MAKALAH AGAMA ISLAM

“AGAMA dan KEBUDAYAAN”
Di susun oleh (Kelompok 6 ) :
1. 2. 3. 4. 5. Rivan Yunianto Heru Santoso Heryanto Aghozi Haryadi Adi Wibowo 201044500006 201044500071 201044500126 201044500038 201044500112

Jl T.B. Simatupang) Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan Telp. : (021) 78835283 – 7818718 Fax. : (021) 78835283 Website : http//:www.unindra.ac.id E-mail : university@unindra.ac.id

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan rahmat karunia dan kesempatan kepada penulis, sehingga penulis dapat menyelesaikan AgamIslam dengan judul “Agama dan Budaya”. Makalah ini membahas tentang hubungan agama dengan kebudayaan. Makalah ini dapat penulis selesaikan berkat bantuan dari beberapa pihak terkait. Oleh sebab itu, penulis ingin mengucapkan terima kasih kepada : - Dosen Bpk Dalmen - Orang Tua Penulis, dan - Teman - teman Penulis berharap makalah ini dapat membantu para pembaca agar lebih mengetahui tentang hubungan agama dan budaya. Oleh sebab itu, penulis mengharapkan partisipasi pembaca melalui saran dan kritik yang dapat dijadikan penulis untuk memperbaiki kesalahan dalam penulisan makalah ini.

January 11, 2011

Penulis

i

Tujuan…………………………………………………………… D.. Kebudayaan……………………………………………………. Latar Belakang…………………………………………………. BAB I A.. Manfaat…………………………………………………………. BAB II A. C. Saran……………………………………………………………. B. B. Unsur – unsur Agama dan Budaya……………………………… C.. Kebudayaan Islam……………………………………………… C.DAFTAR ISI Kata Pengantar…………………………………………………………. Bentuk – bentuk Agama dan Budaya…………………………… BAB III A.. B.. DAFTAR PUSTAKA i ii 1 3 3 3 4 4 5 8 10 16 18 19 ii . Pengertian Agama dan Budaya…………………………………. Perkembangan Kebudayaan Islam……………………………… BAB IV A.. Simpulan………………………………………………………… B.. Daftar isi…………………………………………………………………. Rumusan Masalah……………………………………………….

yang mau tidak mau memang perlu dicari sampai dapat ditemukan. Kalau pun kebudayaan Islam ini didasarkan kepada metoda-metoda ilmu pengetahuan dan kemampuan rasio. sudah begitu berpadu sehingga tidak dapat lagi terpisahkan. dan akan demikian. bahkan beberapa aliran filsafat Barat telah pula membuat pola-pola etik atas dasar kemanfaatan materi ini semata-mata.BAB I PENDAHULUAN A. yang sampai menyebabkan dasar keduanya itu satu sama lain saling bertolak belakang. yang telah menaungi dunia dan memberi arah kepada kebudayaan dunia selama dalam beberapa abad yang lalu. Dan dari segi pembahasan ilmiah hal ini sudah merupakan suatu keharusan yang sangat mendesak. Ia akan terus demikian sampai Tuhan menyempurnakan cahayaNya ke seluruh dunia. namun perkembangan pikiran di Barat itu telah membatasinya pada batas-batas keuntungan materi yang secara kolektif dibuat oleh pola-pola etik itu secara keseluruhan. bahkan lebih lagi pada masa yang akan datang. Dari segi ini kebudayaan Islam berbeda sekali dengan kebudayaan Barat yang sekarang menguasai dunia. Agama dan kebudayaan yang telah dibawa Muhammad kepada umat manusia melalui wahyu Tuhan itu. seni. Soalnya ialah karena cara pemikiran yang metafisik dan perasaan yang subyektif di satu pihak. hal ini sama seperti yang menjadi pegangan kebudayaan Barat masa kita sekarang. dan kalau pun sebagai agama Islam berpegang pada pemikiran yang subyektif dan pada pemikiran metafisika namun hubungan antara ketentuan-ketentuan agama dengan dasar kebudayaan itu erat sekali. Begitu juga tidak sedikit orang yang ingin menempatkan sejarah umat manusia dari segi agamanya. cara berpikir dan pengetahuannya dengan ukuran ekonomi. Pikiran ini tidak terbatas hanya pada sejarah dan penulisannya. untuk kemudian tetap menjadi orang Islam dengan iman yang kuat pula. Sistem ekonomi dasar kebudayaan Barat. Sungguh pun aliran-aliran demikian ini dalam pemikirannya sudah begitu tinggi dengan daya ciptanya yang besar sekali. LATAR BELAKANG Muhamad saw telah meninggalkan warisan rohani yang agung. antara yang satu dengan yang lain sebenarnya prinsip sekali. filsafat. juga dalam melukiskan hidup dan dasar yang menjadi landasannya berbeda. dengan kaidah-kaidah logika dan kemampuan ilmu pengetahuan di pihak lain oleh Islam dipersatukan dengan satu ikatan. ialah karena ia telah membawa agama yang benar dan meletakkan dasar kebudayaan satu-satunya yang akan menjamin kebahagiaan dunia ini. Warisan yang telah memberi pengaruh besar pada masa lampau itu. 1 . Perbedaan kedua kebudayaan ini. di Barat telah timbul pula aliran-aliran yang hendak membuat segala yang ada di muka bumi ini tunduk kepada kehidupan dunia ekonomi. Sebagai akibatnya.

Selama persaingan dan perjuangan mengenai harta itu dijadikan pokok kehidupan.Sebaliknya mengenai masalah rohani. Yang selalu akan menjadi pegangan dasar etik ini satu-satunya ialah keuntungan. masalah spiritual. memberi pengaruh yang menentukan terhadap sistem ekonomi. menurut hemat saya tidak akan mencapai tujuan. apabila adanya penjajahan untuk itu wajar pula. Sudah seharusnya pula apabila segala pikiran dalam usaha mencegah perang dan mengusahakan perdamaian dunia tidak banyak membawa arti dan hasilnya pun tidak seberapa. cinta kasih dan persaudaraan akan jatuh tergelincir. bahwa perdamaian di muka bumi dengan dasar kebudayaan yang semacam ini hanya dalam impian saja dapat dilaksanakan. maka akan selalu kita masing-masing menunggu kesempatan baik untuk secara licik memperoleh sekerat roti yang di tangan temannya itu. Sebaliknya paham sosialisme yang berpendapat bahwa perjuangan kelas yang harus disudahi dengan kekuasaan berada di tangan kaum buruh. Sudah begitu rupa mereka mengagungkan masalah kebebasan etik itu demi kebebasan ekonomi yang sudah sama sekali terikat oleh undang-undang. bersaing dan bertengkar untuk itu. tetapi dalam kenyataannya tiada lebih dari suatu fatamorgana yang kosong belaka 2 . Masing-masing kita satu sama lain akan selalu melihat teman itu sebagai lawan. bukan sebagai saudara. dan hampir-harnpir sudah tak dapat dipegang lagi. dalam pandangan kebudayaan Barat ini adalah masalah pribadi semata. Dasar etik yang tersembunyi dalam diri kita ini akan selalu bersifat hewani. Sementara arti perikemanusiaan yang tinggi. Undang-undang ini akan dilaksanakan oleh tentara atau oleh negara dengan segala kekuatan yang ada. dengan tujuan yang sama seperti pada perjuangan kelas. dan pola-pola etik didasarkan pula pada kehidupan ekonomi itu dengan tidak menganggap penting arti kepercayaan dalam kehidupan umum. hanya dalam cita-cita yang manis bermadu. Bahkan tanggapan terhadap hidup demikian ini sudah sepatutnya bila akan menjerumuskan umat manusia ke dalam penderitaan berat seperti yang dialami dalam abadabad belakangan ini. masingmasing berpendirian atas dasar kekuatan hewaninya. sekali pun masih tetap tersembunyi sampai pada waktunya nanti ia akan timbul. bagaimana mungkin perang dapat dicegah dan perdamaian di dunia dapat dijamin? Pada menjelang akhir abad ke-20 ini kita telah dapat menyaksikan dan masih dapat kita saksikan . Apabila perjuangan bangsa-bangsa untuk menguasai harta itu wajar. dalam merambah jalan untuk umat manusia mencapai kebahagiaan seperti yang dicita-citakannya itu. Selama hubungan saya dengan saudara dasarnya adalah sekerat roti yang saya makan atau yang saudara makan. kita berebut. altruisma. dengan sendirinya. Oleh karenanya membiarkan masalah kepercayaan ini secara bebas di Barat merupakan suatu hal yang diagungkan sekali. Kisah kebudayaan Barat mencari kebahagiaan umat manusia Kebudayaan yang hendak menjadikan kehidupan ekonomi sebagai dasarnya. orang tidak perlu memberikan perhatian bersama untuk itu. prinsip-prinsip akhlak yang terpuji. Dari sinilah konsepsi nasionalisme itu. selama pertentangan antar-kelas itu wajar.adanya bukti-bukti. maka pertentangan antar-bangsa juga wajar. merupakan salah satu keharusan alam. melebihi kebebasan dalam soal etik.

dapat mengambil keputusan mengenai kebudayaan yang dapat kita laksanakan dalam kehidupan sehari-har 3 . Apa kebudayaan islam itu ? 3.B. 1. dapat mengetahui sejarah terbentuknya kebudayaan islam pada masa kejayaan islam 3. dapat mengetahui pengertian kebudayaan 2. Bagaimana perkembangan budaya islam saat ini ? C. dapat membedakan kebudayaan local dengan kebudayaan islam 4. dapat mengetahui sejarah terbentuknya kebudayaan islam 3. dapat mengambil keputusan mengenai kebudayaan yang dapat kita laksanakan dalam kehidupan sehari-hari D. Apa pengertian kebudayaan ? 2. RUMUSAN MASALAH Dari latar belakang di atas maka dapat dirumuskan hal-hal sebagai berikut 1. dapat membedakan kebudayaan local dengan kebudayaan islam 4. dapat mengetahui pengertian kebudayaan kemudian memberitahukan informasi kepada orang lain 2. maka kita dapa memperoleh beberapa tujuan sebagai berikut . TUJUAN Setelah mendiskusikan tema ini. MANFAAT Dari tujuan di atas maka setealah mendiskusikan kita dapat memperoleh mamfaat begitu besar seperti 1.

UNSUR – UNSUR AGAMA DAN KEBUDAYAAN 1.BAB II KAJIAN PUSTAKA A. manusia merasa harus mengadakan hubungan baik dengan kekuatan gaib tersebut. Oleh karena itu. dikenal pula kata “din” ( ) dari bahasa Arab dan kata “religi” dari bahasa Eropa. Adapula kata Religi yang berasal dari bahasa Latin. Sedangkan budaya sendiri adalah daya dari budi yang berupa cipta. Satu pendapat mengatakan bahwa kata itu tersusun dari dua kata. karsa dan rasa. Unsur – unsur penting yang terdapat dalam Agama ialah :  Unsur Kekuatan Gaib : Manusia merasa dirinya lemah dan berhajat pada kekuatan gaib itu sebagai tempat minta tolong. kebiasaan. Dalam bahasa Arab kata ini mengandung arti menguasai. atau perasaan cinta. Oleh karena itu agama adalah suatu ketetapan yang dibuat oleh Tuhan Yang Maha Esa secara mutlak atau tanpa adanya campur tangan siapa saja. “a” yang berarti tidak dan “gama” yang berarti pergi.PENGERTIAN AGAMA DAN KEBUDAYAAN Pengertian Agama : Dalam masyarakat Indonesia selain dari kata agama. dan kebudayaan adalah hasil dari cipta. atau pemujaan yang terdapat dalam agama – agama monoteisme. Karena itu mereka membedakan antara budaya dan kebudayaan. Pendapat lain megatakan juga bahwa kata budaya adalah sebagai suatu perkembangan dari kata majemuk budidaya. yang mempunyai arti “daya” dan “budi”.  Respons yang bersifat Emosionil dari manusia : Respons itu bisa mengambil bentuk perasaan takut. Dengan hilangnya hubungan baik itu. hutang. Agama berasal dari kata Sanskrit. Pengertian Kebudayaan : ditinjau dari sudut Bahasa Indonesia. kebudayaan berasal dari bahasa Sansakerta “Buddhayah”. yaitu bentuk jamak dari buddhi yang berarti budi atau akal. karsa dan rasa tersebut. Selanjutnya respons mengambil bentuk penyembahan yang terdapat dalam agama primitif. Lebih 4 . patuh. seperti yang terdapat dalam agama – agama primitif. seperti yang terdapat dalam agama – agama monoteisme. tetap di tempat. B. diwarisi turun – temurun.  Keyakinan Manusia : bahwa kesejahteraannya di dunia ini dan hidupnya di akhirat tergantung pada adanya hubungan baik dengan kekuatan gaib yang dimaksud. Menurut satu pendapat asalnya ialah “relegere” yang mengandung arti mengumpulkan. Hubungan baik ini dapat diwujudkan dengan mematuhi perintah dan larangan kekuatan gaib itu sendiri. maka kata Agama dapat diartikan tidak pergi. kesejahteraan dan kebahagiaan yang dicari akan hilang pula. balasan. Sedangkan kata “Din” itu sendiri dalam bahasa Semit berarti undang – undang atau hukum. membaca dan dapat juga kata relegare juga bisa diartikan mengikat. menundukkan.

