P. 1
unsur - unsur kimia

unsur - unsur kimia

|Views: 452|Likes:
Published by Desiree Poputra
unsur-unsur kimia
unsur-unsur kimia

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Desiree Poputra on Jul 22, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/05/2014

pdf

text

original

1

KATA PENGANTAR
Puji Syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas berkat dan tuntunan-Nya, makalah ini dapat selesai tepat pada waktunya. Penulisan makalah ini bertujuan sebagai tugas kimia, tujuan penulis dalam penulisan makalah ini adalah untuk mengetahui unsur - unsur kimia. Dalam penyelesaian makalah ini, penulis banyak mengalami kesulitan, terutama pada saat pengumpulan data dan beberapa kesulitan yang dialami karena kurangnya pengetahuan penulis. Namun, berkat bimbingan, kritik, dan saran yang membangun yang telah diberikan oleh berbagai pihak, akhirnya makalah ini dapat diselesaikan, walaupun masih banyak kekurangan yang terdapat dalam makalah ini. Karena itu, sepantasnya jika penulis mengucapkan terima kasih kepada Bapak Oktavianus Rembon, S.Pd selaku guru kimia, serta berbagai pihak yang telah banyak membantu yang tidak bisa disebutkan satu per satu. Harapan yang diinginkan penulis yaitu agar kita dapat mengetahui unsur - unsur kimia berserta sifatnya.

Manado, 2 Oktober 2012

PENULIS

2

DAFTAR ISI

GAS MULIA .................................................................................. HALOGEN..................................................................................... LOGAM ALKALI............................................................................. LOGAM ALKALI TANAH................................................................ UNSUR - UNSUR PERIODE KETIGA............................................... DAFTAR PUSTAKA.........................................................................

3 8 16 25 27 30

3

GAS MULIA Gas mulia adalah unsur-unsur yang terdapat dalam golongan VIIIA yang memiliki kestabilan yang sangat tinggi dan sebagian ditemukan di alam dalam bentuk monoatomik. unsur-unsur yang terdapat dalam gas mulia yaitu Helium (He), Neon (Ne), Argon(Ar), Kripton(Kr), Xenon (Xe), Radon (Rn). Gas-gas ini pun sangat sedikit kandungannya di bumi. dalam udara kering maka akan ditemukan kandungan gas mulia sebagai berikut :

Helium = 0,00052 % Neon = 0,00182 % Argon = 0,934 % Kripton = 0,00011 % Xenon = 0,000008 Radon = Radioaktif* Tapi di alam semesta kandungan Helium paling banyak diantara gas mulia yang lain karena Helium meupakan bahan bakar dari matahari. * Radon = amat sedikit jumlahnya di atmosfer atau udara. Dan sekalipun ditemukan akan cepat berubah menjadi unsur lain, karena radon bersifat radio aktif. Dan karena jumlahnya yang sangat sedikit pula radon disebut juga sebagi gas jarang. Sejarah Gas Mulia

Sejarah gas mulia berawal dari penemuan Cavendish pada tahun 1785. Cavendish menemukan sebagian kecil bagian udara (kuarang dari 1/2000 bagian) sama sekali tidak berreaksi walaupun sudah melibatkan gas-gas atmosfer.

Lalu pada tahun 1894, Lord Raleigh dan Sir William Ramsay berhasil memisahkan salah satu unsur gas di atmosfer (yang sekarang di kenal sebagai gas mulia) berdasarkan data spektrum. Lalu ia

Nama Helium sendiri merupakan saran dari Lockyer dan Frankland.Xenon → Xenos (Yunani) : asing . Pembuatan unsur gas mulia sendiri baru ditemukan pada tahun 1962.Kripton → Kriptos (Yunani) : tersembunyi .4 mencoba mereaksikan zat tersebut tetapi tidak berhasil dan akhirnya zat tersebut diberi nama argon. Pembuatan unsur tersebut diawali oleh seorang ahli kimia yang berasal dari Kanada yaitu Neil Bartlett. Nama Radon sendiri baru dikenal pada tahun 1923. sejak saat itu barulah ditemukan berbagai gas mulia lain yang berhasil di buat.Radon → Radium . Dan akhirnya istilah untuk menyebut zat-zat telah berganti. Sementara itu Neon ditemukan dengan cara mencairkan udara dan melakukan pemisahan dari gas lain dengan penyulingan bertingkat.Helium → Helios (Yunani) : matahari . Dan pada tahun1895 Ramsay berhasil mengisolasi Helium.Argon → Argos (Yunani) : malas . Janssen menemukan spektrum Helium dari sinar matahari berupa garis kuning. hal ini berawal dari penemuan Janssen pada tahun 1868 saat gerhana matahari total.Neon → Neos (Yunani) : baru . Asal usul nama unsur gas mulia: . Lalu pada tahun 1898 Ramsay dan Travers memperoleh zat baru yaitu Kripton. Neil Bartlett barhasil membuat senyawa xenon yaitu XePtF6. Kripton dan Xenon ditemukan dalam residu yang tersisa setelah udara cair hampir menguap semua. yang menyebutnya sebagai pancaran radium. Yang awalnya disebut gas inert (lembam) telah berganti menjadi gas mulia yang berarti stabil atau sukar berreaksi. Pada tahun William Ramsay dan Robert Whytlaw-Gray menyebutnya sebagai niton serta menentukan kerapatannya sehingga mereka menemukan Radon adalah zat yang paling berat di masanya (sampai sekarang). Pada tahun 1900 Radon ditemukan oleh Friedrich Ernst Dorn. Xenon serta Neon.

Adapula hal penting yang menyebabkan gas mulia amat stabil yaitu konfigurasi elektronnya. Berikut merupakan beberapa ciri fisis dari gas mulia.50 10 8 0. Berikut adalah konfigurasi elektron gas mulia He = 1s 2 2 2 6 2 6 2 10 6 6 2 10 6 6 2 14 10 6 Ne = 1s 2s 2p 2 2 2 2 Ar = 1s 2s 2p 3s 3p 6 2 2 2 6 2 6 Kr = 1s 2s 2p 3s 3p 4s 3d 4p 6 2 10 2 2 6 2 6 2 10 6 Xe = 1s 2s 2p 3s 3p 4s 3d 4p 5s 4d 5p 6 2 10 Rn = 1s 2s 2p 3s 3p 4s 3d 4p 5s 4d 5p 6s 4f 5d 6p Karena konfigurasi elektronnya yang stabil gas mulia juga biasa digunakan untuk penyingkatan konfigurasi elektron bagi unsur lain.64 16.0026 20.1797 39.1785 0.8 -245.10 54 8 1. sebelum membahas hal tersebut mari kita lihat data-data dari gas mulia.4 *= Helium dipadatkan dengan cara menaikkan tekanan bukan menurunkan suhu.8 0. contoh : .65 4.6 0.7 -153 189.03 39 1350 131.45 9.8 -272.2 3.73 -62 -71 2.4 0 0 0.1 -157 0 1.9 -268.73 12.45 35 1520 0.19 6.30 41 1170 86 8 1.2 -248.30 5.4 Entalpi peleburan (kJ/mol) * Afinitas elektron (kJ/mol) Energi ionisasi (kJ/mol) 21 2640 Entalpi penguapan (kJ/mol) 0.1 2.95 32 8 1. Helium Neon Nomor atom Elektron valensi Jari-jari atom(Ǻ) Massa atom (gram/mol) Massa jenis (kg/m3) Titik didih (0C) Titikleleh ( C) Bilangan oksidasi Keelekronegatifan 0 Argon Kripton Xenon Radon 18 8 0.2.1 1.4 2.5 Sifat Gas Mulia Gas mulia memiliki beberapa sifat baik secara fisis maupun kimia.89 41 1040 2 2 0.64 9.332 29 2080 1.9 -108 -112 2.348 83.4.75 -185.0845 1.29 222 0.784 3.

Beberapa dari sifat tersebut mengalami kenaikan karena gaya london terutama pada entalpi peleburan dan entalpi penguapan. Xe. Kr. Sedangkan energi pengionnya berkurang. jari-jari atom. Reaksi pada Gas Mulia Gas Mulia adalah gas yang sudah memiliki 8 elektron valensi dan memiliki kestabilan yang tinggi. Tetapi gas mulia adalah unsur yang tidak reaktif karena memiliki konfigurasi elektron yang sudah satbil. Ar. Contoh: Ar : [Ne] 3s2 3p6 Sebenarnya atom Ar masih memiliki 1 Sub kulit yang masih kosong yaitu sub kulit d jadi Ar : [Ne] 3s2 3p6 3d0 jadi masih bisa diisi oleh atom-atom lain. jadi kereaktifan gas mulia akan bertambah dari He ke Rn hal ini disebabkan pertambahan jari-jari atom menyebabkan daya tarik inti terhadap elektron kulit luar berkurang. sehingga semakin mudah ditarik oleh atom lain. Karena sebenarnya tidak semua sub kuit pada gas mulia terisi penuh. massa jenis. Sifat Kimia Kereaktifan gas mulia akan berbanding lurus dengan jari-jari atomnya. Jari-jari. massa atom. . Dan bilangan oksidasi yang di atas adalah bilangan oksidasi yang sudah di ketahui hingga sekarang. Ne. Rn) sudah dapat berreaksi dengan unsur yang sangat elektronegatif seperti Flourin dan Oksigen. Kr. Dari data-data di atas kita bisa lihat bahwa nomor atom. titik beku. Sedangkan energi ionisasi mengalami penurunan dari He ke Rn. entalpi peleburan dan entalpi penguapan selalu bertambah dari He ke Rn.6 Br = 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d10 4p5 menjadi Br = [Ar] 4s2 3d10 4p5 Sifat Fisis Gas mulia merupakan unsur gas pada suhu kamar dan mendidih hanya beberapa derajat di atas titik cairnya. Sedangkan untuk He. titik leleh serta titik didih gasnya mulanya bertambah seiring bertambahnya nomor atom. hal ini didukung kenyataan bahwa gas mulia di alam selalu berada sebagai atom tunggal atau monoatomik. titik didih. Elektron valensi gas mulia sudah memenuhi kaidah Duplet untuk He dan kaidah Oktet untuk Ne. hingga sekarang gas mulia periode 3 ke atas (Ar. Tetapi gas mulia pun masih dapat berreaksi dengan atom lain. Tetapi bukan berarti gas mulia tidak dapat berreaksi. Xe dan Rn. Ar tidak memiliki nilai keelektronegatifan.

7 Berikut adalah beberapa contoh Reaksi dan cara pereaksian pada gas mulia Gas Mulia Reaksi Nama senyawa yang Cara peraksian terbentuk Senyawa ini dihasilkan oleh fotolisis dan Argonhidroflourida matriks Ar padat dan stabil pada suhu rendah Reaksi ini dihasilkan dengan cara mendinginkan Kr dan F2pada suhu 196 0C lalu diberi loncatan muatan listrik atau sinar X Ar(Argon) Ar(s) + HF → HArF Kr(Kripton) Kr(s) + F2 (s) → KrF2(s) Kripton flourida Xe(g) + F2(g) → XeF2(s) Xe(g) + 2F2(g) → XeF4(s) Xe(g) + 3F2(g)→ XeF6(s) Xe(Xenon) XeF6(s) + 3H2O(l) → XeO3(s) + 6HF(aq)6XeF4(s) + 12H2O(l) → 2XeO3(s) + 4Xe(g) + 3O(2)(g) + 24HF(aq) Rn(Radon) Rn(g) + F2(g) → RnF Xenon oksida Xenon flourida XeF2 dan XeF4 dapat diperoleh dari pemanasan Xe dan F2pada tekanan6 atm. hal ini dikarenakan helium adalah gas yang Helium merupakan zat yang ringan dan tidak muadah terbakar.Sebagai pengisi Balon udara. dan helium yang tidak reaktif digunakan untuk mengganti nitrogen untuk membuat udara buatan yang dipakai dalam penyelaman dasar laut. Helium yang berwujud cair juga dapat digunakan sebagai zat pendingin karena memiliki titik uap yang sangat rnedah. Neon . Kegunaan Gas Mulia Helium . Helium biasa digunakan untuk mengisi balon udara. jika umlah peraksi F2 lebih besar maka akan diperoleh XeF6 XeO4 dibuat dari reaksi disproporsionasi(reaksi dimana unsur pereaksi yang sama sebagian teroksidasi dan sebagian lagi tereduksi) yang kompleks dari larutan XeO3yang bersifat alkain Radon flourida Bereaksi secara spontan.

Unsurunsur golongan halogen adalah fluorin ( F ). Misalnya Ion clorida (Cl ) merupakan anion yang terkandung dalam plasma darah. Sebenarnya dalam tubuh manusia pun terdapat senyawa-senyawa halogen.8 Neon biasanya digunakan untuk mengisi lampu neon. cairan tubuh. Halogen memiliki 7e valensi (elektron pada kulit terluar). air ludah. Kripton Kripton bersama argon digunakan sebagai pengisi lampu fluoresen bertekanan rendah. berwarna. Radon juga dapat berperan sebagai sistem peringatan gempa. Radon Radon dapat digunakan dalam terapi kanker karena bersifat radioaktif. Dan pada suhu kamar. berbau. Argon Argon dapat digunakan dalam las titanium dan stainless steel. zat pendingin. dan cairan eksresi. 2 5 - . HALOGEN Halogen berada pada golongan VIIA pada sistem periodik unsur. Garam yang terbentuk disebut Garam halida. klorin ( Cl ). penangkal petir. Mereka membutuhkan satu tambahan elektron untuk mengisi orbit elektron terluarnya. Karena bila lepengn bumi bergerak kadar radon akan berubah sehingga bias diketahui bila adanya gempa dari perubahan kadar radon. air susu. bromin ( Br ). Xenon Xenon dapat digunakan dalam pembuatan lampu untuk bakterisida (pembunuh bakteri) dan pembuatan tabung elektron. sehingga sangat reaktif karena mudah menerima 1e. F2(gas) Cl2(gas) Br2(cair) I2(Padat) Halogen merupakan golongan non-logam yang sangat reaktif. Pada umumnya ditemukan dialam dalam bentuk senyawa garam-garamnya. air mata. Halogen berasal dari katahalos=garam. Secara umum biasanya unsur halogen dilambangkan dengan huruf X Rumus kulit terluar dari halogen ini adalah ns np . dan mengisi tabung televise. Argon juga digunakan dalam las dan sebagai pengisi bola lampu pijar. Hal ini karena unsur-unsur tersebut dapat bereaksi dengan logam alkali membentuk garam. beracun serta tidak dijumpai pada keadaan bebas di alam. Iodin ( I ) dan astatin ( At ). Krypton juga digunakan dalam lampu kilat untuk fotografi kecepatan tinggi. genes = pembentuk. Ion Iodida (I ) merupakan suatu komponen dalam pembentukan lapisan email gigi. Dalam larutan halogen membentuk ion negatif bermuatan satu yang disebut ion halida. unsur-unsur halogen dapat membentuk molekul diatomik. Selain itu juga neon dapat digunakan untuk berbagi macam hal seperti indicator tegangan tinggi.

Jari-jari Atom 4.0 183 +1 +5. Antara molekul-molekul halogen padat dan cair terdapat ikatan Van der Waals yang lemah. +7 114. Dengan kata lain dari fluorin sampai iodin kereaktifan halogen melemah. Suhu Lebur (0 ) 8. Ar. Ne.9 Sifat Fisika dan Kimia Unsur Halogen UNSUR 1. 4.0 -34 + 1. Kr) n = nomor perioda (2. 3.2 -101. +7 -72 58 +1 +5. +7 [G]=unsur-unsur gas mulia (He. Dari fluorin sampai iodin ikatan itu bertambah kuat maka dari fluorin sampai iodin bertambah besar pula titik didih dan titik lelehnya. Sifat Kimia :  Jari-jari atom unsur halogen bertambah dari fluorin sampai astatin menyebabkan gaya tarik inti dengan elektron valensi (pada kulit terluar) makin lemah sehingga keelektronegatifan (kemampuan menarik elektron) semakin lemah dan kemampuan membentuk ion negatifnya juga semakin berkurang. np Catatan : 0) -216. Keelektronegatifan 6. 5) → = makin besar sesuai dengan arah panah Halogen Sifat Fisika :   Jari-jari atom unsur halogen bertambah dari fluorin sampai astatin. Suhu Didih (0 ) 9.  Halogen merupakan senyawa yang sangat elektronegatif karena mempunyai 7 elektron valensi (ns np ) dan mudah menarik satu elektron menjadi ion negatif agar susunan elektronnya stabil seperti gas mulia (ns np ) 2 6 2 5 . Bilangan Oksidasi Senyawa -1 o o o red> Fluor 9F Klor 17Cl 2 Brom 35Br 5 Iodium 53I [G] ns . Energi Ionisasi dan Afinitas Elektron 5. Potensial Reduksi (E 7. Massa Atom 3. Konfigurasi elektron 2. +3 +5.6 -188.

Reaksi-reaksi Halogen a. Kelarutan oksidator 7.10 X2 1. Pelarutnya (organik) 5. CCl4. kloroform (CHCl3). Warna bromin dalam kloroform atau tetraklorida adalah kuning coklat sedangkan iodin berwarna ungu. Wujud zat (suhu kamar) 3. Fluorin. iodin mudah larut dalam KI Semuanya larut dalam pelarut organik seperti Alkohol. Dengan basa kuat (panas) 12. I X = Cl. gas klorin berwarna kuning hijau. Pembentukan asam oksi Catatan : I2 larut dalam KI membentuk garam poli iodida I2 + KI → Kl3 I2 larut terhadap alkohol coklat X2 + 2MOH → MX + MXO + H2O (auto redoks) 3X2 + 6MOH → 5MX + MXO3 + 3H2O (auto redoks) Membentuk asam oksi kecuali F Klor (Cl2) Brom (Br2) Iodium (I2) Diatom Gas Gas Cair Padat Kuning muda Kuning hijau Coklat merah Ungu Alkohol. Cl. tetraklorida (CCl4) dan CS2. Br. Reaksi pengusiran pada senyawa halogenida F2 + 2KX → 2KF + mengusir F. eter. klorin dan bromin mudah larut dalam air sedangkan iodin sidikit larut dalam air. Br2 + KX → 2KX→ 2KCl + Br X2 2KBr + X2 X2 9. Reaksi halogen dengan gas hidrogen ( H2 ) Semua halogen ( X2 ) bereaksi dengan hidrogen membentuk hidrogen halida ( HX ) . Warna larutan dengan pelarut organik 6. Molekulnya 2. Kereaktifan terhadap gas H2 (makin besar sesuai dengan arah panah) X = Br. I X=I Tidak dapat Cl2 + 8. Gas fluorin berwarna kuning muda. kloroform (CHCl3). Reaksi dengan logam (M) 2M + nX2 → 2MXn (n = valensi logam tertinggi) 10. Dengan basa kuat MOH (dingin) 11. Warna gas/uap 4. cairan bromin berwarna coklat merah dan zat padat iodin berwarna hitam sedangkan uap iodin berwarna ungu. eter. bromin berwujud cair yang mudah menguap dan iodin berwujud padat yang mudah menyublim. CS2 Tak Tak berwarna Coklat Ungu berwarna Fluor (F2) Lanjutan Sifat Fisika :     Pada suhu kamar fluorin dan iodin berwujud gas.

I2) F2 + 2KX → 2KF + X2 Cl2 dapat mengusir X (Br2. Ca. Br2. Fluorin dan klorin bereaksi cepat disertai ledakan tetapi bromin dan iodin bereaksi dengan lambat.11 H2 + X2 → 2HX contoh : H2 + Cl2 → 2HCl H2 + F2 → 2HF dari tabel di atas terlihat kereaktifan dengan gas hidrogen bertambah dari kanan ke kiri. Reaksi halogen dengan logam ( M ) Halogen bereaksi dengan sebagian besar logam akan menghasilkan senyawa garam/halida logam 2M + nX2 → 2MXn (n = valensi logam tertinggi) contoh : 2Na + Br2 → 2NaBr 2Fe + 3Cl2 → 2FeCl3 c. Cl2 dan Br2 ket : unsur K dapat diganti unsur logam yang lainnya (Na. Mg dll) . b. kereaktifan F2 > Cl2 > Br2 > I2 sehingga : F2 dapat mengusir X (Cl2. I2) Cl2 + 2KX → 2KCl + X2 Br2 dapat mengusir X (I2) Br2 + KX → 2KBr + X2 I2 tidak dapat mengusir F2. Reaksi pengusiran pada senyawa halogenida Halogen yang kereaktifannya lebih kuat dapat mengusir atau mendesak halida yang lebih lemah dari senyawanya.

12 F2 + 2KCl → 2KF + Cl2 Br2 + Cl → (tidak bereaksi) Pada reaksi pertama di atas terlihat biloksnya F turun dari 0 menjadi -1 (reduksi ) sedangkan Cl naik dari -1 menjadi 0 (oksidasi) sehingga F disebut oksidator (penyebab zat lain mengalami oksidasi).) dan perhalit ( XO3-). Dengan basa kuat (MOH) pada suhu 150 C (dingin) halogen ( X2 ) bereaksi membentuk halida ( X) dan hipohalit ( XO-).+ H2O Senyawa Asam Halida HX Sifat reduktor Keasaman Kepolaran Kestabilan terhadap panas HF HCl HBr HI Catatan : → makin besar/kuat sesuai dengan arah panah . bromin dan iodin dapat bereaksi dengan basa dan hasilnya tergantung pada temperatur saat reaksi berlangsung. 3X2 + 6MOH → 5MX + MXO3 + 3H2O misalnya : 3Br2 + 6KOH → 5KBr + KBrO3 + 3H2O 3Br2 + 6OH-→ 5Br.+ ClO. sehingga kereaktifan senyawa halogen sebanding dengan kekuatan oksidatornya yaitu F2 > Cl2 > Br2 > I2 d. X2 + 2MOH → MX + MXO + H2O misalnya : Cl2 + 2NaOH → NaCl + NaClO + H2O Cl2 + 2OH-→ Cl.+ H2O Dengan basa kuat (MOH) pada suhu panas halogen ( X 2 ) bereaksi membentukhalida ( X.+ BrO3. Reaksi dengan basa - Klorin.

Fluorin o (F2) Elektrolisis KHF2. Sifat asam halida semakin kuat dengan bertambahnya massa atom relatif dengan urutan seperti dalam tabel di atas. Elektrolisis dilaksanakan dalam wajah baja dengan katode baja dan anode karbon. Pembuatan Halogen Halogen dibuat dari senyawa-senyawa yang ada di alam. tidak berwarna dan sangat mudah larut air. Flourin diperoleh melalui proses elektrolisis garam kalium hydrogen flourida (KHF2) dilarutkan dalam HF cair.13 Pada temperatur kamar asam halida berupa gas. reaksinya : Bromin Gas Br2 dibuat dari air laut melalui oksidasi dengan gas Cl2. Prosesnya sangat beragam jadi yang diungkapkan di sini merupakan contoh dari berbagai proses yang dapat terjadi. HCl Titik didih asam halida bertambah sesuai dengan kenaikan massa atom relatifnya dengan pengecualian titik didih HF. jadi asam yang paling urutan lemah titik adalah didih asam HF dan halida : yang HF > paling HI kuat > adalah HBr > HI. dalam HF bebas air. . Hal ini karena dalam senyawa HF terdapat ikatan hidrogen. Campuran tersebut tidak boleh mengandung air karena F2 yang terbentukakan oksidasinya. Caranya ialah dengan mengoksidasi ion-ion halida. Walaupun massa atom relatif HF terkecil namun titik didihnya justru yang terbesar. pembuatan gas Br2 sebagai berikut:  Air laut dipanaskan kemudian dialirkan ke tanki yang berada di puncak menara. ditambahkan LiF 3% untuk menurunkan suhu sampai 100 C. Klorin Gas Cl2 dibuat melalui elektrolisis lelehan NaCl. Secara komersial.

gas Br2 yang dihasilkan diembunkan hingga terbentuk lapisan yang terpisah. digunakan untuk melapisi panci atau alat rumah tangga yang tahan panas dan anti lengket.  Selanjutnya bromin dimurnikan melalui distilasi. Setelah terjadi reaksi redoks. yaitu sejenis plastik yang tahan panas dan anti lengket serta tahan bahan kimia. Membuat Teflon Memisahkan isotop U-235 dari U-238 melalui proses difusi gas. Monomernya CF2=CF2. Iodin juga dapat diproduksi dari natrium iodat (suatu pengotor dalam garam (Chili. Penggunaan Freon dapat merusak lapisan ozon. Kegunaan Fluorin    Halogen dan Senyawanya Membuat senyawa klorofluoro karbon (CFC). Endapan I2 yang didapat. yang dikenal dengan nama Freon. disaring dan dimurnikan. . Iodin Gas I2 diproduksi dari air laut melalui oksidasi ion iodida denganoksidator gas Cl2. seperti AC dan kulkas.  Teflon (polietrafluoroetilena). Freon juga digunakan sebagai propelena aerosol pada bahan-bahan semprot. Bromin cair berada di dasar tangki. Senyawa Fluorin  CFC (Freon) digunakan sebagai cairan pendingin pada mesin pendingin. sedangkan air di atasnya. NaNO3) melalui reduksi ion iodat oleh NaHSO 3.14  Uap air panas dan gas Cl2 dialirkan dari bawah menuju tanki.

mengawetkan berbagai jenis makanan. Klorin        Untuk klorinasi hidrokarbon sebagai bahan baku industri serta karet sintesis. atau sketsa di atas kaca. Untuk pembuatan AgBr. pembuatan klorin dan NaOH. plastik. serta bahan baku pembuatan obat-obatan. Natrium klorida (NaCl) digunakan sebagai garam dapur. Garam fluoride ditambahkan pada pasta gigi atau air minum untuk mencegah kerusakan gigi. Untuk pembuatan tetrakloro metana (CCl4). Untuk industri sebagai jenis pestisida. Gas klorin digunakan sebagai zat oksidator pada pembuatan bromin. Untuk pembuatan senyawa organik misalnya zat warna. menetralkan sifat basa pada berbagai proses. dan mencairkan salju di jalan raya daerah beriklim dingin. Senyawa Klorin           Senyawa natrium hipoklorit (NaClO) dapat digunakan sebagai zat pemutih pada pakaian. KCl untuk pembuatan pupuk. obat-obatan dan pestisida Senyawa Bromin . Untuk pembuatan etil klorida (C2H5Cl) yang digunakan pada pembuatan TEL (tetra etillead) yaitu bahan adaptif pada bensin. Kloroform (CHCl3) untuk obat bius dan pelarut. lukisan. Dikloro difenil trikloroetana (DDT) untuk insektisida. karena itu dapat digunakan untuk membuat tulisan. dan zat warna. KClO3 untuk bahan pembuatan korek api Bromin    Untuk membuat etil bromida (C2H4Br2). Sebagai pemutih pada industri pulp (bahan baku pembuatan kertas) dan tekstil. Sebagai bahan desinfektans dalam air minum dan kolam renang. Karbon tetraklorida (CCl4) untuk pelarut organik.15   Asam fluoride (HF) dapat melarutkan kaca. Asam klorida (HCl) digunakan untuk membersihkan logam dari karat pada elektroplanting. Kapur klor (CaOCl2) dan kaporit (Ca(OCl2)) digunakan sebagai bahan pengelantang atau pemutih pada kain Polivinil klorida (PVC) untuk membuat paralon.

LOGAM ALKALI Logam Alkali (Golongan IA) Atom-atom logam alkali mempunyai satu elekrton pada kulit terluarnya. Dalam sistem periodik unsur terletak pada golongan IA. Logam alkali terdiri atas enam unsuryaitu litium ( Li ). Konfigurasi elektron [G] ns 1 . Alkali berasal dari bahasa arab kali yang berarti abu. natrium ( Na ). Senyawa Iodin     KI digunakan sebagai obat anti jamur.   AgBr merupakan bahan yang sensitif terhadap cahaya dan digunakan dalam film fotografi. UNSUR 3Li 11Na 19K 37Rb 55Cs 87Fr 1. Iodin    Iodin Banyak digunakan untuk obat luka (larutan iodin dalam alkohol yang dikenal dengan iodium tingtur) Sebagai bahan untuk membuat perak iodida (AgI) Untuk menguji adanya amilum dalam tepung tapioka. Natrium bromide (NaBr) sebagai obat penenang saraf. Dinamakan alkali karena dapat membentuk basa kuat. Unsur logam alkali tidak terdapat bebas di alam melainkan dalam bentuk senyawanya.16  Etil bromida (C2H4Br2) suatu zat aditif yang dicampurkan kedalam bensin bertimbal (TEL) untuk mengikat tibal. Timbal tersebut akan membentuk PbBr 2 yang mudah menguap dan keluar bersama-sama dengan gas buangan dan akan mencemarkan udara. Iodoform (CHI3) digunakan sebagai zat antiseptik AgI digunakan bersama-sama dengan AgBr dalam film fotografi NaI dan NaIO3 atau KIO3 dicampur dengan NaCl untuk mencegah penyakit gondok. kalium ( K ). cesium ( Cs ). rubidium ( Rb ). Kekurangan iodium pada wanita hamil akan mempengaruhi tingkat kecerdasan pada bayi yang dikandungnya. dan frasium ( Fr ). sehingga tidak melekat pada silinder atau piston.

Keelektronegatifan Rendah (antara 0. Massa atom 3.0) 5. Bilangan oksidasi +1 +1 +1 +1 +1 +1 Catatan : [G] = unsur-unsur gas mulia (He. 5. Xe.m) 4. Suhu lebur ( C) o Di atas suhu kamar (antara 28. 4. Jari-jari atom (n.71 .7 .5 ) o o 6. Rn) n = nomor perioda (2.02 (reduktor) 8.519 7. 6. Energi ionisasi (kJ/mol) Antara 376 .17 2. Potensial oksidasi (volt) Positif. Ar.1. 7) → = makin besar sesuai dengan arah panah . 3. Kr. Ne.7 .3.180. antara 2.

18 Berdasarkan tabel dan grafik di atas dapat dijelaskan sebagai berikut : Konfigurasi elektron valensi logam alkali adalah ns yang berarti terletak pada golongan IA dalam sistem periodik dan menempati blok s. Logam alkali mempunyai satu elektron valensi sehingga mudah melepaskan satu elektron dan membentuk ion positif bervalensi satu : 1 L→ L + + e - .

dengan semakin kecil harga energi ionisasi maka dari atas ke bawah ( Li ke Cs ) semakin besar kereaktifannya.19 Kecenderungan sifat logam alkali sangat teratur.Dengan udara/oksigen b. Hubungan jari-jari dengan kereaktifan logam alkali : Dalam satu golongan dari atas ke bawah jari-jari atom bertambah besar sehingga jarak antara inti dengan elektron kulut terluar bertambah besar. Dari atas ke bawah secara berurutan semakin kecil :      energi ionisasi afinitas elektron keelektronegatifan titik leleh titik didih Titik leleh yang cukup rendah menunjukkan bahwa logam alkali merupakan logam yang lunak. Dengan asam kuat Li Perlahan-lahan terjadi Li2O Na Cepat terjadi Na2O dan Na2O2 K Cepat terjadi K2O Rb dan Cs Terbakar terjadi Rb2O dan Cs2O . Dari atas ke bawah secara berurutan semakin besar :     jari-jari atom dan jari-jari ion massa atom dan massa jenisnya keelektropositifan sifat reduktor Sementara itu. Lunaknya logam bertambah dengan bertambahnya nomor atom. Dengan air 2L + 2H2O → 2LOH + H2 c. Dengan demikian besarnya energi untuk melepas elektron valensinya (energi ionisasi) semakin kecil. Reaksi-Reaksi Logam Alkali UNSUR a.

Persamaan reaksi ini berlaku bagi reaksi logam manapun dari Golongan 1 dengan air – cukup ganti simbol X dengan unsur yang anda inginkan.20 + 2L + 2H → 2L+ + H2 (makin hebat reaksinya sesuai dengan arah panah) d. kalium ( K ) menghasilkan warna nyala api ungu. Semakin ke bawah Golongan. natrium dan kalium disimpan di dalam minyak. terbentuk sebuah larutan logam hidroksida bersama dengan gas hidrogen. (Lithium sebenarnya mengapung dalam minyak. rubidium ( Rb ) menghasilkan warna nyala api biru kemerahan dan cesium ( Cs ) menghasilkan warna nyala api biru. Dengan halogen 2L + X2 → 2LH WARNA NYALA API Garam atau basa yang sukar larut dalam air Merah CO3 3OH . Untuk masing-masing reaksi ini. Warna Nyala Logam Alkali Logam alkali bila dipanaskan dapat menghasilkan warna nyala api yang khas untuk masing-masing jenis logam alkali. kereaktifan semakin meningkat. Litium ( Li ) menghasilkan warna nyala api merah. tapi terdapat cukup banyak . Reaksi Logam Alkali dengan Udara/Oksigen Semua logam pada Golongan 1 ini sangat reaktif dan harus dihindarkan dari bersentuhan dengan udara untuk mencegah terjadinya oksidasi. Lithium. Reaksi logam alkali dengan air berlangsung cepat kecuali Litium ( Li ) yang memerlukan temperatur sekitar 25 C serta reaksinya agak lambat. PO4 2+ Kuning atau oranye/jingga - Ungu (pink kebiruan) ClO4 dan 3[ Co(NO2)6 ] - biru kemerahan dan biru Reaksi Logam Alkali dengan Air Semua logam dari Golongan 1 bereaksi hebat dengan air dan bahkan dapat meledak ketika bereaksi dengan air. natrium ( Na ) menghasilkan warna nyala api kining atau oranye.

Tabung-tabung ini dipecahkan tutupnya jika logam didalamnya akan digunakan. di udara litium juga merupakan satu satunya logam alkali yang bereaksi dengan nitrogen menghasilkan litium nitrida. Itulah sebabnya lithium kurang reaktif dibanding unsur lain dalam Golongan 1). Reaksi-reaksi lainnya seperti yang tetulis pada tabel reaksi logam alkali di atas dan tidak dibahas lebih lanjut. Kalium akan berubah menjadi kalium peroksida ( K2O2) dan kalium superoksida ( KO2 ) untuk rubidium dan cesium akan menghasilkan superoksida RbO2 dan CsO2 dengan reaksi seperti persamaan reaksi untuk kalium.21 lapisan minyak untuk melindunginya. b. Tabung-tabung tempat menyimpan kedua logam ini bisa berupa lingkungan gas vakum atau lembam. Rubidium dan cesium biasanya disimpan dalam tabung-tabung kaca tertutup untuk mencegahnya bersentuhan dengan udara. Litium akan berubah menjadi litium oksida ( Li2O) . Kegunaan natrium ( Na )    Sebagai pendingin pada reaktor nuklir Natrium digunakan pada pengolahan logam-logam tertentu Natrium digunakan pada industri pembuatan bahan anti ketukan pada bensin yaitu TEL (tetraetillead) . Kegunaan Logam Alkali dan Senyawanya 1. seperti gas argon. Natrium akan berubah menjadi natrium oksida ( Na2O ) dan natrium peroksida (Na2O2) c. a.

serta pembuatan senyawa natrium lainnya seperti NaClO. plastik. 2. Sabun dibuat dengan mereaksikan lemak atau minyak dengan NaOH. Natrium Karbonat (Na2CO3) Natrium karbonat berasal dari sumber alam yaitu trona dan dapat juga dibuat dari NaCl. c. Industri pulp dan kertas. Pengolahan bahan makanan yaitu sebagai bumbu masak atau garam dapur. Natrium Hidroksida (NaOH) Natrium hidroksida dihasilkan melalui elektrolisis larutan NaCl. b. Natrium Klorida Senyawa natrium yang paling banyak diproduksi adalah natrium klorida (NaCl). Natrium karbonat dinamakan juga soda abu. Natrium karbonat banyak digunakan untuk : . Natrium klorida dibuat dari air laut/ dari garam batu. klorin (Cl2). Pada pengolahan kulit. Bahan dasar pembuatan kertas adalah selulosa (pulp) dengan cara memasak kayu. Kegunaan senyawa natrium klorida antara lain :  Bahan baku untuk membuat natrium (Na). hydrogen (H2). pemurnian minyak bumi. bambu dan jerami dengan kaustik soda (NaOH). natrium klorida digunakan untuk mencairkan salju di jalan raya. hydrogen klorida (HCl) serta senyawa.senyawa natrium seperti NaOH dan Na2CO3. Natrium hidroksida disebut dengan nama kaustik soda atau soda api yang banyak digunakan dalam industri berikut :   Industri sabun dan deterjen. Di negara yang bermusim dingin.  NaOH juga digunakan dalam industri tekstil.  Pada pengolahan aluminium Kaustik soda digunakan untuk mengolah bauksit menjadi Al2O3 (alumina) murni. Regenerasi alat pelunak air. Kegunaan Senyawa Natrium a.22    Uap natrium digunakan untuk lampu natrium yang dapat menembus kabut Untuk membuat senyawa natrium seperti Na2O2 (natrium peroksida) dan NaCN (natrium sianida) Natrium juga digunakan untuk foto sel dalam alat-alat elektronik.      Pada industri susu serta pengawetan ikan dan daging.

 Unsur kalium sangat penting bagi pertumbuhan.23  Industri pembuatan kertas. e. d. f. Kegunaannya sebagai bahan pengembang pada pembuatan kue. 3. Natrium Sulfida (Na2S) Digunakan bersama-sama dengan NaOH pada proses pengolahan pulp (bahan dasar pembuat kertas). Na2SiO3 untuk bahan perekat atau pengisi dalam industri kertas (karton) dan sebagai bahan pengisi pada industri sabun. untuk membentuk sabun damar yang berfungsi menolak air dan pengikat serat selulosa (pulp)  Industri kaca. bahan pelunak air (menghilangkan kesadahan pada air). Natrium Bikarbonat (NaHCO3) Natrium bikarbnat disebut juga soda kue. tetapi bersama-sama dengan ion Ca dalam perbandingan tertentu. NaHSO3 untuk proses pembuatan pulp. Tumbuhan membutuhkan garam-garam kalium. Kegunaan senyawa natrium yang lain     NaCN untuk ekstraksi emas dan untuk mengeraskan baja. sehingga dapat dipakai sebagai penghangat ruangan dan penghangat air. g. Natrium Sulfat (Na2SO4) Natrium sulfat dibuat dari NaCl dengan H2SO4 dengan pemanasan dengan reaksi : 2NaCl(s) + H2SO4(l) → Na2SO4(s) + 2HCl(g)\ kegunaannya sebagai bahan yang dapat dipakai untuk menyimpan energi surya.  Unsur kalium digunakan untuk pembuatan kalium superoksida (KO2) yang dapat bereaksi dengan air membentuk oksigen. tidak sebagai ion K sendiri. NaNO2 untuk bahan pengawet. Kegunaan Kalium (K) Kegunaan kalium dalam kehidupan sehari-hari adalah sebagai berikut. + 2+ . industri deterjen.

24 Persamaan reaksinya: 4KO2(S) + H2O(l) → 4KOH(aq) + 3O2(g)  senyawa KO2 digunakan sebagai bahan cadangan oksigen dalam tambang (bawah tanah). KClO3 digunakan untuk pembuatan korek api. kegunaan logam alkali sebagai berikut :   Litium digunakan untuk membuat baterai.  Li2CO3 digunakan untuk pembuatan beberapa jenis peralatan gelas dan keramik. dan digunakan untuk memulihkan seseorang yang keracunan gas. Kegunaa Logam Alkali Lain dan Senyawanya Selain natrium dan kalium. KClO 3dapat juga digunakan sebagai bahan pembuat gas Cl2. 4. dan mercon. Pembuatan Logam Alkali dan Senyawanya 1. Persamaan reaksinya : . Kegunaa Senyawa kalium Kegunaan senyawa kalium ialah sebagai berikut :     KOH digunakan pada industri sabun lunak atau lembek. Karena potensial reduksi ion Ca2+ lebih negatif dari potensial reduksi ion Na+ maka pada elektrolisis hanya terjadi reduksi ion Na+. kapal selam. Pembuatan Logam Natrium ( Na ) Logam natrium dibuat dengan cara elektrolisis leburan (lelehan) NaCl yang dicampur CaCl2 yang berguna untuk menurunkan titik leleh/cair dari 800 C menjadi sekitar 500 C. apabila direaksikan dengan larutan HCl pada laboratorium. KNO3 digunakan sebagai komponen esensial dari bahan peledak.  K2CO3 digunakan pada industri kaca. KCl dan K2SO4 digunakan untuk pupuk pada tanaman. 5. Rubidium (Rb) dan Cesium (Cs) digunakan sebagai permukaan peka cahaya dalam sel fotolistrik yang dapat mengubah cahaya menjadi listrik. petasan dan kembang api. bahan peledak. Alat yang digunakan pada pembuatan logan Na ini disebut sel Down.

stronsium. Alat yang digunakan disebut Sel Nelson. barium. dan radium membentuk senyawa ion bermuatan +2. 2NaCl(aq) → 2Na (aq)+ 2Cl (aq) Katoda(-) 2H2O(aq) + 2 e → 2OH-(aq) +H2(g) Anoda (+) 2Cl (aq) → Cl2(g) + 2 e--------------------------------------------------------2NaCl(l) + 2H2O→2Na+(aq) +2OH (aq)+ Cl2(g) + H2 Na + OH → NaOH + + - LOGAM ALKALI TANAH Kalsium.25 2NaCl(l) + Katoda (-) 2Na (l) + 2e Anoda (+) 2Cl (l) --------------------------------------------------------2NaCl(l) → → → 2Na (l) + 2Cl (l) 2Na(s) Cl2(g) + 2e + - → 2Na(s) + Cl2(g) 2. 4. Sifat-sifat golongan alkali tanah ditunjukkan pada Tabel berikut . Pembuatan Logam Litium ( Li ) Litium ( Li) dibuat secara elektrolisis cairan LiCl. Pembuatan Logam Kalium ( K )     elektrolisis lelehan KOH elektrolisis lelehan KCN reduksi garam kloridanya reduksi KCl dengan natrium 3. Magnesium kadangkadang bersifat kovalen dan berilium lebih dominan kovalen. logam Li diperoleh di katoda dan gas Cl 2diperoleh di anoda. Pembuatan Senyawa Natrium Hidroksida ( NaOH ) Senyawa natrium hidroksida dapat dibuat dengan cara elektrolisis larutan NaCl.

magnesium bereaksi agak lambat dengan air. dan magnesium putih terang. Titik leleh dan titik didih logam alkali menurun dari atas ke bawah dalam sistem periodik. Adapun magnesium dapat bereaksi dengan hidrogen pada tekanan tinggi dengan bantuan katalis MgI2. Barium peroksida terbentuk pada suhu rendah dan terurai menjadi oksida pada 700°C. . misalnya magnesium nitrida: Mg(s) + N2(g)⎯⎯→Mg3N2(s) Pembakaran unsur-unsur alkali tanah atau garamnya dalam nyala bunsen dapat memancarkan spektrum warna khas. Adapun kalsium dan logam alkali tanah yang di bawahnya bereaksi dengan air pada suhu kamar. serta cukup kuat untuk menggores kaca. Sifat-Sifat Fisika dan Kimia Unsur-Unsur Golongan Alkali Tanah Kekerasan logam alkali tanah berkurang dari atas ke bawah akibat kekuatan ikatan antaratom menurun. unsurunsur cukup reaktif. Stronsium berwarna krimson. Pada suhu kamar. Energi ionisasi kedua dari unsur-unsur golongan IIA relatif rendah sehingga mudah membentuk kation +2. stronsium. Ca(s) + H2(g) ⎯⎯→CaH2(s) Mg(s) + H2(g) ⎯⎯M⎯gI2⎯→MgH2(s) Semua unsur alkali tanah bereaksi langsung dengan halogen membentuk halida. Logam alkali tanah yang lain umumnya berwarna perak dan lebih lunak dari berilium. tetapi lebih cepat dengan uap air. tetapi lebih keras jika dibandingkan dengan logam alkali. Akibatnya. Hal ini disebabkan jarak antaratom pada logam alkali tanah bertambah panjang. berilium tidak bereaksi dengan air. Hal ini disebabkan oleh jari-jari atom yang bertambah panjang. dan barium bereaksi dengan hidrogen membentuk logam hidrida. Kalsium. Reaksinya: Ca(s) + 2H2O() ⎯⎯→Ca(OH)2(aq) + H2(g) Logam alkali tanah bereaksi dengan oksigen membentuk oksida. Barium dapat membentuk peroksida. barium hijau-kuning.26 Magnesium dengan air dapat bereaksi dalam keadaan panas. Berilium merupakan logam berwarna abu dan kekerasannya mirip dengan besi. Kereaktifan logam alkali meningkat dari atas ke bawah dalam sistem periodik. dengan nitrogen dapat membentuk nitrida pada suhu tinggi.

Ar Yang terdapat bebas di alam: S dan Ar Makin ke kanan maka sifat asam makin kuat . Cl &lt. S &lt. Unsur-unsur Periode Ketiga UNSUR-UNSUR PERIODE KETIGA Na Logam Mg Al Si Metaloid P Nonlogam S Cl Ar Gas mulia    Urutan kenaikan energi ionisasi: Na &lt. Mg &lt. Al &lt. Nyala logam alkali tanah Oleh karena garam-garam alkali tanah menghasilkan nyala beraneka warna. P &lt. Si &lt. sering dipakai sebagai bahan untuk membuat kembang api.27 Magnesium jika dibakar akan mengeluarkan cahaya sangat terang.

sifat asam. sifat oksidator terbesar dimiliki oleh klorin Si merupakan unsur ke-2 terbanyak setelah oksigen pada kulit bumi Al merupakan unsur ke-3 terbanyak setelah oksigen dan Si pada kulit bumi.28       Al(OH)3 bersifat amfoter Jari-jari. karena tahan panas dan tahan karat karena membentuk lapisan oksida · Paduan Al untuk pesawat terbang · Al(OH)3 untuk obat maag Bauksit Kriolit Korundum Alumino silikat Al Marten Hall Penambahan kriolit dalam proses Hall berfungsi: ü Melarutkan Al2O3 ü Menurunkan titik leleh Al2O3 Campuran Al-O-Si Al2O3 Na3AlF6 Al2O3.3H2O MgCO3. sifat basa.2SiO2. mikrokomputer. sifat logam. pasir dan C pada suhu 1300 C dalam tanur listrik) o · Fosfor putih (beracun) untuk Batu karang fosfat bahan baku pembuatan H3PO4 (apatit dan fosforit) · Fosfor merah (tidak beracun) untuk bidang gesek korek api · Alat masak.2H2O Mg-Ca-Silikat K-Mg-Silikat Ca3(PO4)2 Mg Elektrolisis lelehan MgCl2 · Magnalium untuk bahan kerangka pesawat terbang Air laut Magnetit Kiserit Dolomit Karnalit Asbes Mika Si Reduksi pasir SiO2dengan C · Bahan semikonduktor untuk Pasir/kuarsa dalam tanur listrik kalkulator.xH2O FeS2 S Pembuatan dengan 2 cara: · Pembuatan korek api 1) Metode Frasch(yang ada di dalam tanah) 2) Metode Sisilia(yang ada · Proses vulkanisasi karet Pirit .MgCl2.6H2O CaMg(SiO3)4 K-Mg-Al Silikat SiO2 Al2O3. dan sifat reduktor terbesar dimiliki oleh natrium Energi ionisasi terbesar dimiliki oleh argon Elektronegatifitas. polimer silikon untuk mengubah jaringan pada tubuh Tanah liat Asbes Mika P Proses Wohler (memanaskan campuran fosforit.CaCO3 KCl. UNSUR Na PEMBUATAN Elektrolisis leburan NaCl (Proses Down) KEGUNAAN · Pembuatan TEL · Mereduksi bijih loga (Ti) · Lampu Kabut TERDAPAT PADA Garam Sendawa Chili Kriolit Bijih silikat RUMUS SENYAWA NaCl NaNO3 Na3AlF6 Na2SiO3 MgCl2 MgCO3 MgSO4.

katalisnya uap nitroso anti jamur pada tanaman dan (campuran NO dan NO2) kayu . katalisnyaV2O5 2) Proses Bilik · Pembuatan CS2(bahan baku serat rayon) · (NH4)SO4 atau pupuk ZA · H2SO4 untuk elektrolit pada aki (accumulator) Timbal dengan bahan baku · CuSO4.5H2O (terusi) untuk SO2.29 di permukaan tanah) Pembuatan H2SO4ada 2 cara: 1) Proses Kontakdengan bahan baku SO2.

com/kimia-kelas-xii-3/semester-i/3-kimia-unsur/2-sifatsifat-unsur/ .html http://nasrulbintang.com/kimia/unsur-unsur-periode-ketiga/ http://www.net/2010/11/unsur-unsur-periode-ketiga.com/2011/09/halogen.com/2011/12/17/sifat-sifat-unsur-logam-alkali-tanah/ http://simuzz.blogspot.html http://renideswantikimia.com/ http://mediabelajaronline.wordpress.30 DAFTAR PUSTAKA http://gas-mulia.blogspot.wordpress.wordpress.nuryanto.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->