P. 1
pengantar-ilmu-sejarah

pengantar-ilmu-sejarah

|Views: 7|Likes:
Published by Ng Hui Ling
aaa
aaa

More info:

Published by: Ng Hui Ling on Jul 21, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/23/2013

pdf

text

original

PENGANTAR ILMU SEJARAH

SEJ 518 2 SKS PENDIDIKAN SEJARAH S1

TUJUAN

Setelah menempuh mata kuliah ini mahasiswa diharapkan mampu : Memahami dan menjelaskan pengertian sejarah sebagai ilmu menurut persyaratan dan asas-asas serta sifat-sifat ilmu Memahami dan menjelaskan metode ilmiah sejarah serta teknik penggunaannya dalam proses pembelajaran sejarah Memahami dan mengidentifikasi serta penggunaan sumber sejarah dan ilmu bantu sejarah Memahami dan menjelaskan perkembangan serta permasalahan sejarah sebagai ilmu sehingga mengenal karakteristik ilmu sejarah Memahami dan menghargai nilai sejarah maupun fungsi dan kegunaan sejarah, khususnya sebagai wahana pendidikan.

DESKRIPSI MATA KULIAH

Mata Kuliah ini akan menyajikan dan mendiskusikan beberapa pokok bahasan, pengertian dan permasalahan tentang sejarah sebagai ilmu, metode sejarah, sumber sejarah dan ilmu-ilmu bantu sejarah; kausalitas dan eksplanasi sejarah; pembabakan sejarah, perkembangan dan permasalahan sejarah sebagai ilmu serta karakteristik ilmu sejarah; nilai, fungsi dan kegunaan sejarah serta sejarah sebagai wahana pendidikan.

ASAL KATA SEJARAH
Dilihat dari asal katanya berasal dari bahasa Arab : SYAJARATUN yang artinya pohon kayu, keturunan, asal-usul, atau silsilah.

Riwayat/hikayat : cerita yang diambil dari kehidupan Kisah : cerita tentang kejadian yang benar-benar terjadi pada masa lampau Tarikh (Turki) : menunjukkan tradisi dalam sejarah Islam
Eropa Geschiedenis (Belanda) : sesuatu yang telah terjadi ; geschieden = terjadi Geschichte (Jerman) : sesuatu yang telah terjadi ; geschehen = terjadi History (Inggris) aktivitas manusia yang berhubungan dengan peristiwaperistiwa tertentu yang disusun dalam hubungan yang kronologis Kata history berasal dari bahasa Yunani historia yang artinya pengetahuan yang diperoleh melalui penyelidikan (= ilmu) / inkuiri

1965 : 35). an unending dialog between the present and the past (Carr. It also means the past : past events. 1967 : 11). 1955 : 2)... all things said and done. History . past actuality. is a mountain top of human knowledge from whence the doings of our generation may be scanned and fitted into proper dimensions (Gustafson. History is a continuous process of interaction between the historian and his facts.. in its many varieties (CTPL. 1974 :1). 1984 : 9). recorded and unrecorded. More often. 1958 : 158). And it also means the record of the past (Lucey. Somehow history is knowledge. no matter to whom they happened and no matter whether the episodes were in any way related.DEFINISI SEJARAH History is past human behavior. History is what one age finds worthy of note in another (Burckhardt. . History can mean any events or episodes that happened in the past. the term is restricted to things that happened to people (Nugent.

DEFINISI SEJARAH History is the memory of human experience (Robert V. History can help student to understand human behaviour in the past. present and future (new goals for historical studies).Banks) Sejarah adalah ilmu pengetahuan dengan umumnya yang berhubungan dengan cerita bertarikh sebagai hasil penfsiran kejadian-kejadian dalam masyarakat manusia pada waktu yang telah lampau atau tanda-tanda yang lain. (J. Daniels) All past event is history (history as actuality). (Muhammad Yamin) .

sesuatu yang telah berlalu Riwayat dari peristiwa / kejadian yang telah berlalu Semua pengetahuan tentang masa lalu (khususnya tentang masyarakat tertentu) Ilmu yang berusaha menentukan dan mewariskan pengetahuan .Kata HISTORY yang dipadankan dengan SEJARAH memiliki 4 pengertian : 1. 3. 2. suatu kejadian. Sesuatu peristiwa. 4.

ILMU SEJARAH SEBAGAI PERISTIWA (Kejadian di masa lalu) SEJARAWAN (ingin tahu tentang masa lalu) MENYUSUN FAKTA-FAKTA YANG DIMILIKI (dengan mengajukan pertanyaan/mencari pendapat untuk mendekati kebenaran) Objektivitas sejarah SEJARAH SEPERTI YANG TERTULIS .SEJARAH SEBAGAI PERISTIWA. KISAH.

peninggalan. Tafsiran tentang persitiwa. Kesan. Memori. Aktualitas masa lalu KISAH Cerita. rekaman 2.PERISTIWA Kejadian. analitis.Ada metode . imajinatif masa lampau manusia berdasarkan data. Metode khas sejarawan untuk merekonstruksi secara kritis. bukti tulisan. pendapat + pandangan ILMU : sejumlah pengetahuan yang tersusun (a body of knowledge) dengan syarat .Ada objek (peristiwa penting yang berkaitan dengan manusia dan terjadi) . Pernyataan. Kenyataan. Pengalaman pada masa lalu ILMU 1.Ada pokok permasalahan (subject matter) .

disusun secara ilmiah. diberi tafsiran.Gambaran tentang peristiwaperistiwa masa lampau yang dialami manusia. dalam hal ini terutama yang bersifat khusus dan segi-segi urutan perkembangannya. meliputi kurun waktu tertentu. dipikirkan. di mana tekanan perhatian terutama diletakkan pada aspek peristiwanya sendiri. dan dilaksanakan) oleh manusia di masa lampau yang buktibuktinya masih bisa ditelusuri/diketemukan masa sekarang . dengan diberi tafsiran serta penjelasan yang memberi pengertian tentang apa yang telah berlalu itu SEJARAH Sebagai suatu studi keilmuan tentang segala sesuatu yang telah dialami manusia di waktu lampau dan yang telah meninggalkan jejak-jejaknya di waktu sekarang. dan dianalisis kritis sehingga mudah dipahami dan dimengerti Gambaran masa lalu tentang manusia baik sebagai individu maupun sebagai mahluk sosial. yang disusun secara ilmiah meliputi urutan fakta masa tersebut. yang kemudian disusun dalam suatu cerita sejarah Sebagai suatu studi yang berusaha untuk mendapatkan pengertian tentang segala sesuatu yang telah dialami (diucapkan.

kausalitas . tidak terlihat) Ceritera (Dalam bentuk buku / tulisan sejarah.tempo .duree .arah Keunikan . tidak lengkap) Interpretasi / Deskripsi (Dalam pemikiran sejarawan.Struktur Sejarah Sebagai Ilmu Peristiwa (Aktual. sudah berlalu dan tidak terlihat lagi) Peristiwa / perilaku manusia Waktu : .periodisasi Ruang / tempat Evidensi (Terlihat jejaknya. terlihat) Penafsiran : .

OBJEK STUDI SEJARAH Dalam arti yang luas : manusia & alamnya Alamiah / natural Objek Insaniah / kultural Dalam arti sempit / terbatas : Kejadian atau kegiatan manusia Nirleka (masa sebelum ada tulisan) Sejarah (masa setelah mengenal tulisan) .

dan generalisasi Dapat memprediksi Bagaimana dengan sejarah ? . dalil.KRITERIA ILMU / ASAS-ASAS ILMU Sistematis Koheren (taat asas) Valid (dapat dipercaya) Akurat (tepat) Objektif Mempunyai hukum.

Mengidentifikasi keajegan/keteraturan 4. Peristiwa sejarah bersifat unik / partikularistik atau lapangan. Kecenderungan2 umum / general tendencies 4. Keumuman/dalil/hukum bisa 3. Unsur paralelisme/kesejajaran di samping unsur kekhususan 3. Hukum-hukum sejarah bisa dirumuskan Hukum Sejarah : “tidak lain keteraturan yang dapat diserap pada sejumlah kejadian yang memberikan rupa / wujud persamaan pada perubahan-perubahan keadaan tertentu dalam sejarah” .PERBEDAAN ILMU ALAM DENGAN SEJARAH ILMU ALAM 1. Percobaan/eksperimen di laboratorium SEJARAH 1. yaitu mewujudkan kembali bentuk semula dari gejalagejala semula dari gejala-gejala tersebut dirumuskan 2. Perulangan2 / recurrence 2.

bahkan situasi yad meski tidak dengan landasan yang kokoh KARAKTERISTIK SEJARAH Temporal-spasial Diakronik Ideografik Partikularistik Einmalig Sumber terbatas Tidak dapat diukur ILMU SOSIAL LAINNYA A temporal-spasial Sinkronik Nomotetik Generalistik Berulangkali Eksperimen dan tes Dapat diukur ILMU ALAM A temporal-spasial Sinkronik Nomotetik Generalistik Berulangkali Eksperimen / laboratorium Dapat diukur Non-prediksi Prediksi Prediksi .PREDIKSI ILMU ALAM & SEJARAH ILMU ALAM Hukum / dalil yang pasti Ketepatannya lebih besar SEJARAH Sulit melakukan prediksi karena keterbatasan perulangan Memproyeksikan pengalaman masa lampau ke situasi masa kini.

3.METODOLOGI 1. 4. Asas-asas 2. Prosedur Pendekatan (approach) Metode Teknik Ilmu harus objektif Ilmu harus reliable Ilmu harus koheren Ilmu harus valid Ilmu harus akurat Generalisasi Dapat diprediksi . 5.

METODOLOGI SEJARAH METODE I II ANALISIS : H E Penafsiran/Interpretasi SEJARAH III HISTORIOGRAFI U R I S T I K Kritik Eksternal Penjelasan/Eksplanasi Kritik Internal Penyajian/Eksposisi .

saksi yang sejaman) Masalah yang muncul : • sumber sudah sangat tua • sumber tidak boleh sembarangan dibaca (pada daerah tertentu yang boleh membaca hanya orang-orang tertentu) • Kesulitan dalam memahami bahasa yang digunakan • Lebih banyak menggunakan tulisan tangan (sumber-sumber tua) • Sumber masih tertutup (batas dibukanya sumber sekitar 25 tahun) .1. HEURISTIK Mencari dan menemukan sumber Tempat sumber sejarah : Sumber tertulis museum arsip perpustakaan internet koran Sumber lisan manusia (pelaku.

dalam bentuk tulisan . KRITIK Dilakukan terhadap sumber yang diperoleh untuk mendapatkan FAKTA (harus objektif) Kritik yang dikenakan pada fisik sumber : • asli / tidak asli • turunan Kritik Eksternal Kritik Internal Kritik yang dikenakan pada isi (content) sumber Dalam tahapan Heuristik dan Kritik inilah sejarah dipandang sebagai ilmu sebab objektif sifatnya. HISTORIOGRAFI Dalam tahap ini 3 langkah dikerjakan secara serentak yakni : • Interpretasi .2. 3. fakta-fakta yang diperoleh diberi isi • Eksplanasi . mendeskripsikan (memberi penjelasan) • Ekspose (penyajian) .

Hal yang paling penting dalam metode sejarah. karena disinilah dipertatuhkan kemampuan peneliti sejarah FAKTA-FAKTA SUBJEKTIVITAS PENDEKATAN MANUSIA INTERPRETASI PENGGERAK SEJARAH GEOGRAFI KULTURAL SUPERNATURAL LINEAR SIKLUS SPIRAL ARAH GERAK SEJARAH HISTORICAL THINKING HISTORICAL EXPLANATION .

METODE PENELITIAN SEJARAH Memilih topik penulisan yang tepat/sesuai Mencari dan memilih bukti-bukti sejarah yang sesuai dengan topik Membuat berbagai catatan penting (teknik membuat catatan) Kritik sumber : mengevaluasi secara kritis semua bukti yang ada Menyusun hasil-hasil penelitian dalam suatu sistematika tertentu yang telah disiapkan sebelumnya Menyajikan dalam suatu cara yang dapat menarik perhatian dan mengkomunikasikan kepada para pembaca Beberapa kriteria dalam pemilihan topik : • harus bernilai • harus orisinal • harus praktis • memiliki kesatuan / unity .

TEKNIK PENELITIAN SEJARAH STUDI KEPUSTAKAAN Dilakukan melalui kajian terhadap sumbersumber tertulis WAWANCARA Dilakukan melalui oral history OBSERVASI Dilakukan melalui penelitian di lapangan EKSKAVASI Dilakukan melalui penggalian terhadap peninggalan sejarah .

perkakas. artefak 3. fosil. sumber lisan : cerita yang disampaikan secara lisan. Sumber korporal : arca. Sumber dokumenter : bukti pembayaran. buku harian 2.SUMBER-SUMBER SEJARAH Pengertian sumber Sejarah : Bahan-bahan yang dapat digunakan untuk mengumpulkan informasi tentang peristiwa yang terjadi pada masa lampau CONTOH-CONTOH SUMBER SEJARAH 1. surat-surat pribadi. termasuk bahasa .

agama. militer Tujuan : Formal dan informal Klasifikasi menurut Asal.Cara penulis/penyusun memperoleh informasi Isi : Politik.Waktu diproduksi . isi. tujuan : .Tempat diproduksi . sosial. ekonomi.KLASIFIKASI SUMBER SEJARAH : Hasil-hasil Kegiatan Manusia Klasifikasi Konvensional : • PRIMER • SEKUNDER Bahan-bahan Visual Tertulis Lisan Benda Klasifikasi baru (1978) : • PRIMER • SEKUNDER • TERSIER Asal : .

LEGENDA. Hasil wawancara merupakan produk sumber sejarah lisan Karakter : Sifatnya kontemporer. MYTHE. walaupun kesadaran sejarahnya dapat dirasakan tetapi kebenarannya sulit dibuktikan Tidak diperhatikannya urutan waktu secara jelas tentang peristiwa yang diceritakan informasi (sebagai sumber penulisan) 2. Bentuknya dapat berupa RUMOR. Informasi berasal dari tangan pertama yang dituturkan secara lisan oleh pelaku/saksi yang diwawancarai sejarawan/peneliti. DONGENG Keterbatasan : Adanya unsur kosmosentris (religio magis) yang membungkus cerita lisan tsb. Cara/metode untuk mendapatkan TRADISI LISAN (ORAL TRADITION) Narasi/cerita tentang orang-orang / masyarakat dan peristiwa masa lampau yang disampaikan secara lisan (dari mulut ke mulut). mampu memberikan kemungkinan yang hampir tidak terbatas untuk menggali sejarah dari pelaku/saksi Dapat mencapai pelaku/saksi sejarah yang tidak tercantum dalam dokumen Memungkinkan perluasan permasalahan sejarah Adanya unsur subjektivitas yang tinggi . SAGA.SEJARAH LISAN DAN TRADISI LISAN SEJARAH LISAN (ORAL HISTORY) 1. BALADA HISTORIS. ANEKDOT. PERIBAHASA/PEPATAH.

rasional) commonsence (akal sehat) .PERBANDINGAN THE OLD HISTORY DAN THE NEW HISTORY THE OLD HISTORY Sejarah konvensional Sejarah tradisional Monodimensional Orientasi peristiwa Ruang cakup terbatas Pelaku sejarah terbatas Deskriptif-naratif Pertanyaan terbatas THE NEW HISTORY Sejarah Ilmiah (Scientific History) Sejarah Sosial (Social History) Sejarah Total (Total History) Multidimensional Orientasi problem Ruang cakup luas Pelaku sejarah beragam Analitis-kritis Banyak pertanyaan TINGKAT KEBENARAN : Agama Filsafat Ilmu Pengetahuan : : : : mutlak filosofi (rasio. logis. budi/kalbu) hakiki ilmiah (objektif.

Fungsi dan Kegunaan Ilmu-ilmu Bantu Sejarah : • Ilmu bantu ini digunakan sesuai dengan topik atau periode yang dikaji • merupakan alat (tools) yang membantu analisis secara kritis dan ilmiah .ILMU-ILMU BANTU SEJARAH “A man writing good history is driving more horses abreast in his theme than a man writing any other kind of literary matter” Pengertian Ilmu-ilmu Bantu Sejarah : Ilmu-ilmu yang dapat dijadikan sumber-sumber utama bagi para sejarawan dalam penelitian dan penyusunan kembali (rekonstruksi) sejarah.

gading) IKONOGRAFI :ilmu tentang patung-patung kuno dari jaman prasejarah NUMISMATIK : ilmu yang mempelajari mata uang ILMU KERAMIK : mengkaji tentang hasil keramik (tembikar. logam. porselein) GENEALOGI : pengetahuan mengenai asal usul nenek moyang FILOLOGI : mempelajari naskah-naskah kuno .MACAM-MACAM ILMU-ILMU BANTU SEJARAH PALEONTOLOGI : mengkaji fosil-fosil PALEOANTROPOLOGI : mempelajari manusia purba ARKEOLOGI : penggalian / ekskavasi artefak atau ekofak PALEOGRAFI : mengkaji tentang tulisan kuno EPIGRAFI : perbedaannya dengan paleografi pada materi yang digunakan untuk menulis (batu.

MACAM-MACAM ILMU-ILMU BANTU SEJARAH • STATISTIK • ETNOGRAFI • ILMU SOSIAL LAIN : • ANTROPOLOGI • SOSIOLOGI • PSIKOLOGI • POLITIKOLOGI • EKONOMI • DLL .

KAUSALITAS SEJARAH Kusalitas adalah suatu rangkaian peristiwa (I) yang mendahului peristiwa yang menyusul (II) SEBAB SEBAB AKIBAT AKIBAT SEBAB SEBAB AKIBAT Kontinum waktu Sebab langsung : jangka pendek/ lantaran/ gara-gara/ kasus belli Sebab tidak langsung : banyak faktor Lebih mudah menentukan sebab langsung ketimbang sebab tidak langsung MENGAPA ? .

generalisasi .Sebab langsung • sebagai suatu kebetulan penggerak • bukan merupakan suatu sebab yang sungguh-sungguh • hanya merupakan suatu titik dalam suatu peristiwa • dalam hal ini sebab langsung merupakan petunjuk yang baik untuk menemukan anteseden yang lebih tepat diberi sebutan “sebab-sebab” Sebab tidak langsung • merupakan hal sangat kompleks karena dapat didasarkan berbagai faktor • memerlukan filosofi sejarah. teori sebab musabab dalam sejarah.

EKSPLANASI SEJARAH EKSPLANASI adalah suatu proses yang menunjukkan peristiwaperistiwa tertentu dihubungkan dengan peristiwa-peristiwa lain melalui penggunaan yang tepat pernyataan-pernyataan yang bersifat umum (general statements) PENJELASAN UMUM PENJELASAN ILMIAH PENJELASAN SEJARAH APA KAPAN DI MANA SIAPA BAGAIMANA MENGAPA 5W + 1H .

berakhir dengan konsepkonsep umum (generalisasi). Gejala dilihat sebagai dalam kerangka suatu penegakan generalisasi Penjelasan dalam Sejarah : Berupaya untuk menyelami apa yang ada di dalam suatu peristiwa (dapat menghayati peristiwa sebenarnya dari dalam) :  Bagian luar adalah wujud fisik/gerak dari suatu peristiwa  Bagian dalam pikiran yang ada di balik wujud fisik  Re-thinking them in his own mind Prinsip koligasi : prosedur menerapkan suatu peristiwa dengan jalan menelusuri hubungan intrinsik dengan peristiwa lain . mencari kecenderungan umum .EKSPLANASI SEJARAH Penjelasan dalam Ilmu alamiah : Dimulai dengan observasi (pengamatan).

3. 4.MODEL-MODEL PENJELASAN SEJARAH 1. KAUSALITAS / SEBAB-AKIBAT (cause-effect) Sebab Langsung (direct-cause) Sebab Khusus (immediate-cause) Sebab Jangka Pendek (short-term cause) Sebab Tidak Langsung (in direct cause) Sebab Umum (general cause) Sebab Jangka Panjang (long-term cause) HERMENEUTIKA COVERING LAW MODEL (CLM) MODEL MOTIVASI . 2.

FENOMENA SEJARAH JEJAK-JEJAK SUMBER SUMBER SUMBER KRITIK INTERNAL EKSTERNAL FAKTA FAKTA FAKTA STATEMENT STATEMENT STATEMENT SINTESIS Tidak akan ada sintesis TANPA EKSPLANASI .

diucapkan.ANALISIS SEJARAH Tujuan analisis sejarah adalah SINTESIS daripada fakta sejarah yang diperoleh melalui kritik sumber. dan diperbuat orang yang menimbulkan PERUBAHAN melalui DIMENSI WAKTU . atau sejarah sebagai pertulisan EKSPLANDUM (Statement yang harus dijelaskan) PENJELASAN dalam sejarah EKSPLANANS (Statement untuk menjelaskan) Masalah fundamental dalam studi sejarah adalah analisis mengenai apa yang dipikirkan.

waktu sekarang.PEMBABAKAN / PERIODISASI SEJARAH Pengertian Pembabakan Sejarah Sejarah menggambarkan prkembangan kehidupan manusia dalam batasan ruang dan waktu Waktu (tempo/time) merupakan proses kelangsungan dan waktu (duration) merupakan kesatuan dari 3 dimensi yakni waktu lalu. dan waktu yang akan datang Pembabakan (periodisasi) merupakan serialisasi rangkaian waktu menurut urutan jaman Maksud dilakukan periodisasi adalah untuk melihat tinjauan menyeluruh terhadap peristiwa-peristiwa dan hubungannya dengan aspek-aspek lain yang terkait DASAR PEMBABAKAN SEJARAH DIMENSI SPASIAL TEMATIS DIMENSI TEMPORAL .

. KOLONIALISME.PERIODISASI DALAM SEJARAH JAMAN KUNO ABAD PERTENGAHAN 476-1453 AD JAMAN BARU 1453-1789 AD JAMAN TERBARU 1789 PRA SEJARAH PERMULAAN SEJARAH SEJARAH KUNO ABAD PERTENGAHAN PERMULAAN ABAD MODERN ABAD KESEMBILANBELAS DUA PERANG DAN MASA ANTARA DUA PERANG DUNIA MASA SESUDAH PERANG MASA MASA MASA MASA PERBUDAKAN FEODAL BORJUISI MODERN MASYARAKAT TANPA KELAS JAMAN SEBELUM TULISAN JAMAN PERMULAAN SEJARAH JAMAN SEBELUM AGAMA NASRANI JAMAN PERKEMBANGAN NASRANI JAMAN PERTUMBUHAN PROTESTAN DAN KAPITALISME JAMAN REVOLUSI INDUSTRI. DAN IMPERIALISME DINASTI DINASTI DINASTI DINASTI DST.. . SHANG 1450-105 SM CHOU 1050-247 SM CHIN 256-207 SM HAN 206SM-220 SANJAYA-WAMSYA 732-850 SYAILENDRA-WAMSYA 750-900 ISYANA-WAMSYA 900-1222 RAJASA-WAMSYA 1222-1478 DST.

PERIODISASI SEJARAH INDONESIA PANGKAL SEJARAH KUTAI-TARUMANEGARA SRIWIJAYA-MEDANG-SINGASARI MAJAPAHIT ACEH-MATARAM-MAKASAR PEMERINTAHAN ASING KOMPENI DAENDELS INGGRIS HINDIA BELANDA NIPPON REPUBLIK INDONESIA PRASEJARAH JAMAN KUNO • KERAJAAN-KERAJAAN TERTUA • SRIWIJAYA • MAJAPAHIT • PERALIHAN JAMAN BARU • ACEH. TERNATE. MAKASAR. MATARAM. TIDORE • PERLAWANAN THD IMPERIALISME BARU • PERGERAKAN NASIONAL • REPUBLIK INDONESIA BANGSA INDONESIA ASLI MELARIKAN DIRI DARI INDO CINA JAMAN PENJAJAHAN RAJA-RAJA HINDU DAN SETENGAH HINDU JAMAN PENJAJAHAN RAJA-RAJA ISLAM JAMAN BELANDA • IMPERIALISME KUNO • IMPERIALISME MODERN .

FUNGSI DAN KEGUNAAN SEJARAH SEJARAH ITU MEMBANGKITKAN IMAJINASI MEMPERLUAS WAWASAN INTELEKTUAL MEMPERDALAM SIMPATI MEMBANTU MENGENDALIKAN KHAYALAN YANG SEBENARNYA DALAM MIMPI WAHANA IDEAL UNTUK MENDIDIK MANUSIA AGAR BERPIKIR SECARA BEBAS MENGAJARKAN KEPADA MASYARAKAT CARA BERPIKIR MENINGKATKAN KREATIVITAS MEMBERIKAN PELAJARAN DAN UNTUK MENGENAL DIRINYA SENDIRI BELAJARLAH DARI SEJARAH / SEJARAH MENGAJARKAN KEPADA KITA .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->