BAB II UNSUR – UNSUR DALAM KEHIDUPAN SEHARI HARI Dalam kehidupan sehari – hari kita banyak menafaatkan unsur

logam dan nonlogam untuk keperluan transportasi, industri, dan bangunan. Penggunaan logam dan nonlogam makin meningkat seiring dengan perkembangan ilmu, teknologi, dan industri Dari 109 unsur yang telah di temukan, ada 92 unsur yang terdapat di alam dan 70 unsur diantaranya adakah logam. Hanya sebagian saja dari logam – logam ini yang dimanfaatkan oleh manusia secara meluas. Alam Indonesia kaya akan bijih logam yang ada dalam prut bumi Indonesia. Untuk itu, anda harus mengetahui ilmu dan teknologi untuk mengolahnya Dalam bab ini akan dibahas beberapa unsur logam penting yaitu besi, aluminium, timah, nikel, tembaga, perak dan emas. Juga akan dibahas beberapa unsur nonlogam, yaitu oksigen, nitrogen, karbon, fosfor, dan iodine A. Unsur – unsur Logam dalam Kehidupan Sehari – hari Logam di alam pada umumnya terdapat dalam bentuk senyawa, bukan unsur bebas. Senyawa logam terdapat dalam berbagai batuan dalam kerak bumi. Batuan yang mengandung senyawa logam dalam kadar tinggi disebut Bijih. Senyawa logam yang dikandung bijih disebut mineral Beberapa Mineral Bijih Logam Logam Besi Mineral Magnetic Hematite Siderit Pirit Pentlandit Garnerit Bauksit Kasiterit Kalkopirit Malasit Kuprit Kalkosit Rumus Fe3O4 Fe2O3 FeCO3 FeS2 FeNiS H2(NiMg)SiO4.2H2O Al2O3.H2O dan Al2O3.3H2O SnO2 CuFeS2 Cu2(OH)2CO3 Cu2O Cu2S

Nikel Alumunium Timah Tembaga

1

1. Besi Besi merupakan unsur logam yang paling penting banyak digunakan dalam kehidupan sehari – hari, misalnya peralatan rumah tangga, pertanian, konstruksi, mesin, dan persenjataan. Penggunaan besi yang meluas ini karena bijih besi banyak terdapat di alam. Selain itu, karena besi mudah ditempa, dapat dibuat baja, penghantar listrik dan panas yang baik a. Bijih Besi 1) Fe2O3 (hematite) 2) Fe3O4( Magnetit) 3) FeCO3 (siderit) 4) FeS2 (pirit) b. Sifat Besi 1) Mudah Berkarat Besi termasuk logam yang cukup reaktif sehingga mudah teroksidasi oleh oksigen di udara. Peristiwa ini disebut korosi, dalam istila sehari – hari disebut perkaratan. Besi berkarat menjadi Fe2O3 .3H2O (karat besi) 2) Kekerasan Besi tidak begitu keras. Kekerasannya tergantung pada campuran dan cara pembuatan c. Macam – macam besi 1) Besi tuang (cast iron) a) Diperoleh dengan cara mendinginkan besi kasar (pig iron) yang diperoleh dari tanur, dengan memaskuannya ke dalam cetakan yang tersedia. Tanur adalahtempat pengolahan bijih besi menjadi logam besi b) Mengandung 2-4 % karbon c) Sifatnya keras mudah rapuh sehingga banyak digunakan sebagai pipah leding dan radiator

2) Besi Tempa (wrought iron) 1

9%C 11-14%Mn Baja nikel 25% Ni Koefisien rendah.4 – 0.02%. kawat.15%V 0.4 – 0. lebih keras dari besi tempa b) Dibuat dengan menambah logam lain.4%C 14-18%Cr 7-9%Ni d. dan 1 . membuat zat warna biru berlin. Besi (II) sulfat (FeSO4) Digunakan sebagai bahan pembuatan tinta. seperti Ni. Cr. dan jur 3) Baja a) Mengandung karbon 0. Besi (III) klorida heksa hidra( FeCL3. cangkul. V. Mn.a) Diperoleh dengan cara mengurangi karbon dari besi kasar sampai kadar karbonnya 0. tahan karat Sangat keras Sifat Khas Keras dan kuat Kegunaan Rel kerata api.02%. Mo. Lapis baja. seperti golok.9%C 5% W 1-10%Cr 0. untuk penambah darah 9sebagai zat besi) 2. Dalam bidang kedokteran. Baja wolfram Baja krom-vandium Baja stainless 0. 3. tetapi lebih kuat c) Karena cukup lunak maka ditempa menjadi peralatan. kendaraan perang dan per muai Alat persenjataan Ujung alat pemotong pengukur dan (meteran). memberi warna hitam pada bulu domba. dan W sesuai dengan baja yang diinginkan Beberapa jenis baja Nama Baja mangan Unsur Tambahan 0.6H2O ) Digunakan untuk pengecatan Besi (III) hidroksida / Fe(OH)3 Kuat dan tahan As kendaraan Alat –alat rumah terhadap beban Tahan karat tangga dan industri kuat.2 –0. Caranya. baut. Senyawa Besi yang Penting 1. besi dipanaskan sehingga karbonnya teroksidasi menjadi CO2 b) Sifatnya lebih lunak dari besi tuang.

Digunakan sebagai bahan cat.Si. sehingga kokas terbakar menghasilkan karbondioksida Reaksinya: C(s) + O2(g)  CO2(g) Karbondioksida bereaksi dengan kokas menghasilkan karbon monoksida CO2(g) + C(s)  2 CO(g) Didalam tanur.5% . Udara panas di alirkan dari bawah. Bijih besi itu di campur kokas dan bahan tambahan lain untuk mengikat kotoran yang terdapat dalam bijih. Baja nikel : mengandung 35% Ni.tahan karat 1 . kuat dan tahan karat 4. disebut juga oker e. di peroleh berbagai jenis baja 1. di atas titik leleh Besi (1500ºC) sehingga lelehan besi dapat ditampung di dasar tanur Batu kapur terurai menghasilkan kalsium. dan S oleh karena itu besi cor sangat keras tapi rapuh. Baja wolfram : mengandung wolfram.2%). Untuk keperluan tertentu besi di ubah menjadi baja Baja adalah besi yang masih mengandung sedikit Karbon (1. sangat keras. Bahan tambahannya pasir (SiO2) atau kapur (CaCO3) bahan – bahan itu di masukan kedalam tanur melalui bagian atasnya. oksida dengan karbondioksida CaCO3(s)  CO(s) + CO2(g) Kalsium dioksida bereaksi dengan kotoran dalam bijih besi terutama SiO2 CaO(s) + SiO2(s)  CaSiO3(s) Besi yang dihasilkan tidak murni (ping – Iron / besi gor).P. Besi ini masih mengandung kotoran sebanyak 4% yaitu C. sangat keras 5. Bijih besi yang mengandung oksida di reduksi dalam tanur tinggi. digunakan untuk membuat alat perlengkapan mesin dan untuk perang 2. mangan dan silicon Pada proses pengolahan besi menjadi baja. Stainless steal : mengandung 8% Ni dan 18% Cr. merupakan baja tahan karat 3. Baja Krom : mengandung 18% Cr. karbon monoksida mereduksi bijih besi Fe2O + 3CO(g)  2Fe(1) + 3CO2(g) Suhu bagian tanur yang terpanas mencapai 1800ºC. Pengolahan Besi Besi diperoleh dengan mengekstrasi mineralnya.Mn. Baja Mangan : mengandung 35% Mn.

3) Senyawa aluminium sering digunakan sebagai zat anti keringat. Akan tetapi. Poliptida lain juga terdapat dalam bisa ular yang beracun. Kita aluminium tahan karat a. c. 3) Pesawat terbang: sebaga paduan logam. Penggunaan Aluminium 1) Rumah tangga: sebagai peralatan dapur. seperti panic. Aluminium banyak digunakan dalam peralatan rumah tangga karena logam ini ringan. tidak beracun dan tahan karat. oksida aluminium Al2O3) yang terbentuk akibat oksidasi oksigen ini menutupi permukaan aluminium dengan sangat tipis (10-8 m) sehingga dapat melindungi lapisan logam aluminium di bawahnya dari perkaratan (korosi) lebih lanuut. Penggunaan Senyawa Aluminium 1) Tawas: K2SO4Al2(SO4)3. 5) Sebagai konduktor. Zat ini dapat mengkoagulsi protein kulit sehingga mencegah keluarnya keringat 4) Bisa ular dan insek mengandung enzim yang ikenalsebagai fosfolipasis yang dapat membran sel.24H2O Digunakan untuk menjernihkan air 2) Asam klorida yang berlebih dalam lambung dapat dinetralkan dengan aluminium hidroksida yang terdapat dalam antasid. 4) Perumahan: membuat kusen pintu dan jendela. dan wajan 2) Industri makanan: aluminium foil untik membungkus produk bahan makanan dan minuman. Bijih Aluminium 1) Bauksit Al2O3.2. Aluminium Alumunium berwarna putih perak dan ringan. digunakan untuk membuat badan pesawat.2h2O 2) Kriolit Na3AlF6 b. yaitu campuran Al dan Mg. Aluminium sebenarnya mudah teroksidasi oleh oksigen dari udara.Contohpaduan logam ini adalah magnalium. Ion aluminium dapat emngkoagulasi protein(enzim) jika disuntikan ke dalam luka tempat gigitan ular 1 menyebutnya .

Besi yang dilapisi timah (kaleng) ini tidak mengalami korosi selama lapisannya utuh (tidak tergores dan bocor). gelas dan sebagai apelas d. jika lapisannya ini tergores maka kaleng ini akan mengalami korosi dengan sangat cepat. Pengolahan Aluminium Logam Aluminium (Al). timah juga tahan korosi Penggunaan utama timah untuk melapisi besi dengan timah agar besi tidak mengalami korosi. Hal ini memang dikehendaki agar kaleng yang sudah terpakai (bekas) akan hancur a. Penggunaan Logam Timah 1) Kaleng (besi yang dilapisi timah) 2) Timah solder: ada tiga jenis timah solder. timah juga mengalami oksidasi(korosi) pada permukaan. yaitu antimonial tin solder (95% Sn dan 5% Pb). digunakan pada industri keramik. Bijih Timah Kasiterit: SnO2 b.5) Alumina. Al2O3. Bahan tersebut digunakan untuk berbagai hasil makanan dan minuman kalengan. Akan tetapi. tin silver solder (95% Sn dan 5% Ag) dan soft solder (70% Sn dan 30% Pb) 1 . sedangkan O2 di bebaskan pada anode 3. sama seperti aluminium. Jadi. sampai semua kaleng ini hancur. kemudian di elektrolisis Reaksi : Katode : Anode : 2Al2O3(i)  4Al3+(i) + 602-(g) 4Al3+(i) + 12e  4Al(i) 602-(g)  3O2(g) +12e 2Al2O3(i)  4Al(i) + 3O2(g) Cairan Aluminium dikumpulkan dibagian bawah sel dan secara berkala di kelurkan. kaleng cat. Lapisan oksida yang terbentuk menutupi seluruh permukaannya sehingga terlindung dari korosi selanjutnya. dan kaleng pelumas. Timah Sama seperti aluminium. Besi yang dilapisi timah disebut kaleng (tin palate). Diperoleh dari bijinya dengan cara elektrolisis yang disebut proses Hall yaitu Al2O3 murni yang diperoleh dari bauksit di larutkan dalam klorit cair.

Karena nikel tahan korosi maka banyak digunakan sebagai paduan logam seperti baja satinles yang tahan karat a. obat – obatan. dan 7-9%Ni) tahan karat. dan mengkilap jika di gosok. dan 1-18%Sn) 4) Pewter (92% Sn. 1-25%Zn. dan koefisien muai rendah Digunakan nuntuk alat ukur (meteran). tahan karat dan cemerlang 1 . Penggunaan Senyawa Timah 1) Timah (II) klorida. SnF2 Digunakan dalam pasta gigi (odol) yang mengandung flourin untuk menguatkan gigi karena SnF2 larut dalam air d. 6% Sb. 14-18%Cr. kemudian SnO2 murni direduksi dengan karbon: SnO2(s) + 2C(s) Sn(i) + 2CO(g) 4. dan 2% Cu) digunakan untuk perhiasan dan cinderamata c. dan rumah tangga 2) Baja Nikel (25%Ni): kuat. Digunakan untuk pembuatan peralatan industri makanan. bijih yang mengandung SnO2 mula – mula dipanggang sehingga kotorannya (S dan As) lepas.3) Perunggu (70-95% Cu.2 – 0. Nikel Nikel adalah logam berwarna putih perak. 28%Cu. dan sedikit Fe). H2(NiMg)SiO4.2H2O 3) Milerite : NiS b. kosmetika. tahan karat. Pengolahan Timah Untuk memperoleh logam timah. Bijih Nikel 1) Pentladin. Penggunaan Nikel 1) Baja Stainless (0.4% C. SnCl2 Digunakan sebagai pereduksi dlam pembutan zat warna 2) Timah (II) flourida. (FeNi)S 2) Garnierite. tahan korosi. kawat dan persenjataan 3) Monel (70%Ni.

selongsong peluru dan komponen persenjataan lain 1 . Tembaga Tembaga murni berwarna kemerah – merahan .Digunakan untuk alat – alat rumah tangga dan alat transmisi listrik 4) Nikrom (80% Ni. Bijih Tembaga 1) Kalkopirit. Reaksi – reaksi yang terjadi: 2 NiS(s) +3O2(g)  2NiO + 2SO2(g) NiO(s) + C(s)  Ni(s) + CO Dari proses tersebut di atas nikel yang hasilkan + 99% 5.000 kali masa magnet 6) Serbuk nikel juga dugunakan sebagai katalis dalam pembuatan margarin c. dapat dilenturkan dapat dibuat lembaran – lembaran tipis serta penghantar listrik dan panas yang baik a. Cu2S b. dan sedikit besi): titik leleh tinggi dan hambatan listrik besar Digunakan sebagai elemen pemanas listrik 5) Alniko (Al. 1-25% Zn. CU2O 4) Kalkosit. 15% Cr. agak lunak. Pengolahan Nikel Nikel diperoleh dari bijihnya berupa sulfida nikel (NiS) dipanggang. Ni. Fe dan Co) Digunakan untuk membuat magnet yang dapat mengangkat besi sampai 4. CuFeS 2) Malasit. Cu2(OH)2CO3 3) Kuprit. kemudian direduksi dengan karbon dan bahan tambahan dalam sebuah tanur tinggi. Penggunaan Logam Tembaga 1) Penghantar (kabel) listrik dan komponen elektronika 2) Paduan logam (aliase) a) kuningan (60-82% Cu dan 18-40% Zn) b) perunggu (70-95% Cu. dan 1-18% Sn) 3) Bidang kemiliteran.

Mereduksi bijih yang berbentuk sulfida menjadi logam tembaga Reaksi – reaksi 2CuFeS2(s)3O2(g)  Cu2S(i) + 2Fe(i) + 3SO2 2CuS(i) + 3O2(g)  2Cu2O(g) + 2SO2(g) 2Cu2O(i) + Cu2S(i)  6 Cu(s) + SO2(g) Tembaga yang diperoleh masih mengandung kotoran + 3% untuk memurnikan tembaga tembaga di lakukan elektrolisis 6. Kegunaan Senyawa Tembaga Tembaga (II) sulfat. Pengolahan Tembaga Di alam tembaga terdapat dalam keadaan bebas. sangat mengkilap. Dua tahap pengolahan tembaga yaitu: a. Perak termasuk logam yang tidak reaktif dan tidak teroksidasi oleh oksigen di udara. Perak Perak murni berwarna putih. penghantar listrik yang sangat baik. CuSO4. dan mudah ditempa. Itulah sebabnya banyak digunakan sebagai perhiasan dan mata uang 1 . tahan korosi. Mengkonsentrasikan bijih tembaga dengan cara flotasi b. tetapi ektrksi tembaga dilakuakan dari bijihnya. yaitu pirit tembaga (CuFeS2) dan tembaga sulfida (Cu2S). juga pada penyepuhan suatu logam dengan tembaga 4) campuran CuSO4 dan Ca(OH)2 akan membentuk bubur bourdeaux.5H2O Senyawa ini berwarna biru dan biasanya dikenal sebagai terusi atau blue vitriol yang digunakan untuk membunuh jamur (sebagai fungisida). Terusi ini dapat dipakai untuk: 1) membunuh jamur pada air dalam kolam renang 2) merendam benih sebul ditabur sehingga benih terhindar dari jamur dan hama lain 3) elektrolit pada pemurnian tembaga. Bubur bourdeaux mematikan serangga / hama tanaman d.c.

dan sangat stabil. tetapi larut dalam aqua regia. Penggunaan Senyawa perrak AgBr dan AgI digunakan dalam fotografi AgBr dan AgI mudah diuraikan oleh cahaya Contoh : 2AgBr + Cahaya  2Ag(s) + Br2 Endapan perak menghitamkan film sehingga menghasilkan film negatif 7. yaitu larutan HCl pekat dan HNO3 pekat dengan perbandingan 3 : 1 Au(s) + 3HCL(aq) + HNO3(aq)  HauCL4 + NO(g) + 2H2O(i) Emas juga larut dalam larutan natrium sianida dan udara (sumber O2) Au(s) + 8CN-(aq) + O2(g) + 2H2O(i)  4Au(CN)2-(aq) + 4OH-(aq) Penggunaan Logam Emas a) Perhiasan b) Komponen listrik kualitas tinggi 1 . Emas Emas murni berwarna kuning. Emas tidak larut dalam asam apapun. Emas tidak bereaksi dengan oksigen di udara. mudah ditempa. dapat mulur. Ag2S b. Akan tetapi. Bijih Perak Argentit. sering ditemukan sebagai bijih a. tembaga lebih banyak digunakan sebab prak lebih mahal daripada tembaga Sebetulnya perak banyak ditemukan dalam keadaan bebas karena sifatnya yang tidak reaktif. relatif lunak.Daya hantar listrik perak jauh lebih baik dibaningkan dengan tembaga karena hambatan jenis perak jauh lebij kecil dibandingkan dengan tembaga. Penggtunaan Logam Perak 1) perhisan 2) mata uang 3) menyepuh logam lain c. Akan tetapi.

dan oksida logam lainnya a. Oksigen Oksigen berwujud gas pada suhu kamar. misalnya air 9air mengadung 89% oksigen). Pembuatan Oksigen 1) Penguraian katalitik H2O2 2H2O2(i) MnO2 2H2O(i) + O2(g) 2) Penguraian termal. Sifat Oksigen 1) Berwujud gas pada suhu kamar (25ºC).6% masa kerak bumi Oksigen terdapat sebagai unsur bebas di udara. dan tidak berbau 2) Masa jenis oksigen adalah 1. tidak berwarna. kira – kira 46.c) Sebagai jaminan moneter B. dan titik bekunya –219ºC 3) Kelarutan dalam air: 5 mL O2 dapat larut dalam 100 ml air. tidak berwarna. kira – kira 21% volume udara adalah oksigen atau 23% masa udara. distilasi bertingkat udara cair 5) Elektrolisis air.429 g/cm³. Oksigen juga terdapat dalam senyawa. pasir (SiO2). Oksigen merupakan unsur utama dalam kerak bumi. Reaksi secara keseluruhan adalah 1 . tetapi komponen utama yang diperlukan dalam pembakaran b. Oksigen yang larut inilah yang membuat berbagai organisme hidup dalam air 4) Oksigen tidak terbakar. titik didihnya –183ºC. Unsur – unsur Nonlogam dalam Kehidupan Sehari – hari 1. silica (SiO32-). O2 yang diperoleh dengan cara elektrolisis adalah sangat murni. senyawa yang mengandung banyak oksigen 2KMnO4(s)  K2MnO4(s) + MnO2(s) + O2(g) 2KClO3(s)  2KCl(s) + 3O2(g) 2KNO3(s)  KNO2(s) + O2(g) 3) Reaksi peroksida dengan air 2NaO2(s) + 2H2O(i)  42H2(g) + O2(g) 4) Secara komersial. dan tidak berbau.

tidak reaktif. Kesetabilan N2 disebabkan oleh kekuatan ikatan rangkap 3 : N = N: Energi ikatan N2 sangat tinggi. digunakan sebagai oksidator. Misalnya. 3) Dalam industri. mno2 (batu kawi) 2KClO3(s) c. oksigen dari udara dimasukan ke dalam tanur 4) Dalam industri baja oksigen digunakan untuk mengurangi kadar karbon besi kasar 2.96g/m³ (padatan). para penyelam selalu membawa oksigen dan membantu pernapasan pasien di rumah sakit jika diperlukan 2) Oksigen dan gas astetilena digunakan untuk memotong dan mengelas logam (baja). N 2 hanya bereaksi pada suhu yang tinggi b. Sifat Nitrogen 1) Berwujud gas pada suhu kamar (25ºC). sebagai ammonia yang berasal dari senyawa – senyawa nitrogen. titik didih –195.2H2O(i) elektrolisis 2H2(g) + O2(g) 6) Dalam labolatorium pembuatan gas oksigen adalah dengan memanaskan kalium klorat (kclo3) dengan katalis mengan (IV) oksida. Nitrogen Nitrogen terdapat dalam bentuk unsur bebas di udara (78% volume). dan titik leleh -120ºC 3) Sukar bereaksi karena ikatannya yang kuat (energi iakatannya sangat besar). seperti kalium nitrat Nitrogen banyak terdapat di alam sebagai N2 karena molekul ini sangat stabil. tidak berbau. dalam industri pengolahan besi. serta dalam beberapa mineral. dan tidak berwarna 2) Massa jenis nitrogen 0. Penggunaan Oksigen 1) Untuk pernafasan makhlik hidup. Pembuatan Nitrogen 1) Dalam labolatorium dibuat dengan memanaskan larutan NH4Cl dan larutan 1 MnO2 2KCl(s) + 3O2(g) .8ºC. yaitu 946 kj/mol a.

CO 2 yang tersisa di serap dengan silica gel. 2) Nitrogen cair digunakan sebagai pendingin untuk membuat suhu yang sangat rendah. Penyimpanan buah – buahan dan sayuran sehingga tidak cepat busuk dalam kemasan kaleng. c. udara bebas GO2 dan uap air dicairkan melalui kompresor tekanan tinggi. NH4Cl(aq) + NaNO2(aq)  NaCl(aq) + 2H2O(i) + N2(g) 2) Dapat juga dibuat dengan reaksi 2NH3 + 3CuO  3Cu + 3H2O + N2(g) 2Cu + 2NO  2CuO + N2(g) 3) Dalam industri.8ºC Ar(g) (td = -185.Kemudian. Pembuatan larutan injeksi. dan nitrogen dapat dipisahkan. yaitu NaOH dan CaO dengan tujuan menyarap sisa-sisa uap air. Penggunaan Nitrogen 1) Nitrogen sebagai bahan baku untuk pembuatan ammonia (NH3). Berdasarkan titik didihnya. dibuat dengan distilasi bertingkat udara cair Pembuatan nitrogen dan Oksigen dari udara Kolom Distilasi N2(g) (td = -195. Selanjutnya. 1 .udara tersebut dimasukan ke kolam penyaring yang berisi basa.NaNO2. kemudian dipanaskan sehingga udara cair tersebut mendidih. b. oksigen. Udara cair itu dimasukan kekolam distilasi. 3) Nitrogen digunakan untuk melepaskan oksigen dalam: a. argon.7ºC Udara bebas Debu O2(g) (td = -183ºC Pendingin Upa air dan CO2 menjadi padat Basa Silica Gel Kompresor Pemanas Menyerap Menyerap sisa uap air sisa CO2 Gambar: pembuatan nitrogen dan oksigen melalui distilasi udara cair Mula-mula bebas debu dimasukan kedalam kolam pendingin dengan tujuan menghilangkan uap air dan CO2 karena CO2 dan uap air akan memadat.

Untuk membuat pupuk amonium nitrat (NH4NO3). 4NH3(g) + 5O2(g)  4NO(g) + 6H2O(g) 2NO(g) + O2(g)  @NO2(g) 4NO2(g) + O2(g) + 2H2O(i)  4HNO3(aq) Penggunaan asam nitrat a. c. Untuk pembuatan pupuk urea (CO(NH2)2) dan ZA (Zwvelamonia) ((NH4) 2 pemenang hadih nobel untuk pembuatan amnia dari SO4). 2) Asam Nitrat (HNO3) Pembuatan amona adalah dengan proses Oswald. FritZ Haber adalah nitrogen dan hydrogen. Untuk bahan dasar pembuatan bahan peledak . d. Untuk membuat asam nitrat (HNO3). b. Untuk membuat hidrazin (N2H4)sebagai bahan bakar roket. f. proses Haber ini di kembangkan oleh Carl Bosch. sekarang ini proses pembuatan amonia disebut proses Haber Bosch. Sebagai pendingin dalam pabrik es. dengan menemukan metode pada tekanan tinggi.c. Amonia dibuat menurut proses Haber. e.kertas pelastik. misalnya industri elektronika canggih. titik didih –33ºC dan titik beku –78ºC. Industri yang menginginkan udara tanpa oksigen. Penggunaan Senyawa Nitrogen 1) Amonia (NH3) Amonia adalah gas yang baunya sangat menyengat dan mudah mencair.dan detergen. Untuk membuat amonium klorida(NH4Cl)pada baterai. 1 . N2(g)+3H2 (g)-2NH3(g) Selanjutnya. Dengan demikian. d. d. Penyimpanan produk yang mudah terbakar. Mula-mula amonia dioksidasi. Penggunaan amonia a.

misalnya dalam pabrik zat warna. bahan farmasi. pertisida. fotografi. dan pengawet. c. 3) Garam Nitrat Penggunaan garam nitrat sangat luas. Siklus Nitrogen 1 Pengawet makanan NaNO3 Oksidator padat dalam roket NaNO3 KNO3 NH4NO3 Cat rambut AgNO3 Co(NO3)2 Produk medis NaNO3 Fe(NO3)2 Hg2(NO3)2 Hg(NO3)2 Zn(NO3)2 Germisida. Sebagai nitrasi senyawa organic yang di gunakan untuk produksi zat warna . Pengunaan garam nitrat Pupuk NH4NO3 NaNO3 Ca(NO3)2 KNO3 Kembang api Ca(NO3)2merah Ba(NO#)2hijau Sr(NO3)2merah NaNO3 kuning Bahan peledak NH4NO3 NaNO3 Ca(NO3)2 Ba(NO3)2 Zat warna NaNO3 Pb(NO3)2KNO3 Cu(no3)2 Zn(NO3)2 e. inteksida NH4NO3 Cu(NO3)2 . (CH3)2NNH2. zat pemutih. d. dan nitroselulosa. obat-obatan .fungisida. nitroligserin. Peluncuran peluru kendali. Untuk membuat bahan peledak.b. menggunakan asam nitrat dan dimetilhidrazin. dan detergan. misalnya TNT (trinitrotoluene).

3. nitrogen di ikat oleh mahluk hidup dalam bentuk senyawa bukan unsur bebas. Karbon 1 . 4) Dari nitrat kembali ke protein hewani dan nabati. sederet reaksi kimia mengubah N2 menjadi asam nitrat.Ketika kita bernapas. yaitu tumbuhan legum. HNO3. bukan dari udara. kapri. dan semanggi. (1a) N2 melalui loncatan listrik dalam kilat. kemudian di kembalikan lagi ke alam berupa senyawa . 3) Dan (4) berturut-turut mengubah amonia menjadi nitrat. misalnya kacang. Tubuh memperoleh nitrogen dari makanan. 5) Bakteri tertentu dapat mengubah nitrat menjadi unsur nitrogen (N 2) yang kembali ke atmosfer. 2). Memang ada tumbuhan tertentu yang dapat mengikat langsung nitrogen (N2). Di dalam. Siklus nitrogen di alam Keterangan: 1) Pada akar tinggi tumbuhan legun terdapat bakteri tertentu yang dapat mengikat N2 bebas dari atmosfer untuk di ubah menjadi protein nabati. 6) bakteri Nitrogen atmosfer 1) Bakteri Nitrat 1a) loncatan listrik 5) Tanaman Protein nabati dan hewani 4) bakteri 2) peluruhan / perusakan 3) bakteri Nitrit Ammoni a Gb. 2) Perusakan protein nabati dan hewani mengakibatkan pembentukan amonia. gas oksigen masuk ke paru-paru dan keluar dari paru-paru tanpa mengalami perubahan apa apa karena N 2 sangat tidak reaktif. selanjutnya menjadi nitrogen bebas (lihat gambar.

meliputi kokas. arang. Itulah sebabnya. Pembakaran tidak sempurna ( oksigen terbatas ) gas alam akan menghasilkan nyala berasap. Batu bara adalah deposit karbon yang terbentuk jutaan tahun lalu dari pelapukan fosil tumbuhan. Karbon yang paling murni diperoleh melalui pemanasan gula pasir (sukrosa) tanpa udara. Oleh karena itu . yaitu 4827ºC. Ikatan kopalen antara atom-atom C pada intan membentuk struktur ruang tetrahedral yang masing –masing atom C terikat dengan kovalen pada pada 4 atom karbon lain dan ikatan ini sangat kuat. ke tunggal lagi dan seterusnya sehingga dapat menghantar listrik. C12H22O11(s)  12C(S) + 11H2O(g) 1 . karbon dapat diperoleh dalam berbagai bentuk yang dikenal sebagai karbon amorf. terlihat bahwa grafit mempunyai ikatan rangkap 2 dan tunggal berselang seling (tunggal dan rangkap saling bergantian ) dalam setiap lapisannya. Sebagai tambahan pada modifikasi grafit dan intan . Jika batu bara di panaskan tampa udara. dan senyawa organic lainnya. ke rangkap lagi. Dalam bentuk senyawa. Oleh karena itu electron dapat berpindah dengan mudah dari rangkap ketunggal. dan karbon black. karbon terdapat dalam 2 bentuk alotropi karena keduanya terbentuk dari atom karbon dengan struktur yang berbeda Intan adalah padatan yang paling keras. grafit digunakan sebagai batang elektroda pada baterai. Karbon di temukan dalam bentuk unsur maupun senyawa. mengasah dan member. Jika arang ini di panaskan pada suhu 800 C dihasilkan karbon aktif. bening. intan sangat keras dan digunakan untuk memotong . Karbon amorf sebagaian besar mengandung grafit dengan kristal mika. berbagai zat yang mudah menguap (volatile) akan dikeluarkan. Grafit adalah zat hitam padat yang jauh lebih lunak dibandingkan intan. dan sangat mengkilap kalau basah.Karbon adalah unsur non logam yang terdapat dalam golongan IVA dan periode 2 sistem periodic unsur-unsur. lemak. Asap ini dapat di simpan sebagai jelaga halus yang di sebut karbon black. Titik leleh intan sangat tinggi. Itulah sebabnya grafit digunakan sebagai pelumas dan mata pensil. Dalam bentuk unsur. Pembakaran kayu atau bahan organic lain dipanaskan tampa udara (oksigen sangat terbatas ) maka akan terbentuk arang. akhirnya tinggal resedu dengan kadar karbon tinggi yang dikenal kokas. Struktur ruang grafit berlapis lapis dan hal itu menyebabkan lapisan tersebut dapat begerak. misalnya hidrokarbon. proten.

000-100. Kondisi yang ada di bumi untuk menciptakan intan alami mungkin mirip dengan kondisi yang sekarang untuk menciptakan intan buatan di labolatorium . Hal itu mungkin agak sukar dipercaya. kita akan membahas sedikit tentang intan yang dapat di ubah menjadi grafit dan sebaliknya. Kenggunaan Unsur Karbon 1) Penggunaan Grafit a) Sebagai katode pada batrai dan proses elektrolisis b) Untuk membuat pensil c) Sebagai pelumas kering atau bentuk suspensi dalam minyak 2) Penggunaan Intan Digunakan untuk perhiasan alat pemotong misalnya pemotong kaca. untuk membuat masker gas karena karbon aktif dapat menyerap gas-gas berbahaya b. Pada diagram fase karbon (diagram tidak di berikan di sini ) bahwa pada kondisi 1 atm. untuk menghilangkan zat warna pada pengolahan gula zat pasir c.dan mata bor 3) Penggunaan Kokas Sebagai redactor pada proses metalurgi pengolahan bijih logam menjadi logam 4) Penggunaan Karbon Black a) sebagai pigmen dalam tinta cetak dan pewarna polimer b) sebagai pengisi dalam ban karet 5) Penggunaan Karbon aktif Sifat istimewa karbon aktif adalah kemampuannya untuk mengabsorpsi (menyarap)senyawa-senyawa dari larutan atau dari gas. Jadi.000 atm dan suhu 1. Kegunaan Karbon Aktif : a. Dari sinilah dasar pemikiran bahwa grafit dapat di ubah menjadi intan dengan menaikan tekanan ke yang lebih tinggi. yaitu dengan tekanan 5. untuk menyembuhkan sakit perut 1 . a. iklan yang mengatakan.Sebelum membahas penggunaan karbon dan senyawa kanbon.400 K. grafit dapat di ubah menjadi intan. dengan bantuan katalis. 298 K bentuk karbon adalah grafit. Pada diagram menunjukan intan ada pada daerah dengan tekanan yang lebi tinggi. roda pengasah (gerinda). itu berarti grafit adalah bentuk yang paling mantap dari karbon.200-2. “ Intan adalah abadi ” ternyata tidak sepenuhnya benar.

untuk menghasilkan kokas g.yatu karbon dioksida padat yang di gunakan sebagai pendingin. 2) Karbon Anorganik a) Karbon monoksida (CO) Jika karbon di bakar dengan udara terbatas maka terjadi C(s) + O2(g)  CO(g) Kegunaan CO 1) Sebagai reduktor pada pengolahan logam. kokas terbakar menjadi CO Fe2O3(s) + 3CO(g)  Fe(i) + 3CO Bijih besi 2) besi Untuk membuat methanol CO(g) + 2H2(g)  CH3OH(i) Methanol b) Karbon dioksida (CO2) 1) 2) Untuk membuat es kering (dry ice). f. misalnya dalam pengolahan dalam bijih besi menjadi besi. PLTU (pembangkit listrik tenaga uap) memakai batu bara sebagai bahan bakar untuk memanaskan air sampai menjadi uap. Sebagai bahan bakar. baik untuk keperluan rumah tangga maupun industri. dan vtamin. untuk menghilangkan zat warna dalam pengolahan air minum 6) Penggunaan Batu bara e.lemak. Dalam tanur. karbohidrat.d. untuk membuat bahan bakar cair i. untuk membuat methanol Penggunaan Senyawa Karbon 1) Karbon Organik Senyawa karbon organic sangat banyak dan kegunaannya hampir di seluruh asfek kehidupan. Jaringan tubuh mahluk hidup (hewan dan tumbuhan) sebagian besar adalah senyawa karbon organic. untuk menghasilkan gas alam sintetis h. Untuk memadamkan kebakaran 1 . misalnya protein. b.

Fosfor putih bersifat lunak (seperti lilin ). Senyawa – senyawa fosfor yang terdapat di alam yaitu: a.2Ca3(PO4)2. misalnya caca cola c) Natrium Hidrogen karbonat (NaHCO3) NaHCO3 juga sering disebut natrium bikarbonat yang dalam sehari-hari disebut soda kue yang di gunakan sebagai pengembang adonan. CO2 inilah yang mengambangkan adonan.1 C).dan CaF2 . a.dan fosfor hitam. dan relatif tidak beracun. Fosforit : kalsium fosfat dalam tulang binatang menyusui. d) Natrium Karbonat ( Na2CO3) 1) Bahan pembuat kaca 2) Bahan pembuat natrium silikst yang di gunakan untuk pembuatan kertas. 4. Pengolahan Fosfor Fosfor dibuat dalam jumlah yang besar dengan reaksi antara fosfat. sangat beracun. fosfor merah. yaitu fosfor putih. proteksi logam. Jika fosfor putih dipanaskan sampai 400 ºC akan berubah menjadi fosfor merah. Pada suhu biasa fosfor mempunyai beberapa bentuk alotrop. Fosfor Di alam. dan kokas yang di panaskan dalam tanur listrik dengan reaksi: 2Ca3 (PO4)2(s) + 6SiO2(s)  6CaSiO3(s) + P4O10(s) 1 . 3) Untuk menghilangkan kesadahan air. larutan dalam CS2. NaHCO3 dengan campuran zat lain yang menghasilkan CO 2 (g)jika dipanaskan. b. kurang reaktif. titik leleh rendah (44. Untuk minum bersoda. Apatik : mengandung Cq3(PO4)2 . Fosfor merah merupakan serbuk merah coklat. dan bahan fosferesen yang berpendar dalam gelap. pasir.Tabung pemadam kebakaran berisi CO2 cair dengan tekanan 60 atm. fosfor temasuk peringkat ke sepuluh dalam kelimpahan unsur. dan detergen. Jika katupnya dilepas maka CO2 cair akan langsung menjadi gas dan menghalangi oksigen masuk ke lokasi yang sedang terbakar sehingga api padam.CaF2. Mineral terpenting adalah fluoroapatit. Fosfor terdapat sebagai fosfat dalam berbagai mineral.CaCl2 . tidak larut dalam air.sangat relatif (menyala sepontan bila bersinggungan dengan udara ).

Asam Fosfat Asam fosfat dihasilkan dalam pabrik fosfor dari uap fosfor dengan air. Fosfor kuning harus disimpan dalam air. Fosfor merah merupakan serbuk merah coklat. P4(g) + 10H2O(g)  2P2O5(g) + 10H2(g) 2P2O5(g) + 6H2O(g)  4H3PO4(aq) Garam fosfat dihasilkan dari fosforit dan asam sulfat berlebih dgn reaksi : Ca3(PO4)2(s) + H2SO4(aq)  3CaSO4(s) + 2CaHPO4(s) Ca3(PO4)2(s) + 2H2SO4(aq)  2CaSO4(s) + Ca(H2PO4)2(s) Super fosfat Garam fosfat digunakan untuk pupuk. Kepala batang korek api terdiri dari campuran KClO3. bersinar dalam ruang gelap. dalam ruangan gelap tidak bersinar. sukar bereaksi dengan gas oksigen. larur dalam CS2.P4O10(s) + 10C(s)  10CO(g) + P4(g) Fosfor yang terjadi adalah fosfor kuning (putih). dapat terbakar sendiri pada 2600C. 5.2% a. Fosfor merah dicampur demngan Sb 2O3 digunakan untuk melapis kertas gosok korek api . Sb2S3. Iodin Iodin terdapat pada golongan VIIA sistem periodik unsur – unsur. berwarna hitam dan mudah menyublim Iodin tidak dijumpai dalam kedaan bebas di alam. racun kuat. bereaksi dengan oksigen. Fosfor merah dihasilkan dari pemanasan fosfor kuning pada 250ºC Fosfor kuning merupakan zat padat.perekat. serbuk kaca. Iodin terdapat dalam sendawa cili NaNO3 yang mengandung NaIO3 sekitar 0. sedangkan batangnya dicelup dalam paraffin. iodin termasuk unsur nonlogam. b. tidak beracun. berbentuk padat pada suhu kamar. belerang. tidak larut dalam CS2. senyawa-senyawa klorida bromida juga untuk pembuatan fosfor. Pembuatan Iodin 1 . Fosfor kuning digunakan unutk pembuatan P2O5.

1) 2NaIO3(aq) + 5NaHSO3(aq)  I2(aq) + 3NaHSO4(aq) + H2O(i). Penggunaan senyawa iodin 1) mencegah penyakit gondok 2) sebagai indikator. Iodin yang terbentuk dimurnikan dengan cara sublimasi 2) iodin dapat diperoleh dengan mengekstrasi larutan iodida dari gangguna laut. Larutan iodida ini kemudian dioksidasi dengan gas klorin dan diperoleh iodin 3) 2I + Cl2  2Cl + I2 b. Jika ada amilum ketika larutan dipanaskan kemudian ditambah iodin maka larutan menjadi biru 3) Agl untuk fotografi 1 . untuk menguji apakah ada amilum dalam suatu larutan (campuran). seperti iodium tinkur (I2 dalam alkohol) 2) bahan dasar pembuatan senyawa iodin c. Penggunaan Unsur Iodin 1) sebagai antiseptik.

mei 2004 Penyusun 1 . Isi materi makalah ini cukup singkat padat dan lebih menekankan pada intisari pembahasan yang penyajiannya kami susun lebih sistematis Akhirnya kami berharap dengan tersusunnya makalah ini dapat membantu dalam pembelajaran di sekolah ataupun di luar sekolah untuk lebih memahami dan menambah pengetahuan tentang unsure – unsure yang ada dalam kehidupan sehari – hari Rajagaluh.KATA PENGANTAR Ppuji syukur kehadirat Allah SWT atas segala rahmat yang telah dilimpahkan-Nya pada kami. sehinggga kami bisa menyelesaikan makalah ini dengan baik dan tepat pada waktunya Dalam penyususnan kami menggunakan langkah – langkah yang begitu praktis dan mudah untuk dipahami oleh para siswa ataupun para guru kimia.

Tujuan Pembuatan Makalah Makalah ini dibuat dengan tujuan untuk membantu. Banyak sekali kegunaan unsure – unsure dalam kehidupan sehari – hari C. Latar belakang Masalah Makalah ini kami buat untuk memenuhi tugas kami kepada guru kimia. mempermudah pembelajaran serta melengkapi pematerian 1 .BAB I PENDAHULUAN A. Kita dapat mengetahui unsure – unsure logam dan nonlogam dalam kehidupan sehari – hari 2. Dan karena begitu pentingnya materi ini dan untuk menambah pematerian. Perumusan Masalah 1. maka dengan ini kami membuat makalah kimia tentang unsure – unsure dalam kehidupan sehari – hari B.

namun dengan mempergunakan unsure – unsure tersebut baikn maka manfaatnyapun banyak B. besi sangat banyak manfaatnya seperti dalam pembuatan mesin. pembuatan perkakas dan sebagainya Meskipun unsure – unsure tersebut ada yang dapat merugikan kita. Kesimpulan Dari apa yang telah kami sampaikan tadi dapat isimpulkan bahwa unsure – unsure di dalam kehidupan sehari – sehari sangat banyak kegunaannya misalnya besi.BAB III PENUTUP A. maka kita wajibmensyukurinya 1 . Saran Dari keberadaan unsure – unsure tersebut dapat mempergunakannya dengan baik demi kelancaran hidup masnusia di muka bumi ini.

1 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful