyakit atau bebas dari kecacatan namun juga sehat secara mental serta sosial kultural. serta keinginan akan kebebasan. Masa remaja sebagai masa mencari identitas diri yang dicari remaja berupa usaha untuk menjelaskan siapa dirinya dan apa peranannya dalam masyarakat. Hal ini yang membuat banyak orang tua menjadi takut. Dikatakan demikian karena sulit diatur. d. c. Remaja cenderung memandang kehidupan dari kacamata berwarna merah jambu. mengapa remaja perlu mendewasakan usia kawin serta bagaimana merencanakan kehamilan agar sesuai dengan keinginnannya dan pasanganya 3. fungsi dan proses reproduksi yang dimiliki oleh remaja. minum-minuman keras. Remaja mengalami kebingungan atau kesulitan didalam usaha meninggalkan kebiasaan pada usia sebelumnya dan didalam memberikan kesan bahwa mereka hampir atau sudah dewasa. Kekerasan seksual dan bagaimana menghindarinya 7. proses dan fungsi alat reproduksi (aspek tumbuh kembang remaja) 2. Penyakit menular seksual dan HIV/AIDS serta dampaknya terhadap kondisi kesehatan reproduksi 4. 3. g. Mereka menganggap bahwa perilaku ini akan memberikan citra yang mereka inginkan. Bahaya narkoba dan miras pada kesehatan reproduksi 5. remaja sangat perlu .

untuk benar-benar memperhatikan kondisi tubuh terutama organ reproduksi yang banyak berkembang dalam fase ini. 10. Anak-anak perempuan yang dulu hanya peduli untuk membersihkan organ kewanitaannya begitu saja tanpa ada permasalahan yang lain, pada masa remaja dan pubertas, organ kewanitaan anak gadis mulai mengalami perubahan. 11. Tumbuhnya rambut-rambut halus disekitar organ intim juga perlu diperhatikan sehingga kebersihanpun tetap terjaga, terutama setelah buang air kecil maupun buang air besar. Cara mencuci pun harus perlu diperhatikan dimana arah yang sesuai (menjauhi arah kemaluan) lebih disarankan agar bakteri dan kotoran tidak kembali bersarang. 12. Organ kewanitaan memang patut benar-benar dijaga kebersihannya terutama bagi yang tinggal di negara tropis semcam Indonesia. Produksi keringat membuat daerah tersebut lembab dan merupakan kondisi yang tepat untuk tumbuhnya jamur. Selain itu darah haid dan perubahan hormon juga dapat merubah ekosistem organ kewanitaan. 13. Bekal pengetahuan seperti ini sangat mendasar dan penting yang nantinya akan sangat berpengaruh pada perkembangan organ kewanitaan pada remaja putri. 14. Kebersihan organ reproduksi juga harus diperhatikan oleh remaja pria. Beberapa remaja pria tidak harus mengalami pemotongan kulit pembungkus penis pada masa kanak-kanak yang sering dikenal dengan sunatan, nah remaja pria yang memiliki organ intim seperti ini harus tetap rajin membersihan organ intimnya dengan membersihkan daerah di dalam lipatan kulit tersebut, karena apabila bagian di dalam lipatan kulit tidak dibersihkan, potensi untuk tumbuhnya jamur dan hidupnya bakteri-bakteri lain akan sangat besar. 15. Seringkali karena terburu-buru, para remaja pria juga tidak memperhatikan keadaan sekitar saat mereka beraktivitas. Padahal apabila salah sedikit saja dan organ intim mereka terantuk, terjepit resleting ataupun terkena benda lain dengan cukup keras, organ intim tersebut dapat mengalami cedera, pembengkakan yang akan dapat berakibat fatal dikemudian hari bahkan sampai disfungsi ereksi. 3.4 Strategi kunci untuk menjangkau dan melayani generasi muda : Pada tahun 1994, International Conference on Population and Development (ICPD) melakukan upaya untuk mengembangkan program yang cocok untuk kebutuhan kesehatan reproduksi remaja. 1. Melakukan pengembangan layanan-layanan yang ramah bagi generasi muda; 2. Melibatkan generasi muda dalam perancangan, pelaksaan, dan evaluasi program; 3. Membentuk pelatihan bagi penyedia layanan (provider) untuk dapat melayani kebutuhan dan memperhatikan kekhawatiran-kekhawatiran khusus para remaja; 4. Mendorong upaya-upaya advokasi masyarakat untuk mendukung perkembangan generasi muda dan mendorong munculnya perilaku kesehatan remaja yang positif; 5. Memadukan latihan-latihan membangun keterampilan ke dalam program-program yang

ditujukan untuk generasi muda agar dapat meningkatkan rasa percaya diri mereka, mengembangkan kemampuan mereka berkomunikasi mengenai seksualitas,dan memperkuat kemampuan mereka dalam mengupayakan praktik-praktik seksual yang lebih aman. 3.5 Program kesehatan reproduksi remaja mulai menjadi perhatian pada beberapa tahun terakhir ini karena beberapa alasan: 1. Ancaman HIV/AIDS menyebabkan perilaku seksual dan kesehatan reproduksi remaja muncul ke permukaan. Diperkirakan 20-25% dari semua infeksi HIV di dunia terjadi pada remaja. Demikian pula halnya dengan kejadian PMS yang tertinggi di remaja, khususnya remaja perempuan, pada kelompok usia 15-292. 2. Walaupun angka kelahiran pada perempuan berusia di bawah 20 tahun menurun, jumlah kelahiran pada remaja meningkat karena pertumbuhan populasi remaja. Diperkirakan bahwa 40% dari semua anak perempuan berusia 14 tahun yang hidup akan hamil paling tidak sekali saat mereka berumur 20 tahun3. Selain itu, sebagian besar mereka masih belum memiliki akses untuk mendapatkan pendidikan seksual atau kesehatan reproduksi serta pelayanan yang dibutuhkan. 3. Bila pengetahuan mengenai KB dan metode kontrasepsi meningkat pada pasangan usia subur yang sudah menikah, tidak ada bukti yang menyatakan hal serupa terjadi pada populasi remaja. 4. Pengetahuan dan praktik pada tahap remaja akan menjadi dasar perilaku yang sehat pada tahapan selanjutnya dalam kehidupan. Sehingga, investasi pada program kesehatan reproduksi remaja akan bermanfaat selama hidupnya. 5. Kelompok populasi remaja sangat besar; saat ini lebih dari separuh populasi dunia berusia di bawah 25 tahun dan 29% berusia antara 10-25 tahun. 2.6 Masalah-Masalah kunci dalam Kesehatan Remaja dan peran bidan 1. Melakukan advokasi untuk memperoleh dukungan masyarakat terhadap kesehatan reproduksi remaja. Masalah reproduksi dan kesehatan seksual remaja merupakan masalah yang kontroversial di banyak kelompok masyarakat sehingga membuat tindakan advokasi dan mendorong munculnya kesadaran akan masalah ini menjadi lebih penting. Upaya-upaya advokasi dapat difokuskan pada membuat perubahan di tingkat lokal, daerah atau nasional dengan menargetkan para stake holder yang mempengaruhi penerimaan informasi dan pelayanan kesehatan reproduksi bagi para remaja. Individu dan organisasi diposisikan dengan baik untuk membentuk persepsi publik dan program dapat dipusatkan dalam memperkuat dukungan untuk pendanaan dan pelaksanaan program yang relevan sehingga meningkatkan kemungkinan suksesnya program. 2. Komponen-komponen program yang berhasil

Program-program kesehatan reproduksi untuk remaja cenderung akan mencapai keberhasilan maksimal jika program-program tersebut: a. Secara akurat mengidentifikasi dan memahami kelompok yang akan dilayani. b. Melibatkan remaja dalam perancangna programnya. c. Bekerja sama dengan para pemuka masyarakat dan orang tua. d. Melepaskan hambatan-hambatan kebijakan dan mengubah pra anggapan para pemberi layanan (provider) e. Membantu remaja melatih keterampilan interpersonal yang diperlukan untuk menghindari risiko. f. Menghubungkan informasi dan saran dengan pelayanan g. Memberikan tokoh panutan (role model) yang membuat perilaku lebih aman menjadi perilaku yang menarik. h. Menginvestasikan sumber danan dan waktu dalam kerangka yang cukup panjang. 3. Melibatkan kaum remaja dalam aktivitas yang bermakna Pendidikan oleh teman sebaya dapat merupakan pendekatan efektif untuk melibatkan para remaja. Para pendidik/edukator remaja yang dilatih untuk membantu teman sebaya mereka dalam hal informasi dan pelayanan kesehatan reproduksi menerima pelatihan khusus dalam pengambilan keputusan, melakukan perujukan klien dan memberikan komoditas atau pelayanan. Program-program yang menggunakan pendidik/edukator teman sebaya didasarkan pada bukti bahwa para remaja memiliki hubungan baik dengan orang lain yang berusia hampir sama, dengan ketertarikan dan latar belakang serupa. 4. Pelayanan klinik yang ramah bagi remaja Pelayanan kesehatan reproduksi yang youth friendly (ramah untuk remaja) merupakan salah satu yang dikembangkan serta dibentuk dengan cara yang akan mengenali bahwa tantangan, kesulitan dan hambatan yang dihadapi remaja sangat berbeda dengan orang dewasa. Pendekatan ini mencakup memiliki petugas pelayanan kesehatan yang dilatih dengan baik, termasuk bidan dan dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan khusus remaja secara biologis, psikologis dan kebutuhan kesehatan remaja, memiliki rasa hormat terhadpa privasi remaja dan kerahasiaan remaja sebagai klien, fasilitas yang dapat diakses dan lokasi yang nyaman, pelayanan dengan harga yang masuk akal dan lingkungan yang aman dan nyaman bagi populasi remaja, termasuk kelompok remaja pria dan wanita yang sudah menikah. Untuk membuat pelayanan menjadi ramah dan nyaman, bidan harus mempertimbangkan masukan-masukan para remaja terhadap komponen-komponen klinik seperti famplet informasi dan gaya ruang tunggu. Pelayanan harus diberikan di tempat-tempat remaja biasa berkumpul untuk belajar, bersosialisasi dan bekerja dan kerahasiaan harus dipastikan. Sikap-sikap menghakimi dan kadang-kadang bahkan kekerasan di pihak pemberi layanan dapat menciptakan hambatan kritis

Proses persalinan selalu memiliki potensi risiko-risiko kesehtan. 7. Bidan yang bersikap menghakimi dapat menghambat pelayanan kesehatan reproduksi pada remaja. Kontrasepsi bagi remaja Para remaja memiliki hak untuk memperoleh informasi yang jelas dan akurat mengenai kontrasepsi termasuk pemakain yang benar. 8. Memberikan informasi dan pelayanan untuk para remaja Remaja memerlukan informasi yang sesuai dengan usianya mengenai perkembangan fisik dan emosional. Kehamilan dini dan kehamilan yang tidak diinginkan Banyak remaja aktif secara seksual ( meskipun bukan pilihan mereka sendiri. bagaimana mengakses pelayanan kesehatan dan kesempatan-kesempatan pendidikan. sikap dan perilaku. Media massa hiburan (radio.dan bertahan lama terhadap pelayanan kesehatan reproduksi. dan di banyak negara berkembang data menunjukkan bahwa sampai 60% dari semua infeksi HIV baru terjadi pada kelompok usia antara 15 samapi 24 tahun. video. Salah satu penelitian di Tanzania memperlihatkan bahwa perempuan muda memiliki kemungkinan untuk terinfeksi HIV lebih dari empat kali dibandingkan pria muda. . meskipun para perempuan lebih tidak berpengalama seksual dan memiliki pasangan seksual yang lebih sedikit dibanding pria sebayanya. televisi. 333 juta kasus baru PMS terjadi di seluruh dunia setiap tahun dan setidaknya 111 juta dari kasus ini terjadi pada mereka yang berusia di bawah 25 tahun. Infeksi di kalangan perempuan melebihi infeksi di kalangan pria. 6. musik. 5. kerja dan rekreasi. HIV dan PMS di kalangan Remaja Menurut WHO. Hampir setengah dari infeksi HIV secara keseluruhan terjadi pada pria dan wanita yang berusia di bawah 25 tahun. risiko-risiko potensial dari kegiatan seksual yang tidak terlindung. rasio 2 berbanding 1. dan bagaimana menjangkau petugas pelayanan kesehatan untuk menjawab kekhawatiran mereka. fil. efek samping. buku komik) dapat menjadi cara yang efektif dari segi biaya untuk mengomun ikasikan pesan-pesan yang dpat mempengaruhi pengetahuan. kekerasan substansial. tapi risiko persalinan lebih besar pada perempuan berusia di bawah 17 tahun. Setiap tahun sekitar 15 juta remaja melahirkan anak. Bidan sebagai penyedia layanan dapat melakukan hubungan interaktif dengan klien remaja dengan melakukan komunikasi interpersonal. Bidan mempunyai peranan yang sangat besar dalam memberikan informasi tersebut serta konseling yang sesuai sangat penting untuk membantu remaja menangani atau menyisihkan potensi efek samping. Konseling harus mengungkapkan aspek pencegahan kehamilan sekaligus perlindungan terhadap PMS (penyakit menular seksual).

Peran bidan dalam asuhan prenatal sangat dibutuhkan.1 INFERTILITAS Invfertilitas adalah ketidakmampuan sepasang suami istri untuk mencapai kehamilan setelah selama 1 tahun melaksanakan hubungan seksual secara teratur dan tidak menggunakan alat kontrasepsi. Aborsi yang tidak aman menempati proporsi tinggi dalam kematian ibu di antara para remaja. hubungan seksual yang dipaksakan dan hubungan dengan kekuatan yang tidak seimbang. Beberapa budaya. Program yang meminta para perempuan muda untuk mengambil keputusan dan tindakan yang merupakan kontradiksi dari peran perempuan yang diterima seperti menolak melakukan hubungan seksual atau berkeras akan pemakaian kondom. terutama anak perempuan rentan terhadap kekerasan seksual. Infertilitas primer .Remaja dengan usia ini lebih mudah mengalami komplikasi dalam persalinan. Bidan harus membantu para perempuan muda tersebut membangun keterampilan dan rasa percaya diri yang diperlukan untuk membantu mereka membuat keputusan-keputusan. perilaku pria berisiko ditoleransi dan kadang-kadang didukung. Perempuan muda seringkali memiliki pengetahuan terbatas atau kurang percaya diri untuk mengakses pelayanan kesehatan sehingga mengakibatkan pelayanan prenatal yang terbatas berperan penting terhadap terjadinya komplikasi. 10. Karena sikap-sikap gender ini telah terbukti tidak dapat dipisahkan dari dalam banyak upaya kesehatan reproduksi remaja. pendidikan seksual dapat mendorong pemakaian kontrasepsi dan perlindungan PMS yang benar dan konsisten. 9. 4. Pendidikan seks berbasis sekolah Evaluasi yang dilakukan di antara para kawula muda di negara-negara berkembang dan negaranegara maju telah memperlihatkan bahwa pendidikan seks berbasis sekolah dapat membantu menunda hubungan seksual pertama para remaja yang belum aktif secara seksual. program harus secara langsung mengkonfrontasi masalah hubungan gender yang tidak setara. sehingga menimbulkan kepercayaan diri remaja. MASALAH GANGGUAN PADA KESEHATAN REPRODUKSI DAN UPAYA PENANGGULANGANNYA 4. Masalah Gender Spesifik Generasi muda. Untuk para remaja yang aktif secara seksual.

Testis bisa tetap berada pada suhu tersebut karena terletak di dalam skrotum (kantung zakar) yang berada diluar rongga tubuh. Sel yang belum terspesialisasi memerlukan waktu sekitar 72-74 hari untuk berkembang menjadi sel sperma yang matang. sperma bergerak ke dalam epididimis (suatu saluran berbentuk gulungan yang terletak di puncak testis menuju ke testis belakang bagian bawah) dan disimpan di dalam epididimis sampai saat terjadinya ejakulasi. Di dalam duktus ejakulatorius. Pembentukan sperma yang paling efsisien adalah pada suhu 33. yang kemudian mengalir menuju ke uretra dan dikeluarkan ketika ejakulasi. 4. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi proses tersebut sehingga bisa terjadi kemandulan: a) Peningkatan suhu di dalam testis akibat demam berkepanjangan atau akibat panas yang berlebihan bisa menyebabkan berkurangnya jumlah sperma. berkurangnya pergerakan sperma dan meningkatkan jumlah sperma yang abnormal di dalam semen. Dari testis kiri dan kanan. Proses pembuatan sperma disebut spermatogenesis.adalah istilah yang digunakan jika pasangan suami istri sama sekali belum pernah memiliki anak.2 Penyebab a. tetapi kehamilan berikutnya belum berhasil dicapai.5 (lebih rendah dari suhu tubuh). Infertilitas sekunder Jika sebelumnya pasangan suami istri pernah memiliki anak (minimal 1 kali kehamilan). Kesuburan seorang pria ditentukan oleh kemampuannya untuk mengantarkan sejumlah sperma yang normal ke dalam vagina wanita. sperma bergerak ke vas deferens dan duktus ejakulatorius. cairan yang dihasilkan oleh vesikula seminalis ditambahkan pada sperma dan membentuk semen. Faktor lain yang mempengaruhi jumlah sperma adalah pemakaian . sperma dibuat terus menerus di dalam testis (buah zakar). Dari epididimis. faktor pria 1) Masalah pada sperma : Pada pria dewasa.

Sel telur yang dilepaskan ini siap dibuahi oleh sperma yang berasal dari pria. Ovulasi biasanya terjadi 14 hari sebelum menstruasi hari pertama. Kelainan ini lebih sering ditemukan pada pria yang telah menjalani pembedahan panggul (terutama pengangkatan prostat) dan pria yang menderita diabetes. yaitu semen mengalir ke dalam kandung kemih dan bukan ke penis. b) Disfungsi ovulasi (kelainan pada proses pelepasan sel telur oleh ovarium/sel telur). Varikokel bisa menghalangi pengaliran darah dari testis dan mengurangi laju pembentukan sperma. Jika di dalam semen tidak terdapat fruktosa (gula yang dihasilkan oleh vesikula seminalis) berarti tidak terdapat vas deferens atau tidak terdapat vesikula seminalis atau terdapat penyumbatan pada duktus ejakulatorius. c) Varikokel merupakan kelainan anatomis yang paling sering ditemukan pada kemandulan pria. Kekurangan hormon 4. Varikokel adalah varises (pelebaran vena) di dalam skrotum.marijuana atau obat-obatan (misalnya simetidin. Polusi lingkungan. spironolakton dan nitrofurantoin). Impotensi 3. Ovulasi adalah pelepasan sel telur dari ovarium (indung telur). d) Ejakulasi retrograd terjadi jika semen mengalir melawan arusnya. b) Penyakit serius pada testis atau penyumbatan atau tidak adanya vas deferens (kiri dan kanan) bisa menyebabkan azospermia (tidak terbentuk sperma sama sekali. 2. Jika seorang wanita memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur atau tidak . Ejakulasi retrograd juga bisa terjadi akibat kelainan fungsi saraf. Pembentukan jaringan parut akibat penyakit menular seksual. 5. 2) Faktor wanita: a) Jaringan parut akibat penyakit menular seksual atau endometriosis.

Kadang ovulasi tidak terjadi akibat tidak dilepaskannya GnRH (donadotropin-releasing hormone) oleh hipotalamus. terjadi peningkatan hormon estradiol sehingga lendir lebih jernih dan elastis dan bisa ditembus oleh sperma. d) Kista ovarium. d) Kekurangan gizi. f) Tumor. e) Infeksi panggul. Selama fase folikuler. Penyebab yang utama adalah: Infeksi Endometriosis Pengikatan tuba pada tindakan sterilisasi. i) Kelainan pada tuba falopii. c) Kelainan hormon. Pernah menderita penyakit peradangan panggul (setelah menderita penyakit . Lendir pada serviks bertindak sebagai penyaring yang menghalangi masuknya bakteri dari vagina ke dalam rahim. Selain faktor yang berhubungan dengan usia. Penyakit menular seksual 3.mengalami menstruasi (amenore). maka dicari terlebih dahulu penyebabnya lalu dilakukan pengobatan untuk merangsang terjadinya ovulasi. Berganti-ganti pasangan seksual (karena meningkatkan resiko terjadi penyakit menular seksual) 2. Lendir ini juga berfungsi memperpanjang kelangsungan hidup sperma. Selanjutnya sperma menuju ke rahim lalu ke tuba falopii dan terjadilah pembuahan di tuba falopii. Bisa terjadi kelainan struktur maupun fungsi tuba falopii. Lendir pada serviks adalah kental dan tidak dapat ditembus oleh sperma kecuali pada fase folikuler dari siklus menstruasi. h) Kelainan sistem pengangkutan dari leher rahim ke tuba falopii (saluran telur). risiko infertilitas juga meningkat pada: 1. g) Kelainan lendir servikal (lendir reher rahim).

Bila dilihat dengan mikroskop.3 Pemeriksaan yang biasa dilakukan adalah: 1. Siklus menstruasi anovulatoir 9. Memperhatikan perubahan pada lendir servikal. pergerakan. 10-15% wanita menjadi mandul) 4. Analisa semen untuk menilai volume dan kekentalan semen serta menilai jumlah. Penyakit menahun (misalnya diabetes Diagnosa Dilakukan pemeriksaan fisik dan pengumpulan riwayat kesehatan dari suami dan istri. 2-3 hari sebelum menjalani pemeriksaan ini. lendir tampak seperti pohon pakis. Pada fase ovulatoir. 2. 4. Varikokel (pria) 7.6-10 cm tanpa terputus. Setiap pagi. Endometriosis 10.ini. . elastis dan licin. Kelainan pada rahim (mioma) atau penyumbatan leher rahim 11. sebelum beranjak dari tempat tidur. Postcoital test (PCT). Dalam keadaan normal. Gondongan (pria) 6.5-1O Celsius berarti sedang terjadi ovulasi. suami tidak boleh melakukan ejakulasi. kecepatan pergerakan dan bentuk sperma. Tes ini dilakukan pada pertengahan siklus menstruasi yaitu pada saat estradiol mencapai kadar tertinggi dan pada saat terjadi ovulasi. lendir menjadi basah. dilakukan pengukuran suhu tubuh wanita. Pengukuran suhu tubuh basal. Pernah menderita orkitis atau epididimitis (pria) 5. 3. jika terjadi peningkatan sebesar 0. Pemaparan DES (dietil stilbestrol) (pria maupun wanita) 8. 4. PCT dilakukan untuk menilai interaksi antara sperma dan lendir servikal dengan cara menganalisa lendir servikal yang dikumpulkan dalam waktu 2-8 jam setelah melakukan hubungan seksual. lendir servikal adalah jernih dan bisa diregangkan sepanjang 7.

Kedua penyakit ini pada awalnya mungkin tidak menunjukkan gejala dan gejala baru timbul setelah terjadinya penyakit peradangan panggul atau salpingitis. Prognosis Sekitar 85-90% kasus. 14. Progestin challenge 10. Biopsi testis (jarang dilakukan) 8. 4. . Histeroskopi. Kadar hormon pada suami dan istri. Laparoskopi untuk melihat rongga panggul. 12.5. karena itu dianjurkan untuk menjalani perilaku seksual yang aman guna meminimalkan resiko kemandulan di masa yang akan datang. 6. Peradangan menyebabkan pembentukan jaringan parut pada tuba falopii lalu terjadi penurunan kesuburan. Pengobatan yang tepat (tidak termasuk teknik modern seperti fertilisasi in vitro) memungkinkan terjadinya kehamilan pada 50-60% pasangan yang sebelumnya didiagnosis mengalami kemandulan. Kadar LH (luteinizing hormon) untuk memperkirakan saat ovulasi dan membantu menentukan waktu untuk melakukan hubungan seksual. Penyakit menular seksual yang paling sering menyebabkan kemandulan adalah gonore dan klamidia. kemungkinan penyebabnya bisa diketahui. 9. 13.4 Pencegahan Infertilitas seringkali disebabkan oleh penyakit menular seksual. 15-20% kasus pada akhirnya akan mengalami kehamilan. Tanpa pengobatan. Kadar progesteron serum. 11. Biopsi endometrium 7. Histerosalpingografi (HSG) untuk menilai sistem transport dari serviks melalui rahim sampai ke tuba falopii. Pemeriksaan panggul (pada wanita) untuk menentukan adanya kista atau tidak.

