MAKALAH KESEHATAN REPRODUKSI

Disusun oleh : RISKA ASRI PUSPITA DEWI (250008110)

D III KEBIDANAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN YAYASAN RUMAH SAKIT ISLAM SURABAYA 2011

Kata Pengantar
Puji syukur saya panjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan nikmat iman dan islam kepada kita, sehingga saya dapat menyelesaikan makalah ini tepat pada waktunya. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat dan kita sebagai generasi penerusnya hingga akhir zaman. Penyusunan makalah ini bertujuan untuk mengangkat permasalahan permasalahankesehatan
wanita dan dimensi sosial dan upaya mengatasinya. saya mengucapkan banyak terima kasih kepada

semua pihak yang telah membantu dan mendukung makalah ini. saya sebagai penyusun menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih terdapat banyak kekurangan. Oleh karena itu, saya mengharapkan saran dan kritik yang membangun demi kesempurnaan makalah ini. Semoga makalah ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat bagi pembaca, khususnya bagi tenaga kesehatan dimasa kini.

Surabaya, 03 mei 2010

Penyusun

BAB I PENDAHULUAN 1. LATAR BELAKANG

Pembangunan kesehatan bertujuan untuk mempertinggi derajat kesehatan masyarakat. Demi tercapainya derajat kesehatan yang tinggi, maka wanita sebagai penerima kesehatan, anggota keluarga dan pemberi pelayanan kesehatan harus berperan dalam keluarga, supaya anak tumbuh sehat sampai dewasa sebagai generasi muda. Oleh sebab itu wanita, seyogyanya diberi perhatian sebab : 1. Wanita menghadapi masalah kesehatan khusus yang tidak dihadapi pria berkaitan dengan fungsi reproduksinya 2. Kesehatan wanita secara langsung mempengaruhi kesehatan anak yang dikandung dan dilahirkan. 3. Kesehatan wanita sering dilupakan dan ia hanya sebagai objek dengan mengatas namakan “pembangunan” seperti program KB, dan pengendalian jumlah penduduk. 4. Masalah kesehatan reproduksi wanita sudah menjadi agenda Intemasional diantaranya Indonesia menyepakati hasil-hasil Konferensi mengenai kesehatan reproduksi dan kependudukan (Beijing dan Kairo). 5. Berdasarkan pemikiran di atas kesehatan wanita merupakan aspek paling penting disebabkan pengaruhnya pada kesehatan anak-anak. Oleh sebab itu pada wanita diberi kebebasan dalam menentukan hal yang paling baik menurut dirinya sesuai dengan kebutuhannya di mana ia sendiri yang memutuskan atas tubuhnya sendiri.
2. RUMUSAN MASALAH 1) Apa konsep kesehatan reproduksi? 2) Bagaimana cara mengenali masalah pada kesehatan reproduksi? 3) Bagaimana cara menangani masalah pada kesehatan reproduksi? 4) Bagaimana kesehatan reproduksi dalam prespektif gender? 3. TUJUAN PENULISAN 1) Untuk mengetahui teori dan konsep kesehatan reproduksi 2) Untuk mendalami masalah kesehatan reproduksi 3) Untuk mengidentifikasi masalah kesehatan reproduksi dan cara mengatasinya 4) Untuk mengetahui seberapa besar peran gender dalam kesehatan reproduksi.

bukan hanya bebas dari penyakit atau kecacatan. 2001) Kesehatan reproduksi adalah suatu keadaan sehat mental. (Depkes. dalam segala aspek yang berhubungan dengan sistem reproduksi. yang tidak semata-mata bebas dari penyakit atau kecacatan. 23 Tahun 1992) Kesehatan Reproduksi adalah keadaan sejahtera fisik. dan sosial secara utuh. (WHO. 1992) Kesehatan adalah keadaan sejahtera badan. dalam semua hal yang berkaitan dengan sistem reproduksi. dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomi. bertakwa pada Tuhan yang Maha Esa. (UU Kesehatan No.BAB II PEMBAHASAN 1. fisik dan kesejahteraan sosial secara utuh pada semua hal yang berhubungan dengan sistem dan fungsi serta proses dan bukan hanya kondisi yang bebas dari penyakit dan kecacatan serta dibentuk berdasarkan atas perkawinan yang sah.2 SEJARAH PERKEMBANGAN KESEHATAN REPRODUKSI a) Konferensi di Wina. fungsi serta prosesnya. mental.1 PENGERTIAN KESEHATAN REPRODUKSI Sehat adalah suatu keadaan sejahtera fisik. jiwa. dan sosial yang utuh. mampu memenuhi kebutuhan spiritual dan material yang layak. (BKKBN. seimbang antara anggota keluarga dan antara keluarga dan masyarakat dan lingkungan. spiritual memiliki hubungan yang serasi. selaras. Mendeklarasikan “HAP dan anak perempuan adalah mutlak. serta fungsi dan prosesnya. 1993 Mendiskusikan HAM dalam perspektif gender dan isu kontroversial mengenai hak reproduksi. KONSEP KESEHATAN REPRODUKSI 1. 1996) 1. terpadu dan merupakan bagian dari HAM” b) ICPD (International Conference on Population Development) . mental.

mengintegrasikan program KB kedalam agenda kesehatan perempuan yang lebih luas (Wallstam. Lingkungan (dampak negatif kesehatan dan kesejahteraan) 11. prilaku praktikyang berbahaya. pendidikan dan hak individu khususnya perempuan dan anak. mental dan psikososial) 4. Hak Asasi Manusia 9. yang menghasilkan kebijakan program kependudukan (Program Aksi 20 tahun) yang menyerukan agar setiap negara meningkatkan status kesehatan . Media (terus menonjolkan gambaran yang merendahkan perempuan) 10. Kesehatan (mencakup fisik. Konflik bersenjata (perkosaan sebagai upaya pemusnahan) 6. rentan kekerasan. Kekerasan (pada umumnya yang menjadi objek kekerasan adalah perempuan) 5. 1999 . Mekanisme institusional (sering terpinggirkan dalam struktur pemerintahan. ICPD+5. konsekuensi hubungan seks yang tidak aman usia dini) * Telaah lima tahunan. 1977) c) Konferensi perempuan sedunia ke 4 di Beijing (Fourth World Conference on Women) 1995 * Menghasilkan platform 12th Critical Area of concern yang dianggap sebagai penghambat utama kemajuan kaum perempuan 12th Critical Area of Concern 1. kurangnya perlindungan hukum. Ekonomi (perempuan jarang dilibatkan dalam pengambilan keputusan sehingga cebderung dirugikan) 7. Kemiskinan (jumlah perempuan dalam kemiskinan lebih banyak daripada pria) 2. Pendidikan dan pelatihan (merupakan sarana penting mencapai kesetaraan) 3. keterbatasan SDM) 8. Diskriminasi (dihadapi sejak awal kehidupannya.Disponsori oleh PBB yang dihadiri oleh 180 negara dan bertempat di Cairo Mesir.

fistula dll. misalnya kanker serviks. mutilasi genital. bayi. 2. metode perlindungan mncegah infeksi secara langsung (rujukan) Mengurangi kesenjangan anara proporsi individu pemakai alat kontrasepsi (alkom) dengan individu ysng ingin membatasi jumlah anak tanpa target/kuota Pelayanan pencegahan HIV untuk laki-laki dan perempuan usia 15-24 termasuk penyediaan kondom. perilaku seksual yang mana bila kurang pengetahuan dapat tertular . klimakterium. kontrasepsi darurat/emergency contaception) Target baru 2015 untuk mengukur penerapan ICPD : Akses terhadap pendidikan dasar. 5. 3. konseling dan tindak lanjut 1. kondisi kesehatan seorang ibu hamil mempengaruhi kondisi bayi yang dilahirkannya. Membahas tentang kemajuan dan kegagalan pemerintah dalam program kependudukan Isu kontroversial (isu seksualitas dan aborsi. 6.1. tahun 2015 meningkatkan peran anak laki-laki dan perempuan 90% untuk SD sebelum 2010 menurunkan buta huruf sebagian pada tahun 2015 Semua fasilits KB menyediakan kontrasepsi yang aman dan efektif. h) Kesehatan reproduksi ibu dan bayi baru lahir meliputi perkembangan berbagai organ reproduksi mulai dari sejak dalam kandungan. 4. remaja. termasuk didalamnya kondisi kesehatan organ-organ reproduksi bayinya. 7. permasalahan kesehatan reproduksi remaja termasuk pada saat pertama anak perempuan mengalami haid/menarche yang bisa berisiko timbulnya anemia. hingga meninggal.3 RUANG LINGKUP KESEHATAN REPRODUKSI DALAM SIKLUS KEHIDUPAN Secara luas. PSIR. wanita usia subur. pemeriksaan secara sukarela. menopause. ruang lingkup kesehatan reproduksi meliputi : a) Kesehatan ibu dan bayi baru lahir b) Penceghan dan penanggulangan infeksi saluran reproduksi (ISR) termasuk HIV/AIDS c) Pencegahan dan penanggulangan komplikasi aborsi d) Kesehatan reproduksi remaja e) Pencegahan dan penganan infertilitas f) Kanker pada usia lanjut dan osteoporosis g) Berbagai aspek kesehatan reproduksi lain. pelayanan kebidanan.

seseorang berhak terbebas dari kemungkinan tertulari penyakit menular seksual yang bisa berpengaruh pada fungsi organ reproduksi. hubungan seksual dilakukan dengan memahami dan sesuai etika dan budaya yang berlaku.penyakit hubungan seksual. selain hal tersebut diatas ICPD juga menyebutkan bahwa kesehatan reproduksi juga mengimplikasikan seseorang berhak atas kehidupan seksual yang memuaskan dan aman. dan terbebas dari paksaan. termasuk HIV/AIDS. baik kesehatan jasmani maupun rohani. remaja yang mengijnak masa dewasa bila kurang pengetahuan dapat mengakibatkan risiko kehamilan usia muda yang mana mempunyai risiko terhadap kesehatan ibu hamil dan janinnya. 1. meliputi : a) Hak mendapatkan informasi dan pendidikan kesehatan reproduksi b) Hak mendapatkan pelayanan dan perlindungan kesehatan reproduksi c) Hak untuk dilindungi dari kematian karena kehamilan d) Hak untuk dilindungi dari kematian karena kehamilan . selain itu juga menyangkut kehidupan remaja memasuki masa perkawinan.4 HAK – HAK REPRODUKSI Hak-hak reproduksi menurut kesehatan dalam Konferensi International Kependudukan dan Pembangunan bertujuan untuk mewujudkan kesehatan bagi individu secara utuh. termasuk HIV/AIDS 5) Sedangkan Pelayanan Kesehatan Reproduksi Komprehensif (PKRK) terdiri dari PKRE ditambah kesehatan reproduksi pada usia lanjut. i) Penerapan pelayanan kesehatan reproduksi oleh Depkes RI dilaksanakan secara integratif memprioritaskan pada empat komponen kesehatan reproduksi yang menjadi masalah pokok di Indonesia yang disebut paket Pelayanan Kesehatan Reproduksi Esensial (PKRE) yaitu : 1) Kesehatan ibu dan bayi baru lahir 2) Keluarga berncana 3) Kesehatan reproduksi remaja 4) Pencegahan dan penanganan infeksi saluran reproduksi.

Dukungan para tokoh sangat membantu memperlancar terciptanya pemenuhan hak-hak reproduksi. kekerasan. Pelaksanaan upaya pemenuhan hak reproduksi memerlukan dukungan secara polotik. . tokoh masyarakat. kebijakan teknis operasional di Indonesia. untuk mewujudkan pemenuhan hak-hak reproduksi : a) Promosi hak-hak reproduksi Dilaksanakan dengan menganalisis perundang-undangan. LSM/LSOM. b) Advokasi hak-hak reproduksi Advokasi dimaksudkan agar mendapatkan dukungan komitmen dari para tokoh politik. tokoh agama. peraturan dan kebijakan yang saat ini berlaku apakah sudah seiring dan mendukung hak-hak reproduksi dengan tidak melupakan kondisi lokal sosial budaya masyarakat. dan legislatif sehingga bisa tercipta undang-undang hak reproduksi yang memuat aspek pelanggaran hak-hak reproduksi. LSM yang memperjuangkan hak-hak reproduksi sangat penting artinya untuk terwujudnya pemenuhan hak-hak reproduksi. penyiksaan. dan pelecehan seksual. Dukungan swasta dan LSM sangat dibutuhkan karena ruang gerakan pemerintah lebih terbatas. l) Hak atas kebebasan berkumpul dan berpertisipasi dalam politik yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi.e) Hak untuk menentukan jumlah dan jarak kelahiran anak f) Hak atas kebebasan dan kamanan berkaitan dengan kehidupan reproduksinya g) Hak untuk bebas dari penganiayaan dan perlakuan buruk termasuk perlindungan dari perkosaan. Menurut BKKBN 2000. h) Hak mendapatkan manfaat kemajuan ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi. i) Hak atas pelayanan dan kehidupan reproduksi j) Hak untuk membangun dan merencanakan keluarga k) Hak untuk bebas dari segala bentuk diskriminasi dalam kehidupan berkeluarga dan kehidupan reproduksi. dan swasta.

000 b. Liquor folliculi e. Janin laki-laki mempunyai kromosom X dan Y. SIKLUS KONSEPSI PADA MASA KONSEPSI Perkembangan biologis antara laki-laki dan perempuan ditentukan sejak masa konsepsi. Primary ovarian fillicel d. Umur 6-15 tahun : 439. Sejak tujuh minggu masa depan konsepsi. Pematangan pertama ovum . Dan pada waktu yang sama organ seksual perempuan mulai terbentuk karena kurangnya testeteron. Oosit pertama (Primary Oocyte) c. Masa menaupose : semua hilang. Umur 35-45 tahun: 34. Umur 16-25 tahun : 159. Urutan pembuahan ovum (oogenesis) : a. KESEHATAN REPRODUKSI WANITA SEPANJANG SIKLUS KEHIDUPAN 1. Sel telur (Ovum) Pertumbuhan embrional oogonium yang kelak menjadi ovum terjadi di genetalia ridge. e) Sistem pelayanan hak-hak reproduksi 2. bukan karena adanya hormone esterogen. Janin perempuan mempunyai dua kromosom X dari setiap orang tua. organ seksualitas laki-laki mulai terbentuk karena pengaruh hormon estrogen. kromosoms X dari ibu dan kromosom Y dari ayah.000 d. <Bahankuliahkesehatan> 1. Bayi baru : 750.000 c. Oogonia b. Menurut umur wanita.c) KIE hak-hak reproduksi d) Dengan KIE diharapkan masyarakat semakin mengerti hak-hak reproduksi sehingga dapat bersama-sama mewujudkannya.000 e. jumlah oorganisme adalah : a.

yang dapat bergetar sehingga sperma dapat bergerak dengan cepat. Pematangan kedua ovum pada waktu sperma mebuahi telur 2. Senggama harus terjadi pada bagian siklus reproduksi wanita yang tepat. sel-sel spermatogenium ini mulai aktif mengadakan mitosis dan terjadilah spermatogenesis. Setelah itu. Panjang ekor sperma kira-kira 10x bagian kepala. kemudian tumbuh menjadi e. membelah dua d. dibawah pengaruh sel-sel interstisial leydig. Konsepsi dapat terjadi. 2. leher yang menghubungkan kepala dengan bagian tengah. Spermatozoon (sperma) 3.f. jumlah spematogenium yang ada tidak mengalami perubahan sampai masa akil baliq. 3. dan ekor. Secara embrional. Hanya satu sperma yang mengalami proses kapasitasi yang dapat melintasi zona pelusida dan masuk ke vitelus ovum. Spermatosid pertama. . Spermatid. Sel mani (Sperma) Sperma bentuknya seperti kecebong. spermatogonium berasal darisel primitive tubilus testis. berbentuk lonjong agak gepeng berisi inti (nucleus). Spermatogenium. Jumlah sperma yang dikeluarkan sekali membuahi berjuta-juta sel mani yang keluar. membelah dua c. Tidak ada barier atau hambatan yang mencegah sperma mencapai penetrasi dan akhirnya membuahi ovum. Setelah bayi laki-laki lahir. Pada masa pubertas. Pengertian Konsepsi Suatu peristiwa penyatuan antara sel mani dengan sel telur didalam tuba falopi. zona pelusida mengalami perubahan sehingga tidak dapat dilalui oleh sperma. jika beberapa kriteria berikut di penuhi : 1. membelah dua b. terdiri atas kepala. Ovarium wanita harus melepaskan ovum yang sehat pada saat ovulasi. Urutan pertumbuhan sperma (spermatogenesis) : a. Spermatosid kedua. Pria harus mengeluarkan sperma yang cukup normal dan sehat selama ejakulasi. 4.

lengket.2 derajat celcius segera setelah ovulasi. Pada proses ini membrane sperma menjadi rapuh (fragile) dan melepaskan enzim hidrolitik dari akrosom (lapisan seperti helm yang menutupi kepala sperma). dan banyak (Flynn. sperma harus menjalani sebuah proses yang disebut kapasitasi (berlangsung kurang lebih 7 jam). Wanita dapat memprediksi ovulasi dengan memantau perubahan dalam tubuhnya. melunak dan sedikit berdilatasi. Pada waktu inilah fertilisasi (pembuahan) terjadi. Misalnya. Sebelum sebuah sperma mampu mempenetrasi dan membuahi sebuah ovum. Perubahan kimia ini mula-mula mencegah sperma lain berfusi lebih jauh dengan membrane ovum dan pada akhirnya semua sperma yang tersisa dikeluar dari ovum. 1986). Setelah ovulasi. hanya satu sperma yang dibiarkan mempenetrasi ovum. Enzim ini (hialuronidase dan proteinase) harus mencerna korona radiata dan zona pelusida sebelum dapat mencapai membrane ovum. licin. 1992). Salah satu indicator ovulasi yang paling kuat adalah status lender serviks yang menjadi transparan. perubahan kimia terjadi. Walaupun banyak sperma terlibat dalam proses cerna ini.Konsepasi memiliki kemungkinan paling berhasil. serviks memendek. Tindakan lebih jauh yang dapat dilakukan wanita adalah mengobservasi suhu tubuh basalnya. Lendir tersebut juga dapat direnggangkan. jika hubungan seksual berlangsung tepat sebelum ovula. suatu materi yang disebut spinnbarkeit. dan jumlahnya menurun (Norman. . sekitar waktu ovulasi. lender kembali menjadi kental. Nucleus sperma menjadi membengkak dan saling mendekat sebagai pronukleus pria dan wanita saat terbentuk suatu " kumparan " diantara kedua nucleus tersebut membrane pronukleus kemudian rupture dan kromosom yang dibebaskan berkombinasi membentuk zigot. Begitu sperma telah memasuki ovum. karena ovum hanya bisa hidup selam 12-24 jam. sperma sementara berada didalam sitoplasma perifer. Sperma dapat hidup selama 3-4 hari didalam saluran genetalia wanita dan idealnya harus berada didalamtuba falopii saat ovulasi terjadi. sementara nucleus wanita menjadi matur dan jumlah kromosom wanita menurun dari 46 menjadi 23. Segera setelah satu sprema memasuki ovum. yang meningkat sebesar 0.

yang mencatat hari pertama setiap periode menstruasi (hari ke 1 keduanya darah mentruasi) dan dengan demikian menghitung waktu ovulasi selama 15 hari sebelum periode khusus tersebut.5 derajat Celsius. Metode kalender Pencatatan sebaiknya dilakukan terus dalam satu periode paling tidak 6 bulan. Suhu tubuh tersebut akan sedikit turun tepat sebelum mulainya ovulasi dan kemudian meningkat segera setelah ovulasi. Koitus (hubungan seksual) selama 24 jam sebelum ovulasi akan menyediakan spermatozoa pada tuba falopii yang siap menerima kedatangan ovum. Metode berikut dapat dipergunakan untuk menilai hari ovulasi : 1. System ini memerlukan pencetatan suhu mulut segera pada setiap bangun tidur pagi. Walaupun demikian. Pemakaian metode ini mungkin dapat keliru karena kenaikan suhu dapat menunjukan adanya infeksi dan penurunan suhu tubuh kadang-kadang terjaid akibat dari pemberian obat misalnya aspirin.Waktu yang optimal untuk mulainya kehamilan adalah dalam 24 jam ovulasi. Perubahan mucus serviks Peningkatan kadar estrogen tepat sebelum ovulasi menyebabkan peningkatan sekresi serviks maupun pengurangan kekentalan (vikositas) sekresi tersebut. Karena sekresi merupakan bagian dari sekresi vagina maka perubahan dapat dikenal oleh wanita yang diharapkan dapat mengerti. 3. Peningkatan suhu tubuh tersebut harus menetap dalam 24 jam untuk membuktikan bahwa telah terjadi ovulasi. akan memerlukan waktu 2 atau 3 . Apabila mensttruasinya tidak teratur. Pada cara ini diperkirakan hari-hari pada bulan berikutnya kapan wanita akan menstruasi dan dengan demikianjuga dapat diperkirakan hari-hari kapan wanita tersebut berovulasi. Metode suhu Pelepasan progesterone telah menyebabkan peningkatan suhu tubuh sampai 0. 2. Dengan demikian penting bagi wanita mencoba untuk mengerti bahwa ia mengetahui perkiraan hari ovulasinya. maka penghitungan demikian tidak mungkun dilakukan.

Perubahan-Perubahan yang Terjadi : Tahap-Tahap Perkembangan Janin  Tahap perkembangan janin minggu 1-4 Minggu pertama : o o Stadium 1 : sel telur yang dibuahi Stadium 2 : hari ke 2-3. Minggu ketiga : blatokista trilaminar o Stadium 6 : pembentukan mesoderm ekstra embrional dan reorganisasi ronggarongga embrional dan terbentuk garis sederhana. Diferensiasi menjadi sel-sel luar dan dalam pembelahan sel pertama langsung beralih kestadium kedua buah sel sementara diangkut menjadi saluran telur. o Stadium 5 : masuknya blatokista kedalam selaput lendir sampai awal peredaran uteroplasenta. o o o Stadium 7 : timbauan korda Stadium 8 : terusan aksial Stadium 9 : lipatan kepala mulai terbentuk. jantung mulai berdenyut dan jonjotjonjot karion mulai terapung bebas dalam darah ibu. o Stadium 3 : blastokista bebas menjadi senyawa sehingga jumlah sel menjadi 3258 buah dimulai pembentukan rongga blastokista. o o Minggu kedua : Implantasi Stadium 4 : implantasi blatokista dan krucut implantasi dalam selpaut lendir rahim. Embrioblast dan trofoblast rongga blatokista dilanjutkan dengan nidasi yang berlangsung selama kurang lebih satu minggu. pembentukan alur.bulan lagi pasangan yang sebelumnya belum pernah mengetahui maknanya untuk memperhatikan hal ini. Hari ke 4-5 blatokista bebas. Minggu keempat : .

Stadium 20 : tangan pada sikap pronasi.o Perkembagan bentuk badan. Kerangka tulang rawan dan susunan otot. o o o Stadium 17 : gelembung-gelembung telenfesalon. o Diakhir minggu ke 4 gestasi. Duktus endolimfatikus bertunas keluar dari gelembung telinga. ectoderm menutup diatas gelembung lensa. tampak seperti gumpalan dipermukaan anterior.75-1 mm . Embrio melipatkan diri lepas dari kandung kuning telur. Terbentuk tepek telingga. peredaran darah berfungsi. usia 31-35 hari. sel-sel embrio tumbuh dengan cepat tapi belum menyerupai manusia sesungguhnya. telapak kaki samara-samar. berat 400 mg Pembentukan korda spinalis dan mulai menyatu digaris tengah back bant (kepala menyentuh ekor). Stadium 18-19 : bentuk yang kuboid. Gumpalan mirip lengan dan kaki Mata. o o o  Jantung mengalami rudimeter. Pada embrio yang tidak difiksasi sudah mengalami pigmentasi. . Tahap perkembangan janin minggu ke 5-8 : organogenesis o Stadium 14 : miotom-miotom Panjang 5-7 mm. o Stadium 15 : topografi pembuluh-pembuluh darah Panjang 7-9 mm. mencakup stadium 10-13 pada awal minggu ke 4 jantung berdenyut. Lengkung kepala dan lengkung temgkuk sangat menonjol. o o o Perkembangan minggu ke 4 gestasi mencakup yang berikut : Panjang 0. usia 35-38 hari. usia 37-42 hari. Benjolan-benjolan telinga tampak jelas. telinga dan hidung mengalami rudimenten. alur lensa menenggelamkan kedalam cawan mata. bumbung saraf menutup. Sinus serviklis menutup. Tepek penghidu membenankan diri menjadi suatu alur kecil. o Stadium 16 : tonjolan-tonjolan wajah Panjang 8-11 mm. Telapak tangan amat jelas.

.  Minggu ke 12 : . organogenesis telah lengkap.o o o Stadium 23 : histologi. Ekor mengalami retrogesi.Berat 45 gram . .Pembentukan lempeng osifikasi. . . Ekstremitas terbentuk.Gestasi mencakup : o Panjang 10 -17 cm. abdomen kencang dan kantung gestasional kelaminnya.Terjadi gerakan janin spontan.Panjang 7-9 cm . Pengolahan bertahap pada kepala.Denyut jantung dapat di dengar melalui doppler  Minggu ke 16 : Diakhir minggu keenam belas gestasi janin menelan cairan amniotonic dengan aktif.Reflek babinski positif.5 cm . . o Berat 55-120 gram o Quickening o Antibody mulai di produksi o Rambut mulai terbentuk o Mekonium terdapat di usus bagian atas o Terbentuk lemak coklat o Pola tidur dan aktifitas dapat dibedakan. berat 20 gram Jantung mulai berdenyut disertai adanya katup dan septum. .Jenis kelamin bisa dibedakan dari tampilan luar. Gambaran wajah dapat dilihat. Diakhir minggu ke 8 gestasi. .Sekresi ginjal dapat dimulai : urin belum terdapat di cairan amnion. Perkembangan pada minggu ke 8 gestasi mencekup yang berikut :      Panjang 2.

atau beratnya mencapai 601 gram. mereka telah mencapai batas usia viabilitas jika kelahiran mereka ditangani di fasilitas pelayanan modern.Alfeolus paru matang .Panjang 35-38 cm . . Perkembangan pada minggu ke 28 getasi mencakup yang berikut : .  Tahap perkembangan janin minggu ke 28 : Pembuluh darah retina rentan terhadap kerusakan akibat konsentrasi oksigen. ini menjadi pertimbangan penting pada saat merawat bayi dengan berat lahir rendah yang memerlukan oksigen.Testis turun (pada pria)  Tahap perkembangan janin minggu ke 32 : Diakhir minggu ke 32 gesatasi janin mulai menetapkan diri pada posisi lahir.Berat 1600 gram .Terdapat simpanan lemak subkutan .Terbentuk surfaktan dicairan amnion . Perkembangan pada minggu ke 32 gestasi mencakup yang berikut : .Berat 1200 gram .Panjang 38-43 cm . Minggu ke 24 : Ketika janin mencapai usia 24 minggu.Gestasi mencakup yang berikut : o Panjang 28-36 cm o Berat 550 gram o Antybody pasif ditransfer dari ibu kejanin o Terdapat ferniks kaseosa o Mekonium terdapat direktum o Produksi surfaktan mulai aktif o Kelopak dan bulu mata sudah dapat dibedakan o Kelopak mata sudah mulai terbuka dan pupil raktif.

wanita perlu memiliki siklus ovulasi yang teratur. Pada perkembangan minggu ke 40 gestasi mencakup yang berikut : .Kuku jari mulai panjang Faktor-Faktor yang mempengaruhi : 1.Biasanya berada pada posisi verteks  Tahap perkembangan janin pada minggu ke 40 : Pada primipara. Infertilitas pada wanita Untuk menjadi hamil..Verniks kaseosa terbentuk lengkap . karbohidrat dan kalsium .  Tahap perkembangan janin minggu ke 36 : Diakhir minggu ke 36 janin berada pada posisi verteks atau kepala berada dibawah Perkembangan pada minggu ke 36 gestasi mencakup sebagai berikut : .Laguno menghilang . Ini merupakan peringatan bahwa trimester ke 3 kehamilan sudah berakhir dan persalinan siap dimulai.Ginjal janin aktif .Panjang 42-49 cm .Terbentuk cadangan zat besi .Kuku jari memenuhi ujung-ujung jari.Berat 1900-2700 gram . ovumnya harus normal dan tidakboleh ada hambatan dalam jalur lintasan sperma atau amplantasi .Panjang 48-52 cm . janin biasanya masuk kejalan lahir selama 2 minggu terakhir kehamilan yang membuat ibu merasa bahwa bayi siap lahir.Simpanan lemaksubkutan meningkat . besi.Terdapat simpanan glikogen.Plantar mulai banyak .Lipatan plantar terbentuk 1-2 .Janin mulai peka terhadap suara-suara dari luar kandungan .Reflek moro aktif .Berat 3000 gram .

gangguan tertentu dalam system endokrin dapat mempengaruhi fertilisasi.ovum yang sudah di buahi. Pertama hipotalamus perlu melepaskan faktor pelepasan gonadotropin yang bekerja pada kelenjar hipofisis. gangguan pada ovarium dapat mempengaruhi ovulasi. walaupun efek stress pada fertilisasi memerlukan penelitian lebih lanjut. Dengan menelusuri kembali peristiwaperistiwa yang menyebabkan ovulasi. penyakit ovarium polikistis atau kerusakan ovarium akibat endomestiotis atau riwayat pembedahan dapat menggangu siklus ovarium sehingga mempengaruhi fertilitas. Masalah ovulasi dapat disebabkan oleh difungsi hipotalamus. area-area yangn terkait dengan sistem endokrin menjadi jelas. atau kombinasi keduanya. FSH menstimulasi sebuah folikel menjadi matang dan menyebabkan produksi estrogen. 2. terdapat juga suatu kolerasi antara hiperprolaktinemia dan tingginya tingkat stress (diantara pasangan yangn mendatangi klinik infertilitas). 1. Masalah ovulasi Karena ovulasi normal berlangsung dibawah kendali hormone. Produksi estrogen dan progesterone juga dipengaruhi oleh kadar prolaktine yang bersikulasi dari kelenjar hipofisis. kelenjar hipofisis. dapat dibagi menjadi masalah ovulasi atau hambatan atau abnormalitas dalam saluran reproduksi. Lebih lanjut lagi. dapat terjadi masalah pada produksi dan pelepasan ovum. atau ovum tersebut terus menerus mengalami defek. psikologis. atau kelenjar tyroid (karena peningkatan kadar prolaktin dapat disebabkan baik oleh masalah kelenjar hipofisis ataupun kelenjar tyroid). sedangkan LH menstimulasi pelepasan ovum dan produksi progesterone. Dari perspektif psikologi.yang meliputi DM. Misalnya ovum yang dihasilkan dapat dilepas sebelum ovum tersebut benar-benar matur. menyebabkan pelepasan FSH dan LH. Misalnya kista atau tumor ovarium. yang dapat disebabkan oleh faktor. Oleh karena itu. penyebeb infertilitas pada wanita. Walaupun fungsi hormone dapat berada dalam keadaan normal. Bayi dan Anak . penyakit gagal ginjal yang mempengaruhi fungsi endokrin dapat juga menggangu siklus normal. Penyakit sistematik.

1. dll. Tumbuh kembang anak dan pemberian makanan dengan gizi seimbang 3. bayi masih membawa pengaruh estrogen yang didapat saat dlm kandungan. imunisasi. pemberian makanan dengan gizi seimbang Imunisasi dan manajemen terpadu balita sakit Pencegahan dan penanggulangan kekerasan Pendidikan dan kesempatan yang sama pada anak laki-laki dan perempuan Masalah yang mungkin terjadi pada tahap ini : pengutamaan jenis kelamin. Pencegahan dan penanggulangan kekerasan terhadap perempuan (KtP) 5. ASI Eksklusif 2. kesehatan lingkungan. menyusui serta pemberian suplemen. postnatal. penyakit lain disemua usia dan kekerasan.      ASI Eksklusif dan penyapihan yang layak Tumbuh kembang anak. persalinan. Imunisasi dan manajemen terpadu balita sakit 4. pelayanan kesehatan primer. kesakitan dan kematian BBLR. sunat perempuan.  Pendekatan yang dilakukan: pendidikan kesehatan. kurang gizi (malnutrisi). Pengaruh ini seperti :   Epitel vagina relative tebal dan pH vagina 5 1/3 bayi perempuan endoserviksnya tidak terhenti pada ostium uteri eksternum tetapi menutupi juga sebagian dari portio servisis uteri (pseudoerosio kongenitalis) Asuhan yang diberikan 1. Perubahan pada bayi lahir cukup bulan :     Pembentukan genitalia interna telah sempurna Folikel pada kedua ovarium telah lengkap Genitalia eksterna telah terbentuk Minggu pertama dan kedua setelah lahir. Pendidikan dan kesempatan yang sama pada anak laki-laki dan perempuan. Remaja . pelayanan antenatal.

karena mulai memproduksi hormon-hormon seksual yang akan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan sistem reproduksi Tahapan pubertas/remaja 1. Masa remaja tengah (13-15 tahun)      Ingin mencari identitas diri Ada keinginan untuk berkencan atau mulai tertarik dengan lawan jenis Timbul perasaan cinta yang mendalam Kemampuan berpikir abstrak makin berkembang Berkhayal mengenai hal-hal yang berkaitan dengan seksual 1. Secara tradisi. Pada usia ini tubuh wanita mengalami perubahan dramatis. Masa remaja awal (10-12 tahun)    Merasa lebih dekat dengan teman sebaya Merasa ingin bebas Lebih banyak memperhatikan keadan tubuhnya dan mulai suka berkhayal 1. Tanda-tanda primer . Perubahan fisik 1. Peristiwa terpenting yang terjadi pada gadis remaja adalah datangnya haid pertama yang dinamakan menarche. dan siap dinikahkan. dan gadis yang mengalaminya dianggap sudah tiba waktunya untuk melakukan tugas-tugas sebagai wanita dewasa. Masa remaja akhir (16-19 tahun)      Menampakkan pengungkapan kebebasan diri Dalam mencari teman sebaya lebih selektif Memiliki citra terhadap dirinya Dapat mewujudkan perasaan cinta Memiliki kemampuan berpikir abstrak Perubahan Kesehatan Wanita Pada Siklus Remaja Tanda-tanda perubahan yang terjadi pada remaja wanita 1. menarche dianggap sebagai tanda kedewasaan.Masa remaja atau pubertas adalah usia antara 10 sampai 19 tahun dan merupakan peralihan dari masa kanak-anak menjadi dewasa.

Adanya perubahan kematangan organ-organ reproduksinya yang ditandai dengan datangnya haid.Ovarium mulai berfungsi dengan matang dibawah pengaruh hormone gonadotropin dan hipofisis, folikel mulai tumbuh meski belum matang tetapi sudah dapat mengeluarkan estrogen. Korteks kelenjar suprarenal membentuk androgen yang berperan pada pertumbuhan badan. Selain pengaruh hormone somatotropin diduga kecepatan pertumbuhan wanita dipengaruhi juga oleh estrogen. 2. Tanda-tanda sekunder

Rambut

Tumbuhnya rambut pada kemaluan ini terjadi setelah pinggul dan payudara mulai berkambang. Bulu ketiak dan bulu pada wajah mulai tampak setelah datang haid. Rambut yang mula-mula berwarna terang berubah menjadi lebih subur, gelap, kasar, keriting.

Pinggul

Pinggul berubah menjadi lebih memebesar dan membulat. Hal ini disebabkan karena membesranya tulang pinggul dan lemak dibawah kulit.

Payudara

Bersamaan dengan membesarnya pinggul maka payudara juga membaesar dan puting susu ikut menonjol. Disini makin membesarnya kelenjar susu maka payudara semakin besar dan bulat.

Kulit

Kulit menjadi semakin kasar, lebih tebal dan pori-pori lebih membesar. Tetapi kulit wanita lebih lembut daripada kulit pria.

Kelenjar lemak dan kelenjar keringat

Kelenjar lemak dan keringat menjadi lebih aktif. Pada masa ini sering timbul masalah jerawat karena adanya sumbatan kelenjar keringat dan baunya menusuk pada saat sebelum dan sesudah haid.

Otot

Menjelang akkhir masa puber, otot menjadi semakin membesar dan kuat. Akibat akan terbentuk bahu, lengan dan tungkai kaki.

Suara

Suara berubah menjadi merdu. 1. Perubahan kejiwaan 1. Perubahan emosi Remaja lebih peka atau sensitif sehingga lebih mudah menangis, cemas, frustasi, bisa tertawa tanpa alasan yang jelas. Selain itu, mudah bereaksi bahkan agresif terhadap gangguanatau rangsangan luar yang mempengaruhinya. Pada masa ini ada kecenderungan tidak patuh pada orang tua, lebih suka pergi sama teman, tidak betah tinggal dirumah. 2. Perkembangan intelrgensia Pada perkembangan ini remaja cenderung mengembangkan cara berpikir abstrak dan ingin mengetahui hal-hal baru yang mendorong perilaku ingin cobacoba. Asuhan apa yang diberikan 1. Gizi seimbang 2. Informasi tentang kesehatan reproduksi 3. Pencegahan kekerasan seksual (perkosaan) 4. Pencegahan terhadap ketergantungan napza 5. Perkawinan pada usia yang wajar 6. Peningkatan pendidikan, ketrampilan, penghargaan diri dan pertahanan terhadap godaan dan ancaman. 1. Siklus kesehatan wanita dewasa Usia dewasa muda, yaitu antara 18 sampai 40 tahun, sering dihubungkan dengan masa subur, karena pada usia ini kehamilan sehat paling mungkin terjadi. Inilah usia produktif dalam menapak karir yang penuh kesibukan di luar rumah. Di usia ini wanita harus lebih memperhatikan kondisi tubuhnya agar selalu dalam kondisi prima, sehingga jika terjadi kehamilan dapat berjalan dengan lancar, dan bayi yang dilahirkan pun sehat. Pada periode ini masalah kesehatan berganti dengan gangguan kehamilan, kelelahan kronis akibat merawat anak, dan tuntutan karir. Kanker, kegemukan, depresi, dan penyakit serius tertentu mulai menggerogoti tubuhnya. Gangguan yang sering muncul pada usia

ini, adalah endometriosis yang ditandai dengan gejala nyeri haid, kram haid, nyeri pinggul saat berhubungan seks, sakit saat buang air besar atau buang air kecil. Penderita kadang mengalami nyeri hebat, tetapi ada juga yang tidak mengalami gejala apa-apa. 1. Kehamilan dan persalinan yang aman 2. Pencegahan kecacatan dan kematian akibat kehamilan pada ibu dan 3. bayi Menjaga jarak kelahiran dan jumlah kehamilan dengan penggunaan alat kontrasepsi (KB) 4. Pencegahan terhadap PMS/HIV/AIDS 5. Pelayanan kesehatan reproduksi berkualitas 6. Pencegahan dan penanggulangan masalah aborsi secara rasional 7. Deteksi dini kanker payudara dan leher rahim 8. Pencegahan dan manajemen infertilitas. 9. Masalah yang mungkin ditemui: Kesakitan dan kematiani ibu yang disebabkan berbagai kondisi, malnutrisi/anemia, kemandulan, pelecehan/kekerasan seksual, komplikasi aborsi, ISR/IMS/HIV/AIDS dan pengaturan kesuburan. 10. Pendekatan yang dapat dilakukan : pendidikan kesehatan, suplemen, konseling, pencegahan primer, pengobatan KB, pendidikan tentang perilaku seksual yang bertanggungjawab, pencegahan dan pengobatan IMS, pelayanan antenatal, persalinan, post partum pelayanan kebidanan darurat, imunisasi dan informasiinformasi. Asuhan yang diberikan 11. Kehamilan dan persalinan yang aman 12. Pencegahan kecacatan dan kematian akibat kehamilan pada ibu dan bayi 13. Menjaga jarak kelahiran dan jumlah kehamilan dengan penggunaan alat kontrasepsi (KB) 14. Pencegahan terhadap PMS/HIV/AIDS 15. Pelayanan kesehatan reproduksi berkualitas 16. Pencegahan dan penanggulangan masalah aborsi

Perhatian pada problem menopause 7. Pendekatan yang dapat dilakukan: dipengaruhi oleh pengalaman reproduksi sebelumnya. Deteksi dini kanker payudara dan leher rahim 18. payudara/kanker prostat. gangguan mobilitas dan osteoporosis. 3. 1. Pencegahan dan manajemen infertilitas. informasi dan pengobatan dini. dan minum suplemen yang dibutuhkan tubuh. 5. Perhatian pada penyakit utama degeneratif. Berkurangnya hormone estrogen pada wanita menopause mungkin menyebabkan berbagai keluhan sebagai berikut : 8. termasuk rabun. Selain itu olahraga ringan dan tetap aktif secara intelektual. diagnosis. kanker saluran reproduksi. Kadar estrogen yang cukup. Perhatian pada penyakit utama degenerative. 2. Asuhan apa yang diberikan 6. gangguan mobilitas dan osteoporosis. termasuk rabun. Deteksi dini kanker rahim dan kanker rahim 4. ISR/IMS/HIV/AIDS. prolaps/osteoporosis. Sangat penting bagi wanita untuk melakukan pemeriksaan kesehatannya secara teratur.17. Usia Lanjut Yang dianggap lanjut usia (lansia) adalah setelah mencapai usia 60 tahun. Inilah masa yang paling rentan diserang berbagai penyakit degeneratif dan penyakit berat lainnya. Berkurangnya hormone estrogen dapat menurunkan kadar kolesterol . Masalah yang mungkin terjadi pada tahap ini: penyakit sistem sirkulasi. Penyakit jantung koroner 9. mampu melindungi wanita dari penyakit jantung koroner. Perhatian pada problem meno/andro-pause 2. kekerasan. Prioritas utamanya adalah menjaga agar tubuh tetap sehat dengan mengatur pola makan yang benar.

kerja dan kedudukan. depresi sampai pada kepikunan tipe Alzeimer. 10. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Derajat Kesehatan Perempuan 16. Hal ini menghambat akses terhadap pelayanan kesehatan yang pada akhirnya dapat berakibat kesakitan. 17. . Adalah berkurangnya kepadatan tulang pada wanita akibat penurunan kadar hormone estrogen. sehingga tulang menjadi rapuh dan mudah patah. Kedudukan perempuan dalam keluarga dan masyarakat Kedudukan perempuan dalam keluarga dan masyarakat ditentukan oleh banyak hal. Osteoporosis 11. 15. Kekurangan hormone estrogen juga mempengaruhi susunan saraf pusat dan otak. Penyakit kepikunan tipe Alzeimer dapat terjadi bilam kekurangan estrogen sudah berlangsung cukup lama dan berat. misalnya keadaan sosial ekonomi. kesempatan memperoleh pendidikan. sukar tidur. yang dipengaruhi factor keturunan. Gangguan mata 13. Kepikunan (demensia tipe Alzeimer). 12.baik (HDL) dan meningkatnya kadar kolesterol tidak baik (LDL) yang meningkatkan kejadian penyakit jantung koroner. Mata terasa kering dan kadang terasa gatal karena produksi air mata berkurang. Deteksi dini kanker rahim. misalnya dalam pemberian makan sehari-hari. Penurunan hormone estrogen menyebabkan kesulitan berkonsentrasi. kecacatan dan kematian. gelisah. budaya dan nilai-nilai yang berlaku di masyarakat di mana mereka menetap. Perempuan dinomor-duakan dalam segala aspek kehidupan. antara lain: 1. 14. Dewasa ini masih banyak ditemukan diskriminasi terhadap perempuan. Kemiskinan Diperkirakan sekitar 40% penduduk Indonesia masih berada di bawah garis kemiskinan sejak terjadinya krisis ekonomi yang berkepanjangan.

misalnya dalam ber-KB. Seperti diketahui. tanggung jawab tidak proporsional sehingga kesehatan anak perempuan dan perempuan semakin buruk 21. Kualitas pelayanan kesehatan reproduksi yang kurang memadai. 18. termasuk yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi. Jarak ke fasilitas kesehatan yang cukup jauh dan sulit dicapai 2. 2. Beban ganda. Tingkat pendidikan perempuan yang belum merata dan masih rendah menyebabkan informasi yang diterima tentang kesehatan reproduksi sangat terbatas.2. Perempuan seringkali terpaksa menikah pada usia muda. Keterbatasan biaya 4. tingkat pendidikan yang meningkat dapat meningkatkan rasa percaya diri. karena tekanan ekonomi atau orang tua mendorong untuk cepat menikah agar terlepas dari beban ekonomi. Kemampuan fasilitas kesehatan yang kurang memadai 20. Keterbatasan perempuan dalam pengambilan keputusan untuk kepantingan dirinya. Menonjolnya perilaku seksual resiko tinggi . wawasan dan kemauan untuk mengambil keputusan yang baik bagi diri dan keluarga. disamping kurangnya kesempatan mengendalikan penghasilan keluarga. Tradisi yang menghambat pemanfaatan tenaga dan fasilitas kesehatan 19. antara lain karena: 1. d. Akses ke fasilitas kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan 1. dalam memilih bidan sebagai penolong persalinan atau dalam mendapat pertolongan segera di RS ketika diperlukan. Pengetahuan tentang seksualitas dan informasi mengenai hak reproduksi masih rendah. Akses untuk pelayanan kespro rendah karena: 1. Kurangnya informasi tentang kemampuan fasilitas kesehatan 3. 3. Pelayanan kesehatan yang kurang memperhatikan kebutuhan klien 2.

kebiasaan anak dalam hal personal hygiene 24. Kondisi ibu 3.3. Masa pubertas/remaja Faktor yang berpengaruh :    Status gizi Pendidikan Lingkungan dan pekerjaan . faktor luar 1. Emosi dan sifat 2. Lingkungan 2. Masa bayi Faktor yang mempengaruhi siklus kehidupan wanita pada masa bayi : 1. Budaya setempat 4. Masa kanak-kanak Ada 2 faktor yang mempengaruhi kehidupan wanita pada masa ini : 1. Sikap orang tua 4. Aspek psikologi pada masa bayi 5. Sistem reproduksi 23. Sikap negatif terhadap perempuan dan anak perempuan 5. Kemampuan intelektual 3. faktor dalam 1. Rendahnya kemampuan dalam pengendalian kehidupan seksual pada reproduksi Faktor-faktor yang mempengaruhi siklus kesehatan wanita 22. Keluarga 2. Gizi 3. Diskriminasi social 4. Hal-hal yang diwariskan orang tua spt bentuk tubuh 2. Keadaan hormonal tubuh 4.

senium) Faktor yang berpengaruh :      Faktor hormonal Kejiwaan Lingkungan Pola makan Aktifitas fisik 3. menunjukkan 13. ASPEK PENCEGAHANPENYAKIT DAN PROMOSI KESEHATAN Asuhan kesehatan reproduksi pada remaja melibatkan wanita dalam pengambilan keputusan Survei pada 24 negara di Amerika Utara dan Eropa menunjukkan bahwa perilaku seks remaja sudah dimulai sejak usia 15 tahun. Survei dilakukan kepada 33. b.2 % remaja berperilaku seks aktif semenjak usia 15 tahun dan tidak menggunakan alat kontrasepsi. Masa usia lanjut (klimakterium. menggunakan alat kontrasepsi.1 Defenisi Remaja a. 3. . Remaja didefinisikan sebagai masa peralihan dari masa kanak-kanak ke masa dewasa. Sementara 82% lainnya. menopause. Batasan usia remaja menurut WHO (badan PBB untuk kesehatan dunia) adalah 12 sampai 24 tahun.943 di 24 negara dan dikerjakan Service Medical du Rectorat de Toulouse tersebut.  Seks dan seksualitas Kesehatan reproduksi remaja itu sendiri 1. Masa dewasa/reproduksi Faktor yang berpengaruh yaitu :    Perkembangan organ reproduksi Tanggapan seksual Kedewasaan psikologi 1.

d. Masa remaja awal dan akhir dibedakan oleh Hurlock karena pada masa remaja akhir individu telah mencapai transisi perkembangan yang lebih mendekati masa dewasa. 1990) mendefinisikan remaja sebagai periode pertumbuhan antara masa kanak-kanak dengan masa dewasa. Perubahan ini nantinya sangat mempengaruhi kepribadian remaja. c. Ciri – ciri Seks Sekunder: Ciri – ciri seks sekunder yang utama. Perubahan tersebut ialah : a. e. Perubahan Internal: Perubahan yang terjadi dalam organ dalam tubuh remaja dan tidak tampak dari luar. Organ Seks: Baik laki-laki maupun perempuan organ seks mengalami ukuran matang pada akhir masa remaja. 2. f. mencapai perbandingan yang tubuh yang baik. perkembangannya matang pada masa akhir masa remaja.2 Perubahan fisik selama masa remaja dibagi menjadi beberapa tahap : 1. Ciri sekunder tersebut antara lain ditandai dengan tumbunya kumis dan jakun pada laki-laki sedangkan pada wanita ditanda dengan membesarnya payudara. Sedangkan Hurlock (1990) membagi masa remaja menjadi masa remaja awal (13 hingga 16 atau 17 tahun) dan masa remaja akhir (16 atau 17 tahun hingga 18 tahun). . perubahan berat badan terjadi akibat penyebaran lemak pada bagian-bagian tubuh yang hanya mengandung sedikit lemak atau bahkan tidak mengandung lemak. b. Perubahan Eksternal Perubahan yang terjadi dan dapat dilihat pada fisik luar anak. Tinggi Badan : Rata-rata anak perempuan mencapai tinggi matang pada usia antara tujuh belas dan delapan belas tahun. Masa remaja adalah masa transisi perkembangan antara masa kanak-kanak dan masa dewasa yang pada umumnya dimulai pada usia 12 atau 13 tahun dan berakhir pada usia akhir belasan tahun atau awal dua puluhan tahun. Namun jika pada usia remaja seseorang sudah menikah.. Proporsi Tubuh : Berbagai anggota tubuh lambat laun. rata-rata anak laki-laki kira-kira setahun setelahnya. DeBrun (dalam Rice. maka ia tergolong dalam dewasa atau bukan lagi remaja. Berat Badan: Perubahan berat badan mengikuti jadual yang sama dengan perubahan tinggi badan. Perubahan yang terjadi. Papalia dan Olds (2001) tidak memberikan pengertian remaja (adolescent) secara eksplisit melainkan secara implicit melalui pengertian masa remaja (adolescence). 3. e. Misalnya badan melebar dan memanjang sehingga anggota badan tidak lagi kelihatan terlalu pandang. g. tetapi fungsinya belum matang sampai beberapa tahun kemudian. Kata “remaja” berasal dari bahasa latin yaitu adolescere yang berarti to grow atau to grow maturity.c. d.

Perkembangan intelegensia. Agresif dan mudah bereaksi terhadap rangsangan luar yang berpengaruh. sehingga misalnya mudah berkelahi. Perubahan emosi.1. upaya abortus dan penularan penyakit kelamin. Perubahan kejiwaan Proses perubahan kejiwaan berlangsung lambat yang meliputi: 1. meskipun belum mencapai ukuran yang matang sampai akhir masa remaja atau awal masa dewasa 5. usus bertambah panjang dan bertambah besar. sehingga remaja menjadi : a. Kelenjar-kelenjar seks berkembang pesat dan berfungsi. terus berkembang sampai tulang mencapai ukuran yang matang. Mampu berpikir abstrak. b. Ingin mengetahui hal-hal baru. 2. Status remaja tidak jelas. 3. Sistem Endokrin: Kegiatan gonad yang meningkat pada masa puber menyebabkan ketidak seimbangan sementara dari seluruh system endokrin pada masa awal puber. 2. Masa remaja mempunyai ciri tertentu yang membedakan dengan periode sebelumnya : Ciri-ciri remaja menurut Hurlock (1990). senang memberikan kritik b. Prilaku ini jika didorong oleh rangsangan sesual dapat membawa remaja masuk pada hubungan seks pranikah dengan segala akibatnya. khususnya bagi perkembangan otot. Masa remaja sebagai periode yang penting yaitu perubahan-perubahan yang dialami masa remaja akan memberikan dampak langsung pada individu yang bersangkutan dan akan mempengaruhi perkembangan selanjutnya. anak laki-laki mencapat tingkat kematangan baru beberapa tahun kemudian. cemas. Disini berarti perkembangan masa kanak-kanak lagi dan belum dapat dianggap sebagai orang dewasa. antara lain akibat kematangan organ seks maka dapat terjadi kehamilan remaja putri diluar nikah. Panjang dan tebal dinding pembuluh darah meningkat dan mencapai tingkat kematangan bilamana jantung sudah matang. Sistem Peredaran Darah : Jantung tumbuh pesat selama masa remaja. frustasi dan tertawa ) b. sensitif ( mudah menangis. Sistem Pencernaan: Perut menjadi lebih panjang dan tidak lagi terlampau berbentuk pipa. antara lain : a. sehingga remaja menjadi: a. otot-oto di perut dan dinding-dinding usus menjadi lebih tebal dan kuat. sehingga muncul prilaku ingin mencoba-coba. Jaringan selain tulang. Sistem Pernafasan: Kapasitas paru-paru anak perempuan hampir matang pada usia tujuh belas tahun . 4. Masa remaja sebagai periode pelatihan. termasuk HIV/AIDS. hati bertambah berat dan kerongkongan bertambah panjang. keadaan ini . beratnya dua belas kali berat pada waktu lahir. Jaringan Tubuh: Perkembangan kerangka berhenti rata-rata pada usia delapan belas tahun. pada usia tujuh belas atau delapan belas.

Hal ini yang membuat banyak orang tua menjadi takut. Dikatakan demikian karena sulit diatur. cenderung berperilaku yang kurang baik. Kekerasan seksual dan bagaimana menghindarinya 7. g. Pengenalan mengenai sistem. melihat dirinya sendiridan orang lain sebagaimana yang diinginkan dan bukan sebagaimana adanya terlebih dalam cita-cita. minum-minuman keras. Penyakit menular seksual dan HIV/AIDS serta dampaknya terhadap kondisi kesehatan reproduksi 4. mengapa remaja perlu mendewasakan usia kawin serta bagaimana merencanakan kehamilan agar sesuai dengan keinginnannya dan pasanganya 3. f. Hak-hak reproduksi 9. 3. Pengaruh sosial dan media terhadap perilaku seksual 6. Manakala tubuh juga mengalami transisi. Bahaya narkoba dan miras pada kesehatan reproduksi 5. fungsi dan proses reproduksi yang dimiliki oleh remaja. Masa remaja sebagai masa dewasa. serta keinginan akan kebebasan. proses dan fungsi alat reproduksi (aspek tumbuh kembang remaja) 2. d. menggunakan obat-obatan dan terlibat dalam perilaku seks. e. c. Mereka menganggap bahwa perilaku ini akan memberikan citra yang mereka inginkan. Masa remaja adalah masa yang tidak realistik. Masa remaja sebagai masa yang menimbulkan ketakutan. nilai dan sifat yang paling sesuai dengan dirinya. Masa remaja sebagai masa mencari identitas diri yang dicari remaja berupa usaha untuk menjelaskan siapa dirinya dan apa peranannya dalam masyarakat. perubahan pada nilai-nilai yang dianut. remaja sangat perlu . Remaja cenderung memandang kehidupan dari kacamata berwarna merah jambu. maka pada masa seperti ini. yaitu dengan merokok.3 Definisi Kesehatan Reproduksi Remaja Kesehatan reproduksi remaja adalah suatu kondisi sehat yang menyangkut sistem. yaitu perubahan pada emosi perubahan tubuh. Remaja mengalami kebingungan atau kesulitan didalam usaha meninggalkan kebiasaan pada usia sebelumnya dan didalam memberikan kesan bahwa mereka hampir atau sudah dewasa. minat dan peran (menjadi dewasa yang mandiri). Pengertian sehat disini tidak semata-mata berarti bebas penyakit atau bebas dari kecacatan namun juga sehat secara mental serta sosial kultural. Pengetahuan dasar yang perlu diberikan kepada remaja 1. Masa remaja sebagai periode perubahan. Mengambangkan kemampuan berkomunikasi termasuk memperkuat kepercayaan diri agar mampu menangkal hal-hal yang bersifat negatif 8.memberi waktu padanya untuk mencoba gaya hidup yang berbeda dan menentukan pola perilaku.

untuk benar-benar memperhatikan kondisi tubuh terutama organ reproduksi yang banyak berkembang dalam fase ini. 10. Anak-anak perempuan yang dulu hanya peduli untuk membersihkan organ kewanitaannya begitu saja tanpa ada permasalahan yang lain, pada masa remaja dan pubertas, organ kewanitaan anak gadis mulai mengalami perubahan. 11. Tumbuhnya rambut-rambut halus disekitar organ intim juga perlu diperhatikan sehingga kebersihanpun tetap terjaga, terutama setelah buang air kecil maupun buang air besar. Cara mencuci pun harus perlu diperhatikan dimana arah yang sesuai (menjauhi arah kemaluan) lebih disarankan agar bakteri dan kotoran tidak kembali bersarang. 12. Organ kewanitaan memang patut benar-benar dijaga kebersihannya terutama bagi yang tinggal di negara tropis semcam Indonesia. Produksi keringat membuat daerah tersebut lembab dan merupakan kondisi yang tepat untuk tumbuhnya jamur. Selain itu darah haid dan perubahan hormon juga dapat merubah ekosistem organ kewanitaan. 13. Bekal pengetahuan seperti ini sangat mendasar dan penting yang nantinya akan sangat berpengaruh pada perkembangan organ kewanitaan pada remaja putri. 14. Kebersihan organ reproduksi juga harus diperhatikan oleh remaja pria. Beberapa remaja pria tidak harus mengalami pemotongan kulit pembungkus penis pada masa kanak-kanak yang sering dikenal dengan sunatan, nah remaja pria yang memiliki organ intim seperti ini harus tetap rajin membersihan organ intimnya dengan membersihkan daerah di dalam lipatan kulit tersebut, karena apabila bagian di dalam lipatan kulit tidak dibersihkan, potensi untuk tumbuhnya jamur dan hidupnya bakteri-bakteri lain akan sangat besar. 15. Seringkali karena terburu-buru, para remaja pria juga tidak memperhatikan keadaan sekitar saat mereka beraktivitas. Padahal apabila salah sedikit saja dan organ intim mereka terantuk, terjepit resleting ataupun terkena benda lain dengan cukup keras, organ intim tersebut dapat mengalami cedera, pembengkakan yang akan dapat berakibat fatal dikemudian hari bahkan sampai disfungsi ereksi. 3.4 Strategi kunci untuk menjangkau dan melayani generasi muda : Pada tahun 1994, International Conference on Population and Development (ICPD) melakukan upaya untuk mengembangkan program yang cocok untuk kebutuhan kesehatan reproduksi remaja. 1. Melakukan pengembangan layanan-layanan yang ramah bagi generasi muda; 2. Melibatkan generasi muda dalam perancangan, pelaksaan, dan evaluasi program; 3. Membentuk pelatihan bagi penyedia layanan (provider) untuk dapat melayani kebutuhan dan memperhatikan kekhawatiran-kekhawatiran khusus para remaja; 4. Mendorong upaya-upaya advokasi masyarakat untuk mendukung perkembangan generasi muda dan mendorong munculnya perilaku kesehatan remaja yang positif; 5. Memadukan latihan-latihan membangun keterampilan ke dalam program-program yang

ditujukan untuk generasi muda agar dapat meningkatkan rasa percaya diri mereka, mengembangkan kemampuan mereka berkomunikasi mengenai seksualitas,dan memperkuat kemampuan mereka dalam mengupayakan praktik-praktik seksual yang lebih aman. 3.5 Program kesehatan reproduksi remaja mulai menjadi perhatian pada beberapa tahun terakhir ini karena beberapa alasan: 1. Ancaman HIV/AIDS menyebabkan perilaku seksual dan kesehatan reproduksi remaja muncul ke permukaan. Diperkirakan 20-25% dari semua infeksi HIV di dunia terjadi pada remaja. Demikian pula halnya dengan kejadian PMS yang tertinggi di remaja, khususnya remaja perempuan, pada kelompok usia 15-292. 2. Walaupun angka kelahiran pada perempuan berusia di bawah 20 tahun menurun, jumlah kelahiran pada remaja meningkat karena pertumbuhan populasi remaja. Diperkirakan bahwa 40% dari semua anak perempuan berusia 14 tahun yang hidup akan hamil paling tidak sekali saat mereka berumur 20 tahun3. Selain itu, sebagian besar mereka masih belum memiliki akses untuk mendapatkan pendidikan seksual atau kesehatan reproduksi serta pelayanan yang dibutuhkan. 3. Bila pengetahuan mengenai KB dan metode kontrasepsi meningkat pada pasangan usia subur yang sudah menikah, tidak ada bukti yang menyatakan hal serupa terjadi pada populasi remaja. 4. Pengetahuan dan praktik pada tahap remaja akan menjadi dasar perilaku yang sehat pada tahapan selanjutnya dalam kehidupan. Sehingga, investasi pada program kesehatan reproduksi remaja akan bermanfaat selama hidupnya. 5. Kelompok populasi remaja sangat besar; saat ini lebih dari separuh populasi dunia berusia di bawah 25 tahun dan 29% berusia antara 10-25 tahun. 2.6 Masalah-Masalah kunci dalam Kesehatan Remaja dan peran bidan 1. Melakukan advokasi untuk memperoleh dukungan masyarakat terhadap kesehatan reproduksi remaja. Masalah reproduksi dan kesehatan seksual remaja merupakan masalah yang kontroversial di banyak kelompok masyarakat sehingga membuat tindakan advokasi dan mendorong munculnya kesadaran akan masalah ini menjadi lebih penting. Upaya-upaya advokasi dapat difokuskan pada membuat perubahan di tingkat lokal, daerah atau nasional dengan menargetkan para stake holder yang mempengaruhi penerimaan informasi dan pelayanan kesehatan reproduksi bagi para remaja. Individu dan organisasi diposisikan dengan baik untuk membentuk persepsi publik dan program dapat dipusatkan dalam memperkuat dukungan untuk pendanaan dan pelaksanaan program yang relevan sehingga meningkatkan kemungkinan suksesnya program. 2. Komponen-komponen program yang berhasil

Program-program kesehatan reproduksi untuk remaja cenderung akan mencapai keberhasilan maksimal jika program-program tersebut: a. Secara akurat mengidentifikasi dan memahami kelompok yang akan dilayani. b. Melibatkan remaja dalam perancangna programnya. c. Bekerja sama dengan para pemuka masyarakat dan orang tua. d. Melepaskan hambatan-hambatan kebijakan dan mengubah pra anggapan para pemberi layanan (provider) e. Membantu remaja melatih keterampilan interpersonal yang diperlukan untuk menghindari risiko. f. Menghubungkan informasi dan saran dengan pelayanan g. Memberikan tokoh panutan (role model) yang membuat perilaku lebih aman menjadi perilaku yang menarik. h. Menginvestasikan sumber danan dan waktu dalam kerangka yang cukup panjang. 3. Melibatkan kaum remaja dalam aktivitas yang bermakna Pendidikan oleh teman sebaya dapat merupakan pendekatan efektif untuk melibatkan para remaja. Para pendidik/edukator remaja yang dilatih untuk membantu teman sebaya mereka dalam hal informasi dan pelayanan kesehatan reproduksi menerima pelatihan khusus dalam pengambilan keputusan, melakukan perujukan klien dan memberikan komoditas atau pelayanan. Program-program yang menggunakan pendidik/edukator teman sebaya didasarkan pada bukti bahwa para remaja memiliki hubungan baik dengan orang lain yang berusia hampir sama, dengan ketertarikan dan latar belakang serupa. 4. Pelayanan klinik yang ramah bagi remaja Pelayanan kesehatan reproduksi yang youth friendly (ramah untuk remaja) merupakan salah satu yang dikembangkan serta dibentuk dengan cara yang akan mengenali bahwa tantangan, kesulitan dan hambatan yang dihadapi remaja sangat berbeda dengan orang dewasa. Pendekatan ini mencakup memiliki petugas pelayanan kesehatan yang dilatih dengan baik, termasuk bidan dan dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan khusus remaja secara biologis, psikologis dan kebutuhan kesehatan remaja, memiliki rasa hormat terhadpa privasi remaja dan kerahasiaan remaja sebagai klien, fasilitas yang dapat diakses dan lokasi yang nyaman, pelayanan dengan harga yang masuk akal dan lingkungan yang aman dan nyaman bagi populasi remaja, termasuk kelompok remaja pria dan wanita yang sudah menikah. Untuk membuat pelayanan menjadi ramah dan nyaman, bidan harus mempertimbangkan masukan-masukan para remaja terhadap komponen-komponen klinik seperti famplet informasi dan gaya ruang tunggu. Pelayanan harus diberikan di tempat-tempat remaja biasa berkumpul untuk belajar, bersosialisasi dan bekerja dan kerahasiaan harus dipastikan. Sikap-sikap menghakimi dan kadang-kadang bahkan kekerasan di pihak pemberi layanan dapat menciptakan hambatan kritis

HIV dan PMS di kalangan Remaja Menurut WHO. fil. Hampir setengah dari infeksi HIV secara keseluruhan terjadi pada pria dan wanita yang berusia di bawah 25 tahun. 333 juta kasus baru PMS terjadi di seluruh dunia setiap tahun dan setidaknya 111 juta dari kasus ini terjadi pada mereka yang berusia di bawah 25 tahun. Infeksi di kalangan perempuan melebihi infeksi di kalangan pria. Media massa hiburan (radio. kekerasan substansial. Proses persalinan selalu memiliki potensi risiko-risiko kesehtan. dan di banyak negara berkembang data menunjukkan bahwa sampai 60% dari semua infeksi HIV baru terjadi pada kelompok usia antara 15 samapi 24 tahun. 7. tapi risiko persalinan lebih besar pada perempuan berusia di bawah 17 tahun. Memberikan informasi dan pelayanan untuk para remaja Remaja memerlukan informasi yang sesuai dengan usianya mengenai perkembangan fisik dan emosional. buku komik) dapat menjadi cara yang efektif dari segi biaya untuk mengomun ikasikan pesan-pesan yang dpat mempengaruhi pengetahuan. dan bagaimana menjangkau petugas pelayanan kesehatan untuk menjawab kekhawatiran mereka. Kontrasepsi bagi remaja Para remaja memiliki hak untuk memperoleh informasi yang jelas dan akurat mengenai kontrasepsi termasuk pemakain yang benar. Konseling harus mengungkapkan aspek pencegahan kehamilan sekaligus perlindungan terhadap PMS (penyakit menular seksual). Salah satu penelitian di Tanzania memperlihatkan bahwa perempuan muda memiliki kemungkinan untuk terinfeksi HIV lebih dari empat kali dibandingkan pria muda. Setiap tahun sekitar 15 juta remaja melahirkan anak. televisi.dan bertahan lama terhadap pelayanan kesehatan reproduksi. bagaimana mengakses pelayanan kesehatan dan kesempatan-kesempatan pendidikan. Bidan sebagai penyedia layanan dapat melakukan hubungan interaktif dengan klien remaja dengan melakukan komunikasi interpersonal. 5. video. Kehamilan dini dan kehamilan yang tidak diinginkan Banyak remaja aktif secara seksual ( meskipun bukan pilihan mereka sendiri. Bidan yang bersikap menghakimi dapat menghambat pelayanan kesehatan reproduksi pada remaja. 6. musik. sikap dan perilaku. efek samping. meskipun para perempuan lebih tidak berpengalama seksual dan memiliki pasangan seksual yang lebih sedikit dibanding pria sebayanya. Bidan mempunyai peranan yang sangat besar dalam memberikan informasi tersebut serta konseling yang sesuai sangat penting untuk membantu remaja menangani atau menyisihkan potensi efek samping. rasio 2 berbanding 1. . 8. risiko-risiko potensial dari kegiatan seksual yang tidak terlindung. kerja dan rekreasi.

10. Pendidikan seks berbasis sekolah Evaluasi yang dilakukan di antara para kawula muda di negara-negara berkembang dan negaranegara maju telah memperlihatkan bahwa pendidikan seks berbasis sekolah dapat membantu menunda hubungan seksual pertama para remaja yang belum aktif secara seksual. Infertilitas primer . Aborsi yang tidak aman menempati proporsi tinggi dalam kematian ibu di antara para remaja. Perempuan muda seringkali memiliki pengetahuan terbatas atau kurang percaya diri untuk mengakses pelayanan kesehatan sehingga mengakibatkan pelayanan prenatal yang terbatas berperan penting terhadap terjadinya komplikasi. 4. program harus secara langsung mengkonfrontasi masalah hubungan gender yang tidak setara. MASALAH GANGGUAN PADA KESEHATAN REPRODUKSI DAN UPAYA PENANGGULANGANNYA 4. Karena sikap-sikap gender ini telah terbukti tidak dapat dipisahkan dari dalam banyak upaya kesehatan reproduksi remaja. sehingga menimbulkan kepercayaan diri remaja. Program yang meminta para perempuan muda untuk mengambil keputusan dan tindakan yang merupakan kontradiksi dari peran perempuan yang diterima seperti menolak melakukan hubungan seksual atau berkeras akan pemakaian kondom. 9. Peran bidan dalam asuhan prenatal sangat dibutuhkan. Masalah Gender Spesifik Generasi muda. terutama anak perempuan rentan terhadap kekerasan seksual. Bidan harus membantu para perempuan muda tersebut membangun keterampilan dan rasa percaya diri yang diperlukan untuk membantu mereka membuat keputusan-keputusan.1 INFERTILITAS Invfertilitas adalah ketidakmampuan sepasang suami istri untuk mencapai kehamilan setelah selama 1 tahun melaksanakan hubungan seksual secara teratur dan tidak menggunakan alat kontrasepsi. perilaku pria berisiko ditoleransi dan kadang-kadang didukung.Remaja dengan usia ini lebih mudah mengalami komplikasi dalam persalinan. Untuk para remaja yang aktif secara seksual. hubungan seksual yang dipaksakan dan hubungan dengan kekuatan yang tidak seimbang. pendidikan seksual dapat mendorong pemakaian kontrasepsi dan perlindungan PMS yang benar dan konsisten. Beberapa budaya.

Infertilitas sekunder Jika sebelumnya pasangan suami istri pernah memiliki anak (minimal 1 kali kehamilan). Kesuburan seorang pria ditentukan oleh kemampuannya untuk mengantarkan sejumlah sperma yang normal ke dalam vagina wanita. sperma bergerak ke dalam epididimis (suatu saluran berbentuk gulungan yang terletak di puncak testis menuju ke testis belakang bagian bawah) dan disimpan di dalam epididimis sampai saat terjadinya ejakulasi. Pembentukan sperma yang paling efsisien adalah pada suhu 33. cairan yang dihasilkan oleh vesikula seminalis ditambahkan pada sperma dan membentuk semen. Dari epididimis. tetapi kehamilan berikutnya belum berhasil dicapai. sperma bergerak ke vas deferens dan duktus ejakulatorius. Di dalam duktus ejakulatorius. berkurangnya pergerakan sperma dan meningkatkan jumlah sperma yang abnormal di dalam semen.2 Penyebab a. Faktor lain yang mempengaruhi jumlah sperma adalah pemakaian . Proses pembuatan sperma disebut spermatogenesis. yang kemudian mengalir menuju ke uretra dan dikeluarkan ketika ejakulasi. faktor pria 1) Masalah pada sperma : Pada pria dewasa. 4. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi proses tersebut sehingga bisa terjadi kemandulan: a) Peningkatan suhu di dalam testis akibat demam berkepanjangan atau akibat panas yang berlebihan bisa menyebabkan berkurangnya jumlah sperma.adalah istilah yang digunakan jika pasangan suami istri sama sekali belum pernah memiliki anak. sperma dibuat terus menerus di dalam testis (buah zakar). Dari testis kiri dan kanan. Testis bisa tetap berada pada suhu tersebut karena terletak di dalam skrotum (kantung zakar) yang berada diluar rongga tubuh. Sel yang belum terspesialisasi memerlukan waktu sekitar 72-74 hari untuk berkembang menjadi sel sperma yang matang.5 (lebih rendah dari suhu tubuh).

5. Kekurangan hormon 4. Varikokel adalah varises (pelebaran vena) di dalam skrotum. Varikokel bisa menghalangi pengaliran darah dari testis dan mengurangi laju pembentukan sperma. Ovulasi adalah pelepasan sel telur dari ovarium (indung telur). Ovulasi biasanya terjadi 14 hari sebelum menstruasi hari pertama. 2) Faktor wanita: a) Jaringan parut akibat penyakit menular seksual atau endometriosis. Pembentukan jaringan parut akibat penyakit menular seksual. Jika seorang wanita memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur atau tidak . c) Varikokel merupakan kelainan anatomis yang paling sering ditemukan pada kemandulan pria. b) Disfungsi ovulasi (kelainan pada proses pelepasan sel telur oleh ovarium/sel telur). Impotensi 3. yaitu semen mengalir ke dalam kandung kemih dan bukan ke penis. Jika di dalam semen tidak terdapat fruktosa (gula yang dihasilkan oleh vesikula seminalis) berarti tidak terdapat vas deferens atau tidak terdapat vesikula seminalis atau terdapat penyumbatan pada duktus ejakulatorius. spironolakton dan nitrofurantoin). d) Ejakulasi retrograd terjadi jika semen mengalir melawan arusnya. b) Penyakit serius pada testis atau penyumbatan atau tidak adanya vas deferens (kiri dan kanan) bisa menyebabkan azospermia (tidak terbentuk sperma sama sekali. Sel telur yang dilepaskan ini siap dibuahi oleh sperma yang berasal dari pria. 2. Ejakulasi retrograd juga bisa terjadi akibat kelainan fungsi saraf.marijuana atau obat-obatan (misalnya simetidin. Kelainan ini lebih sering ditemukan pada pria yang telah menjalani pembedahan panggul (terutama pengangkatan prostat) dan pria yang menderita diabetes. Polusi lingkungan.

Kadang ovulasi tidak terjadi akibat tidak dilepaskannya GnRH (donadotropin-releasing hormone) oleh hipotalamus. maka dicari terlebih dahulu penyebabnya lalu dilakukan pengobatan untuk merangsang terjadinya ovulasi. Selama fase folikuler. Lendir ini juga berfungsi memperpanjang kelangsungan hidup sperma. d) Kekurangan gizi. Pernah menderita penyakit peradangan panggul (setelah menderita penyakit . f) Tumor.mengalami menstruasi (amenore). Bisa terjadi kelainan struktur maupun fungsi tuba falopii. h) Kelainan sistem pengangkutan dari leher rahim ke tuba falopii (saluran telur). Lendir pada serviks adalah kental dan tidak dapat ditembus oleh sperma kecuali pada fase folikuler dari siklus menstruasi. Selanjutnya sperma menuju ke rahim lalu ke tuba falopii dan terjadilah pembuahan di tuba falopii. Selain faktor yang berhubungan dengan usia. terjadi peningkatan hormon estradiol sehingga lendir lebih jernih dan elastis dan bisa ditembus oleh sperma. risiko infertilitas juga meningkat pada: 1. Lendir pada serviks bertindak sebagai penyaring yang menghalangi masuknya bakteri dari vagina ke dalam rahim. Berganti-ganti pasangan seksual (karena meningkatkan resiko terjadi penyakit menular seksual) 2. Penyakit menular seksual 3. e) Infeksi panggul. Penyebab yang utama adalah: Infeksi Endometriosis Pengikatan tuba pada tindakan sterilisasi. g) Kelainan lendir servikal (lendir reher rahim). c) Kelainan hormon. d) Kista ovarium. i) Kelainan pada tuba falopii.

PCT dilakukan untuk menilai interaksi antara sperma dan lendir servikal dengan cara menganalisa lendir servikal yang dikumpulkan dalam waktu 2-8 jam setelah melakukan hubungan seksual. Postcoital test (PCT). Dalam keadaan normal.6-10 cm tanpa terputus. sebelum beranjak dari tempat tidur. Pada fase ovulatoir. Memperhatikan perubahan pada lendir servikal. lendir tampak seperti pohon pakis. Setiap pagi. 4. Pengukuran suhu tubuh basal. 4. kecepatan pergerakan dan bentuk sperma. Siklus menstruasi anovulatoir 9. Bila dilihat dengan mikroskop. suami tidak boleh melakukan ejakulasi. Endometriosis 10. 2. Penyakit menahun (misalnya diabetes Diagnosa Dilakukan pemeriksaan fisik dan pengumpulan riwayat kesehatan dari suami dan istri. . Analisa semen untuk menilai volume dan kekentalan semen serta menilai jumlah. jika terjadi peningkatan sebesar 0. lendir servikal adalah jernih dan bisa diregangkan sepanjang 7. lendir menjadi basah. 3. Pemaparan DES (dietil stilbestrol) (pria maupun wanita) 8. Kelainan pada rahim (mioma) atau penyumbatan leher rahim 11. pergerakan. Pernah menderita orkitis atau epididimitis (pria) 5. 2-3 hari sebelum menjalani pemeriksaan ini. Gondongan (pria) 6. dilakukan pengukuran suhu tubuh wanita. Tes ini dilakukan pada pertengahan siklus menstruasi yaitu pada saat estradiol mencapai kadar tertinggi dan pada saat terjadi ovulasi.5-1O Celsius berarti sedang terjadi ovulasi.3 Pemeriksaan yang biasa dilakukan adalah: 1.ini. 10-15% wanita menjadi mandul) 4. elastis dan licin. Varikokel (pria) 7.

Pemeriksaan panggul (pada wanita) untuk menentukan adanya kista atau tidak. 12. Pengobatan yang tepat (tidak termasuk teknik modern seperti fertilisasi in vitro) memungkinkan terjadinya kehamilan pada 50-60% pasangan yang sebelumnya didiagnosis mengalami kemandulan. Laparoskopi untuk melihat rongga panggul. karena itu dianjurkan untuk menjalani perilaku seksual yang aman guna meminimalkan resiko kemandulan di masa yang akan datang.4 Pencegahan Infertilitas seringkali disebabkan oleh penyakit menular seksual. Kadar LH (luteinizing hormon) untuk memperkirakan saat ovulasi dan membantu menentukan waktu untuk melakukan hubungan seksual. Kedua penyakit ini pada awalnya mungkin tidak menunjukkan gejala dan gejala baru timbul setelah terjadinya penyakit peradangan panggul atau salpingitis. kemungkinan penyebabnya bisa diketahui. Progestin challenge 10. 15-20% kasus pada akhirnya akan mengalami kehamilan. 6. Kadar hormon pada suami dan istri. Biopsi testis (jarang dilakukan) 8. 14. 11. Penyakit menular seksual yang paling sering menyebabkan kemandulan adalah gonore dan klamidia. 13. Histerosalpingografi (HSG) untuk menilai sistem transport dari serviks melalui rahim sampai ke tuba falopii. Histeroskopi. Peradangan menyebabkan pembentukan jaringan parut pada tuba falopii lalu terjadi penurunan kesuburan. Kadar progesteron serum. Prognosis Sekitar 85-90% kasus. . Biopsi endometrium 7. 4.5. Tanpa pengobatan. 9.

Inseminasi Buatan Inseminasi buatan atau artificial insemination (sering disingkat sebagai AI) dilakukan dengan memasukkan cairan semen yang mengandung sperma dari pria ke dalam organ reproduksi wanita tanpa melalui hubungan seks atau bukan secara alami. IUD tidak dianjurkan untuk dipakai pada wanita yang belum pernah memiliki anak. GIFT (Gamete Intrafallopian Transfer) GIFT yang merupakan singkatan dari Gamete Intrafallopian Transfer merupakan teknik yang mulai diperkenalkan sejak tahun 1984. Cairan semen yang mengandung sperma diambil dengan alat tertentu dari seorang suami kemudian disuntikkan ke dalam rahim isteri sehingga terjadi pembuahan dan kehamilan. Prosesnya dilakukan dengan mengambil sel telur dari ovarium atau indung telur wanita lalu dipertemukan dengan sel sperma pria yang sudah dibersihkan. Biasanya dokter akan menganjurkan inseminasi buatan sebagai langkah pertama sebelum menerapkan terapi atau perawatan jenis lainnya. sel telur dan sperma yang sudah dipertemukan tersebut dimasukkan ke dalam tuba falopi atau tabung falopi wanita melalui irisan kecil di bagian perut melalui operasi laparoskopik. Beberapa jenis teknik perawatan untuk masalah ketidaksuburan atau infertilitas yang memiliki tingkat keberhasilan cukup tinggi di antaranya yaitu: Tekhnik reproduksi buatan a. Beberapa jenis alat kontrasepsi memiliki risiko kemandulan yang lebih tinggi (misalnya IUD). Kemandulan akibat gondongan bisa dicegah dengan menjalani immunisasi gondongan. . Immunisasi gondongan telah terbukti mampu mencegah gondongan dan komplikasinya pada pria (orkitis). Tujuannya untuk menciptakan kehamilan. b. Sehingga diharapkan langsung terjadi pembuahan dan kehamilan. Dengan menggunakan alat yang bernama laparoscope.kemandulan absolut atau kehamilan di luar kandungan.

2 SEKSUAL TRANSMITED DISEASE (STD) / PENYAKIT MENULAR SEKSUAL Penyakit kelamin sudah lama dikenal di beberapa negara.c. makin banyak juga ditemukan jenis-jenis penyakit baru. Dengan teknik ini. ZIFT (Zygote Intrafallopian Transfer) ZIFT atau Zygote Intrafallopian Transfer merupakan teknik pemindahan zigot atau sel telur yang telah dibuahi. Proses ini dilakukan dengan cara mengumpulkan sel telur dari indung telur seorang wanita lalu dibuahi di luar tubuhnya. e. Kemudian setelah sel telur dibuahi. terutama yang paling populer di antaranya adalah Sifilis dan Gonorrhoe. seperti : anak-anak usia remaja. Karena pada kenyataanya penyakit-penyakit tersebut tidak hanya mengenai juga organorgan yang lain. 4. Teknik ini merupakan kombinasi antara teknik IVF dan GIFT. hasilnya yang sudah berupa embrio dimasukkan ke dalam rahim melalui serviks d. sel sperma yang kurang aktif maupun tidak matang dapat digunakan untuk membuahi sel telur. IVF (In Vitro Fertilization) IVF atau In Vitro Fertilization dikenal juga sebagai prosedur bayi tabung. terbukti dari data yang diperoleh terlihat setiap tahun tidak kurang dari 250 kasus baru ditemukan dan dari jumlah tersebut 30-50% merupakan penyakit-penyakit yang tergolong PMS. ICSI (Intracytoplasmic Sperm Injection) ICSI atau Intracytoplasmic Sperm Injection dilakukan dengan memasukkan sebuah sel sperma langsung ke sel telur. Mula-mula sel telur wanita dan sel sperma dibuahi di media pembuahan di luar tubuh wanita. Peningkatan Insident tersebut secara tidak langsung juga terjadi karena semakin banyaknya kelompok perilaku-perilaku berisiko tinggi.Dari tahun ke tahun insiden PMS bisa dikatakan semakin meningkat. Lalu setelah terjadi pembuahan. Dengan semakin majunya ilmu pengetahuan. dimasukkan kembali ke tuba falopi atau tabung falopi melalui pembedahan di bagian perut dengan operasi laparoskopik. sehingga istilah Penyakit Kelamin yang dulu banyak disebut sudah dianggap tidak sesuai lagi dan diubah menjadi Seksually Transmited Disease (STD) atau Penyakit Menular Seksual (PMS). PSK (Pekerja Seks Komersial). .

Herpes Genitalis. tetapi sekarang sebutan yang paling tepat adalah Penyakit Hubungan Seksual/ Seksually Transmitted Disease atau secara umum disebut Penyakit Menular Seksual (PMS). yaitu: a. Disebabkan oleh Bakteri : Gonorrhoe. 4.5 Pencegahan yang bisa dilakukan antara lain : a.3 Pencegahan PMS Prinsip utama dari pengendalian Penyakit Menular Seksual secara prinsip ada dua. Disebabkan oleh Jamur : Kandidiasis Vaginosis d. Kemandulan baik pria atau wanita 2. kehilangan berat badan. kulit menguning dan rasa nyeri sekujur tubuh 7.2. diare dan keringat malam hari 8. dll. bengkak atau merah di sekitar alat kelamin 4. kaum homoseksual. 4.2. gatal atau sakit di sekitar alat kelamin 3.1 Defenisi PMS Penyakit Menular Seksual (PMS) adalah : Suatu gangguan/ penyakit-penyakit yang ditularkan dari satu orang ke orang lain melalui kontak atau hubungan seksual.2. Bayi lahir dengan kelahiran yang tidak seharusnya. Pedikulosis Pubis 4. buang air kecil lebih sering dari biasanya 6. lemah. seperti lahir sebelum cukup umur. tidak berganti-ganti pasangan. Mencegah berkembangnya PMS serta komplikasi-komplikasinya. Vaginosis Bakterial b. berbau dan gatal 9.6 Komplikasi dari PMS (termasuk AIDS) antara lain : 1. 4.2. benjolan atau lecet di sekitar alat kelamin 2. Hepatitis B. menggunakan kondom setiap hubungan seks b. Kanker leher rahim pada wanita 3. Disebabkan Virus : AIDS.2. Kondiloma Akuminata c. pada wanita keluar darah di luar masa menstruasi dll 4. rasa sakit atau terbakar saat buang air kecil 5. Tidak melakukan hubungan seks. atau terinfeksi PMS . Disebabkan oleh Parasit : Scabies. berat badan lahir rendah. Memutuskan rantai penularan infeksi PMS b. Kehamilan di luar rahim 4. Urethritis. Sifilis.2.4 Gejala awal yang menjadi pertanda PMS. Pertama sekali penyakit ini sering disebut ‘Penyakit Kelamin’ atau Veneral Disease.2 Beberapa Penyakit Menular Seksual yang sering ditemukan di Indonesia antara lain: a. demam. diantaranya : 1. Infeksi yang menyebar 5. Kebiasaan menggunakan alat kedokteran maupun non medis yang steril 4. keluar cairan dari alat vital yang tidak biasa. Menghindari transfusi darah dengan donor yang tidak jelas asal-usulnya c.pecandu narkotika.

sering berkemih dan malaise. Saat berhubungan seks. Bakteri ini melekat dan menghancurkan membran sel epitel yang melapisi selaput lendir terutama epitel yang melapisi kanalis endoserviks dan uretra. Banyak orang — khususnya perempuan dan remaja — enggan untuk mencari pengobatan karena mereka tidak ingin keluarga atau masyarakat tahu mereka menderita PMS. epydydymis. dan pada laki-laki yang berhubungan seksual dengan sesama jenis. Infeksi ekstra genital di faring. disuria. Pemeriksaan diagnostik . Infeksi ekstragenital yang bersifat primer atau sekunder lebih sering dijumpai karena berubahnya paraktek-praktek seksual. dan limfodenopati leher.Perempuan lebih rentan tertular PMS dibandingkan dengan laki-laki. vas deferens. Epidemiologi Angka infeksi paling tinggi pada kaum muda. nyeri rectum. dia tidak selalu menunjukkan gejala. demam. Setelah terinokulasi. Jika perempuan terinfeksi PMS. dan rektum dapat dijum[pai pada kedua jenis kelamin. anus. Alasan utamanya adalah: 1. Infeksi gonokokus di farinhg lebih sering asimptomatik tapi dapat juga menyebabkan faringitis dengan eksudat mukopurulen. Penularan dari laki-laki ke perempuan lebih sering terjadi dari pada penularan dari perempuan ke laki-laki karena lebih luasnya selaput lendir yang terpajan dan eksudat yang berdiam lama di fagina. endometrim.2. Untuk dapat menular. dengan yang tertinggi pada perempuan berusia 15-19 tahun dan laki-laki berusia 20-24 tahun. serviks tampak edematous dan rapuh dan drainase mukopurulen dari ostium. Gejala dan tanda pada laki-laki dapat muncul 2 hari setelah pajanan dan mulai dengan uretritis.7 Jenis-jenis PMS a) GONORE Definisi infeksi menular seksual yang disebabkan oleh bakteri doplococcus gram-negatif Neisseria gonorrhoeae. harus terjadi kontak langsung mukosa ke mukosa. Tidak munculnya gejala dapat menyebabkan infeksi meluas dan menimbulkan komplikasi 3. nyeri abdomen. gatal. dan rongga peritonium pada perempuan. Jika sperma terinfeksi oleh PMS. dan testis pada pria. didikuti oleh sekret yang purulen. vesikula seminalis. dan tenesmus. tuba fallopi . maka perempuan tsb pun bisa terinfeksi 2. 4. Pada pemeriksaan. infeksi dapat menyebar ke prostat. gejala dan tanda timbul dalam 7-21 hari yang dimulai dengan sekret vagina. Gejala dan tanda Respon peradangan yang cepat disertai dekstruksi sel menyebabkan keluarnya sekret purulen kuning kehijauan khasdari uretra pada pria dan ostium serviks pada perempuan. dinding vagina dan leher rahim langsung terpapar oleh cairan sperma. gatal-gatal pada anus sedangkan pada perempuan. uertra.

kemudian menyebar ke seluruh tubuh melalui aliran darah. . tetapi kadang-kadang terbentuk beberapa ulkus. Sifilis juga bisa menginfeksi janin selama dalam kandungan dan menyebabkan cacat bawaan. bakteri akan sampai ke kelenjar getah bening terdekat. Cangker juga bisa ditemukan di anus. kerusakan otak maupun kematian. Uji-uji amplikasi DNA dengan metode reaksi berantai polimerase (PCR) dan reaksi berantai ligase (LCR) lebih sensitif dibandingkan biakan bakteri dan dapat digunakan sekret vagina atau serviks dan dapat digunakan urin . Luka biasanya membaik dalam waktu 3-12 minggu dan sesudahnya penderita tampak sehat secara keseluruhan. tanpa disertai nyeri. Cangker berawal sebagai suatu daerah penonjolan kecil yang dengan segera akan berubah menjadi suatu ulkus (luka terbuka). tenggorokan. rektum. Penyebab Bakteri Treponema pallidum. jari-jari tangan atau bagian tubuh lainnya. Infeksi oleh Treponema pallidum berkembang melalui 4 tahapan: 1. Terapi yang saat ini direkomendasikan adalah golonga sefalosporin dan fluorokuinolon . leher rahim. Luka tersebut tidak mengeluarkan darah. lidah. juga tanpa disertai nyeri. tetapi jika digaruk akan mengeluarkan cairan jernih yang sangat menular.Gonore dapat didiagnosis dengan cepat dengan pewarnaan gram terhadap apusan eksudat yang diambil dari tempat infeksi. Seseorang yang pernah terinfeksi oleh sifilis tidak akan menjadi kebal dan bisa terinfeksi kembali. bibir. Gejala Gejala biasanya mulai timbul dalam waktu 1-13 minggu setelah terinfeksi. yang tersering adalah pada penis. Untuk memastikan diagnosis harus dilakukan pembiakan dari semua kemungkinan tempat infeksi. Kelenjar getah bening terdekat biasanya akan membesar. Biasanya penderita hanya memiliki1 ulkus. Fase Primer. Bakteri ini masuk kedalam tubuh manusia melalui selaput lendir (misalnya di vagina atau mulut) atau melalui kulit. vulva atau vagina. namun sekarang banyak brkembang galur-galur gonorea yang resisten panisilin. Semua kontak seksual pasien yang terinfeksi harus dievaluasi dan ditawarkan terapi profilaktik. Apusan positif bila ditemukan diplokoccus gram negatif intra sel. rata-rara 3-4 minggu. b) Sifilis Definisi Sifilis adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh Treponema pallidum. Dalam beberapa jam. uji-uji nonbiakan misalnya deteksi antigen dengan antibodi imunofluerensensi lansung (DFA) dan enzyme imunosorbent assay (EIA) kurang dikembangkan dan jarang digunakan. Luka tersebut hanya menyebabkan sedikit gejala sehingga seringkali tidak dihiraukan. Terapi Gonorea dapat disembuhkan dengan penisilin mulai tahun 1940-an. Terbentuk luka atau ulkus yang tidak nyeri (cangker) pada tempat yang terinfeksi. Infeksi bisa menetap selama bertahun-tahun dan jarang menyebabkan kerusakan jantung.

kaku kuduk dan ketulian. wajah dan kulit kepala. Benjolan ini bisa ditemukan di hampir semua bagian tubuh. Rambut mengalami kerontokan dengan pola tertentu. Gejala ini terbagi menjadi 3 kelompok utama : Sifilis tersier jinak. Sejumlah kecil penderita mengalami peradangan pada selaput otak (meningitis sifilitik akut). mual. Hal ini bisa menyebabkan nyeri dada. Tetapi beberapa minggu atau bulan kemudian akan muncul ruam yang baru. tetapi yang paling sering adalah pada kaki dibawah lutut. sehingga pada kulit kepala tampak gambaran seperti digigit ngengat. Meskipun tidak diobati. Biasanya muncul 10-25 tahun setelah infeksi awal. Tulang juga bisa terkena. kehilangan nafsu makan. penyakit akan memasuki fase laten dimana tidak nampak gejala sama sekali. Diagnosa Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya. Setelah penderita sembuh dari fase sekunder. Fase sekunder biasanya dimulai dengan suatu ruam kulit. Fase Tersier. Pada fase sekunder sering ditemukan luka di mulut. ruam ini akan menghilang. Sifilis kardiovaskuler. Peradangan mata biasanya tidak menimbulkan gejala. Fase Sekunder. Benjolan yang disebut gumma muncul di berbagai organ. Di daerah perbatasan kulit dan selaput lendir serta di daerah kulit yang lembab. Gejala lainnya adalah merasa tidak enak badan (malaise). Bisa terjadi aneurisma aorta atau kebocoran katup aorta. Fase ini bisa berlangsung bertahun-tahun atau berpuluh-puluh tahun atau bahkan sepanjang hidup penderita. menyembuh secara bertahap dan meninggalkan jaringan parut. .2. lelah. Pada awal fase laten kadang luka yang infeksius kembali muncul . Sekitar 50% penderita memiliki pembesaran kelenjar getah bening di seluruh tubuhnya dan sekitar 10% menderita peradangan mata. Ruam ini bisa berlangsung hanya sebentar atau selama beberapa bulan. gagal jantung atau kematian. 3. Peradangan ginjal bisa menyebabkan bocornya protein ke dalam air kemih. batang tubuh bagian atas. Pada saat ini jarang ditemukan. Fase Laten. Diagnosis pasti ditegakkan berdasarkan hasil pemeriskaan laboratorium dan pemeriksaan fisik. Peradangan hati bisa menyebabkan sakit kuning (jaundice). Sekitar 10% penderita mengalami peradangan pada tulang dan sendi yang disertai nyeri. menyebabkan nyeri menusuk yang sangat dalam yang biasanya semakin memburuk di malam hari. Pada fase tersier penderita tidak lagi menularkan penyakitnya. Daerah ini sangat infeksius (menular) dan bisa kembali mendatar serta berubah menjadi pink kusam atau abu-abu. demam dan anemia. tumbuhnya perlahan. yang muncul dalam waktu 6-12 minggu setelah terinfeksi. yang menyebabkan sakit kepala. tetapi kadang terjadi pembengkakan saraf mata sehingga penglihatan menjadi kabur. Gejala bervariasi mulai ringan sampai sangat parah. bisa terbentuk daerah yang menonjol (kondiloma lata). 4.

Herpes Genitalis Herpes Genitalis adalah suatu penyakit menular seksual di daerah kelamin. dilakukan pungsi lumbal guna mendapatkan contoh cairan serebrospinal. Bisa juga digunakan pemeriksaan antibodi pada contoh darah. Tes penyaringan : VDRL (venereal disease research laboratory) atau RPR (rapid plasma reagin). Tes penyaringan ini mudah dilakukan dan tidak mahal. sekunder dan fase laten adalah baik. Gejala awal biasanya . karena kerusakan yang telah terjadi biasanya tidak dapat diperbaiki. Salah satu dari pemeriksaan ini adalah tes FTA-ABS (fluorescent treponemal antibody absorption). kulit di sekeliling rektum atau tangan (terutama bantalan kuku) dan bisa ditularkan ke bagian tubuh lainnya (misalnya permukaan mata). 3. semua mitra seksualnya dalam 3 bulan terakhir terancam tertular. 2. Pada fase tersier. Pemeriksaan ini lebih akurat. sedangkan HSV-1 biasanya menginfeksi mulut. Gejala Gejala awalnya mulai timbul pada hari ke 4-7 setelah terinfeksi. Prognosis Setelah menjalani pengobatan. yang digunakan untuk memperkuat hasil tes penyaringan yang positif. Luka herpes biasanya tidak terinfeksi oleh bakteri. Antibiotik terbaik untuk semua fase sifilis biasanya adalah suntikan penisilin. Pemeriksaan antibodi terhadap bakteri penyebab sifilis. Mereka harus menjalani tes penyaringan antibodi dan jika hasilnya positif. semua mitra seksualnya dalam 1 tahun terakhir terancam tertular. mereka perlu menjalani pengobatan. Kedua jenis virus herpes simpleks tersebut bisa menginfeksi kelamin. prognosis untuk sifilis fase primer. diagnosis sifilis ditegakkan berdasarkan hasil pemeriksaan mikroskopis terhadap cairan dari luka di kulit atau mulut. karena itu penderita sebaiknya menghindari hubungan seksual sampai penderita dan mitra seksualnya telah selesai menjalani pengobatan.Ada 2 jenis pemeriksaan darah yang digunakan: 1. tetapi beberapa penderita juga memiliki organisme lainnya pada luka tersebut yang ditularkan secara seksual (misalnya sifilis atau cangkroid). Mungkin perlu dilakukan tes ulang karena pada beberapa minggu pertama sifilis primer hasilnya bisa negatif. Ada 2 jenis virus herpes simpleks yaitu HSV-1 dan HSV-2. Untuk neurosifilis. diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksan antibodi. Pada sifilis fase sekunder. Prognosis untuk sifulis fase tersier pada hati atau otak adalah buruk. HSV-2 biasanya ditularkan melalui hubungan seksual. Pada fase primer atau sekunder. kulit di sekeliling rektum atau daerah di sekitarnya yang disebabkan oleh virus herpes simpleks. Pada sifilis fase primer. Etiologi: Penyebabnya adalah virus herpes simpleks. Pengobatan Penderita sifilis fase primer atau sekunder bisa menularkan penyakitnya.

termasuk kulit depan pada penis yang tidak disunat. Asikovir atau obat anti-virus lainnya bisa diberikan dalam bentuk sediaan oral atau krim untuk dioleskan langsung ke luka herpes. yang diikuti oleh sekumpulan lepuhan kecil yang terasa nyeri. luka herpes bisa sangat berat. menyebar ke bagian tubuh lainnya. tetapi pengobatan bisa memperpendek lamanya serangan. Diagnosa Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya. maka lepuhan dan luka bisa terbentuk di sekitar anus atau di dalam rektum. Penderita bisa mengalami kesulitan dalam berkemih dan ketika berjalan akan timbul nyeri. Pada pria. Luka yang terbentuk biasanya menimbulkan nyeri dan membentuk keropeng. Pengobatan Tidak ada pengobatan yang dapat menyembuhkan herpes genitalis. tetapi kadang-kadang disebabkan oleh Trichomonas vaginalis atau virus herpes simpleks. Luka akan membaik dalam waktu 10 hari tetapi bisa meninggalkan jaringan parut. sehingga gejala dari virus kedua tidak terlalu berat. Infeksi awal oleh salah satu virus akan memberikan kekebalan parsial terhadap virus lainnya. Pada penderita gangguan sistem kekebalan (misalnya penderita infeksi HIV). biasanya 2 hari setelah timbulnya gejala.berupa gatal. Lepuhan ini pecah dan bergabung membentuk luka yang melingkar. Pada wanita. d) Uretritis Non-Gonokokus & Servisitis Klamidialis Uretritis Non-Gonokokus dan Servisitis Klamidialis merupakan penyakit menular seksual yang biasanya disebabkan oleh Chlamydia trachomatis atau Ureaplasma urealyticum (pada laki-laki). Jika penderita melakukan hubungan seksual melalui anus. Tetapi pengobatan dini pada serangan pertama tidak dapat mencegah kambuhnya penyakit ini. Lalu akan muncul bercak kemerahan yang kecil. Jumlah serangan bisa dikurangi dengan terus menerus mengkonsumsi obat anti-virus dosis rendah. kesemutann dan sakit. lebih lama dan lebih meluas dibandingkan gejala berikutnya dan mungkin disertai dengan demam dan tidak enak badan. karena virus menetap di saraf panggul terdekat dan kembali aktif untuk kembali menginfeksi kulit. Obat ini juga bisa meringankan gejala pada fase awal. HSV-1 mengalami pengaktivan kembali di dalam saraf wajah dan menyebabkan fever blister atau herpes labialis. Obat ini mengurangi jumlah virus yang hidup di dalam luka sehingga mengurangi resiko penularan. Untuk memperkuat diagnosa. lepuhan dan luka bisa terbentuk di vulva dan leher rahim. Pengobatan akan efektif jika dimulai sedini mungkin. lepuhan dan luka bisa terbentuk di setiap bagian penis. Infeksi ini disebut non-gonokokus untuk menunjukkan bahwa infeksi ini bukan . Gejala awal ini sifatnya lebih nyeri. menetap selama beberapa minggu atau lebih dan resisten terhadap pengobatan dengan asiklovir. Pemeriksaan darah bisa menunjukkan adanya antibodi terhadap virus. diambil apusan dari luka dan dibiakkan di laboratorium. Gejala-gejalanya cenderung kambuh kembali di daerah yang sama atau di sekitarnya. Tetapi kedua virus bisa menimbulkan penyakit di kedua daerah tersebut. HSV-2 mengalami pengaktivan kembali di dalam saraf panggul. Kelenjar getah bening selangkangan biasanya agak membesar.

Striktur uretra : penyempitan uretra. maka diagnosis . Kadang-kadang penyakit ini dimulai lebih dramatis. Gejala Biasanya antara 4-28 hari setelah berhubungan intim dengan penderita. bisa menyebabkan nyeri mata dan belekan. Infeksi Ureaplasma urealyticum tidak dapat didiagnosis secara spesifik dengan pemeriksaan medis yang biasa. yang bisa menyebabkan penyumbatan aliran air kemih. Nanahnya bisa jernih atau agak keruh. Hubungan seksual melalui mulut atau dubur dengan penderita bisa menyebabkan infeksi tenggorokan atau infeksi dubur. Chlamydia merupakan bakteri kecil yang hanya bisa berkembangbiak di dalam sel. Ureaplasma adalah bakteri yang sangat kecil. Penyebab Chlamydia trachomatis menyebabkan sekitar 50% infeksi uretra yang bukan disebabkan gonore pada laki-laki dan infeksi leher rahim (serviks) penghasil nanah yang bukan disebabkan gonore pada wanita. Uretritis lainnya disebabkan oleh Ureaplasma urealyticum. nyeri pada saat berhubungan intim dan keluarnya lendir kekuningan dan nanah dari vagina. Pneumonia. bakteri yang menyebabkan gonore. Infeksi ini menyebabkan rasa nyeri dan keluarnya lendir dan nanah yang berwarna kekuningan. Komplikasi 1. rasa nyeri ketika berkemih. Wanita. Konjungtivitis. tetapi lebih encer daripada nanah gonore. Pria. Timbul rasa sakit waktu berkemih. a. bisa menyebabkan nyeri perut bagian atas 3. Pada bayi baru lahir. lubang penis sering tampak merah dan melekat satu sama lain karena nanah yang mengering. Epididimitis : infeksi pada epididimis. Infeksi pembungkus hati dan daerah di sekeliling hati.disebabkan oleh Neisseria gonorrhoeae. tetapi bisa berkembang biak di luar sel. yang merupakan suatu bakteri yang menyerupai mikoplasma. Meskipun kebanyakan penderita wanita tidak menunjukkan gejala. Konjungtivitis : infeksi pada bagian putih mata. 2. bisa menyebabkan nyeri. seorang pria akan mengalami perasaan terbakar yang ringan ketika berkemih. Biasanya akan keluar nanah dari penis. Infeksi saluran telur. b. bisa menyebakan nyeri mata dan belekan 4. yang bisa menyebabkan nyeri pada buah zakar. Pada pagi hari. frekuensi berkemih menjadi lebih sering dan dari uretra keluar nanah. dengan dinding sel yang tidak terlalu kuat. kehamilan ektopik (di luar kandungan) dan kemandulan. beberapa diantaranya mengalami urgensi (desakan) berkemih yang lebih sering. Diagnosa Pada kebanyakan kasus. Karena pembiakannya sulit dan teknik diagnostik yang lainnya mahal. bisa menyebabkan demam dan batuk. Pada pria dan wanita. nyeri di perut bagian bawah. infeksi oleh Chlamydia trachomatis bisa didiagnosis berdasarkan hasil pemeriksaan cairan dari penis atau leher rahim di laboratorium.

infeksi kembali kambuh setelah penderita menjalani pengobatan. Sekitar 50% anak-anak yang terinfeksi HIV. Pada tahun 1995 CDC (Centers for Disease Control and Prevention) telah menerima laporan tentang jumlah anak yang terinfeksi oleh HIV pada saat lahir. Pada sekitar 20% penderita. 3 cara penularan virus kepada anak-anak: 1. pembengkakan kelenjar getah bening. Penyebab Penyebab terjadinya infeksi HIV adalah virus HIV-1 atau virus HIV-2 (lebih jarang). gejala baru timbul pada saat anak berumur 1-2 tahun. terdiagnosis menderita AIDS pada usia 3 tahun. jika tidak diobati.infeksi Chlamydia atau Ureaplasma sering ditegakkan berdasarkan gejalanya yang khas disertai bukti yang menunjukkan tidak adanya gonore. Pada saat proses persalinan berlangsung 3. Gejala awal yang biasa ditemukan pada anak yang terinfeksi HIV: 1. Prognosis Pada sekitar 60-70% penderita. sedangkan yang lainnya baru menimbulkan gejala beberapa tahun setelah terinfeksi. AIDS adalah suatu keadaan dimana penurunan sistem kekebalan tubuh yang didapat menyebabkan menurunnya kekebalan tubuh terhadap penyakit sehingga terjadi infeksi. Tetrasiklin tidak boleh diberikan kepada wanita hamil. Infeksi HIV yang berakhir menjadi AIDS. Ketika anak masih berada dalam kandungan 2. diare yang menetap atau berulang. Melalui ASI. beberapa jenis kanker dan kemunduran sistem saraf. pembesaran hati dan limpa. Pada 10-20% kasus. Stadium akhir dari infeksi HIV adalah AIDS. Pertumbuhan yang jelek. sedangkan pada 80-90% kasus. infeksi Chlamydia trachomatis akan membaik dalam waktu 4 minggu. Gejala Infeksi sebelum selama atau segera setelah lahir. telah menjadi penyebab utama kematian pada anak-anak. gejalanya baru timbul beberapa tahun kemudian. yaitu sebanyak 5500 anak. e) Infeksi HIV Infeksi HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah suatu infeksi virus yang secara progresif menghancurkan sel-sel darah putih dan menyebabkan AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome). demam yang berlangsung lama atau berulang. Seseorang yang terinfeksi oleh HIV mungkin tidak menderita AIDS. Pengobatan Biasanya diberikan antibiotik tetrasiklin atau doksisiklin per-oral (melalui mulut). minimal selama 7 hari atau diberikan azitromisin dosis tunggal. anak-anak atau remaja hanya sekitar 2%. pembengkakan dan peradangan kelenjar liur di pipi . tidak langsung menampakkan gejala. Infeksi HIV dan AIDS terutama menyerang dewasa muda. penurunan berat badan.

misalnya berjalan dan berbicara. Beberapa anak menderita hepatitis (peradangan hati) dan gagal ginjal atau gagal jantung. Sarkoma Kaposi sangat jarang menyerang anak-anak. Esofagitis (peradangan kerongkongan) g. Pneumonia pneumokistik karena organisme Pneumocystis carinii merupakan ancaman yang serius pada anak-anak. pneumonia dan meningitis) 4. Infeksi parasit. Gejalanya berupa batuk atau pembengkakan ujung jari tangan (clubbing). Infeksi oportunistik virus. menderita peradangan paru-paru (pneumonitis interstisial limfositik). 2 masalah utama yang sering ditemukan pada . tergantung kepada beratnya penyakit. bisa terjadi infeksi oportunistik berikut. Dalam waktu 2-3 bulan. Infeksi virus i. Bayi yang terlahir dengan infeksi HIV biasanya memiliki berat badan lahir yang rendah. Kanker jarang terjadi pada anak-anak. 20% dari mereka mengalami penurunan kemampuan sosial dan berbahasa serta penurunan pengendalian otot. kerusakan otak yang progresif menyebabkan anak mengalami gangguan atau keterlambatan perkembangan. penambahan berat badannya juga jelek. Pada anak-anak yang terinfeksi oleh HIV. Herpes zoster k. Pada anak-anak jarang terjadi keganasan. Pneumonia interstisial limfoid (pneumonia yang menjadi kronis dan kadang ditandai dengan batuk serta sesak nafas) c. Pneumonia pneumokistik merupakan penyebab utama kematian pada anak-anak dan orang dewasa yang menderita AIDS. Keterlambatan atau kemunduran perkembangan sistem saraf. Infeksi jamur yang menetap atau berulang (thrush) di mulut atau daerah yang tertutup popok 3. Sekitar sepertiga anak-anak yang terinfeksi HIV. tetapi kadang ditemukan limfoma non-Hodgkin dan limfoma otak. biasanya pada tahun-tahun pertama. jamur dan parasit 5. a. Herpes j. Infeksi jamur f. Anak-anak yang terlahir dengan infeksi HIV biasanya mengalami serangan pneumonia pneumokistik minimal 1 kali pada 15 bulan pertama. Meningitis e. Sejumlah gejala dan komplikasi bisa timbul karena adanya penurunan sistem kekebalan. Bisa terjadi kelumpuhan parsial atau langkahnya menjadi goyah atau ototnya menjadi kaku. Infeksi bakteri d. Infeksi bakteri berulang (misalnya infeksi telinga tengah. Mereka juga mengalami gangguan kecerdasan serta memiliki kepala yang ukurannya relatif lebih kecil jika dibandingkan dengan ukuran tubuhnya. Pada sejumlah anak-anak yang terinfeksi oleh HIV.2. Pneumonia pneumokistik b. Kandidiasis (infeksi jamur) h.

d4T dan ddC menyebabkan efek samping seperti nyeri abdomen. ddI bisa merusak pankreas. sedangkan ensefalopati sulit untuk diobati. Penderita yang bisa sembuh dari meningitis kriptokokal atau .anak-anak yang terinfeksi HIV atau menderita AIDS adalah wasting syndrome (ketidakmampuan untuk mempertahankan berat badan akibat berkurangnya nafsu makan sebagai respon terhadap infeksi HIV) dan ensefalopati HIV atau demensia AIDS (infeksi otak yang dapat menyebabkan pembengkakan atau penciutan otak). Penderita AIDS diberi obat-obatan untuk mencegah infeksi ooportunistik. maka darah bayi hampir selalu mengandung antibodi HIV. Penderita dengan limfosit CD4+ kurang dari 100 sel/mL darah mendapatkan azitromisin seminggu sekali atau klaritromisin atau rifabutin setiap hari untuk mencegah infeksi Mycobacterium avium. Kombinasi obat bisa memperlambat timbulnya AIDS pada penderita HIV positif dan memperpanjang harapan hidup. Diagnosa Pada bayi baru lahir. Ketiga protease inhibitor menyebabkan efek samping mual dan muntah. juga menyebabkan nyeri punggung hebat (kolik renalis) yang serupa dengan nyeri yang ditimbulkan batu ginjal. yaitu reaksi rantai polimerase (PCR. Jika bayi tidak terinfeksi. Dokter kadang sulit menentukan kapan dimulainya pemberian obat-obatan ini. antibodi ini akan menghilang. Tapi penderita dengan kadar virus yang tinggi dalam darah harus segera diobati walaupun kadar CD4+nya masih tinggi dan penderita tidak menunjukkan gejala apapun. ddC dan d4T bisa merusak saraf-saraf perifer. 3TC tampaknya mempunyai efek samping yang paling ringan. Ritonavir dengan pengaruhnya pada hati menyebabkan naik atau turunnya kadar obat lain dalam darah. polymerase chain reaction). bersifat reversibel dan tidak menimbulkan gejala. Wasting syndrome kadang dapat diatasi dengan menjalani konsultasi diet. Karena itu untuk mendiagnosis infeksi HIV pada bayi yang berumur kurang dari 18 bulan dilakukan pemeriksaan darah khusus. Dalam kelompok nucleoside. tes antigen p24 atau pembiakan virus HIV. AZT. Indinavir menyebabkan kenaikan ringan kadar enzim hati. Antibodi ini akan tetap berada dalam darah bayi selama 12-18 bulan. maka setelah berumur 18 bulan. Penggunaan AZT terus menerus bisa merusak sumsum tulang dan menyebabkan anemia. ddI. tetapi jika bayi terinfeksi. diare dan gangguan perut. Untuk bayi yang berumur lebih dari 18 bulan dilalukan pemeriksaan darah standar untuk infeksi HIV. serta perubahan distribusi lemak tubuh (protease paunch). mual dan sakit kepala (terutama AZT). Kelompok protease inhibitor banyak menyebabkan perubahan metabolisme tubuh seperti peningkatan kadar gula darah dan kadar lemak. Pengobatan Semua obat-obatan ditujukan untuk mencegah reproduksi virus sehingga memperlambat progresivitas penyakit. Penderita dengan kadar limfosit CD4+ kurang dari 200 sel/mL darah mendapatkan kombinasi trimetoprim dan sulfametoksazol untuk mencegah pneumonia pneumokistik dan infeksi toksoplasma ke otak. HIV akan segera membentuk resistensi terhadap obat-obatan tersebut bila digunakan secara tunggal. pemeriksaan darah standar untuk antibodi HIV tidak bersifat diagnostik karena jika ibunya terinfeksi HIV. Pengobatan paling efektif adalah kombinasi antara 2 obat atau lebih. maka antibodi HIV tetap ditemukan dalam darahnya. ddI.

beberapa orang yang terpapar HIV selama bertahun-tahun bisa tidak terinfeksi. Teknik penghitungan jumlah virus HIV (plasma RNA) dalam darah seperti polymerase chain reaction (PCR) dan branched deoxyribonucleid acid (bDNA) test membantu dokter untuk memonitor efek pengobatan dan membantu penilaian prognosis penderita. pada akhirnya semua kasus akan menjadi AIDS. pada trimester kedua dan ketiga (6 bulan terakhir) diberikan AZT per-oral (melalui mulut). infeksi HIV mempunyai resiko 1-2 % untuk menjdi AIDS pada beberapa tahun pertama. Resiko ini meningkat 5% pada setiap tahun berikutnya. Tapi belum ada penderita yang terbukti sembuh. karena itu pada ibu hamil yang terinfeksi HIV kadang dianjurkan untuk menjalani operasi sesar. Di sisi lain seseorang yang terinfeksi bisa tidak menampakkan gejala selama lebih dari 10 tahun. Resiko terkena AIDS dalam 10-11 tahun setelah terinfeksi HIV mencapai 50%. Hampir semua penderita akan meninggal dalam 2 tahun setelah terjangkit AIDS. kemungkinan penularan HIV lebih besar. Tindakan tersebut telah berhasil menurunkan angka penularan HIV dari ibu kepada bayinya. Kepada ibu hamil yang diketahui terinfeksi HIV. Penderita dengan infeksi herpes simpleks berulang mungkin memerlukan pengobatan asiklovir jangka panjang. sedangkan pada saat persalinan diberikan AZT melalui infus. Kepada bayi baru lahir diberikan AZT selama 6 minggu. Prognosis Pemaparan terhadap HIV tidak selalu mengakibatkan penularan. penderita bisa mempertahankan kemampuan fisik dan mentalnya sampai bertahun-tahun setelah terkena AIDS. dari 25% menjadi 8%. Jika tersedia susu formula yang baik dan air yang bersih. Jika air yang tersedia tidak bersih sehingga besar kemungkinannya untuk terjadi diare atau . Pada awal penemuan virus HIV. Kombinasi beberapa jenis obat berhasil menurunkan jumlah virus dalam darah sampai tidak dapat terdeteksi. Sehingga pada saat ini bisa dikatakan bahwa AIDS sudah bisa ditangani walaupun belum bisa disembuhkan. Pada persalinan normal. maka sebaiknya ibu yang terinfeksi HIV tidak memberikan ASI kepada bayinya. Tanpa pengobatan. Resiko penularan melalui ASI relatif rendah. Dengan perkembangan obat-obat anti virus terbaru dan metode-metode pengobatan dan pencegahan infeksi oportunistik yang terus diperbarui. Pencegahan Pencegahan penularan HIV dari ibu kepada bayinya dilakukan dengan cara memberikan obat anti-HIV.terinfeksi candida mendapatkan flukonazol jangka panjang. Pengobatan AIDS telah berhasil menurunkan angka infeksi oportunistik dan meningkatkan angka harapan hidup penderita. Kadar virus ini akan bervariasi mulai kurang dari beberapa ratus sampai lebih dari sejuta virus RNA/mL plasma. penderita segera mengalami penurunan kualitas hidupnya setelah dirawat di rumah sakit. Sebelum diketemukan obat-obat terbaru.

Sekitar 40% wanita berusia 14 . membagi PMS menurut gejalanya yakni PMS tipe A. Penderita tipe H sekitar . 5. salah satu kemungkinan yang kini sedang diselidiki adalah adanya perbedaan genetik pada sensitivitas reseptor dan sistem pembawa pesan yang menyampaikan pengeluaran hormon seks dalam sel. biasanya juga terjadi penumpukan cairan dengan payudara yang agak membengkak. seperti mudah marah. perasaan sensitif. PMS memang kumpulan gejala akibat perubahan hormonal yang berhubungan dengan siklus saat ovulasi (pelepasan sel telur dari ovarium) dan haid. Guy E. Teori lain bilang. itu berhubungan dengan gangguan perasaan. Bahkan survai tahun 1982 di Amerika Serikat menunjukkan. wajah terlihat sembab.kekurangan gizi. 5. Perubahan perubahan mood. atau fungsi serotonin yang dialami penderita. pusing. ahli kandungan dan kebidanan dari Fakultas Kedokteran UCLA. Beberapa teori menyebutkan antara lain karena faktor hormonal yakni ketidakseimbangan antara hormon estrogen dan progesteron. masalah sosial. Delapan puluh persen gangguan PMS termasuk tipe A. mengalami sindrom pra-menstruasi atau yang lebih dikenal dengan PMS (pre-menstruation syndrome). maka sebaiknya ibu tetap memberikan ASI kepada bayinya karena pemberian ASI lebih menguntungkan bagi kesehatan bayinya. sebuah sumber mengatakan sekitar 85% wanita mengalami gangguan fisik dan emosi menjelang masa ini. Para peneliti melaporkan. Yang lebih gawat adalah PMS pun dapat menimbulkan depresi. menurut suatu penelitian. Kemungkinan lain. dan bahkan keinginan melakukan kekerasan kepada diri sendiri ataupun ke orang lain.50 tahun. dan sering menangis juga kerap menandai munculnyapremenstrual syndrome (PMS) ini.1 Etiologi Penyebab munculnya sindrom ini memang belum jelas. Gejala yang paling gampang dilihat dari sindrom pra menstruasi ini adalah mudah marah. ukuran panggul bertambah besar.2 Tipe dan gejala haid pre a) Tipe PMS bermacam-macam. Abraham. dan nyeri di bagian perut. PMS dialami 50% wanita dengan sosio-ekonomi menengah yang datang ke klinik ginekologi. Gangguan kesehatan sebelum haid biasanya dianggap hal yang lumrah bagi wanita usia produktif. dan D. lelah dan tubuh agak membengkak. depresi. Sindrom itu akan menghilang pada saat menstruasi dimulai sampai beberapa hari setelah selesai haid. Selain itu. 5. H. karena hormon estrogen yang berlebihan. terkadang sampai memunculkan perasaan ingin bunuh diri. meledak-ledak. Dr. C. AS. sakit kepala. GANGGUAN HAID PRE Tentang sindrom PMS. faktor kejiwaan.

Gejala ini timbul akibat ketidakseimbangan hormon estrogen dan progesteron: hormon estrogen terlalu tinggi dibandingkan dengan hormon progesteron. peningkatan berat badan sebelum haid. tetapi beberapa peneliti mengatakan. Pemberian hormon progesteron kadang dilakukan untuk mengurangi gejala. atau kurangnya magnesium. pada penderita PMS bisa jadi kekurangan vitamin B6 dan magnesium. PMS C 40%. pusing kepala yang terkadang sampai pingsan. Pembengkakan itu terjadi akibat berkumpulnya air pada jaringan di luar sel (ekstrasel) karena tingginya asupan garam atau gula pada diet penderita. pembengkakan tangan dan kaki. lemah. Rasa ingin menyantap makanan manis dapat disebabkan oleh stres. adanya stres kerja ini dapat membuat menstruasi Anda terlambat. jantung berdebar. PMS tipe C (craving) ditandai dengan rasa lapar ingin mengkonsumsi makanan yang manis-manis (biasanya coklat) dan karbohidrat sederhana (biasanya gula). tidak terpenuhinya asam lemak esensial (omega 6). bingung. . Hipoglikemia timbul karena pengeluaran hormon insulin dalam tubuh meningkat. apakah saat ini Anda dikejar tenggang waktu soal pekerjaan Anda. nyeri pada buah dada. tinggi garam dalam diet makanan. Setiap tipe memiliki gejalanya sendiri. perasaan labil. Penderita PMS A sebaiknya banyak mengkonsumsi makanan berserat dan mengurangi atau membatasi minum kopi. Kadang-kadang seorang wanita mengalami gejala gabungan. Untuk mencegah terjadinya gejala ini penderita dianjurkan mengurangi asupan garam dan gula pada diet makanan serta membatasi minum sehari-hari. timbul gejala hipoglikemia seperti kelelahan. perut kembung. PMS tipe D(depression) ditandai dengan gejala rasa depresi. PMS tipe H (hyperhydration) memiliki gejala edema(pembengkakan). PMS tipe A (anxiety) ditandai dengan gejala seperti rasa cemas. Bahkan beberapa wanita mengalami depresi ringan sampai sedang saat sebelum mendapat haid.b) c) d) e) 60%. Bila saja Anda perhatikan. Pemberian obat diuretika untuk mengurangi retensi (penimbunan) air dan natrium pada tubuh hanya mengurangi gejala yang ada. Biasanya PMS tipe D berlangsung bersamaan dengan PMS tipe A. hanya sekitar 3% dari selururh tipe PMS benar-benar murni tipe D. sulit dalam mengucapkan kata-kata (verbalisasi). ingin menangis. gangguan tidur. saraf tegang. dan PMS D 20%. Pada umumnya sekitar 20 menit setelah menyantap gula dalam jumlah banyak.3 Pencegahan a) Kurangi Stres Perhatikan jadwal kerja Anda. pelupa. sensitif. misalnya tipe A dan D secara bersamaan. bahkan kadang-kadang muncul rasa ingin bunuh diri atau mencoba bunuh diri. 5. Gejala tipe ini dapat juga dirasakan bersamaan dengan tipe PMS lain.

1 DEFINISI Penyakit Radang Panggul (Salpingitis. Wanita yang menderita PMDD juga memiliki gejala-gejala sama layaknya PMS. Gejala-gejala yang secara umum terjadi. Peradangan tuba falopii terutama terjadi pada wanita yang secara seksual aktif. c) Menghitung Siklus Saat Anda mendapatkan menstruasi di hari pertama. dan kecemasan yang lebih besar dibandingkan wanita yang lebih muda. e) Menurun di Usia 30 Tahun Pada wanita yang lebih tua. sekitar 14 hari sebelum datang mensturasi. Pembuahan memang hanya berlangsung selama satu atau dua hari saja. seperti sakit kepala. tubuh dan payudara membengkak. itu belum tergolong masalah besar. 6. akan menghilang saat berlangsungnya menstruasi. Jadikanlah hari itu sebagai patokan untuk siklus berikutnya. biasanya akan mengalami pembengkakan tubuh. . lelah. Bila menstruasi Anda lebih dari delapan hari. Secara rata-rata. Lama atau Sebentar itu Normal Kebanyakan wanita akan mengeluarkan darah sekitar dua hari sampai tujuh hari. dan mood yang tidak menentu. Siklus yang normal berlangsung sekitar 21 hari hingga 35 hari. Anda harus menggunakan pencegah kehamilan. sebenarnya gejalanya telah berkurang dibandingkan wanita di bawah usia 30 tahun yang sering mengalami kejang. berat badan bertambah. b) Terjadi Pembuahan? Kebanyakan wanita hanya mengalami ovulasi sekali dalam sebulan. tetapi karena sperma dapat hidup sampai tujuh hari di dalam vagina. payudara sakit. PID. banyak makan. MASALAH GANGGUAN PADA KESEHATAN REPRODUKSI DAN UPAYA PENANGGULANGANNYA. d) PMS yang bukan PMS Wanita yang mengalami sakit hebat saat menstruasi itu melebihi gejala umum sangat mungkin terkena premenstrual dysphoric disorder (PMDD). secara umum. Namun.Tidak sebanyak yang Anda pikirkan Anda tidak perlu takut kehilangan jumlah darah terlalu banyak. setiap bulannya seorang wanita hanya kehilangan sekitar 3 ons darah. Pelvic Inflammatory Disease) adalah suatu peradangan pada tuba falopii (saluran menghubungkan indung telur dengan rahim).1 PELVIS INFLAMANTORY DISEASES (PID) 6. nyeri sendi dan otot. itu merupakan hari pertama Anda memasuki siklus menstruasi. 6.1.

6. Berganti-ganti pasangan seksual 3. gejalanya segera memburuk dan . Sebagai akibatnya bisa terjadi nyeri menahun. persalinan. Penyuntikan zat warna pada pemeriksaan rontgen khusus. Infeksi ini jarang terjadi sebelum siklus menstruasi pertama.1. Skistosomiasis (infeksi parasit) 3. Jika abses pecah dan nanah masuk ke rongga panggul. menyebabkan terbentuknya jaringan parut dan perlengketan fibrosa yang abnormal diantara organ-organ perut serta menyebabkan nyeri menahun. 4. dimana bakteri masuk melalui vagina dan bergerak ke rahim lalu ke tuba falopii. Tuberkulosis. Pernah menderita penyakit menular seksual 5. Pemakaian alat kontrasepsi yang bukan penghalang. Penularan yang utama terjadi melalui hubungan seksual.3.Resiko terutama ditemukan pada wanita yang memakai IUD. gonore. GEJALA Gejala biasanya muncul segera setelah siklus menstruasi. Bisasanya peradangan menyerang kedua tuba. Tuba yang tersumbat bisa membengkak dan terisi cairan. mikoplasma.1. setelah menopause maupun selama kehamilan. Aktinomikosis (infeksi bakteri) 2. stafilokokus. Infeksi bisa menyebar ke rongga perut dan menyebabkan peritonitis. 90-95% kasus PID disebabkan oleh bakteri yang juga menyebabkan terjadinya penyakit menular seksual (misalnya klamidia. 6. Di dalam tuba. Faktor resiko terjadinya PID: 1.2 PENYEBAB Peradangan biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri. ovarium maupun panggul bisa terbentuk abses (penimbunan nanah). Pernah menderita PID 4. Biasanya infeksi akan menyumbat tuba falopii. Aktivitas seksual pada masa remaja 2. streptokokus). Penyebab lainnya yang lebih jarang terjadi adalah: 1. perdarahan menstruasi yang tidak teratur dan kemandulan. Infeksi bisa menyebar ke struktur di sekitarnya. keguguran. Penderita merasakan nyeri pada perut bagian bawah yang semakin memburuk dan disertai oleh mual atau muntah. tetapi bakteri juga bisa masuk ke dalam tubuh setelah prosedur kebidanan/kandungan (misalnya pemasangan IUD. aborsi dan biopsi endometrium).

penderita bisa mengalami syok.4 DIAGNOSA Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik. Gejala lainnya yang mungkin ditemukan pada PID:  Keluar cairan dari vagina dengan warna.1. Dilakukan pemeriksaan panggul dan perabaan perut. konsistensi dan bau yang abnormal  Demam  Perdarahan menstruasi yang tidak teratur atau spotting (bercak-bercak kemerahan di celana dalam  Kram karena menstruasi  Nyeri ketika melakukan hubungan seksual  Perdarahan setelah melakukan hubungan seksual  Nyeri punggung bagian bawah  Kelelahan  Nafsu makan berkurang  Sering berkemih  Nyeri ketika berkemih. Pemeriksaan lainnya yang biasa dilakukan:  Pemeriksaan darah lengkap  Pemeriksan cairan dari serviks  Kuldosentesis  Laparoskopi  USG panggul. Jika terjadi komplikasi atau penyebaran infeksi. Pasangan seksual penderita sebaiknya juga menjalani pengobatan secara bersamaan dan selama menjalani pengobatan jika melakukan hubungan seksual. Lebih jauh lagi bisa terjadi penyebaran infeksi ke dalam darah sehingga terjadi sepsis. 6. Jika tidak ada respon terhadap pemberian antibiotik. 6.5 PENGOBATAN PID tanpa komplikasi bisa diobati dengan antibiotik dan penderita tidak perlu dirawat. maka penderita harus dirawat di rumah sakit. . pasangan penderita sebaiknya menggunakan kondom. mungkin perlu dilakukan pembedahan. Antibiotik diberikan secara intravena (melalui pembuluh darah) lalu diberikan per-oral (melalui mulut).1.

Di . Hindari perbuatan-perbuatan yang akan menimbulkan dorongan seksual. yaitu mempertahankan kehamilan dan mengakhiri kehamilan (aborsi).3 Bila kehamilan diakhiri (aborsi) Banyak remaja memilih untuk mengakhiri kehamilan (aborsi) bila hamil.3 juta pertahun.6. Memanfaatkan waktu luang dengan melakukan kegiatan positif seperti berolah raga . serta semakin dininya usia menstruasi pertama (menarche ) b. Kehamilan yang diakibatkan oleh pemerkosaan d.seni dan keagamaan 3. 6.2. Akibat unwanted pregnancy dan aborsi bagi remaja Angka kejadian aborsi di indonesia di perkirakan mencapai 2.antara lain : a. Bermula dari hubungan seks pranikah atau seks bebas adalah terjadi kehamilan yang tidak diharapkan (KTD). Program kesehatan reproduksi yang dikembangkan oleh pemerintah tidak hanya untuk yang sudah menikah dan tidak merujuk pada kebutuhan yang terkait dengan informasi seksualitas .Kehamilan ini bisa merupakan akibat dari suatu perilaku seksual/hubungan seksual baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja 6. Penundaan dan peningkatan usia perkawinan. Ketidaktahuan atau minimnya pengetahuan tentang perilaku seksual yang dapat menyebabkan kehamilan c. Ada 2 hal yang bisa dilakukan oleh remaja. bisa dilakukan secara aman oleh dokter atau bidan berpengalaman. psikis. seperti merabaraba tubuh pasangannya dan menonton video porno.2 UNWANTED PREGNANCY DAN ABORSI Unwanted preagnancy atau di kenal sebagai kehamilan yang tidak diinginkan merupakan suatu kondisi dimana pasangan tidak mengendaki adanya proses kelahira dari suatu kehamilan .2. sosial dan ekonomi.yaitu : 1.2 Pencegahan unwanted pregnancy Unwanted pregnancy dapat di cegah dengan beberapa langkah. sekitar 750. Tidak melakukan hubungan seksual sebelum menikah 2.Semua tindakan tersebut membawa dampak baik fisik. Alasan karir atau masih sekolah (karena kehamilan dan konsekuensi lainnya yang dianggap dapat menghambat karir atau kegiatan belajar ) f. Persoalan ekonomi (biaya untuk melahirkan dan membesarkan anak ) e.2.000 dilakukan oleh remaja. Kehamilan karena incest 6.1 Faktor-faktor penyebab Unwanted Pregnancy Banyak faktor yang menyebabkan unwanted pregnancy. Jika di negara maju yang melegalkan aborsi.edukasi dan penyediaan pelayanan.

sebagai petugas kesehatan harus : 1.2.4 Penanganan kasus unwanted pregnancy (KTD) pada remaja Saat menemukan kasus unwanted pregnancy pada remaja. psikis.Selanjutnya remaja perempuan lebih sulit menolak ajakan seksual pasanganya. tertekan atau setres. rujuk ke SpOG g. persalinan. Risiko fisik Perdarahan dan konflikasi lain merupakan salah satu risiko aborsi. Aborsi yang dilakukan secara tidak aman bisa berakibat fatal yaitu kematian. bila ada gangguan kejiwaan. bersikap bersahabat dengan remaja 2. Selain itu pelaku aborsi itu juga sering kehilangan kepercayaan diri. trauma mengingat proses aborsi dan kesakitan. rujuk kepsikiater f. 4. 6. 1. memberikan konseling pada remaja dan keluarganya 3. bila ingin melakukan aborsi berikan konseling risiko aborsi . Kecemasan karena rasa bersalah atau dosa akibat aborsi bisa berlangsung lama. bila ada risiko tinggi kehamilan. dan keluarga berencana d. pernah mengalami KTD atau aborsi .negara kita lebih sering dilakukan dengan cara yang tidak aman bahkan tidak lazim dan oleh dukun aborsi mengakibatkan dampak negatif secara fisik. 3. dan sosial terutama bila dilakukan secara tidak aman. Resiko lain adalah pendidikan menjadi terputus atau masa depan terganggu. memberikan alternatif penyelesaian masalah apabila terjadi kehamilan pada remaja yaiti: a. Risiko sosial Ketergantungan pada pasangan sering kali menjadi lebih besar karena perempuan merasa tidak perawan. Risiko ekonomi Biaya aborsi cukup tinggi bila terjadi komplikasi maka biaya akan semakin tinggi. pemeriksaan kehamilan sesuai standar e. segera menikah c. 2. apabila ada masalah yang serius agar diberikan jalan keluar yang terbaik dan apabila belum bisa terselesaikan supaya dikonsultasikan kepada dokter ahli 4. diselesaikan secara kekeluargaan b. panuk. Risiko psikis Pelaku aborsi sering kali mengalami perasaan-perasaan takut. konseling kehamilan. bila tidak terselesaikan dengan menikah anjurkan pada keluarga supaya menerima dengan baik h.Aborsi yang berulang selain bisa mengakibatkan kompilikasi juga bisa menyebabkan kemandulan.

6 Defenisi Aborsi Ensiklopedi Indonesia mermberikan penjelasan bahwa abortus diartikan sebagai pengakhiran kehamilan sebelum masa gestasi 28 minggu atau sebelum janin mencapai berat 1. Sedangkan secara yuridis abortus provokatus kriminalis adalah setiap penghentian kehamilan sebelum hasil konsepsi dilahirkan.000 – 1. 800 wanita diantaranya meninggal karena komplikasi aborsi tidak aman dan sekurangnya 13 persen kontribusi Angka Kematian Ibu Global. Menurut Eastmen abortus adalah terputusnya suatu kehamilan dimana fetus belum sanggup hidup sendiri di luar uterus. Agama dan Hukum. dan pelayan aborsi dilakukan oleh tenaga yang tidak terlatih terdapat di 16 % titik pelayanan aborsi di kota oleh dukun bayi dan 57 % di Kabupaten.2.5 Aborsi Abortion dalam kamus Inggris-Indonesia diterjemahkan dengan pengguguran kandungan.6.2. Sama halnya dengan Jefflot memberikan definisi abortus adalah pengeluaran dari hasil konsepsi sebelum usia kehamilan 28 minggu. 20 juta dilakukan dengan tidak aman. iminen dan sebagainya. Kasus aborsi yang ditangani dukun bayi sebesar 11 % di kota dan 70 % di Kabupaten dan dari semua titik pelayanan 54 % di kota dan 85 % di Kabupaten dilakukan oleh swasta/ pribadi (PPKLP-UI. Macam-macam aborsi diantaranya spontaneus. padahal penduduk kota 1. karena masih dalam usia kehamilan kurang dari 28 minggu. Secara umum pengertian abortus provokatus kriminalis adalah suatu kelahiran dini sebelum bayi itu pada waktunya dapat hidup sendiri di luar kandungan.2 juta aborsi dilakukan per tahun. Penelitian pada 10 kota besar dan 6 kabupaten memperlihatkan 53 % Jumlah aborsi terjadi di kota.000 gram. . 6. yaitu fetus belum viable by llaous. WHO memperkirakan ada 4.5 juta dilakukan di Indonesia. Etika ditinjau dari segi Etika. Aborsi mungkin sudah menjadi kebutuhan karena alasan di atas.36 kali lebih kecil dari pedesaan. namun karena adanya larangan baik hukum maupun atas nama agama. menimbulkan praktek aborsi tidak aman meluas. Dari 46 juta aborsi/tahun. tanpa memperhitungkan umur bayi dalam kandungan dan janin dilahirkan dalam keadaan mati atau hidup. Aborsi yang tidak aman adalah penghentian kehamilan yang tidak diinginkan yang dilakukan oleh tenaga yang tidak terlatih. 750. Pada umumnya janin yang keluar itu sudah tidak bernyawa lagi. inkompletus. 2001). atau tidak mengikuti prosedur kesehatan atau kedua-duanya (Definisi WHO).

baik secara sengaja ataupun pada kasus perkosaan. adalah abortus yang disertai infeksi genital. Abortus habitualis atau keguguran berulang adalah keadaan dimana penderita mengalami keguguran berturut-turut 3 kali atau lebih. Abortus provocatus medicinalis adalah aborsi yang dilakukan oleh dokter atas dasar indikasi medis. sebagai contoh aborsi yang dilakukan dalam rangka melenyapkan janin sebagai akibat hubungan seksual di luar perkawinan. Alasan terjadinya Aborsi 1. Pada aborsi spontan tidak jarang janin keluar dalam keadaan utuh. tidak ditolong atau dibesarkan jiwanya tetapi malah ditekan dan disudutkan sehingga dalam reaksinya wanita . Rustam Mochtar dalam Muhdiono menyebutkan macam-macam aborsi spontan: a. misal : karena tidak ber-KB atau gagal berKB. e. b. Missed abortion. yaitu keguguran yang membakat dan akan terjadi dalam hal ini keluarnya fetus masih dapat dicegah dengan memberikan obat-obat hormonal dan anti pasmodica d. Abortus iminen. ginjal. keadan di mana janin sudah mati tetapi tetap berada dalam rahim dan tidak dikeluarkan selama dua bulan atau lebih. TBC. Masyarakat cenderung menyisihkan dan menyudutkan wanita yang hamil di luar nikah. membatasi jumlah anak. Keluarga yang dikarenakan memiliki ekonomi pas-pasan sehingga cenderung bersikap menolak kelahiran anak. ini terbagi menjadi dua: a. Abortus provocatus criminalis adalah aborsi yang terjadi oleh karena tindakan-tindakan yang tidak legal atau tidak berdasarkan indikasi medis. Abortus completes (keguguran lengkap) artinya seluruh hasil konsepsi dikeluarkan sehingga rongga rahim kosong. Keluarga yang tidak siap menerima kehamilan.2. 3. b. Kehilangan janin tidak disengaja biasanya terjadi pada kehamilan usia muda (satu sampai dengan tiga bulan). panas tinggi. 6.2.8 Abortus provokatus (indoset abortion) Adalah aborsi yang disengaja baik dengan memakai obat-obatan maupun alat-alat. yaitu apabila tindakan aborsi tidak diambil akan membahayakan jiwa ibu. Sipilis atau karena kesalahan genetik. f. 2. Ini dapat terjadi karena penyakit antara lain: demam. jarak kehamilan yang terlalu pendek. Abortus inkompletus (keguguran bersisa) artinya hanya ada sebagian dari hasil konsepsi yang dikeluarkan yang tertinggal adalah deci dua dan plasenta c. Abortus infeksious dan abortus septic.7 Jenis-jenis Aborsi Abortus spontaneus Adalah aborsi yang terjadi dengan tidak didahului faktor-faktor mekanis ataupun medicinalis semata-mata disebabkan oleh faktor alamiah.6. Wanita selalu disalahkan.

6.3 HORMON REPLACEMENT THERAPY (HRT) Terapi penggantian hormon (HRT) adalah suatu sistem pengobatan medis untuk operasi menopause. semua pihak harus menyadari hak dan kewajibannya serta mampu menempatkan diri dalam porsi yang tepat. dengan teman-temannya. Aborsi 2. terjadi pergeseran moral dan etika ke arah keterpurukan. Batasan ini sering menakutkan. Sewa rahim 4. sehingga perempuan yang mengalaminya lebih menjurus menolak kehamilannya dan ujung-ujungnya akan melakukan aborsi.9 Aborsi dalam etika Dalam masyarakat yang kompleks sebagai dampak modernisasi. perimenopause dan tingkat yang lebih rendah postmenopause wanita. Ditambah dengan tekanan masyarakat yang menyisihkan sehingga akhirnya ia melakukan aborsi supaya tetap eksistensi di masyarakat dan dapat melanjutkan sekolah. 5. Bila seorang wanita hamil di luar batasan umur itu akan masuk dalam kriteria risiko tinggi. 7. Untuk mencegah penurunan moral etik. Hal ini didasarkan pada gagasan bahwa perawatan dapat mencegah ketidaknyamanan yang . Suatu contoh konflik moral : 1. Dari segi medis diketahui umur reproduksi sehat antara 20-35 tahun. 6. Klonning Untuk mengatasi konflik moral tersebut. 4. Pergaulan yang sangat bebas bagi remaja yang masih duduk di bangku sekolah.2. Pandangan sebagian orang bahwa tanda-tanda kehidupan janin antara lain adanya detak jantung yakni umur sekitar tiga bulan. misal SMA. Bayi tabung 3. Bank sperma 5. takut kalau kesempatan belajarnya terhenti dan barangkali masa depannya pun menjadi buruk. Ada aturan perusahaan yang tidak memperbolehkan karyawatinya hamil (meskipun punya suami) selama dalam kontrak dan kalau ketahuan hamil akan dihentikan dari pekerjaannya.tersebut akan melakukan aborsi. mengakibatkan kecelakaan dan membuahkan kehamilan. Maka hal ini akan memicu seorang wanita yang mengalami suatu masalah akan melakukan aborsi dengan alasan usia bayi belum sampai 3 bulan. diperlukan sikap etis yang menunjukkan bahwa sikap tindakan moral terdiri atas hak dan kewajiban yang ditentukan dengan peraturan yang bertujuan legalisasi dari moral dan moralisasi dari hukum ”legalism and medical ethics”. 6. Karena merasa malu.

HRT tersedia dalam berbagai bentuk. serangan jantung dan stroke . Ini juga mungkin memperlakukan energi dan membantu mengurangi osteoporosis setelah menopause. HRT sering diberikan sebagai bantuan jangka pendek (biasanya satu atau dua tahun. Hal ini biasanya menyediakan dosis rendah satu atau lebih estrogen. dan merupakan inovasi yang lebih baru. Terkadang sebuah androgen . tablet. umumnya testosteron. IUD . Jenis utama dari hormon estrogen yang terlibat. Pada wanita yang telah mengalami histerektomi . yang disebut progestin. Hal ini sering disebut sebagai "pengobatan" daripada terapi. troches.disebabkan oleh sirkulasi berkurang estrogen dan progesteron hormon . dan kadang-kadang testosteron . wanita muda dengan kegagalan ovarium prematur atau menopause bedah dapat menggunakan terapi penggantian hormon selama bertahun-tahun. Sebuah metode alternatif. suatu senyawa estrogen biasanya diberikan tanpa progesteron apapun. Penyakit ini oleh Word Health Organization (WHO) dimasukkan ke dalam . Ini melibatkan penggunaan satu atau lebih suatu kelompok obat yang dirancang untuk meningkatkan kadar hormon buatan. Kanker serviks adalah Infeksi HumanPapillomaVirus (HPV). dan sering juga menyediakan baik progesteron atau analog kimia. cepat dan tidak terkendali. lebih jarang. HRT dapat disampaikan ke tubuh melalui patch. cincin vagina . Testosteron juga dapat dimasukkan. disebut "HRT gabungan terus menerus" atau ccHRT. Sebagai hasil dari temuan ini. dengan suntikan. ditambahkan untuk mengobati berkurang libido . jumlah wanita yang menggunakan terapi hormon turun drastis. krim. sehingga mengalami pertumbuhan yang tidak normal. Sikap terhadap HRT berubah pada tahun 2002 setelah pengumuman oleh Women's Health Initiative dari Institut Kesehatan Nasional bahwa mereka yang menerima perlakuan (Prempro) di bagian utama dari studi mereka memiliki insiden yang lebih besar dari kanker payudara . dengan estrogen diambil harian dan progesteron atau progestin diambil selama sekitar dua minggu setiap bulan atau dua metode yang disebut "berurutan gabungan HRT" atau scHRT. progesteron atau progestin . haid tidak teratur. biasanya kurang dari lima) dari gejala-gejala menopause ( hot flashes . 7. berupa proliferasi permukaan epidermal dan mukosa. terapi yang disebut sebagai "terapi estrogen terlindung". Sebagai hasil dari temuan ini. menyebabkan metaplasi epitel permukaan serviks. SKRINING UNTUK KEGANASAN DAN PENYAKIT SISTEMIK 7. Women's Health Initiative merekomendasikan bahwa wanita dengan normal ketimbang menopause pembedahan harus mengambil dosis layak terendah HRT untuk waktu sesingkat mungkin untuk menghindari risiko tersebut. Kanker payudara (Carcinoma mammae) didefinisikan sebagai suatu penyakit neoplasma yang ganas yang berasal dari parenchyma. yang dikenal sebagai Studi Perempuan Juta .1 PENGERTIAN Kanker adalah suatu kondisi dimana sel telah kehilangan pengendalian dan mekanisme normalnya. gel atau. sampai usia yang menopause alami akan diharapkan terjadi. redistribusi lemak dll). Dosis sering bervariasi siklis. dosis konstan dengan kedua jenis hormon diminum setiap hari. Temuan WHI itu menegaskan kembali dalam studi nasional yang lebih besar dilakukan di Inggris.

Skrining sama artinya dengan deteksi dini atau pencegahan sekunder. 5. ada 2 jenis gen (BRCA1 dan BRCA2) yang sangat mungkin sebagai resiko : Riwayat keluarga merupakan komponen yang penting dalam riwayat penderita yang akan dilaksanakan skrining untuk kanker payudara. tetapi terdapat banyak faktor yang diperkirakan mempunyai pengaruh terhadap terjadinya kanker payudara diantaranya: 1. Risiko utama kanker payudara adalah bertambahnya umur. Penyakit fibrokistik: Pada wanita dengan adenosis. 2. 7. walaupun kemungkinannya lebih kecil dari 1 di antara 1000. Suheimi ). 7. K. Pengobatan yang paling lazim adalah dengan pembedahan dan jika perlu dilanjutkan dengan kemoterapi maupun radiasi.1. Obesitas : Terdapat hubungan yang positif antara berat badan dan bentuk tubuh dengan kanker payudara pada wanita pasca menopause. Skrining adalah: (1) pemeriksaan terhadap sejumlah besar orang untuk mengungkap karakteristik tertentu atau penyakit yang tidak diketahui seperti fenilketonuria atau hipotiroidisme pada neonatus (2) Fluroskopi ( Kamus Kebidanan ). riwayat PHS. fibroadenoma. 3. dan fibrosis.merokok : efek karsinogenik zat hidrokarbon aromatic polisiklik amin .2 FAKTOR-FAKTOR RESIKO PENYEBAB 7. H.riwayat kontrasepsi hormonal : pil KB lebih dari 4 tahun. Riwayat keluarga dan faktor genetic . 6. menarche pada umur muda. 4.2.International Classification of Diseases (ICD) dengan kode nomor 17. Kanker payudara adalah kanker pada jaringan payudara. Penggunaan hormon: Hormon estrogen berhubungan dengan terjadinya kanker payudara. .2. . Kaum pria juga dapat terserang kanker payudara. Radias i: Eksposur dengan radiasi ionisasi selama atau sesudah pubertas meningkatkan terjadinya risiko kanker payudara. dan kehamilan pertama pada umur tua.perilaku seksual : risiko > 10 x pada wanita dengan mitra seks lebih dari 6 dan hubungan seks pertama pada usia muda (kurang dari 15 tahun). Pemakaian obat-obatan. Faktor reproduksi: Karakteristik reproduktif yang berhubungan dengan risiko terjadinya kanker payudara adalah nuliparitas. Kanker endometrium adalah jaringan atau selaput lender rahim yang tumbuh di luar rahim. menopause pada umur lebih tua. risiko meningkat 1 . .multiparitas . Konsumsi lemak: Konsumsi lemak diperkirakan sebagai suatu faktor risiko terjadinya kanker payudara. tidak ada peningkatan risiko terjadinya kanker payudara.nutrisi : defisiensi antioksidan 7. penyebab spesifik kanker payudara masih belum diketahui. Ini adalah jenis kanker paling umum yang diderita kaum wanita.5 x.2 KANKER PAYUDARA Menurut Moningkey dan Kodim. 8. mencakup pemeriksaan (tes) pada orang-orang yang belum mempunyai simptom-simptom penyakit untuk menemukan penyakit yang belum terlihat atau pada stadium praklinik (dr.1 KANKER SERVIKS .

7.1 DENGAN KESEHATAN REPRODUKSI Menurunkan morbiditas dan mortalitas penyakit dalam masyarakat melalui deteksi dini dan pengobatan pada keadaan belum terdapat symptom/gejala. KANKER ENDOMETRIUM Terdapat beberapa faktor risiko yang dinyatakan berperan terhadap terjadinya kanker endometrium : a.Faktor lain yang diduga sebagai penyebab kanker payudara adalah tidak menikah menikah tapi tidak punya anak melahirkan anak pertama sesudah usia 35 tahun tidak pernah menyusui anak. Riwayat menstruasi c. Pemakaian estrogen g. Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa penyakit kanker payudara meningkat pada orang yang sering menghadapi kondisi stress (goncangan jiwa) dan juga bagi wanita yang sebelumnya mengalami menstruasi dibawah usia 11 tahun.3. Gambar hiperplasia endometrium 7. Riwayat infertilitas f. seperti penggunaan kontrasepsi oral dan merokok merupakan faktor yang bersifat protektif.3 HUBUNGAN SKRINING UNTUK KEGANASAN PENYAKIT 7. Skrining merupakan upaya untuk meningkatkan kesehatan reproduksi wanita sepanjang daur kehidupannya meliputi sejarah. Hipertensi e. Hiperplasia Endometrium Faktor-faktor lain adalah yang mempengaruhi pemaparan terhadap estrogen atau meningkatkan kadar progesteron. Obesitas b. .2. Diabetes mellitus (DM) d.3.

Membantu dalam mengidentifikasi orang-orang yang berisiko terkena penyakit atau masalah kesehatan tertentu. Membantu dalam pengendalian penyakit infeksi melalui proses identifikasi carrier penyakit di komunitas f. Dokter akan mengirim slide ke laboratorium. permasalahannya serta indikator status kesehatan wanita. Memberikan motivasi pada para wanita untuk melakukan pentingnya melakukan langkah skrining. Membantu melindungi kesehatan individual e.3. Tes Papanicolaou (PAP) smear : sitologi eksfoliasi serviks Gambar Pap Smear 7. Secara perlahan dokter akan memasukkan alat spekulum ke dalam vagina anda. Lalu dokter akan mengambil sampel sel serviks anda dan membuat apusan (smear) pada slide kaca untuk pemeriksaan mikroskopis. Penegakan diagnosis pasti ditindak lanjuti di fasilitas kesehatan c. Membantu mengidentifikasi penyakit pada stadium dini. sehingga terapi dapat dimulai secepatnya dan prognosa penyakit dapat diperbaiki d. kesehatan reproduksi dalam perspektif gender. Tumit anda akan diletakkan pada alat stirrups. dimana seorang cytotechnologist (orang yang terlatih untuk mendeteksi sel abnormal) akan memeriksanya.3.3 Bagaimana Pap Smear Dilakukan? Pap smear dilakukan di ruang dokter dan hanya beberapa menit. Memberikan penyuluhan dalam pemilihan alat kontrasepsi dengan metode barrier (pelindung) seperti diafragma dan kondom karena dapat memberi perlindungan terhadap kanker serviks. g. Memberikan fasilitas skrining kanker serviks dengan metode pap smear kemudian membantu dalam pengiriman hasil pemeriksaan ke laboratorium. Pertama anda berbaring di atas meja periksa dengan lutut ditekuk. .perkembangan wanita dalam aspek biologis.2 PERAN BIDAN SKRINING UNTUK KEGANASAN DAN PENYAKIT SISTEMIK a. b. psikososial dan sosial spiritual. 7.

politik. Lengan direntangkan di atas kepala guna memeriksa payudara di cermin 8. namun dokter akan mencuci alat dengan cairan khusus. Umumnya dokter akan melakukan Pap smear selama pemeriksaan panggul (prosedur sederhana untuk memeriksa genital eksternal.kalau fasilitas tersedia. organ reproduksi lain dan rektum).skrining pada setiap wanita minimal satu kali pada usia 35-40 tahun .1 Pengertian Status adalah kedudukan seseorang di dalam keluarga dan masyarakat. hanya Pap smear yang dapat mendeteksi kanker serviks atau prakanker sejak dini. Dokter akan mengambil sel dengan carayang sama. Jadi status social wanita adalah kedudukan seorang wanita yang akan mempengaruhi bagaimana seseorang wanita diperlakukan. teknisi menyiapkan slide mikroskopik yang lebih bersih dan mudah diinterpretasikan dibanding slide yang disiapkan dengan metode tradisional. uterus. DIMENSI STATUS SOSIAL WANITA 8. Patologis bertanggung jawab untuk diagnosis akhir. Ketika sampel sampai ke laboratorium. ovarium. lakukan tiap 3 tahun pada wanita usia 25-60 tahun . perdagangan adalah dunia laki- . lakukan tiap 10 tahun pada wanita usia 35-55 tahun . Cara melakukan pemeriksaan payudara sendiri : 1. Pemeriksaan payudara dengan teliti di depan cermin guna melihat apakah bentuk dan besarnya simetris dan memperhatikan adanya kerut pada kulit atau putting susu yang tertarik. lakukan tiap 5 tahun pada wanita usia 35-55 tahun .1. Walaupun pemeriksaan panggul dapat mengetahui masalah reproduksi.1 Status Sosial 8. Pendekatan terbaru dengan menggunakan cairan untuk mentransfer sampel sel ke laboratorium. Rendahnya kedudukan wanita dari pria Walaupun separuh dari penghuni dunia adalah wanita namun sampai abad yang lalu dunia seni.Teknisi ini bekerja dengan bantuan patologis (dokter yang ahli dalam bidang abnormalitas sel).Mensosialisasikan SADARI (pemeriksaan payudara sendiri) sebagai salah satu bentuk skrining keganasan terhadap kankerpayudara. Program pemeriksaan / skrining yang dianjurkan untuk kanker serviks (WHO) yakni : . 8. bagaimana dia dihargai dan kegiatan apa yang boleh dilakukan. 2.kalau fasilitas tersedia lebih. yang dapat menyimpan sel untuk pemeriksaan nantinya.1.ideal atau optimal.2 Faktor Yang Mempengaruhi Status Wanita Status wanita dipengaruhi oleh : a. ekonomi.

hak dan kewajiban wanita serta peran ganda wanita sebagai ibu rumah tangga dan pencari nafkah Di masyarakat seorang wanita tidak boleh memiliki / mewarisi hak milik atau mencari penghasilan. sedangkan wanita kurang perlu mendapat pendidikan tinggi karena nantinya juga harus bertugas menjadi ibu rumah tangga.1. 8. khususnya dibidang politik. Meskipun wanita punya hak secara hokum tetapi tradisi tidak akan mengijinkan untuk mengkontrol hidupnya sendiri.laki. wanita ditolak untuk menduduki posisi kepemimpinan dan fungsi-fungsi kunci. Hukum manusia dari dulu hingga sekarang adalah hukum laki-laki. Bila wanita dicerai maka dia tidak boleh merawat anaknya lagi atau hak miliknya.3 Dampak Status Sosial Wanita . bergerak hanyut seperti bayangan dibelakang panggung pria dan tidak berarti. kembali mengurus keluarga. Karena itu wanita hidupnya bagaikan mengambang dalam keremangan senja. b. Selain itu karena ekonomi keluarga yang kurang baik. karena dianggap kurang mampu dan dilihat sebagai saingan kaum pria. meningkatkan wanita untuk berperan ganda sebagai ibu rumah tangga dan pencari nafkah. Perlindungan hukum. pemerintah adalah pemerintahan pria dan Negara adalah Negara pria. Rendahnya tingkat pendidikan wanita dibanding pria Ketika orang tua akan memutuskan untuk membiayai pendidikan anaknya umumnya kaum laki-laki yang mendapat prioritas utama untuk memperoleh pendidikan yang tinggi untuk bekal menjadi kepala keluarga dan pencari nafkah yang baik. Terutama dibidang politik. Persepsi ini yang merugikan kaum wanita karena dianggap kurang penting memperoleh pendidikan yang tinggi sehingga mengakibatkan banyak wanita tetap terpuruk dalam kebodohan karena tingkat pendidikan yang rendah. c.

Kesehatan : Ø Ancaman infeksi tinggi Ø Perlindungan terhadap trauma dan kecelakaan rendah Ø Kebutuhan bio.Status wanita akan kurang menguntungkan dan semakin tidak menguntungkan jika dia berperan ganda. social dan cultural kurang perhatian Ø Ancaman kesehatan reproduksi tinggi Ø Akses pelayanan kesehatan kurang Ø Menginginkan anak laki-laki dari pada perempuan Ø Tidak punya hak hokum dan kekuatan untuk memutuskan Ø Terlalu banyak anak atau sering melahirkan 8. Kehidupan social : Ø Kehidupan wanita terbelenggu Ø Potensi wanita terpendam karena harus sering mengalah Ø Wanita lebih terbelakang pada setiap strata social ekonomi Ø Suara dan kepentingan wanita kurang terwakili Ø Hak asasi tertekan Ø Kontribusi peran alamiah tidak tampak b. .Dengan status wanita yang rendah akan berdampak pada : a. dimana dia harus bersaing dengan kaum pria yang dari segi pendidikan dan pencurahan waktu ke sector public. ternyata menempatkan wanita pada status yang kurang menguntungkan yang menyebabkan wanita lebih rendah dari lakilaki. psiko. Kedudukan wanita di masyarakat yang rendah Peran lelaki sebagai kepala keluarga dan pencari nafkah serta wanita sebagai ibu rumah tangga.4 Masalah Yang Berhubungan Dengan Status Wanita a.1. Ketimpangan kelas berdasarkan jenis kelamin ini dikarenakan system kemasyarakatan yang bersifat patriarchal membenarkan hal ini berlangsung. Bahkan hal ini dianggap wajar Karen apembagian peran kedua jenis kelamin ini memang dipersiapkan sesuai dengan nilai-nilai kodratnya masing-masing.

bukan justru mendatangkan masalah kesehatan. Ø Bicarakan dengan pasangan hidup apa yang dibutuhkan oleh masing-masing pihak untuk memajukan derajat kesehatan yang lebih baik. Ketimpangan yang mendasari ini menyebabkan : Ø Kaum wanita tidak mampu menjangkau pelayanan kesehatan dan informasi kesehatan yang penting. Tapi tatanan masyarakat bisa di ubah menjadi pendorong kea rah kesehatan yang lebih baik. Ø Berusaha untuk memajukan kesehatan dan masa depan anak-anak. Ø Kaum wanita banyak yang berpendidikan rendah dari kaum pria Ø Kaum wanita banyak yang tidak mempunyai kendali atas hak menerima pelayanan kesehatan yang mendasar. . Usaha perbaikan dilingkungan keluarga Ø Memperbaiki derajat kesehatan kita dengan cara mempelajari masalah kesehatan wanita dan dengan merubah hidup kita sendiri dan lingkungan keluarga. b. termasuk melakukan cara hubungan suami-istri aman dan berbagi beban kerja yang lebih adil. Karena penyebab masalah kesehatan berawal dari lingkungan keluarga.1.Selama structural masyarakat patriarchal ini masih bertahan. sumber daya dan kedudukan yang lebih lemah baik dikeluarga atau di masyarakat. Wanita memperoleh perlakuan tidak layak Kaum wanita biasanya diperlakukan tidak sama dengan kaum pria. 8. masyarakat dan Negara. Kaum wanita biasanya mempunyai kekuasaan. Perubahan-perubahan akan memajukan derajat kesehatan wanita terjadi pada setuiap jenjang tingkat tersebut diatas.5 Usaha perbaikan status social wanita baik dikeluarga maupun masyarakat Tatanan masyarakat akan mendorong kaum wanita jatuh dalam kemiskinan dan derajat kesehatan yang buruk. maka selama itu pula wanita akan tetap menjadi warga “kelas dua” di dalam kehidupan social ekonomi. a.

1 Pengertian Peran wanita adalah serangkaian perilaku yang diharapkan sesuai dengan posisi social yang diberikan kepada wanita.2. . Ø Sebagai ibu dan pendidik bagi anak-anak Setelah melahirkan wanita akan berperan sebagai ibu. 8. Usaha perbaikan dan perubahan di lingkungan masyarakat Ø Berbagi informasi : temukan cara untuk menyebarkan informasi tentang masalah kesehatan umum yang ada di masyarakat setempat. 8. Ø Bentuk suatu kelompok pendukung : kaum wanita yang menderita masalah yang sama seperti wanita korban pemerkosaan / pelecehan seksual. Bila ibu tersebut mampu menciptakan iklim psikis yang gembira.2.b. bahagia dan bebas sehingga suasana rumah tangga menjadi semarak dan bisa membrikan rasa aman. juga mendorong suami untuk berkarir dengan caracara yang sehat. Secara Sosial Wanita Selalu Memiliki Peran a. Ø Berusaha menuju kemandirian : program yang bisa membantu wanita mencari nafkah sendiri dan memperbaiki lingkungan kerja juga membantu wanita untuk membuat keputusan sendiri dan menumbuhkan harga diri. loyalitas dan kesetiaan pada partner hidupnya. mencakup sikap hidup yang mantap bisa mendampingi suami dalam situasi senang atau sedih disetai rasa kasih sayang. Peran wanita dalam keluarga Ø Sebagai istri dan pendamping suami Seorang wanita memiliki peran sebagai pendamping pria. Peran menerangkan pada apa yang harus dilakukan wanita dalam suatu situasi tertentu agar dapat memenuhi harapan mereka sendiri dn harapan orang lain.2 Peran Wanita 8. kecintaan. bebas.2. hangat. sehingga setiap orang tahu masalah tersebut. menyenagkan serta penuh kasih saying dengan begitu suami akan betah tinggal dirumah.

imbang tanpa konflik-konflik batin yang serius. dimana suami bertindak sebagai pencari nafkah. jadi terdapatnya hubungan heteroseksual yang memuaskan tanpa disfungsi (gangguan-gangguan fungsi) seks. Ø Sebagai partner seks Tujuan berumah tangga adalah meneruskan keturunan dengan itu hubungan intim pasangan suami-istri sudah menjadi satu kesatuan. Peran wanita dalam masyarakat Peran wanita di masyarakat adalah segala kegiatan atau aktifitas yang dilakukan wanita diluar lingkungan rumah tangga. Ø Sebagai pengatur/pengelola rumah tangga Dalam hal ini terdapat relasi-relasi formal dan semacam pembagian kerja (devision of labour). Peran wanita dalam pembangunan dimana wanita ikut serta mensukseskan program nasional bidang : Ø Program Keluarga Berencana Ø Peningkatan Kesehatan Masyarakat .Selain berperan sebagi ibu. tidak hiperseksual dan tidak kurang. istri berfungsi sebagai pengurus rumah tangga tetapi seringkali juga berperan sebagai pencari nafkah. maka kehidupan seks yang mapan terutama disebabkan oleh kehidupan psikis yang stabil. Dalam pengurusan rumah tangga ini yang sangat penting ialah factor kemampuan membagi waktu dan tenaga untuk melakukan berbagai macam tugas pekerjaan dirumah tangga dari pagi sampai larut malam. Ada relasi seksual yang tidak berlebihlebihan. Tujuan agar wanita dapat ikut berperan aktif dalam pembangunan nasional dan ikut serta dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dengan kemampuan yang dimilkinya. Ada kesedihan untuk memahami partnernya serta rela berkorban. b. wanita juga berperan dalam mendidik dan menciptakan moralitas dan akhlak yang baik bagi anak-anaknya.

karena keluarga merupakan arena peluang untuk memainkan fungsi-fungsi kewanitaannya. Penyakit bisa menjadi ancaman berbahaya yang berbeda pada wanita dari pada pria. atau karena kelelahan. Misalnya wanita yang mengalami penyakit yang menyebabkan kecacatan / kelemahan biasanya ditolak oleh suami. Dampak Peran Dampak yang ditimbulkan dari peran wanita baik dikeluarga maupun di masyarakat : a.4. Dirumah ancaman penykit paru karena asap dapur dan luka . b. 8. karena kurang gizi.2.Ø Pendidikan kaum ibu dan kesejahteraan keluarga c.2. Minimalnya waktu untuk privasi Ø Kurangnya perawatan diri Ø Kurangnya waktu untuk istirahat Ø Kurangnya disiplin terhadap kebutuhan nutrisi Ø Keterbatasan waktu menyebabkan wanita jarang makan dan kelelahan menjadikan wanita kurang makan. Selain itu wanita mengalami resiko kesehatan setiap hari dari pekerjaannya. Peran wanita dalam organisasi profesi Selain berperan di keluarga dan masyarakat sudah banyak wanita-wanita yang berperan dalam organisasi profesi seperti pemberdayaan perempuan (KOMNAS PEREMPUAN) dan organisasi-organisasi yang bergerak di bidang wanita yang tujuannya untuk memperjuangkan hak-hak kaum wanita.3 Faktor yang Mempengaruhi Peran Wanita Faktor yang mempengaruhi peran wanita antara lain adalah keinginan wanita untuk memperoleh status dimasyarakat dan keinginan wanita untuk menikah dan berkeluarga. 8. Ancaman kesehatan Wanita sering mengalami gangguan kesehatan tertentu karena pekerjaaan mereka. Setiap wanita normal menginginkan hidup berkeluarga.

b. Tetapi bila kesulitan berlangsung terus dan menghambat kegiatan sehari-hari. Dan sewaktu pulang kerumah mereka harus mendapatkan beban kerja dobel ini mengakibatkan kelelahan dan meningkatkan resiko penyakit. Penyakit menular melalui air juga sering terjadi karena wanita menghabiskan sebagian besar waktunya di air. mengambil air dan berdiri di air selama menanam padi. Stres (Frustasi dalam peran) Kegiatan dan kejadian sehari-hari sering memberikan tekanan pada wanita sehingga menyebabkan ketegangan pada tubuh dan jiwanya (stress). Krisis psikologiSeperti tubuh wanita bisa sehat atau tidak sehat. mncuci pakaian. Hampir setiap orang kadang-kadang mempunyai kesulitan untuk melakukannya.bakar dari memasak sangat mudah terjadi sehingga dianggap sebagai masalah kesehatan kerja utama bagi wanita. Masalah yang Berhubungan dengan Peran Wanita a. Konflik peran (harapan-harapan peran yang tidak sesuai) . c. Berjuta wanita nekerja diluar rumah mengalami gangguan kesehatan karena lingkungan kerja yang tidak aman.5. 8. untuk menemukan masalah-masalahnya dan berusaha mengatasinya. maka dia mempunyai kekuatan emosional untuk merawat kebutuhan fisik dan keluarga. merencanakan masa depan dan membina hubungan yang memuaskan dengan orang lain. Bila seorang wanita mengalami tekanan yang bertubi-tubi setiap harinya dan dalam jangka waktu yang lama dia akan merasa kewalahan dan tidak bisa mengatasinya. Bila penalaran dan jiwa wanita sehat. maka ia akan menjadi tegang dan nervus sehingga ia tidangak bisa merawat keluarganya dan mengalami gangguan kesehatan jiwa. demikian juga dengan daya penalaran dan jiwa seorang wanita.2.

wanita dipaksa untuk berubah secara cepat karena perubahan dalam tingkat ekonomi atau karena konflik politik. 9 PERMASALAHAN KESEHATAN WANITA DAN DIMENSI SOSIAL DAN UPAYA 9. c.2 FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI 1). FAKTOR MASYARAKAT  kemiskinan . baik yang terjadi di ranah publik atau dalam kehidupan pribadi.Dibeberapa wilayah. pemaksaan atau perampasan kemerdekaan secara sewenang-wenang.1. termasuk ancaman tindakan tertentu. seksual atau psikologis. KUHP :        Pasal 89-90 Pasal 351-356 Pasal 285-301 Pasal 338-340 Pasal 324-337 Pasal 310-321 : kekerasan dan luka berat : penganiayaan : kejahatan susila : pembunuhan : penghilangan kemerdekaan : penistaan Pada umumnya tidak membedakan korban laki-laki dan perempuan kecuali pada kejahatan susila 9.1.1 Kekerasan terhadap perempuan setiap tindakan berdasarkan perbedaan jenis kelamin yang berakibat atau mungkin berakibat kesengsaraan atau penderitaan perempuan secara fisik. Banyak perubahan-perubahan ini membutuhkan perubahan yang menyeluruh pada sendi-sendi keluarga dan masyarakat sehingga banyak wanita yang merasa harapan untuk peran yang dia inginkan tidak sesuai.1 BENTUK-BENTUK KEKERASAN     Fisik Psikologis Seksual finansial 9. Kurang memadainya ketrampilan untuk memecahkan masalah Wanita sering tidak punya kesempatan khusus dalam kehidupan sehari-hari yang sangat sibuk untuk melakukan sesuatu bagi dirinya sendiri.

agresi dan perendahan pada satu pihak (korban) oleh pihak lainnya (pelaku).2.   urbanisasi keluarga ketergantungan obat lingkungan kekerasan dan kriminalitas 2).1. 9.1 Persepsi masyarakat tentang perkosaan  Biasanya korban yang memprovokasi/mengundang kejadian perkosaan dengan menggunakan pakaian yang minim ataupun dandanan yang berlebihan    Sebenarnya perempuan dapat menghindari terjadinya tindakan perkosaan Hanya perempuan tertentu yang akan diperkosa Perkosaan hanya terjadi di daerah asing pada malam hari . FAKTOR KELUARGA    keluarga yang sakit kelainan mental keluarga yang kacau dan tidak bahagia keluarga yang kurang akrab 3).3 PENATALAKSANAAN Rehabilitasi :     fisik psikologis sosial yuridis 9. yang dipaksakan oleh satu pihak kepada pihak lain.2 Perkosaan Hubungan seksual tanpa kehendak bersama. yang juga dapat merupakan tindak pseudo seksual yaitu perilaku seksual yang tidak selalu di motivasi dorongan seksual sebagai motivasi primer. FAKTOR INDIVIDU      wanita single. bercerai/ingin bercerai berumur 17-28 tahun ketergantungan obat wanita hamil pasangan yang cemburu berlebihan 9. melainkan berhubungan dengan penguasaan dan dominan.

mendapat santunan atau pun karena ia mempunyai kepribadian mencari perhatian  Perkosaan terjadi karena pelaku tidak dapat mengendalikan impuls seksualnya 9.  Fase reorganisasi jangka panjang Bertahun-tahun ditandai dengan upaya individu untuk keluar dari trauma yang dialami dan sungguh-sungguh menerima apa yang terjadi sebagai sesuatu fakta yang memang terjadi. Pada fase ini tidak jarang individu menampilkan ciri-ciri depresi.2. dan jijik yang pada berikutnya dapat ditanggapi dengan represi dan pengingkaran sebagai upaya untuk mencoba menutup pengalaman ayng menyakitkan.2. ketakutan.3 PERAN PETUGAS KESEHATAN        Bersikap dengan santun dan jangan menyalahkan Merawat gangguan kesehatan korban Menulis semua hasil pemeriksaan sebagai bukti Merawat kebutuhan jiwa dan berusaha untuk menajdi sahabat yang bisa dipercaya Membantu dalam membuat keputusan Memberikan motivasi dan arahan untuk bangkit kembali menatap mas adepan Membantu untuk memberitahukan kepada orang tua/keluarga korban 9.3 Pelecehan seksual perilaku atau tindakan yang mengganggu. lemah.   Perkosaan hanya dilakukan oleh orang sakit/kriminal Pria baik-baik tidak akan memperkosa kecuali karena undangan/rayuan dari perempuan Perempuan sering mengaku diperkosa untuk balas dendam. mengalami mimpi-mimpi buruk atau kilas balik kejadian. disorganisasi. malu. mual. kebingungan. yang berkaitan langsung . siapa dan bagaimana ciri penyerang)  Fase kedua (adaptasi awal) Individu menghayati berbagai emosi negatif seperti pemberontakan. melecehkan dan tidak diundang yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang terhadap pihak lain. 9. terhina.2 Reaksi yang terjadi setelah kejadian perkosaan  Fase akut (segera setelah serangan terjadi) Korban mengalami syok dan rasa takut yang sangat kuat. lelah tidak dapat dijelaskan secara rinci/tepat apa yang terjadi (apa.

Anger rape. Quid pro quo Pelecehan seksual yang seperti ini adalah pelecehan seksual yang biasanya dilakukan oleh seseorang yang memiliki kekuasaan otoritas terhadap korbannya. yaitu pelecehan seksual dimana korban menjadi marah dan balas dendam. Blitz rape yaitu pelecehan seksual yang terjadi sangat cepat. Pelecehan seksual dengan ketakutan.1 Kategori pelecehan seksual a. Sadistie rape yaitu pelecehan seksual dengan ciri kekejaman atau sampai pembunuhan 9. disertai iming-iming pekerjaan atau kenaikan gaji atau promosi b. dimana pelaku memiliki otoritas pada korban 5). Pelecehan seksual mental. dimana akan terjadi kekerasan jika korban menolak 4). Hostile work environment Pelecehan seksual yang terjadi tanpa janji atau iming-iming maupun ancaman Kategori pelecehan seksual menurut Nichaus 1).2 Macam-macam pelecehan seksual 1). 5).3. mempermalukan dengan memperlihatkan pornografi . dilakukan oleh orang yang berpengalaman dan yakin korban akan menikmati 4). malu 3). Pelecehan seksual dengan orang yang kita kenal     Confidence rape yaitu pelecehan seksual dengan penipuan. Pelecehan seksual dengan orang yang tidak dikenal   Pelecehan di penjara Pelecehan saat terjaid perang 3). Pelecehan dengan iming-iming atau paksa. dengan menyerang harga diri korban melalui kata-kata kasar.3. hal ini jarang dilaporkan karena Pelecehan oleh suami/mantan suami Pelecehan yang dialami seorang wanita oleh pacar/mantan pacar Pelecehan seorang wanita oleh teman kerja atau atasan Pelecehan seksual pada anak-anak oleh anggota keluarga 2).dengan jenis kelamin pihak yang diganggunya dan dirasakan menurunkan martabat dan harga diri orang yang diganggunya. 9. sedangkan pelaku tidak saling kenal 2). pelaku bertindak cepat dan menguasai korban. Power rape yaitu pelecehan seksual yang saling tidak mengenal.

ingin balas dendam. merasa menjadi orang yang kotor dan menjijikkan. nyeri pada daerah pacinela. respon emosi korban terbagi menjadi dua. menambah pengamanan. nyeri lambung. depresi. takut. tampil tenang. phobia sendirian. menunduk dan lembut) 3.3. respon atau dampak jangka panjang : gelisah. mual. kemarahan. sakit kepala.3. mimpi buruk.3. takut akan penyiksaan diri dan kematian 5.9. gatal dan keluar darah pada vagina. kehilangan kontrol diri. malu dan perasaan bersalah 2. tegang. merasa terhina. yaitu respon ekspresif (ketakutan.6 Hukum-hukum yang mengatur tentang pelecehan seksual    Pasal 289-296 tentang pencabulan Pasal 295-298 dan 506 tentang penghubungan pencabulan Pasal 286-288 tentang persetubuhan dengan wanita dibawah umur 9. membuang/menghancurkan benda yang berkaitan dengan pelecahan 4.5 Dampak psikologis pelecehan seksual     Frekuensi terjadinya pelecehan Parah tidaknya (halus atau kasar) Mengancam keselamatan fisik ataukah hanya sebatas pelecehan verbal Apakah mengganggu kinerja pekerja 9. gangguan pola tidur.3 Penyebab terjadinya pelecehan seksual    Dilihat dari si peleceh Dilihat dari si korban Dilihat dari tempat dan waktu kejadian 9. menyalahkan diri sendiri. gelisah.3. yang paling sering adalah ketidakberdayaan. 9. respon lain yaitu: mandi sebersih-bersihnya.4 Respon korban pelecehan seksual 1.3. marah. bahkan ada yang sampai menggunakan obat-obatan terlarang maupun ingin bunuh diri. pindah rumah. menangis terisak-isak) dan respon terkontrol (menyembunyikan perasaannya.7 Hal-hal yang dilakukan ketika terjadi pelecehan seksual  Katakan TIDAK dengan tegas tanpa senyum dan minta maaf . muntah. lelah. beberapa hari kemudian akan timbu memar/lecet pada bagian tubuh.

   

Buat jurnal kejadian Cari informasi tentang si peleceh dan orang-orang sekitarnya Buat pernyataan tertulis kepada si peleceh, bahwa anda tidak suka dengan perilakunya Hubungi atasan atau pihak yang berwenang atau yang mempunyai kedudukan, seperti polisi/bos/orang tua/tokoh agama/tokoh masyarakat dan jeaskan apa yang terjadi

9.4. Single Parent Single parent adalah orang yang melakukan tugas sebagai orang tua (ayah dan ibu) seorang diri, karena kehilangan/ terpisah dengan pasangannya. Ada banyak alasan yang menyebabkan seseorang menjadi Single Parent, diantaranya : 1. Tinggal terpisah karena pasangannya bekerja/belajar di kota/Negara lain. 2. Kematian pasangan 3. Perceraian

9.4.1 Masalah yang sering terjadi pada single parent: • Single parent yang terpisah dengan pasangan karena bekerja/belajar di kota/negara lain, memiliki beberapa masalah, seperti : merasa kesepian, tidak terpenuhinya kebutuhan seks sementara ia seharusnya bisa mendapatkan pemenuhan kebutuhan seks dari pasangannya. Saat pasanganya berada jauh darinya, ia juga merasa berat membesarkan anak sendiri. • Seseorang yg menjadi single parent krn kematian juga mengalami masalah yg berat. Namun jika mendapatkan pelayanan pendampingan/konseling yg tepat, ia dpt melalui masa-masa gelapnya. Sehingga kedukaannya tdk berlarut-larut (tdk lebih dari 6 bulan). single parent yg ditinggal mati pasangannya mengalami masalah keuangan dan merasa kesepian. • single parent yg berpisah dengan pasangannya karena perceraian, memiliki masalah yg lebih serius lagi. Setidaknya ada 6 masalah besar,yaitu : 1.Masalah emosional 2.Masalah hukum (hak asuh, dll)‫‏‬ 3.Menjalin hubungan baik dengan mantan suami/istri

4.Menghadapi anak 5.Masalah dengan lingkungan 6.Masalah keuangan • Single parent pasca perceraian juga mengalami masalah dengan mantan pasangannya. Krn pengalaman pahitnya, seorang single parent sering tdk menyadari bhw sejelek apapun mantan suami/istri-nya, ia tetap ayah/ibu dari anak-anaknya. Sebelum single parent mengampuni mantan pasangannya, ia cenderung ingin balas dendam. Beberapa single parent bahkan melakukan usaha balas dendam kepada mantan pasangannya, dgn memanfaatkan anak-anaknya. • Kondisi emosional single parent pasca perceraian : . Kecewa . Marah . Membenci mantan suami/istrinya . Cemburu terhadap rivalnya . Mudah marah kepada anak-anak . Luka batin/trauma . Kesepian . Merasa tak berharga . Merasa teraniaya oleh lingkungan . Mengasihani dirinya sendiri 9.4.2 Hal yang dibutuhkan seorang single parent saat menghadapi situasi yg sulit pasca perceraiannya adalah : 1.Single parent perlu menjalani konseling pribadi untuk membagi beban. 2.Jika diperlukan, single parent juga bisa menjalani terapi utk recovery dari traumanya. 3.Dukungan sosial/komunitas teman senasib (sesama single parent) juga dibutuhkan untuk menguatkan hati seorang single parent. 4. Single parent membutuhkan pengetahuan/ ketrampilan single parenting yg memadai supaya bisa menjadi teladan bagi anak-anaknya. 5.Seorang single parent juga perlu melatih diri untuk bersikap bijaksana terhadap lingkungan.

6. Utk mengatasi masalah ekonomi, seorang single parent membutuhkan kesempatan utk mengembangkan/memanfaatkan talentanya dlm kegiatan-kegiatan produktif. Namun kita perlu hati-hati, pemberian bantuan cuma-cuma atau santunan social justru bisa merendahkan martabat dan harga diri seorang single parent. 7. Perceraian dgn pasangan seringkali merusak harga diri seorang single parent. Bahkan tdk sedikit single parent yg kehilangan makna hidupnya gara-gara ditinggalkan/bercerai dgn pasangan. 9.4.3 Untuk mengatasi masalah yang timbul dalam berperan menjadi seorang single parent: 1.Siapkan mental 2.Jaga kesehatan 3.Tahan banting 4.tegar 5. Luangkan waktu 6.Terbuka 7.Jangan gegabah 8. Silaturrahmi

9.5 Perkawinan Usia Muda Dan Tua Di Wanita Di Tempat Kerja 9.5 1. Perkawinan usia muda Baru saja kita mendengar berita diberbagai media tentang kyai kaya yang menikahi anak perempuan yang masih belia berumur 12 tahun. Berita ini menarik perhatian khalayak karena merupakan peristiwa yang tidak lazim. Apapun alasannya, perkawinan tersebut dari tinjauan berbagai aspek sangat merugikan kepentingan anak dan sangat membahayakan kesehatan anak akibat dampak perkawinan dini atau perkawinan di bawah umur. 9.5.2 Dampak Pernikahan Dini (Perkawinan Dibawah Umur a. Dampak thd hkum 1. UU No. 1 th 1974 ttg Perkawinan 2. UU No. 23 th 2002 ttg Perlindungan Anak 3. UU No. 21 th 2007 ttg Penjualan anak o/ ortu

ancamnx pidana penjara max 15 th min 3 th & pidana denda max 300 jt & min 60 jt rupiah. P’buatan ni jls mrpkn tindkn ilegal. Selain itu. Apabila tdk diambil tindkn hkm thd org yg m’gunakn seksualitas ank scr ilegal akn m’yebabkn tdk ada efek jera dr pelaku bahkn akn m’jd cntoh bgi yg lain. seks. hak b’main & menikmati wktu luangx serta hak2 lainx yg melekat dlm diri ank.3 KERUGIAN KAWIN MUDA • • merintangi rencana-rencana pendidikan /masa dpn suami.5. Dampak biologis Scr biologis. apalagi jika smpai hamil kemudian melahirkan.alat2 reproduksi ank masih dlm proses menuju kematangan shg blm siap u/ melakukan hub. Dgn adanya suatu keluwarga yg bergabung padanya ketika dia sedang berjuang u/ kemampuan & aktivitsx sehingga tdk bisa memperoleh kemajuan.23 th 2002 ttg P’lindungn Ank khususx psl 81. namun d’kemas dgn p’kwinan se-akn2 m’jd legal. tumbuh & berkembang serta terlindungi dri perbuatan kekerasan. . ikatan p’kawinan akn m’hilangkan hak ank u/ m’peroleh pend. Ank akn murung & m’nyesali hidupx yg b’akhr pd p’kawinn yg dy sndri tdk mengerti ats putusan hidupx. perobekan yg luas & infeksi yg akan m’bahayakan organ reproduksix & dpt m’bhykn jiwa anak. agar anak tetap m’peroleh hakx u/ hdup. Hal ni b’tentangn dgn UU. shg akn menimbulkan trauma psikis b'kepanjangan dlm jiwa ank yg sulit disembuhkn. seks dg lawan jenisx. menghalangi kemmpuannya dalam pendapatan. Kondisi ni hx akn melestarikan budaya patriarki yg akn melahirkan kekerasn thd perempuan. e. c. d. Jk dipaksakan justru akn tjd trauma.Amanat Undang2 tsb di atas ber7an melindungi anak. eksploitasi & diskriminasi. Kondisi ni sgt b’tentangan dgn ajran agma apapun t’msk agma Islam yg sgt m’hormati perempuan. Dampak prilaku seksual menyimpang Adax prilaku seksual yg m’yimpang yaitu prilaku yg gemar b’hub seks dgn ank2 yg dikenl dgn istilah pedofilia. Dampak psikologis Scr psikis ank jg blm siap & mengerti ttg hub. B.No. 9. Dampak sosial Fenomena sosial ini b’kaitan dg faktor sosbud dlm masy patriarki yg menempatkan perempuan pd posi2 yg rndah & hx dianggp pelengkap seks laki2 sj.

6.1 Dampak perkwinan usia tua • • • • Melahirkan bayi dgn sindrom down kecenderungan untuk melahirkan dgn SC Masalah degnan DM & hipertensi Partus lebih sulit & lama 9.5.6.4 UPAYA MENGATASINYA Pernikahan dini lebih banyak mudharat drpd manfaatnya.• • Kawlitas penting dri pasangan yag baik seringkali tdk dihargai hingga usia pertengahan/akhir 20 th-an. yag kuat antar pernikahan terlalu muda dengan ketidak bahagiaan & diikuti oleh perceraian. PERMASALAHAN KESEHATAN WANITA DALAM DIMENSI SOSIAL DAN UPAYA MENGATASINYA 10. 9. Studi2 ttg kbhagian perkawinan menunjukan adax swt hub.1. lslam peduli anak lainx & para penegak hukum harus melakukan peyelidikan & peyidikan untuk melihat adanya pelanggaran terhadap perundang yg ada & bertindak terhadap pelaku untuk dikenai pasal pidana dari peraturan perundangn yang ada.2 Upaya mengatasinya: • • • • Sering berkunjung ke klinik Lebih banyak melakukan pemeriksaan Konseling genetik Pemeriksaan skrining 10. 9.1 Pengertian .1 INCEST 10. (melaporkn kpd komisi perlindungan anak indonesia). Orang yg lebih tua cenderung lebih siap untuk bertggung jawab dalam kehidupan RT.6 PERKWINAN USIA TUA 9. Ortu hrs disadarkan untuk tdk mengizinkan menikahkan anknya dlm usia dini & hrs memahami peraturan perundang2an untuk mlindungi anak. Masyarakat yg peduli terhadap perlindungan anak dpat mengajukn class-action kepada pelaku. Oleh karena itu patut ditentang.

b. Kurang berkomunikasi dgn tetangga atau kurang pergaulan g.1. Hubungan seksual yg dilakukan oleh saudara kandung atau masih ada hubungan darah. Pergaulan d. Orang yg lebih berkuasa b. Tidak main hakim sendiri . Kurang iman e. Meningkatkan kegiatn keagamaan e.1.6 Penyelesaian a.3 Pelaku dan Korban a. Sosialisasi incest d. Pencegahan a.1. Faktor usia b. Orang2 yang lebih lemah 10. pengetahuan dan pendidikan 10. Kejiwaan atau truma c.1. Dengan melakukan incest c. Abortus 10.4 Akibat Incest a. Unwanted pregnancy b. Jenis kelamin c. Perlu adanya perhatian. Empati dan penguatan terhadap korban b. Dengan memberikan pendidikan b. Kurang pendidikan agama f.5. Akibatat seksual antara manusia yg demikian erat hubungannya shg perkawinan antara mereka dilarang secara hokum atau kebudayaan 10. Terjadi diwilayah Rumah Tangga d.1.2 Penyebab Dan Faktor Pendorong a. Kurang perhatian dari orang tua 10.a.

Kehilangan kebebasan dan pekerjaan yg barguna bagi mereka . Keadaan wanita pengungsi yg bekerja sebagai pembantu RT 10.c. Menyaksikan/menjadi korban tindak kekerasan d. b.1 Pengertian a.3 Pengungsian Dapat Terjadi Akibat a. 10. Perbudakan g. Bencana alam dapat timbul penyakit : diare. berharap mendapatkan perlindungan. Wanita yang diperjual belikan f.4 Penyebab Yang Menimbulkan Gangguan Jiwa a. b.2. peperangan atau terusir oleh keluarga atau dapat pula berarti bahwa seseorang melakukan pengungsian dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Seseorang yg kehilangan rumah karena bencana alam .2. Peperangan untuk menyelamatkan diri.2. Komplikasi berbagai penyakit 10. Tindak kekerasan c. malaria dan campak namun penyakit ini dapat menyebabkan kematian karena keadaan sanitasi yang buruk. Kehilangan dukungan keluarga dan masyarakat c. c. kehidupan yg lebih baik dan lebih aman. Paksaan untuk masuk dunia pelacuran e. Kehilangn rumah b.2 Masalah Yang Timbul a. Melaporkan kasus ke polisi 10. Orang-orng terusir (tanpa tempat tinggal tetap) adalah orang yang terpaksa meninggalkan rumah mereka tapi tetap berada dalam wilayah negaranya sendiri.2. Pelecehan seksual b. Pemerkosaan d.2 HOMELESS 10. Pengungsi adalah sekumpulan orang yg melintasi perbatasan dr suatu Negara ke Negara lain karena mereka takut akan keamanan mrk dirumah. ISPA. c.

Wanita pemakai atau pecandu narkoba biasanya terganggu atau menderita secara fisik (penyakit).3. psikiater. spiritual (kekacauan nilai2 luhur) dan social (rusak komunikasi) b. Tersedia dukungan . pertolongan dan harapan b. psikolog.3. Tenaga professional sprt dokter.1 Pengertian a.4 Pola Dasar Rancangan Rehabilitasi a.3 WANITA DIPUSAT REHABILITASI 10. Orang2 terdekat c.3. Sarana rekreasi e. 10. Tahap I : proses transisi awal (1-8minggu) melewati 3 titik penting : Ø Informasi adanya masalah Ø Informasi klinis dan keputusan untuk menempuh rehabilitasi Ø Persiapan akhir lewat detoksifikasi dan stabilitasi awal .2 Subyek Rehabilitasi a. fisioterapi 10. Pusat rehabilitasi : tempat atau sarana yg digunakan untuk proses pemulihan atau perbaikan untuk kembali seperti semula missal ketergantungan narkoba. mental (perilaku salah). TOGA. Jadwal harian atau program kegiatan f.3. ahli kerohanian. Pribadi korban narkoba b. Sarana2 peningkatan minat dan ketrampilan d. Fasilitas angkutan dan komunikasi g.e. Kesuliyn mengungkapkan rasa duka 10. Masyarakt sekitar dan umum d. sosiolog.3 Sarana Dan Prasarana Rehabilitasi a. Lingkungan yg sangat padat f. Gembong dan pengedar narkoba 10. bahan audiovisual dan alat peraga c. penyandang cacat baik fisik atau mental dan masalah yg lain. Perpustakaan dan buku.

10. hidup normal dalam hati kecil. c. b. c. Jenjang stabilisasi Dini : mulai membenahi diri denga cara sendiri. Ø Tahap pengakuan diri : menemukan jati diri. Jenjang Transisi : gejala mulai kesadaran bahwa ia kehilangan sesuatu yg berharga : kewarasan. ketergantungan dan sulit untuk meninggalkan narkoba. mulai menakui bahwa ia sedang ketagihan. Cara menstabilkan diri : Ø Mengakui perlunya jasa pendamping Ø Melangkah mengatasi gejala putus asa Ø Melangkah mengatasi masalah patologis Ø Mempelajari metode mengatasi stress tanpa obat2an. Jenjang kesembuhan awal : merubah seluruh system keyakinan menempuh arah baru. padahal selalu gagal ia mulai menyadari bahwa itu sia-sia.5 Jenjang Proses Kesembuhan a. Tahap IV : pemeliharaan lanjut (seumur hidup). menguasai ketrampilan kerja. dibina pengungkapan2 diri Ø Tahap positif thinking and doing : secar sadar dan dengan inisiatif untuk mencapai prestasi. melewati 3 titik penting : Ø Mengubah dan menjauhi nostalgia kesenangan narkoba Ø Setia mengikuti program-program dan acara affect care krg lebih 2 tahun Ø Tidak ada salahnya untuk ikut terlibat dalam gerakan kelompok bersih narkoba.b. d. menatap kedepan dan membuat pilihan hidup Ø Merasa puas menerima dirinya apa adanya lalu mempercayakan dirinya ke orang lain. melewati 3 titik penting : Ø Terjadi perdamaian & penyasuain kembali dengan lingkungan Ø Berdamai dengan dirinya. Tahap III : proses transisi akhir (1-6 tahun). Tahap II : proses rehabilitasi intensif (3-18 bulan) melewati 3 titk penting yaitu : Ø Tahap konsolidasi : secara sadar dan tekun melepaskan diri dari berbagai penyakit dan akibat lain. Akhirnya memutuskan untuk minta bantuan atau jasa orang lain.3. kehidupan yg berlawanan dengan narkoba yaitu : .

d. Jenjang Pemantapan : kesembuhan bukan sasaran tapi sarana menuju kesehatan. Jenjang kesembuhan menengah : pola gaya hidup masih rancu. kekuatan dan harapan dr Tuhan. yang dapat dilakukan : Ø Memelihara program kesembuhan Ø Mengubah pola hidup Ø Bertambah dan berkembang Ø Mampu menyesuaikan diri 10. Jenjang akhir kesembuhan : dalam jenjang akhir ini perhatian dipusatkan pada masalah yg berukuran pada pecandu seperti : masalah DNA. keyakinan dan kepercayaan. yang perlu dibenahi : Ø Menanggulangi bahaya patah semangat Ø Memperbaiki gangguan narkoba Ø Mengusahakn peningkatan emosi diri Ø Membangun gaya hidup yang seimbang Ø Menata perubahan dan pertumbuhan diri e. mereka kerap digunduli bila tertangkap aparat penegak ketertiban. f.Ø Mengaku narkoba itu berbahaya dan banyak membawa masalah Ø Bersedia menerima bantuan dari orang lain Ø Berserah diri pada Tuhan Ø Berusaha membangun hidup baru Ø Bersedia berbuat untuk kekurangan diri/pribadi Ø Yakin akan menerima keberanian. Di Indonesia pelacur (pekerja seks komersial) sebagai pelaku pelacuran sering disebut sebagai sundal atau sundel.4 PEKERJA SEKS KOMERSIAL A. Mereka juga digusur karena dianggap melecehkan kesucian agama dan . penularan. Ini menunjukkan bahwa prilaku perempuan sundal itu sangat begitu buruk hina dan menjadi musuh masyarakat. Pengertian Pekerja Seks Komersial Pekerja seks komersial adalah seseorang yang menjual jasanya untuk melakukan hubungan seksual untuk uang.

Salah seorang yang mengemukakan pandangan seperti itu adalah Augustinus dari Hippo (354-430). namun toh dibutuhkan (evil necessity). tanpa penyaluran itu. Pekerjaan melacur atau nyundal sudah dikenal di masyarakat sejak berabad lampau ini terbukti dengan banyaknya catatan tercecer seputar mereka dari masa kemasa.wikipedia. Ia mengatakan bahwa pelacuran itu ibarat "selokan yang menyalurkan air yang busuk dari kota demi menjaga kesehatan warga kotanya. wanita tuna susila. malah jahat. dikhawatirkan para pelanggannya justru akan menyerang dan memperkosa kaum perempuan baikbaik.org) B. Biasanya pelayanan ini dalam bentuk menyewakan tubuhnya.mereka juga diseret ke pengadilan karena melanggar hukum. alasan seorang remaja melakukan seks adalah sebagai berikut : 1) Tekanan yang datang dari teman pergaulannya . Pelacur adalah profesi yang menjual jasa untuk memuaskan kebutuhan seksual pelanggan. Sundal selain meresahkan juga mematikan." Istilah pelacur sering diperhalus dengan pekerja seks komersial.dimana menurut para ahli. Pelacuran Menurut Agama Pelacuran dalam pandangan islam Pelacuran dalam pandangan Islam adalah haram hukumnya. pelacuran dipandang negatif. Di kalangan masyarakat Indonesia. Khusus laki-laki. dan mereka yang menyewakan atau menjual tubuhnya sering dianggap sebagai sampah masyarakat. C. digunakan istilah gigolo. istilah lain yang juga mengacu kepada layanan seks komersial. Pandangan ini didasarkan pada anggapan bahwa kehadiran pelacuran bisa menyalurkan nafsu seksual pihak yang membutuhkannya (biasanya kaum laki-laki). seorang bapak gereja. karena merekalah yang ditengarai menyebarkan penyakit AIDS akibat perilaku sex bebas tanpa pengaman bernama kondom. Faktor-faktor pendukung perilaku seks pada remaja Pekerja seks komersial kebanyakan terjadi pada remaja yang diawali dengan terjadinya pergaulan kearah seks bebas. Ada pula pihak yang menganggap pelacuran sebagai sesuatu yang buruk. (http://id.

jadi wajar jika semua orang tidak terkecuali remaja. penerimaan. 3) Adanya kebutuhan badaniah Seks menurut para ahli merupakan kebutuhan dasar yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan seseorang. 2) Adanya tekanan dari pacar karena kebutuhan seorang untuk mencintai dan dicintai. seorang remaja perempuan biasanya berpendapat sudah tidak ada lagi yang dapat dibanggakan dalam dirinya. melainkan juga sikap memberontak terhadap orang tuanya. Remaja lebih membutuhkan suatu hubungan.Lingkungan pergaulan yang dimasuki oleh seorang remaja dapat juga berpengaruh untuk menekan temannya yang belum melakukan hubungan seks. misalnya karena terlanjur berbuat. 5) Pelampiasan diri factor ini tidak hanya datang dari diri sendiri. apalagi jika teman-temannya mengatakan bahwa terasa nikmat. seseorang harus rela melakukan apa saja terhadap pasangannya. maka dalam pikirannya tersebut ia akan merasa putus asa dan mencari pelampiasan yang akan menjerumuskannya dalam pergaulan bebas. dalam hal ini yang berperan bukan saja nafsu seksual. tanpa memikirkan resiko yang akan dihadapinya. 4) Rasa penasaran Pada usia remaja. maka rasa penasaran tersebut semakin mendorong mereka untuk lebih jauh lagi melakukan berbagai macam percobaan sesuai dengan apa yang diharapkan. dan harga diri selayaknya orang dewasa. ditambah lagi adanya infomasi yang tidak terbatas masuknya. rasa aman. menginginkan hubungan seks ini. keingintahuannya begitu besar terhadap seks. bagi remaja tersebut tekanan dari teman-temannyaitu dirasakan lebih kuat dari pada yang didapat dari pacarnya sendiri. . sekalipun akibat dari perbuatannya tersebut tidak sepadan dengan resiko yang akan dihadapinya.

Kekerasan seksual Penelitian menunjukkan banyak faktor penyebab perempuan menjadi PSK diantaranya kekerasan seksual seperti perkosaan oleh bapak kandung. yang salah satunya dalam masalah seks. dan sekaligus berbahaya. paman.ac. semua menyedihkan. c. bagi seorang remaja mungkin aturan yang diterapkan oleh kedua orang tuanya tidak dibuat berdasarkan kepentingan kedua belah pihak (orang tua dan anak).Kalau tidak ada informasi dan pendidikan agama di khawatirkan remaja cendrung menyalah gunakan hasrat seksualnya tanpa kendali dan tanpa pencegahan sama sekali. Kebutuhan yang semakin banyak pada seorang perempuan memaksa dia untuk mencari sebuah pekerjaan dengan penghasilan yang memuaskan namun kadang dari beberapa mereka harus bekerja sebagai PSK untuk pemenuhan kebutuhan tersebut. Faktor-faktor penyebab adanya PSK (pekerja seks komersial) adalah : a. Kemiskinan Diantara alasan penting yang melatarbelakangi adalah kemiskinan yang sering bersifat structural.id) A. hanya karena kurangnya tuntunan seksualitas yang merupakan bagian dari kemanusiaan kita sendiri.univrab. sedangkan orang yang kaya semakin menumpuk harta kekayaannya. (http://www. Struktur kebijakan tidak memihak kepada kaum yang lemah sehingga yang miskin semakin miskin. Kalau dikaitkan dengan kondisi saat ini maka sudah sewajarnyalah kita mendukung RUU APP. akibatnya remaja tersebut merasa tertekan sehingga ingin membebaskan diri dengan menunjukkan sikap sebagai pemberontak. perlu ada perhatian dari kita bersama dengan cara memberikan informasi yang cukup mengenai pendidikan seks dan Pendidikan agama. Penipuan .Faktor lainnya datang dari lingkungan keluarga. Untuk mencegah hal-hal yang tidak di kehendaki. b. guru dan sebagainya.

Dampak yang ditimbulkan bia seseorang bekerja sebagai PSK (pekerja seks komersial) : a. tayangan atau media komunikasi lainnya yang sengaja dibuat untuk memperlihatkan secara terang-terangan atau tersamar kepada public alat vital dan bagian – bagian tubuh serta gerakan-gerakan erotis yang menonjolkan sensualitan dan seksualitas. Kenangan masa kecil yang buruk Tindak pelecehan yang semakin meningkat pada seorang perempuan bahkan adanya pemerkosaan pada anak kecil bisa menjadi faktor dia menjadi seorang PSK. d. Persoalan – persoalan psikologis a. tulisan. Kasus penjualan anak perempuan oleh orangtua sendiri pun juga kerap ditemui. foto. b. Keluarga dan masyarakat tidak dapat lagi memandang nilainya sebagai seorang perempuan. .Faktor lain yaitu. C. film atau yang dipersamakan dengan film. video. serta segala bentuk perilaku seksual dan hubungan seks manusia yang patut diduga menimbulkan rangsangan nafsu birahi pada orang lain. penipuan dan pemaksaan dengan berkedok agen penyalur kerja. c. Broken home Kehidupan keluarga yang kurang baik dapat memaksa seseorang remaja untuk melakukan hala-hal yang kurang baik di luar rumah dan itu dimanfaatkan oleh seseorang yang tidak bertanggung jawab dengan mengajaknya bekerja sebagai PSK. Namun ada dari beberapa mereka yang terpojok karena masalah keuangan untuk pemenuhan keinginan tersebut maka mereka mengambil jalan akhir dengan menjadi PSK untuk pemuasan dirinya. B. Akibat gaya hidup modern Seseorang perempuan pastinya ingin tampil dengan keindahan tubuh dan barang-barang yang dikenalakannya. pornografi adalah bentuk ekspresi visual berupa gambar. Pornografi Menurut definisi Undang-undang Anti Pornografi.

Rumah panggilan ‘call house” 3. Mempermudah penyebaran penyakit menular seksual. perempuan pendamping. Pemerintah 1. d.b. panti pijat. 2. c. c.herpes kelamin. Menurut jumlahnya. Dibalik front organisasi/bisnis terhormat c. 2. Stabilitas sosial pada dirinya akan terhambat. karena masyarakat hanya akan selalu mencemooh dirinya. klamdia. Memperbanyak tempat atau panti rehabilitasi. Memberikan citra buruk bagi keluarga. Segregasi/lokalisasi 2. dan HIV/AIDS. prostitusi dibagi dalam : 1. hepatitis B. Keluarga 1. 3. b. Masyarakat Meningkatkan kepedulian dan melakukan pendekatan terhadap kehidupan PSK. Meregulasi undang-undang khusus tentang PSK. penyedia perempuan panggilan) 2. Penanganan masalah PSK: a. Menurut lokasinya : 1. Meningkatkan keamanan dengan lebih menggiatkan razia lokalisasi PSK untuk dijaring dan mendapatkan rehabilitasi. Sektor formal (kompleks lokalisasi. a. Meningkatkan bimbingan agama sebagai tameng agar terhindar dari perbuatan dosa. D. Bantuan organisasi dan sindikat b. Individual 2. Meningkatkan pendidikan anak-anak terutama mengenalkan pendidikan seks secara dini agar terhindar dari perilaku seks bebas. Sektor informal (berorientasi secara tidak tetap) .sifilis. seperti gonore. club malam. Klasifikasi : 1.

cepat. manis. Preventif Penyempurnaan UU larangan/pengaturan penyelenggaraan pelacuran Intensifikasi pendidikan keagamaan Kesibukan untuk penyaluran energi yang positif Memperluas lapangan kerja Pendidikan seks Koordinasi berbagai instansi untuk pencegahan/penyebaran pelacuran Penyitaan buku. atraktif. eksentrik 5) Teknik seksual mekanistik. ayu. lawan pelacur adalah gigolo (pelacur pria) 2) Biasanya cantik. film dan gambar porno Meningkatkan kesejahteraan rakyat 2. menarik 3) Muda 4) Pakaian mencolok. Penanggulangan prostitusi 1. tidak hadir secara psikis 6) Mobile . beraneka warna. menghapuskan dan menyembuhkan wanita dari ketunasusilaannya) Melakukan pengawasan dan kontrol yang sangat ketat terhadap lokalisasi yang sering ditafsirkan sebagai legalisasi Aktivitas rehabilitasi dan resosialisasi Penyempurnaan tempat penampungan dan pembinaan Pemberian pengobatan Membuka lapangan kerja baru Pendekatan keluarga Mencarikan pasangan hidup Pemerataan penduduk dan perluasan lapangan kerja A. Ciri khas pelacur Ada beberapa cirri khas seorang pelacur / Pekerja seks komersial 1) Wanita.d. Represif dan kuratif (menekan. rupawan.

antara lain : 1) Pergundikan 2) Tante girang 3) Gadis panggilan 4) Gadis bar 5) Gadis juvenile delinguent 6) Gadis binal 7) Gadis taksi 8) Penggali emas 9) Hostes atau pramuria 10) Promiskuitas C. gambar. Motif yang melatarbelakangi Motif-motif yang melatarbelakangi seseorang menjadi pelacur / PSK 1) Kesulitan hidup 2) Nafsu seks abnormal 3) Tekanan ekonomi 4) Aspirasi materiil tinggi 5) Kompensasi terhadap perasaan inferior 6) Ingin tahu pada masalah seks 7) Pemberontakan terhadap otoritas orang tua 8) Simbol keberanian dan kegagahan 9) Gadis dari daerah slums dengan lingkungan immoril 10) Bujuk rayu laki-laki dan/calo 11) Stimulasi seksual melalui film.7) Berasal dari strata ekonomi rendah 8) 60-80 % intelektual normal B. Kategori pelacuran Beberapa kategori seorang PSK. bacaan 12) Pelayan dan pembantu RT 13) Penundaan perkawinan .

Klamidia 2) Timbul kehamilan yang pada umumnya tidak diinginkan 3) Timbul Kekerasan 4) Mengganggu ketenangan lingkungan tempat tinggal F. kehamilan.14) Disorganisasi dan disintegrasi kehidupan keluarga 15) Mobilitas pekerjaan atau jabatan pria 16) Ambisi besar mendapatkan status sosial ekonomi tinggi 17) Mudah dilakukan 18) Pecandu narkoba 19) Traumatis cinta 20) Ajakan teman 21) Tidak dipuaskan pasangan/suami D. karena: 1) Kebiasaan buruk 2) Badan lemas dan lelah 3) Badan dimanipulir dan di eksploitasi 4) PMS termasuk HIV/AIDS. siphilis. PSK Pekerjaan tak bermoral Faktor-faktor yang menyebabkan PSK dianggap sebagai pekerjaan yang tidak bermoral : 1) Pekerjaan ini identik dengan perzinahan yang merupakan suatu kegiatan seks yang dianggap tidak bermoral oleh banyak agama . Akibat menjadi pelacur / PSK Pelacur pada umumnya cepat menjadi tua dan layu. infertil 5) Kekerasan 6) Penghasilan lambat laun menurun 7) Usia lebih dari 30 tahun biasanya mengalami konflik jiwa E. antara lain : 1) Penyakit Menular Seksual (PMS) seperti Gonorrhoe. Masalah-masalah yang timbul dari PSK Beberapa masalah yang timbul karena menjadi PSK. HIV/AIDS.

murah dan cobalah menjaga kelangsungan pengadaan obat 4) Cari pengadaan kondom yang cukup dan rutin bagi masyarakat. Narkoba : pada dasarnya merupakan obat2an yang apabila pemakaiannya disalhgunakan dapat menimbulkan ketergantungan b. 5) Memastikan ketersediaan pelayanan kesehatan termasuk KB. 3) Pelacuran dianggap sebagai ancaman terhadap kehidupan keluarga yang dibentuk melalui perkawinan dan melecehkan nilai sakral perkawinan. Psikotropika : zat atau obat baik alamiah atau sintetik bukan narkotika yg berkhasiat psikoaktif melalui susunan syaraf pusat yg menyebabkan perubahan khas pd aktivitas mental dan prilaku. mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan c. PENGERTIAN a. terbaru. perawatan PMS dan obat yang terjangkau serta penanggulangan obat terlarang. hilangnya rasa. 4) Kaum wanita membenci pelacuran karena dianggap sebagai pecuri cinta dari lakilaki (suami) mereka sekaligus pencuri hartanya G. . Narkotika : zat atau obat yang berasal dr tanaman atau bukan tanaman yg dapat menyebabkan penurunan / perubahan kesadaran.2) Perilaku seksual oleh masyarakat dianggap sebagai kegiatan yang berkaitan dengan tugas reproduksi yang tidak seharusnya digunakan secara bebas demi untuk memperoleh uang.5 DRUG ABUSE A. 10. Peran sebagai petugas kesehatan Peran sebagai petugas kesehatan dalam masalah pekerja seks komersial yaitu : 1) Memberikan pelayanan secara sopan seperti melayani pasien-pasien yang lain 2) Belajar membuat diagnosa dan mengobati PMS 3) Mengenal berbagai jenis obat yang masih efektif.

Narkotika golingan III : narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan & tidak digunakan dalam terapi. Psikotropika golongan III : psikotropika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dan tidak dapat digunakan dalam terapi. missal : LSD b. serta mempunyai potensi sangat tinggi mengakibatkan ketergantungan Misal : heroin. serta mempunyai potensi tinggi mengakibatkan ketergantungan. minuman berakohol bersifat sedative (penenang). Psikotopika golongan I : psikotropika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dan tidak dapat digunakan dalam terapi. misal : barbiturate . NO. mengakibatkan ketergantungan. PENGGOLONGAN NARKOTIKA UU.d. Zat adiktif lainnya adalah . 05 TAHUN 1995 a. Narkotika golongan I : narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan & tidak digunakan dalam terapi. rokok. missal : Codein C. ganja. kokain b.2 TAHUN 1997 a. PENGGOLONGAN PSIKOTROPIKA UU. serta mempunyai potensi kuat mengakibatkan ketergantungan. B. misal : ampetamiin. missal . depresan. serta mempunyai potensi sedang. metilfenidad c. Narkotika golongan II : narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan & tidak digunakan dalam terapi.NO. serta mempunyai potensi amat kuat mengakibatkan ketergantungan. hipnotik. serta mempunyai potensi ringan mengakibatkan ketergantungan. morfin c. Psikotropika golongan II : psikotropika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dan tidak dapat digunakan dalam terapi.

b. misal : Diazepam D. codein. E. heroin. dan mendapat pengalaman baru. morfin. Stimulan : zat yg dapat merangsang fungsi tubuh dan meningkatkan kegairahan kerja (segar & bersemanagat) misal : ekstasi. penilaian diri negative.kurang PD. memuaskan rasa ingin tahu. dan sedative b. misal : ganja. Motivasi tertentu : menyatakan diri bebas. memiliki gangguan jiwa (cemas. sebagai lambing kemoderan. tidak sadar diri. melarikan diri dr sesuatu. FAKTOR2 PENYEBAB PENYALAHGUNAAN a. kafein. agar diterima kelompok ttn. Jenis ini membuat pemakai merasa fly. Factor Zat Ketersediaan zata pada peredaran gelap Kemudahan memperoleh zat . kokain. mescalin dan LSD. bahkan tertidur. kurang religious. sifat antisocial. Halusinogen : zat yg dapat menimbulkan efek halusinasi yg bersifat merubah perasaan dan pikiran seringkali disertai halusinasi. Depresan : jenis zat berfungsi mengurangi aktifitas fungsional tubuh. cenderung agresif. EFEK YANG DITIMBULKAN a. Misal : opium. amfetamin c. Faktor Individu Penyakit jasmaniah Kepribadian dgn resiko tinggi : mudah kecewa. apatis).d. selalu menuntut. Psikotropika golongan IV : psikotropika yg berkhasiat pengobatan & dapat digunakan dalam terapi dan atau tujuan ilmu pengetahuan. depresi.

bila pemakaian zat dihentikan atau dikurangi dosisnya. adanya murid pengguna. Lingkungan teman sebaya . d. KOmplikasi medic : akibat zat itu sendiri 9 kokain : anemia. Kafein : gastritis. Eksperimen use : sekedar mencoba-coba dan memenuhi rasa ingin tahu. malnutrisi. ancaman fisik sgt kuat. tegang) dan bertujuan menghilangkan perasaan. pemakai sebagai pola penggunaan bersifat patologik yg ditandai untuk mengendalikan. gangguan haid. ancaman fisik dr teman pengedar. F. yg akan menimbulkan gangguan fungsional / okupasional. Recreation use : hanya untuk bersenang2. ekonomi. tekanan kelompok sebaya sgt kuat. Sebagian akan berhenti tp ada juga yg meneruskan. c. Faktor lingkungan Lingkungan keluarga : tidak harmonis. DAMPAK PENYALAHGUNAAN a. rekreasi atau santai. b. Dependence use : telah terjadi toleransi dan gejala putus zat. terus menggunakan walaupaun sakit fisiknya kambuh. sakit . social yg kurang mendukung. kecewa. opioida : kemandulan. ortu otoriter. G. TINGKAT PEMAKAIAN a. kehilangan BB. impotensi. komunikasi antara ortu dan ank krg efektif. e. Situasional use : memakai zat pada saat tertentu saja ( saat sedih. keluarga terlalu permisisf. Lingkungan masyarakat luas : situasi politik. Abuse . Lingkungan sekolah : sekolah kurang disiplin.c.

Memburuknya kehidupan sosial H. Melalui keluaga . konseling bagi mahasiswa bermasalh. libatkan partisipasi siswa dalam program pencegahan NAPZA melalui : Lembaga keagamaan LSM Kawan bukan pengguna 10.6 UPAH Berdasarkan Konferensi Wanita sedunia ke IV di Beijing pada tahun 1995 dan Koperensi Kependudukan dan Pembangunan di Cairo tahun 1994 sudah disepakati perihal hak-hak reproduksi tersebut. Kesehatan reproduksi dan seksual (reproductive and sexual health) 2. Kesetaraan pria dan wanita (equality and equity for men and women) . bronkiektosis). luangkan waktu bersama. disiplin. beri informasi yg benar. UPAYA PENCEGAHAN a. menjadi contoh yg baik. proses belajar mengajar bentuk siswa mandiri. Akibat gangguan mental emosional c. Nikotin : kanker paru. Dalam hal ini (Cholil. akibat cara hidup kurang bersih. b. Melalui sekolah : lokasi sekolah tdk berada pada tempat rawan. b. akibat bahan campuran tau pelarut akibat cara pemakaian jarum suntik yg tidak steril.1996) menyimpulkan bahwa terkandung empat hal pokok dalam reproduksi wanita yaitu : 1. sikap positif ortu. ciptakan suasan yg hangat. bronchitis. hubungan guru murid baik.jantung dan hipertensi. akibat pertolongan yg salah. memperkuat kehidupan agama. Penentuan dalam keputusan reproduksi (reproductive decision making) 3.

2.6 UPAH Upah yang diberikan oleh para pengusaha secara teoritis dianggap sebagai harga dari tenaga yang dikorbankan pekerja untuk kepentingan produksi. Untuk mendapatkan gambaran yang jelas dalam hal upah dan pembentukan harga uapah tenaga kerja. yang diukur berdasarkan banyaknya barang dan jasa yang bisa didapatkan dari pertukaran tersebut. Sehubungan dengan hal itu maka upah yang diterima pekerja dapat dibedakan dua macam yaitu: 1. 10.4. Teori Upah Tenaga Kerja. Teori Upah Wajar (alami) dari David Ricardo. adalah kemampuan upah nominal yang diterima oleh para pekerja jika ditukarkan dengan barang dan jasa. yaitu sejumlah upah yang dinyatakan dalam bentuk uang yang diterima secara rutin oleh para pekerja. dan menentukan kelahiran anak mereka. Teori ini menerangkan: . berikut akan dikemukakan beberapa teori yang menerangkan tentang latar belakang terbentuknya harga upah tenaga kerja. Upah Riil . sosial yang utuh dalam segala hal yang berkaitan dengan sistim. Upah Nominal. fungsi-fungsi dan proses reproduksi. mental. Selain itu juga disinggung hak produksi yang didasarkan pada pengakuan hak asasi manusia bagi setiap pasangan atau individu untuk menentukan secara bebas dan bertanggung jawab mengenai jumlah anak. penjarakan anak. Keamanan reproduksi dan seksual (sexual and reproductive security) Adapun definisi tentang arti kesehatan reproduksi yang telah diterima secara internasional yaitu : sebagai keadaan kesejahteraan fisik.

Untuk itulah Lassalle menganjurkan untuk menghadapi kebijakan para produsen terhadap upah agar dibentuk serikat pekerja.Upah menurut kodrat adalah upah yang cukup untuk pemeliharaan hidup pekerja dengan keluarganya. karena kita ketahui posisi kaum buruh dalam posisi yang sulit untuk menembus kebijakan upah yang telah ditetapkan oleh para produsen. upah kodrat dijadikan batas minimum dari upah kerja. Menurut teori ini tinggi upah tergantung kepada permintaan dan penawaran tenaga kerja. Peningkatan jumlah penduduk akan mendorong tingkat upah yang cenderung turun. merupakan suatu tindakan yang tidak “etis”. Berhubungan dengan kondisi tersebut maka teori ini dikenal dengan istilah “Teori Upah Besi”. karena tidak sebanding antara jumlah tenaga kerja dengan penawaran tenaga kerja. Teori Upah Besi Teori upah ini dikemukakan oleh Ferdinand Lassalle. Teori Dana Upah Teori upah ini dikemukakan oleh John Stuart Mill. Oleh ahli-ahli ekonomi modern. Oleh karena itu sebaiknya para pengusaha selain . Sedangkan penawaran tenaga kerja tergantung pada jumlah dana upah yaitu jumlah modal yang disediakan perusahaan untuk pembayaran upah. Di pasar akan terdapat upah menurut harga pasar adalah upah yang terjadi di pasar dan ditentukan oleh permintaan dan penawaran. Penerapan sistem upah kodrat menimbulkan tekanan terhadap kaum buruh. Upah harga pasar akan berubah di sekitar upah menurut kodrat. Teori Upah Etika Menurut kaum Utopis (kaum yang memiliki idealis masyarakat yang ideal) tindakan para pengusaha yang memberikan upah hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan minimum.

seyogyanya diberi perhatian sebab : 1. Demi tercapainya derajat kesehatan yang tinggi. Berdasarkan pemikiran di atas kesehatan wanita merupakan aspek paling penting disebabkan pengaruhnya pada kesehatan anak-anak. 3.dapat memberikan upah yang layak kepada pekerja dan keluarganya. supaya anak tumbuh sehat sampai dewasa sebagai generasi muda. pendapatan merupakan balas jasa yang diberikan kepada pekerja atau buruh yang punya majikan tapi tidak tetap. Kesehatan wanita secara langsung mempengaruhi kesehatan anak yang dikandung dan dilahirkan. menyepakati hasil-hasil Konferensi mengenai kesehatan reproduksi dan kependudukan ( 5. maka wanita sebagai penerima kesehatan. Oleh sebab itu wanita. Pendapatan adalah nilai maksimal yang dapat dikonsumsi oleh seseorang dalam suatu periode dengan mengharapkan keadaan yang sama pada akhir periode seperti keadaan semula. Kesehatan wanita sering dilupakan dan ia hanya sebagai objek dengan mengatas namakan “pembangunan” seperti program KB. Oleh sebab itu pada wanita diberi kebebasan dalam menentukan hal yang paling baik menurut dirinya sesuai dengan kebutuhannya di mana ia sendiri yang memutuskan atas tubuhnya sendiri. Masalah kesehatan reproduksi wanita sudah menjadi agenda Intemasional diantaranya IndonesiaBeijing dan Kairo). anggota keluarga dan pemberi pelayanan kesehatan harus berperan dalam keluarga. . Hubungan Upah Dengan Konsep Pemikiran Tentang Kesehatan Reproduksi Wanita Upah dalam Pembangunan kesehatan bertujuan untuk mempertinggi derajat kesehatan masyarakat. Wanita menghadapi masalah kesehatan khusus yang tidak dihadapi pria berkaitan dengan fungsi reproduksinya 2. 4. dan pengendalian jumlah penduduk. juga harus memberikan tunjangan keluarga.

KESEHATAN REPRODUKSI DALAM PERSFEKTIF GENDER A. Gender berhubungan dengan persepsi dan pemikiran serta tindakan yang diharapkan sebagai perempuan dan laki-laki yang dibentuk masyarakat. Seksualitas/jenis kelamin adalah karakteristik biologis-anatomis (khususnya system reproduksi dan hormonal) diikuti dengan karakteristik fisiologis tubuh yang menentukan seseorang adalah laki-laki atau perempuan (Depkes RI. Seks adalah karakteritik genetic/fisiologis atau biologis seseorang yang menunjukkan apakah dia seorang perempuan atau laki-laki (WHO. Gender adalah pera dan tanggung jawab perempuan dan laki-laki yang ditentukan secara social. 2003) c. fungsi. 1998) B. hak.11. 1998). 2002:2) b. 2. 2002 :4) d. Karakteristik Sumber pembeda Visi. budaya dan adat istiadat (Badan Pemberdayaan Masyarakat. Seksualitas/Jenis Kelamin adalah pembagian jenis kelamin yang ditentukan secara biologis melekat pada jenis kelamin tertentu 9handayani. Gender adalah perbedaan antara laki-laki dan perempuan dalam peran. 2003) c. Seksualitas/Jenis Kelamin (seks) adalah perbedaan fisik biologis yang mudah dilihat melalui cirri fisik primer dan secara sekunder yang ada pada kaum laki-laki dan perempuan(Badan Pemberdayaan Masyarakat. Perbedaan Gender dan Seksualitas No 1. Gender pada awalnya diambil dari kata dalam bahasa arab JINSIYYUN yang kemudian di adopsi dalam bahasa perancis dan inggris menjadi Gender b. bukan karena perbedaan biologis (WHO. Pengertian Gender a. Pengertian Seksualitas a. Misi Unsur pembeda Gender Manusia (masyarakat) Kebiasaan Kebudayaan (tingkah laku) Seks Tuhan Kesetaraan Biologis (alat reproduksi) . Pengertian Gender dan Seksualitas 1. 2. 3. tanggung jawab dan perilaku yang dibentuk oleh tata nilai social.

Sepanjang masa dimana saja. Dampak Terciptanya normanorma/ketentuan tentang “pantas” atau “tidak pantas” lakilaki pantas menjadi pemimpin. Tidak dapat dipertukarkan. contohnya peran dalam kegiatan sehari-hari. Terciptanya nilai-nilai : kesempurnaan. tetapi jika di restoran juru masak lebih banyak laki-laki. tidak mengenal pembedaan kelas. musiman dan berbeda anra kelas kedua belah pihak. martabat dapat dipertukarkan Kodrat. Sehingga Sering merugikan salah satu pihak. contohnya status sebagai laki-laki atau perempuan Tergantung budaya dan kebiasaan. Sifat Harkat. menguntungkan kebetulan adalah perempuan 6. contohnya alat kelamin laki-laki dan perempuan Gender Dapat berubah. Menurut Badan Pemberdayaan Masyarakat. seperti banyak perempuan menjadi juru masak jika dirumah. tertentu tidak dapat dipertukarkan 5. Setelah Indo merdeka perempuan mempunyai kebebasan mengikuti pendidikan Dapat dipertukarkan .4. contohnya di jawa pada jaman penjajahan belanda kaum perempuan tidak memperoleh hak pendidikan. kedamaian dll. kenikmatan. Ke-berlaku-an Dapat berubah. contohnya jakun pada laki-laki dan payudara pada perempuan Berlaku sepanjang masa. perempuan “pantas’ dipimpin dll. Perbedaan antara Gender dan Jenis Kelamin Jenis Kelamin Tidak dapat berubah.

Beberapa kegiatan seperti menyiapkan makanan dan merawat anak adalah dianggap sebagai “kegiatan wanita”.Berlaku dimana saja. Peran jenis kelamin bahkan bisa tidak sama didalam suatu masyarakat. 2. Sebagian besar masyarakat banyak dianut kepercayaan yang salah tentang apa arti menjadi seorang wanita. dikantor dan dimanapun berada. Sedangkan pria bertugas memberikan kesejahteraan bagi keluarga di masa tua serta melindungi keluarga dari ancaman. 5. Kegiatan lain tidak sama dari satu daerah ke daerah lain diseluruh dunia. membawa air dan kayu bakar. contohnya perempuan bisa haid. berperasaan dan bertindak dengan pola-pola tertentu dengan alas an hanya karena mereka dilahirkan sebagai wanita/pria. melahirkan dan menyusui sedang laki-laki tidak. contohnya pengaturan jumlah a nak dalam satu keluarga . 3. tergantung pada kebiasaan. dengan akibat yang berbahaya bagi kesehatan wanita. merawat anak-anak dan suami. wanita Buatan manusia. seorang laki-laki/perempuan tetap laki-laki dan perempuan Tergantung budaya setempat. Contohnya wanita diharapkan untuk menyiapkan masakan. C. hokum dan agama yang dianut oleh masyarakat tersebut. contohnya laki-laki dan perempuan berhak menjadi calon ketua RT. Budaya yang Mempengaruhi Gender 1. dan kepala desa bahkan presiden. Gender dan kegiatan yang dihubungkan dengan jenis kelamin tersebut. tergantung pada tingkat pendidikan. pengasuh anak Merupakan kodrat Tuhan. suku dan umurnya. 4. Setiap masyarakat mengharapkan wanita dan pria untuk berpikir. contohnya laki-laki Bukan merupakan budaya setempat. contohnya : di dalam suatu masyarakat. mempunyai cirri-ciri utama yang berbeda dengan cirri-ciri utama perempuan yaitu jakun. semuanya adalah hasil rekayasa masyarakat. hamil. guru TK. RW. contohnya pembatasan kesempatan di bidang pekerjaan terhadap perempuan dikarenakan budaya setempat antara lain diutamakan untuk menjadi perawat. contohnya di rumah. Ciptaan Tuhan.

6. tafsiran agama. hak kawin . izin usaha wanita harus diketahui ayah (jika masih lajang) dan suami jika udah menikah. orang tua telah memberlakukan anak perempuan dan laki-laki berbeda. pengecualian/pembatasan yang dibuat berdasarkan peran dan norma gender yang dikonstruksi secara social yang mencegah seseorang untuk menikmati HAM secara penuh. Ada beberapa mekanisme proses marginalisasi kaum perempuan karena perbedaan gender. Hal ini disebabkan karena belum terkoordinasi konsep gender dalam masyarakat yang mengakibatkan adanya diskriminasi kerja bagi perempuan.dari suku tertentu biasanya bekerja menjadi pembantu rumah tangga. Sejak anak berusia muda. Pengertian Diskriminasi Gender Diskriminasi gender adalah adanya perbedaan. kemajuan tehnologi industry meminggirkan peran serta wanita 2. wanita sebagai konco wingking. Contoh lain : upah wanita lebih kecil. keyakinan tradisi dan kebiasaan bahkan asumsi ilmu pengetahuan. Dari segi sumbernya bisa berasal dari kebijakan pemerintah. keyakinan. Peran gender diajarkan secara turun temurun dari orang tua ke anaknya. pembatasan kesempatan dibidang pekerjaan terhadap wanita.Contoh . meskipun kadang tanpa mereka sadari D. permohonan kredit harus seijin suami. contohnya revolusi hijau yang memfokuskan pada laki-laki mengakibatkan banyak perempuan tergeser dan menjadi miskin. Bentuk-Bentuk Ketidakadilan Gender 1. sedang wanita lain mempunyai pilihan yang lebih luas tentang pekerjaan yang bisa mereka pegang. Gender dan Marginalisasi Perempuan Bentuk manifestasi ketidakadilan gender adalah proses marginalisasi/pemiskinan terhadap kaum perempuan. Perempuan tersubordinasi oleh factor yang dikonstruksikan secara social. Contoh lain adanya pekerjaan khusus perempuan seperti : guru anak2. pekerja pabrik yang berakibat pada penggajian yang rendah. Gender dan Subordinasi Pekerjaan Perempuan Subordinasi adalah anggapan tidak penting dalam keputusan politik. E. misalnya marginalisasi dibidang pertanian.

dan penyiksaan. Kekerasan terhadap manusia sumbernya macam-macam namun ada satu jenis kekerasan yang bersumber anggapan gender. perkosaan. cantik dan keibuan. ancaman. Contoh .Contoh : Wanita-sumur-dapur-kasur. istri menghina/mencela kemampuan seksual. Meskipun demikian perempuan menjadi lebih rentan karena posisinya yang pincang dimata masyarakat baik secara ekonomi. 4. 3.suami membatasi uang belanja dan memonitor pengeluarannya. sehingga dinamakan pelabelan negative. Gender dan Kekerasan Terhadap Perempuan Kekerasan adalah suatu serangan terhadap fisik maupun integritas mental psikologi seseorang. laki-laki sebagai pencari nafkah. Posisi perempuan dianggap lebih rendah dibandingkan dengan laki-laki. wanita jadi obyek iklan. jabatan. maka peran perempuan mengalami perkembangan . Laki-laki mata keranjang. Gender dan Beban kerja Lebih Berat Dengan berkembangnya wawasan kemitrasejajaran berdasarkan pendekatan gender dalam berbagai aspek kehidupan. Hal ini disebabkan pelabelan yang sudah melekat pada laki-laki misalnya manusia yang kuat. bagian warisan wanita lebih sedikit. dan paksaan. jantan. perkasa. pelecehan terhadap wanita. Sedangkan perempuan adalah mahkluk yang lembut. kehebatan pada kemampuan seksualnya.wanita dinomor duakan. karir dan pendidikan. Kekerasan fisik : perkosaan. laki-laki tlang punggung keluarga. Stereotip adalah bentuk ketidakadilan. Kekerasan terhadap perempuan merupakan kekerasan yang disebabkan adanya keyakinan gender. pemukulan. Non fisik : pelecehan seksual. janda mudah dirayu. rasional. Wanita macak-masak-manak. 5. social atau politik. Eksploitsi terhadap wanita. Secara umum stereotip merupakan pelabelan/penandaan terhadap kelompok tertentu dan biasanya pelabelan ini selalu berakibat pada ketidakadilan. wanita dinomor duakan dalam peluang bidang politik. Bentuk kekerasan ini tidak selalu terjadi antara laki-laki terhadap perempuan akan tetapi antara perempuan dengan perempuan atau erempuan dengan laki-laki. Gender dan Sterotip atas Pekerjaan Perempuan Stereotip adalah pelabelan terhadap suatu kelompok / jenis pekerjaan tertentu.

Maka dari itu perkembangan peranan perempuan ini sifatnya menambah. laki-laki mencari nafkah utama sekaligus sopir keluarga. wanita sebagai perawat. Definisi “keadilan gender dalam kesehatan” menurut WHO mengandung 2 aspek : . atau analisa data. b. Perempuan yang mengalami depresi karena kekerasan domestic yang dilakukan oleh pasangannya hanya diobati dengan antidepresan tanpa diberi dalam mengatasi masalah gender yang melatarbelaknginya. 2. Ketidak-adilan Gender Dalam berbagai aspek ketidak-setaraan gender tersebut sering ditemukan pula ketidakadilan gender yaitu ketidakadilan berdasarkan norma dan standart yang belaku. Ketidakadilan adalah ketidaksetaraan yang tidak pantas atau tidak adil. F. Ketidak-setaraan Gender Ketidak-setaraan gender merupakan keadaan diskriminatif (sebagai akibat dari perbedaan jenis kelamin) dalam memperoleh kesempatan. pembagian sumber-sumber dan hasil pembangunan serta kses terhadap pelayanan. Ketidaksetaraan dan Ketidakadilan Gender dalam Pelayanan Kesehatan 1. metode yang digunakan. Contoh : wanita bekerja diluar rumah atau dirumah.yang cukup cepat. untuk itulah maka beban kerja perempuan terkesan berlebihan. Gangguan kesehatan biasa yang mengakibatkan gangguan berarti pada perempuan tidak mendapat perhatian bila tidak mempengaruhi fungsi reproduksi. Contonya sebagai berikut : a. Perbedaan gender dalam akses terhadap pelayanan kesehatan Berbeda dengan Negara maju kaum perempuan dinegara berkembang pada umumnya belum dapat memanfaatkan pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan. pendidik anak sekaligus pendamping suami pencari nafkah kehidupan. dan umumnya perempuan mengerjakan peranan sekaligus untuk memenuhi tuntutan pembangunan. Bias gender dalam penelitian kesehatan Ada indikasi bahwa penelitian kesehatan mempunyai tingkat bias gender nyata baik dalam pemilihan topic. Namun perlu dicermati bahwa perkembangan perempuan tidaklah “mengubah” peranannya yang “lama” yaitu peranan dalam lingkup rumah tangga (peran reproduktif).

2. Perempuan lebih rentan dalam menghadapi resiko kesehatan reproduksi seperti kehamilan. Kesehatan Reproduksi Remaja 4. Kesehatan Ibu dan Bayi Baru Lahir (Safe Motherhood) 2. Karena struktur alat reproduksi yang rentan secara social atau biologis terhadap penularan IMS termasuk STD/HIV/AIDS. Hal ini semakin dirasakan dalam ruang lingkup kesehatan reproduksi antara lain karena hal berikut : 1. Isu Gender dalam Kesehatan Reproduksi Isu gender adalah suatu kondisi yang menunjukkan kesenjangan laki-laki dan perempuan yaitu adanya kesenjangan antara kondisi yang dicita-citakan (normatif) dengan kondisi sebagaimana adanya (obyektif). Keadilan dalam status kesehatan yaitu tercapainya derajat kesehatan yang setinggi mungkin (fisik. kehamilan remaja. Keluarga Berencana 3.a. G. aborsi tidak aman dan pemakaian alat kontrasepsi. melahirkan. Keadilan dalam pelayanan kesehatan yang berarti bahwa pelayanan diberikan sesuai dengan kebutuhan tanpa tergntung pada kedudukan social dan diberikan sebagai respon terhadap harapan yang pantas dari masyarakat dengan penarikan biaya pelayanan yang sesuai dengan kemampuan. Masalah kesehatan reproduksidapat terjadi sepanjang siklus hidup manusia missal masalah inses yang terjadi pada masa anak-anak dirumah. b. Infeksi Menular Seksual H. Sebagai strategi operasional dalam mencapai kesetaraan antara laki-laki dan perempuan dianjurkan melakukan pengarus-utamaan gender (PUG). psikologi dan social). Penanganan Isu Gender dalam Kesehatan Reproduksi Gender mempunyai pengaruh besar terhadap kesehatan laki-laki dan perempuan. masalah pergaulan bebas . 1. .

Laki-laki juga mempunyai masalah kesehatan reproduksi. Perlindungan umum dan khusus terhada penyakit tertentu (spesifik protection) 3. motivasi serta partisipasi laki-laki dalam kespro dewasa ini sangat kurang. 6. HIV. Penengakan diagnosis secara dini dan pengobatan yang cepat dan tepat disebut pencegahan tersier. Namun keterlibatan . Perempuan rentan terhadap kekerasan dalam rumah tangga 9kekerasan domestic) atau perlakuan kasar yang pada dasarnya bersumber gender yamg tidak setara. Pemulihan kesehatan (rehabilitation) Peningkatan kesehatan dan perlindungan umum dan khusus terhadap penyakitpenyakit tertentu adalah usaha yang dilakukan sebelum sakit (pre pathogenesis) dan disebut pencegahan primer. 5. Kesehatan reproduksi lebih banyak dikaitkan dengan urusan perempuan seperti KB<> I. Upaya Promotif dan Preventif Menurut Leavel dan Clark Dalam kesehatan masyarakat ada lima tingkatan pencegahan penyakit dari leavel dan Clark yaitu : 1.3. dan AIDS. Pembatasan kecacatan ( disssability limitation) 5. Peningkatan kesehatan (health promotion) 2. kepedulian dan tanggung jawab laki-laki. pembatasan kecacatan dan pemulihan kesehatan adalah usaha-usaha yang dilakukan pada waktu sakit (pathogenesis). Agar mudah dipahami dapat dilihat pada skema dibawah ini : Fase Prepatogenesis § Peningkatan kesehatan Ø Perlindungan umum dan spesifik ---> pencegahan primer Fase Patogenesis . Karena ini dalam menyusun strategi untuk memperbaiki kespro harus dipertimbangkan pula kebutuhan. 4. Penengakan diagnosis secara dini dan pengobatan yg cepat dan tepat. Masalah kesehatan reproduksi tidak terpisah dari hubungan laki-laki dan perempuan. Menegkkan diagnose secara dini dan pengobatan yang cepat dan tepat ( early diagnosis and promotion) 4. khusunya berkaitan dengan IMS.

Pendidikan kesehatan terhadap masyarakat e. penggunaan sarung tangan & masker saat bekerja sebagai tenakes b. Olah raga secara teratur f. TBC .> pencegahan sekunder Ø Pembatasan kecacatan Pencegahan tersier Ø Pemulihan kesehatan Kegiatan pada masing-masing tingkat pencegahan : 1. Kesempatan memperoleh hiburan yang sehat untuk kemungkinan perkembangan kesehatan mental & sosial g. Menegakkan Diagnosa Secara Dini dan Pengobatan yang Cepat dan Tepat ( early diagnosis and promotion) a. Perlindungan terhadap bahan2 yg bersifat karsinogenik. Perbaikan dan pemeliharaan kesehatan perorangan c. Pengendalian sumber2 pencemaran 3. perbaikan dan penyediaan tempat pembuangan sampah dan perumahan sehat d. Mencari kasus sedini mungkin (case finding) b. Nasehat & perkawinan serta pendidikan seks yang bertanggung jawab 2. Perbaikan higiene & sanitasi lingkungan seperti : penyediaan air bersih. Pengawasan selektif terhadap penyakit tertentu sprt penyakit kusta. Perlindungan Umum dan Khusus Terhadap Penyakit2 Tertentu (spesifik protection) a. Memberi perlindungan khusus terhadap suatu penyakit Misal : penggunaan kondom untuk mencegah HIV/AIDS. Perbaikan dan peningkatan gizi b.§ Penengakan diagnose dini dan pengobatan yg cepat --. Isolasi terhadap penyakit menular c. bahan racun maupun alergi e. Peningkatan Kesehatan (health promotion) a. Perlindungan terhadap kemungkinan kecelakaan di tempat umum & di tempat kerja. d. Melakukan pemeriksaan kesehatan umum secara rutin c.

Kurangnya kesadaran masy tentang kesehatan shg masy tidak melanjutkan pengobatan scr tuntas shg dapat menyebabkan terjadi cacat atau ketidakmampuan. Pemulihan Kesehatan (rehabilitation) a. Misal . Mengusahakan perkampungan rehabilitasi social sehingga setiap penderita yang telah cacat mampu mempertahankan diri. e. Pencegahan terhadap komplikasi dan kecacatan 5. d. Harapan hidup penduduk Indonesia mengalami peningkatan jumlah dan proporsi sejak 1980.1 USIA HARAPAN HIDUP Pengertian Usia harapan Hidup Usia harapan hidup (Life Expectancy Rate) merupakan lama hidup manusia di dunia. INDIKATOR STATUS KESEHATAN WANITA 13. Mengembangkan lembaga rehabilitasi dgn mengikutsertakan masyarakat c. Mencari orang2 yg pernah berhubungan dgn penderita penyakit menular ( contact person) f. b. 13. Menyadarkan masyarakat untuk menerima mereka kembali dgn memberikan dukungan moral tidaknya bagi yang bersangkutan untuk bertahan.7 tahun pada 1990. Usia harapan hidup perempuan lebih tinggi dibandingkan laki-laki. Pembatasan Kecacatan (disability limitation) a. Perbaikan fasilitas kesehatan sebagai penunjang untuk dimungkinkan pengobatan & perawatan yang lebih intensif c. dan 70 tahun pada 2000. . dan korban narkoba b. Penyuluhan dan usaha-usaha kelanjutan yang harus tetap dilakukan seorang setelah ia sembuh dari suatu penyakit. Harapan hidup perempuan adalah 54 tahun pada 1980. 4. Meningkatakan keteraturan pengobatan terhadap penderita (case holding)I e. Misal : penganan secara tuntas pd kasus infeksi organ reproduksi untuk mencegah terjadinya infertilitas. rehabilitasi PSK. Penkes perlu bukan hanya untuk orang yang cacat tapi juga untuk masyarakat. Pemberian pengobatan yg tepat pada setiap permulaan kasus. Pusat rehabilitasi bagi korban kekerasan. kemudian 64.d.

tergantung dari beberapa faktor: (Prof.Lingkungan Tempat Tinggal .Meningkatnya usia harapan hidup penduduk Indonesia membawa implikasi bertambahnya jumlah lansia. Mereka yang mempunyai kesempatan untuk menikmati hidup lebih lama ini adalah orang-orang yang sangat memperhatikan pola makannya. ahli gizi Institut Pertanian Bogor) . . terlepas itu perbuatan yang baik maupun buruk. Ir. 1. Gizi Melewati kehidupan di dunia hingga usia 100 tahun mungkin menjadi harapan sebagian manusia. tergantung dari beberapa faktor. . Penyebab panjangnya umur manusia. Ali Khomsan. Yaitu penyakit-penyakit yang mengancam kehidupan manusia. Dr. Mereka berpendapat bahwa dengan semakin panjang umur semakin banyak hal-hal yang dapat dilakukan.Strees Atau Tekanan C. Ir.Melakukan puasa seperti yang dilakukan umat Islam pada bulan Ramadhan. Berdasarkan data. Ali Khomsan. Meningkatnya jumlah itu sebagai akibat bertambahnya populasi penduduk usia lanjut dan tingginya usia harapan hidup diiringi membaiknya derajat kesehatan masyarakat. Tapi yang paling berpengaruh adalah pola makan. . diluar soal takdir tentunya. diabetes dan stroke. Hal-hal yang berpengaruh penting pada kelangsungan hidup yang lebih lama Penyebab panjangnya umur manusia. makan ikan dan minum teh hijau maupun teh hitam. Menurut Prof. “Mereka mengurangi konsumsi kalori ke dalam tubuhnya. seperti penyakit kanker.Orang-orang lanjut usia ini mulai mengurangi konsumsi kalori dengan hanya memakan kacangkacangan (kedelai).Pola Makan . Dr. jantung koroner. 1. Faktor-faktor kesehatan yang mempengaruhi dan berhubungan dengan usia harapan hidup.Penyakit bawaan dari lahir: mereka yang diberi berkah oleh Tuhan Yang Maha Kuasa untuk menjalani hidup lebih panjang adalah orang-orang yang terkait dengan rendahnya penyakit degeneratif. diluar soal takdir tentunya. wanita Indonesia yang memasuki masa menopause saat ini semakim meningkat setiap tahunnya. ahli gizi Institut Pertanian Bogor: .

disaat proses metabolisme tubuh sudah mulai lambat. dsb.Menyarankan agar para manula tersebut mulai kembali ke makanan ‘back to nature’ atau kembali ke alam. selain juga mengurangi porsi makan seharihari. terdapat 20 penyakit yang terkait dengan kebiasaan merokok.Mereka juga memangkas konsumsi protein dan lemak dalam tubuh. Penelitian terlama tentang dampak merokok terhadap kesehatan menunjukkan bahwa rata-rata perokok meninggal dunia 10 tahun lebih cepat dibanding mereka yang tidak merokok. Sir Richard Peto.Makan ikan yang mengandung zat omega 3 yang sangat tinggi. daging. yang terlibat dalam penelitian ini hampir selama 40 tahun mengatakan. dengan cara mengurangi makanan yang mengandung lemak dan protein hewani. bila anda berhenti merokok. Masalahnya adalah begitu orang merokok.. anda bisa menghindari sembilan dari 10 resiko yang ada. Temuan ini sangat penting untuk mendorong orang berhenti merokok. susu. anda bisa terbebas dari hampir semua resiko yang ada. Dan data paling akhir menunjukkan resiko yang ada jauh lebih besar dari perkiraan awal.Melakukan diet terhadap jenis makanan goreng-gorengan. 1.Pada awal usia 50 tahunan. Diantaranya degan cara mengkonsumsi makanan tanpa dimasak atau menjadi seorang vegetarian. Merokok Merokok mengurangi usia harapan hidup rata-rata 10 tahun. Para ilmuwan memantau kebiasaan merokok mereka selama lebih dari 50 tahun. . yang dapat mengurangi kolesterol dalam tubuh. . . temuan yang ada menunjukkan berhenti merokok akan meningkatkan kuantitas dan kualitas hidup. mereka banyak makan makanan yang mengandung zat anti oksidan yang bermanfaat bagi tubuh. Demikian antara lain hasil penelitian selama 50 tahun di Inggris mengenai dampak merokok terhadap kesehatan. susah untuk menghentikan kebiasaan itu. Jika anda berhenti merokok setelah 10 tahun. Hasil penelitian yang dimuat di Jurnal Kesehatan Inggris ini menunjukkan. Banyak orang yang . . “Bahkan setelah 20 tahun. Atau kalau anda tidak merokok berarti menambah usia harapan hidup rata-rata 10 tahun. seperti telor. Penelitian ini melibatkan sekitar 35 ribu dokter di Inggris yang lahir antara tahun 1900 dan 1930. Penelitian ini dimulai 50 tahun lalu ketika untuk pertama kalinya muncul kaitan antara merokok dan kanker paruparu. keju.

Wajah kemerahan . Mereka yang berhenti merokok pada usia 60 tahun. Pada usia 50 tahun. “Kematian itu disebabkan merokok telah dibuktikan sebagai penyebab berbagai penyakit saluran pernapasan seperti penyakit paru obstruktif menahun. Disamping itu terjadi pula pergeseran umur menopause dari 46 tahun pada tahun 1980 menjadi 49 tahun pada tahun 2000. Sejak penelitian ini dilakukan. Menapause Keberhasilan pembangunan termasuk pembangunan kesehatan telah meningkatkan status kesehatan dan gizi masyarakat antara lain meningkatnya umur harapan hidup (UHH) di Indonesia dari tahun ke tahun.” katanya. Berdasarkan Sensus Penduduk tahun 2000 jumlah perempuan berusia diatas 50 tahun baru mencapai 15.6% dari total penduduk.5% dari total penduduk. kanker paru. antara lain penyakit jantung. Padahal estrogen tersebut mempunyai manfaat yang beragam. sedangkan tahun 2020 jumlahnya diperkirakan meningkat menjadi 30. perempuan memasuki masa menopause sehingga terjadi penurunan atau hilangnya hormon estrogen yang menyebabkan perempuan mengalami keluhan atau gangguan yang seringkali mengganggu aktivitas sehari-hari bahkan dapat menurunkan kualitas hidupnya.mengaku tak bisa berhenti merokok. dan berbagai macam kanker. diperkirakan 100 juta orang meninggal di seluruh dunia akibat merokok. bisa meningkatkan harapan hidup selama tiga tahun. 1. sehingga menurunnya produksi hormon akan berpengaruh terhadap beberapa perubahan penting dalam tubuh. semakin banyak orang merokok. stroke.0 juta atau 11. Apa saja gejala-gejala awal yang menandakan kurangnnya kadar estrogen ? . Jumlah dan proporsi penduduk perempuan yang berusia diatas 50 tahun dan diperkirakan memasuki usia menopause dari tahun ke tahun juga mengalami peningkatan yang sangat signifikan.5 juta orang atau 7. Sementara bila seseorang berhenti merokok pada usia 30 tahun. Di negara berkembang dewasa ini. stroke. dan berbagai penyakit kronis lain”. berbagai dampak negatif terhadap kesehatan bisa diminimalkan. Ada sekitar 20 penyakit yang terkait dengan merokok ini. dan diyakini merupakan faktor resiko untuk penyakit jantung.

Kulit kering . Mengatasi menopause.Perdarahan menstruasi yang tidak teratur . jantung koroner. kanker usus besar.Penyakit jangka panjang seperti tulang keropos (osteoporosis).Emosi yang mudah berubah-rubah .Kekeringan didaerah vagina .Daya ingat menurun . anda dapat memulai usaha untuk mengatasinya. tetapi juga memperbaiki densitas/kepadatan tulang anda dan menghilangkan gejala-gejala menopause.. Diet Asia ini: . tidak saja untuk kesehatan umum anda. Bila anda telah mengetahui penyebab timbunya gejala-gejala tersebut. Walupun efek samping yang akan muncul telah diketahui.mengandung kurang dari 20% kalori yang berasal dari lemak .Sakit kepala .Diet tradisional Asia tampaknya memberi keuntungan yang penting. degan Terapi penggantian hormon (TPH) bertujuan untuk mengganti hormon yang mulai menghilang agar efek-efek menopause dapat diatasi. kini anda bias mendapatkan pengobatan yang disesuaikan dengan keadaan anda untuk menghilangkan atau memperkecil efek samping.Hubungan seksual yang menimbulkan rasa nyeri .Keringat pada malamm hari .Depresi .Gejolak panas di dada dan muka (hot flushes) .Masalah kandung kemih .Rasa sakit dan nyeri (nyeri tulang dan sendi) . Ingat bahwa setiap wanita adalah berbeda. Anda dapat mengukur kadar estrogen dengan berkonsultasi pada dokter yang akan melakukan pemeriksaan darah sederhana. .Gangguan tidur . stroke.Sulit konsentrasi . Berkonsultasi pada ahli kandungan untuk membantu anda mempertimbangkan risiko TPH dan menemukan penanganan yang paling tepat untuk anda. Olahraga merupakan hal yang penting.Mudah pingsan .

Orang lanjut usia merupakan sasaran paling rapuh untuk terkena osteoporosis. Namun demikian. untuk mengurangi rasa sakit 1. . masalah osteoporosis/tulang keropos perlu mendapat perhatian serius. preparat tersebut belum terbukti keuntungannya untuk mengatasi osteoporosis dan efek kardiovaskuler akibat menopause. semakin mudah terserang osteoporosis..Memasukan menu dari tahu atau olahan kedelai paling tidak sekali sehari. ia mengalami resiko 40% mengalami 1 atau lebih patah tulang belakang. . kafein dan gula juga dapat memicu kemerahan pada wajah. Osteorosis Seiring meningkatnya usia harapan hidup di Indonesia.kemerahan pada wajah dapat di picu oleh makanan nyang panas atau pedas.Membatasi masukan daging .Hindari fakor-faktor yang memicu gejala-gejala menopause anda.Krim vagina dan jel dapat di gunakan untuk mengurangi kekeringan dan rasa gatal pada vagina. . yang merupakan sebuah tipe hormon tanaman yang diyakini bermanfaat bagi menopause.Kaya akan berbagai macam buah. Preparattersebut juga dapat di gunakan pada saat berhubungan seksual. Data dunia juga menyebutkan satu dar tiga wanita beresiko terkena osteoporosis. (Produk olahan kedelai mengandung fitoestrogen.. Alkohol. Ketika perempuan mencapai usia 80 tahun. sayur serta kacang-kacangan . Semakin tua seseorang.

penyebab serta komplikasi dari kehamilan. 3. 2.Kesehatan. Misalnya program KB. morbiditas (gangguan kesehatan) dan kematian perempuan yang berkaitan denga kehamilan.1 KESIMPULAN 1. tujuan utama program kesehatan reproduksi adalah meningkatkan ksesadaran kemandiriaan wanita dalam mengatur fungsi dan proses reproduksinya. 3. yang pada akhirnya menuju penimgkatan kualitas hidupnya. industrialisasi dan perubahan lingkungan terhadap kesehatan reproduksi. Maksudnya bagaimana pandan gan masyarakat terhadap kesuburan dan kemandulan. 5.2 SARAN Sehubungan dengan fakta bahwa fungsi dan proses reproduksi harus didahului oleh hubungan seksual. serta terjangkaunya secara ekonomi oleh kelompok perempuan dan anak-anak. sikap masyarakat terhadap perempuan hamil. Dampak pembangunan ekonomi. Kesehatan bayi dan anak-anak terutama bayi dibawah umur lima tahun. Intervensi pemerintah dan negara terhadap masalah reproduksi. undang-undang yang berkaitan dengan masalah genetik.BAB III PENUTUP 3. 4. . Peranan atau kendali sosial budaya terhadap masalah reproduksi. sehingga hak-hak reproduksinya dapat terpenuhi. masalah kemandulan dan ketidaksuburan. Tersedianya pelayanan kesehatan reproduksi dan keluarga berencana. nilai anak dan keluarga. Termasuk didalamnya juga maslah gizi dan anemia dikalangan perempuan. termasuk kehidupan seksualitasnya. dan lain sebagainya.

1996.info/hak-hakreproduksi . Wattie. Memahami Kesehatan reproduksi wanita.kespro. Telaah Aspek-Aspek Sosial Dalam Persoalan Kesehatan Reproduksi”. Anna Marie. 8. S. Kartono. Wattie. Hak-hak reproduksi dan kesehatan reproduksi. dkk. Jakarta. Abdurrahman. Yogyakarta.T 9. Yogyakarta. Bunga rampai Obstetri dan Ginekologi Sosial. 7. terjemahan bahasa Indonesia Implication of the ICPD programme of actio. Pustaka Sinar Harapan. PPK-UGM. Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia. Yogyakarta. 6. Kesehatan Reproduksi dan Ketimpangan Gender. 4.Daftar pustaka 1. Pusat Penelitian Kependudukan UGM.blogspot. Midwiferysite. Pusat penelitian Kependudukan UGM. Jakarta. EGC. www. Manuaba. Pustaka Sinar Harapan.com/Endah Purnasari. 3. 1996. pengertian dan implikasi. Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo. dan Ford Foundation. Jakarta. 1998. 5. 1995. 2. Anna Marie.Si. 1998. Kesehatan Reproduksi dasar pemikiran. www. Wahid.Jakarta.Kontradiksi Dalam Kesehatan Reproduksi. 1996. Seksualitas.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful