P. 1
penulisan makalah

penulisan makalah

|Views: 106|Likes:
Published by Anggiet Zoa
cara penulisan
cara penulisan

More info:

Published by: Anggiet Zoa on Jul 23, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/09/2014

pdf

text

original

Panduan Penulisan Makalah Ilmiah

Iwan Setyawan1, F. Dalu Setiaji2, Ivanna K. Timotius3, Saptadi Nugroho4 Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer, Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga
1iwan.setyawan@staff.uksw.edu, 2dalu.setiaji@staff.uksw.edu, 3ivanna.timotius@staff.uksw.edu, 4saptadi.nugroho@staff.uksw.edu

Ringkasan Artikel ini dibuat dengan tujuan membantu mahasiswa mempersiapkan makalah ilmiah yang layak diterbitkan. Selain beberapa petunjuk mengenai cara penulisan makalah, artikel ini juga menyajikan aturan-aturan spesifik yang harus dipenuhi agar sebuah makalah dapat diterbitkan dalam jurnal ilmiah FTEK, yang dalam pedoman ini disebut Jurnal Penelitian (JuPe). Kata kunci: penulisan artikel ilmiah, jurnal JuPe

1 Pendahuluan

Menulis makalah membutuhkan “seni” dan teknik tersendiri. Tulisan singkat ini dibuat dengan tujuan untuk membantu mahasiswa mempersiapkan makalah ilmiah yang memenuhi persyaratan kelayakan untuk dimuat dalam jurnal atau prosiding. Tulisan ini tidak akan berusaha memberikan petunjuk terperinci mengenai kandungan ilmiah makalah tersebut. Akan tetapi, diharapkan tulisan ini dapat membantu mahasiswa menuangkan sebuah materi ilmiah ke dalam bentuk sebuah makalah yang layak diterbitkan.

2 Formatting

Sebuah jurnal atau konferensi biasanya akan menjelaskan aturan-aturan formatting yang dikehendaki secara terperinci atau bahkan memberikan contoh template penulisan untuk pengolah kata yang umum digunakan seperti Microsoft Word, OpenOffice Writer atau LATEX. Aturan-aturan ini semestinya akan menjelaskan secara rinci mengenai ukuran margin, ukuran dan jenis huruf untuk masing-masing bagian makalah, spasi dan sebagainya. Karena tidak mungkin mencantumkan semua aturan yang ada di berbagai jurnal atau konferensi yang ada (atau yang akan diterbitkan) maka contoh-contoh spesifik

yang disajikan dalam tulisan ini akan merujuk pada aturan yang berlaku pada e-journal yang diterbitkan oleh Fakultas Teknik Elektro dan Komputer Universitas Kristen Satya 1

A4

4 cm 2.5 cm 3.5 cm 2 cm

Gambar 1: Ukuran margin jurnal JuPe. Wacana yang dalam pedoman ini disebut Jurnal Penelitian (JuPe). Format yang digunakan oleh JuPe sendiri merupakan adaptasi format yang digunakan di jurnal SPIE (Society of Photonics and Imaging Engineers) [1] dan IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers) [2].

2.1 Ukuran Kertas & Margin
Pada umumnya ukuran kertas yang digunakan pada publikasi yang terbit di Asia dan Eropa adalah A4 atau A4S sementara ukuran kertas pada publikasi yang terbit di Amerika menggunakan kertas ukuran Letter. Jurnal JuPe sendiri menggunakan ukuran kertas A4. Ukuran margin yang digunakan sangat bervariasi antar publikasi. Ukuran yang digunakan pada jurnal JuPe ditunjukkan pada Gambar 1.

2.2 Ukuran & Bentuk Huruf dan Spasi
Bentuk huruf yang biasa digunakan pada publikasi ilmiah adalah jenis huruf Serif proporsional (misalnya Times New Roman, Linux Libertine, dan lain-lain). Jenis huruf Sans Serif (misalnya Arial, Helvetica, dan lain-lain) atau fixed-width (misalnya jenis Courier) jarang digunakan, kecuali untuk bagian-bagian tertentu pada makalah. Misalnya huruf Sans Serif kadang digunakan untuk sub-judul sedangkan jenis huruf fixed-width digunakan untuk merepresentasikan perintah yang diketikkan pada komputer atau nama fungsi dalam program. Ukuran huruf yang digunakan juga berbeda2 beda antara satu jurnal dengan jurnal lainnya. Selain itu, masing-masing bagian jurnal

kadang-kadang menggunakan ukuran huruf yang berbeda. Ukuran spasi yang paling sering digunakan adalah satu atau satu setengah spasi. Beberapa jurnal mengharuskan penggunaan dua spasi pada submission awal, untuk memudahkan reviewer. Persyaratan mengenai ukuran dan bentuk huruf serta spasi yang berlaku pada jurnal JuPe adalah sebagai berikut: 1. Artikel ditulis dengan huruf Times New Roman, kecuali hal-hal seperti nama program, fungsi atau file, yang ditulis dengan huruf Courier New. Ukuran spasi yang digunakan adalah satu spasi. 2. Judul makalah ditulis dengan ukuran huruf 14 point, cetak tebal, centered. Gunakan huruf kapital pada awal tiap kata (kecuali kata depan seperti misalnya “dan” atau “untuk”). 3. Nama penulis ditulis dengan ukuran huruf 12 point, tanpa gelar, centered. 4. Informasi afiliasi penulis dan informasi kontak (e-mail, dan lain-lain) ditulis dengan ukuran huruf 11 point, centered. 5. Judul Ringkasan (Abstract) ditulis dengan ukuran huruf 12 point, cetak tebal, centered. Gunakan “Abstract” jika makalah ditulis menggunakan bahasa Inggris dan “Ringkasan” jika makalah ditulis menggunakan bahasa Indonesia. 6. Isi Ringkasan ditulis dengan ukuran huruf 11 point, rata kiri kanan. 7. Kata kunci/keywords ditulis setelah Ringkasan dengan ukuran huruf 11 point, rata kiri. Kata-kata “Kata kunci” atau “Keywords” dicetak tebal. 8. Sub judul ditulis dengan ukuran huruf 12 point, cetak tebal, rata kiri kanan. 9. Teks makalah ditulis dengan ukuran huruf 12 point, rata kiri kanan. 10. Keterangan Gambar dan Tabel ditulis dengan ukuran huruf 11 point, cetak tebal, centered. 11. Alinea pertama setiap bagian ditulis tidak menjorok. Alinea-alinea selanjutnya ditulis menjorok.

2.3 Penulisan Persamaan Matematis
Persamaan matematis dapat ditulis pada baris yang sama dalam teks (yaitu, secara inline) seperti misalnya a2+b2 = c2. Akan tetapi, cara yang lebih baik adalah menuliskan persamaan tersebut pada baris tersendiri, centered dan diberi nomor, misalnya

persamaan sebagai berikut: x1;2 = b_ p b24ac 2a (1) Rujukan ke sebuah persamaan dituliskan misalnya sebagai berikut: Persamaan (1). Kata “Persamaan” diawali huruf kapital meskipun berada di tengah kalimat. Nomor persamaan diletakkan diantara tanda kurung. Perhatikan juga ketentuanketentuan penulisan persamaan dan variabel matematis pada [3, App. B] [4]. 3

3 Komponen Makalah
Komponen-komponen yang harus ada dalam sebuah makalah bergantung pada jurnal yang dituju. Dalam jurnal JuPe, suatu makalah harus memiliki komponen sebagai berikut: 1. Ringkasan dan kata kunci 2. Pendahuluan 3. Tinjauan teori/pustaka 4. Perancangan sistem/model/metode percobaan 5. Hasil percobaan dan analisis. 6. Kesimpulan 7. Daftar Pustaka Ringkasan menjelaskan secara ringkas pokok permasalahan yang akan diselesaikan serta gambaran hasil yang dicapai. Panjang maksimum yang diperkenankan dalam jurnal JuPe adalah 200 kata. Kata kunci dipilih sedemikian rupa sehingga kata-kata tersebut mampu secara cepat memberi petunjuk kepada pembaca mengenai isi makalah (bayangkan seandainya Anda akan mencari sebuah makalah mengenai topik tersebut menggunakan Mesin Pencari: kata-kata apa yang akan Anda tulis sebagai kata kunci untuk mencari makalah tersebut?). Jangan menuliskan terlalu banyak kata kunci (perhatikan peraturan jurnal yang Anda tuju). Jumlah yang diperkenankan pada jurnal JuPe adalah maksimal lima kata kunci.

Bagian Pendahuluan harus dapat menjelaskan latar belakang permasalahan yang akan diselesaikan dan sistematika pembahasan. Tinjauan teori/pustaka menyajikan dasar teori atau menjelaskan pendekatan-pendekatan lain yang telah dilakukan sebelumnya oleh peneliti lain. Perancangan sistem/model/metode percobaan menjelaskan pendekatan yang diusulkan untuk menyelesaikan pokok permasalahan. Bagian hasil percobaan dan analisis menyajikan secara ringkas hasil percobaan (misalnya dalam bentuk tabel) serta memberikan analisis yang menjelaskan mengapa hasil tersebut dicapai. Bagian kesimpulan merangkum hasil-hasil yang telah dicapai. Daftar Pustaka memuat buku atau artikel yang dirujuk pada makalah. Jangan memasukkan judul buku atau artikel yang tidak secara langsung dirujuk dalam makalah. Jika dirasa perlu, dapat ditambahkan bagian “Ucapan Terima Kasih” (“Acknowledgement”) yang diletakkan setelah Kesimpulan dan sebelum Daftar Pustaka. Ucapan terima kasih hanya dibutuhkan jika penelitian yang dituliskan dalam makalah dibiayai oleh lembaga tertentu.

4 Gaya Bahasa
Suatu makalah ilmiah bertujuan untuk menyampaikan suatu ide, teori atau solusi suatu permasalahan ilmiah kepada para pembaca secara jelas, lugas dan tidak ambigu. 4 Untuk itu, gunakanlah gaya bahasa yang sesingkat dan sesederhana mungkin. Hindari penggunaan kalimat yang terlalu panjang. Kalimat yang lebih panjang dari tiga baris sebaiknya dipecah menjadi dua (atau lebih) kalimat yang lebih pendek. Hindarkan penulisan hal-hal yang tidak berhubungan langsung dengan masalah yang sedang dibahas, meskipun dalam bentuk footnote (jurnal JuPe tidak memperkenankan penggunaan footnote). Kata-kata William Strunk, Jr. dalam buku Elements of style berikut ini meringkas prinsip penulisan yang lugas dengan sangat baik: “Vigorous writing is concise. A sentence should contain no unnecessary words, a paragraph no unnecessary sentences, for the same reason that a drawing should have no unnecessary lines and a machine no unnecessary

parts. This requires not that the writer make all his sentences short, or that he avoid all detail and treat his subjects only in outline, but that every word tell.” Penulisan makalah pada jurnal JuPe dapat dilakukan dalam bahasa Indonesia atau Inggris. Jika makalah ditulis dalam bahasa Indonesia, usahakan menggunakan istilahistilah dalam bahasa Indonesia (misalnya, bati dan bukan gain). Jika suatu istilah belum memiliki padanan dalam bahasa Indonesia, tuliskan istilah tersebut dalam bahasa Inggris dengan cetak miring. Selain itu, pastikan Anda menggunakan ejaan dan tata bahasa yang tepat seperti yang dijelaskan pada [3, App. A].

5 Tabel dan Gambar
Tabel dan gambar diletakkan pada baris tersendiri, centered. Pastikan bahwa tabel dan gambar tersebut dapat dimengerti dengan baik. Jadi, pastikan bahwa ukuran huruf pada tabel atau gambar serta resolusi gambar cukup tinggi. Keterangan gambar diletakkan di bawah gambar. Keterangan tabel diletakkan di atas tabel. Masing-masing gambar dan tabel diberi nomor (misalnya Gambar 1, Gambar 2, . . . , atau Tabel 1, Tabel 2, . . . ). Jika diperlukan untuk merujuk ke sebuah tabel atau gambar pada makalah, gunakan bentuk seperti Gambar 2 atau Tabel 3. Kata “Gambar” dan “Tabel” diawali huruf kapital, meskipun berada di tengah kalimat.

6 Rujukan
Rujukan (citation) digunakan untuk menunjukkan bahwa suatu bagian tertentu pada makalah Anda berasal dari pendapat, ide dan/atau tulisan orang lain. Rujukan hendaknya diambil dari sumber yang dapat dipertanggungjawabkan. Dengan kata lain, hindarkan penggunaan rujukan yang berasal dari sumber seperti Wikipedia. Bentuk penulisan tanda rujukan berbeda-beda untuk tiap jurnal. Bentuk yang digunakan pada jurnal JuPe adalah angka dengan kurung siku, misalnya “[1]”. Tanda rujukan dapat dituliskan setelah bagian yang dirujuk atau sebelum bagian yang dirujuk. Jika pada suatu lokasi hendak dituliskan tanda rujukan dari lebih dari satu sumber,

masing-masing nomor diletakkan diantara kurung siku, misalnya “[1][2]”. Jika dirasa perlu untuk menunjuk ke halaman tertentu pada suatu sumber yang dirujuk, gunakan 5 “h.” jika makalah ditulis dalam bahasa Indonesia dan “pp.” jika makalah ditulis dalam bahasa Inggris, misalnya “[1, h. 23]” atau “[2, pp. 64]”.

7 Penulisan Daftar Pustaka
Penulisan daftar pustaka yang digunakan pada jurnal JuPe didasari bentuk yang ditetapkan oleh IEEE. Bentuk penulisan masing-masing sumber pustaka tergantung dari jenis pustaka yang digunakan. Masing-masing sumber pustaka diberi nomor yang diletakkan diantara kurung siku. Daftar pustaka pada jurnal JuPe ditulis berdasarkan urutan kemunculan kutipan dalam makalah.

7.1 Buku:
Bentuk umum: [1] N. Penulis, Judul Buku, ed. x. Kota Penerbit: Penerbit, h. yy – zz, Tahun, Contoh: [1] D.L. Philips, R.D. Harbor, Feedback Control Systems, ed. 2. Englewood Cliffs: Prentice-Hall International, h. 11 – 15, 1991.

7.2 Jurnal:
Bentuk umum: [1] N. Penulis, “Judul artikel,” Nama Jurnal, vol. x, no. y, h. mm – nn, Bulan Tahun. Contoh: [1] I. Setyawan, I.K. Timotius, A.A. Febrianto, “Frontal face detection using Haar wavelet coefficients and local histogram correlation,” ITB Journal of Information and Communication Technology, vol. 5, no. 3, h. 161 – 176, November 2011.

7.3 Konferensi:
Bentuk umum: [1] N. Penulis, “Judul paper,” Nama Konferensi, Kota, h. mm – nn, Tahun. Contoh: [1] I. Setyawan, D. Delannay, B. Macq, R.L. Lagendijk, “Perceptual quality evaluation of geometrically distorted images using relevant geometric transformation modeling,” Security, Steganography and Watermarking of Multimedia Contents V, Santa Clara, pp. 85 – 94, 2003. 6

7.4 Online:

Bentuk umum: [1] N. Penulis, Judul artikel [Online], URL, diakses tanggal . . . . Contoh: [1] J. Brown, I feel good [Online], http://www.jb.org, diakses tanggal 20 Juli 2012.

8 Daftar Pustaka
[1] SPIE, Preparing a manuscript [Online], http://spie.org/x85020.xml, diakses tanggal 19 Juli 2012. [2] IEEE, IEEE Editorial style manual [Online], http://www.ieee.org/ documents/stylemanual.pdf, diakses tanggal 19 Juli 2012. [3] FTEK, Pedoman Penulisan Skripsi 2009, Salatiga: Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer, Universitas Kristen Satya Wacana, 2009. [4] M. Guiggiani, L.F. Mori, “Suggestions on how not to mishandle mathematical formula,” TUGboat, vol. 29, no.2, h. 255 – 263, 2008. 7

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->