GIFT (Gamete Intrafallopian Transfer) GIFT yang merupakan singkatan dari Gamete Intrafallopian Transfer merupakan teknik yang mulai diperkenalkan sejak tahun 1984. sel telur dan sperma yang sudah dipertemukan tersebut dimasukkan ke dalam tuba falopi atau tabung falopi wanita melalui irisan kecil di bagian perut melalui operasi laparoskopik. Beberapa jenis alat kontrasepsi memiliki risiko kemandulan yang lebih tinggi (misalnya IUD). Sehingga diharapkan langsung terjadi pembuahan dan kehamilan. Dengan menggunakan alat yang bernama laparoscope. Immunisasi gondongan telah terbukti mampu mencegah gondongan dan komplikasinya pada pria (orkitis). IUD tidak dianjurkan untuk dipakai pada wanita yang belum pernah memiliki anak. Kemandulan akibat gondongan bisa dicegah dengan menjalani immunisasi gondongan. b. . Inseminasi Buatan Inseminasi buatan atau artificial insemination (sering disingkat sebagai AI) dilakukan dengan memasukkan cairan semen yang mengandung sperma dari pria ke dalam organ reproduksi wanita tanpa melalui hubungan seks atau bukan secara alami. Tujuannya untuk menciptakan kehamilan. Biasanya dokter akan menganjurkan inseminasi buatan sebagai langkah pertama sebelum menerapkan terapi atau perawatan jenis lainnya. Prosesnya dilakukan dengan mengambil sel telur dari ovarium atau indung telur wanita lalu dipertemukan dengan sel sperma pria yang sudah dibersihkan. Cairan semen yang mengandung sperma diambil dengan alat tertentu dari seorang suami kemudian disuntikkan ke dalam rahim isteri sehingga terjadi pembuahan dan kehamilan.kemandulan absolut atau kehamilan di luar kandungan. Beberapa jenis teknik perawatan untuk masalah ketidaksuburan atau infertilitas yang memiliki tingkat keberhasilan cukup tinggi di antaranya yaitu: Tekhnik reproduksi buatan a.

PSK (Pekerja Seks Komersial). makin banyak juga ditemukan jenis-jenis penyakit baru. Dengan teknik ini. ICSI (Intracytoplasmic Sperm Injection) ICSI atau Intracytoplasmic Sperm Injection dilakukan dengan memasukkan sebuah sel sperma langsung ke sel telur. Peningkatan Insident tersebut secara tidak langsung juga terjadi karena semakin banyaknya kelompok perilaku-perilaku berisiko tinggi. Teknik ini merupakan kombinasi antara teknik IVF dan GIFT. sehingga istilah Penyakit Kelamin yang dulu banyak disebut sudah dianggap tidak sesuai lagi dan diubah menjadi Seksually Transmited Disease (STD) atau Penyakit Menular Seksual (PMS). Karena pada kenyataanya penyakit-penyakit tersebut tidak hanya mengenai juga organorgan yang lain. 4. Mula-mula sel telur wanita dan sel sperma dibuahi di media pembuahan di luar tubuh wanita. Proses ini dilakukan dengan cara mengumpulkan sel telur dari indung telur seorang wanita lalu dibuahi di luar tubuhnya. seperti : anak-anak usia remaja. Kemudian setelah sel telur dibuahi. .2 SEKSUAL TRANSMITED DISEASE (STD) / PENYAKIT MENULAR SEKSUAL Penyakit kelamin sudah lama dikenal di beberapa negara.c.Dari tahun ke tahun insiden PMS bisa dikatakan semakin meningkat. ZIFT (Zygote Intrafallopian Transfer) ZIFT atau Zygote Intrafallopian Transfer merupakan teknik pemindahan zigot atau sel telur yang telah dibuahi. sel sperma yang kurang aktif maupun tidak matang dapat digunakan untuk membuahi sel telur. dimasukkan kembali ke tuba falopi atau tabung falopi melalui pembedahan di bagian perut dengan operasi laparoskopik. Lalu setelah terjadi pembuahan. e. IVF (In Vitro Fertilization) IVF atau In Vitro Fertilization dikenal juga sebagai prosedur bayi tabung. terutama yang paling populer di antaranya adalah Sifilis dan Gonorrhoe. terbukti dari data yang diperoleh terlihat setiap tahun tidak kurang dari 250 kasus baru ditemukan dan dari jumlah tersebut 30-50% merupakan penyakit-penyakit yang tergolong PMS. Dengan semakin majunya ilmu pengetahuan. hasilnya yang sudah berupa embrio dimasukkan ke dalam rahim melalui serviks d.

Pedikulosis Pubis 4. seperti lahir sebelum cukup umur.2. demam. berat badan lahir rendah. 4. Menghindari transfusi darah dengan donor yang tidak jelas asal-usulnya c.2. kaum homoseksual. Disebabkan Virus : AIDS.4 Gejala awal yang menjadi pertanda PMS. Kanker leher rahim pada wanita 3. berbau dan gatal 9. tidak berganti-ganti pasangan. 4.pecandu narkotika. diare dan keringat malam hari 8. Kehamilan di luar rahim 4.6 Komplikasi dari PMS (termasuk AIDS) antara lain : 1.1 Defenisi PMS Penyakit Menular Seksual (PMS) adalah : Suatu gangguan/ penyakit-penyakit yang ditularkan dari satu orang ke orang lain melalui kontak atau hubungan seksual. Disebabkan oleh Parasit : Scabies. kehilangan berat badan. Mencegah berkembangnya PMS serta komplikasi-komplikasinya. Urethritis. pada wanita keluar darah di luar masa menstruasi dll 4. yaitu: a. 4.3 Pencegahan PMS Prinsip utama dari pengendalian Penyakit Menular Seksual secara prinsip ada dua. Hepatitis B. benjolan atau lecet di sekitar alat kelamin 2. Kemandulan baik pria atau wanita 2. bengkak atau merah di sekitar alat kelamin 4. Memutuskan rantai penularan infeksi PMS b. buang air kecil lebih sering dari biasanya 6. gatal atau sakit di sekitar alat kelamin 3. diantaranya : 1. Kebiasaan menggunakan alat kedokteran maupun non medis yang steril 4.5 Pencegahan yang bisa dilakukan antara lain : a. Kondiloma Akuminata c. Infeksi yang menyebar 5.2 Beberapa Penyakit Menular Seksual yang sering ditemukan di Indonesia antara lain: a. lemah. Tidak melakukan hubungan seks.2. Pertama sekali penyakit ini sering disebut ‘Penyakit Kelamin’ atau Veneral Disease. Disebabkan oleh Bakteri : Gonorrhoe. kulit menguning dan rasa nyeri sekujur tubuh 7.2. Sifilis. Bayi lahir dengan kelahiran yang tidak seharusnya. menggunakan kondom setiap hubungan seks b. rasa sakit atau terbakar saat buang air kecil 5. tetapi sekarang sebutan yang paling tepat adalah Penyakit Hubungan Seksual/ Seksually Transmitted Disease atau secara umum disebut Penyakit Menular Seksual (PMS).2. keluar cairan dari alat vital yang tidak biasa. Disebabkan oleh Jamur : Kandidiasis Vaginosis d. atau terinfeksi PMS . Vaginosis Bakterial b. dll.2. Herpes Genitalis.

Infeksi ekstragenital yang bersifat primer atau sekunder lebih sering dijumpai karena berubahnya paraktek-praktek seksual. dan pada laki-laki yang berhubungan seksual dengan sesama jenis.7 Jenis-jenis PMS a) GONORE Definisi infeksi menular seksual yang disebabkan oleh bakteri doplococcus gram-negatif Neisseria gonorrhoeae. Alasan utamanya adalah: 1. dan tenesmus. Untuk dapat menular.Perempuan lebih rentan tertular PMS dibandingkan dengan laki-laki. dan testis pada pria. Gejala dan tanda pada laki-laki dapat muncul 2 hari setelah pajanan dan mulai dengan uretritis. dan limfodenopati leher. dinding vagina dan leher rahim langsung terpapar oleh cairan sperma. Jika perempuan terinfeksi PMS. gatal-gatal pada anus sedangkan pada perempuan. Penularan dari laki-laki ke perempuan lebih sering terjadi dari pada penularan dari perempuan ke laki-laki karena lebih luasnya selaput lendir yang terpajan dan eksudat yang berdiam lama di fagina. demam. uertra. 4. serviks tampak edematous dan rapuh dan drainase mukopurulen dari ostium. gatal. Banyak orang — khususnya perempuan dan remaja — enggan untuk mencari pengobatan karena mereka tidak ingin keluarga atau masyarakat tahu mereka menderita PMS. vesikula seminalis. tuba fallopi . nyeri abdomen. Pemeriksaan diagnostik .2. nyeri rectum. disuria. dengan yang tertinggi pada perempuan berusia 15-19 tahun dan laki-laki berusia 20-24 tahun. anus. dan rektum dapat dijum[pai pada kedua jenis kelamin. Tidak munculnya gejala dapat menyebabkan infeksi meluas dan menimbulkan komplikasi 3. Pada pemeriksaan. Infeksi ekstra genital di faring. vas deferens. sering berkemih dan malaise. dia tidak selalu menunjukkan gejala. Saat berhubungan seks. gejala dan tanda timbul dalam 7-21 hari yang dimulai dengan sekret vagina. didikuti oleh sekret yang purulen. Gejala dan tanda Respon peradangan yang cepat disertai dekstruksi sel menyebabkan keluarnya sekret purulen kuning kehijauan khasdari uretra pada pria dan ostium serviks pada perempuan. endometrim. Infeksi gonokokus di farinhg lebih sering asimptomatik tapi dapat juga menyebabkan faringitis dengan eksudat mukopurulen. Setelah terinokulasi. maka perempuan tsb pun bisa terinfeksi 2. infeksi dapat menyebar ke prostat. Epidemiologi Angka infeksi paling tinggi pada kaum muda. harus terjadi kontak langsung mukosa ke mukosa. dan rongga peritonium pada perempuan. epydydymis. Bakteri ini melekat dan menghancurkan membran sel epitel yang melapisi selaput lendir terutama epitel yang melapisi kanalis endoserviks dan uretra. Jika sperma terinfeksi oleh PMS.

Cangker berawal sebagai suatu daerah penonjolan kecil yang dengan segera akan berubah menjadi suatu ulkus (luka terbuka).Gonore dapat didiagnosis dengan cepat dengan pewarnaan gram terhadap apusan eksudat yang diambil dari tempat infeksi. Sifilis juga bisa menginfeksi janin selama dalam kandungan dan menyebabkan cacat bawaan. rata-rara 3-4 minggu. Biasanya penderita hanya memiliki1 ulkus. yang tersering adalah pada penis. tetapi kadang-kadang terbentuk beberapa ulkus. Bakteri ini masuk kedalam tubuh manusia melalui selaput lendir (misalnya di vagina atau mulut) atau melalui kulit. Terapi yang saat ini direkomendasikan adalah golonga sefalosporin dan fluorokuinolon . . lidah. Seseorang yang pernah terinfeksi oleh sifilis tidak akan menjadi kebal dan bisa terinfeksi kembali. Cangker juga bisa ditemukan di anus. Luka tersebut hanya menyebabkan sedikit gejala sehingga seringkali tidak dihiraukan. Untuk memastikan diagnosis harus dilakukan pembiakan dari semua kemungkinan tempat infeksi. tenggorokan. Apusan positif bila ditemukan diplokoccus gram negatif intra sel. Fase Primer. Luka tersebut tidak mengeluarkan darah. Luka biasanya membaik dalam waktu 3-12 minggu dan sesudahnya penderita tampak sehat secara keseluruhan. Terbentuk luka atau ulkus yang tidak nyeri (cangker) pada tempat yang terinfeksi. bakteri akan sampai ke kelenjar getah bening terdekat. b) Sifilis Definisi Sifilis adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh Treponema pallidum. Dalam beberapa jam. kemudian menyebar ke seluruh tubuh melalui aliran darah. Terapi Gonorea dapat disembuhkan dengan penisilin mulai tahun 1940-an. bibir. Infeksi bisa menetap selama bertahun-tahun dan jarang menyebabkan kerusakan jantung. juga tanpa disertai nyeri. Infeksi oleh Treponema pallidum berkembang melalui 4 tahapan: 1. namun sekarang banyak brkembang galur-galur gonorea yang resisten panisilin. Semua kontak seksual pasien yang terinfeksi harus dievaluasi dan ditawarkan terapi profilaktik. rektum. vulva atau vagina. uji-uji nonbiakan misalnya deteksi antigen dengan antibodi imunofluerensensi lansung (DFA) dan enzyme imunosorbent assay (EIA) kurang dikembangkan dan jarang digunakan. Uji-uji amplikasi DNA dengan metode reaksi berantai polimerase (PCR) dan reaksi berantai ligase (LCR) lebih sensitif dibandingkan biakan bakteri dan dapat digunakan sekret vagina atau serviks dan dapat digunakan urin . jari-jari tangan atau bagian tubuh lainnya. tanpa disertai nyeri. Penyebab Bakteri Treponema pallidum. leher rahim. Gejala Gejala biasanya mulai timbul dalam waktu 1-13 minggu setelah terinfeksi. Kelenjar getah bening terdekat biasanya akan membesar. kerusakan otak maupun kematian. tetapi jika digaruk akan mengeluarkan cairan jernih yang sangat menular.

Diagnosa Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya. batang tubuh bagian atas. Pada fase tersier penderita tidak lagi menularkan penyakitnya. lelah. Pada fase sekunder sering ditemukan luka di mulut. 4. Setelah penderita sembuh dari fase sekunder. ruam ini akan menghilang. Daerah ini sangat infeksius (menular) dan bisa kembali mendatar serta berubah menjadi pink kusam atau abu-abu. Biasanya muncul 10-25 tahun setelah infeksi awal. Fase Sekunder. tetapi kadang terjadi pembengkakan saraf mata sehingga penglihatan menjadi kabur. Diagnosis pasti ditegakkan berdasarkan hasil pemeriskaan laboratorium dan pemeriksaan fisik. Peradangan ginjal bisa menyebabkan bocornya protein ke dalam air kemih. Fase ini bisa berlangsung bertahun-tahun atau berpuluh-puluh tahun atau bahkan sepanjang hidup penderita. kaku kuduk dan ketulian. Tetapi beberapa minggu atau bulan kemudian akan muncul ruam yang baru. Fase Laten. Sifilis kardiovaskuler. tumbuhnya perlahan. Ruam ini bisa berlangsung hanya sebentar atau selama beberapa bulan. menyebabkan nyeri menusuk yang sangat dalam yang biasanya semakin memburuk di malam hari. Peradangan mata biasanya tidak menimbulkan gejala. Sekitar 10% penderita mengalami peradangan pada tulang dan sendi yang disertai nyeri. Pada saat ini jarang ditemukan. Pada awal fase laten kadang luka yang infeksius kembali muncul . yang muncul dalam waktu 6-12 minggu setelah terinfeksi. yang menyebabkan sakit kepala. Hal ini bisa menyebabkan nyeri dada. bisa terbentuk daerah yang menonjol (kondiloma lata).2. gagal jantung atau kematian. kehilangan nafsu makan. Fase Tersier. mual. Benjolan ini bisa ditemukan di hampir semua bagian tubuh. Bisa terjadi aneurisma aorta atau kebocoran katup aorta. Tulang juga bisa terkena. Di daerah perbatasan kulit dan selaput lendir serta di daerah kulit yang lembab. wajah dan kulit kepala. Benjolan yang disebut gumma muncul di berbagai organ. demam dan anemia. Sekitar 50% penderita memiliki pembesaran kelenjar getah bening di seluruh tubuhnya dan sekitar 10% menderita peradangan mata. Fase sekunder biasanya dimulai dengan suatu ruam kulit. . tetapi yang paling sering adalah pada kaki dibawah lutut. Sejumlah kecil penderita mengalami peradangan pada selaput otak (meningitis sifilitik akut). Gejala ini terbagi menjadi 3 kelompok utama : Sifilis tersier jinak. Rambut mengalami kerontokan dengan pola tertentu. sehingga pada kulit kepala tampak gambaran seperti digigit ngengat. Meskipun tidak diobati. penyakit akan memasuki fase laten dimana tidak nampak gejala sama sekali. Peradangan hati bisa menyebabkan sakit kuning (jaundice). 3. Gejala bervariasi mulai ringan sampai sangat parah. Gejala lainnya adalah merasa tidak enak badan (malaise). menyembuh secara bertahap dan meninggalkan jaringan parut.

Pada sifilis fase sekunder. Pemeriksaan ini lebih akurat. HSV-2 biasanya ditularkan melalui hubungan seksual. Pengobatan Penderita sifilis fase primer atau sekunder bisa menularkan penyakitnya. Luka herpes biasanya tidak terinfeksi oleh bakteri. yang digunakan untuk memperkuat hasil tes penyaringan yang positif. Etiologi: Penyebabnya adalah virus herpes simpleks. Pada fase primer atau sekunder. semua mitra seksualnya dalam 3 bulan terakhir terancam tertular. dilakukan pungsi lumbal guna mendapatkan contoh cairan serebrospinal. Prognosis Setelah menjalani pengobatan. Tes penyaringan ini mudah dilakukan dan tidak mahal. Pada sifilis fase primer. Mereka harus menjalani tes penyaringan antibodi dan jika hasilnya positif. Pemeriksaan antibodi terhadap bakteri penyebab sifilis. prognosis untuk sifilis fase primer. Pada fase tersier. Gejala awal biasanya .Ada 2 jenis pemeriksaan darah yang digunakan: 1. 3. 2. Kedua jenis virus herpes simpleks tersebut bisa menginfeksi kelamin. tetapi beberapa penderita juga memiliki organisme lainnya pada luka tersebut yang ditularkan secara seksual (misalnya sifilis atau cangkroid). mereka perlu menjalani pengobatan. diagnosis sifilis ditegakkan berdasarkan hasil pemeriksaan mikroskopis terhadap cairan dari luka di kulit atau mulut. Salah satu dari pemeriksaan ini adalah tes FTA-ABS (fluorescent treponemal antibody absorption). Antibiotik terbaik untuk semua fase sifilis biasanya adalah suntikan penisilin. semua mitra seksualnya dalam 1 tahun terakhir terancam tertular. Untuk neurosifilis. Tes penyaringan : VDRL (venereal disease research laboratory) atau RPR (rapid plasma reagin). Mungkin perlu dilakukan tes ulang karena pada beberapa minggu pertama sifilis primer hasilnya bisa negatif. Ada 2 jenis virus herpes simpleks yaitu HSV-1 dan HSV-2. Gejala Gejala awalnya mulai timbul pada hari ke 4-7 setelah terinfeksi. Prognosis untuk sifulis fase tersier pada hati atau otak adalah buruk. karena itu penderita sebaiknya menghindari hubungan seksual sampai penderita dan mitra seksualnya telah selesai menjalani pengobatan. Bisa juga digunakan pemeriksaan antibodi pada contoh darah. sedangkan HSV-1 biasanya menginfeksi mulut. karena kerusakan yang telah terjadi biasanya tidak dapat diperbaiki. diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksan antibodi. kulit di sekeliling rektum atau daerah di sekitarnya yang disebabkan oleh virus herpes simpleks. kulit di sekeliling rektum atau tangan (terutama bantalan kuku) dan bisa ditularkan ke bagian tubuh lainnya (misalnya permukaan mata). sekunder dan fase laten adalah baik. Herpes Genitalis Herpes Genitalis adalah suatu penyakit menular seksual di daerah kelamin.

Jika penderita melakukan hubungan seksual melalui anus. Pengobatan akan efektif jika dimulai sedini mungkin. Gejala awal ini sifatnya lebih nyeri. lepuhan dan luka bisa terbentuk di vulva dan leher rahim. Tetapi pengobatan dini pada serangan pertama tidak dapat mencegah kambuhnya penyakit ini.berupa gatal. yang diikuti oleh sekumpulan lepuhan kecil yang terasa nyeri. Tetapi kedua virus bisa menimbulkan penyakit di kedua daerah tersebut. luka herpes bisa sangat berat. Pemeriksaan darah bisa menunjukkan adanya antibodi terhadap virus. diambil apusan dari luka dan dibiakkan di laboratorium. kesemutann dan sakit. biasanya 2 hari setelah timbulnya gejala. Gejala-gejalanya cenderung kambuh kembali di daerah yang sama atau di sekitarnya. tetapi pengobatan bisa memperpendek lamanya serangan. menetap selama beberapa minggu atau lebih dan resisten terhadap pengobatan dengan asiklovir. HSV-1 mengalami pengaktivan kembali di dalam saraf wajah dan menyebabkan fever blister atau herpes labialis. Lalu akan muncul bercak kemerahan yang kecil. Jumlah serangan bisa dikurangi dengan terus menerus mengkonsumsi obat anti-virus dosis rendah. Lepuhan ini pecah dan bergabung membentuk luka yang melingkar. Asikovir atau obat anti-virus lainnya bisa diberikan dalam bentuk sediaan oral atau krim untuk dioleskan langsung ke luka herpes. menyebar ke bagian tubuh lainnya. Diagnosa Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya. d) Uretritis Non-Gonokokus & Servisitis Klamidialis Uretritis Non-Gonokokus dan Servisitis Klamidialis merupakan penyakit menular seksual yang biasanya disebabkan oleh Chlamydia trachomatis atau Ureaplasma urealyticum (pada laki-laki). Pengobatan Tidak ada pengobatan yang dapat menyembuhkan herpes genitalis. Kelenjar getah bening selangkangan biasanya agak membesar. Untuk memperkuat diagnosa. Pada penderita gangguan sistem kekebalan (misalnya penderita infeksi HIV). Penderita bisa mengalami kesulitan dalam berkemih dan ketika berjalan akan timbul nyeri. lepuhan dan luka bisa terbentuk di setiap bagian penis. Pada wanita. Obat ini mengurangi jumlah virus yang hidup di dalam luka sehingga mengurangi resiko penularan. Luka yang terbentuk biasanya menimbulkan nyeri dan membentuk keropeng. Pada pria. HSV-2 mengalami pengaktivan kembali di dalam saraf panggul. Infeksi awal oleh salah satu virus akan memberikan kekebalan parsial terhadap virus lainnya. maka lepuhan dan luka bisa terbentuk di sekitar anus atau di dalam rektum. tetapi kadang-kadang disebabkan oleh Trichomonas vaginalis atau virus herpes simpleks. Infeksi ini disebut non-gonokokus untuk menunjukkan bahwa infeksi ini bukan . karena virus menetap di saraf panggul terdekat dan kembali aktif untuk kembali menginfeksi kulit. sehingga gejala dari virus kedua tidak terlalu berat. lebih lama dan lebih meluas dibandingkan gejala berikutnya dan mungkin disertai dengan demam dan tidak enak badan. termasuk kulit depan pada penis yang tidak disunat. Luka akan membaik dalam waktu 10 hari tetapi bisa meninggalkan jaringan parut. Obat ini juga bisa meringankan gejala pada fase awal.

bisa menyebabkan nyeri perut bagian atas 3. yang merupakan suatu bakteri yang menyerupai mikoplasma. Meskipun kebanyakan penderita wanita tidak menunjukkan gejala. a. Ureaplasma adalah bakteri yang sangat kecil. Infeksi saluran telur. Diagnosa Pada kebanyakan kasus. beberapa diantaranya mengalami urgensi (desakan) berkemih yang lebih sering. frekuensi berkemih menjadi lebih sering dan dari uretra keluar nanah. rasa nyeri ketika berkemih. Chlamydia merupakan bakteri kecil yang hanya bisa berkembangbiak di dalam sel. Pneumonia. maka diagnosis . Uretritis lainnya disebabkan oleh Ureaplasma urealyticum. bisa menyebabkan nyeri. Wanita. Pada pagi hari. yang bisa menyebabkan nyeri pada buah zakar. Infeksi ini menyebabkan rasa nyeri dan keluarnya lendir dan nanah yang berwarna kekuningan. Infeksi pembungkus hati dan daerah di sekeliling hati. Biasanya akan keluar nanah dari penis. 2. tetapi bisa berkembang biak di luar sel. yang bisa menyebabkan penyumbatan aliran air kemih. bisa menyebabkan nyeri mata dan belekan. Komplikasi 1. nyeri di perut bagian bawah. Nanahnya bisa jernih atau agak keruh. Penyebab Chlamydia trachomatis menyebabkan sekitar 50% infeksi uretra yang bukan disebabkan gonore pada laki-laki dan infeksi leher rahim (serviks) penghasil nanah yang bukan disebabkan gonore pada wanita. bisa menyebakan nyeri mata dan belekan 4. kehamilan ektopik (di luar kandungan) dan kemandulan. Konjungtivitis. dengan dinding sel yang tidak terlalu kuat. Infeksi Ureaplasma urealyticum tidak dapat didiagnosis secara spesifik dengan pemeriksaan medis yang biasa.disebabkan oleh Neisseria gonorrhoeae. Pria. Epididimitis : infeksi pada epididimis. Timbul rasa sakit waktu berkemih. infeksi oleh Chlamydia trachomatis bisa didiagnosis berdasarkan hasil pemeriksaan cairan dari penis atau leher rahim di laboratorium. seorang pria akan mengalami perasaan terbakar yang ringan ketika berkemih. lubang penis sering tampak merah dan melekat satu sama lain karena nanah yang mengering. Striktur uretra : penyempitan uretra. Pada bayi baru lahir. Gejala Biasanya antara 4-28 hari setelah berhubungan intim dengan penderita. b. bisa menyebabkan demam dan batuk. Hubungan seksual melalui mulut atau dubur dengan penderita bisa menyebabkan infeksi tenggorokan atau infeksi dubur. nyeri pada saat berhubungan intim dan keluarnya lendir kekuningan dan nanah dari vagina. Karena pembiakannya sulit dan teknik diagnostik yang lainnya mahal. Pada pria dan wanita. tetapi lebih encer daripada nanah gonore. Kadang-kadang penyakit ini dimulai lebih dramatis. bakteri yang menyebabkan gonore. Konjungtivitis : infeksi pada bagian putih mata.

jika tidak diobati. Pada saat proses persalinan berlangsung 3. diare yang menetap atau berulang.infeksi Chlamydia atau Ureaplasma sering ditegakkan berdasarkan gejalanya yang khas disertai bukti yang menunjukkan tidak adanya gonore. Infeksi HIV yang berakhir menjadi AIDS. telah menjadi penyebab utama kematian pada anak-anak. Penyebab Penyebab terjadinya infeksi HIV adalah virus HIV-1 atau virus HIV-2 (lebih jarang). infeksi kembali kambuh setelah penderita menjalani pengobatan. beberapa jenis kanker dan kemunduran sistem saraf. yaitu sebanyak 5500 anak. sedangkan pada 80-90% kasus. Tetrasiklin tidak boleh diberikan kepada wanita hamil. Prognosis Pada sekitar 60-70% penderita. Pada tahun 1995 CDC (Centers for Disease Control and Prevention) telah menerima laporan tentang jumlah anak yang terinfeksi oleh HIV pada saat lahir. infeksi Chlamydia trachomatis akan membaik dalam waktu 4 minggu. Ketika anak masih berada dalam kandungan 2. sedangkan yang lainnya baru menimbulkan gejala beberapa tahun setelah terinfeksi. tidak langsung menampakkan gejala. gejalanya baru timbul beberapa tahun kemudian. Pada sekitar 20% penderita. Pertumbuhan yang jelek. gejala baru timbul pada saat anak berumur 1-2 tahun. Pada 10-20% kasus. pembengkakan kelenjar getah bening. 3 cara penularan virus kepada anak-anak: 1. Stadium akhir dari infeksi HIV adalah AIDS. terdiagnosis menderita AIDS pada usia 3 tahun. Melalui ASI. Seseorang yang terinfeksi oleh HIV mungkin tidak menderita AIDS. Sekitar 50% anak-anak yang terinfeksi HIV. demam yang berlangsung lama atau berulang. Gejala Infeksi sebelum selama atau segera setelah lahir. anak-anak atau remaja hanya sekitar 2%. e) Infeksi HIV Infeksi HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah suatu infeksi virus yang secara progresif menghancurkan sel-sel darah putih dan menyebabkan AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome). Infeksi HIV dan AIDS terutama menyerang dewasa muda. AIDS adalah suatu keadaan dimana penurunan sistem kekebalan tubuh yang didapat menyebabkan menurunnya kekebalan tubuh terhadap penyakit sehingga terjadi infeksi. pembesaran hati dan limpa. penurunan berat badan. Pengobatan Biasanya diberikan antibiotik tetrasiklin atau doksisiklin per-oral (melalui mulut). Gejala awal yang biasa ditemukan pada anak yang terinfeksi HIV: 1. minimal selama 7 hari atau diberikan azitromisin dosis tunggal. pembengkakan dan peradangan kelenjar liur di pipi .

