MAKALAH KESEHATAN REPRODUKSI

Disusun oleh : RISKA ASRI PUSPITA DEWI (250008110)

D III KEBIDANAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN YAYASAN RUMAH SAKIT ISLAM SURABAYA 2011

Kata Pengantar
Puji syukur saya panjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan nikmat iman dan islam kepada kita, sehingga saya dapat menyelesaikan makalah ini tepat pada waktunya. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat dan kita sebagai generasi penerusnya hingga akhir zaman. Penyusunan makalah ini bertujuan untuk mengangkat permasalahan permasalahankesehatan
wanita dan dimensi sosial dan upaya mengatasinya. saya mengucapkan banyak terima kasih kepada

semua pihak yang telah membantu dan mendukung makalah ini. saya sebagai penyusun menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih terdapat banyak kekurangan. Oleh karena itu, saya mengharapkan saran dan kritik yang membangun demi kesempurnaan makalah ini. Semoga makalah ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat bagi pembaca, khususnya bagi tenaga kesehatan dimasa kini.

Surabaya, 03 mei 2010

Penyusun

BAB I PENDAHULUAN 1. LATAR BELAKANG

Pembangunan kesehatan bertujuan untuk mempertinggi derajat kesehatan masyarakat. Demi tercapainya derajat kesehatan yang tinggi, maka wanita sebagai penerima kesehatan, anggota keluarga dan pemberi pelayanan kesehatan harus berperan dalam keluarga, supaya anak tumbuh sehat sampai dewasa sebagai generasi muda. Oleh sebab itu wanita, seyogyanya diberi perhatian sebab : 1. Wanita menghadapi masalah kesehatan khusus yang tidak dihadapi pria berkaitan dengan fungsi reproduksinya 2. Kesehatan wanita secara langsung mempengaruhi kesehatan anak yang dikandung dan dilahirkan. 3. Kesehatan wanita sering dilupakan dan ia hanya sebagai objek dengan mengatas namakan “pembangunan” seperti program KB, dan pengendalian jumlah penduduk. 4. Masalah kesehatan reproduksi wanita sudah menjadi agenda Intemasional diantaranya Indonesia menyepakati hasil-hasil Konferensi mengenai kesehatan reproduksi dan kependudukan (Beijing dan Kairo). 5. Berdasarkan pemikiran di atas kesehatan wanita merupakan aspek paling penting disebabkan pengaruhnya pada kesehatan anak-anak. Oleh sebab itu pada wanita diberi kebebasan dalam menentukan hal yang paling baik menurut dirinya sesuai dengan kebutuhannya di mana ia sendiri yang memutuskan atas tubuhnya sendiri.
2. RUMUSAN MASALAH 1) Apa konsep kesehatan reproduksi? 2) Bagaimana cara mengenali masalah pada kesehatan reproduksi? 3) Bagaimana cara menangani masalah pada kesehatan reproduksi? 4) Bagaimana kesehatan reproduksi dalam prespektif gender? 3. TUJUAN PENULISAN 1) Untuk mengetahui teori dan konsep kesehatan reproduksi 2) Untuk mendalami masalah kesehatan reproduksi 3) Untuk mengidentifikasi masalah kesehatan reproduksi dan cara mengatasinya 4) Untuk mengetahui seberapa besar peran gender dalam kesehatan reproduksi.

2001) Kesehatan reproduksi adalah suatu keadaan sehat mental. mampu memenuhi kebutuhan spiritual dan material yang layak. selaras. Mendeklarasikan “HAP dan anak perempuan adalah mutlak. 23 Tahun 1992) Kesehatan Reproduksi adalah keadaan sejahtera fisik.BAB II PEMBAHASAN 1. mental. dan sosial secara utuh. (BKKBN. 1993 Mendiskusikan HAM dalam perspektif gender dan isu kontroversial mengenai hak reproduksi. yang tidak semata-mata bebas dari penyakit atau kecacatan. terpadu dan merupakan bagian dari HAM” b) ICPD (International Conference on Population Development) . serta fungsi dan prosesnya. mental. dan sosial yang utuh. dalam semua hal yang berkaitan dengan sistem reproduksi. fisik dan kesejahteraan sosial secara utuh pada semua hal yang berhubungan dengan sistem dan fungsi serta proses dan bukan hanya kondisi yang bebas dari penyakit dan kecacatan serta dibentuk berdasarkan atas perkawinan yang sah. spiritual memiliki hubungan yang serasi. KONSEP KESEHATAN REPRODUKSI 1. dalam segala aspek yang berhubungan dengan sistem reproduksi. bukan hanya bebas dari penyakit atau kecacatan. (UU Kesehatan No. seimbang antara anggota keluarga dan antara keluarga dan masyarakat dan lingkungan. dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomi. 1996) 1. (WHO.2 SEJARAH PERKEMBANGAN KESEHATAN REPRODUKSI a) Konferensi di Wina. bertakwa pada Tuhan yang Maha Esa. 1992) Kesehatan adalah keadaan sejahtera badan. (Depkes. jiwa.1 PENGERTIAN KESEHATAN REPRODUKSI Sehat adalah suatu keadaan sejahtera fisik. fungsi serta prosesnya.

pendidikan dan hak individu khususnya perempuan dan anak. Media (terus menonjolkan gambaran yang merendahkan perempuan) 10. rentan kekerasan. Diskriminasi (dihadapi sejak awal kehidupannya. Pendidikan dan pelatihan (merupakan sarana penting mencapai kesetaraan) 3. mental dan psikososial) 4. yang menghasilkan kebijakan program kependudukan (Program Aksi 20 tahun) yang menyerukan agar setiap negara meningkatkan status kesehatan . Kekerasan (pada umumnya yang menjadi objek kekerasan adalah perempuan) 5. keterbatasan SDM) 8. konsekuensi hubungan seks yang tidak aman usia dini) * Telaah lima tahunan. mengintegrasikan program KB kedalam agenda kesehatan perempuan yang lebih luas (Wallstam. ICPD+5. Kesehatan (mencakup fisik. prilaku praktikyang berbahaya. Kemiskinan (jumlah perempuan dalam kemiskinan lebih banyak daripada pria) 2. 1999 . 1977) c) Konferensi perempuan sedunia ke 4 di Beijing (Fourth World Conference on Women) 1995 * Menghasilkan platform 12th Critical Area of concern yang dianggap sebagai penghambat utama kemajuan kaum perempuan 12th Critical Area of Concern 1. Konflik bersenjata (perkosaan sebagai upaya pemusnahan) 6. Hak Asasi Manusia 9. kurangnya perlindungan hukum. Mekanisme institusional (sering terpinggirkan dalam struktur pemerintahan.Disponsori oleh PBB yang dihadiri oleh 180 negara dan bertempat di Cairo Mesir. Lingkungan (dampak negatif kesehatan dan kesejahteraan) 11. Ekonomi (perempuan jarang dilibatkan dalam pengambilan keputusan sehingga cebderung dirugikan) 7.

6.1. PSIR. kontrasepsi darurat/emergency contaception) Target baru 2015 untuk mengukur penerapan ICPD : Akses terhadap pendidikan dasar. perilaku seksual yang mana bila kurang pengetahuan dapat tertular . 2. 3. termasuk didalamnya kondisi kesehatan organ-organ reproduksi bayinya. 7. wanita usia subur. 4. pemeriksaan secara sukarela. remaja. menopause. konseling dan tindak lanjut 1. tahun 2015 meningkatkan peran anak laki-laki dan perempuan 90% untuk SD sebelum 2010 menurunkan buta huruf sebagian pada tahun 2015 Semua fasilits KB menyediakan kontrasepsi yang aman dan efektif. h) Kesehatan reproduksi ibu dan bayi baru lahir meliputi perkembangan berbagai organ reproduksi mulai dari sejak dalam kandungan. 5. bayi. permasalahan kesehatan reproduksi remaja termasuk pada saat pertama anak perempuan mengalami haid/menarche yang bisa berisiko timbulnya anemia.3 RUANG LINGKUP KESEHATAN REPRODUKSI DALAM SIKLUS KEHIDUPAN Secara luas. fistula dll. metode perlindungan mncegah infeksi secara langsung (rujukan) Mengurangi kesenjangan anara proporsi individu pemakai alat kontrasepsi (alkom) dengan individu ysng ingin membatasi jumlah anak tanpa target/kuota Pelayanan pencegahan HIV untuk laki-laki dan perempuan usia 15-24 termasuk penyediaan kondom. kondisi kesehatan seorang ibu hamil mempengaruhi kondisi bayi yang dilahirkannya. ruang lingkup kesehatan reproduksi meliputi : a) Kesehatan ibu dan bayi baru lahir b) Penceghan dan penanggulangan infeksi saluran reproduksi (ISR) termasuk HIV/AIDS c) Pencegahan dan penanggulangan komplikasi aborsi d) Kesehatan reproduksi remaja e) Pencegahan dan penganan infertilitas f) Kanker pada usia lanjut dan osteoporosis g) Berbagai aspek kesehatan reproduksi lain. hingga meninggal. misalnya kanker serviks. klimakterium. Membahas tentang kemajuan dan kegagalan pemerintah dalam program kependudukan Isu kontroversial (isu seksualitas dan aborsi. mutilasi genital. pelayanan kebidanan.

penyakit hubungan seksual. selain hal tersebut diatas ICPD juga menyebutkan bahwa kesehatan reproduksi juga mengimplikasikan seseorang berhak atas kehidupan seksual yang memuaskan dan aman. baik kesehatan jasmani maupun rohani. i) Penerapan pelayanan kesehatan reproduksi oleh Depkes RI dilaksanakan secara integratif memprioritaskan pada empat komponen kesehatan reproduksi yang menjadi masalah pokok di Indonesia yang disebut paket Pelayanan Kesehatan Reproduksi Esensial (PKRE) yaitu : 1) Kesehatan ibu dan bayi baru lahir 2) Keluarga berncana 3) Kesehatan reproduksi remaja 4) Pencegahan dan penanganan infeksi saluran reproduksi. termasuk HIV/AIDS. hubungan seksual dilakukan dengan memahami dan sesuai etika dan budaya yang berlaku. selain itu juga menyangkut kehidupan remaja memasuki masa perkawinan. dan terbebas dari paksaan. seseorang berhak terbebas dari kemungkinan tertulari penyakit menular seksual yang bisa berpengaruh pada fungsi organ reproduksi. termasuk HIV/AIDS 5) Sedangkan Pelayanan Kesehatan Reproduksi Komprehensif (PKRK) terdiri dari PKRE ditambah kesehatan reproduksi pada usia lanjut.4 HAK – HAK REPRODUKSI Hak-hak reproduksi menurut kesehatan dalam Konferensi International Kependudukan dan Pembangunan bertujuan untuk mewujudkan kesehatan bagi individu secara utuh. remaja yang mengijnak masa dewasa bila kurang pengetahuan dapat mengakibatkan risiko kehamilan usia muda yang mana mempunyai risiko terhadap kesehatan ibu hamil dan janinnya. 1. meliputi : a) Hak mendapatkan informasi dan pendidikan kesehatan reproduksi b) Hak mendapatkan pelayanan dan perlindungan kesehatan reproduksi c) Hak untuk dilindungi dari kematian karena kehamilan d) Hak untuk dilindungi dari kematian karena kehamilan .

peraturan dan kebijakan yang saat ini berlaku apakah sudah seiring dan mendukung hak-hak reproduksi dengan tidak melupakan kondisi lokal sosial budaya masyarakat. kebijakan teknis operasional di Indonesia. Dukungan para tokoh sangat membantu memperlancar terciptanya pemenuhan hak-hak reproduksi. tokoh masyarakat. dan legislatif sehingga bisa tercipta undang-undang hak reproduksi yang memuat aspek pelanggaran hak-hak reproduksi. LSM yang memperjuangkan hak-hak reproduksi sangat penting artinya untuk terwujudnya pemenuhan hak-hak reproduksi. i) Hak atas pelayanan dan kehidupan reproduksi j) Hak untuk membangun dan merencanakan keluarga k) Hak untuk bebas dari segala bentuk diskriminasi dalam kehidupan berkeluarga dan kehidupan reproduksi. Dukungan swasta dan LSM sangat dibutuhkan karena ruang gerakan pemerintah lebih terbatas. Menurut BKKBN 2000. dan pelecehan seksual. kekerasan. l) Hak atas kebebasan berkumpul dan berpertisipasi dalam politik yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi. LSM/LSOM. h) Hak mendapatkan manfaat kemajuan ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi. dan swasta. . penyiksaan.e) Hak untuk menentukan jumlah dan jarak kelahiran anak f) Hak atas kebebasan dan kamanan berkaitan dengan kehidupan reproduksinya g) Hak untuk bebas dari penganiayaan dan perlakuan buruk termasuk perlindungan dari perkosaan. b) Advokasi hak-hak reproduksi Advokasi dimaksudkan agar mendapatkan dukungan komitmen dari para tokoh politik. untuk mewujudkan pemenuhan hak-hak reproduksi : a) Promosi hak-hak reproduksi Dilaksanakan dengan menganalisis perundang-undangan. tokoh agama. Pelaksanaan upaya pemenuhan hak reproduksi memerlukan dukungan secara polotik.

Umur 16-25 tahun : 159. e) Sistem pelayanan hak-hak reproduksi 2. Umur 6-15 tahun : 439. Urutan pembuahan ovum (oogenesis) : a. Pematangan pertama ovum . Sel telur (Ovum) Pertumbuhan embrional oogonium yang kelak menjadi ovum terjadi di genetalia ridge. Liquor folliculi e. Umur 35-45 tahun: 34. kromosoms X dari ibu dan kromosom Y dari ayah. Oogonia b. Sejak tujuh minggu masa depan konsepsi. Menurut umur wanita.000 e. Janin perempuan mempunyai dua kromosom X dari setiap orang tua. Janin laki-laki mempunyai kromosom X dan Y.000 d. organ seksualitas laki-laki mulai terbentuk karena pengaruh hormon estrogen. <Bahankuliahkesehatan> 1.000 b. Bayi baru : 750. Oosit pertama (Primary Oocyte) c. jumlah oorganisme adalah : a.000 c. Masa menaupose : semua hilang. Dan pada waktu yang sama organ seksual perempuan mulai terbentuk karena kurangnya testeteron. SIKLUS KONSEPSI PADA MASA KONSEPSI Perkembangan biologis antara laki-laki dan perempuan ditentukan sejak masa konsepsi.c) KIE hak-hak reproduksi d) Dengan KIE diharapkan masyarakat semakin mengerti hak-hak reproduksi sehingga dapat bersama-sama mewujudkannya. bukan karena adanya hormone esterogen. KESEHATAN REPRODUKSI WANITA SEPANJANG SIKLUS KEHIDUPAN 1. Primary ovarian fillicel d.

Konsepsi dapat terjadi. 3. Senggama harus terjadi pada bagian siklus reproduksi wanita yang tepat. Spermatid. Spermatozoon (sperma) 3. Setelah itu. Urutan pertumbuhan sperma (spermatogenesis) : a. membelah dua d. berbentuk lonjong agak gepeng berisi inti (nucleus). . membelah dua b. Pengertian Konsepsi Suatu peristiwa penyatuan antara sel mani dengan sel telur didalam tuba falopi. spermatogonium berasal darisel primitive tubilus testis. leher yang menghubungkan kepala dengan bagian tengah. yang dapat bergetar sehingga sperma dapat bergerak dengan cepat. dan ekor. kemudian tumbuh menjadi e. jumlah spematogenium yang ada tidak mengalami perubahan sampai masa akil baliq. Sel mani (Sperma) Sperma bentuknya seperti kecebong. 2. Jumlah sperma yang dikeluarkan sekali membuahi berjuta-juta sel mani yang keluar. Spermatosid pertama. sel-sel spermatogenium ini mulai aktif mengadakan mitosis dan terjadilah spermatogenesis. zona pelusida mengalami perubahan sehingga tidak dapat dilalui oleh sperma.f. Spermatogenium. Pada masa pubertas. Pria harus mengeluarkan sperma yang cukup normal dan sehat selama ejakulasi. Pematangan kedua ovum pada waktu sperma mebuahi telur 2. 4. jika beberapa kriteria berikut di penuhi : 1. Ovarium wanita harus melepaskan ovum yang sehat pada saat ovulasi. terdiri atas kepala. Panjang ekor sperma kira-kira 10x bagian kepala. Setelah bayi laki-laki lahir. membelah dua c. Secara embrional. Hanya satu sperma yang mengalami proses kapasitasi yang dapat melintasi zona pelusida dan masuk ke vitelus ovum. Spermatosid kedua. Tidak ada barier atau hambatan yang mencegah sperma mencapai penetrasi dan akhirnya membuahi ovum. dibawah pengaruh sel-sel interstisial leydig.

Pada waktu inilah fertilisasi (pembuahan) terjadi. lengket. sperma harus menjalani sebuah proses yang disebut kapasitasi (berlangsung kurang lebih 7 jam). Perubahan kimia ini mula-mula mencegah sperma lain berfusi lebih jauh dengan membrane ovum dan pada akhirnya semua sperma yang tersisa dikeluar dari ovum. melunak dan sedikit berdilatasi. hanya satu sperma yang dibiarkan mempenetrasi ovum. Misalnya. perubahan kimia terjadi. serviks memendek. . sperma sementara berada didalam sitoplasma perifer.Konsepasi memiliki kemungkinan paling berhasil. lender kembali menjadi kental. Segera setelah satu sprema memasuki ovum. yang meningkat sebesar 0. suatu materi yang disebut spinnbarkeit. 1992). Begitu sperma telah memasuki ovum. dan banyak (Flynn. Sebelum sebuah sperma mampu mempenetrasi dan membuahi sebuah ovum. sekitar waktu ovulasi. 1986). Sperma dapat hidup selama 3-4 hari didalam saluran genetalia wanita dan idealnya harus berada didalamtuba falopii saat ovulasi terjadi. Setelah ovulasi. jika hubungan seksual berlangsung tepat sebelum ovula. Walaupun banyak sperma terlibat dalam proses cerna ini. Tindakan lebih jauh yang dapat dilakukan wanita adalah mengobservasi suhu tubuh basalnya. karena ovum hanya bisa hidup selam 12-24 jam. Lendir tersebut juga dapat direnggangkan.2 derajat celcius segera setelah ovulasi. Enzim ini (hialuronidase dan proteinase) harus mencerna korona radiata dan zona pelusida sebelum dapat mencapai membrane ovum. dan jumlahnya menurun (Norman. sementara nucleus wanita menjadi matur dan jumlah kromosom wanita menurun dari 46 menjadi 23. Salah satu indicator ovulasi yang paling kuat adalah status lender serviks yang menjadi transparan. Pada proses ini membrane sperma menjadi rapuh (fragile) dan melepaskan enzim hidrolitik dari akrosom (lapisan seperti helm yang menutupi kepala sperma). licin. Wanita dapat memprediksi ovulasi dengan memantau perubahan dalam tubuhnya. Nucleus sperma menjadi membengkak dan saling mendekat sebagai pronukleus pria dan wanita saat terbentuk suatu " kumparan " diantara kedua nucleus tersebut membrane pronukleus kemudian rupture dan kromosom yang dibebaskan berkombinasi membentuk zigot.

Metode suhu Pelepasan progesterone telah menyebabkan peningkatan suhu tubuh sampai 0. Perubahan mucus serviks Peningkatan kadar estrogen tepat sebelum ovulasi menyebabkan peningkatan sekresi serviks maupun pengurangan kekentalan (vikositas) sekresi tersebut. maka penghitungan demikian tidak mungkun dilakukan. Apabila mensttruasinya tidak teratur. Dengan demikian penting bagi wanita mencoba untuk mengerti bahwa ia mengetahui perkiraan hari ovulasinya. Pemakaian metode ini mungkin dapat keliru karena kenaikan suhu dapat menunjukan adanya infeksi dan penurunan suhu tubuh kadang-kadang terjaid akibat dari pemberian obat misalnya aspirin. Walaupun demikian. Metode berikut dapat dipergunakan untuk menilai hari ovulasi : 1. yang mencatat hari pertama setiap periode menstruasi (hari ke 1 keduanya darah mentruasi) dan dengan demikian menghitung waktu ovulasi selama 15 hari sebelum periode khusus tersebut. Pada cara ini diperkirakan hari-hari pada bulan berikutnya kapan wanita akan menstruasi dan dengan demikianjuga dapat diperkirakan hari-hari kapan wanita tersebut berovulasi. System ini memerlukan pencetatan suhu mulut segera pada setiap bangun tidur pagi. 2.5 derajat Celsius. Suhu tubuh tersebut akan sedikit turun tepat sebelum mulainya ovulasi dan kemudian meningkat segera setelah ovulasi. 3. Karena sekresi merupakan bagian dari sekresi vagina maka perubahan dapat dikenal oleh wanita yang diharapkan dapat mengerti. akan memerlukan waktu 2 atau 3 . Koitus (hubungan seksual) selama 24 jam sebelum ovulasi akan menyediakan spermatozoa pada tuba falopii yang siap menerima kedatangan ovum.Waktu yang optimal untuk mulainya kehamilan adalah dalam 24 jam ovulasi. Peningkatan suhu tubuh tersebut harus menetap dalam 24 jam untuk membuktikan bahwa telah terjadi ovulasi. Metode kalender Pencatatan sebaiknya dilakukan terus dalam satu periode paling tidak 6 bulan.

Perubahan-Perubahan yang Terjadi : Tahap-Tahap Perkembangan Janin  Tahap perkembangan janin minggu 1-4 Minggu pertama : o o Stadium 1 : sel telur yang dibuahi Stadium 2 : hari ke 2-3. Minggu keempat : . Hari ke 4-5 blatokista bebas. o Stadium 5 : masuknya blatokista kedalam selaput lendir sampai awal peredaran uteroplasenta. jantung mulai berdenyut dan jonjotjonjot karion mulai terapung bebas dalam darah ibu. Minggu ketiga : blatokista trilaminar o Stadium 6 : pembentukan mesoderm ekstra embrional dan reorganisasi ronggarongga embrional dan terbentuk garis sederhana. o Stadium 3 : blastokista bebas menjadi senyawa sehingga jumlah sel menjadi 3258 buah dimulai pembentukan rongga blastokista. o o o Stadium 7 : timbauan korda Stadium 8 : terusan aksial Stadium 9 : lipatan kepala mulai terbentuk. pembentukan alur. Diferensiasi menjadi sel-sel luar dan dalam pembelahan sel pertama langsung beralih kestadium kedua buah sel sementara diangkut menjadi saluran telur. Embrioblast dan trofoblast rongga blatokista dilanjutkan dengan nidasi yang berlangsung selama kurang lebih satu minggu.bulan lagi pasangan yang sebelumnya belum pernah mengetahui maknanya untuk memperhatikan hal ini. o o Minggu kedua : Implantasi Stadium 4 : implantasi blatokista dan krucut implantasi dalam selpaut lendir rahim.

o o o  Jantung mengalami rudimeter.75-1 mm . usia 37-42 hari. tampak seperti gumpalan dipermukaan anterior. Embrio melipatkan diri lepas dari kandung kuning telur. mencakup stadium 10-13 pada awal minggu ke 4 jantung berdenyut. sel-sel embrio tumbuh dengan cepat tapi belum menyerupai manusia sesungguhnya. berat 400 mg Pembentukan korda spinalis dan mulai menyatu digaris tengah back bant (kepala menyentuh ekor). o Stadium 15 : topografi pembuluh-pembuluh darah Panjang 7-9 mm. Pada embrio yang tidak difiksasi sudah mengalami pigmentasi. telinga dan hidung mengalami rudimenten. usia 35-38 hari. Terbentuk tepek telingga. telapak kaki samara-samar. Gumpalan mirip lengan dan kaki Mata. o o o Stadium 17 : gelembung-gelembung telenfesalon. peredaran darah berfungsi. Stadium 20 : tangan pada sikap pronasi. Lengkung kepala dan lengkung temgkuk sangat menonjol. Kerangka tulang rawan dan susunan otot. Tepek penghidu membenankan diri menjadi suatu alur kecil. Sinus serviklis menutup. Duktus endolimfatikus bertunas keluar dari gelembung telinga. o Diakhir minggu ke 4 gestasi. Telapak tangan amat jelas. . bumbung saraf menutup. usia 31-35 hari. alur lensa menenggelamkan kedalam cawan mata. o Stadium 16 : tonjolan-tonjolan wajah Panjang 8-11 mm.o Perkembagan bentuk badan. Stadium 18-19 : bentuk yang kuboid. o o o Perkembangan minggu ke 4 gestasi mencakup yang berikut : Panjang 0. ectoderm menutup diatas gelembung lensa. Benjolan-benjolan telinga tampak jelas. Tahap perkembangan janin minggu ke 5-8 : organogenesis o Stadium 14 : miotom-miotom Panjang 5-7 mm.

Jenis kelamin bisa dibedakan dari tampilan luar. abdomen kencang dan kantung gestasional kelaminnya.5 cm . Ekstremitas terbentuk.Gestasi mencakup : o Panjang 10 -17 cm.Sekresi ginjal dapat dimulai : urin belum terdapat di cairan amnion.Denyut jantung dapat di dengar melalui doppler  Minggu ke 16 : Diakhir minggu keenam belas gestasi janin menelan cairan amniotonic dengan aktif. berat 20 gram Jantung mulai berdenyut disertai adanya katup dan septum. . .Pembentukan lempeng osifikasi. o Berat 55-120 gram o Quickening o Antibody mulai di produksi o Rambut mulai terbentuk o Mekonium terdapat di usus bagian atas o Terbentuk lemak coklat o Pola tidur dan aktifitas dapat dibedakan. .  Minggu ke 12 : .Terjadi gerakan janin spontan. . Diakhir minggu ke 8 gestasi. Ekor mengalami retrogesi. Perkembangan pada minggu ke 8 gestasi mencekup yang berikut :      Panjang 2.Panjang 7-9 cm . . Pengolahan bertahap pada kepala. . organogenesis telah lengkap. .o o o Stadium 23 : histologi.Berat 45 gram . Gambaran wajah dapat dilihat.Reflek babinski positif.

atau beratnya mencapai 601 gram. . Perkembangan pada minggu ke 28 getasi mencakup yang berikut : .Gestasi mencakup yang berikut : o Panjang 28-36 cm o Berat 550 gram o Antybody pasif ditransfer dari ibu kejanin o Terdapat ferniks kaseosa o Mekonium terdapat direktum o Produksi surfaktan mulai aktif o Kelopak dan bulu mata sudah dapat dibedakan o Kelopak mata sudah mulai terbuka dan pupil raktif.Panjang 35-38 cm .  Tahap perkembangan janin minggu ke 28 : Pembuluh darah retina rentan terhadap kerusakan akibat konsentrasi oksigen.Berat 1200 gram . mereka telah mencapai batas usia viabilitas jika kelahiran mereka ditangani di fasilitas pelayanan modern. ini menjadi pertimbangan penting pada saat merawat bayi dengan berat lahir rendah yang memerlukan oksigen.Panjang 38-43 cm . Perkembangan pada minggu ke 32 gestasi mencakup yang berikut : .Terbentuk surfaktan dicairan amnion .Berat 1600 gram .Alfeolus paru matang .Testis turun (pada pria)  Tahap perkembangan janin minggu ke 32 : Diakhir minggu ke 32 gesatasi janin mulai menetapkan diri pada posisi lahir.Terdapat simpanan lemak subkutan . Minggu ke 24 : Ketika janin mencapai usia 24 minggu.

 Tahap perkembangan janin minggu ke 36 : Diakhir minggu ke 36 janin berada pada posisi verteks atau kepala berada dibawah Perkembangan pada minggu ke 36 gestasi mencakup sebagai berikut : .Reflek moro aktif ..Ginjal janin aktif . wanita perlu memiliki siklus ovulasi yang teratur. janin biasanya masuk kejalan lahir selama 2 minggu terakhir kehamilan yang membuat ibu merasa bahwa bayi siap lahir.Berat 1900-2700 gram .Panjang 42-49 cm .Verniks kaseosa terbentuk lengkap .Terbentuk cadangan zat besi .Kuku jari memenuhi ujung-ujung jari. Ini merupakan peringatan bahwa trimester ke 3 kehamilan sudah berakhir dan persalinan siap dimulai.Lipatan plantar terbentuk 1-2 . Pada perkembangan minggu ke 40 gestasi mencakup yang berikut : .Simpanan lemaksubkutan meningkat .Janin mulai peka terhadap suara-suara dari luar kandungan .Laguno menghilang .Panjang 48-52 cm . besi.Berat 3000 gram .Terdapat simpanan glikogen.Kuku jari mulai panjang Faktor-Faktor yang mempengaruhi : 1. ovumnya harus normal dan tidakboleh ada hambatan dalam jalur lintasan sperma atau amplantasi .Biasanya berada pada posisi verteks  Tahap perkembangan janin pada minggu ke 40 : Pada primipara. Infertilitas pada wanita Untuk menjadi hamil.Plantar mulai banyak . karbohidrat dan kalsium .

yang dapat disebabkan oleh faktor. menyebabkan pelepasan FSH dan LH. Masalah ovulasi dapat disebabkan oleh difungsi hipotalamus. Dengan menelusuri kembali peristiwaperistiwa yang menyebabkan ovulasi. Lebih lanjut lagi.yang meliputi DM. FSH menstimulasi sebuah folikel menjadi matang dan menyebabkan produksi estrogen. dapat dibagi menjadi masalah ovulasi atau hambatan atau abnormalitas dalam saluran reproduksi. 1. Oleh karena itu. kelenjar hipofisis. Masalah ovulasi Karena ovulasi normal berlangsung dibawah kendali hormone. penyakit gagal ginjal yang mempengaruhi fungsi endokrin dapat juga menggangu siklus normal. Penyakit sistematik. atau ovum tersebut terus menerus mengalami defek. walaupun efek stress pada fertilisasi memerlukan penelitian lebih lanjut. penyebeb infertilitas pada wanita.ovum yang sudah di buahi. area-area yangn terkait dengan sistem endokrin menjadi jelas. Walaupun fungsi hormone dapat berada dalam keadaan normal. sedangkan LH menstimulasi pelepasan ovum dan produksi progesterone. atau kombinasi keduanya. Produksi estrogen dan progesterone juga dipengaruhi oleh kadar prolaktine yang bersikulasi dari kelenjar hipofisis. gangguan tertentu dalam system endokrin dapat mempengaruhi fertilisasi. atau kelenjar tyroid (karena peningkatan kadar prolaktin dapat disebabkan baik oleh masalah kelenjar hipofisis ataupun kelenjar tyroid). gangguan pada ovarium dapat mempengaruhi ovulasi. dapat terjadi masalah pada produksi dan pelepasan ovum. 2. Bayi dan Anak . Pertama hipotalamus perlu melepaskan faktor pelepasan gonadotropin yang bekerja pada kelenjar hipofisis. penyakit ovarium polikistis atau kerusakan ovarium akibat endomestiotis atau riwayat pembedahan dapat menggangu siklus ovarium sehingga mempengaruhi fertilitas. terdapat juga suatu kolerasi antara hiperprolaktinemia dan tingginya tingkat stress (diantara pasangan yangn mendatangi klinik infertilitas). Misalnya ovum yang dihasilkan dapat dilepas sebelum ovum tersebut benar-benar matur. Misalnya kista atau tumor ovarium. Dari perspektif psikologi. psikologis.

kesakitan dan kematian BBLR. ASI Eksklusif 2. pelayanan kesehatan primer. persalinan. kurang gizi (malnutrisi). Remaja . Pendidikan dan kesempatan yang sama pada anak laki-laki dan perempuan. bayi masih membawa pengaruh estrogen yang didapat saat dlm kandungan. menyusui serta pemberian suplemen. imunisasi. Pengaruh ini seperti :   Epitel vagina relative tebal dan pH vagina 5 1/3 bayi perempuan endoserviksnya tidak terhenti pada ostium uteri eksternum tetapi menutupi juga sebagian dari portio servisis uteri (pseudoerosio kongenitalis) Asuhan yang diberikan 1. Tumbuh kembang anak dan pemberian makanan dengan gizi seimbang 3. sunat perempuan. pemberian makanan dengan gizi seimbang Imunisasi dan manajemen terpadu balita sakit Pencegahan dan penanggulangan kekerasan Pendidikan dan kesempatan yang sama pada anak laki-laki dan perempuan Masalah yang mungkin terjadi pada tahap ini : pengutamaan jenis kelamin. Perubahan pada bayi lahir cukup bulan :     Pembentukan genitalia interna telah sempurna Folikel pada kedua ovarium telah lengkap Genitalia eksterna telah terbentuk Minggu pertama dan kedua setelah lahir. Pencegahan dan penanggulangan kekerasan terhadap perempuan (KtP) 5.  Pendekatan yang dilakukan: pendidikan kesehatan. kesehatan lingkungan.      ASI Eksklusif dan penyapihan yang layak Tumbuh kembang anak. 1. penyakit lain disemua usia dan kekerasan. dll. pelayanan antenatal. postnatal. Imunisasi dan manajemen terpadu balita sakit 4.

Masa remaja atau pubertas adalah usia antara 10 sampai 19 tahun dan merupakan peralihan dari masa kanak-anak menjadi dewasa. menarche dianggap sebagai tanda kedewasaan. Secara tradisi. Masa remaja awal (10-12 tahun)    Merasa lebih dekat dengan teman sebaya Merasa ingin bebas Lebih banyak memperhatikan keadan tubuhnya dan mulai suka berkhayal 1. Pada usia ini tubuh wanita mengalami perubahan dramatis. Masa remaja tengah (13-15 tahun)      Ingin mencari identitas diri Ada keinginan untuk berkencan atau mulai tertarik dengan lawan jenis Timbul perasaan cinta yang mendalam Kemampuan berpikir abstrak makin berkembang Berkhayal mengenai hal-hal yang berkaitan dengan seksual 1. Peristiwa terpenting yang terjadi pada gadis remaja adalah datangnya haid pertama yang dinamakan menarche. dan gadis yang mengalaminya dianggap sudah tiba waktunya untuk melakukan tugas-tugas sebagai wanita dewasa. Perubahan fisik 1. Tanda-tanda primer . Masa remaja akhir (16-19 tahun)      Menampakkan pengungkapan kebebasan diri Dalam mencari teman sebaya lebih selektif Memiliki citra terhadap dirinya Dapat mewujudkan perasaan cinta Memiliki kemampuan berpikir abstrak Perubahan Kesehatan Wanita Pada Siklus Remaja Tanda-tanda perubahan yang terjadi pada remaja wanita 1. karena mulai memproduksi hormon-hormon seksual yang akan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan sistem reproduksi Tahapan pubertas/remaja 1. dan siap dinikahkan.

Adanya perubahan kematangan organ-organ reproduksinya yang ditandai dengan datangnya haid.Ovarium mulai berfungsi dengan matang dibawah pengaruh hormone gonadotropin dan hipofisis, folikel mulai tumbuh meski belum matang tetapi sudah dapat mengeluarkan estrogen. Korteks kelenjar suprarenal membentuk androgen yang berperan pada pertumbuhan badan. Selain pengaruh hormone somatotropin diduga kecepatan pertumbuhan wanita dipengaruhi juga oleh estrogen. 2. Tanda-tanda sekunder

Rambut

Tumbuhnya rambut pada kemaluan ini terjadi setelah pinggul dan payudara mulai berkambang. Bulu ketiak dan bulu pada wajah mulai tampak setelah datang haid. Rambut yang mula-mula berwarna terang berubah menjadi lebih subur, gelap, kasar, keriting.

Pinggul

Pinggul berubah menjadi lebih memebesar dan membulat. Hal ini disebabkan karena membesranya tulang pinggul dan lemak dibawah kulit.

Payudara

Bersamaan dengan membesarnya pinggul maka payudara juga membaesar dan puting susu ikut menonjol. Disini makin membesarnya kelenjar susu maka payudara semakin besar dan bulat.

Kulit

Kulit menjadi semakin kasar, lebih tebal dan pori-pori lebih membesar. Tetapi kulit wanita lebih lembut daripada kulit pria.

Kelenjar lemak dan kelenjar keringat

Kelenjar lemak dan keringat menjadi lebih aktif. Pada masa ini sering timbul masalah jerawat karena adanya sumbatan kelenjar keringat dan baunya menusuk pada saat sebelum dan sesudah haid.

Otot

Menjelang akkhir masa puber, otot menjadi semakin membesar dan kuat. Akibat akan terbentuk bahu, lengan dan tungkai kaki.

Suara

Suara berubah menjadi merdu. 1. Perubahan kejiwaan 1. Perubahan emosi Remaja lebih peka atau sensitif sehingga lebih mudah menangis, cemas, frustasi, bisa tertawa tanpa alasan yang jelas. Selain itu, mudah bereaksi bahkan agresif terhadap gangguanatau rangsangan luar yang mempengaruhinya. Pada masa ini ada kecenderungan tidak patuh pada orang tua, lebih suka pergi sama teman, tidak betah tinggal dirumah. 2. Perkembangan intelrgensia Pada perkembangan ini remaja cenderung mengembangkan cara berpikir abstrak dan ingin mengetahui hal-hal baru yang mendorong perilaku ingin cobacoba. Asuhan apa yang diberikan 1. Gizi seimbang 2. Informasi tentang kesehatan reproduksi 3. Pencegahan kekerasan seksual (perkosaan) 4. Pencegahan terhadap ketergantungan napza 5. Perkawinan pada usia yang wajar 6. Peningkatan pendidikan, ketrampilan, penghargaan diri dan pertahanan terhadap godaan dan ancaman. 1. Siklus kesehatan wanita dewasa Usia dewasa muda, yaitu antara 18 sampai 40 tahun, sering dihubungkan dengan masa subur, karena pada usia ini kehamilan sehat paling mungkin terjadi. Inilah usia produktif dalam menapak karir yang penuh kesibukan di luar rumah. Di usia ini wanita harus lebih memperhatikan kondisi tubuhnya agar selalu dalam kondisi prima, sehingga jika terjadi kehamilan dapat berjalan dengan lancar, dan bayi yang dilahirkan pun sehat. Pada periode ini masalah kesehatan berganti dengan gangguan kehamilan, kelelahan kronis akibat merawat anak, dan tuntutan karir. Kanker, kegemukan, depresi, dan penyakit serius tertentu mulai menggerogoti tubuhnya. Gangguan yang sering muncul pada usia

ini, adalah endometriosis yang ditandai dengan gejala nyeri haid, kram haid, nyeri pinggul saat berhubungan seks, sakit saat buang air besar atau buang air kecil. Penderita kadang mengalami nyeri hebat, tetapi ada juga yang tidak mengalami gejala apa-apa. 1. Kehamilan dan persalinan yang aman 2. Pencegahan kecacatan dan kematian akibat kehamilan pada ibu dan 3. bayi Menjaga jarak kelahiran dan jumlah kehamilan dengan penggunaan alat kontrasepsi (KB) 4. Pencegahan terhadap PMS/HIV/AIDS 5. Pelayanan kesehatan reproduksi berkualitas 6. Pencegahan dan penanggulangan masalah aborsi secara rasional 7. Deteksi dini kanker payudara dan leher rahim 8. Pencegahan dan manajemen infertilitas. 9. Masalah yang mungkin ditemui: Kesakitan dan kematiani ibu yang disebabkan berbagai kondisi, malnutrisi/anemia, kemandulan, pelecehan/kekerasan seksual, komplikasi aborsi, ISR/IMS/HIV/AIDS dan pengaturan kesuburan. 10. Pendekatan yang dapat dilakukan : pendidikan kesehatan, suplemen, konseling, pencegahan primer, pengobatan KB, pendidikan tentang perilaku seksual yang bertanggungjawab, pencegahan dan pengobatan IMS, pelayanan antenatal, persalinan, post partum pelayanan kebidanan darurat, imunisasi dan informasiinformasi. Asuhan yang diberikan 11. Kehamilan dan persalinan yang aman 12. Pencegahan kecacatan dan kematian akibat kehamilan pada ibu dan bayi 13. Menjaga jarak kelahiran dan jumlah kehamilan dengan penggunaan alat kontrasepsi (KB) 14. Pencegahan terhadap PMS/HIV/AIDS 15. Pelayanan kesehatan reproduksi berkualitas 16. Pencegahan dan penanggulangan masalah aborsi

17. Deteksi dini kanker rahim dan kanker rahim 4. 1. Berkurangnya hormone estrogen dapat menurunkan kadar kolesterol . termasuk rabun. Berkurangnya hormone estrogen pada wanita menopause mungkin menyebabkan berbagai keluhan sebagai berikut : 8. Asuhan apa yang diberikan 6. Pencegahan dan manajemen infertilitas. Kadar estrogen yang cukup. Perhatian pada problem menopause 7. diagnosis. Selain itu olahraga ringan dan tetap aktif secara intelektual. Inilah masa yang paling rentan diserang berbagai penyakit degeneratif dan penyakit berat lainnya. termasuk rabun. 5. dan minum suplemen yang dibutuhkan tubuh. kanker saluran reproduksi. Sangat penting bagi wanita untuk melakukan pemeriksaan kesehatannya secara teratur. informasi dan pengobatan dini. Perhatian pada penyakit utama degenerative. mampu melindungi wanita dari penyakit jantung koroner. 2. 3. Usia Lanjut Yang dianggap lanjut usia (lansia) adalah setelah mencapai usia 60 tahun. payudara/kanker prostat. gangguan mobilitas dan osteoporosis. gangguan mobilitas dan osteoporosis. ISR/IMS/HIV/AIDS. Deteksi dini kanker payudara dan leher rahim 18. kekerasan. Penyakit jantung koroner 9. Masalah yang mungkin terjadi pada tahap ini: penyakit sistem sirkulasi. prolaps/osteoporosis. Perhatian pada problem meno/andro-pause 2. Prioritas utamanya adalah menjaga agar tubuh tetap sehat dengan mengatur pola makan yang benar. Pendekatan yang dapat dilakukan: dipengaruhi oleh pengalaman reproduksi sebelumnya. Perhatian pada penyakit utama degeneratif.

Mata terasa kering dan kadang terasa gatal karena produksi air mata berkurang. Deteksi dini kanker rahim. 15. kesempatan memperoleh pendidikan. 12. Kedudukan perempuan dalam keluarga dan masyarakat Kedudukan perempuan dalam keluarga dan masyarakat ditentukan oleh banyak hal. 14. Adalah berkurangnya kepadatan tulang pada wanita akibat penurunan kadar hormone estrogen. Kemiskinan Diperkirakan sekitar 40% penduduk Indonesia masih berada di bawah garis kemiskinan sejak terjadinya krisis ekonomi yang berkepanjangan. Hal ini menghambat akses terhadap pelayanan kesehatan yang pada akhirnya dapat berakibat kesakitan. sukar tidur. sehingga tulang menjadi rapuh dan mudah patah. 10. Perempuan dinomor-duakan dalam segala aspek kehidupan. Penyakit kepikunan tipe Alzeimer dapat terjadi bilam kekurangan estrogen sudah berlangsung cukup lama dan berat. depresi sampai pada kepikunan tipe Alzeimer. budaya dan nilai-nilai yang berlaku di masyarakat di mana mereka menetap. Kekurangan hormone estrogen juga mempengaruhi susunan saraf pusat dan otak. misalnya keadaan sosial ekonomi. yang dipengaruhi factor keturunan. Gangguan mata 13.baik (HDL) dan meningkatnya kadar kolesterol tidak baik (LDL) yang meningkatkan kejadian penyakit jantung koroner. antara lain: 1. . 17. kecacatan dan kematian. kerja dan kedudukan. Dewasa ini masih banyak ditemukan diskriminasi terhadap perempuan. Kepikunan (demensia tipe Alzeimer). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Derajat Kesehatan Perempuan 16. gelisah. Penurunan hormone estrogen menyebabkan kesulitan berkonsentrasi. misalnya dalam pemberian makan sehari-hari. Osteoporosis 11.

Akses ke fasilitas kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan 1. Pelayanan kesehatan yang kurang memperhatikan kebutuhan klien 2. Kualitas pelayanan kesehatan reproduksi yang kurang memadai. Kurangnya informasi tentang kemampuan fasilitas kesehatan 3. Kemampuan fasilitas kesehatan yang kurang memadai 20. d. Perempuan seringkali terpaksa menikah pada usia muda. Seperti diketahui. 3. Tingkat pendidikan perempuan yang belum merata dan masih rendah menyebabkan informasi yang diterima tentang kesehatan reproduksi sangat terbatas. Tradisi yang menghambat pemanfaatan tenaga dan fasilitas kesehatan 19. antara lain karena: 1. Menonjolnya perilaku seksual resiko tinggi . termasuk yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi.2. Akses untuk pelayanan kespro rendah karena: 1. 2. Keterbatasan perempuan dalam pengambilan keputusan untuk kepantingan dirinya. misalnya dalam ber-KB. dalam memilih bidan sebagai penolong persalinan atau dalam mendapat pertolongan segera di RS ketika diperlukan. Keterbatasan biaya 4. disamping kurangnya kesempatan mengendalikan penghasilan keluarga. Beban ganda. Pengetahuan tentang seksualitas dan informasi mengenai hak reproduksi masih rendah. tingkat pendidikan yang meningkat dapat meningkatkan rasa percaya diri. wawasan dan kemauan untuk mengambil keputusan yang baik bagi diri dan keluarga. karena tekanan ekonomi atau orang tua mendorong untuk cepat menikah agar terlepas dari beban ekonomi. Jarak ke fasilitas kesehatan yang cukup jauh dan sulit dicapai 2. 18. tanggung jawab tidak proporsional sehingga kesehatan anak perempuan dan perempuan semakin buruk 21.

Gizi 3. Keadaan hormonal tubuh 4.3. Hal-hal yang diwariskan orang tua spt bentuk tubuh 2. Budaya setempat 4. Masa pubertas/remaja Faktor yang berpengaruh :    Status gizi Pendidikan Lingkungan dan pekerjaan . faktor dalam 1. faktor luar 1. Emosi dan sifat 2. Aspek psikologi pada masa bayi 5. Keluarga 2. Sikap negatif terhadap perempuan dan anak perempuan 5. Kondisi ibu 3. kebiasaan anak dalam hal personal hygiene 24. Kemampuan intelektual 3. Masa kanak-kanak Ada 2 faktor yang mempengaruhi kehidupan wanita pada masa ini : 1. Sikap orang tua 4. Lingkungan 2. Rendahnya kemampuan dalam pengendalian kehidupan seksual pada reproduksi Faktor-faktor yang mempengaruhi siklus kesehatan wanita 22. Masa bayi Faktor yang mempengaruhi siklus kehidupan wanita pada masa bayi : 1. Sistem reproduksi 23. Diskriminasi social 4.

  Seks dan seksualitas Kesehatan reproduksi remaja itu sendiri 1. menunjukkan 13. Remaja didefinisikan sebagai masa peralihan dari masa kanak-kanak ke masa dewasa.1 Defenisi Remaja a. .943 di 24 negara dan dikerjakan Service Medical du Rectorat de Toulouse tersebut. senium) Faktor yang berpengaruh :      Faktor hormonal Kejiwaan Lingkungan Pola makan Aktifitas fisik 3. 3. Masa dewasa/reproduksi Faktor yang berpengaruh yaitu :    Perkembangan organ reproduksi Tanggapan seksual Kedewasaan psikologi 1. Survei dilakukan kepada 33. menggunakan alat kontrasepsi. b. Masa usia lanjut (klimakterium. ASPEK PENCEGAHANPENYAKIT DAN PROMOSI KESEHATAN Asuhan kesehatan reproduksi pada remaja melibatkan wanita dalam pengambilan keputusan Survei pada 24 negara di Amerika Utara dan Eropa menunjukkan bahwa perilaku seks remaja sudah dimulai sejak usia 15 tahun.2 % remaja berperilaku seks aktif semenjak usia 15 tahun dan tidak menggunakan alat kontrasepsi. Sementara 82% lainnya. menopause. Batasan usia remaja menurut WHO (badan PBB untuk kesehatan dunia) adalah 12 sampai 24 tahun.

Perubahan tersebut ialah : a. DeBrun (dalam Rice. d. Masa remaja adalah masa transisi perkembangan antara masa kanak-kanak dan masa dewasa yang pada umumnya dimulai pada usia 12 atau 13 tahun dan berakhir pada usia akhir belasan tahun atau awal dua puluhan tahun. d. mencapai perbandingan yang tubuh yang baik. Papalia dan Olds (2001) tidak memberikan pengertian remaja (adolescent) secara eksplisit melainkan secara implicit melalui pengertian masa remaja (adolescence). Namun jika pada usia remaja seseorang sudah menikah. Organ Seks: Baik laki-laki maupun perempuan organ seks mengalami ukuran matang pada akhir masa remaja. Masa remaja awal dan akhir dibedakan oleh Hurlock karena pada masa remaja akhir individu telah mencapai transisi perkembangan yang lebih mendekati masa dewasa. 3. rata-rata anak laki-laki kira-kira setahun setelahnya. 2. tetapi fungsinya belum matang sampai beberapa tahun kemudian. e. Ciri – ciri Seks Sekunder: Ciri – ciri seks sekunder yang utama. . Ciri sekunder tersebut antara lain ditandai dengan tumbunya kumis dan jakun pada laki-laki sedangkan pada wanita ditanda dengan membesarnya payudara. Proporsi Tubuh : Berbagai anggota tubuh lambat laun. perkembangannya matang pada masa akhir masa remaja. Sedangkan Hurlock (1990) membagi masa remaja menjadi masa remaja awal (13 hingga 16 atau 17 tahun) dan masa remaja akhir (16 atau 17 tahun hingga 18 tahun). c. f.c. 1990) mendefinisikan remaja sebagai periode pertumbuhan antara masa kanak-kanak dengan masa dewasa. Perubahan Internal: Perubahan yang terjadi dalam organ dalam tubuh remaja dan tidak tampak dari luar. g. Perubahan Eksternal Perubahan yang terjadi dan dapat dilihat pada fisik luar anak. Kata “remaja” berasal dari bahasa latin yaitu adolescere yang berarti to grow atau to grow maturity.. Perubahan yang terjadi. perubahan berat badan terjadi akibat penyebaran lemak pada bagian-bagian tubuh yang hanya mengandung sedikit lemak atau bahkan tidak mengandung lemak. Perubahan ini nantinya sangat mempengaruhi kepribadian remaja. Berat Badan: Perubahan berat badan mengikuti jadual yang sama dengan perubahan tinggi badan. Tinggi Badan : Rata-rata anak perempuan mencapai tinggi matang pada usia antara tujuh belas dan delapan belas tahun. maka ia tergolong dalam dewasa atau bukan lagi remaja.2 Perubahan fisik selama masa remaja dibagi menjadi beberapa tahap : 1. e. b. Misalnya badan melebar dan memanjang sehingga anggota badan tidak lagi kelihatan terlalu pandang.

Perkembangan intelegensia. 4. Sistem Endokrin: Kegiatan gonad yang meningkat pada masa puber menyebabkan ketidak seimbangan sementara dari seluruh system endokrin pada masa awal puber. antara lain akibat kematangan organ seks maka dapat terjadi kehamilan remaja putri diluar nikah. Sistem Pencernaan: Perut menjadi lebih panjang dan tidak lagi terlampau berbentuk pipa. termasuk HIV/AIDS. keadaan ini . Ingin mengetahui hal-hal baru. Status remaja tidak jelas. Kelenjar-kelenjar seks berkembang pesat dan berfungsi. meskipun belum mencapai ukuran yang matang sampai akhir masa remaja atau awal masa dewasa 5. beratnya dua belas kali berat pada waktu lahir. sehingga remaja menjadi: a. terus berkembang sampai tulang mencapai ukuran yang matang. otot-oto di perut dan dinding-dinding usus menjadi lebih tebal dan kuat. Perubahan kejiwaan Proses perubahan kejiwaan berlangsung lambat yang meliputi: 1. pada usia tujuh belas atau delapan belas. Panjang dan tebal dinding pembuluh darah meningkat dan mencapai tingkat kematangan bilamana jantung sudah matang. Perubahan emosi. hati bertambah berat dan kerongkongan bertambah panjang. b. Jaringan Tubuh: Perkembangan kerangka berhenti rata-rata pada usia delapan belas tahun. Sistem Pernafasan: Kapasitas paru-paru anak perempuan hampir matang pada usia tujuh belas tahun . Prilaku ini jika didorong oleh rangsangan sesual dapat membawa remaja masuk pada hubungan seks pranikah dengan segala akibatnya. antara lain : a. Masa remaja sebagai periode pelatihan. Sistem Peredaran Darah : Jantung tumbuh pesat selama masa remaja. Agresif dan mudah bereaksi terhadap rangsangan luar yang berpengaruh.1. anak laki-laki mencapat tingkat kematangan baru beberapa tahun kemudian. 2. upaya abortus dan penularan penyakit kelamin. Disini berarti perkembangan masa kanak-kanak lagi dan belum dapat dianggap sebagai orang dewasa. 2. sensitif ( mudah menangis. sehingga misalnya mudah berkelahi. Jaringan selain tulang. cemas. 3. sehingga muncul prilaku ingin mencoba-coba. usus bertambah panjang dan bertambah besar. Masa remaja mempunyai ciri tertentu yang membedakan dengan periode sebelumnya : Ciri-ciri remaja menurut Hurlock (1990). khususnya bagi perkembangan otot. Mampu berpikir abstrak. frustasi dan tertawa ) b. sehingga remaja menjadi : a. senang memberikan kritik b. Masa remaja sebagai periode yang penting yaitu perubahan-perubahan yang dialami masa remaja akan memberikan dampak langsung pada individu yang bersangkutan dan akan mempengaruhi perkembangan selanjutnya.

serta keinginan akan kebebasan. Masa remaja sebagai masa dewasa. Masa remaja sebagai masa mencari identitas diri yang dicari remaja berupa usaha untuk menjelaskan siapa dirinya dan apa peranannya dalam masyarakat. Remaja mengalami kebingungan atau kesulitan didalam usaha meninggalkan kebiasaan pada usia sebelumnya dan didalam memberikan kesan bahwa mereka hampir atau sudah dewasa. Penyakit menular seksual dan HIV/AIDS serta dampaknya terhadap kondisi kesehatan reproduksi 4. Bahaya narkoba dan miras pada kesehatan reproduksi 5. yaitu dengan merokok. nilai dan sifat yang paling sesuai dengan dirinya. fungsi dan proses reproduksi yang dimiliki oleh remaja. Pengertian sehat disini tidak semata-mata berarti bebas penyakit atau bebas dari kecacatan namun juga sehat secara mental serta sosial kultural. maka pada masa seperti ini. Pengenalan mengenai sistem.3 Definisi Kesehatan Reproduksi Remaja Kesehatan reproduksi remaja adalah suatu kondisi sehat yang menyangkut sistem. Pengetahuan dasar yang perlu diberikan kepada remaja 1. e. Mengambangkan kemampuan berkomunikasi termasuk memperkuat kepercayaan diri agar mampu menangkal hal-hal yang bersifat negatif 8. Pengaruh sosial dan media terhadap perilaku seksual 6. Dikatakan demikian karena sulit diatur. Kekerasan seksual dan bagaimana menghindarinya 7. 3. Masa remaja sebagai periode perubahan. proses dan fungsi alat reproduksi (aspek tumbuh kembang remaja) 2. perubahan pada nilai-nilai yang dianut. menggunakan obat-obatan dan terlibat dalam perilaku seks.memberi waktu padanya untuk mencoba gaya hidup yang berbeda dan menentukan pola perilaku. Masa remaja sebagai masa yang menimbulkan ketakutan. remaja sangat perlu . yaitu perubahan pada emosi perubahan tubuh. cenderung berperilaku yang kurang baik. g. mengapa remaja perlu mendewasakan usia kawin serta bagaimana merencanakan kehamilan agar sesuai dengan keinginnannya dan pasanganya 3. Manakala tubuh juga mengalami transisi. c. minat dan peran (menjadi dewasa yang mandiri). Mereka menganggap bahwa perilaku ini akan memberikan citra yang mereka inginkan. minum-minuman keras. Hak-hak reproduksi 9. f. melihat dirinya sendiridan orang lain sebagaimana yang diinginkan dan bukan sebagaimana adanya terlebih dalam cita-cita. d. Masa remaja adalah masa yang tidak realistik. Hal ini yang membuat banyak orang tua menjadi takut. Remaja cenderung memandang kehidupan dari kacamata berwarna merah jambu.

untuk benar-benar memperhatikan kondisi tubuh terutama organ reproduksi yang banyak berkembang dalam fase ini. 10. Anak-anak perempuan yang dulu hanya peduli untuk membersihkan organ kewanitaannya begitu saja tanpa ada permasalahan yang lain, pada masa remaja dan pubertas, organ kewanitaan anak gadis mulai mengalami perubahan. 11. Tumbuhnya rambut-rambut halus disekitar organ intim juga perlu diperhatikan sehingga kebersihanpun tetap terjaga, terutama setelah buang air kecil maupun buang air besar. Cara mencuci pun harus perlu diperhatikan dimana arah yang sesuai (menjauhi arah kemaluan) lebih disarankan agar bakteri dan kotoran tidak kembali bersarang. 12. Organ kewanitaan memang patut benar-benar dijaga kebersihannya terutama bagi yang tinggal di negara tropis semcam Indonesia. Produksi keringat membuat daerah tersebut lembab dan merupakan kondisi yang tepat untuk tumbuhnya jamur. Selain itu darah haid dan perubahan hormon juga dapat merubah ekosistem organ kewanitaan. 13. Bekal pengetahuan seperti ini sangat mendasar dan penting yang nantinya akan sangat berpengaruh pada perkembangan organ kewanitaan pada remaja putri. 14. Kebersihan organ reproduksi juga harus diperhatikan oleh remaja pria. Beberapa remaja pria tidak harus mengalami pemotongan kulit pembungkus penis pada masa kanak-kanak yang sering dikenal dengan sunatan, nah remaja pria yang memiliki organ intim seperti ini harus tetap rajin membersihan organ intimnya dengan membersihkan daerah di dalam lipatan kulit tersebut, karena apabila bagian di dalam lipatan kulit tidak dibersihkan, potensi untuk tumbuhnya jamur dan hidupnya bakteri-bakteri lain akan sangat besar. 15. Seringkali karena terburu-buru, para remaja pria juga tidak memperhatikan keadaan sekitar saat mereka beraktivitas. Padahal apabila salah sedikit saja dan organ intim mereka terantuk, terjepit resleting ataupun terkena benda lain dengan cukup keras, organ intim tersebut dapat mengalami cedera, pembengkakan yang akan dapat berakibat fatal dikemudian hari bahkan sampai disfungsi ereksi. 3.4 Strategi kunci untuk menjangkau dan melayani generasi muda : Pada tahun 1994, International Conference on Population and Development (ICPD) melakukan upaya untuk mengembangkan program yang cocok untuk kebutuhan kesehatan reproduksi remaja. 1. Melakukan pengembangan layanan-layanan yang ramah bagi generasi muda; 2. Melibatkan generasi muda dalam perancangan, pelaksaan, dan evaluasi program; 3. Membentuk pelatihan bagi penyedia layanan (provider) untuk dapat melayani kebutuhan dan memperhatikan kekhawatiran-kekhawatiran khusus para remaja; 4. Mendorong upaya-upaya advokasi masyarakat untuk mendukung perkembangan generasi muda dan mendorong munculnya perilaku kesehatan remaja yang positif; 5. Memadukan latihan-latihan membangun keterampilan ke dalam program-program yang

ditujukan untuk generasi muda agar dapat meningkatkan rasa percaya diri mereka, mengembangkan kemampuan mereka berkomunikasi mengenai seksualitas,dan memperkuat kemampuan mereka dalam mengupayakan praktik-praktik seksual yang lebih aman. 3.5 Program kesehatan reproduksi remaja mulai menjadi perhatian pada beberapa tahun terakhir ini karena beberapa alasan: 1. Ancaman HIV/AIDS menyebabkan perilaku seksual dan kesehatan reproduksi remaja muncul ke permukaan. Diperkirakan 20-25% dari semua infeksi HIV di dunia terjadi pada remaja. Demikian pula halnya dengan kejadian PMS yang tertinggi di remaja, khususnya remaja perempuan, pada kelompok usia 15-292. 2. Walaupun angka kelahiran pada perempuan berusia di bawah 20 tahun menurun, jumlah kelahiran pada remaja meningkat karena pertumbuhan populasi remaja. Diperkirakan bahwa 40% dari semua anak perempuan berusia 14 tahun yang hidup akan hamil paling tidak sekali saat mereka berumur 20 tahun3. Selain itu, sebagian besar mereka masih belum memiliki akses untuk mendapatkan pendidikan seksual atau kesehatan reproduksi serta pelayanan yang dibutuhkan. 3. Bila pengetahuan mengenai KB dan metode kontrasepsi meningkat pada pasangan usia subur yang sudah menikah, tidak ada bukti yang menyatakan hal serupa terjadi pada populasi remaja. 4. Pengetahuan dan praktik pada tahap remaja akan menjadi dasar perilaku yang sehat pada tahapan selanjutnya dalam kehidupan. Sehingga, investasi pada program kesehatan reproduksi remaja akan bermanfaat selama hidupnya. 5. Kelompok populasi remaja sangat besar; saat ini lebih dari separuh populasi dunia berusia di bawah 25 tahun dan 29% berusia antara 10-25 tahun. 2.6 Masalah-Masalah kunci dalam Kesehatan Remaja dan peran bidan 1. Melakukan advokasi untuk memperoleh dukungan masyarakat terhadap kesehatan reproduksi remaja. Masalah reproduksi dan kesehatan seksual remaja merupakan masalah yang kontroversial di banyak kelompok masyarakat sehingga membuat tindakan advokasi dan mendorong munculnya kesadaran akan masalah ini menjadi lebih penting. Upaya-upaya advokasi dapat difokuskan pada membuat perubahan di tingkat lokal, daerah atau nasional dengan menargetkan para stake holder yang mempengaruhi penerimaan informasi dan pelayanan kesehatan reproduksi bagi para remaja. Individu dan organisasi diposisikan dengan baik untuk membentuk persepsi publik dan program dapat dipusatkan dalam memperkuat dukungan untuk pendanaan dan pelaksanaan program yang relevan sehingga meningkatkan kemungkinan suksesnya program. 2. Komponen-komponen program yang berhasil

Program-program kesehatan reproduksi untuk remaja cenderung akan mencapai keberhasilan maksimal jika program-program tersebut: a. Secara akurat mengidentifikasi dan memahami kelompok yang akan dilayani. b. Melibatkan remaja dalam perancangna programnya. c. Bekerja sama dengan para pemuka masyarakat dan orang tua. d. Melepaskan hambatan-hambatan kebijakan dan mengubah pra anggapan para pemberi layanan (provider) e. Membantu remaja melatih keterampilan interpersonal yang diperlukan untuk menghindari risiko. f. Menghubungkan informasi dan saran dengan pelayanan g. Memberikan tokoh panutan (role model) yang membuat perilaku lebih aman menjadi perilaku yang menarik. h. Menginvestasikan sumber danan dan waktu dalam kerangka yang cukup panjang. 3. Melibatkan kaum remaja dalam aktivitas yang bermakna Pendidikan oleh teman sebaya dapat merupakan pendekatan efektif untuk melibatkan para remaja. Para pendidik/edukator remaja yang dilatih untuk membantu teman sebaya mereka dalam hal informasi dan pelayanan kesehatan reproduksi menerima pelatihan khusus dalam pengambilan keputusan, melakukan perujukan klien dan memberikan komoditas atau pelayanan. Program-program yang menggunakan pendidik/edukator teman sebaya didasarkan pada bukti bahwa para remaja memiliki hubungan baik dengan orang lain yang berusia hampir sama, dengan ketertarikan dan latar belakang serupa. 4. Pelayanan klinik yang ramah bagi remaja Pelayanan kesehatan reproduksi yang youth friendly (ramah untuk remaja) merupakan salah satu yang dikembangkan serta dibentuk dengan cara yang akan mengenali bahwa tantangan, kesulitan dan hambatan yang dihadapi remaja sangat berbeda dengan orang dewasa. Pendekatan ini mencakup memiliki petugas pelayanan kesehatan yang dilatih dengan baik, termasuk bidan dan dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan khusus remaja secara biologis, psikologis dan kebutuhan kesehatan remaja, memiliki rasa hormat terhadpa privasi remaja dan kerahasiaan remaja sebagai klien, fasilitas yang dapat diakses dan lokasi yang nyaman, pelayanan dengan harga yang masuk akal dan lingkungan yang aman dan nyaman bagi populasi remaja, termasuk kelompok remaja pria dan wanita yang sudah menikah. Untuk membuat pelayanan menjadi ramah dan nyaman, bidan harus mempertimbangkan masukan-masukan para remaja terhadap komponen-komponen klinik seperti famplet informasi dan gaya ruang tunggu. Pelayanan harus diberikan di tempat-tempat remaja biasa berkumpul untuk belajar, bersosialisasi dan bekerja dan kerahasiaan harus dipastikan. Sikap-sikap menghakimi dan kadang-kadang bahkan kekerasan di pihak pemberi layanan dapat menciptakan hambatan kritis

7. risiko-risiko potensial dari kegiatan seksual yang tidak terlindung. Kontrasepsi bagi remaja Para remaja memiliki hak untuk memperoleh informasi yang jelas dan akurat mengenai kontrasepsi termasuk pemakain yang benar. Memberikan informasi dan pelayanan untuk para remaja Remaja memerlukan informasi yang sesuai dengan usianya mengenai perkembangan fisik dan emosional. video. 333 juta kasus baru PMS terjadi di seluruh dunia setiap tahun dan setidaknya 111 juta dari kasus ini terjadi pada mereka yang berusia di bawah 25 tahun. sikap dan perilaku. Bidan mempunyai peranan yang sangat besar dalam memberikan informasi tersebut serta konseling yang sesuai sangat penting untuk membantu remaja menangani atau menyisihkan potensi efek samping. buku komik) dapat menjadi cara yang efektif dari segi biaya untuk mengomun ikasikan pesan-pesan yang dpat mempengaruhi pengetahuan. rasio 2 berbanding 1. televisi. dan di banyak negara berkembang data menunjukkan bahwa sampai 60% dari semua infeksi HIV baru terjadi pada kelompok usia antara 15 samapi 24 tahun. Media massa hiburan (radio. HIV dan PMS di kalangan Remaja Menurut WHO. fil. meskipun para perempuan lebih tidak berpengalama seksual dan memiliki pasangan seksual yang lebih sedikit dibanding pria sebayanya. . musik. dan bagaimana menjangkau petugas pelayanan kesehatan untuk menjawab kekhawatiran mereka. 8. kekerasan substansial. Salah satu penelitian di Tanzania memperlihatkan bahwa perempuan muda memiliki kemungkinan untuk terinfeksi HIV lebih dari empat kali dibandingkan pria muda. bagaimana mengakses pelayanan kesehatan dan kesempatan-kesempatan pendidikan. Bidan sebagai penyedia layanan dapat melakukan hubungan interaktif dengan klien remaja dengan melakukan komunikasi interpersonal. Konseling harus mengungkapkan aspek pencegahan kehamilan sekaligus perlindungan terhadap PMS (penyakit menular seksual). kerja dan rekreasi.dan bertahan lama terhadap pelayanan kesehatan reproduksi. Kehamilan dini dan kehamilan yang tidak diinginkan Banyak remaja aktif secara seksual ( meskipun bukan pilihan mereka sendiri. Hampir setengah dari infeksi HIV secara keseluruhan terjadi pada pria dan wanita yang berusia di bawah 25 tahun. Setiap tahun sekitar 15 juta remaja melahirkan anak. efek samping. Bidan yang bersikap menghakimi dapat menghambat pelayanan kesehatan reproduksi pada remaja. tapi risiko persalinan lebih besar pada perempuan berusia di bawah 17 tahun. Proses persalinan selalu memiliki potensi risiko-risiko kesehtan. Infeksi di kalangan perempuan melebihi infeksi di kalangan pria. 5. 6.

Untuk para remaja yang aktif secara seksual. Karena sikap-sikap gender ini telah terbukti tidak dapat dipisahkan dari dalam banyak upaya kesehatan reproduksi remaja. hubungan seksual yang dipaksakan dan hubungan dengan kekuatan yang tidak seimbang. Perempuan muda seringkali memiliki pengetahuan terbatas atau kurang percaya diri untuk mengakses pelayanan kesehatan sehingga mengakibatkan pelayanan prenatal yang terbatas berperan penting terhadap terjadinya komplikasi.1 INFERTILITAS Invfertilitas adalah ketidakmampuan sepasang suami istri untuk mencapai kehamilan setelah selama 1 tahun melaksanakan hubungan seksual secara teratur dan tidak menggunakan alat kontrasepsi. program harus secara langsung mengkonfrontasi masalah hubungan gender yang tidak setara. Beberapa budaya. Aborsi yang tidak aman menempati proporsi tinggi dalam kematian ibu di antara para remaja. Peran bidan dalam asuhan prenatal sangat dibutuhkan. MASALAH GANGGUAN PADA KESEHATAN REPRODUKSI DAN UPAYA PENANGGULANGANNYA 4.Remaja dengan usia ini lebih mudah mengalami komplikasi dalam persalinan. 9. terutama anak perempuan rentan terhadap kekerasan seksual. Masalah Gender Spesifik Generasi muda. Program yang meminta para perempuan muda untuk mengambil keputusan dan tindakan yang merupakan kontradiksi dari peran perempuan yang diterima seperti menolak melakukan hubungan seksual atau berkeras akan pemakaian kondom. Pendidikan seks berbasis sekolah Evaluasi yang dilakukan di antara para kawula muda di negara-negara berkembang dan negaranegara maju telah memperlihatkan bahwa pendidikan seks berbasis sekolah dapat membantu menunda hubungan seksual pertama para remaja yang belum aktif secara seksual. perilaku pria berisiko ditoleransi dan kadang-kadang didukung. 4. 10. pendidikan seksual dapat mendorong pemakaian kontrasepsi dan perlindungan PMS yang benar dan konsisten. sehingga menimbulkan kepercayaan diri remaja. Bidan harus membantu para perempuan muda tersebut membangun keterampilan dan rasa percaya diri yang diperlukan untuk membantu mereka membuat keputusan-keputusan. Infertilitas primer .

Testis bisa tetap berada pada suhu tersebut karena terletak di dalam skrotum (kantung zakar) yang berada diluar rongga tubuh.2 Penyebab a. sperma bergerak ke dalam epididimis (suatu saluran berbentuk gulungan yang terletak di puncak testis menuju ke testis belakang bagian bawah) dan disimpan di dalam epididimis sampai saat terjadinya ejakulasi. berkurangnya pergerakan sperma dan meningkatkan jumlah sperma yang abnormal di dalam semen. Kesuburan seorang pria ditentukan oleh kemampuannya untuk mengantarkan sejumlah sperma yang normal ke dalam vagina wanita.5 (lebih rendah dari suhu tubuh). faktor pria 1) Masalah pada sperma : Pada pria dewasa. cairan yang dihasilkan oleh vesikula seminalis ditambahkan pada sperma dan membentuk semen. tetapi kehamilan berikutnya belum berhasil dicapai. Dari testis kiri dan kanan. Sel yang belum terspesialisasi memerlukan waktu sekitar 72-74 hari untuk berkembang menjadi sel sperma yang matang. sperma bergerak ke vas deferens dan duktus ejakulatorius. sperma dibuat terus menerus di dalam testis (buah zakar). Pembentukan sperma yang paling efsisien adalah pada suhu 33. 4. Proses pembuatan sperma disebut spermatogenesis. Infertilitas sekunder Jika sebelumnya pasangan suami istri pernah memiliki anak (minimal 1 kali kehamilan). yang kemudian mengalir menuju ke uretra dan dikeluarkan ketika ejakulasi. Di dalam duktus ejakulatorius.adalah istilah yang digunakan jika pasangan suami istri sama sekali belum pernah memiliki anak. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi proses tersebut sehingga bisa terjadi kemandulan: a) Peningkatan suhu di dalam testis akibat demam berkepanjangan atau akibat panas yang berlebihan bisa menyebabkan berkurangnya jumlah sperma. Faktor lain yang mempengaruhi jumlah sperma adalah pemakaian . Dari epididimis.

yaitu semen mengalir ke dalam kandung kemih dan bukan ke penis. Ovulasi biasanya terjadi 14 hari sebelum menstruasi hari pertama. 2) Faktor wanita: a) Jaringan parut akibat penyakit menular seksual atau endometriosis.marijuana atau obat-obatan (misalnya simetidin. Jika seorang wanita memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur atau tidak . Impotensi 3. Varikokel bisa menghalangi pengaliran darah dari testis dan mengurangi laju pembentukan sperma. c) Varikokel merupakan kelainan anatomis yang paling sering ditemukan pada kemandulan pria. Kelainan ini lebih sering ditemukan pada pria yang telah menjalani pembedahan panggul (terutama pengangkatan prostat) dan pria yang menderita diabetes. b) Penyakit serius pada testis atau penyumbatan atau tidak adanya vas deferens (kiri dan kanan) bisa menyebabkan azospermia (tidak terbentuk sperma sama sekali. d) Ejakulasi retrograd terjadi jika semen mengalir melawan arusnya. Polusi lingkungan. Jika di dalam semen tidak terdapat fruktosa (gula yang dihasilkan oleh vesikula seminalis) berarti tidak terdapat vas deferens atau tidak terdapat vesikula seminalis atau terdapat penyumbatan pada duktus ejakulatorius. 5. Pembentukan jaringan parut akibat penyakit menular seksual. Ovulasi adalah pelepasan sel telur dari ovarium (indung telur). Ejakulasi retrograd juga bisa terjadi akibat kelainan fungsi saraf. Varikokel adalah varises (pelebaran vena) di dalam skrotum. Kekurangan hormon 4. b) Disfungsi ovulasi (kelainan pada proses pelepasan sel telur oleh ovarium/sel telur). spironolakton dan nitrofurantoin). Sel telur yang dilepaskan ini siap dibuahi oleh sperma yang berasal dari pria. 2.

maka dicari terlebih dahulu penyebabnya lalu dilakukan pengobatan untuk merangsang terjadinya ovulasi. Selanjutnya sperma menuju ke rahim lalu ke tuba falopii dan terjadilah pembuahan di tuba falopii. d) Kista ovarium. Lendir ini juga berfungsi memperpanjang kelangsungan hidup sperma. h) Kelainan sistem pengangkutan dari leher rahim ke tuba falopii (saluran telur). Pernah menderita penyakit peradangan panggul (setelah menderita penyakit . risiko infertilitas juga meningkat pada: 1. terjadi peningkatan hormon estradiol sehingga lendir lebih jernih dan elastis dan bisa ditembus oleh sperma. Penyebab yang utama adalah: Infeksi Endometriosis Pengikatan tuba pada tindakan sterilisasi. e) Infeksi panggul. c) Kelainan hormon. g) Kelainan lendir servikal (lendir reher rahim). f) Tumor. Kadang ovulasi tidak terjadi akibat tidak dilepaskannya GnRH (donadotropin-releasing hormone) oleh hipotalamus. Selama fase folikuler. Berganti-ganti pasangan seksual (karena meningkatkan resiko terjadi penyakit menular seksual) 2. d) Kekurangan gizi. Selain faktor yang berhubungan dengan usia. Lendir pada serviks adalah kental dan tidak dapat ditembus oleh sperma kecuali pada fase folikuler dari siklus menstruasi. i) Kelainan pada tuba falopii. Penyakit menular seksual 3.mengalami menstruasi (amenore). Bisa terjadi kelainan struktur maupun fungsi tuba falopii. Lendir pada serviks bertindak sebagai penyaring yang menghalangi masuknya bakteri dari vagina ke dalam rahim.

lendir menjadi basah. Tes ini dilakukan pada pertengahan siklus menstruasi yaitu pada saat estradiol mencapai kadar tertinggi dan pada saat terjadi ovulasi. Penyakit menahun (misalnya diabetes Diagnosa Dilakukan pemeriksaan fisik dan pengumpulan riwayat kesehatan dari suami dan istri. sebelum beranjak dari tempat tidur. Pengukuran suhu tubuh basal. elastis dan licin. 10-15% wanita menjadi mandul) 4. lendir servikal adalah jernih dan bisa diregangkan sepanjang 7. Gondongan (pria) 6. Setiap pagi. Memperhatikan perubahan pada lendir servikal. dilakukan pengukuran suhu tubuh wanita. Varikokel (pria) 7.ini. 4. Pernah menderita orkitis atau epididimitis (pria) 5. jika terjadi peningkatan sebesar 0. pergerakan. Bila dilihat dengan mikroskop. kecepatan pergerakan dan bentuk sperma. . Dalam keadaan normal. Endometriosis 10.5-1O Celsius berarti sedang terjadi ovulasi. 2.6-10 cm tanpa terputus. Pemaparan DES (dietil stilbestrol) (pria maupun wanita) 8. 4.3 Pemeriksaan yang biasa dilakukan adalah: 1. lendir tampak seperti pohon pakis. Postcoital test (PCT). Siklus menstruasi anovulatoir 9. 2-3 hari sebelum menjalani pemeriksaan ini. Pada fase ovulatoir. PCT dilakukan untuk menilai interaksi antara sperma dan lendir servikal dengan cara menganalisa lendir servikal yang dikumpulkan dalam waktu 2-8 jam setelah melakukan hubungan seksual. Kelainan pada rahim (mioma) atau penyumbatan leher rahim 11. 3. Analisa semen untuk menilai volume dan kekentalan semen serta menilai jumlah. suami tidak boleh melakukan ejakulasi.

12. Pengobatan yang tepat (tidak termasuk teknik modern seperti fertilisasi in vitro) memungkinkan terjadinya kehamilan pada 50-60% pasangan yang sebelumnya didiagnosis mengalami kemandulan. Progestin challenge 10. Kadar LH (luteinizing hormon) untuk memperkirakan saat ovulasi dan membantu menentukan waktu untuk melakukan hubungan seksual. Biopsi testis (jarang dilakukan) 8. 11. Penyakit menular seksual yang paling sering menyebabkan kemandulan adalah gonore dan klamidia. Pemeriksaan panggul (pada wanita) untuk menentukan adanya kista atau tidak. Biopsi endometrium 7. Histeroskopi. Kedua penyakit ini pada awalnya mungkin tidak menunjukkan gejala dan gejala baru timbul setelah terjadinya penyakit peradangan panggul atau salpingitis. karena itu dianjurkan untuk menjalani perilaku seksual yang aman guna meminimalkan resiko kemandulan di masa yang akan datang. . Kadar progesteron serum. Kadar hormon pada suami dan istri. Tanpa pengobatan. 15-20% kasus pada akhirnya akan mengalami kehamilan. 13.4 Pencegahan Infertilitas seringkali disebabkan oleh penyakit menular seksual. Laparoskopi untuk melihat rongga panggul. 4. kemungkinan penyebabnya bisa diketahui. 9. 14. Prognosis Sekitar 85-90% kasus. 6.5. Histerosalpingografi (HSG) untuk menilai sistem transport dari serviks melalui rahim sampai ke tuba falopii. Peradangan menyebabkan pembentukan jaringan parut pada tuba falopii lalu terjadi penurunan kesuburan.

IUD tidak dianjurkan untuk dipakai pada wanita yang belum pernah memiliki anak. Biasanya dokter akan menganjurkan inseminasi buatan sebagai langkah pertama sebelum menerapkan terapi atau perawatan jenis lainnya. b. Tujuannya untuk menciptakan kehamilan. Sehingga diharapkan langsung terjadi pembuahan dan kehamilan. Kemandulan akibat gondongan bisa dicegah dengan menjalani immunisasi gondongan.kemandulan absolut atau kehamilan di luar kandungan. GIFT (Gamete Intrafallopian Transfer) GIFT yang merupakan singkatan dari Gamete Intrafallopian Transfer merupakan teknik yang mulai diperkenalkan sejak tahun 1984. Beberapa jenis alat kontrasepsi memiliki risiko kemandulan yang lebih tinggi (misalnya IUD). Cairan semen yang mengandung sperma diambil dengan alat tertentu dari seorang suami kemudian disuntikkan ke dalam rahim isteri sehingga terjadi pembuahan dan kehamilan. Inseminasi Buatan Inseminasi buatan atau artificial insemination (sering disingkat sebagai AI) dilakukan dengan memasukkan cairan semen yang mengandung sperma dari pria ke dalam organ reproduksi wanita tanpa melalui hubungan seks atau bukan secara alami. . sel telur dan sperma yang sudah dipertemukan tersebut dimasukkan ke dalam tuba falopi atau tabung falopi wanita melalui irisan kecil di bagian perut melalui operasi laparoskopik. Dengan menggunakan alat yang bernama laparoscope. Prosesnya dilakukan dengan mengambil sel telur dari ovarium atau indung telur wanita lalu dipertemukan dengan sel sperma pria yang sudah dibersihkan. Immunisasi gondongan telah terbukti mampu mencegah gondongan dan komplikasinya pada pria (orkitis). Beberapa jenis teknik perawatan untuk masalah ketidaksuburan atau infertilitas yang memiliki tingkat keberhasilan cukup tinggi di antaranya yaitu: Tekhnik reproduksi buatan a.

Kemudian setelah sel telur dibuahi. seperti : anak-anak usia remaja. IVF (In Vitro Fertilization) IVF atau In Vitro Fertilization dikenal juga sebagai prosedur bayi tabung. PSK (Pekerja Seks Komersial). makin banyak juga ditemukan jenis-jenis penyakit baru. ZIFT (Zygote Intrafallopian Transfer) ZIFT atau Zygote Intrafallopian Transfer merupakan teknik pemindahan zigot atau sel telur yang telah dibuahi. e. Lalu setelah terjadi pembuahan.c. Peningkatan Insident tersebut secara tidak langsung juga terjadi karena semakin banyaknya kelompok perilaku-perilaku berisiko tinggi.2 SEKSUAL TRANSMITED DISEASE (STD) / PENYAKIT MENULAR SEKSUAL Penyakit kelamin sudah lama dikenal di beberapa negara. hasilnya yang sudah berupa embrio dimasukkan ke dalam rahim melalui serviks d. ICSI (Intracytoplasmic Sperm Injection) ICSI atau Intracytoplasmic Sperm Injection dilakukan dengan memasukkan sebuah sel sperma langsung ke sel telur. . Teknik ini merupakan kombinasi antara teknik IVF dan GIFT. 4. sel sperma yang kurang aktif maupun tidak matang dapat digunakan untuk membuahi sel telur. Karena pada kenyataanya penyakit-penyakit tersebut tidak hanya mengenai juga organorgan yang lain. terbukti dari data yang diperoleh terlihat setiap tahun tidak kurang dari 250 kasus baru ditemukan dan dari jumlah tersebut 30-50% merupakan penyakit-penyakit yang tergolong PMS.Dari tahun ke tahun insiden PMS bisa dikatakan semakin meningkat. Mula-mula sel telur wanita dan sel sperma dibuahi di media pembuahan di luar tubuh wanita. dimasukkan kembali ke tuba falopi atau tabung falopi melalui pembedahan di bagian perut dengan operasi laparoskopik. Dengan semakin majunya ilmu pengetahuan. sehingga istilah Penyakit Kelamin yang dulu banyak disebut sudah dianggap tidak sesuai lagi dan diubah menjadi Seksually Transmited Disease (STD) atau Penyakit Menular Seksual (PMS). Dengan teknik ini. Proses ini dilakukan dengan cara mengumpulkan sel telur dari indung telur seorang wanita lalu dibuahi di luar tubuhnya. terutama yang paling populer di antaranya adalah Sifilis dan Gonorrhoe.

Urethritis. 4. rasa sakit atau terbakar saat buang air kecil 5. berat badan lahir rendah. diantaranya : 1. Herpes Genitalis. demam. diare dan keringat malam hari 8. Kebiasaan menggunakan alat kedokteran maupun non medis yang steril 4. Kondiloma Akuminata c. Mencegah berkembangnya PMS serta komplikasi-komplikasinya.5 Pencegahan yang bisa dilakukan antara lain : a.1 Defenisi PMS Penyakit Menular Seksual (PMS) adalah : Suatu gangguan/ penyakit-penyakit yang ditularkan dari satu orang ke orang lain melalui kontak atau hubungan seksual. buang air kecil lebih sering dari biasanya 6.2. Kemandulan baik pria atau wanita 2. Pertama sekali penyakit ini sering disebut ‘Penyakit Kelamin’ atau Veneral Disease. Kanker leher rahim pada wanita 3. benjolan atau lecet di sekitar alat kelamin 2. Memutuskan rantai penularan infeksi PMS b.pecandu narkotika. dll. Disebabkan oleh Bakteri : Gonorrhoe.2. keluar cairan dari alat vital yang tidak biasa. Tidak melakukan hubungan seks. Kehamilan di luar rahim 4. bengkak atau merah di sekitar alat kelamin 4. Disebabkan Virus : AIDS. Disebabkan oleh Jamur : Kandidiasis Vaginosis d. lemah.4 Gejala awal yang menjadi pertanda PMS.2. yaitu: a. Infeksi yang menyebar 5. Pedikulosis Pubis 4. kaum homoseksual. kulit menguning dan rasa nyeri sekujur tubuh 7. Hepatitis B. kehilangan berat badan. atau terinfeksi PMS .6 Komplikasi dari PMS (termasuk AIDS) antara lain : 1. Bayi lahir dengan kelahiran yang tidak seharusnya. seperti lahir sebelum cukup umur.2 Beberapa Penyakit Menular Seksual yang sering ditemukan di Indonesia antara lain: a. menggunakan kondom setiap hubungan seks b. Disebabkan oleh Parasit : Scabies.3 Pencegahan PMS Prinsip utama dari pengendalian Penyakit Menular Seksual secara prinsip ada dua. 4.2. tetapi sekarang sebutan yang paling tepat adalah Penyakit Hubungan Seksual/ Seksually Transmitted Disease atau secara umum disebut Penyakit Menular Seksual (PMS). Vaginosis Bakterial b. 4.2. gatal atau sakit di sekitar alat kelamin 3.2. tidak berganti-ganti pasangan. Sifilis. berbau dan gatal 9. pada wanita keluar darah di luar masa menstruasi dll 4. Menghindari transfusi darah dengan donor yang tidak jelas asal-usulnya c.

dan pada laki-laki yang berhubungan seksual dengan sesama jenis. nyeri abdomen. disuria. epydydymis. Jika sperma terinfeksi oleh PMS. infeksi dapat menyebar ke prostat. 4.Perempuan lebih rentan tertular PMS dibandingkan dengan laki-laki. harus terjadi kontak langsung mukosa ke mukosa. gejala dan tanda timbul dalam 7-21 hari yang dimulai dengan sekret vagina. Gejala dan tanda pada laki-laki dapat muncul 2 hari setelah pajanan dan mulai dengan uretritis. dia tidak selalu menunjukkan gejala. nyeri rectum. dan rektum dapat dijum[pai pada kedua jenis kelamin. Pemeriksaan diagnostik . dan limfodenopati leher. serviks tampak edematous dan rapuh dan drainase mukopurulen dari ostium. Jika perempuan terinfeksi PMS. gatal. dan testis pada pria. Alasan utamanya adalah: 1. uertra. Tidak munculnya gejala dapat menyebabkan infeksi meluas dan menimbulkan komplikasi 3. tuba fallopi . vas deferens. dengan yang tertinggi pada perempuan berusia 15-19 tahun dan laki-laki berusia 20-24 tahun. Setelah terinokulasi. Epidemiologi Angka infeksi paling tinggi pada kaum muda. maka perempuan tsb pun bisa terinfeksi 2. dan rongga peritonium pada perempuan. Banyak orang — khususnya perempuan dan remaja — enggan untuk mencari pengobatan karena mereka tidak ingin keluarga atau masyarakat tahu mereka menderita PMS. vesikula seminalis. dinding vagina dan leher rahim langsung terpapar oleh cairan sperma.7 Jenis-jenis PMS a) GONORE Definisi infeksi menular seksual yang disebabkan oleh bakteri doplococcus gram-negatif Neisseria gonorrhoeae. Bakteri ini melekat dan menghancurkan membran sel epitel yang melapisi selaput lendir terutama epitel yang melapisi kanalis endoserviks dan uretra. gatal-gatal pada anus sedangkan pada perempuan. didikuti oleh sekret yang purulen. dan tenesmus. demam. Pada pemeriksaan. anus. Infeksi ekstra genital di faring. endometrim.2. Gejala dan tanda Respon peradangan yang cepat disertai dekstruksi sel menyebabkan keluarnya sekret purulen kuning kehijauan khasdari uretra pada pria dan ostium serviks pada perempuan. Infeksi ekstragenital yang bersifat primer atau sekunder lebih sering dijumpai karena berubahnya paraktek-praktek seksual. sering berkemih dan malaise. Untuk dapat menular. Saat berhubungan seks. Infeksi gonokokus di farinhg lebih sering asimptomatik tapi dapat juga menyebabkan faringitis dengan eksudat mukopurulen. Penularan dari laki-laki ke perempuan lebih sering terjadi dari pada penularan dari perempuan ke laki-laki karena lebih luasnya selaput lendir yang terpajan dan eksudat yang berdiam lama di fagina.

namun sekarang banyak brkembang galur-galur gonorea yang resisten panisilin. Terapi Gonorea dapat disembuhkan dengan penisilin mulai tahun 1940-an. bibir. Cangker berawal sebagai suatu daerah penonjolan kecil yang dengan segera akan berubah menjadi suatu ulkus (luka terbuka).Gonore dapat didiagnosis dengan cepat dengan pewarnaan gram terhadap apusan eksudat yang diambil dari tempat infeksi. leher rahim. Dalam beberapa jam. Sifilis juga bisa menginfeksi janin selama dalam kandungan dan menyebabkan cacat bawaan. b) Sifilis Definisi Sifilis adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh Treponema pallidum. Semua kontak seksual pasien yang terinfeksi harus dievaluasi dan ditawarkan terapi profilaktik. vulva atau vagina. tenggorokan. Infeksi oleh Treponema pallidum berkembang melalui 4 tahapan: 1. Gejala Gejala biasanya mulai timbul dalam waktu 1-13 minggu setelah terinfeksi. . uji-uji nonbiakan misalnya deteksi antigen dengan antibodi imunofluerensensi lansung (DFA) dan enzyme imunosorbent assay (EIA) kurang dikembangkan dan jarang digunakan. bakteri akan sampai ke kelenjar getah bening terdekat. kerusakan otak maupun kematian. lidah. rektum. Cangker juga bisa ditemukan di anus. tetapi jika digaruk akan mengeluarkan cairan jernih yang sangat menular. Luka biasanya membaik dalam waktu 3-12 minggu dan sesudahnya penderita tampak sehat secara keseluruhan. Luka tersebut tidak mengeluarkan darah. tanpa disertai nyeri. kemudian menyebar ke seluruh tubuh melalui aliran darah. juga tanpa disertai nyeri. Kelenjar getah bening terdekat biasanya akan membesar. Seseorang yang pernah terinfeksi oleh sifilis tidak akan menjadi kebal dan bisa terinfeksi kembali. jari-jari tangan atau bagian tubuh lainnya. yang tersering adalah pada penis. Infeksi bisa menetap selama bertahun-tahun dan jarang menyebabkan kerusakan jantung. Bakteri ini masuk kedalam tubuh manusia melalui selaput lendir (misalnya di vagina atau mulut) atau melalui kulit. Penyebab Bakteri Treponema pallidum. Uji-uji amplikasi DNA dengan metode reaksi berantai polimerase (PCR) dan reaksi berantai ligase (LCR) lebih sensitif dibandingkan biakan bakteri dan dapat digunakan sekret vagina atau serviks dan dapat digunakan urin . Untuk memastikan diagnosis harus dilakukan pembiakan dari semua kemungkinan tempat infeksi. Terbentuk luka atau ulkus yang tidak nyeri (cangker) pada tempat yang terinfeksi. Apusan positif bila ditemukan diplokoccus gram negatif intra sel. rata-rara 3-4 minggu. Fase Primer. Terapi yang saat ini direkomendasikan adalah golonga sefalosporin dan fluorokuinolon . Luka tersebut hanya menyebabkan sedikit gejala sehingga seringkali tidak dihiraukan. tetapi kadang-kadang terbentuk beberapa ulkus. Biasanya penderita hanya memiliki1 ulkus.

Setelah penderita sembuh dari fase sekunder. menyebabkan nyeri menusuk yang sangat dalam yang biasanya semakin memburuk di malam hari. Peradangan mata biasanya tidak menimbulkan gejala. Fase ini bisa berlangsung bertahun-tahun atau berpuluh-puluh tahun atau bahkan sepanjang hidup penderita. Ruam ini bisa berlangsung hanya sebentar atau selama beberapa bulan. demam dan anemia. Tulang juga bisa terkena. Pada fase tersier penderita tidak lagi menularkan penyakitnya. Sejumlah kecil penderita mengalami peradangan pada selaput otak (meningitis sifilitik akut). Gejala lainnya adalah merasa tidak enak badan (malaise). tetapi kadang terjadi pembengkakan saraf mata sehingga penglihatan menjadi kabur. tumbuhnya perlahan. Biasanya muncul 10-25 tahun setelah infeksi awal. 3. Di daerah perbatasan kulit dan selaput lendir serta di daerah kulit yang lembab. . Sekitar 50% penderita memiliki pembesaran kelenjar getah bening di seluruh tubuhnya dan sekitar 10% menderita peradangan mata.2. Pada fase sekunder sering ditemukan luka di mulut. Diagnosis pasti ditegakkan berdasarkan hasil pemeriskaan laboratorium dan pemeriksaan fisik. kehilangan nafsu makan. Meskipun tidak diobati. Hal ini bisa menyebabkan nyeri dada. Pada saat ini jarang ditemukan. Fase Sekunder. batang tubuh bagian atas. Benjolan yang disebut gumma muncul di berbagai organ. Peradangan ginjal bisa menyebabkan bocornya protein ke dalam air kemih. penyakit akan memasuki fase laten dimana tidak nampak gejala sama sekali. Benjolan ini bisa ditemukan di hampir semua bagian tubuh. lelah. Rambut mengalami kerontokan dengan pola tertentu. Gejala ini terbagi menjadi 3 kelompok utama : Sifilis tersier jinak. Sifilis kardiovaskuler. yang muncul dalam waktu 6-12 minggu setelah terinfeksi. 4. Fase sekunder biasanya dimulai dengan suatu ruam kulit. bisa terbentuk daerah yang menonjol (kondiloma lata). Peradangan hati bisa menyebabkan sakit kuning (jaundice). Gejala bervariasi mulai ringan sampai sangat parah. mual. ruam ini akan menghilang. gagal jantung atau kematian. Tetapi beberapa minggu atau bulan kemudian akan muncul ruam yang baru. sehingga pada kulit kepala tampak gambaran seperti digigit ngengat. Diagnosa Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya. Daerah ini sangat infeksius (menular) dan bisa kembali mendatar serta berubah menjadi pink kusam atau abu-abu. wajah dan kulit kepala. Fase Tersier. Bisa terjadi aneurisma aorta atau kebocoran katup aorta. yang menyebabkan sakit kepala. kaku kuduk dan ketulian. Pada awal fase laten kadang luka yang infeksius kembali muncul . tetapi yang paling sering adalah pada kaki dibawah lutut. Fase Laten. menyembuh secara bertahap dan meninggalkan jaringan parut. Sekitar 10% penderita mengalami peradangan pada tulang dan sendi yang disertai nyeri.

mereka perlu menjalani pengobatan. dilakukan pungsi lumbal guna mendapatkan contoh cairan serebrospinal. HSV-2 biasanya ditularkan melalui hubungan seksual. Tes penyaringan ini mudah dilakukan dan tidak mahal. Pemeriksaan antibodi terhadap bakteri penyebab sifilis. Mungkin perlu dilakukan tes ulang karena pada beberapa minggu pertama sifilis primer hasilnya bisa negatif. Luka herpes biasanya tidak terinfeksi oleh bakteri. Kedua jenis virus herpes simpleks tersebut bisa menginfeksi kelamin. Gejala awal biasanya . Tes penyaringan : VDRL (venereal disease research laboratory) atau RPR (rapid plasma reagin). karena itu penderita sebaiknya menghindari hubungan seksual sampai penderita dan mitra seksualnya telah selesai menjalani pengobatan.Ada 2 jenis pemeriksaan darah yang digunakan: 1. Bisa juga digunakan pemeriksaan antibodi pada contoh darah. Prognosis untuk sifulis fase tersier pada hati atau otak adalah buruk. Ada 2 jenis virus herpes simpleks yaitu HSV-1 dan HSV-2. sekunder dan fase laten adalah baik. Pada fase primer atau sekunder. Antibiotik terbaik untuk semua fase sifilis biasanya adalah suntikan penisilin. 3. Herpes Genitalis Herpes Genitalis adalah suatu penyakit menular seksual di daerah kelamin. kulit di sekeliling rektum atau tangan (terutama bantalan kuku) dan bisa ditularkan ke bagian tubuh lainnya (misalnya permukaan mata). semua mitra seksualnya dalam 1 tahun terakhir terancam tertular. yang digunakan untuk memperkuat hasil tes penyaringan yang positif. Gejala Gejala awalnya mulai timbul pada hari ke 4-7 setelah terinfeksi. Mereka harus menjalani tes penyaringan antibodi dan jika hasilnya positif. semua mitra seksualnya dalam 3 bulan terakhir terancam tertular. Prognosis Setelah menjalani pengobatan. sedangkan HSV-1 biasanya menginfeksi mulut. karena kerusakan yang telah terjadi biasanya tidak dapat diperbaiki. diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksan antibodi. Pada sifilis fase primer. Pada fase tersier. tetapi beberapa penderita juga memiliki organisme lainnya pada luka tersebut yang ditularkan secara seksual (misalnya sifilis atau cangkroid). Untuk neurosifilis. 2. Pada sifilis fase sekunder. diagnosis sifilis ditegakkan berdasarkan hasil pemeriksaan mikroskopis terhadap cairan dari luka di kulit atau mulut. Etiologi: Penyebabnya adalah virus herpes simpleks. kulit di sekeliling rektum atau daerah di sekitarnya yang disebabkan oleh virus herpes simpleks. Pemeriksaan ini lebih akurat. prognosis untuk sifilis fase primer. Salah satu dari pemeriksaan ini adalah tes FTA-ABS (fluorescent treponemal antibody absorption). Pengobatan Penderita sifilis fase primer atau sekunder bisa menularkan penyakitnya.

Luka akan membaik dalam waktu 10 hari tetapi bisa meninggalkan jaringan parut. Obat ini mengurangi jumlah virus yang hidup di dalam luka sehingga mengurangi resiko penularan. lepuhan dan luka bisa terbentuk di setiap bagian penis. Gejala-gejalanya cenderung kambuh kembali di daerah yang sama atau di sekitarnya. Tetapi pengobatan dini pada serangan pertama tidak dapat mencegah kambuhnya penyakit ini. luka herpes bisa sangat berat. lebih lama dan lebih meluas dibandingkan gejala berikutnya dan mungkin disertai dengan demam dan tidak enak badan. Untuk memperkuat diagnosa. Kelenjar getah bening selangkangan biasanya agak membesar. Pemeriksaan darah bisa menunjukkan adanya antibodi terhadap virus. kesemutann dan sakit. Pada penderita gangguan sistem kekebalan (misalnya penderita infeksi HIV). tetapi kadang-kadang disebabkan oleh Trichomonas vaginalis atau virus herpes simpleks. menetap selama beberapa minggu atau lebih dan resisten terhadap pengobatan dengan asiklovir. Pada pria. Diagnosa Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya. menyebar ke bagian tubuh lainnya. Jika penderita melakukan hubungan seksual melalui anus. HSV-1 mengalami pengaktivan kembali di dalam saraf wajah dan menyebabkan fever blister atau herpes labialis. Luka yang terbentuk biasanya menimbulkan nyeri dan membentuk keropeng. biasanya 2 hari setelah timbulnya gejala. Pengobatan akan efektif jika dimulai sedini mungkin. Infeksi awal oleh salah satu virus akan memberikan kekebalan parsial terhadap virus lainnya. tetapi pengobatan bisa memperpendek lamanya serangan.berupa gatal. Obat ini juga bisa meringankan gejala pada fase awal. HSV-2 mengalami pengaktivan kembali di dalam saraf panggul. termasuk kulit depan pada penis yang tidak disunat. Penderita bisa mengalami kesulitan dalam berkemih dan ketika berjalan akan timbul nyeri. Gejala awal ini sifatnya lebih nyeri. yang diikuti oleh sekumpulan lepuhan kecil yang terasa nyeri. Lalu akan muncul bercak kemerahan yang kecil. lepuhan dan luka bisa terbentuk di vulva dan leher rahim. Pengobatan Tidak ada pengobatan yang dapat menyembuhkan herpes genitalis. Infeksi ini disebut non-gonokokus untuk menunjukkan bahwa infeksi ini bukan . maka lepuhan dan luka bisa terbentuk di sekitar anus atau di dalam rektum. sehingga gejala dari virus kedua tidak terlalu berat. Tetapi kedua virus bisa menimbulkan penyakit di kedua daerah tersebut. karena virus menetap di saraf panggul terdekat dan kembali aktif untuk kembali menginfeksi kulit. diambil apusan dari luka dan dibiakkan di laboratorium. Jumlah serangan bisa dikurangi dengan terus menerus mengkonsumsi obat anti-virus dosis rendah. Lepuhan ini pecah dan bergabung membentuk luka yang melingkar. Pada wanita. d) Uretritis Non-Gonokokus & Servisitis Klamidialis Uretritis Non-Gonokokus dan Servisitis Klamidialis merupakan penyakit menular seksual yang biasanya disebabkan oleh Chlamydia trachomatis atau Ureaplasma urealyticum (pada laki-laki). Asikovir atau obat anti-virus lainnya bisa diberikan dalam bentuk sediaan oral atau krim untuk dioleskan langsung ke luka herpes.

bakteri yang menyebabkan gonore. Pada bayi baru lahir. Konjungtivitis : infeksi pada bagian putih mata. Nanahnya bisa jernih atau agak keruh. nyeri di perut bagian bawah. Karena pembiakannya sulit dan teknik diagnostik yang lainnya mahal. frekuensi berkemih menjadi lebih sering dan dari uretra keluar nanah. Uretritis lainnya disebabkan oleh Ureaplasma urealyticum. Wanita. b. Timbul rasa sakit waktu berkemih. lubang penis sering tampak merah dan melekat satu sama lain karena nanah yang mengering. Komplikasi 1. Pneumonia. nyeri pada saat berhubungan intim dan keluarnya lendir kekuningan dan nanah dari vagina. bisa menyebabkan nyeri perut bagian atas 3. Konjungtivitis. Striktur uretra : penyempitan uretra. a. beberapa diantaranya mengalami urgensi (desakan) berkemih yang lebih sering. Epididimitis : infeksi pada epididimis. Infeksi pembungkus hati dan daerah di sekeliling hati. Infeksi Ureaplasma urealyticum tidak dapat didiagnosis secara spesifik dengan pemeriksaan medis yang biasa. Penyebab Chlamydia trachomatis menyebabkan sekitar 50% infeksi uretra yang bukan disebabkan gonore pada laki-laki dan infeksi leher rahim (serviks) penghasil nanah yang bukan disebabkan gonore pada wanita. Gejala Biasanya antara 4-28 hari setelah berhubungan intim dengan penderita. Biasanya akan keluar nanah dari penis. tetapi bisa berkembang biak di luar sel. rasa nyeri ketika berkemih. bisa menyebabkan demam dan batuk. Pada pagi hari. Chlamydia merupakan bakteri kecil yang hanya bisa berkembangbiak di dalam sel. Pada pria dan wanita. Meskipun kebanyakan penderita wanita tidak menunjukkan gejala. Infeksi saluran telur. Ureaplasma adalah bakteri yang sangat kecil. infeksi oleh Chlamydia trachomatis bisa didiagnosis berdasarkan hasil pemeriksaan cairan dari penis atau leher rahim di laboratorium. bisa menyebabkan nyeri mata dan belekan. bisa menyebakan nyeri mata dan belekan 4. dengan dinding sel yang tidak terlalu kuat. Kadang-kadang penyakit ini dimulai lebih dramatis. 2.disebabkan oleh Neisseria gonorrhoeae. maka diagnosis . Pria. seorang pria akan mengalami perasaan terbakar yang ringan ketika berkemih. bisa menyebabkan nyeri. Diagnosa Pada kebanyakan kasus. Hubungan seksual melalui mulut atau dubur dengan penderita bisa menyebabkan infeksi tenggorokan atau infeksi dubur. Infeksi ini menyebabkan rasa nyeri dan keluarnya lendir dan nanah yang berwarna kekuningan. yang bisa menyebabkan nyeri pada buah zakar. tetapi lebih encer daripada nanah gonore. yang bisa menyebabkan penyumbatan aliran air kemih. kehamilan ektopik (di luar kandungan) dan kemandulan. yang merupakan suatu bakteri yang menyerupai mikoplasma.

yaitu sebanyak 5500 anak. demam yang berlangsung lama atau berulang. Prognosis Pada sekitar 60-70% penderita. pembengkakan kelenjar getah bening. Pada sekitar 20% penderita. sedangkan pada 80-90% kasus. infeksi Chlamydia trachomatis akan membaik dalam waktu 4 minggu. Stadium akhir dari infeksi HIV adalah AIDS. minimal selama 7 hari atau diberikan azitromisin dosis tunggal. terdiagnosis menderita AIDS pada usia 3 tahun. AIDS adalah suatu keadaan dimana penurunan sistem kekebalan tubuh yang didapat menyebabkan menurunnya kekebalan tubuh terhadap penyakit sehingga terjadi infeksi. Ketika anak masih berada dalam kandungan 2. infeksi kembali kambuh setelah penderita menjalani pengobatan. Pada tahun 1995 CDC (Centers for Disease Control and Prevention) telah menerima laporan tentang jumlah anak yang terinfeksi oleh HIV pada saat lahir. diare yang menetap atau berulang. Penyebab Penyebab terjadinya infeksi HIV adalah virus HIV-1 atau virus HIV-2 (lebih jarang). Infeksi HIV yang berakhir menjadi AIDS. penurunan berat badan. Melalui ASI. beberapa jenis kanker dan kemunduran sistem saraf. pembengkakan dan peradangan kelenjar liur di pipi . gejalanya baru timbul beberapa tahun kemudian. Gejala Infeksi sebelum selama atau segera setelah lahir. telah menjadi penyebab utama kematian pada anak-anak. Sekitar 50% anak-anak yang terinfeksi HIV. Pada saat proses persalinan berlangsung 3. 3 cara penularan virus kepada anak-anak: 1. Pada 10-20% kasus. Seseorang yang terinfeksi oleh HIV mungkin tidak menderita AIDS. jika tidak diobati. pembesaran hati dan limpa. anak-anak atau remaja hanya sekitar 2%. Pengobatan Biasanya diberikan antibiotik tetrasiklin atau doksisiklin per-oral (melalui mulut). gejala baru timbul pada saat anak berumur 1-2 tahun. Pertumbuhan yang jelek. Gejala awal yang biasa ditemukan pada anak yang terinfeksi HIV: 1.infeksi Chlamydia atau Ureaplasma sering ditegakkan berdasarkan gejalanya yang khas disertai bukti yang menunjukkan tidak adanya gonore. e) Infeksi HIV Infeksi HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah suatu infeksi virus yang secara progresif menghancurkan sel-sel darah putih dan menyebabkan AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome). Infeksi HIV dan AIDS terutama menyerang dewasa muda. sedangkan yang lainnya baru menimbulkan gejala beberapa tahun setelah terinfeksi. Tetrasiklin tidak boleh diberikan kepada wanita hamil. tidak langsung menampakkan gejala.

Infeksi jamur yang menetap atau berulang (thrush) di mulut atau daerah yang tertutup popok 3. a.2. biasanya pada tahun-tahun pertama. Kanker jarang terjadi pada anak-anak. 2 masalah utama yang sering ditemukan pada . Herpes zoster k. Infeksi jamur f. Meningitis e. penambahan berat badannya juga jelek. Keterlambatan atau kemunduran perkembangan sistem saraf. Pada anak-anak jarang terjadi keganasan. Anak-anak yang terlahir dengan infeksi HIV biasanya mengalami serangan pneumonia pneumokistik minimal 1 kali pada 15 bulan pertama. tetapi kadang ditemukan limfoma non-Hodgkin dan limfoma otak. Pneumonia pneumokistik karena organisme Pneumocystis carinii merupakan ancaman yang serius pada anak-anak. Kandidiasis (infeksi jamur) h. kerusakan otak yang progresif menyebabkan anak mengalami gangguan atau keterlambatan perkembangan. tergantung kepada beratnya penyakit. Pada anak-anak yang terinfeksi oleh HIV. Infeksi bakteri d. Beberapa anak menderita hepatitis (peradangan hati) dan gagal ginjal atau gagal jantung. jamur dan parasit 5. Sekitar sepertiga anak-anak yang terinfeksi HIV. 20% dari mereka mengalami penurunan kemampuan sosial dan berbahasa serta penurunan pengendalian otot. Pneumonia pneumokistik b. Herpes j. Pada sejumlah anak-anak yang terinfeksi oleh HIV. Infeksi parasit. Dalam waktu 2-3 bulan. Esofagitis (peradangan kerongkongan) g. Pneumonia pneumokistik merupakan penyebab utama kematian pada anak-anak dan orang dewasa yang menderita AIDS. Mereka juga mengalami gangguan kecerdasan serta memiliki kepala yang ukurannya relatif lebih kecil jika dibandingkan dengan ukuran tubuhnya. misalnya berjalan dan berbicara. Infeksi oportunistik virus. Sarkoma Kaposi sangat jarang menyerang anak-anak. Infeksi virus i. Sejumlah gejala dan komplikasi bisa timbul karena adanya penurunan sistem kekebalan. Gejalanya berupa batuk atau pembengkakan ujung jari tangan (clubbing). bisa terjadi infeksi oportunistik berikut. Pneumonia interstisial limfoid (pneumonia yang menjadi kronis dan kadang ditandai dengan batuk serta sesak nafas) c. Bayi yang terlahir dengan infeksi HIV biasanya memiliki berat badan lahir yang rendah. Bisa terjadi kelumpuhan parsial atau langkahnya menjadi goyah atau ototnya menjadi kaku. Infeksi bakteri berulang (misalnya infeksi telinga tengah. menderita peradangan paru-paru (pneumonitis interstisial limfositik). pneumonia dan meningitis) 4.

Penderita dengan kadar limfosit CD4+ kurang dari 200 sel/mL darah mendapatkan kombinasi trimetoprim dan sulfametoksazol untuk mencegah pneumonia pneumokistik dan infeksi toksoplasma ke otak. bersifat reversibel dan tidak menimbulkan gejala. Karena itu untuk mendiagnosis infeksi HIV pada bayi yang berumur kurang dari 18 bulan dilakukan pemeriksaan darah khusus. juga menyebabkan nyeri punggung hebat (kolik renalis) yang serupa dengan nyeri yang ditimbulkan batu ginjal. Jika bayi tidak terinfeksi. HIV akan segera membentuk resistensi terhadap obat-obatan tersebut bila digunakan secara tunggal. pemeriksaan darah standar untuk antibodi HIV tidak bersifat diagnostik karena jika ibunya terinfeksi HIV. maka darah bayi hampir selalu mengandung antibodi HIV. Penggunaan AZT terus menerus bisa merusak sumsum tulang dan menyebabkan anemia. Dokter kadang sulit menentukan kapan dimulainya pemberian obat-obatan ini. Dalam kelompok nucleoside.anak-anak yang terinfeksi HIV atau menderita AIDS adalah wasting syndrome (ketidakmampuan untuk mempertahankan berat badan akibat berkurangnya nafsu makan sebagai respon terhadap infeksi HIV) dan ensefalopati HIV atau demensia AIDS (infeksi otak yang dapat menyebabkan pembengkakan atau penciutan otak). d4T dan ddC menyebabkan efek samping seperti nyeri abdomen. tes antigen p24 atau pembiakan virus HIV. ddI. Pengobatan Semua obat-obatan ditujukan untuk mencegah reproduksi virus sehingga memperlambat progresivitas penyakit. Kombinasi obat bisa memperlambat timbulnya AIDS pada penderita HIV positif dan memperpanjang harapan hidup. antibodi ini akan menghilang. ddC dan d4T bisa merusak saraf-saraf perifer. ddI bisa merusak pankreas. Wasting syndrome kadang dapat diatasi dengan menjalani konsultasi diet. maka antibodi HIV tetap ditemukan dalam darahnya. Ritonavir dengan pengaruhnya pada hati menyebabkan naik atau turunnya kadar obat lain dalam darah. mual dan sakit kepala (terutama AZT). sedangkan ensefalopati sulit untuk diobati. 3TC tampaknya mempunyai efek samping yang paling ringan. AZT. tetapi jika bayi terinfeksi. Penderita dengan limfosit CD4+ kurang dari 100 sel/mL darah mendapatkan azitromisin seminggu sekali atau klaritromisin atau rifabutin setiap hari untuk mencegah infeksi Mycobacterium avium. Diagnosa Pada bayi baru lahir. Tapi penderita dengan kadar virus yang tinggi dalam darah harus segera diobati walaupun kadar CD4+nya masih tinggi dan penderita tidak menunjukkan gejala apapun. yaitu reaksi rantai polimerase (PCR. Penderita AIDS diberi obat-obatan untuk mencegah infeksi ooportunistik. Ketiga protease inhibitor menyebabkan efek samping mual dan muntah. Antibodi ini akan tetap berada dalam darah bayi selama 12-18 bulan. Penderita yang bisa sembuh dari meningitis kriptokokal atau . serta perubahan distribusi lemak tubuh (protease paunch). maka setelah berumur 18 bulan. Indinavir menyebabkan kenaikan ringan kadar enzim hati. ddI. Kelompok protease inhibitor banyak menyebabkan perubahan metabolisme tubuh seperti peningkatan kadar gula darah dan kadar lemak. polymerase chain reaction). Pengobatan paling efektif adalah kombinasi antara 2 obat atau lebih. Untuk bayi yang berumur lebih dari 18 bulan dilalukan pemeriksaan darah standar untuk infeksi HIV. diare dan gangguan perut.

Jika tersedia susu formula yang baik dan air yang bersih. Kadar virus ini akan bervariasi mulai kurang dari beberapa ratus sampai lebih dari sejuta virus RNA/mL plasma. Kepada ibu hamil yang diketahui terinfeksi HIV. Teknik penghitungan jumlah virus HIV (plasma RNA) dalam darah seperti polymerase chain reaction (PCR) dan branched deoxyribonucleid acid (bDNA) test membantu dokter untuk memonitor efek pengobatan dan membantu penilaian prognosis penderita. Tapi belum ada penderita yang terbukti sembuh.terinfeksi candida mendapatkan flukonazol jangka panjang. dari 25% menjadi 8%. Resiko penularan melalui ASI relatif rendah. Kepada bayi baru lahir diberikan AZT selama 6 minggu. karena itu pada ibu hamil yang terinfeksi HIV kadang dianjurkan untuk menjalani operasi sesar. Resiko ini meningkat 5% pada setiap tahun berikutnya. pada akhirnya semua kasus akan menjadi AIDS. Pengobatan AIDS telah berhasil menurunkan angka infeksi oportunistik dan meningkatkan angka harapan hidup penderita. Prognosis Pemaparan terhadap HIV tidak selalu mengakibatkan penularan. Sehingga pada saat ini bisa dikatakan bahwa AIDS sudah bisa ditangani walaupun belum bisa disembuhkan. Pada awal penemuan virus HIV. Penderita dengan infeksi herpes simpleks berulang mungkin memerlukan pengobatan asiklovir jangka panjang. Di sisi lain seseorang yang terinfeksi bisa tidak menampakkan gejala selama lebih dari 10 tahun. kemungkinan penularan HIV lebih besar. Hampir semua penderita akan meninggal dalam 2 tahun setelah terjangkit AIDS. maka sebaiknya ibu yang terinfeksi HIV tidak memberikan ASI kepada bayinya. pada trimester kedua dan ketiga (6 bulan terakhir) diberikan AZT per-oral (melalui mulut). Sebelum diketemukan obat-obat terbaru. Tanpa pengobatan. infeksi HIV mempunyai resiko 1-2 % untuk menjdi AIDS pada beberapa tahun pertama. Resiko terkena AIDS dalam 10-11 tahun setelah terinfeksi HIV mencapai 50%. Kombinasi beberapa jenis obat berhasil menurunkan jumlah virus dalam darah sampai tidak dapat terdeteksi. sedangkan pada saat persalinan diberikan AZT melalui infus. Pencegahan Pencegahan penularan HIV dari ibu kepada bayinya dilakukan dengan cara memberikan obat anti-HIV. Jika air yang tersedia tidak bersih sehingga besar kemungkinannya untuk terjadi diare atau . Tindakan tersebut telah berhasil menurunkan angka penularan HIV dari ibu kepada bayinya. penderita bisa mempertahankan kemampuan fisik dan mentalnya sampai bertahun-tahun setelah terkena AIDS. Dengan perkembangan obat-obat anti virus terbaru dan metode-metode pengobatan dan pencegahan infeksi oportunistik yang terus diperbarui. Pada persalinan normal. penderita segera mengalami penurunan kualitas hidupnya setelah dirawat di rumah sakit. beberapa orang yang terpapar HIV selama bertahun-tahun bisa tidak terinfeksi.

wajah terlihat sembab. PMS dialami 50% wanita dengan sosio-ekonomi menengah yang datang ke klinik ginekologi. biasanya juga terjadi penumpukan cairan dengan payudara yang agak membengkak. faktor kejiwaan. atau fungsi serotonin yang dialami penderita. maka sebaiknya ibu tetap memberikan ASI kepada bayinya karena pemberian ASI lebih menguntungkan bagi kesehatan bayinya. Beberapa teori menyebutkan antara lain karena faktor hormonal yakni ketidakseimbangan antara hormon estrogen dan progesteron. Guy E. mengalami sindrom pra-menstruasi atau yang lebih dikenal dengan PMS (pre-menstruation syndrome). karena hormon estrogen yang berlebihan. sebuah sumber mengatakan sekitar 85% wanita mengalami gangguan fisik dan emosi menjelang masa ini. meledak-ledak.50 tahun. seperti mudah marah. Delapan puluh persen gangguan PMS termasuk tipe A. Abraham. salah satu kemungkinan yang kini sedang diselidiki adalah adanya perbedaan genetik pada sensitivitas reseptor dan sistem pembawa pesan yang menyampaikan pengeluaran hormon seks dalam sel. membagi PMS menurut gejalanya yakni PMS tipe A. 5. Penderita tipe H sekitar . 5. H. terkadang sampai memunculkan perasaan ingin bunuh diri. dan D. dan nyeri di bagian perut. Dr. Perubahan perubahan mood. menurut suatu penelitian. ahli kandungan dan kebidanan dari Fakultas Kedokteran UCLA. dan sering menangis juga kerap menandai munculnyapremenstrual syndrome (PMS) ini. perasaan sensitif.1 Etiologi Penyebab munculnya sindrom ini memang belum jelas.kekurangan gizi. PMS memang kumpulan gejala akibat perubahan hormonal yang berhubungan dengan siklus saat ovulasi (pelepasan sel telur dari ovarium) dan haid. itu berhubungan dengan gangguan perasaan. Yang lebih gawat adalah PMS pun dapat menimbulkan depresi. masalah sosial. Teori lain bilang. Sindrom itu akan menghilang pada saat menstruasi dimulai sampai beberapa hari setelah selesai haid. Selain itu. AS. Gejala yang paling gampang dilihat dari sindrom pra menstruasi ini adalah mudah marah. dan bahkan keinginan melakukan kekerasan kepada diri sendiri ataupun ke orang lain. depresi. lelah dan tubuh agak membengkak. Gangguan kesehatan sebelum haid biasanya dianggap hal yang lumrah bagi wanita usia produktif.2 Tipe dan gejala haid pre a) Tipe PMS bermacam-macam. Bahkan survai tahun 1982 di Amerika Serikat menunjukkan. pusing. sakit kepala. ukuran panggul bertambah besar. C. Para peneliti melaporkan. Sekitar 40% wanita berusia 14 . Kemungkinan lain. 5. GANGGUAN HAID PRE Tentang sindrom PMS.

PMS tipe H (hyperhydration) memiliki gejala edema(pembengkakan). Pembengkakan itu terjadi akibat berkumpulnya air pada jaringan di luar sel (ekstrasel) karena tingginya asupan garam atau gula pada diet penderita.3 Pencegahan a) Kurangi Stres Perhatikan jadwal kerja Anda. apakah saat ini Anda dikejar tenggang waktu soal pekerjaan Anda. pelupa. saraf tegang. perasaan labil. gangguan tidur. Biasanya PMS tipe D berlangsung bersamaan dengan PMS tipe A. atau kurangnya magnesium. Untuk mencegah terjadinya gejala ini penderita dianjurkan mengurangi asupan garam dan gula pada diet makanan serta membatasi minum sehari-hari. Kadang-kadang seorang wanita mengalami gejala gabungan. Pemberian hormon progesteron kadang dilakukan untuk mengurangi gejala. pembengkakan tangan dan kaki. tetapi beberapa peneliti mengatakan. adanya stres kerja ini dapat membuat menstruasi Anda terlambat. perut kembung. Gejala tipe ini dapat juga dirasakan bersamaan dengan tipe PMS lain. ingin menangis. jantung berdebar. sensitif. timbul gejala hipoglikemia seperti kelelahan. Bahkan beberapa wanita mengalami depresi ringan sampai sedang saat sebelum mendapat haid. hanya sekitar 3% dari selururh tipe PMS benar-benar murni tipe D. pada penderita PMS bisa jadi kekurangan vitamin B6 dan magnesium. PMS tipe A (anxiety) ditandai dengan gejala seperti rasa cemas. bingung. misalnya tipe A dan D secara bersamaan. Pemberian obat diuretika untuk mengurangi retensi (penimbunan) air dan natrium pada tubuh hanya mengurangi gejala yang ada. tidak terpenuhinya asam lemak esensial (omega 6). PMS tipe D(depression) ditandai dengan gejala rasa depresi. Gejala ini timbul akibat ketidakseimbangan hormon estrogen dan progesteron: hormon estrogen terlalu tinggi dibandingkan dengan hormon progesteron. Pada umumnya sekitar 20 menit setelah menyantap gula dalam jumlah banyak. Setiap tipe memiliki gejalanya sendiri. nyeri pada buah dada. bahkan kadang-kadang muncul rasa ingin bunuh diri atau mencoba bunuh diri. 5. . lemah. Hipoglikemia timbul karena pengeluaran hormon insulin dalam tubuh meningkat. tinggi garam dalam diet makanan. sulit dalam mengucapkan kata-kata (verbalisasi).b) c) d) e) 60%. Bila saja Anda perhatikan. Penderita PMS A sebaiknya banyak mengkonsumsi makanan berserat dan mengurangi atau membatasi minum kopi. PMS C 40%. peningkatan berat badan sebelum haid. PMS tipe C (craving) ditandai dengan rasa lapar ingin mengkonsumsi makanan yang manis-manis (biasanya coklat) dan karbohidrat sederhana (biasanya gula). dan PMS D 20%. Rasa ingin menyantap makanan manis dapat disebabkan oleh stres. pusing kepala yang terkadang sampai pingsan.

6. . tubuh dan payudara membengkak. Gejala-gejala yang secara umum terjadi.Tidak sebanyak yang Anda pikirkan Anda tidak perlu takut kehilangan jumlah darah terlalu banyak. itu belum tergolong masalah besar. akan menghilang saat berlangsungnya menstruasi. MASALAH GANGGUAN PADA KESEHATAN REPRODUKSI DAN UPAYA PENANGGULANGANNYA. payudara sakit. setiap bulannya seorang wanita hanya kehilangan sekitar 3 ons darah. Lama atau Sebentar itu Normal Kebanyakan wanita akan mengeluarkan darah sekitar dua hari sampai tujuh hari. itu merupakan hari pertama Anda memasuki siklus menstruasi.1 DEFINISI Penyakit Radang Panggul (Salpingitis. dan kecemasan yang lebih besar dibandingkan wanita yang lebih muda. PID. Wanita yang menderita PMDD juga memiliki gejala-gejala sama layaknya PMS. b) Terjadi Pembuahan? Kebanyakan wanita hanya mengalami ovulasi sekali dalam sebulan. Peradangan tuba falopii terutama terjadi pada wanita yang secara seksual aktif. Anda harus menggunakan pencegah kehamilan. Bila menstruasi Anda lebih dari delapan hari. Pelvic Inflammatory Disease) adalah suatu peradangan pada tuba falopii (saluran menghubungkan indung telur dengan rahim). sebenarnya gejalanya telah berkurang dibandingkan wanita di bawah usia 30 tahun yang sering mengalami kejang. Secara rata-rata. Siklus yang normal berlangsung sekitar 21 hari hingga 35 hari.1 PELVIS INFLAMANTORY DISEASES (PID) 6. lelah. tetapi karena sperma dapat hidup sampai tujuh hari di dalam vagina. biasanya akan mengalami pembengkakan tubuh. sekitar 14 hari sebelum datang mensturasi. 6. Namun. dan mood yang tidak menentu.1. d) PMS yang bukan PMS Wanita yang mengalami sakit hebat saat menstruasi itu melebihi gejala umum sangat mungkin terkena premenstrual dysphoric disorder (PMDD). berat badan bertambah. secara umum. nyeri sendi dan otot. Pembuahan memang hanya berlangsung selama satu atau dua hari saja. c) Menghitung Siklus Saat Anda mendapatkan menstruasi di hari pertama. e) Menurun di Usia 30 Tahun Pada wanita yang lebih tua. banyak makan. seperti sakit kepala. Jadikanlah hari itu sebagai patokan untuk siklus berikutnya.

Biasanya infeksi akan menyumbat tuba falopii. Tuba yang tersumbat bisa membengkak dan terisi cairan. menyebabkan terbentuknya jaringan parut dan perlengketan fibrosa yang abnormal diantara organ-organ perut serta menyebabkan nyeri menahun. Tuberkulosis. Sebagai akibatnya bisa terjadi nyeri menahun. Berganti-ganti pasangan seksual 3. perdarahan menstruasi yang tidak teratur dan kemandulan.3. aborsi dan biopsi endometrium). Penderita merasakan nyeri pada perut bagian bawah yang semakin memburuk dan disertai oleh mual atau muntah.Resiko terutama ditemukan pada wanita yang memakai IUD. streptokokus). ovarium maupun panggul bisa terbentuk abses (penimbunan nanah). 6. 4. Skistosomiasis (infeksi parasit) 3. Pemakaian alat kontrasepsi yang bukan penghalang.2 PENYEBAB Peradangan biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri. Infeksi ini jarang terjadi sebelum siklus menstruasi pertama. tetapi bakteri juga bisa masuk ke dalam tubuh setelah prosedur kebidanan/kandungan (misalnya pemasangan IUD. Infeksi bisa menyebar ke struktur di sekitarnya. setelah menopause maupun selama kehamilan. GEJALA Gejala biasanya muncul segera setelah siklus menstruasi.1. Penularan yang utama terjadi melalui hubungan seksual. gejalanya segera memburuk dan . 90-95% kasus PID disebabkan oleh bakteri yang juga menyebabkan terjadinya penyakit menular seksual (misalnya klamidia. mikoplasma. Penyuntikan zat warna pada pemeriksaan rontgen khusus.1. Bisasanya peradangan menyerang kedua tuba. keguguran. 6. Pernah menderita penyakit menular seksual 5. gonore. Faktor resiko terjadinya PID: 1. Aktinomikosis (infeksi bakteri) 2. Di dalam tuba. Jika abses pecah dan nanah masuk ke rongga panggul. stafilokokus. dimana bakteri masuk melalui vagina dan bergerak ke rahim lalu ke tuba falopii. persalinan. Pernah menderita PID 4. Penyebab lainnya yang lebih jarang terjadi adalah: 1. Infeksi bisa menyebar ke rongga perut dan menyebabkan peritonitis. Aktivitas seksual pada masa remaja 2.

pasangan penderita sebaiknya menggunakan kondom. Jika tidak ada respon terhadap pemberian antibiotik. Pasangan seksual penderita sebaiknya juga menjalani pengobatan secara bersamaan dan selama menjalani pengobatan jika melakukan hubungan seksual. konsistensi dan bau yang abnormal  Demam  Perdarahan menstruasi yang tidak teratur atau spotting (bercak-bercak kemerahan di celana dalam  Kram karena menstruasi  Nyeri ketika melakukan hubungan seksual  Perdarahan setelah melakukan hubungan seksual  Nyeri punggung bagian bawah  Kelelahan  Nafsu makan berkurang  Sering berkemih  Nyeri ketika berkemih.1. Jika terjadi komplikasi atau penyebaran infeksi. 6.4 DIAGNOSA Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik.penderita bisa mengalami syok. . 6. Antibiotik diberikan secara intravena (melalui pembuluh darah) lalu diberikan per-oral (melalui mulut). Pemeriksaan lainnya yang biasa dilakukan:  Pemeriksaan darah lengkap  Pemeriksan cairan dari serviks  Kuldosentesis  Laparoskopi  USG panggul. maka penderita harus dirawat di rumah sakit. Dilakukan pemeriksaan panggul dan perabaan perut. Gejala lainnya yang mungkin ditemukan pada PID:  Keluar cairan dari vagina dengan warna.1. Lebih jauh lagi bisa terjadi penyebaran infeksi ke dalam darah sehingga terjadi sepsis.5 PENGOBATAN PID tanpa komplikasi bisa diobati dengan antibiotik dan penderita tidak perlu dirawat. mungkin perlu dilakukan pembedahan.

serta semakin dininya usia menstruasi pertama (menarche ) b. Di .2.6. sosial dan ekonomi.000 dilakukan oleh remaja.2. Program kesehatan reproduksi yang dikembangkan oleh pemerintah tidak hanya untuk yang sudah menikah dan tidak merujuk pada kebutuhan yang terkait dengan informasi seksualitas . psikis.yaitu : 1. Kehamilan yang diakibatkan oleh pemerkosaan d. Jika di negara maju yang melegalkan aborsi.Semua tindakan tersebut membawa dampak baik fisik.edukasi dan penyediaan pelayanan.3 juta pertahun. Akibat unwanted pregnancy dan aborsi bagi remaja Angka kejadian aborsi di indonesia di perkirakan mencapai 2. Ketidaktahuan atau minimnya pengetahuan tentang perilaku seksual yang dapat menyebabkan kehamilan c.seni dan keagamaan 3. sekitar 750. Alasan karir atau masih sekolah (karena kehamilan dan konsekuensi lainnya yang dianggap dapat menghambat karir atau kegiatan belajar ) f. Hindari perbuatan-perbuatan yang akan menimbulkan dorongan seksual.3 Bila kehamilan diakhiri (aborsi) Banyak remaja memilih untuk mengakhiri kehamilan (aborsi) bila hamil. Ada 2 hal yang bisa dilakukan oleh remaja.2 UNWANTED PREGNANCY DAN ABORSI Unwanted preagnancy atau di kenal sebagai kehamilan yang tidak diinginkan merupakan suatu kondisi dimana pasangan tidak mengendaki adanya proses kelahira dari suatu kehamilan . yaitu mempertahankan kehamilan dan mengakhiri kehamilan (aborsi). Tidak melakukan hubungan seksual sebelum menikah 2. seperti merabaraba tubuh pasangannya dan menonton video porno. Penundaan dan peningkatan usia perkawinan.antara lain : a. Kehamilan karena incest 6. Persoalan ekonomi (biaya untuk melahirkan dan membesarkan anak ) e.1 Faktor-faktor penyebab Unwanted Pregnancy Banyak faktor yang menyebabkan unwanted pregnancy.Kehamilan ini bisa merupakan akibat dari suatu perilaku seksual/hubungan seksual baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja 6.2. bisa dilakukan secara aman oleh dokter atau bidan berpengalaman. Memanfaatkan waktu luang dengan melakukan kegiatan positif seperti berolah raga .2 Pencegahan unwanted pregnancy Unwanted pregnancy dapat di cegah dengan beberapa langkah. Bermula dari hubungan seks pranikah atau seks bebas adalah terjadi kehamilan yang tidak diharapkan (KTD). 6.

2. bersikap bersahabat dengan remaja 2. 6. segera menikah c. Risiko sosial Ketergantungan pada pasangan sering kali menjadi lebih besar karena perempuan merasa tidak perawan. diselesaikan secara kekeluargaan b. pernah mengalami KTD atau aborsi . Risiko ekonomi Biaya aborsi cukup tinggi bila terjadi komplikasi maka biaya akan semakin tinggi. Kecemasan karena rasa bersalah atau dosa akibat aborsi bisa berlangsung lama. 4. Risiko fisik Perdarahan dan konflikasi lain merupakan salah satu risiko aborsi. 1. 2. pemeriksaan kehamilan sesuai standar e. dan sosial terutama bila dilakukan secara tidak aman. bila ingin melakukan aborsi berikan konseling risiko aborsi . memberikan konseling pada remaja dan keluarganya 3. psikis. sebagai petugas kesehatan harus : 1. Aborsi yang dilakukan secara tidak aman bisa berakibat fatal yaitu kematian. panuk. persalinan. konseling kehamilan. dan keluarga berencana d.4 Penanganan kasus unwanted pregnancy (KTD) pada remaja Saat menemukan kasus unwanted pregnancy pada remaja. bila tidak terselesaikan dengan menikah anjurkan pada keluarga supaya menerima dengan baik h. 3. bila ada gangguan kejiwaan. tertekan atau setres.Aborsi yang berulang selain bisa mengakibatkan kompilikasi juga bisa menyebabkan kemandulan. Selain itu pelaku aborsi itu juga sering kehilangan kepercayaan diri.Selanjutnya remaja perempuan lebih sulit menolak ajakan seksual pasanganya. Risiko psikis Pelaku aborsi sering kali mengalami perasaan-perasaan takut. bila ada risiko tinggi kehamilan. rujuk kepsikiater f. rujuk ke SpOG g. memberikan alternatif penyelesaian masalah apabila terjadi kehamilan pada remaja yaiti: a. apabila ada masalah yang serius agar diberikan jalan keluar yang terbaik dan apabila belum bisa terselesaikan supaya dikonsultasikan kepada dokter ahli 4.negara kita lebih sering dilakukan dengan cara yang tidak aman bahkan tidak lazim dan oleh dukun aborsi mengakibatkan dampak negatif secara fisik. Resiko lain adalah pendidikan menjadi terputus atau masa depan terganggu. trauma mengingat proses aborsi dan kesakitan.

800 wanita diantaranya meninggal karena komplikasi aborsi tidak aman dan sekurangnya 13 persen kontribusi Angka Kematian Ibu Global. tanpa memperhitungkan umur bayi dalam kandungan dan janin dilahirkan dalam keadaan mati atau hidup.2. inkompletus. Dari 46 juta aborsi/tahun. karena masih dalam usia kehamilan kurang dari 28 minggu. dan pelayan aborsi dilakukan oleh tenaga yang tidak terlatih terdapat di 16 % titik pelayanan aborsi di kota oleh dukun bayi dan 57 % di Kabupaten. yaitu fetus belum viable by llaous. menimbulkan praktek aborsi tidak aman meluas. padahal penduduk kota 1.36 kali lebih kecil dari pedesaan. atau tidak mengikuti prosedur kesehatan atau kedua-duanya (Definisi WHO). Kasus aborsi yang ditangani dukun bayi sebesar 11 % di kota dan 70 % di Kabupaten dan dari semua titik pelayanan 54 % di kota dan 85 % di Kabupaten dilakukan oleh swasta/ pribadi (PPKLP-UI.6 Defenisi Aborsi Ensiklopedi Indonesia mermberikan penjelasan bahwa abortus diartikan sebagai pengakhiran kehamilan sebelum masa gestasi 28 minggu atau sebelum janin mencapai berat 1.5 juta dilakukan di Indonesia. namun karena adanya larangan baik hukum maupun atas nama agama.6. Sama halnya dengan Jefflot memberikan definisi abortus adalah pengeluaran dari hasil konsepsi sebelum usia kehamilan 28 minggu. Aborsi yang tidak aman adalah penghentian kehamilan yang tidak diinginkan yang dilakukan oleh tenaga yang tidak terlatih. Etika ditinjau dari segi Etika. .2. Macam-macam aborsi diantaranya spontaneus.5 Aborsi Abortion dalam kamus Inggris-Indonesia diterjemahkan dengan pengguguran kandungan. Agama dan Hukum. 2001). Pada umumnya janin yang keluar itu sudah tidak bernyawa lagi.000 – 1.2 juta aborsi dilakukan per tahun. Penelitian pada 10 kota besar dan 6 kabupaten memperlihatkan 53 % Jumlah aborsi terjadi di kota. iminen dan sebagainya.000 gram. Sedangkan secara yuridis abortus provokatus kriminalis adalah setiap penghentian kehamilan sebelum hasil konsepsi dilahirkan. Aborsi mungkin sudah menjadi kebutuhan karena alasan di atas. Secara umum pengertian abortus provokatus kriminalis adalah suatu kelahiran dini sebelum bayi itu pada waktunya dapat hidup sendiri di luar kandungan. 20 juta dilakukan dengan tidak aman. WHO memperkirakan ada 4. 750. Menurut Eastmen abortus adalah terputusnya suatu kehamilan dimana fetus belum sanggup hidup sendiri di luar uterus. 6.

Sipilis atau karena kesalahan genetik. sebagai contoh aborsi yang dilakukan dalam rangka melenyapkan janin sebagai akibat hubungan seksual di luar perkawinan. Abortus infeksious dan abortus septic. jarak kehamilan yang terlalu pendek. ini terbagi menjadi dua: a. Abortus inkompletus (keguguran bersisa) artinya hanya ada sebagian dari hasil konsepsi yang dikeluarkan yang tertinggal adalah deci dua dan plasenta c. f. Wanita selalu disalahkan. yaitu keguguran yang membakat dan akan terjadi dalam hal ini keluarnya fetus masih dapat dicegah dengan memberikan obat-obat hormonal dan anti pasmodica d. adalah abortus yang disertai infeksi genital. Abortus provocatus criminalis adalah aborsi yang terjadi oleh karena tindakan-tindakan yang tidak legal atau tidak berdasarkan indikasi medis. ginjal. e. Abortus completes (keguguran lengkap) artinya seluruh hasil konsepsi dikeluarkan sehingga rongga rahim kosong. Keluarga yang dikarenakan memiliki ekonomi pas-pasan sehingga cenderung bersikap menolak kelahiran anak. Abortus provocatus medicinalis adalah aborsi yang dilakukan oleh dokter atas dasar indikasi medis. Masyarakat cenderung menyisihkan dan menyudutkan wanita yang hamil di luar nikah. 6. Pada aborsi spontan tidak jarang janin keluar dalam keadaan utuh. b.2. tidak ditolong atau dibesarkan jiwanya tetapi malah ditekan dan disudutkan sehingga dalam reaksinya wanita . baik secara sengaja ataupun pada kasus perkosaan. panas tinggi. Keluarga yang tidak siap menerima kehamilan. Kehilangan janin tidak disengaja biasanya terjadi pada kehamilan usia muda (satu sampai dengan tiga bulan). 3. b. keadan di mana janin sudah mati tetapi tetap berada dalam rahim dan tidak dikeluarkan selama dua bulan atau lebih. TBC. Missed abortion. Abortus iminen.2. 2. Rustam Mochtar dalam Muhdiono menyebutkan macam-macam aborsi spontan: a. Alasan terjadinya Aborsi 1. Ini dapat terjadi karena penyakit antara lain: demam. misal : karena tidak ber-KB atau gagal berKB. yaitu apabila tindakan aborsi tidak diambil akan membahayakan jiwa ibu.6.8 Abortus provokatus (indoset abortion) Adalah aborsi yang disengaja baik dengan memakai obat-obatan maupun alat-alat.7 Jenis-jenis Aborsi Abortus spontaneus Adalah aborsi yang terjadi dengan tidak didahului faktor-faktor mekanis ataupun medicinalis semata-mata disebabkan oleh faktor alamiah. membatasi jumlah anak. Abortus habitualis atau keguguran berulang adalah keadaan dimana penderita mengalami keguguran berturut-turut 3 kali atau lebih.

Karena merasa malu. sehingga perempuan yang mengalaminya lebih menjurus menolak kehamilannya dan ujung-ujungnya akan melakukan aborsi.2. 7. Bayi tabung 3. perimenopause dan tingkat yang lebih rendah postmenopause wanita. Ditambah dengan tekanan masyarakat yang menyisihkan sehingga akhirnya ia melakukan aborsi supaya tetap eksistensi di masyarakat dan dapat melanjutkan sekolah. Untuk mencegah penurunan moral etik. Pandangan sebagian orang bahwa tanda-tanda kehidupan janin antara lain adanya detak jantung yakni umur sekitar tiga bulan. mengakibatkan kecelakaan dan membuahkan kehamilan. Maka hal ini akan memicu seorang wanita yang mengalami suatu masalah akan melakukan aborsi dengan alasan usia bayi belum sampai 3 bulan. semua pihak harus menyadari hak dan kewajibannya serta mampu menempatkan diri dalam porsi yang tepat.9 Aborsi dalam etika Dalam masyarakat yang kompleks sebagai dampak modernisasi. Bank sperma 5. diperlukan sikap etis yang menunjukkan bahwa sikap tindakan moral terdiri atas hak dan kewajiban yang ditentukan dengan peraturan yang bertujuan legalisasi dari moral dan moralisasi dari hukum ”legalism and medical ethics”. Klonning Untuk mengatasi konflik moral tersebut. 6. Aborsi 2. 5. Batasan ini sering menakutkan.3 HORMON REPLACEMENT THERAPY (HRT) Terapi penggantian hormon (HRT) adalah suatu sistem pengobatan medis untuk operasi menopause. Bila seorang wanita hamil di luar batasan umur itu akan masuk dalam kriteria risiko tinggi. Pergaulan yang sangat bebas bagi remaja yang masih duduk di bangku sekolah. Suatu contoh konflik moral : 1. terjadi pergeseran moral dan etika ke arah keterpurukan. Hal ini didasarkan pada gagasan bahwa perawatan dapat mencegah ketidaknyamanan yang . Sewa rahim 4. Ada aturan perusahaan yang tidak memperbolehkan karyawatinya hamil (meskipun punya suami) selama dalam kontrak dan kalau ketahuan hamil akan dihentikan dari pekerjaannya. dengan teman-temannya. 6. Dari segi medis diketahui umur reproduksi sehat antara 20-35 tahun. 4. 6. takut kalau kesempatan belajarnya terhenti dan barangkali masa depannya pun menjadi buruk.tersebut akan melakukan aborsi. misal SMA.

disebabkan oleh sirkulasi berkurang estrogen dan progesteron hormon . progesteron atau progestin . IUD . Sebagai hasil dari temuan ini. suatu senyawa estrogen biasanya diberikan tanpa progesteron apapun. HRT tersedia dalam berbagai bentuk. cincin vagina . Women's Health Initiative merekomendasikan bahwa wanita dengan normal ketimbang menopause pembedahan harus mengambil dosis layak terendah HRT untuk waktu sesingkat mungkin untuk menghindari risiko tersebut. gel atau. Pada wanita yang telah mengalami histerektomi . Ini juga mungkin memperlakukan energi dan membantu mengurangi osteoporosis setelah menopause. biasanya kurang dari lima) dari gejala-gejala menopause ( hot flashes . Sebagai hasil dari temuan ini. Hal ini sering disebut sebagai "pengobatan" daripada terapi.1 PENGERTIAN Kanker adalah suatu kondisi dimana sel telah kehilangan pengendalian dan mekanisme normalnya. HRT sering diberikan sebagai bantuan jangka pendek (biasanya satu atau dua tahun. SKRINING UNTUK KEGANASAN DAN PENYAKIT SISTEMIK 7. redistribusi lemak dll). Testosteron juga dapat dimasukkan. yang dikenal sebagai Studi Perempuan Juta . tablet. dan merupakan inovasi yang lebih baru. disebut "HRT gabungan terus menerus" atau ccHRT. Temuan WHI itu menegaskan kembali dalam studi nasional yang lebih besar dilakukan di Inggris. Hal ini biasanya menyediakan dosis rendah satu atau lebih estrogen. HRT dapat disampaikan ke tubuh melalui patch. Kanker serviks adalah Infeksi HumanPapillomaVirus (HPV). dengan estrogen diambil harian dan progesteron atau progestin diambil selama sekitar dua minggu setiap bulan atau dua metode yang disebut "berurutan gabungan HRT" atau scHRT. Jenis utama dari hormon estrogen yang terlibat. Dosis sering bervariasi siklis. krim. sampai usia yang menopause alami akan diharapkan terjadi. 7. haid tidak teratur. serangan jantung dan stroke . Penyakit ini oleh Word Health Organization (WHO) dimasukkan ke dalam . Sebuah metode alternatif. dengan suntikan. Sikap terhadap HRT berubah pada tahun 2002 setelah pengumuman oleh Women's Health Initiative dari Institut Kesehatan Nasional bahwa mereka yang menerima perlakuan (Prempro) di bagian utama dari studi mereka memiliki insiden yang lebih besar dari kanker payudara . berupa proliferasi permukaan epidermal dan mukosa. menyebabkan metaplasi epitel permukaan serviks. umumnya testosteron. cepat dan tidak terkendali. dan sering juga menyediakan baik progesteron atau analog kimia. sehingga mengalami pertumbuhan yang tidak normal. terapi yang disebut sebagai "terapi estrogen terlindung". ditambahkan untuk mengobati berkurang libido . dan kadang-kadang testosteron . yang disebut progestin. dosis konstan dengan kedua jenis hormon diminum setiap hari. troches. Kanker payudara (Carcinoma mammae) didefinisikan sebagai suatu penyakit neoplasma yang ganas yang berasal dari parenchyma. Terkadang sebuah androgen . Ini melibatkan penggunaan satu atau lebih suatu kelompok obat yang dirancang untuk meningkatkan kadar hormon buatan. wanita muda dengan kegagalan ovarium prematur atau menopause bedah dapat menggunakan terapi penggantian hormon selama bertahun-tahun. lebih jarang. jumlah wanita yang menggunakan terapi hormon turun drastis.

ada 2 jenis gen (BRCA1 dan BRCA2) yang sangat mungkin sebagai resiko : Riwayat keluarga merupakan komponen yang penting dalam riwayat penderita yang akan dilaksanakan skrining untuk kanker payudara. 2. menarche pada umur muda. menopause pada umur lebih tua.5 x. 7. 7.2. dan fibrosis. Kaum pria juga dapat terserang kanker payudara. 6.International Classification of Diseases (ICD) dengan kode nomor 17. Riwayat keluarga dan faktor genetic .1. Skrining adalah: (1) pemeriksaan terhadap sejumlah besar orang untuk mengungkap karakteristik tertentu atau penyakit yang tidak diketahui seperti fenilketonuria atau hipotiroidisme pada neonatus (2) Fluroskopi ( Kamus Kebidanan ). Ini adalah jenis kanker paling umum yang diderita kaum wanita. Penggunaan hormon: Hormon estrogen berhubungan dengan terjadinya kanker payudara. H. Kanker payudara adalah kanker pada jaringan payudara. penyebab spesifik kanker payudara masih belum diketahui. Konsumsi lemak: Konsumsi lemak diperkirakan sebagai suatu faktor risiko terjadinya kanker payudara. 4. fibroadenoma. 3.2.perilaku seksual : risiko > 10 x pada wanita dengan mitra seks lebih dari 6 dan hubungan seks pertama pada usia muda (kurang dari 15 tahun). tidak ada peningkatan risiko terjadinya kanker payudara. tetapi terdapat banyak faktor yang diperkirakan mempunyai pengaruh terhadap terjadinya kanker payudara diantaranya: 1.merokok : efek karsinogenik zat hidrokarbon aromatic polisiklik amin .2 KANKER PAYUDARA Menurut Moningkey dan Kodim. K.multiparitas . . mencakup pemeriksaan (tes) pada orang-orang yang belum mempunyai simptom-simptom penyakit untuk menemukan penyakit yang belum terlihat atau pada stadium praklinik (dr. Radias i: Eksposur dengan radiasi ionisasi selama atau sesudah pubertas meningkatkan terjadinya risiko kanker payudara. dan kehamilan pertama pada umur tua.nutrisi : defisiensi antioksidan 7. Risiko utama kanker payudara adalah bertambahnya umur.riwayat kontrasepsi hormonal : pil KB lebih dari 4 tahun. Kanker endometrium adalah jaringan atau selaput lender rahim yang tumbuh di luar rahim. Pemakaian obat-obatan. Pengobatan yang paling lazim adalah dengan pembedahan dan jika perlu dilanjutkan dengan kemoterapi maupun radiasi. riwayat PHS. . Faktor reproduksi: Karakteristik reproduktif yang berhubungan dengan risiko terjadinya kanker payudara adalah nuliparitas.1 KANKER SERVIKS . Skrining sama artinya dengan deteksi dini atau pencegahan sekunder. risiko meningkat 1 . 5. Obesitas : Terdapat hubungan yang positif antara berat badan dan bentuk tubuh dengan kanker payudara pada wanita pasca menopause. walaupun kemungkinannya lebih kecil dari 1 di antara 1000. Penyakit fibrokistik: Pada wanita dengan adenosis. 8.2 FAKTOR-FAKTOR RESIKO PENYEBAB 7. Suheimi ). .

seperti penggunaan kontrasepsi oral dan merokok merupakan faktor yang bersifat protektif. Pemakaian estrogen g.3 HUBUNGAN SKRINING UNTUK KEGANASAN PENYAKIT 7. Riwayat infertilitas f.Faktor lain yang diduga sebagai penyebab kanker payudara adalah tidak menikah menikah tapi tidak punya anak melahirkan anak pertama sesudah usia 35 tahun tidak pernah menyusui anak.3. Gambar hiperplasia endometrium 7.2. Hipertensi e. Hiperplasia Endometrium Faktor-faktor lain adalah yang mempengaruhi pemaparan terhadap estrogen atau meningkatkan kadar progesteron. 7. Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa penyakit kanker payudara meningkat pada orang yang sering menghadapi kondisi stress (goncangan jiwa) dan juga bagi wanita yang sebelumnya mengalami menstruasi dibawah usia 11 tahun. . Riwayat menstruasi c.1 DENGAN KESEHATAN REPRODUKSI Menurunkan morbiditas dan mortalitas penyakit dalam masyarakat melalui deteksi dini dan pengobatan pada keadaan belum terdapat symptom/gejala. Diabetes mellitus (DM) d. KANKER ENDOMETRIUM Terdapat beberapa faktor risiko yang dinyatakan berperan terhadap terjadinya kanker endometrium : a. Obesitas b. Skrining merupakan upaya untuk meningkatkan kesehatan reproduksi wanita sepanjang daur kehidupannya meliputi sejarah.3.

Penegakan diagnosis pasti ditindak lanjuti di fasilitas kesehatan c. Tes Papanicolaou (PAP) smear : sitologi eksfoliasi serviks Gambar Pap Smear 7. . Dokter akan mengirim slide ke laboratorium. Secara perlahan dokter akan memasukkan alat spekulum ke dalam vagina anda. Membantu melindungi kesehatan individual e.3 Bagaimana Pap Smear Dilakukan? Pap smear dilakukan di ruang dokter dan hanya beberapa menit. permasalahannya serta indikator status kesehatan wanita. g. 7.2 PERAN BIDAN SKRINING UNTUK KEGANASAN DAN PENYAKIT SISTEMIK a. Memberikan motivasi pada para wanita untuk melakukan pentingnya melakukan langkah skrining.perkembangan wanita dalam aspek biologis. Membantu dalam mengidentifikasi orang-orang yang berisiko terkena penyakit atau masalah kesehatan tertentu. Lalu dokter akan mengambil sampel sel serviks anda dan membuat apusan (smear) pada slide kaca untuk pemeriksaan mikroskopis. Tumit anda akan diletakkan pada alat stirrups. dimana seorang cytotechnologist (orang yang terlatih untuk mendeteksi sel abnormal) akan memeriksanya. sehingga terapi dapat dimulai secepatnya dan prognosa penyakit dapat diperbaiki d. b. Membantu mengidentifikasi penyakit pada stadium dini. psikososial dan sosial spiritual.3. Memberikan fasilitas skrining kanker serviks dengan metode pap smear kemudian membantu dalam pengiriman hasil pemeriksaan ke laboratorium. Pertama anda berbaring di atas meja periksa dengan lutut ditekuk. Memberikan penyuluhan dalam pemilihan alat kontrasepsi dengan metode barrier (pelindung) seperti diafragma dan kondom karena dapat memberi perlindungan terhadap kanker serviks.3. Membantu dalam pengendalian penyakit infeksi melalui proses identifikasi carrier penyakit di komunitas f. kesehatan reproduksi dalam perspektif gender.

bagaimana dia dihargai dan kegiatan apa yang boleh dilakukan. Pendekatan terbaru dengan menggunakan cairan untuk mentransfer sampel sel ke laboratorium. lakukan tiap 3 tahun pada wanita usia 25-60 tahun . politik. ekonomi.kalau fasilitas tersedia lebih. perdagangan adalah dunia laki- . Jadi status social wanita adalah kedudukan seorang wanita yang akan mempengaruhi bagaimana seseorang wanita diperlakukan.1. 8. Walaupun pemeriksaan panggul dapat mengetahui masalah reproduksi. Dokter akan mengambil sel dengan carayang sama.1 Pengertian Status adalah kedudukan seseorang di dalam keluarga dan masyarakat.1. 2. Cara melakukan pemeriksaan payudara sendiri : 1. hanya Pap smear yang dapat mendeteksi kanker serviks atau prakanker sejak dini.kalau fasilitas tersedia. Rendahnya kedudukan wanita dari pria Walaupun separuh dari penghuni dunia adalah wanita namun sampai abad yang lalu dunia seni.Mensosialisasikan SADARI (pemeriksaan payudara sendiri) sebagai salah satu bentuk skrining keganasan terhadap kankerpayudara. ovarium. Lengan direntangkan di atas kepala guna memeriksa payudara di cermin 8.Teknisi ini bekerja dengan bantuan patologis (dokter yang ahli dalam bidang abnormalitas sel). Program pemeriksaan / skrining yang dianjurkan untuk kanker serviks (WHO) yakni : . Patologis bertanggung jawab untuk diagnosis akhir. Pemeriksaan payudara dengan teliti di depan cermin guna melihat apakah bentuk dan besarnya simetris dan memperhatikan adanya kerut pada kulit atau putting susu yang tertarik.1 Status Sosial 8. yang dapat menyimpan sel untuk pemeriksaan nantinya. Umumnya dokter akan melakukan Pap smear selama pemeriksaan panggul (prosedur sederhana untuk memeriksa genital eksternal. lakukan tiap 10 tahun pada wanita usia 35-55 tahun . lakukan tiap 5 tahun pada wanita usia 35-55 tahun . teknisi menyiapkan slide mikroskopik yang lebih bersih dan mudah diinterpretasikan dibanding slide yang disiapkan dengan metode tradisional.ideal atau optimal. organ reproduksi lain dan rektum). namun dokter akan mencuci alat dengan cairan khusus. DIMENSI STATUS SOSIAL WANITA 8.skrining pada setiap wanita minimal satu kali pada usia 35-40 tahun .2 Faktor Yang Mempengaruhi Status Wanita Status wanita dipengaruhi oleh : a. uterus. Ketika sampel sampai ke laboratorium.

bergerak hanyut seperti bayangan dibelakang panggung pria dan tidak berarti. karena dianggap kurang mampu dan dilihat sebagai saingan kaum pria. Rendahnya tingkat pendidikan wanita dibanding pria Ketika orang tua akan memutuskan untuk membiayai pendidikan anaknya umumnya kaum laki-laki yang mendapat prioritas utama untuk memperoleh pendidikan yang tinggi untuk bekal menjadi kepala keluarga dan pencari nafkah yang baik. 8. b. Bila wanita dicerai maka dia tidak boleh merawat anaknya lagi atau hak miliknya. meningkatkan wanita untuk berperan ganda sebagai ibu rumah tangga dan pencari nafkah. c. wanita ditolak untuk menduduki posisi kepemimpinan dan fungsi-fungsi kunci. pemerintah adalah pemerintahan pria dan Negara adalah Negara pria. kembali mengurus keluarga.3 Dampak Status Sosial Wanita . Selain itu karena ekonomi keluarga yang kurang baik. Hukum manusia dari dulu hingga sekarang adalah hukum laki-laki.laki. Meskipun wanita punya hak secara hokum tetapi tradisi tidak akan mengijinkan untuk mengkontrol hidupnya sendiri. Karena itu wanita hidupnya bagaikan mengambang dalam keremangan senja.1. Terutama dibidang politik. Perlindungan hukum. sedangkan wanita kurang perlu mendapat pendidikan tinggi karena nantinya juga harus bertugas menjadi ibu rumah tangga. hak dan kewajiban wanita serta peran ganda wanita sebagai ibu rumah tangga dan pencari nafkah Di masyarakat seorang wanita tidak boleh memiliki / mewarisi hak milik atau mencari penghasilan. khususnya dibidang politik. Persepsi ini yang merugikan kaum wanita karena dianggap kurang penting memperoleh pendidikan yang tinggi sehingga mengakibatkan banyak wanita tetap terpuruk dalam kebodohan karena tingkat pendidikan yang rendah.

Ketimpangan kelas berdasarkan jenis kelamin ini dikarenakan system kemasyarakatan yang bersifat patriarchal membenarkan hal ini berlangsung. Bahkan hal ini dianggap wajar Karen apembagian peran kedua jenis kelamin ini memang dipersiapkan sesuai dengan nilai-nilai kodratnya masing-masing.4 Masalah Yang Berhubungan Dengan Status Wanita a. psiko. Kesehatan : Ø Ancaman infeksi tinggi Ø Perlindungan terhadap trauma dan kecelakaan rendah Ø Kebutuhan bio. social dan cultural kurang perhatian Ø Ancaman kesehatan reproduksi tinggi Ø Akses pelayanan kesehatan kurang Ø Menginginkan anak laki-laki dari pada perempuan Ø Tidak punya hak hokum dan kekuatan untuk memutuskan Ø Terlalu banyak anak atau sering melahirkan 8. Kehidupan social : Ø Kehidupan wanita terbelenggu Ø Potensi wanita terpendam karena harus sering mengalah Ø Wanita lebih terbelakang pada setiap strata social ekonomi Ø Suara dan kepentingan wanita kurang terwakili Ø Hak asasi tertekan Ø Kontribusi peran alamiah tidak tampak b. ternyata menempatkan wanita pada status yang kurang menguntungkan yang menyebabkan wanita lebih rendah dari lakilaki. .1.Status wanita akan kurang menguntungkan dan semakin tidak menguntungkan jika dia berperan ganda. dimana dia harus bersaing dengan kaum pria yang dari segi pendidikan dan pencurahan waktu ke sector public.Dengan status wanita yang rendah akan berdampak pada : a. Kedudukan wanita di masyarakat yang rendah Peran lelaki sebagai kepala keluarga dan pencari nafkah serta wanita sebagai ibu rumah tangga.

Ketimpangan yang mendasari ini menyebabkan : Ø Kaum wanita tidak mampu menjangkau pelayanan kesehatan dan informasi kesehatan yang penting. Ø Bicarakan dengan pasangan hidup apa yang dibutuhkan oleh masing-masing pihak untuk memajukan derajat kesehatan yang lebih baik. . a. Karena penyebab masalah kesehatan berawal dari lingkungan keluarga.5 Usaha perbaikan status social wanita baik dikeluarga maupun masyarakat Tatanan masyarakat akan mendorong kaum wanita jatuh dalam kemiskinan dan derajat kesehatan yang buruk. Ø Berusaha untuk memajukan kesehatan dan masa depan anak-anak. Perubahan-perubahan akan memajukan derajat kesehatan wanita terjadi pada setuiap jenjang tingkat tersebut diatas. Usaha perbaikan dilingkungan keluarga Ø Memperbaiki derajat kesehatan kita dengan cara mempelajari masalah kesehatan wanita dan dengan merubah hidup kita sendiri dan lingkungan keluarga. Wanita memperoleh perlakuan tidak layak Kaum wanita biasanya diperlakukan tidak sama dengan kaum pria.Selama structural masyarakat patriarchal ini masih bertahan. Tapi tatanan masyarakat bisa di ubah menjadi pendorong kea rah kesehatan yang lebih baik. maka selama itu pula wanita akan tetap menjadi warga “kelas dua” di dalam kehidupan social ekonomi. masyarakat dan Negara. 8. Kaum wanita biasanya mempunyai kekuasaan. Ø Kaum wanita banyak yang berpendidikan rendah dari kaum pria Ø Kaum wanita banyak yang tidak mempunyai kendali atas hak menerima pelayanan kesehatan yang mendasar. bukan justru mendatangkan masalah kesehatan. b. termasuk melakukan cara hubungan suami-istri aman dan berbagi beban kerja yang lebih adil.1. sumber daya dan kedudukan yang lebih lemah baik dikeluarga atau di masyarakat.

Secara Sosial Wanita Selalu Memiliki Peran a.2.2. mencakup sikap hidup yang mantap bisa mendampingi suami dalam situasi senang atau sedih disetai rasa kasih sayang. Usaha perbaikan dan perubahan di lingkungan masyarakat Ø Berbagi informasi : temukan cara untuk menyebarkan informasi tentang masalah kesehatan umum yang ada di masyarakat setempat. loyalitas dan kesetiaan pada partner hidupnya. bahagia dan bebas sehingga suasana rumah tangga menjadi semarak dan bisa membrikan rasa aman. menyenagkan serta penuh kasih saying dengan begitu suami akan betah tinggal dirumah.2 Peran Wanita 8. 8.1 Pengertian Peran wanita adalah serangkaian perilaku yang diharapkan sesuai dengan posisi social yang diberikan kepada wanita.b. sehingga setiap orang tahu masalah tersebut. hangat. Ø Bentuk suatu kelompok pendukung : kaum wanita yang menderita masalah yang sama seperti wanita korban pemerkosaan / pelecehan seksual. kecintaan. . Bila ibu tersebut mampu menciptakan iklim psikis yang gembira. bebas. Ø Sebagai ibu dan pendidik bagi anak-anak Setelah melahirkan wanita akan berperan sebagai ibu.2. juga mendorong suami untuk berkarir dengan caracara yang sehat. 8. Peran menerangkan pada apa yang harus dilakukan wanita dalam suatu situasi tertentu agar dapat memenuhi harapan mereka sendiri dn harapan orang lain. Peran wanita dalam keluarga Ø Sebagai istri dan pendamping suami Seorang wanita memiliki peran sebagai pendamping pria. Ø Berusaha menuju kemandirian : program yang bisa membantu wanita mencari nafkah sendiri dan memperbaiki lingkungan kerja juga membantu wanita untuk membuat keputusan sendiri dan menumbuhkan harga diri.

Ø Sebagai partner seks Tujuan berumah tangga adalah meneruskan keturunan dengan itu hubungan intim pasangan suami-istri sudah menjadi satu kesatuan. tidak hiperseksual dan tidak kurang. Peran wanita dalam masyarakat Peran wanita di masyarakat adalah segala kegiatan atau aktifitas yang dilakukan wanita diluar lingkungan rumah tangga. dimana suami bertindak sebagai pencari nafkah. Tujuan agar wanita dapat ikut berperan aktif dalam pembangunan nasional dan ikut serta dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dengan kemampuan yang dimilkinya. wanita juga berperan dalam mendidik dan menciptakan moralitas dan akhlak yang baik bagi anak-anaknya. Ada relasi seksual yang tidak berlebihlebihan. b. maka kehidupan seks yang mapan terutama disebabkan oleh kehidupan psikis yang stabil. Ada kesedihan untuk memahami partnernya serta rela berkorban. istri berfungsi sebagai pengurus rumah tangga tetapi seringkali juga berperan sebagai pencari nafkah. Peran wanita dalam pembangunan dimana wanita ikut serta mensukseskan program nasional bidang : Ø Program Keluarga Berencana Ø Peningkatan Kesehatan Masyarakat . imbang tanpa konflik-konflik batin yang serius.Selain berperan sebagi ibu. Ø Sebagai pengatur/pengelola rumah tangga Dalam hal ini terdapat relasi-relasi formal dan semacam pembagian kerja (devision of labour). Dalam pengurusan rumah tangga ini yang sangat penting ialah factor kemampuan membagi waktu dan tenaga untuk melakukan berbagai macam tugas pekerjaan dirumah tangga dari pagi sampai larut malam. jadi terdapatnya hubungan heteroseksual yang memuaskan tanpa disfungsi (gangguan-gangguan fungsi) seks.

atau karena kelelahan. Dirumah ancaman penykit paru karena asap dapur dan luka . karena kurang gizi. Penyakit bisa menjadi ancaman berbahaya yang berbeda pada wanita dari pada pria. Peran wanita dalam organisasi profesi Selain berperan di keluarga dan masyarakat sudah banyak wanita-wanita yang berperan dalam organisasi profesi seperti pemberdayaan perempuan (KOMNAS PEREMPUAN) dan organisasi-organisasi yang bergerak di bidang wanita yang tujuannya untuk memperjuangkan hak-hak kaum wanita.3 Faktor yang Mempengaruhi Peran Wanita Faktor yang mempengaruhi peran wanita antara lain adalah keinginan wanita untuk memperoleh status dimasyarakat dan keinginan wanita untuk menikah dan berkeluarga. Setiap wanita normal menginginkan hidup berkeluarga. karena keluarga merupakan arena peluang untuk memainkan fungsi-fungsi kewanitaannya. 8.2. Selain itu wanita mengalami resiko kesehatan setiap hari dari pekerjaannya.2. Ancaman kesehatan Wanita sering mengalami gangguan kesehatan tertentu karena pekerjaaan mereka. 8.4. Dampak Peran Dampak yang ditimbulkan dari peran wanita baik dikeluarga maupun di masyarakat : a. Minimalnya waktu untuk privasi Ø Kurangnya perawatan diri Ø Kurangnya waktu untuk istirahat Ø Kurangnya disiplin terhadap kebutuhan nutrisi Ø Keterbatasan waktu menyebabkan wanita jarang makan dan kelelahan menjadikan wanita kurang makan. Misalnya wanita yang mengalami penyakit yang menyebabkan kecacatan / kelemahan biasanya ditolak oleh suami.Ø Pendidikan kaum ibu dan kesejahteraan keluarga c. b.

mengambil air dan berdiri di air selama menanam padi. Konflik peran (harapan-harapan peran yang tidak sesuai) . Berjuta wanita nekerja diluar rumah mengalami gangguan kesehatan karena lingkungan kerja yang tidak aman. Penyakit menular melalui air juga sering terjadi karena wanita menghabiskan sebagian besar waktunya di air. Hampir setiap orang kadang-kadang mempunyai kesulitan untuk melakukannya.bakar dari memasak sangat mudah terjadi sehingga dianggap sebagai masalah kesehatan kerja utama bagi wanita. b. maka dia mempunyai kekuatan emosional untuk merawat kebutuhan fisik dan keluarga. Dan sewaktu pulang kerumah mereka harus mendapatkan beban kerja dobel ini mengakibatkan kelelahan dan meningkatkan resiko penyakit. Krisis psikologiSeperti tubuh wanita bisa sehat atau tidak sehat.5. mncuci pakaian. 8. Bila seorang wanita mengalami tekanan yang bertubi-tubi setiap harinya dan dalam jangka waktu yang lama dia akan merasa kewalahan dan tidak bisa mengatasinya. merencanakan masa depan dan membina hubungan yang memuaskan dengan orang lain. Tetapi bila kesulitan berlangsung terus dan menghambat kegiatan sehari-hari. maka ia akan menjadi tegang dan nervus sehingga ia tidangak bisa merawat keluarganya dan mengalami gangguan kesehatan jiwa.2. untuk menemukan masalah-masalahnya dan berusaha mengatasinya. demikian juga dengan daya penalaran dan jiwa seorang wanita. Bila penalaran dan jiwa wanita sehat. c. Masalah yang Berhubungan dengan Peran Wanita a. Stres (Frustasi dalam peran) Kegiatan dan kejadian sehari-hari sering memberikan tekanan pada wanita sehingga menyebabkan ketegangan pada tubuh dan jiwanya (stress).

2 FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI 1).1. Kurang memadainya ketrampilan untuk memecahkan masalah Wanita sering tidak punya kesempatan khusus dalam kehidupan sehari-hari yang sangat sibuk untuk melakukan sesuatu bagi dirinya sendiri. FAKTOR MASYARAKAT  kemiskinan . pemaksaan atau perampasan kemerdekaan secara sewenang-wenang. KUHP :        Pasal 89-90 Pasal 351-356 Pasal 285-301 Pasal 338-340 Pasal 324-337 Pasal 310-321 : kekerasan dan luka berat : penganiayaan : kejahatan susila : pembunuhan : penghilangan kemerdekaan : penistaan Pada umumnya tidak membedakan korban laki-laki dan perempuan kecuali pada kejahatan susila 9. baik yang terjadi di ranah publik atau dalam kehidupan pribadi.Dibeberapa wilayah. 9 PERMASALAHAN KESEHATAN WANITA DAN DIMENSI SOSIAL DAN UPAYA 9.1 BENTUK-BENTUK KEKERASAN     Fisik Psikologis Seksual finansial 9.1. termasuk ancaman tindakan tertentu. wanita dipaksa untuk berubah secara cepat karena perubahan dalam tingkat ekonomi atau karena konflik politik. Banyak perubahan-perubahan ini membutuhkan perubahan yang menyeluruh pada sendi-sendi keluarga dan masyarakat sehingga banyak wanita yang merasa harapan untuk peran yang dia inginkan tidak sesuai. seksual atau psikologis.1 Kekerasan terhadap perempuan setiap tindakan berdasarkan perbedaan jenis kelamin yang berakibat atau mungkin berakibat kesengsaraan atau penderitaan perempuan secara fisik. c.

9. bercerai/ingin bercerai berumur 17-28 tahun ketergantungan obat wanita hamil pasangan yang cemburu berlebihan 9. melainkan berhubungan dengan penguasaan dan dominan. agresi dan perendahan pada satu pihak (korban) oleh pihak lainnya (pelaku).1. FAKTOR INDIVIDU      wanita single.   urbanisasi keluarga ketergantungan obat lingkungan kekerasan dan kriminalitas 2).2.3 PENATALAKSANAAN Rehabilitasi :     fisik psikologis sosial yuridis 9.1 Persepsi masyarakat tentang perkosaan  Biasanya korban yang memprovokasi/mengundang kejadian perkosaan dengan menggunakan pakaian yang minim ataupun dandanan yang berlebihan    Sebenarnya perempuan dapat menghindari terjadinya tindakan perkosaan Hanya perempuan tertentu yang akan diperkosa Perkosaan hanya terjadi di daerah asing pada malam hari . yang dipaksakan oleh satu pihak kepada pihak lain. yang juga dapat merupakan tindak pseudo seksual yaitu perilaku seksual yang tidak selalu di motivasi dorongan seksual sebagai motivasi primer.2 Perkosaan Hubungan seksual tanpa kehendak bersama. FAKTOR KELUARGA    keluarga yang sakit kelainan mental keluarga yang kacau dan tidak bahagia keluarga yang kurang akrab 3).

mual. lelah tidak dapat dijelaskan secara rinci/tepat apa yang terjadi (apa. dan jijik yang pada berikutnya dapat ditanggapi dengan represi dan pengingkaran sebagai upaya untuk mencoba menutup pengalaman ayng menyakitkan.2. yang berkaitan langsung . 9.2 Reaksi yang terjadi setelah kejadian perkosaan  Fase akut (segera setelah serangan terjadi) Korban mengalami syok dan rasa takut yang sangat kuat. mendapat santunan atau pun karena ia mempunyai kepribadian mencari perhatian  Perkosaan terjadi karena pelaku tidak dapat mengendalikan impuls seksualnya 9.3 PERAN PETUGAS KESEHATAN        Bersikap dengan santun dan jangan menyalahkan Merawat gangguan kesehatan korban Menulis semua hasil pemeriksaan sebagai bukti Merawat kebutuhan jiwa dan berusaha untuk menajdi sahabat yang bisa dipercaya Membantu dalam membuat keputusan Memberikan motivasi dan arahan untuk bangkit kembali menatap mas adepan Membantu untuk memberitahukan kepada orang tua/keluarga korban 9. terhina. disorganisasi. melecehkan dan tidak diundang yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang terhadap pihak lain.3 Pelecehan seksual perilaku atau tindakan yang mengganggu. siapa dan bagaimana ciri penyerang)  Fase kedua (adaptasi awal) Individu menghayati berbagai emosi negatif seperti pemberontakan. Pada fase ini tidak jarang individu menampilkan ciri-ciri depresi. ketakutan.  Fase reorganisasi jangka panjang Bertahun-tahun ditandai dengan upaya individu untuk keluar dari trauma yang dialami dan sungguh-sungguh menerima apa yang terjadi sebagai sesuatu fakta yang memang terjadi. lemah. mengalami mimpi-mimpi buruk atau kilas balik kejadian.   Perkosaan hanya dilakukan oleh orang sakit/kriminal Pria baik-baik tidak akan memperkosa kecuali karena undangan/rayuan dari perempuan Perempuan sering mengaku diperkosa untuk balas dendam. malu.2. kebingungan.

dilakukan oleh orang yang berpengalaman dan yakin korban akan menikmati 4). Pelecehan dengan iming-iming atau paksa. yaitu pelecehan seksual dimana korban menjadi marah dan balas dendam.3. sedangkan pelaku tidak saling kenal 2). dimana pelaku memiliki otoritas pada korban 5). dengan menyerang harga diri korban melalui kata-kata kasar. 9. Anger rape. Pelecehan seksual dengan ketakutan.1 Kategori pelecehan seksual a. 5). Hostile work environment Pelecehan seksual yang terjadi tanpa janji atau iming-iming maupun ancaman Kategori pelecehan seksual menurut Nichaus 1). Pelecehan seksual dengan orang yang kita kenal     Confidence rape yaitu pelecehan seksual dengan penipuan. hal ini jarang dilaporkan karena Pelecehan oleh suami/mantan suami Pelecehan yang dialami seorang wanita oleh pacar/mantan pacar Pelecehan seorang wanita oleh teman kerja atau atasan Pelecehan seksual pada anak-anak oleh anggota keluarga 2). malu 3). pelaku bertindak cepat dan menguasai korban.dengan jenis kelamin pihak yang diganggunya dan dirasakan menurunkan martabat dan harga diri orang yang diganggunya. disertai iming-iming pekerjaan atau kenaikan gaji atau promosi b. mempermalukan dengan memperlihatkan pornografi .3. Blitz rape yaitu pelecehan seksual yang terjadi sangat cepat. Sadistie rape yaitu pelecehan seksual dengan ciri kekejaman atau sampai pembunuhan 9. Quid pro quo Pelecehan seksual yang seperti ini adalah pelecehan seksual yang biasanya dilakukan oleh seseorang yang memiliki kekuasaan otoritas terhadap korbannya. Power rape yaitu pelecehan seksual yang saling tidak mengenal. Pelecehan seksual dengan orang yang tidak dikenal   Pelecehan di penjara Pelecehan saat terjaid perang 3).2 Macam-macam pelecehan seksual 1). Pelecehan seksual mental. dimana akan terjadi kekerasan jika korban menolak 4).

tampil tenang.3. yaitu respon ekspresif (ketakutan.3.3. kemarahan.9. gelisah. merasa menjadi orang yang kotor dan menjijikkan.3 Penyebab terjadinya pelecehan seksual    Dilihat dari si peleceh Dilihat dari si korban Dilihat dari tempat dan waktu kejadian 9. lelah. respon emosi korban terbagi menjadi dua. nyeri lambung. pindah rumah. bahkan ada yang sampai menggunakan obat-obatan terlarang maupun ingin bunuh diri.4 Respon korban pelecehan seksual 1. mimpi buruk. kehilangan kontrol diri.3. takut. beberapa hari kemudian akan timbu memar/lecet pada bagian tubuh. marah. menambah pengamanan.6 Hukum-hukum yang mengatur tentang pelecehan seksual    Pasal 289-296 tentang pencabulan Pasal 295-298 dan 506 tentang penghubungan pencabulan Pasal 286-288 tentang persetubuhan dengan wanita dibawah umur 9. merasa terhina. nyeri pada daerah pacinela. depresi. gangguan pola tidur. menangis terisak-isak) dan respon terkontrol (menyembunyikan perasaannya. 9. sakit kepala. phobia sendirian. respon atau dampak jangka panjang : gelisah.7 Hal-hal yang dilakukan ketika terjadi pelecehan seksual  Katakan TIDAK dengan tegas tanpa senyum dan minta maaf . menunduk dan lembut) 3. tegang.3. mual. ingin balas dendam. menyalahkan diri sendiri. gatal dan keluar darah pada vagina. muntah. takut akan penyiksaan diri dan kematian 5. yang paling sering adalah ketidakberdayaan. membuang/menghancurkan benda yang berkaitan dengan pelecahan 4. malu dan perasaan bersalah 2. respon lain yaitu: mandi sebersih-bersihnya.5 Dampak psikologis pelecehan seksual     Frekuensi terjadinya pelecehan Parah tidaknya (halus atau kasar) Mengancam keselamatan fisik ataukah hanya sebatas pelecehan verbal Apakah mengganggu kinerja pekerja 9.

   

Buat jurnal kejadian Cari informasi tentang si peleceh dan orang-orang sekitarnya Buat pernyataan tertulis kepada si peleceh, bahwa anda tidak suka dengan perilakunya Hubungi atasan atau pihak yang berwenang atau yang mempunyai kedudukan, seperti polisi/bos/orang tua/tokoh agama/tokoh masyarakat dan jeaskan apa yang terjadi

9.4. Single Parent Single parent adalah orang yang melakukan tugas sebagai orang tua (ayah dan ibu) seorang diri, karena kehilangan/ terpisah dengan pasangannya. Ada banyak alasan yang menyebabkan seseorang menjadi Single Parent, diantaranya : 1. Tinggal terpisah karena pasangannya bekerja/belajar di kota/Negara lain. 2. Kematian pasangan 3. Perceraian

9.4.1 Masalah yang sering terjadi pada single parent: • Single parent yang terpisah dengan pasangan karena bekerja/belajar di kota/negara lain, memiliki beberapa masalah, seperti : merasa kesepian, tidak terpenuhinya kebutuhan seks sementara ia seharusnya bisa mendapatkan pemenuhan kebutuhan seks dari pasangannya. Saat pasanganya berada jauh darinya, ia juga merasa berat membesarkan anak sendiri. • Seseorang yg menjadi single parent krn kematian juga mengalami masalah yg berat. Namun jika mendapatkan pelayanan pendampingan/konseling yg tepat, ia dpt melalui masa-masa gelapnya. Sehingga kedukaannya tdk berlarut-larut (tdk lebih dari 6 bulan). single parent yg ditinggal mati pasangannya mengalami masalah keuangan dan merasa kesepian. • single parent yg berpisah dengan pasangannya karena perceraian, memiliki masalah yg lebih serius lagi. Setidaknya ada 6 masalah besar,yaitu : 1.Masalah emosional 2.Masalah hukum (hak asuh, dll)‫‏‬ 3.Menjalin hubungan baik dengan mantan suami/istri

4.Menghadapi anak 5.Masalah dengan lingkungan 6.Masalah keuangan • Single parent pasca perceraian juga mengalami masalah dengan mantan pasangannya. Krn pengalaman pahitnya, seorang single parent sering tdk menyadari bhw sejelek apapun mantan suami/istri-nya, ia tetap ayah/ibu dari anak-anaknya. Sebelum single parent mengampuni mantan pasangannya, ia cenderung ingin balas dendam. Beberapa single parent bahkan melakukan usaha balas dendam kepada mantan pasangannya, dgn memanfaatkan anak-anaknya. • Kondisi emosional single parent pasca perceraian : . Kecewa . Marah . Membenci mantan suami/istrinya . Cemburu terhadap rivalnya . Mudah marah kepada anak-anak . Luka batin/trauma . Kesepian . Merasa tak berharga . Merasa teraniaya oleh lingkungan . Mengasihani dirinya sendiri 9.4.2 Hal yang dibutuhkan seorang single parent saat menghadapi situasi yg sulit pasca perceraiannya adalah : 1.Single parent perlu menjalani konseling pribadi untuk membagi beban. 2.Jika diperlukan, single parent juga bisa menjalani terapi utk recovery dari traumanya. 3.Dukungan sosial/komunitas teman senasib (sesama single parent) juga dibutuhkan untuk menguatkan hati seorang single parent. 4. Single parent membutuhkan pengetahuan/ ketrampilan single parenting yg memadai supaya bisa menjadi teladan bagi anak-anaknya. 5.Seorang single parent juga perlu melatih diri untuk bersikap bijaksana terhadap lingkungan.

6. Utk mengatasi masalah ekonomi, seorang single parent membutuhkan kesempatan utk mengembangkan/memanfaatkan talentanya dlm kegiatan-kegiatan produktif. Namun kita perlu hati-hati, pemberian bantuan cuma-cuma atau santunan social justru bisa merendahkan martabat dan harga diri seorang single parent. 7. Perceraian dgn pasangan seringkali merusak harga diri seorang single parent. Bahkan tdk sedikit single parent yg kehilangan makna hidupnya gara-gara ditinggalkan/bercerai dgn pasangan. 9.4.3 Untuk mengatasi masalah yang timbul dalam berperan menjadi seorang single parent: 1.Siapkan mental 2.Jaga kesehatan 3.Tahan banting 4.tegar 5. Luangkan waktu 6.Terbuka 7.Jangan gegabah 8. Silaturrahmi

9.5 Perkawinan Usia Muda Dan Tua Di Wanita Di Tempat Kerja 9.5 1. Perkawinan usia muda Baru saja kita mendengar berita diberbagai media tentang kyai kaya yang menikahi anak perempuan yang masih belia berumur 12 tahun. Berita ini menarik perhatian khalayak karena merupakan peristiwa yang tidak lazim. Apapun alasannya, perkawinan tersebut dari tinjauan berbagai aspek sangat merugikan kepentingan anak dan sangat membahayakan kesehatan anak akibat dampak perkawinan dini atau perkawinan di bawah umur. 9.5.2 Dampak Pernikahan Dini (Perkawinan Dibawah Umur a. Dampak thd hkum 1. UU No. 1 th 1974 ttg Perkawinan 2. UU No. 23 th 2002 ttg Perlindungan Anak 3. UU No. 21 th 2007 ttg Penjualan anak o/ ortu

Apabila tdk diambil tindkn hkm thd org yg m’gunakn seksualitas ank scr ilegal akn m’yebabkn tdk ada efek jera dr pelaku bahkn akn m’jd cntoh bgi yg lain. eksploitasi & diskriminasi.alat2 reproduksi ank masih dlm proses menuju kematangan shg blm siap u/ melakukan hub. d. apalagi jika smpai hamil kemudian melahirkan.23 th 2002 ttg P’lindungn Ank khususx psl 81.Amanat Undang2 tsb di atas ber7an melindungi anak. Selain itu. agar anak tetap m’peroleh hakx u/ hdup. 9. Kondisi ni sgt b’tentangan dgn ajran agma apapun t’msk agma Islam yg sgt m’hormati perempuan. e. Dgn adanya suatu keluwarga yg bergabung padanya ketika dia sedang berjuang u/ kemampuan & aktivitsx sehingga tdk bisa memperoleh kemajuan. . seks dg lawan jenisx. shg akn menimbulkan trauma psikis b'kepanjangan dlm jiwa ank yg sulit disembuhkn. perobekan yg luas & infeksi yg akan m’bahayakan organ reproduksix & dpt m’bhykn jiwa anak. Jk dipaksakan justru akn tjd trauma. Dampak sosial Fenomena sosial ini b’kaitan dg faktor sosbud dlm masy patriarki yg menempatkan perempuan pd posi2 yg rndah & hx dianggp pelengkap seks laki2 sj.3 KERUGIAN KAWIN MUDA • • merintangi rencana-rencana pendidikan /masa dpn suami. Dampak psikologis Scr psikis ank jg blm siap & mengerti ttg hub. ancamnx pidana penjara max 15 th min 3 th & pidana denda max 300 jt & min 60 jt rupiah. menghalangi kemmpuannya dalam pendapatan. hak b’main & menikmati wktu luangx serta hak2 lainx yg melekat dlm diri ank. Dampak prilaku seksual menyimpang Adax prilaku seksual yg m’yimpang yaitu prilaku yg gemar b’hub seks dgn ank2 yg dikenl dgn istilah pedofilia. namun d’kemas dgn p’kwinan se-akn2 m’jd legal. B. Hal ni b’tentangn dgn UU. Ank akn murung & m’nyesali hidupx yg b’akhr pd p’kawinn yg dy sndri tdk mengerti ats putusan hidupx. Dampak biologis Scr biologis.5. c.No. tumbuh & berkembang serta terlindungi dri perbuatan kekerasan. P’buatan ni jls mrpkn tindkn ilegal. Kondisi ni hx akn melestarikan budaya patriarki yg akn melahirkan kekerasn thd perempuan. ikatan p’kawinan akn m’hilangkan hak ank u/ m’peroleh pend. seks.

(melaporkn kpd komisi perlindungan anak indonesia).2 Upaya mengatasinya: • • • • Sering berkunjung ke klinik Lebih banyak melakukan pemeriksaan Konseling genetik Pemeriksaan skrining 10.• • Kawlitas penting dri pasangan yag baik seringkali tdk dihargai hingga usia pertengahan/akhir 20 th-an.6.6 PERKWINAN USIA TUA 9.1 Pengertian .4 UPAYA MENGATASINYA Pernikahan dini lebih banyak mudharat drpd manfaatnya. Oleh karena itu patut ditentang. Ortu hrs disadarkan untuk tdk mengizinkan menikahkan anknya dlm usia dini & hrs memahami peraturan perundang2an untuk mlindungi anak. PERMASALAHAN KESEHATAN WANITA DALAM DIMENSI SOSIAL DAN UPAYA MENGATASINYA 10.1 Dampak perkwinan usia tua • • • • Melahirkan bayi dgn sindrom down kecenderungan untuk melahirkan dgn SC Masalah degnan DM & hipertensi Partus lebih sulit & lama 9. Studi2 ttg kbhagian perkawinan menunjukan adax swt hub. Orang yg lebih tua cenderung lebih siap untuk bertggung jawab dalam kehidupan RT. 9. lslam peduli anak lainx & para penegak hukum harus melakukan peyelidikan & peyidikan untuk melihat adanya pelanggaran terhadap perundang yg ada & bertindak terhadap pelaku untuk dikenai pasal pidana dari peraturan perundangn yang ada.1 INCEST 10. Masyarakat yg peduli terhadap perlindungan anak dpat mengajukn class-action kepada pelaku. 9.1.6. yag kuat antar pernikahan terlalu muda dengan ketidak bahagiaan & diikuti oleh perceraian.5.

Perlu adanya perhatian. Pencegahan a.4 Akibat Incest a. Tidak main hakim sendiri .1. Orang yg lebih berkuasa b.1.a.1. Hubungan seksual yg dilakukan oleh saudara kandung atau masih ada hubungan darah.1. Orang2 yang lebih lemah 10. Akibatat seksual antara manusia yg demikian erat hubungannya shg perkawinan antara mereka dilarang secara hokum atau kebudayaan 10. Jenis kelamin c. Dengan melakukan incest c. Dengan memberikan pendidikan b. Pergaulan d.5. Kejiwaan atau truma c. b.1. Sosialisasi incest d.2 Penyebab Dan Faktor Pendorong a. Kurang pendidikan agama f. Abortus 10. Kurang perhatian dari orang tua 10. Faktor usia b. Kurang berkomunikasi dgn tetangga atau kurang pergaulan g. Empati dan penguatan terhadap korban b. Kurang iman e. pengetahuan dan pendidikan 10. Meningkatkan kegiatn keagamaan e. Unwanted pregnancy b.6 Penyelesaian a. Terjadi diwilayah Rumah Tangga d.3 Pelaku dan Korban a.

malaria dan campak namun penyakit ini dapat menyebabkan kematian karena keadaan sanitasi yang buruk. Seseorang yg kehilangan rumah karena bencana alam . kehidupan yg lebih baik dan lebih aman. Paksaan untuk masuk dunia pelacuran e. ISPA.4 Penyebab Yang Menimbulkan Gangguan Jiwa a. Kehilangn rumah b. peperangan atau terusir oleh keluarga atau dapat pula berarti bahwa seseorang melakukan pengungsian dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.2. 10. Peperangan untuk menyelamatkan diri.3 Pengungsian Dapat Terjadi Akibat a. Komplikasi berbagai penyakit 10. Bencana alam dapat timbul penyakit : diare. Melaporkan kasus ke polisi 10.1 Pengertian a.2. Keadaan wanita pengungsi yg bekerja sebagai pembantu RT 10. b.2 HOMELESS 10. Kehilangan kebebasan dan pekerjaan yg barguna bagi mereka . Perbudakan g. Menyaksikan/menjadi korban tindak kekerasan d. berharap mendapatkan perlindungan. Orang-orng terusir (tanpa tempat tinggal tetap) adalah orang yang terpaksa meninggalkan rumah mereka tapi tetap berada dalam wilayah negaranya sendiri.2.2 Masalah Yang Timbul a. c. b. Pengungsi adalah sekumpulan orang yg melintasi perbatasan dr suatu Negara ke Negara lain karena mereka takut akan keamanan mrk dirumah. Wanita yang diperjual belikan f.2. Kehilangan dukungan keluarga dan masyarakat c. Pemerkosaan d.c. Tindak kekerasan c. c. Pelecehan seksual b.

Pusat rehabilitasi : tempat atau sarana yg digunakan untuk proses pemulihan atau perbaikan untuk kembali seperti semula missal ketergantungan narkoba. mental (perilaku salah). TOGA. 10. Sarana rekreasi e. Tahap I : proses transisi awal (1-8minggu) melewati 3 titik penting : Ø Informasi adanya masalah Ø Informasi klinis dan keputusan untuk menempuh rehabilitasi Ø Persiapan akhir lewat detoksifikasi dan stabilitasi awal . Tenaga professional sprt dokter.3 WANITA DIPUSAT REHABILITASI 10. Tersedia dukungan . Sarana2 peningkatan minat dan ketrampilan d. pertolongan dan harapan b. bahan audiovisual dan alat peraga c.e. Kesuliyn mengungkapkan rasa duka 10. Lingkungan yg sangat padat f. ahli kerohanian.4 Pola Dasar Rancangan Rehabilitasi a.1 Pengertian a. penyandang cacat baik fisik atau mental dan masalah yg lain. Jadwal harian atau program kegiatan f.3. fisioterapi 10. psikolog.3.3. Wanita pemakai atau pecandu narkoba biasanya terganggu atau menderita secara fisik (penyakit). Perpustakaan dan buku. psikiater. Orang2 terdekat c. sosiolog. Masyarakt sekitar dan umum d.3. Gembong dan pengedar narkoba 10. Pribadi korban narkoba b. Fasilitas angkutan dan komunikasi g.2 Subyek Rehabilitasi a.3 Sarana Dan Prasarana Rehabilitasi a. spiritual (kekacauan nilai2 luhur) dan social (rusak komunikasi) b.

Tahap II : proses rehabilitasi intensif (3-18 bulan) melewati 3 titk penting yaitu : Ø Tahap konsolidasi : secara sadar dan tekun melepaskan diri dari berbagai penyakit dan akibat lain. menatap kedepan dan membuat pilihan hidup Ø Merasa puas menerima dirinya apa adanya lalu mempercayakan dirinya ke orang lain. b. Tahap III : proses transisi akhir (1-6 tahun). Tahap IV : pemeliharaan lanjut (seumur hidup). ketergantungan dan sulit untuk meninggalkan narkoba. Jenjang stabilisasi Dini : mulai membenahi diri denga cara sendiri.5 Jenjang Proses Kesembuhan a. c. melewati 3 titik penting : Ø Terjadi perdamaian & penyasuain kembali dengan lingkungan Ø Berdamai dengan dirinya.b. c. hidup normal dalam hati kecil. Akhirnya memutuskan untuk minta bantuan atau jasa orang lain. mulai menakui bahwa ia sedang ketagihan. Jenjang Transisi : gejala mulai kesadaran bahwa ia kehilangan sesuatu yg berharga : kewarasan. d. padahal selalu gagal ia mulai menyadari bahwa itu sia-sia. 10. melewati 3 titik penting : Ø Mengubah dan menjauhi nostalgia kesenangan narkoba Ø Setia mengikuti program-program dan acara affect care krg lebih 2 tahun Ø Tidak ada salahnya untuk ikut terlibat dalam gerakan kelompok bersih narkoba. kehidupan yg berlawanan dengan narkoba yaitu : . menguasai ketrampilan kerja.3. Jenjang kesembuhan awal : merubah seluruh system keyakinan menempuh arah baru. Cara menstabilkan diri : Ø Mengakui perlunya jasa pendamping Ø Melangkah mengatasi gejala putus asa Ø Melangkah mengatasi masalah patologis Ø Mempelajari metode mengatasi stress tanpa obat2an. Ø Tahap pengakuan diri : menemukan jati diri. dibina pengungkapan2 diri Ø Tahap positif thinking and doing : secar sadar dan dengan inisiatif untuk mencapai prestasi.

Mereka juga digusur karena dianggap melecehkan kesucian agama dan . d. f. yang dapat dilakukan : Ø Memelihara program kesembuhan Ø Mengubah pola hidup Ø Bertambah dan berkembang Ø Mampu menyesuaikan diri 10. Di Indonesia pelacur (pekerja seks komersial) sebagai pelaku pelacuran sering disebut sebagai sundal atau sundel. Pengertian Pekerja Seks Komersial Pekerja seks komersial adalah seseorang yang menjual jasanya untuk melakukan hubungan seksual untuk uang. mereka kerap digunduli bila tertangkap aparat penegak ketertiban. penularan. Ini menunjukkan bahwa prilaku perempuan sundal itu sangat begitu buruk hina dan menjadi musuh masyarakat. keyakinan dan kepercayaan. yang perlu dibenahi : Ø Menanggulangi bahaya patah semangat Ø Memperbaiki gangguan narkoba Ø Mengusahakn peningkatan emosi diri Ø Membangun gaya hidup yang seimbang Ø Menata perubahan dan pertumbuhan diri e. kekuatan dan harapan dr Tuhan.4 PEKERJA SEKS KOMERSIAL A.Ø Mengaku narkoba itu berbahaya dan banyak membawa masalah Ø Bersedia menerima bantuan dari orang lain Ø Berserah diri pada Tuhan Ø Berusaha membangun hidup baru Ø Bersedia berbuat untuk kekurangan diri/pribadi Ø Yakin akan menerima keberanian. Jenjang akhir kesembuhan : dalam jenjang akhir ini perhatian dipusatkan pada masalah yg berukuran pada pecandu seperti : masalah DNA. Jenjang Pemantapan : kesembuhan bukan sasaran tapi sarana menuju kesehatan. Jenjang kesembuhan menengah : pola gaya hidup masih rancu.

tanpa penyaluran itu. Pelacuran Menurut Agama Pelacuran dalam pandangan islam Pelacuran dalam pandangan Islam adalah haram hukumnya. namun toh dibutuhkan (evil necessity).wikipedia. Faktor-faktor pendukung perilaku seks pada remaja Pekerja seks komersial kebanyakan terjadi pada remaja yang diawali dengan terjadinya pergaulan kearah seks bebas. C.mereka juga diseret ke pengadilan karena melanggar hukum. Ada pula pihak yang menganggap pelacuran sebagai sesuatu yang buruk. dan mereka yang menyewakan atau menjual tubuhnya sering dianggap sebagai sampah masyarakat. digunakan istilah gigolo. Pekerjaan melacur atau nyundal sudah dikenal di masyarakat sejak berabad lampau ini terbukti dengan banyaknya catatan tercecer seputar mereka dari masa kemasa. Pelacur adalah profesi yang menjual jasa untuk memuaskan kebutuhan seksual pelanggan. Sundal selain meresahkan juga mematikan. istilah lain yang juga mengacu kepada layanan seks komersial. Di kalangan masyarakat Indonesia. (http://id. Salah seorang yang mengemukakan pandangan seperti itu adalah Augustinus dari Hippo (354-430)." Istilah pelacur sering diperhalus dengan pekerja seks komersial.dimana menurut para ahli. malah jahat. Biasanya pelayanan ini dalam bentuk menyewakan tubuhnya. Pandangan ini didasarkan pada anggapan bahwa kehadiran pelacuran bisa menyalurkan nafsu seksual pihak yang membutuhkannya (biasanya kaum laki-laki). alasan seorang remaja melakukan seks adalah sebagai berikut : 1) Tekanan yang datang dari teman pergaulannya . dikhawatirkan para pelanggannya justru akan menyerang dan memperkosa kaum perempuan baikbaik. wanita tuna susila. Khusus laki-laki. karena merekalah yang ditengarai menyebarkan penyakit AIDS akibat perilaku sex bebas tanpa pengaman bernama kondom. Ia mengatakan bahwa pelacuran itu ibarat "selokan yang menyalurkan air yang busuk dari kota demi menjaga kesehatan warga kotanya. seorang bapak gereja. pelacuran dipandang negatif.org) B.

dan harga diri selayaknya orang dewasa. melainkan juga sikap memberontak terhadap orang tuanya. . menginginkan hubungan seks ini. maka rasa penasaran tersebut semakin mendorong mereka untuk lebih jauh lagi melakukan berbagai macam percobaan sesuai dengan apa yang diharapkan. jadi wajar jika semua orang tidak terkecuali remaja. dalam hal ini yang berperan bukan saja nafsu seksual. seorang remaja perempuan biasanya berpendapat sudah tidak ada lagi yang dapat dibanggakan dalam dirinya. 2) Adanya tekanan dari pacar karena kebutuhan seorang untuk mencintai dan dicintai. keingintahuannya begitu besar terhadap seks. penerimaan. bagi remaja tersebut tekanan dari teman-temannyaitu dirasakan lebih kuat dari pada yang didapat dari pacarnya sendiri. 4) Rasa penasaran Pada usia remaja. misalnya karena terlanjur berbuat. sekalipun akibat dari perbuatannya tersebut tidak sepadan dengan resiko yang akan dihadapinya. ditambah lagi adanya infomasi yang tidak terbatas masuknya. apalagi jika teman-temannya mengatakan bahwa terasa nikmat. 3) Adanya kebutuhan badaniah Seks menurut para ahli merupakan kebutuhan dasar yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan seseorang. Remaja lebih membutuhkan suatu hubungan. maka dalam pikirannya tersebut ia akan merasa putus asa dan mencari pelampiasan yang akan menjerumuskannya dalam pergaulan bebas. 5) Pelampiasan diri factor ini tidak hanya datang dari diri sendiri. tanpa memikirkan resiko yang akan dihadapinya. seseorang harus rela melakukan apa saja terhadap pasangannya.Lingkungan pergaulan yang dimasuki oleh seorang remaja dapat juga berpengaruh untuk menekan temannya yang belum melakukan hubungan seks. rasa aman.

b. dan sekaligus berbahaya.Kalau tidak ada informasi dan pendidikan agama di khawatirkan remaja cendrung menyalah gunakan hasrat seksualnya tanpa kendali dan tanpa pencegahan sama sekali.Faktor lainnya datang dari lingkungan keluarga.id) A. paman. akibatnya remaja tersebut merasa tertekan sehingga ingin membebaskan diri dengan menunjukkan sikap sebagai pemberontak. yang salah satunya dalam masalah seks. Kekerasan seksual Penelitian menunjukkan banyak faktor penyebab perempuan menjadi PSK diantaranya kekerasan seksual seperti perkosaan oleh bapak kandung. Faktor-faktor penyebab adanya PSK (pekerja seks komersial) adalah : a. hanya karena kurangnya tuntunan seksualitas yang merupakan bagian dari kemanusiaan kita sendiri. perlu ada perhatian dari kita bersama dengan cara memberikan informasi yang cukup mengenai pendidikan seks dan Pendidikan agama.univrab. (http://www. Untuk mencegah hal-hal yang tidak di kehendaki. Kemiskinan Diantara alasan penting yang melatarbelakangi adalah kemiskinan yang sering bersifat structural.ac. Struktur kebijakan tidak memihak kepada kaum yang lemah sehingga yang miskin semakin miskin. semua menyedihkan. Kebutuhan yang semakin banyak pada seorang perempuan memaksa dia untuk mencari sebuah pekerjaan dengan penghasilan yang memuaskan namun kadang dari beberapa mereka harus bekerja sebagai PSK untuk pemenuhan kebutuhan tersebut. bagi seorang remaja mungkin aturan yang diterapkan oleh kedua orang tuanya tidak dibuat berdasarkan kepentingan kedua belah pihak (orang tua dan anak). Penipuan . c. guru dan sebagainya. Kalau dikaitkan dengan kondisi saat ini maka sudah sewajarnyalah kita mendukung RUU APP. sedangkan orang yang kaya semakin menumpuk harta kekayaannya.

video. Kasus penjualan anak perempuan oleh orangtua sendiri pun juga kerap ditemui. tulisan. B. Namun ada dari beberapa mereka yang terpojok karena masalah keuangan untuk pemenuhan keinginan tersebut maka mereka mengambil jalan akhir dengan menjadi PSK untuk pemuasan dirinya. pornografi adalah bentuk ekspresi visual berupa gambar. serta segala bentuk perilaku seksual dan hubungan seks manusia yang patut diduga menimbulkan rangsangan nafsu birahi pada orang lain. Broken home Kehidupan keluarga yang kurang baik dapat memaksa seseorang remaja untuk melakukan hala-hal yang kurang baik di luar rumah dan itu dimanfaatkan oleh seseorang yang tidak bertanggung jawab dengan mengajaknya bekerja sebagai PSK. c. foto. Kenangan masa kecil yang buruk Tindak pelecehan yang semakin meningkat pada seorang perempuan bahkan adanya pemerkosaan pada anak kecil bisa menjadi faktor dia menjadi seorang PSK. film atau yang dipersamakan dengan film. .Faktor lain yaitu. C. tayangan atau media komunikasi lainnya yang sengaja dibuat untuk memperlihatkan secara terang-terangan atau tersamar kepada public alat vital dan bagian – bagian tubuh serta gerakan-gerakan erotis yang menonjolkan sensualitan dan seksualitas. Pornografi Menurut definisi Undang-undang Anti Pornografi. Akibat gaya hidup modern Seseorang perempuan pastinya ingin tampil dengan keindahan tubuh dan barang-barang yang dikenalakannya. Dampak yang ditimbulkan bia seseorang bekerja sebagai PSK (pekerja seks komersial) : a. penipuan dan pemaksaan dengan berkedok agen penyalur kerja. d. Persoalan – persoalan psikologis a. Keluarga dan masyarakat tidak dapat lagi memandang nilainya sebagai seorang perempuan. b.

Meregulasi undang-undang khusus tentang PSK. Sektor informal (berorientasi secara tidak tetap) . c. c. Masyarakat Meningkatkan kepedulian dan melakukan pendekatan terhadap kehidupan PSK. Sektor formal (kompleks lokalisasi. Rumah panggilan ‘call house” 3. b. Stabilitas sosial pada dirinya akan terhambat. Menurut jumlahnya. Meningkatkan bimbingan agama sebagai tameng agar terhindar dari perbuatan dosa. Keluarga 1. panti pijat. Memberikan citra buruk bagi keluarga. D. Mempermudah penyebaran penyakit menular seksual. club malam.sifilis. a. Segregasi/lokalisasi 2. Bantuan organisasi dan sindikat b. hepatitis B.herpes kelamin.b. penyedia perempuan panggilan) 2. perempuan pendamping. klamdia. Individual 2. karena masyarakat hanya akan selalu mencemooh dirinya. seperti gonore. 3. Klasifikasi : 1. d. Penanganan masalah PSK: a. Meningkatkan keamanan dengan lebih menggiatkan razia lokalisasi PSK untuk dijaring dan mendapatkan rehabilitasi. Meningkatkan pendidikan anak-anak terutama mengenalkan pendidikan seks secara dini agar terhindar dari perilaku seks bebas. Pemerintah 1. Menurut lokasinya : 1. dan HIV/AIDS. 2. 2. prostitusi dibagi dalam : 1. Dibalik front organisasi/bisnis terhormat c. Memperbanyak tempat atau panti rehabilitasi.

menarik 3) Muda 4) Pakaian mencolok. Penanggulangan prostitusi 1. ayu. manis. film dan gambar porno Meningkatkan kesejahteraan rakyat 2. rupawan. Represif dan kuratif (menekan. lawan pelacur adalah gigolo (pelacur pria) 2) Biasanya cantik. Preventif Penyempurnaan UU larangan/pengaturan penyelenggaraan pelacuran Intensifikasi pendidikan keagamaan Kesibukan untuk penyaluran energi yang positif Memperluas lapangan kerja Pendidikan seks Koordinasi berbagai instansi untuk pencegahan/penyebaran pelacuran Penyitaan buku.d. cepat. Ciri khas pelacur Ada beberapa cirri khas seorang pelacur / Pekerja seks komersial 1) Wanita. tidak hadir secara psikis 6) Mobile . menghapuskan dan menyembuhkan wanita dari ketunasusilaannya) Melakukan pengawasan dan kontrol yang sangat ketat terhadap lokalisasi yang sering ditafsirkan sebagai legalisasi Aktivitas rehabilitasi dan resosialisasi Penyempurnaan tempat penampungan dan pembinaan Pemberian pengobatan Membuka lapangan kerja baru Pendekatan keluarga Mencarikan pasangan hidup Pemerataan penduduk dan perluasan lapangan kerja A. atraktif. eksentrik 5) Teknik seksual mekanistik. beraneka warna.

antara lain : 1) Pergundikan 2) Tante girang 3) Gadis panggilan 4) Gadis bar 5) Gadis juvenile delinguent 6) Gadis binal 7) Gadis taksi 8) Penggali emas 9) Hostes atau pramuria 10) Promiskuitas C. gambar. Motif yang melatarbelakangi Motif-motif yang melatarbelakangi seseorang menjadi pelacur / PSK 1) Kesulitan hidup 2) Nafsu seks abnormal 3) Tekanan ekonomi 4) Aspirasi materiil tinggi 5) Kompensasi terhadap perasaan inferior 6) Ingin tahu pada masalah seks 7) Pemberontakan terhadap otoritas orang tua 8) Simbol keberanian dan kegagahan 9) Gadis dari daerah slums dengan lingkungan immoril 10) Bujuk rayu laki-laki dan/calo 11) Stimulasi seksual melalui film. bacaan 12) Pelayan dan pembantu RT 13) Penundaan perkawinan . Kategori pelacuran Beberapa kategori seorang PSK.7) Berasal dari strata ekonomi rendah 8) 60-80 % intelektual normal B.

HIV/AIDS.14) Disorganisasi dan disintegrasi kehidupan keluarga 15) Mobilitas pekerjaan atau jabatan pria 16) Ambisi besar mendapatkan status sosial ekonomi tinggi 17) Mudah dilakukan 18) Pecandu narkoba 19) Traumatis cinta 20) Ajakan teman 21) Tidak dipuaskan pasangan/suami D. infertil 5) Kekerasan 6) Penghasilan lambat laun menurun 7) Usia lebih dari 30 tahun biasanya mengalami konflik jiwa E. Klamidia 2) Timbul kehamilan yang pada umumnya tidak diinginkan 3) Timbul Kekerasan 4) Mengganggu ketenangan lingkungan tempat tinggal F. Masalah-masalah yang timbul dari PSK Beberapa masalah yang timbul karena menjadi PSK. siphilis. antara lain : 1) Penyakit Menular Seksual (PMS) seperti Gonorrhoe. Akibat menjadi pelacur / PSK Pelacur pada umumnya cepat menjadi tua dan layu. karena: 1) Kebiasaan buruk 2) Badan lemas dan lelah 3) Badan dimanipulir dan di eksploitasi 4) PMS termasuk HIV/AIDS. PSK Pekerjaan tak bermoral Faktor-faktor yang menyebabkan PSK dianggap sebagai pekerjaan yang tidak bermoral : 1) Pekerjaan ini identik dengan perzinahan yang merupakan suatu kegiatan seks yang dianggap tidak bermoral oleh banyak agama . kehamilan.

mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan c. terbaru. hilangnya rasa. PENGERTIAN a. Psikotropika : zat atau obat baik alamiah atau sintetik bukan narkotika yg berkhasiat psikoaktif melalui susunan syaraf pusat yg menyebabkan perubahan khas pd aktivitas mental dan prilaku. murah dan cobalah menjaga kelangsungan pengadaan obat 4) Cari pengadaan kondom yang cukup dan rutin bagi masyarakat. 10. Narkotika : zat atau obat yang berasal dr tanaman atau bukan tanaman yg dapat menyebabkan penurunan / perubahan kesadaran. Narkoba : pada dasarnya merupakan obat2an yang apabila pemakaiannya disalhgunakan dapat menimbulkan ketergantungan b.5 DRUG ABUSE A. 3) Pelacuran dianggap sebagai ancaman terhadap kehidupan keluarga yang dibentuk melalui perkawinan dan melecehkan nilai sakral perkawinan. perawatan PMS dan obat yang terjangkau serta penanggulangan obat terlarang. 5) Memastikan ketersediaan pelayanan kesehatan termasuk KB. .2) Perilaku seksual oleh masyarakat dianggap sebagai kegiatan yang berkaitan dengan tugas reproduksi yang tidak seharusnya digunakan secara bebas demi untuk memperoleh uang. 4) Kaum wanita membenci pelacuran karena dianggap sebagai pecuri cinta dari lakilaki (suami) mereka sekaligus pencuri hartanya G. Peran sebagai petugas kesehatan Peran sebagai petugas kesehatan dalam masalah pekerja seks komersial yaitu : 1) Memberikan pelayanan secara sopan seperti melayani pasien-pasien yang lain 2) Belajar membuat diagnosa dan mengobati PMS 3) Mengenal berbagai jenis obat yang masih efektif.

Narkotika golingan III : narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan & tidak digunakan dalam terapi. serta mempunyai potensi ringan mengakibatkan ketergantungan.2 TAHUN 1997 a. missal . minuman berakohol bersifat sedative (penenang). serta mempunyai potensi tinggi mengakibatkan ketergantungan. serta mempunyai potensi sangat tinggi mengakibatkan ketergantungan Misal : heroin. misal : ampetamiin. depresan. hipnotik. kokain b. PENGGOLONGAN PSIKOTROPIKA UU. Narkotika golongan II : narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan & tidak digunakan dalam terapi. ganja. rokok.NO. Zat adiktif lainnya adalah . serta mempunyai potensi sedang. morfin c. serta mempunyai potensi kuat mengakibatkan ketergantungan. Narkotika golongan I : narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan & tidak digunakan dalam terapi.d. missal : Codein C. misal : barbiturate . Psikotropika golongan II : psikotropika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dan tidak dapat digunakan dalam terapi. missal : LSD b. Psikotropika golongan III : psikotropika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dan tidak dapat digunakan dalam terapi. 05 TAHUN 1995 a. B. NO. serta mempunyai potensi amat kuat mengakibatkan ketergantungan. metilfenidad c. mengakibatkan ketergantungan. Psikotopika golongan I : psikotropika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dan tidak dapat digunakan dalam terapi. PENGGOLONGAN NARKOTIKA UU.

kokain. heroin. morfin. bahkan tertidur. kafein. melarikan diri dr sesuatu. codein. Misal : opium. Psikotropika golongan IV : psikotropika yg berkhasiat pengobatan & dapat digunakan dalam terapi dan atau tujuan ilmu pengetahuan. selalu menuntut. sifat antisocial. Jenis ini membuat pemakai merasa fly. sebagai lambing kemoderan. dan mendapat pengalaman baru. Depresan : jenis zat berfungsi mengurangi aktifitas fungsional tubuh. EFEK YANG DITIMBULKAN a. b. memuaskan rasa ingin tahu. agar diterima kelompok ttn. apatis). amfetamin c. Stimulan : zat yg dapat merangsang fungsi tubuh dan meningkatkan kegairahan kerja (segar & bersemanagat) misal : ekstasi. kurang religious.kurang PD. misal : ganja. misal : Diazepam D. Motivasi tertentu : menyatakan diri bebas. Faktor Individu Penyakit jasmaniah Kepribadian dgn resiko tinggi : mudah kecewa. penilaian diri negative. FAKTOR2 PENYEBAB PENYALAHGUNAAN a. depresi. Factor Zat Ketersediaan zata pada peredaran gelap Kemudahan memperoleh zat . memiliki gangguan jiwa (cemas. mescalin dan LSD. tidak sadar diri. cenderung agresif.d. E. Halusinogen : zat yg dapat menimbulkan efek halusinasi yg bersifat merubah perasaan dan pikiran seringkali disertai halusinasi. dan sedative b.

social yg kurang mendukung. terus menggunakan walaupaun sakit fisiknya kambuh. Abuse . malnutrisi. c. komunikasi antara ortu dan ank krg efektif. Lingkungan sekolah : sekolah kurang disiplin. impotensi.c. sakit . Sebagian akan berhenti tp ada juga yg meneruskan. KOmplikasi medic : akibat zat itu sendiri 9 kokain : anemia. ancaman fisik sgt kuat. gangguan haid. ortu otoriter. DAMPAK PENYALAHGUNAAN a. kecewa. yg akan menimbulkan gangguan fungsional / okupasional. pemakai sebagai pola penggunaan bersifat patologik yg ditandai untuk mengendalikan. Eksperimen use : sekedar mencoba-coba dan memenuhi rasa ingin tahu. TINGKAT PEMAKAIAN a. tekanan kelompok sebaya sgt kuat. Recreation use : hanya untuk bersenang2. b. adanya murid pengguna. e. kehilangan BB. rekreasi atau santai. Situasional use : memakai zat pada saat tertentu saja ( saat sedih. Dependence use : telah terjadi toleransi dan gejala putus zat. Lingkungan teman sebaya . d. Lingkungan masyarakat luas : situasi politik. ekonomi. G. Faktor lingkungan Lingkungan keluarga : tidak harmonis. ancaman fisik dr teman pengedar. F. tegang) dan bertujuan menghilangkan perasaan. bila pemakaian zat dihentikan atau dikurangi dosisnya. opioida : kemandulan. Kafein : gastritis. keluarga terlalu permisisf.

Melalui sekolah : lokasi sekolah tdk berada pada tempat rawan.1996) menyimpulkan bahwa terkandung empat hal pokok dalam reproduksi wanita yaitu : 1. b. UPAYA PENCEGAHAN a. luangkan waktu bersama. konseling bagi mahasiswa bermasalh. sikap positif ortu. Kesetaraan pria dan wanita (equality and equity for men and women) . Penentuan dalam keputusan reproduksi (reproductive decision making) 3. ciptakan suasan yg hangat. bronchitis. akibat bahan campuran tau pelarut akibat cara pemakaian jarum suntik yg tidak steril.jantung dan hipertensi. disiplin. Memburuknya kehidupan sosial H. libatkan partisipasi siswa dalam program pencegahan NAPZA melalui : Lembaga keagamaan LSM Kawan bukan pengguna 10. beri informasi yg benar. Kesehatan reproduksi dan seksual (reproductive and sexual health) 2. menjadi contoh yg baik. Akibat gangguan mental emosional c. Dalam hal ini (Cholil. akibat cara hidup kurang bersih. Melalui keluaga . hubungan guru murid baik. Nikotin : kanker paru.6 UPAH Berdasarkan Konferensi Wanita sedunia ke IV di Beijing pada tahun 1995 dan Koperensi Kependudukan dan Pembangunan di Cairo tahun 1994 sudah disepakati perihal hak-hak reproduksi tersebut. bronkiektosis). proses belajar mengajar bentuk siswa mandiri. memperkuat kehidupan agama. b. akibat pertolongan yg salah.

fungsi-fungsi dan proses reproduksi. 10. adalah kemampuan upah nominal yang diterima oleh para pekerja jika ditukarkan dengan barang dan jasa. Sehubungan dengan hal itu maka upah yang diterima pekerja dapat dibedakan dua macam yaitu: 1. yang diukur berdasarkan banyaknya barang dan jasa yang bisa didapatkan dari pertukaran tersebut. Teori ini menerangkan: . dan menentukan kelahiran anak mereka. Teori Upah Tenaga Kerja. Untuk mendapatkan gambaran yang jelas dalam hal upah dan pembentukan harga uapah tenaga kerja. Upah Nominal. Keamanan reproduksi dan seksual (sexual and reproductive security) Adapun definisi tentang arti kesehatan reproduksi yang telah diterima secara internasional yaitu : sebagai keadaan kesejahteraan fisik. Selain itu juga disinggung hak produksi yang didasarkan pada pengakuan hak asasi manusia bagi setiap pasangan atau individu untuk menentukan secara bebas dan bertanggung jawab mengenai jumlah anak. mental. sosial yang utuh dalam segala hal yang berkaitan dengan sistim. penjarakan anak. Upah Riil . yaitu sejumlah upah yang dinyatakan dalam bentuk uang yang diterima secara rutin oleh para pekerja. Teori Upah Wajar (alami) dari David Ricardo. berikut akan dikemukakan beberapa teori yang menerangkan tentang latar belakang terbentuknya harga upah tenaga kerja. 2.6 UPAH Upah yang diberikan oleh para pengusaha secara teoritis dianggap sebagai harga dari tenaga yang dikorbankan pekerja untuk kepentingan produksi.4.

karena tidak sebanding antara jumlah tenaga kerja dengan penawaran tenaga kerja. upah kodrat dijadikan batas minimum dari upah kerja. Untuk itulah Lassalle menganjurkan untuk menghadapi kebijakan para produsen terhadap upah agar dibentuk serikat pekerja. Menurut teori ini tinggi upah tergantung kepada permintaan dan penawaran tenaga kerja. Teori Upah Besi Teori upah ini dikemukakan oleh Ferdinand Lassalle. Teori Upah Etika Menurut kaum Utopis (kaum yang memiliki idealis masyarakat yang ideal) tindakan para pengusaha yang memberikan upah hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan minimum. Berhubungan dengan kondisi tersebut maka teori ini dikenal dengan istilah “Teori Upah Besi”. merupakan suatu tindakan yang tidak “etis”. Peningkatan jumlah penduduk akan mendorong tingkat upah yang cenderung turun. Di pasar akan terdapat upah menurut harga pasar adalah upah yang terjadi di pasar dan ditentukan oleh permintaan dan penawaran. Sedangkan penawaran tenaga kerja tergantung pada jumlah dana upah yaitu jumlah modal yang disediakan perusahaan untuk pembayaran upah. Teori Dana Upah Teori upah ini dikemukakan oleh John Stuart Mill. Penerapan sistem upah kodrat menimbulkan tekanan terhadap kaum buruh.Upah menurut kodrat adalah upah yang cukup untuk pemeliharaan hidup pekerja dengan keluarganya. Oleh ahli-ahli ekonomi modern. karena kita ketahui posisi kaum buruh dalam posisi yang sulit untuk menembus kebijakan upah yang telah ditetapkan oleh para produsen. Upah harga pasar akan berubah di sekitar upah menurut kodrat. Oleh karena itu sebaiknya para pengusaha selain .

anggota keluarga dan pemberi pelayanan kesehatan harus berperan dalam keluarga. pendapatan merupakan balas jasa yang diberikan kepada pekerja atau buruh yang punya majikan tapi tidak tetap. Demi tercapainya derajat kesehatan yang tinggi. Masalah kesehatan reproduksi wanita sudah menjadi agenda Intemasional diantaranya IndonesiaBeijing dan Kairo). Kesehatan wanita sering dilupakan dan ia hanya sebagai objek dengan mengatas namakan “pembangunan” seperti program KB.dapat memberikan upah yang layak kepada pekerja dan keluarganya. 3. supaya anak tumbuh sehat sampai dewasa sebagai generasi muda. Hubungan Upah Dengan Konsep Pemikiran Tentang Kesehatan Reproduksi Wanita Upah dalam Pembangunan kesehatan bertujuan untuk mempertinggi derajat kesehatan masyarakat. Kesehatan wanita secara langsung mempengaruhi kesehatan anak yang dikandung dan dilahirkan. Wanita menghadapi masalah kesehatan khusus yang tidak dihadapi pria berkaitan dengan fungsi reproduksinya 2. maka wanita sebagai penerima kesehatan. . dan pengendalian jumlah penduduk. Oleh sebab itu pada wanita diberi kebebasan dalam menentukan hal yang paling baik menurut dirinya sesuai dengan kebutuhannya di mana ia sendiri yang memutuskan atas tubuhnya sendiri. 4. menyepakati hasil-hasil Konferensi mengenai kesehatan reproduksi dan kependudukan ( 5. Oleh sebab itu wanita. seyogyanya diberi perhatian sebab : 1. Pendapatan adalah nilai maksimal yang dapat dikonsumsi oleh seseorang dalam suatu periode dengan mengharapkan keadaan yang sama pada akhir periode seperti keadaan semula. Berdasarkan pemikiran di atas kesehatan wanita merupakan aspek paling penting disebabkan pengaruhnya pada kesehatan anak-anak. juga harus memberikan tunjangan keluarga.

1998) B. Seksualitas/Jenis Kelamin (seks) adalah perbedaan fisik biologis yang mudah dilihat melalui cirri fisik primer dan secara sekunder yang ada pada kaum laki-laki dan perempuan(Badan Pemberdayaan Masyarakat. 2.11. budaya dan adat istiadat (Badan Pemberdayaan Masyarakat. Pengertian Gender dan Seksualitas 1. Gender adalah pera dan tanggung jawab perempuan dan laki-laki yang ditentukan secara social. Seksualitas/jenis kelamin adalah karakteristik biologis-anatomis (khususnya system reproduksi dan hormonal) diikuti dengan karakteristik fisiologis tubuh yang menentukan seseorang adalah laki-laki atau perempuan (Depkes RI. 2003) c. Seksualitas/Jenis Kelamin adalah pembagian jenis kelamin yang ditentukan secara biologis melekat pada jenis kelamin tertentu 9handayani. Gender berhubungan dengan persepsi dan pemikiran serta tindakan yang diharapkan sebagai perempuan dan laki-laki yang dibentuk masyarakat. 2002 :4) d. bukan karena perbedaan biologis (WHO. Pengertian Seksualitas a. 1998). fungsi. tanggung jawab dan perilaku yang dibentuk oleh tata nilai social. Misi Unsur pembeda Gender Manusia (masyarakat) Kebiasaan Kebudayaan (tingkah laku) Seks Tuhan Kesetaraan Biologis (alat reproduksi) . hak. Perbedaan Gender dan Seksualitas No 1. Gender pada awalnya diambil dari kata dalam bahasa arab JINSIYYUN yang kemudian di adopsi dalam bahasa perancis dan inggris menjadi Gender b. 3. KESEHATAN REPRODUKSI DALAM PERSFEKTIF GENDER A. Pengertian Gender a. Seks adalah karakteritik genetic/fisiologis atau biologis seseorang yang menunjukkan apakah dia seorang perempuan atau laki-laki (WHO. 2002:2) b. 2003) c. 2. Gender adalah perbedaan antara laki-laki dan perempuan dalam peran. Karakteristik Sumber pembeda Visi.

contohnya alat kelamin laki-laki dan perempuan Gender Dapat berubah. Menurut Badan Pemberdayaan Masyarakat. Ke-berlaku-an Dapat berubah. kenikmatan. Sifat Harkat. Setelah Indo merdeka perempuan mempunyai kebebasan mengikuti pendidikan Dapat dipertukarkan . contohnya jakun pada laki-laki dan payudara pada perempuan Berlaku sepanjang masa. kedamaian dll. Perbedaan antara Gender dan Jenis Kelamin Jenis Kelamin Tidak dapat berubah. contohnya status sebagai laki-laki atau perempuan Tergantung budaya dan kebiasaan. musiman dan berbeda anra kelas kedua belah pihak.4. Sehingga Sering merugikan salah satu pihak. Dampak Terciptanya normanorma/ketentuan tentang “pantas” atau “tidak pantas” lakilaki pantas menjadi pemimpin. perempuan “pantas’ dipimpin dll. Tidak dapat dipertukarkan. contohnya peran dalam kegiatan sehari-hari. Terciptanya nilai-nilai : kesempurnaan. contohnya di jawa pada jaman penjajahan belanda kaum perempuan tidak memperoleh hak pendidikan. seperti banyak perempuan menjadi juru masak jika dirumah. tetapi jika di restoran juru masak lebih banyak laki-laki. tertentu tidak dapat dipertukarkan 5. tidak mengenal pembedaan kelas. martabat dapat dipertukarkan Kodrat. Sepanjang masa dimana saja. menguntungkan kebetulan adalah perempuan 6.

contohnya laki-laki dan perempuan berhak menjadi calon ketua RT. 5. tergantung pada kebiasaan. C. seorang laki-laki/perempuan tetap laki-laki dan perempuan Tergantung budaya setempat. dikantor dan dimanapun berada. pengasuh anak Merupakan kodrat Tuhan. wanita Buatan manusia. Setiap masyarakat mengharapkan wanita dan pria untuk berpikir. Contohnya wanita diharapkan untuk menyiapkan masakan. 3. contohnya pembatasan kesempatan di bidang pekerjaan terhadap perempuan dikarenakan budaya setempat antara lain diutamakan untuk menjadi perawat. Sedangkan pria bertugas memberikan kesejahteraan bagi keluarga di masa tua serta melindungi keluarga dari ancaman. Ciptaan Tuhan. melahirkan dan menyusui sedang laki-laki tidak. hamil. berperasaan dan bertindak dengan pola-pola tertentu dengan alas an hanya karena mereka dilahirkan sebagai wanita/pria. dan kepala desa bahkan presiden. 4. Gender dan kegiatan yang dihubungkan dengan jenis kelamin tersebut. merawat anak-anak dan suami. membawa air dan kayu bakar. contohnya laki-laki Bukan merupakan budaya setempat. Budaya yang Mempengaruhi Gender 1. contohnya perempuan bisa haid. Sebagian besar masyarakat banyak dianut kepercayaan yang salah tentang apa arti menjadi seorang wanita. suku dan umurnya. guru TK. tergantung pada tingkat pendidikan. mempunyai cirri-ciri utama yang berbeda dengan cirri-ciri utama perempuan yaitu jakun. contohnya pengaturan jumlah a nak dalam satu keluarga . dengan akibat yang berbahaya bagi kesehatan wanita. hokum dan agama yang dianut oleh masyarakat tersebut. RW. 2.Berlaku dimana saja. Beberapa kegiatan seperti menyiapkan makanan dan merawat anak adalah dianggap sebagai “kegiatan wanita”. semuanya adalah hasil rekayasa masyarakat. contohnya : di dalam suatu masyarakat. Kegiatan lain tidak sama dari satu daerah ke daerah lain diseluruh dunia. Peran jenis kelamin bahkan bisa tidak sama didalam suatu masyarakat. contohnya di rumah.

Hal ini disebabkan karena belum terkoordinasi konsep gender dalam masyarakat yang mengakibatkan adanya diskriminasi kerja bagi perempuan.Contoh . Gender dan Subordinasi Pekerjaan Perempuan Subordinasi adalah anggapan tidak penting dalam keputusan politik. permohonan kredit harus seijin suami. 6. sedang wanita lain mempunyai pilihan yang lebih luas tentang pekerjaan yang bisa mereka pegang. Contoh lain adanya pekerjaan khusus perempuan seperti : guru anak2. Dari segi sumbernya bisa berasal dari kebijakan pemerintah. pengecualian/pembatasan yang dibuat berdasarkan peran dan norma gender yang dikonstruksi secara social yang mencegah seseorang untuk menikmati HAM secara penuh. orang tua telah memberlakukan anak perempuan dan laki-laki berbeda. contohnya revolusi hijau yang memfokuskan pada laki-laki mengakibatkan banyak perempuan tergeser dan menjadi miskin. tafsiran agama. Gender dan Marginalisasi Perempuan Bentuk manifestasi ketidakadilan gender adalah proses marginalisasi/pemiskinan terhadap kaum perempuan. izin usaha wanita harus diketahui ayah (jika masih lajang) dan suami jika udah menikah. E. keyakinan. Peran gender diajarkan secara turun temurun dari orang tua ke anaknya. keyakinan tradisi dan kebiasaan bahkan asumsi ilmu pengetahuan. hak kawin . Ada beberapa mekanisme proses marginalisasi kaum perempuan karena perbedaan gender. Bentuk-Bentuk Ketidakadilan Gender 1. Pengertian Diskriminasi Gender Diskriminasi gender adalah adanya perbedaan.dari suku tertentu biasanya bekerja menjadi pembantu rumah tangga. meskipun kadang tanpa mereka sadari D. Sejak anak berusia muda. pembatasan kesempatan dibidang pekerjaan terhadap wanita. kemajuan tehnologi industry meminggirkan peran serta wanita 2. Perempuan tersubordinasi oleh factor yang dikonstruksikan secara social. pekerja pabrik yang berakibat pada penggajian yang rendah. Contoh lain : upah wanita lebih kecil. wanita sebagai konco wingking. misalnya marginalisasi dibidang pertanian.

4. Wanita macak-masak-manak. jantan. Bentuk kekerasan ini tidak selalu terjadi antara laki-laki terhadap perempuan akan tetapi antara perempuan dengan perempuan atau erempuan dengan laki-laki. Contoh . Eksploitsi terhadap wanita. rasional. perkosaan.wanita dinomor duakan. wanita jadi obyek iklan. wanita dinomor duakan dalam peluang bidang politik. jabatan. istri menghina/mencela kemampuan seksual. karir dan pendidikan. laki-laki tlang punggung keluarga.Contoh : Wanita-sumur-dapur-kasur. dan penyiksaan. Gender dan Sterotip atas Pekerjaan Perempuan Stereotip adalah pelabelan terhadap suatu kelompok / jenis pekerjaan tertentu. Posisi perempuan dianggap lebih rendah dibandingkan dengan laki-laki. Non fisik : pelecehan seksual. Stereotip adalah bentuk ketidakadilan. pelecehan terhadap wanita. janda mudah dirayu. perkasa. dan paksaan. cantik dan keibuan. sehingga dinamakan pelabelan negative. Meskipun demikian perempuan menjadi lebih rentan karena posisinya yang pincang dimata masyarakat baik secara ekonomi.suami membatasi uang belanja dan memonitor pengeluarannya. kehebatan pada kemampuan seksualnya. pemukulan. maka peran perempuan mengalami perkembangan . Kekerasan fisik : perkosaan. Gender dan Kekerasan Terhadap Perempuan Kekerasan adalah suatu serangan terhadap fisik maupun integritas mental psikologi seseorang. Laki-laki mata keranjang. 5. bagian warisan wanita lebih sedikit. ancaman. social atau politik. laki-laki sebagai pencari nafkah. Kekerasan terhadap perempuan merupakan kekerasan yang disebabkan adanya keyakinan gender. Kekerasan terhadap manusia sumbernya macam-macam namun ada satu jenis kekerasan yang bersumber anggapan gender. Secara umum stereotip merupakan pelabelan/penandaan terhadap kelompok tertentu dan biasanya pelabelan ini selalu berakibat pada ketidakadilan. 3. Gender dan Beban kerja Lebih Berat Dengan berkembangnya wawasan kemitrasejajaran berdasarkan pendekatan gender dalam berbagai aspek kehidupan. Hal ini disebabkan pelabelan yang sudah melekat pada laki-laki misalnya manusia yang kuat. Sedangkan perempuan adalah mahkluk yang lembut.

F. dan umumnya perempuan mengerjakan peranan sekaligus untuk memenuhi tuntutan pembangunan. untuk itulah maka beban kerja perempuan terkesan berlebihan. Perbedaan gender dalam akses terhadap pelayanan kesehatan Berbeda dengan Negara maju kaum perempuan dinegara berkembang pada umumnya belum dapat memanfaatkan pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan. Perempuan yang mengalami depresi karena kekerasan domestic yang dilakukan oleh pasangannya hanya diobati dengan antidepresan tanpa diberi dalam mengatasi masalah gender yang melatarbelaknginya. pendidik anak sekaligus pendamping suami pencari nafkah kehidupan. atau analisa data. Ketidak-adilan Gender Dalam berbagai aspek ketidak-setaraan gender tersebut sering ditemukan pula ketidakadilan gender yaitu ketidakadilan berdasarkan norma dan standart yang belaku. 2. Contoh : wanita bekerja diluar rumah atau dirumah. Contonya sebagai berikut : a. pembagian sumber-sumber dan hasil pembangunan serta kses terhadap pelayanan. Namun perlu dicermati bahwa perkembangan perempuan tidaklah “mengubah” peranannya yang “lama” yaitu peranan dalam lingkup rumah tangga (peran reproduktif).yang cukup cepat. wanita sebagai perawat. Ketidakadilan adalah ketidaksetaraan yang tidak pantas atau tidak adil. Gangguan kesehatan biasa yang mengakibatkan gangguan berarti pada perempuan tidak mendapat perhatian bila tidak mempengaruhi fungsi reproduksi. Bias gender dalam penelitian kesehatan Ada indikasi bahwa penelitian kesehatan mempunyai tingkat bias gender nyata baik dalam pemilihan topic. metode yang digunakan. Ketidaksetaraan dan Ketidakadilan Gender dalam Pelayanan Kesehatan 1. laki-laki mencari nafkah utama sekaligus sopir keluarga. Ketidak-setaraan Gender Ketidak-setaraan gender merupakan keadaan diskriminatif (sebagai akibat dari perbedaan jenis kelamin) dalam memperoleh kesempatan. Definisi “keadilan gender dalam kesehatan” menurut WHO mengandung 2 aspek : . b. Maka dari itu perkembangan peranan perempuan ini sifatnya menambah.

Sebagai strategi operasional dalam mencapai kesetaraan antara laki-laki dan perempuan dianjurkan melakukan pengarus-utamaan gender (PUG). Masalah kesehatan reproduksidapat terjadi sepanjang siklus hidup manusia missal masalah inses yang terjadi pada masa anak-anak dirumah. Infeksi Menular Seksual H. melahirkan. Hal ini semakin dirasakan dalam ruang lingkup kesehatan reproduksi antara lain karena hal berikut : 1. masalah pergaulan bebas . 1. G. . Perempuan lebih rentan dalam menghadapi resiko kesehatan reproduksi seperti kehamilan. Isu Gender dalam Kesehatan Reproduksi Isu gender adalah suatu kondisi yang menunjukkan kesenjangan laki-laki dan perempuan yaitu adanya kesenjangan antara kondisi yang dicita-citakan (normatif) dengan kondisi sebagaimana adanya (obyektif). Kesehatan Ibu dan Bayi Baru Lahir (Safe Motherhood) 2. Penanganan Isu Gender dalam Kesehatan Reproduksi Gender mempunyai pengaruh besar terhadap kesehatan laki-laki dan perempuan. 2. psikologi dan social). Karena struktur alat reproduksi yang rentan secara social atau biologis terhadap penularan IMS termasuk STD/HIV/AIDS. Kesehatan Reproduksi Remaja 4. Keadilan dalam pelayanan kesehatan yang berarti bahwa pelayanan diberikan sesuai dengan kebutuhan tanpa tergntung pada kedudukan social dan diberikan sebagai respon terhadap harapan yang pantas dari masyarakat dengan penarikan biaya pelayanan yang sesuai dengan kemampuan. kehamilan remaja. b. aborsi tidak aman dan pemakaian alat kontrasepsi. Keadilan dalam status kesehatan yaitu tercapainya derajat kesehatan yang setinggi mungkin (fisik.a. Keluarga Berencana 3.

Masalah kesehatan reproduksi tidak terpisah dari hubungan laki-laki dan perempuan. pembatasan kecacatan dan pemulihan kesehatan adalah usaha-usaha yang dilakukan pada waktu sakit (pathogenesis). Pembatasan kecacatan ( disssability limitation) 5. Penengakan diagnosis secara dini dan pengobatan yg cepat dan tepat. Penengakan diagnosis secara dini dan pengobatan yang cepat dan tepat disebut pencegahan tersier. Peningkatan kesehatan (health promotion) 2. Upaya Promotif dan Preventif Menurut Leavel dan Clark Dalam kesehatan masyarakat ada lima tingkatan pencegahan penyakit dari leavel dan Clark yaitu : 1. Karena ini dalam menyusun strategi untuk memperbaiki kespro harus dipertimbangkan pula kebutuhan. Laki-laki juga mempunyai masalah kesehatan reproduksi. dan AIDS. 5. HIV. Agar mudah dipahami dapat dilihat pada skema dibawah ini : Fase Prepatogenesis § Peningkatan kesehatan Ø Perlindungan umum dan spesifik ---> pencegahan primer Fase Patogenesis . Kesehatan reproduksi lebih banyak dikaitkan dengan urusan perempuan seperti KB<> I. 4. Pemulihan kesehatan (rehabilitation) Peningkatan kesehatan dan perlindungan umum dan khusus terhadap penyakitpenyakit tertentu adalah usaha yang dilakukan sebelum sakit (pre pathogenesis) dan disebut pencegahan primer. 6.3. motivasi serta partisipasi laki-laki dalam kespro dewasa ini sangat kurang. khusunya berkaitan dengan IMS. Perempuan rentan terhadap kekerasan dalam rumah tangga 9kekerasan domestic) atau perlakuan kasar yang pada dasarnya bersumber gender yamg tidak setara. Namun keterlibatan . kepedulian dan tanggung jawab laki-laki. Perlindungan umum dan khusus terhada penyakit tertentu (spesifik protection) 3. Menegkkan diagnose secara dini dan pengobatan yang cepat dan tepat ( early diagnosis and promotion) 4.

Melakukan pemeriksaan kesehatan umum secara rutin c. penggunaan sarung tangan & masker saat bekerja sebagai tenakes b. Perbaikan dan pemeliharaan kesehatan perorangan c. Perbaikan higiene & sanitasi lingkungan seperti : penyediaan air bersih. Perlindungan Umum dan Khusus Terhadap Penyakit2 Tertentu (spesifik protection) a. Menegakkan Diagnosa Secara Dini dan Pengobatan yang Cepat dan Tepat ( early diagnosis and promotion) a.§ Penengakan diagnose dini dan pengobatan yg cepat --. Perbaikan dan peningkatan gizi b. Nasehat & perkawinan serta pendidikan seks yang bertanggung jawab 2. Pendidikan kesehatan terhadap masyarakat e. bahan racun maupun alergi e. TBC . Peningkatan Kesehatan (health promotion) a. d. Perlindungan terhadap bahan2 yg bersifat karsinogenik. Pengendalian sumber2 pencemaran 3. Kesempatan memperoleh hiburan yang sehat untuk kemungkinan perkembangan kesehatan mental & sosial g. Olah raga secara teratur f. Mencari kasus sedini mungkin (case finding) b. perbaikan dan penyediaan tempat pembuangan sampah dan perumahan sehat d. Memberi perlindungan khusus terhadap suatu penyakit Misal : penggunaan kondom untuk mencegah HIV/AIDS. Perlindungan terhadap kemungkinan kecelakaan di tempat umum & di tempat kerja.> pencegahan sekunder Ø Pembatasan kecacatan Pencegahan tersier Ø Pemulihan kesehatan Kegiatan pada masing-masing tingkat pencegahan : 1. Isolasi terhadap penyakit menular c. Pengawasan selektif terhadap penyakit tertentu sprt penyakit kusta.

Kurangnya kesadaran masy tentang kesehatan shg masy tidak melanjutkan pengobatan scr tuntas shg dapat menyebabkan terjadi cacat atau ketidakmampuan. Pencegahan terhadap komplikasi dan kecacatan 5. e. d. Pusat rehabilitasi bagi korban kekerasan. . INDIKATOR STATUS KESEHATAN WANITA 13. Pemulihan Kesehatan (rehabilitation) a. Mengusahakan perkampungan rehabilitasi social sehingga setiap penderita yang telah cacat mampu mempertahankan diri. Usia harapan hidup perempuan lebih tinggi dibandingkan laki-laki. dan korban narkoba b. Harapan hidup penduduk Indonesia mengalami peningkatan jumlah dan proporsi sejak 1980. Pemberian pengobatan yg tepat pada setiap permulaan kasus. Mengembangkan lembaga rehabilitasi dgn mengikutsertakan masyarakat c. kemudian 64. Pembatasan Kecacatan (disability limitation) a. Mencari orang2 yg pernah berhubungan dgn penderita penyakit menular ( contact person) f. Harapan hidup perempuan adalah 54 tahun pada 1980. Meningkatakan keteraturan pengobatan terhadap penderita (case holding)I e. Misal . Misal : penganan secara tuntas pd kasus infeksi organ reproduksi untuk mencegah terjadinya infertilitas. 4.7 tahun pada 1990. 13.d. Perbaikan fasilitas kesehatan sebagai penunjang untuk dimungkinkan pengobatan & perawatan yang lebih intensif c. Menyadarkan masyarakat untuk menerima mereka kembali dgn memberikan dukungan moral tidaknya bagi yang bersangkutan untuk bertahan.1 USIA HARAPAN HIDUP Pengertian Usia harapan Hidup Usia harapan hidup (Life Expectancy Rate) merupakan lama hidup manusia di dunia. Penyuluhan dan usaha-usaha kelanjutan yang harus tetap dilakukan seorang setelah ia sembuh dari suatu penyakit. rehabilitasi PSK. b. dan 70 tahun pada 2000. Penkes perlu bukan hanya untuk orang yang cacat tapi juga untuk masyarakat.

Faktor-faktor kesehatan yang mempengaruhi dan berhubungan dengan usia harapan hidup. wanita Indonesia yang memasuki masa menopause saat ini semakim meningkat setiap tahunnya. Ir. Dr. Ali Khomsan. Tapi yang paling berpengaruh adalah pola makan. jantung koroner. terlepas itu perbuatan yang baik maupun buruk. ahli gizi Institut Pertanian Bogor: . tergantung dari beberapa faktor. Menurut Prof. makan ikan dan minum teh hijau maupun teh hitam. seperti penyakit kanker.Penyakit bawaan dari lahir: mereka yang diberi berkah oleh Tuhan Yang Maha Kuasa untuk menjalani hidup lebih panjang adalah orang-orang yang terkait dengan rendahnya penyakit degeneratif. Gizi Melewati kehidupan di dunia hingga usia 100 tahun mungkin menjadi harapan sebagian manusia. ahli gizi Institut Pertanian Bogor) . . 1. . diluar soal takdir tentunya. Ir. Ali Khomsan. tergantung dari beberapa faktor: (Prof. Hal-hal yang berpengaruh penting pada kelangsungan hidup yang lebih lama Penyebab panjangnya umur manusia. diabetes dan stroke. Meningkatnya jumlah itu sebagai akibat bertambahnya populasi penduduk usia lanjut dan tingginya usia harapan hidup diiringi membaiknya derajat kesehatan masyarakat. Penyebab panjangnya umur manusia. Berdasarkan data.Meningkatnya usia harapan hidup penduduk Indonesia membawa implikasi bertambahnya jumlah lansia.Strees Atau Tekanan C. diluar soal takdir tentunya. Mereka yang mempunyai kesempatan untuk menikmati hidup lebih lama ini adalah orang-orang yang sangat memperhatikan pola makannya.Lingkungan Tempat Tinggal .Orang-orang lanjut usia ini mulai mengurangi konsumsi kalori dengan hanya memakan kacangkacangan (kedelai). 1. Dr. “Mereka mengurangi konsumsi kalori ke dalam tubuhnya.Melakukan puasa seperti yang dilakukan umat Islam pada bulan Ramadhan. . Mereka berpendapat bahwa dengan semakin panjang umur semakin banyak hal-hal yang dapat dilakukan.Pola Makan . Yaitu penyakit-penyakit yang mengancam kehidupan manusia.

Diantaranya degan cara mengkonsumsi makanan tanpa dimasak atau menjadi seorang vegetarian. yang terlibat dalam penelitian ini hampir selama 40 tahun mengatakan. Para ilmuwan memantau kebiasaan merokok mereka selama lebih dari 50 tahun. “Bahkan setelah 20 tahun. Penelitian ini dimulai 50 tahun lalu ketika untuk pertama kalinya muncul kaitan antara merokok dan kanker paruparu.Mereka juga memangkas konsumsi protein dan lemak dalam tubuh. Penelitian ini melibatkan sekitar 35 ribu dokter di Inggris yang lahir antara tahun 1900 dan 1930. yang dapat mengurangi kolesterol dalam tubuh. Hasil penelitian yang dimuat di Jurnal Kesehatan Inggris ini menunjukkan. daging. anda bisa menghindari sembilan dari 10 resiko yang ada. Jika anda berhenti merokok setelah 10 tahun. . dsb. mereka banyak makan makanan yang mengandung zat anti oksidan yang bermanfaat bagi tubuh. . susah untuk menghentikan kebiasaan itu..Makan ikan yang mengandung zat omega 3 yang sangat tinggi. terdapat 20 penyakit yang terkait dengan kebiasaan merokok.Melakukan diet terhadap jenis makanan goreng-gorengan. . Atau kalau anda tidak merokok berarti menambah usia harapan hidup rata-rata 10 tahun. Sir Richard Peto. bila anda berhenti merokok. Merokok Merokok mengurangi usia harapan hidup rata-rata 10 tahun. dengan cara mengurangi makanan yang mengandung lemak dan protein hewani. Masalahnya adalah begitu orang merokok.Menyarankan agar para manula tersebut mulai kembali ke makanan ‘back to nature’ atau kembali ke alam. anda bisa terbebas dari hampir semua resiko yang ada. Temuan ini sangat penting untuk mendorong orang berhenti merokok. seperti telor. Banyak orang yang . disaat proses metabolisme tubuh sudah mulai lambat. Penelitian terlama tentang dampak merokok terhadap kesehatan menunjukkan bahwa rata-rata perokok meninggal dunia 10 tahun lebih cepat dibanding mereka yang tidak merokok. keju. . selain juga mengurangi porsi makan seharihari. 1. Demikian antara lain hasil penelitian selama 50 tahun di Inggris mengenai dampak merokok terhadap kesehatan. susu. temuan yang ada menunjukkan berhenti merokok akan meningkatkan kuantitas dan kualitas hidup.Pada awal usia 50 tahunan. Dan data paling akhir menunjukkan resiko yang ada jauh lebih besar dari perkiraan awal.

Disamping itu terjadi pula pergeseran umur menopause dari 46 tahun pada tahun 1980 menjadi 49 tahun pada tahun 2000. 1. Apa saja gejala-gejala awal yang menandakan kurangnnya kadar estrogen ? . “Kematian itu disebabkan merokok telah dibuktikan sebagai penyebab berbagai penyakit saluran pernapasan seperti penyakit paru obstruktif menahun. stroke. berbagai dampak negatif terhadap kesehatan bisa diminimalkan.5 juta orang atau 7.5% dari total penduduk. Berdasarkan Sensus Penduduk tahun 2000 jumlah perempuan berusia diatas 50 tahun baru mencapai 15. semakin banyak orang merokok. dan berbagai penyakit kronis lain”. diperkirakan 100 juta orang meninggal di seluruh dunia akibat merokok. dan berbagai macam kanker. dan diyakini merupakan faktor resiko untuk penyakit jantung. Padahal estrogen tersebut mempunyai manfaat yang beragam. Jumlah dan proporsi penduduk perempuan yang berusia diatas 50 tahun dan diperkirakan memasuki usia menopause dari tahun ke tahun juga mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Ada sekitar 20 penyakit yang terkait dengan merokok ini.0 juta atau 11. Di negara berkembang dewasa ini. sedangkan tahun 2020 jumlahnya diperkirakan meningkat menjadi 30. antara lain penyakit jantung. kanker paru. stroke. Mereka yang berhenti merokok pada usia 60 tahun. Menapause Keberhasilan pembangunan termasuk pembangunan kesehatan telah meningkatkan status kesehatan dan gizi masyarakat antara lain meningkatnya umur harapan hidup (UHH) di Indonesia dari tahun ke tahun. Sementara bila seseorang berhenti merokok pada usia 30 tahun.mengaku tak bisa berhenti merokok. bisa meningkatkan harapan hidup selama tiga tahun.6% dari total penduduk. perempuan memasuki masa menopause sehingga terjadi penurunan atau hilangnya hormon estrogen yang menyebabkan perempuan mengalami keluhan atau gangguan yang seringkali mengganggu aktivitas sehari-hari bahkan dapat menurunkan kualitas hidupnya. sehingga menurunnya produksi hormon akan berpengaruh terhadap beberapa perubahan penting dalam tubuh.Wajah kemerahan . Pada usia 50 tahun.” katanya. Sejak penelitian ini dilakukan.

Penyakit jangka panjang seperti tulang keropos (osteoporosis).Masalah kandung kemih . Berkonsultasi pada ahli kandungan untuk membantu anda mempertimbangkan risiko TPH dan menemukan penanganan yang paling tepat untuk anda. tetapi juga memperbaiki densitas/kepadatan tulang anda dan menghilangkan gejala-gejala menopause. Ingat bahwa setiap wanita adalah berbeda. Anda dapat mengukur kadar estrogen dengan berkonsultasi pada dokter yang akan melakukan pemeriksaan darah sederhana.Kulit kering .Depresi .Perdarahan menstruasi yang tidak teratur . stroke.Emosi yang mudah berubah-rubah . Mengatasi menopause.Keringat pada malamm hari . degan Terapi penggantian hormon (TPH) bertujuan untuk mengganti hormon yang mulai menghilang agar efek-efek menopause dapat diatasi.Diet tradisional Asia tampaknya memberi keuntungan yang penting. Olahraga merupakan hal yang penting. kanker usus besar.Hubungan seksual yang menimbulkan rasa nyeri .Sakit kepala .Daya ingat menurun . . tidak saja untuk kesehatan umum anda.Gangguan tidur .Gejolak panas di dada dan muka (hot flushes) . kini anda bias mendapatkan pengobatan yang disesuaikan dengan keadaan anda untuk menghilangkan atau memperkecil efek samping.Mudah pingsan .Kekeringan didaerah vagina .mengandung kurang dari 20% kalori yang berasal dari lemak .. anda dapat memulai usaha untuk mengatasinya. Bila anda telah mengetahui penyebab timbunya gejala-gejala tersebut.Rasa sakit dan nyeri (nyeri tulang dan sendi) . Diet Asia ini: . jantung koroner.Sulit konsentrasi . Walupun efek samping yang akan muncul telah diketahui.

Namun demikian. (Produk olahan kedelai mengandung fitoestrogen. .Memasukan menu dari tahu atau olahan kedelai paling tidak sekali sehari. yang merupakan sebuah tipe hormon tanaman yang diyakini bermanfaat bagi menopause. semakin mudah terserang osteoporosis. . untuk mengurangi rasa sakit 1. ia mengalami resiko 40% mengalami 1 atau lebih patah tulang belakang. Ketika perempuan mencapai usia 80 tahun. Osteorosis Seiring meningkatnya usia harapan hidup di Indonesia. sayur serta kacang-kacangan .Kaya akan berbagai macam buah. preparat tersebut belum terbukti keuntungannya untuk mengatasi osteoporosis dan efek kardiovaskuler akibat menopause. Preparattersebut juga dapat di gunakan pada saat berhubungan seksual...Krim vagina dan jel dapat di gunakan untuk mengurangi kekeringan dan rasa gatal pada vagina.kemerahan pada wajah dapat di picu oleh makanan nyang panas atau pedas. Data dunia juga menyebutkan satu dar tiga wanita beresiko terkena osteoporosis. masalah osteoporosis/tulang keropos perlu mendapat perhatian serius. . Alkohol.Membatasi masukan daging . kafein dan gula juga dapat memicu kemerahan pada wajah.Hindari fakor-faktor yang memicu gejala-gejala menopause anda. Orang lanjut usia merupakan sasaran paling rapuh untuk terkena osteoporosis. Semakin tua seseorang.

serta terjangkaunya secara ekonomi oleh kelompok perempuan dan anak-anak. Misalnya program KB. penyebab serta komplikasi dari kehamilan. yang pada akhirnya menuju penimgkatan kualitas hidupnya. sehingga hak-hak reproduksinya dapat terpenuhi. Maksudnya bagaimana pandan gan masyarakat terhadap kesuburan dan kemandulan.2 SARAN Sehubungan dengan fakta bahwa fungsi dan proses reproduksi harus didahului oleh hubungan seksual. Peranan atau kendali sosial budaya terhadap masalah reproduksi.Kesehatan. undang-undang yang berkaitan dengan masalah genetik. . Termasuk didalamnya juga maslah gizi dan anemia dikalangan perempuan.BAB III PENUTUP 3. industrialisasi dan perubahan lingkungan terhadap kesehatan reproduksi. 5. masalah kemandulan dan ketidaksuburan. 2. Intervensi pemerintah dan negara terhadap masalah reproduksi. morbiditas (gangguan kesehatan) dan kematian perempuan yang berkaitan denga kehamilan. Tersedianya pelayanan kesehatan reproduksi dan keluarga berencana. dan lain sebagainya. Dampak pembangunan ekonomi. 4.1 KESIMPULAN 1. 3. termasuk kehidupan seksualitasnya. Kesehatan bayi dan anak-anak terutama bayi dibawah umur lima tahun. tujuan utama program kesehatan reproduksi adalah meningkatkan ksesadaran kemandiriaan wanita dalam mengatur fungsi dan proses reproduksinya. 3. nilai anak dan keluarga. sikap masyarakat terhadap perempuan hamil.

1995. Midwiferysite.blogspot. Wahid.T 9. Yogyakarta.com/Endah Purnasari. Pustaka Sinar Harapan.Daftar pustaka 1. Wattie. EGC.Kontradiksi Dalam Kesehatan Reproduksi. Anna Marie. 4. Pustaka Sinar Harapan. Anna Marie. dkk. 2. dan Ford Foundation. Bunga rampai Obstetri dan Ginekologi Sosial. 5. 6. 1998. Telaah Aspek-Aspek Sosial Dalam Persoalan Kesehatan Reproduksi”. S. Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo. 8. Kesehatan Reproduksi dasar pemikiran.Jakarta. 1996. Pusat penelitian Kependudukan UGM. Jakarta. Yogyakarta. Memahami Kesehatan reproduksi wanita. 1996. 7. Abdurrahman. Manuaba.info/hak-hakreproduksi . Hak-hak reproduksi dan kesehatan reproduksi. Yogyakarta. www. Jakarta.Si. pengertian dan implikasi. Jakarta. www. Kartono. Seksualitas. Kesehatan Reproduksi dan Ketimpangan Gender. Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia. 3.kespro. terjemahan bahasa Indonesia Implication of the ICPD programme of actio. 1998. PPK-UGM. Pusat Penelitian Kependudukan UGM. 1996. Wattie.