KepMen No.

49 Tahun 2004 : Ttg Ketentuan Struktur & Skala Upah

MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA KEPUTUSAN MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA NOMOR : KEP. 49/MEN/2004 TENTANG KETENTUAN STRUKTUR DAN SKALA UPAH MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa sebagai pelaksanaan Pasal 92 ayat (3) Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, perlu diatur ketentuan struktur dan skala upah; b. bahwa untuk ikut perlu ditetapkan dengan Keputusan Menteri. : 1. Undang-undang Nomor 80 Tahun 1957 tentang Persetujuan Konvensi Organisasi Perburuhan Internasional Nomor 100 mengenai Pengupahan yang Sama Bagi Buruh Laki-laki dan Wanita untuk Pekerjaan yang Sama Nilainya (Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 171 Tahun 1957, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 2153); 2. Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 39, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4279); 3. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 228/M Tahun 2001 tentang Pembentukan Kabinet Gotong Royong. Pokok-pokok Pikiran Sekretariat Lenbaga Kerjasama Tripartit Nasional tanggal 23 Maret 2004; Kesepakatan Rapat Pleno Lembaga Kerjasama Tripartit Nasional 2. tanggal 23 Maret 2004;

Mengingat

Memperhatikan : 1.

MEMUTUSKAN : Menetapkan : KEPUTUSAN MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA TENTANG KETENTUAN STRUKTUR DAN SKALA UPAH.

Page 1 of 5

KepMen No.49 Tahun 2004

atau peraturan perundang-undangan. 2.49 Tahun 2004 : Ttg Ketentuan Struktur & Skala Upah Pasal 1 Dalam Keputusan Menteri ini dimaksud dengan : 1. Evaluasi jabatan adalah proses menganalisis dan menilai suatu jabatan secara sistimatik untuk mengetahui nilai relatif bobot jabatan-jabatan dalam suatu organisasi. Upah adalah hak pekerja/buruh yang diterima dan dinyatakan dalam bentuk uang sebagai imbalan dari pengusaha atau pemberi kerja kepada pekerja/buruh yang ditetapkan dan dibayarkan menurut suatu perjanjian kerja. b. persekutuan atau badan hukum yang menjalankan suatu perusahaan milik sendiri. 3. 9. termasuk tugas dan tanggung jawab dan tingkat pelaksanaan jabatan tersebut. Skala upah adalah kisaran nilai nominal upah untuk setiap kelompok jabatan. Jabatan adalah sekumpulan pekerjaan dalam organisasi perusahaan. orang perseorangan. orang perseorangan. ketatalaksanaan dan Manajemen Sumber Daya Manusia. 5.49 Tahun 2004 . c. 7. 6. Analisa jabatan adalah proses metoda secara sistimatis untuk memperoleh data jabatan. termasuk tunjangan bagi pekerja/buruh dan keluarganya atas suatu pekerjaan dan/atau jasa yang telah atau akan dilakukan.KepMen No. Struktur upah adalah susunan tingkat upah dari yang terendah sampai yang tertinggi atau dari yang tertinggi sampai yang terendah. 8. Uraian jabatan adalah ringkasan aktivitas-aktivitas yang terpenting dari suatu jabatan. 4. orang perseorangan. Pekerja/buruh adalah setiap orang yang bekerja dengan menerima upah atau imbalan dalam bentuk lain. Pengusaha adalah : a. persekutuan. atau badan hukum yang berada di Indonesia mewakili perusahaan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan b yang berkedudukan diluar wilayah Indonesia. Page 2 of 5 KepMen No. kesepakatan. mengolahnya menjadi informasi jabatan yang dipergunakan untuk berbagai kepentingan program kelembagaan. persekutuan atau badan hukum yang secara berdiri sendiri menjalankan perusahaan bukan miliknya . Pasal 2 Pengusaha menyusun struktur dan skala upah dalam penetapan upah pekerja/buruh diperusahaan.

merumuskan jabatanjabatan baik tenaga pelaksana. psikologi (bakat kerja.49 Tahun 2004 : Ttg Ketentuan Struktur & Skala Upah Pasal 3 Dalam penyusunan struktur dan skala upah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2. Pasal 6 (1) Evaluasi jabatan berfungsi untuk mengukur dan menilai jabatan yang tertulis dalam uraian jabatan dengan metoda tertentu. tanggung jawab. andil jabatan terhadap perusahaan. tempramen kerja dan minat kerja). tingkat teknologi yang digunakan.KepMen No. d. masa kerja. manajemen perusahaan. b. uraian jabatan. d. Page 3 of 5 KepMen No. d. bidang usaha dari perusahaan yang bersangkutan. c. f. rincian tugas. pengalaman kerja.3. b. d. hasil kerja. b. d. struktur organisasi. e. identifikasi jabatan. analisa jabatan.49 Tahun 2004 . (2) Faktor-faktor yang diukur dan dinilai dalam evaluasi jabatan antara lain : a. maupun manajerial dalam suatu perusahaan.4.5. tanggung jawab. (2) Analisa jabatan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) akan menghasilakan uraian jabatan dalam organisasi perusahaaan meliputi : a. pelatihan/kursus. pendidikan. Pasal 4 Dalam melakukan analisa. spesifikasi jabatan termasuk didalamnya : d.2. uraian dan evaluasi jabatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 diperlukan data/informasi a. non manajerial. c. c. Pasal 5 (1) Analisa jabatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 huruf a. b. dilaksanakan melalui : a.1. d. ringkasan tugas. evaluasi jabatan.

Pasal 8 (1) Penyusunan skala upah dapat dilakukan melalui : a. penetapan upah. rasio perbedaan bobot pekerjaan antar jabatan. skala ganda. b. setiap jabatan pada golongan jabatan yang sama mempunyai upah yang sama. Struktur organisasi. d. (2) Dalam skala tunggal sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) huruf a. c.KepMen No. upah minimum. resiko jabatan. b. pendidikan dan kompetensi dan mempertimbangkan kondisi perusahaan. b. Pasal 9 (1) Skala ganda sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 ayat (1) huruf b. kemampuan perusahaan. skala tunggal. setiap golongan jabatan mempunyai nilai upah nominal terendah dan tertinggi. penilaian pekerjaan.49 Tahun 2004 . d. e.49 Tahun 2004 : Ttg Ketentuan Struktur & Skala Upah c. (2) Dalam hal skala ganda berurutan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1). dapat berbentuk skala ganda berurutan dan skala tumpang tindih. Pasal 7 Dasar pertimbangan penyusunan struktur upah dapat dilakukan melalui : a. jabatan. (3) Dalam skala ganda sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) huruf b. (3) Hasil evaluasi jabatan sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) digunakan antara lain : a. penetapan kebijakan pengembangan sumber daya manusia perusahaan. Pasal 10 (1) Petunjuk teknis penyusunan struktur dan skala upah sebagaimana terlampir merupakan pedoman sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari Keputusan ini. kondisi pasar. tingkat kesulitan jabatan. masa kerja. upah tertinggi pada golongan jabatan dibawahnya lebih kecil dari upah terendah pada golongan jabatan diatasnya. c. Page 4 of 5 KepMen No. (2) Penyusunan struktur dan skala upah sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dilakukan dengan memperhatikan golongan.

49 Tahun 2004 . Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 8 April 2004 MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA JACOB NUWA WEA Page 5 of 5 KepMen No.49 Tahun 2004 : Ttg Ketentuan Struktur & Skala Upah Pasal 11 Keputusan Menteri ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan.KepMen No.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful