P. 1
Bencana Alam

Bencana Alam

|Views: 97|Likes:
Published by shaniladwi
Bencana Alam
Bencana Alam

More info:

Published by: shaniladwi on Jul 21, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/07/2013

pdf

text

original

BAB IX BENCANA ALAM

Standar Kompetensi Memahami bencana alam, penyebab terjadinya bencana alam

Kompetensi Dasar 1. Mengidentifikasi bencana alam yang sering terjadi di sekitar lingkungan siswa 2. Memahami penyebab bencana alam yang sering terjadi di sekitar lingkungan siswa 3. Mendeskripsikan upaya manusia untuk mencegah dan mengatasi bencana alam

Indikator 1. Siswa dapat mengidentifikasi bencana alam yang sering terjadi di sekitar lingkungan siswa 2. Siswa dapat mendiskripsikan pengertian bencana alam 3. Siswa dapat menyebutkan penyebab bencana alam yang sering terjadi di sekitar lingkungan siswa 4. Siswa dapat mendiskripsikan upaya manusia/mitigasi untuk mencegah dan mengatasi bencana alam secara preventif dan kuratif

1

1 Gelombang air laut yang sangat tinggi 2 . dan badai salju adalah bencana yang banyak melanda berbagai negara dan bangsa. letusan gunungapi. tanah. longsor lahan. Pengertian dan Jenis Bencana Alam Bencana alam adalah peristiwa alam yang menimbulkan resiko dan bahaya terhadap kehidupan manusia. Bencana alam itu terjadi dimana-mana. longsor maupun meteor yang jatuh ke bumi. 1985). tumbuhtumbuhan. Jenis bencana alam yang pernah melanda Indonesia antara lain: a. secara harafiah berarti "ombak besar di pelabuhan") adalah sebuah ombak yang terjadi setelah sebuah gempa bumi. Namun. masa sekarang. seperti letusan gunung api. gempa bumi. kebakaran hutan. Apabila diperhatikan ternyata bencana alam terjadi pada lingkungan yang sangat bervariasi. bahkan nyawa manusia. erosi dan korban jiwa pada kawasan pesisir pantai dan kepulauan. benda. hampir tidak dapat dirasakan efeknya oleh kapal laut (misalnya) saat melintasi di laut dalam. ataupun daerah yang subur. Gelombang tersebut bergerak pada kecepatan tinggi. daerah pantai. Dengan itu. dan masa yang akan datang. badai taipon. atau hantaman meteor di laut. (Sutikno. gempa laut. ketinggiannya meningkat sementara kelajuannya menurun. Tsunami bisa menyebabkan kerusakan. 90% tsunami adalah akibat gempa bumi bawah Gambar 9. dan mengakibatkan korban jiwa manusia serta menyebabkan genangan. Lingkungan terjadinya bisa terjadi di dataran. Kejadian bencana alam seperti tsunami. dan menimbulkan banyak kerugian baik berupa harta. Dampak negatif yang diakibatkan tsunami adalah merusak apa saja yang dilaluinya. Tenaga setiap tsunami adalah tetap terhadap fungsi ketinggian dan kelajuannya. pegunungan. Tsunami dapat terjadi jika terjadi gangguan yang menyebabkan perpindahan sejumlah besar air. tetapi meningkat ketinggian hingga mencapai 30 meter atau lebih di daerah pantai. apabila gelombang menghampiri pantai. Bangunan. pencemaran air asin lahan pertanian. gunung berapi meletus. dan terjadi pada masa lampau. dan air bersih. gempa bumi.1. Tsunami Tsunami (bahasa Jepang : 津 津 . amblesan tanah. banjir.

komunikasi. Saat mencapai pantai tsunami akan merayap masuk daratan jauh dari garis pantai dengan jangkauan mencapai beberapa ratus meter bahkan bisa beberapa kilometer. Banyak sarana-sarana transportasi. yang ketika sampai di pantai menjadi gelombang besar yang mengakibatkan terjadinya tsunami. Akibatnya. Di tengah laut tinggi gelombang tsunami hanya beberapa centimeter hingga beberapa meter. Gerakan vertikal pada kerak bumi. Dalam waktu sekejap mayat-mayat 3 . misalnya ketika meletusnya Gunung Krakatau tahun 1883. kini hampir rata dengan tanah. Hal ini mengakibatkan terjadinya aliran energi air laut. Sumatera Utara adalah wilayah terparah yang diporak poranda diterjang air bah. Bila tsunami mencapai pantai. Pada tanggal 26 Desember 2004. namun saat mencapai pantai tinggi gelombangnya bisa mencapai puluhan meter karena terjadi penumpukan masa air.laut. lepas pantai barat Aceh dan disusul dengan tsunami yang menyerang pesisir barat pulau Sumatera. Jika ukuran meteor atau longsor ini cukup besar. yang mengakibatkan gangguan keseimbangan air yang berada di atasnya. Dalam rekaman sejarah beberapa tsunami diakibatkan oleh gunung meletus. dimana lempeng samudera menelusup ke bawah lempeng benua. Provinsi Nangroe Aceh Darusallam dan Kepulauan Nias. dasar laut naik-turun secara tiba-tiba sehingga keseimbangan air laut yang berada di atasnya terganggu. Kecepatan gelombang tsunami tergantung pada kedalaman laut di mana gelombang terjadi. dan infrastruktur lainnya hancur ditelan gelombang air pasang ini. Demikian pula halnya dengan benda kosmis atau meteor yang jatuh dari atas. Gempa yang menyebabkan gerakan tegak lurus lapisan bumi. Kota yang dulunya dipadati oleh rumah-rumah penduduk dan bangunan batu. Gerakan vertikal ini dapat terjadi pada patahan bumi atau sesar. terjadi gempa bumi dahsyat di Samudra Hindia. kecepatannya akan menjadi kurang lebih 50 km/jam dan energinya sangat merusak daerah pantai yang dilaluinya. Ratusan ribu nyawa melayang. Kerugian material yang diakibatkan bencana ini ditaksir hampir ratusan trilyun rupiah. dimana kecepatannya bisa mencapai ratusan kilometer per jam. Gempa bumi juga banyak terjadi di daerah subduksi (tubrukan lempeng tektonik). Tanah longsor yang terjadi di dasar laut serta runtuhan gunung api juga dapat mengakibatkan gangguan air laut yang dapat menghasilkan tsunami. dapat mengakibatkan dasar laut naik atau turun secara tiba-tiba. dapat terjadi mega-tsunami yang tingginya mencapai ratusan meter.

3 menurut skala Richter dan dengan merupakan gempa bumi terdahsyat dalam kurun waktu 40 tahun terakhir ini yang menghantam Aceh. Gambar 9. dan Thailand merupakan negara dengan jumlah kematian terbesar. Gempa yang mengakibatkan tsunami itu menyebabkan sekitar 230.000 orang tewas di 8 negara. Sumatera Utara. Gempa di lepas pantai Aceh itu berkekuatan 9.bergelimpangan disepanjang jalan dan dibiarkan membusuk tanpa ada yang merawatnya. Thailand. kurang lebih 160 km sebelah barat Aceh sedalam 10 kilometer. Pantai Barat Semenanjung Malaysia.3 Hantaman gelombang laut ke daratan karena tsunami 4 . Tsunami di Aceh itu terjadi karena gempa bumi pada jam 7:58:53 WIB. Pusat gempa terletak pada lintang 3. tetapi dirasakan oleh segenap masyarakat dunia.316° N dan bujur 95. Inda. Sri Langka. Bencana ini kini tidak saja dirasakan oleh mereka yang terkena langsung. bahkan sampai Pantai Timur Afrika.2 Masjid terkena gelombang laut tsunami Gambar 9. Indonesia. Srilangka. Bencana ini merupakan kematian terbesar sepanjang sejarah. Pantai Timur India.854° E . Ombak tsunami setinggi 30 meter.

27 Mei 2006 pagi hari. yakni mengikuti pola-pola pertemuan lempeng-lempeng tektonik yang menyusun kerak bumi. Peta penyebarannya mengikuti pola dan aturan yang khusus dan menyempit. selalu bergerak. sebagian besar daerah dari lapisan kerak itu akan hanyut dan mengapung di lapisan seperti salju. dan gempa bumi terjadi apabila tekanan yang terjadi karena pergerakan itu sudah terlalu besar untuk dapat ditahan. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya gempa tektonik. Lapisan tersebut begerak perlahan sehingga berpecah-pecah dan bertabrakan satu sama lainnya. Indonesia pada Sabtu. Gempa Bumi Gempa bumi adalah getaran atau guncangan yang terjadi di permukaan bumi. Gempa bumi biasa disebabkan oleh pergerakan kerak bumi (lempeng bumi). kerangka teoretis tektonik lempeng merupakan postulat untuk menjelaskan fenomena gempa bumi tektonik yang melanda hampir seluruh kawasan. Gempa bumi tektonik disebabkan oleh perlepasan (tenaga) yang terjadi karena pergeseran lempeng tektonik seperti layaknya gelang karet ditarik dan dilepaskan dengan tiba-tiba. 5 .54 WIB. Kata gempa bumi juga digunakan untuk menunjukkan daerah asal terjadinya kejadian gempa bumi tersebut. Dalam ilmu kebumian (geologi).4 Lumpur sisa-sisa tsunami yang terbawa ke daratan b. Teori dari tektonik plate (lempeng tektonik) menjelaskan bahwa bumi terdiri dari beberapa lapisan batuan. yang berdekatan dengan batas pertemuan lempeng tektonik. Tenaga yang dihasilkan oleh tekanan antara batuan dikenal sebagai kecacatan tektonik.Gambar 9. Gempa bumi tektonik memang unik. pukul 05. Contoh gempa tektonik ialah seperti yang terjadi di Yogyakarta. Bumi kita walaupun padat.

Sebagian lagi (jarang juga) juga dapat terjadi karena injeksi atau akstraksi cairan dari/ke dalam bumi (contoh.5 Gedung Beton Luluh Lantak Terkena Gempa Tektonik 6 . Afrika. Gempa bumi yang paling parah biasanya terjadi di perbatasan lempengan kompresional dan translasional. Gempa bumi yang disebabkan oleh manusia seperti ini dinamakan juga seismisitas terinduksi. Gempa bumi biasanya terjadi di perbatasan lempengan lempengan tersebut. Gambar 9. Pada saat itulah gempa bumi akan terjadi. seperti Dam Karibia di Zambia (gempa seperti ini jarang terjadi). Hal ini dapat membuat para ilmuwan memonitor tes rahasia senjata nuklir yang dilakukan pemerintah.Penyebab terjadinya gempa bumi Kebanyakan gempa bumi disebabkan dari pelepasan energi yang dihasilkan oleh tekanan yang dilakukan oleh lempeng tektonik yang bergerak. Semakin lama tekanan itu kian membesar dan akhirnya mencapai pada keadaan dimana tekanan tersebut tidak dapat ditahan lagi oleh pinggiran lempengan. gempa juga dapat terjadi dari peledakan bahan peledak. Beberapa gempa bumi juga terjadi karena menumpuknya massa air yang sangat besar di balik dam. Gempa bumi fokus dalam kemungkinan besar terjadi karena materi lapisan litosfer yang terjepit kedalam mengalami transisi fase pada kedalaman lebih dari 600 km. Beberapa gempa bumi lain juga dapat terjadi karena pergerakan magma di dalam gunung berapi. Gempa bumi seperti itu dapat menjadi gejala akan terjadinya letusan gunung berapi (dikenal sebagai gempa volkanik). Terakhir. pada beberapa pembangkit listrik tenaga panas bumi dan di Rocky Mountain Arsenal.

Bahaya letusan gunung api memiliki resiko merusak dan mematikan. bisa mencapai ratusan meter jauhnya. debu pijar). lapili. Lontaran Material (berupa bom. Letusan Gunungapi Letusan gunung api merupakan bagian dari aktivitas vulkanik yang dikenal dengan istilah “erupsi”. Pada batas lempeng tektonik inilah terjadi perubahan tekanan dan suhu yang sangat tinggi sehingga mampu melelehkan material sekitarnya yang merupakan cairan pijar (magma). merupakan campuran material letusan antara gas dan bebatuan (segala ukuran) terdorong ke bawah lereng akibat densitas yang tinggi dan merupakan adonan yang jenuh menggulung secara turbulensi bagaikan gunung awan yang menyusuri lereng. Jauh lontarannya sangat tergantung dari besarnya energi letusan. Setiap gunung api memiliki karakteristik tersendiri jika ditinjau dari jenis muntahan atau produk yang dihasilkannya. Bahaya Utama (Primer) 1. antara 300 – 700º Celcius. Awan Panas (neuu ardante). Hampir semua kegiatan gunung api berkaitan dengan zona kegempaan aktif sebab berhubungan dengan batas lempeng tektonik. Bahaya letusan gunung api di bagi menjadi dua berdasarkan waktu kejadiannya. terjadi ketika letusan berlangsung. Selain suhunya tinggi 7 . c. kecepatan lumpurnya pun sangat tinggi. Magma akan mengintrusi/menerobos batuan atau lapisan bahan lain di sekitarnya melalui rekahan-rekahan mendekati permukaan bumi.6 Bangunan bertingkat lebih rawan hancur terkena gempa kalau konstruksinya tidak kuat. Akan tetapi apapun jenis produk tersebut kegiatan letusan gunung api tetap membawa bencana bagi kehidupan. yaitu I.Gambar 9. Selain suhunya sangat tinggi. 2. > 70 km/jam (tergantung kemiringan lereng).

Karena ukurannya yang halus. Lava. Karena cair. Tsunami. material ini akan sangat berbahaya bagi pernafasan. umumnya dapat terjadi pada gunung api pulau. mata. maka wujudnya menjadi batu (batuan beku) dan daerah yang dilaluinya akan menjadi ladang batuan beku. sifatnya cair/liquid (cairan kental dan bersuhu tinggi. Material yang berukuran halus (abu dan pasir halus) yang diterbangkan angin dan jatuh sebagai hujan abu dan arahnya tergantung dari arah angin. ukuran materialnya pun besar dengan diameter > 10 cm sehingga mampu membakar sekaligus melukai.(>200ºC). mencemari air tanah. merupakan magma yang mencapai permukaan. muncul tidak selalu didahului oleh letusan gunung api sebab gas ini dapat keluar melalui rongga-rongga ataupun rekahan-rekahan yang terdapat di daerah gunung api. Lazim juga disebut sebagai “bom vulkanik” 3. merusak tumbuh-tumbuhan dan mengandung unsur-unsur kimia yang bersifat asam sehingga mampu mengakibatkan korosi terhadap seng dan mesin pesawat. H2S. dan CO. 4. Bila lava sudah dingin. Beberapa gunung api yang memiliki karakteristik letusan gas beracun adalah Gunung Api Tangkuban Perahu. Hujan Abu lebat. sebagian material tersebut akan terbawa oleh air 8 . 6. Makin besar volume material letusan makin besar gelombang yang terangkat ke darat. Sebagai contoh kasus adalah letusan Gunung Krakatau tahun 1883. Gunung Api Dieng. dan Gunung Api Papandayan. dimana saat letusan terjadi material-material akan memberikan energi yang besar untuk mendorong air laut ke arah pantai sehingga terjadi gelombang tsunami. maka lava umumnya mengalir mengikuti lereng dan membakar apa saja yang dilaluinya. II. Gas Racun. Bahaya Ikutan (Sekunder) Bahaya ikutan letusan gunung api adalah bahaya yang terjadi setelah proses peletusan berlangsung. Yang sering menyebabkan kematian adalah gas CO 2. Gas utama yang biasanya muncul adalah CO 2. HCl. 5. Pada saat musim hujan tiba. antara 700 – 1200ºC. terjadi ketika letusan gunung api sedang berlangsung. Gunung Ciremai. SO2. Bila suatu gunung api meletus akan terjadi penumpukan material dalam berbagai ukuran di puncak dan lereng bagian atas. bahkan mematikan mahluk hidup.

Prioritas tindakan dan kebutuhan informasi pada waktu 9 . Gambar 9.hujan dan tercipta adonan lumpur turun ke lembah sebagai banjir bebatuan. Mitigasi Bencana Alam Setiap bencana memerlukan tindakan prioritas dan kebutuhan informasi yang relatif berbeda.7 Aliran lava pijar dari gunung api Gambar 9.8 Erupsi Gunung api di laut Gambar 9.9 Awan pijar (neuu ardante) yang menuruni lereng gunung api 2. banjir tersebut disebut lahar.

Pada tahap awal. lokasi dan jumlah penduduk yang menjadi pengungsi dan estimasi jumlah yang meninggal dan hilang. bahan makanan. tindakan kemanusiaan dan pengumpulan informasi dilakukan secara simultan. Penggunaan Global Positioning Systems (GPS) berperan penting dalam menentukan lokasi tempat pengungsi maupun fasilitas kesehatan. Sebagai contoh. informasi yang dibutuhkan pada waktu penanganan bencana adalah: (1) populasi.bencana gempa bumi akan berbeda dengan bencana banjir. Data tersebut dapat digabungkan dengan data spatial dari satelit. kondisi pelayanan.10 Peta rupabumi untuk menentukan lokasi longsor tanah wilayah serta lokasi geografis bencana dan perkiraan status jalur transportasi dan sisem komunikasi. (4) (5) (6) (7) jumlah korban. pada awal kejadian tsunami di Aceh. (2) (3) tempat hunian. Mitigasi Bencana Gunung Berapi Gambar 9. Data ini bias diperoleh misalnya dari peta ataupun citra penginderaan jauh. kerusakan. Data spatial tersebut selanjutnya digabungkan dengan informasi mengenai jumlah maupun distribusi pengungsi. Namun secara umum. gambar satelit dari Quick Birds sangat bermanfaat untuk mengestimasikan cakupan bencana serta perkiraan sarana transportasi yang rusak. Pengumpulan data harus dilakukan secara cepat untuk menentukan tindakan prioritas yang harus dilakukan oleh manajemen bencana. peralatan medis serta tenaga di fasilitas kesehatan. ketersediaan air bersih. fasilitas sanitasi dan 10 . Misal Peta Rupabumi untuk menentukan lokasi bencana longsor tanah. ketersediaan air bersih serta bahan makanan akan memberikan masukan penting bagi koordinasi dan manajemen pada fase tanggap darurat. ketersediaan obat-obatan.

petugas melakukan sosialisasi kepada Pemerintah Daerah serta masyarakat terutama yang tinggal di sekitar gunung berapi. Peta Kawasan Rawan Bencana Gunung berapi dapat menjelaskan jenis dan sifat bahaya gunung berapi. Jika Terjadi Letusan Gunung Berapi Mempersiapkan pengungsian jika diperlukan. 4. lembah dan daerah Mempersiapkan kebutuhan dasar aliran lahar. arah penyelamatan diri. celana panjang. membentuk tim Tanggap Darurat. Membuat perencanaan penanganan bencana. 5. Kenakan pakaian yang bisa melindungi tubuh seperti: baju lengan panjang. Jangan memakai lensa kontak. Pakai masker atau kain untuk menutupi mulut dan hidung. Hindari daerah rawan bencana seperti lereng gunung. Set BAKORNAS PBP. Persiapkan diri untuk kemungkinan bencana susulan.Mitigasi bencana gunung berapi ialah upaya memperkecil jumlah korban jiwa dan kerugian harta benda akibat letusan gunung berapi. mengirimkan tim ke lokasi. antara lain mengevaluasi laporan dan data. tindakan yang perlu dilakukan : 1. 3. topi dan lainnya. Geofisika. Tanggap Darurat. 2. BAKORNAS PBP dan Gunungapi. Petugas pos pengamatan Gunung berapi menyampaikan laporan bulanan ke pemda setempat. Ditempat terbuka. dan pos penanggulangan bencana. Data harian hasil pemantauan dilaporkan ke kantor Direktorat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (DVMBG) di Bandung dengan menggunakan radio komunikasi SSB. (Sumber : Panduan Pengenalan Karakteristik Bencana Dan Upaya Mitigasinya di Indonesia. . Sosialisasi. Penyelidikan gunung berapi menggunakan metoda Geologi. Bentuk sosialisasi dapat berupa pengiriman informasi kepada Pemda dan penyuluhan langsung kepada masyarakat. Saat turunnya awan panas usahakan untuk menutup wajah dengan kedua 11 belah tangan. Persiapan dalam menghadapi letusan gunung berapi: Mengenali daerah setempat dalam menentukan tempat yang aman untuk mengungsi. peta dan dokumen lainya. Pemetaan. melakukan pemeriksaan secara terpadu. lokasi pengungsian. lindungi diri dari abu letusan dan awan panas. Direktorat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi 2006). aktivitas gunung api dipantau selama 24 jam menggunakan alat pencatat gempa (seismograf). Leaflet Set. dan Geokimia. Hasil penyelidikan ditampilkan dalam bentuk buku. tindakan yang dilakukan oleh DVMBG ketika terjadi peningkatan aktivitas gunung berapi. Pemantauan. daerah rawan bencana.

Pada tahap mitigasi bencana alam. Sebutkanlah bencana alam yang pernah terjadi di daerahmu! b. tindakan kemanusiaan dan pengumpulan informasi dilakukan secara simultan. Rangkuman Bencana alam adalah peristiwa alam yang menimbulkan resiko dan bahaya terhadap kehidupan manusia.Setelah Terjadi Letusan Gunung Berapi Jauhi wilayah yang terkena hujan abu. 4. dan masa yang akan datang. Karena beratnya. Bencana alam itu terjadi dimana-mana. badai taipon. bahkan nyawa manusia. Hindari mengendarai mobil di daerah yang terkena hujan abu sebab bisa merusak mesin 3. amblesan tanah. kebakaran hutan. benda. dan terjadi pada masa lampau. Bersihkan atap dari timbunan abu. dan menimbulkan banyak kerugian baik berupa harta. gempa bumi. longsor lahan. Pengumpulan data harus dilakukan secara cepat untuk menentukan tindakan prioritas yang harus dilakukan oleh manajemen bencana. Data ini bias diperoleh misalnya dari peta ataupun citra penginderaan jauh. a. dan badai salju adalah bencana yang banyak melanda berbagai negara dan bangsa. Misal Peta Rupabumi untuk menentukan lokasi bencana longsor tanah. Tindakan apakah yang harus dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya bencana alam? DAFTAR PUSTAKA 12 . bisa merusak atau meruntuhkan atap bangunan. Kejadian bencana alam seperti tsunami. Kasus/Permasalahan a. letusan gunungapi. masa sekarang. Penggunaan Global Positioning Systems (GPS) berperan penting dalam menentukan lokasi kamp pengungsi maupun fasilitas kesehatan. banjir. b.

A. 1983. Surabaya: Penerbit Airlangga Sutikno. Pengendalian Dampak Lingkungan .D. ensiklopedia bebas.multiply.org/wiki/ Gempa_bumi).wikipedia.. 1986. L.W. BAKORNAS PBP dan Gunungapi. Boston: Willard Grant Press Maulana. S.com/journal/ item) Diakses 14 Oktober 2009. Yogyakarata 1985. Makalah. Tsunami Asia Tenggara. E.. http//:id. New York: Academic Press Rahardjo. Environmental Chemistry. 13 .Direktorat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Panduan Pengenalan Karakteristik Bencana Dan Upaya Mitigasinya di Indonesia . Dampak Bencana Alam Terhadap Lingkungan Fisik. 1976. Kumar. Direktorat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi 2006). Leaflet Set. 1985. Wikipedia bahasa Indonesia. A. Environmental Chemistry. S. Moore. Environmental Chemistry. Dina. http//:maul4n4. dan Suyono. 2006.. Diakses 14 Oktober 2009. J. India: Mohender Singh Sejwal Manahan. 2009.. disampaikan Dalam Acara Ceramah Ilmiah Lingkungan dalam rangka HUT MAPA GEGAMA Fakultas Geografi UGM. and Moore.B.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->