Bisa terjadi kelumpuhan parsial atau langkahnya menjadi goyah atau ototnya menjadi kaku. penambahan berat badannya juga jelek. Herpes j. Infeksi parasit. tergantung kepada beratnya penyakit. Herpes zoster k. Infeksi virus i. Pada anak-anak yang terinfeksi oleh HIV. Sejumlah gejala dan komplikasi bisa timbul karena adanya penurunan sistem kekebalan. Beberapa anak menderita hepatitis (peradangan hati) dan gagal ginjal atau gagal jantung. Dalam waktu 2-3 bulan. kerusakan otak yang progresif menyebabkan anak mengalami gangguan atau keterlambatan perkembangan. tetapi kadang ditemukan limfoma non-Hodgkin dan limfoma otak. Infeksi bakteri berulang (misalnya infeksi telinga tengah. Pada sejumlah anak-anak yang terinfeksi oleh HIV. Gejalanya berupa batuk atau pembengkakan ujung jari tangan (clubbing). Mereka juga mengalami gangguan kecerdasan serta memiliki kepala yang ukurannya relatif lebih kecil jika dibandingkan dengan ukuran tubuhnya. Meningitis e. bisa terjadi infeksi oportunistik berikut. 20% dari mereka mengalami penurunan kemampuan sosial dan berbahasa serta penurunan pengendalian otot. Sekitar sepertiga anak-anak yang terinfeksi HIV.2. Pneumonia pneumokistik b. Infeksi jamur f. Pneumonia pneumokistik karena organisme Pneumocystis carinii merupakan ancaman yang serius pada anak-anak. Esofagitis (peradangan kerongkongan) g. misalnya berjalan dan berbicara. Anak-anak yang terlahir dengan infeksi HIV biasanya mengalami serangan pneumonia pneumokistik minimal 1 kali pada 15 bulan pertama. biasanya pada tahun-tahun pertama. Infeksi bakteri d. Pneumonia interstisial limfoid (pneumonia yang menjadi kronis dan kadang ditandai dengan batuk serta sesak nafas) c. jamur dan parasit 5. Pneumonia pneumokistik merupakan penyebab utama kematian pada anak-anak dan orang dewasa yang menderita AIDS. Infeksi jamur yang menetap atau berulang (thrush) di mulut atau daerah yang tertutup popok 3. Sarkoma Kaposi sangat jarang menyerang anak-anak. Infeksi oportunistik virus. menderita peradangan paru-paru (pneumonitis interstisial limfositik). 2 masalah utama yang sering ditemukan pada . pneumonia dan meningitis) 4. Kandidiasis (infeksi jamur) h. Pada anak-anak jarang terjadi keganasan. Keterlambatan atau kemunduran perkembangan sistem saraf. Kanker jarang terjadi pada anak-anak. a. Bayi yang terlahir dengan infeksi HIV biasanya memiliki berat badan lahir yang rendah.

maka antibodi HIV tetap ditemukan dalam darahnya. Diagnosa Pada bayi baru lahir. Kombinasi obat bisa memperlambat timbulnya AIDS pada penderita HIV positif dan memperpanjang harapan hidup. d4T dan ddC menyebabkan efek samping seperti nyeri abdomen. Penderita dengan kadar limfosit CD4+ kurang dari 200 sel/mL darah mendapatkan kombinasi trimetoprim dan sulfametoksazol untuk mencegah pneumonia pneumokistik dan infeksi toksoplasma ke otak. mual dan sakit kepala (terutama AZT). Kelompok protease inhibitor banyak menyebabkan perubahan metabolisme tubuh seperti peningkatan kadar gula darah dan kadar lemak. Antibodi ini akan tetap berada dalam darah bayi selama 12-18 bulan. tes antigen p24 atau pembiakan virus HIV. ddI. Pengobatan paling efektif adalah kombinasi antara 2 obat atau lebih. Wasting syndrome kadang dapat diatasi dengan menjalani konsultasi diet. Tapi penderita dengan kadar virus yang tinggi dalam darah harus segera diobati walaupun kadar CD4+nya masih tinggi dan penderita tidak menunjukkan gejala apapun. AZT. ddI bisa merusak pankreas. Penderita AIDS diberi obat-obatan untuk mencegah infeksi ooportunistik. Penggunaan AZT terus menerus bisa merusak sumsum tulang dan menyebabkan anemia. Jika bayi tidak terinfeksi. juga menyebabkan nyeri punggung hebat (kolik renalis) yang serupa dengan nyeri yang ditimbulkan batu ginjal. Ritonavir dengan pengaruhnya pada hati menyebabkan naik atau turunnya kadar obat lain dalam darah. 3TC tampaknya mempunyai efek samping yang paling ringan. Untuk bayi yang berumur lebih dari 18 bulan dilalukan pemeriksaan darah standar untuk infeksi HIV. pemeriksaan darah standar untuk antibodi HIV tidak bersifat diagnostik karena jika ibunya terinfeksi HIV. maka darah bayi hampir selalu mengandung antibodi HIV. antibodi ini akan menghilang. yaitu reaksi rantai polimerase (PCR. ddI. ddC dan d4T bisa merusak saraf-saraf perifer. sedangkan ensefalopati sulit untuk diobati. maka setelah berumur 18 bulan. Indinavir menyebabkan kenaikan ringan kadar enzim hati.anak-anak yang terinfeksi HIV atau menderita AIDS adalah wasting syndrome (ketidakmampuan untuk mempertahankan berat badan akibat berkurangnya nafsu makan sebagai respon terhadap infeksi HIV) dan ensefalopati HIV atau demensia AIDS (infeksi otak yang dapat menyebabkan pembengkakan atau penciutan otak). Ketiga protease inhibitor menyebabkan efek samping mual dan muntah. serta perubahan distribusi lemak tubuh (protease paunch). Dalam kelompok nucleoside. Penderita yang bisa sembuh dari meningitis kriptokokal atau . bersifat reversibel dan tidak menimbulkan gejala. Karena itu untuk mendiagnosis infeksi HIV pada bayi yang berumur kurang dari 18 bulan dilakukan pemeriksaan darah khusus. HIV akan segera membentuk resistensi terhadap obat-obatan tersebut bila digunakan secara tunggal. Dokter kadang sulit menentukan kapan dimulainya pemberian obat-obatan ini. polymerase chain reaction). diare dan gangguan perut. Penderita dengan limfosit CD4+ kurang dari 100 sel/mL darah mendapatkan azitromisin seminggu sekali atau klaritromisin atau rifabutin setiap hari untuk mencegah infeksi Mycobacterium avium. Pengobatan Semua obat-obatan ditujukan untuk mencegah reproduksi virus sehingga memperlambat progresivitas penyakit. tetapi jika bayi terinfeksi.

Penderita dengan infeksi herpes simpleks berulang mungkin memerlukan pengobatan asiklovir jangka panjang. Pada awal penemuan virus HIV. Pencegahan Pencegahan penularan HIV dari ibu kepada bayinya dilakukan dengan cara memberikan obat anti-HIV. pada trimester kedua dan ketiga (6 bulan terakhir) diberikan AZT per-oral (melalui mulut). maka sebaiknya ibu yang terinfeksi HIV tidak memberikan ASI kepada bayinya. penderita bisa mempertahankan kemampuan fisik dan mentalnya sampai bertahun-tahun setelah terkena AIDS. Prognosis Pemaparan terhadap HIV tidak selalu mengakibatkan penularan. Sehingga pada saat ini bisa dikatakan bahwa AIDS sudah bisa ditangani walaupun belum bisa disembuhkan. penderita segera mengalami penurunan kualitas hidupnya setelah dirawat di rumah sakit. Tapi belum ada penderita yang terbukti sembuh. Kepada ibu hamil yang diketahui terinfeksi HIV. kemungkinan penularan HIV lebih besar. Kepada bayi baru lahir diberikan AZT selama 6 minggu. pada akhirnya semua kasus akan menjadi AIDS. Jika tersedia susu formula yang baik dan air yang bersih. Resiko ini meningkat 5% pada setiap tahun berikutnya. Kombinasi beberapa jenis obat berhasil menurunkan jumlah virus dalam darah sampai tidak dapat terdeteksi. Pada persalinan normal. karena itu pada ibu hamil yang terinfeksi HIV kadang dianjurkan untuk menjalani operasi sesar. dari 25% menjadi 8%. Hampir semua penderita akan meninggal dalam 2 tahun setelah terjangkit AIDS. Di sisi lain seseorang yang terinfeksi bisa tidak menampakkan gejala selama lebih dari 10 tahun. Resiko terkena AIDS dalam 10-11 tahun setelah terinfeksi HIV mencapai 50%. Kadar virus ini akan bervariasi mulai kurang dari beberapa ratus sampai lebih dari sejuta virus RNA/mL plasma. Pengobatan AIDS telah berhasil menurunkan angka infeksi oportunistik dan meningkatkan angka harapan hidup penderita. Teknik penghitungan jumlah virus HIV (plasma RNA) dalam darah seperti polymerase chain reaction (PCR) dan branched deoxyribonucleid acid (bDNA) test membantu dokter untuk memonitor efek pengobatan dan membantu penilaian prognosis penderita. Sebelum diketemukan obat-obat terbaru. infeksi HIV mempunyai resiko 1-2 % untuk menjdi AIDS pada beberapa tahun pertama. Resiko penularan melalui ASI relatif rendah. Jika air yang tersedia tidak bersih sehingga besar kemungkinannya untuk terjadi diare atau . Tanpa pengobatan. Tindakan tersebut telah berhasil menurunkan angka penularan HIV dari ibu kepada bayinya. Dengan perkembangan obat-obat anti virus terbaru dan metode-metode pengobatan dan pencegahan infeksi oportunistik yang terus diperbarui.terinfeksi candida mendapatkan flukonazol jangka panjang. beberapa orang yang terpapar HIV selama bertahun-tahun bisa tidak terinfeksi. sedangkan pada saat persalinan diberikan AZT melalui infus.

Guy E. PMS dialami 50% wanita dengan sosio-ekonomi menengah yang datang ke klinik ginekologi. Bahkan survai tahun 1982 di Amerika Serikat menunjukkan. menurut suatu penelitian. depresi. maka sebaiknya ibu tetap memberikan ASI kepada bayinya karena pemberian ASI lebih menguntungkan bagi kesehatan bayinya. 5. dan bahkan keinginan melakukan kekerasan kepada diri sendiri ataupun ke orang lain. masalah sosial. wajah terlihat sembab. biasanya juga terjadi penumpukan cairan dengan payudara yang agak membengkak. ahli kandungan dan kebidanan dari Fakultas Kedokteran UCLA. AS. dan D. Gejala yang paling gampang dilihat dari sindrom pra menstruasi ini adalah mudah marah. atau fungsi serotonin yang dialami penderita. Kemungkinan lain. C. Gangguan kesehatan sebelum haid biasanya dianggap hal yang lumrah bagi wanita usia produktif. Sekitar 40% wanita berusia 14 . Perubahan perubahan mood. mengalami sindrom pra-menstruasi atau yang lebih dikenal dengan PMS (pre-menstruation syndrome). Selain itu. sakit kepala. Beberapa teori menyebutkan antara lain karena faktor hormonal yakni ketidakseimbangan antara hormon estrogen dan progesteron. dan nyeri di bagian perut. karena hormon estrogen yang berlebihan. pusing. perasaan sensitif. membagi PMS menurut gejalanya yakni PMS tipe A. meledak-ledak. Sindrom itu akan menghilang pada saat menstruasi dimulai sampai beberapa hari setelah selesai haid. Delapan puluh persen gangguan PMS termasuk tipe A. 5. terkadang sampai memunculkan perasaan ingin bunuh diri. GANGGUAN HAID PRE Tentang sindrom PMS. ukuran panggul bertambah besar. seperti mudah marah. Teori lain bilang.kekurangan gizi. PMS memang kumpulan gejala akibat perubahan hormonal yang berhubungan dengan siklus saat ovulasi (pelepasan sel telur dari ovarium) dan haid.2 Tipe dan gejala haid pre a) Tipe PMS bermacam-macam. Para peneliti melaporkan. lelah dan tubuh agak membengkak. H. Yang lebih gawat adalah PMS pun dapat menimbulkan depresi. Abraham. 5.1 Etiologi Penyebab munculnya sindrom ini memang belum jelas. sebuah sumber mengatakan sekitar 85% wanita mengalami gangguan fisik dan emosi menjelang masa ini.50 tahun. faktor kejiwaan. Dr. Penderita tipe H sekitar . itu berhubungan dengan gangguan perasaan. dan sering menangis juga kerap menandai munculnyapremenstrual syndrome (PMS) ini. salah satu kemungkinan yang kini sedang diselidiki adalah adanya perbedaan genetik pada sensitivitas reseptor dan sistem pembawa pesan yang menyampaikan pengeluaran hormon seks dalam sel.

. timbul gejala hipoglikemia seperti kelelahan. Setiap tipe memiliki gejalanya sendiri. Pembengkakan itu terjadi akibat berkumpulnya air pada jaringan di luar sel (ekstrasel) karena tingginya asupan garam atau gula pada diet penderita. bahkan kadang-kadang muncul rasa ingin bunuh diri atau mencoba bunuh diri. Bila saja Anda perhatikan. adanya stres kerja ini dapat membuat menstruasi Anda terlambat. apakah saat ini Anda dikejar tenggang waktu soal pekerjaan Anda. PMS tipe D(depression) ditandai dengan gejala rasa depresi.b) c) d) e) 60%. pelupa. lemah. Penderita PMS A sebaiknya banyak mengkonsumsi makanan berserat dan mengurangi atau membatasi minum kopi. hanya sekitar 3% dari selururh tipe PMS benar-benar murni tipe D. PMS tipe C (craving) ditandai dengan rasa lapar ingin mengkonsumsi makanan yang manis-manis (biasanya coklat) dan karbohidrat sederhana (biasanya gula). sulit dalam mengucapkan kata-kata (verbalisasi). Gejala ini timbul akibat ketidakseimbangan hormon estrogen dan progesteron: hormon estrogen terlalu tinggi dibandingkan dengan hormon progesteron. tetapi beberapa peneliti mengatakan. PMS C 40%. saraf tegang. tinggi garam dalam diet makanan. nyeri pada buah dada. pada penderita PMS bisa jadi kekurangan vitamin B6 dan magnesium. perut kembung. PMS tipe A (anxiety) ditandai dengan gejala seperti rasa cemas. Bahkan beberapa wanita mengalami depresi ringan sampai sedang saat sebelum mendapat haid. Pemberian obat diuretika untuk mengurangi retensi (penimbunan) air dan natrium pada tubuh hanya mengurangi gejala yang ada. jantung berdebar. perasaan labil. Biasanya PMS tipe D berlangsung bersamaan dengan PMS tipe A. dan PMS D 20%. 5. Hipoglikemia timbul karena pengeluaran hormon insulin dalam tubuh meningkat. Pada umumnya sekitar 20 menit setelah menyantap gula dalam jumlah banyak.3 Pencegahan a) Kurangi Stres Perhatikan jadwal kerja Anda. ingin menangis. sensitif. Gejala tipe ini dapat juga dirasakan bersamaan dengan tipe PMS lain. Pemberian hormon progesteron kadang dilakukan untuk mengurangi gejala. Rasa ingin menyantap makanan manis dapat disebabkan oleh stres. bingung. pembengkakan tangan dan kaki. misalnya tipe A dan D secara bersamaan. tidak terpenuhinya asam lemak esensial (omega 6). Kadang-kadang seorang wanita mengalami gejala gabungan. pusing kepala yang terkadang sampai pingsan. peningkatan berat badan sebelum haid. Untuk mencegah terjadinya gejala ini penderita dianjurkan mengurangi asupan garam dan gula pada diet makanan serta membatasi minum sehari-hari. atau kurangnya magnesium. gangguan tidur. PMS tipe H (hyperhydration) memiliki gejala edema(pembengkakan).

banyak makan. setiap bulannya seorang wanita hanya kehilangan sekitar 3 ons darah.1 PELVIS INFLAMANTORY DISEASES (PID) 6. Pembuahan memang hanya berlangsung selama satu atau dua hari saja. Lama atau Sebentar itu Normal Kebanyakan wanita akan mengeluarkan darah sekitar dua hari sampai tujuh hari. lelah. Jadikanlah hari itu sebagai patokan untuk siklus berikutnya. itu merupakan hari pertama Anda memasuki siklus menstruasi. tetapi karena sperma dapat hidup sampai tujuh hari di dalam vagina. PID. berat badan bertambah. seperti sakit kepala. sebenarnya gejalanya telah berkurang dibandingkan wanita di bawah usia 30 tahun yang sering mengalami kejang. Peradangan tuba falopii terutama terjadi pada wanita yang secara seksual aktif. itu belum tergolong masalah besar. payudara sakit. 6. c) Menghitung Siklus Saat Anda mendapatkan menstruasi di hari pertama. MASALAH GANGGUAN PADA KESEHATAN REPRODUKSI DAN UPAYA PENANGGULANGANNYA. Namun. akan menghilang saat berlangsungnya menstruasi. dan mood yang tidak menentu. Secara rata-rata. Wanita yang menderita PMDD juga memiliki gejala-gejala sama layaknya PMS.1 DEFINISI Penyakit Radang Panggul (Salpingitis.Tidak sebanyak yang Anda pikirkan Anda tidak perlu takut kehilangan jumlah darah terlalu banyak. biasanya akan mengalami pembengkakan tubuh. secara umum. dan kecemasan yang lebih besar dibandingkan wanita yang lebih muda. d) PMS yang bukan PMS Wanita yang mengalami sakit hebat saat menstruasi itu melebihi gejala umum sangat mungkin terkena premenstrual dysphoric disorder (PMDD). Siklus yang normal berlangsung sekitar 21 hari hingga 35 hari. Gejala-gejala yang secara umum terjadi. nyeri sendi dan otot. tubuh dan payudara membengkak. Bila menstruasi Anda lebih dari delapan hari. 6. sekitar 14 hari sebelum datang mensturasi. e) Menurun di Usia 30 Tahun Pada wanita yang lebih tua. Anda harus menggunakan pencegah kehamilan. . Pelvic Inflammatory Disease) adalah suatu peradangan pada tuba falopii (saluran menghubungkan indung telur dengan rahim). b) Terjadi Pembuahan? Kebanyakan wanita hanya mengalami ovulasi sekali dalam sebulan.1.

Aktinomikosis (infeksi bakteri) 2. Berganti-ganti pasangan seksual 3. streptokokus). Di dalam tuba. Sebagai akibatnya bisa terjadi nyeri menahun. Aktivitas seksual pada masa remaja 2. Infeksi bisa menyebar ke struktur di sekitarnya. dimana bakteri masuk melalui vagina dan bergerak ke rahim lalu ke tuba falopii. Pernah menderita PID 4. aborsi dan biopsi endometrium). 6. menyebabkan terbentuknya jaringan parut dan perlengketan fibrosa yang abnormal diantara organ-organ perut serta menyebabkan nyeri menahun. Pemakaian alat kontrasepsi yang bukan penghalang. Penyuntikan zat warna pada pemeriksaan rontgen khusus. Penyebab lainnya yang lebih jarang terjadi adalah: 1. Pernah menderita penyakit menular seksual 5. setelah menopause maupun selama kehamilan. tetapi bakteri juga bisa masuk ke dalam tubuh setelah prosedur kebidanan/kandungan (misalnya pemasangan IUD. stafilokokus. Jika abses pecah dan nanah masuk ke rongga panggul. Bisasanya peradangan menyerang kedua tuba. 6.1. mikoplasma. perdarahan menstruasi yang tidak teratur dan kemandulan. gonore. ovarium maupun panggul bisa terbentuk abses (penimbunan nanah). Biasanya infeksi akan menyumbat tuba falopii. keguguran.2 PENYEBAB Peradangan biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri. gejalanya segera memburuk dan . Infeksi bisa menyebar ke rongga perut dan menyebabkan peritonitis. persalinan. Tuba yang tersumbat bisa membengkak dan terisi cairan. Penularan yang utama terjadi melalui hubungan seksual.3. GEJALA Gejala biasanya muncul segera setelah siklus menstruasi. 90-95% kasus PID disebabkan oleh bakteri yang juga menyebabkan terjadinya penyakit menular seksual (misalnya klamidia.Resiko terutama ditemukan pada wanita yang memakai IUD. Infeksi ini jarang terjadi sebelum siklus menstruasi pertama. Faktor resiko terjadinya PID: 1. Tuberkulosis.1. Skistosomiasis (infeksi parasit) 3. 4. Penderita merasakan nyeri pada perut bagian bawah yang semakin memburuk dan disertai oleh mual atau muntah.

6.penderita bisa mengalami syok. maka penderita harus dirawat di rumah sakit. Antibiotik diberikan secara intravena (melalui pembuluh darah) lalu diberikan per-oral (melalui mulut).4 DIAGNOSA Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik. mungkin perlu dilakukan pembedahan.1.1. Lebih jauh lagi bisa terjadi penyebaran infeksi ke dalam darah sehingga terjadi sepsis.5 PENGOBATAN PID tanpa komplikasi bisa diobati dengan antibiotik dan penderita tidak perlu dirawat. . Jika tidak ada respon terhadap pemberian antibiotik. Pasangan seksual penderita sebaiknya juga menjalani pengobatan secara bersamaan dan selama menjalani pengobatan jika melakukan hubungan seksual. pasangan penderita sebaiknya menggunakan kondom. Jika terjadi komplikasi atau penyebaran infeksi. konsistensi dan bau yang abnormal  Demam  Perdarahan menstruasi yang tidak teratur atau spotting (bercak-bercak kemerahan di celana dalam  Kram karena menstruasi  Nyeri ketika melakukan hubungan seksual  Perdarahan setelah melakukan hubungan seksual  Nyeri punggung bagian bawah  Kelelahan  Nafsu makan berkurang  Sering berkemih  Nyeri ketika berkemih. Pemeriksaan lainnya yang biasa dilakukan:  Pemeriksaan darah lengkap  Pemeriksan cairan dari serviks  Kuldosentesis  Laparoskopi  USG panggul. Gejala lainnya yang mungkin ditemukan pada PID:  Keluar cairan dari vagina dengan warna. Dilakukan pemeriksaan panggul dan perabaan perut. 6.

Ada 2 hal yang bisa dilakukan oleh remaja.2. Akibat unwanted pregnancy dan aborsi bagi remaja Angka kejadian aborsi di indonesia di perkirakan mencapai 2. Jika di negara maju yang melegalkan aborsi. seperti merabaraba tubuh pasangannya dan menonton video porno. sosial dan ekonomi. Kehamilan karena incest 6. Program kesehatan reproduksi yang dikembangkan oleh pemerintah tidak hanya untuk yang sudah menikah dan tidak merujuk pada kebutuhan yang terkait dengan informasi seksualitas . Kehamilan yang diakibatkan oleh pemerkosaan d.000 dilakukan oleh remaja. psikis. Penundaan dan peningkatan usia perkawinan.Kehamilan ini bisa merupakan akibat dari suatu perilaku seksual/hubungan seksual baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja 6.3 juta pertahun. Hindari perbuatan-perbuatan yang akan menimbulkan dorongan seksual.1 Faktor-faktor penyebab Unwanted Pregnancy Banyak faktor yang menyebabkan unwanted pregnancy.Semua tindakan tersebut membawa dampak baik fisik.2. Memanfaatkan waktu luang dengan melakukan kegiatan positif seperti berolah raga .6.yaitu : 1. sekitar 750. Di .edukasi dan penyediaan pelayanan.antara lain : a. Bermula dari hubungan seks pranikah atau seks bebas adalah terjadi kehamilan yang tidak diharapkan (KTD). serta semakin dininya usia menstruasi pertama (menarche ) b. Tidak melakukan hubungan seksual sebelum menikah 2. Alasan karir atau masih sekolah (karena kehamilan dan konsekuensi lainnya yang dianggap dapat menghambat karir atau kegiatan belajar ) f.seni dan keagamaan 3. yaitu mempertahankan kehamilan dan mengakhiri kehamilan (aborsi).3 Bila kehamilan diakhiri (aborsi) Banyak remaja memilih untuk mengakhiri kehamilan (aborsi) bila hamil.2 Pencegahan unwanted pregnancy Unwanted pregnancy dapat di cegah dengan beberapa langkah. Ketidaktahuan atau minimnya pengetahuan tentang perilaku seksual yang dapat menyebabkan kehamilan c.2 UNWANTED PREGNANCY DAN ABORSI Unwanted preagnancy atau di kenal sebagai kehamilan yang tidak diinginkan merupakan suatu kondisi dimana pasangan tidak mengendaki adanya proses kelahira dari suatu kehamilan .2. 6. bisa dilakukan secara aman oleh dokter atau bidan berpengalaman. Persoalan ekonomi (biaya untuk melahirkan dan membesarkan anak ) e.

rujuk kepsikiater f. panuk. Aborsi yang dilakukan secara tidak aman bisa berakibat fatal yaitu kematian. Risiko psikis Pelaku aborsi sering kali mengalami perasaan-perasaan takut.Aborsi yang berulang selain bisa mengakibatkan kompilikasi juga bisa menyebabkan kemandulan. bila ada gangguan kejiwaan. bila ingin melakukan aborsi berikan konseling risiko aborsi . rujuk ke SpOG g. persalinan. 3. dan keluarga berencana d. Kecemasan karena rasa bersalah atau dosa akibat aborsi bisa berlangsung lama. Risiko sosial Ketergantungan pada pasangan sering kali menjadi lebih besar karena perempuan merasa tidak perawan. bila tidak terselesaikan dengan menikah anjurkan pada keluarga supaya menerima dengan baik h. 6.negara kita lebih sering dilakukan dengan cara yang tidak aman bahkan tidak lazim dan oleh dukun aborsi mengakibatkan dampak negatif secara fisik. tertekan atau setres. sebagai petugas kesehatan harus : 1. 2.4 Penanganan kasus unwanted pregnancy (KTD) pada remaja Saat menemukan kasus unwanted pregnancy pada remaja. konseling kehamilan. 4. Risiko ekonomi Biaya aborsi cukup tinggi bila terjadi komplikasi maka biaya akan semakin tinggi. Risiko fisik Perdarahan dan konflikasi lain merupakan salah satu risiko aborsi. diselesaikan secara kekeluargaan b. Resiko lain adalah pendidikan menjadi terputus atau masa depan terganggu. memberikan konseling pada remaja dan keluarganya 3. bila ada risiko tinggi kehamilan. bersikap bersahabat dengan remaja 2.2. dan sosial terutama bila dilakukan secara tidak aman. segera menikah c. psikis. Selain itu pelaku aborsi itu juga sering kehilangan kepercayaan diri. memberikan alternatif penyelesaian masalah apabila terjadi kehamilan pada remaja yaiti: a. apabila ada masalah yang serius agar diberikan jalan keluar yang terbaik dan apabila belum bisa terselesaikan supaya dikonsultasikan kepada dokter ahli 4.Selanjutnya remaja perempuan lebih sulit menolak ajakan seksual pasanganya. pernah mengalami KTD atau aborsi . 1. pemeriksaan kehamilan sesuai standar e. trauma mengingat proses aborsi dan kesakitan.

Agama dan Hukum. . Penelitian pada 10 kota besar dan 6 kabupaten memperlihatkan 53 % Jumlah aborsi terjadi di kota. 750. atau tidak mengikuti prosedur kesehatan atau kedua-duanya (Definisi WHO). menimbulkan praktek aborsi tidak aman meluas. namun karena adanya larangan baik hukum maupun atas nama agama.5 juta dilakukan di Indonesia. iminen dan sebagainya. dan pelayan aborsi dilakukan oleh tenaga yang tidak terlatih terdapat di 16 % titik pelayanan aborsi di kota oleh dukun bayi dan 57 % di Kabupaten. inkompletus. 2001). Pada umumnya janin yang keluar itu sudah tidak bernyawa lagi. Dari 46 juta aborsi/tahun. yaitu fetus belum viable by llaous.2 juta aborsi dilakukan per tahun. Macam-macam aborsi diantaranya spontaneus. Aborsi mungkin sudah menjadi kebutuhan karena alasan di atas.000 – 1.2.6. WHO memperkirakan ada 4. karena masih dalam usia kehamilan kurang dari 28 minggu. Sama halnya dengan Jefflot memberikan definisi abortus adalah pengeluaran dari hasil konsepsi sebelum usia kehamilan 28 minggu. tanpa memperhitungkan umur bayi dalam kandungan dan janin dilahirkan dalam keadaan mati atau hidup. 6. Secara umum pengertian abortus provokatus kriminalis adalah suatu kelahiran dini sebelum bayi itu pada waktunya dapat hidup sendiri di luar kandungan. 20 juta dilakukan dengan tidak aman.6 Defenisi Aborsi Ensiklopedi Indonesia mermberikan penjelasan bahwa abortus diartikan sebagai pengakhiran kehamilan sebelum masa gestasi 28 minggu atau sebelum janin mencapai berat 1. Kasus aborsi yang ditangani dukun bayi sebesar 11 % di kota dan 70 % di Kabupaten dan dari semua titik pelayanan 54 % di kota dan 85 % di Kabupaten dilakukan oleh swasta/ pribadi (PPKLP-UI.5 Aborsi Abortion dalam kamus Inggris-Indonesia diterjemahkan dengan pengguguran kandungan.000 gram. padahal penduduk kota 1. Etika ditinjau dari segi Etika. Aborsi yang tidak aman adalah penghentian kehamilan yang tidak diinginkan yang dilakukan oleh tenaga yang tidak terlatih. Sedangkan secara yuridis abortus provokatus kriminalis adalah setiap penghentian kehamilan sebelum hasil konsepsi dilahirkan. Menurut Eastmen abortus adalah terputusnya suatu kehamilan dimana fetus belum sanggup hidup sendiri di luar uterus.2.36 kali lebih kecil dari pedesaan. 800 wanita diantaranya meninggal karena komplikasi aborsi tidak aman dan sekurangnya 13 persen kontribusi Angka Kematian Ibu Global.

Kehilangan janin tidak disengaja biasanya terjadi pada kehamilan usia muda (satu sampai dengan tiga bulan). jarak kehamilan yang terlalu pendek. keadan di mana janin sudah mati tetapi tetap berada dalam rahim dan tidak dikeluarkan selama dua bulan atau lebih. TBC. Abortus habitualis atau keguguran berulang adalah keadaan dimana penderita mengalami keguguran berturut-turut 3 kali atau lebih. baik secara sengaja ataupun pada kasus perkosaan. yaitu keguguran yang membakat dan akan terjadi dalam hal ini keluarnya fetus masih dapat dicegah dengan memberikan obat-obat hormonal dan anti pasmodica d. e. 3. Keluarga yang tidak siap menerima kehamilan. Alasan terjadinya Aborsi 1.8 Abortus provokatus (indoset abortion) Adalah aborsi yang disengaja baik dengan memakai obat-obatan maupun alat-alat.6. b. yaitu apabila tindakan aborsi tidak diambil akan membahayakan jiwa ibu. 6. panas tinggi.2. misal : karena tidak ber-KB atau gagal berKB. ini terbagi menjadi dua: a. Ini dapat terjadi karena penyakit antara lain: demam. Wanita selalu disalahkan. b.2. Abortus provocatus criminalis adalah aborsi yang terjadi oleh karena tindakan-tindakan yang tidak legal atau tidak berdasarkan indikasi medis. Abortus provocatus medicinalis adalah aborsi yang dilakukan oleh dokter atas dasar indikasi medis. Abortus inkompletus (keguguran bersisa) artinya hanya ada sebagian dari hasil konsepsi yang dikeluarkan yang tertinggal adalah deci dua dan plasenta c.7 Jenis-jenis Aborsi Abortus spontaneus Adalah aborsi yang terjadi dengan tidak didahului faktor-faktor mekanis ataupun medicinalis semata-mata disebabkan oleh faktor alamiah. adalah abortus yang disertai infeksi genital. Missed abortion. Masyarakat cenderung menyisihkan dan menyudutkan wanita yang hamil di luar nikah. Pada aborsi spontan tidak jarang janin keluar dalam keadaan utuh. Sipilis atau karena kesalahan genetik. membatasi jumlah anak. f. Abortus completes (keguguran lengkap) artinya seluruh hasil konsepsi dikeluarkan sehingga rongga rahim kosong. Abortus infeksious dan abortus septic. ginjal. Abortus iminen. tidak ditolong atau dibesarkan jiwanya tetapi malah ditekan dan disudutkan sehingga dalam reaksinya wanita . Keluarga yang dikarenakan memiliki ekonomi pas-pasan sehingga cenderung bersikap menolak kelahiran anak. Rustam Mochtar dalam Muhdiono menyebutkan macam-macam aborsi spontan: a. sebagai contoh aborsi yang dilakukan dalam rangka melenyapkan janin sebagai akibat hubungan seksual di luar perkawinan. 2.

Bila seorang wanita hamil di luar batasan umur itu akan masuk dalam kriteria risiko tinggi. Pandangan sebagian orang bahwa tanda-tanda kehidupan janin antara lain adanya detak jantung yakni umur sekitar tiga bulan. Bank sperma 5. Suatu contoh konflik moral : 1. misal SMA. Hal ini didasarkan pada gagasan bahwa perawatan dapat mencegah ketidaknyamanan yang . 6. 7. Batasan ini sering menakutkan. Maka hal ini akan memicu seorang wanita yang mengalami suatu masalah akan melakukan aborsi dengan alasan usia bayi belum sampai 3 bulan. Karena merasa malu.tersebut akan melakukan aborsi. sehingga perempuan yang mengalaminya lebih menjurus menolak kehamilannya dan ujung-ujungnya akan melakukan aborsi. semua pihak harus menyadari hak dan kewajibannya serta mampu menempatkan diri dalam porsi yang tepat. Untuk mencegah penurunan moral etik. 5.2. mengakibatkan kecelakaan dan membuahkan kehamilan. Sewa rahim 4. Pergaulan yang sangat bebas bagi remaja yang masih duduk di bangku sekolah. perimenopause dan tingkat yang lebih rendah postmenopause wanita. 6. diperlukan sikap etis yang menunjukkan bahwa sikap tindakan moral terdiri atas hak dan kewajiban yang ditentukan dengan peraturan yang bertujuan legalisasi dari moral dan moralisasi dari hukum ”legalism and medical ethics”.3 HORMON REPLACEMENT THERAPY (HRT) Terapi penggantian hormon (HRT) adalah suatu sistem pengobatan medis untuk operasi menopause. Klonning Untuk mengatasi konflik moral tersebut.9 Aborsi dalam etika Dalam masyarakat yang kompleks sebagai dampak modernisasi. Ada aturan perusahaan yang tidak memperbolehkan karyawatinya hamil (meskipun punya suami) selama dalam kontrak dan kalau ketahuan hamil akan dihentikan dari pekerjaannya. 6. takut kalau kesempatan belajarnya terhenti dan barangkali masa depannya pun menjadi buruk. Bayi tabung 3. Aborsi 2. terjadi pergeseran moral dan etika ke arah keterpurukan. 4. Dari segi medis diketahui umur reproduksi sehat antara 20-35 tahun. Ditambah dengan tekanan masyarakat yang menyisihkan sehingga akhirnya ia melakukan aborsi supaya tetap eksistensi di masyarakat dan dapat melanjutkan sekolah. dengan teman-temannya.

suatu senyawa estrogen biasanya diberikan tanpa progesteron apapun. HRT dapat disampaikan ke tubuh melalui patch. tablet. troches. krim. yang dikenal sebagai Studi Perempuan Juta . sampai usia yang menopause alami akan diharapkan terjadi. Sikap terhadap HRT berubah pada tahun 2002 setelah pengumuman oleh Women's Health Initiative dari Institut Kesehatan Nasional bahwa mereka yang menerima perlakuan (Prempro) di bagian utama dari studi mereka memiliki insiden yang lebih besar dari kanker payudara . Pada wanita yang telah mengalami histerektomi . Kanker payudara (Carcinoma mammae) didefinisikan sebagai suatu penyakit neoplasma yang ganas yang berasal dari parenchyma. Ini juga mungkin memperlakukan energi dan membantu mengurangi osteoporosis setelah menopause. 7. cepat dan tidak terkendali. serangan jantung dan stroke . Temuan WHI itu menegaskan kembali dalam studi nasional yang lebih besar dilakukan di Inggris. HRT sering diberikan sebagai bantuan jangka pendek (biasanya satu atau dua tahun. Penyakit ini oleh Word Health Organization (WHO) dimasukkan ke dalam . jumlah wanita yang menggunakan terapi hormon turun drastis. dan kadang-kadang testosteron . Testosteron juga dapat dimasukkan. IUD . biasanya kurang dari lima) dari gejala-gejala menopause ( hot flashes . berupa proliferasi permukaan epidermal dan mukosa. haid tidak teratur. Sebagai hasil dari temuan ini. Sebagai hasil dari temuan ini. dan merupakan inovasi yang lebih baru. cincin vagina . Women's Health Initiative merekomendasikan bahwa wanita dengan normal ketimbang menopause pembedahan harus mengambil dosis layak terendah HRT untuk waktu sesingkat mungkin untuk menghindari risiko tersebut. progesteron atau progestin . SKRINING UNTUK KEGANASAN DAN PENYAKIT SISTEMIK 7. redistribusi lemak dll). disebut "HRT gabungan terus menerus" atau ccHRT. Kanker serviks adalah Infeksi HumanPapillomaVirus (HPV). gel atau. Terkadang sebuah androgen . ditambahkan untuk mengobati berkurang libido . dan sering juga menyediakan baik progesteron atau analog kimia. dengan suntikan. dengan estrogen diambil harian dan progesteron atau progestin diambil selama sekitar dua minggu setiap bulan atau dua metode yang disebut "berurutan gabungan HRT" atau scHRT.disebabkan oleh sirkulasi berkurang estrogen dan progesteron hormon . Jenis utama dari hormon estrogen yang terlibat. umumnya testosteron. HRT tersedia dalam berbagai bentuk.1 PENGERTIAN Kanker adalah suatu kondisi dimana sel telah kehilangan pengendalian dan mekanisme normalnya. Ini melibatkan penggunaan satu atau lebih suatu kelompok obat yang dirancang untuk meningkatkan kadar hormon buatan. Dosis sering bervariasi siklis. lebih jarang. terapi yang disebut sebagai "terapi estrogen terlindung". Sebuah metode alternatif. wanita muda dengan kegagalan ovarium prematur atau menopause bedah dapat menggunakan terapi penggantian hormon selama bertahun-tahun. yang disebut progestin. dosis konstan dengan kedua jenis hormon diminum setiap hari. menyebabkan metaplasi epitel permukaan serviks. sehingga mengalami pertumbuhan yang tidak normal. Hal ini sering disebut sebagai "pengobatan" daripada terapi. Hal ini biasanya menyediakan dosis rendah satu atau lebih estrogen.

Suheimi ).perilaku seksual : risiko > 10 x pada wanita dengan mitra seks lebih dari 6 dan hubungan seks pertama pada usia muda (kurang dari 15 tahun). 3. 8. tidak ada peningkatan risiko terjadinya kanker payudara. mencakup pemeriksaan (tes) pada orang-orang yang belum mempunyai simptom-simptom penyakit untuk menemukan penyakit yang belum terlihat atau pada stadium praklinik (dr. Pemakaian obat-obatan. penyebab spesifik kanker payudara masih belum diketahui.2 FAKTOR-FAKTOR RESIKO PENYEBAB 7. 7. 7.riwayat kontrasepsi hormonal : pil KB lebih dari 4 tahun. Pengobatan yang paling lazim adalah dengan pembedahan dan jika perlu dilanjutkan dengan kemoterapi maupun radiasi. menopause pada umur lebih tua. Kanker payudara adalah kanker pada jaringan payudara. Ini adalah jenis kanker paling umum yang diderita kaum wanita. risiko meningkat 1 . 4. 6. Faktor reproduksi: Karakteristik reproduktif yang berhubungan dengan risiko terjadinya kanker payudara adalah nuliparitas.merokok : efek karsinogenik zat hidrokarbon aromatic polisiklik amin .2. 5. ada 2 jenis gen (BRCA1 dan BRCA2) yang sangat mungkin sebagai resiko : Riwayat keluarga merupakan komponen yang penting dalam riwayat penderita yang akan dilaksanakan skrining untuk kanker payudara.2 KANKER PAYUDARA Menurut Moningkey dan Kodim.5 x. dan kehamilan pertama pada umur tua. Penggunaan hormon: Hormon estrogen berhubungan dengan terjadinya kanker payudara. Skrining adalah: (1) pemeriksaan terhadap sejumlah besar orang untuk mengungkap karakteristik tertentu atau penyakit yang tidak diketahui seperti fenilketonuria atau hipotiroidisme pada neonatus (2) Fluroskopi ( Kamus Kebidanan ).multiparitas . H. fibroadenoma.1.nutrisi : defisiensi antioksidan 7. 2. Skrining sama artinya dengan deteksi dini atau pencegahan sekunder. Kanker endometrium adalah jaringan atau selaput lender rahim yang tumbuh di luar rahim. . Risiko utama kanker payudara adalah bertambahnya umur. walaupun kemungkinannya lebih kecil dari 1 di antara 1000. Kaum pria juga dapat terserang kanker payudara. tetapi terdapat banyak faktor yang diperkirakan mempunyai pengaruh terhadap terjadinya kanker payudara diantaranya: 1. .International Classification of Diseases (ICD) dengan kode nomor 17. Riwayat keluarga dan faktor genetic . riwayat PHS. Penyakit fibrokistik: Pada wanita dengan adenosis. menarche pada umur muda. K. . Konsumsi lemak: Konsumsi lemak diperkirakan sebagai suatu faktor risiko terjadinya kanker payudara.1 KANKER SERVIKS . dan fibrosis. Radias i: Eksposur dengan radiasi ionisasi selama atau sesudah pubertas meningkatkan terjadinya risiko kanker payudara.2. Obesitas : Terdapat hubungan yang positif antara berat badan dan bentuk tubuh dengan kanker payudara pada wanita pasca menopause.

3 HUBUNGAN SKRINING UNTUK KEGANASAN PENYAKIT 7. KANKER ENDOMETRIUM Terdapat beberapa faktor risiko yang dinyatakan berperan terhadap terjadinya kanker endometrium : a. Hiperplasia Endometrium Faktor-faktor lain adalah yang mempengaruhi pemaparan terhadap estrogen atau meningkatkan kadar progesteron.3.3. Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa penyakit kanker payudara meningkat pada orang yang sering menghadapi kondisi stress (goncangan jiwa) dan juga bagi wanita yang sebelumnya mengalami menstruasi dibawah usia 11 tahun. Riwayat infertilitas f.1 DENGAN KESEHATAN REPRODUKSI Menurunkan morbiditas dan mortalitas penyakit dalam masyarakat melalui deteksi dini dan pengobatan pada keadaan belum terdapat symptom/gejala. Skrining merupakan upaya untuk meningkatkan kesehatan reproduksi wanita sepanjang daur kehidupannya meliputi sejarah. Obesitas b.Faktor lain yang diduga sebagai penyebab kanker payudara adalah tidak menikah menikah tapi tidak punya anak melahirkan anak pertama sesudah usia 35 tahun tidak pernah menyusui anak. seperti penggunaan kontrasepsi oral dan merokok merupakan faktor yang bersifat protektif. 7. Pemakaian estrogen g. Hipertensi e. Gambar hiperplasia endometrium 7. Riwayat menstruasi c. . Diabetes mellitus (DM) d.2.

Memberikan motivasi pada para wanita untuk melakukan pentingnya melakukan langkah skrining. Lalu dokter akan mengambil sampel sel serviks anda dan membuat apusan (smear) pada slide kaca untuk pemeriksaan mikroskopis.3. g. Tumit anda akan diletakkan pada alat stirrups. . Tes Papanicolaou (PAP) smear : sitologi eksfoliasi serviks Gambar Pap Smear 7. kesehatan reproduksi dalam perspektif gender. Penegakan diagnosis pasti ditindak lanjuti di fasilitas kesehatan c.3 Bagaimana Pap Smear Dilakukan? Pap smear dilakukan di ruang dokter dan hanya beberapa menit. sehingga terapi dapat dimulai secepatnya dan prognosa penyakit dapat diperbaiki d. Secara perlahan dokter akan memasukkan alat spekulum ke dalam vagina anda. b. 7. Memberikan penyuluhan dalam pemilihan alat kontrasepsi dengan metode barrier (pelindung) seperti diafragma dan kondom karena dapat memberi perlindungan terhadap kanker serviks. Dokter akan mengirim slide ke laboratorium. permasalahannya serta indikator status kesehatan wanita. Memberikan fasilitas skrining kanker serviks dengan metode pap smear kemudian membantu dalam pengiriman hasil pemeriksaan ke laboratorium.perkembangan wanita dalam aspek biologis. Membantu mengidentifikasi penyakit pada stadium dini. Membantu dalam mengidentifikasi orang-orang yang berisiko terkena penyakit atau masalah kesehatan tertentu. dimana seorang cytotechnologist (orang yang terlatih untuk mendeteksi sel abnormal) akan memeriksanya. Membantu melindungi kesehatan individual e. Pertama anda berbaring di atas meja periksa dengan lutut ditekuk.2 PERAN BIDAN SKRINING UNTUK KEGANASAN DAN PENYAKIT SISTEMIK a. psikososial dan sosial spiritual.3. Membantu dalam pengendalian penyakit infeksi melalui proses identifikasi carrier penyakit di komunitas f.

DIMENSI STATUS SOSIAL WANITA 8. bagaimana dia dihargai dan kegiatan apa yang boleh dilakukan. Pendekatan terbaru dengan menggunakan cairan untuk mentransfer sampel sel ke laboratorium. Pemeriksaan payudara dengan teliti di depan cermin guna melihat apakah bentuk dan besarnya simetris dan memperhatikan adanya kerut pada kulit atau putting susu yang tertarik. lakukan tiap 10 tahun pada wanita usia 35-55 tahun .Mensosialisasikan SADARI (pemeriksaan payudara sendiri) sebagai salah satu bentuk skrining keganasan terhadap kankerpayudara. Lengan direntangkan di atas kepala guna memeriksa payudara di cermin 8. 2. Patologis bertanggung jawab untuk diagnosis akhir. Dokter akan mengambil sel dengan carayang sama. teknisi menyiapkan slide mikroskopik yang lebih bersih dan mudah diinterpretasikan dibanding slide yang disiapkan dengan metode tradisional. perdagangan adalah dunia laki- .2 Faktor Yang Mempengaruhi Status Wanita Status wanita dipengaruhi oleh : a.1 Status Sosial 8. Walaupun pemeriksaan panggul dapat mengetahui masalah reproduksi. politik. organ reproduksi lain dan rektum).skrining pada setiap wanita minimal satu kali pada usia 35-40 tahun .kalau fasilitas tersedia. lakukan tiap 5 tahun pada wanita usia 35-55 tahun . hanya Pap smear yang dapat mendeteksi kanker serviks atau prakanker sejak dini. yang dapat menyimpan sel untuk pemeriksaan nantinya. Ketika sampel sampai ke laboratorium. namun dokter akan mencuci alat dengan cairan khusus. lakukan tiap 3 tahun pada wanita usia 25-60 tahun . Umumnya dokter akan melakukan Pap smear selama pemeriksaan panggul (prosedur sederhana untuk memeriksa genital eksternal. Program pemeriksaan / skrining yang dianjurkan untuk kanker serviks (WHO) yakni : . uterus.kalau fasilitas tersedia lebih. ovarium.Teknisi ini bekerja dengan bantuan patologis (dokter yang ahli dalam bidang abnormalitas sel). Rendahnya kedudukan wanita dari pria Walaupun separuh dari penghuni dunia adalah wanita namun sampai abad yang lalu dunia seni.1. 8.ideal atau optimal. ekonomi. Jadi status social wanita adalah kedudukan seorang wanita yang akan mempengaruhi bagaimana seseorang wanita diperlakukan. Cara melakukan pemeriksaan payudara sendiri : 1.1.1 Pengertian Status adalah kedudukan seseorang di dalam keluarga dan masyarakat.

