P. 1
Sejarah Berdiri Dinasti Ayyubiyah

Sejarah Berdiri Dinasti Ayyubiyah

|Views: 59|Likes:
Published by Iwan Alit

More info:

Published by: Iwan Alit on Jul 22, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/28/2014

pdf

text

original

Dinasti Al-Ayyubiyah

Mesir 560 H – 650 H 1174 M – 1252 M

Pendiri sekaligus khalifah pertama pada dinasti Al-Ayyubiyah yaitu Sultan Salahuddin Yusuf Al-Ayyubi atau Salah Ad-Din Al-Ayubi. Di eropa terkenal dengan sebutan Saladdin.

Dinasti fatimiyah runtuh ditandai dengan kematian khalifah Al-Adid tahun 567 H/1171 M

Pada saat kelahirannya di benteng Tikrit 532 H/1138 M, Ayahnya, Najmuddin sebagai penguasa seljuk mengabdi kepada Imanuddin Zangi, Gubernur Seljuk untuk kota mousul, Irak, dan Najmuddin diangkat menjadi gubernur Belbek, Lebanon dan pembantu dekat Raja Suriah, Nuruddin Mahmud

Salahuddin mempelajari dan menguasi teknik perang, politik, dan strategi di masa mudanya Ia juga mempelajari teologi Sunni selama 10 tahun.

Salahuddin Al-Ayyubi diangkat menjadi wazir (konsoler) pada 1169 M

Selama beberapa tahun, banyak prestasi yang di buat oleh Salahuddin : • Ia dan ayahnya menumpas para pemberontakan terhadap pemimpinnya dan melawan dalam medan perang salib • Ia bersama pamannya, Asaduddin mengusir tentara salib dari Mesir 559-564 H/1164 -1168 M. sehingga Asaduddin diangkat menjadi Perdana Menteri Khalifah Fatimiyah • Mematahkan serangan tentara salib dan pasukan romawi bizantium.

PERANG SALIB

Semenjak itu kedudukan Salahuddin di Mesir semakin mantap. Apalagi ia mendapat dukungan dari masyarakat yang mayoritas sunni. Peristiwa ini menyebabkan menguatnya pengaruh Nuruddin Zangki dan panglimanya Salahuddin al-Ayubi. Puncaknya terjadi pada masa al-Adid, pada masa pemerintahannya Salahuddin telah menduduki jabatan wazir. Dengan kekuasaannya Salahuddin menghormati dan memberikan kesempatan kepada orang-orang Fathimy.

Ketika al-Adhid jatuh sakit pada tahun 555 H / 1160 M, Salahudin al-Ayubi mengadakan pertemuan dengan para pembesar untuk menyelengarakan khutbah dengan menyebut nama khalifah Abasiyyah, al-Mustadi.Salahuddin Al-Ayyubi mengambil kekuasaan dari tangan Fatimiyah dan mengembalikan kepada AlMustadi (khalifah Abbasiyah) di Bagdad , 567 H/1171 M atas perintah Nuruddin.

Pertemuan Ini dan meninggalnya Khalifah AlAdhid adalah simbol dari runtuh dan berakhirnya kekuasaan Dinasti Fatimiyah untuk kemudian digantikan oleh Dinasti Al-Ayubiyyah.

Biodata Salahuddin Al Ayyubi
• Nama lengkap : Salahuddin Yusuf AlAyyubi atau Salah Ad-Din Al-Ayyubi • Nama lain : Saladin • Lahir : benteng Tikrit, Irak 532 H/1138 M • Bangsa : kurdi • Karya : memberikan catatan kaki dan penjelasan dalam kitab hadis Abu Dawud • Nama Ayah : Najmuddin Ayyub • Nama paman : Asaduddin Syirkuh • Sifat-sifat :berani, wara’, zuhud, khusyu’, pemurah, pemaaf, tegas, dll. • Salahuddin adalah seorang ulama • Ia pendiri dinasti AlAyyubiyah

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->