 Bahasa sebagai media komunikasi.  Ilmu Pengetahuan  Kesenian. baik yang bernyawa maupun tidak bernyawa.  Pengertian Agama Animisme ialah : Agama yang mengajarkan bahwa tiap – tiap benda. Roh dari benda – benda tertentu adakalanya mempunyai pengaruh yang dasyat terhadap kehidupan manusia.  Sistem Regili. dalam bentuk kitab yang mengandung ajaran – ajaran agama bersangkutan dan dalam bentuk tempat – tempat tertentu. misalnya : kekerabatan. gua yang gelap dll. senjata dan sebagainya. peternakan. seni gerak. 5 . adapun pengertiannya adalah sebagai berikut :  Pengertian Agama Dinamisme ialan : Agama yang mengandung kepercayaan pada kekuatan gaib yang misterius. Misalnya : Hutan yang lebat. Dalam faham ini ada benda – benda tertentu yang mempunyai kekuatan gaib dan berpengaruh pada kehidupan manusia sehari – hari. pohon besar dan ber daun lebat. C. sistem perkawinan. seni rupa. Pada dasarnya bentuk Agama ada yang bersifat primitif dan ada pula yang dianut oleh masyarakat yang telah meninggalkan fase keprimitifan. mempunyai roh.  Sistem kemasyarakatan. Paham adanya yang kudus (saered) dan suci : dalam bentuk kekuatan gaib. Dan dalam bahasa ilmiah kekuatan gaib itu disebut „mana‟ dan dalam bahasa Indonesia „tuah atau sakti‟. Kekuatan gaib itu ada yang bersifat baik dan ada pula yang bersifat jahat. sistem warisan. misalnya : seni suara. lanjut lagi respons itu mengambil bentuk cara hidup tertentu bagi masyarakat yang besangkutan. Bagi masyarakat primitif roh masih tersusun dari materi yang halus sekali yang dekat menyerupai uap atau udara. 2. Agama – agama yang terdapat dalam masyarakat primitif ialah Dinamisme. alat rumah tangga. baik lisan maupun tertulis.BENTUK – BENTUK AGAMA DAN KEBUDAYAAN 1. perubahan. Misalnya : Pertanian. Adapun Unsur Kebudayaan yang bersifat universal yang dapat kita sebut sebagai isi pokok tiap kebudayaan di dunia ini.  Sistem mata pencaharian dan sistem ekonomi. Animisme. adalah sebagai berikut :  Peralatan dan perlengkapan hidup manusia sehari – hari misalnya : pakaian. Monoteisme dll. sitem produksi.

Contoh lain : Pernikahan dahulu pernikahan cukup hanya dengan sebuah Aqad nikah (Ijab qobul) kemudian untuk memberitakan sebuah pernikahan hanyalah mengundang para tetangga atau saudara terdekat.” ). Sedangkan zaman sekarang jilbab menjadi sebuah model atau gaya yang mana tidak lagi melihat pada tuntunan Islam. dan janganlah menampakka perhiasannya kecuali kepada suami mereka atau ayah mereka atau ayah suami mereka atau putra – putra mereka atau putra – putra suami mereka …………. 2. penggunaan adat istiadat pun dalam pernikahan kian marak terjadi dan akhirnya menjadi sebuah budaya yang sulit dihilangkan. 1. Kebudayaan Islam Islam berkembang sejak diutusnya seorang Rasul yang bernama Nabi Muhammad SAW. pakaian longgar dan panjang. itupun dalam suasana yang cukup sederhana. 2) Tabiat kemanusiaan. 6 . Contohnya : Masalah busana muslim “Jilbab”. Pengertian Agama Monoteisme ialah : Adanya pengakuan yang hakiki bahwa Tuhan satu. namun sejalan dengan perkembangan dunia dan perubahan zaman. Irak. Persia Mazhab Mulkaniyah. Kebudayaan Romawi Timur Kerajaan Romawi didirikan pada tahun 753. Habsyah Mazhab ini berkeyakinan bahwa Isa Almasih adalah Allah. Tuhan Maha Esa. Dan hendaklah mereka menutup kain kudung kedadanya. dimana Ajaran – ajaran Islam sendiri masih sangat kental dan suci. Mazhab Nasathirah yang betebaran di Mesir. Dalam Kebudayaannya dikenal 3 muhzab yang termasyur yaitu :    Mazhab Yaaqibah. Pencipta alam semesta dan seluruh isi kehidupan ini baik yang bergerak maupun yang tidak bergerak. di zaman dahulu busana muslim atau jilbab adalah pakaian yang menutup aurat. seperti yang difirman Allah SWT dalam Al – Qur‟an An – Nur : 31 (“ Katakanlah kepada wanita yang beriman hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya kecuali yang biasa tampak dari padanya. 2. Budaya Romawi pada umumnya beragama Nasrani. tetapi sekarang pernikahan bak sebuah pesta hajat yang besar. yang bertebaran di Mesir. Bentuk – bentuk Kebudayaan. yang akhirnya masyarakat sendiri sulit membandingkan antara Agama dengan Budaya. Kedua Mazhab ini berkeyakinan bahwa dalam diri Al – Masih terdapat 2 tabiat yaitu : 1) Tabiat ketuhanan. Ajaran – ajaran Islam pun kian marak dijadikan sebuah Budaya.

air dan api. udara.3. sehingga mereka menyembah api yang selalu dinyalakan didalam rumah – rumah. seperti langit. 7 . Persia Kebudayaan Arab Jahilliyah Disebut Arab Jahilliyah karena sebelum Islam datang mereka adalah pembangkang kepada kebenaran. Budaya orang – orang Arab Jahilliyah adalah menyembah berhala karena itulah mereka terus menentang kebenaran meski di ketahui dan didasari kebenarannya oleh mereka. masyarakatnya banyak yang menyembah berbagai alam nyata. Api dilambangkan sebagai Tuhan baik. Kebudayaan Persia Dalam sejarah kebudayaan Persia. cahaya. 4.

dan lain-lain. moral. kebudayaan adalah sarana hasil karya. dan artefak. kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks. kekuasaan politik . alat-alat dan lembaga-lembaga atau petugas-petugas untuk pendidikan (keluarga adalah lembaga pendidikan utama) organisasi kekuatan (politik) 3. · Bronislaw Malinowski mengatakan ada 4 unsur pokok yang meliputi: sistem norma yang memungkinkan kerja sama antara para anggota masyarakat untuk menyesuaikan diri dengan alam sekelilingnya organisasi ekonomi. kesenian. misalnya pola-pola perilaku. yang di dalamnya terkandung pengetahuan. yaitu: alat-alat teknologi. Pengertian Kebudayaan Kebudayaan Menurut Edward B. Hoenigman.BAB III A. seni. Herskovits menyebutkan kebudayaan memiliki 4 unsur pokok. Dari berbagai definisi tersebut. rasa.J. Unsur-unsur kebuyaan Ada beberapa pendapat ahli yang mengemukakan mengenai komponen atau unsur kebudayaan. Sedangkan perwujudan kebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yang berbudaya. kepercayaan. yang kesemuanya ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan bermasyarakat 2. Wujud Kebudayaan Menurut J. hukum. kebudayaan itu bersifat abstrak. · 8 . dan cipta masyarakat. Tylor. organisasi sosial. peralatan hidup. berupa perilaku dan benda-benda yang bersifat nyata. wujud kebudayaan dibedakan menjadi tiga: gagasan. sistem ekonomi. keluarga. adat istiadat. sehingga dalam kehidupan sehari-hari. dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat seseorang sebagai anggota masyarakat. antara lain sebagai berikut: Melville J. bahasa. religi. dapat diperoleh pengertian mengenai kebudayaan yang mana akan mempengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia. KEBUDAYAAN 1. aktivitas. Sedangkan menurut Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi.

Sistem sosial ini terdiri dari aktivitas-aktivitas manusia yang saling berinteraksi. Wujud kebudayaan ini terletak dalam kepala-kepala atau di alam pemikiran warga masyarakat. tidak dapat diraba atau disentuh. Sifatnya konkret. dan lagu atau tarian tradisional. maka lokasi dari kebudayaan ideal itu berada dalam karangan dan buku-buku hasil karya para penulis warga masyarakat tersebut. Sifatnya paling konkret diantara ketiga wujud kebudayaan. antara wujud kebudayaan yang satu tidak bisa dipisahkan dari wujud kebudayaan yang lain. gedung pencakar langit. · 9 . dan dapat diamati dan didokumentasikan. peraturan. dan sebagainya yang sifatnya abstrak. Kebudayaan nonmaterial Kebudayaan nonmaterial adalah ciptaan-ciptaan abstrak yang diwariskan dari generasi ke generasi. Aktivitas (tindakan) Aktivitas adalah wujud kebudayaan sebagai suatu tindakan berpola dari manusia dalam masyarakat itu. 4. Kebudayaan material juga mencakup barang-barang. terjadi dalam kehidupan sehari-hari. seperti televisi. Sebagai contoh: wujud kebudayaan ideal mengatur dan memberi arah kepada tindakan (aktivitas) dan karya (artefak) manusia. Artefak (karya) Artefak adalah wujud kebudayaan fisik yang berupa hasil dari aktivitas.Gagasan (Wujud ideal) Wujud ideal kebudayaan adalah kebudayaan yang berbentuk kumpulan ide-ide. Wujud ini sering pula disebut dengan sistem sosial. Termasuk dalam kebudayaan material ini adalah temuan-temuan yang dihasilkan dari suatu penggalian arkeologi: mangkuk tanah liat. perhisalan. stadion olahraga. kebudayaan dapat digolongkan atas dua komponen utama: · Kebudayaan material Kebudayaan material mengacu pada semua ciptaan masyarakat yang nyata. Dalam kenyataan kehidupan bermasyarakat. dilihat. perbuatan. norma-norma. cerita rakyat. nilai-nilai. serta bergaul dengan manusia lainnya menurut pola-pola tertentu yang berdasarkan adat tata kelakuan. mengadakan kontak. pesawat terbang. senjata. dan karya semua manusia dalam masyarakat berupa benda-benda atau hal-hal yang dapat diraba. gagasan. Komponen Kebudayaan Berdasarkan wujudnya tersebut. dan didokumentasikan. dan seterusnya. pakaian. Jika masyarakat tersebut menyatakan gagasan mereka itu dalam bentuk tulisan. dan mesin cuci. misalnya berupa dongeng. konkret.

Asimilasi adalah bercampurnya dua kebudayaan sehingga membentuk kebudayaan baru. tetapi memperkaya khasanah budaya masyarakat setempat. Misalnya. ia adalah gabungan antara tenaga fikiran dengan tenaga lahir manusia ataupun hasil daripada gabungan tenaga batin dan tenaga lahir manusia. Apa yang difikirkannya itu dilahirkan dalam bentuk sikap. Penetrasi kebudayaan dapat terjadi dengan dua cara: · Penetrasi damai (penetration pasifique) Masuknya sebuah kebudayaan dengan jalan damai. Jadi kalau begitu. Penerimaan kedua macam kebudayaan tersebut tidak mengakibatkan konflik. Sebab hasil daripada dayapemikiran dan daya usaha 10 . · Penetrasi kekerasan (penetration violante) Masuknya sebuah kebudayaan dengan cara memaksa dan merusak. Sedangkan Sintesis adalah bercampurnya dua kebudayaan yang berakibat pada terbentuknya sebuah kebudayaan baru yang sangat berbeda dengan kebudayaan asli. Pengaruh kedua kebudayaan ini pun tidak mengakibatkan hilangnya unsur-unsur asli budaya masyarakat. Asimilasi.5. Contohnya. dianggap kebudayaan. Contohnya. masuknya kebudayaan Barat ke Indonesia pada zaman penjajahan disertai dengan kekerasan sehingga menimbulkan goncangan-goncangan yang merusak keseimbangan dalam masyaraka B. KEBUDAYAAN ISLAM Secara umum arti kebudayaan yang sebenarnya ialah suatu hasil daya pemikiran dan pemerahan tenaga lahir manusia. Penyebaran kebudayaan secara damai akan menghasilkan Akulturasi. bentuk bangunan Candi Borobudur yang merupakan perpaduan antara kebudayaan asli Indonesia dan kebudayaan India. Penetrasi budaya Yang dimaksud dengan penetrasi kebudayaan adalah masuknya pengaruh suatu kebudayaan ke kebudayaan lainnya. seluruh kemajuan baik yang lahir ataupun yang batin walau dibidang apapun. masuknya pengaruh kebudayaan Hindu dan Islam ke Indonesia. atau Sintesis. Akulturasi adalah bersatunya dua kebudayaan sehingga membentuk kebudayaan baru tanpa menghilangkan unsur kebudayaan asli. Apa yang dimaksudkan gabungan antara tenaga batin (daya pemikiran) dengan tenaga lahir ialah apa yang difikirkan oleh manusia itu terus dibiat dan dilaksanakan. Maka hasil daripada gabungan inilah yang dikatakan kebudayaan.

Oleh karena itu seluruh kemajuan lahir dan batin itu adalah kebudayaan maka dengan kata-kata lain. karena dia telah mengatakan satu perkara mungkar. Contohnya dalam ibadah yang asas yaitu sembahyang. pembangunan dan kemajuan-kemajuan lainnya. Hindu. berekonomi. sebab agamaagama tersebut adalah hasil ciptaan manusia daripada daya pemikiran mereka. Islam bukan kebudayaan tapi mendorong manusia berkebudayaan. tetapi agama-agama diluar Islam memang kebudayaan. Dalam Al-Qur'an ada perintah : Terjemahnya : Dirikanlah sembahyang (Al-Baqarah: 43) Perintah itu bukan kebudayaan karena ia adalah wahyu daripada Allah SWT. kristen (yang telah banyak diubah-ubah) itulahir hasil dari pemikiran (ide-ide) manusia. Agama Islam mendorong umatnya berkebudayaan dalam semua aspek kehidupan termasuk dalam bidang ibadah. berpolitik. agama Islam itu bukan kebudayaan. pendidikan. yang tidak seyogyanya disebut. sekali lagi dikatakan. Agama Islam adalah sesuatu yang diwahyukan oleh Allah SWT. Agama islam adalah bukan kebudayaan. bergaul. sastera dan seni. menyusun rumah tangga dan lain-lain. Islam mendorong umatnya berkemajuan. bermasyarakat. hendaklah kita berhati-hati. ekonomi. Tetapi apabila kita hendak melaksanakan perintah "dirikanlah sembahyang" maka timbullah daya 11 . Oleh karena itu. Ini adalah karena agama-agama seperti Budha. bukan hasil budi dan daya (tenaga lahir) manusia. berpendidikan. begitu banyak sekali ahli kebudayaan pada masa ini menyuarakan dengan lantang bahwa Islam adalah kebudayaan dengan alasan bahwa ia adalah cara hidup atau 'way of life' . Dan kalau begitu pengertian kebudayaan maka agama-agama diluar Islam juga bisa dianggap kebudayaan. sebab ia bukan hasil daripada tenaga fikiran dan tenaga lahir manusia. Oleh sebab itu siapa yang mengatakan bahwa agama Islam itu kebudayaan maka dia telah melakukan satu kesalahan yang besar dan bisa jatuh murtad. tapi mendorong manusia berkebudayaan. Namun begitu walaupun agama islam itu bukan kebudayaan tetapi ia sangant mendorong (bahkan turut mengatur) penganutnya berkebudayaan. Sebaliknya agama Islam tidak bisa dianggap kebudayaan sebab ia bukan hasil daripada pemikiran dan ciptaan manusia. Agama Islam adalah wahyu dari Allah SWT yang disampaikan kepada Rasulullah SAW yang mengandung peraturan-peraturan untuk jadi panduan hidup manusia agar selamat di dunia dan akhirat.tenaga lahir manusia akan tercetuslah soal-soal politik. Jadi. daripada khayalan dan angan-angan. Islam mendorong berkebudayaan dalam berfikir. Ia adalah ciptaan akal manusia.

Dan kalau dilihat dalam ajaran Islam. Jadi perlu tempat atau bangunan yang bersih bukan saja bersih dari najis tetapi bersih daripada segala pemandangan yang bisa menganggu kekhusyukan kita pada saat kita bersembahyang. memikirkan perlunya tempat-tempat sembahyang yaitu mushalla. maka muncullah bangunanbangunan mesjid dan surau-surau yang beraneka bentuk dan didalamnya umat Islam sembahyang berbaris dalam saf-saf yang lurus dan rapat. kita berbaris. Ini semua merupakan kebudayaan hasil tuntutan wahyu. Dalam bermasyarakat dan bergaul serta bergotong royong untuk membuat kebajikan dan kebaikan serta bergotong royong juga memberantas perkara dosa dan persengketaan tentulah perlu menggunakan pikiran. bagaimana hendak bersembahyang.pemikiran kita. Firman Allah : Terjemahnya: Tiadalah Rasul itu berkata-kata melainkan wahyu yang diwahyukan padanya (An Najm: 3-4) Umpamanya kalau sembahyang berjemaah. Maka terpaksalah kita umat Islam menggunakan pikiran. Setelah dipikirakan untuk bergotong royong di tengah-tengah masyarakat. Dan jangan kamu bertolong bantu dalam membuat dosa dan permusuhan (Al Maidah: 2) Perintah ini bukan kebudayaan. Tapi apabila kita hendak mengamalkan tuntutan dan kehendak perintah maka terbentuklah kebudayaan. Tapi karena hendak mengamalkan tuntutan perintah wahyu ini. Jadi agama Islam mendorong manusia berkebudayaan dalam beribadah padahal ia didorong oleh perintah wahyu "Dirikanlah sembahyang" yang bukan kebudayaan. surau ataupun mesjid. Begitu juga dengan kebudayaan dalam bergaul dalam masyarakat dalam Al-Qur'an ada perintah: Terjemahnya: Hendaklah kamu bertolong bantu dalam berbuat kebajikan dan ketaqwaan. dimana tempat untuk melaksanakannya dan lain-lain. Apabila kita membangun surau atau mesjid hasil dari dorongan wahyu "Dirikanlah sembahyang" itu maka lahirlah kemajuan. karena ia hasil usaha tenaga lahir kita yang terdorong dari perintah wahyu. Demikian juga dalam Al-Qur'an ada larangan: Terjemahnya: Jangan kamu dekati zina(Al Isra': 32) 12 . kitapun bersembahyanglah setelah mengkaji Sunnah Rasulullah yang menguraikan kehendak wahyu itu tadi. dalam saf-saf yang lurus dan rapat. maka terbentuklah kebudayaan dalam masyarakat. kita dikehendaki bersembahyang di tempat yang bersih. Secara ringkas. lahirlah kebudayaan. tentulah kita hendak melahirkan dalam bentuk tindakan dan sikap juga. Jadi dalam kita melaksanakan barisan saf yanglurus dan rapat itu adalah budaya.

" Seterusnya ada hadits yang berbunyi: Terjemahnya: Hendaklah kamu berniaga karena sembilan persen daripada rezeki itu adalah di dalam perniagaan Ini adalah perintah (dorongan) daripada Rasulullah SAW yang hakikatnya daripada Allah juga. jelaslah disini bahwa Islam bukanlah ajaran yang beku. Ini adalah dasar-dasar Kebudayaan Islam dalam bidang perniagaan. supaya umat Islam berniaga. lebih banyaklah kebudayaan di bidang perniagaan yang dapt dicetuskan. siapa yang takut syubhat akan selamatlah agama dan kehormatannya dan siapa yang terjebak di dlam syubhat dikhawatirkan terlibat dengan yang haram. Ia menetapkan prinsip-prinsip asa dan mengatur beberapa peraturan tertentu dan menyerahkannya sepenuhnya pada kebebasan akal dan tenaga manusia untuk membina kemajuan di bidang pertanian. inilah yang bayak manusia tidak mengetahuinya. Rasulullah SAW bersabda: Terjemahnya: Yang halal jelas dan yang haram pun jelas. suap dan lan-lain. pikiran dan tenaga lahir umat Islam diperah sungguh-sungguh untuk mengusahakan. Ia adalah wahyu bukannya kebudayaan karena ia bukan ciptaan akal manusia. Lalu apa saja unsur dalam pergaulan yang bisa membawa kepada zina akan kita pikirkan. Dengan itu nanti akan lahirlah budaya setelah dipikirkan dan dilaksanakan dalam bentuk sikap dan perbuatan hasil daripada dorongan wahyu "janganlah kamu dekati zina. Dengan itu lahirlah kebudayaan Islam dalam bidang perniagaan. Tapi apabila kita hendak mengamalkan tuntutan perintah ini maka terpaksa kita menggunakan akal pikiran dan melaksanakannya dalam perbuatan dan sikap. pandang-memandang dan pembukaan aurat. Dalam perniagaan Allah melarang riba. dan diantara keduaduanya adalah kesamaran (syubhat). tipu daya. semuanya akan kita hindari. Satu hadits lain berbunyi: Terjemahnya: Tidaklah percuma seorang Islam atau menenam tanaman. Labih kuat penghayatan terhadap hadits ini. dan fisik kita segera mengelakkannya.Larangan itu datang dari Allah SWT. lalu dimakan daripadanya oleh burung dan manusia atau binatang. seperti bergaul bebas antara lelaki dan perempuan. Atas dasar ini lahirlah fikiran dan perahan tenaga akal dan fisik lainnya ke arah itu. Hasilnya terbentuklah kebudayaan Islam dibidang pertanian. (Riwarat Bukhari dan muslim) 13 . Ini berarti umat Islam akan semakin maju. memajukan dan memodernkan teknik-teknik dan hasil pertanian. bahkan mendapat pahala sedekah (Riwayat Bukhari dan Muslim) Hasil daripada dorongan hadits ini akan lahirlah kebudayaan Islam di bidang pertanian.

Dalam Al-Qur'an. kedaulatan negara dan bangsa. sedangkan Allah mengetahuinya (Al Anfal: 60) Ayat Al-Qur'an ini adalah dorongan secara langsung daripada Allah supaya umat Islam membangun kekuatan ketentaraan untuk tujuan mempertahankan agama. Dengannya umat Islam akan dapat mempertahankan diri dan dapat menentang setiap gangguan dan penzaliman dari pihak komunis dan kapitalis seperti yang terjadi hari ini. Dengan ini timbullah daya usaha ke arah melahirkan pabrik-pabrik yang memproses makanan secara Islam. Sebarang kehendak dalam ajaran Islam apabila difikir dan dilaksanakan dengan tenaga lahir akan melahirkan kemajuan. Jadi. Begitu juga halnya dengan arahan-arahan lain dalam agama Islam ini. malah Islam telah mendorong penganutnya mempunyai kebudayaan dalam bidang ketentaraan. Asalkan apa saja yang dipikirkannya adalah tulen. Kemajuan akan bangun dengan pesatnya. maka hasil itulah yang dinamakan kebudayaan bangsa itu. Jadi Islam itu mendorong orang berkebudayaan. Kita akan jadi umat yang dapat melengkapkan diri dengan senjata modern yang sophisticated dan modern.Dalam hadits yang lain Rasulullah ada menyebut yang artinya : hati ditempa oleh makanan minum Umat Islam yang sensitif terhadap hadits ini akan berusaha semaksimal mungkin untuk mengahsilkan barang makanan yang bersih lagi suci di sisi syariat. kemajuan di bidang perindustiran makanan sewajarnya telah lama wujud dalam masyarakt Islam jika mereka benar-benar menghayati perintah Allah dan Rasul-Nya. Allah berfirman: Terjemahnya: Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka (dengan) kekuatn apa saja yang kamu sanggupi daripada kuda-kuda yang ditambat untuk berpasang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkan musuh Allah. Inilah keindahan Islam bukan saja dapat mendorong manusia berkebudayaan dalam bidang kemasyarakatan atau perniagaan. Makanan mesti diproses secara Islam. karena disamping mempunyai kekuatan taqwa mereka juga mempunyai kekuatan senjata. mereka akan muncul sebagai satu kuasa yang gagah dan tidak bisa diperkotak-katikkan oleh musuh. kebudayaan Islam dibidang perusahaan dan perindustrian makanan akan timbul dengan sendirinya. Kemajuan yang kita cetuskan hasil daripada dorongan agama Islam itulah yang dikatakan kebudayaan. tidak mengambil dari mana-mana pikiran bangsa-bangsa lain dan apa-apa yang dicetuskannya itu 14 . Jika umat Islam benar-benar memahami tuntutan ayat ini. Seandainya satu bangsa itu berpikir dan bertindak dengan tenaga lahirnya sehingga mencetuskan sesuatu yang tidak ditirunya dari mana-mana pihak. Oleh karena itu. kalau dapat kita laksanakan akan lahirlah kebudayaan dan kemajuan dalam kehidupan kita. musuhmu dan orang-orang selain mereka yang tidak kamu ketahui. pengemasan makanan dan penyimpanan makanan yang suci dan dijamin halal dilakukan. Tidak timbul soal negara-negara yang terpaksa "minta sedekah" dan dapat dipermainkan oleh negara-negara penjual senjata seperti apa yang terjadi di Timur Tengah pada saat ini. dimana penyediaan.

Sebab itu sembarang usaha lahir maupun batin yang bersih (tulen) yang dicetuskan oleh umat Islam itu hasil dari dorongan ajaran Islam (wahyu) yang tidak bertentangan dengan apa juga yang ada dalam ajaran Islam. umat Islam hari ini memakai pakaian yang terbuka seperti shirt. Kenapa ia bisa dikatakan sebagai kebudayaan Melayu? Sebab disudut pikiran. maka jadilah kita orang Islam yang berkebudayaan Jepang. Itulah yang benar-benar dinamakan kebudayaan Islam. yang tempat sembahyangnya dibuat sudah tidak mengikut cara Islam. Ini tidak dibenarkan sama sekali oleh ajaran Islam. Mana ada dalam ajaran Islam yang membenarkan membuat patung? Itu sebenarnya adalah perbuatan orang Islam yang berkebudayaan orang lain. Itu adalah kebudayaan orang Islam yang berkebudayaan orang lain. Kalau begitu tentulah terlalu banyak perkara yang telah dilakukan oleh masyarakat Islam sejak ratusan tahun dulu. dan ia didorong oleh perintah wahyu. yaitu segala-galanya betul dari apa-apa yang dihasilkan oleh bangsa itu sendiri. maka bangsa itu adalah bangsa yang berkebudayaan bangsa lain namanya. Ini namanya bangsa yang berkebudayaan bangsa lain bukan berkebudayaan sendiri. Maka ini bukan kebudayaan Islam tetapi kebudayaan orang Islam. maka barulah apa yang dicetuskan itu dikatakan kebudayaan bangsanya. karena ia memikirkan sesuatu yang memang telah dipikirkan oleh bangsa lain. gaun dan sebagainya.tidak meniru apa yang telah dibuat oleh orang lain. dan apa yang difikirkan itu belum pernah dicetuskan oleh sebarang pun diatas muka bumi ini. Perbuatan seperti ini terjadi juga dalam urusan membuat mesjid. hingga zaman ini bukan dari kebudayaan Islam tetapi dikaitkan dengan kebudayaan Islam. tetapi kebudayaan orang lain yang diamalkan atau dilaksanakan oleh orang Islam. Begitu juga dengan pancutan air untuk mengambil wudhuk yang keluar dari mulut singa atau rusa. maka barulah ia dinamakan kebudayaan (tamadun) Islam. sikap atau perbuatan. Contohnya dapat dilihat pada mesjid Cordova Spanyol. Jadi apa sebenarnya kebudayaan Islam? Umumnya suatu yang dicetuskan itu bersih dengan ajaran Islam baik dalam bentuk pemikiran ataupun sudah berupa bentuk. ia tidak diambil dari mana-mana bangsa. Contohnya ada patung-patung yang pernah dibuat oleh orang-orang Islam ratusan tahun dahulu yang sudah dikaitkan orang dengan kebudayaan Islam. itu bukan daripada ajaran Islam. Sebagai contoh. orang Amerika dan lain-lain tidak pernah dibuat dan difikirkan. mencetuskan sesuatu dan apa yang dipikirkan dan dibuat itu tidak pernah terpikir atau dicetuskan oleh sembarang bangsa lain di dunia ini. 15 . Ini adalah orang Islam yang berkebudayaan orang lain (Barat). Tapi jikalau orang Melayu umapamanya. katalah silau pulut. kebudayaan Melayu. Ia disalut dengan emas. jadilah ia orang Islam yang berkebudayaan orang lain. Artinya kalau kita meniru Jepang. Tetapi kalau satu bangsa itu memikirkan dan membuat sesuatu perkara yang sudah sedia dibuat atau dipikirkan orang lain. ia bisa dikatakan kebudayaan bangsa itu. apa yang dilakukan ini bukan kebudayaan Islam. yang mana orang Jepang. Sebagai contoh.

yang hendak berusaha mencapai kodrat manusia yang lebih sempurna dengan jalan iman dan perbuatan yang baik. umat Islam akan jadi maju.yang dalam gengsi dan keturunan ia sederajat dengan mereka . Suatu pengorbanan yang sudah berkali-kali menghadapkan nyawanya kepada maut. keluhuran hidup Muhammad adalah hidup manusia yang sudah begitu tinggi sejauh yang pernah dicapai oleh umat manusia. Kesimpulannya. namun amanat Tuhan yang disampaikan Muhammad. bukan kebuadayaan Islam. hidupnya penuh pengorbanan. Apalagi yang kita lihat suatu kehidupan manusia yang sudah bersatu dengan kehidupan alam semesta sejak dunia ini berkembang sampai akhir zaman. PERKEMBANGAN KEBUDAYAAN ISLAM Seperti sudah kita lihat. yang dalam hidup sebelum kerasulannya sudah menjadi suri teladan pula sebagai lambang kejujuran. untuk kebenaran. Dan dengan kemajuan yang dihasilkan itu. khayalan dan angan-angan manusia itu sendiri. Tetapi. kedudukan atau dengan godaan-godaan lain -mereka tidak dapat merintanginya. manakala agama-agama di luar Islam memang kebudayaan sebab ia hasil kerja akal. bujukan masyarakatnya sendiri pun . Maka jadilah kita orang Islam yang berkebudayaan orang lain. untuk Allah.yang baik dengan harta. jelaslah Islam bukan kebudayaan sebab ia bukan hasil ciptaan manusia. yaitu apa yang diwahyukan Allah 16 . Justru itu. lahirlah kebudayaan atau tamadun. Hidup yang penuh dengan teladan yang luhur dan indah bagi setiap insan yang sudah mendapat bimbingan hati nurani. berhubungan dengan Pencipta alam dengan segala karunia dan pengampunanNya. Kehidupan insani yang begitu luhur dan cemerlang itu belum ada dalam kehidupan manusia lain yang pernah mencapainya. masih tetap menjadi saksi kebenaran dan bimbingan hidup. niscaya kehidupan yang kita lihat ini lambat laun akan menghilangkan apa yang telah diajarkannya itu. dan untuk itu pula Allah telah mengutusnya. seribu tigaratus limapuluh tahun ini sudah lampau. Untuk itu cukup satu saja kiranya kita kemukakan sebagai contoh. Apa muncul ditengah-tengah masyarakat Islam di seluruh dunia sebenarnya adalah kemajuan dan kebudayaan hasil tajaan/ciptaan orang lain yang kita tiru. Demikian juga sesudah masa kerasulannya. jika ajaran agama Islam ini diamalkan seungguh-sungguh. Makin banyak umat Islam mengamalkan hukum. Dimana pulakah ada suatu keagungan dan keluhuran dalam hidup seperti yang terdapat dalam diri Muhammad ini.Oleh karena itu kalau kita tinjau. Tetapi. lambang harga diri dan tempat kepercayaan orang. semakin banyaklah kemajuan dihasilkan dan seterusnya makin banyak lahirlah kebudayaan atau tamadun Islam C. sebenarnya sangat sedikit kebudayaan Islam yang dapat kita lihat hari ini. keluhuran yang sudah meliputi segala segi kehidupan. Kalau tidak karena adanya kesungguhan dan kejujuran Muhammad menyampaikan risalah Tuhan. Walau bagaimanapun agama Islam itu mendorong orang berkebudayaan.

atau bahwa dia adalah penutup para nabi dan para rasul. "Tuhan tidak akan memaksa seseorang di luar kesanggupannya. Ya Allah." (Qur'an. bahwa dia diutus kepada seluruh umat manusia. Empat belas abad sudah lalu. serta menjelaskan sesuatunya. bila kami lupa atau keliru. Sementara dalam abad-abad itu memang sudah lahir tokoh-tokoh di dunia yang sudah mencapai kebesaran begitu tinggi dalam pelbagai bidang kehidupan. ampunilah kami dan berilah kami rahmat. Sebaliknya Muhammad. bahwa dia adalah penutup para nabi dan para rasul. tetapi memang hendak memperkuat apa yang sudah ada. ia mengatakan itu.kepada Muhammad. janganlah Kaupikulkan kepada kami beban seperti yang pernah Kaupikulkan kepada mereka yang sebelum kami. Dan itu bukan suatu cerita yang dibuat-buat. dan diajaknya mereka kepada agama yang benar. Mereka semua sudah memberi peringatan kepada masyarakatnya masing-masing bahwa mereka itu sesat. 'Ya Allah. Sebelum Muhammad memang sudah ada para nabi dan rasul yang datang silih berganti. sebagai petunjuk dan rahmat bagi mereka yang beriman. dan yang sebaliknya pun untuk dirinya pula. jangan hendaknya Kaupikulkan kepada kami beban yang kiranya takkan sanggup kami pikul. namun anugerah sebagai kenabian dan kerasulan tidak sampai kepada mereka. dan sejarah pun sepanjang abad membenarkan kata-katanya. Engkau jugalah Pelindung kami terhadap mereka yang tiada beriman itu. Beri maaflah kami. 2: 286) 17 . tiada seorang juga sementara itu yang mendakwakan diri bahwa dia seorang nabi atau rasul Tuhan lalu orang mempercayainya. jangan kami dianggap bersalah. Namun tiada seorang diantara mereka itu yang menyebutkan. Segala usaha baik yang dikerjakannya adalah untuk dirinya. Ya Allah.

kemudian mencoba untuk menjelaskannya. fitrah manusia. serta sistem teknologi dan peralatan(ii). sistem pengetahuan. Pencarian manusia tersebut telah melahirkan banyak paham dan pandangan yang kemudian dipercayai sebagai agama. menyatakan bahwa agama merupakan bagian dari kebudayaan.BAB IV PENUTUP A. Bahkan lebih jauh Koentjaraningrat menyatakan bahwa unsur-unsur kebudayaan tersebut dapat berubah dan agama merupakan unsur yang paling sukar untuk berubah. Islam merupakan produk kebudayaan. Koentjaraningrat juga menyatakan bahwa terdapat unsur-unsur universal yang terdapat dalam semua kebudayaan yaitu. bahasa. merupakan produk dari kerancuan pemahaman tersebut. Islam tidaklah datang dari langit. Pembongkaran terhadap sejarah Al-Qur‟an. Manusia melihat alam yang megah dan berbagai fenomena luar biasa. tetapi tak sedikit pula yang menyatakan kebudayaan merupakan hasil dari agama. Pemaksaan untuk memasukan Islam dalam teori tersebut akan menghasilkan pemahaman yang rancu. Islam pun dapat pula berubah jika bersentuhan dengan peradaban lain dalam sejarah. Islam lahir dalam sebuah kebudayaan dan berkembang (berubah) dalam sejarah. yang harus dibiasakannya dengan belajar. maka Islam merupakan hasil dari keseluruhan gagasan dan karya manusia. Pandangan di atas. sistem mata pencaharian hidup. Agama-agama semacam ini bukanlah agama yang diturunkan Allah Swt 18 . SIMPULAN Kata agama dan kebudayaan merupakan dua kata yang seringkali bertumpang tindih. sistem religi. Buya Hamka menyatakan bahwa kepercayaan kepada Yang Maha Kuasa itu sedia telah ada dalam jiwa manusia sendiri(iii). Banyak pandangan yang menyatakan agama merupakan bagian dari kebudayaan. sistem dan organisasi kemasyarakatan. Islam pun harus berikan keleluasaan untuk mendevinisikan kebudayaan. sehingga mengaburkan pamahaman kita terhadap keduanya. Ketika Islam diterjemahkan sebagai agama (religi) berdasar pandangan di atas. Koentjaraningrat mengartikan kebudayaan sebagai keseluruhan gagasan dan karya manusia. Hal itulah yang universal dalam diri manusia. beserta keseluruhan dari hasil budi dan karyanya itu(i) . Dengan demikian. Hal ini seringkali membingungkan ketika kita harus meletakan agama (Islam) dalam konteks kehidupan kita sehari-hari. justifikasi terhadap ide-ide sekulerisme. agama (menurut pendapat di atas) merupakan gagasan dan karya manusia. Agama yang disebut dalam pandangan Kontjaraningrat di atas tentu tidak dapat dinisbatkan kepada Islam. ia berproses dalam sejarah Pandangan tersebut telah melahirkan pemahaman rancu terhadap Islam. kesenian. Islam seharusnya diberi kesempatan untuk menafsirkan dirinya sendiri. dan desakan untuk „berdamai‟ menjadi Islam Inklusif. Dari fitrah itulah menusia kemudian mencari tahu “siapa yang Maha Kuasa?”.

Peradaban Islam memiliki pandangan hidup (worldview) yang berbeda dengan peradaban lain. dan amalan-amalannya dicarakan dalam Sunnah NabiNya yang Agung itu. Cara pandang hidup yang berbeda inilah yang menghasilkan konsep-konsep yang berbeda pula.kepada para nabinya. islam bukanlah hasil dari produk budaya (seperti yang dituduhkan oleh Nasr Hamd Abu Zayd). Wallahu ‘alam bishawab 19 . B. Sementara Prof. bukan hasil agung dayacipta insan sebagaimana kebudayaan itu hasil usaha dan dayaciptanya dalam tindakan menyesuaikan dirinya menghadapi keadaan alam sekeliling. SARAN Dengan pemahaman di atas. budaya didefinisikan oleh agama. agama adalah bagian dari kebudayaan. termasuk kebudayaan. kita dapat memulai untuk meletakan Islam dalam kehidupan keseharian kita. Peradaban yang berdasarkan Al Qur‟an dan Sunnah Nabi tersebut dinamakan peradaban Islam. dan insaf akan ke-Maha Besarnya yang ada itu. sebuah peradaban. bukan hasil renungan atau teori. Hanya Islam yang sesuai dengan fitrah manusia. Amer Al-Roubai menyatakan: Di Barat. merupakan hak Islam untuk menggunakan pandangan hidupnya (dalam bahasa Al-Attas: ar-Ruyatul al Islam li al-wujud) untuk memahami setiap keberadaan. Lebih jauh Syed Naquib Al-Attas menyatakan: …Maka dengan pengertian faham agama yang bernisbah kepada kebudayaan seperti yang biasa difahamkan dalam pengalaman Kebudayaan Barat itu tiada pula dapat dikenakan kepada agama Islam –berbeda dari yang lain yang sesungguhnya merupakan keagamaan belaka. bahwa fitrah manusia untuk mencari Yang Maha Kuasa. Dipandang sebagai suatu peristiwa sejarah pun maka Islam itulah yang mengakibatkan timbulnya kebudayaan Islam. sedangkan di Islam. Buya Hamka menyatakan : Permulaan perjalanan dinamakan fitrah. Akhir dari perjalanan dinamai Islam(iv). Agama semacam inilah yang tepat untuk dinisbatkan kepada teori Kuntjaraningrat di atas. akan tetapi manusia akhirnya menyerah karena akal tidak cukup untuk memahaminya. Islam memberikan penjelasan apa yang tidak bisa dijelaskan oleh akal. …maka insaflah manusia akan kelemahan dirinya. Dr. Itulah kenapa agama ini dinamakan Islam. Yang dimaksud dengan kalimat tersebut yaitu. Islam justru membangun sebuah budaya. Kita pun dapat membangun kebudayaan Islam dengan landasan konsep yang berasal dari Islam pula. tetapi agama yang berasal dari akal budi dan gagasan manusia. dan dasar-dasar akidahnya dinyatakan dalam Kitab Suci Al-Qur‟anu‟l-Karim. dan bukan sebaliknya: bukanlah sesuatu kebudayaan itu yang mengakibatkan timbulnya agama Islam(vi). Penyerahan yang demikian dalam bahasa Arab dinamakan Islam(v). iaitu agama yang ditanzilkan oleh Allah Yang Mahasuci lagi Mahamurni dengan perantara wahyu menerusi PesuruhNya yang Terpilih. Oleh karena itu. Islam adalah agama dalam erti kata yang sebenarnya. Maka menyerahlah dia dengan segala rela hati.

5 [4] Q. (Jakarta . 48 [9] Q. 1998) hal.html http://www. http://komunitas-nuun. Prasetya Tri Joko. 5 [8] Joko Tri Prasetyo. .S. 1995) Cet. PT Karya Uni Pres.( Surabaya Usaha Nasional. 1995) Cet. 1998) hal. .Ke . Drs. 1995) Cet. Ilmu Budaya Dasar. Cet.blogspot. Ilmu Budaya Dasar. Ilmu Budaya Dasa . . Ilmu Budaya Dasar.A. Kebudayaan Islam.M. [7] A. PT Karya Uni Pres. 28 [2] Joko Tri Prasetyo. 1995). Kebudayaan Islam..info/?module=rums&act=detail&id=27 wikipedia. An – Nurr : 31 [5] A. Ar-Ruum : 31 . Hasjmy.DAFTAR PUSTAKA Ilmu Budaya Dasar. (Jakarta : PT Rineka Cipta. 1998) 2. (Jakarta .ikhwan-global-locus. Kebudayaan Islam. 1983) [1] Joko Tri Prasetyo. Hasjmy.5 3.com/2007/02/islam-dan-kebudayaan. (Jakarta . 33 [3] A. 1. Sejarah Kebudayaan Islam.S. PT Rineka Cip. ( Jakarta : PT Karya Uni Press. (Jakarta . 1998) hal. Ilmu Budaya Dasar. PT Karya Uni Pres. PT Rineka Cip. (Jakarta . (Jakarta . Mustopo Habib. PT Rineka Cip.Prof. 5 [6] Ibid. Hasjmy. Hasjmy.