Rendahnya tingkat pendidikan wanita dibanding pria Ketika orang tua akan memutuskan untuk membiayai pendidikan anaknya umumnya kaum laki-laki yang mendapat prioritas utama untuk memperoleh pendidikan yang tinggi untuk bekal menjadi kepala keluarga dan pencari nafkah yang baik. Selain itu karena ekonomi keluarga yang kurang baik. Karena itu wanita hidupnya bagaikan mengambang dalam keremangan senja. 8. Bila wanita dicerai maka dia tidak boleh merawat anaknya lagi atau hak miliknya.laki.1. sedangkan wanita kurang perlu mendapat pendidikan tinggi karena nantinya juga harus bertugas menjadi ibu rumah tangga. Perlindungan hukum. Meskipun wanita punya hak secara hokum tetapi tradisi tidak akan mengijinkan untuk mengkontrol hidupnya sendiri. meningkatkan wanita untuk berperan ganda sebagai ibu rumah tangga dan pencari nafkah. Hukum manusia dari dulu hingga sekarang adalah hukum laki-laki.3 Dampak Status Sosial Wanita . bergerak hanyut seperti bayangan dibelakang panggung pria dan tidak berarti. kembali mengurus keluarga. c. Terutama dibidang politik. hak dan kewajiban wanita serta peran ganda wanita sebagai ibu rumah tangga dan pencari nafkah Di masyarakat seorang wanita tidak boleh memiliki / mewarisi hak milik atau mencari penghasilan. pemerintah adalah pemerintahan pria dan Negara adalah Negara pria. wanita ditolak untuk menduduki posisi kepemimpinan dan fungsi-fungsi kunci. Persepsi ini yang merugikan kaum wanita karena dianggap kurang penting memperoleh pendidikan yang tinggi sehingga mengakibatkan banyak wanita tetap terpuruk dalam kebodohan karena tingkat pendidikan yang rendah. b. khususnya dibidang politik. karena dianggap kurang mampu dan dilihat sebagai saingan kaum pria.

Kedudukan wanita di masyarakat yang rendah Peran lelaki sebagai kepala keluarga dan pencari nafkah serta wanita sebagai ibu rumah tangga. ternyata menempatkan wanita pada status yang kurang menguntungkan yang menyebabkan wanita lebih rendah dari lakilaki.4 Masalah Yang Berhubungan Dengan Status Wanita a.Dengan status wanita yang rendah akan berdampak pada : a.Status wanita akan kurang menguntungkan dan semakin tidak menguntungkan jika dia berperan ganda. dimana dia harus bersaing dengan kaum pria yang dari segi pendidikan dan pencurahan waktu ke sector public.1. Kehidupan social : Ø Kehidupan wanita terbelenggu Ø Potensi wanita terpendam karena harus sering mengalah Ø Wanita lebih terbelakang pada setiap strata social ekonomi Ø Suara dan kepentingan wanita kurang terwakili Ø Hak asasi tertekan Ø Kontribusi peran alamiah tidak tampak b. Bahkan hal ini dianggap wajar Karen apembagian peran kedua jenis kelamin ini memang dipersiapkan sesuai dengan nilai-nilai kodratnya masing-masing. Ketimpangan kelas berdasarkan jenis kelamin ini dikarenakan system kemasyarakatan yang bersifat patriarchal membenarkan hal ini berlangsung. Kesehatan : Ø Ancaman infeksi tinggi Ø Perlindungan terhadap trauma dan kecelakaan rendah Ø Kebutuhan bio. psiko. . social dan cultural kurang perhatian Ø Ancaman kesehatan reproduksi tinggi Ø Akses pelayanan kesehatan kurang Ø Menginginkan anak laki-laki dari pada perempuan Ø Tidak punya hak hokum dan kekuatan untuk memutuskan Ø Terlalu banyak anak atau sering melahirkan 8.

Ø Berusaha untuk memajukan kesehatan dan masa depan anak-anak.1. sumber daya dan kedudukan yang lebih lemah baik dikeluarga atau di masyarakat. Ø Kaum wanita banyak yang berpendidikan rendah dari kaum pria Ø Kaum wanita banyak yang tidak mempunyai kendali atas hak menerima pelayanan kesehatan yang mendasar. Ø Bicarakan dengan pasangan hidup apa yang dibutuhkan oleh masing-masing pihak untuk memajukan derajat kesehatan yang lebih baik.5 Usaha perbaikan status social wanita baik dikeluarga maupun masyarakat Tatanan masyarakat akan mendorong kaum wanita jatuh dalam kemiskinan dan derajat kesehatan yang buruk. masyarakat dan Negara. Wanita memperoleh perlakuan tidak layak Kaum wanita biasanya diperlakukan tidak sama dengan kaum pria. 8. Tapi tatanan masyarakat bisa di ubah menjadi pendorong kea rah kesehatan yang lebih baik. Perubahan-perubahan akan memajukan derajat kesehatan wanita terjadi pada setuiap jenjang tingkat tersebut diatas. Kaum wanita biasanya mempunyai kekuasaan. b. Ketimpangan yang mendasari ini menyebabkan : Ø Kaum wanita tidak mampu menjangkau pelayanan kesehatan dan informasi kesehatan yang penting. Karena penyebab masalah kesehatan berawal dari lingkungan keluarga. bukan justru mendatangkan masalah kesehatan. maka selama itu pula wanita akan tetap menjadi warga “kelas dua” di dalam kehidupan social ekonomi. Usaha perbaikan dilingkungan keluarga Ø Memperbaiki derajat kesehatan kita dengan cara mempelajari masalah kesehatan wanita dan dengan merubah hidup kita sendiri dan lingkungan keluarga.Selama structural masyarakat patriarchal ini masih bertahan. . termasuk melakukan cara hubungan suami-istri aman dan berbagi beban kerja yang lebih adil. a.

. Secara Sosial Wanita Selalu Memiliki Peran a. juga mendorong suami untuk berkarir dengan caracara yang sehat. Ø Bentuk suatu kelompok pendukung : kaum wanita yang menderita masalah yang sama seperti wanita korban pemerkosaan / pelecehan seksual. Peran wanita dalam keluarga Ø Sebagai istri dan pendamping suami Seorang wanita memiliki peran sebagai pendamping pria. Ø Berusaha menuju kemandirian : program yang bisa membantu wanita mencari nafkah sendiri dan memperbaiki lingkungan kerja juga membantu wanita untuk membuat keputusan sendiri dan menumbuhkan harga diri.2 Peran Wanita 8. Usaha perbaikan dan perubahan di lingkungan masyarakat Ø Berbagi informasi : temukan cara untuk menyebarkan informasi tentang masalah kesehatan umum yang ada di masyarakat setempat. loyalitas dan kesetiaan pada partner hidupnya. Bila ibu tersebut mampu menciptakan iklim psikis yang gembira. 8. mencakup sikap hidup yang mantap bisa mendampingi suami dalam situasi senang atau sedih disetai rasa kasih sayang. hangat. bebas. 8.2. kecintaan.2. Ø Sebagai ibu dan pendidik bagi anak-anak Setelah melahirkan wanita akan berperan sebagai ibu.1 Pengertian Peran wanita adalah serangkaian perilaku yang diharapkan sesuai dengan posisi social yang diberikan kepada wanita. bahagia dan bebas sehingga suasana rumah tangga menjadi semarak dan bisa membrikan rasa aman.2. sehingga setiap orang tahu masalah tersebut. Peran menerangkan pada apa yang harus dilakukan wanita dalam suatu situasi tertentu agar dapat memenuhi harapan mereka sendiri dn harapan orang lain.b. menyenagkan serta penuh kasih saying dengan begitu suami akan betah tinggal dirumah.

tidak hiperseksual dan tidak kurang. Peran wanita dalam masyarakat Peran wanita di masyarakat adalah segala kegiatan atau aktifitas yang dilakukan wanita diluar lingkungan rumah tangga. Ø Sebagai pengatur/pengelola rumah tangga Dalam hal ini terdapat relasi-relasi formal dan semacam pembagian kerja (devision of labour). b. dimana suami bertindak sebagai pencari nafkah. Ø Sebagai partner seks Tujuan berumah tangga adalah meneruskan keturunan dengan itu hubungan intim pasangan suami-istri sudah menjadi satu kesatuan. Peran wanita dalam pembangunan dimana wanita ikut serta mensukseskan program nasional bidang : Ø Program Keluarga Berencana Ø Peningkatan Kesehatan Masyarakat . Tujuan agar wanita dapat ikut berperan aktif dalam pembangunan nasional dan ikut serta dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dengan kemampuan yang dimilkinya. imbang tanpa konflik-konflik batin yang serius. Ada relasi seksual yang tidak berlebihlebihan. istri berfungsi sebagai pengurus rumah tangga tetapi seringkali juga berperan sebagai pencari nafkah. jadi terdapatnya hubungan heteroseksual yang memuaskan tanpa disfungsi (gangguan-gangguan fungsi) seks. Dalam pengurusan rumah tangga ini yang sangat penting ialah factor kemampuan membagi waktu dan tenaga untuk melakukan berbagai macam tugas pekerjaan dirumah tangga dari pagi sampai larut malam.Selain berperan sebagi ibu. maka kehidupan seks yang mapan terutama disebabkan oleh kehidupan psikis yang stabil. wanita juga berperan dalam mendidik dan menciptakan moralitas dan akhlak yang baik bagi anak-anaknya. Ada kesedihan untuk memahami partnernya serta rela berkorban.

karena keluarga merupakan arena peluang untuk memainkan fungsi-fungsi kewanitaannya. karena kurang gizi. Minimalnya waktu untuk privasi Ø Kurangnya perawatan diri Ø Kurangnya waktu untuk istirahat Ø Kurangnya disiplin terhadap kebutuhan nutrisi Ø Keterbatasan waktu menyebabkan wanita jarang makan dan kelelahan menjadikan wanita kurang makan. 8. Ancaman kesehatan Wanita sering mengalami gangguan kesehatan tertentu karena pekerjaaan mereka. atau karena kelelahan. Misalnya wanita yang mengalami penyakit yang menyebabkan kecacatan / kelemahan biasanya ditolak oleh suami. Peran wanita dalam organisasi profesi Selain berperan di keluarga dan masyarakat sudah banyak wanita-wanita yang berperan dalam organisasi profesi seperti pemberdayaan perempuan (KOMNAS PEREMPUAN) dan organisasi-organisasi yang bergerak di bidang wanita yang tujuannya untuk memperjuangkan hak-hak kaum wanita. Selain itu wanita mengalami resiko kesehatan setiap hari dari pekerjaannya. Dirumah ancaman penykit paru karena asap dapur dan luka .2. 8.3 Faktor yang Mempengaruhi Peran Wanita Faktor yang mempengaruhi peran wanita antara lain adalah keinginan wanita untuk memperoleh status dimasyarakat dan keinginan wanita untuk menikah dan berkeluarga.Ø Pendidikan kaum ibu dan kesejahteraan keluarga c. b.2.4. Dampak Peran Dampak yang ditimbulkan dari peran wanita baik dikeluarga maupun di masyarakat : a. Setiap wanita normal menginginkan hidup berkeluarga. Penyakit bisa menjadi ancaman berbahaya yang berbeda pada wanita dari pada pria.

c. mncuci pakaian. Bila penalaran dan jiwa wanita sehat. Penyakit menular melalui air juga sering terjadi karena wanita menghabiskan sebagian besar waktunya di air.2. maka dia mempunyai kekuatan emosional untuk merawat kebutuhan fisik dan keluarga. Stres (Frustasi dalam peran) Kegiatan dan kejadian sehari-hari sering memberikan tekanan pada wanita sehingga menyebabkan ketegangan pada tubuh dan jiwanya (stress). Konflik peran (harapan-harapan peran yang tidak sesuai) . demikian juga dengan daya penalaran dan jiwa seorang wanita. mengambil air dan berdiri di air selama menanam padi. Berjuta wanita nekerja diluar rumah mengalami gangguan kesehatan karena lingkungan kerja yang tidak aman. merencanakan masa depan dan membina hubungan yang memuaskan dengan orang lain. Masalah yang Berhubungan dengan Peran Wanita a. untuk menemukan masalah-masalahnya dan berusaha mengatasinya.bakar dari memasak sangat mudah terjadi sehingga dianggap sebagai masalah kesehatan kerja utama bagi wanita. Hampir setiap orang kadang-kadang mempunyai kesulitan untuk melakukannya. Tetapi bila kesulitan berlangsung terus dan menghambat kegiatan sehari-hari. b. Krisis psikologiSeperti tubuh wanita bisa sehat atau tidak sehat. Dan sewaktu pulang kerumah mereka harus mendapatkan beban kerja dobel ini mengakibatkan kelelahan dan meningkatkan resiko penyakit. Bila seorang wanita mengalami tekanan yang bertubi-tubi setiap harinya dan dalam jangka waktu yang lama dia akan merasa kewalahan dan tidak bisa mengatasinya. 8.5. maka ia akan menjadi tegang dan nervus sehingga ia tidangak bisa merawat keluarganya dan mengalami gangguan kesehatan jiwa.

1.1. baik yang terjadi di ranah publik atau dalam kehidupan pribadi.2 FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI 1).1 Kekerasan terhadap perempuan setiap tindakan berdasarkan perbedaan jenis kelamin yang berakibat atau mungkin berakibat kesengsaraan atau penderitaan perempuan secara fisik. Banyak perubahan-perubahan ini membutuhkan perubahan yang menyeluruh pada sendi-sendi keluarga dan masyarakat sehingga banyak wanita yang merasa harapan untuk peran yang dia inginkan tidak sesuai. c. Kurang memadainya ketrampilan untuk memecahkan masalah Wanita sering tidak punya kesempatan khusus dalam kehidupan sehari-hari yang sangat sibuk untuk melakukan sesuatu bagi dirinya sendiri.1 BENTUK-BENTUK KEKERASAN     Fisik Psikologis Seksual finansial 9. seksual atau psikologis. pemaksaan atau perampasan kemerdekaan secara sewenang-wenang. termasuk ancaman tindakan tertentu. FAKTOR MASYARAKAT  kemiskinan . wanita dipaksa untuk berubah secara cepat karena perubahan dalam tingkat ekonomi atau karena konflik politik. KUHP :        Pasal 89-90 Pasal 351-356 Pasal 285-301 Pasal 338-340 Pasal 324-337 Pasal 310-321 : kekerasan dan luka berat : penganiayaan : kejahatan susila : pembunuhan : penghilangan kemerdekaan : penistaan Pada umumnya tidak membedakan korban laki-laki dan perempuan kecuali pada kejahatan susila 9. 9 PERMASALAHAN KESEHATAN WANITA DAN DIMENSI SOSIAL DAN UPAYA 9.Dibeberapa wilayah.

FAKTOR INDIVIDU      wanita single. 9. yang dipaksakan oleh satu pihak kepada pihak lain.1.   urbanisasi keluarga ketergantungan obat lingkungan kekerasan dan kriminalitas 2). melainkan berhubungan dengan penguasaan dan dominan.2. FAKTOR KELUARGA    keluarga yang sakit kelainan mental keluarga yang kacau dan tidak bahagia keluarga yang kurang akrab 3). bercerai/ingin bercerai berumur 17-28 tahun ketergantungan obat wanita hamil pasangan yang cemburu berlebihan 9.3 PENATALAKSANAAN Rehabilitasi :     fisik psikologis sosial yuridis 9.1 Persepsi masyarakat tentang perkosaan  Biasanya korban yang memprovokasi/mengundang kejadian perkosaan dengan menggunakan pakaian yang minim ataupun dandanan yang berlebihan    Sebenarnya perempuan dapat menghindari terjadinya tindakan perkosaan Hanya perempuan tertentu yang akan diperkosa Perkosaan hanya terjadi di daerah asing pada malam hari . yang juga dapat merupakan tindak pseudo seksual yaitu perilaku seksual yang tidak selalu di motivasi dorongan seksual sebagai motivasi primer.2 Perkosaan Hubungan seksual tanpa kehendak bersama. agresi dan perendahan pada satu pihak (korban) oleh pihak lainnya (pelaku).

mual. dan jijik yang pada berikutnya dapat ditanggapi dengan represi dan pengingkaran sebagai upaya untuk mencoba menutup pengalaman ayng menyakitkan. ketakutan. disorganisasi. lelah tidak dapat dijelaskan secara rinci/tepat apa yang terjadi (apa.2. melecehkan dan tidak diundang yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang terhadap pihak lain.2.2 Reaksi yang terjadi setelah kejadian perkosaan  Fase akut (segera setelah serangan terjadi) Korban mengalami syok dan rasa takut yang sangat kuat.   Perkosaan hanya dilakukan oleh orang sakit/kriminal Pria baik-baik tidak akan memperkosa kecuali karena undangan/rayuan dari perempuan Perempuan sering mengaku diperkosa untuk balas dendam. malu. lemah. mendapat santunan atau pun karena ia mempunyai kepribadian mencari perhatian  Perkosaan terjadi karena pelaku tidak dapat mengendalikan impuls seksualnya 9. Pada fase ini tidak jarang individu menampilkan ciri-ciri depresi.  Fase reorganisasi jangka panjang Bertahun-tahun ditandai dengan upaya individu untuk keluar dari trauma yang dialami dan sungguh-sungguh menerima apa yang terjadi sebagai sesuatu fakta yang memang terjadi. yang berkaitan langsung . 9. kebingungan.3 Pelecehan seksual perilaku atau tindakan yang mengganggu. terhina. mengalami mimpi-mimpi buruk atau kilas balik kejadian. siapa dan bagaimana ciri penyerang)  Fase kedua (adaptasi awal) Individu menghayati berbagai emosi negatif seperti pemberontakan.3 PERAN PETUGAS KESEHATAN        Bersikap dengan santun dan jangan menyalahkan Merawat gangguan kesehatan korban Menulis semua hasil pemeriksaan sebagai bukti Merawat kebutuhan jiwa dan berusaha untuk menajdi sahabat yang bisa dipercaya Membantu dalam membuat keputusan Memberikan motivasi dan arahan untuk bangkit kembali menatap mas adepan Membantu untuk memberitahukan kepada orang tua/keluarga korban 9.

malu 3). dimana pelaku memiliki otoritas pada korban 5). Pelecehan dengan iming-iming atau paksa. Pelecehan seksual mental. Power rape yaitu pelecehan seksual yang saling tidak mengenal. pelaku bertindak cepat dan menguasai korban. 9. mempermalukan dengan memperlihatkan pornografi . hal ini jarang dilaporkan karena Pelecehan oleh suami/mantan suami Pelecehan yang dialami seorang wanita oleh pacar/mantan pacar Pelecehan seorang wanita oleh teman kerja atau atasan Pelecehan seksual pada anak-anak oleh anggota keluarga 2). Pelecehan seksual dengan ketakutan. dilakukan oleh orang yang berpengalaman dan yakin korban akan menikmati 4).dengan jenis kelamin pihak yang diganggunya dan dirasakan menurunkan martabat dan harga diri orang yang diganggunya. disertai iming-iming pekerjaan atau kenaikan gaji atau promosi b. Quid pro quo Pelecehan seksual yang seperti ini adalah pelecehan seksual yang biasanya dilakukan oleh seseorang yang memiliki kekuasaan otoritas terhadap korbannya. dimana akan terjadi kekerasan jika korban menolak 4). 5).3. Pelecehan seksual dengan orang yang tidak dikenal   Pelecehan di penjara Pelecehan saat terjaid perang 3). dengan menyerang harga diri korban melalui kata-kata kasar. Hostile work environment Pelecehan seksual yang terjadi tanpa janji atau iming-iming maupun ancaman Kategori pelecehan seksual menurut Nichaus 1). Anger rape. Blitz rape yaitu pelecehan seksual yang terjadi sangat cepat. Sadistie rape yaitu pelecehan seksual dengan ciri kekejaman atau sampai pembunuhan 9. sedangkan pelaku tidak saling kenal 2).1 Kategori pelecehan seksual a. yaitu pelecehan seksual dimana korban menjadi marah dan balas dendam. Pelecehan seksual dengan orang yang kita kenal     Confidence rape yaitu pelecehan seksual dengan penipuan.2 Macam-macam pelecehan seksual 1).3.

3 Penyebab terjadinya pelecehan seksual    Dilihat dari si peleceh Dilihat dari si korban Dilihat dari tempat dan waktu kejadian 9. merasa terhina. malu dan perasaan bersalah 2. membuang/menghancurkan benda yang berkaitan dengan pelecahan 4. yaitu respon ekspresif (ketakutan. kehilangan kontrol diri. marah. kemarahan. mual. tampil tenang. depresi.3.3.4 Respon korban pelecehan seksual 1.7 Hal-hal yang dilakukan ketika terjadi pelecehan seksual  Katakan TIDAK dengan tegas tanpa senyum dan minta maaf . merasa menjadi orang yang kotor dan menjijikkan. menangis terisak-isak) dan respon terkontrol (menyembunyikan perasaannya. muntah. gelisah. tegang. mimpi buruk. bahkan ada yang sampai menggunakan obat-obatan terlarang maupun ingin bunuh diri. yang paling sering adalah ketidakberdayaan. pindah rumah. beberapa hari kemudian akan timbu memar/lecet pada bagian tubuh. menyalahkan diri sendiri. gangguan pola tidur. ingin balas dendam.3. gatal dan keluar darah pada vagina.3.5 Dampak psikologis pelecehan seksual     Frekuensi terjadinya pelecehan Parah tidaknya (halus atau kasar) Mengancam keselamatan fisik ataukah hanya sebatas pelecehan verbal Apakah mengganggu kinerja pekerja 9. 9.9.3. lelah.6 Hukum-hukum yang mengatur tentang pelecehan seksual    Pasal 289-296 tentang pencabulan Pasal 295-298 dan 506 tentang penghubungan pencabulan Pasal 286-288 tentang persetubuhan dengan wanita dibawah umur 9. menambah pengamanan. phobia sendirian. nyeri pada daerah pacinela. takut akan penyiksaan diri dan kematian 5. takut. sakit kepala. menunduk dan lembut) 3. respon atau dampak jangka panjang : gelisah. nyeri lambung. respon lain yaitu: mandi sebersih-bersihnya. respon emosi korban terbagi menjadi dua.

   

Buat jurnal kejadian Cari informasi tentang si peleceh dan orang-orang sekitarnya Buat pernyataan tertulis kepada si peleceh, bahwa anda tidak suka dengan perilakunya Hubungi atasan atau pihak yang berwenang atau yang mempunyai kedudukan, seperti polisi/bos/orang tua/tokoh agama/tokoh masyarakat dan jeaskan apa yang terjadi

9.4. Single Parent Single parent adalah orang yang melakukan tugas sebagai orang tua (ayah dan ibu) seorang diri, karena kehilangan/ terpisah dengan pasangannya. Ada banyak alasan yang menyebabkan seseorang menjadi Single Parent, diantaranya : 1. Tinggal terpisah karena pasangannya bekerja/belajar di kota/Negara lain. 2. Kematian pasangan 3. Perceraian

9.4.1 Masalah yang sering terjadi pada single parent: • Single parent yang terpisah dengan pasangan karena bekerja/belajar di kota/negara lain, memiliki beberapa masalah, seperti : merasa kesepian, tidak terpenuhinya kebutuhan seks sementara ia seharusnya bisa mendapatkan pemenuhan kebutuhan seks dari pasangannya. Saat pasanganya berada jauh darinya, ia juga merasa berat membesarkan anak sendiri. • Seseorang yg menjadi single parent krn kematian juga mengalami masalah yg berat. Namun jika mendapatkan pelayanan pendampingan/konseling yg tepat, ia dpt melalui masa-masa gelapnya. Sehingga kedukaannya tdk berlarut-larut (tdk lebih dari 6 bulan). single parent yg ditinggal mati pasangannya mengalami masalah keuangan dan merasa kesepian. • single parent yg berpisah dengan pasangannya karena perceraian, memiliki masalah yg lebih serius lagi. Setidaknya ada 6 masalah besar,yaitu : 1.Masalah emosional 2.Masalah hukum (hak asuh, dll)‫‏‬ 3.Menjalin hubungan baik dengan mantan suami/istri

4.Menghadapi anak 5.Masalah dengan lingkungan 6.Masalah keuangan • Single parent pasca perceraian juga mengalami masalah dengan mantan pasangannya. Krn pengalaman pahitnya, seorang single parent sering tdk menyadari bhw sejelek apapun mantan suami/istri-nya, ia tetap ayah/ibu dari anak-anaknya. Sebelum single parent mengampuni mantan pasangannya, ia cenderung ingin balas dendam. Beberapa single parent bahkan melakukan usaha balas dendam kepada mantan pasangannya, dgn memanfaatkan anak-anaknya. • Kondisi emosional single parent pasca perceraian : . Kecewa . Marah . Membenci mantan suami/istrinya . Cemburu terhadap rivalnya . Mudah marah kepada anak-anak . Luka batin/trauma . Kesepian . Merasa tak berharga . Merasa teraniaya oleh lingkungan . Mengasihani dirinya sendiri 9.4.2 Hal yang dibutuhkan seorang single parent saat menghadapi situasi yg sulit pasca perceraiannya adalah : 1.Single parent perlu menjalani konseling pribadi untuk membagi beban. 2.Jika diperlukan, single parent juga bisa menjalani terapi utk recovery dari traumanya. 3.Dukungan sosial/komunitas teman senasib (sesama single parent) juga dibutuhkan untuk menguatkan hati seorang single parent. 4. Single parent membutuhkan pengetahuan/ ketrampilan single parenting yg memadai supaya bisa menjadi teladan bagi anak-anaknya. 5.Seorang single parent juga perlu melatih diri untuk bersikap bijaksana terhadap lingkungan.

6. Utk mengatasi masalah ekonomi, seorang single parent membutuhkan kesempatan utk mengembangkan/memanfaatkan talentanya dlm kegiatan-kegiatan produktif. Namun kita perlu hati-hati, pemberian bantuan cuma-cuma atau santunan social justru bisa merendahkan martabat dan harga diri seorang single parent. 7. Perceraian dgn pasangan seringkali merusak harga diri seorang single parent. Bahkan tdk sedikit single parent yg kehilangan makna hidupnya gara-gara ditinggalkan/bercerai dgn pasangan. 9.4.3 Untuk mengatasi masalah yang timbul dalam berperan menjadi seorang single parent: 1.Siapkan mental 2.Jaga kesehatan 3.Tahan banting 4.tegar 5. Luangkan waktu 6.Terbuka 7.Jangan gegabah 8. Silaturrahmi

9.5 Perkawinan Usia Muda Dan Tua Di Wanita Di Tempat Kerja 9.5 1. Perkawinan usia muda Baru saja kita mendengar berita diberbagai media tentang kyai kaya yang menikahi anak perempuan yang masih belia berumur 12 tahun. Berita ini menarik perhatian khalayak karena merupakan peristiwa yang tidak lazim. Apapun alasannya, perkawinan tersebut dari tinjauan berbagai aspek sangat merugikan kepentingan anak dan sangat membahayakan kesehatan anak akibat dampak perkawinan dini atau perkawinan di bawah umur. 9.5.2 Dampak Pernikahan Dini (Perkawinan Dibawah Umur a. Dampak thd hkum 1. UU No. 1 th 1974 ttg Perkawinan 2. UU No. 23 th 2002 ttg Perlindungan Anak 3. UU No. 21 th 2007 ttg Penjualan anak o/ ortu

alat2 reproduksi ank masih dlm proses menuju kematangan shg blm siap u/ melakukan hub. ancamnx pidana penjara max 15 th min 3 th & pidana denda max 300 jt & min 60 jt rupiah. Selain itu. Apabila tdk diambil tindkn hkm thd org yg m’gunakn seksualitas ank scr ilegal akn m’yebabkn tdk ada efek jera dr pelaku bahkn akn m’jd cntoh bgi yg lain. tumbuh & berkembang serta terlindungi dri perbuatan kekerasan. Kondisi ni sgt b’tentangan dgn ajran agma apapun t’msk agma Islam yg sgt m’hormati perempuan. c. P’buatan ni jls mrpkn tindkn ilegal. Jk dipaksakan justru akn tjd trauma.23 th 2002 ttg P’lindungn Ank khususx psl 81. Kondisi ni hx akn melestarikan budaya patriarki yg akn melahirkan kekerasn thd perempuan. Dgn adanya suatu keluwarga yg bergabung padanya ketika dia sedang berjuang u/ kemampuan & aktivitsx sehingga tdk bisa memperoleh kemajuan.Amanat Undang2 tsb di atas ber7an melindungi anak. Dampak sosial Fenomena sosial ini b’kaitan dg faktor sosbud dlm masy patriarki yg menempatkan perempuan pd posi2 yg rndah & hx dianggp pelengkap seks laki2 sj. eksploitasi & diskriminasi. seks. agar anak tetap m’peroleh hakx u/ hdup.5. seks dg lawan jenisx. B. d. Hal ni b’tentangn dgn UU.3 KERUGIAN KAWIN MUDA • • merintangi rencana-rencana pendidikan /masa dpn suami. ikatan p’kawinan akn m’hilangkan hak ank u/ m’peroleh pend. shg akn menimbulkan trauma psikis b'kepanjangan dlm jiwa ank yg sulit disembuhkn. apalagi jika smpai hamil kemudian melahirkan. perobekan yg luas & infeksi yg akan m’bahayakan organ reproduksix & dpt m’bhykn jiwa anak. 9. e. namun d’kemas dgn p’kwinan se-akn2 m’jd legal. . menghalangi kemmpuannya dalam pendapatan. Dampak prilaku seksual menyimpang Adax prilaku seksual yg m’yimpang yaitu prilaku yg gemar b’hub seks dgn ank2 yg dikenl dgn istilah pedofilia. Dampak biologis Scr biologis.No. hak b’main & menikmati wktu luangx serta hak2 lainx yg melekat dlm diri ank. Dampak psikologis Scr psikis ank jg blm siap & mengerti ttg hub. Ank akn murung & m’nyesali hidupx yg b’akhr pd p’kawinn yg dy sndri tdk mengerti ats putusan hidupx.

1 INCEST 10.2 Upaya mengatasinya: • • • • Sering berkunjung ke klinik Lebih banyak melakukan pemeriksaan Konseling genetik Pemeriksaan skrining 10. PERMASALAHAN KESEHATAN WANITA DALAM DIMENSI SOSIAL DAN UPAYA MENGATASINYA 10. Studi2 ttg kbhagian perkawinan menunjukan adax swt hub. (melaporkn kpd komisi perlindungan anak indonesia).5.6. 9.6 PERKWINAN USIA TUA 9. Masyarakat yg peduli terhadap perlindungan anak dpat mengajukn class-action kepada pelaku.4 UPAYA MENGATASINYA Pernikahan dini lebih banyak mudharat drpd manfaatnya. Orang yg lebih tua cenderung lebih siap untuk bertggung jawab dalam kehidupan RT.1. lslam peduli anak lainx & para penegak hukum harus melakukan peyelidikan & peyidikan untuk melihat adanya pelanggaran terhadap perundang yg ada & bertindak terhadap pelaku untuk dikenai pasal pidana dari peraturan perundangn yang ada.1 Pengertian .6. 9. Oleh karena itu patut ditentang. yag kuat antar pernikahan terlalu muda dengan ketidak bahagiaan & diikuti oleh perceraian.1 Dampak perkwinan usia tua • • • • Melahirkan bayi dgn sindrom down kecenderungan untuk melahirkan dgn SC Masalah degnan DM & hipertensi Partus lebih sulit & lama 9. Ortu hrs disadarkan untuk tdk mengizinkan menikahkan anknya dlm usia dini & hrs memahami peraturan perundang2an untuk mlindungi anak.• • Kawlitas penting dri pasangan yag baik seringkali tdk dihargai hingga usia pertengahan/akhir 20 th-an.

b.1. Pergaulan d. Tidak main hakim sendiri . Dengan memberikan pendidikan b. pengetahuan dan pendidikan 10. Akibatat seksual antara manusia yg demikian erat hubungannya shg perkawinan antara mereka dilarang secara hokum atau kebudayaan 10. Meningkatkan kegiatn keagamaan e. Terjadi diwilayah Rumah Tangga d. Empati dan penguatan terhadap korban b. Unwanted pregnancy b.1.3 Pelaku dan Korban a. Faktor usia b.1.1. Kurang pendidikan agama f. Hubungan seksual yg dilakukan oleh saudara kandung atau masih ada hubungan darah.5. Dengan melakukan incest c. Perlu adanya perhatian. Pencegahan a. Sosialisasi incest d.4 Akibat Incest a. Kejiwaan atau truma c.a. Orang yg lebih berkuasa b.1. Kurang iman e. Kurang berkomunikasi dgn tetangga atau kurang pergaulan g.6 Penyelesaian a. Jenis kelamin c. Abortus 10.2 Penyebab Dan Faktor Pendorong a. Kurang perhatian dari orang tua 10. Orang2 yang lebih lemah 10.

2. Kehilangan kebebasan dan pekerjaan yg barguna bagi mereka . Kehilangn rumah b. Tindak kekerasan c.4 Penyebab Yang Menimbulkan Gangguan Jiwa a.2. peperangan atau terusir oleh keluarga atau dapat pula berarti bahwa seseorang melakukan pengungsian dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Wanita yang diperjual belikan f. Bencana alam dapat timbul penyakit : diare. berharap mendapatkan perlindungan.1 Pengertian a. Orang-orng terusir (tanpa tempat tinggal tetap) adalah orang yang terpaksa meninggalkan rumah mereka tapi tetap berada dalam wilayah negaranya sendiri.3 Pengungsian Dapat Terjadi Akibat a.2 Masalah Yang Timbul a. ISPA.2. Komplikasi berbagai penyakit 10. Keadaan wanita pengungsi yg bekerja sebagai pembantu RT 10. 10. b. b. Pelecehan seksual b. Peperangan untuk menyelamatkan diri.c.2 HOMELESS 10. malaria dan campak namun penyakit ini dapat menyebabkan kematian karena keadaan sanitasi yang buruk. c. Pengungsi adalah sekumpulan orang yg melintasi perbatasan dr suatu Negara ke Negara lain karena mereka takut akan keamanan mrk dirumah. Melaporkan kasus ke polisi 10.2. Pemerkosaan d. Paksaan untuk masuk dunia pelacuran e. Seseorang yg kehilangan rumah karena bencana alam . Kehilangan dukungan keluarga dan masyarakat c. Menyaksikan/menjadi korban tindak kekerasan d. kehidupan yg lebih baik dan lebih aman. c. Perbudakan g.

psikiater. 10. fisioterapi 10. Fasilitas angkutan dan komunikasi g.3. Perpustakaan dan buku.2 Subyek Rehabilitasi a. sosiolog. Gembong dan pengedar narkoba 10. Kesuliyn mengungkapkan rasa duka 10. bahan audiovisual dan alat peraga c.3 Sarana Dan Prasarana Rehabilitasi a. ahli kerohanian. Lingkungan yg sangat padat f. mental (perilaku salah). psikolog. Pribadi korban narkoba b.3.3. Wanita pemakai atau pecandu narkoba biasanya terganggu atau menderita secara fisik (penyakit). Pusat rehabilitasi : tempat atau sarana yg digunakan untuk proses pemulihan atau perbaikan untuk kembali seperti semula missal ketergantungan narkoba. Jadwal harian atau program kegiatan f. pertolongan dan harapan b.e. Tahap I : proses transisi awal (1-8minggu) melewati 3 titik penting : Ø Informasi adanya masalah Ø Informasi klinis dan keputusan untuk menempuh rehabilitasi Ø Persiapan akhir lewat detoksifikasi dan stabilitasi awal . TOGA.1 Pengertian a. Masyarakt sekitar dan umum d. Tenaga professional sprt dokter.4 Pola Dasar Rancangan Rehabilitasi a. penyandang cacat baik fisik atau mental dan masalah yg lain. Sarana rekreasi e.3. Orang2 terdekat c.3 WANITA DIPUSAT REHABILITASI 10. spiritual (kekacauan nilai2 luhur) dan social (rusak komunikasi) b. Sarana2 peningkatan minat dan ketrampilan d. Tersedia dukungan .

melewati 3 titik penting : Ø Mengubah dan menjauhi nostalgia kesenangan narkoba Ø Setia mengikuti program-program dan acara affect care krg lebih 2 tahun Ø Tidak ada salahnya untuk ikut terlibat dalam gerakan kelompok bersih narkoba. b. c. d. Jenjang stabilisasi Dini : mulai membenahi diri denga cara sendiri. Tahap II : proses rehabilitasi intensif (3-18 bulan) melewati 3 titk penting yaitu : Ø Tahap konsolidasi : secara sadar dan tekun melepaskan diri dari berbagai penyakit dan akibat lain. menguasai ketrampilan kerja. hidup normal dalam hati kecil.b. kehidupan yg berlawanan dengan narkoba yaitu : . c. mulai menakui bahwa ia sedang ketagihan. dibina pengungkapan2 diri Ø Tahap positif thinking and doing : secar sadar dan dengan inisiatif untuk mencapai prestasi. Ø Tahap pengakuan diri : menemukan jati diri. Jenjang kesembuhan awal : merubah seluruh system keyakinan menempuh arah baru. Tahap IV : pemeliharaan lanjut (seumur hidup). ketergantungan dan sulit untuk meninggalkan narkoba.5 Jenjang Proses Kesembuhan a. melewati 3 titik penting : Ø Terjadi perdamaian & penyasuain kembali dengan lingkungan Ø Berdamai dengan dirinya. Akhirnya memutuskan untuk minta bantuan atau jasa orang lain.3. Cara menstabilkan diri : Ø Mengakui perlunya jasa pendamping Ø Melangkah mengatasi gejala putus asa Ø Melangkah mengatasi masalah patologis Ø Mempelajari metode mengatasi stress tanpa obat2an. Tahap III : proses transisi akhir (1-6 tahun). menatap kedepan dan membuat pilihan hidup Ø Merasa puas menerima dirinya apa adanya lalu mempercayakan dirinya ke orang lain. 10. padahal selalu gagal ia mulai menyadari bahwa itu sia-sia. Jenjang Transisi : gejala mulai kesadaran bahwa ia kehilangan sesuatu yg berharga : kewarasan.

Jenjang akhir kesembuhan : dalam jenjang akhir ini perhatian dipusatkan pada masalah yg berukuran pada pecandu seperti : masalah DNA. f. Ini menunjukkan bahwa prilaku perempuan sundal itu sangat begitu buruk hina dan menjadi musuh masyarakat. Pengertian Pekerja Seks Komersial Pekerja seks komersial adalah seseorang yang menjual jasanya untuk melakukan hubungan seksual untuk uang. yang dapat dilakukan : Ø Memelihara program kesembuhan Ø Mengubah pola hidup Ø Bertambah dan berkembang Ø Mampu menyesuaikan diri 10.4 PEKERJA SEKS KOMERSIAL A. penularan. Jenjang Pemantapan : kesembuhan bukan sasaran tapi sarana menuju kesehatan. Mereka juga digusur karena dianggap melecehkan kesucian agama dan . Jenjang kesembuhan menengah : pola gaya hidup masih rancu. Di Indonesia pelacur (pekerja seks komersial) sebagai pelaku pelacuran sering disebut sebagai sundal atau sundel. mereka kerap digunduli bila tertangkap aparat penegak ketertiban. keyakinan dan kepercayaan.Ø Mengaku narkoba itu berbahaya dan banyak membawa masalah Ø Bersedia menerima bantuan dari orang lain Ø Berserah diri pada Tuhan Ø Berusaha membangun hidup baru Ø Bersedia berbuat untuk kekurangan diri/pribadi Ø Yakin akan menerima keberanian. d. yang perlu dibenahi : Ø Menanggulangi bahaya patah semangat Ø Memperbaiki gangguan narkoba Ø Mengusahakn peningkatan emosi diri Ø Membangun gaya hidup yang seimbang Ø Menata perubahan dan pertumbuhan diri e. kekuatan dan harapan dr Tuhan.

tanpa penyaluran itu. Pelacuran Menurut Agama Pelacuran dalam pandangan islam Pelacuran dalam pandangan Islam adalah haram hukumnya. alasan seorang remaja melakukan seks adalah sebagai berikut : 1) Tekanan yang datang dari teman pergaulannya . namun toh dibutuhkan (evil necessity). Di kalangan masyarakat Indonesia.dimana menurut para ahli.mereka juga diseret ke pengadilan karena melanggar hukum. karena merekalah yang ditengarai menyebarkan penyakit AIDS akibat perilaku sex bebas tanpa pengaman bernama kondom. Pandangan ini didasarkan pada anggapan bahwa kehadiran pelacuran bisa menyalurkan nafsu seksual pihak yang membutuhkannya (biasanya kaum laki-laki). Khusus laki-laki. (http://id. seorang bapak gereja. Salah seorang yang mengemukakan pandangan seperti itu adalah Augustinus dari Hippo (354-430). malah jahat.wikipedia. digunakan istilah gigolo. C." Istilah pelacur sering diperhalus dengan pekerja seks komersial. Faktor-faktor pendukung perilaku seks pada remaja Pekerja seks komersial kebanyakan terjadi pada remaja yang diawali dengan terjadinya pergaulan kearah seks bebas. Pelacur adalah profesi yang menjual jasa untuk memuaskan kebutuhan seksual pelanggan. dan mereka yang menyewakan atau menjual tubuhnya sering dianggap sebagai sampah masyarakat. Ia mengatakan bahwa pelacuran itu ibarat "selokan yang menyalurkan air yang busuk dari kota demi menjaga kesehatan warga kotanya. wanita tuna susila. Pekerjaan melacur atau nyundal sudah dikenal di masyarakat sejak berabad lampau ini terbukti dengan banyaknya catatan tercecer seputar mereka dari masa kemasa. istilah lain yang juga mengacu kepada layanan seks komersial. Ada pula pihak yang menganggap pelacuran sebagai sesuatu yang buruk. Biasanya pelayanan ini dalam bentuk menyewakan tubuhnya. dikhawatirkan para pelanggannya justru akan menyerang dan memperkosa kaum perempuan baikbaik. pelacuran dipandang negatif. Sundal selain meresahkan juga mematikan.org) B.

menginginkan hubungan seks ini. jadi wajar jika semua orang tidak terkecuali remaja. keingintahuannya begitu besar terhadap seks. dan harga diri selayaknya orang dewasa. rasa aman. melainkan juga sikap memberontak terhadap orang tuanya. 3) Adanya kebutuhan badaniah Seks menurut para ahli merupakan kebutuhan dasar yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan seseorang. tanpa memikirkan resiko yang akan dihadapinya. bagi remaja tersebut tekanan dari teman-temannyaitu dirasakan lebih kuat dari pada yang didapat dari pacarnya sendiri. 5) Pelampiasan diri factor ini tidak hanya datang dari diri sendiri. . maka dalam pikirannya tersebut ia akan merasa putus asa dan mencari pelampiasan yang akan menjerumuskannya dalam pergaulan bebas. misalnya karena terlanjur berbuat. sekalipun akibat dari perbuatannya tersebut tidak sepadan dengan resiko yang akan dihadapinya.Lingkungan pergaulan yang dimasuki oleh seorang remaja dapat juga berpengaruh untuk menekan temannya yang belum melakukan hubungan seks. 4) Rasa penasaran Pada usia remaja. apalagi jika teman-temannya mengatakan bahwa terasa nikmat. penerimaan. seorang remaja perempuan biasanya berpendapat sudah tidak ada lagi yang dapat dibanggakan dalam dirinya. seseorang harus rela melakukan apa saja terhadap pasangannya. dalam hal ini yang berperan bukan saja nafsu seksual. 2) Adanya tekanan dari pacar karena kebutuhan seorang untuk mencintai dan dicintai. ditambah lagi adanya infomasi yang tidak terbatas masuknya. Remaja lebih membutuhkan suatu hubungan. maka rasa penasaran tersebut semakin mendorong mereka untuk lebih jauh lagi melakukan berbagai macam percobaan sesuai dengan apa yang diharapkan.

id) A. (http://www. c. b.ac.Faktor lainnya datang dari lingkungan keluarga. Untuk mencegah hal-hal yang tidak di kehendaki. Faktor-faktor penyebab adanya PSK (pekerja seks komersial) adalah : a.univrab. Kekerasan seksual Penelitian menunjukkan banyak faktor penyebab perempuan menjadi PSK diantaranya kekerasan seksual seperti perkosaan oleh bapak kandung. hanya karena kurangnya tuntunan seksualitas yang merupakan bagian dari kemanusiaan kita sendiri. paman. yang salah satunya dalam masalah seks. perlu ada perhatian dari kita bersama dengan cara memberikan informasi yang cukup mengenai pendidikan seks dan Pendidikan agama. semua menyedihkan. sedangkan orang yang kaya semakin menumpuk harta kekayaannya. guru dan sebagainya. Kalau dikaitkan dengan kondisi saat ini maka sudah sewajarnyalah kita mendukung RUU APP. Kebutuhan yang semakin banyak pada seorang perempuan memaksa dia untuk mencari sebuah pekerjaan dengan penghasilan yang memuaskan namun kadang dari beberapa mereka harus bekerja sebagai PSK untuk pemenuhan kebutuhan tersebut.Kalau tidak ada informasi dan pendidikan agama di khawatirkan remaja cendrung menyalah gunakan hasrat seksualnya tanpa kendali dan tanpa pencegahan sama sekali. akibatnya remaja tersebut merasa tertekan sehingga ingin membebaskan diri dengan menunjukkan sikap sebagai pemberontak. Penipuan . bagi seorang remaja mungkin aturan yang diterapkan oleh kedua orang tuanya tidak dibuat berdasarkan kepentingan kedua belah pihak (orang tua dan anak). Kemiskinan Diantara alasan penting yang melatarbelakangi adalah kemiskinan yang sering bersifat structural. Struktur kebijakan tidak memihak kepada kaum yang lemah sehingga yang miskin semakin miskin. dan sekaligus berbahaya.

b. Akibat gaya hidup modern Seseorang perempuan pastinya ingin tampil dengan keindahan tubuh dan barang-barang yang dikenalakannya. Broken home Kehidupan keluarga yang kurang baik dapat memaksa seseorang remaja untuk melakukan hala-hal yang kurang baik di luar rumah dan itu dimanfaatkan oleh seseorang yang tidak bertanggung jawab dengan mengajaknya bekerja sebagai PSK. serta segala bentuk perilaku seksual dan hubungan seks manusia yang patut diduga menimbulkan rangsangan nafsu birahi pada orang lain. c. Dampak yang ditimbulkan bia seseorang bekerja sebagai PSK (pekerja seks komersial) : a. B. Pornografi Menurut definisi Undang-undang Anti Pornografi. . C. film atau yang dipersamakan dengan film. Keluarga dan masyarakat tidak dapat lagi memandang nilainya sebagai seorang perempuan. penipuan dan pemaksaan dengan berkedok agen penyalur kerja. tulisan. foto. Kasus penjualan anak perempuan oleh orangtua sendiri pun juga kerap ditemui. pornografi adalah bentuk ekspresi visual berupa gambar.Faktor lain yaitu. Namun ada dari beberapa mereka yang terpojok karena masalah keuangan untuk pemenuhan keinginan tersebut maka mereka mengambil jalan akhir dengan menjadi PSK untuk pemuasan dirinya. Persoalan – persoalan psikologis a. d. Kenangan masa kecil yang buruk Tindak pelecehan yang semakin meningkat pada seorang perempuan bahkan adanya pemerkosaan pada anak kecil bisa menjadi faktor dia menjadi seorang PSK. tayangan atau media komunikasi lainnya yang sengaja dibuat untuk memperlihatkan secara terang-terangan atau tersamar kepada public alat vital dan bagian – bagian tubuh serta gerakan-gerakan erotis yang menonjolkan sensualitan dan seksualitas. video.

Meningkatkan bimbingan agama sebagai tameng agar terhindar dari perbuatan dosa. karena masyarakat hanya akan selalu mencemooh dirinya. Sektor formal (kompleks lokalisasi. Mempermudah penyebaran penyakit menular seksual. hepatitis B. Meningkatkan pendidikan anak-anak terutama mengenalkan pendidikan seks secara dini agar terhindar dari perilaku seks bebas. Keluarga 1. b. Rumah panggilan ‘call house” 3. Meningkatkan keamanan dengan lebih menggiatkan razia lokalisasi PSK untuk dijaring dan mendapatkan rehabilitasi. 2. panti pijat.herpes kelamin. 2. club malam. Sektor informal (berorientasi secara tidak tetap) . Stabilitas sosial pada dirinya akan terhambat. d. Bantuan organisasi dan sindikat b. c. Pemerintah 1. Menurut lokasinya : 1. D. a. Segregasi/lokalisasi 2. Menurut jumlahnya. dan HIV/AIDS. klamdia. penyedia perempuan panggilan) 2. perempuan pendamping. Masyarakat Meningkatkan kepedulian dan melakukan pendekatan terhadap kehidupan PSK. seperti gonore.b. Meregulasi undang-undang khusus tentang PSK. 3. Penanganan masalah PSK: a. prostitusi dibagi dalam : 1. Dibalik front organisasi/bisnis terhormat c. c. Klasifikasi : 1. Memberikan citra buruk bagi keluarga.sifilis. Individual 2. Memperbanyak tempat atau panti rehabilitasi.

menghapuskan dan menyembuhkan wanita dari ketunasusilaannya) Melakukan pengawasan dan kontrol yang sangat ketat terhadap lokalisasi yang sering ditafsirkan sebagai legalisasi Aktivitas rehabilitasi dan resosialisasi Penyempurnaan tempat penampungan dan pembinaan Pemberian pengobatan Membuka lapangan kerja baru Pendekatan keluarga Mencarikan pasangan hidup Pemerataan penduduk dan perluasan lapangan kerja A. film dan gambar porno Meningkatkan kesejahteraan rakyat 2. Penanggulangan prostitusi 1. beraneka warna.d. Preventif Penyempurnaan UU larangan/pengaturan penyelenggaraan pelacuran Intensifikasi pendidikan keagamaan Kesibukan untuk penyaluran energi yang positif Memperluas lapangan kerja Pendidikan seks Koordinasi berbagai instansi untuk pencegahan/penyebaran pelacuran Penyitaan buku. lawan pelacur adalah gigolo (pelacur pria) 2) Biasanya cantik. rupawan. eksentrik 5) Teknik seksual mekanistik. atraktif. ayu. Ciri khas pelacur Ada beberapa cirri khas seorang pelacur / Pekerja seks komersial 1) Wanita. menarik 3) Muda 4) Pakaian mencolok. tidak hadir secara psikis 6) Mobile . Represif dan kuratif (menekan. manis. cepat.

Kategori pelacuran Beberapa kategori seorang PSK.7) Berasal dari strata ekonomi rendah 8) 60-80 % intelektual normal B. Motif yang melatarbelakangi Motif-motif yang melatarbelakangi seseorang menjadi pelacur / PSK 1) Kesulitan hidup 2) Nafsu seks abnormal 3) Tekanan ekonomi 4) Aspirasi materiil tinggi 5) Kompensasi terhadap perasaan inferior 6) Ingin tahu pada masalah seks 7) Pemberontakan terhadap otoritas orang tua 8) Simbol keberanian dan kegagahan 9) Gadis dari daerah slums dengan lingkungan immoril 10) Bujuk rayu laki-laki dan/calo 11) Stimulasi seksual melalui film. antara lain : 1) Pergundikan 2) Tante girang 3) Gadis panggilan 4) Gadis bar 5) Gadis juvenile delinguent 6) Gadis binal 7) Gadis taksi 8) Penggali emas 9) Hostes atau pramuria 10) Promiskuitas C. bacaan 12) Pelayan dan pembantu RT 13) Penundaan perkawinan . gambar.

infertil 5) Kekerasan 6) Penghasilan lambat laun menurun 7) Usia lebih dari 30 tahun biasanya mengalami konflik jiwa E. antara lain : 1) Penyakit Menular Seksual (PMS) seperti Gonorrhoe. Masalah-masalah yang timbul dari PSK Beberapa masalah yang timbul karena menjadi PSK. siphilis. karena: 1) Kebiasaan buruk 2) Badan lemas dan lelah 3) Badan dimanipulir dan di eksploitasi 4) PMS termasuk HIV/AIDS. Akibat menjadi pelacur / PSK Pelacur pada umumnya cepat menjadi tua dan layu.14) Disorganisasi dan disintegrasi kehidupan keluarga 15) Mobilitas pekerjaan atau jabatan pria 16) Ambisi besar mendapatkan status sosial ekonomi tinggi 17) Mudah dilakukan 18) Pecandu narkoba 19) Traumatis cinta 20) Ajakan teman 21) Tidak dipuaskan pasangan/suami D. Klamidia 2) Timbul kehamilan yang pada umumnya tidak diinginkan 3) Timbul Kekerasan 4) Mengganggu ketenangan lingkungan tempat tinggal F. kehamilan. PSK Pekerjaan tak bermoral Faktor-faktor yang menyebabkan PSK dianggap sebagai pekerjaan yang tidak bermoral : 1) Pekerjaan ini identik dengan perzinahan yang merupakan suatu kegiatan seks yang dianggap tidak bermoral oleh banyak agama . HIV/AIDS.

4) Kaum wanita membenci pelacuran karena dianggap sebagai pecuri cinta dari lakilaki (suami) mereka sekaligus pencuri hartanya G. . PENGERTIAN a.5 DRUG ABUSE A. perawatan PMS dan obat yang terjangkau serta penanggulangan obat terlarang. 3) Pelacuran dianggap sebagai ancaman terhadap kehidupan keluarga yang dibentuk melalui perkawinan dan melecehkan nilai sakral perkawinan. terbaru.2) Perilaku seksual oleh masyarakat dianggap sebagai kegiatan yang berkaitan dengan tugas reproduksi yang tidak seharusnya digunakan secara bebas demi untuk memperoleh uang. Narkoba : pada dasarnya merupakan obat2an yang apabila pemakaiannya disalhgunakan dapat menimbulkan ketergantungan b. Peran sebagai petugas kesehatan Peran sebagai petugas kesehatan dalam masalah pekerja seks komersial yaitu : 1) Memberikan pelayanan secara sopan seperti melayani pasien-pasien yang lain 2) Belajar membuat diagnosa dan mengobati PMS 3) Mengenal berbagai jenis obat yang masih efektif. 10. Narkotika : zat atau obat yang berasal dr tanaman atau bukan tanaman yg dapat menyebabkan penurunan / perubahan kesadaran. mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan c. murah dan cobalah menjaga kelangsungan pengadaan obat 4) Cari pengadaan kondom yang cukup dan rutin bagi masyarakat. hilangnya rasa. Psikotropika : zat atau obat baik alamiah atau sintetik bukan narkotika yg berkhasiat psikoaktif melalui susunan syaraf pusat yg menyebabkan perubahan khas pd aktivitas mental dan prilaku. 5) Memastikan ketersediaan pelayanan kesehatan termasuk KB.

serta mempunyai potensi sedang. Zat adiktif lainnya adalah . missal : Codein C. Narkotika golingan III : narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan & tidak digunakan dalam terapi. 05 TAHUN 1995 a. serta mempunyai potensi sangat tinggi mengakibatkan ketergantungan Misal : heroin. NO. mengakibatkan ketergantungan. depresan. serta mempunyai potensi ringan mengakibatkan ketergantungan. ganja. Psikotropika golongan III : psikotropika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dan tidak dapat digunakan dalam terapi. missal . PENGGOLONGAN NARKOTIKA UU. morfin c. serta mempunyai potensi kuat mengakibatkan ketergantungan. Psikotropika golongan II : psikotropika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dan tidak dapat digunakan dalam terapi. kokain b. PENGGOLONGAN PSIKOTROPIKA UU. Psikotopika golongan I : psikotropika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dan tidak dapat digunakan dalam terapi. misal : barbiturate . serta mempunyai potensi tinggi mengakibatkan ketergantungan. missal : LSD b. hipnotik. rokok. Narkotika golongan II : narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan & tidak digunakan dalam terapi.2 TAHUN 1997 a. misal : ampetamiin.d. serta mempunyai potensi amat kuat mengakibatkan ketergantungan. B. minuman berakohol bersifat sedative (penenang). metilfenidad c. Narkotika golongan I : narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan & tidak digunakan dalam terapi.NO.

Faktor Individu Penyakit jasmaniah Kepribadian dgn resiko tinggi : mudah kecewa. apatis). kokain. Factor Zat Ketersediaan zata pada peredaran gelap Kemudahan memperoleh zat . bahkan tertidur. selalu menuntut. cenderung agresif. depresi. b. misal : Diazepam D. FAKTOR2 PENYEBAB PENYALAHGUNAAN a. memiliki gangguan jiwa (cemas. sifat antisocial. E. kafein. mescalin dan LSD. misal : ganja. tidak sadar diri. heroin. Psikotropika golongan IV : psikotropika yg berkhasiat pengobatan & dapat digunakan dalam terapi dan atau tujuan ilmu pengetahuan. codein. agar diterima kelompok ttn. dan mendapat pengalaman baru. amfetamin c. penilaian diri negative. Jenis ini membuat pemakai merasa fly. kurang religious. melarikan diri dr sesuatu. Stimulan : zat yg dapat merangsang fungsi tubuh dan meningkatkan kegairahan kerja (segar & bersemanagat) misal : ekstasi.kurang PD. morfin. sebagai lambing kemoderan. EFEK YANG DITIMBULKAN a. Depresan : jenis zat berfungsi mengurangi aktifitas fungsional tubuh. Motivasi tertentu : menyatakan diri bebas. dan sedative b. Misal : opium.d. Halusinogen : zat yg dapat menimbulkan efek halusinasi yg bersifat merubah perasaan dan pikiran seringkali disertai halusinasi. memuaskan rasa ingin tahu.

pemakai sebagai pola penggunaan bersifat patologik yg ditandai untuk mengendalikan. d. rekreasi atau santai. ancaman fisik dr teman pengedar. social yg kurang mendukung. opioida : kemandulan. kehilangan BB. Sebagian akan berhenti tp ada juga yg meneruskan. ekonomi. malnutrisi. Abuse . ancaman fisik sgt kuat. ortu otoriter. terus menggunakan walaupaun sakit fisiknya kambuh. yg akan menimbulkan gangguan fungsional / okupasional. TINGKAT PEMAKAIAN a. KOmplikasi medic : akibat zat itu sendiri 9 kokain : anemia. Lingkungan masyarakat luas : situasi politik. adanya murid pengguna. sakit . c. Lingkungan teman sebaya . kecewa. F. G. Eksperimen use : sekedar mencoba-coba dan memenuhi rasa ingin tahu. tekanan kelompok sebaya sgt kuat. Faktor lingkungan Lingkungan keluarga : tidak harmonis. Dependence use : telah terjadi toleransi dan gejala putus zat. Recreation use : hanya untuk bersenang2. komunikasi antara ortu dan ank krg efektif. DAMPAK PENYALAHGUNAAN a.c. b. impotensi. e. Kafein : gastritis. tegang) dan bertujuan menghilangkan perasaan. bila pemakaian zat dihentikan atau dikurangi dosisnya. gangguan haid. Lingkungan sekolah : sekolah kurang disiplin. Situasional use : memakai zat pada saat tertentu saja ( saat sedih. keluarga terlalu permisisf.

bronchitis. Penentuan dalam keputusan reproduksi (reproductive decision making) 3. proses belajar mengajar bentuk siswa mandiri. disiplin. konseling bagi mahasiswa bermasalh. b.6 UPAH Berdasarkan Konferensi Wanita sedunia ke IV di Beijing pada tahun 1995 dan Koperensi Kependudukan dan Pembangunan di Cairo tahun 1994 sudah disepakati perihal hak-hak reproduksi tersebut. ciptakan suasan yg hangat. Akibat gangguan mental emosional c. Memburuknya kehidupan sosial H. libatkan partisipasi siswa dalam program pencegahan NAPZA melalui : Lembaga keagamaan LSM Kawan bukan pengguna 10. Dalam hal ini (Cholil. sikap positif ortu. menjadi contoh yg baik. Melalui sekolah : lokasi sekolah tdk berada pada tempat rawan.1996) menyimpulkan bahwa terkandung empat hal pokok dalam reproduksi wanita yaitu : 1. UPAYA PENCEGAHAN a. Kesetaraan pria dan wanita (equality and equity for men and women) . Melalui keluaga . luangkan waktu bersama.jantung dan hipertensi. Kesehatan reproduksi dan seksual (reproductive and sexual health) 2. akibat pertolongan yg salah. beri informasi yg benar. Nikotin : kanker paru. hubungan guru murid baik. bronkiektosis). memperkuat kehidupan agama. akibat bahan campuran tau pelarut akibat cara pemakaian jarum suntik yg tidak steril. b. akibat cara hidup kurang bersih.

Upah Nominal. 2.6 UPAH Upah yang diberikan oleh para pengusaha secara teoritis dianggap sebagai harga dari tenaga yang dikorbankan pekerja untuk kepentingan produksi. Upah Riil . adalah kemampuan upah nominal yang diterima oleh para pekerja jika ditukarkan dengan barang dan jasa. penjarakan anak. 10. Untuk mendapatkan gambaran yang jelas dalam hal upah dan pembentukan harga uapah tenaga kerja. Selain itu juga disinggung hak produksi yang didasarkan pada pengakuan hak asasi manusia bagi setiap pasangan atau individu untuk menentukan secara bebas dan bertanggung jawab mengenai jumlah anak. Teori ini menerangkan: .4. Keamanan reproduksi dan seksual (sexual and reproductive security) Adapun definisi tentang arti kesehatan reproduksi yang telah diterima secara internasional yaitu : sebagai keadaan kesejahteraan fisik. Sehubungan dengan hal itu maka upah yang diterima pekerja dapat dibedakan dua macam yaitu: 1. yaitu sejumlah upah yang dinyatakan dalam bentuk uang yang diterima secara rutin oleh para pekerja. yang diukur berdasarkan banyaknya barang dan jasa yang bisa didapatkan dari pertukaran tersebut. Teori Upah Tenaga Kerja. berikut akan dikemukakan beberapa teori yang menerangkan tentang latar belakang terbentuknya harga upah tenaga kerja. sosial yang utuh dalam segala hal yang berkaitan dengan sistim. Teori Upah Wajar (alami) dari David Ricardo. mental. fungsi-fungsi dan proses reproduksi. dan menentukan kelahiran anak mereka.

Oleh ahli-ahli ekonomi modern. Teori Dana Upah Teori upah ini dikemukakan oleh John Stuart Mill. Di pasar akan terdapat upah menurut harga pasar adalah upah yang terjadi di pasar dan ditentukan oleh permintaan dan penawaran. Sedangkan penawaran tenaga kerja tergantung pada jumlah dana upah yaitu jumlah modal yang disediakan perusahaan untuk pembayaran upah. Upah harga pasar akan berubah di sekitar upah menurut kodrat. Teori Upah Besi Teori upah ini dikemukakan oleh Ferdinand Lassalle. Berhubungan dengan kondisi tersebut maka teori ini dikenal dengan istilah “Teori Upah Besi”. Menurut teori ini tinggi upah tergantung kepada permintaan dan penawaran tenaga kerja. karena kita ketahui posisi kaum buruh dalam posisi yang sulit untuk menembus kebijakan upah yang telah ditetapkan oleh para produsen. Teori Upah Etika Menurut kaum Utopis (kaum yang memiliki idealis masyarakat yang ideal) tindakan para pengusaha yang memberikan upah hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan minimum.Upah menurut kodrat adalah upah yang cukup untuk pemeliharaan hidup pekerja dengan keluarganya. Oleh karena itu sebaiknya para pengusaha selain . merupakan suatu tindakan yang tidak “etis”. Untuk itulah Lassalle menganjurkan untuk menghadapi kebijakan para produsen terhadap upah agar dibentuk serikat pekerja. upah kodrat dijadikan batas minimum dari upah kerja. karena tidak sebanding antara jumlah tenaga kerja dengan penawaran tenaga kerja. Penerapan sistem upah kodrat menimbulkan tekanan terhadap kaum buruh. Peningkatan jumlah penduduk akan mendorong tingkat upah yang cenderung turun.

4. seyogyanya diberi perhatian sebab : 1. . menyepakati hasil-hasil Konferensi mengenai kesehatan reproduksi dan kependudukan ( 5. 3.dapat memberikan upah yang layak kepada pekerja dan keluarganya. anggota keluarga dan pemberi pelayanan kesehatan harus berperan dalam keluarga. Oleh sebab itu pada wanita diberi kebebasan dalam menentukan hal yang paling baik menurut dirinya sesuai dengan kebutuhannya di mana ia sendiri yang memutuskan atas tubuhnya sendiri. Berdasarkan pemikiran di atas kesehatan wanita merupakan aspek paling penting disebabkan pengaruhnya pada kesehatan anak-anak. Pendapatan adalah nilai maksimal yang dapat dikonsumsi oleh seseorang dalam suatu periode dengan mengharapkan keadaan yang sama pada akhir periode seperti keadaan semula. Demi tercapainya derajat kesehatan yang tinggi. Hubungan Upah Dengan Konsep Pemikiran Tentang Kesehatan Reproduksi Wanita Upah dalam Pembangunan kesehatan bertujuan untuk mempertinggi derajat kesehatan masyarakat. Kesehatan wanita secara langsung mempengaruhi kesehatan anak yang dikandung dan dilahirkan. Masalah kesehatan reproduksi wanita sudah menjadi agenda Intemasional diantaranya IndonesiaBeijing dan Kairo). pendapatan merupakan balas jasa yang diberikan kepada pekerja atau buruh yang punya majikan tapi tidak tetap. Oleh sebab itu wanita. Kesehatan wanita sering dilupakan dan ia hanya sebagai objek dengan mengatas namakan “pembangunan” seperti program KB. dan pengendalian jumlah penduduk. Wanita menghadapi masalah kesehatan khusus yang tidak dihadapi pria berkaitan dengan fungsi reproduksinya 2. juga harus memberikan tunjangan keluarga. supaya anak tumbuh sehat sampai dewasa sebagai generasi muda. maka wanita sebagai penerima kesehatan.

3. 2002 :4) d. Seksualitas/Jenis Kelamin adalah pembagian jenis kelamin yang ditentukan secara biologis melekat pada jenis kelamin tertentu 9handayani. Gender berhubungan dengan persepsi dan pemikiran serta tindakan yang diharapkan sebagai perempuan dan laki-laki yang dibentuk masyarakat. 1998). 2003) c.11. Karakteristik Sumber pembeda Visi. Gender adalah pera dan tanggung jawab perempuan dan laki-laki yang ditentukan secara social. Seks adalah karakteritik genetic/fisiologis atau biologis seseorang yang menunjukkan apakah dia seorang perempuan atau laki-laki (WHO. Seksualitas/jenis kelamin adalah karakteristik biologis-anatomis (khususnya system reproduksi dan hormonal) diikuti dengan karakteristik fisiologis tubuh yang menentukan seseorang adalah laki-laki atau perempuan (Depkes RI. 2003) c. budaya dan adat istiadat (Badan Pemberdayaan Masyarakat. Pengertian Seksualitas a. 2. Gender pada awalnya diambil dari kata dalam bahasa arab JINSIYYUN yang kemudian di adopsi dalam bahasa perancis dan inggris menjadi Gender b. 1998) B. KESEHATAN REPRODUKSI DALAM PERSFEKTIF GENDER A. Perbedaan Gender dan Seksualitas No 1. Pengertian Gender dan Seksualitas 1. hak. 2. Pengertian Gender a. fungsi. Gender adalah perbedaan antara laki-laki dan perempuan dalam peran. tanggung jawab dan perilaku yang dibentuk oleh tata nilai social. Seksualitas/Jenis Kelamin (seks) adalah perbedaan fisik biologis yang mudah dilihat melalui cirri fisik primer dan secara sekunder yang ada pada kaum laki-laki dan perempuan(Badan Pemberdayaan Masyarakat. 2002:2) b. Misi Unsur pembeda Gender Manusia (masyarakat) Kebiasaan Kebudayaan (tingkah laku) Seks Tuhan Kesetaraan Biologis (alat reproduksi) . bukan karena perbedaan biologis (WHO.

seperti banyak perempuan menjadi juru masak jika dirumah. contohnya alat kelamin laki-laki dan perempuan Gender Dapat berubah. Tidak dapat dipertukarkan. contohnya peran dalam kegiatan sehari-hari. martabat dapat dipertukarkan Kodrat. tertentu tidak dapat dipertukarkan 5. Dampak Terciptanya normanorma/ketentuan tentang “pantas” atau “tidak pantas” lakilaki pantas menjadi pemimpin. Perbedaan antara Gender dan Jenis Kelamin Jenis Kelamin Tidak dapat berubah. contohnya status sebagai laki-laki atau perempuan Tergantung budaya dan kebiasaan. menguntungkan kebetulan adalah perempuan 6. perempuan “pantas’ dipimpin dll.4. kenikmatan. Ke-berlaku-an Dapat berubah. Sehingga Sering merugikan salah satu pihak. contohnya jakun pada laki-laki dan payudara pada perempuan Berlaku sepanjang masa. Setelah Indo merdeka perempuan mempunyai kebebasan mengikuti pendidikan Dapat dipertukarkan . musiman dan berbeda anra kelas kedua belah pihak. kedamaian dll. Menurut Badan Pemberdayaan Masyarakat. contohnya di jawa pada jaman penjajahan belanda kaum perempuan tidak memperoleh hak pendidikan. Sifat Harkat. tetapi jika di restoran juru masak lebih banyak laki-laki. tidak mengenal pembedaan kelas. Sepanjang masa dimana saja. Terciptanya nilai-nilai : kesempurnaan.

Ciptaan Tuhan. 5. semuanya adalah hasil rekayasa masyarakat. Sebagian besar masyarakat banyak dianut kepercayaan yang salah tentang apa arti menjadi seorang wanita. membawa air dan kayu bakar. hamil. 3.Berlaku dimana saja. C. Setiap masyarakat mengharapkan wanita dan pria untuk berpikir. guru TK. Beberapa kegiatan seperti menyiapkan makanan dan merawat anak adalah dianggap sebagai “kegiatan wanita”. contohnya di rumah. contohnya pembatasan kesempatan di bidang pekerjaan terhadap perempuan dikarenakan budaya setempat antara lain diutamakan untuk menjadi perawat. suku dan umurnya. RW. Budaya yang Mempengaruhi Gender 1. contohnya laki-laki Bukan merupakan budaya setempat. Peran jenis kelamin bahkan bisa tidak sama didalam suatu masyarakat. dikantor dan dimanapun berada. Contohnya wanita diharapkan untuk menyiapkan masakan. hokum dan agama yang dianut oleh masyarakat tersebut. dan kepala desa bahkan presiden. wanita Buatan manusia. Gender dan kegiatan yang dihubungkan dengan jenis kelamin tersebut. berperasaan dan bertindak dengan pola-pola tertentu dengan alas an hanya karena mereka dilahirkan sebagai wanita/pria. dengan akibat yang berbahaya bagi kesehatan wanita. Sedangkan pria bertugas memberikan kesejahteraan bagi keluarga di masa tua serta melindungi keluarga dari ancaman. contohnya perempuan bisa haid. melahirkan dan menyusui sedang laki-laki tidak. contohnya : di dalam suatu masyarakat. tergantung pada kebiasaan. 2. merawat anak-anak dan suami. 4. seorang laki-laki/perempuan tetap laki-laki dan perempuan Tergantung budaya setempat. Kegiatan lain tidak sama dari satu daerah ke daerah lain diseluruh dunia. mempunyai cirri-ciri utama yang berbeda dengan cirri-ciri utama perempuan yaitu jakun. tergantung pada tingkat pendidikan. contohnya pengaturan jumlah a nak dalam satu keluarga . pengasuh anak Merupakan kodrat Tuhan. contohnya laki-laki dan perempuan berhak menjadi calon ketua RT.

Peran gender diajarkan secara turun temurun dari orang tua ke anaknya. 6. Gender dan Subordinasi Pekerjaan Perempuan Subordinasi adalah anggapan tidak penting dalam keputusan politik.dari suku tertentu biasanya bekerja menjadi pembantu rumah tangga. Sejak anak berusia muda. Ada beberapa mekanisme proses marginalisasi kaum perempuan karena perbedaan gender. pembatasan kesempatan dibidang pekerjaan terhadap wanita. Pengertian Diskriminasi Gender Diskriminasi gender adalah adanya perbedaan. kemajuan tehnologi industry meminggirkan peran serta wanita 2.Contoh . keyakinan. Dari segi sumbernya bisa berasal dari kebijakan pemerintah. Contoh lain adanya pekerjaan khusus perempuan seperti : guru anak2. keyakinan tradisi dan kebiasaan bahkan asumsi ilmu pengetahuan. misalnya marginalisasi dibidang pertanian. Perempuan tersubordinasi oleh factor yang dikonstruksikan secara social. contohnya revolusi hijau yang memfokuskan pada laki-laki mengakibatkan banyak perempuan tergeser dan menjadi miskin. meskipun kadang tanpa mereka sadari D. sedang wanita lain mempunyai pilihan yang lebih luas tentang pekerjaan yang bisa mereka pegang. Gender dan Marginalisasi Perempuan Bentuk manifestasi ketidakadilan gender adalah proses marginalisasi/pemiskinan terhadap kaum perempuan. tafsiran agama. Bentuk-Bentuk Ketidakadilan Gender 1. permohonan kredit harus seijin suami. E. hak kawin . orang tua telah memberlakukan anak perempuan dan laki-laki berbeda. Hal ini disebabkan karena belum terkoordinasi konsep gender dalam masyarakat yang mengakibatkan adanya diskriminasi kerja bagi perempuan. Contoh lain : upah wanita lebih kecil. pengecualian/pembatasan yang dibuat berdasarkan peran dan norma gender yang dikonstruksi secara social yang mencegah seseorang untuk menikmati HAM secara penuh. izin usaha wanita harus diketahui ayah (jika masih lajang) dan suami jika udah menikah. pekerja pabrik yang berakibat pada penggajian yang rendah. wanita sebagai konco wingking.

dan paksaan. perkosaan. ancaman. wanita dinomor duakan dalam peluang bidang politik. Gender dan Sterotip atas Pekerjaan Perempuan Stereotip adalah pelabelan terhadap suatu kelompok / jenis pekerjaan tertentu. Non fisik : pelecehan seksual. Bentuk kekerasan ini tidak selalu terjadi antara laki-laki terhadap perempuan akan tetapi antara perempuan dengan perempuan atau erempuan dengan laki-laki. laki-laki tlang punggung keluarga. 4. Kekerasan terhadap manusia sumbernya macam-macam namun ada satu jenis kekerasan yang bersumber anggapan gender. laki-laki sebagai pencari nafkah. 3. wanita jadi obyek iklan. Kekerasan fisik : perkosaan. sehingga dinamakan pelabelan negative. kehebatan pada kemampuan seksualnya. Secara umum stereotip merupakan pelabelan/penandaan terhadap kelompok tertentu dan biasanya pelabelan ini selalu berakibat pada ketidakadilan. rasional. Kekerasan terhadap perempuan merupakan kekerasan yang disebabkan adanya keyakinan gender. Posisi perempuan dianggap lebih rendah dibandingkan dengan laki-laki. social atau politik. jabatan. Stereotip adalah bentuk ketidakadilan. istri menghina/mencela kemampuan seksual. maka peran perempuan mengalami perkembangan . karir dan pendidikan. Laki-laki mata keranjang. 5. pelecehan terhadap wanita. cantik dan keibuan.Contoh : Wanita-sumur-dapur-kasur. Sedangkan perempuan adalah mahkluk yang lembut. bagian warisan wanita lebih sedikit. Hal ini disebabkan pelabelan yang sudah melekat pada laki-laki misalnya manusia yang kuat. janda mudah dirayu. perkasa. pemukulan. Gender dan Beban kerja Lebih Berat Dengan berkembangnya wawasan kemitrasejajaran berdasarkan pendekatan gender dalam berbagai aspek kehidupan.wanita dinomor duakan. Eksploitsi terhadap wanita. jantan. Gender dan Kekerasan Terhadap Perempuan Kekerasan adalah suatu serangan terhadap fisik maupun integritas mental psikologi seseorang. Wanita macak-masak-manak. dan penyiksaan.suami membatasi uang belanja dan memonitor pengeluarannya. Meskipun demikian perempuan menjadi lebih rentan karena posisinya yang pincang dimata masyarakat baik secara ekonomi. Contoh .

Maka dari itu perkembangan peranan perempuan ini sifatnya menambah. 2. pembagian sumber-sumber dan hasil pembangunan serta kses terhadap pelayanan. Ketidaksetaraan dan Ketidakadilan Gender dalam Pelayanan Kesehatan 1. Namun perlu dicermati bahwa perkembangan perempuan tidaklah “mengubah” peranannya yang “lama” yaitu peranan dalam lingkup rumah tangga (peran reproduktif). b. Bias gender dalam penelitian kesehatan Ada indikasi bahwa penelitian kesehatan mempunyai tingkat bias gender nyata baik dalam pemilihan topic. Gangguan kesehatan biasa yang mengakibatkan gangguan berarti pada perempuan tidak mendapat perhatian bila tidak mempengaruhi fungsi reproduksi. pendidik anak sekaligus pendamping suami pencari nafkah kehidupan. wanita sebagai perawat. Perempuan yang mengalami depresi karena kekerasan domestic yang dilakukan oleh pasangannya hanya diobati dengan antidepresan tanpa diberi dalam mengatasi masalah gender yang melatarbelaknginya.yang cukup cepat. Ketidak-adilan Gender Dalam berbagai aspek ketidak-setaraan gender tersebut sering ditemukan pula ketidakadilan gender yaitu ketidakadilan berdasarkan norma dan standart yang belaku. Perbedaan gender dalam akses terhadap pelayanan kesehatan Berbeda dengan Negara maju kaum perempuan dinegara berkembang pada umumnya belum dapat memanfaatkan pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan. Definisi “keadilan gender dalam kesehatan” menurut WHO mengandung 2 aspek : . dan umumnya perempuan mengerjakan peranan sekaligus untuk memenuhi tuntutan pembangunan. Ketidak-setaraan Gender Ketidak-setaraan gender merupakan keadaan diskriminatif (sebagai akibat dari perbedaan jenis kelamin) dalam memperoleh kesempatan. atau analisa data. Contonya sebagai berikut : a. untuk itulah maka beban kerja perempuan terkesan berlebihan. laki-laki mencari nafkah utama sekaligus sopir keluarga. F. metode yang digunakan. Ketidakadilan adalah ketidaksetaraan yang tidak pantas atau tidak adil. Contoh : wanita bekerja diluar rumah atau dirumah.

masalah pergaulan bebas . Karena struktur alat reproduksi yang rentan secara social atau biologis terhadap penularan IMS termasuk STD/HIV/AIDS. Keluarga Berencana 3. Sebagai strategi operasional dalam mencapai kesetaraan antara laki-laki dan perempuan dianjurkan melakukan pengarus-utamaan gender (PUG).a. 2. Isu Gender dalam Kesehatan Reproduksi Isu gender adalah suatu kondisi yang menunjukkan kesenjangan laki-laki dan perempuan yaitu adanya kesenjangan antara kondisi yang dicita-citakan (normatif) dengan kondisi sebagaimana adanya (obyektif). Kesehatan Ibu dan Bayi Baru Lahir (Safe Motherhood) 2. Perempuan lebih rentan dalam menghadapi resiko kesehatan reproduksi seperti kehamilan. Infeksi Menular Seksual H. Penanganan Isu Gender dalam Kesehatan Reproduksi Gender mempunyai pengaruh besar terhadap kesehatan laki-laki dan perempuan. . Kesehatan Reproduksi Remaja 4. Masalah kesehatan reproduksidapat terjadi sepanjang siklus hidup manusia missal masalah inses yang terjadi pada masa anak-anak dirumah. G. b. melahirkan. Keadilan dalam status kesehatan yaitu tercapainya derajat kesehatan yang setinggi mungkin (fisik. Keadilan dalam pelayanan kesehatan yang berarti bahwa pelayanan diberikan sesuai dengan kebutuhan tanpa tergntung pada kedudukan social dan diberikan sebagai respon terhadap harapan yang pantas dari masyarakat dengan penarikan biaya pelayanan yang sesuai dengan kemampuan. 1. Hal ini semakin dirasakan dalam ruang lingkup kesehatan reproduksi antara lain karena hal berikut : 1. kehamilan remaja. aborsi tidak aman dan pemakaian alat kontrasepsi. psikologi dan social).

motivasi serta partisipasi laki-laki dalam kespro dewasa ini sangat kurang. Masalah kesehatan reproduksi tidak terpisah dari hubungan laki-laki dan perempuan. Kesehatan reproduksi lebih banyak dikaitkan dengan urusan perempuan seperti KB<> I. Menegkkan diagnose secara dini dan pengobatan yang cepat dan tepat ( early diagnosis and promotion) 4. Perempuan rentan terhadap kekerasan dalam rumah tangga 9kekerasan domestic) atau perlakuan kasar yang pada dasarnya bersumber gender yamg tidak setara. Penengakan diagnosis secara dini dan pengobatan yg cepat dan tepat. Penengakan diagnosis secara dini dan pengobatan yang cepat dan tepat disebut pencegahan tersier. Perlindungan umum dan khusus terhada penyakit tertentu (spesifik protection) 3. pembatasan kecacatan dan pemulihan kesehatan adalah usaha-usaha yang dilakukan pada waktu sakit (pathogenesis). kepedulian dan tanggung jawab laki-laki. Namun keterlibatan . Pemulihan kesehatan (rehabilitation) Peningkatan kesehatan dan perlindungan umum dan khusus terhadap penyakitpenyakit tertentu adalah usaha yang dilakukan sebelum sakit (pre pathogenesis) dan disebut pencegahan primer. 5. Upaya Promotif dan Preventif Menurut Leavel dan Clark Dalam kesehatan masyarakat ada lima tingkatan pencegahan penyakit dari leavel dan Clark yaitu : 1. HIV. dan AIDS. Pembatasan kecacatan ( disssability limitation) 5. Agar mudah dipahami dapat dilihat pada skema dibawah ini : Fase Prepatogenesis § Peningkatan kesehatan Ø Perlindungan umum dan spesifik ---> pencegahan primer Fase Patogenesis .3. Karena ini dalam menyusun strategi untuk memperbaiki kespro harus dipertimbangkan pula kebutuhan. Laki-laki juga mempunyai masalah kesehatan reproduksi. khusunya berkaitan dengan IMS. 4. Peningkatan kesehatan (health promotion) 2. 6.

Memberi perlindungan khusus terhadap suatu penyakit Misal : penggunaan kondom untuk mencegah HIV/AIDS. Perlindungan terhadap bahan2 yg bersifat karsinogenik. penggunaan sarung tangan & masker saat bekerja sebagai tenakes b. perbaikan dan penyediaan tempat pembuangan sampah dan perumahan sehat d. Pengawasan selektif terhadap penyakit tertentu sprt penyakit kusta. bahan racun maupun alergi e. Perlindungan terhadap kemungkinan kecelakaan di tempat umum & di tempat kerja. Isolasi terhadap penyakit menular c. Menegakkan Diagnosa Secara Dini dan Pengobatan yang Cepat dan Tepat ( early diagnosis and promotion) a. d. Perlindungan Umum dan Khusus Terhadap Penyakit2 Tertentu (spesifik protection) a. Perbaikan higiene & sanitasi lingkungan seperti : penyediaan air bersih. Perbaikan dan peningkatan gizi b.> pencegahan sekunder Ø Pembatasan kecacatan Pencegahan tersier Ø Pemulihan kesehatan Kegiatan pada masing-masing tingkat pencegahan : 1. Pengendalian sumber2 pencemaran 3. Nasehat & perkawinan serta pendidikan seks yang bertanggung jawab 2. Melakukan pemeriksaan kesehatan umum secara rutin c. Mencari kasus sedini mungkin (case finding) b. Olah raga secara teratur f. Kesempatan memperoleh hiburan yang sehat untuk kemungkinan perkembangan kesehatan mental & sosial g. TBC . Peningkatan Kesehatan (health promotion) a. Perbaikan dan pemeliharaan kesehatan perorangan c.§ Penengakan diagnose dini dan pengobatan yg cepat --. Pendidikan kesehatan terhadap masyarakat e.

Pemulihan Kesehatan (rehabilitation) a. d. e. rehabilitasi PSK. Penyuluhan dan usaha-usaha kelanjutan yang harus tetap dilakukan seorang setelah ia sembuh dari suatu penyakit. dan 70 tahun pada 2000.d. . Perbaikan fasilitas kesehatan sebagai penunjang untuk dimungkinkan pengobatan & perawatan yang lebih intensif c. Mencari orang2 yg pernah berhubungan dgn penderita penyakit menular ( contact person) f. Mengembangkan lembaga rehabilitasi dgn mengikutsertakan masyarakat c. Kurangnya kesadaran masy tentang kesehatan shg masy tidak melanjutkan pengobatan scr tuntas shg dapat menyebabkan terjadi cacat atau ketidakmampuan. Misal : penganan secara tuntas pd kasus infeksi organ reproduksi untuk mencegah terjadinya infertilitas. Menyadarkan masyarakat untuk menerima mereka kembali dgn memberikan dukungan moral tidaknya bagi yang bersangkutan untuk bertahan. Mengusahakan perkampungan rehabilitasi social sehingga setiap penderita yang telah cacat mampu mempertahankan diri. Harapan hidup perempuan adalah 54 tahun pada 1980.7 tahun pada 1990. Pembatasan Kecacatan (disability limitation) a. Pemberian pengobatan yg tepat pada setiap permulaan kasus. Penkes perlu bukan hanya untuk orang yang cacat tapi juga untuk masyarakat. Pencegahan terhadap komplikasi dan kecacatan 5. Misal . Meningkatakan keteraturan pengobatan terhadap penderita (case holding)I e. Usia harapan hidup perempuan lebih tinggi dibandingkan laki-laki. Harapan hidup penduduk Indonesia mengalami peningkatan jumlah dan proporsi sejak 1980. INDIKATOR STATUS KESEHATAN WANITA 13. 13. b. dan korban narkoba b. Pusat rehabilitasi bagi korban kekerasan. kemudian 64. 4.1 USIA HARAPAN HIDUP Pengertian Usia harapan Hidup Usia harapan hidup (Life Expectancy Rate) merupakan lama hidup manusia di dunia.

tergantung dari beberapa faktor: (Prof. diluar soal takdir tentunya. “Mereka mengurangi konsumsi kalori ke dalam tubuhnya. jantung koroner.Meningkatnya usia harapan hidup penduduk Indonesia membawa implikasi bertambahnya jumlah lansia. makan ikan dan minum teh hijau maupun teh hitam. Ali Khomsan. Hal-hal yang berpengaruh penting pada kelangsungan hidup yang lebih lama Penyebab panjangnya umur manusia. Meningkatnya jumlah itu sebagai akibat bertambahnya populasi penduduk usia lanjut dan tingginya usia harapan hidup diiringi membaiknya derajat kesehatan masyarakat.Strees Atau Tekanan C. diabetes dan stroke. Faktor-faktor kesehatan yang mempengaruhi dan berhubungan dengan usia harapan hidup.Lingkungan Tempat Tinggal . Dr. wanita Indonesia yang memasuki masa menopause saat ini semakim meningkat setiap tahunnya. 1.Pola Makan .Orang-orang lanjut usia ini mulai mengurangi konsumsi kalori dengan hanya memakan kacangkacangan (kedelai). seperti penyakit kanker. . Ir. Ir. Dr. Berdasarkan data. Ali Khomsan. 1. ahli gizi Institut Pertanian Bogor: . Menurut Prof. tergantung dari beberapa faktor. Mereka berpendapat bahwa dengan semakin panjang umur semakin banyak hal-hal yang dapat dilakukan. . terlepas itu perbuatan yang baik maupun buruk. Tapi yang paling berpengaruh adalah pola makan.Melakukan puasa seperti yang dilakukan umat Islam pada bulan Ramadhan. ahli gizi Institut Pertanian Bogor) . Gizi Melewati kehidupan di dunia hingga usia 100 tahun mungkin menjadi harapan sebagian manusia.Penyakit bawaan dari lahir: mereka yang diberi berkah oleh Tuhan Yang Maha Kuasa untuk menjalani hidup lebih panjang adalah orang-orang yang terkait dengan rendahnya penyakit degeneratif. Yaitu penyakit-penyakit yang mengancam kehidupan manusia. Penyebab panjangnya umur manusia. diluar soal takdir tentunya. Mereka yang mempunyai kesempatan untuk menikmati hidup lebih lama ini adalah orang-orang yang sangat memperhatikan pola makannya. .

mereka banyak makan makanan yang mengandung zat anti oksidan yang bermanfaat bagi tubuh. anda bisa terbebas dari hampir semua resiko yang ada.Makan ikan yang mengandung zat omega 3 yang sangat tinggi. . Diantaranya degan cara mengkonsumsi makanan tanpa dimasak atau menjadi seorang vegetarian.. daging. Demikian antara lain hasil penelitian selama 50 tahun di Inggris mengenai dampak merokok terhadap kesehatan. susu. susah untuk menghentikan kebiasaan itu. “Bahkan setelah 20 tahun. Penelitian ini dimulai 50 tahun lalu ketika untuk pertama kalinya muncul kaitan antara merokok dan kanker paruparu. Para ilmuwan memantau kebiasaan merokok mereka selama lebih dari 50 tahun.Melakukan diet terhadap jenis makanan goreng-gorengan. temuan yang ada menunjukkan berhenti merokok akan meningkatkan kuantitas dan kualitas hidup.Menyarankan agar para manula tersebut mulai kembali ke makanan ‘back to nature’ atau kembali ke alam. Penelitian terlama tentang dampak merokok terhadap kesehatan menunjukkan bahwa rata-rata perokok meninggal dunia 10 tahun lebih cepat dibanding mereka yang tidak merokok. . . Merokok Merokok mengurangi usia harapan hidup rata-rata 10 tahun.Mereka juga memangkas konsumsi protein dan lemak dalam tubuh. selain juga mengurangi porsi makan seharihari. Masalahnya adalah begitu orang merokok. terdapat 20 penyakit yang terkait dengan kebiasaan merokok. Jika anda berhenti merokok setelah 10 tahun. Sir Richard Peto. dengan cara mengurangi makanan yang mengandung lemak dan protein hewani. Banyak orang yang . yang dapat mengurangi kolesterol dalam tubuh. Penelitian ini melibatkan sekitar 35 ribu dokter di Inggris yang lahir antara tahun 1900 dan 1930. anda bisa menghindari sembilan dari 10 resiko yang ada. Atau kalau anda tidak merokok berarti menambah usia harapan hidup rata-rata 10 tahun. Dan data paling akhir menunjukkan resiko yang ada jauh lebih besar dari perkiraan awal. Hasil penelitian yang dimuat di Jurnal Kesehatan Inggris ini menunjukkan. yang terlibat dalam penelitian ini hampir selama 40 tahun mengatakan. dsb. Temuan ini sangat penting untuk mendorong orang berhenti merokok. keju. . bila anda berhenti merokok. disaat proses metabolisme tubuh sudah mulai lambat. 1. seperti telor.Pada awal usia 50 tahunan.

Pada usia 50 tahun. Padahal estrogen tersebut mempunyai manfaat yang beragam.6% dari total penduduk. Menapause Keberhasilan pembangunan termasuk pembangunan kesehatan telah meningkatkan status kesehatan dan gizi masyarakat antara lain meningkatnya umur harapan hidup (UHH) di Indonesia dari tahun ke tahun. 1.” katanya. dan berbagai macam kanker. dan berbagai penyakit kronis lain”. Berdasarkan Sensus Penduduk tahun 2000 jumlah perempuan berusia diatas 50 tahun baru mencapai 15. semakin banyak orang merokok. dan diyakini merupakan faktor resiko untuk penyakit jantung.mengaku tak bisa berhenti merokok. sedangkan tahun 2020 jumlahnya diperkirakan meningkat menjadi 30. “Kematian itu disebabkan merokok telah dibuktikan sebagai penyebab berbagai penyakit saluran pernapasan seperti penyakit paru obstruktif menahun. perempuan memasuki masa menopause sehingga terjadi penurunan atau hilangnya hormon estrogen yang menyebabkan perempuan mengalami keluhan atau gangguan yang seringkali mengganggu aktivitas sehari-hari bahkan dapat menurunkan kualitas hidupnya.0 juta atau 11. Apa saja gejala-gejala awal yang menandakan kurangnnya kadar estrogen ? .5% dari total penduduk. stroke. Ada sekitar 20 penyakit yang terkait dengan merokok ini. sehingga menurunnya produksi hormon akan berpengaruh terhadap beberapa perubahan penting dalam tubuh. Di negara berkembang dewasa ini. stroke. Sejak penelitian ini dilakukan. Jumlah dan proporsi penduduk perempuan yang berusia diatas 50 tahun dan diperkirakan memasuki usia menopause dari tahun ke tahun juga mengalami peningkatan yang sangat signifikan. kanker paru. Mereka yang berhenti merokok pada usia 60 tahun. antara lain penyakit jantung.Wajah kemerahan . diperkirakan 100 juta orang meninggal di seluruh dunia akibat merokok. Sementara bila seseorang berhenti merokok pada usia 30 tahun. berbagai dampak negatif terhadap kesehatan bisa diminimalkan. Disamping itu terjadi pula pergeseran umur menopause dari 46 tahun pada tahun 1980 menjadi 49 tahun pada tahun 2000.5 juta orang atau 7. bisa meningkatkan harapan hidup selama tiga tahun.

Diet tradisional Asia tampaknya memberi keuntungan yang penting.Penyakit jangka panjang seperti tulang keropos (osteoporosis).Gejolak panas di dada dan muka (hot flushes) . stroke.mengandung kurang dari 20% kalori yang berasal dari lemak .Depresi .Daya ingat menurun . Walupun efek samping yang akan muncul telah diketahui.Perdarahan menstruasi yang tidak teratur .Mudah pingsan . Anda dapat mengukur kadar estrogen dengan berkonsultasi pada dokter yang akan melakukan pemeriksaan darah sederhana. Diet Asia ini: . tidak saja untuk kesehatan umum anda.Kulit kering . anda dapat memulai usaha untuk mengatasinya. Ingat bahwa setiap wanita adalah berbeda. Berkonsultasi pada ahli kandungan untuk membantu anda mempertimbangkan risiko TPH dan menemukan penanganan yang paling tepat untuk anda. kini anda bias mendapatkan pengobatan yang disesuaikan dengan keadaan anda untuk menghilangkan atau memperkecil efek samping. degan Terapi penggantian hormon (TPH) bertujuan untuk mengganti hormon yang mulai menghilang agar efek-efek menopause dapat diatasi.Masalah kandung kemih .Kekeringan didaerah vagina . Bila anda telah mengetahui penyebab timbunya gejala-gejala tersebut.Keringat pada malamm hari . Mengatasi menopause. tetapi juga memperbaiki densitas/kepadatan tulang anda dan menghilangkan gejala-gejala menopause.Hubungan seksual yang menimbulkan rasa nyeri .Sulit konsentrasi . kanker usus besar.Emosi yang mudah berubah-rubah .Gangguan tidur .Sakit kepala . . Olahraga merupakan hal yang penting.. jantung koroner.Rasa sakit dan nyeri (nyeri tulang dan sendi) .

Membatasi masukan daging . Data dunia juga menyebutkan satu dar tiga wanita beresiko terkena osteoporosis. masalah osteoporosis/tulang keropos perlu mendapat perhatian serius. Orang lanjut usia merupakan sasaran paling rapuh untuk terkena osteoporosis.kemerahan pada wajah dapat di picu oleh makanan nyang panas atau pedas.. preparat tersebut belum terbukti keuntungannya untuk mengatasi osteoporosis dan efek kardiovaskuler akibat menopause.Hindari fakor-faktor yang memicu gejala-gejala menopause anda. semakin mudah terserang osteoporosis. . Semakin tua seseorang. Osteorosis Seiring meningkatnya usia harapan hidup di Indonesia.Krim vagina dan jel dapat di gunakan untuk mengurangi kekeringan dan rasa gatal pada vagina. kafein dan gula juga dapat memicu kemerahan pada wajah. yang merupakan sebuah tipe hormon tanaman yang diyakini bermanfaat bagi menopause. Alkohol.Kaya akan berbagai macam buah. . sayur serta kacang-kacangan . Preparattersebut juga dapat di gunakan pada saat berhubungan seksual. untuk mengurangi rasa sakit 1. Namun demikian. ia mengalami resiko 40% mengalami 1 atau lebih patah tulang belakang. Ketika perempuan mencapai usia 80 tahun.. (Produk olahan kedelai mengandung fitoestrogen.Memasukan menu dari tahu atau olahan kedelai paling tidak sekali sehari. .

3. termasuk kehidupan seksualitasnya. . morbiditas (gangguan kesehatan) dan kematian perempuan yang berkaitan denga kehamilan.2 SARAN Sehubungan dengan fakta bahwa fungsi dan proses reproduksi harus didahului oleh hubungan seksual. 3. Misalnya program KB. Intervensi pemerintah dan negara terhadap masalah reproduksi. penyebab serta komplikasi dari kehamilan. yang pada akhirnya menuju penimgkatan kualitas hidupnya.BAB III PENUTUP 3. Kesehatan bayi dan anak-anak terutama bayi dibawah umur lima tahun. masalah kemandulan dan ketidaksuburan.1 KESIMPULAN 1. tujuan utama program kesehatan reproduksi adalah meningkatkan ksesadaran kemandiriaan wanita dalam mengatur fungsi dan proses reproduksinya. dan lain sebagainya. nilai anak dan keluarga. 4. Dampak pembangunan ekonomi. 5. Tersedianya pelayanan kesehatan reproduksi dan keluarga berencana. Termasuk didalamnya juga maslah gizi dan anemia dikalangan perempuan. sehingga hak-hak reproduksinya dapat terpenuhi. sikap masyarakat terhadap perempuan hamil. serta terjangkaunya secara ekonomi oleh kelompok perempuan dan anak-anak. 2.Kesehatan. Peranan atau kendali sosial budaya terhadap masalah reproduksi. undang-undang yang berkaitan dengan masalah genetik. industrialisasi dan perubahan lingkungan terhadap kesehatan reproduksi. Maksudnya bagaimana pandan gan masyarakat terhadap kesuburan dan kemandulan.

dan Ford Foundation.info/hak-hakreproduksi . dkk.blogspot. 1995. 1996. Jakarta.com/Endah Purnasari. 8.T 9. 1998.Jakarta. 1996. Jakarta. Pusat penelitian Kependudukan UGM. S. Yogyakarta. Bunga rampai Obstetri dan Ginekologi Sosial. Telaah Aspek-Aspek Sosial Dalam Persoalan Kesehatan Reproduksi”. 1998. www. Manuaba. 4.Si. Wahid. Wattie. Kesehatan Reproduksi dasar pemikiran. Memahami Kesehatan reproduksi wanita. EGC. Pustaka Sinar Harapan. Kesehatan Reproduksi dan Ketimpangan Gender. Abdurrahman. Pusat Penelitian Kependudukan UGM. Hak-hak reproduksi dan kesehatan reproduksi. Yogyakarta. PPK-UGM. Wattie. 6. Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia.Daftar pustaka 1. 2. www. terjemahan bahasa Indonesia Implication of the ICPD programme of actio. Seksualitas.Kontradiksi Dalam Kesehatan Reproduksi. Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo. 1996. 3. Anna Marie. Midwiferysite. Anna Marie. Kartono. pengertian dan implikasi. Jakarta. 7. Pustaka Sinar Harapan. Yogyakarta.kespro. 5.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful